Issuu on Google+

SENIN 6 JUNI

1

TAHUN 2011

GALIH COKRO/RaBa

BERBAHAYA: Seorang anak logam beraksi di tepi bawah kapal di Pelabuhan Ketapang kemarin. Mereka melakukan atraksi demi koin receh dari penumpang feri. Bagaimana seandainya terseret lalu tergilas baling-baling kapal?

Padat di Akhir Long Weekend BANYUWANGI – Libur panjang dalam cuti bersama memperingati momentum Kenaikan Yesus Kristus berakhir kemarin (5/ 6). Berakhirnya long weekend ini dirasakan dengan meningkatnya aktivitas di kawasan penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Pantauan wartawan koran ini kemarin, ada gejala peningkatan jumlah penumpang di pelabuhan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali tersebut. Peningkatan tampak terutama dari penumpang yang tiba dari Gilimanuk menuju Ketapang. Selain kendaraan roda dua dan kendaraan roda empat, angkutan umum seperti bus juga tidak kalah ramai. Hampir tidak terlihat kursi kosong pada bus jarak jauh hingga bus jarak pendek yang menyeberang kemarin. Selain itu, penumpang pejalan kaki juga turut meramaikan aktivitas penyeberangan siang kemarin. Seperti diberitakan sebelumnya, Bali masih menjadi lokasi favorit sebagian masyarakat untuk menghabiskan momentum long weekend kali ini. Itu berpengaruh dalam mendongkrak fluktuasi jumlah angkutan penumpang dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk. Kendaraan roda dua dan empat tampak mendominasi isi muatan kapal yang melayani pelayaran di Selat Bali sejak Rabu malam lalu (1/6). Meski mengalami peningkatan, secara

umum kondisi penyeberangan di Pelabuhan Ketapang berlangsung aman dan lancar. Ada 23 unit kapal feri yang melayani pelayaran Jawa-Bali itu. Koordinator Ship Traffic Control (STC) Pelabuhan Ketapang Poniman mengatakan, ada dua periode waktu kepadatan di pelabuhan. Timing (waktu, Red) pertama, sebut dia, berlangsung mulai pukul 23.00 hingga 06.00. Pengguna jasa pelabuhan biasanya didominasi bus malam dan kendaraan pribadi jarak jauh. “Mereka sengaja datang malam hari agar bisa sampai Bali pada pagi hari,” bebernya Kamis lalu (2/6). Periode berikutnya adalah pukul 14.00 hingga 23.00. Fase itu biasanya diisi kendaraan roda dua dan kendaraan umum. Penumpang pejalan kaki juga meramaikan di timing ini. Biasanya mereka merupakan penempuh perjalanan jarak menengah dan pendek. Diperkirakan, pengguna kendaraan roda dua dan empat yang menyeberang ke Bali naik sekitar 2 persen. Angka itu diprediksi bakal membengkak dalam satu hingga dua hari ke depan. Hari Jumat dan Sabtu diprediksi menjadi puncak angkutan di masa liburan kali ini n  Baca Padat...Hal 7

TURUN : Rombongan penumpang pejalan kaki di pelabuhan Ketapang kemarin.

GALIH COKRO/RaBa

Baru 9 Parpol Daftar Pemilu BANYUWANGI - Proses verifikasi untuk partai politik (parpol) yang akan ikut pemilihan umum (pemilu) legislatif pada tahun 2014, sudah berlangsung pada Agustus 2011 mendatang. Meski waktunya tinggal sebulan lagi, ternyata baru tercatat sembilan parpol yang mendaftar ke Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol Linmas) Kabupaten Banyuwangi hingga kemarin (5/6). Dari sembilan parpol yang telah mendaftar verifikasi pemilu tersebut, enam parpol di antaranya adalah partai pemilik kursi di parlemen. Sedangkan tiga parpol lainnya yang sudah mendaftar adalah parpol non parlemen. Sedangkan satu parpol lagi yang sudah mendaftar berstatus partai pendatang baru. “Partai baru yang telah mendaftar itu adalah Partai Nasional Demokrat,” ujar Kepala Bakesbangpol Linmas Banyuwangi, Abdullah. Menurut Abdullah, parpol yang memiliki kursi di parlemen sebenarnya ada sepuluh. Namun yang sudah mendaftar untuk verifikasi pemilu 2014 masih enam parpol. Sedang-

Parpol yang Sudah Daftar PDI Perjuangan Partai Demokrat Partai Golkar P Kebangkitan Bangsa P Persatuan Pembangunan Partai Hanura Partai Keadilan Sejahtera PDS Partai Nasional Demokrat

kan empat partai yang duduk di parlemen masih belum mendaftar hingga kemarin. “Waktunya pendaftaran itu ditutup bulan Agustus mendatang,” ujarnya. Enam parpol yang sudah memasukkan dokumennya ke Bakesbangpol Linmas Banyuwangi adalah PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) n  Baca Baru...Hal 7

Razia Tambang Liar Bocor Langsung Incar Sembilan Kursi

LINGKUNGAN

GALIH COKRO/RaBa

BERCELURIT: Bupati Anas membersihkan semak di atas selokan Jalan Kertanegara kemarin.

Giatkan Lagi Kerja Bakti BANYUWANGI – Hijau dan bersih menjadi semangat tersendiri bagi Banyuwangi dalam mengisi libur akhir pekan. Ini diperlihatkan dengan kegiatan kerja bakti missal di beberapa sudut kota Banyuwangi n  Baca Giatkan...Hal 7

ADA APA LAGI

PESANGGARAN - Operasi gabungan Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Perhutani Banyuwangi Selatan, dan Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Silirbaru, BKPH Sukomade itu diduga sudah bocor. Akibatnya, petugas gabungan tersebut tak mendapati apa pun saat merazia kawasan hutan Petak 79 di Desa Pesanggaran, Kecamatan Pe s a n g garan, Banyuwangi pagi kemarin (5/6). Ketika petugas patroli tiba di tempat tersebut, petugas mereka hanya menemukan ratusan lubang yang diduga merupakan sumur galian penambang liar. Sedangkan penambang emas liar sama sekali tidak ada di lokasi sumur-sumur tambang tersebut. Pasukan Polhutmob yang dipimpin Komandan Regu (Danru) Sugito langsung naik ke atas bukit tersebut. Di sana terlihat banyak tenda milik penggali lubang tambang emas. Namun lokasi tersebut tampak sudah tanpa penghuni saat petugas tiba. n  Baca Razia...Hal 7

POLHUT FOR RaBa

DIAMANKAN: Danru Polhutmob Sugito mengamankan mesin penyedot di areal Petak 79 Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, kemarin.

SEMENTARA itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah mulai berancang-ancang untuk menghadapi Pemilihan Umum (pemilu) Legislatif yang akan digelar tahun 2014 mendatang. Dalam acara Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I di restoran Mahkota Plengkung kemarin (5/6), partai berlambang Kakbah itu langsung menargetkan perolehan sembilan kursi DPRD Banyuwangi dalam pemilu mendatang. Ini artinya, target mereka naik lebih empat kali lipat dari perolehan kursi saat ini. “Dalam Muskercab ini, kami akan merumuskan berbagai program,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Banyuwangi H. Fauzan. Di antara program yang dibahas dalam Muskercab I tersebut, kata Fauzan, pihaknya mencari formula dan strategi partai yang pas dalam menyukseskan Pemilu Legislatif pada 2014 mendatang n

DOK. RaBa

Untuk Pileg mendatang, kami menargetkan sembilan kursi di DPRD Banyuwangi.”

 Baca Langsung...Hal 7

H. Fauzan Ketua DPC PPP Banyuwangi

Mengenal Jawara Lomba Cipta Puisi Jawa Timur GALIH COKRO/RaBa

Biola Made In Kemiren DESA Kemiren di Kecamatan Glagah, Banyuwangi tak hanya dikenal sebagai kampung wisata Suku Using. Warga desa yang menjunjung tinggi tradisi warisan leluhur itu, ternyata juga memproduksi biola. Alat musik gesek tersebut dibuat secara manual dari bahan kayu jati tua dalam skala produksi industri rumahan yang sangat terbatas. Biola tersebut juga digunakan sebagai salah satu instrumen musik tari jejer gandrung.(gal/bay)

Pertama Kali Buat Puisi Langsung Juara Satu Lewat puisi berjudul ‘Bola Mata’, Fairuszia Carista Syukroini Putri, 12, sukses meraih juara satu dalam pentas Lomba Cipta Puisi di Kanwil Dispendik Jawa Timur 30 Mei lalu. NIKLAAS ANDRIES, Rogojampi Dua mata… Tidak pernah saling membohongi… Jika yang kiri putih pasti yang kanan pasti putih… Tak pernah yang putih menjadi hitam… Dan yang hitam menjadi putih…

http://www.radarbanyuwangi.co.id

I TU sepenggal bait puisi yang lahir dari tangan penuh bakat Putri. Karya sastra yang sepintas memang ringan dari segi isi, lantaran menceritakan keberadaan dua bola mata. Namun di sisi lain, makna yang terkandung di dalamnya sungguh dalam serta patut menjadi renungan. Puisi berjudul ‘bola mata’ itu menceritakan makna dan arti sebuah persahabatan. Keberadaannya tidak pernah saling melihat satu sama lain. Keberadaannya malah saling mendukung. “Itulah persahabatan tidak ada kebohongan dan saling bekerja sama,” tutur Putri. Berbekal persiapan lebih kurang dari sebulan untuk terjun di ajang Lomba Cipta Puisi ini memang bukan perkara mudah. Apalagi lawan

yang dihadapi rata-rata adalah sekolah umum yang tersebar di 38 kota/kabupaten di Jawa Timur. Sedangkan Banyuwangi hanya diwakili oleh MI Islamiyah Rogojampi. Dan di even ini, tim juri pun bukan orang sembarangan. Sederet budayawan dan dedengkot pelaku sastra di Indonesia, didapuk menjadi juri acara yang diselenggarakan untuk menyambut Hari Anak Nasional 2011 itu. Dewan juri itu terdiri dari Amin Aminudin dan Achudiyat. Sementara itu, meski sudah pernah terjun di kompetisi karya sastra sebelumnya, Putri merasakan atmosfer yang berbeda dalam lomba kali ini n

Baru sembilan parpol daftar pemilu 2014 Pengurus yang lain masih repot daftarkan anak sekolah

Razia tambang emas liar bocor Itulah gunanya telepon seluler

 Baca Pertama...Hal 7

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

ACTION: Fairuszia Carista Syukroini Putri membaca puisi. email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com

2

Senin 6 Juni 2011

Pelat Kuning Kerap Melanggar

CERMIN DIRI

Menciptakan Kerukunan dengan Kerja Bakti TRADISI bergotong-royong sudah lama jadi jargon negeri ini. Tradisi semacam itu memang yang sudah diterapkan sejak nenek moyang kita. Karemna itu, bergotongroyong selalu menjadi elemen penting dalam pembangunan negeri ini. Jika menengok seluk beluk dan faedah kerja bakti, masing-masing warga tentu memiliki cara pandang berbeda. Tapi, disadari atau tidak, seluruh lapisan masyarakat setuju jika kerja bakti bisa merekatkan komunitas warga. Untuk itu, warga Banyuwangi harus percaya bahwa kerja bakti memiliki arti ganda. Selain untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada, dengan sikap gotong-royong warga juga bisa saling bertatap muka, bertukar pikiran, hingga bercanda tawa. Sebab, kerja bakti tidak memandang etnis, umur, agama, dan suku. Semua bersatu padu dan menggabungkan diri untuk bergotong-royong, baik untuk meringankan beban salah satu warga, atau untuk membangun salah satu sarana umum, seperti membersihkan jalan atau selokan. Melihat gerakan menggiatkan kembali kerja bakti yang dimotori Bupati Abdullah Azwar Anas kemarin (5/6), antusias warga Banyuwangi untuk mengikuti kerja bakti ternyata masih lumayan bagus. Hal itu perlu disyukuri, mengingat di tengah fenomena masyarakat yang cenderung individual seperti sekarang, ternyata mereka masih bersedia menyisihkan waktu untuk kepentingan masyarakat. Semoga kegiatan ini bisa menjadi start yang bagus. Semoga saja, perasaan yang mengedepankan kepentingan individu tak laku di Bumi Blambangan. Semoga saja warga Banyuwangi tetap mau peduli dengan lingkungan sekitarnya. Jangan sampai, warga hanya kita memiliki pikiran sempit dengan mengandalkan uang. Karena hal seperti itu bisa jadi mengurangi nilai estetika. Dan yang perlu diingat, tidak segalanya bisa dibeli dengan uang. Karena itu, jangan ragu lagi untuk melestarikan kegiatan kerja bakti demi terciptanya lingkungan yang bersih dan hijau. (*)

ALI NURFATONI/RaBa

PADAT: Sebuah bus melaju dari selatan di jalan raya depan masjid Besar Baitur RohiemKecamatan Rogojampi kemarin.

