Issuu on Google+

Kamis, 24 Mei 2012

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

email : bumianoa@gmail.com

kp

Gubernur Nur Alam saat mengukuhkan LEM Sejahtera di Andoolo.

Nur Alam Disambut di Andoolo Saat Pengukuhan LEM Sejahtera Desa Wunduwatu Kendari, KP Gubernur Sultra Nur Alam tetap menyempatkan diri mengukuhkan pengurus Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) Sejahtera yang dilakukan di Desa Wunduwatu, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konsel, Senin (21/5) lalu. Meski telat

hadir dari jadwal semula pukul 09.30 Wita, namun kehadiran Gubernur tetap disambut meriah. Itu terlihat saat kedatangan Nur Alam di Desa Wunduwatu sekitar pukul 12.00 Wita, usai kunjungan kerja di Kabuapten Bombana. Walaupun terik matahari begitu menyengat, namun tak menyurutkan semangat sejumlah warga setempat, para penari adat Mondotambe dan puluhan siswa SD dalam membawakan alunan musik bambu.

Tuntutan JPU Sudah Ideal Raha, KP Aksi Gerakan Rakyat Anti Korupsi (Gerak) Sultra di Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha, yang menyuarakan adanya keganjilan tuntutan Jaksa yang diberikan kepada Kepala Desa Pura, La Ode Hasim, terkait pemalsuan tanda tangan perkara pertanggung jawaban dana block grant, ditanggapi pihak Kejaksaan. Plt Kepala Kejaksaan Raha La Ode Musril mengatakan, tuntutan yang diberikan ke-

Baca Tuntutan di Hal. 6

sama dalam dalam mengelolah sumber daya yang ada sehingga daya saing produk mereka bisa meningkat guna meningkatkan kemandirian ditingkat petani,” ujarnya. Gubernur juga menyarankan kepada pihak perbankan agar bisa memberikan fasilitas kemudahan kepada petani terkait usaha pemodalan. Karena umumnya yang menjadi kendala utama adalah perBaca Disambut di Hal. 6

Baca Layak di Hal. 6

Dishut Aktifkan Posko Pengawasan Antisipasi Illegal Logging Rumbia, KP Pencurian kayu (illegal logging) marak terjadi di Bombana selama ini. Mengantisipasi hal tersebut, Dishut setempat mulai memperketat pengawasannya dengan mengaktifkan kembali dua posko yang ada selama ini. Dinas Kehutanan Bombana Rukisa mengatakan, dua posko yang diaktifkan itu terletak di pertigaan Hombes dan perempatan Lauru. Di

dua posko ini ditempatkan masing-masing tujuh personil polisi kehutanan (Polhut) yang bekerja siang dan malam mengawasi pelaku penyeludupan kayu illegal. “Mereka (personil Dishut) bekerja sesuai giliran. Yang jelas setiap posko ditematkan tujuh personil,” katanya. Mantan camat Kabaena ini mengaku, dua posko itu kembali diaktifkan karena tempat posko itu berdiri merupakan satu-satunya jalur alternatif yang dilalui para pelaku illegal logging untuk masuk atau keluar dari wilayah Bombana.

Rukisa mengaku, selama posko itu diaktifkan, personilnya sudah pernah mengungkap para pelaku illegal logging. Bahkan barang buktinya sudah disita dan diamankan Dishut Bombana. Namun kendala yang dihadapi instansinya saat ini adalah, tidak adanya penyidik pengawai negeri sipil (PPNS) untuk memproses atau memeriksa sendiri perkara illegal logging. “Jika ada perkara illegal logging yang diungkap, kami terpaksa merekomendasikan ke Polres Bombana untuk diproses,” ujarnya. (nur)

pengumuman Bagi pelanggan Kendari Pos Wilayah Konawe yang tidak Mendapat koran

Hub. Bapak : a Telp. 0823 4797 7372

Cyan

Cyan

Forum Kompos Terbentuk

pada terdakwa La Ode Hasim, Kades Pure, hasil kajian kejaksaan tuntutan empat bulan dari ancaman enam tahun sudah ideal. Kades pure tersebut diindikasikan melakukan penipuan pemalsuan tanda tangan, laporan pertanggung jawaban penggunaan dana block grant. “Jaksa sudah melakukan tugas dengan baik, tuntutan sudah profesional,” ujarnya. Pria yang juga menjabat Kasi

Dihadapan puluhan pengurus LEM Sejahtera, Nur Alam menjelaskan pembentukan LEM Sejahtera merupakan program kelembagaan di tingkat petani. Saat ini jumlah LEM Sejahtera yang dibentuk sudah 40 unit mulai LEM Sejahtera khusus petani jeruk, kelapa, dan kakao yang tersebar di enam kabupaten. “Tujuan dari LEM Sejahtera ini adalah untuk meningkatkan rasa kebersamaan antara petani di suatu desa untuk melakukan kerja

ternyata hanya enam perusahaan yang memiliki tenaga ahli pertambangan,” kata politisi PPP tersebut. Karena itu, lanjut Taslim, Pemkab Konut diminta agar benar-benar selektif dan meperhatikan peraturan pertambangan agar perusahaan tidak melakukan kegiatan penambangan secara serampangan yang dapat merugikan daerah. Taslim juga menyoroti Distameben Konut yang dinilai tidak melakukan kordinasi dengan Dinas ESDM Sultra dalam mengeluarkan izin usaha pertamabngan (IUP). Terbukti, hingga saat ini laporan yang

Yellow

Yellow

Kendari, KP Dinas Pertambangan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra menyatakan hanya enam dari sepuluh perusahaan tambang di kabupaten Konawe Utara yang layak untuk melakukan kegiatan produksi ore nikel. Keenam perusahaan tersebut yakni PT Starget, PT Antam Tbk, PT Bumi Konawe Abadi (BKA), Cinta Jaya, Bumi Konawe Mining (BKM) dan Konawe Utara Sejati. Sedangkan keempat perusahaan yang dinilai belum layak untuk

melakukan kegiatan produksi adalah PT Sriwijaya Raya, Kabaena Mining, DMS dan Cipta Jaya. Demikian diungkapkan anggota komisi B DPRD Konut, Taslim Saula, saat ditemui kemarin. Menurut Taslim, pihaknya bersama rekan-rekannya di komisi B baru saja melakukan pertemuan dengan Dinas ESMD Sultra untuk mengklarifikasi dan mengkoordonasikan terkait persoalan tambang di daerah itu. “Penjelasan pihak ESDM Sultra, setiap perusahaan harus mempunyai tenaga ahli pekerja pertambangan. Dan dari sepuluh perusahaan yang melakukan kegiatan produksi

Magenta

Magenta

Dari 71 Pemegang IUP di Konut

Cyan

Cyan

Hanya 6 Perusahaan Layak Produksi

Perangi Sampah Plastik

Yellow

Yellow

Baca Forum di Hal. 6

Magenta

Magenta

Wangiwangi, KP Kawasan Mola Raya, Kabupaten Wakatobi termasuk kawasan yang menjadi langganan kunjungan sampahsampah plastik kiriman maupun produksi masyarakat. memerangi sampah tersebut, Dinas Tata Ruang, Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Pemadam Kebakaran Wakatobi membentuk Forum Komunitas Mitra Pengelolaan Sampah atau Forum Kompos. Forum kompos yang beranggotakan unsur tokoh-tokoh masyarakat, pemuda dan unsur pemerintah di setiap desa dan kelurahan ini secara kontinu mengangkat sampah disetiap lingkungannya. “Persoalan sampah plastik di Wakatobi akan tuntas teratasi bila tumbuh kesadaran dari masyarakat sendiri dalam menjaga lingkungannya,” ujar Drs LA Jumaddin, Kadis Tata Ruang, Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Pemadam Kebakaran Wakatobi, beberapa waktu lalu. Menurut Jumaddin, dalam memerangi sampah plastik tentunya dibutuhkan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat. “Kita harapkan dengan lahirnya komunitas ini dapat membantu menggerakkan penyadaran dalam pembebasan sampah itu,” katanya. Saat ini, Forum Kompos baru terbentuk di wilayah kota Wakatobi yakni Kecamatan Wangiwangi dan Wangiwangi

6

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

Kampung Baru Disiapkan Areal Pelabuhan Feri

harapnya. Diacara pengukuhan LEM Sejahtera ini juga dihadiri Pimpinan BI Kendari Lawang Siagian, pimpinan sejumlah bank baik BRI, BPD, anggota

DPR RI Andi Rachmat, Asisten III Pemkab Konawe Selatan M. Yamin Renggala, Kadis Perkebunan dan Holtikultura Sultra Akhmad Chaidir dan sejumlah pejabat lainnya. (p12)

Tuntutan... Intel Kejari Raha tersebut, mengungkapkan, terdakwa dikenakan pasal 263 KUHP atas perkara pemalsuan tanda tangan dengan ancaman enam tahun. Jaksa mengajukan tuntutan empat bulan penjara. “Mungkin mereka (Gerak) berpikir kasus ini korupsi dana block grant. Kasus ini perkara penipuan, bukan korupsi, “terangnya. Perkara tersebut, lanjut Musril, sudah bergulir di Pengadilan Raha.”Kita tunggu Tunggu fakta persidangan meringankan atau memberatkan. Jaksa sudah melakukan tugas dengan baik, “katanya. Ia memberi contoh, kasus kepemilikan senjata tajam ancaman hukumannya 12 tahun. Masa semua kasus sajam mau dituntut 12 tahun. Kalau semua harus disesuaikan dengan ancaman hukum, jaksa tidak perlu lagi menyusun tuntutan. “Tinggal print out dikomputer, masukan pasalnya keluar sudah lengkap dengan tuntutannya, “ jelasnya. (awn)

IST/KP

General Affair PT BKA, Joni Sulaiman (kanan) saat menerima kunjungan kerja sejumlah anggota dewan Konut di kantor BKA di Desa Motui Kecamatan Motui beberapa waktu lalu. Rp 700 juta lebih. Ini belum termasuk biaya konsumsi dan operasional setiap harinya. Sekarang dengan tidak adanya aktivitas maka pemasukan terhadap perusahaan nihil. Nah,

ini sangat berpengaruh terhadap kelangsungan perusahaan,” kata Joni Sulaiman saat ditemui beberapa waktu lalu. Menurut Joni, separuh dari jumlah karyawan tersebut akan

di rumahkan untuk sementara waktu hingga perusahaan beroperasi kembali. “Saat ini kami merancang sistem sip. Jadi nanti akan ada pergantian, yang sudah dirumahkan akan kemba-

li dipekerjakan dan diganti dengan karyawan lainnya. Ini jalan terbaik daripada kami men-PHK karyawan,” ujarnya. Untuk diketahui, Kementerian ESDM melalui Peraturan Menteri (Permen) nomor 7 tahun 2012 melarang pengiriman sumber dalam alam (SDA) khususnya bahan baku tambang tanpa melalui proses pengolahan guna memaksimalkan pendapatan devisa negara. Meski demikian, perusahaan tetap diberi kesempatan untuk tetap melakukan pengiriman bahan galian tambang hingga 2014 dengan beberapa persyaratan, antara lain harus clear and clean admnistrasinya, harus menjaga lingkungannya, harus menandatangani fakta integritas dalam arti berjanji akan menjaga lingkungan dengan memperlakukan pertambangan dengan baik. Selain itu, juga harus menandatangani fakta integritas bahwa nanti tahun 2014, kalau belum membuat smelte, maka bersedia dilarang ekspornya. Disampin itu setiap perusahaan akan dikenakan biaya keluar (BK) sebesar 20 persen. (p15/lan)

Yellow

Yellow

modalan. “Kepada pengurus yang telah dikukuhkan agar segera bekerja dan selalu berkoordinasi dengan penyuluh,”

Wanggudu, KP Terhentinya aktivitas seluruh perusahaan tambang yang belum memiliki pabrik pengolahan sejak 6 Mei 2012 lalu, kini mulai terasa dampaknya oleh sejumlah perusahaan tambang di tanah air, tak terkecuali di Konawe Utara. Salah satunya adalah PT Bumi Konawe Abadi (BKA) yang terpaksa merumahkan sejumlah karyawannya untuk sementara waktu. General Affair PT BKA, Joni Sulaiman, menjelaskan pihak perusahaan terpaksa merumahkan sebagian karyawannya untuk mengurangi beban perusahaan yang terlalu besar. Apalagi saat ini tidak ada kegiatan yang dapat dilakukan sebelum memperoleh sertifikat pengiriman ore dari Kementerian ESDM. “Saat ini kami memiliki 267 orang karyawan dengan jumlah gaji per bulannya mencapi

Magenta

Magenta

Disambut...

