Issuu on Google+

Senin, 10 Oktober 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Sebelum Pilkada Ulang Harus Clean dan Clear Nasruan SH : Saya Tidak Ingin Menjalankan Pemerintahan di Atas Masalah

Bagaimanapun, Ia Merasa Sudah Lebih Sehat Usianya sudah 70 tahun saat ditemui di rumahnya, di kaki sebuah gunung, tepatnya di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumed-

Baca SEHAT di Hal. 2

SELEBRITI

Janji Tetap Ngerock MESKI meraup sukses di luar negeri sebagai penyanyi, Anggun C Sasmi tak pernah melupakan Indonesia. Saat ini, Anggun tengah mempersiapkan konsernya yang akan di gelar di Jakarta, 27 November 2011. Persiapan konsernya tersebut sempat terhambat karena Anggun berada di Prancis. "Aku sebenarnya agak geregetan karena masih di Prancis. Jadi, persiapannya begini dari jauh lewat telepon, email, skype," kata Anggun melalui live chat di Gandaria City, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. Awalnya, di konsernya ini, Anggun ingin melibatkan musisi Prancis. Namun, ia memutuskan untuk bekerja sama dengan Andi Rianto. "Sudah lama banget sebenarnya pengen pakai musisi dari Prancis. Tapi, nggak jadi karena pengen kerja sama dengan Andi Rianto, dan dibungkus d e n g a n orkestra," tambahnya. (tia)

Kendari, KP Hari ini, jam 10.00 WITA, Nasruan SH akan dilantik sebagai Pj Bupati Buton, menggantikan LM Sjafei Kahar yang telah brakhir masa jabatannya. Mantan Asisten I Setprov Sultra ini mengaku kaget setelah mendengar dirinya sebagai calon pengganti Sjafei Kahar. “Bagi saya, ini masalah tanggungjawab,” begitu Nasruan menjawab pertanyaan apakah jabatan Pj Bupati itu merupakan Rahmat atau Masalah? Sebagai Pj Bupati Buton yang akan melaksanakan Pilkada Ulang, Nasruan dengan tegas mengatakan bahwa dirinya akan bertindak netral. Dalam melaksanakan Pilkada Ulang pun, ia juga menegaskan pentingnya Pilkada Ulang yang clean dan clear. “Saya tidak ingin menjalankan pemerintahan di atas masalah,” kata jebolan Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta ini. Untuk urusan Pilkada ulang, dia mengaku sebagai fasilitator dalam penyelenggaraannya dengan tetap menjunjung tinggi koridor yang terkait dengan masalah di Mahkamah Konstitusi (MK). “Apa-apa yang menjadi amar putusan itu tentunya harus ditindaklanjuti otoritas-otoritas (KPU Pusat, KPU

Provinsi, Bawaslu, Panwas, red). Ini konstitusi yang harus harus dilaksanakan. Tindakan-tindakan hukum apa yang harus dilakukan. Sekali lagi, saya tidak berani menjalankan pemerintahan di atas masalah. Putusan MK itu harus ditindaklanjuti oleh otoritas-otoritas dan mesti dipastikan bahwa hal itu bisa dilaksanakan. Kalau tidak bisa dilaksanakan, saya tidak berani untuk memfasilitasi. Tidak berani mengeluarkan pendanaan sebelum selesai masalah-masalah hukum. Saya tidak in-

Baca PILKADA di Hal. 7

Nasruan SH

Soal Sultra Kepulauan, Djeni Hasmar Optimis Mutasi Ngawur Picu Serapan APBD Jeblok Kendari, KP HM La Ode Djeni Hasmar, mantan anggota DPR RI yang banyak berperan dalam pemekaran wilayah di Sultra mengungkapkan keoptimisannya akan terbentunya satu provinsi baru di Sultra. Dari serangkaian pertemuan yang dilakukan dengan para tokoh masyarakat di daerah ini telah diperoleh kesepahaman terkait nama provinsi yang selama ini menjadi problem dalam pembentukan provinsin baru di Sultra. “Namanya bukan lagi Provinsi Buton Raya seperti yang pernah diperjuangkan, tetapi Provinsi Sultra Kepulauan,” kata HM La Ode Djeni Hasmar, saat ditemui di kediamannya di Lapolepo, Kota Kendari, kemarin.

La Ode Djeni Hasmar Djeni Hasmar mengungkapkan setelah melakukan serangkaian pertemuan dengan Gubernur Sultra, tokoh-tokoh Buton, Ketua

Anggun C Sasmi

DPRD Sultra, Rusman Emba, Bupati Muna, dr Baharuddin dan Ketua DPRD Muna, Rektor Unhalu, Usman Rianse, dan Mantan Rektor Unhalu Mahmud Hamundu serta banyak lagi tokoh lainnya, diperoleh respon positif bila nama provinsi baru dimaksud adalah Provinsi Sultra Kepulauan. Adanya respon dari tokoh dimaksud sehingga cakupan wilayah yang menjadi kendala pemekaran provinsi Sultra akan teratasi. Sebagaimana diketahui, syarat terbentuknya provinsi baru harus mencakup lima daerah tingkat dua. Saat ini, di Buton telah ada empat daerah tingkat dua yakni, Kota Baubau, Kabupaten

Baca OPTIMIS di Hal. 7

Jakarta, KP Kebijakan sejumlah kepala daerah melakukan mutasi besar-besaran di jajaran pegawainya, tidak hanya memicu keresahan pegawai tapi juga menjadi faktor penyebab jebloknya serapan APBD daerah bersangkutan. Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Sekjen FITRA) Yuna Farhan mengatakan, mutasi besaran-besaran yang dilakukan sangat berpengaruh kepada daya serap APBD. Dia membeberkan dua argumen terkait pernyataannya itu. Pertama, mutasi yang dilakukan di tingkat jabatan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau

kepala dinas, berpengaruh pada masalah pertanggungjawaban penggunaan anggaran. “Kepala dinas itu kan kuasa pengguna anggaran, pejabat setingkat kabag itu pelaksana anggaran. Kalau jabatan itu digeser-geser, ya soal siapa yang meneken penggunaan anggaran, juga geser-geser. Ini menyangkut siapa yang bertanggung jawab. Apalagi jika masih plt, dia pasti gamang,” ujar Yuna Farhan kepada koran ini, kemarin (9/10). Penjelasan kedua, dengan berganti-gantinya pejabat, maka proses tender sebuah proyek

Baca MUTASI di Hal. 7

Ketika Amien Rais dan Zulkifli Hasan Besanan

Maskawin 13 Keping Emas Raya, Sabtu (8/10). Amien selama ini dikenal sebagai tokoh reformasi. Dia juga pendiri sekaligus mantan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN). Perjalanan karir politiknya mencapai puncak saat menjabat ketua MPR periode 1999-2004. Sedangkan Zulkifli juga dikenal luas sebagai tokoh PAN. Sempat menjadi Sekjen DPP PAN periode 2005-2010, Bang Zul “begitu Zulkifli Hasan biasa disapa” kini menjabat menteri kehutanan. Fakta tersebut tak urung memunculkan istilah yang agak nakal. Yakni, “pernikahan politik”. Tapi, Mumtaz Rais langsung mementahkan hal itu secara halus. Di hadapan wartawan, anggota

Amien Rais dan Zulkifli Hasan resmi besanan. Dua hari lalu, Ahmad Mumtaz Rais, putra ketiga Amien, mempersunting Futri Zulya Savitri, putri sulung Zulkifli. Presiden SBY dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa menjadi saksi akad nikah keduanya.

Priyo Handoko, Jakarta “Rasanya lega. Alhamdulillah,” kata Amien Rais. “Ya, alhamdulillah. Sudah plong,” timpal Zulkifli Hasan. Percakapan spontan itu muncul dari keduanya tak lama setelah prosesi ijab kabul pernikahan putra-putri mereka, Ahmad Mumtaz Rais dan Futri Zulya Savitri, yang berlangsung di rumah dinas Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Jalan Denpasar

Pasangan pengantin Ahmad Mumtaz Rais, putra ketiga Amien Rais (paling kanan), mempersunting Futri Zulya Savitri, putri sulung Zulkifli Hasan (paling kiri).

Baca MASKAWIN di Hal. 7

2 Sehat ........................ ang, Provinsi Jawa Barat, awal Oktober 2010 yang lalu. Dari caranya bergerak dan berbicara, terlihat dengan nyata bahwa tubuh lelaki yang dulu bekerja sebagai petani ini sudah tak kuat lagi untuk beraktivitas dengan lancar. Dan napasnya pun senantiasa terdengar sesak. “Saya dari dulu memang perokok, bahkan sampai sekarang,” tutur pria yang bernama Uju Saman ini, pelan. “Sejak setahun yang lalu napas saya ini sesak terus, dan sesaknya itu terjadi setiap hari,” lanjut penduduk desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung dan dekat dengan sebuah objek wisata danau dan air terjun Cinulang ini. Lalu, untuk mengatasi penyakitnya itu, pernah sekali kakek sembilan orang cucu ini berobat ke dokter, tapi setelah itu tak ia lanjutkan. Kebetulan, sejak setahun sebelum wawan-

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

cara ini berlangsung, ia kerap menonton iklan New Mandala 525 di televisi, terutama di suatu program acara pengajian, di pagi hari. Tertarik pada manfaatnya, lewat seorang tetangga ia memesan lalu mengonsumsi kedelai bubuk instan tersebut. Sayangnya, seperti diakuinya sendiri, ia tidak rutin mengonsumsinya sehingga sesak napasnya itu masih seperti itu. Tapi, bagaimanapun, “Badan sudah lebih sehat sedikit,” ujarnya. Untuk selalu fit, asupan gizi mesti selalu terjaga. Bila tidak, bisa memberikan dampak negatif bagi seseorang sehingga ia mudah terserang penyakit akibat metabolisme yang tak lagi normal. Salah satu fungsi isoflavon yang terkandung dalam kedelai adalah untuk melancarkan kembali metabolisme sehingga penyerapan zat-zat gizi diseimbangkannya kembali dengan sistem pengeluaran. Dan bila terjadi toksifikasi atau peracu-

nan dalam tubuh, kandungan karoten susu kedelai akan menetralisirnya. Itulah yang menyebabkan badan bisa terasa fit kembali setelah mengonsumsi kedelai dengan rutin. Selain itu, penyebab badan tidak fit dan penyakit mampir adalah sistem imun yang rendah. Dalam hal ini, isoflavon sangat berperan dalam meningkatkan sistem imun. Karena itu setiap orang, berapa pun umurnya, harus rajin memelihara kesehatannya, termasuk menjaga pola berpikir. Susu kedelai merupakan sumber vitamin B1, B6, dan E, mineral magnesium dan seng, serta asam amino triptofan. Di dalam buku yang berjudul Susu Kedelai, Susu Nabati yang Menyehatkan dikatakan bahwa senyawa-senyawa dan zat-zat tersebut mampu menambah vitalitas, tenaga, dan kualitas tidur seseorang. Meskipun demikian, menjalankan pola hidup sehat lainnya tetap penting untuk dilakukan, seperti

menjaga pola makan, berolahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, meminum air putih dengan cukup, tidak mengonsumsi alkohol, dan tidak merokok. Saat ini sangat banyak kedelai bubuk beredar, namun, sebagai perintis keberadaan kedelai bubuk komersial di Indonesia, New Mandala 525 sangat laku di seluruh wilayah pemasaran karena manfaatnya nyata dan produknya diolah secara higienis. Ini amat ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat masa kini untuk beralih ke bahanbahan nabati dalam memelihara kesehatan. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga, yang tersedia di apotek dan toko-toko obat terkemuka di wilayah Anda. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, kunjungi purwatis@centrin.net.id atau telepon (021) 70288540 dan.Distributor Sulawesi Tenggara 08124135934. (*)

Marzuki Ragukan Akuntabilitas “Penilai” DPR Kinerja ...................... alokasi belanja kementerian/lembaga. Pemerintah hanya mengusulkan Rp 410,4 triliun. Oleh DPR, disepakati sebesar Rp 432,7 triliun. Artinya, ada tambahan “bonus” sebesar Rp 22,3 triliun. Meskipun sudah mendapat tambahan, ternyata masih ada nomenklatur lain yang disebut “tambahan belanja kementerian/lembaga” yang nominalnya mencapai Rp 21,8 triliun. Sebastian mengatakan DPR sebenarnya tidak perlu menambah alokasi anggaran yang diajukan pemerintah. Karena pemerintah pasti sudah memperhitungkan masak “masak anggaran yang diajukannya. Akibatnya, kesan yang ditangkap publik adalah DPR tidak taat asas efisiensi dan cenderung menghamburkan keuangan negara. “Inilah yang disinyalir menjadi lahan atau sumber “penggarongan” bagi permainan para mafia anggaran,” kata Sebastian. Akibat lain dari penambahan anggaran itu, kesenjangan antara penerimaan dan pengeluaran dalam APBN semakin besar. “Defisit anggaran di ta-

hun 2011 menjadi Rp 214,6 triliun,” ujarnya. Mungkin karena sudah terjebak kongkalingkong dengan pemerintah, DPR tidak bisa lagi mengkritisi postur APBN secara objektif. Misalnya, soal alokasi belanja modal atau pembangunan sebesar Rp 121,8 triliun yang jauh lebih kecil dari alokasi belanja rutin atau pegawai sebesar Rp 180,6 triliun. “Jadi, dana untuk kesejahteraan rakyat jauh lebih kecil dari anggaran untuk pegawai. Bisa dibilang APBN ini hanya untuk melayani pemerintah,” kata Sebastian. Kinerja legislasi DPR juga tidak lebih baik. Target legislasi tahun 2011 adalah 70 RUU prioritas prolegnas ditambah 23 RUU “luncuran” dari tahun 2010. Sejauh ini, baru 12 RUU yang rampung dan disahkan menjadi UU. Semuanya berasal dari 23 RUU “luncuran?, yakni RUU yang sudah berjalan proses pembahasan tingkat I bersama pemerintah. “Ironis sekali. Tidak ada satupun RUU yang telah disahkan itu berasal dari 70 RUU yang ditetapkan sebagai prioritas 2011,” kata Sebastian. Padahal, lanjut dia, anggaran untuk legislasi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan signifikan. Pada 2011 dialokasikan Rp 301,7 miliar untuk proses legislasi. Bahkan, pada tahun 2012, pagu yang diusulkan meningkat pesat menjadi Rp 541,2 miliar. Sebastian menyebut anggaran untuk 1 RUU inisiatif DPR pada 2011 sebesar Rp 6,6 miliar, RUU usulan pemerintah Rp 4,3 miliar, RUU Pemekaran Daerah Rp 2,2 miliar, dan RUU yang meratifikasi kesepakatan internasional Rp 868,06 miliar. “Sayangnya tidak ada korelasi positif antara peningkatan anggaran legislasi dengan kinerja legislasi DPR,” ujarnya. Efektivitas fungsi pengawasan, lanjut Sebastian, juga tidak jelas. Dia mencontohkan raker komisi dengan kementerian mitra kerjanya berjalan intens. Namun, hasilnya belum secara langsung membawa perubahan pada perbaikan kinerja pemerintah. “Contoh lainnya pembentukan timwas century yang setelah bekerja sejak 27 April 2010 hasilnya belum jelas,” kata Sebastian. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan performance dan kinerja DPR sebagai episentrum politik nasional tidak terlepas dari dinamika menuju penyerahan estafet kepemimpinan nasional pada 2014. Dalam situasi seperti itu, otomatis masing “masing partai melalui fraksinya di DPR berusaha memanfaatkan sisa waktu yang masih ada untuk pembangunan citra. “Kami akui dua tahun ini, fraksi “fraksi di DPR memang banyak disibukkan kegiatan yang sifatnya panggung politik,” kata Taufik. Dia menegaskan, DPR mengaspresiasi masukan dan kritik dari masyarakat. “Pada prinsipnya, kami di DPR tetap bekerja dengan maksimal sesuai mekanisme dan tata perundangan yang ada,” kata Sekjen DPP PAN, itu. Terpisah, Ketua DPR Marzuki Alie enggan menanggapi evaluasi kritis dari Formappi. Menurut dia, karena kritik itu disampaikan oleh lembaga yang tidak kredibel, dirinya tidak perlu memberikan tanggapan. “Dia itu menilai DPR sebagai apa, kapasitas apa, dan dibayar siapa,” ujar Marzuki usai diskusi di Restoran Bumbu Desa, Jakarta, kemarin. Menurut Marzuki, tidak pada tempatnya DPR memberikan tanggapan kepada Formappi. Terlebih dahulu, sebaiknya Formappi juga patut diuji akuntabilitasnya sebagai lembaga. “Ukur dulu, akuntabilitasnya bagaimana,” tandasnya.(pri/bay)