ROGOJAMPI – Pelanggaran lalu lintas masih kerap terjadi di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Kendaraan umum terlihat masih sering melanggar larangan melintas di jalur poros di kecamatan tersebut. Seperti yang terjadi di jalan raya Rogojampi kemarin (5/6). Beberapa kendaraan pelat kuning tampak melintas di ruas jalan tersebut. Padahal pada jalur tersebut sudah terpasang rambu larangan melintas bagi kendaraan umum. Akibatnya, arus kendaraan sedikit terganggu dengan kemacetan lalu lintas di sekitar Pasar Rogojampi. Apalagi kawasan itu sangat padat dengan kendaraan, baik itu kendaraan roda empat maupun roda dua, serta becak. Salah satu pedagang Pasar Rogojampi, Nasihin mengaku dirinya sering melihat bus melintasi jalur tersebut. Padahal bus dari arah selatan biasanya memutar lewat kantor pos ke barat dan lewat stasiun KA Rogojampi ■ Baca Pelat...Hal 7

Misri Dikeler ke Polsek Giri GIRI – Residivis kasus pencurian motor (ranmor), Misri alias Herman akhirnya dibawa ke Mapolsek Giri kemarin (5/ 6). Sebelumnya, lelaki berumur 35 tahun asal asal Dusun Peteng, Desa Bunder, Kecamatan Kabat itu ditangkap saat akan menjual motor hasil kejahatannya di wilayah Kabupaten Jember. Untuk keperluan pemeriksaan, tersangka Misri langsung dibawa ke Polsek Giri. Sedangkan motor Yamaha Vega R milik Kasturi, warga Gunung Giri, Kelurahan Panataban, Kecamatan Giri diamankan sebagai barang bukti (BB). Aksi curanmor yang dilakukan Misri sebenarnya terjadi pada Rabu lalu (1/6). Sekitar

pukul 03.00, dia masuk rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Berhasil masuk rumah, motor Yamaha Vega-R bernopol P 6660 VG yang ada di ruang tamu dibawa kabur melalui pintu depan. “Saat maling masuk rumah, saya sedang tidur di kamar,” ujar korban pada polisi. Korban baru tahu kalau motornya hilang dicuri pada paginya. Saat bangun, motor yang diparkir di ruang tamu itu sudah tidak ada. Sedang posisi pintu depan sudah terbuka. Sadar menjadi korban pencurian, korban ini langsung melapor ke polsek.

Dari laporan tersebut, polisi segera bergerak. Sejumlah saksi yang dianggap mengetahui pencurian ini dimintai keterangan sebagai saksi. Dari keterangan sejumlah saksi, polisi mendapat informasi kalau tersangka Misri berada di Jember. Motor milik korban, rencananya akan dijual. “Kita kejar ke Jember untuk menangkapnya,” cetus Kapolsek Giri AKP Adi Wiyanto. Dengan bekerja sama aparat Polres Jember, polisi sempat memancing tersangka untuk keluar. Upaya ini ternyata cukup berhasil, tersangka keluar

dari tempat persembunyiannya dan akan menjual ke orang suruhan polisi yang berpurapura akan menjual. “Kita tangkap saat transaksi jual beli itu,” ungkapnya. Dalam keterangannya pada polisi, tersangka mengaku akan menjual motor hasil curiannya itu Rp 2 juta. Uang ini, akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. “Saya mencuri motor karena terjepit masalah ekonomi, saya terpaksa,” dalih tersangka pada polisi. (abi/bay)

Misri AGUS BAIHAQI/RaBa

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Agus Baihaqi, Abdul Aziz, Niklaas Andries, (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Mohammad Isnaeni Wardan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/ Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Merak nomor 92 Situbondo, Telp : (0338) 677058. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: hitam putih Rp 18.000/mmk, berwarna depan Rp 30.000/mmk, berwarna belakang Rp 27.500/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 30.000/baris, Lowongan: Rp 45.000/baris, Sosial: Rp 12.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300.  Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

 Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

3

Senin 6 Juni 2011

Idap Hydrochepalus Sejak Usia 5 Bulan

ADA APA LAGI

Bayi Perempuan asal Desa Kaotan

ALI NURFATONI/RaBa

SALAH ARAH: Pengendara sepeda motor sedang belok arah di sebelah barat terminal lama Genteng kemarin.

Belum Taati Rambu-Rambu GENTENG – Sejumlah pengemudi, baik roda empat maupun roda dua, sering tidak mengindahkan ramburambu lalu lintas. Seperti yang terjadi di Jalan Raya Jember, depan terminal lama Genteng kemarin (5/6). Tampak pengendara sepeda motor sedang membelok arah. Padahal, tampak jelas ada rambu-rambu lalu lintas yang melarang dari arah timur berbelok arah. Menurut salah satu tukang becak yang tidak mau disebutkan namanya, pelanggaran lalin itu sudah sering terjadi setiap hari. Entah mengapa, meskipun ada rambu-rambu tetapi masing banyak pengendara yang melewatinya. ‘’Ya sudah menjadi kebiasaan setiap hari,’’ ujar tukang becak bertopi itu. Sementara itu, hasil pantauan koran ini menyebutkan, siang itu pengendara yang hilir-mudik di kawasan tersebut mengalami kemacetan. Apalagi saat bus di sedang parkir di tepi jalan. ‘’Namun, kadang-kadang ada polisi yang mengobrak-obrak agar bus segera jalan, tetapi tetap saja,’’ ujar tukang becak tadi. (ton/als)

ABDUL AZIZ/RaBa

BUTUH KEPEDULIAN: Dini Maulida hanya bisa terbaring di atas kasur sejak usia lima bulan.

RO G OJAMPI - Sungguh malang nasib Dini Maulida, 8 tahun. Putri pasangan Yudi Sulistia, 42, dan Mayawati, 35, warga Dusun Krajan, Desa Kaotan, Kecamatan Rogojampi, ini hanya bisa terbaring lemah sejak usia lima bulan. Anak ketiga dari empat bersaudara itu divonis menderita hydrochepalus oleh dokter. Mayawati, ibu kandung Dini menceritakan, tidak ada yang aneh semasa proses kelahiran anak ketiganya itu. Dini lahir normal. Saat lahir, berat badan Dini ketika itu 3,2 kilogram. Proses persalinannya pun dibantu bidan. Karena itu, saat Dini berumur 5 bulan, dia mendadak demam, panas tinggi dan kejang-kejang. Tentu saja, hal tersebut membuat keluarganya kebingungan. Melihat kondisi itu, dia bergegas memeriksakan Dini ke dokter. “Saat itu sempat ngamar di PKU Muhammadiyah Rogojampi. Kemudian dirujuk ke

RSUD Blambangan Banyuwangi selama tujuh hari,” ujarnya. Ketika di RSUD Blambangan itulah, dini divonis Hydrochepalus karena kondisinya sudah parah. “Dahinya mulai menonjol, dan bagian belakang kepalanya membesar” sesal Maya. Sejak umur 5 bulan itulah, Dini mulai menjalani hidupnya dengan segala keterbatasan. Maklum, saat itu untuk biaya operasi sangat mahal. Sekitar Rp 40 juta. Sementara, keluarga Dini bukan dari keluarga berada. “Dari mana kami dapat uang Rp 40 juta tersebut? Untuk biaya hidup sehari-hari saja kami belum berkecukupan,” ujar Maya lirih. Keluarga hanya bisa berharap, ada dermawan yang terketuk pintu hatinya untuk peduli dengan kondisi anaknya tersebut. Dua minggu lalu, keluarga ini menerima sumbangan dari Mahasiswa UNIBA. Namun, dana yang terkumpul belum mencukupi untuk kebutuhan operasi. “Uang hasil sumbangan itu masih kami tabungkan untuk biaya operasi kelak,” harap Yudi. (azi/als) ADVERTORIAL

Ipuk: Peran Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Harus Ditingkatkan BANYUWANGI - Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banyuwangi dibutuhkan gerakan yang dapat menyadarkan masyarakat untuk berpartisipasi baik secara individu maupun kelompok yang terorganisasi. Hal tersebut menjadi inspirasi gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Banyuwangi untuk berkarya dan berpartisipasi menuju Banyuwangi yang mandiri dan sejahtera. Sebagaimana yang di ketahui, bahwa pembangunan di kabupaten Banyuwangi ini secara umum  dapat terwujud jika di satu pihak ada fasilitas dan pelayanan publik yang memadai. Juga masyarakat yang secara sadar turut berpartisipasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Banyuwangi. Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Banyuwangi Ny Ipuk Festiadani mengatakan, PKK merupakan salah satu gerakan dari dan untuk masyarakat yang memegang prinsip pemberdayaan dan partisipasi perempuan. Gerakan PKK, kata dia, bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, berbudi luhur, sehat, sejahtera, maju, dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender antara laki-laki dan perempuan, serta kesadaran hukum dan lingkungan.

DOK.RaBa

PEDULI WARGA BANYUWANGI: Ketua PKK Banyuwangi Ipuk Festiandani (kiri).

“Kita juga ingin mendorong semua pihak memfungsikan gerakan PKK untuk menjalankan proses pembangunan mengingat gerakan PKK memiliki struktur mulai dari

keluarga, dasawisma, RT, RW hingga pusat dan lebih banyak digerakan oleh perempuan yang nota bene memiliki komitmen lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki,” ujarnya.

