Issuu on Google+

RABU 28 SEPTEMBER

29

TAHUN 2011

Harus Pilih Salah Satu

GALIH COKRO/RaBa

CANGGIH: Kostum dan peralatan yang dikenakan personel gabungan Kopaska TNI AL dan US Navy Seal.

15 Menit Beres KALIPURO - Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL menggelar latihan bersama pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy Seal). Latihan bersama dengan sandi Flash Iron 11-02 Join Combine Exercise Training (JCET) itu digelar di Selat Bali Senin malam kemarin (26/9). Dalam latihan itu, mereka menjalankan skenario pembebasan sebuah kapal feri yang dibajak di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Tim Kopaska dan US Navy Seal menggunakan kapal cepat Sea Rider milik Kopaska dan satu buah Helly Bolcow dari Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Juanda, Surabaya. Mereka masuk secara serentak dari laut dan udara ke dalam feri yang dibajak. Mereka menjinakkan para pembajak dengan baku tembak selama 15 menit. Menurut Laksamana Muda (Laksda) TNI Sumartono, latihan bersama (latma) itu merupakan agenda rutin dua kali setahun yang dilakukan TNI AL dan US Navy. Latma merupakan bagian dari peningkatan kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat. Lokasi latihan dipilih di sekitar Banyuwangi karena lokasinya yang menantang. Sementara itu, lima perwira tinggi (pati) TNI AL menerima brifet kehormatan Kopaska dan Navy Seal Threedent. Mereka adalah Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasal, Laksamana Muda TNI Sumartono; Asisten Logistik (Aslog) Kasal, Laksamana Muda TNI Didik Suhari; Pangarmatim Laksamana Muda TNI Ade Supandi SE; Pangarmabar Laksamana Muda Didit Herdiawan; dan Komandan Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Dankobangdikal) Laksamana Muda TNI Sadiman. (mg-1/bay)

BAZ CLURING

Laporan Keuangan BADAN Amil Zakat (BAZ) Kecamatan Cluring melaporkan bahwa: Saldo bulan lalu Rp. 4.932.600,-. Penerimaan Rp. 3.332.000,-. Pengeluaran Rp. 3.912.000,-. Dengan demikian saldo BAZ Kecamatan Cluring saat ini Rp. 4.352.600,-.

HAJI

GALIH COKRO/RaBa

LATIHAN: CJH melakukan manasik haji di lapangan Taman Blambangan kemarin.

Lepas 1.215 Orang CJH BANYUWANGI - Sekitar 1.200 calon jamaah haji (CJH) Banyuwangi dikumpulkan di Gedung Wanita untuk melakukan persiapan akhir kemarin (27/9). Sebelum acara pelepasan tersebut dilaksanakan, mereka melakukan manasik haji di lapangan Taman Blambangan ■  Baca Lepas...Hal 39

HUKUM

Belum Sikapi Vonis BANYUWANGI - Tak hanya kubu Ketua DPC PDIP Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, yang masih menyatakan pikir-pikir atas vonis majelis hakim PN Banyuwangi dalam kasus gugatan perdata terhadap tiga pengurus ormas Indonesia Bisa (IB). Ternyata, kubu tergugat juga menyatakan pernyataan senada. Mereka masih belum memberikan reaksi atas vonis terDOK. RaBa sebut. Kuasa huMichael Edy Hariyanto kum tergugat, Achmad Wahyudi, mengaku masih akan melakukan koordinasi dengan kliennya untuk mengambil langkah-langkah yang akan ditempuh berikutnya ■  Baca Belum...Hal 39 http://www.radarbanyuwangi.co.id

Pejabat Publik yang Rangkap Jabatan

Pejabat yang Rangkap Jabatan Ruliyono Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Dewan Penasehat Yayasan Persewangi

BANYUWANGI - Pejabat pu-

GALIH COKRO/RaBa

CEPAT: Personel Kopaska TNI AL dan US Navy Seal menyergap feri di Selat Bali Senin malam (26/9).

Gubernur Dukung Lokalisasi Tutup

blik di Bumi Blambangan banyak yang masih merangkap jabatan di lembaga atau institusi lain. Tidak terkecuali, para pejabat publik yang duduk di lembaga legislatif, DPRD Banyuwangi. Konsekuensinya, mereka yang masih merangkap jabatan di lembaga atau institusi yang berhubungan dengan APBD harus siap mundur. Dalam bimbingan teknis (bimtek) yang baru diikuti para wakil rakyat di Hotel Jayakarta, Kuta, Bali, beberapa hari lalu, masalah rangkap jabatan itu termasuk materi yang menjadi perhatian. Anggota DPRD yang merangkap jabatan dianggap melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2010 tentang tata tertib DPRD. “Dalam aturan di PP 16 tahun 2010 itu memang sangat jelas diatur berikut sanksinya,” ujar Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Ruliyono, kemarin (27/9). Dalam bimtek di Bali pada 23-25 September 2011 lalu itu, kata Ruliyono, salah satu metari yang disampaikan adalah penjelasan tentang PP No. 16 Tahun 2010 ■

Ahmad Taufiq Anggota DPRD Banyuwangi Ketua PSSI Kab. Banyuwangi Juwaini Anggota DPRD Banyuwangi Ketua Real Estate Indonesia (REI) Bwi H Joni Subagio Wakil Ketua DPRD Banyuwangi Ketua Gapeksindo Banyuwangi Totok Sugiarto Anggota DPRD Banyuwangi Ketua Aspekindo Banyuwangi Gunawan Satria P. Anggota DPRD Banyuwangi Ketua Aksindo H Fauzan Anggota DPRD Banyuwangi Ketua Yayasan Pendidikan di Singojuruh. Yusuf Widyatmoko Wakil Bupati Banyuwangi Ketua KONI Banyuwangi

 Baca Harus...Hal 39

BANYUWANGI - Larangan pekerja seks komersial (PSK) luar daerah kerja di lokalisasi berhasil menekan populasi PSK di Banyuwangi. Sebelum libur Ramadan, jumlah PSK di beberapa lokalisasi di Bumi Blambangan mencapai 616 orang. Saat ini, jumlah pekerja esek-esek di lokalisasi menyusut tinggal 221 orang. Sebelumnya, PSK lokal Banyuwangi tercatat sekitar 246 orang dan PSK luar daerah mencapai 370 orang. Keberhasilan menekan angka PSK itu disampaikan Sekkab Sukandi saat menerima rombongan kunjungan kerja (kunker) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Pemprov Jatim, Bawon Adi Yithoni, di Aula Rempeg Jogopati kemarin (27/8). Kebijakan Pemkab Banyuwangi itu mendapat dukungan dan apresiasi Gubenur Jawa Timur, Soekarwo. Gubernur Soekarwo punya keinginan besar untuk membersihkan Jawa Timur dari lokasilisasi. Menurut Bawon, pihaknya diperintahkan secara khusus datang ke Banyuwangi untuk mendukung program penertiban lokalisasi. Sampai saat ini jumlah lokalisasi di Jatim mencapai 47 tempat dengan jumlah PSK 7.127 orang ■  Baca Gubernur...Hal 39

Dana Jampersal Minim Penyerapan Bidan Berizin Hanya 89 Orang

GALIH COKRO/RaBa

SURAM: Seorang PSK masuk kamar wisma usai mengikuti sosialisasi di lokalisasi Sumberloh siang kemarin.

BANYUWANGI - Angka penyerapan dana jaminan persalinan (jampersal) di Banyuwangi ternyata masih sangat minim. Hingga akhir Agustus 2011 lalu, dana yang terserap hanya Rp 182,9 juta. Padahal, alokasi dana yang sudah disiapkan pemerintah pusat tahun ini mencapai Rp 4,58 miliar. Minimnya penyerapan dana bagi ibu melahirkan itu diduga karena kurang sosialisasi. Selain itu, masih banyak bidan yang tidak memiliki surat izin praktik bidan (SIPB). “Penyerapan baru sekitar 5 persen, padahal masa anggaran 2011 sudah hampir habis,” ujar Sekretaris Komisi III DPRD Made Cahyana Negara.

Menurut Made, dana jampersal Rp 4,5 miliar dari pusat itu memang belum semua ditransfer ke rekening Dinas Kesehatan (Diskes) Banyuwangi. Dari dana sebesar itu, yang telah ditransfer baru Rp 1,375 miliar. “Pengajuan yang sudah disampaikan sekitar Rp 263 juta, tapi yang terealisasi baru Rp 182 juta,” ungkapnya. Made menambahkan, dana jampersal merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat yang akan melahirkan. Dengan Jampersal, ibu-ibu dapat layanan persalinan secara gratis. Made menyebut, selain minim sosialisasi, minimnya penyarapan itu juga karena banyak bidan yang tak mengantongi SIPB. Padahal, SIPB merupakan syarat utama bagi bidan untuk mencairkan dana jampersal ■  Baca Dana...Hal 39

Mengikuti Safari Edukasi Untag Banyuwangi ke Malaysia, Singapura, dan Vietnam

Jadi Peserta Kehormatan Konferensi Universitas Putra Malaysia Rektor dan puluhan dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi telah melakukan lawatan pendidikan ke luar negeri. Mereka mengikuti kegiatan di beberapa universitas di Malaysia, Singapura, dan Vietnam. Berikut catatan GERDA SUKARNO yang meliput kegiatan tersebut. SEBAGAI salah satu universitas swasta terbesar di Bumi Blambangan, Untag Banyuwangi terus berbenah. Awal tahun, perbaikan sarana dan prasarana termasuk gedung telah dilaksanakan. Saat ini untuk meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan, Untag Ba-

GERDA SUKARNO/RaBa

PLAKAT: Rektor Untag Banyuwangi, Sugihartoyo (kiri), menerima penghargaan dari Rektor UPM, Prof. A. B. Rahim.

nyuwangi melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi lain. Tidak tanggung-tanggung, kerja

sama itu dijalin dengan beberapa perguruan tinggi dari negeri tetangga, yakni Malaysia, Singapura,

dan Vietnam. Nah, sebagai tindak lanjut kerja sama itu, rombongan Untag Banyuwangi yang terdiri atas 25 orang itu melawat ke tiga negara tersebut. Perjalanan dimulai dengan naik bus menuju Denpasar, Bali. Dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, kami terbang dengan tujuan Kuala Lumpur (KL), Malaysia. Rombongan tersebut terdiri atas rektor, dekan semua jurusan, dan ketua Yayasan Gema Perpenas, Waridjan, dan beberapa pengurus yayasan. Pesawat milik maskapai Air Asia yang kami tumpangi take off pukul 17.00 Wita. Saat penerbangan, cuaca cukup cerah dengan suhu udara 26 derajat celcius. Rombongan akademisi Untag yang kebanyakan berusia di atas 40 tahun itu mendapat pengalaman baru ■

Gubernur Jatim dukung penutupan lokalisasi

Kalau ekspor PSK ke luar daerah, setuju nggak?

Pejabat yang rangkap jabatan harus pilih salah satu

Juga berlaku untuk yang rangkap istri

 Baca Jadi Peserta...Hal 39

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com

30

Rabu 28 September 2011

Golkar Programkan Catur Sukses Partai masyarakat. Tentunya, jelas dia, melihat posisi segmentasi dan targetan yang ingin di bidik oleh kader. “Bila ini terus diproduksi, BANYUWANGI – Hari ini Partai Golkar di Banyuwangi DPD Partai Golkar Banyuwangi memiliki peran signifikan dalam menggelar rapat kerja daerah kekuasaan, sehingga kesejahter(Rakerda). Kegiatan yang diikuti aan yang dibanyangkan bisa seluruh pengurus Partai Golkar dicapai,” jelasnya. . itu akan dilaksanakan di Wisata Dalam program sukses memUmbul Pule, Desa Bumiharjo, bangun kemandirian partai, Kecamatan Glenmore. lanjut Soemantri, dilakukan Bagi Golkar, Rakerda meru- dengan mengembangkan pakan bagian dari kegiatan gagasan inovatif dan ide-ide partai yang sangat penting, kreatif yang mampu memterutama dalam melaksanakan berikan nilai tambah bagi orprogram untuk sukses dalam ganisasi maupun masyarakat. pemilihan legislatif (Pileg) Partai Golkar harus mencipdan pemilihan presiden (Pil- takan program yang mampu pres) pada 2014 memberikan nilai mendatang. “Partambah kepada tai Golkar akan masyarakat dan melaksanakan organisasi. “ProCatur Sukses Pargram kerakyatan tai,” tegas ketua yang digagas organDPD Partai Golkar isasi bisa memberi Banyuwangi, Sonilai tambah, dan emantri Soedomo. dirasakan oleh maMenurut Sosyarakat, sehingga emantr i, Catur partai bisa dikenal Sukses Partai dan mendapat perDOK.RaBa merupakan empat hatian masyarakat,” Soemantri Soedomo program inti yang ungkapnya. menjadi semangat nilai partai Bagaimana dengan sukses yang harus diproduksi, diger- Pemilu dan Pilpres 2014?. Soakkan, dan menjadi pegangan emantri menyampaikan, bila para kader dalam menjalankan target konsolidasi, kaderisasi, aktifitas kekaderan . Keempat kemandirian organisasi, partai program itu sukses konsoli- begerak dan terus diproduksi, dasi, sukses kaderisasi, sukses serta program berjalan secara kemandirian organisasi, dan bekelanjutan, tercapai densukses memenangkan Pileg gan baik, ini bisa jadi harapan dan Pilpres 2014. Partai Golkar akan menjadi Sukses konsolidasi par- pemenang. tai, terang Soemantri, secara Menurut Soemantri, dari rilis struktural mampu terjalinnya Lingkaran Survey Indonesia persamaan persepsi, kemau- (LSI) yang pernah dimuat di an, kepentingan bersama, dan detik.com pada 14 Juni 2011, bersama-sama bekerja mem- elektabilitas partai pada 2011 bangun Partai Golkar. “Secara ini menunjukkan tren meninkultural rekatan dengan berb- gkatnya dukungan pada Partai agai elemen masyarakat men- Golkar. Pada Januari 2011, jadi kunci utama konsolidasi dukungan pada Partai Golkar kultural ini berjalan. Organisasi hanya mencapai 13,5 persen sayap AMPG dan KPPG men- dan Partai Demokrat berjaya jadi kekuatan organik di tengah dengan 20,5 persen. Tapi pada masyarakat sebagai pelopor survei awal Juni 2011, konperubahan, dan aktor utama disinya berbalik. Sekitar 17,9 menyelesaikan setiap perma- persen dari 1.200 responden salahan,” ungkap Soemantri. mengaku akan memilih Partai Untuk program kaderisasi, Golkar, sedangkan pemilih jelas dia, bukan sekadar target Demokrat hanya tinggal 15,5 kualitas yang harus dipenuhi. persen, atau turun lebih dari Tapi, aspek kuantitas kader lima persen dibanding survei menjadi sangat menentukan LSI Januari lalu. Lalu PDIP pada dalam mengembangkan Par- Januari 2011 suara berkisar 12 tai Golkar ke depan. Karena persen, pada Juni 2011 menmelalui kader, bisa menghad- capai 14,5 persen. “Ini menunirkan visi, misi partai, program jukkan Partai Golkar menjadi partai, dan agenda kebijakan pemenang dalam Pemilu 2014 partai diaplikasikan di tengah terbuka lebar. (abi/aif)

Hari Ini Rakerda di Wisata Umbul Pule

FOTO-FOTO: GILANG GUPTA/RaBa

BERSITEGANG: Wartawan Memo Timur, Mohamad Hujaini, dihalang-halangi oleh Mirawati, pemilik pabrik sabut kelapa Naga Baru, Kalipuro, Banyuwangi.

