Issuu on Google+

Pontianak Post

Terbit 40 Halaman

Selasa 31 Mei 2011 M / 28 Jumadil Akhir 1432 H

Eceran Pontianak Rp. 2.500

pertama dan terutama di kalimantan barat

HUMAS PEMPROV

KUNJUNGAN KE KALBAR: Presiden SBY dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono beserta rombongan, Senin (30/5), tiba di Pangkalan TNI AU Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, setelah menempuh perjalanan udara sekitar 1 jam 15 menit dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Di kaki tangga pesawat, Presiden disambut disambut Gubernur Kalbar Cornelis dan Muspida lainnya.

SBY Lambaikan Tangan, Pelajar Gembira Hari ini Buka Acara Puncak BBGRM dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

SAMBUT PRESIDEN: Ratusan pelajar berbaris rapi menyambut kedatanganPresiden SBY di Jalan Ahmad Yani kemarin.

PONTIANAK – Ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Dasar menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono beserta ibu negara Ani Yudhoyono dan rombongan, kemarin (30/5) siang di Kalimantan Barat. Hujan dan angin kencang mengiringi kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut, ke Kalbar. Rombongan tiba dengan pesawat Boeing 737-800 New Generation Garuda Indonesia Airlines. Pesawat berbadan lebar, pengangkut presiden itu tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara, disambut oleh Gubernur Kalbar, Cornelis, Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Andi Geerhan Lantara, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, serta beberapa muspida lainnya. Begitu tiba, rombongan presiden beristirahat sejenak di Ruang VVIP Bandara. Selang beberapa lama kemudian, hujan di Kota uKe Halaman 8 kolom 1

1

2

3

kolom

Menjaga Kondusivitas Suasana Ekonomi Benar, seperti yang juga dilaporkan Dahlan Iskan, Dirut PLN yang mewakili BUMN dalam launching Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di JCC, Senayan, pekan lalu. Suasana batin BUMN kita saat ini sedang bergairah. Sekitar 20 persen dari total Hatta Radjasa indikasi investasi yang teridentivikasi, bersumber dari internal BUMN sendiri. Sisanya, 44 pesen dari swasta, 8 persen dari pemerintah, dan 27 persen campuran. uKe Halaman 8 kolom 5

11.48 11.42

15.14 17.52

19:07 04.21

15.06

18:59

17.46

04.16

SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

LAMBAIAN : Sambutan pelajar dibalas SBY dengan lambaian tangan. Pelajarpun bersuka cita.

SELAMAT DATANG : (1)Sambutan selamat datang kepada Presiden RI dengan khas daerah Kalbar. (2)Ratusan pelajar mengelukan kedatangan presiden. (3) Gladiresik dilakukan di kawasan Ayani Megamal. (4) Sejumlah pejabat ikut pula dalam persiapan gladiresik.

4

FOTO : HARYADI & MUJADI/PONTIANAK POST & Rumgapres

Rumah Sakit Banyak Penyelewengan Akali Pasien Jampersal dan Jamkesmas

JAKARTA - Rapat dengar pendapat di komisi IX DPR kemarin (30/5) memberi masukan berharga kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dalam rapat tersebut, sebagian

anggota dewan mengatakan, program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Persalinan (Jampersal) rawan penyelewangan. Terutama oleh pihak rumah

sakit rujukan. Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi IX Ribka Tjiptaning tersebut dipaparkan sejumlah kelemahan program Jamkesmas dan Jampersal.

uKe Halaman 8 kolom 5

Menikah secara Online; Dua Mempelai di Jepang, Keluarga di Magelang

Bingung, Wali Pengantin Perempuan Salaman Lewat Webcam

MUKHTAR LUTFI/Radar Semarang

erti biasanya, hari itu di warnet tersebut dipenuhi puluhan orang berpakaian rapi. Yang pria rata-rata berbatik, sedangkan yang perempuan berkebaya. Mereka memenuhi ruangan seluas 3 x 6 meter persegi di warnet itu. Seperti halnya sebuah warnet, di tempat itu juga dipenuhi sejumlah meja dan kursi serta seperangkat komputer. Akibatnya, tempat yang tergolong sempit itu menjadi semakin sempit dengan hadirnya puluhan orang tersebut. Di antara mereka, ada yang duduk di kursi. Bahkan, ada satu kursi diduduki dua orang. Ada juga yang memilih berdiri. Beberapa anak kecil yang ada di antara puluhan orang itu malah asyik mengutak-atik komputer.

SEDERHANA : Keluarga mempelai wanita menyaksikan prosesi pernikahan di Jepang melalui fasilitas online di sebuah warnet di kawasan Muntilan, kemarin.

uKe Halaman 8 kolom 1

Tidak bisa pulang kampung ke Indonesia, pasangan ini akhirnya menikah di Kota Hamamatsu, Jepang. Karena keluarga mempelai perempuan tidak mampu berangkat ke Negeri Sakura itu, prosesi ijab kabul pun dilakukan secara online. MUKHTAR LUTFI, Magelang Warung internet (warnet) di kawasan Sleko, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, kemarin pagi mendadak ramai. Tidak sepOnline: http://www.pontianakpost.com/

Di antaranya, banyak rumah sakit plat merah, baik itu milik pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota,

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Jawa Pos Group Media

opini

2 Bebas dari Asap Kepentingan Masyarakat Lapor pak SBY, kami warga Kalimantan bosan melihat berita korupsi. Mohon tegakkan hukuman yang tegas untuk mereka, agar ada efek jera. Perhatikan kepentingan masyarakat yang masih banyak berada dibawah garis kemiskinan. (085345356899)

Siaran Terputus Sudah beberapa hari ini siaran TVRI Kalbar siarannya kok putus-putus kayak listrik yang suka byarpet. Sangat mengganggu kenyamanan kami pemirsa TV kesayangan ini. (Anwar di Sambas, 081345700601)

Jikalau memang pemerintah benar membebaskan asap rokok dari kami rakyat, tutup saja pabrik rokok biar saya tak bisa beli rokok lagi. Beres, dan saya pun bisa hidup sehat! (081345392643)

Kampanye yang Santun Dalam beberapa minggu ini kabupaten Landak megadakan pesta demokrasi. Kami masyarakat menyambut dengan gembira. Harapan kami semoga setiap calon bupati berpolitik secara santun dalam berkampanye dan jangan memakai politik memecah belah masyarakat. Berilah contoh yang baik kepada masyarakat. (081345721730)

PENETAPAN HARGA TANDAN BUAH SEGAR (TBS) Hasil Rapat Tim Pengkajian dan Kesepakatan Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Kalbar bln MEI 2011 PATOKAN HARGA / KG TBS KELAPA SAWIT PRODUKSI PETANI KALBAR SBB : • Umur Tanaman 3 tahun Rp. 1.211.04,• Umur Tanaman 4 tahun Rp. 1.302.10,• Umur Tanaman 5 tahun Rp. 1.395.82,• Umur Tanaman 6 tahun Rp. 1.444.70,• Umur Tanaman 7 tahun Rp. 1.495.27,• Umur Tanaman 8 tahun Rp. 1.544.15,• Umur Tanaman 9 tahun Rp. 1.594.72,• Umur Tan. 10 s/d 20 tn Rp. 1.645.96,Harga CPO/ Kg Rp. 7.514.01 Harga Kernel/Kg : (tidak termasuk PPN) Rp. 5.333.92,- (tidak termasuk PPN) Indeks “K” : 88.33 % TIM PENETAPAN HARGA PEMDA TINGKAT I KALBAR

Aparat Jangan Masuk Angin TELINGA kita sering merah didera kabar-kabar penyiksaan TKI di luar negeri seperti di Malaysia dan Arab Saudi. Kali ini kita harus marah mendengar penyiksaan yang berlangsung di sini, di negeri sendiri. Siapa pun manusia yang punya hati memang pantas marah mendengar kekejian ini. Sebagaimana diberitakan kemarin (23/5), Polrestabes Surabaya membeberkan, kasus penganiayaan terhadap pekerja rumah tangga (PRT) Marlena oleh para majikannya ini memang sangat keji. PRT miskin berusia 17 tahun tersebut terancam cacat permanen karena aneka penganiayaan itu. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Coki Manurung dan anak buahnya yang bertindak sigap patut diapresiasi. Ketika sang majikan, orang kaya dan berduit, melaporkan si pembantu mencuri perhiasannya Rp 1 miliar, polisi tak langsung percaya. Ternyata, diduga kuat laporan berbau fitnah itu

MINGGU KE 4 MEI 2011

Harga Rp. 6.500,Rp. 22.000,Rp. 40.000,Rp. 72.000,Rp. 55.000,Rp. 80.000,Rp. 18.000,Rp. 5.700,Rp. 5.600,Rp. 4.500,Rp. 6.500,Rp. 6.000,Rp. 7.500,Rp. 20.000,-

ditujukan untuk menutupi penganiayaan yang berlangsung enam bulan tersebut. Profesionalisme polisi itu patut dikawal hingga kasus tersebut divonis kelak. Jangan sampai aparat yang lain, baik di kejaksaan maupun pengadilan, ’’masuk angin’’. Terus terang, kasus yang terjadi antara orang beruang (apalagi dengan orang miskin) selalu membuat waswas bila masuk judicial system kita. Tes awalnya adalah ketika apakah ada penangguhan penahanan atau tidak. Penangguhan penahanan memang merupakan kewenangan aparat dan alasan diperbolehkannya sangat subjektif. Tapi, demi keadilan, melihat kondisi korban yang amat memilukan, menangguhkan penahanan kepada tersangka jelas menambah kepiluan kita. Publik layak berharap kasus itu diusut dan dituntaskan dengan normal. Normal artinya tidak ada intervensi non-

fakta hukum. Baik itu oleh uang atau oleh tekanan. Karena itu, kita berharap aparat di kejaksaan dan pengadilan memiliki semangat yang sama untuk menuntaskan kasus tersebut seperti ketika para polisi di Polrestabes Surabaya bertindak tegas. Semoga ketegasan itu mengilhami vonisnya kelak. Hakim memang punya kemerdekaan untuk memutus. Kita berharap kemerdekaan itu juga menjadi ’’kemerdekaan’’ bagi orang-orang kecil seperti Marlena dari ketidakadilan. Telah terlalu banyak contoh dan rasan-rasan, betapa aparat kita bisa dibeli dan makan suap. Citra semacam itu tentu harus diperbaiki dengan menegakkan keadilan lewat vonis yang kuat dan bisa dicerna rasa keadilan yang sehat. Putusan hukum yang baik akan ikut memberikan isyarat dan kewibawaan kepada bangsa ini ketika memprotes perlakuan keji majikan asing atas TKI kita. **

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

NAMA BARANG BAHAN KEBUTUHAN POKOK Beras Lokal/Kampung Beras IR64 Gula Pasir Minyak Goreng Bimoli Minyak Goreng Curah Daging Sapi Murni Daging Ayam Ras Daging Ayam Kampung Telur Ayam Ras Susu Kental Manis Bendera Susu Bubuk Putih Cap Bendera Jagung Pipilan Kering Garam Beryodium

SATUAN

HARGA

KET.

NO.

NAMA BARANG

Kabupaten Pontianak telah melakukan dua kali pemekaran, pada tahun 2000 kabupaten Pontianak memekarkan kabupaten Landak, dan pada tahun 2007 kabupaten Pontianak kembali memekarkan kabupaten Kubu Raya. Dengan dimekarkannya kabupaten Kubu Raya, maka kabupaten Pontianak harus puas dengan bagian yang lebih kecil dibandingkan dari kabupaten yang dimekarkan. Data BPS kabupaten Pontianak tahun 2006 menyebutkan jumlah penduduk kabupaten Pontianak yaitu berjumlah 696.244 jiwa. Dan apabila dihitung setelah dilakukannya pemekaran, maka kabupaten Pontianak memiliki penduduk 215.306 jiwa sedangkan kabupaten Kubu Raya memiliki penduduk sebesar 480.938 jiwa. Kabupaten Pontianak menerima dampak dari pemekaran daerah. Daerah yang semakin mengecil, dan bahkan kabupaten Pontianak merupakan daerah kabupaten terkecil di Kalimantan Barat, sumber daya manusia yang sedikit, dan aset-aset daerah yang banyak lari ke daerah kabupaten Kubu Raya. Dan belum lagi dengan Dana Alokasi Umum (DAU) yang hanya Rp 185 milliar, lebih kecil dibandingkan kabupaten Kubu Raya yaitu Rp 375 milliar yang merupakan daerah yang dimekarkan. Saat ini, kabupaten Pontianak sedang dalam proses untuk berubah nama menjadi kabupaten Mempawah. Diberitakan di Pontianak Post edisi Jumat kemarin, bahwa enam fraksi DPRD Kabupaten Pontianak dalam pendapat akhir (PA) fraksi menyetujui perubahan nama Kabupaten Pontianak menjadi Kabupaten Mempawah, dalam rapat paripurna yang dipimpin H. Rahmad Satria didampingi

12 April2011 SATUAN HARGA KET.

BAHAN KEBUTUHAN POKOK KG KG KG LITER KG KG KG KG KG KLG 400 GR/KTK KG 250 GR/BKS

7.500 8.125 9.625 Luar Negeri 14.000 9.500 71.500 Kualitas A 21.250 42.500 16.375 7.750 26.500 5.675 925

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Tepung Terigu Segitiga Biru Kacang Kedelai Mie Instan (Indomi Rasa Kaldu Ayam) Cabe Merah Besar (Biasa) Bawang Merah Ikan Asin Teri Kacang Hijau Kacang Tanah Ketelah Pohon Minyak Tanah Telur Ayam Kampung Cabe Keriting Bawang Putih

KG KG BKS KG KG KG KG KG KG LITER KG KG KG

Selasa 31 Mei 2011

Jangan Sekedar Ganti Nama

7.000 7.375 1.300 21.250 16.500 46.250 19.000 14.500 2.375 7.000 36.000 30.750 20.250

Sumber Data : Dinas Perindag Prop. Kalbar

wakil-wakil ketua serta Plt Sekda. Kami berharap, selain untuk menghindari terjadinya kesalahan, atau kerancuan terkait kebijakan administrasi, dan pemerintahan antara Kabupaten Pontianak dan Kota Pontianak yang terpenting adalah memberi dampak perubahan bagi kabupaten Pontianak sendiri. Dengan segala kekurangan yang ada, kabupaten Pontianak bisa bangkit kembali. Meskipun dengan luas daerah terkecil di Kalimantan Barat, Kabupaten Pontianak memilki potensi yang sampai saat ini belum bisa dikembangkan. Dan satu lagi harapan kami, proses perubahan nama ini bisa berjalan dengan lancar dan cepat. Jangan sampai pembahasannya berlarut-larut seperti permasalahan yang dihadapi PDAM. Visi pemerintah saat ini adalah “Terwujudnya masyarakat yang berkualitas dan sejahtera 2014”, dan sekarang masa pemerintahan bupati Ria Norsan sudah berjalan 2 tahun. Tetapi, belum tampak perubahan yang terjadi untuk menuju ke arah tersebut. Apakah akan terwujud visi tersebut? Apalagi saat ini pemerintah disibukkan dengan permasalahan perubahan nama dan PDAM yang tak kunjung selesai. Yang seolah-olah sengaja dibuat lama. Kapan pemerintah bisa fokus untuk mewujudkan visi yang diusungnya? Kami perlu bukti, jangan hanya janji dan angan-angan belaka. Maka dari itu, Kabupaten Pontianak jangan hanya sekedar ganti nama. Tetapi, juga terjadi perubahan yang positif bagi masyarakat dan daerah. Dengan semangat baru, untuk menyongsong perubahan yang lebih baik. Zaini Ketua Primakapon.

PERKEMBANGAN HARGA KOMUDITI T.PANGAN & HORTIKULTURA BULAN NOVEMBER 20110

PERKEMBANGAN HARGA RATA-RATA BEBERAPA BAHAN POKOK PENTING DI KOTA PONTIANAK NO.

l

Surat Pembaca

EDITORIAL

HARGA KOMODITI DAN PAKAN TERNAK DI PONTIANAK Komoditi Doc Broiler FS/Ekor Broiler Hidup/kg Ayam Buras hidup/kg Daging Sapi/Kg Daging Babi/Kg Karkas Kambing/Kg Telur Ayam Ras/Kg Pakan Petelur Stater/Kg Pakan Petelur Grower/Kg Pakan Layer/Kg Pakan Pedaging Starter/ kg Pakan Pedaging Finisher/kg Kulit Sapi / Kg Kulit Kambing / Lembar

Pontianak Post

JENIS KOMODITAS

NO. JENIS SATUAN HARGA KOMODITAS 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Jeruk Grade A Jeruk Grade B Jeruk Grade C Tomat Aloe Vera K.panjang Buncis Cab rawit lokal Jeruk Sambal Sawi Keriting Jagung Manis Timun Terong

Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Kg Buah Kg Kg

7000 6000 5000 10000 2500 12000 15000 28000 4000 7000 2500 7000 10000

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26

Alpokat Nanas Pepaya Madu Pepaya Kampung Pisang Nipah Pisang Berangan lengkeng Pisang Ambon Semangka Biji Semangka Non Biji Sawo Salak Bers Cehereng

SATUAN HARGA KET Kg Buah Kg Kg Sisir Sisir Kg Sisir Kg Kg Buah Kg Kg

20000 3000 6000 4000 7000 15000 20000 15000 4000 6000 12000 20000 7000

Terbit 7 Kali Seminggu. Izin terbit Menteri Penerangan RI No. 028/SK/Menpen/SIUP/A7. Tanggal 3 Februari 1986. Per­setujuan Peru­bahan Nama No: 95A/Ditjend. PPG/K/1998 Tanggal 11­September 1998. Alamat Redaksi dan Tata Usaha: Jalan Gajah Mada No. 2-4 Pontianak 78121. Kotak Pos 1036. Fax. (0561) 760038/575368. Telepon Redak­si: (0561) 735070.Telepon Iklan/Pema­saran:735071. Hunting (Untuk seluruh bagian) Fax. Iklan 741873/766022. Email: redaksi@pon­tianakpost.com. Penerbit: PT.Akcaya Utama PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT Press Pontianak. Pembina: Eric Samola, SH, Dahlan Iskan. Komisaris Utama: Tabrani Hadi. Direktur: Untung Sukarti. Pemimpin Re­daksi/Penang­gung Jawab: B Salman. Redaktur Pelaksana: Khairul­rahman, Muslim Minhard, Donatus Budiono, Basilius Sidang Redaksi: Abu Sofian, Surhan Sani, Mela Danisari, Yulfi Asmadi, Andre Januardi, Mursalin, Robert Iskandar, Efprizan. Sekre­taris Redaksi: Silvina. Staf Redaksi: Marius AP, U Ronald, Deny Hamdani, Budianto, Chairunnisya, M Kusdharmadi, Hari Kurniatama, Jawa Pos Group Hendy Irwandi, Pracetak/Artistik: A Riyanto (Koordinator), Grafis: Sigit Prasetyo, Ilustrator: Kessusanto. Fotografer: Timbul Mudjadi, Sando Shafella. Biro Singkawang: Zulkarnaen Fauzi (Jl. Gunung Raya No.15 Telepon (0562) 631912). Biro Sambas: (Jl P Anom Telp (0562) 392683) Biro Sanggau: Anto Winarno (Jl. Sudirman No. 4 Telp. (0564) 21323). Biro Ketapang: Achmad Fachrozi, (Jl. Gajahmada No. 172. Telp. (0534) 35514). Kabupaten Pontianak: Hamdan, . Biro Sintang: Wahyu Ismir. Pema­saran/Sirkulasi: Kiki Fredrik S; Iklan: Dewiyanti.S. Percetakan: Surdi. Devisi Event: Budi Darmawan. Jakarta: Max Yusuf Alkadrie. Harga Lang­ganan per 1 Bulan dalam kota Rp 65.000,- (luar kota tambah ongkos kirim). Tarif iklan: Per mm kolom hitam putih Rp 25.000,- spot colour Rp 30.000,- full colour Rp 37.000,- Iklan baris Rp 15.000,- per baris (minimal 2 baris, mak­­si­mal 10 baris) pem­bayaran di muka. Telepon Langganan/Pengaduan: 735071. Iklan: 730251. Perwakilan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No.4 Pasar Ming­gu, Jakarta Selatan 12560. Telepon: 78840827 Fax. (021) 78840828. Percetakan: PT.Akcaya Pariwara Pontianak. Anggota SPS-SGP ISSN 0215-9767. Isi di luar tanggung jawab percetakan.

Pontianak Post

Pontianak Post

l

Selasa 31 Mei 2011

bursa saham

Tetap Buka Saat Cuti Bersama

+

BURSA Efek Indonesia (BEI) kembali memutuskan untuk tidak ikut cuti bersama. Perdagangan saham tetap buka seperti biasa pada tanggal 3 Juni 2011 karena ada jaminan bahwa settlement dari Bank Indonesia (BI) tetap dibuka. Direktur Utama BEI Ito Warsito dalam siaran resminya kemarin menyebutkan bahwa perdagangan akan tetap berlangsung seperti biasa sesuai Pengumuman Bursa nomor PENG-00536/BEI.PSH/11-2010 Perihal Kalender Libur bursa Tahun 2011. “Dengan ini diumumkan bahwa pada hari Jumat, tanggal 3 Juni 2011, kegiatan perdagangan, kliring dan penyelesaian transaksi Bursa tetap berlangsung seperti biasa,” ujarnya. Sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan keputusan cuti bersama pada Jumat 3 Juni 2011 yang dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja danTransmigrasidanMenteriNegaraPendayagunaanAparaturNegaradanReformasiBirokrasi, SKB Nomor 03/2011, Kep.135/MEN/V/2011 dan SKB/02/M.PAN-RB/05/2011. Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito, menambahkan bahwa bursa telah membuat kalender kerja bursa tahun tahun ini di 2010. Dengan begitu bursa tidak dapat mengubah secara mendadak dengan jadwal yang telah dibuat. “Bursa tidak bisa libur mendadak karena akan terjadi efek berantai dan banyak pelaku yg tidak siap kalau mendadak ada perubahan,” ujarnya.(gen/kim)

perbankan

BRI Kucuri BUMN Rp54 T JAKARTA - Sinergi antar perusahaan pelat merah terus dilakukan. Kali ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) memberikan kucuran pendanaan triliunan Rupiah kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Direktur BUMN dan Kelembagaan BRI Asmawi Syam mengatakan, sejak 2007, BRI memang telah membentuk Direktorat yang khusus menangani BUMN dan Kelembagaan. “Kami fokus menyasar pendanaan proyekproyek BUMN,” ujarnya saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Perum Perhutani di Kantor Kementerian BUMN kemarin (30/5). Asmawi menyebut, strategi BRI tersebut berhasilmenjaring107nasabahBUMN,dimana 56 BUMN diantaranya sudah mendapatkan fasilitas pendanaan atau kredit. “Total plafon kredit BRI kepada BUMN mencapai Rp 54 triliun. adapun outstanding kredit per Desember 2010 sebesar Rp 29,5 triliun,” katanya. Menurut Asmawi, pendanaan BRI tersebut menyasar proyek-proyek infrastruktur seperti jalan tol, air minum, energi listrik, minyak dan gas, telekomunikasi, konstruksi, serta agribisnisi. (owi/kim)

+

pontianak bisnis

3

Konversi Energi Berdampak Positif PONTIANAK – Adanya kebijakan konversi minyak tanah ke elpiji merupakan akibat dari tingginya subsidi dalam penyediaan energi khususnya BBM dan potensi pemborosan yang semakin besar jika subsidi BBM tersebut di lanjutkan. Namun di sisi lain pada dasarnya banyak dampak positif yang dirasakan jika konversi minyak tanah ke elpiji itu bisa di implementasikan dengan baik. Ketua Apindo Kalbar Andreas Acui Simanjaya mengatakan meski tampak sederhana penggunaan minyak tanah untuk keperluan dapur, pada dasarnya dapat menghabiskan dana APBN yang cukup besar digunakan untuk subsidi minyak tanah. Ia mencontohkan misalnya pada tahun 2007 saja penggunaan minyak tanah mencapai 9,9 juta kilo liter atau setara degan Rp37 triliun uang negara untuk subsidi minyak tanah. ”Padahal uang sebanyak itu

akan lebih besar manfaatnya jika digunakan untuk peningkatan pendidikan, mutu kesehatan rakyat dan sarana infrastruktur,” katanya saat menghadiri diskusi terbatas dengan tema konversi energi untuk pembangunan berkelanjutan di Pontianak Post (30/1). Hal senada juga diutarakan, anggota komisi B DPRD Provinsi Kalbar, Awang Sofian Razali. Menurutnya, pada dasarnya ada banyak manfaat yang diperoleh masyarakat ketika menggunakan LPG, meski begitu ia juga memaklumi masih banyaknya masyarakat yang enggan beralih ke LPG. Karena alasan takut terjadinya ledakan tabung gas dan berbagai kecelakaan lain yang diakibatkan masih kurang pahamnya sebagian besar masyarkat dalam menggunakan LPG. ”Adanya ketakutan masyarakat untuk beralih ke LPG tersebut saya rasa karena masihkurang penyuluhan yang dilakukan pemerintah

HARYADI/PONTIANAK POST

FOKUS DISKUSI : Fokus diskusi di Pontianak Post kemarin (30/5) membahas tentang konversi minyak tanah ke elpiji.

kepada masyarakat mulai dari tata cara penggunaan hingga dampak positif dari kebijakan konversi minyak tanah ke LPG,” jelasnya. Sementara itu sabagai salah satu akademisi Untan Gusti

Suryansyah mengatakan, karena konversi minyak tanah ke gas merupakan kebijakan pemerintah, maka sudah selayaknya wajib didukung. Namun ia menghimbau bagi pihak-pihak yang dipercaya un-

tuk mengimplementasikna kebijakan tersebut harus bertanggung jawab sehingga kebijakan tersebut memang benar-benar membawa dampak positif untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat bukan sebaliknya. (ash)

+

Buah Asal Tiongkok Melonjak JAKARTA- Buah-buahan impor asal Tiongkok meningkat signifikan pada tahun ini. Data Badan Karantina Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat volume buah maupun sayur impor mengalami kenaikan cukup tajam. Sepanjang 2010 lalu impor buah dari Tiongkok sebesar 418 ribu dan periode Januari-April sudah menembus 229 ribu ton. Di samping itu, ke depan mereka akan melakukan pengetatan baik dari sisi jumlah maupun jenis komoditas. Kepala Badan Karantina Kementan Banun Harpini mengatakan importasi dari Tiongkok meningkat signifikan. Dia menguraikan, kenaikan tersebut berlaku untuk semua jenis komoditas. “Namun impor dengan volume terbesar antara lain buah jeruk, apel dan pir. Selain itu, sayuran seperti bawang putih, kentang, cabai kering dan wortel,” kata dia kemarin (30/5).

Dijelaskan, volume jeruk impor pada periode Januari-April sudah mencapai 50 persen dari total impor sepanjang 2010. Seperti jeruk jenis mandarin pada kuartal pertama 2011 sudah mencapai 77 ribu ton. Padahal, tahun lalu total impor jeruk mandari sebesar 96 ribu ton. “Baru empat bulan saja sudah mencatat kenaikan signifikan,” ucap Banun. Selain itu ada jeruk jenis keprok, lokam dan manis dengan total mencapai 37 ribu pada tahun ini. Sedangkan tahun lalu sejumlah 41 ribu ton. Untuk buah pir pun mencatat kenaikan tajam yaitu volume impor tahun ini menembus 56 ribu ton dengan jumlah total 2010 sebanyak 110 ribu ton. Sementara apel dari realisasi impor 2010 sejumlah 155 ribu ton, untuk periode Januari-April baru masuk 52 ribu ton. “Selama kuartal pertama, untuk komoditas buah-buahan kami

belum melakukan penolakan. Karena masih memenuhi standar keamanan, seperti kandungan batas bahan kimia berupa residu

impor dengan volume terbesar antara lain buah jeruk, apel dan pir. Selain itu, sayuran seperti bawang putih, kentang, cabai kering dan wortel maupun mikroba. Komoditas yang sudah kami tolak seperti jagung sejumlah 25 ton dan kacang tanah

100 ton,” jelasnya. Sedangkan 2010 lalu komoditas impor yang terpaksa tidak diperbolehkan masuk sejumlah 2 ribu ton atau sebanyak 38 kali penolakan. Di antaranya termasuk jeruk sejumlah 195 ton dan pir 1,6 ton. Alasannya, karena memiliki kandungan timbal cukup tinggi sehingga tidak aman konsumsi. “Akan tetapi ke depan kami akan melakukan pengetatan terhadap buah dan sayur impor yang masuk,” tandasnya. Dikatakan, pihaknya akan melakukan review terhadap Peraturan Menteri Pertanian 27/2009 sebagai langkah pengetatan baik dari sisi jumlah maupun jenis komoditas. Saat ini diskusi mengenai materi yang akan direview sudah memasuki tahap final dan akan dilakukan notifikasi ke World Trade Organization (WTO). “Diharapkan bisa tuntas dalam tahun ini juga,” tandasnya.

Secara terpisah, Ketua Dewan Hortikultura Nasional Benny A Kusbini mengatakan ancaman banjir komoditas impor tidak hanya berasal dari Tiongkok. Ditengarai impor dari negara-negara lain di Asean bakal meningkat, salah satunya Thailand. “Mereka sudah sangat siap dibandingkan kita terutama Thailand. kemampuan produksi mereka sudah bagus dan berkualitas,” kata dia. Ditambahkan Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta kenaikan impor tidak dapat dihindari lantaran adanya permintaan dari dalam negeri. “Selama produksi lokal belum bisa memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri, produk impor akan tetap diperlukan. Kendati demikian peritel modern tetap menjual produk lokal yang memang memenuhi standar kualitas,” katanya. (res)

+

cmyk

LIPUTAN KHUSUS

4

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Hadirkan Pelayanan Bintang Empat G

Berikan Kenyamanan dan Pelayanan Terbaik

ARUDA Indonesia pertama kali masuk Kalbar tahun 1996. Pada 2004 GI berhenti beroperasi sementara (offline). Rute penerbangan Pontianak-Jakarta kembali dibuka 28 Oktober 2007. Hingga sekarang, GI Cabang Pontianak pimpinan GM Wempie Ohoiwutun, dan Sales Manager, Sonny Pongoh, itu telah melayani rute penerbangan Pontianak-Jakarta lima kali sehari. Berbagai fasilitas demi menunjang pelayanan dan keselamatan terus ditingkatkan GI. Ada informasi khusus bagi konsumen GI, yang menggunakan blackberry. Bisa langsung akses http://mob.garuda-indonesia. com/apps lewat blackberry dan menginstal aplikasinya, kemudian check in tiket dengan masukan booking kode di layanan itu. Ragam informasi lain juga bisa didapat. “Ini merupakan salah satu fasilitas dan pelayanan yang terus ditingkatkan oleh Garuda Indonesia,” kata Sonny. Penumpang pesawat Boeing 737-800 NG dan Air Bush 333-200 bisa menikmati Audio Video on Demand. Setiap sheet ada audio video. Bisa digunakan sesuai selera pribadi. Misal main game, nonton film, musik, tanpa mengganggu dan terganggu dengan sheet lainnya.

“Sekarang AVOD ini setiap sheet ada, channelnya bisa digunakan sesuai selera. Nanti, diterapkan di semua pesawat kita,” ujarnya. GI ada boarding true value. Tiket yang sudah dipakai boarding, bisa ditunjukkan pada tempat tertentu untuk mendapat diskon hingga 40 persen. Misalnya, Ancol, Sea World dan lainnya. Di Bandara Soekarno-Hatta sudah ada sedikitnya 10 kios untuk check in langsung. Di sana ada semacam mesin ATM, nomor tiket tinggal dimasukkan dan bisa boarding pass. Tidak perlu counter. Imigrasi on Board atau layanan imigrasi di atas pesawat untuk penumpang yang keluar dan ke dalam negeri juga ada di GI. “Kebetulan ini, termasuk AVOD, belum dimiliki maskapai lain. Hanya Garuda yang ada,” kata Sonny. GI bekerjasama dengan Kantor Pos di Kalbar. Penumpang dari kabupaten kota di Kalbar, sudah bisa booking tiket di call center, dan membayar di Kantor Pos setempat. Ini untuk mempermudah pelayanan. GI juga kerjasama dengan Hotel Aston, Mercure, Orchardz dan

Mahkota Hotel. Setiap penerbangan dengan number flight GA 501, mendapatkan fasilitas spesial. Mereka dapat harga diskon 50 persen menginap di hotel tersebut. Misalnya, penumpang dari Ketapang Sanggau, dan lainnya mau berangkat ke Jakarta pagi hari, mereka dapat menginap di hotel tersebut plus sarapan pagi. “Tunjukkan saja tiket. Biayanya sudah include diantar sampai ke airport dari hotel. Sangat berharga bagi masyarakat Kalbar,” jelasnya. Khusus Mahkota, untuk ke Singkawang juga diberi akomodasi sampai di Hotel Mahkota Singkawang. Di Pontianak, dari hotel ke bandara juga diberi akomodasi. “Ini adalah kemudahan Garuda. Daripada penumpang turun subuh, cari mobil lagi, lebih baik seperti ini, langsung diantar sampai bandara gratis,” katanya. Selain di branch office dan bandara, di Aston dan Mercure, GI juga sudah membuka pelayanan bagi penumpang, dari pukul 08.00 hingga 21.00. GI sudah lima kali terbang. Yakni pukul 06.30, 08.10, 12.35, 15.20 dan

16.55. “Sekarang satu pesawat kita lakukan maintenance, 16 Juni kembali lima flight,” katanya. GI mendapat perpanjangan sertifikat dari IOSA untuk dua tahun lagi. Ini menjadi syarat untuk bergabung dengan maskapai penerbangan dunia, misalnya Sky Time, atau IATA. Tidak semua maskapai bisa. Ada syarat khusus. Dan garuda sudah memenuhi semua itu. “Kondisi kita sekarang memenuhi standar IOSA,” katanya. GI mendapatkan penilaian bintang empat dari organisasi penerbangan dunia yang menilai pelayanan maskapai penerbangan. “Ini bukti komitmen kita memperbaiki kualitas layanan. Tidak mungkin pelayanan kita jelek, tapi bisa mendapat kualitas bintang empat,” ungkapnya. Bahkan, saat ini untuk garuda sudah ada sistem maintenance online. Pesawat yang mau mendarat, sudah dapat dideteksi masalahnya oleh teknisi dengan sistem online. “Jadi begitu pesawat butuh spare part apa, sudah termonitor maintenance online seluruh GMF. Ini salah satu untuk keselamatan dan kecepatan,” ujar Sonny. (**)

COUNTER: Tersebarnya counter Garuda Indonesia di Hotel berbintang di Kota Pontianak memberikan kemudahan bagi pelanggan.

BINTANG EMPAT: Fasilitas bintang empat yang dihadirkan Garuda Indonesia.

TEAM WORK: Sales Manager Garuda Indonesia Pontianak, Sonny Pongoh bekerja dalam Team Work.

APRESIASI: General Manager Garuda Indonesia Pontianak, Wempie Ohoiwutun saat menyampaikan apresiasinya didepan partner bisnis Garuda Indonesia di Hotel Aston belum lama ini.

LFP

Selasa 31 Mei 2011

Soccer

BARCELONA - Nou Camp tidak sedang menggelar pertandingan sepak bola Minggu malam waktu setempat atau kemarin dini hari WIB (30/5). Namun, stadion berkapasitas hampir 100 ribu penonton itu penuh sesak oleh pendukung Barcelona. Ada apa ? Kehadiran mereka tak lain adalah merayakan sukses Barcelona sebagai juara Liga Champions. Barca - sebutan Barca - meraih gelar keempatnya setelah menekuk Manchester United 3-1 di Wembley sehari sebelumnya (29/5). Gelar Barca sebelumnya diraih pada 1992, 2006, dan 2008. Perayaan diawali ketika rombongan Barca mendarat di Bandara El Prat pukul empat sore waktu setempat. Pelatih Josep Guardiola dan kapten tim Carles Puyol keluar pertama dari pintu pesawat milik maskapai Turki yang sudah didekorasi dengan warna merah dan biru (warna kebesaran Barca) dan gambar skuad klub berjuluk Blaugrana itu. Guardiola dan Puyol muncul dengan menenteng trofi Liga Champions. Keduanya diikuti presiden Sandro Rosell dan direktur olahraga Andoni Zubizarreta lalu para pemain dan ofisial. Kecuali Rosell dan Zubizarreta, seluruh skuad Barca kompak mengenakan t-shirt hitam dengan tulisan “CHAMPI-ONS” di bagian dada. Sedangkan di bagian belakang ada tulisan “El Futbol et torna el que li dones yang artinya kira-kira sepak bola telah menjadi sebuah hadiah. Rombongan lalu mengelar arak-arakan mengelilingi Kota Catalan menggunakan bus atap terbuka diikuti ribuan fans. Selain trofi Liga Champions, trofi Liga Primera ikut dipamerkan dalam parade yang dimulai pukul 17.30 itu dengan rute melewati Paseo Colon, Via Laietana, Pau Claris, Gran Via, Paseo de Gracia, Calle Aragon Avenue Roma, Comte d’Urgel, De Sarria dan De travessera les Corts hingga berakhir di Nou Camp. Kendati perayaan di Nou Camp baru dimulai pukul 20.30 atau setelah kedatangan arak-arak rombongan Barca, stadion sudah disesaki suporter dua jam sebelumnya. Sembari menunggu kedatangan Guardiola dan Puyol cs, fans dihibur atraksi kembang api diiringi dentuman musik rock. Begitu rombongan tiba, Guardiola dan Puyol kembali didapuk sebagai representasi Barca untuk memberikan sambutan. “Kami seharusnya juga memamerkan Piala Super Spanyol dalam perayaan ini,” ungkap Guardiola sebagaimana dilansir AS. Sambutan paling meriah tentu saja ketika nama Lionel Messi dipanggil. Di sisi lain, Dani Alves mencuri perhatian setelah menganti dandanannya dengan jas hitam dipadu aksesoris kacamata hitam dan topi merah. “Saya tidak berbicara banyak selain berterima kasih atas dukungan selama setahun

5

Pontianak Post

PESTA BARCA AFP PHOTO/ JOSEP LAGO

PIDATO : Pelatih Barcelona Josep Guardiola menyampaikan pidato pada pawai kemenangan di stadion Nou Camp.

terakhir yang sangat mengesankan. Semoga dukungan itu semakin bertambah setiap tahun. Hidup selalu Barca dan hidup selalu Catalunya !,” kata Messi dalam sambutannya. Tidak sampai satu jam, rombongan Barca meninggalkan Nou Camp. Namun, pesta belumberakhirkarenaberlanjutke stadion sebelah, yakni Olimpic Lluis Companys. Di eks markas

Espanyol itu, pemain Barca yang dikomando Gerard Pique larut dalam konser penyanyi cantik dan seksi Kolombia, Shakira. Di salah satu kesempatan, Pique yang merupakan kekasih Shakira tanpa ragu naik ke atas panggung, berjoget, dan ikut bernyanyi. Pique lalu mengajak naik rekan setimnya seperti Xavi Hernandez, David Villa, Sergio Busquets, Pedro

Rodriguez, dan Bojan Krkic. Pemain Barca berada di konser itu sampai bubar alias hingga dini hari. “Kami adalah juara sejati. Kami tidak menggunakan narkoba. Kami dan kami tidak membeli wasit. Kami hanya bermain sepak bola,” tutur Pique yang eks pemain United itu di akun Twitter-nya. (dns)

Gelar Puyol Untuk Roque KETIKA memberi sambutan dalam perayaan Barcelona di Nou Camp, Carles Puyol menyebut nama seseorang yang seharunya ikut bergembira atas sukses klubnya selain fans. Nama itu adalah Miki Roque. Puyol bahkan menunjukkan kaos dengan gambar Roque beserta katakata dukungan. Siapa sebenarnya Roque ? Dia adalah bek tengah 22 tahun kelahiran Catalan yang kini tercatat sebagai penggawa Real Betis, klub dari Segunda Division (kasta kedua liga di Spanyol). Roque menuai empati Puyol karena eks pemain Liverpool itu tengah dalam rehabilitasi seusai operasi pengangkatan tumor di tulang pinggulnya awal Maret lalu. “Gelar ini untuk Roque. Semoga dia termotivasi dan segera pulih,” ungkap Puyol di situs resmi klub. Apa yang dialami Roque membuat Puyol teringat dengan Eric Abidal, rekan setimnya di Barca. Abidal juga menjalani operasi pengangkatan tumor liver di bulan yang sama dengan operasi Roque. Bedanya, Abidal hanya butuh dua bulan memulihkan diri dan bek asal Prancis itu bahkan turun penuh di final Liga

Champions. “Saya berterima kasih kepada kapten tim (Puyol) karena saya bisa tampil di final karena dia,” sahut Abidal dalam sambutannya di Nou Camp. Ya, bermainnya Abidal di posisi bek kiri Barca dalam final tak lepas dari kambuhnya cedera lutut kiri Puyol. Pelatih Barca Josep Guardiola awalnya berniat memaikan Puyol di bek kiri karena Javier Mascherano diplot sebagai bek tengah bersama Gerard Pique. Di menit-menit akhir, Guardiola memutuskan untuk memberi kesempatan kepada Puyol merasakan final mengingat Barca sudah dalam kedudukan aman. “Saya sangat sensitif dengan apa yang dialami Abidal. Karena itulah saya memberikan Abidal mengangkat La Orejona (sebutan trofi Liga Champions dalam bahasa Spanyol, dalam bahasa Inggris adalah The Big Ears, Red),” tutur Puyol. Dalam kesempatan itu, Puyol membenarkan apabila dirinya akan menjalani operasi pada pahanya di Klinik Dexeus Barcelona Kamis nanti (2/6). Yang menangani operasi Puyol siapa lagi jika bukan Dr. Ramon Cugat, dokter yang

menjadi jujukan cedera para pemain top Spanyol, bahkan dari Eropa. “Saya mendapat bocoran apabila pemulihan saya bisa menghabiskan waktu 1,5 bulan ke depan atau dengan estimasi 15 Juli 2011. Itu berarti, saya harus bersiap menghabiskan liburan dengan cedera saya,” tutur bek berambut kriwil tersebut. (dns)

Carles Puyol

WORLD SOCCER

6 Inter Milan Juara Copa Italia

Piala buat Korban Gempa YUTO Nagatomo terlihat histeris ketika mendapat kesempatan mengangkat trofi Coppa Italia. Bek sayap yang direkrut dari Cesena itu mengaku terharu, karena impiannya memenangkan gelar bersama Inter Milan tercapai. Nagatomo pun mendedikasikan piala pertama yang direbutnya di Italia itu untuk korban gempa dan tsunami Jepang. “Jepang mengalami penderitaan dan beberapa masalah yang sangat sulit,” kata Nagatomo kepada Reuters. “Kemenangan Inter itu merupakan kabar baik bagi para korban. Ini adalah misi kami,” lanjutnya. Selain lega bisa meraih gelar, Nagatomo juga merasa mendapatkan banyak keuntungan selama bergabung dengan Inter. Pemain 24 tahun itu merasa kemampuannya meningkat pesat. Yuto Nagatomo “Saya merasa telah mendapatkan 10 tahun pengalaman hanya dalam satu tahun. Saya juga harus belajar dari kesalahan dan terus memperbaiki kekurangan, seperti sebelum Piala Dunia (2010),” ujar Nagatomo kepada surat kabar Nikkan Sports. Nagatomo yang kini menjadi pemain paling populer di Jepang mengatakan, pengalamannya di Italia akan menguntungkan tim nasional. “Ada tekanan besar ketika bermain untuk klub besar seperti Inter dan kami telah mendapat banyak manfaat,” katanya. “Dengan bisa kuat di bawah tekanan, adalah sesuatu yang saya bisa berikan untuk tim Jepang,” tutur pemain yang baru menginjak tanah Italia pada musim panas 2010 itu. Jepang saat ini tengah mempersiapkan laga internasional menghadapi Peru besok. Itu adalah laga pertama Jepang sejak bencana gempa dan tsunami yang menewaskan sekitar 25 ribu orang. Nagatomo yang langsung kembali ke Jepang dipastikan absen pada laga lawan Peru. Tapi, dia akan tampil saat Jepang menghadapi Ceko pada Sabtu mendatang (7/6). (ren/bas) Juara Coppa Italia (Sepuluh Tahun Terakhir) Tahun 2011 2010 2009 2008 2007 2006 2005 2004 2003 2002

Juara Inter Milan Inter Milan Lazio AS Roma AS Roma Inter Milan Inter Milan Lazio AC Milan Parma

Tim Tersukses Klub Jumlah Gelar Juventus 9 (1938, 1942, 1959, 1960, 1965,1979, 1983, 1990, 1995) AS Roma 9 (1964, 1969, 1980, 1981,1984,1986, 1991, 2007, 2008) Inter Milan 7 (1939, 1978, 1982, 2005, 2006, 2010, 2011) Fiorentina 6 (1940, 1961, 1966, 1975, 1996, 2001) Torino 5 (1936, 1943, 1968, 1971, 1993) AC Milan 5 (1967, 1972, 1973, 1977, 2003) Lazio 5 (1958, 1998, 2000, 2004, 2009)

Pontianak Post Selasa 31 Mei 2011

Tetap Meriah di Bawah Guyuran Hujan

PAWAI: Nemanja Vidic (kiri) dan Rio Ferdinand pamerkan trofi Premier League saat pawai menggunakan bis yang membawa para ofisial serta pemain-pemain Manchester United lainnya. AFP PHOTO/MICHAEL JONES

MANCHESTER - Kekalahan dari Barcelona pada final Liga Champions di Wembley, 28 Mei lalu, dan hujan yang terus membasahi kota Manchester , kemarin, tidak membuat surut semangat fans Manchester United berpesta. Mereka dengan antusias menyaksikan parade juara Premier League ke-19 milik United. Parade dimulai dari Manchester Cathedral di Deansgate Street . Dua jam sebelum parade dimulai, ribuan fans sudah memadati Deansgate Street . Baik orang tua, remaja, hingga anak-anak. Bukan hanya dari lokal Manchester saja, melainkan ada banyak fans yang datang dari luar kota . Mereka mengenakan berbagai atribut Setan Merah, julukan United. Mulai dari jaket, kaos, scarf, topi, dan bendera.

Di Kota Manchester menjadi merah karena banyaknya fans yang tumpah ruah ke jalanjalan. Mereka sangat antusias merayakan gelar ke-19 di Premier League itu. Sebelum parade dimulai, fans mengisi waktu dengan menyanyikan berbagai lagulagu klub kesayangnnya. Selain lagu Glory Glory United, yang paling sering mereka nyanyikan adalah Are You Watching Merseyside” Lagu itu bermaksud menyindir klub rival mereka Liverpool . Ya, dengan tambahan satu gelar Premier League pada musim ini, membuat skuad asuhan Sir Alex Ferguson itu melampaui rekor 18 gelar yang selama ini dipegang The Reds, julukan Liverpool. Sekarang, United merupakan klub yang paling sukses di Inggris.

Suasana semakin meriah ketika parade dimulai tepat 10.00 waktu setempat atau sekitar pukul 16.00 WIB. Nemanja Vidic dkk menggunakan double dekker bus alias bus tingkat dengan atap terbuka. Bus itu berwarna merah dan bertuliskan Champions di kedua sisinya. Bus jenis itu biasa dipakai untuk transportasi dalam kota di London , dan pada posisi menempatkan tanda jalur bus, dipasang angka 19, sebagai penanda juara. Vidic dan Rio Ferdinand menjadi dua orang paling depan di bus dan memegangi trofi juara Premier League. Setelah melewati Deansgate Street, parade terus berlanjut ke Bridgewater Viaduct, Chester Road, Bridgewater Way, Wharfside Way, sebelum tiba

di Sir Matt Busby Way, yang merupakan jalan di depan markas United Old Trafford. Nantinya akan berakhir di Stretford Mall. “Yang paling seru nanti kalau sudah di depan Old Trafford. Biasanya berhenti agak lama sebelum berjalan lagi,” kata Chris Elliot, pendukung United yang ditemui wartawan koran ini di Victoria Station. Benar kata Elliot, suasana di depan Old Trafford jauh lebih ramai. Namun, para fans juga menjadikan momen itu sebagai acara keluarga. Buktinya, banyak di antara mereka yang membawa serta anak mereka, bahkan yang masih balita. Padahal, hujan tak juga berhenti. Apalagi, kemarin adalah Bank Holiday alias libur nasional di Inggris.”Biar mereka ikut merasakan menjadi pendukung

United. Sekali United tetap United,” kata Brian Wells, pendukung United asal Cheetam Hill, Manchester. Begitu tiba di depan Old Trafford, bus parade sempat berhenti sekitar lima menit, dan Sir Alex Ferguson diberikan kesempatan berbicara. Semua fans yang semula berteriak-teriak, terdiam. “Kami berterima kasih atas dukungan kalian, mari kita rayakan prestasi ini,” kata Fergie, sapaan Ferguson. “Selesai Fergie mengucapkan pidatonya, suasana kembali riuh. Namun, para suporter tetap tertib dan berdiri di belakang pagar yang dipasang petugas. Mereka juga memutuskan untuk mengukuti perlahanlahan gerak bus ke arah Stretford Mall, meski sulit karena padatnya orang. (ham)

cmyk

TOTAL SPORT

Pontianak Post Selasa 31 Mei 2011

7

Preview NBA Finals 2011: Dallas Mavericks v Miami Heat

Kerja Keras Trio Superstar Rematch final NBA 2006 berulang tahun ini. Dallas Mavericks versus Miami Heat. Skuad veteran lapar versus trio superstar. Siapa lebih diunggulkan? Dallas Mavericks berisikan veteran-veteran lapar gelar. Dirk Nowitzki merasakan pahitnya kalah dari Miami Heat di final 2006. Jason Kidd, yang kini 38 tahun, dua kali kalah di babak final saat mengkapteni New Jersey Nets di awal dekade ini. Lalu ada Jason Terry, Shawn Marion, Tyson Chandler, Peja Stojakovic, dan lain-lain. Miami Heat merupakan tim pemburu dinasti. Ketika trio LeBron James, Dwyane Wade, dan Chris Bosh bergabung di tim itu tahun lalu, mereka sadar sukses hanya dinilai lewat gelar. Repotnya, mereka mungkin baru akan dinilai sukses kalau merebut lebih dari Dirk Nowitzki

AFP PHOTO / DIMITAR DILKOFF

POTONG : (dari belakang) pembalap McLaren Mercedes Jenson Button, pembalap Ferrari Fernando Alonso dan pembalap Red Bull Racing Sebastian Vettel. Persaingan ketiganya terpotong akibat saat red flag boleh mengganti ban.