Di Banyuwangi, imbuh dia, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan berkaitan dengan masalah kesehatan ibu dan anak, pendidikan anak, kekerasan terhadap anak dan perempuan (KDRT), peningkatan ekonomi dan kesejateraan keluarga. Contoh di bidang kesehatan Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah dengan kasus gizi buruk yang masih perlu diwaspadai. Dari hasil kunjungan TP PKK Kabupaten ke beberapa kecamatan, hampir seluruhnya memiliki kasus gizi buruk rata-rata karena penyakit, salah asupan atau salah pola asuh. Selain itu, Ketua TP PKK berharap gerakan PKK di Kabupaten Banyuwangi terus berupaya melaksanakan kegiatan untuk mendorong partisipasi dan keberdayaan masyarakat terutama SKPD sebagai mitra dalam menyelesaikan berbagai persoalan setidaknya yang ada pada keluarga dan lingkungan terdekatnya. ”PKK dapat menjadi gerakan alternatif dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di Kabupaten Banyuwangi. Peran dari semua pihak terutama SKPD sebagai mitra TP PKK untuk terus bersinergi dalam meningkatkan keberdayaan masyarakat. Sehingga masyarakat di Kabupaten Banyuwangi menjadi lebih mandiri dan sejahtera menuju Banyuwangi yang lebih baik,” pungkas istri Bupati Abdulla Azwar Anas itu. (ikl)

DOK.RaBa

Ipuk Festiadani

4

PENDIDIKAN

MENGAPA PILIH SMAK?

Felicia Margaretha KETUA OSIS 2010-2011. Felicia menerima beasiswa dari donatur untuk siswa berprestasi dan dari keluarga belum beruntung: “Saya memilih SMAK, karena SMAK salah satu sekolah yang berkembang dan maju. Pendidikannya berkualitas dan disiplin. SMAK selalu menciptakan budaya kasih kasih terhadap sesama.”

Chintya Surya Citra KELAS XI IPA. Chintya bukan Katolik atau Kristen, juga bukan keturunan Tionghoa. Jika dilihat dari nilai UN saat di SMP, Chintya bisa diterima di sekolah negeri. Penerima beasiswa dari donatur untuk siswa yang nilainya baik dan dari keluarga belum beruntung. “Saya memilih SMAK Karena SMAK terkenal disiplin dan lebih mengutamakan cinta kasih.”

Senin 6 Juni 2011

Profil SMAK Hikmah Mandala Banyuwangi

PRESTASI SMAK Hikmah Mandala

Pendidikan Berbasis Karakter SEJAK didirikan, SMA ini memilih nama Hikmah Mandala dengan tujuan siswa/siswi yang dididik di sini memiliki karakter sebagai siswa yang berkarakter sebagai manusia yang bijaksana. Bukan hanya ilmu yang diproleh siswa tetapi juga hal-hal yang sungguh berarti bagi hidupnya. Hal ini juga tercermin dalam motto sekolah: Non Scholae sed Vitae Discimus. Yang artinya, kita belajar bukan untuk sekolah, tapi untuk hidup. Kita belajar bukan untuk memperoleh nilai yang berupa angka-angka tapi kita belajar untuk kehidupan. Apa gunanya memperoleh nilai tinggi tapi diperolehnya secara tidak jujur? Karakter inilah yang saat ini terus dikembangkan di SMAK Hikmah Mandala. Maka, pendidikan karakter bangsa yang saat ini digalakkan oleh pemerintah, bukanlah hal yang baru bagi SMA Katolik Hikmah Mandala. Karakter seseorang itu terbentuk karena kebiasaan yang diulang-ulang secara terus menerus. Sehingga menjadi kebiasaan dan dari kebiasaan itulah kemudian dapat menjadi karakter. 1. Disiplin, Bersih, dan Cinta Lingkungan Kalau kita masuk ke kompleks sekolah ini, akan terlihat lingkungan yang hijau dengan berbagai tanaman, bersih dan rapi. Kebiasaan untuk mencintai lingkungan, bersih dan teratur telah menjadi kebiasaan seluruh warga sekolah ini. Lingkungan yang asri dan tertib ini sangat menunjang kelancaran proses pembelajaran. 2. Berbudipekerti Luhur Budaya untuk memberi salam, mengucapkan terima kasih dan meminta maaf menjadi bagian pembiasaan siswa di sedkolah ini. Harapannya supaya siswasiswi sekolah ini menghargai orang lain dan memiliki tradisi budi pekerti luhur sebagai warisan bangsa Indonesia. 3. Menghargai keberagaman Keberagaman siswa, guru maupun

Tahun pelajaran 2009-2010 dan 2010-2011 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Juara IV Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional Oleh UBAYA (2010) Juara III Taekwondo Senior se-Jawa Timur (2010) Juara I Kapolres Award se-Banyuwangi (2009) Juara II Cerdas Cermat Lalu Lintas se-Banyuwangi (2010) Juara II Lomba Penyuluhan Kesehatan se-Banyuwangi (2010) Juara II Olimpiade Sains Astronomi se-Banyuwangi (2010) Juara II Melukis Caping Jumbara PMR se-Banyuwangi (2009) Juara III Teenagers Competition “Smart” se-Banyuwangi (2010) Juara III Cerdas Cermat Tingkat Wira Jumbara PMR se-Banyuwangi (2009)

Serba-Serbi Apakah SMAK Hikmah Mandala hanya untuk siswa beragama Katolik atau Kristen? 1. SMAK Hikmah Mandala untuk semua orang. Tidak membedakan suku dan agamanya. Saat ini, sebagian besar siswanya beragama Islam, Katolik atau Kristen, dan yang lainnya beragama Hindu, Budha atau Konghucu. Benarkah siswa SMAK Hikmah Mandala semua dari keluarga kaya? 2. Tidak. Banyak juga siswa yang berasal dari keluarga belum beruntung. Sistem pembiayaan menggunakan subsidi silang. Jadi, tidak sama satu dengan yang lainnya. FOTO-FOTO ISTIMEWA

MEGAH DAN REPRESENTATIF: Gedung SMA Katolik Hikmah Mandala Banyuwangi.

karyawan di SMA Katolik Hikmah Mandala merupakan anugerah yang harus disyukuri. Keberbedaan tidak menjadi penghalang untuk maju. Sebagian besar siswa sekolah ini beragama Islam, Katolik dan Kristen, sebagian beragama Hindu, Budha dan Konghucu. Agama guru dan karyawan pun juga demikian. Tidak pernah dibedakan karena latar belakang agama, suku maupun ekonomi keluarga. Kondisi seperti ini bagaikan “Indonesia mini”. Ini menjadikan mereka telah terbiasa bergaul dengan sesama yang berbeda juga belajar untuk saling menghargai dan toleran. 4. Solider kepada Sesama Latar belakang ekonomi keluarga tidak membedakan dan membatasi siswa sekolah ini untuk bergaul. Tidak sedikit siswa sekolah ini berasal dari keluarga kurang beruntung. Pembiayaan sekolah SMA Katolik Hikmah Mandala diatur secara

Beny Prasetyo KELAS XI IPA. Beny adalah alumni SMPN 1 Rogojampi. Dia bukan Katolik atau Kristen. “Saya memilih SMAK, karena SMAK merupakan sekolah swasta, yang menurut saya terbaik di Banyuwangi, dan pilihan saya selain sekolah negeri.” PROFESIONAL: Dewan guru SMA Katolik Hikmah Mandala Banyuwangi.

subsidi silang. Bahkan siswa sekolah ini dibiasakan untuk memiliki solidaritas kepada sesama yang berkekurangan. Bentuk kegiatan adalah kepedulian kepada orang miskin dan warga panti asuh, aksi Natal/ Paskah, Zakat Fitrah dan kegiatan lainnya. 5. Bina Mental, Live in dan Rekoleksi Kegiatan konkret pembentukan mental siswa dengan mengadakan Live in. Dalam kegiatan ini siswa tinggal beberapa hari dalam suatu keluarga baru di desa yang belum mereka kenal sebelumnya. Sedangkan kegiatan Bina Mental bertujuan untuk mengembangkan kepribadian siswa. Rekoleksi merupakan pembinaan rohani khusus bagi siswa yang beragama Katolik. 6. Gemar Membaca Kebiasaan membaca siswa dikembangkan di sekolah ini. Setiap bulan siswa diwajibkan membaca buku bacaan. Kegiatan ini ditunjang oleh perpustakaan yang lengkap dan memadahi. Tersedia 3.750 eksemplar bukun paket KTSP dan 3.058 eksemplar buku pengetahuan umum, referensi dan fiksi. Setiap bulan sekolah terus menambah buku-buku bacaan yang bermutu, baik fiksi maupun non fiksi. Dengan banyak membaca, siswa diharapkan mempunyai pemikiran yang luas dan cinta kepada kebijaksanaan atau pengetahuan. Pembiasaan seperti ini diharapkan membentuk siswa yang berkarakter sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. Mereka yang adalah penerus bangsa ini nantinya patut menjadi contoh dan teladan di masyarakat mereka tinggal. (adv)

Jejak Langkah 50 Tahun SMAK BERMULA dari keprihatinan Romo Athanasius Soebonokamdi Pr akan kurangnya lembaga pendidikan menengah tingkat atas di Banyuwangi, awal 1961 muncul gagasan untuk mendirikan SMA. Untuk mewujudkan hal ini, Jus Sanakeo bertindak sebagai Ketua Panitia Pendirian Sekolah, sedangkan Nyoo Giok Ho (Nursamsu) bertindak sebagai wakil direktur. Modal awal pendirian sekolah hanyalah niat baik dan semangat. Gedung, tenaga pendidikan dan non pendidikan, sarana maupun administrasi masih harus diusahakan. Pada awalnya, SMA Katolik (SMAK) Hikmah Mandala membuka jurusan B dengan 38 siswa dan jurusan C dengan tiga puluh siswa. Pemilihan nama “Hikmah Mandala” yang berarti tempat kebijaksanaan oleh Rm. Athanasius Soebonokamdi Pr bertujuan agar siswa/ siswi yang dididik beroleh bekal kebijaksanaan hidup. Di usia emas, 50 tahun, SMAK Hikmah Mandala terus berbenah. Segala sarana prasana dan tenaga pendidikan maupun kependidikan terus dibenahi untuk meningkatkan mutu la-

Fasilitas Sekolah 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Laboratorium Fisika Laboratorium Kimia Laboratorium Biologi Laboratorium Multimedia (TIK dan Bahasa) Hot Spot Area Warnet sekolah Perpustakaan Sekolah yang lengkap Kantin yang bersih dan sehat Lingkungan yang asri

yanan kepada peserta didik dan masyarakat. Hingga saat ini, SMAK Hikmah Mandala telah meluluskan lebih dari 7000 siswa. Para alumninya tidak hanya tersebar di wilayah nusantara. Tapi juga tersebar di beberapa negara Eropa, Amerika, dan Negara-negara Asia. Setelah lima puluh tahun melayani masyarakat Banyuwangi dalam pendidikan, SMAK Hikmah Mandala menyatukan kembali sebagai keluarga besar SMAK Hikmah Mandala dalam sebuah reunik akbar untuk semua angkatan. Rencananya, reuni akbar tersebut akan dilaksanakan pada 1 September 2011 mendatang di sekolah setempat. (adv)

Pasang Iklan, Hubungi: (0333) 412224 (hunting)

5

PENDIDIKAN

Senin 6 Juni 2011

TKM Khodijah 157 Dapat Bantuan Pemkab SISWA PRESTASI: Sita Halumasyada bersama Kepala SMA PGRI Giri Samudji.

