Issuu on Google+

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Selasa, 24 Juli 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

5 Mantan Anggota Dewan Ramai-ramai PK Kendari, KP Anggota DPRD Kota Kendari periode 1999-2004 yang kini menjadi terpidana korupsi berjamaah APBD tahun 2003-2004 silam, ramai-ramai mendatangi PN Kendari, kemarin. Tampak di antara mereka Pamasona, Ilham Talib, H. La Ningkata, Khalid Ansarullah dan Zainuddin Monggilo. Usut punya usut, kehadiran para mantan anggota DPRD Kendari itu untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) ke mahkamah agung (MA) terkait kasus mereka. Sungguh aneh, putusan MA terkait kasus korupsi berjamaah 22 anggota DPRD Kota Kendari baru jilid I yang turun dengan terpidana berjumlah 13 orang. Enam orang diantaranya langsung dieksekusi oleh Kejari Kendari sedang tiga lainnya sudah meninggal dunia. Sampai saat ini, putusan Jilid II belum diketahui rimbanya. Dalam pengajuan PK ke MA, lima terpidana menjalani sidang di PN Kendari. Persidangan dipimpin oleh Muh. Mawadi SH sebagai Ketua Majelis Hakim didampingi dua hakim anggota. Sedang JPU yang hadir adalah Arifuddin SH yang juga Kasi Pidsus Kejari Kendari. Lima terpidana tersebut didampingi oleh kuasa hukumnya yakni Herman Kadir SH dan Munirodin SH. Pengajuan PK dilakukan oleh terpidana dengan alasan bahwa PP nomor 110 tahun 2003 terkait penggunaan anggaran sudah tidak diberlakukan lagi. Berbagai temuan baru yang dijadikan sebagai materi

Baca pk di Hal 8

SELEBRITI

Ingin Duet Bareng Anggun RuNNER uP Indonesian Idol sudah merasakan indahnya musik Indonesia. Namun masih ada satu mimpi Sean yang belum kesampaian. Apa itu? Pemilik nama lengkap Kamasean Y Mathews tersebut bermimpi bisa berduet dengan Anggun C Sasmi, penyanyi Indonesia yang berkibar di ranah musik Prancis. “Saya pengen duet Anggun, karena dia itu keren banget. Nyanyinya apa aja deh asal sama Anggun,” kata Sean saat ditemui di Studio 8 RCTI Kebon Jeruk Jakarta Barat, kemarin. Sean mengaku ingin mencoba semua jenis musik. Baik itu Pop, R and B bahkan dangdut. “Aku pengen coba semuanya, dangdut juga boleh,” lanjut Sean. Gadis yang mendapat beasiswa di sekolah musik Australia tersebut juga mahir menciptakan lagu. Ia bahkan sudah menciptakan lagu sejak berumur 13 tahun.(abu) Kamasean Y Mathews

Ridwan BAE

Sayalah Cagub Kendari, KP Kisruh mengenai siapa yang akan diusung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar (PG), terjawab sudah. DPP telah mengeluarkan rekomendasi, Ridwan BAE sebagai calon gubernur yang akan diusung. Rekomendasi tersebut tertuang dalam surat bernomor B-816/ GOLKAR/VII/2012 perihal pemberitahuan hasil rapat tim Pilkada pusat, yang ditandatangani Sekjen PG, Idrus Marham dan Ketua DPP Golkar, Nurdin Halid tertanggal 13 Juli lalu. Dalam surat tersebut yang ditujukan pada ketua DPD PG Sultra, tertulis bahwa, berdasarkan keputusan rapat tim Pilkada pusat yang membahas bakal calon kepala daerah (Kada) Sultra, maka ditetapkan Ridwan BAE sebagai bakal calon kepala daerah Sultra. Terkait hal itu, Ridwan diinstruksikan agar mengambil langkah-langkah melakukan komunikasi pada

bakal calon Kada, bahwa yang bersangkutan (Ridwan-red) akan dicalonkan oleh PG sebagai Cagub Sultra. Sesuai Juklak-13/ DPP/GOLKAR/XI/2011, Ridwan diminta mengusulkan tiga nama bakal calon yang akan menjadi pasangannya dengan melengkapi persyaratan administrasi. Adapun usulan tiga nama tersebut, akan dibahas dalam rapat tim Pilkada pusat terbatas dan berkoordinasi dengan Ridwan selaku bakal calon Kada untuk menetapkan satu nama yang akan jadi pasangannya. Dengan adanya surat DPP tersebut, Ketua DPD Golkar Sultra, Ridwan BAE mengatakan, sudah jelas siapa Cagub yang dikeluarkan PG, sehingga tidak perlu lagi dipolemikan. Dia berharap, Ali Mazi dan La Ode Ida menghormati dan menerima keputusan itu serta memegang teguh komitmen Grand Awani,

Baca RiDwan di Hal 7

“Saya harap pada seluruh masyarakat, adanya surat penetapan ini, jangan lagi dipolemikan karena sudah final. Sudah jelas sekarang, saya lah yang direkomendasikan jadi calon gubernur. Saya tidak persoalkan Ida dan Ali Mazi. Saya harap kesepakatan Grand Awani dijaga, karena isinya siapa saja yang ditetapkan DPP, harus didukung. Jadi mereka harus dukung saya” Ridwan BAE

“Kita sebagai calon gubernur mestinya mengukur diri. Apakah saya ini bisa bersaing atau tidak. Jangan memaksakan diri. Sebagai pemilik elektabilitas tinggi saya yakin, Ical tidak akan salah menetapkan Cagub di Sultra. Dan, calon yang akan didukung itu pasti saya sebagai calon yang memiliki elektabilitas tinggi” Ali Mazi

Ali Mazi :

Cagub Golkar Pasti Saya Kendari, KP Konstalasi calon di internal Partai Golkar kian seru. Ketua Golkar Sultra, Ridwan BAE mengklaim bahwa dirinyalah yang jadi calon gubernur Sultra. Pernyataan ini punya dasar. Yakni, surat DPP Golkar yang ditandatangani Nurdin Halid (Ketua) dan Idrus Marham (Sekjen). Surat itu tertanggal 13 Juli 2012. Tapi, bagi Ali Mazi, surat itu dianggap hal biasa karena hanya bersifat pemberitahuan. Disamping bersifat pemberitahuan, orang yang bertanda tangan ternyata Nurdin Halid, bukan Aburizal Bakrie. “Perihal surat itu bunyinya seperti apa. Kalau berbunyi rekomendasi, lihat siapa yang tanda tangan. Kalau bunyinya pemberitahuan, tidak apa-apa. Itu hanya pemberitahuan. Biasalah itu. Saya juga pernah diberikan surat seperti itu saat menjabat Ketua

Golkar Sultra,” kata Ali Mazi via ponselnya, semalam. Menurut Ali Mazi, DPP Golkar tidak akan mencalonkan orang yang elektabilitasnya rendah. Orang-orang yang berpengaruh dalam memutuskan calon-calon kepala daerah di DPP Golkar juga masih memberikan peluang bagi dirinya. “Usulan itu harus diketahui oleh Wakil Ketua Umum. Di Golkar itu ada tiga wakil Ketua Umum yakni Agung Laksono, Theo L Sambuaga, dan Fadel Muhammad. Yang memutuskan ketua umum. Nurdin Halid itu bukan wakil ketua. Itu hanya surat biasa saja. Yang memutuskan Calon Kepala Daerah itu Ketua Umum dan Sekjen setingkat di atasnya. Kalau Cagub, itu diputuskan Ketua Umum dan Sekjen DPP. Itu anggaran dasar partai,

Baca ali Mazi di Hal 7

Background di Balik Berita dari Forum Pemred JP Group di Pekanbaru, Riau (3)

Jangan Pernah Terucap Kata “Selamat Meninggalkan Dunia” Salah satu nara sumber dalam regular meeting Forum Pemred Jawa Pos National Network (JPNN) itu adalah I Gede Subawa M Kes,AAAK. Direktur Utama PT Askes (Persero) yang tengah sibuk-sibuknya mempersiapkan proses metamorphosis institusional, dari Perseroan menjadi Badan. Perusahaan yang dipimpinnya bakal berubah bentuk, menjadi BPJS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial di bidang Kesehatan. Ada background apa di balik itu?

PRiA berdarah Bali, kelahiran Tabanan 21 Maret 1951 ini tergolong timpang. Antara postur yang DEFIZAL/JPNN gede, alias tinggi besar sesuai Pemimpin redaksi Indo Pos Don Kardono menyerahkan plakat JPNN dengan namanya, I Gede, tidak kepada Dirut PT Askes I Gede Subawa

seimbang dengan nada suara yang keluar dari mulutnya. Warna dan tekanan suaranya terlalu lembut, dibandingkan dengan tinggi badan yang hampir mencapai 190 cm itu. Tutur katanya juga sabar dan dingin, termasuk saat mendengar sengatan-sengatan kritik, dari sekitar 100 pemimpin redaksi dari jaringan media terbesar dan terluas di Indonesia itu. Memang, mempersiapkan sebuah perubahan dan transformasi itu lebih rumit dibandingkan menyusun struktur bangunan baru. Karena ada frame lama, referensi lama, visi-misi lama, sistem kerja lama dan manajemen lama masih akan menempel pada pola baru di lembaga baru. “Karena itu kami tetap serius melaksanakan amanat UU No 24

tahun 2011, tentang BPJS, yang rancangannya harus sudah selesai di DPR RI dan eksekutif pada bulan November 2012 ini,” ungkap I Gede Subawa yang juga dokter alumni FK Universitas Udayana 1978 itu. Menuju tahun 2014, BPJS kesehatan bakal beroperasi, dan PT Askes akan bubar. Mengapa? Karena per 1 Januari 2014, PT Askes bubar, tanpa likuidasi. Semua aset, liabilitas, hak dan kewajiban hukum PT Askes menjadi aset, liabilitas, hak dan kewajiban hukum BPJS Kesehatan. “Semua pegawai PT Askes menjadi pegawai BPJS Kesehatan. Meneg BUMN melalui RUPS akan mengesahkan laporan keuangan penutup PT

Baca pEMRED di Hal 7

2

selasa, 24 juli 2012

2014, Mobil Listrik Diproduksi Massal Jakarta,KP Prototipe mobil listrik yang diciptakan oleh Dasep Ahmadi memacu Pemerintah untuk segera merampungkan regulasi kendaraan ramah lingkungan dan hemat energi. Diharapkan, dengan adanya payung hukum, maka proyek mobil seperti Ahmadi akan sesegera mungkin bisa diproduksi secara massal. Menteri Perindustrian M.S Hidayat mengatakan regulasi yang nantinya berbentuk Peraturan Presiden (Perpres) itu mengatur tentang Low Carbon Emition (emisi karbon rendah). “Paling lambat akhir tahun ini (Perpres) ditandatangani,” ungkapnya. Hidayat menuturkan, regulasi Low Carbon Emition tersebut menyangkut beberapa teknologi mobil masa depan di Indonesia. Diantaranya teknologi hybrid, mobil listrik, diesel, hingga fuel shell. “Itu semua teknologi ramah lingkungan yang sekarang dibutuhkan oleh kita. Kalau Perpresnya keluar, proyek mobil yang bisa digarap bisa apa saja,” jelasnya. Hidayat mencontohkan prototipe mobil listrik yang telah dibuat dan terus disem-

purnakan oleh Dasep Ahmadi. Mobil listrik berwarna hijau terang, yang sekarang rajin digunakan test drive oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan itu, setidaknya bisa diproduksi secara massal dalam jangka waktu 1-2 tahun mendatang. “Menurut pengalaman saya, itu (mobil listrik) memerlukan waktu sekitar 1-2 tahun (untuk produksi massal),” terangnya. Hidayat menerangkan, setelah prototipe diluncurkan, maka harus ada waktu untuk mempersiapkan diri memasuki skala produksi industri. Persiapan ini terutama pada hal infrastruktur seperti tempat pengisian listrik,hingga penguatan dukungan komponen lokal di dalam spesifikasi mobil listrik ini. “Karena kalau sudah masuk skala industri, berarti kan 10 ribu mobil sudah akan terbangun. Lantaran itu, harus benarbenar siap proses produksi hingga after sales servicenya. Semoga 2014 sudah diproduksi. Saya akan menyiapkan kebijakan fiskalnya,” ungkapnya. Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Unggulan Berba-

sis Teknologi Tinggi Budi Darmadi menambahkan, selain faktor infrastruktur, dalam pembangunan industri mobil listrik ini dibutuhkan kualitas baterai yang mumpuni. “Saat ini, teknologi mobil listrik di dunia pun, masih hanya menggunakan baterai dengan daya jangkau maksimal 100 kilometer. Memang jarak terjauh masih dijangkau mobil dengan BBM. Sehingga, mobil tentunya harus bisa bersaing untuk bisa diterima di masyarakat,” jelasnya. Sebagai catatan, beberapa produsen mobil yang telah memproduksi mobil ramah lingkungan di Indonesia diantaranya Toyota dan Nissan. Untuk Toyota, saat ini siap dengan jenis mobil hybrid. Sementara Nissan, siap dengan mobil elektrik, yang tentunya membutuhkan kesiapan infrastruktur untuk isi ulang energi. “Karena itu, kalau kita mengeluarkan aturan untuk adopsi sistem, itu harus mengakomodasi seluruh produsen. Kemarin Eropa juga sudah menyatakan minat ,” sambung Hidayat. (gal)

ulfa/kp

Suasana pelayanan di kantor JNE Cabang Kendari. Perusahaan pengiriman ekspres itu baru saja meraih Indonesia Original Brands

JNE Raih Indonesia Original Brands Kendari,KP Perusahaan pengiriman ekspres,JNE kembali mendapat pengakuan. Bertempat di Ballroom Hotel Grand Melia Jakarta, Jumat malam (13/7), JNE meraih penghargaan “Indonesia Original Brands 2012”. Penghargaan yang diadakan oleh majalah SWA, diterima langsung Managing Director JNE, M Johari Zein. JNE dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori perusahaan

pengiriman ekspres (kurir). Penobatan tersebut karena JNE dinilai sebagai produk lokal yang paling dikenal dan diminati masyarakat luas. Yang membanggakan penghargaan ini merupakan yang kedua kalinya diraih JNE. Untuk diketahui dalam ajang bergengsi bagi dunia usaha Indonesia ini, nama JNE bersanding dengan sederet merk terkenal Indonesia seperti BCA (perbankan), Garuda (pener-

bangan), Tolak Angin (obat masuk angin), Maspion (elektronik home appliance), Kapal Api (kopi bubuk) dan puluhan merk lainnya yang malam itu juga menerima penghargaan. “Penghargaan JNE sebagai Indonesia original brands 2012 merupakan bukti kinerja JNE selama ini, yang melayani customer dengan profesional,” ujar Managing Director JNE, M Johari Zein seusai menerima penghargaan. (fas)

Antisipasi Lonjakan Harga Jakarta, KP Lonjakan harga bahan pokok pada momen puasa hingga Lebaran seakan sudah menjadi tradisi. Meski tidak bisa dibendung, Perum Bulog membuat terobosan untuk meredam lonjakan harga sembilan bahan pokok (sembako). Direktur Utama Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengatakan, kalau selama ini hanya bergerak di bisnis perdagangan besar, kini Bulog mulai masuk ke bisnis retail melalui pengembangan Bulog Mart. “Fungsinya sebagai grosir bagi pedagang kecil. Kalau harga dari grosir stabil, harga di eceran juga bisa stabil,” ujarnya. Bulog Mart dirintis pada awal Mei lalu. Nah, memasuki bulan puasa hingga Lebaran, Bulog akan memperbanyak jumlah outlet atau toko grosir. “Target kami, Agustus nanti sudah ada 35 outlet,” katanya. Menurut Sutarto, Bulog Mart akan menjangkau seluruh wilayah Indonesia. Untuk tahap awal, ada lima wilayah yang mengembangkan Bulog Mart.

Yakni, Bandung, Makassar, Semarang, Malang, dan Lampung. Bulog Mart menyediakan beragam komoditas. Di antaranya beras, gula, dan minyak goreng. Untuk stabilitas, harga jual sembako lebih rendah daripada harga eceran di pasaran. Bagaimana Bulog bisa menjual sembako lebih murah? Sutarto mengatakan, Bulog Mart bukanlah bisnis rugi. Harga jual lebih murah bisa didapat dengan cara memangkas rantai distribusi. Misalnya, beras Bulog kelas menengah maupun premium yang biasanya harus masuk ke pedagang besar, grosir, eceran, dan baru sampai ke konsumen, sekarang bisa langsung dibeli konsumen dengan harga Bulog. Terkait dengan harga beras pada awal puasa ini, Sutarto mengatakan masih relatif terkendali. Rata-rata kenaikan harga beras secara nasional hanya 0,47 persen dibanding sebulan lalu. Meski demikian, Sutarto mengakui bahwa di beberapa daerah, komoditas beras kualitas premium (kualitas tinggi)

sempat naik cukup signifikan. Hal itu disebabkan masyarakat beralih membeli beras kualitas premium. “Ketika beras kualitas premium naik, beras dengan kualitas di bawahnya juga ikut naik,” terangnya. Pada perkembangan yang sama, pemerintah menyiapkan agenda stabilisasi harga agar tidak terjadi fluktuasi saat momen hari-hari besar. Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Firmanzah mengatakan, salah satu yang perlu disiapkan adalah memperkuat kebutuhan pangan nasional dengan memanfaatkan peran BUMN yang berkaitan dengan ketahanan pangan, seperti Bulog dan Sang Hyang Seri. Langkah lain adalah penetrasi informasi ketersediaan kebutuhan pokok di pasar-pasar dan ritel ke masyarakat. Tujuannya, menghindari kepanikan masyarakat dan menekan aksi spekulasi pedagang. Selain itu, meningkatkan sinergisitas lintas kementerian dan BUMN untuk memastikan ketahanan pangan nasional. (jpnn)

sulis/dok/kp

Kebutuhan akan konsumsi daging sapi di Sultra cukup tinggi. Permintaan tersebut biasanya mencapai puncak saat jelang Idul Fitri dan Idul Adha. Makanya langkah pemerintah untuk menciptakan ternak sapi terpadu diperlukan demi target swasembada daging sapi.

Kebutuhan Daging Sapi Meningkat Kendari, KP Memasuki awal ramadhan membuat kebutuhan masyarakat akan daging sapi mengalami lonjakan. Di Rumah Potong Hewan (RPH) Kendari sejak sehari sebelum ramadhan, jumlah sapi yang dipotong sebanyak 60 ekor. Diprediksi kebutuhan itu makin meningkat menjelang Idul Fitri nanti. Kepala RPH Kendari,Suwardi menjelaskan saat ini sehari rata-rata sapi yang dipotong delapan ekor.Katanya kebutuhan akan daging sapi akan mulai

mencapai puncaknya mulai dua minggu sebelum Idul fitri. Saat ditemui kemarin,Suwardi sempat menceritakan bila Sapi yang tiba di RPH tidak serta merta langsung dipotong,tetapi harus melalui beberapa tahapan semisal pemeriksaan dokumen ternak untuk memastikan ternak apakah layak untuk dipotong atau tidak. ‘’Saat pemotongan dilakukan sesuai dengan ajaran Islam,’’ jelasnya. Setelah pemotongan, pemeriksaan masih dilanjutkan terutama bagian

dalam (isi perut). Alasannya jangan sampai ada hal-hal yang berhubungan dengan penyakit hewan misalnya penyakit antraks. ‘’Namun untuk di RPH Kendari sampai saat ini belum ada ditemukan hal-hal tersebut,’’ ungkapnya. Suwardi juga sempat merinci biaya pemotongan ternak berdasarkan peraturan daerah (perda) sebesar Rp 60 ribu perekor, ditambah dengan upah buruh. ‘’Saat ini RPH Kendari memiliki 10 buruh potong,’’ tukasnya. (p12)

3

selasa, 24 juli 2012

ist/kp

Kinerja perusahaan penerbangan Merpati kian menggembirakan. Manajemen berencana menawarkan saham perdana agar meraih pendanaan untuk ekspansi perseroan.

Merpati Sudah Siap IPO sulis/kp

Harga kopra dan kakao di pasaran mengalami penurunan. Itulah yang membuat sebagian petani di Sultra enggan melepas komoditi tersebut. Diprediksi anjloknya harga takkan berlangsung lama. Gambar diambil beberapa waktu lalu tak jauh dari Pelabuhan Kendari, saat harga Kopra masih tinggi

Harga Kopra dan Kakao Anjlok Kendari,KP Sejak sepekan sebelum Ramadhan, harga kopra dan kakao di pasaran anjlok. Penyebabnya karena harga dua komoditi tersebut di pasar internasional juga merosot. Kondisi ini membuat sejumlah petani kopra vakum produksi, menunggu harga kopra stabil. Pemilik usaha komoditi Sinar 99,ilyas mengatakan harga kopra saat ini turun dari Rp 6 ribu menjadi Rp 3,7

ribu. Lalu untuk kakao tinggal Rp 17 ribu setelah sebelumnya di posisi Rp 22 ribu. “Penurunan ini yang terparah dibandingkan waktu-waktu sebelumnya,” terang Ilyas. Saat anjlok kata Ilyas sebenarnya petani sempat menjual dengan alasan keperluan menjelang puasa. Tapi saat ini jarang petani mau menjual kopranya. Ilyas pun belum melakukan pengiriman karena harga yang sangat

rendah. Apalagi di Surabaya, karena suplai dari beberapa daerah banyak, sehingga harga turun. Demikian harga minyak CPO juga mengalami penurunan, sehingga minyak kelapa mengikutinya. Padahal tahun lalu, kata Ilyas justru di awal Ramadhan harga kopra bagus. Pasalnya kebutuhan minyak goreng jelang lebaran tinggi sehingga pabrik minyak meningkatkan produksi dan

kebutuhan. “Tapi tidak tahu kenapa tahun ini malah merosot harga kopra,” ujarnya. Di prekdisi turunnya harga kopra tidak berlangsung lama. Setelah lebaran kemungkinan harga akan kembali stabil. Pasalnya saat ini sejumlah daerah juga enggan mengirim karena harga rendah. “Saat ini petani malas produksi, jadi kalau langka barang, naik harga,” pungkas Ilyas. (lis/awl)

Maxtron Andalkan Qute Messenger Pilihan masyarakat memiliki ponsel cerdas semakin beragam. PT Dwi Perkasa Utama sebagai pemilik brand Maxtron mengeluarkan produk terbaru mereka untuk kategori smartphone. Produk terbaru bernama MG 555 ini, Maxtron menggandeng Cherrybelle sebagai brand ambassador. Seperti halnya grup musik yang tengah digandrungi remaja ini, MG 555 juga ditujukan untuk pengguna ponsel cerdas dari segmen tersebut.

