Issuu on Google+

CALL CENTER Redaksi : 0401-3126515 Email: bumianoa@gmail.com Langganan Koran : 0813 4151 2090 Email : sirkulasi_kp@yahoo.com Iklan : 0853 3553 1111 Email: kendariposiklan@yahoo.com Fax : 0401-3123771

Kamis, 12 Juli 2012

Harga Eceran Rp. 3.500,-

Bupati Wakatobi Didemo Dugaan Korupsi

Ironi Lembaga Kepolisian lEMBAgA kepolisian kembali tercemar, padahal baru saja memperingati hari berdirinya 1 Juli lalu. Berita Kendari Pos, beberapa hari lalu, seorang oknum anggota kepolisian di Wilayah Tugas Polsek Tampo, ditengarai melakukan pencurian kayu jati milik seorang warga dengan modus operandi memperalat warga Catatan Desa Kombungo. Alih-alih menangkap oknum polisi yang diduga sebagai otak pencurian kayu, justeru warga yang jadi suruhan penebangan kayu jati, dijerat sebagai tersangka. Tulisan saya ini bukan bermaksud mendeskreditkan kepolisian sebagai lembaga penegak hukum yang merupakan garda Oleh: Muh Sjaiful SH MH Dosen terdepan penegakan huFakultas Hukum Unhalu kum pidana di Indonesia. Tetapi kasus tersebut, paling tidak untuk mengingatkan kembali harapan reformasi lembaga kepolisian setelah 66 tahun berdirinya, agar tidak semakin tercabik lantaran masih bercokolnya kejahilan oknum polisi, yang mengatasnamakan arogansi institusi, melakukan perbuatan tercela hanya untuk tujuan-tujuan materialistik.

Hukum

Wangiwangi, KP Tidur nyenyak Bupati Wakatobi Ir Hugua kini sedikit terganggu. Kemarin massa dari lembaga Forum Masyarakat Pemerhati Keadilan (FMPK) Sultra berdemonstrasi menuntut penanganan dugaan koprupsi Ir Hugua bersama istrinya, Ratna. Demo yang digelar di depan Kantor Bupati Wakatobi dijaga ketat aparat keamanan. Sebab massa pro dari Lembaga Pemerhati Generasi Muda (LPGM) Wakatobi juga ikut berdatangan. Pertemuan massa ini direlai polisi sehingga jalannya demo cukup kondusif. Menurut massa kontra yang dipimpin empat koordinatornya yakni Sariadin, Salimudin, Asriadin dan Hasriadin, mempertanyakan sejauh mana tindak lanjut

Baca ironi di Hal 8

hasil audit BPK terhadap kasus-kasus yang menimpa Bupati Wakatobi dan beberapa kasus lainya yang istri. Misalnya dugaan penyelewengan dana pendidikan kesejahteraan keluarga (PKK) Kabupaten Wakatobi senilai Rp380 juta lebih. Kemudian insentif pajak PBB masyarakat yang diberikan pemerintah pusat senilai Rp 1,6 miliar tahun 2006 lalu, justru dibagi-bagikan ada pejabat Wakatobi. Padahal tidak ada payung hukumnya

Baca pEmEkaran di Hal 7

Tak Disetujui Keluarga RAcHEl Maryam dan Edo telah resmi menikah pada 16 Desember 2011 lalu. Pernikahan tersebut juga sempat mengejutkan masyarakat lantaran digelar secara tertutup dan diam-diam. Senada dengan masyarakat, keluarga Edo rupanya juga sangat terkejut dengan adanya kabar tersebut. Lho kenapa? “Kegelisahan kepergian anak dari keluarga tanpa restu yang sampai akhirnya sifatnya berubah,” ujar orang kepercayaan keluarga Edo, Ary Khadafy saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (11/7/2012). Dikatakan Ary, pokok permasalahannya sebenarnya tidak ada. Hanya banyak yang berubah semenjak Edo pergi dari rumah. Ary juga mengatakan sejak Edo keluar dari rumah, sifatnya banyak yang berubah. “Tapi hampir melupakan keluarga. Sampai bapak sakit dia tidak pernah di samping bapak. Jarang pulang, dia juga tidak pernah menjenguk bapak padahal dia tahu bapak sakit,” katanya lagi. “Keluar rumah, kita (keluarga) tahu dia (Edo) menikah belakangan dari media, ternyata Edo menikah dan itu jadi pukulan ekstra bagi keluarga karna tidak ada restu dan pamit dari keluarga. Mungkin pernah Rachel dikenalkan ke ibunya Edo tapi ibunya nggak setuju,” jelasnya Sampai saat ini pihak Rachel atau Edo masih belum bisa dikonfirmasi tentang kabar tersebut. (bas)

Baca Hugua di Hal 7

Pemekaran 2013 atau 2014 Kendari, KP Lima kabupaten dan 1 kota di Sultra yang akan dimekarkan, masih harus menunggu. Pemprov bersama bupati Konawe, Buton, Muna dan bupati Kolaka telah mengikuti verifikasi dan validasi data di kementerian dalam negeri, namun belum ada kejelasan kapan akan terealisasi. “Tahun 2013 atau 2014 mungkin baru terealisasi. Yakin saja gubernur serius mengupayakan agar bagaimana 5 kabupaten dan 1 kota ini bisa secepatnya mekar,” kata Karo Pemerintahan, Drs H Andi Baso saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

SELEBRITI

untuk membagi-bagikan dana tersebut kepada pejabat “Jelas merugikan masyarakat karena tak ada payung hukumnya apa yang dilakukan bupati,”tukas Sariadin dalam orasinya. Menurut Sariadin, buruknya kepemimpinan Hugua termasuk istrinya Ratna Hugua, sangat berimplikasi bagi daerah. “Ini adalah duri bagi masyarakat Wakatobi yang harus

“Tahun 2013 atau 2014 mungkin baru terealisasi. Yakin saja gubernur serius mengupayakan agar bagaimana 5 kabupaten dan 1 kota ini bisa secepatnya mekar” Karo Pemerintahan, Drs H Andi Baso

Satyalancana Pembangunan untuk Nur Alam Jakarta, KP Gubernur Sultra, H Nur Alam SE menerima penghargaan Satyalancana Pembangunan dari pemerintah RI. Penghargaan diberikan atas prestasi Nur Alam dalam memihaki dan mengembangkan Koperasi dan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di Sultra. “Surat keputusan presiden telah kami terima dan langsung saya serahkan ke

gubernur pada 9 Juli 2012, bertepatan dengan hari ulang tahun beliu,” kata Ir H Abdul Madjid MBA, MM, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, kemarin. Wapres Boediono direncanakan menyematkan Satyalancana Pembangunan tersebut pada acara puncak

Baca nur alam di Hal 7

Sawaluddin Lakawa/KP

GREEN LOCAL HERO---Menteri Kehutanan (Menhut) RI, menyerahkan penghargaan Green Local Hero kepada Gubenur Nur Alam pada acara Indonesia Green Award 2012 di Ball Room Kempinski, Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa malam (10/7).

Film Atambua 39” Celcius garapan Riri Riza-Mira Lesmana adalah contoh proyek yang sukses mengail dana melalui situs crowdfunding wujudkan.com yang diprakarsai Mandy Marahimin dan tiga rekannya. Sistem penggalangannya all or nothing: Jika target tak tercapai, uang dikembalikan kepada donatur.

Namun, ide film sang rekan ternyata tidak bisa didaftarkan di situs yang pernah ditabalkan majalah Time sebagai salah satu Best Inventions of 2010 tersebut. Sebab, salah satu syaratnya adalah harus memiliki nomor social security AS. Tapi, Mandy yang sudah sebelas tahun ini menjadi pekerja film itu tak kecewa. “Saya malah senang melihat-lihat situs itu. Saya sisihkan USD 20 dolar sebulan buat kasih donasi,” kata Mandy saat ditemui di Starbucks Coffee, Mal Senayan City, Jakarta, pekan lalu. Meskipun di luar negeri bukan hal baru, crowdfunding masih cukup asing di tanah air. Ia adalah sebuah konsep pendanaan kolaboratif. Dalam konsep itu, pendanaan tidak didapatkan hanya dari segelintir orang, tapi justru dari sebanyak-

SOFYAN HENDRA, Jakarta PERMINTAAN seorang teman untuk dicarikan dana pembuatan film membuat Mandy Marahimin berkenalan dengan kickstarter. com. Itulah situs crowdfunding dari Amerika Serikat yang didirikan Perry Chen, Yancey Strickler, dan Charles Adler pada 2008.

Pendiri Wujudkan.com Mandy Marahimin

SOFYAN HENDRA/Jawa Pos

Baca donatur di Hal 7

Online Newspaper | Created by Taya

2

kamis, 12 juli 2012

KPN Pokadulu Miliki Modal Rp 3,6 M

Saviar Beauty and Spa

Siapkan Bahan Impor dan Tradisional

Bangun Gedung Baru Dari SHU Raha, kP Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Pokadulu, mengalami perkembangan pesat. Saat ini, koperasi yang kembali dipimpin oleh La Dawa tersebut, telah memiliki modal sebesar Rp 3,6 Miliar. Selain itu, KPN sudah memiliki kantor tetap. “Kalau dulu anggota koperasi hanya bisa meminjam Rp 27 Juta. Kini bisa sampai Rp 30 Juta, “kata La Dawa, Ketua KPN Pokadulu, saat peresmian kantor baru KPN. Ditahun 2010, modal akhir sebanyak Rp 2,5 Miliar. Penambahan modal tersebut terjadi karena KNP melakukan pinjaman ke Bank Ekonomi Sejahtera sebesar Rp 1 Miliar. Pemberian pinjaman karena kepercayaan terhadap KPN Pokadulu. La Dawa juga mengungkapkan, pembangunan kantor KPN Pokadulu sebesar Rp 415 Juta. Rinciannya, harga tanah sebesar Rp 150 Juta dan pembangunan gedung Rp 265 Juta. Untuk pembelian dan pembangunan gedung, tidak memotong dari dana anggota. Namun sumber dana cadangan. “Dana cadangan itu berasal dari SHU setiap tahun, “terangnya. Sementara itu, LM Baharuddin, Bupati Muna, memberi

awal usa/kp

Suasana peresmian kantor Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Pokadulu yang dilakukan Bupati Muna LM Baharuddin, kemarin apresiasi terhadap kinerja kepengurusan KPN Pokadulu. “Harapan saya dengan adanya bangunan baru, memberi semangat baru kepada pengurus untuk bekerja, “katanya. Pasangan Malik Ditu itu menitip pesan, agar para pengurus dapat mengembangkan KPN, bukan saja simpan pinjam tapi dalam bentuk usaha lain. “Di Muna ini, bidang usaha yang

ada hanya mengharapkan dari proyek, “timpalnya. Dalam organisasi koperasi, ada tiga pilar penting yaitu, pengawas, pengurus dan anggota. “Bila pengawas tidak bekerja dengan baik, maka pengurusnya akan kerja asalasalan. Bila pengurusnya sudah bekerja maksimal, namun anggotanya tidak tepat waktu menyelesaikan bebannya, akan

kendari, kP Sesuai jadwal, hari ini Saviar Beauty and Spa yang merupakan salah satu tempat perawatan bagi kaum hawa, mulai beroperasi. Tempat Spa yang terletak di Jalan Syech Yusuf, Mandonga - persis depan RS Permata Bunda, red- itu menyiapkan tempat Spa yang sesuai standar. Manager Saviar Beauty and Spa, Rini menjelaskan pembukaan Spa itu berdasarkan pemantauannya banyak penduduk Kendari yang rela ke Makassar atau ke Jakarta karena beralasan mencari Spa yang sesuai standar. ‘’Makanya kami membuka tempat spa yang

lengkap dengan fasilitas yang ditangani oleh 8 karyawan yang sudah ditraining selama enam bulan. Jadi penduduk Kendari tak perlu lagi jauh-jauh mencari Spa yang sesuai standar,’’ jelasnya. Perekrutan karyawan lokal itu kata Rini juga untuk menunjukkan pada orang luar Kendari bisa juga terampil. Katanya perawatan yang dilakukan seperti traditional Spa, Spacial treatment, Waxing treatment. Perawatan itu untuk seluruh badan dari ujung rambut sampai ujung kaki yang meliputi perawatan rambut creambath, facial, manicure-pedicure, lulur, scrub, foot spa, sauna, dan body

treatment yang menggunakan produk-produk import dan produk tradisional Indonesia. “Kualitas penggunaan produk merupakan salah satu hal yang utama, sehingga kami mendatang produk impor dan produk tradisional yang diracik secara khusus. Kami tidak melayani potong rambut, bonding atau keriting, tetapi yang kami layani adalah lebih perawatan rambut semata,” jelasnya. Fasilitas ruangan yang tersedia di Saviar Beauty and Spa kata Rini terdiri dari dua kamar VIP, sebuah kamar Couple khusus untuk dua orang, dan satu ruang khusus untuk facial. (p12/awl)

sia-sia. Karena itu, ketiga pilar tersebut harus saling mendukung, “terangnya. Sementara itu, Bardin SE, Ketua PKPN RI Sultra, mengatakan, setelah melaksanakan rapat anggota, pihaknya bisa menfasilitasi KPN Pokadulu untuk mendapatkan kredit sesuai kebutuan atau mengusahakan bantuan dari Dinas Koperasi. (awn/awl)

Keterbatasan Pelabuhan Picu Inflasi UntUk mengantisipasi lonjakan harga menjelang bulan Ramadhan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar rapat di aula Teporombua BI Kendari, kemarin. Berbagai pihak semisal Pelindo, pertamina, Badan ketahanan pangan, Bulog dan distributor makanan dihadirkan. Dalam pertemuan itu terungkap Inflasi yang terjadi di Kota Kendari pada triwulan II tahun 2012 sebesar 4,65 persen. Persentase itu mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya. Kepala Perwakilan BI Kendari, Ferry FFM Parera De menjelaskan penurunan angka inflasi disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya ditundanya kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, panen padi dan sayuran yang terjadi di beberapa sentra produksi, penambahan armada penerbangan beberapa maskapai saat hajatan Pesparawi. ‘’Rapat koordinasi ini adalah upaya TPID mengendalikan inflasi dengan meningkatkan koordinasi dengan instansi serta menjaga ekspektasi masyarakat dengan melakukan pemantauan harga serta melakukan Konsolidasi terutama antara Disperindag dan BI,’’ jelasnya. Keterbatasan infrastruktur pelabuhan dan produktifitas bongkar muat kapal kata Ferry ikut menyumbang inflasi. Selain itu antrian Solar Bersubsidi akibat terbatasnya kuota dan dugaan penyalahgunaan serta ketergantungan terhadap pasokan barang dari luar Sultra yang membuat jalur distribusi menjadi panjang adalah penyebab lainnya. ‘’Fluktuasi harga ikan akibat ketergantungan terhadap cuaca yg tinggi serta struktur pasar oligolpoli dan pengambilan untung yang tinggi oleh pedagang, juga turut memberi sumbangan inflasi,’’ tambahnya. Namun menurut Ferry walaupun terdapat berbagai kendala, melalui forum TPID, diharapkan koordinasi dalam hal pengendalian inflasi di daerah dapat lebih optimal. ‘’Kami memberikan rekomendasi dan tindak lanjut koordinasi untuk kelancaran distribusi komoditas strategis dan peningkatan layanan bongkar muat kapal agar produktivitas meningkat dan mengurangi lama antrian kapal,’’ jelasnya. (p12/awl)

Online Newspaper | Created by Taya

3

kamis, 12 juli 2012

Produksi Padi Terancam Merosot Petani Kesulitan Peroleh BBM Kendari, KP Tahun ini produksi padi di Sultra diprediksi mencapai 524 ribu ton. Tapi semua itu bisa terwujud bila sarana dan prasarananya normal. Kenyataannya saat ini petani susah memperoleh fasilitas, diantaranya Bahan Bakar Minyak (BBM). Kasubag Perencanaan dan Evaluasi Dinas Pertanian Sultra, Suryati Raeba menjelaskan bila banyak petani yang mengeluh dan melapor ke Dinas Pertanian terkait persoalan itu. Mereka mengadu bila sulit memperoleh BBM bersubsidi guna mengolah lahan petanian. “Petani membajak sawah menggunakan solar, sementara bila mereka membeli melalui jerigen di larang. Saya sebagai

orang pertanian sedih melihat kondisi tersebut,” terang Suryati yang hadir dalam kegiatan TPID yang dipimpin oleh Kadis Perindag Sultra, Saemu Alwi di aula Teporembua Bank Indonesia Kendari, kemarin. Masalah lain yakni soal pupuk yang merupakan penyubur tanaman itu harus diangkut menggunakan mobil. Sementara armada yang ada juga kesulitan memperoleh BBM bersubsidi. Nah, kondisi ini tentunya menghalangi petani untuk memperoleh pupuk. Apalagi mereka yang lokasinya di pedalaman, sementara petani wilayahnya kebanyakan di daerah pelosok, yang jarak tempuhnya tidak gampang. Bila hal ini tidak mendapatkan solusi sudah pasti, produksi padi akan terancam. Setidaknya target 524 ribu ton bisa jadi tidak terwujud,

karena tidak didukung dengan sarana. “Saya harap pihak terkait, Pertamina khususnya peduli dengan semua ini karena petanilah yang selama ini mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Dalam Perpres nomor15tahun 2012, petani yang lahannya 2 hektar masih diperbolehkan memperoleh BBM bersubsidi,” pintanya dihadapan puluhan undangan yang hadir. Sales Representatif BBM Retail Region V , Pertamina Sultra, Wahyudi menjelaskan pihaknya hanya menjalankan instruksi pusat. Seperti jumlah BBM yang kuotanya lebih kecil dari permintaan tahun ini. Mengenai keluhan pihak Pertanian, Pertamina akan mencarikan solusi. “Permasalahan tersebut Pertamina juga akan membuat SPBU khusus untuk petani,” janjinya. (lis/awl)

IM3 Mobile Academy

Program Pembinaan Generasi Muda Kendari,KP Kegiatan IM3 Mobile Academy yang berlangsung selama enam hari yang dihelat Indosat mencapai puncaknya Sabtu (7/7) lalu. Dalam moment Grand Final IM3 Mobile Academy ke-5 itu, Jabriel Erza Syaiful yang merupakan perwakilan Jawa Timur ditetapkan sebagai King of IM3 Mobile Academy 2012. Selain itu, Sonya Putri Nadiawan (perwakilan Jawa Barat) ditetapkan sebagai Queen of IM3 Mobile Academy 2012. Seluruh peserta IM3 Mobie Academy 2012 yang yang berjumlah 137 orang ini sudah menjalani berbagai aktifitas selama beberapa hari sejak kedatangan di Jakarta tanggal 3 Juli 2012. Director & Chief Commercial Officer Indosat, Erik Meijer menjelaskan berbagai macam pelatihan diberikan kepada seluruh peserta diantaranya public speaking, psikology, kesehatan remaja, bakat & minat, coaching clinic, broadcasting, grooming, technopreneur, social media dan telcosmart. Katanya seluruh peserta dengan antusias mengikuti setiap sesinya. Masa karantina ini bertambah meriah dengan hadirnya narasumber terkenal seperti Tika Bisono, VJ Daniel Mananta, Rico Ceper dan Edwin Coklat. “Kami akan terus mengembangkan program–program

dan kegiatan untuk membina generasi muda Indonesia yang mandiri, cerdas, kreatif dan berprestasi. Kami harapkan akan lebih banyak lagi siswa/siswi yang mengikuti kegiatan IM3 Mobile Academy ini di tahun yang akan datang,” terang Erik Meijer melalui release yang diterima Kendari Pos, kemarin. IM3 Mobile Academy 2012 menyisakan banyak cerita dari seluruh peserta, salah satunya

seperti disampaikan oleh Helena perwakilan dari papua yang meraih The Most Favorite IM3 Mobile Academia. “Tidak pernah terpikir saya akan mempunyai banyak teman dari seluruh Indonesia, dan mendapatkan pengetahuan yang sangat berharga, yang mungkin akan sulit saya dapatkan di tempat saya berasal. Terima kasih untuk Indosat yang telah mewujudkan mimpi saya“, ungkap Helena. (p12)

sulis/kp

Donor darah yang dilakukan Comersial Banking Head Panin Bank Kendari, Yonatan Kondorura. Berbagai kegiatan sosial lainnya juga dihelat Panin untuk menyambut hari ulang tahunnya ketujuh. Panin optimis pertumbuhan kredit bisa mencapai 13 persen di semester pertama tahun 2012.

