Issuu on Google+

JUMAT 14 SEPTEMBER 2012 ECERAN: Rp. 3.000 LANGGANAN: Rp. 65.000 TELEPON: 0426-22138 HP: 085299200290

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

Epaper RADAR SULBAR

Sulbar Optimis Menang

Hari Ini, Takraw Putri Sulbar Hadapi Bali TIM Sepak takraw putri Sulbar, hari ini, 14 September akan melakoni laga perdananya di arena PON XVIII Riau. Tim Sulbar akan menghadapi tim takraw Bali dalam laga babak penyisihan di full B. Pertandingan antara Sulbar dan Bali akan dilangsungkan pukul 15.00 WIB waktu Riau di GOR Hall F Kompleks Bandar Serai Pekanbaru. Menghadapi Bali, tim Sulbar mempersiapkan strategis khusus, sehingga dapat memenangkan pertandingan. Pelatih tim takraw putri Sulbar, Masdar, mengatakan

LAPORAN

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

Amri Makkaruba Pekanbaru, Riau

AKSI. Salah satu atlet Sepak Takraw Putri Sulbar menunjukkan kemampuannya saat latihan kemarin.

PEMERINTAHAN Penilaian Kemendagri

Penyerahan LKPj Gubernur ke Dewan Telat

dirinya sangat optimis dapat menundukkan Bali dilaga perdana. Kemenangan atas Bali akan mampu mendongkrak semangat srikandi takraw Sulbar untuk pertandingan selanjutnya di full B. Masdar sangat optimis bisa mengatasi Bali. Karena selama ini tim putri Sulbar masih disegani karena beberapa kali meraih prestasi di ajang nasional. “Apalagi melihat sejarah persepaktakraw, Sulbar masih lebih diatas dari Bali. „ Baca HALAMAN 7

RADAR SULBAR/AMRI MAKKARUBA

LATIHAN. Tim Sepak Takraw Putri Sulbar saat latihan.

Buta Aksara Sulbar Terbesar Ketiga EDITOR: CHAERUL MARFAN

RADAR SULBAR/CHAERUL MARFAN

KONSULTASI. Rombongan DPRD Sulbar saat konsultasi di Kemendagri, Kamis, 13 September 2012.

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Sulbar untuk tahun anggaran 2011 terlambat disampaikan ke DPRD. „ Baca HALAMAN 7

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

TETAP CERIA. Murid SD Inpres Barakkang Desa Lumu Kecamatan Budong-budong Mamuju berupaya menikmati suasana sekolah meski dalam kondisi sekolah yang memprihatinkan dan seragam seadanya.

JAKARTA — Pemerintah provinsi dan kabupaten di Sulbar masih harus membenahi sektor pendidikan. Khususnya dalam mengentaskan buta aksara. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, pengentasan buta aksara Sulbar masih cukup memprihatinkan. Sulbar berada dalam tiga besar daerah dengan angka buta aksara tertinggi di Indonesia. Tiga provinsi dengan jumlah buta aksara terbanyak berada di Kawasan Timur Indonesia (KTI), masing-masing Papua dengan persentase buta aksara 36,31 persen, Nusa Tenggara Barat (NTB) 16,48 persen dan Sulbar 10,33 persen. Satu provinsi lain yang angka buta aksaranya mencapai 10 persen adalah Nusa Tenggara Timur (NTT). Provinsi yang kaya dengan potensi wisata itu punya ‘penderita’ buta aksara sebesar 10,13 persen. Secara umum, pengentasan buta aksara KTI masih berjalan lambat. Hal ini terlihat dari tingginya angka tuna aksara usia 15-59 di daerah Indonesia Timur. Demikian disampaikan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kemendikbud, Lydia Freyani Kawadi. „ Baca HALAMAN 7

Jawab Tantangan Ekonomi, Pemprov Pikat Investor Anwar: Pembangunan Tidak Terpusat

Saatnya Anda beralih ke listrik pintar

Jutaan keluarga Indonesia telah merasakan kemudahan dan kenyamanan menikmati listrik pintar, solusi isi ulang dari PLN. Kini giliran Anda. Dengan listrik pintar, biaya listrik sepenuhnya Anda yang atur. Tidak perlu repot bayar bulanan. Anda cukup membeli pulsa listrik sesuai kebutuhan. Bebas kesalahan catat meter, bebas dari sanksi pemutusan dan ketidaknyamanan lainnya. Hubungi Kantor Pelayanan PLN terdekat dan pasang listrik pintar sekarang juga! www.pln.co.id

JAKARTA — Pemprov Sulbar terus berupaya menumbuhkan gairah perekonomian Sulbar dengan memaksimalkan potensi lokal daerah. Mendukung usaha tersebut, Pemprov tidak hanya mengandalkan anggaran APBN, apalagi APBD Sulbar yang sangat terbatas. Sejumlah investor berhasil dipikat untuk menanamkan investasinya di Provinsi termuda ini. Diantaranya, memikat investor dari Malaysia dan Jakarta untuk pengembangan perkebunan karet di

Mambi dan Aralle Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar. “Sudah disurvey, dan bupati sudah memberikan ijin untuk itu,” Sebut Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, Rabu, 12 September. Di Kabupaten Mamuju Utara (Matra), PT Astra grup sedang mempersiapkan pembangunan pabrik minyak terbesar di wilayah timur Indonesia. Proses pematangan lahan pabrik kini tengah berlangsung di daerah penghasil sawit itu. „ Baca HALAMAN 7

RADAR SULBAR/CHAERUL MARFAN

BERI LAPORAN. Gubernur Sulbar, H Anwar Adnan Saleh (kanan) memberikan laporan perkembangan program MP3EI di Sulbar kepada Menteri KP, Sharif C Sutarjo (tengah), Rabu, 12 Setember.

Lemhannas Puji Keberhasilan Anwar

Ketahanan Pangan Terganjal Alih Fungsi Lahan

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

BERI SARAN. Seorang anggota rombongan SSDN PPRA XLVIII Lemhannas tahun 2012 menyampaikan saran dalam pertemuan dengan Pemprov Sulbar di auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 13 September.

MAMUJU — Pemprov Sulbar terus berupaya agar turut serta mensukseskan program nasional peningkatan ketahanan pangan. Berbagai langkah sudah dilakukan, meski ♦10 Juni 2004

beberapa diantaranya masih terganjal oleh persoalan alih fungsi lahan. Hal itu disampaikan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh saat menerima kunjun-

gan rombongan Studi Strategis Dalam Negeri Peserta Program Pendidikan Regular (SSDN PPRA) XLVIII Lemhannas tahun 2012 di auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 13 September. Anwar menyebutkan, selain persoalan alih fungsi lahan juga dihadapi masalah lahan yang banyak dikuasai oleh perusahaan besar. Sehingga di beberapa kabupaten dalam provinsi ini cukup rawan dengan terjadinya konflik agraria. “Banyak konflik antara perusahaan dengan rakyat, dan itu menjadi pekerjaan rumah bagi kami. Namun semuanya kita upayakan selesai dengan baik. Saya selalu melakukan „ Baca HALAMAN 7

website: www.radar-sulbar.com | email: radarsulbar01@gmail.com | facebook: portal radar sulbar

10 Juni 2012 ♦

2

Ekonomi

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012 PANC A KAR YA PEMBANGUNAN SULA WESI BARA T PHASE II ANCA KARY SULAWESI BARAT G AI KEBIJ AKAN S TRA TEGI PEMBANGUNAN PR O VINSI SULA WESI BARA T 20 1 1 - 20 16 SEBAG KEBIJAKAN STRA TRATEGI PRO SULAWESI BARAT 201 201 SEBA

1. Peningkatan Profesionalisme Aparatur ( personalcapatcy building) Pemerintahan Daerah Provinsi Sulawesi Barat 2. Peningkatan Kualitas dan Perluasan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Ekonomi Vital 3. Peningkatan Promosi dan Kerjasama dengan Pihak Ketiga Baik dalam Negeri maupun Luar Negeri 4. Peningkatan Pemanfaatan Sumber Daya Alam 5. Pengembangan Pemerintahan yang Peduli Lingkungan H. Anwar Adnan Saleh Gubernur

H. Ismail Zainuddin Sekretaris

H. Aladin S Mengga Wakil Gubernur

H. Anwar Adnan Saleh Gubernur Sulbar

H. Aladin S. Mengga

H. Mujirin M. Yamin

Wakil Gubernur Sulbar

Kepala DISPENDA Prov. Sulbar

K-Touch Palagio W619

Smartphone dengan Harga Terjangkau EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU -- Tingginya kebutuhan akan ponsel canggih terus meningkat. Ponsel pintar (Smartphone) menjadi salah satu jawabannya. Di antara beberapa Sistem Operasi (OS) yang menyokong ponsel pintar, hanya android yang mempunyai harga termurah. Sehingga jumlah pemakainya terbanyak di dunia untuk saat ini. Karena itulah K-Touch sebagai salah satu merek asli China juga ikut meluncurkan seri ponsel Android murahnya yakni Palagio. Ponsel ini sudah bisa diperoleh dengan Rp 899.000. Selain termurah, Ponsel pintar android ini juga memiliki 450 ribu game dan aplikasi yang dapat diunduh (data bulan Feb-2012 dan terus bertambah), dimana 72 persen diantaranya gratis. Misalnya, mengunduh dan menyimpan video dari youtube, live wallpaper, jejaring sosial ter-

kini dan lain-lain. Ponsel dual SIM on ini (SIM 1 mendukung kecepatan data HSPA, sedangkan SIM 2 EDGE) dilengkapi Android versi 2.3.6 (Gingerbread) dengan prosesor berkecepatan 800 MHz. Sedangkan pengelolaan grafis/GPU-nya berjenis Adreno 200, serta memiliki Sensor berupa Accelerometer and Proximity. ROM and RAM-nya masingmasing sebesar 512 MB, memori internal 115 MB ditambah kapasitas memori eksternal berupa slot MicroSD yang memiliki kapasitas hingga 32 GB. Selain itu Palagio dilengkapi juga dengan Portable WiFi Hotspot, USB Tethering, GPS, Bluetooth 2.1 + EDR, serta MicroUSB 2.0. Layar LCD Palagio berupa Layar Sentuh Kapasitif Multi Sentuh sebesar 3,5 inci yang terdiri dari 262.000 warna, dengan kerapatan piksel mencapai 480x320 (HVGA). Tidak itu saja, ponsel ini juga

dilengkapi dengan kamera yang beresolusi 2 MP, Perekam Video berkualitas CIF (352x288 piksel @ 15fps), dan Pemutar Video (maksimal VGA/640x480 piksel @ 24fps), sertamemiliki fasilitas Radio FM. "Dengan diluncurkannya KTouch Palagio dengan harga dibawah Rp 1 juta, kami berharap masyarakat Indonesia juga dapat ikut mulai mencoba memakai Ponsel Pintar dari yang sebelumnya hanya memakai Ponsel Standar atau Feature Phone. Apalagi Palagio memakai Chipset dari salah satu manufaktur terbesar di dunia, yakni Qualcomm, bertipe Snapdragon MSM7225A. Khusus untuk konsumen di Indonesia, K-Touch memberikan bonus (sudah termasuk didalam packing-nya) berupa Back Cover Hitam atau Putih, MicroSD 2GB & Anti Gores Bening,� kata Manager Marketing K-Touch Indonesia, Andy Tanujaya, dalam rilisnya kepada Radar Sulbar, Kamis, 13 September. (**)

BADAN PERTANAHAN NASIONAL KANTOR PERTAHAN KABUPATEN MAMUJU Jalan Pattalunru No. 5 Telp./Fax (0426) 21176 Mamuju PENGUMUMAN (Tentang Sertfikat Hilang) Nomor : 396 / 300 - 76.02 / IX /2012 Untuk Mendapatkan Sertipikat Baru sebagai pengganti Sertipikat yang hilang berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat (2) Peraturan Pemerintahan Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah dengan ini diumumkan bahwa : No. Nama/Alamat

Hak atas Tanah Jenis dan Nomor

NIB

4

1

2

3

1

HASNAWIAH

HP. 285 / Sinyonyoi

Lingk. LombangLombang, Kel. Sinyonyoi Kec Kalukku, Kab Mamuju

Terdaftar Atas Nama

Tanggal Pembukuan

Letak Tanah a. Jalan b. Desa/kel c. Kec.

keterangan

5

6

7

8

HASNAWIAH

26-04-1994

a. . b. Sinyonyoi c. Kalukku

Surat Pernyataan Dibawah Sumpah tanggal 13-09-2012

Dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal Pengumuman ini, bagi mereka yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian Sertifikat tersebut diatas, maka Sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut Hukum dan Sertifikat yang dinyatakan Hilang tidak berlaku lagi.

LOWONGAN KERJA Sebuah Perusahaan Nasional yang bergerak di Bidang KONTRAKTOR dan SUPPLIER membutuhkan tenaga-tenaga yang berpengalaman dan siap pakai masing-masing :

A. MEKANIK B. OPERATOR ALAT BERAT C. SOPIR DUMP TRUCK D. SOPIR MIXER Persyaratan : - Warga Negara Indonesia dan mempunyai Kartu Tanda Penduduk (A, B, C, D) - Mau bekerja keras (A, B, C, D) - Foto 3 x 4 = 2 Lembar (A, B, C, D) - Minimal Tamat Sekolah Kejuruan / Kursus Montier Jurusan Mesin / Otomotif (A) - Memiliki SIM Minimal B1 (C,D) - Diutamakan bagi yang mempunyai pengalaman kerja (A, B, C, D) Surat Lamaran di antar langsung pada PT. KARYA MANDALA PUTERA Alamat Jl. Andi Dai No. 37 Mamuju (Sulawesi Barat) dengan melampirkan persyaratan tersebut diatas.

INFO SULBAR

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat

HUMAS PEMPROV SULBAR/ASRUL

TATAP MUKA. Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh menggelar dialog dan tatap muka bersama rombongan SSDN PPRA XLVIII Tahun 2012 Lemhannas di Auditorium Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 13 September 2012.

Mamuju 3

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012 VISI PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU

"Gerakan Membangun Mamuju, Menuju Masyarakat Maju dan Mandiri (Gerbang Maju)" MISI II Meningkatkan Perekonomian Daerah melalui pemberdayaan perekonomian rakyat, pemerataan Pendapatan di Masyarakat, Pembangunan daya Tarik, daya tahan dan daya saing perekonomian daerah TUJUAN 4. Peningkatan Fungsi Pasar Rakyat SASARAN Tersedianya pasar-pasar pada kawasan ekonomi strategis, Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pasar rakyat, Tercapainya target PAD dari Sektor pasar sesuai dengan potensinya tersedianya data base pasar rakyat sebagai asset daerah, serta tersedianya regulasi yang mengatur ketertiban hari pasar

Penuntasan Tunggakan PKB Capai 80 Persen

Drs. H. Suhardi Duka, MM Ir. Bustamin Bausat Drs. H. Habsi Wahid, MM Bupati Mamuju

Wakil Bupati Mamuju

Sekda Mamuju

SDK Angkat Dua Staf Ahli EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Dari 1.100 unit kendaraan yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di kabupaten ini sejak Juni lalu, sekira 80 persen telah melakukan pelunasan hingga awal September. Penunggak pajak tersebut terspesifikasi dalam 900 unit kendaraan roda dua dan 200 unit kendaraan roda empat. Untuk kendaraan roda dua, pelunasan tunggakan PKB mencapai 750 unit sedangkan kendaraan roda empat mencapai 100 unit . "Total pelunasan PKB sampai saat ini sekira 850 unit, itu setara dengan 80 persen," ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Samsat Mamuju, Zulkifli Manggazali, kepada Radar Sulbar saat dihubungi via telepon, Kamis 13 September. Pelunasan PKB tersebut, lanjut Zukfikar, memiliki andil besar terhadap pencapaian PAD pada UPTD Samsat Mamuju yang tahun ini ditarget sebesar Rp 35 miliar. Saat ini, telah mampu UPTD tersebut telah mampu mencapai sekira 75 persen atau setara dengan Rp 27 miliar. Pelunasan PKB yang cukup signifikan ini, tidak dapat dipisahkan dari kebijakan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulbar yang memberikan keringanan pada penunggak PKB, dengan memutihkan atau menghapus biaya tunggakan. Olehnya, Zulfikar mengimbau agar warga memanfaatkan kesempatan ini, mengingat kebijakan bebas biaya tunggakan PKB anya berlaku sampai 31 Desember. (mg3/dir)

Jelang HUT, Lantas Gelar Lomba Polisi Cilik MAMUJU -- Minimnya pengetahuan berlalu lintas kerap mengakibatkan kecelakaan. Olehnya, Polda Sulselbar bakal menggelar kegiatan lomba polisi cilik sebagai bagian dari sosialisasi berlalulintas. Lomba tersebut rencananya diselenggarakan di Mamuju, dan diikuti peserta dari lima Polres di Sulbar yaitu Mamuju, Majene, Polman, Mamasa, dan Matra. Lomba ini sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Lalulintas (HUT-Lantas), 22 September. "Ini adalah bagian dari usaha kepolisian memberikan pembelajaran kepada anak-anak usia dini tentang budaya tertib lalulintas," ungkap Kasubdik Disyasa Polantas Sulselbar AKBP Agussalim, Kamis 13 September. Sebab, lanjut Agussalim, dengan mengetahui tertib lalulintas maka diharapkan warga tidak melanggar. Pelanggar lalu lintas bisa berakibat pada kecelakaan. Apalagi saat ini, peningkatan kecelakaan lalulintas (Lakalantas) sangat signifikan. "Korbannya adalah anak-anak usia produktif seperti siswa SMP, SMU, dan mahasiswa. Dan kami beranggapan, pelanggaran itu dikarenakan kurangnya pengetahuan dalam berlalulintas," bebernya. (mg3/dir)

MAMUJU -- Untuk kesekian kalinya pada periode kepemimpinan yang kedua sejak tahun 2010 lalu, Bupati Mamuju Suhardi Duka merombak kabinet. Perombakan itu digelar dalam pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat di aula Kantor Bupati Mamuju, Kamis 12 September. Kali ini, dua orang pejabat mendapatkan kesempatan menjadi staf ahli Bupati Mamuju yaitu Artis Efendi yang mengurusi bidang pemerintahan dan Sri Hastuti yang ditempatkan pada bidang pemerintahan. Selain itu, Suhardi Duka juga melantik tujuh pejabat eselon III B dan delapan pejabat eselon III A. Sedangkan untuk pejabat eselon IV A sebanyak 68 orang dan posisi pejabat eselon IV B berjumlah 26 orang. Suhardi menegaskan, perombakan ini merupakan hal yang istimewa tetapi juga bisa menjadi hal biasa. Olehnya, Suhardi meminta agar seluruh pegawai dan staf lingkup Pemkab Mamuju agar tetap bekerja dengan baik dan menerima keputusan mutasi itu. "Ada yang dimutasi, ada pula yang mendapat promosi atau reward. Namun ada

SEMATKAN PANGKAT. Bupati Mamuju Suhardi Duka menyematkan tanda pangkat salah seorang pejabat yang dilantik, Kamis 13 September 2012.

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

juga yang terkena punish. Ada pejabat mendapat promosi jabatan padahal prestasinya biasa saja, ada pula sudah bekerja luar biasa tapi tidak mendapat promosi. Tergantung kelihatan atau tidak pekerjaannya di mata pimpinan serta dekat atau tidak dengan pimpinannya," sebut Suhardi dalam sambutan usai melakukan pengambilan sumpah. Ditegaskan, selalu ada perputaran sehingga dibutuhkan

kerja keras agar mendapatkan penghargaan dan posisi yang baik. Mutasi itu harus diartikan sebagai berjalannya satu proses pemerintahan, dan jika tidak ada mutasi berarti proses tersebut mandek. Sebelum melakukan mutasi, ada seleksi serta uji kepatutan dan kelayakan yang terus dijalankan disertai pemantauan langsung terhadap kinerja oleh pimpinan. Oleh-

nya, SDK meminta agar seluruh PNS Pemkab Mamuju memperlihatkan etos kerja yang baik serta prestasi, loyalitas, dan karakter. "Dan yang terpenting adalah semua PNS atau staf di lingkup pemerintahan ini punya keseragaman. Semua harus melihat pimpinannya pakai warna apa, sehingga seluruh staf juga menggunakan warna yang sama. Kalau kita satu warna, pasti mendapatkan

wibawa dan penghargaan dari pihak manapun," tegasnya. SDK juga menyatakan, mempertimbangkan kesetaraan gender atau jenis kelamin dalam proses mutasi ini. "Sehingga saya mengangkat satu camat perempuan karena camat sebelumnya diangkat jadi kepala dinas. Begitu pun lurah, juga ada yang dari jenis perempuan," kuncinya. (*)

BPKB Terdaftar, Plat Cantik Tidak Ilegal MAMUJU -- Legalitas nomor cantik plat kendaraan bermotor, sering menjadi pertanyaan. Apalagi jika tak sesuai kode daerah dimana kendaraan tersebut dikeluarkan. Menurut Kanit Regident UPTD Samsat Mamuju, Iptu

Morens Dannari, hal itu tak masalah, asal Buku Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) terdaftar di salah satu Samsat tempat atau daerah dikeluarkannya kendaraan tersebut. "Yang ilegal, kalau BPKB tak terdaftar di salah satu Samsat tempat dikeluarkannya ken-

daraan tersebut," ungkap Morens, Kamis 13 September. Soal pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), itu dilakukan di tempat dimana BPKB terdaftar. Misalnya di Sulbar, ada kendaraan bernomor polisi DC 123 NY,

sementara Sulbar kode wilayahnya hanya dari A sampai E. Namun BPKB diterbitkan Samsat Mamuju, otomatis pembayarakan PKB dilakukan di Samsat Mamuju. "Kalau kendaraan itu operasinya di Mamasa, saat bayar PKB tetap pulang ke Ma-

muju karena sistem pembayaran PKB di Samsat Mamuju masih bersifat manual. Berbeda dengan kota besar, yang sudah menggunakan sistem online sehingga transaksi pembayaran PKB bisa dilakukan melalui bank," akunya. (mg3/dir)

Lantai Jembatan Hinua Ambles Idham: Kami Segera Perbaiki

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

BARIS BERBASIR. Peserta polisi cilik mempraktekkan barisberbaris di hadapan juri, Kamis 13 September 2012.