Manulife-Danamon

Rilis Dua Produk Asuransi Makassar, KP PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia ) kini semakin mudah didapatkan melalui jaringan cabang PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) di seluruh Indonesia. Keduanya baru saja sepakat kerjasama untuk meningkatkan jangkauan dan kualitas produk-produk asuransi jiwa dan wealth management, kepada seluruh nasabah di seluruh Indonesia. “Inisiatif ini menandakan implementasi penuh atas perjanjian kerjasama antara Manulife Indonesia dan Danamon yang ditandatangani pada Oktober 2011 lalu,” jelas Alan Merten, Chief Executive Officer dan President Direktur Manulife Indonesia. Dia mengatakan, sangat senang bahwa kerjasama antara Danamon dan Manulife. “Ini adalah langkah penting berikut yang Manulife lakukan untuk mewujudkan visi kami dalam menyediakan solusi yang kuat, dapat diandalkan, terpercaya, dan terdepan bagi keputusan penting keuangan para nasabah kami,” kata Merten Lebih lanjut dia, mengatakan, di samping memperkenalkan serangkaian produk lengkap yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan nasabah Danamon, perbedaan utama dari kerja sama ini adalah Manulife akan menawarkan “Plan Right” sales tool. “Produk itu dirancang untuk membantu para Financial Specialist dan staf bank untuk dapat membantu para nasabah mengidentifikasi kebutuhan mereka dengan lebih baik sehingga dapat menentukan solusi produk yang tepat bagi mereka,” tuturnya. Produk-produk yang diluncurkan melalui kerja sama ini adalah Proteksi Prima Maxima, Proteksi Prima Rencana Flexi, dan Proteksi Prima Rencana. Produk-produk ini memberikan berbagai perlindungan asuransi jiwa, dan juga beragam pilihan investasi, melalui 14 dana unit linked, yang dapat melayani kebutuhan akumulasi kekayaan dari para nasabah. Semua produk tersebut saat ini tersedia melalui 523 cabang retail Danamon di seluruh Indonesia. Produk-produk ini awalnya akan dipasarkan oleh 250 Financial Specialist yang dilatih secara profesional dan staf bank. (*/upi)

Hadirnya MG 555 membuat produk Maxtron semakin beragam, melengkapi produk-produk mereka yang selama ini sudah hadir di pasaran. M e n u r u t Ruffo Tamara Kardinal, Marketing and Promotion Manager PT Dwi Perkasa Utama, smartphone Maxtron ini sudah dilengkapi dengan sistem Android dan fitur layar sentuh. Untuk produk terbarunya ini, Maxtron menggandeng Tencent Mobile Global (APAC) selaku pemegang apli-

kasi chat Qute Messenger serta Amazement inc, pemilik portal Aqindo.com yang akan menyediakan content game berbasis Android. “Aplikasi Qute Messenger ini bersifat multiplatform. Dapat dijalankan dengan sistem Java dan Android sehingga mempermudah kita dalam melakukan komunikasi dan berinteraksi dengan teman, meski berbeda merek dan tipe smartphone,” jelas Sean Zhang, Direktur Tencent Mobile Global. (fmc/die)

Barang Tak Berlabel Marak Jakarta, KP Produk-produk ilegal maupun yang tak memenuhi standar masih marak beredar di pasar. Berdasar temuan tim pengawasan barang beredar Kementerian Perdagangan (Kemendag), sejak Januari hingga Juni 2012 terdapat 404 produk yang diduga melakukan pelanggaran. Sebanyak 30,52 persennya atau 123 produk datang dari kelompok produk elektronik dan alat listrik. Pelanggaran selanjutnya disusul 96 produk alat rumah tangga (23,82 persen), 44 produk spare part (10,92 persen), dan 34 tekstil dan produk tekstil (8,44 persen). Selain itu, masing-masing sebanyak 18 produk bahan bangunan dan makanan minuman (4,47 persen) peredarannya terindikasi melanggar regulasi. Dirjen Standardisasi dan Perlindungan Kemendag Konsumen Nus Nuzulia Ishak mengatakan, pelanggaran terbesar masih datang dari ketidakpatuhan pengusaha untuk menerapkan sistem pelabelan produk. Angka pelanggaran terhadap label tersebut terhitung mencapai 178 pelanggaran, atau menjadi yang tertinggi sejak pengawasan tahap pertama Desember 2011. Kemudian baru disusul pelanggaran terhadap SNI (Standardisasi Nasional Indonesia) mencapai 142 pelang-

garan, dan buku manual serta kartu garansi sebanyak 84 pelanggaran. “Saya mau sistem penegakan ini bisa memiliki kontinuitas, bahkan sampai ke jalur pengadialan. Saya yakin jika Pemerintah tegas, bakal menimbulkan efek jera,” ungkap Nus kepada di kantor Kemendag. Lantaran itu, Nus menjelaskan, saat melakukan pengawasan dan penyelidikan, pihaknya menggandeng pihak Kepolisian Badan Reserse Kriminal (Bareskrim). Selain itu, untuk hasil yang lebih luas, pengawasan juga melibatkan aparat pemerintahan di daerah. Berdasarkan regulasi, Nus memaparkan, untuk koordinasi di daerah masing-masing, Menteri Perdagangan melimpahkan pengawasan kepada Gubernur. “Kewenangan ini diberikan supaya ada tim terpadu, untuk menjadi pemacu dilakukannya pengawasan,” jelasnya. Bahkan, beber Nus, melalui prosedur pengawasan ini, sudah banyak kasus pelanggaran produk terhadap regulasi yang masuk ke tahap pemberkasan di Jaksa Penuntut Umum (JPU). Contohnya, berkas penyidikan produk hair dryer merek Heles, oven toaster merek Heles, printer merek Canon, printer merek Hewlett Packard (HP), telah

disampaikan ke Kejagung. Ada pula kipas angin merek Si Jempol, dan Lampu Swabalast merek Integra yang telah diajukan kepada jaksa pra penuntutan (P16). Serta, lampu swabalast merek Atama dan tepung terigu merek Terompet Mas, yang berkasnya akan diajukan kepada Kejaksaan agung. “Kami juga telah menerbitkan perintah penarikan barang dari peredaran (recall) terhadap sembilan produk. Sementara 130 produk lainnya sudah kami sampaikan teguran. Namun juga ada satu pihak yang melakukan recall sendiri produknya,” jelasnya. Lantaran tingginya pertumbuhan temuan tim pengawasan barang beredar, Nus menjelaskan, pemerintah saat ini tengah menggodok regulasi untuk memperketat peredaran produk, khususnya untuk hasil importasi. Sebab, 66,25 persen temuan produk yang tak mengikuti aturan di dalam negeri merupakan barang impor. Beberapa komoditas yang dijadikan fokus regulasi adalah untuk tekstil dan produk tekstil, telepon genggam, dan mainan anak. “Kami adopsi semuanya dari organisasi standardisasi internasional. Sehingga tidak terlalu banyak komplain dari WTO. Sekarang sedang kami lakukan notifikasi,” jelasnya. (gal)

Jakarta,KP Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan terus meramaikan industri pasar modal Indonesia melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Yang mengejutkan, salah satu BUMN yang menyatakan siap IPO adalah Merpati Nusantara Airlines (MNA). Direktur Utama PT MNA Rudy Setyopurnomo mengatakan, IPO merupakan cara efektif untuk meraih pendanaan yang sangat dibutuhkan untuk ekspansi perseroan. “Kami siapsiap dari sekarang. Target saya, setelah Pemilu 2014, Merpati bisa langsung IPO,” ujarnya akhir pekan lalu. Kenapa menunggu 2014? Menurut Rudy, Merpati yang kini masih dalam tahap restrukturisasi membutuhkan waktu untuk memantapkan kinerja perseroan. “Selain itu, kalau menjelang Pemilu, pemerintah dan DPR biasanya lebih sibuk. Jadi nunggu setelah Pemilu saja,” katanya. Selain tambahan pendanaan, Rudy mengatakan jika IPO juga sangat diperlukan untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Merpati. Dia mengakui, salah satu penyakit yang menggerogoti Merpati selama ini adalah praktek korupsi oleh oknum-oknum pegawai sendiri. “Kalau sudah go public, pengawasan akan jauh lebih ketat,” ucapnya. Lalu, berapa target saham yang akan dilepas? Menurut Rudy, besaran saham yang akan dilepas masih akan dimatangkan oleh tim internal. Namun, selaku manajemen, dirinya akan mengusulkan agar karyawan Merpati mendapat jatah 10 persen saham. “Dengan begitu, karyawan akan punya rasa memiliki terhadap Merpati sehingga bekerja lebih keras lagi,” ujarnya. Rudy mengatakan, dari sisi kinerja, saat ini Merpati sudah mencatat kemajuan signifikan. Dari yang awalnya rugi operasional hingga Rp 1,5 miliar per hari, mulai 15 Juni lalu, Merpati sudah bisa mencatat laba operasional di kisaran Rp 200 juta - Rp 500 juta per hari. “Ini bisa kami capai dengan efisiensi di berbagai lini dan optimalisasi penerimaan,” katanya. Menurut Rudy, pembenahan sistem ticketing, perbaikan layanan, serta promosi, bisa menaikkan jumlah penumpang. Load factor atau jumlah kursi terisi dalam penerbangan yang dulu hanya berkisar 50 persen, kini sudah naik menjadi 80 persen, bahkan 90 persen. “Apalagi, dengan promosi Pak Dahlan Iskan yang kemana-mana naik Merpati, jumlah penumpang makin bertambah,” terangnya. Rudy optimistis, berbagai strategi yang dijalankan akan membuat kinerja Merpati makin baik. Bahkan, dia berani menargetkan akhir tahun ini bisa mencapai laba operasional Rp 1 miliar per hari. Namun, dia mengakui bahwa Merpati masih dibayangbayangi masalah utang lama yang jumlahnya mencapai lebih dari Rp 1 triliun. Sebagian besar utang tersebut berasal dari Bank Mandiri. Karena itu, saat ini pihaknya tengah bernegosiasi untuk langkah restrukturisasi utang. “Kalau utang-utang lama bisa direstrukturisasi, kinerja Merpati akan melesat lebih tinggi lagi,” ujarnya. (Owi) Rudy SetyopuRnomo

Selasa, 24 Juli 2012

email : bumianoa@gmail.com

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Sultra Dijatah 4.850 Hektar Sawah Baru Kendari, KP Tahun ini, Dinas Pertanian Sultra mendapat jatah percetakan sawah baru dari pusat seluas 4.850 hektar. Jumlah tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota. Jika dibandingkan tahun lalu, jatah tahun ini mengalami penurunan. Kurangnya sampai 350 hektar dari jatah sebelumnya yang berjumlah 5.200 hektar. “Turun luasan percetakan sawah baru ini karena kesiapan lahan yang didesain. Tahun ini biaya pencetakan sawah naik jadi Rp 10 juta, sudah inklud bibit dan fisik. Tahun lalu hanya Rp 7,5 juta,” kata Kadis Pertanian Sultra, Ir Muh. Amir Ridwan, kemarin. Dari jatah 4850 hektar tersebut, Kabupaten Konawe, Kolaka dan Konsel masing-masing di jatah 800 hektar. Selebihnya Kabupaten Muna dijatah 770 hektar, Konut dan Butur masing-masing 500 hektar, Bombana 300 hektar, Kolut 150 hektar, WakaBaca Sawah di Hal. 6

Data Gudacil Dimanipulasi Rumbia, KP Permasalahan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) terus mengemuka. Setelah sertifikasi dan tambahan penghasilan (tamsil) guru, masalah terbaru yang diungkap adalah data guru daerah terpencil (Gudacil) yang diduga dimanipulasi. Menurut Ahmad Yani, anggota komisi III DPRD Bombana, perekrutan atau penentuan Gudacil di Bombana sarat dengan masalah, karena data yang disajikan penuh permainan dan unsur manipulasi.

Dok/kP

Salah satu daerah persawahan di Rumbia, kabupaten Bombana yang mendapat percetakan sawah baru.

Yani mengaku, apa yang diungkapkannya itu sesuai dengan temuannya dilapangan serta laporan guru-guru yang masuk kepadanya. “Yang dimanipulasi data sekolah yang diusulkan sebagai kategori gudacil,” katanya. Mantan wakil ketua DPRD Bombana periode 2004-2009 ini pun mencotohkan kasus yang dia temukan di pulau Kabaena. Beberapa sekolah seperti SD Sikeli, Sikeli 1, Teomokole dan Teomokole 1 serta SD Baliara dan Rahampuu merupakan sekolah yang terletak

diwilayah ibukota dan mudah diakses. Namun bagaimana bisa Dikpora Bombana mengusulkan beberapa tempat belajar mengajar itu sebagai sekolah terpencil. Sementara sekolah-sekolah lain seperti SD Pulau Bangko, SD Pulau Sagori, SD Pulau Baliara, SD Olondoro serta SD Tangkeno yang betul-betul lokasinya sangat terpencil tidak diusulkan. “Inikan aneh. Dan ini bukti nyata jika Dikpora mengusulkan gudacil penuh permainan dan rekayasa. Seharusnya mereka berpegang

pada kriteria yang sudah ditentukan kalau mau fair,” tutur Yani. Terkait temuannya itu, Yani berjanji akan membawa permasalahan tersebut dikomisi III. Dia juga akan memanggil kepala Dikpora dan kepala bidangnya untuk menjelaskan masalah data Gudacil itu di dewan. “Kadisnya akan kami panggil untuk memberi penjelasan sehingga guru-guru tidak ada yang protes. Sebab kami ingin perekrutan gudacil itu sesuai fakta yang ada,” ungkapnya. (nur)

10 SKPD Dipaksa Cari Uang Rumbia, KP Enam belas kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Bombana harus bekerja ekstra mencari uang dari pendapatan asli daerah (PAD). Jika tidak, maka siap-siap berhadapan dengan Bupati, karena belasan pimpinan SKPD itu sudah membuat komitmen untuk memenuhi target PAD yang dibebankan selama satu tahun. Wujud komitmennya, para Kepala Dinas, Badan dan Kantor penghasil PAD bersama Bupati H Tafdil, ikut bertanda tangan diatas surat perjan-

jian yang berisi kesiapannya memenuhi pundi-pundi daerah yang dibebankan. Tidak hanya itu, Wakil Bupati, Hj Masyura, Sekda, DR Rustam Supendy dan Asisten II, Selamet Rigay juga ikut bertanda tangan dengan kapasitas mereka sebagai saksi dalam kesepakatan tersebut. “Dari 16 SKPD penghasil PAD, sisa satu yang belum mengembalikan kesepakatan pencapaian PAD itu. 15 lainnya sudah bertanda tangan dan menyatakan siap merealisasikan tanggung jawabnya,” kata Selamet Rigay, Asisten II

Setda Bombana. Selain membuatkan perjanjian kesepakatan, Bupati Bombana, H Tafdil, juga menaikkan target PAD kepada SKPD nya yang bertugas mencari uang dari rakyat Bombana. Dari 16 penghasil PAD, tercatat 10 SKPD yang dinaikkan targetnya. Bahkan 4 SKPD yang belum mampu merealisasikan PAD 50 persen hingga setengah tahun anggaran berjalan, juga dipaksa cari uang. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang salah satuBaca SKPD di Hal. 6

DWP Konsel Bantu Ponpes Andoolo, KP Moment bulan ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Konawe Selatan memberikan bantuan kepada sembilan pondok pesantren (Ponpes) di Konsel. Bantuan itu berupa beras, gula pasir, telur, mie instan dan berbagai aneka minuman diserahkan. Penyerah bantuan tersebut dilakukan ketua tim PKK Konsel Hj Suryani Imran didampingi sejumlah pengurus. Kesembilan Pondok pesantren yang menerima bantuan itu antara lain. Ponpes Attaqwa di desa Telutu Jaya, An Nur Atari Jaya, Nahlatul Wattah, Maj’maun Nahdlatul wathan, Al-anbawi, Nurul

Falaq, Minhajut Tullab, Al Hidayat dan An-nuruu. “Penyerahan bantuan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan DWP Konsel setiap menjelang bulan ramadhan. Harapan kami dengan bantuan ini, anak asuh yang mondok di pesantren termasukpengasuhnya dapat terbantu,”ujar Hj Suryani Imran, kemarin usai menyerahkan bantuannya di Pondok Pesantresn Nurul Falaq di desa Kiaeya, kecamatan Palangga. Menurut Suryani, anjangsana ke sembilan pondok pesantren tersebut, selain penyerahan bantuan, juga dalam rangka silaturahmi dan membuka ko-

munikasi dalam memajukan ponpes atau panti asuhan. “Anak-anak yang mengeyam pendidikan di Pondok pesantren ini merupakan suatu kewajiban bagi kita untuk memberikan bantuan, meski itu hanya kebutuhan sembilan bahan pokok,”terangnya. Bantuan yang diserahkan itu terdiri 4 karus beras, 15 kardus mie instan, 5 rak telur, 10 kilogram gula, dan puluhan kardus minuman. “Ini merupakan hasil dari patungan sesama istri pejabat yang terhimpun di Dharma Wanita Persatuan dan pribadi Hj Suryani Imran,” ujar drg Dian Rahayu, disela-sela penyerahan bantuan. (era)

Awal Puasa, Satpol PP Razia THM

SyamSuDDin/kP

kemenag kota Baubau bekerjasama dengan m.T Raudhatul Jannah dan muslimat nu, menggelar nikah massal yang diikuti 75 pasangan dari berbagai wilayah di Baubau,pada 17 Juli lalu, Prosesi ijab kabul nikah massal ini dilakukan di Baruga keraton Buton.

Praperadilan, La Ode Solihin Kalah Raha, KP Upaya La Ode Solihin mempraperadilankan Polres Muna, karena menyita kayu yang diklaim sebagai miliknya yang berasal dari lahan La daerah, ditolak oleh Pengadilan Negeri (PN) Raha, kemarin. Solihin sendiri yang mengajukan gugatan, tidak hadir dalam sidang tersebut. Majelis Hakim yang diketua oleh Hayadi, mengatakan, guga-

tan yang diajukan Solihin pada Polres Muna, terkait perampasan barang bukti kayu jati, tidak bisa dibuktikan secara hukum. Malah, dua orang saksi yang dihadirkan pemohon, yaitu, Jusri dan Jaimul Sukur, memberikan keterangan yang tidak bernilai. “Keterangan kedua saksi, tidak ada kaitannya dengan penyitaan barang bukti,” terangnya. Pemohon (La Ode Solihin),

kata Hayadi, tidak dapat membuktikan dalil-dalil perampasan kayu. Sementara termohon (Polisi) keterangan yang diberika lengkap. “Gugatan pemohon, ditolak,” kata Hayadi. Pembacaan putusan atas gugatan yang diajukan La Ode Solihin, diwarnai demonstrasi yang dilakukan oleh warga Kombungo. Mereka menyalahkan PN Raha yang telah menerima permohonan gugatan

praperadilan yang diajukan Solihin. “Kenapa PN harus menerima gugatan tersebut. Sudah jelas-jelas apa yang dilakukan solihin bersama Brigadir LI adalah pencurian kayu milik warga, “teriak Alfan. Alfan juga mendesak Polres Muna, untuk segera menuntaskan kasus pencurian kayu jati milik La Ode Daerah yang diduga dilakukan oleh Solihin. (awn)

Tersangka Korupsi Alat Berat Belum Ditahan Raha, KP Meski sudah mengantongi nama tersangka dalam kasus korupsi sewa alat berat di Dinas PU, Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha, belum melakukan penahanan. Kejari Raha masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan saksi-saksi lagi. “Kita masih melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan calon tersangka. Untuk

saat ini baru ada satu calon tersangka,” kata Chandra YW, Kejari Raha melalui Triyana Setia Putra, Kasipidsus. Untuk calon tersangka, kata Triyana, berinisial RM. Buktibukti administrasi berupa dokumen dalam sewa alat berat, sudah disita oleh pihak kejaksaan. Kapan dilakukan penahanan? Kata Triyana, masih dilakukan pemeriksaan saksi-

saksi lagi. Kemungkinan dua minggu kedepan sudah akan dilakukan penahanan. Jangan sampai ada upaya melarikan diri? Kejari, kata Dia, melakukan pemantauan dan sejauh ini tidak ada upaya dari calon tersangka untuk melarikan diri. Sementara itu, kemarin Kejaksaan merayakan hari jadinya yang ke 52. Menyambut hari ulang tahunnya, Ke-

jari Raha, dengan menggelar upacara sederhana di halaman kantor. Chandra YW, Kajari Raha, berharap, di usia kejari ke 52, kesulitan diantara jaksa dan pegawai untuk memberikan kinerja yang optimal dalam penegakan hukum di Muna, terus mengalami peningkatan. “Kita berupaya penegakan hukum di Muna terus membaik,” tegasnya. (awn)

Wangiwangi,KP Jika biasanya razia tempat hiburan malam (THM) dilakukan menjelang ramadhan, namun berbeda di pulau WangiWangi, Kabupaten Wakatobi, razia THM itu dilakukan diawal ramadhan. Hal itu untuk memastikan bahwa THM benarbenar sudah tidak ada. Kasat Pol PP Wakatobi, Hariadin mengatakan, pada bulan suci ramadhan Pemkab Wakatobi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan keamanan, ketentraman, dan ketertiban di Kabupaten

Wakatobi. Seruan ini, khususnya disampaikan kepada seluruh tempat hiburan malam (THM) baik yang berdiri sendiri, maupun yang ada di hotel-hotel untuk menaati peraturan yang ada, yakni menutup aktivitasnya selama ramadhan berlangsung. Makanya, untuk menindaklanjuti himbauan itu, Satpol PP akan merazia THM yang ada, termasuk sejumlah objek hiburan lainnya. Waktu pelaksanaannya, pada awal Ramadhan ini, sehingga benar-benar dipastikan THM tidak melakukan aktivitas, yang bisa meru-

sak kesucian ramadhan. “Pengawasan akan terus dilakukan selama bulan Ramadhan serta malam Hari Raya Idul Fitri,” kata Hariadin. Mengenai THM yang ditemukan masih melakukan aktivitas, Hariadin mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelesaian secara persuasif. Tentu dengan mekanisme yang sudah diatur, yakni akan diberikan teguran pertama, hingga ketiga.”Bila teguran pertama tidak dihiraukan, maka baru diberlakukan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya. (cr1)

Dewan Minta Tender Distan Bombana Dibatalkan Kendari, KP Polemik persoalan tender pengadaan stek entres dan sambung samping kakao di Bombana senilai Rp 10,5 miliar membuat DPRD setempat turun tangan. Berdasarkan temuan, para wakil rakyat itu meminta agar tender tersebut dibatalkan karena sarat rekayasa. Ketua DPRD Bombana, Andhy Ardian menjelaskan sejak semula dewan mulai curiga pelaksanaan tender tersebut. Alasannya beberapa kontraktor datang mengadu ke dewan saat pelaksanaan tender. Keluhan mereka karena jaringan Server LPSE (tender online) ternyata dapat di stel untuk diubah-ubah. ‘’Kasus tersebut aneh, kok tender yang katanya menggunakan LPSE malah tak ada bedanya dengan manual,’’ jelasnya. Keluhan kontraktor itu sebe-

p

Bupati Bombana Tafdil (kiri) menyerahkan dokumen LkPJ kepada andhy ardian, ketua DPRD Bombana. narnya kata Andhy Ardian sudah ditindaklanjuti dengan meminta panitia tender untuk berhati-hati dan tidak melakukan perbuatan tak terpuji. Tapi

katanya sikap acuh ditunjukkan. Yang lebih menyakitkan kata Ketua HIPMI Bombana Baca Tender di Hal. 6

6

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

DPRD Setujui LKPJ Bupati Konsel Andoolo, KP Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Konawe Selatan Tahun 2011 resmi ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Tahun 2012. Penetapan itu ditandai dengan persetujuan enam fraksi di DPRD Konsel melalui pemandangan akhir Fraksi terhadap

SKPD... nya. Instansi ini target PAD nya semula Rp 1.048.900.000. Hingga Juni lalu yang terealisasi baru Rp 254,8 juta atau 24,3 persen. Namun setelah rapat berkala antara Bupati dan para kepala SKPD, targetnya dinaikkan menjadi Rp 2.236.365.000. Dari dua retribusi yang dipungut Dinas PU, retribusi pemakaian kekayaan daerah yang naik drastis targetnya. Bayangkan semula Rp 348,9 juta, tiba-tiba dinaikkan menjadi Rp 1,7 miliar. Padahal, sampai Juni lalu, retribusi ini baru tertagih Rp 14,4 juta. Sedangkan retribusi IMB justru turun dari Rp 700 juta menjadi Rp 500 juta. Padahal sampai Juni lalu, sudah terealisasi Rp 240,3 juta atau 34,3 persen.