+

Pirelli Kecewa Ending Monaco MONACO - Beberapa lap terakhir sebuah balapan seharusnya menjadi saat yang paling dinanti oleh penonton. Grand Prix Monaco pekan lalu menyimpan potensi tersebut. Namun, bendera merah yang muncul di lap ke-72 atau enam putaran terakhir membuat akhir balapan GP Monaco jauh dari harapan. Kecelakaan yang dialami pembalap Lotus-Renault GP Vitaly Petrov menjadi penyebabnya. Persaingan seru antara tiga pembalap terdepan, Sebastian Vettel (Red Bull-Renault), Fernando Alonso (Ferrari) dan Jenson Button (McLaren-Mercedes), pun terpotong. Seluruh pembalap masuk pit sambil menanti sirkuit dibersihkan. Kesempatan tersebut di-

+

p a k a i t i m u nt u k mengganti ban. Enam putaran terakhir juga dimulai di belakang safety car, sebelum dilepas di empat lap terakhir. Sehingga, akhir balapan di sirkuit jalanan Monte Carlo itu tak lebih hanya sebagai prosesi. Kondisi tersebut memunculkan keluhan dari pihak Pirelli. Pihak produsen ban asal Italia itu mengeluhkan dibolehkannya penggantian ban saat red flag muncul. Menurut mereka, aturan tersebut justru merusak sisi hiburan di Formula 1.Director of Motorsport Pirelli Paul Hembery menganggap, kebebasan penggantian ban tersebut merampas ketegangan yang diharapkan para penggemar F1. (ady)

Point Guard: Kidd v Bibby Unggul: Mavericks Jason Kidd sudah berusia 38 tahun. Sudah bukan point guard “sinting” seperti dulu. Tapi, dia tetap dianggap lebih baik dari Mike Bibby, yang juga sudah melewati masa emasnya. Kidd hebat karena dia tidak perlu mencetak poin “bahkan tidak perlu menembak sama sekali-untuk meraih kemenangan. Dia tetap sangat efektif, sangat pintar, dan punya banyak rekan hebat yang bisa menyelesaikan umpan-umpannya. Dari dalam maupun luar. Shooting Guard: DeShawn Stevenson v Dwyane Wade Unggul: Heat Tentu saja, Dwyane Wade lebih unggul di posisi ini. Na-

mun, Stevenson (dan siapa pun bermain di posisi dua itu) bukanlah bertugas mencetak poin sebanyak mungkin. Tugasnya adalah membatasi Wade agar tidak terlalu gila-gilaan. Tugas yang sangat berat bagi seorang Stevenson. Small Forward: Shawn Marion v LeBron James Unggul: Heat Satu lagi posisi milik Miami Heat. LeBron James baru saja disebut oleh Scottie Pippen sebagai pemain terbaik dalam sejarah, lebih baik dari Michael Jordan. Untung bagi Mavericks, Marion sangat multiguna. Dia pemain bertahan yang dahsyat, yang sangat mampu menahan kegilaan James. Kalau lagi on, dia juga pencetak poin andalan, yang bisa memaksa James bekerja ekstra keras saat ber-

satu gelar. Babak final dimulai Selasa ini (31/5, Rabu pagi besok WIB). Miami Heat punya rekor musim reguler sedikit lebih baik, jadi mendapatkan home-court advantage. Final best-of-seven ini akan diselenggarakan dua kali di Miami, tiga kali di Dallas, lalu dua kali lagi di Miami kalau dibutuhkan. Meski Miami dapat home-court, bukan berarti mereka bakal juara. Dallas merupakan salah satu tim tandang terbaik di NBA. Dan mereka lolos ke final setelah menang di kandang Los Angeles Lakers dan New Orleans Hornets. Pada musim reguler lalu, Mavericks juga sudah mengalahkan Heat di Miami. Jadi, mengukur unggulan tetap lebih baik lewat membandingkan kedua tim dari lima posisi bermain, plus barisan cadangan. Berikut perbandingannya:

tahan. Kabarnya, James juga bakal dapat tugas mengawal Dirk Nowitzki di posisi empat. Kalau benar, Marion bisa lebih merepotkan lagi. Power Forward: Dirk Nowitzki v Chris Bosh Unggul: Mavericks Nyaris imbang, tapi sedikit lebih unggul Dirk Nowitzki. Bintang asal Jerman itu merupakan salah satu yang terbaik di babak playoff 2011. Spesialisasinya juga tembakan jarak jauh, memaksa Bosh bermain keluar dari zona nyamannya di sekitar ring. Makanya, mungkin LeBron James harus ikut berperan mengawal Nowitzki. Center: Tyson Chandler v Joel Anthony Unggul: Mavericks Jelas unggul Dallas Maver-

+

LeBron James icks. Tyson Chandler bakal jadi “tukang sampah” yang baik, menjadi kunci pertahanan dan mesin rebound dahsyat untuk Mavericks. Karena Mavericks punya banyak pemburu poin, Chandler bisa fokus bertahan. Joel Anthony bakal dipaksa kerja keras, karena partnernya di sisi dalam, Chris Bosh, bakal banyak dipaksa bermain keluar untuk menjaga tembakan jarak jauh Nowitzki. Bench: Unggul: Mavericks Dallas Mavericks punya banyak senjata tambahan di jajaran cadangan. Khususnya Jason Terry, J.J. Barea, Brendan Haywood, dan Peja Stojakovic. Saking deep-nya Mavericks, tiga pencetak poin tertinggi mereka bisa terus bergantian di setiap pertandingan. Bukan berarti barisan cadangan

Heat payah. Tapi jujur saja, bench Heat berisikan pemain-pemain “murah” karena mayoritas ruang gaji sudah dimakan James-WadeBosh. Paling, Heat bisa konsisten mengandalkan Mike Miller dan Udonis Haslem. Atau Mario Chalmers. Lainnya” Sejauh ini lebih banyak duduk terus sepanjang pertandingan. Dari tulisan di atas, Mavericks unggul di lebih banyak kategori (4-2). Tapi sekali lagi, bukan jaminan pula mereka bakal jadi juara. Siapa tahu, James, Wade, dan Bosh sedang on fire semua di babak final ini. Toh dari awal mereka sadar, di final ini trio superstar Heat harus bekerja ekstra keras. Banyak orang bilang, babak final merupakan ajang bersinarnya para superstar. Bagi trio Miami Heat, ini kesempatan pertama mereka untuk membuktikan itu. (azrul ananda)

+

cmyk

aneka

8

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

SBY Lambaikan Tangan, Pelajar Gembira Sambungan dari halaman 1

+

Pontianak bertambah deras, disertai angin kencang yang bertiup. Anak-anak pelajar yang sebelumnya sudah siap menyambut kedatangan presiden mundur ke dalam museum dan Gedung Dekranasda Kalbar. Lalu lintas siang itu di Jalan A. Yani, yang sebelumnya terlihat ramai, mendadak lengang. Aparat keamanan sudah berjaga-jaga sejak beberapa hari sebelumnya. Kemarin, penjagaan dan pengamanan itu diperketat. Aparat berseragam maupun sipil mensterilkan lokasi, Jalan A Yani. Termasuk di kawasan pusat perbelanjaan dan Istana Rakyat. Masyarakat banyak yang menantikan Presiden SBY melintasi jalan A Yani. Termasuklah para pelajar SD dan SMP itu. Mereka ingin melihat langsung dan menyambut sosok pemimpin RI tersebut. Selang beberapa lama kemudian, hujan pun berhenti. Tiba-tiba lalu lintas di A Yani,

khususnya dari Bundaran Untan hingga Istana Rakyat, mendadak lengang. Tidak ada satu pun mobil dan motor yang melintas. Para pelajar kembali ke posisi awal, sambil memegang replika bendera merah putih. Tak lama terlihat lampu sirine dari jauh. Rombongan presiden sebentar lagi melintas. Para pelajar sudah siap menyambut dengan menyanyikan lagu perjuangan. Rombongan RI 1 semakin mendekat. Para pelajar semakin bersemangat mengelukan dan menyanyikan lagu. SBY dihadiahi lagu Indonesia Raya. Dengan antusias para pelajar itu menyanyikannya, dan kompak. Rombongan pun melintas di depan Museum Negeri Pontianak, menuju Istana Rakyat. Dan, ternyata orang nomor satu di Indonesia itu, membuka kaca mobil mercedez yang membawanya. SBY sambil tersenyum melambaikan tangan ke arah para pelajar. Suka cita dan rasa bangga tak dapat disembunyikan oleh para pelajar yang

dilambai oleh Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu. SBY terlihat santai, senyuman dan lambaian disuguhkannya hingga mobil yang membawanya memasuki belokan menuju Istana Rakyat. Diikuti dengan rombongan dari para pejabat yang mendampinginya, termasuk Menteri, Gubernur dan Bupati seluruh Indonesia. Sejumlah pelajar dari SMP Negeri 11 yang sempat diwawancarai Pontianak Post mengaku tahu bahwa yang datang adalah Presiden RI SBY. Mereka juga berharap bisa menyambut kedatangan itu, kendati dari sekolah menuju museum ada yang menggunakan angkutan umum. Bahkan ada yang berjalan kaki. Mereka berandai-andai dapat berdialog dengan presiden. Lalu apa yang ingin mereka sampaikan kepada presiden yang sudah memasuki periode kedua kepemimpinannya itu? “Kalau ketemu pak presiden kami minta sekolah kami dibesarkan. Gedungnya dibangun

lagi,” ungkap para pelajar itu kompak. Kebanyakan dari mereka adalah pelajar perempuan dan mengenakan jilbab. Para pelajar lain pun ditanya apa yang akan disampaikan kalau berdialog dengan presiden mempunyai pendapat dan perasaan yang beragam. “Saya ngefans sama pak Presiden, bang…,” kata salah satu pelajar pria sambil mengibarkan replika bendera merah putih menunggu kedatangan SBY. Setibanya di Istana Rakyat, SBY langsung beristirahat dan menjalani acara yang sudah ditentukan. Wartawan tidak diperkenankan meliput di Istana Rakyat, kemarin. Penjagaan begitu ketat. Aparat dengan pakaian seragam dan sipil bersiaga. Malam hari, digelar jamuan makan malam di Istana Rakyat. Undangan Gubernur Kalbar dengan 200 tamu meliputi, Wagub Kalbar, Ketua DPRD Kalbar, Forkorpinda, Rektor Untan, Anggota DPR/DPD RI dapil Kalbar, Bupati dan Wali Kota se-Kalbar, Ketua DPRD

Bingung, Wali Pengantin Perempuan Salaman Lewat Webcam Sambungan dari halaman 1

Puluhan orang tersebut memang bukan sedang menyewa warnet. Pagi itu mereka ingin menyaksikan prosesi pernikahan. Lho, menyaksikan prosesi pernikahan di warnet? Itulah yang terjadi kemarin. Mereka yang hadir di warnet tersebut adalah keluarga Desi Rahmawati, 26, asal Desa Randusari, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Hari itu Desi dinikahi Suratno, 29, warga Desa Karangwuni, Kecamatan Bekonang, Kabupaten Sukoharjo. Jika keluarga pengantin perempuan harus puas menyaksikan prosesi tersebut di warnet, itu disebabkan dua mempelai melangsungkan pernikahan di sebuah masjid di Kota Hamamatsu, Jepang. Di warnet, keluarga Desi harus puas menyaksikan ijab kabul pernikahan tersebut lewat sebuah layar proyektor yang dipasang di tembok sisi kanan. Tampak di layar proyektor itu dua mempelai duduk di antara puluhan orang yang juga duduk. Pengantin pria mengenakan jas putih dipadu celana gelap. Sedangkan pengantin perempuan memakai kebaya berwarna senada dipadu jilbab dengan variasi

+

manik-manik. Di hadapan keduanya, seorang penghulu siap memimpin prosesi suci itu. Di warnet, di antara puluhan orang keluarga Desi yang hadir, ada ayah dan ibunya. Keduanya duduk di barisan depan, menyaksikan dengan serius pernikahan anak sulungnya tersebut. Keluarga mempelai pria sudah diwakili saudaranya di Jepang. Pemilik warnet menyediakan fasilitas itu karena sang mempelai pria adalah mantan rekan kerjanya saat di Jepang. Pukul 08.25 WIB atau pukul 10.25 waktu Jepang, prosesi akhirnya dimulai. Setelah upacara pembukaan, dilanjutkan dengan serah terima wali nikah dari keluarga mempelai perempuan kepada perwalian pernikahan yang didatangkan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang bernama Bambang Haryanto. “Saya melimpahkan perwalian untuk pernikahan anak saya, Desi Rahmawati, kepada Saudara Bambang Haryanto,” kata ayah mempelai perempuan, Rahmat. Wajah pria paro baya itu terlihat tegang. Tangan kanannya memegang mikrofon kecil dan mengalungkan sebuah headphone. Hal yang tak diinginkan terjadi beberapa saat kemudian. Tiba-tiba semua

perangkat komputer, termasuk layar proyektor, mati. Ternyata ada pemadaman listrik. Rahmat yang sejak awal terlihat tegang tampak semakin tegang dan kali ini panik. Beberapa operator warnet yang sejak awal juga mengikuti prosesi tersebut pun ikut-ikutan panik. Untung, pemadaman listrik tak berlangsung lama. Tak sampai satu jam, listrik kembali menyala. Teriakan gembira langsung pecah. Dengan nada sedikit gemetar, Rahmat mengulangi pernyataannya untuk minta kepada petugas KBRI agar mewakilinya menjadi wali dalam pernikahan putri sulungnya. Usai menyerahkan hak perwaliannya itu, Rahmat kembali bingung. Bukan karena listrik padam lagi. Tapi, sesuai dengan kebiasaan selama ini, usai menyerahkan pewalian kepada orang lain, sering diikuti dengan berjabat tangan. Rahmat tertegun. Bagaimana dia harus bersalaman dengan Bambang Haryanto, orang yang telah dia beri mandat untuk menjadi wali bagi Desi” Ketika Rahmat sedang tertegun, penghulu yang menikahkan kedua mempelai rupanya paham. Dia lantas menjulurkan tangannya ke webcam (kamera yang merekam gambar untuk

ditampilkan di internet, Red). Rupanya, penghulu tersebut ingin memberi tahu Rahmat bahwa salaman bisa dilakukan dengan cara menjulurkan tangan kanannya ke webcam. Rahmat pun paham. Maka, dia langsung menjulurkan tangan kanannya sampai menyentuh webcam, seperti orang yang akan bersalaman. Saking semangatnya, Rahmat malah menggenggam webcam. Sontak, keluarga yang menyaksikan adegan itu tertawa. Prosesi kemudian dilanjutkan. Pada layar proyektor, terlihat wajah tegang kedua mempelai saat melakoni prosesi ijab kabul. Setelah dinyatakan sah oleh para saksi dan orangorang yang hadir, wajah kedua mempelai yang semula tegang berubah menjadi semringah. Suranto lantas menyerahkan maskawin berupa seperangkat alat salat dan uang senilai 20 ribu yen kepada Desi. Sesaat kemudian, mempelai perempuan mencium tangan pria yang sudah resmi menjadi suaminya itu. Suranto membalas dengan mencium kening Desi. Usai prosesi sakral tersebut, kedua mempelai menyempatkan diri ngobrol dengan keluarganya melalui webcam. (jpnn/c3/c4/kum)

Kabupaten Kota se Kalbar, kepala Kuarda Kalbar, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua Organisasi Kepemudaan dan Pemimpin Redaksi Media Cetak atau Elektronik. SBY dijadwalkan hari ini membuka pameran dan expo, serta kegiatan dalam rangka Hari Gerakan Nasional Bulan Bhakti Gotong

Royong Masyarakat ke-8 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 Tahun 2011 di Komplek Sentra Bisnis Ayani Mega Mall. Kedatangan SBY juga sedikit diwarnai aksi demo. Puluhan mahasiswa dari berbagai elemen kemarin (30/5) menggelar unjuk rasa di depan Fakultas Pertanian Universitas Tanjupu-

ra. Sebenarnya mereka berniat berdemo di seputaran Bundaran Digulis Untan, namun dihadang oleh ratusan pasukan Brimob Polda Kalbar. Bahkan polisi mendirikan tenda besar di dalam area Untan, tepatnya di depan Fakultas Teknik. Aksi demo akhirnya dibubarkan aparat.(ody/ars)

Rumah Sakit Banyak Penyelewengan Sambungan dari halaman 1

mengakali pelayanan program. Kelemahan tersebut mengakibatkan kerugian negara yang cukup besar. Sebab, untuk program Jamkesmas tahun ini saja menelan biaya Rp 972,9 miliar (untuk 76,4 juta jiwa penduduk miskin). Sedangkan

untuk Jampersal menyentuh angka Rp 922,7 miliar (untuk 2,6 juta ibu hamil). Ribka menjelaskan, berdasar informasi yang dia kumpulkan, modus yang digunakan rumah sakit untuk menyiasati jamkesmas rata-rata sama. Yaitu, rumah sakit menjelaskankan kepada pasien Jamkesmas jika

ruang di kelas III sudah penuh. Seperti diketahui, pemerintah hanya membiayai pasien Jamkesmas hanya untuk layanan di kelas III. Bila ruang kelas III habis, pasien Jamkesmas lantas digiring masuk kelas II atau I yang tidak ditanggung pemerintah alias berbayar. (wan/nw)

Menjaga Kondusivitas Suasana Ekonomi Sambungan dari halaman 1

Ke-17 projek pemancangan atau groundbreaking, yang dilaporkan melalui videoconference dari empat lokasi, yaitu Sei Mangku (Sumatera Utara), Cilegon (Banten), Lombok Timur (NTB), dan Timika (Papua) itu cukup optimistis. Total nilai 17 projek yang menandai gebrakan awal pembangunan ekonomi itu senilai Rp 190 Triliun. Dalam proses menuju MP3EI ini, BUMN menyatakan komitmennya untuk menggelontorkan investasi sebesar Rp 835,6 Triliun. Sebelum retreat Bogor II hanya sebesar Rp 383 Triliun. Diperkirakan, ini akan menyerap 6,6 juta tenaga kerja Indonesia. Tugas kami memang, menjaga agar suasana kondusif ini tidak terusik oleh hal-hal non teknis, tetapi tetap sustainable di 6 koridor ekonomi. Tahun 2011-2025 itu sendiri, MP3EI bakal menyerap investasi hampir Rp 4000 Triliun. Sedangkan ke-17 projek itu hanya sebagian dari serangkaian projek yang pembangunannya ditargetkan mulai tahun ini dan akan tuntas pada 2014. Sumber dana proyek itu, berasal dari internal BUMN, swasta, foreign direct investment (FDI), dan APBN. Hampir semua BUMN turut mendukung masterplan ini baik dari sisi produksi, dukungan infrastruktur, maupun dari pembiayaan. Kami juga terus mengkalkulasi problematika yang masih menjerat leher percepatan pembangunan ekonomi. Seperti aneka regulasi dan proses perizinan yang harus dilonggarkan atau di-debottlenecking. Jangan sampai ada sentilan, “Kalau bisa dipersulit, mengapa

harus dipermudah?” Itu kata-kata yang amat menusuk. Pertama, kami lakukan percepatan penyelesaian peraturan pelaksanaan undang-undang. Kedua, menghilangkan tumpang tindih antar peraturan yang sudah ada baik di tingkat pusat maupun daerah, antar sektor dan lembaga. Ketiga, merevisi atau menerbitkan peraturan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung strategi MP3EI, seperti bea kelua beberapa komoditi. Keempat, memberikan insentif kepada kegiatan-kegiatan utama yang sesuai dengan strategi MP3EI. Dan kelima, mempercepat dan menyederhanakan proses serta memberikan kepastian perizinan. Kelima hal itu paling sering dikeluhkan pelaku ekonomi, yang saya serap dari berbagai diskusi dengan stakeholder ekonomi. Konektivitas nasional, itu hal yang tidak bisa ditawar-tawar. Aksesibilitas itu vital bagi pendorong pertumbuhan tinggi yang inklusif. Prinsipnya, locally integrated and globally connected. Prinsipnya, menghubungkan pusat-pusat pertumbukan utama untuk memaksimalkan pertumbuhan berdasarkan prinsip keterpaduan, bukan keseragaman. Menghubungkan daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan melalui inter-model supply chain system. Menyambung daerah terpencil dengan infrastruktur dan pelayanan dasar dalam menyebarkan manfaat pembangunan secara luas. Implementasinya? Penetapan dua pelabuhan hub internasional sebagai pintu gerbang laut, satu di IBT dan satu di Timur. Juga penetapan dua Bandar udara hub interna-

sional sebagai pintu gerbang udara. Yakni di Kuala Namu di Barat, dan Hasanuddin Airport Timur. Selama ini, beban logistik terpusat di Pulau Jawa. Pelabuhan Tanjung Perak dan Bandar Udara Soekarno Hatta sudah over-capacity. Karena itu harus segera di distribusikan secara merata ke pusatpusat hub internasional. Sayang, dari 25 pelabuhan utama nasional, tak satupun yang memiliki kemampuan sebagai global hub port. Pemanfaatan ekonomis Selat Malaka dan tiga arus Laut Kepulauan Indonesia juga masih jauh dari optimal. Pelabuhan Batam belum berfungsi maksimal. Presiden SBY juga mengingatkan lima pengacau yang bisa merusak MP3EI. Pertama, birokrasi pemerintah pusat yang lambat dan tidak sejalan dengan apa yang ingin dicapai. Kedua, jika pemerintah daerah memiliki kepentingan sendiri untuk tidak memperlancar bahkan cenderung menghambat. Ketiga, jika investor dan dunia usaha ingkar janji dan gagal memenuhi komitmen rencananya. Keempat, jika ada sejumlah regulasi yang menghambat tetapi tidak segera diperbaiki. Dan terakhir, jika ada kepentingan serta proses politik tertentu yang tidak sehat. Inilah PR besar kami, yang terus akan dilakukan perbaikan. Kami harus berlari lebih cepat, dan melompat lebih tinggi! Sebagai komandan lapangan, dan ketua harian, tentu saya membutuhkan support dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia.(*) * Penulis adalah Menko Perekonomian RI, yang juga Ketua Umum DPP PAN.

+

+

cmyk

9

Pontianak Post ● Selasa 31 Mei 2011 RESENSI MUSIK

Tiket Sold Out dalam Sehari

OWL CITY

MUSISI Amerika Adam Young membentuk proyek musik Owl City yang diangkat dari pengalaman insomnianya. Musiknya merupakan gabungan synth pop dan elektronika dengan sentuhan new wave ‘80an. Beberapa lagunya yang hits yaitu Fireflies dan The Tip Of The Iceberg. Young mampu menampilkannya dengan warna yang lebih muda, lagu-lagu pun tidak mem-

buat pendengarnya mengerutkan kening. Oktober 2011, solois Owl City akan menggelar konser di Jakarta. Baru diumumkan, konser tersebut langsung jadi trending topic di Twitter. ‘Owl City Jakarta Concert’ menjadi kata kunci yang dielu-elukan pengguna twitter tanah air. Tiket yang mulai dijual 29 Mei sebanyak 4.500 pun telah habih terjual dalam sehari. (*/bbsb)

INDO BANGET

KATA MEREKA by : Laras

THE CHANGCUTERS

Style ‘Celana Ketat’ dengan Aksi Panggung Kocak GRUP musik asal Bandung yang dibentuk pada tahun 2005 ini beranggotakan Tria (vokal), Qibil (backing vocal & gitar), Alda (gitar), Dipa (bass), dan Erick (drum). The Changcuters mulai dikenal sejak membintangi iklan selular provider dengan jargon “beuu”. Nama mereka pun melejit setelah membintangi film The Tarix Jabrix (2008). Film itu juga mempopulerkan album kedua mereka, Mencoba Sukses Kembali, pasalnya beberapa lagu dalam album tersebut digunakan untuk soundtrack film yang mereka bintangi. Nama The Changcuters

bukan bermakna pakaian dalam pria. Tapi berasal dari nama seorang sahabat, Cahaya, yang populer di mata mereka lantaran lucu. Band yang terkenal dengan ‘celana ketat’nya ini pernah meraih penghargaan sebagai Aksi Panggung Terdahsyat dalam ajang Dahsyatnya Award. Tak bisa dipungkiri, konsep panggung The Changcuters memang beda, sedikit konyol dan cenderung spontanitas. Nggak salah lagi, kalau para Changcut Rangers (fans club The Changcuters) pun punya gaya yang kocak menyerupai style idola mereka. (kpl)

Neny Debrina Oktavia Alumnus "Changcuters tuh lucu gayanya, gokil deh. Tampilannya beda daripada band lain, kompak lagi. Ciri-cirinya kaki pada panjang dan kurus hihi. Aku paling suka lagunya yang ‘I lop You Bibeh’. Enak banget didengar."

Ambar Trianjani Siswi SMPN 11 "Lagu Changcuters asik-asik loh. Apalagi buat joget, kebanyakan dari lagunya suka jadi hits lagi, itu jadi bukti kalo The Changcuters banyak disukai. Kostum mereka saat nampil pun kocak dan selalu seragam."

Memang benar, hobi terkadang membuat kita jadi merasa egois. Contohnya aja band yang satu ini Mr. Postman, beberapa diantara mereka bahkan ada yang rela menelantarkan kuliah demi menekuni hobi ngebandnya. Tekad mereka di band ini juga nggak main-main, mereka ingin ngeband selamanya… By : Laras Arianti Band ini baru berumur 3 tahun tepat pada tanggal 22 Mei kemarin, tapi sepak terjang mereka di pentas musik Kal-Bar patut diacungi jempol. Beberapa prestasi yang pernah diraih, Finalis A Mild Live Wanted Regional Kalbar pada 2009, Juara 1 A Mild Free Your Soul 2009, Juara 2 Axis Road to Java Jazz 2011, Juara 1 Cardinal Musik Award Regional Kalbar 2011. Selain itu, mereka juga sering menjadi opening band konser artis di Pontianak,

PERSONEL: Dwi Agus (vokal) Sinyo (gitar) Dodonk (bass) Yudha (drum) Okky (gitar) Wendi (keyboard)

diantaranya Saint Loco, Gigi dan Indro Harjo Dikolo. Awalnya Mr. Postman berasal dari 2 band yang berbeda, tapi gara-gara sering kumpul bareng dan ngerasa punya visi dan misi yang sama akhirnya mereka memutuskan untuk bergabung. Diakui, Mr. Postman sendiri punya arti yang simple banget, tukang pos. Namun dibalik nama tersebut, terselip makna yang khusus, yakni mereka ingin menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat lewat lagu, sebagai jembatan mereka untuk menyampaikan misi kemanusiaan, perdamaian, sampe cinta. Dulu aliran musik Mr. Postman lebih idealis, tapi sekarang sudah mulai membuka diri agar lebih bisa dinikmati masyarakat. Mereka membebaskan setiap personil menumpahkan kreativitasnya dalam bermusik, baru setelah itu mereka satukan dalam lagu. So, lagulagu di dalam album mereka terdiri dari bermacam-macam jenis aliran musik lho! It’s so great, right? Yap, mereka saat ini sudah memiliki album sendiri namun belum dirilis karena menunggu timing yang tepat. Lagu-lagu mereka easy listening kok

guys untuk didengarkan, sebutlah ‘Hanya Kamu’ yang sekarang sudah diupload via 4shared, ‘Dunia Telah Berubah’ yang mengisahkan tentang isu global warming, dan ‘Satu Wanita’ yang terdengar agak nge-beat. Para personil Mr. Postman mengaku, band ini sudah seperti pacar kedua mereka, bahkan sudah sangat berpengaruh bagi kehidupan masing-masing. Saking berpengaruhnya personil rela mengorbankan kuliah dan kerjaan demi band. ‘Nggak bisa jauh dari musik’ itu kata mereka. Salah satu pengaruh yang mereka dapat adalah rasa kebersamaan satu sama lain, sudah seperti sodara sendiri. Perhatian dari masyarakat pun membuat mereka bangga, asal tau aja merea sudah memilik fansclub sendiri yang diberi nama Posta Lova. Harapan terbesar mereka cukup unik, yakni ingin bisa ngeband sampai tua nanti. **

MR. POSTMAN

Jadikan Band

Pacar Kedua

10

GEMAR MEMBACA

Pontianak Post

z

Selasa 31 Mei 2011

Sela-sela Kegiatan Ekskul pun Dibaca Para siswa dan guru SMP Negeri 16 membaca Koran Dinding Pontianak Post tidak hanya pada jam-jam sekolah. Pada sore hari, ketika waktu tidak ada aktivitas belajar mengajar pun koran dinding ini dibaca. Koran dinding yang disediakan oleh Bank Indonesia (BI) ini menjadi pendamping aktivitas ekstra kurikuler di sekolah. Sambil menunggu kegiatan dimulai, atau di saat-saat istirahat para siswa memanfaatkan koran dinding sebagai alat untuk mendapatkan informasi dan hiburan.

Dengan adanya Koran dinding ini anak-anak pun bisa baca,” kata penjaga sekolah, yang sering memasang koran terbaru setiap harinya di dinding kaca tersebut. Hal serupa diungkapkan oleh siswa-siswa SMP Negeri BACA KORAN : 16. Reydha Juniari Rymoja (15 Pelajar SMPN tahun) salah satunya. “Saya 16 membaca suka baca koran di sini. Biasankoran di selaya saya suka baca berita olahsela kegiatan raga. Berita lain juga saya baca, ekstra kurikuler jadinya kita bisa menambah setelah melakwawasan,” ujar siswa Kelas IX sanakan ujian D yang baru saja akhir nasional. mengikuti ujian nasional ini. Sementara KORAN dindsiswa lainnya, ing program GeDi koran Pontianak Ridho Al-qhotmar Membaca dri (13 tahun), Post kan berita tersebut diletamengakui bahwa kan di dekat pintu banyak bolanya. membaca koARIS/PONTIANAK POST masuk menuju ran membawa area sekolah. Saya pasti baca itu, banyak manfaat Lokasinya stratkarena saya me- buat dirinya. Ia egis karena dekat mang suka nonton menilai di dalam Saya suka koran dindKoran dinding ini biasa Koran dinding ini bagus. dengan akses kekoran banyak bola ing ini ada di sekolah saya baca pas jam istiBisa membantu kami luar masuk sekosekali informasikami. Jadinya kami bisa rahat. Biasa pas ekskul untuk mencari berita. lah. Wajar jika informasi luas mendapat informasi dan sore juga dibaca. Saya Anak-anak SMP kan banyak siswa yang berhenti dan terkini. Namun berita berita-berita dari daerah, suka baca berita sepabiasanya kurang suka untuk sekadar membaca ko- yang paling dicarinya adalah dalam negeri, dan luar kbola, karena memang baca berita. Dengan ran ini. Kata penjaga sekolah, tentang sepakbola. “Di koran negeri. Membaca koran hobi. Koran Pontianak adanya koran ini mungkoran dinding ini juga sangat Pontianak Post kan berita bankan sama saja dengan post banyak berita bokin bisa suka. Karena memudahkannya mendapat yak bolanya. belajar. Semakin banyak lanya, dan gambarnya koran itu bisa menaminformasi di pagi hari. Bahkan Saya pasti baca itu, karena membaca kita akan bagus-bagus. bah wawasan kita. dapat menemaninya di saat- saya memang suka nonton semakin pintar. saat sepi. bola,” ujar siswa yang mengikuti Menurut pihak sekolah, ekskul sepakbola di sekolahnya Alawiyah Anwar Rhidho Al-qhotdri Reydha Juniari Rymoja koran dinding tersebut besar ini. Berbeda dengan Ridho, Alamanfaatnya buat mudird- wiyah Anwar (12 tahun) kurang KREATIF MENULIS murid. “Sekolah memang suka membaca berita olahraga. Pontianak Post memberikan kesempatan kepada pelajar mulai dari SD, SMP dan SMA/SMK untuk menulis dalam rubrik Siswa Kreatif Menulis. langganan Pontianak Post. Ia lebih senang mencari info Panjang tulisan cukup 45 baris dengan melampirkan foto. Kirimkan ke redaksi Pontianak Post, Graha Pena Pontianak, Jalan Gajahmada Tapi Koran itu kan hanya satu, soal selebritis dan berita-berita 2-4 Pontianak atau ke email redaksi@pontianakpost.com biasanya hanya guru yang baca. hiburan lainnya.(ars)

+

+

+

+

cmyk

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

SHOW

Lepaskan Miss Indonesia Asyifa Latief mengaku akan berkonsentrasi menyelesaikan skripsinya setelah tidak lagi menjadi Miss Indonesia. Maklum, setelah disibukkan dengan rutinitasnya sebagai Miss Indonesia, studinya terbengkalai untuk waktu yang lama. “Setelah melepas jabatan sebagai Miss Indonesia ini, saya mau melanjutkan kuliah kembali. Kemarin sempat tertunda. Jadi, mau fokus kembali dengan studi tersebut,” ujar perempuan bernama lengkap Asyifa Syafiningdyah Putrambami Latief itu kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin. Gadis penyuka seafood ini memang terpaksa absen sementara waktu dari kuliahnya di Jurusan Akuntansi Universitas Parahyangan, Bandung. “Iya nih, nanti aktif kuliah lagi masuk semester tujuh. Jadi, langsung skripsi,” jelasnya. Saat ditanya tentang urusan asmara, Asyifa enggan berkomentar banyak. Paling ya itu tadi, ingin fokus dulu pada skripsinya. “Masih banyak yang ingin saya capai dulu selagi masih muda. Soal urusan asmara mungkin nanti saja dulu,” kilahnya.

&

SELEBRITAS

Asyifa Latief

Asyifa lebih tertarik mengomentari para kontestan Miss Indonesia 2011. Menurutnya, para kontestan memiliki keistimewaannya masing-masing. Dia mencontohkan beragamnya bahasa yang dikuasai para kontestan. “Kontestan tahun ini lebih banyak menguasai bahasa asing. Selain Inggris, ada pula yang fasih berbahasa Mandarin, Prancis, Jerman dan lainnya. Ini merupakan nilai lebih bagi mereka. Semoga Miss Indonesia 2011 nanti mampu berprestasi di Miss Word,” harapnya. (c-5)

Selena Gomez Diancam Dibunuh Bukan perkara mudah jadi kekasih seorang Justin Bieber. Dengan jutaan fans fanatik di seluruh dunia yang ingin memiliki Bieber untuk mereka seorang, maka sang kekasih so pasti akan kelabakan menghadapi fans. Inilah yang terjadi pada Selena Gomez, yang sekali lagi menerima ancaman pembunuhan! Ancaman pembunuhan kedua pada Gomez oleh para Beliebers (fans Bieber) ini terjadi setelah Gomez dan Bieber liburan bersama di Hawaii. Dalam liburan ini, banyak adegan mesra bahkan vulgar antara sepasang kekasih ini yang tersebar lewat fotofoto paparazzi. Beberapa kali, Bieber dan Gomez terlihat asyik bergandengan tangan, berpelukan dan berciuman mesra. Bahkan, Gomez sempat terlihat digendong dan melingkarkan kak-

inya ke pinggang Bieber sambil berciuman mesra. Tak kalah mesranya, Bieber juga mencium Gomez sambil meremas pantatnya. Melihat kemesraan ini, para Beliebers pun langsung kebakaran jenggot dan mencaci Gomez, sampai mengancam untuk membunuhnya. “Aku akan membunuhmu, demi Tuhan!!!,” tulis seorang Beliebers lewat Twitter. Beberapa yang lain juga menulis, “Kalau kau pacar Justin, aku akan membunuhmu, Aku benci Kamu!!” Komentar yang lain berbunyi, “Menjauhlah dari Justin, kau pedofilia,” melihat usia Gomez yang satu tahun lebih tua dari Bieber. “Selena Gomez sangat dekat dengan kematian yang lama, pelan, dan menyakitkan. Aku akan membunuhmu tepat dari bawah kasurmu yang bau,” tulis yang lain. (net)

11

Krisdayanti Restui Anang-Ashanty SETELAH diboyong Raul Lemos ke Dili, Timor Leste, Krisdayanti ternyata masih memonitor Jakarta dari kejauhan. Itu termasuk keadaan bekas suaminya, Anang Hermasnyah. Begitu pula saat Anang menyatakan cinta kepada rekan duetnya, Ashanty. Diva Pop Indonesia ini pun langsung memberikan ucapan selamat. Pelantun tembang Mencintaimu ini pun mendukung jika kelak Ashanty bisa menjadi pendamping bekas suaminya itu. Menurut KD, Ashanty adalah perempuan yang cocok yang bisa mengisi hati Anang. “Saya sudah kasih ucapan selamat buat Anang karena sudah memiliki pasangan. SMS saya pun sudah dibalas sama Anang,” ucap KD, saat ditemui di di Studio RCTI, Jakarta Barat, kemarin. Perempuan asli Batu, MalangJawa Timur ini tak segan untuk memuji Ashanty. KD yakin, jika kejadian menikah, Ashanty bisa menjaga Aurel dan Azril, anak-anak

Anang yang notabene anaknya juga. “Saya yakin Ashanty bisa jaga anak-anak. Saya pun selalu titip anak-anak ke Ashanty. Titip mereka juga untuk belajar,” ungkapnya. KD berharap kisah cinta Anang dan Ashanty bisa berjalan mulus. KD yang tengah hamil enam bulan ini berdoa semoga dua sejoli tersebut tak menghadapi kendala dalam jalinan cinta yang sedang dijalani. KD pun senang karena Ashanty bisa menerima status Anang sebagai duda dua anak. “Saya salut sama Ashanty. Pokoknya

yang terbaik buat mereka berdua. Damai-damai saja,” ujar KD. Tak lupa, KD pun mendoakan Anang agar selalu meraih sukses dan memberikan kebahagiaan untuk anak-anaknya. Mengenai kabar Anang telah membeli rumah untuk masa depannya bersama Ashanty, KD mengaku sudah mendengarnya. Ia turut senang dengan hal tersebut. “Kalau Anang beli rumah buat calon istri, saya ikut berbahagia. Saya senang mendengarnya,” tutup perempuan berusia 36 tahun ini. (bcg)

Pasrah Diperkosa SETIAP bermain film, artis Cinta Dewi mengaku selalu total dalam berakting. Buktinya, peran-peran menantang nan kontroversial seperti beradegan mesum dilakoninya dengan ikhlas. Tidak heran, sejak bermain dalam film Pelet Kuntilanak, perempuan berambut panjang ini sering mendapat peran sebagai perempuan yang diperkosa. Itu membuatnya bangga sekaligus heran.“Itu film pertama aku yang memerankan gadis yang diperkosa. Sejak main film itu, tawaran film yang selanjutnya juga aku memerankan seorang perempuan yang diperkosa. Nggak tau kenapa,” kata Cinta, saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, kemarin.Kok dapat peran yang selalu diperkosa melulu? Perempuan bernama lengkap Siti Dewi Rahmawati ini mengaku sama bingungnya. Padahal, kata Cinta,

dia ingin sekali memerankan karakter yang berbeda, “Nggak tau yah, dapat peran itu (perempuan diperkosa) terus. Lagian dapat tawarannya gitu mulu. Aku sebenarnya pengen banget memerankan karakter yang berbeda. Yang pakai kerudung. Yang manis-manisnya tapi nggak pernah dapat,” ungkap Cinta. Apakah Cinta jadi ketagihan memerankan perempuan yang diperkosa? Perempuan kelahiran 29 Maret 1991 cuma tersenyum. “Bukan ketagihan. Aku juga nggak mau sebenarnya. Tapi tawarannya gitu terus mau gimana lagi,” tuturnya. Cinta pun mengaku pasrah jika orang sudah kadung melekatkan dirinya sebagai pemain film yang selalu tampil terbuka. Dia pun men-

gaku tak terganggu dengan apa yang dipikirkan orang. “Mungkin karena dari awal aku main film sudah berani sedikit terbuka. Jadi orang berpikir aku cocok juga. Tapi yah udahlah, aku sih nggak terlalu terganggu dengan cap itu,” ucapnya. (bcg)

12

Pontianak Post

Pontianak Post Selasa 31 Mei 2011

Keluarga Tak Kooperatif, KPK Pakai Cara Lain Upaya Memulangkan Nunun dari Singapura JAKARTA – Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memulangkan Nunun Nubaeti Daradjatun dari Singapura, tampaknya, tak semudah membalik telapak tangan. Keluarga Nunun menolak memberi tahu posisi tersangka kasus suap cek perjalanan terkait pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia (DGS BI) itu selama bersembunyi di Singapura. Suami Nunun, Adang Daradjatun, mengungkapkan, keberadaan istrinya merupakan urusan pribadi keluarga. ’’Itu urusan pribadi saya. Itu hak saya memberi tahu atau tidak (soal alamat Nunun di Singapura),’’ ujarnya setelah pertemuan antara anggota Komisi III DPR dan Mahkamah Konstitusi (MK) di gedung MK kemarin (30/5). Menurut dia, mencari Nunun merupakan tugas KPK sebagai pihak yang menyidik kasus tersebut. Meski begitu, mantan Wakapolri itu menolak disebut tidak kooperatif. Dia menegaskan, sejak awal pihaknya mengirimkan surat resmi kepada KPK menyangkut keberadaan dan kondisi istrinya. ’’Kami kasih tahu semuanya, ibu (Nunun) di mana, tinggal di mana, dokternya siapa,’’ tegasnya. Adang pun menegaskan bahwa kondisi istrinya masih kurang baik. Dia juga menyatakan belum

menerima surat penetapan Nunun sebagai tersangka dari KPK. ’’Saya belum dapat, sampai hari ini belum terima,’’ katanya. Dia juga membantah bahwa istrinya pernah bepergian ke Thailand. ’’Nggak ada lah itu. Suruh keluarin dong bukti-buktinya,’’ ujarnya. Politikus yang pernah menjadi calon gubernur DKI itu menyesalkan langkah KPK yang menetapkan istrinya sebagai tersangka. Sebab, empat pembagi cek, yakni Hamka Yandhu, Dudhie Makmun Murod, Udju Djuhaeri, dan Endin Soefihara, telah terbukti bertindak pidana korupsi dan perkaranya telah divonis, meski istrinya tidak pernah menjadi saksi. Namun, saat 20 terdakwa penerima cek disidang, Nunun justru ditetapkan sebagai tersangka. ’’Ini kan jadinya janggal. Ini sudah buntutnya. Tapi, ibu malah ditetapkan sebagai tersangka,’’ ungkapnya. Meski begitu, Adang mempersilakan penyidik KPK untuk memulangkan istrinya. ’’Silakan aja kalau mau bawa pulang istri saya. Nggak papa,’’ tegasnya. Sementara itu, menanggapi sikap Adang, KPK menyatakan akan menggunakan cara lain jika pihak keluarga tidak kooperatif memberitahukan posisi Nunun. ’’Kami akan gunakan cara lain,’’ jelas Juru Bicara KPK Johan Budi ketika ditemui di gedung KPK kemarin. Salah satunya, kata dia, adalah mencabut paspor milik istri ang-

SOSOK

Tantangan SEA Games Erick Thohir sedang ber- Komite Olimpiade Indonesia bahagia. Bos klub basket Satria (KOI) sejak 21 April lalu. Bukan Muda (SM) Britama Jakarta hanya SEA Games, Erick juga tersebut kemarin (30/5) mer- menaruh perhatian terhadap ayakan ulang tahunnya yang peluang Indonesia di Olimpike-41. Layaknya ade London 2012. orang yang beruMumpung perlang tahun, lesiapannya masih laki kelahiran 30 cukup lama, dia Mei 1970 itu juga berharap semua memiliki harapan pihak berangkulan ke depan. untuk mencapai ”Saya ingin agar sukses di ajang SEA Games nanti multieven olahberjalan dengan raga tertinggi di sukses. Jangan dunia tersebut. sampai beranta”Tradisi emas Erick Thohir kan. Sebab, kalau di Olimpiade juga berantakan, nama Indonesia harus ditingkatkan. Dengan tentu akan jelek di mata inter- tren bulutangkis yang menasional,” ujar Erick. nurun ini, semuanya tentu Tak berlebihan jika Erick harus bekerja keras. Bukan memiliki keinginan itu. Pasal- hanya KOI, tetapi juga PB-PB nya, dia memang menjabat (pengurus besar, Red) cabor,” wakil ketua umum (Waketum) jelas Erick. (ru/c2/nw)

gota Komisi III DPR tersebut. Pencabutan paspor Nunun diperintahkan Ketua KPK Busyro Muqoddas sejak 26 Mei lalu. Sehari kemudian, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mengirimkan surat pencabutan tersebut ke Singapura serta Thailand. Dua negara itu diduga menjadi lokasi persembunyian Nunun.  Menurut Johan, Adang berhak menolak memberi tahu lokasi istrinya. ’’Keluarga kan punya hak untuk tidak ngomong,’’ katanya. KPK pun tidak bisa menjerat Adang dengan pasal menghalanghalangi penyidikan perkara di KPK seperti yang tercantum dalam pasal 21 Undang-Undang No 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). ’’Tidak, tidak bisa. Kan dia suaminya. Itu tidak termasuk menghalang-halangi penyidikan KPK,’’ ujarnya. Terkait dengan surat pemanggilan Nunun sebagai tersangka, Johan menyatakan KPK belum mengirimkan surat tersebut. ’’Belum. Saya nggak tahu alasannya kenapa,’’ imbuhnya. Pada kesempatan yang sama, mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) Miranda Goeltom yang namanya ikut terseret dalam kasus tersebut kembali bersaksi dalam sidang para terdakwa dari Partai Golkar. Di antaranya, Paskah Suzetta, Ahmad Hafiz Zawawi, Marthin Bria Seran, Bobbyy Suhardiman, dan Anthony

Zeidra Abidin. Sepertipadakesaksian-kesaksian sebelumnya, Miranda menyatakan tidak pernah memerintah dan memberikan sejumah uang kepada para anggota Komisi IX DPR periode 1999–2004 terkait pemenangan dirinya sebagai DGS BI pada 8 Juni 2004. ’’Saya tidak janjikan sesuatu, tidak juga berikan sesuatu setelah pemilihan. Tidak pernah diminta, meminta, atau memberikan. Mereka juga tak pernah menerima. Saya juga tak pernah berjanji,’’ ungkap Miranda kepada majelis hakim di Pengadilan Tipikor kemarin. Sosialita tersebut juga sempat mengeluarkan unek-uneknya bahwa dirinya merasa terganggu dan tertekan atas proses sidang serta pemberitaan kasus suap itu. Bahkan Miranda merasa dirugikan atas status cekal terhadap dirinya. Setelah dicekal, dia tidak bisa menghadiri konferensi-konferensi internasional di bidang akademis. ’’Kalau soal pencekalan, saya benar-benar tidak nyaman. Sebab, hidup saya sebagai researcher, sebagai pengajar. Saya diundang sebagai satu-satunya orang Indonesia untuk bicara di forum Global Price Meeting. Tapi, saya tidak bisa pergi,’’ tuturnya. Ketika ditanya apakah akan mengajukan gugatan hukum atas pencatutan namanya dalam kasus tersebut, Miranda hanya menyatakan akan memikirkan hal tersebut. ’’Saya pikirkan nanti,’’ ungkapnya. (ken/c5/agm)

HARYADI/PONTIANAK POST

IMBAS : Disaat kedatangan Presiden RI Senin,Kemarin (30/5),Seorang penjual manisan keliling laris manis diserbu oleh beberapa pihak keamanan yang sedang berjaga-jaga.

Saksi Merasa Tidak Dirugikan Selly BOGOR – Terdakwa kasus penipuan Selly Yustiawati bin Yusril kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bogor kemarin. Sidang kedua kasus itu mengagendakan pemanggilan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU). Tapi, di antara empat saksi yang diajukan, hanya seorang yang hadir. Sedangkan tiga saksi lain beralasan sedang berada di luar kota. Sidang yang dimulai pada pukul 11.00 itu diawali dengan mendengarkan kesaksian Rahma Soraya, teman salah seorang pelapor, Vika Prihatin Isdareva. Menurut saksi, terdakwa dikenalkan oleh Vika pada akhir Januari 2010 sebagai wartawan Kompas bernama Ei. Berdasar keterangan saksi, terdakwa tidak pernah bertindak melanggar hukum sesuai dengan tuntutan yang diajukan oleh JPU pada pasal 378 KUHP jo pasal 65 ayat 1 tentang penipuan atau pasal 372 KUHP jo pasal 65 ayat 1 tentang penggelapan. ”Saya tidak merasa dirugikan karena saya tidak mengenal Selly

sebelumnya. Yang meminjam uang kepada saya adalah Vika. Untuk bisnis handphone-nya,” ujarnya. Saksi menjelaskan mengirim uang Rp 10 juta dalam dua tahap. Yakni, Rp 5 juta dikirim ke rekening BRI yang diatasnamakan Selly Yustiawati dan Rp 5 juta lagi disetorkan ke rekening Mandiri adik Vika, yang namanya tidak diingat saksi. Uang tersebut dikirim pada pukul 12.00 atas perintah Vika, tanpa diketahui alasannya. ”Vika bilang, bisnis itu akan mendapatkan profit 20 hingga 30 persen. Namun, setelah lima hari, tidak ada kabar dari Selly. Di situ, saya dan Vika mulai curiga. Dikuatkan lagi oleh kesaksian Mia yang merasa dirugikan,” imbuhnya. Di pihak lain, Selly mengajukan keberatan atas kesaksian Rahma. Dia merasa tidak pernah memperkenalkan identitas dirinya seperti yang diungkapkan oleh saksi di sidang yang diketuai hakim Aroziduhu Waruwu itu. Keberatan terdakwa menimbulkan ketegangan dalam ruang sidang.

”Saya hanya memperkenalkan nama saya dan tidak pernah mengatakan profesi saya sebagai wartawan Kompas. Yang memperkenalkan saya sebagai jurnalis Kompas itu Vika,” ucap Selly. Kuasa hukum Selly, Ramdan Alamsyah, mengatakan lega karena saksi tidak merasa dirugikan. Dia yakin bahwa kliennya akan mendapatkan keringanan hukuman. Sidang bakal dilanjutkan Senin mendatang (6/6) dengan agenda pemanggilan empat saksi lain, yakni Fatul, Aditya, Mia, dan Vika. ”Saksi itu (Rahma, Red) tidak ada sangkut pautnya dengan terdakwa,” ucap dia. (ric/pkl3/jpnn/ c11/nw) SIDANG :  Sidang ke dua Selly Yustiawati (26) penipu cantik yang menjadi terdakwa dalam kasus penipuan yang heboh di dunia maya ini menghadirkan saksi Rahma Soraya, saksi korban, Senin (30/5). Dwi Susanto/Radar Bogor

Radang Payudara, Malinda Masuk RS JAKARTA – Tersangka kasus penggelapan uang nasabah Citibank, Malinda Dee, ternyata sudah empat hari dirawat di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati. Dia masuk RS milik Mabes Polri tersebut sejak Kamis (26/5) dengan keluhan sesak napas, darah tinggi (hipertensi), serta radang payudara. Kabid Pelayanan Kedokteran RS Polri Kramat Jati Kombespol dr Ibnu Hadjar menjelaskan, saat masuk, kondisi Malinda lemas. Dia datang diantar dengan mobil polisi. Sambil berbaring,

perempuan seksi itu kemudian dibawa dengan kereta pasien menuju Ruang Cenderawasih. Saat itu, jelas Ibnu, tekanan darah Malinda cukup tinggi, yaitu 240/150. Sebagai perbandingan, tekanan darah normal adalah sekitar 120/80. ’’Jika tidak segera dirujuk, saya tidak tahu apa yang terjadi pada pasien. Mungkin bisa saja meninggal,’’ ujar perwira dengan tiga melati di pundak itu. Rekomendasi rujukan Malinda diteken Kabareskrim Komjen Ito Sumardi. Kondisi tekanan

darah Malinda yang tinggi tersebut, menurut Ibnu, bisa muncul karena selama ini yang bersangkutan merasa tertekan menjalani pemeriksaan dan mendekam dalam penjara. Dia menambahkan, selain keluhan tekanan darah tinggi, saat dirujuk, Malinda didiagnosis mengalami gangguan sesak napas. Setelah diatasi beberapa dokter spesialis (spesialis penyakit dalam, paru-paru, dan jantung), kini kondisinya berangsur membaik. (wan/ c5/nw)

PERTAMINA dinilai tidak transparan terkait anggaran subsidi BBM di Kalbar dan Ketapang khususnya. Masyarakat mempertanyakan, apakah pengurangan kuota BBM, ada kaitan dengan melambungnya harga minyak dunia.

