Issuu on Google+

CMYK

RADAR TEGAL Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

SELASA, 28 AGUSTUS 2012

20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

Dinsosnakertrans Minta Polisi Usut Tuntas Terkait Penipuan PT GEN TEGAL – Untuk mengungkap aksi penipuan Calon Tenaga Kerja (Canaker), yang dilakukan PT Giga Eksis Nusantara (GEN),

Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal berharap agar pengusutan yang dilakukan polisi berlanjut. Pasalnya, sesuai aduan yang masuk ke dinas ratusan Canaker menjadi korban PT GEN.

Kepala Dinsosnakertrans Kota Tegal H Sumito SIP, Senin (27/ 8) mengatakan, pihaknya sangat berharap besar kepada polisi untuk mengusut sampai tuntas kasus penipuan yang dilakukan PT GEN. Sebab, akibat kejadian tersebut, masyarakat menjadi

trauma saat mendapat tawaran untuk bekerja. Dan imbasnya, dikhawatirkan angka pengangguran di Kota Tegal akan bertambah. “Agar trauma masyarakat bisa terhapus, kami sangat berharap pengusutan tuntas PT

GEN,” kata Sumito. Menurut Sumito, kejadian aksi penipuan Canaker yang dilakukan PT GEN, melalui kegiatan Job Matching akan dijadikan pelajaran penting bagi Dinsosnakertrans. Sehingga kedepan tidak akan asal menerima PJTKI

Buku Berbau Porno Beredar di Sekolah

ke hal 19 kol 5

ke hal 19 kol 5

H Sumito SIP

Otak Kerusuhan Sampang Ditangkap

Dikpora Segera Tarik Buku SLAWI – Empat judul buku yang mengandung unsur porno yang menjadi buku pengayaan beredar di kalangan sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga tingkat SMA. Empat buku pengayaan tersebut, pertama berjudul “Ada Duka Di Wibeng” penulis Jazimah Al Muhyi penerbit PT Era Intermedia Solo. Kedua berjudul “Tidak Hilang Sebuah Nama” penulis Galang Lufiyanto penerbit PT Era Intermedia Solo. Ketiga yang diterbitkan Era Adi Citra Intermedia Solo dengan judul “ Tambello Meniti Hari di Otakwa” penulis Radite K, penerbit, dan keempat buku berjudul “Tambello Kembalinya si Burung Camar”. “Buku itu sangat tidak pantas

(Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia, red), untuk mengikuti kegiatan atau rekrutmen di Kota Tegal. Kecuali ada bukti riil. Hal ini menghindari terulangnya kembali penipuan Canaker yang dilakukan PT GEN.

Adik Kandung Tokoh Syiah, Total 8 Orang Diamankan

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BUKU BERBAU PORNO – Empat judul buku yang mengandung unsur pornografi dan telah beredar di sekolah sedang ditunjukan oleh anggota DPRD Kabupaten Tegal Helmi Amrullah didampingi Kasi Sarpras Dikpora, Yosa Afandi.

SAMPANG - Polisi bekerja cepat menangani kasus bentrok motif agama di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kec Omben, Sampang, Minggu (26/8). Sehari setelah kejadian polisi langsung mengamankan para pihak yang diduga sebagai pelaku kerusuhan terhadap kelompok Syiah tersebut. Kapolri Jenderal Timur Pradopo yang ditemui saat memantau ke lokasi kejadian mengatakan, kepolisian sudah meng-

amankan 8 orang. Mereka yang diamankan itu hingga tadi malam masih diperiksa intensif di Mapolres Sampang oleh tim gabungan polres dan Polda Jatim. Sayangnya, Kapolri belum mengungkapkan identitas 8 orang yang diamankan. “Tentunya dari 8 orang itu salah satu nantinya harus ada orang yang paling bertanggungjawab secara hukum. Penegakan hukum harus kita proses dengan cepat,” kata Timur. Timur yang datang ke Sampang bersama Menteri Agama Surya Dharma Ali dan Panglima ke hal 19 kol 1

Mudik dan Balik Renggut 908 Nyawa

INDEKS RSUD Kardinah Kekurangan Dokter HAL. METROPOLIS

DPRD Kecam Pungutan E-KTP HAL. RADAR BREBES

Musim Hajatan, Order Undangan Meroket HAL. KOMBIS

APA MANING...