Pertanggungjawaban Bupati Terhadap APBD tahun 2011 Kabupaten Konawe Selatan di sidang Paripurna DPRD, kemarin. Keenam fraksi yang menerima LKPj bupati Konsel yakni Fraksi Bintang Perjuangan, Fraksi Demokrat, Fraksi Golkar, Fraksi PKS, Fraksi

PAN dan Fraksi PKNI. Meski koor menerima LKPJ, namun masih ada beberapa catatan, termasuk saran-saran yang dimasukkan untuk dilaksanakan pada tahun berikutnya. “Setelah kami mempelajari dengan seksama dan mendapat masukan-masukan dari Komisi, Badan Anggaran dan

Jawaban Eksekutif, maka Raperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Konawe Selatan Tahun 2011 dapat diterima untuk ditetapkan menjadi Perda,”ujar Abdul Khalik, juru bicara fraksi Bintang Perjuangan Nasional. Senada dengan juru bicara Fraksi Golkar Tasbin Tadjud-

din mengatakan, LKPJ Bupati terkait pelaksanaan APBD Konsel tahun 2011 dapat diterima. Namun demikian kritik, saran dan rekomendasi dapat dijadikan pijakan untuk perbaikan dalam tahun-tahun berikutnya. Sementara itu, Wakil Bupati Konsel H Sutoardjo Pon-

diu mengatakan, dengan diterimanya LKPJ Bupati tahun 2011 dan menjadi Perda tahun 2012, maka pemerintah pada tahun berikutnya akan memberikan perhatian atas rekomendasi, kritikan dan saran dari DPRD dalam rangka peningkatan kinerja dan serapan anggaran, termasuk pendapa-

tan daerah. “Dengan demikian hasil pembahasan ditingkat DPRD maupun hasil evaluasi pemerintah provinsi, merupakan masukkan yang berarti dalam mewujudkan performance APBD yang sehat dan terukur di masa-masa mendatang,” ujar Sutoardjo kemarin. (era)

Dinas Perhubungan juga begitu. PAD nya semula Rp 172,5 juta ditingkatkan menjadi Rp 329,9 juta. Padahal sesuai target dan realisasi PAD yang dipublis Dispenda, hingga Juni lalu, Dishub baru mengumpulkan uang Rp 78,1 juta dari enam retribusi yang dipungut dari rakyat. Penambahan PAD tertinggi di Dishub dibebankan pada retribusi Jasa Usaha dari Rp 157 juta menjadi Rp 274,5 juta. Dinas Pendapatan Daerah merupakan instansi ketiga yang dipaksa cari uang dari warga Bombana. PAD nya sebesar Rp 471,9 juta dan baru terealisasi Rp 204,4 juta atau 43,3 persen, justru dinaikkan menjadi Rp 600 juta. Man Arfa, kepala Dis-

penda akan memenuhi targetnya itu dengan menagih pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, BPHTB, NPWPD, fiskal hingga retribusi pasar. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Penanaman Modal, yang baru mencapai PAD sekitar 31,6 persen juga turut dinaikan targetnya. Semula Rp 331 juta ditingkatkan menjadi 427,5 juta. “Yang tertinggi mengalami peningkatan di Disperindag adalah

retribusi pelayanan pasar yang naik sekitar 90-an juta,” kata Man Arfa. Sedangkan SKPD lain yang dinaikkan target PAD nya adalah instansi yang menghasilkan pundi-pundi daerah diatas 50 persen hingga 100 persen. Seperti Dinas Kesehatan dari Rp 100 juta menjadi Rp 250 juta, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dari Rp 50 juta menjadi Rp 200 juta, Dinas Sosial

dari Rp 26,8 juta menjadi Rp 39,4 juta, BPKAD dari Rp 14 juta menjadi Rp 19,3 juta serta Dinas Pertambangan dan Energi dari Rp 750 juta menjadi Rp 1,2 miliar. Yang lucu PAD Kantor pelayanan perizinan terpadu. Tugasnya yang hanya memaraf SITU dibebankan PAD dari Rp 100 juta menjadi Rp 650 juta. Pertimbangannya, mulai bulan September nanti, perizinan akan menagih IMB dengan

target yang dibebankan sebesar Rp 500 juta. Sedangkan Badan Lingkungan Hidup dan Sekretariat daerah target PAD justru diturunkan. Di Lingkungan Hidup misalnya, target awal Rp 1,3 M dan baru terealisasi Rp 240 juta. Setelah rapat berkala, diturunkan jadi Rp 1,2 miliar. “Seharusnya BLH (Lingkungan Hidup) dinaikan, karena banyak dana didapat. Satu kali seminar

Amdal saja, bisa 90 hingga 100 juta rupiah untuk satu investor. Jadi mustahil tidak dapat satu milyar,” kritik salah seorang pegawai di Bombana. Target PAD Sekretariat daerah juga turun drastis dari Rp 625 juta menjadi Rp 374 juta. Sedangkan RSUD, Dinas Pertanian dan Kehutanan lanjut Man Arfa, target PAD mereka tidak mengalami kenaikan seperti SKPD lain. (nur)

Tender... itu, Kepala Dinas Pertanian, Sirajuddin yang diminta menindak tegas panitia, seolah-olah lepas tangan. ‘’Makanya kami meminta Bupati untuk membatalkan tender tersebut karena sarat rekayasa,’’ tegasnya. Andhy Ardian memastikan akan memanggil Kadistan dan pejabat teknisnya untuk dihearing. Namun katanya masih menunggu kebijakan bupati yang saat konfirmasi akhir masih diluar daerah. ‘’Permintaan kami itu sebagai perwujudan fungsi pengawasan yang dimiliki dewan. Kami tak inginkan daerah dirugikan,’’ tukasnya. Sementara itu, Ketua Lembaga Studi Kajian Pembangunan (Leskap) Bombana, Arifin Ardika mewarning Bupati Bombana agar menindaktegas panitia lelang. Alasannya panitia telah melanggar fakta integritas dan Perpres nomor 54 tahun 2010. ‘’Jika bupati tak melakukan maka tak ada bedanya pemerintahan di Bombana sebelumnya. Ini akan menjadi indikator terhadap pemberantasan korupsi di Bombana,’’ pintanya. Arifin memastikan saat ini mereka tengah melakukan konsolidasi besar-besaran sebagai wujud perlawanan jika langkah mereka tak disahuti pemerintaan setempat. Sebelumnya Kadis Pertanian, Sirajuddin yang dihubungi memastikan belum ada pemenang tender di paket itu. Katanya proyek APBN tersebut memerlukan persyaratan khusus demi kesuksesan realisasi di lapangan. (awl)

Sawah... tobi 30 hektar dan Kota Kendari serta Baubau masingmasing mendapat luasan jatah pencetakan sawah yang sama yakni 100 hektar. “Tahun lalu, Kabupaten Konawe, Konsel, Kolaka, Butur dan Konut rata-rata mendapat pencetakan sawah 800 hektar,” ujarnya. Saat ini, luas sawah di Sultra tercatat 106 ribu hektar yang aktif digarap petani. Amir menjelaskan, saat ini masih ada 69 ribu hektar sawah yang belum digarap sebelum adanya perubahan tata ruang. Menurut Amir, kemungkinan bertambahnya “lahan tidur” masih berpotensi terjadi dengan adanya tata ruang. Daerah yang berpotensi tapi belum tergarap itu, yakni Kabupaten Konawe, Kolaka, Konsel dan Konut. Bagaimana dengan sawah gagal panen? Amir menjelaskan, sejauh ini Sultra masih aman. Dia mencontohkan sawah di Moramo-Konsel yang nyaris gagal panen. Namun untungnya, hanya banjir lewat, sehingga petani masih bisa memanen hasil tanamnya. “Masih berpotensi, belum dikatakan gagal panen karena hanya terkena banjir, tapi masih bisa panen. Ada juga di Desa Landawe-Konut, sudah panen dan terbawa air, tapi masih terselamatkan. Yang di Asera kurang lebih 100 hektar tenggelam, tapi belum ditanami masih di persemaian,” tandasnya. (dri)

7

Kendari Pos |Selasa, 24 Juli 2012

Suami Terpaksa Jual Rumah untuk Membebaskan Istri dari Sel Dosen ....... alot. Karena sebagian bertahan agar pelaku dilanjutkan dalam proses hukum di pengadilan. Namun atas pertimbangan jasa sebagai dosen, mahasiswa kembali memberikan waktu dengan batas waktu. “Kalau tidak dikembalikan hari ini (23/7) kita semua sudah sepakat tidak ada lagi toleransi sedikitpun buatnya,” ungkap para korban, khususnya Asrudin dengan tegas. Dikatakan, mahasiswa sudah cukup memberikan waktu dan bersabar. Tapi kami anggap dia (Santi, red) sebagai dosen yang baik dan akrab dengan semua mahasiswa. Sehingga permintaan tambahan waktu, masih diterima

mahasiswa. Namun, Kapolsek Poasia Kompol Drs. Abdullah menegaskanjikamahasiswamenerima uang tersebut, maka harus ada kesepakatan secara tertulis agar tidak ada masalah lagi di kemudian hari. Namun, diakui jika masalah tersebut diselesaikan, maka semuanya tergatung kesepakatan para korban. “Kami sudah siap proses, untuk dikirim berkasnya di pengadilan. Tapi kalau uangnya dikembalikan dan mahasiswa mau terima, kita akan mediasi,” jelasnya. Dikatakan, cukup prihatin dengan usaha suami Santi (Yoyo) agar bisa mengembalikan uang tersebut dengan menjul rumah BTN, namun pembeli juga tidak membayar langsung kontan.

Namun, setelah mahasiswa AKL menuggu sejak pagi di Polsek Poasia. akhirnya pukul 13.00 wita suaminya dengan kerja keras berusaha mencari uang agar bisa menebus utang perbuatan istrinya, akhirnya dapat terkabulkan. Sehingga atas dasar kesepakatan bersama mahasiswa (korban), pelapor yakni Arfan Baru, ketua senat AKL mau mencabut berkas laporannya dan menanda tangani kesepakatan agar masalah tersebut tidak dilanjutkan pada proses pengadilan. Pengakuan Yoyo, sangat heran mendengar perbuatan istrinya. Pasalnya, dalam kondisi perabot rumah mereka tidak ada barang mewah sedikitpun dan makanpun apa adanya. Sehingga sebagai suami sangat bertanya-tanya kemana uang tersebut. “Saya kaget mendegar istriku sudah ditahan di kantor polisi. Tapi saat itu, Kamis (19/7) saya masih tugas di luar kota. Saat

pulang malam langsung di kantor polisi ini,” jelas Yoyo dengan kesal. Sebenarnya, ia telah sejak lama mengetahui rumor utang yang melilit istrinya. Tapi awalnya tidak yakin dengan perbuatan buruk istrinya. Sejak Agustus 2011 sudah mendegar informasi tersebut dari pihak AKL. “Saat diberitahu, saya langsung berhenti menjadi staf di AKL. Dan saya tanya istri, mengakui. Sehingga langsung cicil uang tersebut, namun memang tidak sampai lunas karena keterbatasan,” jelasnya lagi. Yoyo mengaku, sebenarnya telah sepakat dengan pihak direktur akademik AKL bahwa mahasiswa harus diikutkan dalam ujian semester, masalah pembayaran SPP mahasiswa (korban) yang digelapkan istrinya menjadi tanggun jawabnya dan akan dilunasi. Namun kenyataannya, mahasiswa berpikir lain.(p2/ong)

Ali Mazi :

Tak Mungkin DPP Mencalonkan Elektabilitas Rendah Ali Mazi ....... tidak ada yang bisa tangkis itu. Golkar dan Ketua Umum tidak mungkin mencalonkan orang yang elektabilitasnya rendah. Karena itu, DPP Golkar pasti mendukung saya. Itu juga yang dipidatokan Ical (Aburizal Bakrie) saat Deklralasi Grand Awani bahwa, Ketua Umum hanya akan memberikan dukungannya kepada calon gubernur yang elektabilitasnya tinggi. Dan, yang tinggi elektabilitasnya di antara lima orang yang bersepakat di Grand Awni itu adalah saya. Masyarakat Sultra jangan terpengaruh dengan rekayasa, trik dan propaganda. Cagub Sultra dari Partai Golkar itu pasti saya,” begitu Ali Mazi mengulang-ulang pernyataannya. Mantan Gubernur Sultra ini

melanjutkan, jika ada pihak yang mencoba merekayasa dukungan, itu dia anggap tidak benar. “Itu akan merugikan partai. Kita itu sebagai calon gubernur mestinya mengukur diri. Apakah saya ini bisa bersaing atau tidak. Jangan memaksakan diri. Kalau membawa DPD-DPD 2 ke Jakarta itu, rekayasa namanya. Bukan aturan organisasi. DPD-DPD II digiring-giring, disuruh membuat pernyataan, itu merugikan partai. Mempengaruhi Ketum, tapi Ketum kan tahu itu karena partai ini milik umum bukan milik kelompok orang. Kalau nanti Cagub Sultra itu mencalonkan elektabilitas rendah, Golkar Sultra ke depan akan rusak. Orang yang menandatangani itu (Nurdin Halid) tidak punya kewenangan dan itu akan ditolak KPU. Ketua Umum yang punya

kewenangan dan AD/ART. Siapa yang bisa tangkis itu,” tegas Ali Mazi. Untuk menjadi calon gubernur dari Golkar, Ali Mazi mengaku yakin, bahkan sangat yakin. “Sebagai pemilik elektabilitas tinggi. Saya yakin, Ical tidak akan salah menetapkan Cagub di Sultra. Karena ke depan nanti, Golkar membutuhkan perjuangan lebih berat lagi. Coba lihat, setiap Pilkada di daerah-daerah tidak ada satupun yang dimenangkan Golkar. Hari ini, tidak ada satupun bupati yang dari Golkar. Itu menunjukkan ketidakmampuan Ketua DPD. Sekarang ini, Golkar Sultra harus berkoalisi. Artinya, koalisi, bukan Golkar namanya. Ketika saya dulu, itu hampir semua Golkar dan tidak pernah ada istilah koalisi,” katanya. Ali Mazi berharap, sesama

kader Golkar mestinya saling legowo, jangan saling memprovokasi. Berikalah kepada masyarakat, siapa sebenarnya yang disenangi untuk memimpin SUltra. “Elektabilitas itu kan gambaran suara rakyat. Dulu kita bersepakat berlima. Saya, RIdwan, La Ode Ida, Surunuddin dan Masyhur Masie Abunawas. Siapa yang elektabiltas tertinggi mari kita dukung rame rame. Kok, sekarang mau keluar dari komitmen itu. Itu namanya ketidakjujuran dalam diri kita, berpolitik itu harus ada kejujuran dalam diri, dalam batin. Tapi kalau menggiring, intrik, model apa. Saya ihlas, elektabilitas rendah, saya ihlas mendukung yang lain. Dan ini sudah dideklarasikan, lima orang itu. Sudah diuji oleh publik, Di hadapan Aburizal Bakrie selaku Ketum,” pungkasnya.(dri)

Jaminan Sosial Itu Menjadi Kewajiban Negara Pemred ....... Askes (Persero), setelah melalui proses auditing oleh Akuntan Publik. Lalu Menteri Keuangan mengesahkan laporan keuangan itu sebagai pembuka BPJS Kesehatan,” jelas Gede. Badan ini langsung bertanggung jawab kepada Presiden RI SBY. Badan ini bersifat nirlaba, bukan perseroan yang profit oriented. Presiden mengangkat Dewan Pengawas dan Direksi PT Askes diangkat menjadi Dewan Pengawas, untuk paling lama 2 tahun. Tugas Badan ini, kelak menjadi penjamin kesehatan bagi seluruh warga Negara Indonesia. Pesertanya adalah rakyat, selama ini hanya melayani peserta yang terdiri dari PNS, Penerima Pensiun, Veteran, Pensiunan TNI/POLRI dan Badan Usaha lainnya. Awal 2014, pesertanya menjadi seluruh masyarakat Indonesia. Tentu, bebannya makin berat, volumenya melonjak besar, SDM-nya jadi sangat minim, dan harus disosialisasi dengan baik kepada publik dengan berbagai saluran yang pas. “Kualitas layanannya pun harusnya lebih baik dari yang sudah dilakukan oleh PT Askes saat ini,” ungkap jebolah S-2 Magister Rumah Sakit di UGM tahun 1996 ini. Itulah misi ---yang di atas kertas, termasuk--- impossible, bisa berjalan mendekati sempurna! Pasti akan menghadapi kurang ini-itu, complain iniitu, dan protes sana-sini. Untuk mencapai derajad “sama” dalam menjaga mutu layanan seperti sekarang ini saja sudah pekerjaan yang luar biasa sulit. “Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin. Kami akan antisipasi dengan menambah kantor layanan, dari 95 kantor menjadi 150 kantor,” papar pria yang pernah menjabat Direktur Operasional PT Askes (Persero) itu. Seperti diketahui, saat ini benefit yang diberikan Askes Sosial bagi peserta Askes adalah yang paling lengkap. UU No 24/2011 itu mengisyaratkan agar layanannya lebih baik, minimal sama. “Jangan sampai ada kasus mereka yang harus cuci darah, hanya ditanggung 6 kali saja. Bagaimana jika harus dicuci darah lagi? Masak, harus ada kata-kata ‘Selamat Meninggalkan Dunia’, kepada masyarakat yang tidak mampu?” ucap I Gede yang pukulan tee off-nya lebih dari 200 meter itu. “Biaya cuci darah itu antara Rp 600 ribu sampai 800 ribu. Untuk menanggung satu pasien cuci darah itu, harus ada 150 orang yang sehat walafiat, selama sebulan tidak boleh klaim

sakit. Saat ini di Askes, ada 8.000 lebih peserta yang cuci darah, atau setara dengan 1,2 juta peserta lain yang tidak boleh sakit selama sebulan penuh,” ungkap Gede. Dia juga menyebutkan, saat ini ada peserta asuransi yang sudah 34 tahun terus menerus cuci darah, dan kondisinya masih sehat. Sangat efisien, jika dibandingkan dengan biaya Askes yang hanya Rp 40 ribu setiap bulan. “Itulah yang kami namakan prinsip gotong royong dalam asuransi kesehatan. Soal berapa nanti biaya setelah menjadi BPJS, itu masih belum diputuskan. Kita tunggu saja, masih proses pembicaraan,” jelasnya. Di mana-mana, jaminan sosial bidang kesehatan itu memang menjadi kewajiban negara. Menkes RI tahun 1966-1978, Prof Dr GA Siwabesi dulu sudah bermimpi untuk melahirkan asuransi kesehatan bagi rakyat

semesta. Tahun 1968, muncul Keppres 230/1968, dengan peserta PNS dan Penerima Pensiun. Sistemnya, reimbursement, namanya BPDPK. Tahun 1984, keluar lagi PP 23/1984, dengan peserta asuransi PNS dan Penerima Pensiun Veteran, Pensiunan TNI/POLRI, dengan sistem Managed Care. Level berikutnya, tahun 1992 dengan keluarnya PP 69/1991 dan PP 6/1992, dengan peserta asuransi PNS dan Penerima Pensiun Veteran, Pensiunan TNI/POLRI dan Badan Usaha Lainnya. Menggunakan sistem Managed Care. Pada tahun 2014 nanti, berdasarkan UU No 24 tahun 2011, menjadi BPJS dengan peserta adalah peserta Askes, Jamkesmas, TNI/ POLRI, Jamsostek dan seluruh masyarakat. Tetap menggunakan sistem Managed Care. “Pada 31 Desember 2013 nanti, Askes PNS dan PJKMU total 25 juta peserta. Lalu 1

