Issuu on Google+

Senin, 10 Januari 2011

Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

Ny Yr Selingkuh atau Diperkosa? Rumbia, KP Dugaan pemerkosaan yang dialamatkan Yr kepada Bripka AM mulai mendapat tanggapan dari Yn, Istri Bripka AM. Menurut pegawai kesehatan ini, apa yang dituduhkan kepada suaminya merupakan fitnah untuk menghancurkan rumah tangganya.

selebriti

Kapok Dimadu PERnaH punya pengalaman sebagai istri kedua, Angel Lelga kapok jadi istri kedua alias dimadu lagi. Sejak berpisah dari Raja Dangdut Rhoma Irama, Angel sadar hidup diduakan oleh suami yang berpoligami tidak menyenangkan. Baginya poligami itu perbuatan picik. “Agama itu penting tapi jangan picik mencapai kehidupan rumah tangga dengan poligami,” kata Angel saat dijumpai di Jakarta, baru-baru ini. Seolah menyindir sikap Aa Gym yang berpoligami, hingga akhirnya Teh Ninih cerai, Angel mengatakan, dalih poligami memakai agama sangat naïf. “Sudah nggak zaman ustadz kawin dengan banyak wanita. Agama jangan dijadikan alasan untuk memiliki pasangan lebih dari satu. Itu bisa merusak hubungan rumah tangga,” tutur pemilik nama lengkap Lely Anggaraeni itu.

Baca kapok di Hal 7

Angel Lelga

“Laporan pemerkosaan itu fitnah. Tidak mungkin suami saya bersikap seperti itu,” kata Yn, di Polres Bombana, Jumat akhir pekan, kemarin. Yn mengaku, selama menikah dengan Bripka AM sejak 2007 silam, tidak ada sifat-sifat aneh yang

Baca atau di Hal 7

Istri Bripka AM : “Jika Yr Itu Wanita Normal, Mestinya Setelah Diperkosa Pertamakali Pada Bulan Mei oleh Suamiku akan Sungkan dan Malu Datang ke Rumah. Tapi Tidak, Dia Tetap Datang dengan Wajah Ceria dan Kadang Tertawa-tawa. Kami Memang Tinggal Satu Kompleks Dengan Penuh Keakraban”

Suami Korban Perkosaan Shok Rumbia, KP Ch ternyata tidak tinggal diam dengan laporan pemerkosaan yang diduga dilakukan Bripka AM, terhadap istrinya, Yr. Pegawai negeri di Pemkab Bombana ini

Nur Alam Bicara Ekonomi Kendari, KP Perkembangan capaian indikator makro ekonomi Sultra pada tahun 2010 menunjukkan performance yang sangat baik. Pertumbuhan ekonomi semakin berkualitas karena berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat yang tergambar dari menurunnya tingkat kemiskinan dan pengangguran di Sultra. Kinerja perekonomian Sultra 2010 itu mempertahankan tradisi kinerja pasangan Gubernur Sultra, H Nur Alam SE dan Wakilnya Saleh Lasata dalam tiga tahun memimpin daerah ini. Capaian ekonomi Sultra yang menggembirakan tersebut dipaparkan langsung oleh Gubernur Nur Alam dalam acara bertajuk pemaparan Pemprov Sultra tentang perekonomian Sultra tahun 2010 dan perspektif pembangunan tahun 2011 di Swiss belHotel, akhir pekan lalu. Pada pemaparan tersebut diketahui bila pertumbuhan ekonomi Sultra pada tahun 2010 merupakan yang tertinggi di Sultra pasca krisis monoter. Pada triwulan 1 pertumbuhan sebesar 8,23 persen, triwulan 2 sebesar 8,98 persen, dan tri wulan 3 sebesar 8,23 persen. Adapun rata-rata pertumbuhan 2010 mencapai 8,51 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2010 hanya 5,9 persen. Untuk diketahui, tahun 2009 lalu, Presiden SBY dihadapan sidang DPD RI, mengumumkan Sultra sebagai satu dari

akan terus memperkarakan oknum polisi itu hingga di pengadilan. Sebab, tindakan AM tersebut telah menginjak-injak harga

Baca SHok di Hal 2

Ada Kecurangan, Tes CPNS Diulang

Gubernur Sultra, Nur Alam bersama Menko Perekonomian, Hatta Radjasa.

dok/kp

Baca nur alam di Hal 2

Jakarta, KP Pemerintah pusat bersikap tegas terhadap kecurangan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010. Jika bukti kecurangan dinilai lengkap, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), EE Mangindaan merekomendasikan digelarnya tes ulang. Sikap tegas mantan gubernur Sulut itu dibuktikan dalam kasus tes CPNS di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulut. Mangindaan pun membenarkan pernyataan Bupati Boltim, Sehan Landjar tentang bakal diulangnya tes CPNS tahun 2010. Melalui pesan singkat, Mangindaan mengatakan telah merapatkan persoalan itu dengan bupati. Sayangnya, ayah Wakil Wali Kota Manado, Harley Mangindaan ini tak mau menanggapi lebih jauh, termasuk bagaimana mekanisme tes ulang CPNS di Boltim itu. “Tanyakan bupati bagaimana mengulangnya,” tandasnya, Minggu (9/1). Seperti diberitakan sebelumnya, Sehan mengaku telah bertemu dengan Deputi Sumber Daya Manusia Kemenpan-RB Ramli Naibaho Jumat (7/1), di Jakarta. Ia mendatangi Kemenpan ditemani Ketua DPRD Boltim Hj Sumardia Modeong dan Ketua Komisi I Dekab Boltim Sofian Alhabsy dengan membawa bukti-bukti adanya kejanggalan dalam rekrutmen CPNS 2010 lalu. “Setelah saya menyampaikan laporan disertai data-data yang berdasar, akhirnya pihak KemenPAN-RB melalui Deputi SDM, menyetujui pelaksanaan tes ulang CPNS Boltim. Paling lambat akhir Januari 2010 sudah dilakukan tes ulang,” ujar Sehan sesaat usai menemui Naibaho.(sto)

Ketua MK Gelar Resepsi Pernikahan Putera Pertama

Menkum-HAM Datang, Tak Masukkan Amplop di Kotak Angpao Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud M.D kemarin siang menggelar resepsi pernikahan putera pertamanya. Acara itu bertabur pejabat. Bahkan presiden dan wakil presiden pun hadir. Bagaimana suasananya? AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta SuaSana di gedung serbaguna di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) MK di Bekasi Barat kemarin siang sekitar pukul 12.00 (8/1) terlihat meriah. Jalanan menuju gedung dipadati rangkaian bunga dan ucapan selamat dari para kolega Mahfud. Mulai dari menteri-menteri di Kabinet Indonesia Bersatu hingga para anggota DPR. Tak mengherankan jika lebih banyak rekan Mahfud memberi selamat. Sebab, resepsi tersebut merupakan acara yang

jpnn/kp

Ketua MK, Mahfud MK (kiri) mendampingi putera sulungnya, Muhammad Ikhwan Zein dalam pesta pernikahan. Zein menikahi teman seangkatannya di UGM, Ukhti Jamil Rustiasari.

digelar dari mempelai pria yang merupakan anak sulung Mahfud, Muhammad Ikhwan Zein. Sebelumnya pada 7 Desember lalu, resepsi yang digelar Jogjakarta dari pihak mempelai putri, Ukhti Jamil Rustiasari. Ikhwan merupakan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2008. Saat ini, sembari menempuh pendidikan spesialisasi Kedokteran Olahraga di Universitas Indonesia (UI), anak pertama dari tiga bersaudara ini mengabdi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). “Saya tidak mengikuti jejak bapak di dunia hukum. Sejak dulu suka sama olahraga sih. Apalagi sepak bola,” ujar lelaki kelahiran 15 Maret 1984 ini saat ditemui di akhir acara.

Baca mEnkum di Hal 7

2

Kendari Pos | Senin, 10 Januari 2011

Suami Yr Inginkan Bripka AM Dihukum Shok...

Foto: Agung Putu Iskandar/Jawa Pos

Pegiat komodo Zeby Febrina saat feeding time alias memberi makan komodo di Kebun Binatang Ragunan.

BlackBerry Tolak Blokir Situs Porno Jakarta, KP Pemerintah tidak main-main dalam upaya memblokir akses konten pornografi di tanah air. Menkominfo Tifatul Sembiring mengancam akan mencabut izin usaha produsen BlackBerry, Research in Motion (RIM), jika dalam dua pekan mendatang mereka tidak memblokir akses terhadap situs porno. Mekanisme blokir diserahkan sepenuhnya kepada RIM. Yang penting, tidak ada konten porno yang bisa diakses dengan BlackBerry. “Belum ada progress. Saya ingatkan saja kalau batas akhirnya 17 Januari. Kalau tidak, terpaksa izinnya dicabut di Indonesia,” ujar Tifatul ketika dihubungi, kemarin. Tifatul menyebut, pihaknya telah bertemu dengan perwakilan RIM beberapa kali, namun belum ada solusi signifikan. Bahkan, kata dia, dalam pertemuan terakhir RIM mengeluhkan soal besarnya biaya dan investasi untuk memblokir konten pornografi secara khusus di Indonesia. RIM lalu mengusulkan untuk mengarahkan investasi sensor konten pornografi di BlackBerry kepada operator di Indonesia. “Ketentuannya sudah jelas. Mereka punya waktu dua minggu atau izin kami tutup. Pemerintah punya hak sebagai otoritas tertinggi di negeri ini dan dasarnya jelas, yakni undang-undang,” tegas Tifatul.

Tifatul mengatakan, sebaiknya RIM mematuhi peraturan blokir situs porno dan merumuskan solusi permanen dalam dua pekan mendatang. Pemerintah sudah memberikan kelonggaran untuk kesekian kali. Sejatinya, pihaknya telah memberikan peringatan kepada RIM sejak 31 Agustus 2010. Jadi, pencabutan izin akan langsung diberlakukan bila RIM menolak mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia. “Ini amanah UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, khususnya pasal 18 dan 19,” kata dia. Walaupun belum sukses seratus persen, Tifatul mengklaim capaian cukup signifikan terkait dengan konten pornografi. Saat ini konten pornografi yang ada tidak bablas seperti dulu. Enam provider besar yang menguasai 94 persen pasar Indonesia sudah melakukan uji coba untuk memblokir dengan sistem filter konten internet. “Kami sedang lihat apa sistem itu mengganggu kinerja penyedia jasa internet atau tidak. Jika tidak mempengaruhi, provider boleh mengadakan software sendiri,” tutur Tifatul. Yang jelas, kata dia, pemblokiran konten negatif internet sudah menjadi kewajiban operator. Hal ini sudah menjadi kesepakatan untuk mendapat izin operator. Dia menjelaskan, melalui program internet sehat yang bekerja sama dengan penyelenggara jasa internet (PJI), telah diblokir sekitar 90 persen situs negatif. (zul/dwi)

diri dan keluarganya. “Tidak ada kata damai, perkaranya harus lanjut terus,” tutur Ch menegaskan. Ayah dua anak dari perkawinannya dengan Yr ini menuturkan, kasus yang menimpa istrinya bukan merupakan perzinahan seperti asumsi beberapa oknum masyarakat, perkara itu kata Ch murni pemerkosaan. Sebab, setiap istrinya digauli Bripka AM,

oknum polisi di Polres Bombana ini kerap melakukannya dengan ancaman senjata api. “Setiap istriku ditiduri, selalu ditodongkan pistol di kepalanya. Ini kan ancaman dan teror, makanya kasus ini bukan perzinahan tapi pemerkosaan,” kata Ch, ketika ditemui di Polres Bombana, Jum’at akhir pekan, kemarin. Pegawai negeri di Pemkab Bombana ini mengaku, dirinya masih shock dan sangat keberatan dengan peristiwa yang menimpa istrinya.

Olehnya itu, dia menegaskan tidak akan mencabut laporannya dan tetap memperkarakan Bripka AM sampai ke pengadilan. Kepada aparat polisi yang mengusut kasusnya, Ch meminta agar bekerja secara profesional dan bersikap adil. Bukan hanya dalam perkara pemerkosaan kepada istrinya, Ch juga meminta polisi untuk tegas dalam memproses kasus penganiayaan terhadap dirinya serta pengrusakan perabot rumah di luar dan di dalam rumahnya.

Menurut Ch, ulah yang dipertontonkan Bripka AM sudah sangat tidak bermoral. Bayangkan, selain telah menyetubuhi istrinya, dia juga tak luput dari sikap ringan tangannya. “Saat kasus pemerkosaan ini terungkap, saya juga dipukul di wajah, rumahku pun dirusak kaca jendela serta pintunya. Apa saya harus diam. Inikan sikap tidak bermoral. Tragisnya, yang melakukan oknum polisi yang seharusnya menjadi pengayom dan panutan masyarakat,” tutur Ch dengan nada emosi.(nur/ong)

Kepala BI: 2011 Pertumbuhan Sultra Semakin Naik Nur Alam... tujuh daerah di Indonesia yang pertumbuhan ekonominya di atas rata-data nasional, dan satu dari tiga daerah yang mampu menurunkan angka penganggurannya. Adapun faktor-faktor yang berperan terhadap pembentukan pendapatan domestic regional bruto (PDRB) tahun 2010 masih didominasi sektor pertanian 33,16 persen, perdagangan, hotel dan restoran 18,2 persen, jasajasa 12,89 persen, pengangkutan dan telekomonikasi 9,34 persen, bangunan 7,99 persen, indutri pengolaan 7,13 persen, keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 5,44 persen, pertambangan dan penggalian 5.09 persen, dan listrik, gas dan iar bersih 0,93 persen. Demikian juga penduduk miskin di Sultra mengalami penurunan dengan cepatn namun angka kemiskinan tersebut masih terbilang tinggi. Pada tahun 2010 kemiskinan di Sultra tercatat sebesar 17,05 persen. Bandingkan dengan persentase penduduk miskin pada tahun 2005 tercatat 21,45 persen, 2006 mencapai 23,37 persen, dan 2007 tercatat 21,33 persen penduduk miskin. “Tahun 2010, pengurangan jumlah penduduk miskin mencapai 33.640 jiwa atau 1,88 persen. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, berhasil diturunkan tingkat kemiskinan sebesar 4,28 persen atau setara dengan 64.700 jiwa,” papar Nur Alam. Dalam tiga tahun terakhir, berhasil diturunkan tingkat pengangguran sebesar 1,79 persen, atau ekuivalen dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 103.077 jiwa. Hal ini karena pembukaan lapangan kerja lebih cepat daripa-

da pertambahan angkatan kerja. “Sektor pertanian, perdagangan dan jasa merupakan sektor yang menyerap lapangan kerja paling besar,” kata Nur Alam. Untuk laju inflasi Sultra Januari-September 2010 mencapai 4,29 persen, lebih rendah dari laju inflasi nasional yang tercatat 5,28 persen pada periode yang sama. Adapun sumber-sumber tekanan inflasi Sultra 2010, yakni: faktor cuaca yang di atas normal menyebabkan terganggunya suplly bahan makanan dan mengganggu distribusi barang sehingga memicu kenaikan harga, kenaikan harga emas di Sultra sebagai respon kenaikan harga di tingkat nasional dan internasional, meningkatnya konsumsi masyarakat yang bertepatan waktu liburan dan Hari Raya Idul Fitri, dan kenaikan tarif dasar listrik ratarata 10 persen. FAKTOR KUNCI Nur Alam mengungkapkan ada enam faktor kunci keberhasilan perekonomian Sultra tahun 2010. Pertama, kondisi ekonomi nasional yang stabil meskipun berada dalam bayang-bayang krisis global. Kedua, inflasi rendah menyebabkan stabilnya biaya hidup di Sultra sehingga berdampak pada penurunan tingkat kemiskinan. Ketiga, investasi di berbagai sektor mendorong penyerapan tenaga kerja yang tinggi dan berkontribusi positif terhadap pertambahan PDRB. Sumbangan sektor pertambangan dalam pembentukan PDRB diakui belum signifikan, namun kehadiran investor mampu menggerakkan perekonomian sektor jasa dan perdagangan. Keempat, kondisi infrastruktur semakin membaik. Infrastruktur dimaksud diantaranya perpanjangan runway Bandara Ha-

luoleo, pembangunan pelabuhan peti kemas, pembangunan jalan dan jembatan se-Sultra yang berada dalam kondisi baik semakin meningkat. Kelima, konsumsi masyarakat. Konsumsi masyarakat masih merupakan penyumbang terbesar dalam pembentukan PDRB. Peningkatan konsumsi merupakan akibat langsung dari peningkatan pendapatan masayarakat diantaranya kenaikan gaji PNS, kenaikan upah pekerja dan UMR. Keenam, program kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah telah memicu perbaikan kinerja ekonomi regional dan penyerapan tenaga kerja dan pengurangan penduduk miskin. RENCANA 2011 Perekonomian Sultra yang semakin membaik itu juga diakui oleh Kepala Bank Indonesia (BI) Lawang Siagian. Penelitian dilakukan pihak BI yang turun langsung mencari data ke lapangan. “Misalnya, untuk mengetahui pembangunan fisik yang terjadi maka kami mengecek jumlah semen yang masuk ke daerah ini, dan jumlahnya memang mengalami peningkatan. Dari penilitian tersebut menunjukkan adanya kemajuan perekonomian Sultra sebagaiman disampaikan Gubenur. Oleh karena itu, kita optimis pertumbuhan ekonomi Sultra di tahun 2011 akan semakin naik,” kata Lawang Siagian. Optimisme Kepala BI Sultra tersebut tidaklah berlebihan. Apalagi pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah agenda yang dilakukan pada tahun 2011, diantaranya optimalisasi pelaksanaan program Bahteramas, impelementasi Sultra sebagai Pusat Pertambangan Nasional, pengembangan sentra-sentra komoditas unggulan pendekatan ka-

wasan, mendukung program kementrian pertanian misalnya, gerakan nasional Kakao dan program ketahanan pangan, mendukung program kementrian DKP diantaranya Sail Wakatobi dan pengembangan industry rumput laut, perikanan budidaya laut dan tangkap. Selain itu, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang tersebar di masing-masing SKPD, peningkatan akses UMKM terhadap lembaga keuangan/ BPR, investasi pertambangan dari PT Jilin Horoc kerjasama PT Billy Internasional, investasi pabrik jambu mete dan komuditas lain dari FINN Group., pembangunan dan penyelesaian infrastruktur diantaranya RSU Sultra, pelabuhan container, jalan dan jembatan serta perpanjangan runway bandara Haluoleo, fasilitasi pengembangan UMKM dengan menjadikan P2ID sebagai pusat pengembangan UMKM, perbaikan iklim investasi dan perbaikan regulasi yang betkaitan dengan isin investasi. “Jajaran pemerintahan di daerah ini bekerja keras untuk kemajuan daerah ini. Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan menunjukan peningkatan yang semakin baik dari tahun ke tahun. Kalau diibaratkan cuaca, kondisi angin sangat bagus saat ini. Oleh karena itu, jangan membuat gangguan yang menyebabkan kosentrasi pemerintahan terganggu. Apalagi kalau apa yang diungkapkan tak sesuai data dan fakta. Soal pembangunan yang telah kita mulai kemudian dapat kita selesaikan di era pemerintahan ini, itu adalah kehendak Yang Maha Kuasa, kalau memang kita digariskan dan kembali mendapat kepercayaan rakyat untuk melanjutkan, kita lanjutkan,” kata Nur Alam.(wal/ong)

3

Senin, 10 Januari 2011

Harga Cabe Rawit Melejit Kenaikan Terjadi di Tingkat Pedagang Kendari,KP Mahalnya harga cabe di tingkat nasional juga terasa di Kendari. Di dua pasar di Kendari yakni pasar sentral kota dan pasar Mandonga, harga cabe rawit rata-rata satu kilo gram hingga Rp 85 ribu. Kenaikan ini terjadi sejak empat hari yang lalu. Hasni penjual cabe di Pasar Mandonga mengatakan, bila harga cabe sebelumnya hanya Rp 70 ribu. Tapi saat ini melonjak hingga Rp 85 ribu. Katanya kenaikan itu tidak jelas apa penyebabnya. “Karena harga

DOK/KP

Kadis Pertanian Sultra, Mansur saat meninjau areal persawahan di Kolaka beberapa waktu lalu. Tahun ini dinas yang dipimpinnya menargetkan bila produksi pertanian akan naik.