ROGOJAMPI – Taman Kanak-kanak Muslim (TKM) Khodijah 157 Rogojampi Sabtu (4/6) kemarin menggelar acara pelepasan siswa. Sebanyak 152 siswa-siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK dilepas dengan prosesi mirip wisuda mahasiswa. Sekolah yang berlokasi di Jalan Gurit Rogojampi dalam acara pelepasan siswa tersebut juga menampilkan beragam atraksi dan hiburan. Yang kesemuanya dilakukan oleh siswa siswi TKM Khodijah 157 Rogojampi. Di antaranya, tari-tarian, operet hingga pembacaaar puisi. Juga ditampilkan seni pantomin yang beberapa waktu lalu menjadi juara I di Pekan

Olahraga dan Seni (Porseni) Kabupaten Banyuwangi. Bahkan, hari ini tim sekolah yang berada di dekat Stasiun Rogojampi tersebut mewakili Banyuwangi ke tingkat Jawa Timur. Suatu kebanggaan tersendiri bagi para guru serta orang tua. Karena di usia dini, siswa-siswi TKM Khodijah 157 dapat menunjukkan bakat dan prestasi yang tak kalah dengan sekolah lainnya. Bersamaan dengan acara pelepasan tersebut, pengurus komite TKM Khodijah 157 Rogojampi, Nanang, memaparkan bahwa sekolah mendapatkan bantuan dari Pemkab Banyuwangi pada tahun ini. “Pembangunan tersebut direncanakan untuk membuat taman

bermain bagi siswa-siswi,” ujar Nanang yang juga pemilik toko Pelangi Jaya Rogojampi tersebut. Bantuan tersebut tidaklah asal memilih sekolah. Sebab, TKM Khodijah 157 Rogojampi telah berhasil menunjukkan prestasinya. Baik di bidang pengajaran, akademik maupun seni dan olahraga. Diharapkan lulusan TKM Khodijah 157 Rogojampi bisa meneruskan ke sekolah yang tidak sekedar favorit dan unggulan, tetapi juga yang mengajarkan akhlak dan budi pekerti mulia. ”Kalau prestasi tinggi tapi tidak diimbangi dengan nilai akhlak yang luhur, ke depannya akan merusak negara dan bangsa,” ujar Nanang. (adv)

FOTO-FOTO: GERDA/RaBa

SMA PGRI Giri Banyuwangi

Semua Fasilitas Siswa Dilengkapi GIRI – Meluluskan 100 persen siswanya sudah menjadi komitmen bagi Sekolah Menengah Atas (SMA) PGRI Giri, Banyuwangi. Dan, pada tahun ini terwujud kembali. Sebanyak 120 siswa kelas XII yang mengikuti Ujian Nasional semuanya dinyatakan lulus. SMA PGRI Giri yang berlokasi di Jalan HOS Cokroaminoto 42 ini, selain berhasil meraih prestasi yang luar biasa, SMA PGRI Giri juga terus melengkapi semua fasilitas belajar mengajar. Sudah tentu, semua fasilitas itu dimiliki sendiri oleh sekolah swasta terkemuka di Banyuwangi itu. Salah satunya Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Laboratorium Komputer yang dilengkapi dengan peranti terbaru dan tenaga pengajar yang profesional. Untuk menyalurkan hobi

serta bakat dan minat siswa, SMA PGRI Giri menyediakan beragam ekstrakurikuler. Di bidang olahraga, mulai bolla boli lengkap dengan lapangannya, futsal, pencak silat, dan atletik. Bidang seni seperti peralatan band untuk musik, karawitan, hingga membatik. Fasilitas tempat ibadah dan perpustakaan dengan beragam koleksi buku, tentu juga tersedia di kalangan sekolah yang jago futsal ini. Siswa yang ingin belajar berwirausaha dapat pula menerapkan niatnya melalui koperasi sekolah yang murni dikelola oleh siswa siswi sendiri. Selain fasilitas, segudang prestasi juga berhasil diraih sekolah yang dibimbing oleh Samudji SPd ini. Di bidang olahraga, SMA PGRI Giri telah terkenal dengan futsal-nya yang pernah juara I se Banyuwangi tahun lalu. Lainnya,

LABORATORIUM: Siswa bisa berpraktek langsung.

BANYUWANGI

BANYUWANGI

pencak silat berhasil menjuarai tingkat tiga se-Jawa Bali, bahkan mewakili Banyuwangi pada Kejurnas. “Saking banyaknya juara di bidang atletik, sampai-sampai tidak bisa disebutkan satu persatu,” ujar Samudji bangga. SMA PGRI Giri juga pernah menjurai gerak jalan tradisional 17 km pa-

CANGGIH: Laboratorium komputer dilengkapi fasilitas terkini.

SITUBONDO

•RMH & GUDANG•

•TANAH L 425M2•

•GROSIR•

DIJUAL TANAH luas 425 m2, bentuk bagus (nganthong), SHM, lokasi Karangrejo Banyuwangi, Harga 100jt Nego, Hub 081 755 1017, 081 35358 1017. BU Cpt!!!

GROSIR Bj Baby merk Tokosen, Sprei Katun, Sprei Sandy, bs krm.Djl 7 meja + 20 Krs Ex.Café Rp.4,5 Jt (ng).DikntrknToko Jl.Pemuda Uk. 12x18 m TP cck u Showroom /Kntr . Jual Jazz 2005 silver IDSI body Fit trm Psnn coklat StikKrkterhub.081336761176/0817857653545.

•MENDUT REGENCY•

•SUKOWIDI• DJL Cepat Rumah, SHM Lt 148,LB135,Jl Yos Sudarso 144 Sukowidi Bwi.Hrg Rp 250juta Nego. Hub Ihsan 081575072177

•TANAH L 600M2 • DJL Tanah Cepat Jl Raya Kembiritan Genteng Seluas 600M2 (SHM) 250Jt 082143223366

•TANAH KAPLING•

DJLRmh & Tnh L 825M2, SHM. Baik Utk Toko & Bengkel. Jl Kepiting Dekat Jembatan Menghadap Ketimur Hub 087865173063

DJL Siap Bgn/Kav + Bgn, SHM, Hy 10 Kav (9,7x18)m/Kav. Lebar Jl 10M, Lok Riverside Karangtipis, Dkt Simpang Lima Pusat Kota Bwi, Kantor Pemasaran Kunjung Lokasi Hub: 081-354009225

•DS KAPURAN•

•TANAH KAPLING•

DIJUALRumah Luas Tanah 400M2, Luas Bangunan 160M2. Alamat Jl Raya Situbondo Gang Tomang Ds Kapuran Hub: Hp 081390751953

DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, Hrg NEGO. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 Harga NEGO, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya). TP. Hub; 0333-8930348.

•JL KEPITING•

•RUMAH - WARNET• DIJUALRumah Bangunan Plus Warnet 30Unit Komputer Lok Jl Agus Salim No 9A Bwi “ Jessy Internet” Lt 10x30 Lb 10x20, 1Kt, 2Km, Strategis Tiga Kota Samping Kampus Untag Bwi. Hrg 221 Jt Nego Hub: 08563834220/0333-7769914

BANYUWANGI •HANDPHONE• NOKIA BB Iphone 4 G 32 gb = 4 Jt, 16 gb=3,4 J. 3gs=32gb 3j. N 8=2,5J. C7=2,2J. N900=2,2j.C6=2jt. N97=1,8J. E 90=1,5J. Torch=2,7J. Onyx=2,3 J Bold=1,2 J, Hubungi: 085314109388

•TOUR & TRAVEL• PT. MAS WANGI, rute LMJG-JMBR-BWIDPS & Paket.Nymn, AC. Dpn SPBU Mangir. Ph: 0333 7700661 www.baliratugroup.com

•RESTORAN TEPI PANTAI• DIKONTRAKKAN Restoran tepi pantai lok di Ds Ketapang Bwi. L 300m2 kaps 15 meja. Hub 08179678080

•RUMAH KHITAN•

BANYUWANGI

H. BAMBANG S. Ahli Sunat Laser utk Sgl umur dr Bayi hg Dws,D/a: Complek ruko Jl. Kepiting 5 A sobo Bwi Telp. 0333-422950.

•RUMAH CANTIK•

•PROMO DAIHATSU•

•TERIMA KOST PUTRI•

DIJUALRumah Cantik beserta isinya Lt. 112 Lb. 84 2 kt Perum Persada blok A3 Karangrejo Banyuwangi. Hub. Andi 082113000070

MILIKIXenia VVT-i UM10Jt, Terios UM 17Jt, Gran Max UM 7Jt, Luxio Disc 15Jt. Sirion Bng 0%. Bs Kredit 5Th + Hadiah Menarik. Hub Sgr HADI 0333.7728.456/ 0815.5970.5555/081.233.432.555

LOKASI Jl Brawijaya Gang Garuda No 38 Banyuwangi. Belakang dr. Didit Specialis Jantung. Hubungi 085691143558

•PERUM GRAHA CAMAR• DIJUAL Rmh SHM Murah Perum Graha Camar Lt. 95 M2 2 Kt Jl. Barong No. 22 Bwi Hub. 088803674141

•PERUM PERMATA GIRI• DIJUAL Rumah Siap Huni Di Perum Permata Giri Blok BC No. 05 Bwi Full Bangunan Hrg 65 Jt Ng Hub. 082143597979

BANYUWANGI

•PRIMA MOBIL• CRV’09, Avanza 05,07, Xenia 05,07, Kjg Lgx 97,02, Inova 05 (Solar Bensin) Panther 99,00,03 Taruna 02,04, Adventura 97, Pu Zebra 05,06 PU T120SS 09, PU L300 09, PU Futura 09. Cash/Kredit DP 10% Bunga Murah Hub: 0811301676/0333-411655

•TOUR & TRAVEL•

•DIJUAL SEGERA•

P 6405 EN an Sutrisno Dsn Barat Trigonco Asembagus

•KARAOKE• JUAL Karaoke Hyundai Bs 5000 Lagu Bs dtmbh lagu baru, Speaker PSB Amerika, Suara berkelas.0333-7722222

PT ROSANA paket murah start Juanda, Thailand (BKK+PTTY) 4H/3M Rp 4,5 jt. Jkt 3H/2M Rp 3 jt. Hub081357098501(Berto)

L 300 Stesen Adiputro, Abu-abu Metalik, Original Th 2000, Kondisi Baik. Harga 70Jt Nego. Hub: 081934884336

•KEHILANGAN STNK•

•PERTOKOAN•

•PRIMA MOBIL•

•KURSUSAN•

•KEHILANGAN STNK• P 5744 TZ. an Sudarmi d/a Dsn Curah Tangi RT02/01 Ds Setail Genteng

Pasang Iklan? Hubungi: 08123353502

DIJUAL Pertokoan 2 Stand Di Yos Cafe, SHM, Pinggir Jl Raya Yosomulyo, Jajag. Hub: 082132761858

R-STOCK(NewCar) T-Avanza, Inova, Yaris Daihatsu Xenia, Terios,Luxio,Honda(All New) Jazz, Crv Freed, Mits PU L300, PUT120ss, Suzuki APV Arena, APVLuxury, Swift, Nissan G-Livina, March. Cash/Kredit Hadiah Lgs Tv/ Lemari Es Hub: 085258665239/0333411655

KURSUS Desain Grafis & Percetakan, Corel Draw, Offsit, Sablon Segala Media. Call 082 143.22.33.66 (845582)

GERDA/RaBa

PRESTASI: Siswa yang mengharumkan nama sekolah mendapatkan penghargaan

ALAT BAND: Musik yang diminati kalangan pelajar.