Pontianak Post

21

Motivasi Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong Untuk kali pertama Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) VIII diintegrasikan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 39. Kegiatan ini dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

halaman

DPRD Minta Naikkan Harga

halaman

Metropolis 33

SELASA 31 Mei 2011

2

SNMPTN

Peserta Berangkat Jam Setengah Enam Pagi PONTIANAK – Para peseta ujian tulis Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Tanjungpura siap ‘tempur’. Suci Pustikawati (18 tahun) misalnya mengatakan sudah sangat siap menghadapi ujian hari ini (31/5). “Saya sudah siap sejak seminggu yang lalu,” ujar gadis yang mengambil pilihan program studi Farmasi dan Pendidikan Matematika ini. Hal yang sama juga diungkapkan Rifka Elsa Oktavia (17 tahun). Lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Teluk Keramat, Kabupaten Sambas ini berjanji akan berjuang mendapatkan satu kursi di jurusan idamannya, yaitu Farmasi. “Untuk persiapan saya sudah datang sejak satu minggu yang lalu ke Pontianak, dan ikut try out,” katanya. Begitu halnya dengan Febriani (18 tahun), • ke halaman 19 kolom 1

BEKELIT

SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

MELEDAK

Pegawai Pemkot Pontianak bekerjasama membereskan ruangan yang berisi panel listrik yang meledak. Kejadian ini membuat panik para pegawai sehingga dipulangkan lebih awal.

Pemkot Nyaris Terbakar PONTIANAK--Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Pontianak di Jalan Rahadi Oesman nyaris terbakar, Senin (31/5) sekitar pukul 13.00. Musibah diawali ketika terjadi hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Pontianak

ILUSTRASI : KEKES

siang itu. Panel pembagi listrik yang berada di gedung Setda Kota Pontianak meledak dan mengeluarkan api. Diduga penyebab ledakan, karena panel disambar petir dua kali pada siang itu. “Panel pembagi listrik meledak. Ini

kena petir dua kali. Meledak seperti petasan dan mengeluarkan semburan api,” kata Kepala Ekonomi Pembangunan Setda Kota Pontianak, Hendro Subekti yang kebetulan ruangannya berada di samping ruang panel listrik

tersebut. Sontak saja, karena hal itu pegawai Pemkot Pontianak yang tengah bekerja lari ke luar ruangan. Sebagian pegawai lainnya, berupaya memadamkan api. Dengan cepat pemadam kebakaran swasta,

Manfaatkan Pekarangan untuk Tanaman PONTIANAK – Menteri Pertanian RI, Suswono beserta rombongan, Senin (30/5) meninjau taman warga yang dikelola oleh ibu-ibu PKK di Kantor Camat Pontianak Selatan. Diantaranya tanaman berupa cabe, bayam, sawi, terong putih, kangkung, seledri dan tanaman lainnya. Suswono juga mendengarkan pemaparan dari Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak, Aswin Djafar mengenai taman warga yang ditanami berbagai macam jenis tanaman. Dalam kunjungannya, Suswono didampingi Wakil Wali Kota Pontianak, • ke halaman 19 kolom 1

tiba di lokasi dan melakukan penyemprotan mencegah kebakaran meluas. “Gardunya yang terbakar. Kalau kena triplek tadi, habis semua terbakar,” ungkap Hendro. • ke halaman 19 kolom 5

KKP segera Terapkan Pinjam Pakai Kapal

Uray Ronald/Pontianak Post

NELAYAN ASING

Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad melihat puluhan eks-ABK kapal asing yang ditahan di Rumah Detensi (Detention Centre), Stasiun PSDKP Sei Rengas, kemarin.

PONTIANAK—Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang mematangkan terobosan baru untuk memanfaatkan kapal-kapal asing yang ditangkap karena mencuri ikan di perairan Indonesia. Terobosan baru ini disebut pinjam pakai kapal. Melalui mekanisme pinjam pakai, kapal tangkapan akan dapat dimanfaatkan sambil menunggu tuntasnya proses hukum. Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad mengungkapkan hal itu, Senin • ke halaman 19 kolom 1

Di Balik Sistem Pendaftaran Online SNMPTN

Internet Tindas Pedagang Musiman Sebagai produk teknologi, internet tentu sangat membantu pekerjaan manusia. Semua tulisan, gambar, video, dan informasi lainnya bisa terkumpul dan tersebar dengan sangat cepat karenanya. Di bidang administrasi apalagi, efektivitas dan efesiensi dijamin dengan sistem online. Teknologi inilah yang digunakan oleh Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun ini. ARISTONO EDI K, Pontianak

HARYADI/PONTIANAKPOST

CEK TEMPAT

Calon mahasiswa yang mengikuti ujian SNMPTN di Universitas Tanjungpura sedang mengecek tempat pelaksanaan ujian yang akan dilaksanakan pada hari ini.

GEDUNG Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan Universitas Tanjungpura sebulan ini hampir selalu lengang. Tak sepadat musim SNMPTN tahun-tahun sebelumya. Saat itu ribuan calon mahasiswa mengantre di pos-pos pendaftaran. Parkiran dipenuhi ratusan motor yang saling berhimpitan, berkah bagi tukang parkir. Pasalnya tahun lalu, pendaftaran masih menggunakan sistem manual. Tenaga manusia menjadi poros utama. Setiap calon mahasiswa, diwajibkan menyerahkan berupa fotocopy ijazah, pas foto, formulir pendaftaran, dan dokumen-dokumen lainnya di dalam satu map. Rejeki buat pedagang map musiman yang berseliweran di area kampus. Ada pula penjaja-penjaja buku soal, papan alas tulis, pensil 2B, dan alat tulis lainnya. • ke halaman 19 kolom 5

komunikasi bisnis

14

Advertorial

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Baitulmaal Muamalat

Sosialisasikan Penumbuhan Koperasi Syariah KUM3 BAITULMAAL Muamalat (BMM) menyosialisasikan Koperasi Jasa Keuangan Syariah Komunitas Usaha Mikro Muamalat Berbasis Masjid (KJKS KUM3) di Masjid Al Amin Perumnas II Pontianak Barat, Sabtu (28/5). Acara dihadiri Dinas Koperasi dan UMKM Kota Pontianak, Camat Pontianak Barat Imron, S.Ip, Lurah Beliung dan peserta KUM3. Kepala Cabang Bank MuamalatPontianak,ObaidMujahid Fahmy mengatakan, program KJKS KUM3 merupakan bentuk kepedulian Bank Muamalat. “Kami mendukung program pemberdayaan ekonomi berbasis masjid KUM3 dari BMM agar dapat membantu masyarakat dalam lingkungan masjid yang inginberwirausaha,”ungkapnya yang juga mengatakan, KJKS KUM3 merupakan kelanjutan Program Komunitas Usaha Mikro Muamalat Berbasis Masjid

(KUM3). Agus Kalifatullah Sadikin, Manager Pemberdayaan Ekonomi Baitulmaal Muamalat yang ketika itu hadir sebagai pembicara mengatakan, program KUM3 ialah program pemberian pinjaman modal usaha produktif kepada pengusaha mikro yang berasal dari keluarga miskin. ”Peserta adalah jamaah masjid di sekitar wilayah program. Sebelum mendapat pinjaman, calon peserta diseleksi. Setelah lolos, mereka diberikan pemahaman atas prinsip-prinsip usaha mikro, pengelolaan dasar keuangan dan filosofi program dana pinjaman,” katanya. Selain itu, lanjut Agus, program tersebut mengajak peserta aktif dalam kelompok, melatih kedisiplinan mengembalikan pinjaman, menumbuhkan suasana berbagi, terbuka, jujur, bekerja

keras dan bergantung hanya kepada Allah SWT. “Pada akhir masa Program KUM3, akan dilakukan evaluasi. Program KUM3 dikatakan berhasil bila memenuhi sejumlah indikator. Antara lain; terwujudnya peningkatan pendapatan usaha ekonomi mikro minimal 70 persen, peserta mampu mencapai karakteristik pribadi yang amanah, tumbuh dan peduli dan 90 persen peserta masih menjadi anggota kelompok program,” tuturnya. Jika indikator-indikator itu terpenuhi, maka terang Agus, akan dilanjutkan dengan exit program. “Di sini peserta program diarahkan membentuk Lembaga Keuangan Mikro Syariah atau lebih sering disebut sebagai Koperasi Jasa Keuangan Syariah Komunitas Usaha Mikro Muamalat Berbasis Masjid (KJKS KUM3),” katanya. Pendirian koperasi tukas

Agus, diharapkan mampu memberi pengaruh positif bagi peserta dalam mengelola usahanya. “Di Pontianak Barat, BMM telah menggulirkan Program KUM3 di delapan masjid dengan total pemberian modal Rp262.618.000. Jumlah anggotanya mencapai 229 orang. Modal perorang yang diberikan berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah,” pungkasnya. Direktur Eksekutif BMM, Isnaini Mufti Azis mengatakan, pendirian KJKS KUM3 merupakan salah satu rangkaian kerja yang digulirkan BMM. “Sebelumnya, BMM telah membentuk koperasi serupa di sejumlah wilayah, seperti Jakarta, Surabaya, Semarang dan Palembang. Nilainya lebih dari Rp1 milyar. Melalui program KJKS KUM3 yang berdiri sejak 2006, telah berhasil melakukan sebaran pro-

Agus/Pontianak Post

SOSIALISASI: Kalifatullah Sadikin dan Isnaini Mufti Aziz diabadikan bersama peserta sosialisasi KJKS KUM3) di Masjid Al Amin

gram sebanyak 24 Provinsi, 28 Kab/kota 185 Masjid dan pendamping,” ujar Azis. Informasi dapat menghubungi, Agus Kalifatullah (08118114229),

Hasis (081510288082), Alamat Jl. Letjen S. Parman Kav 56 Gedung Dana Pensiun Telkom lantai 2 Slipi Jakbar, 11410. Telp: 021-5326744 ext

240, atau 081510288082 Fax: 021-5326731Email: aguskalifatullah@yahoo.com, hasis@ baitulmaal.net, dewi_bmm@ yahoo.com (d4/biz)

METROPOLITAN 15 Pengajuan Paspor Pelancong Mendominasi Tingkatkan Kinerja Kader Posyandu

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

PONTIANAK--Pengajuan paspor di Kota Pontianak untuk kunjungan wisata atau paspor pelancong mendominasi. Sementara pengajuan Paspor tenaga kerja sangat minim. Pihak imigrasi tetap berupaya selektif agar tidak terjadi penyalahgunaan paspor yang telah dikeluarkan. “Kebetulan disini, pembuatan paspor tenaga kerja sedikit sekali. Lebih banyak membuat pembuatan paspor untuk pelancong,” kata Noor Agus Hidayat, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim)

Imigrasi Klas I Pontijualan manusia. “Buanak, kemarin. kan menjadi pelanIa mengatakan, cong,” kata Agus. pihaknya sangat Menurut dia, apaselektif terhadap penbila ditemukan kegaju paspor. Terutama janggalan antara bagi mereka yang pemohon paspor masih dibawah umur. dengan dokumen Dengan melakukan yang dimiliki, maka pengecekan secara akan dilakukan pedetail. Terutama cek meriksaan lebih lanfisik pemohon. Guna Noor Agus Hidayat jut. Namun, jika permencegah terjadinya syaratan formal tidak upaya human traficking. Pemilik terpenuhi maka pengajuan akan paspor justru dijadikan tenaga ditolak.   Tetapi jika syarat forkerja bahkan menjadi korban pen- mal telah terpenuhi paspor pasti

diterbitkan. Kendati demikian, lanjut Agus, pemantauan terhadap pengguna paspor tentu tidak dapat dilakukan secara penuh. Seperti halnya penggunaan paspor kunjungan wisata diperuntukan mencari kerja di negara tujuan.  “Kita tentu tidak bisa memantau mereka sesampainya di sana. Kita pun tidak akan tahu apa niat mereka sesungguhnya saat mengajukan paspor. Apa murni untuk sekedar jalan-jalan atau sesampainya di sana malah dimanfaatkan mencari kerja,” kata dia.(stm)

PONTIANAK- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Pusat terus berupaya meningkatkan kader pos pelayanan terpadu. Sehingga mampu membantu para orangtua dan keluarga dalam memastikan optimalnya tumbuh kembang anak. Hal ini ditegaskan Ketua UmumTim Penggerak PKK Ny Vita Gamawan Fauzi saat menandatangani nota kesepahaman meningkatkan kinerja kader Posyandu, di Pontianak kemarin. TP PKK memilih pihak Nestle Dancow Balita untuk kerjasama ini. Vita menegaskan, PKK sangat mendukung kemitraan strategis tersebut. “Itu sebagai bagian dari upaya memantapkan Gerakan PKK sebagai Gerakan Na-

sional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, yang pengelolaannya dari oleh dan untuk masyarakat,” jelas istri Mendagri Gamawan Fauzi itu. Wakil Ketua TP PKK Provinsi Kalbar Nyonya Karyanti Sandjaya mengungkapkan anak merupakan generasi penerus bangsa. Maka kehadiran anak harus dipersiapkan secara matang. Peran kader PKK terutama kader posyandu sangat perlu, untuk memberikan penyuluhan bagi anggota PKK. “Khususnya untuk pengetahuan kesehatan reproduksi dan lainnya,” jelas Karyanti. Direktur Bisnis Susu Nestle Jason Avacena mengatakan program pelatihan kader Posyandu sudah digelar sejak tahun 2008 lalu. (ody)

Komunikasi bisnis

16

Advertorial

Kisah Nyata H. Darmalis

Sembuh dari Kanker Ganas di Kantong Kemih Dengan Obat Shinse Husein BERMULA dari susah menahan kencing, setelah dipe­ riksa dokter ahli kelamin dan ahli kanker di sebuah rumah sakit di Padang Sumatra Barat, terdeteksi ada benjolan seukuran buah jeruk di kantong kemih H. Darmalis (55 tahun). Hasil biopsi 13 Januari 2008, memastikan benjolan tersebut adalah kanker ganas. Darmalis menjalani operasi dilanjutkan kemoterapi sebanyak 8 kali. “Hasilnya tidak berubah, saya tetap tidak bisa menahan kencing. Pada saatnya tiba, kencing saya langsung mengucur tanpa terasa bahkan hampir tiap kali bangun tidur, saya seperti bayi, mengompol. Akibatnya, saya tidak bisa menjalankan ibadah salat dengan sempurna, bahkan makin hari fisik saya makin lemah. Parahnya, dua bulan setelah operasi, tumbuh lagi benjolan di tempat semula, kondisi saya makin parah dan terkapar di tempa tidur,” cerita H. Darmalis, warga Jl. Tunggul Hitam No. 23 Padang ini. Beruntung salah seorang adik sepupunya di Jakarta memperoleh informasi atas kesembuhan seorang penderita kanker usus di daerah Bekasi, yang sembuh setelah 3 bulan mengkonsumsi obat Seabuckthorn Oil tersebut. “Langsung saya kontak Shinse Husein ke Jakarta. Karena beliau di luar kota, obat tersebut saya peroleh lewat perwakilannya di Bekasi, yakni Bunda Laras, di Perumahan Villa Mas Garden C No. 377 Bekasi Utara. Obat saya konsumsi terus menerus. Bila habis, saya kontak lagi ke Bunda Laras dan dikirimi, paling lambat dua hari sampai di tempat saya. Saya mulai minum obat ini pertengahan Januari2009,” katanya. Menurut dia, seminggu pertama minum obat ini, perut di sekitar kantong kemihnya rasanya seperti ditusuktusuk. Namun Darmalis biarkan, karena makin lama rasa sakitnya makin berkurang. Ternyata benar, dalam waktu 20 hari sedikit demi sedikit ia mulai bisa menahan kencing, badan mulai segar, tidak lemah lagi. Lebih dari itu, makan dan tidur pun mulai enak. “Sejak itulah saya intensifkan terus minum Seabuckthorn. Hasilnya, dalam waktu 3 bulan seluruh penyakit yang saya idap, tuntas,” ujarnya.

Praktik Shinse Husein berdasarkan ijin praktik Depkes No. 1.3.01.3175.091. Konsultasi gratis hubungi: 0816903378 dan obat bisa juga didapatkan di: Sinar Mutiara Jl. Gajahmada No.3 (seberang pemadam kebakaran Budi Pekerti) telp (0561) 738566-7061088 Pontianak. Penyalur: TO Mulia Jl. A Yani No.21 telp (0564) 22970 Sanggau Kapuas. TO Tiara Jl. Jendral Sudirman No.7-8 telp (0565) 23229 Sintang. TO Swallow Jl. Koper Makmur No. 2 telp (0562) 631111 Singkawang. TO Aman Jl. Moh Hambal Pemangkat telp (0562) 241618 Singkawang. TO Ceria Jl. Pasar Baru Blok D No. 1 telp (0561) 652351 Sei Pinyuh. TO Duri Jl. Raya No. 16 telp (0562) 675151 Sei Duri. TO Tulus Budi Jl. A Yani No. 74C Ketapang telp (0534) 32517. TO Sinar Abadi Jaya Jl. Gajahmada 37/199 telp (0561) 739670 Pontianak.(e3/biz)

kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi, timbul benjolan-bejolan kecil dari mulai sebesar biji beras sampai kacang hijau di daun telinga bawah (tofus) adalah gejala-gejalanya. Tapi, sekarang Mimi bersyukur, karena sekitar 2 bulan lalu telah menemukan solusi untuk mengatasi keluhannya itu. Dengan sukacita, Mimi bertutur, “Setelah mengkonsumsi Gentong Mas secara teratur, kesehatan saya sekarang sudah mulai membaik, linu-linu karena asam urat sudah berkurang,” ungkap wanita yang tinggal di Jl. Apel, Pontianak Kalbar ini dengan penuh syukur.

Kini, ia ingin sekali membagi pengalaman sehatnya tersebut dengan orang lain. “Semoga pengalaman saya ini bermanfaat untuk yang lain,” pungkasnya. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu gula aren dan nigella sativa (habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat. Habbatussauda bermanfaat menormalkan metabolisme, termasuk metabolisme purin sebagai pembentuk asam urat dipercaya dapat meningkatkan pengeluaran asam urat dari darah melalui urine. Selain itu, gula aren bermanfaat menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Informasi lebih lanjut kunjungi www. gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/toko obat terdekat atau hubungi Pontianak: 081376179880/0561-7020305. Kabupaten Pontianak: 085245096249. Singkawang: 085220713000. Ku b u R ay a : 0 8 2 1 2 8 1 0 3 3 1 7 . Sanggau: 081220795618. Sambas : 085245096249. Ketapang: 081256520280. Bengkayang: 082154699920. Landak : 082154699920. Sekadau: 082148102829. Sintang: 082154691052. Melawi: 081376179880. Terdaftar di Depkes:P-IRT:812.3205.01.114. (e5/biz)

Selasa 31 Mei 2011

STIFIn Fingerprint: Tes Mesin Kecerdasan Telah Hadir di Pontianak, depan Ayani Megamal STIFIn adalah sebuah konsep pengembangan SDM yang digunakan sejak 1999. Ratusan training SDM dan konsultasi untuk banyak perusahaan yang telah terbantu menyelesaikan persoalan SDM serta mengefektifkannya. Pendekatan yang digunakan sebelumnya menggunakan kuesioner. Seiring perkembangan teknologi, sejak 2009 menggunakan tes sidik jari (fingerprint). Tes STIFIn diperuntukkan mengetahui bagian otak yang kerap digunakan atau mengetahui ‘software’ otak, bukan kapasitas ‘hardware’ otak. Maka Tes STIFIn bukan ramalan atau palmistry dan sejenisnya. Tes STIFIn bermanfaat untuk setiap orang mulai usia dini sampai usia kerja dan pengembangan potensi kepemimpinan. STIFIn memiliki tiga manfaat utama. Pertama, menghindari kerugian atau spekulasi dalam investasi pada pendidikan anak, pengembangan karir, dan membantu pihak perusahaan dalam manajemen sumber daya manusia yang utuh. Kedua, menemukan cetak-biru diri; meliputi gambaran kepribadian, mesin kecerdasan, kelemahan, kekuatan, cara belajar, sekolah, dan karir. Informasi ini bermanfaat pada pengembangan diri ke depan (menentukan sekolah dan jenis pekerjaan yang sesuai

STIFIn PONTIANAK: Kantor STIFIn Pontianak di Jalan Ahmad Yani, Kompleks Ruko Townhouse No.7A (depan Ayani Megamal).

atau nge-klik dengan diri kita). Baik untuk karir maupun menuju puncak profesi, yaitu menjadi pemimpin dunia kerja serta masyarakat. Ketiga, meningkatkan komunikasi personal. Dengan mengetahui STIFIn, menjadi bekal hubungan personal (dengan pasangan hidup, rekan kerja, dan lingkungan sosial). Setiap peserta Tes akan mengetahui kondisi dirinya secara utuh dan dapat bermanfaat untuk memahami kondisi orang lain. Layanan Tes STIFIn Individu dan Institusi Tes STIFIn dapat digunakan baik secara individual maupun institusi, yaitu lembaga pendidikan mulai TK hingga Perguruan Tinggi, perusahaan, serta bimbingan belajar.

Kini STIFIn hadir di Pontianak untuk menjadi mitra pengembangan SDM yang terpercaya. STIFIn tengah mengembangkan diri di Thailand dan Malaysia. Hanya perlu investasi Rp250 ribu (harga promosi) untuk melakukan Tes STIFIn. Setiap peserta tes mendapatkan Sertifikat Gambaran Hasil dan Buku STIFIn Personality. Informasi dan Kantor STIFIn Pontianak di Jalan Ahmad Yani, Kompleks Townhouse No.7A (depan Ayani Megamal) Pontianak, telepon 0561-7541928. Waktu layanan, setiap hari kerja (SeninSabtu), pukul 09.00-16.00 dan pukul 19.00-21.00. 300 peserta tes pertama mendapatkan kesempatan mengikuti konseling gratis dengan penemu STIFIn. (d1/biz)

Cara Praktis, Murah Hindari Nyeri Lambung

Alami Asam Urat di Usia Muda PEPATAH orang tua mengatakan, bahwa kesehatan adalah modal yang sangat berharga. Ada ungkapan, jika badan sehat, kerja dan rejeki akan lancar. Sedangkan kalau sakit, rezeki bisa terhenti. Tapi karena kebiasaan yang kurang sehat, seperti kurang menjaga pola makan, seseorang menjadi rentan terkena penyakit. Di usianya baru menginjak 28 tahun, Mimi Yulianti, karyawan swasta menceritakan ia sering mengalami asam urat. “Sekitar 6 bulan lamanya kaki saya sering terasa ngilu-ngilu, karena asam urat,” terang Mimi membuka percakapan. Asam urat bukanlah nama suatu penyakit, tapi adalah suatu zat sisa metabolisme zat bernama purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Keadaan dimana tubuh mengalami kelebihan kadar asam urat disebut hyperuricemia. Pada kondisi normal, kelebihan purin ini akan dikeluarkan melalui urine dan feses. Namun jika purin masuk dalam tubuh terlalu banyak, maka ginjal kesulitan mengeluarkan zat tersebut sehingga terjadi penumpukan sisa metabolismenya (asam urat). Penumpukan sisa metabolisme zat purin di persendian dapat menyebabkan bengkak dan rasa nyeri. Kesemutan dan linu, nyeri terutama di malam hari atau pagi hari saat bangun tidur, sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak,

Pontianak Post

MENGURUS 7 anak dengan usia semuda Hj. A Sukmawati (42 th) pantas mendapat pujian. Selain kekuatan mentalitas, rahasianya merawat kesehatan patut kita cari tahu. “Saya memang punya 7 anak dan mengurusnya tanpa rintangan berarti. Yang penting kita selalu telaten jaga kesehatan. Masa gadis saya suka mengkonsumsi air tahu,” kata perempuan masih awet muda ini bercerita. Namun diakuinya, beberapa tahun belakangan ia mengalami masalah lambung yang berpengaruh pada pinggangnya, ditambah pula Hb rendah karena kecapaian. Beruntung ia dikenalkan dengan Susu Kedelai Natoya, yang jauh lebih terjamin dan higienis dibanding air tahu biasa. Setelah minum susu Kedelai Natoya secara rutin, Sukmawati mengakui keluhan maag dan nyeri pinggangnya berkurang bahkan hilang sama sekali. Bahkan secara keseluruhan kondisi kesehatannya sangat baik. “Manfaatnya terasa menyeluruh, selain mengembalikan kondisi tubuh jadi sehat, stamina pun terjaga. Badan rasanya ringan, enak dibawa beraktivitas,” tuturnya. Susu Kedelai Natoya dengan kandungan isoflavon dan lesitin, yang merupakan komponen penyusun fitoestrogen yang dapat mempertahankan kualitas tulang, mencegah terjadinya pengeroposan tulang dan meningkatkan kemampuan tulang rawan pada persendian, karena kandungan kalsiumnya 3 kali

lebih banyak. Sementara untuk kesehatan kulit, senyawa isoflavon kedelai adalah antiokasidan yang mampu meredam aktivitas radikal bebas. Untuk mendapatkan manfaat antioksidatif tersebut, Anda bisa mendapatkannya pada susu kedelai yang mengandung senyawa isoflavon dan lesitin. Isoflavon dalam kandungan kedelai, juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas lambung terhadap berbagai gangguan yang mempengaruhi kerja lapisan lambung. Masyarakat yang sudah lama ingin mengkonsumsi susu kedelai tapi terkendala harga, kini bisa didapat di warung dalam kemasan sachet 25g dan dijual secara eceran. Responpun luar biasa. Seperti yang ditunjukkan Sukmawati. “Kemasan sachet justru lebih berpihak pada rakyat kecil. Saya senang, bahkan kini seluruh keluarga ikut minum Natoya. Natoya sachet siap saji ini adalah satu-satunya dan pertama di Indonesia dijual dalam bentuk sachet dan eceran, dengan demikian diharapkan seluruh lapisan masyarakat ikut memperoleh asupan nutrisi bermanfaat,” ungkapnya. Segera dapatkan Susu Kedelai Natoya di toko, apotek, warung dan mini market di kota Anda. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan konsumen, SMS: 0813 808 50000, Website: www. kliknatoya.com. Pemasaran Kalbar; 085345038038. (d2/biz)

Seremoni

Reuni Alumni SPK Depkes Sukses Angkatan Tahun 1982 HARU dan gembira. Perasaaan ini tergambarkan dalam reuni alumni tahun 1982 SPK Depkes Pontianak. Reuni didasari rasa rindu mendalam dan ingin berbagi pengalaman antara sesama alumni. Tapi yang lebih utama, keingingan mengucapkan terimakasih pada mantan guru. Reuni yang dihadiri sebagian besar alumni (20 dari total 27 alumni) tahun 1982 itu berlangsung tiga hari berturut-turut. Reuni hari pertama berlangsung di Pontianak, para alumni yang bertugas di Kalimantan Barat hingga Pulau Jawa mengunjungi mantan guru dan staf SPK Depkes. “Kami mengunjungi Bapak Suhardijono BSC, Sr Chatarina, Bapak Lahi, Ibu Habibah, Bapak Drs Djonis, Ibu Kalsum, dan keluarga almarhum Bapak Junaidi dan Ibu Jamilah. Mereka berjasa memberikan ilmu dan pendidikan, sehingga anak didiknya sukses. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di luar negeri,” papar Hazmin, ketua panitia reuni belum lama ini. Suhardijono BSC, mantan Kepala SPK Depkes tahun 1982 mengaku terharu dan bahagia dengan reuni yang diadakan para alumni. Ia tidak menyangka, para alumni masih mengingatnya sebagai guru.

KUNJUNGAN: Salah satu kunjungan Alumni SPK Depkes Tahun 1982 Pontianak ke rumah mantan guru.

“Beliau memberikan penghargaan setinggi-tingginya melalui reuni ini,” katanya. Reuni hari kedua berlanjut di Singkawang, berupa ramah tamah dan malam keakraban. Mereka berkaraoke diiringi orgen tunggal. “Banyak kesan, pesan, dan cerita setelah 29 tahun tidak bertemu. Sehinga diwarnai tawa, canda, dan tanggis haru,” ujar Hazmin. Acara penutupan dan perpisahan berlangsung di Pantai Pasir Panjang. Para alumni merasa, tiga hari reuni terlewatkan dengan cepat. Reuni mereka pada memori 29 tahun lalu,

saat menempuh pendidikan di SPK tepatnya di Gedung RS Antonius lama. Tingkah laku beraneka ragam selama menempuh pendidikan menjadi memori tidak terlupakan. Hazmin pun berterimakasih pada para donatur, seperti Direktur RS St Antonius Dr Willy Brodus Uwan SpPd MARS yang juga alumni 1982 SPK Depkes. “Terimakasih pula pada rekanrekan yang tidak dapat hadir namun tetap memberikan bantuan, sehingga rangkaian reuni alumni 1982 SPK Depkes Pontianak dapat berjalan sukses,” pungkas Hazmin. (d1/ser)

Pelantikan Pengurus IPHI Kalbar 2011-2016

Galakkan Kegiatan Dakwah Bilhal H. Muchtar Djamaluddin terpilih menjadi Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kalbar masa bhakti 2011-2016 mendatang. Kali ini, acara pelantikan para pengurus IPHI Kalbar tersebut digelar di Hotel Kini Pontianak (29/5) dan dilantik secara langsung oleh Wakil Sekjen Pengurus Pusat IPHI, H. Anshori SH. MPd. Tidak hanya anggota IPHI, acara pelantikan para pengurus IPHI itu juga dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Kalbar, perwakilan anggota Muspida, Kakanwil Kementerian Agama, Perwakilan Pemerintah Kota Pontianak dan tokoh masyarakat. Saat ditemui, H. Muchtar Djamaluddin mengatakan meskipun saat ini hampir sebagian besar aktivitas IPHI Provinsi Kalbar belum banyak diberitakan media massa, namun IPHI sebenarnya telah banyak melakukan berbagai kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial. Dengan tujuan untuk meningkatkan kebersamaan dan persaudaraan serta menyelenggarakan dakwah bilhal yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh umat Islam seperti amaliah sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan. “Tahun lalu PW IPHI Kalbar telah memiliki berbagai program unggulan seperti pembentukan koperasi haji, pembentukan majelis taklim perempuan IPHI baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota

“Ketua IPHI Kalbar H. Muchtar Djamaluddin (3 dari kanan) beserta para pengurus IPHI Kalbar masa bhakti 2011-2016 saat dilantik Wakil Sekjen Pengurus Pusat IPHI, H. Anshori SH. MPd,”

dan dakwah bil hal,” katanya. Khusus hubungan luar negeri tambahnya, koperasi haji telah dua kali mengadakan studi banding ke negara tetangga seperti Kuching, Sarawak, Kota Kinabalu-Sabah dan Brunai Darussalam. Untuk kepengurusan periode 2011-2016 mendatang, Muchtar Djamaluddin mengatakan pihaknya akan terus berusaha meningkatkan berbagai program IPHI. Terutama program-program sosial misalnya dengan memberikan bantuan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar Rp5 juta yang merupakan hasil kerjasama pihaknya dengan Bank Kalbar dan melakukan berbagai program sosial lainnya.

Sehingga kedepan ia berharap keberadaan IPHI semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terakait kegiatan dakwah bilhal yang merupakan salah satu program unggulan, menurutnya perlu digalakkan lagi dalam periode lima tahun mendatang. Adapun tugas yang harus diselesaikan PW IPHI Kalbar dalam masa bhakti lima tahun mendatang seperti pembentukan LAZIS IPHI Provinsi Kalbar. Selanjutnya sesuai dengan keputusan hasil RAKERNAS IX IPHI tahun 2010 di Jakarta, maka PW. IPHI Provinsi/Kabupaten/ Kota harus segera membentuk komunitas haji Indonesia, Majelis Zikir “Al-Mabrur” peluncuran Radio Haji Indonesia.(b8/ser)

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

komunikasi bisnis

Ayo..! Liburan ke Pulau Temajo PULAU Temajo di Kabupaten Pontianak bisa menjadi pilihan lokasi liburan yang tepat. Bagaimana tidak, Temajo memiliki pantai yang indah ditambah udara yang segar dengan keasrian flora dan faunanya. Liburan untuk bersantai melepas kepenatan dari rutinitas lengkap terasa di Temajo. Akses menuju pulau ini sangat beragam dan mudah. Dari Pontianak, Temajo bisa ditempuh dengan perjalanan laut dan menggunakan kendaraan umum atau pribadi, cukup sekitar 1,5 jam. Perjalanan dilanjutkan dengan motor air atau speed boat dari pesisir pantai di kawasan Rest Area KM 73 Penibung atau Sungai Kunyit. Jarak tempuhnya sekitar 5 kilomter saja dan ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit. Suasana dan nuansa yang berbeda dapat dirasakan ketika berada di pulau tersebut. Perpaduan antara suasana bahari dan suasana pegunungan dengan pohon-pohon yang masih asri. Pagi hari, diiringi suara ombak, kita masih mendengar suara kicau

Training GeS Power Booster Pertama di Pontianak Produk Aman & Tingkatan Nilai Oktan Setara Pertamax Plus

FOTO IST

PULAU TEMAJO: Menikmati suasana bahari dan pegunungan dalam liburan Anda semakin lengkap dengan Penginapan Permata Alam Temajo Indah di Pulau Temajo.

burung, termasuk burung enggang, maskot Kalbar. Pada saat tertentu kita bisa melihat kawanan lumbalumba dan penyu yang bermain di depan dermaga atau penginapan. Bagi yang hobby memancing juga masih banyak terdapat spesies ikan. Malam harinya bisa menyaksikan nelayan-nelayan menangkap ikan teri dan cumi. Suasana ini tidak hanya menarik wisatawan lokal, tapi juga wisatawan mancanegara. Semua hal tersebut, lebih lengkap dengan dukungan berbagai fasilitas

lengkap. Saat ini, sudah tersedia penginapan Permata Alam Temajo Indah yang terletak di Pasir Kecil, Selatan Pulau Temajo. Penginapan ini langsung menghadap lautan lepas dengan pemandangan pulaupulau di sekitarnya. Berminat! Manfaatkan segera liburan Anda di Pulau Temajo Kebupaten Pontianak. Informasi lebih lengkap dan reservasi hubungi Permata Alam Temajo Indah di 0561-713668 atau 0856-5084-6366. (d1/biz)

STIE ‘Indonesia’, Mempersiapkan SDM Berkualitas di Bidang Manajemen (S-1) & Akuntansi (DIII) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi/STIE ‘Indonesia’ yang kampusnya berlokasi di jalan Imam Bonjol No. 82-88 Pontianak, sebagai perguruan tinggi yang sudah memiliki komitmen untuk ikut berpartisipasi membangun bangsa di bidang pendidikan, ikut berpar­tisipasi aktif mem­per­siap­kan SDM berkualitas, yakni menghasilkan tenaga Sarja­na Ekonomi (SE) dan Tenaga Ahli Madya (A.Md) Akun­tansi. Tujuannya adalah agar mampu berkiprah sebagai tenaga profe­sional didalam bidang Manajemen dan Akuntansi/Keuangan. STIE ‘Indonesia’ menye­leng­­gara­kan program studi Manajemen/SI (Sarjana Ekonomi dengan gelar S.E), program Studi Akuntansi/DIII. Ijin Penyelenggaraan : SK Dirjen Dikti Depdiknas 4875/D/T/K-IX/2010 & 4082/ D/T/2008, dan SK Mendikbud No 73/D/O/98

Kampus STIE Indonesia Imam Bonjol, bangunan beton megah berlantai 5 Informasi dan Pendaftaran Kampus STIE Indonesia Jalan Gajahmada No. 38 telp. 0561- 734762,739123 Pontianak Jalan Imam Bonjol No. 82-88 telp. 0561-761307,761309 Pontianak WWW.STIEINDONESIA-PTK.AC.ID

Gratis satu buah HP untuk akses informasi akademik mahasiswa/i, dan lain-lain.

Beasiswa pendidikan Rp.500.000 untuk mahasiswa/i baru (selama Juni 2011)

Tes Masuk STIE 11 Juni 2011

Wisuda XIV akan berlangsung 26 Juli 2011

1. Jurusan Manajemen/S1 (Dapat diselesaikan 3,5 tahun, gelar S.E./Sarjana Ekonomi) Konsentrasi: * Mnj pemasaran, *Mnj keuangan, * Mnj MSDM, * Mnj Perhotelan, * Mnj Perbankan (Syariah). * Prospek Karir Lulusan Perhotelan, Perbankan, Travel, perusahaan swasta/pemerintah. Semakin bertambahnya hotelhotel dan bank-bank di Pontianak dan Kalbar, membuat lulusan di bidang perhotelan, perbankan dan lain-lain semakin dibutuhkan. 2. Jurusan Akuntansi/DIII * Prospek Karir Lulusan Kasir, manajer/adm keuangan di perusahaan swasta/pemerintah, Hotel dan lain-lainnya Mengapa memilih kuliah di STIE ‘Indonesia’: 1. Biaya kuliah di STIE ‘Indonesia’ Pontianak sangat terjangkau oleh mahasiswa/I (SPP Rp, 260.000,perbulan) 2. Semua ruang kuliah ber AC dan tidak ada ujian negara. 3. Lokasi kampus STIE ‘Indonesia’Pontianak terletak sangat strategis di tengah kota dan tepi jalan protokol (Jalan Iman Bonjol No. 82-88) sehingga akan sangat menghemat biaya transportasi mahasiswa selama menempuh perkuliahan di STIE ‘Indonesia’ Pontianak. (d2.biz)

Sekolah Tunas Bangsa Terima Siswa Baru

Cashback 10%, Pendaftaran Gelombang 2: 1 April-31 Mei SEKOLAH Tunas Bangsa melakukan terobosan baru pada tahun ajaran 2011-2012, untuk memberikan peluang kepada para orang tua yang ingin sekali mendaftarkan anaknya di Sekolah Tunas Bangsa di FullInternational Programme IB-PYP, IGCSE & A’ Level. Kami memberikan cashback 10% untuk biaya pendaftaran, dan biaya pembangunan kepada pendaftar gelombang 2.  Baik IGCSE maupun A’ Level, siswa bisa mengambil ujian IPA maupun IPS. Untuk jurusan IPA, siswa dapat mengambil ujian English, Maths & Sciences, sedangkan di jurusan IPS, kami membuka peluang untuk siswa ujian Geography, Business Studies, Economics, Accounting dan Computer. Selain itu, kami juga membuka program Half-International (Cambridge) dengan biaya pendidikan yang terjangkau. Untuk Program

17

Advertorial

Half-International (Cambridge), siswa kami dapat mengikuti ujian IGCSE untuk mata pelajaran English, Maths & Sciences.  Kelebihan dari program HalfInternational (Cambridge) di Sekolah Tunas Bangsa adalah, siswa dapat mengajukan diri kapan saja untuk pindah ke Full-International (Cambridge) jika siswa itu mampu secara akademis maupun finansial. Sekolah Tunas Bangsa adalah CIE Centre pertama  yang diakui  dan diakreditasi oleh Cambridge, UK dan Sekolah IB satu-satunya di Pulau Kalimantan. Untuk tahun ajaran 2011-2012, kami bisa menerima siswa pindahan yang lulus tes masuk untuk jenjang TK hingga SMA untuk program Full-Internasional IB-PYP, IGCSE & A’ Level maupun Half-International (Cambridge). Sedangkan untuk

Program Half-International (Cambridge), kami membuka 1 kelas untuk SD kelas 1, 1 kelas untuk SMP (kelas 7) dan 1 kelas untuk SMA (kelas 10) dengan biaya yang terjangkau. Biaya pendidikan untuk Toddler: biaya pendaftaran Rp2.750.000, Uang pembangunan Rp1,5 juta, total Rp4.250.000. Cashback Rp425.000. Primary (Half International): Pendaftaran Rp3 juta, pembangunan Rp1,5 juta, total Rp4,5 juta. SMP & SMA ( HalfInternational) Pendaftaran Rp3,1 juta, pembangunan Rp1.750.000, total Rp4.850.000. Siswa pindahan akan di tes bahasa Inggris, interview, aptitute test (tes bakat) & psychology (psikologi) selain transkrip nilai dari sekolah sebelumnya. Daftarkanlah putra-putri Anda pada masa Earlybird supaya mendapatkan biaya yang ringan untuk pendidikan bermutu. Buatlah janji untuk bertemu dengan head of school (kepala sekolah) kami untuk mendapatkan penjelasan yang lengkap dari 2 program kami. Hubungi Sekolah Tunas Bangsa Jl. Arteri Supadio, Km.2 Kabupaten Kubu Raya. Hotline program Cambridge: Toddler/PG/TK/SD dengan Mdm. Lili Pulungan (081522562580),  SMP/SMA: Mdm. Lili Djunaidi (08152220008). Hotline program PYP:  Ronald (081345231179). Program O’ & A Levels: Herna (081952672333) atau TU Sekolah Tunas Bangsa (0561-725555). Ext: 3 atau E-mail ke: tunasbangsa@ptk. centrin.net.id/info@tunasbangsa. sch.id.(d2/biz)

TRAINING perdana L eader Ganesha e-Commerce Solution (GeS) yang   sekaligus launching GeS Power Booster di Pontianak sukses digelar di Hotel Star, pada Jumat (27/5) malam yang dihadiri sekitar 1.200 orang. Semarak launching tampak ketika para leader GeS berdiri dipanggung menyapa para agen GeS dan ratusan calon agen GeS yang ada di Kota Pontianak. General Manager PT. GeS   Ir. Vitje Mariani Sehang didampingi Tim Ahli GeS Power Booster, Hedy Ardenia Octaviano mengatakan, PT. GeS adalah sebuah perusahaan e-commerce pulsa berbasis IT dan jaringan (MLM ) dari Bandung. Keberadaa GeS di Indonesia guna mensejahterahkan anggota dengan cara memberikan fasilitas kemudahan membeli pulsa seluler secara mudah dan efisien, serta memberikan peluang untuk mendapatkan penghsilan (bonus) melalui jaringan pemasaran. Vi tj e m e ngu ngkap ka n , d i launching ini kami coba menawarkan produk baru Ges Power Booster sebagai  produk yang dapat meningkatkan nilai oktan bensin premium menjadi setara pertamax atau pertamax plus. 1 botol Ges Power Booster berisi 80ml dengan  ketentuan: campurkan 1 ml Ges Power Booster dengan 1 L bensin premium, maka saat itu juga bensin di motor anda akan setara pertamax, dan jika mencampurkan 2 ml Ges Power Booster dengan 1 L  premium, maka bensin anda akan   menjadi setara pertamax plus. Dikatakan, manfaat mengguna-

PROMOSIKAN: Sudirman Bakrie, Vitje Mariani Sehang, Hedy Ardenia Octaviano & Amelia saat promosikan GeS Power Booster.

kan produk ini dapat mengurangi emisi dan ramah lingkungan, mengoptimalkan proses pembakaran pada mesin, menghemat biaya perawatan mesin serta hemat BBM 20-30%, serta meningkatkan kinerja mesin dan membuat suara mesin jadi lebih halus. Untuk pembelian 1 botol Ges power Booster bagi member harganya Rp15.000, untuk masyarakat umum harganya Rp17.500. Ia menambahkan, bagi yang ingin mendapatkan produk dan menjadi agen G e s P o w e r B o o s t e r, A n d a dapat mengunjungi kantor cabang GeS Pontianak di Jl. Suprapto V No.9 atau dapat menghubungi Leader GeS Cab Pontianak, Sudirman Bakrie di No telpon 081345785373 & Adi Pratama 085650811507 dan bisa mengunjungi situs: www.e-ganesha.co.id. Sementara itu, Leader GeS cabang Pontianak, Sudirman Bakrie mengatakan, bagi anda yang ingin sukses dengan bisnis ini.  Segera bergabunglah menjadi agen GeS, dengan mengikuti ketentuan: usia agen di

atas 16 tahun, membayar lunas paket Hak Usaha (HU). Untuk satu paket HU biayanya Rp 250.000 dan  7 paket HU sebesar Rp 1.750.000. Ia menambahkan, Ges adalah MLM pertama di Indonesia menerapkan konsep bagi hasil. Konsep bagi hasil ini merupakan hasil keuntungan 5 persen yang anda akan dapatkan dari keuntungan perusahaan setelah menjadi agen, 95 persen-nya dari bonus member. Untuk satu HU sebesar Rp 250.00 agen akan mendapatkan deposit pulsa Rp. 20.000 dan anda juga mendapatkan   asuransi kematian, kecelakaan, kesehataan dengan total nilai Rp117.800.000 (khusus 7 HU), agen juga mendapatkan bonus serta reward dari GeS. “18 September 2011 mendatang, PT. GeS kembali  menggelar Celebretaion Award yang   dilangsungkan di Pontianak Convention Center. Celebretaion Award kali ke-4 di Indonesia ini akan memberikan reward kepada para leder GeS di kalbar yang akan membawa pulang 5 unit mobil Avanza, 3 unit New Kawasaki Ninja 250 R serta 50-80 BlackBerry,” tandasnya. (d3/biz)

Ragam Pernak Pernik Cantik Di Pameran Kreasi Nusantara Mal Matahari DUNIA mode tak pernah berhenti berputar. Trend busana, aksesoris dan beragam pernik lainnya selalu memancarkan pesona dan kreasi yang memukau. Mal Matahari sebagai dunia belanja Anda dan keluarga kembali menggelar pameran multi produk dengan tema ”Kreasi Nusantara” mulai tanggal 27 Mei – 5 Juni 2011 di Lt. Dasar Mal Matahari. Berbagai koleksi pernak pernik, aksesoris, fashion, koleksi busana batik tersedia dalam pameran ini. Seperti, Bali Collection menyediakan koleksi fashion, aksesoris dan perawatan tubuh khas Bali, Yongkis Sandal Creative hadir dengan koleksi sandal unik dan cincin magnet yang baik untuk kesehatan. Tiffosi Club menampilkan koleksi T-shirt club bola favorit dengan diskon 20% selama pameran. Stand Melly Shop dan Defa Seni Batik menampilkan busana batik elegant dan kerajinan tangan khas Jogja dan Pekalongan. R’Yani Colection, Reni Collection, Azizah Collection, De’Rosa Collection dan Ully Collection, FieZy Collection menyediakan koleksi busana muslim, kerudung cantik, tas dan aksesoris unik. Berbagai jenis helicopter remote bisa Anda dapatkan di stand Kim Bersaudara dengan harga mulai dari Rp230.000. Global Ihkwan menampilkan koleksi buku, VCD, MP3 religi dan aksesoris serta diskon khusus selama pameran. Mal Matahari juga kembali akan menggelar Lomba Mewarnai dan Menggambar “Spectaholiday 10th Anniversari Mal Matahari tanggal 25-26 Juni 2011. Gelaran ini menyambut liburan sekolah pertenga-

han tahun ini. Lomba Mewarnai Kategori A TK-SD 1, Lomba Mewarnai Kategori B SD 2-4 dan Lomba Menggambar SD 3-6. Pendaftaran Rp35.000 (Free Snack dan Voucher CFC). Hadiah Utama Lomba Mewarnai Kategori A & B uang tunai Rp500.000 dan Hadiah Utama Lomba Menggambar Rp1.000.000 serta semua pemenang akan mendapatkan trophy, piagam dan bingkisan Informasi lomba dan pameran dapat menghubungi Management Mal Matahari Telp.( 0561 ) 766667. Event ini di dukung oleh: Speedy, Radio Primadona, Radio Samaria, CFC,Caladine, Funstation, Taman Fantasia, Bonetto, Biolysin, BW Media.(e3/biz)

Gelar Dagang &Bisnis Expo di Pontianak

Polnep Hadirkan Mobil Khatulistiwa Line

KHATULISTIWA LINE: Mobil Khatulistiwa Line akan mengikuti ajang Shell Eco-Marathon (SEM) di Sepang - Malaysia juli mendatang.