3

Senin, 10 Oktober 2011

Bangun Pabrik Kakao Nesstle Investasi USD 200 Juta Jakarta, KP Nesttle SA, sebuah perusahaan asal Swiss, bakal berinvestasi senilai USD 200 juta untuk mendirikan pabrik kakao di Indonesia. Rencana Nesttle untuk investasi di dalam negeri harus mendapat dukungan dari pemerintah, karena akan membuka lapangan kerja baru. Selain itu, diprediksi beberapa tahun ke depan pasarnya akan sangat besar. ”Apabila investor lainnya juga ingin investasi seperti yang dilakukan Nesttle, maka pasar kakao di dalam negeri akan tumbuh besar,” kata Ketua Umum Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo), Zulhefi Sikumbang di Jakarta, Jumat (7/10) lalu. Ia mengatakan, pasar kakao di Indonesia akan tumbuh signifikan dengan

masuknya sejumlah investor asing ke industri tersebut, selain pasar yang besar juga didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang tinggi. “Kami optimis industri kakao akan kembali berkembang, karena sejumlah produsen kakao di dalam negeri cenderung mati suri,” katanya. Nesttle sebelumnya mendirikan pabrik kakao di Malaysia, namun pasarnya dinilai kecil, sehingga sulit berkembang, karena itu berusaha untuk melebarkan sayapnya dengan masuk ke pasar Indonesia. Produk kakao dari Malaysia pada umumnya diekspor ke Indonesia seperti Milo (susu bubuk coklat). Pasar kakao Indonesia yang besar itu menarik Nesttle untuk melakukan ekspansi usaha di Asia khususnya di Indonesia, karena jumlah

penduduknya yang besar. Meski saat ini produksi kakao Indonesia merosot hampir 50 persen, akibatnya banyak petani kakao yang mengalihkan kegiatannya ke karet dan kelapa sawit. “Kalau menanam kakao banyak menemui kesulitan karena banyak penyakit, apalagi saat ini iklim tak menentu, dibanding menanam karet, jagung dan kelapa sawit,” jelasnya. Lantaran para petani harus mendapat penyuluhan dan pemerintah juga harus giat melakukan promosi agar investor asing lebih aktif melakukan ekspansi di pasar domestik. Konsumsi kakao di dalam negeri sekitar 200 ribu ton per tahun, namun kapasitas yang ada baru 170 ribu ton, sehingga sisanya diperoleh dari impor. (jpnn/awl)

60 Persen Jalan di Sultra Rusak Berat HPJI Sertifikasi 46 Anggotanya Kendari, KP Sebagai organisasi profesi bergerak di bidang jalan dan jembatan, Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Sultra berupaya meningkatkan profesionalisme anggota, diantaranya melakukan Bintek sertifikasi tenaga ahli. “Sampai dengan saat ini 46 orang anggota HPJI Sultra telah tersertifikasi, selain itu berbagai kegiatan telah diikuti dan dilakukan para anggota HPJI Sultra seperti melakukan Rakerda serta seminar dan workshop sebanyak empat kali, mengikuti Rakernas dan konferensi regional Asia Australia di Korea,” beber Ketua Umum DPD HPJI Sultra, Ir Vence Samuel Tumanan di sela-sela acara akhir pekan lalu.

Selain itu ungkapnya mengingat panjang jalan Sultra 9.329 kilometer terdiri dari jalan nasional, provinsi dan kabupaten, dengan kondisi diatas 60 persen rusak berat, maka penanganan jalan oleh tenaga ahli seperti HPJI sangat dibutuhkan. “Kami juga mengakui masih terdapat kekurangan program di 12 kabupaten / kota se-Sultra, sehingga diharapkan kedepannya para anggota HPJI lebih profesional sehingga menjadi ahli profesi yang handal,” ungkapnya. Sementara itu Wali Kota Kendari, Asrun saat membuka Rapat Umum Daerah ke III DPD HPJI Sultra menyarankan agar HPJI Sultra, dapat mengusulkan dana Ke Pemprov Sultra dan Pemkot Kendari untuk percepatan sertifikasi tenaga ahli. “Sertifikasi sangat dibutuhkan mengingat persaingan kualitas kedepannya semakin ketat, sehingga dibutuhkan kursus untuk percepatan sertifikasi tenaga ahli,” kata

Asrun. Orang nomor satu di Metro Kendari ini juga mengingatkan tidak hanya modal dana yag dibutuhkan pengembang jalan, tetapi juga modal sosial, intelektual dan spiritual, tentunya dengan tetap disertai ketekunan lebih. Hal itu ditekankan mengingat Sultra kaya akan bahan tambang aspal dan sudah selayaknya pemanfaatan aspal lokal lebih digenjot. ‘’Hal ini juga merupakan tantangan kualitas tekhnologi pengelola jalan lokal,” ingatnya sambil merinci tahun 2012-2014 terdapat 479 kilometer jalan nasional yang dianggarkan sebesar Rp 751 miliar, dengan APBN sebesar Rp 35 miliar dan provinsi Rp 100 miliar, sehingga total per tahun anggaran jalan Sultra sebesar Rp 575 miliar, yang merupakan anggaran di luar APBN. Rapat Umum Daerah ke III HPJI Sultra tersebut, juga dirangkaikan dengan workshop dari PT Buton Asphalt Indonesia (BAI). (fas)

ulfa/kp

Finance Contoller Swissbel-Hotel Kendari, Rusman Indratno memberikan potongan nasi tumpeng pada Regional Manager Club Arena International, Angga Wijaya saat launching health centre Swissbel-Hotel Kendari.

Swiss-belHotel Kendari Miliki Health Centre Kendari, KP Swiss-belHotel Kendari makin memanjakan warga Kota Kendari, khususnya yang menjadi pelanggan. Buktinya 8 Oktober lalu dilakukan grand opening health centre. “Sebagai hotel bintang empat dan berstandar internasional di Sultra, kami senantiasa menyediakan pelayanan prima, salah satunya menyediakan fasilitas health centre yang sudah lama dinati-natikan para pelanggan,” kata Finance Controller Swiss-belHotel Kendari, Rusman Indratno. Sekadar diketahui penanggung jawab operasional health centre dipercayakan pada club arena international, dengan Regional Manager Kendari, Pekanbaru dan Balikpapan, Angga Wijaya. Fasilitas health centre meliputi penggunaan kolam renang, whirlpool, sauna dan fitness centre. Khusus untuk grand opening, kata Rusman pihaknya memberikan harga spesial bagi pelanggan yang menjadi member.

“Untuk operasional health centre ini, kami mempercayakan kepada club arena international, karena sebagai manajemen fitness dan spa terpercaya. Selain itu dengan menjadi member, para pelanggan akan mendapatkan beberapa fasilitas diantaranya gymnasium, fitness instructor, aerobics class, swimming pool, sauna, whirlpool, bath dan hand towel serta loker,” jelasnya. Grand opening health centre Swiss-belHotel International (SBHI) Kendari juga diisi dengan aksi pose beberapa instruktur Fitness dari Jawa dan Bali, serta kunjungan ke sauna, whirlpool, bath dan hand towel serta loker. Selain itu dihelat pula harga promo untuk fitness member dan De Vata Spa. Untuk paket member SBHI Kendari terbagi menjadi tiga kategori yaitu member 3, 6 dan 12 bulan. Member health centre juga dapat dinikmati oleh tamu individual, couple, corporate (untuk empat orang) dan keluarga dengan harga berbeda. (fas/awl)

Senin, 10 Oktober 2011

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

Warga Segel Kantor Desa Lalonggasu Tolak Pj Kades Berkantor Andoolo, KP Pemberhentian sementara Kepala Desa Lalonggasu, Gusir SH oleh Bupati Konsel pada 28 September berbuntut dengan adanya penyegelan kantor desa dan Balai Desa Lalonggasu oleh warga setempat. Selain balai desa disegel, warga juga memasang panduk di depan kantor balai desa yang bertuliskan “Menolak pemberhentian Kepala Desa Gusir SH, dan menolak pejabat sementara Kepala Desa titipan Bupati di Lalonggasu. Gusir masih menjadi kepala desa yang sah”. Atas penyegelan kantor dan balai desa tersebut, PJ Kepala Desa Lalonggasu yang juga Camat Tinanggea, Endang Irawan, saat akan menggelar rapat bersama warga tidak dapat dilaksanakan di Balai Desa. Penyegelan kantor dan Balai desa oleh warga, pemerintah setempat telah melaporkannya di Polsek Tinanggea. “Kami sudah rapatkan soal penyegelan kantor dan Balai Desa bersama beberapa tokoh masyarakat bersama perangkat desa. Intinya plang penyegel akan segera dibuka, untuk kemudian mencari pelaku penyegelan kantor Desa tersebut,”

Baca SEGEL di Hal 6

Komisi VII DPR Bela Ifishdeco Kolaka, KP PT.Ifishdeco semakin kuat. Permasalahan mengenai lahan mereka yang selama ini dipertentangkan warga ternyata mendapat dukungan dari komisi VII DPR RI. Komisi yang membidangi pertambangan itu menganggap kesalahan bukan pada Ifishdeco tapi pada Pemkab dan BPN Konsel. Wa Ode Nurhayati, salah satu anggota komisi VII ketika di Kolaka akhir pekan lalu mengungkapkan kesalahan pemkab dan BPN Konsel karena menye-

but lahan itu sebagai lahan terlantar. Padahal PT Ifishdeco telah memiliki Hak Guna Usaha (HGU) sejak tahun 1993. “Kenapa saya sebut Pemda yang harus bertanggung jawab untuk kasus Konsel, bukan perusahaan, karena perusahaan ini punya HGU sejak tahun 1993. Kemudian tibatiba hanya dalam rangka menerbitkan izin baru, Pemda menyatakan lahan ini terlantar. Terlantarnya dinyatakan oleh BPN setempat. Sekarang ketika dige-

Baca IFISHDECO di Hal 6

Biaya Prajabatan CPNS Butur Ditambah Buranga, KP Biaya diklat prajabatan untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) angkatan tahun 2010 telah dianggarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Buton Utara sebesar Rp 1 miliar lebih lewat APBD perubahan tahun ini. Kepala BKD Buton Utara, Abdul Syukur mengatakan, hingga saat ini pihaknya akan menanggung seluruh biaya

diklat prajabatan para CPNS 2010. Sementara bagi CPNS yang mengeluarkan biaya sendiri dalam mengikuti diklat itu diluar tanggungan BKD. “Kalau ada yang keluarkan dana pribadi itu merupakan suka rela. Namun, jika dananya sudah cair nanti uangnya kita kembalikan sesuai kemampuan keuangan daerah,” ungkap Abdul Syukur. Syukur mengungkapkan,

saat ini pemkab telah menyiapkan anggaran diklat prajabatan sebesar Rp 262 juta, hanya saja dana sebanyak itu belum cukup untuk membiayai 396 CPNS. “Makanya kita usulkan lagi di APBD perubahan sebesar Rp 1 miliar lebih, untuk mendanai mereka (CPNSD) selama mengikuti diklat di Kendari. Sementara sekarang sudah gelombang kelima,” tambahnya.

Sekedar diketahui pengiriman peserta diklat prajabatan di Kendari saat ini telah berjumlah 159 orang yang terdiri dari golongan II dan III. Pada tahap I pengiriman sebanyak 57 orang golongan II, tahap II berjumlah 26 orang golongan II, tahap III berjumlah 10 orang golongan II, tahap IV berjumlah 16 orang golongan III dan tahap V berjumlah 50 orang terdiri dari gelombang II dan III. (p5)

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Sultra, H Bachrun (kanan) didampingi Kadis Pertanian Muna Ir Alimuddin (tengah) melakukan panen perdana padi di Desa Bente, Kabawo, akhir pekan lalu. AWALUDDIN USA/KP

Satu Hektar, Hasilkan 8 Ton Padi Balitbang Ujicoba Pupuk Kotoran Sapi Raha, KP Perkembangan teknologi, kini memudahkan petani untuk mendapatkan pupuk dengan biaya lebih murah dengan produksi lebih banyak. Untuk meningkatkan produksi hasil pertanian, Badan Penelitian dan

Pengembangan (Balitbang) Sultra, terus melakukan penelitian untuk menemukan teknologi baru yang membantu para petani. Menggandeng Universitas Haluoleo, institusi pimpinan H Bachrun itu melakukan uji coba penggunaan pupuk Ekotan yang terbuat dari kotoran sapi di area persawahan di Desa Bente, Kecamatan Kabawo.

Baca PANEN di Hal 6

6 Panen .................... Hasil ujicoba tersebut sangat memuaskan dengan hasil produksi yang naik dua kali lipat. Sabtu (8/10) lalu, Kepala Balitbang Drs H Bachrun melakukan panen perdana yang didampingi oleh Kadis Pertanian Muna, Ir Alimudin dan Kepala Badan Ketahanan pangan La Ode Daerah. Kepala Balitbang, H Bachrun, mengatakan, penelitian yang dilakukan oleh Balitbang bekerjasama dengan Unhalu didasari atas sulitnya petani mendapatkan pupuk organik, seperti urea. Sementara, teknologi yang sudah ditemukan oleh para pakar, hanya menggunakan enzin (katalis) dicampur dengan kotoran sapi yang baru keluar akan menghasilkan pupuk yang baik. “Kalau selama ini yang digunakan kotoran sapi yang sudah dikeringkan, itu malah salah, “ujarnya. Dengan teknologi itu, kata mantan asisten I Pemkot Kendari itu, keuntungannya petani bisa mendapatkan pupuk yang lebih murah. Dari segi biaya, biasanya menggunakan pupuk organik dalam satu hektar rata-rata mengeluarkan biaya Rp 1,3 Juta ditambah membeli peptisida Rp 1 Juta, dengan menggunakan pupuk ekotan hanya Rp 600 ribu tanpa perlu peptisida. Kemudian, hasil produksinya jauh lebih besar. Bila selama ini perhektarnya sawah menghasilkan 4 ton, kini bisa menghasilkan 8 ton lebih. “Hasilnya jauh lebih signifikan. Petani bisa mengaplikasikan sendiri ilmu tersebut, “ujarnya. Uji coba pertamakali pupuk Ekotan tersebut, ujar H Bachrun, pertamakali dilakukan di area persawahan di Muna. Kenapa di Muna? Alasannya orang Muna itu belum terbiasa bersawah, kulturnya adalah berkebun dengan berpindah-pindah. Untuk awalnya yang diujicobakan diarea persawahan seluas 4 hektar. Untuk aplikasi teknologinya, kata Kepala Balitbang itu, petani bisa membuat sendiri. Untuk enzimnya masih dibeli, karena dipaten oleh pemiliknya. Harga enzimnya untuk jergen 25 liter yaitu Rp 2,5 Juta. Campurannya, setiap 20 Kilo kotoran sapi, dicampur 2 liter enzim ditambah dengan air 200 liter dan membutuhkan proses fermentasi empat hari. “Petani sini dengan cara manual menggaruk, hanya membutuhkan waktu 12 jam, “ujarnya. Sementara itu, Dr Ir Laode Sabaruddin, Kepala Lembaga Jaminan Mutu dan Monev Pendidikan Unhalu mengatakan, uji coba yang dilakukan berdayakan kotoran sapi yang baru keluar. Karena didalam kotoran sapi itu mengandung mikroba yang sangat besar, hanya permasalahannya kotoran sapi yang masih segar itu masih mengandung gas metan. “Gas metan itu, berbahaya bagi tanaman dan menghambat pertumbuhan,” ujarnya. Kotoran sapi itu, digabung dengan katalis (semacam hormonred), untuk mempercepat proses kehilangan gas metan tadi, agar bisa menjadi pupuk yang bebas dari gas. Kelebihan pupuk itu, bisa lansung diserap oleh tanaman kalau aplikasinya tepat. “Paling ideal disemprot jam 9-10 pagi, “sebutnya. (awn)

