Issuu on Google+

Sabtu, 25 Februari 2012

Kapolda Diganti

Catatan

Manufacturing Hope Napi La Ode Diada Nebansi

Jakarta, KP Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo memutasi Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Sigit Sudarmanto sebagai Karodalops Sops Polri. Kapolri memercayakan Kapolda Sultra kepada Brigjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya yang sebelumnya menjabat Dirprog Pascasarjana STIK Lemdikpol. Hal itu terungkap dalam telegram rahasia (TR) Kapolri bernomor : ST/37/II/2012 tertanggal 23 Pebruari 2012. “Benar Kapolri melakukan mutasi terhadap sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah. Mutasi dilakukan untuk penyegaran,” kata Irjen Pol Saud Usman Nasution, Kadiv Humas Mabes Polri di Jakarta, Jumat (24/2/2012). Mutasi terhadap Sigit Sudarmanto adalah bagian dari mutasi besar-besar terhadap 100 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah. Dari 28 pati ada 7 kapolda yang dimutasi. Adapun kapolda lain yang juga dimutasi adalah Kapolda Sulawesi Selatan Barat (Sulselbar), Kapolda Bali, Kapolda Sulawesi Utara (Sulut), Kapolda Kepulauan Riau (Kepri), Kapolda Maluku Utara (Malut), dan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng). Jabatan Kapolda Bali, yang semula dijabat Irjen Pol Totoy Herawan Indra akan digantikan Irjen Pol Budi Gunawan yang sebelumnya menjabat K a d i v propam mabes Polri. Sedangkan Totoy Herawan akan menempati pos barunya sebagai Shalijemen Kapolri menggantikan Irjen Pol Pudji Hertanto Iskandar. Kapolda Sulut Brigjen Pol Carlo Brix Tewu akan bertugas posisi dengan Brigjen Pol Dicku D Atotoy. Dicku D Atotoy akan menjadi Kapolda Sulut, sementara Carlo Brix Tewu menjabat Karojianstra Sops Polri. Irjen Pol Johny Wainal Usman yang sebelumnya menjadi Kapolda Sulselbar di mutasi menjadi Wakabaharkam Polri. Posisi Johny Wainal Us-

MENIRU JK dengan kata "Lebih Cepat Lebih Bae", atau ikut-ikutan memekik ala iklan Demokrat "Katakan Tidak Pada Korupsi", "Tidaaaak". Orang lain saja bisa diikuti, apalagi kalau mengikuti big boss, Dahlan Iskan dengan kata terbaru yang dipopulerkan "Manufacturing Hope". Hanya memang, ilmuku tak setinggi Dahlan Iskan. Wawasan dan pengalaman Dahlan Iskan bukan tandingan. Pak Dahlan pemilik surat Jawa Pos dan grup, sedangkan saya hanya wartawan di satu perusahaan surat kabar dari ratusan perusahaan surat kabar miliknya. Pak Dahlan pengusaha besar sedangkan saya tak punya walaupun hanya kios roti goreng. Pak Dahlan pejabat negara yang sekarang menjabat Menteri BUMN sedangkan saya hanya tetangga Ketua RT. Jadi, memang bukan tandingan dan, tidak bisa ditanding-tandingkan. Hanya, saya tertarik dengan prosa yang dipopulerkan Dahlan Iskan saat ini, yakni, Manufacturing Hope. Jangan membayangkan ulasan Manufacturing Hope yang saya maksudkan

Baca NAPI di Hal. 7

SELEBRITI

Tidur, Obat Lelah BUKAN diet yang ribet atau olahraga yang rutin. Rahasia di balik kesegaran penampilan Maudy Koesnaedi di tiap kesempatan ternyata sederhana saja. Yaitu, tidur. “Kalau fisik capai, kuncinya ya tidur. Tidur sudah cukup, aman itu (membawakan acara),” ungkap aktris sekaligus pembawa acara tersebut. Tidur, bagi aktris yang tampil di film Garuda di Dadaku itu, adalah obat mujarab untuk menjaga penampilan fisik. Tetapi, dia tidak mematok jumlah jam ideal untuk tidur. “Jika tidak ada kegiatan yang mengumbar banyak energi, tidur beberapa jam cukup. Yang penting kualitas tidurnya,” tegas istri Erik Meijer tersebut. (war)

Tahun XVI Edisi 38-Harga Eceran Rp. 3.500,-

http://www.kendarinews.com

man akan diisi Irjen Pol Mudji Waluyo yang sebelumnya menjabat Kadivkum Polri. Kapolda Kalteng Brigjen Pol Damianus Jackie akan digantikan Brigjen Pol Bachtiar Hasanuddin Tambunan, yang sebelumnya menjabat Karodalops Sops. Domianus Jackie akan menempati pos barunya menjadi Pati Yanma Polri dalam rangka pensiun. Brigjen Pol Erlan Lukman Nulhakim dari Kapolda Malut menjadi Dirprog Pascasarjana STIK Lemdikpol, sementara Brigjen Pol Affan Richwanto: dari Karojianbang Lemdikpol menjadi Kapolda Malut. Perwira tinggi yang mendapat promosi adalah dua mantan jenderal yang terlibat kasus Gayus Halomoan Tambunan, yakni Brigjen Pol Edmon Ilyas dan Brigjen Pol Raja Erizman. Brigjen Edmon Ilyas dari staf pada Sahli Kapolri mendapat promosi menjadi pro analis kebijakan utama bidang sosek sahli Kapolri. Sedangkan rigjen Pol Raja Erizman dari staf pada Sahli Kapolri jadi analis kebijakan utama bidang sosbud sahli Kapolri.(ano/ zul/awa)

Tempat Nongkrong "Calo" Direlokasi Jakarta, KP Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR, M Prakosa mengatakan keputusan pimpinan DPR untuk merelokasi coffee shop Bengawan Solo dari lobi gedung Nusantara II, merupakan tindak lanjut dari

Baca CALO di Hal. 7

BALLOEL/SATELIT NEWS

Johnson Panjaitan (52) seorang pengacara menunjukanToyota Rush B 2664 MI miliknya yang diancam dengan tulisan "Diam Atau Mati" yang ditulis dibadan mobilnya saat parkir menginap di Terminal 2 F Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, Jum'at (24/2).Jhonson meyakini ancaman itu terkait kasus yang sedang ditanganinya yaitu tentang permasalahan Mafia minyak.

IPW Ngaku Dapat Teror MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Salah satu kedai minum kopi digedung Nusantara II DPR RI, yang direkomendasikan untuk dibongkar. Kedai kopi tersebut diduga tempat nonggkrongnya para calo anggaran untuk melakukan lobi-lobi mafia anggaran.

Jakarta, KP Penasehat Indonesia Police Watch (IPW) Johnson Panjaitan mendapat teror. Mobil yang diparkirnya di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, dicoret orang tak dikenal. Tulisan di body mobil sebelah kanan itu adalah ‘Diam atau Mati’.

Diceritakannya, mobil diparkir sebelum bertolak ke Singapura untuk sebuah urusan. Sepulangnya dari Singapura, mobilnya kedapatan sudah ditulis oleh orang tak dikenal. Ia melapor ke kepolisian di Bandara Soetta.

Baca IPW di Hal. 7

Rohmad Hadiwijoyo, Pengusaha yang Membungkus Kisah Politik dalam Wayang

Setelah Century, Siapkan Angle Menarik tentang Angie Rohmad Hadiwijoyo bukan dalang biasa. Untuk membantu penonton memahami cerita wayang yang dimainkan, dia menyajikan kisah pewayangan dari kacamata politik.

RESTU DISTIA, Jakarta

Maudy Koesnaedi

Rumah bercat krem tersebut terlihat sepi. Tidak banyak orang beraktivitas di dalam bangunan berlantai dua di kawasan Jakarta Selatan itu. Di tempat itulah Rohmad menjalankan tugas sebagai president director PT Resources Jaya Teknik Management Indonesia (RMI). Dia mengembangkan bisnis di sektor perminyakan dan gas. RMI Group sendiri membawahkan be-

RESTU DISTIA/ JAWA POS

Rohmad Hadiwijoyo sedang menunjukkan salah satu tokoh wayang Hanoman di kantornya kawasan Jakarta Selatan, Rabu, 22 Feb 2012.

berapa perusahaan. Di antaranya, PT Adinata Pandita dan PT Daya Alam Teknik Inti. RMI juga membawahkan dua perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata. Yakni, PT Bali Hai Cruises Nusantara dan PT Parwa Nusantara Technology. Rohmad bergabung dengan perusahaan tersebut sejak 1995. Di tengah kesibukan sebagai pengusaha, dia tidak bisa terlepas dari wayang. Pria kelahiran Salatiga, Jateng, 6 Januari 1967, itu sudah menelurkan lebih dari 40 kisah pewayangan dengan latar belakang politik. Cerita itu dikemas dalam bentuk tulisan yang dimuat di sejumlah media massa. Tulisan tersebut bahkan dibukukan dengan judul Bercermin di Layar;

Realita Antar Cerita. Kisah pewayangan itu juga pernah dipentaskan di stasiun TV dan diputar di radio. Penggemar wayang tentu tidak asing dengan penampilan Rohmad di layar TVRI dengan tajuk Sarwo Sarwi Pedalangan. “Dengan menulis, orang akan menyukai cerita wayang, baru setelah itu suka wayang. Mengapa dibumbui politik” Kalau tidak, orang tidak tertarik,” tandas anak sulung di antara enam bersaudara itu. Biasanya Rohmad mencari versi kekinian dari politik, kemudian mencari referensi di pewayangan. Hal itu melahirkan kisah pewayangan yang lebih mudah

Baca WAYANG di Hal. 7

2

Kendari Pos |Sabtu, 25 Februari 2012

Angie Dipecat Jakarta, KP Partai Demokrat membuktikan bisa bersikap tegas terhadap kader yang bermasalah. Kali ini partai yang diketuai oleh Anas Urbaningrum itu memecat dua kadernya sekaligus. Yakni Wakil Sekretaris Jendral PD Angelina Sondakh yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka Wisma Atlet Palembang dan Ketua DPP Bidang Organisasi dan Pembinaan Kader PD Sudewo. Keduanya diberhentikan secara resmi dalam rapat DPP PD, Kamis (23/

2), di Jakarta yang langsung dipimpin oleh Ketum PD Anas Urbaningrum. “Iya, kemarin Kamis DPP melakukan rapat pleno, untuk mengambil keputusan menindaklanjuti rekomendasi Dewan Kehormatan (DK). Dalam rekomendasinya Dewan Kehormatan meminta dua orang (Angelina dan Sudewo) yang bersangkutan diberhentikan dari jabatan sebagai pengurus DPP Partai Demokrat,” kata Ketua Divisi Komunikasi Publik PD Andi Nurpati, men-

jawab JPNN, Jumat (24/2), lewat telepon selulernya. Ia menegaskan keputusan yang diambil DPP PD dalam rapat pleno itu sudah sesuai dengan rekomendasi DK PD. Menurut Andi, Angelina dan Sudewo diberhentikan sebagai pengurus PD tapi masih tetap menjadi kader partai yang dibina Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), itu. “Diberhentikan sebagai pengurusan tapi sebagai kader masih,” kata bekas Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), itu. Namun, PD belum memutuskan siapa

pengganti Angelina dan Sudewo di partai itu. Ia menegaskan, keputusan memberhentikan Angelina tidak memengaruhi janda almarhum Adjie Massaid itu di DPT. “Karena posisi di DPR diatur oleh Undang-undang Susunan dan Kedudukan (Susduk) di DPR,” ujar Andi. Informasi yang dihimpun, Surat Keputusan (SK) masih dalam proses pembuatan di DPP dan akan segera dikeluarkan dan disampaikan kepada yang bersangkutan. (boy)

Anas Simpan Nama Pengganti Angie Jakarta, KP Teka-teki siapa nama pengganti Angelina Sondakh yang dipecat dari jabatan Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat, masih samar. Kendati demikian, dipastikan nama-nama pengganti Angelina sudah berada di dalam genggaman tangan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. Wasekjen Partai Demokrat Ramadan Pohan, menegaskan, bahwa pengganti Angie dan jabatan-jabatan yang kosong di DPP Partai Demokrat, tentu sudah dalam pemikiran Ketum. “Tentu akan diumumkan,” kata Ramadan, kemarin. “Yang saya

tahu, pemberhentian Angie sebagai pengurus DPP sudah berlaku otomatis saat yang bersangkutan ditetapkan tersangka,” kata Ramadan yang masih berada di Denpasar, Bali. Ditanya apakah juga sekalian nanti mengumumkan pergantian Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, mengingat sudah santer beredar nama-nama termasuk nama Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Ramadan Pohan, hanya dijawab dengan tertawa. “Hahahaha ada-ada saja. Saya Anggota Komisi II, Wakil Ketua FPD. Itu fak-

Baca ANGIE di Hal. 7

AS: JAT Jaringan Teroris Asing CSR Disarankan Untuk Bedah Rumah Jakarta, KP Departemen Luar Negeri (Deplu) Amerika Serikat menuding bahwa Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) adalah bagian dari jaringan organisasi terorisme internasional. Negeri Paman Sam tersebut akan membekukan semua aset JAT dan pihak yang berafiliasi dengan organisasi yang dibentuk Abu Bakar Ba’asyir itu. Terkait hal ini, pihak JAT menyebut tudingan tersebut merupakan hal yang tak mendasar yang sengaja disebarkan Amerika. “Ini merupakan kebiasaan bodoh Amerika yang selalu menebar isu tanpa bukti,” kata Juru Bicara JAT Son Hadi kepada JPNN, Jumat (24/2). Ia mensiyalir, tudingan itu sengaja diperpanjang untuk

mengukuhkan proyek internasional berkedok pemberantasan terorisme di Indonesia. Maksudnya, setelah sejumlah tokoh yang dituding pelaku teror seperti Dulmatin, Imam Samudera, Umar Patek dan lain-lain tertangkap Amerika dan pihak terkait di Indonesia membutuhkan objek serangan baru. Yakni sasaran baru untuk menjamin suplai dana pemberantasan terorisme tetap masuk ke Indonesia. Menurutnya JAT akan dijadikan target itu. “Ditambah lagi jaringan mereka disini mengkadali Amerika, (dengan menyebut JAT teroris) supaya dana operasi ini tetap turun,” tegasnya. Selain itu, Son Hadi menduga opini ini sengaja dilempar sebagai pintu masuk untuk

menginterupsi proses hukum pendiri JAT Abu Bakar Ba’asyir yang kini dalam tahap kasasi. Ia menyebut Amerika tidak ingin hakim menurunkan lagi hukuman Ba’asyir seperti putusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menurunkan hukuman Ba’asyir dari 15 tahun menjadi sembilan tahun. “Kita mensinyalir ini ingin mencampuri urusan hukum proses hukum Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang lagi kasasi,” tegasnya. Karena itulah ia membantah jika organisasinya disebut bagian dari terorisme. Karena menurutnya JAT hanya sebuah organisasi dakwah Islam. Selain menyatakan JAT organisasi terorisme pihak Amerika juga menyebut Son Hadi dan dua rekannya Mochammad Achwan serta Abdul Rosyid Ridho Ba’asyir, terkait jaringan AlQaida. (zul)

Jakarta, KP Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz berharap corporate social responsibility (CSR) atau dana-dana sosial perusahaan swasta dan BUMN bisa dimanfaatkan untuk bedah rumah. Dengan dukungan perusahaan swasta dan BUMN ini, semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang terbantu. “Dana program sosial sebaiknya diarahkan untuk membantu perbaikan rumah

tak layak huni (RTLH) di wilayah masing-masing. Ini agar masyarakat sekitar dapat merasakan langsung manfaat keberadaan perusahaan yang bersangkutan,” kata Menpera dalam keterangan persnya, Jumat (24/2). Kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah serta perusahaan di daerah, lanjutnya, sangatlah penting untuk menyukseskan program bedah rumah. Politisi PPP ini

mencontohkan di daerah Sumbawa Barat terdapat perusahaan tambang Newmont yang telah berpartisipasi aktif dalam bedah rumah tersebut. “Nantinya kita akan menggandeng perusahaan tambang tersebut serta pemerintah daerah setempat agar program tersebut dapat disinkronkan dengan pusat. Saat ini kami tengah berupaya melakukan kerja sama dengan perusahaan tambang Newmont dan Pemk-

ab Sumbawa Barat,” tandasnya. Ditambahkan Djan Faridz, adanya CSR perusahaan dalam program bedah rumah tersebut, diharapkan dapat meminimalisir munculnya kawasan kumuh di daerah-daerah. Pemberantasan kawasan bebas kumuh di daerah akan terwujud bila ada partisipasi aktif perusahaan dan keterlibatan masyarakat luas serta pemerintah daerah setempat.(Esy)

PDIP Minta Subsidi BBM Tetap Dipertahankan Jakarta, KP Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Tjahjo Kumolo, bersuara keras terhadap rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, BBM bersubsidi untuk rakyat tetap harus ada. Menurut Tjahjo, saat ini anggaran APBN untuk subsidi mencapai Rp 225,6 triliun. Na-

mun diingatkannya, jangan sampai kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM justru dibarengi dengan pencabutan subsidi. “Menurut PDI Perjuangan, subsidi minyak kepada rakyat harus ada,” kata Tjahjo, kemarin. Lebih lanjut Tjahjo mengakui, pemerintah memang tak bisa mengendalikan harga minyak dunia yang sudah jamak menjadi acuan. Namun demikian, katanya, pemerintah bisa menghindari kenaikan harga

BBM dengan memaksimalkan pengendalian di dalam negeri. “Misalnya, Pertamina harus dioptimalkan ke hulunya,” cetus Tjahjo yang saat dihubungi tengah berada di Bali dalam rangka mendampingi Ketua Umum PDIP, Megawati. Selain itu, lanjut dia, pembangunan kilang yang sekarang sedang dijalankan pemerintah di Cilacap, Jawa Tengah juga harus digenjot. Pasalnya, selama idari kilang-kilang yang ada tak mencukupi kebutuhan

BBM di dalam negeri. Ia menambahkan, premium yang dihasilkan kilang-kilang pemerintah hanya mampu memenuhi separuh kebutuhan nasional. “Lainnya harus import,” tegasnya. Karenanya, Tjahjo mendesak agar Pertamina melakukan effisiensi di semua lini terutama di dalam perdagangan minyak mentah dan BBM. “Harus ada nasionalisasi. Pelan-pelan harus pasti dilaksanakan,” ujarnya.(boy)

3

Sabtu, 25 Februari 2012

Inul Vizta Hadir di Kendari

Panasonic Siap Hadirkan Outlet Baru

Hari Ini, Soft Opening Kendari, KP Satu lagi sarana hiburan keluarga hadir di Kendari. Rumah bernyanyi Inul Vizta yang menggunakan ikon artis Inul Daratista hari ini mulai dibuka untuk umum. Bukan saja diperuntukkan untuk remaja, tapi rumah bernyanyi yang terletak di Jalan Saranani Mandonga juga diperuntukkan bagi anak-anak dan orang tua. Manager Inul Vizta, Iwan Setiawan yang ditemui kemarin menjelaskan rumah bernyanyi keluarga Inul Vizta menghadirkan konsep yang berbeba dengan tempat karaoke lainnya. Di tempat tersebut katanya bukan hanya untuk karaoke, tetapi bisa juga untuk menonton (movie), koneksi Wi Fi (internetan), meeting, arisan hingga ulang tahun. ‘’Kami tak menyediakan minuman alkohol itu sesuai brands Inul Vizta. Jadi kehadiran kami ingin merubah image masyarakat bila tempat karaoke itu identik dengan kegiatan negatif menjadi tempat yang positif,’’ jelasnya. Menariknya rumah bernyanyi yang menyediakan 32 room juga menyiapkan Musholla bagi pengunjung. Menurut Iwan room yang ada masing-masing VIP room yang bisa menampung hingga 30 orang, Deluxe room yang dapat menampung 15 orang serta Large room yang dapat memuat 12 orang. ‘’Untuk Medium room dapat menampung 6 orang dan Small room dapat memuat empat orang,’’ tukasnya. (lis/awl)

awal nurjadin/kp

Rumah bernyanyi keluarga Inul Vizta menghadirkan suasana baru. Di tempat tersebut selain disiapkan koneksi Wi Fi (jaringan internetan) juga disediakan Musholla bagi pengunjung. Tampak Manager Inul Vizta, Iwan Setiawan (tengah)

Kendari, KP Pertumbuhan ekonomis Sultra yang cukup tinggi membuat beberapa pengusaha melakukan ekspansi di daerah ini. Salah satunya perusahaan elektronik PT Panasonic. Sejak November 2011 lalu, perusahaan tersebut sudah menyediakan servis center di Kendari. Supervisor Panasonic wilayah Kendari, Muhammad Riza saat ditemui menjelaskan Panasonic hadir untuk memberi pelayanan yang maksimal terhadap customer. Meskipun masih tergolong belia dan belum genap setahun , namun Riza optimis terhadap laju pertumbuhan perusahan. ‘’Untuk tahap awal Panasonic hanya membuka pelayanan servis saja dan untuk penjualan masih memback up penjualan Panasonic cabang Makasar, namun kedepan akan dibuka juga bagian penjualan,” terangnya. Sebagai perusahaan elektronik terkemuka tentunya Panasonic tidak ingin hanya hadir sekadar meramaikan , namun siap bersaing dengan kompetitor lainnya. Rencana telah disusun untuk memacu tingkat penjualan diantarnya menggelar servis gratis. Kegiatan tersebut kata Riza membuahkan hasil dengan adanya peningkatan penjualan yang mencapai 70 persen . ‘’Walaupun penjualan produk Panasonic bukan yang terbesar di kota Kendari, namun ini merupakan langkah awal dan mungkin sebagai pressure terhadap kompetitor lainnya . Produk kami punya kualitas dan telah terbukti di pasaran,” terangnya. Rencana ke depan kata Riza bukan outlet Kendari saja yang diadakan, tetapi merambah hingga ke beberapa Kabupaten/kota se-Sultra. Hal itu karena potensi pasar yang ada di sultra sangat menjanjikan. Kerja keras dan pelayanan maksimal tentu di perlukan untuk pencapaian target. ‘’Bukan hanya terkait dengan penjualan, namun bagaimana perusahan juga bisa memberikan sumbangsih pada daerah terkait penyerapan tenaga kerja yang tentunya berpengaruh terhadap pengembangan sumber daya manusia,’’ tukas Riza. (p9/awl)

Sabtu, 25 Februari 2012

email : bumianoa@gmail.com

Tengkorak Manusia Ditemukan di Hutan Baubau, KP Tengkorak manusia ditemukan salah seorang warga Kelurahan Kampeonaho, Kecamatan Bungi, La Sarifu (55). Tengkorak tersebut ditemukan didalam hutan sekitar 2 km dari jalan poros. Anehnya, meski menemukan tengkorak tersebut, pihak kepolisian Polsek Bungi tidak pernah menerima laporan terkait adanya orang yang hilang. Pihak kepolisian pun belum bisa memastikan penyebab meninggalnya hingga sampai menjadi tengkorak. La Sarifu menuturkan, tengkorak tersebut ditemukan sekitar pertengahan bulan Januari lalu. Ketika itu, dirinya hendak pergi mencari rotan. Melihat adanya tengkorak manusia, dirinya langsung mengurungkan niatnya untuk mencari rotan dan memilih kembali ke perkampungan karena takut. “Saya liat ada tengkorak di kali mati dalam keadaan sudah terpisah-pisah dengan aroma tak sedap (bau bangkai), karena takut saya langsung kembali ke kampung,” tuturnya.

