Issuu on Google+

AUTOMOTIVE : Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse

The Inflight Magazine of Lion Air

DESEMBER 2012

PESONA

Zamrud khatulistiwa

MADURA

BATTLE OF BULL RUN

If Paradise Still Exist

TIDAK UNTUK DIBAWA PULANG

KEBUN RAYA CIBODAS

MYANMAR Land of thousand Pagodas

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

i

ii

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

1

2

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

3

www.bankmandiri.co.id

di manapun, apapun usaha kontraktor Anda mandiri business banking saja! Untuk mendukung kontraktor dalam mengerjakan proyek APBN, kami menyediakan kemudahan pelayanan penerbitan bank garansi serta fasilitas pembiayaan modal kerja. Kami memberikan kredit produktif dengan limit di atas Rp 100 juta s/d Rp 10 milyar. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Commercial & Business Banking Contact Center 500 150

mandiri kontraktor proyek APBN 4

LIONMAG DESEMBER 2012

atau (021) 5299-7777

Terdepan, Terpercaya. Tumbuh bersama Anda.

Mandiri Business Banking Siap Melayani Kontraktor Proyek APBN

Bank

Mandiri

dukungan

dan

menyediakan kemudahan

pelayanan bank garansi serta fasilitas pembiayaan modal kerja untuk kontraktor proyek APBN

P

embangunan merupakan hal yang sangat penting dan menjadi perhatian khusus dalam beberapa tahun ini, karena berpengaruh penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Pembangunan proyek yang mempergunakan dana APBN tersebar di seluruh Indonesia dan melibatkan berbagai kementerian/departemen yang membawahi masing-masing bidang. Jenis proyeknya pun cukup beragam seperti proyek pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, keagamaan dan lain-lain. Hal tersebut menciptakan peluang bagi para pengusaha kontraktor/ subkontraktor untuk bisa mendapatkan proyek-proyek yang dibiayai oleh dana APBN. Bank menjadi salah satu institusi yang menjadi mitra bagi para pengusaha untuk mendapatkan akses pembiayaan dalam rangka mendapatkan dan mengerjakan proyek-proyek APBN tersebut. Bank Mandiri merupakan salah satu bank yang ditunjuk Pemerintah untuk menyalurkan dana pengeluaran APBN atau disebut juga Bank Operasional I Pusat (BO I). Guna memfasilitasi pengusaha mengakses proyek-proyek yang berasal dari dana APBN tersebut, Bank Mandiri mewujudkannya dengan kehadiran mandiri business banking yang khusus melayani kebutuhan jasa pembiayaan dan layanan perbankan untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.

Kredit yang disalurkan oleh mandiri business banking mulai limit di atas Rp 100 juta sampai dengan Rp 10 milyar. Mandiri business banking menyediakan berbagai pembiayaan dan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan bisnis nasabah. Paket pembiayaan dan layanan yang dikhususkan untuk pelaksanaan proyek APBN dinamakan mandiri fasilitas kontraktor proyek APBN. Fasilitas tersebut merupakan fasilitas yang diberikan kepada kontraktor proyek APBN dalam bentuk bank garansi maupun pembiayaan modal kerja. Bank garansi yang disediakan beragam jenisnya mulai dari bank garansi untuk mengikuti tender (bid bond), bank garansi uang muka proyek, bank garansi pelaksanaan pekerjaan, dan bank garansi pemeliharaan pekerjaan. Bank garansi diproses di Bank Mandiri secara cepat, persyaratannya pun ringan bahkan dimungkinkan tanpa agunan atau setoran jaminan. Selain bank garansi, tersedia pula pembiayaan modal kerja yang berguna bagi kontraktor untuk mengatasi cash flow gap yang antara lain timbul akibat adanya piutang usaha yang belum dibayar oleh buyer atau bouwheer di satu sisi, namun di sisi lain kontraktor harus segera melakukan pembelian bahan baku produksi, atau membayar tenaga kerja. Pembiayaan modal kerja dari mandiri business banking dapat membantu kontraktor menjaga kontuinitas usahanya. Bagi kontraktor yang melakukan pembeliaan alat berat untuk pelaksanaan proyeknya, mandiri business banking juga memiliki produk mandiri fasilitas kredit investasi pembelian alat berat. Dalam pelaksanaan proyek, kontraktor banyak memerlukan transaksi keuangan

yang memerlukan jasa perbankan untuk melakukan pembelian bahan baku, penyewaan alat produksi, pembayaran konsultan, pembayaran tenaga kerja, penerimaan pembayaran dari buyer atau pemilik proyek, pembayaran biaya operasional proyek, dan masih banyak lagi. Untuk itu mandiri business banking menyediakan layanan mandiri internet bisnis dan mandiri cash management yang akan mendukung transaksi nasabah dengan mudah dan cepat. Selain itu, mandiri business banking juga menyediakan produk simpanan dana seperti mandiri tabungan bisnis, mandiri giro, dan mandiri deposito. Dengan demikian pelayanan dan produk yang komprehensif bagi kontraktor proyek APBN telah tersedia di mandiri business banking. Mandiri business banking berkomitmen mendukung pelaku UKM untuk tumbuh dan berkembang. Saat ini mandiri business banking telah menyediakan 41 Business Banking Center, 81 Business Banking Floor, dan 98 Business Banking Desk, serta beberapa kantor cabang yang dapat melayani pelaku UKM yang lebih luas dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Selain kemudahan akses karena jaringan yang luas tersebut, nasabah dan calon nasabah akan dilayani oleh Relationship Manager yang kompeten dan menjunjung tinggi good corporate governance sehingga menjamin proses kredit yang bersih. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk, layanan, maupun daftar jaringan Business Banking dapat menghubungi mandiri call 14000 atau Commercial & Business Banking Contact Center di 500-150. Apapun kebutuhan kredit usaha anda, Mandiri Business Banking saja.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

5

NOVEMBER 2012

COVER HIT SMILE LOKASI : MYANMAR FOTO : MAKHFUDZ SAPPE

CONTENT 30

DESTINATION | TAMAN ANGGREK

36

TRAVELING | MADURA

44

TRAVELING | MAKKAH

52

TRAVELING | ACEH

68

SPECIAL | OBIN

76

DESTINATION | CIBODAS

84

DESTINATION | PACITAN

92

PHOTO GALLERY | MYANMAR

94

TRAVELING | TARAKAN

REGULAR

58

FOTO:MAKHFUDZ

SPECIAL

PESONA INDONESIA

14

CHECK IN

16

NEWS AROUND

22

LEISURE

26

WISDOM IN THE AIR

40

AUTOMOTIVE

104

POSTCARD

112

GALLERY

124

CULINARY

126

LADY IN THE AIR

Bagai gugusan batu permata zamrud memancarkan warna hijau indah teruntai di garis khatulistiwa, tidaklah salah untuk menggambarkan keindahan alam kepulauan Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menawarkan beragam pesona alam yang tidak akan mudah dilupakan.

6

LIONMAG DESEMBER 2012

68

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

7

Contributors

Campbell Bridge Sehari- hari Campbell Bridge adalah seorang pengacara di Sidney, Australia. Hobinya pada fotografi telah membawanya pada setiap kesempatan ke pelosok Asia Tengah, Himalaya, hingga Asia Tenggara. Dia sangat terpesona dengan budaya keramahan penduduk Indonesia. Sejak tahun 2007 telah aktif menulis kisah-kisah perjalanan di Majalah ini.

Paul I. Zacharia Penggemar foto dan travel ini belajar memotret sejak usia 10 tahun, dan acap menjadi juri lomba foto lokal dan nasional sejak 1987. Sebagai fellow perdana di Indonesia dari lembaga fotografi Royal Photographic Society, Inggris, ia kerap menulis di media nasional.

8

LIONMAG DESEMBER 2012

Sukarman (Karman) Mustamin Menggeluti dunia kewartawanan sejak tahun 1988 di bidang otomotif dan menjadi wartawan pertama dari Indonesia yang mendapat akreditasi peliputan F1 pada tahun 1993. Karman, sapaan akrabnya, adalah salah seorang pendiri Majalah Autocar edisi Indonesia (2000). Sekarang, lulusan Jim Russell Racing School, UK ini, aktif di dunia road safety dengan mendirikan Smart Driving Institute (SDI) pada 2007.

Toto Santiko Budi Fotografer lepas, tinggal di Jakarta. Mengawali karir di Surabaya, tahun 2000. Sebagai staf foto Harian Radar Surabaya. Tahun 2005 bergabung dengan Jiwa Foto Agency Jakarta. Sejumlah karyanya pernah dimuat media lokal maupun Internasional, seperti koran Tempo, National Geographic Indonesia dan Destin Asia.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

9

COCKPIT’s NOTE PRESIDENT DIRECTOR Rusdi Kirana MANAGING DIRECTOR Capt. Ertata Lananggalih DIRECTOR OF OPERATION Capt. Adi Widjajanto

Selamat Berlibur

DIRECTOR OF TECHNICS Rai Pering Santaya

Penumpang yang berbahagia, tanpa terasa kita sudah di penghujung tahun 2012. Tentu kita semua sudah siap menyongsong tahun 2013 dengan segala harapan dan cita-cita. Berharap dan berusaha keras agar sukses di tahun mendatang. Seperti tahun-tahun sebelumnya dimana setiap akhir tahun selalu terjadi lonjakan jumlah penumpang yang cukup tinggi. Ini terjadi karena datangnya musim liburan akhir tahun dimana semua orang ingin menghabiskan waktu dengan berlibur. Baik dengan pulang kampung maupun mengunjungi tempat-tempat wisata favorit. Ada baiknya Anda mempersiapkan perjalanan liburan jauh hari sebelumnya. Mulai dari pemesanan tiket hingga penginapan di tempat tujuan kita berlibur. Guna menunjang perjalanan liburan Anda lancar dan nyaman, Lion Air terus berupaya membuka rute baru dan menambah frekwensi terbang ke seluruh wilayah Indonesia. Demikian juga pada bulan lalu Lion Air bekerjasama dengan Bank Sinarmas meluncurkan kartu debit Lion Ticket. Pemegang kartu ini tentu akan mendapat berbagai keuntungan jika melakukan perjalanan dengan Lion Air. Tentu semua inovasi ini kami luncurkan agar para penumpang sekalian merasakan kenyaman dan manfaat maksimal saat terbang bersama kami. Selamat Hari Raya Natal 2012 dan Selamat Tahun Baru 2013. Kiranya damai Natal selalu melingkupi penumpang sekalian dan semakin maju di tahun yang akan datang.

DIRECTOR OF FINANCE Yunita Sastrasanjaya DIRECTOR OF COMMERCE Achmad Hasan DIRECTOR OF GENERAL AFFAIRS Edward Sirait GM SALES & MARKETING Rudy Lumingkewas GM SERVICE Ari Azhari

PUBLISHER & EDITOR IN CHIEF Makhfudz Sappe EDITOR Ristiyono, A Gener Wakulu, Priyanto Sismadi, Safari A. Husain REPORTER Wisnu Ridwan Maulana MARKETING Fransiska Ririn Tri Astuti,G. Hardianto, M. Lottong Makkaraka. Aman Sugandhi (Surabaya), Qurratu Ainie Partono (Surabaya), Fernandito Haka (Bali), Yurison Suryantara (Bali). ART DIRECTOR Gerald Manuel Wangsasaputra

Selamat menikmati penerbangan Anda.

DESIGNER & ILLUSTRATOR Richard Archie F.M. | Riman Saputra N. | Muhammad Saleh Hanif

Salam,

FINANCE Ade Kristanti MARKETING SUPPORT Mochammad Zaky

Rusdi Kirana President Director

CIRCULATION M. Solichin PUBLISHED BY PT BENTANG MEDIA NUSANTARA

Get LIONMAG magazines on iPad, iPhone, iPod Touch and Android devices. Available on the App Store & Google play. FREE

LIONMAG INFLIGHT MAG

10

LIONMAG DESEMBER 2012

CHECK OUR DIGITAL COPY @

www.issuu.com/lionmagazine

ADVERTISING Tel.: +62 (21) 98494404 Fax.: +62(21)3151668 Email: edlionmag@gmail.com redaksi@lionmag.com HOTLINE LIONMAG: 0821 10 88 22 00 ISSN: 1979-4185

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

11

THE MOST PREFERRED HOTELS THROUGHOUT INDONESIA

Passion & Professionalism

Grand Swiss-Belhotel Medan

Swiss-Belhotel Manokwari

Bali Kuta Resort by Swiss-Belhotel Swiss-Belhotel Harbour bay, Batam

Swiss-Belhotel Rainforest, Bali

Book Online! at www.swiss-belhotel.com and Get Special Deals at Our fine 4 and 5 star Hotels in Indonesia •NžšÌWÌ @‘ŠÌWÌ @‘Š­@­@šÌWÌ @šbךÌWÌ @š@•@ŊšÌWÌ @Î@•ÌWÌ@@ÂÎ@ÌWÌ@à@­×Â@ÌWÌkšb@ŠWÌ!@š@bž !@šžÞ@ŠÌWÌ!kb@šÌWÌ!kÂ@אkÌWÌ,@‘@š@Ì.@à@ÌWÌ,@‘×ÌWÌ/@•@Ššb@ÌWÌ/k•@Â@šÌWÌ1@Â@@šÌWÌ @š@̯Õæ¥}° ŠšÎ@šÌ¯Õæ¥Ð°ÌWÌ žžÂ̯Õæ¥z°ÌWÌ ŠÂkNžšÌ¯Õæ¥Ð°ÌWÌ@•NŠÌ¯Õæ¥}°ÌWÌ,@‘k•N@š̯Õæ¥}°ÌWÌ,žšÎŠ@š@Ì¯Õæ¥}° ,×ÂÞkkÂΞ̯Õæ¥z°ÌWÌ1@škÂ@š̯Õæ¥Ð°ÌWÌ;žà@@ÂÎ@̯Õæ¥}°

CHIN"t VIETN".t1)*-*11*/&4t."-A:4*"tINDONESIA A6453"-*"t/&8;&"-"/%t*3A2t,6W"*5t0."/t2AT"3t4AUDI ARABIA Indonesia Regional Sales & Marketing Office Swiss-Belhotel International 7th floor, Suite 701, Hotel Ciputra Jakarta Jl. Letnan Jenderal S.Parman, Jakarta 11470, Indonesia Telephone: (62-21) 560 6040, 566 9710 Facsimile: (62-21) 568 1548, 566 0139 E-mail: sbiid@swiss-belhotel.com

12

LIONMAG DESEMBER 2012

Corporate Head Office Swiss-Belhotel International Unit 904, 9/F AXA Centre 151-159 Gloucester Road, Wanchai, Hong Kong Telephone: (852) 2836 5555 Facsimile: (852) 2836 9555 E-mail: sbihk@swiss-belhotel.com

www.swiss-belhotel.com

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

13

CHECK IN

LIVE LIFE @ L in BALI Simply “leave it to us” to make your stay a most memorable and enjoyable one

B

ali memang tidak pernah berhenti menebar pesona keseluruh pelosok dunia. Kekayaan seni dan budaya hingga keindahan alamnya seolah menjadi magnet yang kuat menarik setiap insan untuk menempatkannya pada urutan teratas daftar tujuan liburan mereka. Deretan hotel mewah siap menyambut dalam pelayanan yang ramah dan berkelas untuk memberi kenyamanan pada setiap tamu yang datang. Ya, L HOTELS & RESORTS layak menjadi pilihan akomodasi saat kita berlibur di Bali. Hotel yang berlokasi di tengah-tengah kawasan Seminyak yang trendy mengerti betul bagaimana memanjakan para tamunya. Begitu sampai di bandara, kita langsung disambut oleh keramahan khas Bali seorang butler pribadi. Tentu saja setelah kita pesan sebelumnya. Tidak perlu waktu lama dari bandara untuk sampai di hotel ini. Sebuah hotel butik mewah berdiri megah memesona seolah menyapa

14

LIONMAG DESEMBER 2012

menyiratkan kemewahan dan kenyamanan saat kita menapaki area lobby. L Hotel ini dimiliki dan dikelola oleh L Hotels & Resorts Pte Ltd sebuah perusahaan yang berbasis di Singapura, dinaungi oleh Resident Taste Maker Adeline Quek yang bekerjasama dengan arsitek Indonesia Popo Danes. L hotel juga menjadi anggota dari jaringan dunia Small Luxury Hotels yang telah menjalankan lebih dari 520 hotel mewah di lebih dari 70 negara. L HOTELS & RESORTS Seminyak ini memiliki 30 suite yang tersebar di tiga lantai, 10 suite tiap lantainya. Ya, namanya saja hotel kecil tapi sangat mewah tentu saja setiap kamarnya juga dipenuhi dengan detil kemewahan dengan interior kontemporer modern. Menariknya, atap tepat di atas tempat tidur berupa ukiran ornamen khas Bali yang indah. Berada dalam kamar terasa sangat nyaman dengan kehangatan suasana yang timbul dari perpaduan furniture kayu dengan tata cahaya yang romantis.