POLITEKNIK Negeri Pontianak (Polnep) ikut andil dalam ajang Gelar Dagang & Bisnis Expo terkait Bulan Bhakti Gotong Royong ke-8 dan Hari Gerakan Kesatuan PKK ke-XXXIX. Polnep menghadirkan satu stand dari 350 stand di A. Yani Mega Mall dalam kegiatan yang dibuka Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan dihadiri para menteri, Gubernur seIndonesia itu. Pembantu Direktur IV Polnep, Hj Utin Nina Hermia mengatakan, di ajang gelar dagang dan bisnis expo 2011 ini, Polnep akan memamerkan berbagai produk dan mesin-mesin produksi di tujuh jurusan. Untuk jurusan Teknologi Hasil Perkebunan, Polnep akan memamerkan produk susu jagung produksi mahasiswa, keripik pisang dan keripik keladi. Jurusan Mesin menampilkan Mobil

Khatulistiwa Line sebagai mobil hemat energi di ajang Shell EcoMarathon (SEM) Sepang-Malysia Juli mendatang. Selain itu, Jurusan Mesin juga akan menghadirkan mesin perontok padi dan pemipil jagung. Jurusan Elektro meluncurkan foto-foto unit Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan promosi unit training kompetisi di bidang telematika. Jurusan Sipil memamerkan maket bagunan masa depan dan mesin penghalus kayu. Jurusan Perikanan menampilkan fotofoto PKL mahasiswa saat melakukan budidaya perikanan tambak dan pakan ikan buatan mahasiswa IKP. Jurusan Akuntansi mempromosikan unit jasa untuk auditor pembukuan. Sedangkan Jurusan Administrasi Bisnis mempromosikan unit uji kompetisi di bidang administrasi dan

perkantoran. Utin juga menjelaskan, keberadaan Polnep di ajang ini, selain menunjukkan hasil kreatifitas mahasiswa dan para dosen di tujuh jurusan, diharapkan agar kedepannya terjalin kerjasama yang baik melalui sinergitas program kerja di dinas- dinas. Baik di tingkat pemerintah provinsi, kota serta kabupaten se-Kalbar. Karena pada dasarnya menurut dia, Polnep menciptakan SDM yang berkualitas, professional dan siap bekerja. Pembantu Direktur I Polnep H Muh Toasin Asha mengatakan, melalui ajang Gelar dagang dan Expo 2011 ini, Polnep ingin melakukan promosi nyata atas berbagai keunggulan yang dimilikitujuhjurusanPolnep.Selainitu, Polnep juga ingin lebih dekat dengan masyarakatKotaPontianak,khususnya masyarakat Kalbar saat mengunjungi pameran di stand tersebut. Sebagai informasi tambahnya, Polnep di tahun ini kembali membuka penerimaan mahasiswa baru. Pendaftaraan seleksi Gelombang I: 20 juni-6 juli 2011, Gelombang 2: 11 Juli- 27 juli 2011. Adapun jurusan yang dimiliki Polnep, antara lain: Jurusan Teknik Sipil & Perencanaan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Administari Bisnis, Akutansi, Teknologi Pertanian serta Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan. Info lebih lanjut dapat mengunjungi Polnep di Jl Ayani, Website : pmb.polnep.ac.id atau dapat menghubungi Heri Sediktiasa (08125623117) atau Hanizan (08164985295). (d3/biz)

liputan khusus

18

Pontianak Post

l

Selasa 31 Mei 2011

Membangun Peradaban Bangsa dari Kubu Raya

Muda Ajak Rakyat dan Birokrat ‘Berlari dan Berproses’ Lebih Cepat Oleh: Deny dan Tim Pemkab

B u pat i Ku b u R a y a , Muda Mahendrawan menggelar refleksi akhir tahun 2010 di kediamannya, beberapa waktu lalu. Kegiatan ini lebih difokuskan kepada pemaknaan pergantian tahun sebagai refleksi, evaluasi dan intropeksi bersama untuk menjadikan Kubu Raya lebih maju, terdepan, berkualitas dan bermartabat. Tidak kurang dalam acara tersebut sekitar seribu warga memadati kediaman pribadi bupati. Didalamnya juga ada jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), tokohtokoh masyarakat dan tokoh agama membaur hadir bersatu. Kegiatan tersebut dimulai dengan pemutaran film kegiatan selama tahun 2010 termasuk pidato akhir tahun Bupati Kubu Raya. Muda dalam pidatonya menegaskan dalam kerangka Pembangunan Kubu Raya Terdepan dan Berkualitas, maka pembangunan tersebut harus berdimensi kewilayahan. Setiap Kecamatan dan Desa harus dicanangkan sebagai pusat-pusat pertumbuhan daerah, yang harus bisa memanfaatkan segala potensi daerahnya masingmasing, baik sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun letak geografis termasuk potensi lainnya. ***

JADIKAN PELAYANAN PUBLIK SEBAGAI PANGLIMA Pembangunan berdimensi kewilayahan, tegas Muda juga berarti Pemerintah Kubu Raya terus mendorong setiap Kecamatan untuk mengembangkan keunggulan kompa-ratif dan kom-pe-titif masing-masing. Namun d em iki an, keseimbangan antar Kecamatan dan Desa har us pula tetap dijaga sehingga tidak terjadi ketimpangan antar Kecamatan. Tak boleh ada satu Kecamatan pun yang tertinggal terlal u jau h dari Kecamatan

lainya. Prinsipnya adalah, jika Kecamatan-kecamatan dan Desa-desa maju maka Ka b u p a t e n a k a n m aj u , mandiri desa mandiri lah kabupaten, sukses desa sukses pula Kubu Raya sebagai sebuah kabupaten. Muda menerangkan, esensi pembangunan yang berkeadilan dan merata, mer upakan pembangunan yang menitikberatkan pada kemajuan kualitas manusianya. SDM menjadi aktor dan sekaligus fokus tujuan pembangunan, sehingga kelak dapat terwujud kualitas kehidupan manusia yang makin baik dan bermartabat. Kunci dan sumber kesuksesan pembangunan dimulai dari adanya Trust yang luas dari masyarakat. Kontribusi dan dukungan masyarakat luas adalah investasi sosial yang tidak boleh terlewatkan dalam pembangunan di segala bidang. Masyarakat akan terlibat aktif dalam proses pembangunan, jika mereka merasa berkepentingan, merasa memiliki. Sebaliknya, rakyat yang mendapatkan pelayanan publik terbaik, pada gilirannya akan terpanggil untuk menyukseskan pembangunan di wilayahnya masing-masing. Kinerja birokrasi dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan baik (good and clean governance) telah mengalami proses perbaikan tentu hasil belum mampu memuaskan, bersabarlah Pemerintahan Kubu Raya terus melakukan kerja keras dan nyata dalam menata reformasi birokrasi secara bertahap dan terencana. Reformasi birokrasi mencakup

perbaikan yang seimbang antara sistem dan beban kerja, pengukuran kinerja, dan penerapan disiplin dan remunerasi. “Saya tegaskan, Pelayanan publiklah yang menjadi panglima dari pemerintahan kubu raya. Peran utama pemerintah melalui alat birokrasinya adalah memberikan peluang-peluang kepada rakyat untuk mendapatkan pelayanan agar mampu m e n i n g k a t k a n ku a l i t a s hidupnya,” ucap Muda. Otonomi daerah yang dilaksanakan dengan benar, akan menghasilkan dampak manfaat yang besar dalam bentuk pertumbuhan ekonomi yang makin merata, serta tingkat kemiskinan dan pengangguran yang makin menurun. “Kita sepakat bahwa kesejahteraan rakyat yang berkeadilan dan mendapat pekerjaan yang sesuai dengan dengan karakter kehidupan masing-masing daerah di mana dia berada mer upakan muara dar i semua agenda-agenda program pembangunan yang telah dirancang bersamasama, sebagai jawaban untuk mengurangi pengangguran dan menciptakan peluang lapangan pekerjaan baru,” ujarnya. ****

APBD PRO RAKYAT Muda mengingatkan Kabupaten Kubu Raya sedang berlari dan terus berlari lebih kencang mencapai daya saing sumber daya manusia yang lebih handal dan memanfaatkan daya dukung sumber daya alam sebagai modal investasi dalam membangun

peradaban kawasan baru berkesinambungan. Tidak mungkin seorang Bupati berjalan tanpa kepercayaan dari masyarakat yang dipimpinnya. Adanya seorang Pemimpin dengan punya terobosan dan gagasan karena lahir dari proses yang panjang, bukan karbitan. ”Kematangan adalah kualipikasi seorang pemimpin bisa dimiliki s e t e l a h m e l a l u i p ro s e s pembuktian legitimasi dalam dimensi integr i tas, moralitas, kompetensi dan kapabilitas yang ada pada dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya,” ungkap Bupati indenpenden pertama di pulau Kalimantan ini.Perubahan struktur cara membangun masyarakat dalam tataran formal segera berjalan cepat seiring dengan perubahan zaman. Namun, tanpa perubahan budaya pola pikir masyarakat, kur va belajar kemajuan dan kesejahteraan serta keadilan dalam membangun yang diimpikan selama ini akan mandek dan tidak sampai tujuan yang ingin dicapai. Masih tingginya angka kemiskinan dan besarnya pengangguran yang nyatanyata kita saksikan membentang dihadapan kita harus menjadi sebuah motivasi dan inspirasi bagi kita semua untuk berbuat, ber-ini-siatif dan bekerja dengan lebih sungguhsungguh, berupaya mencari terobosan-terobosan gagasan besar yang mampu menembus batas-batas formalistik, birokrasi feodal dan menghilangkan sekat-sekat diantara sesama anak bangsa di Kubu Raya,” ujarnya.Muda menjelaskan pada saat ini Kubu Raya telah menentukan arah pembangunan dengan berbagai langkah terob osan dan inovasi, b a ga i ma na ma s y a ra k at diberdayakan, beras lokal sebagai ikon Kubu Raya yang telah dikonsumsi masyarakat K a l b a r, K o p erasi Grameen perempuan tangguh dengan pinjam modal tanggung renteng sebagai penguat ekonomi rumah tangga, menghilangkan hambatanhambatan yang memacetkan proses dan program pelayanan masyarakat dengan p elayanan terpadu yang cepat efesien, Jaminan kesehatan daerah meringankan biaya berobat dan rawat inap masyarakat miskin, meringankan orang tua pada tahun ajaran baru sekolah dengan penyediaan seragam untuk siswa baru, penye-diaan material untuk swa-kelola masyarakat untuk jalan lingkungan, perbaikan rumah dan pemukiman tak layak huni, dan penghematan besarbesaran anggaran belanja pemerintah dengan alokasi berimbang dengan belanja publik dalam kebijakan A P B D

pro rakyat, ditambah gencarnya pembangunan infrastruktur transportasi, pendidikan, kesehatan di seluruh wilayah Kubu Raya sampai ke pelosok-pelosok terpencil sekalipun, tak ada lagi satupun desa di pelosok yang tak tersentuh

dana APBD. Tentu komitmen ini butuh gagasan nyata, motivasi dan inspirasi yang bersama-sama dan mampu menjadi perekat sehingga bermanfaat bagi semua rakyat. ”Sudah saatnya kita berpikir keluar dar i frame kebiasaan berpikir dan bertindak yang dilakukan oleh s ebagai kelompok masyarakat dengan cara yang alami serta mendasar. Kubu Raya tidak akan maju kalau rakyat dan pemimpinya masih berpikir asalasalan dan ala kadarnya, kita harus berpikir, berbuat melampaui apa yang ada pernah kita lihat dan kita rasakan. Jangan takut tuk bermimpi akan kemajuan dan perubahan yang jauh lebih besar. Sesaat saja kita tidak mau bermimpi maka akan berakibat fatal, kita akan menjadi bangsa dan masyarakat terbelakang, akan terjajah dengan kebodohan, kejumudan karena kita berpikir pada kotakkotak ruang yang sempit, pada hal peradaban suatu bangsa berlatarbelakang pada pola pikir perubahan dengan mimpi-mimpi yang diluar kemampuan dari kebanyakan orang berpikir,” ungkapnya ***

KUBU RAYA FOR INDONESIA Sebagai warga Kubu Raya, Muda mengajak rakyatnya tidak boleh lagi hanya berpikir sempit dan hanya jadi jago kandang, namun bagaimana masuk bagian terpenting dari bangsa ini. Indonesia membutuhkan keberadaan Kubu Raya dalam bertindak dan berbuat. Sebab Kubu Raya memiliki jati diri tinggi, adat dan budaya heterogen, bermartabat dengan norma kesusilaan yang selalu dipatuhi termasuk etos kerja yang tak pernah kendor. Tentu hal tersebut sebagai modal sosial yang sangat dahsyat, membangun peradaban m a s a d e p a n In d o n e s i a yang lebih berkeadilan. Ma s a l a h - ma s a l a h y a n g dihadapi Indonesia kekinian sudah berkembang menjadi begitu kompleks dan tidak bisa diselesaikan de nga n cara-cara la ma dan klasik (konvensional). Masalah pemerataan pembangunan, misalnya tak bisa diselesaikan hanya dengan slogan dan retorika belaka. Meninggalkan azas keadilan dan kemanfaatan, sementara pembangunan selama ini menghasilkan ketimpangan dan keterti n g g a l a n . Te n t u h a n y a daerah yang mempunyai fantasi-fantasi dan

mimpi besar akan mengukir sejarah bangsa ini, rakyatnya yang mempunyai keberanian, mempunyai kesiapan menghadapi tantangan zaman, mempunyai dinamika, itulah rakyat Kubu Raya har i ini dan akan datang.”Saya menegaskan kembali dan mengajak seluruh rakyat Kubu Raya agar semuanya bercermin dan introspeksi diri secara masif terhadap keberhasilan yang telah diperoleh untuk selalu disyukuri dan dipertahankan dan memperbaiki segala kekurangan. Tentu banyak kekurangan disana sini sebagai pekerjaan rumah tahun-tahun ke depan, terpenting tahun ini harus lebih baik

dari tahun kemaren, dan tahun depan harus lebih baik dari tahun ini. Ingat ? Jangan sampai kita jalan di tempat,” ujarnya. Diingatkan Muda, tentu Kubu Raya tak mungkin selesai dibangun dalam w a kt u s e ma l a m, b u t u h perencanaan dan tahapan waktu agar dapat dinikmati a na k c u c u m e n d at a ng dan bukan sebaliknya

pemiliknya. Pada akhirnya s e mu a p o t e n s i s u m b e r daya manusia dan alam akan dapat termanfaatkan bagi kepentingan hajat hidup rakyat banyak secara berkelanjutan.Sekaranglah saatnya, lanjut Muda untuk melakukan p e r u b a ha n d e nga n p e layanan masyarakat lebih baik. “Jangan menunggu besok, sekarang waktunya

menjadi malapetaka bagi mereka. “Atas nama masa depan generasi Kubu Raya, mar i kita bangkit bersama menghapuskan segala bentuk pembiaran atas kemiskinan dan pemiskinan dengan gerakan fokus dan masiff. Kita tak boleh ego hanya berpikir untuk jaman ini, sukses tidaknya kita akan teruji seperti apa kondisi kehidupan pada jaman generasi anak-cucu kita kelak. Apakah mereka semakin miskin dan terb elakang atau s ebaliknya? Kita semua yang menjawabnya,” urainya. ***

untuk berbuat. Masyarakat tidak boleh lagi bersikap masa bodoh, harus bermanfaat minimal bagi dirinya sendiri. Kita tak boleh hanya larut dalam pragmatis sesaat, hanya terlena dan terjebak dalam kejayaan masa lalu, mari kita tinggalkan pola berpikir serba instant dan tak produktif, mulailah bangkit dengan pola pikir yang mau berproses dan produktif serta kreatif. Mampukah kita berlari lebih kencang dan berproses lebih cepat? Semua itu membutuhkan strategi kerja yang fokus dan terukur, sekali lagi kita harus fokus pada setiap sasaran yang ingin dicapai,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut ia meminta masyarakat mengulangi keyakinan dasar bahwa satu-satunya hal yang harus ditakuti justru adalah rasa takut itu sendiri. ” Yakni teror pada diri kita sendiri, kita harus takut jika kita tidak mau berubah dan jalan di tempat, dan kita tidak mungkin lagi untuk minta tidak di lahirkan di dunia, kita sudah ada di dunia pilihannya adalah mau atau tidak kita bekerja dan berubah akan nasib kita saat ini. Jadi, kuatkan optimismu

OPTIMIS, FOKUS, MASSIF DAN REVOLUSIONER Muda juga mengingatkan masih terbentangnya bulan-bulan penuh tantangan, pekerjaan yang menumpuk dan masih ada agenda pembangunan yang belum sempat dikerjakan secara maksimal karena berbagai keterba-tasan. Tapi optimislah semuanya akan segera teratasi jika kita melangkah secara masif, serentak dan terus

menerus, tentu penuh perjuangan dan tantangan, butuh pengorbanan serta keikhlasan semua. “Kita tekadkan bersama bahwa Kabupaten termuda ini akan dan harus tetap menjadi masa depan yang gemilang bagi semua p e ng hu n i ,” u ngkap nya. ”Kita harus punya impian revolusioner bahwa suatu hari nanti yang tidak terlalu lama lagi, tak ada lagi lahan tidur yang tak termanfaatkan, tak banyak lagi ditemukan pengangguran, tak ada lagi anak putus sekolah, tak ada lagi orang buta huruf, tak ada lagi orang yang tidak mampu berobat, tak ada lagi anak kurang gizi, tak ada lagi orang yang tak punya KTP dan Kartu Keluarga, bahkan s etiap sungai yang membelah daratan harus terjembatani, setiap tanah akan dimanfaatkan oleh

dan hila ngk a n s e t i ap kali terbesit pikiranpikiran pesimismu wahai saudara-saudaraku, Kubu Raya tidak membutuhkan masyarakat yang merajuk ketika belum dapat bagian jatah pemerataan pembangunan, yakinlah itu hanya menunggu giliran waktu saja,” ucapnya. Muda juga mengingatkan kalau semua sama-sama punya keterbatasan waktu hanya 24 jam dalam sehari semalam, tentulah tak cukup bagi kita untuk membagi waktu dalam pengabdian ini, kita perlu kerja sama, keikhlasan untuk menerima karena kekurangan yang ada, kelebihan kita dibanding daerah yang lain dalam membangun adalah kita mempunyai pemahaman yang sama dan kekompakan dalam membangun Kubu Raya. Kita dengan ikhlas memberikan kontribusi pemikiran, gagasan, dan pencerahan bagi masyarakat dalam setiap kesempatan yang ada dimanapun kita berada,” ucapnya. (*)

Pontianak Post

ANEKA PONTIANAK

Selasa 31 Mei 2011

19

Go Green Campus FE Untan 2011 Sukses dan Meriah GO GREEN Campus 2011, fun bike dan senam bersama yang merupakan rangkaian kegiatan menyemarakkan HUT Fakultas Ekonomi Untan ke-52 berlangsung sukses dan meriah, dihadiri lebih dari dua ribu orang baik yang berasal dari keluarga besar FE Untan maupun dari berbagai instansi, komunitas dan masyarakat umum.

Turut hadir dalam acara itu Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH.M.Hum, Purek III dan Purek IV Untan, Konsul Malaysia bersama istri, Ketua Bike to Work, Sekum KONI dan Ketua HIPMI Kalbar, Pincab BSM, Pimpinan PT Telkom, Dekan beserta pimpinan struktural lainnya, dosen, karyawan, mahasiswa dan alumni FE Untan.

Sebelum melepas peserta fun bike, Walikota Pontianak mengapresiasi FE Untan yang di tahun 2011 membuka kelas internasional. Walikota juga mengikuti jalan santai seputar kampus yang dilepas Purek IV Untan, Ir. H. Iqbal M. Arsyad, MT dan mengikuti senam bersama. H Maruki Matsum, SE alumni

FE Untan yang merupakan penggagas kegiatan fun bike didampingi Subhan Noviar, SE melihat sambutan masyarakat yang begitu antusias untuk menjadikan Go Green Campus Fun Bike menjadi agenda yang dilaksanakan secara rutin. “Saya berharap FE dapat menjadi pioneer dalam pelaksanaan bike to work yang dilaku-

Peserta Berangkat Jam Setengah Enam Pagi Sambungan dari halaman 13

alumni SMA Negeri 5 Pontianak. “Untuk lulus SNMPTN ini saya tiap hari baca buku-buku yang dulu. Juga sering mengisi latihan soal di rumah,” ujarnya. Mereka ini akan bersaing dengan sembilan ribuan peserta lainnya dari seluruh Kalimantan Barat. Pendaftar SNMPTN Untan tahun ini tembus 9.135 orang. Bandingkan dengan tahun kemarin yang hanya 5.572 peserta. Membeludaknya jumlah pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Tanjungpura, membuat Panitia Lokal terpaksa harus menambah

gedung untuk pelaksanaan ujian tulis. Salah satu gedung tambahan tersebut dipinjam dari Politeknik Negeri Pontianak (Polnep). Tidak hanya Auditorium, hampir semua gedung akan digunakan, termasuk Unit Pelaksanaan Teknis; perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain. Bahkan ruang lobi Fakultas Kedokteran juga dimanfaatkan buat ujian yang akan mulai dilaksanakan tanggal 31 Mei tersebut. Setidaknya ada tiga faktor penyebab meningkatnya jumlah peserta tahun ini, yaitu; seleksi jalur lokal yang belum diadakan, angka kelulusan Unas SLTA di Kalbar yang tembus 99,25 persen, dan diterapkannya sistem pendaf-

taran online. Terkait kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Pontianak, Panitia Lokal SNMPTN telah menyebar pengumuman di seantero kampus. Isinya agar para peserta datang lebih pagi dan berangkat ke lokasi ujian lewat jalan alternatif. Hal ini untuk mengantisipasi kemacetan akibat gawai nasional di Mega Mall, Jalan A Yani Pontianak.“Saya akan berangkat dari rumah jam setengah enam pagi,” kata Yuda Arilianti Dian Indah, peserta asal Kbupaten Landak yang menginap di Siantan. Ujian tulis SNMPTN akan diselenggarakan selama dua hari,

yakni hari ini (31/5) dan besok (1/6). Ujian tulis hari ini meliputi tes potensi akademik dan tes bidang studi dasar. Tes berikutnya, 1 Juni 2011, diisi dengan tes bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Bagi peserta yang memilih studi Ilmu Pengetahuan Campuran (IPC), pada 1 Juni tesnya dilakukan dua kali, yaitu tes mata pelajaran IPA dan IPS yang dilakukan dalam waktu yag berbeda. Sementara untuk prodi-prodi tertentu yang memerlukan keterampilan, ada tes tambahan tanggal 3, 4, dan 6 Juni . Hasil tes akan diumumkan pada tanggal 30 Juni.(ars)

Manfaatkan Pekarangan untuk Tanaman Sambungan dari halaman 13

Paryadi dan Sekretaris Daerah Kota Pontianak, M Akip beserta rombongan melihat langsung tanaman yang ditanam persis di samping Kantor Camat Pontianak Selatan. Paryadi menyambut baik adanya Gerakan Perempuan Optimalisasi Pekarangan (GPOP) karena ini merupakan hal yang positif dan diharapkan kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi terutama dari segi pangannya. “Dan yang pasti ketika kebutuhan bisa terpenuhi dari rumah tangga, akan mengurangi konsumsi yang berlebihan,” ujar Paryadi. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari agar ketersediaan dan penganekaragaman

konsumsi pangan dengan prinsip beragam, bergizi, berimbang dan aman bisa terpenuhi, pemanfaatan pekarangan juga bisa memberikan tambahan penghasilan keluarga. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak, Aswin Djafar mengungkapkan, taman warga yang dikelola oleh PKK khususnya Pokja III ini merupakan salah satu program pemerintah yakni GPOP. “Gerakan ini untuk memanfaatkan pekarangan-pekarangan yang ada di kota dan mudahmudahan ini bisa dimanfaatkan dengan hasil misalnya taman obat keluarga (toga), sayuran maupun tanaman hias,” kata Aswin. Menurut Aswin, GPOP yang di-

luncurkan atau di-launching saat ini adalah tanaman cabe karena harga cabe di pasaran yang melonjak tinggi. “Karena beberapa waktu lalu harga cabe mencapai Rp100 ribu per kilo, mengalahkan harga daging sapi Rp 75 ribu per kilo,” ungkapnya. Aswin menambahkan, pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI telah mengucurkan dana kepada kelompok-kelompok PKK Kota Pontianak sebanyak 32 kelompok PKK. “Mereka telah melaksanakan kegiatan tersebut sesuai dengan bimbingan teknis dari kami (Dinas Pertanian, red.),” pungkasnya. Di tempat yang sama, Camat Pontianak Selatan, Junaidi menuturkan, selain taman warga yang berada di lingkungan kan-

tornya, juga ada taman warga milik masyarakat yang terletak di wilayah Kecamatan Pontianak Selatan, Jalan Karya Baru Gang Karya Baru VI. “Sehingga program yang ada ini sudah sangat menunjang dengan kegiatan-kegiatan yang telah kita laksanakan,” tuturnya. Junaidi menjelaskan, taman warga yang ada di lingkungan kantornya ini merupakan taman percontohan bagi warga masyarakat lainnya untuk diterapkan di pekarangannya masingmasing. Sebelum meninggalkan lokasi, Menteri Pertanian sempat berpesan kepada Camat Pontianak Selatan agar menjaga dan memelihara tanaman yang ada di taman warga ini.(ody)

KKP segera Terapkan Pinjam Pakai Kapal Sambungan dari halaman 13

(30/5) saat berkunjung ke Stasiun PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Sei Rengas, Pontianak. Terobosan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kapal asing yang ditahan. Selama ini, sebagian besar kapal-kapal itu rusak begitu saja tanpa dapat dimanfaatkan karena proses hukumnya yang memakan waktu bertahun-tahun. “Ini terobosan baru yang akan dibuat setelah melihat kenyataan yang ada. Kapal ditahan selama bertahun-tahun. Ada yang puluhan tahun tidak digunakan. Di Kalbar, saya lihat ada puluhan kapal yang sudah rusak,” katanya. Terobosan pinjam pakai kapal ini menurutnya sudah dibicarakan secara informal dengan Kejaksaan Agung dan segera akan ditindaklanjuti dengan pembicaraan formal. “Malam ini saya akan lapor presiden, kejaksaan agung, gubernur, kita atur dan kita akan langsung ambil langkah itu,” katanya. Diperkirakan mekanisme pinjam pakai ini sudah dapat diterapkan bulan depan. Siapa saja yang berhak untuk pinjam pakai? Menurut Fadel, pinjam pakai kapal asing akan diserahkan kepada pemerintah daerah, misalnya Kalbar. Jadi, gubernur melalui instansi terkait akan bertanggung jawab terhadap

pemanfaatan kapal. Pada prinsipnya, hak pinjam pakai kapal akan diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai siap serta punya potensi perikanan yang tinggi. Saat meninjau lokasi tempat penahanan kapal di Stasiun PSDKP, Fadel menyatakan sangat prihatin. Di lokasi ini, terdapat sekitar 41 kapal asing yang sedang ditahan. Sebagian besar kapal tersebut berasal dari Vietnam dan Thailand. Selain kapal, juga terdapat 44 warga asing yang menjadi tahanan di Rumah Detensi. Banyaknya kapal asing yang ditangkap beserta puluhan anak buah kapal (ABK) itu dinilai sebagai suatu indikasi bahwa batas wilayah laut terkadang masih belum jelas. Di sisi lain, kenyataan tersebut juga mengindikasikan bahwa kecenderungan nelayan asing untuk mencuri ikan di perairan Indonesia sangat tinggi. Fadel mendorong agar proses hukum terhadap kapal dan tahanan tetap diteruskan. Dia berharap proses hukum itu lebih dipercepat supaya tidak menjadi beban. Khusus untuk kapal-kapal tangkapan yang sudah rusak, dia menyarankan agar kapal-kapal itu dijadikan rumpon. “Sebaiknya dijadikan rumpon saja, dibersihkan dari lahan kita , supaya jadi tempat berkembang biak ikan. Kalau disimpan di

sini, tidak ada gunanya buat kita. Malah penuh kita punya pos ini,” ujarnya. Ratusan Miliar Setahun Jumlah kapal asing tangkapan di seluruh Indonesia mencapai puluhan unit. Bahkan, kata Fadel, jumlahnya pernah mencapai ratusan unit. Hal itu menggambarkan maraknya pencurian ikan di Indonesia. Tingginya intensitas pencurian tersebut juga menunjukkan bahwa potensi perikanan Indonesia masih sangat besar. Menurut Fadel, Indonesia masih kekurangan kapal dengan ukuran di atas 30 gross ton atau kapal yang dapat menangkap ikan di zona ekonomi eksklusif sehingga sumber daya yang ada tidak dapat termanfaatkan secara optimal. Menyikapi masalah ini, pemerintah berencana untuk memberikan bantuan seribu unit kapal dengan ukuran 30 gross ton. Tahun ini, bantuan kapal direalisasikan sebanyak 200 unit. “Kalbar mendapat jatah tujuh unit. Jadi begitu banyak. Apalagi kalau kapal yang sekarang (tangkapan) bisa dimanfaatkan dengan baik (pinjam pakai),” ujarnya. Fadel mengakui bahwa potensi perikanan Kalbar luar biasa besar. Namun, jumlah ikan yang bisa ditangkap masih kecil dan kemungkinan jumlahnya seimbang

dengan ikan yang dicuri nelayan asing. Saat ditanya mengenai total kerugian negara akibat pencurian ikan, Fadel memperkirakan jumlahnya sangat besar. Perkiraan ini diperoleh dari perhitungan terhadap potensi seluruh ikan di Indonesia yang mencapai sekitar 7 juta ton. Sementara, jumlah yang berhasil ditangkap hanya sebanyak 5,4 juta ton. “Jadi masih dua jutaan yang hilang begitu saja tiap tahun,” katanya. Apabila per kilogram ikan dijual seharga Rp20 ribu atau 30 ribu, maka nilai ekonomis kerugian Indonesia mencapai triliunan. Pemerintah menurutnya sadar akan tingginya pencurian ikan. Karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan pengamanan laut, misalnya dengan menambah kapal patroli. Di samping itu, upaya pengamanan juga dilakukan berkerjasama dengan TNI Angkatan Laut dan kepolisian. Bahkan, pemerintah berencana untuk mengikut jejak Amerika Serikat dan Australia dengan membentuk coast guard. “Kita ingin nanti punya seperti coast guard. Kita mau menuju ke sana. Menkopolhukam, sudah diinstruksikan untuk membuat coast guard nasional,” ungkapnya. (rnl)

Agus/Pontianak Post

ULANG TAHUN: Hj Jamaliah memotong kue Ultah ke-52 FE didampingi Rektor yang diwakili Purek III.

kan setiap Sabtu,” harap mantan pembalap nasional ini. Hj Jamaliah, SE,MSi, Dekan FE Untan dalam sambutannya merasa bersyukur Go Green Campus mendapatkan sambutan luar biasa bukan hanya dari keluarga besar FE tetapi juga dari masyarakat luas. “Lebih membanggakan lagi, di usia ke-52 ini FE bisa menciptakan produk baru yaitu kelas internasional,” ujarnya. Dalam acara dilaunching kelas Internasional oleh Purek

III, Prof. Dr.H. Eddy Suratman, SE MA mewakili Rektor. Ditampilkan hiburan persembahan mahasiswa dan alumni diantaranya promo alat musik Cajon dan 1 buah lagu yang terinspirasi dari buku Habibie dengan judul 1 Love Forever karya alumni, Dwi Bebeck serta Curvanomic Contemporer yang berkolaborasi dengan musik tradisional Tionghoa dan syair khas melayu serta penampilan dari peserta pemenang economic got talent.

Disediakan puluhan doorprize berupa komputer tablet, TV LCD, laptop, TV Slim, sepeda, handphone dan berbagai hadiah yang menarik dari Walikota dan Wakil Walikota Pontianak, Dekan FE Untan, Ketua KONI Kalbar, Bank Kalbar, PTPN XIII (Persero), ISEI Kalbar, Acer Indonesia, PT Jasaraharja, Bank Syariah Mandiri, Koperasi Oikosnomos dan Alumni yang bekerja di Bank Kalbar maupun di luar Bank Kalbar.(d4/ser)

Panel Meledak, Pemkot Nyaris Terbakar Sambungan dari halaman 13

Kantor Setda mengalami sedikit kerusakan. Pecahan kaca berhamburan. Air bekas semprotan pemadam menggenangi lantai. Petugas PLN langsung mendatangi lokasi, setelah situasi berhasil dikuasai. Asap masih mengepul di beberapa ruangan. Sekretaris Daerah Kota Pontianak H Mochamad Akip, saat itu tengah memimpin rapat di lantai atas, untuk persiapan peresmian bangunan baru yang berada di kawasan Pemkot Pontianak oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzie, hari ini. Sontak saja, dengan peristiwa itu, rapat dihentikan. “Saya lagi rapat untuk persiapan Mendagri meresmikan kantor baru. Saat rapat kok banyak asap. Kita lihat genset mengepul asap, ternyata setelah kita cek karena terkena sambaran petir,” kata Sekda kepada sejumlah wartawan. Sekda pun langsung meninjau lokasi. Sekda menegaskan,

penyebabkan karena sambaran petir. “Ini musibah alam, karena kena petir yang menyambar panel pembagi listrik untuk Pemkot Pontianak,” ungkap Mantan Kepala BP2T Kota Pontianak, itu. Pemkot langsung menghungi pemadam kebakaran, PLN untuk melakukan perbaikan. “Secepatnya mereka akan perbaiki. Karena besok ada peresmian kantor oleh Mendagri,” kata mantan Kadis Hubkominfo Kota Pontianak tersebut. Tak lama kemudian listrik kembali menyala di kantor Pemkot Pontianak. Sekda mengatakan, dalam setiap musibah selalu ada hikmah yang bisa diambil. “Kita ambil hikmah positifnya untuk selalu waspada,” ujar Sekda yang pada pagi kemarin mewakili Wali Kota Sutarmidji menyambut kedatangan Menteri Pertanian. Atas kejadian itu, semua pegawai Pemkot, kata Akip, langsung dipulangkan. “Saya sudah melaporkan hal ini kepada Bapak Wali Kota Ponti-

anak, H. Sutarmidji, SH. M. Hum,” ungkap Akip lagi. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemadam kebakaran yang telah membantu upaya pemadaman. Koordinator Forum Komunikasi Kebakaran Kalbar, Ateng Tanjaya mengimbau untuk instansi pemerintah sebaiknya menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dia menegaskan, untuk panel seperti yang terjadi di setda Pemkot Pontianak itu, alat pemadam kebakarannya sangat cocok, adalah CO2 dan Chemical Powder. “CO2 untuk menekan ruang tertutup sangat bagus. Api di bawah 12 persen bisa padam dengan CO2 dan chemical. Tidak merusak mesin,” kata Ateng, kemarin. Ia menegaskan, Pemadam Kebakaran Swasta Kalbar, juga sangat siap dan siaga 24 jam, melakukan pemadaman kebakaran, terlebih saat ini ada kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.(ody)

Internet Tindas Pedagang Musiman Sambungan dari halaman 13

Kini, dengan sistem online, segalanya diselesaikan di depan monitor komputer masing-masing. Mulai dari pembayaran hingga pengisian formulir pendaftaran dilakukan online. Bahkan penyerahan pas foto dan ijazah, pun diupload di internet. Terasa mudah memang, cepat dan hemat. Namun hal ini dianggap ‘musibah’ buat pedagang kecil musiman. Gusik Varuha misalnya, pria berusia 40 tahun asal Senakin Kabupaten Landak ini termasuk yang merasa dirugikan oleh internet. Kata penjual alas tulis musiman ini, sistem pendaftaran online telah membuat pendapatannya menurun drastis. “Tahun lalu kan sebulan penuh pendaftarannya. Orang-orang masih ngantri. Tiap hari saya bisa jual seratus papan (alas

tulis). Sehari biasanya untung seratus sampai dua ratus ribu (rupiah),” ungkap ayah tiga anak ini. Masalah kerugian, ia jelas merasakannya. Gusik baru turun berjualan alas tulis kemarin (30/5), saat para pendaftar mengecek kursi dan lokasi ujian. Pria yang sehari-harinya berjualan mainan di seputaran Landak ini mengaku hanya mampu menjual sepuluh papan sehari. “Untungnya tak sampai dua puluh ribu (rupiah),” keluhnya. Penjual-penjual lainnya pun mengeluhkan hal serupa. “Ancur kami gara-gara (sistem pendaftaran) online ni,” sebut Oon (50 tahun), pedagang pensil. Menurutnya, banyak pedagang-pedagang musiman lainnya yang ‘pensiun dini’. “Banyak yang malas turun (berdagang). Udah tahun rugi kali mereka,” ujarnya. Kerugian para pedagang

musiman ini berbanding terbalik dengan meningkatnya jumlah peserta SNMPTN Untan. Tahun ini, pendaftar ujian tulis tersebut meningkat dua kali lipat ketimbang tahun lalu. Data peserta SNMPTN tahun ini tembus 9.183 orang. Bandingkan dengan tahun kemarin yang hanya 5.572 peserta. Lokasi-lokasi ujian pun ditambah, sampai-sampai Untan harus meminjam gedung Politeknik Negeri Pontianak. Tidak hanya Auditorium, hampir semua gedung akan digunakan, termasuk Unit Pelaksanaan Teknis macam; perpustakaan, laboratorium, dan lain-lain. Bahkan ruang lobi Fakultas Kedokteran juga dimanfaatkan buat ujian yang akan dilaksanakan hari ini (31/5) dan besok (1/6). Hal ini tentu saja meningkatkan persaingan memperebutkan kuota yang jumlahnya 2.292 kursi saja, untuk seluruh program studi.**

20

LIPUTAN KHUSUS Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Sentuhan Tangan Dingin Wali Kota Sutarmidji Membangun Pontianak

Cetak SDM Handal, Tingkatkan Layanan Publik Wali Kota Pontianak H Sutarmidji, SH. M. Hum, lahir di Pontianak, 29 November 1962 silam. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Persatuan Pembangunan Kota Pontianak ini, merupakan wali kota pertama yang langsung dipilih oleh rakyat Kota Pontianak. Pria yang karib disapa Bang Midji itu kini tengah memasuki tahun ketiganya memimpin Kota Pontianak. Sudah banyak kemajuan dan prestasi gemilang yang dicapai oleh suami Ny. Lismaryani, lewat tangan dinginnya sebagai top management di jajaran Pemerintah Kota Pontianak. ORANG nomor satu di Kota Pontianak yang dikenal tegas, cerdas dan konsisten itu, bertekad terus membawa kota yang dipimpinnya, yang memikili visi sebagai Kota Khatulistiwa berwawasan lingkungan, terdepan dalam peningkatan Sumber Daya Manusia dan Pelayanan Publik. Peningkatan SDM dan pelayanan publik yang diusung dalam visinya membangun Kota Pontianak, tentunya mempunyai maksud dan tujuan yang jelas dan terarah. “Kota Pontianak tidak memiliki Sumber Daya Alam. Maka dari itu, peningkatan SDM dan pelayanan publik menjadi pilihan,” kata Sutarmidji. Midji ingin warga Kota Pontianak lebih cerdas, mempunyai skill dan unggul dengan SDM daerah lain. Sehingga bisa merebut pasaran kerja, baik itu di Kota Pontianak, Kalimantan Barat,

bahkan Indonesia. Saat ini saja, sudah banyak anak-anak dari Kota Pontianak bekerja di luar Pontianak. Penghasilan yang didapat di kirim kembali ke Pontianak. “Sehingga sangat menunjang pertumbuhan ekonomi Kota Pontianak,” kata Midji. Sebagai kota jasa dan perdagangan, pelayanan publik yang baik sangat menentukan terciptanya, iklim investasi yang kondusif dan baik. Di Pemkot sendiri saat ini sudah ada Badan Pelayan Perizinan Terpadu. Bahkan kantornya juga sudah menyatu dengan semua instansi yang mengeluarkan perizinan. Standar Operasional Prosedur dalam pengeluaran perizinan juga sudah dimiliki Pemkot Pontianak. SOP ini semakin hari terus dievaluasi, agar bisa memberikan yang secepat-cepatnya dan seefisiennya dalam hal pelayanan perizinan. Walaupun mungkin, ada satu dua kasus yang tidak mengenakkan masih terjadi dalam perizinan, tapi itu diakibatkan yang mengurus izin ingin dipercepat. “Sebenarnya tidak boleh seperti itu. Sekarang harusnya masuk satu pintu keluar juga satu pintu. Tidak perlu orang mengurus ke instansi lain lagi. Cukup ke BP2T masukkan izin, dengan syarat lengkap dan tunggu berapa hari keluar. Apabila SOP yang menentukan

Sutarmidji

sekian hari kerja suatu izin selesai, tapi terlambat, setiap keterlambatan itu bagi orang yang mengurus izin dapat pengurangan retribusi dua persen perhari. Ini mempermudah mengontrol pelayanan. Apakah sudah baik sesuai SOP atau tidak. Juga mencegah pungli (pungutan liar). “Saya harap masyarakat jangan memberi apapun di luar tarif yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kalau tarif yang diberikan tidak sesuai, itu sangat tidak mendidik dan membuat pelayanan tersebut terhambat,” kata Midji. Pelayanan lain yang diberikan Pemkot dengan murah dan cepat adalah soal kepengurusan KTP, KK, dan lainnya. Bahkan Elektronik KTP yang merupakan programnya Kementerian Dalam Negeri, siap disukseskan. “Kita sangat siap. Sekarang kita sudah siapkan 60 personil yang memahami IT, memback up pelaksanaan E-KTP Agustus nanti,” ungkapnya. Minimal Lulus D3 Komitmen Sutarmidji membangun Kota Pontianak juga ditunjukkan dalam bidang pendidikan. Saat ini Pemkot sudah menuntaskan program wajib belajar sembilan tahun. Sekarang sedang berjalan, adalah program wajar 12 tahun. “Target kita pada 2013, paling lama 2014 kita mengarah wajib belajar di atas 12 tahun. Sehingga rata-rata orang Pontianak lulus perguruan tinggi, minimal lulus D3,” ungkap master hukum itu. Begitu juga infrastruktur pendidikan di Kota Pontianak, dipastikan Midji, akan kelar pada akhir 2012. Ketika tuntas pada akhir 2012 itu, KotaPontianak tidak lagi berbicara soal adanya bangku sekolah yang rusak, atap yang bolong dan lainnya. “Saya berani jamin, 2012 infrastruktur pendidikan Kota Pontianak, genah,” tekadnya. Kota Pontianak juga telah berhasil melakukan regrouping Sekolah Dasar. Dari 234 SD, dalam waktu empat hingga lima tahun, sudah diregrouping menjadi 114 SD. Ada regrouping manajemen, dan juga yang menyeluruh. “Artinya empat atau lima sekolah dijadikan satu, dan kita bangun satu gedung baru,” ungkap figur kharismatik itu. Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan juga diarahkan agar bisa mandiri. Ketika tamat, bisa langsung mandiri. Pemkot mengarahkan membuat kelompok usaha di setiap SMK. Ketika tamat SMK, Pemkot mengakseskan mereka ke bank untuk membuka usaha, bagi yang sudah mempunyai badan usaha. “Jadi, anak SMK itu kita arahkan untuk berusaha,” tegas mantan anggota DPRD Kota Pontianak itu. Begitu juga Midji, sudah mencoba kepada pelajar SMK untuk menangani berbagai kegiatan Pemkot Pontianak. Misalnya SMK jurusan tata boga, bisa menangani makan minum rapat di instansi Pemkot Pontianak. SMK jurusan otomotif, bisa menangani kendaraan di Dinas Kebersihan. Tahun ini juga akan diresmikan peresmikan SMK Pelayaran di Kota Pontianak. Menempuh pendidikan di sini memang mahal. Bisa sampai Rp30 juta hingga tamat. Tapi, kata Midji, nantinya Pemkot akan meminjamkan dana kepada anak yang tidak mampu. “Setelah mereka kerja di kapal nanti, akan mengangsur utangnya. Itu salah upaya kita memajukan pendidikan,” kata Wali Kota lagi. Benahi Infrastruktur Menunjang perekonomian, Pemkot Pontianak melakukan pembenahan in-

frastruktur jalan Kota Pontianak misalnya dengan melakukan pelebaran. Jalan provinsi dan jalan negara tidak dicampuri, karena itu bukan wewenang pemkot. “Dari tujuh meter, jalan kota kita lebarkan menjadi 16 meter. Ini juga untuk meningkatkan aset masyarakat di sekitar jalan itu,” kata Midji. Pemkot juga membuka jalan baru, kendati di lokasi itu belum ada penghuninya. Pembukaan jalan baru ini, supaya kegiatan-kegiatan pembuatan perumahan dapat berlangsung dengan lancar. “Bisnis property berkembang di situ. Nantinya dari property, itu kita akan mendapat imbal balik dari pajak BPHTB yang kini menjadi pajak daerah,” kata mantan Wakil Wali Kota Pontianak itu. Dengan segala kegiatan pembangunan yang dilakukan Pemkot di bawah kepemimpinan Midji, dalam dua tahun terakhir bisa meningkatkan angka Pendapatan Asli Daerah secara drastis. Bayangkan, dalam dua tahun dari Rp56 miliar, sekarang ini sudah bisa mencapai Rp134 miliar. “Bahkan, saya perkirakan akhir tahun, PAD kita bisa melampaui Rp140 miliar,” katanya. Memang ini kecil bila dibanding daerah lain. Tapi, bagi Midji, ini peningkatan luar biasa dan drastis tanpa harus menambah pajak baru. Dana inilah juga yang digunakan membangun Kota Pontianak. “Ini suatu hal yang kita banggakan dari Dispenda Kota Pontianak,” katanya. Sektor perhotelan Kota Pontianak juga tumbuh sangat pesat di bawah kepemimpinan Sutarmidji. Karena, dia berani memberikan insentif Izin Mendirikan Bangunan bagi investor hotel. Bahkan, IMB bisa didiskon sampai 75 persen. “Saya bahkan berani bebaskan IMB hotel karena menyerap tenaga kerja dan pemerintah dapat pajak hotel dan restoran permanen,” kata Midji. Sekarang ini, kata dia, ada beberapa hotel yang tengah dibangun. Bahkan, banyak yang minta izin lagi untuk membangun hotel. Namun, Midji menegaskan, yang diizinkan hanya hotel bintang empat ke atas. Kelas melati, bintang satu, bintang dua, sudah sangat banyak. Sekarang sudah ada 2.500 hingga 3.000 kamar di Kota Pontianak. Bahkan, di Jalan Perdana sebentar lagi sebuah hotel akan diresmikan. Begitu juga di kawasan Pontianak Utara akan segera diresmikan sebuah hotel. “Mudah-mudahan tetap bisa terus berkembang,” kata Midji. Paling pesat berkembang saat ini juga ada sektor properti. Di kawasan perkotaan, sektor property mulai tumbuh. “Anehnya di Kota Pontianak, berapapun banyaknya rumah, berapapun banyaknya rumah toko yang dibangun, tidak ada yang tidak laku terjual. Semuanya terjual,” kata Midji.

mendiaminya. Nah, ini harus diperhatikan. Saya berharap rusun itu 32 meter persegi, bagaimana caranya itu urusan pemerintah,” tantangnya. Bangun Rumah Sakit Tahun ini juga Pemkot Pontianak, membangun Rumah Sakit, karena selama ini tidak memiliki RS sendiri. Investasi membangun RS itu, menelan dana Rp120 miliar. “Insya Allah akhir tahun ini tahap pertama selesai, langsung kita fungsikan dan kita lanjutkan kembali pembangunan tahap kedua,” jelas Midji. Perlunya rumah sakit ini, menurut Midji, karena selama penyebaran penyakit menular seperti DBD, tipes dan lainnya rentan terjadi. “Kalau sudah jadi KLB (Kondisi Luar Biasa), semua rumah sakit penuh. Nah, saya berharap, 270 hingga 300 tempat tidur di rumah sakit itu, kita bisa menangani hal yang ada di bidang kesehatan Kota Pontianak,” ungkap Midji. Tahun ini Kota Pontianak mendapat jatah Jamkesmas 95 ribu jiwa. Diback up Jamkesko sekitar 28 ribu. “Jamkesko lebih banyak diarahkan kepada pelajar SD hingga SMA,” tegasnya. Masalah air bersih, tak luput dari perhatian. Saat ini pelayanan air bersih mencapai 72 persen. Tahun ini, juga dilakukan tender invertasi perluasan jaringan PDAM. Investasi sebesar Rp112 miliar, diharapkan dapat menambah luasnya pelayanan. “Saya inginnya itu, pada 2014 paling sedikit kita harus bisa melayani 85 persen masyarakat. Investasi Rp112 m nanti diharapkan dapat membuat PDAM Kota Pontianak, bisa layani hingga 90 persen masyarakat kota ini. Ini satu hal yang perlu dipercepat,” katanya. Hal itu agar, pada akhir 2012, di luar musim kemarau tidak ada lagi permasalahan air bersih. Kalau kemarau memang tidak bisa dielakkan. Air baku sebenarnya urusan pemerintah pusat. “Kalau air Sungai Kapuas terinterusi air laut, maka tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kemarau sehebat apapun, PDAM hanya berhenti berproduksi delapan hingga 10 jam. Ini tidak ada masalah. Yang petning pelayanan. Ini tantangan kami di jajaran Pemkot,” kata Midji. Hal lain yang sudah beres di Kota Pontianak adalahpasartradisional. KotaPontianakpunya delapan pasar tradisional. Dua diantaranya dalam proses perbaikan atau pembangunan. Hanya satu yang belum, yakni Pasar Flamboyan. Terkait masalah itu, dia juga sudah menyampaikan ke Gamawan Fauzi. Midji menyatakan, sudah pernah berkonsultasi ke Kemendagri, sebelum dijabat oleh Gamawan. Saat itu Kemendagri membolehkan pasar tradisional membangun hotel. “Saya tidak sependapat. Saya ingin tetap pasar tradisional yang bersih. Artinya tidak boleh ada hotel di situ. Saya minta petunjuk kementerian dalam negeri sekarang, agar perjanjian itu bisa kita batalkan, dan hotel tidak boleh dibangun di pasar tradisional,” ujar Midji. Dia mengingatkan, investor yang ingin membangun Kota Pontianak, jangan mengganggu lahan pasar tradisionalflamboyan.Karena,bagaimanapun juga, Wali Kota tidak mengizinkan ada hotel di atas pasar itu. Mengingat sedikitnya ada 2.000 pedagang menggantungkan hidupnya di sana. Kalau 2.000 pedagang itu masing-masing menghidupi tiga hingga empat anggota keluarga, puluhan ribu masyarakat terancam kelaparan. Belum lagi penyuplai barang-barang ke pedagang itu. Sehingga bisa mencapai25-35 ribu jiwa bergantung dari Pasar Flamboyan. “Itu jangan diganggu. Kita tidak mungkin biarkan hotel, karena menghilangkan mata pencaharian pedagang di sana yang sangat membutuhkan,” katanya.

Saya bahkan berani bebaskan IMB hotel karena menyerap tenaga kerja dan pemerintah dapat pajak hotel dan restoran permanen.”