DJL Cpt Rmh & Gdg SHM Lt400M2 Wil Klatak Bwi Hrg 170Jt Nego T.08133602333

DJL Rumah Bekas Berkualitas Di Perumahan Mendut Regency Banyuwangi. Hub 081-934876969

da tahun 2008 yang lalu. Sita Halumasyada, siswi kelas XI IPA, salah satu bukti bahwa dengan tenaga pengajar yang handal dan profesional, SMA PGRI Giri berhasil mengantarkan siswinya meraih juara II Speed Contest se-Jawa Bali di Jember beberapa waktu lalu. (adv)

(25-30/05)

(04-10/06)

(28/05-06/06)

(29/05-05/06)

> BWI: DJL Rmh Jl Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Belakang Bs Ditingkat. Langsung Bs Ditempati Hrg Nego TP. Hubungi 081-803-587-755

> BWI: DIJUAL Opel Blazer Tahun 1996, Silver, Siap Pakai. Pajak Panjang. Harga nego. Hub: 081336504436

> BWI: DIJUAL Tanah SHM & Bangunan Di Jl Raya Sumber Beras No 307 Muncar. Luas 670M2 Harga Nego Hub: 081934848787

> BWI: DIJUAL DAIHATSU Xenia 1.0 F600 RV th 2006 hitam mtl hrg 108,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

BANYUWANGI •CHECHER & ADMIN• DCR Checker Gudang Wanita berpglmn Min SMU dan ADMIN Penjualan berpglmn bs komputer. Kirim lmrn ke Jl.Yos Suadrso No 40 Bwi. (Gudang Semen 3 Roda Indocement)

(29/05-05/06)

(29/05-05/06)

(29/05-05/06)

(29/05-05/06)

> BWI: DI JUAL Toyota kijang LGX / KF 83 super th 2001 biru mtl hrg 125 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL MTS Kuda VB 5W GLS th 2001 merah tua mtl hrg 82,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

> BWI: DIJUAL Suzuki S50 Futura th 2003 abu-abu mtl hrg 65 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

> BWI: DIJUAL MTS T120ss Pu 1.5FDR (pick-up) th 2010 hitam hrg 75,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

6

Senin 6 Juni 2011

Plot Arim Pengganti Dinda SEMENTARA itu, kekhawatiran IPSI terhadap figur pengganti Dinda Maulidya yang akan tampil dikelas B dalam Porprov III Juli mendatang sudah teratasi. Bukan rahasia lagi bila Dinda selama ini menjadi tulang punggung kontingen silat Banyuwangi dalam memburu target perolehan medali. Maklum, dalam dua Porprov yang dijalani yakni 2007 dan 2009, pesilat proyeksi PON 2012 ini menyumbangkan masing-masing stau medali emas. Dan, untuk tahun ini, pesilat anak dari Ahmad Mustain dipastikan tidak bisa tampil di ajang dua tahunan ini. Dinda gagal masuk lantaran terkendala batasan usia peserta Porprov yang maksimal berusia 21 tahun. Maka, sebagai pelapis, IPSI pun sudah menemukan penggantinya. Dia adalah Arim Lailatul Maulidia. Siswi SMK PGRI 1 Banyuwangi itu dipastikan akan menjadi harapan Banyuwangi untuk mendulang medali dari kelas B. “Dalam seleksi kita sudah temukan pengganti Dinda. Dia adalah Arim,” beber Bambang. Bambang menyatakan, persaingan di arena Porprov di pastikan bakal ketat. Apalagi saat ini kekuatan dan peta di Jawa Timur semua daerah memiliki grafik setara. Inilah yang sempat membuat IPSI dibuat ketar-ketir dengan lumbung medali di kelas B yang selama ini menjadi salah satu harapan mendulang medali. Sejauh ini, penampilan Arim menunjukkan grafik lumayan bagus. Dia yakin dengan latihan intesif, dara asal Kecamatan Licin itu bisa menyamai penampilan seniornya di Porprov mendatang. “Kita yakin Arim mampu buat kejutan di Porprov nanti,” harap Bambang. (nic/als)

ADVERTORIAL

Yamaha Mio Taklukan Titik Nol Subang Konsumen Yamaha Amin Motor dan WOM Finance Sukses Tour dari Banyuwangi ke Aceh

GALIH/RaBa

ASAH TEKNIK: Para pesilat Banyuwangi proyeksi Porprov terus berlatih di Padepokan IPSI Jalan Adi Sucipto Banyuwangi kemarin.

IPSI Program Uji Tanding Pematangan Persiapan Jelang Porprov BANYUWANGI – Ketidakjelasan perihal anggaran kontingen Banyuwangi dalam Porprov III Jatim Juli nanti tidak menyurutkan semangat IPSI Banyuwangi. Induk olahraga yang menaungi olahraga beladiri pencak silat tersebut tetap mengebut pelaksanaan pemusatan latihan bagi atletnya. Tidak tanggung-tanggung, sudah 10 pekan ini, Umi Lailiya dkk menempa diri secara mandiri. Mensiasati operasional pemusatan latihan itu sendiri, IPSI menerapkan latihan berjenjang kepada pesilatnya. Selama 10 minggu berlatih, mereka menerapkan sistem pemondokan pada akhir pekan. Kegiatan ini dilakukan untuk

menjaga ambisi IPSI menjaga tradisi menggondol medali dalam even dua tahunan tersebut. Seperti tampak dalam sesi latihan akhir pekan yang dilaksanakan di Padepokan IPSI di Jalan Adi Sucipto kemarin, Umi Layliya dkk menggelar latihan rutinnya. Teknik hingga fisik mendapat sorotan Bambang Wahyuono yang bertindak sebagai pelatih kepala kontingen IPSI Banyuwangi. Bambang mengatakan, persiapan kontingen pencak silat terus dilakukan. Sudah hampir 10 pekan ini pesilatnya melahap menu latihan yang diberikan. “Alhamdulillah sejauh ini anak-anak dapat berlatih dan menunjukkan grafik peningkatan,” katanya. Pemusatan menjadi penting karena agenda Porprov sudah semakin dekat. Kurang dari 45

hari hari lagi, kejuaraan multi even itu akan segera digelar. Dan, ini menjadi perhatian Bambang untuk meningkatkan peak penampilan anak asuhnya menghadapi kejuaraan yang dilaksanakan di Kediri mendatang. Selain menu latihan fisik dan teknik, tim pelatih juga terus mematangkan kematangan mental anak asuhnya diatas matras. Ini ditunjukkan dengan getolnya Bambang menggelar sparing dalam setiap sesi latihan. Metode ini dianggap menjadi solusi agar pesilat menjadi terbiasa dengan kondisi pertandingan. Selain itu, kekurangan dan capaian yang telah diraih bisa menjadi bahan evaluasi bagi jajaran pelatih. “Uji tanding terus kita kebut sampai mendekati pelaksanaan nanti,” bebernya. (nic/als)

BANYUWANGI - Tekad Imam Sujoko untuk melanglang buana dari Banyuwangi menuju Sabang, Aceh, patut diacungi jempol. Meski dengan keterbatasan fisiknya yang hanya memiliki satu kaki, namun keinginan Imam untuk menjelajah bumi nusantara dengan menggunakan Yamaha Mio akhirnya berbuah sukses. Selain sukses menalukkan jalanan yang penuh rintangan, Imam juga sukses meraih simpati dari YKMI (Yamaha Motor Kencana Indonesia). “Ini oleh-oleh dari petualangan saya saat berpetualang dari Banyuwangi ke Aceh Pulang-Pergi, selama tiga bulan,” kata Imam seraya menunjukkan sertifikat yang ditanda tangani Walikota Sabang, Aceh, Munawar Liza Zainal. Berbagai kendala juga sering ditemui. Misalnya, saat itu saat hendak menuju titik nol di Subang, Jawa Barat. Karena jalannya yang menanjak dengan jarak yang cukup jauh yaitu empat kilometer. Namun, tetap dengan semangat tinggi, akhirnya Yamaha Mio yang dia kendarai mampu menaklukan jalan tanjakan menuju titik nol Subang. “Ini bukti dan fakta jika Yamaha Mio sudah berhasil menaklukkan jalan menanjak. Di mana menurut sebagian orang tidak mungkin. Tapi ternyata sukses,” kata dia. Sementara itu, di Banyuwangi, kedatangan pria berusia 43 tahun itu disambut hangat oleh diler Yamaha Amin Motor. Bertempat di Jalan Yos

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

SEMANGAT: Imam Sujoko menunjukkan sertifikat yang ditandatangani Walikota Sabang, Munawar Liza Zainal. Sudarso No 60 Banyuwangi, pada Minggu (29/5), kedatangannya langsung disambut oleh Owner Yamaha Amin Motor H Hendri Supriyadi SH, Raden Sahit Saputro pimpinan WOM Finance, dan Manager Amin Motor Gus Anto Budianto. Sambutan hangat terhadap Imam juga disaksikan undangan konsumen lainnya. Saat itu, Imam juga menunjukkan Yamaha Mio kuning penuh tanda tangan kepada konsumen Yamaha Amin Motor. “Wah, Mio-nya jadi sangar ya. Penuh cat tanda tangan. Banyak sekali,” kata salah seorang undangan. Manager Yamaha Amin Motor Banyuwangi Gus Anto Budianto mengatakan, Imam kali pertama berangkat tanggal 28 Februari 2011 lalu. Jalur yang ditempuh ada Banyuwangi hingga Sabang Aceh. Selama 113 hari, dia mengendarai Yamaha Mio nopol P 5895 ZB. Dikatakan, selama berpetualang itu, Imam juga menyempatkan mampir ke beberapa dealer Yamaha dan WOM Finance. “Alhamdulillah sambutan mereka

POSE BERSAMA: Dari kiri, GM Trijaya Motor Group Indra, tiga dari kiri WOM Finance Sahit Saputro dan Imam Sujoko.

hangat kepada Imam,” katanya. Sementara itu, Direktur sekaligus owner dealer Yamaha Amin Motor H Hendri Supriyadi SH mengatakan dirinya salut dengan tekad Imam Sujono. Misi ikhlas yang ditunjukkan oleh Imam merupakan wujud bukti jika kekurangan fisik yang dimiliki seseorang tidak menjadi kendala untuk bisa meraih sukses. “Semangat Imam wajib ditiru oleh semua orang,” ungkap Bos Prima Mobil itu. (ikl)

HANGAT: Owner Yamaha Amin Motor, H Hendry Supriyadi SH.

MIO BANDEL: Yamaha Mio milik Imam penuh penuh tanda tangan.

AMIN MOTOR BANYUWANGI: Jl. Kapten Ilyas No 5 Banyuwangi Telp. 424165, Genteng Jl. Raya Jember No 1 Telp. 842532, Jajag Jl. PB Sudirman No 116 Telp. 393889.

ADVERTORIAL

Kejuaraan Bola Voli Piala Rektor Stikes Banyuwangi

Pelajar Wongsorejo Sabet Semua Gelar

FOTO-FOTO: TOHA/RaBa

SELEBRASI: Tim putra SMKN 1 Wongsorejo berhasil menjadi juara satu dalam pertandingan perebutan piala rektor Stikes.

SELAMAT YA: Ketua Pelaksana Febri Ariyanto menyalami the best suporter yang diraih oleh SMKN Wongsorejo.

PERWAKILAN: Bagian Kemahasiswaan Sismulyanto (kiri) menyerahkan hadiah untuk juara 4 tim putra.