Syafiuddin mengaku, rencana peningkatan status pelabuhan perintis Kampung Baru sudah ditinjau Bupati Bombana, H Tafdil. Saat berada dilokasi tersebut, Bupati menaruh harapan besar agar rencana peningkatan status itu cepat terlaksana karena bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui jasa laut di Bombana. Sebab sesuai rencana, pelabuhan feri Kampung Baru (Kasipute) itu akan menhubungkan beberapa wilayah seperti Kasipute-Kabaena, Kabaena-Bira, Kabaena-Selayar, Bira-Jampea, Bira-Tondasi. Rencana rute tersebut kata Syafiuddin Kube, pihaknya saat ini masih dalam tahap proses menyurat di dirjen perhubungan laut dan ASDP pusat. (nur)

Cyan

Cyan

Rumbia, KP Pelabuhan perintis Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana bakal naik status menjadi pelabuhan feri ASDP. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bombana telah menyiapkan anggaran Rp 600 juta untuk biaya peningkatannya. “Dana Rp 600 juta itu sebagai tahap awal. Dana ini untuk biaya pelencengan pelabuhan Feri,” kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Bombana, Syafiuddin Kube, kemarin. Mantan kepala bagian organisasi Sekretariat daerah, Bombana ini menambahkan, ditahap kedua nanti pemerintah daerah akan menganggarkan kembali biaya peningkatan dermaga, terminal, dan ruang parkir.

PT BKA Rumahkan Sejumlah Karyawan

Layak... masuk ke ESDM jumlah perusahaan yang sudah mengantongi IUP hanya 71 perusahaan. Sementara pihak Distamben Konut mengaku saat ini terdapat 158 IUP. Data ini juga berbeda yang ada di Kementerian ESDM yang dilaporkan 113 perusahaan. “Kami melihat Distamben Konut tidak melakukan koordinasi. Meskipun saat ini era otonomi daerah, bukan berarti kabupaten melepaskan dirinya dengan provinsi. Kami menilai yang coba dihindari Pemkab di sana (Konut),” terangnya. Sementara Kadis Pertambangan Konut, Amrin Umirtun yang dihubungi mengaku pihaknya telah memberikan laporan perusahaan yang memegang IUP yang telah lolos verifikasi ke Dinas ESDM Sultra. “Hasil verifikasi yang kami lakukan memang baru enam perusahaan, sementara yang lainnya belum dilakukan,” jelasnya. (p15/lan)

Forum...

Cyan

Cyan

Selatan. “Khusus wilayah kawasan Mola Raya, dijadikan semua wilayahnya sebagai sasaran Forum Kompos, karena wilayah itulah yang kerap menjadi kawasan yang kerap dikunjungi sampah plastik kiriman. Tentunya, dalam mendukung rencana aksi komunitas ini, Pemkab melalui Dinas Kebersihan akan mendampingi dan menyediakan fasiltas seperti gerobak sampah, tong sampah dan juga adanya dukungan kemitraan dari perbankan dan wiraswasta lainnya,” paparnya. (cr1)

Magenta

Magenta

Yellow

Yellow

info Pengaduan sirkulasi

0401 3367613 081341971661

kamis, 24 Mei 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Data Miskin Jamkesmas Berbeda dengan Data BPS Kendari, KP Atas nama warga miskin, anggaran kembali membanjiri daerah, termasuk Sultra. Namun satu yang janggal terjadi perbedaan signifikan data miskin peserta jamkesmas dan data miskin yang dirilis BPS. Peserta jamkesmas diberi kuota oleh pemerintah pusat capai 1, 144,447 juta orang pada tahun 2011. Berbicara jamkesmas seharusnya ingklut dengan data miskin BPS hanya mencapai 330 ribu orang tahun

2011. Konotasi 1,1 juta warga berarti angka kemiskinan separoh dari jumlah penduduk Sultra 2,3 juta orang. Menurut Kadis Kesehatan Sultra Amin Yohanis, tingginya angka itu merupakan kuota dari Kemenkes yang diturunkan ke Sultra. Ini kuota yang disiapkan pemerintah pusat untuk Sultra, “katanya semalam. Sementara menurut Kepala Badan

Baca Data di Hal 10

PDRB Sultra Meningkat

5 Imigran Serahkan Diri, 12 Belum Ditemukan

Kendari,KP PDRB Naik Per tumbuhan -2008: 7,27 persen ekonomi Sulawesi -2010 8,19 persen Tenggara yang -2011 8,68 persen -Sektor Tambang Dongkrak 35,12 persen diukur berdasar-Jadi Tolak Ukur Kesejahteraan Daerah kan Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan tahun 2000, menunjukan

Kendari,KP Lima dari 17 imigran gelap asal Myanmar yang melarikan diri dari tempat inapnya menyerahkan, kemarin. Sementara 12 lainnya belum diketahui keberadaannya. Hingga kini tim Imigrasi Kendari bekerjasama kepolisian terus mencari 12 imigran yang kabur Rabu (22/5) dari Hotel Mega Bintang Kendari.

Baca pDrb di Hal 10

Sesuai rencana 52 imigran itu akan dipulangkan Kamis (24/5) hari ini. Hanya saja belum beres persoalan tiket penerbangan. Kepala Kantor Imigrasi Kendari Tafsir Junid menjelaskan, sekitar pukul 21.00 Wita malam telah kembali 5 imigran di penginapan. “Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mencari 12 imigran yang belum kembali,” katanya, ke-

marin. Pihaknya setiap saat berkoordinasi agar mencari tahu keberadaa 12 imigran lainnya. Tetapi jika mereka tidak diketemukan maka hal itu bukan lagi menjadi tanggungjawab keimigrasian. Sementara Kabid Humas Polda Sultra AKBP Fahrurrozi mengatakan, Kapolda telah memerintahkan beberapa anggota untuk mencari imigran yang

Peserta dancer berpose bersama usai menerima trophy dan uang tunai dari penyelenggara.

Wedding Expo, Dancer Baubau Juara 1

Kendari, KP Wedding Expo yang diselenggarakan oleh Intermedia Promotion bersama Swiss Belhotel Kendari dan Dekranasda Sultra telah ditutup, kemarin. Berakhirnya expo tersebut maka berakhir pula rentetan perayaan HUT ke-2 Swiss Belhotel.

Public relation executive Swiss Belhotel Kendari, Karin, sebagai perwakilan Swiss Belhotel mengungkapkan terimakasihnya pada Intermedia Promotion event organizer (Kendari Pos) atas bantuan dan kerja sama yang dijalin antar kedua belah pihak. “Selama ini setiap kegiatan kami se-

kabur. Kepolisian sedikit obtimis imigran itu masih ada di Kendari karena di beberapa kabupaten yang berdekatan dengan Kota Kendari belum ada informasi ciri-ciri imigran. “Kami secepatnya menemukan para imigran,” janji Fahrurrozi, kemarin. Untuk itu, agar lebih memudahkan

Baca imigran di Hal 10

foto-foto:andi laila/kp

lalu didukung oleh Kendari Pos. Setiap event Swiss Belhotel bisa sampai dan diketahui oleh masyarakat di daerah lain. Dengan kerja sama ini kami sangat berterimakasih,” katanya.Wedding Expo tersebut selain menampilkan

Baca weDDing di Hal 11

Metro

10

Enggan Dikumpul ke Manado Imigran... pencarian, polisi berharap pada masyarakat jika mengetahui keberadaan imigran segeralah melaporkan pada pihak kepolisian terdekat. Tujuannya agar mereka secepatnya mendapat kepastikan kapan diterbangkan ke Manado dan selanjutnya dibawa ke Australia. Muhammad Ishak, salah satu imigran yang sebelumnya ikut kabur mengaku, 17 imigran keluar bersamaan. Memilih kabur karena takut akan dipenjarakan atau dikembalikan ke Myanmar. “Kelompok saya kabur berempat dan hanya kabur di dekat sini saja, kami sempat minta to-

long diberi makan sama orang tapi orang-orang takut sama polisi, makanya kami pulang karena lapar. Apalagi baju basah semua,” tutur Muhammad Ishak. Dengan pulang ke hotel, mereka berharap segera dikirim ke Australia karena takut jangan sampai dikembalikan ke Myanmar. “Kami tak mau pulang ke Myanmar karena tak bisa sekolah dan cari makan. Kami ingin cepat ke Australia untuk cari kerja, karena ada keluarga di Malaysia. Kalau pun kami dikirim lagi maunya ke Makassar saja jangan ke Manado karena di Makassar sudah lebih dulu rekan dikirim ke sana,” katanya. (ano/fas)

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

Eks Pecandu Narkotika Terapi di Pulau Hoga Kendari, KP Mengurangi ketergantungan narkotika bagi pecandu, Badan Narkotika Nasional (BNN) Sultra, bekerjasama dengan BNN pusat, melakukan rehabilitasi di alam terbuka. Kegiatan perdana itu diselenggarakan di Pulau Hoga, Wakatobi. Sedikitnya 30 mantan pecandu narkotika mengikuti rehabilitasi tersebut sejak 24 s.d 26 Mei. “Rehabilitasi bagi mantan pengguna narkotika tidak hanya di dalam ruangan, di alam terbuka juga dinilai efektif untuk memberikan pembinaan kepada mereka yang pernah mengkonsumsi barang haram itu. Kegiatan ini pertama kali dilakukan, bukan hanya skala nasional, tapi di dunia ini terobosan pertama,” ungkap Kepala BNN Sultra, LM Yusuf. Selama tiga hari, para eks pengguna narkotika juga akan diberikan keterampilan dalam bidang perikanan dan kelautan. Tujuannya,

kelak mereka memiliki pengetahuan dasar, sehingga berpeluang diterima di dunia kerja. Sebelumnya kata Yusuf, sudah melakukan rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa. Namun, untuk lebih memberikan masukan dan pembelajaran terkait keterampilan, mereka diberikan terapi sekaligus bimbingan di alam terbuka. Di tempat yang sama, Kabid Pemberdayaan Masyarakat BNN Sultra, La Mala M Si mengatakan, meski kegiatan itu baru pertama kali dilakukan, namun diharapkan dapat memberkan kontribusi positif bagi para mantan pengguna narkotika. Minimal mereka akan mendapatkan pembelajaran dan pemahaman agar tidak mengulangi perbuatan mengkonsumsi narkotika. “Kami juga berharap kepada masyarakat mereka yang merasa mengkonsumsi narkotika, segera melaporkan diri untuk mendapatkan rehabilitasi. Mereka itu hanya korban, jadi harus diselamatkan,” katanya.(fya)

Rumah Sakit Harus Klaim ke Pusat Data... Pusat Statistik (BPS) Prov. Sultra,Mawardi Arsyad, Sabtu (2/7/2011) lalu kepada Kendarinews , setiap tahunnya penduduk miskin di Sultra menurun. Penurunan ini terus terjadi, untuk periode 2007-2011 jumlah penduduk miskin dari 465,4 ribu orang pada tahun 2007 menjadi 330,00 ribu orang pada tahun 2011. Secara relatif juga terjadi penurunan persentase penduduk miskin dari 21,33 persen pada tahun 2007 menjadi 14,56 persen pada tahun 2011.

