Issuu on Google+

DAFTAR ISI Desember 2011

12. MAESTRO

NONI SRI AYATI PURNOMO, B. Eng., MBA 21 Ribu Blue Bird Dari Gadai Rumah Generasi ketiga dari pemilik perusahan Blue Bird Group ini sukses menguasai jalan-jalan kota-kota besar Indonesia dengan armada 21 ribu taksi! Bagaimana kiatnya? Betulkah Blue Bird dibangun dari uang hasil gadai rumah?

22. PENCERAHAN

DR H. Mashyari SE MM Tukang minyak yang menjadi raja jamu. Bagaimana jatuh bangungnya? Temukan pula inspirasi dari Gunawan Wibisono, mantan wartawan yang menjadi juragan ketimun. Juga ada Muhammad David Octavian yang untung 35 juta perbulan dari bisnis vermak levisnya. 4

Tahun 3 Desember‘11

Penerbit: PT NUANSA KARYA BERITA SIUPP 1102/SK/MENPEN/ SIUPP/ 1999 Pemimpin Redaksi. Iwan Haryono Redaktur Pelaksana. Er Prianggodo Redaktur. Ahmad Setiawan Wendy Danoeatmadja Sekretaris Redaksi. Natalia Risma Reporter. Cucun Hendriana, Anto Kurniawan, Donda Naibaho Fotografer. Okie AZ Desain Grafis. Abdul Kholis, Rusmanto Produksi. Ahmad Alawi, Matsani Distribusi/Sirkulasi. A. Sukarno, Budhi Sutisna, Yayat Supriyatna, Sugi Handono, Yosida B.A Keuangan: Susanti Marketing: Arief Anditantyo, Dedy Setiadi AS Telp. (62-21) 584 2285 Fax: (62-21) 587 3750 Risma T Sidabutar Telp. (62-21) 58359109 Fax. (62-21) 58359093 Alamat Redaksi/Sirkulasi/Iklan Jl. Kedoya Duri Raya No. 36 Kebon Jeruk Jakarta Barat 11520 Telp. (62-21) 58359112, 58359108 Fax: (62-21)58359094 Email: majalahelshinta@gmail.com Hotline Berlangganan (62-21) 93938019 Perwakilan Majalah Elshinta Jawa Tengah /DI Yogyakarta: Albert Marbun Jln Kelud Utara II/4 Semarang Telp: (024) 70116152 HP: 08174862781 Fax: (024)8313415 Agus (Yogyakarta) Rekening Pembayaran: Bank BCA a.n PT NUANSA KARYA BERITA A/C. 459.30.21.958 Cabang Wisma Indocement Percetakan: PT. Gramedia (Isi diluar tanggung jawab percetakan)

82. FRANCHISE

D’Paris memang bukan usaha retail perhiasaan pertama di Indonesia, namun hanya D’ Paris yang ber tahan dan berkembang dengan pesat sebagai usaha retail perhiasaan silver di Indonesia. Kini Anda bisa memiliki franchise-nya!

51. PROSPEK Sepanjang tahun 2011 ini, beragam Prospek bisnis mencuat, menunggu untuk diraih. Mulai dari Pendidikan, otomotif, kuliner hingga garmen. Bagaimana trendnya? Bagaimana perkembangannya tahun depan? Apa analisis Niam Muiz?

86. SENTRA BISNIS

Pasar Antik Jalan Surabaya, makin lama makin antik!

90. INFO UKM

UKM akan memiliki domain name sendiri bagi bisnis mereka di internet. Bersiaplah untuk ikut serta bersaing dan menangguk laba di dunia maya!

Cover: NONI SRI AYATI PURNOMO, B. Eng., MBA

70. BISNIS SELEB

Foto: Ferdinand

Walaupun tanpa tempat usaha, bisnis pakaian D’Collection Delia Septianti mampu meraup omset Rp 35 juta perbulan.

76. KOMUNITAS

Himpunan Perempuan Pengusaha dan Profesi Indonesia (HP3I) Inilah komunitas pengusaha perempuan yang menjadi sinergi 10 Ribu Profesional dan Pengusaha Perempuan! Desember ‘11 Tahun 3

5

Surat dari Redaksi

Evaluasi Lagi.. Resolusi Lagi..

K

ita tak pernah menghitung waktu, tapi perputarannya terus berpacu tanpa dihitung. Kita tak pernah menunggu waktu, tapi kedatangannya selalu pasti walau tanpa janji. Begitu cepat bila tak dinanti. Begitu lambat saat tak ditunggu. Itulah sang waktu, yang kini telah tiba di penghujung tahun 2011. Sebuah kondisi waktu yang mengandung banyak hal di dalamnya. Di awal tahun 2011 lalu kita telah membuat resolusi, maka sekarang saatnya dievaluasi. Apa yang membuat rencana kita berhasil, maka strategi itu yang akan kita lanjutkan. Apa yang membuat langkah kita gagal, maka itu yang akan kita pikirkan kembali. Apanya yang salah? Siapanya yang salah? Dimana kesalahannya? Lalu apa langkah selanjutnya? Sekali lagi, tidak mudah melalui Desember. Situasi itu sangatlah mungkin, karena kita adalah orang-orang yang mau maju. Orang-

orang yang berpacu dengan waktu dan kesempatan dalam meraih keberuntungan. Kita mengevaluasi langkah yang telah kita lalui, dan siap menyusun kembali resolusi untuk tahun berikutnya. Harapan kita semua, semoga di tahun 2012, walau bukan tahun yang mudah, kita tetap punya semangat dengan tujuan yang lebih jelas, dan menjalankannya dengan lebih fokus. Akhir kata, Selamat Natal bagi sahabat Majels yang merayakannya, dan Selamat berlibur Akhir Tahun bagi seluruh pembaca Majels yang budiman. Salam Takjub!

Iwan Haryono Desember ‘11 Tahun 3

3

Surat Pembaca

bundel kami akan segera memproduksi. Tunggu kabar berikutnya.

Potensi Lampung Kapan InspiraTrip? Majalah Elshinta yang baik Kapan InspiraTrip diadakan kembali, sebentar lagi saya pensiun dan ingin membuka usaha. Paling tidak saya bisa berdiskusi dengan peserta dan kemudian mencari peluang yang bisa saya lakukan dengan daerah. Saya usul bagaimana kalau ke kota Cirebon. Disana ada batik, kuliner dan souvenir yang mungkin bisa menjadi inspirasi bisnis saya. Terimakasih Rama Praba, BSD – Tangerang

Daerah

Yth Majels, Sepengetahuan saya, daerah Lampung memiliki potensi bisnis yang sangat banyak. Mulai dari perkebunan, perikanan, kuliner, tekstil, wisata alam, hingga cagar alam gajah. Kapan wilayah ujung selatan pulau Sumatera ini dimuat di majalah Elshinta. Karena saya ingin membuka usaha disana. Terimakasih Anang Priyatna, Bandung Kami sedang berencana meliput potensi daerah Lampung, semoga kelak bisa memberi informasi pada Anda. Terimakasih

InspiratTrip baru akan kami selenggarakan tahun depan, persiapan kota tujuan dan produsen yang akan dikunjungi harus direncanakan matang. Semoga Anda sabar menanti. terimakasih

Bundel Majels Dear Redaksi Saya baca Majalah Elshinta dari adik, ternyata banyak sekali artikel yang membuat inspirasi saya. Bisnis saya produksi bumbu masakan siap olah, kebetulan Majels banyak ar tikelnya pengusaha kuliner. Saya ingin membuka link dengan mengumpulkan data pengusaha dari majalah Elshinta. Apa saya bisa membeli bundel majalah Elshinta tahun 2011. Terimakasih Kasih Setiawati , Bantul - Yogyakarta Terimakasih atas kepercayaan Anda pada Majels, untuk 6

Tahun 3 Desember‘11 Mei ‘11

Redaksi Majels Mengucapkan:

Selamat Natal & Tahun Baru 2012

@MajalahElshinta djoung_rully hendra rully widhana  cisalak.. ad apa aj edisi bln ini?? RT @ MajalahElshinta: Nyari dimana mas? Soalnya mmg blm rata kalau tgl. 25 :) RT@djoung_ rully 26 Oct Favorite Retweet Reply agungSiiagung agung permana  Di bali kira2 udah ada blum ya?RT @ MajalahElshinta: Majalah ELSHINTA Edisi November 2011! Get it now!pic.twitter.com/ tZG1Ldmz 27 Oct Favorite Retweet Reply BDR_Community BDR Community  @MajalahElshinta Terima kasih telah meliput kegiatan kami 4 halaman edisi Nov 2011,Moga UKM Indonesia Bisa Terus Berjaya, Colek @cheriatna 27 Oct Favorite Undo Retweet Reply rikkids Rikki Dwi S  Baca @MajalahElshinta edisi november.. dengan profile@BongChandra dan berbagai cerita pelaku UKM sukses dari kondisi nol.. Inspired! 27 Oct Favorite Undo Retweet Reply mbahndi Dr Andri SpKJ  Jangan lupa tengok kolom Psikologi Bisnis di @MajalahElshinta yg sdh terbit dan bisa didapatkan di penjual majalah :) 27 Oct Favorite Undo Retweet Reply

cheriatna cheriatna  Ingin belajar bisnis online dari rumah? baca @MajalahElshinta edisi Nov 2011 hal 76-79 dan follow @BDR_Community 28 Oct Favorite Undo Retweet Reply MyuMyuCemilan KeripikSinkongBalado  RT @MajalahElshinta: Kita hrs bljr dr Perry Tristianto Tedja yg mmfaatkn uang amplop pnikahan untuk jd raja factory outlet. Nov.2011 28 Oct Favorite Retweet Reply rahmadbaihaqi Rahmad Baihaqi  Nurul dek da ya.?RT @MajalahElshinta: Nurul Huda, Raja Cendol lulusan SD dg 500 outlet. Kisah yg inspiratif di halaman 22-26 Majels Nov.2011 28 Oct Favorite Retweet Reply vincmark Vincent Mark  wow RT @EntrepreneursID: Kemarin beli @MajalahElshinta ada profile @ BongChandra baca dulu ah. 29 Oct Favorite Retweet Reply agustino85 Agustino Romulo  @MajalahElshinta cara berlangganan gimana ya? susah dapetin di indomaret euy :) 4 Nov Favorite Retweet Reply rullyfiss Rully Firmansyah  @  Beli @MajalahElshinta dimana sih di daerah cibubur? Nggak pernah ngelihat nih.. 23 hours ago Favorite Retweet Reply

Twitter: @majalahelshinta Menerima saran-saran, kritik, opini dan lain-lain dari Anda yang akan di muat di rubrik ini.

Desember‘11 Mei ‘11 Tahun 3

7

Tamu

dr. Sonia Wibisono

Supplier Alat Kecantikan

D

okter cantik, murah senyum dan selalu berpenampilan fashionable ini kerap tampil di layar televisi menjadi presenter atau menjadi narasumber di acara kesehatan. Di sela-sela kesibukannya sebagai dokter dan wara-wiri di televisi, ternyata dr. Sonia Wibisono juga punya kesibukan berbisnis. Ditemui Majalah Elshinta dalam acara launching produk es krim, istri dari Robert Adhi Wardhana Wibisono ini membocorkan beberapa bisnis yang saat ini sedang dikelolanya. Sudah setahun, dr. Sonia menyuplai Platinum Electronic Roller Refa, ke beberapa dokter dan klinik-klinik kecantikan. Refa adalah semacam alat kecantikan yang berbentuk roller dengan menggunakan arus listrik, namun diyakini dr. Sonia aman dan bisa mengencangkan kulit yang kendur pada permukaan wajah, leher, lengan, perut, paha dan betis. “Dengan alat ini kita tidak perlu ke salon untuk urusan kecantikan. Saya sendiri sebagai orang yang punya banyak kegiatan sama sekali tidak punya waktu untuk ke salon. Makanya, saya berpikir untuk menjadi supplier Refa yang saya datangkan langsung dari Jepang, karena alat ini sangat memudahkan saya,â€? jelas perempuan kelahiran Jakarta, 11 Oktober 1977 ini. Selain berbisnis sebagai penyuplai alat kecantikan, dr. Sonia juga memiliki bisnis restoran dan event composer. Khusus restoran yang berada di Darmawangsa ini, dr. Sonia mengaku tidak banyak turun tangan untuk mengelola, semua diserahkan kepada temannya. Ia hanya sebagai investor. Selain itu, dr. Sonia juga mempunyai bisnis event composer sebagai penyelenggara talkshow kesehatan, kecantikan dan digabungkan dengan fashion show. Ia juga tengah memiliki project menulis buku The Doctors, bersama dokter lainnya, seperti dr. Boyke, dr. Tompi dan dr. Lula Kamal. ď ŽDonda Naibaho/ foto: Ist.

8

Tahun 3 Desember‘11

UCA

“Sukses adalah keberhasilan yang Anda capai di dalam menggunakan talentatalenta yang telah Allah berikan kepada Anda� (Rick Devos)

Selamat atas wisuda para mahasiswa-mahasiswi, semoga mampu menunaikan disiplin ilmu yang diraih pada bangsa dan Negara.

Desember‘11 Tahun 3

UCAPN ATKI.indd 1

9

11/17/2011 3:38:45 PM

Tamu

Mayong Suryo Laksono

Lahirnya Entrepreneur Pria yang dikenal sebagai presenter ini memang bukan pelaku maupun prak­tisi bisnis, namun menurutnya ia selalu terinspirasi oleh tema-tema wirausaha. Ditemui disela-sela kesibukannya sebagai MC, Mayong Suryo Laksono mengaku kagum akan kemampuan maupun keberanian seseorang untuk mengubah profesinya sebagai pekerja hingga menjadi seorang wirausaha. “Saya selalu terinspirasi oleh tema-tema maupun orang yang mampu melakukan perubahan dari karyawan menjadi seorang wirausaha. Karena saya sadar, saya bukan orang bisnis dan memang tidak bisa. Hanya kagum saja,” ungkapnya. Bagi pria yang juga wartawan ini, peran entrepreneuramatpentinguntukbangsa.Baginya kemajuan sebuah bangsa bisa ditentukan oleh jumlah entrepreneurnya. “Seorang wirausaha itu bisa lahir dari mana saja. Dari sekolah, dari

otodidak, dari orang yang sama sekali belum mengetahui hal bisnis atau bahkan dari pekerja. Kalo memang kita ingin menargetkan jumlah entreperenur yang makin banyak, maka harus membuka diri terhadap peluang-peluang semacam ini,” tambahnya. “Bisnis itu adalah soal pilihan dan soal ketekunan maka selama pilihannya ada dan ketekunan itu kita miliki maka pasti selalu ada entrepreneur baru di Tanah Air. Saya tidak berbisnis dan belum mencoba untuk berbisnis. Selalu ada keinginan untuk terjun ke bisnis tapi belum terwujud,” tandasnya.  Anto Kurniawan/ Foto : Ist.

Sandra Dewi

Bisnis Silver Via Online Di sela kesibukannya sebagai artis, bintang iklan, hingga presenter wanita kelahiran Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung ini tidak surut hasratnya untuk juga menjajal dunia bisnis. Kegemaran mengenakan beragam aksesoris silver – perak, menjadi salah satu alasan Sandra Dewi untuk menekuni bisnis aksesoris. Menilai bisnis online cukup mudah dalam pengelolaannya, Sandra pun memilih memasarkan aksesoris silvernya via online. Sandra juga mengungkapkan bahwa konsep membuat bisnis online itu sebenarnya sudah lama namun baru terwujud sekarang. Selain karena kegemarannya memakai aksesoris, Sandra juga melihat bahwa bisnis ini cukup menggiurkan. “Aku buat aksesoris silver 9,25. Silver yang paling tinggi. Jika biasanya hanya untuk dipakai sendiri lalu aku pikir kenapa juga tidak dijual. Apalagi selalu saja ada teman yang ingin membeli aksesoris yang sedang aku gunakan,” terang Sandra. Untuk desain dan pembuatannya, Sandra memiliki tim sendiri. Anto Kurniawan, dari berbagi sumber/ Foto : Ist

10

Tahun 3 Desember‘11

Maestro Sejak usia dini, Noni sudah terlibat di perusahaan taksi yang dirintis sang nenek. Modal 2 mobil, berkat gadai rumah menjadi 25 mobil. Lulus SMA ia kuliah di Australia tamat tahun 1994. Lalu kembali mengurusi Blue Bird, karena kurang gereget, lalu ia hengkang ke Amerika untuk menggenggam S2. Bekal inilah yang memoles Blue Bird hingga berkembang pesat menjadi 21 ribuan armada, berikut menghidupi sekitar 32 ribu orang karyawan. ď ŽTeks: Cucun Hendriana/Foto: Ferdinand (Tarzan Photo), Okie AZ, Dok. Pribadi

NONI SRI AYATI PURNOMO, B. Eng., MBA

21 Ribu Blue Bird Modal Gadai Rumah 12

Tahun 3 November ‘11

Memberi sentuhan inovasi, mobil taksi dengan model motif batik

A

walnya, hanya dua mobil yang digunakan dan dijadikan taksi. Tapi ide kreatif sang nenek, Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono, mampu dikembangkan dengan cerdik. Meski semula hanya taksi ‘abalabal’ karena perolehan izin resmi yang sulit, dengan perjuangan keras akhirnya izin itu pun didapat juga. Bahkan, dalam perjalanannya, untuk mendapat modal pinjaman bank, yang

kemudian dibelikan 25 mobil, rumah keluarga pun terpaksa digadaikan. Saat itu, Noni kecil sudah terlibat dalam aktivitas dan mengurus keperluan para sopir taksi. Namun, kegiatan itu terhenti ketika ia harus pergi ke Australia untuk melanjutkan pendidikan S1-nya. “Saya kuliah disana mengambil jurusan Teknik Industri. Setelah selesai, saya kembali dan bekerja di Blue November ‘11

Tahun 3

13

Maestro Bird sebagai supervisor bidang operasional. Gaji saya kala itu Rp 70 ribu, bekerja dari sore sampai jam 12 malam. Karena paginya, saya juga bekerja di tempat lain,” ujar wanita kelahiran Jakarta, 20 Juni 1969 ini. Setahun bekerja, dalam rangka memajukan perusahaan keluarga, Noni pun melanjutkan studi S2 di Amerika Serikat. Dua tahun kemudian ia kembali dengan menggondol ijazah master di bidang marketing dan finance. Kehadirannya kali ini memberikan warna baru dalam perusahaan. “Saya bangun bisnis development. Tujuannya untuk ekspansi perusahaan dan perbaikan internal. Dengan komitmen semua pihak, strategi itu pun akhirnya membuahkan hasil,” beber Vice President – Business Development BBG ini. Kini, Blue Bird Group (BBG) telah menjadi perusahaan taksi terdepan dan ternama di Indonesia dengan puluhan ribu armada.

Bahkan, taksi saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat metropolis. Bagaimana perjalanan suksesnya? Berikut petikannya:

Sejak kecil Anda sudah terlibat dalam urusan bisnis keluarga? Dari usia 5 tahunan saya sudah suka ikut-ikutan mengurusi keperluan para sopir. Kebiasaan itu berlanjut sampai saya memasuki usia SMA. Saat itu, bahkan saya kerja paruh waktu di bagian administrasi dan data entri. Jadi, memang saya sudah benar-benar akrab dengan bisnis ini dari sejak kecil.

Bagaimana kisah awal pendirian BBG ini? Perusahaan keluarga ini dirintis oleh nenek saya, almarhumah Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono, SH. Awalnya, hanya dua mobil

Noni berhubungan dekat dengan para karyawan

14

Tahun 3 November ‘11

Berbagai kegiatan sosial BBG yang dipakai. Sopirnya pun adalah kedua anaknya, yaitu Chandra Suharto dan Purnomo Prawiro, ayah saya yang sekarang masih menjadi Presdir BBG. Tahun 1972, untuk mengembangkan bisnis, nenek saya sampai menggadaikan rumahnya agar mendapatkan pinjaman modal dari bank. Dan ternyata pihak bank memberikan pinjaman itu dan dibelikan 25 armada sebagai modal awal. Kesulitan tak terhenti disitu, izin operasi dari pemerintah susah didapatkan. Tapi berkat perjuangan keras melalui pengumpulan banyak testimoni dari para customer, akhirnya izin operasi pun turun. Di awal-awal, namanya masih Golden Bird kemudian dikenal dengan Chandra Taksi, dan kini Blue Bird Group (Pusaka, Silver Bird, Golden Bird, Big Bird dan Iron Bird).

Lalu, Anda terlibat lagi sejak kapan? Setamat S1 dari Australia, sekitar tahun 1994, saya terjun lagi ke Blue Bird sebagai supervisor di bidang operasional. Tapi kala itu, saya tidak hanya bekerja di BBG tapi juga di perusahaan bernama Jakarta Convention Biro, sebuah perusahaan yang menjual Jakarta sebagai pilihan alternatif destinasi pariwisata dunia, dibawah naungan Pemda DKI. Kalau pagi sampai sore, saya kerja di Jakarta Convention Biro, lalu dilanjutkan di

BBG sampai larut malam. Di convention biro ini saya banyak belajar tentang marketing, yang di BBG masih belum ada. Saya ingin menerapkan marketing ke dalam bisnis BBG. Ini dunia baru karena saya hanya lulusan teknik industri. Saya hanya bekerja selama satu tahun, karena itu kemudian melanjutkan studi di Amerika.

Inikah alasan yang membuat Anda melanjutkan studi S2 bidang marketing? Ya. Selain itu, didorong juga oleh ayah saya untuk melanjutkan S2 di bidang marketing dan finance sekaligus. Bahkan, tesis saya pun masih berhubungan erat dengan BBG. Sebenarnya, selulus S2 itu, saya berkeinginan untuk bekerja di Amerika saja. Tidak akan pulang ke Indonesia. Tapi nenek memaksa saya untuk pulang. Katanya, masih banyak yang bisa dilakukan di Indonesia. Ya sudah, sekitar tahun 1997 akhirnya saya pun kembali lagi ke Indonesia.

Apa yang Anda lakukan untuk kemajuan BBG? Saya membangun bisnis development yang berfungsi untuk pengembangan perusahaan ke luar dan perbaikan ke dalam. Dan saya lakukan itu secara ‘radikal’. Sebelum itu,

November ‘11

Tahun 3

15

Maestro

banyak hal yang terpecah dan tidak terintegrasi dengan baik sehingga berakibat pada tidak efisiennya pengeluaran perusahaan. Saya identifikasi semua masalah dan dibuat sistem yang baru. Dengan kata lain, saya bongkar semua bangunan itu lalu dibangun kembali. Pembongkaran sistem pun dilakukan secara besar-besaran. Dengan komitmen semua pihak, akhirnya BBG pun bisa kembali eksis.

Butuh berapa lama untuk kembali normal?

Untuk menerapkan sistem baru dan bisa berjalan efektif butuh waktu antara 3-4 tahun. Dengan adanya efesiensi dan perubahan besar-besaran ini, BBG berhasil tidak mem-PHK karyawan di saat krisis 1998 menerjang. Salah satu hal mendasar yang saya lakukan untuk efisiensi perusahaan adalah dengan mentraining para sopir taksi tentang bagaimana menyetir yang baik dan benar. Dampaknya ternyata besar, karena pasca training, konsumsi sparepar t turun begitupun dengan konsumsi bahan bakar. 16

Tahun 3 November ‘11

Bukan hanya system IT yang diganti tapi cara kerja pun diubah. Montir tidak hanya bisa bagaimana cara pegang obeng saja misalnya, tapi juga bisa mengoperasikan komputer. Dari situ perubahan habit pun terjadi, mindsetnya berubah.

Cukup berhasilkah itu? Sangat-sangat efektif. Justru BBG ini berkembang pesat setelah krisis, antara tahun 1998-2003. Trik menghadapi krisis bukan menurunkan kualitas layanan, tapi

bagaimana cost bisa turun dan kualitas layanan tetap sama. Salah satu layanan itu misalnya, customer tetap nyaman saat berkendara. Dan saat mobil keluar dari pool harus dalam keadaan bersih dan lainnya serta tidak ‘mengkanibalkan’ armada. Dampaknya, setelah krisis lewat, BBG memiliki cukup armada hingga bisa menjadi yang terdepan. Anak per tama dari tiga bersaudara pasangan Dr H Purnomo Prawiro dan Hj Endang Basuki ini sejatinya sejak kecil

telah memimpikan masa depan lain yang bukan seorang pengusaha. “Sejak kecil sebenarnya saya memiliki keinginan yang selalu berubah. Saya pernah bercita-cita ingin menjadi dokter bedah, arsitektur dan yang terakhir professional. Tapi semua itu tak kesampaian, karena lagi-lagi saya harus kembali ke perusahaan keluarga, BBG,” ujar ibu dari Amanda, Sasha dan Kaira setengah bercanda. Direktur Pusaka Group ini mengatakan, untuk menjadi seorang pengusaha dibutuhkan

Kesuksesan BBG lainnya adalah terjalinnya hubungan kekeluargaan yang erat dengan para kar yawannya. Bahkan, sejak tahun 2000, BBG pun secara rutin memberikan tunjangan beasiswa kepada ratusan anak dari ribuan karyawannya. “Mereka itu kan memiliki keluarga, dan banyak yang telah kami tunjang seperti dalam hal tunjangan pendidikan bagi anakanaknya. Setiap semesternya, secara rutin kami memberikan beasiswa pendidikan bagi 700-800 anak mulai jenjang SMA sampai perguruan tinggi. Dan, setiap tahunnya makin banyak, ini

sebuah kegigihan, karena jatuh bangun itu sebuah kepastian. Menurutnya, tidak harus semua orang menjadi entrepreneur. “Kalau tidak menjadi entrepreneur, ya bisa jadi intrapreneur, yang mengkaryakan dirinya di sebuah perusahaan. Sukses instan itu tidak baik, karena pondasinya rapuh. Untuk sukses, bisa berawal dari yang kecil tidak harus langsung besar. Meski bisnisnya kecil tapi mimpinya harus besar. Karena kalau mimpinya saja sudah kecil, bisnisnya pasti tak akan besar,” ucap Noni memberikan triknya.

sebuah kepuasan tersendiri bagi perusahaan. Setidaknya, perusahaan ini memberikan harapan bagi masa depan bangsa,” ungkapnya. Ta k a n e h , j i k a d a l a m b e r b a g a i kesempatan BBG selalu mendapat berbagai penghargaan. Sebut saja misalnya  Certificate of Commendation  dari kepala Departemen Pertahanan di  US Embassy Force Protection Detachment  dan 6 kali ber tur ut-tur ut memenangkan Indonesia Most Admired Company Award dari Frontier Research Consulting Group. November ‘11

Tahun 3

17

Maestro

Kendala yang sering dihadapi? Menyoal kendala, setiap bisnis pasti memiliki kendala masing-masing. Yang pernah saya alami misalnya, seringkali setiap akan memasuki kota baru, kami didemo habishabisan. Masuk kota B misalnya, kami didemo bahkan armadanya pun dirusak. Dalam hal ini yang dirugikan adalah konsumen, pengemudi dan imej kota tersebut. Sebagai perusahaan, sebenarnya kami tak merasa dirugikan. Faktornya apa, saya juga tidak begitu mengerti‌

Lantas, bagaimana dengan kompetisi? Kompetisi itu bagus kok. Adanya kompetisi selalu memacu kita untuk terus berbenah diri. Dampak dari kompetisi kan konsumen yang diuntungkan. Dalam bisnis jasa transportasi, kompetitor itu selalu come and go. Meskipun banyak perusahaan taksi saat ini, tapi kan ‘kue’-nya pun masih sangat luas. Kunci untuk memenangi persaingan intinya adalah layanan.