Berantas Kemiskinan Memberantas kemiskinan, Midji memokuskan pada pembangunan perumahan. Dia berpendapat, orang miskin, tidak akan bisa memerbaiki rumahnya kalau tidak diintervensi. Sesuai data Pemkot, di Kota Pontianak masih ada sekitar 3.600 rumah tidak layak huni. Tahun ini ada sekitar 600an yang akan dibangun. Rinciannya 276 unit dana bantuan sosial, dana PNPM diarahkan Rp2 miliar bisa untuk 150 unit, dan bantuan Kementerian Perumahan Rakyat sekitar 150 rumah. Kalau misalnya rumah orang miskin itu bisa dibangun menjadi rumah layak huni, berarti sedikitnya ada delapan variabel kemiskinan yang hilang. Dia yakin, lima tahun pertamanya memerintah Kota Pontianak, permasalahan itu tuntas. “Paling penting kita menangani masyarakat miskin, supaya dia tidak menjadi masyarakat miskin adalah meninggalkan 14 variabel yang sudah ditetapkan oleh BPS. Itu arah kita. Perbaikan jalan lingkungan juga menunjang menghilangkan kawasan kumuh,” tegasnya. Menurut Midji, kawasan kumuh di Kota Pontianak awalnya, ada sekitar 400 ha. Sekarang dengan program pembangunan yang telah dijalankan berhasil dikurangi hingga tersisa 140 ha. “Insya Allah beberapa tahun ke depan tuntas,” yakin Midji. Hanya saja yang perlu juga diperhatikan adalah soal rumah susun. Memang Pontianak ada. Tapi, hanya tipe 21. “Kalau diberikan kepada masyarakat miskin pun, tidak dapat menghilangkan delapan variabel, karena tidak memenuhi syarat. Artinya, orang miskin itu harus mendiami areal minimal delapan meter persegi,” katanya. Midji berharap ke depan, jika pemerintah ingin membuat rusun bagi masyarakat miskin minimal harus 32 meter persegi. Artinya, kalau dalam keluarga itu ada satu ayah, istri dan dua anak, artinya semuanya harus minimal menempati 32 meter persegi. “Kalau tipe 21 (21 m2), suami istri jika punya satu anak saja tidak memenuhi syarat untuk

Ibu Kota Provinsi 300 Km Wali Kota Sutarmidji selalu mempunyai ide brilian dalam pengembangan Kota Pontianak ke depan. Ia berharap yang perlu dipikirkan oleh pemerintah adalah, soal luas lahan untuk ibu kota provinsi. Misalnya, saat ini Kota Pontianak sebagai ibukota Kalbar, hanya memiliki luas 107 km saja. Padahal Kalbar itu luasnya melebihi pulau Jawa meliputi Madura hingga Bali. “Jadi, pemekaran wilayah ke depan, harus memikirkan luas ideal suatu ibukota provinsi. Dengan 107 km, mungkinkah sebagai ibu kota provinsi kita bisa mempertahankan ruang terbuka hijau 30 persen dengan jumlah penduduk yang sudah hampir 600 ribu ini. Nah, ini satu hal yang perlu dipikirkan. Bukan pemerintah kota, tapi pemerintah provinsi dan pusat,” tegasnya. Midji sudah sering menyampaikan gagasan ini, agar Kota Pontianak diperluas. Minimal, tegas dia, Kota Pontianak sebagai ibu kota provinsi luasnya 300 km2, supaya bisa menata dengan baik. Sekarang dengan hanya 107 km2 persegi, tidak mungkin bisa berbuat banyak termasuk membuat tata ruang yang baik. Ke depan saya harap ibukota provinsi itu di dalam undang-undang ditetapkan (luasnya) minimal berapa km2. (**)

PRO-KALBAR Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

KAMPANYE

Aman dan Lancar KEPALA Kepolisian Resor Landak, AKBP Firman Nainggolan kepada Pontianak Post, Senin (30/5) kemarin mengatakan bahwa sejauh ini proses kampanye di setiap kecamatan oleh masing-masing pasangan calon terbilang lancar dan aman. Kepada semua pihak ia mengucapkan terima kasih karena sudah mau bekerjasama dengan kepolisian Landak untuk menFirman Nainggolan jaga keamanan dan ketertiban selama beberapa hari ini dalam pelaksanaan kampanye masing-masing pasangan calon dibeberapa kecamatan. “Saya harap kondisi ini bisa terus terjaga Ke Halaman 26 kolom 1

BBM

FAHROZI/PONTIANAKPOST

NGANGGUR: Nelayan Pelapis, KKU yang juga nganggur karena tak ada BBM.

Nelayan Nganggur SEKRETARIS Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPC HNSI) Kabupaten Bengkayang, Zainal Aripin,Spd saat ditemui di Ngabang kemarin mengatakan bahwa nelayan dikabupaten Bengkayang saat ini menganggur. Seperti dikatakannya, bahwa saat ini para nelayan sulit mendapatkan Bahan Bakar Ke Halaman 26 kolom 5

SARJANA

Setelah 50 Tahun H JAMIRI H Sahun, meski sudah berusia setengah abad, jebolan sarjana perdana Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas tetap semangat. Setelah berjibaku kurang lebih 4 tahun, ia pun meraih gelar yang diimpikan mahasiswa. Ini juga membuktikan bahwa belajar tak mengenal usia. “Umur boleh tua, tapi semangat tetap Jamiri H Sahun

21

DPRD Minta Naikkan Harga

Lurah Sedau Laporkan SPBU SINGKAWANG-Lurah Sedau, Muhammad Tauhid, Senin (30/5) melaporkan manajemen SPBU Pasir Panjang ke polisi. Laporan itu, menyangkut nama baik Lurah Sedau. Sebab, manajemen SPBU Pasir Panjang, Winny telah menyebutkan Lurah Sedau minta jatah solar dan akan menyuruh wartawan ke SPBU bila permintaan tak dikabulkan. Padahal, menurut Tauhid kepada Pontianak Post, hal itu tidak pernah dilakukannya. “Nama baik saya sebagai lurah dan nama Lurah Sedau tercemar. Saya tidak pernah menelepon Winny untuk minta jatah solar dan bila tak dipenuhi akan menyuruh wartawan ke SPBU Pasir Panjang. Pernyataan tersebut menjadi catatan buruk dalam kinerja saya. Sekali lagi, saya tidak pernah menelpon yang namanya Winny. Kenal juga tidak,” kata Tauhid kemarin usai melaporkan hal tersebut ke Polsek Singkawang Selatan. Tauhid membenarkan kalau dia menelpon Alfian. Orang dekat pemilik SPBU Pasir Panjang. Ketika itu, kata Tauhid, dia minta Alfian menyampaikan keluhan nelayan Sedau yang sulit memperoleh solar. Sebelumnya, diceritakan Tauhid, dia didatangi sejumlah perwakilan nelayan Sedau yang mengeluhkan kesulitan memperoleh solar. Keluhkan itu, tentu ditanggapi sebagai lurah. “Mereka bilang, mengapa SPBU Pasir Panjang bisa melayani ken di SPBU dan yang aneh, bukannya orang Sedau yang butuh, melainkan orang luar. Itulah yang menjadi pertanyaan mereka. Kalau tidak bisa semuanya tidak bisa. Kenapa ada diskriminasi dalam memperoleh jatah solar,” kata Tauhid menirukan Ke Halaman 25 kolom 5

3

Pertamina Tak Transparan

ANDI/PONTIANAKPOST

MENGGILA: Antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM di beberapa SPBU Ketapang kian memanjang. Apalagi sejak kemarin pagi dan siang, SPBU di Ketapang tutup. Dan baru beroperasi sore hari.

Anggota Panwascam Nyaris Dipukul NGABANG - Panitia Pengawas Tapi dia hanya dialog-dialog saja Pemilu Kepala Daerah (Panwaslu Kada) ditengah-tengah keluarganya, buKabupaten Landak bekan kampanye terbuka,” lum menemukan adanya ujarnya. pelanggaran-pelanggaKetika ditanya mengeran yang dilakukan oleh nai adanya peristiwa yang 3 pasangan Calon Buhampir dilakukan pemupati (Cabup) dan Calon kulan terhadap salah satu Wakil Bupati (Cawabup) anggota Panitia Pengawas Landak maupun tim kamKecamatan (Panwascam) panyenya. Panwaslukada Air Besar, Ya’ Habijan, angLandak hanya menerima gota Panwaslukada Landak laporan-laporan yang Divisi pengawasan dan dinilai tidak melanggar. Humas, Julia Dharma menDemikian ditegaskan oleh gatakan kejadian tersebut anggota Panwaslu Kada terjadi pada Kamis (26/5) Sophia Tjakre Landak Divisi penanganan lalu sekitar pukul 20.00. dan tindakan pelanggaran, Sophia “Waktu itu salah satu anggota tim Tjakre, Senin (30/5) di sekretariat Pan- kampanye calon pasangan nomor satu waslukada Landak. ada melihat terpasang baleho yang “Seperti contoh, kami ada menerima bertuliskan anda memasuk kawasan laporan adanya kampanye terselubung. salah satu pasangan calon Bupati,”

paparnya. Ia menilai baleho yang bertuliskan demikian memang tidak menjadi masalah. Sebab spanduk itu dipasang pada saat masa kampanye. “Saya rasa hal itu tidak ada masalah, tapi asalkan baleho maupun spanduk yang dipasang tersebut tidak mengandung unsur penghinaan. Jelas hal itu tidak ada masalah,” katanya. Lebih lanjut dikatakan, setelah Ya’ Habijan memberikan penjelasan kepada tim kampanye tersebut, yang bersangkutan tidak terima dan terjadilah pertengkaran mulut antara salah satu tim kampanye dengan Ya’ Habijan. Bahkan, Ya’ Habijan sendiri nyaris mau dipukul oleh anggota tim kampanye tersebut “Mereka sempat dilerai oleh beberapa pihak salah satunya Danramil Air Besar. (sgg)

KETAPANG – Pertamina dinilai tidak transparan terkait anggaran subsidi BBM di Kalbar dan Ketapang khususnya. Masyarakat mempertanyakan, apakah pengurangan kuota BBM, ada kaitan dengan melambungnya harga minyak dunia. Akibatnya, alokasi dana dari APBN untuk BBM dikurangi. ”Pertamina tidak terbuka. Kami menduga, krisis BBM berkepanjangan di Ketapang ini karena naiknya harga minyak dunia yang naik, sehingga alokasi dana dari APBN dikurangi,” ujar Ketua DPRD Ketapang, Gusti Kamboja saat ditemui wartawan di Ketapang, Senin (30/5).Berdasarkan laporan yang diterimanya, memang ada pengurangan jatah BBM dari Pertamina ke SPBU atau pun Jober di Ketapang. Akibatnya, distribusi BBM pun menjadi kacau. Kadang ada, kadang tidak. Kondisi ini pun menjadikan pihak-pihak tertentu memanfaatkannya. Beli dalam jumlah besar, kemudian dipasarkan eceran. Kondisi yang seperti ini, menurutnya pemerintah pusat bisa mengambil alih. Salah satu cara adalah dengan menaikkan harga BBM. ”Masyarakat tentunya akan lebih memilih harga BBM naik sebesar Rp500 atau lebih. Daripada memilih keadaan seperti ini. BBM susah didapatkan, dan kalau pun ada mesti antre serta membayar dengan harga lebih mahal,” katanya. DPRD Ketapang menurutnya segera mengirimkan surat resmi kepada Menteri ESDM, terkait kelangkaan BBM di Ketapang serta tidak transparannya pengelolaan energi, khususnya dari Pertamina. Hal ini dipandang sangat perlu, sebab, dibanding dengan membentuk pansus BBM, tentunya akan membutuhkan waktu agak lama, sementara masyarakat luas tentu tidak harus menunggu penyelesaian yang relative lama.”Ini keadaan darurat dan mendesak. Sehingga surat resmi adalah langkah awal. Surat itu kalau tidak besok (hari ini) atau lusa akan dikirim,” katanya. Diharapkan, dengan surat tersebut akan diketahui secara jelas apakah memang ada pengurangan jatah subsidi untuk Ketapang akibat kenaikan harga minyak dunia. Karena memang pengolahan BBM tidak dilakukan di dalam negeri. “Kita ingin ada kejelasan mengenai permasalahan ini,” katanya. BBM Menghilang Sedangkan Pantauan Pontianak Post, Senin (30/5), beberapa SPBU di Ketapang kosong pada pagi harinya. Sehingga banyak diantara pembeli yang sudah mengantri sejak pagi hari membubarkan diri. Mereka hanya bisa mengomel di atas motornya. Namun, ditunggu hingga siang dan sore hari, SPBU tak kunjung buka. Suplai dari Pertamina atau Jober hingga berita ini ditulis, belum juga datang. Sedangkan di eceran, Banyak diantaranya yang sudah tidak menjual bensin. Namun, di beberapa kios masih terlihat jeriken bensin yang siap dijual. Tentu dengan harga melambung. Per liter dihargai Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.(fah)

Buah Mangga Raksasa Mulai Dibudidayakan Sambas

Ke Halaman 26 kolom 5

Berat Mencapai 4 Kilo, Dinamakan Mahathir Bentuk dan warna sama dengan buah mangga umumnya. Namun, besarnya berbeda dengan mangga kebanyakan. Orang-orang pun memanggilnya sebagai mangga Mahathir. Rasanya sama dengan mangga umumnya. Tapi sebuahnya, mencapai 3-4 kilogram. Besar dan berat. Dinamakan Mahathir karena buah ini berasal dari Malaysia.

di kawasan Kucing Serawak. Waktu yang dibutuhkan untuk sekali perjalanan mencapai sekitar 7 jam-an. Sama jaraknya Pontianak-Sintang. Perjalanan menembus perbatasan ini pun ia lakukan seorang diri, selain hobi ia suka tantangan, makanya perjalanan yang menyita waktu tersebut dianggapnya sebagai hal yang biasa. Tapi perjalanan panjang ini bukanlah jalan-jalan biasa tapi berbisni buah-buah segar. Warga Desa Makrampai Kecamatan Tebas ini sudah sepuluh tahun berkecimpung dalam usaha pengadaan bibit holtikultura, tak heran ia sudah mengantongi sertifikat pengadaan

HARI KURNIATHAMA, Pemangkat

FAHROZI/PONTIANAKPOST

GARAP LAHAN: Seorang warga di Ketapang memanfaatkan lahan tidur untuk area pertanian.

KONDISI georgrafis Kabupaten Sambas dan Malayasia cukup dekat. Seringnya, warga Indonesia menyeberang ke Malaysia atau sebaliknya. Beragam oleh-oleh pun didapat dari negeri jiran ini, mulai makanan, souvernir kerajinan hingga bibit buah. Seperti yang dilakukan H.M Anis H Idris. Diusianya yang menginjak 65 tahun. Ia sanggup pulang pergi dari Sambas-Serikin menuju Selalang

HARI/PONTIANAKPOST

BESAR: HM Anis dengan bangga memamerkan mangga super besar yang dijuluki mangga Mahathir yang berasal dari negeri Jiran.

bibit panganan buah segar ini. Kini ia mengenalkan ke masyarakat Sambas Mangga Mahathir. Buah berukuran besar yang beratnya bisa mencapai 4 Kg. Ia sendiri tak tahu pasti mengapa dinamakan Mangga Mahathir. Namun ia meyakini nama tersebut diambil dari nama Mahathir Mohammad, perdana menteri Malaysia keempat, di bawah kepemimpinannya Malaysia mengalami modernisasi yang pesat dan menikmati kemakmuran di segala lapisan. Sesuai dengan namanya, mangga ini sangat besar dan berat secara fisik. Tak heran banyak masyarakat Sambas seperti warga Tebas, Pemangkat, Sekura banyak mengembangkan bibit mangga ini sebagai tanaman di pekarangan rumah atau lahan kebun. Kini ratusan bibit sudah Ke Halaman 25 kolom 1

22

LIPUTAN KHUSUS

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

LIPUTAN KHUSUS

23

Tourism City

S ngkawang DR.Hasan Karman,SH,MM Walikota Singkawang

Keharmonisan antar Suku Etnis dan Agama Keindahan Obyek Wisata dan Panorama Alam yang mempesona Ketersediaan fasilitas Hotel dan Restoran yang memadai Event Budaya dan Pariwisata rutin di gelar setiap tahun Berbagai sajian Kuliner mengundang selera

Drs.H.Edy R.Yacoub,M,SI Wakil Walikota Singkawang

Ke SINGKAWANG Ir.Jero Wacik,SE

Drs.Cornelis,MH

Menteri Kebudayaan dan Pariwaisata RI

Gubernur Kalimantan Barat

Berkunjung ke Kalbar Pastikan ke Singkawang

K

Vihara Tri Dharma Bumi Raya

OTA Singkawang memang merupakan destinasi wisata di Kalbar. Setiap tahun, puluhan ribu wisatawan baik lokal maupun mancanegara berkunjung ke kota yang berjuluk seribu kuil ini. Kota Singkawang berada sekitar 145 km dari Ibukota Provinsi Kalimantan Barat (Pontianak) dan dapat dicapai melalui jalan darat dengan waktu tempuh kurang lebih 2,5 jam. Kehidupan masyarakat Singkawang begitu harmonis, kendati banyak terdapat etnis, agama dan budaya yang ada. Potensi pariwisata dan budaya Singkawang sudah tak dapat diragukan lagi. Baik itu wisata pantai, alam, bahkan sampai taman dan pegunungan. Selain itu juga keanekaragaman kuliner yang ada di kota itu, membuat para wisatawan akan betah berlama-lama berada di sana. (**) www.tourism-pastikesingkawang.com Telp 0561-631423 Em@il: Disbudparporaskw@rocketmail.com

Ngabayotn

Taman Pasir Panjang Indah

Transportasi Wisata Bahtera

Taman Rekreasi Bukit Bougenville

Banana Boat & Sky boat

Sirkuit Road Race

liputan khusus

24

Pontianak Post l Selasa 31 Mei 2011

Karya Muhammadiyah Kalimantan Barat UNMUH Pontianak Kian Berkembang Rancang Model Kampus Pola Edutainment Diatas Lahan 30 Ha Rencana Universitas Muhammadiyah Pontianak membangun kampus II diatas lahan 30 Ha di Jl. trans kalimantan, Desa Ambawang Kuala, Kabupaten Kubu raya sudah akan dimulai pada akhir tahun ini. Berbagai persiapan khususnya terkait dengan desain dan tata ruang bangunan terus dimatangkan oleh Tim Pembangunan. Menurut Rektor Unmuh Pontianak pembangunan akan diprioritaskan untuk terlebih dahulu membangun laboratorium supaya dapat digunakan kegiatan praktek mahasiswa, terutama untuk mahasiswa fakultas teknik mesin dan budidaya perikanan, karena lokasi tempat praktek di kampus I jalan A Yani saat ini sudah tidak memungkinkan lagi. “Secara bertahap pekerjaanpekerjaan utama seperti pembuatan danau dan jalan akan dimulai sambil menyelesaikan layout lahan dan rencana pembangunan,” demikian diungkapkan oleh Rektor Unmuh pontianak, Helman Fachri, SE, MM. Model kampus yang akan dikembangkan oleh Unmuh Pontianak menggunakan konsep model Edutainment, merupakan sebuah model pembangunan dimana kampus sebagai pusat pembelajaran / kuliah sekaligus juga sebagai tempat wisata yang menyenang-

Master Plan kampus UNMUH Pontianak

kan. Oleh sebab itu peruntukkan lahan diatur agar benarbenar sesuai dengan ide dan gagasan awal konsep pembangunan seperti : posisi gedung Rektorat, Masjid, Dome serta gedung kuliah. Selanjutnya bangunan yang ada akan dipadukan dengan taman, hutan buatan, Salah satu kerjasama yang di jalin UNMUH Pontianak aquarium ikan, outizin penyelenggaraan prodi penbond, taman pintar, rumah sehat dan tanaman obat- didikan biologi berdasarkan SK dari Direktorat jenderal Pendidiobatan serta hortikultura. Perkembangan Unmuh Pon- kan Tinggi No. 104/D/O/2010, tianak dalam beberapa tahun sehingga saat ini Unmuh ponterakhir memang menunjukkan tianak telah memiliki 6 Fakultas tingkat perkembangan yang cukup dengan 8 program studi yang signifikan. Dalam tataran nasional telah memiliki izin penyelengUnmuh Pontianak berhasil mem- garaan dari Direktorat Pendidiperoleh prestasi-prestasi akade- kan Tinggi dan status Akreditasi mik yang cukup membanggakan, dari Badan Akreditasi Nasional diantaranya pada tahun ini dalam Pendidikan Tinggi (BAN-PT), bidang kemahasiswaan Unmuh yaitu: Fakultas Ilmu Kesehatan Pontianak berhasil menempatkan (FIKES) prodi kesehatan ma5 Asosiasi Profesi Mahasiswanya syarakat, Status terakreditasi. (APM) untuk memperoleh hi- dari BAN-PT berdasarkan SK bah dari Direktorat Akademik BAN-PT No.001/BAN-PT/Ak-X/ Dikti. Demikian juga dengan S1/I/2007. Fakultas Ekonomi para dosennya, sebanyak 5 orang (FEKON) prodi Manajemen. dosen Unmuh Pontianak berha- Status terakreditasi dari BAN-PT sil memperoleh beasiswa BPPS sesuai dengan SK BAN-PT No. untuk pendidikan Double Degree 009/BAN-PT/Ak-X/S1/VII/2006. yang nantinya akan menempuh Fakultas Teknik, prodi Teknik pendidikan S2 selama 1 tahun di Mesin. Status terakreditasi dari Universitas Brawijaya, sedangkan BAN-PT sesuai dengan SK BAN1 tahun berikutnya akan menem- PT No. 007/BAN-PT/Ak-X/S1/ VI/2006. Fakultas Keguruan dan puh pendidikan di luar negeri. Untuk pengembangan pro- Ilmu Pendidikan (FKIP) megram studi, tahun ini Unmuh miliki 3 prodi yaitu Pendidikan Pontianak telah memperoleh Kimia, prodi pendidikan biologi dan Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG-AUD) dengan izin operasional berdasarkan SK. Dirjen Dikti No. 2929/B/T/2007 dan No.2929/D/T/2007. Fakultas Agama Islam (FAI) prodi Pendidikan Agama Islam, status terakreditasi dari BAN-PT berdasarkan SK BAN-PT No. 019/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan prodi budidaya perikanan, status akreditasi dari BAN-PT berdasarkan SK BAN-PT No.009/ BAN-PT/Ak-X/S1/VII/2006. (*)

STIK Muhammadiyah Pontianak Profesional Mandiri dan Kompetitif

Dikti,”terangnya. Kurikulum Inti Perguruan tinggi berdasarkan surat keputusan Mendiknas No. 045/U/2000 Program studi terdiri dari, Program Studi S-1 Ilmu Keperawatan; Kelas Reguler (10 semester) dan Kelas Non reguler (5 semester) gelar S.Kep.NS. Kurikulum pendidikan DIII,berdasarkan SK Menkes No.HK.03.2.4.1.01729 dan SK Mendiknas No. No 88/ D/O/2006. Program Studi D III, Akreditasi “A” SK Menkes No. HK.00.06.2.2.00596) 6 semester, gelar A. Md. Kep. Fasilitas memiliki gedung utama 4 lantai milik sendiri, perpustakaan dengan buku dalam dan luar negeri, lab. Bahasa dan komputer Multimedia, fasilitas Wi-Fi (Hot spot cafe), Pondok pesantren Ibnu Sina, Unit Ventura, Kafetaria, Taman Belajar, Klinik sehat dan lain-lain. Staf Pengajar S3 1 orang, Kandidat S3 2 orang, S2 5 orang, Kandidat S2 3 orang, S1 14 orang, S2 Sos 1 orang, S1 Agama 2 orang, S1 Bahasa Inggris 1 orang, S1 Komputer

SEKOLAH Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah adalah institusi yang menyelenggarakan pendidikan keperawatan jenjang Diploma Keperawatan, S-1 Keperawatan dan persiapan pada Program Pasca Sarjana. STIK Muhammadiyah berdiri sejak 2006 yang merupakan konversi dari akademi Keperawatan yang berdiri pada 1992. STIK Muhammadiyah memiliki motto Caring, Critical Thingking dan Best Opportunity berkomitmen menghasilkan tenaga perawat profesional Islam bermutu tinggi, beriman, bertaqwa kepada Allah SWT, berkepribadian, disiplin, bekerja keras, tanggguh, bertanggung jawab dan tanggung gugat, mandiri, cerdas, terampil, bersemangat kebangsaan, percaya diri, bersikap kritis, analitis inovatif, kreatif, dan produktif sehingga mampu menjadi manusia yang membangun dirinya sendiri dan pembangunan bangsanya. STIK Muhammadiyah memiliki visi menjadi Sekolah Tinggi yang Mandiri dan Kompetitif pada tahun 2017. Misi STIK Muhammadiyah dirumuskan dengan ; Menyelenggarakan pendidikan vokasional dan profesional yang berbasis kompetensi dan mencetak kader dakwah melalui pelayanan keperawatan kepada masyarakat, Menyelenggarakan penelitian yang inovatif dan mendorong pengembangan Ilmu Pengetahuan dan teknologi yang Kampus STIK Muhammadiyah Pontianak kompetitif,Menyelenggarakan pengabdian pada masyarakat dalam mendarmabhaktikan keilmuan dan teknologi serta memberdayakan masyarakat agar mampu memecahkan masalah kesehatan secara mandiri dan berkelanjutan, Mewujudkan kemandirian sekolah tinggi yang aktif terhadap tuntunan perkembangan ilmu dan teknologi yang kompetitif. Menurut Ketua STIK Muhammadiyah Pontianak, Wuriani, S.Kep. Ners, STIK Muhammadiyah telah mampu menerbitkan jurnal Keperawatan dan kesehatan yang telah terbit 3 edisi. “Kami (para dosen dan mahasiswa) juga aktif dalam kegiatan penelitian baik yang dibiayai sendiri maupun hibah dari Kopertis dan Mahasiswa praktek di Labolatorium STIK

1 orang, S1 Pendidikan 1 orang, tersedia juga Dosen Tamu dan Luar Biasa. STIK Muhammadiyah memiliki program unggulan antara lain; Luka, Stoma, Kontinensia dan Critical Care. Terdapat pula pembinaan khusus mahasiswa DIII berupa pembinaan di Pondok Pesantren “IBNU SINA” STIK Muhammadiyah Pontianak dengan tujuan menghasilkan lulusan berkualitas baik di ilmu keperawatan, maupun di bidang keagamaan dengan penguatan Bahasa Inggris dan Arab. Program ini wajib diikuti mahasasiswa selama dua tahun dan wajib tinggal di Pondok selama 1 tahun. Lahan praktek mahasiswa di RSUD dr Soedarso, RS Kesrem Tk 3 Pontianak, RS khusus Alianyang, RS YARSI Pontianak, RS Jiwa Singkawang, Puskesmas, Klinik Bersalin, Panti Wredha dan Rumah sakit yang berada di Pulau Jawa. Kampus beralamat di Jl. Sungai Raya Dalam Gg.Ceria V. (*)

SMA Muhammadiyah 1 Pontianak

Kepsek SMA Muhammadiyah 1 berasama para pihak yang menandatangani MOU

Disiplin, Berprestasi dan Berakhlak Mulia SMA Muhammadiyah 1 Pontianak sebagai salah satu lembaga pendidikan di kota Pontianak sangat berperan di dalam kemajuan dunia pendidikan khususnya di kota Pontianak. Peran ini diambil oleh lembaga pendidikan tersebut dalam rangka melaksanakan amanah Persyarikatan Muhammadiyah di bidang pendidikan bertujuan mengembangkan berbagai potensi siswa agar manjadi manusia yang beriman yang bertaqwa kepada allah swt, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara Indonesia yang demokratis serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat islam yang sebenar-benarnya. Sejak berdirinya tahun 1961 hingga sekarang sekolah yang beralamat di Jalan. Parit H. Husin II ini telah 10 kali mengalami pergantian kepala sekolah dan pada saat ini di bawah kepemimpinan Bapak Ahmad Zaini, SPi, SMA Muhammadiyah 1 Pontianak telah banyak melakukan perubahan dan berbenah diri mengikuti perkembangan dunia pendidikan sekarang. Pada sat ini status Terakreditasi A dan SSN ( Sekolah Standar Nasional ) telah disandang oleh sekolah yang memilki jumlah siswa 1013 ini SMA Muhammdiyah 1 melakukan poses belajar mengajar dengan jumlah 26 rombangan belajar terdiri dari kelas X berjumlah 9 rombongan belajar, kelas XI delapan rombongan belajar dan kelas XII 9 rombongan belajar. Selain itu SMA Muhammadiyah 1 memiliki tenaga pendidik yang professional dan rata-rata berkualifikasi Pendidikan Sarjana / S-1 dan beberapa orang sedang menyelesaikan pendidikan Pasca Sarjana S2. Disamping itu untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran dan mutu sekolah, saat ini SMA Muhammadiyah 1 Pontianak telah melakukan berbagai upaya diantaranya mengadakan kerjasama dengan lembaga internasional (NGO) yang konsen terhadap dunia pendidikan Indonesia yaitu AMINEF (Amerika) dan Bridge (Australia)

dengan mendatangkan guru dan pertukaran guru beberapa waktu yang lalu, selain itu sekolah ini juga telah melakukan kerjasama dengan : SMA N 77 Jakarta Pusat, BNK Kota Pontianak, SUPM, Pontianak Post, Fokal IMM, Fak. Perikanan UNMUH Ptk, SIS dan FKIP UNTAN. Kerjasama ini dibuktikan dengan penandatanganan MoU ( nota kesepahaman ) lembaga diatas dengan SMA Muhammadiyah 1 Pontianak pada tanggal 5 Mei 2011 di PCC. Sesuai dengan visi dan misi sekolah, SMA Muhammadiyah 1 memadukan kurikulum Diknas dan Kurikulum Muhammadiyah, kurikulum Diknas disesuaikan dengan kurikulum sekarang dan mengedepankan pendidikan agama Islam dan Kemuhammadiyahan bagi peserta didik dengan melakukan penambahan jam belajar dari yang seharusnya 2 jam pelajaran menjadi 5-10 jam pelajaran yang menjadi ciri khas lembaga pendidikan Muhammadiyah. Adapun jam belajar tersebut di isi dengan pembelajaran agama seperti Akidah Ibadah, Akhlaq Tarikh, Bahasa Arab dan Al Islam Kemuhammadiyahan. Selama ini SMA Muhammadiyah 1 telah melaksanakan kegiatan pembinaan karakter melalui kegiatan antara lain : kegiatan baca Tulis Al Quran (CALISA), pengajian rutin setiap 1 bulan sekali yang bertempat di rumah siswa secara bergantian dan berkesinambunagan, pembinaan keputrian, pembekalan akhir di sekolah bagi siswa kelas X,XI,XII berupa Darul Arqam semacam Pesantern Kilat/IPTEK dan tes psikologi serta pelaksanaan kegiatan belajar dilapangan yang disertai dengan kegiatan outbond training. Selain itu prestasi akademik dan non akademik juga sering didapat oleh sekolah yang memilki Moto Disiplin, Berprestasi dan Berakhlak Mulia

ini antara lain : Dibidang olah raga sering menjuarai kejuaraan Futsl, Volly Ball, Basket, bulu Tangkis, pencak Silat, tenis Meja, Atletik. Serta juga berprestasi di bidang seni seperti juara lomba baca puisi, teater tingkat provinsi dan nasional, festival music, vocal group, solo vocal, dan juga yang paling membagakan lagi SMA Muhammadiyah 1 merupakan salah satu sekolah

yang mampu melaksanakan even besar Festival Seni olimpiade Olah raga dan sains tingkat SMP se kota Pontianak dengan cabang kegiatan lebih dari 10 cabang lomba dengan memperebutkan piala bergilir bapak walikota Pontianak, serta sekolah ini juga merupakan salah satu sekolah pelopor kantin kejujuran di kota Pontianak kerjasama Fokal IMM dan Pontianak Post. Hal ini dapat dilaksanakan karena sejak awal para siswa telah mampu melaksanakan organisasi sebagai pengembangan diri dan kreatifitas siswa di internal maupun di eksternal sekolah dengan masing-masing kegiatan ekstrakurikuler seperti : Volly Ball, basket, futsal, bulu tangkis, pencak silat, tarung derajat, teater, music kontemporer, band, vocal dan vocal group, kir, English club, matematika club, ekonomi club, sispala azimuth, club film, calisa dan club sepeda. (MBC)

Program Kelas Unggul SD Muhammadiyah 2 KEL AS CI MIPA PLUS/akselerasi SEBAGAI sekolah yang mengusung misi Dengan Sadar Mutu, Menjadi Sekolah Unggul dan Model, SD Muhammadiyah 2 Pontianak tidak pernah kering dalam melakukan inovasi program layanan pendidikan kepada siswa-siswanya. Berbagai layanan pendidikan telah dilaksanakan antara lain: program outbound, program home visit, program perkembangan hasil prestasi siswa, program layanan kesehatan, program subsidi silang (dana khusus), program layanan konsultasi bimbingan konseling (BK), dan lain sebagainya. Dalam rangka mengembangkan bakat atau talenta siswa-siswa yang memiliki potensi di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan, mulai Tahun Ajaran 2010/2011 SD Muhammadiyah 2 Pontianak, membuka kelas Cerdas Istimewa di Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, (Kelas CI MIPA/Akselerasi). Kelas CI MIPA menggunakan kurikulum plus dengan sistem perluasan (enrichment) dan pendalaman (to deepen) materi pada bidang studi Matematika  dan IPA serta penguatan Bahasa Inggris. Dalam praktiknya, pembelajaran kelas CI MIPA menggunakan konsep pembelajaran learning by doing dan mastery learning dan pengantar pembelajaran dengan konsep billingual, diharapkan siswa memiliki kemampuan yang kompeten dalam ketiga bidang studi tersebut serta penguasaan bahasa Inggris aktif . Demikian pula dengan fasilitas kelas. Kelas CI MIPA dilengkapi dengan fasilitas multi media terkoneksi

dengan internet, ruangan yang nyaman dilengkapi AC. Untuk referensi siswa, SD Muhammadiyah 2 juga menyediakan ruangan perpustakaan multi media yang memiliki fasilitas pustaka yang sangat lengkap baik pustaka manual dengan jumlah koleksi lebih dari seribu judul buku yang terdiri dari buku fiksi dan nonfiksi serta pustaka digital yang meliputi pustaka video, audio, pdf, image. Siswa CI MIPA juga dalam kesehariannya dipantau perkembangan kemampuan akademik maupun perkembangan psikologinya. Untuk mendukung kelancaran proses penyelenggaraan kelas CI MIPA, SD Muhammadiyah 2 telah mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak, diantaranya Universitas Muhammadiyah Pontianak, Lembaga Psikologi Persona, dan saat ini sedang dalam proses bekerjasama dengan beberapa fakultas di Universitas Tanjungpura Pontianak.   Proses rekrutmen siswa kelas CI MIPA dilakukan di kelas 2 semester kedua

melalui beberapa tahap, yaitu  : tahap tes akademik 3 bidang studi meliputi : Matematika, IPA dan Bahasa Inggris nilai tiap mata pelajaran > 85 (dibuktikan dengan copi nilai rapor kelas 2 semester 1 yang telah dilegalisir), tahap psikotes,  tahap tes kesehatan,  dan surat kesanggupan orang tua.  Selain siswa SD Muhammadiyah 2, kelas CI MIPA juga terbuka bagi siswa kelas 2 dari sekolah lain yang ingin mengikuti tes dan masuk kelas 3 CI MIPA/ Akselerasi tersebut. Tahun lalu dari 112 siswa yang mengikuti tahapan tes di atas,  jumlah siswa yang berhasil lolos seleksi program CI MIPA untuk tahun ajaran 2010/2011sebanyak 20 siswa. Sebanyak 19 siswa berasal dari SD Muhammadiyah 2 dan 1 orang siswa dari sekolah lain. SD Muhammadiyah 2 baru saja menjuari Lomba Ikrar Santri Fasi 2011 dan akan memwakili Kalbar ke tingkat nasional (Kepala sekolah, Drs. Slamet Rianto)

Kepsek SD Muhammadiyah bersama juara OOS & OSS 2010-2011

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

PINYUH LANDAK 25 Berat Mencapai 4 Kilo, Sambungan dari halaman 21

hamdan pontianakpost

CERITA: Gaya salah seorang peserta lomba bercerita tentang Mempawah menggunakan alat peraga seperti jala dan beras kuning.

Penempatan Pejabat Tak Sesuai MEMPAWAH-GuruBesar Universitas Erlangga Surabaya Prof Dr Djoko Marsinto SE. M.Ec pernah memberikan pandangan, bahwa kelemahan Pemda yang terjadi selama ini, dalam menyikapi persoalan yang terjadi di masyarakat adalah, karena kesalahan dalam menempatkan pegawai negeri sipil (PNS) dalam jabatannya struktural. “Artinya, dalam menenpatkan seseorang pejabat eselon II maupun III, terindikasi tidak menjalankan prinsip pengkaderan yang bai,” kata Susanto SE, ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pontianak mengutip penegasan sang profesor pada kuliahnya untuk meraih S2 bidang ekonomi.

Menurut dia, bahkan kecenderungan Bupati (kepala daerah memandang, semua PNS (pejabat eselon II-red) itu bisa dan mampu. Aibatnya, tiap rotasi (rolling-red) asal tempatkan saja. Dia emncotohkan, basic pengetahuan seseorang adalah hukum ditempatkan pada ekonomi. Bidang tehnik dipercaya membidangi administrasi dan lains ebagainya. Dampak dari itu semua, pejabat selalu dibuat belajar laghi pada bidang yang barunya. Belum menguasai, lantas ditarik dan pindahkan lagi pada bidang yang lain. “Itulah bentuk -bentuk kelemahan yang memebrikand amppak pada tidak maksimalnya pelayanan publik,” sebut Susanto. Ter-

lebih pula dalam penempatan jabatan struktural, seyogyanya memenuhi prinsip the right man on the right please. “Bukan like or dislike”, katanya. Selaku Ketua Komisi A, Susanto mengetahui, kalau tahun 2011 ini Pemeirntah Kabupaten Pontianak bakalan kehilangan beberapa pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun (MPP). Kondisi itu tentu, sementara waktu ditunjuk (di SK-kanred) seorang pejabat di dinas, badan itu menjadi Plt. Kalau kondisi itu berlarutlarut hingga tahunan belum juga didifinitifkan. tentu yang merasa kerepotan adalah Bupati itu sendiri. terlebih Sekda juga masih Plt dan belum difinitif. (ham)

disebar ke sejumlah kecamatan, respon dari masyarakat sangat baik. Hal ini dikarenakan selain bibitnya tergolong murah, tanaman pangan ini tak cerewet bila ditanam di medan apapun. Ia mengatakan cocok disemua medan tanah dan setelah 3 tahun bisa panen. Namun karena bibit super ini besar dan berat, sebatang hanya bisa menghasilkan paling banyak 30 buah mangga, hal ini apabila berbuah banyak maka pohon bisa patah tak dapat menahan bobot mangga yang berat. Soal rasa tak kalah dengan buah mangga lainya, kulitnya kuning dan yang jelas puas. “Satu orang makan satu buah saja kadang tak habis, pokoknya puaslah,” jelasnya. (*)

Lurah Sedau... Sambungan dari halman 21

keluhan nelayan Sedau. Tauhid pun minta tolong kepada Alfian agar disampaikan kepada pemilik SPBU Pasir Panjang. Pemilik SPBU Pasir Panjang, menurut pengakuan Tauhid setelah ditelpon Alfian, sudah memerintahkan kepada adiknya, Winny untuk menemui Lurah Sedau guna membicarakan masalah keluhan nelayan Sedau ini. “Sampai saat ini, tak pernah digubris. Nelayan juga terus mengeluh karena sulitnya memperoleh solar,” kata Tauhid. Sebenarnya, jika dibicarakan masalah tersebut, dia berkeyakinan Pertamina Pontianak akan merespon dan cara mereka. “Bisa saja, minta kepada SPBU untuk menyediakan waktu pengisian solar kepada nelayan. Jatahnya juga pasti bisa dibicarakan. Nelayan pun tidak juga banyak menuntut,” kata Tauhid. (zrf)

ASRI: Mandor Kawasan Industri

SUGENG/PONTIANAKPOST

KAMPANYE: Kampanye pasangan ASRI di hadapan ribuan masyarakat. Janjikan Mandor jadi kawasan industri.

MANDOR - Ribuan massa memadati lapangan sepak bola LMC Mandor pada hari keenam kampanye terbuka pasangan calon bupati dan wakil bupati Landak periode 2011-2016 Adrianus Asia Sidot-Herculanus Heriadi, Senin (30/5) kemarin. Kampanye di Mandor digelar para pukul 10.00 – 12.00 langsung dihadiri calon incumbent Adrianus dan para juru kampanye diantaranya Karolin Margret Natasa, Lamri. Dan dihibur oleh artis KDI, Imelda. Dalam orasinya, Adrianus menyatakan jika dirinya menang dan menjadi bupati akan menciptakan lapangan

pekerjaan bagi masyarakat kecamatan Mandor dengan membangun Mandor sebagai kawasan industri dan pabrik karet terbesar di Landak. “Jika sudah berdiri pabrik besar maka akan membantu masyarakat yang selama ini kurang pekerjaan. Mandor akan lebih maju untuk masa akan datang,” ungkapnya. Dikatakannya, jika sudah ada pabrik karet yang besar dan memerlukan tenaga kerja yang banyak, maka masyarakat Mandor akan sejahtera. Contohnya dengan banyaknya manusia maka apa yang akan di jual pasti laku. Ia juga mengajak masyarakat harus mempersiapkan lahan

untuk menanam karet, karena karet tidak akan hilang untuk di gunakan. “Semua bahan industri dan pabrik banyak menggunakan bahan karet., karena sampai kapan pun karet tetap lebih baik hasilnya bagi masyarakat dan harganya pasti akan meningkat tinggi,” ujar Adrianus. Setelah kampanye di Mandor, kampanye ASRI dilanjutkan dikecamatan Sompak dimulai pukul 14.00 – 16.00. Sedangkan kampanye ASRI di Sompak pukul 14.00 – 16.00 yang dihibur artis Citra KDI berlangsung ramai. Adrianus dan Heriadi dalam orasinya, dirinya yakin pasti memang dilihat dari banyaknya pendukung yang hadir pada setiap kampanye. Jurkam, Karolin, Heri Saman, Heriadi & Adrianus. Dihibur artis band 99 dan Citra KDI, massa kurang lebih 3 ribu di lapangan bola Sompak yg di mulai pukul 14.00. K a ro l i n s e b a g a i k a d e r PDI-Perjuangan yang duduk d i p u s at, m e n g ha ra p k a n masyarakat dapat mendukung dan memenangkan pasangan ASRI yang telah di dukung mulai dari pusat hingga Kabupaten. Karena pembangunan ini tidak dapat di lakukan

hanya sendiri tanpa dukungan masyarakat, anggota DPRD mulai dari daerah hingga pusat. Kemenangan pasangan Asri juga dapat mempertahankan Cornelis tetap menjadi Gubernur yang ke 2 kalinya. Heri Saman, masyarakat jangan mudah terpancing oleh isu-isu yang dapat merusak persatuan, rapatkan barisan untuk tetap memilih Asri yang sudah terbukti, ia juga berjanji apabila Asri terpilih pada bulan Desember APBD Landak sudah selesai dan dapat dinikmati untuk melanjutkan pembangunan. Ia sebagai ketua DPRD Landak akan tetap komitmen dan akan bekerjasama dengan Bupati. Adrianus dalam orasinya, ia yakin pasti menang dilihat dari banyaknya pendukung yang hadir pada setiap kampaye. ia juga mengatakan pasangan yang selalu medukung Cornelis sebagai Gubernur. maka memilih Adrianus adalah memilih Cornelis. ia juga mengatakan konsep pembangunan kabupaten landak lahir dari otak Adrianus seperti arah penbangunan 25 tahun ke depan jadi Adrianus naik menjadi Bupati tidak meraba-raba dan sudah pasti. terbukti telah di bangunnya sekolah-sekolah SMP dan SMA di pelosok-pelosok dan bahkan saat ini sekolah perguruan tinggi telah di dirikan di Kabupaten Landak selain itu kemajuan dunia pendidikan sudah go intenasional dengan adanya putra landak yang di panggil ke Amerika dan Belanda. untuk meyakinkan, Adrianus juga mengatakan masyarakat tidak perlu ragu. sebab pasangan yang mampu memimpin pembangunn Landak hal ini dapat terbukti ia di dukung oleh partai jalan simpang erok dan semungki. (sgg/ser)

SINGKAWANG

26

Mei, 54 Kasus HIV Komunitas Risti Didik Peer Educater SINGKAWANG—Komisi Penanggulang HIV/AIDS Kota Singkawang menggelar pelatihan pemberdayaan bagi Komunitas Risiko Tinggi (Risti) se-Kota Singkawang di Taman Teratai Singkawang Senin (30/5) kemarin. Mereka didik untuk menjadi pendidik sebaya (Peer Educater), agar dapat memberikan pemahaman dan pengertian pencegahan penularan HIV/AIDS, sehingga diharapkan jumlah penderita HIV/AIDS di Singkawang turun. “Melalui kegiatan ini agar mereka lebih memahami caracara pencegahan penularan HIV/AIDS,” ungkap Seketaris Komisi Penanggulang HIV/ AIDS Kota Singkawang Edi Purwanto kepada Pontianak Post kemarin. Kegiatan yang berlangsung mulai 30 Mei hingga 1 Juni 2011, menampilkan fasilitator dari KPA provinsi

HARI/PONTIANAKPOST

HIV: KPA Nasional, provinsi hingga KPA Singkawang memberikan pencegahan HIV/AIDS.

dan KPA Nasional dari LSM Hotline Esthi, yang berpengalaman membidangi pembinaan komunitas Risti di komplek lokalisasi Doli Jawa Timur. Sebanyak 20 komunitas Risti ambil bagian dalam pelatihan pemberdayaan ini, dengan harapan kembali ke komunitas masing-masing, bisa mendidik rekan lainya dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Pelatihan ini, kata dia, penting bagi komunitas Risti dan masyarakat pada umumnya. Terutama mengetahui penyebabnya dan cara penanggulangannya. Karena siapapun orangnya dan status sosialnya bisa terjangkit virus HIV/AIDS. Sampai saat ini, lanjut Edi,

penyebaran HIV/AIDS sudah terjadi di semua provinsi, dari 33 provinsi 10 diantaranya memiliki kasus HIV/AIDS seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Papua, Jatim, Bali, Kalbar, Jateng, Sumut, Sulsel, dan Kepri. Khusus di Kota Singkawang penyebaran virus HIV sudah tinggi. Bedasarkan data Dinas Kesehatan Kota Singkawang, sampai akhir Desember 2010 secara komulatif ODHA (orang dengan HIV/AIDS) tercatat 527 kasus, sedangkan tahun 2011 hingga Mei tercatat 54 kasus HIV (sumber klinik Mawar). Dilihat dari kelompok umur 15-29 tahun, penderita HIV/AIDS sebanyak 49 persen, disusul umur 30-39 tahun sebanyak

36 persen. “Penyebaran HIV/AIDS didominasi melalui transmisi seksual 83,30 persen, melalui jarum suntik 14,42 persen, kemudian penularan ibu ke bayi 2,28 persen,” jelasnya. Selain peserta dididik untuk Peer Educater, nantinya mereka menjadi petugas penjangkau sebagai pengubung rekan-rekannya dengan KPA kota Singkawang. “Kita mengharapkan dukungan seluruh komponen masyarakat untuk menggalakkan gerakan pencegahan HIV/ AIDS, maupun menggalakkan pentingnya penanaman setia pada pasangan. Termasuklah penggunaan kondom bagi mereka yang berisiko,” pintanya. (har)

Nelayan Nganggur Sambungan dari halman 21

Minyak (BBM) mulai tanggal 25-30 Mei2011 terutama jenis solar. Karena itu, Zainal sebagai pengurus DPC HNSI Kabupaten Bengkayang merasa sangat kecewa dengan kebijakkan Pertamina terhadap suplai BBM ke SPBU Di pesisir

kabupaten Bengkayang. “Saya dan pengurus lainnya sangat menyayangkan kondisi ini bisa terjadi. Karena solar merupakan hal penting bagi nelayan yang sehari-hari harus turun melaut. Kalau tidak bisa melaut mereka mau dapat penghasilan dari mana,” katanya kepada Pontianak Post.sebelumnya

pada Rabu (25/5) beberapa nelayan mengadukan hal ini kepada DPC HNSI Kabupaten Bengkayang tentang sulitnya mendapatkan BBM. DPC HNSI Bengkayang mengharapkan agar suplai BBM ke SPBU pesisir kabupaten Bengkayang khusus kecamatan sungai raya kepulauan

dan sei duri. “Kami berharap pihak Pertamina bisa membantu para nelayan di daerah pesisir Kabupaten Bengkayang yang sangat membutuhkan ketersediaan stok BBM. Karena bagaimana pun para nelayan ini bisa kembali bekerja dan menghidupi keluarganya,” harapnya. (sgg)

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Dituduh Curi Uang, Dua Karyawan Dipecat

SINGKAWANG-SPBU Pasir Panjang memecat dua karyawannya masing-masing, Dewi dan Ipit. Keduanya dituduh oleh manajemen SPBU telah mencuri uang. Namun, tidak pernah diperlihatkan bukti jika keduanya telah melakukan pencurian uang SPBU. “Sampai kami dipecat, tidak pernah ada bukti bahwa kami mencuri. Di SPBU juga ada CCTV. Tapi, tak pernah dilihat alat itu. Bahkan, bu Winny bilang kalau dilihat nanti ada tuyulnya. Kan, sangat aneh jawaban seperti itu,” kata Dewi, kepada Pontianak Post, kemarin. Menurut dia, pihaknya dibagian operator mesin pengisi dan diakui ada kekurangan setoran uang penjualan bensin sebanyak dua kali yakni Rp300 dan Rp800 ribu. “Mana kita tahu. Kita bilang uang setorannya kurang. Kalau pun kami mencuri, tentu ketahuan, apalagi ada CCTV yang merekam gerak gerik kami

ketika bekerja,” kata Dewi. Dewi akan melaporkan masalah tersebut ke Dinas Tenaga Kerja Kota Singkawang agar diambil tindakan kepada SPBU tersebut. Dewi juga mengungkapkan, dia bersama karyawan lain hanya sekali saja menerima fee Rp5 perliter dari program Pertamina Pasti Pas itu. “Kita hanya sekali menerima. Itu pun hanya dibagi Rp3 perliter saja. Setelah itu, tak pernah menerima sejak kami bergabung bersama SPBU Pasir Panjang. Padahalm itu diperuntukan bagi karyawan oleh Pertamina,” kata Dewi. Kesempatan itu juga Dewi membuka aib SPBU Pasir Panjang tersebut. Menurut dia, SPBU tersebut diakui telah menjual bensin dan solar diluar ketentuan. “Inikan SPBU yang menyuplai bensin dan solar subsidi. Tapi, karena mau cari untung, mereka menjual lebih tinggi

dari biasanya. Apa yang disebutkan Erwin di media massa itu benar adanya. Harga bensin dijual 4650 perliter dan solar Rp5800 perliter,” kata Dewi bersaksi. Aksi penjualan bensin diatas harga subsidi itu dilakukan malam hari hingga pukul sepuluh malam. Selanjutnya, solar dijual diatas harga normal pada malam hari juga yakni pukul dua belas malam hingga dua dini hari. “Ada yang menggunakan mobil pick up mengambil bensin dan solar itu,” kata Dewi. Dewi minta kepada Pertamina Pontianak untuk mengambil tindakan. “Jangan sampai kami dan rakyat menjadi korban. Untuk itu, Pertamina Pontianak bisa mengambil tindakan nyata. Jangan dibiarkan,” kata dia. Sementara itu, sumber Pontianak Post menjelaskan, keduanya orang ini diberi dua pilihan yakni dipecat atau pengundurkan diri. (zrf)

Aman dan Lancar Sambungan dari halman 21

dengan baik sampai dengan proses kampanye dan pilkada selesai. Dan pasca pilkada juga tetap aman terkendali,” harapnya, Senin (30/5) kemarin. Dari sisi pengamanan, Fir-

man menjelaskan bahwa untuk pengamanan calon sudah dibentuk pengamanan berupa satgas. Begitu juga dengan pengamanan lalu lintasnya dan pengamanan lainnya, semua sudah diatur sesuai dengan petunjuk yang sudah ada.