Masyarakat miskin di Sultra yang telah terdaftar dalam program jamkesmas sekitar 2,1 juta orang. Pada tahun 2011 alokasi dan realisasi dana jamkesmas dan jampersal seluruh kabupaten kota se-Sultra sebanyak 19,4 miliar dan terealisasi 16,9 miliar atau 86,91 persen dan sisa anggaran 2,5 miliar atau 13 persen. Anggaran tersebut sebagai bentuk pelayanan kesehatan gratis di rumah sakit maupun puskemas yang bisa dinikamati masyarakat miskin. Namun dari segi pelayanan pasien umum dan pengguna jam-

kesmas berbeda, dan ada rumah sakit atau puskesmas memungut biaya obat pada pasien pengguna jamkesmas dengan alasan tidak mendapatkan dana klaim dari pusat. Kadis Kesehatan Sultra Amin Yohanis mengharapkan rumah sakit memperlakukan pasien jamkesmas dengan baik, karena rumah sakit atau puskesmas tiap bulan wajib mengajukan klain dan jika tidak mendapatkan anggaran berarti terlambat atau tidak mengajukan klaim pada Kemenkes. “Memang ada perbedayaan pelayanan bagi pasien umum

dan jamkesmas karena umum masuk di kelas I dan jamkesmas kelas III. Namun mengharapkan pada rumah sakit agar memperlakukan pasien jamkesmas dengan baik,” ungkap Amin Yohanis. Dalam pemberian dana jamkesmas, telah ada kerjasama dan perjanjian antara direktur rumah sakit dan Dinkes kabupaten/kota. Dalam kerjasama telah ada kesepakatan untuk wajib pelayani pasien jamkesmas dengan baik sehingga semua rumah sakit dan puskemas dibiayai dari jamkesmas. “Sebagian besar dana jamkes-

mas menghidupi puskesmas dan rumah sakit. Karena pelayanan pasien jamkesmas telah dituangkan dalam bentuk kerjasama antara direktur rumah sakit dan dinas kesehatan kota-kabupaten yang melahirkan kesepakatan dan kewajiban melayani pasien jamkesmas tanpa biaya apapun,” katanya lagi. “Kalau terlambat mengajukan klaim ke pusat itu kesalahan rumah sakit sendiri, karena Kemenkes wajib membayar dana jamkesmas jika sudah lulus verifikasi. Makanya rumah sakit harus tepat waktu dalam mengajukan klaim,” katanya lagi. (p2)

Tolak Ukur Makmurnya Suatu Daerah PDRB... peningkatan cukup menggembirakan dari tahun ketahun. Terhitung sejak tahun 2008 hingga tahun 2011,pertumbuhan ekonomi Sultra di atas 7 persen dan tahun 2011 pertumbuhannya mencapai 8,68 persen. Hal ini didasarkan pada data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, yang dirilis pada bulan Februari tahun 2012. Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Sultra,Ir.Surianti Toar,MS saat ditemui diruang kerjanya mengatakan, meningkatnya pertumbuhan PDRB empat tahun terakhir,tidak lepas dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi diberbagai sektor. Pada tahun 2008,PDRB mencapai 7,27 persen, tahun 2009 mencapai 7,57 persen,tahun 2010 mencapai 8,19 persen,dan tahun 2011 PDRB mencapai 8,68 persen. “Sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, listrik dan air bersih, konstruksi, perdagangan/hotel/dan restoran, pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan/persewaan dan jasa perusahaan, serta jasa-jasa merupakan beberapa sektor ekonomi yang masuk dalam radar PDRB,” kata Surianti Toar. Ia menambahkan pada tahun 2011,dari sembilan sektor ekonomi Sultra yang masuk dalam kategori sektor PDRB, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian yang mencapai sebesar 35,12 persen. Mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni 22,99 persen tahun 2010 dan 6,05 persen tahun 2009. Menyusul dari sektor keuangan,persewaan dan jasa perusahan yang pertumbuhannya mencapai 18,23 persen. Juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya,yakni 12,45 persen tahun 2010,dan 7,28 persen tahun 2009. “ Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di sektor pertambangan tidak lepas dari membaiknya produktifitas pertambangan nikel, yang dominan didaerah ini. Termasuk dukungan cuaca dan regulasi yang dijalankan pemerintah daerah juga diyakini membuat kondusif iklim bisnis pertambangan. Sementara untuk sektor keuangan,persewaan dan jasa perusahaan tidak lepas dari daya tarik Sulawesi Tenggara dengan berbagai kekayaan alamnya,sehingga memikat para wisatawan,baik domestik maupun mancanegara untuk berkunjung,” katanya. Sementara untuk sektor konstruksi/bangunan tumbuh mencapai 12,76 persen. Sektor perdagangan,hotel dan restoran tumbuh hingga 11,12 persen. Sektor listrik dan air bersih tumbuh mencapai 11,10 persen. Sedangkan empat sektor lainnya tumbuh di bawah sepuluh persen,yakni sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 9,63 persen. Industri dan pengolahan 6,72 persen. Sektor jasa-jasa tumbuh 3,59 persen,dan sektor pertanian tumbuh 1,59 persen. Besarnya pertumbuhan itu bisa menjadi salah satu tolak ukur untuk mengetahui tingkat kemakmuran suatu daerah . Berdasarkan harga berlaku, PDRB per kapita penduduk Sulawesi Tenggara tahun 2011 adalah 14,067. Nilai tersebut telah meningkat 10,71 persen dari keadaan tahun 2010. “ Nilai ini termasuk tinggi jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. (P6)

Metro

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

Ajang Adu Bakat dan Kreasi Wedding... pakaian pengantin dengan adat daerah Sultra, juga turut dimeriahkan dengan fashion show dan lomba dance yang diikuti oleh remaja se-Sultra. “Perlombaan terbuka untuk umum, juga diikuti oleh putra-putri dari daerah lain,” kata Rustam, menejer Intermedia Promotion Kendari Pos kemarin. Dari sepuluh grup dance yang mengikuti lomba, ACR Dancer Baubau meraih juara satu, disusul STOP dancer, Blaster Dancer, dangerous Dancer, Crazy Dancer, Secret Dancer, dan Manis Manja Dancer. Malam penutupan diumumkan pemanang lomba fashion show anak-anak usia 6-11 tahun. Perlombaan tersebut dibagi dalam dua kategori A dan B. Untuk fhasion show kategori A, secara berturutturut dimenangkan Nadine Safana Putri, Khani’ah Apriya Irsa Salsabilah, dan Marshanda Cesilia Yaparto. Sedangkan untuk kategori B, dimenangkan Nurni’mawanti, Wa Ode Aqila Nayyara, dan Bulan Febriani. Masing-masing pemenang mendaptkan hadiah dan uang tunai. (m6)

11

Dukung Kemerdekaan Palestina

Pemprov Optimis Keruk Teluk

Kendari KP, Kemerdekaan Palestina mendapat simpatik dari Indonesia, termasuk Sultra. Senin lalu sejumlah massa yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus(FSLDK) Sultra, menuntut agar Negara Palestina yang merupakan kiblat umat Islam pertama, dibebaskan dari cengkeraman Israel. Menurut mereka tindakan penjajahan yang dilakukan oleh zionis Yahudi atas bangsa Palestina,merupakan sebuah tindakan yang tidak manusiawi dan sangat menyakiti umat Islam di seluruh dunia. Ketua FSLDK Sultra,Sirajudin Putra mengatakan, sebagai saudara sesama muslim dengan warga Palestina, merupakan sebuah kewajiban bagi semua umat untuk mensupport kebebasan Negara Palestina yang mayotitas penduduknya warga muslim. “Apapun alasannya tindakan zionis Yahudi mengambil alih tanah Palestina merupakan sebuah kejahatan. Dari sudut pandang manapun yang namanya penjajahan tidak bisa dibenarkan,”kata Sirajudin. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini menambahkan,dalam pandangan Islam nasionalisme, tidak hanya dilihat pada hubungan karena dasar sesama warga negara atau dibatasi oleh batas negara. Namun nasionalisme yang sesung-

Kendari, KP Sampai hari ini, DPRD Kota Kendari belum memberikan restu Pemprov untuk mengeruk Teluk Kendari. Meski demikian, niat Pemprov Sultra tidak surut. Dinas PU Sultra terus berupaya melakukan pengkajian terhadap rencana itu. Bahkan telah membentuk tim untuk mempelajari rencana tersebut termasuk desain yang akan diserahkan kepada investor jika rencana itu benar terealisasi. “Sampai saat ini memang saya belum diberikan informasi dari gubernur siapa dan dari mana asal investor yang akan membantu melakukan pengerukan teluk itu. Tapi konon, proyek itu akan dibiayai oleh investor, termasuk desainnya mereka sendiri nanti yang akan kerjakan,” kata Kadis PU Sultra Dody Djalante. Sebenarnya kata Dody, tidak ada yang perlu disangsikan dalam rencana pengerukan teluk itu. Pasalnya, pendangkalan Teluk Kendari sampai hari ini masih menjadi masalah serius, tentunya dengan kehadiran investor akan membantu daerah untuk menemukan solusi dari persoalan tersebut. Kalau itu ditolak, kesempatan kita untuk mendapatkan bantuan serupa tentunya akan hilang, dan itu sangat disayangkan. “Mudah-mudahan DPRD Kota Kendari bisa pahami rencana itu, dan kita akan berupaya untuk terus berkordinasi,” kata Dody. (fya)

foto: inong/kp

Mahasiswa yang tergabung dalam Gema Pembebasan berdemonstrasi di depan Taman Kota, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. guhnya adalah karena ikatan akidah sebagai sesama saudara muslim. Oleh karena itu, diharapkan pada pemerintah Indonesia,khususnya Sulawesi Tenggara untuk ikut merasakan yang dialami masyarakat Palestina. Pemerintah harus melakukan langkah-langkah yang bisa meringankan beban mereka. “Kami tahu bahwa hal ini merupakan persoalan antar negara,tapi minimal sebagai negara yang mayoritas penduduknya Islam bisa memberikan dukungan moril

dan materil serta melakukan langkah-langkah solutif terkait penyelesaian persoalan tersebut,” kata Sirajudin lagi. Sebagai bentuk dukungan moral, dalam aksi tersebut akan dibarengi dengan penggalangan dana. Dana yang terkumpul seberapapun besarnya nantinya akan disalurkan ke Palestina melalui program Jejaring Donasi Nasional. Rencananya, semua dana tersebut akan digunakan proyek bus sekolah dan pendirian TK FSLDK di jalur Gaza, Palestina. (p6)