Baca TENGKORAK di Hal 6

Tujuh Perusak Mobdis Bupati Ditahan Unaaha, KP Berselang 16 hari pasca pengrusakan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Konut, tim reskrim Polres Konawe berhasil mengamankan tujuh pelaku. Ketujuh pelaku yang diamankan Kamis (23/2), dibenarkan Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Turuman Marani melalui Kasat Reskrim AKP Laupe Kasau, SH, kemarin. AKP Laupe Kasau merinci ketujuh tersangka masing-

masing, Sudirman Landong, S.Sos alias Sudirman bin Landong, Robin Alwahid alias Bahrin bin Aldin Ado, Suharno Moita alias Sugeng bin Lagaru, Alpian Tajudin alias Into bin Tajudin, Samsul Alam alias Sul bin Marsidin, Abd Safar alias Safar bin Abd Salam dan Adirianto alias Adi bin Sumudin. “Ketujuh tersangka ini berhasil diamankan berdasarkan hasil pemeriksaan sembilan saksi dan fakta

dilapangan berupa foto. Sembilan saksi itu ada dari pendemo maupun pegawai Pemkab Konut,” ujar AKP Laupe Kasau, SH kemarin. Tersangka kini telah ditahan di Mapolres untuk kepentingan penyidikan. Pasal yang disangkakan kepada tersangka yakni pasal 170, 160, 406, 55, 56 KUHP juncto pasal 17 UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang

Baca DITAHAN di Hal 6

Polres Buka Pengaduan Lewat Internet HARIMAN/KP

Tengkorak manusia misterius saat divisum di Puskesmas Bungi, Kecamatan Bungi.

Tertutup, Rapat Baleg Dinilai Illegal Rumbia, KP Badan legislasi (Baleg) DPRD Bombana mulai tertutup dengan publik. Lihat saja ketika menggelar rapat bersama pimpinan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kemarin. Baleg pimpinan Abady Makmur itu menyelenggarakannya dengan menutup pintu ruang rapat padahal agendanya bersifat biasa yakni, membahas tentang kekeliruan

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ditetapkan dalam sidang paripurna 2011 lalu. Tidak hanya itu, rapat tertutup tersebut hanya diikuti empat dari 14 anggota badan legislasi, meski diantara mereka yang tidak ikut terlihat hadir di gedung DPRD Bombana. “Rapat ini termasuk illegal dan tidak prosedural. Makanya kami yang hadir disini (dewan) tidak ikut meski kami merupakan

anggota Baleg,” kata Amiadin, salah satu anggota Baleg kepada wartawan di ruang komisi dua DPRD Bombana, kemarin. Politisi Partai Indonesia Baru ini menilai illegal rapat tersebut karena pelaksanaan serta agenda rapat kemarin tidak sesuai mekanisme. Bahkan, terindikasi memiliki muatan kepentingan oleh ketua badan legislasi. Menurut Amiadin, rapat

antara Baleg dan pimpinan SKPD itu membahas kembali Peraturan Daerah (Perda) yang sudah di paripurnakan sebelumnya. Padahal menurut pengetahuannya, jika perda sudah ditetapkan dalam sidang paripurna dewan, berarti sudah memiliki kekuatan hukum. Jika ada perubahan dalam Perda tersebut, maka pembahas-

Baca TERTUTUP di Hal 6

Andoolo, KP Informasi Teknologi yang kini menjadi trend di masyarakat, membuat Polres Konsel membuka layanan pengaduan melalui website dengan situs www.polreskonsel.com. Layanan ini dimaksudkan, agar masyarakat dapat melaporkan atau pengaduan lewat situs tersebut. Polres pun langsung dapat mengakses dengan cepat

dan juga dapat diteruskan ke Polda Sultra maupun Mabes Polri. “Masyarakat tinggal membuka website dan dapat melaporkan atau pengaduan dengan cara mengetik nama disertakan nomor telepon atau handphone serta jenis pengaduannya,” ujar Kapolres Konsel AKBP Anjar Wicaksana, kemarin. Menurut Kapolres, dengan

pengaduan lewat Teknologi Informasi tersebut masyarakat tidak perlu lagi canggung untuk melaporkan atau mengadukan kasus, terkat tindak pidana yang terjadi, termasuk dapat memberikan informasi lainnya terkait Kantibmas. “Layanan wabsite ini terbuka 1X24 jam. Begitu ada laporan atau pen-

Baca POLRES di Hal 6

6

Kendari Pos |Sabtu, 25 Februari 2012

PT Askes Bantu Mobil Ambulance Baubau KP Pemerintah kota Baubau, kemarin (24/2) mendapatkan bantuan dari PT Askes yakni satu unit ambulance yang dilengkapi dengan peralatan medis. Penyerahan bantuan mobil yang berlangsung di stadion Betoambari diterima Walikota Baubau Amirul Tamim, yang diserahkan langsung oleh Direktur SDM dan Umum PT. Askes, dr. Zulfarman M, Kes. Pada kesempatan itu, Direktur SDM dan Umum PT. Askes,

dr. Zulfarman M, Kes menjelaskan mobil ambulance ini dilengkapi fasilitas medis lengkap, bahkan, para medis dapat melakukan tindakan operasi kecil. “Mobil ambulance yang dilengkapi dengan fasilitas cukup lengkap ini nantinya akan stand by dan siap kapan saja dibutuhkan. Dalam pengoperasiannya, mobil ini juga di lengkapi dengan dua tenaga medis yang profesional,“ jelasnya. Dia berharap, dengan adan-

ya satu unit ambulans tersebut, pelayanan terhadap peserta Askes di daerah dapat lebih maksimal, mengingat program ini merupakan kepedulian PT Askes terhadap program pemerintah dalam hal meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Di tempat yang sama, Walikota Baubau Amirul Tamim menjelaskan Kota Baubau dalam peran dan posisinya di kawasan Sultra khususnya dalam pelayanan kesehatan, mempunyai

fasilitas kesehatan yang terbatas namun dapat memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat bukan saja berasal dari Baubau, tetapi juga sebagai rumah sakit rujukan yang melayani masyarakat yang berasal dari daerah sekitar. “Posisi Baubau dengan fasilitas yang terbatas memberikan layanan bukan hanya terhadap daerah dan masyarakat Kota Baubau, tetapi memberikan layanan terhadap daerah sekitar,”terang Amirul. (k1)

Dewan Monitoring Pelayanan di Puskesmas Wanggudu, KP Komisi C DPRD Konawe Utara (Konut) kini sedang giat melakukan monitoring terhadap pelayanan kesehatan masyarakat di seluruh Puskesmas di daerah itu. Komisi C turun langsung melakukan monitoring di Puskesmas guna mengetahui pelanyanan masyarakat. Anggota Komisi C DPRD Konut, Abdul Hakim, mengatakan,

Tengkorak ................ Pasca ditemukan mayat, La Sarifu enggan untuk melaporkannya kepada pihak kepolisian dengan alasan takut. Namun, dirinya tidak menjelaskan takut karena apa sampai enggan untuk melaporkannya. Dirinya pun hanya menceritakan temuannya itu kepada temanteman dan kerabatnya. “Nanti tiga hari yang lalu (Selasa, 21/ 2) ada teman yang cek karena penasaran. Nah, teman itu yang langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian,” katanya. Kapoles Bungi, Iptu Poltak ST Purba saat dikonfirmasi di sekitar lokasi penemuan tengkorak mengatakan, awalnya anggotanya menerima laporan dari Lurah Kampeonaho pada Rabu (22/2) malam. Mendengar informasi tersebut pihaknya lalu menindaklanjuti dan ternyata benar ada warga yang menemukan tengkorak manusia. “Bersama anggota Polres, Polsek, Dokter dan warga kami menelusuri hutan untuk mengevakuasi tengkorak,” kata Poltak. Usai melakukan evakuasi, pihak Polsek selanjutnya memeriksa empat orang saksi dari warga setempat termasuk La Sarifu yang menemukan tengkorak tersebut. “Kami sudah mengambil keterangan empat orang saksi dan akan kami kembangkan terus kasus ini,” tambahnya.

Polres ................ gaduan, petugas langsung menindak lanjut terkait pengaduan dan laporannya. Polisi juga tetap akan meminta keterangan dari warga yang melaporkan melalui link yang kami buka,” katanya. Anjar Wicaksana menambahkan, layanan wabsite ini, bukan saja laporan atau pengaduan, tetapi kritik dan saran juga dapat disampaikan melalui Teknologi Informasi tersebut, termasuk juga kinerja anggota kepolisian yang ada di wilayah hukum Polres. “Louncing website ini mulai dibuka pekan ini. Diharapkan, dalam mengirmkankan pengaduan atau laporan harus dilengkapi dengan alamat yang benar, atau tidak palsu,” tandasnya. (era)

monitoring tersebut dilakukan untuk mengsingkronisasikan dan memaksimalkan program yang telah diprogramkan Dinas kesehatan. “Intinya untuk mengevaluasi sejauh mana pelaksanaan program tersebut dijalankan,” kata Abdul Hakim, beberapa waktu lalu. Selama ini, komisi C telah melakukan monitoring ke Puskesmas di empat Kecama-

tan yakni Kecamatan Oheo, Kecamatan Wiwirano, Kecamatan Asera dan Kecamatan Sawa. Program kesehatan tersebut menyangkut bagaimana pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satunya mengenai isu-isu nasional diantaranya, mencegah terjadinya gizi buruk. Hal ini, lanjut politisi PKS itu, harus bekingi dengan program pelayanan kesehatan terhadap

masyarakat yang prima, sehingga betul-betul masyarakat bisa terlayani masalah kesehatannya. Lebih lanjut dikatakan, monitoring itu juga dilakukan untuk mengetahui kebutuhankebutuhan apa saja yang dibutuhkan di Puskesmas untuk meningkatkan pelayanan. Baik itu kebutuhan sarana prasarana, operasional maupun stok obat yang tersedia. (m1)

Kapolsek menghimbau kepada seluruh masyarakat, jika ada keluarga, teman ataupun kerabat yang hilang untuk segera melapor kepada pihak kepolisian. Ciri-ciri awal yang baru diketahui pihak kepolisian sendiri, korban mengenakan pakaian training saat ditemukan. “Sebelumnya memang tidak ada laporan adanya warga yg hilang. Jika ada yang merasa kehilangan agar segera meng-

hubungi pihak kepolisian setempat,” tutup Poltak. Sementara itu, dr Asri Abidin menjelaskan, setelah tengkorak tersebut disusun masih ada sebagian besar tulang yang hilang dilokasi yang kemungkinan diakibatkan terbawa arus atau dibawa oleh hewan. “Waktu ditemukan itu dikali, jadi kemungkinan terbawa arus,” kata dokter Puskesmas Kampeonaho ini. Dikatakan, ada sekitar 50

persen tengkorak yang hilang, antara lain lengan atas kanan, paha kiri, lengan bawah kanan, tulang rusuk, tulang belakang yang tinggal tujuh dari 30 tulang, gigi yang tinggal tujuh (atas dan bawah). Dari hasil visum dokter sendiri ditemukan ada sejumlah bekas memar ditengkorak. “Ada memar di pelipis kanan, tulang tengkorak kanan dan ada juga bekas patah dibagian tengkorak bagian kanan,” jelasnya. (p2)

Ditahan ................ keterbukaan mengeluarkan pendapat dimuka umum. Untuk pasal 170 KUHP yakni barang siapa secara bersamasama melakukan kekerasan terhadap benda maupun orang diancam lima tahun enam bulan. Sedangkan pasal 160 KUHP yang menyatakan barang siapa menghasut dimuka umum baik lisan dan tulisan diancam enam tahun penjara.

Tertutup ................ annya harus melalui mekanisme dewan. Prosedurnya kata Amiadin dimulai dari usulan melalui badan musyawarah, kemudian dijadwalkan lalu dibahas diinternal Baleg. Setelah itu baru mengundang pihak pemerintah daerah (Pemda) untuk membahas lebih lanjut. Yang terjadi kemarin lanjut Amiadin tidak seperti itu. Buktinya, diinternal baleg saja tidak dibahas, tiba-tiba langsung mengundang pihak Pemda. “Ada apa ini. Janganlah Abadi sering membuat aturan yang tidak sesuai prosedur, sebab di DPRD ini selalu mengacu di tatib. Jangan sampai ada indikasi permainan dan syarat kepentingan,” duga Amiadin dengan curiga yang diamini oleh anggota beberapa baleg yang lain seperti Ahmad Yani, Faisal, dan Husnia Mida yang juga enggan ikut rapat tersebut. Rapat Baleg bersama kepala SKPD seperti Kepala BKD, Ridwan, Kepala Dinas Nakertrans, M Yunus, Kebag Hukum, Tompo SH, Kabag Or-

“Untuk pasal 406 KUHP tentang pengrusakan diancam dua tahun delapan bulan,” beber Laupe Kasau, Pasal 55 dan 56 KUHP hanya terkait turut serta atau membantu melakukan. Pasal 17 UU Nomor 9 Tahun 1998 menyatakan barang siapa selaku penanggungjawab dalam hal unjuk rasa melakukan anarkis ditambah sepertiga hukumannya dari hukuman pokok. Untuk diketahui, Selasa (7/

2) lalu Forum Masyarakat Konawe Utara Bersatu (FMKUB) menggelar aksi unjuk rasa dikantor Bupati Konawe Utara. Unjuk rasa berujung ricuh dibarengi pengrusakan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara. Mereka mendesak Bupati Konawe Utara untuk menata sektor pertambangan, meningkatkan pengelolaan PAD dan menata administrasi pemerintahan. (din)

ganisasi, Syafiuddin Kube, serta beberapa pejabat lain terlihat lain dari biasanya. Pintu ruang rapat terkunci, bahkan di depan pintu masuk ditempatkan salah satu pegawai sekretariat DPRD. Bahkan beberapa rekan media yang hendak masuk meliput langsung rapat tersebut tidak diizinkan masuk. Sementara Abady Makmur, Ketua Baleg DPRD mengaku, dirinya tidak mengetahui jika wartawan dilarang meliput, sebab sepengetahuannya rapat tersebut bersifat terbuka. Abady menjelaskan, rapat bersama SKPD kemarin agendanya hanyalah membahas beberapa nomenklatur Perda yang sudah ditetapkan tapi penamaannya tidak sesuai dengan yang ada di dalam lembaran daerah. “ M a k a n y a disesuaikan. Dan setelah dibahas bersama, eksekutif mengaku salah dan keliru karena tidak memasukan nama sesuai yang sudah disepakati,” kata Abady beralasan. Ada beberapa perubahan nama dalam perda itu tapi tidak diikuti dengan yang ada di lembaran daerah. Diantaranya, nama Dinas Pen-

didikan Kebudayaan Pariwisata, Pemuda Olahraga. Setelah terjadi perubahan seharusnya berganti nama menjadi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Kemudian, Dinas Tenaga Kerja Tranmigrasi dan Kesejahteraan Sosial, menjadi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan ditambah satu bidang industrial dan dua seksi. Serta, Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ditambah Bidang Ekonomi Kreatif dgn dua seksi. Menurut Abady, dari beberapa perubahan nama itu, hanya Dinas PU dan Tata Kota, yang terakomodir dalam lembaran daerah, sedangkan yang lainnya tidak diakomodir. “Makanya dalam pertemuan ini saya mengingatkan kembali untuk ditinjau ulang dan dimasukan di dalam lembaran daerah,” pesannya. Abady juga membantah keras bila dalam rapat tertutup itu ada kepentingan pribadinya. “Tidak ada itu. Lihat sendiri, apa ada orang-orang yang yang jadi Kadis atau pejabat lainnya. Semua ini murni untuk daerah,” ungkapnya. (nur)

7

Kendari Pos |Sabtu, 25 Februari 2012

Temannya Gayus Bikin Geger Lagi Pegawai Ditjen Pajak Golongan III-A Punya Rekening di 18 Bank, Sekali Transfer Rp 2 Miliar Jakarta, KP Terungkapnya skandal besar pajak yang melibatkan Gayus Tambunan, tak serta merta membuat jera aparat pajak. Berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Tran-

saksi Keuangan (PPATK), Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengungkap kasus serupa di instansi terbesar di Kementrian Keuangan itu. Kasus “Gayus Jilid 2” ini melibatkan mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) golongan IIIa, Dhana Widyatmika (DW). Ia diduga memiliki simpanan di 18 bank dengan jumlah yang di luar kepatutan sebagai pegawai negeri. Baik dalam bentuk rupiah maupun dollar. Dalam satu kali transfer ke rekeningnya bisa mencapai USD 250 ribu atau setara Rp 2,25

miliar. Kejagung sudah memblokir semua rekening tersebut. Dirjen Pajak A. Fuad Rahmany menyerahkan proses hukum mantan pegawainya kepada Kejaksaan. “Saya juga tidak mau membuat tuduhan atau kesimpulan. Kita tunggu saja proses hukumnya,” kata Fuad di Jakarta kemarin. Per 2 Januari 2012 lalu, DW telah pindah ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) DKI Jakarta. Terakhir, DW bekerja sebagai Account Representative (AR) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Wajib Pajak Besar

atau biasa dikenal dengan Kantor LTO (Large Tax Office). Kantor pajak di daerah Gambir, Jakarta Pusat itu, melayani 300 Wajib Pajak terbesar. AR adalah posisi yang sangat strategis karena melayani wajib pajak secara langsung. Fuad mengaku belum tahu kasus pajak yang diduga terkait dengan DW. “Rekening-rekening itu bukan hanya tahun ini, tapi juga tahun-tahun lalu. Dulu-dulu juga dibuka. Yang bersangkutan juga sudah pindah dari DJP,” kata mantan Ketua Bapepam itu. Ia menga-

Pemecatan Angie Bukan Kejutan Angie ........................ tanya,” kata Ramadan. Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, Jumat (24/2), menyebut Sekjen DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono layak menjadi Ketua Fraksi PD (FPD). Menanggapi itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, menyatakan penilaian itu sebagai suatu kewajaran. “Wajar saja pendapat itu. Siapa saja yang punya kapasitas dan dua acuan yang saya sampaikan, tidak ada salahnya. Bahkan ada juga yang menanyakan kelayakan Ramadhan

Pohan untuk menjadi Ketua Fraksi PD,” tukas Anggota Komisi I DPR, itu dihubungi wartawan, kemarin. Namun, Ramadan menanggapinya dengan tenang. “Kayaknya gosip juga tetap terlalu jauh. Nggaklah,” ujar Pohan.