Januari 2014 diperkirakan menjadi 139 juta peserta, naik 800 persen. Dan tahun 2019 menjadi Jaminan Kesehatan Nasional dengan Universal Health Coverage untuk 240 juta peserta, naik 1.366 persen,” paparnya. Bagaimana dengan proses pendataan peserta? “Kami sedang berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Siapa tahu E-KTP itu bisa ditambahkan satu feature untuk BPJS? Kami juga harus memperbedar server data, agar bisa menampung data yang signifikan,” kata orang nomor satu di PT Askes ini. Bagaiaman dengan jumlah pegawai? “Ya pasti nambah, mungkin akan menjadi 10.000 orang. Itupun sebenarnya belum seberapa jika dibandingkan Jerman, yang dengan penduduk 80 juta jiwa, punya tenaga semacam Askes itu 60 ribu orang. Tapi saya tetap optimis!” tegas I Gede Subawa.(don/bersambung)

Borok-borok di KPU Konsel Mulai Terungkap Sidang ....... menerima Rp 10 juta untuk dana sosialisasi. Kasan pun demikian. Biaya operasional logistik Rp 30 juta, belanja media centre Rp 10 juta, biaya pokja PPDP Rp 10 juta, tidak per nah diterimanya. Termasuk Rp 50 juta tanggal 17 Maret 2012. Begitu pula pengakuan Mursalim yang menolak semua pengakuan Juan jika dirinya telah menyerahkan sejumlah uang kepada anggota KPU Konsel itu. Bahkan, kwitansi

penerimaan yang disajikan oleh Juan di depan majelis hakim tidak diakui. Berbeda dengan Yuliana yang mengakui pernah meneken kwitansi penerimaan sejumlah dana dari terdakwa. Total anggaran yang tertuang dalam kwitansi sebanyak Rp 110 juta dengan dua kali penandatanganan kwitansi. “Satu kwitansi, kami menerima semua anggota KPU masing-masing Rp 20 juta. Tapi yang menandatangani kwitansi penerimaan uang tersebut, sendiriku,” aku Yuliana. Ahmadi juga men-

gakui ada sejumlah dana yang diterima dari Juan Kusuma Silondae untuk kebutuhkan operasional tahapan Pilpres. Namun, sebagian kwitansi yang ditunjukan oleh Juan, tidak diakuinya. Sidang kasus dugaan korupsi KPUD Konsel tersebut dipimpin oleh Aminuddin SH sebagai Ketua Majelis Hakim Tipikor dan didamping dua hakim anggota yakni Kusdarwanto SH SE dan Yon Efri SH MH. Jaksa Penuntut Umum yang hadir yakni Sugiatno Migano SH, Ramadhan SH, dan Syahrir SH. (p6/aka)

Ridwan BAE :

Saya Sebagai Cagub Sudah Real Ridwan ....... beberapa waktu lalu. “Saya harap pada seluruh masyarakat, adanya surat penetapan ini, jangan lagi dipolemikan karena sudah final. Sudah jelas sekarang, saya lah yang direkomendasikan jadi calon guber nur. Saya tidak persoalkan Ida dan Ali Mazi. Saya harap kesepakatan Grand Awani dijaga, karena isinya siapa saja yang ditetapkan DPP, harus didukung. Jadi mereka harus dukung saya,” katanya, kemarin. Keluar nya Ali Mazi dari Or mas Nasdem, ditanggapi positif mantan bupati Muna dua periode itu. Dia menilai, sikap mantan gubernur Sultra itu, sebagai bentuk dukungan

pada dirinya. Dalam surat tersebut, tidak ada tembusan yang ditujukan pada Korprov. Ridwan menilai, sudah jelas bahwa Korprov bukanlah “orang penting” yang harus mendapat tembusan surat tersebut, sehingga DPP merasa tidak perlu menyampaikan hasil rapat tim Pilkada DPP itu. Apalagi, Korprov tidak pernah memberi andil dalam setiap Pilkada yang dilaksanakan di Sultra. “Korprov biarkan dia bicara, yang jelas apa yang mereka bicarakan bukan tugasnya. Mana pernah Korprov muncul di koran menanggapi Pilkada? Adanya baru sekarang ini. Makanya 12 DPD se-Sultra akan memitna DPP, supaya menegur Korprov. Setelah ditegur kalau perlu semua Korprov Sultra ditinjau kembali atau diganti, karena

harusnya antara Korprov dan DPD II harmonis, bukan sebaliknya,” ujarnya. Bagaimana dengan calon wakilnya? Ridwan menjelaskan, sudah ada tiga nama yang diusul untuk mendampinginya nanti. Namun dia tidak mau merinci secara detail karena masih rahasia. Yang jelas, tiga nama itu berasal dari partai Golkar dan non Golkar termasuk dari kalangan profesional. Soal tidak adanya tanda tangan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie pada surat penetapannya sebagai Cagub, Ridwan mengurai bahwa, Ical akan membubuhkan tanda tangannya ketika Cawagub yang akan mendampinginya sudah paten. “Nanti wakil sudah pasti, baru Aburizal tanda tangan. Tapi saya sebagai Cagub sudah real,” tandasnya.(dri)

8

Kendari Pos |Selasa, 24 Juli 2012

Santi Lolos dari Jeratan Hukum Lunasi Utang Setelah Menjual Rumah BTN Kendari, KP Nasib Santi (29) tahun, staf dan dosen akademi kesehatan lingkungan (AKL) Kendari sungguh mujur. Pasalnya, setelah sekian lama berjanji mulai agustus 2011-19 juli 2012 dan itu tidak ditepati, akhirnya para korban (mahasiswa) dan pihak kepolisian masih juga memberikan waktu dan kesempatan untuk menetapi janjinya. Polisi dan mahasiswa masih tetap memberi waktu untuk melunasi utang-utangnya jika mau “bebas”. Untuk yang terakhir ini, Santi meminta batas waktu mengembalikan uang hingga Senin (23/7) kemarin. Alhasil, janjinya kali ini ditetapati. Sisa uang SPP mahasiswa telah

dok/kp

Santi, dosen akademi kesehatan lingkungan (AKL) Kendari bersama sejumlah mahasiswa saat berada di Polsek Poasia. dikembalikan secara utuh senilai Rp. 49.500.000. Pengembalian uang tersebut, atas mediasi polisi yang disaksikan langsung Desi Rahmawati, Kanit Kemahasiswaan AKL dan diserahkan pada puluhan mahasiswa di Polsek Poasia. Jika janjinya kemarin tidak

terpenuhi, maka nasib Santi dipastikan akan mendekam di jeruji besi dalam waktu lama lagi. Pasalnya, keputusan para korban dalam rapat bersama untuk menerima atau tidak uang tersebut, berlangsung

Baca dosen di Hal 7

Melinda Ritonga Tak Ikut PK, MMA Jadi Saksi PK ....... PK lima terpidana tersebut. Ironinya, dalam persidangan tersebut salah satu saksi dalam persidangan lima mantan anggota DPRD Kota Kendari itu yakni mantan WaliKota Kendari, Masyhur Masie Abunawas (MMA) yang kini juga sedang menjalani hukumannya di Lapas Kendari. MMA memberikan kesaksian bahwa penggunaan anggaran tahun 2003 dan 2004 telah diaudit baik internal maupun eksternal Pemda Kendari dan tidak menemukan adanya penyimpangan. Selain MMA, mereka juga menghadirkan saksi ahli yakni

mantan staf Kementrian Dalam Negeri RI, Drs. Syahrir Machmud M.Si. Ia menjelaskan terkait ketentuan penggunaan anggaran di DPRD serta masalah PP nomor 110 tahun 2003 tersebut. Uniknya, dari 6 terpidana kasus korupsi berjamaah mantan anggota DPRD Kota Kendari yang berhasil dieksekusi, hanya satu orang yang tidak ikut dalam kelompok Jilid I itu. Dia adalah HS Melinda Ritonga Lamuse. Ada apa dibalik pengajuan peninjauan kembali tersebut? Kuasa Hukum HS Melinda Ritonga Lamuse, Abd. Rahman SH MH mengungkapkan, kliennya tidak pernah diajak

oleh kelompok lima itu untuk mengajukan PK. Bahkan, kalau pun ada ajakan, maka ia yakin kliennya akan menolak. Lalu ada apa dengan terpidana pada jilid I itu? Ternyata HS Melinda cukup merasa tidak adil dengan supremasi hukum yang berlaku. “Masa keputusan kasasi MA RI bersamaan keluar antara Jilid I dan Jilid II. Tapi yang turun lebih awal adalah keputusan jilid I. Ini kan menandakan adanya pergerakan di balik semua itu. Lalu tiba-tiba 5 orang dari 6 terpidana mengajukan PK tanpa sepengatahuan klien saya, semakin mengundang tanda tanya,” jelas Rahman.(aka)

Sidang Korupsi di KPU Konsel Kian Seru Kendari, KP Kasus dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Konsel mulai terungkap permainan kongkalikong yang terjadi saat itu. Hal tersebut terungkap saat saksi-saksi yang dihadirkan JPU, kompak menyudutkan Juan Kusuma Silondae sebagai terdakwa. Juan pun membeber borok mereka di persidangan. Saksi-saksi yang dihadirkan JPU dalam persidangan lanjutan dugaan korupsi KPU Konsel yakni Sekretaris KPU, Nazaruddin Kurais dan seluruh komisioner KPU Konsel, Ahmadi, Aswan Tawulo, Kasan, Mursalim, dan Yuliana. Seluruh saksi lebih kompak dalam persoalan tersebut hingga lebih menyudutkan terdakwa. Pada kesaksian yang diberikan oleh Nazaruddin Kurais (juga tersangka kasus dugaan korupsi KPU Konsel, red), dirinya tidak pernah mengambil dan menikmati satu sen pun dari DIPA KPU Konsel pada Pileg dan Pilres 2009 lalu. Bahkan seluruh transaksi, pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan di KPU

diserahkan sepenuhnya kepada bendahara (terdakwa, red). Namun, JPU “menyerang” berbagai pertanyaan kepada Nazaruddin Kurais terkait tugas dan fungsinya sebagai sekretaris KPU yang menjadi kuasa pengguna anggaran. Jika pengelolaan anggaran KPU sepenuhnya diserahkan kepada bendahara, maka tugas dan fungsinya sebagai sekretaris KPU tidak dijalankan dengan baik. Nazaruddin pun mengungkapkan, transaksi pencairan dana Pilpres 2009 senilai Rp 16 miliar dicairkan selama ini oleh Juan Kusuma Silondae sebanyak 10 kali transaksi. “Saya hanya satu kali terlibat dalam pencairan. Itu pun nilainya hanya Rp 400 juta. Selebihnya dicairkan sendiri oleh bendahara,” ungkapnya. Ia pun mengaku jika dirinya selama ini tidak mengetahui tentang dana-dana fiktif yang ada di KPU. Pasalnya, seluruh urusan keuangan KPU menjadi tanggung jawab terdakwa. Bahkan, Nazaruddin mengaku tidak pernah menikmati satu sen pun anggaran KPU tersebut. Mendengar kesaksian mantan

Sekretaris KPU Konsel tersebut, Juan pun mulai membeber borok atasannya itu. Juan menilai, setiap transaksi pencairan anggaran selalu diketahui oleh atasan langsungnya (Sekretaris KPU). “Saya pernah memberikan uanguang sampingan seperti ‘pembeli bensin’ kepada saksi (Nazaruddin). Juga pernah saya berikan Rp 10 juta pada perjalanan ke Jakarta kala itu,” beber Juan. Nazaruddin pun tak bisa mengelak atas pengakuan Juan tersebut. Mantan Sekretaris KPU Konsel itu malah menilai, dirinya menerima saja uang yang diberikan oleh Juan karena merasa dikasi begitu saja. Juan juga membeber pertemuan antara Nazaruddin dengan seluruh anggota komisioner KPU Konsel di salah satu hotel berbintang di Kendari. Jawaban Nazaruddin yang dinilai berbelit-beli membuat JPU sedikit kesal. Pasalnya, tugas dan fungsinya saja sebagai sekretaris KPU dilupa oleh saksi. Nazaruddin pun mengelak jika dirinya terlalu sibuk dalam menjalankan tugas negara. Mendengar pernyataan saksi membuat

Ketua Majelis Hakim jadi kesal. “Jangan sok pahlawan disini. Saya saja mulai dari Aceh sana sampai Timor-Timur ditugaskan sebagai hakim, tidak pernah soksok. Kamu baru di Konsel sana, sudah sok-sok menjalankan tugas negara. Bohong itu,” kesal hakim atas jawaban saksi yang dianggap terlalu bertele-tele dan dianggap pula terkesan tidak jujur. Dalam momentum yang sama, kesaksian tiga anggota komisioner KPU yakni Aswan Tawulo, Kasan, dan Mursalim cukup kontras dengan pengakuan terdakwa. Ratusan juta rupiah dana Pilpres dalam pertanggungjawaban terdakwa saat menjabat menjadi bendahara yang ditunjukan dengan sebuah kwitansi, tidak diakui oleh saksi. Bahkan dana ratusan juta hanya diterima sekitar Rp 10 jutaan dari terdakwa. Misalnya, kwitansi penerimaan uang sebesar Rp 18,7 juta tanggal 15 Maret 2009 tidak diakui oleh Aswan. Panjar pokja sosialisasi Rp 90 juta (1 Mei 2009) juga tidak diterimanya. Hanya pada tanggal 7 Juli 2009, Aswan

Baca sidang di Hal 7

Ratusan Polisi Diterjunkan ke Buton Baubau, KP Sidang putusan Mahkamah Konstitusi pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Buton akan dilaksanakan pada Selasa (24/7). Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Polres Baubau maupun Polres Buton kini telah mempersiapkan ratusan personilnya untuk pengamanan dampak dari putusan MK. Kabag Ops Polres Baubau, Kompol Bagus S Wibowo saat dikonfirmasi mengungkapkan, untuk mengantisipasi kemung-

kinan-kemungkinan yang bakal terjadi pasca pengumuman putusan MK, personil khusus Polres Baubau menyiagakan sebanyak 2/3 anggotanya atau berjumlah 342 untuk pengamanan. “Anggota ini akan kami siagakan hingga keadaan benar-benar kondusif dengan menyesuaikan situasi yang ada,” kata Bagus. Polres Baubau juga mendapat back up pengamanan dari anggota Brimob Polda Sultra kurang lebih 2 SST ser ta

rencananya akan mendapat tambahan bantuan 1 peleton Dalmas yang juga berasal dari Polda Sultra. “Seluruh anggota ini akan kami tempatkan di sejumlah titik yang telah kami lakukan pemantauan. Dan untuk anggota yang stand by di Baubau kami tempatkan semua didalam kota,” tambahnya. Untuk Polres Buton melalui Kabag Ops nya, AKP Ervanedy saat ditemui di Polres Baubau, Senin (23/7) mengatakan, untuk anggota Polres Buton jum-

lah yang disiagakan sebanyak 220 personil. Selain mendapat back up pengamanan anggota Polda Sultra sebanyak 2 SST dari Brimob dan Dalmas, Polres Buton juga mendapat bantuan anggota dari Dalmas Kabupaten Muna sebanyak 1 SST. “Anggota ini akan kami tempatkan di instansi-instansi terkait dengan Pemilukada seperti kantor KPU dan lainnya hingga situasi benar-benar kondusif,” singkat Evran.(M4)

Info Pengaduan sirkulasi

0401 3367613

selasa, 24 juli 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

• Tunggakan kasus tahun sebelumnya, sudah tuntas diselesaikan ? • Kasus tak jelas, dihentikan, apalagi jika hanya bersumber dari informasi tak akurat • Bidang Pidana Khusus (Pidsus), empat perkara dalam proses penyidikan dan 18 kasus sedang penyelidikan. Tidak diekspos lebih rinci dengan argumen bisa berpotensi melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. • Hingga Juli 2012 sembilan kasus internal sedang diproses. Satu oknum jaksa nakal yang dilaporkan melakukan tindakan melanggar kode etik. Sedang delapan adalah pegawai tata usaha. • Pidana umum ada 800 kasus masuk didominasi dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, perlindungan anak dan masalah kehutanan. • Bidang perdata dan tata usaha negara (Datun) ada 21 perjanjian kerjasama dengan instansi pemeritah, BUMN maupun BUMD.

Satu Jaksa, Delapan Staf

“Nakal”

Kendari, KP Baru saja institusi kejaksaan merayakan hari jadinya ke-52 tahun. Korps Adhyaksa itu dituntut lebih dewasa dan profesional menyelesaikan persoalan hukum yang terjadi, terutama pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Kemarin, Kajati Sultra, Bambang Setyo Wahyudi SH bersama Wakajati, Agus Sutoto MH, Asintel, Andi Muh. Hamka, SH serta seluruh Asisten membeberkan pelaksanaan tugasnya selama tahun 2012. Bambang menilai, tunggakan kasus tahun sebelumnya, sudah tuntas diselesaikan. “ Kalau memang kasus tersebut tidak jelas,

maka dihentikan saja. Apalagi jika hanya bersumber dari informasi-informasi,” ungkap Bambang Setyo Wahyudi. Sayang, rincian kasus-kasus yang telah dihentikan baik pada tahap penyelidikan maupun penyidikan, tidak diulas para jaksa tinggi itu. Bahkan, informasi tentang keberadaan kasus korupsi mantan Sekab Bombana, Idrus Efendi Kube juga belum diketahui kebenarannya meskipun Kajati mengaku telah menuntaskan semua tunggakan kasus yang ada. Lalu apa yang menjadi prioritasnya pada

Baca satu jaKsa di Hal 10

Raskin Disalurkan Tiga Bulan Kendari, KP Tak lama lagi, warga yang masuk dalam Rumah Tangga Sasaran (RTS) beras miskin (Raskin) akan menerima jatah pada pertengahan tahun ini. Sesuai permintaan Pemerintah Kota Kendari, kali ini Raskin akan disalurkan untuk kuota tiga Anna Susanti bulan sekaligus, Juni, Juli dan Agustus. Sebelumnya, Kabag Ekonomi Kota Kendari, Anna Susanti mengatakan, bantuan langsung pemerintah itu akan diberikan untuk dua bulan, Juni dan Juli. Namun, mengingat kebutuhan masyarakat di bulan ramadhan ini diprediksi meningkat, makanya permintaan ditambah menjadi tiga bulan. Ketua KBPPP Sultra itu juga mengatakan, sesuai pagu yang diberikan oleh pemerintah pusat, kali ini RTS Raskin mengalami penurunan signifikan. Dari 19.525 turun menjadi 10.248. Terjadi penurunan sebesar 9.277 atau sekitar 35 persen. Dari 64 kelurahan yang ada

Baca rasKin di Hal 10

Yasin Idrus Segera Dilantik

PPJ Sembuh, Keluarga tak Jelas Kendari, KP Tercatat ada 210 pasien Penderita Penyakit Jiwa (PPJ) yang dirawat di RSJ Sultra. Untuk proses penyembuhan, penderita tak hanya diberi obat, melainkan juga terapi kegiatan fisik. Anehnya ada sejumlah penderita telah berhasil disembuhkan, namun setelah dikembalikan pada alamat tinggalnya, keluarganya sudah H. Sumardin tak ada. “ Mungkin sekitar 15 pasien telah berhasil disembuhkan. Tapi mau dikembalikan di mana, keberadaan keluarganya sudah tidak jelas,” ungkap Kepala Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sultra, H. Sumardin S, M.Kes, kemarin. Ia mengaku ada pasien yang sudah 20 tahun sembuh, namun sampai sekarang tak ada keluarga yang datang mencarinya. Sehingga pasien-pasien itu, terpaksa tinggal RSJ diberdayakan dan dipekerjakan sebagai pembimbing pasien rehabilitasi. “ Padahal peranan sosial keluarga sangat besar, jangan sampai pemberian perhatian berbeda ketika sudah keluar. Itu juga justru akan mempercepat kekambuhan. Bagi pasien yang memiliki kartu jaminan kesehatan, mulai dari rawat jalan dan rawat inap semua biaya digratiskan,” tegas jelas Sumardin. Ia mengaku, pengobatan dan rehabilitasi pada pasien PPJ itu berjenjang. Mulai dari mendapatkan perawatan pra latihan, latihan dan paska latihan. Pasein yang sudah paska latihan itu menjadi pembimbing pasien rehabilitasi (pralatihan) dibantu psikolog dan tenaga lainnya. “ Bahkan ada aktifitas fisik seperti kegiatan pertukangan, pembuatan batako, menjahit, menyulam dan rutin tiap bulan seperti lomba kesenian dan olahraga melibatkan warga sekitar, pegawai RSJ dengan PPJ,” imbuhnya,” tandasnya. (p2)

DOK/KENDARI POS

Maraknya aktivitas Gepeng yang muncul melihat peluang “bisnis” di bulan ramadhan membuat pihak Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Kendari bersama Satpol PP Kota Kendari dan kepolisian akan menggelar razia.

a

Kendari, KP Maraknya gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang muncul melihat peluang “bisnis” di bulan ramadhan ini membuat pihak Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Kendari akan mengambil sikap tegas. Dalam waktu dekat ini, bersama Satpol PP Kota Kendari dan aparat kepolisian, mereka akan menggelar razia.

