Issuu on Google+

1

bentley continental gt v8 klasik, elegan, & sporty EDISI III, Minggu III Februari 2013 www.majalah.batampos.co.id

+

Harus Unik dan Spesifik

Berangkat dengan Modal Nekat

10

Pelajaran dari Film James Bond

203

Nirwana di Ujung Utara Cukai Rokok Batam Rp3,967 M

Hotspot Mobile Acha Septriasa

TERTANTANG MAIN BELAKANG

Merek rokok diproduksi di batam

4.000 Zat Berbahaya dalam Paru-Paru YANG DIAKIBATKAN ROKOk EDISI III, Minggu III Februari 2013

indeks

2 edisi III, minggu III - februari 2013

fokus peristiwa 06

Ada sembilan perusahaan asing dan satu perusahaan dalam negeri membangun pabrik rokok di Batam. Fasilitas bebas cukai dan bebas bea masuk bahan baku jadi daya tarik.

menteri menulis 34

Ketika buah impor dari RRT membanjiri pasar Indonesia, apa yang harus kita perbuat?

pix

37 media

Saat berusia 16 tahun, saya bekerja pada sebuah koran di Hongkong. Ini koran picisan.

Legenda Napoleon Bonaparte (17691821) menjalar jauh hingga ke Kepulauan Riau-Lingga, pada dekade terakhir abad ke-19.

75 05 spash

Mereka mungkin akan lebih simpati kalau saya datang bersama orang kulit putih. EDISI III, Minggu III Februari 2013

Acha Septriasa belum puas dengan sederet karya apiknya di layar lebar maupun televisi. Ia mencoba aksinya di belakang layar dengan menjadi sutradara.

50 55 khutubkhanah

Laut China Selatan dan Gunung Ranai ibarat jantung dan hati yang menghidupkan kabupaten terkaya di Kepulauan Riau ini.

tekstasi

87 gadagadu

Setiap tindak penciptaan pada mulanya adalah tindak penghancuran.

3

edisi III, minggu III - februari 2013

39 trend

Desainer kondang Yasra Hasan memodifikasi blus kebaya dengan padanan rok atau celana dari kain Nusantara.

42 creatrep Pelanggannya datang dari Jakarta, Palembang, bahkan Singapura. Dalam setahun, omsetnya naik dua kali lipat.

64 tourism

Putih, hijau, kuning, dan oranye adalah warna dominan eksterior dan interior bangunan resort itu. Sebuah simbol ketenangan.

58 matabola

Ada lima tim yang pernah juara Liga Champions saat finalnya digelar di Stadion Wembley, London?

91 tips101

indeks

Rollingstone awalnya hanya sebuah band yang tak banyak dikenal. Namun, sejak 1962, berhasil mencuri perhatian publik.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

mataair

36

Kau hanya bisa menjawab dengan benar, kalau kau tahu dan mengerti persis apa pertanyaan yang hendak kau jawab.

digistyle

68

Dengan modal ponsel berbasis Android berharga sejutaan, Anda sudah bisa jadi juragan hotspot.

otomotif 70

Setiap inci pada transporter yang mereka ciptakan dibuat dengan sentuhan seni oleh si pembuatnya. Dibandrol seharga Rp3 Miliar.

kiprah 60

Rombongan pengungsi pertama yang datang ke Galang kebanyakan orang-orang kaya, mereka cantik-cantik. Juga artis.

leader

83

Tangan dinginnya mengelola bisnis teruji. Ia berhasil membawa Silver Cab menjadi brand taksi di Batam waktu singkat.

4

d facebook: majalahbatampos.co.i

twitter: @majalahBP s.co.id email: majalah@batampo

Diterbitkan Oleh: PT Sijori Interbintana Pers www.majalah.batampos.co.id Pemimpin umum / gm: Hasan Aspahani Pemimpin Redaksi: Muhammad Iqbal Redaktur Pelaksana: Muhammad Nur, Helmi YS (Desain) Asisten Redaktur Pelaksana: Agnes Damayanti. Redaktur/Editor: Ahmadi, Hasanul Safri, Yermia Riezki, Feni Ambaratih, M.Noor Kanwa (Fotografer), Muhammad Syahrir ( Desain). Chairman Rida K Liamsi CEO Makmur Direktur Utama Marganas Nainggolan Wakil Dirut Socrates Pemimpin Perusahaan Usep Rahmat Saifullah Alamat Redaksi, Pemasaran, Iklan dan EO: Gedung Graha Pena Batam, Lantai 2, telepon :(0778) 460000 (hunting), Fax (0778) 462162 dan (0778) 465111 Batam Center, Batam. Perwakilan Pekanbaru: Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang KM 10,5 Telpon (0761) 64634 Fax (0761) 64638. Perwakilan Jakarta: Gedung Indopos Lt. 6 Jl. Kebayoran 12 Jakarta Selatan, Telp. 021 53699560, 021-5333046. Perwakilan Tanjungpinang: Jalan Pramuka 3. Telepon (0771) 27714, 27715. Perwakilan Tanjungbalai Karimun: Jalan A Yani, Sungai Lakam, Telpon (0777) 323686, Fax (0777) 323685. Rekening PT. Sijori Interbintana Pers, NISP;090.010.011377, BPD Riau Cabang Batam Ac.00701.13.0044560. EDISI III, Minggu III Februari 2013

spash

5

sedia payung sebelum hujan

Disegno Setiap tindak penciptaan pada mulanya adalah tindak penghancuran Pablo Picasso

APA yang terbawa dari tradisi cetak ke digital adalah desain. Cetak dan digital hanyalah pilihan medium. Apapun pilihannya, maka media - seperti halnya Majalah Batampos yang sedang Anda baca ini, harus didesain dengan baik. Baik, artinya, nyaman di mata Anda, para pembaca kami. Itu juga berarti kami harus mengerjakannya dengan riang gembira. Orang pertama yang kami beritahu ketika edisi pertama majalah ini beredar adalah Chairman RPG Rida K Liamsi. Tepat pukul 00.00 kala itu, saya mengirim SMS, “Pak, Majalah Batampos sudah bisa diakses,” dan tentu saya cantumkan uniform resource locator alias URL atau alamat web majalah.batampos.co.id. Tak berselang lama, beliau membalas: “Sambil nonton bola, saya baca majalah kalian. Bagus, desainnya elegan. Pertahankan. Salam buat kawan-kawan.” Saya segera sebarkan SMS tersebut ke Muhammad Iqbal, Pemred majalah ini. Saya ingin menyebarkan kesenangan saya setelah membaca komentar beliau. Kami tahu persis, Pak Rida adalah orang yang jarang memuji. Di Bandara Sam Ratulangi, saya bertemu kolega wartawan senior Toriq Hadad, saya mengenalkan majalah ini dan dia berjanji akan memberi penilaian. Direktur PT Tempo Inti Media, penerbit antara lain majalah Tempo itu beberapa hari kemudian mengatakan secara umum majalah ini oke. “Banyak ruang kosong, jadi tak lelah membacanya,” katanya, juga lewat pesan pendek. Pak Rida dan Bang Toriq, rasanya bagi kami cukuplah sebagai tanda penting untuk meyakinkan bahwa kami sudah membuat desain dengan benar. Desain sebagai kata kerja diserap dari “design” dalam Bahasa Inggris, yang berasal dari kata latin “designare”. “De” berarti “out” dan “signare” berarti “to mark”. Signare berasal dari “signum” yang berarti tanda. Ya, desain berarti memberi tanda. Desain sebagai kata benda berakar dari kata “desseign” Bahasa Prancis yang dicomot dari bahasa Italia “disegno” yang berarti penandaan atau pemberian tanda. Sumber awalnya dari Bahasa Latin juga yang berarti “menandai” atau “memberi tanda”. Dengan kesadaran pada asal dan akar kata seperti itulah kami mendesain di majalah ini. Bukan hanya wujud perwajahannya, tapi juga pilihan-pilihan liputannya. Kami ingin menandai hal-hal penting apa yang sedang terjadi, dan berharap itu bisa menjadi peringatan yang berguna bagi siapa saja, kapan saja: kini dan nanti. Ini bukan pekerjaan yang mudah dan lancar. Karena banyak pengertian lama yang masih ada meski sudah lapuk di kepala kami. Maka, tulisan pengantar ini, kali ini, mengutip Pablo Picasso, bahwa setiap tindak penciptaan pada mulanya adalah tindak penghancuran. Kami hancurkan hal-hal yang berjamur dalam pikiran kami, lalu kemudian menciptakan sesuatu yang baru. Sekemampuan kami.

Hasan Aspahani Pemimpin Umum EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus

66

p e r i s t i w a

FTZ = Free Tobacco Zone

Editor: M. Nur email : majalah@batampos.co.id

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Ada sembilan perusahaan asing dan satu perusahaan dalam negeri membangun pabrik rokok di Batam. Fasilitas bebas cukai dan bebas bea masuk bahan baku jadi daya tarik. Kontradiktif dengan tujuan pemerintah mengurangi konsumsi tembakau di masyarakat.

Editor: YERMIA RIEZKY email : majalah@batampos.co.id

fokus

7

p e r i s t i w a

“A

EDISI III, Minggu III Februari 2013

da Marlboro palsu?" tanya pria itu Kamis malam, pekan lalu pada penjaga mini market di Perumahan Legenda Malaka. Si pria berdarah India ini lalu menyodorkan sebungkus rokok yang mirip Marlboro asli, namun setelah dilihat, ternyata merek Marlbender. Ya, itulah istilah yang disematkan sejumlah pembeli rokok Marlbender saat membeli rokok itu di warung atau toko. Mereka menyebutnya Marlboro palsu, si penjual langsung mengerti kalau yang dimaksud adalah MarMeski rata-rata pembeli melbender. nyebut Marlbender sebagai Sepintas memang bungkusnya mirip Marlboro Marlboro palsu, namun sesasli, khususnya pada ukuran dan jenis huruf yang unguhnya bukan rokok palsu. dipakai, sama persis dengan yang dipakai Marlboro. Marlbender adalah merek Bahkan logo Philip Morris International pada Marlrokok produksi PT Vigo Interboro juga mirip di Marlbender, sama-sama ada singa nasional Batam. di kiri kanan yang kakinya tertumpu pada logo. Bedanya, gambar singa di kotak Marlboro dilengkapi mahkota yang menunjukkan singa betina. Sementara di Marlbender sang singa tak bermahkota. Begitupun logo

8

fokus p e r i s t i w a

tempat gambar singa ini bertumpu, sama-sama merah dan huruf di dalamnya berwarna putih, namun di Marlboro tertulis PM inc. dan bagian bawah tertulis VENI-VIDI-VICI. Sementara di Marlbender hanya tertulis huruf V yang merupakan simbol dari perusahaan pembuat, PT Vigo Internasional. Kemiripan lainnya, tulisan: 20 Class a Filter Cigarettes. Jenis hurufnya sama persis. Bahkan warna hurufnya juga sama-sama keemasan. Perbedaan paling mencolok hanya di pita cukai. Marlboro ada cukainya, sementara Marlbender tanpa cukai. Perbedaan menonjol lainnya, Marlboro tidak ada tulisan "Khusus Kawasan Bebas", sedangkan di Marlbender tercetak sangat jelas. Meski rata-rata pembeli menyebut Marlbender sebagai Marlboro palsu, namun sesunguhnya bukan rokok palsu. Marlbender adalah merek rokok produksi PT Vigo Internasional Batam. Sebuah perusahaan rokok yang pabriknya berada di Kawasan Industri Tunas, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau. Marlbender hanya salah satu dari 65 merek rokok produksi PT Vigo Internasional Batam. Namun dari 65 merek seperti yang terdaftar di Kantor Bea dan Cukai Kelas B Batam, tidak semua beredar di Batam. Ada 10 industri rokok Ada yang diekspor ke berbagai negara. di Batam. Jumlah itu Yang beredar di kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (free belum termasuk petrade zone/FTZ) Batam, Bintan, Karimun (BBK) selain Marlbender rusahaan yang khusus (light, classic, dan menthol), antara lain Viss (light, classic, dan mengimpor rokok dari menthol), Vegas (light, menthol, dan classic) dan merek lainnya, luar negeri dengan betermasuk merek Barelang Bridge (selengkapnya lihat tabel). ragam merek. PT Vigo Internasional bukan satu-satunya perusahaan yang memproduksi rokok di Batam. Data yang diperoleh dari Badan Pengusahaan Kawasan (BP) Batam, tercatat ada sembilan industri rokok yang statusnya penanaman modal asing (PMA). Sementara dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, ada satu perusahaan rokok yang statusnya penanaman modal dalam negeri (PMDM). Dengan demikian, ada 10 industri rokok di Batam. Jumlah itu belum termasuk perusahaan yang khusus mengimpor rokok dari luar negeri dengan beragam merek. Sembilan industri rokok yang berstatus PMA, yakni PT TCF Maju (Malaysia), PT Yingmei Indotobacco Internasioal (RRC), PT Rock International Tobacco (Singapura dan Mauritius), PT Vigo International, PT Alcotraindo Batam (Malaysia), PT Wandeli International Tobacco (trading) dari RRC, PT Leadon International (Singapura), PT Saberfill Indonesia (Singapura & Mauritius), dan Cigaret Machine & Equipment & Service Company (mesin dan peralatan industri rokok) dari RRC. Sedangkan yang berstatus PMDN adalah PT Fantastik International. Perusahaan-perusahaan tersebut berkantor di dua kawasan industri di Batam, yakni Kawasan Industri Citra Buana Park III Batam Centre dan Kawasan Industri Tunas Batam Centre. "Tapi belum semuanya beroperasi," kata Dwi Djoko Wiwoho, Direk

EDISI III, Minggu III Februari 2013

9

fokus p e r i s t i w a

tur Humas dan Promosi BP Kawasan Batam, Selasa usaha," kata Djoko. pekan lalu. Sementara PT Fantastik International tidak terdata di Nilai investasi masing-masing industri rokok maupun Disperindag Kota Batam berapa besaran investasinya. perusahaan yang bergerak di perdagangan dan peralatan "Setahu kami masih dalam proses pembangunan juga," industri rokok bervariasi. PT Yingmei International, miskata Firmansyah Fattah, Kepala Bidang Perindustrian alnya, nilai investasi awalnya mencapai 2.500 dolar AS. Disperindag Kota Batam, Rabu pekan lalu. Namun nilai modal yang ditanam membengkak karena Untuk tenaga kerja, masing-masing perusahaan hanya perusahaan ini terus menggandakan nilai investasinya. menyerap tenaga kerja 54 orang sampai 250 orang. Nilai investasi PT Rock International Tobacco tercatat Jumlah pekerjanya memang tidak terlalu besar, karena 1,1 juta dolar AS, kemudian berkembang jadi 2 juta dolar rata-rata proses produksi sudah menggunakan peralatan AS. PT Alcotraindo Batam 1 juta dolar AS. PT Wandeli canggih. International Tobacco (trading) 1,35 juta dolar Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam, FathulAS. PT Leadon International 1,25 juta dolar lah, menjelaskan industri rokok, terutama AS. PT Saberfill Indonesia, dan Cigaret PMA, pada dasarnya semua produknya 800 ribu dolar AS. Machine & Equipberorientasi ekspor. Namun pada ment & Service Company (mesin saat pengajuan izin, masing-masSaat pengajuan izin, dan peralatan industri rokok) ing industri rokok itu juga sudah masing-masing industri nilai investasinya mencapai 1 juta mengajukan izin untuk menjual rokok sudah mengadolar AS. di kawasan bebas Batam, Binjukan izin untuk men"Itu nilai investasi awal mertan, dan Karimun. jual di kawasan bebas eka. Jumlahnya terus bertam"Saya lupa berapa persen Batam, Bintan, bah karena ada yang melakukan dari produk mereka yang dijual dan Karimun. pengembangan dan perluasan

EDISI III, Minggu III Februari 2013

10 di Batam, tapi dari awal mengurus izin itu sudah ada," katanya, Rabu, pekan lalu. Lalu berapa besaran kuota untuk masing-masing industri rokok? Fatullah mengatakan, belum ditetapkan total kuota masing-masing. "Total kuota rokok untuk Kota Batam juga belum ditentukan karena belum disurvei," tambah Djoko. Dengan begitu, belum ada pembatasan jumlah rokok produksi Batam maupun impor yang boleh beredar di FTZ BBK. *** Kehadiran 10 industri rokok di Batam, di satu sisi, memang memberikan nilai positif. Lapangan kerja terbuka, perekonomian bergerak dan tumbuh. Di sisi lain, jika dilihat dari aspek sosial dan kesehatan, khususnya ketika para produsen rokok Batam ini menjadikan kawasan perdagangan bebas Batam, Bintan, Karimun sebagai market mereka, maka masyarakat, termasuk remaja, semakin mudah mendapatkan rokok. Apalagi tanpa cukai, harga rokok-rokok ini jauh lebih murah dibanding merek-merek ternama yang diproduksi Gudang Garam, Djarum, dan Sampoerna yang menguasai pasar rokok Tanah Air. Sebagai gambaran, harga Sampoerna A Mild dan Marlboro di tingkat pengecer sekitar Rp13 ribu - Rp15 ribu. Sementara rokok putih khusus FTZ, harganya hanya Rp4 ribu sampai Rp5 ribu. Jomplangnya harga ini turut mendongkrak penjualan rokok khusus kawasan FTZ ini. "Banyak yang mencari rokok Batam karena harganya murah," ujar Hani, pemilik kios pulsa yang juga menjual rokok di Perumahan Taman Raya, Selasa, pekan lalu. "Buat orang-orang yang tidak punya uang, yang penting bisa ngebul." Nasmira, pedagang di Batam Centre menjelaskan, menjual rokok Batam untungnya lebih besar, Rp1.000 dibanding rokok Jawa yang untungnya Rp800 setiap satu bungkusnya.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus p e r i s t i w a

Beragam cara juga ditawarkan marketing produsen rokok Batam. Pada tahap awal promosi, sejumlah toko yang menjadi mitra mereka menjualnya secara cuma-cuma. "Kalau pakai tester, cepat disukai karena mereka sudah tahu rasanya," kata Nasmira. Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Pelayanan Utama Tipe B Bea dan Cukai Batam, Susila Brata mengakui kondisi ini bertolak belakang dengan tujuan pemberlakuan cukai. Tujuan awal pemberlakuan cukai untuk melindungi masyarakat Indonesia dari barang yang membahayakan kesehatan. Dalam UndangUndang 11 Tahun 1995 yang berubah menjadi Undang-Undang 39 Tahun 2007 disebutkan, ada tiga barang yang kena cukai, yakni etil alkohol (etanol), minuman mengandung etil alkohol (MMEA) alias minuman beralkohol, dan hasil tembakau. Yang termasuk hasil tembakau meliputi sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris, dan hasil pengolahan tembakau lainnya. Dalam aturan itu, barang-barang yang kena cukai merupakan barang-barang yang konsumsinya perlu dikendalikan dan peredarannya perlu diawasi. Pengendalian dan pengawasan itu disebabkan oleh efek barang yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat atau lingkungan hidup. Atas pertimbangan itu, barang-barang kena cukai perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan. Penetapan cukai membuat harga minuman beralkohol dan produk tembakau menjadi lebih mahal. Dengan begitu, diharapkan bisa mengurangi keinginan masyarakat untuk mengonsumsi barang-barang tersebut. Khusus tembakau, peraturan teranyar cukai produk tembakau diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 179/PMK.011/2012. Dalam

11

fokus p e r i s t i w a

Karimun yang masuk dalam wilayah FTZ. Berpperaturan itu, besaran tarif cukai hasil temayungkan Undang-Undang 36 Tahun 2000 bakau untuk masing-masing jenis hasil yang diubah menjadi Undang-Undang tembakau didasarkan pada golongan 44 Tahun 2007 dan PP 10/2012 tenpengusaha dan batasan Harga Jual tang lalulintas barang dari dan ke Eceran (HJE) per batang atau Faktor kesehatan mekawasan FTZ, rokok dan minuman gram yang ditetapkan oleh mengaruhi besaran beralkohol tanpa cukai bebas menteri. beredar di BBK. Senjatanya, label cukai. Makin besar pen"Penetapan cukai rokok tidak 'Khusus Kawasan Bebas'. seragam. Bergantung pada jenis garuh buruknya pada Label itu diperoleh jika perusarokoknya. Yang pabriknya padat kesehatan, makin besar haan yang memproduksi merek karya, cukainya cenderung lebih rokok itu mendapatkan izin dari persentase cukainya. rendah," kata Brata. Ia menamBadan Pengusahaan Kawasan bahkan, persoalan kesehatan Batam. Instansi yang dulu dikenal juga memengaruhi besaran cudengan nama Otorita Batam ini kai. Pendeknya, lebih besar pengaruh memang memiliki kuasa besar buruknya pada kesehatan, lebih besar mengeluarkan izin dan kuota impersentase cukainya. por, produksi, dan beredar di Batam. Susila Brata menyeDalam Permenkeu disebutkan, untuk pabrik sigaret butkan setelah mendapat izin dari BP Batam, Kantor kretek mesin dengan kapasitas produksi lebih dari dua miliar per tahun dan HJE per batangnyanya lebih dari Rp669 dikenakan tarif cukai sebesar Rp375 per batang. Jumlah ini lebih besar dari pabrik sigaret kretek mesin yang kapasitas produksinya kurang dari dua miliar, yang HJE per batangnya paling rendah Rp440 sampai dengan Rp549 dikenakan tarif cukai Rp245 per batang. Tarif cukai per batang akan beda lagi untuk hitungan cerutu dengan HJE lebih dari Rp180 ribu per batang, yang dikenakan cukai sebesar Rp100 ribu per batang. Total ada 29 jenis tarif cukai untuk produk tembakau. Namun niat pemerintah untuk membatasi konsumsi produk tembakau itu mental di Batam, Bintan, dan

EDISI III, Minggu III Februari 2013

12 Bea Cukai kemudian memberikan dokumen cukainya. Bagi perusahaan pembuat rokok di Batam, izin tersebut membuat proses produksi menjadi lebih murah. Pasalnya, bahan baku tembakau impor juga bebas bea masuk. Data Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam menyebutkan, sumber tembakau rokok buatan Batam berasal dari Amerika Serikat, Argentina, Brazil, India, Cina, Kamboja, Kenya, Malaysia, Filipina, Spanyol, Vietnam, dan Zimbabwe. "Dalam data kami, tidak ada tembakau asal Indonesia yang digunakan sebagai bahan baku rokok Batam," kata Kepala Seksi Karantina Tumbuhan, Fajar Budi Susanto. Izin pembebasan cukai tidak hanya diberikan pada investor yang ingin mendirikan pabrik rokok di Batam. Izin yang sama juga diberikan pada perusaahaan pengimpor rokok asing dan perusahaan rokok dari daerah lain yang ingin masuk ke Batam. Contohnya rokok merek 369 produksi perusahaan 369 Tobacco Bojonegoro yang dimasukkan ke Batam oleh PT Karimun Pinang Jaya. Alhasil, merek 396 yang beredar tanpa cukai di Batam dibanderol dengan harga eceran Rp5 ribu. Begitupun dengan Nise, rokok produksi Cina yang diimpor oleh PT Canlong Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Tunas. "Jadi tidak perlu membangun pabrik di Batam untuk mendapat pembebasan cukai jika mau beredar di Batam," ujar Brata. Tak heran jika warga memplesetkan istilah Free Trade Zone menjadi Free Tobacco Zone. Batam menjadi benarbenar lumbungnya surga bagi perokok. Sejumlah warga memang sempat menduga peredaran rokok produksi Batam dan rokok impor tanpa cukai adalah ilegal. Namun itu tadi, para produsen maupun importir rokok yang mengedarkan rokok tanpa cukai di Batam dilindungi Undang-Undang 36 Tahun 2000 yang diubah menjadi UndangUndang 44 Tahun

EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus p e r i s t i w a

2007 tentang FTZ. Kemudian Peraturan Pemerintah (PP) 10 Tahun 2012 tentang Lalulintas Barang dari dan ke Kawasan FTZ BBK. "Dua dasar hukum itu yang membuat barang-barang konsumsi, termasuk rokok bebas dari pajak, bea masuk, dan cukai jika masuk dan beredar di Batam," kata Brata. Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam Fathullah juga membenarkan perusahaan rokok Batam yang mengedarkan produknya di kawasan bebas memang tidak dikenakan cukai. Hal ini sesuai dengan UU FTZ dan PP 10 tahun 2012. Namun masing-masing perusahaan tetap wajib memiliki nomor pokok wajib cukai, meski cukainya nol untuk kawasan bebas. Meski begitu, tidak semua perusahaan rokok besar di Indonesia yang menggunakan fasilitas pembebasan cukai. Perusahaan seperti Gudang Garam dan Sampoerna tetap membayar cukai, meski beredar di kawasan bebas dan harga jualnya bakal lebih mahal. Mereka tetap pede dengan kualitas yang sudah dinikmati sebagian besar perokok di Batam. Sejumlah pengecer di Batam menyebutkan, merek rokok asal Jawa masih unggul daripada produk lokal Batam yang jauh lebih murah. "Namanya fasilitas, boleh diambil boleh tidak," kata Brata. Persoalan kualitas memang berperan sangat penting pada selera perokok. Meski mahal, rasa rokok-rokok dengan nama besar tak mudah diganti begitu saja dengan rokok murah asal Batam. Sejumlah perokok yang mencoba beberapa rokok Batam menyebutkan sejumlah kekurangan rokok Batam dibanding produk seperti Marlboro, Sampoerna, Djarum Super, atau Dji Sam Soe. "Rasanya hambar, pekat di tenggorokan, dan perih di hidung," kata Ali Sadikin, seorang desainer grafis. Penikmat Dji Sam Soe itu mencoba beberapa rokok buatan Batam yang ditawarkan Majalah Batam Pos. Beberapa perokok lain bahkan merasa mual saat mencoba rokok itu. Meski demikian, ada juga yang merasa satu rokok produk Batam mirip dengan rokok favoritnya. "Rasanya ringan, mirip sekali dengan Sampoerna," kata Abdul, karyawan perusahaan layanan jasa internet penggemar Sampoerna. ***

fokus

13

p e r i s t i w a

Misteri

Angka Produksi

T

idak ada yang tahu berapa jumlah rokok produksi Batam tanpa cukai yang beredar di kawsan perdagangan bebas Batam, Bintan dan Karimun. BP Batam mengaku belum menentukan kuota. Mencari data dari Bea Cukai dan pajak juga mustahil. Karena statusnya yang tidak kena cukai dan pajak penjualan. Majalah Batampos mencoba mencari tahu langsung ke pabriknya di Kawasan Industri Citra Buana III dan Tunas. Tidak sulit mencari nomor telepon perusahaan-perusahaan rokok itu. Ketik saja nama perusahaan di mesin pencari Google, alamat perusahaan beserta nomor teleponnya akan terpampang di direktori perusahaan. Batam Pos menghubungi tiga perusahaan besar yang mengedarkan produknya tidak hanya di Batam tapi juga di daerah luar FTZ, yakni Rock International, Vigo International, dan Leadon International. Dihubungi berulang kali, telepon PT Vigo International selalu sibuk. Ketika didatangi di kantornya di Kawasan Industri Tunas Blok 2-K, pagar pabrik digembok. Sementara

EDISI III, Minggu III Februari 2013

petugas keamanan tidak ada di posnya. Tidak tampak sepeda motor yang parkir di depan pabrik, seperti pabrik lain di sampingnya. Sementara ketika Majalah Batampos menghubungi nomor kontak PT Rock International Tobacco, pria bernama Amri mengarahkan agar datang lansung ke pabrik di Kawasan Citra Buana III Lot 18. “Temui saja Bu Nur, Bagian Umum perusahaan,” kata Amri. Nur sendiri menolak diwawancara minggu lalu. Melalui seorang satpam perusahaan, Nur menyampaikan ia baru bisa diwawancara pada hari di luar tenggat Majalah Batampos. Serupa, pihak PT Leadon juga menolak permohonan wawancara saat dihubungi minggu lalu. Seorang wanita yang mengangkat telepon mengaku tidak ada yang berwenang memberikan keterangan kepada media di perusahaan itu. Selanjutnya, ia memberikan telepon pada seorang pria yang memperkenalkan dirinya sebagai bagian pengamanan. Pria itu kembali menegaskan pernyataan rekannya. “Kami tidak berwenang memberikan keterangan,” kata dia. Setengah mengeluh, ia mempertanyakan semakin banyaknya izin perusahaan rokok yang diterbitkan BP Batam dan Pemerintah Kota Batam. (Yermia Riezky)

fokus

14

p e r i s t i w a

Cukai Rokok Batam Rp3,967 M

T

idak hanya pasar kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam, Bintan, Karimun yang disasar produsen rokok di Batam, tapi juga sejumlah wilayah di Indonesia. Kantor Bea Cukai Kelas B Batam mencatat, sepanjang tahun 2012, BC memungut cukai tembakau sebesar Rp3,967 miliar dari rokok Batam untuk pasar dalam negeri di luar FTZ. Nilai tersebut dikumpulkan dari tiga perusahaan yakni PT Rock International Tobacco, PT Vigo International, dan PT Leadon International. Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Pelayanan Utama Type B Bea dan Cukai Batam, Susila Brata mengatakan, rokok produksi Batam yang diedarkan ke luar wilayah FTZ BBK berbeda dengan yang diedarkan di kawasan FTZ BBK. Begitupun yang diekspor. "Jadi yang ada label 'Khusus Kawasan Bebas' tidak boleh dikasi cukai lalu dijual ke luar wilayah FTZ BBK.� Di tempat terpisah, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang ditanya soal maraknya peredaran rokok produksi Batam di kawasan FTZ BBK yang bebas cukai mengatakan, besar kemungkinan itu hanya rembesan (sisa produk yang tidak diekspor, red). Apakah diizinkan beredar di wilayah FTZ? Gita mengatakan kalau pihaknya lebih mendukung pengurangan atau mengeliminir rembesan supaya industri (rokok) dalam negeri tetap eksis. (yermia riezky, muhammad nur, antony)

Susila Brata Kabid Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Kelas B Batam, EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus

15

p e r i s t i w a

Harapan dari PP 109 Indonesia memang menjadi idola investor rokok dunia, karena satu-satunya negara di kawasan Asia Pasifik yang belum meratifikasi Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control/FCTC) yang digaungkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2003.

K

onvensi ini mengatur promosi (iklan) rokok, pelarangan merokok di tempat umum, pembatasan peredaran dan tingkat konsumsi rokok. Salah satunya dengan cara menaikkan cukai rokok setinggi-tingginya. Tak heran jika saat ini saham industri rokok di Indonesia lebih didominasi oleh asing. Philip Morris, misalnya, menguasai saham Sampoerna. Begitupun PT Trisakti Purwosari Makmur. Perusahaan rokok yang kini 60 persen sahamnya dikuasai perusahaan rokok Korea Selatan, KT&G. Bahkan lebih dari separo kebutuhan tembakau nasional adalah impor. BPS mencatat, hingga November 2012, impor tembakau mencapai 120 ribu ton dari 200 ribu ton kebutuhan nasional. Bahkan untuk industri rokok di Batam 100 persen bahan bakunya impor. Investor juga semakin jeli. Selain melihat celah Indonesia belum meratifikasi FCTC, secara spesifik mereka juga melihat wilayah strategis di Indonesia yang regulasinya sangat longgar. Salah satunya Batam, Bintan, dan Karimun (BBK). Sebagai kawasan perdagangan bebas (free trade zone/ FTZ) yang membebaskan semua barang industri dan konsumsi masuk tanpa dikenakan bea masuk, PPN, PPnBM, dan cukai. Tak heran jika sembilan dari sepuluh industri rokok di Batam adalah

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Iklan rokok buatan Batam, Luffman, di simbang empat Nagoya, Batam. (foto: Kanwa)

16 penanaman modal asing (PMA). Mereka rata-rata berasal dari negara yang telah meratifikasi Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau itu. Antara lain Cina, Singapura, dan Malaysia. Padahal Cina merupakan negara dengan jumlah perokok tertinggi di dunia, namun setelah meratifikasi konvesi tersebut, produksinya mulai dialihkan ke Indonesia, khususnya Batam. Memang saat ini ada secercah harapan dengan lahirnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109/2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Harapan itu bisa dilihat dari diaturnya produk tembakau, peran dan tanggung jawab pemerintah, termasuk pemerintah daerah, penyelenggaraan, peran serta masyarakat, dan pembinaan dan pengawasan. Di pasal 8, misalnya, penyelenggaraan pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan meliputi, produksi dan impor, peredaran, perlindungan khusus bagi anak dan perempuan hamil, dan kawasan tanpa rokok. Di pasal 15 lebih jelas lagi. Pada ayat 1 disebutkan; "Setiap satu varian produk tembakau wajib dicantumkan gambar dan tulisan peringatan kesehatan yang terdiri atas lima jenis yang berbeda, dengan porsi masing-masing 20 persen dari jumlah setiap varian produk tembakaunya. Namun ketentuan lebih lanjut mengenai gambar dan

EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus p e r i s t i w a

tulisan peringatan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 14 dan pasal 15 diatur dengan Peraturan Menteri Kesehatan. "Kami masih menunggu Peraturan Menteri Kesehatan itu sebagai turunan dari PP tersebut," kata Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Batam, Rabu pekan lalu. Harapan lainnya ada di pasal 22. Di pasal ini dijelaskan, pada sisi samping kemasan produk tembakau wajib dicantumkan BP Batam selaku pemberi pernyataan, “tidak izin harusnya ikut mengaada batas aman” dan wasi juga. Jangan Pemko “mengandung lebih Batam yang jadi tukang dari 4.000 zat kimia sapu. Jebol juga anggaran berbahaya serta kesehatan kalau peredaran lebih dari 43 zat rokok tak diawasi. penyebab kanker”. Lalu pasal 24 yang melarang produsen rokok mencantumkan keterangan atau tanda apapun yang menyesatkan atau kata-kata yang bersifat promosi seperti kata “Light”, “Ultra Light”, “Mild”, “Extra Mild”, “Low Tar”, “Slim”, “Special”, “Full Flavour”, “Premium” atau kata lain yang mengindikasikan kualitas, superioritas, rasa aman, pencitraan, kepribadian, ataupun kata-kata dengan arti yang sama. Masih ada beberapa pasal di PP 109/2012 yang memberikan harapan pembatasan rokok. Termasuk soal pentingnya peran pemerintah daerah. Bahkan pemda diberi kewenangan membuat aturan turunan berupa peraturan daerah (perda) pembatasan merokok di tempat-tempat tertentu, pembatasan iklan rokok dan lainnya yang mengacu pada PP 109/2012 dan UU 36/2009 tentang Kesehatan. Namun untuk Batam, jangankan perda soal pembatasan rokok, pengawasan peredaran rokok pun nyaris tidak ada. "Apa yang mau kami awasi kalau data industri rokok saja kami tidak ada," kata Kepala Bidang Program Disperindag Kota Batam Madian, Rabu, Pekan lalu di kantornya. Menurutnya, BP Batam selaku pemberi izin industri, pemberi kuota, tidak pernah memberikan data ke Disperindag Kota Batam. "BP Batam selaku pemberi izin harusnya ikut mengawasi juga. Jangan Pemko Batam yang jadi tukang sapu. Jebol juga anggaran kesehatan kalau peredaran rokok di Batam tak diawasi," kata Madian

17 yang dibenarkan Kabid Perindustrian Firmansyah Fattah. Direktur Lalu Lintas Barang BP Batam Fathullah mengatakan, pada dasarnya pihaknya tetap melakukan pengawasan produksi dan peredaran rokok produksi Batam di Batam. Namun sesuai dengan regulasi yang ada (UU FTZ dan PP 10/2012), produsen rokok di Batam tidak dilarang menjual produk mereka di kawasan FTZ. Juga tidak ada kewajiban membayar cukai. "Aturannya membolehkan," katanya. Madian menilai, meski BBK sebagai kawasan bebas, namun dalam pemberian izin industri dan kuota, harus tetap memperhatikan PP 109/2012 karena menyangkut kesehatan masyarakat. Tapi jika ditelaah lebih dalam lagi, meski ada secercah harapan di PP 109 itu, banyak juga kelemahannya. Untuk pencantum- kan gambar dan tulisan peringatan kesehatan yang terdiri atas lima jenis yang berbeda, dengan porsi masingmasing 20 persen dari jumlah setiap varian rokok yang dihasilkan, ternyata tidak berlaku bagi industri rokok non-pengusaha kena pajak yang total jumlah produksinya tidak lebih dari 24 juta batang per tahun. Bahkan, larangan mencantumkan kalimat yang mengandung unsur promosi, juga tidak berlaku pada produk tembakau yang sudah mendapat sertifikat merek sesu a i dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Begitupun untuk pencantuman gambar yang menyeramkan akibat Bagaimanapun pergulatan merokok, juga masih belum bisa diberregulasi rokok di pusat, lakukan, karena tetap tidak mempengarPP itu memberi uhi industri rokok di BBK. waktu 18 bulan Status FTZ menjadikan bagi produsen. Itu Batam surga produsen dan artinya, ada pelupenikmat rokok. ang PP ini diubah lagi menjadi lebih longgar yang menguntungkan industri rokok. Apalagi sebentar lagi terjadi pergantian rezim kepemimpinan yang kebijakannya belum tentu sama dengan pemimpin sebelumnya.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus p e r i s t i w a

Lihatlah sejarah penyusunan regulasi rokok di Indonesia. Dalam buku A Giant Pack of Lies (Bongkah Raksasa Kebohongan–Menyorot Kedigdayaan Industri Rokok di Indonesia) karya Mardiyah Chamim dkk yang diluncurkan 2011, menyebutkan adanya sejumlah dokumen-dokumen rahasia beberapa industri rokok Indonesia yang berhasil melobi proses pembuatan UU Kesehatan tahun 1992 agar tembakau tidak disebut zat adiktif. Kemudian lahir PP Nomor 81 Tahun 1999 tentang Pengamanan Rokok Bagi Kesehatan di masa pemerintahan Presiden BJ Habibie. PP ini memberi harapan karena membatasi iklan rokok hanya boleh di media cetak dan media luar ruang. Juga mewajibkan adanya peringatan bahaya merokok di bungkus rokok. Bunyinya: nikotin dapat memicu penyakit jantung dan tar dapat memicu penyakit kanker (Pasal 3). Itu sebabnya, kadar maksimum nikotin dan tar dalam rokok diatur. Tapi pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, PP 81 diamandemen. Lahirlah PP 38 Tahun 2000. Salah satu poinnya, iklan rokok di televisi diizinkan lagi muncul pada siaran malam hari. Pada masa Megawati memimpin, upaya mengebiri regulasi rokok juga terjadi. Indonesia saat itu tidak ikut meratifikasi FCTC. Maka hingga saat ini, Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Pasifik yang belum meratifikasi FCTC. Tahun 2009 juga sempat ada upaya berbagai pihak agar ayat yang menyatakan tembakau adalah zat adiktif dihilangkan. Namun usaha itu gagal karena MK menolak gugatan pengusaha rokok, sehingga kalimat tembakau mengandung zat adiktif tetap ada. Tapi hingga saat ini, kelompok pro-rokok terus melakukan upaya untuk menggembosi UU 36/2009 tentang Kesehatan dan PP 109/2012 dengan memasukkan usulan revisi. Namun bagaimanapun pergulatan regulasi rokok di pusat, tetap tidak mempengaruhi industri rokok di BBK. Status FTZ yang istimewa membuat hampir semua aturan pusat tak berlaku di BBK. Kawasan BBK menjadi surga produsen dan penikmat rokok. "Itulah kenyataanya karena BBK ini regulasinya lex specialis," kata Susila Brata, Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Kantor Pelayanan Utama Type B Bea dan Cukai Batam, Rabu, pekan lalu. (muhammad nur)

fokus

18

p e r i s t i w a

203 Merek Belum Lewati Uji Lab

D

ari 10 industri rokok di Batam, lima di antaranya sudah beroperasi. Selebihnya masih dalam tahap pembangunan. Namun dari lima perusahaan itu, ternyata merek rokok yang dihasilkan bukan satu atau dua saja, tapi mencapai ratusan. Tepatnya 203 merek yang tercatat di Kantor Bea dan Cukai Kelas B Batam. PT Fantastik Internasional misalnya. Ada dua merek rokok putih yang diproduksi, yakni H mild dan Brave Mild. Lalu PT TFC Maju 29 merek, PT Yingmei Indobacco Internasioal 9 merek, PT Rock International

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Tobacco 98 merek, dan PT Vigo International 65 merek (nama merek selengkapnya lihat tabel). Memang tidak semua merek tersebut beredar di kawasan FTZ BBK. Sebagian besar diekspor ke luar negeri. Ada juga yang dijual ke pasar Indonesia di luar kawasan bebas. Karena bebas cukai di kawasan bebas seperti Batam, harganya pun sangat murah. Berkisar Rp4.000 hingga Rp5.500 per bungkus. Lalu amankah rokok produksi Batam yang dijual murah itu? Benarkah bahan bakunya benar-benar dari tembakau yang layak? Benarkan kadar nikotin dan tar sesuai dengan yang dicantumkan dibungkus rokok?

19 Kepala Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam Gusti Ayu Adhi Aryaptni belum bisa menjamin. Ia malah terkejut ketika mengetahui di Batam ada industri rokok. Ia mengira beberapa merek rokok baru yang beredar di Batam bukan produksi Batam, tapi diimpor dari luar negeri. Perempuan yang akrab disapa Ary ini bahkan makin terkejut ketika disebutkan bahwa merek rokok produksi Batam itu ratusan dari lima industri yang telah beroperasi di Batam. “Tolong beri saya datanya,” pintanya. Ary mengatakan, pada 2012, Balai POM Batam telah mengambil sampel secara acak beberapa rokok yang beredar di Batam untuk diuji kadar nikotin dan tar-nya di laboratorium. “Karena di Indonesia hanya ada dua laboratorium pengujian tar dan nikotin, yakni di Jakarta dan Surabaya, maka jatah Balai POM Batam hanya lima sample rokok untuk 2012,” kata Ary. Kelima merek rokok yang diuji itu yakni; Gama Ultimate, Access Mild, Win Mild Minti Ceta, dan Country International. “Tapi hasil uji labnya belum keluar karena itu tadi, antre,” katanya. Penelusuran majalah ini dari lima merek rokok yang diuji lab itu, ternyata tidak satupun produksi Batam. Dengan kata lain, dari 203 merek rokok produksi Batam, belum satupun yang diuji lab Balai POM Batam. Kelima sampel rokok yang diuji Balai POM itu umumnya produksi perusahaan rokok yang telah lama eksis di Indonesia. Club Mild dan Country International, misalnya, dua merek rokok ini produksi PT Bentoel Group. Club Mild dipasarkan di Indonesia, sementara Country untuk pasar global. Begitupun merek Wind Mild. Merek ini diproduksi PT Trisakti Purwosari Makmur. Perusahaan rokok yang kini 60 persen sahamnya dikuasai perusahaan rokok Korea Selatan, KT&G. Ary mengatakan, keterbatasan laboratorium menjadi salah satu penyebab BPOM Batam kesulitan melakukan pengujian kadar tar dan nikotin secara cepat. Namun tahun 2013 ini, Ary berencana mengajukan pengujian beberapa rokok produksi Batam untuk mengetahui apakah kadar

EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus p e r i s t i w a

nikotin dan tar-nya sesuai dengan yang tertera di bungkus rokok. “Tapi itu tadi, tergantung kapasitas dari laboratorium, berapa sampel yang bisa mereka ujikan,” katanya. Jika kadar nikotin dan tar rokok produksi Batam itu ternyata tidak sesuai ketentuan, maka, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan, produsen bisa dikenakan sanksi administratif. Sanksi administrasi dalam pasal 40 PP 109/2012 bisa berupa penarikan dan/atau perbaikan, peringatan tertulis, dan/atau pelarangan sementara untuk pelanggaran berulang atau pelanggaran berat. “Jadi kami (BPOM) bisa memberikan rekomendasi ke BP Batam selaku pemberi izin industri rokok untuk penghentian operasional sementara untuk perusahaan yang melakukan pelanggaran berat,” kata Ary. Namun Ary mengakui, PP 109 yang baru diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 24 Desember 2012 lalu, ada sejumlah perbaikan dari PP 19 Tahun 2003. Namun untuk pelaksanaannya, beberapa pasal tidak bisa langsung karena masih menunggu peraturan turunannya. “Kalau terkait masalah kesehatannya, kami masih menunggu Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes). Nantinya BPOM juga akan membuat peraturan turunan dari Permenkes itu,” ujar Ary. Namun begitu, BPOM Batam tidak tinggal diam. Sebelum peraturan turunan PP 109 itu lahir, aturan turunan yang mengacu pada PP 19 Tahun 2003 dan UU Nomor 36 tahun 2009 tetap bisa menjadi acuan. Ia mencontohkan untuk pengawasan iklan rokok di Batam, baik media cetak maupun elektronik. Sepanjang pantauan tahun 2012, BPOM Batam mengecek 128 iklan rokok, termasuk di baliho. Ternyata yang memenuhi syarat hanya 81, selebihnya 47 iklan rokok tidak memenuhi syarat. “Tidak memenuhi syarat itu baik dari aspek ukuran peringatan kesehatan, maupun kententuan lain yang diatur di PP 19/2003 sebelum PP 109/2012 terbit,” katanya. (muhammad nur)

fokus

20

S

p e r i s t i w a

Belajar dari Singapura ingapura salah negara di kawasan Asia Pasifik yang telah meratifikasi Konvensi Kerangka Kerja untuk Pengendalian Tembakau (Framework Convention on Tobacco Control/FCTC) yang diusung Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2003. Itu sebabnya, meski rokok masih dijual bebas di negeri Singa itu, larangan merokok di tempat-tempat umum diatur ketat. Bahkan, pengaturan ketat itu diawali dari harga jual rokok yang selangit. Harga satu bungkus rokok di Singapura jika di-rupiahkan berkisar Rp60 ribu sampai Rp90 ribu per bungkus. Harga tersebut jika dibelikan rokok di Indonesia bisa mendapat enam sampai sembilan bungkus. Bahkan bisa dapat 18 sampai 19 bungkus jika membeli rokok buatan Batam yang bebas cukai. Tidak hanya ketat, Pemerintah Singapura juga konsisten mengawasi warga dan pelancong. Tidak boleh sembarangan merokok. Hanya di beberapa tempat tertentu disedikan asbak-asbak besar. Seperti di Orchard Road, sepanjang jalur pedestrian tepat di depan Lucky Plaza. Banyak wisatawan yang memanfaatkan asbak tersebut sebagai tempat merokok. Tak hanya satu dua orang saja, terkadang bisa sampai puluhan orang mengerumuni sebuah asbak besar yang di tempatkan di trotoar jalan tersebut. Laki-laki perempuan semua dengan cueknya menghisap rokok, karena memang tak banyak tempat di Singapura yang memiliki fasilitas smoking area. Tak hanya di Orchard Road, kawasan smoking area juga terdapat di tempat-tempat lain. Seperti di foodcourt-foocourt, biasanya dibagi menjadi dua area, satu untuk smoking area dan satu lagi area kawasan bebas rokok. Foodcourt seperti ini biasanya terdapat di tepi-tepi jalan atau di tempat-tempat terbuka seperti di kawasan Litle India, Chinese Town dan

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Kawasan Orchard Road Singapura. tempat-tempat lainnya. Bagi pecandu rokok, Singapura memang bukanlah tempat yang nyaman. Setiap akan membakar rokok, kita harus memperhatikan apakah tempat tersebut smoking area atau bukan. Jika salah, bisa di denda. Tak tanggungtanggung, dendanya sampai 1.000 dolar Singapura atau sekitar Rp7 juta lebih atau kurungan minimal 3 bulan penjara. Tidak hanya itu, membawa rokok lebih dari satu bungkus dalam kondisi tidak terbuka, juga bisa didenda. Bahkan membuang puntung rokok sembarangan juga kena denda. Aturan di Singapura tidak ada istilah tawar menawar. Tidak bisa membayar denda, hukumannya penjara. Bahkan saat di penjara, tidak ada pemberitahuan ke keluarga, Biasanya baru diinformasikan menjelang bebas. Bagi warga Singapura, larangan merokok di tempattempat umum sudah wajar. Mereka telah terbiasa dengan aturan tersebut. Tapi tak sedikit juga warga Singapura yang melampiaskan keinginan merokoknya dengan berwisata ke Batam. Itu sebabnya muncul istilah kalau Indonesia, khususnya Batam asbak terbesar di dunia. Pelancong bebas merokok di mana saja dan membuang puntung rokoknya dimana saja. Itu karena regulasi yang lemah dan komitmen menjalankan aturan juga lemah. (m.noor kanwa & m.nur)

(foto: 123RF.COM)

21 PT ROCK INTERNATIONAL TOBACCO K&T 8083 Menthol ROCK BONJOUR OKI ZAN CLASSIC ZEN INTERNATIONAL MENTHOL BONJOUR ICE COOL BONJOUR MENTHOL BONJOUR KING SIZE OKI ICE COOL OKI MENTHOL OKI CLASSIC ZEN INTERNATIONAL CLASSIC K&T 8083 OKI GREEN OKI BLUE OKI RED OKI LIGHT HKDNP OKI BLUE HKDNP OKI GREEN HKNDP ROCK ICE GREEN ROCK BLUE ROCK GREEN ROCK PURPLE BLUE OKI SUPER BLUE BONJOUR LIGHTS BONJOUR CHARCOAL LIGHTS BONJOUR MENTHOL LIGHTS CUT TOBACCO MB-1 (impor) CUT TOBACCO DNH-1 (impor) BONJOUR SUPER LIGHT BONJOUR ICE COOL MENTHOL LIGHT CUT RAG MD (impor) CUT RAG DB (impor) ROCK ICE GREEN HKDNP ROCK GREEN HKDNP ROCK PURPLE BLUE HKDNP ROCK BLUE HKDNP OKI SUPER BLUE HKDNP OKI ICE COOL HKDNP TOBACCO VO TOBACCO BA TOBACCO BB TOBACCO BC TOBACCO BD TOBACCO BE TOBACCO BF TOBACCO BG TOBACCO BH