Produksi Pertanian Ditarget Naik Kendari,KP Dinas Pertanian (Distan) Sultra baru saja melaksanakan sinkronisasi program pembangunan pertanian tahun 2010 dan persiapan pelaksanaan program tahun 2011. Kegiatan evaluasi yang dilaksanakan selama dua hari di sebuah hotel ternama di Kendari itu membuat Kadistan, Ir Mansur MTp optimis produksi pertanian naik. Saat memberi pemaparan, Mansur mengurai bila hasil produksi pertanian Sultra mengalami peningkatan di tahun sebelumnya. Katanya tahun 2010 lalu, hasil produksi beras telah mencapai 455.201 ton, atau naik 11,74 ton dari tahun sebelumnya. Demikian pula jagung yang telah mencapai 72 ribu ton. “Peningkatan tersebut terjadi karena adanya berbagai bantuan, diantaranya

benih padi Bahteramas 25 ribu hektar, bantuan langsung pupuk, handtraktor, dan pompa air,” ujar Mansur didepan para peserta sinkronisasi Distan seSultra. Mansur berharap kedepan pemerintah pusat dapat mengupayakan perencanaan dengan tepat waktu, sehingga distribusi bantuan khususnya benih juga dapat sesuai dengan waktu tanam. Ia berharap rencana tanam dan rencana panen akan lebih dikaji, mengingat waktu tanam sepanjang tahun, tetapi puncaknya pada April dan Desember. Untuk bantuan yang diterima pihaknya pada 2011 ini, Mansur merinci bantuan benih sebanyak 56 ribu, disamping bantuan pendampingan sekolah lapangan pengolahan lapangan terpadu (SLPLT). “Dengan adanya bantuan terse-

but kami optimis dapat mencapai target 2011, yaitu produksi pertanian sebesar 511 ribu ton karena produktivitas pertanian belum optimal, mengingat produktivitas 43 ribu ton per hektar, sementara varietas benih unggul lebih dari itu. Belum lagi masih ada lahanlahan yang baru akan dicetak,” rincinya. Meskipun belum ada temuan mubazirnya percetakan sawah baru, tetapi jauh-jauh hari Mansur telah mewanti-wanti pada Kadistan se-Sultra agar hal itu tidak terjadi. Pasalnya akan mempengaruhi alokasi bantuan pencetakan sawah baru, pada tahun-tahun berikutnya. “Khusus untuk peternakan, Sultra juga mendapat bantuan bibit sapi potong, serta bantuan penyelamatan bibit betina produktif sebesar Rp 10 Milliar,” tutupnya. (fas/awl)

Pendapatan UPTD Metrologi Surplus Pasar Anduonohu dan Lapulu Jadi Kawasan Tertib Ukur Kendari,KP Untuk pertama kalinya UPTD Metrologi Disperindag Sultra, tahun ini mengalami surplus. Ini terlihat dari realisasi pendapatan lembaga tersebut mencapai Rp 199 juta, sementara biaya operasional untuk semua itu sekitar Rp 147 juta. Bahkan tahun ini Metrologi berhasil membuat pasar tertib ukur yang berada di Pasar tradisonal Lapulu dan Andounohu. Kepala UPTD Metrologi Disperindag Sultra, Sutomo menjelaskan, bila selama ini lembaganya tidak pernah mengalami surplus, malah dana operasional biasanya lebih tinggi. Itu semua karena kerja keras yang dilakukan tim, untuk memberikan sosialisasi pada

pedagang. “Sehingga mereka displin menerapkan alat ukurnya dan retribusi yang terakumulasi dari pengecekan alat ukur dari masyarakat sekitar Rp 199 juta,” terangnya akhir pekan lalu. Dari data yang ada sebanyak 10.162 alat ukur di tahun 2010 yang telah ditera atau milik 2.195 pedagang pada 50 lokasi pasar yang ada di Sultra. Dari seluruh pasar itu dua pasar tradisional yaitu Andounohu dan Lapulu sudah dijadikan pasar tertib ukur. Tim yang bekerja untuk mewujdukannya dari pihak perindag sendiri, pasar yang bersangkutan, kepolisian dan pihak mejelis ulama Indonesia (MUI). MUI disertakan, karena mereka selama lima hari memberikan pemahaman pentingnya ketepatan alat ukur sesuai aturan agama. Perbedaannya ke dua pasar ini dibandingkan yang lainnya, seluruh alat ukur pada pasar tertib ukur, pedagangnya sudah ditera dan pedagangnya sudah

sadar dengan aturan mengenai ukuran, kemudian akan dilakukan tindak lanjut oleh managemen pasar setempat. “ Pembuatan pasar tertib ini kami lakukan selama lima hari bersama tim dari Kementrian Perdagangan. Harapannya setelah ini, pasar-pasar yang lainnya juga mengikuti pola seperti di dua pasar ini,” papar Sutomo. Versi Sutomo pemahaman dan pengawasan tera alat ukur akan terus dilakukan bersama tim di tahun 2011 ini. Hanya berapa anggaranya belum diketahui, yang jelas pihaknya akan mengupayakan agar peran UPTD metrologi di daerah ini bisa terus meningkat. Bila sebelumnya hanya melakukan tera pada alat ukur di pasar, tapi kedepan bisa juga menera alat ukur kesehatan dan sejenisnya. “Tapi untuk bisa menuju ke arah sana, tentunya perlu adanya verifikasi dan akreditasi laboratorium. Tahun ini kami mulai akan upayakan,” pungkas Sutomo. (lis/awl)

Telkomsel Peduli Bencana Gunung Bromo Kendari,KP Telkomsel baru saja menyerahkan bantuan berupa 200.000 liter air bersih, masker serta uang tunai bagi masyarakat setempat yang terkena dampak erupsi Gunung Bromo. Sulitnya akses akibat hujan abu menjadikan kebutuhan air bersih prioritas utama bantuan yang diberikan. Sebagaimana diketahui, bencana letusan Gunung Bromo yang terjadi sejak 26 Nopember 2010, berdampak signifikan terhadap kehidupan sehari-hari warga di sekitarnya. Sejak terjadinya erupsi, Telkomsel aktif memberikan bantuan kepada warga sekitar dengan menyediakan fasilitas Internet dan Telepon Gratis di Telkomsel Media Center Cemoro Lawang. “Kami terus memantau kebutuhan utama yang menjadi prioritas warga sekitar Gunung Bromo. Karena warga mengalami kesulitan akses untuk mendapatkan kebutuhan air bersih, Telkomsel membantu menyediakan 200 ribu air bersih dan masker untuk masyarakat di

sekitar Gunung Bromo. Bantuan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial Telkomsel,” ungkap Gilang Prasetya, VP Area Jawa Bali. Susahnya air bersih di sekitar Gunung Bromo diakibatkan hujan abu sehingga merusak sumber - sumber air bersih yang dimiliki warga Bromo. Dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan air bersih tersebut, Telkomsel mengisi tandon - tandon air bersih yang telah tersedia di desa-desa sekitar yang terkena dampak bencana dengan dua unit mobil tangki air. “Bantuan air bersih dari Telkomsel yang dimobilisasikan dari Kota Probolinggo, mampu menghasilkan air bersih hingga ribuan liter dalam sehari,” tambah Gilang. Selain itu, diberikan juga masker , uang tunai serta pakaian kepada warga di Gunung Bromo. Bantuan diterima oleh Camat Sukapura, Hudan Syarifudin SSos Msi, sebagai perwakilan warga di Kecamatan Sukapura. Kecamatan Sukapura mencakup 12 desa antara lain desa Yapak, Sukapura, Sapik-

erep, Ngadirejo, Wonokerto, Ngadas, Jetak, Wonotoro, Ngadisari, Sariwani, Pakel, Kedasi, dan Ngepug. Saat ini lebih dari 3000 BTS Telkomsel yang tersebar di Jawa Timur dan salah satunya memiliki cakupan di wilayah Kecamatan Sukapura yang merupakan daerah lokasi bencana yang cukup parah. BTS – BTS tersebut dipantau setiap saat dan dipastikan sampai saat ini dalam keadaan baik. “Sejak erupsi Gunung Bromo, kami terus memastikan jaringan Telkomsel tetap normal, dengan pemantauan selama 24 jam kesiapsiagaan penanganan bencana Gunung Bromo,” jelas Gilang Prasetya. Telkomsel konsisten melaksanakan kegiatan CSR di seluruh Indonesia, yang meliputi program berkesinambungan dalam bidang pendidikan, sosial, lingkungan dan mitigasi bencana. Telkomsel berkomitmen untuk membantu membangun Indonesia, karena Telkomsel paling Indonesia. (lis/awl)

di pasar-pasar lain naik, makanya di Kendari juga kami naikkan,” kata Hasni. Demikian Kusri penjual cabe di Pasar Central kota malah mengaku akan menaikkan harga cabe lagi. Menurutnya harga Rp 85 per kilogram di Kendari tergolong murah. “Kalau di Jawa sudah lebih Rp 100 ribu satu kilo gram. Di Kendari masih murah. Padahal cabe biasanya diperoleh dari Jawa. Sejak harganya naik, mereka (pedagang Jawa, red) membeli di pasar Kendari. Karena permintaan tinggi makanya harga juga kami naikkan,” paparnya. Kasi Pengembangan Pasar dan informasi Disperindag Sultra, Darmin yang dihubun-

gi mengakui bila harga cabe, khususnya cabe rawit di pasar Kendari mengalami kenaikan. Kenaikan ini tidak disebabkan oleh langkanya produk, tapi faktor ikut-ikutan. “Stok mencukupi, tapi tiba-tiba harga naik. Ini karena melihat informasi dari televisi, seperti pasar di Jawa naik, makanya pedagang di Kendari juga menaikkan harga, “ paparnya. Apalagi soal faktor distribusi, pengiriman cabe dari daerah pertanian juga tidak mengalami hambatan. Daerah penghasil cabe seperti di Konawe, Konsel, dan Raha, dan transportasinya selama ini lancar. Demikian petani juga tidak menaikkan harga jual cabe,

mereka tetap menjual dengan haga lama yakni Rp 50 ribu - Rp 60 ribu per kilogram. “Jadi kenaikan ini yang menikmati para pedagang,” kata Darmin. Menurutnya pihaknya tidak bisa intervensi, karena kenaikan harga cabe sudah mekanisme pasar. Lagi pula cabe bukanlah barang yang bisa diatur seperti beras ataupun gula, yang sudah memiliki harga tetap. Sehingga bila kenaikan tinggi, pemerintah melakukan operasi pasar. “Tapi dengan sendirinya harga pasti turun, karena konsumen membatasi pembelian, dan sudah hukum ekonomi bila permintaan berkurang tentunya harga akan turun,” pungkas Darmin. (lis/awl)

DKP Optimalkan Capaian PAD Kendari,KP Tahun ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari menargetkan memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak Rp 611 juta lebih. Dana-dana tersebut berasal dari tempat pelelangan ikan (TPI) dan balai benur ikan (BBI). Kadis DKP Kota Kendari, Agus Salim Safrullah yang ditemui menjelaskan target PAD tahun ini lebih tinggi dibanding tahun lalu yang hanya mencapai Rp 566 juta. Ia sempat merinci capaian 2010 sebesar Rp 527,6 juta, dengan penyumbang PAD dari pajak kekayaan daerah (PKD) TPI seperti tambatan perahu, jasa kios dan penimbangan serta bakulan, disamping terdapatnya BBI yang mensuplai benih ikan. Meskipun capaian 2010 lalu hanya 94 persen, kata Agus Salim tetapi jumlah tersebut lebih tinggi dari capaian 2009 sebesar Rp 395 juta, dari target Rp 556 juta. “Capaian PAD 2010 mengalami peningkatan, karena adanya pengoptimalan penarikan pajak dan retribusi. Karena itu saat ini kami terus melakukan penertiban data, sehingga pe-

luang-peluang potensi PAD yang akan dicapai telah diketahui dengan pasti, semisal ikan yang didaratkan semakin banyak karena musim mendukung,” jelasnya. Pengoptimalan penarikan pajak dan retribusi, merupakan salah satu cara peningkatan capaian PAD. Apalagi tahun 2011 pihaknya akan mengujicobakan cooltorage di TPI, yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga. “Berbeda halnya dengan pengolahan hasil perikanan (PHP) seperti home industry aneka hasil laut seperti abon, bakso dan dendeng ikan di Poasia, Purirano, Sodoha dan Anduonohu. Masih diberikan kesempatan untuk berkembang dan belum dipungut pajak dan retribusi,” lanjutnya. Sehubungan dengan rencana kerja anggaran (RKA), yang diajukan, Agus Salim menjelaskan terdapat delapan program, diantaranya tiga program utama yang menyentuh langsung masyarakat nelayan. Program tersebut semisal peningkatan pengembangan usaha perikanan tangkap, budidaya perikanan dan PHP.

Agus Salim Safrullah “Total anggaran untuk bantuan langsung masyarakat (BLM) termasuk pembinaan yaitu 60 persen dari Rp 5,5 Milliar. Nilai ini jauh lebih tinggi dari 2010 lalu yang dibawah 60 persen,” kata pengganti Rahman Napirah ini. Bantuan dana BLM yang bersumber dari APBD tersebut, rencananya akan dialokasikan pada enam kecamatan dan 45 kelurahan se-Kota Kendari yang meliputi Kecamatan Ken-

dari, Kendari Barat, Poasia, Abeli, Kambu dan Mandonga. Dengan terdapat puluhan kelompok, tentunya diprioritaskan bagi kelompok yang belum menerima bantuan. “Selain itu kami juga akan menerima dana Tugas Pembantuan (TP), dari Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, sehingga dapat disharing dengan dana APBD. Saat ini kami juga sementara menjalin kerja sama dengan Disporabudpar Kota Kendari, guna pengembangan kawasan wisata buatan kolam pemancingan di Kelurahan Matabubu,” bebernya. Karena dikelola oleh lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), maka pihaknya telah memberikan bantuan karamba jaring apung (KJA), beserta sarana produksi seperti bibit dan pakan. “Sama halnya dengan PHP tidak ada bagi hasil, lebih kepada pemberdayaan masyarakat. Tetapi tidak menutup kemungkinan jika kelak telah tumbuh dan berkembang, kawasan wisata tersebut dapat menjadi pundipundi PAD Kota Kendari,” tandasnya. (fas/awl)

Inkindo Sultra Ingatkan Aturan Baru Terkait Keluarnya Perlem 15 Tahun 2010 Kendari, KP Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) Inkindo baru saja melaksanakan pertemuan bersama LPJK Daerah. Mereka membahas peraturan lembaga (Perlem) nomor 15 tahun 2010 yang baru saja ditetapkan. Salah satu point keputusan yakni menghimbau pada instansi pemerintah agar segera memberlakukan Perlem tersebut. Ketua Inkindo Sultra, Saifuddin saat bertandang ke Kendari Pos kemarin mengatakan sampai sekarang terdapat beberapa instansi pemerintah yang belum menjalankan perlem, khususnya panitia lelang. Ia mencontohkan Bina Marga dan Cipta karya PU Sultra. Yang paling urgen kata Saifuddin, pada Perlem yang baru pada pasal 20 terdapat perubahan tentang tingkat pekerjaan yang ditentukan. Saifuddin sempat merinci dalam aturan baru jika dalam pelaksaan pengadaan barang/jasa pemerintah, untuk pekerjaan jasa perencanaan konstruksi dan jasa pengawasan konstruksi ditetapkan tiga poin. Poin pertama katanya, penetapan Kemampuan Dasar (KD) tidak dipersyaratkan, poin kedua yaitu kemampuan menangani paket pekerjaan tidak dipersyaratkan. Sementara pada poin ketiga dijelaskan tentang nilai satu pekerjaan yaitu Gred (tingkatan) 1 mulai kurang dari Rp 50 juta-Rp 200 juta (Badan Usaha). Sementara pada gred 2 kurang dari 1 Miliar, gred 3 senilai Rp 1 Miliar - Rp 2,5 Miliar dan grad 4 dari 2,5 Miliar sampai tak terbatas. Saifuddin menuturkan saat ini masih ada lembaga pemerintahan yang belum memberlakukan Perlem ini.

Jika Perlem tersebut tidak digunakan saat lelang nantinya membuat jasa konstruksi banyak yang tidak terlibat. Contohnya, ketika

pekerjaan itu dianggarkan Rp 1 Miliar, para jasa konsultan yang memiliki modal dibawah itu bisa bertarung untuk mendapatkan paket

pekerjaan tersebut. “Kami berharap Perlem ini diberlakukan dan Perlem yang lama tidak diikuti lagi,” pungkasnya. (ano/awl)

Senin, 10 Januari 2011

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Over Dosis Narkoba, Mahasiswa ‘’Tewas’’

Jasa Medis Lunas, Insentif Staf Batal

Unaaha, KP Mengonsumsi Narkoba dapat merenggut nyawa seseorang. Seorang mahasiswi mendadak terjatuh lalu tewas akibat over dosis setelah mengonsumsi barang haram itu, akhir pekan lalu di depan kantor Satlantas Unaaha. Minimnya perhatian orang tua akibat kesibukan bekerja membuat anak yang berstatus mahasiswa itu terjerumus dalam lingkaran penggunaan Narkoba. Tak terima anaknya tewas karena over dosis, kedua orang tua mahasiswi itu saling menyalahkan. “ Ini karena kamu. Saya kan sibuk bekerja,” ujar ayah mahasiswi itu. Sang Ibu pun tak mau kalah dan mencari pembenaran. Kedua orang tua itu akhirnya hanya bisa menyesali perbuatan anaknya. “ Saya sudah berikan semua materi. Uang dan pendidikan Saya berikan tetapi dibalas dengan terjebak ke dunia Narkoba. Ibu harus bertanggungjawab, sebab selama ini hanya sibuk mengurus arisan dan bisnis. Tidak memperhatikan anak-anak,” sesal sang ayah. Cerita di atas bukanlah peristiwa sesungguhnya. Itu hanya bagian dari adegan teatrikal yang dipentaskan mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Lakidende sebagai bentuk kepedulian terhadap bahaya narkotika dan obat terlarang. “ Makna dari aksi ini, Kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana dampak negatif penyalahgunaan Narkoba. Kami, mahasiswa FIA Unilaki ingin membantu kepolisian dalam pemberantasan Narkoba di Konawe,” ujar Irman, koordinator aksi. Kedepan, pihaknya juga akan membangun komunikasi dengan berbagai pihak dalam pemberantasan penyalahgunaan zat aditif yang marak terjadi itu. (din)

Wangiwangi,KP Para staf RSUD Wakatobi harus lebih berlapang dada. Insentif mereka ditahun 2010 lalu tak bisa dibayarkan dengan alasan kondisi keuangan daerah yang tak memadai. Kenyataan itu berbanding terbalik dengan penghargaan atas jasa paramedis karena telah dilunasi pemerintah pada Desember 2010 lalu. ‘’ Begitu juga dalam APBD 2011 nanti, tidak tercantum item pembayaran dana intensif tersebut,’’ kata Direktur RSUD Wakatobi, dr. H Irfan Sumardin, akhir pekan lalu. Sedang insentif bagi dokter spesialis tetap dapat terbayarkan Rp 25 juta perbulan. Para pegawai diakuinya telah memahami kondisi keuangan daerah yang menyebabkan tidak terbayarnya secara keseluruhan tunjangan tersebut. terlebih, pemerintah telah beberapakali melakukan rapat membahas menyangkut hal tersebut. ‘’ Jika keuangan daerah tidak memungkinkan, maka tak bisa terbayarkan. Berbeda dengan jasa medis yang setara dengan gaji, itu harus mendapat pembayaran yang sudah terealisasi sebelumnya,’’ ulang irfan, menegaskan. (cr1)

Majelis Taklim Diminta Dukung Permata

Logo dan Maskot Porprov Disayembarakan Andoolo, KP Segala bentuk kesiapan dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Sultra di Konawe Selatan medio 2011 ini terus dimatangkan. Kini, Pemkab bersama KONI setempat juga sedang mempersiapkan instrumen penting penyelenggaraan kompetisi olahraga daerah empat tahunan. Salah satunya adalah penentuan logo dan maskot Porprov. Pihak panitia penyelenggara mengaku akan menyayembarakannya. Maskot memang menjadi ciri khas dalam setiap penyelenggaran kegiatan olahraga dalam ajang manapun. ‘’ Kami akan menyampaikan penciriannya secara terbuka, termasuk seluruh syarat-syaratnya yang menjadi ciri daerah atau binatang khas di Konawe Selatan,’’ jelas Wakil Ketua KONI Konsel, Rustam Silondae, akhir pekan lalu. Menurut Kepala Kesbang dan Linmas itu, maskot yang digunakan dalam setiap iven olahraga itu memang biasanya adalah binatang khas salah satu daerah. Untuk logo Porprov sendiri, Pemkab dan panitia penyelenggara akan duduk bersama dengan pihak KONI dan Pemprov dalam penentuannya. “ Target Kami, bulan Januari ini sudah biasa disayembarakan dan pemenangnya ditetapkan Februari mendatang. Untuk pemenangnya, selain menerima konpensasi, juga diberikan reward,” tandasnya. Sementara itu Sekretaris Panitia Penyelenggara Porprov, Arsalim Arifin mengatakan, kesiapan Konawe Selatan terus dilakukan, pembenahan termasuk evaluasinya. Salah satu pendukung dalam kegiatan adalah upacara pembukaan yang akan menampilkan tari kolosal. “ Kami akan menunjuk salah satu Event Organizer untuk mempersiapkannnya, termasuk perekrutan peserta tari dari siswa-siswi SMA SMK se Konawe Selatan,” timpal Kepala Bappeda itu. (era)

HERMAN/KP

Lokasi wisata air terjun Moramo yang kini kurang mendapat perhatian lagi dari masyarakat akibat pengelolaannya yang kurang maksimal.