Rayakan HUT, Panin Berbagi Optimis Pertumbuhan Kredit Capai 13 Persen Kendari, KP Sejak eksis di Sultra, Panin bank Kendari,sudah memasuki usianya yang ke tujuh. Lembaga perbankan ini merayakan ulang tahunnya dengan berbagai kegiatan, kemarin. Salah satunya adalah donor darah, yang menjadi agenda setiap tahun. Comersial Banking Head Panin Bank Kendari, Yonatan Kondorura mengatakan, dalam donor darah yang dilakukan menjadi agenda tahunan. Dengan menggandeng Pihak Palang Merah Indo-

nesia (PMI) Kendari, menargetkan bisa mengumpulkan 75 kantung darah dari kegiatan yang sama tahun sebelumnya. “Donor darah ini merupakan salah satu kepedulian sosial kami kepada lingkungan,” terang Jonatan kemarin. Dalam perayaan HUT kali ini, Panin Bank juga menggelar tiga kegiatan sosial lainnya yakni berbagi sembako kepada 350 warga tidak mampu di sekitar. Kemudian tanggal 13 Juli nanti, akan membagi-bagikan 200 pohon trembesi. Rencana pohon tersebut akan dibagikan kepada kendaraan yang melintas di jalan. “Ada beberapa titik lokasi pembagian. Seperti di perempatan MTQ dan Walikota Kendari. Kemudian kami juga

memprogramkan buka puasa bersama anak panti di awal Ramadhan nanti ,” paparnya. Versi Jonathan, rangkaian HUT yang selama ini dilakukan menunjukkan bila Panin bukan hanya semata mencari profit. Selama ini diakuinya bila dari sisi bisnis Panin terus mengalami kemajuan. Ini terlihat dari pertumbuhan kredit mencapai 13 persen di semester pertama tahun 2012. “Walaupun saat ini sempat surut karena adanya peraturan baru tentang pertambangan. Hal itu tentunya berimbas terhadap penyaluran kredit perbankan. Namun adanya sejumlah moment diantaranya Ramadhan, akan mengembalikannya,” pungkasnya. (lis/awl)

Yamaha Hadirkan Seri Baru Jupiter Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali meluncurkan produk terbaru dari sepeda motor Yamaha. Yakni tipe baru dari seri Jupiter, bernama Jupiter Z1. Peluncuran dilakukan, Selasa 10 Juli, di Sirkuit Sentul, Bogor oleh jajaran direksi Yamaha Indonesia. Kelebihan dari seri terbaru Jupiter Z1 ini dengan Jupiter terdahulunya diantaranya dari segi mesin, dimana mesin baru dari Jupiter Z1 ini dibangun dari komponen yang ada pada motor trail Yamaha WR450 dengan besar kapasitas mesin 115 cc, yang diyakini meningkatkan akselerasi dan torsi. Selain itu semakin sempurna dengan Low Friction Technology yang memperkecil gesekan yang dapat meningkatkan tenaga. Mesin baru Jupiter Z1 ini juga didukung dengan sistem Fuel Injection sehingga lebih hemat dan bertenaga. Dyonisius Beti, Executive Vice Presiden dari Yamaha Indonesia mengatakan bahwa performance dari seri Jupiter Z1 ini lebih tinggi dibandingkan dengan pendahulunya. Di mana tenaganya bertambah 20 persen dibandingkan kompetitor serta hemat bahan bakar 20 persen. Selain itu, motor ini didesain khusus untuk para remaja yang suka mengutak-atik motor, sehingga motor Jupiter Z1 ini motor pertama yang bisa Tune-Up. Selain dari mesin, Jupiter Z1 ini juga memiliki kelebihan dibandingkan motor bebek sekelasnya, yakni dengan adanya penyaring dari gas buangan knalpot yang dari mesin berupa gas beracun, namun ketika melewati saringan tersebut hanya akan berupa asap dan debu. (fmc/upi)

Online Newspaper | Created by Taya

Online Newspaper | Created by Taya

Kamis, 12 Juli 2012

email : bumianoa@gmail.com

Langgar Sempadan, Toko Hanura Dibongkar Unaaha, KP Personil Satpol PP dan Bidang Sarana dan Prasarana Dinas PU dan Tata Ruang Pemkab Konawe, kemarin membongkar paksa bangunan Toko Hanura yang terletak di Jalan poros Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha. Satu unit alat berat dikerahkan membongkar bangunan depan Toko Hanura kendati pemilik toko mencak-mencak menolak pembongkaran. Eksekusi itu dilakukan lantaran pemilik Toko Hanura, Nurdin Haladi mengabaikan teguran yang telah dilayangkan Pemkab Konawe sejak 2007 silam. Versi Nurdin Haladi, pembongkaran bangunan toko miliknya itu merupakan tindakan kekerasan. Nurdin Haladi merasa diperlakukan tidak adil karena menurutnya hanya kepada dirinya diperlakukan seperti itu. Diakuinya, sebelum Satpol PP dan Dinas PU dan Tata Ruang melakukan pembongakaran, dia Baca Dibongkar di Hal. 6

Langganan Luar Kota Rp. 67.500,-

Izin Ekspor PT SPR Keluar, Pemkab Konut Meradang Wanggudu,KP Pemerintah kabupaten (Pemkab) Konae Utara (Konut) benar-benar tidak habis pikir atas kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementrian Perdagangan Pusat yang mengeluarkan izin ekspor ore

nikel kepada PT Stargate Pasific Resource (SPR). Sementara PT SPR sendiri sejak tiga bulan lalu telah dihentikan aktivitasnya untuk melakukan pengiriman ore ke luar negeri akibat beberapa kewajiban kepada negara dan daerah yang hingga saat ini belum dilaksanakan. Ter-

masuk salah satunya persoalan lingkungan dan masalah administrasi yang tak beres. Kadis ESDM Konut, Umirtun, yang dihubungi membenarkan adanya surat izin ekspor dari Kementerian Perdagangan. Bahkan lanjut Baca Izin di Hal. 6

Satu Tewas, Bentrok Antar Pemuda Andoolo, KP Perkelahian antar pemuda dari Desa Teteinea, Kecamatan Lalembuu dan pemuda asal Desa Iwoimendoro, Kecamatan Basala yang terjadi Selasa (10/7) malam, menelan satu korban yang bernama Roni (17). Perkelahian antar pemuda desa itu bermula dari pesta pernikahan di Desa Teteinea

Jaya, Kecamatan Lalembuu. Di pesta tersebut, sekelompok pemuda dari desa Iwoimendoro menghadiri pesta pernikahan. Usai pesta, kelompok pemuda ini hendak pulang di desanya, tetapi oleh warga Teteinea melakukan pencegahan. Adu mulut hingga terjadinya perkelahian pun terjadi. “Kejadiannya sekitar pu-

kul 02.00 dini hari tadi. Atas perkelahian antar pemuda dua desa tersebut menimbulkan korban jiwa yakni warga Teteinea Jaya Romi (17) dan dua korban lainnya luka-luka Irfan (25) warga desa Teteinea dan Herman (16) Warga Desa Iwoimendoro,” ujar Kapolsek Baca Tewas di Hal. 6

Hasruddin/KP

Bangunan Toko Hanura sesaat setelah dirubuhkan alat berat karena melanggar sempadan jalan. Eksekusi pembongkaran bangunan jadi tontotan warga yang melintas di jalur poros unaaha.

7 Mantan Pejabat Dikpora Peminjam Dana Guru Rumbia, KP Tambahan penghasilan (tamsil) guru di Bombana sebagian besar dipinjamkan kepada pegawai dan mantan pejabat di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora). Sesuai kwitansi yang dibeberkan Abu Bakar, mantan bendahara Dikpora, ada tujuh mantan pejabat eselon tiga dan empat Dikpora yang menggunakan dana tersebut. Mereka adalah Pajawa Tarika, mantan kepala bidang TK dan SD. Sesuai kwitansi yang diperlihatkan Abu Bakar kepada koran ini, Pajawa Tarika dua kali mengambil dana ke-

padanya. Tanggal 3 Maret 2011, Pajawa mengambil Rp 10 juta, dan pengambilan kedua 21 Juni 2011 sebesar Rp 5 juta. “Jadi totalnya 15 juta rupiah,” beber Abu Bakar. Dana belasan juta rupiah itu baru dikembalikan Pajawa Tarika Januari dan Mei 2012 lalu. Pengembalian pertama sebesar Rp 10 juta dan kedua Rp 5 juta. Dana yang belum dibayar Pajawa Tarika sebesar Rp 500 ribu. Andi Mapiare, mantan kepala bidang pemuda dan olahraga juga disebut Abu Bakar meminjam dana tamsil. Jumlahnya Rp 17 juta. Pengambilan perta-

ma 11 Januari 2011 sebesar Rp 2,5 juta, kedua 27 Januari 2011 Rp 7,5 juta, ketiga 23 Februari 2011 sebesar Rp 2 juta dan 22 Juli ditahun yang sama sebesar Rp 5 juta. Dana pinjaman itu sudah dibayar Andi Mappiare dengan cara dicicil. Mulai November 2011 sampai Mei 2012, jum-

lahnya Rp 3,2 juta. Silfatman, mantan kepala bidang PMPTK juga meminjam dana tamsil. Jumlahnya kata Abu Bakar Rp 15 juta. Dana ini diambil dua kali yakni 19 Mei 2011 Rp 5 juta dan 7 September Rp 10 juta. Ditahun 2012 ini, Silfatman sudah Baca Guru di Hal. 6

Online Newspaper | Created by Taya

6 Izin... Kadis, surat izin tersebut telah diterbitkan sejak 18 Juli lalu. Umirtun sangat menyayangkan atas keluarnya surat izin ekspor tersebut tanpa melihat adanya pelanggaran serius yang dilakukan perusahaan tersebut. “Jadi izinnya itu keluar atas rekomendasi Kementerian ESDM ke Kementrian Perdagangan sebagai dasar untuk mengeluarkan izin ekspor. Nah, sikap kami adalah memprotes dan akan mem-

Guru... dua kali mengembalikan pinjamannya. 6 Maret lalu sebesar Rp 2 juta dan 25 Maret sebesar Rp 4 juta. Sedangkan pejabat Dispora lainnya yang meminjam uang sebut Abu Bakar adalah Siti Ristiati. Mantan kepala seksi PMPTK Dikpora mengambil uang Rp 3 juta. Asmin Makmur, mantan kepala seksi perencanaan Dikpora juga begitu. Abu Bakar menyebut Asmin telah mengambil dana sebesar Rp 14.750.000. Dana ini diambil enam kali ditahun 2011 dengan jumlah Rp 5,8 juta. Selain itu Asmin mengambilnya untuk pengadaan laptop sebesar Rp 8,9 juta sehingga totalnya Rp 14.750.000. Dana ini baru dikembalikan sebesar Rp 2,2 juta mulai Februari sampai Juni 2012. Hardyawan, staf di Dikpora juga meminjam dana sama Abu Bakar. Jumlahnya kata Abu Bakar Rp 3,5 juta. La Ewe, koordinator pengawas juga begitu. Menurut mantan bendahara Dikpora inin La Ewe meminjam Rp 5,6 juta dan baru dikembalikan Rp 500 ribu di Februari 2012 lalu. Dana Tamsil sebesar Rp

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

pertanyakan langsung atas penerbitan izin itu ke kedua lembaga kementerian. Kami akan kembali menjelaskan persoalan yang dihadapi PT Stargate,” kata Umirtun, kemarin. Sementara ketua DPRD Konut Raup dengan tegas meminta kepada pemerintah pusat untuk menarik kembali atau menunda pemberian surat izin ekspor yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan, hingga melaksanakan seluruh kewajibannya yang selama ini

mereka abaikan dan merugikan daerah. “Ini merupakan bentuk pelecehan terhadap kepala daerah. Sebab, bupati telah membuat surat keputusan untuk menghentikan sementara kegiatan PT Stargate. Jadi seharusnya surat izin ekspor tidak boleh dikeluarkan karena perusahaan yang bersangkutan memiliki sejumlah masalah,” kata Raup dengan nada tinggi. Menurut Raup, seharusnya surat rekomendasi bupati Konut menjadi rujukan atau

pertimbangan Kementerian ESDM dan Perdagangan untuk tidak mengeluarkan izin ekspor sampai perusahaan tersebut melaksanakan seluruh kewajibannya. “Kami tidak terima kebijakan Pemerintah pusat ini. Dan kami akan mempertanyakan hal ini. Pemerintah pusat jangan hanya mau mengambil keuntungan dari daerah, sementara tidak melihat persoalan yang terjadi di daerah. Ini jelas merugikan bagi daerah kami,” tandas politisi PAN itu. (p16)

78 juta rinci Abu Bakar juga dipinjam panitia pengadaan barang dan jasa, jumlah Rp 17 juta. Selain itu ada juga beberapa nama yang ditulis Abu Bakar di kertas rekapannya hingga Juni 2012 lalu. Mereka adalah Uci Kasmila Rp 1,6 juta, Andi Nasir Rp 5 juta, kepala satu atap Mambo Rp 1 juta. Selain itu ada juga dana lain yang digunakan untuk pembelian paskibraka, kulkas, bond kas hingga bond kas. Jumlahnya Rp sekitar Rp 19 juta. “Jadi total dana yang dipinjam dan digunakan 91.650.000 rupiah,” ungkapnya. Pernyataan Abu Bakar ini mendapat reaksi keras dari Pajawa Tarika. Saat dikonfirmasi, mantan kepala bidang TK dan SD ini menyebut mantan bendahara itu mengada-ada. “Memang ada uang yang saya ambil sama dia. Tetapi itu bukan dana tamsil, melainkan uang pribadi Abu Bakar untuk pembelian tanah yang saya jual kepadanya,”

kata Pajawa dengan kesal. Menurutnya, karena kesepakatan pembelian tanah dibatalkan Abu Bakar, diapun berniat baik mengembalikan uang itu. Dan sampai sekarang tersisa Rp 500 ribu. “Kalau saya tahu dana tamsil mana berani saya mau terima uang dari pa Abu. Dia (Abu) itu mengadaada,” sambungnya. Andi Mappiare juga begitu.

Katanya, saat menjabat kepala bidang di Dikpora, dia memang mengambil uang sama Abu Bakar. Dana itu, digunakan sebagai biaya operasionalnya sewaktu menjabat di instansi tersebut. “Ini kan aneh, setelah tamsil bermasalah karena uangnya dipakai, kita jadi kambing hitam. Memang Abu Bakar yang mengada-ada,” ungkapnya. (nur)

Dibongkar... telah menerima surat pemberitahuan dari Pemkab Konawe yakni 30 Desember 2011. “Sejak Januari 2012 saya telah melakukan pembongkaran sesuai petunjuk bidang tata ruang Dinas PU Konawe. Sementara yang lain belum sama sekali melakukan pembongkaran,” ujar Nurdin Haladi kemarin.

Tewas... Tinanggea APTU Agus Winarto, kemarin. Korban meninggal telah dibawa di Puskemas Tinanggea untuk dilakukan visum, sementara dua korban luka-luka lainnya telah mendapat perawatan di Puskesmas Atari Jaya Kecamatan Lalembuu, pagi kemarin. “Korban yang meninggal itu akibat luka tusuk dari perkelahian yang terjadi di desa Teteinea Jaya,” kata Agus Winarto. Atas persitiwa tersebut aparat kepolisian resort Konsel dan anggota Polsek Tinanggea te-

Kabid Sarana Prasarana Dinas PU dan Tata Ruang Pemkab Konawe, Israwan Sulfa membantah tegas pernyataan Nurdin Haladi itu. Kata dia, pembongkaran bangunan yang masuk disempadan jalan tidak dapat dilakukan secara sekaligus. “Pembongkaran bangunan toko Hanura sebagai permulaan saja nanti lainnya menyusul, karena tenaga kita dilapangan sangat

terbatas, “ ujarnya. Israwan menilai pemilik toko Hanura sejak awal tidak berniat baik untuk membongkar sendiri bangunannya setelah Pemkab Konawe melayangkan surat sejak 2007 termasuk tiga surat sebelumnya sejak 2011 dan 2012. “Ini surat yang kami kirim beberapa bulan terakhir tetapi sejak 2007 kami layangkan,” urainya. (din)

lah berada di Tempat Kejadian perkara dalam rangka mengamankan situasi, melakukan lidik terhadap pelaku, pengaman dan patroli TKP dan antisipasi tindakan balasan. “Untuk pelaku perkelahian tersebut, petugas sementara melakukan pengejaran, khususnya kepada para pelaku,” tandasnya. Perkelahian yang melibatkan dua kelompok pemuda antar desa dua Kecamatan tersebut mendapat perhatian dari wakil Bupati Konsel H Sutoardjo Pondiu. Mendapat laporan seperti itu dua Camat masing-masing Lalembuu dan Basala untuk

segera melakukukan koordinasi dengan pihak kepolisian dalam rangka pengamanan. “Peristiwa ini saya sudah perintahkan Camat Kepala Desa untuk segera menyelesaikan, sehingga kasus ini tidak melebar dan berkepanjangan,” ujar Sutoardjo. Selain camat dan desa, Badan Kesbang dan Linmas Konsel juga telah ditugaskan untuk melakukan pemantauan, termasuk melakukan mediasi dua kelompok yang bertikai. Sutoardjo berharap dengan peristiwa tersebut tidak ada aksi balas dendamyang melibatkan antar warga desa. (era)

Online Newspaper | Created by Taya

7

Kendari Pos |Kamis, 12 Juli 2012

Siap Hadapi Yusril

Yusril Ihza Mahendra

Tapal Batas Menjadi Syarat Utama Pemekaran ....... Pemprov akan melengkapi syarat-syarat jika ada yang belum terpenuhi dan biasanya tim dari Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) akan bersurat terkait hal itu. Hampir semua syarat pemekaran sudah dipenuhi, tinggal menunggu in-

formasi DPOD turun ke daerah. Syarat pemekaran sebut Andi Baso ada 5 yakni luas wilayah, kemampuan keuangan daerah dan infrastruktur. “Letak ibu kota dan aset yang akan diserahkan sudah beres semua. Pokoknya kelengkapan administrasi sudah tidak ada masalah, tinggal tunggu keputusan pusat,” jelasnya.