EKSEKUTIF MAMUJU

MAMUJU -- Proses Bonehau-Kalumpang, terancam putus. Salah satu jembatan yang menghubungkan dua kecamatan ini, rusak berat. Jika tak segera dibenahi, dipastikan warga dua daerah itu akan terisolasi. Sebab tak ada akses lain yang bisa dilalui. Jembatan rusak itu terletak di Hinua Kecamatan Bonehau. Panjang jembatan ini ditaksir mencapai 50 meter. Tokoh masyarakat setempat Habibu, mengungkapkan, kerusakan pada jembatan ini sudah terjadi sejak beberapa

bulan lalu. Satu persatu lantai jembatan ambles ke dalam sungai. Bahkan yang tersisa hanya rangka jembatan. "Karena sempat tidak bisa dilalui, warga pernah membuat jalan pintas dengan menyusun batu-batu sebagai jalur memotong sungai. Tapi ini tidak bertahan lama," ujar Habibu, Kamis, 13 September. Sehingga, beberapa warga mengambil inisiatif melalukan perbaikan pada lantai jembatan. Caranya dengan menyusun balok. "Tapi itu harus hati-hati

melalui itu. Namanya juga darurat, jadi serba seadanya. Dan melintas disitu tidak gratis, setiap pengendara wajib mengeluarkan uang. Karena jembatan itu dijaga beberapa warga yang selalu memperbaiki," tutur Habibu. Terhadap persoalan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Sulbar Pdt Kalvin Kalambo, meminta Dinas Pekerjaan Umum Sulbar dapat memikirkan jalan keluarnya. Karena Jembatan Hinua berada di jalur yang menghubungkan dua kecamatan di sebelah

timur Mamuju dengan wilayah perkotaan. "Kalau jembatan itu putus, aya pastikan orang Kalumpang dan sebagian Bonehau akan terisolir. Karena itu satu-satunya jalan," papar Kalvin, kemarin. Jika Dinas Pekerjaan Umum, kata Kalvin, belum menganggarkan program pembangunan jembatan Hinua, setidaknya dapat mencari anggaran lain. Misanya mengalihkan sebagian dana penangan pasca bencana untuk perbaikan jembatan Hinua. "Karena sejak jembatan itu

dibangun di era 90-an, sampai sekarang belum ada rehab atau perbaikan," ungkapnya. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sulbar Idham Hasib, menyampaikan pihaknya akan segera menerejunkan tim guna meninjau kerusakan pada jembatan Hinua. "InsyaAllah besok saya turunkan staf untuk meninjau lapangan dan sekaligus melakukan perbaikan," sebut Idham via BlackBerry Messenger (BBM), sore kemarin. (ham)

Rubrik Khusus Humas Pemerintah Kabupaten Mamuju

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

SAKSIKAN. Bupati Mamuju Suhardi Duka menyaksikan pejabat yang baru dilantik menandatangani berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di aula Kantor Bupati Mamuju, Kamis 13 September 2012.

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

HADIRI. Wakil Bupati Mamuju Bustamin Bausat, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju Habsi Wahid, Dandim 1418 Mamuju Letkol Inf Satyo Arianto menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di aula Kantor Bupati Mamuju, Kamis 13 September 2012.

4

Parlementaria

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI BARAT BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA Bangun Mandar Fokus pada RON R = Resources = Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Melalui Penyadaran Kritis Masyarakat. O= Organisme / Organisasi = Pengorganisasian Masyarakat dan Penguatan Kelembagaan yang ada di masyarakat. N= Norma / Nilai = Penguatan / Penghayatan Nilai / Hukum yang sesuai dengan Budaya Malaqbi.

Anwar Adnan Saleh GUBERNUR

Drs.H.Mulyadi Bintaha,M.Pd KEPALA BPMPD

PNPM Mandiri Pedesaan / Program Pembangunan Pro Rakyat Citra Prosisiprasi Masyarakat Desa dalam pembangunan * Sosial * Ekonomi * Budaya Pengembangan Sumber Daya Manusia Menuju Masyarakat Maju Sejahtera

Diwujudkan melalui 2(dua) program utama: PNPM –MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Program BANGUNMANDAR (Pembangunan Desa Mandiri Berbasis Masyarakat)

Komisi I Dukung Pemekaran Rappoang POLEWALI -- Komisi I DPRD Polewali Mandar mengapresiasi lolosnya Rappoang dalam verifikasi administrasi calon desa bersama Dusun Passembaran. Kedua wilayah nantinya menjadi pemekaran dari Desa Batetangnga Binuang. Ketua Komisi I Fariduddin Wahid mengatakan dua dusun yang akan dimekarkan menjadi desa baru. Hal ini berdasarkan usulan yang masuk di Komisi I DPRD Polewali Mandar beberapa waktu lalu. Ini akan memberikan ruang mekarnya Desa Batetangnga menjadi kecamatan baru di Polewali Mandar. Apalagi ditambah pemekaran dusun Tandakan Desa Mirring dan Dusun Sarampu Desa Kuajang. "Olehnya kalau memang Rappoang dan Passembaran layak dimekarkan terlebih syarat administrasinya terpenuhi. Maka kami sangat mengaprsiasi keduanya untuk dimekarkan, bersama Tandakan dan Sarampu," tutur Fariduddin. Katanya, bila keempat calon desa tersebut dapat mekar menjadi satu desa baru. Secara otomatis Binuang memiliki peluang dimekarkan menjadi dua kecamatan. Sebab secara keseluruhan pecahan Desa Batetangnga sudah mencukupi syarat pemekaran kecamatan nanti. "Makanya Rappoang juga tetap menjadi prioritas pemekaran desa kedepan. Jika keran moratorium sudah dibuka. Sebab saat ini baru lolos secara administrasi," kata Fariduddin. Kepala Desa Batetangnga, Sumaila Damang, ketika menemui Ketua Komisi I, menyatakan bahwa penolakannya terhadap pemekaran Rappoang menjadi desa, bukan penolakan harga mati. Kesimpulan penolakan tersebut adalah merupakan upaya untuk mendorong secara bersama sama usulan pemekaran yang datang dari Batetangnga. "Jadi menolak iya, itu kalau kemudian Passembaran juga tidak ikut dimekarkan. Sehingga kami kuatir jika Rappoang dimekarkan, sementara Passembaran tidak dimekarkan. Maka akan menimbulkan masalah baru, sebab Passembaran memang merupakan pengusul pertama yang kami rekomendir," terang Sumaila. Ia menyatakan dengan tegas, bahwa dalam rangka mempercepat terbentuknya Kecamatan Batetangnga, maka Passembaran dan Rappoang harga mati yang harus dimekarkan. "Makanya, saya menegaskan, menolak kalau hanya Rappoang yang dimekarkan. Passembaran juga harus mekar, agar kami juga dapat mekar menjadi kecamatan baru," kunci Sumaila. (k1/mkb)

PARLEMENTARIA

Dra. HAFNI JABBAR SEKRETARIS

H. ARSYAD, S.Sos., M.Si

H. BAHARUDDIN, S.Sos

KABID. PEMBDY. PEMDES/KEL & PENGUATAN KELEMBAGAAN

KABID. PEMBDY. EKONOMI & PARTISIPASI MASY

ARIFIN. A, S.Pd KABID. PEMBINAAN ADAT & PENGEMB. SOSBUD

Dewan Soroti Penempatan Guru REPORTER: JASMANA RANTEDODA EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL

MAMUJU -- Sekretaris Komisi III DPRD Mamuju, Sudirman, menyoroti penempatan guru di daerah ini. Menurutnya, ada ketimpangan dalam penempatan sebab tenaga guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) menumpuk dalam kota sedangkan di desa sangat minim.

Sebut saja SD Kalumpang, disana hanya ada satu guru berstatus PNS yaitu kepala sekolah. Sementara guru lainnya masih tenaga kontrak dan sukarela. Itupun tidak berijazah sarjana alias tamatan SMA. "Tapi kalau alumni SMA tidak dimanfaatkan untuk keberlangsungan proses belajar di Kalumpang, bisa jadi proses belajar juga terhenti," beber politisi Partai Golkar tersebut, Kamis 13 Septem-

ber. Pihaknya mengaku, ketimpangan disebabkan tidak tegasnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamuju dalam bersikap. Padahal untuk mencapai sebuah pemerataan, dibutuhkan keberanian dan ketegasan dari Disdikpora Mamuju. "Tidak ada alasan jauh bagi seorang PNS, karena kesiapan diangkat jadi PNS itu berarti kesiapan mengemban

amanah. Termasuk siap untuk ditempatkan dimana saja," ujar Sudirman. Jika hal ini dibiarkan berlarut, maka sulit berharap pada institusi pendidikan untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang handal. "Karena tugas seorang guru, bukan hanya sekedar mengajar atau mentransfer pengetahuan, melainkan mendidik yang lebih berorientasi kepada pengubahan sikap dan tingkah laku siswa," tutupnya. (*)

Indonesia Surplus Politisi

GEDUNG DPR RI

Rubrik Khusus DPRD Sulawesi Barat

RADAR SULBAR/SUDIRMAN SAMUAL

TERIMA ASPIRASI. Wakil Ketua DPRD Sulbar Muhammad Jayadi, anggota DPRD Sulbar HM Thamrin Endeng, Rakhmat AR, Andi Usman, dan Abidin, menerima aspirasi yang disampaikan warga Kecamatan Tapalang Barat dan Simboro, di gedung DPRD Sulbar.

JAKARTA -- Belum sehatnya penyelenggaraan pemilu di negeri ini menjadi salahsatu faktor penghambat lahirnya negarawan. Padahal semua ?pihak, terutama partai, memiliki tanggungjawab untuk membangun sistem yang melahirkan negarawan. “Saat ini kita mengalami surplus politisi. Maka, cara berpikir mereka, akan dapat untung apa setelah menjadi politisi. Jumlah politisi yang hanya memikirkan keuntungan pribadi dan kelompoknya sendiri pun terlalu banyak,” kata Direktur Reform Institute Yudi Latief, dalam diskusi di Presroom DPD, Rabu (12/9). Yudi menjelaskan, sosok politisi dengan negarawan sangatlah berbeda. Negarawan adalah aktor politik yang selalu menempatkan diri untuk ?melayani negara. Sedangkan politisi, lanjut Yudi, merupakan aktor politik yang selalu menempatkan negara untuk melayani dirinya. “Ada perbedaan mendasar keduanya,” katanya. Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan, keberadaan politisi tetap ?dibutuhkan untuk menjadi pelaku dalam kehidupan berbangsa bernegara. Namun, kata dia, Indonesia membutuhkan politisi yang memiliki wawasan ?dan visi kenegarawan.

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju

“Bagaimanapun negara tetap butuh politisi yang bersih,” katanya. Akbar juga meminta jangan ada dikotomi antara politisi dan negarawan. Selain itu, kata Akbar, yang dibutuhkan saat ini adalah membangun sistem politik yang dapat menghasilkan politisi yang negarawan. Oleh karena itu, kata Akbar, seluruh pihak harus bersama-sama memperkuat ?kelembagaan partai. “Kita harus dorong terus partai untuk menciptakan sistem yang melahirkan kepemimpin yang demokratis, menciptakan proses ?kaderisasi yang berkesinambungan,” tandasnya. Sementara itu, anggota Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah mengatakan, negarawan berasal dari politisi. Oleh karena itu, partai harus melakukan evaluasi terhadap kader-kadernya di parlemen. Partai, kata Jafar, dituntut dapat melahirkan politisi yang baik, sehingga bisa dididik menjadi kader negarawan. “itu suatu keniscayaan,” ujarnya. Partai, lanjutnya, harus melakukan kontrol terhadap seluruh kadernya, terutama di parlemen. Tidak hanya itu, kata Jafar, partai juga harus ?memperbaiki dan mengatur secara baik sumber pendanaan partai, selain memperbaiki proses rekrutmen yang berbasis kaderisasi. “Bukan ?rekrutmen berdasarkan kepentingan sesaat,” tegasnya. (jpnn)

LEGISLATIF MAMUJU

FOTO BERSAMA. Pimpinan dan anggota DPRD Mamuju foto bersama dengan peserta Lemhanas di ruang sidang DPRD Mamuju.

RADAR SULBAR/JASMAN RANTEDODA

BERBINCANG. Ketua DPRD Mamuju H Sugianto saat makan bersama dengan peserta Lemhanas di sekretariat DPRD Mamuju.

Pemilukada 5

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

DPRD Kabupaten Mamasa 1. 2. 3. 4.

Komitmen dan Konsistensi Menjalankan Amanat Rakyat Memberi Perlindungan Hukum dan Rasa Nyaman Terhadap Rakyat Kabupaten Mamasa Menghargai Setiap Aspirasi Rakyat Demi Pembangunan di Kabupaten Mamasa Senantiasa Menjaga Persatuan dan Kesatuan Dalam Bingkai Mesa Kada Diputuo Pantan Kada Dipomate

H Muhammdiyah Mansyur

Simon, SH

Thomas D

Ketua DPRD Kabupaten Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Wakil Ketua DPRD Mamasa

Muscab Demokrat Polman

Dua Kader Akan Bertarung REPORTER: JHAMHUR ANJASMARA EDITOR: AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Jelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Polewali Mandar. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulbar, hanya mengerucutkan dua nama kader yang akan bertarung di Muscab. Kedua tersebut yakni Syamsul Samad (Sekertaris DPC Demokrat Polman) dan Erfan Kamil (Anggota DPRD Sulbar). Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Pelaksana Muscab DPC Demokrat Polman, Abdul Muin Saleh, Kamis 13 September. Ia menjelaskan keputusan untuk mendorong dua kader bertarung di Muscab Demokrat Polewali Mandar. Rencananya akan dilaksanakan akhir pekan depan. Keputusan dua kader tersebut diambil dalam rapat tertutup antar pengurus Partai Demokrat se-Sulawesi Barat, akhir pekan kemarin di Mamuju. "Jadi rapat tertutup yang digelar beberapa waktu lalu di Mamuju, hanya mengerucutkan dua nama dari kader partai untuk bertarung di Muscab nanti," jelas Muin. Menurut Muin, beberapa penilaian disampaikan oleh Ketua DPD Demokrat Sulbar, Suhardi Duka, mengawali kesimpulan hanya memberikan kesempatan kepada Erfan Kamil dan Syamsul Samad untuk bertarung di Muscab Demokrat Polewali Man-

dar. Sehingga pertemuan tersebut hanya mengerucutkan dua nama yang tidak lain adalah kader partai sendiri di Polewali Mandar. "Sebelum ada kesimpulan siapa yang akan didorong di Muscab untuk bertarung. Ketua Terpilih DPD Demokrat Sulbar, terlebih dahulu menyampaikan analisa politiknya dan masa depan demokrat. Sehingga pada poin kesimpulan hanya mengerucutkan dua nama. Semua menerima keputusan tersebut," tutur Muin. Olehnya dari keputusan tersebut, Syamsul Samad menyatakan siap bertarung memperebutkan kursi kosong satu DPC Demokrat Polewali Mandar secara fair dan transparan. "Dan berjanji akan membesarkan partai ini di Polewali Mandar, jika kelak dirinya mendapat kepercayaan memimpin demokrat Polewali Mandar" kunci Syamsul. Dihubungi sore kemarin, Ketua terpilih DPD Demokrat Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan jika sebagai partai yang terbuka. Sudah barang tentu partai ini akan memberikan kesempatan kepada non kader yang memiliki potensi bertarung di Muscab Demokrat Polewali Mandar. "Jadi kami di DPD membuka diri bagi siapa saja, kader dan masyarakat yang mau dan punya potensi, silahkan mendaftarkan diri sebagai calon ketua" singkat Suhardi Duka. (*)

Dicoret, Parpol Bisa Bersengketa di Bawaslu JAKARTA - Bawaslu menyatakan tidak punya hak untuk mengintervensi keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mencoret 12 parpol menjelang verifikasi administrasi. Namun, jika ada parpol yang tidak puas dengan keputusan KPU, Bawaslu berhak menggelar sengketa atas proses verifikasi tersebut. "Kami tidak masuk di ranah hasil. Itu masuk dalam ranah sengketa di Bawaslu," ujar Komisioner Bawaslu Daniel Zuchron kemarin (12/9). Dia menyatakan, ada beberapa pokok perkara yang tak bisa diintervensi dalam proses sengketa pemilu. Sebab, keputusan KPU juga memiliki landasan hukum.

Dalam ranah tersebut, posisi Bawaslu tidak seperti hakim dalam proses sidang. Karena itu, putusannya tidak mengikat KPU dan parpol. Meski demikian, parpol bisa menggunakan putusan untuk memperkuat materi gugatan jika bersidang di PTUN. Sesuai dengan pasal 258 ayat 1 UU Nomor 8/2012 tentang Pemilu, Bawaslu berwenang menyelesaikan sengketa pemilu. Kewenangan tersebut dibatasi 12 hari sejak adanya pengaduan. Tahapan Bawaslu dalam menyelesaikan sengketa dibagi dua. Di antaranya, menerima aduan untuk kemudian memfasilitasi perte-

RADAR SULBAR Pertama dan Terbesar di Sulawesi Barat

Terbit Sejak 10 Juni 2004 Dalam melaksanakan tugas Jurnalistik, wartawan Radar Sulbar dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima maupun meminta imbalan dari nara sumber

muan dua pihak demi mencapai musyawarah mufakat. Jika tidak ditemukan kesepakatan, Bawaslu memberikan alternatif penyelesaian kepada pihak yang bersengketa. Landasan hukum yang diambil KPU dalam mencoret 12 parpol peserta pemilu saat ini hanya berdasar Peraturan KPU Nomor 12/2012. Di dalam UU Pemilu, tidak diatur dengan jelas kewenangan KPU dalam mencoret parpol pendaftar verifikasi sebelum pemeriksaan berkas secara administratif tuntas. Mengenai peraturan KPU itu, Daniel menyatakan bahwa Bawaslu pernah diberi kesempatan untuk memberikan masukan. Namun, ma-

sukannya tidak serta-merta diimplementasikan oleh KPU. "Pandangan Bawaslu terhadap peraturan KPU bisa diterima dan bisa tidak," tuturnya. Secara terpisah, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai bahwa pembatalan 12 di antara 46 parpol memang menggelitik. Menurut dia, KPU seolah mengabaikan asas keadilan. "Ada dua poin yang perlu dicermati," ujarnya. Ray menyatakan, sesuai dengan jadwal, pelengkapan dokumen dilakukan hingga 29 September mendatang. Faktanya, 12 parpol dinyatakan gugur oleh KPU sebelum 29

September. Kejanggalan berikutnya, beberapa parpol yang lolos seperti dinyatakan KPU" masih diberi kesempatan untuk memperbaiki kekurangan 17 dokumen yang sudah diserahkan. "Artinya, ada dualisme perlakuan," tegasnya. Dalam hal itu, parpol yang dokumennya tidak lengkap 17 berkas tak mendapat toleransi untuk melengkapinya hingga 29 September nanti. Sebaliknya, parpol yang menyerahkan 17 dokumen masih dapat melengkapinya hingga 29 September. "Bila finalisasi perbaikan administrasi pendaftaran ditetapkan pada 29 September, se-

harusnya semua parpol masih dapat memperbaiki persyaratan. Baik parpol yang 17 dokumennya lengkap maupun tidak," sebut Ray. Menurut Ray, aturan semacam itu menimbulkan tafsir yang beragam. Dia mengatakan, KPU perlu menjelaskan hal tersebut kembali. Tujuannya, tidak timbul dugaan adanya perlakuan tak adil bagi siapa pun dalam verifikasi. "Kami kembali mengingatkan KPU untuk memperlakukan sama seluruh calon parpol ini. Itu jauh lebih baik daripada terlihat memperlakukan mereka secara setengahsetengah," tegasnya. (jpnn)

PENERBIT: PT RADAR SULAWESI BARAT, Pembina: HM Alwi Hamu, H Syamsu Nur, Komisaris Utama: H Andi Syafiuddin Makka, Komisaris: HM Subhan Alwi, Irwan Zainuddin Direktur: Naskah M. Nabhan, Wakil Direktur Pemasaran: Muhammad Ilham, Penasehat Hukum: Ridwan J. Silamma, SH. Pemimpin Redaksi/Penanggungjawab: Naskah M Nabhan, Wakil Pemimpin Redaksi/Wakil PenanggungJawab: Muhammad Ilham, Redaktur Pelaksana: Sudirman Samual Redaktur: Muh. Amri Makkaruba, Chaerul Marfan, Dewan Redaksi: Naskah M. Nabhan, Muh. Ilham, Sudirman Samual Reporter: Jamhur Anjasmara, Syamsuddin Rahman, Syamsuddin HB, Muhammad Sholihin, Juniardi, Layouter/Desain Grafis: Chalid Mawardi, Shofiandhy BT, Irwansyah HB, Rahmat, Hendra, IT - Website: Muh. Ridwan Alimuddin, Chalid Mawardi. Keuangan: Yuli Sulianti (Manager), Virra Eka Fitra Sari, Iklan/Sponsorship: Mawarni Simargolang (Manager), Sirkulasi: Firdaus Paturusi (Koordinator), Rismayanti, Rukman. Alamat Kantor Mamuju: Jl. Jend. Sudirman No. 50, Telp./Fax. 0426-22138, Majene: Jl. Gatot Subroto, Pusat Pertokoan Majene Lt. 2 Telp. 0422-22123 (M. Yunus Alibin), Polewali: Jl. H.A. Depu No. 39, Telp. 0428-23203 (Hasanuddin), Pasangkayu: Jl. Trans Sulawesi No. 52, Telp/HP: 0813 4247 1414, (Andi. Safrin M), Makassar: Graha Pena, Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Telp. 0411-5238913/085299874232 (Agussalim), Jakarta: Jl. Kebayoran Lama No. 17, Telp. 021- 5322632 (Andi Syamsuri), Surabaya: Jl. Pasar Kembang Ruko Green Flowers Blok B1 No. 20 Surabaya, Telp.081342763676 (Sukri) Percetakan: PT Fajar Utama Intermedia Cabang Sulbar, Jalan H Andi Depu No. 39 Polewali. Harga Langganan: Rp 65.000/Bulan, Harga Eceran: Rp 3.000/Eksamplar. Harga Iklan: Iklan Umum/Display: Berwarna (FC) Rp25.000/mmk, Hitam Putih (BW) Rp15.000/mmk, Iklan Reguler Rp 6.000/mmk, Iklan Duka Cita Rp 8.000/mmk, Iklan Mungil (FC) Rp 4.000/mmk, Iklan Mungil (BW) Rp 2.000/mmk, Iklan Kolektif Rp1 juta/ktk, Iklan Baris Rp 5.000/baris, Radar Society: 1/2 hal. Rp 5.000.000, 1 hal. Rp 10.000.000.