“ Keberadaan para Gepeng merusak kenyamanan kota, apalagi saat ramadhan, mereka menyasar daerah perempatan traffic light, rumah ibadah dan lainnya untuk menarik simpati pengguna jalan. “ Penentuan kapan waktu razia akan dirahasiakan untuk menghindari antisipasi

Baca gepeng di Hal 10

Kendari, KP Setelah beberapa waktu tersendat di meja Gubernur, akhirnya surat peresmian pemberhentian Laode. Arifaid sebagai anggota DPRD Kota Kendari resmi dikeluarkan. Surat itu, diterima Ketua Komisi I, Bisman Saranani dan langsung diserahkan ke Sekretariat DPRD Kota Kendari. Menurut Bisman, surat yang diterimanya dari Karo Pemerintahan Pemprov Sultra itu, berisi dua poin penting, antara lain pemberhentian Arifaid sebagai anggota DPRD K o t a Kendari dan peresmian Yasin Idrus sebagai pengganti di kursi legislatif. “ Kalau sudah ada surat, tinggal menunggu jadwal kapan Abd. Rasak pelantikan “ Turunnya SK pengganti dari gubernur, Arifaid,” kata Bisberarti itu adalah man keperintah yang harus marin. dilakukan. Peresmian Secara pemberhentian terpisah, Arifaid dan melantik K e t u a penggantinya” DPRD Kota Kendari, Abd. Rasak menjelaskan, untuk menindaklanjuti surat gubernur, akan dilakukan sesuai dengan mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Kendari. Salah satunya adalah melalui rapat musyawarah untuk membahas jadwal paripurna pelantikan. “ Turunnya SK dari gubernur, berarti itu adalah perintah yang harus dilakukan. Peresmian pemberhentian Arifaid dan melantik penggantinya,” ulangnya, menegaskan. Mengenai jadwal pelantikan Yasin Idrus, senator PAN itu belum bisa memastikan. “ Yang jelasnya tidak menyeberang ke Agustus, pelantikan akan dilaksanakan secepatnya,” katanya lagi. Rencananya, jika memungkinkan, pelantikan Yasin Idrus akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan PAW Zainuddin Monggilo, Basran. Menurut Rasak, itu dapat mengefisienkan waktu dan pengeluaran. “Masuknya pengganti anggota DPRD terdahulu, otomatis akan kembali memaksimalkan kinerja anggota dewan per komisi,” pungkasnya. (fya)

Metro

10

Raskin... di kota Kendari, wilayah terbanyak yang mengalami penurunan RTS paling drastis adalah kelurahan Mandonga. Dari 719 KK menjadi 161 KK, atau turun sebanyak 606 orang. “ Pemkot telah bersurat ke pihak Kelurahan agar menawarkan solusi terbaik dalam mekanisme pembagian Raskin. Caranya, membagi Raskin yang diberikan tiga bulan secara merata kepada seluruh warga RTS yang sebelumnya. Dengan catatan, itu harus melalui pertemuan dan disetujui seluruh RTS, khususnya mereka yang masuk dalam data penerima terbaru. Sebenarnya itu bisa dijadikan solusi, meskipun memang agak sulit kalau kelurahan yang penurunan RTS-nya mencapai ratusan orang. Tapi setidaknya, untuk kelurahan yang hanya berkurang puluhan orang, bisa diterapkan,” gagas Anna. Saat ini surat permintaan pendistribusian Raskin sudah dimasukkan Pemkot ke Bulog. Diperkirakan, awal pekan depan beras itu sudah tersalur ke masyarakat. (fya)

Gepeng... para Gepeng. kebanyakan pengemis itu berasal dari luar daerah dan memanfaatkan moment spesial ini untuk beroperasi. Dari beberapa razia yang kami lakukan, Gepeng ini sebagian besar ada yang mengkoordinir. Untuk itulah aparat kepolisian dilibatkan. Pada saat Sidak nantinya, akan ketahuan, mana Gepeng yang karena kesulitan ekonomi dan kategori terorganisir,” jelas Kepala Dinsosnaker Kota Kendari, As’ad di ruang kerjanya, kemarin. Meski demikian, As’ad mengaku, keberadaan Gepeng tidak dapat dihindari, hanya perlu ada metode efektif untuk meminimalisirnya. Tak sekadar menertibkan, namun memberi solusi penuntasannya. Gepeng yang terjaring razia nantinya akan ditampung ke panti sosial untuk diberikan pelatihan agar mempunyai keterampilan. (p1)

BPM-PD Tepis Tekan Bintek Blockgrant Kendari, KP Tudingan bila pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM dan PD) Sultra telah menekan para kepala desa (Kades), sekretaris desa (Sekdes), Seklur dan bendahara agar tidak mengikuti bimbingan teknis (Bintek) blockgrant di luar instansi itu, dianggap sarat kepentingan. “ Saya sampaikan, kita Bintek karena PP nomor 72 tahun 2005 tentang desa yang memuat bagaimana kewenangan pemerintah pada provinsi dan PP 73 tahun 2009 tentang kelurahan, bagaimana pemerintah membagi kaitannya dengan pelatihan peningkatan kapasitas desa dan aparat,” kata Kepala BPM dan PD Sultra, H Muh. Nasir MS, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Dia menjelaskan, di BPM-PD sudah dibentuk Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan yang disiap-

kan untuk menyelenggarakan pelatihan. Pembentukan UPT tersebut diatur dalam Pergub 73 tahun 2009 tentang penjabaran Tupoksi UPT di lingkungan BPM- PD. Salah satu tugas utamanya, menyiapkan pelaksanaan bimbingan teknis (Bintek). Jika Bintek Sekdes yang selenggarakan BPM dan PD, maka Bintek Kades diselenggarakan oleh lembaga terakreditasi yang dipilih BPM kabupaten/kota. Mantan Kadis Pertanian Konawe itu mengurai, campur tangan pihak BPM dan PD, hanya sebatas memberikan masukan pada kabupaten/kota, terkait sembilan lembaga Bintek yang kapabel. Selebihnya, kabupaten/kota yang tentukan. Pengganti Askabul Kijo itu menjelaskan, sebagai bukti BPM-PD tidak sewenang-wenang, terlebih dulu diadakan rapat bersama dengan BPM kabupaten/kota dan tim

pendamping. “ Untuk Sekdes dan Seklur anggaran Binteknya hanya 2,5 juta rupiah selama tiga hari sejak 15 sampai 18 Juli. Dari dana itu, UPT hanya kelola 362 ribu rupiah. Selebihnya, mereka yang pegang. Tapi saya maklumi teman-teman HMI. Mungkin mereka belum dapat informasi,” ujarnya menanggapi sorotan. Sekdes dan Seklur yang sudah ikut Bintek jumlahnya 314 orang yang tergabung sebagai angkatan pertama. Angkatan berikutnya yang dijadwalkan mengikuti Bintek tanggal 27-30 Juli. “ Jelas sekali, kami tidak pernah menekan mereka. “ Saya mau kok diperhadapkan dengan orang yang mengatakan, Kami menekan para Sekdes dan Seklur ini,” timpal Kabid Pemdes dan Kelurahan, Hikal, sambil memperlihatkan rincian biaya Bintek yang dimaksud. (dri)

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

Satu Jaksa... usianya yang ke-52 itu ? Bambang mengaku lebih memprioritaskan dan mengedepankan masalah perdata dan tata usaha negara. Pengembalian keuangan negara dan melakukan pencegahan terjadinya tindak pidana korupsi menjadi sasaran utama. Ia juga mengurai pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing bagian di Kejati Sultra hingga bulan Juli 2012. Pada bidang pengawasan, terdapat 9 kasus internal yang kini sedang diproses. Satu diantaranya adalah oknum jaksa nakal yang dilaporkan melakukan tindakan melanggar kode etik. Sedang delapan sisanya adalah pegawai tata usaha. “ Semua sudah disikapi. Oknum jaksa yang bersangkutan kini sedang dalam proses. Sanksi yang diberikan bisa penurunan pangkat maupun diberhentikan sebagai jaksa,” jelasnya tanpa menyebut identitas jaksa nakal tersebut. Untuk pegawai tata usaha, kebanyakan melakukan pelanggaran disiplin, mulai dari bolos kerja, mangkir dan persoalan lainnya. “ Pada bidang Pidana Khusus (Pidsus), ada empat perkara yang kini sedang proses penyidikan. Selain itu, ada 18 perkara dalam penyelidikan. Kami tidak mengekspos lebih rinci soal kasus tersebut karena bisa berpotensi melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. Akan lebih tepat jika sama pada dua kasus terbaru, langsung ditangkap (Yuniarti dan Muh. Akbar,” argumen Bambang. Untuk pidana umum (Pidum), dirilis lebih dari 800 kasus yang masuk. Kasus-kasus yang menonjol didominasi masalah dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, perlindungan anak dan masalah kehutanan. Sedang bidang perdata dan tata usaha negara (Datun) sudah ada 21 perjanjian kerjasama dengan instansi baik pemeritah, BUMN maupun BUMD. (aka)

Metro

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

Tiga Gembong Curanmor Dibekuk Kendari,KP Jajaran Polresta Kendari kembali berhasil membongkar gembong pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) dalam operasi Pekat kali ini. Tiga pelaku yang ditangkap kini mendekam di jeruji besi karena terbukti mencuri. Polisi juga menyita sepuluh sepeda motor hasil kejatahan para pelaku, Iyan alias Enggi (29) bersama dua rekannya yang masih dibawah umur serta baru duduk dibangku SMU kelas I, Irvan (14) dan Kokon (15). Ketiganya ditangkap di tempat berbeda pada Sabtu (21/7) lalu sekitar pukul 21.00 Wita. Polisi berhasil mela-

cak keberadaan pelaku dari seorang ibu bernama Kia (31) yang tinggal di Kelurahan Bende, Kecamatan Baruga. Karena curiga sering gonta-ganti sepeda motor dan mengaku akan menjual dengan harga murah, akhirnya Kia menginformasikan keberadaan Iyan pada kepolisian. Siang kemarin, Kia menuturkan jika semula Ia tidak curiga dengan gerak-gerik Iyan. Karena selama tinggal di rumah kost miliknya bersama anak istri, Iyan tak pernah membuat tingkah aneh. Namun sikap Iyan berubah setelah handphone dan barang elektronik milik Kia hilang. Saat

itulah Iyan tanpa ada kabar langsung pergi meninggalkan kost dan tidak pernah kembali. “ Hanya beberapa hari setelah pindah kost, terjadilah kehilangan sepeda motor saat beberapa pemuda sedang asik main play station,” ungkapnya. Mendengar informasi itu, kepolisian langsung mencari tahu beberapa pria tersebut. Rupanya sepeda motor Satria FU milik Wahidin dicuri oleh dua anak dibawah umur yaitu Irvan dan Kokon, atas perintah Iyan. Tiga tersangka itu memiliki tugas masing-masing. Iyan sebagai penjual dan pemantau sasaran sepeda motor yang akan dicuri,

sedangkan Irvan dan Kokon menjadi eksekutor dengan cara membawa kendaraan sambil mendorong di tempat yang gelap. Iyan mengaku, selama dua bulan sudah mencuri 10 unit motor dari berbagai merk. Rata-rata kendaraan yang dicurinya selalu dijual murah di lokasi yang jauh seperti Kolaka, Konawe Selatan dan Moramo. Setiap penadah atau pembeli selalu dibohongi jika surat tanda kepemilikan kendaraanya sementara di bawa dari Makassar. “ Rata-rata nomor polisi selalu saya ganti jadi kode DD bukan DT lagi,” akunya dengan tangan terborgol, Minggu (22/7)

kemarin. Iyan yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan di bilangan By Pass Lepolepo juga mengaku, Irvan dan Kokon membantu melancarkan aksinya. Kedua remaja tersebut bisa mendapat jatah antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta jika berhasil mendapatkan sepeda motor curian. Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Rofikoh mengatakan tiga pelaku itu sudah menjadi target operasi karena banyak pengakuan dari korban yang menyebutkan ciri-ciri pelakunya. Hanya dalam waktu sepekan proses penyelidikan kasus ini bisa terbongkar. (ano)

dua pelaku yaitu La Sale dan La Yamin, pemilik Toko Cahaya Erwan di jalan Sawerigading, Mandonga, Kendari. Polisi sebenarnya sejak awal telah menerbitkan himbauan kepada untuk tak menjual petasan. Namun hingga saat ini belum juga dilaksanakan. Dolfi mengatakan petasan dilarang untuk dijual sedangkan

kembang api menurut Polri boleh saja. Khusus dalam kasus ini, diduga pihak toko Cahaya Erwan belum memegang izin penjualan dari importir kembang api. “ Kedua pelaku diancam Undang-undang Darurat No 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun,’’ tegasnya. (p15/ano)

Dua Pedagang Petasan Ditangkap Kendari, KP Aparat Polda Sultra berhasil mengamankan ribuan petasan yang beredar di wilayah metro Kendari ini. Lebih dari 21 orang diduga pemilik petasan sampai saat ini masih diamankan kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Namun yang telah ditetapkan sebagai tersangka ada dua orang. Penyitaan di-

lakukan karena, selain himbauan Kapolri juga banyaknya keluhan masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan bunyi letusan pestasan ketika menjalankan ibadah. Kabidhumas Polda Sultra, AKBP Moch. Fahrurrozi melalui Kasubbid PID, AKP Dolfi Kumaseh menjelaskan saat ini 21 pemilik petasan masih dia-

mankan di Polda Sultra yang selanjutnya akan menjalani pemeriksaan. “ Kami baru sebatas mengamankan barang bukti dan meminta keterangan kepada pemilik petasan,” kata mantan Kapolsek Moramo itu kemarin saat ditemui di ruang kerjanya. Terungkap, ribuan petasan yang dijual puluhan pedagang itu diperoleh dari

11

Lima Pemilik Miras Diamankan Kendari, KP Meski saat ini sudah memasuki bulan ramadhan pihak kepolisian masih terus melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat). Pada akhir pekan lalu, aparat Polresta Kendari berhasil menyita pulihan liter minuman keras (Miras) tradisional. Selain mengamankan barang bukti, aparat juga menggelandang lima pemilik Miras untuk proses hukum tindak pidana ringan (Tipiring). Kasat Resnarkoba, AKP Anwar Toro mengatakan, meski bulan ramadhan, namun tak menutup kemungkinan peredaran Miras masih berlangsung di masyarakat. Untuk meredamnya, kepolisian akan terus melakukan operasi. “ Giat Pekat ini tak hanya dilakukan anggota Polres, tetapi juga seluruh Polsek,’’ katanya sambil mengaku, terungkapnya temuan Miras itu karena keterlibatan masyarakat dalam memberikan informasi. (p15)

14

SMPN 17 Kendari Terapkan 5S dar atau tanpa sadar mengeluarkan gertakan yang sifatnya makian dan mengutuk anak. Hal ini sangat berpengaruh kepada kondisi dan perkembangan psikologi anak. “ Didikan yang salah di rumah akan terbawa ke sekolah. Di sekolah banyak murid yang ditemukan saling mengejek nama orang tua, memaki dengan bahasa pasar yang sangat tidak pantas dilontarkan seorang yang berpendidikan,” sesalnya. Penerapan 5S, selalu dilakukan sekolah mulai murid sampai di sekolah bertemu baik dengan teman maupun guru harus saling senyum dan bertegur sapa. Sekolah layak anak tidak sekadar pelayanan terhadap siswa, namun pelayanan terhadap orang tua yang berkunjung ke sekolah. Menurutnya, saat berkunjung orang tua diberitahukan masalah-masalah yang dihadapi anaknya. Karena pendidikan di sekolah harus selalu mendapat dukungan dari pendidikan dirumah. Milwan menambahkan, jika murid melakukan pelanggaran bukan hukuman kekerasan yang diterapkan, misalnya tidak membuang sampah pada tempatnya, maka murid diwajibkan mengganti kerugian dengan membuat pamflet yang berisi tulisan “ bersih lingkunganku, bersih jiwaku agar sehat ragaku”. Di pamflet akan ditulis nama pelakunya. Namanya siswa yang Kendari, KP ditulis, diharapkan akan mendapat SMPN 4 Kendari mengadakan pesantren kilat mulai efek jera karena malu kesalahannya 23 s.d 28 Juli mendatang. Sesuai kalender pendidikan, se- dibaca orang lain. (p7) harusnya diadakan selama tiga minggu. Namun, SMPN 4 Kendari dengan pertimbangan tertentu memadatkan menjadi satu minggu saja. “Pesantren kilat (peskil) diikuti semua jenjang kelas, namun bertahap. Hari pertama dan kedua diikuti siswa kelas X, hari ketiga dan keempat diikuti kelas XI dan hari kelima dan keenam diikuti kelas XII karena keterbatasan guru. Tidak semua guru bisa menjadi pengajar, harus guru agama,” jelas Kepala SMPN 4 Kendari, Supion Bake yang ditemui saat memantau di salah satu kelas. Menurutnya, alasan memadatkan kegiatan hanya selama enam hari, berdasarkan pertimbangan yang sangat krusial. Jika dilakukan terlalu lama, siswa akan merasa bosan, bahkan mereka ingin mengisi waktu libur dengan keluarga di rumah. Ada juga sebagian yang akan pulang kampung. Selain itu, untuk memberi waktu istirahat guru. “Memang kegiatan ramadhan di sekolah dilakukan selama satu minggu saja, namun siswa wajib mengikuti ramadhan selama dua minggu di rumah. Jadi itu bukanlah melanggar aturan. Siswa dibekali dengan buku panduan yang wajib dilakukan dan diisi, mulai dari tarweh, berpuasa, bertadarus dan sebagainya,” ungkapnya. Menurutnya, kegiatan utama peskil yaitu membentuk panitia zakat sebagai bentuk solidaritas kepada orang yang membutuhkan. Untuk menanamkan rasa kepedulian terhadap sesama manusia, sehingga sejak dini ditanamkan jiwa solidaritas. “Lewat peskil siswa diajari berbagi dan turut merasakan apa yang dirasakan saudara-saudara muslim lain yang serba kekurangan. Siswa mengumpulkan sembako, pakaian layak pakai, pakaian seragam, alat tulis, buku pelajaran dan sebagainya. Setelah terkumpul akan dibagikan kepada teman-teman di sekolah. Selebihnya akan disumbang langsung ke panti-panti asuhan,” katanya. (p7) Kendari, KP Setelah meraih predikat sekolah Adiwiyata Nasional, SMPN 17 Kendari juga meraih predikat sekolah Layak/ramah anak. Predikat layak anak diperoleh setelah berbagai temuan di kalangan siswa yang sering menggunakan kata-kata dan mengeluarkan kalimat-kalimat yang tidak sopan. SMPN 17 mampu menghilangkan semua kebiasaan buruk siswa dengan menerapkan 5S. “Sebuta 5S itu terdiri senyum, salam, sapa, sopan dan santun. Siswa yang bermasalah tidak perlu dihadapi dengan kekerasan. Karakter siswa itu sudah ada tinggal bagaimana membentuknya sesuai dengan jiwa anak itu sendiri,” jelas Milwan Kepala SMPN 17 Kendari sambil tersenyum. Menurutnya, sekolah layak anak itu bagaimana kepedulian guru terhadap anak. Kepedulian dalam arti anak tidak bisa dikerasi harus dibimbing dengan sopan santun dan cinta kasih. Milwan sangat menyayangkan didikan orang tua di rumah yang saat marah baik sa-

Pesantren Kilat Hanya Seminggu

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

MAN 1 Kendari akan Jadi Unggulan Kendari, KP Meski baru sebatas informasi yang diperoleh dari Kemenag Sultra tentang wacana MAN 1 Kendari digadang menjadi unggulan, pada prinsipnya sudah siap. Kesiapan itu dipaparkan Kepala MAN 1 Kendari, Dra. Hj. Syamsiar M.Hum. Bahkan dari penerimaan siswa baru (PSB) tahun ajaran 2012/2013, telah menyiapkan dua rombongan belajar (rombel) kelas unggulan untuk kelas X.1 dan X.2. “Pemerintah memang mencanangkan ada madrasah unggulan. Program itu belum turun sepenuhnya. Baru informasi dari Kemenag Sultra. Namun dari pihak MAN 1 Kendari, kami sudah siap sepenuhnya. Bahkan tahun ini sudah jalan dalam bentuk pendekatan ke arah kelasnya dulu,” paparnya. Siswa yang kini menempati kelas unggulan tersebut sebelummnya juga melalui proses seleksi yang ketat. Ke depan siswa kelas unggulan akan bermalam dan diasramakan di sekolah. Namun saat ini mereka hanya mengikuti proses belajar mengajar (PBM) penuh. Mulai dari pagi hingga siang, siang hingga sore. “Mereka memang kami siapkan untuk siswa kelas unggulan. Kami akan asramakan kalau sudah turun petunjuk teknis dan dananya,” imbuhnya. Dari segi kelayakan, Syamsiar menilai sekolahnya sudah sangat layak baik dari sarana dan prasarana hingga tenaga pendidik. Untuk sarana belajar saat ini MAN 1 Kendari memiliki labolatorium fisika, kimia, biologi, bahasa, komputer dan labolatorium pendidikan agama Islam (PAI). Untuk tenaga pendidik dari 80 guru, sekitar 90 persen telah berkualifikasi S2. Bahkan MAN 1 Kendari juga memiliki dua

guru berkualifikasi S3. “Dari bidang studi matematika kami memiliki dua orang guru yang sudah doktor. Namun saat ini masih di Jakarta. Beberapa bulan lagi mereka akan kembali di MAN 1 Kendari,” terangnya. Di program madrasah unggulan, prioritas diarahkan pada standar kompetensi, sehingga yang diutamakan percepatan materi pembelajaran. Siswa kelas unggulan di semester satu harus mengambil materi 30 persen di semester 2 dan begitu seterusnya. Dengan

demikian, di semester lima dan enam yang mereka pelajari adalah materi untuk ujian nasional (UN) dan pengenalan materi perguruan tinggi. “Jadi MAN unggulan terlihat di RPP guru. Siswa belajar lebih cepat meski tetap tiga tahun. Hanya saja di semester lima dan enam sudah selesai dan hanya mempelajari materi UN dan materi pengenalan perguruan tinggi,” paparnya. Untuk itu tak hanya siswa kelas unggulan saja yang diseleksi. Tenaga pendidiknya juga harus berkompeten dan diseleksi. (m2)

Kampus

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

15

SPP Tunggal Lebih Murah Kendari, KP SPP tunggal yang akan diterapkan di Unhalu rupanya masih simpang siur bagi masyarakat awam. Bahkan banyak yang beranggapan Unhalu menaikkan SPP dengan jumlah yang sangat tinggi. Hal itu pun lantas menimbulkan keresahan bagi sebagian masyarakat. Penerapan itu dibantah Pembantu Rektor I Unhalu, Prof. Ir. H. La Sara M.S.,Ph.D., bahwa Unhalu tidak menaikkan SPP, tetapi menerapkan sistem pembayaran SPP tunggal. Menurutnya dengan SPP tunggal, justru lebih murah karena semua beban pembiayaan seperti uang semester selama empat tahun atau delapan semester, uang almamater, uang

wisuda, dan lainnya telah digabung menjadi satu kemudian dibagi delapan. Hasil pembagian itulah yang akan dibayarkan setiap semester, sehingga tentu saja jumlahnya lebih tinggi. “Sebetulnya SPP tunggal justru lebih murah. Katakan rata-rata pembayaran per semester Rp 1,3 juta. Ini sudah mencakup semua kebutuhan mahasiswa mulai dari almamater, SPP selama delapan semester, uang wisuda, dan masih banyak lainnya. Setelah wisuda kita hitung juga akan sama. Itu juga kami sudah subsidi 10 persen dari pemerintah pusat,” paparnya. Salah satu keuntungan dengan adanya SPP tunggal, mahasiswa tidak akan bisa membohongi orang tuanya. Misalnya

meminta uang ini dan itu dengan alasan kebutuhan kuliah. Selain itu, dengan hitungan delapan semester akan memacu mahasiswa untuk serius dan mempercepat kuliahnya. “Plusnya karena dihitung delapan semester. Jadi bagi mahasiswa yang bermalas-malasan itu ruginya mereka,” imbuhnya. Hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah kondisi ekonomi keluarga. Dengan begitu mahasiswa tidak lagi berpikir hanya untuk bersenang-senang. Kedua, banyak orang yang ingin masuk di Unhalu tapi tidak bisa. Misalnya saat SNMPTN tahun 2012, Unhalu harus menyisihkan 26000 dari jumlah pendaftar

29.000 atau hanya 3.000 mahasiswa yang diterima. Dari situlah seharusnya mahasiswa berpikir untuk segera menyelesaikan kuliahnya agar memberi kesempatan yang lainya. Dengan cepat selesai maka akan ada keseimbangan bagi mahasiswa yang masuk. “Selain SPP tunggal langkah lainnya dengan adanya wisuda empat kali setahun. Keinginan saya, dengan cara berpikir seperti ini, mahasiswa juga harus sadar. Untuk itu salah satu cara, kita ikat dengan SPP tunggal. Supaya ada keseriusan dan motivasi. Tapi intinya kita sudah hitung. Ini lebih murah dan terkontrol,” pungkasnya. (m2)

Mahasiswa AMIK Global Manfaatkan Wajan Bolic Wulan/KP

Suasana Entrepreneur Training Outbound & Firewalk yang diselenggarakan Kewirausahaan Unhalu beberapa waktu lalu.