Bagaimana dengan tapal batas? Katanya, tapal batas tidak termasuk dalam syarat, tapi akhirnya menjadi syarat utama karena benturan antar masyarakat di kabupaten induk dan kabupaten yang dimekarkan. Tapi itu pun sudah tidak ada masalah, tinggal bagaimana pusat memutuskan. Sebelumnya, Kabag Otda Set-

prov, Tomi Indra Sukiadi mengatakan, Kota Raha, Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Buton Tengah dan Buton Selatan serta Muna Barat sudah jelas mekar. Sebab, baru-baru ini dia mendampingi Karo Pemerintahan mengikuti rapat verifikasi dan validasi data 5 calon kabupaten dan 1 kota baru di Sultra. (dri)

Jangan Hembuskan Isu yang Tak Benar Hugua ....... dibuka oleh masyarakat dan penegak hukum,”katanya lagi. Sementara kubu pro dikomandoi La Apa, menepis apa yang disampaikan massa kontra. Kata dia, mestinya suara sumbang tidak perlu disampaikan kehadapan publik. Alasan-

nya, jika benar-benar ada indikasi korupsi dapat diserahkan pada pihak penegak hukum. Karena semua masalah ada pihak-pihak terkait seperti pihak penegak hukum yang berhak menanganinya dan masyarakat tidak perlu diprovokasi untuk sebuah kepentingan. “Jadi saya minta pada kalian yang berdemo menentang

kepemimpinan Bupati Wakatobi agar tidak menyinggung keperibadian. Perlu kalian ketahui saya siap pertaruhkan harga diri saya, dan sekaligus saya siap pertaruhkan nyawa saya untuk membela kebenaran ini,” kata La Apa. Semua program pemerintah Wakatobi yang dipimpin Hugua sudah berjalan sesuai

mekanisme. Program yang dilaksanakan selalu berpihak untuk kepentingan rakyat dan kepentingan daerah. “Isu-isu yang disampaikan terkait indikasi korupsi semua itu tidak benar. Jika benar, tunjukan data dan fakta. Jadi, jangan hanya berani menghembuskan isu-isu yang tidak benar yang berujung pada fitnah,” terangnya. (cr1)

Cantumkan Nama Donatur Donatur ....... banyaknya orang. Semua orang itu bergotong royongmengumpulkandanayang akan digunakan untuk mewujudkan suatu ide kreatif. Dalam tiga tahun terakhir, konsep tersebut berkembang pesat di seluruh dunia. Telah ada sekitar 460 situs crowdfunding di seluruh dunia. Nah,dariperkenalanyanglantas mendorongnya menjadi donatur itu, Mandy berpikir, buat apa menyisihkan uang untuk ide kreatif di luar negeri. Production coordinator film Gie dan publicist film Ada Apa dengan Cinta- itu berpikir untuk membuat crowdfunding sendiri. Februari lalu; bersama Dondi Hananto, praktisi finansial; Zaki Jaihutan, praktisi legal; dan Wicak Soegijoko, pengembang teknologi; dia membidani kelahiran wujudkan.com. Selain wujudkan.com, ada beberapa situs crowdfunding serupa di tanah air. Antara lain, gagas.web. id dan patungan.net. Mekanisme pengumpulan dana di wujudkan.com sebenarnya cukup sederhana. Kreator atau pemilik proyek tinggal mempresentasikan idenya. Detail proyek juga menyangkut jumlah target dana serta proyeksi masa penggalangan dana. Maksimal penggalangan dana dilakukan selama tiga bulan. Jika lolos verifikasi, proyek bisa dipampang di halaman wujudkan. com untuk menggaet dana dari suporter atau donatur. Setiap proyek diteliti secara hati-hati oleh Mandy dan timnya. “Kami hanya meloloskan kreator yang memiliki kapasitas untuk mewujudkan proyeknya,” tutur perempuan kelahiran Agustus 1975 tersebut. Karena itu, rekam jejak kreator penting. Kreator harus mendaftarkan dirinya beserta tautan jejaknya seperti di Facebook, Twitter, atau Linkedin. “Kami tidak menjadi juri yang men-judge sebuah ide. Hanya, kami akan melihat apakah kreator mampu mewujudkan proyeknya,” terang dia. Kreator juga bebas menentukan jumlah dana yang dibutuhkan. Namun, Mandy menekankan agar kreator realistis dalam menentukan dana. Sebab, sistem penggalangan dana bersifat all or nothing. “Artinya, jika target dana tak tercapai, uang akan dikembalikan lagi ke rekening donatur,” papar Mandy. Pemeriksaan terhadap kelayakan proyek juga dilakukan agar sedapat-dapatnya tidak ada proyek fiktif. Dengan demikian, pihak yang menggalang dana maupun donatur bisa menjadi setara. Di satu sisi, pemilik proyek dapat mengenal siapa publik karyanya dan sekalian mengukur ketajaman ide kreatifnya. Di sisi lain, para donatur menjadi terlibat secara aktif dalam proses mewujudkan sebuah karya. Sebab, mereka secara aktif memilih proyek yang dianggap layak diwujudkan.

“Selama ini, banyak yang mengeluh bahwa karya kreatif kita itu-itu saja. Kini semua dapat memilih yang mana yang mau diwujudkan. Ini pendanaan yang demokratis,” ucap Mandy. Dana para suporter dikumpulkan dalam rekening wujudkan. com. Setelah terkumpul sesuai dengan target, dana akan ditransfer ke rekening kreator. Berbeda denganlembagapengumpuldana konvensional, tanggung jawab dalam crowdfunding ada pada pemilik proyek. “Donatur menyumbang ke pemilik proyek. Bukan ke kami. Kami hanya medianya,” katanya. Kreator bertanggung jawab memublikasikansendiriperkembangan pelaksanaan proyek kepada para penyumbangnya. Jika dana terkumpul, wujudkan.com akan mengutip 5 persen dari total yang terkumpul. “Angka 5 persen itu mengacu pada kebanyakan crowdfunding di luar negeri saja,” beber dia. Sejak wujudkan.com didirikan Februari lalu, tak kurang dari 20 proyek kreatif telah dipresentasikan. Idenya beragam, mulai film, musik, fotografi, teknologi, pameran, riset dan pengembangan, hingga fashion. Menurut Mandy, masih ada beberapa kendala dalam mengembangkan situs crowdfunding di tanah air. Utamanya adalah sistem pembayaran via online yang belum banyak digunakan. Sebenarnya, banyak yang ingin menyumbang, namun belum percaya dengan pembayaran via

online. Membayar via ATM juga butuh waktu luang. “Itu kendala utamanya,” imbuh dia. Saat ini ada lebih dari 320 anggota yang terdaftar di wujudkan. com. Mandy membatasi wujudkan.com untuk menampung ide yang menunjang industri kreatif. Dia optimistis bahwa industri kreatif di tanah air akan terus berkembang. Contoh proyek yang sudah sukses meraup dana sesuai dengan target di wujudkan.com adalah pembuatan film Atambua 39” Celcius. Itu adalah film drama layar lebar dari produser Mira Lesmana dan sutradara Riri Riza yang pengambilan gambarnya dilakukan di Timor, Nusa Tenggara Timur. Proyek film bertema tentang nasib pengungsi dari Timor Leste di Atambua 12 tahun setelah referendum tersebut berhasil mengumpulkan Rp 313 juta dana. “Film Atambua 39” Celcius adalah film yang akan menggunakan aktor lokal dan hampir sepenuhnya berbahasa Tetun, bahasa asli orang Timor. Itu bukan film yang mudah saya presentasikan ke para investor bisnis. Tapi, kami merasa perlu memotret sepenggal kehidupan di timur Indonesia yang kerap terlupakan,” ujar Mira mengenai alasannya menggunakan wujudkan.com sebagai sarana penggalangan dana. Selain film Atambua 39” Celcius, proyek lain yang juga sukses mengumpulkan dana lewat wujudkan.com adalah Papan untuk Semua: Atap untuk Rumah

Uay yang dipandegani arsitek Yu Sing. Uay adalah seorang tukang ojek di Cimahi yang memiliki dua anak. Seperti tertera di laman wujudkan.com, target dana untuk proyek itu Rp 2.500.000. Dari 33 donatur, akhirnya terkumpul dana Rp 4.780.000. “Seperti yang telah kami beritakan, kelebihan donasi akan kami gunakan untuk tahap berikutnya dari pembangunan rumah keluarga Uay,” ujar Yu Sing seperti dilansir wujudkan.com. Sedangkan proyek yang pengumpulan dananya masih berlangsung di wujudkan.com, salah satunya, film Story of Coffee in Your Hands. Film itu sudah mengumpulkan 10 persen dari target dana yang dibutuhkan atau Rp 4 juta. Masih tersisa 51 hari penggalangan uang. Dari semua proyek yang mengail dana lewat wujudkan.com itu, tidak ada satu pun yang menawarkan pengembalian uang kepada donatur. Tapi, wujudkan. com mewajibkan pemilik proyek memberikan timbal balik kepada donatur mereka dalam bentuk lain. Misalnya, undangan ke acara khusus atau makan malam bersama pemilik proyek. Untuk proyek Atambua 39” Celcius, Mira telah menyiapkan hadiah-hadiah khusus. Misalnya, ucapan terima kasih di akhir film, undangan gala premiere (pemutaran perdana), atau pencantuman nama sang donatur dalam credit title sebagai co-executive producer yang akan ditayangkan di bagian awal film. (***)

Jakarta,KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap meladeni pembelaan Yusril Ihza Mahendra. Mereka optimistis klien Yusril, Zulkarnaen Djabar, terlibat kasus suap dalam proyek pengadaan Alquran dan alat laboratorium di madrasah tsanawiyah (MTs) Kementerian Agama (Kemenag). “Nanti kita buktikan di pengadilan,” ujar Juru Bicara KPK

Johan Budi S.P. kepada Rakyat Merdeka (Kendari Pos Group) kemarin (11/7). KPK tidak mempermasalahkan penunjukan Yusril oleh Zulkarnaen sebagai kuasa hukumnya. Rekam jejak Yusril sebagai pakar hukum, pernah menjabat menteri hukum dan HAM, serta menguasai betul seluk-beluk KPK dan klausulklausul pasal korupsi tak membuat KPK gentar. “Itu hak

tersangka, silakan saja,” tegas mantan wartawan tersebut. Sebelumnya, KPK menduga Zulkarnaen menerima suap Rp 4 miliar terkait dengan proyek pengadaan Alquran dan alat laboratorium di MTs Kementerian Agama (Kemenag) 2011. Uang suap diduga diberikan karena anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Golkar DPR mengatur pemenangan tender dua proyek tersebut. (dem/agm)

Periksa Saksi di Dinas Perizinan Aset ....... kanpenyidik,”kataJuruBicaraKPK Johan Budi kemarin. NamunJohantidakmerincihasilpemeriksaansaksidiKamparitu,termasuk aset-aset Nazaruddin yang sudah terdataKPK.Diahanya mengatakan kalau penyidikan ini pengembangan dari kasus TPPU Garuda. “(Pengembangan)kasusTPPUPT Garuda,” tambah Johan.

Seperti diketahui, Nazaruddin selain menjadi terdakwa kasus korupsi wisma atlit sea games Palembang, juga menjadi tersangkaTPPUterkaitpembelian saham PT Garuda Indonesia. Dalam kasus ini, KPK telah memanggil sejumlah saksi seperti Direktur PT Anugrah Nusantara Amin Andoko, Manager Marketing PT Duta Graha Indah Mohamad El Idris, mantan karyawan Permai

Group Unang Sudrajat, Pegawai PT. Bank Mandiri Ridwan Ariadi , serta DirekturUtamaPTCakrawalaAbadi Cristina Doki. Mantan Wakil Direktur Keuangan PT Permai Group, Yulianis pernah membeberkan bahwa M Nazaruddin membeli saham Garuda senilai Rp 300,8 miliar dari uang yang diduga hasil korupsi. Kasus ini sampai sekarang terus disidik KPK. (fat/kuh)

sung kepada koperasi usaha kecil dan menengah, mendorong lingkungan masyarakat sekitar untuk berusaha, peran aktif dalam menyelesaikan sarana dan prasarana serta dukungan dana bagi pengembangan koperasi dan usaha kecil menengah, dan memperlancar pelayanan koperasi dan usaha kecil menengah. Selain itu, penerima penghargaan Satyalancana Pembangunan ini harus clear and clean dari berbagai kasus hukum, baik pidana maupun perdata. “Penerima penghargaan harus benar-benar bersih, yang dibuktikan ada keterangan dari lembaga penegak hukum, baik pihak kepolisian, kejaksaan maupun KPK. Hal ini dapat dimaklumi mengingat tingkatan penghargaan yang diberikan oleh negara ini terbilang tinggi,”

kata Abdul Madjid. Penghargaan Satyalancana Pembangunan ini menambah daftar panjang penghargaan yang diterima Nur Alam. Dalam dua pekan ini saja, tercatat empat penghargaan diberikan masing-masing, penghargaan Satyalancana Wira Karya atas prestasi bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) yang diterima pada puncak peringatan Hari Keluarga XIX di Mataram, Nusa Tenggara Barat, 30 Juni 2012, penghargaan dari Kepolisian RI yang diserahkan oleh Kapolda Sultra, 1 Juli 2012, menjadi satu-satunya gubernur penerima Indonesia Green Award 2012, yang diterima Selasa malam(10/7), serta terkini penghargaan Satyalancana Pembangunan, yang akan diterima hari ini(12/7). (wal)

Penerima Penghargaan Harus Bersih Nur Alam ....... peringatan hari Koperasi dan UMKM tingkat Nasional, yang dipusatkan di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (12/7) hari ini. Selain Gubernur Nur Alam, tiga gubernur lain masing-masing, Gubernur Jawa Barat, Sumatera Barat dan Papua Barat juga memperoleh penghargaan serupa. Keberhasilan meraih penghargaan Satyalancana Pembangunan ini setelah dilakukan penilaian secara ketat oleh tim dari sekretariat militer (Sekmil) kepresidenan. Adapun varibel penilaian diantaranya keberpihakan dan kepedulian dalam pengembangan koperasi dan UMKM, peran aktif dalam peninjauan lang-

Online Newspaper | Created by Taya

8

Kendari Pos |Kamis, 12 Juli 2012

Ironi Lembaga Kepolisian Ironi ....... Pasal 2 Undang-Undang Kepolisian Nomor 2 Tahun 2002, menetapkan salah satu tugas fungsional lembaga kepolisian adalah menjaga terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan,pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Pasal ini sebetulnya hendak merumuskan kembali substansi dasar tugas lembaga kepolisian yang sejatinya tidak lagi mengkarakter ala militeristik yang ketika masa Orde Baru masih ditempatkan satu atap dengan institusi TNI. Angin reformasi telah merubah tatanan kenegaraan bangsa ini secara revolusioner termasuk lembaga kepolisian yang dikembalikan kiprahnya murni sebagai lembaga pengayom dan pelayanan hukum masyarakat. Sehingga lahirnya Undang-Undang Kepolisian baru tahun 2002, secara normatif, sekali lagi hendak mengembalikan khittah dasar kepolisian yang bekerja dalam tataran “internal order”, yaitu dengan memisahkan lembaga kepolisian dari kesatuan TNI, sebab tugas lembaga kepolisian sejatinya mitra masyarakat. Dalam konteks lebih luas, independensi lembaga kepolisian sesuai amanah UndangUndang Nomor 2 Tahun 2002, berarti penyelenggaraan fungsi aparat kepolisian merupakan pelaksanaan profesi yang dalam menjalankan tugas seorang

anggota Polri, menggunakan kemampuan profesinya terutama keahlian di bidang teknis kepolisian. Oleh karena itu dalam menjalankan profesinya setiap insan kepolisian tunduk pada kode etik profesi sebagai landasan moral. Kode etik profesi Polri memuat sejumlah norma prilaku dan moral yang dijadikan pedoman sehingga menjadi pendorong semangat dan rambu-rambu nurani bagi setiap anggota kepolisian untuk bekerja profesional sesuai tuntutan dan harapan masyarakat. Disinilah titik berat seorangpolisiharus benar-benar jadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, serta sebagai penegak hukum yang bersih agar tercipta “clean governance dan good governance”. Ironisnya, kode etik profesi kepolisian yang dijadikan pilar penyangga tugas secara moral bagi setiap anggota kepolisian, masih kurang dipahami secara mendalam, justeru masih terdapat beberapa anggota kepolisian terjangkit mental “nerabas”, yaitu suatu sikap serta cara pandang melabrak tata krama nilai-nilai profesi, untuk tujuantujuan keserakahan materi. Sikap menghalalkan segala cara demi meraih kepuasan materi atau bisa jadi kekuasaan. Kasus oknum kepolisian Polsek Tampo, merupakan salah satu deskripsi penyakit mental nerabas yang tentu saja sangat tidak terpuji bila ditilik dari sudut pandang kode etik profesi kepolisian. Disinilah juga pentingnya pembinaan mental

bagi para anggota kepolisian yang tidak sekedar terbangun atas dasar paradigma teknis dan operasional. Pembinaan tugas-tugas anggota kepolisian yang hanya dibangun atas kerangka teknisoperasional minus perbaikan mental yang mengarah kepada kesadaran tanggung jawab dan amanah, tentu akan sangat berbahaya dalam pengertian berpeluang melahirkan aparat kepolisian bekerja hanya untuk kepentingan pragmatis-materialistik. Sikap demikian, tak pelak melahirkan sikap dan karakter anggota kepolisian, yang kasar, arogan, malah mensahihkan cara-cara premanisme dalam menjalankan tugas. Jadi sebetulnya, sikap-sikap sebahagian masyarakat kita yang beberapa di antaranya, belum simpatik masih menaruh antipati terhadap lembaga kepolisian, lalu berbuntut penyerangan pos-pos polisi atau markas kepolisian dalam beberapa kasus daerah di tanah air ataupun penilaian masyarakat menyatakan citra buruk sebahagian aparat kepolisian yang dikotori dengan sikap-sikap yang mengingkari pedoman dasar pelaksanaan kepolisian yang tercantum dalam Tribrata Polri, adalah buntut dari masih terpeliharanya mental nerabas yang menjangkiti sikap serta cara berpikir sebahagian oknumoknum anggota kepolisian. Kasus oknum aparat polisi sebagaimana berita Kendari Pos lalu, boleh jadi merupakan fenomena bola salju di tubuh

kepolisian kita, bahwa barangkali masih ada sejumlah kasus lain yang belum terkuak dari ulah oknum yang menodai citra kepolisian kita. Sehingga boleh dikatakan institusi kepolisian kita sampai hari ini masih merupakan sebuah ironi. Alih-alih berfungsi menciptakan rasa aman dan menegakkan hukum di tengah masyarakat, lembaga ini nyaris masih mendapat sorotan negatif. Sebab ulah oknum di dalamnya yang ternyata membuat citranya menurun. Pada akhirnya masyarakat cenderung alergi bila harus berurusan dengan kepolisian karena khawatir terhadap tindakan-tindakan oknum polisi yang masih ada terjangkit mental nerabas. Misalnya, tindakan pemerasan oleh beberapa oknum ataupun sikap-sikap arogansi yang ditunjukkan oleh beberapa oknum lainnya dalam menjalankan tugas-tugasnya. Disinilah, sangat diharapkan upaya-upaya strategis dari para petinggi kepolisian kita baik, pada level nasional maupun daerah, agar melakukan pembinaan intensif kepada para anggota korps untuk bekerja tidak dalam tataran pragmatismaterialistik, tetapi bekerja atas landasan Ketakwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagaimana yang menjadi landasan pedoman Tribrata Polri. Selain itu, masyarakat juga mengharapkan tindakan dan sanksi tegas oleh petinggi kepolisian kepada siapa saja yang mencoba-coba merusak citra kepolisian di tengahtengah masyarakat. (*)

