Issuu on Google+

SABTU 28 MEI

1

TAHUN 2011

Ditipu, CTKI Lapor Polisi

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.17 14.38 17.08 18.22 04.04

ADA APA LAGI

Korban Diduga Puluhan Orang ALI NURFATONI/RaBa

KENA: Muhlisin (kanan) dan Sri Astutik di Mapolsek Kabat kemarin.

Pria Cacat Ngecer Togel KABAT - Kondisi tubuh cacat tidak membuat Muhlisin, 27, berdiam diri. Diam-diam pria yang tinggal di Dusun Secawan RT 01/RW 02, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, itu menjadi pengecer judi toto gelap (togel). Rupanya tindakan Muhlisin ngecer kupon togel itu terendus polisi. Pria yang kakinya cacat itu ditangkap di rumahnya saat merekap togel. Dalam perkara ini, Muhlisin tidak sendirian. Di tempat itu juga, polisi berhasil meringkus sang pengepul. Dia adalah Sri Astutik, 31, warga Jalan Cakraningrat, RT 03/RW 2 Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Kabat n  Baca Pria...Hal 43

GALIH COKRO/RaBa

RAWAN LAKA: Rambu Jalan Yos Sudarso belum terpasang usai ditabrak beberapa pekan lalu.

Enam Kali Ganti Rambu BANYUWANGI - Ruas double way Yos Sudarso yang merupakan jalur poros jurusan Banyuwangi-Ketapang termasuk salah satu ruas jalan yang paling boros rambu lalu-lintas. Setahun lebih setelah dibangun me-

SUE GER

dian jalan, ternyata pihak terkait sudah enam kali mengganti rambu lalu-lintas yang rusak ditabrak kendaraan di tempat tersebut. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika

(Dishubkominfo) Banyuwangi, Ketut Kencana mengatakan, pihaknya sudah sering melakukan kajian mengenai lalu-lintas di ruas Jalan Yos Sudarso dua bulan lalu n  Baca Enam...Hal 7

POJOK

..

Terbaik se-Jatim KESEHATAN dan ketahanan fisik menjadi prioritas Sariyati. Pelari kelahiran Banyuwangi 20 Oktober 1993 itu mengaku rutin berolahraga setiap hari. Latihan itu dilakukan untuk menjaga kebugaran. ‘’Ya biar nggak sakitsakitan,’’ ujar putri pasangan Mistari dan Suparti itu. Selain menjaga kebugaran, siswi kelas 1 SMK PGRI II Giri itu menyatakan terus meningkatkan olahraga spesialisasinya, yaitu di cabang lari. ‘’Kalau ingin meraih juara ya harus kerja keras,’’ jelas perempuan yang tinggal di mess atlet PASI di Jalan Simpang Gajah Mada, Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri, itu. Berkat latihan rutin dan kerja keras, akhirnya dia berhasil meraih prestasi di level Provinsi Jawa Timur sekitar dua tahun silam. Atas prestasi itu, perempuan yang menekuni cabang atletik sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) itu merasa senang. ‘’Saya memang senang lari sejak kelas 6 SD. Sejak itu saya terus berlatih. Pada tahun 2009 lalu, saya berhasil juara pertama lari 800 meter dan 1500 meter se-Jawa Timur,’’ jelasnya. (ton/bay)

http://www.radarbanyuwangi.co.id

KENANGAN: Para peserta tour d’Indonesia melintasi garis finish di depan Pemkab Banyuwangi 2009 lalu. GALIH COKRO/RaBa

Tuan Rumah Tour d’ISSI 2011 BANYUWANGI - Kerinduan penggemar olahraga sepeda sport di Banyuwangi akan hadirnya kejuaraan kelas dunia bakal segera terobati. Itu menyusul kepastian ditunjuknya Banyuwangi sebagai penyelenggara etape ke-IX gelaran Tour d’ISSI yang akan dilaksanakan Oktober mendatang. Menilik perjalanan even itu sebelumnya, Ba-

nyuwangi sebenarnya sudah terbiasa menjadi bagian dari even tersebut. Kenyataan pahit di tahun 2010 silam, Bumi Blambangan hanya dilewati oleh kejuaraan internasional tersebut. Namun, tahun ini Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) menyatakan bahwa Banyuwangi akan menjadi salah satu kota yang disinggahi n  Baca Tuan...Hal 7

BANYUWANGI - Kasus dugaan penipuan berkedok penyalur tenaga kerja Indonesia (TKI) masih terjadi di Banyuwangi. Kali ini sedikitnya 20 orang yang dijanjikan bekerja sebagai TKI di Jepang gagal berangkat. Merasa ditipu, beberapa korban melaporkan oknum yang mengaku sebagai bos pengerah jasa TKI itu ke polisi. Oknum tersebut mempromosikan perekrutan TKI ke Jepang melalui iklan di radio. Setelah itu, terjaring sedikitnya 20 orang yang dijanjikan akan dipekerjakan di Negeri Sakura. Namun, setelah mereka membayar puluhan juta rupiah kepada PT. Berlian Karya Utama, Sidoarjo, ternyata mereka tak kunjung diberangkatkan ke Jepang. Para korban terpaksa harus menerima kenyataan. Atas dugaan penipuan yang

Kasus Dugaan Penipuan CTKI Korban: - 15 warga Desa Sidodadi, Kec. Wongsorejo, Banyuwangi - 5 orang warga luar daerah Banyuwangi. Setoran: Rp 10 juta – Rp 15 juta per orang Yang dilaporkan: PT Berlian Karya Utama, Sidoarjo. Dijanjikan: Kerja di Jepang Kasus dilaporkan ke: Polsek Wongsorejo

berkedok penyalur TKI tersebut, sebanyak 15 korban yang merupakan warga Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, melapor ke polsek Wongsorejo. Lima korban lain tercatat sebagai warga luar Banyuwangi n  Baca Ditipu,...Hal 7

Jaksa Tuntut Jhon Robert 1,5 Tahun BANYUWANGI - Pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap terdakwa kasus illegal logging, John Robert Andreas, akhirnya terlaksana kemarin (27/5). Sehari sebelumnya, pembacaan tuntutan sempat ditunda gara-gara pengacara terdakwa tidak datang di Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. Dalam sidang kali ini, tuntutan dibacakan JPU Oja Miasta. Di hadapan majelis hakim, Oja Miasta menuntut John Robert Andreas dengan hukuman satu tahun enam bulan penjara. Selain itu, John Robert juga dituntut membayar denda Rp 5 juta atau subsidair 6 bulan penjara n  Baca Jaksa...Hal 7

GALIH COKRO/RaBa

SIDANG: John Robert dan pengacaranya.

Para Tersangka Kasus Pembunuhan Keluarga Rosan di Mata Tetangga

Sang Dalang ”H” Dikenal Punya Pengikut Fanatik Kasus pembunuhan keluarga Rosan menggemparkan warga Bumi Blambangan. Pasangan suami istri bersama anaknya dihabisi secara sadis. Mayat para korban dibuang dan dibakar beserta mobil yang mengangkutnya. Bagaimana sebenarnya sosok para tersangka di mata warga sekitar? ABDUL AZIZ, Genteng

BAGI sebagian warga Desa Kem-

GALIH COKRO/RaBa

biritan dan Desa Genteng Wetan, tersangka H yang diduga sebagai dalang pembunuhan itu sebenarnya merupakan sosok yang tidak asing. Selama ini, lelaki

bertubuh kurus dan berhidung mancung itu dikenal sebagai pedagang pupuk. Tersangka H juga dikenal sebagai tokoh sebuah kelompok pengajian. Bahkan, sosok yang bertempat tinggal di utara jalan raya Desa Kembiritan itu dikenal memiliki pengikut yang cukup militan. Salah satu pengikut fanatiknya adalah Haidori Setiawan dan Andi Aziz. Kini, tersangka Haidori dan Andi sudah mendekam di ruang tahanan Mapolres Banyuwangi. Keduanya diduga terlibat kasus pembunuhan keluarga Rosan. Sementara itu, dalam hidup bermasyarakat, tersangka H dan para pengikutnya dikenal cukup eksklusif. Dia terkesan tertutup dan jarang bergaul dengan para tetangga di luar kelompoknya. Saking eksklusifnya H bersama para pengikutnya, dia sering berse-

Polisi buru pelaku curwan sampai Probolinggo Kalau perlu sampai Negeri China

Pria cacat ngecer judi toto gelap Kesetaraan hak yang tak patut ditiru FOTO-FOTO: GALIH COKRO/RaBa

SADIS: Tersangka Andi Aziz (kiri) dan tersangka Haidori Setiawan di Mapolres Banyuwangi.

lisih paham dengan warga lain n

 Baca Sang Dalang...Hal 7

email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@jawapos.co.id

2

Sabtu 28 Mei 2011

CERMIN DIRI

Memberantas Hama Padi Harus Serempak MUSUH utama petani padi adalah wereng dan tikus. Dua hama itu sama-sama merusak tanaman. Yang pertama tentu saja membuat padi tanaman padi mengering. Sedang yang kedua justru menghabiskan bulir padi alias gabah. Selain dua hama tersebut, sebetulnya ada satu hama lagi, yakni burung pipit dan gereja. Namun, pengendalian hama jenis ini lebih mudah dibanding hama wereng maupun tikus. Di Jember, Dinas Pertanian bersama warga setempat bahu membahu melakukan gropyokan tikus. Ini dilakukan karena meluasnya hama hewan pengerat di daerah tersebut. Di Situbondo, upaya pemusnahan hama juga dilakukan. Bedanya, di Kota Santri pemerantasan dilakukan terhadap hama wereng coklat. Dinas Pertanian setempat menyebut, hama ini menyerang lebih dari 250 hektare tanaman padi dari total 37 ribu hektare lahan padi di Situbondo. Pemberantasan hama, baik wereng, tikus, maupun burung, hendaknya dilakukan secara bersama-sama dan serentak. Jika tidak, dikhawatirkan hama akan berpindah tempat ke lahan yang belum terdampak. Jika ini terjadi, di satu lahan hama bisa terkendali, tetapi di lahan lain justru diserang. Karena itu, upaya pemberantasan hama ini perlu dilakukan secara bersama-sama oleh pemilik lahan, petani penggarap, maupun dinas pertanian setempat. Hama yang menyerang tidak saja karena faktor cuaca yang masih saja ekstrim hingga saat ini. Namun ada juga yang disebabkan ketahanan varietas padi yang ditanam. Jika petani menanam padi kualitas jelek, maka akan rentan terhadap serangan hama wereng. Sebaiknya, petani menanam padi dengan varietas terbaik yang terbukti handal dan kebal terhadap serangan wereng. Sehingga, petani tidak merugi saat memutuskan menanam padi. Selain antisipasi terhadap serangan wereng, petani juga memperhatikan betul proses awal sebelum penanaman. Ini agar tidak terjadi serangan tikus saat memasuki musim panen. Hama tikus sebetulnya bisa dikendalikan sejak proses pembajakan dan pengairan sawah. Lubang-lubang yang mungkin terisi tikus hendaknya ditutup dan diberi obat. Gropyokan tikus juga perlu dilakukan manakala tanaman padi sudah mulai tumbuh. Selain itu, pemasangan jebakan, pemberian obat pembasmi tikus, hingga pembakaran sisa tanaman padi sebelum memulai musim tanam, juga perlu dilakukan. (*)

BAGAIMANA INI

GALIH COKRO/RaBa

JARINGAN TOGEL: Empat tersangka diperiksa penyidik di Mapolres Banyuwangi Kamis lalu. Mereka terdiri bandar, pengepul, dan pengecer togel.