BANYUWANGI—Kejuaraan bola voli Piala Rektor Stikes Banyuwangi berakhir Jumat malam (3/5). Dua wakil sekolah dari Wongsorejo menyapu bersih piala rektor Stikes. Pada pertandingan terakhir (3/5) itu tim voli pria SMKN Wongsorejo regu A menang telak 3-0 dari SMAN 1 Wongsorejo (Smanjo). Dengan posisi itu, tim voli pria Smanjo harus rela menduduki runner up. Pertandingan yang tidak kalah seru terjadi antara tim putri yang mempertemukan SMAN 2 Genteng melawan SMK PGRI 1 Giri. Permainan taktis yang disuguhkan tim putri SMAN 2 Genteng tak bisa ditahan oleh lawan. Perebutan pertandingan untuk memperebutkan juara tiga jatuh ke tangan pelajar perwakilan Genteng itu. Sementara SMK PGRI 1 Giri harus rela menjadi juara ke empat. Sebelumnya, final kelompok putri yang tak kalah sengit terjadi pada Kamis malam (2/6) di Lapangan Stikes Banyuwangi. Atmosfer pertandingan berlangsung panas. Apalagi, laga puncak tersebut mempertemukan wakil dua sekolah terkemuka Banyuwangi. Yaitu, tim putri SMAN Wongsorejo (Smanjo) yang berhadapan dengan SMAN 1 Banyuwangi (Smanta). Bahkan, pertandingan harus diselesaikan lewat pertandingan selama empat set. Ini karena kedua tim sama-sama memperagakan permainan apik dan solid. Meski di akhir pertandingan Smanta akhirnya takluk 1-3 dari Smanjo, namun secara kualitas, kedua tim sama-sama layak juara.

Juara Rektor Stikes Cup PUTRI Juara 1: SMAN 1 Wongsorejo Juara 2: SMAN 1 Kota Juara 3: SMAN 2 Genteng Juara 4: SMK PGRI 1 Giri PUTRA Juara 1: SMKN 1 Wongsorejo Juara 2: SMAN 1 Wongsorejo Juara 3: SMAN 1 Giri Juara 4: SMKN 1 Wongsorejo Regu B THE BEST PLAYER Putri:Tita (SMAN 1 Wongsorejo) Putra: Eko (SMKN 1 Wongsorejo)

SENGIT: Pertandingan final antara tim putri SMAN 2 Genteng melawan SMK PGRI 1 Giri.

PIALA TETAP: Sesepuh PBVSI Sunoto Bachtiar saat menyerahkan piala juara satu tim putri SMAN 1 Wongsorejo.

THE BEST SUPORTER SMKN (Wongsorejo)

POSE BERSAMA: Tim putri voli sesaat setelah pertandingan usai pada Jumat (2/5) di lapangan Stikes Banyuwangi.

Pertandingan yang didukung penuh oleh PBVSI Banyuwangi ini berlangsung sukses. Bahkan, penonton yang menyaksikan acara ini pun setiap malamnya mencapai ratusan orang. Tidak hanya itu, pertandingan yang dilakukan selama dua minggu lebih itu berhasil mendapat bibit unggul pemain voli berkualitas. “Untuk tahun ini pelajar Wongsorejo menjadi yang terbaik,” kata Inggil Priambodo, salah seorang penonton. Sesepuh PBVSI Banyuwangi, Sunoto Bachtiar saat didaulat memberikan sambutan sesaat acara selesai mengatakan Stikes berhasil menjalankan

pertandingan dengan baik. Bahkan, menurut dia, pertandingan yang berlangsung ini juga berhasil mencetak bibit unggul pemain voli yang nantinya bisa dididik menjadi pemain profesional. “Semoga langkah Stikes dalam menjalankan pertandingan ini bisa ditiru lembaga lain,” terangnya. Sementara itu, bagian Kemahasiswaan Stikes Sismulyanto memberikan apresiasi kepada semua peserta, khususnya yang menjadi juara. Selama pertandingan itu, dia menilai bahwa pelajar Banyuwangi memiliki potensi pemain voli yang berbakat. (ikl)

Tahun Depan Ada Lagi SEMENTARA itu, Ketua Sti- paikan ucapan terima kasih kes Banyuwangi H Soekardjo kepada PBVSI yang sudah juga memberikan apresiasi membantu kelancaran pertanterhadap lomba yang baru dingan ini,” kata pria yang mapertama kali digesih aktif bermain lar oleh Stikes Babulutangkis itu. nyuwangi. BahSoekardjo berhakan mantan Karap, pertandingan bag TU RSUD yang sudah berBlambangan itu langsung sportif ini berencana kejuaharus menjadi traraan bola voli andisi disetiap pertar sekolah ini atandingan dan di kan menjadi agenmana pun berada. da tahunan Stikes. Sebab, menurut dia, DOK/RaBa Soekardjo yang kalah menang adaH Soekardjo saat ini masih kelah hal biasa. Naliling Eropa itu mun pelajaran yang juga memberikan apresiasi paling penting dalam sebuah kepada semua peserta dan pe- pertandingan adalah kekalahan menang dalam kejuaraan voli bukan berarti kalah namun ini. “Secara khusus saya sam- prestasi yang tertunda. (ikl)

7

BERITA UTAMA

Senin 6 Juni 2011

HALAMAN SAMBUNGAN

Diberi Waktu hingga Agustus n BARU... Sambungan dari Hal 1

Ada juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Sementara itu, parpol di parlemen yang belum mendaftar verifikasi pemilu 2014 antara lain Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai RepublikaN, dan Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU). “Dua partai nonpar-

lemen yang sudah mendaftar adalah PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dan PDS (Partai Damai Sejahtera),” ujar Abdullah. Berkas milik parpol ini, jelas Abdullah, nantinya akan diperiksa. Selanjutnya berkas tersebut akan diserahkan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) untuk dilakukan verifikasi. Bila ada data yang dianggap ganjil, pihak Kementerian akan minta data ke Bakesbangpol Linmas.

Bahkan bila dirasa perlu, pihak Kementerian akan turun langsung. “Bila ada data yang meragukan, pihak Kemenkum HAM akan melakukan cek langsung ke lapangan,” jelasnya. Ditanya banyak pengurus parpol yang belum mendaftarkan diri, Abdullah mengaku tidak tahu pasti. Padahal, pihaknya sudah menyampaikan pada pengurus parpol dan mengumumkan pendaftaran verifikasi pemilu 2014 tersebut.

“Mungkin masih ada administrasi atau susunan pengurus yang belum selesai,” katanya. Sementara itu, setiap parpol harus melaporkan kondisi partai termasuk kantornya saat mendaftar ke Bakesbangpol Linmas. Selain itu, parpol juga diharuskan menyerahkan susunan pengurus hingga tingkat kecamatan. “Kalau sampai Agustus 2011 tidak mendaftar, ya tidak akan kami ajukan ke Kemenkum HAM,” sebutnya. (abi/bay)

Diminta Ikut Entaskan Kemiskinan ... n LANGSUNG... Sambungan dari Hal 1

“Untuk Pileg mendatang, kita menargetkan sembilan kursi di DPRD Banyuwangi,” kata politisi asal Kecamatan Singojuruh itu. Fauzan mengakui, PPP yang kini memiliki dua kursi di DPRD Banyuwangi, tidak mudah untuk menaikkan perolehan sembilan kursi pada pemilu mendatang. Tapi dengan tekad dan semangat demi memperjuangkan Islam, pihaknya optimistis target yang sudah dipasang itu terlampaui. “Kita akan berupaya memahamkan pada masyarakat tentang PPP,” ujarnya. Muskercab I PPP yang diikuti seluruh pengurus DPC PPP serta 24 Pengurus Anak Cabang (PAC) PPP se-Kabupaten Banyuwangi itu dibuka oleh Bupati H Abdullah Azwar Anas. “Saya selaku Bupati Banyuwangi, punya kepentingan dengan PPP. Kami mengajak untuk bersama dalam membangun daerah,” kata Bupati Anas. Bupati Anas berpesan agar dalam Muskercab I ini, PPP bisa memasukkan program pengentasan kemiskinan. “Mari kita tingkatkan kesejahteraan rakyat, saya mengajak pada PPP untuk ikut dalam pengentasan kemiskinan,” ujarnya. (abi/bay)

Sambungan dari Hal 1

Sedangkan seluruh pelancong itu balik ke Jawa pada Minggu kemarin. Sementara itu, peningkatan penumpang juga terlihat pada angkutan darat di Banyuwangi.

Sambungan dari Hal 1

Rupanya, usaha petugas Perhutani untuk melakukan razia penambang emas liar itu sudah bocor. Para penambang

Sambungan dari Hal 1

Dengan kesadaran dan gotong royong, warga bahu membahu membersihkan sampah dan menjaga keasrian lingkungan. Pemandangan tersebut tampak dengan gotong royong warga di sekitar Jalan Kertanegara Kelurahan Kebalenan Minggu pagi kemarin (5/6). Bermodal celurit, cangkul, dan pe-

Sambungan dari Hal 2

Namun yang terjadi, mereka tetap melewati jalan tengah pasar. ‘’Setahu saya bus lewat sini pagi dan sore hari,’’ ujarnya.

AGUS BAIHAQI/RaBa

DISKUSI: Fauzan bersama Bupati Anas dalam pembukaan Muskercab I di restoran Mahkota Plengkung, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin.

liar yang semakin merajalela itu diduga sudah mendengar informasi akan adanya operasi. ”Setiap kita melakukan operasi di gunung Tumpang Pitu dan Petak 79, selalu saja para penggali lubang tambang

ralatan lainnya, ratusan warga membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal mereka. Rumput liar, pepohonan, hingga saluran air menjadi target pembersihan. Kegiatan yang mulai langka dilakukan masyarakat itu, mendapat perhatian Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu menyempatkan diri untuk turut serta dalam kegiatan kerja bakti.

Kasat Lantas Polres Banyuwangi, AKP Lukman Cahyono menegaskan, pihaknya akan menindak tegas para pengemudi yang melanggar jalur yang sudah ditentukan. Apabila tetap melanggar, pihaknya

penumpang turun, selalu ada saja penumpang yang naik. ‘’Mulai saya naik tadi, bus sudah terisi penuh,’’ ujar warga Lumajang itu. Meski begitu, awak bus merasa peningkatan penumpang tersebut dirasa masih wajar. Bahkan, mereka menganggap

peningkatan penumpang yang terjadi tersebut masih kalah dengan masa liburan tahun sebelumnya. ‘’Liburan sekarang biasa saja, bahkan kami kadang minus,’’ ujar seorang kondektur bus di terminal Jajag, Kecamatan Gambiran kemarin. (nic/ton/bay)

emas liar itu sudah tahu sebelumnya. Kami akan terus rutin menggelar operasi,” kata Sugito. Meski gagal menangkap pelaku penambangan emas liar, petugas gabungan tersebut berhasil mengamankan tiga

unit mesin penyedot lumpur. “Mesin penyedot ini biasa digunakan oleh para penambang emas liar untuk mendulang emas. Mereka menambang di kawasan hutan Perhutani,” kata Sugito. (azi/bay)

Mengenakan kaus warna krem dan bertopi putih, Bupati Anas tampak enjoy berkeringat ria bersama warga. Sesekali mantan anggota DPR RI melontarkan guyonan bersama masyarakat lainnya yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain Bupati Anas, beberapa pejabat lain seperti Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko juga tampak dalam kegiatan tersebut. Selepas melaksanakan kegiatan bersih-

bersih, Bupati Anas dan rombongan melanjutkan acara dengan bersepeda mengelilingi sejumlah sudut kota. Terkait kegiatan tersebut Bupati Anas menegaskan ini merupakan rangkaian salah satu upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. Upaya itu di antaranya diwujudkan dengan turut serta dalam kegiatan kebersihan yang dilakukan oleh masyarakat. (nic/bay)

akan memberikan sanksi. ‘’Kami akan memberikan sanksi berupa tilang kepada sopir yang melanggar,’’ tegas perwira asal kota Malang itu. Lukman menambahkan, pihaknya juga akan memberikan

pemberitahuan kepada petugas di pos daerah masing-masing agar bertugas dengan baik. ’’Kami akan memberitahukan atensi kepada kanit di pos polisi daerah masingmasing,’’ imbuhnya.(ton/bay)