Terlepas dari dinamika itu, hingga kini total armada sudah berapa? Sampai sekarang jumlah armada kami sudah mencapai 21.600-an dari mulai taksi hingga bus. Kalau taksinya, ya sekitar 15 ribu-an. Sementara jumlah pengemudinya sekitar 26 ribu orang, ditambah dengan jumlah karyawan sekitar 6 ribu orang. Saat ini, di seluruh Indonesia kami sudah memiliki 28

Para penerima beasiswa 18

Tahun 3 November ‘11

Sukses mengembangkan 21.600 armada

November ‘11

Tahun 3

19

Maestro

Pendiri BBG, Mutiara Siti Fatimah dan suami pool, 18 diantaranya ada di Jakarta dengan 180 lebih outlet, sisanya di luar kota.

Sudah ada di berapa kota? Kami sudah ada di 10 kota dari mulai Jakarta, Cilegon, Bandung, Semarang, Bali, Lombok, Manado, Medan, Surabaya dan Palembang. Kami pun masih terus berencana untuk membuka di kota-kota lainnya, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk masuk ke mancanegara.

Fasilitas yang diberikan BBG bagi customer? Yang jelas, keamanan, kenyamanan dan kemudahan sudah pasti menjadi hal utama.

Dalam hal pelayanan misalnya, customer bisa melakukan order melalui telepon dan melalui BlackBerr y. Pembayarannya pun gampang, kalau tidak cash, bisa memakai kredit card ataupun debit.

Apa tips suksesnya? Jujur, karena bekerja itu ibadah. Selain itu, kerja keras dan disiplin serta jangan lupa untuk berbagi dengan sesama. Tanpa itu, BBG pun tidak bisa sesukses sekarang. Secara pribadi, nenek saya juga selalu mengajarkan, bahwa dalam hidup itu harus bisa melihat ke atas dan ke bawah. Melihat ke bawah artinya agar kita bisa selalu bersyukur. Di saat yang sama kita juga harus bisa melihat ke atas, karena di atas langit ada langit. Akan selalu ada orang yang lebih sukses dari kita.

Rencana ke depannya? Selain menargetkan untuk masuk ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. BBG juga berencana masuk pasar internasional, bukan hanya negara tetangga tapi juga Asia. Di bidang lain, kami pun akan mengembangkan bisnis di bidang logistik, IT dan properti.ď Ž

20

Tahun 3 November ‘11

Pencerahan

Datang ke Jakarta tanpa keahlian. Beragam pekerjaan dijalani seperti berjualan minyak hingga loper koran. Nasib membawanya ke bisnis jamu. Dan Mashyari pun melambung ke jajaran papan atas bisnis produk tradisionil ini. Semuanya dilalui dengan penuh perjuangan, sampai kini sukses mengelola 6 perusahaan.

DR H. MASHYARI SE MM

Tukang Minyak Menjadi Raja Jamu 22

Tahun 3 Desember ‘11

Menerima sebuah penghargaan

Dalam sebuah seminar Desember ‘11 Tahun 3

23

Pencerahan

T

anpa keahlian, Mashyari muda datang ke Jakarta. Niatnya sederhana ; bekerja. Namun, Jakar ta memang kejam. Sebentar saja Mashyari sadar, ia berada di belantara kehidupan yang keras. “Niat saya datang ke Jakarta hanya bekerja, itu saja,” paparnya. “Tanpa keahlian sama sekali, jadi memang nekat!” Sadar kalau ia harus bekerja untuk bertahan hidup, Mashyari memutuskan untuk bekerja apa saja. Per tama-tama sebagai tukang minyak, ia berjualan mendorong gerobak keliling kampung. Lalu berjualan sebagai loper koran. Sederet pekerjaan lain pun dilakoni. Sampai akhirnya ia berhasil menjadi salesman freelance. Profesi inilah yang membawanya ke jenjang hidup yang lebih baik. “Tahun 1980-an itu, dari hasil salesman, saya bisa punya uang sampai 600 rupiah. Saya mampu membeli motor yang harganya saat itu 130 ribu rupiah!” ceritanya. Mashar y lantas memutuskan untuk meneruskan sekolah. Ia masuk SMA. Sengaja ia mengambil sekolah siang hari agar tetap

bisa bekerja. Kegemarannya membaca membawanya ke pintu perjalanan hidupnya yang baru. Suatu kali, ia membaca ramuan jamu yang lantas ia praktekan secara otodidak. “Bentuknya sangat sederhana. Hanya dirajang. Kemasannya plastik dengan label ker tas yang difotokopi,” kenangnya. Saat bekerja sebagai salesman, Mashyari juga menjajakan dagangannya. Ternyata banyak orang yang menyukai jamu ramuannya.

Memilih Jamu Yakin pada dagangannya, Mashar y mengambil keputusan berani ; meninggalkan pekerjaannya sebagai salesman yang telah memberinya kehidupan lebih baik. Ia memutuskan menekuni bisnis jamunya dengan modal 16 ribu rupiah. Namun pengalaman bertahun-tahun sebagai salesman membuatnya tahu kalau ia harus membuat jaringan pemasaran. Dan yang ia pilih adalah apotik. Tapi, itu bukan pekerjaan mudah. Semua apotik menolak jamunya. Tapi Mashyari tidak kehabisan akal. Meski kerap dimarahi pemilik

Bersama keluarga besar

24

Tahun 3 Desember ‘11

Dedikasi sebagai dosen apotik, jamunya akhirnya diterima. “Saat itu saya sering sekali dimarahi pemilik apotik. Tidak laku dimarahi. Laku juga dimarahi,” ujarnya sambil tertawa. Soal yang terakhir karena Mashyari memang sedikit sulit dihubungi sang pemilik apotik jika persedian jamu habis. Padahal jamu racikannya makin diminati orang. Lantas apa yang membuat jamu racikan Mashyari laku keras? “Sederhana,” jawabnya. “Iklan yang tepat!” Mashyari memang piawai membaca kekuatan produk dan bagaimana memasarkannya. Ini adalah pengetahuan yang ia dapat dari pengalaman ber tahuntahun menjadi salesman. “Jamu saya kan khusus untuk pria. Jadi saya rancang katakata promosinya yang mengena untuk kaum pria,” ujarnya membuka rahasia. Untuk iklan produknya ini, Masyhari adalah pelopornya. Tentu saja apa yang ia lakukan bukan tanpa kontroversi. Mashyari kerap dituding terlalu berani memasarkan produknya. Namun ia mengatakan bahwa selama masih dalam koridor etika marketing, apa yang ia lakukan

wajar saja. “Tidak mungkin saya menggunakan bahasa berjualan produk lain untuk menjual produk saya!” paparnya. Artinya, Mashyari memang tahu betul bagaimana memasarkan produknya dengan bahasa yang tepat pada pasar yang tepat. “Pasar produk saya kan lakilaki ya, jadi bahasanya juga harus laki-laki lah!” imbuhnya. Apalagi produk jamu Mashyari juga dilengkapi izin lembaga terkait. Layak dijual dan sudah diteliti lewat uji laboratorium.

Desember ‘11 Tahun 3

25

Pencerahan Merambah Bisnis Lain Meski terus sibuk berbisnis, Mashyari tidak melupakan sekolahnya. Ia bahkan menamatkan semua jenjang pendidikan hingga yang tertinggi, S3. Semua itu dilaluinya dalam dinamika bisnis yang tetap menjadi kesehariannya. Bisnisnya sendiri bukan tanpa masalah. Suatu ketika, bisnis jamunya tersandung masalah. Mashary bisa dikatakan bangkrut. Namun ia kembali bangkit dan memilih untuk membangun bisnis jamunya kembali. Dengan cepat usahanya berkembang dan sukses. Namun, malang tak dapat ditolak, ia kembali bangkrut! Semua harta bendanya habis untuk menutupi kerugian. Saat itulah, Mashyari mengaku memasuki tahap lebih dalam proses pengenalan dirinya sendiri. Sambil bersiap membangun kembali bisnisnya, ayah tiga anak ini melakukan perenungan. “Saya mulai sadar. Ada yang salah dalam cara saya memandang hidup!” akunya. “Saya melakukan perenungan dan

26

Tahun 3 Desember ‘11

akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa saya kerap mengabaikan hal-hal yang sebenarnya tidak boleh saya abaikan!” paparnya lagi. Yang diabaikannya ternyata hal-hal dekat yang justru amat vital. “Kita harus baik pada Allah, pada penguasa, pada orang tua sampai pada tetangga dan keluarga!” ujarnya. Ia mengaku, sebelum itu, ia kerap mengabaikan hal-hal tadi. Perenungannya itu membuahkan hasil. Selain makin matang bersikap, bisnis Mashyari juga makin berkembang. Kini tak kurang 6 perusahaan telah ia miliki. Tiga diantara bergerak di bidang jamu, satu di bidang tour travel, advertising dan property, yaitu kost harian. Ia mengaku pengembangan bisnisnya itu dilakukan secara naluriah saja, tanpa perencanaan ini-itu. “Saya sebenarnya hanya mengikuti arus saja, berjalan mengikuti arus saja. Tapi Alhamdulillah semuanya bisa berkembang cukup baik!” paparnya. Untuk bisnis kost hariannya saja, Mashyari mengaku bisa meraup omzet jutaan rupiah perbulan. Padahal kost hariannya dijalankan dengan syariah Islam yang ketat. “Kalau tidak ada bukti pasangan resmi, siapapun tamunya kami tolak!” ujarnya. “Tapi disitulah anehnya, ada saja tamu yang datang. Kebanyakan justru dari Malaysia yang mengaku menyukai kost saya dibanding hotel yang lebih bebas,” paparnya sambil kembali ter tawa. Wendy Danoeatmadja/Foto:Okie A.Z., dok. Pribadi

Desember ‘11 Tahun 3

27

Pencerahan

Muhammad David Octavian

Vermak Jeans Kelas Atas Usia muda berlatarbelakang keluarga sederhana bukan berarti pintu sukses tertutup rapat. Dengan modal tabungan di masa remaja dan pengalaman menjajaki bisnis tanpa modal, David sukses (22) membangun usaha vermak khusus jeans branded premium. Langganannya kelas atas, bisa mengantongi 35 juta setiap bulannya.

David bersama Wimar Witoelar di program acara televisi swasta 28

Tahun 3 Desember ‘11

Ar tis Ade Nam nung, adalah pelanggan da salah satu vid

David bersama Abdul Latif dan Sandiago Uno

M

enabung uang ser ta memupuk pengalaman bisnis di usia belia tidak sia-sia bila dilakukan dengan sepenuh hati, kerja keras dan komitmen. Hasilnya adalah kesuksesan, seperti yang sudah dijalani pemuda berdarah Betawi, Muhammad David Octavian. Berasal dari keluarga sederhana, David sudah membiasakan diri untuk mandiri dan mencari uang tambahan dengan berbisnis kecil-kecilan sejak duduk di bangku SD. Kini kerja keras dan hasil tabungannya itu sudah membawa dirinya menjadi pengusaha sukses di usia yang baru menginjak 22 tahun.

Dari Gelang Sampai Pakaian Anak kedua dari pasangan Wawan Wahyudin dan Kokoy Rukoyah ini dikenal sebagai pebisnis muda sejak ia membangun satu-satunya vermak khusus jeans branded di Indonesia, Jakarta Jeans House (JJH). Namun, kesuksesan bisnis yang dijalaninya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Perjuangan dimulai dari bawah ; berjualan gelang rajutannya sendiri, menjual jaket, penyedia jasa percetakan sampai menjajakan Desember ‘11 Tahun 3

29

Pencerahan pakaian di kampus, dilakoni David demi menjadi entrepreneur sejati. “Dari SD saya sudah mulai bisnis kecil-kecilan ; mengumpulkan kabelkabel radio mobil tempat ayah saya bekerja, kemudian kabel tersebut saya simpulkan jadi gelang dan dijual. Ketika SMP saya banting setir dengan bisnis tanpa modal sama sekali yaitu menjalani pembuatan jaket angkatan sekolah dan baju bola,” kenangnya. Memasuki masa SMA, kehidupan makin terasa berat. “Pada saat SMA, itulah masa paling sulit bagi saya. Saya harus melewati keseharian dalam pergaulan dengan temanteman yang cukup tinggi taraf sosialnya. Kadang-kadang saya ingin sekali seperti temanteman saya, ingin minta uang sama mama saya buat jajan dan nongkrong seperti mereka. Namun saya berpikir itu bukan solusi, dan saya terus bertahan dengan bisnis membuat brosur, panflet, poster, spanduk untuk acara-acara pensi sekolah,“ papar David. Beratnya mengalami masa SMA, membuat David berpikir untuk tidak kuliah. Baginya, kuliah hanya akan menjadi beban bagi kedua orangtuanya. Namun, keinginan orangtua sangat kuat untuk tetap menguliahkan David walaupun sang ayah hanya bekerja di bengkel mobil dan ibu sebagai penjaga toko. Akhirnya David pun kuliah di salah satu universitas swasta jurusan IT. Saat memasuki kuliah semester dua, David baru mengetahui kalau uang masuk kuliahnya adalah hasil jual gelang emas sang ibu. Sejak saat itu David bertekad mencari

Bersama keluarga 30

Tahun 3 Desember ‘11

uang tambahan sambil kuliah. “Dengan uang yang saya tabung selama masih sekolah, kirakira 3 jutaan, saya berpikir untuk berbisnis lagi yaitu bisnis jualan baju untuk kalangan teman kampus. Setiap hari saya bangun jam 5 pagi, berangkat naik Busway ke Mangga Dua, belanja pakaian laki-laki dan perempuan. Jadi setiap berangkat kuliah saya sudah pasti bawa dua tas yang isinya baju-baju dagangan saya,” papar pemuda kelahiran Jakarta 29 Oktober 1989 ini.

Jakarta Jeans House Setelah lama berkutat berjualan baju, akhirnya David menghentikan bisnis jualannya. David ingin menjadi enterpreneur sesungguhnya ; memiliki tempat usaha dan memperkerjakan beberapa kar yawan. Seiring keinginan itu, ternyata celana jeans impor t menginvansi Indonesia. Brand seperti Lee, Levis, Nudie, Tsubi, Ksubi, LeeCoper, Imperial, Cheap Monday, Truly legend, April 77, Iron Hear t dan lain sebagainya makin marak di pasaran. Namun, banyaknya pengguna jeans branded di Indonesia tidak sebanding dengan jumlah jasa vermak khusus jeans premium tersebut. Menurut David, selama ini memang banyak penjahit vermak jeans, tapi hasilnya kurang memuaskan. Gejala ini dijadikan David sebagai peluang usaha vermak khusus jeans premium. Maka pada Oktober tahun 2009, David mendirikan Jakarta Jeans House (JJH). “Vermak jeans sih banyak dimana-mana tapi tidak ada taylor yang punya pengetahuan khusus tentang jeans branded,” ucap anggota termuda dari Himpunan Pengusaha Muda ini. “Dari sini saya mulai berpikir, saya bisa mengambil kesempatan dari masalah ini. Saya ingin memberikan solusi bagi mereka yang ingin menjaga kualitas jeans premiumnya walaupun sudah di vermak.” Untuk membangun JJH, David kembali membuka pundi-pundi tabungannya, hasil putaran uang dari bisnis berjualan pakaian. Terkumpul 15 juta. Dengan modal yang relatif kecil itu, David menyewa tempat di Jalan Cipete Raya No. 65B yang berukuran 1,3 meter, membeli satu alat mesin jahit khusus jeans, mesin obras khusus jeans dan renovasi tempat. Pertama kali JJH berjalan, David hanya memiliki

Ropping pada jeans impor

David bersama karyawannya

satu orang karyawan. Hebatnya, dalam kurun waktu 2 bulan JJH sudah bisa balik modal. Untuk mengembangkan kualitas vermaknya, setelah empat bulan JJH berjalan, David membeli mesin Chainstich, yang diimpor dari Jepang. Mesin ini berfungsi menghasilkan jahitan rantai yang bisa menghasilkan ropping ef fect yang biasa terdapat pada jeans-jeans import. Keaslian jahitan jeans import tersebut tetap terjaga meskipun sudah di vermak. David meyakinkan kalau di Indonesia belum ada yang memiliki mesin seharga 35 juta ini selain JJH. Kualitas vermak yang dihasilkan membuat JJH menjadi pusat vermak jeans premium terbaik seIndonesia, bahkan se-Asia.

Omset 35 Juta Seiring berkembangnya JJH, pada bulan ke 8, JJH pindah lokasi ke bangunan yang lebih luas dan representatif di Jalan Cipete Raya No. 3A. Di tempat ini order vermak semakin membanjir. Pelanggan JJH tidak hanya datang dari warga Jakarta saja, namun dari luar kota bahkan luar negeri seperti Australia, Singapura dan Malaysia. JJH juga sudah mempunyai dua cabang di mal FX Senayan lantai 6 dan Senayan City, Debenhams lantai 2. Keberadaan JJH di lingkungan Mal makin meyakinkan pelanggan bahwa kualitas vermak jeans JJH sudah masuk kelas ekslusif. Memiliki tiga toko dan mempekerjakan delapan kar yawan, setiap bulannya JJH mengerjakan 500 sampai 600 celana jeans

import untuk divermak. Harga vermak berkisar antara 17 ribu – 120 ribu rupiah. Selain vermak, JJH juga menyediakan jasa costum jeans impor atau menjahit baru dengan desain pribadi pelanggan. Jasa costum ini disediakan JJH bagi pelanggan yang ingin memiliki jeans impor, namun tersandung masalah dana. JJH membantu membuatkan dengan menyediakan bahan jeans kualitas impor dan dijahit dengan mesin yang terbaik pula. Untuk costum jeans, dalam sebulan JJH bisa mengerjakan 30-40 celana dengan kisaran harga 538 ribu - 688 ribu rupiah. Dengan total produksi vermak dan costum tersebut, David mengakui, omset JJH dalam sebulan mencapai angka 35 jutaan. Mendirikan JJH, sebagai satu-satunya vermak jeans premium di Indonesia, David tahu betul akan ada follower yang meniru bisnisnya. Namun, David sama sekali tidak khawatir persaingan usaha. “Saya tidak takut ditiru. Karena saya yang pertama dan saya yakin kalau kita berjalan lebih dahulu dan terus berjalan, pasti akan lebih maju daripada mereka yang mengikuti. Yang penting saya akan terus menjaga kualitas vermak dari JJH. Walaupun costumer JJH banyak, bagi saya kualitas tetap nomor satu. Bagi kaum muda yang ingin berbisnis, jangan takut memulai, walaupun kurang pengetahuan dalam bisnis yang ingin digeluti. Kalau kita jalani barulah kita tahu. Jangan pernah menunda keinginan berbisnis. Jalankan bisnis dengan tanggung jawab!” pungkasnya. Donda Naibaho/foto: Okie A.Z Desember ‘11 Tahun 3

31

Pencerahan

H. Puspo Wardoyo

105 Outlet Kuliner Modal Rp 700 Ribu Sejak kecil, ia sudah bertarung menaklukkan pelbagai kesulitan hidup. Sempat menjadi PNS lantas hengkang karena lebih memilih menjadi tukang ayam goreng kaki lima. Pilihannya dahsyat, karena kemudian pria bernama Puspo Wardoyo ini sukses menjadi juragan kuliner tersohor lewat bendera Wong Solo Group. Kini, ayam bakar Wong Solo yang bermodal Rp 700 ribu, sudah tersebar sebanyak 105 outlet di banyak kota bahkan tembus mancanegara. ď ŽTeks: Cucun Hendriana/ Foto: Okie AZ, Dok. Pribadi

32

Tahun 3 Desember ‘11

L

akon kehidupan pria kelahiran Solo, Jawa Tengah berusia 52 tahun terbilang unik, menarik dan dramatis. Sejak usia 13 tahun, ia sudah banting tulang membantu sang ayah yang berprofesi sebagai pedagang daging ayam sekaligus memiliki sebuah warung makan di sekitar kampus UNS Solo. Hampir setiap hari ia berpeluh keringat, bekerja membersihkan ayam potong untuk dijual ke pasar. “Dari hasil penjualan ayam potong dan warung itu, orangtua saya bisa mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Bahkan, ia mampu menyekolahkan ke-8 anaknya hingga tuntas SMU, 4 diantaranya sampai perguruan tinggi termasuk saya,� ujarnya, menerawang jauh mengingat sisasisa memori masa lalu. Keinginan orangtuanya simpel, agar anakanaknya menjadi pegawai negeri, sebuah pekerjaan yang dianggap prestisius. Untuk itulah, ayahnya terus menggembleng untuk bersikap disiplin dan kerja keras. Hasilnya, Puspo pun sukses menjadi PNS di sebuah SMU di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Desember ‘11 Tahun 3

33

Pencerahan berkat kesabaran dan ketabahan, saya bisa melewati masa-masa itu dengan baik,” ucapnya.

Bertaruh Hidup di Medan

Salah satu aktivitas Puspo

Kesibukan di outlet Wong Solo “Senang rasanya bisa mengabulkan keinginan orangtua. Selama 3 tahun saya menjadi guru, tapi lama kelamaan kok gelisah. Tidak ada perubahan. Ini bukan dunia saya. Saya tidak bisa mengembangkan bakat, saya pun merasa tidak ‘merdeka’. Akhirnya, pada tahun 1986 saya putuskan untuk mengundurkan diri dan pulang lagi ke Solo, berjualan ayam goreng kaki lima,” kisah pria yang hobi dan berbakat memasak ini. Tentu keputusan itu bukan hal sepele. Karenanya, berbagai cemooh pun berdatangan. Bisa dibayangkan, semula ia berprofesi sebagai guru PNS yang terhormat kemudian beralih menjadi tukang ayam goreng, itu sebuah pilihan penuh risiko. “Alhamdulillah,

34

Tahun 3 Desember ‘11

Sebuah berita datang dari temannya, bahwa bisnis rumah makan di kota Medan jauh lebih menjanjikan ketimbang di Solo. Dengan bekal seadanya, ia pun nekat berangkat ke Jakar ta untuk kemudian ke Medan. Sayang, perjalanannya harus tersendat karena kehabisan ongkos. Lalu, ia ‘terdampar’ di Riau. “Saya selalu berprinsip, tidak mau meminta-minta kepada siapapun. Medan tujuan saya, dan saya harus bisa sampai kesana meskipun banyak halangan. Suatu ketika, saya membaca sebuah lowongan untuk menjadi guru di sebuah perguruan di kota Bagansiapiapi, Riau. Pekerjaan sebagai guru terpaksa saya lakoni lagi agar bisa mendapatkan modal. Setelah melalui berbagai tes, akhirnya saya diterima. Dua tahun saya menjadi guru disana hingga bertemu jodoh. Targetnya, saya harus bisa mencari modal untuk membiayai bakat saya,” tukasnya. Setelah dua tahun, tahun 1991 akhirnya ia pun meluruskan niatnya untuk melanjutkan perjalanannya ke Medan, Sumatera Utara. Berbekal uang sebesar Rp 2, 4 juta, Puspo dan sang istri Rini Purwanti hijrah ke Medan. “Uang tersebut saya pakai untuk membeli motor butut, menyewa kontrakan dan sisanya senilai Rp 700 ribu untuk dagang ayam bakar kaki lima di sekitar Padang Golf Polonia, Medan,” jelas Puspo. Kesabarannya kembali diuji. Pasalnya, ayam bakar yang dijualnya pun tak langsung laris. Dalam sehari, ia hanya mampu menjual 3-4 ekor ayam saja. Selain itu, sang istri yang kala itu melamar kerja dan diterima menjadi dosen di Politeknik USU Medan tak terlalu mendukungnya. Malahan, mertuanya sendiri menyuruhnya untuk ‘bertobat’ berdagang dan ‘insyaf’ dengan kembali menjadi guru. “Tapi saya terus nekat, saya tak menyerah untuk

Desember ‘11 Tahun 3

35

Pencerahan

terus berjualan. Hingga setahun kemudian, saya bertemu dengan seorang wartawan dan menulis tentang usaha ayam bakar yang saya jalankan. Imbasnya, penjualan ayam bakar saya melonjak tajam. Dalam sehari, 200 potong ayam bakar ludes diserbu konsumen, dan terus merangkak menjadi ribuan ekor perhari,” ujarnya.