Ciduk Bandar hingga Pengecer

B A N Y U WA N G I - P o l r e s Banyuwangi tidak mau kalah dengan strata di bawahnya, seperti polsek. Dalam hal menindak pelaku perjudian, ternyata tidak ada istilah kompromi. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banyuwangi berhasil menggulung komplotan judi toto gelap (togel) Rabu lalu (25/5). Komplotan tersebut terdiri

SIGIT HARIYADI/RaBa

Neon Boks Diserempet Truk SITUBONDO - Neon boks yang dipasang di depan Mapolres Situbondo rusak setelah diserempet truk kontainer pukul 11.45 kemarin (27/5). Kejadain itu dipicu karena truk dengan ketinggian kurang-lebih delapan meter tersebut melaju terlalu ke kiri. Menurut beberapa saksi mata, saat kejadian, truk kontainer berwarna merah yang tidak diketahui identitasnya itu meluncur dari timur dengan kecepatan sedang. Sesampai di depan mapolres, kendaraan berukuran besar itu disalip dari arah kanan oleh sebuah mobil berwarna silver. Dari arah berlawanan, arus kendaraan cukup padat sehingga mobil yang menyalip truk kontainer itu tidak berani melaju hingga melewati marka jalan. “Tidak ingin menabrak mobil itu, sopir truk kontainer banting setir ke kiri sehingga bagian atas kontainer nyerempet neon boks,” ujar Inung, 27, seorang saksi mata. Inung melanjutkan, setelah kejadian itu truk kontainer tersebut langsung melanjutkan perjalanan tanpa berhenti terlebih dahulu. Kanit Laka Polres Situbondo Ipda Bakhtiar mengimbau para pengguna jalan agar lebih berhati-hati. “Sebab, di sepanjang jalur Pantura, banyak sekali terdapat neon boks seperti yang terpasang di depan mapolres tersebut,” ujarnya. (sgt/aif)

bukti (BB), di antaranya ponsel yang diduga digunakan transaksi. Itu terbukti dalam short message service (SMS) dalam ponselnya. Sementara itu, dua orang yang diduga berperan sebagai pengecer adalah Eko Wahyudi, 27, dan Riyadi, 62, (keduanya warga Dusun Krajan, Genteng Kulon). Dari tangan tersangka Eko Wahyudi, polisi menyita

barang bukti berupa sebuah ponsel dan uang tunai senilai Rp 142 ribu hasil judi togel. Atas BB tersebut, dia tidak bisa mengelak. Apalagi, saat ditangkap pada pukul 17.00, dia sedang melakukan transaksi. Sementara itu, tersangka Riyadi, 62, ditangkap di rumahnya selang satu jam setelah tertangkapnya Eko Wahyudi n Baca Ciduk...Hal 7

Kejar Sampai Probolinggo Perburuan AlapAlap Curwan

BELUM DIPERBAIKI: Neon boks di depan Mapolres Situbondo rusak setelah ditabrak truk kontainer kemarin (27/5).

atas bandar, pengepul, dan pengecer. Komplotan tersebut diotaki M. Asmawi Mangun Alam alias Makmur, 47, warga Dusun Maron RT 05, RW 01, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Asmawi ditangkap pukul 18.00 di rumahnya Rabu lalu. Dia berperan sebagai bandar togel. Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang

SITUBONDO - Pasca penangkapan tiga kawanan pencurian hewan (curwan) Senin lalu (23/5), polisi semakin intensif memburu dua tersangka lain yang diduga ikut terlibat dalam kasus curwan di beberapa tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polres Situbondo. Sampai kemarin, polisi masih terus melakukan pengintaian di dua kota, yakni Probolinggo dan Situbondo. Sebab, berdasarkan keterangan tiga tersangka yang berhasil dibekuk, polisi menemukan indikasi dua anggota kawanan kriminal yang berhasil kabur dari kejaran aparat bersembunyi di dua wilayah itu. Dikonfirmasi di markasnya, Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Sunarto mengatakan, pihaknya terus berupaya meringkus dua tersangka curwan yang telah dicokot tiga tersangka yang berhasil dibekuk petugas di wilayah Probolinggo beberapa hari lalu. “Mudah-mudahan dua tersangka curwan yang telah kami kantongi identitasnya itu segera tertangkap,” ujarnya.

Seperti dilansir koran ini, Slamet, 39, warga Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Sahar, 31, dan Rubi, 27, (keduanya warga Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo), berhasil dicokok aparat Polres Situbondo saat berada di wilayah Probolinggo. Tanpa banyak basa-basi, ketiga tersangka yang ditengarai sebagai pelaku curwan di Situbondo pada Februari 2011 silam itu langsung digiring ke mapolres untuk menjalani proses penyidikan. Kepada penyidik, tiga tersangka tidak dapat mengelak atas perbuatan yang telah mereka lakukan. Namun, mereka hanya mengaku mencuri dua ekor sapi di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. “Kami hanya mencuri dua ekor sapi. Masing-masing kami jual seharga Rp 3 juta,” kilah Rubi kala itu. Tidak hanya itu, saat menjalani proses penyidikan, tiga bandit sapi itu mencokot dua nama lain yang juga terlibat dalam aksi di Desa Klatakan. Berdasar keterangan tiga tersangka, polisi mulai melakukan penyelidikan untuk menciduk dua tersangka lain. (sgt/aif)

SIGIT HARIYADI/RaBa

DITAKLUKKAN: Tiga tersangka curwan digiring ke Mapolres situbondo sesaat setelah tertangkap di wilayah Probolinggo.

Pemimpin Redaksi: Elly Irwan Suryanto. Redaktur Pelaksana: Rahman Bayu Saksono. Redaktur: Syaifuddin Mahmud, Ali Sodiqin. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries, Agus Baihaqi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Sigit Hariyadi (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Copy Editor: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Muhammad Isnaeni Wardhan Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: RodyaYuliani. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran/Event: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Benny Siswanto, Samsuri (Situbondo). Penerbit: PT Banyuwangi PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Intermedia Pers. SIUPP:1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: Samsudin Adlawi. General Manager: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi,Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 47 Genteng, Telp : (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Merak nomor 92 Situbondo, Telp : (0338) 677058. Email: radarbwi@jawapos.co.id, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@gmail.com. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Rp 14.000,-/mm kolom hitam putih, Rp 22.500,-/mm kolom full colour depan, Rp 17.500,-/mm kolom full colour belakang,Iklan Baris Umum Rp. 20.000,- /baris, Lowongan: Rp 30.000,-/baris, Sosial: Rp 10.000,-/mm kolom. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

3

Sabtu 28 Mei 2011

CEKETER..

Hamili Gadis, TKI Dibui KALIBARU - Riswan Ahmad Rizqi, 18, terpaksa mendekam di tahanan Mapolsek Kalibaru sejak kemarin. Warga Dusun Jatipasir, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, itu dituduh menghamili seorang siswi sebuah SMP di Glenmore. Korbannya sebut saja bernama Saritem, 14, diduga telah dia gauli beberapa bulan lalu. Diperoleh keterangan bahwa kasus yang menimpa Saritem itu sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, gadis belia dari sebuah desa di Kecamatan Glenmore itu kini hamil delapan bulan. Kejadian tersebut berawal dari perbuatan tidak senonoh yang diduga dilakukan Riswan pada akhir 2010. Saat itu, Saritem sedang ber-Lebaran di rumah saudaranya, Siti, di Dusun Jatipasir, Desa Kalibaru Wetan. Kala itu, korban diajak Siti main ke rumah pacarnya. Lalu, dikenalkan dengan Riswan. Setelah mengobrol lama, Saritem mengaku diberi minuman dalam gelas plastik yang sudah terbuka. Tanpa rasa curiga, dia meminumnya. Namun, minuman itu membuatnya tak sadarkan diri. Ketika sadar, kondisi korban sudah tidak memakai baju sama sekali. Saritem berada di dalam kamar Riswan. Perbuatan bejat kali pertama itu membuat Riswan ketagihan. Tindakan asusila itu terulang lagi beberapa bulan kemudian. Ketika itu, Siti yang datang ke rumahnya mengendarai sepeda motor mengajak korban jalan-jalan ke Glenmore. Di tengah perjalanan, Saritem kembali diberi minuman kemasan. Tanpa rasa curiga, minuman itu langsung ditenggak hingga akhirnya korban tidak sadarkan diri. Sewaktu sadar, saya sudah berada di tepi jalan raya Glenmore. Belakangan, Sutinah, 41, ibu kandung korban, yang mengetahui anaknya hamil langsung muntab. Tidak terima anaknya dihamili, Sutinah melapor ke Polsek Kalibaru. Dia melapor diantar sepupunya yang bernama Hariyadi, 39. Berdasarkan laporan korban, polisi bergerak. Penyelidikan dipimpin Kanitreskrim Polsek Kalibaru Aiptu Abdul Karim. Awalnya, petugas mengalami kebuntuan karena Riswan berada di Malaysia. Namun, setelah dilakukan pendekatan kepada pihak keluarga, akhirnya pemuda itu mau pulang ke Kalibaru. “Rabu malam Kamis (25/5) sekitar pukul 21.00 tersangka kita tangkap,” ungkap Kapolsek Kalibaru AKP Suwanto Barri melalui Abdul Karim kemarin (27/5). Kapolsek mengakui, saat ini pihaknya sedang melakukan penyidikan secara intensif. “Kita juga masih menunggu pihak Bapas (Balai Pemasyarakat), mengingat korban masih di bawah umur,” tuturnya. (azi/irw) ADVERTORIAL