Berawal dari keprihatinan Safrudin, seorang mahasiswa Akademi Manajemen Informatika (AMIK) Global Kendari, akhirnya memanfaatkan wajan bolic. Di kampunya cukup banyak siswa SMP yang belum bisa mengakses internet di rumahnya. Kondisi itu memotivasinya melakukan rekayasa teknologi. Yeni Karyani Wajan bolic merupakan penemuan luar biasa yang diberhasil dikembangkan mahasiswa AMIK Global Kendari. Ciptaannya bisa memperkuat sinyal apa saja. Mulai sinyal dari antena wifi atau satelit komunikasi. Wajan Bolic terbuat dari barang-barang bekas sederhana. Komponennya terdiri wajan bekas, pipa bekas, alumunium foil, kabel UTP dan Adapter. Wajan bolic sebelumnya pernah dikembangkan oleh Dosen Institute Pertanian Bogor (IPB), Dr. Ono W. Purba dan Yafrudin mencoba mengem-

bangkannya lagi. Wajan memiliki fungsi sebagai pemantul sinyal internet. Prinsip kerja wajan bolic yaitu sinyal yang lemah seberapa jauhnya antena akan ada sinyalnya walaupun lemah, pada saat sinyal lemah, sinyal tidak bisa diakses komputer. Sinyal yang lemah bertebaran ke manamana karena antena hotspot itu ke segala arah, sehingga lemparannya lemah, sinyal yang datang dipantulkan ke tabung. Semua sinyal yang terserap di wajan akan dipantulkan ke alumunium foil. Cara membuat dengan melubangi wajan bekas lalu dipasang tabung reflektor yang berasal dari pipa bekas. Pipa bekas dililit alumunium foil yang sudah diukur sedemikian rupa, lalu di dalam pipa diletakkan alat bernama adapter atau pengubah sinyal. Alatnya ini bisa didapat di toko-toko elektronik di Kota Kendari. Setelah itu, adapter disambung dengan konektor atau alat penghubung yang fungsinya menghubungkan sinyal

internet dengan CPU atau laptop penerima melalui kabel UTP. Kabel UTP daya memantulkan dan mengalirkan sinyal maksimal 500 meter. Jika lebih dari 500 meter, harus ditambah penguat-- artinya sinyalnya melemah. “Secara keseluruhan wajan bolic hanya bermodalkan sekitar Rp 200 ribuan. Alat yang dibeli hanya adapter seharga Rp 200 ribu dan kabel UTP seharaga Rp 3 ribuan/meter. Komponen lainnya karena barang bekas bisa didapatkan di sekitar rumah tangga. Jadi wajan bolic si murah dengan kaya manfaat,” jelas Awal Ramadhan, ST, Direktur AMIK Global, Grup Yayasan STIE Dharma Bharata Kendari. Menurutnya, daya tangkap sinyal wajan bolic, akan lebih besar jika tidak terhalang bangunan. Semakin besar ukuran wajan, akan semakin besar sinyal yang bisa diserap dan dipantulkan. Prinsip kerjanya sama dengan parabola, makin besar antenanya, makin banyak chanel yang ditangkap. Pengerjaan

wajan bolic juga sangat mudah. Hanya butuh satu hari untuk merakit menjadi suatu alat luar biasa. Uji coba wajan bolic berjalan sukses. Untuk bisa menghasilkan sinyal yang maksimal wajan bolic harus ditempatkan di ketinggian. Komponen pendukung diatur sesuai fungsinya masing-masing, agar bisa berfungsi dengan baik. “ Wajan bolic dapat menyerap sinyal hotspot di sekitar wilayah kampus AMIK, bahkan yang radiusnyapun dapat dijangkau. Dengan adanya alat ini, mahasiswa yang rumahnya jauh dari warnet atau hotspot tidak perlu lagi repot ke warnet atau ke hotspot untuk mengerjakan tugas-tugasnya. Aalat ini bisa dirakit dan digunakan di rumah pribadi,” ungkapnya bangga. Keunggulan wajan bolic juga, jika alat ditempatkan yang benar apalagi jika dihadapkan langsung dengan pemancar pusat, kecepatannya bisa melebihi kecepatan internet yang ada di warnet. (*)

16

Xpresi

Gratis dan Indah.... Eka (Mahasiswi Unhalu) Senyum? Tentu itu bagian dari hidup saya. Bertemu dengan siapa pun usahakan untuk selalu tersenyum. Karena menurut saya senyum adalah perbuatan yang sangat indah. Selain indah ini juga sangat mudah kita lakukan alias gak pakai banyak modal, hehee.. ya iyalah masa senyum saja harus pakai modal sich?? Hmmm.. jadi heran dech kok biasanya banyak ya orangorang di sekeliling kita bahkan yang kita kenal gak mau senyum. Dengan senyum menurut saya menggambarkan kebahagiaan kita. Begitu pun saat kita bertemu dengan seseorang lalu kita tersenyum. Ini berarti kita bahagia bertemu dengan mereka. Yang bahaya, kalau kita senyum lalu orang lain gak mau balas. Hmm.. malu-malu gimana gitu, hehee... Kalau kita sudah memberikan senyuman yang paling manis, percaya dech orang lain juga akan berpikir positif. Yang penting jangan senyum sama pagar. Nanti dikira orang gila, xixixiii... (wulan)

Indri Regina Harind harindindri@facebook.com SmPn 2 Kendari “Senyun itu ibadh yg bisa membawah kasih n perdamaian dlm suatu permasalahan”

Aniicha Cahaya Rhany aniicha.c.rhany@facebook.com SmAn 2 Kendari “Mnurut ku..manfaat senyum itu buanyaak banget, slain bwt nambah2 pahala, bkin orang sneng ma kt, + bkin awett muda..hehhe”

Bawa Energi Positif Ulfa Burhanuddin (Guru Sekolah Dasar) Senyum adalah perbutan baik yang sangat mudah untuk kita lakukan tanpa kerja keras. Untuk itu buat semuanya rasanya tak perlu ragu untuk tersenyum kepada siapa saja. Karena senyum itu menunjukkan perhatian kamu dan simbol kebahagiaan. Dengan jiwa yang bahagia berarti kita sehat. Nah. berarti senyum itu sehat. Tapi jangan asal senyum ya? ketika kita memberikan senyuman yang terbaik harus dibarengi ikhlas. Percuma juga kan kalau kita senyum tapi tidak ikhlas atau senyum pahit. Dengan senyum yang tulus, maka orang yang melihatmu akan berpikiran positif tentang kamu. Misalnya “Orang ini ternyata ramah ya”, atau paling tidak “gitu dong senyum kan gak kayak nenek sihir”. Tapi kalau kamu selalu cemberut, jangankan orang lain peduli. Yang ada mereka akan mencibir kamu. Gak mau kan? makanya senyum donk? (Wulan)

Trivita Putry Solo tri_cancers@yahoo.co.id SmAn 1 Sampara “Snyum tuch ibadah..n tnda bhwa qt tuch org yg ramah n asyiik... Sdngkn mkna dr snyum yg tlus adlh dmna qt mmberikan snyum qt dngn tlus n ikhlas tanpa di buat’’ n terpaksa”

Indah Permata Gaisar indahpermata. gaisar.7@facebook.com “SEnyuM it2=ibadah Tapi senyum.a tulus dr hati...** Dgn senyuM buat hati qt senang+ oRang lain juga ngerasa seNang...”

Pengin wajahmu tampil sebagai model X_presi ? Gampang kok, gratis lagi.Info lebih lanjut hubungi :

0812 4988 2075

Bagi sobat-sobat X-genk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook X-Presi : expresikp

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

Senyum Itu.... Ibadah!

SelAIn gak dipungut biaya, senyum bisa menyehatkan dan yang terpenting, senyum itu ....ibadah yang paling gampang loh guys! Hehehe, so, kalo pingin sehat sekaligus ibadah, perbanyak senyum. Eits, asal jangan senyum sendirian, hmmm, bisa disangka crazymen loh! Apa susahnya sich senyum ma orang yang ditemui, apalagi kalo dah kenal. Kok susah banget, N’ faktanya malah senyum itu tidak mudah, kecuali bagi orang yang memahami betul manfaat senyum, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Buktinya guys, tak sedikit ada saja yang jutek banget baik ma orang yang dikenalnya, apalagi ma orang azing. Kesannya serem banget!!! Guys, mumpung bulan suci Ramadhan, perbanyaklah senyum ma siapapun yang ditemui. Toh, gak ada ruginya juga khan? Kalaupun kamu dicuekin, itu mah urusan yang bersangkutan ma Sang Khalik. Percaya dech orang yang pelit senyum, gak bakal punya banyak teman. Adanya malah dicuekin ma lingkungan sosialnya. Gak harus menebar senyum, minimal tuch muka sedap dipandang kalau lagi berpapasan ma orang lain. Kan dah jelas,

senyum adalah ibadah. Orang yang murah senyum kepada sesama akan mendapatkan pahala dari Allah Swt. Sebab, senyum yang berangkat dari ketulusan hati masuk kategori sedekah. Kalau yang ngerayain Ramadhan, mah pasti dah gak asing dengan salah satu hadist riwayat At-Tirmidzi yang menjelaskan tentang senyum sebagai ibadah. ”Senyummu terhadap saudaramu adalah kebajikan.” (HR At-Tirmidzi). Hehehe....dah gratis, sehat plus bernilai ibadah, kenapa gak ditinggalin tuch muka jutek kamu, gak ada manfaatnya ma sekali. Kalau dipraktekkan saat Raamdhan, justru nilainya lebih plus khan? Ini juga yang dialami Risma, siswi SMPN 4 Kendari. Katanya, senyum itu ibadah. “Mari kita tersnyum jika hti sedang happy, tpi jangan juga senyum-senyum sendri sahabat expresi zo ntar di sangka org gila..haha,” katanya. Hal yang sama diungkap Yan Rustan. Siswa SMAN 1 Ranomeeto ini, mengajak mereka yang muslim agar selalu smile, apalagi dalam suasa na Ramadhan. “Met bulan Ramadhan ya...Tetap semangat walaupun tidak makan dan tidak minum, Jaga hati dan pikiran agar tetap bersih dan slalu SMILE tentu,” kata penggemar bola ini. (wulan)

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

Sewa Asrama Pelatda Dikorup? Sudah Cair Rp 300 Juta, Tapi Baru Disetor Rp 100 Juta

AFP PHOTO/ CONTROLUCE

Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni saat memimpin timnya di turnamen Trofeo di San Nicola Stadium Bari, 21 Juli lalu. Nerazzurijulukan Inter-sukses mengalahkan Juventus dan AC Milan.

Dominasi Nerazzuri BARI-Inter Milan memang kalah bersaing dengan Juventus dan AC Milan di Serie A musim lalu. Juve dan Milan finis dua besar sehingga lolos langsung ke babak utama Liga Champions musim ini. Sebaliknya, karena hanya finis enam besar, Inter gagal ke Liga Champions untuk kali pertama setelah 11 tahun alias hanya tampil di Europa League. Itu pun harus merangkak dari kualifikasi. Namun, Inter menunjukkan apabila mereka tidak ingin mengulang kesalahan yang

sama musim ini. Itu menilik hasil turnamen pramusim yang melibatkan Inter, Juve dan Milan di ajang Trofeo TIM, di San Nicola, Bari, kemarin. Dalam turnamen yang menggunakan format pertandingan 45 menit tersebut, Nerazzurri -sebutan Inter- menunjukkan dominasi dengan mengalahkan Juve 1-0 dan Milan 2-1. Klub yang mengunjungi Jakarta Mei lalu itu pun merebut gelar keempat secara beruntun atau kali kedelapan dari 12 kali peBaca InTeR di Hal. 19

Navas Gembira Jadi Ayah “Kami memang sudah tak sabar ingin menyambut kehadirannya di dunia. Istri saya berjuang antara hidup dan mati dan saya melihatnya sendiri. Inilah yang membuat saya semakin mencintainya. Ya, kami sudah menjadi ayah dan ibu,” ujar Navas. Kelahiran Jesus tentunya melengkapi kebahagiaan Navas seusai Piala Eropa 2012. Winger 26 tahun ini turut mengantarkan tim nasional Spanyol mempertahankan predikat terbaik di Benua Biru. Navas mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 La Roja atas Kroasia di babak penyisihan grup. (ren) KegemBIRAAn tengah menyelimuti Jesus Navas dan istri tercintanya, Alejandra Moral. Winger Sevilla ini begitu antusias menyambut kelahiran putra pertama mereka, yang juga diberi nama Jesus. Seperti dilansir Futbolita, Jesus dilahirkan di Rumah Sakit Sagrado Corazon, Seville, pada 17 Juli lalu tepat pukul 19.15 waktu setempat. Bayi mungil itu terlahir dengan bobot 2,64 kilogram dan panjang 48 sentimeter. Sabtu kemarin, sebelum meninggalkan rumah sakit, Navas dan Moral sangat bangga memperkenalkan buah hati pertama mereka kepada publik. Moral menggendong sang bayi yang dibalut selimut putih. Jesus tampak menggemaskan karena kedua tangannya mengintip di luar. Navas dan Moral sangat bahagia menyambut kehadiran Jesus yang sudah lama mereka nantikan. Wajar saja lantaran pasangan ini menikah pada 10 Juni 2010 di Gereja Santa Maria la Blanca, Los Palacios.

Kendari, KP Bila ada yang menduga bahwa di KONI ada penggelapan dana, itu bisa jadi ada benarnya. Tata anggaran yang amburadul di KONI kini perlahan terungkap. Dana segar sebesar Rp 651 juta sudah dicairkan pemerintah dalam bentuk gelondongan guna mengongkosi beberapa item kegiatan. Salah satu yang diduga fiktif adalah pengadaan pakaian atlet, yang dananya sudah cair sebesar Rp 165 juta. Hingga kini, pakaian itu tidak ada. Kecurigaan adanya korupsi terkuat lagi di item sewa Asrama Haji sebagai tempat Pelatda. Dari anggaran Rp 651 juta itu, Rp 300 juta diantaranya untuk bayar sewa asrama Pelatda. Faktanya, pihak Depag Sultra sebagai pemilik asrama haji mengaku baru menerima dana sebesar Rp 100 Juta. Lalu kemana yang Rp 200 juta yang sudah cair itu? Hanya para pengurus KONI yang tahu, khususnya bendahara sebagai penerima dana itu di biro keuangan Pemprov. Kasi Sarana dan Perjalanan Haji Kemenag Sultra Aziz menjelaskan, KONI telah membuat kontrak untuk penggunaan gedung. Rincianya kata dia, setiap kepala akan dikenakan Rp 25 ribu perhari dari 131 orang yang diajukan. Mereka, mulai memasuki Asrama Haji sejak 26 Juni dan akan berakhir tiga hari sebelum pembukaan PON di Riau. “Kalau kita hitung itu, seluruh atlet akan tinggal selama 70 hari. Nah kalau dikalikan Rp 25 ribu dan dikalikan lagi 131 orang, itu mencapai Rpo 229.250.000,-. Itu, belum termasuk uang untuk sewa dapur Rp 1,5 juta

dan aula juga Rp 1,5 juta selama mereka tinggal disana atau totalnya Rp 232.250.000,”terangnya, kemarin. Jika memang telah mendapatkan dana kata dia, seharusnya KONI tidak perlu lagi menunda pelunasan pembayaran. Ia tidak mengerti bagaimana proses pembayaran di KONI, tapi jika berdasarkan aturan semua harus sesuai

peruntukan masing-masing karena dana yang diminta untuk pembayaran gedung. “Kalau uang Rp 100 juta yang kami terima semua sudah saya masukan ke bank,”tandasnya. Sementara itu, Sekum FORKI Sultra Hasanuddin terkejut dengan adanya proses Baca KORUP di Hal. 18

18

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

Hari Ini, DPRD Hearing KONI Sultra Terkait Carut Marutnya Pelatda PON Kendari, KP Beragam persoalan yang menimpa atlet PON Sultra menjelang keberangkatan mereka ke Riau, membuat DPRD Sultra prihatin. Lembaga legislatf itu berniat memanggil KONI Sultra, hari ini (24/7) untuk menjelaskan seluruh permasalahan sehingga terjadi di Pelatda termasuk beragam kesemrawutan terutama yang dialami atlet. Lalu, mengevaluasi sejauh mana kinerja Satgas termasuk perhatian terhadap atlet yang sedang berada di pemondokan. “Kita sudah kirim undangannya, dan kami ingin mereka bisa hadir,”ujar wakil ketua DPRD Sultra Sabaruddin Labamba, kemarin. Dalam agenda tersebut, DPRD akan berkonsentrasi pada sektor anggaran dan peralatan. Pasalnya, dua masalah ini menjadi inti per-

soalan. Lalu, bagaimana Satgas terbentuk melakukan tindakan melihat kondisi asrama haji yang penuh sampah dan nyamuk. Sabaruddin menuturkan, masalah kesehatan tidak kalah penting dan termnasuk poin utama karena jika atlet sakit prestasi tidak akan bisa diraih. “Saya sudah melihat langsung kondisi asrama, bahkan memasuki tiap kamar. Kasihan atlet kita, kalau seperti itu. Tapi, semoga mereka sudah mengambil langkahlangkah,”terangnya. Lebih lanjut Ketua PSSI Sultra ini menjabarkan, saat ini uang saku atlet telah dibayarkan. Nah, ini sebuah spirit dalam membangkitkan semangat atlet. Tapi, persoalanya peralatan sampai saat ini belum ada. Jika kita menghitung waktu latihan sangat tidak maksimal jika saja peralatan muncul setelah bulan ramadhan. “Mudah-mudahan, hearing ini bisa mendapatkan masalah utama, dan mendapatkan jalan keluar. Karena, kita ingin persiapan ini berjalan mulus, atau tidak ada keluhan,”ucapnya. (m1)

Olimpiade Bakal Jadi Peak Performance Phelps VICHY-Sepanjang tahun ini bintang renang Amerika Serikat Michael Phelps mengindikasikan tidak terlalu bersemangat jelang London 2012. Menyapu bersih delapan emas di Beijing 2008 dan enam emas di Athena 2004, bagi Phelps rasanya sudah cukup. Merosotnya semangat Phelps terlihat jelas dari kekalahan demi kekalahan yang dia derita pada dua nomor kejuaraan dunia 2011. Yakni 200 meter gaya bebas dan 200 meter gaya ganti perorangan. Sedangkan di ajang penentuan atlet AS di Olimpiade alias US Trials, Phelps juga tak tampil maksimal dengan kalah di 400 meter gaya ganti perorangan. Hal itu membuat Phelps hanya akan turun pada tujuh nomor di London. Dia tak bisa mengulangi prestasi emasnya di Beijing 2008. Phelps kalah bersaing di 200 meter gaya bebas. Adalah Ryan Lochte, kompatriotnya di Team USA yang menjadi momok Phelps pada Kejuaraan Dunia dan US Trails. Di London 2012, Phelps kembali akan bertarung melawan Lochte di 200 dan 400 gaya ganti perorangan. Namun, staff pelatih Phelps menegaskan anak asuhnya tidak kehilangan motivasi. Mereka yakin, perenang berjuluk The Baltimore Bullet itu akan mencapai peak performance di London. Phelps saat ini menempa diri dengan keras di Prancis Vichy, Prancis Tengah yang merupakan markas training camp tim AS. “Dia berlatih dengan sangat baik sejak US Trials. Saya kira dia akan lebih baik ketimbang bulan lalu,” ucap Bob Bowman, pelatih Phelps kepada Reuters. “Saya gembira dengan apa yang dia lakukan. Dia meningkat dengan signifikan. Michael berlatih maksimal, lebih dari sebelumnya,” imbuhnya.