Mayoritas Kecelakaan Libatkan Sepeda Motor

ARUNDONO/JPNN

JUMPA PERS - Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menggelar jumpa pers mengenai pernyataannya di media sosial, Jakarta, Senin (27/8).

Soal Advokat Korup, Denny Minta Maaf JAKARTA - Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (WamenkumHAM) Denny Indrayana tampaknya keder juga dengan ke hal 19 kol 5

MARKETING SERIES Ethical Tea dari Sri Lanka Oleh Hermawan Kartajaya DI COLOMBO saya temukan slogan; Ethical Tea” Yes, Made in Sri Lanka! Ethical Tea Partnership (ETP), sebuah organisasi not-for-profit yang sekretariatnya berada di London, sejak 1997 mengajak kerja sama produsen dan perusahaan teh di mana pun untuk meningkatkan keberlanke hal 19 kol 5

Otak Kerusuhan Sampang Ditangkap * Kudune dicuci otak? Dinsosnakertrans Minta Polisi Usut Tuntas * Aja maen klalen?

ADENG BUSTOMI/RADAR BANTEN

SISA ARUS BALIK - Ratusan pemudik yang baru turun dari Bakauheni Lampung menggunakan kapal Roro saat tiba di Dermaga I, Pelabuhan Merak, Senin (27/8).

JAKARTA - Ritual mudik tiap tahun terus menelan korban jiwa. Mabes Polri mencatat 908 orang meninggal dunia selama arus mudik dan balik 2012, sejak H-7 hingga H+6. Ini berarti terjadi peningkatan jumlah korban hingga 15 persen. Fakta yang menarik adalah sebagian besar kecelakaan melibatkan sepeda motor! Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, selama Operasi Ketupat sejak 11 Agustus hingga Minggu (26/8) malam, pihaknya mencatat 5.233 kecelakaan lalu lintas. Dari kejadian tersebut, 908 orang meninggal dunia, 1.505 orang mengalami luka berat, 5.139 luka ringan, dengan catatan kerugian mencapai Rp 11,8 miliar. Boy mengungkapkan, sebagian besar kecelakaan melibatkan sepeke hal 19 kol 1

RADAR MADURA

KAWAL KORBAN - Polisi mengawal korban kerusuhan Sampang, kemarin.

Pemerintah Tolak Syiah Dianggap Sesat JAKARTA - Pihak-pihak yang menganggap umat Syiah sesat harus mengoreksi pendapatnya. Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa Syiah adalah bagian dari umat Islam. Kendati belum menjadi keputusan final, tapi angin segar pengakuan Syiah itu sudah diisyaratkan oleh Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA).

Ditemui usai memimpin halalbihalal di kantornya kemarin, SDA mengatakan bahwa pihaknya sudah menjalankan penelitian dan kajian tentang keberadaan umat muslim Syiah di Indonesia. Menteri yang juga ketua umum DPP PPP itu mengatakan, Kemenag tidak rela jika konflik bernuansa agama ke hal 19 kol 1

Kejayaan Lan Fang, Republik Pertama di Indonesia, yang “Berlanjut” di Singapura

Nenek Lee Kuan Yew Orang Hakka dari Pontianak Mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew termasuk keturunan Lan Fang. Sayang, restorasi jejak kebesaran republik pertama di Nusantara tersebut justru lebih gencar dilakukan di Negeri Singa. LAPORAN : DHIMAS GINANJAR, Pontianak LAN Fang memang sudah hancur sejak 1884. Namun, “kelanjutan” republic - kendati tak secara langsung - yang didirikan oleh Lo Fang Pak di Kalimantan Barat itu bisa dilihat di Singapura sekarang ini. Setidaknya dalam bentuk banyaknya warga Negeri Singa itu

HENDRA EKA/JAWA POS

BERSIHKAN - Tjong Yu Fei, penjaga klenteng Lo Fang Pak, di Sungai Purun Besar, Kecamatan Sungai Pinyuh, Pontianak tampak membersihkan sisa-sisa hio yang terbakar.