Berkibar dengan Brand Wong Solo Puspo makin memantapkan diri sebagai pedagang ayam bakar, yang kemudian dikenal dengan sebutan Wong Solo. Bahkan, pelan tapi pasti, yang semula berjualan di kaki lima sudah beranjak menjadi rumah makan dan restoran ser ta sudah di-franchise-kan. Mengenai calon franchisee dan harga franchise Wong Solo lebih selektif dengan harga sekitar 1 milyar rupiah. Dana tersebut dipakai untuk membangun restoran, peralatan, persiapan dan praoperasi termasuk franchise fee selama 5 tahun dan hak waralaba 5 tahun dan dapat diperpanjang.

Suasana ayam penyet Surabaya milik Puspo 36 Tahun 3 Desember ‘11

Sejak 1997, ia juga telah melakukan ekspansi keluar Medan. Kini, ia telah memiliki 105 outlet Wong Solo group yang tersebar di 40 kota di Indonesia termasuk mancanegara. “Mulai dari Indonesia bagian barat, tengah dan timur, ayam bakar Wong Solo sudah ada. Saya pun sudah membuka 6 outlet di Malaysia dan 1 outlet di Singapura,” beber Direktur PT Sarana Bakar Digdaya yang menaungi Wong Solo Group dan bermarkas di Medan ini. Mengusung jargon ‘food business bernuansa Islami’, Wong Solo pun makin berkibar di jagat kuliner Indonesia. Bahkan, saat ini bisnis yang dikembangkannya bukan hanya ayam bakar, tapi juga masakan-masakan nusantara lainnya dengan memakai brand baru seperti Mie Ayam Kq-5, Steak Kaki Lima, Mie Jogja Pak Karso, Mie Kocok Bandung Mang Uci, Ayam Penyet Surabaya, Mie Ayam Jamur Medan dan Iga Bakar Mas Giri. “Mie Jogja Pak Karso misalnya, sudah dibuka di 17 kota seperti Jakarta, Bali, Pekanbaru, Surabaya, Banjarmasin dan kota lainnya. Mie Kocok Bandung Mang Uci pun sudah tersebar di berbagai wilayah. Begitu

Puspo Wardoyo dan istri

Keramain pengunjung di beberapa outlet Wong Solo

juga dengan jenis yang lainnya, sudah banyak di beberapa kota di tanah air,” Puspo mengatakan. Ia berkomitmen akan terus beroperasi di bisnis bidang kuliner. “Bisnis rumah makan ini kan salah satu bisnis jasa, disamping kualitas makanan dengan cita rasa yang enak, berbeda dengan lainnya, ada hal-hal penting yang harus diperhatikan yaitu pelayan dan value (nilai). Untuk itulah, saya selalu membuat suasana rumah makan selalu tampak baru seperti dengan pengecetan, renovasi dan penambahan ornament. Fungsinya, agar para konsumen merasa senang dikala berkunjung. Dan saya akan tetap concern di bisnis ini, karena disinilah bakat saya,” tuturnya. Dengan berbagai sajian menu nusantara itu, tak pelak Puspo telah menjelma menjadi juragan kuliner. Kesuksesannya itu tak lepas dari mimpi dan bakatnya. Menurutnya, untuk menjadi sukses, selain harus bekerja keras, juga haruslah memiliki mimpi yang besar. “Ya, selain tekad yang kuat dan kerja keras, untuk sukses itu membutuhkan mimpi. Selain itu, harus diingat, sisihkan sebagian rezeki yang kita peroleh atau minimal 10% untuk orang miskin. Dijamin tidak akan melarat,” ungkapnya. Ia juga sukses menabur berkah bagi 2.000 karyawannya. Lebih lanjut ia mengatakan, untuk menjadi pengusaha dibutuhkan keberanian dan kemauan. “Seberapapun bagusnya sebuah produk, tanpa keberanian dan kemauan pasti gagal bersaing. Sebaliknya, produk yang biasa saja. Dengan kemauan dan keberanian pasti bisa sukses di pasaran. Persaingan itu dalam rangka untuk meningkatkan kita agar lebih baik,” tandasnya.

Desember ‘11 Tahun 3

37

Pencerahan

Gunawan Wibisono

Juragan Timun Mantan Wartawan B osan jadi pegawai dialami Gunawan Wibisono, sehari-hari bekerja mengurusi foto-foto para selebriti tanah air. Bila pemasukan tergantung dari aliran gaji bulanan, dengan usaha sendiri pemasukan itu menjadi tidak terbatas baik waktu maupun besarnya. Lewat keberanian semua itu dilakukan sendiri

38

Tahun 3 Desember ‘11

dengan segala risiko. “ Saya re-sign pas lengsernya Pak Harto 1998. Dengan modal pesangon seadaannya, saya pindah ke Bogor. Cita-citanya mau jadi orang bebas. Hidup di desa, tapi, kalau bisa berpenghasilan seperti orang kota. Namun ternyata tidak mudah,� ungkap pria kelahiran Tegal, 19 Januari 1964.

Turut membidani tabloid Monitor sampai terakhir tabloid Bintang Indonesia, merupakan 15 tahun perjalanan Gunawan Wibisono menjadi wartawan. Bosan ‘berkelahi’ urusan deadline di media, dengan modal pesangon ahli fotografi ini hijrah ke Bogor menjadi ‘petani’ panenannya lele, jambu, kacang, timun dan lainnya hasilnya ton-ton-an. Lokasinya di Kecamatan Pamijahan, Bogor Barat, sekitar 30 km dari IPB Dramaga. Jika biasanya mengoperasikan kamera, kini harus berkutat dengan produk-produk pertanian. Di desa Ciasmara yang merupakan sentra ikan mas, menumbuhkan minat awalnya untuk beternak ikan mas. Di kolam air deras, caranya sungai dibendung lalu airnya dialirkan masuk ke kolam semen. Kabarnya berkat ikan mas ini, banyak penduduk desa yang menjadi tuan tanah, kaya raya bahkan bisa menunaikan ibadah haji. Bisnis terkadang tak bisa diprediksi. Tatkala krisis melanda tanah air, nilai dolar US dari Rp 2 ribu melejit ke angka Rp 17 ribu. Otomatis usaha pemeliharaan ikan mas banyak yang gulung tikar, akibat harga pakan serta komponennya yang masih impor tiba-tiba meroket. Misal pakan dari sekitar Rp 40 ribuan per-zak menjadi hampir Rp 150 ribu. “Nah, ketika orang ramai-ramai angkat kaki. Saya justru baru masuk. Lebih parahnya, banyak pembeli ikan atau tengkulak bangkrut. Akhirnya, panenan ikan saya terlantar! Terpaksa dijual ecer per kilo. Modal rusak, uangnya berantakan, usaha ikan mas pun tinggal sejarah,” ucap pria berkacamata ini Pengalaman per tama gagal tidak membuatnya putus asa. Ia melakukan usaha plasma ayam potong, tinggal memelihara sedangkan bibit, pakan dan obat-obatan di tanggung perusahaan induk. Lumayan sempat berkembang pesat, dari skala 3 ribu ekor menjadi 25 ribu ekor. Kendala datang ketika usaha membesar, masyarakat sekitar tidak setuju karena limbah dan bau. Belum lagi faktor sentiment lingkungan. Menurutnya, memelihara ayam potong harus dikontrol ketat,

Cabe bisa menjadi primadona karena bisa dicuri orang baik ayamnya maupun pakannya. “Karena tekanan yang luar biasa, akhirnya usaha ini saya stop total,” ucap anak pertama dari 3 bersaudara, dari perkawinan Heroe Gunadhi (alm) dan Yustina S.C Kegagalan ke dua tidak mematikan semangatnya, untuk beralih ke sektor pertanian. Menggunakan lahan dengan jalan mengontrak pertahun dengan membayar uang di muka. Lahan awalnya sempat mencapai 10 hektar, lantas dipangkas tinggal 3 hektar. Masalahnya karena kekurangan pekerja terampil. Juga akibat gagal panen di tahun 2010, karena tidak ada musim kemarau. “Akibat cuaca basah sepanjang tahun, maka sebagian besar petani cabe gagal panen. Itulah sebabnya harga cabai mencapai Rp 100 ribu perkilogram.” Namun begitu, dari pengalaman, hanya cabe lah yang paling potensial untuk ditanam. Bagaimana tidak, bila harganya tengah meroket, selain masuk topik dalam rapat Kabinet, juga menjanjikan keuntungan yang sangat besar. “

Desember ‘11 Tahun 3

39

PPencerahan encerahan encerahan

Panen timun mencapai 12 ton Bukan cerita aneh, seorang petani membawa cabe ke pasar, pulangnya bisa langsung menggaet sepeda motor baru. Tapi sebaliknya, bila harga sedang runtuh atau teserang hama, seorang petani bisa jatuh bangkrut,� katanya. Mengurus cabe bukan perkara mudah. Cabe adalah tanaman yang manja, rewel, mahal dan gampang terserang penyakit. Tetapi segala kesusahan ini akan terbayar bila saat panen tiba dan mendapat harga yang bagus! Selain cabe, timun juga sangat lumayan, terutama yang masih muda untuk lalap, hasil panennya bisa mencapai 12 ton. Begitu juga jagung yang banyak dimanfaatkan konsumen sebagai bahan sayuran atau penganan jagung bakar, biasanya panen hingga 2 ton. Kacang panjang hasilnya juga baik, pasar banyak membutuhkan terlebih di saat lebaran untuk ketupat sayur. Ada pula jambu batu merah, sekitar 600 pohon setiap minggu panen 3 ribu kg. 40

Tahun 3 Desember ‘11

Perkembangan kuliner di Jakar ta yang cukup ramai, terutama kebutuhan ikan lele mencapai 150 ribu ton setiap hari menjadi ceruk financial yang sangat menarik. Apalagi petani ternak lele baru bisa memenuhi separohnya. Dari peluang ini Gunawan memanfaatkannya dengan beternak lele dari hulu hingga hilir. Artinya dari mengawinkan indukan, menetaskan telur, memelihara larva, pembesaran sampai menjadi ikan siap dikonsumsi untuk dijual ke pasar. Awalnya sempat dikembangkan 60 empang dari 20 empang masing-masing berukuran 7 X 10 meter. Satu empang yang dibuat dari dasar plastik ini bisa menampung 1000 lele, yang dipanen setiap 2 bulan. Gunawan memanfaatkan tempat di Bogor Barat lahan seluas 3000 m. Pemasarannya juga telah dikembangkan dengan  mengirimkan secara langsung ke pengepul besar di wilayah Selatan Jakar ta. “Untuk lele saya tidak sendirian, tetapi berkongsi dengan tiga teman

lama,” ujarnya. Bahkan kini juga berkembang dengan membangun restoran Saung Lele di kawasan Tebet dan Kuningan Jakarta Selatan. Menunya serba lele dari lele goreng kremes hingga nugget lele.

Belajar Dari Pasar Ketika mengalami kegagalan, Gunawan tak menyerah bahkan terus melangkah dengan menyitir kata sakti idolanya, Bob Sadino, ‘Mulai saja. Segala kesulitan yang timbul malah bagus dan menguatkan kita’. Dimulai dengan merubah orientasi usahanya, bila dahulu ekspansif sekarang intensif. Pengetatan jumlah pekerja tapi memiliki keterampilan tinggi. Pekerja yang dibayar mingguan dirangkul sebagai partner. Mereka juga memiliki bagian keuntungan bila hasil panen maupun harga pasarnya bagus. Itulah sebabnya, para pekerja ini lebih militan dan lebih all-out. Sedang untuk market, sangatlah penting

Jambu 600 pohon artinya bersinergi   dengan orang pasar agar wawasannya lebih terbuka dan tidak berjalan sendirian. “Saya loncat ke pertanian, tentu dengan dana seadanya. Terseok-seok. Karena banyak ditipu tengkulak kampung. Dari barang yang dihutang sampai harga yang dimanipulasi. Tapi saya tidak menyerah, justru penasaran,” sergahnya. Karena kesal dengan kondisi

Lele dari bibit sampai penggemukan siap jual

Desember ‘11 Tahun 3

41

Pencerahan

Karyawan sebagai partner seperti ini, maka ia putuskan untuk menjual sendiri hasil pertaniannya langsung ke pasar induk Kemang - Bogor. Beruntung ia kenal pedagang lumayan besar bernama Wak Basir. Seorang pedagang sekaligus petani. Banyak ilmu diserapnya, seperti belajar teknik bercocok tanam yang benar, disamping belajar dari buku, internet dan media informasi lainnya. Ilmu dari pasar yang tidak ada sekolahnya, seperti ada hukum tak tertulis yang harus dipatuhi, yakni: jangan menanam suatu komoditas sayuran di saat harganya tengah melambung tinggi. Sebaliknya tanamlah, saat harga sedang murah. Misalnya, jangan coba-coba menanam cabe di saat harga cabe melangit. Suatu produk mahal harganya karena suplai kurang. Di puncak harga itulah orang beramai-ramai menanam, akibatnya di saat panen berbarengan produk melimpah dan harga jatuh. Otomatis bisnis mengalami kerugian besar. Setelah 11 tahun mengalami kegagalan, titik cerah pun diraihnya, “Melalui orang pasar kita bisa dapat semacam ‘bocoran’ sayuran apa yang sedang murah saat ini, dan perkiraan apa yang akan mahal nanti di masa depan.” Mendiami rumah berpemandangan sawah hijau dan gunung begitu indah, tentu sangat membahagiakan bagi Gunawan Wibisono bersama Istri Sukorini Dyah Septini Putri 42

beserta dua buah hatinya Martin Prasetyo (13 tahun) dan Joanna Nava Wibisono (6 tahun). Tentu harapannya, usaha bidang pertanian namun penghasilan seperti orang kota sudah diraihnya. Bahkan banyak kolega atau teman sejawat yang iri melihat kesuksesannya. Lewat hubungannya di jejaring sosial, ia pun kerap mengiming-iming mereka dengan foto-foto hasil panenannya yang melimpah. Sekaligus memberi inspirasi agar jangan takut menghadapi pensiun, dengan persiapan seperti yang ia lakukan, “Apa yang akan kamu panen kelak, tergantung apa yang kamu tanam dan rawat hari ini.” Teks: Er, Foto: Dok pribadi

Tahun 3 Desember ‘11

IKLN

KUE MANGKOK Tradisional Rasa manis Gula Aren Dari tepung beras dan gula aren sangat enak, legit dan gurih

BACANG AYAM Isi Telur Asin, Jamur, Kacang Lakci Sajian yang sangat legit, gurih dan enak, tidak menggunakan LEMAK, VETSIN, BORAX, Pengawet. Cocok dan praktis untuk makan Sahur dan Berbuka Puasa

“Selamat Natal & Tahun Baru 2012”

Desember ‘11 Tahun 3

IKLN KUE BACANG DESEMBER.indd 1

43

14/11/2011 4:55:39

Pencerahan

Sam Walton

Tukang Koran Pendiri Retail Dunia Lahir dari keluarga yang tidak berkecukupan, mengharuskan Walton Muda untuk membantu orang tua mencukupi kebutuhan keluarga. Tinggal di lingkungan per tanian kedua orangtuanya Thomas Gibson dan Nancy Walton, ayah Sam menyimpulkan pertanian tidak lagi menghasilkan pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia lantas kembali menekuni profesinya dulu yaitu salesman real estate dan asuransi. Sedangkan Nancy memulai bisnis produk susu skala kecil. Anggota keluarga lain bertugas membantu. Tidak terkecuali Sam. Ia membantu dengan menjadi pengantar surat kabar hingga memerah sapi dan menjual susunya. Sam memutuskan kuliah dan berharap menemukan cara yang lebih baik untuk mendukung

44

Tahun 3 Desember ‘11

Besar di keluarga yang kurang mampu saat depresi hebat melanda Amerika tidak membuatnya menyerah. Sam Walton yang berasal dari keluarga petani ini menyadari bahwa kerja keras dan hemat adalah salah satu jalan untuk keluar dari kemiskinan! Kerja keras tukang koran, menjadi pendiri perusahaan retail terbesar di dunia! keluarganya. Ia kuliah di Universitas Missouri di Columbia dan mendapatkan gelar sarjana jurusan bisnis pada tahun 1940. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Sam menerima tawaran untuk menjadi manajer magang di toko J.C Penny di Des Moines, Iowa. Pemuda yang dikenal dengan panggilan Hustler ketika kuliah ini, mula-mula ingin segera terjun ke bisnis penjualan eceran. Tetapi dia terkesan oleh J.C.Penny - terutama oleh falsafahnya tentang pelayanan pelanggan, yang membuatnya menerima tawaran tersebut. Tapi, tidak lama ia memutuskan mengundurkan diri tahun 1942 karena bergabung dengan militer saat Perang Dunia II. Untuk sementara Sam bekerja di pabrik amunisi DuPont dekat Tulsa, Oklahoma. Kemudian ia mulai aktif bergabung dengan US Army Corps di bidang intelijen, bertugas mengawasi keamanan pabrik pesawat dan kamp tawanan perang. Dalam tugasnya ini ia ditempatkan di For t Douglas Salt Lake City, Utah dan mencapai pangkat Kapten. Tahun 1945, setelah meninggalkan militer dengan bantuan pinjaman $ 20.000 dari ayahnya dan ditambah $ 5.000 dari tabungannya, Sam membeli sebuah toko Ben Franklin di Newport, Arkansas yang merupakan bagian dari waralaba Butler Brothers. Pengalaman ini, kelak membuat pria kelahiran 29 Maret 1918 di Kingfisher, Oklahoma ini, sangat memperhatikan bagaimana proses membuat pelanggannya puas. “Saya tidak memulai karir sebagai bankir atau investor, atau melakukan hal lain selain melayani pelanggan. Banyak orang yang belum pernah mendengar bunyi dering mesin hitung, menjalankan perusahaan besar. Mereka juga belum pernah melayani pelanggan. Saya selalu menghargai apa arti menjadi pelayan toko dan sebesar apa seorang salesman bisa mempengaruhi pelanggan dalam hubungan bisnis,� ungkap Sam di sebuah majalah perusahaan Wal-Mart World.

Setelah sukses menjalankan perannya sebagai franchisee, Sam mendapatkan tekanan dari tuan tanah, P.K Holmes, pemilik lokasi gerai Ben Franklin yang dimilikinya. Holmes ternyata tidak mau memperpanjang kontrak. Akhirnya, Sam menjual semua gerai miliknya dan memutuskan untuk membuka gerai retailnya sendiri. Pada tahun 1962, Sam mendapat ide membuka toko yang lebih besar di area pedesaan dan menawarkan produk dengan harga yang murah serta diskon besar. Inilah cikal bakal berdirinya Walmart. Setelah sekian lama menjalankan kedai franchise, Walton pada tanggal 2 Juli 1962 di Bentonville, Arkansas, mendirikan Walmart Discount City. Dengan menawarkan produk berharga murah, pada titik tertentu Sam Walton membuat keputusan untuk mencapai volume penjualan yang lebih tinggi dari pesaingnya dengan mengurangi marjin keuntungan. Terinspirasi oleh keberhasilan rantai toko diskon, Sam membuka toko pertama dalam rantai diskon

Diskon, menjadi cara jitu Wal-Mart untuk menarik konsumen Desember ‘11 Tahun 3

45

Pencerahan miliknya di Rogers, Arkansas. Pada 1967 dengan nama Walmart, perusahaan ini mampu tumbuh mencapai 24 toko di seluruh bagian Arkansas dan mencapai penjualan 12,6 juta dolar. Setahun berikutnya perusahaan ini mampu membuka toko pertama di luar Arkansas yaitu di Missouri dan Claremore hingga Oklahoma. Kepeduliannya terhadap pelanggan merupakan hal yang tidak bisa ditawar. Menurut pandangannya, dunia bisnis hanya mengenal satu bos ; pelanggan! Pelangganlah yang dapat memecat setiap orang di perusahaan - dari presiden direktur hingga office boy - hanya dengan cara menghabiskan uang mereka di tempat lain. Tidak hanya itu, Sam pun sangat memperhatikan para karyawannya. Setelah go-public pada tahun 1070, Sam juga memperkenalkan Profit Sharing Plan, sebuah rencana untuk karyawan Walmart agar dapat memperbaiki pendapatan mereka terlepas dari keuntungan toko. Sam Walton percaya bahwa jika bergerak secara individu maka kita tidak mungkin menang. Tetapi jika bergerak sebagai team maka hal apapun bisa dimenangkan. Saat itu para karyawan Wal-Mart ditawarkan options saham dan diskon toko. Saat ini tawaran seperti itu sangat lumrah, Walmart adalah salah satu perusahaan yang pertama kali menerapkannya. Sam percaya bahwa karyawan yang bahagia berarti pelanggan yang bahagia dan  tentu saja penjualan yang lebih besar. Dengan memberikan bagian dari perusahaan kepada karyawan dan membuat kesuksesan mereka bergantung pada kesuksesan perusahaan, karyawan akan lebih peduli kepada perusahaan. Saat melakukan penawaran ke publik, Walmart memperoleh dana hingga 5 juta dollar yang dipergunakan untuk menyelesaikan pusat distribusi perusahaan pertama. Setelah berhasil membangun 39 toko pada dasawarsa pertama, Walmart seakan tidak bisa dihentikan hingga terus membangun 452 toko pada tahun 70-an dan 1.237 gerai pada tahun 80-an. Dari tahun 1970 sampai tahun 1990, saham Wal-Mart bukan hanya mengalahkan semua saham lainnya di pasar saham, tetapi juga mengalahkan impian paling gila dari mereka yang membelinya. Seratus lembar saham yang dibeli pada tahun 1970 seharga 1.650 dolar, nilainya menjadi 2,6 juta dolar pada tahun 1992. 46

Tahun 3 Desember ‘11

Beberapa produk yang ditawarkan Wal-Mart Tapi tidak semuanya selalu berjalan mulus. Walmart tersandung embargo minyak Arab yang menyebabkan harga energi melambung. Hal ini mengubah caranya menjalankan bisnis. Sesudah krisis minyak, gerai Walmart hanya dibangun dalam jarak dua belas jam bermobil dari pusat distribusi terdekat. Karena lokasi berkelompok, maka toko bisa dipasok secara efisien untuk mengurangi efek keseluruhan dari kenaikan harga bensin. Bahkan Walmart melakukan hal yang berbeda dengan mulai membangun gudang raksasa di suatu daerah kemudian membangun toko-toko di sekelilingnya. Tidak berhenti sebatas embargo minyak, Walmart pun sempat beberapa kali tersangkut masalah hukum ; mulai dari rendahnya pendaftaran asuransi kesehatan karyawan, pertentangan perwakilan buruh hingga kritik kelompok hak kewanitaan dan persatuan buruh khususnya seputar banyaknya produk-produk yang bersumber dari luar negeri. Namun Sam dan Walmartnya, melewati semua itu dengan sukses. Melalui sebuah komitmen akan kerja keras, integritas serta inovasi, Sam Walton – anak petani pengantar koran dan pemerah susu ini, sukses membangun jaringan supermarket di AS hingga 15 pasar internasional. Walmart telah menjadi bagian gaya hidup di Argentina, Brasil, Kanada, Chili, Cina, Kosta Rika, El Salvador, Guatemala, Honduras, India, Jepang, Meksiko, Nikaragua, Puerto Rico dan Inggris. Saat ini, cabang-cabangnya telah berkembang menjadi 4.906 toko dengan penjualan hampir mencapai 257 milyar dolar dan menjadi perusahaan retail terbesar di dunia. ď ŽAnto Kurniawan, dari berbagai sumber/ Foto : Ist.

displayELSHINTA.indd 108

17/11/2011 19:51:41

Info

“RAMALAN” BISNIS 2012 NIAM MUIZ

Pindahkan HARCO ke Wilayah Anda

B

erkah terbesar negeri ini adalah PASAR yang luar biasa besarnya. Jika saja daya beli masyarakat membaik tahun yang akan datang (walaupun tidak terlihat tanda-tandanya) saya berani mengatakan bahwa Anda SELALU akan sukses menjadi entrepreneur. Tapi karena daya beli terbatas, maka pasar selalu membuat PRIORITAS secara 48

Tahun 3 Desember‘11

Kecenderungannya, area bisnis semakin dekat dengan konsumen. Pusat perbelanjaan tak harus di tengah kota, supermarket berjejal di tiap ujung jalan, demikian juga klinik dan apotek. Pangsa elektronik yang subur, tinggal memindahkan ‘Harco’ ke wilayah Anda. Sistim bisnis massal, simple dan praktis akan menggejala di tahun 2012, menurut uraian ramalan inspirator bisnis Niam Muiz. ketat. Artinya, jika itu kebutuhan nomor 17, maka pasar akan mendahulukan 16 belanjaan lainnya dahulu. Artinya pula, ciri-ciri bisnis sukses tahun mendatang adalah : a. Mestinya di lapangan KEBUTUHAN UTAMA pasar. Makanan/kuliner tetap cender ung lebih mudah

dipasarkan. Hanya saja untuk sukses, harus siap bersaing total dengan warung sebelah, selain itu, perhatikan ciri selanjutnya. Contoh lain yang disebut “kebutuhan utama” adalah jasa penyediaan Toilet di pameran dan keramaian. (kebutuhan utama khan?! Bahkan sering “mendesak” b. M e n g u a s a i s a l a h s a t u d a r i 2 kecender ungan ini : produk/jasa bersifat MASSAL atau (kalau tidak misal) harus fous pada segmen yang disebut “NICHE MARKET”. Jualan kopi luwak yang super mahal, misalnya, adalah pilihan segmen sangat sempit untuk kalangan adiksi kenikmatan kopi. Atau produk massal contohnya adalah jasa “cuci motor kilat” yang mirip gerai “take away”, asal lewat maka keluar sudah mengkilap! Bisnis casing HP adalah masal, tapi saking massalnya, dan terlalu banyak “pemain”, maka tidak lagi layak dijalani c. Karena kejenuhan pasar yang itu-itu lagi, maka bisnis yang EXPERIMENTAL INNOVATIF selalu disukai pasar. Ini tidak menunjuk pada satu lapangan, melainkan hanya bisa dijalankan oleh mereka yang sudah masuk lapangan tersebut, namun tahun depan meningkatkan dengan innovasi tertentu. Kue Moci di Semarang barangkali sudah umum. Namun Moci cetakan pohon Natal atau Moci kemasan beduk Idul Fitri (dan moment lainnya sepanjang tahun) menjadi trik daya tangkal penurunan omset.