Handycam Kameramen Dirampas Saat Meliput Kebakaran Pabrik Sabut Kelapa KALIPURO – Kasus pengambilan paksa handycam milik pekerja media terjadi kemarin (27/9). Kejadian dilakukan oleh Mirawati di dalam pabrik pengolahan sabut kelapa, Naga Baru, yang beralamat di lingkungan Sukowidi, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro. Korban perampasan dialami kameramen SCTV, Saifullah, 43. Akibat kejadian tersebut, Saifullah melaporkan Mirawati kepada pihak kepolisian. Ceritanya, sekitar pukul 12.00, Saifullah mendengar kabar bahwa ada kebakaran di dalam pabrik pengolahan sabut kelapa, Naga Baru. Merasa tidak ada satpam di pintu gerbang pabrik, dia masuk dan kemudian bertanya kepada kerumunan orang yang di dalam pabrik. “Katanya memang ada kebakaran di sebelah utara pabrik,”

LAPOR POLISI: Saifullah (tengah) menceritakan kronologis perampasan handycam kepada Kapolsek Kalipuro AKP Sudarsono.

ujar Saifullah. Sesampainya di tempat yang ditunjukkan orang tadi, Saifullah langsung mengeluarkan handycam-nya untuk merekam gambar kebakaran. Namun upaya Saifullah mengambil gambar kebakaran dihalang- halangi oleh Mirawati. Katanya, lanjut Saifullah, tidak boleh meliput kebakaran yang terjadi. Kemudian Mirawati meminta secara

paksa kamera milik Saifullah. “Kalau tidak boleh diliput berarti ada sesuatu yang disembunyikan di sana,” cetus pria yang akrab dipanggil Lek Ipul itu. Selain melakukan hal itu, Mirawati juga menghalang-halangi wartawan koran ini untuk mengambil gambar. Dia berkata dengan nada tinggi untuk melarang penggunaan kamera. “Dia berkata-kata dengan arogan, begitu pula

ketika meminta maaf,” ungkap Lek Ipul. Aksi Mirawati tidak berhenti sampai di situ. Dia juga beradu mulut dengan kameramen dari media lain, Happy Octavia. Dia menunjuk-nunjuk sambil mengatakan bahwa para wartawan tersebut sudah sering berkunjung ke pabriknya untuk “silahturahmi”. “Kita ini bukan wartawan bodrek,” kata Happy. Di lain pihak, Mirawati beralasan melakukan tindakan itu karena sedang panik. Dia panik karena takut akan kebakaran yang terjadi di pabrik pengolahan sabut kelapa itu. “Saya hanya takut,” ujar Mirawati. Selain itu, Mirawati membela diri dengan dalih khawatir api segera menyebar ke rumah warga jika tidak segera ditangani. “Saya sibuk mengawasi pekerja pabrik yang memadamkan api,” ujarnya. Akibat kejadian tersebut, Saifullah mengadukan kejadian itu di Polsek Kalipuro. Dia berencana untuk meneruskan kasus itu melalui jalur hukum. (mg-1/aif)

Dewan Turun Tangan Redakan Polemik DP Gelar Rapat Kerja Bersama Pansel SITUBONDO - Polemik atas pembentukan panitia seleksi (pansel) rekrutmen anggota Dewan Pendidikan (DP) mendapat perhatian Komisi IV DPRD Situbondo. Wakil rakyat berupaya meredakan kemelut seputar pembentukan pansel DP tersebut. Kemarin, dewan langsung menggelar rapat kerja bersama pansel yang dibentuk pada 2010. Rapat kerja tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV, Hasanah Tohir. Anggota pansel 2010 yang hadir, di antaranya Ketua DP, Mahmudi Badjuri, Djamaluddin, dan Djenny Irawati. Rapat kerja dimulai pukul 10.00 dan berakhir pukul 11.30. “Kita mendengarkan keterangan pansel 2010 tentang mekanisme kinerja pansel. Intinya mereka sudah sesuai mekanisme sebagaimana diatur PP 17 Tahun 2010,” terang Hasanah Tohir. Meski demikian, politisi perempuan dari PPP itu enggan berkomentar banyak. Dia baru akan memberikan statemen setelah mendengarkan keterangan panitia seleksi (pansel) 2011 yang dibentuk Bupati Dadang Wigiarto. “Jumat (30/9) besok kita akan rapat kerja dengan pansel 2011, jadi keterangan yang ada akan kita konfrontasi. Sekarang kita baru mengumpulkan data,” terang pria yang berdomisili di Kecamatan Banyuputih tersebut. Beda halnya dengan Ketua Komisi I, Syaiful Bahri. Politisi PKB itu mendesak agar bupati menarik pansel yang telah dia bentuk. Dia menilai bupati lebih baik menindaklanjuti hasil pansel lama. “Saya telaah, tidak ada aturan yang dilangkahi (pansel 2010),” tegas Syaiful. Menurut Syaiful, dirinya tidak

DOK/RaBa

Hasanah Tohir

ingin dunia pendidikan direcoki kepentingan-kepentingan kelompok. Apalagi, jika itu kepentingan politis yang justru akan membuat karut-marut dunia pendidikan. “Saya kira semua tergantung iktikad baik. Kalau masalah dipermudah, maka akan mudah dijalani. Begitu pula sebaliknya. Sama dengan orang mau membantu, bukan masalah orang mampu ataukah tidak, tapi ada niat-tidak membantu,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Bupati Dadang Wigiarto memutuskan membentuk pansel baru untuk melakukan rekrutmen ulang calon anggota DP Kabupaten Situbondo. Pansel tersebut diketuai Sekda Hadi Wijono; Sekretaris Pak Fathurachman (Kadis Pendidikan); dan Mohammad Rofiq (mantan rektor Unars) sebagai anggota. Bupati berdalih, ada dua permasalahan menyangkut pansel DP lama, yakni permasalahan pertanggungjawaban dan formalitas. Sebab, di antara anggota pansel DP ada yang berstatus sebagai pendaftar. Dia diloloskan pada saat mendaftar. (pri/aif)

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi, Ali Nurfatoni (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Muhammad Isnaeni Wardhan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma 60 Situbondo, Telp : (0338) 671982. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. J

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.

J

Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.

J

Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

31

Rabu 28 September 2011

TEGALDLIMO - Ramainya kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pantai Plengkung mendapatkan atensi dari DPRD Jawa Timur. Objek wisata di Taman Nasional Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, itu bakal dikembangkan lagi. Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Irwan Setiawan mengatakan, wisata Plengkung mendapatkan perhatian dalam rancangan peraturan daerah (raperda) rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur. Bahkan, pantai tersebut masuk kategori kawasan wisata alam. “Lokasi wisata itu masuk dalam jalur pengembangan koridor D,” ungkap Irwan dalam siaran persnya kemarin. Wakil rakyat asal daerah pemilihan III Jawa Timur meliputi Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso, itu menambahkan, yang harus diperhatikan dalam pengelolaan kawasan wisata adalah melengkapi sarana dan prasarana sesuai kebutuhan. “Pengembangan koridor pariwisata dengan dukungan promosi dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan harus menjadi perhatian,” imbuhnya. Sekretatis Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu mengakui, Pemkab Banyuwangi serius menjadikan kawasan Plengkung sebagai ikon wisata kunjungan turis asing. Tentu pemkab harus serius menyiapkan semua sarana dan prasarana. Pengembangan wisata alam, pesan dia, jangan sampai merusak keseimbangan alam. “Pembangunan hotel dan prasarana lain harus mengacu tata ruang dan wilayah pemerintah daerah setempat,” pesannya. Ditandaskan bahwa tujuan wisata alam adalah memperkenalkan keindahan alam yang luar biasa kepada khalayak luas. “Terutama kepada para wisatawan, baik domestik maupun luar negeri,” sebutnya. Seperti diberitakan kemarin (27/9), ratusan wisman berdatangan secara bertahap ke Plengkung. Mereka ingin menikmati keindahan pantai dan ombak untuk berselancar. Para turis asing itu menempuh perjalanan laut dari Bali dengan menumpang speedboat. Kawasan itu mulai ramai sejak April lalu dan diperkirakan akan terus dikunjungi wisman hingga Desember nanti. (azi/irw)

Raperda Jatim Akomodasi Wisata Plengkung

AGUS SANTOSO For RaBa

NAIK SPEEDBOAT: Para wisman terus berdatangan dari Bali ke Pantai Plengkung. Mereka tertarik untuk berselancar di pantai yang ombaknya cukup tinggi itu.

Lagi, Tangkap Penambang Emas

LALU LINTAS

Ratusan Orang Masih Gali Petak 78-79 ABDUL AZIZ/RaBa

PENERTIBAN: Kanitlantas Genteng Sumono memimpin penertiban parkir kendaraan.

Tertibkan Parkir Mobil GENTENG-Banyaknya kendaraan parkir tak beraturan di sepanjang tepi jalan raya Pasar Genteng, memaksa polisi lalu lintas melakukan penertiban. Kemarin pagi (27/9) pukul 10.00, dipimpin Kanitlantas Genteng Ipda Sumono, Polantas Genteng langsung turun ke lapangan. Mereka melakukan penertiban parkir kendaraan, yang berada di sepanjang tepi jalan raya tersebut. Untuk kendaraan roda dua, semuanya diparkir di bagian selatan. Sedangkan, kendaraan empat diposisikan di sisi utara jalan. Selama penertiban, polisi tidak mengalami hambatan. Dibantu para juru parkir, mereka menyampaikan imbauan, agar para pemilik kendaraan memarkir sesuai arahan petugas. “Penataan ini kita lakukan, agar parkir bisa tertata rapi dan menghindari kemacetan,” tutur Sumono, kemarin. (azi/irw)

PESANGGARAN-Patroli gabungan Polsek Pesanggaran dan Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) Perhutani Banyuwangi Selatan menangkap seorang penambang ilegal. Dia adalah Robby Setiawan, 22. Kemarin pagi (27/9), warga Dusun Sungailembu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, itu ditangkap petugas gabungan ketika dalam perjalanan turun dari Petak 78-79, Gunung Tumpang Pitu. Tak hanya mengamankan seorang penambang tradisional. Petugas patroli juga men-

gamankan barang bukti (BB) sepeda motor Yamaha Mio tanpa identitas. Ada juga BB berupa sekarung batu dan tanah seberat 5 kilogram. Komandan Regu (Danru) Polhutmob Perhutani Banyuwangi Selatan Sugito mengatakan, bahwa kemarin pagi petugas gabungan menggelar patroli rutin di lereng gunung tepian hutan. Nah, ketika sedang melakukan patroli tersebut, petugas melihat Roby turun dari atas gunung. Dia mengendarai sepeda motor skuter matik dengan membonceng material batu dan tanah.

Petugas langsung menyetop laju motor Mio tersebut, untuk diperiksa. “Ternyata isi boncengannya material batu dan tanah, sehingga pelaku langsung kita bawa dan serahkan ke Polsek Pesanggaran,” tuturnya kepada RaBa, kemarin siang. Kapolsek Pesanggaran AKP Supriyadi membenarkan adanya penangkapan seorang penambang liar. “Pelaku sudah kita tahan di mapolsek. Dia hasil penyerahan dari polhut,” bebernya kepada koran ini. Mengapa tidak sekalian melakukan operasi terhadap ratusan penambang ilegal

ADVERTORIAL TELEKOMUNIKASI

Hajian, Tarif Diskon 80 Persen Telkomsel Semurah Kartu Lokal Arab

ABDUL AZIZ/RaBa

BERKAH PETANI:Tembakau milik Hamo justru lebih berkualitas akibat musim kemarau panjang. ALI NURFATONI/RaBa

TAK DITILANG : Truk menerobos jalur larangan di saat polisi melakukan operasi lalu lintas di lampu merah Genteng Wetan.

Truk Terobos Jalur Terlarang SEHARI sebelumnya, operasi lalu lintas (Lalin) juga dilakukan satuan polisi lalu lintas Polsek Genteng. Namuan, sepertinya operasi itu tidak berlaku bagi kendaraan roda empat sejenis truk. Padahal, sejumlah truk ketahuan melanggar rambu-rambu lalu lintas saat melintas di jalan raya Gajah Mada, Kecamatan Genteng, Senin (26/9). Seperti yang terlihat dalam operasi penertiban lalin di lampu merah Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, kemarin. Sebuah truk besar bernomor polisi P P 8019 UV tetap melaju dengan aman. Padahal, truk itu telah melanggar rambu-rambu lalu lintas. Namun anehnya, polisi tidak mengambil tindakan apapun. Oknum polisi yang berjaga terkesan seperti tak melihat saat truk itu lewat. Sementara itu, sikap berbeda ditujukan kepada pengendara lain, semacam kendaraan roda dua atau motor. Tanpa ampun, polisi langsung memberikan surat tilang bagi mereka yang tidak membawa perlengkapan mengemudi. Seperti tidak memakai helm dan sepeda motor dalam kondisi protolan. Namun, pemandangan kontras justru terlibat berbeda. Pada pagi sekitar pukul 07.30, koran ini melintas di simpang lampu merah tersebut. Meski ada petugas polisi Lalin yang berjaga dan mengatur kendaraan, namun dia tidak bersikap layaknya polisi satlantas. Ketika sejumlah pengendara membonceng penumpang tak mengenakan helm, polisi hanya diam. Bahkan saat koran ini melintas, seorang polisi pura-pura tak melihat ketiga ada motor yang membonceng tiga penumpang, dan salah satu penumpang dewasanya tak mengenakan helm. Petugas lalin Aiptu Nang saat ditanya wartawan koran ini, apakah mobil besar yang melintas di jalan terlarang akan ditindak? Dia menegaskan bahwa akan ditindak tegas sesuai rambu-rambu yang ada. ‘’Ya, akan kami tilang, itu ada rambu-rambunya disana,’’ tegas Nang sambil menunjukkan letak ramburambu larangan kepada RaBa, kemarin.(ton/irw)

di Petak 78 dan 79? Sugito mengaku masih menunggu petunjuk dari pimpinannya. Diakui, sampai kemarin, ratusan penambang ilegal masih beraktivitas di petak 78 dan 79. “Sampai sekarang, kita hanya diperintahkan memantau dan melaporkan perkembangan di lapangan> Kalau untuk melakukan operasi, kita menunggu kebijakan pimpinan,” jelasnya. Berdasarkan pantauannya selama ini, lanjut Sugito, kebanyakan penambang ilegal yang diperkirakan berjumlah 200 orang tersebut, menjalankan aktivitasnya pada malam hari. “Kalau siang hari, mereka sepertinya tidak melakukan aktivitas,” cetusnya.(azi/irw)