yang merupakan keturunan dari warga republik pertama di tanah air tersebut dan menduduki posisi penting disana. Alkisah, pada 1884, Singkawang, Kalbar, wilayah dimana Lan Fang berada, menolak untuk dikuasai Belanda. Akibatnya, wilayah yang saat ini dijuluki Kota Seribu Kelenteng itu diserang. Warga setempat pun kocar-kacir setelah sempat bertahan selama empat atau lima tahun bertempur. Mereka melarikan diri ke Sumatera lantas ke Medan. Beberapa kemudian melanjutkan pelarian hingga ke Singapura dan melanjutkan pembangunan. Dan, tentu beranak pinak. Salah satunya mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew (LKY), sosok yang membuat negeri jiran ke hal 19 kol 1

CMYK

OPINI

2

SELASA 28 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

Halal Bihalal dan Kebangsaan Fitrah Manusia

Oleh: Ismatillah A Nu’ad

Oleh: Muh. Abduh BARU saja kita merayakan idul fitri... Baru saja kita saling maaf-memaafkan... Baru saja kita saling silaturahmi... menjalin persaudaraan... Tiba-tiba kita dikagetkan dengan bentrokan antara kelompok Syiah dan anti-Syiah kembali pecah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kec Omben, Kabupaten Sampang, sekitar pukul 11.00, Minggu (26/8). Bahkan bentrokan jilid kedua ini memakan korban jiwa. Dua orang dinyatakan tewas, lima orang luka dan empat di antara korban luka dalam kondisi kritis. “Peristiwa kiye kayong dadi noda suasana lebaran. Wong esih wayahe bada kupat, kudune sama-sama ngaku lepat, toli saling pangapura. Bisane ka malah bentrok!” Tahun-tahun sebelumnya, sepertinya juga masih berlaku untuk tahun ini, bentrok atau tawur dalam suasana lebaran memang kerap terjadi. Tapi seringkali hanya tawur antar pemuda yang baru pulang kampung. Pemicunya bisa masalah sepele. Hanya karena saling ejek, lalu saling serang. Padahal baru saja salat tarawih. “Kuwe tah seringe bocah-bocahan sing tembe balik seka Jakarta, lalu belagu anak kota! Ora kena kesenggol setitik!” Tentu sangat disayangkan bentrokan di Sampang hingga darah pun tumpah. Ini menjadi bertambah panjang catatan pertumpahan darah yang dilakukan manusia. Memang aksi bentrok dan pertumpahan darah boleh dikata setua usia manusia. Sampeyan tentu masih ingat kisah Qobil dan Habil? Pertumpahan darah anak Adam itu tak terelakan ketika hawa nafsu dan keinginan menyelimuti raga manusia. Apakah berarti manusia memang suka saling menumpahkan darah? Pertanyaan tersebut mirip dengan gugatan Malaikat ketika manusia akan dijadikan khalifah, yang dilukiskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 30: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” Kalau memahami penilaian Malaikat terhadap manusia dalam surat itu, sangat dimungkinkan bahwa tindak kejahatan sekaligus konflik sosial di tengah masyarakat tidak dapat dihilangkan. Tetapi hanya sekadar diminimalisasi. Kenyataan tersebut tentu sangat tergantung potensi ilahi yang telah diberikan kepada manusia berupa fitrah. “Ngger puasane bisa berakhir dengan kembali fitrah, kudune adem, ayem, ora sampe anarkis! Tapi wong puasane be cuma olih ngelih karo ngorong tok, dadine ya ora bisa kembali fitrah!” Jare kyai, fitrah sebagai keistimewaan manusia, yang meliputi keimanan, kemampuan membedakan baik dan buruk, rasa keingintahuan, dorongan biologis, dan sifat manusiawi. Untuk itulah manusia menjadi makhluk terbaik yang telah diciptakan Allah dengan dibekali adanya akal, rasa, cipta, dan karsa untuk memerankan sebagai khalifah di bumi. Kini kasus kekerasan di Sampang, coba diredam pa r a p e t i n g g i p e m e r i n ta h a n . M e n t e r i A g a m a (Menag), Suryadharma Ali beserta sejumlah pejabat terkait terbang ke lokasi untuk melokalisir sumber permasalahannya. Ditegaskan Suryadharma, kekerasan di Sampang bukanlah persoalan agama. (*)