Ada tiga kategori suite yaitu Lifestyle Suites, Legian Suites dan Luxe Suites. Nah, ada yang menarik di Luxe Suites, yaitu open – concept bathroom dimana antara kamar dengan bathtub tanpa pembatas atau penghalang. Semua suite dilengkapi dengan fasilitas iPod docks, LCD TV, DVD players, kunci pintu ganda dan free Wi-Fi. Di setiap lantai terdapat empat connecting room sehingga sangat cocok untuk liburan keluarga. Asyiknya lagi kita dapat dilayani oleh personal butler yang bisa mengatur segala keperluan kita selama menginap di hotel ini. Fasilitas lainnya seperti Rooftop LUNA Bar & Dining, 1908 & Labu (Meeting & Private Dining Room), Lola Restaurant, Love Bar, L Music, dan L’ Spa & Gym siap memanjakan setiap tamu yang menginap. Jadi saat menginap di L HOTELS & RESORTS Seminyak ini kita benar-benar merasakan sentuhan personal kemewahan sebuah akomodasi yang menjadi kenangan indah dan menyenangkan. Jadi tunggu apa lagi? Jl. Raya Petitenget No 8L Seminyak, Bali 80361, Indonesia P. + 62 361 8947898 • F. +62 361 4730247 reservation@thelhotels.com www.thelhotels.com

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

15

NEWS AROUND

Peluncuran Kartu Debit Lion Ticket

P

ada tanggal 13 November 2012 telah dilangsungkan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara PT. Lion Mentari Airlines (Lion Air) yang diwakili oleh Bapak Rusdi Kirana selaku Presiden Direktur Lion Air dengan PT. Bank Sinarmas Tbk. yang diwakili oleh Bapak Freenyan Liwang selaku Direktur Utama Bank Sinarmas, bertempat di Paseo Room - Plaza BII Tower II Jakarta Pusat. Perjanjian

Kerjasama tersebut secara garis besar mencakup kerjasama cobranding Kartu Debit Bank Sinarmas dengan Lion Air yang dinamakan Lion Ticket. Kartu Debit Lion Ticket memiliki banyak kelebihan yang ditawarkan kepada pemegangnya seperti gratis saldo awal sebesar Rp. 50.000,- dan gratis biaya bagasi tambahan hingga 5 (lima) kilogram, cash back sebesar Rp. 5.000,- untuk setiap transaksi pembelian tiket pesawat Lion Air, serta mendapatkan poin yang

akan diundi untuk memenangkan hadiah Mercedes Benz C-Class setiap bulannya selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut. Selain itu pemegang Kartu Debit Lion Ticket juga berkesempatan memenangkan ke tanah suci untuk melaksanakan Ibadah Umroh melalui Program Simas Umroh. Lion Air dan Bank Sinarmas sepakat untuk meningkatkan kerjasama diantara kedua perusahaan dengan komitmen untuk melayani masyarakat. Salah satunya adalah dengan menempatkan petugas khusus di beberapa bandara seperti Jakarta, Medan, Makasar, Pekanbaru, Denpasar, Manado, Balikpapan dan Surabaya untuk memfasilitasi penumpang Lion Air yang hendak melakukan pembukaan rekening Lion Ticket.

Wings Air Buka Rute Baru Wakatobi dan Waingapu Dari banyaknya tempat-tempat wisata yang ada di Indonesia, Wakatobi yang terkenal dengan pantai dan keindahan alam bawah lautnya, serta Waingapu dengan perkembangan perekonomiannya yang pesat, membuat daya tarik wisatawan baik mancanegara maupun lokal berdatangan. Guna memudahkan perjalanan wisatawan dan pebisnis, maka Wings Air membuka penerbangan barunya sejak Oktober lalu. Rute baru tersebut yaitu, Kendari-WakatobiKendari. Selain itu juga menyediakan penerbangan dari

16

LIONMAG DESEMBER 2012

Makassar dengan rute Makassar-Wakatobi-Makassar (via Kendari). Untuk rute tersebut di atas, Wings Air beroperasi 3x dalam seminggu (Senin, Rabu, dan Jumat). Juga pada November lalu dibuka pula rute baru yaitu DenpasarWaingapu-Denpasar, setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Saat ini Wings Air telah mengoperasikan 20 unit ATR 72-500 dan 1 unit ATR 72-600.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

17

NEWS AROUND

Banda Aceh Gelar Festival Kopi

Semarak Kukar Fashion Art Carnival 2012 Sebagian ruas jalan utama Kota Tenggarong pada 27 Oktober lalu menjelma menjadi catwalk sepanjang 3 kilometer. Seratusan model silih berganti melintas di hadapan warga kota yang antusias menyambutnya. Parade peragaan busana super heboh bertajuk “Kutai Kartanegara Fashion Art Carnival” (KFAC) di jalanan seperti ini baru pertama kalinya digelar di Kabupaten Kutai Kartanegara. Bukan tanpa alasan pemerintah daerah Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar KFAC ini. Bupati Kukar, Rita Widyasari dalam sambutannya menyiratkan bahwa kelak acara KFAC akan menjadi agenda tahunan kota Tenggarong. “Tanah Kalimantan memang kaya tambang, seperti Batubara. Namun itu pada saatnya akan habis. Sektor pariwisata dan industri kreatif yang tak akan habis kelak harus menjadi andalan Kukar di masa mendatang.” Seluruh peserta lokal KFAC selama beberapa minggu sebelumnya telah mengikuti pembinaan dan workshop yang instrukturnya para pakar dari JFC termasuk dari Dynand Fariz selaku presidennya. Berbagai pengetahuan dikenalkan pada mereka. Mulai dari pengenalan konsep peragaan busana dan karnaval kontemporer, pemilihan bahan merancang busana, tata rias hingga cara berjalan dan menampilkan diri serta berekspresi di catwalk bak model profesional. Pada gelaran KFAC pertama ini para peserta lokal terbagi dalam tiga kelompok yang dibedakan dari tema dan warna yang saling berkaitan. Ada tiga warna dan tema yang berbeda, yaitu hijau, merah, dan kuning dengan tema untuk rancangan busananya bersumber dari kesenian dan kebudayaan asli Kalimantan (Dayak) yaitu tameng, Hudoq, dan kipas atau burung Enggang. Hasil kreasi mereka tampak spektakuler. (Teks dan Foto: Toto Santiko Budi)

18

LIONMAG DESEMBER 2012

Festival kopi dan kuliner Banda Aceh 2012 yang berlangsung di Taman Sari, pada 31 Oktober - 4 November 2012 lalu merupakan agenda tahunan yang digelar Pemkot Banda Aceh. Pada even kali ini mengusung tema “Sajian Kutaradja, Citarasa Dunia”. Pada ajang festival kopi dan kuliner khas ini yakni bertujuan meningkatkan citra positif daerah melalui promosi serta menumbuhkan rasa cinta terhadap produk lokal. Selain itu juga bertujuan meningkatkan semangat para pengusaha lokal untuk terus mengembangkan usaha berbasis kopi dan kuliner khas Aceh. “Kegiatan Aceh Food and Coffee Festival (AFCF) 2012 yang berlangsung selama lima hari, diisi dengan berbagai macam agenda seperti, lomba minum kopi panas, lomba meracik kopi, dan lomba memasak. Selain itu juga diisi dengan seminar tentang kopi di Aceh.” Ungkap Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, Wakil Wali Kota Banda Aceh.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

19

NEWS AROUND

Tauzia Hotel Management Luncurkan Yello Hotels Pada 6 November 2012 lalu, Tauzia Hotel Management luncurkan Yello Hotel, sebuah generasi baru dari hotel di segmen ekonomi dimana ‘Techvolution-Art-Design goes with Good ZzZ’s and Wok-Fast’. Yello juga suatu cara mengatakan ‘hello’ dengan lebih akrab. Didesain untuk para ‘Netizent’ (Internet citizens) dan dilengkapi dengan teknologi terkini, sarapan yang sehat (Wok-fast), pojok tablet (tablet corner), tempat tidur ukuran king size bed dengan 100% cotton linen, Wi-Fi gratis dan ‘Front Desk Cups’ secara individual yang revolusioner, juga dilingkupi di dalam suasana ‘Street Art’ atau ‘Seni Jalanan’, YELLO Hotels warna kuning yang khas. “Selama beberapa bulan terakhir ini kami mengembangkan konsep YELLO Hotels untuk melengkapi portfolio kami,” ungkap Marc Steinmeyer, President Director Tauzia Hotel Management.

Best Western Star Segera Buka di Semarang Jaringan hotel terbesar di dunia, Best Western International segera membuka hotel pertamanya pada Desember 2012 di kota Semarang, Jawa Tengah, Best Western Star. Hotel yang berlokasi di jalan MT. Haryono Semarang ini merupakan hotel bintang empat yang memiliki 258 kamar dan dilengkapi dengan 11 meeting room yang berkapasitas 150 orang. Mempunyai swimming pool yang berada di roof top dengan view kota Semarang yang sangat menakjubkan. Selain itu juga dilengkapi dengan Spa, Restaurant, Lobby Lounge, Pool Cafe, Gym, Ballroom. Dapat memenuhi kebutuhan kamar dan fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) para pebisnis dan wisatawan. Hadirnya Best Western Star Semarang sebagai kekuatan baru dari segi peningkatan ketersediaan fasilitas dalam menyelenggarakan MICE yang dapat mengundang lebih banyak tamu untuk acara-acara besar nasional maupun internasional.

KRISNA Wisata Kuliner Krisna Wisata Kuliner kini hadir strategis pada jalur lintasan menuju Bandar Udara International Ngurah Rai, berseberangan langsung dengan Pusat Oleh-oleh Rama Krisna Tuban yang beroperasional 24 jam. Daerah ini sangat mudah dijangkau baik dari arah pusat kota Denpasar, Kuta maupun juga Nusa Dua. Secara keseluruhan gedung Krisna Wisata Kuliner ini memiliki kapasitas hingga 400 orang pengunjung dan terdiri dari 6 Resto yang sudah dikenal luas dan juga memiliki penggemarnya masing-masing. Setiap warung hadir dengan menu khas yang menjadi andalannya dengan harga yang relatif terjangkau, ujar Bapak Gusti Ngurah Anom, selaku Pemilik dari Krisna Group. Resto tersebut antara lain Bebek Tepi Sawah, restoran dengan sajian utama bebek yang berpusat di Ubud. Salah satu menu andalannya adalah Crispy Duck, yaitu Bebek Goreng yang disajikan dengan nasi beserta sayur kacang panjang khas Bali. Warung Subak bagi para pecinta menu seafood. Warong Miyabi, merupakan cabang dari Sushi Miya81 Jakarta yang hadir perdana di Bali. Warung Krishna, menyajikan menu khas Bali. Warung Mbok Limbok, warung makan Ayam Kalasan khas Yogjakarta dan terakhir adalah Warung Mira khas Buleleng. Ditunjang dengan parkir luas dan lingkungan yang nyaman Krisna Wisata Kuliner selalu siap menyapa penikmat kuliner.

20

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

21

LEISURE

I am Morrissey

M

orrissey apartemen yang berlokasi di pusat kota Jakarta, tepatnya di Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta merupakan pelopor serviced apartment yang memberikan kualitas layanan setara dengan hotel berbintang. Apartemen ini berkonsep minimalis, berkarakter individual,

feminin, maskulin, modern dan tak lepas dari sejarah peninggalan colonial dutch. Tak hanya itu, di tahun 2011 & 2012 Morrisey Serviced Apartment juga dinobatkan oleh salah satu social media traveller terkemuka di dunia - Trip Advisor sebagai Hotel Execellence. Dalam 135 kamar yang

tersedia, tiap kamar dilengkapi dengan ruang tamu, mini kitchen set, LCD TV, DVD player, ipod dock. Fasilitas lainnya kolam renang, sarana kebugaran, fasilitas meeting room, dan business center. Kamarkamar di Morrissey tidak hanya diperuntukkan untuk penginapan harian tetapi juga dapat disewa untuk jangka waktu bulanan maupun tahunan. Jika ingin lebih santai, Morrissey juga memiliki Klasse Cafe yang berada di samping lobi, yang dapat digunakan untuk urusan bisnis atau meeting. Anda juga bisa memanfaatkan Klasse Business Center & Meetings untuk pertemuan yang lebih formal. (www.iammorrissey.com)

Concorde Hotel Singapore

Akses Mudah ke Seluruh Kota Di Concorde Hotel Singapore, kita bisa menikmati keleluasaan dan kenyamanan. Hal itu berkat lokasinya yang strategis di Orchard Road, titik penghubung utama bagi keperluan bisnis, shopping, kuliner dan hiburan di negara-kota itu. Akses ke seluruh pulau menjadi sangat mudah karena di kawasan Orchard, dekat dari hotel, ada dua MRT stations yakni Somerset dan Dhoby Ghaut. Keduanya bisa dicapai dengan berjalan kaki lima menit saja. Perlu diingat pula, Concorde Hotel Singapore berdekatan dengan Presidential Palace (Istana Kepresidenan). Persis di depan istana adalah Istana Park, sebuah tempat singgah yang tenang dan rimbun, di tengah hingar-bingarnya kota. Selain itu, dari hotel ini kita mudah ke tempat-tempat seperti Chinatown, Clarke Quay hingga National Museum. Sebagai salah satu hotel di Singapore yang memiliki atrium lobby, Concorde Hotel Singapore memiliki 407 kamar, termasuk 30 suites di dalamnya. Semua kamar telah direnovasi pada Januari 2011 lalu, selimut yang nyaman, free wireless internet access (Wi-Fi), kanal cable TV dengan banyak sekali pilihan, fasilitas pembuat kopi dan teh sendiri, safe deposit box, penyimpanan elektronik, hingga setrika. Selain itu, Concorde Hotel Singapore juga dilengkapi 11 ruangan meeting dengan kapasitas hingga 650 orang untuk meeting, seminar, workshop ataupun peluncuran produk.

22

LIONMAG DESEMBER 2012

CONTACT INFORMATION Hotel – Tel : 65-67338855 | email : singapore@concorde.net Room Reservations Ina: 62-5270044, 62-818197214 | Sing: 65-67398303, 8304, 8305 email : abdul.najib@hplhotels.com, reservations.chs@concorde.net Website: singapore.concordehotelsresorts.com

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

23

24

LIONMAG DESEMBER 2012

CLASSIC

ITALIAN PIZZA

On the 2nd Floor Starts From:

Rp 39,000 net

Hotel Lainnya di Indonesia: Ambon • Bali • Balikpapan • Bandung • Banjarmasin • Batam • Jakarta • Jayapura Kendari • Kupang • Makassar • Manado • Manokwari • Medan • Merauke • Palangka Raya Palu • Pangkalan Bun • Pekanbaru • Samarinda • Semarang • Tarakan • Bangka (2014) Bintan (2013) • Bogor (2013) • Cirebon (2013) • Depok (2015) • Jambi (2015) • Karawang (2015) Malang (2013) • Palembang (2014) • Pontianak (2014) • Purwekerto (2015) • Solo (2013) Surabaya (2013) • Tangerang (2014) • Yogyakarta (2014) For information and reservations: Swiss-Belhotel International Indonesia Regional Sales and Marketing Office

Swiss-Belinn Panakkukang Makassar Jalan Boulevard No.55, Makassar 90222 South Sulawesi, Indonesia Tel: (62-411) 430 430 Fax: (62-411) 450 450 E-mail: resvsimk@swiss-belhotel.com

Reservation tol free: 0800 1 676788 SMS: (62) 8170 787788 Telepon: (62-21) 566 9710 Faksimili: (62-21) 566 0139 E-mail: sbiid@swiss-belhotel.com

GDS Chain Code: FG www.swiss-belhotel.com

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

25

WISDOM IN THE AIR

Akhir

Sebuah Pesta OLEH: Jemy V. Confido

Olimpiade adalah bertahun-tahun persiapan, dua minggu pelaksanaan dan tiga abad pemulihan ekonomi. Sindiran penduduk Moskow pada Olimpiade 1980