Air Terjun Moramo Kembali Dilirik Andoolo, KP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan memang mengakui jika sejumlah potensi wisata yang ada di daerah itu banyak yang belum dikelola maksimal. Salah satunya yang sejak dulu telah terkenal namun cenderung terabaikan adalah air terjun Moramo. Namun pada tahun 2011 ini pemerintah berjanji akan menata kembali wisata air terjun Moramo itu untuk menggenjot pendapatan asli daerah, termasuk sebagai salah satu ikon Konawe Selatan. Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab membentuk satu satuan kerja yang akan secara khusus menangani pariwisata dan kebudayaan dengan plot anggaran hingga mencapai miliaran rupiah. Sebelumnya SKPD tersebut disebut Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan. Namun tahun ini berubah menjadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

dengan pimpinan, Wallam. Saat melantik pejabat itu, Bupati Konawe Selatan, H. Imran menitip harapan besar agar potensi wisata dan kebudayaan di otoritanya dapat dikelola lebih baik dan menjadi pilar penting kontribusi bagi kas daerah. “ Salah satu yang perlu mendapat perhatian penuh adalah wisata air terjun Moramo,” ujarnya, akhir pekan lalu. Menurut bupati dua periode itu, untuk menghidupkan wisata air terjun Moramo, pemerintah akan menggelar salah satu kegiatan kesenian akbar dan akan ditempatkan di kawasan tersebut. Namun demikian, sebelumnya sarana dan prasarana yang ada akan dibenahi, termasuk melengkapi yang belum ada. “ Dengan pengelolaan yang baik dan melengkapi infrastrukturnya, wisata air terjun Moramo akan menjadi salah satu destinasi masyarakat Sultra dan nasional,” harap Imran. (era)

Warga Molawe Tagih Janji Sertifikat BPN Kendari KP Badan Pertanahan Negara (BPN) Konawe Utara kini menuai sorotan. Paket prpgram sertifikasi tanah yang ditujukan pada masyarakat yang dilaksanakan sejak Januari 2010 tak juga kunjung tuntas. Padahal, seluruh biaya administrasi telah dipenuhi. Protes pun kini mulai digaungkan, khususnya datang dari warga Kelurahan Molawe, Kecamatan Molawe. Lurah Molawe, Darwis mengatakan, Ia bersama warganya merasa ditipu oleh oknum pegawai BPN Konut karena hingga kini janji penerbitan sertifikat rumah mereka belum mendapat kejelasan. Bahkan dirinya bersama empat warga terdekatnya sudah membayar panjar senilai Rp 1,3 juta untuk memiliki sebuah sertifikat dari total Rp 2,3 juta yang dibebankan. ‘’ Ada dari Badan Pertanahan Konut datang. Katanya mau membuatkan sertifikat sesuai program UMK atau Prona yang dikenakan biaya. Itu mulai Januari 2010. Ternyata sampai 2011 ini Kami belum mendapatkannya,’’ ungkap Darwis, kemarin. Selain itu tercatat 60 warga lainnya juga yang telah mengeluarkan biaya Rp 500 ribu tiap kepala keluarga untuk membuat sertifikat. Modus oknum yang mengaku dari BPN Konut itu, sama. Melakukan pengukuran ke tiap rumah penduduk namun hingga kini belum mem-

peroleh sertifikat lengkap. “ Jadi warga kelurahan Molawe sudah menjadi korban penipuan BPN Konut, karena hingga meskipun sudah beragam pertanyaan dilontar masyarakat pihak pertanahan Konut selalu berkilah akan segera dibuatkan,” sindirnya. menyangkut pembayaran pembuatan sertifikat tersebut, pihak BPN Konut menggunakan kwitansi dengan alasan sebagai bukti pertanggungjawaban karena program yang dijalankan itu memang dikenakan biaya. “ Jadi setiap warga yang mau

DOK/KP

Sejumlah kuitansi sebagai bukti pembayaran untuk panjar pengurusan pembuatan sertifikat tanah dan rumah bagi warga Molawe yang belum direalisasikan oleh oknum yang diduga staf BPN Konut.

dibuatkan sertifikat rumahnya wajib membayar. Makanya kami bayar saja karena tidak ada penyampaian apakah ini gratis atau tidak. Anehnya, harga tidak sama. Ada yang 500 ribu rupiah dan ada yang 2,3 juta rupiah. Kami tidak tahu mengapaberbeda,”heranDarwis.Kepala Badan Pertahanan Konut, Purnama yang coba dikonfirmasi melalui telepon selulernya bernomor 0813410151XX, belum berhail dihubungi. Sebab, meski teleponnya bernada aktif, namun yang bersangkutan enggan menjawab panggilan yang masuk. (p4)

Unaaha, KP Bupati Konawe, Lukman Abunawas terus meminta dukungan dalam aplikasi program pembangunan pemerintahannya. Untuk semua elemen, termasuk majelis taklim pun diharap mampu mengambil peran. ‘’ Khususnya dalam pengembangan pemahaman dan baca tulis Alquran. Menteri Agama telah memberikan perhatian sejak tahun 1970-an. Secara nasional diberi instruksi kepada Pemprov, Pemkab dan kecamatan serta tokoh-tokoh agama untuk membina anak-anak Lukman Abunawas memahami isi Alquran. Dan pada 2003 lalu, Pemkab Konawe melalui Perda nomor 7 telah mengaplikasikan pemberantasan baca tulis Alquran tersebut,” pinta Lukman Abunawas. Menurutnya, ada 70 persen peran ibu rumah tangga dalam membentuk akidah anak-anak. Majelis taklim ditekankan untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan keagamaan. Bukan hanya dalam arti pembangunan fisik (sarana dan prasarana) tetapi juga pembangunan non fisik seperti pembangunan mental dan moral masyarakat dan bangsa. Atas kinerja majelis taklim selama ini, Lukman Abunawas mengapresiasinya. Ke depan pihaknya akan menyiapkan bantuan majelis taklim desa dan kelurahan. “ Makna paling penting HUT ke-9 BKMT Abuki ini hendaknya dijadikan wahana evaluasi dan introspeksi hasil pembangunan dan karya dari ibu-ibu, sejauh mana peningkatan dan apa saja permasalahannya. Itu bisa diukur, misalnya pengajian rutin, berapa yang hadir, kalau kurang yang datang berarti menurun. Ukuran lain, ketaatan beribadah. Utamanya salat berjamaah (magrib atau Isya). Apakah rutin atau masjidnya kosong setiap malam,” tukasnya. Ia juga berharap DPRD menyetujui anggaran untuk bantuan kostum seragam dan jilbab dalam anggaran APBD. ‘’ Ini dilakukan dalam kaitannya dengan program Permata, Konawe Cerdas dan Beriman. Ini kita padukan bidang pendidikan dan pembinaan keagamaan,” tamdasnya, beberapa waktu lalu di Abuki. (din)

6

Kendari Pos |Senin, 10 Januari 2011

Pengurus LPTQ Butur Terbentuk Buranga, KP Buton Utara kini memiliki pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Pekan lalu, komposisi kepengurusannya dikukuhkan langsung oleh Ketua LPTQ Sultra, H. Saleh Lasata di Gedung Tongano Lipu, Kulisusu. Harmin Hari yang juga Wakil Bupati Butur diamanahkan sebagai Ketua Umum dan didampingi Sekertaris, Daria. Ketua LPTQ Sultra, H. Saleh Lasata mengatakan, pengembangan seni baca Alquran adalah bagian integral dari pembinaan kual-

itas sumber daya manusia. “ Saya harap, dengan kehadiran LPTQ di Butur dapat memberi kontribusi terhadap pembinaan kualitas sumber daya manusia,” pinta Wakil Gubernur Sultra itu. Menurutnya, sungguh menyedihkan bila penduduk Sultra khususnya Butur yang mayoritas muslim, tidak mengembangkan seni baca Alquran dengan baik. “ Sebelum terbentuk LPTQ Butur, daerah ini telah berhasil meraih juara lomba pada MTQ Provinsi lalu. Hendaknya dipahami, untuk pengembangan keagamaan khususnya

pengembangan Tilawah Alquran atau upaya melahirkan qori dan qoriah, hafizh-hafizhah, mafassir-mufassirah dan peserta cabang lainya harus melibatkan banyak pihak, bukan semata-mata tugas pemerintah. Karena itu peran LPTQ sebagai lembaga operasional pengembangan Alquran mutlak menjalin kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai pihak, utamanya terhadap pemerintah daerah, selaku unsur pembina umum dan kementerian agama sebagai pembina teknis,’’ papar Saleh Lasata, panjang lebar. (awn)

IST/KP

Bandara Matahora di Wakatobi ini disebut kini hanya disinggahi oleh satu maskapai penerbangan dengan jadwal keberangkatan dua kali sepekan. Kondisi ini membuat sejumlah pengguna jasa penerbangan mengeluh.

Jadwal Penerbangan Tinggal Dua Kali Sepekan

SYAMSUDDIN/KP

Wali Kota Baubau, H. MZ. Amirul Tamim menyerahkan dana program Bantuan Stimulan Pembangunan PerumahanSwadayasertamemberisecarasimboliskreditusaharakyatdiAlun-alunMaedaniSemerbak, beberapa waktu lalu.

Wangiwangi,KP Penerbangan rute Wakatobi-Kendari yang selama ini berjalan lancar setiap hari selama seminggu, kali ini tidak lagi berlangsung. Jadwal penerbangan tercatat hanya dua kali sepekan. Kondisi itu dikeluhkan sejumlah konsumen, karena aktivitas mereka menjadi tertunda karena tunjangan transportasi yang tidak lancar. Salah seorang pengusaha agar-agar yang mengaku bernama Amirulah mengatakan, dengan pengurangan jadwal penerbangan membuat aktivitas ekonominya terganggu. Sebab

waktu yang Ia rencanakan untuk bertemu dengan calon konsumennya terganggu, sehingga peluang bisnis yang dijalinnya juga terpengaruh. Amirullah berharap penerbangan rute Wakatobi-Kendari dapat kembali lancar seperti sebelumnya. Pemkab disarankan memfasilitasi dengan pihak penyedia layanan jasa penerbangan agar jadwal bisa berlangsung normal. ‘’ Selain itu, dalam menghadirkan perusahaan jasa penerbangan, jangan menghadirkan satu saja yang beroperasi di Wakatobi. Sebanyak dua atau leb-

ih agar tidak terjadi monopoli harga tiket penerbangan dan masyarakat dengan golongan ekonomi menengah ke bawah yang memiliki keperluan mendadak, dapat menjangkau dan mampu menggunakan fasilitas transportasi penerbangan tersebut,’’ sarannya. Amirullah pun berpendapat, Wakatobi adalah daerah yang memiliki akses informasi terbuka ke daerah luar, sehingga minat pengunjung ke wilayah itu cukup tinggi. Otomatis, kebutuhan transportasi yang cepat, murah dan terjangkau menjadi kebutuhan vital. (cr1)

7

Kendari Pos | Senin, 10 Januari 2011

Bripka AM Dibela Istrinya Atau... dilihat dari suaminya apalagi sampai berhubungan atau pacaran dengan orang lain. Bahkan kalau suaminya keluar rumah, kerap minta izin padanya termasuk minta ditemani bila kemana-mana. Yn menilai, pengakuan Yr selama ini memang membuat dirinya shok apalagi sampai diberitakan di media. Padahal, sebelum tuduhan kepada suaminya itu meledak akhir Desember lalu, Yn dan Yr pernah terjalin hubungan akrab saat masih

tinggal satu kompleks di Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia. “Yr sering ke rumah ketemu saya. Suaminya juga begitu, hubungannya dengan suamiku sangat akrab. Jadi mana mungkin saya percaya laporannya,” cerita Yn pada koran ini. Tidak hanya itu, jika Yr benar-benar diperkosa bulan Mei lalu, mengapa tidak melapor langsung di polisi atau menceritakan langsung pada suaminya termasuk pada dirinya. Padahal, selama bulan Mei hingga Juni lalu, Yr masih sering kerumahnya dengan wajah-wajah riang tanpa terlihat

penyesalan. “Kalau dia (Yr) normal dan memiliki perasaan, seharusnya setelah diperlakukan tidak manusiawi oleh suami saya sudah minder ke rumah. Ini tidak. Dia malah tertawa bahagia hingga curhat terkait rumah tangganya. Jadi saya menilai pengakuannya itu merupakan bentuk kebohongannya,” kata Yn lagi. Berhubung laporan pemerkosaan yang dituduhkan pada suaminya itu sudah masuk di ranah hukum, Yn menyerahkan sepenuhnya pada polisi untuk membuktikannya. Yang jelas, selama kasus itu disidik polisi, dia akan

selalu setia mendampingi suaminya. Begitu juga dengan kasus penganiayaan yang dilaporkan Ch terhadap suaminya, Yn juga menyerahkan sepenuhnya pada aparat berwajib. Yang jelas kasus pemukulan di wajah Ch, dilatar belakangi ulah Ch sendiri yang mendorong suaminya hingga terjatuh di tanah. “Saat suami saya didorong langsung jatuh. Begitu terbangun langsung dilayangkan pukulan di wajahnya. Ini juga merupakan pembelaan dari suami saya. Silakan polisi membuktikan siapa yang benar dan salah,” ungkap Yn.(nur/ong)

Foto Bareng, Istri Gus Dur Memaksa Berdiri Menkum... Sang mempelai putri, Ukhti, juga lulus dari kampus yang sama. Mereka juga satu angkatan saat masuk di UGM pada 2002 lalu. Bedanya, kini wanita yang lahir pada 5 Maret 1985 ini menjadi staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII). Saat ini, Ukhti juga menempuh spesialisasi Patologi Anatomi di UI setelah mendapat beasiswa dari Kementerian Pendidkan Nasional (Kemendikanas). “Akhirnya kami berdua bisa tinggal bersama di Jakarta. Sebelumnya kan istri di Jogja karena ngajar di UII. Sekarang setelah dapat beasiswa, bisa bareng lagi,” kata Ikhwan lantas tersenyum kalem. Acara kemarin cukup meriah kendati tidak menampakkan kemewahan. Begitu memasuki lobi gedung, di sisi kanan dan kiri beberapa panitia putri menyambut dengan buku tamu plus kotak angpao. Panitia menyiapkan empat kotak angpao. Tiga kotak dipasang di samping buku tamu, sedangkan satu kotak disimpan di belakang. Satu kotak itu merupakan kotak angpao cadangan jika tiga kotak sudah penuh. Namun, hingga acara berakhir pukul 14.00, kotak itu tidak dipakai. Meski begitu, hampir setiap tamu yang hadir selalu menyisipkan amplop di kotak tersebut. Ada salah seorang undangan sampai kesulitan memasukkan amplop lantaran lubang kotak terlalu sempit. Atau mungkin isi amplop terlalu tebal. Tapi, tidak semua undangan memberi angpao. Beberapa orang hanya melewatinya saja. Misalnya Menteri Hukum dan HAM Patrialias Akbar dan advokat senior Todung Mulya Lubis yang hanya melewatkan kotak angpao tersebut. Di dalam gedung, sebuah layar lebar dipasang di sisi kanan pelaminan. Layar tersebut menampilkan para shohibul hajat yang sedang menyalami para tamu bergantian. Begitu pula enam layar LCD yang dipasang menyebar di dalam gedung. Di pelaminan sepanjang 15 meter, Ikhwan dan Ukhti duduk berdampingan diapit kedua orang tua masing-masing. Di sisi kanan mereka ada Mahfud dan Zaizatun Nihayati, orang tua Ikhwan. Di sisi kiri ada Asep Rustiawan dan Bhaktiah Ibrahim, orang tua Ukhti. Mahfud dan Asep kompak berpakaian cokelat muda sedangkan Zaizatun dan Bhaktiah berbaju jingga cerah. Pakaian mempelai Senada dengan para shohibul hajat, para panitia pun mengikuti nada pakaian mereka. Para panitia putri kompak mengenakan pakaian jingga cerah. Sedangkan panitia pria, rame-rame men-

genakan jas dengan kemeja putih polos. Khusus petugas keamanan, safari gelap tetap menjadi baju wajib. Mereka umumnya adalah staf dan karyawan di MK. Bahkan, petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk hingga di dalam gedung adalah personil yang setiap hari bertugas di MK. “Semuanya bantubantu di sini,” kata Sekjen MK Janedjri M. Gaffar yang ikut mengoordinir resepsi. Namun, lelaki yang akrab dipanggil Janed itu buru-buru menambahkan bahwa para petugas keamanan tidak mendapat honor dari MK. Ongkos makan, minum, dan kerja mereka di pesta pernikahan itu langsung dari kocek pribadi Mahfud. “Pak Mahfud meminta saya tidak mengeluarkan sepeser pun uang negara untuk acara ini,” tegas Janed. Bahkan, imbuh Janed, kendati gedung tersebut di bawah pengelolaan MK, Mahfud tetap harus membayar penuh. Termasuk listrik, uang perawatan, serta fasilitas pendukung lainnya, mantan menteri pertahanan itu harus membayar Rp 3,8 juta plus pajak. Itu, kata Janed, masuk ke Penerimaan Negara Bukan Pajak alias PNBP. Kendati tidak mewah, acara resepsi berlangsung spesial. Para kolega Mahfud ikut membantu mengelola acara. Presenter kondang Helmy Yahya bahkan ikut urun suara sebagai penyanyi, plus pembawa acara. “Saya di sini sebenarnya datang sebagai undangan, tapi sekalian bantu jadi MC. Pak Mahfud kan teman saya,” katanya lantas tersenyum. Selain memandu para tamu, Helmy bersama Dewi Yull sempat berduet melantukan beberapa tembang diiringi orkestra kecil di sisi kanan pelaminan. Para undangan kemarin terus mengalir. Bahkan hingga akhir

acara pada pukul 14.00, masih banyak yang hadir. Di awal acara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) datang pada pukul 11.15. Tak lama kemudian, Wakil Presiden Boediono hadir pada pukul 11.45. Para undangan dari berbagai kalangan muncul. Mulai dari pengacara seperti Hotma Sitompul (kuasa hukum Sjahril Djohan), Ketua MUI (Ketua Majelis Ulama Indonesia) Amidhan, mantan Menteri Kehutanan M.S. Kaban, dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Yang menarik, saat Timur datang, tidak ada yang menyambut. Para panitia dan petugas keamanan terkesan cuek dengan orang nomor satu di korps Bhayangkara itu. Apalagi, dia tidak mengenakan seragam dinas dan hanya mengenakan peci dipadu kemeja batik. Jenderal kelahiran Jombang itupun nyelonong saja masuk gedung. Para petugas keamanan yang berjaga pun bin-

gung. Sebab, mereka merasa tidak familiar dengan wajah Timur. “Saya nggak tahu kalau itu pak Kapolri. Lain sama yang di televisi sih,” ujar salah seorang dari mereka. Suasana terlihat lain ketika istri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Shinta Nuriyah Wahid hadir bersama putrinya, Yenny Wahid. Dengan kursi roda, Shinta dipandu menuju pelaminan. Dia kemudian disalami Mahfud dan Zaizatun sebelum menyalami Ikhwan dan Ukhti. “Ibu kabarnya baik?” kata Mahfud sambil bersalaman dengan Shinta. Zaizatun dan Shinta sempat ber-cipika cipiki. Mereka kemudian berfoto bersama mempelai dan kedua keluarga. Bahkan, Shinta yang berada di kursi roda memaksa berdiri saat difoto. “Semoga keluarga barokah, mawaddah, warohmah,” kata Yenny kepada Ikhwan. “Terima kasih banyak mbak,” jawab Ikhwan.(kum)

Mega Prihatin Soal Barter Kekuasaan Mega... yang sangat subur bagi bersemainya benih-benih ketidak puasan yang bisa berubah menjadi kekuatan yang mengancam persatuan bangsa. Arah pembangunan dan pengelolaan ekonomi yang bertumpu pada mekanisme pasar telah membikin pemerintah lalai akan fungsi distribusi yang berkeadilan. Sudah saatnya kita canangkan kembali cita-cita kemakmuran yang berkeadilan sebagai skala prioritas tertinggi,” harap Megawati. Sebagai bangsa, kata Mega, kualitas kepemimpinan kita semakin tergerus oleh ketidakmampuan di dalam menentukan ke arah mana bangsa ini akan berlayar dan membangun harapan serta optimisme terhadap masa depan bangsa. “Saya paham betul bahwa tantangan yang dihadapi bangsa ini tidak kecil, tidaklah ringan. Karena itulah diperlukan konsolidasi dan mobilisasi semua kekuatan kolektif kita sebagai bangsa untuk bergotong royong menjawab tantangan tersebut. Konsolidasi ini bukan soal bagi

bagi kekuasaan. Tetapi soal ideologi, soal masa depan bersama yang didealkan, soal nation and character building; dan soal keberpihakan pada rakyat kita sendiri,” ujar Megawati. Untuk itu semua, sebagai bangsa, lanjut Mega, harus berani memutar haluan dan mesti kembali mengukuhkan konsensus yang telah dicapai oleh para pendiri republik ini. Dan pegangan kita sebagai bangsa cukup sederhana, tapi sangat jelas yaitu Pancasila. “Jalan ini mungkin tampak absurb bagi banyak orang. Tetapi di fase pertarungan ideologis global saat ini, saya berkeyakinan bahwa kembali ke Pancasila adalah satu-satunya jalan yang tersisa bagi kita untuk bisa menapaki jalan menuju Indonesia yang kita cita-citakan,” tambahnya. Dengan 4 pilar kehidupan berbangsa, maka bangsa Indonesia bisa melakukan evaluasi kembali, apakah kehidupan berbangsa dan bernegara telah sejalan dengan cita-cita proklamasi. “Bukankah kita seharusnya gelisah, ketika demokrasi yang kita bangun ternyata hanya sekedar alat kekuasaan, bahkan alat barter politik

kekuasaan,” kata Megawati. Secara khusus, Megawati juga menyoroti kesetiaan dan berkobarnya harapan rakyat dalam peristiwa sepakbola Piala AFF yang baru saja berlalu. “Semangat itulah yang juga harus ditunjukkan oleh generasi muda kita. Bagaimanapun juga kita memiliki pekerjaan besar untuk menyiapkan generasi penerus bangsa agar mereka semakin sadar terhadap sejarah. Terpanggil oleh cita-cita para pendiri republik, memahami arah ideal atas cita-cita besar kemerdekaan Indonesia sebagai jembatan emas yang memakmurkan seluruh rakyat tanpa kecuali,” ucapnya. Negara Indonesia mendambakan generasi penerus yang selalu setia untuk mengembleng diri, dan dengan nasionalisme yang berkobarkobar untuk tampil lebih baik daripada pemimpin-pemimpin saat ini. “Sudah saatnya regenerasi bangsa ditempatkan secara ideal untuk melanjutkan kepemimpinan nasional di masa yang akan datang agar kembali jayalah Republik Indonesia yang kita cintai ini,” tutup Mega.(pri)