Bukan Kejutan Pemecatan Angelina Sondakh sebagai Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat (PD) ditanggapi dingin oleh Pengamat Politik Iberamsjah. Lewat telepon seluler, Iberamsjah menilai pemecatan Angelina dari posisi Wasekjen PD, bukanlah kejutan. “Itu bukan berita menarik. Menarik itu kalau Angelina

dipecat sebagai Anggota DPR dan kader Demokrat. Kalau di Wasekjen, ngapain?,” kata Iberamsjah. “Terus terang itu tidak menarik. Hanya ingin menjadi berita pers. Tidak ada kejutan,” tegas Iberamsjah. Dia menilai Angelina pantas dipecat sebagai kader Partai Demokrat. “Kalau kejutan, dipecat sebagai Anggota DPR dan Anggota Partai Demokrat. Karena, telah merusak citra Partai Demokrat,” ungkap Iberamsjah. Dia menegaskan, pemecatan Angelina dari Wasekjen bukan sebagai kader Demokrat, menandakan partai yang dipimpin Ketua Umum Anas Urbaningrum, itu tidak sepenuh hati.

“Sebaiknya dirumahkan saja, biar konsentrasi menghadapi proses hukum,” katanya. Ia menilai, Anas Urbaningrum tidak akan berani memecat Angelina sebagai kader Partai Demokrat. “Kalau dipecat (sebagai kader) pasti akan bernyanyi lagu sumbang dan Anas bisa dipenjara,” kata Iberamsjah. Seperti diketahui, dalam rapat pleno DPP Partai Demokrat, Kamis (23/2), resmi memecat Angelina Sondakh yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka Wisma Atlet Palembang dari posisi Wasekjen PD dan Ketua DPP Bidang Organisasi dan Pembinaan Partai Kader PD Sudewo.(boy)

Johnson Panjaitan Diteror IPW .......................... Ketua Presidium IPW, Neta Saputra Pane, menegaskan, bahwa ini sebuah teror terhadap aktivis atau tokoh-tokoh yang kritis terhadap kebobrokan. Setelah aktivis Munir diracun dan Tama (Indonesia Corruption Watch / ICW) dipukuli, ternyata oknum-

oknum yang tidak bertanggungjawab dan suka main teror masih bergentayangan. “Untuk itu polri harus mengusut tuntas kasus ini dan segera menangkap pelakunya,” tegas Neta, menjawab JPNN, Jumat (24/2), di Jakarta. Ia menambahkan, kasus teror ini adalah yang keempat kalinya dialami Jonson. “Meski demikian percayalah

para aktivis tidak akan takut dan tetap bersuara kritis,” tegas Neta. Ditanya apakah ini menandakan bahwa kebebasan di era demokrasi ini masih tidak berjalan sepenuhnya? Neta menjawab, “Betul, aparat keamanan, khususnya polisi belum mampu memberikan jaminan keamanan kepada para aktivis yang kri-

tis, terbukti kasus Tama dan kasus bom molotov di kantor Tempo tidak kunjung terungkap. Hal inilah, menurut dia, yang kemudian membuat pihak-pihak yang membuat teror seakan merasa mendapat angin.”Hingga kemudian membuat teror baru terhadap aktivis, di antaranya kepada Jonson,” kata Neta.(boy)

Dalang Wayang itu Ternyata Alumni George Washington University Wayang ..................... dipahami masyarakat secara luas. Lima tahun ini dia mengangkat tema politik dalam wayang. Menurut dia, tidak sulit mencari sudut pandang menarik yang dapat diangkat dalam cerita yang ditulisnya. Apalagi, intrik politik di negeri ini seolah tak pernah habis. “Yang susah itu mencocokkan antara problem masa kini dan mencari tokoh di pewayangan yang mirip,” tutur pria penggemar golf itu. Kasus Bank Century yang ramai dibicarajab beberapa tahun terakhir tak luput dari perhatiannya. Dia menuangkan dalam tulisan berjudul Baratayuda di Kuru Century yang memutar lakon Kresna Duta dari cerita kepahlawanan Mahabarata. “Yang terbaru, soal Angelina Sondakh (Angie, Red). Tapi, belum jadi. Sekarang sedang mencari angle yang bagus,” ujar pria yang menjabat ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) DKI Jakarta itu. Kali pertama, Rohmad mengangkat kisah tentang bom di Hotel JW Marriott, Jakarta. Kebetulan peristiwa pengeboman itu ada yang berhubungan dengan dia. “Sebenarnya saya harus menghadiri acara di sana. Tapi, waktu itu tidak bisa hadir,” ungkapnya. Rohmad lantas menggambarkan peristiwa itu dalam tulisan berjudul Bale Segala-gala di Langit Kuningan. Sebab, saat bersamaan, secara kebetulan dia sedang menyiapkan naskah wayang kulit untuk dipentaskan. Kisah itu menonjolkan intrik politik di negeri Hastina setelah Prabu Pandu Dewantara meninggal. Nah, dalam waktu dekat dia akan menampilkan kisah tentang Sondang Hutagalung, aktivis mahasiswa yang membakar diri akhir tahun lalu. Belakangan, job mendalang Rohmad sangat banyak. Bahkan, dalam dua tahun terakhir dia harus syuting untuk keperluan tayangan stasiun TV. Dua minggu sekali Rohmad menyediakan waktu untuk pengambilan gambar di pendapa rumahnya yang berada di kawasan Lebak Bulus. Untuk sekali syuting, dia mendalang satu jam. “Sejak itu permintaan

mendalang mengalir deras,” kata Ketua Umum Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRRSNI) itu. April nanti, misalnya, dia tampil pada acara Yayasan Lontar yang mempromosikan sastra dan budaya Indonesia. Februari lalu, bertepatan dengan Hari Pers Nasional, Rohmad berkesempatan mementaskan lakon Ramayana bersama Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Margiono dan Ketua SPS (Serikat Perusahaan Pers) Dahlan Iskan. Rohmad menyatakan tidak bisa memenuhi semua undangan mendalang. Sebab, mendalang bukanlah pekerjaan utama dia. Baginya, mendalang adalah sekadar minat yang ditekuni sejak SD. Keinginan menjadi dalang muncul berkat dorongan dari almarhum sang ayah yang seorang mantri kesehatan. Salah satu pesan ayahnya yang paling diingat Rohmad adalah, kalau ingin sukses dalam hidup, harus memiliki nilai lebih jika dibandingkan dengan orang lain. Dia pun akhirnya menekuni wayang dengan berguru kepada dalang kondang asal Semarang Ki Joko Hadiwijoyo atau yang dikenal dengan nama Ki Joko Edan.

Rohmad nyantrik di rumah Ki Joko Edan hingga lulus SMA. Selepas SMA, dia memutuskan hijrah ke Jakarta dan menempuh kuliah di Akademi Teknik Elektromedik. Keputusan berpindah ke Jakarta muncul setelah dia gagal masuk Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dan Akabri. Selama di Jakarta, Rohmad bekerja sebagai assistant office manager di lembaga statistik demokrasi asal AS Rand Corporation. Atas dorongan sejumlah teman, Rohmad bertekad melanjutkan pendidikan ke AS. Tidak mudah bagi dia untuk menembus universitas Negeri Paman Sam. Setelah memperbaiki kemampuan berbahasa Inggris, dia diterima di George Washington University di Washington DC dengan jurusan school of business and public management. Hampir dua tahun dia menempuh pendidikan di AS. “Saat di AS tidak jarang diminta mendalang di KBRI,” kenangnya. Tuntas menempuh pendidikan, kandidat doktor lingkungan hidup di Universitas Diponegoro itu kembali ke Jakarta dan bergabung dengan RMI sejak Desember 1995. Pada 2005, dia resmi memiliki seluruh saham perusahaan yang

berdiri pada 1970 itu. Kendati telah menekuni dunia bisnis, Rohmad tetap menjalankan kegiatan sebagai dalang. Bahkan, dia berupaya mengimplementasikan filosofi wayang dalam kehidupan sehari-hari. Yakni, hidup secukupnya atau dalam wayang dikenal dengan istilah urip sak madya serta ora lelamisan atau diartikan sebagai tidak berbohong kepada siapa pun. “Sebenarnya banyak prinsip yang bisa diambil dari pewayangan. Misalnya, hasta brata yang sebaiknya diterapkan oleh seorang pemimpin,” tandasnya. Kecintaan terhadap wayang tidak untuk dinikmati sendiri, tapi juga dibagi kepada orang lain. Oleh karena itu, dia bercita-cita untuk membuat pertunjukan wayang yang bisa dinikmati anak-anak. “Di kota-kota besar, kebanyakan hiburan bagi anak-anak pada akhir pekan ke mal. Padahal, pergi ke mal terus-menerus mendorong mereka menjadi konsumtif di kemudian hari. Saya ingin ada lahan hijau khusus yang bisa menjadi tempat berpiknik keluarga ketika akhir pekan. Nah, di sana saya ingin mempertontonkan kisah pewayangan kepada anakanak,” harapnya.(ca)

takan, DW pindah ke Dispenda DKI atas permintaan sendiri. Saat ini memang banyak pegawai DJP yang dipindah ke Pemda. Ini karena Pemda membutuhkan banyak aparat pajak sebagai akibat dari dipindahkannya wewenang pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan ke daerah. DW beristrikan DA, pegawai yang masih bekerja di DJP. Pada Selasa lalu, aparat Kejagung telah menyita sejumlah dokumen di lantai 19 kantor pusat DJP di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Fuad mengatakan pengawasan internal DJP sudah dilakukan secara maksimal. Tindakan keras juga sudah dilakukan. “Kalau selama ini penertiban di dalam kita sangat luar biasa.

Tahun 2011 kita ada beberapa belas orang saya usulkan untuk dipecat dengan tidak hormat. Jadi ada penindakan, jadi jangan bilang di DJP kita tidak ada sangsi,” kata Fuad. Untuk kasus DW, pihaknya berjanji akan membantu seluruh proses hukum. Untuk sanksi kepegawaian, bergantung Dispenda DKI karena sudah bukan lagi menjadi pegawai pajak. Sedangkan untuk DA, kata Fuad, tetap menunggu proses hukum. “PNS itu ada undang-undang yang melindungi PNS. Jadi tidak bisa diperlakukan semena-mena. Kalau memang ada kesalahan, harus dibuktikan dulu di muka hukum,” kata Fuad. DJP akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepa-

da Kejagung untuk menuntaskan kasus ini. “Kami akan kooperatif. Kalau kejaksaan minta dokumen dan sebagainya, kita akan terbuka kok. Kita juga berterima kasih kalau dibantu ada aparat yang membantu untuk menegakkan hukum di DJP,” katanya. Di bagian lain, Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Arnold Angkouw mengungkapkan bahwa DW telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis (23/2) lalu. Sedangkan istrinya, DA, masih berstatus saksi. “Dia juga dicekal dari bepergian ke luar negeri. Tapi belum ditahan,” kata Arnold di gedung JAM Pidsus kemarin (24/2).(sof/ aga)

BK Tutup Kantin Pertemuan "Calo" Calo .......................... rekomendasi BK. “Gedung DPR ini merupakan lembaga tinggi negara yang terhormat. Janggal rasanya kalau di tengahtengah bangunan ini ada kantin. Karena itu, BK merekomendasikan kepada pimpinan DPR untuk merelokasi coffee shop itu,” kata M Prakosa, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (24/2)

Menurut politisi PDI-P itu, di negara demokrasi mana pun, tidak ada coffee shop berdiri di tengah-tengah gedung utamanya. Kalau pun ada, letaknya tidak mencolok seperti coffee shop itu. Apalagi dijadi kan tempat kumpulkumpul. Jadi, dari segi etika dan estetika tidak pada tempatnya sehingga harus dipindah. “Lokasi yang kini ditempati coffe shop Bengawan Solo itu merupakan area para tamu

DPR yang datang silih-berganti ke komplek parlemen ini,” tegas M Prakosa. Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie telah memanggil penggelola coffee shop Bengawan Solo, Albert Y dan telah memberitahu agar Bengawan Solo di depan gedung Nusantara II segera ditutup. Albert Y saat ini duduk di Komisi V DPR dari Fraksi Partai Demokrat dari daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat.(fas)

Daripada Overload Lebih Bagus Dikaryakan Napi .......................... seperti juga ulasannya Dahlan Iskan. Oh, tidak. Manufacturing Hope yang saya maksudkan bukanlah membangun sebuah industri harapan atau industri masa depan (Manufacturing Hope). Bukan itu. Yang saya maksudkan adalah, berpikir tentang sebuah hal, sesuatu hal, yang bisa lebih produktif. Misalnya, kalau sebuah ruangan Kepala Dinas dan ternyata seluruh pekerjaan dalam ruangan itu bisa ditangani 3, 4, 5 PNS produktif, kenapa harus menerima PNS lagi di tempat itu? Karena kantor dan ruangan kepala dinas sudah terlanjur diisi ratusan PNS, maka, untuk membuat PNS yang tidak produktif alias menganggur, kenapa tidak berpikir untuk diproduktifkan? Misalnya, bukakan kebun seluas-luasnya, bukakan tambak seluas-luasnya, dirikan usaha tepat guna

sebanyak-banyaknya lalu pekerjakan mereka. Tidak apaapa dipekerjakan walaupun digaji oleh negara tapi kan menghasilkan, ketimbang main catur, main game atau utak atik HP. Sekarang muncul masalah. Lapas Denpasar overload, ribuan napi dilanda kerusuhan dan terjadi pembakaran. Manufacturing hope napi, atau memenej napi yang juga "manusia" itu, dari tidak produktif menjadi produktif tentu sangat memungkinkan. Tentu, yang namanya napi memiliki klas hukuman sendiri-sendiri. Nah, dalam persoalan ini, kalau napi dengan vonis hukuman berat tentu tidak serta merta dan tidak gampang di-manufacturinghope-kan karena rentan melarikan diri, rentan balas dendam, dan lain-lain dan lain-lain. Tetapi, kalau hanya Napi maling ayam, sandal jepit, judi sabung ayam dan sebangsanya, apakah tidak lebih bagus

dikaryakan di tempat-tempat seperti juga usulan untuk tempat para PNS yang tidak produktif? Selama ini, ada "pabrik" batu merah yang melibatkan napi sebagai pekerjanya, tapi itukan, bagi napi yang sudah mendekati hari-hari kebebasan. Daripada para maling ayam, maling sandal dan tukang judi sabung ayam itu menumpuk di Lapas dan menghabiskan nasinya Lapas tanpa hasil yang dia buat, masih lebih bagus dijadikan tukang kebun atau tukang sapu jalan selama masa hukumannya. Kalau hanya dipenjara tiga bulan, saya kira tidak mungkin melarikan diri. Sebab, ketika melarikan diri, maka dia akan terancam bertambah berat hukumannya. Ini manufacturing napi yang saya maksudkan. Berpikir kreatif, mencari penghasilan di balik menganggurnya para tenaga produktif di dalam penjara, sel dan tahanan.(nebansi@yahoo.com)

8 Advetorial

Kendari Pos

Sabtu, 25 Pebruari 2012

Lanjutkan Pemerintahan dengan Green City LIMA tahun pasangan H Asrun dan H Musadar Mapasomba (HARUM) memimpin Kota Kendari, banyak perubahan nyata yang dirasakan masyarakat, salah satunya melalui raihan Adipura tiga kali berturut-turut. Karena itu sudah selayaknya jika pasangan HARUM kembali mencalonkan diri sebagai Cawali dan Cawawali Kendari Periode 2012/2017. "Persoalan di Kota Kendari, misalnya jalan, tinggal dituntaskan dan dipelihara, tetapi yang sedikit memberi bayangan ke depan misalnya dalam bidang infrastruktur diantaranya semakin meningkatkan kebersihan Kota Kendari dan menuntaskan air bersih pada April 2012, tidak kalah pentingnya membenahi drainase," ungkap Asrun beberapa waktu lalu.

Selain itu jelasnya kedepannya pihanya akan menjadikan Kota Kendari sebagai green city, mengingat saat ini pihaknya telah menerapkan 30 persen ruang terbuka hijau (RTH), 20 persen ruang publik dan 10 persen dari masyarakat. Intinya menanggulangi banjir dengan konsep green city antara lain dengan menciptakan green open space, serta menertibkan transportasi dengan green transportation. "Sebenarnya konsep ini telah lama kami rencanakan, tetapi karena melihat skala prioritas maka utamakan infrastruktur jalan, air bersih, pasar dan kebersihan, maka kedepannya green city dengan Salah satu pengaruh dari Program Kendari Bersih adalah kebersihan dan keindahan ketika memasuki setiap area konsep besar akan kita realisasikan," ungkapnya.(fas) perkantoran milik pemerintah Kota Kendari.

Nyamannya Tinggal di Kota Adipura

Kendari menuju Kota Bougenvile. Sebagian median jalan yang bertaman kota sudah ditumbuhi bunga aneka warna seperti ini. Mengingatkan median jalan antara Sepang-Kuala Lumpur bagi yang pernah berkunjung di Malaysia via Bandara Sepang.

BANYAK orang yang pesimis jika Kota Kendari dapat menjadi kota yang bersih, apalagi sampai memperoleh Adipura, pasalnya selain wajah ibu kota Sultra ini dulunya kurang tertata dengan baik, masyarakatnya yang plural juga membuat kesadaran masyarakat akan pentingnya arti kebersihan masih sangat kurang. Namun kondisi tersebut berubah 180 derajat di saat ini. Duet Ir H Asrun MEngSc dan H Musadar Mappasomba SP MP ternyata mampu merubah keadaan yang tak "masuk akal" itu. Yah, kenyataannya memang seperti itu. Masyarakat kota Kendari secara perlahan telah menyadari, ternyata kebersihan

TPA yang Jadi Obyek Wisata Sehubungan pemberdayaan masyarakat, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kendari, Tin Farida membeberkan pihakya selalu menghimbau, mengajak dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terlibat bersama, antara lain dengan mengajak kelompok peduli lingkungan di setiap kelurahan dan kelompok kemasyarakatan misalnya dasa wisma. Pihaknya melihat dan mengajak secara bertahap para komunitas untuk berpartisipasi dalam program Kendari bersih dan rindang. "Rencananya hari Sabtu ini kami melibatkan komunitas penyedia jasa angkutan ojek, pasalnya keberadaan mereka cukup strategis yaitu memiliki pangkalan di pinggir jalan, sehingga mereka dianggap mampu membantu memelihara kebersihan baik di areal pangkalan maupun di keluarga masing-masing, sekaligus mereka bisa mensosialisasikan dan mengawasi masyarakat yang belum sadar akan pentingnya kebersihan," bebernya. Perempuan berjilbab ini juga merinci beberapa program yang telah dilakukan Pemkot Kendari dalam mewujudkan Kendari Bersih dan Hijau, misalnya melalui program kawasan tertib sampah mulai Jalan Abd Silondae, Ahmad Yani, MT Haryono hingga Dr Sam Ratulangi, bahkan sekarang menambah sarana dengan akan memasang tempat sampah bagi pejalan kaki. Mengingat jika tidak ada tempat pembuangan sampah (TPS) maka para pejalan kaki membuang sampah di sembarang tempat. Beda dengan sampah rumah tangga, karena setiap lorong telah memiliki TPS. Program lainnya waktu pembuangan sampah dari pukul 18.00 wita sore s.d 05.00 subuh. Pihaknya mengakui masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi, pasalnya kebanyakan aktivitas masyarakat di siang hari sehingga enggan mengumpulkan sampah di malam hari. Padahal pihaknya menginginkan setelah sampah diangkut, TPS dibiarkan kosong sejenak agar wajah kota tidak terlihat kumuh.