DERIVATIF produk tradisional. Industri foto copy di kampus sudah tradisional, namun masih ada peluang derivatifnya : jualan cover makalah yang fancy, cool namun sangat mudah di “tailor made”. Ini bisa dimassalkan, dipasok ke tukang foto copy, dan menjadi kebutuhan dasar mahasiswa. Industry kemasan makanan (yang sederhana, home industry, namun berstandar international, misalnya) adalah contoh industry derivative dari kuliner

1. Bisnis Kuliner Pukulan praktisi kuliner yang perduli untung tapi tidak perduli bisnis jangka panjang merusak sejumlah bisnis kuliner kecil dan menengah. Sebetulnya makanan selalu disukai, apalagi jika enak. Maka jangan takut dan jangan ikuti langkah tidak terpuji. P e l u a n g A n d a : lawan gaya “meracuni” makanan (boraks, formalin, pewarna tekstil) dengan JAMINAN FOOD GRADE, ECO Friendly dan sebagainya. Contoh: Plecing kangkung murni, toge goreng jumbo hydrophonic

d. Berbasis catatan c) di atas, industry yang layak dimasuki adalah industr y Desember‘11 Tahun 3

49

Info 2. Bisnis Garmen Massalisasi Batik dan penurunan demand konveksi membuat pelaku industry ini harus mensiasati pasar lebih tajam. Peluang Anda : semakin “terfokus pada segmen tertentu” semakin baik bisnis Anda. Misal: pemproduksi syal “Bobotoh Persib”, tapi untuk pasar gathering perusahaan. Saat ini perusahaan cenderung membuat seragam kaos saja. Anda focus saja pada syal rajutan. Tuhan berkenan, maka bisnis ini meledak dan kewalahan order!

menghasilkan. Masa kini, hiburan harus menggunakan teknologi. Peluang Anda : masukkan hiburan “kota” ke daerah. Penyewaan karaoke plus Infocus (bukan di layar TV) bisa saja menarik minat

3. Bisnis Elektronik Penggunaan smar t phone, internet dan computer masih merajai industry elektronik di masa datang. P e l u a n g A n d a ; Anda cukup “memindahkan” Harco dan Mangga dua ke lokasi Anda saja, plus sedikit keterampilan reparasi semua produk di atas

4. Bisnis Pendidikan Bimbel telah didominasi “pemain” lama. Sekolah umum hingga strata tertinggi perlu modal besar. Tapi sekolah keterampilan sederhana, dengan durasi terbatas, masih menyisakan peluang besar Peluang Anda: Kursus masakan khas, ser tifikasi koki, Sekolah berkebun, Sekolah Penyiar+Presenter, Sekolah Penulis, sekolah menyanyi untuk eksekutif, Kursus anti-stress dan banyak lagi.

5. Bisnis Hiburan Bidang ini terlalu luas. Masa silam penyewaan organ tunggal pun 50

Tahun 3 Desember‘11

Industri lain yang akan merangkak naik : Industri kesehatan alternatif (Karena biaya kesehatan terus semakin tak terjangkau, antara lain: therapy warna, pengobatan kelainan jantung dan sebagainya)

Industri pendidikan keterampilan singkat (Karena yang dibutuhkan adalah variasi hidup dan skills spesifik antara lain: kursus merangkai balon, kursus masak nasi goreng)

Industri intelektual (Karena dunia akan dijejali terus oleh teknologi dan kreatifitas, antara lain: industry anti-virus computer, skrip iklan caleg & calon bupati, industry kartu ucapan, industry Blog tokoh)

Industri kebun & ternak “murni” (Kesadaran kesehatan meningkat, penggunaan obat herbal naik drastis. Antara lain: kebun ketimun organic, beras khusus diabetes, susu peninggi badan

Prospek

GAIRAH BISNIS 2012

Garmen

Otomotif

Kuliner

Hiburan

Studi

Kaleidoskop bisnis tahun 2011 bisa dirasakan lonjakannya. Meski ditempa globalisasi banjirnya produk impor, produsen lokal semakin adaptif dengan peluang yang tidak bisa diterabas asing. Gairah bisnis 2012 semakin menggiurkan, siapkah Anda bersaing? ď Ž Teks: Choen, Anto, Donda, Wendy Danoeatmadja Foto: dok. Majalah Elshinta

Desember‘11 Tahun 3

51

Prospek

Bisnis Garmen

Banjir Produk Nasionalisme

B

icara soal bisnis garmen, khususnya pakaian, pasti akan mengikuti dan dipengaruhi trend yang sedang berkembang. Karena, apa yang sedang ramai dipakai dan disukai masyarakat, pakaian seperti itulah yang akan banyak diproduksi dan dipasarkan pelaku bisnis garmen pakaian. Namun, trend tidak saja datang dari luar negeri seperti gaya Paris sebagai barometer trend fashion. Tanah Air punya trendnya sendiri! Perhatikan saja, di saat kaum muda lesu mencintai, menghargai dan melestarikan budaya Indonesia, seorang artis berdarah Tionghoa, seperti Daniel Mananta mewujudkan kecintaannya melalui distro DAMN! I Love Indoesia. Bisnis pakaian yang dibangunnya dengan menampilkan desain gambar dan tulisan ‘berbau’ budaya Indonesia, seperti corak batik, gambar wayang, barong dan tokoh pahlawan nasional yang dipadukan dengan model anak muda. Seketika dengan kemunculan distro ini, anak muda banyak menggunakan kaos-kaos produksi DAMN I Love Indonesia. Tidak sampai disitu saja, laba bisnis garmen yang mengalir dari rasa nasionalisme juga datang dari semakin ramainya produksi baju batik. Semenjak budaya batik terancam direbut negara seberang, seketika itu pula warga masyarakat Indonesia ramai-ramai menggunakan baju batik. Bahkan sampai ditetapkannya 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional, dan di hari-hari tertentu sebagian 52

Tahun 3 Desember‘11

Daniel Mananta dengan DAMN! I Love Indoesia

esia

Produk yang laris saat Hari Raya perkantoran menetapkan karyawannya raga kebanjiran orderan, seperti yang dialami untuk mengenakan batik. Produksi batik Double- U Collection yang mendulang omset pun melonjak, dulu hanya di produksi dalam sampai Rp 100 juta! Moment lainnya yang dapat menaikkan beberapa bentuk sarung saja. Sekarang? Batik untuk balita, anak-anak, sampai omset produksi garmen adalah pada saat batik couple (sarimbit) pun sudah tersedia. menjelang hari raya Idul Fitri. Dzikr Clothing Bentuknya pun beragam, pakaian, sarung jelas sudah mengalaminya. Dzikr Clothing bantal, taplak, sepatu sendal hingga mobil memiliki 50 desain nuansa Islami yang berbeda-beda - berisi kata-kata dakwah bermotif batik. Bukan hanya ramai karena rasa yang cukup menghibur juga. Kaos dakwah nasionalisme yang berapi-api, keuntungan milik Febby Dwiantara ini awalnya dibangun bisnis garmen juga bisa dilirik dengan dengan modal 2 jutaan dan kini mencapai adanya moment tertentu. Misalnya seperti omset 200 jutaan. Omset ini akan semakin saat berlangsungnya pertandingan sepakbola Piala Dunia, piala AFF sampai Sea Games yang baru saja berlangsung. Aksi pemain sepak bola dunia dan tim nasional pada saat di lapangan, secara otomatis mem­ pengaruhi minat ber­ pakaian masyarakat. Moment seperti ini akan membuat pengusaha garmen, yang khusus Batik yang semakin popular memproduksi baju olah­ Desember‘11 Tahun 3

53

Prospek

Konveksi semakin subur melonjak saat memasuki bulan puasa sampai menjelang Lebaran. Ada pula bisnis garmen Indonesia yang merambah sampai ke Mancanegara. Kuncinya adalah konsep yang kuat. Mereka adalah tiga anak muda asal Yogyakarta ; Dion Agasi, Seto Lareno dan Afit, yang sepakat mendirikan Denial Denim pada bulan Febuari 2010. Produksi khusus celana jeans ini mencoba menggabungkan seni, fashion dan musik ke dalam karya mereka. Itu sebabnya, mereka sangat mementingkan produk yang berkualitas dan sesuai dengan standar international. Untuk membangun bisnis produksi jeans kelas atas ini, Dion, Seto dan Afit hanya menghabiskan modal 80 juta rupiah dengan omset yang didapat dari satu seri jeans kurang lebih mencapai 70 juta rupiah. Keberhasilan tiga anak muda ini tidak hanya menjual produk mereka di dalam negeri namun juga ke beberapa negara seperti Singapura, Malaysia dan Australia. Begitulah perkembangan bisnis garmen dan sebagian usaha-usaha garment yang sudah meraup untung di tahun 2011. 54

Tahun 3 Desember‘11

Bagaimana ditahun 2012? Pastinya pergerakan dan minat pasar akan produksi garmen cenderung tidak jauh berbeda. Yang pasti tahun ini trendnya adalah nasionalisme dan konsep produk yang kuat! ď Ž

Baju tim sport

Desember‘11 Tahun 3

55

Prospek

Bisnis Otomotif

Peluang Membludaknya Otomotif

J

umlah kendaraan di Jakarta saja tahun 2010 sekitar 7,34 juta bahkan terus membludak setiap tahunnya, bisa menjadi alasan kenapa bisnis ini masih akan terus bergulir. Hal ini mengindikasikan bahwa pangsa pasar pertumbuhan otomotif di Tanah Air mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Jika melihatnya dalam lingkup nasional tentu hal ini membuka peluang yang besar bagi para investor. Namun jika dilihat dari hulu ke hilir dari sparepart hingga perawatan, bisnis otomotif ini masih membuka prospek yang sangat menjanjikan. Di tengah semakin besarnya peluang tentu semakin banyak yang ingin bergerak di bisnis ini, maka kreativitas menjadi tuntutan yang harus dipenuhi bagi mereka para pelaku bisnis otomotif. Dengan semakin banyaknya jumlah kendaraan maka bisnis bengkel tetap menjadi hal yang menjual baik itu bengkel motor maupun mobil. Walaupun bidang ini sudah banyak yang menggelutinya, namun kita masih sering melihat beberapa bengkel yang ramai bahkan hingga mengantre. Bukankah ini artinya di lokasi tersebut antara jumlah bengkel dan kendaraan kurang seimbang sehingga mengakibatkan penumpukkan kendaraan pada satu bengkel saja. Begitu pun dengan bengkel kendaraan roda dua, namun yang perlu kita perhatikan adalah perkembangan motor skutik (skuter 56

Tahun 3 Desember‘11

matik) yang sekarang jumlahnya semakin hari juga makin bertambah. Jika kita jeli melihatnya, tentunya hal ini dapat menjadi peluang untuk membuka bengkel spesialis matik. Spesifikasi ini juga dilakukan seperti halnya Garden Speed yang menspesialisasikan diri pada perawatan mobil bersistem injeksi bahkan dalam perkembangannya ia tidak hanya melayani jasa perawatan dan perbaikan saja tapi juga jasa modifikasi mesin racing khusus balap maupun rally. Itu baru bengkel mobil ataupun motor. Jika kita perhatikan sparepart dan aksesoris yang menempel pada kendaraan juga menciptakan peluang sendiri bagi jual beli sparepart dan aksesoris. Bahkan kebersihan kendaraan memberikan peluang bagi kita untuk membuat jasa pencucian mobil atau motor. Kesibukan para pemilik kendaraan membuka peluang untuk jasa pencucian maupun salon mobil. Bahkan kini salon

Pencucian mobil praktis mobil sudah merambah dunia franchise dengan segala macam servicenya seperti yang dilakukan oleh Macsauto yang telah menyebar di 13 kota besar. Dari segi aksesoris hiburan, baik itu audio ataupun interior hingga modifikasi body mobil, masih memiliki penggemar tersendiri. Tidak sedikit para pemilik mobil yang ingin meningkatkan kualitas audio mereka dari standar hingga memiliki kualitas audio yang bagus. Bergesernya kendaraan menjadi

salah satu kebutuhan primer masyarakat perkotaan saat ini, membuat pemilik kendaraan berlomba membuat kendaraannya menjadi senyaman mungkin sehingga rela menghabiskan dana besar.. Tidak bisa dipungkiri bahwa selain memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi dari sektor pajak kendaraan maupun terhadap industri lainnya, bisnis otomotif juga mampu menyentuh semua kalangan masyarakat dari atas hingga bawah. ď Ž

Jasa cuci helm semakin marak Desember‘11 Tahun 3

57

Prospek

Bisnis Hiburan

Didominasi Gadget Canggih

Karaoke Inul Vizta

D

i tengah berkecamuknya manuver politik dibarengi banjir kasus korupsi, ser ta pelanggaran hukum, maka dunia hiburan menjadi alternative melepas ketegangan tersebut. Nonton bioskop? Ada juga kendala, film Hollywood sempat dipalang pintu karena urusan pajak yang mangkrak. VCD film bajakan akhirnya panen, karena banyak orang ingin menikmati acting para idolanya. Di samping home theater laris manis, bisnis bioskop mini di ruko-ruko juga bermunculan. Karaoke juga menjadi hiburan yang potensial terutama bagi keluarga, pasangan, atau per temanan. Inul Daratista, misal, 58

Tahun 3 Desember‘11

bisnis Inul Viztanya melesat menjadi 52 gerai. Dengan sistim waralaba, ar tis dangdut ini mematok investasi sekitar Rp 4 M untuk satu gerai dengan omzet Rp 400 juta perbulan. Dunia musik cukup marak, sayang produk fisik seperti CD apalagi kaset tergilas kemajuan teknologi. Ratusan lagu bisa dimampatkan dalam sebuah chip IM3 atau IM4. Merajalelanya alat komunikasi selluler, produk musik dapat dinikmati dalam layanan RBT (ring back tone), NSP (nada sambung pribadi) dari provider telepon. Yang gratis bisa dilihat trend musik di berbagai televisi, hampir setiap pagi stasiun tv menyiarkan acara musik live seperti Derings, Dahsyat, Inbox, Klik!.

Konser musik David Foster

Bisnis musik potensial lainnya memberi keuntungan bagi para promotor, konser-konser musik dari manca negara yang menjadi idola kaum muda seperti Justin Bieber di Sentul Internasional Covention. Juga diramaikan per tunjukan musik idola dari Korea misal KIMCHI. Konser musik nostalgia juga menjadi dambaan pecinta musik diantaranya Greenday, Westlife, David Foster, Elton John dan sederet bintang tenar lainnya. Bisnis hiburan sangatlah luas, alam pun bisa menjadi pelepas penat yang menakjubkan. Memancing, outbond, airsoft gun, rafting, gantole, perpaduan hiburan dengan spor t. Yang sangat diminati, yang cukup booming adalah sepeda fixie. Bisnis

Outbond Sawah Lega

sepeda bermekanis torpedo atau dultrap ini sangat laris. Bentuknya minimalis, colorfull, meramaikan kasanah go green ser ta BTW (bike to work). Itulah bisnis hiburan yang menggairahkan tahun 2011. Bagaimana bisnis hiburan di tahun 2012? (Masih) kemajuan teknologi dengan cepat akan mendominasi. Hanya dengan satu sentuhan ujung jemari pada computer tablet semisal iPad, maka entertainment yang Anda inginkan akan tergelar dengan fantastik. Film, musik, tv, berita, games, telepon media dan lain-lain akan disajikan gadget canggih ini. Meski kali ini menjadi produk yang telah bisa Anda nikmati, namun teknologi ini tentu akan meroket dengan fitur dan kemampuan yang lebih takjub. ď Ž

Hiburan iPad Desember‘11 Tahun 3

59

Prospek

Bisnis Pendidikan

Idealisme dan Profit

Sekolah pembuatan robot

B

icara pendidikan berarti bicara sejarah sejak 3000 tahun Sebelum Masehi ketika system pendidikan formal mulai dikenal. Tentu saja, sejarah bisnis pendidikan tidak sepanjang itu, tapi bisnis pendidikan memiliki sejarah yang berdampingan antara idealism dan pundipundi uang atau profit. Maklum, pendidikan adalah sebuah upaya pencerdasan. Dan menjadi cerdas adalah hak semua orang. Masalahnya, untuk membuat seseorang menjadi cerdas, dibutuhkan biaya. Dan di masa sekarang, biaya itu tidak kecil! Walhasil, soal pendidikan kerap masuk dalam tingkatan social issue 60

Tahun 3 Desember‘11

yang sensitive sekaligus penting. Negara (baca : pemerintah. Red) bahkan sampai tidak segan menetapkan Departemen khusus untuk urusan belajar mengajar. Bisnis pendidikan, tak ayal, berjalan pula di antara dua rambu itu ; idealisme dan komersialisme. Yang satu menuntut kualitas. Lainnya menuntut kuantitas. Kuantitas apa, Anda pasti mahfum. Namun yang jelas, bisnis pendidikan sudah mencapai tingkat sebagai sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi. Masyarakat makin percaya bahwa pendidikan adalah sebuah jalan untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik. Jika ini keyakinannya, maka seringkali biaya bukan lagi masalah.

Trend pendidikan yang sudah berkembang sejak sekitar 2 dasawarsa, adalah makin mudanya umur manusia untuk mulai menerima pendidikan – formal atau informal. Lihat saja, lembaga macam pre-school menjamur dimana-mana. Trend pendidikan juga dihiasi oleh makin special ilmu pendidikan yang ditawarkan. Kini, kita bisa dengan mudah belajar memasak makanan Jepang, belajar membatik gaya Pekalongan atau Cirebonan sampai membuat robot yang bisa diperintah dengan tepukan tangan. Dan jangan salah, semua itu bisa dipelajari oleh balita hingga kakek-nenek. Ada kemungkinan dilihat dari berbagai efisiensi, maka home schooling bisa berkembang. Mengingat keterampilan dan skill justru menjadi andalan dalam lapangan kerja atau bisnis, maka belajar privat seperti ini akan menjadi alternative. Khursus matematika berbasis Kumon, jarimatika, sempoa, dan lainnya, merupakan pembelajaran anak mengasah ketajaman otak yang tidak diperoleh di pendidikan formal sekolah. Maka jika bisnis pendidikan menjadi pilihan untuk usaha, harapan utama yang

Sekolah Global Mandiri tetap disampirkan pada pundak Anda adalah kualitas ilmu pengetahuan yang ditawarkan, serta spesialisasi yang menarik namun berdaya guna. Selain itu, system pendidikan dan proses belajar yang kreatif agar murid tidak bosan dan terus menerus menguap di mejanya. Tentu saja, Anda diharap menawarkan jasa ini dengan harga terjangkau. Jika paduan antara idealism dan keuntungan ini sudah di tangan, Anda pasti meraup keuntungan. ď Ž

Jarimatika Desember‘11 Tahun 3

61

Prospek

Bisnis Kuliner

Hidangan KK 5 Hingga Restoran

Bakso Malang Cak Eko

M

embincang soal kuliner, semua orang membutuhkan itu. Karena kebutuhan mendasar setiap orang adalah makan. Maka, Anda masuk dan mencoba peruntungan di bisnis makanan, pasti tak ada matinya. Yang dibutuhkan hanya inovasi dan kreatifitas terhadap menumenu yang Anda sajikan! Jakarta sebagai kota metropolis, semua jajanan tersedia, dari mulai makanan ringan berupa snack hingga makanan-makanan yang menggoda lidah. Di Jakar ta, kalau

62

Tahun 3 Desember‘11

sekadar membuka warung KK 5, tidak membutuhkan modal terlalu besar. Tengok sejenak ke pinggir-pinggir jalan atau trotoar yang membentang di sepanjang daerah yang Anda lalui, selalu ditemukan warung makanan. Entah itu gerobak dorong, pecel lele, warteg ataupun restoran. Hebatnya, mereka bisa tetap bertahan dari bulan ke bulan, tahun ke tahun. Per tanyaannya adalah, kenapa mereka bisa bertahan? Karena ada peminatnya! Membuka warung bakso misalnya, Cak Eko sudah membuktikan itu. Dengan modal hanya Rp 2 juta, ia mampu mengembangkan usahanya hingga ratusan outlet di seluruh Indonesia dengan keuntungan ratusan juta perbulan. Itu baru bakso! Yuk, kita bergeser ke bisnis lain, warteg. Di Jakarta ada segudang pedagang warteg yang menjual aneka makanan dengan harga miring. Sepintas, itu biasa-biasa saja. Keuntungannya pun mungkin dianggap biasa, tak terlalu memikat. Tapi bagaimana kalau satu hari war teg tersebut didatangi ratusan orang, pejabat dan artis pun datang kesana seper ti yang terjadi pada War teg Warmo di bilangan Tebet? Padahal modalnya hanya Rp 20 ribu. Itu luar biasa!

Warung nasi Warmo Anda masih kurang yakin, bahwa kuliner sesuai juga dengan pendapatan yang akan itu lahan bisnis yang basah keuntungan? Jalan- diraih. Tinggal Anda yang menentukan, mana jalan sejenak ke kawasan Fatmawati, Jakarta yang akan dipilih yang sesuai dengan isi Selatan. Setiap malam ada sebuah tenda kantong Anda. terpal selalu ramai dibanjiri orang, namanya Yang jelas, dalam memulai bisnis makanan, Angkringan Nasi Kucing. Tanpa kursi hanya penting untuk menomor wahidkan kualitas beralaskan tikar dan lilin di sebuah meja kecil. dan keamanan makanan. Jangan hanya Tapi konsep ini ternyata mampu menyedot mengejar keuntungan semata, sementara begitu banyak pengunjung, dari mulai kelas bahan makanan tak diperhatikan. Anda harus motor hingga BMW. Meski jam buka tak terlalu meyakinkan konsumen bahwa produk Anda lama, hanya malam harinya saja, semalam aman dikonsumsi. Jika Anda mengalami bisa menghasilkan untung hingga 4 juta hambatan, itu wajar! Karena keberhasilan rupiah. Apa menunya istimewa? Tidak! Hanya selalu ada setelah kesulitan. ď Ž ada gorengan bakar, kepala ayam, sate usus, tahu dan tempe. Itu baru di KK 5, belum ke restoran loh. Restoran hanya beda kelas, karena dasar makanan yang dijual relatif sama, hanya sedikit diberikan sentuhan inovasi rasa dan penyajian. Modalnya pun agak mahal, karena harus menyediakan tempat yang agak mewah. Tapi tentu bisa Salah satu menu di Resto Strobery Desember‘11 Tahun 3

63

Konsultasi

Psikologi Bisnis Dr Andri SpKJ adalah seorang psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik dan Psikiatri Liaison. Kini ia sebagai wakil Indonesia satu-satunya di American Psychosomatic Society dan The Academy of Psychosomatic Medicine, organisasi Psikosomatik yang berkedudukan di Amerika. Aktif di World Psychiatric Association pada bidang Psychiatric, Medicine and Primary Care. Tugas rutinnya mengajar di FK UKRIDA dan dokter penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS Omni, Alam Sutera, Tangerang.