Rekening Bank: PT. Radar Sulawesi Barat, BRI Cabang Mamuju, No. 0218-01-012598-50-9

PARLEMENTARIA

Rubrik Khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Polewali Mandar

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

BINCANG. Sejumlah anggota DPRD Polman dari berbagai Komisi, sedang serius berbincang di selasar kantornya yang juga dihadiri oleh Wakil Ketua II, Jamar Jasin Badu, Kamis 13 September 2012.

6 Opini

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

Tajuk

(Catatan Singkat Kasus Korupsi Simulator SIM)

Buta Huruf Tinggi, Ini Masalah Bersama KEMISKINAN dan kebodohan itu ibarat lingkaran setan yang tak berujung pangkal. Tragisnya kedua hal tersebut masih menjadi masalah di propinsi ini. Populasi kemiskinan secara perlahan dikali mulai mengalami penurunan, tapi di sisi lain Sulbar masuk dalam tiga besar daerah dengan angka buta huruf tertinggi. Himpitan ekonomi memaksa banyak orang mementingkan usaha pemenuhan kebutuhan hidup daripada peningkatan kemampuan sumberdaya manusia. Anak-anak usia sekolah terpaksa putus sekolah dan harus bekerja. Alasannya utamanya untuk membantu orang tua mencari uang. Dampaknya, banyak penduduk mengalami buta huruf. Tinggi rendahnya angka buta huruf akan menentukan pula tinggi rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita. Entah harus menyalahkan siapa. Sebab banyak cara telah dilakoni pemerintah. Mengantisipasi banyak anak yang tidak sempat mengenyam dan menuntaskan pendidikan formalnya, dirancanglah pendidikan yang berorientasi pada pemerataan berupa pendidikan luar sekolah (PLS). Ini sangat baik, karena bertujuan memberikan kesempatan yang sama kepada setiap warga di provinsi ini yang tidak mengenyam pendidikan formal untuk mendapatkan pendidikan (reading literacy). Kemampuan membaca mutlak dikuasai. Sebab sesuai data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang dirilis, Kamis, 13 September 2012, Sulbar memiliki angka buta hurus sebesar 10,33 persen. Angka itu membuat Sulbar masuk tiga besar angka buta huruf tertinggi di Indonesia setelah Papua 36,31 persen dan Nusa Tenggara Barat (NTB) 16,48 persen. Sungguh ini tidak membanggakan. Permasalahan kebodohan tidak bisa lepas dengan kemiskinan. Sehingga penangangannya pun harus komprehensif. Hendaknya program pengentasan buta huruf di integrasikan dengan pengentasan kemiskinan. Penyebab keengganan banyak anak buta huruf untuk belajar kembali, karena mereka merasa tidak memperoleh manfaat nyata yang mampu menaikkan taraf kehidupannya selepas mengikuti program pengentasan buta huruf. Dan pemerintah pun sadar dengan situasi itu. Makanya ada program life skill. Sehingga terdapat dua manfaat yang diperoleh peserta kejar selama mengikuti pembelajaran, yakni kemampuan baca tulis dan ketrampilan yang memberi kontribusi ekonomi. Tapi sepertinya itu belum memebuahkan hasil. Atau mungkin hasilnya belum tampak di tahun ini. Entahlah. Yang pasti, soal pengetasan buta huruf dan kemiskinan harus menjadi urusan bersama. Semua elemen harus ikut merangsang, melatih, dan memelihara keterampilan membaca. Sebab program-program tersebut tidak akan ‘menggigit’ jika masing-masing lembaga pemerintah dan swasta berjalan-jalan sendiri-sendiri. Secara teknis, Dinas Pendidikan adalah pihak yang paling bertanggung jawab. Tapi setiap orang yang memiliki kemampuan juga mempunyai tangggungjawab moral mendidik orang di sekitarnya. (**)

RADAR SULBAR

Mengapa Harus KPK? Oleh:

JUPRI (Dosen Ilmu Hukum Universitas Ichsan Gorontalo)

K

ASUS Simulator SIM memasu ki babak baru. Setelah lebaran Idul Fitri lalu, Polri langsung melancarkan jurusnya. Tersangka Djoko Susilo langsung diperiksa sebagai saksi. Langkah ini pun dianggap sebagai upaya “menyalip” KPK dalam mengungkap kasus korupsi simulator SIM. Kasus yang disinyalir menjerat petinggi Polri ini, tidaklah mudah dalam pengungkapannya. Selain dibutuhkan kepiawaian dalam hal mengumpulkan alat bukti. Kasus ini juga bisa menjadi tantangan terbesar bagi pimpinan KPK jilid III. Sangatlah beralasan karena kasus simulator ini juga disidik oleh pihak Polri. Mereka berdalih kasus ini telah lama diselidiki oleh Polri. Sehingga Polri lah yang merasa berwenang. Mengenai siapa yang berwenang menyidik kasus korupsi. Baik KPK maupun Polri sama-sama berwenang. Akan tetapi, bila kasus korupsi kemudian ditangani lebih dari satu lembaga penegak hukum, lain lagi ceritanya. Pertanyaan kemudian siapakah yang berwenang menyidik kasus simulator

SIM Polri? Dasar Hukum Konflik kewenangan penyidikan kasus simulator SIM masih belum usai. Pihak Polri bersikukuh mempertahankan pendiriannya. Lebih tragis lagi, pihak Polri menuding KPK telah “melanggar perjanjian”. Terlepas dari apa isi perjanjian (baca: MoU) tersebut. Penulis lebih cenderung untuk mengkaji persoalan ini dari segi hukum pidananya. Agar tidak terjebak dari “saling klaim” berwenang menyidik antara pihak Polri dan KPK. Menurut hemat penulis, penanganan kasus Simulator SIM sangatlah tepat bila ditangani oleh KPK. Pertama, meski Bareskrim Polri mengklaim telah melakukan penyelidikan kasus simulator SIM. Tetapi, KPK ternyata lebih dulu menaikkan statusnya ke tahap penyidikan. Pada tanggal 27 Juli 2012, KPK menetapkan empat tersangka. Sedangkan pihak Polri menetapkan lima orang tersangka tertanggal 1 Agustus 2012. Artinya bila kita

warning Semua isi artikel/tulisan yang berasal dari luar, sepenuhnya tanggung jawab penulis yang bersangkutan

pengaruhi bila pihak Polri yang menyidik kasus ini. Pertama, tingginya semangat membela/melindungi korps (espirit de corps) yang berlebihan. Tidak jarang kasus korupsi yang tersangkanya seorang perwira Polri tidak tuntas dalam penanganannya. Hal tersebut karena dianggap membuka aib sendiri. Seperti kasus Susno Duadji yang akhirnya dicopot sebagai Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri. Hal tersebut karena Susno Duadji memberikan informasi tentang makelar kasus (baca: mafia hukum) di tubuh Polri. Boro-boro mengungkap kasus mafia hukum ditubuh Polri justru sebaliknya Susno Duadji di “hotel prodeokan”. Kedua, dimungkinkan terjadinya praktik kolusi ditengah penyidikan. Kasus yang disidik berujung kepada kesimpulan tidak terbuktinya dugaan tidak pidana korupsi. Bila dikaitkan dengan penyidikan kasus simulator, maka kemungkinan ini sudah terjadi. Penetapan tersangka, mantan Kepala Korlantas Mabes Polri Irjen Pol Djoko Susilo oleh KPK, justru di pihak penyidik Polri Djoko Susilo dianggap tidak terlibat. Pemanggilan penyidik Polri terhadap Djoko Susilo baru-baru ini dalam kapasitasnya sebagai saksi saja. Ketiga, persoalan kepangkatan. Sangatlah sulit bagi seorang penyidik yang berpangkat “rendah” untuk memeriksa seorang tersangka dengan pangkat yang lebih tinggi. Keempat, Upaya melokalisir kasus korupsi. Tindakan penyidik Polri yang sampai sekarang belum berhenti menyidik kasus simulator, merupakan upaya membongsai kasus ini. Tindakan tersebut dilakukan karena bila KPK yang menangani kasus ini, maka tidak menutup kemungkinan akan menyeret petinggi Polri lainnya. Hal tersebut pernah disyaratkan Ketua KPK Abraham Samad, saat melakukan diskusi antikorupsi di Makassar. Tentunya kita semua mendukung KPK untuk tidak berhenti menyidik kasus korupsi simulator SIM Polri. Kasus yang telah mencoreng wajah penegak hukum (Kepolisian). Atau dengan kata lain, bila Polri ingin mengembalikan kepercayaan masyarakat dan komitmen terhadap pemberantasan korupsi. Maka seharusnya pihak Polri “legowo” menyerahkan kasus ini ke KPK. (**)

merujuk ke UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK, maka yang berwenang untuk melakukan penyidikan (menuntaskan) kasus ini adalah KPK. Atau dengan kata lain pihak Polri tidak berwenang lagi (vide: Pasal 50 ayat 3). Kedua, bila melihat jalannya pemeriksaan kasus simulator SIM. Di mana baik pihak Polri maupun KPK telah melakukan penyidikan. Maka langkah penyidikan yang dilakukan oleh pihak Polri haruslah segera dihentikan. Hal tersebut diatur dalam Pasal 50 ayat 4 yang berbunyi: Dalam hal penyidikan dilakukan secara bersamaan oleh kepolisian dan/ atau kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi, penyidikan yang dilakukan oleh kepolisian atau kejaksaan tersebut segera dihentikan. Ketiga, Dasar hukum pihak Polri tidak menghentikan penyidikan dengan berpegangan pada Pasal 109 ayat 2 KUHAP, sudah tepat. Akan tetapi, terhadap pemeriksaan tindak pidana korupsi selain tunduk pada hukum acara pidana (KUHAP) juga pada UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK. Atau dengan kata lain, mulai dari penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi dilakukan berdasarkan hukum acara pidana yang berlaku (KUHAP) dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002, kecuali ditentukan lain (vide: Pasal 39 ayat 1 UU Nomor 30 Tahun 2002). Bila dijelaskan lebih jauh apabila penyidikan dan penghentian penyidikan diatur di dalam KUHAP (ketentuan umum) dan juga diatur dalam UU Nomor 30 Tahun 2002 (ketentuan khusus), maka ketentuan khususlah yang berlaku. Hal ini karena tindak pidana korupsi tergolong dalam hukum pidana khusus. Dalam hukum pidana khusus asas yang berlaku adalah “ lex specialis derogat legi generalis”. Ketentuan khusus mengesampingkan ketentuan umum. Termasuk dalam hal proses beracaranya. Inilah pentinya mempelajari asas-asas hukum. Bila terjadi suatu “benturan” aturan/regulasi. Maka kita harus kembali pada asas-asas hukum yang berlaku. Don’t Stop KPK Selain dari kuatnya dasar hukum KPK dalam menangani kasus ini. Ada faktor non hukum yang juga bisa mem-

Pengirim naskah artikel/opini/SdP harus melampirkan foto copy identitas dan nomor telepon yang bisa dihubungi. Tulisan diterima dalam bentuk flash disk/disket. naskah tulisan/opini minimal 4 halaman.

Artikel dapat dikirim via email:radarsulbar01@gmail.com

IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL IKLAN MUNGIL

Dibutuhkan Segera

DIBUTUHKAN SEGERA

Kami Perusahaan Otomotif Nasional PT. Astra International Tbk - Honda

HAKASIMA MEDIA TV

MEMBUTUHKAN:

Membutuhkan

MEKANIK: * Pendidikan min. * SMK otomotif * Usia Max 25 tahun * Khusus Pria * Berpengalaman dibidangnya FRONT DESK: * Pendidikan min. SMA/sederajat * Usia Max 25 tahun * Khusus wanita * Menguasai komputer LAMARAN DIANTAR LANGSUNG KE:

PT. Astra International Tbk - Honda Jalan Andi Makasau (samping pasar baru) Mamuju

KARYAWAN/KARYAWATI

UNTUK STAFF * Adm. Marketing * Bagian Gudang * Collector * Pasilitas Gaji * Mess *Uang Makan LAMARAN DIANTAR LANGSUNG ke Jl. kurungan Bassi No. 3, dekat RSUD Mamuju Telp. (0426) 21702

Sambungan 7

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

6,7 Juta Penduduk Indonesia Masih Buta Aksara JAKARTA - Tingkat buta aksara di Indonesia belum sepenuhnya bisa diatasi. Hingga saat ini, jumlah penduduk yang tidak bisa baca tulis mencapai 6,7 juta. Meski demikian, jika dibandingkan jumlah buta aksara Indonesia terus mengalami penurunan. Sebagai catatan, jumlah buta aksara di Indonesia pada 2004 sebanyak 15,4 juta. Direkrur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lydia Freyani Kawadi, mengatakan, jika merujuk pada kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Dakkar tentang Education for All (EFA), maka penurunaan angka buta aksara telah melampaui target. Ia juga menyebutkan penderita buta aksara lebih banyak yang berumur 59 tahun. Saat ini pentuntasan buta aksara lebih diprioritaskan pada usia produktif dulu. Jadi sebenarnya bukan hanya komitmen besar dari tutor tapi juga wajib belajar," terang Lydia. (jpnn)

Penyerahan LKPj Gubernur ke Dewan Telat LANJUTAN HALAMAN 1

LKPj tersebut harusnya diserahkan paling lambat pada Maret 2012. Menurut Kasubdit Fasilitasi Kepala Daerah dan DPRD Wilayah I Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Herman Wira WS, jika LKPj baru dibahas oleh DPRD pada September, maka LKPj ini tergolong terlambat dimasukkan oleh gubernur ke DPRD. Hal ini dikemukakan Herman saat menerima kunjungan Pansus LKPj Gubernur Sulbar tahun 2011 dari DPRD Sulbar di gedung Kemendagri, Kamis, 13 September 2012. “Menurut PP (peraturan pemerintah, red), LKPj kepala daerah harus sudah berada di DPRD dalam tempo tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir,” ungkap Herman. Artinya, kata dia, harus sudah masuk di DPRD sejak Maret. Karena pada masa tiga bulan ini adalah masa-masa perencanaan anggaran, makanya perencanaan tahun sebelumnya harus dievaluasi terlebih dahulu sebelum membuat perencanaan baru. Rombongan pansus LKPj ini dipimpin Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan. Sedangkan anggota pansus yang hadir diantaranya Sukardi M Noer (ketua pansus), Thamrin Endeng, Abidin, Sudirman Darius, Marigun Rasyid, Saggaf Katta, Mervie Parasan, Hasan Bado, dan Yuki Permana. Terpenting, tambah Herman, harus diketahui oleh para anggota dewan, LKPj itu sifatnya hanya laporan kinerja gubernur selama satu tahun anggaran, jadi DPRD tidak harus menerima atau menolak LKPj itu. Demikian pula dikatakan Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan. Menurutnya, perubahan dari UU No 22 menjadi No 32, menjelaskan bahwa LPJ gubernur berubah menjadi LKPj yang sifatnya hanya berupa laporan kinerja gubernur selama satu tahun anggaran. “Jadi, kita (DPRD, red) hanya bisa memberikan rekomendasi kepada gubernur mengenai hal apa saja yang perlu dibehani atau dievaluasi terkait kinerja atau program yang telah dilakukan. Kita tidak bisa memberikan penilaian apalagi sampai menolak LPKj itu,” jelas Sekretaris Partai Golkar Sulbar ini. Terkait lambatnya pemasukan LKPj, Hamzah mengaku akan segera mengevaluasi dan memberikan peringatan kepada eksekutif agar hal seperti ini tidak terulang tiap tahun. Karena, hampir tiap tahun LKPj selalu terlambat dimasukkan dan dibahas. Pihak Kemendagri juga mengingatkan, jika ada hal-hal yang dianggap tidak sesuai pada LKPj gubernur, maka sebaiknya DPRD memberikan catatan strategis agar menjadi perhatian khusus pihak eksekutif untuk memperbaiki kinerjanya. “Hampir semua DPRD yang berkonsultasi ke kami, kami sampaikan hal seperti ini yaitu berikan catatan strategis pada LKPj itu agar menjadi perhatian pihak eksekutif. Catatan ini bisa berisi rekomendasi, evaluasi, ataupun pernyataan khusus dari dewan terhadap kinerja eksekutif,” ungkap Herman. (rul)

Antasari Beri Keterangan, Demokrat Merasa Diuntungkan JAKARTA -- Partai Demokrat merasa diuntungkan dengan keterangan mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar di depan Rapat Tim Pengawas (Timwas) Century di DPR, Rabu, 12 September kemarin. Alasannya, karena keterangan Antasari justru menjauhkan posisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari tudingan terlibat dalam bailout untuk Bank Century. Karenanya PD sebagai pendukung utama SBY pun mendapat imbas positif dari keterangan Antasari. "Kemarin-kemarin itu kan ceritanya dahsyat, karena seolah-olah ada skenario Istana. Tapi faktanya ga ada. Jadi ini juga sekaligus menguatkan Demokrat yang sedari awal melihat tidak ada yang perlu dihebohkan dari rapat di istana," kata anggota Timwas Century dari Fraksi Partai

sakit stroke. Seperti halnya yang dialami oleh Hj. Andi Siti Harmiah atau yang akrab disapa-Harmiah, “Karena tekanan darah tinggi, saya terserang stroke. Jalan dan bicara pun jadi susah,” ujar wanita berusia 66 tahun tersebut. Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih saat membuka pertemuan regional Badan Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara mengungkapkan, penyebab kematian tertinggi di Indonesia untuk kategori penyakit tidak menular (PTM) adalah stroke dengan persentasi sebesar 15,4 persen. Sebenarnya, stroke dapat dicegah, salah satunya adalah dengan terapi Gentong Mas. Dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama, minuman herbal Gentong Mas terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya adalah untuk menormalisir tekanan darah. Hidup dengan kondisi stroke memang bukan hal yang mudah. Apalagi, stroke tersebut telah menjangkiti Harmiah selama 2 tahun lamanya. Setelah men-

jalani berbagai pengobatan, akhirnya nenek 16 orang cucu itu pun mulai melirik pengobatan yang alami, dan pilihannya jatuh pada Gentong Mas, “Baru minum 1 kotak manfaatnya sudah terasa, sekarang sudah 1 tahun saya minum Gentong Mas. Badan jadi terasa sehat, Alhamdulillah kini saya sudah dapat bicara dan berjalan kembali. Orang-orang di kampung pun sampai terheran-heran.” Terang Harmiah dengan gembira. Kini, ia tak segan-segan membagi pengalaman baiknya tersebut dengan orang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya yang mendapat kesehatan dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi orang lain.” Harap warga Maros, Sulawesi Selatan tersebut. Meracik suatu ramuan memerlukan pengetahuan, pengalaman dan keterampilan tinggi. Tidak semua komposisi yang sama jika dicampur akan menghasilkan manfaat yang sama. Kualitas bahan baku, perbandingan komposisi dari masing-masing komponen serta pengolahan yang benar akan menentukan hasil kualitas manfaatnya. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah dari endapan lemak dan pengapuran. Sementara Kayu Manis yang juga dikandung dalam Gentong Mas berfungsi sebagai penormal tekanan darah. Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren mempunyai lebih

INT

pertemuan 9 Oktober 2008 di Istana sama sekali tidak membahas soal bailout maupun Century. Sebab, pertemuan yang dihadiri para opejabat

tinggi negara itu digelar untuk mengantisipasi krisis ekonomi. "Jadi biarkan nanti mereka yang sudah punya asumsi

soal skenario macam-macam itu malu setelah mendengarkan hasil rekaman rapat di istana. Lihat saja nanti," pungkasnya. (jpnn)

Ratnasari diharapkan mereka dapat mempersembahkan medali buat Sulbar. Ketua Harian KONI Sulbar, Thamrin Syakur, berharap kontingen Sulbar pada cabang sepak takrawdi PON Riau, diharapkan mampu mengukir sejarah bagi daerah dengan mempersembahkan medali. Sedangkan dua cabang lainnya yang diikuti Sulbar yakni selancar/ layar dan kempo sudah turun bertanding. Hanya saja atlet

kempo Sulbar, Maulidarni telah melakukan penimbangan badan. Maulidarni baru akan turun di lapangan, besok, 15 September. Sedangkan selancar dan layar juga telah bertanding pada rece kedua, Kamis 13 September. Hanya saja atlet selancar kurang maksimal karena tidak didukung angin yang cukup. Tetapi demikian tim Sulbar juga masih berharap dapat medali dalam cabang ini. (**)

Hari Ini, Takraw Putri Sulbar Hadapi Bali LANJUTAN HALAMAN 1

Sehingga saya sangat optimis kami dapat menang lawan Bali,” terang Masdar. Optimisme sama juga dilontarkan Sekretaris Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sulbar, Sabir. Ia sangat yakin akan menang lawan Bali dalam laga perdana di full B. “Anak-anak sudah siap tanding. Secara teknis kita lebih diatas dari Bali. Tetapi yang dikuatirkan kalau mental anak-anak drop bisa saja

situasinya berubah. Untuk itu kami memberikan motivasi kepada anak-anak untuk tetap bersemangat,” tandas Sabir. Salah seorang atlet takraw Sulbar, Wahyu Lestari, mengatakan untuk menghadapi Bali. Ia bersama teman-temannya hanya melakukan latihan ringan di samping Wisma Rusunawa markas tim takraw Sulbar. Termasuk sudah melakukan ujicoba lapangan beberapa hari lalu.