Ustadz Poligami Sudah Nggak Zaman Kapok... Meski mengatakan poligami dihalalkan agama, namun bintang film Rintihan Kuntilanak Perawan ini menganggap poligami lebih banyak madharat dari pada manfaatnya. “Poligami itu merugikan kaum wanita lho, tidak ada pria di dunia yang bisa berbagi secara adil kecuali nabi,” keluhnya. Saat masih menjadi istri siri Rhoma misalnya, Angel menceritakan, sempat mengalami tekanan

batin. Ia tak tahan melihat pria yang disayanginya harus berbagi kasih sayang dengan wanita lain. “Nggak ada kebahagiaan (waktu jadi istri siri Rhoma), apa yang saya perjuangkan ternyata gagal. Kalau bisa menikah normal, untuk apa poligami? itu menyakitkan,” terangnya lagi. Sekarang, Angel belajar dari

kesalahannya. Berharap tak lagi dimadu, Angel mematok syarat khusus bagi setiap pria yang ingin menjadikannya sebagai pasangan hidup. “Aku nggak mau punya pasangan yang punya prinsip memiliki istri lebih dari satu itu indah. Aku mau punya pasangan yang normal, yang nggak berpoligami,” tutup wanita berusia 30 tahun ini.(gie)

Kendari Pos

8

Inspirasi dan Aspirasi Masyarakat Sultra

Kendari Pos | Senin, 10 Januari 2011

Terima Remunerasi, Kinerja PNS Dievaluasi Jakarta, KP Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) EE Mangindaan menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja para PNS dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong dilakukannya perbaikan sistem pelayanan publik melalui evaluasi dan penilaian terhadap pemerintah daerah,

serta unit pelayanan publik. “Saya akan mengevaluasi kinerja PNS, terutama di instansi yang telah menerima remunerasi. Ini untuk menilai kualitas kinerja, sehingga mendorong pemerintah daerah memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutur Mangindaan di Jakarta, Minggu (9/1). Dalam meningkatkan layanan pada masyarakat, penyelenggaraan Pelayanan

Terpadu Satu Pintu (PTSP) akan digenjot. Dengan PTSP masyarakat akan dimudahkan dalam pengurusan perizinan dalam hal transparansi, waktu, serta biaya. Menurut Mangindaan, kunci sukses penyelenggaraan PTSP adalah membangun komitmen penyelenggaraan pelayanan prima, bagi semua pimpinan dan jajaran serta stakeholders, dalam hal ini walikota, kepala SKPD, dan masyarakat. Hal

lain adalah pelimpahan sebagian wewenang SKPD ke PTSP. “Kunci sukses lainnya adalah membina koordinasi yang efektif dengan SKPD terkait, dengan di dukung SDM profesional, penggunaan teknologi informasi, dan membangun budaya kerja yang peduli terhadap pelayanan, sesuai amanat UU No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,” pungkasnya.(esy)

F/Mustafa Ramli/Jawa Pos

Ketua Umum Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri (tengah) bersama Sekjen PDIP Cahyo Kumolo (kiri) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan pengarahan kepada anggota Fraksi PDI-P, di Jakarta.

Mega : 2010 Tahun Pembangkangan Hukum

Farid Fandi/Jawa Pos

Suporter saat pembukaan LPI di Manahan Solo, tak ketinggalan menyertakan foto bergambar Gayus dan Nurdin Halid.

Banyak Orang Imigrasi Takut Kehilangan “Jatah” Jakarta, KP Hakim konstitusi, M Akil Mochtar mengungkapkan, di Kantor Imigrasi banyak orang yang takut kehilangan penghasilan. Yang dimaksud mantan Anggota DPR dari Partai Golkar itu adalah orang yang melakukan perlawanan terhadap penerapan sistem online keimigrasian. Akibat ada orang-orang di Keimigrasian yang tidak mendukung transparansi sistem itulah, orang bisa bebas ke luar negeri seperti Gayus yang berada di tahanan tapi bisa ke

Makau dan Kuala Lumpur. “Orang bebas ke luar negeri karena sistem keimigrasian kita belum sistem online. Seperti Gayus yang bisa memanfaatkan lorong-lorong untuk ke luar negeri. Ini salah satu kelemahan kita karena imigrasi kita belum online,” kata Akil pada diskusi di Rumah Makan Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Minggu (9/1). Akil lantas menceritakan pengalamannya ketika menjabat sebagai anggota DPR. Kata dia, pernah ada bantuan

dari negara Spanyol agar sistem imigrasi kita online, dengan sharing dana APBN 20 persen. Tapi rencana ini gagal karena ada penolakan dari dalam Keimigrasian sendiri. Menurut Akil, penerapan sistem online keimigrasian sangat penting. Kata dia, bukan hanya bisa mendeteksi siapa-siapa orang yang ke luar negeri, tapi juga sebagai pengamanan negara dari serangan teroris. “Orang yang berangkat ke luar negeri kalau lewat Batam tidak bisa diketahui di Papua,

karena sistemnnya yang tidak online. Memang sistem ini tidak bisa dipercaya sepenuhnya, tapi minimal sebagai penunjang untuk mendeteksi,” kata hakim konstitusi yang terkait dengan perkara dugaan suap di tubuh MK itu. Akil tidak habis pikir dengan apa yang terjadi di Keimigrasian yang hingga saat ini tidak bisa online. Katanya, bank miliki swasta saja bisa online, anehnya Imigrasi tidak bisa. “Kalau online, Gayus pasti akan ketahuan,” katanya.(awa)

SBY Kumpulkan Kepala Daerah Jakarta, KP Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menggelar temu nasional. SBY akan memberi arahan kepada seluruh jajarannya. Mulai menteri, kepala/pimpinan Lembaga Pemerintah Non kementerian, para gubernur, para ketua DPRD, sampai para bupati serta walikota se-Indonesia. “Para Kepala Lembaga Tinggi Negara, pimpinan BUMN, dan pelaku dunia usaha nasional juga akan hadir dalam temu nasional ini,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah Velix Wanggai di Jakarta, kemarin (9/1). Temu nasional tersebut akan dibuka hari ini bertempat di Jakarta Convention Centre, Senayan. Bentuknya berupa Rapat Kerja (Raker) Pemerintah I Tahun 2011 dengan tema “Memadukan Pelaksanaan Ren-

cana Kerja Pemerintah (RKP) 2011 dan APBN 2011”. Melalui temu nasional, jelas Velix, SBY ingin menguatkan komitmen dan optimisme semua pihak di kalangan pemerintahan, baik di pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. “Temu nasional kali ini juga akan memotret hasil ?hasil yang telah dicapai selama tahun 2010, beserta tantangan yang dihadapi.”

Velix menyampaikan Presiden telah mentradisikan pola retreat dalam membahas berbagai langkah pemerintah. Akhir Oktober 2009, menggelar National Summit yang berguna bagi penyusunan RPJMN 2010 ?2011. Selanjutnya, tiga kali retreat di Istana Cipanas menghasilkan Inpres No.1/2010 tentang Prioritas Pelaksanaan Pembangunan Nasional Ta-

hun 2010. Retreat di Istana Tampak Siring sukses mengeluarkan Inpres No.3/2010 tentang Program Pembangunan yang Berkeadilan “Ke depan, Presiden juga terbuka dengan berbagai pandangan, saran dari semua pemangku kepentingan untuk menata dan memperbaiki pembangunan yang lebih baik dan terkonsolidasi di semua bidang,” tegasnya.(pri/sof)

Jakarta, KP Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai, tahun 2010 telah diwarnai dengan memburuknya kepatuhan pada hukum yang merupakan fondasi dari tertib sosial dan rasa saling percaya. Mantan Presiden RI kelima itu berpendapat, hukum seolah-olah ditampilkan sebagai garda terdepan untuk melayani keadilan. Begitu banyak kasus hukum yang dipamerkan. “Penegakan hukum telah kehilangan martabat dan substansi keadilan, sehingga hukum lebih mudah ditegakkan pada rakyat jelata, namun tidak berdaya ketika menghadapi mafia pajak Gayus Tambunan, kejahatan perbankan seperti kasus Bank Century, serta pencurian kekayaan alam kita. Hal

inilah yang menjadi masalah pokok kita selama tahun 2010, hukum justru takluk di telapak kaki kekuasaan,” kata Megawati dalam rilisnya, Minggu (9/1). Menurut Mega, dalam situasi hukum yang seperti inilah, maka metode ”street justice” marak berkembang. Kita menyaksikan betapa tahun 2010 ditandai oleh hadirnya kelompok dan individu yang merasa memiliki hak moral untuk bertindak atas nama hukum dan keadilan. Mereka membakar,mereka mengusir, mereka mengadili, bahkan ada yang terbunuh atas nama hukum, agama dan keadilan tanpa negara dapat berbuat banyak. Tahun 2010 mengungkapkan tantangan dan keprihatinan

yang tidak kalah gentingnya. Ada paradoks yang luar biasa terhadap prestasi perekonomian kita. Secara statistik, telah terjadi peningkatan prestasi makro ekonomi, namun di ujung ekstrim yang lain, terdengar suara rintihan bagian terbesar rakyat kelas bawah yang semakin terhimpit secara ekonomi dan tercampak secara sosial. Tingkat kemiskinan terus bertahan sementara angka pengangguran terus bertahta angkuh pada tingkat yang mencemaskan. “Dalam perspektif ekonomi nampak sebuah kondisi yang secara ideologis berseberangan dengan cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kondisi ini merupakan lahan

Baca mega di Hal 7

Hujan Ringan

Senin, 10 Januari 2011

LOMBA MEWARNAI

ARHAM/KP

Pemkot bekerjasama dengan Persaudaran Muslimah (Salimah) dan Yayasan Anak Shaleh menggelar Lomba Menggambar dan mewarnai tingkat TK dan SD se-Kota Kendari, di pelataran Kantor Walikota Kendari, Minggu (9/1) kemarin. Acara yang bertema Kado Untuk Ibu ini berlangsung meriah dan dibuka oleh Walikota Kendari.

PARLEMEN

Dewan Bentuk Perda Inisiatif CPNS CARUT marutnya penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Sultra, menjadi perhatian khusus anggota dewan. Wakil rakyat itu berencana akan mencoba melahirkan melalui peraturan daer-

23 - 33 °C

Langganan Dalam Kota Rp. 65.000,-

Rektor Tegur Dekan FPIK Aliran Dana Alumni ke Rekening Ditutup Musda IKAN Unhalu Rekomendasikan Pengusutan “Pajak” Kendari, KP Dekan FPIK Unhalu La Ode Aslan menerima ganjaran atas “pemajakan” alumni berkedok legalisir ijazah. Memang tidak langsung ke tingkat pemecatan, tapi ia telah ditegur secara lang-

sung o l e h rektor Usman Rianse. Teguran kepada dekan yang baru saja menjabat di periode keduanya itu disampaikan rektor saat membuka musyawarah ikatan alumni komisariat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (IKAN-Unhalu). Pada Musyawarah yang dilakukan kemarin (9/1) di salah satu hotel di

Baca TEGUR di Hal. 10

Baca DEWAN di Hal. 10

LENSA

GUGUS SURYAMAN/KP

Lapak Bonggoeya mulai ditimbun pedagang. Biaya yang harus dikeluarkan pedagang membangun lapak kisaran Rp 5 juta.

Lapak Bonggoeya Dibenahi

SUWARJONO/KP

MTQ Square acapkali jadi tempat perhelatan kegiatan, namun bangunan ini justru tak mendapat perhatian serius pemerintah. Seperti akhir pekan, seorang lelaki ini membenahi tendanya untuk arena pasar malam.

Kendari,KP Sepertinya pedagang korban kebakaran masih harus menahan diri untuk segera berjualan. Sebab Dinas PU Kendari baru membenahi 32 lapak yang runtuh akibat angin kencang. “Meskipun konstruksi tiangnya tak dicor, tapi bangunan diperkuat dengan sistem kunci kayu. Ini dipastikan kuat terhadap curah hujan deras disertai

angin kencang. Beda halnya saat runtuh, itu akibat angin puting beliung. Jangankan bangunan, pohon pun tumbang,” kata Jacub S Buntu, pelaksana pihak PU kemarin. Pemkot memang membuat lapak tanpa penimbunan lokasi dan lantai. Alasannya selain pendanaan yang minim, pedagang

Baca LAPAK di Hal. 10

DOK/KP

Dua anak ini asyik bermain di pantai. Kota Kendari adalah Ibukota Sultra yang dikeliling laut. Kota ini mengandalkan potensi jasa, khususnya dari wisata pantai.

Batas Wilayah Laut Diubah Kendari, KP Zona laut Kota Kendari akan diubah menjadi 4 mil ke laut, diukur dari garis pantai, tahun 2011. Saat ini Perda yang mengatur tentang penyusunan rencana strategis pengelolaan pulau- pulau kecil, dan wilayah pesisir di Kota Kendari sedang digodok di Kementrian Perikanan Dan Kelautan. “ Jika perda tentang rencana strategis pen-

gelolaan pulau- pulau kecil dan wilayah pesisir sudah ditetapkan, maka pengeloaan wilayah pesisir khususnya di Kota Kendari akan lebih terpadu,” ujar Kepala Beppeda Kota Kendari Alamsyah Lotunoni, ketika menerima kunker komisi III DPRD Kota Kendari ahir pekan lalu.

Baca BATAS di Hal. 10

Mata Air Matabondu Kewenangan Provinsi Kendari,KP Seteru mata air Matabondu di Kabupaten Konawe masih berlanjut. Salah satunya adalah soal bagi hasil. Sebab PDAM Kendari mengambil air di wilayah PDAM Konawe. Konawe akan menandatangani MoU jika bagi hasilnya jelas. Namun oleh Walikota Ir Asrun, polemik bagi hasil adalah kewenangan gubernur. “Saat ini kami sementara membuat MoU, terutama untuk pelayanan masyarakat setempat. Untuk masalah bagi hasil akan dibicarakan dengan gubernur. Sebenarnya kalau air permukaan merupakan kewenangan provinsi, sehingga agenda pembicaraan akan diatur jadwalnya,” kata Asrun. Menurut mantan Kasubdin Bina Marga di PU Sultra ini, Pemprov akan memungut retribusi, sehingga bagi hasil terhadap kabupaten akan diurus provinsi.

Beginilah proses air bersih PDAM Kendari sebelum dialirkan ke warga. DOK/KP

“Tidak ada batas waktu dalam penyelesaian, karena hanya membahas MoU. Misalnya untuk pembuatan keran air bagi masyarakat setempat. Prinsipnya kita bersikap sesuai aturan yang berlaku. Kalau bisa kerjasama atau bagi

hasil akan kita laksanakan,” tuturnya. Lantas, kenapa Pemkab Konawe menganggap tak ada pemberitahuan dalam rencana memanfaatkan air di Matabondu? Hal ini seperti dikatakan Dirut PDAM, Said Sirate, tahun 2005

lalu mantan Dirut PDAM, Edy Sudiro telah menyurati Wali Kota Kendari Mansyur Masie kala itu untuk dikirim kepada Bupati Konawe. Selain itu

Baca MATA AIR di Hal. 10

Metro

10

Rektor Sebagai Pembina, Jadi ada Mekanisme Sanksi Tegur ......................... Kendari itu, rektor berkata hanya berselang 15 menit setelah mendapat informasi kasus “pemajakan” di FPIK, ia langsung memanggil dekan dan meminta pemajakan dihentikan. “Saya rasa tidak perlu saya informasikan ke media bahwa saya sudah tegur. 15 menit setelah bertemu wartawan, saya sudah panggil dekan dan saya nyatakan hentikan (pemajakan) itu dan segera bangun komunikasi dengan alumni,” ujar rektor. Tidak hanya itu, karena setelah menegur Aslan, rektor segera memerintahkan kepada Satuan Pengendali Internal (SPI) untuk memeriksa nomor rekening yang tercantum di dalam formulir. SPI diperintahkan untuk menutup ali-

ran dana alumni ke rekening tersebut. Pasalnya penerimaan yang mengatasnamakan Unhalu hanya diperbolehkan melalui nomor rekening penerimaan rektor. “Saya tidak bisa langsung memecat karena ada mekanismenya. Saya sudah berikan teguran lisan, kalau tidak diikuti, saya berikan teguran tertulis, kalau tidak diikuti lagi, ya, diturunkan (pecat). Jalur saya seperti itu,” terangnya. Disinilah letak kebijaksanaan rektor. Ia tidak mau mencampur adukkan antara masalah administrasi dengan kasus hukum. Rektor bertindak sebagai pembina di kampus, bukan sebagai penghukum. “Keberhasilan pemimpin itu bukan dari berapa banyak yang ia pecat. Yang bisa pecat beliau (dekan FPIK) itu senat. Saya juga bingung, kenapa senat pi-

lih dia,” tambah rektor pengganti Mahmud Hamundu ini. Toh demikian, ia tidak mau menutup cara pandang alumni yang menganggap pemajakan alumni bersifat pidana. Tapi ia tidak ingin terkontaminasi dengan melakukan pemecatan. “Kalau ada yang mau, silahkan lewat jalur lain. Tapi jalur saya seperti itu. Kalau ada unsur hukum di dalamnya (kasus pemajakan) silahkan lakukan lewat jalur hukum. Semua prosedur sudah saya lakukan, apakah pantas dipecat atau cuma kesalahan administrasi. Saya ini keras, tapi keras itu bukan berarti memecat,” ketus mantan pembantu rektor II Unhalu. Jika tuntutan lewat jalur hukum dilakukan, katanya harus sampai inkrakh agar ia bisa mengambil keputusan terkait kasus pemajakan alumni. “Teman-teman yang keberatan,

silahkan tuntut dihukum sampai dia inkrakh. Tapi kalau dimaafkan, surga menanti Anda,” tandasnya. Saat musyawarah itu juga, para peserta merekomendasikan kepada Naslim Sarlito, ketua terpilih IKAN Unhalu untuk bereaksi terhadap kasus pemajakan alumni. Mungkin karena saat pembukaan, para peserta sudah mendengar tanggapan rektor, maka rekomendasi yang diusulkan agar IKAN segera bertemu dan mencari solusi dengan dekan FPIK La Ode Aslan. Memang ada juga yang menyarankan agar dekan mengakui kesalahannya dan meminta maaf secara terbuka kepada alumni yang jadi korban. Tapi untuk menjaga stabilitas FPIK menjelang pertemuan alumni 14 Januari, maka itu dianggap belum substansial. (ema)

Perda untuk Menghindari Kecurangan Dewan ...................... ah (Perda inisiatif CPNS. Wakil Ketua DPRD Sultra, Muhammad Endang SA mengaku bahwa dewan punya

kepedulian terhadap rekruitmen CPNS di Sultra. Mulai dari tahapan pendaftaran hingga pengumuman. Sikap kepedulian ini semata-mata hanya untuk menghindar dari berbagai persoalan yang bany-

ak dialami pihak BKD selama ini. Sebab, biasnya juga masuk ke DPRD. “Agenda tahun 2011, dewan akan melahirkan Perda Inisiatif soal penerimaan CPNS. Mengenai hal-hal lainnya, itu

nanti diatur pada saat pembahasannya nanti. Saat ini kita baru sekadar wacanakan saja. Namun pastinya Perda Inisitaif CPNS akan lahir tahun 2011,” kata Endang di ruang kerjanya. (yaf)

Dahulu, Zona Laut Diukur 12 Mil dari Bibir Pantai Batas ........................ Menurut Kepala Beppeda ini, banyak manfaat yang bisa di-

lakukan oleh dinas terkait, sepetri peningkatan budidaya rumput laut, karamba ikan, serta berbagai potensi yang ada di wilayah pesisir di Kota Kendari.