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 25.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 17.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 17.000/baris, Iklan Colour: Rp 37.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Rp 75.000/ mmk. Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

SALAH satu tradisi Islam di Indonesia, setelah merayakan Lebaran Idul Fitri biasanya melakukan acara silaturahmi yang dikenal dengan halal bihalal. Tradisi saling memaafkan ini dilakukan baik sesama sanak keluarga, karib kerabat, handai taulan, antara pemilik perusahaan bersama karyawannya, pemimpin departemen dengan stafnya, antara ulamaumara, dan seterusnya. Kurang jelas seluk beluk tradisi ini, yang jelas cuma ada di Indonesia karena di belahan dunia Islam lain sepertinya tidak ada. Budayawan Umar Khayam memang menyatakan tradisi halal bihalal adalah terobosan akulturasi budaya Jawa dan Islam. Kearifan para ulama di Jawa mampu memadukan kedua budaya tersebut demi kerukunan dan kesejahteraan masyarakat. Akhirnya tradisi halal bihalal meluas ke seluruh wilayah Indonesia, dan melibatkan penduduk dari berbagai pemeluk agama. Dalam Alquran memang diperintahkan: “Wahai umat manusia! Sesungguhnya telah Kami ciptakan kamu sekalian dari laki-laki dan perempuan, dan Kami jadikan kalian bersuku-suku dan berbangsabangsa supaya saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah maha tahu lagi maha mengetahui.” [Q.S. al-Hujurat, 49:13]. Ayat untuk saling mengenal sesama manusia inilah salah satunya yang melanggengkan tradisi halal bihalal. Setidaknya

ada dua arus penafsiran ulama menyangkut ayat tersebut. Pertama, ulama yang menafsirkan secara tertutup, bahwa makna dan tujuan dari ayat tersebut hanya ditujukan bagi umat Islam. Sementara ulama kedua menafsirkannya cara lebih terbuka, bahwa ayat tersebut ditujukan bagi bangsa-bangsa dan agama-agama lainnya, tak hanya bangsa Arab dan agama Islam, melainkan kemanusiaan dalam arti sepenuhnya dan seutuhnya. Tafsir kedua nampaknya lebih sesuai mengaitkan halal bihalal dengan persoalan kebangsaan Indonesia yang kita hadapi sekarang. Dalam kitab tafsirnya berjudul al-Mizan fi alTafsir al-Qur’an, misalnya, Muhammad Thabathaba’i menafsirkan, bahwa ayat tersebut dibuka dengan kata-kata Yâ Ayyuha al-Nâsu (wahai umat manusia) yang menandakan ayat tersebut tak hanya ditujukan bagi umat Islam saja, melainkan seluruh umat manusia dari suku bangsa dan agama apapun latar belakangnya. Di sini, makna superfisial halal bihalal yang dipraktikkan selama ini dapat dikembangkan menjadi persatuan kebangsaan tanpa mengenal agama atau ideologi. Pada masa kini, teramat penting untuk membangun masyarakat yang bertolak dari rasa saling menghargai, menghormati, dan mengasihi antar sesama. Masyarakat bisa dikatakan ideal jika di dalamnya terdapat bangunan jiwa persaudaraan, persamaan dan keadilan yang tercermin pada setiap

pribadi manusia sebagai anggota masyarakat. Bagaimana pun, sikap-sikap kemanusiaan semacam itu sangat diperlukan untuk menandingi kecenderungan di sebagian kecil masyarakat yang membenarkan adanya praktikpraktik kekerasan; praktik kekerasan yang ditimpakan pada komunitas yang berbeda paham ideologi maupun keagamaan oleh pihak-pihak tertentu, atau fenomena mengerikan seperti tindakan terorisme atau bom bunuh diri atas nama agama. Seorang ahli syariat Islam di University of California, LA, Khaled Abu al-Fadl menyebutkan, bahwa sebenarnya tindakan-tindakan kekerasan tak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Islam dilakukan oleh segelintir kalangan yang tentu sedikit jumlahnya (peripheral). Namun jumlah yang sedikit tersebut seakan-akan mewakili dari jumlah umat Islam yang banyak. Ini tentu pada gilirannya sangat merugikan umat Islam secara keseluruhan. Sikap keberagamaan tertutup sebenarnya menjadi pangkal persoalan, karena praktik kekerasan maupun terorisme atas nama agama bermula dari sikap keberagamaan itu. Ciri utama keberagamaan tertutup antara lain seperti menolak kebenaran dalam agama-agama lain, mengklaim agamanya yang paling benar, sempit dalam menafsirkan kitab suci al-Qur’an, menolak keterbukaan, kerja-sama, dan dialog dengan penganut agama lain. Sikap keberagamaan tersebut