EDISI III, Minggu III Februari 2013

TOBACCO BI TOBACCO BJ ZEN GREEN ZEN RED ZEN BLUE CUT RAG NAT-3 TOBACCO RK-5 CLUB 88 RED CUT TOBACCO BLUE CUT TOBACCO ZEN INTERNATIONAL CLASSIC (dalam negri) ZEN INTERNATIONAL LIGHT (dalam negri) ZEN INTERNATIONAL MENTHOL LIGHT (dalam negri) BONJOUR ONE BONJOUR ICE COOL MENTHOL SUPER LIGHT BONJOUR ICE COOL MENTHOL LIGHT M7-FF3 ZEN INTERNATIONAL CLASSIC (FTZ) ZEN INTERNATIONAL LIGHT (FTZ) ZEN INTERNATIONAL MENTHOL LIGHT (FTZ) CUT TOBACCO DT (impor) CUT TOBACCO OCK1-1 CUT TOBACCO LB4-3 ROCK GOLD ROCK SILVER DCJ CIGARETTES (white) CUT TOBACCO HH RIVER HH RIVER WIN MBB3 CUT TOBACCO ROCK RED SKY (SOFT PACK CIGARETTE GREEN) SKY (SOFT PACK CIGARETTE RED) BONJOUR (SOFT PACK CIGARETTE GREEN) BONJOUR (SOFT PACK CIGARETE RED) ZL AUTHENTIC WORD CUT TOBACCO YUNYAN PURPLE (impor) USA CUT RAG TOBACCO (impor) LOGO One Charcoal Filter 1 LOGO Charcoal Filter 10 BONJOUR CLASSIC (FTZ) BOUNJOUR MENTHOL (FTZ) BONJOUR LIGHT (FTZ) HONGHE YUNYAN PURPLE CUT TOBACCO YUNYAN RED (impor) CUT TOBACCO HONGHE HARD A (impor) CUT TOBACCO HONGHE WIN (impor)

22 PT TCF MAJU Stallion V8 John Flavour Black John Grey John Menthol John Grey International John Big J Cut Tobacco Ria Selessa Old Town Lavish John Limited John USA YB Menthol

YB Full Flavour Eastin Menthol Eastin Full Flavour John Menthol Internatonal John Menthol Black John Big J Methol Jhon White John Black International John X5 John White Menthol John X5 Blue International John White International John Blue International John Limited International

PT YINGMEI INDOBACCO INTERNATIONAL RAMBUTAN (ekspor) ZHONG HUA QING (ekspor) CUT RAG TOBACCO(ekspor) EMPEROR PREMIUM (impor) EMPEROR CHARCOAL (ekspor) EMPEROR MENTHOL (ekspor) DONGBANG PREMIUM (ekspor) DONGBANG CHARCOAL (ekspor) SUPER GOLD (ekspor) HAO RI ZI (ekspor)

PT Fantastik International (FTZ) H Mild (Kemasan Berwarna Putih) (FTZ) BRAVE MILD (Kemasan Berwarna Putih

EDISI III, Minggu III Februari 2013

23 PT VIGO INTERNATIONAL BARELANG Bridge Light (ekspor) BARELANG Bridge Premier (ekspor) BRELANG Bridge Menthol (ekspor) VISS (Red Edition) (ekspor) VISS (Greenn Edition) (ekspor) A Threat of Tobacco VK Grade (ekspor) A Threat of Tobacco V1 Grade (ekspor) A Threat of Tobacco V2 Grade (ekspor) A Threat of Tobacco V7 Grade (ekspor) VISS Premier (ekspor) VISS Light (ekspor) VISS (Green Edition) (ekspor) OK1 Classic (ekspor) OK1 Lights (ekspor) OK1 Menthol (ekspor) VISS PREMIER (International) (ekspor) VISS PREMIER (Ind) VISS Menthol VEGAS CLASSIC (ekspor) VEGAS GREEN EDITION/MENTHOL (ekspor) A Threat of Tobacco A1 Grade (ekspor) A Threat of Tobacco A2 Grade (ekspor) VEGAS LIGHT (FTZ) VEGAS MENTHOL (FTZ) VEGAS CLASSIC (FTZ) VISS PREMIER (FTZ) VISS LIGHT (FTZ) VISS MENTHOL (FTZ) VISS CLASSIC (FTZ) VISS LIGHT (FTZ) VISS MENTHOL (FTZ) VISS CLASSIC (TLDDP) VISS LIGHT (TLDDP)

EDISI III, Minggu III Februari 2013

VISS MENTHOL (TLDDP) A Thread of Tobacco A1 Grade (impor) A Thread of Tobacco A1 Grade (impor) A Thread of Tobacco A1 Grade (impor) Blended Cut Tobacco A1 (impor) Blended Cut Tobacco EA (impor) Blended Cut Tobacco PW (impor) Blended Cut Tobacco VS (impor) Blended Cut Tobacco ML (impor) Blended Cut Tobacco MR (impor) Marlbender Classic (FTZ) Marlbender Menthol (FTZ) Marlbender Lights (FTZ) Double Wing Virginia Blend Cigarette (ekspor) Double Wing Charcoal Filter Cigarette (ekspor) Double Wing Sugar Filter Cigarette (ekspor) Double Wing Menthol Cigarette (ekspor) Blended Cut Tobacco A1 (ekspor) Blended Cut Tobacco EA (ekspor) Blended Cut Tobacco PW (ekspor) Blended Cut Tobacco VS (eks[or) Marlbender Classic (TLDDP) Marlbender Menthol (TLDDP) Marlbender Lights (TLDDP) Blended Cut Tobacco DW (Impor) Blended Cut Tobacco A2 (Impor) Blended Cut Tobacco DW (Impor) Nelson Virginia Blend (ekspor) Manufactured Tobacco FMU LVB (Impor) Manufactured Tobacco FMU OSD (Impor) Manufactured Tobacco FMU LVB (ekspor) Manufactured Tobacco FMU OSD (ekspor)

fokus

2424

p e r i s t i w a

Daftar Industri Rokok di Batam Penanaman Modal Asing (PMA) 01 PT TCF Maju 02 PT Yingmei Indotobacco Internasioal 03 PT Rock International Tobacco 04 PT Vigo International 05 PT Alcotraindo Batam 06 PT Wandeli International Tobacco (trading) 07 PT Leadon International 08 PT Saberfill Indonesia 09 Cigaret Machine & Equipment & Service Company (mesin)

Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDM) 01 PT Fantastik International EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus

25

p e r i s t i w a

4.000

Zat Berbahaya dalam Paru-Paru

B

atam memang surga bagi industri rokok maupun perokok karena bebas cukai. Namun perlu diingat, dalam sebatang rokok ternyata mengandung 4.000 zat berbahaya. Sebanyak 43 di antaranya bisa menyebabkan kanker. Peringatan banyaknya kandungan zat berbahaya pada rokok itu juga tertuang di pasal 22 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan. Dokter spesialis penyakit dalam, Budi Tan Oto, SpPD dari Rumah Sakit Awal Bros Batam mengatakan, racun utama pada rokok adalah nikotin, tar dan karbon monoksida (CO). Nikotin merupakan zat adiktif yang bisa mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Sementara tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan bisa menempel pada paru-paru perokok. Sedangkan karbon monoksida bisa mengikat hemoglobin dalam darah, hingga membuat darah tidak mampu mengikat oksigen. “Bisa menimbulkan degenerasi sel-sel tubuh hingga menimbulkan berbagai penyakit yang ganas,� ujarnya, pekan lalu. Dokter Budi juga menyebut, zat berbahaya pada rokok juga bisa merusak sel-sel di paru-paru hingga bisa memicu kanker. “Bisa membunuh sel-sel baik lalu muncul selsel jahat,� katanya. (ratna irtatik & muhammad nur)

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Data dan Fakta Perokok di Indonesia 1. Total pengeluaran untuk tembakau Rp245,41 triliun. 2. Pembelian rokok Rp138 triliun. 3. Biaya pengobatan penyakit akibat rokok Rp2,11 triliun. 4. Khilangan produktivitas Rp105,3 triliun. 5. Perokok aktif 70 juta orang (60-70 persen pria dewasa). 6. Setiap tahun 400 ribu orang meninggal di Indonesia akibat rokok. 7. Pendapatan negara dari cukai tembakau hanya Rp75 triliun (2012). 8. Indonesia peringkat ketiga perokok tertinggi di dunia setelah China dan India. Sumber: Kementerian Kesehatan (diolah)

26

fokus p e r i s t i w a

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, mewajibkan penetapan Peraturan Pemerintah tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

27

Industri Produk Tembakau wajib mencantumkan paling sedikit dua jenis gambar dan tulisan peringatan kesehatan.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus p e r i s t i w a

28

Setiap orang yang memproduksi dan/atau mengimpor Produk Tembakau berupa Rokok wajib mencantumkan informasi kandungan kadar Nikotin dan Tar sesuai hasil pengujian pada Label setiap Kemasan dengan penempatan yang jelas dan mudah dibaca.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

fokus p e r i s t i w a

29

fokus p e r i s t i w a

Setiap produsen dilarang mencantumkan kata “Light”, “Ultra Light”, “Mild”, “Extra Mild”, “Low Tar”, “Slim”, “Special”, “Full Flavour”, “Premium” atau kata lain yang mengindikasikan kualitas, superioritas, rasa aman, pencitraan, kepribadian, ataupun kata-kata dengan arti yang sama.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

karikata

30

“Berhenti merokok merupakan hal yang temudah di dunia ini. Saya tahu karena saya telah melakukannya ribuan kali�

Mark Twain

EDISI III, Minggu III Februari 2013

31

sekilas peristiwa

Ibas Mundur Demi Partai dan Anak

P

utra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Edhie Baskoro alias Ibas mengundurkan diri dari anggota DPR RI, Kamis (14/2). Alasannya: 1. Sebagai Sekjen Partai Demokrat, ia ingin berkonsentrasi mengurus partai yang elektabilitasnya terus menurun akibat kadernya didera sejumlah kasus dugaan korupsi. Ibas juga tidak tega melihat Ketua Majelis Tinggi PD, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang waktunya banyak terkuras untuk menyelamatkan PD. Sementara SBY harus menjalankan tugas utamanya sebagai kepala pemerintahan. Ibas pun dipersiapkan menggantikan Anas. 2. Ibas juga ingin berkonsentrasi mengurus putra pertamanya, Airlangga Satriadhi Yudhoyono, yang menjalani operasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Jumat lalu karena gangguan pencernaan. (muhammad nur)

foto : Yusnadi

Vonis 3 Tahun Penyelenggara Pilkada

Mantan Ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karimun Zulfikri dan Darman Munir divonis tiga tahun perjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Rabu (13/2) pekan lalu. Keduanya terbukti menyalahgunakan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara. Keduanya juga diwajibkan membayar denda masing-masing Rp50 juta dan membayar uang pengganti kepada negara masingmasing sebesar Rp 193,1 juta dan Rp291,6 juta.

Berikut riwayat kasusnya: * 24 April 2012 : Zulkifli dan Darman Munir ditahan Kejari Karimun. atas dugaan korupsi dana hibah APBD Perubahan 2010 dan APBD Murni 2011 senilai Rp 12 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Bupati Karimun. Dalam pemeriksaan Zulkifli dan komisional KPU lainnya mengakui melakukan dan menikmati kegiatan fiktif. Negara dirugikan sekitar Rp1 miliar. * 4 Oktober 2012 : Kejari Karimun menetapkan tiga lagi komisioner KPU Karimun sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Ketiganya adalah Risdiyansyah, Evi Herita dan Hermawan Saputra. Namun belum ditahan dengan pertimbangan tahapan pemilu 2014 harus jalan. Mereka melanggar pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang (UU) nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (muhammad nur) EDISI III, Minggu III Februari 2013

32

sekilas peristiwa

Putri Solo di Pusaran Kasus Korupsi Simulator Dipta Anindita, Putri Solo tahun 2008, Rabu (14/2) lalu kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama enam jam sebagai saksi tersangka kasus simulator SIM Irjen Djoko Susilo. Ada apa? 1. Perempuan cantik berusia 24 tahun itu diduga istri muda Djoko. 2. Ia dicegah ke luar negeri sejak 21 Januari karena dianggap mengetahui informasi harta kekayaan Djoko. 3. Ada dugaan si cantik terlibat tindak pidana pencician uang Djoko karena beberapa properti Djoko berupa tanah dan bangunan bernilai puluhan miliar yang disita KPK diduga atas nama Dipta. Namun status Dipta masih saksi. 4. Djoko ditetapkan tersangka sejak 27 Juli 2012. 5. Djoko disangka melanggar pasal 2 atau pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi karena dianggap menyalahgunakan wewenang dalam pengadaan simulator SIM senilai Rp198,7 miliar. 6. Pada 9 Januari lalu, KPK mengumumkan pengenaan pasal tindak pindana pencucian uang atas Djoko. KPK menjerat mantan Kepala Korlantas Mabes Polri itu dengan pasal 3 ayat 1 atau pasal 6 ayat 1 UU TPPU (tindak pidana pencucian uang). 7. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK, harta Djoko tercatat “hanya� Rp 5,6 miliar pada 20 Juli 2010, ketika lulusan Akpol 1984 tersebut masih menjabat Kepala Korlantas Mabes Polri. Namun ternyata punya aset puluhan miliar. (muhammad nur) EDISI III, Minggu III Februari 2013

33

sekilas peristiwa

Buah Hati Dijual Rp7 Juta * Jumat, 1 Februari 2013: Drs melahirkan di klinik di bilangan Kijang Lama, Tanjungpinang. Drs lalu menghubungi pasangan suami istri yang akan “mengadopsi” anaknya itu. * Minggu, 10 Februari 2012 : - Drs menyerahkan anaknya ke pasangan suami istri itu dengan imbalan Rp7 juta. Agar tak terkesan dijual, dibuat perjanjian di atas materai 6000 yang isinya N diadopsi. Perjanjian itu diteken oleh Drs dan “suaminya” Iqmal Afarqi. Juga diteken pasangan suami istri yang mengadopsi. - Mereka lalu mendatangi Ketua RT setempat untuk meminta pengesahan. Namun ketua RT curiga denga isi perjanjian itu. Disebutkan Drs punya suami atas na ma Iqmal Afarqi. Padahal Drs belum punya suami. - RT pun melapor ke polisi. Polisi pun turun dan ternyata setelah ditelusuri, Drs menjual anaknya itu seharga Rp7 juta. Ada bukti kwitansi. - Kepada polisi Drs mengaku tak sanggup mengurus anaknya karena hidup seorang diri dan hanya menjadi pekerja di salah satu tempat karaoke di Tanjungpinang. - Sf, suami dari Ru, mengaku kalau pada awalnya mereka sangat senang karena memang belum punya anak. Mereka tak menyangka berakhir di polisi. Uang Rp7 juta hanya pen ganti biaya persalinan. - Bayi tersebut kini dititipkan sementara di Rumah Sosial Perlindungan Anak (RSPA) Kepri sambil menunggu orang yang mau mengadopsinya secara resmi. (muhammad nur)

foto : Yusnadi

Buah Hati Dijual Rp7 Juta Bayi itu masih merah. Umurnya baru 10 hari, tepatnya lahir pada Jumat (1/2) di Kota Tanjungpinang. Namun sang ibu Drs yang berusia 28 tahun rupanya menganggap buah hatinya (N) itu beban, sehingga menjualnya ke pasangan suami istri Sf & Ru seharga Rp7 juta. Berikut kronologinya:

Dibui Karena Bunuh Pencuri Indora, warga Tiban Lama RT 04/RW 1, Sekupang, Batam, Kepri, ditahan polisi karena membunuh Candra Efendi yang ia pergoki mencuri di rumah saudaranya. Berikut Kronologinya: * Senin, 11 Februari 2013: - Pukul 02.00: Indora ke rumah kakaknya tak jauh dari rumahnya. Saat buka kamar ia memergoki seorang laki-laki berdiri dalam kondisi kebingungan. - Indora curiga laki-laki yang belakangan diketahui bernama Candra Efendi adalah pencuri. Apalagi seisi kamar sudah berantakan. - Indora langsung menyergapnya. Ia mendorong tubuh Candra ke kasur dan langsung memukuli wajahnya. - Anggota keluarga Indora yang sedang terlelap, terbangun. Dari dalam kamar, Candra diseret ke ruang tamu rumahnya. Di sana dia menginterogasi lelaki 36 tahun itu yang ternyata mabuk. - Candra sempat ngaku Babinsa yang tinggal di Tiban Lama. Indora lalu membawa Candra ke Pos Babinsa bersama keluarganya. - Di pos Babinsa, Candra terjatuh tertelungkup. Keningnya membentur aspal. Sempat dibawa ke bidan terdekat tapi nyawanya tak tertolong. Candra tewas. - Hasil visum di RS BP Batam ditemukan bekas benturan benda tumpul di wajah korban. - Istri Candra, Alwisnida, membantah suaminya mencuri karena selama ini ia mengenal baik suaminya. Ia menempuh jalur hukum. - Indora pun ditangkap dan diancam Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. (muhammad nur) EDISI III, Minggu III Februari 2013 foto : Dalil Harahap

34

menteri menulis manufacturing hope

KETIKA buah impor dari RRT membanjiri pasar Indonesia, apa yang harus kita perbuat? Mencegah saja dengan cara melarang atau mengenakan bea masuk yang tinggi tentu tidak cukup. Apalagi, ada ketentuan internasional yang tidak sembarangan bisa dilanggar.

M

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Meninggalkan Eksotisme, Menuju Kekuatan Tropikal engimbau agar tidak menyajikan buah impor memang baik, tapi juga belum cukup. Bersumpah untuk tidak makan buah impor seperti yang dilakukan dengan gagah berani oleh bupati Kulonprogo yang dokter itu memang heroik, tapi juga masih perlu jutaan hero lainnya. Apa yang bisa dilakukan BUMN? Sebagai korporasi besar, BUMN bisa membantu banyak. Melalui aksi-aksi korporasi yang nyata. Misalnya terjun ke agrobuah secara besarbesaran dengan pendekatan korporasi. Indonesia sebenarnya tidak perlu bersaing frontal dengan Tiongkok. Terutama di bidang buah. Dua negara besar itu bisa ambil posisi saling isi dan saling melengkapi. Tiongkok dengan empat musimnya memiliki kelemahan pokok: tidak mungkin bisa memproduksi buah tropis. Sebaliknya, Indonesia, negara tropis yang terbesar di dunia, bisa menghasilkan buah tropis seberapa banyak pun. Maka, ketika Indonesia menjadi pasar buah impor dari Tiongkok, pada dasarnya yang masuk ke Indonesia adalah sebatas buah nontropis: apel, anggur, jeruk, pir, dan seterusnya. Seharusnya kita juga bisa menjadikan Tiongkok sebagai pasar yang besar untuk buah-buah tropis dari Indonesia: pisang, manggis, durian, avokad, dan seterusnya. Tiongkok tidak mampu menghasilkan jenis buah-buah tersebut. Sayangnya, kita hanya bisa marah melihat kenyataan membanjirnya buah impor. Padahal, sebenarnya kita bisa berbuat banyak tanpa harus marah. Kadang kita sudah sangat bangga dengan menyebutkan bahwa kita memiliki kekayaan buah-buah tropis yang eksotis. Gelar eksotis itu memang memabukkan, tapi juga membelenggu. Dengan gelar eksotis, berarti kita akan mempertahankan jumlahnya yang terbatas. Ibarat menjual daerah wisata, ini adalah wisata penyelaman. Menarik, tapi terbatas. Tidak bisa masal.

35

menteri menulis manufacturing hope

Maka, memasalkan buah tropis adalah kunci penting untuk bisa membalas menyerbu Tiongkok. Kita tidak bisa menyerbu Tiongkok dengan gelar eksotis itu. Suatu saat saya mengunjungi pasar induk yang raksasa di Guangzhou. Saya masuk ke zona buah-buahan di pasar induk itu. Saya mencari di blok mana ada manggis. Saya mengelilingi berblok-blok pasar induk itu. Saya mengamati ratusan kontainer yang penuh berbagai buah Thailand di situ. Saya tidak menemukan manggis dan buah dari Indonesia lainnya. Setelah berjam-jam di situ, saya baru menemukan manggis yang hampir saja tidak kelihatan karena hanya satu peti kayu kecil. Saya bolak-balik peti itu. Betul. Manggis Indonesia. Saya temukan pengirimnya: Denpasar, Bali. Saya juga sudah mengunjungi pasar induk di Qingdao, Shandong. Juga di Tianjin. Sama. Tidak ada buah tropis dari Indonesia. Pengalaman itu terus terbayang memenuhi pikiran saya. Maka, ketika saya diangkat menjadi menteri BUMN, saya terus memikirkan apa yang bisa diperbuat. Sampai suatu ketika saya mendapat tamu istimewa: Rektor IPB Prof Dr Herry Suhardiyanto MSc dan serombongan doktor dari kampus di Bogor itu. Pak Rektor mengajukan ide buah tropis. Wow! Ini dia! Tumbu ketemu tutup! Langsung saya ceritakan pengalaman saya itu. Hari itu juga keputusan diambil: BUMN bekerja sama dengan IPB mengembangkan buah tropis besar-besaran. Ahli-ahli IPB dan Kepala Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB Prof Dr Ir Sobir MSi menyusun konsep ilmiah dan kajian pelaksanaannya. Termasuk memilih buah tropis apa saja yang akan dikembangkan. Saya minta fokus saja pada tiga atau empat jenis buah dulu. Jangan menanam semua jenis sehingga kehilangan fokus. Setelah tiga kali pertemuan, disepakati mengembangkan tiga jenis dulu: manggis, durian, dan pisang. IPB sudah memiliki ahli manggis yang cukup kuat di bawah koordinasi Dr Ir Sobir. Tim Dr Sobir itu sudah menyiapkan jenis-jenis manggis unggulan. Juga durian unggulan. Tahun ini juga pengembangan buah tropis berbasis korporasi itu harus sudah dimulai. Lokasi awalnya di Jawa Barat di bawah PTPN VIII. Saat tim IPB menyiapkan kajian, direksi PTPN VIII di bawah pimpinan Dirut-nya, Ir Dadi Sunardi, menyiapkan lahannya. Penanaman buah tropis itu tidak akan tanggung-tanggung. Tanaman manggisnya akan mencapai 3.000 hektare (ha). Duriannya juga 3.000 ha. Pisangnya kurang lebih sama. Kalau program itu nanti berhasil, inilah perkebunan khas Indonesia, konsep Indonesia, dan untuk kepentingan Indonesia. Semua perkebunan yang ada selama ini adalah konsep Belanda, oleh Belanda, dan untuk Belanda: teh, gula, sawit, karet, tembakau na-oogst. Belanda tidak mewariskan perkebunan buah tropis untuk kita. Kian tahun perkebunan buah tropis tersebut harus kian besar. Juga kian luas jangkauannya. Mulai Medan sampai Papua. Dengan demikian, pasokannya kian panjang. Menurut ahli dari IPB, ketika wilayah Medan memasuki masa panen, kebun di Sumsel baru berbuah dan kebun di Jawa baru berbunga. Medan habis panen, Sulawesi baru kuncup. Begitulah. Berputar hampir sepanjang tahun. Panjangnya wilayah Indonesia bisa membuat masa panennya pun panjang. Teman-teman di PTPN VIII kini lagi kerja keras menyiapkan sebuah perubahan besar. Dari hanya mengelola teh dan karet, kini harus ahli juga menanam manggis, durian, dan pisang. Bagi IPB, ini juga bersejarah! Menemukan model dan jenis perkebunan khas Indonesia demi Indonesia! Karena itu, IPB akan me-launching program itu dalam sebuah acara besar di Bogor. Saatnya negara tropis memiliki kekuatan buah tropikalnya! Lupakan kebanggaan eksotisnya! Nikmati kekuatan serbunya! (*)

EDISI III, Minggu III Februari 2013

36

Kreativitas adalah Jawaban, Bukan Pertanyaan YA, kreativitas adalah jawaban. Bukan pertanyaan. Kau hanya bisa menjawab dengan benar, kalau kau tahu dan mengerti persis apa pertanyaan yang hendak kau jawab. Hidup adalah sebuah pertanyaan besar, yang terdiri dari jutaan pertanyaan kecil yang harus kita jawab setiap saat. Orang besar adalah mereka yang terus-menerus menjawab dengan baik pertanyaan-pertanyaan tersebut, dan terus mengajukan menyusun daftar pertanyaan-pertanyaan baru. Orang yang lalai adalah mereka yang tak pernah bertanya, tak pernah tahu apa pertanyaan yang harus mereka jawab, membiarkan saja hidup mereka terbawa arus pertanyaan orang lain, dan terdampar di suatu jawaban yang ia tak tahu itu jawaban untuk pertanyaan apa. (Gunung Djiwa)

EDISI III, Minggu III Februari 2013

mataair

media

37

gadget

pars pro toto Satu kutipan dari puluhan film James Bond yang sangat berkesan bagi saya sebagai jurnalis adalah, saat Elliot Carver, Bos Carver Media Group, terlibat percakapan dengan James Bond (diperankan Pierce Brosnan).