Kemarau, Tembakau Berkualitas ROGOJAMPI-Musim kemarau tahun ini membawa berkah tersendiri bagi petani tembakau di Desa/ Kecamatan Rogojampi. Mereka bisa menjemur hasil tanamannya sampai kering dan berkualitas baik. Hamo, petani tembakau asal Desa/Kecamatan Rogojampi mengatakan, cuaca kemarau September 2011 ini ibarat rejeki nomplok bagi petani. “Sebab penjemuran dengan panas yang cukup, bisa membuat kualitas daun tembakau

cukup bagus,” tuturnya kepada RaBa di sela-sela menjemur tembakaunya, kemarin (27/9). Dijelaskan, masa petik pertama dikenal kualitas A dengan harga Rp 25 ribu per kilogram (Kg). Kemudian masa petik kedua dikenal kualitas B. Harga jualnya naik Rp 40 ribu. Disusul masa petik ketiga dengan kualitas C, yang dihargai Rp 70 ribu per kg. “Saat ini, petani tengah memetik tembakau kualitas D, dengan harga jual tembakau rajangan kering

WARUNG BEBEK PRESTO GLENMORE 1 DAN 2 Ingin Ayam Kampung dan Bebek Presto yang empuk dan bergizi, hanya ada di bebek presto Glenmore tempatnya. Tersedia juga burung dara, burung puyuh, pepes ikan tuna, tempe penyet dan lain-lain. Terima pesanan nasi kotak, ayam betutu, dan lain-lain. Warung bebek presto Glenmore 1 beralamat di Samping Kanan Bank Jatim. Warung Bebek Presto Glenmore 2 di Jalan Raya Jember Nomor 36, Desa Setail, Kecamatan Genteng. Bisa juga pesan lewat HP. 08123451923.

mencapai Rp 100 ribu per kilogram,” ungkapnya. Kebetulan musim kemarau tahun ini menjadi berkah bagi petani, lanjut dia, dengan tidak segera turunnya hujan. “Sehingga kualitas tembakau di sini menjadi buruan pabrik rokok hingga tengkulak,” terangnya. Menurutnya, jangka waktu untuk penjemurannya juga relatif cepat, karena mendapat panas matahari yang terik. “Kalau panasnya terik, dua hari sudah kering,” kata Hamo. (azi/irw)

MEMASUKI musim haji 2011, Telkomsel menghadirkan layanan komunikasi dengan tarif paling hemat hingga 80 persen. Beragam layanan paling lengkap bagi pelanggan yang beribadah haji di Tanah Suci. Kini pelanggan Telkomsel tidak perlu mengganti sim card karena tarif Telkomsel yang berlaku sudah setara dengan tarif lokal Arab Saudi. Tarif hemat layanan komunikasi haji itu hanya berlaku di jaringan operator Zain Arab Saudi. Untuk melakukan panggilan telepon dan video call ke semua operator di Tanah Air, pelanggan hanya dikenakan Rp 6.000 per menit. Terima telepon Rp 2.500 per menit. Kirim SMS Rp 900 per SMS, dan gratis menerima SMS dari semua operator. Khusus pelanggan kartuHALO, tetap terhubung dengan berbagai informasi selama berada di Tanah Suci. Tentu, dengan memanfaatkan tarif hemat layanan data Rp 100 /10kb untuk pemakaian internet dan

BlackBerry, dengan pembayaran maksimum Rp 50.000 per hari (APN BlackBerry) dan Rp 150.000 per hari (APN non BlackBerry). Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengatakan, beragam layanan bagi jamaah haji dihadirkan sebagai upaya memberikan kenyamanan dan menambah kekhusyukan pelanggan selama beribadah haji. Caranya, dengan memberikan layanan komunikasi paling hemat. Para jamaah tidak perlu mengganti sim card Telkomsel selama berada di Arab Saudi. “Sebagai service leader dalam industri seluler Indonesia, sudah merupakan tanggung jawab Telkomsel untuk terus dapat memberikan layanan sesuai kebutuhan khusus pelanggan,” katanya. Telkomsel juga menyediakan paket hemat layanan data bagi pelanggan pascabayar maupun prabayar, yang sedang menjalankan ibadah haji. Pelanggan dapat membeli paket unlimited data roaming 3 hari seharga Rp 200.000 atau 7 hari dengan harga Rp 450.000. (ikl/*/irw)

LAUNCHING: Manajemen Telkomsel menekan tombol peluncuran layanan Haji 2011. ISTIMEWA

KOMUNIKASI BISNIS

32

Gandrung Marsan Sukses Meriahkan PBJ

Rabu 28 September 2011

>MITSUBISHI L300< MITSUBISHI L300 HARGA 90 JUTA NEGO. HUB: 03337770552TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi GERDA/RaBa

BANTUAN: Ketua PMI Nurhadi (bertopi) menyerahkan paket sembako kepada kaum dhuafa. 60 Persen Pendonor dari Keluarga Pasien

Peringati Ultah ke-66, PMI Giatkan Donor Darah FOTO-FOTO: ISTIMEWA

MEMUKAU: Gandrung Marsan tampil di ajang Pesona Budaya Jatim 2011.

JAKARTA - Duta seni dan budaya Banyuwangi sukses tampil dalam Pesona Budaya Jatim (PBJ) 2011 di Taman Mini Indonesia (TMI) Jakarta Sabtu malam (17/9) lalu. Penampilan duta seni Banyuwangi itu mendapat sambutan meriah dari ratusan duta besar dan perwakilan negara sahabat. Malam pesona budaya Jatim itu dibuka dan dimulai dengan makan malam bersama. Menu yang disuguhkan kepada para duta besar adalah beberapa makanan khas Banyuwangi. Seperti rujak soto dan beberapa makanan khas lainnya. Wabup Yusuf Widyatmoko, Sekkab Sukandi, dan beberapa pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwista Jatim, ikut jamuan makan malam. Undangan yang hadir malam itu menggunakan batik khas Banyuwangi dan Jatim. ”Kita ciptakan suasana malam itu ada di Banyuwangi dan Jatim,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Suprayogi. Usai menyantap makanan khas, tamu undangan langsung memasuki gelanggang budaya TMII. Di sana, tamu undangan langsung disambut dengan Tari Gandrung Marsan. Tari khas Banyuwangi mendapat sam-

butan yang luar biasa dari undangan. Usai penampilan Tari Gandrung Marsan, panitia menyuguhan Tari Bedoyo Sri Juru Jatim. Aplaus panjang mengiringi penampilan puluhan penari dari Kota Gandrung. Penampilan duta seni Banyuwangi ditutup dengan penampilan fragment kemenangan Adipati Minak Jinggo. ”Kita hanya tampil sekitar 15 menit. Masing-masing hanya lima menit,” ungkap Suprayogi. Meski singkat, namun undangan yang hadir cukup puas dengan penampilan seni asal Banyuwangi. Bahkan,

beberapa undangan mengaku kurang atas tampilan kesenian dari Banyuwangi. Suprayogi mengungkapkan, Banyuwangi sudah beberapa kali mengisi acara di TMI Jakarta. Hanya saja, dari sekian acara tahun ini yang paling meriah dengan respon undangan yang memuaskan. “Mudahan-mudahan, para undangan dan para duta besar itu mensosialisasikan di negaranya masing-masing. Jika para dubes itu membawa kabar ke negaranya, kunjungan wisata Banyuwangi terus meningkat,” ujarnya. (afi/adv/als)

GAYENG: Sekkab Sukandi (kanan) berbincang dengan Wabup Yusuf Widiatmiko di sela-sela.acara.

PENUTUPAN: Sendratari Kemenangan Minak Jinggo.

LICIN – Memperingati hari lahir Palang Merah Indonesia (PMI) ke-66, PMI Cabang Banyuwangi menyelenggarakan beberapa agenda. Di antaranya apel di kantor Pemkab Banyuwangi yang dilaksanakan pada 17 September lalu. Kemudian membagikan paket sembako yang berjumlah 100 paket. Paket sembako tersebut dibagikan kepada kaum dhuafa di tiga tempat. Yakni di Kecamatan Singojuruh, di lingkungan sekitar kantor PMI Cabang Banyuwangi. Serta kemarin (20/9) di Kecamatan Licin. Kegiatan yang berlokasi di Puskesmas dekat Perkebunan Lidjen tersebut mendapat sambutan yang hangat dari penduduk setempat. Sebanyak 50 orang lanjut usia dan telah menunggu untuk menerima paketan sembako dari PMI. Setelah itu, digelar acara donor darah. Kegiatan yang satu ini telah menjadi agenda tetap setiap tiga bulan sekali. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT PMI ke-66 itu juga diisi pembentukan dan pelatihan kader kesehatan tingkat sekolah, serta bulan amal PMI. Selain itu, juga sosialisasi logo baru PMI, sosialisasi program kerjanya, serta pengetahuan seputar donor darah melalui talkshow di radio. Ketua PMI Cabang Banyuwangi Nurhadi mengatakan, bahwa selama ini stok darah di Banywuangi 60 persennya diambil dari orang sekitar pasien yang membutuhkan darah. 30 persen melalui kegiatan donor darah secara rutin dan berganti tempat.

Mulai sekolah, instansi pemerintah, dan swasta hingga di tempat umum seperti di mall. “Sementara 10 persen lagi PMI mengambil dari luar daerah,” ujar Nurhadi. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•JL. ADI SUCIPTO•

•TANAH 300 M2•

• PROMO DAIHATSU•

•DEPO AIR ISI ULANG•

DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

DJL Tnh Kapling SHM L +- 300 M2/ 1 1/2 Kavling Lok. Dlm Kota, Gg Makning Hrg Nego Berminat Hub. 08123444291/0333-423537

MILIKI XENIA VVT-i UM 9 jt, TERIOS UM 21 jt, GRAN MAX UM 6 jtan, LUXIO Disc 15jt. Bs kredit 5th + hadiah menarik. Hub Sgr HADI (0333) 7728.456/0815.5970.5555 / 081.233.432.555

TIRTA ALAM mnrima pemasangan Dp Air isi ulang. H: 8251761/085257558460/8953555

•KERTANEGARA• DJL Rmh Jl. Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg bisa ditingkat. Lsg bisa ditempati, harga nego TP. Hub 081-803587-755

•RUMAH SEWA•

SITUBONDO •TANAH 271M2• DJL CPT SHM L 271m2, Jl. Melati VI/9. 90jt / Rmh toko GPM A14, Panther ‘91 43jt, trm carter Avanza, 08123463642

Rmh+UangSewa2ThnTunai.PenatabanPggrJln BsrLt.1750Lb + 390 SHM Andre08211380580

•PERUM PANPER• DJL Rmh SHM Lt. 92 M2 4 Kt dr , Rt. 2 Km Perum Panper Blk CC 16 H-0341-715472 /TP

RUMAH & TOKO

• WISNU KARYA MEBEL•

DJL. Tk+Rmh Tkt 2, full perabot, strategis Jl. Kembar Lt. 310/490m, uk. 10X31 M, marmer, ksnjati, Tk. SriwijaYA JL.Gajah Mada 274 Gtg-Bwi H. Sugiarto 081233499888,031703388181

DBTHKN tenaga serabutan,usia,jenis kelamin,pendidikan tdk diutamkn. Lbh disukai yg mengemudi+SIM A.Lmrn ke Wisnu Karya Mebel Jl Brawijaya 60 (depan Polres Bwi).

BISNIS Pend TI, internet, Modal 95 juta. Bg Hasil 5 jtan/bln H: 081336237001

SITUBONDO

BANYUWANGI

•DIKONTRAKKAN•

•TANAH 8050M2•

RUKAN Luas 170 m2 ( 10X17 m) ada kt 2,km2, dpr, r.klrg. lok jln agus salim14 Bwi. Sblh brt BKD (08179622454).

•TANAH 1665M2• DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

•TANAH 1900M2• TANAH 1900m2, Ds Kedayunan, ada phn durian dll, dlm kampung,T.426449/ 081911695857

•TANAH 2600M2•

TIGA Therapi Alternatif , Refleksologi, Accupresure dan TA Hubungi: 03338919141, 082140734262

SITUBONDO •CV. PUTRA INDONESIA•

•DIPLOMA 1•

•SPA•

BHS Inggris & Manajemen Bisnis. Perkuliahan Okto ‘11. SPP 199ribu/bln, dosen luar & dlm negeri, psti kerja. H: 0361-237367

HADIRKAN Kemewahan di rmh dgn produk spa Dan kecantikan Herbal Langsung dari Bali. Hub. 0333-8278555

HLG STNK Nopol P 5712 WC an. Lusiana, al: Lingk Sukorojo RT 04/111 Banjarsari, Glagah.

SITUBONDO

BANYUWANGI •STNK• HLG STNK Nopol P 4190 VB, an. Didik Setiyadi, Lingk. Payaman RT 01/02, Giri. HLG STNKP2560VB,an.RickyFajarAdiPutra. Jl. Gandrung 40 RT 02/02 , Mjopanggung, Giri.

DIJUAL Tanah L 2600 M Jl. Mega segara Berminat Hub. 081558705503

HLG STNK Nopol P 6154 XB an. Basuki, al: Dsn Pacemengan RT 3/1, Rgjmpi, Bwi.

•TANAH 594M2•

HLG STNK Nopol P 3048 WY an. Titik Utari, al: Lingk. Tamansari RT 01/05 Tmanbaru.

DJL Cpt Tnh SHM L 594 M2, Glagah , Harga 40 Juta bs Tukar mbl & Djl Tanah +Rmh SHM L 765 M ada 2 Rmh Lok Jl Brantas Jajag Hub. Wawan 085331632942,081252599910

•PENGOBATAN•

BANYUWANGI

BANYUWANGI DJL SEGERA Tanah 8050m2+bangunan rumah. Ada 63 pohon rambutan dan 2 bekas kolam pemancingan, di dusun Pekulo, SHM, harga 375 juta (nego), peminat serius Hub: 081554147502.

BANYUWANGI

CETAK Mug Kaos Pin Ganti Kunci Jam Untuk Promo Toko Kantor Souvenir Ultah Nikah hrga Murah. Jula Kaos & Souvenir Bwi Partai & Ecran Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 0333-417992-081913906633

ANDA ingin jadi therapist spa di Dps/ Ubud, sgr bw CV ke Bali Ratu Group. d/ a PT Mas Wangi Travel. Jl Ry Mangir No, 7 (Dpn SPBU Mangir) Bwi. 03337700661. www.baliratugroup.com

•JL. DIPONEGORO• DJL rmah baru, Jl. Diponegoro Gg II no.48, luas 220m2, bagus. H: 08123133782, tnp perantara.