S

emua tamu telah berlalu, tinggal Pak Tua duduk termangu. Angin berhembus malumalu, mengusap lembut wajahnya yang telah ditinggal tetamu. Kursi berserakan tak menentu, dihiasi ceceran sampah dan kotoran yang menunggu untuk disapu. Beberapa petugas masih terlihat membersihkan tempat itu. Mengangkat piring, meraih sendok, mengumpulkan sisa makanan menjadi padu. Panggung yang semula megah berubah menjadi syahdu. Tiada lagi orang yang berdiri di situ. Dekorasi mulai dilepas satu demi satu, menyisakan tirai yang melambai mengusap waktu, pertanda kemeriahan telah menjadi kenangan lalu. Satu jam yang lalu, tempat nomor satu di kota kecil itu penuh dengan tamu. Sanak saudara hilir mudik berbaju baru sementara para biduan bernyanyi merdu. Hidangan tertata menyajikan berbagai menu. Para tamu mulanya nampak ragu, tapi kemudian mereka melahapnya dengan seru. Segera setelah itu, terdengar suara piring dan sendok beradu. Bercampur senda tawa yang terdengar di seluruh penjuru. Berbulan yang lalu, Pak Tua sibuk mengatur pesta itu. Dicarinya tempat paling baru. Sementara sang isteri sibuk membuat daftar tamu. Mulai dari pembantu sampai penghulu. Tidak lupa menyusun daftar menu dan memesan baju baru. Putra yang nomor satu juga ikut membantu. Merencanakan acara agar dijamin seru. Tak ketinggalan memanggil band dan pesulap paling jitu. Serta tentu saja MC yang selalu ditunggu-tunggu. Sebenarnya, pesta ini sudah dicanangkan setahun yang lalu. Kala itu, Pak Tua mendapat lamaran bagi si putri bungsu. Pak Tua langsung menyiapkan hajatan

26

LIONMAG DESEMBER 2012

mendapat mantu. Sementara sang isteri turut membantu tentu, sibuk mengatur ini dan itu. Mulai dari tempat, menu, hingga jumlah tamu. Pak Tua pun menghitung waktu. Memastikan ia punya cukup uang untuk membayar tagihan pestanya satu demi satu. Tak lupa Pak Tua pun menghitung ternak dan lembu. Menaksir bobot mereka tanpa rasa pilu. Lalu menambah jumlahnya bila perlu. Tujuannya hanya satu. Memastikan seluruh keperluan pesta bisa tersedia seiring waktu. Hari demi hari berlalu. Pak Tua dan istrinya semakin kencang berburu. Mencari seluruh keperluan yang tak bisa lagi menunggu. Pesta harus meriah demi si putri bungsu. Dengan selalu mengecek persiapan maka detik demi detik pun berlalu. Rasa hati menjadi gundah tak menentu. Setiap orang yang dijumpai membuat jantung semakin terpacu. Pesta besar si bungsu akan menjadi penentu. Reputasi dan martabat Pak Tua tidak boleh sampai terganggu. Akhirnya, tibalah hari yang ditunggu-tunggu. Setelah malam sebelumnya Pak Tua tidur tak menentu. Pagi itu pun ia segera bergegas mengambil baju baru. Setelah bebenah diri dan mengenakan sepatu, ia pun langsung memanggil keluarga dan tetangganya satu per satu. Semua dimintanya bersiap-siap untuk membantu. Hari ini semuanya harus bersatu padu agar upacara suci berlangsung syahdu. Tak lama kemudian sanak saudara mulai datang membantu. Tak lupa juga mereka mencari tahu. Siapa saja yang akan menjadi bintang tamu. Dan hidangan nanti malam tentu. Lalu muncul menyusul para tetangga dan tetamu. Sanak saudara dari jauh pun sudah hadir melengkapi kerumunan itu. Mereka menatap Pak Tua dan

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

27

keluarganya tiada jemu. Segera Pak Tua menjadi orang nomor satu. Mendapat perhatian dari orang sebanyak seribu. Kemudian para tamu menjadi hening karena kedatangan penghulu. Jangankan tertawa, berbicara pun menjadi malu. Semua tiba-tiba terdiam seolah mati kutu. Hanya sesekali tersenyum sambil tersipu. Namun hal itu tidak membuat para tamu merasa terbelenggu. Mereka tetap mengikuti upacara dengan perasaan haru. Penghulu pun komat-kamit mengucapkan bahasa kalbu. Mendoakan ke-dua insan agar tetap bersatu. Upacara syahdu segera berlalu. Bergantikan suara semarak dan nyanyian merdu. Turut mengiringi suara piring dan sendok garpu. Sesekali terdengar anakanak tertawa lucu. Kegembiraan pun seakan turun menyelimuti para tamu. Pak Tua merasa bahagia beriburibu. Seluruh rangkaian acara berjalan semulus salju. Pancaran mata puas juga terpancar dari para tamu. Semua memuji Pak Tua menjulang tinggi sampai ke langit biru. Semua perjuangan dan pengorbanan Pak Tua terbayar rasa haru biru yang bercampur jadi satu. Namun segera semua itu cepat berlalu. Persiapan setahun yang lalu berubah menjadi kebahagiaan satu jam yang lalu. Satu demi satu para tamu berlalu. Biduan pun mulai berhenti melantunkan lagu. Hidangan yang semula penuh telah menjadi tumpukan sampah yang berserakan tak menentu. Dekorasi yang mahal tinggal berdiri membisu menunggu diturunkan satu demi satu. Tiada lagi tamu, tiada lagi acara syahdu, yang tinggal adalah angin yang berhembus malu-malu. Sesekali derunya agak menggebu. Seolah memberi semangat pada Pak Tua dan istrinya yang segera akan berhenti menjadi raja dan ratu. Namun, saat ini, bagi Pak Tua semangat seperti sedang mengambil langkah seribu. Di balik kegembiraan dan rasa haru biru, Pak Tua mulai tertegun tak menentu. Teringat habis sudah ternak dan lembu. Belum lagi sepenggal tanah yang sempat digadai lima ratus ribu. Ditambah sisa-sisa hutang yang harus dibayar dan mungkin Pak Tua tak mampu. Semuanya hanya untuk tujuan satu, menyelenggarakan pesta paling meriah bagi si puteri bungsu. Tapi ada kekuatiran lebih besar yang sudah menunggu. Seperti apakah bahtera rumah tangga anak dan mantu. Perjalanan mereka masih panjang dan tidak bisa dibayar beratus-ratus ribu. Pesta meriah tidak lantas menjadikan masa depan pasti dan tentu. Saat ini pekerjaan belum dimiliki sang mantu. Demikian juga tempat tinggal belum tersedia bagi si putri bungsu. Andai saja Pak Tua tidak perlu mengadakan pesta semeriah itu. Cukup dilakukan resepsi sederhana

28

LIONMAG DESEMBER 2012

setelah upacara nikah di penghulu. Mungkin ia bisa mengumpulkan uang untuk bekal anak dan mantu. Membeli rumah, membeli ladang atau membeli ternak lembu. Memulai usaha kecil dalam keluarga baru. Namun bila dijalani dengan tekun usaha itu akan terus maju. Menjadikan masa depan lebih cerah seiring waktu. Namun sayang Pak Tua terlalu bernafsu. Pesta itu dijadikan alasan untuk menjadi orang nomor satu. Meski sesaat, meski sekejap, yang penting pernah bersanding bagai raja dan ratu. Keterbatasan kemampuan ekonomi tertutup oleh perasaan gengsi dan malu. Sementara, keadaan keluarga yang akan semakin morat marit tidak dipandang perlu. Bagaimana anak mantu akan mendapat nafkah masih tidak tahu. Bahkan dimana mereka akan tinggal masih belum tentu. Satu atap saja dirasa sudah cukup walau harus tidur di kursi tamu. Pak Tua duduk semakin termangu. Di depan panggung yang kosong ia masih terduduk lesu. Para petugas sudah selesai membersihkan sampah makanan dan kursi tamu. Tinggal petugas dekorasi yang belum tiba untuk membongkar panggung yang sudah membisu. Mendampingi Pak Tua yang kini sorot matanya sendu. Perlahan-lahan ia bangkit berdiri mengayun langkah yang menimbulkan bunyi sepatu. Meninggalkan gedung pesta yang sudah dinaungi awan kelabu. Sepintas ia melihat sepasang lelaki tua dan istrinya melangkah memasuki gedung itu. Mereka disambut pengelola persis seperti dirinya berbulan yang lalu. Pak Tua sadar bahwa dirinya bukanlah orang nomor satu. Dia hanya salah satu dari pengguna gedung itu. Dari tempat ia berdiri lelaki tua dan istrinya terlihat tertawa penuh keinginan menderu. Tibatiba saja Pak Tua seperti melihat dirinya sendiri berbulan yang lalu. Dan ingin rasanya dia memundurkan waktu untuk mengubah keputusannya kala itu. www.jemyconfido.com

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

29

DESTINATION TAMAN ANGGREK

30

LIONMAG DESEMBER 2012

Surga Anggrek Mencari berbagai jenis anggrek yang eksotik tak perlu jauh-jauh. Di Jakarta ada tempatnya. Teks & foto: Teguh Sudarisman

K

ompleks berpagar kawat ini tampak sepi, meski beberapa mobil tampak parkir di halamannya pagi ini. Apalagi, masih ada lagi pagar dalam berupa tembok bata merah yang cukup tinggi, sehingga orang tidak bisa melihat aktivitas apa di dalamnya. Namun setelah melewati gapuranya yang bergaya Bali, barulah saya mencium samar aroma bunga, dan melihat kavling-kavling kios anggrek di kiri-kanan saya. Para pemiliknya sedang menyiram dan memindah-mindahkan pot, ada juga yang tengah melayani beberapa pembeli. Ya, ini adalah Taman Anggrek Indonesia Permai (TAIP). Lokasinya bukan di Bali, melainkan di Jakarta, sebelum masuk ke kompleks Taman Mini Indonesia Indah.

Melihat aneka warna bunga anggrek di TAIP ini terus-terang membuat saya lapar mata ingin memotretnya. Namun saya perlu belajar dulu tentang seluk-beluk bunga ini, dan orang yang paling tepat untuk menjelaskannya adalah Budi Rustanto, kepala laboratorium TAIP. “Taman Anggrek ini sebenarnya sudah ada di Jakarta sejak tahun 1974,” tuturnya. “Lokasinya di Slipi, yang sekarang menjadi Mal Taman Anggrek. Namun peranggrekan Indonesia baru berkembang setelah Ibu Tien Soeharto menyediakan tempat di sini, dan meresmikan TAIP pada 20 April 1993.” TAIP, yang luasnya 4,5 hektar, mempunyai 22 kios anggrek yang disewa oleh para petani anggrek. Di samping itu juga ada gedung resepsi, tempat parkir,

musala, showroom penjualan bibit dan kelengkapan berkebun, gedung pengelola, green house untuk menumbuhkan bibit, ruang kursus anggrek yang bisa diikuti masyarakat umum, dan laboratorium. Indonesia mempunyai sekitar 3.500 spesies anggrek lokal, yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dan di TAIP inilah kita bisa melihat ‘miniatur’ kekayaan anggrek itu, meski tentu saja tidak semuanya. Berbagai anggrek dari luar negeri juga bisa ditemui di sini. Bunga-bunga anggrek itu berjejer di pot-pot yang ditaruh di tanah maupun di atas papan, dengan berbagai warna bunga, jenis daun, dan sulur-sulur akarnya. Ada yang wanginya langsung tercium, ada pula yang samar. Namun Budi membawa saya ke laboratoriumnya dulu untuk melihat INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

31

proses perbanyakan anggrek. “Selain dikembangbiakkan secara alami baik melalui biji, stek, pemisahan rumpun atau anak tanaman, anggrek juga bisa diperbanyak secara lebih cepat dengan teknik modern seperti hibridisasi dan kultur jaringan.” Hibridisasi yakni perkawinan silang antar-anggrek yang berbeda namun masih satu family. Misal antara anggrek Cattleya warna ungu dengan Cattleya putih bergaris-garis hitam. Tujuannya mencari anggrek jenis baru yang lebih unggul. Jumlah anggrek yang dihasilkan terbatas, tergantung berapa banyaknya biji yang berhasil tumbuh dari perkawinan dua anggrek ini. Sedangkan kultur jaringan alias kloning, merupakan perbanyakan satu jenis anggrek melalui pembelahan sel tunas. Dari

32

LIONMAG DESEMBER 2012

satu tunas ini bisa menjadi ratusan atau ribuan tunas baru dalam waktu relatif singkat, yang semuanya mempunyai sifat sama dengan induknya. Anggrek hibridisasi umumnya untuk dijual kepada para kolektor atau pehobi anggrek, sedangkan anggrek hasil kultur jaringan biasanya untuk penyediaan anggrek-anggrek potong untuk kantor, hotel, mal, dan sebagainya. Masuk laboratorium anggrek ini suasananya seperti masuk laboratorium di kampus, dengan banyak sekali bibit anggrek hasil klon itu dijejer dan ditumpuk dalam rak-rak, semuanya ada di dalam, bukan labu erlenmeyer, tapi... dalam botol bekas saus tomat. Sementara, tunas-tunas yang masih diperbanyak ada di dalam mesin penggoncang,

menggunakan botol-botol saus sambal yang lebih pendek. Budi cuma tersenyum melihat keheranan saya. ”Misi kami itu untuk melestarikan dan mengembangkan anggrek, dan juga menjaga agar biaya perbanyakan bibit tetap rendah. Jadi mengapa mesti beli erlenmeyer yang harganya 150 ribu, kalau yang harganya 500 rupiah saja tersedia melimpah?” Tentu saja, botol-botol itu sebelumnya sudah dibersihkan dan disterilisasi. Proses hibridisasi memerlukan waktu 9 bulan sampai tanaman anggrek baru itu siap dipindahkan ke kantong polibag, sedangkan kultur jaringan memerlukan waktu 1,5 tahun. Para petani anggrek dari mana saja –termasuk dari luar negeri– bisa meminta jasa hibridisasi maupun kultur jaringan dari lab

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

33

ini. Biayanya Rp 20 ribu/botol bibit untuk hibridisasi, dan Rp 40 ribu/ botol untuk kultur jaringan, dengan minimal pemesanan 300 botol.

Anggrek Macan Rp 15 Juta

Budi membawa saya berkeliling di kavling-kavling penjual anggrek. Ke-22 kavling yang masing-masing luasnya 600-700 meter persegi ini disewa secara tahunan oleh para petani. Ada kios yang hanya menyediakan satu jenis anggrek, ada juga yang menyediakan berbagai anggrek, bahkan anggrek dari luar negeri seperti Malaysia, Meksiko, hingga anggrek Brazil. Di kios nomor 11, Suharto Orchids, saya menemukan berbagai anggrek unik, seperti Anggrek Kantong Semar, Anggrek Pita dari Meksiko, Anggrek Bulan, dan puluhan anggrek lain hasil persilangan. Saking banyaknya jenis anggrek persilangan baru, kadang mencari nama latinnya juga sulit. Pak Suharto, sang pemilik, meski sudah mengeluarkan 4 buku tentang

34

LIONMAG DESEMBER 2012

anggrek, tak juga bisa menemukan nama keluarga dari anggrek yang saya tanyakan. Di kavling sampingnya, saya melihat Anggrek Macan yang tingginya hampir dua meter. Di keenam tangkainya bermekaran bunga anggrek berwarna oranye loreng-loreng. Tidak heran jika pemilik kios mematok harga Rp 15 juta untuk anggrek ini. Sementara di Kavling 17, saya bertemu Ibu Mala, yang sedang membungkus anggrek-anggreknya yang berwarna pink. Setiap minggu, ia mengirimkan sekitar 1.000 pohon anggrek ini ke seluruh Indonesia. Masih banyak lagi kios anggrek yang terus-terang membuat saya pusing karena banyaknya jenis anggrek yang bisa ditemui, dengan warna-warni dan bentuk bunganya yang eksotik. “Sepertinya perlu waktu yang lama ya, agar bisa menghafalkan nama-nama anggrek maupun cara budidayanya?” tanya saya. Budi menggeleng. “Tidak. Cukup dengan satu atau dua kali

ikut kursus peranggrekan, bisa kok.” Sebagai satu-satunya pusat pengembangan anggrek di Indonesia, TAIP setiap tahun secara teratur melakukan pameran promosi anggrek, yakni di bulan April, Agustus, dan Oktober. Selain itu, Budi, yang sudah bekerja di sini sejak tahun 1993, beserta lima asistennya juga rutin mengadakan kursus anggrek, yang dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama berupa kursus satu hari, materinya pengenalan jenis anggrek, cara budidaya, dan cara merawat. Kursus tahap kedua yang berlangsung tiga hari, materinya tentang teknik-teknik pembibitan, termasuk hibridisasi dan kultur jaringan, denga praktek langsung di laboratorium. “Membudidayakan anggrek itu mudah sekali, asal kita punya motivasi. Jangankan orang yang berpendidikan tinggi, orang berpendidikan SD pun kalau ikut kursus, pasti bisa,” tuturnya serius. Jadi, mau membudidayakan anggrek?