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

Kemenag Galakkan Mengaji Usai Shalat Baubau, KP Untuk memberikan pemahaman, pengamalan dan penghayatan masyarakat Islam terhadap agama serta membangkitkan minat baca tulis alquran Kementerian Agama (Kemenag) Sultra menggelar kegiatan sosialisasi keagamaan. Kegiatan tersebut dipusatkan disalah satu hotel di Kota Baubau, kemarin (9/10), dibuka Kepala Kementerian Agama Wilayah Sultra, KH Muhdar Bintang dihadiri Kepa-

Segel .................. ujar Endang Irawan akhir pekan lalu. Menurut mantan Sekcam Palangga itu, penyegelan kantor desa itu, sesuai dengan plang serta spanduk yang dibentangkan di Kantor Desa tersebut hanya mengatasnamakan warga. Penyegelan tersebut ditengai dilakukan pada malam hari, bahkan warga sekitar Balai Desa tidak mengetahui,

Ifishdeco ................... lar kasus, di BPN pusat, bahkan bukan oleh Ifishdeco, tapi PT lainnya yang menggelar kasus, malah BPN pusat memenangkan PT Ifishdeco. Artinya clear kan?,” ujarnya. “Tidak clear siapa? Pemda dan BPN daerah,” imbuhnya. Menurutnya ada asas legalitas yang harus dicermati oleh masyarakat. Artin-

la Kementerian Agama Kota Baubau Drs Faimuddin dan diikuti sedikitnya 80 penyulu angkatan I dan II yang ada di Kota Baubau. KH Muhdar Bintang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pendidikan non formal guna memberikan empat poin bidang keagamaan yang menjadi program Kemenag. Program tersebut antara lain ingin memberikan pemahaman, pengamalan dan penghayatan masyarakat islam terhadap agama. Sehingga sasaran yang lebih mendasar agar kita bisa

membangkitkan minat baca tulis alquran. “Kita ingin meningkatkan pendidikan agama dan keagamaan yang didasari pembinaan sejak dini termasuk pendidikan agama dan keagamanan sehingga bisa memahami agama dengan benar,” tuturnya. Dikatakan, program lainnya yakni memberikan pembinaan tentang pelayanan ibadah haji, pasalnya kedepan peserta haji akan diuji kemampuannya dalam menguasai baca tulis alquran. Dengan lahirnya regulasi seperti itu maka implikasinya dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Kata dia, perubahan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan kerjasama dan dukungan pemerintah khususnya dibidang anggaran. “Sebelumnya anggaran untuk bidang keagamaan hanya lima pers-

en dan masih beda jauh dengan anggaran dibidang pendidikan yang mencapai 20 persen,” tambahnya. Program lainnya yakni melakukan perubahan dari segi manajemen yang nantinya akan berkaitan dengan pembinaan secara internal maupun eksternal. Manajemen yang dimaksud adalah total kualiti manajemen (TKN) yang berdasarkan pada standar manajemen mutu. Selain itu, pada 2012 nanti, pihaknya akan menggalakan program belajar mengaji setiap usai melaksanakan shalat Magrib dan Isya. Olehnya itu, diminta kepada seluruh Kemenag kabupaten/kota se Sultra agar menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengaktifkan kembali kegiatan belajar mengaji setelah shalat Magrib dan Isya. (p4)

jika Balai Desa telah disegel. “Kalau warga yang menolak, pastinya dilakukan pada siang hari. Paling tidak saat saya berada di Lalonggasu akan ada aspirasi yang disampaikan, tetapi ini tidak demikian,”terangnya. Ditambahkan, SK pemberhentian sementara Kepala Desa Lalonggasu dan Desa Asingi yang selanjutnya diserahkan Kepada Camat dan Sekcam itu bukan tanpa alasan. Di point terbitnya SK tersebut berdasarkan surat re-

komendasi dari Inspektorat Konawe Selatan bernomor 12/INSP/2011 atas pemeriksaan pelanggaran yang dilakukan oleh kedua kepala desa tersebut. “Pelayanan pemerintahan di dua desa tersebut masih berjalan normal dan lancar. Untuk segel atas kantor tersebut akan segera dibuka,”tandasnya. Begitu juga yang disampaikan kepala BPD Lalonggasu Mbatono Suganda mengakui, jika penyegelan kantor kepala desa itu di-

lakukan oleh sejumlah warga desa. Namun demikian tidak secara keseluruhan, mengingat warga Lalonggasu juga tidak mengetahui jika ada penyegelan kantor, termasuk menolak PJ Kepala Desa. “Kami berharap dengan ada pemberhentian dan pengangkatan pj kepala desa Lalonggasu, minimal disosialisasi ke masyarakat dengan mengundang seluruh warga itu sangat penting,” ujarnya, kemarin. (era)

ya, ketika suatu perusahaan telah melalui berbagai proses perizinan untuk melakukan operasi pertambangan dan disetujui, maka kedudukannya sah dimata hukum. “Kita harus mengakui ketika perusahaan tidak cacat hukum, kita tidak bisa paksakan bahwa mereka cacat hukum,” katanya. Nah, pihak perusahaan yang telah mendapatkan legalitas formal dari pemerintah

untuk beroperasi, katanya juga jangan jumawa. Sebabnya, banyak tanggung sosial mereka pada masyarakat yang bersinggungan langsung dengan aktivitas penambangan perusahaan. DPR Ri katanya saat ini tengah menagani empat kasus pertambangan di Sultra. Khusus untuk PT Ifishdeco di Konsel dianggap clear. Namun hal itu sebenarnya masih mengundang tanda tanya. Karena

masyarakat menganggap Ifishdeco awalnya adalah perusahaan perkebunan, namun tiba-tiba mengalihkan diri menjadi perusahaan pertambangan. Tapi menurut WON, hal itu s mua telah teratasi. “Mereka (PT Ifishdeco) telah klarifikasi bahwa mereka sudah buat IUP dan seluruh izin pertambangan diatas HGU. Kan boleh diatas HGU itu lagi diklarifikasi,” tandasnya. (ema)

7

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

Nasruan : Ini Putusan Hukum, Bukan Putusan Politik Pilkada ...................... gin masuk penjara akibat kesalahan orang lain atau otoritasotoritas itu,” ungkapnya. Sejumlah masalah yang terkait dengan Pilkada ulang menurut dia harus diselesaikan. Salah satu masalah yang dia contohkan adalah, wacana KPU untuk membentuk dewan kehormatan (DK). Kata dia, ini harus jelas termasuk tindakan hukum apa yang harus dilakukan. “Katakanlah, legitimasi tentang KPU Buton. Sampai saat ini masih banyak pihak menginginkan kepastian termasuk fakta-fakta hukum. Ini sudah di paparkan di sidang Mahkamah Konstitusi. Saya tidak mau dalam masalah. Harus bersih. Harus clean dan clear. Misalnya di situ, ada perintah MK kepada KPU Pusat, KPU Provinsi, Bawaslu. Ini harus dimaknai bahwa ada langkah-langkah hukum dari para pemegang otorisasi ini yang nanti akan menjadi dasar saya dalam dalam melakukan fasilitasi,” ujarnya. Kata dia, yang jadi persoalan bukan cepat atau lambatnya Pilkada ulang tapi harus dipublikkan bahwa semua putusan yang amarnya tercantum dalam putusan MK terlaksana dengan baik dan ada bukti terselenggaranya amar putusan itu. “Misalnya, KPU Pusat hanya mengatakan; saya sudah melakukan pengawasan. Ini tidak bisa,

tapi harus dibuktikan bahwa setiap tahapan itu diawasi. Apa yang diperintahkan oleh MK itu harus dilaksanakan Dalam melakukan pengawasan harus tuntas, KPU pusat, KPU provinsi seperti apa pula,” tuturnya. Bagi mantan Asisten III Setprov ini, kalau yang dilakukan KPU dan Panwas hanya pekerjaan normatif, itu artinya tidak menjalankan putusan MK. Jika itu terjadi, ia khawatir ketika sudah dilaksanakan Pilkada ulang tidak menutup kemungkinan masalahnya kembali terjadi. “Ini tanggung jawab. Memang, itu tidak masuk dalam amar putusan tapi wacana itu kan juga sudah ditindaklanjuti oleh DPRD,” tuturnya. Intinya, lanjut Nasruan, legitimasi daripada penyelenggara Pilkada ulang. Yang penting legalitasnya daripada sekadar cepatnya. Kenapa seperti itu, karena Pilkada ulang, memiliki banyak konsekwensi, salah satunya adalah pendanaan. Meski demikian, Nasruan berkeyakinan, dalam waktu kurang dari satu tahun masalah ini selesai. Dengan catatan, semua pihak bersikap baik, para calon hanya bekerja untuk konsolidasi di masing-masing konstituen, pendukungnya dan jangan larut dalam efouria wacana atau pandangan-pandangan bahwa Pilkada ini dilaksanakan cepat atau tidak. Lebih, katanya, fokus pada terlaksananya verifikasi baik admin-

istrasi maupun faktual dan legalitas pelaksana Pilkada ulang itu benar-benar sesuai dengan yang diamanahkan oleh MK. Soal pendanaan, yang paling penting adalah akuntabilitasnya harus terjaga. Kalau salah kelola, salah mengambil keputusan justru masuk penjara. Atau, pengelolaan keuangan saat ini di Buton yang sudah WTP (wajar tanpa pengecualian) gara-gara ini bisa memberi kontribusi untuk turunnya opini BPK karena akuntabilitasnya hingga saat ini belum jelas. “Kalau kita salah kelola dana, salah mengambil keputusan, maka akan berdampak pada opini BPK,” jelasnya. Terkait posisinya sebagai orang nomor satu di Buton, Nasruan berjanji akan menjalankan amanah secara netral dan tidak berihak kemanamana. Ia mengaku akan tetap bertindak sesuai koridor Pilkada itu sendiri. Jika ada pegawai (PNS) atau pejabat pemerintahan yang melakukan gerakan aneh-aneh, maka siapapun dia akan diberikan sanksi. Termasuk, jika ada laporan bahwa sejumlah PNS dan pejabat yang selama ini melakukan tindakan yang tidak netral itu akan ditelusuri. “Tentunya, berdasarkan fakta-fakta hukum yang menjadi dasar dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya. “Memang ada masalah karena kita berhadapan dengan orang-orang yang hanya meli-

hat dari sisi politik. Padahal, masalah ini bukan hanya masalah politik, bukan hanya menjalankan Pilkada ulang, bukan hanya berjuang memenangkan Pilkada bagi para calon. Tetapi, ini terkait dengan penegakan hukum, yakni keputusan MK. Dalam hal Pilkada ulang, saya menghimbau kepada semua pihak, mari kita sama-sama berjalan dalam koridor aturan, menegakkan dan menjalankan keputusan MK ini. Ini putusan hukum, bukan putusan politik,” tuturnya. Di bagian akhir penjelasannya, Nasruan mengaku tidak akan memanfaatkan kekuasaan untuk hal-hal yang bisa menurunkan reputasi yang dia bangun dan pelihara selama ini. “Seakan-akan mumpung ada kekuasaan. Saya tidak seperti itu. Tapi, manfaatkan kekuasaan itu untuk menjalankan amanah sesuai dengan penugasan sebagai pelaksana bupati. Tapi, jangan juga disimpulkan bahwa pejabat bupati itu tidak boleh atau tidak bisa melakukan apa-apa. Yang betul adalah, pejabat bupati itu memang tidak membuat visi misi tetapi melanjutkan visi misi yang harus diselesaikan. Pejabat bupati pun tetap memiliki visi membangun untuk kesejahteraan rakyat. Memfasilitasi Pilkada pun itu membangun. Membangun pemerintahan, membangun pemerintahan yang baik,” tutupnya.(ong)

SBY-Hatta Jadi Saksi Pernikahan Putra Amien Rais Maskawin ................. Komisi VI DPR dari Fraksi PAN itu memuji istrinya habis-habisan. “Dari fisik, cantik. Yang lebih utama, dia muslimah yang sangat rajin. Rajin membaca, rajin olahraga, dan tepat waktu. Rajin cuci piring juga kapan-kapan,” kata Mumtaz, lantas terkekeh. Futri Zulya Savitri yang duduk di sebelah Mumtaz ikut tertawa lepas dengan pipi agak kemerahan. Menurut Mumtaz, dirinya bersama istri berencana umrah dalam waktu dekat. Dari Tanah Suci, perjalanan “bulan madu” akan diteruskan ke Athena, Yunani. Mengapa memilih negara itu? “Sekarang ini kan Eropa Timur lagi krisis, termasuk Yunani. Mungkin di sana (barang) lagi murah-murah,” canda pria kelahiran Jogjakarta, 17 September 1983, itu. Prosesi akad nikah Mumtaz dan Futri berjalan lancar. Tampil serasi dalam besutan kebaya putih, acara digelar dengan nuansa adat Lampung “sesuai dengan asal Zulkifli Hasan. Saat itu gelar kehormatan sekaligus diberikan kepada dua mempelai oleh para pemangku adat. Mumtaz diberi gelar adat Raden Perwiranegara, sedangkan Futri bergelar Raden Ratu Kesuma. “Pemberian gelar adat ini disesuaikan dengan garis keturunan,” kata pembawa acara. Sebagai maskawin, Mumtaz memberikan 13 keping emas yang masing-masing seberat 40 gram. Bila diasumsikan harga emas sekarang Rp 500 ribu per gram, dikonversi menjadi uang nilai maskawin Mumtaz lebih dari Rp 260 juta. “Jumlah 13 keping itu mengikuti tanggal lahir istri,” terang Mumtaz. Futri yang baru saja lulus dari Master of Busines Administration, Australian Nasional University (ANU), itu memang lahir di Jakarta pada 13 Mei, 23 tahun lalu. Akad nikah Mumtaz dan Futri semakin istimewa karena dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berserta Ny Ani Yudhoyono. Presiden SBY menjadi saksi pernikahan atas permintaan pihak keluarga mempelai perempuan. Saksi dari pihak keluarga laki-laki adalah Ketua Umum DPP PAN yang juga Menko Perekonomian Hatta Rajasa. “Saya sangat berterima kasih atas kerawuhan (kehadiran, Red) Pak SBY. Kalau nanti dua mempelai sudah punya anak, buka album, pasti akan sangat bangga karena yang menjadi saksi pernikahannya adalah presiden RI,” kata Amien saat memberikan kata sambutan atas nama keluarga. SBY tersenyum simpul mendengarnya. Dia juga menyampaikan, pada 24 November mendatang, gantian keluarga besar SBY dan Hatta Rajasa yang akan berbesan. Edhie Baskoro Yudhoyono, putra bungsu SBY, bakal

menikah dengan Siti Ruby Aliya, putri Hatta Rajasa. “Insya Allah, saya menjadi saksinya,” kata Amien. Amien mengungkapkan, awalnya pihak laki-laki mengharapkan mantan Presiden B.J. Habibie yang menjadi saksi. Habibie sudah menyanggupi. Tapi, secara mendadak, tiga hari yang lalu Habibie membatalkan kesediaannya itu karena sedang menjalani perawatan di RS Jerman. “Saya mencari yang paling tepat. Siapa lagi (kalau bukan) Mas Hatta Rajasa,” tutur Amien. Sejumlah menteri juga hadir pada akad nikah itu. Di antaranya, Menko Polkam Djoko Suyanto, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Menteri Pendidikan M. Nuh, Mensesneg Sudi Silalahi, dan Seskab Dipo Alam. Kemudian, Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid, anggota Wantimpres Emil Salim, dan Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha. Tampak juga Wakil Ket-

ua DPR yang juga Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan dan Wakil Ketua Umum DPP PAN Drajad Wibowo. Resepsi

pernikahan akan berlangsung hari ini di hall D Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat.(nw)

Daya Serap APBD Minim Akibat Bupati Tak Tegas Mutasi ...................... menjadi lamban. Pasalnya, bukan rahasia lagi, kekuatan politik di tingkat lokal selalu bermain mengincar proyek. Mereka sudah membentuk calo atau mafia, dengan jaringan pejabat yang ada di pemda. “Tatkala para pejabatnya diganti-ganti, otomatis mereka perlu waktu lagi membentuk jaringan dengan anggota baru. Ketika deal antarmereka belum tercapai, maka tender akan molor, proyek jadi terlambat dikerjakan, dan serapan APBD jadi rendah,” papar Yuna.