Dr. Andri SpKJ

Menagih Usaha Mertua Yth Dokter Andri Saya mempunyai toko grosir barangbarang sembako seper ti beras, minyak goreng, tepung terigu, gula dan lain-lain. Saya menjalankan usaha ini semenjak masih bujang. Ketika saya menikah, kebetulan mertua saya memiliki toko kelontong yang juga menjual bahan makanan. Pada suatu saat tokonya bangkrut karena kalah dengan adanya supermarket di dekatnya. Tokonya pindah dan meminjam modal dagangan dari grosir saya. Awalnya pengembaliannya baik, tapi lama-lama sering macet. Dok bagaimana mengatasinya, mengingat dia bukan orang lain tapi ayah dari isteri saya? Terimakasih Agus Hapsoro Yogyakarta Solusi: Saudara Agus, kondisi seperti yang Anda hadapi memang tidak mudah. Rasa tidak enak akan terasa sangat kuat karena sebenarnya ini ayah Anda juga walaupun namanya ayah mertua. Kalau ditagih langsung rasanya kok tidak sopan, tapi kalau dibiarkan usaha Anda lama-lama juga akan ikut-ikutan macet. Salah satu cara yang paling bisa disarankan adalah lewat istri Anda. Coba bicarakan dengan baik-baik kepada istri Anda. Caranya mungkin dengan menanyakan bagaimana usaha ayahnya saat ini, apakah ada sesuatu yang 64

Tahun 3 November‘11

menghambat atau apa. Kalau Anda jarang berbicara hal ini kepada istri, maka kalau istri Anda paham, dia akan bertanya balik mengapa Anda ber tanya seper ti itu. Jelaskan saja kepada dia mengapa ayahnya belakangan ini agak macet mengembalikan barang, apakah sedang bermasalah dengan tokonya. Tawarkan niat Anda untuk membantu atau berusaha mengatasi masalah itu. Jadi fokusnya adalah Anda ingin membantu sekaligus mencoba menjawab per tanyaan mengapa saat ini pengembaliannya macet. Kalau fokus Anda memang ingin membantu, orang tidak akan tersinggung akan pertanyaan Anda walaupun itu ke mertua sendiri. Sukses! ď Ž Foto: Ist

Mengajari Anak Berbisnis sudah cukup besar maka Anda bisa juga mengajak dia membantu atau datang ke toko Anda sewaktu-waktu. Dari sana Anda bisa melihat sendiri bagaimana minat dia terhadap usaha Anda. Kalau bisa sedikit cerita, ayah saya mempunyai toko sepatu sejak saya masih di bangku SD. Setiap menjelang lebaran sejak saat masih SMP Dr Andri yang baik, Saya memiliki toko aksesori mobil di central bisnis otomotif. Kebetulan anak saya laki-laki dari kecil sudah senang dengan mobil-mobilan. Saya ingin usaha saya lebih berkembang dan ada yang melanjutkan. Apakah saya bisa mengajari anak untuk berbisnis mulai dini. Agar tidak salah dalam mendidik, yang akhirnya malah jadi antipati, bagaimana caranya yang tepat Dok? Terimakasih Dok, Wiwit Wijanarko Bandung Solusi: Saudari Wiwid, sayang Anda tidak mengatakan berapa umur anak Anda. Kalau

saya selalu diajak beliau untuk membantu di pasar tempatnya membuka toko dan diberi uang tambahan sesuai kerja saya. Tapi ayah saya tidak pernah memaksakan kalau suatu saat nanti saya harus menjadi penerus tokonya. Sampai akhirnya saya lebih memilih jadi dokter dan melanjutkan spesialis kedokteran jiwa. Maksud cerita saya adalah Anda bisa saja ingin memaparkan sedini mungkin dunia yang Anda geluti sekarang yang Anda harapkan bisa membuat anak Anda tertarik, tetapi intinya Anda tidak bisa memaksakan kehendak anda untuk menyerahkan toko ke anak Anda kalau dia tidak berminat. Lihat saja ketika dia sedang bersama Anda di toko, lihat minat dia, nanti kalau dia memang tertarik tanpa diminta pun dia akan lebih aktif berperan di sana. Semoga bermanfaat. ď Ž Foto: Ist

Bila Anda memiliki problematika psikologi dalam menjalankan usaha, Anda dapat menemukan solusinya pada Rubrik Konsultasi Psikologi ini. Dr Andri SpKJ akan memberikan sharing agar Anda terlepas dari belenggu permasalahan. Silakan kirim keluhan Anda ke Redaksi Majalah Elshinta atau email ke majalahelshinta@gmail.com.

November‘11 Tahun 3

65

IFnfo ile

Siswa-siswa sekolah fotografi Piart School

Foto Keliling Naik Kelas Dunia B

erkat hobi dan passion Warren A Kiong sebagai direktur utama, Primaimaging--perusahaan bersaudara yang berdiri tahun 1981--- berkembang semakin maju. Diawali dengan usaha “prepress and digital imaging house”, enam tahun kemudian menjadi penyedia alat-alat fotografi yang berkualitas tinggi untuk para komersial fotografer di Indonesia, mulai dengan menjual peralatan lampu studio ternama dan terbaik didunia; yaitu Broncolor - Swiss, kemudian 66

Tahun 3

Desmber ‘11

kamera Large Format Sinar, Foba studio stand , ceiling rail system dan ballhead. “Visi kami untuk memajukan dunia fotografi di Indonesia terutama industri fotografi komersial atau periklanan agar menjadi sebuah industri kreatif yang bekualitas tinggi dengan kemasan yang dapat diterima oleh dunia ke depannya,” ujar Warren A Kiong. Selain sebagai supplier produk berkualitas, juga konsisten mengadakan edukasi melalui seminarseminar dengan para professional fotografer

Konon jasa foto dikenal sebagai tukang foto keliling. Namun sejak berdiri 25 tahun lalu, menyediakan peralatan fotografi impor seperti Broncolor, kamera Sinar dan lain-lain, membuka sekolah fotografi serta seminar, Primaimaging (dahulu Primacolor) membangun imej menjadi fotografer professional dunia. Indonesia, bahkan fotografer ternama dunia. Piart School merupakan komitmen edukasi bagi Primaimaging, dengan membuka tiga tahapan fotografi yakni: Introduction class, Basic Lighting class serta Intermediate class. Hingga kini telah menghasilkan alumnus 250 siswa terbaiknya. Peralatan fotografi tergolong mahal, begitu pula produk yang disediakan Primaimaging seper ti: Lampu Broncolor (Swiss), Lampu studioVisatec (Swiss), Lampu Video Kobold (Swiss ), kamera Phaseone (Denmark),Leaf Digital back system, Kamera Mamiya (Japan), Lensa Schneider ( Germany ), Filter B+W

( Germany), Photography accessories dan Ballhead FOBA (Swiss ), Tripod camera dan Video Gitzo ( Italy ), Tas Kata ( Israel) dan masih sederet lainnya. Untuk itu, sejak berdirinya perusahaan ini memberi solusi bagi costumernya, menyewakan peralatan mulai dari lampu studio sampai kamera medium format dengan harga relatif terjangkau. Prioritas ditujukan untuk para fotografer pemula, yang belum dapat melakukan investasi tentunya. Ser vis pada pelanggan adalah utama untuk menjalin par tner bisnis, sebut saja Gramedia, Femina grup dan MRA grup, fotografer ternama di Indonesia Kayus Mulia, Ali Hawijono dan Roy genggam atau Tarzan Studio, King Photo dan Matahari Grup dan Centro, juga kampus-kampus ternama seperti UNTAR, Binus International, Trisakti dan Lassale College. “Banyak loyal customer kami mempercayakan investasi studionya, diantara mereka berlangganan lebih 17 tahun, mulai dari memiliki satu studio sampai 10 studio,” ujar Gunarso, marketing Primaimaging. Menempati gedung sebagai kantor pusat di KH Hasyim Ashari 44 CD, Kemakmuran, Jakarta Pusat, serta Studio Rental dan Piart School di Jl.Kran Raya No. 28, Kemayoran, Jakar ta. Primaimaging kian berkembang dengan membuka dealer-dealer yang tersebar di kota-kota besar, seperti Bandung, Surabaya, Medan, Bali. Teks: Er/ Foto: Primaimaging

Peralatan studio moderen Desember ‘11 Tahun 3

67

File

Promosi adalah ujung tombak mencapai sukses bisnis Anda. Melalui foto produk usaha yang dikemas berkualitas, akan menarik peminat untuk membelinya yang berarti menaikkan omzet. Media promosi seperti TV, majalah, internet, spanduk, brosur dan lainnya sangat penting memanfaatkan foto produk tersebut. Untuk itu, Majalah Elshinta bekerjasama dengan Primaimaging, mengadakan:

Lomba Foto Produk Usaha Anda Bagi Anda pengusaha atau kalangan umum yang hobi fotografi bisa mengikuti dengan cara memotret produk usaha berskala UKM seperti: Kuliner, Garment, Otomotif, Pertanian, Elektronik, Mainan Anak, Hewan Piaraan, Hiburan, Sport dan lain-lain.

68

Tahun 3

Persyaratan: 1. Peserta pengusaha/umum 2. Kamera bebas: Pocket, SLR, Handphone, iPad, (yang terpenting kualitas foto) 3. Obyek Produk Usaha berskala UKM 4. Karya dalam bentuk VCD disertai foto cetaknya berukuran 8 R ( 1 lembar ) dibelakang foto ditulis keterangan singkat mengenai produk 5. Dikirim bersama formulir dalam satu amplop dibubuhi Kupon Lomba Foto Ke Alamat Redaksi Majalah Elshinta: Jl Kedoya Duri Raya No 36 Jakarta Barat 11520 6. Karya diterima di Redaksi selambat-lambatnya tanggal 5 Desmber ‘11 Januari 2012

7. Pengumuman pada majalah Elshinta edisi Februari 2012 8. Karya yang dikirim menjadi hak milik panitia, keputusan juri tidak dapat diganggu gugat 9. Tiga Pemenang akan mendapatkan hadiah sekolah fotografi dengan voucher Introduction Class dan Basic Lighting Class di Piart School, Primaimaging, Jakarta. 10. Pendaftran tidak di pungut biaya.

Berhad ia Vouche h Piart Sc r Jutaan R hool upia Untuk h 3 Peme nang

Formulir Lomba Foto Produk Usaha Anda Nama

:

Tempat/Tgl Lahir

:

Alamat

:

No. Telepon/HP

:

Email

:

Jenis Kamera

:

Jenis/Nama Produk Usaha

:

Nama Pemilik Produk Usaha

:

Sedikit Tentang Produk Usaha

:

Tandatangan Pemilik Produk Usaha

:

KUPON

(Bahwa pemotretan tersebut telah mendapat izin dari pemilik produk usaha)

Lomba Foto Produk Usaha Desember ‘11 Tahun 3 Majalah Elshinta-Primaimaging

69

Bisnis Seleb

Delia Septianti

Bisnis Fashion via Bazar Omset 35 Juta 70

Tahun 3 Desember‘11

Mantan penyanyi cilik trio Laris ini, telah bermetamorfosis menjadi gadis cantik dengan vokal berkarakter jazz. Hengkang sebagai vokalis grup band Ecoutez, kini Delia asyik mengembangkan bisnis fashionnya di pameran, bazar dan online. Walaupun tanpa tempat usaha, bisnis pakaian D’Collection-nya mampu meraup omset Rp 35 juta perbulan.

S

ejak terjangkitnya virus selebritis beralih menjadi pebisnis, semakin banyak konsep berbisnis yang dilakukan kaum selebritis. Saat itu pasar kaget tenda ar tis menjamur, lalu di tahun 2006-an beralih dengan konsep pameran atau bazar ar tis. Bukan hanya sekedar mencari untung, tapi alternatif mendekatkan diri pada penggemarnya atau memang belum menemukan tempat usaha yang sesuai. Begitu juga dengan Delia Septianti yang lebih dikenal sebagai penyanyi, pemain sinetron, model dan presenter, kini menambah list profesinya sebagai pebisnis. Delia mendirikan butik D’Collection empat tahun lalu, saat masih bergabung dengan band Ecoutez. Lokasinya dari BSD, Tangerang, pindah ke daerah Pondok Gede dan Blok M. Karena masih belum merasa cocok dan belum mendapatkan tempat yang ekslusif, akhirnya Delia menutup gerai butiknya dan mengalihkan penjualanannya lewat bazar artis, pameran dan online. “Ketertarikan aku bisnis fashion, berawal dari iseng-iseng bongkar lemari baju. Aku lihat masih banyak baju yang layak pakai dan masih bisa dijual. Aku coba jualin, ternyata hasilnya lumayan. Kebetulan aku juga sangat menyukai fashion, shooping, dan dandanin teman-teman aku supaya bisa tampil lebih cantik. Aku pikirpikir, dari hobi bisa jadi bisnis. Dari pada boros

Salah satu koleksi pakaian D’Collection

shooping, lebih baik uangnya buat belanja baju untuk dijual lagi. Hitung-hitung investasi. Sejak itu, aku mulai berbisnis, walaupun awalawalnya mama yang ngurusin D’Collection, karena kesibukan aku di Ecoutez. Sekarang aku sudah fokus di bisnis ini, ternyata menarik sekali dan banyak pelajaran yang aku terima,” jelas gadis kelahiran Jakarta, 1 September 1985 ini. Per-bulan 200 Pakaian Impor Bisnis fashion yang bermodalkan Rp 50 juta ini, khusus menjual pakaian wanita dengan konsep kasual dan mini dress. Diakui Delia, D’Collection baju-bajunya diimpor dari negara Bangkok, China, Hongkong dan Singapura, selain baju yang diproduksi sendiri. Dalam hal produksi, Delia turun tangan belanja bahan, mendesain dan mencari tukang jahit sendiri. Termasuk melayani pembeli, karena menurutnya, bila melayani pembeli secara langsung maka omset penjualannya bisa mencapai dua kali lipat. Selain itu, setahun belakangan Delia juga aktif menjual pakaiannya secara online via BBM. Menurut Delia, berjualan secara Desember‘11 Tahun 3

71

Bisnis Seleb online, membuat bisnisnya lancar dan semakin semangat berdagang. Delia menggunakan waktu break di lokasi syuting untuk ber transaksi, mengupdate model pakaian dan menshare foto-foto dagangannya ke pelanggannya. Dan untuk meyakinkan pembelinya, Delia turun tangan melayani pembeli Delia rela menjadi model pakaiannya sendiri. Awalnya Delia pernah menggunakan orang lain untuk mereka bonus bisa foto bareng aku. Pokoknya menjadi model pakaiannya, tapi justru malah kalau aku melayani pembeli omsetnya bisa dua kali lipat. Perbulannya sekitar 200 dikomplain pelanggannya. “Aku selalu menjaga hubungan baik pakaian habis terjual, kebanyakan adalah dengan pelanggan. Bahkan untuk komunikasi pakaian impor. Sedangkan hasil keseluruhan aku menyimpan nomor telepon dan pin Bb- dari penjualan bazar, online dan di lokasi nya. Pembeli juga lebih suka kalau aku yang syuting, aku bisa mengantongi Rp 35 juta melayani langsung. Kadang-kadang aku kasih setiap bulannya. Bila bazar dilakukan di luar kota, bisa mencapai 50-60 juta perbulan. Alasannya, minat pembeli di sana lebih besar, waktu penyelenggaraan bazar juga lebih lama,” tambah penyanyi, yang kini sedang mempersiapkan album solonya. Walaupun kini Delia sudah mengalami balik modal dan menikmati keuntungan dari bisnis D’Collection. Namun ia mengaku akan mempertahankan minat pelanggan terhadap barang dagangannya, yang dikenal berkualitas bagus dan harganya terjangkau. Selain itu, Delia juga akan menjalankan strategi bisnisnya, dengan mempertahankan apa yang disukai pelanggan. Delia mengetahui betul selera pelanggannya, yang tidak jauh beda dengan seleranya. Karena menurutnya, apa yang dipakainya, pasti pelanggan juga menyukai. Ditambah, selalu menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan costumer adalah kunci Pembeli sedang asik mencoba kacamata kesuksesan berbisnis.  (Donda Naibaho/ di D’collection foto: Okie A.Z) 72

Tahun 3 Desember‘11

Konsultasi Ir. Royandi Junus, MBA Lewat puluhan tahun pengalamannya dibidang bisnis development membuat Royandi Junus paham segala hal seputar franchise. Itu membuatnya bergabung pada salah satu pioneer konsultan franchise di Indonesia, yaitu International Franchise Business Management (IFBM) yang sudah banyak membantu para Franchisor asing dan lokal untuk mengembangkan usahanya di Indonesia.

Panduan Membuat S.O.P Kepada Pak Royandi Dalam sebuah bisnis franchise seberapa pentingkah Pak, peran akan standarisasi ? Lalu saya kerap merasa kesulitan untuk membuat S.O.P (Standar Operating Procedures) untuk usaha saya sendiri, mohon panduannya Pak Roy ? Terima Kasih.

Beli Franchise di “Jamin” Untung Kepada Pak Royandi Banyak orang yang beranggapan jika memilih bisnis franchise itu dijamin untung. Bagaimana menurut Pak Roy, apakah anggapan itu salah atau apakah memang seperti itu Pak Roy ? Rahmat, Semarang

Agung, Bekasi Jawab : Standarisasi dari sebuah bisnis adalah pencerminan dari sebuah urutan kerja yang membuat bisnis tersebut sukses. Untuk dapat menjadikan kerja dan tampilan yang standar, dibutuhkan SOP. Oleh sebab itu SOP selalu “minta” untuk dipatuhi. Dalam membuat SOP, memang tidak mudah, tapi ada beberapa buku di toko-toko buku besar yang mengajarkan cara membuatnya. Hal terpenting dalam membuat SOP adalah bahwa semua aktifitas yang dicatat mempunyai Index Prestasi berupa satuan dalam waktu atau kuantitas atau kualitas yang terukur dan Anda perlu menentukan KPI-nya (Key Performance Index) yang akan menjadikan per forma kerja berdasarkan SOP tersebut dapat ditingkatkan terus. Selamat membuat SOP.  74

Tahun 33 Desember‘11 Tahun April ‘11

Jawab: Tidak ada satupun bisnis yang dapat menjamin bahwa Anda pasti untung. Semua bisnis harus dirintis, ditekuni dan dikerjakan dengan sepenuh hati. Bila ada yang menyatakan demikian, biasanya hanyalah promosi yang kebablasan. Yang ada hanyalah sebuah data statistik hasil dari konverensi internasional franchise di Malaysia beberapa tahun yang lalu, yang menyatakan bahwa berbisnis dengan sistem franchise, dalam lima tahun pertama, tingkat bankrupcy-nya adalah 10% (Indonesia 20%, karena banyak yang bukan sistem franchise tapi mengaku franchise) sedangkan bila berusaha sendiri, untuk lima tahun pertama tingkat keberhasilannya yang 10%. Jadi bila Anda hendak berbisnis, dengan memilih sistem franchise, setidaknya sudah banyak kemungkinan gagal yang Anda hilangkan. 

Redaksi Majalah Elshinta menerima pertanyaan seputar konsultasi bisnis Franchise. Jika Anda memiliki keluhan dan problematika mengenai seputar bisnis Franchise yang akan atau sedang dijalankan, silakan kirimkan pertanyaan Anda ke alamat redaksi kami atau melalui e-mail: majalahelshinta@gmail.com.

Payung Hukum Bagi Franchisee Kepada Pak Royandi Pak Roy jika kita sebagai franchisee merasa dirugikan oleh franchisor. Apakah ada payung hukumnya yang berisi aturan ser ta sanksi bagi para pelaku usaha waralaba Pak, mohon pen­ jelasannya ? Ardian, Jakarta Jawab: Dalam sistem franchise, selalu ada perjanjian franchise. Kepada Perjanjian tersebutlah semua masalah akan kembali. Bila ada hal yang tidak tercantum dalam Perjanjian tersebut, barulah dapat “dinegosiasikan” kembali. Pada dasarnya, aturan main franchise di Indonesia (hanya ada dua negara di Asia yang memilki peraturan franchise yang diatur oleh pemerintahnya, yaitu Indonesia dan Malaysia) diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 th 2007 tentang Waralaba serta Peraturan Menteri

Perdagangan (PerMenDag) No. 31 tahun 2008. Anda dapat berlindung kepada PP dan PerMenDag tersebut, kar ena peraturan tersebut d i b u a t Pemerintah guna me­ lindungi p a r a Franchisee s e r t a m e ­n g a t u r s i s t e m franchise di Indonesia. Anda dapat mengunduhnya dari website Kementerian Perdagangan.

International Franchise Business Management Menara KADIN 30Fl. Jl. HR Rasuna Said kav 2-3 Block X-5. Kuningan Jakarta 12950. Indonesia Tel. +62-21 5299-4547 (hunting) Fax. +62-21 5299-4599 Email: franchiseconsultant@ifbm.co.id

Desember‘11 April ‘11 Tahun Tahun 3

75

Komunitas Bisnis

Himpunan Perempuan Pengusaha dan Profesi Indonesia (HP3I)

Sinergi 10 Ribu Profesional dan Pengusaha 76

Tahun 3 Desember‘11

Himpunan Perempuan Pengusaha dan Profesi (HP3I) merupakan perwujudan demi terciptanya sinergi antara pengusaha dan profesi. Meningkatkan peran wanita dalam bidang perekonomian menjadi salah satu poin yang ingin dicapai HP3I. Dengan target menghimpun 10 ribu anggota tahun ini. Liana Trisnawati, Sekretaris Jenderal HP3I.

H

impunan Perempuan Pengusaha dan Profesi (HP3I) adalah komunitas organisasi bagi para pengusaha dan profesi muda Indonesia dengan kesamaan pandangan bahwa perempuan Indonesia harus meningkatkan pendidikan, keterampilan, pengetahuan dan wawasan mereka agar dapat lebih berperan serta dalam ekonomi nasional dan bersaing secara global untuk meningkatkan perekonomian bangsa. Untuk itu HP3I dibentuk guna menciptakan suasana usaha yang kondusif dan mandiri. Didirikan 21 April 2008, bertepatan dengan hari lahir RA Kartini,

Tidak hanya sebatas perempuan pengusaha dan sudah berprofesi saja HP3I juga nantinya bakal terbuka untuk umum demi cita-citanya membangun lagi semangat dan potensi para perempuan Indonesia. Seiring dengan perkembangan pembangunan saat ini, wanita sudah tidak lagi hanya berperan dalam ranahnya saja yang bersifat feminis. Banyak dari mereka yang telah memasuki dunia pria. Hal ini tercermin dari banyaknya tokoh perempuan yang telah mampu berperan dalam berbagai sektor, mulai kesehatan, politik, pertahanan dan keamanan hingga ekonomi. Walau telah

diharapkan dapat meneruskan semangat emansipasi wanita. “Dengan adanya HP3I diharapkan kami dapat memahami, menampung, dan mendukung peran wanita sebagai pengusaha. Sehingga dapat menimbulkan sinergi antara pengusaha dan profesi serta mampu membuat pe­rempuan Indonesia yang dapat lebih berperan serta dalam perekonomian,� jelas Liana Trisnawati, Sekretaris Jenderal HP3I. Desember‘11 Tahun 3

HP3I bersama Abang None Jakarta

77

Komunitas Bisnis

Para pengurus HP3I

banyak para perempuan Indonesia yang telah menggapai jenjang pendidikan tinggi serta posisi stategis di masyarakat maupun pemerintahan, HP3I meyakini bahwa masih ada wanita Indonesia yang belum menemukan kekuatan mereka. “Oleh karena itu HP3I tidak hanya melayani perempuan yang sudah berprofesi atau berwirausaha saja tapi juga memberi kesempatan seluruh perempuan Indonesia baik itu yang belum memiliki usaha atau baru, guna merealisasikan potensinya baik dari perkotaan hingga daerah,” ungkap Liana. Tujuan utama HP3I adalah mendorong perempuan Indonesia untuk dapat memacu diri mereka, demi meningkatkan keterampilan, menghasilkan­ uang tambahan, tetapi tetap peka terhadap kewajiban pada suami, anak, dan keluarga, serta memiliki kesadaran pada lingkungan sekitar - memiliki pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian sosial. 78

Tahun 3 Desember‘11

“Kita melihat bahwa keberhasilan dari para perempuan Indonesia yang mampu menggapai potensinya dari mulai jenjang pendidikan yang tinggi, posisi strategis dalam perusahaan maupun pemerintahan ataupun memperoleh karir professional, dicapai tanpa kehilangan kodrat mereka dalam hubungan dengan keluarga dan masyarakat,” ungkap CEO dari Perfectadv ini. Tanpa menghilangkan kodratnya sebagai perempuan, sebagai ibu rumah tangga, perempuan juga mampu untuk menggapai sukses. “Membangun leadership, keyakinan untuk memulai bisnis adalah tugas kita sebagai mentor mereka. Visinya memupuk dan meningkatkan kesadaran nasional para perempuan pengusaha dan profesi yang berjiwa elegan, professional tegas dan bertanggung jawab sebagai warga negara yang baik,” ujar Liana. Untuk itu, beragam program ditawarkan HP3I mulai dari membina

UKM khusus perempuan, pendampingan terhadap usaha dan profesinya. “Kita juga memberikan fasilitas pembiayaan dan membantu membuka akses pemasaran dan jaringan usaha. Itu adalah tugas kita,” tambahnya. Dengan program kerjanya HP3I mencoba menciptakan networking antar pelaku wirausaha ataupun antara pengusaha dan profesi. “Hal inilah kenapa kita menggabungkan dua peran ini menjadi satu dalam organisasi berbasis komunitas. Selain ingin memberikan sesuatu yang agak unik, jika asosiasi lain memisahkan kedua peran ini, menurut kami keduanya saling membutuhkan. Kita ingin mensinergikan keduanya,” ungkap perempuan yang sibuk di beberapa organisasi ini. Bagi Liana kedua peran perempuan itu memiliki perbedaan yang sangat tipis dan saling membutuhkan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Fathya salah satu pengurus HP3I yang juga owner dari BBC sebuah klinik kecantikan. “Beliau coba untuk membuat satu lingkaran bisnis dimana terdapat profesi beragam dokter di dalamnya. Ini menjadi salah satu bentuk contoh bisnis yang menciptakan sinergi. Saya yang bergerak di konsultan juga mencoba menggandeng beberapa partner bisnis yang notabene adalah professional, misalnya pakar keuangan dan perpajakan, Human Resources atau SDM, serta konsultan hukum. Jadi ini mempersatukan antara professional dan pengusaha,” jelas wanita yang telah berperan sebagai single parents selama 10 tahun ini. Melalui wadah ini para perempuan diharapkan dapat menumbuhkan inspirasi kepemimpinan, pemberdayaan dan komunitas, berbagi tujuan yang sama untuk saling belajar, mendidik dan bekerjasama demi hasil yang berarti dan perubahan positif. Juga ingin membuka akses dan

kesempatan kepada perempuan Indonesia untuk memampukan diri sebagai perempuan pengusaha dan profesi yang profesional. Tidak hanya menggunakan program kerja saja, HP3I juga memiliki Female business Club hingga aktif roadshow ke 10 kota besar untuk mensosialisasikannya. Selain itu mereka juga kerap mengorganize berbagai pameran seperti Mom’s, Babies, & Kids Expo 2011, Treat Tourism and Invesment hingga membuat program di radio dan televisi guna menjadi inspirasi dan mendukung para anggotanya. “Pada tahun ini program HP3I adalah menghimpun 10.000 perempuan Indonesia untuk membawa semangat yang sama, yaitu semangat perempuan Indonesia,” tandasnya.  Anto Kurniawan/ Foto : Okie AZ, Doc HP3I.