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

35

TRAVELING MADURA

Battle of Bull Run

Madura Style TEXT & PHOTOS: CAMPBELL BRIDGE

36

LIONMAG DESEMBER 2012

B

y early October the bull racing season on Madura is fast approaching its climax. The grand final of the sport of the karapan sapi takes place at the end of October in Pamekasan, Madura’s principal city. Two weeks before the final, the Regency Championships take place on the same day in the four regencies - Bangkalan, Sampang, Pamekasan and Sumenep.

Stepping into the stadium at Bangkalan on race morning, the crowd buzzes while a group of Madurese dancers and musicians perform their ceremonial dances for the crowd. Music, colour and dancing are obviously very important parts of Madurese life. It is hardly surprising that these teams of racing bulls not only have their accompanying jockeys, but also manicurists,

masseurs, physiotherapists, musicians and even uniformed cheer squads. The spectacle of the karapan sapi is much more than pairs of bulls hurtling over a 100 metre or so dash to the finish. Before each race, tension among the crowd builds as the human support teams try to steady the bulls before the explosive start. Many false starts and a lively commentary keep the large crowd

(left) Ready….Set… GO! (right) The dust flies near the finish line

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

37

constantly on edge. There are cries of “siap, siap” (“ready, ready”) as 2 pairs of yoked up beasts are lined up as in a motor vehicle drag race. Suddenly there is a blast of flying dust, rattling tins and cowbells, and much shouting as two bulls (each with a very brave jockeys precariously standing on a wooden sled) suddenly take a surprisingly fast and frenetic 100 metre dash to the finish. The pace of the animals is truly unexpected. The sled flies up and down as it bounces along the ground. The jockeys, often very young, hang onto the animals’ tails for dear life as they hurtle towards the finish line. The bulls cover 100 metres in under nine seconds - slightly faster than an Olympic athlete. To add a little spice to the end of the race, as they reach the finish line, the bulls then usually have to dodge the crowd then veer 90 degrees to one side or the other to avoid the stadium wall at the end. There is plenty of money at stake in bull racing - both prize money and gambling. A really

good racing bull can fetch up to 20,000,000 rupiah. The best bulls are pampered day and night, massaged, groomed and manicured, and plied with magic potions. Their owners will even sleep with the bulls to ensure they are safe and are not poisoned or nobbled before a big race. There is a famous Madurese saying that many owners treat their bulls far better than their wives. On Grand Final day the atmosphere which awaits visitors is not unlike a major racing carnival anywhere in the world. The bulls arrive in town like visiting royalty – arranged in colourful head dresses and sashes. There is a festival the day before the final to celebrate the traditions of the karapan sapi. The Sapi Sono Festival in Pamekasan even has a contest for the best decorated bull. Magic remains an important part of life for the Madurese. Many of the champions and their teams retain dukun whose job it is to protect champion finalists against opponents engaging in magical warfare and curses. Some

(left) The bulls are meticulously groomed for the race (right) Madurese music and dancing adds to the spectacle

38

LIONMAG DESEMBER 2012

competitors will stop at nothing for the glory of the karapan sapi. There are many stories of champions being crippled by poison, or cursed by evil spells or other forms of black magic. The day before and on race day, the handlers prepare strange concoctions of eggs, rice wine, honey, herbs and spices which are fed to the bulls. After a wash and massage, it is time for the dukun to place the bulls under a magic spell. It may well be that there are so many good and bad spells being cast around to make one’s own team run faster and to spiritually sabotage a rival that all this magic simply cancels itself out. The racing goes from about 10 in the morning until well into the afternoon. Among lots of great food, there is plenty of sate Madura and soto Madura to fill out the whole Madura experience. A day at the karapan sapi is a fantastic way to take in some unique Indonesian culture. It is colourful, fast, exciting and the people are wonderful. Madura has always been a very traditional place with its own strong culture. Although very close to Surabaya, Indonesia’s second-largest city, the fact that Madura was difficult to access (only by ferry until recently) meant it retained much of its old rural charm. These days the new Suramadu National Bridge from Surabaya over the Madura Strait makes the island very accessible. You can take a quick trip of a few hours to Bangkalan. If you have more time, make the a more relaxing overnight sojourn to Sumenep, an almost Mediterranean-like town at the far eastern end of Madura with wide streets, white and pastel buildings and sandy beaches. The karapan sapi is not to be missed.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

39

AUTOMOTIVE

Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse

Most Powerful Roadster Ever 40

LIONMAG DESEMBER 2012

P

ernah nonton balap Formula 1 langsung di sirkuit? Sebenarnya, lebih asyik nonton melalui layar televisi. Oh, ya? Memang begitu. Karena kecepatannya, melihat langsung mobil F1 berpacu di sirkuit, seperti menonton bayangan. Mobil muncul dari tikungan, berkelebat sesaat kemudian menghilang di tikungan berikutnya. Berapa sebenarnya kecepatan puncak mobil F1 ini di sirkuit? Rata-rata 350 km/jam. Itu sama saja, bila mobil F1 dipacu di lapangan sepakbola, hanya perlu waktu sekitar 1 detik untuk melintasi titik gawang yang satu ke gawang yang lain. Wowww... Tapi tunggu dulu. Ternyata, masih ada mobil yang lebih cepat dibandingkan dengan F1. Adalah Bugatti yang tahun ini kembali merilis mobil versi jalan raya dengan kemampuan melaju mencengangkan. Diberi label Bugatti Veyron 16.4 Grand Sport Vitesse, ternyata sanggup melaju hingga kecepatan puncak 410 km/jam. Walau pun untuk pemakaian di jalan, Bugatti memasang peranti pembatas elektronik sehingga kemampuan laju Grand Sport Vitesse ini hanya 375 km/jam.

Mesin 16 Silinder

Hanya diproduksi 40 unit. Kemampuan lajunya, mengalahkan mobil-mobil Formula-1. Inilah generasi penerus Super Sport yang diklaim sebagai roadster tercepat yang pernah dibuat. Teks: Karman Mustamin | Foto: Bugatti

Dalam upaya merancang Grand Sport Vitesse dengan performa seperti itu, Bugatti memang tidak main-main. Mesin berkonfigurasi W16 dengan kapasitas 7,900 cc dipilih sebagai dapur pacu. Mesin ini mampu membangkitkan tenaga hingga 1,200 horse power pada 6,400 rpm. Bila ingin dibandingkan lagi, mesin ini setara dengan sepuluh kali lipat tenaga mesin yang diusung Toyota Vios. Sedangkan torsinya menjangkau angka 1,500 rpm yang diperoleh sejak putaran mesin 3,000 rpm hingga 5,000 rpm. Grand Sport Vitesse sendiri, diperkenalkan secara resmi kepada khalayak menjelang Frankfurt Motor Show lalu. Tepatnya, dalam event Volkswagen Group Night pada akhir September 2012. Dalam kesempatan itu, Bugatti mengklaim mobil terbarunya ini sebagai most powerful roadster ever.Besarnya tenaga mesin INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

41

ini, memungkinkan Grand Sport Vitesse tidak hanya unggul dalam soal kecepatan puncak. Tapi dalam soal akselerasi pun, sangat mengagumkan. Agar jarum speedometer menyentuh angka 100 km/jam, mobil ini hanya perlu waktu 2.6 detik. Dampaknya, pengemudi harus mampu menahan gaya gravitasi sebesar 1.4g. “Setelah sukses merancang Super Sport dari basis Veyron, maka perhatian kami langsung beralih untuk melahirkan Grand Sport,� ungkap Dr. Wolfgang Scheiber yang baru menjabat President of Bugatti Automobiles S.A.S.

Lebih Efisien

Bila dibandingkan dengan Super Sport, generasi terbaru Veyron 16.4 ini memang mendapatkan tambahan tenaga sekitar 199 hp. Ini diperoleh berkat aplikasi empat unit turbocharger berukuran besar yang dipadu dengan intercooler model baru. Konsekuensinya, beberapa bagian dari Grand Sport ini harus mendapatkan penguatan. Terutama dari sektor sistem penggerak. Tujuannya, agar penyaluran tenaga mesin bisa lebih optimal. Optimalisasi juga diperoleh dari aplikasi sistem transmisi. Bugatti mengadopsi gearbox dengan

42

LIONMAG DESEMBER 2012

tujuh percepatan yang mengaplikasi teknologi dualclutch (DSG). Hasilnya, kendati mesin lebih ganas, tapi konsumsi bahan bakar malah lebih efisien. Rencananya, Grand Sport hanya akan diproduksi sebanyak 40 unit. Dan bila berniat memiliki satu unit, silakan siapkan dana 1.69 juta Euro atau lebih dari Rp 20 miliar. Itu di luar pajak dan ongkos kirim. Lantas setelah Grand Sport berada di garasi, silakan pikirkan sendiri dimana akan mengendarainya?

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

43

TRAVELING MAKKAH

PARA PEZIARAH

KA’BAH

Semakin panjangnya antrian Kuota haji, maka ibadah umroh menjadi pilihan untuk memenuhi kerinduan berziarah ke Tanah Suci. Waktu pelaksanaannyapun relatif leluasa, bisa dilaksanakan sepanjang tahun TEKS: MUHAMMAD KUNNU K. | FOTO: MAKHFUDZ SAPPE

44

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

45

S

etiap pemeluk agama Islam pasti ingin berkesempatan memanjatkan do’a secara langsung di Padang Arafah. Menyaksikan langsung Ka’bah yang selama ini menjadi kiblatnya saat sholat dan melaksanakan sholat di Masjidil Haram. Ya, melaksanakan ibadah haji, setidaknya satu kali di dalam hidupnya. Melaksanakan ibadah haji yang merupakan rukun (tiang agama) Islam kelima setelah syahadat, salat, zakat dan puasa. Menurut etimologi bahasa Arab, kata haji mempunyai arti qashd, yakni tujuan, maksud dan menyengaja. Menurut istilah syara’, haji ialah menuju ke Baitullah dan melaksanakan amalan ibadah selain di Ka’bah juga Arafah, Muzdalifah serta Mina.

46

LIONMAG DESEMBER 2012

Memiliki kemampuan yang menjadi syarat melaksanakan ibadah haji, bukan cuma kemampuan finansial dan kesehatan fisik. Khusus untuk Indonesia, maka syarat kemampuan itu juga mencakup masuk dalam kuota haji yang semakin tahun semakin panjang saja daftar tunggunya. Di beberapa propinsi masa tunggu keberangkatan bahkan sudah ada yang mencapai empat, enam hingga sepuluh tahun. Maklum saja, jemaah haji bukan hanya dari Indonesia yang ‘hanya’ mendekati 300 ribu orang. Setiap puncak musim haji, lima jutaan muslimin dan muslimah dari berbagai negara berkumpul di Arafah, Mina dan Mekkah. Bila tidak dibatasi dalam bentuk kuota jemaah haji masing-masing negara, sudah pasti daya dukung infrastruktur dan sarana ibadah di sana akan jebol bahkan terjadi chaos.

Maka ibadah umroh alias haji kecil, menjadi pilihan untuk melampiaskan kerinduan berziarah ke Tanah Suci. Perbedaannya dibanding ibadah haji adalah tidak ada sesi wukuf di Arafah, memungut batu di Musdalifah dan melempar jumroh. Sedangkan sesi tawaf di Ka’bah dan sa’i di Masjidil Haram tetap harus kita laksanakan. Menariknya, ibadah umroh ini waktu pelaksanaannya relatif lebih leluasa. Bisa kita laksanakan pada sepanjang tahun kecuali pada bulan haji. Namun waktu yang dianggap paling afdol adalah bulan Ramadhan. Emosi dan perjalanan bathin ketika melaksanakan umroh di bulan Ramadhan yang penuh berkah, jauh lebih menggetarkan dibanding bulan-bulan lainnya. Bahkan jemaah umroh asal Indonesia, jumlah totalnya dalam satu tahun bisa melampaui kuota

jemaah haji resmi di tahun bersangkutan. Bila ditambah dengan jemaah umroh dari negara-negara lain, bisa jadi jumlahnya dua kali lipat dari jemaah haji. Berziarah ke Masjid Nabawi di Madinah yang bukan merupakan bagian dari prosesi haji dan umroh, tentu tidak akan dilewatkan para jemaah. Jangan heran bila pemerintah Arab Saudi tidak hanyak memperluas kompleks Masjidil Haram dan Mina, melainkan juga Masjid Nabawi dan infrastruktur di kota Mina. Pemerintah Arab Saudi tidak main-main dalam meningkatkan fasilitas pendukung bagi para peziarah dari berbagai dunia. Sebab sektor wisata rohani haji terutama umroh sangat signifikan menyumbangkan pemasukan bagi keuangan negara setelah minyak. Hingga tahun 2020, komplek Masjidil Haram diperluas agar bisa menampung 1,5 juta orang. Masjid Nabawi diperluas untuk bisa menampung seratus ribu orang jemaah. Semuanya demi para peziarah Ka’bah.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

47

Belum banyak yang tahu, Lion Air adalah satu-satunya maskapai yang bisa mendarat langsung di Madinah. Efisiensi transportasi, hingga pengurusan bagasi dan imigrasi.

Mudahnya Umroh via Madinah

I

nilah kelebihan yang dimiliki Lion Air dalam melayani ibadah umroh dengan penerbangan langsung Jakarta – Madinah sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kemudahan bagi penumpang. Penerbangan langsung internasional ini menggunakan pesawat Boeing 747-400, yang berkonfigurasi double deck (dua dek) dengan kapasitas 506 tempat duduk (22 kursi kelas bisnis dan 484 kursi ekonomi). Penerbangan tersebut dioperasikan tiap hari Sabtu dan Minggu dengan nomor penerbangan JT 110 rute Jakarta – ke bandara Mohammad bin Abdul Azis, Madinah, lalu penerbangan kembali ke Tanah Air dengan flight JT 111. Pengoperasian rute ini memberi pilihan, di mana biasanya jemaah Umroh bertumpuk di Jeddah. Sedangkan dengan langsung ke Madinah berarti langsung ke kota tujuan sebelum melanjutkan ke

48

LIONMAG DESEMBER 2012

Mekkah. Keuntungannya adalah karena Lion Air satu-satunya maskapai di luar Saudi Airlines yang bisa mendarat di Madinah. Kepadatan bandara di Madinah yang tidak sepadat bandara Jeddah sehingga pengurusan bagasi hingga imigrasi di bandara bisa lebih cepat dan lebih terkontrol. Tentu juga menghemat waktu, biaya dan tenaga. Karena jika turun di Jeddah, jamaah harus menempuh perjalanan darat lagi sekitar enam jam ke Madinah. Jadi jika Anda selama ini berumrah melalui bandara Jeddah sekarang ini Lion Air memberikan pilihan untuk berumroh melalui Madinah Al Munawwarah. “Ada beberapa keuntungan dengan kita mendarat langsung di Madinah. Pertama, kita tidak perlu antri lama mengurus bagasi hingga imigrasi di bandara. Sekitar setengah jam setelah mendarat kami sudah tiba di hotel. Juga sangat menghemat waktu. Soalnya pengalaman Umroh sebelumnya turun di Jeddah, sehingga harus bermalam di kota itu. Selain itu,

dengan koneksi flight Lion Air, saya merasa nyaman, karena bisa terbang pagi hari dari Makassar ke Jakarta, lalu sambung ke Madinah. Saya bisa melaksanakan sholat subuh di rumah lalu sholat Ashar di Masjid Nabawi Madinah pada hari yang sama.� Andi Taufik, Jemaah Umroh Pare Pare, Sulawesi Selatan

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

49

50

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

51

TRAVELING

ACEH

KULTUR KOPI ACEH

Secangkir, Beribu Cerita

Di Aceh, kopi bukan cuma minuman yang disajikan atau komoditas pertanian, tapi bermuara ke warung kopi dimana isyu-isyu bisnis, sosial hingga politik dibahas.