•SOUVENIR•

• THERAPIST•

SITUBONDO

•JUAL MESIN BUBUT• JUAL Mesin Bubut Taiwan panjang 1,25 meter 0331-7181378,0812348558

HLG STNK Nopol P 6945 YF, an.Yusuf Bin Abu Bakar RT 01/01 Ds. Ketapang, Kalipuro.

•BPKB•

• KUCING PERSIA•

HLG BPKB Nopol L 1102 GA, an. Indra Herry Poernomo, al:Gayungsari 11/02 Gayungan, Sby.

DJL Kcg Persia pesek, anak indukan-Toko Gading Mas 0338671548/081249111199.

SITUBONDO •STNK• HLG P 6329 EI, Imam Sutrisno, PesisirTengah Gg.IV RT01/02 Pnarukan & BPKB A 6446172 J

Hot line iklan Hub (0333) 412224

KOMUNIKASI BISNIS

32

Gandrung Marsan Sukses Meriahkan PBJ

Rabu 28 September 2011

>MITSUBISHI L300< MITSUBISHI L300 HARGA 90 JUTA NEGO. HUB: 03337770552TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi GERDA/RaBa

BANTUAN: Ketua PMI Nurhadi (bertopi) menyerahkan paket sembako kepada kaum dhuafa. 60 Persen Pendonor dari Keluarga Pasien

Peringati Ultah ke-66, PMI Giatkan Donor Darah FOTO-FOTO: ISTIMEWA

MEMUKAU: Gandrung Marsan tampil di ajang Pesona Budaya Jatim 2011.

JAKARTA - Duta seni dan budaya Banyuwangi sukses tampil dalam Pesona Budaya Jatim (PBJ) 2011 di Taman Mini Indonesia (TMI) Jakarta Sabtu malam (17/9) lalu. Penampilan duta seni Banyuwangi itu mendapat sambutan meriah dari ratusan duta besar dan perwakilan negara sahabat. Malam pesona budaya Jatim itu dibuka dan dimulai dengan makan malam bersama. Menu yang disuguhkan kepada para duta besar adalah beberapa makanan khas Banyuwangi. Seperti rujak soto dan beberapa makanan khas lainnya. Wabup Yusuf Widyatmoko, Sekkab Sukandi, dan beberapa pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwista Jatim, ikut jamuan makan malam. Undangan yang hadir malam itu menggunakan batik khas Banyuwangi dan Jatim. ”Kita ciptakan suasana malam itu ada di Banyuwangi dan Jatim,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Suprayogi. Usai menyantap makanan khas, tamu undangan langsung memasuki gelanggang budaya TMII. Di sana, tamu undangan langsung disambut dengan Tari Gandrung Marsan. Tari khas Banyuwangi mendapat sam-

butan yang luar biasa dari undangan. Usai penampilan Tari Gandrung Marsan, panitia menyuguhan Tari Bedoyo Sri Juru Jatim. Aplaus panjang mengiringi penampilan puluhan penari dari Kota Gandrung. Penampilan duta seni Banyuwangi ditutup dengan penampilan fragment kemenangan Adipati Minak Jinggo. ”Kita hanya tampil sekitar 15 menit. Masing-masing hanya lima menit,” ungkap Suprayogi. Meski singkat, namun undangan yang hadir cukup puas dengan penampilan seni asal Banyuwangi. Bahkan,

beberapa undangan mengaku kurang atas tampilan kesenian dari Banyuwangi. Suprayogi mengungkapkan, Banyuwangi sudah beberapa kali mengisi acara di TMI Jakarta. Hanya saja, dari sekian acara tahun ini yang paling meriah dengan respon undangan yang memuaskan. “Mudahan-mudahan, para undangan dan para duta besar itu mensosialisasikan di negaranya masing-masing. Jika para dubes itu membawa kabar ke negaranya, kunjungan wisata Banyuwangi terus meningkat,” ujarnya. (afi/adv/als)

GAYENG: Sekkab Sukandi (kanan) berbincang dengan Wabup Yusuf Widiatmiko di sela-sela.acara.

PENUTUPAN: Sendratari Kemenangan Minak Jinggo.

LICIN – Memperingati hari lahir Palang Merah Indonesia (PMI) ke-66, PMI Cabang Banyuwangi menyelenggarakan beberapa agenda. Di antaranya apel di kantor Pemkab Banyuwangi yang dilaksanakan pada 17 September lalu. Kemudian membagikan paket sembako yang berjumlah 100 paket. Paket sembako tersebut dibagikan kepada kaum dhuafa di tiga tempat. Yakni di Kecamatan Singojuruh, di lingkungan sekitar kantor PMI Cabang Banyuwangi. Serta kemarin (20/9) di Kecamatan Licin. Kegiatan yang berlokasi di Puskesmas dekat Perkebunan Lidjen tersebut mendapat sambutan yang hangat dari penduduk setempat. Sebanyak 50 orang lanjut usia dan telah menunggu untuk menerima paketan sembako dari PMI. Setelah itu, digelar acara donor darah. Kegiatan yang satu ini telah menjadi agenda tetap setiap tiga bulan sekali. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT PMI ke-66 itu juga diisi pembentukan dan pelatihan kader kesehatan tingkat sekolah, serta bulan amal PMI. Selain itu, juga sosialisasi logo baru PMI, sosialisasi program kerjanya, serta pengetahuan seputar donor darah melalui talkshow di radio. Ketua PMI Cabang Banyuwangi Nurhadi mengatakan, bahwa selama ini stok darah di Banywuangi 60 persennya diambil dari orang sekitar pasien yang membutuhkan darah. 30 persen melalui kegiatan donor darah secara rutin dan berganti tempat.

Mulai sekolah, instansi pemerintah, dan swasta hingga di tempat umum seperti di mall. “Sementara 10 persen lagi PMI mengambil dari luar daerah,” ujar Nurhadi. (adv/als)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•JL. ADI SUCIPTO•

•TANAH 300 M2•

• PROMO DAIHATSU•

•DEPO AIR ISI ULANG•

DJL Rmh Jl. Adi Sucipto 56 Bwi, LB 600m2, LT 1742m2, Hub: 08123461944/8918785

DJL Tnh Kapling SHM L +- 300 M2/ 1 1/2 Kavling Lok. Dlm Kota, Gg Makning Hrg Nego Berminat Hub. 08123444291/0333-423537

MILIKI XENIA VVT-i UM 9 jt, TERIOS UM 21 jt, GRAN MAX UM 6 jtan, LUXIO Disc 15jt. Bs kredit 5th + hadiah menarik. Hub Sgr HADI (0333) 7728.456/0815.5970.5555 / 081.233.432.555

TIRTA ALAM mnrima pemasangan Dp Air isi ulang. H: 8251761/085257558460/8953555

•KERTANEGARA• DJL Rmh Jl. Kertanegara/Baluk Bgn 76M2 Tanah 200M2 Blkg bisa ditingkat. Lsg bisa ditempati, harga nego TP. Hub 081-803587-755

•RUMAH SEWA•

SITUBONDO •TANAH 271M2• DJL CPT SHM L 271m2, Jl. Melati VI/9. 90jt / Rmh toko GPM A14, Panther ‘91 43jt, trm carter Avanza, 08123463642

Rmh+UangSewa2ThnTunai.PenatabanPggrJln BsrLt.1750Lb + 390 SHM Andre08211380580

•PERUM PANPER• DJL Rmh SHM Lt. 92 M2 4 Kt dr , Rt. 2 Km Perum Panper Blk CC 16 H-0341-715472 /TP

RUMAH & TOKO

• WISNU KARYA MEBEL•

DJL. Tk+Rmh Tkt 2, full perabot, strategis Jl. Kembar Lt. 310/490m, uk. 10X31 M, marmer, ksnjati, Tk. SriwijaYA JL.Gajah Mada 274 Gtg-Bwi H. Sugiarto 081233499888,031703388181

DBTHKN tenaga serabutan,usia,jenis kelamin,pendidikan tdk diutamkn. Lbh disukai yg mengemudi+SIM A.Lmrn ke Wisnu Karya Mebel Jl Brawijaya 60 (depan Polres Bwi).

BISNIS Pend TI, internet, Modal 95 juta. Bg Hasil 5 jtan/bln H: 081336237001

SITUBONDO

BANYUWANGI

•DIKONTRAKKAN•

•TANAH 8050M2•

RUKAN Luas 170 m2 ( 10X17 m) ada kt 2,km2, dpr, r.klrg. lok jln agus salim14 Bwi. Sblh brt BKD (08179622454).

•TANAH 1665M2• DJL CPT Tnh 1665m2 d blkg Bulog Ketapang Bwi, Hrg 250jt. H: 08123461944

•TANAH 1900M2• TANAH 1900m2, Ds Kedayunan, ada phn durian dll, dlm kampung,T.426449/ 081911695857

•TANAH 2600M2•

TIGA Therapi Alternatif , Refleksologi, Accupresure dan TA Hubungi: 03338919141, 082140734262

SITUBONDO •CV. PUTRA INDONESIA•

•DIPLOMA 1•

•SPA•

BHS Inggris & Manajemen Bisnis. Perkuliahan Okto ‘11. SPP 199ribu/bln, dosen luar & dlm negeri, psti kerja. H: 0361-237367

HADIRKAN Kemewahan di rmh dgn produk spa Dan kecantikan Herbal Langsung dari Bali. Hub. 0333-8278555

HLG STNK Nopol P 5712 WC an. Lusiana, al: Lingk Sukorojo RT 04/111 Banjarsari, Glagah.

SITUBONDO

BANYUWANGI •STNK• HLG STNK Nopol P 4190 VB, an. Didik Setiyadi, Lingk. Payaman RT 01/02, Giri. HLG STNKP2560VB,an.RickyFajarAdiPutra. Jl. Gandrung 40 RT 02/02 , Mjopanggung, Giri.

DIJUAL Tanah L 2600 M Jl. Mega segara Berminat Hub. 081558705503

HLG STNK Nopol P 6154 XB an. Basuki, al: Dsn Pacemengan RT 3/1, Rgjmpi, Bwi.

•TANAH 594M2•

HLG STNK Nopol P 3048 WY an. Titik Utari, al: Lingk. Tamansari RT 01/05 Tmanbaru.

DJL Cpt Tnh SHM L 594 M2, Glagah , Harga 40 Juta bs Tukar mbl & Djl Tanah +Rmh SHM L 765 M ada 2 Rmh Lok Jl Brantas Jajag Hub. Wawan 085331632942,081252599910

•PENGOBATAN•

BANYUWANGI

BANYUWANGI DJL SEGERA Tanah 8050m2+bangunan rumah. Ada 63 pohon rambutan dan 2 bekas kolam pemancingan, di dusun Pekulo, SHM, harga 375 juta (nego), peminat serius Hub: 081554147502.

BANYUWANGI

CETAK Mug Kaos Pin Ganti Kunci Jam Untuk Promo Toko Kantor Souvenir Ultah Nikah hrga Murah. Jula Kaos & Souvenir Bwi Partai & Ecran Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 0333-417992-081913906633

ANDA ingin jadi therapist spa di Dps/ Ubud, sgr bw CV ke Bali Ratu Group. d/ a PT Mas Wangi Travel. Jl Ry Mangir No, 7 (Dpn SPBU Mangir) Bwi. 03337700661. www.baliratugroup.com

•JL. DIPONEGORO• DJL rmah baru, Jl. Diponegoro Gg II no.48, luas 220m2, bagus. H: 08123133782, tnp perantara.

•SOUVENIR•

• THERAPIST•

SITUBONDO

•JUAL MESIN BUBUT• JUAL Mesin Bubut Taiwan panjang 1,25 meter 0331-7181378,0812348558

HLG STNK Nopol P 6945 YF, an.Yusuf Bin Abu Bakar RT 01/01 Ds. Ketapang, Kalipuro.

•BPKB•

• KUCING PERSIA•

HLG BPKB Nopol L 1102 GA, an. Indra Herry Poernomo, al:Gayungsari 11/02 Gayungan, Sby.

DJL Kcg Persia pesek, anak indukan-Toko Gading Mas 0338671548/081249111199.

SITUBONDO •STNK• HLG P 6329 EI, Imam Sutrisno, PesisirTengah Gg.IV RT01/02 Pnarukan & BPKB A 6446172 J

Hot line iklan Hub (0333) 412224

Rabu 28 September 2011

37

BALJEBOL BALI

JEMBER

BONDOWOSO

LUMAJANG

LUMAJANG

Gara-Gara Layangan, Tetangga Dibacok BERAWAL dari ribut soal layangan, Kampret, 50, warga Dusun Duren Kidul, Desa Duren, Kecamatan Klakah, Lumajang, harus mendekam di balik jeruji besi. Dia nekat membacok Hariyanto, 25, tetangganya sendiri karena bertengkar masalah layangan yang sambitan (adu layangan). Kejadian bermula saat Erik, 24, anak pelaku bermain layangan di lahan kosong desa setempat. Tiba-tiba korban ikut bermain. Tiba-tiba layangan milik korban menyambit layangan Erik hingga putus. Tentu saja, hal tersebut membuat marah Erik dan langsung mendatangi korban. Keduanya kemudian terlibat adu mulut yang berakhir dengan perkelahian. Saat perkelahian tersebut sedang sengit, pelaku yang baru pulang dari sawah dan lewat lokasi kejadian langsung mengayunkan celuritnya ke tubuh korban. Pelaku yang saat itu membawa sebilah celurit mengaku naik pitam karena anaknya dipukuli oleh Hariyanto. Korban yang bersimbah darah pun langsung ambruk. Sementara warga langsung mengamankan pelaku. Korban yang mengalami luka langsung dibawa ke RSD dr Haryoto Lumajang. “Luka bacok korban lebarnya 10 cm dengan kedalaman 3 cm,” ujar AKP Okta Pandjaitan, Kapolsek Klakah saat ditemui di ruangannya Senin malam (26/9). Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Sementara pelaku diamankan ke Mapolsek Klakah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ram/wah/jpnn)