“ Sebetulnya program ini adalah lanjutan tahun 2010. Bahkan sudah ada suntikan dana dari APBN sebesar Rp 500 juta. Jika Perdanya sudah turun,

maka batas zona laut Kota Kendari akan diukur 4 mil dari pinggir pantai. Kalau dulu zona laut Kota Kendari diukur 12 mil dari pinggir pantai,” katanya. (tri)

Kendari Pos |Senin, 10 Januari 2011

Pedagang Mulai Menimbun Lapak Lapak ........................ juga menginginkan demikian. “Berdasarkan pengalaman relokasi Pasar Sentral Kendari, kebanyakan para pedagang membongkar lapaknya yang telah dibuatkan dinding papan

dan dilantai semen.Mereka lebih memilih tembok dan tegel,”tukas Jacub. Pemkot juga sementara merampungkan 136 lapak tambahan untuk penjual sayur dan ikan kering. Sebelumnya, dari dana 1,2 milliar, sudah dibangun 616 lapak ter-

masuk 4 unit MCK. Pantauan koran ini, pedagang mulai menimbun lapak mereka dengan tanah dan pasir. Ada juga yang membuat meja jualan. Rata-rata pengeluaran Rp 5 juta. Dana ini untuk membuat plafon, menambah dinding kayu dan tegel. (fas)

Aset PDAM Kendari Seolah-olah untuk PDAM Konawe Mata Air .................... menjelang proyek direalisasi, pihaknya juga telah meminta persetujuan dari masyarakat setempat. “Surat pemberitahuan dari sumber daya air (SDA) juga sudah diberitahu kepada Pemkab Konawe, dan kami pun telah mengutarakan secara lisan tentang proyek tersebut. Dalam pertemuan itu Bupati Konawe tidak mempermasalahkan, mengingat 215 KK akan kami akomodasi, dengan membuatkan penampungan 72 meter kubik,” kata Said Sirate. Rencananya kesepakatan lisan tersebut akan direalisasikan dalam bentuk MoU antar PDAM saja, dan Pemkot Kendari serta Pemkab Konawe cukup mengetahuinya saja. Sebagaimana draft perjanjian yang telah disiapkan yaitu PDAM Kota Kendari sebagai pihak I sedangkan pihak II yaitu

PDAM Konawe. “Dalam draft itu kewajiban kami diantaranya memberikan pelayanan air minum di wilayah pihak kedua (Desa Lalonggaluku Kecamatan Bondoala), sebanyak 215 KK. Hanya saja interpretasi yang masih berbeda antara kami dengan PDAM Konawe. Pihak PDAM Konawe meminta bagi hasil, padahal hal tersebut tidak diatur dalam UU SDA,” ungkapnya. Lebih lanjut dijelaskannya hak dan kewajiban PDAM Kota Kendari, yaitu memanfaatkan sumber air Matabondu dan memenuhi kewajiban atas pajak dan retribusi dari pemanfaatan air tersebut, sebagaimana yang diatur dalam perundang-undangan. Selain memberikan pelayanan kepada pihak kedua di Desa Lalonggaluku, Kecamatan Bondoala melalui meter induk. “Sebenarnya komunikasi telah intens kami lakukan, tetapi pemahaman yang terbangun

yaitu semua aset PDAM Kendari seakan-akan kita bangunkan untuk PDAM Konawe. Padahal kami hanya punya kewajiban suplai air dari meter induk,” lanjutnya.Karena itu, solusinya tidak lain memahami MoU yang diajukan pihaknya, disertai dengan pemahaman tentang UU No 7 Tahun 2004 tentang Sumberdaya Air. “Dengan pemahaman yang sama tentunya MoU akan terjadi, mengenai hak-hak kami seperti izin prinsip dan IMB dengan hak guna bangunan (HGB) sedang kami lengkapi. Tetapi isu yang dihembuskan yaitu bagi hasil, tidak ada koridornya, karena itu MoU belum juga terealisasi,” tambahnya. Sekali lagi dirinya menegaskan sebenarnya bagi hasil yang pantas yaitu retribusi air baku, bukannya kepemilikan aset. Mengingat alamat pengerjaan proyek diperuntukkan untuk Kota Kendari, bukan kepemilikan Pemkab Konawe. (fas)

Metro PD Percetakan Dievaluasi

11

Kendari Pos |Senin, 10 Januari 2011

Kendari,KP Kinerja Kadir Ole di PD Percetakan Sultra dievaluasi badan pengawas (BP), yang dipimpin Asisten I Setda Propinsi Sultra, Nasruan SH. Evaluasi kinerja untuk mengetahui sejauh mana BUMD itu menghadapi tahun 2011. “Kami juga akan mendengar laporan penggunaan anggaran perusahaan tersebut,”ujar Nasruan. Hasil evaluasi, ternyata PD Percetakan dianggapsehat. Nasruan bersama timnya menyimpulkan sudah dapat memberikan kontribusi PAD ditahun ini. Sebab pembenahan dan pengadaan alat yang memadai.

Suasana rapat evaluasi PD Percetakan Sultra akhir pekan lalu. GUGUS SURYAMAN/KP

Sebelumnya, PAD yang dihasilkan dari percetakan sangat minim, yakni sekitar Rp 60 jutaan pertahun. Sehingga kini perusahaan tersebut masih

memiliki utang Rp 1,4 miliar. Dirut PD Percetakan Kadir Ole berdalih, minimnya pendapatan tersebut karena belum semua instansi pemerintah

memanfaatkan percetakan daerah. “Baru sekitar 25 persen kecenderungannya untuk memanfaatkan PD Percetakan.

Selama ini imej orang bernada negatif. Tidak sedikit yang mempertanyakan keberadaan perusahaan daerah ini,”tandas Kadir Ole. Dari laporan yang disampaikan, antara bulan Juli sampai Desember 2010 omset yang dimiliki capai Rp 1.310.171.700. Dengan penggunaannya sejumlah Rp 730.455.772. Sehingga laba yang dihasilkan berjumlah Rp 259.955.580. Rencananya, Senin nanti akan diaudit oleh akuntan publik lalu kemudian diserahkan ke Pemprov. “Sebanyak 55 persen laba bersih akan kami serahkan ke Pemprov selaku pemilik aset” ujar Kadir Ole. (p6)

Mendagri Setuju Penetapan APBD 2011 Kendari, KP Ternyata nomenklatur jadi sorotan saat evaluasi APBD Sultra oleh Mendagri. Namun, pada intinya Mendagri setuju dengan penetapan APBD 2011. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Rusman Emba. Kata dia, tak ada perbaikan yang sifatnya angka-angka yang telah disepakati DPRD. “Intinya pihak Mendagri sudah setuju.Hanya saja kami diminta untuk lebih memperhatikan masalah nomenklaturnya,” tutur Rusman. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Sultra, Muhammad Endang SA. Kata dia, penyusunan APBD 2011 waktunya terlalu singkat seh-

ingga penulisan tidak terlalu diperhatikan lagi. “Pihak Mendagri menyarankan agar kami lebih teliti lagi dalam penyusunan APBD sebab terdapat beberapa kalimat yang salah. Mungkin karena waktunya yang singkat sehingga kami tidak memperhatikan hal tersebut,” kata Endang. Beberapa contoh kesalahan yang dikritik Mendagri, seperti penulisan pengadaan pakaian Ketua DPRD Sultra yang seharusnya ditulis pakaian seluruh anggota DPRD. Karena itu pihak dewan menerima adanya saran yang diberikan Mendagri terkait perbaikan nomenklatur.(yaf)

Kendari Pos

Hiburan

Senin, 10 Januari 2011

13

Rio Dewanto

Si Pemalu yang Bersiap Jadi Penyanyi KETIKA diminta untuk mendeskripsikan dirinya dalam lima kata, Rio Dewanto langsung tersenyum. Agak lama dia menjawab pertanyaan itu. “Apa ya?” katanya sambil tersimpul malu. Ternyata, pemalu menjadi salah satu di antara lima kata yang dia sebutkan. Padahal, kalau melihat perawakannya yang tegap dan bertato, pasti orang tidak berpikir bahwa dia adalah orang yang pemalu. “Saya memang pemalu,” ujarnya. Selain itu, dia menyebut, dirinya adalah orang yang konservatif, penasaran, dan murah senyum. Rio juga mengatakan bahwa dirinya sosok dewasa. Di usiany a yang masih 23 t a hun, banyak teman dan bahkan orang tuanya yang menyebut

bahwa dia tidak seperti pria berusia 23 tahun pada umumnya. Terutama ketika sedang memecahkan masalah. “Kata mereka saya kayak orang tua. Mereka bilang saya kayak umur 28”30 tahun,” jelasnya lantas tertawa. Itu disebabkan, Rio bisa memberikan saran dan solusi yang bijak saat temannya meminta bantuan. “Mungkin dari cara saya memecahkan masalah itu ya, saya dibilang lebih dewasa daripada umur saya,” lanjutnya. Rio mengatakan, dirinya tergolong sosok yang mengerti benar apa yang dimaui dalam hidup. Rio adalah tipe orang yang sudah merencanakan hidup. “Saya sudah tahu apa yang saya inginkan dalam hidup. Seperti halnya bermain film, saya sudah targetkan itu tahun lalu. Karena menurut saya, kalau orang punya mimpi, pasti dia punya kemauan untuk mewujudkan mimpi itu,” paparnya. Satu keinginan yang bakal segera diwujud-

kan adalah menjadi penyanyi. “Sejak awal terjun di dunia hiburan, sebenarnya pengen jadi penyanyi. Mudah-mudahan itu bisa direalisasikan tahun depan. Selesai film ini, saya mau concern ke musik juga. Musik dan film,” ungkapnya. Kalau memang sejak awal ingin menjadi penyanyi, kenapa tidak dari dulu saja dia terjun ke tarik suara. Kenapa justru akting yang dipilih” Rio mengatakan saat itu belum siap dengan lagulagunya. Dulu awalnya Rio anak band dan sekarang dia ingin bersolo karir. “Jalan yang dikasih Tuhan ternyata akting dulu. Tetapi, tidak apa. Semua itu menjadi pelajaran kok buat saya. Saya banyak belajar,” ucapnya. (jpnn/lia)

Ultah Anak di Yayasan

Teuku Zacky

Anak Menteng (2010) itu. Bagi Zacky, setahun ulang tahun anaknya berarti setahun pula dirinya menjadi ayah. Dia berharap bisa menjadi seorang ayah yang bertanggung jawab. “Kami berdua menikmati menjadi ayah dan ibu. Kami enggak pernah merasa capek. Jam berapa pun dia ingin minum susu dan bangun, kami siap sedia. Kami enggak merasa repot, justru pingin tahu yang terbaru dari dia,” papar aktor yang pernah bermain dalam film dan sinetron di Malaysia tersebut. Zacky dan Ilmira yang menikah pada akhir 2008 itu saat ini belum berencana menambah momongan. Mereka ingin berkonsentrasi pada pendidikan dan pertumbuhan sang buah hati. “Dua tahun lagi (tambah anak). Nunggu dia sudah besar. Kan lebih easy,” tutur pemilik nama lengkap Teuku Zacky Azwar tersebut. (jpnn/lia)

Natalie Portman, Bersinar Lagi lewat Black Swan Bawa Karakter Meski Tidak Lagi Syuting

Teuku Zacky

AKTOR Teuku Zacky, 27, punya cara tersendiri dalam mendidik anaknya, Teuku Zio Zafiero Adam, agar hidup sederhana. Bersama sang istri, model asal Uzbekistan Ilmira Usmanova, Zacky memutuskan untuk merayakan ulang tahun pertama Zio (panggilan sang anak) bersama anak-anak telantar di Yayasan Sayap Ibu di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin. Menurut Zacky, dirinya sengaja tidak mengadakan pesta mewah. Dia berharap anaknya tahu bahwa masih banyak warga yang kurang beruntung. “Kami juga enggak mau ulang tahun ini jadi tradisi. Pingin momen spesial, tapi tidak hura-hura. Berbagi sama teman-temannya yang enggak beruntung. Semoga dia bisa ingat saat dewasa. Dia sudah bisa berbagi,” jelas bintang film Obama

Natalie Portman

Rio Dewanto

NAMA Natalie Portman saat ini cemerlang. Terutama, setelah habishabisan berakting lewat Black Swan. Berkat film itu, aktris yang sedang mengandung tersebut digadang-gadang bakal membawa pulang Piala Oscar. Sebelum Black Swan, Portman sudah bermain di lebih dari 25 judul film. Dari film-film tersebut, peran Alice Ayres/Jane Jones dalam Closer pada 2005 lah yang pertama membuatnya mendapat perhatian. Lewat aktingnya di Closer, Portman berhak membawa pulang Golden Globes Award sebagai aktris pendukung terbaik. Setelah itu, peran-peran lain dinilai biasabisa saja. Perempuan kelahiran Israel itu juga jarang mendapatkan peran utama. Sebagian besar adalah peran pendukung. Tetapi, lewat Black Swan, karya Portman kembali mendapat sorotan. Berperan sebagai Nina Sayer, Portman habishabisan menerjemahkan karakter tersebut. Usaha keras pun dilakukan penganut vegetarian itu sebelum dan sepanjang proses produksi film yang disutradarai Darren Aronofsky tersebut. Salah satu di antaranya, membuat tubuhnya superlangsing bak balerina. “Bahkan, saya hampir tidak pernah makan saat syuting Black Swan,” ulas Portman sebagaimana dilansir Daily Mail kemarin (7/1). Tidak pernah makan sebenarnya bukan satu-satunya alasan agar dirinya tetap kurus saat syuting berlangsung. Nina yang diperankan Portman digambarkan sebagai penari balet yang memang tidak pernah makan. Tunangan Benjamin Millepied, choreographer Black Swan, itu juga berlatihan keras agar bisa melakukan gerakan-gerakan balet secara sempurna. Karakter Nina memang kompleks. Dia merupakan balerina yang memiliki kecenderungan obsesif, suka berhalusinasi, menyiksa diri sendiri, dan akhirnya membangun kepribadian ganda. Awalnya, karakter Nina bernama Alexandra. Tetapi, Portman mengubahnya. “Peran tersebut paling pas bernama Nina,” ujarnya, lantas menjelaskan bahwa dalam bahasa Hebrew, Nina berarti agung. Portman pun tidak sekadar berakting. Bersama sang sutradara, aktris 29 tahun itu kerap berbeda pendapat mengenai adegan dan karakter. “Peran ini sangat sulit. Tidak seperti yang saya alami sebelumnya. Sebelumnya, bila saya pulang syuting, saya akan menjadi diri sendiri. “Tetapi, karakter Nina ini tidak meninggalkan saya sama sekali. Bahkan, saat saya sedang tidak syuting pun, perasaan itu tetap terbawa,” akunya. Mengenai jarangnya dia menyantap sesuatu saat memerankan Nina, Portman punya alasan khusus. “Saya bekerja 16 jam sehari. Rasanya seperti berakting, tetapi tidak direncanakan. Saya sendiri heran bagaimana orang lain bisa melakukan peran ini bila mereka sudah berkeluarga,” ulasnya. (jpnn/lia)

Edukasi Sertifikasi Harus Dibarengi Kualitas 14

Kendari, KP Tujuan utama pemerintah mengeluarkan program sertifikasi guru, dimaksudkan untuk meningkatkan mutu para pendidik, sehingga mampu memberikan pembelajaran yang optimal terhadap peserta didik. Sayangnya, hingga sekarang program tersebut belum sepenuhnya mampu mendongkrak kualitas output siswa. Hal itu tampak pada hasil ujian nasional (UN) beberapa tahun terakhir. Menanggapi hal tersebut, Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Sultra, Jabaruddin,.M

Pd, mengatakan, selayaknya memang tunjangan sertifikasi yang diterima guru, dibarengi dengan peningkatan kualitas, karena guru yg dinyatakan lolos sertifikasi, adalah mereka yang dianggap mampu mengajar secara profesional. Dikatakan,tidak ada lagi alasan bagi guru untuk tidak melaksanakan tanggung jawabnya di sekolah. Sudah menjadi kewajiban, karena mereka memperoleh tunjangan untuk memaksimalkan proses pembelajaran yang dilakukan. “Untuk menghasilkan output

siswa yang berkualitas, harus pula didukung oleh peran serta guru selaku tenaga pendidik. Untuk itulah pemerintah memberikan tunjangan, guna memacu motivasi para guru agar lebih profesional melaksanakan tugas,” terangnya. Bukan hanya metode pembelajaran yang penuh inovatif kata dia, tapi juga harus ditunjang dengan fasilitas pembelajaran yang memadai agar siswa lebih semangat dan giat untuk belajar. Senada dengan Ahmad S.Sos, Pengelola Tunjangan Sertifikasi Guru Dinas Pendidikan Sul-

garan. Hasilnya disepakati, pemerintah pusat akan mentransfer dana dimaksud untuk jatah guru yang memang sudah mendapatkan sertifikasi. “Kesepakatan pertemuan rekonsiliasi itu, tahun depan (2011) kita bayar untuk regular plus utang yang belum dibayar,” ujar Ahmad Dasuki kepada JPNN, kemarin. Dalam mekanisme penganggaran, yang dimaksud rekonsiliasi adalah pengujian data mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan anggaran. Lantaran dana tunjangan sertifikasi guru berasal dari APBN yang sudah teralokasi secara jelas, maka jika dari data memang masih ada guru bersertifikat tapi belum menerima dana tunjangan, maka itu menjadi tanggung jawab pusat, dalam hal ini kemdiknas, untuk membayarnya.

Pemda sebagai penerima dana transfer, harus mempertanggungjawabkan penggunaannya, karena dana tunjangan sertifikasi guru itu kini masuk perhitungan APBD. “Begitu ada uang transfer yang lewat mekanisme APBD, maka menjadi tanggung jawab pemda,” kata Juru Bicara Kemdagri, Reydonnyzar Moenek kepada JPNN ini menjelaskan mekanisme pengelolaan dana transfer. Seperti diberitakan, para guru di Sumut, Rabu (6/1), menggelar aksi unjuk rsa amenuntut tunjangan profesi yang belum dibayar selama 4 bulan. Total tunjangan tersebut mencapai Rp42,3 miliar. Kepala Disdik Sumut, Syaiful Safri, menjelaskan, pada 2010 lalu alokasi untuk tunjangan sertifikasi pagu Dikmen berjumlah Rp85.167.522.000.

Senin, 10 Januari 2011

tra. Menurutnya, para guru yang sudah menerima tunjangan sertifikasi senantiasa melakukan inovasi dalam proses pembelajaran. Perlu pula melengkapi referensi-referensi yang mendukung proses pembelajaran. “Dana sertifikasi yang diterima para guru jangan dialihkan untuk kepentingan lain, karena dana itu dikucurkan pemerintah dengan harapan bisa dimanfaatkan guru, untuk memenuhi kebutuhan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah,” tukasnya. (fya)

Pusat Janji Lunasi Dana Sertifikasi Guru JAKARTA – Pihak Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) menyatakan, kasus kekurangan dana tunjangan sertifikasi guru memang bukan hal yang mengejutkan. Pasalnya, ketika proses pengalokasian dana sudah selesai, pada saat yang bersamaan, jumlah guru yang lolos sertifikasi bertambah terus. Direktur Profesi Guru Kemendiknas, Ahmad Dasuki, menjelaskan, para pejabat daerah yang mengurusi dana tunjangan sertifikasi guru juga sudah paham dengan masalah ini. Karenanya, Ahmad Dasuki mengatakan, pihaknya sudah pernah bertemu dengan pejabat daerah yang mengurus dana ini di sebuah hotel di kawasan Ancol, Jakarta , beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut semacam rekonsiliasi pengang-

Kendari Pos

Sedangkan untuk pagu Dikdas berjumlah Rp204.644.215.000. “Oleh sebab itu alokasi tunjangan untuk pagu Dikmen masih kurang sebesar Rp42.313.866.400. Kekurangan ini sudah diusulkan ke Kemendiknas dan akan dicairkan pada 2011. Pada 2011 nanti anggaran yang akan dicairkan, yakni anggaran 2011 penuh (dua semester, masing-masing enam bulan) serta tambahan empat bulan yang belum terbayarkan tadi,” ujarnya. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kapan pencairan tunjangan tersebut. “Kekurangan yang empat bulan itu tetap akan dibayarkan pada semester pertama di 2011 mendatang, dan akan dirapel. Jadi guru akan menerima sepuluh bulan tunjangan sertifikasi,” terang Syaiful. (sam/jpnn)

SARFIAYANTI/KP

Penyematan tanda peserta jambore ranting Kecamatan Kadia oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kendari Musaddar Mappasomba, beberapa waktu lalu.