Michael Phelps

Pendapat yang sama datang dari Gregg Troy, pelatih timnas AS yang juga pelatih pribadi Lochte. “Michael sangat luar biasa. Dia sangat siap jelang Olimpiade,” tandasnya. Phelps sendiri sadar bahwa persaingan melawan Lochte akan menjadi pertarungan terbesarnya. Apakah Phelps gentar? “Saya tidak takut kepada siapapun. Hal yang saya takutkan adalah ular dan ketinggian. Ryan jelas bukan ular. Dan saya lebih tinggi dari dia,” ucap Phelps. “Saya memiliki target dan saya harap bisa mencapainya. Tidak akan mudah, tetapi jika semua terpenuhi saya akan gembira. Meskipun saya berada di urutan dua atau delapan sekalipun,” tegasnya. Lochte sendiri sangat santai jelang London 2012. Persaingan dengan Phelps dianggap sebuah kompetisi biasa. “Ada banyak perenang hebat di luar sana. Saya tidak akan khawatir dengan hanya satu orang,” tandas peraih dua emas di Beijing 2008 tersebut. (nur)

Korup ................ pencairan anggaran. Ia menegaskan, seharusnya jika dana tersebut sudah cair dari awal seluruh atlet Pelatda sudah menggunakan seragam. Tapi, kondisinya berbanding terbalik, setiap atlet tidak diketahui jika berada diluar asrama. “KONI harus bisa memahami keadaan. Perhatian itu, sangat dibutuhkan dalam olahraga,”katanya. Di tempat terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Sultra Abubakar lagu mengatakan, persoalan penggunaan keuangan harus sesuai prosedur sebab jika tidak, KONI bisa saja akan berurusan dengan hukum. Ia menjelaskan, dana hibah tidak lagi diberlakukan dan semua dana KONI sepenuhnya melekat pada Dispora. Nah, untuk permintaan yang tidak ditenderkan terang Abubakar akan langsung dicairkan. Hanya saja, beberapa item seperti pengadaan pakaian olahraga juga sudah dicairkan sementara itu tidak diadakan dari awal Pelatda. Lalu, sewa asrama haji belum dilunasi padahal, anggarannya telah diambil secara menyeluruh. “Ini semua harus dijelaskan, oleh pihak KONI. Sebenarnya, kemana uang itu karena dicairkan sejak 12 Juni. Nah, pelatda dimulai sejak 9 Juni. Tapi hingga, 24 Juni saat ini atlet kita belum juga mendapatkan pakaian seragam,”ucapnya. (m1)

19

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

Inter .............. nyelenggaraan sejak 2001. Inter menyempurnakan gelar setelah predikat pemain terbaik ditahbiskan kepada playmaker muda Philippe Coutinho. Pemain 20 tahun asal Brasil itu bermain bagus dalam dua pertandingan serta mencetak gol kemenangan ke gawang Juve. Ironisnya, gol Coutinho tercipta menyusul kesalahan defender yang menyeberang dari Inter ke Juve musim panas ini, Lucio. “Permainan bagus saya tidak lepas karena kepercayaan yang diberikan pelatih (Andrea Stramaccioni, Red),” kata Coutinho sebagaimana dilansir Football Italia. Dibawah kendali pelatih muda seperti Stramaccioni (36 tahun), Coutinho memiliki kesempatan besar menunjukkan potensinya yang belum terlihat selama membela Inter dua tahun terakhir. Buktinya, pemain yang sempat dipinjamkan ke Espanyol di putaran kedua musim lalu itu mendapat nomor kostum utama, 9. “Situasinya membaik dan saya menikmati peran dalam tim,” ucap pemilik 5 caps dan satu gol tersebut. Di sisi lain, Stramaccioni menilai kemenangan atas Juve dan Milan tidak bisa dijadikan parameter persaingan di Serie A musim ini. Tapi, merupakan tes bagus Inter menghadapi Europa League. Inter sudah harus turun di kualifikasi ketiga pada 2 Agustus nanti menghadapi pemenang Hajduk Split (Kroasia) atau Skonto FC (Latvia). “Kami tidak sekadar mencoba kerjasama dan menguji strategi. Itulah sebabnya, kami bekerja keras selayaknya dalam pertandingan resmi,” ujar Stramaccioni di situs resmi klub. Di kesempatan terpisah, kubu Juve dan Milan memiliki alasan masing-masing mengevaluasi kegagalan di Trofeo TIM. Pelatih Juve Antonio Conte mengeluhkan kondisi lapangan yang buruk sehingga beberapa pemainnya cedera. Yang paling parah adalah Martin Caceres yang terancam absen beberapa bulan karena masalah serius di ligamen collateral lutut kiri. Sedangkan kekhawatiran pelatih Milan Massimiliano Allegri terkait hengkangnya Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva mulai menjadi kenyataan. Allegri mengatakan dirinya serasa membangun tim baru. Karena selain Ibrahimovic dan Silva, sepuluh pemain lainnya juga pergi. “Kami tahu ada sesuatu yang hilang, tapi kami masih memiliki waktu untuk berbenah. Terlalu dini memberikan penilaian saat ini,” jelas Allegri kepada Milan Canale. (dns/bas)

Atlet Takraw PON Dicoret Buntut Penurunan Baliho Ketua KONI Kendari, KP Aksi unjuk rasa para atlet di Pelatda PON guna menuntut pembayaran uang saku, hingga ada insiden penurunan baliho Ketua Umum KONI, Nur Alam berbuntu panjang. Pelaku yang teridentifikasi bernama Avan yang juga atlet takraw kini terancam tak diberangkatkan ke Riau untuk membela nama daerah di ajang PON. Ia dianggap melanggar aturan saat berunjukrasa. Surat pencoretan kepada Avan bahkan sudah dilayangkan kepada Pengurus Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Sultra. Sekretaris PSTI Sultra Suwarjono mengaku sudah menerima surat dari KONI itu yang isinya soal pelanggaran moral dan kedisiplinan, sementara atletnya tidak melakukan pelanggaran asusila atau yang lainnya. Jika dikaitkan dengan penurunan baliho, harus dilihat jelas bahwa insiden dilakukan banyak orang dan secara serentak. “Kami tidak mengerti maksud surat KONI itu,” kata Suwarjono, kemarin.

Yang perlu digaris bawahi kata dia, beberapa keputusan sempat dikeluarkan oleh penanggungjawab Pelatda. Yaitu, seluruh atlet harus segera mendiami asrama untuk melakukan latihan secara terpusat, dengan deadline waktu yang telah ditetapkan. Nah, jika tidak maka cabor tersebut tidak akan diikutkan. Tapi menurut Suwarjono, itu tidak ditegakan. Bahkan, ada beberapa cabor yang belum masuk berlatih. “Saya sangat sayangkan, kalau atlet kami bakal dicoret karena dia adalah salah satu yang terbaik. Tapi, kita tunggu saja bagaimana tanggapan Ketua Pengprov PSTI Samsul Ibrahim, dan kalau memang aturanya ya kita juga tidak bisa berbuat apa-apa,”paparnya. Ia juga mengharapkan, KONI bisa memberikan pertimbangan secara matang, dan melihat secara jeli awal mula dari kejadian tersebut. Sementara itu, wakil ketua KONI Sultra Saemu Alwi menegaskan, tidak ada toleransi bagi atlet yang melakukan pelanggaran. Misalnya demonstrasi sampai menirunkan baliho dari Ketua KONI yang tidak lain adalah Gubernur Sultra. Karena,

itu adalah sebuah pelanggaran dan bisa diproses secara hukum. “Kami sudah melayangkan surat, kepada Pengprovnya.

20

Kendari Pos | Selasa, 24 Juli 2012

Matching Antara Skill dan Pekerjaan B

ekerja di Hotel Horison seperti saat ini, tampaknya sudah menjadi keinginan Ade Ruyani. Wanita berpawakan jangkung ini merencanakan semuanya sejak dirinya masih berada di bangku SLTA. Itu dilalui dengan bersekolah mengambil jurusan perhotelan. Praktis setelah dirinya menamatkan sekolah langsung berkeja sebagai Front Ofiice Hotel Horison Kendari.

Tapi setelah Ade menikah pekerjaan pun ditinggalkan, seperti keinginan suami.Tapi terbiasa beraktivitas Ade merasa kurang betah bila harus tinggal di rumah. Kemudian dirinya kembali bekerja di Hotel Horison dengan menjadi marketing. Bekerja sebagai sales marketing, dirinya dituntut untuk selalu melakukan komunikasi dengan para klien. Pasalnya dari berkomunikasi itu lah klien tertarik untuk menggunakan jasa Hotel Horison. “Jadi pengalaman dan ilmu saat sekolah di SMK jurusan perhotelan,tidak sia-sia. Semua

itu teraplikasikan dalam pekerjaan sejak jadi Front Office hingga saat ini di Sales Marketing,” paparnya. Bekerja di Hotel seperti saat ini, Ade mengaku mendapat suport dari keluarga dan teman-temannya. Selama ini dalam menghadapi klien belum ada masalah. Baginya meskipun sebagai ibu rumah tangga, tidakada salahnya bilawanita juga berkarir. “Saya sempat vakum satu tahun, tapi kemudian dipanggil pihak hotel. Saya pikir, dari pada tidak ada aktivitas di rumah, ya saya terima,” ujarnya. (Strilda /Sulis)

Mendapat Suport Dari Keluarga Bekerja di Hotel Horison Ade Ruyani mendapat suport sepenuhnya dari keluarga. Khusus orang tua memberikan dukungan sejak masuk sekolah,setidaknya mereka sudah mengizinkan bila anaknya setelah lulus bekerja di hotel. Demikian suami, walaupun sebelumnya melarang Ade bekerja, tapi melihat istrinya berdiam diri di

Ade Ruyani Lahir : Kendari 9 Oktober 1991 Kerja : Sales dan marketing Hotel Horison Kendari Suami : Yulkhaidyr, SE.

rumah,akhirnya mengikhlaskan bila Ade bekerja,kebetulan juga di panggil pihak hotel. Ade bersyukur mendapat suport dari orang-orang yang dikasihinya. Terutama suami, baginya ridho suami adalah hal terpenting, hingga dirinya bekerja seperti saat ini. Itu terlihat saat sebelum menikah suami melarang bekerja Ade mengikutinya , dan memilih mengundurkan diri demi menuruti keinginan pria pujaan hatinya. “Tapi tampaknya suami kasihan melihat saya hanya tinggal di rumah, akhirnya ngizinan saya kerja lagi,” tuturnya. Versi Ade dengan berkerja bukan berarti dirinya tidak lagi memperhatikan suami. Tugas utama seorang istri bagi Ade yakni melani suami sepenuhnya. Ade pun masih sem-

pat menyiapkan makanan untuk suami. “Kebetulan suami orangnya tidak terlalu banyak menuntut, sehingga kami ber dua saling mengerti saja dengan kesibukan masing-masing,” paparnya. Bahkan Ade masih menyempatkan diri untuk memanjakan diri. Misalkan setiap minggu dirinya harus ke salon untuk melakukan perawatan ringan.Misalkan facial atau luluran. Selain semua itu penting bagi seorang wanita,pekerjaan Ade juga menuntut dirinya untuk selalu tampil rapi dan bersih. “Setiap hari saya harus bertemu klien, sehingga berpenampilan menarik itu hal utama. Baik dari sisi tatarias wajah ataupun berpakaian semuanya harus pantas,” pungkasnya (Strilda/Sulis)

21

Selasa, 24 Juli 2012

Moment Bursa Pahala

Jadwal Sholat Tarwih 1433 Hijriyah Tanggal 24 Juli 2012

9 10 11 12 13 14 15 16

Abdul Halil S.Pd.I Al-Ikhlas (Perum Kemenag) Drs. M. As’ad Miftahun Ni’mah Sultan Akbar Toruntju, SKM., M.Kes At-Tarbiyah H. Ali Awad, Lc Jabal Rahmah Drs. Ld. Mazal Amri M., MA Baitul Djalil Moh. Anwar, S.Ag Ar-Rahman (PDAM) Syarifuddin, S.Ag Jabal Uhud Drs. Kaso, MH Batut Taqwa DRs. H. Purwadi

Mutiara Hadits ”Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra: Bahwa sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda : Ketika datang bulan Ramadhan: Sungguh telah datang kepadamu bulan yang penuh berkat, diwajibkan atas kamu untuk puasa, dalam bulan ini pintu Jannah dibuka, pintu Neraka ditutup, Setan- Setan dibelenggu. Dalam bulan ini ada suatu malam yang nilanya sama dengan seribu bulan, maka barangsiapa diharamkan kebaikannya ( tidak beramal baik didalamnya), sungguh telah diharamkan (tidak mendapat kebaikan di bulan lain seperti di bulan ini). ( HR. Ahmad, Nasai dan Baihaqy. Hadits Shahih Ligwahairihi) .

Kendari, KP Bulan suci Ramadhan, merupakan bulan yang penuh magfirah dan ampunan. Tak heran bila bulan yang dinantikan umat Islam sedunia ini, sering diistilahkan sebagai bulan bursa pahala. Tepatnya, moment untuk mendorong setiap muslim untuk berlomba-lomba melaksanakan kegiatan yang bernilai ibadah karena pahalanya dilipat gandakan. “Bulan Ramadhan sebagai bulan rahmah atau kasih sayang Allah Subhanahu wa Ta’ala, ditandai pada 10 hari pertama, kedua dan ketiga hingga mencapai satu bulan. Dalam bulan Ramadhan, Allah Subhanahu wa Ta’ala memberi kesempatan meminta ampunan dan memberi keberkahan kepada umat manusia karena pada malam Ramadhan terdapat malam lailatul qadar yaitu diturunkan Al Quran sebagai

petunjuk, yang mana malam itu beribadah nilainya sama dengan 1000 bulan atau 83 tahun, padahal sudah kurang manusia yang bisa mencapai usia 83 tahun,” kata Tokoh Agama Sultra, Prof. Dr. H. Abdullah Alhadza, MA. Lantas apa yang hendaknya dilakukan umat muslim menjelang datangnya bulan suci tersebut, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sultra ini menjelaskan ada doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad saw sejak mulai memasuki bulan Rajab yaitu berdoa yang artinya Ya Allah berkahi bulan Rajab dan Saban, panjangkan usia kami sehingga kami bisa bertemu dengan bulan Ramadhan, guna menyiapkan dan memanfaatkan segala fasilitas yang disiapkan Allah Subhanahu wa Ta’ala di bulan suci. “Sehubungan fenomena yang terjadi di masyarakat, bulan

Ramadhan kebanyakan hanya ditandai dengan buka puasa dan shalat tarwih saja, yang aneh seharusnya dianjurkan berpuasa untuk mengurangi nafsu konsumtif sehingga harga turun karena permintaan turun sebagaimana teori ekonomi, tetapi yang terjadi sebaliknya yaitu harga meningkat pasalnya konsumtif meningkat. Ini menandakan Ramadhan hanya dimaknai menahan hawa lapar dan dahaga saja,” jelasnya. Fenomena lain ungkapnya terdapat remaja yang kebablasan dengan ikut ramai pasca shalat subuh, mereka menyalurkan selera yang tadinya tidak pernah shalat subuh menjadi rajin shalat subuh. Keramaian ini dimanfaatkan anak-anak remaja yang kurang pembinaan orang tua. Hikmah Ramdhan, kaitannya

AMAl/KP

Dirut PT.Media Kita Sejahtera, Milwan lukman dan Supervisor PT.Sinar Galesong Pratama, Ugas,S.Sos bersama pengurus Mesjid Al Ikhwan.

Semarak Safari di Mesjid Al-Ikhwan Ditutup dengan Door Prize Kendari, KP Semarak Safari Ramadhan di Mesjid Al Ikhwan, Kelurahan Mokoau, akhirnya ditutup oleh Dirut PT. Media Kita Sejahtera (penerbit harian Kendari Pos, red), Milwan Lukman yang didampingi Direktur PT. Sinar Galesong Pratama (SGP) Kendari, Ivan Ansari, Minggu (22/7) malam. Saat penutupan safari yang berlangsung dua hari tersebut, Dirut PT Media Kita Sejahtera menyerahkan bantuan

Baca Pahala di Hal. 22

Baca Semarak di Hal. 22

Sahur Keliling Bermakna Sosial Kendari Pos dan Ridwan BAE Sahur di Kelurahan Mata Kendari, KP Program Sahur Keliling Bersama Kendari Pos kerjasama DPD Partai Golkar Sultra menyambangi warga RT 03/RW 02, Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari. Kedatangan tim sahur ini, sekitar pukul 03.00 Wita dini hari mendapat sambutan yang luar biasa. Bahkan, sebagian warga memenuhi pintu gerbang masuk RW 02. Warga setempat sangat antusias mendapat kunjungan Sahur Keliling Bersama Kendari Pos yang didukung Partai Golkar Sultra di kediaman Judin, ketua RW 02 Kelurahan Mata pada Minggu (22/7) malam. Tidak ada perbedaan, laki-

laki dan perempuan, tokoh agama, pejabat maupun masyarakat biasa, tua-muda, semuanya duduk bersama menikmati hidangan sahur yang telah disiapkan oleh tim sahur keliling. “Kami bersyukur atas apresiasi dan kesediaan bapak-bapak dan ibu-ibu RW dua, menyambut kedatangan tim sahur keliling. Sambutan ini sangat luar biasa, karena dilakukan pada subuh hari,” kata Rustam, Manager Intermedia Promotion Event Organizer Kendari Pos mengawali percakapan sebelum sahur bersama dimulai. Kedatangan tim sahur keliling dari Kendari Pos, Rustam didampingi Supriadi, Desius dan Hadi. Pihak Golkar dihadiri langsung Ridwan BAE Ketua DPD Partai Usai Sahur bersama Ridwan BAE bersalaman dengan warga RW 02 Kelurahan Mata.

Eo foR KP

Baca Sahur di Hal. 22

22

Selasa, 24 Juli 2012

Tradisi Ramadhan pada Masyarakat Buton (Bagian II- Habis)

H. Muslim, M.Si.

Ibu Menyusui Boleh Berpuasa MenunaIkan ibadah puasa pada bulan Ramadhan hukumnya wajib, termasuk bagi ibu menyusui. Bagaimana ketentuannya, sepenuhnya telah diatur dalam Islam, sebagaimana dijelaskan H. Muslim, M.Si., salah satu ulama di Kendari. Katanya, bila berbuka dengan alasan menyusui, kewajiban seorang ibu adalah membayar fidyah dan tidak meng-qhada menurut pendapat hadits Ibnu Abbas. Artinya, ibu yang menyusui boleh berpuasa asalkan tidak mengganggu kesehatan dirinya dan anak balitanya. Jika kondisi fisiknya rapuh, ibu menyusui dibolehkan berbuka atau membatalkan puasanya. Dan bila mampu membayar puasa dilain waktu maka hal itu juga diperbolehkan. “Jadi silahkan berpuasa dan tidak berpuasa bagi ibu yang menyusui dan hamil,” katanya, kemarin. Intinya, sama antara ibu hamil dan menyusui dalam pandangan Islam, dua kondisi. Yang terpenting, pertama bagi ibu yang hamil dan menyusui tidak ada pengaruh buruk untuk berpuasa, ibu tidak merasa kepayahan dan tidak pula khawatir terhadap kesehatan anaknya kalau berpuasa. Jika kondisinya seperti itu, maka ibu itu wajib berpuasa dan tidak boleh berbuka. Selanjutnya versi kedua, yaitu ibu yang hamil dan menyusui bila ia merasa khawatir terhadap kesehatan diri dan anaknya, berpuasa sangat kepayahaan maka yang bersangkutan boleh tidak berpuasa dan wajib mengqadha hari-hari yang ditinggalkannya tersebut. Dalam kondisi ini yang utama baginya adalah berbuka, makruh berpuasa. Bahkan, sebagian ulama mengatakan jika ibu itu takut dengan kesehatan anaknya maka ia wajib tidak puasa dan haram berpuasa.