Elf Terguling, Bayi Selamat JEMBER – Diduga karena sopir yang mengantuk, sebuah Isuzu Elf P 381 UZ mengalami kecelakaan tunggal di jalur Jember – Surabaya, tepatnya di Desa Rowotengah, Sumberbaru, Jember, pukul 01.15. Dalam kecelakaan itu tujuh orang penumpang dan sopir selamat, termasuk seorang bayi berusia 10 bulan. Menurut Budiono, 45, sopir Elf asal Genteng, Banyuwangi, mengatakan kendaraan yang dikemudikannya melaju dari arah barat setelah menjemput penumpang dari Solo. Setiba di TKP, dia mengaku kaget karena tiba-tiba laju kendaraan pelat kuning itu oleng ke kanan. Dalam kecepatan tinggi itu, mobil yang sempat oleng langsung terguling. Bahkan, mobil tersebut terguling dua kali dan baru berhenti sekitar 25 meter dari lokasi terguling pertama. Selain terguling dua kali, mobil yang melaju ke arah timur itu berputar 360 derajat hingga mengarah ke barat. Seluruh penumpang keluar dari mobil dari jendela belakang yang semua kacanya hancur. Budiono sendiri bisa keluar dari jok kemudi setelah keluar dari pintu samping dengan posisi mobil yang terguling. Kecelakaan tersebut membuat jalur Jember – Surabaya macet. Sebab, posisi

mobil yang juga mengangkut konveksi batik itu dalam posisi melintang. Yang dramatik, seorang penumpang balita selamat dari insiden lalu lintas tersebut. Bayi berusia 10 bulan itu bernama Rehan, yang duduk di belakang sopir bersama Desi, 27, ibunya. “Sejak dari Solo memang kami memang duduk di belakang sopir,” kata Desi. Dia mengatakan, sebelum kejadian, dirinya bersama suami dan bayinya tertidur. Dirinya baru terbangun setelah mendengar suara benturan yang keras dan laju mobil miring hingga beberapa meter. Menurut dia, rombongan berangkat dari Solo sekitar pukul 17.00. Mereka baru kulakan batik di Solo untuk dijual kembali. Bahkan, beberapa batik terlempar keluar dari mobil dan masuk ke Sungai Bondoyudo. Seluruh penumpang dan balita yang selamat langsung diamankan di Pos Lalu Lintas Tanggul. Sedangkan, Rehan, balita yang selamat, langsung dilarikan ke Puskesmas Tanggul. Mobil yang nahas itu dievakuasi dengan cara ditarik oleh puluhan warga setempat. Untuk mengamankan lokasi, anggota Polsek Sumberbaru dan anggota Satlantas Tanggul turun ke lapangan. Barang-barang milik penumpang juga diamankan di Pos Lalu Lintas Tanggul. (jum/har/jpnn)

BONDOWOSO

Motor v Truk, Satu Kritis KECELAKAAN lalu lintas yang melibatkan motor vs truk terjadi di pertigaan depan Indomaret di Desa Dadapan Kecamatan Grujugan, (26/9). Sebuah motor Yamaha P 5138 DF yang dikendarai oleh Hartono, 29, bersama istrinya Tuka, 25, keduanya warga Desa Dadapan Kecamatan Grujugan, bertabrakan dengan truk P 8498 UE yang dikemudikan Ahmad Sayadi, 40, warga Desa Dawuhan Kecamatan/Kabupaten Situbondo. Akibat kecelakaan itu, Tuka mengalami luka berat hingga harus dilarikan ke RS dr Koesnadi Bondowoso. Kanit Laka Mapolres Bondowoso Iptu Zaenal Arifin menjelaskan, Hartono yang mengemudikan motornya melaju cukup kencang dari desa Dadapan kearah Bondowoso. Sialnya, saat berbelok ke kiri, tiba-tiba ada sebuah truk melaju cukup kencang dari arah Maesan menuju Bondowoso.”Terjadilah benturan, antara motor dan truk,” katanya. Motor dan pengendaranya terguling ke jalan raya Desa Dadapan sehingga korban mengalami luka parah. ”Namun, yang paling parah adalah Tuka, yang merupakan istri korban,” katanya. Selanjutnya, korban dikirim ke Puskesmas Grujugan. Namun, karena luka yang dialaminya cukup parah, Tuka akhirnya dilarikan ke RS dr Koesnadi. (eko/wah/jpnn)

JEMBER

RADAR JEMBER/JPNN

SELAMAT: Bayi berusia 10 bulan bernama Rehan saat digendong ibunya.

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

PELAKU CURANMOR: Suroso, tersangka pencurian sepeda motor saat diamankan petugas Reskrim Polsek Kencong.

Korban Tangkap Sendiri Pelaku Curanmor UPAYA keras Khoirul Anam, 32, warga Dusun Sumberejo, Desa Krai, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang mencari sendiri sepeda motor miliknya yang hilang, membuahkan hasil. Dia berhasil menemukan motor miliknya saat dikendarai Suroso, 45, saat melintas di depan Bank Mandiri, Kencong, Jember. Tak pelak, Suroso pun harus berurusan dengan polisi. Kejadian pencurian ini sebenarnya terjadi lusa kemarin (25/9) sekitar pukul 20.00. Saat itu, Khoirul sedang mencari belut di sawah. Dia memparkir sepeda motornya di pinggir jalan. Nah, saat motor ditinggal itulah, pelaku beraksi. Sebelum dicuri, sebenarnya Khoirul sempat mendengar suara sepeda motor digeber. “Saya tak berpikir kalau itu suara sepeda motor saya,” ujarnya. Setelah hendak balik, dia baru menyadari jika motornya telah dicuri. Pencarian pun dilakukan Khoirul untuk menemukan sepeda motornya. Keesokan paginya, korban mencari sepeda motornya hingga wilayah Kencong. Nah saat itulah, dia melihat Suroso mengendarai sepeda motor protolan yang dicurigai miliknya. Tak menunggu lama, Khoirul menghentikan laju sepeda motor yang dinaiki pelaku. Yakin bahwa sepeda motor tersebut miliknya, Khoirul meminta bantuan warga untuk menangkap Suroso. Hingga akhirnya, polisi datang ke lokasi untuk mengamankan Suroso. Menurut Khoirul, walaupun sepeda motor miliknya telah diprotoli, ia masih ingat betul dengan kabel busi yang dia sambung dengan kabel warna biru. “Businya saya sambung karena nggak ada cop-nya,” ujarnya. (jum/fid/wnp/jpnn)

Gereja Diminta Pasang CCTV LUMAJANG - Bom bunuh diri di Solo membuat seluruh pihak waspada. Untuk mencegah hal serupa terjadi di Lumajang, Kapolres Lumajang AKBP Tejo Wijanarko menghimbau kepada seluruh gereja di Lumajang untuk memasang CCTV. Hal tersebut diungkapkan kapolres saat bertemu dengan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Lumajang di Aula Hotel Graha Mulia, kemarin (27/9). “Kami menghimbau semua gereja untuk dipasangi CCTV,” ujarnya dihadapan 50 pendeta BKAG Lumajang. Tejo mengatakan, harga keamanan memang mahal namun kapolres yakin jika seluruh gereja akan dengan rela hati memasangi CCTV di setiap gerejanya. “Meski mahal, namun sebanding dengan keamanan yang diperoleh,” imbuhnya. Pasalnya, dengan adanya CCTV tersebut, pihak gereja dapat memantau seluruh aktivitas jemaahnya masing-masing. “Jika ada yang mencurigakan,

RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

TEWAS DI TEMPAT: Mayat korban saat dilarikan ke kamar mayat RSD dr Haryoto. Pembantaian diduga bermotif asmara.

Tiduri WIL, Dibantai Pria Bercadar LUMAJANG – Suasana hening di Desa Tempursari kemarin (27/9) mendadak berubah menjadi ribut. Solihan Sunawi, 35, warga Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, ditemukan tewas dengan penuh luka bacok di kamar Nurhayati, 30, warga setempat. Kejadian itu pun langsung membuat suasana desa menjadi heboh. Warga berhamburan mendatangi rumah tempat pembunuhan sadis yang diduga karena bermotif asmara tersebut. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, korban dan Nurhayati belum terikat tali pernikahan yang sah. Keduanya juga masih samasama memiliki pasangan yang belum resmi bercerai. “Istilahnya gendakan,” kata salah seorang warga di RS dr Haryoto Lumajang kemarin. Korban dibunuh dengan sadis oleh orang bercadar yang saat ini masih dalam pengejaran polisi. Tragisnya, korban dibantai saat tidur seranjang dengan Nurhayati, selingkuhannya . Bermula saat korban seperti biasanya mendatangi rumah Nurhayati kemarin malam (26/9). Sunawi yang sudah dianggap anggota keluarga tersebut pun dengan leluasa tidur di rumah Nurhayati. Bahkan, Sunawi pun tanpa canggung tidur seranjang dengan Nurhayati dan anak Nur-

hayati yang masih kecil. Sekitar pukul 04.00 dini hari, sosok pria masuk rumah tersebut. “Masuk lewat pintu belakang yang rusak,” ujarnya. Pelaku kemudian masuk ke dalam kamar. Pelaku tanpa basa basi langsung membabi buta mengayunkan senjata tajam ke tubuh korban. Korban yang tidak siap menerima serangan mendadak tersebut langsung ambruk. Usai membantai korban, pelaku langsung melarikan diri. Sementara Nurhayati pun langsung berteriak minta tolong. Para tetangga yang mendengar teriakan tersebut mendatangi rumah itu. Namun, korban yang bersimbah darah mengalami luka bacok di luka bacok di tulang selangka dada kanan selebar 6 cm tersebut langsung meninggal di tempat. Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP. Korban langsung dilarikan ke kjamar mayat RSD dr Haryoto Lumajang untuk dilakukan otopsi terhadap korban. Kapolres Lumajang AKBP Tejo Wijanarko mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus tersebut. “Kemungkinan didasari asmara,” ujar kapolres saat melakukan sosialisasi ancaman terorisme bersama Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSAG). (ram/wah/jpnn/jpnn)

Polisi Usut Video Mesum Pelajar

RADAR JEMBER/JPNN

ANTISIPASI: Kapolres Tejo Wijanarko memberi penjelasan kepada para Badan Kerjasama Antar Gereja kemarin.

bisa segera dicegah,” ujarnya. Karena nantinya CCTV tersebut akan memantau dan mengantisipasi masuknya orang asing. Apalagi, gereja biasanya hafal semua anggota dan jemaahnya masing-masing, sehingga bisa langsung diketahui jika ada orang asing. Selain itu, pihaknya mengajak seluruh pendeta dan pengurus gereja untuk selalu berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengamanan, terutama saat ada kegiatan. Sehingga setiap kegiatan gereja, aparat bisa melakukan pengamanan baik terbuka dan tertutup. “Jika dibutuhkan pengamanan dengan menyediakan metal detektor

dan penambahan personil,” jelasnya yang mengatakan semua pengamanan tersebut adalah gratis. Ketua BKAG Lumajang Ishak Setiawan mengatakan, menyambut baik niat kapolres tersebut. Pihaknya akan terus berkoordinasi dan antisipasi pengamanan setiap kegiatan gereja. Bahkan, pihaknya juga terus menjalin koordinasi dan silaturahmi dengan masyarakat, maupun tokoh lintas agama. “Hubungan kami dengan masyarakat Lumajang juga baik,” ujarnya. Bahkan, pihaknya yakin di Lumajang, hubungan antar umat beragama dapat terjalin dengan baik. (ram/wan/wah/jpnn)

JEMBER – Kasus video mesum yang diperankan oleh dua mantan siswa SMAN 2 Tanggul direspons aparat penegak hukum. Polisi saat ini mulai melakukan penyelidikan untuk mencari siapa perekam dan penyebar video mesum itu. Petugas dari Polsek Tanggul sudah melakukan olah TKP di warnet yang menjadi lokasi adegan mesum itu. ‘’Olah TKP sudah dilakukan. Itu sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu,’’ ungkap AKP Alit Alarino, Kasatreskrim Polres Jember kemarin (27/9). Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember. Yang jelas, dua pelajar yang beradegan mesum itu sudah diketahui. Alit menyebut, keduanya berada di lokasi yang aman. Dia tidak menyebutkan lokasi yang dimaksud karena keduanya juga menjadi korban. ‘’Informasi dari teman-teman, sudah diamankan. Kami tidak bisa memberitahukan dimana mereka,’’ katanya. Polisi, kata dia, saat ini fokus untuk mengungkap siapa yang merekam adegan itu serta siapa

yang menyebarkannya. Sebab, tindakan itu sudah masuk dalam kategori kriminal. Masyarakat diresahkan dengan beredarnya video mesum itu. Soal motif pembuat rekaman, Alit tidak bisa menyebutkan karena masih dalam penyelidikan. Polisi sudah disebar untuk melacak perekam dan penyebar video mesum itu. Pantauan koran ini siang kemarin, warnet yang menjadi lokasi adegan mesum yang terletak di pertokoan di Desa Tanggul Kulon, Tanggul, itu terlihat lengang. Beberapa bilik warnet lesehan terlihat kosong. Warnet tersebut terletak tidak jauh dari SMAN 2 Tanggul. Selama ini warnet tersebut menjadi jujukan para pelajar. Kemarin siang beberapa pelajar berseragam pramuka tampak kongkow di teras warnet. Ditanya soal video mesum mantan siswa SMAN 2 Tanggul, para pelajar itu menanggapi dingin. ‘’Kemarin malah ada yang lebih hot lagi. Kalau ini tidak seberapa. Semua dilakukan oleh siswa sekitar sini, Mas,’’ ungkap pelajar yang menolak menyebut nama. (rid/esb/har/jpnn)

Jangan Khawatir, Masih Ada Kapling untuk Iklan Anda. DIJUAL Toyota Avanza 1.3G F601RM th 2007 hitam mtl hrg 130 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Toyota kijang krista grand (solar) th 2002 coklat met hrg 120 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Isuzu panther TBR 541 LV 25 th 2000 biru tua mtl hrg 97,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Isuzu panther turbo H. Touring th 2008 hitam hrg 187,5 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Mits FP418L (truck) th 1996 hijau kombinasi hrg 210 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Cepat, lokasi Jl. KH. Agus Salim 108 Bwi, T20x40/B 155m2, tepi jalan/utk rumah/usaha. Rp 575jt nego, bsa krdit bank, Hub: 0811352594

Hubungi: (0333) 412224

38

Rabu 28 September 2011

GALIH COKRO/RaBa

BERBAKAT: Fitriyanti Ayu Wulandari memperlihatkan kemampuannya bermain tenis meja.

Fitri-Sariyanto Wakili Jatim Tampil di Pekan Olahraga Pelajar Cacat tingkat Nasional

GALIH COKRO/RaBa

MULAI DIGALI: Tribun timur bagian selatan akan ditambah tribun berbentuk L. Pembangunan ini memakan biaya Rp 1,4 Miliar.