“Anggota kita siagakan terus untuk pengamanan. Dan kita juga akan fokus untuk kampanye di dalam kota Ngabang nantinya yakni mulai 2-4 Juni mendatang, serta saat debat publik pada 5 Juni,” jelasnya. (sgg)

Setelah 50 Tahun Sambungan dari halaman 21

muda,” ujarnya usai menjalani prosesi wisuda di Sambas Senin (30/5) kemarin. Ia menambahkan bukan dirinya saja yang sudah beru-

mur. Teman-teman lainya yang sudah menyandang gelar kakek pun banyak yang wisuda. Suami dari Hasliati BA ini mengungkapkan proses perjalanan hingga meraih sarjana bukanlah dihadapi dengan mudah. Selain karena usia sudah senja, kesibukan diluar jadwal kuliah banyak. Mulai mengurus rumah tangga, sekolah, hingga kegiatan masyarakat cukup menyita waktunya, namun konsentrasi terhadap belajar tak pernah dilupakan. Ia pun mengucap syukur

Ingin pasang Iklan

Contact person: BiroSINGKAWANG

(0562) 631912 -08125713422

atas Nikmat Allah SWT yang diberikan. Pasalnya sebelum meraih sarjanannya, berbagai halangan sempat menghampirinya. Bahkan saat jadwal ujian skripsi berlangsung, ia masuk RS karena penyakit Diabetes yang dideritanya belasan tahun. Setelah keluar rumah sakit, ia harus membaca skripsi, karena jadwal ujian ulang sudah ditetapkan. “Akhirnya berangkat ke Sambas ujian skripsi dan Alhamudillah lulus,” kata Kepala Sekolah SDN 4 Pemangkat ini. (har)

Pontianak Post

SAMBAS

Selasa 31 Mei 2011

27

Bantah Korupsi Raskin

TERIGAS

Susun RPJMD Rangkul Untan RENCANA Pembangunan Jangka  Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sambas  tahun 2012 – 2016 dalam tahap pembahasan Penyususnan Rencana Awal (Rewal). Pemkab Sambas merangkul Universitas Tanjungpura (Untan) untuk turut membahasnya. Pelaksanatugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Jamiat Akadol mengatakan penyususnan RPJMD Kabupaten Sambas 2012 – 2016 berdasarkan Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 tetang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2008, bahwa penyususnan rancangan awal RPJMD terdiri atas: perumusan rancangan awal RPJMD dan penyajian rancangan awal RPJMD. “Penyususnan Rewal RPJMD yang mencakup penelaahan RPJMD dan perumusan penjelasan visi dan misi, tujuan dan sasaran, strategi dan arah kebijakan, dan kebijakan umum dan program pembangunan daerah,” jelasnya. Tujuan dilaksanakannya penyusunan RPJMD, papar Jamiat, untuk menghasilkan rumusan strategi, arah kebijakan, dan program pembangunan yang terarah, sfektif, efisien, dan terpadu, serta memperhatikan berbagai aspirasi seluruh pemangku   kepentingan di Kabupaten Sambas. “Penyusunan RPJMD juga untuk menjabarkan visi misi dan program Bupati dan Wakil Bupati Sambas  ke arah kebijakan  dan program pembangunan yang terarah, terukur, dan dapat dilaksanakan dari tahun 2012 sampai dengan 2016,” ujarnya. (hen)

TILIK

Awasi BBM Industri KETUA LPMP Migas Kabupaten Sambas A Efendi AR meminta pemerintah dan Pertamina mengawasi penggunaan BBM untuk industri. Pihaknya pun, kata dia, akan membantu pengawasannya. “BBM harus tepat guna, kita minta pemerintah, terutama Pertamina mengawasinya,” ujarnya kemarin (30/5). Efendi mencontohkan, proyek pemerintah yang harus menggunakan BBM industri. Pekerjaan ini tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi. Karena akan berpengaruh pada pasokan BBM subsidi di SPBU. “Proyek pemerintah mesti gunakan BBM industri. Apalagi saat ini BBM subsidi langka bahkan di SPBU,” ungkapnya.Penggunaan BBM bersubsidi untuk proyek pemerintah tentunya bakal berpengaruh di masyarakat yang membutuhkannya. Stoknya sedikit namun penggunanya terus bertambah. Hal ini lah perlu dicermati pemerintah dan Pertamina. Pengawasan yang ketat mesti dilakukan. “Kami akan serius membantu pemerintah dan Pertamina dalam hal ini,” katanya. Efendi mengaku prihatin dengan kelangkaan BBM sekarang. Nelayan Sambas salah satunya yang merasakan dampak minimnya ketersediaan BBM subsidi. Pun dengan masyarakat pengguna kendaraan darat, harus berlamalama antre mengisi bahan bakar. (hen)

Keuntungan Raskin untuk Bangun Masjid

HENDY ERWINDI/PONTIANAK POST

SURAT PERNYATAAN: Kades Arung Parak, Budang, menunjukkan surat pernyataan dan bukti pengelolaan raskin di desa tersebut yang betul-betul sesuai prosedur.

645 Siswa SD Ikuti OOSN dan FLSN SAMBAS – Sebanyak 645 siswa SD mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSN) se-Kabupaten Sambas. Dua kegiatan ini dimulai kemarin (30/5) dan berakhir hari ini (31/5). Pembukaan OOS digelar di SD Negeri 4 Nagur, kemarin. Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Sambas Mahrus mengatakan bahwa OOSN mempertandingkan tujuh cabang, yakni atletik, bulutangkis, catur, sepakbola, tenis meja, bridge, dan sepaktakraw. Sedangkan FLSN memperlombakan menyanyi lagu tunggal, pidato Bahasa Indonesia, bercerita, membuat cerpen bergambar, dan kreasi daur ulang. “Kegiatan ini merupakan

wahana berkreasi, berinovasi, berprestasi, dan berkompetensi secara sehat, dengan mengedepankan semangat sportivitas yang tinggi bagi peser ta,” ungkapnya. Pemenang OOSN dan FLSN Kabupaten Sambas, kata Mahrus, akan mewakili kabupaten ini dalam kegiatan serupa tingkat provinsi, yang akan digelar di Pontianak pada 10 – 12 Juni. “Setiap pemenang lomba akan mewakili Sambas, kecuali bridge dan takraw,” jelasnya. Wakil Bupati Sambas Juliarti Djuhardi Alwi saat membuka kegiatan itu menyatakan bahwa pemerintah sebagai pengelola pendidikan telah berupaya keras melaksanakan program peningkatan mutu. Ujung tombak dari peningka-

tan mutu, menurutnya, adalah kegiatan proses pembelajaran di kelas. “Proses pembelajaran di kelas akan lebih efektif, apabila ditunjang dengan kondisi kesehatan dan daya kreativitas siswa yang baik. Kedua kegiatan ini menunjang kesehatan dan kreativitas tersebut,” paparnya. Kegiatan yang mengarah pada proses pembelajaran telah dilaksanakan di sekolah melalui kurikulum mata pelajaran pendidikan jasmani dan kesehatan. Untuk menyemarakkan, memotivasi, dan memberdayakan sekolah, perlu didukung suatu wadah yang menampung kegiatan tersebut, seperti FSLN dan OOSN ini. “Dengan adanya FLSN dan OOSN ini diharapkan para pelajar lebih mencintai dan mengapresiasi bidang olahraga dan seni. (hen)

SAMBAS – Kepala Desa (Kades) Arung Parak Budang merasa keberatan dengan pernyataan kerugian negara akibat penjualan raskin di desa yang dipimpinnya hingga mencapai Rp125 juta, seperti disampaikan Kasi Intel sekaligus Humas Kejari Sambas Taliwondo yang sekarang sudah pindah. “Jelas merasa keberatan karena tidak benar kerugian negara seperti yang disebutkan,” ungkapnya, kemarin (30/5). Budang menegaskan bahwa tidak ada uang hasil penjualan raskin yang digelapkannya. Semuanya diserahkan kepada Panitia Pembangunan Masjid Nurul Iman di Arung Parak berdasarkan musyawarah. Penjualan raskin sendiri tidak dilakukan kades, melainkan ditunjuk satgas untuk mengurusnya. “Satgas tersebut dibentuk khusus mengurus raskin yang di-SK-kan kades,” ujarnya. Dia menjelaskan, rumah tangga sasaran (RTS) raskin di Arung Parak sebanyak 132. Berdasarkan musyawarah, untuk tahun 2010 keuntungan raskin dialihkan untuk pembangunan masjid. Setiap kilogramnya, keuntungan raskin Rp700. Setelah terjual, uangnya dikelola pani-

tia untuk membangun masjid. “Penerima manfaat atau RTS juga tidak pernah menyetorkan uang untuk pembelian raskin,” jelasnya. Para RTS atau penerima raskin pun sudah membuat surat pernyataan tidak keberatan, jika pagu raskin diperuntukan buat pembangunan masjid. Begitu juga dengan Ketua dan Anggota BPD Arung Parak, tokoh masyarakat, pemuka agama, ketua RT, dan elemen lainnya. Mereka membuat surat pernyataan menyatakan tidak ada penyelewengan yang dilakukan kades terhadap pendistribusian raskin. Untuk penjualan raskin seharga Rp2.500, Budang mengatakan bahwa harga tersebut berlaku se-Kecamatan Tangaran. Sebanyak tujuh kepala desa di Tangaran menyetujuinya dalam musyawarah antardesa penetapan pagu raskin 2010 pada 22 Januari. “Kami memiliki semua surat-menyurat tentang pengelolaan raskin ini,” katanya. Sebelumnya, saat menjabat Kasi Intel dan Humas Kejari Sambas, Taliwondo menyampaikan adanya dua perkara dugaan korupsi yang tengah diusut. Di antaranya penyaluran raskin di Desa Arung Parak Tangaran dengan tersangka Bs dengan dugaan kerugian negara Rp125 juta. Hal itulah yang mendasari keberatan Budang. (hen)

Segera Laporkan Penggunaan BOS SAMBAS – Lembaga pendidikan Islam mulai dari RA, MI, MTs, dan MA diminta segera membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan bantuan operasional sekolah (BOS). Hal itu diungkapkan Sekretaris Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas Izami, kemarin (30/5). “Segera sampaikan laporan per-

tanggungjawaban BOS, ini sudah hampir selesai semester pertama,” katanya dalam Rapat Konsultasi dan Koordinasi Pendidikan Agama dan Keagamaan Kantor Kemenag Sambas. Sebagian dari lembaga pendidikan agama Islam di Sambas, kata Izami, masih ada yang belum membuat perjanjian BOS. Dia

pun meminta perjanjian itu segera dibuat karena sebagai salah satu syarat mendapatkan BOS kembali. “Segera buat itu salah satu syaratnya,” tegasnya. Jika ada kesulitan dalam administrasi tentang BOS, Izami, mengajurkan sekolah berkonsultasi dengan Kantor Kemenag. Dia menganggap BOS sangat penting

diseriusi untuk kemajuan pendidikan di Sambas. “Kalau ada yang tidak tahu segera konsultasikan ke Kantor Kemenag,” pintanya. Kasi Mapenda Kantor Kemenag Sambas M Asmar menambahkan, banyak hal yang dibahas dalam rapat tersebut. Mulai dari penjelasan penerimaan siswa baru, infasing guru non PNS, sertifikasi dan profil

sekolah untuk percepatan akreditasi. “Hal yang dibahas kami nilai sangat penting untuk siswa, guru dan sekolah yang ada di Sambas ini,” katanya. Sebanyak 78 kepala sekolah dari RA, MI, MTs, dan MA di Sambas hadir dalam pertemuan itu. Semuanya diminta turut aktif membahas kepentingan pendidikan Islam di Sambas ini. (hen)

28

KETAPANG

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Lagi, Kajanggalan Pilkades FAHROZI/PONTIANAK POST

DENGAR PENDAPAT: DPRD Ketapang menggelar rapat dengar pendapat bersama perusahaan perkebunan kelapa sawit serta Dinas Perkebunan Kabupaten Ketapang. Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa tahun ini anggaran untuk monitoring dan evaluasi masalah perkebunan masih minim.

Disbun Akui Dana Monitoring Minim KETAPANG – Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Ketapang Surya Dharma menyatakan bahwa tahun ini anggaran untuk monitoring dan evaluasi masalah perkebunan masih minim. Hal inilah sebagai penyebab tidak maksimalnya dilakukannya kegiatan tersebut. “Karena anggaran tahun ini hanya Rp67 juta saja, tim tidak bisa maksimal lakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan perkebunan. Hal ini berbeda dari 2010 lalu, di mana ada anggaran yang cukup, sehingga itu bisa dilakukan,” kata Surya, Senin (30/5), saat rapat dengar pendapat di Gedung DPRD Ketapang bersama dengan perusahaan perkebunan sawit. Diakui dia bahwa kendala ini yang saat ini mereka hadapi.

Namun, sebagai bentuk pengawasan, dalam surat izin usaha perkebunan (SIUP), tercantum kewajiban perusahaan dalam memberikan laporan kegiatannya. Namun dari sejumlah perusahaan yang ada, ternyata tak semua yang melaporkan. ”Dalam SIUP itu sebenarnya sudah tertera bagaimana kewajiban dari perusahaan secara berkala laporkan kegiatannya,” katanya. Dijelaskan dia bahwa dalam Peraturan Menteri Pertanian, tidak mengenal istilah IUP, di mana disebutkan ada tiga kategori. Yakni IUP diberikan ke budidaya yang terintegrasi dengan pabrik, kemudian IUP hanya budidaya, serta IUP izin pengolahan dengan persyaratan minimal harus memiliki kebun sekitar 20 persen kebutuhan pabrik pengolahannya. ”Pemerintah juga telah keluarkan peraturan untuk pembaharuan IUP dengan dilampiri peta, sehingga hal itu kita bisa tahun tapal batas maksimal kegiatan budidaya dari pekebunan itu,” katanya. Perbedaan antara peraturan lama dengan peraturan baru, dikatakan dia adalah adanya lampiran peta. Namun jika memang terdapat perbedaan, harus ada penyelarasan batas. ”Harus ada penyelarasan batas antara

realisasi dan tanda batas, namun akhirnya akan merujuk Keputusan Menteri Perkebunan Nomor 29 Tahun 2007,” tukasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Ketapang Gusti Kamboja mengatakan bahwa yang terjadi sekarang ini, setelah perusahaan memiliki IUP, serta merta dianggap semua urusan selesai. Tetapi, ditambahkan dia, apa yang terjadi di lapangan masih saja terkait dengan pembebasan lahan. ”Itu tentunya tidak sesuai dengan aturan yang ada. Bahkan kadang-kadang berdasarkan laporan dari warga, ada istilah penyerobotan yang dilakukan perusahaan,” katanya. Kemudian, dipaparkan dia, masalah moratorium yang ada, kalau memang terdapat perkebunan yang melanggar itu, harus dikenakan sanksi dengan pengurangan lahan. ”Kalau memang ada pelanggaran dari moratorium, itu harus ada sanksi,” katanya. DPRD Ketapang dalam hal ini tidak berarti menyulitkan investasi. Namun, dikatakan Kamboja, bagaimana dalam membangun usaha di Ketapang, selain lebih menitikberatkan pada unsur ekonomi, perusahaan juga memperhatikan ekologis. Tentunya, kalau sesuai syarat, permasalahan ke belakang tidak akan ada. (fah)

KETAPANG – Tim Investigasi Kandidat Pilkades Desa Titi Baru Tumbang Titi melayangkan surat penolakan hasil Pilkades yang di laksanakan pada 19 Mei lalu. Pasalnya mereka menduga cacat hukum, bahkan menuntut diadakan pemilihan ulang. Tim Investigasi tim sukses calon nomor urut 3, Taiju, mengatakan bahwa berdasarkan hasil investigasinya, atas kejadian yang terjadi di TPS 1, 2, 3, 4, dan 5 ditemukan beberapa kejanggalan. “Kami menemukan beberapa kejanggalan yang setidaknya melanggar peraturan dari pelaksanaan Pilkades,” kata Taiju, Senin (30/5), di Ketapang. Menur utnya, temuantemuan tersebut di antaranya adalah penandatanganan berita acara (BA) dilakukan sebelum penghitungan suara. Ini artinya bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pemilihan, Pengesahan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa. “Penandatanganan itu dilakukan Kepala Panitia Pilkades, di mana kami ada bukti hal itu dilakukan,” katanya. Kemudian, temuan lainnya, menurut dia, adalah adanya perbedaan pendapat tentang keabsahan hasil coblosan kertas suara. Di mana seperti di TPS 04, surat suara dikatakan syah, namun di TPS 1, 2, dan 3 dinyatakan tidak syah. ”Dan hampir memang tidak ada sinkron di semua TPS,” katanya. Kejanggalan lainnya, menurut dia, adanya intervensi oknum antara lain pemindahan lokasi TPS 02, di mana semula ditempatkan di halaman rumah warga. Namun ternyata lokasi semula kemudian dipindahkan ke Kantor Balai Desa, dengan mengundang pejabat di jajaran muspika serta perusahaan dan kolega. ”Ada juga salah seorang

kandidat yang belum dinyatakan mundur selaku anggota BPD diloloskan verifikasi, dan juga kepala desa yag masih aktif, secara terang-terangan ikut berkampanye mendukung salah satu kandidat,” katanya. Atas kejadian tersebut, Tim sudah mengadukan kepada BPD, namun saat itu mereka seperti lepas tangan dan melemparkan persoalan kepada Panitia Pilkades. Kemudian atas dasar itu mereka mengkonfirmasikan persoalan tersebut ke Panitia. Jawaban yang mereka terima bahwa Panitia masih menunggu petunjuk dari kecamatan. ”Karena menunggu pihak kecamatan, kami langsung konfirmasi itu ke kecamatan. Tapi saat di Kantor Camat (Tumbang Titi), dikatakan itu urusan dari Panitia Pilkades, jadi kami ini semacam bola, yang dilempar sana sini,” keluhnya. Karena sudah merasa belum menerima jawaban, ini menjadikan mereka membuat surat pengaduan ke PMP, PD, dan KB Kabupaten Ketapang. Kemudian mereka memperoleh balasan dengan ketentuan agar pihak kecamatan bisa meninjau kembali permasalahan tersebut. “Surat sudah tiga kali dikirim, suruh ditinjau kembali oleh pihak kecamatan, kalau tidak mampu baru dari PMP PD akan menangani untuk ambil sikap,” katanya. Dipaparkan dia bahwa Pilkades saat itu diikuti enam calon. Dari hasil pemilihan langsung tersebut, nomor satu adalah Ishap yang memperoleh 27 suara, Subhan Jaya Atmaja (294 suara), Muhaimin (205 suara), Mulyadi (33 suara), Zarkasi (277 suara), dan Abdul Mubin (79 suara). Salah satu calon, Muhaimin, berharap agar panitia benar-benar menjalankan aturan sesuai dengan tata tertib yang berlaku. ”Kami pun setuju kalau ada pemilihan ulang,” katanya. (fah)

Iklan sebuah sarana yang paling efektif dalam memasarkan sebuah produk.. Contact person:

BiroKETAPANG

(0534) 35514

Pontianak Post

LIPUTAN KHUSUS

Selasa 31 Mei 2011

29

H. Hildi Hamid,BE

Ir. H. Muhammad Said

Kabupaten Kayong Utara Berpacu Meningkatkan IPM

Gratis… Pendidikan 12 Tahun dan Layanan Kesehatan Kabupaten Kayong Utara (KKU) hasil pemekaran Kabupaten Ketapang, Kalbar, dibentuk berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2007. Menjadi kabupaten otonom baru yang miskin dan masuk dalam daerah tertinggal, membuat kabupaten ini harus berjuang memacu ketertinggalan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). KKU yang dibentuk dengan tujuan antara lain untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. BUPATI KKU Heldi Hamid mengambil langkah yang berani dibadingkan pemimpin kabupaten lain dengan membebaskan seluruh biaya pendidikan dari Sekolah Dasar hingga menengah atas dan menengah kejuruan. Begitupun untuk sekolah madrasah yang berada di bawah naungan Kementrian Agama, mulai dari Ibtidaiyah hingga Aliyah juga diberikan subsidi agar tetap gratis untuk siswanya belajar. Setiap ajaran baru, siswa masih mendapatkan seragam gratis minimal dua stel dan buku paket pelajaran yang bersifat pinjaman. Sejak dilantik tahun 2008, Hildi Hamid, selaku bupati terpilih terus berfikir keras meningkatkan daerah ini. Keseriusan terhadap peningkatan mutu pendidikan hingga ke daerah terpencil yang ada di kepulauan ini, jelas Hildi, sebagai wujud visi dan misi Bupati dan Wakil bupati Kayong Utara terpilih. Yakni bagaimana mewujudkan masyarakat KKU yang beriman, sehat, cerdas dan sejahtera. Hildi mengatakan, untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, maka pembangunan di KKU menitikberatkan untuk mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat melalui pendidikan dan kesehatan gratis. “Kami menetapkan 22 persen alokasi anggaran fungsi pendidikan, bukan hanya berorientasi pada konstitusi, tapi berdasarkan analisa kebutuhan. Saya tidak lagi ingin mendengar ada orangtua yang mempunyai anak usia sekolah di KKU tidak menyekolahkan anaknya lantaran mengaku tidak memiliki biaya pendidikan,” kata bupati.

Meskipun pendapatan daerah hanya Rp5 miliar pada tahun 2009, keputusan untuk program ini terus dilakukan. “Pembiyaan itu berdasarkan dana perimbangan pusat dan daerah,” jelasnya lagi. Jumlah sekolah yang dimiliki daerah ini juga meningkat signifikan, sekolah dasar pada tahun 2007 ada 81 SD, pada tahun ini menjadi 104 SD. Begitupun SMP, tahun 2007 hanya 6 SMP, tahun 2011 menjadi 43 SMP. Untuk SMA tahun 2007 hanya 4 SMA sekarang menjadi 8 SMA. Begitupun sekolah kejuruan yakni SMK tahun 2007 ada satu sekolah sekarang menjadi 4 SMK. Menurut Hildi, yang tersisa dari program sekolah gratis saat ini adalah motivasi belajar bagi anak sekolah. Dia membandingkan jika dulu kendala utama pendidikan adalah ketiadaan sarana dan prasarana belajar, maka kini semuanya sudah siap. Termasuk guru. Tinggal kemauan belajar yang perlu terus dimotivasi. Kesehatan Gratis Setelah sukses menjalankan pendidikan gratis, Pemkab Kayong Utara memaksimalkan program kesehatan gratis. Kini seluruh warga KKU masuk dalam program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Hildi menegaskan, dirinya juga tidak lagi ingin mendengar ada warga yang sakit namun tidak mendapatkan pelayanan untuk pengobatan, lantaran karena rupiah. Dua aspek itu menjadi bagian dari visi kepemimpinannya selaku kepala daerah dalam masa jabatan lima tahun. Demikian pula terhadap pelayanan pengobatan. Untuk pengobatan yang dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas serta jasa yang dibiayai oleh pemerintah dan pemerintah daerah digratiskan. Untuk masyarakat tiga desa yang ada di kepulauan, yakni Desa Pelapis, Desa Padang dan Desa Betok Jaya, Pemkab KKU membuat Puskemas Terapung. Kapal Motor yang digunakan untuk Puskesmas Terapung ini adalah kapal bekas nelayan asing yang mencuri ikan yang berhasil ditangkap masyarakat. Kapal tersebut kemudian direnovasi dan didesain senyaman mungkin untuk pelayanan ke masyarakat. Kabupaten ini juga memperbanyak Puskemas yang menyediakan rawat inap yang ada di setiap kecamatan. “Lebih bagus membangun Pusekemas Rawap

RUMPUT LAUT: H. Hildi Hamid bersama ketua PKK KKU Diah Permata Hildi menunjukkan Rumput Laut hasil budidaya nelayan Pulau Pelapis.

GUNUNG PALUNG: Fauna Taman Nasional Gunung Palung.

KERAGAMAN: Pura Giri Amertha Buwana di Desa Sedahan Jaya Sukadana.

Inap dengan pelayanan setingkat Rumah Sakit, dari pada membangun rumah sakit tetapi pelayanannya setingkat Puskemas,” tutur Bupati ketika ditanya kenapa tidak membangun Rumah Sakit di tingkat kabupaten. Penyediaan pelayanan dasar di bidang lainnya juga tetap diperhatikan secara memadai. Seperti kesehatan, bidang infrastruktur jalan dan jembatan, pengairan dan air bersih, sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan, serta prasarana dan sarana pemerintahan. Tentunya, kata dia, semua dilakukan secara bertahap dengan segala dukungan semua elemen penyelenggara Pemerintahan Daerah, masyarakat dan pihak swasta. “Pemerintah Daerah tidak dapat bekerja sendiri untuk mewujudkan hal tersebut, tanpa adanya dukungan politis dari DPRD Kabupaten Kayong Utara,” katanya. Kayong Utara saat ini belum memiliki kantor bupati dan rumah dinas jabatan yang layak. Kantor Bupati hanya menggunakan bekas kantor perwakilan kabupaten yang lama. Begitu juga dengan rumah dinas, hanya menggunakan rumah tua peninggalan era penjajahan Belanda di Sukadana. Namun untuk kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sudah dibangun dan digunakan sebagaimana mestinya. “Ujung tombak pelayanan ada di kantor SKPD, makanya itu yang lebih dahulu kita bangun,” kata Hildi. Transportasi Begitu juga pelayanan di bidang transportasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara melalui Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menyediakan satu unit kapal untuk mempermudah pelayanan masyarakat di kepulauan. Kapal yang dinamakan KM Karimata tersebut akan segera dioperasikan pada tahun ini. Rencananya kapal ini diluncurkan bertepatan dengan HUT KKU ke 4 pada 26 Juni mendatang, untuk tujuan Sukadana - Pelapis, Padang dan Betok Jaya, Kecamatan Pulau Maya Karimata. KM Karimata dioperasikan dengan cara subsidi, pemerintah kabupaten memberikan subsidi untuk operasional supaya kapal dapat digerakkan. “Meski penumpangnya harus bayar, tetapi biaya jadi murah dan terjangkau. Dengan begitu masyarakat

SEKOLAH: Angkutan Pelajar Pulau Karimata.

PELAYANAN KESEHATAN: Puskesmas Apung.

FASILITAS: Hotel Mahkota Kayong Sukadana.

mudah pergi ke Kabupaten,” tandas bupati. Untuk meningkatkan akses informasi dan penggunaan teknologi, pelayanan dibidang Energi dan IT juga ditingkatkan. Selama ini diakui Bupati, KKU menjadi daerah yang cukup sulit mengakses informasi media internet dan jaringan telepon kabel dan Fax. Kendala ini akan segara teratasi dengan adanya kerjasama yang dilakukan Pemkab dengan pihak BUMN yang menangani dua bidang tersebut. “Untuk fasilitas internet dan Fax, kita berharap akhir Agustus sudah dapat diatasi kerjasama sudah kita lakukan dengan Telekom yakni bersifat sewa jaringan. Begitu juga dengan masalah listrik juga telah ditemukan solusi oleh pihak PLN. Untuk tahap pertama, listrik KKU akan terbantu dengan tambahan 3 Mega Watt. Ini akan beroperasi akhir tahun ini,” jelas Bupati lagi. Untuk meningkatkan ekonimi masyarakat, Kayong Utara telah membangun pelabuhan nasional yang ada di Teluk Batang. Pelabuhan ini bisa menampung kapalakapal yang datang dari Pulau Jawa, sehingga nantinya diharapkan membuat harga barang di daerah ini akan murah seperti di Pontianak dan Ketapang. Luas wilayah KKU, 60 persennya di dominasi oleh Taman Nasional. Hal ini membuat sulit untuk mengmbangkan sector perkebunan. Cara lain yang dilakukan Pemkab untuk meningkatkan akses pelabuhan ini, dengan membuka jalan Trans Kalimantan. Melalui Kecamatan Teluk Melano, KKU membangun akses jalan menuju kabupaten lain seperti Melawi, Sanggau dan Sekadau. Akses jalan ini diharapkan nantinya menjadi jalan nasional. Desa Sedahan yang terkenal sebagai lumbung padi semasa bergabung dengan Pemkab Ketapang, kini juga masih memiliki kemampuan yang sama. Begitu juga untuk sektor perikanan, kekayaan alam laut Kayong Utara terkenal di provinsi ini. Bahkan pernah menggiurkan nelayan asing yang nekat menjarahnya. “Kita berusaha melakukan revitalisasi di bidang pertanian dan perikanan,” tegas Bupati. Industri perikanan kini dimiliki KKU, bahkan pengembangan rumput laut juga meningkat pesat. Begitu juga dengan perkebunan dan pertambangan. Tanah Bertuah KKU indikasinya memiliki Timah, Boksit dan Zirkon.(jumadi/humas Pemkab KKU)

POTENSI WISATA: Suaka Alam Laut Pulau Karimata.

PANEN RAYA: Wakil Bupati KKU Ir.H.M Said Tihi ketika melakukan panen raya padi di Desa Sedahan Sukadana.

LIPUTAN KHUSUS

30

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Humas Pemkab Ketapang

PANEN PADI: Bupati Ketapang Henrikus saat melakukan panen padi. Lahan yang terbentang luas potensi untuk perluasan areal persawahan di Kabupaaten Ketapang.

Kabupaten Ketapang Terus Memacu Gairah Investasi

Kaya Hasil Tambang, Potensi untuk Perkebunan Kabupaten Ketapang merupakan salah satu wilayah Kabupaten di Provinsi Kalimantan Barat. Menurut Undang-Undang Nomor 25 tahun 1956 Kabupaten Ketapang mendapat status sebagai bagian daerah otonom Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin seorang Bupati sebagai Kepala Daerah. Penduduk Ketapang, berdasarkan Sensus Penduduk 2010, berjumlah 427.158 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 14 jiwa/km atau pada 2000-2010 diprediksi sekitar 2,14 persen per tahun. Terbagi dalam 20 kecamatan, 240 desa dan sembilan kelurahan. BUPATI Ketapang Henrikus dan Wakilnya Boyman Harun terus berupaya mengairahkan investasi di daerah ini. Berbagai terobosan dilakukan guna memaksimalkan potensi sumber daya alam yang begitu besar. Kabupaten Ketapang kaya akan beragam bahan tambang. Beragam hasil perut bumi ada di kawasan bekas Kerajaan Tanjungpura ini. Disisi lain, lahan yang masih luas memungkinkan investor membuka usaha lahan perkebunan, pertanian dan hutan tanaman industri. Begitu juga dengan potensi laut. Cukup besar sekali. Nilai lebih Kabupaten Ketapang dengan daerah lain, kabupaten ini sangat dekat dengan Pulau Jawa. Transportasi laut yang lancar memudahkan hasil industri dan alam dipasarkan dengan biaya yang tentu lebih murah. Bidang Pertanian Sebagai daerah yang kaya akan Sumber Daya Alam, potensi investasi sektor pertanian sangat menjanjikan. Dimana, pertanian sangat potensial sekali, karena masih banyak lahan tidur yang belum dimaksimalkan. Ke depannya, Bupati Ketapang henrikus bertekad menjadikan foodestate demi ketahanan pangan. Memajukan sektor pertanian, tentu banyak hal yang harus dibangun. Mulai dari infrastruktur sampai fasilitas lain penunjang pertanian. Pada 2010, Pemkab menganggarkan dana yang sangat besar untuk sektor pertanian. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjadikan lumbung padi di Kalimantan Barat. Sementara untuk luas lahan pertanian di Kabupaten Ketapang sekitar 87,086 hektar dan lahan bukan sawah 1.078.759 hektar. Rata-rata hasil penen per hektarnya kurang lebih 3,5 hingga empat ton. Bidang Perkebunan Selain sektor pertanian, Kabupaten Ketapang juga potensial sekali terhadap pengembangan Perkebunan. Sebagai komoditi unggulan diantaranya karet, kelapa sawit, kelapa hibrida dan kakao. Pengembangan sektor perkebunan yang berbasis usaha agribisnis diharapkan mampu membentuk suatu kawasan industri perkebunan. Dari sektor ini juga diharapkan bisa memberikan lapangan kerja. Sehingga bisa menopang sektor lainnya. Bidang Industri Kabupaten Ketapang, dalam sektor industri juga sangat potensial. Dimana pertumbuhan industri minyak kelapa sawit (CPO) cukup pesat. Kondisi sekarang, be-

Humas Pemkab Ketapang

Henrikus

Boyman Harun

TUMBUH SUBUR: Tanaman sawit tumbuh subur di Kabupaten Ketapang. Investor asing dan dalam negeri terus mengembangkan usahanya di daerah ini.

lum berjalan selaras dengan industri turunannya. Padahal industri hilir tersebut dikembangkan. Maka nilai mata rantai dan nilai tambah produk akan semakin tinggi. Perdagangan Di Bidang Perdagangan, aktivitas perdagangan dan jasa selama ini merupakan salah satu sektor yang mempunyai sumbangan cukup besar bagi PDRB, yakni mencapai 20,03%. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan dan perkembangan aktivitasi yang sangat pesat terutama untuk pertumbuhan tempat-tempat perbelanjaan (mini market), grosir kebutuhan pokok, toko elektronik, perabot rumah tangga dan outlet handpone. Kota Ketapang selaku ibu kota kabupaten sampai saat ini, belum banyak tersentuh oleh industri perdagangan modern (super market, mall, atau pusat perbelanjaan), kenyataannya industri ini akan menjadi bisnis prospektif masa depan. Itu lantaran daya beli masyarakat cukup tinggi. Perikanan dan Kelautan Sebagai daerah yang dikelilingi perairan, Bumi Ale-ale potensial sekali akan ekosistem pesisir dan laut. Artinya daerah ini mempunyai peranan penting sebagai daerah penyangga bagi kehidupan aneka ragam biota. Wilayah perairan mencapai 3.212,96 km2, panjang garis pantai mencapai Âą 433,71 km, dan berada dari kawasan pesisir Kuala Satong (Matan Hilir Utara) sampai Kendawangan. Kawasan ini sangat cocok untuk perkembangan perikanan tangkap, budidaya air payau (tambak) berupa ikan bandeng dan udang windu serta rumput laut. Potensi sektor perikanan wilayah pedalaman yang sesuai adalah budidaya ikan air tawar meliputi ikan nila, emas, lele, dan gurame. Namun bagaimana potensi budidaya tersebut selama ini. Belum dilakukan secara optimal, sedangkan permintaan akan komiditi perikanan cukup tinggi baik untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun ekspor. Pertambangan Potensi investasi selanjutnya, adalah pertambangan. Bumi Kabupaten Ketapang sangat kaya sumberdaya mineral. Diantaranya Air Raksa, Antimoni, Besi, Bauksit, Emas, Timah Hitam, Zirkon ,Titanium, Barit, Kaolin, Pasir Kuarsa, Talk, Andesit, Basal, Granit, Gambut, Batubara dan Kecubung. Sumberdaya mineral tersebut memiliki potensi yang cukup besar untuk dieksploitasi dan dikelola, karena memiliki nilai

Humas Pemkab Ketapang

TANJUNG BELANDANG: Keindahan Pantai Tanjung Belandang memiliki daya tarik untuk pengembangan pariwisata.

ekonomis yang cukup tinggi. Diantara jenis sumberdaya mineral yang telah dieksploitasi oleh pihak swasta sejak tahun 2004 adalah bauksit dan timah hitam. Sementara untuk bahan mineral lainnya masih tahap penyelidikan umum. Sehingga investasi disektor ini masih mempunyai peluang yang cukup luas di masa akan datang. Kehutanan Kemudian potensi di kehutanan. Kabupaten Ketapang mempunyai sumber daya hutan yang cukup luas mencapai 3.015.497 Ha, berupa hutan primer yang tersebar di wilayah pedalaman. Transportasi Masalah transportasi, akses ke daerah lain, sekarang tidaklah sulit. Bahkan, Bandara Rahadi Usman telah membuka rute baru. Selain ke luar Kalimantan Barat, seperti ke Jakarta, Semarang, Surabaya, Pengakalanbun. Penerbangan antar daerah di Kalbar juga sudah ada. Pemkab bersama instansi terkait pun, berencana melakukan

pelebaran bandara ini. Akses lain, yakni melalui jalur laut, baik penumpang maupun barang. Kemudian akses darat. Akhir 2010, jalan Trans Kalimantan sudah terealisasi (pondasi jalan Hot Mix), ruas jalan Tayan – Balai Berkuak – Tayap dan perbatasan Kalimantan Timur. Setidaknya jalur ini akan membuka akses tranportasi wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah termasuk Kabupaten Ketapang. Terbukanya akses ini akan berpengaruh terhadap intensitas arus transportasi barang dan jasa. Pariwisata Terkait sektor pariwisata. Potensi alam dan eksotika Kabupaten Ketapang merupakan originalitas objek wisata yang dapat menjamin sustainability kegiatan sektor pariwisata saat ini maupun kedepan, karena sektor yang dapat diharapkan menjadi sektor unggulan daerah, sehingga dapat dijadikan salah satu sumber peningkatan penerimaan daerah. Obyek wisata yang memiliki potensi dan dapat dikembangkan adalah ecotourism,

wisata bahari, wisata sejarah, dan wisata seni budaya. Kemudian masih banyak lagi potensi yang ada di Ketapang, diantaranya sektor energi, migas, serta properti. Guna mendukung investasi di Kabupaten Ketapang, Pemerintah Henrikus dan Boyman Harun, yang baru dilantik pada 30 Agustus 2010, terus berbenah, guna memperbaiki segala sarana infrastruktur penunjangnya. Namun secara umum, dinyatakan pekerjaan tersebut tidaklah semacam membalikkan telapak tangan. Perlu dukungan berbagai pihak, termasuk investor yang sudah ada. Dalam sektor perkebunan dan pertambangan misalnya, Pemkab telah melakukan evaluasi besar-besaran terhadap keberadaan investasi di Ketapang. Pemkab pun tidak tanggung-tanggung. jika ditemukan pelanggaran, sangsi tegas akan diberikan. Termasuk di dalamnya, bagaimana tangung jawab sosial (CSR) dari perusahaan. Pemkab memerintahkan dalam pemberiannya, bisa membantu penguatan ekonomi masyarakat sekitarnya.(fachrozi)

Humas Pemkab Ketapang

RUMPUT LAUT: Pesisir Kabupaten Ketapang yang cukup luas sangat potensi untuk budidaya rumput laut.

Humas Pemkab Ketapang

TRANSPORTASI UDARA: Bandara Rahadi Usman Ketepang kini semakin banyak didarati pesawat dari berbagai maskapai penerbangan.

Pontianak Post

l

Selasa 31 Mei 2011

Liputan khusus Kabupaten Melawi Terus Berbenah

31

Peluang Investasi dan Perdagangan Potensi perekonomian Kabupaten Melawi berbasis pada Sumber Daya Alam (SDA), yang apabila diusahakan secara optimal dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat. Ketersediaan lahan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan berbagai komoditi. Sementara besarnya produksi berbagai komoditas unggulan berpotensi bagi berkembangnya kegiatan perdagangan baik lokal, antar pulau dan ekspor. Peluang investasi terbuka bagi kegiatan kemitraan dengan usaha masyarakat maupun mendirikan usaha baru.

+

AIR TERJUN: Air terjun banyak dijumpai di Kabupaten Melawi. Potensi terpendam untuk listrik sumber daya air.

Miliki Kandungan Uranium 24,112 Ton KABUPATEN Melawi termasuk wilayah yang kaya dengan sumber alamnya. Baik berupa air terjun yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga air, sampai tambang fosil, terutama minyak bumi dan uranium. Berdasarkan penelitian tim pemetaan geologi yang dilakukan petugas dari Pusat Sumber Daya Geologi, Bandung, cekungan Melawi di Kalimantan Barat sebagai salah satu cekungan tersier di Indonesia, diharapkan memiliki potensi keterdapatan hidrokarbon. Penyelidikan pendahuluan potensi kandungan minyak di Cekungan Melawi daerah Nanga Tebidah, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Pemilihan daerah ini diVISI dan MISI Kabupaten Melawi

+

· VISI Terwujudnya Kehidupan Masyarakat Melawi Yang Aman, Damai, Maju Dan Sejahtera Dengan Pemerintahan Demokratis Dan Berkeadilan · MISI · Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan derajat kesehatan masyarakat serta nilai moral keagamaan agar terwujud masyarakat yang tangguh, dinamis dan kreatif. · Mewujudkan perekonomian berbasis potensi sumber daya daerah dengan menumbuh kembangkan   sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, serta pertambangan. · Mewujudkan kondisi aman, tertib, tenteram, dan nyaman bagi seluruh masyarakat dengan menjunjung tinggi etika, moral, hak azazi manusia dan mengedapankan supremasi hukum. · Mewujudkan aparatur pemerintah Kabupaten Melawi yang kreatif, produktif, visioner, professional, bersih dan akuntabel.

dasarkan pada informasi terdahulu dimana dijumpai rembesan-rembesan minyak di beberapa tempat yang diduga berasal dari formasi-formasi batuan secara regional. Selanjutnya, kegiatan di daerah ini juga adalah upaya untuk menghimpun dan mengumpulkan data informasi potensi minyak atau hidrokarbon dalam rangka meningkatkan ketersediaan data yang terbaru dan akurat. Wilayahnya meliputi beberapa kecamatan yaitu Kecamatan Nanga Pinoh, Kecamatan Pinoh Utara dan Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi dan Kecamatan Kayan Hilir, Kecamatan Kayan Hulu dan Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalbar, Agus Aman Sudibyo mengatakan Kalbar memiliki potensi uranium yang dapat dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Potensi tersebut terdapat di Kabupaten Melawi. Kandungan uranium di kawasan itu sekitar 24,112

TINJAU: Wakil Bupati Melawi Panji S.Sos saat melihat ujian akhir nasional.

ton. Jumlah uranium sebanyak itu diperkirakan mampu untuk PLTN selama 150 tahun dengan kapasitas 1.000 Mega Watt. Agus Aman Sudibyo menambahkan, meski sudah dikenal luas, tetapi belum ada pihak yang benar-benar tertarik dengan uranium di Melawi. “Prosesnya juga tidak mudah karena ini bahan yang sangat strategis dan penanganannya dilakukan secara khusus,” ucapnya.

Ia mengakui, Kalbar berpotensi menjadi lokasi PLTN. Pertimbangan utama, nisbi aman dari bencana alam seperti gempa, potensi berlimpah, lahan yang masih luas. Selain itu, lokasi uranium tersebut juga berada jauh dari permukiman penduduk. “Untuk jangka panjang, potensi uranium di Kabupaten Melawi perlu dimanfaatkan. Karena dapat membantu memenuhi kebutuhan listrik di Kalbar,” kata Agus.(wah)

Pertanian LuaslahansawahdiKabupaten Melawi mencapai 6.413 Ha, ladang/huma seluas 11.127 Ha. Komoditas unggulan tanaman pangan dan hortikultura yang dkembangkan meliputi padi sawah, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kedelai, kacang hijau, aneka sayur-sayuran dan buah-buahan. Hingga saat ini komoditas tersebut baru diusahakan oleh masyarakat dalam skala terbatas dengan teknologi sederhana. Kondisi ini membuka peluang bagi pengembangan areal tanaman. Meski belum optimal, produksi pertanian tanaman pangan dan hortikultura cukup membuka peluang bagi kegiatan perdagangan. Perkebunan Luas lahan perkebunan di Kabupaten Melawi sebesar 79.406 Ha dan kebun campuran mencapai 9.382 Ha, dengan komoditas yang dikembangkan terdiri dari karet, kelapa sawit, kelapa dalam, kelapa hibrida, dan lada. Untuk perusahaan perkebunan, umumnya menggunakan pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) yang hingga saat ini terdapat tiga perusahaan perkebunan, yaitu PT. Sinar Dinamika Kapuas (SDK) dengan komoditas kelapa sawit pada areal seluas 14.000 Ha (2.800 Ha inti dan 11.200 Ha plasma), PT. Lahan Cakrawala dengan komoditas karet, dan PT. Merbau Sakti Tani dengan komoditas kelapa sawit. Produksi perkebunan dari Kabupaten Melawi cukup memadai untuk mendirikan industri pengolahan maupun investasi di bidang perdagangan. Pada tahun sebelumnya, produksi karet mencapai 7.014 ton, kelapa dalam (249 ton), kelapa hibrida (29 ton), kopi (4 ton), kelapa sawit (22.400 ton), dan lada (41 ton). Kehutanan Luas kawasan hutan di Kabuaten Melawi berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah pada tahun 2005 seluas 1.064.080 Ha, lebih dari separuhnya (52,45%) digunakan sebagai hutan produksi, yang lainnya sebesar 3,95 % sebagai

hutan tanaman nasional; 20,63 % sebagai hutan lindung dan sisanya sebesar 22,97 % digunakan sebagai pertanian lahan kering. Meski beberapa areal hutan telah dikelola oleh perusahaan pemegang HPH, namun masih tersedia peluang pengelolaan hutan dalam bentuk kemitraan maupun memanfaatkan potensi yang belum tergarap. Beberapa perusahaan pemegang HPH yang ada adalah PT Kalimantan Satya Kentjana, PT. Wana Sokan Hasilindo, PT. Suka Jaya Makmur, PT. Sinergi Bumi Lestari, PT. Dutang Utama Corporndo, PT. Lahan Cakrawala, PT. Inhutani III dan PT. Rimba Equator Permai. Selain pengelolaan hutan, peluang investasi juga terbuka bagi kegiatan industri pengolahan dan pemasaran hasil hutan.

penambangan emas juga dilakukan oleh masyarakat secara tradisional yang diperkirakan mencapai ± 2.000 penambang dengan rata-rata produksi ± 10 gram/hari. Bahan galian uranium ditemukan di Bukit Jeronang Sungai Kalan Kecamatan Ella Hilir, dimana kegiataan penggalian dimulai sejak tahun 1970 oleh CEA BATAN (kerjasama Indonesia dengan Perancis). Namun kerjasama ini hanya berjalan beberapa tahun, dan kegiatan penggalian selanjutnya dilakukan oleh Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN). Sedangkan bahan tambang lainnya seperti batu mica, batu bara dan bijih besi terdapat di Sungai Melawi dan Sungai Pinoh. Selain itu batu mica juga ditemukan di Desa Kerangan Purun Kecamatan Sayan.

Peternakan Potensi lahan peternakan di Kabupaten Melawi dapat memanfaatkan peruntukan lahan pekarangan seluas 7.191 Ha, lahan tidak diusahakan seluas 94.356 Ha dan lain-lain seluas 1.004 Ha. Populasi ternak yang cukup besar terdiri dari ayam (341.677 ekor), itik (26.648 ekor), kerbau (1.635 ekor), sapi (12.684 ekor), kambing (8.807 ekor) dan babi (46.522 ekor). Selama ini pengembangan peternakan dilakukan masyarakat yang tersebar di seluruh kecamatan dengan skala terbatas dan teknologi sederhana. Peluang pengembangan peternakan didukung oleh ketersediaan lahan dan padang rumput seluas 3.759 Ha, serta permintaan produk peternakan yang terus meningkat.

Pariwisata Obyek wisata yang terdapat di wilayah Kabupaten Melawi pada umumnya berupa obyek wisata alam dan wisata budaya, seperti Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya, air terjun, arung jeram (riam), Rumah Panjang, kesenian tradisional dan sebagainya.Untukpengembangan pariwisata telah tersedia sarana dan prasarana penunjang berupa hotel/penginapan (12 buah) dan restoran/rumah makan (35 buah). Peluang investasi dan perdangan di sektor pariwisata dapat dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam pengelolaan obyek wisata, pembangunan sarana dan prasarana, serta pemberdayaan industri kerajinan sebagai cenderamata bagi wisatawan.

Perikanan Produksi perikanan di Kabupaten Melawi umumnya dihasilkan dari kegiatan penangkapan di perairan umum dan budidaya (kolam dan keramba). Potensi unggulan yang dapat dikembangkan khususnya berupa budidaya ikan air tawar. Pada tahun 2001 produksi perikanan mencapai 992,46 ton, terdiri dari perairan umum sebesar 887,58 ton dan budidaya sebesar 104,88 ton. Untuk mengembangkan potensi perikanan, terbuka peluang penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, penyediaan bibit unggul, pengembangan teknologi, pemberdayaan SDM dan perluasan akses pasar.

Perindustrian Sektor perindustrian di Kabupaten Melawi baik dari jumlah maupun kualitas industri, masih diusahakan oleh masyarakat dalam skala kecil. Jenis-jenis industri yang diusahakan antara lain anyamanyaman (tikar, tas, topi, dll), makanan dan minuman ringan, tenun ikat, serta pengolahan kayu (meubel, bubut kayu, dll). Melihat potensi bahan baku yang tersedia dan akses pasar yang ada, pada masa mendatang sektor perindustrian dapat menjadi salah satu andalan di Kabupaten Melawi. Pada tahun 2005 di Kabupaten Melawi terdapat 126 perusahaan industri kecil, 5 perusahaan diantaranya adalah industri kecil formal yang terdapat di kecamatan Sokan, Tanah Pinoh dan Nanga Pinoh. Sedangkan perusahaan industri non formal terdapat di seluruh kecamatan kabupaten Melawi. Perusahaan perdagangan yang memiliki surat ijin usaha di tahun 2005 berjumlah 278 perusahaan, di mana yang terbanyak adalah perusahaan ketegori kecil yang berjumlah 196 perusahaaan, 78 perusahaan menengah dan sisanya 4 perusahaan besar.**

Pertambangan Kabupaten Melawi memiliki potensi bahan galian antara lain berupa emas, uranium, migas, batu mica, batu bara dan bijih besi. Pertambangan emas dilakukan melalui Kuasa Pertambangan (KP) oleh 2 perusahaan yaitu PT. Estara Melawi di Kecamatan Menukung dengan luas areal 12.000 Ha, dan PT. Parwindo di Kecamatan Sokan dengan luas areal 12.000 Ha. Disamping KP,

+

TANAM POHON: Bupati Melawi Firman Muntaco melakukan penanaham pohon pada Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Desa Landau Garong, Kecamatan Pinoh Selatan.

PERTUMBUHAN: Pusat-pusat perekonomian baru terus tumbuh di Kota Nangan Pingoh.

Peran Strategis PKK Membantu Program Pemerintah

Firman Muntaco dan Istri

cmyk

+

KETUA Tim Penggerak PKK Kabupaten Melawi, Henny Firman Muntaco, mengatakan PKK memiliki peran strategis membantu program pemerintah di berbagai bidang. Peran itu dapat dimulai dari keluarga, diri sendiri, hingga pembinaan masyarakat. “Setiap program PKK bisa disesuaikan dengan program yang ada di pemerintahan. Saya berharap para ibu-ibu PKK di kecamatan yang baru dilantik, bisa meneruskan apa yang telah dirintis Ketua Tim PKK sebelumnya,” pesan dia. Heni meminta para Ketua Tim PKK di kecamatan terus meningkatkan kualitas kerja, disesuaikan dengan hasil Mukernas PKK tahun lalu. Ia juga meminta PKK men-

ingkatkan kesempurnaan kerja, sehingga dapat memberdayakan masyarakat melaksanakan sepuluh program pokok PKK. “PKK mempunyai peran sangat strategis dalam memberdayakan keluarga, terutama perempuan sebagai motor penggeraknya,” ujar wanita ramah ini. Kader PKK, menurut Heni, menjadi ujung tombak menyukseskan terwujudnya program pemerintah dengan tiga pilar: pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Semua itu, kata Heni, lengkap tercantum dalam sepuluh program PKK. “Untuk itu dukungan dari semua pihak, termasuk para camat sebagai dewan penyantun PKK sangat di-

harapkan sekali,” tutupnya. Menurutnya setinggitingginya kedudukan seorang wanita, sentuhan seorang ibu untuk membentuk suatu SDM yang baik tetaplah merupakan tugas utamanya. Jadi tugas inilah yang menyebabkan posisi seorang ibu menjadi amat mulia. “Ibu atau istri, harus diingat membangun generasi itu bukan karena kita menjadi pejabat tinggi, namun karena kita adalah seorang ibu,” katanya. Kabupaten Melawi sendiri, menurut Henny, walaupun tidak banyak, sudah ada perempuan yang menduduki jabatan-jabatan penting seperti camat maupun kepala dinas.