13

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

Dinda Hauw tak Kapok Dibotakin

Nadine Alexandra Dewi

Menikmati yang Aneh Jakarta, KP Putri Indonesia 2010 Nadine Alexandra Dewi pernah mengucapkan akan melanjutkan kuliah di Filipina. Namun, sepertinya, rencana tersebut belum akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Perempuan cantik kelahiran Inggris itu masih akan melanjutkan karir di dunia hiburan tanah air sementara ini. Nadine bergabung di sebuah manajemen artis, Headline. Baru-baru ini dia baru kembali dari Shanghai untuk menghadiri beberapa acara di sana. “Saya di sana empat hari. Ada acara di sana. Sekalian lihat-lihat kota Shanghai itu seperti apa,” ujarnya. Nadine yang ditemui di kantor Headline Management di Kemang, Jakarta, tersebut menyempatkan diri untuk bertemu dengan Miss China Luo Zilin. “Saya sempat ketemu sama Miss China yang sama-sama ikut Miss Universe 2011. Dia kan dari Shanghai. Ya

kami ngobrol-ngobrol. Lepas kangen,” lanjutnya. Tak lupa, dia pun mendatangi tempat-tempat yang biasanya jadi jujukan wisatawan. Satu lagi, wisata kuliner. Malam pertama tiba di Shanghai, Nadine langsung mencoba makanan. “Enggak tahu namanya apa. Pokoknya terbuat dari telur yang sudah difermentasi dan bentuknya sedikit aneh. Sebenarnya, rasanya

juga sedikit aneh. Tapi, berkesan lah buat saya,” kisah dia. Ini merupakan kali pertama Nadine pergi ke Shanghai. Jadi, meski terkadang ada sesuatu yang aneh menurutnya, tetap saja dinikmati. Sebab, itu bagian dari kebudayaan Shanghai dan memang terasa tidak biasa buat dirinya. Selain makanan, yang membuatnya tertarik adalah gaya hidup penduduk di sana. Menurut dia, di Shanghai banyak tersedia fasilitas umum. Tempat-tempat tersebut dibuat senyaman mungkin sehingga penduduknya pun enak menggunakannya. “Kalau orang sana kan, lebih banyak berjalan kaki. Mereka suka jalan ke taman. Tamannya bagus-bagus,” ujar Nadine. “Saya pengen banget yang seperti itu. Orang-orang di sana ajak anjing mereka jalan-jalan juga. Kalau di Jakarta kan jarang ya. Kalau mau ajak jalan-jalan anjingku juga terlihat aneh,” imbuh dia. Lantas, terpikir tidak untuk balik lagi ke Shanghai, tapi backpacker-an? “Sepertinya itu seru. Sangat efisien dan keren. Pengen nyoba sih. Tapi, belum tahu deh. Sebab, saya orangnya agak sedikit ribet,” lanjut dia. (jpnn)

Jakarta, KP Aktris cilik Dinda Hauw tampil total dalam film perdananya “Surat Kecil untuk Tuhan”. Dalam film tersebut, Dinda harus rela dibotakin karena memerankan tokoh Keke, seorang remaja yang terkena kanker ganas (rhabdomyosarcoma) hingga rambutnya rontok, gundul. A p a k a h Dinda kapok dibotakin untuk tampil total dalam film? Saat ditemui di press conferences di Hard Rock Cafe Jakarta,

Rabu (23/5), dia menyatakan memang sangat menyukai peranperan menantang. “Teman saya bilang “loe gila ya”, tapi saya memang tertantang mau dapat peran yang anehaneh. Pengen coba sinetron tapi mungkin nanti,” kata Dinda. Dinda mengaku tidak menangis saat dibotakin. Ia juga tidak minder dengan penampilannya yang tanpa selehai rambut itu. “Pernah waktu jalan-jalan diliatin anak kecil pas masuk toilet. Saat itu aku masih botak, mungkin dikiranya benar-benar kena kanker,” jelasnya. Berkat totalitas dalam film perdananya tersebut, Dinda Hauw berhasil masuk nominasi dalam Indonesia Movie Award (IMA) 2012 untuk kategori pendatang baru wanita terbaik. (jpnn)

Leonardo DiCaprio Sewakan Vila Rp 1,3 M

Dinda Hauw

FANS biasanya mengoleksi barang-barang milik idola untuk sekadar merasakan kehadiran selebriti tersebut di sampingnya. Ada yang membeli cangkir yang pernah digunakan atau gitar yang pernah dipetik artis tersebut. Bahkan, ada yang rela membeli permen karet bekas dikunyah sang idola melalui situs eBay. Nah, ada kabar baik bagi para penggemar Leonardo DiCaprio. Sebab, mereka berkesempatan tidur di ranjang milik pemeran Jack dalam film Titanic itu. Meskipun, memang, nomine Oscar itu tidak akan menemani si fans terlelap di sana. Aktor yang bakal terlihat di film The Great Gatsby sebagai Baz Luhrmann tersebut dikabarkan akan menyewakan salah satu di antara tiga vila yang dia miliki di kawasan Malibu. “Saya baru saja merasakan musim panas yang luar biasa di sana,” kata dia yang tentu menunjukkan betapa berkesannya tempat itu. Keputusan DiCaprio menyewakan propertinya tentu bukan disebabkan persoalan keuangan. Sebab, lelaki 37 tahun itu hingga sekarang sering membintangi film kelas dunia. Rencananya, tempat itu disewakan dengan tarif USD 150 ribu (setara Rp 1,3 miliar) per bulan dan harus disewa langsung enam bulan. Atau, USD 75 ribu per bulan jika jangka waktu sewa lebih dari enam bulan. Villa tersebut memiliki tujuh kamar tidur. Salah satu kamar memiliki pintu bergaya Prancis dan langsung menghadap ke pantai. Juga ada dapur mewah yang siap digunakan penyewa. (jpnn)

14

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

Novitasari Anawai, Siswi SMAN 4 Kendari

Juara I Busana Nusantara se-Asean Memiliki minat yang ditunjang dengan bakat, terbukti bisa menjadi hal yang membanggakan. Tentu saja, sepanjang minat tersebut terus dilatih dan dikembangkanan. Itulah yang diwujudkan siswi SMAN 4 Kendari yang baru saja mengharumkan nama Sultra pada level ASEAN.

Wulan, Kendari Novitasari aNaWai, inilah salah satu anak Kendari yang memiliki prestasi hingga level Internasional. Di usia yang masih muda, gadis kelahiran Makassar 11 November 1996 itu, telah meraih juara I dalam lomba Busana Nusantara tingkat Asean yang dilaksanakan di Singapura, tanggal 3 s.d 6 Mei 2012. Dalam iven tersebut, Novitasari yang menjadi duta Indonesia harus berhadapan dengan finalis lain dari Malaysia dan Singapura. Hasilnya, pun terbilang luar biasa karena yang bersangkutan berhasil meraih juara dengan menampilkan baju tradisonal khas Tolaki dari Sultra, Baju Kombo. Menjadi duta Indonesia, apalagi membawa budaya Tolaki (Sultra, red), tentu sangat membanggakan bagi siswi kelas X 2 SMAN 4 Kendari ini. Sebagai putri daerah Sultra, menurutnya apa yang dilakukan tentu saja sekaligus memperkenalkan budaya Tolaki di kancah internasional. Jangan hanya budaya Jawa, Bali dan Sumatra yang dikenal, tapi ada pa-

kaian khas Kendari yang tak kalah uniknya dengan daerah lain di Indonesia. Walaupun sukses jadi jawara, Novi mengisahkan bukan berarti untukmeraihnya berjalan mulus. Siswi yang kini menduduki kelas X 2 SMAN 4 Kendari itu juga pernah gagal, karena keinginannya untuk mengikuti ajang pemilihan Putri Citra 2010 hanya sampai di tingkat provinsi. Namun ia tetap gigih dan terus mencoba. Alhasil pada pemilihan Putri Citra selanjutnya yaitu 2011 di Bandung ia berhasil meraih juara I umum. Sejak kecil, bungsu dari 3 bersaudara ini memang hobi dalam bidang seni. Ia mengungkapkan, banyak prestasi yang ia raih ketika masih di Taman Kanak-Kanak (TK), misalnya fashion dan menari. Saat di bangku SMP, ia mulai menekuni hobinya dan bergabung di Sanggar Studia 28 Kendari. Disitulah bakatnya terus diasah dan meraih berbagai macam prestasi. Diantaranya pernah meraih juara harapan I Putri Citra Provinsi Sultra pada 2010, Juara III Putri Bunga di Bandung, Juara III Putri Tenun

Nasional, Juara III Remja Ceria Kota Kendari, dan masih banyak lainnya. “Ketika masih kecil banyak juga prestasi, tapi saya sudah lupa,� ujarnya sambil tersenyum. Baginya, prestasi yang kini ia raih merupakan hal yang paling membahagiakan. Namun putri dari pasangan Agusmiati dan Syarifuddin ini belum puas, karena masih banyak mimpi yang ingin ia raih. “Ini memang prestasi saya yang paling tinggi di bidang fashion. Namun keinginan saya, bisa meraih prestasi lain, misalnya Miss Indonesia, bahkan Miss World,� imbuhnya lagi.