STIK Avicenna Tambah Jurusan Kendari, KP Usia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Avicenna Kendari yang kian bertambah menuntut para pengelola yayasan dan STIK untuk menambah jumlah jurusan yang ada. Menjelang usia ke sepuluh, sekolah kesehatan itu memiliki ancang-ancang untuk menambah jurusan baru, yaitu S1 farmasi dan S1 kedokteran di tahun ajaran 2011/2012. Ketua STIK Avicenna, dr. H. Thamrin Datjing, mengatakan, persiapan menuju pembukaan jurusan baru telah dilakukan secara maksimal. Persiapan mulai dari gedung pembela-

jaran, sarana labolatorium, tenaga pengajar, hingga syarat khusus jurusan kedokteran, yaitu pembangunan rumah sakit. “Berkaitan dengan gedung, kami telah mempersiapkan dari sekarang. Bahkan, saat ini banyak gedung kami yang belum dimanfaatkan,” kata Thamrin. Sedangkan untuk sarana lain, semisal labolatorium juga telah tersedia, yaitu labolatorium kesehatan terpadu. Begitu pun dengan tenaga penajar yang sangat efektif, jika dibandingkan dengan jurusan lainnya saat ini dengan perbadingan 1:30. Karena khusus jurusan

kedokteran memakai sistem 1:10. Tiap satu dosen hanya berhak mengajar 10 mahasiswa dalam setiap tatap muka. Pembangunan rumah sakit sebagai syarat pendirian jurusan kedokteran pun sudah mulai dijalankan. Dengan menghabiskanb dana sebesar Rp 5 miliar, pembangunan gedung rumah sakit di atas tanah seluas 10 hektar mulai direncanakan untuk sarana praktik mahasiswa. “Ini kan sebagai syarat membuka jurusan kedokteran, yang pasti dapat digunakan ketika mereka mulai praktek. Dekitar dua tahun,” ujarnya. (p2)

Kendari Pos

Edukasi

Senin, 10 Januari 2011

Naslim Sarlito Pimpin IKAN Unhalu Kendari, KP Musyawarah kedua Ikatan Alumni Perikanan (Ikan) Unhalu rampung, kemarin (9/1). Meski berlangsung dalam suasana alot, seluruh peserta musyawarah akhirnya sepakat memilih Naslim Sarlito sebagai ketua menggantikan ketua demisioner, Risfandi. Kegiatan yang dilangsungkan di salah satu hotel itu, dibuka secara resmi Rektor Unhalu Prof. Dr. H. Usman Rianse, Sekjen IKA Unhalu Prof Andi Bahrun dan pejabat di lingkup rektorat. Dalam sambutannya rektor berujar peran alumni dalam pengembangan kampus sangat besar. Salah satunya, alumni bisa membantu peningkatan akreditasi kampus. Jika kampus terakreditasi “A”, terang rektor, banyak manfaat yang akan diperoleh. Selain alumninya semakin diperhitungkan, kampus juga wajib mendapatkan beaiswa dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan BUMN. “Jadi saat ini kondisinya, kami (kampus) yang butuh kalian, bukan kalian yang butuh kami,” ujarnya. Manfaat lain dari kerjasama yang baik antara alumni dan kampusnya adalah, kampus

bisa memanfaatkan alumni sebagai informan kurikulum yang dibutuhkan masyarakat. “Kami ingin perbaiki kurikulum. Kalian (alumni) yang tahu kebutuhan kurikulum apa yang dibutuhkan masyarakat,” imbuhnya. Rektor merunut bahwa di masa kepemimpinannya lebih menitikberatkan bidik misinya Unhalu ke Fakultas Perikanan dan Fakultas Pertanian. Hal itu bukan bermaksud mengecilkan potensi fakultas lain, tapi karena peminat fakultas lain sudah membludak. Padahal terang rektor, Sultra memiliki potensi pertanian dan perikanan yang sangat luas. “Kenapa saya prioritaskan?, itu karena daerah kita ini adalah daerah perikanan dan pertanian.Tapi kenyataannya kita sudha menjadi negara pengimpor, beraspun diimpor. Jangan salahkan kalau negara lain mengambil ikan kita, itu karena penerapan teknologi kita tidak maju. Itu tugas kalian (alumni) untuk menyampaikan bahwa FPIK adalah penyelamat,” ungkapnya. Selanjutnya, rektor berpesan kepada peserta untuk membesarkan IKAN Unhalu yang dideklarasikan 5 Juni 2005. “Bangun organisasi ini sebagai

organisasi merdeka untuk menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan multidimensional,” tandasnya. Sedangkan Sekjen IKA Unhalu, Prof.Andi Bahrun, mengatakan IKAN Unhalu akan dinaungi. IKAN diharapkan bisa meningkatkancitraUnhalu.Karena itu, Andi Bahrun berharap agar setelah kepengurusan baru dibentuk, draftnya segera disetor. “Forum ini sangat legal karena dibuka rektor dan AD/ART serta konsideran musda pertama masihada.Jadiiniadalahamanah musda pertama,” jelasnya. Sementara itu, ketua IKAN Unhalu terpilih, Naslim Sarlito mengatakan setelah membentuk kepengurusan, harus secepat mungkin melakukan konsolidasi dengan semua alumni FPIK Unhalu. Hal itu untuk merangkul dan menyatukan alumni alam satu paguyuban IKAN Unhalu. Selain itu, satu lagi yang kata Naslim harus dilakukan sesegera mungkin yakni memberikan masukan konstruktif ke FPIK agar tingkat kepercayaan masyarakat meningkat lagi. “Sekarnag ini tinkat kepercayaan publik pada FPIK rendah, ktia tidak pungkiri itu, buktinya pendaftarnya tidak sebanyak beberapa waktu sebelumnya,” tandasnya. (ema)

15

Jelang UN, Satuan Pendidikan Diimbau Kendari, KP Ujian nasional (UN) tak lama lagi akan dihadapi siswa tingkat satuan pendidikan SMP dan SMA. Sesuai keterangan yang dihimpun, UN akan dilaksanakan sekitar April mendatang. Meski ada kebijakan baru dalam penentuan kelulusan siswa, yaitu berdasarkan UN dan UAS. Namun tak menutup kemungkinan bagi semua sekolah untuk mempersiapkan UN secara lebih intensif. Hal itu untuk meningkatkan kualitas kompetensi dan kesiapan siswa menghadapai

lembaran soal dari pusat. Sekretaris Dinas Diknas Kota Kendari, Makmur, M. Pd. menjelaskan sudah memberikan himbauan bagi semua satuan pendidikan untuk melakukaan pendataan dan pengayaan. Untuk pendataan sendiri sudah hampir tuntas. Dan yang harus digalakkan saat ini adalah pengayaan materi. “Kami sudah menghimbau dari jauhjauh untuk melakukan pengayaan. Saat ini kami juga tengah melakukan mekanisme pendataan jumlah siswa yang akan ikut ujian,” katanya.

Beberapa faktor penentu kelulusan memang diharapkan dapat meningkatkan presentse pencapaian. Namun standar UN naik menjadi 5,50, sehingga persiapan harus tetap dilakukan semaksimal mungkin. Salah satunya dengan pembahasan kembali meteri. “Itu untuk mempersiapkan UN, namun semua tergantung dari sekolah masinhmasing bagaimana dan kapan akan dimulai, tetapi sesuai dengan pantauan kami sudah mulai dilaksanakan,” kata Makmur. (p2)

UN Tak Bisa Didispensasi Jakarta, KP Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Muhammad Nuh mengatakan untuk saat ini dipastikan bahwa Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) tidak akan memberikan dispensasi dalam pelaksanaan ujian nasional (UN) bagi para siswa korban bencana Merapi, Mentawai, dan Wasior. “Untuk sementara ini, pemberian dispensasi bagi siswa korban bencana tidak ada. Namun, kami akan melakukan evaluasi hingga dua bulan menjelang pelaksanaan UN. Dari situ, kita nanti akan bisa

menentukan apakah akan diberi dispensasi atau tidak,” katanya usai melantik para pejabat eselon III di Kemendiknas, Jakarta, Jumat (7/1/). Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) itu menilai, jika para siswa korban bencana diberi kemudahan, justru dikhawatirkan akan mempengaruhi semangat belajar siswa. “Nanti malah malas belajar. Jadi, kita upayakan untuk disamaratakan dengan siswa lainnya. Saya yakin, para siswa korban bencana tersebut mampu mengerjakan soal UN dan lulus dengan nilai yang

baik,” tukasnya. Soal siswa yang data terakhir (rapor) hilang akibat terkena bencana, Mendiknas akan memanggil para kepala dinas pendidikan setempat untuk membahas lebih lanjut persoalan tersebut. Selain itu, mengenai pembekalan UN bagi para tenaga pendidik atau guru , mantan Menkominfo ini menegaskan tidak akan digelar. Menurutnya, guruguru kelas VI, kelas IX atau kelas XII itu sudah sangat paham dan hafal materinya sehingga dengan cara guru itu sendiri. (jpnn)

Kompleksitas Penanganan Masalah Kebahasaan Firman A.D. SEBAGAIMANA diketahui bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki jumlah bahasa yang sangat banyak. Bahkan menurut hasil penelitian Kekerabatan dan Pemetaan Bahasa-bahasa Daerah di Indonesia yang telah dilaksanakan oleh Pusat Bahasa bekerja sama dengan pakar dari beberapa perguruan tinggi, sampai tahun 2008 baru dapat diteliti dan dipetakan sebanyak 442 bahasa dari 2815 daerah pengamatan di seluruh Indonesia (Mahsun, dkk, 2008). Menurut pendapat beberapa pakar kebahasaan bahwa jumlah bahasa Indonesia sekitar 742. Jadi, masih ada sekitar 300 bahasa yang belum tersentuh. Masih banyak daer-

ah pengamatan yang belum terliput dan terjangkau, khususnya di wilayah Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Dengan kata lain, masih banyak bahasa yang belum terinventarisasi dan belum terkodifikasi. Salah satu faktor penyebabnya adalah terjadi ketidakseimbangan antara banyaknya masalah kebahasaan yang harus ditangani dan sumber daya manusia yang berkualitas dan sarana yang memadai. Selain permasalahan tersebut, jumlah penduduk yang kemahiran berbahasa Indonesianya rendah masih relatif banyak. Kemahiran berbahasa Indonesia masyarakat untuk keperluan komunikasi seharihari antaretnik perlu ditingkatkan melalui berbagai upaya pembinaan dan pengembangan bahasa. Jika hal tersebut dikaitkan dengan peran Pusat Bahasa atau Balai/Kantor Bahasa, jelas bahwa beban kerja lembaga tersebut sangat berat. Jika sasaran penanganan masalah kebahasaan adalah jumlah penduduk yang mengen-

yam pendidikan saja, yakni sekitar 43,4 juta penduduk dibandingkan dengan tenaga kebahasaan dan kesastraan yang dimiliki Pusat Bahasa, Balai Bahasa, dan Kantor Bahasa yang berjumlah 1206 orang, rasionya adalah 1 banding 43.000. Hal tersebut berarti bahwa seorang pegawai harus menangani sekitar 43.000 penduduk. Beban tersebut belum lagi ditambah dengan jumlah penduduk yang tidak mengenyam pendidikan dan juga penduduk yang berada di daerah terpencil. Jika hal itu dianalogikan dengan rasio dalam dunia pendidikan, yakni perbandingan yang ideal antara pendidik dan anak didik adalah 1 banding 30 orang. Suatu kenyataan bahwa rasio antara jumlah tenaga kebahasaan dan kesastraan dan jumlah penduduk yang menjadi sasaran penanganan pembinaan kebahasaan dan kesastraan begitu besar dan tidak rasional. Dalam penanganan kebahasaan dan kesastraan, Pusat Bahasa dan khususnya balai/

kantor bahasa yang tersebar di 30 provinsi menghadapi berbagai masalah yang memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh. Masalah tersebut adalah banyaknya jumlah bahasa yang perlu ditangani dan luasnya wilayah kerja yang menjadi kewenangannya. Banyaknya jumlah bahasa (daerah) yang ditangani memerlukan tenaga, biaya, dan waktu yang memadai. Sementara itu, luasnya wilayah kerja yang tidak hanya secara geografis, tetapi juga karena kompleksitas permasalahan yang memerlukan penanganan yang baik. Di sisi lain, perlunya mengantisipasi masalah dari luar, yaitu derasnya terpaan arus globalisasi yang bisa menghanyutkan tatanan kehidupan dan budaya masyarakat kita, termasuk di dalamnya bahasa. Era globalisasi telah menempatkan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, dalam posisi strategis yang memungkinkan bahasa tersebut memasuki berbagai sendi kehidupan bangsa dan memengaruhi perkembangan

bahasa Indonesia. Kondisi tersebut juga telah membawa perubahan perilaku masyarakat Indonesia dalam bertindak dan berbahasa. Berubahnya perilaku tersebut dapat dilihat dalam pertemuan-pertemuan resmi yang masih banyak menggunakan bahasa asing, di media elektronik, dan di tempattempat umum. Kendala lainnya adalah ketidakseimbangan kualifikasi birokrasi. Dalam rangka pelaksanaan tugas sesuai dengan rencana kegiatan yang telah ditetapkan sering diperlukan kerja sama dan koordinasi. Dalam kaitan itu, kesenjangan jenjang birokrasi sering menjadi kendala yang menyebabkan kerja sama itu tidak berjalan mulus. Alasan pimpinan sebuah lembaga yang jenjang eselonnya lebih tinggi yang “enggan berkomunikasi” dengan pimpinan lembaga yang eselonnya lebih rendah menjadi hal yang menghambat pencapaian sasaran penanganan masalah kebahasaan yang telah ditetapkan. Bahkan, hal itu membatasi pelaksanaan tugas.

Hal itu tampaknya wajar sebab ada garis kewenangan yang dimiliki oleh setiap lembaga. Disadari bahwa kewenangan yang dimiliki oleh sebuah lembaga yang eselonnya rendah terbatas pada lingkup kewenangannya saja yang biasanya tidak luas. Selain itu, kewenangan yang rendah sering kurang dihargai oleh pihakpihak tertentu. Sebagai contoh, seorang kepala kantor bahasa yang jenjang kelembagaannya sekalipun adalah eselon IVa di suatu provinsi, ia dan jajarannya memiliki tugas dan tanggung jawab menangani masalah kebahasaan dan kesastraan yang meliputi satu provinsi. Beban kerja ini tentu saja lebih besar dan berat dari beban kerja seorang bupati atau wali kota. Namun, patut disyukuri bahwa pada akhir tahun 2010, atau paling lambat awal tahun 2011, Pusat Bahasa akan mengalami peningkatan status dari eselon dua menjadi eselon satu dan kemungkinan akan berganti nama menjadi Badan Pembinaan dan Pengembangan

Bahasa. Perubahan status ini juga akan diikuti oleh balai/ kantor bahasa yang ada di daerah. Peningkatan status tersebut akan memudahkan dan meminimalisasi jalur birokrasi yang bertingkat-tingkat sehingga akan berpengaruh pada keefektifan pengambilan sebuah keputusan. Peningkatan status lembaga kebahasaan akan memudahkan koordinasi pelaksanaan kegiatan, selain juga menambah kewenangan bagi lembaga tersebut dalam pelaksanaan tugasnya. Bertambahnya kewenangan bagi sebuah lembaga akan menjadi kekuatan untuk merealisasi apa yang seharusnya dilakukan. (Tulisan ini merupakan inti sari dari sambutan Koordinator Intern Pusat Bahasa pada saat acara Penganugerahan Tokoh Pengguna Bahasa Indonesia yang Baik yang dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara beberapa hari yang lalu.) *Staf Teknis Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara

KOMUNIKASI BISNIS

16

Kendari Pos | Senin 10 Januari 2011

PROMOSI TEPAT, USAHA MANTAP: Anda ingin mempromosikan usaha/bisnis anda? pasang iklan dalam bentuk berita + foto di Rubrik Komunikasi Bisnis (Kombis). Dengan biaya promosi yang relatif terjangkau, kami memberi jaminan promosi usaha/bisnis anda akan tepat dan maksimal. Hubungi team Kombis. Call/SMS 081341772227

JR Membayar Santunan Biaya Perawatan & Santunan MD KAMIS, Tgl.6 Januari 2010 Jasa Raharja Cabang Sultra yang diwakili oleh Petugas Pelayanan merangkap pembantu kasir Sdr.Dolken melakukan pembayaran santunan Biaya Perawatan & Meninggal Dunia an.korban Alm.Ahmad Hamid (24 Th) yang mengalami kecelakaan Tgl. 30 Nopember 2010 di Jl.Malik Raya depan Kantor PT.Patmindo Raya Kel.Korumba Kec.Mandonga Kendari, sebesar Rp.25.797.500,— (Dua Puluh Lima Juta Tujuh

Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah) yang diterima oleh istri korban Sdr.Mariana Kalalo yang didampingi oleh kakak korban Sdr.Yeni, karena pembayaran santunan Biaya Perawatan & Santunan Meninggal Dunia lebih dari Rp.5 Juta maka harus melalui Bank yaitu dengan cara uang santunan tersebut oleh Jasa Raharja ditransfer ke Nomor Rekening Ahli Waris Sdr.Mariana Kalalo.

Beli Motor Suzuki Gratis Jalan-jalan 3 Negara Hongkong, Macau dan China DEALER motor Suzuki, PT Sinar Galesong Pratama kembali akan memanjakan konsumen dengan menjalankan promo ‘gratis jalan-jalan keluar negeri‘ kepada 40 orang pemenang. Dan promo kali ini merupakan periode ke-2 dengan target kunjungan ke negara Hongkong, Macau dan China. Untuk mengikuti program ini, anda cukup membeli motor Suzuki tipe apa saja cash atau kredit, dan setiap pembelian tersebut akan mendapatkan satu kupon undian yang nantinya akan diundi dihadapan masyarakat luas dan notaris, lalu akan

dipublikasikan di harian Kendari Pos di penghujung periode. Seperti program jalan-jalan ke-3 negara periode pertama, di perode kedua ini seluruh pemenang yang beruntung kembali akan dimanjakan dengan berbagai fasilitas yang tidak pernah dinikmati sebelumnya seperti, gratis tiket pergi-pulang 3 negara, gratis pengurusan paspor, gratis biaya fiscal, asuransi perjalanan, uang saku, menginap dihotel berbintang, hingga tour ke sejumlah obyek-obyek wisata terbaik di 3 negara yang akan dikunjungi. Tunggu apa lagi !, info lebih lanjut segera kunjungi dealer resmi Suzuki terdekat di kota anda (berlaku diseluruh delaer resmi Suzuki). Pastikan motor

Al-Ishlah Dosmering

Pemenang tahun 2010. Pastikan anda berikutnya yang beruntung di tahun ini (2011). pilihan anda merk Suzuki, dan jadilah salah satu pemenang yang beruntung. Program ini hanya berlaku untuk pembelian

motor Suzuki di wilayah Sulawesi. INGAT.. program ini berlaku hingga akhir Februari 2011. Buruan..! (adv)

Pernah Mencoba Aneka Masakan Kepala Ikan? Hanya Terdapat di Rumah Makan Parahiyangan ANDA salah satu penggemar kepala ikan kakap merah dan sunu? Tampaknya, anda harus mengunjungi Rumah Makan Parahiyangan. Disini anda akan merasakan Sup kepala ikan, Pallu-mara kepala ikan, Pallu-kaloa kepala ikan, serta Gulai kepala ikan yang lezat. Selain itu juga tersedia ayam kampung goreng-bakar yang nikmat, gurih dan renyah serta makanan lainnya yang menggugah selera. Ditambah dengan suasana tempat yang sangat startegis dan mudah dijangkau pasti akan menambah kenikmatan sajian yang disediakan Rumah Makan Parahiyangan yang terletak di

kawasan bisnis Ahmad Yani Square (belakang Hotel Horison). Rumah makan ini selalu ramai saat jam makan siang dan malam hari. Selain itu juga disiapkan menu-menu umum namun bercita-rasa khas Parahiyangan seperti nasi goreng, sup buntut dan menu-menu lainnya. Khusus menu ayam bakar dan

Beli Helm Dapat Motor Risa Pribadi Asal Kendari, Salah Satu Peserta Yang Beruntung

MEMERIAHKAN semarak suasana lebaran Idul Fitri dan Idul Adha tahun 2010 beberapa waktu lalu, Dana Persada selaku produsen Helm-helm SNI berkualitas merk NHK, GM, VOG, MAZ, MIX, dan REX, telah menyelenggarakan program undian SMS Promo dua lebaran sekaligus dengan tagline “ Beli motor dapat helm itu biasa, Beli helm dapat motor baru LUAR BIASA..!”. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi Dana Persada kepada konsumen yg membeli Helm SNI berkualitas produksi perusahaan pembuat Helm ternama ini.