Demikian pula pemberian bantuan 100 unit tempat sampah pada pemilik Angkutan Kota (Angkot), juga masih perlu kembali disosialisasikan, apalagi sopir Angkot sering berganti-ganti orang. Meskipun demikian pihaknya melihat persentase masyarakat yang membuang sampah dari Angkot sudah jauh berkurang, kemungkinan disebabkan karena ditinjau dari kondisi kota sudah bersih, sehingga masyakarat enggan membuang sampah. Mengenai selama tiga tahun Kota Kendari meraih Adipura, bahkan mendapatkan nilai tertinggi seSumapua, dijawabnya tetap melihat indikator mana yang perlu dibenahi dan ditingkatkan misalnya yang lalu menggunakan komposter dan tahun ini tetap membenahi TPA, yang mana TPA Kota Kendari saat ini juga berfungsi sebagai tempat wisata dan penghasil gas metan. Apalagi rencananya Pemkot Kendari akan bekerja sama dengan pihak ketiga, dalam pengelolaan gas metan. Khusus BLH Kota Kendari, Alumni S1 Fakultas Pertanian Unhalu ini menandaskan mempertahankan RTH bahkan menambahnya, selain memaksimalkan pengolahan sampah serta memperhatikan dan menjaga kualitas udara dan air. Yang mana meskipun belum masuk indikator Adipura, tetapi BLH Kota Kendari tetap mensosialisasikan untuk menjaganya karena merupakan tugas BLH, sebagaimana yang tercover dalam program kali bersih. "Dari sekian banyak upaya yang telah dilakukan, kendala yang masih dihadapi yaitu kebiasaan memandang sampah sebagai bahan menjijikan sehingga belum dimanfaatkan baik organik maupun anorgnik, kurangnya kesadaran masyarakat tentang penyediaan RTH dan masih banyaknya masyarakat yang merasa tidak bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kerindangan, disamping kebiasaan masyarakat mencari tempat kosong dan kurang terlihat untuk membuang sampah seperti di kali," tandasnya.(fas)

Batas kota. Memasuki Kota Kendari langsung merasakan suasana nyaman, bersih dan indah.

lingkungan dan perkotaan bukan untuk gagahgagahan Pak Wali dan Wawali, tetapi untuk kepentingan semua. Masyarakat juga sudah paham bahwa, Piala Adipura bukan tujuan. Yang menjadi tujuan adalah, kesadaran warga kota untuk hidup bersih. Tapi bagaimanapun juga Piala Adipura adalah pengakuan pemerintah Indonesia atau pemerintah Pusat bahwa masyarakat Kota Kendari telah masuk dalam katagori warga kota bersih. Dalam konteks prestasi, diraihnya Piala Adipura tiga kali berturut-turut, ternyata nilainya tertinggi dari seluruh Kota di wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sumapua).(*)

Dua Panglima Lingkungan SECARA kelembagaan, yang diketahui masyarakat, hijau dan indahnya Kota Kendari tergantung "Panglima" di Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Kendari, yang tak lain adalah Ir Hj Tin Farida sebagai Kepala Badan. Itu untuk urusan hijau dan indah. Tetapi, untuk urusan bersih dan indah, "panglimanya" ada di Dinas Kebersihan dan Pertamanan, yang tak lain Kepala Dinasnya adalah Agussalim. Di pundak Dua "Panglima" inilah terletak tanggungjawab keindahan dan kebersihan Kota Kendari. Pada awalnya, Walikota-Wakil Walikota menerapkan pembiasaan hidup bersih dimulai dari PNS. Saat itu bahkan, menjadi cemoohan karena seringnya PNS turun kerja bhakti. Tetapi, Ir Asrun sebagai Walikota menyadari betul bahwa, memulai yang tidak biasa itu memang susah. Tetapi, bekerja ihlas dan cerdas tidak pernah sia-sia. Dan, yah, hasilnya seperti hari ini. Yakni, masyarakat tanpa dikomando pun sudah memperhatikan kebersihan lingkungannya. "Pemerintah itu hanya memberi stimulan. Kerja Bhakti membersihkan selokan dan jalanan itu bukan untuk kepentingan Walikota atau para pejabat. Bukan. Kebesihan itu untuk kepentingan masyarakat, kepentingan dan kebutuhan kita semua warga kota Kendari," tutur Asrun dalam berbagai kesempatan.(*)

Ir. Hj Tin Farida:

Siapakah orang yang membelakang ini? Dialah Kepala Dinas Kebersihan Kota Kendari, Agussalim. Semangatnya dalam bertugas bukan tandingan. Hasilnya, dari sampah yang baunya menusuk hidung menjadi taman indah dan jadi obyek wisata.

"Tahun kedua tim Adipura melakukan sosialisasi di daerah timbunan sampah dan tahun ketiga Pak Walikota mengatakan meningkatkan RTH dari segi estetikanya, sehingga tanaman yang ditanam juga berfungsi estetika, lalu keluarlah kebijakan Walikota melalui Program Bougenville City dan itu telah dilakukan. Inilah yang kita lakukan ditahap Adipura keempat."(*)

Seluruh ruas jalan yang median di Kota Kendari tak luput dari perhatian dari armada Dinas Kebersihan dan Pertamanan.

Sabtu, 25 Februari 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Mesum di Hotel Digerebek Polisi

Hanura Usung Yahya Jadi Wakil Tony Partai Hanura punya gacoan baru untuk wakil Tony menuju Pilwali. Dia adalah Ketua DPC Hanura Kendari, Muh Yahya. Dengan begitu, posisi Yani kasim Marewa masihbisa tersingkirkan, bergantung komitmen Tony dan Yani. Menurut Yahya, dia menerima amanah dari partainya untuk maju sebagai calon wakil wali kota berpasangan dengan Tony Herbiansyah. “DPP Hanura mendorong kadernya untuk maju menjadi pasangan Muh Yahya calon wakil. Saya yang diamanahkan untuk maju pada Pilwali 2012 sebagai calon 02 Kendari,” ungkap Yahya yang kini masih berada di Jakarta menerima SK dukungan Partai Hanura yang jatuh pada Tony Herbiansyah.

Baca hanura di Hal 10

Dua Tim Keliling Kecamatan Dua tim bentukan kelompok kerja (Pokja) Sosialisasi KPU keliling kecamatan setiap harinya. Jadwal rutin untuk sosialisasi dengan menggunakan mobil penerangan. Tujuh hari non-stop hingga 29 April 2012. Ketua tim Pokja Sosialisasi KPU, Hayani Imbu mengatakan, rutintas sosialisasi keliling dilaksanakan dalam memantapkan kesiapan pelaksanaan tahapan Pilwali 2012. Pihaknya telah membentuk dua tim yang terdiri dari 5 personil setiap timnya. “Dari pokja sosialisasi, 3 personil dan dari PPK dua. Mereka melakukan sosialisasi setiap hari dengan jadwal, hari Senin menyambangi Kecamatan Kendari dan Kendari Barat, Selasa di Kecamatan Mandonga dan Wuawua. Hari Rabu menyambangi Puuwatu dan Kambu, Kamis di Kecamatan Mandonga dan Poasia, Jumat di Puuwatu dan Kadia, Sabtu di Kendari Barat dan Baruga serta Minggu Kecamatan Abeli dan Kendari,” jelas Hayani Imbu. Satu tim ditugaskan melaukan sosialisasi pada satu kecamatan. Anggota PPK yang diamanahkan untuk mengatur jadwal dan rute sosialisasi. Pasalnya, mereka yang

Miras Impor Juga Disikat Kendari, KP Operasi penyakit masyarakat (Pekat) makin gencar digelar jajaran Polda Sultra. Hasilnya, mengamankan 978 botol miras, termasuk impor. Polisi juga menangkap basah dua pasangan mesum dalam hotel.

Baca meSum di Hal 10 foto:suwarjono/kp

Pengunjung dan waitress tempat hiburan malam ikut diperiksa kepolisian dalam operasi penyakit masyarakat. Ratusan botol miras, termasuk impor tak berlabel disita. Polisi juga menggerebek pasangan mesum di hotel melati.

Divonis 1 Tahun, Rustam Tegang DetiK-detik terakhir pembacaan putusan, Rustam Supendi cukup berdebar-debar. Ia tampak gelisah. Sesekali menoleh kebelakang, menatap istri dan anak-anaknya, serta koleganya yang sempat hadir dalam persidangan tersebut. Seketika majelis hakim membacakan poinpoin pertimbangan yang menilai dirinya tak bisa mempertanggungjawabkan sebagian APBD Kabupaten Bombana yang dipergunakan, Rustam Supendi geleng-geleng kepala pertanda tak setuju. Namun, ketika menganggap pernyataan hakim benar, ia pun hanya bisa mengangguk-angguk. Rustam Supendi tidak setuju dengan temuan BPK yang menganggap

jika ada aliran dana yang sama sumbernya, yang sudah dipertanggungjawabkan oleh Asmin, Bendahara Pos Bantuan Setda Bombana. Ia sempat meminta seteguk air minum setelah mendengar majelis hakim memvonisnya 1 tahun penjara dan denda Rp 20 juta atau kurungan 2 bulan. Mantan Kadis Pertanian Bombana itu langsung berdiri meminta keadilan. Namun, hakim

Rustam Supendi

Baca DivoniS di Hal 10

ABG

Cantik

Baca Dua tim di Hal 10

Menghilang Beritanya di halaman 10

Zaenab Wulandari saat di kediamannya.

Maulid Gabungan 6 RT, Asrun Beber Prestasi Kendari, KP Untuk pertama kalinya, enam ketua rukun tetangga (RT) di Kelurahan Mandonga memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW secara gabungan. Ternyata, Maulid gabungan ini benar-benar memikat hati Walikota Kend-

Baca mauLiD di Hal 10

foto:dokumen keluarga/kp

PNS Jangan Malas Kendari, KP Angka PNS di lingkup Pemkot bertambah lagi. Dari jumlah 8.108 tahun 2009 (sebagaimana data BKD Kendari), naik menjadi 8.303. Penambahan 195 PNS sesuai dengan data kelulusan 2010 dan 2011, setelah menerima SK 100 persen kemarin. Wali Kota Kendari Ir Asrun mengatakan, PNS yang telah menerima SK 100 persen terus memaksimalkan kinerja. Semua harus bisa bekerja lebih baik yang dibarengi pengetahuan dan keterampilan. Semangat seluruh PNS jangan sampai kendur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan sumpah dan janji yang telah diucapkan untuk dapat meningkatkan kinerja. “Kinerja pemerintah sangat tergantung dengan pegawainya. Cintai pekerjaan kalian sebagai PNS.

Baca pnS di Hal 10

foto: humas kelurahan mandonga for kendari pos.

Wali kota Ir Asrun dan Wawali Musadar Mappasomba, bersama para ketua RT dan tokoh masyarakat Mandonga berpose bersama usai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Untuk kali pertama enam RT di Kelurahan Mandonga barengan menggelar hajatan.

Metro

10

ABG Cantik Menghilang Wa Ode Fiana mengaku puyeng dan ikut stress ketika putri kesayangannya, Zaenab Wulandari (17 th) menghilang dari rumah. Ia lebih stress lagi, saat mendengar kabar jika putrinya yang baru menginjak kelas 1 SMK III Kendari ini, dilarikan seorang calo perdagangan perempuan. Kepada wartawan koran ini, warga JL. H Lamuse, Lepo-Lepo, Kota Kendari ini mengaku tak sanggup berbuat apa-apa atas kejadian

ini. Bahkan, mau melapor polisi pun ia tak tahu bagaimana caranya. “Saya mau lapor polisi tapi saya tidak tahu caranya. Saya kesini (ketemu wartawan) pun karena saya diberitahu teman-teman,” tutur ibu yang berprofesi sebagai tukang cuci di kompleks Polres Kendari ini. Untuk sementara, ia punya keyakinan bahwa anaknya yang masih bawah umur dilarikan oleh seorang laki-laki

yang berprofesi sebagai sopir angkutan. Sayangnya, identitas lengkap pria yang diduga membawa kabur putrinya itu, Fiana mengaku tidak memiliki informasi yang banyak. “Saya dengar kabar, laki-laki itu berasal dari Lombe, Buton. Ciriciri anak saya ini, dia punya tanda lahir. Di sikunya sebelah kanannya terdapat tompel hitam berbulu,” ujarnya.(fya)

Bekerja Dengan Baik demi Kemajuan Kendari PNS... Jangan bekerja nanti setelah ada uangnya. Kalau sudah seperti itu kalian semua akan menjadi malas. Hindari sifatsifat seperti itu dan bekerjalah secara iklas,”kata Asrun. Mantan Kasubdin Binamarga

di PU Sultra ini menegaskan, kecenderungan yang terjadi, jika resmi menyandang status PNS, biasanya dibarengi niat untuk pindah ke tempat dianggap lebih baik, berdasarkan aturan kepegawaiaan yang berlaku. Akan tetapi, Pemkot akan lebih telili mengakomodir jika ada usulan pemindahan, tentunya mela-

lui proses penyaringan. Artinya, bagi PNS yang bergeser tidak membebani sistim birokrasi. Merunut pengalaman proses pemindahan tidak sesuai dengan kinerjanya. “Bekerjalah dengan baik untuk melayani masyarakat, demi kemajuan Kota Kendari dan Sultra,”pintanya. (m1)

Siapkan Saranan dan Prasarana Dua Tim... mengetahui secara persis titik strategis masyarakat pada jamjam tertentu setiap harinya.

“Makanya, kami siapkan sarana dan prasarana untuk membantu mereka. Sosialisasi tersebut secara terus-menerus mengimbau kepada masyarakat agar mengecek namanya,

apakah sudah terdaftar atau belum. Jika belum, maka mereka harus segera mendaftar diri sebagai bentuk pasrtisipasi aktif masyararakat sebagai warga yang baik,” katanya. (aka)

Pasangan Duat Tony Masih Akan Dibahas Hanura... Yahya menambahkan, dirinya akan menjalankan amanah tersebut. Ia tak ingin mengecewakan kepercayaan partai. Salah satu jalan yang akan dilakukan yakni membangun komunikasi politik dengan Tony Herbiansyah dan partai calon koalisinya. “Amanah ini tetap harus saya jalankan. Keputusannya nanti tergantung Pak Tony dan partai yang akan berkoalisi dengan kami,” ujarnya. Lalu bagaimana dengan komitmen Tony

yang tetap memilih Muh. Yani Kasim Marewa? “Statemen itu wajar. Karena dari awal, mereka membangun komitmen. Tapi, yang diamanahkan oleh DPP Partai Hanura juga tetap saya jalankan,” jelas Yahya. Anggota komisi III DPRD Kota Kendari itu mengungkapkan, persoalan bakal pasangan Tony Herbiansyah masih akan dibahas dalam komunikasi politik lintas partai pendukung. Namun, dirinya tidak memaksakan kehendak untuk menjadi pasangan Tony. “Kalau memang ada perubahan setelah kesepakatan komunikasi

politik dilaksanakan, siapa pun yang menjadi pasangannya (Tony, red), kita harus dukung. Memaksimalkan ihtiar sukses menuju kemenangan,” terangnya. Partai Hanura menyumbang empat kursi di parlemen Kendari. Dengan begitu, mereka tinggal mencari satu kursi untuk menjadi pintu masuk ke Pilwali. Namun, DPP Hanura sudah memberikan dukungan pada Tony. Tapi pasangan harus dari kader Partai Hanura. Tony sendiri masih merabah dukungan dari Gerinda (1 kursi) dan PBB (1 kursi). (aka)

Kendari Pos | Sabtu, 25 Februari 2012

Bekerja Ringan Tapi Dapat Pahala Besar Maulid... ari, Ir Asrun MEng.Sc maupun Wakil Walikota Kendari, Musadar Mappasomba SP, MP. Yang menarik, kedua pejabat ini sama-sama diberi kesempatan untuk berbicara di hadapan ribuan warga RT 20, 21, 22, 23, 24 dan 25. Bedanya, Musadar Mappasomba membawakan ceramah maulid, sedangkan Walikota berbicara dalam kapasitas pemimpin yang memberi informasi pembangunan terhadap rakyatnya. Ternyata juga, Maulid bersama yang menghadirkan banyak warga ini, turut dikagumi

Walikota Kendari. Terutama, soal kesatuan dan kebersamaan warga yang bermukim di seputaran JL Abdullah Silondae, JL Laute Raya dan JL Lawata, Kelurahan Mandonga. “Bagus juga Maulid gabungan seperti ini. Simpel dan biayanya bisa digotong. Silaturrahmi masyarakat tambah mantap dan meluas,” kata Walikota yang disambut senyum oleh Camat Mandonga, Drs Apriyadi maupun Lurah Mandonga, Syarifuddin Muljabar. Apa yang disampaikan Walikota Kendari ternyata juga dirasakan oleh para Ketua RT yang menggelar Maulid gabungan ini. Ketua RT 20, Hamid

maupun Ketua RT 21, Ali Amir misalnya, keduanya sama-sama merasakan manfaat yang lebih dengan kegiatan seperti ini. “Tujuan maulidnya sangat tercapai, sementara kesibukan tenaga dan dana kami tanggung renteng. Artinya, ringan kerjanya, besar pahalanya. Kalau maulid setiap RT, besar pahalanya tapi berat kerjanya. Nah, tahun ini kita berpikir bagaimana bekerja ringan tapi tetap mendapatkan pahal yang besar. Ternyata, caranya gampang. Maulid gabungan,” tutur Ali Amir. “Saya janganmi komentar tapi betulmi itu yang dikatakan Colly (sapaan akrab Ali Amir),” sambung Ketua RT

20, Hamid. Yang menarik, kehadiran dua pimpinan Kota Kendari secara lengkap ini benar-benar dimanfaatkan warga untuk bersilaturrahmi. Apalagi, seluruh anggota DPRD Kota Kendari yang berasal dari daerah pemilihan Mandonga-Puwatu hadir secara lengkap. Kesempatan ini dimanfaatkan warga untuk foto bareng. Bahkan, para tokoh di 5 RT dan 2 RW ini tak segan-segan meminta foto bersama Wakil Walikota dan Walikota Kendari. “Kita berfoto bareng untuk kita buat Baliho,” teriak Abdul Rasyid di tengah hiruk pikuk warga yang berebut foto bersama Walikota.(m1/nan)

dirinya seorang diri. “Saya tidak korupsi. Saya malah dizalimi. Orang lain yang menikmati, malah saya yang harus dihukum seperti ini. Asmin dan Sudin tidak pernah dikonfrontir terkait masalah ini untuk membuka kebenaran yang sesungguhnya. Sudin yang mengambil dan memper tanggungjawabkan dana tersebut, malah tidak diapa-apakan. Saya yang jalankan tugas untuk kegiatan kantor malah saya yang dijebloskan. Ini tidak betul,” ungkapnya. Rustam Supendi malah siap disumpah apa saja, termasuk

sumpah pocong untuk membuktikan jika dirinya tidak melakukan perbuatan seperti yang ditudingkan kepadanya. Bahkan, ia mengungkapkan jika Sudin yang melakukan pertanggungjawaban fiktif dalam persoalan tersebut. “Saya meminjam uang kepada bendahara baik pada bendahara pertanian maupun bendahara bantuan serta bendahara rutin Setda Bombana bukan untuk kepentingan pribadi saya. Tapi hanya semata-mata untuk membiayai kantor karena pada saat itu dana tidak ada sama sekali,’’ tambah Rustam. (aka)

“Saya Tak Korupsi” Divonis... memintanya untuk banding jika merasa keberatan dengan keputusan tersebut. Rasa berat, sedih, dan emosi pun langsung membuat suasana memanas. Rustam Supendi berteriak sambil keluar dari ruang persidangan tak terima keputusan hakim tersebut. “Kok saya tidak korupsi, tidak ada kerugian negara. Saya tidak mengambil keuntungan apa-apa, malah dihukum seperti ini. Tidak ada keadilan disini. Saya akan keberatan dan lang-

sung mengajukan banding,” ungkap Rustam Supendi. Pernyataan itu langsung diamini oleh kuasa hukumnya, Abd Rahman MH, keluarga, dan koleganya sambil menenangkan Rustam Supendi. Ia pun membeberkan adanya kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut. Rustam Supendi menyebut Asmin sebagai Bendahara Pos Bantuan dan Sudin sebagai Bendahara Rutin tak pernah diperiksa dalam kasus tersebut. Mereka dianggap yang menjadi dalang dalam kasus tersebut, namun penegak hukum malah hanya memojokkan

Operasi Pekat Hingga Maret Mesum... Operasi Pekat digelar kemarin sejak pukul 22.30 Wita dan berakhir pada pukul 02.30 dini hari. Polisi berpakaian preman dan seragam memasuki beberapa THM di Kendari. Sasaran pertama yaitu THM Platinum, polisi langsung menyisir beberapa botol miras, termasuk impor. Umumnya disita karena tak miliki label dari pemerintah.