tentunya tidak menguntungkan bagi keberadaan bangsa Indonesia yang sangat majemuk. Bangsa majemuk mensyaratkan bagi warga negaranya untuk bersikap terbuka, mendialogkan adanya perbedaan-perbedaan, saling menghormati, menghargai, bekerja sama dan menyayangi antar sesama. Dengan kata lain, persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah) teramat diperlukan bagi sebuah bangsa yang majemuk. Tanpa adanya rasa persaudaraan kebangsaan, tekad yang sama, cita-cita bersama, bangsa ini sudah sedari awal mengalami perpecahan atau disintegrasi. Karena itulah, sikap keberagamaan tertutup dapat merusak tatanan kebangsaan ini. Karena dengan sikap tersebut sebuah komunitas umat akan terblokade berdasarkan paham keagamaannya saja. Sementara dalam bernegara dan berbangsa, kita hidup di tengah-tengah masyarakat yang berbeda-beda sebagai fitrah ketuhanan, sebagaimana ayat Alquran yang dikutip pada bagian awal tulisan ini. Bukankah Hadis Nabi Muhammad SAW sendiri menyebutkan: “Belum sempurna iman seseorang sehingga ia mencintai saudaranya sama seperti ia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari). Ini menandakan betapa dalam Islam sangat menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan antar sesama umat manusia, terlepas dari perbedaan agama, ideologi, ras atau suku bangsa. Sayangnya terlalu banyak

muslim di negeri ini tidak melaksanakan keimanan dan ketakwaannya yang sesungguhsungguhnya sehingga bangsa ini akhirnya terombang-ambing dan karut-marut dilanda berbagai persoalan, baik ekonomi, sosal maupun politik. Kehidupan masyarakatnya penuh dengan ketidakmenentuan, penyakit-penyakit sosial masih eksis. Pengembangan dan pelaksanaan persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyah) perlu dilakukan dan dikukuhkan secara bersama-sama, saling mendukung dan bersifat sinergis. Persaudaraan kebangsaan perlu ditopang dengan adanya kesadaran persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyah) bukan hanya sebatas persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah) semata-mata. Karena jika hanya mengukuhkan persaudaraan Islam tanpa mengikutkan persaudaraan kemanusiaan, sama halnya mengutubkan kemanusiaan dalam sebuah blokadeblokade perbedaan agama yang sangat merugikan. Sementara iklim peradaban saat ini pun mengharuskan adanya kerja sama-kerja sama yang terbuka yang dibangun berdasarkan kesadaran bersama, saling menghargai, menghormati dan mengasihi antar sesama umat manusia untuk membangun peradaban kemanusiaan di masa kini dan untuk masa datang. (*) Penulis adalah Peneliti Pusat Studi Islam dan Kenegaraan, Universitas Paramadina, Jakarta.

Miras Marak BUAT Rateg, TOLONG dong Pak POLISI ! Judi TOGEL & minum2an KERAS kian marak juga meresahkan warga Desa Adiwerna TEGAL, di wilayah Desa Adiwerna TEGAL, depan TELKOM Adiwerna TEGAL. Atas perhatianya kami ucapkan TERIMA kasih. +6285786935855

Lampu Pada Mati YTH Dinas t’kait, mslh lampu jlan raya Kota Tegal, d jlan pantura barat Tegal ko bnyk lmpu yg mati. Padahal pantura m’rupakn jlur mudik t’pdat + rawan kclakaan d plau Jawa, Kota Tegal blm bz jd tuan rumah yg baik, kt’y TEGAL KEMINCLONG MONCER KOTANE tp LAMPU PADA MATI. Mksh. +6285865513167