“Kami pernah bertemu dengan Bali diajang Popnas di Yogyakarta tahun lalu. Dalam ajang tersebut kami bisa mengalahkan Bali. Sehingga saya optimis kami dapat menang dari Bali,” ujarnya. Sepak takraw menjadi andalan Sulbar juga mendulang medali setidaknya meraih perunggu. Dengan kekuatan enam orang atlet takraw putri yakni Nini Karmila, Nisma, Risnawati, Wahyu Lestari dan

Buta Aksara Sulbar Terbesar Ketiga LANJUTAN HALAMAN 1

Minimnya sarana infrastruktur dan lemahnya Sumber Daya Manusia (SDM), menjadi penyebab utama tingginya angka buta aksara di Indonesia Timur. “Daerah-daerah itu dari dulu sudah merah. Untuk Papua memang tantangannya

lebih besar,” kata Lydia saat menggelar Konferensi Pers di Gedung Kemendikbud Jakarta, Kamis, 13 September. Lydia juga mengungkapkan, selain infrastruktur dan SDM kendala lain yang dihadapi di Papua adalah bahasa daerah

setempat. “Warga sana didominasi oleh bahasa daerah dari ibunya, itu lebih susah lagi,” terangnya. Kemendikbud juga merilis 7 provinsi yang tingkat buta aksara usia 15-59 tahun di atas 5 persen. Ketujuh provinsi itu

adalah Gorontalo 5,05 persen, Bali 6,35 persen, Sulawesi Tenggara 6,76 persen, Papua Barat 7,37 persen, Jawa Timur 7,87 persen dan Kalimantan Barat 7,88 persen. Sedang angka buta aksara di kawasan barat Indonesia menunjukan

peningkatan. Olehnya, Gubernur Kalimantan Tengah dan Jawa Timur mendapat penghargaan dari Kemendikbud pada peringatan Hari Aksara Internasional di Palangkaraya Kalimantan Tengah, Minggu, 16 September, lalu. (*)

Jawab Tantangan Ekonomi, Pemprov Pikat Investor LANJUTAN HALAMAN 1

Demikian pula industri pengolahan rotan di Kabupaten Mamuju. Sebagai daerah penghasil rotan, Sulbar akan membangun industri pengolahan rotan Mamuju dengan anggaran Rp180 miliar dari Kementerian Perindustrian. “Sudah final, lahan sudah siap, 2013 Insya Allah mulai membangun. Itu akan sangat menolong petani rotan kita, harga rotan nantinya bisa sta-

KINI IA SUDAH DAPAT BICARA DAN BERJALAN KEMBALI Te k a n a n darah tinggi atau hipertensi memang berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya adalah penyebab

Demokrat (FPD), Achsanul Qosasi di Jakarta, Kamis, 13 September. Ditambahkannya, hasil Rapat Timwas setelah mendengar keterangan Antasari, Rabu (12/9) memutuskan untuk meminta rekaman hasil rapat di Istana pada 9 Oktober 2008. Achsanul yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Sekjen) PD itu menilai rekaman rapat di Istana juga akan menguntungkan posisi pemerintah, PD, maupun Antasari. "Kesimpulan rapat yang akan meminta rekaman hasil rapat di istana justru menguntungkan pemerintah, demokrat, dan juga Pak Antasari. Sebab nanti akan jelas terbuka bahwa yang selama ini mengasumsikan Presiden SBY membuat skenario bailout Century itu salah besar," kata Achsanul. Ditegaskannya, dari keterangan Antasari di depan Timwas diketahui bahwa

banyak kandungan makro dan mikronutrien. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren juga bermanfaat menurunkan penyerapan lemak. Untuk hasil maksimal, terapkan pola hidup sehat seperti menjalani diet rendah garam, kolesterol, dan lemak jenuh, stop konsumsi makanan dan minuman beralkohol, hindari stress, olahraga teratur, dll. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Sulbar/Mamuju : 085 242 056 818 Apotik Marannu, Apotik Sinar Wajo, Apotik Mawar, Apotik Mentari, Apotik Sumberkasih, Apotik Iftikar, Apotik Mulia Farma, Toko Obat Pondok Herbal Polman : Apotik Lestari, Apotik Ilham Putra Wonomulyo : Apotik Marannu 1, Apotik Makmur Farma Majene : Apotik Fadilah, Apotik Rustia Syafta Farma Depkes: P-IRT:812.3205.01.114 www.gentongmas.com

bil karena. Desain olahannya juga sudah ada. Kedepan kita akan minta semua kantor menggunakan kerajinan rotan ini. Dan menurut kementerian perdagangan, sudah ada tujuh negara akan jadi pasar kita,” urai gubernur. Di bidang Migas, PT Bosowa grup telah siap mendirikan depo pertamina di Sulbar. Pemprov Sulbar juga mendapat bantuan dari pemerintah China membangun pembangkit listrik skala besar di Mamuju, dan memberikan pinjaman lunak bagi peningkatan sarana infrastruktur jalan daerah. “Tahun 2013 kita akan genjot pembangunan industri di Sulbar,” imbuh gubernur via ponsel. Terobosan-terobosan ini, tegas Anwar, untuk menggairahkan ekonomi lokal daerah sekaligus menjawab secara positif tantangan pemerintah yang menetapkan Sulawesi sebagai koridor pengemban-

gan ekonomi bidang pertanian, industri, minyak, serta kelautan dan perikanan. Terobosan pengolahan potensi lokal Sulbar, lanjutnya, tidak terpusat di satu kawasan. Meski mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi, namun gubernur tidak membantah jika angka kemiskinan di Sulbar juga cukup memprihatinkan. Olehnya, pemprov menyebar pembangunan industri sesuai potensi masing-masing kabupaten yang ada di Sulbar. “Mamasa kita persiapkan untuk industri pariwista, makanya kita genjot pembangunan infrastruktur disana. Jalan beton, dan Bandara Sumamarorong untuk mendukung industri pariwisata Mamasa,” urai gubernur. Di Kabupaten Majene sedang berlangsung pembangunan industri perikanan, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palipi. Industri ini

diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan warga Majene lainnya. Terobosan pembangunan ekonomi Sulbar diatas juga menjadi bahan laporan gubernur pada rapat koordinasi antara Badan Koordinasi Pembangunan Regional Sulawesi (BKPRS) bersama Ketua Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) koridor Sulawesi, Sharif C Sutarjo yang juga Menteri Kelautan dan Perikanan (KP). Sebagai ketua BKPRS, Anwar Adnan Saleh memimpin para gubernur se Sulawesi, melaporkan perkembangan MP3EI pada enam provinsi yang ada di koridor Sulawesi. Pertemuan berlangsung di gedung Kementerian KP, Jakarta, awal pekan ini. Hadir dalam pertemuan, antara lain, Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan,

perwakilan Bappenas, Kementerian UKM, dan deputi dari Menko Perekonomian. Gubernur Anwar tak lupa menyampaikan rencana pembangunan industri pengolahan kakao di Matra dan Polman Sulbar melalui APBN. Kebijakan ini sangat penting, mengingat, Sulbar merupakan penghasil kakao terbesar Indonesia. Tiap tahunnya, provinsi paling bungsu ini hasilkan 140 ribu ton kakao. “Supaya cokelat kita tidak keluar lagi, bisa diolah sendiri. Dapat menyerap tenaga kerja lokal, dan menstabilkan harga kalau harga kakao anjlok. Kebijakan ini tentu memberikan nilai tambah bagi petani dan masyarakat kita,” papar gubernur. Berbagai terobosan Pemprov Sulbar dalam menggenjot gairah ekonomi daerah, juga merupakan dukungan terhadap program MP3EI. (rul)

Ketahanan Pangan Terganjal Alih Fungsi Lahan LANJUTAN HALAMAN 1

koordinasi bersama Kabinda (Kepala Badan Intelejen Daerah,red), Kodam VII Wirabuana, serta Polda Sulselbar agar potensi konflik itu tidak meluas seperti di Mesuji, Bima, dan daerah lain,” kata Anwar. Meski menghadapi banyak kendala, lanjut Anwar, namun dirinya bersama bupati di lima kabupaten tetap dapat terus meningkatkan ketahanan pangan. Terbukti, dalam penghargaan peningkatan produksi beras di atas lima persen yang diserahkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Gu-

bernur bersama seluruh Bupati di Sulbar mendapatkan penghargaan itu. “Kami sudah menyiapkan grand desain pembangunan pertanian di daerah ini. Bahkan kami sudah bertekad meraih surplus beras hingga 1,5 juta ton pada tahun 2012, untuk mendukung target surplus hingga 10 juta ton secara nasional. Ini semua akan terwujud jika mendapat bantuan pembangunan irigasi teknis baru di Sulbar,” kata Anwar seraya menyatakan siap hadir di Lemhannas untuk konferensi mengenai ketahanan pangan na-

sional pada beberapa pekan mendatang, dan mengaku siap menyerahkan grand desain peningkatan produksi beras Sulbar kepada tim Lemhannas. “Presiden memerintahkan kepada saya untuk menyiapkan grand desain peningkatan produksi beras Sulbar untuk disampaikan sekira 10 hari pascalebaran, namun hingga sekarang belum diminta padahal kami sudah siapkan. Grand desain itu juga akan kami serahkan ke tim Lemhannas,” ucapnya. Di tempat yang sama,

sekira sembilan dari belasan peserta Lemhannas menyampaikan kekaguman atas prestasi Anwar dalam membangun daerah ini. Hanya dalam kurun waktu delapan tahun, atau secara efektif hanya lebih dari enam tahun di bawah kepemimpinan Anwar daerah ini sudah mampu berkembang pesat dan mensejajarkan diri dengan daerah lain. Hal itu terlihat dari tingkat pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan, serta pembangunan fisik yang berjalan utamanya pada infrastruktur dan perkantoran. (dir)

8

RADAR POLEWALI

Tiga DPRD Dorong Pembangunan Bandara Sumarrang POLEWALI -- Rencana pembangunan bandara di Desa Sumarrang Kecamatan Campalagian mendapat dorongan dari tiga lembaga legislatif. Ketiga DPRD kabupaten yang mendorong pembangunan bandara di Sumarrang yakni DPRD Polewali Mandar, Majene dan Pinrang Sulsel. Apalagi beberapa waktu lalu telah dilakukan survei uji kelayakan pembangunan bandara. Hal ini diungkapkan tiga perwakilan anggota legislatif dari tiga daerah berbeda ini saat bertemu dengan Bupati Polewali Mandar, Ali Baal Masdar di ruang kerjanya kemarin. Anggota DPRD yang hadir dalam pertemuan ini yakni dari DPRD Pinrang Sulsel, Alimuddin, Usman, dan Abdullah Tappareng. Dari DPRD Majene hadir Wakil Ketua DPRD Majene Marzuki Nurdin. Sedangkan anggota DPRD Polman hadir Wakil Ketua DPRD Jamar JB dan anggota Komisi III, Andi Mappauda, Tahir Arifin dan Abd Rahim. Kabag Pemerintahan Amujib, Kamis, 13 September menyampaikan, dalam pertemuan tersebut anggota DPRD dari tiga kabupaten yakni Polewali, Majene, dan Pinrang menyampaikan kepada Bupati Polman, Ali Baal Masdar untuk mendorong ke pusat untuk membangun bandara di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian. Anggota Komisi III DPRD Polman, Andi Mappauda dalam pertemuan dengan Bupati Polman, Ali Baal Masdar menyampaikan bahwa anggota DPRD akan mendorong pembangunan bandara di Desa Sumarrang Kecamatan Campalagian dengan pertimbangan disana juga layak untuk pembangunan bandara. Wakil Ketua DPRD Majene, Marsuki Nurdin dalam pertemuan tersebut sangat merespon jika pembangunan bandara dibangun di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian. "Kalau dibangun di Campalagian, masyarakat Majene juga bisa lebih dekat mengakses sarana tersebut,"kata Marzuki Nurdin. Hal sama juga dikatakan Wakil Ketua DPRD Polman, Jamar JB. Ia sangat sepakat jika dibangun di Sumarrang Campalagian karena dapat diakses tiga kabupaten bahkan sebagian daerah di Sulsel juga dapat memanfaatkannya. (afr/mkb)

Lima KT dapat Pompanisasi POLEWALI -- Lima Kelompok Tani (KT) di Kabupaten Polewali Mandar mendapatkan bantuan Pompanisasi. Bantuan dari Kementerian Pertanian tersebut diserahkan langsung Asisten Pemerintahan dan Kesra, Andi Ismail AM kepada salah satu KT Mambu di Kantor Desa Mambu Kecamatan Luyo Kamis kemarin. Kepala Distanak Polewali Mandar, Basir Halim menjelaskan kelima KT yang mendapatkan bantuan pompanisasi. Yakni KT Desa Bumimulyo Kecamatan Wonomulyo, Desa Mambu Kecamatan Luyo, Desa Tonrolima Kecamatan Matakali, Desa Tamangalle Kecamatan Balanipa dan Desa Kalumammang Kecamatan Alu. Selain itu terdapat pula beberapa bantuan handtraktor yang menyebar disejumlah kecamatan. (k2/mkb)

Eksekutif

Kantor Desa Mambu Diresmikan

Tunggakan P2KBERT Minta Diselesaikan POLEWALI -- Masyarakat yang menjadi penerima bantuan P2KBERT diminta menyelesaikan tunggakannya. Masyara-kat diminta secara sadar membayar utangnya karena dana tersebut merupakan pinjaman. Beberapa tahun lalu, Pemkab Polman mengucurkan anggaran P2KBERT kepada masyarakat yang bertujuan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Namun, dari dana yang dikucurkan, masih sebagian kecil yang dikembalikan oleh masyarakat. "Perlu saya tegas-

kan, bahwa bantuan dana tersebut bukanlah hibah. Melainkan dana bergulir yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat miskin yang terkendala modal dalam berusaha. Bantuan tersebut bukan cuma-cuma dan harus dikembalikan," kata Andi Ismail, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Polman pada halal bi halal di Desa Mambu, Kecamatan Luyo, Kamis, 13 September. Selain menekankan untuk memperhatikan pembayaran utang P2KBERT yang disisakan

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

oleh masyarakat. Ia juga mengharapkan kepada masyarakat dapat berpartisipasi dan proktif dalam mendukung dan menunjang program KB untuk mengatasi pertumbuhan penduduk. Setiap pasangan suami istri perlu mengatur jarak kelahiran anaknya. Hal tersebut dapat bermanfaat dan membantu orang tua untuk merencanakan tumbuh kembang anak, termasuk bagai-mana mengupayakan pemenuhan kebutuhan anak yang saat ini semakin beragam. (afr/mkb)

POLEWALI -- Peresmian kantor Desa Mambu Kecamatan Luyo, Kamis, 13 September kemarin berlangsung meriah. Sejumlah kepala SKPD, unsur Tripika dan sejumlah kepala desa hadir meriahkan. Termasuk dihadiri Ketua DPW Partai Gerindra Sulbar, Andi Baso Masdar dan Ketua HIPMI Polman, Samsul Mahmud. Kapolsek Wonomulyo, AKP Masdar Mansyur didampingi Kapospol Luyo, AIPDA H Aras dan juga ketua APDESI Andi Ismail tak ketinggalan

dalam acara tersebut. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Andi Ismail AM ketika mewakili Bupati Polman, Ali Baal Masdar sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan Kades Mambu, Nurman. Hal tersebut merupakan salah prestasi dan pencerminan positif yang pantas diteladani. Pembangunan kantor desa yang disisipkan dari ADD. Ini merupakan aset pembangunan daerah yang patut dibanggakan. (k2/mkb)

Minta Kompensasi ke Pemkab

Lahan SDN 026 Lantora Diklaim Warga REPORTER : JHAMHUR ANJASMARA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- satu lagi lahan sekolah di Polewali Mandat diklaim warga sebagai miliknya. Lahan SDN 026 Lantora Kelurahan Lantora Kecamatan Polewali diklaim warga miliknya. Lahan seluas 1.688 M3 diklaim, ahli waris pemilik tanah, Edy Habib. Ia meminta kompensasi ganti rugi kepada Pemkab Polewali Mandar. Nilai kompensasinya sebesar Rp280 juta. Menurutnya sejak sekolah tersebut berdiri diatas lahan keluarganya, belum pernah mendapatkan penggantian rugi. Salah seorang ahli waris pemilik lahan, Edy Habib, menyampaikann jika pihaknya telah mengajukan klaim kepemilikan lahan ke Pemkab Polewali Mandar sejak tahun 2005. Namun hingga tahun 2012 Pemkab belum pernah memberikan tanggapan serius atas klaim yang diajukannya. Sementara sejumlah alas hukum sebagai alat pengakuan kepemilikan dipegangnya. "Makanya kami justru mempertanyakan kebijakan pemkab terhadap penguasaan tanah orang tua kami yang saat ini berdiri diatasnya SD 026 Lantora. Karena sejumlah dokumen resmi yang kami punya memberikan legitimasi tanah tersebut sebagai hak kami," ujar Edy.

Menurut Edy, dokumen yang menjadi pegangannya saat ini adalah, Sertifikat dengan nomor 25 atas nama H. Wigno Suprapto tahun 1977, lalu kemudian Sertifikat pemecahan dengan nomor 66 tahun 1998 atas nama Marimo Hadisuprapto. "Dimana dalam sertifikat tersebut sangat jelas batas batasnya disebutkan, yang juga persis dengan batas batas SDN 026 Lantora. Sehingga kami sebagai ahli waris keluarga sangatlah berharap Pemk-

ab Polewali Mandar untuk memberikan kompensasi penggantian kepemilikan," tutur Edy. Ia menambahkan, sebagai ahli waris hanya meminta kepedulian Pemkab Polewali Mandar, memberikan kompensasi kepada pemilik waris dari tanah yang saat ini diatasnya berdiri SDN 026 Lantora. Dengan mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang berlaku. "Setelah kami membilang dengan dasar NJOP, Pemkab Polewali Mandar hanya menge-

luarkan uang sebesar Rp280 juta untuk taksiran harga saat ini," kunci Edy. Sementara itu Kabag Pemerintahan Setda Polman, Amujib ketika dikonfirmasi mengaku sepengetahuannya masalah ini sudah dimasukkan dalam Pengadilan Negeri. Sehingga pihak pemkab menunggu proses hukum di pengadilan terkait tuntutan keabsahan kepemilikan tanah SDN 026 Lantora. Tetapi pihaknya tidak mengetahui alasan pihak yang mengklaim tanah tersebut miliknya men-

cabut gugatan di pengadilan. Karena sampai saat ini pemkab menunggu proses tuntutan hukumnya. "Karena dasar kami membayarkan jika memang miliknya adalah keputusan pengadilan. Jika pemkab kalah di pengadilan hingga putusan akhir berkekuatan hukum tetap. Tentunya pemkab tidak ada alasan lagi kalau tidak diganti rugi demi ketaatan hukum. Sebenarnya ini sudah ranahnya Bagian Hukum Setda Polman," terang Amujib. (*)

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

SEKOLAH. Gedung Sekolah SD Inpres 026 Lantora, di Jalan Andi Depu, Polewali Mandar diklaim warga sebagai miliknya.

Tiga Kecamatan Kekurangan Bidan POLEWALI -- Tiga kecamatan di Polewali Mandar masih sangat kekurangan tanaga bidan. Tiga kecamatan tersebut yakni Kecamatan Tutar, Matangnga, dan Bulo. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Polman, dr Ayub Ali mengungkapkan hal tersebut saat

menghadiri halal bi halal yang dirangkaikan dengan peresmian Kantor Desa Mambu, Kecamatan Luyo, Kamis, 13 September. Ayub Ali menyampaikan, untuk jumlah bidan yang ada di Polewali Mandar, khusus untuk daerah perkotaan rata-rata sudah tercukupi. "Yang masih

sangat butuh adalah daerah terpencil. Apalagi pelayanan kesehatan khusus daerah terpencil memang belum bisa dirasakan oleh semua masyarakat. Karena keterbatasan sarana dan sumberdaya," kata Ayub Ali. Ia juga mengemukakan, kedepan

untuk pemenuhan bidan di perkotaan jika masih terjadi kekurangan direncanakan menerapkan program swastanisasi. Sehingga bidan yang disebar nantinya tidak bertumpuk pada daerah perkotaan saja. Khusus di perkotaan akan dipekerjakan

bidan swasta yang nantinya insentifnya akan dibayarkan secara profesional. Sedangkan bidan yang berstatus PNS akan ditempatkan di daerah terpencil. Bidan yang berstatus PTT akan ditempatkan di daerah sangat terpencil. (afr/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar

RADAR SULBAR/DIAN AFRIANTY

BUPATI POLMAN, Ali Baal Masdar menerima kunjungan anggota DPRD dari tiga kabupaten yakni Polewali, Majene, dan Pinrang menyampaikan inisiatif DPRD untuk tetap mendorong pembangunan bandara di Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian. Gambar direkam, Selasa, 11 September 2012.