Penambahan Tribun Timur Dimulai BANYUWANGI – Teka-teki penambahan tribun timur Stadion Diponegoro Banyuwangi mulai menemukan titik terang. Setelah sempat terkatung-katung dalam pelaksanaan tender, proyek yang memakan anggaran APBD senilai Rp 1,4 miliar itu mulai dikerjakan kemarin. Posisi tribun yang mendapat prioritas pembangunan adalah tribun sisi timur bagian selatan. Proses pengerjaan kemarin dimu-

lai dengan menggali tanah untuk membuat pondasi cikal bakal tribun yang ada di sisi pintu keluar sebelah selatan. Menilik bentuk dalam pola yang ada dalam gambar, tribun yang akan dibangun itu berbentuk siku (L). Pembangunan ini merupakan tahap lanjutan dari pembangunan tribun stadion yang ada sebelumnya. Selama ini, Stadion Diponegoro hanya memiliki tribun di sebelah barat dan timur. Menanggapi dimulainya pemba-

ngunan tribun tersebut, Ketua DPRD Hermanto mengatakan bahwa ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan stadion yang representatif. Dia menilai kebutuhan mendesak dari stadion saat ini adalah soal tribun. “Untuk tahun ini tribun akan dibangun dan bentuknya siku atau L,” katanya. Soal kelanjutan pembangunan stadion itu sendiri, politisi asal PDIP ini siap mengakomodasi keinginan masyarakat untuk me-

miliki stadion yang layak. DPRD, menurut Hermanto, akan berusaha memasukkan anggaran pembagunan stadion setiap tahunnya. Dengan demikian, harapan masyarakat untuk memiliki stadion yang layak dan representatif bisa terwujud. Meskipun, karena terbatasnya anggaran, proses pembangunanya harus dicicil setiap tahun. “Kita akan berusaha untuk terus upayakan pembangunan stadion setiap tahunnya,” ujarnya. (nic/als)

BANYUWANGI – Keterbatasan bukan halangan untuk mengukir prestasi. Itulah yang menjadi pelecut semangat dua siswa sekolah luar biasa (SLB) asal Banyuwangi, Fitriyanti Ayu Wulandari dan Ahmad Sariyanto. Keduanya menahbiskan diri sebagai jawara Jawa Timur dalam gelaran Paralympic Committee of Indonesia (NPC) yang digelar di Bangkalan 23 hingga 24 September lalu. Fitriyanti dan Sariyanto mampu berjaya dalam gelaran even olahraga khusus penyandang cacat ini. Fitriyanti yang berlaga di nomor lari, lompat jauh, dan tenis meja membuktikan diri sebagai yang terbaik. Siswa SDLB A Negeri Banyuwangi itu menyabet seluruh gelar di nomor tersebut. Sukses Fitriyanti juga diikuti kontingen Banyuwangi lainnya, Ahmad Sariyanto. Turun di lari, lompat jauh, dan tolak

GALIH COKRO/RaBa

Ahmad Sariyanto

peluru, penyandang tuna rungu yang berstatus siswa SDLB Muhammadiyah Licin itu turut andil mengangkat nama Banyuwangi. Semua nomor yang diikutinya dilaluinya dengan kalungan medali. Atas prestasi tersebut, Fitriyanti dan Sariyanto dipastikan tampil di ajang Pekan Olahraga Pelajar Cacat tingkat Nasional. Even ini sendiri akan dilaksanakan pada 16 hingga 22 Oktober mendatang di Riau. “Mudah-mudahan ini bisa menjadi cikal bakal semaian prestasi seperti dicapai oleh Hisyam yang bisa melaju hingga tingkat internasional,��� harap Atfal Fadholi, Ketua Kontingen Banyuwangi. (nic/als)

Baru Mendieta Direkom

GALIH COKRO/RaBa

IKUT BERLATIH: Mantan bomber Persitara Diego Mendieta (kanan) berebut bola dengan striker Persewangi M Ikrom Syafi’i. Mendieta hampir pasti membela Persewangi dalam kompetisi Divisi Utama.

BANYUWANGI – Latihan hari kedua skuad Persewangi di Stadion Diponegoro Banyuwangi kemarin lebih berwarna. Dibandingkan hari pertama yang diisi mayoritas pemain lokal, latihan yang dipimpin langsung pelatih kepala Yudi Suryata ini sekaligus diikuti tiga pilar asing. Mereka adalah mantan bomber Persitara Diego Mendieta, mantan pilar Gresik United Jorge Alberto Paredes, dan eks pemain Persibo Bojonegoro Victor Da Silva. Mereka tampak turut berlatih bersama Nurcahyo dkk dalam sesi latihan yang disaksikan puluhan pasang mata ini. Kehadiran tiga legiun asing ini pun langsung mengundang spekulasi terkait siapa yang akan menjadi bagian skuad The Lasblang. Sebab, selain nama sebelumnya Jorge Alberto Paredes, dan Victor Da Silva yang turut serta dalam latihan kemarin. Ada empat pemain asing yang beradu nasib. Yaitu Pedro Cesar Franko, Luis Eduardo da Silva, Nilson Chapparo, dan Asmoah. Namun, spekulasi siapa calon pemain asing pertama dalam sejarah Persewangi langsung dijawab Ketua Persewangi Nanang Nur Ahmadi. Tokoh MWCNU asal Rogojampi ini menegaskan bahwa sesuai hasil penilaian

pelatih hanya Diego Mendieta yang dinyatakan lolos seleksi. Ini artinya, peluang pemain asal Argentina ini untuk mengenakan seragam merah hitam lebih besar. Lalu, bagaimana dengan lainnya termasuk Jorge Alberto Paredes, dan Victor da Silva yang turut hadir dalam seleksi kemarin? Terkait Paredes, Nanang menyatakan bahwa pemain tersebut sudah bertatus milik tim lain. Dia datang ke Banyuwangi kapasitasnya hanya turut serta dalam latihan. Sedangkan untuk da Silva, meski belum mengenyam seleksi sebelumnya, dia masih dalam tahap pemantauan. Artinya, mantan pemain terbaik Divisi Utama musim 2009/2010 ini masih memiliki peluang bergaung dengan The Lasblang. Terkait hal tersebut, Nanang menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih. “Sejauh ini baru Mendieta yang direkomendasikan untuk direkrut,” beber Nanang. Sedangkan nama-nama pilar asing lainnya yang turut dalam seleksi, Nanang memastikan bahwa mereka semua terbuang dalam tim. Selain nama skuad asing, sederet pemain kenyang pengalaman di Liga Indonesia seperti Modestus Setiawan dan David Ariyanto turut bergabung bersama Persewangi. (nic/als)

Banyuwangi Open Terakreditasi Nasional Diakui PP Pelti dan Raih Titel TDP BANYUWANGI – Rencana Pengkab Pelti Banyuwangi menggelar Banyuwangi Open Yunior (BOY) semakin mantap. Selain dipastikan akan diikuti oleh petenis yunior papas atas di tanah air, status kejuaraan yang dihelat Pelti mulai 1 November nanti ini juga

dipastikan lebih prestisius. Kepastian ini menyusul diakuinya kejuaraan ini oleh PP Pelti sebagai kejuaraan bertatus TDP (tenis diakui Pelti). Alhasil, animo peserta yang turun dalam even ini dipastikan sangat tinggi. Ini mengingat kredit poin dari status kejuaraan berstatus TDP yang membuat antusiasme peserta akan lebih tinggi. Pengurus Pelti Banyuwangi Edi Santoso mengatakan, even ini meru-

pakan kali pertama yang dihelat oleh Pelti Banyuwangi. Mengingat statusnya yang terakreditasi TDP, boleh jadi kejuaraan bertajuk BOY ini akan menjadi perburuan bagi peserta untuk turut tampil dalam ajang ini. Karyawan ASDP ini menuturkan, animo peserta akan sangat tinggi karena hasil kejuaraan ini sangat menentukan untuk peringkat atlet. Otomatis dengan penambahan poin,

peringkat atlet akan terkatrol. “Bila peringkat baik, maka atlet mudah tampil di even manapun,” katanya. Bagaimana dengan peluang petenis Banyuwangi? Edi menyatakan even ini menjadi ujian bagi petenis yunior Banyuwangi. Meski diakui peluang Banyuwangi untuk mencuri gelar tetap ada. Kategori usia 18 tahun dan 16 tahun menjadi andalan petenis lokal Banyuwangi untuk bebricara di ajang ini. (nic/als)

Istimewa

TANDING: Tim bola voli putra foto bersama sebelum pertandingan di Lapangan Ketapang Selection kemarin malam.

Babak Penyisihan Wajib Pakai Pemain Lokal Turnamen Bola Voli Ketapang Cup II KALIPURO - Gelaran turnamen bola voli Ketapang Cup II resmi dibuka 14 Sepember lalu di Lapangan Bola Voli Ketapang Selection, tepatnya di Terminal Sritanjung, Kecamatan Kalipuro. Turnamen bola voli yang merupakan kerjasama antara Polsek Kalipuro, Desa Ketapang, dan UPTD Terminal Sritanjung tersebut mulai memasuki babak penyisihan. Untuk tim putra dipertandingkan terlebih dahulu, sedangkan tim putri dipertandingkan mulai 5 Oktober nanti. Untuk tim putri, technical meeting akan dilaksanakan pada 30 Sepember mendatang di Balai Desa Ketapang. ”Dalam babak penyisihan tersebut setiap tim wajib memakai pemain lokal tanpa pemain sided (unggulan, Red ),’’ ujar

Ketut Sukandi, ketua panitia. Ketut Sukandi menambahkan, turnamen bola voli ini terselenggara atas dukungan dari mitra kerja. Di antaranya Semen Gresik, Green Diamont, Restoran dan Café Watudodol, Hotel Lingkar Ketapang, Banyuwangi Mulya Bahari, dan Putra Pandawa Persada. ”Terima kasih atas segala dukungannya. Sehingga turmanen ini bisa terselenggara dengan baik,’’ katanya. Dalam kesempatan tersebut, tidak lupa Ketut Sukandi, selaku ketua panitia, mengucapkan permohonan maaf kepada Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko yang juga ketua KONI Banyuwangi. Itu karena dalam acara pembukaan kemarin terjadi kesalahan teknis. ”Mohon maaf sebesarbesarnya kepada Bapak Yusuf Widiyatmoko. Semoga dalam acara penutupan nanti beliau bisa hadir,’’ harapnya. (adv/als)

Rabu 28 September 2011

BERITA UTAMA

39

HALAMAN SAMBUNGAN

Dideadline KPK Tahun Ini ■ HARUS... Sambungan dari Hal 29

Narasumber didatangkan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Para narasumber meminta persoalan anggota DPRD yang merangkap jabatan itu selesai pada akhir 2011. “Bila tidak mengin-

dahkan aturan itu, mereka bisa diberhentikan dari DPRD,” kata Ruliyono. Rangkap jabatan yang dimaksud dalam aturan tersebut, jelas dia, di semua lembaga atau institusi yang berhubungan dengan APBD, atau yang berhubungan dengan tugasnya sebagai anggota DPRD. Termasuk, yang merangkap seba-

gai pengurus yayasan pendidikan swasta. “Aturan ini juga berlaku bagi eksekutif,” katanya. Ruliyono mengaku, dirinya saat ini termasuk salah satu pejabat publik yang merangkap jabatan. Dalam susunan Yayasan Persewangi, nama Ruliyono ternyata termasuk dalam jajaran dewan penasihat. “Karena ada larangan rangkap ja-

batan, saya akan mundur dari kepengurusan Persewangi,” ujarnya. Dari data yang berhasil dikumpulkan wartawan koran ini, para pejabat dan beberapa anggota DPRD banyak yang merangkap jabatan. Selain masuk dalam organisasi olahraga, ada pula yang menjadi kontraktor, ketua asosiasi kontrak-

Dari 616 Menyusut Jadi 221 PSK ■ GUBERNUR... Sambungan dari Hal 29

PERTEMUAN: Penghuni lokalisasi Sumberloh mengikuti sosialisasi yang dilakukan Pemprov Jatim siang kemarin.

“Gubenur memeritahkan agar penutupan lokalisasi dibarengi pembukaan sentra perekonomian baru,” ujar Bawon. Usai melakukan rapat koordinasi dengan Sekkab Sukandi, rombongan pejabat Pemprov Jatim itu langsung meluncur ke lokalisasi Sumberloh di Kecamatan Singojuruh. (afi/bay) GALIH COKRO/RaBa

Berangkat 8 Oktober 2011 ... ■ LEPAS... Sambungan dari Hal 29

Rencananya, para CJH akan diberangkatkan ke Makkah pada 8 Oktober 2011 mendatang. “Kita berlatih manasik haji yang terakhir, lalu evaluasi persiapan sebelum berangkat,” ujar Kasi Urusan Haji kantor

Kementerian Agama Banyuwangi, Khoirul Anwar. Menurut Khoirul, total CJH asal Banyuwangi sebenarnya 1.224 orang. Namun, jumlah mereka menyusut hingga tinggal 1.215 orang. Tiga orang gagal berangkat karena meninggal dunia, dua orang menunda berangkat tahun ini,

dan lima orang mutasi ke daerah lain. “Tapi juga ada CJH yang masuk sebanyak dua orang,” katanya. Para CJH akan dibagi menjadi tiga kelompok terbang (kloter), yakni kloter 17, 18, dan 19. Setiap kloter berjumlah 445 orang yang terdiri atas CJH, seorang dokter, dua perawat,

dan satu pendamping haji. Menurut Khoirul, CJH yang tertua adalah Johar asal Kalipuro, berumur 91 tahun. CJH termuda adalah Hidma Wardatus Sholihah asal Blokagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. “Yang termuda itu putri Kiai Hasyim Syafaat dari Ponpes Blokagung,” ujarnya. (abi/bay)

Belum Bertemu Semua Klien ■ BELUM... Sambungan dari Hal 29

Menurut Wahyudi, pihaknya masih belum ada rencana menanggapi vonis tersebut. Dalam waktu satu sampai dua hari ke depan, pihaknya baru akan bertemu para klien untuk membicarakan hal tersebut. “Saya masih belum bertemu semua klien saya,” ujarnya tadi malam (27/9).