Polisi juga tak memberi ruang karaoke kelarga ikut diperiksa. Tim narkoba melakukan pemeriksaan pengunjung, tapi tak menemukan barang yang dicari. Operasi juga terjadi di Denpasar Karaoke. Di sana polisi menyita puluhan miras impor, yang hanya memiliki cukai. Miras tersebut tak memiliki label. Ilusion Karaoke, Triple Nine, Scorpion Karaoke, TWT, Intifity Karaoke dan beberapa tempat warung remang-remang di pantai Ken-

dari tak luput dari operasi. Setelah menyisir THM, polisi melanjutkan operasi ke hotel-hotel melati. Salah satu yang dirazia adalah Hotel Garden. Di sana polisi menemukan dua pasang remaja berlainan kamar digelandang ke Polda Sultra. Mereka dengan pacar masing-masing. Ke empat remaja tersebut kemudian dilakukan pembinaan agar tidak melakukan perbuatan terlarang. “Usai diberikan wejangan, empat pemuda belum

menikah itu langsung dipulangkan,” kata Fahrurrozi, kemarin. Lalu mengapa hanya hotel melati yang dirazia,? Fahrurrozi menjelaskan jika pihaknya dalam waktu dekat akan merazia hotel yang bertaraf intenasional. Barang bukti berupa ratusan miras kini diamankan di Polda Sultra. Pihaknya akan terus melakukan operasi pekat hingga 6 Maret 2012. AKBP Fahrurrozi berharap dengan operasi tersebut, tindak kriminal akibat miras bisa diminimalisir. (ano)

Kendari Pos | Sabtu, 25 Februari 2012

Konsultasi

Gigi

Oleh :

Drg.Erni Sunubi, M.Kes. TTL : Denpasar6Desember1968 Anak : 2 Putri Kerja : Poli Gigi Puskesmas Lepo-lepo Kendari

Ragu-ragu Menambal Gigi

Konsultasi

Menambah Ruang Tanpa Membongkar

Jawab:

Chadidjah D Selomo, S.Psi . Psikolog Anda punya masalah yang perlu dikonsultasikan dengan psikolog, silakan kontak dengan pengasuh rubric ini pada nomor :

085299406065

Hilangkan Cemas dengan Istirahat Tanya :

Mbak yang baik.., nama Aku S. Aku mau nanya sama Mbak..begini.., mengapa kalo Aku merasa takut atau tegang, Aku langsung menjadi lemah, loyo dan drop sampai-sampai jantungku berdetak kencang sekali seakan-akan aku merasa berat untuk bergerak ? Tolong diberi solusinya..trima kasih 081935360xxx

Jawab :

Trima kasih S atas pertanyaan. Hhmm sepertinya saat ini ada mengalami Gangguan Cemas. Dalam Ilmu Kesehatan Jiwa cemas merupakan reaksi normal jika Kita menghadapi hal baru. Kita akan merasa tegang, khawatir, takut, gelisah, berkeringat, berdebar-debar yang berlangsung selama beberapa menit atau beberapa jam saja. Namun, gejala cemas dianggap Patologis kalau reaksi ini dirasakan terus setiap hari paling sedikit satu bulan. Gejala yang muncul biasanya : 1. Gejala yang berhubungan dengan perasaan seperti kecemasan mengenai masa depan, cemas menghadapi kehidupan yang sulit, cemas mendapatkan pekerjaan. Ada pula yang sering merasa khawatir, takut, tegang dan gelisah setiap kali Anak, Suami / Istri belum pulang, 2. Sering mengalami keluhan motorik seperti gelisah, sakit kepala, dan tidak dapat santai, 3. Aktivitas saraf otonomik berlebihan seperti kepala terasa ringan, pusing, berkeringat, sesak nafas, nyeri ulu hati dsb. Gangguan seperti ini bisa menimpa siapa saja kalau Ia mengalami suatu trauma yang sukar dihilangkan. S tidak menyebutkan sudah berapa lama Anda mengalami gejala cemas. Namun, jika hal ini Anda alami hanya waktu-waktu tertentu dan anda ingin menghilangkannya dapat diatasi dengan beristirahat sejenak, tarik nafas dalam pelan-pelan dan keluarkan pelan-pelan ulangi 2-3 kali. Hal ini diperlukan agar tubuh dan mental Anda dapat rileks. Dapat juga dengan tertawa lepas, ngobrol, jalan-jalan menikmati suasana yang berbeda atau mendengarkan music ringan. Dapat juga dengan ralaksasi atau meditasi. Dan jika hal ini belum teratasi dan Anda tetap cemas barulah Anda ke Psikiater untuk mendapatkan pengobatan preventif. Demikian saran dari Saya, semoga bermanfaat, Salam. (*)

ARSITEK Dosen Teknik Arsitektur Univ. Haluoleo aan Ketua Bidang Sertifikasi dan Keanggot Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sultra

KONSULTASI ARSITEKTUR (Home, House, Exterior, Interior and Urban Planner) Permasalahan dapat dikirim ke :

Jl. Made Sabara III No 99, Telp :081341554165, email : alimbhr@yahoo.com

Kami telah menempati sebuah rumah di sebuah kompleks perumahan di seputaran Lepo-lepo kec. Baruga, Kota Kendari. Luas tanah 120 m2 dan luas bangunan 49 m2 dengan denah eksisting terlampir. Dengan melihat kondisi ruang-ruang yang sudah bersifat permanen yang telah dibangun oleh developer dan jika disesuaikan dengan perkembangan jumlah anggota keluarga, maka ruang-ruang tersebut yang sudah ada dirasa tidak dapat menampung aktivitas keluarga kami. Dengan demikian saya memerlukan penambahan ruang-ruang yang baru, atau merencanakan untuk mengembangkan rumah tersebut dengan menambah ruangan. dengan perincian sebagai berikut :

Salah satu fungsi gigi adalah untuk mengunyah makanan yang fungsinya sengat vital karena tidak dapat digantikan oleh organ tubuh lain, dan fungsi yang lain sebagai estetik /penampilan agar tetap pede dalam pergaulan. Ironisnya ketika gigi mulai berlubang kecil kebanyakan diantara kita tidak menyadari bahwa gigi tersebut harus segera ditambal, jangan menunggu sampai ngilu atau sakit. Gigi yang berlubang akan mudah tertumbuk sisa makanan dan kuman, hal inilah yang menyebabkan lubang gigi akan bertambah luas jika dibiarkan dan akhirnya menimbulkan rasa ngilu dan sakit. Padahal jika cepat ditambal tentu sisa makanan tidak akan masuk ke dalam gigi. Hal ini saya biarkan dengan kendaraan yang kita pakai sehari hari untuk beraktivitas jika kendaraan rusak tentu segera diperbaiki bukan? Mengapa tidak demikian halnya dengan gigi? Jika gigi berlubang kecil sangat jarang diantara kita yang menyadari dan mau segera menambal gigi. Padahal fungsi gigi sama pentingnya. Pernah kah dalam sehari saja kita tidak mengunakan gigi untuk mengunyah makanan? Tentu bukan ? Lalu mengapa dibiarkan berlubang dan bertambah parah malah ingin dicabut? Ingat akibat dari pencabutan gigi yang terlalu sering efeknya tidak dirasakan pada waktu itu juga, tapi seiring berjalan waktu sehingga akan mengangngu sistem mastikasi/pengunyahan dan akan irreversible.Banyak faktor yang mempengaruhi kekuatan tambalan salah satunya kondisi gigi pada saat ditambal. Jika lubang gigi masih kecil dan belum ada keluhan tentu kekuatan tambalan akan lebih baik dibandingkan jika lubang gigi sudah luas.Gigi yang sudah ditambal tentunya tidak sama dengan gigi sehat, sehingga harus dijaga kebersihan dan pemakaiannya. Namun tetap masih dapat dipertahankan fungsinya untuk mengunyah makanan dan estetik. Agar fungsi dapat bertahan lama sebaliknya setiap enam bulan gigi yang ditambal tersebut dikontrol lagi kondisinya. Karena gigi tersebut setiap hari digunakan. Ini sama juga dengan kendaraan yang setiap hari kita pakai beraktivitas buka saja dicuci jika kotor, namun tentunya harus diservice juga bukan?

Oleh :

ALIM BAHRI, ST., IAI

PERTANYAAN:

As wr, Dokter Erni, Nama saya Ramadhani, 23 tahun. Dok beberapa gigi saya sudah ditambal tapi gigi belum berapa lama sudah terlepas, terus gigi belakang sudah ditambal 1 tahun yang lalu, tapi kenapa akhir-akhir ini sering terasa ngilu. Mengapa demikian dokter, jadi sekarang saya sudah ragu-ragu menambal gigi dok, mendingan dicabut saja. Terimakasih.

Psikologi

Diasuh oleh :

Dinding Bangunan Lama

Tanya :

Konsultasi

11

1. Memindahkan dapur yang ada dari lokasi sekarang (dipindahkan ke bagian belakang) 2. Menambah Ruang tidur 2 unit (1 unit kamar tidur utama dan 1 unit kamar tidur pembantu) 3. Ruang makan, diharapkan dekat dengan dapur 4. Ruang cuci 5. Tempat jemuran pakaian 6. Taman di bagian belakang rumah (jika ada) Kami mohon saran dan pertimbangan Bapak, sehingga renovasi rumah ini dapat dilaksanakan dengan biaya seefisien mungkin. Atas saran & bantuan Bapak kami ucapkan terimakasih.

Samsul Arifin Kota Kendari

JAWABAN : Biaya renovasi banyak ditentukan oleh besar kecilnya renovasi yang dilaksanakan. Semakin banyak kebutuhan ruangnya, tentu biaya yang harus dikeluarkan pun juga semakin besar. Biaya terbesar dalam pembangunan atau renovasi rumah kebanyakan ada pada pembuatan dapur dan kamar mandi. Ruangan-ruangan tersebut, selain memerlukan finishing khusus, juga membutuhkan pekerjaan pemipaan air bersih dan kotor. Disamping itu pula jika merubah posisi ruangan atau terjadi penambahan dinding secara otomatis akan akan menambah atau merubah struktur bangunan. Tentunya, akan menambah biaya yang akan dibutuhkan. Pemilihan bahan bangunan juga sangat berpengaruh terhadap biaya yang dibutuhkan, sehingga Bapak harus selektif dalam memilih dan memilah jenis bahan material yang akan digunakan, dan gunakanlah bahan bangunan minimalis dan lebih banyak bahan bangunan lokal di daerah Bapak, bagus tidaknya sebuah hunian tidak tergantung pada mahal atau murahnya bahan bangunan tetapi kelayakan hunian lebih didasarkan faktor kenyamanan dan kelayakan dari segi kesehatan terutama pencahayaan dan penghawaan, juga kemampuan hunian tersebut menampung aktivitas yang diwadahinya. Namun demikian, pengembangan ruang yang saya lakukan tetap mempertimbangkan efesiensi anggaran biaya pembangunan dengan cara berusaha untuk meminimalisir pembongkaran baik dinding maupun struktur bangunan atau ruang-ruang yang telah ada tetap dipertahankan dan menambahkan ruang-ruang yang bapak inginkan. Hampir keseluruhan ruang-ruang yang telah ada tetap dipertahankan (tidak ada perubahan), seperti ruang tidur 2 unit dijadikan sebagai ruang tidur anak, begitupun halnya ruang tamu, ruang makan dan teras, hanya letak dapur yang dipindahkan ke bagian belakang sesuai dengan permintaan bapak. Untuk efesiensi ruang, area dapur dijadikan tangga sebagai akses vertikal ke lantai dua. Untuk mengubah suasana interior yang lebih modern dan elegan dapat ditempuh dengan cara

menembahkan elemen-elemen interior bernuansa moderen seperti penggunaan perabot yang minimalis, sedangkan warna dinding dengan cara memadukan warna-warna yang cerah dan warna lembut agar memberi kesan elegan. Pemilihan nuansa moderen-minimalis adalah salah satu cara untuk menyiasati ruang-ruang sempit terutama pada rumah-rumah tipe sederhana. Karena kebutuhan ruang yang Bapak inginkan

terlalu banyak, dengan pertimbangan pencahayaan dan penghawaan, saya berikan usulan agar bangunan bapak didesain menjadi menjadi 2 lantai sehingga hal inipun akan menambah kebutuhan biaya. Namun, perubahan dilantai 1 tidak terlalu banyak sehingga Bapak hanya membuat

beberapa kolom-kolom struktur untuk menopang beban di lantai 2. Tidak ada alternatif lain selain menambah lantai menjadi lantai 2 mengingat tidak sesuai perbandingan luas lahan yang Bapak miliki dengan kebutuhan ruang yang Bapak inginkan. Tetapi, Atas pertimbangan efesiensi biaya dan, penambahan ruang lebih ditekankan pada lantai 1 sehingga sebagian besar halaman belakang dimanfaatkan sebagai ruang dapur dan teras. Masih terdapat sisa halaman sebagai patio sebagai media masuknya udara dan cahaya alami. Akan tetapi, jikalau bapak mengganggap dengan penambahan lantai akan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap pembiayaan, maka pembangunannya dapat dilakukan secara bertahap, untuk tahap awal hanya merubah desain dan tata letak ruangannya saja dan tahap berikutnya adalah pembangunan lantai 2. Dengan demikian dalam usulan desain yang dapat saya berikan sebagai tahap awal untuk merubah tata letak ruangan dan memanfaatkan lahan yang sisa. Adapun perubahannya yaitu ; letak dapur dipindahkan ke belakang. Berarti ada pekerjaan pemipaan tambahan, sehingga diperlukan biaya ekstra untuk penanaman dan penyambungan pipa di bawah lantai. Berbeda dengan pembuatan kamar mandi di lantai atas, yang tidak memerlukan pekerjaan penggalian pipa air, karena bisa diletakkan di bawah plat lantai. itu sebabnya kebutuhan kamar mandi pembantu saya letakkan di lantai atas ruang cuci. Namun, tetap saja Bapak harus melakukan pekerjaan penggalian untuk menghubungkan pipa baru di kamar mandi tersebut dengan pipa lama di kamar mandi lantai bawah. Dengan memindahkan dapur ke belakang, maka ruang tamu bisa dibuat lebih luas, sehingga bisa berfungsi sekaligus sebagai ruang keluarga. Ruang di bawah tangga, apabila diperlukan, bisa dimanfaataatkan sebagai ruang penyimpanan. Apabila Bapak ingin lebih menghemat biaya, tangga putar untuk servis tidak perlu dibuat, sehingga akses ke lantai atas bisa melalui tangga utama. Namun, apabila Anda lebih mementingkan privasi, maka tangga putar perlu dibuat, dan pintu penghubung ruang tidur pembantu dengan hall lantai dua tidak perlu dibuat.

Demikian jawaban yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat. Terima kasih

Hiburan

Kendari Pos |Sabtu, 25 Februari 2012

Asmirandah Kangen Dude MULANYA Asmirandah nampak tegar saat memutuskan berpisah dengan Dude Harlino. Tapi kini, dara cantik yang akrab disapa dengan nama Andah itu mulai goyah. Ia tergoda kenangan indah saat pacaran dengan Dude yang sekarang dikabarkan dekat kembali dengan Naysilla Mirdad. Kangen, Andah melampiaskannya lewat lagu Aku Jatuh Hati yang dinyanyikannya dalam sebuah acara di Jakarta, kemarin (23/2). “Bukan gitu juga sih (kangen). Single ini tentang orang yang sedang jatuh cinta, diciptainnya kan dulu dan baru sekarang dinyanyikan. Sebenarnya sih lagu ini nggak mesti hari ini saat kita merasakan hal yang sama. Memang kebetulan lagu ini tentang jatuh cinta,” kilahnya. Meski begitu, sosok Dude belum bisa hilang dari ingatan dan kehidupannya seharihari. Buktinya, Andah komunikasi dan silaturahmi

Asmirandah

dengan sang mantan. “Kalau aku bukan tipe orang yang kalau sudah selesai, ya sudah. Tetap menjaga komunikasi dan hubungan, tapi ada batasannya,” tuturnya. Andah dan Dude bertemu di lokasi syuting sebuah sinetron. Awalnya keduanya berteman dan selanjutnya memutuskan untuk pacaran. Ketika keduanya tak lagi menjalin kasih, Andah dan Dude pun kem-

bali seperti saat awal mereka bertemu. “Yang pasti kita tetap berteman dengan baik sampai sekarang,” tukasnya. Sudah menemukan lelaki pengganti Dude? “Jatuh cinta sama siapa. Nggaklah. Lagi nggak memikirkan itu,” jawabnya. Andah pun menolak menanggapi kabar Dude sedang pedekate dengan Naysilla Mirdad. “Tanya yang lain aja deh,” elaknya. Baru saja Dude dan Naysilla kedapatan sering mesra saat rehat syuting sinetron Dewa. Dude dan Nay terpaksa back street karena terhalang masalah perbedaan keyakinan. Namun hal itu langsung disanggah Dude. “Saya nggak pernah dengar itu. Apa ya, semua baik. Dalam arti silaturahminya baik, tak pernah ada masalah apapun,‚” ujar Dude. Beberapa waktu lalu, Nay mengaku sudah punya pacar dan cuma berteman dengan Dude. Tapi ia tetap membuka hati untuk mantan pacar Andah itu. “Kita nggak menutup kemungkinan kalau masing-masing dari kita punya pacar. Tapi begitu kita nggak punya pacar, kita akan membuka diri juga kalau memang kita merasa cocok. Tapi begitu kita dekat sama orang, kita akan jelaskan sebenarnya karena mereka kan pasti bertanya,” tuturnya. Sebaliknya Andah sempat berharap ada kesempatan untuk bisa memperbaiki hubungan dengan Dude. “Kalau waktu bisa diputar sih, pasti banyak hal yang kita p e r baiki. Kalau b i s a diperbaiki pasti tidak akan ada apaapa,” ujar bintang Ketika Cinta Bertasbih ini. Namun, mengharapkan waktu bisa diputar ulang merupakan sesuatu yang mustahil. Karenanya, ia sudah menerima kenyataan tersebut dengan lapang dada. Baginya, sudah tidak lagi ada masalah meskipun sempat menyayangkan hubungannya asmaranya itu berakhir.”Yang penting gini ya, aku nggak ingin mencari orang yang sempurna karena kesempurnaan milik Allah,” serunya. Asmirandah juga tidak menyesal pernah mengenal dan dekat dengan Dude. Malahan menurutnya, hidupnya sangat bahagia saat menjalin asmara bersama Dude. “Buat aku, yang kemarin-kemarin tetap happy, tetap bahagia,” tandasnya. (jpnn/lia)

13

Angie Dibela Zahwa Massaid ANGELINA Sondakh (Angie) tak sendiri. Ia dibela Zahwa Rezi Massaid, anak sulung (alm) Adjie Massaid, perihal tuduhan Angie pernah minta cerai dan beberapa kelakuan buruknya. Di account twitternya, @zahwa_rocks, Zahwa berkicau, “Tu orang gatau apa2 asal nuduh. Sumpah gabanget-_- pake mention segala lagi-_” Ketika ada follower-nya bertanya tentang kebenaran berita tentang Angie soal kisruh rumah tangganya bersama Adjie, Zahwa memastikan tak pernah mendengar.“Mommy itu baik ga pernah apa2 yang gaje!,” ucapnya. Zahwa menyatakan semua pemberitaan yang menyudutkan ibu tirinya itu tak benar. “Asal nuduh,” cetusnya. Namun, permintaan cerai yang diajukan Angie kepada Adjie ternyata bukan cerita baru. Linda Djalil, kakak tiri Adjie mengaku pernah dituduh membocorkan kabar ini.