Namun, untuk meraih semua mimpinya bukanlah hal yang mudah. Selain mahir di bidang fashion, kemampuan lain juga menjadi prioritas seperti berwawasan luas mengenai pengetahuan umum, menguasai bahasa International, dan mengetahui budaya daerah. Hal itu pun ditegaskan oleh Ketua Sanggar Studio 28, yang tak lain adalah Pegawai di Dinas Pariwisata Sultra, Oktrisman Balagi. Baginya, menjadi jawara dalam event-event seperti Miss Indonesia memang bukan hanya tampil menarik dan luwes. Tapi juga harus ditunjang dengan kecerdasan intelektual. (*)

Novitasari Anawai saat menerima penghargaan sebagai juara 1 Busana Nusantara terbaik se-Asean. wulAN/kp

Kampus

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

15

SNMPTN 2012, Kedokteran Unhalu Masih Favorit Kendari, KP Seperti tahun sebelumnya, Fakultas Kedokteran Unhalu masih menjadi salah satu favorit pendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2012. Selain itu, jurusan yang juga memiliki banyak peminat adalah Farmasi, Kesehatan masyarakat, Teknik Informatika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia dan Akutansi. Panitia Lokal (Panlok) SNMPTN Unhalu, Prof. La Sara, mengatakan secara nasional Kedokteran, Farmasi, Kesehatan, Teknik Informatika dan Akuntansi selalu menjadi pilihan favorit pendaftar. Salah satu penyebabnya, tidak lain karena kebutuhan kerja yang tinggi pada jurusan-jurusan tersebut. Kebutuhan dokter di negeri ini sangat tinggi, terutama di daerahdaerah pelosok. Demikian halnya

apoteker dan IT. Meski tidak menyebutkan berapa jumlah pendaftar pada masing-masing jurusan favorit tersebut, La Sara memastikan ketujuh jurusan tersebut memang selalu menjadi peminat terbanyak dari tahun ke tahun. Baik jalur undangan maupun jalur tertulis. Jalur undangan berdasarkan penjaringan prestasi akademik dan jalur ujian tertulis khusus program studi Ilmu Seni dan Keolahragaan melaksanakan ujian keterampilan “Tahun ini secara nasional kuota akan dibagi sesuai dengan proporsi yang berlaku. Sebesar 60 persen dari jalur SNMPTN, dan 40 persen melalui jalur ujian mandiri. Mahasiswa yang akan diterima sebanyak 5500, jadi menurut perhitungan melalui SNMPTN kurang lebih 3300 yang akan diterima, namun jika ada perubahan kuota itu tergantung dari kebijakan,” ungkapnya.

Pembantu Rektor I Unhalu ini, menambahkan, ada peningkatan daya tampung di Unhalu pada tahun ini dibanding tahun 2011 yang hanya menerima 2500 mahasiswa baru, karena membuka fakultas baru, yakni Fakultas Peternakan dan Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Kedokteran. Pendaftaran jalur undangan telah dibuka sejak 1 Februari s.d 8 Maret 2012, dilanjutkan dengan pendaftaran jalur tulisan melalui website http://ujian.snmptn.ac.id. Biaya jalur ujian tertulis yaitu Rp. 150 ribu untuk IPA/IPS, Rp.175 ribu untuk IPC (IPA+IPS) dan Rp. 150 ribu per peserta per ujian bagi yang mendaftar prodi yang mempersyaratkan ujian keterampilan. “Ujian SNMPTN jalur tes tertulis akan diadakan 12 s.d 13 Juni 2012. Hari pertama tes ujian akademik dan tes bidang studi dasar, hari

kedua tes bidang IPA dan IPS. Ujian keterampilan dilaksanakan tanggal 14 dan/atau 15 Juni 2012,” terang La Sara. Menurut La Sara, ujian akan dilaksanakan di semua gedung Unhalu, namun jika gedung tidak menampung peserta maka akan menggunakan gedung-gedung sekolah yang ada disekitar Unhalu. mekanisme pemeriksaan soal, semua lembar soal akan dikelola di Kendari, setelahnya akan dibawa ke Surabaya dan akan diperiksa di ITS selaku pusat validasi data. “Pengumuman hasil SNMPTN Jalur undangan tanggal 25 Mei 2012 pukul 18.00 WIB, sedangkan pengumuman hasil ujian tertulis dijadwalkan pada 7 Juli, bertepatan dengan pemilihan Walikota Kendari. Jadi 7 Juli kota Kendari akan semakin meriah,” terang La Sara sambil tertawa. (p7)

Fakultas Teknik Target Akreditasi Kendari, KP Fakultas Teknik Unhalu terus berupaya mengejar akreditasi. Tahun ini, fakultas yang dipimpin Ir. H. Ridway Balak, M.Eng., ini merencanakan seluruh program studi (prodi) dapat terakreditasi. Ini berdasarkan komitmen Kemendikbud yang melarang Prodi yang belum mengantongi akreditasi untuk menyelenggarakan wisuda. “Tahun 2012, Fakultas Teknik sangat mengejar akreditasi karena syarat untuk bisa mengikuti wisuda harus terakreditasi. Kami berupaya keseluruhan Prodi bisa terakreditasi. Targetnya minimal

B, bagi Prodi yang sudah terakreditasi B diupayakan menjadi A, yang belum terakreditasi ditargetkan minimal B,” ungkap Arman Faslih, ST., MT., selaku Pembantu Dekan I Fakultas Teknik, di ruang kerjanya. Saat ini, ada tiga prodi Fakultas Teknik yang belum terakreditasi dan sedang menunggu proses akreditasi, yakni S1 teknik mesin, S1 teknik elektro dan S1 teknik informatika. Enam Prodi lainnya, yaitu D3 mesin, D3 arsitektur, D3 elektro, D3 Sipil, S1 Arsitektur dan S1 sipil sudah reakreditas artinya sudah terakreditasi namun wak-

tunya sudah hampir habis. Jadi semua Prodi akan terakreditasi baru. Dijelaskan Arman, Prodi yang belum terakreditasi diharapkan segera mengantongi akreditasi mengingat modal infrastruktur Fakultas Teknik yang sudah sangat mendukung. Fakultas Teknik sudah kedatangan tim fisitasi dari BAN PT, yang mengadakan observasi kepada D3 Elektro, dengan melakukan wawancara dari data yang disampaikan Prodi terhadap kondisi riil lapangan, semua data disesuaikan dengan data yang dikirim.

“Semua data yang ada bisa dipertanggungjwabkan, hasilnya cukup menggembirakan. Terbukti kurang lebih sebulan mengirim data, tim fisitasi sudah datang melakukan kunjungan. Untuk prodi lainnya berdasarkan pengalaman fisitasi pertama lebih mempersiapkan lagi dengan melakukan beberapa penyesuaian yang dibutuhkan terkait dengan pertanyaan-pertanyaan dari tim fisitasi pusat,” terang Pembantu Dekan I ini. Upaya akreditasi, dilakukan dengan memperbaiki manajemen pengelolaan, sistem informasi, laboratorium, tata kelola administrasi dan pengarsipan, serta melakukan inventaris terhadap segala aktivitas dosen baik penelitian pengabdian baik internal dan eksternal. (p7)

Suasana lomba kreativitas di Fakultas Teknik UMK, Selasa (22/5).

DWI/KP

UMK Gelar Lomba Kreativitas Kendari, KP Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar lomba kreativitas, Selasa (22/5). Lomba tersebut melibatkan pelajar tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA. Iven yang bertemakan Pagelaran Ekspretif, Anak Imajinasi yang penuh Inspirasi (Animasi) bertujuan mengembangkan kreativitas dan imajinasi peserta didik. Tak heran dibagi dalam beberapa kategori, untuk tingkat TK dan SD kelas 1 s.d kelas 3 mewarnai gambar, sedangkan untuk kelas 4 s.d 6 mengambar dengan tema lingkungan sekitar sekolah, SMP lomba membuat cerita pendek (Cerpen), dan SMA lomba sketsa bebas. Steering, Laode.Jusri Jayanti, mengatakan masing-masing lomba mempunyai juri yang memiliki kompetensi. Kriteria penjurian untuk mewarnai tingkat TK dan SD yaitu gambar harus diwarnai secara penuh, dikerjakan sendiri, menggunakan krayon yang telah disediakan. Untuk lomba menggambar kriteria yang di nilai juri yaitu menggambar dikertas kosong yang telah disediakan, gambar harus sesuai dengan tema yang ditentukan, kes-

esuaian gambar dengan warna, proses pengerjaan dilakukan sendiri, dan menggunakan pensil yang disediakan panitia. Tingkat SMP, kriteria penjuriannya yaitu cerpen asli karya sendiri, tidak pernah dimuat dalam media apapun, ditulis dalam bahasa indonesia. Kriteria penjurian untuk SMA yaitu gambar sesuai dengan tema yang telah ditentukan, menggunakan kertas A3 mengunakan pensil mekanik yang disediakan panitia, komposisi warna, penyampaian pesan gambar, dan kreatifitas. Ditambahkan, manfaat untuk Fakultas Teknik mengadakan lomba ini, ada nilai kepuasan tersendiri bagi mereka. Serta dapat berkomunikasi, bersosialisasi dengan adik-adik pelajar. Lomba ini juga dapat mempublikasikan Fakultas Tehnik secara khusus dan UMK secara umum kepada masyarakat. “Alhamdulillah, peminatnya lumayan. Jumlah peserta TK sebanyak 40 orang, SD kelas 1 S.D III mewarnai gambar sebanyak 25 orang dan kelas IV s.d VI menggambar lingkungan sekitar sekolah sebanyak 15 orang. Tingkat SMP sebanyak 25 orang, dan SMA 17 orang,” terang Jayanti. (p5)

+

16

IKLAN

Kamis, 24 Mei 2012

+

yan

nta

low

ac k ack

Ma

Y

+

yan

+

Ma

Y

nta

low

ac k ack

+

+

Kamis, 24 Mei 2012

17

Nur Alam Siratkan Pilih Sabaruddin

Photo: Horstmüller

Tiga pemain tim nasional Czechoslovakia dari kiri : Ondrus, Dobias dan Nehuda saat menerima Piala UEFA usai mengalahkan Timnas Jerman di tahun 1976

Persiapkan Skuad Sepakbola Menuju PON Kendari, KP Siapa pengurus PSSI atau KPSI yang akan mendampingi atlet sepakbola di Pekan Olahraga Nasional (PON) nanti, belum bisa disimpulkan KONI Sultra. Hingga kini belum ada keputusan resmi dari pusat. Kedua kubu, dari pihak Sabarudin Labamba (KPSI) dan Hery Faisal (PSSI versi Djohar Arifin) wacananya akan dipertemukan untuk membicarakan secara serius masalah itu dan akan dipimpin Ketua KONI, H. Nur Alam. “ Belum bisa diputuskan. Saya instruksikan Sabaruddin (Labamba) mengatur jadwal lakukan komunikasi dengan Hery Faisal lalu kita bicarakan. Ini bisa diatasi, terlebih Hery juga orang birokrasi yang bertugas di Konut, ini harus secepatnya dan bertemu di kantor gubernur,” tegas Nur Alam. Gubernur Sultra itu mengaku,

Baca nur alam di Hal 19

AFP PHOTO/CHRISTOF STACHE

Striker Timnas Belanda Klaas Jan Huntelaar (kiri) berebut bola dengan gelandang Bayern Munich asal Austria, David Alaba (kanan) dalam laga persahabatan dinihari WIB kemarin

3 Bayern Munich v Belanda 2

Cantik tapi Kalah

Munich, KP Bayern Munich sukses meraih kemenangan dengan skor 3-2 dalam pertandingan persahabatan melawan tim nasional Belanda. Kedua tim bermain imbang 2-2 di babak pertama, hingga akhirnya satu gol penentu Mario Gomez memastikan kemenangan Bayern di akhir babak kedua. Belanda membuka permainan dengan bermain menyerang. Bayern Munich mencoba mengimbangi agresivitas tim tamu dengan bermain terbuka. Alhasil pertandingan berlangsung seru sejak menit pertama. Kedua tim bermain terbuka namun gol baru tercipta ketika laga berjalan 16 menit. Tony Kroos berhasil melepas tembakan jarak jauh yang tak

Baca cantiK di Hal 19

Republik Ceko AFP PHOTO/ LUIZ FERNANDO

Athletic Bilbao v Barcelona

Para pemain Barcelona dalam sebuah selebrasi usai merayakan kemenangan pada satu pertandingan liga domestik, beberapa waktu lalu. Akhir pekan ini mereka akan kembali berlaga memperebutkan Copa del Rey menghadapi Athletic Bilbao.