Sahur... Golkar Sultra yang juga bakal calon (Balon) Gubernur Sultra. Ridwan didampingi Rusman Emba, Ketua DPRD Sultra, La Nika Ketua Komisi III DPRD Sultra dan H.La Ode Halami. Menyambut kedatangan tim sahur, Judin Ketua RW 02 mengatakan, ini peristiwa langka karena berkunjung pada saat subuh dengan agenda sahur bersama. “Kami berterima kasih kepada tim Kendari Pos dan Bapak Ridwan yang telah

Dalam fatawa al Shiyam telah dijelaskan wanita hamil atau menyusui tidak boleh berbuka pada siang Ramadhan kecuali karena ada uzur (alasan yang dibenarkan) dan apabila keduanya berbuka karena udzur, wajib atas keduanya untuk meng-qadha shaum. Hal itu diperkuat pada firman Allah SWT kepada orang sakit pada ayat Al Baqarah 185, Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. H. Muslim menambahkan wanita hamil tidak mampu menjalankan puasa, baik karena beratnya kehamilannya, lemahnya pada fisiknya atau sebab lainnya. Dalam kondisi berbuka, terlebih lagi membahayakan bagi janinnya maka wanita itu wajib tidak berpuasa. Bagi ibu yang menyusui jika air susunya berkurang karena berpuasa dan si balita enggan meminum susu buatan manusia (instanst) maka wajib membatalkan puasanya karena dikhawatirkan kesehatan anak balitanya akan terganggu. Lalu, bagaimana jika wanita yang hamil dan menyusui tidak bisa membayar fidyah atau tidak mampu berpuasa dengan kondisi kesehatan yang tak kunjung sembuh? Kata H. Muslim sesuai dengan aturan syariat Islam harus mengacu kepada Al Quran dan hadits. Jika kita melihat zaman Rasulullah ada kisah seorang pasang suami istri yang tidak mengetahui haramnya berhubungan intim ketika berpuasa. Kedua pasangan itu lalu mendatangi Rasululoh dan memerintahkan untuk membayar fidyah kepada orang paling miskin dikampung tersebut. Namun tak satu pun yang miskin dan ternyata dua sahabat Rasulullah itulah yang paling miskin diantara penduduk lain. (ano)

bersedia hadir untuk sahur bersama,” ujarnya. Ridwan yang hampir dipastikan Balon gubernur dari Golkar, juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada warga Kelurahan Mata yang telah bersedia sahur bersama. “Gagasan sahur bersama yang dibuat Kendari Pos kami sambut untuk bersama-sama mendatangi warga. Semoga sahur bersama ini dapat memberikan nilai tambah, terutama dalam meningkatkan ketakwaan dan nilai-

Penentuan Awal Ramadhan, Libatkan Perangkat Sara Kidhi Selain Haroa, berbagai ritual keagamaan di Kota Baubau sebagai pusat pemerintahan eks Kesultanan Buton masih ditemukan didalam setiap momentum harihari besar agama. Mereka yang berperan dalam prosesi ritual tersebut tidak terlepas dari perangkat Sara Kidhi sebagai pucuk tertinggi yang bertanggung jawab terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Islam itu sendiri. Laporan : La Ode aswarlin, Baubau

Internet Doc

wujud kesempurnaannya. Sembari berjalan mengikuti ibadah puasa yang mencapai kurang lebih sebulan lamanya, berlangsung pula beberapa prosesi yang dilewati dalam perjalanan peribadatan tersebut. Pada malam pertengahan atau pada hari ke - 15 pelaksanaan ibadah puasa, biasanya dilakukan prosesi adat yang disebut malona Kunua. Dalam bahasa Indonesia itu diartikan sebagai malam kunut. Qunua diyakini sebagai simbol metafor yang menggambarkan tahapan proses kejadian manusia yang melewati empat malam yakni malam arwah, alam mitsal, alam ajsam dan alam insan. Ritual ini pada biasanya berlangsung pada pukul 02.00 dini hari. Dalam pelaksanaan malam Kunut ini, perangkat Sara Ogena dan Sara Kidhi bersama-sama dengan masyarakat melakukan ibadah sahur bersama yang dipusatkan di Baruga Keraton. Baruga sendiri memang merupakan salah satu simbol kebesaran adat. Tempat ini selain digunakan untuk prosesi Malona Kunua juga digunakan sebagai tempat pertemuan perangkat Sara Ogena dan Sara Kidhi dalam menjalankan sederet agenda pemerintahan kesultanan pada masanya. Ada hal menarik dalam pelaksanaan prosesi ritual malam Kunut di Kota Baubau, ditengah kesibukan Saraogena menjalankan pemerintahan termasuk Sara Kidhina bersama dengan masyarakat saat itu berkumpul bersama melakukan makan sahur. Hal ini sebenarnya merupakan manivestasi momentum silaturahim. Dalam kesempatan itu tergambar bagaimana nilai-nilai saling menghargai antara perangkat Sara dengan masyarakatnya. “Baruga sebagai simbol kebesaran adat sedangkan masjid yang merupakan simbol kebasaran agama berbaur dengan masyarakat melakukan sahur bersama untuk menjaga Ukhua antara penegak agama dengan perangkat kesultanan termasuk masyarakat itu sendiri,” tutur La Ode Abdul Munafi.(***)

Salah satu ritual keagamaan Kesultanan Buton, menggelar ritual qunut ramadhan yang dilaksanakan di Baruga Keraton Buton, saat bulan puasa tahun lalu. MOMenTuM bulan suci rama- nilai-nilai kebudayaannya. Diawali puasa dihari pertama. Pengumuman dhan setidaknya lima kali pelaksan- dengan manivestasi fungsi dari pada “Bhana Bhangu” sendiri dilakukan aan ritual dilaksanakan masyarakat salah satu sub didalam struktur perangkat Sara Kidhina melalui alat Buton. Ritual itu dilakukan sejak Sara Kidhi, menunggu datangnya pengeras suara yang ada di masjid. pembukaan kepala puasa, menyak- hilal diperankan oleh seseorang Disitulah petanda kepada masyarakat sikan datangnya hilal, pertengahan yang disebut Tungguna Bula. Dalam untuk mempersiapkan diri baik fisik, puasa, malam Lailatul Qadar hingga tradisi Sara Kidhi Tungguna Bula dan kekuatan imannya dalam menpada hari malam menuju kemenan- juga biasa dikenal dengan nama jalankan ibadah puasa. gan. Mereka yang dilibatkan dalam Mojina Tungguna Bula yang berarti Bagi masyarakat Buton, puasa prosesi ritual tersebut sudah ditetap- penjaga bulan. Tugas Moji Tung- ramadhan mengandung konotasi kan berdasarkan ketetapan jabatan guna Bula sendiri dalam perangkat sebagai yang bermakna simbolisayang diamanahkan kepada mereka sistem yang ada yakni menunggu si sendi-sendi kehidupan manusia yang masuk dalam struktur Sara dan mengamati pertanda datangnya sebagai metafor yang menggamKidhina. bulan suci Ramadhan. barkan proses kejadian manusia Dalam kehidupan masyarakat Setelah hilal dipastikan sudah hingga menyempurna. Rasa lapar modern untuk mengetahui datang- muncul yang ditugaskan kepada dan dahaga saat menjalankan ibanya hilal guna memastikan pergan- Tungguna Bula sebagai orang dah puasa diibaratkan perasaan setian bulan ditahun hijria sebagai yang mengamati hilal, selanjutnya orang ibu ketika sedang mengandpetanda datangnya bulan suci Ra- hal itu disampaikan kepada Sara ung bayinya dengan perjuangan madhan sudah menggunakan alat Kidhi untuk kemudian dilaku- yang penuh kesabaran. Proses ini teleskop. Namun hal itu pula masih kan musyawarah bersama. Usai adalah manifestasi dari awal kedapat dilihat dengan mata telanjang melakukan musyawarah bersama hidupan manusia itu sendiri yang yang biasanya dilakukan pada saat selanjutnya ditindak lanjuti den- terpatri bagi mereka yang mensore hari menjelang magrib. Me- gan prosesi Apolele dengan mak- jalankan ibadah puasa sejak hari mang sejatinya untuk memastikan sud memberikan kabar kepada pertama hingga hari kesepuluh. munculnya hilal tersebut hanya bisa pemerintah kesultanan bahwa RaPelaksanaan puasa pada hari ke dilakukan pada saat sore hari kar- madhan sudah tiba. -11 bagi pemahaman masyarakat ena hanya dimomen itu hilal dapat Pada malam hari kemudian para Buton merupakan simbol manudilihat dengan mata telanjang sebab anggota struktur Sara Kidhina tadi sia telah memasuki alam Mitsal. cahaya hilal sangat kecil dan tipis. bersiap menggelar sholat bersama Yang mana setiap manusia saat Memantau munculnya hilal, Kota pada pukul 24.00 Wita. Namun sebel- itu masih berupa gumpalan darah. Baubau sebagai daerah eks Kes- umnya terlebih dahulu diumumkan Sedangkan pada saat puasa ke -16 ultanan Buton masih menjunjung kepada masyarakat bahwa Malo itu menggambarkan simbol yang mana saat itu manusia sudah beruBhana Bangu atau di- sia 120 hari, selanjutnya ditiupkan nilai sosial kemanusiaan,” kata Puasa juga mengisyaratkan artikan masyarakat roh kedalam rahim seorang ibu mantan bupati Muna ini. kita untuk melatih diri untuk akan melakukan sebagai persiapan memasuki alam Sebelum sahur bareng dimu- merasakan penderitaan atau kesbangun sahur untuk insan. Dalam proses ini tentunya lai, H. La Ode Halami yang ulitan ekonomi bagi mereka yang melaksanakan ibadah perjalanan manusia menuju pada juga dikenal sebagai tokoh tidak mampu. “Nah pada subuh masyarakat di Kota Kendari, ini, Bapak Ridwan Bae dengan memberikan wejangan menge- ikhlas menyediakan makanan Ramadhan dimaknai sebagai nai makna berpuasa di bulan sahur. Mudah-mudahan makna nilai dan esensinya bukan hanramadhan. “Hakekat puasa ada- nilai-nilai sosial ini bermanfaat dengan perkembangan moral ya sekedar sebagai aksesori lah melatih kita untuk menahan bagi saudara-saudaraku yang ber- umat muslim di Indonesia ter- belaka. diri dari segala macam hawa domisili di Kelurahan Mata. Apal- hadap perkembangan bangsa, “Karena itu saya menghimnafsu, baik makan maupun dan agi tokoh-tokoh masyarakatnya ingat Ketua Dewan Pendidikan bau, mari kita dengan niat minum serta hal-hal lain yang kami sudah saling kenal,” kata La Sultra ini Ramadhan lebih ban- yang ikhlas dan tulus menyamdapat membatalkan puasa,” un- Ode Halami seraya menutup den- yak disikapi kulitnya dari pada but bulan suci Ramadhan, sehintinya, pasalnya seharusnya ingga hidayah Allah Subhanagkapnya. gan doa sahur. (m2)

Semarak... pembangunan mesjid kepada pengurus Mesjid Al Ikhwan. Dia berharap, “Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat, dan sebagai sarana pendidikan bagi peserta. Harapannya, silaturahmi ini tetap terjalin dengan baik. Bagi pemenang supaya terus meningkatkan apa yang telah dimiliki,” harap Milwan yang juga Pemred Kendari Pos ini. Supervisor Promotion PT. SGP, Ugas S.Sos mengatakan

Pahala...

Safari Ramadhan bermaksud membentuk mental anak dan mengenalkan anak dengan kegiatan spiritual agar anak jangan hanya pandai dengan persoalan yang terkait keduniwian namun persoalan keagamaan pun tak luput dari pengetahuan mereka. Harapanya kegiatan ini selain menambah wawasan anak, juga membentuk mental dan kepercayaan diri anak. Usai pemberian bantuan pembangunan mesjid, tim safari mengumumkan pemenang lom-

ba dai cilik, mengaji dan shalat berjamaah. Pemenang lomba tadarus dimenangkan oleh Riski disusul oleh Ayub dan Ilhamsyah. Untuk pemenang dai cilik pemenangnya adalah Ray, fitri dan ilham sedangkan pemenangan shalat berjama’ah dimenangkan oleh kelompok 4 disusul juara 2 dan 3 yakni kelompol 7 dan 2. Selain itu, program penjualan motor juga akan dihadirkan dalam rangkaian acara ini. Karena khusus di bulan Ramadhan Su-

zuki akan memberikan voucher Rp.300 ribu untuk semua tipe kecuali Satria Fu Rp.250 ribu. Bagi jamaah yang melakukan transaksi cukup dengan hanya menyetor uang muka tanda jadi Rp.50 ribu dan hal itu berlaku selama satu bulan selama Ramadhan. Acara dilanjutkan dengan pengundian door prize untuk jama’ah shalat tarawih dan pemutaran film religi. Sementara itu, Ketua pengurus Mesjid Al Ikhwan, H.Abdul Karim mengatakan apresiasi

hu wa Ta’ala dapat diberikan. Dengan begitu kita bisa menjadikan agama sebagai sesuatu yang nikmat dan bukan siksaan, sehingga pada akhirnya agama dijadikan manfaat, otomatis muslim dapat menjadi rahmat bagi alam sekeliling kita,” tandasnya. (fas) yang positif. Kegiatan ini telah banyak membantu jamaah masjid. Selain memberiakan bantuan pembangunan mesjid, tim safari telah menyemarakan suasana Ramadhan dengan kegiatan bernuansa religi. Setelah menyambangi warga Mokoau, Tim Safari Ramadhan Suzuki-Kendari Pos akan menyambangi kabupaten lainnya di Sultra, dan Mesjid At-Takwa Kelurahan Wamponiki Kabupaten Muna merupakan agenda Safari Ramadhan selanjutnya. (p1)

23

Kendari Pos |Selasa, 24 Juli 2012

Lima Tanda Anak Kelelahan Jadwal Padat SeKoLAh, les, kursus bermusik, kegiatan ekstrakurikuler memang bagus untuk perkembangan anak-anak. Tetapi jika anak terlalu sibuk karena jadwal yang padat setiap harinya, hal tersebut dapat menyebabkan kelelahan dan depresi pada anak. Anak mungkin tidak menyadari bahwa dirinya telah terlalu lelah menjalani rutinitas tersebut. Tetapi tanda-tanda kelelahan tersebut dapat tampak pada diri anak melalui perubahan suasana hati dan gangguan tidur. Anda perlu mengetahui tanda-tanda yang terjadi pada anak jika dirinya kelelahan dengan jadwal kegiatannya. Seperti dilansir ivillage, Senin (23/7/2012) berikut tanda-tanda anak mengalami kelelahan karena sibuknya aktivitas, antara lain: 1. Mudah Jatuh Sakit Jika anak sering mengalami sakit kepala atau sakit perut, mungkin disebabkan oleh stres karena jadwal kegiatan yang terlalu padat. Ketika tubuh melepaskan hormon stres, tubuh dapat merasakan nyeri akibat pengiriman hormon tersebut. Kesibukan yang terlalu intens dapat meningkatkan kecemasan dan stres yang menyebabkan kondisi tubuh melemah dan mudah jatuh sakit. Berikan perhatian ekstra pada anak mengenai

kegiatan yang perlu dijalani atau tidak. Jadilah orang tua yang selalu ada untuk mendengarkan keluh kesah anak untuk mencegah stres yang parah. 2. Pola tidur Tidak Sehat Sebagian besar anak dan remaja membutuhkan waktu tidur sebanyak 9-12 jam per hari. Tetapi kadang masalah muncul, ketika anak harus bangun lebih pagi karena ada ekstrakurikuler olahraga di awal jam sekolah dan sebagainya. Kurangnya tidur dapat menyebabkan kelelahan dan dampak kronis lainnya seperti gangguan suasana hati, badan tidak sehat, kesulitan fokus ke pelajaran dan kinerja yang

buruk pada kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu kemungkinan yang menyebabkan anak terlambat tidur adalah karena mengerjakan PR hingga larut malam. Kemungkinan lain adalah bahwa anak sedang mengalami gangguan tidur, seperti insomnia atau bahkan mimpi buruk. Anda perlu menangani masalah ini dengan memastikan anak telah mengerjakan PR sebelum waktu tidurnya. 3. Anak tidak dapat mempunyai waktu untuk aktivitas lainnya Jadwal sekolah dan kegiatan lain seperti les dan ekstrakurikuler dapat membuat anak terlalu sibuk dan tidak mempunyai waktu untuk melakukan kegiatan lain di luar rutinitasnya. Hal ini bagus untuk anak, karena dapat mnegajarkan displin dan tanggung jawab. Tetapi semua kegiatan porsinya harus seimbang agar anak tidak kelelahan karena terlalu sibuk. Anda harus membimbing anak Anda untuk dapat memprioritaskan kegiatannya. Susunlah kegiatan yang dilakukan anak setiap harinya menjadi semacam rating, sehingga Anda berdua dapat mencari tahu bersama-sama kegiatan amna yang harus dikurangi dan aman yang harus ditingkatkan. 4. Suasana hati anak Mudah Terganggu Hormon tertentu dapat menyebabkan perubahan suasana hati pada anak dan remaja. Anak yang terlalu lelah mungkin akan kehilanga tawanya, lekas marah, dan bahkan depresi. Anda perlu mengetahui tanda-tanda tersebut sejak dini agar anak tidak mengatasi hal ini sendiri dengan cara yang salah seperti merokok, menggunakan obat-obatan terlarang atau minum minuman beralkohol. 5. Gangguan makan Seorang anak yang terlalu lelah karena padatnya jadwal kegiatan sehari-hari, cenderung melewatkan makan malam dan memilih untuk tidur. Padahal menurut sebuah penelitian terbaru di Journal of American Dietetic Association menyatakan bahwa anak yang makan bersama keluarga, cenderung lebih banyak mengonsumsi buah dan sayuran hijau. Anak yang tidak makan bersama keluarga cenderung memilih makanan yang disukainya serta minum minuman manis. Kebiasaan yang buruk tersebut dapat menempatkan anak pada risiko obesitas. Ajaklah anak makan bersama keluarga setiap pagi dan malam hari. Anda juga perlu membuat suasana makan lebih hangat dan akrab agar anak tidak ingin melewatkan momen kebersamaan tersebut.(ir/ir)

Politika

24 Pilwali Baubau

Golkar Jagokan Ibrahim Marsela Kendari,KP Partai Golkar resmi menetapkan Ibrahim Marsela sebagai calon wali kota Baubau (Cawali), melalui SK DPP Partai Golkar bernomor B-816/GOLKAR/ VII/2012 tertanggal 13 Juli 2012. “Pengusungan Ibrahim Masela sebagaiCawaliBaubaubersamaan dengan saya sebagai Cagub Sultra, yang mana SK DPP yang diterbitkn berdasarkan hasil rapat Tim Pilkada Pusat dengan ditanda tangani Ketua Desk Pilkada, Nurdin Halid dan Sekjen, Idrus Marham,” kata Ketua Partai Golkar Sultra, Ridwan BAE. Mantan Bupati Muna ini kemudian membeberkan alasan terpilihnya Ibrahim Marsela dibanding calon lainnya yang

Satria

Gerindra Sultra Sibuk Bentuk AnakCabang

Anton Timbang

Kendari, KP PD Satria Sultra tengah mempersiapkan terbentuknya kepengurusan pimpinan cabang (PC) Satria di 12 kabupaten / kota se-Sultra. “Saat ini kami fokus pembentukan 12 PC se-Sultra. Targetnya, setelah lebaran 12 PC rampung, sehingga awal September 2012 dapat dilakukan pelantikan PC se-Sultra. Rencananya pelantikan akan berlangsung di Kendari, dan diharapkan kehadiran PC Satria semakin membantu kinerja DPC Gerindra,” ujar Ketua Pimpinan Daerah (PD) Satria Gerindra Sultra, Anton Timbang. Dalam upaya mensinkronkan program Partai Gerindra Sultra, selain PD Satria telah melaksanakan revolusi putih, telah pula melakukan kerja politik untuk memenangkan Cagub Sultra usungan Partai Gerindra melalui hasil Rapimda, yaitu calon incumbent Nur Alam. “Mengenai Caleg akan koordinasi dengan Gerindra Sultra. Kita adalah organisasi sayap Partai Gerindra yang memiliki hak yang sama untuk menCalegkan diri, adapun rencana Caleg partai akan berlangsung pada September 2012 dengan kriteria umum bisa membesarkan calon,” jelasnya.(fas)

mendaftar di Golkar Baubau, antara lain karena mantan Kadis Pariwisata Sultra itu memiliki elektabilitas tertinggi. Tetapi dirinya berpesan karena Golkar Baubau hanya memiliki dua kursi, maka harus menjalin koalisi dengan partai lainnya untuk mendapatkan tambahan dua kursi. “Dengan begitu semua elemen Partai Golkar mulai dari pengurus, kader dan simpatisan Partai Golkar DPD II Baubau harus memenangkan Ibrahim Marsela di Pilwali Baubau yang akan dihelat bersamaan dengan Pilgub Sultra 4 November 2012,” bebernya.(fas)

ulfah/KP

Surat dari DPP Golkar yang diklaim sebagai Rekomendasi Pencalonan Ibrahim Marsela.

Kendari Pos |Selasa, 24 Juli 2012

Panwaslukada Curigai KPU Sultra Kendari, KP Daftar penduduk potensial pemilih Pemilu (DP4) merupakan data milik negara tetapi bukan rahasia, sehingga harus diketahui publik. Hal inilah yang dipertanyakan Pokja Pengawasan Panwaslukada Sultra, La Ode Darmono pasalnya meskipun telah menyurati Pokja Pemutakhiran Data Pemilih KPU Sultra, tetapi hingga saat ini pihaknya belum memerima DP4 dari KPU Sultra. “Surat resmi kami hanya dibalas Pokja Pemutakhiran Data Pemilih via SMS dengan kata-kata KPU tidak punya kewajiban memberikan DP4 kepada Panwas. Seharusnya sesama penyelenggara Pilkada, KPU dan Panwas harusnya bermitra bukannya bermusuhan,” terang Darmono. Hal tersebutlah yang membuat pihaknya merasa curiga ada apa dengan KPU Sultra, padahal DP4 menjadi acuan dalam verifikasi data pemilih di lapangan. Yang mana hasil pengawasan Panwaslukada Sultra

antara lain di Kabupaten Buton, ditemukan peningkatan signifikan jumlah pemilih yang mencapai 20 ribu orang. “Meskipun demikian kami tetap melakukan pendekatan persuasif dengan KPU Sultra, selain pada hari Kamis (21/7) atau Jumat (22/7) akan kami undang partai politik (Parpol) yang ada di Sultra untuk bersama-sama melakukan pengawasan pemutakhiran data Pilgub, mengingat Panwaslukada Sultra terbatas personil dan energi, serta kami juga berencana melibatkan perguruan tinggi (PT), LSM dan tokoh masyarakat untuk terlibat aktif dan memberi informasi tentang pemutkhiran data Pilgub,” ungkapnya. Ketua Pokja Pemutakhiran Data Pemilih KPU Sultra, Eka Suaib menuturkan pihaknya bukan tidak mau memberikan DP4 kepada Panwaslukada Sultra, tetapi pihaknya sudah tidak memiliki arsip untuk diberikan ke Pan-

waslukada karena telah diberikan ke KPU kabupaten/kota. “Tidak ada kewajiban konstitusional yang terdapat dalam UU mewajibkan KPU memberikan DP4 ke Panwas, apalagi DP4 yang diberikan Pemprov Sultra hanya 1 rangkap dan itu merupakan arsip kami. Kalau pun Panwas ingin mengcros cek data dengan patokan DP4, dapat menjadikan bahan publikasi melalui media massa sebagai salah satu bahan acuan,” tutur Eka. Dosen Fisip Unhalu ini mengatakan janganlah hal tersebut menjadikan hubungan KPU dan Panwas saling mencurigai, dengan begitu Pilgub Sultra dapat berjalan sukses. “Saat ini daftar pemilih sementara (DPS) sudah diproses, dan Panwaslukada Sultra dapat mengawasi apakah formulir A telah dipasang pada tempat yang strategis dan apakah masyarakat telah aktif mengecek terdaftarnya dirinya di DPS,” katanya.(fas)


Kendari Pos Edisi 24 Juli 2012