“Air mata saya kembali mengalir. Teringat bagaimana saya dituduh, dibentak, dan dikucilkan karena di awal-awal Adjie wafat, Angie menganggap saya sudah membocorkan soal rencana perceraian mereka kepada wartawan,” ujar Linda di blognya, Catatan Linda Djalil. “Ketika saya menyangkal keras, dia berkata, “Kan hanya kakak yang tahu selain orang tua kita!” Lalu

jawab saya, “Hanya saya yang tahu” Bagaimana dengan teman-teman lain yang tahu persis cerita aslimu, yang sering kamu ceritakan sebelumnya” Saya tidak menuduh mereka yang bercerita, namun kita harus tahu dinding pun bertelinga! Omong kosong kalau kamu bilang hanya saya yang tahu..! Dan kamu serampangan sudah menuduh saya!” jelas Linda panjang lebar.(jpnn/lia)

Terganjal Restu Ibu

Pinkan Mambo

SUDAH setahun lebih Pinkan pacaran sama pesepakbola, Febriyanto Wijaya (Febri). Dari gaya dan pemikiran, kedua insan beda profesi itu nampak serius sekali. Tapi sayang, orang tua kedua belah pihak belum merestui mereka untuk menikah. ‘’Kapan ya, aku sih nggak mau cerita banyak tentang semuanya, ini urusan aku. Kalau tentang pribadi ada bagian yang nggak bisa diceritakan semuanya. Intinya berjalan dengan natural, let it flow tapi punya tujuan, serahin ke Tuhan, berjalan seperti air,” jelas Pinkan. Menurut pelantun Seharusnya Tak Begini ini, Febri sudah kerap bertemu dengan ibundanya. Dalam acara santai maupun resmi keluarga. Tapi Pinkan merasa ibunya kurang antusias bila dimintai komentar lebih serius tentang Febri. ‘’Belum sih ya, dia kenal mamaku, suka ngobrol, kalau dia lagi tanding atau aku ketemu pas show. Mama tahu dia pacarku, dan teman spesial ku. Aku nggak tahu pendapat mama gimana, aku nggak

pernah nanya juga,” terangnya. Riwayat cinta Pinkan cukup jelek. Sudah dua kali ia bercerai. Situasi ini sempat membuatnya trauma dan sulit untuk jatuh cinta lagi. Tapi sejak Febri hadir, semuanya berubah. Makanya penyanyi asal Manado ini ingin serius dan menikah sama Febri. ”Menikah pasti menjadi visi dan tujuan hidupku. Aku nggak mau buang waktu dengan sia-sia menjalankan hidup, nggak mau main-main. Untuk saat ini belum mau ngomong,” ucapnya. Masalah restu orang tua diakuinya cukup pelik. Yang bisa dilakukannya sama Febri sekarang hanya tetap berhubungan dan mencari solusi dekati orang tua. Sebelum itu berhasil, Pinkan tak mau bicara soal rencana pernikahan. ”Kalau soal target, buat aku kapanpun bisa jadi hari baik. Selama aku bisa menemukan pasangan yang baik, sayang sama aku dan anakku, kerja keras, pengertian pada pekerjaanku, oke lah,” ujar bekas teman duet Maia Estianty ini. Sambil jalan, Pinkan berusaha betah dengan status single mother-nya. Untuk menghidupi anaknya, Alfa Rezel, Pinkan selalu menerima tawaran manggung, off atau on air. ”Dia (Febri) tahu betul tugas dan aktivitasku,” cetusnya. (jpnn/lia)

Rindu Belanja Kain Kostum Jakarta, KP Namanya saja 7 Icons. Tentu, penampilannya harus selalu memperlihatkan bahwa mereka adalah ikon. Ke mana pun pergi, mereka harus memperhatikan penampilan dan dandanan. “Memang kami haru selalu tampil bagus dan oke. Sebab, kami 7 Icons. Konsepnya sejak awal adalah kami ini ikon,” kata Angela Tee saat ditemui di FX Xenter, Sudirman, Jakarta Pusat. Soal kostum, mereka memang sudah punya fashion stylist yang memikirkan konsep penampilan. Tapi, para personel pelantun Playboy tersebut tetap menyumbangkan ide. Apalagi, Angel, Natly, dan juga PJ. Mereka

7 Icons bertiga adalah personel 7 Icons yang paling jago desain baju. Sebab, ketiganya merupakan alumnus fashion designer. “Mereka bertiga kan bisa desain. Jadi, terkadang ikut bantuin desain juga,” kata Vanilla. Karena grup tersebut semakin popular, fashion stylist juga bekerja sama dengan beberapa desainer lokal un-

tuk membuat kostum mereka. Kalau sudah begitu, desain biasanya menjadi tanggungan sang desainer. “Kalau udah begitu, paling tidak kami bisa tahu kain apa yang bagusnya dipakai untuk desain itu. Pemilihan kain juga kan penting. Itu menentukan apakah kostum itu nyaman atau tidak dipakai,” urai PJ. (jpnn/lia)

14

Kendari Pos |Sabtu, 25 Februari 2012

Fatmawati SKM.,M.Kes. (Ahli Gizi)

Aneka Bubur dari Beras JIKA mulai bosan dengan makan nasi dan lauk yang itu-itu saja. Mulai saat ini, kita bisa mengganti bubur sebagai menu baru untuk sarapan, saat santai atau bahkan makan malam. Terlebih bubur tesebut terbuat dari beras sebagai sumber karbohidrat yang dapat menjadi kalori. Tak hanya cocok bagi anda sekeluarga, makanan ini juga baik bagi yang sedang sakit atau baru sembuh dari sakit. “Bagi orang sakit, bubur sangat cocok untuk membantu pencernaan dan meningkatkan selera makan. Olehnya orang sakit selalu disarankan untuk makan bubur,� ujar Ahli Gizi Fatmawati SKM.,M.Kes.

Seperti bubur sum-sum. Sekilas mungkin kita mengira bubur ini terbuat dari sum-sum sapi. Namun bubur ini terbuat dari beras yang dihaluskan hingga menyerupai tepung terigu. Setelah halus, tepung beras cukup dibuat adonan dengan santan lalu dimasak dan terus aduk hingga matang. Jangan lupa beri sedikit garam dan air yang cukup agar bubur tidak mengeras. Setelah masak angkat dan tuang di mangkok. Untuk sausnya, kita bisa membuatnya dari gula jawa yang direbus di air mendidih. Jangan lupa tambahkan pandan agar suas lebih wangi. Untuk meng-

hidangkannya, ambil bubur di mangkok lalu siram saus secukupnya. Bubur sum-sum siap dihidangkan. Selain bubur sum-sum kita juga bisa membuat tepung beras ketan menjadi bubur yang tak kalah nikmatnya. Yaitu bubur yang dibuat berbentuk bulat. Cara membuatnya juga sangat mudah, tepung ketan cukup dibuat adonan lalu dibentuk bulat-bulat. Rebus santan dan gula jawa. Masukan adonan sambil terus diaduk pelan-pelan. Tunggu hingga beberapa saat hingga bulatan tepung beras ketan masak. Bubur siap dinikmati. Selain dua macam bubur yang terbuat

dari beras tersebut masih ada bubur merah dan bubur putih. Bedanya bubur merah dan putih langsung terbuat dati beras yang direbus hingga lembek. Untuk bubur putih cukup ditambahkan santan dan garam, sementara bubur merah cukup ditambahkan gula jawa. Meskipun pada umumnya bubur ini banyak digunakan untuk acara-acara adat, namun dari segi fungsi bubur tersebut juga bagus untuk pencernaan dan kesehatan kita. (m2)

Bubur Merah Putih (untuk 8 orang) Bahan : * 250 gr Beras putih * 1 liter Santan encer * 500 ml Santan kental * 2 lbr Daun pandan * 1 sdt Garam * 200 gr Gula merah (disisir) * 1/2 btr Kelapa (parut memanjang) Cara Memasak : * Masak beras putih dengan santan encer, garam dan daun pandan hingga menjadi bubur.

* *

*

*

*

Tambahkan santan kental, masak sebentar dan angkat. Bagi bubur jadi dua bagian, yang satu masak kembali dengan gula merah dan aduk rata. Siapkan piring kecil, tatalah bubur sesuai selera. Kombinasikan antara merah dan putih, taburkan kelapa parut diatasnya. Sajikan hangat (Net)

Fatmawati SKM.,M.Kes

Kampus Usman Siap Pimpin Unhalu Kembali

15

Kendari Pos |Sabtu, 25 Februari 2012

STAIN Bentuk Forum Tokoh Agama

Kendari, KP Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS., menyampaikan kesiapan untuk kembali memimpin Universitas Haluoleo (Unhalu). Itu Artinya, Rektor Unhalu Periode Tahun 2008/2012 ini siap mengikuti tahapan pemilihan rektor (Pilrek) yang dijadwalkan awal Juli tahun ini. Usai memimpin upacara di pelataran Rektorat Unhalu, beberapa waktu lalu, Usman memastikan keinginannya tersebut. Kembali mengikuti Pilrek periode tahun 2012/ 2016, tentu menjadi tanggung jawal moral dalam rangka memberikan yang terbaik pada almamater. “Saya siap berkolaborasi dengan siapapun, yang penting jangan black campaign. Normatif, kita kerja saja. Silahkan kita bersaing selayaknya insan cendekia, tidak ada rival di sini, tapi sepenuhnya dalam rangka membesarkan Unhalu. Tidak mungkin saya minta teman-teman untuk tidak mencalonkan diri. Siapa saja punya hak untuk itu. Soal menang kalah, tergantung senat universitas,” ungkap Prof Usman. Menurut Ketua Forum Rektor Indonesia 2012 ini, senat yang mengantongi suara 65 persen punya pandangan-pandangan siapa rektor mendatang, termasuk soal tantangannya. Tentu saja mereka akan fair menilai siapa rektor yang menjadi pilihan periode berikutnya. “Saya tidak bisa lagi bicara janji. Saya bersama teman-teman sudah bekerja, pasti ada kekurangannya. Insha Allah kalau diberi amanah, mungkin saya harus lebih agresif lagi untuk melihat peluang-peluang pengembangan universitas, membawa universitas pada persaingan nasional maupun internasional yang dinamis dan penuh tantangan,” tambahnya.

Kendari, KP Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STAIN Sultan Qaimuddin Kendari segera mengembangkan fungsi pengabdian pada masyarakat, khususnya pada masyarakat Sultra dengan membentuk forum yang terkait dengan keumatan di Sultra. “Dalam waktu dekat dan telah dibicarakan dengan pimpinan akan dibentuk forum tokoh agama Sultra, yang akan membicarakan berbagai problematika umat yang terdapat di Sultra,” ujar Sekretaris P3M STAIN Sultan Qaimuddin Kendari, Abbas S.Ag., MA. Melalui forum tersebut, jelasnya para tokoh agama mampu mengatakan dan menstrukturkan pemikirannya secara nyata, sehingga dapat secara intens mengeluarkan pendapat tentang hal-hal yang penting atau tidak serta dibolehkan atau tidak. “Pembentukan forum ini dilatar belakangi karena kita men-

Abbas ganggap selama ini tokoh agama hanya dilihat sebelah mata, dan tidak memiliki peran strategis di tengah-tengah masyarakat. Karena itu ketika tokoh agama bersatu mendiskusikan dan mengkaji problematika keumatan ditengah-tengah masyarakat, maka akan muncul berbagai alternatif-alternati pemecahannya, misalnya kenakalan remaja, kencederun-

gan kepada narkoba, kehidupan glamor, serta penyimpangan keagamaan termasuk menyatukan masyarakat dengan berbagai aliran agama di Sultra,” tandas Abbas. Dikatakan, forum tokoh agama yang akan dibentuk P3M, berbeda dengan forum tokoh agama lainnya, karena bentukan P3M STAIN lebih komprehensif pasalnya merupakan wilayah kajian STAIN sehingga lebih independen dan tidak terikat dengan kepentingan apa pun di Sultra. Selain itu sebagai tahap awal, hanya dibentuk forum tokoh agama muslim dan kedepannya forum tokoh agama lintas agama, mengingat umat Islam mayoritas di Sultra sehingga butuh pembinaan lebih. “Harapannya forum tokoh agama bentukan P3M STAIN Sultan Qaimuddin Kendari bisa berkontribusi terhadap Pemda, dalam merumuskan kebijakan dan memberikan ketentraman bagi masyarakat,” pungkasnya. (fas)

ANDI LAILA/KP

Usman Rianse, saat menerima hadiah dari mahasiswa pada launching autobiografinya beberapa waktu lalu. Terkait suara 35 persen yang merupakan otoritas Mendiknas saat Pilrek nanti, tidak perlu dicari. Suara 35 persen akan datang pada orang yang tepat. Ditegaskan Prof. Usman, bahwa bukan berarti dirinya mengklaim suara tersebut akan diperoleh atau tidak, yang harus diingat Mendiknas berperan setelah calon rektor berada dalam posisi tiga besar. Saat ini, aturan Pilrek sudah jelas, panitia Pilrek pun sudah ada. Dijadwalkan awal juni Pilrek tahap pertama, penjaringan mungkin dilaksanakan Bulan Mei, bila tidak ada aral maka Pilrek dapat dilaksanakan tanggal 7 Juli, sebelum masa jabatan Prof Usman berakhir. Setelah pemilihan tahap pertama, akan ada penyampaian visi misi calon rektor. Yang harus diketahui, Mendiknas memberikan suaranya (35 persen, red) melalui 10 kriteria, di antaranya adalah

hal-hal yang berkaitan dengan mentality, potensi akademik, dan leadership. “Bagi saya, sebenarnya, saya bukan orang yang bisa menyembunyikan diri, misalnya saya menuliskan bisa ini, tapi kan menteri bisa tahu. Saya lebih banyak berdiam diri saja, karena dengan segala hal yang saya lakukan, kadang dengan risiko berat, nama saya sedikit dicatut pihak ketiga,” tandas suami dari Hj Wa Kuasa Baka ini. Rektor Unhalu ini, juga menyampaikan bahwa cobaannya menjadi rektor tidak sama dengan Dekan ataupun pembantu rektor. Tanggung jawab politik rektor berbeda dengan dekan, begitu halnya tanggung jawab Mendiknas atau Dirjen. Walau levelnya seakan-akan sama dengan rektor tapi tanggung jawab Mendiknas leadershipnya seluruh Indonesia atau eselon II A mungkin strukturnya di bawah rektor tapi tanggung

jawab leadershipnya meliputi Indonesia. “Saya mengatakan seperti itu karena saya sudah mengalami pimpin sekolah tinggi, Kajur, Kepala Biro, Sekretaris Rektor, pembantu rektor. Yah berbagai posisi, masing-masing ada tantangannya tapi kalau kita mencoba selalu ingat kematian, insha Allah kita Bismillah saja. Intinya, saya sekarang sudah terlanjur menjadi pohon saya harus siap menerima tantangan itu. Bagi saya kecuali kita melakukan kesalahan, salah itu dua hal, mungkin seakan-akan tidak salah secara hukum tapi secara moral itu salah, kedua mungkin saja secara moral kelihatannya tidak salah, tapi salahnya secara hukum. Paling bagus tidak salah keduanya, makanya kita harus hindari, memberi janji persen-persenan, memang tidak mudah memaknai jabatan ini,” pungkas Ketua PERHEPI Sultra ini. (p3/lia)

Ditutup, Expo BEM-FKIP 2012 Kendari, KP Expo Badan eksekutif mahasiswa (BEM) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unhalu yang berlangsung sukses, resmi ditutup di auditorium Mokodompit Unhalu, kemarin (24/2) . Ketua BEM FKIP Unhalu, Herlan Haerul, mengungkapkan kegiatan expo tersebut baru pertama kali dilaksanakan. Kegiatan tersebut terselenggara dengan adanya kerja sama dari 12 himpunan mahasiswa program studi (HMPS) di FKIP dengan organisasi semi internal. “Selama ini ada opini yang beredar katanya lembaga-lembaga yang ada di FKIP berdiri sendiri. Melalui kegiatan ini kami ingin buktikan kalau tid-

ak seperti itu keadaannya. Dari hasil tingkat HMPS itu nanti akan kami satukan untuk pagelaran tingkat fakultas yang berdiri di bawah naungan BEM fakultas,” jelasnya. Kegiatan yang selenggarakan dalam expo tersebut adalah lomba cepat tepat untuk tingkat siswa SD se-Sultra dan lomba panjat dinding yang diikuti mahasiswa se-Sulawesi. Pasalnya, peserta yang diikutkan bukan hanya siswa SD tapi juga siswa SMP dan SMA. Oleh karena terkendala waktu, dimana saat ini sudah mendekati ujian nasional jadi rencana awal untuk mengundang siswa itu untuk berpartisipasi dalam kegiatan jadi tertunda. Selain itu, juga terkendala tempat, berhubung saat ini sedang aktif pelak-

sanaan jadwal kuliah sehingga ruangan yang akan dipakai untuk lomba terbatas. “Pemenang juara satu dan dua dipegang oleh SDN 7 Kendari Barat dan juara tiga oleh SDN 1 Kendari barat. Pemenang ini dapat hadiah uang tunai, tropy dan sertifikat,” tambahnya. Dengan berakhirnya acara tersebut, ketua BEM FKIP itu berharap melalui kegiatan tersebut bisa menggali kemampuan akademik siswa sebab perlombaan itu bisa dijadikan sebagai ajang motivasi bagi mereka. “Expo ini sudah diprogramkan untuk jadi program tahunan untuk tingkat fakultas selain dekan cup. Untuk itu, dibutuhkan dukungan penuh dari birokrasi kampus,” pungkasnya. (p3)

LAILA/KP

Suasana kerja panitia persiapan open house fisika 2012 di sekretariat pandaftaran.

FKIP Gelar Open House Fisika Kendari, KP Open House Fisika (OHF) 2012 segera dibuka. Open house yang diselenggarakan oleh himpunan mahasiswa program studi (HMPS) fisika FKIP Unhalu akan berlangsung tanggal 27 Februari s.d 3 Maret 2012 di Auditorium Mokodompit, Unhalu. Kegiatan yang bertema “Sains fisika dan tenkologi informasi yang aplikatif untuk meningkatkan prestasi dan kreativitas anak bangsa” tersebut rencananya dibuka secara langsung oleh Gubernur Sultra H. Nur Alam, SE. Sekretaris panitia kegiatan, Nirwana, mengungkapkan maksud penyelenggaraan program tahunan tersebut adalah untuk mengembangkan minat dan kreativitas siswa dan mahasiswa dalam mempelajari ilmu fisika. Guna mewujudkan masyarakat intelektual yang

menguasai sains dan tenkologi. “Sasaran kegiatan kami diutamakan pada siswa SD/SMP/SMA sederajat sekolah negeri maupun swasta se-sultra. Kalau yang dalam kota kami undang secara langsung ke sekolahnya, dan kami juga membuka pendaftaran secara online yang bisa diakses pada blog www.hmpspendfisika.wordpress.com. Pendaftaran peserta kami terima sampai tanggal 25 Februari (hari ini, red),” kata mahasiswi angkatan 2009 ini saat ditemui di ruang panitia pendaftaran peserta OHF. Dalam kegiatan tujuh hari itu mengadakan perlombaan cepat tepat fisika dan lomba karya inovasi (alat peraga), kedua lomba ini dikhususkan untuk siswa. Selain itu, juga diadakan workshop pelatihan tindakan kelas (PTK) dan seminar IT. Seminar IT tersebut akan menghadirkan senior trainer intel education, Winastwan Gora

Swajati, ST., MT., sebagai pembicara. “Pada lomba karya inovasi peserta diberikan tema teknologi tepat guna berbasis lingkungan. Masing-masing tim akan memperagakan dan mempresentasikan karyanya,” katanya. Pemenang juara 1, 2, dan 3 dalam lomba akan mendapatkan hadiah uang tunai, tropy, dan voucer belajar di JILC. Lebih lanjut dijelaskan, HMPS Fisika FKIP Unhalu sebagai salah satu lembaga yang berperan dalam kajian keilmuan sains, dan kependidikan merasa memiliki tanggung jawab, yang dipandang perlu untuk mengambil langkah konkrit dalam rangka mengembangkan ilmu fisika sebagai salah satu pemegang peran perubahan iptek. Dengan berpegang pada alasan itulah maka lembaga tersebut melaksanakan OHF 2012 ini.(p3)

Putra Bombana Menggapai Mimpi

Rezki, Impian Kuliah di Luar Negeri Terwujud Setiap orang pasti punya impian. Begitu halnya dengan Rezki Auliya Handarta yang sejak kecil berangan-angan bisa keluar negeri. Tak lama lagi harapan mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Unhalu ini segera terwujud. Ia kini tercatat sebagai salah satu penerima beasiswa di IIEF, lembaga pendidikan di Amerika.