Seperti diberitakan sebelumnya, majelis hakim PN Banyuwangi mengabulkan satu dari dua tuntutan dalam gugatan yang dilayangkan Yusuf. Tiga pengurus ormas IB, yakni Sudirman, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar; Nanang Nur Ahmadi, warga Dusun Prejengan, Desa Rogojampi, Kecamatan Rogojampi; dan Michael Edy

Hariyanto, warga Dusun Maduran, Desa Rogojampi, diwajibkan membuat surat keterangan. Surat keterangan tersebut berisi bahwa penggugat (Yusuf Widyatmoko) tidak pernah aktif dan tercantum dalam kepengurusan ormas IB. Gugatan kedua yang diajukan Yusuf, yakni pihak tergugat wajib membayar ganti rugi Rp 1 miliar, ternyata ditolak maje-

lis hakim PN Banyuwangi. Menyikapi vonis tersebut, kuasa hukum Yusuf Widyatmoko, Wakid Nurohman, mengatakan bahwa pihaknya masih belum menyikapi putusan majelis hakim PN itu. Pihaknya masih punya waktu 14 hari untuk menyatakan menerima ataukah menyatakan banding. “Kita akan pikir-pikir dulu,” cetus Wakid. (mg-1/bay)

Gelar Konferensi Internasional di Banyuwangi ■ JADI PESERTA... ... Sambungan dari Hal 29

Sebagian besar anggota rombongan mengaku baru pertama kali naik pesawat terbang. Sebagian besar anggota rombongan juga menyatakan, itu adalah pengalaman pertama mereka ke luar negeri. Tak mengherankan, beberapa anggota rombongan sangat tegang saat pesawat akan berangkat. Namun, begitu pesawat sudah berada di atas awan, mereka terlihat sangat menikmati. “Saat take off, kepala terasa pusing,” ujar H.O. Samadiman, wakil ketua I Yayasan Gema Perpenas. Setelah penerbangan tiga jam, tepat pukul 20.02 waktu Malaysia, pesawat mendarat mulus di Bandara Kuala Lumpur LCCT (Low Cost Carrier Terminal). Begitu pemeriksaan semua anggota rombongan selesai, kami melanjutkan perjalanan menggunakan bus selama empat jam. Tujuan kami adalah Hotel Damai Laut yang berlokasi di Jalan Titi Panjang, Umut, Negara Bagian Perak. Pagi harinya (17/9) kami berkeliling untuk melihat suasana sekitar hotel. Ternyata Hotel Damai Laut terletak di tengah hutan lindung yang sangat luas. Kamar-kamar ditata dengan sistem cluster. Kebetulan, saya bermalam di apartemen blok A. Hotel ini mempunyai view yang indah, karena dekat dengan laut. Yang membuat kagum, hotel ini memiliki fasilitas yang lengkap. Tersedia lapangan golf, swimming pool, outbond, dan adventure track. Semua fasilitas itu didesain sedemikian rupa sehingga tidak merusak alam sekitar, terutama hutan. Pohon-pohon besar masih dibiarkan tumbuh seperti semula. Beragam fauna, seperti burung jalak, gagak, rangkok, dan elang laut, masih berseliweran di sekitar hotel. Burung-burung itu sesekali nangkring di genting hotel. Di Malaysia keseimbangan pembangunan dan kelestarian alam berjalan bersama. Di Banyuwangi, suasana sekitar kawasan wisata pantai Watudodol mungkin mirip dengan lokasi hotel tersebut. Bukan tidak mungkin, di Watudodol dibangun hotel atau resort dengan sistem seperti itu. Mengapa kami menginap di Hotel Damai Laut dan tidak menginap di Kuala Lumpur? Ternyata di hotel itu sedang diselenggarakan International Conference English Language Teaching (ICELT). Konferensi itu diselenggarakan Universitas Putra Malaysia (UPM), salah satu universitas negeri di Malaysia. Namanya saja konferensi internasional, sehingga peserta ICELT berasal dari beberapa negara. Tercatat 15 negara mengikuti konferensi tersebut. Mereka berasal dari Iran, India, Inggris, Australia, termasuk Indonesia. Konferensi itu diikuti sekitar lima ribu peserta. Banyaknya peserta itu membuat kami harus menghabiskan waktu berjamjam untuk proses registrasi. Bayangkan, sejak antre sekitar pukul 9.30 sehabis breakfast, nomor registrasi baru kami

dapatkan sekitar pukul 14.30. Sekadar diketahui, konferensi ICELT tersebut membahas tentang teknik mengajar menggunakan bahasa Inggris di sekolah dan di kampus. Konferensi itu baru dibuka keesokan harinya, yakni Selasa (18/9). Begitu konferensi berlangsung, kami mendapatkan pengalaman yang luar biasa. Ternyata, rombongan Untag Banyuwangi menjadi peserta sekaligus tamu kehormatan dalam konferensi tersebut. Padahal, ada tiga perguruan tinggi dari Indonesia yang ikut dalam konferensi tersebut. Selain Untag Banyuwangi, konferensi itu juga diikuti Politeknik Jember dan Universitas Cendikia Jogjakarta. Kenapa Untag Banyuwangi menjadi peserta kehormatan? Menurut salah satu panitia, Untag Banyuwangi diapresiasi karena universitas ini membawa rombongan besar, yakni 25 orang sekaligus dalam konferensi itu. Rektor Untag Banyuwangi, Sugihartoyo SH, duduk di deretan paling depan bersama peserta kehormatan lain dari beberapa negara. Sugihartoyo duduk satu deret bersama beberapa pemateri dari beberapa negara, salah satunya dari Jamaika. Perasaan bangga sebagai peserta kehormatan itu membuat kami merinding. Apalagi, saat panitia menyampaikan selamat datang kepada peserta. Di acara itu, tamu kehormatan disebut satu per satu dan yang pertama adalah Untag Banyuwangi. “Thank You for Mr. Sugihartoyo, Rektor Untag from Banyuwangi, Indonesia,” ujar ketua panitia dalam sambutannya. Pembukaan ICELT juga dihadiri Rektor UPM, Prof A.B. Rahim, dan beberapa donatur UPM. Dalam acara tersebut, Untag Banyuwangi mendapat plakat khusus penghargaan sebagai peserta kehormatan konferensi internasional. Penghargaan itu diserahkan rektor UPM Melaysia kepada Rektor Untag Banyuwangi, Sugihartoyo. Selanjutnya, saat makan siang, beberapa dari rombongan Untag Banyuwangi mendapat jamuan khusus. Rektor Untag Sugihartoyo satu meja dengan rektor, dekan, dan donatur UPM Malaysia. Di jamuan makan siang itu, mereka membahas kerja sama yang bisa dilaksanakan UPM dan Untag Banyuwangi. Sekitar satu jam saya mengikuti acara sekaligus mengabadikan momen penting itu. Saya menyimpulkan, Untag Banyuwangi dan UPM Malaysia akan bekerja sama dalam bentuk pertukaran mahasiswa dan dosen. Yang akan dipelajari atau diperdalam di UPM tentu saja Bahasa Inggris, teknik pembelajaran, dan budaya. Sebab, Malaysia memiliki kultur yang hampir sama dengan Indonesia. Pada hari ketiga di Malaysia (18/9), saya berkesempatan berkunjung ke KL. Tentu saja, kesempatan itu saya gunakan untuk melihat dari dekat Twin Tower yang terkenal. Perjalanan dari hotel menuju KL sekitar empat jam. Dalam bus tersebut, kami berdiskusi dengan rektor dan beberapa dekan, termasuk ketua yayasan Perpenas,

Waridjan. Salah satu topik yang dibahas serius adalah seandainya konferensi internasional itu diadakan di Banyuwangi. Kirakira Untag mampu ataukah tidak? Pertanyaan itu langsung disambut antusias. Untag Banyuwangi yakin mampu menyelenggarakan konferensi internasional seperti itu. Sebab, dengan mengikuti ICELT, Untag bisa berkomunikasi dengan perguruan tinggi dari beberapa negara untuk mencari pembicara. Selanjutnya, untuk tempat seminar, Untag Banyuwangi bisa menampung lebih dari 500 orang di hall utama. Itu belum ditambah kelas paralel lain. Mungkin 2000an orang bisa tertampung di kampus Untag Banyuwangi. Dengan ruangan terpisah, akan disediakan projektor secara online untuk menyaksikan pemateri dari hall utama. Itu bukan hal yang sulit. Lantas, bagaimana dengan penginapan, transportasi, dan prasarana lain? Butuh dana berapa miliar rupiah untuk menghelat acara tersebut, dan dari mana dana tersebut? Penginapan peserta, mungkin Untag bisa menggandeng beberapa hotel di Banyuwangi. Di Banyuwangi hotel berbintang dan losmen tersedia dari ujung Ketapang hingga pusat Kota Banyuwangi. Berarti sarana penginapan peserta tidak ada kendala, toh biaya menginap dibebankan kepada peserta konferensi. Berarti pendapatan daerah akan bertambah. Bisnis travel di kota Gandrung boleh dibilang tumbuh subur. Panitia konferensi bisa kontrak kerja sama dengan pengusaha travel untuk mengantar-jemput peserta, bahkan yang sudah booking dahulu bisa langsung dijemput di bandara. Dampak lain, tiket pesawat di Bandara Rogojampi akan ludes terpesan. Lantaran para peserta dari luar negeri, pasti mereka akan menukarkan mata uang mereka dengan rupiah. Nah, di sini peran bank sangat dominan. Sementara itu, untuk komunikasi bisa menggandeng operator seluler yang ada. Sebab, operator seluler dari negara lain belum tentu bisa digunakan di Indonesia. Itu seperti yang saya lakukan saat di Malaysia, ada salah satu operator Indonesia yang bisa digunakan di Malaysia, tapi tarifnya selangit. Dengan operator lokal (Malaysia) kita bisa berbicara dan ber-SMS ria dengan tarif murah. Pun saat konferensi diadakan di Banyuwangi, peserta akan berbondongbondong mengganti sim card seluler. Dari semua yang terlibat, perhotelan, restoran, travel, tiket agency, operator seluler, dan perbankan, bisa dijadikan sponsor untuk mengurangi biaya. Konsep yang sangat mudah. Sementara itu, peran serta pemerintah dalam hal ini pemkab dan dinas pariwisata sangat dibutuhkan. Sebab, konferensi tersebut juga bisa menjadi ajang promosi wisata dan budaya daerah. Intinya, rombongan Untag Banyuwangi berkesimpulan paling cepat tahun 2014 konferensi internasional semacam itu bisa dilaksanakan di Banyuwangi. (bay)

tor, dan ketua yayasan pendidikan swasta. “Yang berhubungan dengan APBD tidak boleh,” cetusnya. Beberapa anggota dewan yang merangkap jabatan selain Ruliyono adalah Ahmad Taufiq. Taufiq baru saja terpilih sebagai ketua PSSI Kabupaten Banyuwangi. Selain itu, juga Juwaini, anggota DPRD dari Partai Amanat Nasional (PAN). Dia menjadi ketua Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten

Banyuwangi. Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, H. Joni Subagio, juga tercatat sebagai ketua Gapeksindo. Anggota DPRD dari Partai Gerindra, Totok Sugiarto, tercatat sebagai ketua Aspekindo Banyuwangi. Gunawan Satria Pratama, anggota DPRD dari Partai Demokrat yang merangkap sebagai ketua Aksindo Banyuwangi. Anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), H. Fauzan, ma-

sih tercatat sebagai ketua sebuah yayasan pendidikan di Kecamatan Singojuruh. Sementara itu, dari kalangan eksekutif juga ada yang merangkap jabatan. Sebut saja Wakil bupati (Wabup) Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, yang masih tercatat sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi. Padahal, salah satu sumber dana KONI berasal dari APBD. (abi/bay)

Tak Semua Bisa Dicairkan ... ■ DANA... Sambungan dari Hal 29

“Ternyata banyak bidan di Banyuwangi yang tidak memiliki izin praktik,” sebutnya. Made meminta agar Dinkes Banyuwangi menertibkan para bidan yang tidak mengantongi izin. “Selain rawan mala-

praktik, pasien tidak bisa mengikuti jampersal,” cetusnya. Kepala Dinkes Banyuwangi, Hariadji Soegito, melalui Sekretaris Dinkes Husnul Khotimah mengaku, hingga saat ini penyerapan dana jampersal masih rendah. “Kita mencairkan dana jampersal sesuai pengajuan yang disampaikan puskes-

mas dan bidan,” terangnya. Namun, tak semua pengajuan dana itu bisa dicairkan. Sebab, syarat pencairan harus mengantongi SIPB dan bekerja sama dengan Dinkes. “Bidan se-Banyuwangi yang punya SIPB dan bekerja sama dengan Dinkes hanya 89 orang,” katanya. (abi/bay)

Dijanjikan Kerja di Toko Baju ■ EALAH... Sambungan dari Hal 40

Kami juga tidak mempermasalahkan kasus tersebut. Yang penting putri kami pulang dalam keadaan selamat,” ujarnya. Saat ditanya apakah benar kasus tersebut berakhir damai? Budi menyatakan pihaknya sudah melimpahkan permasalahan tersebut kepada Abdurachman, pengacaranya. “Silakan tanya langsung Pak Abdurrachman.” katanya. Namun sayang, saat dihubungi wartawan koran ini, telepon Abdurachman tidak aktif.

Beberapa kali Radar Banyuwangi menghubungi HP Abdurrachman, yang terdengar hanya nada mail boks. Diberitakan sebelumnya, Eva diciduk Tim Buru Sergap (Buser) yang bekerja sama dengan satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Situbondo di simpang empat Alun-Alun Situbondo. Saat itu Eva tengah menumpang Bus Lorena B 7466 WB. Penangkapan tersangka berawal dari laporan keluarga DF, 19; MR, 30; SF, 20; dan SA, 22. Keempatnya tercatat sebagai warga Dusun pandean, Desa

Wonorejo, Kecamatan Banyuputih. Keempat perempuan tersebut dibawa Eva ke wilayah Pekanbaru, Riau, untuk dipekerjakan sebagai pemuas nafsu pria hidung belang. Padahal, Eva berjanji akan mempekerjakan keempat wanita tersebut di toko baju miliknya di kawasan Pelabuhan Merak, Banten, dengan bayaran sebesar Rp 1,5 juta per bulan. “Di sana (Pekanbaru) mereka berempat dipaksa memakai rok mini dan pakaian serba terbuka. Tetapi, mereka berempat menolak,” cerita Budi, ayah kandung DF. (sgt/aif)

Puskesmas Sediakan Obat Cuma-cuma ■ TUDING... Sambungan dari Hal 40

Ironisnya, tahun ini angka tersebut diprediksi meningkat,” ujarnya kemarin (27/9). Hasanah menyayangkan rendahnya komitmen seluruh petugas kesehatan di masingmasing puskesmas dalam mendeteksi warga yang terjangkit kusta. Salah satu contohnya adalah Sugiono, 33,

warga Kelurahan Mimbaan RT 03/ RW 12, Panji. “Tempat tinggal Sugiono dekat pusat kota, tapi kenapa tidak terdeteksi petugas,” gerahnya. Politikus perempuan asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menambahkan, dari beberapa forum di masyarakat yang dia pantau, ternyata hampir semua tidak memiliki pengetahuan tentang bahaya, cara pencegahan, pe-

ngobatan kusta. “Padahal, di seluruh puskesmas sudah disediakan obat penyakit kusta secara cuma-cuma. Jadi, menurut saya sangat eman kalau program yang didanai WHO (World Healt Organization, Red) tersebut tidak terserap maksimal hanya gara-gara sosialisasi pemerintah minim,” pungkas ketua komisi yang membidangi kesehatan masyarakat tersebut. (sgt/aif)

Sukseskan Program Pembangunan ■ MANTAPKAN... Sambungan dari Hal 40

Selain dari Bakesbanpol dan Linmas, panitia juga mendatangkan narasumber dari Bakesbang Provinsi Jawa Timur. Salah satu materi yang disampaikan adalah langkah strategis penyelesaian RANHAN di daerah. Peraturan Presiden RI tentang rencana aksi nasional HAM di Indonesia No. 23/20112014 juga disosialisasikan. Usai menerima penjelasan dari narasumber, tiap peserta diberi kesempatan bertanya. Dalam sambutannya, Heri Suryanto mengatakan bahwa

kegiatan yang diselenggarakan Kesbangpol itu merupakan sarana yang baik dalam menghormati, melindungi, dan menjunjung tinggi HAM. Itu merupakan kewajiban dan tanggung jawab bersama; individu, pemerintah, dan negara. “Untuk itu, secara teoritas HAM adalah hak yang melekat pada diri manusia yang bersifat kodrati dan fundamental sebagai anugerah Allah yang harus dihormati, dijaga, dan dilindungi,” terangnya. Lokakarya saya pandang sangat tepat dalam memantapkan pengetahuan dan peningkatan pemajuan HAM. “Maka-

nya kami berharap para peserta mengikuti kegiatan ini sebaik-sebaiknya sampai selesai,” pintanya. Plh. Bakesbanpol dan Linmas Kabupaten Situbondo, Achmad Munir menambahkan, lokakarya itu bertujuan mendukung dan menyukseskan pembangunan di Situbondo. Selain itu, juga meningkatkan pemahaman tentang UU RI No. 39/1999. “Selain itu, agar para peserta dapat memahami dan mampu menerapkan nilai-nilai HAM lebih lanjut di organisasi atau unit kerja masing-masing,” imbuh Munir. (pri/adv/aif)

KRAM MEMBUAT HARYONO SUSAH BERJALAN

“Sekujur tubuh saya seringkali terasa kram dan kadang susah untuk berjalan. Rasanya benarbenar tidak nyaman, seperti ada semut berjalan dalam tubuh saya.” Terang Haryono DS, warga Lugonto Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur. Pensiunan ini mengatakan, sudah beberapa bulan menderita keluhan tersebut. Kram adalah hal yang sering terjadi di antara orang yang sehat, khususnya selama atau setelah olahraga yang keras. Orang tua dan setengah baya biasanya mengalami kram setelah olahraga ringan atau selama istirahat. Beberapa orang mengalami kram kaki selama tidur. Kram yang menyakitkan ini biasanya mempengaruhi otot betis dan kaki, menyebabkan kaki dan jari kaki menekuk ke dalam.