Baksos Ramadhan 2011

On air di radio Lite FM Desember‘11 Tahun 3

79

Tips

STRATEGI JITU

MENJUAL MERK VIA INTERNET

I

nternet adalah sarana marketing yang sangat potensial jika Anda bisa meng­ gunakannya dengan baik! Keripik Ma’Icih misal, bisnis ini bisa menjadi raksasa lewat medium Twitter. Konsumen digiring untuk membeli produk lewat jaringan perkawanan di internet. Promo tak terbatas membuat Reza meraup omset puluhan juta perhari. Untuk meningkatkan popularitas merk dagang produk Anda, bisa dilakukan dengan mudah lewat 10 cara di bawah ini.

80

Jual Citra Diri Anda Terlebih Dulu Citra diri Anda adalah salah satu pintu untuk meningkatkan popularitas merk produk Anda sebab membangun popu­ laritas merk bukanlah sekedar menjual produk namun soal persepsi orang lain terhadap produk Anda. Dan ini kerap diasosiasikan dengan citra diri Anda.

Tahun 3 Desember‘11

Jadi, citrakan diri Anda sebagai pribadi yang tulus, jujur dan penuh perhatian, misalnya. Lihat bagaimana orang-orang di sekitar Anda menanggapi penawaran Anda. •

Gunakan Produk Anda Untuk Diri Anda Tunjukan bahwa Anda juga mempergu­ nakan produk Anda. Bagaimana pasar akan percaya pada produk Anda jika Anda menggunakan produk yang ber­ beda? Gunakan produk Anda dan tun­ jukan pada pasar!

Ikuti Perkembangan dan Selalu Mudah Dihubungi Pembeli yang potensial seringkali pem­ beli yang cerdas ; mereka akan men­ cari referensi, pendapat orang lain sebelum memutuskan untuk membeli

cayaan pasar dengan video yang atrak­ tif. Tun­jukan antusiasme Anda dan merk produk Anda dengan tampilan video yang bisa diunggah calon pem­ beli.

atau mengabaikan produk Anda. Ikuti setiap perkembangan dengan selalu membalas e-mail atau sekedar men­ jawab telepon. •

Buat Artikel Buat artikel tentang produk Anda se­ cara jelas dan objektif, muat di direk­ tori-direktori yang paling sering dikun­ jungi pengguna internet. Ini tidak hanya menaikkan citra diri Anda tapi juga membuat produk Anda berada dalam urutuan atas pada mesin-mesin pen­ cari di Internet.

Ceruk Pasar Kecil Ceruk pasar yang kecil dipercaya lebih efektif untuk membangun popularitas produk Anda dibanding jika Anda lang­ sung menghadapi pasar utama. Ingat, ada ribuan produk serupa di luar sana. Mulailah dengan ceruk pasar spesifik namun memiliki kemungkinan ber­ kembang.

Social Media Gunakan social media seperti Face­ book, Twitter, atau Historee. Lepas dari banyak sindirian soal berjualan di social-media, fasilitas social media memungkinkan Anda untuk memper­ kenalkan produk dan merk gratis! Anda bisa meningkatkan daya tarik dengan menawarkan discount, voucher dan sebagainya. Jangan lupa, social media saja tidak cukup. Anda harus bersiap dengan website atau blog, jika merk produk Anda mulai terkenal agar pasar bisa mendapat informasi yang lebih lengkap.

Buat Kontak dengan Multimedia Kenyataannya, pembeli ingin berhu­ bungan dengan penjual yang nyata! Bukan sekedar electronic-brochure atau kata-kata manis lewat e-mail. Gu­ nakan multimedia – video yang paling efektif. Raih ketertarikan dan keper­

Buat Daftar E-Mail Daftar e-mail adalah kunci bagi pengem­ bangan popularitas merk dagang Anda via internet. Dengan daftar e-mail, Anda bisa secara teratur mengundang untuk penawaran pembelia, kupon potongan harga dan sebagainya.

Kirim E-Mail Secara Teratur Mengirim e-mail selain meningkat­ kan popularitas merk, juga berfungsi untuk memelihara loyalitas. Kuncinya adalah mengirim informasi yang diper­ lukan mengenai merk produk Anda dalam jangka waktu yang tepat ; satu atau dua kali seminggu. Lebih dari itu, e-mail Anda mungkin akan dianggap mengganggu.

Manfaat Keyword Untuk Pencarian Kata Kunci digunakan orang untuk mencari sesuatu di internet. Karena itu, gunakan Kata Kunci untuk mem­ buat merk dan produk Anda muncul ke daftar pencarian. Contoh ; produk Anda adalah sendal kayu bermerk Bakiak­ku. Anda bisa menggunakan kata kunci sandal kayu, bakiak dan nama kota tempat tinggal Anda. Siapapun yang mengetik ketiga kata itu di mesin pen­ cari, akan menemukan produk dan merk Anda.  Foto: Ist

Desember‘11 Tahun 3

81

Info Franchise

Dini Andina, Public Relation D’Paris

D’Paris Silver

Bisnis Kemilau Retail Perhiasan

U

ntuk menunjang kecantikan dan fashion, biasanya kaum wanita memadukannya dengan perhiasan. Dahulu, perhiasan emas memang lebih dominan dipergunakan, karena dianggap lebih berharga. Namun memasuki era millenium, tepatnya tahun 2000-an perhiasan silver dan emas putih mulai mewabah dan dijadikan trend baru untuk fashion di dunia, termasuk di Indonesia. Bersamaan dengan maraknya penggunaan perak dan emas putih, saat itu muncul juga jenis usaha retail asesoris dan perhiasan yang mengusung balutan perak 82

Tahun 3 Desember‘11

dan emas putih untuk semua jenis perhiasan sebagai barang dagangannya. Salah satunya, D’Paris. D’Paris memang bukan usaha retail perhiasaan pertama di Indonesia, namun hanya D’ Paris yang bertahan dan berkembang dengan pesat sebagai usaha retail perhiasaan silver di Indonesia. “D’ Paris dibuka pertama kali pada bulan Desember, tahun 2001. Dulu berawal dari counter kecil saja yang berada di Mal Ciputra. Alasannya, bapak Thomas Suhil, pemilik D’Paris memilih bisnis asesoris dan perhiasan perak, karena yang dituju sebagai

Bisnis franchise kini kian merambah dalam berbagai jenis bidang usaha. Termasuk, dalam bisnis retail perhiasan. D’Paris adalah satu-satunya jenis usaha retail perhiasan khusus silver yang diwaralabakan di Indonesia, dengan total investasi 130-150 juta. target marketnya adalah wanita. Wanita dimana-mana senang belanja dan ingin selalu cantik. Pokoknya wanita adalah target market paling mudah, khususnya wanita kelas mahasiswa dan ibu-ibu yang suaminya mapan dalam bekerja. Selain itu, pada saat tahun 2001 belum banyak bisnis perhiasan seperti kami, bisa dibilang kompetitor hanya satu saat itu. Namun, D’Paris bisa bertahan sampai saat ini.” jelas Dini Andina, Public Relations D’ Paris.

Koleksi Cincin D’Paris silver ambah daftar barang dagangannya dengan perhiasan yang terbuat dari steel. Dan terakhir, perhiasan Charm pun ikut meramaikan daftar perhiasaan D’Paris. Tidak hanya lengkap menyediakan berbagai jenis perhiasan yang 100% di impor dari China, Thailand, Hongkong, dan Malaysia, soal kualitas kandungan perak dalam balutan perhiasan, D’Paris juga memberikan yang terbaik. Khusus perhiasan silver, nilai kandungan peraknya adalah 92,5. Angka tersebut adalah kandungan perak tertinggi dalam perhiasan silver. Sama halnya dengan perak, untuk perhiasan steel, D’Paris juga

Perak Terbaik Dini juga menambahkan, dulu D’Paris hanya disebut sebagai usaha retail asesoris, karena harga perak masih lebih murah dibanding harga emas. Namun dengan perkembangan jaman, harga perak juga semakin naik. Dengan begitu perak sekarang dikategorikan perhiasan dan D’Paris pun sekarang menjadi retail perhiasan. Tidak hanya itu, bisnis yang sudah berjalan selama 10 tahun ini, awalnya hanya menyediakan aksesoris, anting, cincin, kalung, gelang yang terbuat dari silver dan dilapisi emas putih. Penambahan jenis perhiasaan pun dialami dari tahun ke tahun. Pada saat trend Body Piercing di kalangan anak muda merebak, D’Paris menyediakan jasa body piercing, dan menjual perhiasan dari Titanium. Outlet Besar D’Paris silver Setelah itu, D’Paris men­

Desember‘11 Tahun 3

83

Info Franchise memberikan kandungan baja tertinggi yaitu 316 L. Angka ini adalah kadar steel tertinggi. Dini mengemukakan, steel yang dijual D’Paris tidak ada campuran nikel, dan dijamin tidak berkarat, tidak kusam dan tidak menimbulkan alergi. “Kualitas silver dan steel pada perhiasan D’Paris adalah yang terbaik. Selain memberikan Outlet kecil D’Paris silver kualitas yang luar biasa, kami juga memiliki kelebihan lainnya yaitu, D’Paris Surabaya. Namun, setelah berkonsultasi memberikan service untuk segala kerusakan, dengan jasa konsultasi bisnis, D’Paris baik barang yang dibeli di D’Paris maupun mulai berekspansi lewat franchise. D’Paris produk lain. D’Paris juga menerima perhiasan membuka kesempatan kemitraaan franchise silver ataupun lapis emas putih yang sudah kepada siapapun, tetapi dengan syarat tidak rusak, dan kami akan menukarnya dengan membuka gerai di kota Jakarta, Bandung dan voucher diskon belanja di D’Paris. Kemudian, Surabaya. Sampai saat ini ini, D’Paris sudah kami juga memberikan garansi,” imbuh Dini. memilki 35 outlet cabang sendiri dan lima Ada garansi selamanya, termasuk pencucian gerai franchise. Istimewanya, D’Paris adalah silver, dan ada garansi pembelian. Jadi, bila satu-satunya bisnis retail perhiasan yang belanja perhiasan D’Paris, kemudian satu diwaralabakan. Harga paket franchise yang ditawarkan minggu setelah pembelian terjadi kerusakan terbagi menjadi dua tipe, yaitu 130 juta untuk dengan barang, maka akan diganti baru. Satu counter kecil, seluas 9 meter dan 150 juta bulan pembelian, dan terjadi sesuatu pada untuk counter besar, seluas diatas 9 meter. perhiasan, maka akan mendapat free service Yang membedakan antara counter kecil dan untuk semua jenis, kecuali steel. Khusus besar adalah, biaya barang dagangan. Sudah steel untuk satu tahun setelah pembelian pasti counter besar akan menyediakan dan terjadi karat, maka akan diganti yang perhiasan lebih banyak. Adapun perincian baru. Model perhiasan D’Paris juga selalu up dari total investasi yang ditawarkan tersebut, to date. Sebulan sekali akan mengeluarkan adalah franchise fee selama lima tahun, model baru. Kelebihan terakhir, harga design fee, training dan barang dagangan perhiasan di D’Paris sangat terjangkau. Dari lengkap. Namun, harga investasi ini belum termasuk biaya pembuatan both dan biaya 20 ribuan sampai 1 jutaan. tempat. Sedangkan untuk urusan pembagian keuntungan, D’Paris memberlakukan royaliti Investasi 130-150 Juta Terhitung sejak tahun 2009, D’Paris fee sebesar 5% perbulan dan marketing fee mulai membuka kemitraan franchise, 3% perbulan dari omset. Dikenakannya biaya walaupun awalnya tidak berpikir untuk marketing fee ini karena hampir tiap bulan D’Paris selalu mengadakan promo seperti mengembangkan bisnis lewat kemitraan. pemberian hadiah atau pengadaan diskon dan Hal ini karena Thomas Suhil ingin nama pemasang iklan di beberapa media majalah. D’Paris cepat dikenal. Dari awal buka sampai Dari penjelasan tersebut, Dini menyakinkan sebelum tahun 2009, D’Paris lebih memilih kalau franchisee akan mengalami balik modal membuka banyak counter cabang di tiga di bawah dua tahun.  Donda Naibaho/foto: kota besar yaitu, Jakarta, Bandung dan Okie A.Z, dok. D’Paris 84

Tahun 3 Desember‘11

Sentra Bisnis

Pasar Antik Jl. Surabaya

Oase Nostalgia Disambangi Bill Clinton Di kawasan elit Menteng terdapat sebuah oase, yang membawa kita pada satu nostalgia. Pasar Antik Jalan Surabaya, di sini bendabenda (mungkin) bersejarah dijajakan. Tak ayal disambangi banyak turis asing, berburu barang kuno yang harganya bisa selangit. Bill Clinton salah satunya.

P

asar yang berdiri sejak tahun 60an ini pada awalnya ialah tempat pedagang keramik-keramik dari Cina guci, poreselen, piring hias dan sebagainya. Namun menurut kesaksian para pedagang, sebelumnya kawasan ini adalah tempat penjualan barang-barang logam berupa

Jalan Surabaya di lokasi elit Menteng 86

Tahun 3 Desember‘11

loakan seper ti barang-barang bekas rumah tangga. Kini daerah ini menjadi pusat sentra bisnis penjualan barang-barang antik tradisional dari seluruh Nusantara. Di sisi kiri jalan sepanjang kurang lebih sekitar seratus meter ini berdiri sederet kios yang menjajakan barang-barang antik mulai dari keramik, guci, benda tradisional seper ti wayang, patung pahatan, kain hingga alat pemutar musik klasik. “Pada sekitar tahun 70-an saat saya mulai berjualan, jumlah pedagang di Jalan Surabaya belum sebanyak ini. Kebanyakan mereka menjual barang-barang bekas rumah tangga. Walaupun memang ada beberapa yang sudah menjual barang antik. Ternyata para pedagang

Barang - barang antik harganya hingga mencapai puluhan juta

barang antik ini semakin banyak hingga berjumlah mencapai 184 kios saat ini,” ucap Haji Mumu Hidayat, Ketua Koordinator Pedagang Barang Antik Surabaya. Tahun 80-an pada pedagang di sini bisa dibilang menikmati masa keemasannya, Sebagian besar konsumennya berasal dari luar negeri seper ti Belanda, Jepang, Inggris, Austria hingga Singapura. Bahkan mantan Presiden Amerika Bill Clinton, menjadwalkan agendanya ke tempat ini ketika mengunjungi Indonesia. “Dalam dua tiga tahun belakangan ini barang antik yang laku mengalami penurunan terus. Kalau sebelumnya tiap minggu pasti ada yang beli, belakangan ini tiap bulan kita hanya mampu menjual dua sampai tiga item saja,” ujar H. Mumu yang pada awalnya menjual spesifikasi pada barang antik perkapalan.

Haji Mumu Hidayat, Ketua Koordinator Pedagang Barang Antik Surabaya Desember‘11 Tahun 3

87

Sentra Bisnis

Produk - produk semakin antik semakin mahal setrika dan telepon yang usianya mencapai seabad. Ada pula yang menjual aneka peralatan rumah tangga yang bersejarah. Namun kini setelah krisis 1998 banyak dari mereka yang menjual barang yang sama. “Saya awalnya menjual barang antik perkapalan, seper ti jam navigasi hingga kemudi kapal. Saat itu peminat dari orang asing masih tinggi. Tapi setelah kerusuhan di Jakar ta, pembeli dari luar negeri mulai berkurang. Karena itu saya mulai menjual lampu antik juga supaya tetap ada yang dijual,� ujar H. Mumu. Ia juga menambahkan bahwa jika pada masa sebelum krisis masih banyak para pedagang yang mampu meraup untung hingga puluhan bahkan hingga ratusan juta. Kebanyakan konsumen turis asing membeli barang berupa porselen dan guci hingga beragam barang antik lainnya. “Banyak Jam - jam dinding kuno juga dari mereka yang membeli

Kios yang berjejer rapi ini punya sejarah sendiri. Gubernur Ali Sadikin pada tahun 1974 menetapkan tempat ini sebagai salah satu objek wisata di Jakar ta. Awalnya kios-kios ini memiliki spesifikasi barang dagangan ter tentu sehingga antar kios yang satu dengan yang lain berbeda barang dagangan. Ada yang khusus menjual barangbarang elektronik antik, seper ti kamera film,

88

Tahun 3 Desember‘11

Buku - buku dan kaset lawas

kembali berkunjung. “Kondisi sekarang memang semakin sulit dengan semakin banyak persaingan. Ditambah semakin berkurangnya para konsumen dari luar negeri. Namun kami yakin bahwa jika diser tai promosi yang kuat dari pemerintah sentra bisnis barang antik ini akan mampu ber tahan,” tandas Kusnadi salah seorang pedagang. Anto Kurniawan/ Foto : Okie AZ.

barang antik berupa alat kapal seper ti kompas, teropong nahkoda, helm untuk berenang hingga setir kapal,” ungkapnya. Harga yang ditawarkan di pasar ini pun juga beragam, berkisar mulai ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. Produk yang dijual di sini berasal dari berbagai daerah mulai dari Bali, Jawa, hingga warisan zaman Belanda. “Dulu sih masih sempat untuk hunting barang yang sesuai dengan kebutuhan. Sekarang, kita hanya tinggal menghubungi apakah ada barang yang menarik. Kebanyakan di daerah sudah ada pengepulnya,” ujar H. Mumu. Kini dengan semakin menurunnya jumlah pembeli yang berdampak pada merosotnya omzet yang peroleh, barang yang ditawarkan pun menjadi lebih beraneka ragam. Tidak hanya sebatas barang-barang antik, bendabenda kontemporer, misalnya aneka koper, kini bisa kita temui di Pasar Antik Jalan Surabaya ini. Namun minat terhadap barang antik sendiri ternyata tidak lagi sebatas para kolektor. Masyarakat umum telah menggeser fungsi barang antik dari fungsi koleksi menjadi bagian dari ornament dan perabot rumah atau perkantoran. Ini sedikit banyak memberi angin segar. Kisaran harga untuk setir kapal Rp 3 juta, kompas bisa sampai Rp 12 juta, sedangkan kap lampu kristal kira-kira Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu, kecuali kap lampu Jawa antic bisa mencapai Rp 1,5 juta. Para pedagang barang antik pun sangat berharap bahwa kondisi ekonomi ser ta politik senantiasa aman sehingga promosi kawasan ini sebagai salah satu lokasi wisata bisa kembali mengundang para tamu asing untuk Desember‘11 Tahun 3

89

Info Ukm

my.id & biz.id

DOMAIN ONLINE UKM INDONESIA

N

ama domain  (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama  server  komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer atau internet. Nama domain berfungsi mempermudah pengguna pada saat melakukan akses ke server. Nama domain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP. Selain itu, nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah  situs web  seperti contohnya wikipedia.org atau yahoo.com. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website. 90

Tahun 3 Desember‘11

Huruf-huruf com, id, gov dan seterusnya bukan tanpa maksud. Nama domain memang digolongkan dalam beberapa jenis dan tipe. Domain seperti id – Indonesia, misalnya merujuk pada domain-domain lokal Indonesia. Domain gov merujuk pada situs-situs government – pemerintah dan seterusnya. Ini pun berlaku untuk domain-domain khusus bagi situs-situs badan usaha atau bisnis. Nah, PANDI melansir kabar bagus untuk UKM yang berniat menggunakan internet sebagai bagian bisnis mereka. PANDI akan segera mengeluarkan dua domain baru my.id dan biz.id yang ditujukan bagi kalangan UKM serta pribadi. Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah, mengungkapkan selama ini banyak

Pengguna internet pasti tak asing lagi dengan istilah domain. Untuk UKM Indonesia, PANDI – Pengelola Nama Domain Internet Indonesia akan mengeluarkan dua domain khusus agar UKM bisa menggunakan internet sebagai bagian dari usaha mereka yakni: my.id dan biz.id pengguna internet Indonesia yang tidak dapat menggunakan domain co.id karena belum memiliki legalitas sebagai perusahaan. “Mereka kemudian memilih menggunakan domain .com yang sangat mudah didaftarkan,” tutur Andi. PANDI menerima banyak masukan dari masyarakat yang menginginkan domain Indonesia dapat didaftarkan secara bebas. “Sebenarnya sudah ada web.id yang pendaftarannya bebas. Hanya dibutuhkan identitas KTP untuk mendaftarkannya. Kalau co.id memang tetap kami batasi harus memiliki legalitas sebagai perusahaan. Bisa PT, CV, UD atau sejenisnya,” jelas Andi. Pembatasan ini diterapkan agar semua pengguna domain co.id benar-benar perusahaan yang terdaftar di Indonesia. Rencananya, domain my.id yang menyasar pasar pribadi dan biz.id yang menyasar UKM juga akan sebebas web.id. Untuk my.id hanya dibutuhkan identitas KTP, sedangkan untuk biz.id diminta tambahan nomor NPWP. “Ini sekaligus untuk mendukung agar lebih banyak lagi wajib pajak yang memiliki NPWP. Walaupun bukan perusahaan, tapi setidaknya bayar pajak,” kata Andi. Namun pengguna internet Indonesia yang ingin mendaftarkan nama domain berakhiran my.id dan biz.id masih harus menunggu hingga awal tahun depan. Saat ini PANDI sedang melakukan migrasi ke sistem baru yang lebih handal. Dengan sistem baru ini, selain dukungan pada nama-nama domain baru, pendaftaran nama domain nantinya tidak lagi dilakukan di situs PANDI, tapi di situs-situs registrar. Sama seperti nama do-

main internasional. “PANDI akan berkonsentrasi sebagai operator registry yang bertindak di level kebijakan dan sistem. Pendaftaran nama domain nantinya akan dilakukan di situs-situs registrar,” jelas Andi. Masih menurut Andi, domain web.id dan my.id rencananya juga akan dapat didaftarkan secara global melalui situs-situs registrar  luar negeri. “Dua domain itu saja. Yang lain masih tetap khusus untuk pengguna Indonesia,” ungkapnya lagi. PANDI dibentuk oleh komunitas pengguna Internet Indonesia pada 29 Desember 2006 untuk mengelola nama domain Indonesia. PANDI memiliki beberapa misi yang salah satunya adalah memastikan sistem layanan registry dan  domain name system  beroperasi dengan baik, stabil, aman, dan terpercaya serta meningkatkan jumlah nama domain .id. Wendy Danoeatmadja/Situs PANDI Desember‘11 Tahun 3

91

BPencerahan isnis Unik Ucapan terimakasih dalam sebuah acara, memberikan buah tangan berupa souvenir perlu disuguhkan yang terunik agar berkesan. Di era go green tanaman hias sepertinya bukan sekedar bingkisan biasa. Cukup menyejukkan dan bermanfaat bagi tamu undangan. Sedangkan bagi pelaku usaha, produk ini mampu memberi kesejukan lewat omset yang mencapai jutaan rupiah.

Souvenir Tanaman

Putri Luthfiyanti dan Hj. Zubaidah

S

Buah Tangan Era Go Green

epulang dari mengikuti acara besar, seperti resepsi pernikahan, peresmian kantor dan perumahan setiap tamu pasti membawa cenderamata benda-benda mini untuk dibawa pulang sebagai souvenir. Mungkin hal yang biasa kalau menerima pajangan, kipas, gantungan kunci sebagai bingkisan souvenir. Bagaimana bila yang Anda bawa pulang adalah souvenir tanaman, lengkap dengan media tanamnya dan siap untuk dirawat? Bukan hanya itu, tampilan packaging yang disajikan juga sangat unik dan menarik saat dipadukan dengan tanaman. PT. Putri Ayu Multiguna adalah perusahaan yang bergerak dalam bisnis sewa tanaman dan sudah mempelopori tanaman mini sebagai souvenir untuk resepsi pernikahan dan acara besar lainnya.

92

Tahun 3 Desember‘11

Perusahaan sewa tanaman ini ada sejak tahun 1986, yang dimulai karena hobi bercocok tanam Zubaidah, pemilik PT. Putri Ayu Multiguna. Dalam perjalanan bisnis selama 25 tahun, PT. Putri Ayu Multiguna mengalami penambahan bisnis jasa tanaman, yaitu landscape atau pembuatan taman. Dan semenjak perusahaan ini diturunkan kepada anak perempuan Zubaidah, Putri Luthfiyanti, tepatnya tiga tahun yang lalu, PT. Putri Ayu Multiguna menambah bisnis jasa sewa tanaman dan souvenir tanaman. Dari hanya memiliki 15-20 jenis tanaman, kini PT. Putri Ayu Multiguna memiliki sekitar 60 jenis tanaman indoor. Inilah alasan, mengapa sampai saat ini perusahaan tanaman yang terletak di daerah Duren Sawit ini memiliki banyak pelanggan. Tidak lain karena jenis tanaman yang disediakan sangat beragam. Kelebihan bisnis tanaman yang dimiliki sang ibu, mendorong Putri Luthfiyanti untuk terus mengembangkan perusahaan keluarga ini, yaitu dengan bisnis souvenir tanaman.