Genteng Expo Dimeriahkan Hiburan Denata Dangdut GENTENG – Antusias masyarakat terhadap Genteng expo luar biasa. Pameran terakbar di Genteng yang baru dibuka tanggal 25 Mei 2011 itu langsung diserbu pengunjung. Mereka tidak hanya berasal dari wilayah Kecamatan Genteng namun dari berbagai penjuru wilayah mengunjungi pameran itu. Pameran yang difokuskan di lapangan Maron Genteng itu menyediakan berbagai macam produk yang bisa dibeli dengan harga promo. Ada otomotif roda dua, empat, komputer, pakaian, rupa-rupa. Bagi anda yang ingin membeli rumah, di Genteng expo ini juga menyediakan stand khusus perumahan. Selain menyediakan berbagai macam produk dengan har_ga promo selama expo, pengunjung juga bisa menikmati hiburan musik dangdut secara live. Jika tidak ada kendala, Sabtu malam (28/5) grup musik denata dangdut bakal memeriahkan Genteng Expo. Lagu khas Banyuwangi dengan irama dangdut koplo akan menambah semarak suasana pameran. Direktur Liwa Pratama Harry MA penanggungjawab pameran mengatakan Genteng Expo merupakan tolak ukur masyarakat Banyuwangi dalam mengapresiasi diri, terutama Harry MA. bagi kalangan pengusaha, perbankan, otomotif, properti, UKM dan lainnya. Harry mengungkapkan selama ini Genteng dinilai memiliki laju perekonomian ekonomi yang cukup pesat. Cirinya adalah menggeliatnya beberapa usaha yang ada di Genteng. Dalam pameran itu, pengusaha kecil menengah juga turut andil. Mereka dari pengusaha sandal, sepatu dan hasil kerajinan lainnya hasil UKM. Saat ini, hasil UKM Banyuwangi sangat luar biasa. Menurut dia dengan seringnya diadakan pameran-pameran ini, maka secara otomatis membantu pemasaran produk-produk domestik agar lebih dikenal masyarakat luas. “Jika produk hasil home industry ini sudah dikenal oleh publik dan bisa menunjukkan kualitasnya yang baik, maka juga akan meningkatkan omset para UKM-UKM di Kota Banyuwangi. Itu semua merupakan mata rantai yang tidak terpisahkan, karena dengan meningkatnya omset, tentu saja berimbas pada perbaikan ekonomi rakyat,” jelasnya. (ikl/*)

Bantuan Bencana Disoal Banyak Warga Sumbersari Belum Masuk Data Korban GENTENG - Realisasi bantuan bencana angin puting beliung dari Pemkab Banyuwangi awal Maret 2011 lalu masih menyisakan masalah. Beberapa korban bencana yang terjadi akhir 2010 mengaku belum mendapatkan bantuan. Pasalnya,

mereka tidak masuk data masyarakat yang terkena dampak bencana. Bukan hanya itu, data penerima korban bencana yang disampaikan Pemerintah Desa Sumbersari juga diduga tidak akurat. Selain ada penerima dobel, juga ada nama fiktif. Hal itu diungkapkan Widodo, warga setempat, saat mendatangi Kantor Radar Banyuwangi Biro Genteng di Jalan Raya Jember Nomor 36, Desa Setail, Kecamatan Genteng, kemarin (27/5). Widodo mengungkapkan, dari 231 pe-

ABDUL AZIZ/RaBa

PROTES: Widodo menunjukkan data penerima bantuan bencana.

nerima bantuan bencana beberapa waktu lalu, ada tiga nama yang bermasalah. Nama Basuni, warga Dusun Semalang, Desa Sumbersari, ternyata dobel. Selain itu, nama Hery Suryono, warga Dusun Semalang, tidak ada orangnya alias fiktif. Seorang lagi, Buang, juga warga Dusun Semalang, bukan korban bencana puting beliung. Banyak warga korban bencana puting beliung yang mengaku tidak mendapat bantuan dari pemkab n  Baca Bantuan...Hal 7

Empat Pelajar Terlibat Curanmor

AGUS BAIHAQI/RaBa

MASIH BELIA: Empat tersangka curanmor yang berstatus pelajar SD dan SMP diamankan di Mapolsek Muncar.

MUNCAR - Dunia pendidikan kembali tercoreng. Kemarin, empat kawanan pelajar ditangkap aparat Polsek Muncar karena diduga terlibat pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Satu di antara empat tersangka yang kini diamankan di mapolsek itu adalah pelajar sekolah dasar (SD). Tiga tersangka lain adalah pelajar sekolah menengah pertama (SMP). Hebatnya, dalam sebulan terakhir mereka mengaku sudah tiga kali mencuri sepeda motor. Bahkan, dua tersangka pernah menjambret handphone (HP) di jalan raya Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. “Empat tersangka sekarang sedang kita periksa,” ungkap Kapolsek Muncar Kompol Mustaqim kemarin (27/5). Tersangka yang berstatus pelajar SD adalah RIK, 14, warga Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Tiga pelajar SMP itu adalah BGS, 14, warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran. Selain itu, Rif, dan Ron, yang sama-sama berusia 15 tahun dan tinggal di Dusun Krajan, Desa Tembokrejo n  Baca Empat...Hal 7

4

KOMUNIKASI BISNIS

Notebook Mini dengan Harga Mini Hanya Di Hi-Tech Mall

MEMASUKI pekan keempat, Hi-Tech Mall SSF 2011 hingga 5 Juni mendatang makin seru saja. Inilah notebook mini dengan harga mini. Bentuknya memang mini, tapi kemampuan tetap maksimal lho. Bagi penggemar TI yang gemar melakukan travelling atau suka mobile, produk tersebut sangat cocok buat anda. Apalagi pilihan warnanya yang beragam membuat notebook mini tampil cantik dengan paduan desain elegan menggoda. Samsung NC 108 (N570) dengan pilihan warna yang ditawarkan adalah putih, hitam, pink, merah, dan biru yang

dibanderol Rp 2 jutaan free aksesori, tas notebook, dan tas adaptor. Untuk penggemar warna pink, ungu, hijau, atau biru, Acer Apire AO Happy ditawarkan hanya Rp 2 jutaan. Asus 1015 (N570) warna ungu, emas, dan pink kini bisa Anda dapatkan dengan Rp 2,95 juta setelah sebelumnya dibanderol Rp 3,12 juta. Persenjatai kebutuhan Anda di dunia maya dengan teknologi pintar fitur QuickWeb dan Quick Out Look yang memungkinkan anda untuk menjelajahi alamat-alamat web besar tanpa takut lagi terinfeksi virus. HP Mini 110-3554-3556-3557 telah menanamkannya dalam produk unik dengan pilihan warna merah, biru, hitam, dan putih yang dibanderol Rp 2,775 juta itu. Anda akan mendapatkan shopping voucher senilai Rp 50 ribu gratis. Toshiba NB 505 dengan harga heboh Rp 3,599 juta dan Lenovo S10-3, N455 bisa langsung Anda bawa pulang dengan harga Rp 2,499 juta. Tak ingin dibilang gaptek? Pilih saja Zyrex SKY LM1211 N550 cukup dengan harga Rp

2,099 juta. Tak ketinggalan Forsa FS 3120N, N450 memberikan harga murah Rp 1,9 juta. Bila Anda sedang mengincar kepintaran produk Notepad, Anote CPad CP 701 multitouch screen bisa Anda dapatkan dengan harga Rp 1,999 juta. Axioo Pico Pad seharga Rp 3,999 juta sekarang bisa didapatkan dengan Rp 3,799 juta. Bingung dengan virus? Bawa hard disk, flash disk, dan CPU Anda untuk mendapatkan kesempatan bersih-bersih virus gratis di lantai 2 dari berbagai merek antivirus, seperti Kaspersky, Panda, dan Norton. Kaspersky dan Panda juga menawarkan beli satu gratis satu untuk pembelian antivirus.

Tambahan Hadiah di Atas Pukul 17.00 TEKNOLOGI pintar memang tak selamanya mahal. Apalagi ragam hadiah langsung yang siap Anda dapatkan setiap saat membuat belanja di Hi-Tech Mall makin seru. Tak salah jika pengunjung terus membeludak tiap hari hingga malam.

Sabtu 28 Mei 2011

Bagi-bagi bonus dan hadiah langsung kini lebih menarik jika Anda berbelanja di mal terbesar dan terlengkap Indonesia itu di atas pukul 18.00. Dapatkan tambahan hadiah jam dinding (selama persediaan masih ada). Selain itu, hadiah langsung mulai mouse, speaker, printer, hingga notebook masih akan mendatangi Anda. Untuk pembelian produk bergaransi resmi dan berstiker Hi-Tech Mall dengan belanja minimal Rp 2 juta, hadiah langsung berhak Anda miliki. Anda juga bisa memiliki mug eksklusif Hi-Tech Mall lewat pembelian minimal Rp 500 ribu. Setiap pembelian prosesor Intel untuk Core i3, i5, dan i7, Anda bisa menukarkan hadiah di redemption Intel di lantai 1. Semua hanya ada di Hi-Tech Mall. Seru belanjanya, seru hadiahnya, makin murah produknya. Langsung datan g i s t a n - s t a n p a m e r a n d i lantai bursa TI Hi-Tech Mall. Ingat, Hi-Tech Mall tetap buka setiap hari tanpa libur dan baru tutup pukul 19.00. Segera kunjungi Hi-Tech Mall. Soal kualitas dan jaminan harga murah, Hi-Tech Mall memang biangnya. Ingat TI, ingat Hi-Tech Mall dong.

5

BALJEBOL

Sabtu 28 Mei 2011

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

LUMAJANG

Siapkan Lahan Tembakau

DENPASAR

Toisutta Ngotot Maju DENPASAR - Dua kali sudah Kongres PSSI batal dan berakhir kisruh. Namun salah satu kandidat ketua umum (ketum) Jenderal George Toisutta tetap bertahan dan ingin maju. Itu ditegaskan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) itu ketika serah terima pangdam IX Udayana di Denpasar kemarin (27/5). Jenderal bintang empat kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, ini kembali mempertegas kesiapan dirinya untuk mengemban kepercayaan pengurus dan klub pemilik suara. Mereka ini terwadahi dalam Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) guna memimpin PSSI. “Saya tetap, PSSI itu kan persatuan suami sayang istri, saya tetap itu,”kelakar Toisutta yang ditemui usai upacara ADRIAN S./RADAR BALI/JPNN serah terima jabatan (sertijab) George Toisutta Pangdam IX Udayana. Atas muncul desakan mundur dari Menpora Andi Mallarangeng, lulusan akademi militer tahun 1976 ini justru tidak terlalu menanggapi serius. “Itu kan masih katanya, jadi penyakit orang tua itu ada dua. Pertama katanya, kedua lupa,” selorohnya yang langsung disambut tawa. Meski begitu, di tengah kisruh pasca gagalnya kongres PSSI yang dipimpin oleh Ketua Komite Normalisasi (KN) Agum Gumelar di Hotel Sultan beberapa waktu lalu, dia tetap menunggu perkembangan. “Lihat perkembangan, maju terus pantang mundur,” tegasnya. (pra/jpnn)

LUMAJANG

RADAR JEMBER/JPNN

MUSIM TANAM: Para petani tembakau di Jember mulai memasang waring (tudung) untuk lahan tembakau mereka.

JEMBER – Para petani di Jember mulai menyiapkan lahan untuk ditanami tembakau. Tak terkecuali untuk lahan tembakau bawah naungan (TBN) atau Na Oogst. Areal yang akan ditanami TBN kini sudah mulai dibajak. Waring (tudung) pun juga sudah mulai dipasang. ”Bulan-bulan ini biasanya petani tembakau sudah mulai tanam,” ujar Suyitno, seorang pekerja di lahan tembakau di Desa Wirowongso, Ajung. Meski demikian, dia tidak bisa memastikan kualitas tanaman tembakau yang dihasilkan tahun ini bila cuaca masih tidak menentu. Dia menyatakan, tembakau adalah jenis tanaman yang tidak butuh banyak air. ”Sehingga, bila hujan turun deras terus-menerus, pertumbuhan akan terganggu,” ungkapnya. Walaupun cuaca sulit diprediksi, penanaman tembakau tahun ini tetap dilaksanakan. ”Apa pun hasilnya tetap harus dilakukan (penanaman). Kan tidak selamanya orang gagal,” katanya. (mg-6/c1/jpnn)

Spesialis Curwan Dihakimi Massa Dikepung, Lemparkan Bondet dan Batu ke Arah Warga

RADAR JEMBER/JPNN

AMBROL: Jembatan penghubung Kecamatan Pasirian dengan Tempusari ambles akibat kontruksinya yang rapuh.