>>

EDISI III, Minggu III Februari 2013 EDISI III, Minggu III Februari 2013

&

life

media

38

gadget

C

EDISI III, Minggu III Februari 2013

arver yang diperankan sangat apik oleh Jonathan Pryce ini berkata, ”Saat berusia 16 tahun, saya bekerja pada sebuah koran di Hongkong. Ini koran picisan. Tapi redakturnya mengajarkan saya satu pelajaran penting. Katanya, kunci menciptakan berita besar bukan pada pertanyaan siapa (who), atau apa (what) atau kapan (when). Tapi mengapa (why). Dialog ini berbalas hingga berbuah pertarungan antara Bond dan Carver. Dan, lagi-lagi ditutup sebuah dialog lagi. Kali ini Bond yang berucap, ”Kau lupa pada aturan utama media massa, Elliot! Beri masyarakat apa yang mereka inginkan! Kutipan inilah yang sering saya kutip pada jurnalis-jurnalis baru Batam Pos. Saya cuma ingin agar mereka bisa menghasilkan berita hebat, berita yang prudent, berita yang tak hanya kulit namun bersisi dan bernutrisi. Untuk itu perlulah skeptis dalam memandang sebuah persoalan, dengan patokan dont trust anyone. Perbanyak bertanya mengapa, perbanyak mereferensi, agar berita yang dihasilkan tak salah nalar. Manusia bisa saja keliru menduga, tapi wartawan haram hukumnya melakukan itu. Kredibilitas adalah harga mati. Inilah harga diri bagi jurnalis. Bila ini hilang, maka hilang juga maruahnya sebagai wartawan, terlebih lagi media tempat dia bernaung. Saat ini sering kali kita lihat jurnalis tak menguasai masalah. Belum lama ini saya dengar sebuah berita di radio, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengumpulkan kadernya untuk menandatangani pakta integritas. Saat itu wartawan radio bersangkutan melakukan wawancara live dengan seorang pengamat politik. Namun pertanyaan yang meluncur mengejutkan. Dia bertanya, ”Bagaimana menurut pendapat bapak tentang adanya fakta integritas ini?” Yang benar adalah ”pakta integritas”, bukan ”fakta integritas.” Pakta dan fakta itu berbeda. Fakta adalah kenyataan atau sesuatu yg benar-benar ada atau terjadi. Sedangkan pakta adalah perjanjian. Pertanyaan ini menandakan si reporter tak paham persoalan, dan saya rasa itu bukan salah ucap, sebab dilakukan berulang-ulang. Penyakit semacam ini sering terjadi. Dalam perjalanan sebagai jurnalis, banyak wartawan yang tak mengerti hal yang dia tulis. Maka jadilah berita yang dihasilkan kurang mendalam, bahkan cenderung dibohongi narasumber. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, ada wartawan di Batam mengutip mentahmentah omongan seorang pejabat yang mengatakan jalan rusak di depan perumahan ”A” telah diaspal dan siap dilalui kendaraan. Kemudian ucapan si pejabat dan terbit di media bersangkutan. Keesokan harinya, media tersebut panen komplain dari pembacanya. Karena jalan yang maksud ternyata belumlah diaspal. Malah kerusakannya kian parah. Dan banyak lagi contoh lain yang membuat berita kurang dalam, salah, sesat, dan sebagainya, akibat keteledoran bahkan malasnya wartawan menelaah informasi yang datang. Saat ini, di era jejaring sosial di mana kian majunya teknologi komunikasi dan informasi, jurnalis dan media khususnya, sudah tak bisa sembarangan lagi merilis sebuah berita. Publik sudah kian pandai dan kritis dalam mengawasi. Dengan cepat mereka mengetahui udang di balik keyboard, atau apakah media ini adalah buzzer atau wartawannya adalah spin doctor. Untuk itu kehati-hatian dalam mencari, mengumpulkan dan menyebarkan informasi mutlak diperlukan sehingga bisa terhindar dari sikap ”pars pro toto” alias paham sedikit tapi sudah merasa paham semuanya lalu menvonis. (m riza fahlevi)

&

life

39

trend

Kebaya Simbol Perjalanan Cinta Kebaya tak selamanya harus formal dan berpadu dengan kain panjang. Untuk yang berjiwa muda dan aktif, kebaya bisa ditampilkan dengan nuansa modern dan kasual. Desainer kondang Yasra Hasan memodifikasi blus kebaya dengan padanan rok atau celana dari kain Nusantara.

Editor: Fenny Ambaratih email : majalah@batampos.co.id

J

akarta Fashion Week 2012 merupakan fashion week utama di Indonesia yang memberikan arahan fashion Tanah Air. Dalam ajang bergengsi ini para desainer fashion memeragakan bakat dan kreativitasnya. Acara ini bertujuan untuk memajukan dunia fashion di Indonesia, sekaligus menjadikan Jakarta dan Indonesia sebagai salah satu pusat mode di Asia. Ragam kebaya kembali naik panggung dalam pergelaran mode di Jakarta Fashion Week (JFW) 2012. Busana nasional ini selalu memiliki tempat tersendiri di mata para pecinta mode tanah air. Kesederhanaan yang hadir melalui sepotong kebaya selalu menampilkan keanggunan tersendiri bagi pemakainya. Seakan tak ingin ketinggalan dengan ragam busana yang mewakili modernitas, barisan kebaya pun turut memeriahkan pekan peragaan fesyen tersebut. Kali ini, Yasra Studio unjuk kreativitas dengan tema ‘Sense’ yang mengambil konsep unik dengan beberapa segmen yang melantunkan cerita—perjalanan cinta seorang wanita: masa pacaran, masa patah hati, masa jatuh cinta kembali, hingga akhirnya masa menemukan seseorang yang dinikahi.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Yasra Hasan, pemilik Yasra Studio

40

trend Show “Sense” Yasra Kebaya dibuka dengan penampilan para model yang banyak dikuasai dengan sapuan warna-warna cerah pastel seperti soft pink, soft yellow, putih, dan soft orange. Pada sesi pertama ini, Yasra lebih banyak menampilkan modifikasi baju-baju kebaya yang ‘ready to wear’. Ditunjukkan dengan kebaya yang dijadikan sebagai atasan berupa baju luaran, menyerupai jaket, bolero pendek. Sementara pada bagian bawah, Yasra memasangkannya dengan kain-kain batik manis berwarna pastel senada yang dimodifikasi menjadi celana panjang, celana tiga per empat, dan bahkan rok bervolume tinggi. Karya yang ditampilkan sungguh begitu manis dengan sapuan-sapuan warna pastel yang memaniskan mata. Menjadikan sebuah kebaya modern bisa menjadi pilihan busana siap pakai yang ‘up to date’ tanpa harus meninggalkan kesan tradisional.Kebaya ringan dengan warna-warna cerah dan detil pita cantik ini menggambarkan kebahagiaan seorang wanita. Sesi berikutnya, warna-warna gelap banyak disapukan pada kebaya. Aura pun begitu cepat berganti. Atasan kebaya penuh detail payet-payet yang indah yang senada di seluruh permukaannya, memutar dari lengan hingga kebelakang yang segera disusul dengan belahan terbuka pada punggung. Rok dari bahan lace pun semakin menambahkan kesan dramatis pada warna hitamnya.

Foto-foto : Feni & dok Yasra

Sesi terakhir, Yasra Studio menampilkan beberapa mode yang benar-benar sangat Indonesia. Beberapa kebaya yang diperagakan model dipadukan dengan

EDISI III, Minggu III Februari 2013

41

trend bawahan berupa jarit kain batik. Sementara sapuan warna-warna cerah menggantikan warna hitam mencekam yang telah banyak disapukan pada show sebelumnya. Membuat emosi ceria dan kebahagian kembali tergerak. Sesi ini menceritakan kematangan dan kesiapan wanita untuk memasuki dunia pernikahan. Sense merupakan inspirasi dari sosok wanita yang jujur berkespresi.Emosi dari sense itu sendiri banyak dimunculkan Yasra dalam segi pemilihan warna. Sebagai contoh untuk melambangkan kesedihan, Yasra memilih warna bernuansa hitam, kelabu dan coklat. Sebaliknya, untuk melambangkan emosi senang dan riang serta puncak kebahagiaan, Yasra memilih warna-warna cerah seperti merah, putih, dan emas. “Pada dasarnya kebaya sudah memilki pakempakem dan pola yang sangat mutlak, namun pada era modern ini kebaya bisa dikembangkan melalui sentuhan-sentuhan modern dan detail terkini, seperti pemilihan warna, material bahan, aplikasi dan tentunya sentuhan payet dan ornament-ornamennya, cutting pun menjadi penentu untuk mengembangkan kebaya menjadi lebih masa kini,” ujar Yasra saat dikonfirmasi tentang trend kebaya yang ia keluarkan. Yasra juga menyatakan bahwa dengan adanya detail-detail aplikasi kristal dan payet yang dibuatnya dengan teknik ‘hand made’, membuat desain kebayanya menjadi sangat istimewa. “Selain itu, cara penempatan, pengaplikasian serta pemilihan warnawarna brocade dan lace membuat desain saya menjadi berbeda dari yang lain,” ujarnya.***

EDISI III, Minggu III Februari 2013

creatrep

42

creativity & entrepreneur

Sari Suryani Pemilik Tiara Cakery

Berangkat dengan

Modal Nekat Pelanggannya datang dari Jakarta, Palembang, bahkan Singapura. Dalam setahun, omsetnya naik dua kali lipat.

S

ari Suryani menata kue-kue di meja dibantu dua karyawannya di atrium Nagoya Hill, Rabu (13/2) sore. Di mall terbesar di Batam ini, Sari memamerkan kuekue buatannya dalam rangka perayaan Imlek dan Valentine, sejak 8 Februari lalu Editor: Ahmadi hingga 20 Februari mendatang. Di meja, email : majalah@batampos.co.id dipamer beragam kue dengan brand Tiara Cakery. Di antaranya cup cake, rainbow cake, tiramisu cake, dan novelty cake yaitu cake berbentuk tiga dimensi. Karena bentuknya yang tiga dimensi, ada kue yang menyerupai tas Louis Vuitton, mobil, kapal pesiar, dan boneka barbie. Memang kue-kuenya tematik. Untuk menambah meriah tempat pamerannya, Sari Suryani menambahkan standing banner di belakang, meletakkan foto-foto kue yang pernah dibuat dan tidak tersedia selama pameran. Beberapa kue diletakkan dalam lemari pendingin. Melihat bentuk dan warna kuekuenya yang menarik, pengunjung mall ramai mendatangi dan bertanya. Kebanyakan remaja. ''Selain di sini (Nagoya Hill) saya juga pamerkan di BCS Mall. Hanya sementara saja. Tetapi saya memang rencana untuk buka outlet untuk mengembangkan usaha,'' kata wanita yang biasa disapa Sari ini. Selama ini, Sari memang tidak memiliki outlet secara nyata. Media sosial facebook-lah yang selama ini menjadi outletnya. Juga menggunakan

Omset terus bertambah. Tahun lalu Rp7 jutaRp10 juta per bulan. Saat ini sudah Rp20 juta-an

EDISI III, Minggu III Februari 2013

creatrep

43

creativity & entrepreneur

Foto-foto : Ahmadi

BlackBerry Messenger (BBm) untuk berpromosi. Sehingga, untuk mendapatkan kue-kue Tiara Cakery, orang harus memesannya lebih dulu kemudian dibuat. Sari membuatnya di rumahnya di Perumahan Taman Kurnia Djaya, Jalan Merak 1 No.16, Batam Centre. Kue yang dibuat lantas difoto dan dipamer lagi secara online. Jangan menggangap enteng 'toko online' milik wanita ini. ''Promosi online di Facebook ini sangat berpengaruh, sangat kencang, cepat direspon,'' ungkap wanita asal Jakarta ini. Begitu berpengaruhnya promosi secara online, Sari menerima orderan antara 35-40 paket kue

EDISI III, Minggu III Februari 2013

per bulannya. Ia menerima pesanan antara 2-5 per hari. Padahal setahun lalu pesanan hanya 20-25 paket kue setiap bulannya. Menjelang Imlek dua pekan lalu, ia kebanjiran orderan sampai ia kewalahan. Ia menerima pesanan antara 5-7 per hari. Beberapa pemesan terpaksa ia tolak. Ia tidak bisa menerima banyak orderan karena keterbatasan sumber daya (karyawan) dan rumitnya kue yang dibuat. Ia sulit mendapatkan karyawan yang bisa mendesain dan membuat kue 3D. Ia pun masih harus turun tangan untuk membuat kue. ''Bukannya saya menolak, tapi takut menerima banyak pesanan kemudian kualitas tidak bagus. Dulu saya sangat membatasi pesanan karena mengerjakannya sendiri. Sekarang sudah ada tiga karyawan jadi orderan bisa saya tingkatkan, itu pun masih ada yang

44 44

tidak bisa saya terima,'' ungkapnya. Menjelang Imlek lalu, pesanan sudah datang satu pekan sebelumnya, bahkan ada yang dua bulan sebelumnya sudah memesan karena khawatir ditolak lagi. Kue yang paling banyak dipesan atau best seller adalah rainbow cake, tiramisu cake, dan red velvet atau cup cake. ''Banyak dipesan karena kue saya memang lain karena kombinasi bahan, rasa, dan bentuk yang beda. Saya tidak pakai butter cream tapi fondant yang bisa dimakan, kemudian bentuk kue saya yang tematik, dan berbeda tiap pesanan. Bisa dibilang cake boutique,'' katanya. Soal harga, Sari mengungkapkan, bervariasi. Tergantung pesanan dan kerumitan kuenya. Misalnya, satu paket cup cakes isi enam, Sari menawarkannya dengan harga Rp180 ribu. Sementara kue 3D harganya tergantung model, isi, dan dekorasinya, mulai Rp450 ribu hingga Rp4 juta. Pelanggan Sari, bukanlah orang sembarangan. Selain di Batam, pelanggannya hingga ke Jakarta, Palembang,

Saya ikut kursus singkat. Setelah itu belajar sendiri mendekorasi kue. Saya menjual kue ini dengan modal nekat

EDISI III, Minggu III Februari 2013

creatrep creativity & entrepreneur

bahkan Singapura. Padahal di Jakarta dan Singapura, relatif banyak yang membuat cup cakes dan kue 3D. Ada yang rela menyeberang dari Singapura ke Batam hanya untuk datang mengambil pesanannya lantas kembali lagi ke Singapura. Pesanannya tidak sedikit. Ratusan cup. Dari berbisnis kue ini, Sari bisa mendapatkan omset yang tidak sedikit setiap bulannya. Satu tahun sebelumnya, Sari mendapatkan omsetnya antara Rp7 juta-Rp10 juta per bulan. Tetapi sekarang sudah dua kali lipat. ''Sekarang omset sudah Rp20 juta,'' tegas alumni Batam Pos Entrepreneur School (BPES) ini. Sari memulai binis kue online ini 2009 lalu. Awalnya

creativity & entrepreneur

Foto-foto : Ahmadi & Koleksi Tiara Cakery

45

creatrep

ia tidak bisa membuat kue. Latar belakangnya adalah fashion desaigner. Sebelum pindah mengikuti suami ke Batam, ia salah satu tim desainer retail besar dengan merek ternama di Jakarta. Begitu pindah ke Batam, ia tidak punya kesibukan di rumah. Sebagai pelampiasan bakatnya, ia belajar membuat kue secara otodidak. ''Kemudian saya ikut kursus singkat. Setelah itu belajar sendiri mendekorasi kue. Saya menjual kue ini dengan modal nekat,'' katanya. Pertama membuat kue, ia menjualnya kepada tetangga. Selanjutnya ia menjualnya melalui jejaring sosial, dan menyusul BBm. Melalui dua media inilah Sari mengandalkan promosinya.Ternyata kue buatannya sangat direspon sampai orang Singapura pun rela menyeberang laut hanya untuk mengambil kue yang dipesan. ***

EDISI III, Minggu III Februari 2013

creatrep

46

creativity & entrepreneur

Harus Unik dan Spesifik Meraih kesuksesan dalam menjalankan sebuah usaha tentu membutuhkan tekad yang kuat dan didukung dengan kerja keras dari para pelakunya. Tanpa adanya dukungan tersebut, bisa dipastikan bila bisnis yang dijalankan tidak bisa bertahan lama menghadapi persaingan dari para kompetitor dan cenderung jalan ditempat tanpa ada perkembangan yang signifikan.

K

arenanya, sebelum terjun ke dunia usaha diperlukankan adanya strategi khusus serta beberapa langkah yang wajib dilakukan para calon pengusaha. Lalu, langkah apa saja yang dibutuhkan para calon pengusaha? Berikut adalah beberapa strategi sukses dalam berwirausaha dari Ciputra, yang bisa Anda jalankan:

01

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Bidik pasar yang spesifik Mulailah dengan membidik target pasar yang spesifik dan usahakan untuk terus fokus memenuhi kebutuhan pasar tersebut. Tingkatkan kemampuan dan keahlian Anda di bidang yang Anda bidik, dan berikan pelayanan terbaik Anda pada pangsa pasar yang telah Anda tentukan. Meskipun pangsa pasar Anda terbilang cukup kecil (bahkan sama sekali belum dilirik pengusaha lain), namun dengan pengelolaan yang maksimal tidak menutup kemungkinan bila Anda bisa memberikan nilai lebih kepada para konsumen dan berhasil memenangkan persaingan pasar.

creatrep

47

creativity & entrepreneur

02

03

Tawarkan keunikan baru Untuk meraih kesuksesan dalam berbisnis, jangan pernah takut untuk berkreasi dan ciptakan sesuatu yang baru. Sebab, biasanya sesuatu yang baru mendorong rasa penasaran yang cukup besar dari masyarakat umum, sehingga tidak heran bila keunikan tersebut kemudian mendatangkan daya tarik tersendiri bagi para calon konsumen. Semakin banyak konsumen yang tertarik, maka semakin besar pula peluang Anda untuk mendatangkan keuntungan besar setiap bulannya. Pelajari kekurangan kompetitor Untuk bisa memenangkan persaingan pasar, maka perhatikan kekurangan pesaing Anda dan jadikan hal tersebut sebagai peluang baru untuk merebut perhatian konsumen. Sebisa mungkin posisikan bisnis Anda sebagai solusi tepat bagi permasalahan konsumen dan pastikan kebutuhan yang mereka cari bisa segera Anda penuhi. Dengan begitu, konsumen tidak ragu lagi untuk mulai berpaling ke perusahaan yang Anda jalankan.

EDISI III, III, Minggu III Februari 2013 EDISI Minggu III Februari 2013

04

Jangan berhenti berinovasi Usahakan jangan cepat puas dengan inovasi yang berhasil Anda ciptakan. Sebab, pada dasarnya ancaman dari para kompetitor bisa menyerang Anda kapan saja. Untuk itu, lakukan perbaikan dan inovasi produk setiap saat agar para kompetitor Anda juga semakin kesulitan untuk menduplikasi produk maupun jasa yang Anda tawarkan.

05

Siap hadapi rintangan Ketika menjalankan sebuah usaha, tak jarang kita menemui berbagai macam kendala yang akhirnya menghambat perkembangan usaha yang dijalankan. Bahkan tidak sedikit jumlah pelaku usaha yang akhirnya menutup usahanya karena kurang yakin dengan kemampuan yang mereka miliki. Karenanya, sebisa mungkin hilangkan ketakutan Anda, dan tingkatkan komitmen Anda untuk membawa bisnis tersebut ke puncak kesuksesan. (Ahmadi)

creatrep

48

creativity & entrepreneur

GAGASAN oleh : Lisya Anggraini

Entreprenuer, para orang-orang berdaulat, memiliki ciri yang sangat mudah dikenali. Ciri itu, berkemampuan menciptakan laluan untuk ekspresi diri. Menciptakan kesejahteraan bagi 足dirinya dan orang lain. Mampu memberikan emphatic sekelilingnya, bagi orang-orang yang mau membangun pencapaian tujuan besar bersama.

M

EDISI III, Minggu III Februari 2013

ereka, para entrepreneur, jelas memiliki pola berpikir atau mindset entrepreneurship. Dengan bekal utamanya, inovasi. Untuk melahirkan inovasi mereka membutuhkan kreatifitas sebagai embrionya. Ini mutlak. Karena tidak akan bisa muncul satu pun inovasi selama kreatifitas belum mereka punyai. Kreatifitas tidak akan muncul, tanpa gagasan breaktrough (gagasan berupa terobosan). Inilah intinya. Namun sifatnya sangat rentan untuk menguap, jika tidak segera dituangkan dalam bentuk kreatifitas. Karena gagasan, adalah rancangan yang masih tersusun di pikiran. Bagaimana melahirkan gagasan? Langkah utamanya, dengan menemukan masalah! Ini yang menjadi cikal pertama mendorong pikiran orang untuk membutuhkan solusi. Bagi orang-orang kreatif, dimaknai sebagai challenge atau tantangan untuk memacu gagasan-gagasan baru. Karenanya, mereka menghadapi masalah dengan passion. Perusahaan semacam Apple, membiasakan timnya untuk melahirkan minimum 100 gagasan setiap bulan! Mereka bersama timnya, memang sudah terbiasa tidak pelit mengeluarkan gagasan. Hebatnya, tradisi yang dibangun Steve Job ini terbukti sebagai kekuatan melahirkan kreatifitas. Yang menjadikan perusahaan itu muncul dengan beragam inovasi. Sebaliknya, bagi orang-orang yang belum terbiasa mentradisikan gagasan-gagasan keluar dari benak, masalah akan menjadi hambatan. Betapa banyak perusahaan sekaligus owner-nya frustasi karena keringnya gagasan. Memang tidak begitu saja, setiap kita berkemampuan menilai masalah sebagai challenge untuk melahirkan gagasan yang pada akhirnya mendorong kreatifitas. Terlebih benak setiap kita cenderung untuk melihat masalah dari kacamata biasa yang digunakan. Sudah tergiring oleh hal-hal yang sudah menjadi kontinuitas dilakukan. Terprogramkan dalam rangkaian pengalaman. Sehingga lahir gagasan-gagasan baru. Misalkan, seorang koki ketika masuk restoran, ia akan peka sekali dengan menu yang ditawarkan. Memperkirakan bahan-bahan yang menjadi menu tersebut, mem-

creatrep

49

creativity & entrepreneur

bayangkan rasa, cara pengolahan dan cara penyajian. Sedangkan bagi seorang arsitek, meskipun menu menjadi tujuan utamanya, pikirannya akan sejenak berpendar pada ruangan. Otaknya akan menilai tentang rancang bangun juga interior. Begitulah. Untuk melahirkan kreatifitas, diperlukan keberanian keluar dari kotak kebiasaan pola pikir, Out of the box thinking. Si jenius Einstein jauh-jauh waktu sudah mengingatkan, hanya orang gila lah, yang melakukan hal yang sama berulang-ulang, namun mengharapkan hasil yang berbeda. Anda akan kecewa lalu frustasi, selama masih belum melakukan hal-hal baru dan bersikeras mengharapkan terobosan. Artinya, seorang arsitek akan sulit menemukan gagasan baru tentang menu selama ia masih berkotak pada pola pikir arsiteknya. Begitu juga sang koki, ketika ia mengharapkan gagasan baru untuk rancang bangun restoran. Ada cara praktis membiasakan pola pikir melahirkan gagasan-gagasan breaktrough. Yakni dengan membiarkan apa yang muncul di kepala ketika memaknai hal-hal baru. Itu lah gagasan. Buka jalan untuk terus mengalir. Gagasan gila sekalipun, lahirkan dan munculkan, sebanyak mungkin. Pikirkan tentang gagasan yang mungkin, hingga yang tidak mungkin sekalipun. Supaya terus mengalir, buang segala hambatan berupa kritik. Jauhkan dari pola pikir critical thinking. Seperti apa yang dilakukan peserta training Batam Pos Entrepreneur School, untuk kelas entrepreneur angkatan ke-12, yang berakhir 11 Februari lalu. Pada salah satu sesi training, satu kelompok peserta yang terdiri dari 5 orang dipaksa melahirkan beragam gagasan menjangkau pasar untuk usaha garmen yang dipunyai Didik. Baik gagasan yang mungkin bisa dilakukan, hingga gagasan yang dinilai tidak mungkin dilakukan. Dalam waktu sepuluh menit, mereka melahirkan 20 gagasan yang bisa dilakukan. Diantaranya, memasang iklan di koran, di radio, dan di televisi. Juga melakukan penawaran ke berbagai perusahaan, memajang produk di toko. Namun dalam waktu yang sama mereka hanya mampu melahirkan 14 gagasan yang tidak mungkin dilakukan. Antara lain membuka toko yang memajang produk garmen selama 24 jam, menjual ke bulan, hingga menjual ke anggota Kadin! Nah, untuk pernyataan yang terakhir ini, kelompok lain justru mengatakan sangat mungkin dan harus dilakukan! Karena para anggota Kadin yang notabene adalah pengusaha tentu memiliki karyawan, yang sebagian dari mereka memerlukan pakaian seragam! Itulah gagasan, yang membuat seorang entrepreneur mampu berpikir kreatif, dan membidik peluang pasar yang menarik! Tentu, advise lain yang bisa dipetik dari kerja kelompok yang dilakukan peserta training di atas, untuk menemukan gagasan berupa breaktrough atau terobosan, diperlukan upaya untuk melatih pikiran agar terbiasa memikirkan hal-hal yang awalnya tidak mungkin untuk dicerna. Namun kemudian bisa ditelaah, dibagikan, didiskusikan, untuk menemukan celah memungkinkannya. Richard Branson, owner, Virgin Grup, awal mulanya disebut sebagai orang gila ketika ia melahirkan gagasan untuk menjadikan antariksa sebagai destinasi pariwisata. Dengan membuat pesawat komersial untuk orang sipil, bisa jalan-jalan bersama teman dan keluarga ke luar angkasa. Beragam analis menyebutkan gagasan itu tidak mungkin untuk dilakukan. Ia tidak gentar, berbekal passion, ia mencari dan menemukan orang-orang yang punya kapabilitas merealisasikan gagasan gilanya. Pesawatnya kini sudah kelar. Dan antrian orang untuk merasakan petualangan itu sudah 500-an orang. Termasuk di antaranya, para selebriti Hollywood, seperti Ashton Kutcher, Tom Hanks, Katy Perry, Brad Pitt, Angelina Jolie, dan Stephen Hawking. Meskipun harus merogoh kantong sekitar Rp1,8 miliar untuk sekali perjalanan!