Didukung Orang Tua dan Guru Sambungan dari Hal 1

Sebab kebanyakan lomba yang diikutinya selama ini lebih mengedepankan baca puisi, ketimbang cipta karya puisi. Di sisi lain, beberapa poin menjadi penilaian utama dewan juri agar bisa menjadi juara di kejuaraan ini. Kesesuaian isi, orisinalitas, hingga pembawaan karya menjadi titik tekan dalam even ini. Lomba pun menjadi lebih menantang dengan keberadaan tiga kriteria penilaian tersebut. Inilah yang membuat persiapan Putri dalam menghadapi kejuaraan ini menjadi sedikit lebih berat. Apalagi, anak sulung pasangan Nur Syukroini dan Julis Yulianti itu belum pernah mencipta sebuah puisi. Selain persiapan membaca naskah puisi, Putri juga dituntut membuat bahan yang akan dibawakan di atas panggung. Susah-susah gampang, itulah yang dirasakan oleh Putri. Bagian terberat adalah saat menentukan grand tema puisi gara-

nya, jangan memasukkan atau meminta ganti rugi rumponnya yang sudah hilang atau rusak jauh hari sebelum ada kegiatan survei. Makanya kita juga mengimbau kepada PT EML untuk mensurvei dengan cermat saat ada pengajuan ganti rugi rumpon baru,” imbuhnya. Politisi Partai Hanura itu menambahkan, sudah saatnya Situbondo welcome terhadap investor yang datang. Sebab, cara ini menjadi salah satu cara untuk mempercepat pertumbuhan kemajuan ekonomi masyarakat Kota santri. “Harus dihapus mulai sekarang segala perilaku-perilaku yang membuat investor gamang. Apalagi takut masuk ke Situbondo,” tegasnya. Pertemuan nelayan Panarukan dengan PT EML kemarin dihadiri jajaran Muspika Panarukan serta Dinas Kelautan dan Perikanan. (pri/als)

Datangkan Dokter dari Surabaya

n 30 SISWA...

Seperti yang terlihat di terminal lama Kecamatan Genteng kemarin. Salah satu penumpang bus, Rahayu mengaku mulai naik bus dari Lumajang menuju Banyuwangi. Sepanjang perjalanan tersebut, kursi di dalam bus selalu penuh. Setiap ada

... n PERTAMA...

da. Ya tetap kita hitung dua. Semua rumpon yang rusak setelah dilewati kapal kami, menjadi tanggung jawab kami untuk mengganti,” ungkap Hidayat. Sesuai dengan nota kesepakatan, kata dia, uang ganti rugi itu paling lambat dibayarkan pada 15 Juni mendatang. Setiap rumpon dihargai Rp 2,5 juta. “Kita akan mematuhi nota kesepakatan itu,” imbuh pria asal Jombang. Sementara itu, Muhammad Nizar anggota DPRD asal Desa Kilensari, Panarukan, mengungkapkan, pihaknya bersama sejumlah tokoh di Kecamatan Panarukan berusaha untuk menjembati kepentingan nelayan maupun PT EML. “Artinya, kalau nelayan jangan sampai rugi. PT EML pun tentu jangan sampai dirugikan,” ungkapnya. Karena itulah, Nizar mengharapkan masyarakat menghormati niat baik PT EML. “Misal-

Kepala Kantor KB Syaifullah mengungkapkan, jika harus membayar sendiri, setiap orang harus merogoh koceknya antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta untuk melakukan MOW. Namun, Pemkab Situbondo menggratiskan kepada mereka. Diungkapkan, tahun ini Pemkab Situbondo ditarget peserta MOW sebanyak 800 akseptor. Mereka harus dari keluarga miskin. “Sampai saat ini masih

tercapai 357 akseptor, jadi kurang 443 akseptor,” imbuh Syaifullah. Untuk mensukseskan kegiatan MOW, Sabtu lalu tim medis beranggotakan 23 orang dari RS dr Soetomo Surabaya diterjunkan. Lima di antaranya merupakan dokter spesialis kandungan. Yakni dr Ashon Sa’adi, dr Jimmy Yanuar, dr Novan, dr Riyanto, dr Norman. Itu ditambah dua dokter anastesi, dr Farid dan dr Haris. (pri/als)

Raih NUN Tertinggi

Polisi Akan Beri Sanksi Tilang n PELAT...

“Kita sudah berkomitmen sejak awal, untuk jangan sampai membuat tidak nyaman penduduk setempat,” terangnya. Kata dia, nelayan yang rumponnya rusak sebenarnya tidak perlu khawatir tidak akan mendapatkan ganti rugi. Sebab, semuanya sudah terdata dengan baik. Mulai letak rumpon hingga jam, menit, dan detik berapa diangkat, semuanya didata oleh kapal. Awalnya, kata Hidayat, data yang diperoleh dari kapal survei hanya 32 rumpon yang rusak. Namun, kemudian membengkak menjadi 68 rumpon. Bengkaknya rumpon nelayan yang rusak ini tanpa disengaja akibat kapal saat akan berbelok arah.“Semua sudah terdata. Meski namanya sama, namun letak koordinatnya berbe-

Menurut dia, pemkab ikut memberdayakan kualitas keluarga masyarakat. Salah satunya dengan memberikan dukungan kapada ibu-ibu dari kalangan ekonomi lemah yang akan melakukan MOW. Sebab, selama ini mereka cukup kesulitan untuk mengaksesnya karena biaya yang harus dikeluarkan tidak kecil.

Dilanjutkan Bersepeda Keliling Kota n GIATKAN...

Sambungan dari Hal 8

Sambungan dari Hal 8

Para Penambang Sudah Kabur ... n RAZIA...

n SATU RUMPON...

n 237...

Penumpang Bus juga Meningkat n PADAT...

Saatnya Sambut Baik Investor

pannya. Berkat kejelian dalam mengimprovisasi indra penglihatan dengan hubungan antar-manusia dalam persahabatan, puisi berjudul ‘Bola Mata’ itu pun akhirnya lahir. Sepekan lamanya puisi itu mendapat curahan pemikiran dari Putri. Dengan bimbingan orang tua dan guru, dara yang tinggal di Desa Kauman, Kecamatan Rogojampi itu mampu merampungkan hasil karyanya. “Ini puisi pertama ciptaan saya dan nggak nyangka bisa juara,” ujarnya bangga. Keberhasilan inilah yang membuat Putri memastikan diri mewakili Jawa Timur dalam Lomba Cipta Puisi tingkat nasional di Jakarta bulan Juli mendatang. Meski jawara regional telah digapai, dia terus menggiatkan diri untuk berlatih. Tidak hanya di sekolah, latihan juga dilaksanakan di rumah. Untuk membiasakan diri saat tampil di panggung, Putri menjadikan kedua orang tuanya sebagai dewan juri. Tayangan televisi pun mati saat dia berlatih. Tidak hanya sekali, latihan ini dilakukannya berulang-ulang di sela waktu bermain dan

belajarnya di rumah. Dan kegandrungan Putri terhadap puisi, membuat dia memiliki ambisi besar di masa depan. Di antaranya dengan berencana menghasilkan lebih banyak karya sastra di kemudian hari. Target ke depan, dia ingin menerbitkan buku yang berisi kumpulan puisi. Di samping itu, prestasi yang diraih Putri juga didukung oleh pihak sekolah. Dukungan pun terus diberikan dengan memberikan jam khusus latihan kepada anak didiknya tersebut. Keberadaan Putri merupakan aset dan buah kerja keras pembinaan seluruh elemen sekolah yang berada di Jalan KH Agus Salim 03 Rogojampi ini. Kepala MI Rogojampi, Mohamad Sugeng Pramono menyebut, prestasi Putri telah memperpanjang capaian yang diraih oleh sekolahnya. Beberapa prestasi pernah ditorehkan oleh anak didik MI Rogojampi di antaranya dalam Porseni MI 2011, MTQ, drum band, Olimpiade MIPA, Jebeng Thulik hingga terakhir Cipta Karya Puisi. (bay)

Sambungan dari Hal 8

Sementara, peringkat ketiga, Tita Aulia Nur Atami dengan NUN 38,20. Peringkat keempat, Rio Priambudi Alamsyah dengan NUN 38,15. Dia mendapatkan nilai sepuluh di dua mata pelajaran, yakni Bahasa Inggris dan Matematika. Di peringkat lima ada Nurin Kusuma Dewi dengan NUN, 38,05. Peringkat keenam diraih Istiqomah Taradhita Yowandri P dengan NUN, 38,00. Peringkat ketujuh diraih Annisa Sarfina Djunaedi dengan NUN, 37,95. Peringkat delapan Marta Dinata Hidayatullah dengan NUN, 37,95. Peringkat sembilan diraih

Fakhrina Nur Fadhillah dengan NUN, 37,95. sementara di peringkat sepuluh Rizqon Nurrofik Fadhilah dengan NUN, 37,90 dan Nurentia Wahyu Purnamasari dengan NUN 37,90. Pada puncak acara kelulusan SMPN 1 Situbondo, digelar malam perpisahan siswa kelas IX Jumat malam (3/6). Acara yang ditempatkan di Gedung Olahraga (GOR) Baluran itu dihadiri Wakil Bupati Rachmad. Dia sekaligus mengukuhkan wisudawan. Selanjutnya, Kepala SMPN 1 Situbondo Ibnu Hajar menyerahkan secara simbolis peserta didik kepada orang tua, yang diwakili ketua Komite Sekolah, Agus Tjahyono Besuki. Acara perpisahan dikemas

dengan nuansa etnik. Para wisudawan menggunakan pakaian khas Jawa Timur dengan diiringi musik gamelan hidup persembahan dari peserta didik kelas VII dan VIII. Mereka juga dihibur dengan tarian Tabing Dede dan tarian Amain. Dalam sambutannya, Wabup Rahmad berharap kepada para siswa kelas IX yang diwisuda agar tidak melupakan almamater SMPN 1 Situbondo. Sehingga, nama besar SMPN 1 Situbondo terjaga. Baik itu prestasi akademik maupun non akademik. “Mari kita raih citacita yang tinggi. Sehingga lulusan SMPN 1 Situbondo berguna bagi agama nusa dan bangsa,” harapnya. (pri/adv)

Jadi Guru Sejak 1993 n GURU... Sambungan dari Hal 8

Mudah-mudahan dengan momentum guru berprestasi akan jadi cambuk agar guru lebih berkembang dan berprestasi demi pengabdian dalam dunia pendidikan,” kata guru yang kali pertama ditugaskan di SDN 4 Tambak Ukir, Kendit, itu. Menurut Yuyun, masa-masa awal diangkat menjadi guru pada 1993, dirinya belum bisa apa-apa tentang administrasi keguruan. Saat kepala sekolahnya meminta tolong menyetempel suatu data, dia langsung menyetempel di sebe-

lah kanan tandatangan. “Kepala sekolah saya tersenyum, dan berkata, “Bu Yuyun, kalau nyetempel tempatnya di sebelah kiri tandatangan,” kenangnya. Pengalaman pertama menangani administrasi itu dijadikan cambuk untuk bertekad terus belajar. Selain sebagai guru, Yuyun juga aktif di berbagai organisasi. Di antaranya sebagai sekretaris PGRI Cabang Kendit, Ketua KKG Gugus IV Klatakan, dan pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kendit. Kegiatan rutin yang biasa dilakukannya adalah mengisi materi di setiap pertemuan KKG Gugus IV. Materi yang disajikan adalah materi hasil dik-

lat-diklat kependidikan yang diikuti baik di tingkat kabupaten maupun provinsi. “Tujuannya agar semua guru yang tidak ikut diklatpun memiliki ilmu dan pengetahuan yang sama,” imbuh pria kelahiran 1971 ini. (pri/als)