Jembatan Pasirian Ambles RUSAKNYA akses jalan antara Kecamatan PasirianTempursari, Lumajang, ternyata bertambah parah. Salah satunya adalah akses jembatan utama di Desa Kedungpakis Kecamatan Pasirian juga ambrol. Akibatnya, akses transportasi yang menghubungkan dua kecamatan tersebut terpaksa ditutup. Pantauan koran ini di lapangan, kondisi jembatan tersebut sudah sangat parah. Jembatan tersebut masih menggunakan kontruksi lama karena masih memakai urung-urung batubata. Mungkin karena tidak kuat dan menjadi jembatan penyangga karena merupakan penghubung terdekat Kecamatan Pasirian-Tempursari sehingga menjadi rusak parah. Belum lagi diperparah dengan truk material yang membawa pasir hasil penambangan di DAS Kali Rejali menuju ke Kota Lumajang. Akibatnya, bagian tengahnya berlubang dengan panjang melintang hingga tiga meter dan lebar satu meter. Di tengah lubang tersebut terlihat saluran pipa air yang melintas. Sementara bagian jembatan yang pinggir kanan kirinya hanya tersisa satu meter saja yang hanya cukup dilewati motor. Untuk menghindari kecelakaan, warga menanami berbagai pohon serta kayu penghalang agar tidak sampai ada yang celaka. ”Karena sudah ada tiga pengendara yang masuk lubang itu,” ujar Imam, salah satu warga setempat. Belum lagi jika waktu hujan, banyak sekali warga yang celaka jika tidak ada warga yang mengingatkan jika jembatan tersebut berlubang. ”Air dari sungai dibawahnya meluap dan menutupi jembatan,” imbuhnya. Biar tidak banyak lagi korban, maka warga memasang tanaman dan kayu sebagai tanda tersebut. Selain itu, sebelum dipasangi tanda, banyak warga yang memakai mobil nekat lewat jalan tersebut. Sekarang, setelah ditutup seperti itu, tidak ada lagi mobil yang lewat. Selain itu, di ujung jalan besar, juga dipasangi tanda jika tidak bisa masuk jalan tersebut karena kondisinya yang rusak sehingga tidak ada lagi kendaraan yang lewat. Untuk sementara, arus diputus dan warga terpaksa menempuh jalur yang cukup jauh karena harus memutar. (ram/wah/jpnn)

BANYUWANGI

SITUBONDO

LUMAJANG – Meski sudah dikepung warga, Sutar Sunan, seorang pelaku hewan asal Desa Gunung Kidul Kecamatan Ranuyoso tetap nekat. Bukannya menyerah, saat dikepung dia melawan dan berusaha kabur. Bahkan, dia sempat melemparkan bondet yang dibawanya kepada warga yang menangkap. Akibatnya, dia harus dilumpuhkan petugas dan menjadi bulan-bulanan warga. Penangkapan spesialis curhewan itu bermula saat pelaku bersama empat rekannya mencuri sapi miliki Tohir, warga Dusun Lumpang, Desa Jenggrong, Ranuyoso, dini hari kemarin. Dengan santainya, kelima pelaku tersebut menuntun sapi tersebut di jalan umum. Saat itulah, kebetulan ada warga yang melihat kejadian tersebut. ”Warga itu langsung memberitahukan

kepada warga lainnya,” ujar Kepala Desa Jenggrong Suwarno. Mendapatkan laporan tersebut, warga segera membuntuti arah komplotan pencuri hewan yang meresahkan warga tersebut. Warga juga melapor ke pihak kepolisian. Saat di intai warga, sepertinya Sutan ini merupakan pimpinan dari komplotan pencuri hewan tersebut. ”Karena dia tidak menuntun sapi, tapi hanya mengawal di belakang,” jelasnya. Warga yang mengintai bersama dengan anggota polisi itu kemudian mencoba menangkap komplotan tersebut. Anehnya, saat keempat rekannya lari tunggang langgang menyelamatkan diri, pelaku ini malah mencoba melawan. Yakni melemparkan bondet (mercon bantingan, Red) dan batu-batu ke arah warga yang mencoba menangkap komplotan tersebut. Akibat lemparan tersebut, ada beberapa warga yang terluka. Pelaku sebelum ditangkap mencoba untuk kabur. Anggota kepolisian yang ada di lokasi

MALING SAPI: Tersangka Sutar Sunan mendapat perawatan di RS Bhayangkara. Sebelum diamankan polisi, pelaku yang sempat melawan itu dihajar massa. RANGGA MAHARDIKA/RADAR JEMBER/JPNN

pun melumpuhkan pelaku dan pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa. Pelaku kemudian diamankan desa dan dibawa dengan ambulans ke RS Bhayangkara Lumajang untuk mendapatkan perawatan. ”Hanya satu ini yang tertangkap, sedangkan lainnya melarikan diri,” ujarnya. Namun, paling tidak dengan

tertangkapnya pelaku, yang juga pimpinan komplotan tersebut diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi para pelaku lain yang hendak mencuri ternak warga. Dengan demikian, jumlah kasus pencurian di daerahnya bisa berkurang. Pasalnya, dalam dua bulan terakhir, sudah tiga sapi di desa tersebut yang hilang dicuri pelaku. (ram/c1/wah/jpnn)

Guru Dapat Kredit Lunak Laptop

ARIMACS/RADAR JEMBER/JPNN

SAGUSALA: Para guru merasa lega karena bisa mendapatkan laptop penunjang kegiatan belajar mengajar dengan harga murah.

BANYUWANGI

SITUBONDO

JEMBER - Program satu guru satu laptop (Sagusala) yang digaungkan rupanya sudah mulai bisa dilaksanakan. Ini mengingat ada pihak perbankan yang siap memberikan kredit murah kepada guru untuk pembelian laptop dengan harga murah. Kemarin, sedikitnya ada 50 guru penerima sertifikasi yang sudah merasakan pembelian laptop dengan cara mudah. Menurut data yang ada, pada tahun 2010 lalu, sekitar 2.000 guru bersertifikasi yang membutuhkan laptop sebagai alat bantu pengajaran. Melihat potensi ini, M. Ibrahim Paturusi, branch manager BNI 46 Syariah Jember bersama UPTD Pendidikan Jember membuat program laptop murah untuk pengajar. ”Sebenarnya ini merupakan bentuk concern kami terhadap perkembangan para guru agar bisa terus berkembang,” ujar Ibrahim. Dalam hal ini, Ibrahim mengaku hanya menjadi fasilitator saja untuk membantu para guru mendapatkan laptop. ”Sejauh ini tanggapannya sangat baik, karena para guru

BANYUWANGI

yang ada mengaku sangat kesulitan untuk membeli laptop secara langsung. Melalui kredit ini, para guru hanya diminta membayar angsuran Rp 70.000 per bulan,” kata Ibrahim Hal ini membuat para guru yang membutuhkan laptop menjadi sangat terbantu. Salah satu guru dari Kencong yang ditemui kemarin merasa program ini sangat baik. Karena penghasilan guru seringkali habis untuk biaya kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya pendidikan anak. ”Program ini membantu saya guru yang dari desa untuk dapat menikmati fasilitas yang bisa dibilang mewah ini,” ujar guru yang enggan disebutkan namanya ini. Menariknya, dalam laptop sudah terisi bahan ajar untuk siswa, sehingga mempermudah guru mengaplikasikan saat KBM berlangsung. Namun, rupanya tak semua merek laptop bisa support terhadap program tersebut. Untuk itulah, perlu dicari merek laptop sesuai keinginan guru yang bisa mengoperasikan program tersebut. ”Program pendidikan di salah satu merek laptop harus diaktivasi secara online karena itu tak bisa langsung dipakai,” katanya. (mg-7/c1/wnp/jpnn)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

•DIJUAL SEGERA•

•RUMAH + TOKO•

•RUMAH - WARNET•

•GROSIR•

•KARAOKE•

•TANAH •

•DIBUTUHKAN•

DIJUAL L300 stesen adiputro, abu-abu metalik original th 2000. Kondisi baik.Hrg 70jt nego. Hub 081934884336

DIJUAL 3 Rumah + Toko Jl Santana 13/ Belakang Polres Stbd. SHM Lt 781M2/Lb 361M2 Fas: 8 Kmt Tdr, 4Kmr Mandi, Hal Luas Tempat Strategis, Maaf Tanpa Perantara Hub: 081-336572211

DIJUALRumah Bangunan Plus Warnet 30Unit Komputer Lok Jl Agus Salim No 9A Bwi “ Jessy Internet” Lt 10x30 Lb 10x20, 1Kt, 2Km, Strategis Tiga Kota Samping Kampus Untag Bwi. Hrg 221 Jt Nego Hub: 08563834220/0333-7769914

GROSIR Bj Baby merk Tokosen, Sprei Katun, Sprei Sandy, bs krm.Djl 7 meja + 20 Krs Ex.Café Rp.4,5 Jt (ng).DikntrknToko Jl.Pemuda Uk. 12x18 m TP cck u Showroom /Kntr . Jual Jazz 2005 silver IDSI body Fit trm Psnn coklat StikKrkterhub.081336761176/0817857653545.