Cuci Motor Hidrolik dan Snow Wash

Puluhan konsumen Dana Persada dari seluruh provinsi se-Indonesia yang beruntung mendapatkan hadia Grand Prize berupa puluhan sepeda motor Yamaha Vega ZR-DB. Selain itu, ratusan hadiah hiburan lainnya seperti helm GM Nano, GM Jacket, dan MAZ Jacket Harian. Data peserta SMS yang terkumpul sampai akhir Periode 17 November 2010 telah menembus agka 39.000 SMS dari seluruh Indonesia dalam jangka waktutigabulan.“Walaupunbelummencapai hasil maksimal, dari hasil SMS yang masuk, kami melihat bahwa Helm produksi Dana Persada telah tersebar keseluruh Indonesia termasuk di Sultra,” ungkap Rusdin Saka Agen Resmi Dana Persada Cabang kendari yang menambahkan bahwa helm-helm SNI berkualitas merk NHK, GM, VOG, MAZ, MIX, dan REX akan terus berinovasi serta kualitasnya akan ditingkatkan, “ Dana

goreng, Parahiyangan menggunakan ayam kampung dengan bumbu yang meresap kedalam daging sehingga terasa lebih renyah dan sesuai selera, apalagi ditambah sambal dan sup pasti anda bisa ketagihan dibuatnya. Walau kualitas cita-rasa tak diragukan, Parahiyangan tetap membandrol harga lebih ekonomis sehingga terjangkau semua kalangan, harga menu makanan ditempat ini hanya berkisar antara Rp.19.000 hingga Rp.23.000, menarik bukan!. Sebagai menu penutup, Parahyiangan juga menyiapkan aneka minuman jus. Rumah Makan Parahiyangan juga membuka cabang di lokasi Kopi Lapiaza, ditempat ini cita-rasa dan harga masakan tetap sama nikmatnya. (adv)

Persada adalah helmnya anak bangsa, “ Tandas Rusdin. Untuk pemenang undian wilayah Provinsi SULAWESI TENGGARA hadiah GRAND PRIZE 1 unit motor Yamaha Vega ZR DB dimenangkan oleh RISA PARADIBA R dari Kendari. RISA membeli Helm merk GM dan mendapatkan Kartu kupon Undian Promo 2 Lebaran, kemudian RISA mengirim SMS untuk mengikuti Promo ini, yang lalu di hubungi panitia Promo 2 Lebaran Dana Persada. Hadiah secara simbolis telah diserah terimakan di Agen Resmi DANA PERSADA di Toko MULIA JAYA HELM, Jl Ahmad Yani NO.149, Kendari pada tanggal 19 Desember 2010. Anda juga bisa mendapatkan Helm NHK,GM,VOG,MAZ,MIX,REX ditoko Agen ResmiMULIAJAYAHELM-KENDARIatau di SUB AGEN dan toko-toko antara lain BINTANG MOTOR, SARANANI. MULIA JAYA HELM, KOLAKA. INTI MOTOR, KENDARI. MULIA JAYA MOTOR, POMALAA. BINTANG HELM KOTA, RAHMA MOTOR HELM, KENDARI. Serta di toko-toko helm yang tersebar diseluruh kota Kendari dan se-Indonesia. (adv)

DENGAN aktifitas masyarakat yang semakin tinggi, mencuci sepeda motor bagi sebagian orang adalah merepotkan karena harus menyiapkan waktu, perlengkapan seperti shampo, semir ban, air dan lainnya. Al-Ishlah Dosmering cuci motor hidrolik dan snow wash (cuci salju) hadir sebagai salah satu solusi bagi masyarakat Kendari. Ditempat ini tersedia 5 hidrolik motor dan 7 staf yang siap melayani anda dengan waktu yang tidak terlalu lama (+/ - 25 menit) dengan hasil yang sangat memuaskan. Kelebihan cuci motor hidrolik; Proses pencucian jauh lebih bersih, utamnya bagian bawah motor (kolong) yang mudah terjangkau dengan alat yang digunakan ditempat ini. Selain itu, menggunakan snow wash (busa salju) yang menjamin cat motor lebih mengkilap dan tahan terhadap radiasi matahari. Harga yang ditawarkan cukup murah, sekali cuci hanya Rp.10.000. Tersedia paket hemat dengan sistem voucher Rp.30.000 (4 x cuci), voucher Rp.50.000 (7x cuci), voucher Rp.100.000 (15 x cuci). Juga

disiapkan jasa semir ban Rp.2.000,- Poles body Rp.15.000,- (sudah termasuk semir ban), stiker dan Chrom Logam. Semua layanan terjangkau dan berkualitas karena dikerjakan tenaga ahli yang berpengalaman. Al-Ishlah Dosmering Jl. A.H.Nasution Poros Anduonohu Telp (0401) 3194062 Kendari. (adv)

TVS Motor Kualitas Dunia Dilengkapi MP3, Radio FM dan Anti Maling. Garansi Mesin 5 tahun MOTOR TVS dipersembahkan bukan sekadar motor tapi teknologi lebih diutamakan. TVS Motor Company, produsen sepeda motor asal India ini telah dipercaya lebih dari 13 juta pengendara di seluruh dunia, kini dipasarkan di Indonesia termasuk Kendari. TVS Motor telah memiliki 3 produk unggulan, yakni TVS Neo 110 cc, adalah motor bebek yang dirancang khusus dengan keunggulan fitur-fitur berupa I ride, fitur kopling ganda, kopling otomatis dan manual dalam satu motor dan I charge, fitur pengisi baterai ponsel, serta I econo, fitur indikator hemat BBM. Selain itu TVS Apache RTR 160 cc, adalah sepeda motor kategori sport berkapasitas mesin 160 cc, TVS RockZ 125 cc, produk yang paling sarat fitur inovatif yang belum pernah ada sebelumnya di motor bebek 125 cc. Semua produk TVS meng-garansi mesin selama 5 tahun dan sparepart (suku cadang) tersedia lengkap di dealer 3S (Sales-Servis-Spareparts) TVS

Selain kualitas mesin yang tak diragukan lagi kehebatannya, fairing body (kap) Motor TVS sangat kokoh (anti pecah) namun lentur. Kendari di Jl. Saranani 126-127, Tlp: 04013131039 - 085242062300, TVS BAUBAU Jl. Monginsidi No.75, 081241754253, dan TVS RAHA Jl. Sukawati, 081341778146. (adv)

Motor Viar Motor Hebat Hanya 8 Jutaan, Angsuran 3 Ratusan, Garansi Mesin 3 Tahun VIAR Motor adalah sepeda motor rakitan Taiwan namun berteknologi Jepang yang sudah mendapat tempat ditengah masyarakat Indonesia, khsusunya di Sultra. Untuk memiliki motor ini, angsuran perbulan sangat ringan, hanya Rp.300.000 (Rp.11.000/ hari) tentunya sangat membantu anda yang ingin segera memiliki motor berkualitas.

Ketangguhan motor Viar tak perlu diragukan sebab jenis motor ini lebih mengutamakan kualitas namun berharga ekonomis dan perawatannya pun sangat mudah. Viar memberi garansi mesin selama 3 tahun, selain itu servis gratis sebanyak 6 Kali plus gratis Oli mesin. Hebat kan?. Saat ini, telah hadir pula produk terbaru Viar matic bernama Vio-R yang dibandrol hanya Rp.9 juta. Viar hadir dengan 4 tipe, Star Z, Star Cx, Sport Vix-R dan karya (3 roda). Viar juga menyiapkan sparepart (suku cadang) yang

PENGUMUMAN lengkap. Anda berminat? silakan menghubungi delaer resmi motor Viar AL-IKHWAN MOTOR di Jl. Saranani (samping Barata, Mandonga)

HP: 081355027767, Dealer Viar BAUBAU Jl. Mongin-sidi No.75, 081241754253, dan Viar RAHA Jl. Sukawati, 081341778146. (adv)

Rematik dan Asam Urat Sembuh dengan Remact BAGI penderita Rematik, tampaknya pengobatan cepat adalah suatu keharusan tanpa memandang apakah nyeri sendi yang dialaminya disebabkan karena rematik pengapuran ataukah rematik Asam urat, sebab gejala keduanya hampir sama. Namun celakanya, salah pengobatan justru membuat rematik tak kunjung reda, malah kerusakan sendi bisa semakin parah yang berujung pada kecacatan sendi. Sebenarnya alam sudah memberikankitaberbagaimacam bahan yang dapat digu-nakan untuk menghilangkan rasa sakit

maupunbengkak,karenaberasal dari alam maka efek samping hampir tidak ada dan dapat digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri dan bengkak serta memberikan proteksi kepada fungsi persendian kita. Seperti yang ada di dalam produk REMACT yang diproduk dari hasil riset pe-neliti Jepang yang berisi for-mulasi ekstrak dari tanaman Jahe, Boswellia Serrata dan Devil’s Claw, yang akan mem-bebaskan anda dari rasa nyeri dan bengkak secaraamantan-pamenimbulkan nyeri pada lambung. REMACT juga dilengakapi

dengan Special dan Natural Chondroprotector yang berasal dari Glucosamine dan Chondroitin yang akan melumasi, melindungi dan menielihara sendi Anda dari kerusakan akibat rematik, penggunaan sendi berlebih ataupun juga cedera. Hotline Service (SMS Only) : 081806100100. Tersedia di Kendari: Ap.Surya (085241842109), Ap.Hiba (0816245177), Ap. Teladan (081355884221), Ap. Saranani (3125791), Ap. Monovalensi (0811400739), Ap.Alfa (3191524), Bau-Bau: Ap. Roza (085341510740), Ap.Asyifa (085232776277), Ap.Aditya

(085241615054), Raha: Ap.Binter (085341510740), Kolaka: Ap.Nur Kolaka (081341777999) Distributor: PT.SAPTA SARITAMA Makassar (0411-327545). (adv)

Calon Marketing Iklan (A.E) yang dinyatakan Lulus Tes Wawancara

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

NAMA Wa Ode Trisnasiswaty Hermanto Ahmad Tri Julianto Siti Namira Asgar Binur Ardian Artha Kholifa Binti Said Herman Hendra Ariatno Ishal Siregar Imran Muhamad Yasin Wahyudi

NAMA

NO 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

Enjang Sumitra Alfri Hardeka Wati Paryanti Siti Rofiah Febryanto Sri Julianti MW Aryati Eka Kumala Sari Heri Setiawan Jamran Selvy Susilowaty Maya Fransiska S Andi Amrullah

Diharapkan kehadirannya hari Selasa, 11 Januari 2011, Jam 10.00 pagi di Kendari Pos, Jl. Malik Raya No. 50 Kendari ttd

Manager Iklan & Sponsorship

Kendari Pos | Senin, 10 Januari 2011

Gembleng Pemain di Negeri Riedl Jakarta, KP Proses seleksi tahap pertama pembentukan timnas U-23 berakhir kemarin (9/1). Pelatih Alfred Riedl mengaku sudah mendapatkan daftar nama-nama pemain yang memenuhi kriterianya. Tapi, pelatih asal Austria itu menolak untuk membuka dulu siap-saiapa saja mereka. Riedl mengatakan baru akan mengumumkan nama-nama pemain yang tersaring setelah seleksi tahap II dan III selesai digelar. Seleksi tahap II digelar pada 1 1 - 1 3 Januaridan tahap III pada 1517 Januari. “Terlalu dini untuk meng u m u m -

kannya sekarang,” ujar Reidl usai memimpin seleksi kemarin sore di lapangan timnas, Senayan, Jakarta. Menurut dia, beberapa pemain yang mengikuti seleksi tahap I kualitasnya ternyata ada yang jauh dari yang diharapkan. “Tapi tentu saja di antara mereka ada yang kualitasnya bagus,” lanjutnya. Dalam seleksi kemarin, striker muda Indonesia,SyamsirAlam,sudah tidak tampak lagi. Pemain 19 tahun itu dikabarkan mengalami cedera betisnya kambuh dan memilih

kembali ke Uruguay untuk bergabung dengan klub yang meminjamnya, Penarol. Posisi Syamsir diisi Stevie Bonsapia. Winger Persipura ini menyusul dipanggil Badan Tim Nasional (BTN) untuk ikut seleksi. Seleksi tahap I hanya diikuti 19 pemain dari 27 nama yang dipanggil. Di antara yang belum hadir adalah duo Persebaya, Andik Vermansyah dan Lucky Wahyu. Menurut deputi bidang teknik BTN, Iman Arif, pemain yang tidak bisa datang dalam seleksi masih diberi kesempatan untuk berg a b u n g dalam seleksi tahap II.

“Awalnya seleksi tahap II akan diikuti oleh 27 pemain. Tapi karena ada tambahan dari yang tidak datang di tahap I, maka jumlah pemain yang ikut seleksi tahap II akan menjadi 35 pemain,” ucap Iman . Dia menambahkan jika daftar pemain yang masuk skuad pra Olimpiade sudah bisa diketahui pada 17 Januari mendatang. Sedangkan untuk skuad SEA Games 2011 akan dimumkan pada pertengahan Maret. “Nanti akan ada sekitar 10 sampai 15 pemain anggota skuad pra-olimpiade yang akan kami gabung dengan tim SEA Games,” lanjutnya. Riedl mengatakan, skuad U-23 yang terpilih nantinya akan dia bawa menjalani pemusatan latihan di negara asalnya, Austria. Rencana tersebut diiyakanolehWakilKetuaUmumPSSI Nirwan Dermawan Bakrie yang usai latihan muncul di lapangan menemui Riedl. “Memang ada rencana seperti itu. Tapi semua harus dibicarakan lebih lanjut,” ujar Nirwan. (ali/diq)

0 Deportivo v Barcelona 4

PESTA LAGI

HASIL KEMARIN Malaga v Athletic Bilbao 1-1 (Demichelis 81/Martinez 90) Real Sociedad v Sevilla 2-3 (Riva s 23, Llorente 44/Kanoute 25, 65, Fabiano 63) Deportivo v Barcelona 0 -4 (Villa 26, Messi 52, Iniesta 80, Pedro 81) KLASEMEN SEMENTARA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20.

Barcelona RealMadrid Villarreal Valencia Espanyol Atlé´©coMadrid Getafe AthleticBilbao Sevilla Mallorca Real Sociedad Deportivo Hé²£ules Santander Osasuna Mᬡga Levante Zaragoza Almerí¡‰ SportingGijó®‰

18 17 17 17 17 17 17 18 18 17 18 18 17 17 17 18 17 17 17 ±7

16 14 11 9 9 8 8 8 8 7 7 5 5 5 4 5 4 2 2 2

1 2 3 4 1 3 2 2 2 3 1 6 4 4 5 2 3 7 7 6

1 1 3 4 7 6 7 8 8 7 10 7 8 8 8 11 10 8 8 9

57-10 42-14 32-14 26-20 19-24 27-19 28-25 27-30 25-29 19-20 25-31 15-24 18-25 13-23 15-21 23-37 19-28 16-28 15-27 14-26

49 44 36 31 28 27 26 26 26 24 22 21 19 19 17 17 15 13 13 12

Madrid, KP Mesin gol Barcelona kembali produktif setelah dalam dua laga terakhir sempat tersendat. Mereka melibas tuan rumah Deportivo La Coruna empat gol tanpa balas pada pekan ke-18 Liga Primera Spanyol, kemarin dini hari (9/ 1). Sebelumnya Barca hanya bermain seri 0-0 dan 1-1 melawan Athletic Bilbao di Copa del Rey dan menang tipis 2-1 atas Levante pada pekan ke-17 Liga Primera. Padahal, biasanya Barca selalu berpesta gol ke gawang lawan-lawannya. Pesta gol Barca atas Deportivo dimulai dari gol David Villa di menit ke-26. Itu AFP PHOTO/ MIGUEL RIOPA menjadi gol ke-150 Villa di Liga Primera. Ekspresi Kemudian gol kedua diceploskan Lionel gelandang Barcelona, Andres Messi pada menit ke-52, disusul Andres Iniesta saat Iniesta (80') dan Pedro (81'). merayakan golnya “Saya senang dengan catatan gol saya. usai menjebol Saya telah membuktikan diri bahwa saya gawang Deportivo adalah pencetak gol yang lebih baik. Kali La Coruna pada ini kami bukan hanya bermin bagus, tapi lanjutan Liga juga mendapatkan hasil yang Spanyol, dini hari memuaskan,” ungkap Villa, seperti dikukemarin. tip Goal. Namun, Villa tetap mewanti-wati agar rekan-rekannya tetap waspada pada kompetitor utama mereka Real Madrid. “Mereka terus mengejar tepat di belakang kami. Kami harus terus menjauh dan tidak boleh lengah,” bilang mantan pemain Valencia itu. Atas kemenangan itu membuat Barca sekarang tetap berkuasa dengan koleksi 49 poin. Mereka unggul lima angka di atas pesaing terdekatnya Real yang mengemas 44 poin. Hanya Los Blancos, julukan Real, baru menjalani laga pekan ke-18, dini hari tadi, kontra Villarreal. Pesta gol Barca itu tidak lepas dari performa gemilang dua kandidat peraih FIFA Ballon d’Or Messi dan Iniesta. Mereka tampil luar biasa di saat kandidat lainnya Xavi Hernandez hanya duduk manis di bangku cadangan Barca. “Suasana di ruang ganti kami sama sekali tak terganggu dengan siapa yang akan menjadi pemenang FIFA Ballon d’Or. Kami tidak peduli. Bagi kami, itu sudah bagus karena di antara kami yang akan memenangkannya,” kata Villa. Pada laga lain, Sevilla dengan susah payah mengalahkan tuan rumah Real Sociedad 3-2. Mereka lebih dahulu tertinggal melalui gol Diego Rivas di menit ke-23. Namun, striker Sevilla asal Mali Frederic Kanoute mencetak dua gol pada menit ke-25 dan 65 ditambah Luis Fabiano (63') membawa kemenangan bagi Sevilla. Gol Sociedad lainnya dicetak Joseba Llorente (44'). Tapi, kemenangan itu belum mampu mengangkat Sevilla dari papan tengah. Mereka berada di posisi kesembilan dengan 26 poin. “Ini hasil yang memuaskan bagi kami. Apalagi, kami mencapainya pada laga tandang,” ujar Kanoute. (ham)

Ronaldinho

Dinho 99 Persen ke Flamengo NEGOSIASI kepindahan Ronaldinho mulai menemukan titik terang. Selangkah lagi playmaker AC Milan itu akan bergabung dengan klub Brazil Flamengo. Wakil presiden Milan Adriano Galliani menyampaikan sudah 99 persen, Ronaldinho milik Flamengo. Sejak bursa transfer tengah musuim ini dibuka, Ronaldinho langsung dikaitkan dengan beberapa klub Brazil. Bahkan, tatkala para pemain Milan lainnya melakoni pemusatan latihan di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), dia sudah terbang ke Brazil. Ronaldinho bersama agennya Roberto De Assis, sempat bernegosiasi dengan Gremio dan Palmeiras. Namun, negosiasi berjalan alot dan tak juga menemukan kesepakatan. Klub Inggris Blackburn Rovers sempat ikut dalam persaingan, tapi ditolak. Akhirnya, setelah menjalani sepekan negosiasi dengan beberapa klub Brazil, Ronaldinho sreg bergabung dengan Flamengo. “Ronaldinho telah 99 persen menjadi pemain Flamengo,” kata Galliani kepada TV Globo, seperti dilansir Football Italia. Kabarnya, Flamengo bersedia membayar 3 juta euro atau setara Rp 34 miliar untuk membeli Ronaldinho. “Kami butuh dua atau tiga hari lagi untuk menyelesaikan kesepakatan. Yang terpenting Milan dengan Flamengo sudah deal,” ujar Patricia Amorim, presiden Flamengo.

Tercapainya kesepakatan antara Milan dengan Flamengo terkait harga Ronaldinho menjadi sorotan Palmeiras dan Gremio. “Sungguh disayangkan karena dia (Ronaldinho, Red) tak meneken kontrak dengan Palmeiras,” ujar Hugo Palaia, wakil presiden Palmeiras. Gremio yang sempat dikabarkan nyaris mendapatkan Ronaldinho juga harus kecewa. “Kami sudah deal. Pemain siap datang meneken kontrak, tapi pada hari berikutnya mereka datang dengan nilai transfer yang baru,” bilang Paulo Odone, presiden Gremio. Sementara itu, bintang asal Brazil lainnya Adriano yang juga kurang sukses bersama AS Roma berencana mengikuti langkah Ronaldinho gabung Flamengo. Namun, itu tidak akan terjadi pada bursa transfer tengah musim ini, melainkan akhir musim nanti. Tuttomercatoweb melansir, Adriano dan Ronaldinho sempat berbicara tentang keinginan bermain dalam tim yang sama. “Saya akan bergabung lagi dengan Flamengo pada Juni mendatang. Anda bisa datang dan menyambut saya di bandara,” kata Adriano, seperti dikutip Tribalfootball. ?Saya akan jelaskan kepada Roma alasan saya dan mereka mengerti. Saya akan memberikan kemampuan terbaik saya buat Giallorossi, julukan Roma, dalam beberapa bulan tersisa, trapi Juni nanti saya ingin balik lagi ke Brazil,” kata Adriano. (ham)

Kiper Inter Dibidik Fergie KIPER gaek Edwin van der Sar bakal gantung sepatu pada pengujung musim ini. Makanya, Manchester United sibuk mencari pengganti yang tepat di bawah mistar gawang mereka. Mereka telah merekrut kiper asal Denmark Anders Lindegaard, tapi belum cukup. Klub berjuluk Setan Merah itu sempat dikaitkan dengan kiper Schalke dan timnas Jerman Manuel Neuer, tapi mereka harus bersaing ketat dengan Bayern Munchen. Mereka juga sempat berminat pada Gianluigi Buffon, tapi Juventus enggan melepasnya. Kini, bidikan United diarahkan kepada kiper Inter Milan asal Brazil Julio Cesar. Sportmediaset.it mengklaim, United bersedia menggelontorkan 7 juta pounds atau setara Rp 96,8 miliar untuk mendapatkan Cesar. Dia jadi target utama. Kebetulan, sekarang hubungan Cesar dengan Inter sedikit memanas lantaran sang kiper berusia 31 tahun meminta kontrak baru dengan kenaikan gaji yang signifikan. Cesar merasa pantas mendapatkan gaji lebih seiring sukses Inter musim lalu. Selain itu, Cesar sudah lebih dari enam tahun menjadi kiper utama di Inter. Dia mulai menatap kemungkinan mencari petu-

Ferguson alanganbarudiluarItalia.“Sepak bola Inggris sangat sensasional. Baik atmosfernya dan juga fansnya,” kata Cesar kepada The Sun. Fergie, sapaan Ferguson, tak ingin mengulangi kesulitan yang dialami ketika kiper legendaris asal Denmark Peter Schmeichel gantung sepatu. Saat itu, Fergie kesulitan mencari pengganti yang pas, hingga akhirnya Van der Sar datang pada 2005. Saat itu, Fergie pernah bereksperimen dengan Massimo Taibi, Fabien Barthez, dan Mark Bosnich. Makanya, sebelum Van der Sar angkat kaki dari Old Trafford, Fergie sudah harus menemukan pengganti yang memiliki jam terbang tinggi. Sekarang Lindegaard dan Tomasz Kuszczak menjadi deputi bagi Van der Sar. Namun, tactician asal Skotlandia itu belum begitu percaya kepada keduanya. Performa Kuszczak masih labil dan Lindegaard masihminimjamterbang.(ham)

20

Kendari Pos | Senin, 10 Januari 2011

Politik 2011 Diprediksi Makin Kejam Jakarta, KP Panggung politik tahun ini di prediksi bakal semakin panas dan kejam. Pengamat politik Sukardi Rinakit meyakini, pertarungan politik tahun ini bakal dipenuhi aksi saling “terkam” antar politisi. Hanya saja, aksi kejam ini belum berujung pada aksi saling “membunuh”. Sukardi memprediksi, suhu politik bakal makin panas di 2012 dan 2013, dimana bakal terjadi aksi saling “bunuh”. “Jika pada 2010 politiknya saling menyandera, saling mengunci, dugaan saya di 2011 akan lebih panas, saling menerkam, tapi belum tentu dimakan. Seperti Tom and Jerry, kejar-

Untuk panggung politik 2011 ini, lanjut Sukardi, masih akan membawa perkara-perkara hukum di 2010 tersebut. Tokohtokoh utamanya pun, katanya, masih presiden, parpol, dan aktifis LSM dan mahasiswa. Pemerintah, masih kata Sukardi, bakal kewalahan menghadapi serangan-serangan dari parpol. “Kalau lambat, terlalu hati-hati, tidak cepat mengambil keputusan, ya pemerintah

kejaran, terkam, tapi tidak ada yang terbunuh,” ujar Sukardi Rinakit dalam diskusi diskusi interaktif mingguan bertema “Menyongsong Indonesia 2011” di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (8/1) lalu. Yang dimaksud dengan saling menyandera atau saling mengunci di 2010, Sukardi menyebut, yakni kasus Gayus Tambunan yang dikaitkan dengan pentolan Partai Golkar, kasus travellers cheque Miranda Goeltom yang dikaitkan dengan PDIP, dan kasus skandal Bank Century yang dikaitkan dengan Partai Demokrat. “Itu saling mengunci,” kata Sukardi.