Kram kemungkinan disebabkan oleh tidak tercukupinya aliran darah menuju otot. Kadar elektrolit yang rendah pada darah, seperti potassium, bisa juga menyebabkan kram. Kadar potassium yang rendah bisa dihasilkan dari penggunaan beberapa diuretik atau dari dehidrasi. Untunglah, sekarang pria berusia 78 tahun ini dapat bernafas lega karena telah menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi keluhannya, yakni dengan minum Gentong Mas, minuman herbal yang sangat bermanfaat dan aman tanpa efek samping karena terbuat dari bahan alami seperti Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda). Gentong Mas baik dikonsumsi oleh penderita berbagai gangguan kesehatan. “Setelah minum Gentong Mas selama 1 bulan lebih, sekarang saya sudah sehat. Badan lebih berstamina, senam kembali kuat dan jalan lebih tegap.” Ungkap kakek 12 orang cucu ini. Ia pun berharap, semoga pengalaman yang dialaminya dapat bermanfaat bagi orang lain. Selain memiliki rasa yang manis dan lezat, Gula Aren pun mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi dan energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi

energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Kandungan Thiamin dalam Gula Aren dapat memperkuat sistem syaraf dan otot. Gula Aren pun mengandung Kalsium yang baik untuk mencegah keropos tulang. Sementara Habbatussauda, dipercaya dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Habbatussauda pun dapat menetralkan racun dalam tubuh yang dapat dikeluarkan dikeluarkan melalui kotoran, urine dan keringat. Meski demikian, pola hidup sehat seperti olah-raga dan mengurangi merokok juga perlu dilakukan. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085 234 398 441. Banyuwangi: 085 234 398 441. Situbondo : 082 143 391 646. Depkes:P-IRT.812.3205.01.114

40

Jawa Pos-nya Kota Santri

Rabu 28 September 2011

Ealah, Kasus Trafficking Berakhir Damai SIGIT HARIYADI/RaBa

GANGGU PEJALAN KAKI: Dua siswi SMP melompati tiang baliho yang roboh diterjang angin di depan RS Elizabeth Situbondo kemarin (27/9).

Baliho Roboh Diterjang Angin Kencang SITUBONDO - Satu unit baliho yang dipasang di simpang empat Jalan Raya PB. Sudirman, tepatnya di depan Rumah Sakit (RS) Elizabeth Situbondo, roboh diterpa angin kencang kemarin siang (27/9). Beruntung, baliho milik salah satu dealer sepeda motor di Kota Santri itu tidak men-

impa pengguna jalan yang melintas di jalan raya padat kendaraan tersebut. Namun begitu, pihak-pihak terkait diharapkan segera memindahkan baliho yang melintang di trotoar tersebut. Pasalnya, reruntuhan baliho itu sangat mengganggu pejalan kaki.

MAK NYUS..

Padukan Kesenian Jawa-Madura PUNDI Berlian Kusuma Ayu akhirnya bisa bernapas lega. Obsesinya memadukan kesenian Jawa-Madura sedikit terobati. Sebab, dia mampu membawakan tari-tarian berjudul Goyang Merak dalam pembukaan pelatihan budi daya ikan air payau di Kecamatan Kendit Senin (25/9) kemarin. Tarian tersebut memang memadukan unsur kesenian Jawahingg gga syair yang gg Madura; mulai kostum, aransemen musik, hingga an. dinyanyikan. “Motif se-lendang yang sayaa kenakan bermotif Madura. Ta d i j u g a ada syair berbahasa Madura meski sebagian besar asi badidominasi a,” jelas hasa Jawa, Pundi. Menurut cewek kelahiran ebut, me1985 tersebut, n kesenian madukan Jawa adalah Madura-Jawa a sejak lama. obsesinya ng, sang suami Beruntung, a seniman tari yang juga endukung keingisangat mendukung u. “Akhirnya, tercipnannya itu. an Goyang Merak ini,” talah tarian undi. tandas Pundi. uan kelahiran Desa Perempuan nom, Kecamatan PaWringinanom, narukan, itu menyukai dunia tari sejak di bangku SD. Dia jatuh cintaa pada dunia yang uhkan kelincahan membutuhkan wesan gerak angdan keluwesan n itu karena keingota badan a. “Selain itu, juga dahannya. entuk ekspresi,” sebagai bentuk a. (pri/aif) tandasnya. EDY SURPIYONO/RaBa

KESBANGPOL LINMAS

SYAMSURI/ RaBa

LOKAKARYA: Achmad Munir (kiri) dalam lokakarya pemajuan HAM di RM Asri, Panarukan.

Mantapkan Wawasan HAM PANARUKAN - Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) Pemkab Situbondo menggelar lokakarya Pemajuan Hak Asasi Manusia (HAM) di aula RM Asri, Panarukan, kemarin. Kegiatan yang akan digelar selama dua hari itu bertema “Sosialisasi dan Implementasi Penegakan HAM melalui Pemberdayaan Aparat dan Masyarakat di Kabupaten Situbondo”. Acara yang dibuka Asisten Bagian Pemerintahan, Heri Suryanto, itu diikuti 120 peserta. Mereka terdiri atas kepala seksi sosial kecamatan se-Kabupaten Situbondo, kepala desa/lurah (tiap kecamatan diwakili dua orang), perwakilan ketua LPM, dan perwakilan organisasi wanita dan masyarakat, serta utusan instansi terkait n  Baca Mantapkan...Hal 39

Terlebih, kawasan tersebut berdekatan dengan kompleks sekolah, di antaranya SMA Negeri 1 Situbondo, SMP Negeri 1 Situbondo, dan Univeristas Abdurrachman Saleh (Unars), sehingga banyak siswa sekolah yang memanfaatkan trotar sebagai akses menuju rumah mereka. (sgt/aif)

SITUBONDO - Kasus dugaan perda- luarga Eva juga telah meminta maaf gangan manusia (human trafficking) kepada seluruh keluarga korban. oleh Eva, warga Desa Kumbangsari, Kasatreskrim Polres Situbondo, Kecamatan Jangkar, terhAKP Sunarto, memadap empat perempuan benarkan bahwa kaasal Dusun Pandean, sus tersebut berakhir Desa Wonorejo, Kecadamai. “Kedua pihak matan Banyuputih, sepakat menempuh ternyata tidak berlanjut jalan damai. Sebab, pike ranah hukum. Kedua hak Eva telah meminta pihak sepakat menyelemaaf, dan trafficking saikan permasalahan belum terjadi,” jelas itu secara kekeluargaan Sunarto. alias damai. Budi, ayah kandung Sebab, Eva telah meDF, membenarkan pimulangkan empat calon hak Eva telah meminta SIGIT/RaBa korban yang dia bawa maaf kepada dia. “Kasus Eva ke wilayah Kecamatan ini sudah kami serahKerinci, Pekanbaru, Riau, ke desa kan kepada pengacara kami. Sebab, asalnya sebelum keempat wanita kami tidak mau terus-menerus wiramalang tersebut benar-benar di- wiri padu (bolak-balik adu argumen, pekerjakan sebagai pekerja seks Red) tentang masalah ini n komersial (PSK). Selain itu, pihak ke Baca Ealah...Hal 39

Polisi Serius Usut Wartawan Abal-Abal

Tuding Pemkab Kurang Serius Tangani Kusta PANJI - Banyaknya penduduk yang mengidap penyakit kusta disikapi serius Komisi IV DPRD Situbondo. Kalangan dewan menuding pemerintah kurang serius menyosialisasikan pencegahan dan penularan penyakit yang disebabkan bakteri mycobacterium leprae tersebut kepada masyarakat. Menurut Hasanah Tahir, setelah berkoordinasi dengan petugas kesehatan di beberapa kecamatan, disinyalir jumlah penderita kusta t a hun i n i m e ningk a t di band i n g tahun 2010. Padahal, pemerintah telah berkomitmen memberantas penyakit yang menyerang ku lit, saraf, dan membran mukosa tersebut. “Dari catatan kami, pada tahun 2010 terdapat sekitar 150 penderita kusta di Kabupaten Situbondo n  Baca Tuding...Hal 39

Perkaranya Ditangani Pidek Reskrim

SIGIT HARIYADI/RaBa

MATI RASA: Hasanah saat memantau keadaan salah seorang penderita kusta di Kecamatan panji kemarin (27/9).

Kenaikan Gaji Harus Berbasis Kinerja SITUBONDO - Menaikkan penghasilan perApalagi, kata dia, tidak sedikit perangkat desa angkat desa hingga memenuhi standar upah yang tiap bulan sebenarnya sudah bisa menerima minimum kabupaten (UMK) adalah hal yang uang antara Rp 1 hingga 2 juta. Itu karena ada harus dilakukan Pemkab Situbontanah kas desa yang mereka kedo. Hanya saja, itu harus dilakukan lola. “Itu sebenarnya melanggar dengan berbasis kinerja. sejumlah regulasi, tapi nyatanya Pernyataan itu disampaikan banyak terjadi,” ungkap Sutomo. Ketua LSM Merah Putih, Sutomo. Dia mencontohkan, ada kepala Dengan menggunakan pendekadusun di wilayah Situbondo Batan berbasis kinerja, perangkat rat yang mengelola tanah produktif desa akan berlomba-lomba memmilik desa seluas 800 meter. Jika perbaiki kinerja masing-masing disewakan, tiap tiga bulan meragar bisa mendapatkan kenaikan eka bisa mendapatkan uang Rp penghasilan tersebut. 4 juta. “Kalau satu tahun, tinggal “Kalau tidak seperti itu, lebih baik ngalikan saja,” pungkasnya. jangan. Tidak mendidik, enak benar Diberitakan sebelumnya, sukjadi perangkat desa. Kalau berses penerapan Penghasilan Tiprestasi, diberi penghasilan di atas dak Kena Pajak (PTKP) atas Rp 1 juta saya sangat setuju” terang Penghasilan Tetap Kepala Desa EDY S/RaBa pria yang berdomisili di Kecamatan dan Perangkat Desa (PTKPD) Sutomo Besiki itu kepada RaBa kemarin. ternyata tak membuat perangkat Hasil pantauannya di lapangan, desa se-Kabupaten Situbondo banyak perangkat desa yang masih ogah- puas. Kini mereka memilih mengajukan usulan ogahan memberikan pelayanan prima kepada kenaikan penghasilan untuk perangkat desa. masyarakat. Datang ngantor pukul 09.00, jam Mereka merasa penghasilan yang didapat tiap 11.30 sudah menghilang. bulan belum sesuai upah minimum kabupaten. “Belum lagi yang suka menarik pungli kepada UMK Kabupaten Situbondo menurut Peraturan masyarakat. Masak yang seperti itu penghasi- Gubernur Jawa Timur No. 93/ 2010 tentang UMK lannya mau dinaikkan. Pemkab harus benar- di Jawa Timur Tahun 2011 di kolom 29; UMK benar mengkaji usulan kenaikan gaji perangkat Situbondo sebesar Rp 733.000,00 per bulan. Kini desa tersebut agar tidak buang-buang dana,” penghasilan tetap perangkat desa masih Rp 550 tegas Sutomo. ribu per bulan. (pri/aif)

SITUBONDO - Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan tiga oknum wartawan abal-abal disikapi serius aparat Polres Situbondo. Bahkan, sesaat setelah mendapat laporan, Kasatreskrim AKP Sunarto segera melimpahkan perkara tersebut ke unit pidana ekonomi (pidek) untuk ditindaklanjuti. Sunarto mengatakan, untuk mengusut perkara yang sangat meresahkan warga, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah barat Situbondo itu, pihaknya sudah memintai keterangan korban pemerasan, yakni FT, 30, warga Desa/Kecamatan Mlandingan. “Kasus seperti ini sangat meresahkan warga. Maka dari itu, jika ada korban yang melapor seperti saat ini, kami siap mengusut,” kata Sunarto. Dia menegaskan, dalam waktu dekat pihaknya segera memanggil tiga tersangka pelaku pemerasan itu untuk dimintai keterangan. “Kami sudah mendengar keterangan korban. Kami juga akan segera memanggil tiga tersangka untuk dimintai keterangan,” tegas kasatreskrim. Diberitakan sebelumnya, u lah tidak terpuji kembali di lakukan tiga orang yang mengaku berprofesi sebagai wartawan. Mereka memeras pasangan muda-mudi yang ketahuan check in di sebuah hotel di wilayah Situbondo Barat. Tidak tanggung-tanggung,

Kami juga akan segera memanggil tiga tersangka untuk dimintai keterangan” AKP Sunarto Kasatreskrim Polres Situbondo

tiga oknum wartawan itu meminta uang Rp 1 juta sebagai kompensasi tidak akan memberitakan pasangan yang sedang mabuk kasmaran itu masuk ke hotel. Jika tidak membayar, mereka mengancam akan memuat berita pasangan tersebut di media. “Awalnya minta Rp 1 juta, tapi dapat dari mana uang sebanyak itu. Kita tawar akhirnya mereka meminta Rp 200 ribu,” tutur FT, pria yang menjadi korban pemerasan tiga oknum wartawan. Tiga wartawan tidak terpuji yang dilaporkan ke Polres Situbondo kemarin itu adalah MFD, JML, dan NWW. Korban meminta agar ketiganya diproses hukum karena sudah melakukan perbuatan yang meresahkan dan merugikan orang lain secara materi. (sgt/aif)


Radar Banyuwangi 28 Septemeber 2011