JUAL Karaoke Hyundai Bs 5000 Lagu Bs dtmbh lagu baru, Speaker PSB Amerika, Suara berkelas.0333-7722222

DJL Tanah Cepat Jl Raya Kembiritan Genteng Seluas 600M2 (SHM) 250Jt 082143223366

AKUNTING 2org, S1 Akuntansi.Lamaran kirim ke PT SJIL Jl S.Parman No. 33 Banyuwangi

•RUMAH CANTIK•

BANYUWANGI

•DIJUAL SEGERA• L 300 Tahun 07, Panther New Royal 00’, Jazz Vitec Matic 05’ Atoz 07’ Tukar Tambah Cash & Credit Hub: 082142194111, 081335897888

BANYUWANGI •KURSUSAN• KURSUS Desain Grafis & Percetakan, Corel Draw, Offsit, Sablon Segala Media. Call 082 143.22.33.66 (845582)

PROBOLINGGO •RUMAH• DIJUAL Cepat Rmh SHM, L 150M2, 2Lt 4Kt 3Km/Wc Jl Hayam Wuruk 2D/7 Prob. Tnp Perantara Hub: 0811354670-081336619677

BANYUWANGI

•SOBO INDAH PERMAI•

•OVER KREDIT•

DIJUAL Cpt/Dikontrakkan Rmh Type 45 Di Sobo Indah Permai B- 8 Dekat SD Model . SHM , Hub. 081336397123

OVER Kredit Rumah Perum Permata Indah Banyuwangi Telp. 081337927809 (Ita)

•SUKOWIDI• DJL Cepat Rumah, SHM Lt 148,LB135,Jl Yos Sudarso 144 Sukowidi Bwi.Hrg Rp 350juta Nego. Hub Ihsan 081575072177

•JL KEPITING•

SITUBONDO •DIKONTRAKKAN• DIKONTRAKKAN RUKO, Lokasi Jl Irian Jaya Situbondo. Hrg 25Jt/Th. Berminat Hubungi 081-336667188

DIJUALRumah Cantik beserta isinya Lt. 112 Lb. 84 2 kt Perum Persada blok A3 Karangrejo Banyuwangi. Hub. Andi 082113000070

DJLRmh & Tnh L 825M2, SHM. Baik Utk Toko & Bengkel. Jl Kepiting Dekat Jembatan Menghadap Ketimur Hub 087865173063

•DS KAPURAN• DIJUALRumah Luas Tanah 400M2, Luas Bangunan 160M2. Alamat Jl Raya Situbondo Gang Tomang Ds Kapuran Hub: Hp 081390751953

•PERUM GRAHA CAMAR• DIJUAL Rmh SHM Murah Perum Graha Camar Lt. 95 M2 2 Kt Jl. Barong No. 22 Bwi Hub. 088803674141

•PERUM PERMATA GIRI• DIJUAL Rumah Siap Huni Di Perum Permata Giri Blok BC No. 05 Bwi Full Bangunan Hrg 65 Jt Ng Hub. 082143597979

•TOUR & TRAVEL•

•TANAH KAPLING•

•DICARI•

PT ROSANA paket murah start Juanda, Thailand (BKK+PTTY) 4H/3M Rp 4,5 jt. Jkt 3H/2M Rp 3 jt. Hub081357098501(Berto)

DJL Siap Bgn/Kav + Bgn, SHM, Hy 10 Kav (9,7x18)m/Kav. Lebar Jl 10M, Lok Riverside Karangtipis, Dkt Simpang Lima Pusat Kota Bwi, Kantor Pemasaran Kunjung Lokasi Hub: 081-354009225

SITE Manajer (P/W), Pelaksana (P/W), Drafter (P/W), ADM (P/W), Pembantu (W) Untuk Ditempatkan di Bali. Kirim Lam & CV Ke Jl Yos Sudarso 88 (Dpn SPBU Klatak)

•TANAH KAPLING•

DICARI Tour Operator,admin,cleaning service,Driver pnglmn & phm area Sby,Mlng,Lmjng,Jmbr,Dps. Lmrn ke PT. MAS WANGI,dpn SPBU Mangir RGJ/krm CV ke info@baliratugroup.com

•RESTORAN TEPI PANTAI• DIKONTRAKKAN Restoran tepi pantai lok di Ds Ketapang Bwi. L 300m2 kaps 15 meja. Hub 08179678080

•RUMAH KHITAN• H. BAMBANG S. Ahli Sunat Laser utk Sgl umur dr Bayi hg Dws,D/a: Complek ruko Jl. Kepiting 5 A sobo Bwi Telp. 0333-422950.

•TERIMA KOST PUTRI• LOKASI Jl Brawijaya Gang Garuda No 38 Banyuwangi. Belakang dr. Didit Specialis Jantung. Hubungi 085691143558

•PERTOKOAN• DIJUAL Pertokoan 2 Stand Di Yos Cafe, SHM, Pinggir Jl Raya Yosomulyo, Jajag. Hub: 082132761858

BANYUWANGI •STNK• HILANG STNK Nopol P 5349 EA an: Saleh Desa Jangkar Rt. 03/02 Jangkar HLG STNKNopolP 3757 E anDewi Anjarsari Lingk. Krg asem Rt03/03 Patokan HILANG STNK Nopol P 3682 VF an Budianto Krajan Rt 01 Rw 01 Bagorejo

SITUBONDO •STNK• HILANG STNK Nopol P 3979 EI an Ir M Lukman Hidayat ds Trigonco 02/05 Asembagus Stb.

DJL 2 Tnh Kapling Gandeng SHM, L. 10x40M2, H. 65 Jt. Dan1 Tnh Kapling.Lok Pinggir Jln L. 10x20 M2 H.60 jt, SHM, Cck u/ Investasi, lok.JL.Sutawijaya (Dpn Prm Istana Brawijaya).TP. Hub; 0333-8930348.

SITUBONDO

•PT. MAS WANGI•

•DIBUTUHKAN SEGERA•

•KEBUN•

PERSH Multinasional Yg Brgrk Di Bid Teknik & Konsultan Mmbk Ksmptn Bg Llsn Min SMA/SMK Sdrjt. Ut Poss: Teknisi, SPV, ADM, OB. Syrt: Usia Max 30Th, Seht Jas&Roh, Jjr, Tgjwb, Krj Krs & mau Mncoba Hal Baru, Pglm Tdk Diutmkn. Fas: Mess, Insentive Blnn, Bns, IKK, THP. Bw Lam Lgs (TdkViaPos) Ke Jl. Ltnn Sanyoto Gg I No 32B (Utr Mkm Phlwn) Telp. 414715 Bwi Pkl 10.00-15.00Wib,Max10Hari(TdkDipungutBiaya)

DIJUAL SEBIDANG KEBUN, SHM LUAS 5.490M2 LOKASI / JUGLANGAN, PANJI, SITUBONDO, ADA 25 POHON KELAPA, 75 POHON MANGGA, ADA MATA AIR HUBUNGI : 082 147 836 58, 085 737 709 393( BISA DITUKAR DENGAN MOBIL )

COUNTER Sales, Admin, Min SLTA, Py Motor + SIM C, Ada Bonus, Intensif. Kirim Ke BANYUWANGI MOTOR Jl Dr Soetomo 22 Banyuwangi.

•TANAH L 400M2 DIJUAL SEBIDANG TANAH LOKASI PERUMAHAN PANJI PERMAI SITUBONDO LUAS 400 M2 HUBUNGI : 08214783658, 085737709393

•DIBUTUHKAN•

6

Sabtu 28 Mei 2011

Maknyusnya Sate Jamur Tiram

Serasa Daging Ayam SATE jamur memang menjadi sajian kuliner yang sayang dilewatkan begitu saja. Bahkan, bagi mereka yang memiliki pantangan terhadap masakan dari bahan daging, makanan ini bisa menjadi aman dikonsumsi. Sebab, jamur tiram memiliki berbagai manfaat. Jamur tiram ini memiliki manfaat kesehatan. Di antaranya, dapat mengurangi kolesterol dan jantung lemah serta beberapa penyakit lainnya. Inilah yang membuat Firdian langsung menggandrungi sate jamur. Tidak cukup satu porsi, lajang asal Kelurahan Lateng itu langsung nambah saat piring di depannya habis. “Sate jamur mantap pokoknya,” katanya. Dibanding sate dari bahan daging, Firdian mengaku sate jamur lebih aman dikonsumsi. Apalagi seabrek manfaatnya yang diketahuinya memberikan spirit untuk hidup sehat. Terutama bagi mereka yang memiliiki penyakit dengan pantangan makanan dari daging, sate jamur cukup aman dikonsumsi. Rasanya pun tidak kalah enak. Malahan, sate jamur mirip rasanya dengan sate ayam. Meski Firdian tahu yang dimakannya adalah sate berbahan dasar jamur. “Mirip makan sate ayam,” ujarnya. (nic/als)

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

CUKUP 5 MENIT: Sate jamur tiram bikinan Mbak Tina lebih enak dinikmati saat masih panas.

IRIT: Menikmati sajian khas kuliner paling asyik mengendari Suzuki Hayate.

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

Mantap Satenya, Nyaman Hayate-nya MENIKMATI sajian sate jamur di warung Mbak Tina dirasakan terasa spesial oleh Aditya Wahono. Atlet bulutangkis itu mengaku sate jamur yang dinikmatinya memberikan kesan mendalam. Terutama terkait tunggangan motor matic Suzuki Hayate 125cc. Aditya menilai, kenikmatan sate jamur rasanya setara dengan menaiki tunggangan barunya itu. Menurutnya, Suzuki Hayate memiliki keunggulan. Di antaranya desain yang sporty termasuk velk ring 16 yang mampu meredam getaran pada medan terjal. Selain itu, Hayate juga dilengkapi dengan double shock yang mampu menjaga kestabilan saat di ada beban belakang maupun untuk berboncengan. Di samping itu, lampu belakang juga keren habis. Penyaring udara yang besar sehingga memaksimalkan penyaringan udara untuk saluran karburator. Bagasi juga cukup lega. Sehingga helm jenis full face bisa disimpan di dalamnya. Dilengkapi dengan stop engine pada standart (jagang) samping dengan kapasitas tangki hingga 5 liter. Hebatnya lagi, Suzuki Hayate dilengkapi dengan sistem SCEM yang berfungsi sebagai pamaksimalan

bahan bakar. Sehingga asupan bensin lebih irit dan mampu meredam panas. (nic/als)

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

BUMBU KACANG: Sate jamur paling cocok dinikmati dengan lontong. ADVERTORIAL

Telkomsel Menuju Era Beyond Telecomunication DALAM rangka memeriahkan ulang tahun 16 tahun Telkomsel sekaligus mensyukuri tercapainya 100 juta pelanggan, Telkomsel Area Jawa-Bali melakukan beberapa aktifitas kegiatan. Seperti Pansus (panggung syukuran 100 juta pelanggan telkomsel). Sebuah acara hiburan bagi Pelanggan TELKOMSEL di Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT sebagai wujud syukur atas tercapainya lebih dari 100 juta Pelanggan Telkomsel. Begitu besarnya kepercayaan Masyarakat Indonesia kepada Telkomsel sebagai bukti paling dipercaya dan paling Indonesia. Beberapa rangkaian acara seperti panggung musik, bursa HP Murah, games seru,banjir hadiah, jalan sehat. Tidak hanya itu, rangkaian kegiatan lainnya yaitu Telkomsel Pelangi (Paling peduli lingkungan Indonesia). Manager GraPARI Telkomsel Banyuwangi, Arief Hidayatus mengatakan Telkomsel berinsiatif peduli lingkungan hidup selaras dengan tren go green serta sejalan dengan upaya Pemerintah untuk mengurangi emisi karbon hingga 26 persen guna mencegah Global Warming. Telkomsel dengan aktif mendukung pihak eksternal dalam kegiatan komunitas sepeda, reboisasi dan penghijauan, ebilling, dll. Selama ini Telkomsel sebagai operator paling Indonesia juga telah menerapkan kampanye sadar dan peduli lingkungan hidup melalui penggunaan BTS Go Green terbanyak di Asia. Pencanangan kampanye peduli lingkungan hidup Telkomsel Pelangi akan dilakukan sebagai

momentum HUT Telkomsel ke-16 di seluruh wilayah Telkomsel Area Jawa Bali. Dimana kegiatannya dilakukan secara paralel di tiga kota yaitu Denpasar, Surabaya dan Kebumen. Arief mengatakan di usia 16 tahun, Telkomsel telah memasuki era Beyond Telecomunication. Dimana saat ini telah bersiap memanjakan pelanggannya dengan beragam inovasi program layanan dan solusi. Berbagai layanan tersebut diantaranya TCare, Opera Mini, BlackBerry, TCASH, Gapura, Mobile Newspaper, NSP, Langit Musik, Mobile Advertising, SMS Translator, SMS Freedom, Telkomsel Business Connect, Call My Name, SMS2.0Live dan berbagai layanan sesuai hobi yang dikemas dalam Dunia Telkomsel. Selain itu bagi pelanggan korporasi, Telkomsel menyediakan paket Corporate Business SolutionsKemudian pada bulan November 1997 Telkomsel menjadi operator selular pertama di Asia dan ketiga di dunia yang menawarkan layanan GSM prabayar, simPATI. Kartu ini diluncurkan saat Indonesia mengalami krisis ekonomi, Te l ko m s e l m e m b e r i k a n s o l u s i ke p a d a pengguna selular saat itu untuk melakukan pengontrolan anggaran komunikasinya. Selain itu pada tahun yang sama Telkomsel mendapat sertifikat ISO 9002 untuk Customer Service By O n l i n e ( C a r o l i n e ) d a r i P T Tu v R h e i n l a n d Jerman, yang menandai layanan pelanggan Telkomsel telah memenuhi standarisasi mutu internasional. (ikl/*)