“Dalam lembaga legislatif, juga periode sebelumnya sudah ada keterwakilan perempuan. Hanya untuk tahun ini, sepertinya belum ada yang beruntung untuk duduk menjadi anggota dewan,” katanya lagi. Kendati tidak ada lagi wanita yang duduk menjadi anggota DPRD Melawi, Henny mengungkapkan tidak ada ketakutan dirinya bila nantinya ada program-program untuk pemberdayaan perempuan tidak terakomodir. Saat ini, dalam penyusunan anggaran misalnya, selalu tersedia anggaran untuk mendukung program-program pemberdayaan perempuan. Salah satunya dengan pendidikan. Sehingga saat ini pendidikan bagi kaum wan-

ita terutama di daerah-daerah pedalaman sudah tidak lagi tertinggal dari kaum pria. Kesadaran wanita untuk meningkatkan kualitasnya sudah semakin baik. “Ini juga didukung dengan sudah banyaknya sekolah yang dibangun di desadesa. Bahkan di STKIP Melawi, justru kebanyakan mahasiswanya adalah perempuan,” jelasnya. Selain itu, Henny mengungkapkan, pihaknya juga telah menjalankan program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Selaku salah satu pembina P2WKSS, Henny menjelaskan, program terpadu tersebut merupakan suatu program di Badan Kesatuan Bangsa Politik Pember-

dayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (KesbangPM Pemdes) Melawi. “Sementara di luar instansi pemerintah yang dirangkul adalah PKK. Sehingga PKK ikut berperan dalam kegiatan P2WKSS tersebut,” ungkapnya. Lebih lanjut Henny menerangkan, dimaksud dari program P2WKSS tersebut, yakni program khusus pemberdayaan perempuan dalam pembangunan, yang secara khusus sebagai upaya untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM), sumber daya alam (SDA) dan sumber daya lingkungan dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera dalam lingkungan masyarakat pedesaan. (wah)

LIPUTAN KHUSUS Pontianak Post

32

Selasa 31 Mei 2011

Geliat Kabupaten Sintang Membangun Ekonomi Kerakyatan

Strategi Gerbang Emas Jakarta Selatan Untuk pengembangan ekonomi rakyat dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang produktif, berkualitas, sejahtera, dan demokratis, Bupati Sintang Milton Crosby telah membuat program yang merupakan suatu upaya yang dilakukan pemerintah bersama-sama masyarakat, untuk mendukung peningkatan disemua sektor, serta kemampuan memanfaatkan potensi yang dimiliki secara optimal. LUAS wilayah Kabupaten Sintang 21.635 km2 yang terdiri dari Hutan Taman Nasional 68.603 ha, Hutan Lindung 446.799,9 ha, Hutan Produksi Terbatas 623.505,1 ha, Hutan Produksi Biasa 188.469,2 ha, dan Pertanian Lahan Kering 834.808,8 ha. Hal ini menunjukkan bahwa Perkebunan dan Pertanian sangat berpotensi dikembangkan di Kabupaten Sintang. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut perlu didukung Infrastruktur yang memadai dan Sumber Daya Manusia yang memadai. Oleh sebab itu tepatlah jika strategi pembangunan daerah Kabupaten Sintang dilaksanakan dengan Program Gerakan Pembangunan Ekonomi Masyarakat (Gerbang Emas) yang dijabarkan dalam Program Jakarta Selatan (JalanKaret-Tanaman pangan-Sekolah-Kesehatan). Ketika mengawali kepemimpinannya di Kabupaten Sintang pada 2006, Milton Crosby menyadari bahwa kekuatan daerahnya terutama ada di sektor pertanian dan perkebunan yang pengelolaannya ada di tangan masyarakat. Itu sebabnya,

Milton pun langsung menyusun program Gerbang Emas melalui Jakarta Selatan. Semua ini merupakan enam aksi program pembangunan dengan kebijakan yang pro poor and pro growth. Didukung visi Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sintang Yang Produktif, Berkualitas, Sejahtera dan Demokratis, program Aksi Gerbang Emas pun berjalan dengan lancar dan mencapai target-target yang telah dipatok. Program mulia ini didukung seluruh elemen masyarakat . Dalam periode Gerbang Emas kedua (2010-2015), Milton Crosby tetap fokus pada pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan airport. Peningkatan kualitas jalan yang sudah ada dan pembangunan jalan baru, khususnya jalan tembus ke beberapa daerah yang masih terisolasi, terutama jalan produksi ke kawasan kebun-kebun karet rakyat. Kemajuan Program Aksi Kelompok Jalan telah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Termasuk di antaranya, pembangunan Poros Utara (206 km), Poros Selatan (183 km), Poros Tengah 109 km. Seluruh konstruksi jalan telah selesai dibangun pada 2008 dengan lebar badan jalan tujuh meter. Di sektor perkebunan, Pemkab Sintang mematok target membuka 15.000 hektar lahan karet baru per tahun. Jadi sampai 2015 Milton berharap bisa dicetak 75.000 sampai 100.000 hektar perkebunan karet baru. Kemudian, kakao, kopi dan lada juga akan lebih diintensifkan. Di daerah per-

TINJAU JALAN: Bupati Kabupaten Sintang Milton Crosby meninjau perbaikan jalan. Infrastruktur yang baik mendukung percepatan pembangunan ekonomi.

batasan, misalnya, lada sangat potensial sehingga akan terus didorong perkembangannya sebagai salah satu basis perekonomian rakyat. Jika masyarakat berkonsentrasi di sektor perkebunan karet, kakao, kopi dan lada, ada sekitar 41 perusahaan swasta besar yang berminat mengembangkan bisnis kelapa sawit. Pemkab Sintang sangat mendukung minat mereka dengan mencadangkan sekitar 700.000 hektar lahan untuk perkebunan kelapa sawit. Namun, dari jumlah ini baru 18% yang telah dimanfaatkan.

Hutan juga menjadi perhatian dalam program ini, terutama pengembangan hutan rakyat dan tanaman industri melalui pengembangan hutan tanaman industri (HTI); Pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) baik melalui dana kegiatan tingkat pusat (Gerhan) maupun dana alokasi khusus tingkat kabupaten ( DAK-DR) yang melibatkan partisipasi kepada masyarakat luas dalam pengembangan hutan tanaman.Di sektor pertanian, Pemkab Sintang konsisten untuk penguatan ketahanan pangan padi. Salah

KAPUAS Raya adalah nama bakal calon provinsi baru yang sangat diidam-idamkan oleh masyarakat yang berdomisili dibelahan timur Provinsi Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sintang, Sanggau, Sekadau, Melawi dan Kapuas Hulu. Menurut koordinator pemekaran Kapuas Raya yang sekaligus Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby Msi, keinginan akan terbentuknya provinsi baru tersebut bukan tanpa alasan kuat atau hanya sekedar euphoria demokrasi belaka. Namun lebih dari itu, Provinsi Kapuas Raya merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk mendongkrak akselerasi pembangunan daerah dan daerah perbatasan dikawasan timur Pprovinsi Kalbar. Melakukan pemekaran provinsi baru di wilayah timur Kalbar agar akses (jangkauan) intervensi pemerintah terhadap persoalan daerah semakin mendekat. Intervensi tersebut dapat berupa pemberian pelayanan publik yang lebih cepat, dekat dan tepat yang pada akhirnya bermuara pada naiknya tingkat kesejahteraan masyarakat daerah dan daerah perbatasan. Karena pada hakekatnya status provinsi dapat menjadi modal politik dalam meningkatkan akselerasi (percepatan) pembangunan wilayah. Mengapa harus Provinsi Kapuas Raya? Gambaran persoalan diatas merupakan jawaban konkrit terhadap pertanyaan ini. Provinsi Kapuas Raya adalah cita-cita masyarakat daerah pedalaman dan perbatasan yang berada dibagian timur Provinsi

PANEN: Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Sintang Ny Katty Evelina panen perdana cabe.

Kalbar. Kapuas Raya bukanlah keinginan segelintir politisi tetapi merupakan kebutuhan masyarakat yang harus segera dipenuhi untuk masa depan daerah pedalaman dan perbatasan yang lebih baik. Demi mewujudkan pemekaran Provinsi Kapuas Raya berbagai upaya legal formal maupun informal telah dilakukan oleh lima pemerintah daerah bersama DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi Kalbar beserta segenap komponen masyarakat.

Kunjungan sepesifik Tim yang tergabung dari anggota komisi II DPR RI telah pula dilakukan untuk melihat secara langsung aspirasi yang berkembang di level bawah (grass root). Sekarang tinggal bagaimana kearifan pemerintah pusat dalam menyikapi persoalan ini. Terbentuknya Kapuas Raya demi terwujudnya masa depan yang lebih baik lagi bagi masyarakat daerah pedalaman dan perbatasan di belahan timur provinsi Kalbar.(wah)

masyarakat. Untuk pertenakan, empat hewan yang menjadi keunggulan Kabupaten Sintang, diantaranya Sapi. Kabupaten Sintang sudah memiliki fasilitas penangkarannya. Program ini disatukan dengan perkebunan kelapa sawit. Pemkab meluncurkan program 1-1-2, yaitu satu keluarga memiliki satu hektar kebun sawit dan dua ekor sapi. Sedangkan sekolah, merupakan simbol yang mewakili pembangunan dibidang pendidikan, dalam rangka mencetak SDM yang berkualitas dan

memiliki keunggulan kompetitif, dan kesehatan, merupakan simbol yang mewakili “gaya hidup sehat”. Fokus program ini adalah pengembangan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta mensosialisasikan kepada masyarakat untuk berprilaku hidup sehat. Ini yang disebut Milton Crosby sebagai ekonomi rakyat berbasis desa dan alam, diwujudkan melalui program desa Gerbang Emas. Di situ ada pertanian, perkebunan, fasilitas pendidikan juga tersedia, dan ada peternakan.(wahyu ismir)

Raih Otonomy Award

Akselerasi Pembangunan Daerah Perbatasan dan Kawasan Timur Kalbar

Menuju Provinsi Kapuas Raya

satu targetnya adalah, setiap kecamatan memiliki 500 hektar sawah yang bisa panen 5 ton gabah kering giling/hektar minimal sekali per tahun. Di samping berbagai upaya meningkatkan produktifitas sawah melalui intensifikasi lahan, Pemkab Sintang juga akan berusaha mencetak 25 hektar sawah baru per kecamatan per tahun, dengan angka perluasan 25 hektar. Pihaknya memperhitungkan keterbatasan lahan pertanian yang ada di setiap kecamatan. Pencetakan sawah baru ini merupakan usaha Pemkab dan swadaya

Pelaksanakan Gerbang Emas Jakarta Selatan berdampak terhadap semua sektor, terutama peningkatan perekonomian dengan berkembangnya investasi di Kabupaten Sintang. Hal tersebut terbukti dengan diperolehnya penghargaan Otonomy Award dengan kategori juara umum, sebagai wujud kemajuan investasi yang berpengaruh terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.  PENGHARGAAN Otonomi Award dinilai wajar jika diperoleh Kabupaten Sintang. Sebab sebelumnya pada 2007 Kabupaten Sintang dinilai majalah SWA dalam perolehan investasi masuk urutan ke 10 dari 18 kabupaten di Indonesia setelah Surabaya dan Malang, dengan jumlah dana Rp3,2 triliun, dan penanaman modal asing USD 667 ribu. Perkembangan investor di Kabupaten Sintang sangat pesat. Dalam perjalanannya sejak 2005 investor sudah tertarik untuk membuka usaha di Sintang. Terutama di bidang perkebunan kelapa sawit. Saat ini ada 31 perusahaan sawit dengan total yang disediakan sebanyak 700 ribu hektar. Saat ini yang sudah tergarap sekitar 20 persen. Sedangkan untuk rakyat, Pemkab memprioritaskan kepada perkebunan karet, dimana

saat ini, dibantu provinsi dan pusat, telah memberikan sekitar 51 ribu hektar lahan karet yang dikelola masyarakat. Investor mau menanamkan modalnya di Kabupaten Sintang disebabkan dalam pelayanan publik, dilaksanakan den- PENGHARGAAN: Bupati Sintang Milton Crosby gan prosedur yang menerima penghargaan Otonomi Award 2010. jelas namun tidak berbelit. Disampjuga kecil, baru menyalurkan KUR ing itu, yang utama kepastian hu- pada 2010 senilai Rp 2,1 miliar. kum yang jelas kepada investor dan Kemudian, BPD Kalbar pada 2010 jaminan keamanan di Kabupaten menyalurkan Rp 4,2 miliar dan bank Sintang. Hal ini terbukti tidak per- Syariah Mandiri Rp 659juta. nah kita lihat keributan yang besar. Selain melaksanakan program Selain memberikan peluang usaha Gerbang Emas Jakarta Selatan, didengan memasukkan investor, Pe- mana saat ini memasuki tahap kedua merintah Kabupaten Sintang juga dalam implementasinya, peran serta menyediakan fasilitas permodalan semua pihak juga sangat diharapkan, bagi masyarakat desa melalui Credit baik masyarakat Sintang sendiri, Union, sehingga dengan demikian aparat keamanan baik Kepolisian usaha yang mereka bangun da- maupun TNI, tokoh masyarakat, dan pat berkembang. Disamping itu, tokoh agama untuk menciptakan perkembangan perbankan sangat suasana damai, aman dan tentram. pesat. Saat ini sudah terdapat 10 Dengan demikian, maka investor bank baik negeri maupun swasta. tidak akan segan membuka usaha di Bicara mengenai pendanaan untuk Kabupaten Sintang. Sampai sejauh menggulirkan perekonomian ker- ini, perkembangan perekonomian di akyatan, Kabupaten Sintang pun Sintang disebabkan dukungan tersesudah terjangkau pelayanan Kredit but. Maka dari itu, Milton mengimUsaha Rakyat (KUR). Yaitu BRI, BNI bau untuk semua pihak memper46, Bank Mandiri, Bank Syariah tahankan hal tersebut, bahkan kalau Mandiri dan Bank Kalbar. perlu ditingkatkan, sehingga investor Bank BRI, misalnya, sudah meny- semakin banyak dan masyarakat alurkan KUR senilai Rp 9,34 miliar juga semakin sejahtera dengan terus dengan jumlah debitur 796 orang. tumbuhnya perekonomian di KabuSementara BNI yang targetnya paten Sintang.(wah)

Terapkan 10 Program Pokok PKK hingga Tingkat Bawah TP PKK bukanlah organisasi formali­tas, atau sekadar tempat bernaung istri para pejabat, untuk kongkow-kongkow dan arisan belaka. PKK adalah sebuah organisasi yang memiliki tujuan dan program kerja yang jelas. Memiliki visi dan misi dalam menyukseskan program pembangunan yang di canangkan pemerintah. Sasaran akhir dari gerakan PKK adalah sama dengan tujuan pembangunan yang dicanangkan pemerintah yakni, mewujudkan kelu­arga yang bertaqwa, berbudi luhur, sehat, mandiri, sadar lingkungan dan hukum, serta sejahtera. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang, Ny. Katty Evelina Milton mengatakan untuk menciptakan sumber daya manusia yang handal,

bisa dilakukan dengan berbagai lembaga, salah satunya melalui organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Sebab dalam pelaksanaannya, dilakukan melalui 10 program pokok PKK seperti menghayati dan mengamalkan Pancasila, gotong royong, pendidikan dan keterampilan, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pangan, sandang, pengembangan kehidupan berkoperasi, kesehatan, lingkungan hidup dan perencanaan sehat. Dimana program pokok PKK tersebut diterapkannya sampai tingkat desa dan kecamatan. Selain itu, diungkanya agar peran wanita semakin meningkat dan lebih diperhi­tungkan, diperlu­kan upaya revitalisasi. Apalagi wanita berada dalam

posisi sebagai ujung tombak dalam me­nyiapkan generasi penerus bangsa, pe­nyedia SDM berkualitas dan handal. Upaya revitalisasi dimak-

sud dilak­sanakan dengan bermacam cara dan pendekatan, diantaranya melalui kegiatan sosialisasi dan peningkatan pengetahuan dan keterampilan wanita, melalui wadah PKK dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai desa/kelurahan. Karena itu, menu­rutnya menjadi urgen wanita diberdayakan agar memiliki kemampuan dan keterampilan berkomunikasi. Faktor ini harus diperhatikan oleh jajaran yang dip­impinnya agar dapat berkomunikasi secara baik dengan suami, anak dan anggota kelu­arga yang lain serta orang lain. Terkait kompleksnya tantangan yang di hadapi, untuk memperkuat pemberdayaan perempuan melalui wadah TPPKK serta dalam mendukung

pencapaian Millenium Development Goal (MDGs) menurutnya harus dihadapi seluruh jajaran pimpinan dan kader TPPKK di Bumi Dara Juanti, dengan membuat program kerja jelas dan terarah, yang diimplementasikan melalui kerja keras dan cerdas sertai meningkatkan jiwa sosial. Sebagaimana Visi gerakan PKK jelas Ny Milton ini, mewujudkan keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulai dan berbudi pekerti luhur, sehat sejahtra.maju, mandiri, kesetaraan, dan kea­dilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan. Disamping itu, Katty mengatakan, pihaknya juga melaksanakan peningkatan pengetahuan kader melalui penyuluhan,

TUMBUH SUBUR: Bupati Sintang Milton Crosby beserta istri, Katty Evelina Milton, saat mengunjungi petani tanaman holtikultura.

kegiatan Paud ter-integrasi Ponsyandu, meningkatkan pendidikan dan ke­trampilan dalam keluarga serta pengembangan KF (Keaksa­raan Fungsional), Menumbuhkan minat baca

melalui Taman Bacaan Mas­ yarakat (TBM) dan sudut baca, serta Penyuluhan tentang Wajar Dikdas 9 Tahun.(wah)

LIPUTAN KHUSUS

33

Pontianak Post Selasa 31 Mei 2011

Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat VIII & Hari Kesatuan Gerak PKK ke 39

BBGRM dan HKG PKK Tak Hanya Seremoni

Motivasi Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong Untuk kali pertama Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) VIII diintegrasikan dengan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 39. Kegiatan ini dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kehadiran Presiden ini untuk menyaksikan penyerahan bantuan langsung masyarakat oleh beberapa menteri, meresmikan pabrik pupuk organik terbesar di Asia Tenggara, serta membuka Pameran Gelar Dagang dan Bisnis Expo 2011.

Kebun Percontohan Jadi Inisiatif Daerah Lain GUBERNUR Kalimantan Barat Drs Cornelis, MH mengatakan kebun percontohan menjadi motivasi bagi masyarakat khususnya di pedesaan. Diharapkan mereka dapat memanfaatkan lahan pekarangannya sendiri untuk dapat memenuhi kebutuhan sayurannya tanpa harus membeli dan bisa dihasilkan sendiri. ”Minimal kebutuhan mereka sendiri bisa terpenuhi. Yang tak perlu dibeli jangan dibeli, kecuali ikan laut, daging, dan bumbu-bumbu lain seperti kecap. Kita harapkan dinas teknis dapat terlibat membinanya,” ungkap Cornelis. Jika masyarakat dapat memanfaatkan pekarangannya, tentu tidak akan terjadi krisis pangan. Bahkan, mereka bisa menjual hasilnya untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Selain itu, apabila produksi masyarakat melimpahbahkan bisa dipasarkan ke negara tetangga, Malaysia, melalui kesepakatan Sosial Ekonomi Malaysia - Indonesia (Sosek-Malindo). Dan ini akan berdampak terjadinya peningkatan tambahan pendapatan keluarga. Cornelis berharap Bupati, Wali Kota dan Kepala SKPD se Kalbar dapat memberikan dorongan kepada PKK dan masyarakat setempat untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang ada. Dorongan ini tak hanya berupa ceramah, melainkan diimplementasikan dalam berbagai model kerjasama percontohan yang sederhana sehingga dapat menjadi contoh masyarakat. ”Dengan sayuran sehat dari pekarangan rumahjugamembantumembentukgenerasisehat. Secara tidak langsung juga akan meningkatkan indeks pembangunan masyarakat di Kalbar,” katanya. Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Ny. Vita Gamawan Fauzi, SH mengatakan kebun percontohan TP-PKK Kalbar menjadi inspirasi bagi daerah lainnya. Mengingat lahan tidur yang bergambut bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian dan memberikan hasil yang maksimal. ”Ini awalnya lahan kosong dan dimanfaatkan sebagai kebun percontohan. Hasilnya sangat baik, ada buah-buahan dan sayuran. Konsep seperti ini bisa untuk penambahan ekonomi keluarga. Saya memberikan apresiasi dan acungan jempol,” ujar Vita. Menurut Vita, selama ini PKK di seluruh daerah telah memiliki semangat untuk memanfaatkan lahan pekarangannya. Mereka menanam buah-buahan dan sayuran. Hanya saja konsep memanfaatkan lahan tidur yang dianggap tidak subur di Kalbar merupakan pertama kali dijumpainya. Hal ini bisa ditularkan kepada Tim Penggerak PKK daerah lainnya. ”Luasan lahan tidur ini juga besar. Jika ada waktu, nanti TP-PKK dari daerah lain bisa melihatnya. Hal seperti ini bisa menjadi kajian untuk daerah lainnya. Diharapkan kedepannya bisa membantu memberdayakan keluarga melalui kebun percontohan,” ungkap istri Mendagri KIB II. Ketua TP-PKK Kalbar Ny. Frederika Cornelis, S.Pd menambahkan sebelum menjadi kebun percontohan, lahan tersebut hanya ditanami ubi dan banyak tanaman pakis liar. Tetapi dengan pengolahan yang baik, seperti yang dilakukan TP-PKK Kalbar bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kalbar, terbukti lahan gambut dapat diberdayakan menjadi lahan pertanian yang baik. Lahan gambut itu dapat ditanami berbagai jenis tanaman mulai dari cabai, pare, tomat, melon, kembang kol, sawi, bayam, dan kangkung. ”Kami juga memiliki kebun percontohan untuk tanaman jagung. Kebun percontohan yang dikelola oleh Tim Penggerak PKK bukan tidak mungkindapatdikembangkanolehmasyarakat,” ungkapnya.(uni)

KALBAR ditunjuk menjadi tuan rumah BBGRM VIII dan HKG PKK ke 39. Kegiatan ini dihadiri sedikitnya 4.000 orang termasuk para menteri, gubernur dari 33 provinsi di Indonesia, seluruh bupati dan wali kota se Indonesia, para Ketua TP PKK se Indonesia, Badan Penanaman Modal dan Pembangunan Daerah se Indonesia, Satuan Kerja Perangkat Daerah se Indonesia, kepala desa dan lurah pemenang lomba desa dan kelurahan tingkat nasional 2010, pemenang lomba pasar desa, pemenang lomba PKK, dan undangan lainnya. Pameran Gelar Dagang dan Bisnis Expo 2011 dalam rangka BBGRM VII dan HKG PKK ke 39 ini menampilkan 249 stand. Pameran tersebut menampilkan hasil karya TP PKK beberapa provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia. Ada juga hasil kegiatan UKM, BUMN yang salah satunya PT Antam, PT Sinka Sinye Argo Utama, BUMD, sektor industri, serta mitra perkebunan, pertanian,

HUMAS PEMPROV KALBAR

PANEN PERDANA: Gubernur Kalbar Cornelis didampingi Ketua TP PKK Kalbar Frederika Cornelis melakukan panen perdana melon di Kebun Percontohan TP PKK Kalbar.

dan perikanan. Gubernur Kalbar Drs Cornelis, MH mengatakan Hari Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat VIII dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-39 tak hanya sekadar seremoni mendatangkan Presiden ke Kalbar tetapi untuk memberikan semangat agar masyarakat sungguh-sungguh dapat memaksimalkan dan memanfaatkan lahan kosong yang dimiliki untuk menambah penghasilan keluarga. Setidak-tidaknya dapat memenuhi kebutuhan pokok hidupnya sehari-hari. Sehingga warga tak perlu membeli lagi, terutama terhadap hal-hal yang menyangkut kebutuhan rempah-rempah di dapur dan obat-obatan tradisional. ”Dengan Hari Bulan Bhakti Gotong Royong dan Kesatuan Gerak PKK ini tentunya diharapkan semakin mendorong masyarakat untuk lebih memberdayakan potensi keluarga dan lingkungan untuk memenuhi kebutuhannya,” kata Cornelis. Pemerintah hanya memfasilitasi, memberi dorongan dan melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk memanfaatkan tanah dan alam Kalbar yang subur ini. Diharapkan Bupati, Wali Kota, Camat, Lurah, maupun Kepala Desa dapat memberikan pemahaman melalui keluarga. Cornelis menilai banyak yang menganggap persoalan untuk mendorong keluarga adalah hal kecil. Saat ini Rakyat Indonesia yang 80 persen berada di pedesaan berpotensi amat besar untuk menumbuhkembangkan perekonomian di pedesaan. “Padahal kalau keluarga digerakkan sehingga mampu mengurus dirinya sendiri, saya yakin kesejahteraan keluarga dapat meningkat. Untuk itu diperlukan pembangunan masyarakat desa yang disebut dengan pemberdayaan,” jelasnya sambil menambahkan hal lain yang perlu ditumbuhkembangkan adalah gotong royong masyarakat.(uni)

Kebun Percontohan Tim Penggerak PKK Kalbar

Realisasikan Program Kementan, Hasilkan Ratusan Juta Rupiah

Program Kementerian Pertanian yakni Gerakan Perempuan untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan disambut baik Tim Penggerak PKK (TP – PKK) Kalimantan Barat. Program ini direalisasikan melalui Kebun Percontohan TP-PKK Kalbar di Desa Pal IX Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. KEBUN percontohan berada pada lahan seluas dua hektar ini telah panen perdana pekan lalu. Panen perdana ini dihadiri Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH, Bupati Kabupaten Pontianak Ria Norsan, Camat, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, Pengurus TP-PKK Kabupaten Pontianak dan Kota Pontianak, serta anggota PKK lainnya. Hasil panen perdana ini sangat menakjubkan karena dengan areal seluas dua hektar dapat menghasilkan tiga ton melon, satu ton paria

dan ratusan kilogram cabai, terung, gambas, tomat, serta kembang kol. Semua tanaman yang dihasilkan ini dijamin sehat karena menggunakan pupuk organik. Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Ny. Frederika Cornelis, S.Pd mengatakan, kebun percontohan tak sekadar menanam. Mereka juga mengajarkan kepada masyarakat disekitarnya cara bercocok tanam menggunakan teknologi dilengkapi tata saluran air mikro dan embung sebagai tempat penampungan air sehingga memberikan hasil yang maksimal. ”Lahan ini awalnya lahan gambut yang masih tebal. Kadang-kadang terendam air dan ditumbuhi semak belukar,” ujar Frederika. Dalam membuat kebun percontohan ini TP-PKK Kalbar bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalbar. ”Penerapan teknologi budidaya pertanian ini dapat memberikan manfaat yang besar,” kata ibu dari

anggota DPR RI Karolin Margret Natasa dan Angel. Menurut Frederika, kebun percontohan yang dibuat TP-PKK Kalbar untuk merespon program Kementerian Pertanian berupa Gerakan Perempuan untuk Optimalisasi Lahan Pekarangan, yang dicanangkan Presiden RI hari ini, Selasa (31/5). Gerakan ini, jika dilakukan, akan memberikan manfaat dan hasil bagi peningkatan kesejahteraan keluarga. ”Pemanfaatan lahan pekarangan ini sangat cocok dengan program Hati-nya PKK, yakni Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman,” kata istri orang nomor satu di Kalbar ini. Frederika mengatakan PKK tak hanya sekadar mengolah lahan menjadi kebun percontohan, tetapi juga mencari pemasaran. Saat ini hasilnya dijual ke pasar tradisional dan sebagian dijual ke supermarket terbesar di Kota Pontianak. Selain itu, ada juga yang dilelang. Hasil lelang sangat mencengangkan.

HUMAS PEMPROV KALBAR

PANEN BROKOLI: Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Frederika Cornelis bersama Ketua Umum TP PKK Pusat, Vita Gemawan Fauzi seusai panen brokoli di kebun percontohan.

Dalam satu jam terjual 251 keranjang dengan total hasil penjualan mencapai Rp.300 jutaan. Seluruh hasilnya akan digunakan untuk modal dan pengembangan kebun. Ia berharap pengurus PKK di Kabupaten dan Kota bisa

mengembangkan program optimalisasi lahan pekarangan. Hasil dari panen sayuran di masing-masing rumah tangga yang diusahakandilahanpekarangan akanmemberikandampakpositif untuk peningkatan konsumsi sayuran. (uni)

TP PKK Kembangkan Desa Model di Perbatasan

HUMAS PEMPROV KALBAR

PARIA: Ketua Umum TP PKK Pusat, Vita Gemawan Fauzi melakukan panen paria didampingi Ketua TP PKK Kalbar Frederika Cornelis dan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni.

TAK hanya kebun percontohan, Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat juga sedang mengembangkan desa model. Pengembangan program ini menyinergikan dengan kesepuluh program pokok PKK. Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar, Frederika Cornelis menyebutkan kesepuluh program pokok organisasinya yang meliputi penghayatan dan pengalaman Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat. Pada tahap awal program desa model baru dapat dilaksanakan pada lima daerah, yakni Kota

Desa tersebut akan menjadi contoh bagi desa-desa lainnya. Dari lima kabupaten itu, pada salah satu kabupaten akan diprioritaskan pada kawasan perbatasan. ”Di Sanggau kami akan prioritaskan di Entikong. Masyarakat di sana harus bisa memberdayakan dirinya dan sumber daya lingkungannya sehingga bisa memenuhi kebutuhan sendiri,” ungkapnya. Program Desa Model ini sesuai dengan visi dan misi gerakan PKK. Visi gerakan PKK yakni terwujudnya keluarga beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju, mandiri, kesetaraan dan keadilan jender,

Pontianak, Kabupaten Pontianak, Sanggau, Bengkayang, dan Landak. ”Kami meminta kepada pemerintah kabupaten dan kota pada lima daerah itu untuk menyeleksi tiga desa. Nanti salah satunya akan dijadikan desa model,” kata Frederika. Nantinya, pada desa model akan dilakukan pembinaan kepada masyarakat, termasuk cara memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitarnya. Mereka juga bisa memanfaatkan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan sayuran sendiri. TUMBUH SUBUR: Ketua TP PKK Kalbar, Frederika Cornelis menunjukkan hasil panen melon di Kebun Percontohan TP PKK Kalbar di Desa Pal IX, yang jumlahnya mencapai tiga ton.

HUMAS PEMPROV KALBAR

serta kesadaran hukum dan lingkungan. Salah satu misi PKK adalah meningkatkan pengelolaan Gerakan PKK baik kegiatan pengorganisasian maupun pelaksanaan program-programnya yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat setempat. Frederika berharap dukungan dari seluruh satuan kerja perangkat daerah Provinsi Kalbar dan pemerintah kabupaten untuk memfasilitasi dan mensinergikan program yang telah diagendakan untuk diselaraskan dengan Program PKK. “Sehingga diharapkan nantinya Desa Model ini dapat dikembangkan di masing-masing kabupaten dan kota di Kalbar,” katanya.(uni)

34

LIPUTAN KHUSUS

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

Guna Percepat Pembangunan Pertanian

Kalbar Didukung Pabrik Pupuk Organik Terbesar di Asia Tenggara berperan dalam mengurangi ketergantungan Kalbar terhadap pupuk organik dari luar. Ditegaskan pula oleh Hazairin, bahwa selain mendukung percepatan pembangunan pertanian di Kalbar, keberadaan PT.SSA sebagai produser dan suplier pupuk organik di Kalbar, juga secara tidak langsung telah membantu pembangunan pertanian di daerah ini menuju pada pembangunan pertanian yang berkelanjutan yaitu pertanian organik. Karena dengan semakin meningkatnya ketersediaan dan penggunaan pupuk organik di Kalbar, maka akan mendorong terjadinya pula per-

ekonomi lebih tinggi dari produk pertanian non organik. Saat ini berbagai bentuk kerjasama antara Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar dengan PT. SSA, telah terjalin dengan baik terutama dalam pengadaan dan distribusi pupuk organik di Provinsi Kalbar. Tidak heran bila dalam waktu singkat distribusi dan penyebaran pupuk organik SSA telah menembus ke hampir seluruh wilayah kabupaten di provinsi ini. Bahkan pada kegiatan tertentu distribusi pupuk organik SSA langsung diterima oleh kelompok tani. Terkait dengan program Dinas Pertanian, Hazairin mengatakan, bahwa kebutuhan akan pupuk secara umum akan terus meningkat apalagi katanya tahun 2012 akan direalisasikan kegiatan pengembangan Food Estate di Kalbar. Food estate merupakan program unggulan pemerintah, untuk mendukung terwujudnya Kalbar sebagai lumbung pangan nasional. Dalam kegiatan food estate yang full teknology dan full saprodi tersebut kebutuhan pupuk akan sangat besar, karena kawasan food estate yang akan dikelola seluas 40.000 Ha. Disinilah PT.SSA diharapkan benarbenar berperan op-

baikan dan peningkatan kualitas lahan melalui bahan organik. Seperti diketahui bahwa dengan pemakaian pupuk organik pada lahan pertanian maka akan terjadi perbaikan pada sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Tanah yang terjaga dengan baik kondisi fisik dan kimianya akan menjamin keberlangsungan pemanfaatan lahan pertanian lebih lama. Disisi lain penggunaan pupuk organik juga akan menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat bagi tubuh, sehingga biasanya bernilai

timal dalam penyediaan pupuk yang diperlukan khususnya pupuk organik. Ketika diminta bagaimana harapan Dinas Pertanian terhadap PT. SSA, Hazairin menjawab, “Kami berharap keberadaan PT. SSA sebagai produser pupuk organik terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara, akan terus mampu mendampingi peran pemerintah khususnya Provinsi kalbar dalam percepatan pembangunan Pertanian secara umum di Provinsi Kalbar, terutama dalam hal penyediaan pupuk organik,” tegasnya.**

FOTO HERONIMUS HERO

PANEN PADI: Gubernur Kalbar Cornelis melakukan panen padi di Kabupaten Landak

DUNIA pertanian di Bumi Khatulistiwa boleh berbangga karena saat ini telah berdiri pabrik pupuk organik terbesar di Kalimantan Barat, bahkan diinformasikan terbesar di Asia Tenggara. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar Ir. Hazairin, MS kepada Pontianak Post di kantornya Jalan Alianyang, Pontianak, Jumat (27/5) kemarin. Pabrik pupuk yang dimaksud oleh Hazairin tidak lain adalah PT. Sinka Sinye Agrotama (PT.SSA). Pabrik pupuk organik yang bermarkas di Kota Singkawang ini memiliki kapasitas produksi 1000 ton/hari pupuk organik, sehingga disinyalir sebagai pabrik pupuk organik terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Hazairin menjelaskan, bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Kalbar. Sebab, sektor pertanian menjadi sektor prioritas di Kalbar. Sebagai

sektor prioritas, dalam pembangunannya pertanian memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar dapat mempercepat target pembangunan yang ingin dicapai. Kehadiran PT. Sinka Sinye Agrotama sebagai produsen pupuk organik dengan skala yang besar, tentu saja akan mendukung percepatan pembangunan pertanian secara umum di Kalbar termasuk sub sektor tanaman pangan. Kebutuhan pupuk baik kimia (an organik) maupun organik di Kalbar akan terus meningkat, seiring dengan makin pesatnya perkembangan di dunia pertanian. Hal ini juga terkait dengan upaya peningkatan produksi berbagai komoditi pertanian di Kalbar, khususnya tanaman pangan dan hortikultura. Upaya peningkatan produksi ini, tentu saja mengharuskan pelaku usaha pertanian untuk meningkatkan penggunaan pupuk sesuai kebutuhan tanaman yang salah satunya adalah pupuk organik.

Ir. Hazairin, MS

Meningkatnya kebutuhan pupuk inilah yang mendorong terjadinya peningkatan permintaan pupuk di Kalbar. Hazairin menyebutkan, bahwa saat ini quota pupuk bersubsidi di Kalbar belum mampu memenuhi semua kebutuhan pupuk di provinsi ini, sehingga perlu ada ketersediaan sumber pupuk untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dengan kehadiran PT. SSA di Bumi Khatulistiwa, maka ‘telah menjawab’ sebagian besar kebutuhan tersebut, khususnya pupuk organik. Paling tidak PT. SSA telah

Tetiono, Bos PT Sinka Sinye Agrotama

Manfaatkan Kotoran Ayam jadi Peluang Bisnis

FOTO HERONIMUS HERO

PABRIK: Salah satu bagian pabrik PT. Sinka Sinye Agrotama, Singkawang

FOTO HERONIMUS HERO

TINJAU PABRIK: Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar Hazairin saat meninjau pabrik pupuk di Singkawang didampingi Pimpinan PT Sinka Sinye Agrotama,Tetiono.

BAGI sebagian orang, isu flue burung (aviant flue) yang sempat merebak di Indonesia bahkan hampir seluruh kawasan Asia mungkin sesuatu yang menakutkan, karena virus tidak hanya menyerang unggas, tetapi juga dapat menyebar ke manusia. Tapi itu tidak berlaku bagi Tetiono, seorang pelaku usaha peternakan di Singkawang yang berpenampilan sederhana. Tetiono justru memandang isu flue burung sebagai peluang bisnis sekaligus tantangan bagi dunia pertanian di Kalimantan Barat. Sebagai wujudnya, Tetiono membangun pabrik pupuk organik berkapasitas 1.000 ton/hari di Singkawang. Tetiono merupakan putra Asli Singkawang. Anak pertama dari enam bersaudara ini memulai usaha dari beternak ayam sejak tahun 1989. Populasi ternak yang terus meningkat hingga jutaan ekor, mendorong

Tetiono membuat pupuk organik berbahan dasar kotoran ayam pada tahun 2003. Berawal dari kasus flue burung yang merebak di hampir seluruh negara asia, segala sesuatu yang menyangkut unggas sangat menakutkan bagi sebagian besar masyarakat. Harga unggas khususnya ayam menurun tajam, karena permintaan terhadap daging ayam menurun. Kota Singkawang sebagai produser utama ayam pedaging di Kalbar juga tidak lepas dari pengaruh tersebut, meskipun kasus serangan flue burung sangat kecil dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia. Saat itu kotoran ayam dari peternakan ayam dianggap berpotensi menjadi sumber penyebaran virus flue burung, oleh sebab itu perlu suatu langkah untuk mengendalikannya agar rantai penyebaran virus bisa terputus. Disaat yang sama isu pertanian organik juga

mulai merambah ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Pertanian organik secara ilmiah dianggap lebih sehat, lebih ramah lingkungan, dan lebih berkesinambungan. Harga hasilhasil produk pertanian organik juga lebih tinggi dibandingkan dengan produk pertanian konvensional (anorganik atau kimia). Kedua hal tersebut yaitu flue burung dan pertanian organiktelahmemunculkanpeluangbarubagi Tetiono dkk. “Penyebaran flue burung harus dipangkas,” ungkapnya. Salah satu caranya adalahmengolahkotoranayamyangdianggap sebagai salah satu sumber penyebaran flue burung sebagai pupuk organik yang aman dan siap pakai, melalui teknologi fermentasi dan pemanasan. Pupuk organik yang dihasilkan nantinya akan mendukung masyarakat dalam penerapan pertanian organik yang lebih baik, tidak hanya untuk wilayah Singkawang tetapi juga Kalbar, jelas Tetiono dengan tidak tanggung-tanggung dalam mematok targetnya. Sebagai tindak lanjutnya, Tetiono membangunpabrikpupukorganikdiSinkawang.Pabrik pupuk tersebut berlokasi di Desa Sijangkung yang diberi nama pabrik pupuk PT. Sinka Sinye Agrotama (SSA). PT SSA adalah anak perusahaan Sujaya Group yang berlokasi di Kota Singkawang, Kalbar. Bermula dari usaha keluarga berupa toko unggas (poultry shop) puluhan tahun silamhinggaberkembangmenjadipeternakan

ayam ras petelur dan pedaging lebih dari 3 juta ekor. Kotoran ayam yang terkumpul per harinya bisa mencapai puluhan ton, belum lagi dengan potensi kotoran peternakan yang lain, yang total populasinya di Singkawang mencapai 5 juta ekor. Lebih dari 90% telur ayam ras Kalbar datang dari Singkawang. Pada 2006 dibangun pabrik pupuk dengan kapasitas produksi mencapai 1.000 ton/bulan. Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, pada 2007 dibangun unit pabrik kedua dengan rangkaian mesin produksi bertekonomogi modern. Total mesin produksi SSA ada 2 line, sehingga kapasitas produksi pupuk organik mencapai 1.000 ton/hari atau 360.000 ton/tahun. Tenaga kerja yang mendukung SSA berjumlah 200 orang. Secara keseluruhan luas areal pabrik SSA meliputi luas areal 12 hektar, sedangkan khusus bangunannya saja sekitar 4 hektar. Bahan baku utama adalah kotoran ayam, humus (sisa organik/tumbuhan), batuan kapur dan zeolit. Bahan-bahan tersebut diolah sehingga komposisinya sesuai dengan kebutuhan tanaman. Kemudian ditambahkan bakteri pengaktif hara tanah (bioaktivator), sehingga nutrisi tanah siap dimakan oleh tanaman. Untuk kontinuitas pasokan bahan baku pupuk, SSA melakukan kemitraan dengan 1.300 orang peternak dan pengusaha kecil-menengah di Singkawang.Bentukpupukorganikyangdipro-

duksi oleh SSA terdiri dari butiran (granule), tepung (powder) dan cair (liquid). Seluruhproduksudahmendapatkannomor pendaftaran dari Pusat Perizinan dan Investasi Departemen Pertanian, dan sertifikat Hak Merek oleh Direktur Jenderal Hak Kekayaan IntelektualDepartemenHukumHakAsasiManusia.Pupuk Organik SSA juga mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Barat yang menerangkan bahwa pupuk Organik SSA tidak berasal dari kotoran hewan yang diharamkan. Uji mutu produk SSA dilakukan oleh Balai Penelitian Tanah Bogor, sedangkan pengujian efektivitas lapangan dilakukan oleh Departemen Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor (IPB).SSA juga melakukan uji kandungan produk di laboratorium milik sendiri dan secara berkala di laboratorium PT. Superintending Company of Indonesia (SUCOFINDO). Pengujian mutu juga dilakukan pada demo plot-demo plot milik petani serta pada lahan uji coba dan green house yang terletak di areal pabrik. Saat ini pemasaran pupuk organik SSA sudah merambah ke seluruh Kalimantan, Sumatera dan sebagian Jawa. Dengan peruntukan pada lahan Perkebunan, pertanian tanaman pangan dan hortikultura. Pupuk SSA juga sudah merambah ke pasar luar negeri yaitu Sarawak-Malaysia dan terus dijajaki ke pasar negara-negara tetangga lainnya.**

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

LIPUTAN KHUSUS

35

PANEN CABAI: Menteri Pertanian Suswono beserta istri melakukan panen cabai di kebun PKK Provinsi Kalbar, didampingi Kadis Pertanian dan Hortikultura Kalbar Ir Hazairin, MS dan Ketua TP PKK Kalbar Frederika Cornelis, Senin (30/5) kemarin. FOTO ERVIYANTO

Gerakan Perempuan Untuk Optimalisasi Pekarangan Sebuah Upaya Pemberdayaan Perempuan Dalam Pembangunan Pertanian di Perkotaan PEMERINTAH khususnya melalui Kementerian Pertanian republik Indonesia kembali mengeluarkan program terobosan baru berupa Gerakan Perempuan Untuk Optimalisasi Pekarangan (GPOP). Program ini secara umum bertujuan untuk memberdayakanj perempuan di kawasan perkotaan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan. Gerakan ini dilaksanakan secara nasional oleh Kementerian Pertanian RI dan Provinsi Kalimantan Barat diberikan kepercayaan sebagai tuan rumah lokasi Launching (Pencanangan). Program Ini rencananya akan dicanangkan oleh Ibu Ani Yudhoyono selaku Ketua Tim Penggerak PKK Nasional. Launching nasional Gerakan Perempuan Untuk Optimalisasi Pekarangan (GPOP) akan dilaksanakan di Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat pada tanggal 31 Mei 2011 yang akan dihadiri oleh Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan beberapa menteri Kabinet serta beberapa Gubernur dari Provinsi lain se Indonesia. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat selaku lembaga pemerintah yang menangani kegiatan ini tentu saja menganggap

event ini sebagai moment yang sangat berarti dalam memotivasi pemberdayaan perempuan dalam pembangunan pertanian di Kalimantan Barat. Ketika dikonfirmasi mengenai latar belakang adanya GPOP, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar Ir. Hazairin,MS mengatakan bahwa Pekarangan diperkotaan sebenarnya memiliki potensi yang besar untuk memproduksi sayuran segar dan berbagai komoditas hortikultura lain khususnya yang dapat dibudidayakan dalam pot. Hanya saja pemanfaatannya belum optimal oleh masyarakat. Sementara kaum perempuan atau ibu-ibu rumah tangga biasanya memiliki peran yang besar dalam mengelola pekarangan di perkotaan. Disisi lain kebutuhan akan konsumsi sayuran merupakan kebutuhan yang dapat dikatakan “absolut� bagi masyarakat dan seringkali dalam pemenuhannya harus dibeli ke pasar. Tidak jarang harga dari produk sayuran tersebut di pasar cukup mahal seperti komodity cabai yang bahkan mampu mempengaruhi inflasi. Hal ini tentu saja memberatkan terutama bagi masyarakat perkotaan golangan ekonomi menengah ke bawah. Dari situlah muncul pemikiran untuk meningkatkan peran perempuan perkotaan dalam pemanfaatan lahan pekarangan guna mendukung pemenuhan kebutuhan akan konsumsi sayuran berbasis sumber daya lokal melalui Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan yang secara nasional tertuang dalam Program GERAKAN PEREMPUAN UNTUK OPTIMALISASI PEKARANGAN (GPOP). Menurut Hazairin, sasaran dari GPOP secara adalah sebanyak 100.000 Kepala

Keluarga (KK) yang tersebar di 9 Provinsi, 18 Kota, 140 Kecamatan dan 560 Kelurahan. Provinsi kalimantan Barat sendiri menjadi salah satu lokasi pelaksanaan GPOP tahun 2011, sekaligus terpilih sebagai tempat pencanangan (launching) GPOP nasional yang tepat nya di Kota Pontianak. Khusus di Kota Pontianak, lokasi pelaksanaan tersebar di 8 (delapan) kecamatan dan 32 Kelompok Tani /PKK yang masing-masing mewakili Kelurahan. 1 Kelompok Tani/PKK terdiri dari 175 KK, jadi total rumah tangga yang mendapat bantuan di Kota Pontianak adalah 5.600 KK. Sementara itu Kepala Bidang Produksi Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat Ir. M. Budi Setiawan, MM selaku koordinator Lapangan GPOP Provinsi Kalbar mengatakan bahwa wujud kegiatan GPOP meliputi bantuan bibit cabe rawit dalam pot sebanyak 6 tanaman / KK (anggota PKK) atau secara total ke 32 kelompok PKK adalah sebanyak 33.600 tanaman cabai. Selain itu adapula bantuan bibit cabai rawit dan cabai keriting dalam pot untuk kegiatan vertikultur (tanaman dengan rak bertingkat) di fasilitas umum milik RT dan RW. Ada pula bantuan pupuk kandang/ kompos, pot plastik berdiameter 30 cm untuk keluargakeluarga, serta adanya pelatihan teknis budidaya dan perbanyakan benih cabai kepada ibu-ibu. Pemilihan tanaman cabai sebagai komodity yang dikembangkan dalam GPOP sendiri memiliki alasan karena tanaman cabai bernilai ekonomis cukup tinggi, permintaan konsumsi cukup tinggi, serta cukup mudah untuk dibudidayakan. Dijelaskan oleh M. Budi setiawan, bahwa untuk

menjamin keberhasilan penanaman cabai yang disebar di seluruh 32 kelompok PKK yang mewakili 32 Kelurahan tersebut, maka setiap Kecamatan akan ada pendampingan dari Tenaga PMD (Penggerak Membangun Desa), yaitu tenaga yang memiliki kapasitas untuk mendampingi dan membimbing kelompok pelaksana GPOP dalam mengembangkan agribisnis. Selain itu adapula pembinaan dari petugas instansi terkait. Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar sendiri sebelumnya sudah melaksanakan kegiatan Percontohan untuk mendukung GPOP nasional. Kegiatan percontohan tersebut berupa Kebun Hortikultura Percontohan yang dikelola bersama antara PKK Provinsi dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Kalbar. Tujuan adanya kebun percontohan tersebut tidak lain adalah untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada kalangan ibu-ibu untuk dapat memanfaatkan lahan pekerangan sebagai sumber penghasil produk-produk pertanian. Kebun yang luasnya sekitar 2 Ha dan berlokasi di Pal IX Kota Baru tersebut mengembangkan berbagai jenis komoditas hortikultura seperti Pare, cabai, Tomat, Kembang Kol, dan Melon. Panen perdana bahkan telah dilakukan langsung oleh dan Ibu Frederica Cornelis selaku ketua Pembina Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar pada tanggal 25 Mei 2011 yang lalu serta panen kedua yang dilakukan bersama oleh Ibu Menteri dalam Negeri dan Ibu Frederica Cornelis pada tanggal 28 Mei 2011. Panen perdana dan kedua tersebut menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, karena baik kualitas maupun kuantitas produksi cukup tinggi. (*/heronimus hero)

FOTO DINAS PERTANIAN KALBAR FOTO DINAS PERTANIAN KALBAR

MELON: Gubernur Kalbar Cornelis dan Ketua TP PKK Frederika Cornelis didampingi Hazairin usai panen buah melon di kebun PKK.

FOTO DINAS PERTANIAN

CABAI: Ketua Umum TP PKK Pusat, Vita Gemawan Fauzi (paling kiri) melakukan panen cabai didampingi Ketua TP PKK Kalbar Frederika Cornelis di kebun PKK Provinsi Kalbar.