DERITA MAAG HILANG, MAKAN PUN JADI ENAK Sakit maag selalu diindetikkan dengan telat makan. Itu jugalah yang dialami oleh Rusiyati, seorang ibu rumah tangga yang telah 5 tahun menderita keluhan tersebut. Penyakit yang bisa menyerang anak-anak sampai orang dewasa ini memang bukan hal yang baru di masyarakat kita, “Kalau sakit maag saya kambuh, kepala sering terasa pusing dan lambung pun jadi terasa perih,” ujar wanita berusia 49 tahun itu menceritakan keluhan yang dirasakannya. Ia selalu berupaya untuk mengatasi keluhannya itu, namun belum menunjukkan perkembangan yang berarti, sampai akhirnya… Ia mengetahui tentang Gentong Mas, minuman herbal dengan bahan utamanya yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) yang salah satu manfaatnya dapat mengatasi maag, “Sudah 2 bulan ini saya minum Gentong Mas secara rutin. Baru 2 kotak keluhan akibat sakit maag yang saya derita sudah hilang, kini saya dapat makan dengan enak.” Terang ibu 4 orang anak tersebut dengan gembira. Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa Yunani yaitu Gastro, yang berarti perut/lambung dan Itis yang berarti inflamasi/peradangan dengan gejala-gejala seperti perih atau sakit seperti terbakar pada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan, mual, muntah, kehilangan selera, kembung, terasa penuh pada perut bagian atas setelah makan, kehilangan berat badan. Beberapa bentuk Gastritis kronis dapat meningkatkan risiko kanker lambung dan jika dibiarkan tidak terawat dapat menyebabkan peptic ulcers dan pendarahan pada lambung.

Pengalaman mengatasi maag dengan Gentong Mas yang dirasakannya, membuat warga Desa Krajan, Srono, Banyuwangi, Jawa Timur tersebut tergerak untuk membagi pengalamannya dengan orang lain. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat untuk memelihara pembuluh darah, perbaikan sistem saraf, optimalisasi aktifitas hormon, meningkatkan proses penyembuhan dinding lambung, meningkatkan daya tahan tubuh dan bersifat anti bakteri. Selain itu juga, Habbatussauda dapat mengatasi gangguan tidur dan relaksasi. Cabe Jamu yang terdapat dalam Gentong Mas bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan mukosa lambung. Sedangkan kandungan yang terdapat dalam Kayu Manis bersifat anti kembung dan mules. Kapulaga dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai anti muntah serta radang lambung. Dan Gula Aren bermanfaat untuk menurunkan penyerapan lemak dan perbaikan sistem saraf. Untuk hasil cepat dan maksimal dianjurkan untuk makan teratur, hindari alkohol, rokok, kendalikan stress, dan jika memungkinkan hindari obat penghilang nyeri. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat yang mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114

8

Jawa Pos-nya Kota Santri

Senin 6 Juni 2011

PENDIDIKAN

SYAMSURI/ RaBa

KIRAP: Suasana perpisahan peserta didik SMPN 1 Situbondo Jumat malam (3/6).

30 Siswa Raih Nilai Sepuluh SITUBONDO – SMP Negeri 1 Situbondo membuktikan bahwa predikat RSBI (Rintisan Sekolah Berstandart Internasional) yang disandangnya bukan sekedar hiasan. Sebanyak 30 siswa lembaga pendidikan yang dikepalai Ibnu Hajar itu meraih nilai sepuluh dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) beberapa waktu lalu. Rinciannya, dua siswa meraih nilai sepuluh di mata pelajaran IPA, lima siswa di pelajaran Bahasa Inggris dan 28 siswa meraih di mata pelajaran Matematika. “Total siswa SMPN 1 Situbondo yang mengikuti Unas 260 siswa. 30 orang di antaranya meraih nilai sempurna. Yakni sepuluh,” ungkap Koordinator Humas SMPN 1 Situbondo, Ismail Yasin. Nilai Ujian Nasional (NUN) siswa SMPN 1 Situbondo juga mampu bertengger di posisi pertama. Siswa yang membanggakan itu adalah Faiqul Mustafif dengan NUN 38,50. Nilai rataratanya 9,625. “Di urutan kedua sepuluh besar juga diraih siswa SMPN 1 Situbondo, Dzurratun Nafisah, dengan NUN 38,40,” imbuh Ismail n  Baca 30 Siswa...Hal 39

SAMSURI/RaBa

Sri Wahyuni

Guru Berprestasi 2011 SITUBONDO – Tak ada yang datang cumacuma. Semua perlu usaha dan doa. Termasuk meraih prestasi di dunia pendidikan. Itulah yang dialami Sri Wahyuni, S.Pd, M.Pd. Guru di SDN 1 Klatakan, Kecamatan Kendit itu barubaru ini saja dinobatkan sebagai juara pertama guru berprestasi tingkat Kabupaten 2011. Sebenarnya, prestasi itu bukan hal baru bagi perempuan yang akrab dipanggil Yuyun itu. Pada 2010, dia dinobatkan sebagai peringkat ketiga guru berprestasi tingkat kabupaten. “Sekarang saya sedang mempersiapkan diri untuk seleksi guru berprestasi tingkat provinsi pada 10-13 Juni mendatang, di Kota Batu,” katanya. Yuyun menegaskan, akan berusaha maksimal agar juga bisa berprestasi di tingkat provinsi. Apalagi, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Kendit Moh. Hasyim berjanji akan memberikan reward jika bisa mengharumkan nama Situbondo. Ini juga sebagai motivasi kepada guru-guru yang lain agar berlomba-lomba meraih prestasi. Kata Yuyun, bagi seorang guru tidak ada kata berhenti belajar. Sebab, ilmu pengetahuan selamanya berkembang. Jika guru tak bisa mengikuti perkembangan iptek, bukan mustahil akan tertinggal jauh dari siswanya. Dalam bidang iptek, siswa kini kebanyakan sudah lebih canggih dari gurunya. “Masih banyak guru yang gaptek (gagap teknologi) n  Baca Guru...Hal 39

EDY SUPRIYONO/RaBa

CARI TITIK TEMU : Pertemuan masyarakat nelayan Desa Kilensari, Panarukan dengan PT EML di Balai desa setempat, kemarin.

Satu Rumpon Dihargai Rp 2,5 Juta

Ganti Rugi Kegiatan Survei Kandungan Migas SITUBONDO – Puluhan nelayan Panarukan yang rumponnya rusak akibat kegiatan survei potensi kandungan minyak dan gas (migas) akhirnya bisa bernafas lega. Ini setelah kemarin ada pernyataan

dari PT Energi Mineral Langgeng (EML) bahwa akan bertanggung jawab atas semua kerusakan dan kerugian yang dialami nelayan. Pertemuan PT EML selaku pihak yang diberi kewenangan untuk mensurvei dan mengelola kandungan migas dengan para nelayan sebenarnya tidak hanya dilakukan pagi kemarin. Sebelumnya, hal serupa juga

sudah dilakukan. Bedanya, sebelumnya hanya diwakili beberapa orang. Pada kesempatan kemarin, lebih dari 60 warga Desa Kilensari memadati Kantor Desa Kilensari untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Humas PT EML, Hidayat tentang ganti rugi maupun kegiatan survei n

SPBU Sukorejo Bantah Tak Miliki Izin Amdal BANYUPUTIH – Pernyataan kepala kantor Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo Agus Fauzi yang menyebut sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) belum mengantongi izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Penanggulangan Lingkungan Hidup (UPL/UKL), mulai menuai reaksi. Salah satu pihak yang merasa keberatan dengan pernyataan tersebut adalah pengelola SPBU Dusun Sukorejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih. Pasalnya, SPBU milik Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo itu juga disebut tidak memilik izin UPL/UKL. Seperti diungkapkan Humas Ponpes Salafiah Syafi’iyah Sukorejo Fauzi Alco kemarin. Dia menya-

yangkan pernyataan bahwa SPBU Sukorejo tidak mengantongi izin UPL/UKL. “Kami meminta agar petugas kantor Amdal memverifikasi mana saja SPBU yang tidak memiliki izin UPL/UKL,” ujarnya. Sebab, lanjut Fauzi, SPBU Sukorejo telah mematuhi seluruh ketentuan dan prosedur pendirian SPBU. Termasuk izin UPL/UKL. “Dokumen UPL/UKL SPBU Sukorejo sudah diterbitkan sejak 29 Mei 2006 oleh Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan dan ditandatangani Taufik Hidayat dengan nomor: 660.1/60/431.407.2/2006,” jelas Fauzi. Menurut Fauzi, sampai saat ini, pengelola SPBU Sukorejo tidak pernah menerima sosialisasi apapun terkait adanya perubahan izin UPL/ UKL. “Kalaupun ada perubahan izin UPL/UKL, kami pasti akan menaati prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kepala kantor Amdal Pemkab Situbondo Agus Fauzi mengatakan, setelah melakukan verifikasi terhadap seluruh SPBU di Kota Santri, pihaknya menemukan indikasi tujuh SPBU tidak mengantongi izin UPL/ UKL. Di antaranya SPBU Sukorejo, SPBU Lamongan, SPBU Panarukan, SPBU Kembang, SPBU Utama Jalan Raya Banyuglugur, SPBU Banyuglugur, serta SPBU Suboh. Seharusnya, lanjut Agus, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 27 Tahun 1999 dan Nomor 13 Tahun 2010, salah satu syarat utama penerbitan izin hak pengelolaan adalah izin UKL/UPL. Agus mengimbau agar pengusaha yang tidak memiliki UKL/UPL segera mengurusnya. “Hendaknya segera mengurus UKP/UPL. Sebab, jika tetap membandel, mereka bisa terkena sanksi,” imbaunya.(sgt/als)

 Baca Satu Rumpon...Hal 7

EDY SUPRIYONO/RaBa

PROGRAM GRATIS: Bupati Dadang Wigiarto (tengah) berbincang dengan sejumlah ibu yang menunggu giliran di-MOW.

237 Perempuan Ikuti MOW Gratis SITUBONDO – Pemkab Situbondo terus berupaya untuk mengurangi dan mengentas kemiskinan dengan berbagai strategi. Salah satunya dengan menggratiskan biaya medis operasi wanita (MOW) untuk warga miskin. Dengan cara ini diharapkan kualitas keluarga warga miskin

kian terjaga dan meningkat. Perhatian mereka terhadap anakanaknya yang sudah ada akan kian berkualitas. “Istilah banyak anak banyak rejeki, saat ini sepertinya sudah harus dipertanyakan,” ungkap Bupati Dadang Wigiarto, di sela-sela pelaksanaan MOW di RS Elizabeth Sabtu (4/6) lalu n  Baca 237...Hal 7


Radar Banyuwangi 6 Juni 2011