52

LIONMAG DESEMBER 2012

Itulah kenapa para “sopir” kopi ini mengangkat setinggi mungkin penyaring untuk mengurangi rasa masam yang mungkin

FOTO-FOTO: MAKHFUDZ

timbul

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

53

54

LIONMAG DESEMBER 2012

FOTO: Ridwan

S

eperti halnya kisah “Seribu Satu Malam” atau “Neverending Story” yang tiada habishabisnya diceritakan, mungkin begitu pula materi obrolan di warung-warung kopi di Banda Aceh. Semuanya ngobrol, kadang gaduh. Tapi seru. Hanya, kontennya bukan hanya soal hikayat seperti tajuk-tajuk di atas melainkan lebih banyak ke persoalan sosial dan politik. Partisipannya juga majemuk. Di kebanyakan kota yang kami kunjungi, warung kopi didominasi kaum pria. Tetapi di Banda Aceh malah terlihat egaliter, wanita hingga mahasiswi juga campur baur. “Di Banda Aceh, banyak persoalan memang diselesaikan di warung kopi, dari mulai bisnis, sosial hingga politik. Soal kopinya sendiri, saya pikir ini komoditi dan sebuah keunikan serta kekayaan kultural tersendiri yang menjadi nilai tambah, bukan hanya potensi kekayaan alam,” ujar Reza Pahlevi, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Banda Aceh. Nah, di Banda Aceh ada kawasan yang disebut Ulee Kareng. Di sini, warung-warung kopi seperti berbaris tak beraturan membentuk komunitas besar, memberi warna tersendiri yang menarik bagi mosaik kota Banda Aceh. Dan dari situ bergulir beribu cerita. Bagi yang pernah datang ke Aceh semasa dan paska musibah tsunami bisa melihat orang dari berbagai bangsa tumpah-ruah di warung-warung kopi di sepanjang Ulee Kareng. Salah satu warung kopi yang kami datangi adalah warung kopi “Solong” yang menjadi salah satu favorit di kawasan itu. Ini salah satu warung kopi yang cukup “tua” di kawasan itu, ada sejak tahun 1974. Menu utamanya tentu kopi. Dan kalau benar-benar ingin menikmati kopi Aceh, kami anjurkan menikmati kopi hitamnya yang gurih itu. Meski tentu untuk selera berbagai orang, ada juga disajikan kopi susu. Bahkan selain kue-kue lainnya peneman minum kopi, warkop ini juga menyediakan roti lembut yang diisi selai. Dan ternyata selai srikayanya mereka buat sendiri. Solong adalah nama dari ayah pemilik warung kopi tersebut, yang dulunya bekerja pada orang Tionghoa di Peunayong, suatu kawasan pemukiman etnis Tionghoa di Banda Aceh. Seiring makin bertambahnya penduduk yang suka ngobrol sambil ngopi di warung kopi Solong, maka nama itu akhirnya terkenal hingga saat ini, dan mayoritas masyarakat di sini menyebutnya dengan nama Kopi Solong. Tentu, kalau menyambangi warung-warung kopi di Aceh jangan melihat tampilannya melainkan nikmat kopinya. Di warung kopi yang kami sambangi, kami melihat bagaimana kopi diracik dan disajikan. Seorang

peracik kopi nampak sedang meramu bubuk kopi dengan air mendidih kemudian disaring dengan saringan kain yang begitu unik bentuknya. Kopi tadi dituang di beberapa cangkir bergantian, kemudian disaring dengan cara mengangkat saringannya hingga kucuran air kopi masuk tepat diantara jejeran gelas di atas meja. Ternyata, teknik ini ikut menentukan kualitas nikmat kopi yang disajikan. Semakin pendek jarak tuang antara saringan dan gelas, kemungkinan kadar masamnya masih tinggi. Itulah kenapa para “sopir” kopi ini mengangkat setinggi mungkin penyaring untuk mengurangi rasa masam yang mungkin timbul. Nah, gaya mengangkat tinggi penyaring kopi inilah yang jadi atraksi tersendiri dalam kontes para sopir kopi di Banda Aceh. Soal kopinya sendiri, kebanyakan berasal dari jenis robusta. Uniknya, banyak warung kopi di Banda Aceh punya “jalur khusus” dalam persediaan kopi mereka. Warkop Solong misalnya, tidak membeli kopinya dari pedagang biji kopi melainkan memiliki perkebunan sendiri yang dikelola oleh keluarga mereka di Takengon. Setelah disajikan, harga per cangkir Rp 4.000 untuk kopi hitam, sedang untuk kopi susu Rp 9.000 – 10.000. Dalam sehari warkop paling favorit ini bisa menjual 10 kg kopi (bubuk) untuk diminum, sedangkan untuk dijual dalam kemasan bubuk 50 kg. Ya, di warkop ini memang dijual kopi yang telah digiling dalam bentuk bubuk dengan banderol Rp. 75.000 per kg, Rp 38.000 untuk per ½ kg dan Rp 19,000 untuk kemasan ¼ kg. Namun di Banda Aceh, termasuk di tokotoko souvenir bisa kita jumpai kopi bubuk dalam kemasan yang lebih canggih dengan merek Ulee Kareng. Tapi bila Anda pencinta kopi, sebaiknya masuk ke warung kopi dan membelinya di situ. Teks: Ridwan, Gegen

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

55

56

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

57

SPECIAL PESONA INDONESIA

FOTO: MAKHFUDZ

Pesona Zamrud Khatulistiwa

58

LIONMAG DESEMBER 2012

FOTO: BEE DIVER

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

59

FOTO: YUYUN

B

agai gugusan batu permata zamrud memancarkan warna hijau indah teruntai di garis khatulistiwa, tidaklah salah untuk menggambarkan keindahan alam kepulauan Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia menawarkan beragam pesona alam yang tidak akan mudah dilupakan. Pesona alam pegunungan, hutan dengan kekayaan flora dan faunanya yang menakjubkan, keindahan pantai beserta alam bawah lautnya hingga seni dan budayanya membuat Indonesia layak berada di deretan destinasi wisata favorit dunia. Masyarakat yang tinggal tersebar di kepulauan negeri ini memiliki adat istiadat dan budaya yang berbeda-beda bahkan bahasa daerahnya pun juga berbeda satu dengan lainnya. Pastinya akan menjadi pengalaman luar biasa saat kita menjelajah pesona negeri ini. Sudah sepatutnya kita bersyukur menjadi bagian dari bangsa yang dianugerahi alam yang sangat indah dimana hampir semua kegiatan wisata dapat kita temukan di Indonesia.

60

LIONMAG DESEMBER 2012

Semua keragaman yang ada di Indonesia ini menunjukkan betapa bangsa ini kaya akan potensi wisatanya. Sekali lagi! keindahan Indonesia memang layak untuk ditempatkan pada urutan teratas daftar rencana wisata Anda. Atau jangan-jangan banyak diantara kita hanya tahu pulau Bali saja sebagai tujuan wisata di Indonesia? Wah! Bali itu hanya sebagian kecil dari pesona keindahan wisata Indonesia. Agar lebih mengenal Indonesia dengan segala keindahannya, kita akan mengadakan perjalanan wisata. Merangkai pesona Indonesia dalam sebuah untaian Zamrud Khatulistiwa. Nah, jika pesona pantai dan pemandangan alam bawah laut yang menjadi wisata favorit Anda maka perairan dan kepulauan Indonesia menjadi destinasi yang tepat. Dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia tersebar pantai yang indah dengan hamparan pasir putih yang lembut dan jernihnya air yang membiru. Sebut saja pantai Iboih di pulau Sabang tepat di ujung barat wilayah Indonesia, pantai Lampuuk di Aceh, pantai Sorake di Nias, keindahan pantai di pulau Tidung, pantai di Belitung, pantai Somandeng di Gunung Kidul. Sementara di pulau Bali ada beberapa pantai diantaranya pantai

FOTO: GEGEN

Kuta, Dreamland, Balangan, pantai Geger dan pantai Suluban. Pantai lainnya yang sangat unik adalah pantai yang dikenal dengan sebutan Pink Beach karena pasirnya yang berwarna merah muda. Pantai ini berada di pulau Komodo Nusa Tenggara Timur. Sementara di wilayah Papua, kita bisa menikmati keelokan pantai Base G, Tanjung Tanah Merah hingga pantai Amai. Pantai-pantai di Indonesia tidak hanya terkenal dengan keelokannya, tetapi juga menjadi pantai favorit bagi para peselancar baik lokal maupun mancanegara karena memiliki ombak yang menantang. Beberapa pantai yang biasa di jadikan tempat para surfer unjuk kebolehan diantaranya, pantai Sorake di Nias, pantai di Pelabuhan Ratu, pantai Plengkung di Banyuwangi, pantai Kuta, pantai Suluban, pantai Dreamland, pantai Balangan dan beberapa pantai lainnya. Itu baru pantainya, bagaimana dengan keindahan bawah lautnya? Wah, kalau yang satu ini jangan ditanya deh! Indonesia boleh dibilang menjadi surganya para penyelam. Beberapa diving spot yang terkenal dengan keanekaragaman biota lautnya diantaranya di pulau Sabang, Derawan, Wakatobi, Togean, Bali, Lombok

FOTO: GEGEN

hingga Raja Ampat di Papua. Kepulauan Raja Ampat ini merupakan tempat yang sangat dahsyat dan masuk dalam 10 perairan terbaik di dunia untuk menyelam. Sementara keindahan terumbu karang dan berbagai ragam jenis ikan tropis di Taman Laut Bunaken yang berada di Sulawesi Utara sudah menunggu para penyelam untuk menikmatinya. Di wilayah inilah terdapat underwater great walls, yang disebut juga hanging walls, atau dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas. Kita tinggalkan sejenak laut dengan segala keindahannya dan beranjak menikmati pemandangan menakjubkan di atas gunung-gunung yang menjulang menebar pesona pada setiap pendaki yang menapakinya. Salah satunya adalah gunung Bromo di Jawa Timur. Disini kita bisa berkuda di lautan pasir yang luas dalam sejuknya hawa pegunungan dengan pemandangan Gunung Bromo. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar. Ada juga Gunung Rinjani yang berada di Nusa Tenggara Barat. Gunung vulkanis INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

61

62

LIONMAG DESEMBER 2012

FOTO: MAKHFUDZ

tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Sumatera ini memiliki pemandangan yang luar biasa. Di kawah gunung ini terbentuk Danau Segara Anak dengan air danau berwarna biru seperti lautan. Karena keindahannya ini maka pada tahun 2004, gunung ini dianugerahi “World Legacy Award” (WLA). Penghargaan dari National Geographic Society dan Conservation International itu sekaligus menobatkannya sebagai kawasan terbaik untuk kategori destination stewardship. Nah, di Nusa Tenggara Timur ini kita bisa menjumpai pemandangan yang luar biasa di puncak Gunung Kelimutu dengan tiga buah danau kawah yang dikenal dengan nama Danau Tiga Warna, yaitu merah, biru, dan putih. Uniknya, warna-warna tersebut selalu berubahubah seiring dengan perjalanan waktu. Jika ingin lebih menantang kita bisa mencoba sensasi pegunungan Cartenz di Papua. Puncak Cartenz yang terletak di Taman Nasional Laurentz ini selalu diselimuti salju abadi yang merupakan salah satu dari tiga padang salju di daerah tropis di dunia. Puncak pegunungan ini terdaftar sebagai salah satu tujuh puncak benua (seven summit) yang fenomenal. Mengagumkan! Masih di daerah Nusa Tenggara Timur, tepatnya di pulau Komodo yang menjadi habitat Komodo (Varanus Komodoensis), spesies kadal purba terbesar di dunia yang secara alami hanya ada di Indonesia. “Ora” begitu penduduk asli pulau ini menyebutnya, hidup bukan hanya di pulau Komodo, tapi juga di pulau Rinca, Gili Motang dan Nusa Kode. Karena merupakan hewan langka dan diambang kepunahan maka Komodo dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo. Sebenarnya binatang eksotis yang sangat dilindungi tidak hanya komodo, kita bisa jumpai orangutan di Sumatera maupun Kalimantan, Bekantan di Kalimantan, Tarsius di Taman Nasional Tangkoko di Sulawesi Utara, burung Cendrawasih di Papua dan masih banyak lagi. Sementara untuk flora nya salah satu yang menakjubkan adalah Rafflesia Arnoldii, bunga terbesar di dunia ini tumbuh di Pulau Sumatera tepatnya di provinsi Bengkulu. Itu baru potensi wisata alam dan flora fauna yang dapat menjadi referensi tujuan liburan kita. Bagaimana dengan wisata sejarah dan budayanya? Indonesia hidup dalam sejarah yang sangat panjang. Banyak peninggalan sejarah bahkan sejak jaman prasejarah

FOTO: MAKHFUDZ FOTO: MAKHFUDZ

tersebar di negeri ini. Bukti-bukti peninggalan sejarah ini bisa kita jumpai di berbagai museum yang berdiri di hampir setiap kota di Indonesia. Salah satunya Museum Sejarah Jakarta atau yang sering dikenal dengan nama Museum Fatahilah yang menempati salah satu gedung tua peninggalan masa kolonial Belanda di kawasan wisata Kota Tua Jakarta. Di kawasan ini selain banyak peninggalan sejarah khususnya sejak jaman kolonial Belanda, kita bisa berkeliling menikmati keindahan gedung-gedung tua gaya arsitektur Belanda. Salah satu bukti sejarah akan budaya bangsa yang adiluhung nampak pada kemegahan candi Borobudur yang berada di Magelang, Jawa Tengah. Suasana sunyi dan magis begitu menyelimuti saat menginjakkan kaki di candi ini. Sebuah candi yang begitu besar berbentuk punden berundak yang terdiri dari enam tingkat. Menyusuri lorong-lorong candi yang telah berusia ratusan tahun dan penuh dengan relief ini menjadi pengalaman yang mengesankan. Pemandangan dari atas candi begitu indah, apalagi saat matahari terbit. Selain candi Borobudur, di Jawa Tengah juga ada candi Prambanan, candi Kalasan, candi Ratu Boko, candi Sambisari, candi Pandawa yang berada di dataran tinggi Dieng dan beberapa candi lainnya. Ini akan menjadi salah satu objek wisata yang mengesankan. Kehidupan masyarakat asli suatu daerah juga menjadi daya tarik wisata tersendiri. Berada di tengahtengah komunitas masyarakat yang masih memegang teguh adat dan budayanya dalam kehidupan sehari-hari akan memperkaya pengalaman dan pengetahuan kita. Sebut saja, Desa Lingga di Sumatera Utara, Kampung Naga di Jawa Barat, Desa Tenganan di Bali, Desa Bena dan Desa Sade di Nusa Tenggara Timur hingga kehidupan masyarakat asli Papua pasti akan menjadi pengalaman wisata yang unik dan menarik. Sekali lagi, semua destinasi wisata yang tertulis di sini barulah sebagian kecil dari potensi wisata bangsa Indonesia yang begitu luar biasa indah dan sangat beragam. Wah, jika semua potensi pesona wisata Indonesia dipaparkan di sini, meski seluruh halaman majalah dipakaipun tak akan cukup. Jadi bagaimana? Sudahkah Anda menyusun rencana liburan akhir tahun kali ini? Sudah siapkah menguntai pesona zamrud kathulistiwa menjadi rangkaian memori indah dalam album kenangan Anda? Jika belum, inilah saatnya! Teks: Ristiyono

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

63

64

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

65

66

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

67

SPECIAL Obin

Kesempurnaan Sebuah Kain

40 Tahun Obin Berkarya Teks & Foto: Toto Santiko Budi

68

LIONMAG DESEMBER 2012

(kiri) serba merah kebaya dan kain tampil trendi (tengah) tekstur kerut pada kain dikerjakan tangan (kanan) kombinasi menawan kain batik dan sepatu Doc Mart

Para model melangkah ringan bagaikan melenggang dan menari menyusuri lintasan catwalk berwana putih. Tubuh bagian atas mereka berhias kebaya trendi. Bagian bawah terbalut kain berwarna cerah memikat. Selendang dan kain batik yang tersampir di bahu berkelebat melayang ringan, seiring Kakikaki mereka yang lincah mengikuti irama musik. INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

69

Indonesia terbukti kaya akan kain berkualitas, sayangnya pada masa itu penggunaan kain tradisional nusantara terpinggirkan oleh serbuan tekstil produksi pabrik.

(kiri) Obin dan si “The Cloth Maker” yang jenius (kanan) Batik di tangan Obin menjadi sebuah karya seni

70

LIONMAG DESEMBER 2012

‘Time Traveler’ tema filosofis yang dipilih Josephine Komara (Obin) dan timnya dari Bin House dalam perhelatan Jakarta Fashion Week (JFW) 2013 lalu. “Saya sengaja masuk alam pikiran time traveler, hidup dari hari ke hari, mulai matahari terbit sampai bulan muncul. Dari tahun ke tahun, bekerja, bertemu orang-orang, menjadi saksi berbagai kejadian dan tahu-tahu sudah 40 tahun,” seperti dikutip dari pernyataan pers panitia seusai pertunjukan. Kali itu Bin House mempersembahkan 48 koleksi yang terbagi dalam empat bagian. Serba merah dalam celebration red, kebaya kasual untuk sehari-hari dalam Day to Day, siluet ala cheong sam dalam Indocin, dan terakhir tema wedding. Semua penuh pesona dan mengejutkan, sebagaimana senantiasa dilakukan oleh Obin dalam setiap pagelaran karyanya. Semua berawal dipertengahan tahun 1970-an, saat Obin mulai berburu, mengumpulkan dan mengoleksi kain-kain antik bermutu tinggi dari berbagai pelosok nusantara. Ia mendapati beragamnya jenis tenun dan batik. Tak hanya berburu kain, perempuan kelahiran Jakarta ini

juga berusaha menemukan para empu dan perajin pembuat kain tradisional yang masih ada untuk belajar teknik pembuatannya. Pada akhir 1970-an barulah ia mulai membuat kain. Indonesia terbukti kaya akan kain berkualitas, sayangnya pada masa itu penggunaan kain tradisional nusantara terpinggirkan oleh serbuan tekstil produksi pabrik. Kain tradisional yang dikerjakan dengan tangan tak bisa disamakan dengan pabrik. Tidak sekedar motif yang beragam tetapi juga teknik pembuatannya yang unik. Satu daerah berbeda dengan daerah lainnya. Batik, tenun ikat NTT, Songket Palembang, Songket Minang dan kain Endek Bali adalah di antara kain-kain tradisional yang memikatnya hingga kemudian menjadi inspirasi kreatifitas yang seakan mengalir tiada henti. Sudah sejak lama Obin jatuh hati pada batik. Ibu dan neneknya dalam keseharian pun selalu mengenakan batik. Sebuah kain yang mempunyai nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya dan kehidupan manusia Indonesia. Semenjak

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

71

Masa pengerjaan satu kain bisa berbulan-bulan bahkan mencapai satu tahun demi mengejar sebuah kesempurnaan. Alhasil batik dan tenun di tangannya menjadi kainkain kontemporer yang berseni dan tak ketinggalan jaman.