(Berawal dari impian dan gagasan entrepreneurship CEO JPNN Rida K Liamsi, ia menyusun pendirian Entrepreneurship Centre dan memimpin pelaksanaannya. Menyiapkan program entrepreneurship untuk Batam Pos Entrepreneur School, Sumut Pos Entrepreneur School dan Riau Pos Entrepreneur School) EDISI III, Minggu III Februari 2013

pix

50 50

fotografia

Nirwana

Teks & foto : Wijaya Satria

di Ujung Utara

EDISI III, Minggu III Februari 2013

N

51 51

N

atuna, kepulauan paling utara dalam peta nasional Indonesia, adalah wilayah yang lengkap. Laut China Selatan dan Gunung Ranai ibarat jantung dan hati yang menghidupkan kabupaten terkaya di Kepulauan Riau ini. Di Laut China Selatan terkandung potensi minyak dan gas yang cukup besar. Data Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral menyebutkan, potensi minyak Natuna yang sudah terbukti (proven) mencapai 208 miliar barel. Sedangkan potensi gas di sana sebanyak 54,25 triliun kaki kubik. Lebih dari separuh cadangan gas nasional, yang mencapai 94 triliun kaki kubik. Pantai dan pulau-pulau yang terhampar di Laut China Selatan seperti mutiara, jika dilihat dari udara. Pasir putih bersih terbentang luas. Batu-batu unik ukuran raksasa di bibir pantai menambah keindahan alam Natuna. Gunung Ranai yang menjulang dengan sumber airnya yang tak terbatas mendatangkan kesuburan bagi bumi Natuna. Segala macam tanaman, tumbuh subur. Karet adalah andalan utama perkebunan di Kabupaten Natuna. Tak salah jika aktor senior Didi Petet menjuluki Natuna sebagai the Truly Asean, Asia Tenggara yang sebenar-benarnya. ***

EDISI III, Minggu III Februari 2013

pix

fotografia

52

Menara Pulau Senua

Alif Stone Pantai Tanjung, Natuna EDISI III, di Minggu III Februari 2013

pix

fotografia

pix

53 53

fotografia

Pulau Senua, pulau terluar Indonesia di Laut China Selatan

EDISIRaya III, Minggu III Februari 2013 Jalan Selat Lampa

54 54

Pasir Putih Pantai Pulau Senua

Alif Stone di Pantai Natuna EDISI III, Minggu IIITanjung, Februari 2013

pix

fotografia

55

kutubkhanah

Napoleonic Legend dan ‘Hikayat Napoleon dari Lingga’

L Oleh: Aswandi Syahri

egenda Napoleon Bonaparte (1769-1821) atau Napoleonic Legend yang tumbuh subur di Eropa dan Inggris sejak dekade kedua abad ke-19, ternyata juga menjalar jauh hingga ke Kepulauan Riau-Lingga, pada dekade terakhir abad ke-19. Kebesaran ‘empera’ atau kaisar legendaris Prancis yang paling berkuasa di daratan Eropa setelah menaklukkan Inggris, Rusia, Austria, dan Prusia sebelum tahun 1804 itu, turut ‘mencuri perhatian’ istana Lingga-Riau, yang kemudian mencetak dan menerbitkan dua buku khas ‘Napoleonic Legend’. ***

Kedua buku ‘Napoleonic Legend’ ini diterbitkan oleh Ofis Cap Kerajaan Lingga dan dicetak thipografy menggunakan huruf Arab Melayu (huruf Jawi) oleh Percetaan Kerajaan Lingga secara berturut-turut pada anno 1305 hijriah (1887miladiah) dan anno 1306 hijriah (1889 miladiah). EDISI III, Minggu III Februari 2013

56

kutubkhanah Buku pertama tebalnya 122 halaman, dengan ukuran 20 x 35 cm. Berisikan riwayat hidup dan kisah penaklukkan seperempat daratan Eropa oleh Napoleon Bonaparte alias Napoleon I yang juga dijuluki sebagai “Corsican Ogre” (“Raksasa dari Corsica”). Buku yang dicetak pada 1887 ini pernah diiklankan dalam surat kabar Jawi Peranakan di Singapura pada 8 Juli 1989. Judul lengkap buku pertama ini adalah, Hikayat Napolen Bonapart atau Napoleon yang pertama iaitu seorang Raja Negeri Perancis yang amat masyhur namanya daripada sangat bijak dan perkasanya dan beraninya beberapa negeri2 yang dialahkannya dengan perang sehingga ia nenjadi raja besar bergelar empera atau kaisar. Di dalamnya dikisahkan juga perjalanan hidup Napoleon sejak lahir hingga menjadi empera atau kaisar Perancis pada tahun 1804. Adapun buku kedua tebalnya 157 halaman, dengan ukuran sama seperti buku pertama. Isinya mengisahlan sejarah Napoleon III atau Louis Napoleon, keponakan lakilaki Napoleon Bonaparte yang juga menjadi kaisar Prancis: Penguasa Eropa antara tahun 1552-1870. Judul lengkap buku kedua adalah, Hikayat Napoleon yang Ketiga Perang antara Jerman dengan Prans (Perancis) pada Tahun 1870 dan 1871. Buku ini juga pernah diiklankan oleh Jawi Peranakan di Singapura pada 8 Juli 1989, dan oleh tukang cap (percetakan) yang merangkap kedai buku ‘Haji Muhammad Siraj bin Haji Muhammad Saleh’ di Singapura tahun 1890. Dua buku ‘Napoleonic Legend’ ini telah dicatat oleh Ian Proudfoot dalam ‘katalog’ khazanah buku-buku Melayu cetakan lama berjudul, Eearly Malay Printed Book A provisional account of Materials published in the Singapore-Malaysia area up to 1920, nothing holding in major public collections (Australia, 1992). Berdasarkan informasi dalam katalog Proudfoot, dua buku ‘Hikayat Napoleon dari Lingga’ ini tidak ditemukan lagi di tempat asalnya di Daik-Lingga. Tiga copy buku pertama ini hanya ada di British Library di London, Perpustakaan SOAS di London, dan Perpustakan Nasional Indonesia di Jakarta. Sedangkan empat eksemplar buku kedua, berada dalam simpanan perpustakaan KITLV di Leiden, Perpustakaan Nasional Idonesia di Jakarta, Perpustakaan SOAS di London, dan Canbridge University Centra Library di Inggris. Kedua ‘Hikayat Napoleon dari Lingga’ tidak mencatumkan nama penulisnya. Namun, ada sedikit informasi yang dapat menjelaskan, seperti yang dicatat oleh Ian Proudfoot dan tercatum pada halaman terahir setiap hikayat itu. Hikayat itu disalin dari Pemberita Betawi, sebuah surat kabar berbahasa Melayu dari Bandar Betawi atau Batavia, yang disingkat dengan inisial P.B. Foto contoh halaman teks ‘Hikayat Napoleon dari Lingga’ yang dimuat dalam kolom kutubkhanah ini berasal dari foto copy buku pertama yang berada dalam simpanan Perpustakaan Nasional Indonsia di Jakarta. *** Angka tahun pencetakan dua Hikayat Napoleon ini, (1888 dan 1889), menunjuk kepada masa-masa pemerintahan Sultan Lingga-Riau terakhir, Abdulrahman Mu’azamsyah, ketika ia masih bermastautin di Daik-Lingga, sebelum pindah dan bersemayam di pulau Penyengat pada tahun 1900. Sultan Abdulrahman Mu’szamsyah terkenal dengan gaya dan seleranya yang keropaeropaan. Oleh karena itu, bukan tak mungkin kisah tokoh-tokoh besar Eropa menjadi bahan obrolan ketika ia berkumpul dengan sahabat-sahabat Eropanya. Kecendrungan ini terus berlanjut setelah ia bersemayam di pulau Penyengat, seperti dicatat oleh Henri Borel dalam sebuah artikel berjudul Een Bezoek Bij Den Sultan Van Lingga (Sebuah Kujungan Kepada Sultan Lingga, 1905) yang ditulis setelah pejabat urusan bangsa Cina (ambtenaar voor Chinese zaken) di Tanjungpinang itu mengunjungi sang Sultan di istananya di pulau Penyengat pada 1904. Menurut Borel, Sultan Ab-

EDISI III, Minggu III Februari 2013

57

kutubkhanah

durahman selalu menceritakan dengan bangga semua isi istananya yang bergaya Eropa kepada setiap orang Eropa yang datang berkunjung ke istananya yang megah. Apabila zeitgeist atau semangat zaman yang dijadikan pisau analisa dalam melihat fenomena ‘Napoleonic Legend’ di kerajaan Lingga-Riau, maka bukanlah suatu yang aneh bila sebuah hikayat orang besar Eropa seperti Napoleon Bonaparte muncul dan dicetak di Daik-Lingga oleh Percetakan Kerajaan Lingga dan diterbitkan oleh penerbit milik kerajaan Melayu pewaris kebesaran Melaka itu: Ofis Cap Kerajaan Lingga. ‘Hikayat Napoleon Dari Lingga’ mengingatkan kita kepada penyebaran kisah Iskandar Zulkarnain (Alexander The Great), Raja Macedonia, yang dalam tradisi sastra dan pensejarahan Klasik Melayu dikisahkan melalui sebuah karya berjudul Hikayat Iskandar Zulkarnain. Sebuah karya yang dapat digolongkan sebagai mirror for the Princes (cermin bagi para raja dan penguasa). *** Sebagai sebuah mirror for the Princes dalam bentuk yang lain, ‘Hikayat Napoleon dari Lingga’ tidak terlepas dari penyebaran legenda Napoleon (Napoleonic legend) di daratan Eropa dan Inggris, yang kemudian direspons pula di Kepulauan Riau Lingga-Riau. Dengan demikian, bukan suatu yang berlebihan bila mengatakan ‘Hikayat Napolen Dari Lingga’ adalah kelanjutan tradisi Napolenic Legend di Eropa dan Inggris yang diawali dengan penerbitan kompilasi memoar, catatan harian, dan cerita yang ditulis oleh para pengikut Napoleon Bonaparte dalam pembuangan di pulau St. Helena. Karya pertama ini diberi judul Napoleon In Exile (Napoleon EDISI III, Minggu III Februari 2013

dalam Pengasingan) atau “A Voices From Saint Helena” ( Suara-Suara Dari Pulau Saint Helena) yang diterbitkan di London pada tahun 1822. Buku pertama dalam korpus legenda-legenda Napoleon tersebut diikuti pula dengan dimulainya penerbitan sebuah buku berjudul, Mémoires pour servir à l’histoire de France sous Napoléon, écrits à Sainte-Hélène sous sa dictée (Memoir Sejarah Perancis Selama Pemerintahan Napoleon, didiktekan oleh sang Kaisar di pulau St. Helena) oleh Montholon Gourgaud pada tahun 1823. Selepas itu, seorang penulis bernama Francesco Antommarchi menerbitkan pula sebuah karya yang berjudul, Deniers Momoents de Napoleon (Saat-Saat Terakhir Kaisar Napolen) pada tahun 1825. Sebuah karya besar tentang Napoleon berjudul Ode a La Colone, yang terdiri dari 28 voleme buku tebal berisikan kisah kemenangan dan penaklukkan oleh bangsa Perancis (Victories et Conquetes des Francais) dihasilkan pula oleh Victor Hugo, sastrawan dan penyair besar Prancis pada 1827. Legenda tersebut terus berlanjut dengan terbitnya karya Sir Walter Scott yang berjudul, Life of Napoleon Buonaparte, Emperor of The French (Kehidupan Napoleon Buonaparte, Kaisar Perancis), di Edinburg, Inggris, pada tahun yang sama. Pada zamannya, tak ada suatu kekuatanpun yang dapat membendung penulisan dan penerbitan apa saja yang berhubungan dengan legenda Napoleon Bonaparte. Jadi, bukanlah suatu yang mengherankan ketika dua buah ‘Hikayat Napoleon’ juga muncul nun jauh di Daik-Lingga, ibukota Kesultanan Lingga-Riau, pada tahun 1888 dan 1889.***

58

matabola

Bukan Kemenangan Individu, Messi!

T

oleh : Ade Adran Syahlan

ahukah Anda, bahwa ada lima tim yang pernah juara Liga Champions saat finalnya digelar di Stadion Wembley, London? AC Milan pada 1963, Manchester United (1968), Ajax Amsterdam (1971), Liverpool (1978) dan Barcelona pada 1992 dan 2011. Dan saat final 2013 terjadi tepat setelah 50 tahun lalu final Liga Champions digelar pertama kali di Wembley, siapakah yang layak juara? Berdasarkan statistik, jawabannya tentu saja Barcelona. Bukan saja pernah dua kali juara, melainkan juga karena ada Lionel Messi. Tahun 2011, Messi mencetak satu gol untuk melengkapi kemenangan 3-1 atas Manchester United. Itu jadi gol penting yang memperlihatkan kepada siapa saja yang akan menilai prestasi Messi, bahwa golnya untuk kontribusi tim, dan menjadi rekor bagi yang mencatatnya. Messi adalah pencetak gol terbanyak Barcelona sepanjang sejarah. Di usia 21 tahun, Messi telah dinominasikan untuk Ballon d’Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA. Pada 2009, ia memenangi Ballon d’Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA dan penghargaan pertama FIFA Ballon d`Or pada 2010, 2011 dan 2012.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Lionel Messi

59

matabola Messi adalah pemain keempat yang menjuarai tiga Ballon d`Or, dan pemain kedua yang memenangi Ballon d`Or dua kali berturut-turut. Ia telah menjuarai lima La Liga, dua Copa del Rey, lima Supercopa de Espana, tiga Liga Champions UEFA, dua Piala Super Eropa dan dua Piala Dunia Klub. Pada 2012, ia mencetak rekor Liga Champions UEFA dengan menjadi pemain pertama yang mencetak lima gol dalam satu pertandingan, meski timnya Barca tak juara. Ia juga menyamai rekor 14 gol Jose Altafini di satu musim Liga Champions. Ia juga mencetak rekor untuk gol terbanyak dalam satu musim pada musim 2011-12, dengan 73 gol.Di musim yang sama, ia mencetak rekor pencetak gol terbanyak La Liga dalam satu musim, 50 gol. Messi adalah pencetak gol terbanyak Piala Dunia FIFA U-20 2005 dengan lima gol. Pada 2005, ia menjadi orang Argentina termuda yang bermain di Piala Dunia FIFA dan memenangi medali perak di Copa América 2007, dimana ia menjadi pemain muda terbaik. Gaya permainannya mengundang perbandingan dengan Diego Maradona, yang telah mengumumkan Messi sebagai “penerusnya”. Dahsyat ya prestasinya. Tapi apa kata Messsi? Ternyata ia tidak terlalu peduli terhadap penghargaan individu yang diraihnya. “Ini bukan tujuan saya untuk memecahkan rekor-rekor yang ada. Saya hanya ingin memenangkan semua pertandingan, baik bersama klub dan tim nasional. Semua orang hidup untuk meningkatkan kemampuan dirinya, tidak terkecuali saya. Saya ingin tahun ini lebih baik dari tahun lalu, dan saya sudah tidak sabar untuk Piala Dunia. Saya menginginkannya,” tutur Messi kepada surat kabar Argentina, Clarin. *** Tahun ini, lebih baik dari tahun lalu itu, ya tentu saja, Barcelona harus juara La Liga dan sekaligus juara Liga Champions. Nah, pada Kamis dini hari WIB 21 Februari nanti, adalah hari penting untuk membuka jalannya.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Yakni saat berjumpa dengan AC Milan di leg pertama 16 besar Liga Champions. Tak tanggung-tanggung, Messi dkk akan bertarung di kandang Milan, San Siro. Akankah mulus perjalanan Barcelona dan Messi mengarungi Liga Champions kali ini? Tak seperti Ronaldo, yang sebelum memulai langkah di 16 besar Liga Champions penuh kritikan karena hujatan gol bunuh diri saat jumpa Granada, Messi sepertinya aman-aman saja. Puja-puji setinggi langit terus didapatkannya. “Pemain terbaik dunia tentu adalah Messi, dia membuat semuanya terlihat mudah. Dia punya segalanya dan semua pemain sekarang ingin menirunya. Dia bisa melakukan yang tak bisa dilakukan orang lain. Messi adalah perwujudan sepakbola dan kesempurnaan,” puji bek kiri baru milik Arsenal, Nacho Monreal. Belum lagi datang pujian dari legenda sepak bola Argentina, Maradona. “Sangat mengagumkan melihat Messi meraih Ballon d’Or, karena dia benar-benar pemain yang jenius. Setiap kali Messi memasuki lapangan, ia selalu menemukan trik-trik baru.” Tapi pujian berbau kewaspadaan juga ada untuk Messi. “Saya tak akan memilih Messi tahun ini. Messi jelas merupakan pemain terhebat yang pernah saya lihat. Namun tahun 2012 lalu ia mendapatkan penghargaan karena pencapaian individualnya, bukan prestasi tim,” ujar Arsene Wenger. Individual? Ya, di tahun 2012, Messi tak mampu membawa Barca juara La Liga dan juga Champions. Lalu datang lagi, pujian yang sekaligus pemicu agar Messi lebih hebat lagi. “Tidak ada pemain lain yang bisa melakukannya, bahkan Messi sekalipun. Ronaldo adalah seorang talenta spesial, dan saya senang melihatnya menghampiri ruang ganti kami usai pertandingan, untuk menemui mantan rekan setimnya.” Itu diucapkan Alex Ferguson, saat Ronaldo menyamakan kedudukan 1-1 dengan gol sundulan fantastisnya ke gawang Manchester United dalam laga Liga champions, 14 Februari lalu. Bagi Messi, kritikan, apalagi “pembanding” yang akan membuatnya semangat, perlu. Apalagi dia seorang yang telah banyak menjadi inspirasi bagi anak-anak di seluruh dunia. Bukan hanya bagi anak kebanyakan, bahkan juga telah jadi inspirasi bagi dua anak Alexandre Song, yang juga satu klub dengan Messi. Kata Song, pesepakbola merupakan figur penting bagi anak-anak muda, dan sepak bola sendiri bisa menjadi bagian integral bagi kehidupan orang lain. “Ketika anak-anak saya melihat Lionel beraksi, mereka kerap mencoba menirukan gerakannya. Sepak bola, atau bahkan olah raga lainnya sangat penting bagi pertumbuhan anak-anak, serta khalayak umum.” Ya, sudah. Partai AC Milan versus Barcelona tetaplah big match yang ditunggu-tunggu. Tapi harus kita akui, untuk tahun 2012 Messi sempurna sebagai individu, tapi perlu membayar hutangnya di 2013, untuk timnya, Barcelona. ***

kiprah

60 Sumarti

Mantan Petugas Pengungsi Vietnam

Jemarinya Jadi Saksi

Ribuan Pengungsi Rombongan pengungsi pertama yang datang ke Galang kebanyakan orang-orang kaya, mereka cantik-cantik. juga artis. Editor: Agnes Dhamayanti

Foto-foto : Agnes

email : majalah@batampos.co.id

EDISI III, Minggu III Februari 2013

kiprah

61

K

apal feri milik Palang Merah Internasional baru saja merapat di dermaga Pulau Galang 1. Sumarti, berumur 28 tahun kala itu, bersama lima orang temannya dari Tanjungpinang bergegas turun dan menuju Kantor Palang Merah Internasional tak jauh dari pelabuhan. Hari masih pagi, karena jam di kantor masih menunjukkan pukul 07.30 WIB. Namun, Sumarti dan teman-temannya sesama tenaga sukarela Palang Merah Internasional sudah harus berada di kamp pengungsi Vietnam, Galang 1. ''Saat itu pekerjaan utama saya menginput data para pengungsi dan menuliskannya pada lembaran kertas. Seperti nama pengungsi, asal negara, tanggal kedatangan, nama kapal dan lokasi pertama pengungsi itu tiba. Zaman dulu belum ada komputer, jadi harus ditulis tangan. Padahal yang ditulis sampai ribuan lembar. Makanya lama,'' kata Sumarti, yang kini sudah berusia 61 tahun, menceritakan kejadian tahun 1980 itu. Tak hanya menuliskan data-data pengungsi saja, Sumarti juga berkewajiban mempertemukan pengungsi yang terpisah dari keluarganya. ''Biasanya dengan data-data yang sudah kami buat itu, bisa membantu pengungsi kembali ke

Foto-foto : Repro

keluarganya,'' tutur wanita yang menjadi tenaga sukarela selama delapan tahun. Sumarti mengenang, kala itu, ia harus menanyai satu per satu pengungsi itu. ''Saya belajar Bahasa Inggris sejak ngurusi pengungsi. Kalo Bahasa Vietnam harus pakai penerjemah. Biasanya pakai pengungsi yang bisa berbahasa Inggris,'' kata pensiunan guru sekolah dasar di Tanjungpinang ini. Setelah mendata, Sumarti lantas menempatkan para pengungsi di rumah-rumah panggung yang sudah disediakan. Setiap keluarga tinggal di satu kamar. ''Pengungsi Vietnam dan Kamboja tidak boleh dicampur satu rumah. Mereka bisa saling bunuh-bunuhan,'' kata istri dari H. Rochman, pensiunan PNS Angkatan Laut di Tanjungpinang. Kepada para pengungsi Sumarti membagikan beras, bahan-bahan makanan mentah, dan peralatan mandi. ''Sambil menunggu sponsor atau negara ketiga yang mau nenerima pengungsi menjadi warga negaranya, mereka mengisi waktu dengan bercocok tanam di sekitar kamp atau buat kafe kecil-kecilan," ujarnya. Petugas jaga akan terus mengawasi, kata Sumarti, karena sering dijadikan sarana untuk melarikan diri.

Dulu digaji Rp23 ribu per bulan. Sehari tidak kerja, tidak terima gaji.

Foto-foto : Repro

EDISI III, Minggu III Februari 2013

*** Saat awal direkrut sebagai tenaga petugas penanganan pengungsi, Sumarti mendapat tugas menempel perangko surat-surat yang akan dikirim pengungsi. Dua tahun ia melakoninya. ''Dulu digaji Rp23 ribu per bulan. Sehari tidak kerja, tidak terima gaji,'' kenang wanita kelahiran Pacitan, 1 Februari 1952. Tugas lain Sumarti adalah membagikan beras ke daerah-daerah yang pernah disinggahi pengungsi. ''Keban-

kiprah

Foto-foto : Agnes

62

yakan di dekat Pulau Tujuh. Seperti Jemaja, Letung, Tebang Laden, Tarempa juga Malaysia. Ada satu pulau yang namanya Pulau Laut. Ini pulau paling ujung di Pulau Tujuh. Pengungsi Vietnam banyak yang singgah di sini. Mereka buat rumah-rumah di tepi laut. Pulau ini memang paling dekat dengan Vietnam, lampu-lampu di negara itu saja kelihatan,'' katanya. Kota Tanjungpinang juga disinggahi pengungsi Vietnam. Salah satunya di Bukit Cermin. Karena itu, Sumarti juga membagikan beras pada penduduk-penduduk yang tinggal di sekitarnya. ''Beras ini diberikan sebagai ganti atas pertolongan mereka membantu para pengungsi,'' ujarnya. Perang Vietnam berlangsung sejak tahun 1959 hingga

30 April 1975. Selama itu telah jatuh korban tiga hingga empat juta rakyat Vietnam, satu setengah hingga dua juta rakyat Laos dan Kamboja serta 58.159 pasukan Amerika. Perang itu berakar dari perseteruan Vietnam Utara dan Selatan. Vietnam Utara menghendaki penyatuan Vietnam dalam pemerintahan yang merdeka dengan haluan komunisme. Sedangkan Vietnam Selatan menghendaki pemerintahan non-komunis di Asia Tengara. Dan, Amerika Serikat terlibat langsung dalam perang besar ini. Perang ini mengakibatkan eksodus besar-besaran warga Vietnam ke negara lain, terutama ke Amerika Serikat, Australia dan negara-negara Barat lainnya, sehingga

Perang Vietnam berlangsung sejak tahun 1959 hingga 30 April 1975.