RADAR SULBAR/DIAN AFRIANTY

ASISTEN Pemerintahan dan Kesra, Andi Ismail meresmikan Kantor Desa Mambu, Kecamatan Luyo, Kamis, 13 September 2012

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

PON XVIII RIAU 2012

9 Tim Basket Riau Ditaklukkan Banten

Eko Kembali Pecahkan Rekor PON

PEKANBARU -- Lifter Kaltim, Eko Yuli Irawan, yang meraih perunggu pada ajang Olimpiade London 2012 lalu. Berhasil meraih emas Angkat Besi pada PON XVIII Riau di kelas 62 Kg. Bahkan Ia berhasil memecahkan rekor angkatan PON, Rabu 12 September di Balroom Hotel Ratu Mayang Garden. Ia berhasil memecahkan rekor di angkatan Snatch dengan 141 Kg. Selisih 10 Kg dari rekor yang dicatat atas namanya sendiri di PON XVII, Kaltim lalu, 131 Kg pada nomor yang diikutinya. "Medali ini buat seluruh masyarakat Kaltim. Dan semoga bisa memotivasi atlet lainnya, untuk rekor saya tidak pernah menargetkan, tapi bersyukur bisa menda-

patkan," paparnya usai pertandingan kemarin. Total angkatan Eko kemarin adalah 306 kg. 141 kg pemecahan rekor di angkatan snatch dan 165 angkatan clean and jerk (C&J). Medali perak di kelas tersebut diraih M Hasbi dari Jawa Barat dengan total angkatan 209 Kg. Sementara perunggu didulang atlet Jabar lainnya, Rivaldi Achmad dengan total angkatan 266 Kg. Sementara atlet Riau yang turun di kelas tersebut, Novriadi gagal melakukan angkatan dan terhenti di 110 Kg. Nomor lain yang dipertandingkan kemarin adalah kelas 48 Kg putri yang diraih Jabar untuk medali emas melalui Sri Wahyuni. Sementara perak didapatkan Kaltim dan perak oleh Jateng. Lalu pada kelas lainnya 53 Kg diraih atlet Lampung, Citra Febriyani untuk emas. Perak diraih Jabar dan perunggu didapatkan atlet Jateng. (jpnn)

RIAU - Tim basket putra Riau harus mengakui keunggulan tim basket Banten pada pertandingan lanjutan babak penyisihan yang berlangsung di hall basket Rumbai Pekanbaru, Kamis 13 September. Tim basket putra Banten langsung menunjukkan kepiawaiannya sejak quarter kedua dan ketiga, Wahyudi Fadil dan kawan-kawan tetap memimpin perolehan poin. Meski mendapat dukungan suporter yang cukup ramai dalam pertandingan hari ini, tim basket Riau belum mampu berbuat banyak. Apalagi juga tim basket Banten tak kalah semangat karena ditonton langsung oleh Wakil Gubernur Banten Rano Karno. Akhirnya pertandingan ditutup dengan kemenangan Banten dengan skor 61-50. Sementara itu pada pertandingannya sebelumnya tim basket putri Kalbar mengalami kekalahan telak dari tim Jabar dengan skor 14-114. Hingga berita ini diturunkan sampai pukul 15.37 WIB sedang berlangsung pertandingan antara tim basket putri Sumsel melawan Jateng yang kemudian akan dilanjutkan dengan pertandingan tim putra Aceh melawan Jatim. (rp)

10

Kesehatan

Info Sehat Pasien AIDS Takkan Mau Minum Obat Kalau Makan Saja Susah

AIDS bukanlah penyakit yang dapat diremehkan begitu saja. Sekali seseorang terserang HIV, virus penyebab AIDS, maka daya tahan tubuhnya akan menurun dan ia pun harus meminum obat-obatan yang diresepkan padanya secara rutin. Masalah muncul ketika penderita HIV/AIDS tak memperoleh akses makanan yang baik. Sebuah studi dari San Fransisco memastikan bahwa begitu pasien yang kekurangan asupan makanan akan lebih cenderung masuk rumah sakit daripada penderita yang dapat makan makanan sehat secara rutin. Peneliti menduga hal ini disebabkan penderita yang tak tahu apa yang akan mereka makan di hari berikutnya tentu takkan mampu memprioritaskan pengobatan HIV-nya. Kondisi yang disebut dengan rawan pangan (food insecurity) ini juga dapat menggarisbawahi masalah lain yang seringkali dialami penderita HIV seperti kemiskinan, gangguan mental dan kecanduan. Untuk studi ini, Dr. Sheri Weiser dari University of California, San Fransisco dan rekan-rekannya secara rutin mewawancarai 347 penderita HIV yang tak punya tempat tinggal, tinggal di penampungan ataupun berpendapatan rendah dengan tempat tinggal yang tidak permanen. Ketika studi dimulai, seperempat partisipan telah keluar-masuk UGD dalam kurun tiga bulan belakangan dan 11 persen diantaranya baru-baru ini harus dirawat di rumah sakit. Selain itu, sepertiga partisipan dilaporkan mengalami rawan pangan berat, bahkan lebih dari separuh partisipan mengaku kesulitan memperoleh makanan secara rutin. Setelah melakukan studi selama dua tahun, peneliti menyimpulkan bahwa partisipan yang sangat cemas atau bimbang dengan pasokan makanannya, termasuk orang yang tak memiliki akses makanan bergizi sama sekali memiliki kecenderungan untuk diopname di rumah sakit dua kali lebih besar dibandingkan mereka yang tidak dilaporkan mengalami rawan pangan. 70 persen partisipan juga dilaporkan lebih sering masuk UGD. "Rawan pangan adalah masalah yang signifikan. Pasalnya ketika Anda mengidap sebuah penyakit kronis, hal ini akan memperburuk keadaan penyakit Anda," ujar Seth Kalichman, seorang psikolog yang telah mempelajari kaitan antara kepatuhan terhadap pengobatan HIV dan akses pangan dari University of Connecticut, Storrs seperti dilansir dari Reuters, Rabu (13/9/2012). Kalichman yang tak terlibat dalam studi ini mengungkapkan bahwa kombinasi kelaparan dengan HIV yang sama-sama menghambat sistem kekebalan manusia nyatanya juga membuat banyak orang menjadi rentan terserang gangguan kesehatan lainnya. Menurut peneliti, kondisi ini bisa jadi diakibatkan oleh pengendalian penyakit yang buruk dan semakin banyaknya gejala-gejala gangguan kesehatan yang berkaitan dengan HIV. "Upaya untuk mendapatkan makanan setiap hari benar-benar dapat mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap ketentuan pengobatan secara signifikan. Dengan kata lain perjuangan untuk memperoleh makanan telah menggantikan upaya untuk mengingat kapan mereka harus minum obat," tutur Kalichman. Untuk itu pada laporan studi yang ditampilkan dalam Journal of General Internal Medicine ini, peneliti menekankan perlunya upaya untuk mendanai program-program penyediaan pasokan makanan bagi pasien yang tidak mampu atau kondisi ekonominya menengah ke bawah. "Akses makanan, kelaparan dan gizi merupakan target kami untuk meningkatkan kesehatan penderita HIV/AIDS. Tak bijak rasanya jika biaya pengobatan HIV dinaikkan tapi tidak disertai dengan penyediaan nutrisi yang mencukupi bagi pasien," tandas peneliti lain, Dr. David Bangsberg dari Harvard Medical School, Boston. (net)

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

Ini Bahaya Konsumsi Air Putih Berlebih B

EGITU banyak keuntungan yang dapat diperoleh dari air putih. Baik itu untuk menjaga kecantikan kulit dan terlebih bagi kesehatan. Bahkan air ini disebut sebagai terapi pengobatan alami. Tapi, tak banyak yang mengetahui dampak negatif 'air ajaib' ini. Mengonsumsi air putih secara berlebihan ternyata bisa menyebabkan masalah serius. Dalam Times of India menulis bahwa jika sistem tubuh yang menerima asupan cairan berlebihan justru akan mengganggu kekentalan darah. Ini akan menurunkan tingkat sodium, dan menyebabkan pembengkakan sel. Akibatnya, Anda bisa pingsan, kejang, koma, dan berujung pada kematian, karena sel otak mengalami pembengkakan. Takaran air yang berlebih pun dapat meningkatkan volume darah. Dan memaksa ginjal bekerja lebih keras untuk mengurangi jumlah air dalam sistem sirkulasi tubuh. Kasus meninggal dunia karena konsumsi lebih air putih memang terbilang peristiwa langka. Namun, Exercise Associated Hyponatraemia (EAH), memperkirakan ada sekitar 1600 kasus kematian di seluruh dunia, akibat minum air putih dalam jumlah berlebih. Itu sebabnya dianjurkan agar saat Anda merasakan dehidrasi, konsumsi air putih dalam takaran yang secukupnya. (net)

4 Waktu Paling Berbahaya Bagi Jantung

SIAPA sangka ternyata ada waktu-waktu tertentu yang sangat berisiko bagi jantung. Tepatnya, ketika tekanan darah meningkat drastis, sehingga seseorang mengalami kemungkinan stroke tiga kali lebih tinggi dari biasanya. Hal ini bisa terjadi pada siapapun, bukan hanya orang yang sebelumnya sudah mengalami masalah jantung. Lalu kapan waktu-waktu tersebut? 1. Pagi hari Risiko serangan jantung meningkat hingga 40 persen pada pagi hari. Hal ini menurut penelitian tm dari Universitas Harvard, Amerika serikat. Apa alasannya? Saat Anda bangun tidur tubuh mensekresikan adrenalin dan hormon stres lainnya. Hal ini, seperti dilansir dari Prevention, meningkatkan tekanan darah dan membutu-

hkan banyak oksigen. Darah juga lebih tebal dan lebih keras dipompa, karena saat tidur Anda sedikit mengalami dehidrasi. 2. Senin pagi Tak heran kalau bagi sebagian orang Senin pagi merupakan saat-saat paling 'menakutkan'. Bukan hanya harus kembali dengan rutinitas pekerjaan dan meninggalkan akhir pekan, tapi juga ini merupakan saat seseorang juga berisiko tinggi mengalami serangan jantung. Menurut penelitian, pemicunya kemungkinan besar stres dan depresi karena banyak beban pekerjaan yang harus diselesaikan. 3. Setelah makan nikmat Menu santap malam Anda sangat nikmat, seperti steak, cumi-cumi, atau mungkin

kepiting. Makanan berlemak dan mengandung kolesterol tinggi membuat darah lebih rentan mengalami penggumpalan dan menghambat kerja jantung. Untuk itu, pastikan posrsi makanan yang Anda konsumsi tidak berlebihan. 4. Setelah olahraga keras Anda pernah mendengar seseorang mengalami serangan jantung bahkan meninggal dunia setelah olahraga keras? Ini memang contoh klasik, waktu berbahaya bagi jantung. Serangan jantung terjadi karena orang tersebut tidak terbiasa dengan olahraga keras atau jarang berolahraga. Ketika melakukan olahraga keras, produksi stres hormon meningkat drastis, tekanan darah juga mengalami hal yang sama. Serangan jantung pun jadi tak terhindarkan. (net)

1 Porsi Makanan Siap Saji Setara Makan 5 Porsi ALIH-ALIH menembus kemacetan, banyak yang lebih suka melipir ke minimarket yang kini banyak bertebaran di penjuru kota, terutama Jakarta. Dudukduduk sembari browsing berita di tablet atau smartphone ditemani segelas minuman bersoda dan sebungkus lasagna yang dipanaskan di microwave. Gaya hidup yang kini mulai menghinggapi kaum urban. Namun, sadarkah Anda kalau menyantap makanan siap saji yang banyak tersedia di konter pendingin di minimarket atau supermarket justru mengorbankan kesehatan Anda? Pasalnya banyak studi yang mengatakan bahwa makanan siap saji tersebut memiliki kadar lemak dan garam yang berlebihan. Kadar lemak jenuh yang terkandung di dalamnya bahkan sangat mengejutkan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Glasgow University, satu porsi makanan siap saji memiliki asupan lemak setara dengan jumlah yang disarankan untuk orang dewasa dalam sehari. Mereka menemukan bahwa beberapa makanan mengandung substansial lebih dari kadar lemak harian (Guideline Daily Amount-GDA) yang

harus dikonsumsi orang dewasa seperti dikutip dari laman Daily Mail. Perlu diketahui bahwa mengkonsumsi makanan siap saji yang mengandung 140 persen GDA sama dengan makan lima porsi, atau lebih dari jumlah normal dalam sehari. Mike Lean, Ketua Penelitian di Jurusan Nutrisi di Glasgow University, mengatakan bahwa makanan siap saji ini sering diberi label makanan "istimewa" atau "terbaik" yang ternyata bisa menyesatkan konsumen. Apalagi banyak konsumen yang menganggap makanan siap saji yang mereka beli adalah makanan yang sehat dibandingkan dengan makanan yang dijajakan oleh penjual kaki lima. Oleh karena itu tidak heran jika mereka mengharapkan manfaat kesehatan karena sudah membeli dengan harga yang lebih tinggi. Karena itu, sudah seharusnya konsumen lebih waspada. Perhatikan label makanan siap saji, perhatikan rincian informasi yang tertera di kemasan seperti nutrisi, lemak, kalori, dan garam. Kalau sakit Anda juga yang harus menanggungnya 'kan? (net)

Rubrik ini Dipersembahkan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat

Kemenkes RI: Hanya 7 Provinsi Data SDM Kesehatannya up to date, Provinsi Sulawesi Barat Salah Satunya (Bagian I) OLEH: Zaldy Alqadri, SKM, M.Kes BERDASARKAN surat dari Kementerian Kesehatan RI BPPSDMK No: IR.01.01/ II.1/06556/2012 tanggal 31 Agustus 2012 tentang pengumpulan data PPSDMK di Indonesia Tahun 2012 yang diterima oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat pada tanggal 11 September 2012 dijelaskan bahwa hanya terdapat 7 (tujuh) provinsi atau hanya 20 % dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia telahmelakukan pengkinian (up date) data SDM kesehatan hingga bulan Agustus 2012 dan Provinsi Sulawesi Barat merupakan salah satu dari 7 provinsi tersebut. Keberhasilan Provinsi Sulawesi Barat untuk terus melakukan pengkinian data SDM Kesehatan demi tersedianya data yang up to date mengenai persebaran tenaga

kesehatan di provinsi termuda ini, tidak terlepas dari manajemen data SDM kesehatan yang efektif,efisien dan produktif antara pengelola SDM kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dengan pengelola SDM kesehatan/bagian kepegawaian Dinas Kesehatan Kabupaten Se-Provinsi Sulawesi Barat. Seperti diketahui, ketersedian data SDM kesehatan yang up to date akan memudahkan para Decision Maker di bidang kesehatan baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah provinsi/ kabupaten dalam mewujudkan pemeratan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan di berbagai wilayah, terlebih pada wilayah Provinsi Sulawesi Barat yang notabenanya masih tergolong provinsi terbaru di In-

donesia. Oleh karena itu, mempertahankan pelaksanaan manajemen SDM Kesehatan yang efektif,efisien dan produktif antara pengelola SDM kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi dan pengelola SDM kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten di provinsi termuda ini mutlak harus terus di jaga dan harus

terus ditingkatkan baik melalui pertemuan-pertemuan teknis maupun penggunaan sistem informasi berbasis teknologi. Berikut beberapa grafik data SDM kesehatan di Provinsi Sulawesi Barat berdasarkan data terkini bersumber dariProfil Sumber Daya Manusia Kesehatan tahun 2012. (*)

Grafik 2 DistribusiTenagaPerawatdanPerawat Gigi Unit KerjaPuskesmas diKabupaten Se-Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012

Sumber: Profil SDMK Prov. Sulbar tahun 2012 Grafik 3 DistribusiTenagaBidanBerdasarkan Unit KerjaPuskesmas diKabupaten Se-Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012

Grafik 1 DistribusiTenagaMedisBerdasarkan Unit KerjaPuskesmas diKabupatenSe-Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012

Sumber: Profil SDMK Prov. Sulbar tahun 2012 Grafik 4 DistribusiTenagaKesehatanMasyarakatdan Sanitarian Berdasarkan Unit Kerja Puskesmas di Kabupaten Se-Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2012

Sumber: Profil SDMK Prov. Sulbar tahun 2012

Sumber: Profil SDMK Prov. Sulbar tahun 2012

Pendidikan 11

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

H.Agus Ambo Djiwa

H.Muhammad Saal

Bupati Matra

H. M. Natsir

H.Abdul Wahid

Wakil Bupati Matra

Sekretaris

Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Matra

Iklan Layanan Ini Dipersembahkan Oleh Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kab. Matra

Kasek SMAN 1 Wonomulyo Bantah Tudingan REPORTER : KADIR TANNIEWA EDITOR : AMRI MAKKARUBA

POLEWALI -- Kepala SMA Negeri 1 Wonomulyo, Ruslani, membantah tudingan siswanya. Hal ini terkait aksi demo yang dilakukan siswa SMAN 1 Wonomulyo, Rabu 12 September kemarin. Tudingan yang dialamatkan kepadanya sangat berlebihan. Ruslani mengaku tidak mengerti jika dirinya diang-

gap tidak mendukung kegiatan siswa dan pembangunan sekolah. Setiap kegiatan siswa yang diusulkan tetap didukungan dan selama ini berjalan lancar. Kata Ruslani, selama kepemimpinannya Ia merasa tidak pernah melakukan penekanan. Apalagi tindak kekerasan terhadap siswa. Bahkan setiap profosal yang diusulkan siswa diberikan apresiasi dan menyetujuinya. Seh-

ingga Ia mengaku heran jika dikatakan tidak mendukung kegiatan siswa. Terkait keterbatasan dana diakuinya tetap menjadi kewenangan dirinya untuk mengevaluasi kebutuhan biaya kegiatan. Jika dinilai biaya kegiatan tidak rasional. Tentunya Ia wajib menyortir sesuai kebutuhan. Itu dilakukan untuk menstabilkan anggaran sekolah dan mengantisipasi kebutuhan men-

dadak lainnya. "Saya tidak mungkin merealisasi permohonan anggaran yang dianggap tidak rasional. Sebagai contoh kalau kebutuhan kegiatan hanya Rp500 mengapa saya harus mengucurkan Rp1000. Menurut saya itu adalah salah satu sikap pemborosan belaka," ucar Ruslani. Sementara kebutuhan lain masih banyak yang sedang menunggu pembiayaan. Hal inilah

yang tidak dipahami siswa. Sementara gedung laboratorium dan perpustakaan yang juga dikeluhkan siswa. Menurut Ruslani sekarang ini pembangunan dua kelas sedang berjalan. Pembangunan tersebut juga membutuhkan biaya besar. Ini salah satu upaya agar laboratorium dan perpustakaan tidak lagi digunakan sebagai ruang kelas belajar. Ia menambahkan, sesungguh-

MI/MTs Hubbul Watan Butuh Perhatian

YPPP Gelar Pameran Komputer POLEWALI -- YPPP Wonomulyo bekerjasama dengan perusahaan Axioo akan menggelar pameran komputer. Pameran tersebut rencananya akan dihelat di Aula Pendopo Kantor Camat Wonomulyo akhir September 2012. Ketua YPPP, H Hasan Sulur menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengenali dan membuka wawasan warga terhadap perkembangan komputernisasi. Pameran tersebut juga akan diwarnai praktek merakit komputer serta pelayanan service yang akan dipandu siswa YPPP. "Kami harapkan kerja sama ini dapat menopang wacana pelaksanaan kursus komputer dan pengadaan service sentre kedepan," harap Hasan Sulur. Menurutnya, pameran komputer merupakan langkah awal sekaitan rencana kedepan untuk membuka kursus komputer dan service centre. Kursus komputer tersebut akan dibuka untuk umum namun diprioritaskan bagi siswa, guru dan akademisi. Sebab melihat perkembangan saat ini pelaksanaan uji kompetensi secara online merupakan tuntutan bagi guru agar mampu mengoperasikan komputer. Demikian halnya dengan siswa tampaknya penggunaan komputer sudah menjadi kebutuhan dan sekaligus sebagai persiapan untuk mendapatkan lowongan kerja dimasa mendatang. Terkait service centre menurutnya akan ditangani dua orang tenaga ahli YPPP. Mereka lulusan pelatihan tehnisi komputer pada perusahaan axioo. Keduanya adalah Langgeng Sunaryo dan Adi Sutomo Putra yang merupakan guru dan siswa YPPP. (k2/mkb)

RADAR SULBAR/JHAMHUR ANJASMARA

SISWA. Seperti inilah suasana siswa di SLTP, saat jeda jam pelajaran, mereka bercengkerama satu dengan yang lainnya.