FITRA sendiri, kata Yuna, sudah menggelar survei mengenai serapan APBD di sejumlah daerah. Memang diakui, ada faktor lain yang juga sangat berpengaruh pada tinggi rendahnya daya serap APBD. Faktor eksternal, misalnya terkait pencairan dana pembangunan infrastruktur daerah (DPID), yang biasanya baru masuk di APBD Perubahan, tatkala waktu tinggal tersisa tiga bulan. Begitu juga kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang turun tiga kali dalam setahun, juga menjadi pemicu lambannya penyerapan APBD. “Pola pencairan dana dari

pusat yang tiga kali itu menyebabkan pemda baru tahu persis berapa sebenarnya uang yang ada setelah APBD-P. Kalau APBD murni itu kan biasanya hanya angka-angka estimasi. Ini karena 70 persen hingga 80 persen APBD mengandalkan dana dari pusat,” terangnya. Sedang faktor internal, lanjutnya, menyangkut pola kerja pegawai di pemda masing-masing. “Yang terjadi, rata-rata Januari hingga Mei itu mereka masih santai-santai. Mei hingga Juni, baru semangat. Kalau kepala daerahnya tegas, memacu kinerja pegawainya, ya daya serap APBD-nya bisa bagus,” kata Yuna. (sam)

Djeni Yakin Sultra Kepulauan Terbentuk Optimis ..................... Buton, Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Buton Utara. Dengam bergabungnya Muna, maka pembentukan Provinsi Sultra Kepulauan telah memenuhi syarat dari segi cakupan wilayah. “Selama ini yang menjadi kendala terkait cakupan wilayah yang tersendat akibat adanya perbedaan terkait penamaan provinsi, tetapi setelah dibangun komunikasi kendala itu terpecahkan. Insya Allah, ini akan secepatnya kita dorong dan perjuangkan, sehingga dalam waktu tidak terlalu lama Provinsi Sultra

Kepulauan terbentuk,” kata Djeni Hasmar, yang juga adalah Ketua Forum Percepatan Pemekaran Provinsi Sultra. Djeni Hasmar juga kembali meyakinkan bahwa soal nama tidak persoalan lagi karena nama Provinsi Buton Raya telah bergeser ke Provinsi Sultra Kepulauan. Diakui, proses pemekaran yang diperjuangkan selama ini nama provinsi yang diusung adalah Provinsi Buton Raya, tetapi itu hanya proses. Finalisasinya nanti berdasarkan titik temu dari wilayah yang akan menjadi cakupan wilayah, dan kemudian disepakati dengan nama Provinsi Sultra Kepulauan. Keoptimisan Djeni Hasmar

akan mekarnya provinsi Sultra ini juga tidak lepas dari besarnya dukungan Gubernur Sultra, H Nur Alam SE untuk pemekaran provinsi. Dukungan gubernur itu tentu sangat penting, bukan saja untuk percepatan provinsi, tetapi juga untuk eksistensi provinsi baru, yang selama tiga tahun akan disubsidi oleh provinsi induk selama tiga tahun. “Kini proses perjuangan akan berlangsung mudah. Insyah Allah, adanya pergeseran nama yang berpengaruh pada cakupan wilayah ini, maka Provinsi Sultra Kepulauan akan segera terwujud disamping pemekaran sejumlah kabupaten di Sultra,” katanya.(wal)

8

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

Busyro Diminta Tidak Jadi Malin Kundang Jakarta, KP Pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas yang menginginkan pimpinan KPK tak lagi dipilih oleh DPR mendapatkan kecaman keras dari Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsy. Ia menilai manuver Busyro sebagai upaya mengutak-atik sistem hukum di Indonesia. “Pak Busyro sedang memanfaatkan sentimen publik untuk mengutak-atik sistem hukum kita. Jika kemarin menghindari persidangan dengan komite etik, kini ingin menghilangkan kewenangan DPR dalam memilih pimpinan KPK,” kata legislator yang akrab disapa Aboe, kemarin. Selain dinilai ingin mengutak-atik sistem hukum, pernyataan Busyro juga mendapat kecaman karena Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) ini dianggap lupa bahwa terpilihnya dia sebagai pimpinan KPK adalah atas kerja Komisi III DPR RI. “Semoga Pak Busryo tidak jadi Maling Kundang, kacang yang lupa kulitnya. Kami dulu yang memilih beliau dan mendudukkan beliau jadi Ketua KPK, sekarang malah ingin menghilangkan kewenangan kami,” cetusnya. Dalam aturan mengenai pemilihan pimpinan KPK, DPR melalui Komisi III memang mempunyai hak untuk memilih pimpinan KPK dari beberapa calon yang disodorkan hasil seleksi Panitia Seleksi dibawah komanda Menteri Hukum dan HAM. Jika ingin menghilangkan kewenangan DPR untuk memilih pimpinan KPK, maka harus dilakukan judicial review terhadap aturan tersebut kepada Mahkamah Konstitusi. “Saya persilahkan pak Busryo menempuh prosedur yang ada, bila ingin mengamputasi kewenangan DPR silahkan ajukan Judicial Review ke MK. Saya yakin beliau sangat paham mekanismenya, jangan

Pemda Tak Pahami Moratorium CPNS Jakarta, KP Meski pemerintah pusat telah melakukan sosialisasi tentang moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada seluruh sekretariat daerah dan BKD (Badan Kepegawaian Daerah), nyatanya masih banyak yang tidak paham dengan kebijakan tersebut. Ujung-ujungnya, para pejabat daerah baik eksekutif maupun legislatif jadi rajin mengunjungi BKN. “Memang banyak pejabat daerah yang datang ke sini. Umumnya mereka menanyakan tentang penerimaan

CPNS, pengangkatan honorer sampai moratorium. Khusus tentang moratorium, ternyata ada salah tafsir dari daerah. Mereka berpikir tidak akan ada lagi penerimaan CPNS,” tutur Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat, kemarin. Dikatakannya, moratorium harus dipahami dengan komprehensif. Artinya kebijakan ini tidak dimaknai sekadar penundaan penerimaan CPNS. “Rupanya banyak daerah yang belum paham kalau kebijakan moratorium penerimaan CPNS dilakukan untuk efisiensi belanja pegawai dalam alokasi

APBN. Di samping merupakan arahan presiden karena organisasi perangkat daerah tidak sesuai lagi dengan PP 41 Tahun 2007,” jelasnya. Meski harus menjelaskan hal berulang-ulang pada pejabat daerah, Tumpak mengaku, enjoy saja. “Ya hitung-hitung sosialisasi juga,” cetusnya. Dia berharap pejabat daerah baik BKD maupun anggota DPRD yang meminta informasi ke BKN, dapat menjelaskannya kepada pihak-pihak terkait. Agar tidak ada salah persepsi di kalangan masyarakat tentang moratorium.(esy)

Kinerja DPR Semakin Anjlok

NICK HANOATUBUN/RM

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas saat melayani para wartawan di Gedung KPK, Jakarta. asal melemparkan wacana KPK tidak akan lagi dipilih DPR,” tegas Aboe. Ditanya mengenai sikap Busyro yang terkesan reaktif terhadap DPR sejak kisruh pemeriksaan Banggar DPR oleh

KPK, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menduga Busyro sedang panik lantaran citranya di DPR kian menurun. “Bisa jadi, beliau sekarang sedang ketakutan, sebaba nama beliau tidak populer lagi di

DPR, sehingga khawatir nanti tidak terpilih jadi ketua KPK bila pemilihan dilakukan di DPR. Semoga beliau tabah akan keadaan ini dan tidak panik dan reaksioner seperti sekarang,” ujarnya.(tas)

Jakarta, KP Perjalanan DPR periode 20092014 sudah genap berusia dua tahun per 1 Oktober lalu. Bukannya semakin membaik dari tahun sebelumnya, kinerja DPR di tahun kedua ini, baik kinerja legislasi, anggaran, maupun pengawasan, justru semakin merosot. “Masih bisa dipahami kalau pada tahun pertama, kinerja DPR agak terpuruk. Soalnya, tahun pertama biasanya masih perlu penyesuaian dan belajar. Tapi, setelah melewati tahun kedua, kinerjanya malah semakin jeblok,” kritik Direktur Eksekutif Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian

Salang di kantornya, Jalan Matraman Raya, Jakarta, kemarin (9/10). Menurut Sebastian, fungsifungsi DPR memang berjalan. Tapi, tidak menghasilkan kinerja dan produk yang benar “benar memenuhi kepentingan publik. Ironisnya, lanjut dia, perilaku anggota DPR justru semakin menjauh dari kesan mengabdi kepada kepentingan dan aspirasi rakyat. “Kuatnya dugaan telah terjadi praktek mafia dan percaloan dalam proses anggaran, legislasi, dan pengawasan di Senayan semakin memperburuk wajah DPR,” katanya. Sebastian mencontohkan, dari aspek anggaran, DPR seo-

lah sengaja tidak kritis dan mendorong efisiensi. Alokasi anggaran yang disetujui DPR, hampir selalu lebih besar dari usul anggaran yang diajukan pemerintah. Gejala ini terlihat dengan kasat mata pada APBN tahun 2011. Pemerintah awalnya mengajukan anggaran belanja negara sebesar Rp 1.202 triliun. Alihalih berfikir efisiensi, DPR justru menyetujui anggaran dalam jumlah yang lebih besar, yakni Rp 1.229,5 triliun. “DPR menambah Rp 27,5 triliun dari yang diusulkan pemerintah,” kata Sebastian. Hal yang sama terjadi pada

Baca KINERJA di Hal. 2

Senin, 10 Oktober 2011

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Hukum Mati Gede Swastika ! 34 Reka Ulang Perjelas Pembantaian Sadis di Planet Elektronik

Suhartina, SH Laxmi Hj. Dawalyati Dachri (Lia)

siapa menyusul ?

57 Buku 100 Buku 31 Buku

Kendari, KP Sejenak, I Gede Swastika menghirup udara bebas di luar penjara. Akhir pekan lalu, pembunuh berdarah dingin yang menghabisi tiga nyawa keluarga pemilik Toko Planet Elektronik itu kembali ke lokasi tempatnya melakukan tindak kejahatan sadis tersebut. Oleh penyidik kepolisian, Gede di minta melakukan reka ulang perbuatannya. 34 adegan yang dilakoni pelaku akhirnya dengan jelas mendeskripsikan bagaimana Ia mulai merencanakan pembunuhan hingga mengeksekusi tiga korbannya, John Wijaya Kusuma, Inge Kwesty Setiady dan Natalia Wijaya Kusuma alias Lili. Semua berawal ketika I Gede Swastika masuk ke Ruko Planet Elektronik melalui atap pada 23 Agustus 2011, sekitar pukul 23.30 wita. Pelaku mencapai lantai atas dengan memanjat tembok Rumah Makan Purnama, ruko paling kiri dari deretan Planet Elektronik. Ia memanfaatkan daun ventilasi untuk berpijak hingga ke top floor. Dari situ, Gede menyeberang ke atap Bank Panin lalu ruko di sebelahnya. Kemudian, ia melintas ke RM Sulawesi dan Multi Media. Setelah itu, pelaku sampai ke atap ruko Planet Elektronik. Ia mencungkil

Baca HUKUM di Hal 10

977

buku mi !

—TERAS METRO—

DPRD Usul Pendirian Kantor Arsip SEJATINYA, peninggalan sejarah dan dokumen-dokumen penting daerah harus dijaga dan dilestarikan. Sebab jika hilang, tentu akan sulit untuk mencari tahu kondisi daerah kita pada zaman dahulu, termasuk arsip-arsip berharga dari para pimpinan daerah di masa lalu. Untuk itulah DPRD Kota Kendari mengusulkan pemnbangunan kantor arsip di metro ini. Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Harmina Andi Harmina Andi Baso Baso mengungkapkan, arsip atau dokumen dari waktu lampau itu sangat berharga. Baik yang berbentuk tulisan, rekaman, akta dan lainnya. ‘’ Perlu disimpan rapi tanpa harus dipindah-pindahkan karena ada arsip yang usianya puluhan tahun, dan tentunya itu rawan rusak. Saya usulkan kalau bisa Kota Kendari membangun gedung arsip. Memang, selama ini untuk menyimpan dokumen-dokumen berharga milik kota dititip di perpustakaan daerah. Meksipun di sana juga aman, tapi alangkah baiknya jika kita memiliki sendiri di kantor seperti itu. Bisa menjadi wadah penyimpanan arsip penting dan berharga milik daerah dari zaman lampau hingga saat ini, agar tidak hilang ataupun tercecer,” usul politisi Partai Demokrat itu saat pembahasan APBD-P Kota Kendari, akhir pekan lalu di Sekretariat DPRD. Menurutnya, hampir setiap SKPD ini pasti memiliki dokumen penting dan berharga yang tidak boleh dihilangkan. Jika Kota Kendari tidak memiliki gedung atau kantor yang representatif untuk menyimpan arsip-arsip tersebut, dikhawatirkan akan rusak atau tercecer. Hal-hal seperti itu yang ditakutkan mengurangi nilai historis daerah maupun data-data penting yang dimiliki pemerintah daerah. (fya/cok)

Suwarjono/KP

34 adegan yang diperlihatkan I Gede Swastika dalam rekonstruksi pembunuhan tiga korbannya di Roko Planet Elektronik beberapa waktu lalu. Tampak cara pelaku menghabisi nyawa mantan bosnya, John Wijaya Kusuma dan selanjutnya Inge Kwesty Setiady dan Natalia Wijaya Kusuma alias Lili.

Polisi Kawal Agenda Pilkada Kendari, KP Hasil keputusan MK terkait sengketa Pilkada Buton beberapa waktu lalu adalah dilakukannya pemungutan suara ulang. Putusan tersebut diindikasikan rawan terhadap munculnya

konflik baru di lingkungan sosial. Pihak kepolisian pun tak ingin kecolongan dan memutuskan mempersiapkan personil untuk mengoptimalkan pengamanan di Kabupaten Buton. Kapolda Sultra, Brigjen (Pol) Sigit

Sudarmanto mengatakan, keputusan MK itu adalah final. “ Kita hormati keputusan itu. Polres Buton nantinya akan diback up Polda Sultra untuk siap mengamankan Pilkada. Kita tunggu kapan pelaksanaannya,” terang Sigit

Sudarmanto. Kapolda berjanji akan mengawal Pemilukada itu mulai dari tahap awal hingga tuntasnya agar mencegah ter-

Baca KAWAL di Hal 11

Tiap Warga Produksi Sampah 896 Kubik Sehari Kendari, KP Dinas Kebersihan Kota Kendari harus terus bekerja ekstra untuk membersihkan otorita Metro Kendari. Perkembangan kota saat ini membuat produksi sampah juga kian meningkat. Bahkan kini setiap penduduk ‘’m enghasilkan’’menghasilkan 896 meter kubuk sampah. Itu belum

Baca SAMPAH di Hal 11 Suwarjono/KP

Seorang pemulung terlihat giat mengais rejeki dengan mengumpulkan sampah di tepi teluk Kendari. Perkembangan kota membuat produksi limbah juga terus meningkat

Metro

10

Kendari Pos | Senin, 10 Oktober 2011

Maksimalkan PAD Pantai Nambo

Kawasan pemukiman nelayan di wilayah pesisir Kecamatan Abeli yang kian dipadati warga.