Foto-foto : Agnes

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Foto-foto : Agnes

kiprah

63

Foto-foto : Agnes

di negara-negara tersebut bisa ditemukan komunitas Vietnam yang cukup besar. Sebelum ke Amerika dan Australia, mereka ditampung di Pulau Galang, Batam. Mereka, kata Sumarti, dijemput petugas Palang Merah Internasional dari pulau-pulau tempat pertama kali mereka datang. Macammacam kondisinya. Karena mereka datang menggunakan perahu sampan. Perahu yang mereka naiki lebih kecil dari yang sekarang dipamerkan di Pulau Galang. Saat dijemput kapal Palang Merah di pulau-pulau itu, ada yang kelaparan dan menderita aneka penyakit. Saat datang ke Pulau Galang, mereka sudah menggunakan kapal Palang Merah Internasional, tidak lagi dengan sampan. ''Tahun 1979, para pengungsi itu mulai berdatangan dibawa dengan kapal Palang Merah Internasional ke Galang 1. Kata petugas palang Merah, rombongan pengungsi pertama kebanyakan orang-orang kaya, mereka cantik-cantik. Banyak juga artis. Kalau rombongan pengungsi paling akhir kebanyakan kelaparan, dan banyak yang berkudis,'' cerita Sumarti di rumahnya di Jl Terong Nomor 15, Tanjungpinang. Mereka, kata Sumarti, berjumlah ratusan ribu orang, menyebar dengan menggunakan perahu kayu. 'Manusia perahu’ ini mencoba bertahan dengan pola hidup ala tarzan. Memanfaatkan alam yang ada untuk bisa hidup. Pada akhirnya, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tak tega melihatnya. Para pengungsi Vietnam itu dibantu dengan membangun fasilitas-fasilitas tempat tinggal dan makanan di Galang 1. Kemudian sejak Galang 1 penuh, dibuka Galang 2 untuk menampung pengungsi. Galang 1 adalah perkebunan nanas, yang pabriknya berada di Batu 18 Tanjungpinang. Pulau Galang menjadi tempat penampungan sementara pengungsi Vietnam, Kamboja dan Laos sejak tahun 1979-1995. ''Ketika sudah ada negara yang bersedia menerima mereka, para pengungsi dibawa ke Camp Air Raja di Tanjungpinang. Selanjutnya mereka dibawa dengan pesawat foker ke negara tujuan. Membagi giliran berangkat juga tugas saya. Biasanya saya dahulukan yang satu keluarga,'' kata Sumarti. ***

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Foto-foto : Agnes

Foto-foto : Agnes

tourism

64

where & out

Harris

Serasa Berada d

P

utih, hijau, kuning, dan oranye hampir seluruh eksterior dan in warna yang cukup berani untu dengan ketenangan dan kedam

Editor: Fenny Ambaratih email : majalah@batampos.co.id

“Itu dikarenakan warna-warna tersebut dipercayai memiliki kekuatan tertinggi pada warna,” tutur Herlianti, PR dan Marketing Executive Harris Resort. Dengan pertimbangan tersebutlah maka pemilik Harris Resort meminta agar semua bangunan di cat dengan warna-warna tersebut.

Foto-foto. M Noor Kanwa

Jika Anda ingin menghabiskan liburan dengan cara lain dari biasanya. Harris Resort adalah pilihan yang tepat, resort ini menawarkan gaya liburan yang funky dan trendy. “Sesuai dengan nama dua bangunan utama penginapan kami. Yakni wing funky dan wing trendy,” sambil menunjuk ke arah dua gedung di depannya. Ditempuh sekitar 40 menit dari Bandara Hang Nadim, 25 menit dari Nagoya & Batam Center, 12 menit dari Sekupang International Ferry Terminal, tempat ini memberikan EDISI III, Minggu III Februari 2013

tourism

65

where & out

Resort

di Rumah Kedua

adalah warna yang mendominasi nterior bangunan resort ini. Pemilihan uk menggambarkan resort yang identik maian.

kenyamanan dan kehangatan yang berbeda. “Prinsip kami memang ‘simple, unique, dam friendly. Simple maksudnya bangunan resort kami berkonsep minimalis. Unique karena aneka pilihan liburan kami yang berbeda, dan friendly karena kami menghadirkan suasana yang kasual. Jadi tamu yang datang ke sini merasa hotel ini second home mereka,� paparnya lebih lanjut

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Kasual memang sudah menjadi gaya pelayanan Harris resort. Ketika memasuki lobby utama, petugas hotel dengan balutan busana bewarna oren akan menyapa dengan ramah. Harris Resort merupakan hotel Harris pertama yang pertama di Indonesia. Resort yang sudah berdiri sejak tahun 2002 ini memiliki 315 kamar yang berada di wing Trendy dan wing Funky.Terdapat beragam tipe pilihan kamar yang bisa dipilih, yakni Harris Room, Family room, Japanese Suite, Executive Suite, serta Cabana.

66

Jika gemar menikmati pemandangan sunset, pilihlah kamar di lantai atas yang menghadap arah matahari terbenam. Jika Anda adalah pasangan muda yang sedang berbulan madu, cobalah kamar Cabana yang terpisah dari bangunan utama dan persis terletak di pinggir laut. “Harris room biasa disebut deluxe room di hotel lain. Japanese Suite dan Executive Suite merupakan kamar dengan fasilitas lebih ekslusif,� tambah Herlianti. Di resort ini, pengunjung bisa memilih tempat makan sesuai selera. Harrissimo Pizzeria merupakan tempat bersantap yang pas untuk menikmati aneka pizza dan grill di suasana outdoor di pinggir kolam. Sedangkan, Harris Cafe adalah tempat yang cocok jika Anda ingin manikmati makanan di ruangan ber-AC. Kafe tersebut menyediakan masakan Indonesia, Asia, dan Western. Selain itu ada juga Harris Grill yang menyediakan makanan Eropa di sisi laut. “Yang merupakan menu andalan resort ini adalah Pizza,� tandas Herlianti. Tiga buah kolam renang menghiasi resort ini. Yang paling besar dinamakan kolam Giant Pool. Saking besarnya kolam ini, di tengah-tengah Giant Pool dibangun sebuah panggung yang biasa digunakan untuk sebuah

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tourism where & out

67 acara reuni atau perkumpulan lainnya. Panggung tersebut bisa dilihat dari berbagai arah pinggir kolam. Yang kedua adalah kolam ‘Baby Pool’, kolam dangkal ini diperuntukkan bagi bayi dan anak-anak. Kolam terakhir adalah kolam ‘Jacuzzi’ yang terletak diantara Baby Pool dan Giant Pool. Uniknya, Harris resort memiliki banyak area permainan anak muda. Diantaranya adalah air soft gun, bowling, gokart, billiar, paint ball, ATV, dan electronic bike. “Inilah kelebihan kami. Resort ini memiliki fasilitas permainan yang lengkap,” ujarnya. Tak heran, kebanyakan pengunjung yang memilih resort ini ratarata adalah anak muda. Tepat di dekat parkiran terdapat sebuah arena flying fox dan permainan out bond lainnya seperti donat walk, cargo net, burma bridge, dan sebagainya. Tempat ini biasa digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang mengadakan acara team building. Arena flying fox yang terdapat di area ini tidak terlalu tinggi, dibandingkan dengan arena flying fox yang berada tepat di atas kolam hotel. Sebagaimana resort-resort lain, Harris memiliki tempat spa untuk memanjakan diri. Namanya adalah H Spa. H spa memiliki konsep yang unik. Terletak di lantai paling atas bangunan utama, berdiri puluhan saung-saung kecil tempat pengunjung dipijat. Berjalan menuju saung-saung tersebut, pengunjung akan merasa di dalam labirin. Hal ini dikarenakan lorong tersebut dirambati oleh tanaman sirih yang lebat.***

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tourism where & out

digistyle

68

mobile hotspot

Hotspot Mobile Dengan modal ponsel berbasis Android berharga sejutaan, Anda sudah bisa jadi juragan hotspot.

H EDISI III, Minggu III Februari 2013

otspot dipopulerkan oleh kafe-kafe yang bertebaran di mall. Penggunanya sebagian besar mengakses hotspot atau wifi untuk laptop. Sampai kini pun, masih banyak pengguna laptop yang mengakses internet melalui hotspot di kafe. Alasannya jelas, karena murah.

69 Tetapi di era Android sekarang ini, untuk menikmati hotspot tidak perlu lagi repot pergi ke kafe. Dengan modal ponsel berbasis Android berharga sejutaan, Anda sudah bisa jadi juragan hotspot. Sedangkan modal internet yang dikeluarkan hanya sekitar Rp99 ribu untuk bandwidth 3,6 GB per bulan oleh operator biru atau 3 GB oleh operator kuning. Bila ingin hemat anggaran, bisa juga menggunakan bandwidth yang lebih rendah karena harganya juga lebih rendah, mulai dari Rp25 ribu per bulan. Fitur tethering sudah menjadi standar di semua ponsel berbasis Android. Tethering atau peranggitan adalah penggunaan perangkat telepon seluler dengan akses internet sebagai titik akses untuk perangkat lainnya melalui wifi. Biasanya, standar pada ponsel membatasi hanya untuk lima pengakses. Tidak banyak yang memanfaatkan fitur ini, padahal sangat berguna bila pemiliknya memiliki perangkat laptop atau gadget lain yang sudah memiliki fitur wifi. Sehingga cukup bermodal langganan satu paket internet, semua perangkat berbasis wifi lainnya bisa ikut menikmati. Setup Hotspot Untuk menjadikan ponsel Android sebagai titik hotspot tidak sulit. Pertama aktifkan ponsel Android Anda. Lalu masuk ke menu Settings. Di bagian Wireless dan Networks, pastikan status wifi berada pada posisi tidak aktif (off), karena hotspot dan wifi tidak bisa aktif bersamaan. Masih di bagian Wireless dan Networks, klik menu More. Di dalamnya akan didapati menu tethering & portable hotspot. Jangan baca doa dulu, cukup sentuh menu tersebut. Tanda centang di sisi kanan Portable Wi-Fi hotspot jangan diaktifkan dulu. Lihat menu di bawahnya, Configure Wi-fi hotspot. Di dalam menu tersebut lihat barisan Security, ada pilihan None, WPA PSK dan WPA2 PSK. Bila Anda memilih None, maka akses hotspot akan aktif tanpa password. Artinya siapapun yang berada di jangkauan hotspot Anda bisa mengakses internet tanpa batas. Untuk membatasi pengguna, sebaiknya pilih opsi WPA2 PSK.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

digistyle mobile hotspot

Saat opsi ini dipilih, Anda akan diminta memasukkan password akses hotspot. Password bisa dibuat apa saja, terserah pengguna, yang penting bisa diingat karena saat perangkat lain akan mengakses hotspot ini akan dimintai password akses. Pada baris Network SSID bisa diisi apa saja, karena ini akan menjadi nama hotspot kita. Jadi namakalah dengan yang unik, misal HSpot. Saat perangkat hotspot diaktifkan, perangkat lain yang menggunakan Wi-Fi akan membaca nama ini di layarnya. Setelah seting SSID dan Security selesai, lalu aktifkan Portable Wi-Fi hotspot dengan menyentuh tanda centang. Perangkat Anda telah menjadi titik hotspot. Ingat, aktivasi fitur ini membutuhkan akses internet besar dan penggunaan baterai yang besar. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mematikan Portable Wi-Fi hotspot agar bandwidth internet tidak cepat lenyap dan baterai tidak cepat habis. (hasanul safri)

70

otomotif B e n t l e y

Bentley Continental GT V8

Klasik, Elegan,& Sporty Setiap inci pada transporter yang mereka ciptakan dibuat dengan sentuhan seni oleh si pembuatnya. Dibandrol seharga Rp3 Miliar.

>>

EDISI III, Minggu III Februari 2013

71

otomotif B e n t l e y

L

EDISI III, Minggu III Februari 2013

ogo "B" diapit dengan sayap di kiri dan kanan, sudah tidak asing lagi untuk penggemar otomotif terutama di kelas premium. Lambang tersebut menempel tepat di tengah depan kap mesin yang membungkus mesin V8 4.0 liter. Bentley Continental GT V8 dengan kapasitas mesin 3993 cc menawarkan sebuah kemewahan sekaligus unsur sporty dari sebuah kendaraan. Bentley Continental GT V8 menggunakan sistem All-wheel drive dan transmisi otomatis delapan percepatan dengan power yang luar biasa saat dikendarai di jalanan dan juga handling yang sangat stabil. Mesin 4.0 liter V8 membuat kendaraan ini mampu berjalan dari kecepatan 0 sampai 60 Km/jam dalam waktu 4,6 detik dengan torsi 660 Nm pada 1700 rpm. Transmisi 8 percepatan triptronik yang halus layaknya mobil premium juga menyumbang asupan tenaga tersebut dengan efisiensi pada mesin V8. Jumlah rasio transmisi yang banyak pada mobil ini memastikan bahwa mesin selalu bekerja di gearing yang paling efisien. Jika dilihat dari kecepatan maksimum, Continental GT V8 bisa mencapai 188 mph atau 303 Km/jam, dengan akselerasi maksimal 0 - 60 Km/jam 4.6 detik dan 0 - 100 Km/jam dalam waktu 4.8 detik. Ini menggambarkan bahwa transporter ini tidak kalah dengan pabrikan lain yang mengusung konsep sport. Walupun memiliki tenaga yang luar biasa yakni 500 Hp dan kecepatan maksimum 303 Km/jam, kendaraan ini memiliki konsumsi bahan bakar yang cukup irit, yakni 15,4 liter untuk jarak tempuh 100

Editor: M. Noor Kanwa email : kanua@batampos.co.id

72

Km dalam kota. Sedangkan untuk luar kota konsumsi bahan bakar kendaraan ini 7,7 liter untuk jarak tempuh 100 Km. Dengan kata lain kendaraan ini bisa dan cocok untuk digunakan sehari-hari. Kapasitas tangki bahan bakar Continental GT V8 sendiri sebanyak 90 liter dengan bahan bakar pertamax plus. Sementara itu jika melihat desain luar, Continental GT V8 terlihat garang dan terkesan sangat gagah. Gril model sporty memenuhi hampir seluruh bagian bemper depan tepat dibawah logo Bentley. Di samping kiri dan kanan gril dibekali penerangan berupa dua buah kristal. Lampu isyarat belok menyatu dengan lampu utama yang berada di sisi terluar. Ini menggambarkan kesan kesederhanaan dari sebuah disain eksterior namun tetap terlihat elegan dan menawan. Tepat di bawah gril, dilengkapi dengan aerodinamis yang berfungsi untuk mengalirkan udara saat kendaraan melaju di kecepatan tinggi. Aerodinamis terletak di bemper depan dengan posisi berada di paling bawah. Beralih ke bagian sisi, Continental GT V8 didesain sedemikian rupa dengan mirror (kaca spion) elektrik dan dilengkapi dengan lampu isyarak belok di bagian

EDISI III, Minggu III Februari 2013

otomotif B e n t l e y

belakangnya. Alhasil mirror terlihat sangat futuristik dan sangat elegan namun tetap memperhatikan keselarasan dari bentuk keseluruhan body mobil dan juga sistem aerodinamisnya. Kesan sport juga terlihat pada dua pintu Continental GT V8 yang dilengkapi dengan auto door lock sehingga tidak memerlukan tenaga kuat saat kita menutup pintu. Kaca samping disesuaikan dengan bentuk body Continental GT V8 dan layaknya mobil sport tanpa frame di pintu. Di bagian belakang, kesan sport terlihat semakin menjadi. Kendaraan yang memiliki tenaga sebesar 500 Hp ini dibekali knalpot sebanyak dua buah yang dipasang di samping kiri dan kanan. Dua knalpot tersebut berfungsi untuk memenuhi kebutuhan saluran buang saat kendaraan ini berada di putaran mesin tinggi sehingga tidak menghambat upaya mesin dalam menghasilkan tenaga yang maksimal. Continental GT V8 juga dilengkapi dengan kamera parkir tepat di tengah bemper belakang yang disambungkan dengan layar yang berada di kabin penge-

73

mudi. Selain kamera, di bagian depan dan belakang juga dilengkapi dengan sensor parkir yang memberikan tanda kepada si pengemudi saat kendaraan ini diparkir, sehingga si pengemudi dapat dengan mudah memarkir kendaraan yang memiliki body cukup bongsor ini dengan mudahnya. Kaki-kaki Continental GT V8 disanggah dengan velg berlogo Bentley dengan ukuran 21 inci dengan dibalut ban tipis. Di ke-empat roda dibekali rem cakram yang juga berlogo Bentley untuk memperkuat daya pengereman dan menjaga kestabilan terutama saat dalam kecepatan tinggi. Melongok di bagian interior, ciri khas dari Bentley yang klasik langsung terlihat. Semua interior dibungkus dengan kulit yang menampakkan kelas mobil premium nan elegan termasuk dibagian lingkar kemudi. Dasboard di disain tanpa meninggalkan ciri khas Bentley yang memiliki kesan klasik, sederhana namun tetap terlihat elegan. Di bagian tengah dasboard dilengkapi dengan layar LCD 8 inci yang memiliki fungsi banyak seperti kamera

EDISI III, Minggu III Februari 2013

otomotif B e n t l e y

parkir, GPS, head audio dan lain-lain. Untuk menambah kesan klasik, tepat di atas LCD di pasang sebuah jam analog yang secara otomatis menyesuaikan dengan wilayah dimana kita berada. Saluran AC di buat dengan disain bulat dan diletakkan dibagian tengah dasboard du buah dan masing-masing satu di kiri dan kanan. Untuk memudahkan si pengemudi, lingkar kemudi Bentley Continental GT V8 dilengkapi dengan panel kontrol untuk mengendalikan fungsi LCD. Tepat di bagian bawah lingkar kemudi dipasang dua buah tuas yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan posisi gigi transmisi saat kita menggunakan mode manual transmision. Ini sangat membantu bagi si pengemudi terutama saat berada dalam perfo rma tinggi. Audio sendiri tak perlu dikhawatirkan lagi, mobil premium ini sudah dibekali dengan audio yang bisa memanjakan telinga pemakainya sehingga tidak perlu lagi untuk memodifikasinya. Di Batam, Bentley Continental GT V8 sendiri dibandrol dengan harga Rp3 miliar on the road. "Di Batam baru ada dua unit termasuk dengan ini," kata GM EM Auto, Victor. Selain Bentley, EM Auto yang terletak tepat di samping BCS Mall juga menjual berbagai jenis

74

otomotif B e n t l e y

Spesifikasi:

MESIN Kapasitas mesin: 3993cc Kekuatan Maksimal: 500bhp / 507 PS / 373kW @ 6000rpm Torsi Maksimal: 660nm, 487 lb-ft @ 1700rpm Sistem penggerak roda: Continue all-wheel drive Tranmisi: 8-speed transmisi otomatis Kecepatan maksimal: 188mph atau 303km/jam 0 - 60 mph 4,6 detik 0 - 100 Km/jam 4,8 detik Berat: 2295 Kg Kapasitas bagasi: 358 liter Kapasitas tangki bahan bakar: 90 liter Dimensi Panjang Keseluruhan: 4806 mm Lebar: 2227 mm Keseluruhan: 1404 mm Jarak as roda: 2746 mm POWERTRAIN dan CHASSIS - 8 speed ZF transmisi dengan handel transmisi dipasang di bawah lingkar kemudi - Permanen all-wheel drive dengan perbandingan 40:60 depan hingga belakang secara bergantian - Sistem pengereman dengan Electronic Stability Programme (ESP), Anti-locking Braking System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), Hydraulic Brake Assistance (HBA), Drag Torque Control (MSR) dan aquaplane detection - AC dengan Continuous Damping Control (CDC) - 5 velg berlogo Bentley dengan ukuran lebar 21 inci - Sistem kemanan baut yang mengikat roda - Sistem pengereman cakram depan dan belakang asli dari Bentley - Rem parkir elektronik - Power steering yang sensitif - Sistem pemantau tekanan ban elektronik / Electronic tyre pressure monitoring system (TPMS) - Electronic cruise control - Penutup mesin berbentuk huruf “T” SPESIFIKASI EKSTERIOR - Gril berbentuk matrik warna hitam yang diintegrasikan dengan bingkai chrome - Rear diffuser - Proyektor lampu utama Bi-Xenon dengan lampu LED saat berjalan di siang hari, LED suplementasi balok utama dan jet washer terpadu - Proyektor lampu belakang dengan lampu LED saat dilakukan pengereman dan lampu kabut - Sensor parkir - Lampu pada pintu dibagian bawah yang berfungsi untuk penerangan saat keluar atau masuk ke kabin - Daya menempel pintu pengemudi dan penumpang untuk masuk dan keluar dengan mudah - Wiper kaca depan yang sensitif saat hujan - Interlayer ke sisi dan kaca belakang - Filter bahan bakar standar - Kunci otomatis dengan remote kontrol SPESIFIKASI INTERIOR - Disain kursi elektronik yang ramping dan dapat disesuaikan dengan kenyamanan saat berkendara - Empat tempat duduk yang dilengkapi dengan sabuk pengaman - Kursi pengemudi dengan 14 cara penyesuaian dan memori - Pusat konsol pendek dengan sandaran tangan tunggal - Jam analog - Karpet lantai warna hitam (Beluga) - Sabuk pengaman dan bersampul kulit karpet untuk mencocokkan semua warna kulit - Kontrol panel di lingkar kemudi - Saluran AC yang dibingkai dengan chrome - Pengaturan tingkat kemiringan lingkar kemudi - Sandaran kepala jok dengan motif ‘BENTLEY’ - Sabuk pengaman yang dapat menyesuaikan secara otomatis - Lampu di pijakan kaki dan laci penyimpanan - Layar sentuh dengan resolusi yang berfungsi sebagai AM/FM radio, HDD navigation, external media interface, single DVD/CD slot, single SD card slot, integrated HVAC controls, telephone control with Bluetooth wireless connectivity, suspension settings and TPMS features - 8 channel, 8 speaker audio system dengan Balanced mode Radiator (BMR) speaker - Multi-zona iklim otomatis sistem kontrol - Volumetric ultrasonic alarm - Bentley GPS - Parkir kontrol jarak dengan grafik di layar dan sistem alarm peringatan - Airbag di bagian depan, belakang dan samping

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tekstasi

75

c e r p e n

Tes Mengemudi Cerpen Angelica Gibbs Suatu siang, Marian berniat mengikuti tes kemahiran mengemudi untuk kedua kalinya dan Mrs. Ericson memaksa untuk ikut menemani. “Mungkin lebih baik kalau ada orang yang lebih tua menemanimu,” kata Mrs. Ericson begitu Marian masuk ke dalam mobil dan duduk di balik kemudi. “Mungkin kemarin itu sepupumu, Bill, membuatmu gugup dengan pembicaraan ngalor-ngidul sepanjang jalan sampai ke tempat tes.” “Benar, Bu,” kata Marian dengan suara pelan tanpa aksen. “Lagipula, mereka mungkin akan lebih simpati kalau saya datang bersama orang kulit putih.” “Oh, saya rasa bukan itu yang jadi pertimbangan,” kata Mrs. Ericson, tapi dia mengurungkan niatnya untuk melanjutkan kalimat tersebut begitu melihat posisi Marian yang tegang di sampingnya. Marian mulai mengendarai mobil itu melintasi jalan-jalan kompleks perumahan yang dibayangi oleh baris pepohonan rindang. Hari itu terasa sangat panas di awal bulan Juni. Dan ketika mobil yang mereka tumpangi sampai ke jalan besar, mereka melihat banyak sekali kendaraan yang berdesakkan hendak menuju ke pantai. “Kau mau gantian?” tanya Mrs. Ericson. “Kalau kau merasa gugup, saya tak keberatan untuk menyetir.” Marian menggelengkan kepalanya. Mrs. Ericson memandangi tangan gelap wanita itu mencengkeram kemudi dengan erat. Melihat ini, Mrs. Ericson kembali bertanya-tanya apa jadinya rumah yang ia tinggali tanpa kehadiran Marian sebagai pembantu; dan dia juga mengingat pengalamannya saat harus menyewa tenaga pembantu kulit putih yang malas bekerja dan tak suka menjaga anak. “Kau menyetir dengan baik, Marian,” katanya. “Jangan memikirkan kegagalanmu sebelumnya. Siapa saja bisa merosot saat sedang menaiki jembatan di tengah hujan seperti itu.” “Biasanya sebelum digagalkan, para peserta diberi empat kali kesempatan,” kata Marian. “Saya bahkan tidak ingat kesalahan apa saja yang ditulis oleh si inspektur di laporan tes saya.” “Kata orang biasanya mereka minta diselipkan sesuatu,” kata Mrs. Ericson dengan ragu. “Tidak,” sahut Marian. “Itu hanya akan memperkeruh situasi, Mrs. Ericson. Saya yakin.” Mobil itu berbelok ke kanan tepat pada arahan rambu-rambu lalu lintas dan meminggir ke tepi jalan di belakang antrian mobil yang sedang parkir. Para inspektur belum ada yang tiba.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tekstasi

76

c e r p e n

“Kau sudah siapkan semua berkas-berkasnya?” tanya Mrs. Ericson. Marian mengeluarkan berkasberkas itu dari dalam tasnya: ijin belajar mengemudi, bukti registrasi kendaraan, dan sertifikat kelahiran. Akhirnya, mereka tak punya pilihan kecuali menunggu. “Senang sekali kalau saya bisa mengandalkan seseorang untuk mengantar-jemput anak-anak saya ke sekolah setiap hari,” kata Mrs. Ericson. Marian mengangkat wajahnya dari berkas-berkas di tangan, yang sedang ia pelajari. “Tentunya semua akan jadi lebih mudah,” kata Marian. “Oh, Marian,” seru Mrs. Ericson. “Seandainya saya bisa membayarmu dengan gaji yang jauh lebih tinggi untuk semua yang telah kau lakukan!” “Sudahlah, Mrs. Ericson,” kata Marian dengan tegas. Mereka saling menatap dan mengulas senyum tulus. Dua buah kendaraan dengan lambang resmi di pintu berhenti di seberang jalan. Para inspektur beranjak keluar dari kendaraan dengan tubuh tegap dan berseragam. “Itu dia yang menggagalkan hasil tes-ku sebelumnya,” kata Marian seraya menunjuk ke arah salah satu inspektur yang terlihat congkak dan bertubuh kekar. Pada saat ini, inspektur tersebut tengah berteriak ke arah pengemudi yang berada di barisan paling depan. “Oh, Mrs. Ericson,” desah Marian dengan cemas. “Jangan khawatir, Marian,” kata Mrs. Ericson. Mereka kembali mengulas senyum tulus ke arah satu sama lain. Namun inspektur yang menghampiri kendaraan mereka bukan yang kasar dan bertubuh kekar tadi; melainkan seorang pria paruh baya yang penuh senyum dan mengerutkan dahinya ketika mempelajari berkas-berkas Marian. Mrs. Ericson segera beranjak keluar dari kendaraan. “Apakah Anda mau ikut?” tanya Sang Inspektur. “Saya dan Mandy takkan keberatan jika ditemani.” Mrs. Ericson menunjukkan ekspresi kebingungan. “Tidak,” katanya, seraya melangkah ke atas trotoar. “Kehadiran saya bisa membuat Marian gugup. Dia adalah pengemudi yang baik, Inspektur.” “Baiklah,” kata Sang Inspektur, sambil mengedipkan mata ke arah Mrs. Ericson. Kemudian pria itu masuk ke dalam kendaraan dan duduk di samping Marian. “Belok ke kanan di sudut jalan, Mandy-Lou.” Dari tepi jalan, Mrs. Ericson melihat kendaraan yang dikemudikan Marian menggelinding pelan menjauh darinya. Sang Inspektur menandai sesuatu di dalam buku hitam kecilnya. “Berapa usiamu?” tanya dia saat kendaraan masih berjalan. “Dua puluh tujuh.” Sang Inspektur melirik ke arah Marian dari sudut matanya. “Sudah cukup usia untuk berkeluarga, ya?” Marian tidak menjawab. “Sekarang belok kiri di sudut ini,” kata Sang Inspektur. “Dan parkirkan mobil di antara truk dan mobil di depan.” Dua kendaraan itu sangat berdekatan, tapi Marian berhasil menyempil di tengah-tengahnya tanpa harus melakukan banyak putaran. “Kau pernah menyetir sebelumnya, Mandy-Lou?” tanya Sang Inspektur. “Pernah, Pak,” jawab Marian. “Saya pernah memegang SIM selama tiga tahun di Pennsylvania.” “Kenapa kau ingin mengemudikan kendaraan?” EDISI III, Minggu III Februari 2013

tekstasi

77

c e r p e n

“Karena majikan saya memerlukan saya untuk mengantar-jemput anak-anaknya ke sekolah setiap hari.” “Bukan karena kau ingin menyelinap pergi di malam hari untuk bertemu dengan pacar gelap?” tanya Sang Inspektur. Begitu Marian menggelengkan kepala, inspektur itu terbahak riang. “Sekarang coba belok ke kiri di sudut jalan sana, lalu putar balik di tengah-tengah blok berikutnya,” kata Sang Inspektur. Ia kemudian menyiulkan lagu Swanee River. “Lagu ini membuatmu rindu kampung halaman?” tanya pria itu. Marian meluruskan lengan, lalu memutar setir hingga mobil melakukan putaran penuh di tengah jalan dan mereka berkendara ke arah berlawanan dari sebelumnya. “Tidak,” kata wanita itu. “Saya lahir di Scranton, Pennsylvania.” Sang Inspektur seolah terkejut. “Bukankah semua orang kulit hitam datangnya dari bagian selatan Amerika Serikat?” celetuknya. “Wah, kalau begitu selama ini aku salah. Kupikir kalian semua datang dari bawah.” “Tidak semua, Pak,” kata Marian. “Belok ke arah Main Street dan mari kita lihat kemampuanmu menangani kemacetan.” Mobil yang mereka tumpangi berada di tengah antrian kemacetan di sepanjang Main Street sebelum akhirnya mereka mulai bergerak dan melihat, di kejauhan, jembatan beton yang melengkung tinggi di atas jajaran rel kereta. “Baca tanda yang tertera di ujung jembatan,” ujar Sang Inspektur. “‘Hati-hati saat berkendara. Daerah ini berbahaya di saat hujan’,” kata Marian. “Ternyata kalian juga bisa membaca dengan baik,” seru Sang Inspektur. “Di mana kau belajar membaca, Mandy?”