DEMI KADO BUAT PEP Barcelona, KP Gelandang Barcelona Cesc Fabregas menyanjung Pep Guardiola dengan mengatakan bahwa Pep adalah pelatih terhebat dalam sejarah klub raksasa Spanyol itu. Pep mampu mempersembahkan 13 trofi untuk Barca selama empat tahun masa kepelatihannya. Barca memang melewati musim ini dengan banyak kekecewaan. Anak

asuh Pep ini tidak mampu mempertahankan gelar La Liga dan Liga Champions yang diraihnya musim lalu. Namun, Fabregas yakin timnya mampu mengakhiri musim dengan memenangkan trofi Copa del Rey,

sekaligus melepas kepergian pelatih dengan sempurna. Barca akan menghadapi Athletic Bilbao di laga final Copa del Rey, Sabtu (26/5) dini hari WIB (siaran langsung TV One pukul 02.50 WIB). Jika menang, maka Pep akan mengukuhkan gelar ini sebagai trofi ke 14 selama Ia melatih

Baca demi di Hal 18

Rep. Ceko adalah salah satu tim sepak bola yang terbentuk dari pecahan Cekoslowakia dan kini Rep Ceko memiliki asosiasi sepak bola sendiri yang menaungi mereka dengan nama Asosiasi Sepak Bola Rep. Ceko (Fotbalova asociace Ceske Republiky). Mereka sempat menjadi runner up Piala Dunia FIFA pada tahun 1938 dan 1962 serta juara Piala Eropa 1976, saat masih tampil dengan nama Cekoslowakia. Pada Piala Eropa 2008 langkah Rep. Ceko terhenti ketika mereka berada satu grup dengan Swiss, Portugal dan Turki. Timnas Rep. Ceko menjadi salah satu tim kuat di dunia dengan materi pemain seperti Petr Cech atau Tomas Rosicky. Federasi: Football Association of Czech Republic Situs: www.fotbal.cz Pelatih : Michal Bílek Captain : Tomas Rosicky Rekor di EURO: 1960 hingga 1992 - tidak ikut serta, merupakan bagian dari Cekoslowakia 1996 : Runner-up 2000 : Putaran Grup 2004 : Semifinal 2008 : Putaran Grup

18 Demi... Barca. ‘’ Jika mampu memenangkan pertandingan final ini, maka kemenangan itu akan kami dedikasikan kepada pelatih. Setidaknya, Pep dapat meninggalkan kami dengan kepala tegak,’’ tekad Fabregas seperti dilansir Soccerway, Rabu (23/5). ‘’ Kami belum membahas ini sebelumnya, namun saya yakin tim juga akan mempersembahkan trofi ini untuk Pep. Dia tetap akan meninggalkan kami dengan bangga karena ia adalah pelatih terbaik yang pernah ada. Saya tidak ragu sedikit pun untuk mengatakannya,’’ sambungnya. Namun jangan salah, penyerang Athletic Bilbao, Fernando Llorente yang punya julukan El Rey Leon (Sang Raja Singa) kini juga mengincar satu-satunya trofi tersisa di Spanyol musim ini, Copa del Rey atau Piala Raja. Nama Llorente bisa jadi tak setenar David Villa atau Fernando Torres. Tapi, di Spanyol dia adalah salah satu bomber paling bernilai. Bahkan, jumlah golnya musim ini lebih besar

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

daripada Villa dan Torres. Dengan cederanya Villa, bukan tak mungkin Llorente jadi andalan lini depan Spanyol di Piala Eropa mendatang. Di Athletic Bilbao, ia kerap dipasang sebagai penyerang sendirian di depan dalam formasi 3-3-1-3 atau 4-2-1-3 yang diracik Marcelo Bielsa. Biasanya, ia ditopang oleh Susaeta dan Iker Muniain di kedua sisi. Dari sini biasanya terlihat kebuasan Llorente. “ Kami layak untuk memenangi final dan trofi ini. Kami selalu bermain dengan sepenuh hati pada setiap pertandingan karena kami adalah tim yang selalu memberikan seluruh kemampuan,” ujar penyerang berusia 27 tahun ini. Bagi Llorente, sudah cukup kekecewaan ketika mereka takluk di tangan Atletico Madrid pada final Liga Europa. Ia tak mau hal serupa terulang lagi di Vicente Calderon nanti. “ Kami berhasil menyembuhkan diri dari kekecewaan pada final terakhir yang kami jalani. Kami punya kesempatan kali ini. Saya tak tahu berapa persen peluang, tapi kami punya peluang,” tukasnya. (bas/dwi)

Trauma Crash Jerez 2011

AFP PHOTO / JEAN FRANCOIS MONIER

Juara dunia MotoGP Casey Stoner (kanan) beradu kecepatan dengan rider Ducati, Valentino Rossi (kiri) dalam seri grand prix di sirkuit Le Mans, prancis akhir pekan lalu.

Le Mans, KP Dalam seri grand prix di Le Mans, Valentino Rossi terlihat berduel ketat dengan Casey Stoner. Rossi mengaku sempat teringat sebuah insiden dengan Stoner yang terjadi di Jerez pada MotoGP 2011 lalu. Seperti diketahui, Rossi memang sempat bersenggolan dengan Stoner pada MotoGP Spanyol di Jerez. Saat itu, The Doctor yang berambisi melewati Stoner justru terjatuh dan ikut menimpa motor pembalap Repsol Honda. Insiden di Jerez bukan yang pertama kali antara Rossi dengan The Kurri-Kurri Boys (julukan Stoner). Sebelumnya, mereka berdua sempat berduel seru di Sirkuit Laguna Seca, 2008 yang lalu. Ketika sedang berduel dengan Stoner di Le Mans, pekan lalu, Rossi mengaku teringat dengan insidennya dengan The Kurri-Kurri Boys yang terjadi di Jerez musim lalu. ‘’ Sayang tahun lalu, saya memiliki kesempatan spesial untuk bermain di Jerez, mencoba untuk mendapatkan podium dan saya melakukan kesalahan. Sebab, saya berperilaku seperti pembalap muda. Dan sayang, Saya juga ikut menjatuhkan Stoner,’’ katanya seperti dikutip dari crash.net, Rabu (23/2). ‘’ Kali ini, saya berada di belakangnya. Saya tahu Stoner memiliki kecepatan yang bagus dan saya berpikir untuk terus mengikutinya. Ya, saya memang memikirkan kesalahan tahun lalu,’’ tandas pembalap asal Italia tersebut. (oke/dwi)

19

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

Nur Alam... prestasi sepakbola daerah yang untuk pertamakalinya mampu lolos ke PON jangan dirusak oleh polemik kepengurusan PSSI. ‘’ Ini harus mendapat apresiasi positif. Hanya saja target apa yang akan dicapai, ini patut dipertanyakan. Jangan sampai hanya turut meramaikan. Lalu untuk pengurus juga harus jelas dan perlu disikapi siapa yang telah berjuang dalam meraih tiket ke PON tersebut. Masa orang yang susah menanam, pihak lain yang mau petik hasilnya,” sirat Nur Alam. Mencermatipernyataannya, Ketua KONI kini cenderung ‘’memilih’’ Sabaruddin Labamba untuk mengurusi skuad sepakbola Sultra menuju PON. Sebab tak ada yang dapat membantah, bila perjuangan meloloskan olahraga itu dari babak kualifikasi adalah sinergi PSSI dalam kendali Sabaruddin saat itu bersama pengurus cabang PSSI Konsel yang dipimpin Arsalim Arifin. Sabarudin Labamba sendiri telah menyatakan kesiapan untuk memimpin tim Sultra di PON nanti. Saat ini kubunya sedang menyeleksi 45 atlet untuk kemudian dikerucutkan menjadi 22 orang tim inti di Andoolo, Konsel. Seluruh atlet itu mulai melaksanakan tes kesehatan dan latihan bersama, dipandu empat pelatih lokal. “ Tidak boleh dihubungkan masalah yang ada dengan cabor. Persiapan PON harus tetap berjalan dan saya bersyukur atas adanya arahan dari Ketua KONI untuk mempertemukan kami berdua,” sambutnya. Fokusnya kini hanya menyiapkan tim yang solid sehingga bisa tampil prima saat kejuaraan yang akan diikuti 12 provinsi. Meski begitu, Wakil Ketua DPRD Sultra tersebut belum bisa memberi target capaian prestasi yang akan diraih. “ Butuh waktu seleksi sebelum menuju Pelatda. Kalau sudah masuk jadwal itu, kekuatan tim akan kita lihat. Saya selalu optimis dan tidak mau kalah dengan daerah lain. Bola itu bundar dan yang jelas saya tidak terganggu dengan kisruh yang ada,” tuntasnya. (m1/cok)

KAgum

Cantik...

SAmbuTAN

isti

JP PHOTO/ MUHAMMAD IQBAL

Dua wanita Interisti (sebutan pendukung Inter Milan) Indonesia saat menyambut kedatangan sejumlah official team Inter Milan ketika tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (22/5) lalu. Jakarta, KP Kapten Inter Milan, Javier Zanetti mengaku kagum dengan penyambutan Interisti di Bandara SoekarnoHatta ketika skuad Nerazzurri tiba di Jakarta pagi kemarin. “ Kami sangat senang bisa hadir di Indonesia. Kami sangat puas dengan sambutan di sini. Karena begitu banyak fans inter di Indonesia,” tutur Zanetti dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (23/5). “ Kami terkejut dengan antusiasme fans di sini. Kami berharap kedatangan di sini akan sangat menyenangkan,” lanjut pemain asal Argentina ini. Selain itu, Zanetti juga ingin memberikan penampilan yang terbaik untuk memuaskan penggemar