Rencana Pembangunan USB-SMP di Kelurahan Baru

Warga Berharap Gunakan Tanah Provinsi MAJENE--Sejumlah Masyarakat di Kelurahan Baru Kecamatan Banggae hingga kini masih berharap dapat menggunakan tanah milik Provinsi yang terletak di Lingkungan Camba Utara Kelurahan Baru sebagai lokasi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMP. Rencana pembangunan USB SMP diwilayah ini belum dapat terealisasi alasannya terkendala lokasi."Sudah sekian tahun la-

nya yang terjadi selama ini siswa banyak melakukan kegiatan diluar sekolah yang tidak terencana. Sehingga kadang membuat pihak sekolah kewalahan untuk mendanainya. Disisi lain terdapat kegiatan inti lainnya yang wajib dibiayai. Misalnya kegiatan debat Bahasa Inggris, Olimpiade sains, cerdas cermat UU dan sejumlah kegiatan lainnya. (*)

manya kita menanti agar ada satu SMP di Kelurahan Baru tapi sampai saat ini rencana itu belum dapat terealisasi karena belum ada lokasi."kata Mahmuddin. Menurut dia, pembangunan USB SMP di Kelurahan Baru sangat memungkinkan selain telah didukung sejumlah SD, jarak SMP yang ada saat ini dengan Kelurahan Baru cukup jauh. "Kalau sekolah pendukung cukup banyak ada 10 sekolah, jumlah ini leb-

ih dari yang dipersyaratkan. Pembangunan USB SMP di Kelurahan Baru sebelumnya sudah pernah ditinjau pihak pemerintah tapi lagi lagi-lagi terkendala lokasi."jelasnya. Warga lainnya Muhsin, juga berharap ada Bangunan SMP di Kelurahan, mengingat selama ini masyarakat Kelurahan Baru jauh menyekolahkan anaknya. "Teruma siswa di Lingkungan Galung Pa'ara dan Lingkungan Mangge mereka san-

gat jauh. Kalau sudah ada SMP di Kelurahan Baru tentu akan lebih efektif karena sudah dekat dengan SMP," tutur Muhsin. Masyarakat Kelurahan Baru sangat antusias agar Kelurahan Baru berdiri satu SMP, bahkan beberapa waktu lalu sejumlah tokoh masyarakat dibeberapa lingkungan bertanda tangan mendukung agar ada SMP di Kelurahan Baru. Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan (Disdik)

Majene Abd Hamid mengaku, bahwa Direktorat Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus merespon pembangunan USB-SMP didaerah sepanjang memenuhi pensyaratan. Pensyaratan yang dimaksudkan diantaranya adalah ketersediaan sekolah pendukung dan ketersediaan lahan yang dibuktikan dengan sertifikat dan akta hibah. (K3/mkb)

POLEWALI -- Madrasyah Ibtidayah (MI) dan Madrasyah Tsanawiah (MTs) Hubbul Watan Desa Mambu Kecamatan Luyo butuh perhatian. Karena kondisi dua sekolah ini sangat memprihatinkan. Gedung dan mubiler yang digunakan masih serba sederhana dan sangat memprihatinkan. Belasan siswa yang ditampung secara gratis di sekolah tersebut merupakan warga sekitar yang tidak mampu. Kordes KKN Unasman, Syaifuddin mengatakan MI/MTs Hubbul Watan Desa Mambu sangat membutuhkan bantuan dan perhatian saat ini. Kondisi belajar mengajar terlihat sangat tidak layak. Sebab tempat yang digunakan merupakan ruangan yang belum memiliki dinding. Sementara bangku dan meja sangat terbatas. Kondisi tersebut menurut Syaifuddin juga telah disaksikan Rektor Unasman, Jum'at pekan lalu. Menurutnya Rektor Unasman sengaja datang meninjau sekolah yang memprihatinkan itu setelah menerima informasi. Syaifuddin menjelaskan saat ini KKN Unasman berupaya untuk menggalang dana demi membantu sekolah itu. Sementara itu Kasek MI/MTs Hubbul Watan Desa Mambu, Mastura mengatakan pendirian sekolah gratis ini berawal atas keprihatinannya melihat sejumlah tetangga yang terancam putus sekolah. Sekolah yang baru berusia setahun ini telah menampung sebanyak 40 siswa. Diantaranya 12 murid kelas I dan 14 murid kelas II MI. Sedangkan siswa MTs sebanyak 10 orang duduk di kelas II, dan siswa kelas I hanya berjumlah empat orang. Menurutnya, beberapa siswanya menggunakan seragam bekas atas pemberian tetangga. Sementara perlengkapan belajar mengajar yang digunakan selama ini merupakan swadaya murni dan bantuan barang bekas dari sekolah lain. Termasuk sejumlah meubiler didapatkan dari salah satu MTs Lapeo Campalagian. Meski demikian Mastura sangat bersyukur karena sekolah yang dibangunnya itu terdapat belasan guru yang datang mengabdi. "Mereka mengajar atas panggilan nurani untuk turut bersukarela di sekolah ini. Selama ini mereka tidak mendapatkan insentif," kuncinya. (k2/mkb)

6,7 Juta Penduduk Indonesia Masih Buta Aksara JAKARTA -- Tingkat buta aksara di Indonesia belum sepenuhnya bisa diatasi. Hingga saat ini, jumlah penduduk yang tidak bisa baca tulis mencapai 6,7 juta. Meski demikian, jika dibandingkan jumlah buta aksara Indonesia terus mengalami penurunan. Sebagai catatan, jumlah buta aksara di Indonesia pada 2004 sebany-

ak 15,4 juta. Direkrur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal (PAUDNI) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lydia Freyani Kawadi, mengatakan, jika merujuk pada kesepakatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Dakkar tentang Education for All (EFA), maka penurunaan ang-

ka buta aksara telah melampaui target. Ia juga menyebutkan penderita buta aksara lebih banyak yang berumur 59 tahun. Saat ini pentuntasan buta aksara lebih diprioritaskan pada usia produktif dulu. Jadi sebenarnya bukan hanya komitmen besar dari tutor tapi juga wajib belajar," terang Lydia. (jpnn)

Tiga Provinsi Punya Angka Buta Huruf Tertinggi JAKARTA -- Pengentasan buta aksara di Kawasan Indonesia Timur (KTI) masih berjalan lambat. Hal ini terlihat dari tingginya angka tunaaksara usia 15-59 di daerah Indonesia Timur. Tiga provinsi dengan jumlah buta aksara terbanyak adalah Papua (36,31 persen), Nusa Tenggara Barat (NTB) 16,48 persen dan Sulawesi Barat 10,33 persen. Sedangkan angka buta aksara di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih 10,13 persen. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga merilis 7 provinsi yang tingkat buta aksara usia 15-59 tahun di atas 5 persen. Ketujuh provinsi itu

adalah Gorontalo (5,05 persen), Bali (6,35 persen), Sulawesi Tenggara (6,76 persen), Papua Barat (7,37 persen), Jawa Timur (7,87 persen) dan Kalimantan Barat (7,88 persen). Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lydia Freyani Kawadi, mengatakan, penyebab tingginya angka buta aksara di Indonesia Timur karena minimnya sarana infrastruktur dan lemahnya Sumber Daya Manusia (SDM). "Daerah-daerah itu dari dulu sudah merah. Untuk Papua memang tantangannya lebih besar," kata Lydia saat mengge-

lar Konferensi Pers di Gedung Kemendikbud Jakarta Selatan, Kamis (13/9) Lydia juga mengungkapkan bahwa selain infrastruktur dan SDM, kendala lain yang dihadapi di Papua adalah bahasa daerah setempat. "Warga sana didominasi oleh bahasa daerah dari ibunya, itu lebih susah lagi," terangnya. Kemdikbud juga prihatin dengan daerah yang terlalu berharap pada gelontoran dana pendidikan dari pusat. "Dalam setiap kunjungan saya ke daerah, selalu saya tekankan agar kepala daerah memberikan porsi anggaran pendidikan sebesar 20 persen," kata Lydia. (jpnn)

PENGOBATAN MATA

PAKISTAN HERBAL TANPA OPERASI Ahli Pengobatan Mata dan Ambeyen Tanpa Operasi ditangani langsung oleh Tabib Khan keturunan dari Pakistan. Khan seorang ahli Pengobatan Alternatif Mata, Ambeyen, Lemah Syahwat, dan berbagai penyakit lainnya. Khan yang keturunan Pakistan sudah berpengalaman lebih dari 23 tahun memilki keahlian yang diperoleh dari leluhurnya di Pakistan. Dengan Keahlian yang tidak dimiliki orang banyak, Khan kini telah membuka Pengobatan Mata di Wonomulyo dan Mamuju. Dengan pengalaman puluhan tahun tersebut, Khan telah berhasil menyembuhkan puluhan ribu pasien keluhan Mata, diantaranya: Glukoma, Min Plus, Retina Pati Deabetik, Katarak Pendarahan Retina, dan Syaraf mata rendah, serta Cuci & Perawatan Mata. Metode yang digunakan yaitu, menggunakan Ramuan herbal murni dari Pakistan dan tumbuh-tumbuhan dari Indonesia tanpa menggunakan obat-obatan kimia sehingga Tanpa Efek Samping Khan juga mengobati penyakit lainnya, seperti : √ AMBEIEN

√ TERAPI STRUK

√ REMATIK

√ TERAPI PUNGGUNG

√ KEPUTIHAN

√ KANKER

√ TERAPI ASAM URAT

√ OSTEOPOROSIS

√ TERAPI KEPALA

√ GONDOGAN

√ TUMOR

√ TERAPI KOLESTEROL

√ LEMAH

√ TERAPI REMATIK

√ TERAPI MENAMBAH TINGGI BADAN

√ GINJAL

√ KISTA √ MIOMA

√ TERAPI MENGECILKAN PERUT

√ ASAM URAT

√ HEPATITIS

√ STRUK

SYAHWAT √ IMPOTEN √ EJAKULASI DINI

√ MAAG

√ LIVER √ DIABETES

Alamat : Wonomulyo

Alamat : Mamuju

Jl. Jend.Sudirman No.55 (Dekat Kantor PU/Lampu Merah) Wonomulyo Polewali Mandar Buka setiap tanggal 01-15. Pukul 08.00 – 20-00 Wita Khan Hp: 085 397 082 333

Jl. Sultan Hasanuddin No. 88 (di Rental Mobil SILVI) Mamuju Buka setiap tanggal 16-30 Pukul 08.00 – 20-00 Wita Hp: 085 242 219 895

“TANPA OPERASI”

12

Radar Majene

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

Bantuan Kemenpera

Tiga Warga Terjaring Razia

899 Rumah akan Direnovasi REPORTER : JUNIARDI EDITOR : AMRI MAKKARUBA

MAJENE -- Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan merenovasi 899 rumah di Kabupaten Majene. Rumah yang kena renovasi karena tidak layak huni. Anggaran untuk merenovasi rumah tersebut mencapai Rp5 miliar. Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Kebersihan (Disperkimber) Majene, Effendy Gasong saat dihubungi, Kamis 13 September,

mengatakan Pemkab Majene akan segera melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Kemenpera. "Berdasarkan kesepakatan dengan Kemenpera. Setiap rumah yang akan direnovasi mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta. Rumah yang akan direnovasi telah dinyatakan lolos verifikasi," ungkap Effendy. Ia mengaku, jika sebelumnya Disperkimber Majene mengusulkan lebih dari 1.000 rumah. Namun yang lolos pada verifikasi yang dilakukan oleh

MAJENE -- Kabupaten Majene menyusun buku putih Strategi Sanitasi Kota (SSK). Buku ini untuk mengatasi masalah air limbah baik di kota maupun di pedesaan Majene. Sekretaris Kabupaten Majene, Syamsiar Muchtar mengharapkan buku putih SSK tersebut paling lambat rampung akhir September mendatang. Ia meminta Bappeda Majene untuk menginput seluruh bahan atau hasil studi kasus yang dilakukan oleh Dinkes, Disperkimber dan Humas Setda Majene. "Progres hasil survei di lapangan sudah cukup baik. Sisa Dinas PU dan Bappeda yang akan menarasikan. Termasuk memasak bahan ini menjadi buku putih sesuai batas waktu yang di rencanakan," terang Syamsiar. Oktober mendatang dokumen ini rencannya akan di bawa oleh Bupati Majene sebagai bahan pada pertemuan di Provinsi Kalimantan Timur. Namun sebelum dokumen itu selesai, akan dilaksanakan pertemuan lanjutan untuk mempelajari hasil yang dicapai. "Kalau tidak selesai bulan ini, bukan lagi namanya buku putih, tapi buku hitam. Karena paling lambat tiga hari sebelum akhir September, buku putih sudah harus jadi. Apalagi 3 Oktober nanti, dokumen itu akan di bawa dan menjadi bahan bupati di Kalimantan," papar Syamsiar. Kepala Bappeda Majene, Fadlin FK, juga berharap dokumen buku putih bisa segera diselesaikan. Karenanya, Ia meminta seluruh hasil studi kasus disetiap SKPD segera dimasukkan di Bappeda."Kami secepatnya akan merampungkan buku putih. Tapi juga diharapkan harus ada koordinasi dengan kami. Semua yang terlibat harus bersinergi dengan baik, agar menghasilkan dokumen yang baik," kata Fadlin. (k3/mkb)

MAJENE -- Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Majene sejak Selasa hinga Kamis 13 September kemarin tutup. Hal ini karena stok BBM jenis premium dan solar kosong. Kondisi tersebut dipicu oleh keterlambatan Stok BBM dari Depot Pertamina Parepare yang menyuplai SPBU Majene Majene. Pantauan di salah satu SPBU di Kelurahan Lembang, Kecamatan Banggae Timur Kamis 13 September terlihat para karyawan SPBU hanya diam dan tidak beraktifitas. Sementara para calon pembeli harus gigit jari karena

Malunda Gelar Pesta Rakyat

EKSEKUTIF

RADAR SULBAR/JUNIARDI

RENOVASI. Tahun ini Kemenpera akan melakukan renovasi terhadap 899 unit rumah di Kabupaten Majene.

Stok BBM Habis, SPBU Tutup Waspadai Pendatang

Majene Susun Buku SSK

MAJENE -- Pemerintah Kecamatan Malunda menggelar pesta rakyat, Kamis malam 13 September. Pesta rakyat ini diadakan di Lapangan Patinara Malunda. Pesta rakyat ini dalam rangka memperingati HUT RI ke 67. Dua malam sebelumnya, masyarakat Malunda terlebih dahulu dihibur dengan berbagai pertunjukan. Seperti karoke tarian dan berbagai jenis hiburan lainnya. "Stand pesta rakyat biasanya terpasang hanya semalam. Namun iga hari sebelum acara, semua stand telah terpasang," kata Iskandar A Batiran, Camat Malunda.

Kemenpera hanya 899 unit rumah. Selain bantuan renovasi 899 unit rumah. Sebanyak 32 unit rumah nelayan juga mendapatkan bantuan. Nantinya proses penyerahan bantuan akan langsung masuk ke rekening setiap calon penerima. Sehingga dipastikan tidak akan ada pemotongan terhadap dana tersebut. "Kami hanya merupakan penyedia data. Proses verifikasi dan penyerahan bantuannya dilakukan langsung oleh Kemenpera," tandasnya. (*)

Pesta rakyat di Malunda sambungnya dikuti beberapa Instansi termasuk delapan desa dan dua kelurahan. "Sekitar 50 stand yang terpasang. Bukan cuma dari unsur pemerintah tapi banyak juga dari kalangan masyarakat dan pengusaha yang ada di Malunda," sebutnya. Iskandar mengklaim acara pesta rakyat di Malunda cukup meriah. Apalagi digelar selama tiga malam secara berturut-turut. Selain di Kecamatan Malunda, Kecamatan Pamboang juga menggelar pesta rakyat. Kedua kecamatan ini menggelar pesta rakyat secara bersamaan.(k3/mkb)

tidak mendapatkan bahan bakar yang diinginkan. Bahkan sejumlah pengendara yang kuatir kehabisan BBM memilih memarkir kendaraannya di halaman SPBU. Petugas SPBU di Kelurahan Lembang, Rubama, mengatakan BBM habis karena pasokan dari Parepare terlambat. Selain itu, pasokan jatah BBM juga tidak menentu, kadang 16.000 liter per hari bahkan terkadang hanya 8.000 liter. "Kalau hanya 16.000 liter belum cukup. Apalagi stok dari Pertamina kadang terlambat datang karena faktor transportasi. Terkadang

molor dua hingga tiga jam dari waktu yang ditentukan. Ditambah lagi jumlah pembeli semakin bertambah, makanya banyak pelanggan tak kebagian BBM," ungkap Rubama. Sementara itu, tidak jauh dari SPBU terlihat pedagang bensin eceran terlihat masih terbuka, bahkan para pedagang eceran sibuk melayani pembeli. "Yang kami pertanyakan kenapa di SPBU kosong, tetapi ditingkat pengecer yang dekat dengan SPBU, bensin tetap ada dan laris," ujar Ali, salah seorang pengendara. (mg4/mkb)

RADAR SULBAR/JUNIARDI

SPBU TUTUP. Pasokan BBM dari Depot Pertamina Pare-pare, Sulsel terkadang dikurangi sehingga sejumlah SPBU kehabisan stok BBM lebih awal.

MAJENE -- Komandan Kodim 1401 Majene, Letkol Kav Tri Agus Suwoto, meminta warga meningkatkan kewaspadaan. Termasuk mewaspadai warga pendatang yang transit di Majene. Hal ini untuk mengantisipasi jangan sampai teroris masuk di Majene. Tri Agus Suwanto, menambahkan dengan gencarnya pengamanan dan antisipasi tindakan terorisme. Diperkirakan sejumlah pelaku melakukan pelarian, sehingga Majene yang memiliki perairan serta pelabuhan merupakan salah satu jalur yang dapat dimanfaatkan oleh teroris untuk melintas. "Tidak menutup kemungkinan, teroris tersebut transit di Majene beberapa hari sebelum melanjutkan pelariannya," ungkap Agus. Apalagi saat ini, teroris tersebut diperkirakan mencari tempat yang lebih aman dan salah satu jalur yang bisa dilalui ke arah selatan Sulawesi adalah Majene dan Kabupaten Palopo, Sulawesi Selatan. Dandim mengaku, jika upaya pengamanan di jalur Palopo ditingkatkan. Majene marupakan satu-satunya jalur pelarian para teroris untuk mencari lokasi yang lebih aman. Untuk itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polres Majene untuk melakukan operasi gabungan. "Kami telah melakukan koordinasi dengan Kapolres Majene untuk melakukan operasi gabungan," kata Tri Agus. Ia menugaskan seluruh Babinsa untuk mendata jika ada pendatang di daerah tugasnya. "Kami juga telah meminta kepada seluruh kepala desa dan lurah berkoordinasi kepada Babinsa," tandasnya. (mg4/mkb)

MAJENE -- Jajaran Polres Majene bersama Kodim 1401 Majene kembali menggelar razia, Kamis dini hari, 13 September. Dalam razia yang dilakukan di Jalan Jendral Sudirman tepatnya di depan SPBU Majene berhasil mengambankan tiga warga. Mereka diamankan karena membawa senjata tajam. Ketiga warga tersebut langsung diamankan ke Mapolres Majene untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Razia ini akan dilakukan hingga tanggal 15 September dalam rangka menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif terhadap masyarakat. Wakapolres Majene, Kompol Sajaruddin, mengatakan razia kendaraan di jalur lintas barat Sulawesi ini sengaja dilakukan. Hal ini untuk mengantsipasi aksi teror yang marak terjadi seperti di Solo Jawa Tengah. "Razia ini juga dilakukan untuk mencegah masuknya barang-barang berbahaya. Seperti bahan peledak, senjata api masuk wilayah Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan. Apalagi Makassar akan melakukan Pilkada," terang Sajaruddin. Jalur lintas barat Sulawesi merupakan jalur yang menghubungkan tiga provinsi. Yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Tidak menutup kemungkinan dapat dilalui para terduga teroris. "Kami berhasil mengamankan tiga warga yang kedapatan membawa senjata tajam. Ketiganya untuk sementara dibawa ke polres untuk dimintai keterangan. Selain itu kami juga mendapati belasan senjata tajam jenis parang panjang yang rencananya mau dibawa ke Makassar. Namun karena pemiliknya menunjukkan surat keterangan yang menyatakan sajam tersebut untuk bahan pameran di Makassar, makanya kami lepaskan,� terangnya. Menurutnya, tiga warga tersebut akan dijerat UU Darurat No 12 Tahun 1951 tentang razia senjata api dan senjata tajam, ancaman 10 tahun penjara. (mg4/mkb)

BPBD Data Dampak Kekeringan MAJENE -- Musim kemarau yang dirasakan sejumlah wilayah di Majene. Hal ini berdampak kepada masyarakat akibat terjadinya kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, mulai melakukan identifikasi kawasan yang dianggap mengalami dampak kekeringan. Menurut Kepala BPBD Majene, Mansyur T, Kamis 13 September, mengatakan dampak kekeringan mulai dirasakan disejumlah wilayah. Sehingga upaya yang

tengah dilakukan adalah mendata kawasan yang membutuhkan suplai air. "Beberapa kebutuhan air yang akan didata. Seperti untuk irigasi pertanian, kebutuhan air untuk ternak, kebutuhan air bagi pertambakan serta yang paling utama adalah kebutuhan air bersih bagi warga," ungkap Mansyur. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Majene. Diantaranya Dinas Pertanian dan Peternakan (Dis-

tanak), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Dinas Perumahan, Pemukiman, Kebersihan dan Pemadan Kebakaran (Disperkimber). Setelah melakukan pendataan yang ditarget rampung dalam sepekan ini. Kemudian dilakukan pertemuan dengan SKPD terkait, termasuk kepada Bupati Majene untuk melakukan antisipasi melalui penanggulangan. Selain itu, data tersebut akan diserahkan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Ben-

cana). Sehingga diharapkan ada bantuan untuk mengatasi dampak kekeringan. Apalagi Pemkab Majene tidak mampu jika menanggungnya sendiri. Sesuai pantauan selama sepekan terakhir, sejumlah kawasan telah terkena dampak bencana kekeringan ini, di antaranya kekeringan tambak di Kecamatan Banggae Timur, kekeringan lahan persawahan dan kekurangan suplai air bersih di Kecamatan Sendana dan Malunda, serta kekurangan air bersih di Banggae Timur. (mg4/mkb)

Rubrik Khusus Pemerintah Kabupaten Majene

RADAR SULBAR/JUNIARDI

RADAR SULBAR/JUNIARDI

DARI KIRI, Ketua tim Rombongan Lemhanas, Moch. Barkah, Bupati Majene, Kalma Katta, Ketua DPRD Majene, Hajar Nuhung, serta Wakil Bupati Majene, Fahmi Massiara, saat kunjungan tim Lemhanas, Rabu 12 September di ruang Pola Kantor Bupati Majene.

DARI KANAN, Sekda Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud, Wakil Ketua DPRD Majene, Lukman, Komandan Kodim, Letkol Kav Tri Agus Suwanto, serta Kapolres Majene, AKBP Anwar Efendi saat menghadiri kunjungan tim Lemhanas, Rabu 12 September di ruang Pola Kantor Bupati Majene.

Radar Mamasa 13

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

Kabupaten Mamasa

Visi: Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Mamasa yang Madani Dalam Ikatan Kondosapata Wai Sapalelean

Empat Strategi Pembangunan Kabupaten Mamasa 1. Mewujudkan tata kepemerintahan yang baik/goog governance. 2. Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat melalui Pembangunan Berbasis Masyarakat (Gerbang Sismark). 3. Mendorong berkembangnya dunia usaha para pelaku ekonomi. 4. Mengaktualisasikan nilai-nilai agama dan norma budaya dalam kehidupan masyarakat.