Bin House Jalan Purworejo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

72

LIONMAG DESEMBER 2012

lahir, menikah, melahirkan, hingga akhirnya meninggal kain selalu hadir menjadi pembungkus tubuh. Bahkan ada motif-motif tertentu yang harus dikenakan saat manusia menjalani siklus kehidupannya tersebut. Ada nilai-nilai fungsional dan filosofis padanya. Pada tahun 1986 ia mendirikan Bin House di Jakarta. Perempuan yang menyebut dirinya sebagai ‘Tukang Kain’ ini makin berkembang, ide-ide dan kreasi tak pernah surut. Sutera merupakan bahan yang mula-mula diekspolrasinya. Ia pun berkreasi dengan membuat batik di atas tenun. Kepiawaian membatiknya pun ia tampilkan dalam JFW lalu, saat batik-batik tersebut dibuat pada helaian kain yang sangat tipis. Berkat beragam keunikan karyanya itu berbagai penghargaan internasional telah ia raih. Semua kreasi kainnya dikerjakan dengan tangan. Sejak proses pembuatan kain hingga produksi busana dengan teknik jahit

tingkat tinggi dan rumit. Ribuan perajin pun terlibat dalam proses produksi, terdiri dari pemintal, penenun, pembatik, pencelup dan penjahit. Mereka tersebar di Jabotabek, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Masa pengerjaan satu kain bisa berbulan-bulan bahkan mencapai satu tahun demi mengejar sebuah kesempurnaan. Alhasil batik dan tenun di tangannya menjadi kain-kain kontemporer yang berseni dan tak ketinggalan jaman. Karya-karya Obin bersama sejumlah desainer yang tergabung dalam Bin House semakin mendapat apresiasi yang luas. Para penggemar fashion pun semakin tak ragu merogoh kocek dalam-dalam demi bisa mengenakan karya-karyanya. Antusiasme terhadap karya Obin dan Bin House tidak hanya terjadi di dalam negeri tapi bahkan hingga manca negara. Kabarnya beberapa selebriti Hollywood pun mengoleksi karyanya. Sebuah pengakuan nyata untuk sebuah kain yang sempurna.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

73

BAGAIMANA SEBUAH PERKARA DITANGANI DKPP ?

S

ejak dilantik Presiden pada 12 Juni 2012 hingga per 14 November 2012 lalu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah memproses 64 perkara pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu. Dari angka tersebut, sebanyak 30 perkara dinyatakan dismissal, 14 perkara telah diputus/ketetapan, 2 perkara dalam perbaikan pengaduan (BMS), serta 8 perkara lainnya dalam proses persidangan dan 10 perkara lainnya merupakan persidangan lanjutan. Sekadar informasi, Dari 14 perkara yang telah diputus (vonis) DKPP, sebagian besar dijatuhi sanksi "pemberhentian tetap" alias dipecat, yakni 3 dari 5 anggota KIP Aceh Tenggara, KPU Kota Depok, KPU Sultra, KPU Tulangbawang plus sekretaris yang direkomendasi ke Sekjen KPU untuk dikenai sanksi, dan Panwaslu DKI Jakarta. Sesuai ketentuan UU No 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu, DKPP dibentuk untuk menegakkan dan menjaga kemandirian, integritas, dan kredibilitas penyelenggara Pemilu. Secara lebih spesiik, DKPP memiliki tugas dan wewenang untuk memeriksa, mengadili, dan memutus pengaduan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu, dengan Teradu anggota KPU, anggota Bawaslu, termasuk sekretariat, dan jajaran di bawahnya. Pada hakikatnya dugaan pelanggaran kode etik diselesaikan melalui prinsip-prinsip selayaknya peradilan lazimnya, dengan menempatkan Peraturan Bersama KPU, Bawaslu, dan DKPP No. 13 Tahun 2012, No. 11 Tahun 2012, dan No. 1 Tahun 2012 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu sebagai "hukum materil"-nya, serta Peraturan DKPP No. 2 Tahun 2012 tentang Pedoman Beracara Kode Etik Penyelenggara Pemilu sebagai "hukum formil"-nya. Sekurang-kurangnya terdapat empat langkah dalam mekanisme penyelesaian pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu. Pertama, verifikasi administrasi. Ketika menerima pengaduan, DKPP tidak sertamerta menyidangkannya. Tetapi terlebih dahulu akan dikaji oleh sekretariat DKPP. Verifikasi administrasi dimaksud setidaknya meliputi jelasnya identitas Pengadu, Teradu, barang bukti dengan

74

LIONMAG DESEMBER 2012

minimal dua alat bukti, uraian kejadian mengenai tindakan/sikap Teradu, yakni waktu perbuatan dilakukan (tempus), tempat perbuatan dilakukan (locus), perbuatan yang dilakukan (focus), dan cara perbuatan tersebut dilakukan (modus). Kedua, pemeriksaan dalam persidangan. Dalam persidangan DKPP, Pengadu diberi kesempatan menyampaikan pokok aduannya. Usai itu kepada Teradu juga diberi kesempatan seluas-luasnya untuk membela diri terhadap Tuduhan yang disampaikan Pengadu. Apabila diperlukan, baik Pengadu maupun Teradu dapat menghadirkan saksi-saksi termasuk keterangan ahli di bawah sumpah serta keterangan pihak Terkait lainnya. Demikian agenda persidangan yang digelar DKPP selama ini. Sudah barang pasti, di dalam persidangan DKPP, diperiksa pula barang-barang bukti termasuk dua alat bukti, yakni dapat berupa keterangan saksi, keterangan ahli, surat/tulisan, petunjuk, keterangan para pihak, dan data atau informasi yang dapat dilihat, dibaca, dan/atau didengar yang dapat dikeluarkan dengan/tanpa bantuan suatu sarana, baik yang tertuang di atas kertas, benda fisik apa pun selain kertas, maupun yang terekam secara elektronik atau optik yang berupa tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, huruf, tanda, angka, atau perforasi yang memiliki makna. Ketiga, pleno penetapan Putusan. Setelah dirasa cukup memeriksa keterangan para pihak serta bukti-bukti/dokumen yang ada, Majelis Sidang DKPP akan menilai duduk perkara yang sebenarnya, merumuskan dan menyimpulkannya, hingga

akhirnya memberi Putusan. Penetapan putusan diambil dalam rapat pleno DKPP, yang dilakukan secara tertutup. Dalam pleno tersebut DKPP mendengarkan pertimbangan/pendapat tertulis para anggota DKPP untuk selanjutnya diputuskan secara musyawarah mufakat/berdasarkan suara terbanyak. Apabila terjadi perbedaan menyangkut hal ikhwal yang luar biasa, setiap anggota majelis yang berpendapat berbeda dapat menuliskan pendapat yang berbeda (dissenting opinion). Keempat, Putusan. Putusan DKPP dibacakan di dalam suatu persidangan dengan memanggil pihak Teradu dan Pengadu. Amar putusan DKPP dapat menyatakan, apakah: (1) Pengaduan tidak dapat diterima; (2) Teradu terbukti melanggar; atau (3) Teradu tidak terbukti melanggar. Apabila amar putusan dinyatakan terbukti melanggar, DKPP menjatuhkan sanksi: Teguran Tertulis, Pemberhentian sementara, atau Pemberhentian tetap. Namun apabila Putusan dinyatakan sebagai tak terbukti, DKPP merehabilitasi pihak Teradu. Bahwa dengan merujuk ketentuan Pasal 112 ayat (12) UU No 15 Tahun 2011, Putusan DKPP bersifat final dan mengikat, serta sesuai Ketentuan Pasal 8 ayat (4) huruf k, Pasal 9 ayat (4) huruf k, dan Pasal 10 ayat (4) huruf k, dan Pasal 112 ayat (13) UU No 15 Tahun 2011, dan dengan memenuhi ketentuan Pasal 73 ayat (3) huruf b angka 12 UU No 15 Tahun 2011, KPU dan jajarannya wajib melaksanakan Putusan DKPP dan Bawaslu bertugas mengawasi pelaksanaan Putusan DKPP ini. (advertorial)*

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

75

DESTINATION Cibodas

Kebun Raya Cibodas

If Paradise Still Exist

Di ketinggian 1.300 m dari permukaan laut, kebun raya ini menyimpan kekayaan botani disalut panoramanya yang cantik. Belum lagi “tetangga�nya, air terjun Cibeureum yang membuat kita betah berlama-lama di situ. Teks & foto: Gegen

76

LIONMAG DESEMBER 2012

Koleksi keluarga tanaman kaktus di rumah kaca Cibodas

M

encari tempat rekreasi untuk keluarga dimana kita bisa menghirup udara segar, tapi punya kandungan sains dan edukasi memang tidak mudah. Tapi sebenarnya bagi yang bermukim di kawasan Jabodetabek ada pilihan yang menarik, yakni Kebun Raya Cibodas. Kata “menarik” sebenarnya terlalu generik, karena Cibodas lebih dari itu. Kalau tak percaya, simak pernyataan ADr. FW Went, seorang ahli fisiologi tumbuhan asal Jerman yang lama bermukim di Indonesia yang memberi predikat Cibodas sebagai salah satu sorga dunia. “If paradise still exist on earth, Cibodas must have been part of

it,” demikian pernyataan Went. Itu bukan basa-basi lantaran Cibodas bukan hanya sarat dengan pemandangan cantik tapi ada hal lain yang lebih penting. Dilihat dari usianya yang sudah 160 tahun, kebun raya ini telah menempatkan posisinya sebagai kawasan konservasi yang sangat ideal bagi pertumbuhan tanaman dataran tinggi basah, temperate maupun tanaman sub tropik. Jadi sangat beralasan bila UNESCO dengan MAB pada tahun 1977 menetapkan Kebun Raya Cibodas dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) sebagai satu dari enam cagar biosfer yang ada di Indonesia selain Tanjung Putting, Lore Lindu, Siberut, Gunung Leuser dan Pulau Komodo dan dikunjungi satu juta orang tiap tahunnya.

Dengan luas 125 hektar di ketinggian 1.300-1.425 meter dari permukaan air laut, kebun raya ini mengakomodasi 1.162 tanaman koleksi kebun, 360 jenis anggrek, 289 jenis kaktus, 22 jenis koleksi tanaman sukulen, dan 103 jenis tanaman paku-pakuan. Terdapat pula koleksi taman-taman seperti Rhododendron Garden, Sakura Garden, Taxus Garden dan koleksi tanaman eksotik lainnya. Dari sejumlah koleksi tersebut, 114 di antaranya berasal dari Jawa Barat dan di antaranya merupakan tanaman langka. Letak Kebun Raya Cibodas memang strategis yakni di jalur wisata utama antara Puncak Pass dan Cipanas, Jawa Barat. Kalau berkendara dari arah Bogor ke Cipanas, terdapat belokan menanjak INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

77

ke kanan, mengarah ke kaki Gunung Gede dan Pangrango. Ya, Kebun Raya Cibodas memang sekaligus gerbang bagi pendakian ke Gunung Gede dan Pangrango, meski pintunya berbeda. Dari gerbang masuk utama sebelah barat, sebelum menuju ke tempat parkir kita dapat menikmati keindahan pemandangan disekitar kolam air mancur. Setelah itu dengan berjalan kaki kita dapat melihat beraneka pemandangan dan berbagai macam tanaman eksotik, baik di luaran maupun yang di dalam rumah kaca, atau bisa langsung menuju air terjun Ciismun melewati jalan setapak, sambil menikmati kicauan suara burung. Sementara dari pintu masuk utama sebelah timur, kita bisa melihat koleksi bunga sakura, taman Rhododendron, jalan air dan air terjun Cibogo sambil meneruskan perjalanan ke arah selatan, setelah itu kita akan melewati koleksi sekitar 150 tanaman obat.

AIR TERJUN CIBEUREUM Di sisi lain kawasan Kebun Raya Cibodas adalah pintu masuk ke Taman Nasional Gede Pangrango. Inilah salah satu basis pendakian menuju Gunung Gede ataupun Pangrango. Jarak air terjun ini dari pintu masuk taman nasional sekitar 2,8 kilometer yang bisa ditempuh dalam jalur pendakian selama lebih kurang satu jam. Di sepanjang jalur ini sudah bisa kita rasakan suasana yang dingin dan lembab dari iklim pegunungan dan hutan hujan tropis. Termasuk berbagai macam pohon, bungabungaan dan sungai kecil yang dingin dan jernih. Jalur ini mudah diikuti karena penunjuk arahnya

jelas. Meski menanjak, ada beberapa pos yang bisa kita singgahi untuk beristirahat. Di kilometer 1,5 kita akan menjumpai Telaga Biru. Saat yang paling tepat mengunjungi Telaga Biru adalah ketika matahari bersinar di saat itu air di telaga ini akan terlihat biru saat terpapar sinar matahari. Ganggang biru lah yang menyebabkan air disini terlihat biru. Namun air di Telaga Biru tak selalu biru, terkadang berwarna hijau atau kecokelatan, tergantung pada banyaknya ganggang yang saat itu mendiami telaga. Untuk para penggemar fotografi, ada satu spot menarik untuk memotret pesona Gunung Gede Panggrango. Tempatnya adalah saat kita meniti jembatan kayu sepanjang satu kilometer. Dari jembatan ini, Gunung Gede Pangrango terlihat kokoh berdiri dan sesekali awan turun menutupinya. Usai melewati jembatan kayu, lagilagi kita bertemu dengan jalanan berbatu sampai persimpangan rute, Belok kiri menanjak keatas adalah menuju puncak Gunung Gede dan Pangrango, sementara bila lurus agak menurun akan membawa kita ke air terjun Cibeureum.—yang sudah terdengar sayup gemuruhnya. Pesona air terjun Cibeureum tak hanya pada derasnya air yang mengucur dari ketinggian 50 meter, tapi juga lumut merah atau spagnum gedeanum yang tumbuh endemik di sekitaran air terjun. Di area ini juga ada air terjun lainnya yang berukuran lebih kecil. Masing-masing adalah air terjun Cidendeng,dan air terjun Cikundul. Sangat menyenangkan berwisata disini. Sebenarnya, air terjun Cibeureum justru paling pendek dibanding

(atas)Dalam setahun setidaknya kawasan ini dikunjungi satu juta orang (hal 79) Jalur Cibodas ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango senantiasa menarik bagi penggemar fotografi

78

LIONMAG DESEMBER 2012

“If paradise still exist on earth, Cibodas must have been part of it,” kedua yang lainnya, meski paling terkenal. Namun letaknya lebih terbuka dan dekat shelter sehingga lebih banyak dikerumuni. Nama Cibeureum berasal dari bahasa Sunda yang berarti sungai merah. Nama ini diambil dari nuansa merah dinding tebing yang terbentuk dari lumut merah yang tumbuh secara endemik. Di sebelah kanan air terjun Cibeureum adalah air terjun Cidendeng, Ukurannya lebih tinggi dan langsing.  Airnya melintasi tebing batu-batu trap dan jatuh menimpa lereng tebing yang berlumut. Sedang yang paling kanan adalah air terjun Cikundul, letaknya yang sangat tinggi dan agak tersembunyi di ceruk dua tebing. Ketiga curug ini memiliki ketinggian antara 40-50 meter dan berada di ketinggian 1.675 m dari permukaan laut.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