FOTO:RUNI/RM

Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng (tengah) hadir menjadi pembicara saat dskusi bertema “Meneropong Indonesia 2011” di saksikan oleh Pengamat Politik Sukardi Rinakit (kanan) dan Moderator Latief Siregar (kiri) di Warung Daun, Jakarta.

bisa diterkam partai,” ujarnya mengingatkan. Dipaparkan Sukardi, suhu politik 2011 yang masih membawa suasana 2010 ini akan semakin runyam bila diramu oleh kondisi obyektif di tengah-tengah masyarakat. Yakni berupa naiknya harga kebutuhan pokok, terutama beras dan cabe, termasuk kenaikan harga tiket kereta api kelas ekonomi. Pemerintah juga diingatkan untuk segera menyelesaikan PR-PR yang belum terselesaikan di 2010. Yang menjadi sorotan Sukardi adalah pembahasan RUU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (RUUK DIY) yang menjadi isu panas di pengujung 2010. “Kasus DIY, kalau tidak segera diselesaikan, bukan tidak mungkin akan menjadi amunisi partai untuk menyerang pemerintah dan presiden,” ucapnya. (awa)

April, Bombana Baru Bisa Pilkada 23 Januari Sudah Pasti Batal Kendari, KP Dua calon kepala daerah Bombana yang bakal bersaing di putaran kedua, TafdilMasyhura dan Subhan-Azis Baking sebaiknya menambah “amunisinya” biar konsolidasi bisa bertahan hingga hari pelaksanaan Pilkada yang dipastikan masih akan lama digelar. Jadwal yang ditetapkan KPU setempat yakni 23 Januari sudah hampir pasti bergeser. Jangankan Januari, Februari saja sulit untuk bisa digelar. Asumsi ini memang bukan KPU yang memberi gambaran tapi ini dari “pemberi dana” Pilkada yakni Sekda Bombana, Rustam Supendi. Kata Sekda, putaran kedua Pilkada memang sudah dianggarkan kembali sebanyak Rp 7,4 Miliar di APBD 2011. Katanya dana sebanyak Rp 4,9 Miliar diporsikan untuk kebutuhan KPU, Panwas dan biaya pengamanan. Selain itu dana Rp 2,5 miliar disiapkan untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi Pemilukada ulang. “Tapi dana sebanyak itu tak bisa dicairkan hingga bulan Februari karena banyaknya kebutuhan yang mendesak. Saya mohon maaf karena tidak ada niatan untuk men-

unda Pilkada tapi semata-mata kesediaan anggaran. APBD 2011 sebanyak Rp 366 Miliar baru berupa angka-angka, pencairannya bertahap. Inilah yang harus dipahami,” jelasnya. Kandidat Doktor Universitas Brawijaya, Malang itu merinci di bulan Januari dari Rp 366 Miliar APBD, baru Rp 28 Miliar yang bisa dicairkan. Kebutuhan tersebut untuk gaji PNS sebanyak Rp 14 Miliar, operasional SKPD sebanyak Rp 8 Miliar dan Biro Gilyet (BG) yang harus dicairkan kepunyaan kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaan tahun 2010 sebanyak Rp 17 miliar. “Totalnya Rp 44 miliar. Artinya di bulan ini, Bombana defisit Rp 16 miliar karena dana yang tersedia Rp 28 miliar saja,” urainya. Kekurangan Rp 16 Miliar itu tentu saja dimasukkan di Bulan Februari nanti. Tapi di bulan itu kata Rustam Supendy, dana yang bisa dicairkan hanya sebanyak Rp 23 Miliar. Padahal gaji PNS sebesar Rp 14 miliar dan operasional SKPD sebanyak Rp 8 miliar tak bisa ditunda. Artinya di bulan itu anggaran kembali minus Rp 15 Miliar. “Nanti di bulan Maret baru bisa kami usahakan. SKPD akan kami suruh ikat pinggang karena lagi-lagi dana APBD yang bisa cair hanya Rp 23 miliar. Sementara gaji PNS sebanyak Rp 14 miliar tak bisa ditunda

dan alokasi bagi pelaksaan Pilkada putaran kedua sebanyak Rp 4,9 miliar. Sisanya untuk alokasi dana pembayaran defisit Februari. Tapi itu kembali minus Rp 10,9 miliar. Namun kami akan usahakan tutupi dengan dana-dana PAD dan pajak yang diprediksi mulai masuk di bulan Maret,” urainya. Dengan alokasi tersebut, Rustam berani menjamin bila Pilkada baru bisa dilaksanakan akhir Maret atau awal April. Langkah-langkah itu diambilnya karena ingin menyehatkan keuangan Pemkab Bombana agar tak disclaimer lagi. “Ini juga akan menguntungkan siapapun Bupati yang kelak terpilih karena kondisi keuangan Bombana akan sehat. Proses ini juga bisa mengeliminir gugat menggugat dari calon yang kalah. Bila Bupati terpilih mengikuti pola pengaturan keuangan saat ini maka keuangan Bombana akan berjalan normal,” tambah Sekda yang baru mendapat amanah sebulan itu. Rustam sempat menyesalkan keputusan KPU yang menetapkan Pilkada putaran kedua dihelat 23 Januari 2011. Saat itu katanya tak ada koordinasi dengan Muspida. Saat ini juga ia menyesalkan KPU yang belum menyelesaikan penetapan Sekretaris KPU definitif dan menunjuk PPK yang baru karena Ketua PPK yang lama telah mening-

gal dunia. “Bagaimana mau tender kalau belum ada Sekretaris KPU definitif dan PPK. Inilah yang harus diselesaikan internal KPU. Lagipula anggaran putaran pertama sebanyak Rp 8 Miliar belum mereka pertanggungjawabkan penggunaannya,’’ tegasnya. Bagi Rustam Supendy, Pilkada Bombana putaran kedua bukanlah hal yang emergency. Alasannya saat ini terdapat pemerintahan dimana Pj Bupati dan Bupati sama tugasnya. “Jadi janganlah kami didorongdorong untuk melakukan kesalahan terkait penggunaan anggaran. Kami siap berdiskusi bagi siapa saja yang tak sepakat dengan pengalokasian anggaran Pilkada yang tak dapat dicairkan dalam waktu dekat,” tukasnya. Minta Hakku Tanggungjawab Tak bisanya terlaksana Pilkada Bombana tanggal 23 Januari nanti karena persoalan dana disesalkan elemen Komite Untuk Demokrasi, Keadilan dan Transparansi Anggaran (Kudeta) Sultra. Saat bertandang ke Kendari Pos kemarin, Koordinator Kudeta, Andi Mashap menjelaskan bila alokasi dana Pilkada bukan merupakan program APBD tapi merupakan agenda. Penundaan hingga empat kali katanya membuat Kudeta menduga, Pj Bupati

Pilkada Konut Cuma Butuh Rp 300 Juta Tetap Digelar 25 Januari

Alwi Genda

Asrun dan Hasid Bersaing di PDIP Jadi Cawali 2012 Kendari, KP Beda dengan kandidat lain yang masih sibuk mendekati dan membujuk partai-partai agar bisa mencalonkan mereka di Pilwali 2012 nanti, Ir Asrun agaknya menjadi calon yang kemungkinan mulus langkahnya. Setelah Gerindra yang secara personal oleh anggota DPRD-nya, Jayadi menyatakan kesukaannya kepada Asrun, kini Ketua PDIP Kota, Alwi Genda malah sudah membocorkan keputusan non resmi partainya. Partai berlambang banteng gemuk itu jauhjauh hari telah membidik pasangan Musadar Mappasomba itu, untuk jadi usungan partai Megawati Soekarno Putri dalam perhelatan Pilwali. Asrun hanya akan bersaing memperebutkan pengaruh dengan kader PDIP, Hasid Pedansa. Walau belum ada keputusan final, baik dari PDIP sendiri maupun dari Ir Asrun, tapi Ketua DPC PDIP kota, Alwi Genda, merasa perlu untuk buka suara sejak dini. “Ir Asrun masuk penjaringan di PDIP. Dia kader eksekutif yang masih bagus. Hampir dipastikan masuk penjaringan. Dalam waktu dekat kita masuk di proses itu,” katanya. Menurut Alwi, apa yang dikatakannya bukan lagi sekadar wacana dirinya, melainkan suara bulat dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) di PDIP kota. “Dia (Ir Asrun-red) masih disukai, salah satunya dari PAC. Analisa saya ini tidak akan meleset, karena 10 PAC dan 64 pengurus ranting punya kewenangan menjaring. Yang pasti dia dan pak Hasid Pedansa, insya Allah info dari kader bawah, mereka yang dominasi,” ujarnya. (dri)

Kendari, KP Masyarakat Konawe Utara beruntung punya pemerintah dan KPU yang punya komitmen kuat untuk menggelar Pilkada secepatnya agar daerah itu segera punya bupati definitif. Tanpa banyak hambatan berarti, seperti di Bombana, perintah MK terhadap KPU Konut agar menggelar Pilkada ulang di 11 desa dan 1 kelurahan di sebelum 18 Februari langsung dilaksanakan. Jadwal sudah ditetapkan, 25 Januari. Anggaran sudah siap, Rp 300 Juta. Kini, delapan pasangan calon dan masyarakat Konawe Utara (Konut) bersiap-siap menyalurkan hak suaranya di hari yang ditentukan. Keputusan soal hari H pelaksanaan pemilihan bupatiwakil bupati definitif di daerah kaya hasil tambang itu sudah disampaikan Ketua KPU, Indra Jaya kepada Gubernur Sultra, Nur Alam, Jumat (7/1) lalu. “Kami sudah laporkan ke gubernur hasil pleno kami yang dilaksanakan Selasa (4/1) malam. Perintah MK sudah kami laksanakan, sesuai hasil pleno kami sepakati tanggal 25 Januari adalah hari pemungutan suara ulang di Kabupaten Konut,” kata Indra Supriadi, saat dihubungi via Hand Phone (HP), kemarin. Dia menyebutkan, untuk membiayai Pilkada ulang di 10 desa dan 1 kelurahan itu, hanya dibutuhkan APBD senilai Rp 300 juta. Dana itu akan dipakai untuk pembayaran honorarium anggota KPU dan petugas Pilkada lainnya, logistik, biaya sosialisasi dan biaya Bintek. Kata dia, Rp 300 juta itu hanya cukup membiayai

Pilkada ulang. Soal potensi putaran kedua, Indra menyebutkan, Pemda Konut sudah menyediakan anggaran Rp 1,9 M yang disaving dari APBD 2009. “MK perintahnya hanya 1, melakukan pemungutan suara di 10 desa dan 1 kelurahan. Jadi, Rp 300 juta untuk pemungutan suara ulang saja. Menurut konfirmasi dengan Pemda dan DPRD Konut, bahwa untuk anggaran putaran berikutnya, apabila tidak ada yang menangkan Pilkada sekarang, sudah dianggarkan 2009 lalu. Saya tidak tahu pasti besarnya, tapi yang kami dengar Rp 1,9 M,” jelasnya. Sesuai perintah MK yakni diadakannya pemungutan suara ulang, maka 8 pasang calon yang akan memperebutkan suara masyarakat Konut di 10 desa dan 1 kelurahan, kembali bersiap untuk dipilih. Setidaknya, ada 4000-an suara yang akan diperebutkan dalam Pilkada tersebut. “Karena pemungutan suara ulang, otomatis 8 pasangan calon harus siap mengikuti. Tahapan lain sudah tidak ada, tinggal hari-H saja,” tandasnya. Delapan pasang calon yang dimaksud adalah Aswad Sulaiman-Ruksamin (PASI HARUM), Drs H Hamid Basir-Drs Tamrin Pawani (SUARA HATI), Ir Mustari MBA-H Muhammad Nur Sinapoy (MADANI), Apoda SE MP-Drs Kahar M Pd (AKUR), H Sudiro-Dra Hj Siti Halna M Pd (BERSINAR), H Heri Asiku SE-Drs Andi Beddu (HEBAD), H Hery Hermansyah Silondae-Ir Andi Samsul Bahri M Si (HARMONIS), Ir Slamet Riyadi-H Rudin (BERSATULAH). Masing-masing calon akan bersaing ketat memperebutkan suara masyarakat Desa Tonodowatu dan Motui (Kecamatan Sawa), Desa Lemobajo, Wawolesea, Toreo, Lametono, Basule dan

Desa Waworaha (Kecamatan Lasolo), Desa Bandaeha (Kecamatan Molawe), Desa Polora Indah (Kecamatan Langgikima) dan Kelurahan Lembo (Kecamatan Lembo).(dri) Beberapa waktu lalu, Sekretaris PD Sultra Muh.Endang menyatakan keyakinananya jika pasangan Pasti Harum yang diusung Demokrat berpeluang besar menang dan langsung jadi bupati tanpa perlu dua putaran. Kata dia, jika sekiranya 100 persen suara yang diperebutkan di 11 desa diraih oleh pasangan diluar Sudiro dan Aswad, Aswad hanya akan turun kasta jadi pemenang kedua, dan pemliukada tetap dilakukan dua putaran. Makanya wakil ketua DPRD Sultra ini mulai menebar doktrin. Menurutnya daripada terus menerus bersitegang di Pemilukada atau menghamburhamburkan anggaran dengan putaran kedua, lebih baik jika masyarakat Konut segera menentukan pilihan agar pemilukada hanya satu putaran saja. “Yang paling mungkin kalau masyarakat Konut mau sevisi dengan kami, karena saya yakin masyarakat Konut sudah rindu ada bupati definitif, kemudian menyelesaikan ribut-ribut politik dan berbagai persoalan anggaran, mari bantu kami berikan suara lagi. Apalagi sesungguhnya dengan putusan MK itu hanya dua calon yang bertarung secara riil, hanya pak Aswad dan pak Sudiro, tapi untuk posisi kami (Aswad), kalau menambah suara sampai 30 persen kami satu putaran menang,” bujuknya. Berdasarkan putusan MK, Suara sah Aswad hanya 7610, itu berarti dengan jumlah DPT mencapai 32.205, maka Aswad hanya membutuhkan 2.052 suara lagi untuk mencapai batas 30 persen itu.(dri)

Parpol Islam Minim Tokoh Kuat Jakarta, KP Beberapa hasil survei belakangan masih menempatkan tokoh-tokoh parpol Islam di urutan buncit untuk tingkat keterpilihan menjadi presiden 2014. Ini diakui memang tak lepas dari minimnya tokoh dari kalangan parpol Islam yang dikenal oleh publik. “Harus kita akui bahwa dari kalangan parpol Islam belum ada tokoh yang kuat. Itu bisa dilihat dari publikasi media yang masih lebih banyak menempatkan tokoh-tokoh nasionalis. Meskipun secara kualitas tokoh-tokoh parpol Islam sebenarnya tidak kalah,” kata politisi PPP Romahurmuzy, dalam sebuah seminar di UIN Syarif Hidayataullah, akhir pekan lalu. Menurut Romi –sapaan Romahurmuzy–, fakta bahwa parpol Islam masih kekurangan tokoh inilah yang seringkali menjadi kendala untuk mengikat hati pemilih. Anggota Komisi VII DPR ini menilai, selama ini porsi pemberitaan tokoh-tokoh parpol Islam kalah

jauh dibanding dengan tokoh-tokoh parpol nasionalis. Lepas dari semua ini, ungkapnya, kendala lain harus diakui parpol Islam juga minim pendanaan. Terlebih, parpol yang mengandalkan ideologi dihadapkan pada sikap pragmatisme masyarakat. Menurut dia, dengan tingkat pragamatisme publik yang makin tinggi belakangan ini, mayoritas pendanaan parpol Islam justru makin tidak sebanding. “Dalam belanja iklan politik maupun kampanye, parpol Islam kalah dibanding partai nasionalis,” urainya. Meski demikian, Romi mengaku masih tetap optimis. Setidaknya ketika melihat sistem kaderisasi parpol Islam yang sudah tertata dengan baik. Karena ini pulalah, menurutnya, pemilih parpol Islam biasanya merupakan massa loyalis. Karena itu, pihaknya optimistis parpol Islam tetap masih bisa berbuat banyak pada Pemilu 2014. Sekretaris Fraksi PPP ini menilai ada tiga masalah utama yang menjadi

penghambat kekuatan politik Islam di Indonesia. Pertama yakni konflik internal yang berujung pada perpecahan. Hal itu terjadi hampir di semua partai, baik yang berideologi Islam maupun yang berbasis Islam. Menurutnya, jika konflik ini tak segera berakhir, maka akan berpengaruh besar terhadap parpol Islam. Sementara, pengamat politik dari IAIN Surabaya Zainuddin Syarif mengatakan, saat ini yang terjadi adalah bahwa parpol Islam belum bisa merawat basis konstituennya secara baik. Dia mencontohkan, pesantren yang menjadi basis massa justru banyak yang berafiliasi ke partai nasionalis. “Ini menunjukkan adanya pergeseran, tapi itu juga atas peran parpol Islam yang tidak menjaga basis konstituen dengan baik,” ujarnya. Zainuddin mengusulkan, sebaiknya parpol Islam ke depan melakukan reideologisasi dan mendidik kader-kader muda Islam dengan menggunakan pendekatan paradigma yang lebih terbuka.(did)

Hakku Wahab ingin berlama-lama di Bombana. “Pemda Bombana tak punya niatan menyelenggarakan Pilkada putaran kedua dalam waktu dekat. Makanya kami meminta agar Hakku Wahab bertanggungjawab,” jelasnya. Bagi Mashap harusnya Hakku Wahab mengambil tindakan tegas terkait porsi anggaran untuk Pilkada, sehingga dapat dilaksanakan Januari. “Misalnya sumbangan dari pengusaha tambang yang saat ini dialokasikan untuk pembangunan masjid besar, padahal Masjid Raya di Bombana yang dibangun di zaman Atikurahman belum selesai. Bisa saja pemasukan dari pengusaha tambang yang berupa PAD dialokasikan untuk Pilkada tapi butuh kebijakan dari seorang Pj Bupati,” terangnya seraya memastikan Kudeta akan menurunkan massa untuk menduduki kantor Bupati dalam waktu dekat. Namun pernyataan Mashap itu dibantah Sekda Bombana, Rustam Supendy. Katanya tugas Bupati lebih pada mencari dan melakukan lobi untuk mendapat anggaran. Sementara yang mengatur alokasi anggaran adalah dirinya. “Ibaratnya Bupati itu adalah Kepala Keluarga dan Sekda adalah Ibu Rumah Tangga. jadi Bupati tak bisa disalahkan terkait hal itu,’’ pintanya.(awl)

Tim ESHA Makin Rajin Galang Dukungan Wangiwangi,KP Tim pemenangan pasangan Ediarto RusminHasimin (ESHA) terus melakukan konsolidasi kepada masyarakat Wakatobi dan berharap bisa jadi konstituen pasangan ini di Pilkada nanti. Baru-baru ini, konsolidasi dilakukan di Binongko sebagai wujud mendekatkan pasangan itu terhadap calon pemilih. Salah satu Ediarto Rusmin tawaran yang diberikan adalah mengawal pengembangan kerajinan pandai besi secara menyeluruh. Salah satu tim pemenangan Esha, Subardin Bau yang juga Ketua DPC Demokrat Wakatobi mengungkapkan, tujuan mereka ke Binongko salah satunya untuk melakukan konsolidasi pemenangan ESHA di Pemilukada Wakatobi. Program-program reel untuk konstituen di Binongko sudah ada dan menjadi salah satu program yang akan dilakukan ketika ESHA dipercayakan masyarakat Wakatobi, sebagai pemimpin daerah itu. “Kalau ESHA terpilih, beliau langsung memberikan bantuan dana kepada koperasi pandai besi yang ada di Binongko. Nilainya sebesar Rp 200 juta, untuk mendanai aktivitas pandai besi dalam menghasilkan kerajinan parang. Selama ini, hasil kerajinan itu sudah banyak dihasilkan dan banyak kalangan yang sudah menggunakannya, karena dinilai sangat baik, dengan bantuan yang diberikan nanti, prospek kerajinan pandai besi semakin besar,” terangnya. Selain itu, kebutuhan pandai besi akan bahan baku maupun pemasaran akan difasilitasi secara menyeluruh, sehingga tidak hanya hasil kerajinan parang yang banyak dihasilkan, melainkan pemasarannya mudah dan cepat dilirik banyak pihak. Artinya, ketika banyak orang menyebut kerajinan parang yang berasal dari Wakatobi, seketika itu juga mereka langsung mengetahui dimana tempatnya untuk dibeli. “Pemasaran hasil kerajinan itu yang penting, sehingga para pandai besi dapat langsung menikmati hasil kerajinannya, setelah selesai dikerjakan, karena tidak menunggu waktu terlalu lama, habis laku terjual. Tidak hanya modal yang diberikan, melainkan harus difasilitasi bagimana tercipta pasar hasil kerajinan yang lancar,”pungkasnya. (cr1)


kendari pos edisi 10 januari 2011