Ora Dilirik Acan-Acan KYE ny0ng arep ng0m0ng kar0 Bapa Camat Bumijawa yth... kye piben urusane Pa Camat, bsane dalan satu di Bumjwa kh0 rusk kay0ng 0ra dilirik” acan. Padahal pasar Bumjwa ws maju pesat, bsane dalane esh pda rusak. Apa maning dalan sng Jejeg meng Bumjwa luwih parah... t0l0ng cpt didandani nyong tha sbgai masyarakat ya bsane cuman k0mentar th0... +6285642612669

Ada yang Ramai dan Sepi MENJELANG Lebaran arus mudik baik H-7 maupun arus balik setelah Lebaran banyak memberikan manfaat masyarakat, banyak pedagang dadakan yang muncul di sepanjang perjalanan, seperti terlihat di PejaganKetanggungan sampai Bumiayu Kabupaten Brebes Jawa Tengah. Di sisi kanan dan sisi kiri banyak yang berjualan aneka telur asin khas Brebes, nampak sekali pedagang telur asin yang paling diuntungkan adalah sisi kiri arah ke Jakarta atau kanan jalan perjalanan dari arah Bumiayu yang kebetulan dari sisi lalu lintas sangat diuntungkan, namun bagi pedagang telur asin yang berada di sebelah kiri terhalang oleh lalu lintas, mobil atau sepeda motor merasa sangat tidak nyaman sehingga hal tersebut dirasakan timpang oleh masyarakat di satu sisi rame tapi di satu sisi sepi. Kagem Bupati Brebes mohon hal tersebut dikoordinasikan pejabat terkait agar pedagang diuntungkan, makasih (Sugiarto Ketanggungan). +6285325889889

Miras Resahkan Warga BUAT Rateg. Tulung Pak Polisi wilayah POLSEK Adiwerna! Judi TOGEL & Minum2an keras kian marak srt

sngt meresahkn warga Adiwerna. Di gang depan PLASA TELKOM Adiwerna! Atas dimuatnya info ini sy ucapkan trimakasih. Surinto. +6285642671864

ora wujud2... apa banyu sing Guci wis mandeg..? +6285869256982

Pak Bambang AL/Bambang Kribo, mantan wartawan. +6287830950216

Diisi dengan yang Halal

Tanggane Pada Ngresula

Saprene PDAM Durung Ana

RAMADHAN telah dijalani dengan sukses, Idul Fitri telah dilaksanakan dengan hikmat, kini kita telah kembali ke fitroh yang suci, maka untuk selanjutnya mari kita isi kehidupan ini dengan hal2 yg halalan toyiban yang hanya mencari ridho Allah swt saja, meningkatkan ibadah dan ibadah, amiin!!! Dari

SEDULUR.... bokan ana sg ngengu cecek apa tekek keh, ng Desa Pangkah sabrang akeh lemud, sg asale saka ternak puyuh. Lemud’e akeh mambune... mantap wz. Tulung len pemda’e turun tangan ya kena oh, akeh tanggane nyong pada ngresula...... +6285328039679

PAN melu ngresula.. jarene ng Tegal Selatan “Debong Tengah” pan ana sambungan PDAM anyar.. awit Pa Ikmal njagong nganti saprene daning

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 083861302125, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp60.000/pcs.

CMYK

SELASA, 28 AGUSTUS 2012

METROPOLIS

3

RADAR TEGAL

Kekurangan Tenaga Dokter RUMAH Sakit Umum Daerah (RUSD) Kardinah Kota Tegal saat ini kekurangan tenaga dokter, baik umum atau spesialis. Untuk menjaga agar pelayanan tetap stabil, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut terpaksa mengontrak sejumlah dokter yang habis masa kerjanya alias pensiun. Hal ini diketahui ketika Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin melakukan monitoring, Senin (27/8) kemarin. Dalam kesempatan itu Direktur RSUD Kardinah, dr Abdal Hakim Tohari Sp RM MMR mengatakan, kurangnya tenaga dokter di rumah sakit yang dipimpinnya karena beberapa hal. Di antaranya pengembangan sub balai, dan para dokter yang habis masa kerjanya. Dijelaskan, total dokter yang ada di RSUD Kardinah saat ini 48 orang. Baik dokter umum maupun spesialis. Padahan

ADI MULYADI/RATEG

BERDIALOG - Wakil wali kota berdialog dengan sejumlah pasien dan dokter RSUD Kardinah, saat melakukan monitoring kemarin.

idealnya untuk Tipe B setiap bagian minimal 2 dokter. Sedangkan fak dasar seperti penyakit dalam, bedah, serta anak minimal 3 dokter.