Andi Laila Nugrawati, Kendari IMPIAN bisa ke luar negeri sudah tertanam di hatinya sejak ia masih duduk di bangku SD. Walaupun melihat kemampuan keluarganya minim untuk itu. Namun, harapan dan semangat itu tak pernah pudar dalam dirinya. Setelah mengikuti seminar di UPT bahasa Unhalu, saat itulah jalan untuk meraih mimpi itu terbuka. Mahasiswa semester delapan pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini mulai menemukan celah untuk menggapai impiannya sejak kecil. Berawal dari sosialisasi the Indonesian international education foundation (IIEF), salah satu lembaga dari Amerika yang dilaksanakan di Unhalu. IIEF bermaksud menjembatani mahasiswa berprestasi yang akan di berikan beasiswa ke Amerika. Dari sosialisasi itu mahasiswa program studi bahasa inggris ini menguji nasibnya. Persyaratan yang diberikan semua ia sanggupi. Dengan penuh harapan ia mendaftar dan tak disangka Rezki berhasil mengalahkan ratusan pendaftar se-Sultra. Jika tak ada aral melintang 2 Maret 2012 putra daerah Sultra ini

akan menggapai impiannya. Pada tanggal 29 Desember 2011 lalu, ia mendapatkan surat pemberitahuan, terpilih sebagai penerima beasiswa Indonesian English Language Study Program (IELSP). Sebuah program kurus bahasa Inggris selama dua bulan di Amerika Serikat. Salah satu persyaratan yang diberikan adalah membuat sebuah essay. Dalam essay yang dia buat, Rizki mengungkapkan semua pandangannya terhadap dunia pendidikan. Semua itu ia tuangkan berdasar pada pengalaman hidupnya. “Essay itu saya tulis dalam bahasa Inggris. Disitu saya tuangkan semua keinginan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Semua dari pengalaman hidup saya. Karena selama ini untuk sekolah saya berusaha mandiri. Semua biaya kuliah mulai dari pendaftaran dan biaya SPP saya tanggung sendiri. Saya tidak mau orang lain ikut merasakan apa yang saya rasakan. Ingin sekolah tapi tak punya biaya,” tutur anak kedua dari pasangan Sumarta dan Lilik Handayani ini. Putra daerah kelahiran Kendari 14 Maret 1989 ini, bercita-cita ingin menjadi guru. Keinginannya itu terukir dari pengalaman hidupnya. Ia pun bercita-cita akan membangun sebuah sekolah untuk orang-orang kurang mampu. Harapannya itu ia tuangkan semua dalam essay yang dibuat. Walhasil, ide yang dia gagaskan itu mendapat respon baik dari IIEF. Pasalnya, lembaga itu akan membantu merealisasikan cita-citanya kelak, setelah menjadi alumni mereka akan dibuatkan ikatan alumin. Melalui lembaga tersebut IIEF akan membantu wujudkan keingi-

LAILA/KP

Rezki Auliya Handarta (tengah) yang didampingi ayah (kiri) dan kakak sulungnya (kanan), wakil Sultra dalam beasiswa IIEF ke Amerika. nan mereka yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Dari penuturan anak yang gemar membaca yang kini mengantongi lima buah kartu perpustakaan baik di dalam maupun di luar kampus, sejak kecil ia sudah mulai menabung dengan niat suatu saat uang itu akan dipakai untuk biaya sekolah ke luar negeri. “Saya ingin sekali ke Australia. Jadi, sejak kecil saya punya celengan, niat saya mau nabung untuk kuliah di Australia,” ungkapnya. Selain menabung sedikit demi sedikit hasil jerih payahnya. Ia juga mengumpulkan empat buah buku yang selalu dijadikan sebagai motivasinya untuk menggapai mimpi. Tak disangka keinginan itu terwujud melalui IELSP.

Ayahnya pun sangat bangga pada prestasi putra keduanya ini. “Walaupun kami tinggal terpisah, tapi saya tidak lepas untuk selalu mendukung meskipun bukan dengan financial, tapi doa dan motivasi tidak pernah putus. Saya selalu memberikan motivasi ke Rizki untuk selalu baca biografi orang-orang sukses. Orang bisa jadi apa saja yang dia mau tanpa financial cukup. Loper koran, penjual kue, mereka bisa wujudkan impiannya. Alhmdulillah Rezki termotivasi,” kata Samarta dengan mata berkaca-kaca. Soal biayai kuliah, ia berusaha sendiri. Sebelum mendapatkan beasiswa Rizki menjual kue dan sampai sekarang dia masih menjadi tutor bahasa inggris di Mediatama Eng-

lish Course Kendari (MECK). semua itu ia lakukan dengan tulus ikhlas untuk meraih impiannya. “Semasa SMA di Purwokerto saya bekerja di PT Integra selama 2 tahun. Upah tiap bulan dan THR saya tabung, jumlahnya sampai Rp 4 juta. Uang itu saya bagi dua, sejuta saya berikan ibu, sisanya saya pakai untuk ongkos hijrah ke kendari dan biaya pendaftaran masuk kuliah di Unhalu. Sebenarnya saya mau kuliah di jawa tapi gak punya biaya cukup,” tuturnya. Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum berangkat ke negeri adi daya tersebut. Salah satunya, para peserta dari seluruh Indonesia di berikan pembekalan, pengenalan budaya dan kebiasaan orang Amerika. Pembekalan itu dilaksanakan di Ritz Carlton Hotel, Jakarta. “Di sana mulai 5 sampai 10 Februari kami diajarkan kebiasaan orang Amerika supaya nanti tidak terjadi culture shock, karena budaya kita kan berbeda dengan mereka,” tutur pemilik nilai toefl 511 ini. Keberangkatannya ke Amerika Maret mendatang akan membawa nama kabupaten Bombana sebagai tanah leluhur orang tuanya. Di sana para wakil daerah termasuk Rizki akan memperkenalkan budaya dan adat daerah masing-masing. “Di sana kami akan menggunakan pakaian adat dan memperkenalkan budaya daerah masing-masing. Saya akan bawa adat daerah Bombana,” kata pemilik IPK 3,3 ini. “Adik saya ini sebenarnya belum banyak tahu tentang adat dan budaya Bombana karena sejak kecil dia sudah pindah ke Jawa bersama ibu,tapi karena keinginan orang tua

untuk membawa dan memperkenalkan nama tanah kelahirannya di sana. Sekarang dia sedang belajar budaya Bombana,” kata kakak sulungnya, Ardianto. Oleh karena keberhasilannya membawa nama Unhalu untuk mewakili Sultra ke ajang internasional tersebut, katanya, rektor Unhalu siap memberikan rekomendasi ke DIKTI untuk mendapatkan beasiswa dan dia diberi kebebasan untuk memilih perguruan tinggi di dalam atau di luar negeri. Selain itu, biaya penelitian S1-nya di Unhalu juga akan dibebaskan. “Selama dua bulan di Amerika saya mendapatkan izin. Kebetulan sekarang masih dalam waktu KKP, jadi waktu KKP saya digantikan dengan kursus di sana. Pulang nanti saya akan langsung menyelesaikan skripsi,” kata dia. Untuk menggapai impiannya itu tentu Rizki membutuhkan bantuan dan dukungan dari kerabat maupun pemerintah daerah. Dari penuturannya, dia sangat mengharapkan dukungan dan motivasi penuh dari pemda Bombana untuk membawa budaya Bombana ke negeri adi daya awal Maret nanti. “Saya sangat mengharapkan bantuan dari bupati Bombana karena di sana nanti saya akan memperkenalkan budaya tanah kelahiran orang tua saya,” harapnya. Mahasiswa angkatan 2008 ini juga berpesan, sebagai mahasiswa kewajiban utama adalah belajar dan selalu mencoba, selanjutnya adalah ketetapan dari Tuhan. “Pencapaian sekecil apapun hari ini harus disyukuri, nanti itu akan jadi berkah buat kita dan keluarga dikemudian hari,” katanya. (*)

16

Xpresi Upzttt....Ujian Terancam Gagal!!!

JELANG ulangan kelas or ujian nasional, tentu banyak hal yang harus disiapkan. Selain tetap intens belajar, hal yang terpenting untuk diantisipasi adalah kesehatan tubuh yang tetap fit saat ujian. Kan bisa aja, kalau belajarnya diporsir tanpa istirahat yang cukup, bukan tidak mungkin sobat expresi justru akan terancam gak sukses ngikut ujian. Serem kan?? Udah mati-matian belajar, eh tahunya pas hari H kita gak bisa ikut ujian. Bukan didoain sich, but kondisi mental dan tubuh menjadi hal prioritas saat menghadapi moment penting seperti ulangan or ujian. Gangguan kesehatan bisa macam-macam, ada yang sampai gak bisa ikut ujian, ada juga yang dapat menganggu konsnetrasi, seperti pusing kurang tidur atau flu dan batuk. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Bisa jadi karena kondisi tubuh yang sudah lewat dari kemampuan maksimalnya alias kecapean ‘en yang paling sering tuh karena musim pancaroba yang lagi trend sekarang ini. Pergantian musim atau kondisi cuaca yang gak menentu kadang cukup berpengaruh buat kesehatan. Terlebih lagi bagi yang sedang menurun daya tahan tubuhnya. Wah, mesti hati-hati tuch, rentan banget tuk diserang penyakit. Untuk jaga-jaga saat ujian nanti nih ada sobat kita yang pingin berbagi tips. Idha sobat kita dari SMAN 3 Kendari, katanya minum vitamin kalau pagi atau malam sebelum tidur. Kata cewek berjilbab ini tidur malam cepat ‘en bangun tengah malam untuk belajar dan shalat malam. Perbanyak minum air putih en mandi secara

teratur, biar perasaan segar selalu. Shary, siswi SMAN 4 Kendari ini ngakunya, tuk hadapi ujian kebiasaan yang sering dilakukannya ialah pola makan dijaga ‘en istirahat cukup, kalau udah gak sanggup, yah, jangan dipaksa’in yang ada hasil gak maksimal. Nah, yang utama tuh pola belajar harus diatur. Waktu en suasana perlu diperhatikan juga, gitu kata cewek bermata bulat ini. Ada lagi nih tambahan tips belajar dan sehat jelang ujian. Elha juga siswi di SMAN 4 Kendari ini turut berbagi pengalaman. katanya dia, jauh hari sebelum ujian emang sudah harus belajar, paling gak baca buku dikit dan pelajarannya itu harus diporsikan. Biar gak kena sistem SKS alias sistem kebut semalam. Nah, yang kayak gitu yang sering buat kondisi tubuh jadi drop ‘en berujung sakit. Katanya dia, siapkan mental dan fisik itu yang utama. Siap mental tuh caranya banyak berdoa ‘en deketin diri sama sang pencipta. Minta diberi kesehatan dan kekuatan tuk hadap[i ujian. Sedangkan persiapan fisik tuh seperti jaga keehatan, tidak begadang sampai tengah malam, meskipun alasannya belajar. Cara memaksa seperti itu hasilnya bisa kurang baik. Bagusnya bangun tengah malam atau subuh. Jam segitu biasanya badan en fikiran lagi fresh. En jangan lupa untuk sarapan, coz dalam keadaan perut kosong kadang membuat sulit konsentrasi (karena keroncongan gitu hehe...). Wahh lengkap tuh kayaknya tips buat sobat Expresi. Emang bener kalau mau ujian tuch harus jaga stamina. Jelang ujian juga jangan banyak keluyuran dulu yah sobat. Biasanya angin-angin malam di luar rumah suka bikin penyakit. Satu hal yang harus selalu diingat, jangan lupa selain usaha harus tetap en selalu berdoa. Biar diberi kesehatan en ujiannya sukses. Selamat mencoba, sukses ujiannya yah!!! (Lela)

Sabtu, 25 Februari 2012

Jaga Stamina

share

Drs. Nafaruddin (Guru SMAN 1 Kendari)

MASALAH kesehatan menjadi hal terpenting bagi siapapun, termasuk di dalamnya pelajar dan mahasiswa. Jika kesehatan oke, maka aktivitas pun akan berjalan lancar. Misalnya, sobat expresi merasa tidak berstamina di kelas karena tidak sarapan, pasti kosentrasi pun akan terganggu dan tidak akan bisa belajar dengan nyaman. Olehnya harus menjaga stamina dengan baik ya? Nah, apa lagi buat siswa yang akan mengikuti ujian nasional. Jangan pernah sepelekan masalah kesehatan. Karena jika pada saat ujian nanti kamu sakit, bisa-bisa kamu gak lulus dan mengulang tahun depan. Namun bukan hanya untuk persiapan ujian nasional. Nutrisi dalam tubuh kita juga harus baik. Karena saat ini, pengayaan lebih banyak dilakukan untuk siswa kelas XII atau siswa kelas IX, jadi jika kamu tidak menjaga kondisi tubuh kamu tetap sehat percuma saja kamu belajar keras, karena di kelas pun kamu tidak bisa menerima pelajaran. (Wulan)

Sarapan dan Minum Vitamin Agatha Lusiana Resi (Juara I Baca Puisi SMAN 2 Kendari) MENJAGA tubuh agar tetap fit memang perlu, apa lagi saat menghadapi ujian nasional kayak gini. Kesehatan harus dinomorsatukan. Karena percuma saja khan kalo kita siap secara mental tapi fisiknya gak bisa kompromi. Nah, kalo buat saya yang mulai sibuk dengan les dan segala macam buat ujian nanti. Tentu harus menjaga kondisi stamina agar bisa belajar dengan baik. Kuncinya jangan lupa sarapan dan makan makanan yang bergizi. Jangan hanya jajan saja. Nah, buat teman-teman yang lainnya jangan malas sarapan ya? Karena sarapan pagi hari itu sangat penting untuk energi tubuh kita. Bukan hanya sarapan saja sih, tiap waktu sarapan kita juga harus memperhatikan perut, bukan hanya otak. Selain sarapan dan gak telat makan, kita juga perlu minum vitamin, misalnya vitamin C dan vitamin D. Nah, gak hanya siap mental saja, tapi kesehatan juga oke. (Wulan)

cuap-cuap

Kendari Pos | Sabtu, 25 Februari 2012

Atletico Madrid v Barcelona

Terus Mengejar

Yellow

V

Madrid, KP Barcelona akan bertandang ke Vicente Calderon menghadapi Atletico Madrid Senin (27/2) awal pekan ini (siaran langsung TV One pukul 3.30 WIB). Punggawa Barca, Andres Iniesta berharap timnya bisa terus mengoleksi tiga poin untuk mengejar Real Madrid di puncak klasemen. “ Ini adalah tujuan kami, untuk berjuang dan merebut 3 poin di setiap minggunya mengantisipasi jika Madrid tergelincir. Kami sudah bermain sangat bagus melawan Valencia dan hasil laga itu seharusnya bisa memberikan dorongan mental yang luar biasa bagi kami. Sekarang kami akan mengunjungi Atletico dan sadar ini akan menjadi laga berat karena mereka adalah tim yang kuat dan semakin kuat setelah kedatangan Diego Simeone. Tetapi kami harap bisa terus mengoleksi 3 poin,” papa Iniesta. Di pekan sebelumnya, Barca berhasil bangkit setelah terlebih dahulu tertinggal dari Valencia dan mengakhiri laga dengan skor telah 5-1. Saat ini La Blaugrana—julukan Barcelona—menduduki posisi runner up dalam klasemen se-

AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE

Pemain tengah Juventus Claudio Marchisio (atas) dalam sebuah pertandingan menghadapi Catania beberapa waktu lalu. pekan ini mereka akan bertandang ke San Siro meladeni AC Milan.

AFP PHOTO/LLUIS GENE

Gelandang cerdas Barcelona Andres Iniesta saat mencoba mengecoh penjaga gawang Valencia Diego Alves dalam lanjutan Liga Spanyol.

AC Milan v Juventus

Baca KEJAR Hal 18

PENENTUAN SCUDETTO ? Turin, KP Pelatih Juventus Antonio Conte dilema jelang duel superkrusial kontra AC Milan, (26/2) akhir pekan ini (siaran langsung Indosiarpukul 2.45 WIB). Conte tengah bingung memilih striker yang akan diturunkannya. Jelang duel kontra Milan yang disebut-sebut sebagai laga penentu scudetto itu, Conte dikabarkan akan melakukan perubahan signifikan dalam skema permainan. Seperti dilansir Football-Italia, mantan arsitek Siena ini akan mengadopsi skema 3-5-2 saat bertandang ke San Siro. Padahal biasanya, Conte memasang strategi 4-3-3. Namun skema baru tersebut membuatnya menghadapi dilema, terutama dalam menentukan dua penyerang yang akan jadi andalan. Belakangan ini, sektor depan I Bianconeri—julukan Juventus—memang tengah mengalami masalah. Di pertandingan terakhir kontra Catania, Juve memang mampu mereguk kemenangan 3-1. Namun, dari tiga gol yang dilesakkan hanya satu dicetak penyerang, Fabio Quagliarella. Sementara di dua laga sebelumnya, barisan attacante Juve tidak mampu menunjukkan ketajamannya saat bermain imbang 0-0 kontra Parma dan Siena. Kondisi inilah yang membuat Conte pusing memilih striker yang akan diturunkannya sebagai starter. Saat ini, Milan masih memimpin capolista dengan raihan 50 poin dari 24 laga, sementara Juve berada di tempat kedua dengan 49 angka, namun baru memainkan 23 laga. Pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli juga angkat bicara jelang laga itu. Menurutnya, pertandingan dua raksasa sepakbola Italia tersebut menarik dan penting, namun masih terlalu dini menyebutnya penentuan gelar juara musim ini. “Bagi saya, terlalu dini mengatakan ini pertandingan yang menentukan, ini adalah dua tim yang akan bertarung hingga akhir untuk gelar juara,” ujar pelatih berusia 54 tahun itu dilansir eurosport. “ Keduanya adalah tim yang sudah mendemonstrasikan konsistensi dan tim yang memiliki identitas jelas di atas lapangan. Tahun ini Serie A sungguh menarik karena persaingan akan terus berlanjut hingga detik terakhir. Laga nantinya sangat berimbang, Milan akan mencoba menurunkan tempo permainan dan mempertahankan penguasaan bola sementara Juventus akan berusaha meningkatkan tempo. Transisinya akan menjadi kunci pertandingan ini,” ulas mantan pelatih Fiorentina itu. (bas/dwi)

1 Manchester United v Ajax Amsterdam 2

Kalah tapi Lolos

Manchester, KP Manchester United menelan kekalahan 12 dari Ajax Amsterdam di leg kedua babak 32 besar Liga Europa. Meski kalah, Setan Merah—julukan Manchester United— tetap lolos karena unggul agregat. MU mengawali laga di Old Trafford, Jumat (24/2) dinihari WIB kemarin dengan sangat baik. Mereka langsung unggul di menitmenit awal lewat gol Javier ‘’Chicharito’’ Hernandez. Sebelum babak pertama berakhir, Ajax berhasil AFP PHOTO/ANDREW YATES membalas. Sebuah Gelandang Manchester United asal Korea Selatan, Park Ji-Sung tembakan Aras Ozbi- (kanan) dalam pengawalan defender Ajax Amsterdam asal Armenia liz menjebol gawang Aras Özbiliz dalam laga leg kedua UEFA Europa League di Old Trafford David de Gea. Di babak kedua, tim tamu tampil sangat ofensif. Tapi, mereka cuma bisa menjebloskan satu gol lagi lewat sundu-

Baca LOLOS Hal 18

18

Jangan Pergi Reja Roma, KP Teka-teki jadi tidaknya Edy Reja meninggalkan Olimpico tidak lama lagi akan terjawab. Namun para pemain pilar Lazio seperti Hernanes dan Francelino Matuzalem masih memperlihatkan keinginan dipoles mantan pelatih Napoli tersebut. “ Kami tidak tahu apakah dia jadi pergi atau tidak, namun semua pemain bersuara sama, Reja harus bertahan!” koar Hernanes di Mediaset Premium. “ Saya meminta maaf atas apa yang terjadi (kekalahan Lazio). Kami berharap pelatih mau mempertimbangkan lagi keputusan itu dan bertahan. Lazio masih bisa bersaing di papan atas Serie A Italia. Kekuatan untuk mencapai target masih kami miliki,’’ katanya. Rasa percaya diri yang diungkapkan Hernanes mendapat dukungan penuh dari Matuzalem. “ Target Lazio tidak berubah, kami ingin menembus tiga besar dan kita bisa mewujudkannya. Soal Reja, akan menyenangkan jika dia bertahan. Bersamanya Lazio telah melakukan hal-hal hebat. Para pemain mendukung Reja, dia pelatih dengan kemampuan teknis di atas rata-rata,’’ timpal Matuzalem. Keputusan final soal kursi pelatih Lazio memang baru akan ditentukan setelah pertemuan Reja dengan presiden Claudio Lotito yang dijadwalkan berlangsung akhir pekan ini. Kekalahan yang diderita Lazio di kandang Atletico Madrid di babak 32 besar Liga Europa semakin memanaskan spekulasi kepergian Edy Reja dari Olimpico. Hal ini bahkan diutarakan sendiri oleh sang pelatih sesaat setelah pertandingan. “ Kemarin saya mengirimkan surat pengunduran diri pada manajemen, saya serius dengan pilihan ini. Besok, saya akan bertemu dengan Lotito dan kita lihat apa yang akan terjadi,” kata Reja. Salah satu alasan yang membuatnya ingin pergi adalah kegagalan Bianconeleste menambah kekuatan di bursa transfer Januari lalu. “ Lotito ingin memperkuat tim, tetapi dia gagal, sekarang keinginan itu telah musnah. Saya katakan, Lazio tidak bisa bersaing di dua kompetisi dengan skuad yang tersedia saat ini,’’ tegasnya. Sang pelatih juga mengomentari perjuangan para pemain Lazio yang pada akhirnya harus menerima kenyataan pahit terlempar dari ajang Liga Europa. “ Rasa hormat saya pada seluruh pemain, mereka telah membuktikan diri sebagai tim yang hebat. Saya sebenarnya ingin menurunkan tim dengan kekuatan penuh, sayang badai cedera menggagalkan harapan itu,’’ tandasnya. (gol/bas)