Ramlan Badawi

Benhard Buntutiboyong

Bupati Mamasa

Sekkab Mamasa

Penelepon Gelap Ancam Ledakkan RS Hasna Medika

Teror Bom Ancam Kedatangan SBY

CIREBON -- Teror bom kembali mengguncang Cirebon. Kali ini bertepatan dengan rencana kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri Munas Alim Ulama dan Konbes NU pada 14-15 September 2012 di Ponpes Kempek, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Ancaman teror bom tersebut terjadi tidak jauh dari lokasi acara munas, tepatnya di Rumah Sakit Hasna Medika Jalan Ki Ageng Tapa, No 08, Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/9). Keterangan yang berhasil dihimpun Radar Cirebon (Grup JPNN) di lokasi kejadian menyebutkan, pagi itu sekitar pukul 10.00 WIB bagian administrasi RS Hasna Medika menerima telepon ke nomor Fax (0231) 342224 dari penele-

pon gelap bersuarakan pria. Kemudian, telepon tersebut diterima oleh Desi, Indah, dan Ica, karyawan bagian administrasi. Kemudian, si penelepon gelap tersebut mengaku telah memasang bom di tempat tertentu di rumah sakit tersebut dan akan meledakkannya. Karena takut, ketiga karyawan itu, melaporkannya ke Siska yang juga pimpinan mereka. Mendapat informasi dari anak buahnya, Siska pun langsung melaporkannya ke polisi. Petugas kepolisian dari Polres Cirebon dan Polsek Gempol yang menerima laporan, langsung tiba di lokasi dan mengamankan TKP. Selanjutnya, tim penjinak bom (Jibom) dari Detasemen C Brimob Polda Jawa Barat tiba di lokasi beberapa menit kemudian setelah menerima laporan. Dengan meng-

Polri Bantah Teroris Depok Bekas Polisi JAKARTA -- Markas Besar Polri membantah bahwa tersangka teroris di Beji Depok, Mr. X alias Anwar alias Wahyu Ristanto adalah mantan polisi. Informasi mengenai identitas Wahyu itu sebelumnya diungkapkan rekan sekelompoknya, Muhammad Thorik yang menyerahkan diri pada polisi, Minggu (9/ 9). "Dia bukan mantan polisi. Nanti ditanyakan pada orang tuanya untuk lebih jelas, karena mereka akan datang mengurus jenazah almarhum," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di kantor Humas Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/9). Menurut Boy, Wahyu adalah salah satu orang yang diduga pernah terlibat kasus terorisme terdahulu. Namun Boy tak menyebut-

kan secara detail peristiwa teror yang melibatkan Wahyu. Saat ini, Wahyu baru terindikasi terlibat dalam peristiwa ledakan bom rakitan di sebuah kontrakan di Depok. "Dulu pernah dalam pengawasan kasus terorisme sebelumnya. Tetapi harus didalami lagi, apakah Wahyu yang ini sama dengan Wahyu yang dimaksud dulu. Kita harus pastikan dulu,"sambung Boy. Wahyu alias Anwar adalah satu satu korban luka berat dalam peristiwa ledakan di Beji, Depok, Sabtu, pekan lalu. Pria kelahiran tahun 1988 itu kini telah meninggal dunia Rabu (12/9), akibat parahnya luka akibat ledakan. Kini orangtua Wahyu dari Karanganyar, Jawa Tengah telah mendatangi RS Polri untuk mengurus jenazah orang yang mahir merakit bom tersebut. (jpnn)

NET

gunakan metal detektor, tim penjinak bom Brimob Detasemen C Polda Jawa Barat di bawah pimpinan Kaden C Brimob Polda Jawa Barat AKBP H Umar Sumardi langsung melakukan penyisiran di setiap ruangan dan sudut-sudut rumah sakit tersebut, untuk mencari barang yang dicurigai bom. Setelah sekitar tiga jam dilakukan sterilisasi dan penyisiran, tim penjinak bom tidak menemukan bom atau benda-benda berbahaya lainnya. “Saat ada ancaman teror, situasi rumah sakit sedang sepi pasien dan sejumlah dokter serta pimpinan RS Hasna Medika sedang tidak ada di tempat. Setahu saya, ancaman telepon itu diterima sekitar jam 10-an,” kata M Mukmin petugas Satpam RS Hasna Medika kepada Radar,(12/9). Kapolres Cirebon AKBP H Hero Herianto Bachtiar

SIK MSi saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus teror tersebut. “Belum diketahui motif maupun siapa peneleponnya. Kami masih menyelidiki kasus ini dengan akan melacak nomor telepon peneror,” katanya. Saat ditanya apakah teror bom tersebut ada kaitannya dengan rencana kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Ponpes Kempek, lebih lanjut Hero mengatakan, pihaknya masih mendalaminya. “Yang jelas, si peneror ini hanya ingin memberikan kegelisahan dan kepanikan kepada mereka yang ada di dalam rumah sakit. Soal kaitannya dengan rencana kunjungan presiden, masih kami selidiki dan dalami lebih lanjut,” ungkapnya. Sementara itu, pengamanan ditingkatkan menjelang kedatangan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Cirebon. Aparat keamanan gabungan terdiri dari Polri dan TNI, terus berjaga-jaga di sejumlah lokasi termasuk di jalur pantura Jl Raya Kedawung, Kabupaten Cirebon. Seperti pantauan Radar, Rabu sore (12/9), kepolisian menggelar razia kendaraan yang melintas di jalur pantura Jl Raya Kedawung, Kabupaten Cirebon. Razia dipimpin langsung Kapolsek Weru Kompol H Suyono dengan melibatkan puluhan personil gabungan Polres Cirebon dan Kodim 0620 Kabupaten Cirebon. Adapun sasaran dari razia itu, semua mobil boks dan kendaraan pribadi berpelat nomor luar kota. Petugas memeriksa kartu tanda penduduk serta memeriksa barang bawaan yang dibawa penumpang.

Selain mempersempit ruang gerak jaringan teroris, razia ini juga dimaksudkan mengantisipasi masuknya benda-benda berbahaya seperti bahan peledak, senjata api, senjata tajam dan narkoba ke Kabupaten Cirebon. Kapolres Cirebon AKBP H Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi melalui Kapolsek Weru Kompol H Suyono yang memimpin razia mengatakan, razia dan sweeping kendaraan akan rutin dilakukan aparat gabungan di Kabupaten Cirebon. “Kegiatan ini sebagai langkah antisipasi dan mempersempit pergerakan jaringan teroris masuk melalui jalur pantura Kabupaten Cirebon. Selain itu juga, sebagai bentuk pengamanan rencana kedatangan Presiden SBY ke Ponpes Kempek. Kegiatan ini akan terus dilakukan setiap hari,” ungkap Suyono. (jpnn)

Genjot Pembangunan Rumah Swadaya, Pemda Diminta Proaktif JAKARTA -- Lagi-lagi pemerintah daerah (Pemda) diminta memberikan perhatian khusus terkait program perumahan di wilayahnya masing-masing. Pasalnya, pemda cenderung cuek dengan masalah tersebut padahal di dalam undang-undang sudah ditegaskan kalau urusan perumahan adalah tanggung jawab daerah. "Kami minta dukungan pemda dalam penyediaan lahan perumahan. Pemerintah tidak akan biarkan pemda jalan sendiri karena Kemenpera akan terus menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada masyarakat miskin di daerah. Tahun ini kita target sekitar 250 ribu unit rumah," ujar Deputi Bidang Perumahan Swadaya Jamil Ansari dalam keterangan persnya, Kamis (13/9). Kemenpera, lanjutnya, tidak akan bosan mengingatkan pemda dalam hal program perumahan untuk masyarakat miskin. Terlebih target untuk penyediaan rumah swadaya terus meningkat setiap tahunnya. "Tahun 2012 target pembangunan rumah swadaya sekitar 250 ribu unit. Tapi yang baru teralisasi baru sekitar 24 ribu unit senilai Rp 149 miliar. Jadi kami akan terus pacu pen-

yaluran bantuan ini," terangnya. Ditambahkannya, Kemenpera akan membantu daerah-daerah yang memiliki indeks kemiskinan di bawah rata-rata. Namun, bukan berarti daerah yang indeks kesejahteraan yang cukup tinggi tidak diperhatikan. "Kami yakin meskipun daerah memiliki indeks kesejahteraan yang cukup tinggi tapi masalah terkait jumlah hunian tidak layak huni juga besar. Jadi kami juga memerlukan bantuan Pemda dalam mengatasi masalah perumahan di daerah," katanya. Saat ini, imbuh Jamil, ada surat pernyataan komitmen dari sejumlah bupati/ walikota terkait penyaluran dana BSPS. Salah satu inti dari surat pernyataan komitmen tersebut supaya bupati/ walikota beserta jajarannya dapat bersungguh-sungguh dalam melaksanakan bantuan. "Kami akan melibatkan bupati/ walikota dan jajaran SKPD agar bisa ikut secara aktif melakukan pengawasan penyaluran bantuan di lapangan. Jadi pemda juga harus memperhatikan penyediaan papan untuk masyarakat miskin selain juga penyediaan sandang dan pangan," pungkasnya. (jpnn)

NET

Pastikan WNI Mati di Malaysia Bukan TKI Resmi JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Jumhur Hidayat, memastikan bahwa WNI asal Batam yang ditembak mati di Malaysia bukanlah TKI resmi. Sebab kelima WNI yang ditembak Polisi Diraja Malaysia itu masuk Malaysia dengan visa turis. "Bahwa mereka bukan TKI resmi. Jadi orang yang sengaja ingin bekerja menjadi TKI, berangkat dengan visa pelancong. Empat orang dari Batam, satu dari Madura," kata Jumhur dalam Komisi IX DPR dengan BNP2TKI di gedung parlemen, Jakarta. Kamis (13/9). Jumhur mengatakan bahwa dari informasi

yang diperoleh KBRI, terjadi tembak-menembak antara TKI yang mati itu dengan polisi Malaysia. "Bahkan ada informasi yang akan dicek ulang bahwa sebetulnya, ada beberapa orang Indonesia menjadi korban itu, yang meninggal itu, itu punya track record yang pernah dipenjara, pernah merampok dan sebagainya. Ini yang akan kita konfirmasi," kata Jumhur. Karenanya, tegas Jumhur, mereka bukan orang yang berniat bekerja di Malaysia. "Tapi, dia juga pernah memiliki track record kejahatan di Malaysia. "Mereka meninggal karena tembakan, ada bukti cukup komplit. Ada dua pistol, komputer jin-

jing,dan beberapa ada hasil rampokan yang dilakukan pada hari sebelumnya," katanya. Meski demikian Jumhur tak asal menerima informasi itu. Sebab, BNP2TKI akan mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut. Seperti diketahui, empat WNI yang ditembak itu adalah Jony alias M Sin (35), Osnan (37), Hamid, Diden, yang tinggal di kawasan Bengkong Pertiwi, Batam, Kepulauan Riau. Sedangkan korban lainnya, Mahno berasal dari Madura yang sudah lama menetap di Ipoh, Negara Bagian Perak, Malaysia. Hingga Rabu (12/9) malam, jenazah mereka masih berada di Hospital Raja Permaisuri Bainoon, Ipoh. (jpnn)

Rubrik Ini Dipersembahkan oleh Humas Pemkab Mamasa

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

RADAR SULBAR/ANDI SUMARYADI

JALAN. Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi bersama Ketua TP PKK Mamasa, Ny Ratna Ramlan berjalan menuju Lapangan Sepak Bola Mamasa untuk mengikuti upacara HUT RI.

UPACARA. Sejumlah pejabat muspida dan Pemkab Mamasa ketika mengikuti upacara HUT RI di Lapangan Sepak Bola Mamasa.

14

Radar Pasangkayu

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

MAMUJU UTARA SMART

Sistem

Pembenahan dan Penyempurnaan Sistem Penyelanggaraan Pemerintahan, Kebijakan dan Regulasi, Program dan Kegiatan, Infrastruktur Keuangan Daerah. Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Aparatur, Masyarakat dan Private Sektor. Mengelola dan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dengan Arif, Adil, dan Bijak untuk Kemakmuran Rakyat dan Pengembangan Kapasitas Pemerintahan Daerah. Konsisten Melakukan Penataan Ruang, dan Wilayah dengan Mengacu pada Kebijakan dan Regulasi Serta Berwawasan Lingkungan Menggembangakan dan Memanfaatkan Tekhnologi Tepat Guna yang Selaras dengan Perkembangan dan Kebutuhan

Manusia Alam Ruang Teknologi

BPN Tuntaskan 3.754 Sertifikat REPORTER: ANDI SAFRIN EDITOR: MUHAMMAD ILHAM

PASANGAKAYU -Badan Pertanahan Nasional (BPN) Matra telah mere-

alisasikan penerbitan 3.754 sertifikat. Ini sebagai bentuk legalitas terhadap kepemili-

Realisasi Program Sertifikat 2012 Program

Penyelesaian

Target

Ket

Prona UKM Redistribusi Tanah Objek Lemrifrom

1.654 100 2.000

4.044 100 3.000

Dana 2012 Sumber PBN Matra

Parkir, Kaca Depan Piposs Dirusak PASANGKAYU -- Satu unit bus milik perusahaan jasa Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) Piposs yang baru membuka trayek Pasangkayu-Makassar, dirusak. Bus AKAP Piposs bernopol DD 7932 AC mengalami kerusakan pada kaca depan. Dilaporkan, saat bus ini parkir pada Rabu malam, 12 September, ada yang melempar memakai batu. "Bus kami dilempar kacanya semalam oleh orang tak dikenal saat mobil itu diparkir. Akibatnya kami merugi Rp 6 juta," ungkap Ancu, perwakilan AKAP Piposs Pasangkayu, Kamis, 13 September. Menurutnya, kejadian pelemparan kaca mobil ini kemungkinan dini hari tadi sekitar pukul 03.00 Wita. Karena pada pukul 06.00 ia sudah kaca depan bus itu retak. "Hal ini sudah kami laporkan ke Kepolisian Matra, dan mereka sedang menyelidikanya," terang Ancu. Ancu mengharapkan kasus ini diusut tuntas agar hal semacam ini tidak terulang lagi. (sym/ham)

kan aset. Kepala BPN Matra Irwan Tarwan Rohmansyah, menyampaikan, jelang hari Agraria Nasional pada 24 September, pihaknya telah menerbitkan separuh dari target di tahun 2012 yakni 7.144 sertifikat. Hingga kemarin, BPN Matra telah merealisasikan1.654 sertifikat dalam prona. Targetnya 4.044 sertifikat. Kemudian program sertifikat Usaha Kecil Menengah

(UKM) sudah tuntas 100 sertifikat. Realisasi pada segmen ini sudah mencapai 100 persen. Selanjutnya adalah realisasi program Redistribusi Tanah Objek Lemrifrom (RTOL) sebanyak 2.000 dari target penerbitan 3.000 sertifikat. "Khusus 2.000 sertifikat (RTOL), dibiayai dari sisa anggaran 2011." ungkap Iwan, Kamis, 13 September. Ia menambahkan, penyelesaian sertifikat ini nantin-

ya akan diserahkan secara simbolis di Kantor Kanwil PBN Sulbar bertepatan dengan peringatan Hari Agraria Nanti. "Insya Allah di akhir tahun 2012, kami juga akan bersama-sama dengan pemerintah daerah kabupaten menyerahkan sertifikat seacara kepada masyarakat, dengan jumlah sesuai target senyak 7.144 sertifikat," sebut Irwan Tarwan Rohmansyah. (**)

Pasar Smart Pasangkayu Belum Difungsikan

RADAR SULBAR/ANDI SAFRIN

BELUM BERFUNGSI. Pasar Smart yang diresmikan Wakil Gubernur Sulbar beberapa bulan yang belum difungsikan.

PASANGKAYU -- Pasar Smart Pasangkayu yang diresmikan Wakil Gubernur Sulbar pada Maret lalu, hingga kini belum difungsikan. Rencana Pemkab Matra menjadikan Pasar Smart sebagai pasar induk kabupaten mengantikan Pasar Tradisional Pasangkayu, belum dapat terealisasi. Kepala Dinas Koprasi Perdagangan dan Perindustrian Matra, Syafruddin Turky, mengatakan ada banyak fasilitas yang belum memadai di Pasar Smart. Se-

POTRET PASANGKAYU

hingga belum difungsikan. Permasalahn tersebut diantaranya sarana air bersih belum tersambung, meski sudah ada MCK-nya. Aliran listrik juga belum bisa menerangi. Dan yang terakkhir adalah pagar di area ini belum ada. "Mengenai semua fasilitas yang masih kurang, kami tidak bisa memastikan akan selesai bulan depan. Kami akan berupaya maksimal agar Pasar Smart difungsikan secepatnya," tam-

Rubrik Khusus Humas Pemkab Mamuju Utara

KUNJUNGAN. Bupati Matra H Agus Ambo Djiwa berbincang dengan Sekretaris Dinkes Matra di Desa Doda Kecamatan Sarudu saat melakukan kunjungan kerja.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

BINCANG. Asisten II Sekertariat Daerah Matra Irman berbincang dengan Kadis Koperindag dan UKM Matra H Safruddin Turky.

bahnya, Kamis, 13 September. Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Matra Baharuddin Pulindi, mempertanyakan alasan belum difungsikannya pasar yang sudah dibangun dengan anggaran besar itu. "Setahu saya Pasar Smart sudah lama diresmikan oleh wakil gubernur. Tapi nyatanya kan masih ada masalah. Kalau sejak dulu belum tuntas, kenapa harus diresmikan," ungkap Baharuddin. (ndi/ham)

LEGISLATIF MATRA

H. MUHAMMAD SAAL WAKIL BUPATI

H. AGUS AMBO DJIWA BUPATI HM. NATSIR. MM SEKKAB

Bagian Humas Tingkatkan Pola Kemitraan Sekretarist DPRD Pakai Cara Persuasif PASANGKAYU -- Meningkatkan hubungan dengan masyarakat, Bagian Humas dan Keprotokuleran Pemkab Matra dan Sekreatriat DPRD Matra, akan memaksimalkan kinerja. Termasuk membangun kemitraan dengan media massa. Kemitraan tersebut dianggap penting, sebab jaringan, daya jagkau, dan pengaruh media massa sangat vital dalam membentuk opini di tengah masyarakat. Bahkan untuk memudahkan wartawan, baik Bagian Humas Pemkab maupun Sekretriat DPRD Matra akan menyediakan fasilitas wi-fi atau jaringan internet. Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Matra, Hennoch Samma, menuturkan, pihaknya akan terus berupaya menghadirkan layanan prima kepada siapapun, termaksud wartawan. Ini dilakukan agar kegiatan pemerintahan dapat tersingkronisasi dan terpublikasikan kepada masyarakat dengan lengkap. Khususnya program utama pemerintah terhadap percepatan pembangunan perdesaan melalui Gerakkan Membangun Desa Sejahtera, Mandiri, dan Bermartabat (Gema d'Smart). "Kami akan terus berupaya menjalin kerjasama dengan semua pihak, termasuk dengan rekan-rekan wartawan untuk melakukan ekspose pada setiap kegiatan pemerintahan di Matra. Kami akan menyediakan fasilitas internet untuk memudahkan wartawan menjalankan aktifitasnya. Dengan demikian informasi yang ingin dipublis pemerintah juga bisa cepat terkases," ungkap Hennoch, baru-baru ini. Terpisah, Sekretaris DPRD Matra Matra Firman juga mengaku akan memberikan pelayanan, baik terhadap masyarakat dan kepada 25 anggota DPRD Matra. "Kami dalam menfasilitasi program DPRD dengan aspirasi di tingkat akar rumput, selalu berhatihati. Karena DPRD berlatar belakang idiologi politik yang berbeda, sehingga kita pun harus benarbenar bekerja maksimal dan profesional," terangnya. Kendati demikian, kendala menyatukan persepsi setiap anggota DPRD terhadap program kerja dengan pemerintah memang bukan hal yang mudah. Tapi Firman yakin semua keinginan itu memiliki tujuan yang sama, yakni membangun daerah. "Legislatif dan eksekutif merupakan mitra kerja, dan tupoksi dari legislatif diharapkan melahirkan ide-ide yang lebih prorakyat," sebutnya. (sym/ham)

Rubrik Khusus DPRD Kabupaten Mamuju Utara

BAHAS ANGGARAN. Anggota Badan Anggaran DPRD Matra, Musawir Az Isham (kiri), Putu Purjaya dan H Andi Enong membahas realisasi anggaran 2011.

RADAR SULBAR/SYAMSUDDIN HB

SERIUS. Badan Anggaran DPRD Matra serius membahas sisa anggaran APBD tahun 2011 di ruang aspirasi DPRD Matra.

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

INFOTAINMENT

15

gaya hidup - artis - film - resep makanan - Keluarga

Donna Agnesia:

Wanita Itu

Multi

Talented BANYAK orang bijak yang mengatakan, seorang wanita adalah kunci sebuah kesuksesan. Bahkan ada pula yang menyatakan bahwa seorang wanita adalah kunci majunya sebuah negara. "Itulah kenapa ada istilah surga di telapak kaki ibu, berarti memang seorang wanita memiliki sesuatu yang lebih," ucap Donna Agnesia saat ditemui di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta Pusat, kemarin. Donna menambahkan, dalam DONNA AGNESIA Perempuan, Katolik 08 Januari 1979, Jakarta PEREMPUAN bernama lengkap Donna Agnesia Wayong ini, lahir di Jakarta pada tanggal 8 Januari 1979. Dia terkenal sebagai seorang presenter asal Indonesia. Pada 30 Desember 2006, Donna telah melangsungkan pernikahannya dengan sesama presenter, Darius Sinathrya. Proses pernikahan Donna dinilai begitu cepat, padahal dirinya baru saja berpisah dengan pacar sebelumnya, bintang sinetron Okan Karnelius. Hal ini memuncul-

perannya seorang wanita adalah sosok yang multi tasking dan multi talented. Karena dari seorang rahim wanita, para generasi penerus akan terus dilahirkan. "Wanita punya kelebihan karena dari rahim wanita melahirkan seorang anak. Aku pikir wanita itu multi tasking, multi talented, bisa menjadi seorang perempuan atau ibu rumah tangga dan ayah saat di rumah," tandas ibu empat anak ini. (net) kan spekulasi, kalau Donna hamil sebelum menikah secara sah. Namun dengan keras, baik Donna maupun Darius membantah hal tersebut. Perempuan yang juga pernah menjalin hubungan dengan bintang sinetron Didi Riyadi itu, kini telah dikaruniai tiga orang anak. Donna melahirkan anak pertamanya yang diberi nama Lionel Nathan Sinathrya Kartoprawiro pada tanggal 28 Juni 2007. Anak keduanya kemudian lahir pada tanggal 5 Mei 2009, dan diberi nama Diego Andres Sinathrya. Pada tanggal 1 Mei 2011, Donna melahirkan anak ketiganya yang diberi nama Quinesha Sabrina Sinatriya.