Buru Aset Nazaruddin di Riau Jakarta,KP Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berhenti mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang pembelian saham PT Garuda Indonesia dengan tersangka Muhammad Nazaruddin. Bahkan kini komisi antirasuah itu tengah memburu aset M Nazaruddin yang diduga terkait pencucian Nazaruddin di Kabupaten Kampar, Riau . Kemarin (11/7) beberapa penyidik KPK pun datang ke Kampar, untuk menyisir harta mantan Bendahara Umum Partai Demokratitu.KPKmemburu aset Nazaruddin di Riau lantaran diduga terkiat dengan pembelian saham PT Garuda Indonesia. Diduga suami Neneng Srwi Wahyuni itu membeli beberapa aset menggunakan uang hasil korupsi. Selain mendatangi beberapa tempat, penyidik juga memeriksa tiga orang saksi dari kalangan PNS Dinas Perizinan Kampar yang biasabertugasdiKantorPelayanan Terpadu(KPT)Kampar. Ketiganya diperiksa di kantor Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru. “Informasi dari penyidik (di Pekanbaru), itu kasus TPPU Nazaruddin. Penyidik memeriksa saksidariDinasPerizinanKampar. Nama-namanyabelumdisampai-

Baca aset di Hal 7

Online Newspaper | Created by Taya

info Pengaduan sirkulasi

0401 3367613

kamis, 12 juli 2012

Langganan Dalam Kota Rp. 65.500,-

Masih ada

Pungli

di sekolah ? Kendari, KP Himbauan petinggi Dinas Pendidikan yang mengharamkan adanya pungutan dalam penerimaan siswa baru, masih dianggap angin lalu saja. Diduga ada beberapa sekolah yang melakukan pungutan terhadap siswa diawal tahun ajaran 2012/2013 ini. Tudingan tersebut diungkap oleh Aliansi Pemuda dan Pelajar Sultra (AP2 Sultra) di hadapan anggota DPRD Kota Kendari, awal pekan ini. “ Kami minta lembag pendidikan yang melakukan Pungli, diadili. Itu merupakan salah satu tindakan yang meru-

Baca masih aDa di Hal 10 SUWARJONO/KENDARI POS

Praktik Pungli masih tak bisa diberantas dalam setiap tahun ajaran baru. Oknum tertentu dari pihak sekolah menjadikan musim itu sebagai kesempatan untuk mengumpulkan dana-dana yang seharusnya tak dibebankan pada orang tua dan siswa.

Lambat Tuntaskan Laporan Aset, Pecat ! Kendari, KP Tekad Pemkot Kendari untuk meraih pengakuan opini BPK dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) akan bisa terealisasi. Kendala utama yang selama ini menjadi sandungan adalah inventarisasi aset, dan

kini sudah mulai dibenahi. Bahkan diklaim, pendataan telah mencapai 80 persen. Sekretaris Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Kota Kendari, Husriani mengakui hal tersebut. Untuk aset Pemprov Sultra sudah diserahkan ke Pemkot melalui sebuah rekomendasi, tinggal menunggu SK gubernur.

Sedangkan untuk aset Pemkab Konawe yang ada dalam wilayah Kota Kendari, saat ini masih dalam perjuangan. “ Kami akan membentuk tim untuk mempresure persoalan ini, agar secepatnya ada solusi,” ungkap Husriani. Jika persoalan aset tuntas, besar kemungkinan, dalam

BOS Madrasah Swasta Dicairkan

pemeriksaan laporan keuangan Kota Kendari 2011, BPK bisa memberi predikat opini WTP. Wanita berkerudung itu juga mengungkapkan, selain pembentukan tim, pihaknya akan mengadakan pelatihan bagi pengelola barang di setiap SKPD, agar mampu melakukan inventarisasi aset dengan benar, teru-

tama di Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kesehatan yang banyak menggunakan fasilitas pemerintah. “ Sebenarnya, aset sudah banyak dicatat oleh para pengelola barang. Hanya sumbernya

Baca Lambat di Hal 10

SK PAW Arifaid Tunggu Gubernur

Kendari, KP Bantuan beasiswa bagi siswa miskin (BSM) belum juga jelas apakah sudah sampai ke rekening siswa madrasah, atau belum. Kini pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sultra sudah mencairkan dana dari program lain, Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dalam satu tahun, sebanyak empat tahapan pencairan dana itu dikualifikasi Madrasah Swasta, khususnya Ibtidayah dan Tsanawiyah. Untuk tahapan ketiga (Juli-September) diakui telah dicairkan pada awal bulan ini. Kabid Mapenda Kemenag Sultra, Samsuri mengatakan penerima BOS se-Sultra sebanyak 280 madrasah swasta baik MI maupun MTs. Makanya, Ia mengingatkan pihak pimpinan sekolah untuk mengharamkan adanya pungutan biaya lagi bagi siswa. “ Dana BOS tahap ketiga sudah cair pada 4 Juli melalui rekening sekolah. Untuk MI swasta sebanyak 10.622 siswa dari 120 madrasah dan 10.760 siswa dari 160 MTS di Sultra,” ungkapnya. Pencairan dana BOS tersebut diharapkan dapat membantu sekolah meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Sehingga, pihak sekolah diharapkan dapat menggunakan anggaran tersebut sesuai fungsi dan porsinya.

Kendari, KP Keinginan Yasin Idrus untuk menyandang status “anggota dewan yang terhormat” masih harus ditunda lagi. SK pengangkatan dirinya sebagai pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Kendari, Laode Arifaid sampai saat ini belum ditandatangani Gubernur Sultra, Nur Alam. Kepala Biro Pemerintahan Setprov, H. Andi Baso, mengatakan, tidak ada kendala berarti yang merintangi proses pengganti Arifaid. Semua sudah dilakukan sesuai mekanisme, dari partai mengajukan dan mengusulkan PAW ke DPRD kota melalui surat pada ketua DPR, kemudian diusul ke wali kota untuk kemudian diteruskan pada gubernur. Hanya saja, masih membutuhkan analisa dan kajian yang kemudian akan dirapatkan. “ Tidak semudah itu terbit SK-nya karena banyak ma-

Baca sK di Hal 11 DEDY FINAFISKAR/KENDARI POS

Aksi demonstrasi massa yang menuntut agar Gubernur Sultra, H. Nur Alam segera menandatangani surat keputusan pemberhentian Anggota DPRD Kota Kendari, Laode Arifaid dan melantik PAW, Yasin Idrus, beberapa waktu lalu

Baca bos di Hal 10

DPRD Bangkalan BelajaR ke kenDaRi Kendari, KP Wakil rakyat Kota Kendari mendapat kunjungan studi banding dari 16 anggota DPRD Bangkalan, Jawa Timur. Dalam studi banding tersebut, para legislator menyamakan presepsi soal wewenang dan kebijakan di tingkat badan anggaran (Banggar), badan musyawarah (Bamus) dan Badan kehormatan (BK). Bahkan rotasi perlengkapan dewan yang semestinya dilakukan dua tahun setengah, namun DPRD Bangkalan sudah tiga tahun belum melakukan rotasi. Dan DPRD Kota Kendari, rotasi anggota tiap

Baca DprD di Hal 11

Tertangkap, Penjambret Dihakimi Massa Kendari, KP Sebagai anak sulung, Asso Susanto sangat berbakti kepada kedua orang tuanya. Ia membantu menafkahi keluarga dengan bekerja sebagai tukang ojek. Namun ironis, saat angsuran kredit tak mencukupi dan ditambah lagi dengan beban pembiayaan lainnya, pemuda berusia 16 tahun itu memilih jalan pintas untuk mendapatkan uang dengan menjambret. Tindakan melanggar hukum itu bahkan sudah empat kali ia lakukan. Kini Asso harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah tertangkap pada Senin (9/7) lalu. Kepada penyidik Polresta Kendari, Ia mengaku, selama ini sejak lulus dari SPM, Asso langsung merespon tawaran orang tuanya untuk menjadi tukang ojek. Karena orang tuanya tak mampu membayar angsuran kredit motor Honda bernomor poliDEDY FINAFISKAR/KENDARI POS

Asso Susanto (kiri) saat mengakui perbuatannya melakukan penjambretan di hadapan penyidik Polresta Kendari usai dibekuk dan sempat dihakimi massa.

Baca tertangKap di Hal 10

Online Newspaper | Created by Taya

Metro

10

Lambat...

Tertangkap...

belum tercantum secara jelas, termasuk pembiayaannya. Padahal itu juga menjadi salah satu aspek pemeriksaan BPK. Ini juga karena ada keterlambatan laporan yang masuk dari beberapa SKPD terkait keberadaan aset di instansi masing-masing,” ungkapnya. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Muh. Ali mengatakan, keterlambatan SKPD dalam melaporkan inventarisasi aset, mestinya tidak terjadi. Pasalnya, setiap staf sudah diberikan tugas dan tanggung jawab masingmasing. Pimpinan SKPD sebagai pejabat tertinggi di sebuah instansi mestinya memberikan presure agar stafnya lebih efektif membuat laporan. Jika memang terus seperti itu, maka kepala SKPD harus diberi sanksi. “ Pecat saja. Itu artinya dia tidak mampu bekerja, lalu kenapa harus dipertahankan ?” tegas Muh. Ali. Cara itu menjadi salah satu strategi untuk memberikan dorongan kepala SKPD agar lebih mampu memberikan arahan kepada staf dan pegawainya. Nantinya, bukan hanya laporan aset saja yang bisa tuntas tepat waktu, tapi juga pekerjaan lain. Hal serupa juga dikatakan Anggota Komisi III, Djayadi Said. Menurutnya, persoalan aset harus diselesaikan secepatnya, agar kedepan WDP yang diperoleh Kota Kendari bisa berupa menjadi WTP. “Harus ada panitia kerja, untuk mempresure persoalan ini, agar cepat selesai,” timpalnya. (fya)

si DT 3259 KE itu, Ia pun harus lebih bekerja keras. Dalam beberapa bulan, Ia masih mampu membayar angsuran dan membantu menambah kebutuhan sehari-hari untuk keluarganya. Namun ditengah perjalanan, warga Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga tersebut justru nyambi sebagai jambret karena tak mampu lagi membayar angsuran sepeda motor dan menafkahi keluarganya. Setiap melancarkan aksinya, Asso selalu saja sukses membawa kabur tastas para pengendara sepeda motor yang

BOS... ‘’ Jumlah alokasi BOS tiap siswa bervariasi sesuai jenjang pendidikannya. Untuk MI sebanyak 5.800 rupiah tiap siswa sedangkan MTS Rp. 7.100 rupiah per siswa. Namun dalam proses pencairannya dibagi empat sesuai ketentuan tahapan,’’ jelasnya. Jadi satu kali pencairan dana BOS untuk MI sebanyak Rp. 1.450/siswa sedangkan MTS yakni 1.775/siswa. Sedangkan untuk madrasah negeri, anggaran BOS sudah masuk dalam DIPA sekolah. Namun, Samsuri ternyata bertoleransi, jika sekolah ingin

lalai menyimpan tasnya dengan cara aman. Ia berpura-pura sedang mengojek dengan cara berkeliling kota Kendari sambil melihat peluang menjambret. Aksinya berhenti usai membawa kabur tas milik Hasna yang berisikan uang dan beberapa surat berharga lainnya. Begitu mendengar teriakan Hasna, warga di Kelurahan Poasia lalu membuntuti Asso. Mendengar hal itu, polisi yang sedang melaksanakan patroli rutin langsung mengejar pelaku dan membekuknya. Namun karena kesal, beberapa warga yang berada di lokasi penangkapan sempat memukuli pelaku. “ Saya pasrah ditangkap polisi dan

mengakui perbuatan itu melanggar hukum,” katanya, kemarin sambil tertunduk. Kasatreksrim Polresta Kendari, AKP Rofikoh mengatakan Asso memang telah menjadi salah satu target kepolisian. Beberapa data yang masuk sesuai laporan korban jambret, sudah menyebutkan ciri-cirinya. “ Kami berterimakasih kepada masyarakat yang pro aktif dalam membantu kerja polisi,” katanya, kemarin. Barang bukti tas dan beberapa lembar uang di dalam dompet kini telah diamankan pihak kepolisian. Pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (p15/ano)

melakukan pungutan pada siswa untuk kebutuhan lainnya, maka harus ada kesepakatan antara komite sekolah. Untuk meminimalisir adanya penyalahgunaan dana BOS, maka Kemenag melakukan monitoring secara langsung. “ Tim langsung monitoring dan evaluasi di sekolah. Selama ini temuan penyimpangan masih sangat minim. Porsi penggunaan dana BOS ada 13 jenis item pembiayaan, mulai dari pembelian buku teks pelajaran, kegiatan penerimaan siswa baru, kegiatan belajar ekstra, ulangan, pembelian bahan-bahan habis pakai sampai pada

biaya lainnya jika komponen 1 hingga 12 belum terpenuhi. Pembiayaan dan pembelian lainnya itu seperti langganan daya dan jasa, perawatan madrasah, pembayaran honorarium guru dan tenaga kependidikan, pengembangan profesi guru, membantu siswa miskin, pengelolaan BOS, dan perangkat komputer. Namun jika ada kelebihan anggaran, karena jumlah penerima (siswa) dalam sekolah berkurang, maka dana kelebihan tersebut harus segera dikembalikan pada negara melalui Kemenag,’’ urainya panjang lebar. (p2)

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Masih Ada... gikan siswa, apalagi bagi mereka yang kurang mampu, tentu akan kesulitan melanjutkan pendidikan,” ungkap Hasanuddin, anggota AP2 Sultra. Menurut mereka, ada beberapa sekolah yang diduga melakukan pungutan liar (Pungli). Mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga salah satu sekolah tinggi kesehatan memperlakukan sistem tersebut dalam bagian penerimaan siswa baru. “ Lembaga pendidikan bukanlah sumber pencarian uang buat para pimpinan. Makanya, kami minta agar Lembaga Pemberdayaan Mutu Pendidikan (LPMP), segara turun melakukan Sidak di beberapa sekolah yang diduga telah melakukan Pungli. Termasuk DPRD sebagai lembaga kontrol, jangan sampai membiarkan persoalan ini berlarutlarut, harus segera disikapi,” harapnya. Menanggapi aspirasi itu Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Lubis berjanji akan memanggil para kepala sekolah diantaranya SMPN 1 Kendari, SMPN 4 Kendari dan SMPN 9 Kendari, SMAN 1 Kendari, SMAN 2, SMAN 4, SMA Kesehatan, SMAN 9, Poltekes dan Kepala SDN 18 Baruga. “ Persoalan ini cukup serius. Makanya kami akan panggil para Kasek untuk menjelaskan persoalan itu. Kalau terus dibiarkan, akan makin membudaya dan berakar di dalam sistem pendidikan kita,” prihatin senator PBB itu. (fya)

Online Newspaper | Created by Taya

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

SK... salah juga yang kita lihat ke depannya. Yang pasti sementara diproses untuk itu (SK),” katanya, kemarin. SK usulan PAW Yasin Idrus sebenarnya sudah sampai di meja gubernur. Tapi kemungkinan besar belum ditandatangani, karena gubernur tengah berada di luar kota. Andi Baso tidak menjelaskan secara rinci, yang jelas SK tersebut tinggal menunggu bubuhan tanda tangan pasangan Saleh Lasata. “ Sudah diserahkan pada gubernur, tinggal tunggu saja untuk diserahkan pada penggantinya,” tandasnya. (dri)

Metro

SAKSI Ikut “Sawer” KPK Kendari, KP Rencana pembangunan gedung baru KPK terus menuai simpati. Setelah lembaga Komando Pejuang Merah Putih (KPMP), kemarin giliran Pandangan Sultra Anti Korupsi (SAKSI) yang melakukan aksi turun ke jalan mengumpulkan koin untuk anggaran gedung baru KPK yang ditolak DPR RI. “ Dana yang kami kumpulkan hari ini jumlahnya 300 ribu rupiah dan akan kami berikan ke KPK langsung melalui perwakilan di pusat. Walaupun tidak se-