79

80

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

81

82

LIONMAG DESEMBER 2012

Kami siap memenuhi kebutuhan modal kerja, apapun jenis usaha Anda

Kami menyediakan fasilitas kredit untuk usaha mikro dan kecil melalui berbagai pilihan pembiayaan sesuai dengan kebutuhan Anda. Persyaratan mudah, proses cepat dan bunga rendah dengan jaminan BPKB. Hubungi segera kantor cabang kami yang terdekat. Kantor Pusat PT Pegadaian (Persero) Jl. Kramat Raya No.162 Jakarta 10430, Indonesia Tel. (021) 314 8486 (Direct), 315 5550 (Hunting) Fax. 314 8486 www.pegadaian.co.id

Pegadaian Pusat

@Pegadaian INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR 83

DESTINATION PACITAN

Tutup Tahun di Pacitan

84

LIONMAG DESEMBER 2012

Siapa sudah pernah ke Pacitan? Kalau Anda seperti saya, harusnya jawabnya mungkin belum. Atau jarang sekali. Jujur saja, kota yang jauh dari mana-mana ini lebih dikenal karena inilah kota asal Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal ada banyak sekali alasan mengapa ia sangat layak dikunjungi! Teks & Foto: Paul I.Zacharia

K

ami sekeluarga mencoba memilihnya untuk berakhir tahun - suatu keputusan yang tidak mudah! Umumnya semua orang mencari acara yang berkesan dalam saat pergantian tahun di hotel berbintang. Tapi benarkah harus demikian? Ternyata mengunjungi tempat yang tidak dikenal bisa membawa suasana yang sangat mengesankan. Kami sekeluarga sangat menikmati Pacitan dengan kekayaan destinasi wisatanya yang luar biasa. Ternyata kota kabupaten yang ada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah ini memiliki banyak sekali pantai dan gua-gua kapur yang dahsyat pesonanya. Selama ini memang yang dikenal dari Pacitan hanya Gua Tabuhan, dimana penduduk memukul stalaktit dan stalagmit sebagai gamelan. Tapi ada Gua Gong yang dapat diklaim sebagai gua kapur yang terindah di tanah air. Lorong dan interiornya sangat lengkap dan akbar formasi stalagtit dan stalagmitnya. Sangat representatif untuk dijual untuk turis mancanegara. Saat ini sudah dibuatkan selasar beton berpagar untuk memasuki pusaka alam yang luar biasa ini. Sayang

penerangannya masih sangat terbatas dan malah menyilaukan pengunjung karena sumber sinarnya terekspos. Seharusnya seperti di seluruh gua-gua di dunia, penyinaran selalu disembunyikan untuk memberi kesan pantulan indirek. Gua-gua terkenal lainnya adalah Gua Kalak dan Luweng Jaran. Kembali lagi tentang kota. Pacitan memang hanya bisa dijangkau dengan kendaraan bermotor. Jarak dari Madiun adalah 101 km ke selatan. Kami dari Malang menempuh jalur Blitar – Tulungagung – Ponorogo. Untungnya walau jalan cukup berkelok, kami menyukai alam yang sangat memikat sepanjang sungai Grindulu. Suatu catatan, kalau mau keluar dari Ponorogo sudah harus makan, karena sepanjang perjalanan sejauh 70 km an tak ada restoran yang dijumpai. Bersyukur pada penghujung tahun kami ternyata masih sempat mengantar turunnya surya terakhir di Pantai Teleng Ria, yang hanya berjarak 5 km dari tengah kota. Karena itu pantai ini menjadi lokasi rekreasi terfavorit warga kota. Pantai Teleng Ria yang berupa teluk ini sangat landai dan berpasir

lembut. Banyak sekali keluarga yang bercengkerama karena memang garis pantai yang sangat panjang ini sangat aman dan pemandangannya sangat leluasa. Kami jadi sadar juga betapa beberapa pantai ‘baru’ kini makin terkenal, seperti Pantai Watu Karung, Pantai Srau, dan Pantai Klayar. Yang terakhir ini sangat kuat prospeknya, karena formasi tebing karangnya yang dramatis. Kami bersyukur karena kalau matahari terakhir dihabiskan di Pantai Teleng Ria, sunset perdana tahun barunya kami nikmati di Pantai Klayar yang permai. Hanya sayangnya disini sangat berbahaya untuk bermain di perairan karena kekuatan ombaknya. Malam Tahun Baru dimanapun diantisipasi dengan bergairah. Hotel kami kebetulan sangat dekat dengan alun-alun kota dimana sudah disiapkan panggung gembira. Seperti biasanya, kantor kabupaten yang menghadap alun-alun menjadi lokasi pelontaran kembang api pada countdown. Yang menambah kemeriahan adalah kendaraan kayuh yang disebut SEPEDA CINTA, yaitu sepeda bersama yang dihias dengan lampu

(atas) Terompet Tahun Baru memeriahkan semua sepeda cinta (bawah) Senja menjelang turun di pantai Teleng Ria yang luas

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

85

warna-warni berkelap kelip. Sewanya untuk mengelilingi alun-alun sebesar Rp.10,000,- cukup murah untuk menghabiskan tahun baru. Sementara musik dangdut berkumandang di alun-alun, kami ikut larut dalam sukacita mengayuh sepeda cinta kami. Pas sekali judulnya adalah LOVE, yang mungkin didesain untuk pasangan yang berpacaran! Menjelang tengah malam makin banyak orang berduyun-duyun memenuhi alun-alun yang cukup rapi. Para penyanyi dangdut dalam balutan busana yang ketat dan sexy bergantian menyanyi di bawah sorotan lampu pentas dan ribuan pasang mata – sebagian besarnya pria tentunya. Saat kembang api akhirnya bergantian membelah angkasa,

tampak suatu pemandangan menarik: nyaris semua warga merekam peristiwa itu dengan HP masing-masing! Hampir tak ada orang memotret dengan kamera! Sungguh mengharukan bagaimana mereka ingin membawa sekelumit kegembiraan itu dalam ponsel masing-masing! Keesokan harinya, saat kota masih tertidur, terasa sekali keasrian kota yang sangat terpencil ini. Masjid Agung ‘Daarul Faalah’ yang sedang mencapai tahap finishing tampak sangat megah. Dengan pilar bergaya Timur Tengah dan kaligrafi terukir di berbagai elemen kubah plafon akbar, masjid ini menuai kekaguman pada desain yang mempesona. Kantor Bupati di sekitar menghadap halaman

(atas) Jalan raya yang asri di depan kantor kabupaten menghadap alun-alun. (bawah) Rumah masa kecil presiden SBY yang tenang dan asri. (kanan) Masjid Agung Daarul Falah di depan alun-alun kota sedang difinishing touch.

86

LIONMAG DESEMBER 2012

rumput yang luas dan rapi. Kesunyian daerah pusat kota ini membawa melankoli tersendiri pada kota yang seharusnya menjadi jujukan wisatawan. Sebelum ke Gua Gong dan pantai Klayar kami menyempatkan untuk melongok rumah masa kecil SBY, yang lahir di Tremas, Arjosari, Pacitan. Seperti rumah-rumah lain, suasana lingkungan dengan parit di sepanjang jalan cukup asri dan tenang, walau ada di salah satu jalan utama. Sebetulnya yang paling dibutuhkan oleh kota Pacitan ini adalah sebuah lapangan terbang, karena lokasinya yang terisolir. Memang harus diakui betapa kondisi geografis yang membuatnya tidak mudah untuk dikunjungi. Semoga ada gagasan untuk membuka bandara yang pasti akan memakmurkan seluruh kawasan yang sangat luas ini. Mumpung SBY masih memerintah!

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

87

Masyarakat Muslim Internasional Sambut Baik Komitmen Indonesia dalam Pemajuan dan Perlindungan Hak-hak Perempuan

I

ndonesia, sebagai salah satu negara Muslim terbesar di dunia, kembali menjadi sorotan mata dunia Internasional. Bagaimana tidak, pada 4 - 6 Desember 2012 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Indonesia diberikan kepercayaan oleh seluruh masyarakat Muslim Internasional untuk menyelenggarakan Pertemuan Keempat Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengenai Peran Perempuan dalam Pembangunan di NegaraNegara Anggota OKI (the Fourth Ministerial Conference on the Role of Women in Development of Organization of Islamic Cooperation Member States). OKI merupakan organisasi intergovernmental terbesar setelah PBB yang saat ini beranggotakan 57 negara berpenduduk Muslim dari berbagai kawasan. OKI telah memainkan peran penting dalam menyuarakan kepentingan bersama masyarakat Islam di dunia dengan semangat memajukan perdamaian dan keselarasan diantara warga dunia. Kerangka dialog dalam OKI juga memberikan perhatian pada isu-isu global yang menjadi kepentingan masyarakat internasional saat ini, termasuk isu perempuan. Menurut Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Meneg PP & PA), Linda Amalia Sari, dipercayanya Indonesia sebagai tuan rumah, menunjukan apresiasi masyarakat Muslim Internasional atas peran yang dimainkan Indonesia di dunia internasional selama ini sebagai Negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Negara demokrasi dan Negara Islam moderat yang memiliki komitmen dalam pemajuan dan perlindungan hak-hak perempuan. “Selama ini, suara Indonesia selalu didengar dalam kerangka dialog OKI karena kemajuan yang dicapai Indonesia,” ujar Linda. Mengangkat tema “Strengthening Women’s Participation and Roles in Economic Development in OIC Member States”, konferensi yang sebelumnya telah diselenggarakan di Turki, Mesir dan Iran ini akan dihadiri oleh negara-negara anggota OKI, Sekjen OKI, Under Secretary General/Executive Director UN-Women, perwakilan dari badan-badan subsider OKI, serta para pengamat dan tamutamu undangan lainnya. Adapun tema Konferensi diangkat dengan mengadopsi Deklarasi Teheran yang sebelumnya telah dihasilkan dalam KTM OKI ke-3 pada 19 – 21 Desember 2010 di Teheran, Republik Islam Iran. Dalam Deklarasi ini diungkapkan bahwa negara-negara anggota berjanji untuk mempromosikan peran perempuan dalam keluarga dan memperkuat peran mereka dalam pembangunan ekonomi

88

LIONMAG DESEMBER 2012

di negara masing-masing. Indonesia, pada KTM kali ini, menyuarakan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi hak perempuan dan mendorong adanya partisipasi penuh perempuan dalam pembangunan. Indonesia juga akan mengangkat isu pembangunan ekonomi mengingat sebagian besar negara anggota OKI merupakan negara berkembang dan memiliki tantangan yang hampir serupa terkait peran dan partisipasi perempuan di bidang ekonomi, khususnya kesempatan ekonomi bagi perempuan baik dalam memperoleh pekerjaan, akses finansial dan sumber daya produktif, maupun dalam konteks migrasi. Selain itu, peningkatan kemampuan ekonomi perempuan telah terbukti berdampak positif bagi kesejahteraan keluarganya dan komunitasnya. Lebih lanjut lagi, kondisi tersebut dapat memberikan multiplier effect pada pengembangan kapasitas perempuan di bidang-bidang lainnya seperti pendidikan, kesehatan dan politik. “Saya berharap, Konferensi ini dapat memperkenalkan kebijakan-kebijakan terkait pemberdayaan dan perlindungan perempuan dalam rangka mewujudkan kesetaraan gender kepada Negara-negara anggota OKI”, ujar Meneg PP&PA. Harapan lainnya, Indonesia dapat menjadi role model bagi Negara-negara anggota OKI lainnya baik dibidang ini maupun bidang-bidang lainnya. “Negara-negara Islam seperti Afganistan dan Palestina, sudah menyatakan minatnya untuk meminta bantuan Indonesia meningkatkan kapasitas penduduknya melalui berbagai pelatihan ekonomi mikro dan kreatif,” tambah Meneg PP & PA. Konferensi ini diharapkan juga dapat menunjukan bahwa kemajuan bangsa Indonesia adalah nilai lebih untuk kemandirian dan kemajuan bangsa yang respek pada keberagaman dan menghormati HAM, khususnya hak-hak perempuan. “Khusus di bidang pembangunan ekonomi, kami ingin tunjukan betapa signifikan peran perempuan dan betapa besar dukungan pemerintah. Salah satunya adalah penyediaan medium pemasaran usaha produktif perempuan melalui berbagai pameran ekonomi kreatif contohnya Pameran Ketumbiri dalam rangkaian peringatan Hari Ibu ke-84.” Pada akhir konferensi ini, diharapkan dapat dihasilkan Jakarta Declaration dan sejumlah rekomendasi kunci yang menegaskan komitmen bersama negara anggota OKI di bidang pemajuan peran dan partisipasi perempuan dalam pembangunan. “Kami, atas nama bangsa Indonesia, sangat mengharapkan Jakarta Declaration dapat terwujud dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujar Meneg PP & PA. Jakarta Declaration adalah titik pijak pertama untuk memajukan pemberdayaan perempuan dalam

pembangunan ekonomi tingkat Internasional di masa yang akan datang. Deklarasi ini merupakan simbol persatuan negara-negara Islam di dunia yang saling bahu membahu untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik di dunia, khususnya bagi kaum perempuan. “Semoga apa yang selalu kita upayakan bersama ini, akan membawa kemajuan bagi sejarah umat manusia di seluruh dunia”, ujar Meneg PP & PA. Presiden Susilo Bambang Yudoyhono (SBY) berencana membuka KTM OKI ke-4 pada 4 Desember 2012 di Istana Negara. Turut hadir dan memberikan sambutan, Sekjen OKI Prof. Ekmeleddin Ihsanoglu, Under Secretary General/Executive Director UN-Women, Michelle Bachelet, yang juga mantan Presiden Chile, selaku pejabat tertinggi di PBB dalam isu perempuan, dan juga Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari selaku Ketua Sidang KTM OKI ke-4. KTM OKI ke-4 telah menjadi forum penting bagi negara-negara anggota OKI untuk berbagi praktek terbaik mereka dalam meningkatkan kerjasama dan mempromosikan partisipasi, peran, dan hak-hak perempuan pada semua aspek kehidupan, termasuk pembangunan ekonomi. Tujuan Konferensi ini pun sejalan dengan tujuan OKI dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh seluruh umat. Pada kesempatan yang sama, negaranegara anggota juga mengkaji perkembangan implementasi Rencana Aksi OKI untuk Pemajuan Perempuan (OIC Plan of Action for the Advancement of Women) yang sebelumnya disepakati di Kairo – Mesir pada 2008 lalu. (advertorial)*

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

89

90

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

91

PHOTO GALLERY MYANMAR

92

LIONMAG DESEMBER 2012

Myanmar

TEKS & FOTO: MAKHFUDZ SAPPE

Menyusuri Myanmar, negeri seribu pagoda, dari Yangon yang mulai berbenah menyongsong investor sampai hamparan ribuan pagoda di Bagan atau ketenangan air danau Inle dengan nelayan yang mengayuh perahu menggunakan kaki, Myanmar menyimpan banyak misteri yang mengundang wisatawan.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

93

94

LIONMAG DESEMBER 2012

Aktivitas keseharian tiga biksu muda di Pagoda Shwezigon yang memiliki lorong panjang ciri khas pagoda ini. Sementara dua orang Biksu muda berkeliling diantara para pedagang

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

95

Rumah-rumah panggung tempat tinggal suku Intha yang berjejer di atas danau Inle yang terletak di Nyaungshwe Township, di distrik Taunggyi Propinsi Shan. | Keceriaan anak-anak sedang menikmati segarnya buah semangka di lorong Pagoda Shwezigon.

96

LIONMAG DESEMBER 2012

Seorang wanita dari suku Kayan Lahwl atau disebut juga suku Padaung dengan kalung-kalung logam yang melilit leher. | Senyum cerah dua wanita Myanmar dengan latar belakang Pagoda Shwezigon dengan warna kuning emas. | Tradisi unik suku Intha adalah mendayung sampan bukan dengan tangan melainkan dengan kaki. | Patung Buddha berlapis emas setinggi lebih dari 20 meter ini terdapat di dalam Pagoda Ananda.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

97

Cahaya mentari keemasan menyiram deretan pagoda di Bagan saat sunset tiba. Di area ini terdapat lebih dari 2000 pagoda yang tersebar di antara pepohonan hijau.