Indonesia yang selalu setia mendukung Inter meski musim ini terbilang sulit untuk La Beneamata. “ Ini pertama kali di sini. Setelah satu musim yang sangat sulit. Kami berharap dua pertandingan eksebisi nanti bisa berjalan dengan baik. Semoga hasilnya juga baik sehingga mampu memuaskan fans inter di Indonesia,” pungkasnya. Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni yang didampingi Javier Zanetti, Bedy Moratti dan Direktur Ernesto Paolillo juga mengaku kagum dengan semua apresiasi yang mereka alami. “ Sebuah perasaan yang menyenangkan ketika kami tiba di bandara ada begitu banyak Interisti menyambut. Ada ratusan dan duku-

ngan mereka sepertinya tiada akhir. Terima Kasih Indonesia. Semua dari kami, termasuk Presiden kami yang tak bisa turut hadir di sini, begitu peduli dengan tur ini. Dan Tuan Moratti menitipkan salamnya untuk semua yang ada di sini. Indonesia negara yang mengagumkan bagi Inter, terlihat dari begitu banyaknya fans yang ada sini dan mendukung kami. Itulah mengapa kami semua ada di sini, meski ada beberapa anggota yang absen karena tugas internasional dan cedera,” pungkasnya. Sesuai jadwal, hari ini Kamis, (24/5) Inter Milan akan berlaga dengan Indonesia Selection (siaran langsung RCTI pukul 18.00 WIB). (bas/dwi)

mampu dijangkau kiper Michel Vorm. Gol itu membuat Bayern unggul 1-0. Belanda seakan tersengat. Satu menit kemudian tim tamu langsung membalas lewat Klaas-Jan Huntelaar. Penyerang Schalke 04 itu membuat skor imbang 1-1 setelah melepas tembakan keras dari sisi kiri kotak penalti Bayern, usai memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah. Pada menit ke 20 Belanda berbalik unggul. Umpan terobosan dari lini tengah Belanda berhasil didapat Luciano Narsingh. Dengan tenang Narsingh melepas bola mengelabui kiper Hans-Jorg Butt. Pertandingan kedua tim berjalan seru dan menghibur karena kedua tim tidak ada yang berhenti menyerang. Pada menit 26 Bayern berhasil menyamakan kedudukan setelah Nils Petersen mencetak gol lewat sundulan, mengkonversi umpan silang Ivica Olic. Skor 2-2. Memasuki babak kedua permainan kedua tim cenderung mengendur dalam sisi agresifitas. Keduanya menikmati penguasaan permainan dengan umpan-umpan pendek dan lebih mengoptimalkan kerja sama tim. Memasuki menit-menit akhir Bayern tampil menekan. Pada menit 82, Vorm melakukan penyelamatan gemilang setelah menepis tendangan keras Takeshi Usami, sehingga Bayern hanya mendapat tendangan penjuru. Pada akhirnya Mario Gomez tampil sebagai penyelamat timnya. Pelatih Belanda, Bert van Marwijk tidak bisa menyembunyikan kekecewaan, meski menilai penampilan timnas memberikan sinyal positif. Laga ujicoba tidak resmi di Allianz Arena itu merupakan pertandingan yang digelar sebagai bentuk kompensasi cedera Arjen Robben usai Piala Dunia 2010. Belanda menurunkan sejumlah pemain untuk menguji kemampuan mereka bertanding setelah mengikuti sesi latihan di Hoenderloo dan kemudian Lausanne sejak pekan lalu. “ Kami bisa bermain cantik dengan ruang yang sempit. Hanya, dalam beberapa fase pertandingan, kami tidak tampil baik dan harus menderita kekalahan,” ujar Van Marwijk. Ia juga sedikit kaget dan heran ketika penonton Bayern mencemooh Robben saat dimasukkan di babak kedua. “ Anda tidak boleh menghina pemain sendiri, benarbenar memalukan,” sindirnya. (bas/dwi)

+

20

ADVETORIAL

Kamis, 24 Mei 2012

+

yan

nta

low

ac k ack

Ma

Y

+

yan

+

Ma

Y

nta

low

ac k ack

+

+

21

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

Cyan

Cyan

Magenta

Magenta

dok/kp

djeni Hasmar bersama Bupati Wakatobi, Hugua dan Fadel Muhammad, pengurus dpp partai Golkar dalam sebuah acara di Wakatobi, belum lama ini.

Kendari, KP Kecenderungan politik Sultra yang mengkombinasikan daratan-kepulauan, merupakan realitas politik yang layak diteruskan. Histori perpolitikan Sultra seperti itu terbukti sangat efektif dalam rangka mengembangkan kebersamaan akan ke-Sultra-an. “Format pada Pilgub lang-

sung jilid I, Nur Alam-Saleh Lasata, terbukti berhasil. Kita berharap formad daratankepulauan itu tetap berlanjut pada Pilgub jilid II,� kata Dr Muh Ilyas MSi, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Kerukunan Keluarga Sultra di Jakarta, via telepon kemarin (22/5). Selain kombinasi daratan

kepulauan, lanjut alumni Unhalu ini, ada tiga faktor penting yang menentukan kekuatan pasangan calon gubenur. Pertama, faktor chemistry, yakni kecocokan calon gubernur dengan wakilnya dan tentu ini ditentukan pribadi yang memilih, dalam hal ini calon gube-

Yellow

Yellow

Nur Alam-Djeni Mulai Disuarakan

Baca Nur Alam di Hal. 22

Ibrahim Marsela Merapat ke Golkar Undang Ridwan Bae Saat Sosialisasi Baubau, KP Kalah di banyak Pilkada di Sultra tidak lantas membuat pesona Partai Golkar memu-

dar. Di Baubau misalnya, yang akan menggelar Pilwali, 4 November nanti, Golkar ikut jadi rebutan. Selain Kamil Ady Karim yang saat ini menjadi Ketua Golkar Baubau, figur lain yang berharap dukungan Golkar untuk diusung di Pilwali nanti adalah Ibrahim Marsela, mantan Wakil Walikota Baubau.

Ibrahim bahkan menunjukan keseriusannya dengan mengundang secara resmi Ketua DPD I Golkar Sultra, Ridwan Bae untuk berkumpul bersama masyarakat di sejumlah kelurahan di Kota Baubau diantaranya Bataraguru, TomBaca Golkar di Hal. 22

Cyan

Cyan

Magenta

Magenta

Yellow

Yellow

22

Kendari Pos | Kamis, 24 Mei 2012

PPP Tolak Perdebatan Capres Tua-Muda Jakarta, KP Belakangan ini muncul perdebatan soal usia calon presiden (capres) 2014. Dikotomi tua-muda itu juga dilontarkan Ketua MPR yang sekaligus politisi senior PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas. Namun, bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) soal regenerasi kepemimpinan di tingkat capres, tidak relevan diperdebatkan tua-muda. “Memang regenerasi kepemimpinan itu kalau bi-

cara usia di bawah 50 tahun atau 60 tahun. Tapi, bagi PPP sendiri perbincangan soal usia ini tidak relevan,” kata Sekretaris Jendral (Sekjen) PPP, Romahurmuzy, Rabu (23/5) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Menurut pria yang karib disapa Romy ini, hal itu dikarenakan kemampuan dan kematangan seseorang di dunia politik itu tidak bisa diukur dengan tingkat usia. Apalagi, lanjut dia, talenta itu

bisa saja diberikan kepada seseorang dalam usia berapapun. Pada prinsipnya, kata Romy, untuk capres 2014 mendatangan berikan saja figur-figur alternatif. Tinggal nanti rakyatlah yang menentukan pilihannya siapa yang akan memimpin republik ini lima tahun ke depan. “Prinsipnya berikan figur alternatif dan silahkan rakyat yang memilih. Usia bukan jadi pertimbangan,” kata Ketua Komisi IV DPR itu.

Di sisi lain Romy mengatakan, partai politik di negeri ini sudah terjadi regenerasi yang luar biasanya. Dia mencontohkan, dirinya sebagai Sekjen PPP yang mungkin figur termuda yang pernah menjabat posisi penting di partai berlambang Kabah itu. Begitu juga di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). “Ketua Umumnya (Muhaimin Iskandar) dan Sekjen (Marwan Jafar) masih sangat muda,” katanya. (jpnn)

Djeni Hasmar Tunggu Kepastian Partai Golkar Nur Alam... nur. Kedua, performance figur yang dapat diukur dari keterpengaruhan dan kemampuan dalam mengemban tugas yang diamanahkan. Ketiga, memiliki kemampuan membangun komunikasi dan bisa diakses berbagai kalangan. “Kalau Gubenurnya Nur Alam, maka posisi wakilnya, Djeni Hasmar merupakan figur tepat karena memenuhi kriteria itu. Beliau merupakan figur merakyat yang bisa membangun komunikasi dengan siapapun dan bisa diakses oleh siapapun. Terbukti sewaktu di DPR RI, Djeni Hasmar merupakan anggota DPR yang selalu siap diterima oleh para konstituen. Peran Djeni Hasmar dalam pemekaran kabupaten di Sultra juga tidak perlu diragukan lagi, bahkan bukan sebagai anggota dewan pun Djeni Hasmar tetap memberi perhatian kepada daerah ini, dengan menjadi ketua panitia percepatan pemekaran 6 kabupaten di Sultra dan membantu perjuangan Sultra sebagai provinsi kepulauan,” katanya. Oleh karena itu, Ilyas sangat berharap terbangunnya kombi-

nasi Nur Alam-Djeni Hasmar. Kombinasi pasangan yang bukan saja memiliki prestasi dan kepemimpinan yang sudah teruji, tingkat keterpengaruhan, tingkat penerimaan, serta mewakili daratan-kepulauan, tetapi juga pasangan calon yang bisa membangun komunikasi dengan siapapun dan bisa diakses kapan saja dan dimana saja. “Nur Alam ini merupakan kader daerah yang kita harapkan terus eksis hingga ke tingkat nasional. Selama ini, kita selalu berharap agar ada putra daerah yang menduduki posisi strategis di pemerintah pusat, tetapi belum membuahkan hasil. Katakanlah La Ode Ida dan La Ode Masihu Kamaluddin. Sekarang harapan ini semakin terbuka lebar karena Nur Alam sebagai gubenur mudah dilihat dan terakses ke pusat, seperti halnya Mendagri yang berasal dari Gubernur Sumsel. Oleh karena itu, kami sangat berharap Gubernur Nur Alam mempertimbangkan betul siapa yang akan menjadi wakilnya nanti dan kami memandang kombinasi Nur Alam-Djeni Hasmar adalah kombinasi ideal,” papar Muh.Ilyas berapi-api.