Dana yang kami kumpulkan hari ini jumlahnya 300 ribu rupiah dan akan kami berikan ke KPK langsung melalui perwakilan di pusat. Walaupun tidak seberapa jumlahnya, tapi kami harap bisa memberikan dukungan moral sekaligus sindiran bagi pihak yang masih punya nurani,” Mukmin Syarifuddin

berapa jumlahnya, tapi kami harap bisa memberikan dukungan moral sekaligus sindiran bagi pihak yang masih punya nurani,” ujar Mukmin Syarifuddin, Presidium SAKSI Sultra saat mengunjungi kantor Graha Pena Kendari Pos, kemarin sambil memperlihatkan uang koin yang mereka kumpulkan. Syarif menambahkan masyarakat Sultra diharapkan bisa berpartisipasi, minimal dukungan moral kepada KPK untuk terus bekerja maksimal memberantas koruptor di negeri ini. (p6)

11

DPRD... komisi justru dilakukan setiap tahun, sesuai usulan fraksi. Dari belanja sekretariat DPRD Kota, juga ikut dipertanyakan. Sehingga Sekwan Kendari, Hj. Asni Bonea ikut mempresentasekan jumlah PAD yang masuk dalam sekretariat DPRD. “ Untuk anggaran sekretariat DPRD sebanyak 70 miliar rupiah, sedangkan belajar gaji untuk 35 orang sebesar 3,5 miliar lebih,” jelasnya. Dalam pertemuan yang dipimpin langsung Ketua Komosi I DPRD Kota Kendari, Bisman Saranani bersama Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Riski terungkap PAD dan APBD

kota ini justru lebih besar. “ Tahun 2012 PAD kota Kendari sebanyak 85 miliar dan APBD sebanyak 75 miliar rupiah,” ungkap Bisman Saranani. Sedangkan menurut Riski di Kabupaten Bangkalan PAD hanya Rp 69 miliar dan APBD Rp 1,2 triliun. Meski kedatangan tamu, Bisman Saranani menilai studi banding DPRD Bangkalan tidak semestinya dilakukan di Kendari. Pasalnya ada daerah maju dan dekat dengan pusat, yakni Jakarta. Sehingga dalam proses pengelolaan kelembangaan, tentu mempunyai pengalaman lebih banyak dibandingkan dengan anggota DPRD Kota Kendari. (p2)

Online Newspaper | Created by Taya

Online Newspaper | Created by Taya

13

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Cerai, Masih Sayang

Sophia Latjuba

Sophia Latjuba (Sophie) kembali menegaskan baru saja menyelesaikan proses perceraiannya Michael A Vi l l a r e a l . Ia mantap melepaskan statusnya sebagai nyonya bule asal A S itu. ‘’Saya

sudah resmi cerai, ya,’’ ujar Sophie, akhir pekan lalu. Dia bilang rumah tangganya dengan Villareal gagal diselamatkan. Proses perceraiannya itu tuntas Mei silam. ‘’Dua bulan lalu (bercerai). Tapi sampai saat ini komunikasi (dengan Michael) masih sangat baik,’’ ujar artis kelahiran Berlin Barat, Jerman ini. Selain terus berlatih yoga, selama di Los Angeles, Sophie sibuk mengurusi anaknya, Manuela. Dikabarkan, dari urusan yoga itu pula Sophie intim dan selingkuh dengan seorang pria

bernama Szymon. Akhir tahun lalu, nama Szymon disebut Villareal dalam account twitter-nya sebagai ‘orang ketiga’ yang tibatiba hadir di dalam rumah tangganya. Saat itu, Villareal bahkan merasa kesal dan menyebutkan Sophie telah selingkuh. Meski telah bercerai, nyatanya Sophie tetap memendam cinta dan kangen sama Villareal. Perasaan sayang ke-

pada eks suami itu akan dipertahankan Sophie sampai kapan pun. ‘’Saya masih care dan sayang. Dan itu nggak akan pernah hilang,’’ ujar ibunda Eva Celia Latjuba, buah pernikahannya dengan Indra Lesmana, ini. Komunikasinya dengan Villareal itu tetap terjaga baik lantaran Sophie tidak ingin menciptakan permusuhan di kemudian hari.

‘’Dari awal kami memang saling sayang, dan itu tidak pernah hilang. Jadinya nggak mungkin saya menjahati Michael. Begitu juga sebaliknya,’’ ujar Sophie. Sophie dan Villareal menikah pada 30 April 2005. Kemudian ia memutuskan untuk tinggal di AS mengikuti suami. Sophie belum punya keinginan hijrah permanen ke Indonesia. Ia dan anak-anaknya masih betah bermukim di Los Angeles, AS.

Apalagi, saat ini Eva Celia, sedang mengikuti pendidikan di sebuah perguruan tinggi di Los Angeles. Ia memilih jurusan Art Performing. Sepertinya, Eva mengikuti jejak ayahnya. Nah, kedatangannya ke Indonesia kali ini bukanlah untuk berlibur, melainkan untuk kembali merasakan hingar bingarnya dunia hiburan tanah air. (jpnn)

Online Newspaper | Created by Taya

14

Orang Tua Bisa Jadi Guru di Sekolah Malang, KP Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani menerapkan konsep pembelajaran yang unik. Yakni dengan melibatkan orang tua siswa dalam proses belajar mengajar. Hal ini diungkapkan Kepala SDIT Ahmad Yani, Dr. E.M Sangadji, M.Si kepada Malang Post (Kendari Pos Group, red). Dia mengungkapkan, bukan hal yang baru jika orang tua siswa SDIT Ahmad Yani bertindak layaknya guru di kelas. Ya…karena mereka diberi kesempatan berbagi ilmu dengan siswa. tentu saja berbagi ilmu itu masih seputar dunia kerja yang digeluti orang tua murid. “Jika ada orang tua yang memiliki kemampuan atau ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak, maka akan kami ajak untuk berbagi bersama hadapan siswa. Misalnya, ada wali murid yang berprofesi sebagai pengacara maka dia akan membagikan sedikit ilmunya,” terang Sangadji. Sangadji mengungkapkan, cara itu dilakukan untuk mendekatkan sekolah dengan orang tua, sehingga mampu terjalin keserasian yang seimbang. Selain itu, agar orang tua mampu melihat secara langsung kegiatan yang dilakukan di sekolah. “Misi utamanya adalah menjalin hubungan yang baik dan didasari dengan transparasi antara guru dan orang tua. Sehingga tidak ada kecurigaan,” terangnya. Keterlibatan orang tua menurutnya bukan hanya melalui proses transfer ilmu. Namun juga terlihat dalam rencana pembangunan gedung dan kolam renang yang akan dicanangkan tahun ini. “Orang tua secara sukarela membantu bahan bangunan. Pihak sekolah tidak menyarankan membantu dalam bentuk uang,” kata dia. Diungkapkan Sangadji, konsep pembelajaran yang diterapkan di sekolah yang dia pimpin adalah enjoy learning, sebisa mungkin membuat anak merasa nyaman dalam menerima pelajaran. Sehingga, memungkinkan sekali prose belajar mengajar justru digelar di luar sekolah.(jpnn)

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

16 Juli, Ujian Paket B Kendari, KP Ujian kesetaraan tingkat SMP atau paket B dan setingkat SMA/ SMK atau paket C akan digelar bersamaan mulai tanggal 16 s.d 19 Juli 2012. Ujian persamaan tersebut akan diikuti sebanyak 661 peserta dari warga Pusat Kajian Belajar Masyarakat (PKBM) dan siswa yang tidak lulus UN. “Ujian paket B sebanyak 312 peserta, terdiri 235 warga PKBM dan 77 siswa SMP yang tidak lulus, sedangkanUjian paket C diikuti sebanyak 349 peserta, terdiri dari warga PKBM 343 orang, siswa SMA 1 orang dan SMK 5 orang,” jelas Kepala Bidang PLS Sarana dan Prasarana Diknas Kota, Muhammad Rafiuddin ditemui diruang kerjanya (9/7). Menjadi peserta ujian paket B

dan C harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan secara nasional yaitu harus terdaftar sebagai warga PKBM di PKMB yang diikuti, dan untuk siswa tidak lulus wajib telah menyelesaikan program pembelajaran mulai semester 1 kelas 1 s.d semester akhir kelas akhir. hal itu dibuktikan dengan menunjukkan nilai rapor. “Ujian paket C dilaksanakan 16 s.d 19 Juli, sedangkan paket B 16 s.d 18 Juli saja. Ini dikarenakan pelajaran SMA lebih banyak dibandingkan SMP. Mekanisme soal sama dengan pelaksanaan UN. Soal langsung dari pusat, namun percetakan ditangani pemerintah propinsi, belumdi ketahui pasti dicetak di Surabaya atau di Makassar,”ungkapnya.

DPRD Harapkan Sertifikasi Guru lancar

Suasana ujian paket C di Kota Kendari beberapa waktu lalu. Mengenai tempat pelaksanaan ujian, belum bisa dipastikan. Namun seperti pelaksanaan tahun

Sarfiayanti/KP

sebelumnya, ujian paket B dan C biasanya di SMAN 4 Kendari dan SMAS Kartika. (p7)

Pesri Terapkan Full Day School Kendari, KP Pesantren Ummushabri (Pesri) akhirnya resmi terapkan Full Day School pada semua jenjang pendidikan akhir Juni, yakni PAUD, MI, MTs, dan MA. Program yang direncanakan jauh sebelumnya ini, diharapkan memberikan manfaat positif pada 2.700 lebih santri Pesri. Sekretaris Manajemen Pesri Dr. Suprianto, M.Ag., menuturkan full day school bermaksud memberikan pembelajaran reguler siswa, baik materi tentang agama maupun ekstrakurikuler. “Aktivitas yang dilakukan siswa dimulai pukul 06.45 dengan membaca Al Quran, hafalan ayat-ayat Al Quran, doa-doa,

Sholat Duha dan pembalajaran reguler seperti di sekolah pada umumnya. Menjelang sore hari, pembelajaran diarahkan pada ekstrakurikuler, misalnya bidang olahraga dan seni,” jelasnya. Meski full day school merupakan hal yang baru namun Sekretaris Manajemen Pesri ini mengaku bukan hal yang asing lagi di daerah lain, misalnya saja di Surabaya. Olehnya program tersebut bukan sekadar menambah waktu belajar. Tetapi jauh lebih penting untuk membiasakan peserta didik berprilaku positif di sekolah sehingga kebiasaan baik ini bisa dibawa di lingkungan keluarga. “Di daerah lain sangat sulit

menemukan satuan pendidikan yang tidak full day. Itu karena kesadaran masyarakat kita dan pemerintah daerah. Efeknya tidak ada lagi tawuran pelajar dan secara kumulatif mutu pendidikan meningkat. Makanya banyak sekolah yang menerapkan full day,” kata alumni UIN Jakarta itu. Tak dapat dipungkiri, full day school rupanya menjadi keinginan bagi masyarakat. Hal itu terbukti dengan meningkatnya

jumlah pendaftar di Pesri tahun ini. Olehnya ia berharap dengan adanya full day school peserta didik terbiasa dengan berperilaku positif di sekolah. Karena muara program tersebut adalah terciptanya pendidikan yang dapat membangun membangun moral masyakarat. “Dengan adanya program ini, kami membiasakan agama itu diamalkan, baik melalui solat duha, hafalan-hafalan, kultum, dan lainnya,” pungkasnya. (m2)

Kendari, KP DPRD Kota Kendari berupaya maksimal melakukan pengawasan terkait kebijakan yang melibatkan masyarakat keseluruhan, termasuk dalam realisasi pembayaran tunjangan dan sertifikasi guru, dewan berharap tanpa masalah lagi. Ketua DPRD Kota Kendari Abd. Rasak mengatakan, tahun lalu pencairan sertifikasi guru sempat menimbulkan masalah. Terjadi kekurangan, akibat adanya kenaikan gaji pegawai, nah hal tersebut diharapkan tidak terulang lagi di tahun 2012 ini, agar semua guru dan pendidik dapat menikmati haknya setelah melaksanakan kewajiban di sekolah. “Persoalan pendidikan menjadi salah satu perhatian serius kami. Makanya, kami berupaya untuk meminimalisir terjadinya masalah dengan memperketat pengawasan. Kalaupun ada pelanggaran atau ketimpangan, itu tetap kami kawal hingga semua persoalan menjadi jelas dan mendapatkan solusi terbaik,” ungkapnya. Senator PAN itu juga mengharapkan, guru-guru yang mendapatkan masalah atau ingin mempertanyakan mengenai kebijakan pemerintah, sebaiknya melakukan komunikasi persuasif terlebih dahulu. Jika itu sudah tidak mendapatkan solusi, bisa dibahas bersama anggota dewan, agar semuanya menjadi jelas dan tidak menimbulkan masalah yang berlarut-larut. (fya)

Online Newspaper | Created by Taya

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Kampus

1776 Maba Kuliah Gratis Malang, KP Universitas Brawijaya (UB) mengajukan kuota tambahan untuk beasiswa bidikmisinya. Sebelumnya UB mendapat jatah beasiswa untuk mahasiswa miskin itu sebanyak 1250 kursi. Kemudian ditambah sebanyak 275 kursi menjadi 1525 kursi. Rencananya masih akan diajukan penambahan lagi sebanyak 251 kursi karena tingginya peminat yang mendaftar pada beasiswa kuliah gratis plus biaya hidup dari pemerintah itu. ”Kami menyeleksi sebanyak 1776 calon maba yang layak mendapatkan beasiswa bidikmisi, karena itu rektor akan mengajukan penambahan kuota lagi,” ungkap Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) UB, Dra Ristika MM kepada Malang Post (Kendari Pos Group, red) ditemui di ruang kerjanya kemarin. Beasiswa bidikmisi ini diberikan pemerintah kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu namun memiliki prestasi. Tak hanya bisa kuliah gratis sampai lulus, penerima beasiswa ini juga mendapatkan bantuan biaya hidup per bulan. Penambahan kuota ini dimungkinkan bisa didapat oleh UB. Sebab ada perguruan tinggi lain yang tidak bisa menyerap kuota bidikmisinya. Kuota yang tidak terserap itulah yang kemudian akan dimanfaatkan oleh UB.”Peminat UB semakin banyak karena itu kami berencana meminta tambahan kuota bidikmisi,” jelasnya. Pada pendaftaran jalur SNMPTN tulis yang diumumkan hasilnya pada (7/7) lalu, peminat UB mencapai 52.694 orang. Sementara kuota jalur tulis hanya 6 ribu kursi saja. Total peminat beasiswa bidikmisi sebanyak 5459 orang. Tak hanya diminati di jalur SNMPTN saja, pada jalur mandiri nya pun UB diserbu pendaftar. Satu minggu jelang penutupan pendaftaran jalur mandiri di UB sedikitnya 4539 personal identity number (PIN) sudah terjual. Tahun ini UB menargetkan penerimaan maba nya di jalur mandiri sekitar 8 ribu pendaftar dengan kuota jalur mandiri sebanyak 3 ribu kursi.”Target pendaftar ini berkaca dari pendaftar tahun lalu yang berkisar sekitar 8 ribuan,” tegasnya. Pendaftaran jalur mandiri di UB ini lebih mahal dibandingkan SNMPTN. Untuk mendapatkan PIN saja, pendaftar SNMPTN hanya dipatok Rp 150 ribu. Sementara di jalur mandiri UB biaya untuk mendapatkan PIN sebesar Rp 400 ribu. Belum lagi biaya sumbangan mahasiswa baru (Maba) nya yang juga lebih mahal. ”Bagi yang tidak mampu ada kesempatan menikmati beasiswa bidikmisi yang disiapkan melalui jalur mandiri 100 kursi,” kata dia. Pendaftar pun harus bersaing ketat untuk merebut pintu masuk terakhir untuk menembus program sarjana (S1) di UB. Pendaftaran selanjutnya bagi yang gagal di jalur mandiri masih bisa mendaftar di program vokasi UB yang menawarkan gelar diploma. ”Di jalur vokasi juga disiapkan kuota untuk beasiswa bidikmisi,” jelasnya. Pada pendaftaran jalur mandiri yang akan ditutup 17 Juli mendatang, pendaftar terbanyak pada fakultas kedokteran (FK), Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, FISIP, Program Teknik Informatika dan Komputer juga Fakultas Ilmu Administrasi. UB saat ini juga sedang menggelar seleksi program kemitraan instansi dan daerah. Seleksi ini memberikan kesempatan kepada putra daerah yang tidak mungkin bersaing melalui jalur SNMPTN maupun mandiri dikarenakan keterbatasan kemampuannya. (jpnn)

ist/kp

Ketua Yayasan Akbid Pelita Ibu Kendari, Drs H Taha (bertopi) bersama Direktur Akbid Pelita Ibu, Dra Hj Rosmawati Ibrahim SST MS (diatas panggung) saat memimpin senam pada pembukaan Pra PPS dan PPS, Senin (9/7) lalu

Calon Bidan Wajib Ikut PPS Kendari, KP Sebanyak 315 mahasiswa baru Akademi Kebidanan Pelita Ibu Kendari mulai mengikuti Program Pra Pengenalan Program Studi (PPS), Senin (9/7) lalu. Mereka adalah angkatan VII tahun akademik 2012/2013 yang baru saja dinyatakan lolos seleksi. Kegiatan Pra PPS, termasuk PPS merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti calon bidan. Menurut Direktur Akbid Pelita Ibu Kendari, Dra. Hj. Rosmawati Ibrahim, SST., MS., bila dalam program tersebut turut serta 13 mahasiswa lama yang belum mengikuti kegiatan itu, saat dihelat tahun lalu. ‘’PPS adalah salah satu rangkaian kegiatan mahasiswa baru yang dinyatakan lulus dan secara resmi menjadi mahasiswa Akbid Pelita Ibu Kendari. Program itu wajib diikuti calon bidan,’’ terangnya. Pra PPS Akbid Pelita Ibu dilaksanakan selama dua hari dan dilanjutkan dengan PPS selama tanggal 12-13 Juli. Kegiatan pra PPS diisi dengan latihan baris berbaris, senam bersama, menyanyi, tata upacara dan kesenian. Sementara kegiatan PPS kata Rosmawati terdiri dari ceramah dan diskusi materi dasar yang meliputi sistem pendidikan tinggi dan kebijakan nasional tentang pendidikan Diploma III. Untuk ceramah dan

diskusi inti terdiri dari kurikulum, peraturan akademik, perpustakaan, laboratorium, kemahasiswaan, bimbingan dan konseling serta materi etika dan kode etik profesi. ‘’Nanti ada juga karya bakti sosial, pembinaan mental spritual serta materi BEM dan pengenalan civitas akademika,’’ urai Ketua Yayasan Akbid Pelita Ibu, Drs H Taha yang mendampingi Rosmawati, kemarin. Hal senada didiungkapkan Ketua Panitia kegiatan , Adryani Mujur SST. Katanya PPS merupakan program khusus dan wajib untuk diikuti oleh setiap mahasiswa baru. Alasannya kegiatan itu termasuk kegiatan pra akademik yang bertujuan memperkenalkan secara dini tentang berbagai aspek dalam proses pendidikan. Adryani merinci bila PPS meliputi perkenalan dan pemahaman Tridharma Perguruan Tinggi, pengenalan dan pemahaman kebijakan nasional tentang Diploma III Kebidanan, penumbuhan rasa cinta almamater serta pembinaan ukhuwah kemahasiswaan. ‘’Itulah yang perlu dipahami mahasiswa baru selain dari proses belajar mengajar antara dosen dan mahasiswa yang diharapkan dapat berlangsung secara harmonis,’’ tukasnya. (m2)