BANYUWANGI – Pernah menyantap sate? Tentu, sebagian besar dari Anda bakal mengatakan pasti pernah mencicipi atau bahkan justru jadi pencandu masakan yang satu ini. Pada umumnya, sajian sate dikenal dalam dua jenis pilihan. Yakni sate ayam dan kambing. Mulai depot hingga penjaja keliling, mayoritas menawarkan dua jenis sate ini kepada para konsumennya. Dalam perkembangannya, sate berbahan dasar daging mengalami perubahan. Dari daging ayam dan kambing kini bergeser ke variasi lain. Di antaranya dengan munculnya sate kuda, kelinci, hingga siput. Nah, bila Anda bosan dengan sate berbahan dasar daging, tidak ada salahnya menjajal menu sate berbahan dasar nonhewani. Sajian sate yang lain dari pada yang lain ini bisa ditemukan di Warung Mbak Tina yang ada di Jalan Kepiting Banyuwangi. Penggemar sate di sini akan disuguhi sate dengan bahan dasar jamur. Mmmmhhhh, tidak ingin lepas dari nama yang melekat pada jenis makanannya, masakan Mbak Tina ini disebut dengan Sate Jamur. Berbahan dasar jamur jenis tiram. Sate jamur jenis ini ternyata tidak kalah dengan masakan sejenis dari bahan dasar daging. Maknyus dan nonjok di lidah. Sepintas, tidak ada yang berbeda dari sate pada umumnya. Jamur tampak tersusun rapi pada tusukan sate yang menjadi pasak utama. Dipadu dengan bumbu kacang yang ditaburi bawang

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

BUMBU RAHASIA: Jamur tiram ternyata tidak hanya bisa dinikmati dengan ditumis atau digoreng tepung. Tapi juga disate.

menjadi semakin klop citarasa satenya. Dengan sedikit tambahan sambal, rasa sate jamur tidak kalah dengan sate daging. Ditemani irisan tipis lontong, melahap menu ini membuat perut terus ketagihan. Tidak terasa, 10 tusuk sate jamur yang disediakan habis dalam sekejap. “Rasanya sate jamur serasa makan sate daging saja. Mantap,” ujar Firdian Ligiar, penikmat sate jamur. Sate yang satu ini memang belum banyak diketahui. Maklum, jamur biasanya hanya digunakan sebagai bahan makanan seperti sup, digoreng tepung, atau ditumis. Tapi, di tangan Mbak Tina, jamur juga

bisa disate. Dengan harga satu porsinya Rp 10.000, sate ini menjadi daya tarik tersendiri. Diolah dengan bumbu rahasia, Mbak Tina menjadikan sate jamur sebagai sajian andalannya. Terlebih lagi jamur yang dipilih bukan jamur tiram biasa. “Jamurnya harus dari daerah yang dingin agar dibakar tetap fresh,” tutur Mbak Tina. Cara membuatnya pun cukup sederhana dan tidak terlalu rumit. Jamur dicuci lalu dipotong-potong. Potongan ini kemudian dimasukkan ke dalam tusuk sate. Lalu, sate jamur dibakar 3 hingga 5 menit. Nikmati selagi panas. Dijamin mantap di lidah. (nic/als)

7

BERITA UTAMA

Sabtu 28 Mei 2011

HALAMAN SAMBUNGAN

Setiap Orang Setor Rp 10 Juta n DITIPU,... Sambungan dari Hal 1

Laporan tersebut sudah dilayangkan Februari 2011 lalu. Namun, hingga kini penanganan terhadap kasus dugaan penipuan berkedok pengerah jasa TKI yang merugikan ratusan juta rupiah tersebut belum ada kejelasan. Akibat tidak adanya kejelasan, tiga perwakilan korban mengadukan masalah itu ke Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerak kemarin (27/5). Tiga orang itu adalah Yose Tri Widodo, Agus Hariyanto, dan Suyitno. Yose mengatakan, dirinya sangat menyayangkan sikap po-

ALI NURFATONI/RaBa

KORBAN: Yose Tri Widodo.

lisi yang menangani kasus yang merugikan 20 korban, termasuk dirinya, itu. Yose menilai, polisi masih setengah hati dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. ‘’Kami menunggu kepastian, tapi mulai Februari lalu hingga kini belum ada titik terang,’’ ujarnya kemarin. Diakuinya, Yose bersama teman-temannya menyetor sejumlah uang ke PT tersebut. Rata-rata uang yang disetorkan Rp 10 juta sampai Rp 15 juta. Selain itu, dua orang menyetor uang lewat perantara, yakni H. Sutrisno, warga Desa Sidodadi. ‘’Pak Sutris harus ikut bertanggung jawab dan mengembalikan uang kami karena dia me-

nipu kami,’’ tuding Yose. Sementara itu, Kapolsek Wongsorejo AKP Suhardi saat dikonfirmasi menepis bahwa pihaknya lamban menindaklanjuti laporan kasus dugaan penipuan berkedok pengerahan TKI tersebut. Pihaknya tetap melakukan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku. ‘’Kami tetap proses sesuai mekanisme yang ada,’’ ujarnya. Suhardi menambahkan, pihaknya mengakui masih menemukan banyak kesulitan dalam mengusut kasus tersebut. Sebab, mereka melakukan pembayaran kepada PT di Surabaya. ‘’Jadi, kami perlu mengecek dan masih terus menyelidiki kasus ini,’’ jelasnya. (ton/bay)

Dua Kali Survei Kelayakan Jalan n TUAN... Sambungan dari Hal 1

Kepastian itu disampaikan Sekretaris PB ISSI, Rezam F. Tadjudin, kemarin (27/5). Rezam mengatakan, pada Tour d’ISSI tahun ini Banyuwangi akan didaulat menjadi penyelenggara etape ke-IX. “Persiapan pun kini terus dimatangkan untuk

penyelenggaraan itu,” katanya. Persiapan yang dimaksud Rezam, di antaranya kelayakan jalan. Dia sudah dua kali melakukan survey kondisi jalan. Hasilnya cukup baik dan layak dilalui rombongan Tour d’ISSI. Lebih lanjut Rezam menuturkan, Tour d’ISSI tahun ini dipastikan semarak. Pasalnya, selain dihiasi pembalap local,

even itu juga akan dihiasi pembalap-pembalap ternama dari 15 negara. Kehadiran Rezam di Banyuwangi selain untuk melakukan studi dan survei kelayakan jalan, juga bersilaturahmi dengan jajaran ISSI dan KONI Banyuwangi. “Alhamdulillah respons KONI dan ISSI Banyuwangi cukup baik. Itu menjadi

modal berharga bagi PB ISSI untuk menggelar kegiatan ini pada 4 hingga 12 Oktober mendatang,” tuturnya. Ketua KONI Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menyambut baik ajang tersebut. “Banyuwangi siap menyukseskan Tour d’ISSI dan menjadi tuan rumah etape ke-IX,” katanya. (nic/bay)

Tidak Bisa Ditunda Lagi ... n JAKSA... Sambungan dari Hal 1

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim yang terdiri atas Widada, Afrijal Hadi, dan Widarti, langsung menutup sidang. Selanjutnya, majelis akan membuka kembali sidang pada Senin mendatang (30/5) dengan agenda mendengar tanggapan terdakwa atas

tuntutan tersebut. Namun, lagi-lagi John Robert meminta izin kepada majelis hakim agar sidang lanjutan tersebut tidak digelar Senin mendatang. Alasannya, John sedang sakit dan didukung surat keterangan dokter yang diberikan kepada majelis hakim. Meski begitu, majelis hakim buru-buru menyatakan tidak bisa menunda lagi.

‘’Itu sudah kesepakatan bersama, jadi tidak perlu ditunda lagi,’’ ujar hakim anggota Afrijal Hadi. Sementara itu, John Robert dalam persidangan tersebut didampingi kuasa hukum tunggal, Sri Utami. JPU yang lain, Doddy Susanto, tidak hadir karena sedang berada di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Seperti diberitakan sebelumnya, John Roberts ditahan kejaksaan setelah berkasnya dinyatakan P-21 alias sempurna awal tahun ini. Penahanan itu terkait ulah John Roberts yang diduga menebang kayu milik Perhutani pada 9 Februari dan 3 Maret 2010. Total kayu jati yang ditebang dalam dua penebangan itu 18 pohon. (ton/bay)

Ingin Punya Motor Sendiri n EMPAT... Sambungan dari Hal 3

“BGS asalnya Rogojampi, tapi kini ikut kakeknya di Pesanggaran,” terang kapolsek. BGS diduga sebagai otaknya. Tersangka yang masih kelas VIII itu sejak dua bulan lalu keluar dari sebuah SMP di Rogojampi. Dia nekat hidup menumpang pada seorang warga di Desa Tembokrejo. “Dari pengakuan tiga tersangka, mereka mencuri motor karena diajak BGS,” ungkapnya. Terungkapnya curanmor yang melibatkan para pelajar SD dan SLTP itu bermula saat aparat Unit Lalu Lintas Polsek Muncar menggelar razia di depan mapolsek. Dalam operasi itu, polisi mengamankan motor Yamaha Mio yang dinaiki BGS karena tanpa pelat nomor polisi dan tidak membawa STNK maupun SIM. “Lama

motor ini tidak diurus, lalu kita selidiki,” jelas kapolsek. Bersamaan dengan itu, warga di sekitar Desa Tembokrejo resah dengan kedatangan BGS. Kepada warga, tersangka mengaku sakti dan sering mengajak pelajar lain berfoya-foya. “Sejak sebulan lalu, BGS menumpang di rumah warga, tapi sejak sepekan lalu dia pindahpindah,” bebernya. Lantaran menimbulkan keresahan dan polisi juga memburunya karena motornya tidak diambil, aparat bersama perangkat desa langsung mencari BGS. Tersangka berhasil ditemukan bersama RIF saat menambal ban motor Honda Supra 125 di bengkel di Desa Tembokrejo. “Keduanya sempat dibawa ke kantor Desa Tembokrejo, lalu kita bawa ke mapolsek,” tuturnya. Saat dibawa ke mapolsek, BGS membantah telah mela-

kukan pencurian. Tetapi, setelah dibujuk, dia mengakui bahwa motor Mio yang diamankan polisi saat razia itu adalah curian. “Tiga kali mencuri, Pak, semua di daerah Rogojampi,” aku BGS kepada polisi. Pengakuan BGS itu berubah setelah dirayu polisi. Dalam pengakuan berikutnya, BGS mengaku tiga motor itu tidak semua dicuri di Rogojampi. Dari tiga motor itu, satu Honda Supra 125 dicuri di sebuah rumah di Desa/Kecamatan Rogojampi. Yamaha Mio yang terjaring razia itu dicuri di dekat Pasar Hewan Rogojampi. Motor Honda Supra 125 lagi, jelas dia, dicuri di rumah warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. Saat mencuri motor, BGS mengaku dibantu RIF, RON, dan RIK. “Dari pengakuan itu, RON dan RIK kita jemput di rumahnya. RIF kita tangkap bersama