Rian D' Masiv Siap Lepas Masa Lajang KABAR mengejutkan datang dari vokalis band D'Masiv, Rian Ekky Pradipta atau yang akrab disapa Rian. Beredar kabar jika Rian akan segera melangsungkan pernikahan pada tanggal 20 September 2012. Kabar ini beredar saat undangan resepsi pernikahan Rian yang bersifat tertutup dan terbatas itu bocor ke media.

resep kita

Dalam undangan tersebut tertulis dua mempelai S.A. Murtisari & R.E. Pradipta — yang merupakan singkatan dari Ryan Ekky Pradipta. Pernikahan mereka akan dilaksanakan 20 September 2012 di Jl Bangka VII Bawah No 1 Pela Mampang, Jakarta Selatan. Ketika dimintai konfirmasi, manajer D'Masiv, Ofis mengaku belum mengetahui kabar tersebut. "Wah aku belum dapat kabar. Emang

iya ya?" ujarnya balik bertanya ketika dihubungi VIVAlife, Kamis 13 September 2012. Sampai saat ini, Rian yang pernah menjalin hubungan dengan artis sitkom Ayu Hastari itu, belum dapat dihubungi untuk diminta konfirmasi. Menurut Ofis saat ini D'Masiv masih sibuk manggung di luar kota. "Lagi manggung ajah sih. Terakhir manggung di Bandung kalau nggak salah deh," ujar Ofis singkat. (net)

Bahan-Bahan :

Apel Goreng Kismis Lemon

10 1 7

lembar kulit lumpia / spring roll sendok makan margarin buah apel Malang kecil, kupas lalu potong dadu ½ buah jeruk lemon,peras airnya 150 gram kismis 50 gram gula pasir ½ sendok makan maizena,larutkan dengan sedikit air minyak untuk menggoreng

Cara Mengolah : 1. Panaskan margarin dalam Tupperware TChef Fry Pan lalu masukkan apel dan kismis, aduk rata tambahkan air jeruk lemon dan gula pasir, aduk rata hingga berubah warna. 2. Masukkan larutan maizena, aduk rata hingga matang dan kental, angkat. 3. Ambil selembar kulit spring roll lalu isi dengan adonan apel, gulung hingga rapi dan padat. 4. Panaskan sedikit minyak goreng lalu goreng apel gulung hingga kecoklatan dan matang, angkat dan tiriskan. Sajikan dengan menggunakan Tupperware Large Deep Plate.

Hamil 9 Bulan, Dewi Rezer Tak Mau Mati Gaya MENGINJAK usia kehamilan 9 bulan, Dewi Rezer tak kehilangan selera berbusana. Perut boleh membesar, namun wanita yang memulai karir dengan jadi model ini menolak tampil seperti wanita hamil pada umumnya. "Soalnya orang hamil kan mati gaya, aku gak mau pake baju yang seperti gajah (gede banget). Aku udah gendut, jadi aku pake baju yang bukan baju hamil, sizenya gede aja," ucap Dewi saat ditemui di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Mengaku cocok dengan potongan rambut pendek, Dewi pun menjadikan topi sebagai salah satu pelengkap gayanya. "Rambut, style aku bakalan pendek trus, aku bukan tipe-tipe wanita yang nge-blow di salon, bosen panjang terus," kata istri Marcellino Lefrand ini. Sebagai suami, Marcellino tak melarang Dewi saat memilih pakaian. Dia hanya menekankan untuk kenyamanan sang istri. "Dia memang fashionable, tau apa yang bagus, dia nyaman. Sense fashionnya jadi resensi buat saya juga, apa yang dia pake oke banget," ujar Marcellino memuji. (net)

HUBUNGI

HOT LINE:

BAGIAN PERIKLANAN: MAWARNI SIMARGOLANG, 0426-22138 Hp: 081241843180

RADAR SULBAR Harian Pertama & Terbesar di Sulawesi Barat

E-mail: radarsulbar01@gmail.com

Online: radar-sulbar.com

MAMUJU -- JL. JEND. SUDIRMAN NO. 50,TLP. 0426 -22138. MAJENE -- JL. JEND SUDIRMAN NO. 167,TLP. 0422-21157. POLMAN -- JL. H. A. DEPU NO. 39 ,TLP. 0428-23203.

Serbaneka TOKO HARAPAN JAYA Grosir Pakaian Jadi, Alamat: Ruko Blok A. No. 16 Pasar Baru Mamuju-Sulbar, HP. 081 210 174 222 H2D KOMPUTER, Menerima sevice komputer, laptop, notebook & rakit komputer, juga melayani servis panggil, harga terjangkau. Alamat Jl. Stadion, Hp: 085399769243,081342626268, 081342077428 ANDA Butuh Dana Tunai? atau untuk lebaran? Jaminkan BPKB Motor Anda di NSC FINANCE . Hub. No : 0821 9037 5101 ( Dibutuhkan Karyawan/ Karyawati untuk menjadi Marketing, Pendidikan Min. SMA, GAJI + KOMISI + REWARD) BENGKEL LAS Masagena Alamat Jl. Pababari Mamuju, Tlp 081 342 209 988 DIZI MEUBEL Alamat, Jl. Martadinata (samping Kantor BPS Mamuju) Tlp 081 342 209 988 NUSANTARA TEKHNIK Jl. Andi Makasau, Melayani : Las panggil, Terali kanupi, Pintu Ruko Balkon, disesuaikan Model Rumah Hub : Yusman (Hp. 081 342 086 507-085 340 617 777) ALAT PERAGA DAK SD & SMP ready stok (100%) sesuai juknis 2010, rekanan yg menang tender / uji petik 085214141201 / 081519464055 - kdn.co.id

Dijual Tanpa perantara lokasi siap bangun ukuran 10 x 20. Di sikboro Mamuju Sulawesi Barat Dekat Dari kantor kanwil DEPAG Harga Rp 70 jutah Masih Bisa NEGO. HUB. 082 192 900 558 / 082 197 314663

Dijual Tanah DIJUAL Tanah dengan ukuran 10 x 45 = 450 m2 Terletak di Jalan Poros Kalukku Tasiuk Hub: 081355038844 - 082191606888 DIJUAL Tanah dan Bangunan ukuran 9x20 di Rangas Mamuju. Kuran lebih 500 m dari Kantor Gubernur Sulbar. Harga Rp. 150 Jt, tanpa perantara. HUB: 085398239889 JUAL TANAH. + Ukuran 4,4 Hektar Di Jalan Baru (Jalur Dua) Hub; 08124252975 DIJUAL Tanah dengan luas 15x28 m2, terletak di depan SMK Pelayaran Mamuju Harga Murah Tanpa perantara. Hub : 085 398 062 912 Jual Tanah Kaplingan siap Ba-ngun Uk. 10 X 20 Dirangas-Mamuju. Kurang Lebih 500 M dari Kantor Gubernur Sulbar Harga 26 juta, tanpa perantara Hub : 081241200073 Dijual Tanah dengan luas 2.400 m2 Depan Instalasi I PDAM Kurang Lebih 500 Meter dari Persimpangan Lima arah ke Kali Mamuju Tanpa Perantara HUB : 081 354 683 755

Dijual Rumah Dioper cicilan rumah tipe 36 di BTN Griya Marwah Residence Sarampu, Desa Tonyaman Kecamatan Binuang blok B nomor 1 dgn harga 50 juta. Harga bisa nego. Hubungi: 085214476078 DIJUAL Rumah : Luas 325 M2 di Jl. H.A. Endeng No.1 Tanah : 610 M2 di Jl. Muh. Husni Thamrin Hub : Hp 081 355 399 133 Alamat: Jl. Urip Sumoharjo No. 51 Mamuju DI JUAL rumah permanen, fasilitas lengkap: PLN 2300 wat, AC, AIR PAM, SUMUR BOR, TEL RMH, 4 KMR TIDUR. STRATEGIS, DEPAN KANTOR BUPATI POLMAN, LUAS 171 M2. ADA KELEBIHAN TANAH 1 KAPLING. HUB. 082188775060. HARGA DAMAI. Dijual Rumah Baru Jl. Diponegoro (Dekat Pasar Baru Mamuju) Tipe 80, Luas Tanah 122 M2, 3 Kamar Tidur, 2 Kamar Mandi Sertifikat Hak Milik Harga : rp. 370. Juta (nego) Hub : Hp. 0812 4141 8818/0813 9990 7885

Dijual Ruko DIJUAL Ruko 2 petak, 2 lantai di sudut, ukuran 9 x 14 Jln. Poros Sentral Tasiu /Kompleks Pasar Hub : 082 189 917 971

Dijual Motor 1 buah Sepeda Motor Suzuki FL 125 RCD, Tahun 2008 Warna Hitam mulus Alamat Rumah di BTN Passokorang, Blok J. No. 14 Mamuju-Sulbar

Dijual Ruko 2 Lantai Uk. 5 X 15 Komples Launa Graha Kalukku Hub : 082 189 917 971

Dijual Mobil Dijual Mobil Kijang LGX Solar Tahun 2001 Warna Biru Hub : 082 191 939 711 / 081 355 223 271 Di Jual Mobil Suzuki X over warna hitam dengan kondisi mulus harga 170 Juta bisa nego, Yang berminat hubungi: 081328238181-085395428181.

Dikontrakkan Dikontrakkan Ruko Strategis dan nyaman di Jl. RE. Martadinatha Simbuang Hub : 081 242 001 019/ 081 944 533 688 Dikontrakkan 1 buah rumah, lengkap dengan perabot. Di Jl. BTN Maspol F4 No. 1 Mamuju Hub : 085 255 801 557 DIJUAL tanah kosong, luas 1004 m2 Jl. Bau Massepe depan Gereja Katolik. Dikontrakkan tanah, luas 11x40 m Jl. Tuna samping somel kayu Maspul. Hub 085322255554 - 085394702774 Dikontrakkan/Dijual Rumah diperumahan H. Basyir Blok G No. 22 (Belakang Toyota)Hub: 081342 633337 / 081342795999

Dikontrakkan/Dijual Rumah tinggal Dijalan RE Martadinata Belakang Wisma Babana Mamuju Hub: 081 355 942 684 081 944 200 477

Lowongan PT. TALENTA Tourism Internasional Cab.Mamuju Menerima karyawati Berpenampilan menarik, min diploma akuntansi. Surat lamaran diantar ke alamat Jl.Petterani No. 39 Mamuju (secepatnya)

Rental Mobil CV. Jaya Bersama Menyediakan Jasa Rental Avanza, Zenia, Apv, Rush, Pick Up. Jl. Pattana Bone No. 9 Mamuju Hp. 085 399 333 536085 298 301 045

Peluang Bisnis MAU Penghasilan Rp 1 jt - 2 jt/ bulan Dirumah Buka Usaha Rental Game. Jual PS2/PS3 Hardisk Baru/ Bekas, Komputer, Laptop, Hrg Murah Beli 2 Unit PS Gratis HP Cross U / 2 orang. Minat Bos. Hub. MR.14 Com Hp.085 214 011 193 / 087 842 276 439 Saatnya uang bekerja untuk Anda. Nikmati hasil 12% per bulan dari Virgin Gold Mining Corp. Terbukti sejak 2010. Gratis BB/LCD, TV/Sepeda hanya di bulan Juni Info Irawan 081 342 954 305. BB 29553809. www.vgmc.com

Lowongan Kerja Butuh Karyawan Pengawas Jalanan minimal pengalaman kerja 2 tahun Hub : CV. Anugerah Cipta Dimensi, Hp : 081141 362, Jalan Stadion C8 -Samping N3 Karaoke Mamuju.

Lowongan Butuh cepat karyawan/ti dengan penempatan Kantor Cabang Baru Polman. Posisi : Receptionist, Administrasi, Sekretaris, Kepala Cabang. Persyaratan: Pria / wanita, usia Max 28 tahun Lulusan SMU/ SMK, Diploma, & Sarjana Tidak sedang Kuliah / kerja / kursus Berpenampilan Menarik Belum Berkeluarga Surat Lamaran di lengkapi dengan FC Ijasah terakhir,FC KTP / KK,Daftar Riwayat Hidup, Pas Photo 3x4 (warna) 2 lbr. Info lebih lanjut hubungi: CP. 0823 4683 8055 – 0819 9831 0039 LPM Jl. Budi Utomo No. 05 (Belakang Salon Agita) PEKKABATA -POLMAN

Pasang Sekarang JUGA

CEPAT TEPAT MURAH

ALL SPORT

16

RADAR SULBAR Jumat, 14 September 2012

Bulu Tangkis - Tenis - Basket - Sepakbola - MotoGP - F1

'PERKAWINAN ITALIA' yang Mengecewakan Rossi

Valentino Rossi

Fabregas ke Para Pengkritiknya: Aku Tak Bodoh Cesc Fabregas

Akan Ditawari Kontrak Baru, Wenger Pikir-pikir LONDON - Meski Arsenal sudah cukup lama berpuasa gelar, Arsene Wenger dikabarkan akan mendapat kontrak baru. Namun manajer yang sudah 16 tahun menangani Arsenal itu masih akan mempertimbangkannya. Wenger sudah menukangi Arsenal sejak tahun 1996. Selama di Arsenal, pria asal Prancis itu mempersembahkan tiga titel Premier League dan empat gelar Piala FA. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Wenger gagal mempersembahkan trofi untuk The Gunners. Trofi terakhir yang dimenangi Arsenal adalah Piala FA di tahun 2005. Meski demikian, Arsenal tetap menaruh kepercayaan kepada Wenger dengan mengindikasikan akan menyodorkan kontrak baru. Klub asal London Utara itu dikabarkan akan menambah kontrak Wenger hingga 2014. Tapi Wenger menyatakan masih akan mempertimbangkan tawaran kontrak baru yang akan disodorkan padanya. Dia ingin menilai kinerjanya terlebih dahulu sebelum menerima tambahan kontrak. "Di masa lalu saya sudah selalu menunjukkan komitmen kepada klub, dan saat ini saya tidak berminat untuk berpikir tentang kontrak jangka panjang karena kami ingin bekerja dengan baik musim ini," ujar Wenger kepada Sky Sports News. "Saya adalah Arsenal sejati dan saya pikir saya selalu menunjukkannya, tapi saya harus mempertimbangkan apakah saya bekerja dengan baik atau tidak, dan jika tidak maka saya harus mempertimbangkan masa depan saya," lanjutnya. "Saya sudah cukup lama di klub untuk percaya pada orang-orang yang bekerja bersama saya, tapi saya akan menilai performa saya sendiri dan apakah saya bekerja dengan baik untuk klub." "Saat ini kami tidak di sana. Dua tahun adalah waktu yang lama dalam pekerjaan saya, jadi saya ingin bekerja sebaik mungkin untuk klub dan menerima sisanya," tuntasnya. (net)

Milan Diminta Terus Tampil Konsisten' MILAN - Kemenangan atas Bologna menandai kebangkitan AC Milan usai kalah di laga perdana. Tapi bagi Giampaolo Pazzini itu barulah awal dan meminta Rossoneri untuk bisa konsisten meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya. Ditinggal banyak bintangnya dan kurang aktif di bursa transfer, Milan membuka Seri A musim ini dengan kalah di San Siro dari Sampdoria dengan skor 0-1. Ini tentunya bukan awal yang baik bagi tim sekelas Milan yang difavoritkan merebut Scudetto musim ini. Kekalahan ini tentunya semakin memojokkan pelatih Massimiliano Allegri yang hubungannya diisukan sedang tak harmonis dengan petinggi klub. Tapi para pemain Il Dia-

volo Rosso merespon di laga kedua dan mereka menang 3-1 atas Bologna berkat hat-trick Pazzini. Boleh jadi raihan tiga poin ini sudah membangkitkan kepercayaan diri pemain dan membuat mereka optimistis menatap musim yang baru. Namun, bagi Pazzini itu barulah awal dan meminta rekan-rekannya agar tak jemawa karena musim masih panjang. "Milan harus selalu punya keinginan untuk menang dan kami harus tampil konsiste untuk mencapai hasil-hasil yang baik. Hari Sabtu kami akan bertemu Atalanta dan kami akan memberikan penampilan 100 persen," tegas Pazzini di Football Italia. (net)

Arsene Wenger

BARCELONA - Cesc Fabregas kembali menanggapi kritik yang ditujukan kepada dirinya. Pemain Barcelona asal Spanyol itu menyatakan dirinya tidaklah bodoh. Berbagai kritik dilontarkan ke arah Fabregas setelah performanya kurang mengilap di awal musim ini. Kritikan itu sendiri telah direspon Fabregas sebagai penilaian yang terlalu berlebihan. Akan tetapi, dalam wawancaranya dengan Informativos Telecinco, pemain berusia 25 tahun itu kemudian kembali memberikan reaksi atas kritik yang ia terima. "Kelihatannya sekarang semua orang ingin mengatakan kepadaku bahwa aku sedang berada dalam tekanan," sindirnya seperti dikutip Football Espana. "(Saat menuju Barca) Aku sudah mengetahui akan datang ke tempat seperti apa, aku tidak bodoh! Aku mesti berkompetisi dengan (Lionel) Messi, Xavi, dan (Andres) Iniesta, pemain-pemain terbaik di dunia," lugasnya. Pemain kelahiran Catalan itu lalu menegaskan bahwa dirinya sudah tidak gamang jika harus berkompetisi dengan rekan-rekannya dan hal itu pun akan kembali ia lakukan untuk unjuk kemampuan. "Aku pernah menjalani masa-masa menyenangkan dan masa-masa sulit, tapi aku harus terus bersaing." "Apa yang selalu aku usahakan dalam sepakbola, dan juga sesuatu yang sudah aku lakukan, adalah bekerja keras dan menikmati permainannya dengan cara yang aku ketahui," simpulnya. (net)

MISANO - Bakal meninggalkan Ducati di akhir musim, Valentino Rossi tidak akan bisa melupakan periode hampir dua tahun yang sudah dilewati. The Doctor menyesali 'perkawinan' duo Italia yang ternyata tak berhasil baik. Dua kali naik podium jadi prestasi terbaik Rossi bersama Ducati selama hampir dua musim ini. Sebuah catatan yang sangat jauh jika dibanding gemerlap titel kemenangan yang dia raih saat bersama Honda dan Yamaha. Dua tahun yang disebut Rossi sebagai perjalanan yang "sulit dan berat" itu akan segera berakhir. Meski akan meninggalkan salah satu periode kelam dalam perjalanan kariernya, Rossi tak lantas lega. Kekecewaan atas hasil yang didapat bersama Ducati akan terus membayangi dirinya. Apalagi, saat Ducati dan Rossi bergabung harapan tinggi disematkan pada duo Italia itu. Tapi sayangnya 'perkawinan' itu, sebagaimana diakui Rossi, tidak membawa kebahagiaan. "Itu sangat disayangkan untuk fans-fans saya dan juga semua fans Ducati, karena bisa dipastikan kalau itu adalah perkawinan yang hebat antara pebalap Italia dan motor Italia," sahut Rossi. "Saya harus katakan kalau kami sangat sedih karena kami memberikan maksimal tapi kami tidak meraih hasil yang bagus. Kami menjalani beberapa balapan yang bagus, terutama musim ini di Le Mans yang basah dengan finis kedua setelah bersaing dengan (Casey Stoner)," lanjut dia. Terkait keputusannya meninggalkan 'perkawinan' dengan Ducati, langkah tersebut diambil dengan mempertimbangkan faktor usia Rossi yang sudah 33 tahun. Menjelang masa pensiun -- meski belum diumumkan kapan -- Rossi ingin kembali memiliki motor dan tim yang kompetitif. "Kami tak mampu menghasilkan grip di ban depan dan menciptakan kontak yang cukup dengan landasan, ini adalah masalah terbesar sejak tes di Valencia 2010 dan sayangnya setelah dua tahun, kami masih menghadapi masalah yang sama." "Tapi saya membuat keputusan karena pada titik ini dalam karier saya, saya harus berusaha dan memiliki motor yang kompetitif, motor terbaik buat saya, dan pada akhirnya keputusan diambil untuk musim ini." "Pelajaran dan periode sulit sangat penting untuk membuat Anda menjadi lebih baik dan menjadi orang yang lebih kuat. Saya banyak menderita sepanjang periode ini, kami mencoba segalanya tapi itu tak cukup," tuntas Rossi.

Presiden Madrid Akan Temui Ronaldo MADRID - Presiden Real Madrid, Florentino Perez, tak mau wajah sedih Cristiano Ronaldo terlalu lama membetot perhatian publik. Perez dikabarkan akan secara khusus menemui pesepakbola termahal dunia itu. Dalam sepekan terakhir, Ronaldo tak hentihentinya menghiasi pemberitaan media massa. Sebabnya adalah mimik sedih yang dia tunjukkan usai mencetak dua gol ke gawang Granada di ajang Liga Spanyol. Ronaldo sampai sekarang masih merahasiakan apa yang membuatnya bersedih. Penyerang asal Portugal itu cuma menegaskan bahwa kesedihannya sama sekali tak berkaitan dengan uang. Dalam pernyataannya yang terakhir, Ronaldo juga mengaku tak terlalu memikirkan kontrak baru, dimana kontraknya yang sekarang akan habis tiga tahun lagi. Dia menegaskan fokusnya saat ini hanyalah membawa Madrid meraih kemenangan. Tapi, Perez ingin memastikan masalah Ronaldo benar-benar tuntas. Berdasarkan laporan AS, dia akan bertatap muka dengan Ronaldo saat Los Merengues menggelar sesi foto resmi untuk musim 2012/2013 di kamp latihan Valdebebas, Kamis (13/ 9/2012) malam waktu setempat. Perez akan berusaha untuk mengetahui apa yang diinginkan Ronaldo dan memastikan si pemain kembali mendapatkan kebahagiaannya. Dia tentu tak mau klubnya kehilangan pemain penting sekelas Ronaldo hanya gara-gara masalah ini terus berlarut-larut.


Radar Sulbar