“Saya melihat peluang usaha tanaman bisa dijadikan souvernir, pada saat menjelang pernikahan teman saya. Waktu itu, teman saya kebingungan mencari souvenir. Tibatiba muncul ide, souvenir tanaman dan teman saya juga setuju. Ditambah, pada saat itu pemerintah sedang mencanangkan gerakan go green. Seketika, souvenir tanaman langsung menarik perhatian dan mendapat respon bagus dari tamu yang hadir. Sejak saat itu, souvenir tanaman mulai banyak yang pesan,” papar Putri Luthfiyanti, pengelola, sekaligus Marketing PT. Putri Ayu Multiguna. 1500-2000 Souvenir Souvenir tanaman kini bukan hanya dijadikan pilihan bingkisan bagi tamu di resepsi pernikahan saja, tetapi sudah banyak digunakan untuk acara besar seperti, peresmian perumahan baru, gedung perkantoran dan acara seminar. Putri mengemukakan, minat masyarakat terhadap souvenir tanaman terus bertambah. Sebabnya karena souvenir ini memiliki penyajian yang unik dan menarik. Tanaman yang digunakan untuk souvenir seperti, adenium (kamboja), sukulen (kaktus atau lidah buaya), sansiviera (lidah mertua) dan anggrek disajikan bersama wadah yang terbuat dari gentong tanah atau

keramik. Kemudian untuk tas packaging banyak pilihan yang ditawarkan kepada pelanggan. Ada yang dari karung goni, kain dan karton. Dalam sebulan, PT. Putri Ayu Multiguna menerima pesanan souvenir tanaman dari empat klien yang berbeda-beda. Total berkisar 1.500 sampai 2.000 souvenir, dengan kisaran harga souvenir dari Rp. 7.500-Rp. 25.000. Itu berarti, rutin hampir seminggu sekali, PT. Putri Ayu Multiguna menyiapkan souvenir di suatu acara. Putri mengaku, pesanan selalu ada dalam sebulan. Hal ini karena kepuasan yang sudah diberikan kepada klien. “Kami berusaha memuaskan klien yang memesan sovenir ditempat kami. Yang pasti tanaman yang kami berikan adalah tanaman lama dan sudah jadi, bukan berupa bibit. Kita menyajikan tanaman yang sudah menyatu dengan media tanamnya, sehingga tamu-tamu yang menerima bisa langsung melakukan perawatan dirumah mereka. Selain itu, tampilan packaging kita beda dari yang lain. Segala permintaan klien kami coba konsepkan sendiri dengan sebaik dan seunik mungkin.” Dengan banyak pesanan yang diterima setiap bulannya, PT. Putri Ayu Multiguna mampu meraup omset tiap bulan berkisar 15-

Souvenir sebelum di kemas

20 juta sebulan dengan profit 2030%. Keuntungan yang diterima dari bisnis ini bukan berarti tanpa kendala. Hal yang sering dihadapi dalam bisnis souvenir tanaman adalah harus menyediakan stok tanaman karena pemesanan souvenir secara dadakan kerap terjadi. Untuk menghindarinya, Putri selalu menganjurkan kliennya memesan souvenir 1 bulan sebelum acara. Kedua, masalah kerusakan packaging yang dikerjakan pihak ketiga. Reject pada packaging bisa membuang waktu dan menimbulkan komplain.  Donda Naibaho/foto: Okie A.Z, dok. Putri Ayu Desember‘11 Tahun 3

93

File dr. Linda Rachmat

Bisnis Kesehatan 200 Klinik

Jika supermarket lokasinya menjangkau konsumennya, klinik kesehatan pun dibangun semakin mendekati kompleks perumahan. Konsep ini mendasari dr Linda Rachmat (66), berencana mendirikan 200 klinik di seluruh tanah air melalui PT Daya Adicipta Medika yang dikelolanya. “Sebagai dokter, saya biasa menangani pasien di dalam rumah sakit, pengabdian pada masyarakat akan lebih luas dengan membuka beberapa klinik ini,” ujar dokter spesialis anastesi lulusan Jerman. Menurut adik pengusaha Theodore (Teddy) P Rachmat, tahap awal dibangun 40 klinik sekitar Jabodetabek dengan

investasinya Rp 10 milyar perklinik. Melayani penyakit dalam, anak, bedah, kandungan, saraf, jantung, layanan unit gawat darurat (UGD). Juga program bayi tabung, dengan biaya lebih murah dibandingkan rumah sakit lain. Menurut Serian Wijatno, CEO PT Daya Adicipta Medika, keluarga Teddy dengan Yayasan AA Rachmat telah membuka 40 klinik kesehatan murah, tersebar di daerah terpencil seperti Papua dengan hanya memungut biaya Rp 5.000 setiap pasien. 

Support Eagle Bagi Sport Futsal

Prestasi SEAGames ke 26 di Palembang cukup membanggakan dengan mendulang puluhan medali emas. Sebelumnya, semangat ini juga telah diserukan dalam rangka Hari Sumpah Pemuda pada gelaran “Indonesian Youth And Sport Festival” di GBK Senayan, Oktober lalu. Acara yang diselenggarakan Kemenpora tersebut, didukung puluhan produk bernuansa muda. Satu diantaranya brand sepatu spor t produksi Indonesia, Eagle. Semakin maraknya bibit-bibit atlet di bidang sepak bola terutama futsal, Eagle yang telah berusia 25 tahun ini, mempersembahkan peluncuran sepatu New Futsal Collection. Diantaranya Aviator, Leon, Pentagon dan Zenon, masing-masing memiliki klasifikasi fungsionalnya. “Produk baru kami sangat trendy, spesial diproduksi untuk meramaikan prestasi futsal yang tengah tren saat ini,” tutur Nia Tresna, Marketing & Communication Manager Eagle Indonesia.  94

Tahun 3 Desember‘11

Desember‘11 Tahun 3

95

File

Luve Litee Es Krim Sehat Rendah Lemak

Campina, salah satu perusahaan produksi es krim terbesar di Indonesia memperkenalkan produk es krim terbarunya, Luve Litee. Adji Andjono, selaku National Sales dan Marketing Manager Campina, menjelaskan bahwa Luv Litee adalah es krim yang rendah lemak dan 100% non dair y yang per tama di Indonesia dan terbaru dari Campina. Luv Litee hadir dengan tiga rasa yang nikmat, yaitu Raspberry Rosella, Chocolate dan Green Tea. Acara yang diselenggarakan di Amarone Bistro & Bar, Hotel Grand Kemang ini, turut menghadirkan artis cantik, Laudya Cintya Bella dan dokter Sonia Wibisono.  (Donda Naibaho/foto: Okie A.Z)

Situs Ticktab.com

Reservasi Hotel

Berkembangnya pengguna online secara signifikan, melandasi diluncurkannya ticktab.com sebagai situs reservasi pemesanan hotel online secara real time. “Dengan semakin tingginya pengguna internet di Indonesia yang mencapai 60 juta user. Maka situs ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pengguna on line yang membutuhkan reservasi hotel,” jelas Anto Toha, Chief Executive Officer ticktab.com. Dengan mitra hotel yang berjumlah 200 hotel, diperoleh kemudahan serta metode pembayaran yang fleksibel dan aman.  Teks/ Foto : Kurniawan.

International Franchise Workshop

Persiapan Franchisor di Era Global

Seminar bertajuk “Franchise Development System” oleh IFBM (International Franchise Business Management) bekerjasama Franchise Supporting Center, berinisiatif memberikan dukungan bagi para pengusaha franchise di Indonesia. IFBM yang berasosiasi dengan Franchise Mind Corporation dari San Diego, CA. USA ini memberikan wawasan kepada para pengusaha franchise lokal mengenai bentuk usaha franchise dengan standar global. “Seminar ini juga bertujuan mempersiapkan franchise Indonesia, memasuki kancah dunia international,” jelas Roy, wakil dari IFBM. Harish Babla, seorang praktisi asal US, juga pembicara program ini, mengharapkan franchisor menerapkan pengetahuan tersebut.  Teks/ Foto : Kurniawan. 96

Tahun 3 Desember‘11

Pengusaha Sehat Ala Bob Hasan

Bob Hasan, salah satu tokoh bisnis, di usia 80 tahun energi fisiknya masih sangat fit. “Saya ujudkan dengan kekaguman akan tanaman berkhasiat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit yang ada di alam Indonesia dan untuk menjaga kesehatan, saya selalu mempercayakan kemampuan dokterdokter Indonesia yang luar biasa dan berobat di Rumah Sakit Indonesia pula,” ungkap Bob Hasan, saat meluncurkan bukunya yang berjudul “Mengapa Saya Sehat” di Stadion Madya, Komplek Olah Raga Senayan, Jakarta. Acara tersebut didukung dari PT. SidoMuncul produsen jamu, makanan dan minuman tradisional dengan bahan baku herbal berkhasiat. 

AquaTouch, Alat Cukur Pebisnis

Kini, telah hadir alat cukur modern bagi pria dewasa. AquaTouch adalah alat cukur produk Philips yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi pria di Indonesia dalam hal mencukur. Philips AquaTouch mempunyai lapisan pelindung Aquatec yang membuat alat cukur ini tahan air dan dapat digunakan dengan gel atau busa cukur. Philips AquaTouch terdiri dari dua model: Aquatouch Plus (AT890) dan AquaTouch (AT750). AT890 memiliki teknologi DualPrecision, kantong penyimpanan dan trimmer. Harga Philips AquaTouch Plus Rp.690,000. Sedangkan harga Philips AquaTouch Rp.450,000. Produk Philips AquaTouch tersedia di depar tment store, hypermarket dan toko elektronik.  Teks: Choen/Foto: Dok. Philips

‘Mimpi Sejuta Dolar’ Merry Riana

Wanita yang dikenal sebagai seorang pengusaha miliader, penulis buku terlaris dan motivator wanita no. 1 di Indonesia dan Asia, Merry Riana, Kamis (27/10) kemarin meluncurkan buku keduanya, setelah A Gift From A Friend . Buku yang diberi judul Mimpi Sejuta Dolar ini, mengisahkan perjuangan dan perjalanan hidup Merry, setelah berangkat kuliah ke Singapura pada tahun 1998, dengan kondisi ekonomi yang paspasan, akhirnya mampu mencapai penghasilan satu juta dolar di usia 26 tahun. Dalam acara launching di toko buku Kinokuniya Plasa Senayan, turut hadir penulis, Raditya Dika dan seluruh penggemar Merry Riana.  (Donda Naibaho/foto: Okie A.Z) Desember‘11 Tahun 3

97

File PT. Jababeka Tbk

Sarana Cikarang Dry Pot

Berawal dari space untuk kawasan industri yang ditawarkan, PT Jababeka Tbk saat ini telah menjadi homebase bagi beberapa perusahaan industri besar seperti Samsung, Mattel, Unilever, Kawan Lama, United Tractor dan lainnya yang mempercayai untuk menempatkan pabriknya di kawasan industri ini. Maka demi mempermudahkan konsumen saat ini, Jababeka menyediakan dua fasilitas baru yaitu Cikarang Dry Pot dan Bekasi Power. “Cikarang Dry Pot adalah sebuah pelabuhan sebagai destinasi tambahan pengiriman barang bagi perusahaan khususnya yang memiliki pabrik dikawasan Jababeka atau perusahaan umum. Sebagai pemangkasan anggaran transportasi tanpa melewati Dry Pot Tanjung Priok,” jelas I Made Surya Darma, GM Corporate Marketing & Communication Jababeka.  Teks : Kurniawan/ Foto : Okie AZ.

‘Dari Gang 3 ke Mancanegara’ Fatmah Bahalwan

Perjalanan seorang perempuan dalam meraih sukses di dunia kuliner, bersama dengan komunitas kuliner yang terbentuk dari sebuah milis di dunia maya. Menarik seorang penulis untuk mengisahkan perjalanan hidupnya dalam sebuah buku bertajuk “Dari Gang 3 ke Mancanegara”. Perempuan hebat ini adalah kisah Fatmah Bahalwan yang ingin menularkan kreativitas yang dilandasi oleh semangat kebersamaan untuk menangkap peluang berwirausaha kepada kaum perempuan Indonesia. Buku yang ditulis oleh Henry Ismono ini juga menceritakan seputar lika liku usahanya, dalam membangun dan mempertahankan milis Natural Cooking Club (NCC), sebuah milis yang dihuni pecinta kuliner beranggotakan12.000 orang tersebar di Indonesia bahkan ke-5 benua di dunia.  Teks/ Foto : Kurniawan. 98

Tahun 3 Desember‘11

Mediasi

Potensi Bisnis 2012

Perdalam Ceruk Pasar

Pengalaman berwirausaha tahun 2011 tentu bisa menjadi pijakan di tahun mendatang. Niche (ceruk) market digali semakin dalam untuk mendapatkan omset lebih. Beri suntikan modal, lebarkan link, perkencang promo, jangan takut sandungan, pastikan bisnis tahun 2012 semakin potensial.

Aksesoris Tak Lekang Waktu Menurut saya, bisnis asesoris adalah bisnis yang tidak pernah basi dan sepi peminatnya. Karena setiap orang akan memakai aksesoris, sebagai pelengkap penampilan mereka. Terlebih lagi kalau sudah ada model aksesoris yang sedang up to date, maka penjualan akan mengalami kenaikan dua kali lipat. Saya sendiri adalah pelaku bisnis asesoris, dan saya sudah merasakan keuntungannya. Di tahun 2011 sempat laris aksesoris Syahrini, yang serba berukuran besar dan terbuat dari batu-batuan. Sedangkan, di tahun 2012, menurut saya asesoris berupa hiasan kerudung, seperti yang dipakai di negara India akan mulai digemari oleh para wanita berkerudung di tanah air. Trisati Yunita Ramadhani Karyawan 100

Tahun 3 Desember‘11

Franchise Semakin Diminati

Dengan perkembangan teknologi yang mempermudah segala sesuatu, sepertinya akan mempengaruhi gaya bisnis masyarakat Indonesia. Suka dengan hal yang instant dan tidak ribet, sepertinya bisnis franchise akan paling diminati di tahun 2012. Dengan franchise, pelaku usaha tidak perlu repot membuat perhitungan anggaran belanja modal, tidak perlu mencari karyawan, menyiapkan peralatan dan perlengkapan usaha. Semuanya tinggal tahu beres, setelah membayar investasi kerjasama. Bahkan sekarang bisnis apapun bisa diwaralabakan. Dari makanan daerah seperti combro dan ketela saja sudah di waralabakan. Siapa yang tidak tergiur, cukup menjalin kemitraan dan menjalankan usaha yang sudah ‘jadi’, kita bisa meraup keuntungan setiap bulannya. Dahlia Rosalina Pengajar

Butik Pakaian Impor Korea

Tahun baru, semangat baru! Saya juga sangat bersemangat untuk merealisasikan bisnis di tahun 2012 nanti. Menurut saya, bisnis yang paling bagus di tahun 2012 adalah bisnis fashion. lebih tepatnya, saya tertarik untuk berbisnis pakaian impor Korea di tahun depan. Mengapa Korea? Karena saat ini serial Korea semakin digemari di Indonesia, dan selama tahun 2011, Indonesia banyak mendatangkan dan menggelar konser artisartis Korea. Bagi saya model pakaian di Korea sangat unik dan cocok untuk segmentasi usai 15-30 tahun, dan saya yakin di tahun depan style Korea akan semakin digilai di Indonesia. Sebelum membuka butik untuk sementara saya akan berjualan via online; facebook, twitter, bbm dan akan membuka website. Edenta Jeanne Asri Karyawan

Gadget Masih Andal

Sebuah bisnis yang bagus adalah bisnis yang mengikuti trend. Saat ini, trend teknologi lagi naik, ya bisnis di bidang itu pasti bakal maju. Berbisnis alat komunikasi seper ti handphone, laptop dan netbook masih sangat diandalkan dalam memasuki tahun 2012. Potensi ini masih akan sangat luas, mengingat saat ini masyarakat daerah pun sudah mulai melek teknologi internet. Kalau mau sukses di bisnis ini, syaratnya mudah, jaga harga agar tetap bisa bersaing dan bisa dijangkau kalangan menengah ke bawah. Abdul Ghafar, Karyawan Swasta Desember‘11 Tahun 3

101

Info Dari 36 peserta InspiraTrip, sebagian besar adalah mereka yang telah membuka jalur usaha. Bagaimana sepakterjangnya di dunia bisnis, mari kita ikuti profilnya setidaknya menjadi inspirasi bagi Anda dalam berwirausaha.

Denny Suherman

Bakso Malang di Rest Area Rest Area jalur tol Jakarta- Bandung, ternyata bisa menjadi pilihan lahan bagus untuk membuka usaha. Hampir ratusan mobil dalam sehari singgah di tempat peristirahatan. Melihat peluang tersebut, Denny Suherman berani bermitra bisnis Bakso Malang di tempat ini. Hasilnya? Denny mengantongi omset 10 juta perbulan.

B

akso adalah ma­ kanan yang paling membumi di Indo­ nesia. Dari pinggir jalan, pasar, sekolah, sampai mal, tersedia makanan daging bulat ini. Dari sini peserta InspiraTrip-2 Bandung Majalah Elshinta, Denny Suher man, mencoba bermitra bisnis makanan bakso dengan temannya. Dengan mem­ bidik tempat peristirahatan jalur tol untuk usaha baksonya. Denny me­ ngungkapkan, kalau bisnis bakso yang dibuka sejak tujuh bulan lalu ini, didasari atas

102

Tahun 3 Desember ‘11

ajakan temannya. “Teman saya lebih dahulu membuka gerai Bakso Malang Tunggal 99 di tempat peristirahatan tol Pasteur. Kebetulan dia punya wewenang mengelola tempat peristirahatan jalur tol. Kemudian dia menganjurkan supaya saya membuka gerai bakso di KM 88. Saya menggunakan nama yang sama, untuk makanan bakso semua disuplai dari dia. Tapi bukan franchise, hanya bermitra saja.” Denny hanya menghabiskan dana 10 juta rupiah, untuk modal membangun bisnis kuliner ini. Dana tersebut digunakan untuk membeli peralatan dapur dan peralatan makan gerai baksonya. Sedangkan sewa lokasi usaha sebesar 30 juta rupiah, ditanggung teman Denny selaku rekan bisnisnya. Dari bisnis bermitra yang dibangunnya, Denny mengaku mengantongi omset 10 juta rupiah perbulan, dengan margin 40-50% setiap bulannya. Walaupun Denny, bertempat tinggal jauh di Petukangan, Jakarta, ia merasa tidak ada kendala, “Saya mempercayakan teman untuk mengontrolnya. Saya hanya memonitor gerai ini dua minggu sekali saja. Untuk urusan belanja kebutuhan gerai, dikerjakan dua kar yawan saya,” tambah Denny. Donda Naibaho/foto: Okie A.Z

David Simanjuntak

Tutoya Warnet 3 Cabang 500 Juta Siapa bilang bisnis warnet sudah surut? Faktanya, David membuktikan sebaliknya. Dari 3 warnet yang dirintisnya sejak tahun 2008, ia sudah peroleh laba sedikitnya 500 juta sebulan. Bahkan, Tutoya Warnet yang dikembangkannya sudah mulai melirik sistem franchise.

B

elakangan, perkembangan internet semakin menggila. Meski saat ini internet sudah bisa didapatkan dari telepon genggam, tetap saja warung internet (warnet) masih dibutuhkan. Bisnis ini bahkan tak ada matinya. David Simanjuntak membuktikan itu, salah satu peser ta InspiraTrip Majels Bandung ini sejak tahun 2008 telah menggeluti bisnis warnet yang dinamainya Tutoya. Menurutnya, perkembangan bisnis warnet masih sangat menjanjikan, meski teknologi internet seluler semakin canggih. “Betul, saat ini internet sudah bisa dinikmati dari telepon seluler, tapi itu kan terbatas. Tidak semua bisa melakukan itu. Faktanya, peminat untuk mengakses internet melalui warnet masih sangat tinggi,” ujar David. Ia mendirikan Tutoya Warnet pun adalah sebuah kenekatan. Karena modal yang dipakai adalah hasil melising mobilnya seharga Rp 50 juta. “Modal itulah yang saya gunakan untuk membangun bisnis warnet. Awalnya, saya hanya membuka satu cabang, tapi setelah 3 tahun, akhirnya saya berhasil membuka 3 cabang,” ucapnya. Bahkan, ia menargetkan di penghujung tahun 2011 ini akan membuka 10 cabang. “Saya yakin bisnis ini akan berhasil. Karena dari pengalaman di 3 warnet saja, perbulan omsetnya bisa sampai Rp 500 juta. Prospek

bisnis ini masih sangat bagus. Saya juga sering mendapatkan permintaan untuk membuka cabang di tempat lain. Karena itulah, saya sudah berencana untuk membuat sebuah sistem franchise. Bentuknya, franchise investasi proper ty. Dalam ar tian, dengan mengambil franchise Tutoya, si franchisee a k a n memperoleh dua ke­ untungan sekaligus, yakni ke­ untungan dari warnet dan keuntungan dari kenaikan investasi proper ti dari tahun ke tahunnya,” b e b e r n y a .  Te k s : Choen/Foto: Dok. Majels

Desember ‘11 Tahun November Tahun 33

103

Anugerah Majels 2011

Dalam rangka menyambut HUT Majalah Elshinta (Majels) ke – 4 pada 14 Februari 2012 mendatang, kami bermaksud memberikan penghargaan pada pelaku bisnis atau Pengusaha dan Usaha sukses. Atas kerja kerasnya dalam berkontribusi dan memajukan dunia entrepreneur di tanah air. Dan dengan segala hormat, kami mohon support Anda pembaca yang budiman, untuk turut serta menitikkan tinta emasnya dalam polling “ANUGERAH MAJELS 2011”

BERHADIAH PULSA DAN VOUCHER INDOMARET

Caranya: * Pilih salah satu dari Sepuluh Nominasi PENGUSAHA FAVORIT & USAHA FAVORIT Anda. * Kirim melalui SMS Premium ke 9757 (dari opereter TELKOMSEL) * Atau kirim melalui Kartu Pos ke Redaksi Majels * Dapatkan hadiah-hadiah dari Majels melalui pengundian * Bagi 10 pengirim SMS akan mendapatkan pulsa @ Rp 50.000 di setiap edisi hingga Februari 2012 * Bagi 10 pengirim Kartu Pos akan mendapatkan 10 voucher Belanja Indomaret @ Rp 100.000 yang diumumkan pada Majels Edisi Februari 2012. * Silakan Kirim sebanyak-banyaknya untuk mendukung entrepreneur favorit Anda Kirim Via SMS Premium ke 9757 (dari operetor TELKOMSEL) Kirim Via Kartu Pos

POLLING ANUGERAH MAJELS 2011 Nama

: ................................................................................

Alamat

: ................................................................................

No Telp/HP

: ................................................................................

PENGUSAHA FAVORIT : ................................................................................ : ................................................................................

ALAMAT REDAKSI MAJALAH ELSHINTA: 104 Tahun 3 Oktober ‘11

Jln. Kedoya Duri Raya No. 36 Kebon Jeruk Jakarta Barat 11520. Telp. 021-93938019

KUPON

USAHA FAVORIT

ANUGERAH MAJELS 2011

Anugerah Majels 2011 Henky Eko Sriyantono

Susi Pudjiastuti

Ketik : ME(spasi)1 ke 9757

Ketik : ME(spasi)6 ke 9757

Sepuluh kali gagal bisnis, pemilik merk Bakso Malang Kota Cak Eko 10 tahun ‘terlunta-lunta’. Di tahun ke-11, ujian pun berlalu, kini ia telah memiliki 135 cabang dengan omset ratusan juta perhari.

Bakul ikan adalah masa lalu Susi Pudjiastuti, pemilik 30 pesawat terbang Susi Air. Selama 13 tahun bergulat di bisnis ikan dan lobster. Ia pun sempat dianggap ‘gila’ saat meminjam uang di bank Rp 47 miliar untuk membeli pesawat.

Tri Mumpuni

PENGUSAHA

Ketik : ME(spasi)2 ke 9757 Sejak tahun 1992, ia telah mendedikasikan dirinya bagi bangsa melalui Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA) yang didirikannya. Bisnis sosialnya Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) mampu membangun wirausaha masyarakat terlepas dari kemiskinan.

Elang Gumilang Ketik : ME(spasi)3 ke 9757 Usianya masih 25 tahun, tapi ia sudah memiliki omset milyaran rupiah. Awalnya hanya seorang penjual donat, tahun 2008, nekat beralih ke bisnis developer tanpa modal. Kini, ia telah sukses membangun 2.500 rumah untuk kaum miskin.

Mohammad Baedowy

Putra Priyadi Ketik : ME(spasi)7 ke 9757 Bermula dengan warung sederhana di tahun 2004, bisnisnya pun makin menanjak. Berbagai menu stroberi yang diraciknya berhasil memikat 1000 pelanggan perhari, hingga tercium ke istana.

Merry Riana Ketik : ME(spasi)8 ke 9757 Hidup prihatin di Singapura dengan uang saku $S 10 seminggu. Merry Riana berjuang dari nol, dan sukses menjadi pengusaha muda mengantongi kekayaan 7 miliar dari bisnis konsultan financial.

Naomi Susan Ketik : ME(spasi)9 ke 9757

Ketik : ME(spasi)4 ke 9757 Sampah adalah harta karun. Dengan sampah, kini ia bergelimang rupiah. Itulah yang dialami Mohammad Baedowy. Dalam seminggu ia bisa mengekspor 2 kontainer biji sampah plastik ke China setiap minggu dengan omset menggiurkan.

Brian Yaputra

Di usia 35 tahun Naomi Susan sukses memimpin 12 perusahaan. Bahkan ia mampu membangun gurita bisnis lewat jaringan 198 perusahaan yang berafiliasi dengan 1.900 merchants di Indonesia dan 43.000 mancanegara.

Nur Handiah J Taguba

Ketik : ME(spasi)5 ke 9757

Ketik : ME(spasi)10 ke 9757

Kecintaannya terhadap seni kaca patri, dimulai saat kunjungannya ke Turki. Anak tukang kain asli Semarang ini, mempopulerkan produknya melalui Eztu Glass Art. Brian pun menapaki jejak bisnisnya menghiasi sejumlah bangunan di mancanegara.