BGS saat menambal ban di bengkel,” jelentrehnya. Kepada polisi, BGS membeberkan bahwa dia mencuri Mio dan Supra 125 bersama RIK. Honda Supra 125 lain yang dicuri di rumah warga Sampangan digondol bersama RIK, RON, dan RIF. “Saya mencuri motor karena ingin punya motor sendiri,” dalih BGS kepada polisi. Dari tiga motor curiannya, salah satu motor Honda Supra 125 sempat dijagal. Sejumlah onderdil dijual ke pasar loak di Muncar. “Ada yang saya jual untuk membeli makanan,” beber BGS sambil menunduk. Saat diperiksa di mapolsek, RON dan RIF mengaku pernah menjambret. Perbuatan itu dilakukan setahun lalu di jalan raya Desa Kedungrejo. “Kami berdua menjambret HP sambil naik motor Mio Soul,” ungkap RON. (abi/irw)

Pernah Ditegur Kadus dan Takmir Masjid n SANG DALANG... ... Sambungan dari Hal 1

‘’Permasalahan yang sering muncul adalah penafsiran tentang paham keagamaan,” kata sumber tepercaya koran ini yang mengaku takut namanya dipublikasikan. Bahkan, karena diduga mengajarkan ajaran yang “sedikit berbeda” dengan yang sudah diyakini masyarakat setempat, Kapala Dusun Krajan, Desa Kembiritan, Bahron, dan takmir masjid setempat pernah mengingatkan tersangka H. Bahron dan takmir masjid sempat meminta H tidak menyebarkan ajarannya tersebut kepada masyarakat karena bisa memicu persoalan. Apalagi, dua pekan sebelum kasus pembunuhan Rosan, situasi di masyarakat Desa Kembiritan memanas. Gara-garanya, H diduga tetap mengajarkan ajarannya tersebut. ‘’Kami bersama takmir masjid sempat mendatangi rumah H untuk mengklarifikasi dan mengingatkan. Tetapi, waktu itu dia bilang tidak mengajarkan aliran tersebut,” ujar Bahron. Mulai kapan H berhubungan dengan ke-

luarga Rosan? Wartawan koran ini yang berusaha menggali informasi tentang hal itu belum menemukan sumber yang bisa dipercaya. Kebanyakan sumber mengaku tidak tahu apakah Rosan dan keluarganya termasuk pengikut H ataukah bukan. Rosman, adik kandung Rosan, juga tidak tahu bagaimana sebenarnya hubungan kakaknya dengan tersangka H selama ini. Sebab, Rosman tidak begitu akrab dengan sosok H. Selama ini, Rosman mengaku hanya kenal H dari sang kakak. Itu pun karena korban pernah bercerita tentang kerja sama jual-beli cabai dengan tersangka H. ‘’Waktu itu ceritanya lewat telepon. Kakak bilang butuh uang tiga ratus ribu,” ujar Rosman, saat menggelar jumpa pers di rumah keluarga beberapa hari lalu. Hanya saja, apa yang diceritakan kakaknya tersebut belakangan salah. Sebab, ternyata H tidak pernah bekerja sebagai pedagang cabai. ‘’Jadi apa yang diceritakan ternyata bohong,” tandasnya. Sementara itu, berbeda dengan H, sosok Haidori Setiawan selama ini justru dikenal jarang tinggal di Desa Kembiritan. Haidori

selama ini dikenal lebih lama merantau ke Surabaya. Ketika pulang ke kampung sekitar dua tahun lalu, dia mulai bergabung dengan H. Meski tergolong baru bergabung, Haidori termasuk salah satu pengikut yang dikenal militan. ‘’Sepertinya Dorik (Haidori, Red) ini ingin tobat, tapi kok ya ketemu dengan H,” kata Kadus Bahron. Bagaimana dengan Andi Aziz? Sosok yang satu ini justru tidak pernah disangka sebelumnya oleh para tetangga. Maklum, meski dikenal ikut kelompok H, Andi Aziz dikenal santun dan lemah lembut. ‘’Pokoknya anaknya nggak neko-neko,” kata sumber tepercaya tadi. Makanya, ketika beberapa waktu lalu Andi Aziz ditangkap polisi karena diduga ikut terlibat dalam kasus tersebut, banyak warga yang tercengang. ’’Meskipun dia kelompok H, tapi dia polos,” pungkas sumber tadi. Berapa banyak pengikut H? Bahron selaku kepala dusun mengaku tidak tahu persis. Namun, sepengetahuan dia jumlahnya tidak sampai 50 orang. ‘’Hanya beberapa anak saja kok, tidak banyak,” ujar Bahron. (bay)

Sudah Beri Masukan Dinas PU ... n ENAM... Sambungan dari Hal 1

Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah memasang ramburambu berupa flashing. ‘’Kami sudah memasang rambu-rambu agar para pengguna jalan berhati-hati,’’ ujarnya. Selain flashing, kata Ketut, Dishub juga sudah memasang rambu-rambu penunjuk jalan dengan tiang pantul cahaya. Pengeprasan ranting pohon yang menghalangi pandangan pengemudi juga sudah dilakukan. Tidak ketinggalan, rambudengan tulisan berupa imbauan dan peringatan juga dipasang. ‘’Tetapi masih saja ditabrak, mungkin karena pengemudi kurang hati-hati dalam

berkendara,’’ jelasnya. Ketut menambahkan, pihaknya sudah sering kali mengganti rambu lalu-lintas di jalan tersebut. Pergantian rambu tersebut memang harus dilakukan karena kecelakaan. ‘’Kami sudah mengganti rambu-rambu sebanyak enam kali,’’ katanya. Agar tidak terus terjadi kecelakaan, Dishub punya solusi bahwa badan jalan yang ada di jaringan drainase diturunkan. ‘’Solusi lain yakni memasang mata kucing atau melanjutkan pemasangan median jalan sampai lampu merah Sukowidi. Selanjutnya, median jalan sisi utara diteruskan sampai kantor Kelurahan Klatak. Bahkan, kalau perlu median jalan

tembus hingga depan hotel Ketapang Indah,’’ jelas Ketut. Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banyuwangi AKP Lukman Cahyono mengakui, kecelakaan lalu-lintas memang sering terjadi di jalan tersebut. Pihaknya juga sudah memberikan masukan kepada dinas terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU). ‘’Kami sudah memberikan masukan kepada Dinas PU,’’ ujarnya. Menurut Lukman, tingkat kerawanan lalu-lintas dikembalikan lagi kepada pengendara. Terkadang, ada rambu-rambu saja masih ditabrak. ‘’Kami menyarankan kepada pengguna jalan agar selalu waspada dan berhati-hati,’’ pungkasnya. (ton/bay)

Pengepulnya Seorang Perempuan ... n PRIA... Sambungan dari Hal 1

Keduanya tidak bisa mengelak karena dari lokasi penggerebekan ditemukan sejumlah barang bukti (BB) perjudian. Barang bukti tersebut terdiri atas uang Rp 121 ribu, buku tafsir seribu mimpi, dan 7 lembar kertas rekapan togel. Tidak hanya itu, sebuah ponsel dan bol-

poin juga disita polisi. Kapolsek Kabat AKP Bakin mengatakan, pihaknya tidak ada toleransi terhadap kasus perjudian. ‘’Tersangka Muhlisin memang cacat, tapi dia kan akalnya sehat. Meski cacat tetap kita proses hukum,’’ tegas Bakin. Sementara itu, Muhlisin mengaku menekuni judi togel karena tidak mampu bekerja lain. Kata dia, hasil penjualan togel

itu untuk membantu meringankan beban orang tuanya. ‘’Saya sudah tidak ada kerjaan lain,’’ aku pria yang kaki kanannya cacat itu. Dirinya belum lama menjadi pengecer togel. Dia mengaku diajak pengepul bernama Sri Astutik. ‘’Saya baru tiga bulan ini jadi pengecer. Sri Astutik sering datang ke rumah saya,’’ ungkap Muhlisin. (ton/aif)

Terancam Hukuman Empat Tahun n CIDUK... Sambungan dari Hal 2

Hal yang sama juga dirasakan tersangka lain, yakni Sugeng Wahyudi. Lain dengan ketiga tersangka lain, tersangka ini berperan sebagai pengepul sekaligus pengecer. Dia ditangkap di rumahnya sekitar pukul 18.00 dengan barang bukti sebuah ponsel. Kapolres Banyuwangi AKBP Rastra Gunawan melalui Ka-

satreskrim AKP Dewa Putu Eka mengatakan, pihaknya telah menangkap komplotan judi togel. ‘’Kini keempat tersangka sudah kami amankan di mapolres untuk proses penyidikan,’’ ujarnya di markasnya kemarin. Dewa menambahkan, polisi tidak tebang pilih dalam memberantas tindak perjudian. Menurutnya, perjudian telah menjadi penyakit masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya me-

ngimbau masyarakat agar tidak melakukan perjudian. ‘’Kami juga meminta tolong kepada masyarakat agar membantu tugas kami dalam memberantas perjudian,’’ ujarnya. Atas perbuatan tersebut, lanjut Dewa, keempat tersangka melanggar Pasal 303 ayat (1)-1 Bis KUHP tentang perjudian.’’ Mereka terancam hukuman 4 tahun penjara atau denda setinggi-tingginya 10 juta rupiah,’’ pungkasnya. (ton/bay)