15

Prodi Gizi Minim Peminat Kendari, KP Program studi (Prodi) S1 Gizi pada Stikes Karya Kesehatan Kendari atau yang lebih dikenal dengan PPNI ini, minim peminat. Itu disampaikan Pembantu Ketua I STIKES Karya Kesehatan Kendari, Muslimin, di ruang kerjanya, kemarin. Selain Prodi S1 Gizi dibuka pada sejumlah perguruan tinggi di Kendari, kurangnya jumlah pendaftar terkait dengan persepsi masyarakat yang memandang Prodi S1 Gizi tidak memiliki prospek yang baik, terutama untuk mencari lapangan pekerjaan. “Pandangan masyarakat yang demikian sempit bahkan bisa jadi membuat peserta didik yang sebelumnya tertarik di Prodi Gizi mencari jurusan lainnya. Padahal prospek ke depan untuk Prodi Gizi tak kalah dengan yang lainnya, padahal prospek ke depan untuk Prodi Gizi tak kalah dengan yang lainnya.” ungkap Muslimin. Misalnya saja untuk S1 Gizi Klinik yang saat ini dibuka di STIKES karya Kesehatan Kendari yang berorientasi pada masalah penyakit yang ada di rumah sakit. Jadi lulusan Gizi bisa

bekerja sama dengan dokter untuk menangani pasien dari sisi kesehatan gizi. Selain itu dengan menjamurnya bisnis perhotelan dan restoran yang ada di Kota Kendari saat ini, ahli gizi bukan hanya memiliki lapangan pekerjaan di rumah sakit saja, tapi juga di hotel, restoran dan lainnya. “Tenaga ahli gizi menurut saya sangat dibutuhkan. Apa lagi untuk restoran dan hotel. Seorang koki harus paham akan gizi terhadap menu yang akan disajikan. Bagaimana mengatur keseimbangan gizi setiap hari, dan yang terutama menjaga kesehatan melalui makanan. Hanya saja sat ini masih banyak restoran yang menyediakan makanan lezat karena menggunakan penyedap. Nah, inilah tugas para ahli gizi ke depan,” tambahnya. Dijelaskan Pembantu Ketua I PPNI ini, kondisi Prodi Gizi yang minim pendaftar berbanding terbalik dengan Prodi Keperawatan yang pendaftarnya justru membludak sehingga pihak kampus kewalahan menerima mahasiswa baru. Padahal kuota yang ditetapkan sudah melampaui target. (m2)

Online Newspaper | Created by Taya

16

Xpresi

Pengin wajahmu tampil sebagai model X_presi ? Gampang kok, gratis lagi.Info lebih lanjut hubungi :

0812 4988 2075

Bagi sobat-sobat X-genk yang pengen gabung ngasih komentar via Facebook di rubrik kesayangan kamu ini, silahkan add Facebook X-Presi : expresikp

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Hore....Serba Baru!!! SePAtU baru, baju baru, tas model terbaru, alat tulis baru, hmmm....eunaknya jadi siswa baru guys, semuanya serba baru!!! La iyalah, semua harus keliahatan maching, apalagi yang belum punya gabetan, harus pandai nich tebar pesona. Eits...bukan carmuk loh guys! Serba baru, boleh saja untuk mengekspresikan rasa bahagia karena keterima di sekolah yang menjadi pilihan studi. Tentu saja dengan catatan, penampilan sobat expresi nggak berlebihan n jangan dipaksain dech. Ntar malah malu-maluin lagi! Menjadi siswa baru sebenarnya yang terpenting gak harus pakaian baru juga sich, yang kudu disiapin tuch guys, kesiapan mental kamu untuk menyesuaikan suasana baru. Hmmm, tapi gak dosa juga kalau penampilan kamu butuh direvarasi. Hehehe...yang penting gak merugikan siapa-siapa.... Pastinya guys, menjadi siswa baru tuch menyenangkan. Gak percaya, nich curhatan sobat expresi seputar siswa baru dan segala pernak-perniknya. Clarissa Ivana Kartika Dinansi. Hmm... menurut sobat kita yang baru saja masuk di SMAN 1 Kendari ini, katanya sich memasuki sekolah baru adalah saat-saat yang istimewa. Wah... jangan sampai karena nunggu para kakak senior yang keren-keren ya? Gak takut tuch sama senior cewek yang judes? hehee... Stop, cewek yang satu ini bukan nungguin kakak senior yang cool kok. Tau sendiri khan? dia tuch waktu SD dan SMP sudah masuk kelas akselerasi. Jelas saja dia pasti pengen merasakan lingkungan baru, apa lagi di SMAN 1 Kendari yang notabene sekolah RSBI dan muridnya pintar-pintar lo. Hmmm... pantas saja, Clarissa yang baru umur 12 tahun siap sekolah di SMAN 1 dan gembira banget menyambut sekolah barunya. “Sekolah baru pasti kita akan bertemu dengan lingkungan, teman dan guru baru. Dan saat-saat pertama itu biasanya adalah saat yang paling berkesan. Karena kita akan memiliki banyak teman dan guru baru, pastinya seragam baru,” katanya. Nah, kalau bagi teman kita yang baru saja jadi mahasiswa gimana ya? salah satu teman kita, Angga juga baru merasakan jadi mahasiswa lo. Bagi cowok yang satu ini, katanya soh dengan mempunyai gelar seorang mahasiswa rasanya kereen banget. Pakainpun gak harus make seragam putih abu-abu lagi. Hmm... maklum, anak SMA kan masih anak-anak, jadi kalau sudah mahasiswa merasa jadi dewasa gitu. Penampilan pun bisa disesuaiin dengan style. Keren kan? Soal baru tidaknya tinggal disesuaikan dengan budget. (Wulan)

Yayu Hirata Ciiantariksawan yayu.ciiantariksawan@facebook.com SMAN 2 Kendari “Klo aq dulu yh biasa2 ajaa. Tp seneng jg, krn smuax jd srba baru, jd gk mw duduk2 smbarangan. Wktu msk skolah bru, senengx mnta ampuuuunn.. :D

Iien Novhianthy Adjzaa iien.adjzaa@facebook.com SMAN 4 Kendari “Biasa sjjalah. .ngak usah grogii. .nti jga kan terbiasa dgn suasana yg serba bru ini, ,. Yg terpenting tetap percya diri saja, . .^o^

Mega Puspita Sampe Puspita.megha@ yahoo.co.I’d SMA Kartika Kendari “Jadi siswa baruu enaklahh semuanya serba baruu hhe apalagi yang baru masuk SMA dan SMP dpet teman baru cuitcuit !!

Dalagita ‘naning Uzhil dalagita.n.uzhil@ facebook.com SMAN 1 Wawotobi “Yha bwat sy yg srba baru it emng pnting ap lg lw udh memasuki skolah atw kmpus yg bru,tp jgn pcar bru jga donk”

Ceweengge Atyuhudotkom asraaulia1629@yahoo.com SMAN 1 Uepai “Pakaian ga, smuanya harus baru donk! Yang msih bisa di pakai yah ga, usah di gantilah!! ,,menyesuaikan diri and... Yang penting harus tetap semangat untuk menambah pengetahuan dan pengalaman di skolah or kmpus baru!!!

UlFfhaa Iikmalasaryy ulfaaaiky@facebook.com SMA Muhammadiyah Pomalaa “D’saat smua.a serba baru tentu suasana.a jg baru donk,, maka dari itu sobat expres harus pinter2 mnyesuaikan diri dgn k’adaan baru,, agar bisa lbih nyaman dlm k’adaan baru trsebut.... :)

Mulyani

(Siswi SMAN 3 Kendari)

Paling Mengesankan!!! jADI siswa baru memang paling banyak cerita menariknya. Mulai dari kita memakai seragam baru, hingga proses di sekolah semuanya sangat mengesankan. Tapi kalau buat saya saat yang paling mengesankan adalah ketika mos dan dihukum oleh kakak senior, hehee... tapi bukan kakak senior yang cewek lo, soalnya mereka kebanyakan jahat sich. Nah, saat mos dulu, saya paling sering dihukum. Maklum saja, saya kan cantik, xixii... kalau saya dihukum pasti ya menyanyi saja yang gampang. Tapi nih sobat expresi, tau sendiri khan kalau mereka pasti pura-pura galak supaya kita takut dan mau menurut apa yang mereka perintahkan. Tapi sekarang, ketika sudah naik di kelas, kita gak merasa ada perbedaan. Justru yang dulunya kakak senipr dan suka memarahi kita, sekarang jadi teman baik di sekolah. Hmm.. pokoknya cerita saat memulai jadi siswa baru paling asyik dech. (Wulan)

Drs. M, Jumrin

(Guru SMPN 2 Kendari)

Siapkan Mental... MeNjADI siswa baru tentu saja sobat expresi harus bisa beradaptasi dengan lingkungn baru. Lingkungan di sini bukan berarti yang sebenarnya, tapi kalian harus siap dengan aturan baru yang ada di sekolah, bergaul dengan orang-orang yang serba baru, siap menerima pelajaran yang tingkat kesulitannya lebih tinggi, dan masih banyak lainnya. Intinya, memasuki lingkungan baru, dalam hal ini sekolah, yang kita siapkan adalah mental, makanya setiap tahun ajaran baru, siswa baru mendapatkan masa orientasi siswa atau Mos. Masa orientasi sebenarnya bertujuan untuk mengenalkan lingkungn baru kalian. Dengan Mos pula kalian bisa mengenal temanteman baru, kakak kelas baru, dan guru-guru baru yang akan mengajar kalian nanti. Soal pakaian baru, itu disesuaikan dengan kebutuhan. Pastinya seragam baru, iyalah! Soal harus baru semua, asalkan tidak memaksakan kondisi itu bukan hal yang terlarang. Tapi bukan prioritas. Yang tak kalah penting yang harus saat berstatus siswa baru adalah harus siap mengikuti proses pembelajaran dan mematuhi peraturan. Jika ini sudah bisa kalian lakukan berati kalian juga sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Selamat belajar. (Wulan)

Online Newspaper | Created by Taya

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Digaji Rp 108 Miliar mANCHESTEr-Sukses Roberto Mancini menjadikan Manchester City juara Liga Primer Inggris musim 2011/2012, membuat pelatih asal Italia itu punya nilai tinggi untuk musim ini. City pun langsung mengingkat kontrak dengannya selama lima tahun. Gajinya pun naik signifikan. Kalau sebelumnya dia hanya digaji 3,5 juta pounds atau setara Rp 50,6 miliar, maka kini dia mendapat bayaran 7,5 juta pounds (Rp 108 miliar). Bayaran yang membuatnya menjadi manajer bergaji tertinggi di Premier League. “Manchester City dengan bangga mengumumkan bahwa kontrak baru dengan manajer Roberto Mancini telah tercapai. Kesepakatan itu akan berlaku hingga 2017. Itu terjadi setelah musim terbaik dalam empat dekade terakhir,” begitu keterangan di situs resmi klub, seperti dikutip Goal. Bayaran yang diberikan City

kepada Mancini lebih besar ketimbang tawaran yang diajukan RFU (asosiasi sepak bola Rusia) kepadanya supaya bersedia melatih timnas Rusia. Dengan begitu, harapan Rusia menjadikan Mancini sebagai pelatih sirna sudah. RFU harus mengalihkan bidikan kepada kandidat lain, seperti Fabio Capello yang sedang nonjob setelah mundur dari jabatan pelatih timnas Inggris Februari lalu. Sedangkan, calon lain seperti Luciano Spalletti dan Casera Prandelli masih menjabat sebagai pelatih Zenit St. Petersburg dan timnas Italia. City sendiri enggan kehilangan Mancini karena memiliki prestasi yang cukup mantap sejak mengambil alih tanggung jawab dari Mark Hughes pada Desember 2009. Dua musim lalu, dia membawa City menjuarai Piala FA dan musim lalu menjuarai Premier League. “Saya senang karena bisa mem-

berikan segalanya buat City selama lima tahun ke depan. Kesempatan ini akan kami maksimalkan, City merupakan klub hebat mulai dari pemilik, presiden, dewan direksi, pemain, staf, hingga fans,” jelas Mancini. Dukungan dari City itulah yang membuat Mancini terus menatap proyek baru. Bagi City, mempertahankan Mancini menjadi prioritas utama demi stabilitas klub. Apalagi, setelah dua tahun yang hebat di tangan pelatih asal Italia itu. Bukan hanya berprestasi, Mancini juga jago dalam menangani pemain-pemain bengal, seperti Mario Balotelli maupun Carlos Tevez. Dia juga piawai meramu bakat-bakat muda seperti Sergio Aguero, Vincent Kompany, dan Joe Hart. (ham)

REUTERS/PHIL NOBLE

Pelatih Manchester City, Roberto Mancini mendapatkan kontrak baru selama lima tahun dari menajemen City. Ini berkat suksesnya menjadikan rival sekota MU itu menjadi juara liga Inggris musim ini, setelah menunggu 44 tahun dan selalu hidup dibawah bayang-bayang MU. Dengan kontraknya itu, Mancini digaji Rp 108 Miliar setahun.

Roberto Mancini

Peralatan Cabor Belum Dilelang

Bahagia Saat Kekasih Juara

  

Baca LELANG di Hal. 19

Neymar

TEGUH PRIHATNA/RIAU POS

Hendra Adi Bayaw, pemain Timnas Indonesia usai menjebol gawang Makau dalam laga lanjutan Piala Asia U-22 yang digelar di Stadion Utama, Riau. Dua gol Hendra membuka peluang Garuda Muda untuk lolos ke babak berikut, meski lawan yang harus dihadapi relative berat yakni Jepang dan Singapura.

Bidik Emas Olimpiade LoNdoN—Sebagai raksasa sepakbola dunia, Brazil hampir pernah memenangi semua gelar kejuaraan sepakbola se jagat. Namun jawara Piala Dunia lima kali tersebut belum sekalipun bisa mencicipi medali emas Sepakbola di ajang Olimpiade. Maka kini wajar jika kini skuat muda yang diutus berlaga di Olimpiade 2012 di London, Inggris berharap bisa memecah catatan tersebut. Mereka ingin menggondol emas Olimpiade. “Kami telah mendapatkan semua yang kami butuhkan untuk menjadi juara,” ujar bintang belia Tim Samba Brazil, Neymar seperti dikutip The Sun, Selasa (10/7). “Brazil selalu salah satu yang diunggulkan, tak masalah apapun kejuaraannya. Kami mendapat tempat yang sangat bagus dan para pemain dengan banyak potensi,” imbuhnya. Emas Olimpiade ini sendiri dirasa penting bagi Brazil yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2014 mendatang. Pasalnya tahun ini untuk pertama kalinya Brazil terlempar dari 10 besar peringkat teratas negara dengan timnas sepakbola terbaik versi FIFA. Hal ini tidak lain karena kinerja tim ini yang memang sedang dalam kondisi menurun beberapa tahun terakhir. (zul/jpnn)

HIDUPKAN PELUANG

pEKANBAru-Timnas Indonesia membuka peluang lolos ke putaran final Piala Asia U-22. Itu seiring dengan kemenangan 2-1 yang dipetik Andik Vermansyah dkk atas Makau di Stadion Utama Riau tadi malam. Dua gol skuad Merah Putih diborong oleh Hendra Adi Bayaw pada menit ke-23 dan 44. Gol balasan Makau lahir dari aksi Pang Chi Hang pada menit ke-63. Indonesia kini mengemas 6 poin hasil dari tiga pertandingan. Pasukan Garuda bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara grup E di bawah Jepang (9 poin) dan Autralia (7 poin). Hanya dua tim terbaik yang akan lolos ke putaran final. Meski begitu, peluang Indonesia belum tertutup. Masih ada dua laga yang harus dilakoni. Yakni, melawan Jepang (12/7)

dan Singapura (15/7). Andai tidak masuk dua besar, Indonesia masih bisa lolos asal menjadi tim peringkat ketiga terbaik. Asisten pelatih timnas U-22 Liestiadi mengaku puas dan bangga dengan hasil yang diperoleh pasukannya kemarin. Dia menyadari bahwa minimnya pengalaman membuat para pemain Merah Putih gagal membongkar ketatnya pertahanan lawan. “Memang, peluang yang tercipta belum bisa dimaksimalkan karena ketatnya lini bertahan Makau. Namun, hasil positif ini bisa menjadi modal bagus menghadapi sisa pertandingan,” ujar Liestiadi saat konferensi pers setelah laga melawan Makau. Di sisi lain, pelatih Makau Le-

Hasil Piala Asia U-22 Grup E Selasa, 10 Juli 2012 Timor Leste v Jepang Australia v Singapura makau v Indonesia

0 - 1 (0-1) (Matsumoto 24”) 0-0 1 - 2 (0-2) (Pang Chi Hang 63”/Hendra Adi Bayauw 24”, 44”)

ung Sui Wing menyadari bahwa timnya kalah kelas daripada Indonesia. Meski begitu, dia senang dengan permainan timnya yang terus mengalami kemajuan. “Di setiap pertandingan mereka selalu kurang percaya diri saat mengawali laga. Indonesia adalah tim kuat yang memang kami waspadai,” katanya. Makau menghuni dasar klasemen setelah kalah melulu dalam tiga pertandingan. Sementara itu, pada pertandingan lain, Jepang memetik kemenangan ketiga setelah mengalahkan Timor Leste 1-0. Australia harus puas bermain imbang 0-0 melawan Singapura. (egp/jpnn/c1/ca)