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tekstasi

78

c e r p e n

“Tahun lalu saya lulus kuliah,” kata Marian. Suaranya mulai bergetar. Begitu mobil yang mereka tumpangi menaiki undakkan jembatan, Sang Inspektur meledak dalam tawa. Tawanya begitu keras hingga Sang Inspektur tak sanggup menenangkan diri untuk memberikan arahan berikutnya. “Berhenti di sini,” kata pria itu seraya menghapus airmata riang. “Nyalakan lagi mesinnya. Mandy ternyata seorang sarjana ya? Hebat!” Marian menepi di samping trotoar. Ia menetralkan posisi perseneling mobil dan menarik rem tangan. Ia menunggu sesaat, lalu memasukkan perseneling ke posisi baru. Ekspresi di wajahnya tampak penuh tekad. Begitu dia menurunkan rem tangan, kakinya mendadak meleset dari injakkan gas dan mesin mobil pun kontan mogok. “Nah kan,” kata Sang Inspektur. “Kau harus ingat gelar sarjana-mu supaya tidak melakukan kesalahan amatir seperti ini.” “Dasar sial!” seru Mandy. Ia berusaha menyalakan mesin mobil. Sang Inspektur tiba-tiba kehilangan selera humornya. “Sekarang cepat kembali ke tempat awal tadi,” ujar pria itu. Ia menyilang empat kotak di atas aplikasi Marian tanpa melihat lagi. Kembali di tempat awal, Mrs. Ericson menunggu dengan sabar di atas trotoar. Begitu Marian menghentikan laju kendaraan, Sang Inspektur melompat keluar dari dalam mobil dan berjalan terburu-buru dengan wajah membiru. “Apa yang terjadi?” tanya Mrs. Ericson seraya menatap gerak-gerik Sang Inspektur dari belakang. Marian menunduk dan menatap ke arah ban mobil dengan bibir gemetar. “Oh Marian, gagal lagi ?” tanya Mrs. Ericson. Marian mengangguk. “Tapi dengan cara yang berbeda,” katanya, seraya masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi penumpang. FL

2012 © Fiksi Lotus dan Angelica Gibbs. Tidak untuk dijual, ditukar atau digandakan. ——————#Catatan: Cerita ini berjudul The Test karya ANGELICA GIBBS dan pertama kali diterbitkan oleh The New Yorker pada tahun 1940. ANGELA GIBBS adalah seorang penulis asal Amerika Serikat. Cerita pendeknya sering diterbitkan oleh The New Yorker pada tahun 1940-1950an. Diterjemahkan oleh Maggie Tiojakin dan dimuat di fiksi lotus.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tekstasi

79

s a j a k

Selintas Hidup, Cinta dan Sajak Cinta Neruda

P

ENYAIR Chili ini adalah juga seorang diplomat. Dia mendapatkan anugerah Nobel Sastra tahun 1971. Lahir dengan nama Neftali Reyes Basoalto, tetapi ia memakai nama Pablo Neruda dua puluh tahun sebelum akhirnya nama itu resmi menjadi namanya pada tahun 1946. Ia lahir 12 Juli 1904 di Parral, kota kecil di Chili. Kota kelahirannya itu dikelilingi lahan subur tempat perkebunan anggur penting di Chili. Ayahnya Jose del Carmen Reyes Morales, adalah mandor di jawatan kereta api yang berpenghasilan seadanya. Ibunya Rosa Basoalto de Reyes adalah seorang guru yang meninggal saat Neruda masih bayi karena tuberkulosa. Pada tahun 1906, Neruda si yatim itu bersama ayahnya pindah ke Temuco. Ayahnya menikahi Tinidad Candia Marvedre. Kota ini jauh lebih ke selatan Chili, kota yang dikepung hutan lebat dan gunung berapi. Sebuah wilayah dengan keindahan alam yang memukau Neruda cilik kala itu. Kelak dalam pidato Nobelnya Neruda menyebut lagi kenangan itu. SESEKALI Neruda kecil juga ikut ayahnya bekerja. Dia tersentuh dengan kehidupan kaum miskin dan itu juga kelak menjadi ilham bagi sajak-sajaknya. NERUDA mulai menulis puisi pada usia sepuluh tahun. Pada usia 12 tahun ia bertemu dengan penyair Chili Gabriela Mistral - peraih Nobel Sastra juga - yang melihat bakat besar dalam diri Neruda. Tetapi, pengaruh terbesar dalam diri Neruda datang dari penyair Amerika Walt Whitman. Di mejanya, Neruda membingkai potret sang penyair idolanya itu. “Saya - penyair yang menulis dalam bahasa Spanyol, belajar banyak dari Walt Whitman dibandingkan dari Cervantes,” ujarnya pada tahun 1972 dalam pidato selama kunjungan di Amerika. NERUDA pertama kali muncul lewat sebuah artikel di majalah La Manana pada tahun 1917. Artikel itu lalu disusul puisi, “Mis ojos” yang terbit pada tahun 1918 di Corre-Vuela. Pada tahun 1920 puisinya terbit di majalah Selva Austral, saat itulah dia memakai nama Pablo Neruda karena tak ingin bergaduh dengan keluarganya yang sama sekali tak mendukung ambisinya di dunia sastra. Sejak tahun 1921 Neruda belajar Bahasa Prancis di Instituto Pedagogico di Santiago. IA pernah menjual sebagian perabot di rumahnya untuk ongkos cetak buku puisinya sendiri. Pada

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tekstasi

80

s a j a k

tahun 1924 Neruda mulai termahsyur namanya lewat “Twenty Love Poems & A Song of Despair (Viente Poemas de Amor y Una Cancion Desesperada) yang saat ini Anda baca terjemahannya dalam Bahasa Indonesianya. Buku ini disebut sebagai karya Neruda yang paling banyak dibaca di seluruh dunia. PADA usia 23 tahun Neruda diutus menjadi konsul oleh pemerintah Chili di Burma (sekarang Myanmar). Lalu dia menempati pos diplomatik di beberapa Asia Tenggara dan negara Eropa. Di Spanyol dia sempat menjalin persahabatan dengan penyair Spanyol Federico Garcia Lorca. Neruda terus menulis sejumlah karya sastra di sejumlah majalah seperti La Nacion, El Sol, dan Revista de Occidente. Tahun 1935, dia juga mulai menjadi editor di majalah sastra Caballo Verde para la Poesia. Setelah menyudahi perkasihannya dengan Josie Bliss yang amat pencemburu, Neruda menikah dengan Maria Antonieta Hagenaar, seorang wanita Belanda yang tak bisa berbahasa Spanyol. Pernikahan itu berakhir dengan perceraian pada tahun 1936. Segera setelah itu Neruda tinggal di Paris, dimana bersama Nancy Cunard ia menerbitkan jurnal Los Poetas del Mundo Defiende al Pueblo Espanol. Nancy pewaris tunggal perusahan termahsyur kala itu Cunard Shipping Company. Nancy kelak mengikuti Neruda ke Chili. Ibunya tak mewariskan apa-apa pada Nancy karena ia kemudian juga meninggalkan kehidupan kelas atas dan hidup bersama seorang musisi kulit hitam. Tahun 1930-an dan 1940-an, Neruda hidup bersama pelukis Argentina Delia Del Carril. Wanita inilah yang mengilhami Neruda sehingga akhirnya terjun ke dunia politik. Neruda dan Delia menikah tahun 1943, tetapi pernikahan itu tidak diakui keabsahannya di Chili. Tahun 1955 mereka pun bercerai. Tahun 1966 Neruda menikah dengan penyanyi Chili Matilde Urrutia. Inilah wanita yang memberi inspirasi besar bagi Neruda. Sebagian besar sajak dalam One Hundred Love Sonnets (1960) diilhami oleh Matilde. Lalu Neruda berpindah ke banyak negara bahkan menjadi orang yang terusir dari negara sendiri. Selama itu dia pun terus menghasilkan karya. Sepanjang riwayat penulisannya dia menghasilkan lebih dari 40 buku puisi, terjemahan dan drama syair. Tak ayal lagi, dia termasuk penyair penting dunia di Abad 20. Rede de Costa dalam “The Poetry of Pablo Neruda� (1979) menulis, Neruda adalah Pablo Picassonya dunia sastra. Sebab kemampuannya untuk selalu berubah. Neruda juga selalu mempertanyakan tradisi personalnya, karena itu dia selalu memerlukan pencarian untuk menemukan kaidah baru dalam setiap buku karyanya.

Tubuhnya: Tubuh Seorang Perempuan Tubuh seorang perempuan, putih pebukitan, putih dua paha, Engkau tampak bagai dunia, pada pasrah menghampar. Tubuh jumudku, akulah petani menggali pada tubuhmu lalu kuciptakan anak berlompatan dari kedalaman bumi. Aku sendiri bagai terowongan. Burung-burung berhamburan, dan malam membanjiriku dengan invasi, sebenar serangan. Aku bertahan, aku menempamu jadi serupa hunus senjata, seperti panah di busurku, sebongkah batu dalam tali umban. Tapi saat pembalasan dendam luruh, maka kucintai engkau. Tubuhmu: kulit, lumut, desak hasrat, susu yang memadu.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

tekstasi

81 O, gelas piala payudara. O, mata yang nyimpan ketiadaan! O, mawar di pinggangmu. O, suaramu, hanya bisik berduka. Tubuh seorang perempuan. Aku bertahan dalam semarakmu. Haus rasaku, tak berbatas hasratku, tak berujung jalanku. Sungai bertebing gelap, di sana mengalir haus yang kekal dan rasa letih menyusul. Lalu pedih yang terus berterusan.

s a j a k

Pagi yang Penuh Seluruh Pagi yang penuh dengan badai ganas di hati yang kini musim panas. Awan mengembara bagai sapu tangan putih perpisahan, angin, bepergian, melambaikannya di segenap tangan.

Cahaya yang Mengemasmu Cahaya yang mengemasmu dalam kobar kekal. Si berkabung pucat terkacau, berdiri di jalan itu menghadang baling-baling tua, waktu yang senja berputar di seputarmu. Terdiam kelu, kawanku sendiri dalam kesendirian saat-saat yang mati ini dan penuh terisi dengan api yang hidup, menerima sepenuhnya hari-hari yang runtuh. Sekeranjang buah jatuh dari matahari pada kelam bajumu. Akar-akar malam tiba-tiba tumbuh dari jiwamu, dan segala yang sembunyi di dalammu menghambur lagi lalu menjelma sesosok yang pucat biru, kau yang baru terlahir, mengambil menyantap. Oh, betapa dahsyat, betapa semarak, serentak menarik lingkaran yang bergerak menukar hitam dan warna kencana: bangkit, memandu di huluan, menguasai satu ciptaan begitu kaya hidup, padanya bunga-bunga musnah dipenuhi duka nestapa.

Pada Keluasan Belantara Pinus Ah luasnya belantara pinus, desiran ombak pecah, cahaya yang bermain perlahan, lonceng yang sendirian, senjakala jauh di matamu, boneka mainan, cangkang bumi, bagi siapa bumi bernyanyi! Padamu sungai bernyanyi dan jiwamu mengalir padanya seperti hasratmu, dan kau kirim itu kemana kau ingini. Haluan harapanmu menuju jalanku dan dalam hiruk pikuk, hendak kulepas anak panahku.

Hati angin yang tak terbilang ada berdebaran pada kebisuan cinta kita. Seperti takdir dan orkestra, bersuara di antara pepohonan seperti bahasa yang disesaki perang dan tembang. Sehembus lekas angin membawa dedaunan mati menangkis anak panah beruntun burung-burung. Seombak angin menghembusnya telanjang dada tanpa percik, ringan tapi ada, seperti api. Kecupan-kecupannya pecah dan lalu tenggelam, Menyerbu memburu ke pintu angin musim panas.

Agar Kelak Kau Simak Aku Agar kelak kau simak aku kata-kataku kadang tumbuh menerawang seperti jejak-jejak camar di sepanjang pantai. Kalung, lonceng kerasukan untuk tanganmu halus, selembut buah anggur. Dan kusaksikan kata-kataku Kata-kata yang lebih punyamu daripada milikku. Kata-kata yang memanjati nestapa lama bagai liana. Ia juga merambati dinding-dinding kabut. Kau menanggung kutuk untuk pertarungan kejam ini. Kata-kata melarikan diri dari jerumun gelapku. Kau mengisi segalanya, kau mengisi semuanya. Sebelum engkau, mereka menghuni kesunyian yang kau tinggali, mereka lebih berguna bagi dukaku daripada kau.

Dari segala sisi kulihat pinggulmu kabut, dalam kesunyianmu memburu jam-jam terundung duka; kecupanku adalah sauh, dan lembabku merindukan sarang di dalam dirimu, di dalam rengkuh lengan batu beningmu.

Sekarang aku ingin mereka berkata apa yang ingin kukatakan padamu, membuat kau mendengar apa yang kuinginkan kau mendengarnya.

Ah, suara misterimu, suara yang mencinta dentang dan jadi kian gelap dalam gema dan malam yang sekarat! Maka dalam waktu yang dalam, kulihat, di atas padang, burung ekor putih berseru di mulut angin.

Angin penderitaan masih terkandung seperti biasa. Sesekali mimpi puting beliung mengetuk juga. Kau dengar, suara lain di dalam suara nestapaku. Keluh mulut yang dahulu, darah permohonan dahulu jua. Cintai aku, kawan. Jangan abaikan. Ikuti aku. Ikuti aku,

EDISI III, Minggu III Februari 2013

82

tekstasi s a j a k

kawan, di ombang-ambing gelombang penderitaan ini. Tapi kata-kataku jandi ternoda oleh cintamu. Kau mengisi segalanya, kau mengisi semuanya. Lalu kubuat kata-kataku menjadi kalung tak berujung untuk tanganmu putih, halus selembut buah anggur.

Kukenang Engkau Kukenang kau sebagai kau di musim gugur terakhir. Dengan baret hijau dan senyap di hati kesunyian. Di matamu lidah api senja hari bertarung berkobar. Dan dedaunan berguguran ke muka kedung jiwamu. Lenganku berangkulan seperti tanaman merambat. Dalam teduh, dedaunan merangkum suaramu, perlahan. Pukau unggun api membakar rasa hausku. Anggun bakung biru, terpintal terjalin di jiwaku. Seperti matamu mengembara, musim gugur jauh di sana: baret kelabu, suara burung, hati seperti rumah mendekat menjadi arah, kemana rindu yang parah berpindah dan kecupan-kecupanku rubuh, bahagia bagai baraapi. Langit dari sebuah kapal. Padang dari perbukitan: Kenanganmu tercipta dari cahaya, kabut, dan kolam diam! Melampaui matamu, menjauh lagi, malam-malam terbakar. Dedaunan kering musim gugur menghambur di jiwamu.

Bersandar pada Hari Petang Bersandar pada hari petang kulempar jala dukaku ke kedalaman samudera matamu. Ada bubung lautan api amat tinggi, sepiku memanjang dan terkobar, lengannya memutar arah seperti ada lelaki terbenam. Kukirimkan sinyal merah ke seberang matamu yang tak ada yang bergerak seperti laut di seputar mercusuar. Yang tetap ada padamu adalah gelap, perempuan jauhku, dari rasa hormatmu sesekali pantai ketakutan itu menjelma. Bersandar pada hari petang kuterbangkan jala dukaku ke laut itu yang mendebar-debar di samudera matamu. Burung-burung malam mematuki bintang yang pertama bintang yang berkilat seperti jiwaku kala kucinta engkau. Malam menderap seperti bayang-bayang kuda betina biru surainya berguguran menebar di muka bumi. ***

EDISI III, Minggu III Februari 2013

Diterjemahkan oleh : Hasan Aspahani

83

leader

Tibrani General Manager Silver Cab

Pesaing Adalah Cermin Diri Kita Tangan dinginnya dalam mengelola bisnis teruji. Salah satu bukti adalah mengelola bisnis taksi. Ia berhasil membawa Silver Cab menjadi brand taksi di Batam dalam kurun waktu yang singkat. Sejak beroperasi 21 April 2011 silam, Silver Cab kini sukses menjadi brand taksi di Batam.

“K

EDISI III, Minggu III Februari 2013

uncinya adalah komitmen. Kami komit memberi pelayanan taksi argo, meski kami harus memberhentikan beberapa sopir dan menolak jika ada masyarakat menolak menggunakan argo,” ujarnya. Meski memegang teguh komitmen, Tibrani sadar itu saja tidak cukup. Pelayanan, inovasi teknologi dan nilai filosofis perusahaan dilaksanakan saat melayani masyarakat. Tibrani juga tidak anti kritik. Sebaliknya, kritik diterima untuk perbaikan ke arah yang lebih baik. “Kami membangun Silver Cab dengan susah payah. Kalau sekarang Silver Cab sudah diterima masyarakat, tentu saja itu tidak terlepas dari saran, kritik dan masukan yan diberikan mereka ke kami,” katanya. Dalam sebuah wawancara yang berlangsung dengan wartawan Batam Pos, Herry S Jumat (15/2) di pool Silver Cab di kawasan ruko Plamo Garden, Batam Centre, Tibrani membagi pengalaman mengembangkan Silver Cab. Apa saja upaya itu? Berikut ini petikan wawancaranya :

84

leader Taksi Silver Cab berkembang sangat pesat saat ini. Bagaimana sejarah awal Silver Cab di Batam? Bisnis taksi ini dimulai dari hasil pengamatan atau survei kecil dimana di awal tahun 2010. Saat itu, kami melihat ada keinginan dan kebutuhan masyarakat Batam untuk memiliki taksi yang melayani secara profesional dan mereka merasa aman dan nyaman. Dari pengamatan itu, kami meluncurkan Silver Cab pada tanggal 21 April 2011. Saat launching ada reaksi, ada yang pro dan kontra terhadap kehadiran Silver Cab. Yang pro terhadap kehadiran Silver Cab adalah masyarakat yang sesuai hasil pengamatan kami membutuhkan taksi yang aman, nyaman dan profesional atau taksi argo. Sementara yang kontra adalah teman-teman yang berprofesi sebagai sopir taksi. Terhadap yang kontra terhadap Silver Cab, kami melihat dari sisi positifnya saja yakni bahwa dengan penolakan itu dari sisi pemasaran makin membuat brand Silver Cab makin mencuat ke permukaan. Alhamdullilah, tak sampai setahun tepatnya Agustus 2011, kami sudah eksis, masyarakat sudah mengenal taksi Silver Cab. Kemudian, kami terus berupaya memperbaiki keluhan masyarakat terhadap layanan yang diberikan Silver Cab. Anda mengatakan perbaikan layanan menjadi prioritas di awal kehadiran Silver Cab. Layanan apa saja yang ditingkatkan? Mulai dari waktu jemput, sopir yang tidak ramah, ugal-ugalan. Semua keluhan yang disampaikan masyarakat langsung kami tindaklanjuti. Bahkan, kami sering menyampaikan permohonan maaf kepada customer terhadap ketidaknyamanan mereka. Permohonan maaf itu ada yang kami emailkan, ada pula yang kami sampaikan langsung ke customer dengan cara datang langsung ke rumah mereka. Alhamdullilah, upaya itu berdampak positif terhadap Silver Cab. Nah, setahun kemudian muncul perusahaan sejenis yang ingin meniru kami. Kami ingin menyampaikan bahwa Silver Cab adalah perusahaan pertama yang benar-benar eksis di sektor taksi argo. Alhamdullilah, di tahun 2013 ini sudah terlihat beberapa pesaing hadir di Batam. Kehadiran pesaing itu membuktikan bahwa bisnis yang kami rintis khususnya untuk mereformasi pertaksian di Batam membuat perusahaan lain ikut berbenah. Saat itu kami pernah menyampaikan ke Dinas Perhubungan (Dishub) bahwa bisnis taksi di Batam sebaiknya diserahkan ke mekanisme pasar. Artinya, sesama badan usaha dibiarkan bersaing untuk mendapatkan pelanggannya. Kenapa? Karena akibat persaingan itu membuat pelayanan ke masyarakat makin meningkat. Sekarang terbukti badan usaha, koperasi dan pemain di bisnis taksi yang baru masuk ke Batam mengikuti jejak kami, berbenah diri dan memberikan pelayanan terbaik ke pelanggannya. Namun jika diselesaikan secara aturan dengan tekanan, sebelum kami masuk ternyata tidak berhasil. Setelah sesuai mekanisme pasar ternyata sekarang Batam sudah mulai berbenah, taksi mulai diremajakan. Hal itu membuktikan kami yang mengajak taksi di Batam untuk berubaha dan Alhamdullilah harapan itu sudah terwujud. Kami merasa pesaing bukan musuh tapi mitra untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Filosofi apa yang dijalankan sehingga Silver Cab berkembang pesat dalam kurun waktu setahun dan diterima masyarakat? Menurut saya filosofinya adalah komitmen. Bagi kami komitmen antara apa yang diucapkan dengan dilaksanakan. Komitmen kita jika taksi argo tetap taksi argo. Jika sekali saja sopir kami tidak menggunakan argo, langsung kami putus kontraknya. Jika ada masyarakat yang tidak mau menggunakan argo, mohon maaf tidak akan kami layani. Itu komitmen kami, sehingga beberapa sopir yang terpaksa diberhentikan karena melanggar aturan itu. Kunci bisnis ada pada komitmen itu. Kemudian, kami berupaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan customer pengguna taksi Silver Cab.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