Kejar .................. mentara La Liga dengan selisih 10 poin dari Real Madrid. Pilar Barca lainnya, Xavi Hernandez menyebut jauhnya perbedaan angka itu dikarenakan timnya kurang beruntung di saat-saat krusial. Tim besutan Pep Guardiola itu bisa disebut kurang konsisten musim ini. Mereka sering kehilangan angka di laga tandang. Dari 11 laga yang dimainkan di luar Camp Nou, Barca hanya empat kali menang, lima kali imbang dan dua kali kalah. Kegagalan Barca memetik poin penuh itu justru didapat dari tim yang di atas kertas seharusnya bisa mereka kalahkan. Xavi menilai dewi fortuna sedang tak bersama Barca. Meski tertinggal cukup jauh, ia dan rekan-rekannya tak akan menyerah hingga musim berakhir. “ Selisih 10 poin ini bisa dijelaskan. Di saat krusial ketika itu dilipatgandakan, keberuntungan tidak bersama kami. Kami selalu kompetitif tapi secara tidak sadar tim tidak menyadarinya dan mengendur. Tapi kami akan bertarung sampai akhir, La Liga belum berakhir,” tekad Xavi dilansir AFP. (dec/bas)

Lolos .................. lan Toby Alderweireld. Dengan kekalahan ini, MU tetap lolos karena unggul agregat 3-2 setelah di pertemuan pertama menang 2-0. Di babak selanjutnya, pasukan Sir Alex Ferguson akan ditantang Athletic Bilbao. Sir Alex Ferguson memasang bek-bek muda saat Manchester United bertemu Ajax Amsterdam di Liga Europa. Fergie mengakui bahwa keputusannya tersebut berisiko besar. Ferguson menduetkan Phil Jones (20 tahun) dan Chris Smalling (22 tahun) di jantung pertahanan. Jones dan Smalling diapit si kembar Fabio dan Rafael (21 tahun). Dengan menurunkan pemain-pemain muda itu Ferguson berharap bisa menambah pengalaman mereka di level Eropa. Apalagi MU sudah mengantongi keunggulan 2-0 di pertemuan pertama dan cuma butuh hasil imbang saja untuk lolos. “ Itu adalah masalah besar dalam hal pengalaman. Itu risiko besar yang sudah saya ambil. Saya pikir dengan keunggulan 2-0 (di leg pertama) menjadi kesempatan bagus untuk Chris Smalling dan Phil Jones karena mereka lama tak bermain,” sesal Sir Alex Ferguson, pelatih MU. “Mereka punya potensi yang luar biasa, tapi kurangnya pengalaman menciptakan masalah untuk kami. Untuk pertandingan Eropa, ini terlalu banyak risiko. Kami lolos berkat sedikit keberuntungan. Tapi, kami tak bermain baik di babak kedua dan ini adalah hari yang menegangkan,” tutur pria 70 tahun ini. Satu hal yang disyukuri Ferguson adalah penampilan bagus De Gea di bawah mistar. Meski kebobolan dua gol, De Gea membuat penyelamatan hebat saat menepis tandukan Siem De Jong. “ De Gea membuat penyelamatan luar biasa,” puji Ferguson. (dec/bas)

Kendari Pos | Sabtu, 25 Februari 2012

Ke Mana Anggaran PPLP ? Minim Nutrisi Atlet Sakit, Tidur Tanpa Kasur Kendari, KP Tiga bulan lagi, event kejurnas Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) akan dihelat di Muna, Sultra. Dalam kompetisi yang akan diikuti 18 provinsi tersebut, atlet muda Bumi Anoa bersaing memperebutkan 12 nomor cabang olahraga dayung yang dipertandingkan. Sebagai tuan rumah Sultra tentu mempunyai target juara, makanya porsi latihan terus digenjot. Sayang, energi yang dikeluarkan tak sebanding dengan masuknya nutrisi sehari-hari. Padahal, para atlet PPLP Sultra dibiayai APBN hingga miliaran rupiah. “ Kami tidak diperhatikan di sini, sangat berbeda dengan tahun 2008 silam. Makan saja hanya ikan dengan sayur, susu sangat jarang, apalagi vitamin penunjang atau obat-obatan untuk kami,” keluh seorang atlet PPLP. Akibat minimnya perhatian pemerintah, khususnya Dispora Sultra lima orang rekannya jatuh sakit. Karena, tidak adanya perhatian tiga orang terpaksa pulang ke rumah masing-masing, sedangkan dua lagi tetap bertahan di asrama PPLP, Benubenua. Kondisi miris berikutnya adalah sarana peristirahatan. Beberapa tempat tidur tak mempunyai kasur. Terpaksa, mereka harus tidur berdesakan atau istirahat beralas papan. Soal uang saku selama dua bulan atau sejak Desember 2011 pun belum terbayarkan. ‘’ Seharusnya kami diperhatikan. Kami tahu di sini pernah ada kejadian tragis menimpa senior. Bagaimana mungkin, kita akan berprestasi kalau tidak ditunjang dengan pengembalian yang sempurna. Kami mau mengeluh ke mana ? Saat sakit dibiarkan begitu saja. Sekarang saja kita mau mandi tidak ada sabun, mencuci tidak ada deterjen. Kami bingung,” keluh atlet tersebut. Kejadian serupa, ternyata sama dengan kondisi atlet PPLP cabor Silat. Mereka tidak mengerti bagaimana sebenarnya perhatian pemerintah Indonesia

KENDARI POS/ LA ODE IMAN

Inilah kondisi memiriskan para Atlet PPLP cabang olahraga dayung yang harus tidur di atas dipan tanpa menggunakan kasur. padahal seluruh ‘’instrumen’’ hidup mereka selama dalam pusat pelatihan itu telah dianggarkan negara dan daerah. maupun Sultra. “ Makanannya saja tidak bergizi, dulu biasa ada susu dan daging. Tapi sekarang tidak pernah lagi. Jangan mi kita tanya obat atau vitamin jika sering diberikan, datang saja pengawas PPLP perhatikan tidak pernah. Nanti saat mau gajian baru ramai-ramai datang,” sindir atlet lainnya. Kondisi PPLP silat memang terlihat sangat memprihatinkan. Untuk ruangan tidur saja, dua kamar tidak mempunyai kasur.

Padahal, jika merunut tiga tahun silam para atlet PPLP Sultra mendapat perhatian luar biasa. Kemana anggaran PPLP Sultra untuk membiayai para atlet tersebut ? Pengurus PPLP Sultra, Arifin L Godo yang dikonfirmasi pun pelit informasi. “ Jangan mi saya jawab itu,” ujarnya sambil berlalu menuju kendaraannya saat ditemui. Untuk diketahui, Sultra mempunyai lima cabor PPLP

yang mendapat bantuan anggaran pembinaan atlet dari pusat yaitu dayung, silat, takraw, taekwondo dan atletik. Sebanyak 53 atlet sempat mengikuti monitoring dari Kemenegpora, terkait sejauh mana perkembangan atlet pada Maret 2011. Hasilnya pun tidak diketahui. Bayangkan saja, dari 53 atlet yang masing-masing telah dibiayai oleh negara ternyata kondisinya memprihatinkan ?. (m1)

20

Kendari Pos | Sabtu, 25 Februari 2012

Semua Salahkan Ketua KPU Sultra Kaimuddin Haris : Hasil Pleno Itu hanya Boleh Berubah Oleh Pleno Kendari, KP Bibit-bibit perpecahan di tubuh KPU Sultra bukannya mereda tensinya, pasca peralihan ketua, dari Bosman ke Mas’udi. Tidak kompaknya para komisioner yang menjadi pengurus Pemilu itu malah makin menajam pasca pelantikan anggota KPU Buton yang hanya tiga orang. Mantan Ketua KPU Sultra, Kaimuddin Haris melihat, apa yang terjadi di KPU saat ini gara-gara tidak piawainya Mas’udi menjalankan peran sebagai ketua. “Anggota (KPU-red) saat ini kurang kompak. Harusnya satu komisioner dengan komisioner lainnya ada keterbukaan, misalnya mendengar ketidak beresan calon komisioner sehingga harus diplenokan. Saya tidak mau menilai ada intervensi atau tidak, tapi menurut saya ini hanya kurang kompak saja, baik dari segi pengambilan keputusan maupun kompak kerja. Awalnya, dari keterbukaan dan kejujuran antar komisioner,” kata Kaimuddin Haris, kemarin. Perbedaan pendapat, kata dia, merupakan hal yang wajar, tapi komisioner harus tetap membahas persoalan secara bersama. Keputusan yang diambil kemudian, barulah disuarakan oleh ketua. Soal pelantikan anggota KPU Buton yang tidak lengkap dihadiri komisioner KPU Sultra, menurutnya, bukanlah suatu masalah. Yang terpenting, yang dilantik sesuai hasil pleno. Yang salah, lanjut dia, keputusan Mas’udi yang hanya melantik 3 pengganti La Biru Cs, sebab itu sudah menjadi keputusan bersama melalui pleno. “Sesuai mekanisme yang berlaku, pengambilan keputusan KPU harus diplenokan, sehingga Ketua KPU hanya mengeluarkan hasil pleno, bukan membuat keputusan lain. Kalau sudah diplenokan lima orang lantas tiba-tiba ada masukan dari masyarakat, sebaiknya dikomunikasikan dulu dengan komisioner lainnya, seperti apa hasilnya untuk diambil keputusan lagi,” ujarnya. Mantan Sekwilda (Sekarang Sekda-red) Kabupaten Buton itu, mengatakan, apa yang dilakukan Mas’udi sudah bertentangan dengan undangundang. Pasalnya, keputusan hanya melantik 3 anggota KPU Buton, sudah melanggar hasil pleno yang memerintahkan pelantikan untuk lima anggota. Menurut dia, kalau pun di kemudian hari ada laporan masyarakat, dan terbukti bahwa dua orang tersebut belum mendapat izin dari atasan dan terbukti menjadi tim sukses salah satu pasangan calon, maka pelantikan bisa dianulir dan memplenokan kembali 2 orang tersebut. “Saya tidak bisa katakan sah tidak sah, tapi yang saya ketahui hasil pleno harus dilaksanakan. Kalau nanti ada halhal yang tidak sesuai berdasarkan bukti akurat, maka hasil pleno dapat diplenokan kembali untuk diberhentikan. Karena pleno dapat diubah dengan pleno,” jelasnya. Dia mengatakan, sebenarnya jadwal tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Buton sudah bisa dilaksanakan, meski hanya dengan tiga anggota KPU saja, karena pengambilan keputusan pleno harus ganjil. Namun Kaimuddin yakin, tiga orang tersebut akan bekerja dengan keragu-raguan, jangan sampai hasil kerja mereka dianulir lagi. Intinya, kata dia, hanya satu

Kaimuddin Haris kata yang jadi sumber kekuatan KPU Sultra yakni kekompakan. Mas’udi sebagai ketua, harus bisa merangkul semua anggotanya dan bertindak sesuai hasil pleno, sehingga tidak ada saling curiga antara satu dengan yang lain. Kejujuran dan keterbukaan, lanjut dia, juga menjadi kunci kekompakan sebuah lembaga. Mantan Kepala Bappeda Sultra itu, mengingatkan, bahwa KPU bersifat nasional, tetap dan independen, sehingga jika komisionernya berjalan sesuai koridor, maka tentu sulit untuk diintervensi. Dengan kondisi KPU Sultra saat ini, dia menyesalkan jika kerja KPU Sultra terbukti terpengaruh intervensi luar, apalagi diiming-imingi sesuatu. Padahal seharusnya KPU harus bekerja secara profesional. Sorotan terhadap kepemimpinan Mas’udi juga kembali disuarakan anggota KPU Sultra, Abd Syahir. Ia kembali menegaskan jika pelantikan anggota KPU Buton yang hanya tiga orang, sudah tidak sesuai mekanisme dan sudah menghianati hasil pleno. Menurut Syahir, itu terjadi karena Ketua KPU bertindak berdasarkan interest pribadi dan mengambil keputusan berdasarkan subjektifitas, bahkan sangat mungkin diduga karena permintaan seseorang atau kelompok. Syahir melihat, sepertinya ada unsur kesengajaan dari Mas’udi untuk menunda PSU, karena yang dilantik hanya 3

orang. Padahal, hasil penetapan yang sudah dilakukan komisioner KPU Sultra adalah berita acara penetapan anggota KPU Buton, tapi malah dimentahkan Mas’udi dengan hanya melantik 3 orang dengan alasan kehati-hatian. Bicara kehati-hatian, menurut Syahir, terkait prosedur karena tidak ada satu orang pun yang bisa intervensi kerja KPU yang telah diatur undang-Undang (UU). “Kalau katanya laporan masyarakat, udanng-undang apa yang kita pakai? Apakah UU nomor 22 atau 15. Kalau pakai UU 15 yang sekarang sudah berjalan, di pasal 28 ayat 1 sampai 3, jelas mekanismenya. Yang namanya laporan masyarakat, tim kampanye dan laporan DPR, itu dilaporkan di DKPP. Masalah Alimuddin dan Yusna tidak diatur di UU 22 maupun UU nomor 15. Apakah PNS dan tim sukses dilarang jadi anggota KPU? Yang dilarang hanya tim kampanye karena ada SK-nya dan diatur dalam undang-undang. Harusnya Mas’udi akomodir hasil pleno. Kalau keputusan sepihak, itu pelanggaran. Asumsinya, kewenangan ketua tidak ada yang sifatnya pribadi,” jelasnya. Syahir mengatakan, untuk persoalan Alimuddin yang disebut tim sukses dan Yusna yang dikatakan berstatus PNS, bukanlah keputusan yang sifatnya mendesak. Sebab, pelantikan KPU Buton tidak ada yang mendesak, semua melalui proses yang panjang dan berdasarkan pleno KPU. Makanya, Syahir mempertanyakan kehatihatian mana yang dimaksud Mas’udi. Mas’udi sendiri, saat dikonfirmasi masalah ini beberapa hari lalu tetap yakin jika tindakannya hanya melantik tiga orang komisioner di Buton tidak menyalahi keputusan pleno karena mereka yang dilantik seluruhnya disepakati dalam pleno. Terkait dua calon anggota KPU Buton yang belum dilantik, itu jangan diartikan sebagai hal yang pasti tapi itu hanya pending sementara waktu. (dri/fas)

Mega-Prabowo Melaju, Ical Melorot Jakarta, KP Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali merilis hasil survei terbaru bertema ‘Mencari Calon Presiden 2014, Pengetahuan, Sikap, Tindakan Elektoral Calon Pemilih’, Kamis (23/ 2) di Jakarta. Direktur Eksekutif LSI, Saiful Mujani saat paparan hasil survei itu mengatakan, bila pemilihan presiden digelar sekarang atau Februari 2012, maka Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto berpeluang besar menjadi RI-1. “Kalau yang bersaing hanya Megawati Soekarnoputri (Ketua Umum PDI Perjuangan), Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie (Ketua Umum Partai Golkar), dan pemilihan diadakan sekarang, maka yang

berpeluang maju ke putaran kedua adalah Megawati dan Prabowo,” katanya Kamis (23/ 2) di Jakarta. “Di putaran kedua, Prabowo kemungkinan besar akan mengalahkan Megawati,” tegas Mujani. Dijelaskan Mujani, jika dilihat dari pengalaman Pilpres 2004 dan 2009 maka polanya cukup berbeda. Menurutnya, dua tahun hingga enam bulan menjelang Pilpres 2004, Megawati sebagai incumbent unggul atas lawanlawannya. Tapi, selisihnya antara l5-10 persen saja. “Pilihan pada SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) pada 2002 hanya dua persen saja,” katanya lagi. Namun hanya empat bulan sebelum Pilpres 2004, ternyata SBY unggul dengan 22 persen, sedangkan Megawati hanya 18

persen. “Ini menunjukkan bahwa calon-calon yang masih belum dikenal, masih punya peluang sama besar untuk menang dalam pilpres, apalagi waktunya masih jauh dan tidak ada calon yang menonjol,” bebernya. Namun hal itu berbeda dengan Pilpres 2009. Sejak jauhjauh hari sebelum Pilpres digelar, SBY sudah unggul cukup jauh dari lawan-lawannya. “Termasuk Megawati,” tegasnya. Karena itu, Mujani menganalisa pola menjelang pilpres 2014 nanti lebih mirip dengan 2004. Sebab, tidak ada caloncalon yang menonjol. Yang menonjol pun masih di angka belasan persen. Lebih jauh dia mengatakan, bahwa banyak tokoh belum dipilih karena belum dikenal. Dan,

tegasnya, bila di antara mereka ada yang melakukan sosialisasi secara sistematik, “Maka terbuka kita punya presiden dari tokoh yang belum banyak dikenal sekarang ini,” tegasnya. Terkait metode survei, Mujani menerangkan bahwa jumlah sampel sekitar 2.050 dengan margin of error kurang lebih -2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Menurutnya, quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden (spot check). “Dalam quality control, tidak ditemukan kesalahan berarti. Waktu wawancara lapangan pada 1 hingga 12 Februari 2012,” tuntasnya. (boy/jpnn)

PKS Target Pimpin Satu Komisi di DPRD Kendari,KP DPRD Sultra kini sedang melakukan rotasi personil alat kelengkapan dewan, seperti Komisi, Badan Musyawarah (Bamus) dan Badang Anggaran (Banggar). Salah satu partai yang telah melakukan rapat internal fraksi yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan membuat keputusan untuk menargetkan satu personilnya menjadi pimpinan komisi. “Di DPRD Sultra terdapat tiga bagian alat kelengkapan dewan yaitu badan anggaran (Banggar), badan musyawarah (Bamus) dan komisi-komisi. Untuk komisi-komisi kita tetap menargetkan ada anggota kita yang masih akan tetap menduduki pimpinan komisi,” kata anggota DPRD Sultra dari

PKS, La Pili. Intinya dari empat komisi, satu komisi menjadi incaran pihaknya dengan catatan harus evaluasi dulu kader yang pernah memimpin komisi tersebut misalnya Ketua Komisi IV, Yaudu Salam Ajo. “Kami tetap menargetkan Ketua Komisi IV, dengan pertimbangan chemistry, sehingga memberikan kesempatan kepada Yaudu untuk membangun komunikasi dengan teman-temannya. Ranah ini tidak hanya di internal PKS, tetapi harus komunikasi dengan partai lain,” tuturnya. Selain itu meskipun PKS terbu-

ka untuk kader, tetapi pihaknya berpandangan sementara, kemungkinan pimpinan fraksi akan dibebaskan dari pimpinan komisi. “Mengenai tanggapan Ketua DPRD Sultra, Rusman Emba akan penerapan asas keadilan dalam penempatan ketua komisi, merupakan hal yang wajar, tetapi akan kita lihat dalam dinamika pertemuan selanjutnya. Untuk maksimalisasi kinerja DPRD kita setuju, tetapi jika konsep keadilan yang dimaksud jika jumlah kursi yang banyak maka harus mendapatkan posisi ketua komisi, tidak

demikian,” jelasnya. Karena itu, kata dia, mengingat komisi di DPRD ada empat dan fraksi ada lima, tinggal diatur, mungkin masing-masing fraksi menjadi pimpinan satu komisi, sedangkan fraksi yang tidak kebagian akan diberi alat kelengkapan lain misalnya badan kehormatan atau badan legislasi. “Hal ini dilakukan untuk dinamisasi kerja, sehingga tidak usah gontok-gontokan jika terjadi pertemuan antar partai. Alternatif lain dengan menjajaki anggota fraksi lain yang ada di komisi itu,” ungkapnya. (fas)


Kendari Pos Edisi 25 Februari 2012