Uangnya Dikembalikan n BANTUAN... Sambungan dari Hal 3

“Jumlahnya ratusan. Kami benar-benar kaget, karena banyak tetangga kami yang kena bencana tapi tidak didata,” bebernya. Widodo menduga, terjadinya kerancuan data penerima bantuan bencana tersebut karena pemerintah desa tidak melibatkan ketua rukun tetangga (RT) dalam pendataan. Sehingga, banyak korban bencana tidak terdata sebagai penerima bantuan. “Yang tahu itu

kan RT, karena ruang lingkupnya lebih kecil,” jelasnya. Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Desa Sumbersari, Muhlis, tidak membantah bahwa ada beberapa nama yang bermasalah dalam data penerima bantuan tersebut. Hanya saja, dia menegaskan bahwa uang atas nama ketiga orang tersebut masih utuh. “Uangnya akan kita kembalikan ke Kesbangpol Linmas,” tegasnya saat dihubungi koran ini via handphone kemarin. Mengenai banyaknya korban

bencana yang belum masuk, Muhlis juga tidak membantah. Bahkan, dia mengaku sudah mendata 120 warga untuk diusulkan lagi sebagai penerima bantuan. “Datanya sudah kita serahkan ke Kesbangpol Linmas,” ungkapnya. Mengapa datanya rancu? Muhlis mengaku tidak tahu secara pasti. Yang jelas, semua data yang dia terima berdasarkan laporan perangkat di bawahnya. “Data tersebut dari kadus, dan tentu juga dari RT,” tandasnya. (azi/irw)

Sediakan Stok Pestisida n SERANGAN... Sambungan dari Hal 8

Dispertan telah menginstruksikan mantri tani agar selalu berkoordinasi dengan petugas pengendalian OPT dan petugas penyuluh lapangan (PPL). Tujuannya, untuk melakukan pengendalian hama wereng dengan cara penyemprotan pestisida massal. Jika wereng tersebut tetap

“bandel”, lanjut Syifa’, maka pihaknya tidak segan-segan melakukan eredikasi (pemusnahan, Red) tanaman padi di areal yang terserang wereng. “Tujuannya semata-mata agar penyebaran wereng tidak meluas,” jelasnya. Pada kesempatan yang sama, Kadispertan menyatakan, pihaknya telah menyediakan stok pestisida untuk dibagikan kepada para petani di areal yang

dianggap kronis. “Kami optimis serangan wereng kali ini tidak akan mengganggu ketahanan pangan di Situbondo,” yakinnya. Sementara itu, selain kelembaban udara yang cukup tinggi, ganasnya wereng juga dipicu tidak serempaknya waktu tanam padi oleh para petani. “Selain itu, hendaknya petani menanam varietas padi yang terbukti memiliki kekebalan terhadap wereng,” pungkasnya. (sgt/aif)

OSTEOPOROSIS PERNAH MEMBUAT ROSNI TAK BISA BERJALAN Akibat menderita osteoporosis, Rosni Anas, warga Kel. Jember kidul, Kec. Kali Wates, Jember, Jawa Timur, sering mengeluhkan tidak bisa berjalan. Ketika memeriksakan diri ke dokter, ternyata wanita berusia 78 tahun itu didiagnosis menderita osteoporosis. Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai sifat-sifat khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang dan penurunan kualitas jaringan tulang yang akhirnya dapat menimbulkan kerapuhan tulang. Wanita memiliki resiko lebih tinggi untuk terserang osteoporosis daripada laki-laki. Keadaan itu semakin rentan tatkala seorang wanita telah mengalami menopause. “Karena osteoporosis, sudah 1, 5 bulan saya tidak bisa berjalan, kaki seperti ada airnya, kalau shalat kaki jadi tidak bisa di tekuk,” terangnya. Beruntung, ibu rumah tangga ini mendapatkan informasi mengenai Gentong Mas yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, termasuk osteoporosis. “2 bulan yang lalu saya mulai minum Gentong Mas. Sekarang badan saya sehat, lebih segar dan sudah bisa jalan lagi.” Papar nenek 14 cucu tersebut dengan gembira. Setelah merasakan manfaatnya, ia ingin sekali berbagi pengalamannya tersebut dengan yang lain, “Mudah-mudahan pengalaman saya hidup dengan osteoporosis dan sehat dengan cara yang alami ini dapat bermanfaat bagi yang lain...” Harap ibu rumah tangga tersebut. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan kandungan vitamin dan nutrisi bermutu. Bahan utama Gentong Mas yaitu Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) terbukti memiliki banyak manfaat.

Dibandingkan dengan Gula Tebu, Gula Aren mempunyai lebih banyak kandungan makro dan mikronutrien. Selain rasanya manis dan lezat, Gula Aren ternyata mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh, diantaranya adalah Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi dan energi, memperbaiki kerusakan sel saat proses produksi energi, dan memperbaiki jaringan sistem pencernaan. Sementara Habbatussauda dipercaya dapat meningkatkan jumlah sel-sel T, yang baik untuk meningkatkan sel-sel pembunuh alami. Efektifitasnya hingga 72% jika dibandingkan dengan plasebo hanya 7%. Dengan demikian, mengkonsumsi Habbatussauda dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Habbatussauda pun dapat menetralkan racun dalam tubuh yang dapat dikeluarkan dikeluarkan melalui kotoran, urine dan keringat, serta bermanfaat untuk mengatasi pengapuran. Gula Aren dan Habbatussauda pun mengandung Calsium yang berfungsi mencegah osteoporosis dan Thymohydroquinone, zat aktif anti radang sendi. Meski demikian, pola hidup sehat seperti olahraga dan mengurangi merokok juga perlu dilakukan. Manfaat yang hebat bagi kesehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: 085234398441. Banyuwangi: 085234398441. Situbondo : 082143391646 Depkes:P-IRT.812.3205.01.114

8

Jawa Pos-nya Kota Santri

Sabtu 28 Mei 2011

MAK NYUS..

Tak Suka Pose Neko-Neko DUNIA modeling adalah dunia yang sangat mengasyikkan. Begitulah anggapan Vivi Amelia Nuri Agustina. Dara berusia 18 tahun itu mengaku tertarik dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan modeling sejak kelas III SD. Lantaran kepiawaiannya berpose di depan kamera, alumnus SMA Muhammadiyah 3 Genteng tahun 2010 yang saat ini menetap di Perum Panorama, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, itu dipercaya menjadi salah satu model oleh komunitas pencinta fotografi di Situbondo, yakni Situbondo Photografi Club (SPC). “Saya merasa bangga dipercaya menjadi model SPC. Paling tidak hal itu sebagai pengakuan masyarakat terhadap kemampuan saya. Untuk itu, saya akan terus berupaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan di dunia modeling,” ujar anak ketiga dari lima bersaudara, putri pasangan Moch. Thoyib, 45, dan Siti Aisyah, 40, tersebut. Lantaran hobi, maka kegiatan yang cukup padat sebagai model dia lakukan d de ngan senang hati. dengan “Asalkan pose yang diminta tidak nekoneko,” katanya seraya tersenyum. Meski enjoy menjalani

k e g i aatt a n m o d e l i n g , Amel mengaku ingin melanjutkan studinya. “Saya memiliki cita-cita meneruskan studi di Kota Malang, yakni di Sekolah Tinggi Multimedia Indonesia (Stimundo),” pungkasnya. (sgt/aif)

LANGKAH ANTISIPASI: Seorang petani melakukan penyemprotan pestisida di lahan tanaman padi miliknya kemarin (27/50).

SIGIT HARIYADI/RaBa

Serangan Wereng Kian Meluas SITUBONDO - Cuaca ekstrem SITUBO yang terj terjadi sejak beberapa bulan ber lalu berdampak pada ganasnya serang serangan wereng di wilayah Situb Situbondo. Sedikitnya, 200 hek hektare lahan tanaman padi d Kota Santri wilayah barat di t terancam gagal panen setelah diserang hama p penghisap cairan tumbuh tersebut. han Dinas Pertanian (Disperta setempat telah melakutan) kan berbagai upaya untuk men menanggulangi fenomena terseb Salah satunya melalui tersebut. geraka pengendalian organgerakan pe isme penyakit tanaman (OPT),

dengan cara melakukan penyemprotan masal di areal terdampak. Kepala Dispertan Moh. Syifa’ mengatakan, cuaca ekstrem yang melanda kawasan Situbondo mengakibatkan kelembaban udara meningkat. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya populasi OPT, khususnya wereng cokelat. “Dari total 37 ribu hektare lahan tanaman padi di Situbondo, sekitar 250 hektare di antaranya terserang wereng batang cokelat,” ujarnya. Menurut Syifa’, untuk mengantisipasi penyebaran hama wereng tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai upaya n  Baca Serangan...Hal 7

SIGIT HARIYADI/RaBa

Pamerkan 130 Karya Fotografi SITUBONDO – Pameran fotografi ‘Situbondo Atraction’ dalam rangka HUT Radar Banyuwangi ke-12 dan launching Situbondo Photography Club (SPC) digelar, sore kemarin. Kegiatan yang ditempatkan di GOR Serba Guna Baluran itu dibuka Bupati Dadang Wigiarto. Pameran menampilkan sekitar 130 karya fotografi dengan berbagai tema. Mulai dari model, human interest, landscape hingga foto-foto makro binatang maupun tumbuhan. Ukurannya pun bermacam-macam. “Foto-foto yang dipamerkan adalah karya asli putra Situbondo. Yang ada di dalam maupun luar daerah. Objek yang ditampilkanpun semua 95 persen tentang Situbondo,” ungkap Ketua Panitia Pameran Fotografi ‘Situbondo Atraction’, Rudi Hartono kepada RaBa. Menurut dia, total karya fotografi yang masuk untuk mengikuti acara tersebut sebenarnya lebih 500 foto. Namun setelah melalui proses seleksi tim SPC yang telah dibentuk, hanya ada sekitar 130 foto layak untuk mengikuti pameran. Pameran fotografi kali pertama di Situbondo ini akan dilangsungkan hingga Ahad (29/5) besok. Berbagai acara digelar di dalamnya yang bisa dinikmati langsung pengunjung. Termasuk sesi foto modeling dan work shop tentang fotografi. “Kita memang ingin memberikan sesuatu yang berharga bagi Situbondo. Karena Situbondo memiliki berjuta potensi, termasuk jutaan talenta, bahkan lebih. Ini harus digarap sejak saat ini,” terang Ketua SPC, Bambang Adi Wibowo. Sementara itu, Bupati Dadang sangat berterima kasih terhadap digelarnya pameran fotografi. Sebab, itu merupakan salah satu bentuk perhatian yang diberikan untuk kepentingan membangun Kabupaten Situbondo. Dadang meminta SPC terus berkreasi untuk ikut mendongrak dan mengembangkan segala potensi yang ada di Kota Santri. “Mungkin ke depan, prodakprodak unggulan Situbondo bisa dieksplor juga. Kalau fotografer yang memotret, akan lebih menarik bawaannya,” kata Bupati. Acara pembukaan pameran fotografi kemarin dihadiri General Manager (GM) Radar Banyuwangi A. Choliq Baya dan Manager Pemasaran Gerda Sukarno Prayuda. GM RaBa sempat menyerahkan cinderamata berupa karya foto kepada Bupati. Hadir juga Sekda Hadi Wijono; Kabag Humas Nugroho; sejumlah kepala Satuan kerja Perangkat daerah (SKPD), anggota DPRD Situbondo serta perwakilan komunitas photography yang ada di Situbondo maupun luar Situbondo. (pri/aif)

EDY SUPRIYONO/RaBa

KARYA FOTO: GM Radar Banyuwangi A. Choliq Baya (kiri) menyerahkan cinderamata kepada Bupati Dadang Wigiarto.


Radar Banyuwangi 28 Mei 2011