Ruslan/KP

Lakukan 34 Adegan Rekonstruksi Hukum... salah satu atap dan masuk ke ruangan lantai III melalui celah plafon (lubang angin) yang ada di kamar pembantu. Pelaku ternyata ketiduran di Ruko Planet Elektronik. Khawatir ketahuan jika keluar siang, Gede pun memutuskan untuk tinggal seharian di ruko tersebut. Ia bersembunyi di plafon salah satu ruangan hingga tidak ketahuan saat atap yang di rusaknya diperbaiki kembali (sore hari sebelum pembunuhan). Pada malam pembunuhan, I Gede Swastika bersembunyi di salah satu sudut ruangan. Ia berusaha menutupi diri agar tidak ketahuan dengan menggunakan topeng. Namun, korban Jhon mulai curiga jika ada orang yang menyelinap di

rumahnya. Saat itulah John dieksekusi oleh Swastika dengan tikaman bertubitubi di lantai III. Swastika melakukan eksekusi tersebut sekitar pukul 23.30 wita, 24 Agustus 2011. Setelah membunuh John, Gede memburu Inge Kwesty (istri John) di lantai dua. Saat berusaha berteriak minta tolong di jendela lantai dua, Inge pun dieksekusi pelaku dengan 14 kali tikaman di tubuhnya. Tiba-tiba Natalia (anak John) datang dan melihat ibunya ditikam. Natalia tanpa berpikir panjang berusaha memukul Gede. Namun perlawanannya tak bisa melumpuhkan pelaku. Malah, Swastika berbalik dan menghabisi juga nyawa Natalia. Usai dibunuh, Natalia dan ibunya ‘’ditumpuk’’ di belakang pintu salah satu ruangan lantai II. Kasatreskrim Polres Kendari, AKP

Irwan Andi Purnawan mengatakan, rekonstruksi ini dilakukan untuk memperjelas kejadian tindak pidana pembunuhan yang dilakukan I Gede Swastika terhadap pemilik Toko Planet Elektronik Kendari. Sebanyak 34 adegan masing-masing dilaksanakan dilokasi pembunuhan. “ Korban diberikan peran pengganti. Semua berjalan lancar, tertib dan aman. Pihak keluarga korban sangat kooperatif dan tidak melakukan upaya pelampiasan kemarahan dalam rekonstruksi ini. Pelaksanaan reka ulang telah dipersiapkan beberapa hari sebelumnya untuk memperjelas dan membantu jaksa nantinya di persidangan,” jelas Irwan usai agenda tersebut. Keluarga korban, Yaksin Isamu alias Jack mengungkapkan, pihaknya tidak pernah menyangka jika I Gede Swastika

melakukan perbuatan seperti itu. Namun, musibah tersebut telah menimpa keluarganya dan telah terjadi. Ia hanya berharap hukum bisa ditegakkan seadil dan seberat-beratnya. “ Kami sangat kehilangan keluarga karena tiga nyawa sekaligus. I Gede Swastika memang mantan kawayan disini. Selama bekerja, perilaku yang ditunjukkan itu normatif saja. Makanya kami syok dan tidak pernah menyangka jika ia melakukan semua ini,” ungkap Jack. Dalam kasus tersebut, penyidik mengenakan pasal 340 KUHP junto 338 KUHP junto pasal 365 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan terhadap I Gede Swastika. Ancaman hukuman maksimal yakni hukuman mati atau kurungan penjara seumur hidup. (aka/cok)

Kendari, KP Salah satu destinasi wisata di Kota Kendari adalah Pantai Nambo. Secara perlahan, penataan kawasan rekreasi itu terus dioptimalkan. Namun, Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispora) Kota Kendari sebagai pengelola zona tersebut tetap diminta memaksimalkan penataan pantai itu agar mampu menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) yang lebih besar bagi daerah. Sekretaris Komisi II DPRD Kota Kendari, Chulafaau Rasyidin mengakui bila Pantai Nambo memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Selain letaknya yang strategis karena tidak terlalu jauh dari pusat kota, kawasan perairan itu pun memiliki pemandangan yang cukup indah. Potensi-potensi seperti itulah yang bisa dimanfaatkan Dispora untuk meningkatkan pendapatan melalui retribusi pengunjung yang datang berwisata. “ Dispora sebenarnya bisa memperoleh PAD yang maksimal, jika mengelola pantai Nambo dengan baik. Diakhir pekan, biasanya pantai itu ramai dikunjungi warga. Jika momen tersebut mampu dimanfaatkan, saya rasa PAD yang ditargetkan bisa tercapai,” ungkap legislator PKS itu, akhir pekan lalu. Untuk mengelola obyek wisata menurut Chulafaau memang tak boleh dilakukan setengah hati. Fokus dan optimal melakukan pengelolaan tentunya akan menghasilkan sesuatu yang maksimal. ‘’ Kalau hanya dibiarkan seperti itu, jangan harap bisa mencapai target. Jadi harus ada keseriusan untuk melakukan pemanfaatan obyek-obyek yang dianggap potensial,’’ harapnya. (fya/cok)

Metro

Kendari Pos | Senin, 10 Oktober 2011

Dinas Kebersihan Mengangkut 268 Meter Kubik per Hari Sampah... termasuk sampah sisa industri, sampah pasar dan dari pusat perbelanjaan. Jumlah di atas barulah sampah domestik rumah tangga yang dihasilkan 256 ribu jiwa penduduk di dalam kota Kendari. “ Produksi sampah kita memang cukup tinggi. Dari anak-anak hingga orang dewasa, semuanya sudah memproduksi sampah. Makanya jangan heran kalau Dinas Kebersihan juga kadang kewalahan mengangkut sampah pada momen-monet tertentu. Sebab biasanya produksi sampah lebih meningkat dari yang dirata-ratakan perharinya,” ungkap Kabag Humas Pemkot Kendari, Trikora Irianto. Menurutnya, sampah yang tersebar di beberapa sudut kota Kendari ternyata tak semuanya bisa diangkut Dinas Kebersihan. Para pasukan kuning, hanya mampu mengangkut 268 meter kubik sampah perhari, atau sekitar 30 persen dari total volume yang ada. Sedangkan sisanya, diangkut pemulung sekitar 100 meter kubik dan selebihnya dimusnahkan manual oleh warga, baik dengan membakar, menutup dalam lubang maupun membuangnya ke sungai. Mantan Kabag Ortala Kota Kendari itu mengaku, ketidakmampuan Dinas Kebersihan melakukan pengangkutan sampah secara menyeluruh bukan karena kekurangan armada pengakut sampah. Namun beberapa wara memang memilih untuk melakukan pemusnahan sendiri dengan cara-cara tradisional, terlebih bagi mereka yang tinggal diperkampungan, atau yang belum dijangkau armada sampah. Pemusnahan secara manual dianggap lebih mudah, ketimbang harus menunggu datangnya petugas kebersihan. (fya/cok)

Suwarjono/KP

Atraksi beladiri yang diperagakan para prajurit Tentara Nasional Indonesia saat gelaran HUT ke-66 TNI 5 Oktober lalu di arena eks MTQ Square.

11

Polri Siap Amankan Pilkada Buton Kawal... jadinya penyimpangan berulang. “ Untuk itu kami akan bekerjasama dengan KPU Provinsi Sultra. Akan kita awasi dan kawal sehingga tahapan berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada. Polri siap dengan segala resiko untuk mengamanakan Pilkada Buton,” ungkapnya. Selain itu, tahun 2012 mendatang, di Sultra tercatat akan ada lima agenda pemilihan umum kepala daerah. Ini diakui akan menjadi kerja ekstra kepolisian. “ Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, mari songsong pesta demokrasi ini dengan penuh sukacita. Kita berharap semua berjalan tertib, aman dan tenang, sehingga semua aktivitas yang berkaitan dengan Pilkada ini tidak ada gangguan apapun,” harap Sigit Sudarmanto. Polri didukung dengan kekuatan TNI siap melakukan pengamanan Pilkada. Dua pertiga dari jumlah keseluruhan personil baik langsung maupun tak langsung akan disiagakan. “Kami sudah mengajukan rencana pengamanan seluruh Pilkada kepada gubernur Sultra. Tergantung mekanismenya, kita tunggu bersama,” pungkasnya. (aka/cok)

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

Hiburan

Mulai “Cantik” saat Kuliah KALAU melihat sosok Maria Selena sekarang, terlihat sekali bahwa dia memiliki kepribadian yang lemah lembut. Pembawaannya kalem cenderung pemalu. Cara berbicaranya pelan dan tenang. Cukup heran juga ketika Choki Sitohang dan Nadia Mulia yang menjadi pembawa acara malam final PPI 2011 menyebut Selena adalah atlet basket. Olahraga yang menuntut pemainnya untuk tangkas di lapangan. “Ya, memang dulu saya tomboi sekali. Cuek orangnya. Nggak pernah peduli sama penampilan. Sukanya memang olahraga. Tenis, renang, basket. Tapi, yang ditekuni sampai sekarang basket,” ungkapnya. Sampai masuk kuliah, perempuan yang hobi memasak itu masih tomboi. Namun, ketika sudah tingkat dua, tiba-

tiba dia mulai tergiur untuk tampil cantik. Dia juga menyatakan tidak mengetahui persis apa yang membuatnya ingin tampil feminin. Setelah sedikit demi sedikit jadi feminin itulah, banyak teman yang mendukungnya mengikuti modeling. Apalagi postur tubuh Selena menunjang. Ramping dan tinggi. Cuma, perempuan yang suka bermain piano tersebut tidak terlalu menanggapi. Dia memang beberapa kali menjadi model, tetapi itu karena membantu teman. “Saya tidak pernah menekuninya secara profesional,” imbuhnya. Selena mengikuti kontes kecantikan yang pertama juga gara-gara teman. Dia ternyata didaftarkan mengikuti pemilihan Abang None Jakarta. Tidak ada niat dan persia-

13

Pemilihan Miss Nattaya 2011

Maria Selena pan sama sekali dari diri sendiri. Maka, seperti yang dia bilang, itu dijalani dengan setengah-setengah. Nah, kalau untuk PPI, Selena sendiri yang berniat untuk mendaftarkan diri. “Ibu saya juga mendukung. Dia bilang ingin anaknya jadi Putri Indonesia,” katanya. (jpnn/lia)

Kendari, KP Tahun ini, Nattaya Salon akan mengagendakan Pemilihan Putri Nattaya 2011. Program yang dilaksanakan atas kerjasama pihak Nattaya Salon dengan Kreasindo Entertaintment School tersebut akan dimulai tanggal 6 November. “Acara tersebut kami suguhkan dengan tujuan untuk mendukung Program Bahteramas. Selain itu mencari icon Salon Nattaya. karena peserta terpilih akan kami kontrak selama satu tahun, serta menyediakan wadah bagi remaja Putri Sulawesi Tenggara untuk mengapresiasikan diri di bidang entertainment,” kata Hernina P Purba. Dalam event tersebut, kategori peserta meliputi anak-anak usia 6 s.d 11 tahun, pra remaja usia 12 s.d 16 tahun, dan remaja usia 17 s.d 25 Tahun. Dengan syarat, tidak cacat fisik dan mental, menunjukan struk pembayaran Nattaya Salon, dan uang pendaftaran Rp50 ribu. Selain itu mengisi formulir pendaftaran Miss Nattaya 2011 Harian Kendari Pos, serta bersedia di kontrak eksklusif selama 1 tahun oleh Nattaya Salon. Namun tahap seleksi hanya berlaku untuk kategori remaja. Tahap awal atau penyaringan hanya akan diambil 300 peserta kategori Remaja se-Sultra. Mereka akan mengikuti seleksi wawancara. dari seleksi tersebut akan dimabil 50 peserta terbaik yang akan maju di babak semifinal. “Seleksi ini akan kami laksanakan di Kreasindo Entertainment School Kendari. Dan hasilnya

akan kami umumkan pada (09/10),” kata pemilik Nattaya Salon itu. Selanjutnya, dalam tahap kedua seluruh peserta dari tiga kategori tersebut akan mengikuti pelatihan modelling class. Tahapan yang akan mereka lalui seperti pembekalan cara jalan di catwalk, pose, make up, hair do dan costume. Tahap semifinal yang akan dilaksanakan pada (12/11) di aula Graha Pena Kendari Pos, meliputi pemilihan Miss Nattaya, runer Up I, II, the best costume dan fotogenic untuk kategori pra remaja dan kategori anak-anak. Sementara itu, peserta kategori remaja akan di seleksi menjadi 20 finalis. Mereka akan dinilai berdasarkan performance on stage, costume, dan make up & hair do. Pada tahap 4 para finalis akan mengadakan breafing. Kegiatan mereka antara lain feeting costum dari pihak Dekranas Kota/Propinsi, feeting drescode gaun malam grand final dari pihak Toko Tenun Mahkota. Sementara pada tahap akhir, finalis akan dipilih menjadi enam kategori juara, yaitu Miss Nataya 2011, runer up I, II, juara favorite, fotogenic, dan the best talent. Sedangkan untuk Miss Nattaya terpilih akan mendapatkan beasiswa pendidikan di Kreasindo Entertainment School. “Malam penganugerahan Miss Nattaya Salon akan kami laksanakan di salah satu hotel Kendari pada (22/10),” kata Project Director Kreasindo Entertaintment School, Kurnia Ningsih S.E. (p1)

Salah satu Model Nattaya Salon.

Edukasi

14

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

RSBI se-Sulawesi MoU Sister School ULFAH/KP

Suasana donor darah di Labkesdu STIK Avicenna Kendari.

Labkesdu dan BEM STIK Avicenna Donor Darah Kendari,KP Bergerak di bidang pelayanan praktikum kepada mahasiswa, laboratorium kesehatan terpadu (Labkesdu) STIK Avicenna Kendari, senantiasa berupaya meningkatkan mutu tenaga laboran dan sarana penunjangnya. Tidak hanya itu, pihak laboratorium juga senantiasa melakukan kegiatan, untuk semakin memfamiliarkan fungsinya. “Upaya memperkenalkan keberadaan Labkesdu kepada masyarakat luas, karena dapat digunakan sebagai tempat praktikum masyarakat di bidang kesehatan. Kami pun senantiasa melakukan aksi kemanusiaan donor darah dengan bekerja sama PMI Sultra,” terang Kepala Labkesdu STIK Avicenna Kendari, Jafriati Jazuli S.Si., M.Si. Sehubungan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIK Avicenna juga memiliki program kerja serupa, kata dia, pihaknya melibatkan BEM merangkul para mahasiswa dan masyarakat pendonor, agar mau menyumbangkan bagi kehidupan orang lain. “Sesuai tema yang diangkat berbagi darah untuk sehat, kami berharap dapat membiasakan mahasiswa untuk intens donor darah. Apalagi PMI Sultra selalu kekurangan stok darah, sehingga kami ingin berpartisipasi menyediakan stok darah tersebut,” ungkapnya. Senada dengan itu Ketua BEM STIK Avicenna Kendari, Suhendra didampingi Ketua Panitia, Fitria Anita mengatakan untuk program kerja aksi sosial BEM periode 2011/2012, dipilih donor darah dan sunatan massal. “Awalnya ditargetkan akan terkumpul 50 kantong darah dari pukul 08.30 s.d 12.00 wita, Alhamdulilah over target pasalnya baru pukul 11.30 wita darah telah terkumpul hingga 76 kantong,” kata Suhendra. Ke depannya, akan melaksanakan sunatan massal, karena selain merupakan program kerja, melalui sunatan massal para mahasiswa juga dapat melihat langsung praktik ilmu kesehatan yang telah dipelajari selama ini. “Sunatan massal akan kami lakukan satu bulan dari sekarang, dan diperuntukan masyarakat kurang mampu. Segala sesuatu mulai kami persiapkan dari sekarang, tentunya tetap berkoordinasi dengan Labkesdu,” kata mahasiswa S1 keperawatan ini. (fas)

Kendari,KP Langkah evaluasi upaya penjajakan sister school selama ini yang dilakukan RSBI se-Sulawesi, bulan September lalu di Manado, sebanyak 18 RSBI seSulawesi mengelat pertemuan dengan dihadiri Dirjen Dikdas Kemendiknas RI. “Dalam pertemuan tersebut didiskusikan evaluasi dan peningkatan capaian yang telah ada, dan salah satu hasilnya yaitu menjalin kemitraan sister school dengan Universitas Negeri Makassar (UNM). Dengan demikian, tidak ada lagi RSBI yang menyusun hingga mencari mitra sister school secara sendiri-sendiri, pasalnya 18 RBI se-Sulawesi telah MoU dengan UNM,” terang Kepala RSBI SMPN 1 Kendari, Mahdin SPd MPd. Alasan 18 RSBI memilih UNM menjadi pembimbing jelasnya karena UNM memiliki sister school di