98

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

99

100

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

101

102

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

103

POSTCARD

Jember

TANJUNG PAPUMA Pantai Tanjung Papuma terletak di kabupaten Jember, Jawa Timur. Pantai ini dapat ditempuh sekitar 1 jam dari kota Jember. Selain pantai di Tanjung Papuma terdapat juga bukit dan hutan yang dikelola dan dipromosikan oleh Perhutani Jawa Timur. Sebelum memasuki kawasan pantai kita dapat melewati area hutan yang sebagian besar merupakan hutan jati. Selain keindahan panorama kita bisa mendapatkan kehidupan nelayan lokal di senja. Beberapa jam sebelum matahari terbenam, nelayan lokal selalu tampak menarik perahu dan hasil tangkapan mereka. Tanjung Papuma adalah lokasi yang sangat indah untuk dikunjungi oleh setiap Wisatawan dan para Photographer. Adhy Gunawan

104

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

105

Pulau Jeju, Korea Selatan

AIR TERJUN JEONGBANG Jeongbang, Cheong Cheonjion dan Cheojeyon , merupakan 3 (tiga) air terjun besar yang terdapat di Pulau Jeju, tetapi hanya air terjun Jeongbang yang masuk dalam Yeongjusipgeong (sepuluh keindahan Pulau Jeju). Dengan tinggi yang mencapai 23 meter, air terjun ini mempunyai daya tarik yang unik, karena jatuhnya tepat dibibir pantai dang langsung kelaut, banyak pendapat mengatakan hal seperti itu hanya satu satunya di Asia. Joel Mochammad

Jepang

Kolam Aoike Kolam Aoike yang jernih dan berwarna kebirubiruan. fenomena alam ini belum berhasil dijelaskan secara ilmiah oleh para ahli. Dari warna air itulah nama Aoike berasaldalam bahasa Jepang, . Aoike berarti kolam biru. kolam ini terletak di dalam kawasan cagar alam Shirakami Sanchi yang termasuk warisan dunia UNESCO yang masuk dalam wilayah prefektur Aomori.

Mohamad Imam Santosa

Kirimkan foto Anda beserta cerita di balik foto tersebut ke email : postcard.lionmag@gmail.com

106

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

107

108

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

109

110

LIONMAG DESEMBER 2012

Aromatherapy Roll On Minyak Angin Aromatherapy untuk membantu mengurangi rasa nyeri ringan, pusing, gejala mamsuk angin, mual, perut kembung dan mabuk perjalanan.

Tersedia varian Lemon, Lemon Extra Hot, Peppermint, Peppermint Extra Hot, Lavender, & Green Tea

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

111

GALLERY

It’s Time to SUNBATHE Pantai menjadi salah satu tempat favorit untuk berlibur. Waktunya untuk bersenang-senang sambil berjemur di bawah terik sang mentari. Meski di pantai, tentu kita ingin tetap terlihat trendi. Nah, Ripcurl dan INSIGHT bisa menjadi referensi untuk mewujudkannya. Ok, It’s Time to SUNBATHE...

112

LIONMAG DESEMBER 2012

INSIGHT Border Crossing Bonker, INSIGHT Tropico Reg Tri, Isis Fedora, JUICE EMATIC LBGT Get Lost Gym Bag Black All, Rip Curl Avalon, Rip Curl Montezuma Oversized Leather Wallet, Rip Curl OG 4, Rip Curl Pro Beach, RIp Curl Shelly, Tiki Goddess Beach Dress (tersedia di Planet Surf store)

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

113

GALLERY

114

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

115

116

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

117

GALLERY

Torch Flux Backpack

Sebagai Penanda di Malam Hari

Lemari Sekaligus Ruang Kerja Blackhawk Secretary merupakan sebuah lemari yang dindingnya dilapisi alumunium, sehingga tampak seperti lemari baja yang kokoh. Dengan lemari sekaligus ruang kerja ini segala sesuatu dapat menjadi lebih mudah untuk semua kebutuhan kantor. Pada lemari ini di dalamnya terdapat laci dan beberapa ruang untuk menaruh komputer maupun buku yang terbuat dari kayu dilapisi kain kanvas hitam. Selain tidak repot jika harus pindah kantor, barang-barang di dalamnya pun juga sangat nyaman dan terjaga.

Hop “Koper Pintar Yang Mengikuti Pemiliknya� Hop merupakan sebuah koper yang mengadopsi teknologi terkini untuk mengurangi kerepotan perjalanan wisata Anda. Di dalamnya terdapat 3 sensor yang tersingkron ke smartphone Anda melalui bluetooth. Teknologi ini secara pintar melakukan pelacakan sinyal dari telepon untuk menentukan lokasi Anda. Kemudian mikroprosesor mengambil alih dan mengarahkan sinyal di smartphone Anda dengan yang ada di koper untuk terus menguntit Anda dari belakang.

118

LIONMAG DESEMBER 2012

Torch Flux Backpack, merupakan sebuah tas unik dan berbeda dari yang lainnya. Pada bagian belakang tas ini dilengkapi sinyal yang bisa memancarkan cahaya unik LED di malam hari, sehingga pengguna akan jauh lebih aman ketika hendak pulang di malam hari, pasalnya ketika berjalan atau bersepeda Torch Flux Backpack bisa menjadi penanda Anda pribadi. Tak hanya itu, tas ini juga merupakan ransel yang tahan air. Terbuat dari bahan 1000 Denier Cordura Nylon dibagian luar, serta terdapat panel serat optik LED yang memiliki ketebalan 1 mm dengan baterai terkonektivitas melalui USB sebagai isi ulangnya, dan mampu bertahan 2 hingga 5 jam.

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

119

GALLERY

Mondo

Wi-Fi Music Player

Sekuter Listrik Lipat ‘SEKUTO’ Skuter stylist dengan kualitas tinggi ini sudah diakui oleh dunia internasional, dengan standard EPA dan sudah digunakan di negara Eropa dan Amerika . Merupakan Sekuter Gas Pertama di Dunia dengan 2 speed Gearbox dan tentu saja ramah lingkungan. Tersedia dua varian yaitu SEKUTO 500W dan 1000W dengan pilihan warna biru dan merah. Kecepatan maksimal 33 km/jam untuk SEKUTO 500W, sementara SEKUTO 1000W bisa mencapai 42 km/jam dengan jarak tempuh sejauh 22 km. Mudah dibawa kemanapun keluarga Anda pergi, karena bisa dilipat sehingga tidak memakan tempat di bagasi mobil. Sangat cocok untuk dibawa menemani liburan Anda di tempat wisata, taman, juga bisa dipakai diareal besar seperti resort, perhotelan dan juga pabrik besar. 

MondoWi-Fi Music Player merupakan sebuah alat yang dapat terhubung dengan perangkat musik menggunakan wireless, sehingga Anda hanya perlu mengontrol musik yang dimainkan dengan koneksi Wi-Fi di tempat tanpa harus beranjak. Terdapat layar warna LCD 3.5inc dengan 5 pilihan pengaturan alarm, tombol snooze, 30 pengaturan backlight, dan kualitas suara yang tak perlu diragukan lagi. Selain dapat memutarkan musik dari perangkat Anda, juga dapat memutarkan radio. Terdapat 2 pilihan warna yaitu hitam dan putih. Mondo Wi-Fi Music Player dapat memutarkan radio-radio dari seluruh belahan dunia. Selain itu Anda juga dapat memainkan musik yang terhubung dengan Mando dari Pc, Mac, atau dari koneksi musik di ponsel Anda.

Kolaborasi Antara Dompet dan Kunci Dalam Keylet Keylet adalah kolaborasi antara dompet dengan tempat kunci, yang mana Anda dapat menjepit uang dan berbagai kartu kredit dengan Keylet serta dapat Anda pasangkan juga beberapa kunci seperti kunci rumah, kendaraan, pager dan lain-lain. Menggunakan Keylet terbilang praktis dengan ukurannya yang kecil juga tipis dan memiliki fungsi yang sangat besar.

120

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

121

122

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

123

CULINARY

Aneka Soto TEKS: Bondan Winarno | FOTO: RISTIYONO

A

pa bedanya soto dengan coto? Soto dibuat dari daging sapi, coto dari daging capi. Hahaha! Ya, tentu saja itu hanya candaan. Tetapi, itu adalah canda yang menyadarkan kita bahwa Indonesia sangat kaya dengan ragam soto. Bukan saja resep dan sentuhannya yang penuh kebhinekaan, tetapi namanya pun beda-beda. Ada soto, sroto, coto, tauto, saoto, dan lain-lain. Lalu, bagaimana pula kita membedakannya dari sup atau sop? Semula ada gagasan untuk mengelompokkan yang pakai santan disebut soto, sedangkan yang berkuah bening disebut sop. Tetapi, itu tentu tidak adil terhadap berbagai soto berkuah bening yang sudah established sebagai soto, misalnya: soto ayam dari Lamongan, soto Banjarmasin, soto Padang, dan lain-lain. Mungkin yang bisa dijadikan pembeda adalah tingkat kegurihannya. Soto memakai bumbu yang lebih lengkap dan rasanya lebih gurih. Saya mengusulkan agar soto diterjemahkan ke dalam bahasa Inggrip menjadi savoury soup, untuk membedakannya dari soup.

124

LIONMAG DESEMBER 2012

Bila sup lebih Eropa asal-usulnya, soto jelas lebih Indonesia. Penggunaan sereh, daun salam, jahe, kunyit, lengkuas dan berbagai rempah lain membuat soto punya karakter yang beda. Sup ayam, misalnya, sangat beda dari soto ayam, bukan? Seringkali isi atau kelengkapannya juga membuat sop beda dari soto. Sop bisa memakai makaroni, soto memakai soun atau bihun. Sop memakai seledri, soto memakai daun bawang. Kalau boleh disimpulkan, soto pasti citarasanya lebih nendang dibanding sop, karena itu harus dimakan dengan nasi, sementara sop bisa dimakan tanpa nasi sebagai hidangan awal. Kalau mau dibuat senarai atau daftarnya, pastilah ada ratusan jenis soto di Indonesia. Kita mulai dari Barat. Soto Medan sangat terkenal, encer, gurih. Proteinnya adalah ayam goreng atau daging sapi goreng yang diiris-iris tipis. Ternyata, bila ditelusuri sejarahnya, soto Medan adalah derivasi soto Padang karena penjual soto Medan yang paling populer (Soto Medan Sinar Pagi di Jalan Sei Deli) adalah orang Minang. Ini mirip dengan “kecurigaan� saya

terhadap kemiripan soto Banjarmasin dengan soto Madura (khususnya versi Pamekasan) baik dari segi citarasa maupun kelengkapan isinya (kentang rebus, telur rebus, soun). Sobet alias Soto Betawi juga merupakan gagrak yang khas. Dengan santan yang cukup kental dan daging sapi atau paru goreng yang membuat sobet terkenal machtig dan cocok dimakan dengan nasi. Sobet mencakup soto tangkar yang isinya tulang dan tetelan sapi, maupun sop kaki kambing yang ternyata justru kebanyakan penjualnya orang Banten. Di Tegal dan Pekalongan, orang suka menambahkan tauco ke dalam kuah sotonya, sehingga menghasilkan soto yang sungguh nendang. Disebut saoto di Tegal dan tauto di Pekalongan. Di daerah Banyumas disebut sroto – tidak memakai tauco, melainkan dicampur saus kacang tanah. Penggunaan kacang tanah untuk menambah karakter dan bobot soto kita kenal dalam coto alias soto Makassar. Ada lagi versi pengayaan berikutnya yang dicampur dengan kelapa gongseng ditumbuk, masakannya disebut pallubasa. Hmmm, maknyus! INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

125

FOTO: MAKHFUDZ

LADY IN THE AIR

126

LIONMAG DESEMBER 2012

Ayu Fatma

“Itu Gara-gara Chiko..”

L

enggak-lenggok Ayu Fatma menelusuri lorong-lorong kabin dengan senyumnya. Disapanya penumpang dengan gaya khas senyumnya. Perempuan kelahiran Medan, 10 Desember ini memang punya kepribadian terbuka yang menyenangkan sebagai modal pergaulan dan kehidupannya. Orang-orang bilang ‘inner beauty’. “My personality is who I am,” ujarnya mengemukakan prinsipnya. Uniknya, karakter ini seperti menjadi karakter ‘grup’nya di batch-nya dengan sesama kawan-kawan flight attendant Lion Air asal Medan. Ceria, rame. Tapi ada juga sisi ‘melo’ putri bungsu dari dua bersaudara dari pasangan Taswan dan Lusiana ini. Ia pernah berderai air mata bak sungai mengalir tiga hari tiga malam. Sebabnya sepele, lantaran Chiko mati. “Ya, itu gara-gara Chiko,” akunya. Pasalnya, siapa Chiko? “Itu simpanse peliharaanku,” susul gadis berbintang Sagitarius penyuka warna coklat ini. Yah, klop dengan kecenderungannya menonton film-film love story alias drama romantis. Tapi kenapa ia suka warna coklat? “Coklat itu warna tanah. Itu simbol kemapanan, kemakmuran. Di sisi lain juga simbol aristokrat. Tapi aku lebih ke persoalan kemapanan hidup, lahir dan batin,” urainya. Soal hobi, Ayu ‘standar’ saja; traveling, masak, kuliner. Nah, ini ‘masalah’nya. Dengan postur tinggi 160 cm dan bobot 49 kg, gadis berambut hitam panjang ini mengaku piawai memasak. Penggemar masakan pedas ini bahkan mengklaim mestinya ia masuk ke program televisi “Masterchef ”. “Tapi sexy masterchef,” selorohnya. “Di Medan, aku pernah mencoba di dunia modeling dan jadi terfavorit,” akunya. “Ciyus?”

“Caoongcih.”

Teks: GEGEN LOKASI: cik’ store auto gallery - jl. teuku cik ditiro 84, jakarta pusat

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

127

WELCOME ABOARD

Selamat Datang Apa yang harus anda ketahui Tentang keamanan, kenyamanan dan keselamatan Anda di dalam pesawat Ponsel Semua ponsel dan peralatan elektronik yang menggunakan pemancaran radio tidak diperbolehkan selama berada didalam pesawat, hal ini sangat mengganggu sistem navigasi dan komunikasi dengan menara pengawas setempat.

PERALATAN ELEKTRONIK Untuk penggunaan Laptop dan PDA boleh dipergunakan setelah fasten seatbelt “OFF” dengan menggunakan flight mode. Setelah fasten seatbelt “ON” untuk persiapan mendarat maka penumpang harus mematikan pengguna laptop dan PDA tersebut.

BARANG -BARANG BERBAHAYA LAINNYA Barang- barang yang mudah terbakar (seperti korek api), meledak (petasan), material yang mengandung magnet, baterai, tabung gas, tidak diperbolehkan untuk dibawa.

MEROKOK Peraturan Pemerintah melarang kegiatan merokok selama dalam penerbangan, Terdapat detektor asap di semua toilet dan akan dikenai sanksi bagi yang melanggar peraturan.

PERJALANAN DENGAN ANAK-ANAK Lion Air tidak menyediakan makanan bayi untuk rute domestik dan popok tidak disediakan dipesawat. Lion Air hanya menyediakan air panas untuk susu bayi.

BAGASI • Barang atau benda tajam harus di pak dalam bagasi dan tidak diperkenankan untuk dibawa kedalam bagasi kabin. • Bawalah benda berharga dalam tas yang anda bawa sendiri. Perhatikan berat bagasi Anda. - Carry on baggage (Bagasi Kabin) Tidak lebih dari 7 kg

• Sabuk pengaman harus selalu terpasang sewaktu take-off dan landing. Dianjurkan untuk selalu memasang seat belt selama penerbangan. • Barang bawaan harus diletakan di atas kepala atau dibawah kursi di depan anda. • Silakan membaca kartu instruksi keselamatan yang terdapat di dalam kantung kursi. Di kartu tersebut anda bisa mengetahui pintu darurat dan letak jaket pelampung. • Perhatikan baik-baik demo keselamatan dan instruksi yang diberikan oleh cabin crew. MULAI 30 MEI 2012 PENERBANGAN TUJUAN • DENPASAR • MAUMERE • BIMA • ENDE • TAMBOLAKA • LABUAN BAJO Berangkat (check in) dan tiba di TERMINAL 3 BANDARA SOEKARNo - HATTA 128

LIONMAG DESEMBER 2012

40 cm

UTAMAKAN KESELAMATAN

30 cm

20 cm

- Bagasi untuk Rute Domestik Kelas Ekonomi : 20 kg Kelas Bisnis : 30 kg - Bagasi untuk Rute Internasional Kelas Ekonomi : 20 kg Kelas Bisnis : 30 kg

AIRCRAFT FLEET Boeing 747 - 400 Total 2 units 484 seats (all economy) 22 seats business

Boeing 737 - 900 ER & 737 - 800 NG 79 UNITS IN SERVICE 213 seats (all economy) 195 seats economy. business class 10 seats.

Boeing 737 - 400 Total 4 units. 168 seats (all economy)

Boeing 737 - 300 Total 2 units. Economy Class 149 seats (all economy)

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

129

130

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

131

132

LIONMAG DESEMBER 2012

a

d v e

r t o

r

i

a

l

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

133

134

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

135

136

LIONMAG DESEMBER 2012

INFLIGHT MAGAZINE OF LION AIR

137

138

LIONMAG DESEMBER 2012


LIONMAG DESEMBER 2012