DIABADIKAN: Ketua TP PKK Frederika Cornelis dan Kadis Pertanian dan Hortikultura Kalbar Ir Hazairin, MS diabadikan di kebun PKK Provinsi.

FOTO ERVIYANTO

PARE: Dirjend Hortikultura Departemen Pertanian DR Ir Hasanuddin Ibrahim, MS, didampingi Kadis Pertanian dan Hortikultura Kalbar Ir Hazairin, MS saat melakukan panen pare (peria) di kebun PKK Provinsi Kalbar, Senin (30/5) kemarin.

36

liputan khusus

Pontianak Post l Selasa 31 Mei 2011

Sintang Raya Peduli Pemberdayaan Masyarakat

Berkat Jalan yang dibangun PT. Sintang Raya banyak anak-anak sekolah terbantu karena sebelumnya harus melewati jalan hutan

PT. Sintang Raya salah satu perusahaan perkebunan sawit skala besar terus berkarya untuk umat. Buktinya sudah sekitar 11.129,9 hektar lahan memiliki Hak Guna Usaha (HGU) dari izin lokasi mencapai 20.000 hektar di Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. ”Namun yang sudah kita tanam sampai akhir Mei 2011 adalah 5.523 hektar,” kata Hari Purwanto, General Manager PT. Sintang Raya, Senin (30/5). Dia mengatakan PT. Sintang Raya sekaligus anak perusahaan MAS Plantation Group punya visi dan misi terarah. Dalam bidang pemberdayaan warga adalah pemanfaatan sumber daya manusia. PT. Sintang Raya melatih dan membentuknya di Kampus Training Centre (KTC). ”Ini adalah bentuk pelatihan mandor dan asisten perkebunan. Dan baru perdana PT. Sintang Raya yang melakukannya di Kalbar dan mungkin juga di Pulau Kalimantan,” ujarnya. Untuk training tenaga perkebunan mandor dan asisten diberdayakan warga setempat. Sedangkan tenaga trainer(pelatihnya) berasal dari intern perkebunan PT. Sintang Raya dan Konsultan Perkebunan pilihan. ”Kami latih dan berdayakan warga sekitar supaya mereka ikut dalam perusahaan kami dan menjadi bagian untuk membesarkannya,” ujarnya. Kedepannya tidak menutup kemungkinan PT. Sintang Raya melatih tenaga perkebunan dari luar. Untuk saat ini sejak tahun 2007 lalu sampai sekarang sudah sekitar 57 lulusan atau alumni dihasilkan. Tak cuma itu, komitmen lain dibuktikan PT. Sintang Raya ialah dengan mewujudkan industri sawit nusantara. Namun, tidak semata-mata mengambil keuntungan di desa tersebut. Lahan plasma seluas 3.500 hektar di enam desa (Desa Ambawang, Sungai Selamat, Seruat III, Seruat III, Mengkalang dan Desa Dabong) sudah disiapkan bagi warga. Tanggung jawab lain supaya masyarakat menikmati hasil perkebunannya adalah dengan menanam jagung sebagai salah satu bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).Lahan tidur seluas 1.500 hektar sudah disiapkan bagi petani jagung yang bahan bakunya adalah jagung ekspor pilihan. “Jadi mereka selain berkebun sawit juga menanam jagung. Ini bentuk kepeduliaan kami ke masyarakat,” kata dia. Sebagai perusahaan perkebunan di Kubu Raya yang siap membangun, MAS Plantation Group sudah menyiapkan visinya. Hingga tahun 2015 mendatang bagaimana mewujudkan sekitar 100.000 hektar lahan. ”Makanya MAS Plantation Group berbenah melakukan ekspansi keluar Kalbar. Ada beberapa daerah yang tengah dibidik,” ungkapnya. Berdasarkan hasil survey lampu hijau sudah diberikan di Kalteng, Kaltim dan Palembang-Sumatera Selatan. Untuk di Kalteng ada anak perusahaan perkebunan Bernama PT. Kresna Agrokencana Sakti (KAS), Kaltim masih cadangan atau masuk dalam (land bank) juga Provinsi Sumsel di Palembang. “Daerah-daerah ini menjadi ekspansi MAS Plantation Group. Kita tengah menyebarkannya di beberapa provinsi di Indonesia,” ujar dia seraya menambahkan juga siap mengakusisi lahan takeover dan tidak menimbulkan masalah. (*)

Hasil Jagung dari program CSR sekitar lokasi kebun

Foto bersama peserta Trainee & tamu undangan

Lahan 1500 hektar untuk rakyat sekitar

Seluas mata memandang adalah perkebunan milik PT. Sintang Raya

Salah satu program CSR PT. SINTANG RAYA membangun jalan dan masyarakat setempat juga bergotong royong menbgerjakannya

Kunker Komisi B membidangi perkebunan ke PT. Sintang Raya

CSR Dekatkan Diri ke Masyarakat

Tim Pemadam Kebakaran PT. Sintang Raya

Pertemuan Muspika dan para kades di acara sosialisasi program kemitraan PT. Sintang Raya

Sebagai perusahaan perkebunan, PT. Sintang Raya tidak ingin hanya mengambil keuntungan. Sebagai bentuk tanggung jawabnya kepada masyarakat di program Corporate Social Responsibilty (CSR) berbagai pembangunan terus diwujudkan. Masyarakatpun langsung merasakannya. “PT. Sintang Raya sudah membangun jalan poros desa sebagai penghubung areal perkebunan seluruh desa di Kecamatan Kubu. Kita juga bangun normalisasi kanal, bantuan perehaban masjid dan mushola,” ujar Abdullah, petani sawit di Sungai Selamat dan lahannya sengaja diserahkan ke masyarakat. Ia mengatakan berkat PT. Sintang Raya anak-anaknya yang dulu sekolah melewati jalan hutan kini tidak lagi. Kemudian karena Sintang Raya, umat muslim di sekitar perkebunan dapat tenang beribadah. ”Kami rasakan manfaatnya,” ucapnya. PT. Sintang Raya selain mendekatkan diri dengan CSR juga terkonsep dan peduli untuk lahan gambut. Moratorium gambut yang tidak memperbolehkan menanam dibawah lebih dari 3 meter juga ikut dilakukan. ”Dan PT. Sintang Raya tidak melakukan penanaman kalau lahan gambut tidak dalam,” ungkapnya. Dadang Suwantri, Kepala Desa Sungai Selamat mengatakan konsep PT. Sintang Raya kepada masyarakat cukup jelas. “Tidak heran di tempat kami, sawit mensejahterakan masyarakat,” katanya. Dia menuturkan jumlah penduduk Desa Sungai Selamat sekitar 700 jiwa. Sekitar 85 persen warganya bekerja disini. Jelas ini memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. ”Dan kami berterima kasih kepada PT. Sintang Raya,” ujar dia. Kepala Desa Mengkalang, Edi menuturkan hadirnya perkebunan sawit di daerahnya sangat dirasakan masyarakat sekitar. ”Kita merasakannya. Ada fasilitas jalan dibangun, lapangan kerja masyarakat dibuka dan perputaran ekonomi terjadi,” ujarnya. (*) NARASI : DENI HAMDANI FOTO-FOTO : DENI & Humas PT SR

Mr Lee Sang Woo Presiden Director PT. Sintang Raya Panen Perdana Buah Sawit di Desa Binaan Bersama Muspika dan Para Kades

Tim Revitalisasi dari Dishutbuntam Kubu Raya dan Dinas Perkebunan Prov.Kalbar ikut bersama melakukan sosialisasi ke masyarakat

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

LIPUTAN KHUSUS

KACAMATA GRATIS: Penyerahan Kacamata Gratis pada siswa SD di Ketapang yang dilakukan oleh Sinar Mas.

37

AIR BERSIH: Bupati Kapuas Hulu AM Nasir dan CEO Perkebunan Sinar Mas wilayah Kalbar Susanto mencoba langsung bantuan air bersih dari Sinar Mas.

Komitmen Perkebunan Sinar Mas di Kalbar KEBERADAAN Perkebunan Sinar Mas di Kalimantan Barat tidak sekedar mencari keuntungan, perusahaan juga berkomitmen menerapkan Corporate Social Responsibility (CSR), serta menjaga lingkungan alam dan sosial. Hal tersebut diterapkan Sinar Mas melalui tujuh anak perusahaannya di Kalbar, baik di Kabupaten Kapuas Hulu maupun di Kabupetan Ketapang. CSR terbaru yang dilakukan Perkebunan Sinar Mas di Kapuas Hulu adalah mendirikan Gereja St. Alexander bagi warga Dusun Seberuang Besar di Semitau pada 19 Maret 2011. Adrianus Ajan, ketua panitia peresmian dan pemberkatan gereja menyatakan bahwa sebelumnya untuk beribadah mereka harus berjalan dua kilometer ke Dusun Seberuang Kecil. “Terima kasih kepada PT Paramitra Internusa Pratama (PT PIP) yang telah membantu membangun rumah ibadah untuk mereka,” katanya. Pada 26 Februari 2011, Sinar Mas membantu pembangunan sarana air bersih bagi warga Bukit Kedang, Dusun Sungai Putat, Desa Sentabai, Kecamatan Silat Hilir, yang diresmikan secara langsung oleh Bupati Kapuas Hulu AM Nasir. “Baru kali ini, ada perusahaan yang memberikan sarana air bersih, sangat terima kasih,” ujar Baron, warga Bukit Kedang. Menurut Camat Silat Hilir, M Jumran, sebelumnya sebagian besar masyarakat Desa Sentabai harus berjalan kaki sejauh tiga kilometer untuk mengambil air bersih. “Kini 30-an kepala keluarga tidak perlu lagi susah payah dapat air bersih,” katanya. Selain itu, Bupati Kapuas Hulu turut memancangkan tiang pertama Gedung SD 03 bantuan Sinar Mas di Dusun Koyan, Desa Ranyai, Kecamatan Seberuang, sebagai komitmen perusahaan di bidang

pendidikan. ”Di Dusun Koyan, masih banyak yang buta huruf. Untuk sampai ke SD di Desa Ranyai, anak-anak harus menempuh jalur air dan ini sangat berbahaya, terutama saat banjir,” kata Suryono, Guru SD Desa Ranyai. Disamping itu, Perkebunan Sinar Mas juga telah ikut menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir di Kapuas Hulu. AM Nasir menyatakan, tidak ada pemerintah daerah yang ingin menjerumuskan masyarakatnya. Keberadaan perkebunan sawit mampu mendongkrak perekonomian warga, sehingga hal tersebut perlu didukung. Ia pun berterimakasih untuk partisipasi dan kepedulian Perkebunan Sinar Mas pada masyarakat Kapuas Hulu. Sementara itu, di Kabupaten Ketapang, komitmen Perkebunan Sinar Mas membangun daerah dilakukan melalui pembangunan kebun kelapa sawit dan pabrik pengolahan CPO yang menyerap banyak tenaga kerja lokal. Perusahaan juga menerapkan pembangunan sosial bagi masyarakat melalui serangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR), baik secara langsung maupun tidak langsung. Program CSR yang secara langsung dilaksanakan Sinar Mas dan dirasakan masyarakat Ketapang, salah satunya adalah pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis bagi siswa SD, SMP, dan SMA di Asam Jelai, Riam, dan Jelai Hulu. Perusahaan juga melakukan bakti sosial pengobatan massal gratis bagi warga di Kecamatan Jelai Hulu, bakti sosial serupa dilaksanakan pula di Kecamatan Nanga Tayap. Di Kecamatan Nanga Tayap, perusahaan juga melaksanakan program CSR lain, seperti mendirikan Rumah Adat yang salah satu fungsinya juga sebagai balai pertemuan warga

desa (Rumah Adat Gajah Moram). Selain itu, perusahaan ikut membantu dana perbaikan salah satu masjid di Desa Lembah Hijau I, serta membuatkan lapangan sepakbola bagi warga yang terletak di belakang Balai Desa Lembah Hijau II. CSR yang diterapkan tidak sekedar pemberian bantuan, tetapi turut memperbaiki bahkan membuka akses jalan bagi daerah terpencil di Ketapang. Untuk pembukaan akses jalan, perusahaan memberikan bantuan alat berat, seperti backhoe loader, traktor backhoe loader, dan dump truk. Sinar Mas berpartisipasi membuka akses Jalan Renko sepanjang 1,5 km yang menghubungkan Riam I dan Riam II dalam wilayah Desa Periangan, Kecamatan Jelai Hulu. Perusahaan pun membantu perbaikan jalan penghubung sepanjang 3,7 km antara Desa Biku Sarana, Dusun Pering Kunyit (pusat pemerintahan desa), dan Dusun Bayam Sungai Lalang. Sudin, Ketua Badan Permusyawaratan Desa Biku Sarana menyatakan, sebelum dibangun jalan penghubung, desanya sangat terisolir. Sangat sulit bagi mereka berhubungan dengan warga di desa atau dusun lain. ”Dulu kami pun sulit kalau mau ke kecamatan,” katanya. Asun, Kepala Dusun Bayam Sungai Lalang menyampaikan hal serupa, sebelumnya warga dusunnya kesulitan pergi ke dusun lain, karena kondisi jalan setapak yang berat. ”Sejak ada akses jalan, transportasi antar dusun makin lancar, sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Ini tentunya meningkatkan penghidupan ekonomi masyarakat,” ujarnya, seraya mewakili warganya berterimakasih pada perusahaan. Bilin, tokoh agama Desa Biku Sarana berharap, perusahaan dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, set-

TENGKAWANG: Areal gambut dalam lokasi kebun sawit Sinar Mas Group ditanami pohon Tengkawang Tungkul.

TANDA TANGAN: Bupati Kapuas Hulu AM Nasir menandatangani prasasti rumah guru.

elah membantu membuka akses jalan darat. Sinar Mas turut memperbaiki akses jalan darat dari Dusun Carik menuju Kecamatan Marau di Ketapang. Kornelius, masyarakat Dusun Carik berterimakasih atas bantuan Sinar Mas. Akses jalan yang telah diperbaiki, membuat anak-anak sekolah dan warga lain dapat menjangkau Kecamatan Marau dengan lancar, aman, dan nyaman. Pada penghujung 2010 pun, Sinarmas ikut berperan dalam perbaikan jalan provinsi dari Tayap hingga Tumbang Titi. Drs Hendrikus, Bupati Ketapang berterimakasih pada bantuan dan partisipasi Perkebunan Sinarmas dalam memperbaiki jalan di Kabupaten Ketapang. Pemkab merasa terbantu dengan apa yang sudah dilakukan Perkebunan Sinar Mas. Menurutnya, akses jalan darat yang baik sangat dibutuhkan masyarakat. Susanto, Pimpinan Perkebunan Sinar Mas wilayah Kalbar mengatakan, bantuan perbaikan jalan serta pembukaan akses desadesa terpencil merupakan salah satu wujud kepedulian perusahaan akan kebutuhan nyata yang diharapkan masyarakat, sehingga kehadiran perusahaan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Perhatian Terhadap Areal Konservasi Kepedulian Perkebunan Sinar Mas tidak terbatas pada program CSR, perusahaan pun memperhatikan pembangunan areal yang bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV). Penerapannya tidak terbatas pada areal tertentu saja, tetapi dalam seluruh areal kebun. Sejak 1997, Perkebunan Sinar Mas telah menerapkan tata kelola perkebunan yang lestari dengan mengembangkan prinsip zero burning (buka kebun tanpa pembakaran)

dan zero waste (tanpa limbah). Pada Februari 2010, Perkebunan Sinar Mas menyampaikan komitmennya bahwa perusahaan tidak akan lagi membuka lahan gambut (no peat) sebagai bentuk tanggungjawab sosial perusahaan terhadap kelestarian lingkungan. “Kami sudah berkomitmen, tidak membuka lahan gambut serta lahan yang memiliki nilai konservasi tinggi,” tegas Susanto, CEO Perkebunan Sinar Mas wilayah Kalimantan Barat. Areal gambut yang tidak sengaja terbuka sebelum Februari 2010 langsung dilakukan reklamasi dengan menanam pohon Tengkawang Tungul, sehingga tidak mengherankan nantinya, jika pohon sawit bisa tumbuh berdampingan dengan pohon Tengkawang. Sebelum pembukaan kebun sawit, Perkebunan Sinar Mas telah melakukan penilaian lahan bernilai konservasi tinggi (NKT) atau HCV Assestment. Berdasarkan penilaian tersebut, sekitar 25-35 persen dari luas izin lokasi disisakan sebagai area yang merupakan NKT, sisanya baru dikembangkan menjadi kebun sawit. Selain tidak menanam sawit di lahan gambut, Perkebunan Sinar Mas pun berkomitmen tinggi untuk mengelola lahan NKT, sebagai contoh, saat ini perusahaan telah mengkonservasi area seluas 15 hektar untuk pelestarian kantong semar (Nephentes Sp). Hingga saat ini, perusahaan telah menemukan delapan dari 55 jenis kantong semar di sana dan diperkirakan jumlah tersebut bisa bertambah lagi. Selain itu, perusahaan juga telah mengkonservasi dan menjaga beberapa lahan yang dikramatkan oleh masyarakat lokal seperti batu puja di desa Tajok Kayung, Kecamatan Nanga Tayap; Bukit Umbuk dan Bukit Nibung di desa Mantan, kecamatan Semitau; dan lain sebagainya. (d1)

KANTONG SEMAR: Executive Director PSM wilayah Kalbar Yap Jia Jiunn memperlihatkan kantong semar dalam areal konservasi mereka.

PEMBERKATAN: Uskup Mgr Agustinus Agus Pr melakukan pemberkatan Gereja St Alexader, Dusun Seberuang Besar.

JALAN BAGUS: Jalan di daerah pedalaman Ketapang lebih bagus setelah mendapat perbaikan dari Sinar Mas Group.

38

LIPUTAN KHUSUS

Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

AREAL KONSERVASI: Tampak atas lokasi konservasi PT CUS dalam Mabali Estate yang dikelola serius oleh perusahaan. PT CUS mengalokasikan 10 ribu hektar dari 40 ribu hektar izin perkebunan sawitnya untuk areal konservasi.

CUS Peduli Konservasi dan Sektor Pertanian Go Sustainable Forever

JAGUNG: Panen jagung di Lahan ketahanan pangan PT CUS. MANGGALA AGNI: Tim manggala agni PT CUS melakukan pelatihan penanggulangan bahaya kebakaran.

HIBRIDA: Panen padi hibrida di lahan ketahanan pangan PT CUS.

TANAM PADI: Kelompok tani binaan PT CUS bergotong royong menanam padi Ciherang di Dusun Air Manis.

PEMBANGUNAN perkebunan kelapa sawit oleh PT Cipta Usaha Sejati di Kabupaten Kayong Utara tetap memperhatian kaedah-kaedah lingkungan. Fokus perusahaan pada pembangunan arealkonservasipunperludiacungi jempol. CUS menyiapkan sekitar 10 ribu hektar dari total 40 ribu hektar izin kebunnya sebagai areal konservasi. Pengembanganarealkonservasi dibarengi dengan pemetaan areal yang memiliki High Conservation Value. Pemetaan HCV tidak dilakukan sendiri oleh perusahaan, tapibekerjasamadengantigaNGO, yaitu Daemeter, Fauna dan Flora Indonesia (FFI), dan Internasional Animal Rescue (IAR). Hal tersebut untukmenjaganetralitasdankualitas hasil pemetaan HCV. Areal konservasi CUS juga telah dikunjungi Sekretaris Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan, Kementerian Kehutanan Indonesia Dr Ir Dwi Sudharto Msi pada 3-4 Maret 2011. Dwi didampingi Kepala BPKH Kalbar Ir Sukaryadi MM dan stafnya. Mereka membuktikan sendiri bagaimana keseriusan CUS dalam mengelola areal konservasi dan HCV.Menurut Dwi, tidak banyak perusahaan sawit yang patuh dan menyediakan areal konservasi, seperti yang telah dilakukan CUS. Ia menyatakan, apa yang telah dilakukan PT CUS selama ini dalam mengelola areal konservasi sudah baik, tinggal diteruskan saja. “CUS cukup menunjukkan hasil kerjanya. Tidak perlu sibuk meng-counter isu-isu negatif yang diedarkan tentang sawit,” ujar Dwi.Disamping ar-

eal konservasi, CUS sangat peduli padasektorpertanianwargadalam areal izin kebun sawitnya. Pada 7 April 2011, CUS bersama warga Dusun Air Manis, Desa Matan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara melakukan penanaman perdana benih pada Ciherang di Dusun Air Manis. Pada tahap awal, mereka membuka lahan sawah seluas tujuh hektar. Pembangunan lahan pertanian padi direncanakan mencapai 60 hektar pada Dusun Air Manis. Rafii Nur (43), Ketua Kelompok Tani Harapan Lestari Dusun Air Manis berterimakasih atas perhatian perusahaan pada mereka. Ia berharap,berashasilpertanianmereka nanti tidak sekedar cukup makan, tapi bisa surplus untuk dijual. Tujiono (42), Ketua Koperasi Petani Sawit Citra Sejahtera menyatakan, hampir semua warga (153 kepala keluarga atau 700-an orang) Dusun Air Manis merupakan petani. Tapi mereka terbiasa menerapkan ladang berpindah. “Penanaman perdana ini pembelajaran bagi warga untuk melakukan ladang tetap,” ujar bapak yang sudah lama tinggal di Dusun Air Manis itu. Disisi lain, Saprah, Kadus Air Manis menegaskan, sejak awal masyarakatnyasetujusawit.Menurutnya, untuk menjangkau Dusun Air Manis sangat jauh, keberadaan CUS telah mempermudah akses mereka ke dunia luar. Selain areal konservasi dan sektor pertanian, CUS ikut menjalankan program penghijauan pemerintah pusat sejak 2007. Perusahaan menjalankan program penanaman serentak dalam areal konservasinya. CUS juga telah bekerjasama dengan Kodam XII Tanjungpura untuk pelatihan bela negara, serta pelatihan penanggulangan bahaya kebakaran. (d1)

SEMATKAN: Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Geerhan Lantara menyematkan tanda peserta pelatihan disiplin, mental, dan bela negara pada salah satu peserta dari PT CUS.

SEKDITJEN: Dr Ir Dwi Sudarto MSi , Sekretaris Dirjen Planologi Kehutanan, Kementerian Kehutanan RI melakukan penanaman pohon dalam areal konservasi PT CUS.

BELA NEGARA: Latihan bela negara yang diikuti karyawan PT CUS yang bekerjasama dengan Kodam XII Tanjungpura.

cmyk

Pontianak Post

l

Selasa 31 Mei 2011

liputan khusus

39

PT.CNN Membangun Bumi Khatulistiwa

+

+

TUGU : Tugu Kota Baru merupakan hasil karya PT CNN untuk memperindah Kota Pontianak. Diresmikan Walikota Pontianak 17 Mei 2010.

LANCANG KUNING : Ikon Kota Pontianak Lancang Kuning dibangun di atas Sungai Jawi. Melestarikan sejarah mempercantik kota.

SEMEN : Semen Holcim makin ramai digunakan bagi pembangunan daerah. Tampak pekerja sedang memuat semen untuk didistribusikan.

Pembangunan fisik di abad modern ini tak Sungai lepas dari kebutuhan akan bahan baku semen. Kapuas dan Landak yang membentuk cabang Salah satu semen yang kini banyak digunakan di tiga. Pontianak dikenal dengan daerah khatulisbumi Khatulistiwa ini adalah semen Holcim. Sekitar tiwa, 50 persen pangsa pasar kebutuhan semen dikuasai sehingga dianalogikan sebagai bola globe densemen yang dulunya bernama Kujang. Manajegan motif khas daerah Pontianak. Di men pemasaran yang tangguh dan kualitas globe ada tulisan “Kota Pontianak semen baik menjadikan semen ini mudah di1771” menjelaskan tahun berditerima oleh masyarakat. Di Kalimantan Barat rinya kota Pontianak. Distributor utama semen Holcim dipercayaWali Kota Pontianak Sutarkan kepada PT Cahaya Niaga Nusantara (PT midji mengatakan, tugu yang CNN). Di bawah kepemimpinan Direktur dibangun PT CNN ini sebagai Utamanya H Rusliansyah D.Tolove, PT pelopor partisipasi pihak CNN berkembang pesat. Swasta di Kota Pontianak. Tak cukup menguasai pangsa pasar “Silakan yang lain kalau mau di Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan berpartisipasi. Silakan saja Kabupaten Pontianak, di wilayah utara mereka pasang merek daKalbar juga dirambah. Kantor gangnya,” kata walikota waktu Cabang di Singkawang pun peresmian 17 Mei 2010. didirikan. Kebutuhan seBegitu pula dalam memmen di kota amoy dan perindah kawasan Sungai Kabupaten Sambas Jawi. Perusahaan ini juga serta Bengkayang membuat Tugu dan Gerdapat dipenuhi. bang Lancang Kuning. Pulau Kalimantan Lancang kuning merudiklaim sebagai pakan ikon masyarakat pulau harapan melayu di Pontianak. masa depan. Penancapan tiang perPa n g s a p a s a r tamanya juga dilakukan yang masih luas walikota Pontianak. membuat PT CNN Sebagai perusahaan dismengembangkan tributor, PT CNN tak hanya usahanya hingga memasarkan produk semen membuka cabang Holcim. Beberbagai produk di Kalimantan Selain juga dipasarkan. Seperti, latan, Kalimantan Lampu Cosmos, Genteng Timur dan KalimMetal, Rangka Atap Baja, antan Tengah. Harflex, Versaboard, Aspal Di kota PontiDrum (Pertamina, Shell, Esso, anak, beberapa dan ExIran) dan Besi Beton. kegiatan yang Satu rencana PT CNN denmenunjang pemgan menggunakan produk bangunan kota semen Holcim akan memdisponsori oleh bangun tugu Lampu Cosmos Semen Holcim di gerbang masuk Kota Pondibawah bendera tianak dari wilayah Bandara PT CNN. MisalSupadio. nya, membangun Perhatian terhadap karyTugu di bundaran awan juga diberikan pihak Kota Baru. Tugu perusahaan. Kesejahteraan, itu diresmikan tunjangan hingga asuransi 17 Mei 2010 oleh jaminan masa pensiun walikota Pontianak juga diberikan. Ini dilakuH.Sutarmidji. Tugu kan agar keluarga besar berdesain modern itu berkaryawan PT CCN dapat bekerja dengan H Rusliansyah D.Tolove bentuk huruf Y melambangkan kota tenang dan baik. Produktifitas kerja karywilayah kota Pontianak. Terbelah menjadi tiga awan tinggi hingga akan memberikan imbal balik daratan, dikarenakan pertemuan dua sungai yaitu bagi perusahaan. (*)

NARASI : Khairul R FOTO-FOTO: MUJADI LAYOUT ; Black

BRANDING : Berbagai produk yang dijual PT CNN dibranding di tempat strategis. Seperti penggabungan antara Lampu Cosmos dan Semen Hol-

+

+

CAHAYA NIAGA NUSANTARA

KELUARGA CNN : Keluarga besar PT CNN berfose bersama Patrik Walser Direktur Marketing Holcim Indonesia saat bertandang ke Head Office PT CNN di Pontianak.

Authorized Distributor Wilayah Kalimantan :

Tanamkan Kepercayaan dan Kerja Keras

Bakrie Building Industries R

LIGHTING cmyk

(PT. CAHAYA NIAGA NUSANTARA)

Cahaya Niaga Nusantara adalah perusahaan general trading, contractor dan supplier yang bergerak di bidang perdagangan umum/layanan distribusi ekspor-impor dan antar pulau. PT Cahaya Niaga Nusantara bersedia melayani semua kebutuhan konsumen dan siap bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan baik BUMN-BUMD, koperasi maupun para pengusaha swasta sebagai mitra usaha. Didukung oleh tenaga-tenaga ahli marketing dan konstruksi yang berpengalaman maka Cahaya Niaga Nusantara selalu siap memberikan yang terbaik bagi setiap mitra kerja dan seluruh relasi. Berbekal dari track record, perjalanan dan pertumbuhan usaha yang terarah dan konsistensi membuahkan kepercayaan para pihak antara lain dari principal, bank, mitra kerja, relasi, dan stake holder yang akhirnya memberikan peluang Cahaya Niaga Nusantara terus berkembang serta beradaptasi dengan setiap perubahan seiring kemajuan zaman. Trust & hard working...kepercayaan dan kerja keras merupakan komitmen tunggal Cahaya Niaga Nusantara untuk terus maju bersama Anda. Harflex Komoditi Produk Versaboard Semen Serba Guna Holcim Aspal Drum (Pertamina, Shell, Esso, dan ExIran) Lampu Cosmos Besi Beton, dll Genteng Metal Rangka Atap Baja

Head Office : Jl. H.Rais A.Rahman Mo. 17/321, Pontianak, Kalimantan Barat, Telp. 0561-761410 (hunting), 7070696, 7070697 fax. 0561-773785, 770785 Branch Office : Jl. Jend. A.Yani No. 18 A-B ,Singkawang, Kalimantan Barat, Telp. 0562 - 639277 (hunting) fax. 0562 – 639630 Jl. MT Haryono RT 25 No 64, Balikpapan, Kalimantan Timur, Telp. 0542- 760810, fax. 0542- 760811 Jl.Ir.Jayusman No. 20, Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara No. telp 021-70861174, fax 021-84311374 Jl. Jend. A.Yani KM 7,8, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Telp. 0511-4281853/4 fax.05114282616 Jl. Cilik Rawut KM 8, Palangkaraya, Kalimantan Tengah

40

LIPUTAN KHUSUS Pontianak Post

Selasa 31 Mei 2011

PTPN XIII Agent of Development KEHADIRAN PT Perkebunan Nusantara XIII di Bumi Kalimantan besar peranannya dalam menggerakkan roda perekonomian rakyat di daerah ini. Setidaknya, PT PN XIII menjadi tonggak sejarah atas kehadiran perkebunan kelapa sawit di Kalimantan. PTPN XIII memperkenalkannya kepada masyarakat sejak tahun 1980-an. Saat itu, usaha perkebunan kelapa sawit masih belum menjadi primadona di Kalimantan. Namun beberapa tahun terakhir, usaha perkebunan kelapa sawit di Kalimantan menjamur, terutama di Kalimantan Barat. Di Kalbar dengan target usaha perkebunan kelapa sawit 1,5 juta hektar, saat ini (data Dinas Perkebunan Kalbar) sudah terdapat 359 perusahaan perkebunan yang mengurus izin, dan 266 perusahaan sudah mendapat Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan 211 perusahaan sudah beroperasi. Dan PT Perkebunan Nusantara XIII sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet, saat ini memiliki areal perkebunan di empat Provinsi di Kalimantan, yakni Kalbar, Kaltim, Kalteng dan Kalsel. PT Perkebunan Nusantara XIII merupakan gabungan dari Proyek Pengembangan delapan PT Perkebunan yakni PTP VI, VII, XII, XIII, XVII, XIV-XXV dan XXIX yang semuanya berlokasi di Kalimantan. Dan pada tanggal 11 Maret 1996, delapan PTP tersebut digabung menjadi satu entitas yaitu PT Perkebunan Nusantara XIII (Persero) yang kemudian disingkat PTPN XIII dengan Kantor Direksi di Kota Pontianak. Sejak berdirinya tahun 1996, kini sudah 15 tahun PT Perkebunan Nusantara XIII mengabdi membangun Bumi Kalimantan. PTPN XIII memiliki areal perkebunan Kelapa Sawit

FOTO: PTPN XIII

EVALUASI: Jajaran Direksi PTPN XIII saat melakukan evaluasi.

(Inti) 52.228 hektar, Kebun Karet (Inti) 13.721 hektar. PTPN XIII bermitra dengan 28.954 KK Petani Plasma dengan luas Kebun Kelapa Sawit Plasma 57.908 hektar, serta bermitra dengan 14.798 KK Petani Karet Plasma dengan luas Kebun Karet Plasma 29.595 hektar. Lokasi Kebun Inti maupun Kebun Plasma tersebut menyebar

di beberapa kabupaten di Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Sebagai perusahaan yang sahamnya 100% dimiliki Pemerintah Republik Indonesia, PTPN XIII dikembangkan untuk ikut melaksanakan kebijakan maupun program pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan na-

Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani

han usaha. 3. Pengembangan Usaha, difokuskan pada pengembangan lahan dan pengolahannya serta industri hilir, baik secara sendiri maupun bekerjasama dengan mitra strategis. 4. Keberpihakan kepada lingkungan, difokuskan pada Program Pola Satu Manajemen dan penanaman pohon. 5. Mengutamakan harapan pelanggan, difokuskan peningkatan pelayanan kepada pelanggan dengan memperhatikan keluhan pelanggan dan peningkatan kualitas. (***)

Kembangkan Program Pola Satu Manajemen TINGKAT produktivitas kebun plasma yang notabene tanggungjawab petani, ternyata belum maksimal produktivitasnya. Padahal lokasisama,hanyadipisahkanolehjalankebun tapi produktivitasnya belum tidak sama dengan kebun inti. Hal ini menjadi pemikiran bagi PTPN XIII untuk memperbaiki kinerja kebun plasma. Maka dicarikanlah Program Pola Satu Manajemen (one stop management). Program yang dirintis sejak Oktober 2008 tersebut, kini sudah menunjukkan hasil. Bahkan, akhir Desember 2010 ini sudah ditandatangani kontrak kerjasama dengan petani plasma untuk pengembangan PSM seluas 1.959 hektar di kebun plasma Kembayan. Ini sebuah kemajuan, karena PTPN XIII bertekad untuk meningkatkan produktivitas kebun petani plasma, mudah-mudahan kesamaan tujuan ini membuahkan kerjasama yang lebih baik dan berkesinambungan. Program PSM yang dirintis di kebun plasma Ngabang, di daerah Gasing dengan luasan 119 hektar, saat dirintis tingkat produktivitas 3,16 sampai 5,34 ton per hektar. Dan tahun 2009 produktivitasnya mencapai 11,94 ton per hektar dan tahun 2010 sampai November 2010 lalu mencapai 12,42 ton per hektar. Berarti terjadi peningkatan yang sangat besar. Hal ini lantarandalamprogramPSMtersebutsematamata untuk meningkatkan produkvitias kebun petani plasma yang berarti peningkatan kesejahteraan petani plasma. Bukan itu saja, pihak PTPN XIII juga memiliki kepedulian dengan peningkatan kemampuanpetaniplasma.Agarkemampuan petani bisa lebih baik maka perlu dibekali dengan ilmu dan wawasan tentang pengelolaan perkebunan.Digulirkanlahprogrampelatihan dan pendampingan untuk petani plasma. Sampai dengan tahun 2010, perusahaan telah mengadakan pelatihan dan pendampingan petani plasma sejumlah 3.179 orang. Intensifikasi pembinaan dilakukan dengan sasaran mengaktifkan organisasi kelompok tani, penyusunan dan pelaksanaan rencana kegiatan seperti pemeliharaan kebun, panen, pengangkutan dan lain-lain. Kegiatan pelatihan dan pendampingan meliputi fasilitator 10 kelas (diikuti 207 orang peserta), Pelatihan Petani 50 kelompok (diikuti 1.111 orang peserta), Sekolah Lapangan 9 kelas (diikuti 139 orang peserta) dan pendampingan Fasilitator 6 kelas (109 orang peserta). Atas terselenggaranya pelatihan tersebut, beberapa peserta menyambut baik dan memberikan respon yang positif atas kegiatan ini. Bagi PTPN XIII, salah satu cara dalam meningkatkan kemampuan petani plasma adalah dengan kegiatan pelatihan tersebut. Kualitas sumber daya petani kita perlu ditingkatkan kemampuannya, karena tidak semua petani memiliki latarbelakangilmuperkebunan.“Satuhalyang kami harapkan dari kegiatan ini adalah petani plasmabinaanPTPNXIIIadalahpetani-petani yang memiliki wawasan tentang pengelolaan kebun yang baik dan benar. Menjadi petani yang bekerja keras dan bekerja cerdas. Dan itu akan mengantarkan mereka menjadi petani yang sejahtera,” ujar Direktur SDM dan Umum PTPN XIII, Wagio Ripto Sumarto. Dan hingga saat ini, petani plasma PTPN XIII mencapai 43.752 KK, ditambah dengan karyawan kebun inti 14.199 orang.** Multiplier Efect Perkebunan Sawit KEHADIRAN PTPN XIII di Kalimantan memberikan multiplier efect yang besar. Efek domino yang tampak di masyarakat saat sekarang adalah tumbuhnya perekonomian masyarakat di sekitar perusahaan. Salah satu dampak dari dibukanya perkebunan kelapa sawit di Kalimantan adalah membuka daerah yangsemulaterisolasi,menjadidaerah-daerah yang terhubungkan satu desa dengan desa lainnya. Selain itu, dampak yang dirasakan adalah kemajuanpertumbuhanekonomimasyarakat. Terlebih petani sawit PTPN XIII, lebih dari 50% adalah plasma. Ini memberikan dampak yang

FOTO: PTPN XIII

BEASISWA: Program beasiswa PTPN XIII yang diberikan kepada pelajar berprestasi.

sangat luas pada kemajuan kesejahteraan masyarakat. PTPN XIII setiap bulan harus menyediakan dana rata-rata Rp80 miliar untuk membeli TBS petani plasma. Ini menunjukkan besarnya perputaran uang di masyarakat petani sawit plasma PTPN XIII. Dampak dari perputaran uang tersebut, kemajuan ekonomi di daerah perkebunan kelapa sawit sangatterasa.Pasarsebagaipusatperbelanjaan muncul dan berkembang. Alat transportasi berupa kendaraan roda dua dan empat juga sudah tidak asing lagi di rumah-rumah petani sawit. Devisa Negara 2014 Optimis Bukukan Laba Rp 1 T TAHUN 2014 PTPN XIII bertekad untuk mengukir sejarah dengan membukukan laba Rp1triliun.Empattahuniniharusbekerjakeras dan bekerja dengan cerdas. Langkah-langkah strategis pun dipersiapkan untuk mencapai target tersebut. PTPN XIII bertekad sebagai Badan Usaha Milik Negera (BUMN) bidang perkebunan yakinakanmampumembukukanlabamencapai Rp1 triliun di tahun 2014. Dan ini akan menjadi sejarah bagi PTPN XIII dalam memberikan sumbangan pada perekonomian nasional dan daerah. Pencanangan untuk membuat sejarah tersebut disampaikan Direktur Utama PTPN XIII, Kusumandaru NS. Ditegaskan, untuk membuat sejarah tidaklah gampang. Yang tercatat dalam sejarah adalah orang-orang yang membuat arti yang besar bagi kehidupan atau dunia. Yang tercatat di sejarah adalah orang yang bermakna, tokoh atau apa pun yang memberi makna besar bagi kehidupan. Dan PTPN XIII akan membuat sejarah di BUMN perkebunan yakni menjadi perusahaan terbesar di Indonesia yang akan membukukan laba Rp 1 triliun. ”Melihat kerja kita selama ini, penuh semangat, kebersamaan, dan penuh gagasan, saya yakin teman-teman akan mampu mengejar target tersebut,” tegasnya. Langkah ke arah itu, sudah ditunjukkan PTPN XIII dengan prestasi yang diraih selama 15 tahun mengabdi di bumi Kalimantan. Jika selama ini PTPN XIII selalu berkutat pada laba di bawah Rp 100 milyar, maka di tahun 2010 sudah mampu melebihi angka tersebut dan mencapai Rp 200 milyar. Di tahun 2011 ini ditargetkan mencapai Rp 300 milyar lebih. ”Artinya, kita sudah tumbuh dan berkembang, bahkan mampu melewati angka keramat,” ujar Kusumandaru, yang melihat perkembangan itu diyakini di tahun 2014 target mengukir sejarah dapat terwujud. Maka dari itu, untuk meraih cita-cita itu, PTPN XIII pun membuat rencana strategis yakni rencana-rencana pengembangan. Diantaranya, intensifikasi dan peningkatan produktivitas kebun, perluasan kebun baik inti maupunplasma,memperkuatkemitraanden-

sional, khususnya di sub sektor perkebunan. PTPN XIII memiliki kompetensi bidang perkebunan hingga pada pengolahan kelapa sawit jadi Crude Palm Oil (CPO) dan kernel serta pengolahan karet menjadi Rubber Smoke Sheet (RSS) dan Tire Standard Rubber (TSR). Produk CPO atau yang lebih dikenal dengan Minyak Sawit dan Kernel atau Inti Sawit sebagian dipasarkan untuk memenuhi konsumsi industri minyak nabati di Indonesia. Produk olahan karet dengan kualifikasi RSS 1 sampai dengan RSS 4, Cutting A dan Cutting B serta SIR-20, 30% dialokasikan untuk pasar dalam negeri dan 70% untuk pasar global seperti India, Pakistan, Turki, China, Jerman dan Argentina. PTPN XIII memiliki sarana pengolahan hasil perkebunan Kelapa Sawit yang menghasilkan Crude Palm Oil dan Kernel sebanyak sembilan Unit Pabrik Minyak Sawit (PMS), yakni PMS Ngabang, PMS Parindu, PMS Gunung Meliau, PMS Rimba Belian, PMS Kembayan, PMS Long Pinang, PMS Longkali, PMS Semuntai, dan PMS Pelaihari. Sedangkan Pabrik Karet Remah (PKR) terdapat di tiga lokasi yakni PKR Sintang di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat, PKR Tambarangan di Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, dan Pabrik Sheet Danau Salak di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. PTPN XIII juga mempunyai dua Unit Pengolahan Biodiesel, yang bahan bakunya berupa limbah cair atau sisa hasil olahan dari Pabrik Minyak Sawit. Dua Unit Pengolahan Biodiesel tersebut berlokasi di Parindu Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat dan Semuntai Kabupaten Paser Kalimatan Timur. **

gan plasma, peningkatan kapasitas produksi pabrik-pabrik,pembangunanpabrikbaru,dan banyak langkah-langkah strategis lainnyayang sudah disiapkan. Semua itu untuk mewujudkan cita-cita pencapaian target Rp 1 triliun. Yang menarik dari pengembangan PTPN XIII adalah kreativitas dan inovasi yang dilakukan terus bergerak, mewujudkan terobosanterobosan baru. Seperti peningkatan kapasitas mesin tanpa harus membeli mesin baru. Ada upaya kreativitas dan inovasi di sana. Sehingga produksi meningkat, yang diharapkan dapat menampung buah dari kebun masyarakat.

Go to Green Program penghijauan yang dicanangkan pemerintah direspon PTPN XIII dengan berbagai aksi nyata. Program One Man One Tree, misalnya. PTPN XIII menanam 13.300 pohon Gaharu di wilayah Distrik Kalimantan Barat I, Distrik Kalimantan Barat II, dan Kantor Direksi Pontianak, Distrik Kalselteng dan Distrik Kaltim. Program lainnya yang menunjukkan komitmen PTPN XIII untuk terlibat aktif dalam gerakanpelestarianlingkungan,yaknipenanaman pohon Trembesi. Tahun 2010 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mencanangkan penanaman pohon Trembesi yang merupakan bagian dari gerakan one man one tree. PTPN XIII melalui program pelestarian alam, telah membagikan bibit pohon Trembesi ke semua wilayah pabrik Distrik Kalbar I dan Distrik Kalbar II. Pohon Trembesi memiliki kemampuan menyerap air tanah yang kuat, dan berdasarkan penelitian Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, satu batang pohon tersebut dapat menyerap 28 ton karbondioksida (CO2) setiap tahun. Pohon ini dipercaya mampu memberikan kontribusi dalam menanggulangi pencemaran udara dan ancaman pemanasan global. Tidak hanya itu, PTPN XIII juga menunjukkan kepeduliannya terhadap program penghijauan ini dengan menanam Sengon sebanyak 10 ribu bibit di lahan seluas 10 hektar di Dusun Rasau Karya, Desa Rasau, Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Program sengonisasi

FOTO: PTPN XIII

TAHAN ABRASI: Menanam mangrove di pesisir untuk menahan abrasi pantai.

Proyek pembangunan pabrik baru juga menggunakan teknologi yang modern. Semua itu bagian dari langkah pengembangan usaha agar laba setiap tahun terus meningkat. Diingatkan, perusahaan yang tidak melakukan kegiatan pengembangan bisa terancam tenggelam. ”Jika tidak ada usaha pengembangan, maka secara perlahan perusahaan itu akan tenggelam, dan ini ada diantara perusahaan perkebunan BUMN di Indonesia yang menunjukkangejalademikian.Nah,PTPNXIII jangan sampai demikian, kita harus terus berpikirdanmelakukanpengembangan,”serunya. Termasuk upaya PTPN XIII mengembangkan kapasitasplasma,karenakebunplasmabinaan PTPN XIII luas lahannya lebih besar dari inti, di atas 50 persen. Potensi tersebut harus didampingi oleh perusahaan, sehingga produktivitas kebun dari plasma bisa baik dan meningkat. Jika produksi baik, maka petani pun dengan lancarmengembalikanpinjamanyangdijamin oleh PTPN XIII, kesejahteraan petani pun bisa meningkat. Maka untuk mewujudkan itu, ada lima langkah strategis yang dilakukan ke depan yakni : 1. Optimalisasi Asset Produksi, difokuskan pada upaya-upaya yang berdampak langsung pada peningkatan produksi. 2. Optimalisasi Struktur Organisasi dan Budaya Kerja, difokuskan kepada program pembentukan karekter dan penyelarasan organisasi yang disesuaikan dengan kebutu-

ini akan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat dan lingkungan karena pohon sengon merupakan pohon yang serba guna. Daun sengon mampu menyerap nitrogen dan karbondioksida dari udara bebas dan merupakan sumber pakan ternak yang sangat baik, akarnya berfungsi untuk menyimpan zat nitrogen sehingga tanah di sekitar pohon sengon menjadi subur, pohon sengon dapat ditanam ditepi kawasan yang mudah terkena erosi. Selain itu, PTPN XIII ikut berpartisipasi dalam program penghijauan di Kota Pontianak, yang digelar oleh Pontianak Post bersama Pemkot. PTPN XIII ikut memberikan batuan bibit penghijauan di Kota Pontianak. Bekerjasama dengan TNI AD Batalyon 643 Wanara Sakti dibagikan 2000 pohon untuk penghijauan di lokasi sekitar Markas Batalyon 643 Wanara Sakti. Selain program tersebut, PTPN XIII juga bekerja sama dengan Polda Kalbar, yaitu memberikan bantuan 1.000 bibit dalamrangkapenanamanpohonpenghijauan dalam HUT Polda Kalbar. Dan bekerjasama dengan Univeristas Tanjugpura Pontianak, PTPN XIII melakukan rehabilitasi hutan bakau sertapencegahanabrasi.Programpenanaman pohon bakau yang dipusatkan di Desa Sepok Laut, Kecamatan Telok Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar dan di Desa Sungai Duri I – II Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat. Beberapa lokasi memang terjadi abrasi pantai yang disebabkan

obak laut. Maka dengan adanya penanam pohon bakau ini diharapkan menjadi penyangga yang dapat mencegah terjadinya abrasi lebih luas. Selain itu, tanaman bakau juga dapat menjadi tempat berkembang biaknya beberapa jenis udang dan ikan. Biasanya ini menjadi tempat masyarakat memancing sebagai mata pencarian masyarakat setempat. Adaya hutan bakau nanti, berarti PTPN XIII tidak hanya melakukan penghijauan, tapi juga membangun ekonomi masyarakat. Bagi PTPN XIII, program program bina lingkungan bukan sekadar penghijauan semata. Tapi yang terpenting adalah revolusi perilaku, maksudnya sikap setiap individu yang ada di lingkungan PTPN XIII untuk menyadari pentingnya berperilaku green. Perilaku green ini dilakukan setiap orang, berdampak pada setiap kebijakan perusahaan akan selaku memperhatikan aspek lingkungan dan berpikir jangka panjang ke depan. Itulah perilaku green yang diharapkan dari adanya program Bina Lingkungan. Green juga menjadi kebijakan perusahaan, terutama dalam setiap usaha selalu memperhatikan aspek lingkungan. Pembukaan lahan, memperhatikan aturan dengan menerapkan studi Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal), demikian juga dengan kegiatan lainnya. Termasuk penerapan konsep-konsep Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), bahkan sekarang sudah menuju penerapan Indonesian on Sustainable Palm Oil (ISPO). Semua itu menjadi acuan bagi setiap kebijakan yang diambil oleh PTPN XIII agar tetap memperhatikan aspek lingkungan, menjadi pedoman dalam Goes to Green.** PTPN XIII Bina 1.209 UKM KEHADIRANperusahaanmemilikidampak ekonomi yang sangat luas. Dampak tersebut akan dirasakan oleh masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung, termasuk kehadiran PTPN XIII di Kalimantan. Selain menjalankan fungsi utamanya sebagai perusahaan perkebunan untuk menghasilkan laba,jugamelaksanakantanggungjawabsosial (Corporate Social Responsibility), di PTPN XIII melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (CSR-PKBL). PTPN XIII aktif dalam kegiatan CSR PKBL, termasukprogrampemberdayaanUsahaKecil dan Menengah (UKM). PTPN XIII berperan aktif dalam pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di sekitar wilayah kebun atau unit kerja dengan sistem dana bergulir yang langsung mendukung kegiatan kemitraan. Dana untuk program kemitraan ini berasal dari pembagian laba yang disahkan oleh RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham). Hingga saat ini, sudah 1.209 UKM yang dibina PTPN XIII, dengan total dana yang digulirkan mencapai Rp 22 Milyar. Penyaluran dana kemitraan setiap tahun mengalami peningkatan, sesuai dengan peningkatan kinerja perusahaan. Sasaran Program Kemitraan adalah agar usaha kecil menjadi tangguh dan mandiri. Jenis usaha yang didanai oleh Program Kemitraan antara lain sektor industri, sektor perdagangan, sektor pertanian dan perkebunan,sektorpeternakandanperikanan, sektor jasa dan sektor lainnya. Bukan saja penyaluran dana bergulir untuk pembinaan UKM, tapi PTPN XIII juga menyalurkan dana hibah. Seperti program bantuanuntukkorbanbencanaalam;bantuan pendidikan dan atau pelatihan serta beasiswa pendidikan; bantuan peningkatan kesehatan; bantuan pengembangan sarana/prasarana umum; bantuan sarana ibadah; dan bantuan pelestarian alam. Program bidang kesehatan, PTPN XIII mempunyai dua unit rumah sakit tipe D, masing-masing RS Danau Salak di Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan dengan kapasitas 54 kamar, dan RS Parindu di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat dengan kapasitas 100 kamar. Juga terdapat klinik-klinik di beberapa unit usaha yang tersebar di beberapa tempat. Semua itu menunjukkan kepedulian dari PTPN XIII dalam bidang kesehatan masyarakat. RS maupun klinik tersebut tidak hanya melayani karyawan PTPN XIII tapi juga melayani masyarakat umum. Bantuan untuk sarana dan prasarana sosial lainnya yang dikembangkan PTPN XIII seperti bantuan perawatan jalan di kebun plasma bersama masyarakat, juga bantuan untuk fasilitas untuk rumah ibadah. (***)


Pontianak Post