Klasemen Sementara 1. Jepang 2. Australia 3. Indonesia 4. Singapura

3 3 3 3

3 2 2 1

0 1 0 1

0 0 1 1

10-1 4-2 4-2 3-4

9 7 6 4

5. Timor Leste 3 6. Makau 3

0 0

0 0

3 3

1-5 3-11

0 0

Larissa Riquelme

Online Newspaper | Created by Taya

18

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Skuad Sabaruddin Masuk Asrama Pelatda Kendari, KP Setelah dua bulan melaksanakan Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Tim sepakbola skuad Sabaruddin Labamba mulai memasuki Asrama Haji Kendari, sejak Senin (9/7) lalu. Mereka yang terdiri dari 18 atlet dan dua pelatih itu, langsung menempati ruangan yang sebelumnya ditempati oleh atlet sepakbola PSSI Hery Faisal. Sekretaris PSSI Sultra Burhanudin Uno mengungkapkan, seluruh atlet yang masuk merupakan hasil penjaringan yang selama ini dilakukan. Rata-rata, mereka yang turut memberikan andil dalam pra PON dan dinyatakan lolos setelah menjalani tes kesehatan. Kata dia,

proses seleksi telah dilakukan dan dari 35 orang yang terdaftar semua telah dipatenkan menjadi skuad utama untuk bertarung di PON nanti. “Ada juga hasil telescooting saat Porprov dan pemantauan ketika berlangsungnya even nasional maupun daerah di Kota Kendari,”ujarnya. Untuk menjadi pemain inti, seluruh atlet harus menunjukan kemampuan dengan berbagai tahapan. Burhanuddin mengatakan, kemampuan fisik dan skillnya yang memadai menjadi dasar utama seleksi, karena lawan yang bakal dihadapi memiliki kemampuan dan patut diperhitungkan. Misalnya, kesebelasan dari wilayah Jawa. Sehingga, kata dia, pemain utama

yang terpilih harus mampu memperkuat tim dari setiap posisi masing-masing. “Sejak dulu kita tidak pernah lolos PON. Nah, saat ini kita telah memperoleh tiket, semua harus dimanfaatkan dengan baik agar persepakbolaan Sultra bisa diperhitungkan,”paparnya. Konflik persepakbolaan Sultra memang sempat menjadi pembicaraan masyarakat. Sebab, KONI tidak berani memberikan sebuah keputusan, sebelum ada hasil dari AFC. Bahkan, atlet sepakbola dari kubu Hery Faisal yang sudah masuk ke Pelatda harus hengkang, pasca pencabutan undian. Burhanudin menegaskan, skuad PSSI saat ini adalah tim Sultra yang akan berlaga di PON, sudah terdaftar secara sah di

PB PON. Artinya, tidak adalagi dualisme kepemimpinan. “Tidak mudah meraih tiket lolos apalagi sebagai juara grup. Tanpa, pembinaan yang benar dan berkesinambungan. Kita patut berterima kasih kepada ketua PSSI Sbaruddin Labamnba, yang sudah mencurahkan segala kemampuan demi nama baik persepakbolaan Sultra,”cetusnya. Ia juga berharap, seluruh atlet yang sudah mendiami asrama mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan. Sebab, dalam merebut sebuah prestasi yang terpenting bagaimana menerapkan kedisiplinan baik dalam lingkup pemondokan maupun dalam area latihan. (m1)

Juventus Cuci Gudang TURIN - Musim lalu Juventus memiliki skuad yang besar meski hanya bertanding di kompetisi domestik. Akibatnya, banyak pemain yang jarang dapat tempat. Pada bursa transfer musim panas ini, mereka berencana melakukan cuci gudang. Bahkan, ikon klub selevel Alessandro Del Piero saja sudah mereka singkirkan. Sekarang tinggal menyusul sejumlah pemain yang tidak masuk dalam proyek masa depan Nyonya Tua, julukan Juve, di tangan pelatih Antonio Conte. Eljero Elia yang musim lalu hanya dimainkan selama 107 menit dan gagal bersinar berada dalam daftar teratas yang dilepas. Winger asal Belanda itu dilepas ke Werder Bremen dengan nilai transfer 5,5 juta euro atau setara Rp 63,1 miliar. Juve rela merugi dalam menjual Elia, meski dibeli dengan harga 9 juta euro (Rp 103 miliar) pada musim lalu. Penyebabnya, Conte sudah tidak sreg dan tidak lagi menaruh harapan kepada Elia. Ketimbang hanya menjadi pemanis bangku cadangan, mending dilego. Pemain lain yang masuk daftar jual adalah gelandang Jorge Martinez. Namun, karena kesulitan mendapatkan peminat yang bersedia membayar tunai, Juve berencana Baca JUVE di Hal. 19

Online Newspaper | Created by Taya

19

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Lelang ................... Padahal, peralatan itu sangatlah penting untuk menunjang optimalisasi latihan para atlet yang sudah sebulan lebih berada di Asrama Haji mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Dampaknya, setiap atlet hanya menggunakan sarana seadanya. Misalnya, sepatu, baju, bahkan peralatan lainnya. Ironisnya, pantia lelang justru menganggap kondisi ini akibat kelambanan dari seluruh pengprov. Sebab, seluruh proposal yang dimasukan tidak jelas . Artinya, daftar yang ada hanya secara umum saja tanpa menyebut peruntukannya. Bahkan, tiga minggu waktu yang diberikan oleh panitia lelang dalam mengadakan perbaikan tidak memberikan hasil. “Kita belum mengadakan proses lelang. Tapi masih dalam tahap spesifikasi, ini bukan pilihan tapi memang harus. Mereka, memasukan sudah mengajukan proposal, tapi tidak jelas. Misalnya, perahu merk apa, dan lainnya,” ungkap panitia lelang Abdul Haris, kemarin. Jadwal pelaksanaan PON tersisa dua bulan lagi, tentu sangat krusial untuk meningkatkan performa atlet jika berbagai kebutuhan peralatan penunjang meraih prestasi, tidak segera diwujudkan. Termasuk, untuk meraih target 10 medali emas. Haris mengungkapkan, pihaknya tidak bisa berbuat banyak jika seluruh cabor membiarkan persoalan ini. Apalagi, Dispora maupun biro keuangan tidak akan mencairkan karena semua harus melalui mekanisme tender. “Bagaimana mau dilelang, kalau cabor tidak mendukung. Pengadaan PON sekarang berbeda dengan yang lalu, pasca keluarnya peraturan baru. Saya minta, segera masukan datannya,”tegasnya. Dijelaskannya, PON kali ini anggaran untuk pengadaan peralatan sudah dipatok Rp 1,5 milyar. Nah, untuk mencairkan semua harus sesuai mekanisme. Ia juga mempersoalkan, jika tidak jelas peruntukannya maka akan membuat kebingungan dari perusahaan pemenang tender. “Yang jelas saya heran, sudah jalan tiga minggu perbaikan proposal belum ada satupun cabor memasukan sampai sekarang,”kesalnya. Terpisah, salah seorang pelatih cabor yang enggan

namanya ditulis menuturkan, lambannya proses tender akibat kesalahan dari KONI. Katanya, sejak beberapa bulan sebelum Pelatda para cabor sudah menyerahkan daftar kebutuhan. Seharusnya, waktu tersebut dimaksimalkan untuk melakukan koreksi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang ada. “Daerah manapun, keberadaan peralatan itu sangat penting agar atlet dapat bertanding semaksimal mungkin. Jangan sampai, medali yang seharusnya didapat, malah lepas gara-gara peralatan yang tak memadai,” tandasnya. (m1)

Lelang ................... melepasnya dengan skema pinjaman ke klub Spanyol Real Mallorca. Martinez dibeli Juve pada 2010 lalu dari Cesena dengan harga 12 juta euro (Rp 137,7 miliar). Ternyata, kehadirannya tidak memberikan dampak signifikan. Makanya, Conte pun memutuskan meminjamkannya pada musim lalu ke Cesena.

Bersama Cesena, dia hanya bermain dalam 15 pertandingan karena lebih banyak menghabiskan waktu dengan cedera. Untuk musim depan, Mallorca punya opsi untuk mempermanenkan Martinez, tetapi biaya transfernya tertutup. Dua pemain lain yang nasibnya sedang tak pasti adalah Milos Krasic dan Felipe Melo. Krasic kabarnya didekati Inter Milan,

tetapi Juve ogah melepasnya ke sesama klub Italia, sedangkan Melo ada peluang kembali ke klub pinjamannya Galatasaray. Sementara itu, striker yang musim lalu dipinjam Juve dari AS Roma Marco Borriello juga sedang gamang. Pasalnya, Juve enggan memperpanjang peminjaman atau mempermanenkannya, sedangkan Roma ogah memakainya. (ham)

Online Newspaper | Created by Taya

20

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

Kesuksesan Anak Prioritas Utama Meski baru pertama kali ketemu, tapi Yuli Budi Setianingsih terlihat ramah. Saat wartawan koran ini menawarkan wawancara, alumnus Universitas Trunojoyo Bontang ini pun menyambut antusias. Bahkan di sela-sela wawancara Yuli pun selalu menyelingi dengan canda tawa. Dari sikap supelnya ini, Yuli mengaku selalu ingin berkawan dengan siapapun. Dalam urusan rumah tangga Yuli pun punya disiplin khusus bagi ke tiga buah hatinya. Semua itu dilakukan untuk kemajuan dan keberhasilan anak-anaknya kelak. Wakil Ketua Bayangkari Kendari ini, mencontohkan dalam urusan antar jemput anaknya dirinya selalu on time. Untuk urusan anak, Yuli mengaku total memperhatikan mereka. Bahkan urusan driver untuk ke tiga anaknya dilakukan sendiri. Apa lagi untuk urusan mendidik anak, salah satu yang ditekankan adalah menyerukan anaknya

untuk tidak bersikap sombong. “Saya sangat tidak suka bila anak-anak saya tinggi hati. Nah saya selalu berpegangan pada ilmu padi. Semakin bertambah isi tapi justru semakin merunduk. Nah itulah yang saya harapkan dan anjurkan kepada mereka,”ujarnya. Semua itu dilakukannya dengan memprioritaskan pendidikan akhlak, kepribadian, disiplin, sehingga menjadi seimbang semuanya. “Memiliki tiga anak, apa lagi ada yang mulai menginjak masa remaja tentu saja ada ketakutan tersendiri bagi seorang ibu. Namun bagi saya harus bisa menanamkan sifat padi pada anak. Jadi semakin berisi seorang anak, harus semakin merunduk atau tidak sombong,” katanya. Untuk si buah hati yang menginjak masa remaja, Yuli mengaku, meski khawatir namun ia memiliki cara sendiri yakni dengan menanamkan sifat keterbukaan untuk semua masalah. “Dengan begitu, ia pun bukan hanya berperan sebagai seorang ibu untuk

anak saya, tapi bisa memposisikan dirinya sebagai seorang kakak, teman, bahkan sahabat,” ujarnya. Sharing dengan anak pun menjadi pilihan, sehingga tidak muncul rasa khawatir. Jalinan komunikasi selalu dibina. Baginya kesuksesan dalam mendidik anak-anaknya dibuktikan.Ini terlihat dari putra putrinya yang selalu meraih juara pertama di sekolah. Bahkan untuk putri sulungnya, sejak Sekolah Dasar hingga SMP selalu masuk program akselerasi dengan prestasi yang sangat memuaskan. “Saya tidak pernah memaksakan anak harus belajar berapa jam sehari atau mengharuskan anak saya jadi juara satu. Misalnya saja saat mereka memilih kelas akselerasi pun itu mereka yang memilih. Tapi harus bertangung jawab dengan pilihannya sendiri. Karena apa pun yang dia dapatkan itu merupakan suatu kebangganan bagi saya dan suami,” paparnya. (Wulan)

Jadi Teladan Bagi Yang Lain MeMiliki aktivitas yang lumayan padat sudah hal biasa bagi seorang wanita. Menjaga nama baik terhadap jabatan yang diemban sang suami, bukan hal yang mudah jika itu menjadi tugas dan tanggung jawab seorang istri. Dan itu pu-

lalah yang harus dilakukan oleh Yuli Budi Setianingsih. Sebagai Wakil Ketua Bayangkari Kendari tentu dirinya harus tau memposisikan diri. “Sebagai Wakil Ketua Bayangkari tentu saya harus bisa menempatkan diri sebagai

ibu Wakil Ketua Bayangkari dan sebagai ibu rumah tangga. Setidaknya saya harus bisa menjadi teladan di masyarakat karena jangan sampai apa yang kita lakukan dapat merusak nama baik suami atau institusi polri,” katanya. (Wulan)

Fashion Bukan Hal Terpenting Meski memiliki naluri terhadap sisi feminin seorang wanita, tapi fashion bukanlah segalanya. Hal paling penting bagi wanita yang telah bersuami mementingkan kepentingan keluarga. Istri Wakapolres Kendari ini,tahu betul tentang hal tersebut. Bagi Yuli, seorang istri dan ibu bagi anaknya harus pandai memilah-milah kebutuhan mana yang menjadi prioritas. Fashion memang butuh bagi seorang wanita, tapi itu bukanlah segalanya. Walaupun tidak dipungkiri memiliki aktivitas untuk selalu bertemu dengan khalayak umum cukup banyak. “Kalau saya fashion itu jadi nomor dua ya, butuh sih, tapi bukan skala prioritas,” papar wanita kelahiran Semarang (Jawa Tengah) ini. Begitu juga dengan kecantikan. Menurutnya cantik adalah hal yang normatif. Asal memiliki inner bauty, tentu apa pun yang dikenakan seseorang akan terlihat baik. “Yang penting itu kecantikan dari dalam diri, jadi harus cantik luar dan dalam. Kalau untuk kecantikan fisik, saya kira tidak usah terlalu berlebihan. Sesuai dengan yang kita butuhkan saja, yang pentng rapi, sopan, dan nyaman dipandang orang,” katanya. Dan untuk masalah membina hubungan yang harmonis dalam rumah tangga, adalah saling keterbukaan, kepercayaan, kejujuran, memahami dan saling menerima serta mau berkorban. “Namanya polisi, pekerjaannya tidak hanya di kantor. Pekerjaan polisi itu mengayomi masyarakat, kalau istri selalu curiga, waduh bisa tidak tenang hidup. Jadi saling mengerti dan memahami posisi suami itu yang terpenting bagi saya,” pungkasnya. (Wulan)

Online Newspaper | Created by Taya

21

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

PDIP Tak Buka Penjaringan Arundono/JPnn

Ketua umum dPP PdI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menggelar jumpa pers di kantor pusat dPP PdI-P, Jakarta, Senin (9/7), terkait pemilihan umum dKI hari rabu esok. Mega menjelaskan bahwa beliau mengharapkan pilkada yang bersih, jujur dan adil karena sudah ditemukan beberapa kecurangan menjelang pilkada. Mega hadir didampingi Sekjen dPP PdI-P Tjahjo Kumolo (kanan) dan Calon Wakil Gubernur dKI Basuki T. Purnama (kiri).

Taufiq Puji Mega Sebagai Kingmaker Jakarta,KP Politisi senior PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas menilai kemenangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dalam Pemilukada DKI Jakarta menunjukkan pemilih di Ibu Kota tak mau lagi dikotak-kotakkan dengan persoalan etnis dan agama. Menurut Taufiq, unggulnya pasangan yang tenar dengan sebutan Jokowi-Ahok itu menunjukkan masyarakat

DKI menjunjung tinggi persatuan dalam kebhinnekaan. “Saya selaku Ketua MPR sangat bangga dengan kondisi ini. Keunggulan pasangan JokowiAhok bukti nyata pemahaman kebhinekaan itu,” kata Taufiq di kediamannya, Jalan Kebagusan, Jakarta, Rabu (11/7). Taufiq yang dikenal getol mengkampanyekan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka

Tunggal Ika itu menambahkan, keunggulan Jokowi sekaligus mewakili kerinduan masyarakat akan kebersamaan meski berbeda latar belakang agama, etnis maupun politik. “Keunggulan tersebut juga menggambarkan kerinduan masyarakat terhadap simbolsimbol empat pilar berbangsa karena pasangan Jokowi-Ahok mewakili unsur-unsur kemajemukan dalam masyarakat

Unaaha, KP PDIP Konawe berbeda dengan partai politik lainnya. Pengurus memilih tidak membuka penjaringan balon bupati. “Hasil rapat DPC PDIP Konawe bersama PAC memutuskan Syamsul Ibrahim dan Litanto sebagai pasangan tunggal. Dengan alasan itu kami tak akan membuka penjaringan,”tukas Rusdianto pengurus DPC PDIP Konawe. Kendati demikian,m bisa saja muncul balon dari DPD PDIP Sultra. “Tetapi kami di DPC PDIP Konawe sudah

gun komunikasi dengan DPD dan DPP PDIP untuk segera memberikan rekomendasi kepada pasangan ini,” tandas sekretaris Komisi III DPRD Konawe ini. Pasangan Sultan tidak semata-mata hanya mengejar syarat persentasi dukungan, namun PDIP menginginkan koalisi sebanyak mungkin. “Kami upayakan koalisi sebanyak-banyaknya. Tentunya terhadap partai yang memiliki pemikiran dan ide yang sama dalam rangka membangun Konawe ini,” tukasnya. (din)

PPP Setujui Amril

Indonesia,” ulas politisi yang dikenal dengan inisial TK itu. Meski demikian suami Megawati Soekarnoputri itu juga menyebut adanya variabel lain yang membuat suara Jokowi-Ahok terkerek. Taufiq menyebut masyarakat DKI memang sudah menginginkan regenerasi. “Arus bawah ingin ada gairah Baca Kingmaker di Hal. 22

seperti itu. Pasangan yang berakronim Sultan itu sebagai balon tunggal dari PDIP Konawe,”tambahnya. Sebuah keharusan PDIP mencalonkan kadernya yang tentunya akan memberikan keyakinan kepada partaipartai calon koalisi. “Karena kami sadari hanya memiliki dua kursi di DPRD Konawe, jadi PDIP Konawe membutuhkan koalisi dengan partai politik pemilik kursi lainnya demi mencukupkan syarat lima kursi. Untuk itu kami akan secepatnya memban-

Amril Tamim

Baubau, KP Jalan Amril Tamim menuju calon wali kota Baubau makin mulus. Isyarat itu ditunjukan Ketua DPW PPP Sultra Buhari Matta (BM) yang menyetujui Amril menjadi balon satu-satunya. BM menyampaikan itu saat temu kader DPC PPP Kota Baubau di alun-alun gedung Maedani. Menurut BM, usulan tersebut tinggal menunggu masuk di meja pimpinan untuk selanjutnya diproses.