Berkat kreatifitasnya kulit kerang berubah menjadi barang istimewa yang harganya bernilai puluhan juta. Setelah 10 tahun merambah pasar ekspor hingga 20 negara dengan nilai omset USD 50 ribu perbulan.

Oktober ‘11

Tahun 3

105

Anugerah Majels 2011 Lele Lela Ketik : ME(spasi) A ke 9757 Dengan modal pesangon PHK 3 juta rupiah , Rangga Umara memulai usaha Lele Lela yang dirintisnya sejak 2006. Tiga tahun kemudian di Franchisekan, kini telah merajalela dengan 32 cabang beromset Rp 1,8 M.

Kebab Turki Baba Rafi Ketik : ME(spasi) F ke 9757 Hendy Setiono di usia 26 berhasil ekspansi Kebab Turki mencapai 500 outlet dari Aceh sampai Papua. Bahkan, bisnis yang beromset milyaran rupiah ini telah merambah ke mancanegara!

Sekolah Global Mandiri Bumbu Desa Ketik : ME(spasi) G ke 9757 Bermula karena kecintaan terhadap masakan tanah air, Arif Eirawangsadita membangun bisnis restoran masakan Sunda, Bumbu Desa. Kini, restorannya ada 30 cabang bahkan merambah Malaysia dan Singapura.

Sejak tahun 2003, sebuah bangunan sekolah elit dengan biaya hingga 8 milyaran didirikan di kawasan Cibubur. Inisiatornya adalah Rifa Ariani. Kini, 1.200 siswa belajar di sekolah yang berwawasan internasional.

Simply Fresh Ketik : ME(spasi) C ke 9757 Dengan modal sekitar 30 jutaan, laundry kiloan bernama Simply Fresh pun resmi berdiri di tahun 2006. Agung Nugroho Susanto sukses membuka 30 outlet. 5 tahun menjadi 165 outlet yang tersebar di 50 kota.

Ketik : ME(spasi) D ke 9757 Dari jual beli mobil bekas berkembang rental mobil kini Cipaganti siap Go Publik. Dan merambah ke rental alat berat, property, perbankan, tour & travel, hingga perhotelan.

Tarzan Photo Ketik : ME(spasi) E ke 9757

106

Tahun 3

Oktober ‘11

Ketik : ME(spasi) H ke 9757 Veneta System memanfaatkan isi ulang catridge sebagai peluang usaha. Bisnis ini pun berhasil dikembangkan lewat franchise, dengan bahan baku berkualitas asal Inggris.

Cipaganti Group t

Mewarisi usaha fotografi dari orangtuanya yang berdiri sejak 1948, Jimmy Iskandar memperjuangkan agar Tarzan Photo tetap menjadi pioneer khususnya foto wedding.

Veneta System

Justmine Pisang Ijo Ketik : ME(spasi) I ke 9757 Hanya dalam waktu 3 tahun, Justmine Pisang Ijo sudah merambah pasar nasional. Sang owner Riezka Rahmatiana sukses menabur 100 outlet di Indonesia dengan omset Rp 300 jutaan sebulan.

DAMN! I Love Indonesia Ketik : ME(spasi) J ke 9757 Daniel Mananta ‘menceburkan’ diri ke dunia bisnis yang Indonesiawi. Gairahnya pun diletupkan dengan membuka distro bergengsi, DAMN! I Love Indonesia.

USAHA

Ketik : ME(spasi) B ke 9757

File

Cordova Travel Selamat Bagi 10 Pemenang Pendukung

Polling ‘Anugerah Majels’

Berbagi Kemuliaan Saat Wukuf

Undian Edisi November 2011 dengan hadiah pulsa sebesar Rp 50 ribu (pulsa langsung ditop-up pada nomor telepon yang bersangkutan) 1. 628121883XXXX : Rio, 27, Bojong-JakBar, Freelancer 2. 628122504XXXX : Nurdianto, 31, Banyumanik-Semarang, Karyawan 3. 628126411XXXX : Joko, 27, Depok, Ojek 4. 628128007XXXX : Bang Dranef, 47, Komp Dinas Kebersihan DKI, Tanjung Priuk, PNS ahli gizi 5. 628132597XXXX : Anis, 27, Demak –JaTeng, Karyawan 6. 628135791XXXX : Rio, 35, Ciputat Tangerang, Swasta 7. 628138086XXXX : Bety Pangaribuan, 32, Perum Permata- Tangerang, Ibu rumah tangga 8. 628138759XXXX : Rosidin, 35, Sumedang – JaBar, wiraswasta 9. 628139917XXXX : Tri, 33, Komp Bulog, Jatiwaringin, JakTim, Wiraswasta 10. 628521331XXXX : Darwis, 24, Kalideres JakBar, wiraswasta

A

genda tahunan, sejak empat tahun belakangan digagas sebagai media interaktif antara para Jamaah smartHAJJ Cordova dengan keluarga di Tanah Air. Upaya Cordova ini sebagai mediasi untuk saling memaafkan, menggunakan fasilitas teleconference dengan sambungan internet melalui satelit. Sebuah rukun dalam Haji, hakekat wukuf merupakan kontemplasi untuk melakukan muhasabah atau mengintropeksi diri antara sesama manusia maupun kepada Allah SWT. “Di dalam kondisi yang penuh dengan penghitungan diri ini, maka suasana emosional seseorang menjadi jauh lebih dalam, lebih kuat dalam proses pengakuan dosanya dengan Sang Pencipta. Dan dalam suasana kebathinan yang begitu dalam inilah, justru ia mempunyai kesadaran diri yang paling tinggi untuk meminta dan memaafkan orang lain,” ungkap Muharom Ahmad, Direktur PT. Cordova Travel. Agenda jamaah setelah melakukan wukuf dalam suasana yang mengharu biru di Arafah. “Maka yang terfikir oleh mereka adalah ingin saling bermaafan dengan keluarga di Tanah Air. Jadi momentum itu jauh lebih terasa emosional nya pada saat bertatap muka, untuk itu kami fasilitasi melalui video conference,” ungkapnya. Sekaligus sebagai media ‘transfer’ doa antara keluarga di Tanah Air dengan smartHAJJ di Arafah. Menatap dan menyaksikan bagaimana sesungguhnya mereka berwukuf, sembari berharap dimensi kesuciannya menyelinap diantara jutaan doa yang terpanjat. Teks/ Foto : Kurniawan Oktober ‘11

Tahun 3

107

Potensi Daerah

TASIKMALAYA

BASIS UKM BEBAS MANUFAKTUR 108

Tahun 3

Desember ‘11

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mungkin satu dari sedikit Pemerintah daerah Tingkat II yang percaya kekuatan Usaha Kecil dan Menengah. Dengan yakin, Kabupaten ini ditetapkan sebagai wilayah yang tidak dikembangkan untuk industri manufaktur. Ini membuat Tasikmalaya menjadi surga bagi pelaku UKM.

Cinderamata

Sapi pejantan

Desember ‘11

Tahun 3

109

Potensi Daerah

Kampung Naga

K

abupaten Tasikmalaya meliputi area seluas 2,563.35 km persegi. Kabupaten ini berbatasan dengan  Kabupaten Garut di sebelah timur, dibatasi oleh dataran tinggi Pegunungan Galunggung, sepanjang barat daya hingga barat laut. Jauh ke utara, Kabupaten Tasikmalaya berbatasan dengan Kabupaten Majalengka dan berlanjut hingga ke tenggara berbatasan dengan Kabupaten Ciamis. Kabupaten ini berbagi wilayah dengan Kota Administratif Tasikmalaya yang terletak di perbatasan timur laut. Sementara di selatan, Kabupaten Tasikmalaya dibatasi oleh  Samudera Hindia. Kabupaten Tasikmalaya memiliki bentangan terjauh dari utara ke selatan sekitar 75 km, dan sekitar 56,25 km dari timur ke barat. Sejak dulu, Tasikmalaya terkenal sebagai daerah Priangan Timur yang penting. Di sini beragam potensi mencuat hingga tingkatan dunia. Dari segi olahraga, misalnya, Susi

110

Tahun 3

Desember ‘11

Susanti berasal dari Tasikmalaya. Belum lagi sederet artis dan penyanyi. Tasikmalaya juga terkenal karena kerajinan tangannya ; bordir Tasikmalaya yang sudah kondang hingga tingkat dunia, Payung dan Kelom Geulis yang menjadi ikon Jawa Barat sampai batik khas Tasikmalaya. Potensi usaha kecil di Tasikmalaya merupakan potensi terbesar kedua di Jawa Barat setelah Bandung Raya. Potensi lain yang mencuat adalah wisata; alam, budaya, kuliner sampai sejarah. Tasikmalaya juga identik dengan wilayah kental nuansa keagamaan karena terdapat hampir 1000 pesantren. Salah satu yang terkenal adalah Pesantren Suralaya yang pendirinya, Abah Anom, tutup usia beberapa waktu lalu. Tasikmalaya pun dikenal sebagai daerah potensial di sektor per tanian, perkebunan, peternakan hingga perikanan dan kehutanan.

Desember ‘11

Tahun 3

111

Potensi Daerah

Kelom Geulis

Bukan Wilayah Industri Manufaktur Sejarah dan kondisi terkini Tasikmalaya rupanya mendapat perhatian khusus dalam tatanan pembangunan daerah Provinsi Jawa Barat. Dalam tatanan pengembangan industri Propinsi Jawa Barat, Kabupaten Tasikmalaya tidak termasuk kategori wilayah yang dikembangkan sebagai kawasan industri manufaktur. Industri yang dikembangkan di Kabupaten Tasikmalaya adalah industri kecil dan menengah. Fenomena industri saat ini menunjukan fakta bahwa pembenahan dan pengembangan sektor industri kecil dan menengah lebih realistis dilakukan untuk mengatasi krisis ekonomi maupun sebagai dasar perkembangan ekonomi secara umum. Sektor industri kecil dan menengah selain lebih tahan banting juga memiliki daya lentur yang lebih tinggi. Kebijakan otonomi daerah membuat industri kecil dan menengah bisa menjadi ujung tombak bagi perkembangan ekonomi di suatu daerah jika potensinya memang besar. Dan inilah yang diyakini Pemerintah Daerah kabupaten Tasikmalaya.

Potensi Sektor Konvensional Potensi macam pertanian, perkebunan, peternakan dan seterusnya merupakan potensi 112

Tahun 3

Desember ‘11

Industri bordir

dasar yang bisa dikembangkan dimanapun di kabupaten ini. Jenisnya mencakup 5 subsektor, yaitu sub-sektor Tanaman Pangan antara lain padi, manggis, pisang, salak, cabe merah, ubi kayu, kacang tanah, cabe rawit, sawo, kedelai, kacang hijau, mangga dan bunga sedap malam Lalu ada sub-sektor perkebunan meliputi lada, cengkeh, kapolaga, karet, kelapa, teh, aren, kopi, rinu, kakao, mendong, pandan dan nilam. Kemudian sub-sektor kehutanan mencakup sengon, bambu, ulat sutera, pinus, mahoni, jati, dan lebah madu Sedangkan sub-sektor peternakan antara lain ayam pedaging, sapi perah, ayam petelur, sapi potong, kerbau, itik, domba, kambing dan ayam buras. Terakhir sub-sektor perikanan meliputi ikan gurame, ikan mas, ikan tawes, dan ikan hias. Pemanfaatan potensi perikanan laut dan bisnis kelautan lainnya di Kabupaten Tasikmalaya masih sangat kecil, yaitu kurang dari 3%, dibandingkan dengan potensi sesungguhnya. Padahal potensi bisnis kelautan khususnya perikanan cukup besar. Potensi perikanan meliputi potensi kegiatan penangkapan dan budidaya. Budidaya perikanan laut maupun budidaya tambak masih belum dilakukan optimal, padahal tersedia kurang lebih 200 hektar untuk tambak dan

kurang lebih 1500 hektar biocrate. Potensi tersebut baru 12 hektar yang dimanfaatkan. Sedangkan untuk budidaya laut sama sekali belum dilakukan, sementara potensi untuk budidaya laut lebih kurang 1000 hektar terdapat di sekitar Nusamanuk-Cikalong. Komoditas kelautan yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Tasikmalaya yaitu:udang karang, ikan, kerapu, ikan kakap dan udang windu Subsektor-subsektor ini tersebar hampir merata di kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Sebagai potensi konvensional, potensi ini memegang peran besar dalam perkembangan perekonomian daerah dan nasional karena mer upakan penyedia kebutuhan pangan. Kabupaten Tasikmalaya, untuk beberapa subsector merupakan andalan Jawa Barat untuk memenuhi kebutuhan dasar ini. Jadi wajar jika Kabupaten Tasikmalaya menerapkan strategi khusus untuk memastikan potensi dasar ini bisa dikembangkan secara optimal. Peluang investasi untuk potensi ini mencakup penyediaan alat-alat dan sarana produksi per tanian khususnya untuk pengembangan komoditas unggulan, pengadaan industri pengolahan yang dapat dilakukan oleh swasta dengan harapan hasilhasil pertanian dapat menjangkau pasar dan segmen konsumen yang lebih luas ser ta pengadaan pusat pembibitan komoditas unggulan yang juga bisa dilakukan oleh investor swasta maupun pemerintah. Satu lagi, pengembangan potensi dasar ini dilakukan dengan pendekatan agrobisnis modern dengan memperhatikan aspek-aspek kelestarian lingkungan.

untuk sektor industri kecil dan menengah di Kabupaten Tasikmalaya, yaitu bordir, konveksi, meubel kayu, gula aren dan aneka kerajinan mendong, bambu dan pandan panama. Potensi dan peluang UKM ini tersebar di seluruh kecamatan. Bordir dan konveksi, misalnya, tersebar hampir di selur uh kecamatan. Produk bordir Tasikmalaya sudah sejak lama terkenal, sasaran pasarnya bukan hanya pasar nasional, namun sudah sampai ke manca negara. Jenis produk bordir

Tahu Bulat

Nasi Tutug Oncom

Potensi UKM Potensi usaha kecil dan menengah sangat beragam. Ada lima bidang usaha potensial

Sandal imut

Desember ‘11

Tahun 3

113

Potensi Daerah

bermacam-macam misalnya pakaian dan peralatan rumah tangga. Permintaan produk bordir berupa pakaian senantiasa mengalami peningkatan terutama menjelang perayaan hari besar umat Islam yaitu pada Idul Fitri dan Idul Adha. Permintaan produk bordir lainnya seperti louper, bedcover, penunjang alat makan dan lainnya, relatif stabil. Sebagian besar produk bordir ditujukan untuk memenuhi permintaan konsumen luar negeri. Hanya 40% produksi bordir yang ditujukan untuk konsumen dalam negeri. Industri kerajinan bambu merupakan kegiatan padat kar ya dan menyerap lebih banyak tenaga kerja. Kurang lebih 20% produk kerajinan bambu adalah produk untuk

Batik Tasik, corak warna khas

114

Tahun 3

Desember ‘11

pemenuhan permintaan ekspor. Sasaran konsumen luar negeri adalah para peminat kerajinan bambu dari Jepang, Italy, Jerman dan Hongaria. Jenis produk kerajinan bambu yang diminati oleh konsumen-konsumen tersebut antara lain adalah aneka kerajinan bambu yang memiliki fungsi sebagai tempat buah, kue, baki lamaran dan tempat sampah. Pembeli langsung yang datang kepada pengrajin, datang dari daerah Tasikmalaya sendiri maupun dari luar daerah. Pembelipembeli tersebut pada umumnya memasok barang untuk dijual kembali kepada konsumen. Pembeli dari luar daerah datang dari kota besar seperti Bandung dan Jakarta. Disamping itu ada pembeli para penjual kerajinan yang datang dari daerah wisata, misalnya Bali. Untuk memenuhi permintaan konsumen luar negeri dilakukan kejasama pemasaran dengan para ekspor tir kerajinan terutama yang tergabung dalam Asosiasi Handycraft Indonesia cabang Tasikmalaya. Selain bambu, ada pula anyaman berbahan baku daun pandan, mendong, dan rotan. Ada ratusan jenis kerajinan termasuk anyaman yang diproduksi UKM Tasikmalaya mulai dari tas, dompet sampai tudung nasi. Beberapa diantaranya telah sejak lama memasuki pasar internasional. Kelom geulis, misalnya, telah menjadi salah satu komoditas ekspor untuk wilayah Asia Tenggara, Panama, Korea, Jepang, Afrika, Timur Tengah dan sebagian wilayah Eropa Dari sekian jenis produk anyaman, produk kerajinan anyaman mendong telah ditetapkan sebagai komoditas khas Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan SK Bupati Tasikmalaya No. 522.4/189-LH/94 Tahun 1994 tentang Penetapan Flora dan Fauna Kompetitif dan Komparatif yang mampu

menyumbangkan impact point terhadap per tumbuhan ekonomi. Produk kerajinan anyaman mendong antara lain topi, tikar, tas, boks, dan lain-lain sesuai dengan pesanan konsumen. Sentra produksi mendong tersebar di 22 desa yang meliputi 9 wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Cineam, Karangnunggal, Manonjaya, Karangjaya, Gunung Tanjung, Sukahening, Cikatomas dan Salopa. Tahun 2000 saja, jumlah unit usaha UKM di Kabupaten Tasikmalaya mencapai angka hampir 20.000 unit dengan nilai investasi hampir 150 milyar rupiah. Nilai produksi keseluruhan mencapai lebih dari 2,5 trilyun dengan tenaga kerja hampir seperempat juta manusia. Bayangkan jumlahnya saat ini. Begitupun, investasi dan peluang usaha untuk sektor ini masih tetap besar karena jumlah permintaan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Perkembangan pasar lokal, regional dan internasional juga meningkat secara signifikan 10 tahun terakhir ini.

Potensi Wisata dan Budaya Ada 4 lokasi wisata andalan Kabupaten Ta s i k m a l a y a y a i t u k a w a s a n G u n u n g Galunggung, pantai Cipatujah dan Pantai Cikalong serta Situ Sanghiyang. Keempatnya memiliki potensi besar yang menjanjikan. Investasi yang dibutuhkan adalah pengadaan sarana dan prasarana wisata agar lokasi wisata ini mampu menarik minat wisatawan. Sementara wisata budaya juga belum terlalu berkembang. Padahal Kabupaten Tasikmalaya memiliki Kampung Naga yang sangat terkenal dan beberapa lokasi dengan budaya lokal yang cukup potensial untuk dikembangkan sebagai objek wisata budaya, misalnya budaya berburu babi dan sebagainya. Untuk kuliner, Kabupaten Tasikmalaya memiliki warisan kuiner yang beragam ; mulai dari nasi tutug oncom, sayur tutut (sejenis siput air kecil yang hidup di sawah). kupat tahu sampai serabi. Belum lagi penganan kecil yang

Situ Sanghiyang Desember ‘11

Tahun 3

115

Potensi Daerah

semuanya bisa dikembangkan dalam skala kecil dan menengah untuk pangsa pasar yang makin berkembang.

Peluang Bisnis Peluang investasi di Tasikmalaya secara umum mencakup sektor primer, sekunder dan tertier. Sektor primer antara lain tanaman pangan, holtikultura, buah-buahan, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan darat dan laut. Peluang investasi ini meliputi budidaya dengan pola PIR serta pengolahan hasil dan pemasarannya. Ini adalah peluang investasi jangka panjang yang menjanjikan. Lalu Ada investasi di bidang pertambangan meliputi bahan galian logam dan non logam. Dan yang mungkin paling menarik adalah peluang investasi di bidang pariwisata ; Galunggung,

116

Tahun 3

Pantai Cipatujah, Pantai Cikalong dan Situ Sanghiyang. Investasinya berupa pengadaan sarana pariwisata yang juga merupakan investasi jangka panjang. Peluang investasi di sektor sekunder mencakup Industri Pengolahan Kelapa di

Desember ‘11

Pantai Cikalong, Tasikmalya

Desember ‘11

Tahun 3

117

Potensi Daerah

Cikalong, Industri Pengolahan Salak di Manonjaya, Industri Pengolahan Minyak Nilam di Pagerageung, Pengolahan Tambang Logam d i K a r a n g n u n g g a l , I n d u s t r i Pengolahan Pakan Ternak di Ciawi, Industri Pendukung Industri Bordir di Rajapolah dan Industri Pengolahan Makanan/Minuman di Singaparna. Sedangkan peluang investasi di sektor tertier antara lain Pembangunan Pelabuhan

Pendaratan Ikan di Cipatujah, Pembangunan Pelabuhan Samudera di Cikalong, Pembangunan Rest Area Tasikmalaya-Ciawi di Ciawi, Pembangunan Terminal Type B di Singaparna, Pembangunan Rumah sakit Type B di Ciawi dan Pembangunan Pusat Perdagangan di Ciawi. ď ŽWendy Danoeatmadja/Dari Berbagai Sumber, foto:Istimewa

Gunung Galunggung, Tasikmalya 118

Tahun 3

Desember ‘11

Expo

Motor Premium Tunggangan Pengusaha Kemacetan kota metropolitan seperti Jakarta, membuat para pengusaha merasa gerah. Tidak menepis kemungkinan, meninggalkan Mercy-nya beralih mengenakan helm serta jaket lalu menunggang motor. “Biasanya ke tempat usaha bawa mobil dua jam, naik motor hanya setengah jam,â€? ujar Handy Tyas, pemilik usaha ban impor. Motor premium, sportif, elegan, berkapasitas mesin 250 cc, cukup untuk berkendara menembus kemacetan. Peluang bisnis menggiurkan dengan keuntungan besar tentunya. ď Ž Foto: Ist

Kawasaki ZX-6 Agaknya Kawasaki selangkah di depan ketimbang pabrikan motor lainnya. Sukses dengan Ninja 250 R, langsung menggenjot varian 600 cc yakni ZX-6R dan ER 6-R. Di samping untuk hobi sport, juga bisa untuk transportasi beraktifitas. ZX-6 yang diusung mesin 4 silinder lebih prima dan dipatok dengan harga Rp 230 juta. ER-6 bermesin 2 silinder dibanderol Rp 180 juta. Bila kurang terjangkau, Ninja 250 bisa menjadi pilihan dengan harga Rp 47. 250

Suzuki GW 250 Jika dulu Suzuki mengeluarkan Thunder 250, kini varian ini bakal hadir GW 250. Motor ini mengadopsi fitur disain Suzuki B King, dapur pacu 250 cc dengan sistim liquid-cooled twin parallel. Seperti Yamaha FZ 250, Suzuki GW 250 juga masih mukim di China, belum mendarat di Indonesia. Jadi meski sabar menanti. 120

Tahun 3 Desember‘11

Yamaha FZ 250 Yamaha Fazer 250 ini kakak dari Scorpio, jika si kalajengking itu berkapasitas mesin 225 maka FZ adalah 250 cc. Meski hanya memiliki satu silinder, motor ini bisa digeber 145 km/ jam. Jangan takut persediaan bensinnya karena tangkinya mampu menyimpan 19,2 liter BBM. Sayang produk ini belum dirilis di Indonesia, kabarnya lebih dulu di India. Para penggemar otomotif berlogo ‘garpu tala’, tentu sangat menanti kehadiran Street Fighter ini.

Motor berkapasitas 250 cc besutan PT Astra Honda Motor, cukup gesit di jalan raya dengan casing body yang lebih ramping. CBR 250 R diusung satu silinder dengan system pengabutan injeksi dan rem antilock braking system (ABS). Dengan suspensi belakang Pro-Link, memperlembut ayunan terhadap goncangan. Sepeda motor tersebut dipasarkan per unit dengan har ga Rp 39,9 juta untuk tipe standar dan Rp 46,5 juta tipe ABS.

Honda CBR 250

Desember‘11 Tahun 3

121

Otak Atik Pertanyaan : Peluang dan Inspirasi Bisnis

1

2

3

4

5

8

6

11

14

7

9

10

13

MENDATAR

15

12

16

18

17

19

21

20 22 23

24

FORMULIR BERLANGGANAN MAJALAH ELSHINTA Untuk berlangganan

Rp 59.400 (6 Bulan)

Rp 112.200 (12Bulan)

Nama : ...................................................................................................................... Alamat : .......................................................................................................................

.............................................................................Kode Pos ..............................

Telp/ Hp : ...................................................................................................................... Transfer pada tanggal ............................................a/n PT. Nuansa Karya Berita, No rekening BCA 459.30.21.958 Cabang Wisma Indocement Mengirim Uang Sejumlah Rp ................................................................................................... Permintaan edisi .........................................s/d......................................................................... Untuk wilayah Jabodetabek harga sudah termasuk ongkos kirim Untuk wilayah lain harap hubungi Redaksi Majalah Elshinta Telp : (62-21) 58359108 (62-21) 58359112 Fax : (62-21) 58359094 * Bukti transfer dan data diri bisa dikirim melalui fax : (62-21) 58359094-95 ** Konfirmasikan fax Anda ke Hotline Pelanggan

122

Tahun 3 Desember ‘11

Tanda Tangan

(

)

1. Kegiatan yang mengerahkan tenaga 4. Pemutusan Hubungan Kerja 6. Rem (Inggris) 8. Ilmu Pengetahuan Sosial 9. Sepuluh Kuintal 10. Tamat, selesai 11. Ukuran luas 12. Cairan untuk menulis 13. Mengkudu 15. Matang, masak (untuk buah) 18. Canang besar 20. Pohon nyiur 21. Terlanjur 22. Benih ikan Bandeng 23. Uang logam zaman Belanda bernilai setengah sen 24. Tumpuk, timbun MENURUN 1. Padang rumput luas bersemak-semak 2. Keinginan untuk membeli 4. Keramat, harta warisan 5. Jumpa 6. Tolong 7. Tunai 13. Harga pembelian 14. Tahap, fase 15. Gembira 16. Mengira 17. Sepersejuta unit 18. Masakan khas Yogyakarta 19. Burung pemakan bangkai


Majalah Elshinta Edisi Desember 2011