China dan 18 RSBI se-Sulawesi bersepakat untuk menjajaki China. Setelah dibandingkan dengan negara maju lainnya, China memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Indonesia. Salah satu kesamaan, jumlah kelas dan muridnya banyak, sedangkan di negara lain seperti di Australia dan Amerika hanya belasan siswa per kelas. “Selain itu perkembangan ekonomi China saat ini sangat mengagumkan, dan dari segi budaya lebih mudah membaur. Di China banyak warga Indonesia juga merupakan keturunan. Apalagi sister school dipilih berdasarkan kesamaan potensi lokal,” jelasnya. Mengenai action menjajaki sister school di China, tutur alumni S2 Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Malang (UM) ini segera dialakukan.Pada bulan 11 akan dilakukan pertemuan kembali para kepala RSBI se-Sulawesi, sebagai

Juara I OSN Pertamina Siap ke Tingkat Nasional Kendari, KP Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, kini terpilih empat utusan mahasiswa Sultra yang akan mengikuti OSN MIPA di tingkat nasional. Seluruh tahapan seleksi yang dilaksanakan di FMIPA Unhalu itu telah memutuskan beberapa pemenang dari empat cabang lomba, yaitu fisika, kimia, matematika, dan biologi. Untuk cabang fisika, juara pertama disabet Irwan Saputra, juara II Misnayanti, dan juara III Febrianti. Cabang Kimia juara I diraih oleh Agung Wibawa, II Nuraisyah, dan juara III Sudarman R. Sementara untuk matematika juara I Riski Israyana, juar III Ika Siskawati, dan cabang biologi juara I Syarni Tala, juara II Siti Mudzalifah, dan juara III La Ode Imba. “Dari beberapa kategori juara tersebut hanya juara I yang akan mengikuti perjalanan selanjutnya di Jakarta pada 1 s.d 4 November. Mereka akan bertanding melawan peserta dari 36 perguruan tinggi seIndonesia,” ujar PIC OSN Pertamina 2011, Dr. La Ode Ngkoimani, M.Si. Ia menambahkan, tahun ini akan lebih memaksimalkan para utusan Sultra mengikuti pembimbingan. Selama ini belum ada utusan Sultra yang mam-

pu meraih juara di tingkat nasional. Para pembimbing yang bertugas memberikan pemantapan tersebut merupakan tenaga pendidik pilihan di lingkup Unhalu. Seperti diketahui, OSN Pertamina merupakan ajang kompetensi tingkat nasional yang yang dikhususkan bagi mahasiswa perguruan tinggi di seluruh Indonesia. (p1)

kelanjutan hasil komunikasi dengan UNM. “Dalam pertemuan tersebut, saya juga menemukan perbandingan RSBI di Sultra dengan daerah lainnya yaitu komitmen pemda. RSBI daerah lain khususnya di Pulau Jawa, anggarannya telah diplot dalam APBD. Berarti pemdanya peduli terhadap pendidikan,” tuturnya. Kalau pun pemerintah mengaku kekurangan dana tandasnya tentunya perlu dibicarakan secara bersama untuk dicarikan solusi. Pemerintah harus tetap membantu dana meskipun terbatas, yaitu melalui pemberian bantuan rutin. Meskipun dalam amanah UU, tanggung jawab pendidikan tidak hanya menjadi tugas pemerintah dan sekolah, tetapi juga masyarakat atau orang tua siswa. “Untuk sarana prasarana di Sultra dibanding daerah Sulawesi lainnya, sudah cukup memadai, sehingga butuh peningkatan SDM-nya saja,” tandasnya sambil merinci RSBI di Sultra yaitu SPMN 1 Kendari, SMPN 2 Unaaha dan SMPN 2 Kolaka. (fas)

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

YBH Ciptakan Alumni Siap Kerja Kendari, KP Sebanyak 145 mahasiswa Yayasan Bina Husada (YBH) Kendari yang mengikuti wisuda yang diselenggarakan di salah satu hotel ternama di Kendari, Sabtu (8/10). Mereka yang mengikuti prosesi akhir studi tersebut terdiri dari mahasiswa diploma III prodi farmasi, analisis kesehatan dan analis kesehatan gigi. Mereka yang telah resmi menyandang gelar ahli madya tersebut, telah dibekali ilmu sesuai bidangnya masing-masing. Termasuk telah melalui praktik kerja lapangan di sejumlah rumah sakit, poltekes, apotek dan BPOM ternama di Indonesia. Upaya kampus memaksimalkan praktikum bagi mahasiswa, sehingga tak heran bila alumni YBH siap bersaing memperoleh kerja baik lokal maupun nasional. Demikian disampaikan Direktur Farmasi, Dra Fransisca Pandean, Apt. Katanya, alumni yang dihasilkan selalu terserap kerja 100 persen karena ilmu kesehatan yang mereka peroleh sangat dibutuhkan dalam rangka membangun kemajuan daerah/negara di bidang kesehatan. Sama yang disampaikan H Ones Balaka, Ketua YBH Kendari. Menurutnya, keberhasilan lembaga membuktikan adanya kerjasama yang baik antara direktur, mahasiswa, orang tua wali dan Pemda Sultra. “Harapan kami, alumni bisa mengaplikasikan keterampilan ilmu yang

mereka peroleh untuk membangun Sultra khususnya di bidang kesehatan. Para alumni jangan terlena atas apa yang diperoleh hari ini, justru perjuangan selanjutnya adalah berusaha untuk memperoleh kerja baik di instansi pemerintah maupun swasta,” ujarya. Sementara itu, Prof Dr Basri Wello, Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi menyampaikan bahwa alumni YHB tidak punya saingan di Sultra dalam rangka memperoleh pekerjaan. Mengingat profesi yang mereka unik dan spesial. “Saya yakin tidak ada yang nganggur kecuali kalau mereka malas. Ini luar biasa karena di Sulawesi baru empat perguruan tinggi yang membuka tiga prodi yang sama dibuka YBH,” tambahnya. Hanya untuk menjadi terampil dan profesional di bidangnya, lanjut Basri, alumni tidak sekadar didukung kemampuan akademik dan kompetensi. Tak kalah pentingnya adalah mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan. “Jangan hanya tahu teori tanpa mengetahui implementasi ilmu serta orang profesional mesti didukung integritas pribadi, yakni kemampuan seseorang untuk berkata dan melaksanakan apa yang diucapkan tersebut. Saya yakin insya Allah alumni YBH bisa membuktikan itu,” pungkasnya di hadapan wisudawan, orang tua wisudawan serta Asisten II Setda Pemprov Sultra yang mewakili Gubernur Sultra. (lia)

Edukasi

15

SMKN 4 Kendari Juara Debat Kendari,KP Semangat belajar dan pengalaman mengikuti lomba serupa sewaktu masih duduk di bangku SMP menjadi guru yang baik di jenjang pendidikan menengah. Para siswa utusan SMKN 4 Kendari berhasil menjadi juara pertama dan kedua pada lomba debat Bahasa Inggris yang diselenggarakan Dinas Diknas Kota Kendari. “Walau pembinaan cukup singkat. Hanya dua hari, tetapi kami mampu membuktikan diri menjadi pemenang. Apalagi swaktu duduk di bangku SMPN 7 Kendari, saya pernah mengikuti lomba serupa,” ujar sang juara SMKN 4 Kendari, Abdul Ria Balada. Senada dengan itu, juru bicara juara kedua SMKN 4 Kendari, Muh Syapril Nur Munto menuturkan, pembimbingan kilat selama dua hari sangat membantu. Muh Syapril dan kedua rekan lainnya dalam menghadapi lomba debat Bahasa Inggris tersebut. “Ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba Bahasa Inggris, tetapi telah bebuah kemenangan yang cukup

ULFAH/KP

Para siswa SMKN 4 Kendari pemenang lomba debat bahasa Inggris berpose bersama guru pembimbing.

membangggakan. Karena itu setelah lomba ini saya berjanji untuk belajar Bahasa Inggris lebih giat lagi, agar kembali menjadi juara pada lomba serupa di tahun depan,” tutur Syapril. Sementara itu Guru Pembimbing Lomba Debat Bahasa Inggris SMKN 4 Kendari, W Syuhida SPd MPd mengatakan melihat potensi yang dimiliki para siswa, ke depan akan kembali mengaktifkan English Club SMKN 4 Kendari. “Dengan sedikit bimbingan tentang cara speaking dan mempertahankan argumen, para siswa berpotensi tersebut telah berhasil membuktikan kualitas bahasa Inggrisnya. Keberadaan wadah English Club bagi perkembangan bahasa Inggris mereka di luar jam belajar, sangat dibutuhkan,” kata Syuhida sambil merinci jika para pemenang lomba tersebut merupakan siswa kelas X dan berhasil unggul dari 8 SMK se-Kota Kendari. Untuk diketahui pada 2010 lalu SMKN 4 Kendari juga berhasil menjadi juara 2 dan 3, dan tahun 2011 ini meningkat menjadi juara 1 dan 2, serta berhak akan piala dan uang pembinaan. (fas)

Meski Seratus Persen, Belum Tentu Sekolah Gratis Jakarta, KP Rencana kenaikan besaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) periode 2012 sehingga menutup seratus persen biaya operasional siswa, tinggal menunggu digedok DPR. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengingatkan masyarakat, meski menambal seratus persen biaya operasional, tidak ada jaminan tahun depan sekolah gratis. Kabar tentang biaya pendidikan ini disampaikan oleh Kepala

Pusat Informasi dan Humas (Kapus PIH) Kemendiknas Ibnu Hamad. Dia menjelaskan, besaran dana BOS tahun depan meningkat tajam. Rinciannya, untuk siswa tingkat SD nominal dana BOS 2012 adalah Rp 580 ribu per siswa per bulan. Sedangkan untuk siswa SMP adalah Rp 710 ribu per siswa per bulan. Secara nasional, anggaran untuk dana BOS mencapai 23,594 triliun. “Dari hitungan kami, dana yang dikucurkan ini sudah mencakup

seratus persen biaya operasional,” tutur Ibnu. Sebagai perbandingan, dana BOS tahun ini hanya menambal sekitar 68 persen biaya operasional sekolah untuk melayani para siswanya. Namun, meskipun tahun depan dana BOS sudah menambal 100 persen biaya operasional, Ibnu menuturkan Kemendiknas belum berani menjamin ada pendidikan gratis untuk tingkat SD dan SMP. Sebab, kata Ibnu, dalam dunia pendidikan itu ada tiga jenis bi-

aya. Selain biaya operasional, juga ada biaya investasi dan biaya pribadi. Nah, dua jenis biaya ini tidak ditalangi dana BOS. Sehingga, berpotensi tetap menjadi beban siswa. Ibnu menuturkan, biaya investasi adalah biaya yang dibutuhkan sekolah untuk mengembangkan sarana pendidikan. Misalnya menambah gedung baru atau bahkan memperlebar area sekolah. Dalam aturannya, dana BOS tidak boleh digunakan untuk membangun ruang sekolah baru. (jpnn)

KOMUNIKASI BISNIS

16

Avrist Dukung Bakti Sosial HUT IDI ke-61 Tahun Terpusat di Kelurahan Bungku Toko, Kendari DALAM rangka memperingati HUT IDI (Ikatan Dokter Indonesia) ke-61, pengurus IDI Sultra kemarin (9/10) menghelat bakti sosial yang terpusat di Kelurahan Bungku Toko, Kendari, dengan melaksanakan sunatan massal gratis kepada lebih dari 100 anak, pengobatan massal penyakit dalam, mata, THT, kulit kelamin, dan umum. Selain itu, pemeriksaan golongan darah, dan pemasangan implant. Dalam kegiatan ini, IDI Sultra menerjunkan langsung sebanyak 50 dokter umum dan spesialis dibantu oleh puluhan tenaga medis. Ketua IDI Sultra, Dr Hj Andi Hasnah Suaib, Sp.An mengatakan, dalam kegiatan ini animo masyarakat sangat besar, ini terlihat dari jumlah pasien yang melampaui target, “ apresiasi

Walikota Kendari Berpose bersama pengurus IDI Sultra memperingat HUT IDI, kami rutin melaksanakan bakti sosial yang bertujuan sangat sederhana yakni membantu penderitaan masyarakatyangmembutuhkan pertolongan medis,” ungkapnya Dalam kegiatan ini, juga dimeriahkan oleh salah satu sponsor

pendukung yakni PT Avrist Assurance cabang Kendari. Perusahaan asuransi terkemuka ini berpartisipasi langsung dengan membekali para dokter seragam dan menyumbang perlengkapan peserta sunatan massal. Avrist adalah perusa-

haan asuransi jiwa dengan pengalaman lebih dari 36 tahun dalam menyediakan produk dan layanan bagi nasabah dan mitra bisnis untuk kebutuhan asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan kecelakaan diri, serta asuransi jiwa kredit dan perencanaan hari tua. Reputasi Avrist dibangun di atas dasar kekuatan finansial yang solid, serta semangat dan sejarah panjangnya sebagai pelopor di industri asuransi jiwa. Didukung lebih dari 1 juta nasabah, Avrist berkomitmen untuk memajukan kehidupan gemilang yang bermakna bagi khalayak (karyawan, mitra bisnis dan nasabah). Sepanjang tahun fiskal 2008, Avrist telah membayar lebih dari 15.628 klaim yang terdiri dari klaim kecelakaan, rawat inap, kematian dan penyakit kritis dengan nilai total kurang-lebih Rp 100 milyar. Avrist Kendari beralamat di Jl MT Haryono No.87 Kendari telp: 0401-3900518. (adv)

Rolling Needle, Cara Cepat Peremajaan Kulit Al-Ishlah Oriental Medical Clinic APAKAH kulit anda bermasalah? nampak bekas jerawat, bekas luka, flek, atau wajah anda terlihat kasar? semua bisa diatasi dengan mencoba perawatan Rolling Needle di Al-Ishlah Oriental Medical Clinic. Rolling Needle adalah teknologi terbaru cara cepat peremajaan kulit untuk mengatasi semua problem wajah, yang bekerja dengan

cara merusak jaringan kulit yang bermasalah sehingga tubuh segera membentuk jaringan baru didaerah wajah yang rusak.