85

leader Cukupkah hanya komitmen dalam membangun Silver Cab sampai seperti saat ini? Kami memberikan pelayanan terbaik dari sisi teknologi, argo. Kami juga menggunakan tivi media untuk memberikan hiburan singkat kepada pelanggan. Kami juga merubah sistem radio panggil menjadi GPS untuk komunikasi dari operator ke sopir untuk menambah kenyamanan penumpang selama berada di kendaraan. Kami senantiasa menerima kritik dari pihak luar terhadap layanan yang diberikan Silver Cab. Kuncinya harus selalu berorientasi ke konsumen. Apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen harus diwujudkan. Kami tidak mau mewujudkan apa yang kami mau tapi apa yang diinginkan dan dibutuhkan konsumen. Apa kendala yang dihadapi selama Silver Cab beroperasi? Hambatan paling besar adalah mendapatkan sopir yang profesional dan masalahnya memang di sopir. Dari 10 pelamar sopir, yang lulus seleksi hanya 3-5 orang saja. Kenapa? Kami mencari mitra sopir yang bisa menjalankan visi dan misi kami di taksi tersebut. Mereka biasanya harus menjalani beberapa tes. Bahkan walau sudah mendapat predikat sopir profesional, kami tetap melakukan tes terhadap mitra sopir yang melamar. Dari sisi karakter, kapasitas mengemudi dan kemampuan menguasai wilayah dan cara sopir berkomunikasi juga dilihat. Brand penting bagi sebuah bisnis. Bagaimana Silver Cab membangun brand itu? Salah satu aspek penting untuk masuk ke bisnis adalah brand. Bagi kami yang terpenting adalah bagaimana brand mudah diterima dalam ingatan pelanggan, mudah dikenali dan muncul keinginan untuk mencoba dan begitu mencoba langsung tidak mau berpaling lagi. Dalam mengembangkan bisnis, kami menjalankan marketing mix. Harga kami pantau terus, promosi kami intensifkan termasuk kerja sama dengan Batam Pos. Dari sisi penambahan armada, pelayanan, kami sangat memperhatikan. Ada empat faktor yang kami perhatikan yaitu pelayanan, promosi, harga dan taksi. Pertimbangan memilih brand Silver Cab? Otodidak saja. Di Batam banyak warna taksi dan kami memunculkan warna yang tidak ada. Tujuannya agar pelanggan mudah mengingatnya. Yang membedakan tulisan Cab. Hal-hal yang berbeda itu tujuannya agar timbul rasa ingin tahu masyarakat. Menurut Anda, Silver Cab sudah diterima masyarakat? Jika ingin menguji sebenarnya mudah. Caranya tanya warga yang sudah lama tinggal di Batam, taksi apa saja yang mereka kenal di Batam. Kalau mereka menyebut taksi Silver Cab, itu artinya kami sukses membangun brand Silver Cab di hati masyarakat Batam. Tapi jika Silver Cab masih disebut di urutan ketiga, itu artinya kami belum berhasil. Itu cara menguji brand itu berhasil diterima di masyarakat atau sebaliknya. Anda mengatakan persaingan itu harus ditanggapi positif. Bagaimana mengimplementasikannya? Menurut saya pesaing adalah cermin diri kita. Cermin diri maksudnya di sana bisa dilihat kekurangan dan kelebihan kita. Ketika ada kelebihan kita tingkatkan dan jika ada kekurangan akan ditutupi. Kalau sekarang muncul pesaing baru maka kami akan memantau apa yang dilakukan pesaing kita. Kami sama sekali tidak melihat apalagi mencari kejelekan pesaing tapi apa yang positif dilakukannya itu adalah ancaman bagi kami. Kalau sudah begitu maka kami harus memberikan pelayanan lebih baik lagi dibanding yang diberikan pesaing.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

86 Setelah berhasil membangun brand apalagi yang dilakukan Silver Cab? Tentu saja kami akan ekspansi. Kalau taksi Silver Cab sudah bisa brand di Batam, tentu kami akan melakukan ekspansi dengan taksi sejenis atau bisnis transportasi yang lebih besar lagi. Ekspansi bisa saja dengan cara Silver Cab hadir di Tanjungpinang, Bintan, Karimun. Tapi itu rencana jangka panjang dan tergantung perkembangan minat pelanggan. Bisnis terkait dengan regulasi. Apakah regulasi yang ada sudah mendukung sektor transportasi khususnya taksi? Silver Cab muncul dari pemenuhan regulasi yang dibuat pemerintah yakni Kepmen 35, artinya kami mewujudkan taksi berdasarkan ketentuan. Ke depan kami mengharapkan pemerintah memberikan porsi yang sama, tidak ada diskriminasi dalam hal pelaksanaan regulasi. Saat ini, kami masih merasa dibatasi, sementara pihak lain sudah dibebaskan. Sebenarnya jika pemerintah ingin Batam maju, serahkan semua ke mekanisme pasar. Yang menentukan perusahaan itu maju atau tidak adalah perusahaan itu sendiri dan yang menilai dan menikmati hasilnya adalah masyarakat Batam. Saat ini, masyarakat Batam sudah maju dan mereka tidak mau dipaksa harus naik angkutan

EDISI III, Minggu III Februari 2013

leader tertentu. Pemerintah seharusnya melihat hal itu sebagai hal yang positif. Kami masih merasa ada diskriminasi salah satunya kami belum boleh menambah unit taksi, padahal kami sudah mulai dikomplin pelanggan karena mereka terlalu lama menunggu karena memang armada kami terbatas. Seharusnye pemerintah melihat bahwa yang kami layani adalah masyarakat Batam. Salah satu fungsi pemerintah adalah melayani masyarakat dan kami membantu memberi pelayanan dari sisi penyediaan moda transportasi tapi kenapa harus dibatasi karena tekanan pihak tertentu? Serahkan saja ke mekanisme pasar. Jika pihak tertentu tidak bisa ikut persaingan, mereka tentunya harus menerima kemampuan mereka sampai dimana.

Ke depan apa target yang ingin dicapai Silver Cab? Dari sisi bisnis, kami ingin Silver Cab menjadi brand taksi di Batam. Artinya jika ada wisatawan domestik dan mancanegara ke Batam, mereka naik Silver Cab. Kalau di luar Batam ada taksi tertentu yang jika ada orang datang ke kota tersebut hanya mengingat taksi itu saja. Kami juga ingin orang yang datang ke Batam naik Silver Cab, karena aman dan nyaman. Kami berupaya ke arah sana dan harus optimis untuk mencapainya. ***

gadagadu

87

gak ada angin gak ada ujan

A

cha Septriasa belum puas dengan sederet karya apiknya di layar lebar maupun televisi. Dara kelahiran Jakarta 1 September 1989 ini tertantang mencoba aksinya di belakang layar dengan menjadi sutradara. “Sekarang banyak artis yang awalnya akting di depan layar kemudian dengan memanfaatkan kesempatan, mereka mencoba dan mengasah kemampuan yang lain di belakang layar untuk nge-direct sebuah judul film,” ungkap Acha.

cenderung untuk langsung menggarap film panjang sebagai langkah awalnya. Bagi Acha membuat film pendek justru lebih sulit ketimbang film panjang. “Pasti saya akan mencoba untuk menjadi sutradara. Tapi itu nggak bisa sembarangan lho karena sulit banget untuk buat film. Saya juga ingin berkembang seperti Marcela dan yang lainnya,” tutup bintang film Heart dan Test Pack ini. (jpnn)

g n a t n a Tert kang

a l e B n i a M

Acha Septriasa

Merujuk pengalaman beberapa seniornya yang telah lebih dulu terjun untuk menyutradarai sebuah judul film, Acha jadi kebelet untuk mengikuti jejak mereka itu. “Marcella Zalianty dan yang lainnya kan awalnya kayak saya juga sebagai artis, jadi saya juga terdorong untuk bisa seperti mereka. Lewat film ini saya bisa merasakan gairah mereka sebagai sutradara dan sudah layak deh. Mereka semua adalah senior-senior saya dan saat ini mereka sudah berkembang,” tutur Acha. Keinginan itu menguat setelah mantan pacar Irwansyah ini membintangi film omnibus Rectoverso yang disutradarai oleh kelima seniornya di bidang seni peran, yakni Marcella Zalianty, Happy Salma, Olga Lydia, Cathy Sharon, dan Rachel Maryam. Dalam film yang diadaptasi dari novel Dewi Lestari tersebut Acha berperan sebagai Amanda di kisah Curhat Buat Sahabat. Maka dari itu, ia tengah mempersiapkan sebuah film yang mengisahkan persoalan kehidupan perempuan. “Tahun ini saya memang punya rencana untuk men-direct film tentang perempuan, pokoknya tentang saya banget deh. Tunggu aja ya,” tukasnya. Ketika Marcella dan kawan-kawan lebih memilih layar lebar omnibus sebagai debut penyutradaraan, Acha justru

EDISI III, Minggu III Februari 2013

gadagadu

88

gak ada angin gak ada ujan

Brad Pitt & Angelina Jolie

Adopsi Anak Tionghoa

B

rad Pitt dan Angelina Jolie (Brangelina) dikabarkan tiba-tiba saja tertarik mempelajari segala sesuatu tentang kebudayaan Cina. Mereka sekeluarga bahkan kini, mulai mengikuti kelas khusus, belajar bahasa Mandarin. Karena kabar ini, santer diberitakan, Brangelina mulai tertarik menambah anak adopsi dari Cina. Diketahui, pasangan kumpul kebo ini telah mengadopsi anak dari Kamboja, Ethiopia dan Vietnam. Mereka, juga telah dikaruniai anak biologis Shiloh dan si kembar Knox dan Vivienne. Keenam anak mereka, kini, juga telah didaftarkan untuk mengikuti kelas bahasa, termasuk ayah Jolie, John Voight. Brangelina memang sudah sejak lama mendambakan memiliki anak dari seluruh negara. Dan kini, mereka dikabarkan telah siap untuk mengadopsi satu anak dari etnis Tionghoa. Sebuah sumber mengatakan, alasan Jolie tertarik mengadopsi anak dari Cina, tak lain karena Cina akan segera menjadi negara paling kuat di dunia. Brangelina juga terpesona dengan negeri Tirai Bambu yang memiliki peradaban budaya terbesar dan tertua di dunia. “Jolie akhir-akhir ini sering merenung dan memperhitungkan soal anak. Dia ingin anak berikutnya dari Tionghoa. Mereka sangat terobsesi dengan negara itu,� kata sumber. Pitt sendiri, saat ini sudah mulai merubah twitternya ke dalam bentuk versi Cina. Dan sejak 1997, Pitt mulai tertarik membintangi film Cina, Seven Years In Tibet. (jpnn)

EDISI III, Minggu III Februari 2013

gadagadu

89

gak ada angin gak ada ujan

Bunga Citra Lestari

Honor Rp 1 Miliar

B

unga Citra Lestari dikabarkan mematok honor sebesar Rp 1 miliar untuk berakting dalam sebuah film. Gara-garanya, dia dianggap bermain bagus saat memerankan tokoh Ainun dalam film Habibie & Ainun. Ketika dimintai konfirmasinya, BCL cuma melempar senyum. Tak lama kemudian, BCL malah balik bertanya. “Kata siapa itu?” ujarnya. Memang hal itu baru kabar angin. Namun, istri Ashraf Sinclair ini juga bersyukur bila isu honor semiliar itu benar adanya. Yang pasti, kata BCL, tiap film akan dilakoni secara serius. “Iya. Amin, amin,” kata BCL. Kini pelantun Cinta Pertama dan Sunny ini mulai merintis sebuah bisnis. Tapi ia bertekad ingin terus eksis di dunia keartisan khususnya menyanyi, sampai usia tua. “Ini juga bukan investasi, karena aku mau tetap bernyanyi sampai nenek-nenek nanti,” kata BCL yang baru membuka restoran waralaba asal Amerika, T.G.I.Friday’s. “Bisnis ini memang mau dilakukan, ini impian Ashraf yang memang punya passion di bidang bisnis. Bukan karena menggantikan sesuatu yang sudah tidak menghasilkan,” imbuhnya. BCL juga menegaskan bahwa citacitanya sejak lama memang menjadi penyanyi, sehingga dia ingin melakukannya secara total tak terhalang apa pun termasuk usia. “Passion aku memang nyanyi, jadi kalau ditanya mau apalagi, aku cuma mau nyanyi terus,” tandasnya. Restoran TGI Friday’s mengangkat suasana merah dan hitam. Kata Ashraf, tema itu membuatnya membawa kenangan masa lalu ke Jakarta. Di sana pula ia

EDISI III, Minggu III Februari 2013

dan BCL akan belajar bisnis. “Dan kami dapat menghabiskan waktu bersama si kecil, Noah,” kata Ashraf. Tahun lalu, Ashraf dan BCL dinobatkan sebagai Pasangan Terfavorit dalam perhelatan Yahoo! OMG Awards 2012. Menurut Ashraf, ada sejumlah tip agar hubungan dengan sang istri tetap mesra. “Banyak komunikasi, open, jujur, banyak berdoa, dan berterima kasih,” kata dia. Tak cuma itu, kehadiran Noah dalam keluarga kecil itu pun membuat suasana lebih harmonis. Sebab, meski sama-sama sibuk, Ashraf dan BCL tetap menyisakan waktu bersama sang buah hati. “Yang terpenting, hubungan aku sama Bunga jadi kondusif gara-gara Noah,” ujarnya. (jpnn)

90 90

gadagadu gak ada angin gak ada ujan

Katrina

Bak Marilyn Monroe

EDISI III, Minggu III Februari 2013

K

atrina Darling kembali bikin dunia terpukau dengan penampilan seksinya. Kali ini, sepupu Kate Middleton tersebut melakoni pose bugil untuk majalah

Loaded. Penampilannya benar-benar mengesankan. Bagaimana tidak, pose dan penampilannya benarbenar mengingatkan pada mendiang Marilyn Monroe. Pada sampul majalah Loaded, Darling tampak duduk di atas sebuah kursi putih. Bukan hanya rambut pendek blondenya saja yang membuatnya mirip dengan Monroe, ekspresi wajah dan posenya sangat familiar dengan legenda bom seks itu. Darling juga melakoni berbagai pose yang tak kalah seksi. Nuansa putih yang dipilih saat pemotretan semakin membuat wanita ini bersinar. Sebelumnya Kate Middleton sangat malu se¬telah mendengar kabar Darling, sepupu kedua Duchess of Cambridge itu tampil di majalah pria dewasa Playboy edisi September 2012. Di cover, Darling hanya menge¬nakan lingerie hitam seksi. Sedangkan di halaman dalam, ada delapan halaman menampilkan foto-foto¬nya tanpa busana alias bugil! Sebetulnya, berbugil ria bukan perkara asing bagi Darling. Ia punya show striptease bertajuk ‘God Save the Queen’ yang sudah tur keliling Inggris, daratan Eropa, hingga Amerika Serikat. Kate dan Pippa Middleton, dikabarkan tak pernah menonton pertunjkan striptease Darling. Bahkan, ia pun baru tahu punya saudara yang kini keluarga bangsawan setelah Kate menikahi Pangeran William pada April tahun lalu. “Ini hal paling konyol yang pernah saya dengar,” katanya saat wartawan Inggris mengabarkan Kate adalah sepupunya. (jpnn)

91

10

tips101

Pelajaran dari Film

S

James Bond

ERIAL film James Bond - si Agen Rahasia Inggris dengan kode 007 - sudah berusia 50 tahun, dengan 25 judul serial yang semuanya sukses secara komersial. Ada pelajaran hidup yang bisa kita petik dari kekuatan film ini, bagaimana film ini dikelola dan dipertahankan. Kami petik 10 di antaranya dari situs Beliefnet.

1. Jangan Takut Memulai dari Awal Karakter James Bond sejak awal hingga seri terakhir diperankan berganti-ganti oleh enam aktor. Pembuat film ini tak pernah takut mengganti wajah lama, dan berjudi dengan wajah aktor baru yang membawa sosok Bond ke arah yang berbeda. Inilah justru yang membuat film ini selalu ditunggu. Pelajarannya adalah: jangan takut berubah, jangan gentar memulai hidup baru dari titik awal. Perubahan akan melapangkan nafas kita dengan udara baru yang lebih segar. 2. Pelajarilah Budaya Lain Pergerakan hidup James Bond tak terbatasi oleh garis administratif negara. Ia bisa berada di Rusia, India, Thailand, Dubai, dan menemukan teman baru (juga musuh baru) di sepanjang perjalanannya. Dia selalu bisa menyatu dengan budaya baru di mana dia berada. Itu yang membuat dia menjadi mata-mata yang bisa diandalkan. Cobalah lakukan hal yang sama. Selalu ada hal berharga yang bisa kita pelajari dari kehidupan orang lain dengan budaya yang berbeda dengan kita. Selain itu, ya, melancong ke mana-mana itu menyenangkan. 3. Menjadi Kreatif Agen 007 ini pernah menggunakan sebuah pulpen untuk menembak layaknya pistol, menyetir mobil hanya dengan menggunakan handphone, dan menggunakan dental floss untuk bahan pembuat bom. Keinginannya untuk menjadi kreatif inilah yang sering menyelamatkan hidupnya. Kenapa Anda tidak menirunya? Kreatiflah dalam setiap apa yang Anda lakukan. 4. Berbusana Pantas agar Sukses Pakaian resmi agen 007 adalah setelan tuksedo. Mungkin sebagian orang akan heran bagaimana ia bisa memburu seorang teroris dengan pakaian yang sebegitu stylish-nya. Namun yang pasti, pakaian bagus akan mempengaruhi kepercayaan diri Anda dan otomatis akan mengubah cara orang memandang terhadap Anda.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

5. Berlatih Secara Rutin Tidak mungkin James Bond bisa mengalahkan banyak penjahat jika ia sendiri tidak berlatih. Berlatih secara rutin bisa membuat tubuh Anda menjadi lebih baik dan mungkin saja sedikit mirip dengan James. Siapa yang tidak mau? 6. Ketahui Apa yang Anda Suka Tidak ada salahnya mengetahui hal-hal yang Anda sukai. Misalnya Bond tidak pernah mengaduk martininya, tapi mengocoknya. Isilah hari-hari Anda dengan hal-hal yang Anda sukai, dan itu tidak hanya martini! 7. Jadilah Wanita yang Kuat Film Bond selalu menampilkan wanita yang tidak terlalu feminin dan sangat kuat. Halle Berry’s Jinx, Eva Green’s Vesper Lynd, dan Anya Amasova memiliki kemampuan yang tangguh dalam menghadapi musuh. Wanita-wanita ini menunjukkan bahwa tidak kaum pria saja yang tangguh, mereka juga. 8. Warnai Hidup dengan Musik Lagu Adele yang menjadi soundtrack film James Bond juga ikut melejit seperti filmnya. Musik membuat film James Bond lebih menarik. Dan musik bisa membuat hidup Anda juga menjadi lebih bewarna. 9. Hormati Atasan atau Orang yang Lebih Tua Bond selalu mematuhi perintah yang diberikan oleh Q, yang notabene adalah atasannya. Menghormati atasan atau orang yang lebih tua sangatlah penting, karena mereka pastinya lebih berpengalaman dibandingkan yang masih muda. Meskipun Anda adalah seorang James Bond!

10. Sempatkan Menikmati Waktu Luang Menyelamatkan dunia adalah misi yang sangat berat, tapi James selalu memiliki waktu untuk bersenang-senang. Agen 007 tersebut memahami pentingnya menikmati waktu luang, tak peduli bagaimana caranya. So enjoy yourself!

tips101

92

Belajar dari Stones R

ollingstone baru saja merayakan ulang tahun mereka yang ke-50 dengan mengadakan konser live di arena 02 di London. Rockband legendaris ini dengan sukses menghibur 20.000 penggemarnya setelah 5 tahun absent manggung sejak tahun 2007 lalu.

Rollingstone awalnya hanyalah sebuah band yang tak terlalu banyak dikenal orang. Namun, pada suatu kesempatan manggung di tahun 1962, mereka berhasil mencuri perhatian publik. Dengan mengkombinasikan bakat dari Mick Jagger sebagai vokalis, Ronnie Wood, Keith Richard, Bill Wyman, Mick Taylor sebagai gitaris, dan Charlie Watts sebagi perkusis, band ini berhasil meraih prestasi di Rock & Roll Hall of Fame pada tahun 1989. Setelah meraih puncak kejayaan, mereka tetap bertahan dari berbagai masalah seperti resesi, perang, perceraian, kematian penggemar di konser dan banyak lagi. Apa yang bisa dipelajari dari Stone?

Refleksikan dan Perbarui Apa hal yang paling membanggakan dari pencapaian Anda di tahun 2012? Siapa yang menginspirasi Anda? Bagaimana Anda bisa melakukan hal yang lebih hebat di tahun 2013?

Buatlah Perubahan dan Belajarlah untuk Mengadaptasinya Para psikolog mengatakan bahwa beberapa fenomena seperti pindah rumah, kematian keluarga, dan kehilangan pekerjaan bisa menyebabkan stress dan depresi pada seseorang. Oleh karena itu, mulailah membuat perubahan-perubahan kecil di hidup Anda dan adaptasilah, setidaknya persiapan sebelum menemui perubahan yang lebih besar.

3. Membangun Kemampuan Profesional dan Prestasi Sebuah perusahaan yang profesional dan pernah mendapatkan penghargaan di bidangnya akan lebih mudah mendapatkan klien dari perusahaan lain. Hal tersebut juga berlaku pada individu seseorang.

EDISI III, Minggu III Februari 2013

4. Batasi Waktu untuk Bersantai-santai Dalam sehari kita memiliki 24jam. Cobalah dikali dengan 365 hari, maka kita memiliki 8.760 jam untuk berinvestasi. Berhatihatilah menggunakannya, karena berapapun Anda hebat menghasilkan uang, sangat sukar mengalahkan waktu.

5. Seimbangkan Kesehatan, Pasangan, Keluarga, dan Pekerjaan Sepertinya Anda bisa membuat sebuah ‘To Do list’ untuk berbagi kebahagiaan dan komitmen dengan mereka.

6. Pikirkan Apa yang Anda Inginkan di akhir tahun 2013 Mulailah dengan ‘end-mind’ dan bekerja dari akhir. Buatlah sebuah gambaran tentang apa yang ingin Anda raih. Ini dapat membuat Anda lebih fokus dan tetap pada jalur awal.

93

EDISI III, Minggu III Februari 2013

j’naka

j’naka

94 Anti-cacingan

Dua Nenek dan Sebatang Rokok

Empat ekor cacing ditempatkan pada empat botol secara terpisah Cacing pertama dimasukkan ke dalam botol yang diisi alkohol. Cacing kedua dimasukkan ke dalam botol yang diisi asap rokok. Cacing ketiga dimasukkan ke dalam botol yang diisi sperma. Cacing keempat dimasukkan ke dalam botol yang diisi tanah. Setelah satu hari: Cacing pertama - mati. Cacing kedua - mati. Cacing ketiga- mati. Cacing keempat - hidup. Pelajaran: Selama Anda minum alkohol, merokok dan berhubungan seks, Anda tidak akan cacingan!

Dua orang nenek-nenek berada di luar bangunan panti jompo. Sambil merokok, mereka asyik bercakap-cakap. Tiba-tiba hujan mulai turun. Salah satu nenek mengeluarkan kondom dan memotong ujungnya. Ia kemudian memasukkan rokok tadi ke dalam kondom tersebut dan terus menghisapnya. Nenek 1: “Apa itu?” Nenek 2: “Kondom, ini cara agar rokok saya tidak basah” Nenek 1: “Di mana kamu mendapatkannya?” Nenek 2: “Saya bisa mendapatkannya di toko mana pun.” Hari berikutnya ... Nenek 1 menyempatkan diri ke toko obat setempat dan mengatakan kepada apotekernya bahwa ia ingin membeli sekotak kondom. Sang apoteker melihatnya dengan tatapan aneh karena si nenek terlihat berusia 80-an. Namun dengan sopan ia bertanya apa merek kondom yang disukainya. Nenek 1: “Terserah, asalkan pas dengan ukuran Camel” *Camel adalah merek rokok di Amerika

***

***

Peringatan Sopir Sebelum berangkat, seorang sopir bus mengumumkan pada penumpangnya bahwa dilarang merokok selama perjalanan atau dikenai denda ratusan dolar. Tiba-tiba, seorang bayi menangis kencang. “Ayolah dik,” ujar sopir bus tersebut. “Kamu baru berusia 6 bulan, pasti tidak akan mati jika sesaat tidak merokok,”.***

Kenapa Dipecat?

Membungkuk Bisa Mati Seorang peminum alkohol, perokok berat dan seorang gay pergi ke dokter. “Jika ada di antara kalian menikmati sekali lagi, maka Anda semua akan mati,” ujar dokter tersebut Saat berjalan pulang, mereka melewati sebuah bar. Si peminum alkohol meminum segelas whiski dan kemudian langsung jatuh tewas dari tempat duduknya. Kedua temannya terkejut. Mereka berdua kemudian melanjutkan perjalanan, mereke menemukan rokok tergeletak di tanah dan masih menyala. Si gay memandang dalam-dalam si perokok berat dan berkata: “Jika Anda membungkuk untuk mengambil rokok, kita berdua juga akan mati” *** EDISI III, Minggu III Februari 2013

BEJO berkeluh kesah kepada Untung bahwa dia baru saja dipecat dari pekerjaannya. “Kenapa mandormu itu memecat kamu?” kata Untung. “Begini,” kata Bejo, “kamu tahu kan apa pekerjaan mandor? Cuma bolak-balik, lihat orang kerja, sambil menggendong tangan. Atau tangannya masuk ke saku celananya. Ya, cuma itu saja kerjanya, kan?” “Ya, saya tahu itu. Terus kenapa kamu dipecat?” “Mandornya cemburu,” kata Bejo, “semua pekerja saat itu, mengira sayalah mandornya.”


3 - 203 Merek Rokok Diproduksi di Batam