“Usulan itu belum masuk di meja saya, kita tunggu saja, lalu kita proses lebih lanjut,” ujarnya. BM menilai saudara kandung Amirul Tamim itu sangat potensial sebagai salah satu calon. Buhari menilai struktur partai dari tingkat ranting, PAC hingga DPC di Kota Baubau sangat solid. Dalam pertemuan tersebut, Buhari sempat menyampaikan Baca PPP di Hal. 22

PKNU Tunggu Hasil Yudicial Review PT Kendari,KP Sama halnya partai kecil lainnya, Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Sultra juga menunggu hasil yudicial review undang-undang Pemilu, khususnya berkenaan dengan parliamentary threshold (ambang batas parlemen). Karena itu saat ini PKNU Sultra fokus pembenahan kepengurusannya hingga ranting. “Sebagai DPW, kami tentunya mengikut saja keputusan DPP, begitu pula jika jadi pemberlakuan parliamentary threshold 3,5 persen hingga ke daerah,” ujar Ketua Dewan Tanfis DPW PKNU Sultra, H M Dahri Pawakang. Jika PT 3,5 persen disetujui berdasarkan hasil yudicial review di makhamah konstitusi (MK), menurut informasi beberapa partai yang berbasis Islam akan bersatu. “PKNU yang tidak sebesar partai Islam lainnya, tentunya akan bersatu (merger,red) dengan partai Islam lainnya. Khusus di Sultra PKNU memiliki 12 DPC dan 70 persen kepengurusan hingga ke tingkat ranting serta masing-masing satu kursi di Buton dan Bombana plus dua kursi di Kolaka,” ungkapnya. (fas)

SBY Apresiasi Pilgub Jakarta Jakarta,KP Pemungutan suara Pilgub DKI Jakarta pada sepanjang hari ini berlangsung aman dan tertib. Atas suasana yang kondusif ini, Presiden SBY menyampaikan penghargaannya kepada seluruh warga DKI Jakarta sehingga kompetisi politik lokal ini berjalan lancar. “Bapak Presiden mengapresiasi warga Jakarta yang telah menggunakan hak politik dengan tertib sehingga prosesnya juga lancar dan aman,” ujar Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, kepada detikcom, Rabu (11/7/2012). Baca Pilgub di Hal. 22

Online Newspaper | Created by Taya

22

Kendari Pos | Kamis, 12 Juli 2012

351 Desa Dilatih Amankan Pilgub Mustafa RaMli/Jawa Pos

anggota DPD asal Jawa tengah Poppy susanti Dharsono, (kiri) bersama Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) titi anggraini (tengah) dan Koordinator Divisi Korupsi Politik iCw abdullah Dahlan (kanan) saat Dialog Kenegaraan, Rabu (11 Juli 2012) di Gedung DPD Ri, di Jakarta. Diskusi tersebut memnyoroti jalannya "Pilkada DKi " dan Evaluasi dan Janji Pemenang Pilkada.

Kingmaker... dan perubahan serta regenerasi. Ini harus menjadi cermin

Megawati dalam memilih calon untuk diusung di Pemilukada DKI. Taufiq pun menyebut istrinya itu sebagai “kingmaker” yang tidak salah pilih.

Amril Calon Potensial PPP... orasi politiknya di hadapan ratusan simpatisan dan kader PPP Kota Baubau. BM tidak menyampaikan orasi politik seperti halnya kandidat lain

yang menjanjikan perubahan dengan berbagai macam program masing-masing. BM lebih memaparkan tabel dan buah karya nyata terhadap sejumlah keberhasilannya dalam membangun Kolaka. Sekretaris DPC PPP

Kota Baubau, Ali Imran menjelaskan, kegiatan ini digelar sebagai wujud komitmen DPC untuk bekerja keras terhadap calon yang diusung. (m4)

mas Konsel, Rustam Silondae mengaku, pemberian pelatihan dini terhadap Hansip itu agar pemahaman tentang pengamanan Pilkada dan jadwal tahapan dari KPU untuk segera diketahui “Tahap pertama Hansip yang akan diberikan pendidikan dan latihan itu sebanyak 351 atau setiap desa dan kelurahan masing-masing satu orang,”ujarnya usai membuka pelatihan Hansip Pilgub di Aula BLK Punggaluku, kemarin. Menurutnya, Hansip akan bertugas di setiap desa, termasuk di TPS. Satu TPS ada satu atau dua personil. (era)

Demokrasi yang Tertib

Arus Bawah Ingin Ada Perubahan secara umum terbasuk bagi tokoh-tokoh untuk kepemimpinan nasional nanti,” jelasnya. Sementara variabel lainnya, sebut Taufik, adalah ketepatan

Andoolo, KP Sebanyak 351 pertahanan sipil (Hansip) dari 351 desa dan kelurahan se Konawe Selatan mengikuiti pelatihan pengaman Pilgub yang akan dihelat 4 November 2012 mendatang. Pelatihan Hansip itu mencakup kesigapan, termasuk turutserta membantu terselenggaranya Pilgub dari segi keamanan di tingkat desa, termasuk pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS). Pelatihan hansip ini melibatkan narasumber dari Polri danTNI termasuk KPU sebagai penyelenggara. Kepala Badan Kesbang, Politik dan Lin-

“Ini tentu bagus juga ketika di 2014 nanti Mega menjadi kingmaker untuk memunculkan siapa putra-putri terbaik yang layak diusung untuk memimpin bangsa ini ke depan. Dan saya yakin dengan insting dan pengalaman politiknya Ibu Mega akan melihat itu dan siapapun yang dipilih nanti bisa jadi kejutan sebagaimana di Pilkada DKI Jakarta,” katanya.(ara)

Pilgub... Pada saat wawancara telepon berlangsung, Julian sedang mendampingi Presiden SBY yang sedang mengadakan kunjungan kerja ke Magelang, Jawa Tengah. Meski sejak siang hari tadi berada di Magelang, menurut dia, Presiden SBY juga mengikuti perkem-

bangan hasil penghitungan cepat hasil sementara Pilgub DKI Jakarta. “Beliau telah mengetahui perkembangan perhitungan sementara di mana pasangan Jokowi-Ahok unggul sementara atas Foke-Nara. Bapak Presiden mengapresiasi sikap dan pilihan politik warga Jakarta,” ujar Julian. “Kita perlu menjaga dan

menghormati kehidupan demokrasi yang tertib, “ sambungnya. Presiden SBY pada pukul 19.30 WIB ini akan menyampaikan pembekalan kepada calon perwira remaja akademi TNI dan Polri 2012 yang esok pagi akan diwisuda. Acara malam ini digelar di Gedung Jendral Besar AH Nasution, Magelang, Jawa Tengah. (bas)

Online Newspaper | Created by Taya

23

Kendari Pos |Kamis, 12 Juli 2012

Pria Cenderung Menderita dan Meninggal karena Jantung Jakarta, Pria cenderung menderita dan meninggal akibat penyakit jantung di usia yang jauh lebih muda daripada wanita. Kalaupun lebih banyak wanita yang meninggal karena penyakit jantung maka wanita meninggal di usia yang jauh lebih

tua daripada pria. Demikian dikatakan Russell Luepker, seorang profesor di bidang kesehatan masyarakat dari University of Minnesota dan jubir American Heart Association (AHA) sehubungan dengan hasil survei

Centers for Disease Control and Prevention seperti dilansir usatoday, Rabu (11/7/2012). Penyakit jantung merupakan pembunuh nomor satu pria (dan wanita) di Amerika Serikat. Melihat fakta seperti itu, pakar kardiologi Gordon Tomaselli yang juga presiden American Heart Association (AHA) dan direktur divisi kardiologi di John Hopkins University School of Medicine, Baltimore tanpa basa-basi memberikan saran tegasnya. “Berdiri dan banyaklah bergerak, jangan merokok, kendalikan tekanan darah dan kolesterol Anda serta jangan abaikan gejala penyakit jantung, terutama jika Anda memiliki riwayat keluarga berpenyakit sama,” ujar Tomaselli. Meskipun tingkat kematian akibat penyakit kardiovaskular atau jantung ini sempat menurun sebesar 31 persen dalam kurun waktu 1998-2008, penyakit ini masih menjadi penyebab utama kematian di AS. Satu dari tiga kematian di AS diakibatkan oleh penyakit jantung dan stroke. Menurut Luepker pria cenderung memiliki tekanan darah dan kadar kolesterol lebih tinggi daripada wanita serta

kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Minum Obat lebih banyak merokok daripada wanita. Pria juga seringkali mengabaikan gejalagejala penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi. “Pria tidak suka diperhatikan. Kami pernah melakukan studi dengan mengotopsi orang-orang yang berusia di bawah 60 dan meninggal akibat kematian dadakan, 95 persen diantaranya pria. Praktisnya mereka semua mengidap penyakit jantung, punya dokter pribadi dan asuransi kesehatan tetapi jarang ke dokter,” terang Luepker. Satu masalah besar lainnya adalah banyak pria yang tidak mengelola tekanan darahnya sebagaimana yang wanita lakukan. Padahal risiko penyakit jantung akibat kondisi ini bisa dikurangi dengan diet sehat seperti mengurangi penggunaan garam dalam masakan, olahraga, mempertahankan berat badan normal, mengelola stres, membatasi alkohol dan menghindari rokok. “Jika Anda telah mengetahui faktorfaktor risiko penyakit jantung seperti diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi maka Anda harus bisa mengendalikannya. Lebih baik kendalikan sekarang daripada Anda harus menyesal nantinya,” pungkas Luepker.(ir/ir)

Penelitian terbaru menyatakan bahwa kebanyakan orang mengambil obat yang diresepkan dokter tanpa membaca label peringatan dalam kemasan obat. Kesalahan-kesalahan dalam pengobatan perlu dihindari agar pengobatan lebih efektif dan aman. Berikut 3 kesalahan pengobatan yang paling umum dilakukan seseorang ketika mengambil obat, seperti dilansir prevention, Rabu (11/7/2012) antara lain: 1. Dosis yang terlalu banyak Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah mengambil dosis obat yang terlalu banyak. Hal ini bukan membuat Anda lebih cepat sembuh tetapi akan menyebabkan maslah kesehatan lainnya. Bahkan penggunaan obat seperti Tylenol dapat menyebabkan kerusakan organ. 2. Minum minuman beralkohol setelah mengambil obat Minum minuman beralkohol beberapa saat setelah minum obat sangat berbahaya karena dapat tercampur dalam sistem pencernaan. Bahkan antibiotik tertentu yang bercampur dengan minuman beralkohol dapat menyebabkan sakit kepala, mual dan jantung berdetak lebih cepat. 3. Melewatkan dosis Jika dokter menyatakan untuk mengambil obat 3 kali sehari, maka patuhilah aturan tersebut dan jangan melewatkan dosis. Dosis pengobatan yang terlalu sedikit dapat mengurangi efektivitas obat. Selain itu jika Anda melewatkan dosis antibiotik, dapat membuat bakteri maupun virus penyebab penyakit menjadi resisten. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika mengambil obat agar terhindar dari kesalahan pengobatan, antara lain: 1. Buatlah jadwal yang teratur setiap harinya untuk minum obat, terutama jika obat yang Anda ambil lebih dari satu jenis. 2. Pelajari kata-kata cetak tebal yang terdapat dalam label kemasan obat dengan seksama. Hal tersebut biasanya berisi informasi penting yang Anda butuhkan. 3. Simpanlah resep obat yang Anda ambil. Hal ini berguna bagi Anda dan dokter untuk melacak konsumsi obat yang sebelumnya pernah digunakan jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu.(ir/ir)

Online Newspaper | Created by Taya

24

kamis, 12 juli 2012

Oktober, HARUM Dilantik Kendari, KP Sesuai jadwal ideal, tiga bulan ke depan pasangan Asrun-Musadar akan kembali dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota Kendari periode 2012-2017. Pasangan berakronim HARUM tersebut berhasil menyisihkan empat calon wali kota pesaingnya dengan dukungan besar pada Pilwali 7 Juli lalu. Dengan hasil tersebut, maka mereka berhak menduduki kursi Kendari-1 dan Kendari-2 untuk lima tahun mendatang. “ Sesuai aturan, pelantikan wali kota terpilih dilakukan setelah masa bakti pemimpin saat ini atau sebelumnya berakhir. Periodenya sampai tiga bulan kedepan, jadi sekitar bulan Oktober. Itupun jika Pilkadanya berjalan normal. Tapi jika ada hambatan, gugatan misalnya maka hal itu bisa saja berubah,” kata Ketua DPRD Kota Kendari, Abdul Razak, kemarin. Namun demikian, Ia berharap proses Pilwali ini bisa berjalan normal, tanpa gugatan. Jika sampai terjadi, maka rakyat lagi yang dirugikan. Padahal tujuan semuanya

SARFIAYANTI/KENDARI POS

Suasana kampanye pasangan HARUM di lapangan Stadion Lakidende yang dipadati sejumlah massa pendukung calon incumbent tersebut sama ingin mengabdi demi kesejahteraan rakyat. “ Harapan kita setelah Pilwali ini selesai, mari

bersama-sama membangun Kota Kendari sesuai bidang dan keahlian kita masing-masing. Jangan

lagi ada pemisahan dan pengkotakkotakan yang membuat suasana tak kondusif,” himbaunya. (p6)

Jenis pelanggaran, misalnya dalam penetapan DPT, banyak masyarakat yang namanya tidak dimasukkan. Padahal dalam DP4 dan DPS, masih terdaftar. Akibatnya, masyarakat banyak kehilangan hak pilih. Keterlambatan pendistribusian kartu pemilih juga menjadi sorotan masyarakat. Akibatnya penyelenggara tingkat bahwa seperti PPK, PPS dan KPPS kewalahan dalam mengedarkan kartu suara. “ Sehingga ini murni kesalahan KPU,” tudingnya. Meski sebelum pelaksanaan Pilwali,

KPU telah berusaha melakukan Bintek terhadap penyelenggara, namun Arafat menilai mestinya lembaga penyelenggara itu memberikan informasi tepat, agar edaran yang membolehkan DPS bisa memilih asal mempunyai identitas, dapat dilaksanakan sepenuhnya oleh PPS. ‘’ Tapi kami juga sangat menyayangkan sikap masyarakat yang nanti saat pelaksanaan Pilwali sudah tuntas, baru berbondong-bodong datang ke Panwas untuk melaporkan temuan pelanggaran,’’ sindir Arafat. (p2)

Pilwali Tuntas, 16 Laporan Kendari, KP Tahapan pemungutan suara Pilwali Kota Kendari telah berakhir 7 juli lalu, dan pemenangnya pun telah ditetapkan KPU, pasangan Asrun-Musadar Mappasomba (HARUM). Namun sampai saat ini, sejumlah masyarakat dan tim pemenangan kandidat lainnya, masih terus melaporkan adanya pelanggaran proses Pilwali pada Panwas. Ketua Panwas Kota Kendari, Arafat yang ditemui Rabu (11/7) kemarin mengatakan, sampai kini pihaknya telah menerima 16 laporan masyarakat termasuk

tim sukses. Hingga sekarang, kami masih melakukan proses klarifikasi terhadap saksi-saksi,” jelasnya. Dari jumlah aduan tersebut, Panwas mengaku jenis pelanggaran yang dominan dilaporkan adalah proses dan tahapan Pilwali. Sehingga itu, dinilai merupakan kelalaian yang dilakukan oleh penyelenggara, dalam hal ini KPU. “ Paling banyak melaporkan tentang DPT, formulir C6, pendistribusian kartu pemilih, termaksud money politik seperti pembagian beras,” katanya lagi.

DPRD Mulai Ingatkan Janji Cawali Terpilih Kendari, KP Masyarakat Kota Kendari telah memilih pemimpinnya untuk lima tahun ke depan. Padangan incumbent H. Asrun-H. Musadar Mappasomba kembali dipercaya mengendalikan tata pemerintahan metro yang telah banyak mengalami peninkatan dalam berbagai bidang. Meski begitu, DPRD kota Kendari sebagai mitra pemerintah dalam membangun kota, mengaku masih ada pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan wali kota terpilih nantinya. “ Memang kita akui banyak hal yang telah diperbuat pemerintah selama hampir lima tahun terakhir. Namun sebagai lembaga yang punya fungsi pengawasan, kami melihat di lapangan masih ada yang harus ditingkatkan lagi kedepannya,” ujar Ketua DPRD Kota Kendari, Abdul Razak saat ditemui, kemarin. Legislator Partai Amanat Nasional ini menjelaskan, beberapa pekerjaan rumah yang harus dituntaskan wali kota Kendari terpilih itu terutama menyangkut infrastruktur jalan, drainase, jembatan dan fasilitas publik lainnya. Meski masalah ini sudah maksimal dikerjakan namun masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, baik secara teknis maupun pengelolaan. “ Kedepan ada beberapa daerah yang kami anggap vital untuk diprioritaskan pemerintah, terutama drainase atau penyempurnaan perbaikan jalan seperti di Baruga, Abeli, dan beberapa tempat strategis. Kita inginkan ke depan, kepemimpinan wali kota terpilih bisa mengakomodir dan menindaklanjuti,” harapnya. Prioritas lainnya adalah menyangkut program pemberdayaan masyarakat berkaitan langsung dengan pengentasan kemiskinan. Memang diakui ada beberapa program Pemkot yang berorientasi penuh menekan angka kemiskinan, namun itu belum cukup. Mesti ada kreatifitas dan variasi program lain supaya tujuan tersebut dapat terealisasi lebih maksimal ke depan. “ Kami mengharapkan lapangan kerja

lebih diperluas lagi. Termasuk danadana pembangunan yang sudah terealisasi bisa dialihkan untuk menunjang program-program pemberdayaan masyarakat, baik secara individu maupun kelompok. Ketika ini dilakukan, maka akan tercipta sinergitas antara pembangunan fisik dan sumber daya manusia, termasuk didalamnya pembangunan ekonomi,” tuturnya. Selain itu, yang tak kalah penting menurut Razak adalah pembangunan moral melalui bidang keagamaan. Kota Kendari memiliki tingkat pluralitas yang sangat tinggi sehingga jika dikelola dengan baik akan menciptakan suasana yang kondusif serta membuat masyarakat nyaman dan tenang. Itu bisa menjadi kekuatan untuk membangun daerah. “ Kalau infrastrukturnya sudah baik, moral masyarakatnya juga bagus, plus ekonomi masyarakatnya juga di atas rata-rata. Maka kita yakin kota ini akan disenangi semua kalangan, baik investor, wisatawan, ataupun masyarakatnya sendiri. Semua ini tentu menjadi harapan kita bersama,” paparnya. Wali Kota Kendari periode 20072012, sekaligus sebagai calon walikota peraih suara terbanyak sesuai hasil pleno KPU periode 2012-2017, H.Asrun pun dalam setiap momen, sejak masa kampanye maupun pada agenda lain memang selalu mengakui, masih ada program kerja dimasa kepemimpinannya yang belum terealisasi maksimal. Sehingga tampilnya Ia kembali pada periode kedua ini, untuk menuntaskan, sekaligus memunculkan ide baru demi pengembangan Kota Kendari lebih baik lagi. “ Kota Kendari merupakan ikon Sultra. Sehingga butuh pemimpin yang betul-betul memahami karakter dan potensi didalamnya. Kami tidak mau takabur, namun melihat kinerja selama ini, sudah cukup menjadi bukti bahwa kami memang layak,” ujar Asrun, saat itu. (p6/cok)

Online Newspaper | Created by Taya


Kendari Pos Edisi 12 Juli 2012