Terapi Rolling Needle cocok untuk semua jenis kulit dan tidak merusak wajah. Dalam proses ini, juga dilakukan pemberian serum untuk membentuk sel baru yang lebih cepat dan berfungsi mengencangkan wajah anda. Dengan melakukan terapi Rolling Needle 3 hingga 5 kali (cukup sekali sebulan) kulit anda akan kembali sempurna. Kunjungi langsung Al-Ishlah Oriental Medical Clinic di Jl. Jend AH Nasutinon (poros pasar baru-Anduonohu) Kendari Telp: 0401-3196576. (adv)

Jual 600 Tanah Kavling, Rp. 200.000/bulan, 0% Bunga Buruan Sebelum Habis, Lokasi Lepolepo - Kota Kendari DENGAN Motto ‘’ Mutu Untuk Anda` dan berbekal sistem manejerial sederhana, CV WIRA DWIPA selaku pengembang perumahan yang merintis penjualan tanah Kavling siap bangun pertama di Kota Kendari, kini kembali memasarkan 600 tanah Kavling yang berlokas di Lepolepo Baruga-Kendari. Lokasi strategis tengah kota atau tepatnya berada di depan Polres Kendari. Ukuran tanah kavling 10 x 20 m, kredit 0% bunga dengan angsuran hanya Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu perbulan, sangat cocok untuk investasi atau langsung anda bangun. Ditempat ini, sistem pemetaan Kavling ditata oleh tenaga arsitek dan survey dari IKIP Malang menggunakan alat berat. Tahap pertama telah laku 300 Kavling hanya dalam jangka waktu 15 hari, buruan sebelum habis. Dan November 2011, CV WIRA DWIPA akan me-lounching “PERUMAHAN PESANAN” bagi yang sudah memiliki kavling ditempat ini bisa melanjutkan memesan rumah dengan angsuran Rp 300ribu - Rp 500ribu/Perbulan (0% Bunga sampai lunas) untuk semua type dengan Fasilitas Istimewa: Garansi bangunan 3 tahun, bebas memilih bentuk rumah, bebas memilih warna cat dan tegel, dan gratis pagar depan. Ditempat ini dilengkapi lokasi sarana umum seperti, sarana olah raga, pendidikan, rumah ibadah, taman-

EMAS akan semakin diburu investor ditengah kekhawatiran bom waktu krisis di Eropa, karena potensi default utang Yunani. Bahkan hingga akhir tahun, emas diperkirakan dapat mencapai level US$ 2.000/ounce. Kenaikan emas belum akan berakhir, bahkan masih terbang lebih tinggi. Logam mulia favorit investor bisa menuju US$ 2.000 per ounce sampai akhir tahun. Tercatat kenaikan harga emas telah terlihat meningkat sejak awal Agustus 2011, terdorong oleh penurunan rating utang AS oleh Standard & Poors (S&P) dari AAA

menjadi AA+. Menyikapi hal ini Pegadaian pun menyesuaikan Standar Taksiran Logam (STL) dengan harga emas saat ini sehingga diharapkan nasabah dapat meningkatkan jumlah uang pinjaman untuk memenuhi kebutuhannya. Dengan meningkatnya taksiran harga emas di Pegadaian, transaksi nasabah yang ingin menggadai emas pun turut mengalami kenaikan, dan hal ini juga mendorong nilai pinjaman yang akan didapatkan nasabah. Diharapkan masyarakat tidak terburu-buru menjual emas karena biasanya akan sulit untuk membeli emas lagi dengan kondisi sekarang ini. Dan bagi masyarakat yang

Untuk Semua Pelanggan Telkomsel

Terlengkap dan Paling Ekonomis ingin berinvestasi emas dalam bentuk logam mulia dapat menghubungi KantorKantor Cabang Pegadaian terdekat. (adv)

tas Rp 100 Ribu akan mendaptkan ‘Gratis Voucher‘ yang bisa ditukar dengan Martabak Bandung mapun Terang Bulan Spesial khas Bandung. Voucher ini dapat ditukar dilseluruh outlet Martabak Bandung Bang Awal yang berlokasi di depan RM. Srikandi, depan Bank Panin, dan samping Bharata Saranani. RM Srikandi juga menerima pesanan untuk acara-acara tertentu seperti; nasi tumpeng, aneka prasmanan, acara tasyakuran, meeting, serta melayani ketring untuk pesta pernikahan maupun acara ulang tahun. Kunjungi RM Srikandi di Jl. MT Haryono No. 102 A Wua-wua (depan Toko Mega Matahari) Tlp: 0401-3195260. (adv)

TVS Jagoan Baru, Siap Merajai Jalanan Uang Muka 1 Jutaan, Garansi Mesin 5 Tahun TVS MOTOR tiap tahun meraih penghargaan didunia otomotif. Selain sarat dengan fitur dan teknologi yang disusungnya, sepeda motor asal India ini memeiliki ragam produk unggulan seperti; TVS Neo 110cc, TVS RockZ 125cc,, TVS Apache 160cc, TVS Matic, dan terbaru TVS Tormax 150cc underbone pertama di indonesia dengan turbotune, full digital, knalpot 2 suara dan kelebihan lainnya. Selain itu, motor peringkat 10 besar pabri-

kan motor didunia ini merupakan satusatunya motor yang memiliki MP3 player dan cas HP.

Untuk pembelian secara kredit sangat ringan dengan uang muka hanya 1 jutaan dengan angsuran sangat rendah. TVS juga memberi garansi mesin selama 5 tahun, begitupun dengan sparepart tersedia lengkap di dealer 3S (Sales-ServisSpareparts) TVS Kendari di Jl. Saranani 125-127 (samping barata) Tlp: 085240455299, 085241840274, TVS BAUBAU Jl. S. Hasanuddin (Depan Telkom) 081245581955. TVS RAHA Jl. Sukawati 085342029549, TVS Unaaha depan SDN 1 Ambekairi , TVS Kolaka Sabindo Motor Jl. Pemuda 082194739087. (adv)

DP Spin Hanya Rp 750.000,Subsidi Rp 1.500.000,SPIN 125cc begitu mudah dan nyaman dikendarai berkat transmisi full automatic berteknologi Super CVT (Continuous Variable Transmission). Teknologi ini merupakan kombinasi antara ko-

pling sentrifugal dan penggerak V-belt untuk menghasilkan perpindahan gigi yang halus tanpa jeda sehingga praktis dikendarai bahkan oleh pemula dan kaum perempuan. Saat ini, khusus produk Spin, Suzuki menjalankan

program menarik di bulan Oktober 2011 yang berlaku diseluruh dealer resmi Suzuki seSultra. DP kredit hanya Rp 750.000 plus subsidi Rp 1.500.000. Info lebih lanjut silakan menghubungi dealer resmi Suzuki terdekat di kota anda. (adv)

Pusat Pengobatan Khusus Pria Lemah Syahwat dan Tambah Ukuran Bisa Diatasi

TERJADINYA penurunan kemampuan vitalitas seksual kelaki-lakian bisa terjadi pada semua orang dengan berbagai macam latar belakang profesi atau kebiasaan, seperti faktor usia, pola makan yang kurang terkontrol, gaya hidup yang tidak sehat, mengidap penyak-

it tertentu semisal kencing manis, darah tinggi, ginjal, jantung, stres dan lainnya. Semua itu hanya bisa diatasi dengan kesadaran dan keinginan individu untuk segera berobat, dan yang paling utama berobat ditempat yang paling tepat. Menurut survei, pada umumnya pria yang bermasalah dengan Seksualitas memiliki sifat temperamental, egois, dan menutup diri alias malas untuk

TELKOMSEL Kendari sebagai Provider seluler terbesar di Sultra, melalui divisi Community And Segmented Costumer saat ini bekerjasama dengan beberapa tempat usaha dan layanan jasa memberikan diskon dan penawaran menarik lainnya kepada pelanggan khusus pengguna Telkomsel baik Kartu Halo, Simpati dan kartu As. Salah satunya, anda dapat memanfaatkan Diskon 10 % di butik Miss B yang berlokasi di Mal Mandonga. Untuk mendapatkan diskon atau potongan sangatlah

mudah, anda cukup memperlihatkan red-light (cellbrodcast) atau logo Telkomsel di HP anda kepada kasir atau resepsionis saat membayar belanjaan atau layanan jasa yang anda gunakan. Program ini berlaku untuk semua pelanggan pengguna Telkomsel. Adapaun merchant-merchant yang bekerja sama dengan Telkomsel: Agung Hotel, Nattaya Sekarini, Rendy‘s Salon, Executive Lounge bandar udara Haluoleo, RM. Ratu Jimbaran, dan di Butik Miss B mal Mandonga. (adv)

Pusat Perlengkapan Salon dan Kosmetik

Makan di Srikandi, Gratis Martabak JIKA rumah makan lainnya menawarkan menu yang itu-itu saja, beda dengan rumah makan Srikandi yang saat ini menghadirkan menu-menu baru bervariasi diantaranya, Ikan Steam, Soup Ikan, aneka Steak dan menumenu lainnya yang lezat dan tentunya bercita rasa Srikandi. Selain itu, Srikandi menyiapkan spesial PAHE (paket hemat) 1 hingga 3 yang berharga mulai Rp 20-ribuan dengan menu yang lengkap namun berharga hemat seperti; menu Ayam Kampung, Bebek, dan Ikan, semua lengkap dengan nasi, soup, tahutempe, sambal, lalapan dan minuman. Selama Oktober dan November 2011, Srikandi menghadirkan promo pembelian dia-

taman bunga, dan area bermain anak. Hub: Kantor Pemasaran Jl. A Yani No.216 (Depan Pengadilan Tinggi Negeri) Lepolepo, kendari. CP: Pimpinan CV WIRA DWIPA Ir. Handry, SP, 081242547177 085335057777. (adv)

Diskon 10% di Butik Miss B

Untung, Investasi Emas Bersama Pegadaian Hubungi Pegadaian Terdekat

Kendari Pos | Senin 10 Oktober 2011

berobat atau berkonsultasi dengan pihak yang berkompeten, sehingga akhirnya akan berdampak fatal pada keharmonisan rumah tangga dan etos kerja yang menurun, serta dibarenaban hanya bisa merenungi nasib. Jika anda memiliki masalah dengan seksualitas, tak perlu panik dan pesimis karena telah hadir AHLI PENGOBATAN KHUSUS PRIA yang siap mengatasi keluhan anda seperti: Mampu menambah ukuran Mr.P keras dan tahan lama, mengobati lemah syahwat, Impotensi, ejakulasi dini, dan be-

lum punya keturunan. Selain itu menangani (menetralisir) korban suntik silikon atau sejenisnya. Di tempat ini semua penanganan menggunakan sistem terapi tanpa efek samping dengan biaya yang terjangkau semua kalangan dengan jaminan berhasil 100%, serta lebih akurat dari pusat-pusat pengobatan yang pernah anda datangi. Segera hubungi PENGOBATAN LICHENG, di Jl. Sawerigading (Lorong Dolog) Depan Kantor Pos Mandonga, Kendari (HP: 08114O8222). Praktek setiap hari, Minggu dan hari besar tetap buka. (adv)

SETIAP perempuan pasti membutuhkan perlengkapan komestik untuk mempercantik diri dalam beraktivitas sehari-hari, atau anda yang akan membuka atau sedang mengelolah bisnis Salon, saat ini di Kendari telah hadir Toko Pesona, pusat perlengkapan salon dan kosmetik terlengkap. Menariknya, semua yang ditawarkan ditempat ini kualitasnya paling terbaik dan paling ekonomis dibanding ditempat lain, silakan buktikan sendiri!. Ragam produk lokal dan impor dari produk yang biasa

hingga modern semua tersedia lengkap ditempat ini, dengan banyaknya pilihan tentunya memudahkan anda dalam menentukan pilihan sesuai selera atau sesuai anggaran. Selain itu, Toko Pesona juga menyiapkan Salon Kecantikan, dan bagi anda yang beli produk dengan harga tertentu gratis layanan salon yang berada ditempat ini seperti gratis facial, creambath dan lainnya. Selain itu, jika anda berbelanja produk semisal semir rambut (pirang), anda bisa langsung memanfaatkan layanan salon dan mencoba produk yang anda beli (gratis layanan semir rambut). Anda juga akan membawa pulang souvenir cantik saat berbelan-

ja produk apapun ditempat ini minimal Rp.100.000. Toko Pesona, Jl. MT Haryono No. 102 C (Depan Pasar Baru) Kendari. Harga terjangkau kualitas terjamin. (adv)

Bisa Anda Coba, Mie Keriting dan Nasi TIM di Rumah Makan ACC SAAT rumah-rumah makan menghadirkan menu yang hampir sama, ACC hadir dengan dua menu andalan yakni mie keriting dan nasi tim. Menariknya, ditempat ini selain harga setiap menu yang sangat terjangkau, Rp 15.000 hingga Rp 21.000 rasanya pun dijamin memanjakan lidah anda. Untuk menu mie keriting

tersedia pilihan olahan seperti; mie keriting ayam jamur, mie keriting ayam jamur plus pangsit rebus/goreng, mie keriting ayam kampung, mie ker-

iting ayam kampung plus pangsit rebus/goreng, dan bihun ayam jamur. Anda penasaran ingin mencoba mie keriting ACC? silakan ke jalan Malik Raya 33F (samping Prudential/ depan RM. Surya) Telp: 04013350345. Semua menu ditempat ini, diolah sendiri oleh ACC secara higienis, tanpa bahan pengawet dan pewarna sehingga menjamin rasa dan kualitas mie keriting tetap terjaga. (adv)

Sehat dan Nikmat ala Pijat Refleksi Keluarga PIJAT Refleksi Keluarga saat ini telah memiliki 3 cabang di kota Kendari yang berlokasi Kompleks A Yani Square (belakang Hotel Horison) Blok C.11, cabang di Jl. Ir Alala (By Pass) No.147 (samping dosmering teratai), cabang di Jl. Sao-Sao depan BTN 1 (ruko warna merah). Pijat refleksi adalah salah satu pengobatan alternatif yang ampuh, aman, praktis, murah, dan tanpa efek samping. Selain mencegah dan menyembuhkan, pengobatan ini juga dapat mendeteksi apakah salah satu organ kita terganggu atau masih sehat. Pengobatan ini menggunakan

penekanan pada titik syaraf ditelapak kaki, tangan, badan, wajah dan kepala dengan teknik kekuatan jarijari (tanpa alat), sehingga dapat memperlancar saraf yang tersumbat dan menormalkan peredaran darah dan fungsi organ tubuh. Bandrol pijatan mulai dari Rp. 20.000 hingga Rp 55.000, HP 085279040634-085241841352. Cabang Kolaka, di Jl. Pemuda

KM 4 (samping Kampus USN) Rp. 20.Rb 1/2 jam, dan Rp. 35.Rb/jam, HP 085239888761. Pijat Refleksi Keluarga memiliki tenagatenaga terlatih bersertifikat Internasional dan Nasional yang menggunakan teknik Refleksi dengan Double Message. Ditempat ini juga melayani pijat panggilan rumah, menyiapkan tenaga pijat khusus perempuan dan ibu-ibu muslimah (ahwat). Cp : 0811400706, 081245555055. (adv)

Baubau Expo, 10 - 17 Oktober 2011 Dimeriahkan Tim Kesenian dari Korea

MEMERIAHKAN HUT Kota Baubau ke-470, melalu AE Galangeventproduction akan dihelat ‘Baubau Expo 2011‘ yang merupakan promosi data pembangunan dan potensi daerah. Dalam kegiatan ini, akan ditampilkan potensipotensi daerah mengenai produk unggulan

dalam menghadapi era kompetensi. Baubau Expo 2011 menampilkan pameran terpadu exhebition meliputi pameran multi produk seperti; pameran dagang dan industri, kerajinan tangan, otomotif, elektronik, komputer, tekstil, furnitur, telekomunikasi, property, makanan dan minuman daerah, serta full entertaimen yang meliputi; pagelaran dan lomba seni (festival), dan show artis ibu kota, serta akan dihelat Top Model Baubau Expo, cp: 085211223377. Untuk pemesanan stand indoor dan outdoor atau info lengkap seputar Baubau expo 2011, dapat menghubungi CP: 081242707707, 081241077772. (adv)

Kendari Pos | Senin, 10 Oktober 2011

1 AS v Honduras 0

Victory Perdana Klinsi AFPPHOTO/CRISBOURONCLE

KiperPeru,RaulFernandeztampilgemilangmengamankan gawangnya dari serangan pemain Paraguay pada laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia Brazil 2014 Zona Amerika Selatan di Stadion National, Lima, akhir pekan lalu.