Tunggu Keputusan Golkar HM La Ode Djeni Hasmar, Korwil Sultra DPP Partai Golkar, ternyata belum bisa mengambil sikap tegas terkait keinginannya maju bersaing pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra. Sebagai kader Golkar, Djeni Hasmar mengaku masih menunggu sikap DPP Partai Golkar terkait siapa calon yang akan diusung pada Pilgub Sultra. “Akhir Mei 2012, sudah akan ada keputusan terkait siapa yang akan diusung Partai Golkar. Setelah itu, baru saya menggunakan hak saya sebagai seorang kader partai atau hak sebagai individu,” kata Djeni Hasmar ketika dihubungi wartawan koran ini kemarin (21/5). Terkait disebutnya namanya oleh Ketua Partai Demokrat (PD) Sultra, Endang SA sebagai figur yang tepat untuk menjadi wakilnya pada putaran Pilgub, Djeni menyatakan kegembiraannya. “Saya sangat berterima kasih karena Endang telah memperhitungkan saya sebagai figur yang pas, tetapi sebagai kader Golkar yang taat ten-

tu saya tidak mau mendahului keputusan partai,” katanya. Keinginan Endang berpasangan dengan dirinya, ataupun adanya suara-suara Buhari Matta-Djeni Hasmar, atau ada yang mengatakan dirinya ingin berpasangan dengan Nur Alam, di mata Djeni Hasmar merupakan hal yang wajar. Sebab, tradisi politik daratankepulauan memang realistis untuk dipertahankan, apalagi sekarang pemilihan langsung. Kombinasi kekuatan pemilih itu harus dipertahankan. Apabila cagub dari daratan maka wakilnya dari kepulauan, begitu juga sebaliknya. “Sebagai putra kepulauan saya tidak mungkin berpasangan dengan Ridwan Bae, Ali Mazi ataupun La Ode Ida. Saya tentu harus menjadi wakil dari calon gubernur yang merupakan representasi daratan. Hanya sekali lagi, sikap saya nanti setelah ada keputusan final dari partai, apakah akan mengusung kader sebagai cagub atau hanya cawagub,” kata Ketua Kerukunan Masyarakat Sultra (KKST) Pusat Jakarta ini. (wal)

Kamil Tak Rela Golkar Dukung Calon Lain Golkar... ba hingga perwakilan dari Kelurahan Kalia-lia, Rabu malam (15/5) lalu. Sosialisasi itu sendiri berlangsung di pelataran JL Bataraguru (tidak jauh dari pasar Karya Nugraha). Kehadiran orang nomor satu partai Golkar ditingkat Sultra itu adalah sinyal kuat bahwa Golkar memang merestui pencalonan Ibrahim Marsela. Di konfirmasi Kendari Pos, Ridwan Bae mengakui ada dua figur yang menjadi senteran Golkar untuk saat ini, antara lain Kamil Adi Karim yang menjadi Ketua DPD II Golkar Kota Baubau yang juga berkeinginan untuk maju, apalagi Kamil merupakan salah satu kader terbaik di Kota Baubau. Namun demikian, kata Ridwan, mekanisme dalam partai Golkar adalah keterbukaan kepada masyarakat umum. Makanya dalam Pilwali Kota Baubau Golkar belum tentu mengusung kader, jika ternyata ada figur yang diminati banyak masyarakat melalui hasil survey maka bukan tidak mungkin akan diberikan kursi Golkar. “Jika memang beliau (Ibrahim) memiliki penerimaan yang lebih baik dari masyarakat maka tentu kami akan menentukan sikap yang sama untuk Ibrahim,” ujarnya. Mantan Bupati Muna ini menjelaskan partai Golkar memang tetap memprioritaskan kader. Melihat kader sudah melewati tahap pembinaan sejak awal, tetapi semua tergantung survey penerimaan dimata publik. Dari hasil survey yang dilakukan nanti kemudian akan ditetapkan figur yang akan diusung. “Awal Juni mendatang kita sudah tetapkan siapa yang nantinya akan diusung oleh Golkar,” ujarnya. Dalam penghelatan Pilwali Baubau pada 4 November mendatang, Golkar Kota Baubau juga realistis karena hanya memiliki dua kursi dilegislatif, artinya harus membutuhkan dukungan minimal dua kursi lagi untuk memenuhi persyaratan mengusung satu pasang calon. Olehnya itu pihaknya juga terus intens melakukan komunikasi dengan partai lain baik yang memiliki kursi maupun partai non seat. Hal

itu menjadi salah satu alasan sehingga Golkar Baubau juga belum melakukan penjaringan untuk membuka peluang terhadap figur calon Walikota Baubau. Meski demikian, lanjut Ridwan Bae, partai Golkar sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah pimpinan partai untuk melakukan koalisi dalam Pilwali Baubau. “Komunikasi dengan partai lain sudah kami lakukan tapi untuk saat ini belum bisa kami sebutkan,” tutupnya. Kendati begitu, Ketua Golkar Kota Baubau, Kamil Ady Karim membantah jika ada wacana bahwa Golkar telah merekomendasikan calon lain selain dirinya. Ditegaskan, partai Golkar selalu mengutamakan kadernya untuk bertarung disetiap Pilkada. Kata Kamil, isu soal adanya calon diluar Golkar yang sudah mendapat rekomendasi adalah isu murahan, pembohongan publik dan menyesatkan. Saat ini, dirinya sudah memiliki partai dan akan maju sebagai calon Walikota Baubau. Ditengah gencar-gencarnya semangat yang ada kemudian diisukan ada calon lain di Golkar, Kamil meradang. Terlebih lagi, saat ini partai partai berlambang pohon beringin tersebut tidak pernah berbicara adanya rekomendasi atau dukungan 100 persen kepada calon lain diluar kader Golkar. “Sebagai ketua partai, saya tidak pernah berbicara 100 persen atau sudah ada rekomendasi kepada calon lainnya. Saya juga akan mencalonkan diri dan saya disini sebagai ketua Partai. Jadi, tidak mungkin saya berikan partai itu ke calon lain,” tegas kakak kandung AS Thamrin, Ketua PAN Baubau yang juga berniat maju bertarung didalam Pilwali Baubau.(m5/m4)

24

Kendari Pos Kamis, 24 Mei 2012

5 Balon Periksa Kesehatan Lima balon wali kota dan wakilnya sudah menyelesaikan rangkaian pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Sultra. General chek-up baik jasmani maupun rohani, yang dibuka sejak 19-24 Mei. Sekretaris Tim Pemeriksa Khusus Kesehatan balon wali kota dan wakilnya dr Muh Ridwan M.Si mengungkapkan, pasangan pertama datang GeoUnggul, Sabtu (19/5). Kemudian menyusul Tony-Yani (HATINYA) pada hari yang sama. “Tanggal 21 Mei, ada tiga pasangan yang datang memeriksa kesehatan. Pertama Magribi - H. Rachman Latjinta (MAHAR), kemudian Hasid-Orda dan terakhir yakni Asrun-Musadar (HARUM). Semua balon telah diperiksa,” ungkap Muh. Ridwan yang juga Pls Dirut RSUP Sultra, kemarin. Setelah melakukan pemeriksaan, tim akan menggelar rapat pleno untuk mengumpulkan rekapitulasi. “Baru saja rapat pleno kami laksanakan (kemarin, red). Hasilnya dalam bentuk rekomendasi yang akan diserahkan ke KPU. Soal penilaian verifikasi hasil pemeriksaan kesehatan, itu ditentukan KPU nantinya. Kami hanya sebatas memberi rekomendasi,” jelasnya. Dalam pemeriksaan kesehatan, semua unsur tak luput dari perhatian. Semua balon diperiksa mulai poli umum, bedah, penyakit dalam, kulit dan kelamin, mata, saraf, jantung, gigi, THT, termasuk kejiwaan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sesuai prosedur ketetapan (Protap) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI). “Prosedurnya, KPU bersurat pada IDI Kota Kendari. Lalu IDI merekomendasi rumah sakit yang layak untuk pemeriksaan kesehatan. Kemudian, kami membentuk tim pemeriksa khusus. Di dalamnya, semua dokter spesial yang ada di RSUP Sultra dilibatkan,” ujar mantan Direktur RSUD Abunawas Kota Kendari itu. Dalam prosesnya, jika tim dokter menemukan gejala penyakit yang diderita bakal calon kepala daerah, maka dokter yang bersangkutan merekomendasi pada bakal calon tersebut untuk melakukan pengobatan. “Hasil pleno tidak ada yang menderita penyakit fatal. Kami akan menyerahkan hasilnya ke KPU paling lambat 26 Mei 2012,” jelas Muh. Ridwan. (aka)

Dukungan Demokrat Dipertanyakan Kendari, Kp Proses verifikasi administrasi dan faktual persyaratan dukungan dan persyaratan berkas bakal pasangan calon kini sedang berlangsung, yang akan memakan waktu 6 hari, 21-27 . Salah satu yang mengemuka adalah pasangan calon Ir Asrun dan Musadar Mappasomba (HARUM). Dari lima partai besar yakni PAN, PKS, Golkar, PPP dan Demokrat, namun salah satu partai masih dipertanyakan keabsahan. Partai yang dimaksud adalah Demokrat, yang rekomendasi dukungannya ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris DPD Demokrat. Padahal, rekomendasi bakal pasangan calon idealnya ditandatangani Ketua dan Sekretaris DPC Partai Demokrat. “Dalam anggaran dasar dan anggaran rumah

tangga partai memang diatur, jika pengurus DPC bermasalah maka bisa diambil alih oleh DPD. Namun, kami butuh kepastian yang lebih legitimate dari DPP Demokrat sehingga mereduksi persoalan yang bakal muncul nantinya,” ungkap La Ode Abdul Natsir Muthalib, Ketua Pokja Pencalonan saat dihubungi via telepon kemarin. Selain penyerahan LHKPN ke KPK, Pokja pencalonan juga akan melakukan klarifikasi langsung ke DPP Demokrat. Langkah tersebut untuk mengantisipasi munculnya persoalan. “Seharusnya yang bertandatangan Ketua DPC Demokrat Andi Rahmat. Jika hasil klarifikasi ke DPP Demokrat tidak ada masalah, maka akan menjadi pegangan bagi KPU bilamana menjadi persoalan” jelasnya. (aka)

MAHAR Belum Serahkan LHKPN Laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi bakal pasangan calon wali kota dan wakilnya agar lolos pencalonan. Sampai Rabu (23/5), KPU baru menerima 8 LHKPN atau baru 4 pasangan bakal calon yang menyerahkan LHKPNnya. Ketua Pokja Pencalonan KPU Kota Kendari, La Ode Abdul Natsir Muthalib mengungkapkan, pihaknya sementara menyerahkan LHKPN para bakal calon ke KPK untuk mendapatkan bukti penyerahan laporan kekayaan. Bukti tersebut akan dilampirkan dalam berkas pendaftaran sebagai salah satu item persyaratan lolos menjadi calon. “Hari ini (kemarin, red) saya serahkan langsung LHKPN itu ke KPK. Tapi hanya 8 LHKPN yang saya bawa yakni LHKPN Muh. Yani Kasim Marewa, Tony Herbiansyah, Asrun, Musaddar Mappasomba, La Ode Geo, Silverius Oscar Unggul, Abd Hasid Pedansa dan Orda Miradwan Silondae. Kami belum menerima LHKPN dari La Ode Magribi dan Rachman Siswanto Latjinta,” ungkap Natsir Muthalib kemarin. Lalu, bagaimana dengan LHKPN

pasangan MAHAR? Ia menilai, pasangan MAHAR masih memiliki kesempatan melaporkan sendiri LHKPNnya ke KPK. Pihaknya hanya memerlukan bukti penyerahan LHKPN ke KPK sebagai syarat dalam pencalonan. “Magribi dan Rachman Latjinta bisa menyerahkan langsung. Yang jelas, bukti penyerahan LHKPN sudah harus disertakan pada perbaikan kelengkapan syarat pengajuan calon dan syarat calon, 28 Mei hingga 3 Juni 2012,” jelasnya. Di tempat terpisah, La Ode Magribi mengakui jika pihaknya belum menyerahkan LHKPN karena kendala kelengkapan dokumen dan fotofoto pendukung. Namun, laporan kekayaan pasangan MAHAR telah rampung dan siap diserahkan. “Rencananya, hari ini (kemarin, red), LHKPN saya dan H. Rachman akan kami serahkan ke KPU. Namun jika informasinya, KPU telah menyerahkan secara kolektif LHKPN bakal pasangan yang lain ke KPK, maka tim kami akan membawa langsung LHKPN ini ke KPK. Paling cepat, mereka akan berangkat besok (hari ini, red),” ungkap Magribi. (p6/aka)


Kendari Pos Edisi 24 Mei 2012