Finalis Copa Start Buruk Lima, KP Finalis Copa America 2011 Paraguay mengawali langkah di kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Conmebol dengan buruk. Tim asuhan Francisco Arce itu takluk dari tuan rumah Peru 0-2 (0-0) di Estadio Nacional, Lima, akhir pekan lalu. Kekalahan pertama Paraguay setelah final Copa America 2011 di mana mereka dihabisi Uruguay 0-3. Ini juga merupakan kekalahan pertama Paraguay sejak ditangani Arce yang menggantikan Gerardo Martino sesuai Copa America 2011. Bukan modal yang bagus buat Paraguay jelang menghadapi laga kedua kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Uruguay (11/10). Beruntung, Paraguay akan bermain di hadapan publik sendiri ketika menjamu Uruguay. Melawan Peru yang pada Copa America 2011 lalu finis di urutan ketiga, Paraguay mengalami kesulitan sejak awal laga. Mereka terus ditekan tiga penyerang Peru Jefferson Farf”n, Claudio Pizarro, dan Jos” Paolo Guerrero. Tapi, tidak ada gol yang tercipta selama babak pertama. Pada awal babak kedua, Guerrero langsung membuat kejutan dengan golnya ke gawang Paraguay yang dikawal Diego Barreto pada menit ke-46. Gol cepat yang meningkatkan motivasi Peru. Berikutnya, Guerrero kembali menambah keunggulan Peru pada menit ke-72 memanfaatkan umpan Pizarro. Paraguay bukannya tanpa peluang. Roque Santa Cruz dan Oscar Cardozo sempat membahayakan gawang Peru, tapi tidak ada gol tercipta. “ Saya senang karena kami mampu mem-

Baca BURUK Hal 18

Congratulation, Vettel Suzuka, KP Congratulation, SebastianVettel!.Bintang muda Red Bull-Renault itu mencatat sejarah baru di Grand Prix Jepang, di Sirkuit Suzuka, Minggu kemarin (9/ 10). Pembalap 24 tahun itu resmi menjadi juara dunia dua kali termuda dalam sejarah Formula 1, setelah finis ketiga di belakang andalan McLaren-Mercedes, Jenson Button, dan bintang Ferrari, Fernando Alonso. Mengawali lomba dari posisi terdepan, Vettel sebenarnya tidak butuh meraih hasil istimewa untuk mengunci gelar juara dunia 2011. Dia hanya perlu mengamankan satu poin, atau

Baca VETTEL Hal 18

MARCSEROTA/AFP

Penyerang Amerika SerikatClintDempsey#10 (kiri)danrekannyaMaurice Edu #7 memanfaatkan kemelut di depan gawang Honduras saat bertemu di Stadion Sun Life, Miami Gardens, Florida, kemarin.

Miami, KP Harapan tinggi dibebankan kepada Juergen Klinsmann ketika dipercaya sebagai pelatih timnas Amerika Serikat menggantikan Bob Bradley pada Juli lalu. Ternyata, di tiga laga awal Amerika selalu gagal menang. Kapasitas Klinsi, panggilan Klinsmann, pun mulai dipertanyakan. Akhirnya, tactician asal Jerman itu menjawabnya dengan tuntas pada laga uji coba melawan salah satu pesaingnya di zona Concacaf Honduras. Amerika menang 1-0 (1-0), kemarin (9/10).

Sebastian Vettel

Amerika tertolong berkat gol tunggal gelandang serang Fulham Clint Dempsey pada menit ke37. Sepakan kerasnya dari jarak 20 meter menjadi pembeda skor pada pertandingan di Sun Life Stadium, Miami, dalam cuaca yang berangin dan hujan. ‘’ Setelah pertandingan berjalan 2025 menit, saya berpikir kami telah mengambil alih dan memiliki begitu banyak peluang. Situasi itu membuat saya merasa hanya tinggal tunggu waktu kami akan mencetak gol,” bilang Klinsi, seperti dikutip Reuters.

Satu gol saja sudah cukup bagi Amerika untuk merebut kemenangan pertama di tangan Klinsi. Apalagi setelah tiga laga sebelumnya selalu meraih hasil jeblok. Mereka ditahan imbang Meksiko 1-1 (10/8), kalah 01 dari Kosta Rika (2/9), dan kalah 0-1 dari Belgia (6/9). ‘’ Yang terpenting kami akhirnya meraih kemenangan karena ini ini sangat lapar akan sukses. Mereka telah bekerja dengan baik dan mendapat hasil yang tepat. Mereka mengendalikan perhandingan, meski Honduras juga punya kualitas yang menyulitkan,” jelas Klinsi.

Sejatinya, Amerika punya peluang menambah gol. Sayang, bek Oguchi Onyewu dan winger Brek Shea gagal menamfaatkan peluang emas ketika hanya berhadap-hadapan langsung dengan kiper Honduras Donis Escobar. ‘’ Ketika sedang menjalani transisi seperti ini, akan lebih mudah kalau tim ini mendapatkan kemenangan dan hasil bagus. Namun, kami masih punya banyak tantangan dari pelatih untuk menuju ke level yang lebih baik,” kata Dempsey. Berikutnya, setelah menang atas Honduras, Amerika akan menghadapi tim dari zona Conmebol Ekuador di Red Bull

Baca VICTORY Hal 18

20

Kendari Pos |Senin, 10 Oktober 2011

Maret, Demokrat Mulai Rekrut Caleg

DOK/ABDI MAHATMA

Ketua Umum PAN, Hatta Rajasa bersama para petinggi DPP PAN saat menghadiri acara pelantikan pengurus DPW PAN Sultra yang dnakhodai kembali kader terbaik PAN Sultra, Nur Alam. Dalam tiga tahun terakhir ini memang menjadi masa “emas” PAN karena karena hampir semua Pilkada di Sultra dimenangkan partai ini, dan beberapa kepala daerah kemudian berikrar menjadi Ketua PAN di daerah masing-masing. Klimaks dari pesta kemenangan PAN itu akan ditunggu di Pilgub 2012 nanti.

Pembentukan DK Makin Sulit Dibendung Pasarwajo, KP KPU Sultra harus segera mengambil sikap tegas, bentuk Dewan Kehormatan (DK) sekarang atau nanti, atau tidak sama sekali, guna menginvestigasi berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan anggota KPU Buton saat menyelenggarakan Pilkada, 4 Agustus lalu yang berakhir sia-sia. Desakan agar KPU Sultra membentuk DK makin sulit dibendung, dan sudah muncul dari berbagai elemen. Setelah DPRD Buton mengelurakan sikap resminya agar KPU Sultra segera membentuk DK, para calon yang akan diverifikasi ulang juga ikut-ikut memberi penguatan. Juru bicara pasangan Djaliman MadySaleh Ganiru (Imam Saleh), Zainal Rhya menilai, pembentukan DK sangatlah prioritas untuk dilakukan. Tujuannya, menginvestigasi kesalahan anggota KPU Buton dalam menyelenggarakan Pemilukada Buton pada 4 Agustus lalu. “Dibatalkannya hasil Pilka-

da Buton lalu, membuktikan KPU Buton salah dalam menyelenggarakan Pemilukada yang berimplikasi pada kerugian uang rakyat,” kata juru bicara pasangan Imam Saleh ini, dengan berapi-api. Timses pasangan yang hanya meraup suara masyarakat Buton, tidak sampai 3 persen dalam Pilkada lalu itu “DK harus menjadi prioritas, melihat akibat ulah anggota KPU Buton, keuangan Pemkab Buton senilai Rp 9 miliar jadi sia-sia. Yang menarik, Zainal juga mengaku sebagai pihak yang dirugikan dalam persoalan ini. Sayang, ia tidak menjelaskan panjang dirugikan dalam hal apa, karena fakta di MK yang menggugat dan diterima gugatannya oleh MK adalah UKUDANI, karena merasa dirugikan oleh kerja KPU. Desakan serupa juga disampaikan timses pasangan UKUDANI. Melalui salah satu kuasa hukumnya, Munsir SH mereka menyampaikan tuntutan yang sama. Bahkan mere-

ka berniat ke KPU pusat dan Bawaslu, agar 2 lembaga itu bisa “menekan” KPU Sultra supaya konsisten dengan ucapannya, yang berjanji akan segera membentuk Dewan Kehormatan (DK). “Sesuai pernyataan KPU provinsi bahwa mereka akan melaksanakan sidang kode etik setelah adanya putusan MK. Sekarang kan sudah ada keputusan MK, ya konsistenlah dengan ucapannya. Karena disinilah ketidak cerdasan KPU Buton dalam menetapkan calon kemarin,” kata, Munsir SH, kemarin. Setelah memenangkan gugatan di MK, tekad UKUDANI untuk ikut bertarung di Pemilihan Suara Ulang (PSU) makin bulat. Namun, kata Munsir, mereka ingin supaya La Biru Cs yang sudah ceroboh menetapkan bakal calon bupati-wakil bupati Buton, segera “diadili” DK KPU provinsi. “Bukan soal ambil alih Pilkada ulang yang kami tuntut, tapi permintaan kami bagaimana 5

anggota KPU Buton yang sudah ceroboh menetapkan calon, harus disidang di kode etik. Artinya, supaya KPU provinsi segera bentuk dewan kehoramatan dan mereka harus tetap konsisten sidang kode etik, karena memang ada pelanggaran disitu,” ujarnya. Makanya, Munsir yang juga Ketua DPD Partai Pelopor Sultra itu, menyayangkan sikap KPU provinsi yang bersurat ke KPU pusat, dimana salah satu isinya mempertanyakan, apakah pembentukan DK sebelum atau sesudah PSU. “Semestinya tidak seperti itu (pembentukan DK-red). Mestinya berbagai fakta di sidang MK itu, yang menyatakan ada kecerobohan anggota KPU Buton di Pilkada, itu sudah jadi dasar. Buktinya ada perintah Pilkada ulang karena ketidakcermatan menetapkan pasangan calon. Jadi, harus tetap pada konklusi perintah MK, yakni KPU Buton segera melaksanakan Pilkada ulang,” tandasnya.(dri)

Dana Pilwali Baru Cair Rp 1 M Kendari, KP Persiapan KPU Kota Kendari menyelenggarakan Pilwali tahun 2012 nanti diprediksi bisa berjalan mulus. Kebutuhan anggarannya sampai saat ini memang belum tuntas di DPRD Kota Kendari. Estimasi sementara, ada di kisaran Rp 10 miliaran, tapi itu semua masih akan dibahas kembali di DPRD. Yang menarik, dewan rupanya sudah memberikan persetujuannya agar KPU bisa menggunakan anggaran sebesar Rp 1 M. Dana itu, kata salah satu anggota badan anggaran DPRD Kota Kendari, Ilham Hamra, untuk tahap awal di bulan Desember. Menurut anggota komisi I DPRD kota itu, bantuan Rp 1 miliar yang sifatnya untuk tahap awal ke KPU. Sebab, disadari bahwa KPU tidak bisa berbuat, jika tidak ada bantuan awal. “DPR cuma kasih panjar untuk biaya tahapan Desember, tapi anggaran sebenarnya yang mereka minta masih digodok di Bappeda. Sisanya itu yang dibayar di 2012, tinggal dikurang Rp 1 miliar,” tandasnya. Kader Demokrat ini menjelaskan, secara resmi, DPRD Kota Kendari, belum menerima draft anggaran untuk KPU, yang harusnya diajukan oleh Pemkot Kendari. “Pak Ketua (Ketua DPRD) tidak pernah dapat surat resmi dari tim anggaran pemerintah kota untuk mengusulkan. Belum ada usulan dari Pemkot. Kita masih menunggu, kalau sudah masuk secara resmi, kita di Banggar baru hitung-hitung dulu,” kata Ilham. Estimasi anggaran untuk KPU kota, kata dia, belum jelas, karena masih dihitung kembali tim anggaran Pemkot. Katanya, Pemkot dan KPU mulai menghitung kembali anggaran yang dibutuhkan, setelah itu dibawa ke DPR. Makanya, jadwal pembahasan anggaran di APBD-perubahan untuk KPU kota, belum terjad-

wal. “Di pembahasan perubahan, kita tidak komunikasi dengan KPU, tapi dengan tim ang-

garan. Kita masih kasih kesempatan Ku bersama tim angagran untuk merasionalkan kem-

bali. Kalau sudah final, baru kita bahas di APBD 2012,” ujarnya.(dri)

Kendari, KP Partai Demokrat tidak mau terlena dengan prestasi sebagai pemenang Pemilu 2009 lalu. Dinamisnya panggung politik nasional akhir-akhir ini, hingga membuat citra partai itu ikut terganggu membuat jajaran pengurus PD langsung menyusun strategi agar tetap bisa menjadi yang “terkuat” di Pemilu 2014 mendatang. “Salah satunya adalah dengan mulai melakukan rekrutmen Calon Legislatif (Caleg), Maret 2012 nanti dan akan berlangsung hingga Desember nanti,” kata Ketua PD Sultra, Endang SA, akhir pekan lalu, kepada Kendari Pos. Katanya, pelaksanaan rekrutmen yang dilakukan lebih cepat, atau jauh hari sebelum Pemilu 2014, agar partai bisa mendapatkan kader-kader bekualitas dan memiliki kompentensi bersaing di Pemilu nanti. Syarat-syarat sebagai caleg Demokrat, kata Endang, tentu saja adalah kader-kader Demokrat yang selama ini aktiv membesarkan partai. Selain itu, seorang caleg juga memiliki trad record yang bagus, memiliki basis massa yang jelas dan paham betul bagaimana

Endang SA program-program pro rakyat yang sedang dijalankan pemerintah SBY-Boediono. “Mereka harus ikut menyukseskan semua program-program tersebut,” kata Wakil Ketua DPRD Sultra itu. Meski demikian, Endang juga tidak menutup mata dengan akan munculnya politisipolitisi baru yang ingin bergabung dengan Demokrat saat rekrutmen nanti. Pasalnya, UU Pemilu yang akan disahkan nanti, sudah akan mencantumkan soal Parlementary

Terashold (PT), yang membatasi seseorang lolos ke parlemen jika secara nasional, peroleh suara partainya tidak signifikan. “Demokrat tentu tidak bisa menutup “pintu” bagi mereka yang ingin bergabung, asal sepaham dengan ideology Demokrat, tentu kami welcome. Hanya saja, akan ada syaratsyarat tertentu bagi mereka yang berasal dari luar Demokrat, dan ingin bergabung. Tentu saja, kami tetap harus mempertimbangkan kualitas dan kompentensinya,” kata Endang. Salah satu ide Demokrat yang kini diperjuangan di UU Pemilu yang tengah dibahas di DPR RI saat ini, selain mendorong penggunaan suara terbanyak seperti Pemilu sebelumnya, juga penempatan daftar caleg berdasarkan abjad saja. Tujuannya, supaya tidak ada kesan bahwa yang harus nomor utama itu adalah petinggi partai atau nomor terakhir itu kader-kader baru. “Jadi, bisa saja ketua partai, seperti saya yang namanya Muh Endang, ada dipertengahan karena diawali M. Kita tengan dorong itu disetujui DPR RI,” kata suksesor Imran tersebut.(abi)

PKB Ingin UU Pemilu Lebih Simpel Jakarta, KP Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengharapkan UU Pemilu yang menjadi aturan main pada Pemilu 2014 mendatang tidak menimbulkan multitafsir. Menurutnya, tidak adanya tafsir tunggal tentang UU Pemilu pada Pemilu 2009 lalu membuat banyak pihak dirugikan. Hal itu disampaikan Muhaimin, saat membuka diskusi bertema “ Menciptakan UU Pemilu Menuju Pelembagaan Demokrasi Elektoral yang Proporsional dan Berkeadilan” di DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/10). Muhaimin menyebut, contoh paling nyata tenteng erbedaan tafsir atas UU

Pemilu adalah dalam hal penghitungan kursi hasil Pemilu 2009. “Cara penghitungan kursi itu bisa beda-beda versi antara KPU, MK (Mahkamah Konstitusi) dan MA (Mahkamah Agung),” kata Muhaimin. Pembantu Susilo Bambang Yudhoyono di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II itu menambahkan, regulasi Pemilu 2009 lalu terlalu rumit. Karenanya seiring dengan revisi UU Pemilu di DPR, Muhaimin berharap regulasi pada Pemilu 2014 mendatang lebih simpel. Meski demikian politisi yang akrab disapa dengan nama Cak Imin itu juga menegaskan, jangan sampai hasil revisi UU Pemilu nanti mengundang reak-

si dan digugat ke MK. Terlebih lagi jika UU Pemilu digugat dan dikabulkan MK menjelang pelaksanaan Pemilu. Dicontohkannya, menjelang Pemilu 2009 lalu MK mengabulkan gugatan atas UU Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu, terutama pasal 214 yang mengatur calon legislatif (caleg) berdasarkan nomor urut. Oleh MK, ketentuan itu dibatalkan dan kemudian diberlakukan ketentuan tentang peraih suara terbanyak sebagai caleg terpilih. “Padahal PKB menyiapkan caleg berdasarkan nomor urut. Jadi harapannya, jangan sampai ketidakpastian hukum atau sistem pada Pemilu 2009 terulang lagi pada Pemilu 2014,” tandasnya.(ara/jpnn)


Kendari Pos Edisi 10 Oktober 2011