“Sekarang ada beberapa dokter pensiun. Karena formasi CPNS tidak ada, maka untuk tetap stabilkan pelayanan, kami ke hal 9 kol 1

ADI MULYADI/RATEG

DILARANG MASUK - Dishubkominfo memasang rambu perboden (verbieden=Belanda) atau dilarang masuk sejak jauh hari, tujuannya agar masyarakat tidak kaget.

Rencana Perboden Jalan Werkudoro dan KH Ahmad Dahlan

SEPTEMBER SOSIALISASI, OKTOBER PENINDAKAN ARUS lalu lintas di Jalan Werkudoro dan Jalan KH Ahmad Dahlan selalu dikeluhkan masyarakat. Sebab kedua ruas jalan itu menjadi titik rawan macet, khususnya pada jam sibuk. Seperti jam masuk sekolah dan kerja serta jam kepulangan. Contohnya setiap pagi pukul 06.00 hingga 08.00, arus lalu lintas sangat

KANCA BATIR H DJONI SUBCHAN

Siap Jadi Pelanggan Baik ADA sebuah pepatah mengatakan bahwa kebersihan sebagian dari iman. Untuk itu air bersih sangat dibutuhkan, dalam kegiatan beribadah demi mencapai kesempurnaan. Karena itu, pengurus Majelis Talim Ittihadul Ummah OW PAI (Pantai Alam Indah), berupaya maksimal menyediakan air bersih untuk berwudhu dan ke hal 9 kol 1

padat. Sementara ruas Jalan Werkudoro sempit, terlebih ada aktivitas Pasar Kejambon. Karena itu penumpukan kendaraan tidak terelakkan. Sehingga kendaraan dari arah barat menuju timur cukup sulit, demikian pula sebaliknya. Dengan kondisi demikian rawan terjadi kecelakaan lalu lintas. Apalagi jika ada ke hal 9 kol 1

M SAEKHUN/RATEG

DIPADATI TRUK - Memasuki H+8 Lebaran, jalur Pantura Kota Tegal dipadati truk. Karena selama arus mudik dan balik, kendaraan besar itu dilarang melintas.

Jalur Pantura Dipadati Truk MEMASUKI H+8 Lebaran, jalur Pantura Kota Tegal dipadati truk besar. Sebab selama arus mudik dan balik, truk-truk tersebut sempat dilarang melintas. Sedangkan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik, mulai Senin (27/8) kemarin kembali dinormalkan. Sehingga kendaraan berasal dari Jakarta, tidak perlu lewat Jalan Dr Sotomo, tapi langsung masuk Jalan Mayjen Sutoyo ketika akan ke

Semarang; dan ke Jalan Kapten Sudibyo, waktu hendak ke Purwokerto. Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi Muktas SIK MSi, melalui Kasat Lantas AKP Hendrawan Hasan SIK MSi, didampingi KBO Sat Lantas Iptu Awan Agus mengatakan, sebenarnya sejak H+4 Lebaran, truk diperbolehkan melintas. Namun jumlahnya minim. Mengingat puncak arus balik justru terjadi

H+4. Tapi mulai kemarin, kendaraan arus balik yang melintas di jalur Pantura Kota Tegal tinggal sisa saja. “Karena jumlah arus balik tinggal sisa, arus lalu lintas di Kota Tegal mulai Senin (27/8) dinormalkan kembali. Semua barikade dan bambu cone yang dipasang selama arus mudik maupun balik pun diambil. Salah satunya di perempatan Maya.” ke hal 9 kol 1

Dinsosnakertrans Tidak Ratusan Personil Ditarik, Terima Aduan Soal THR 16 Pos PAM Dibongkar SAMPAI saat ini Dinas Sosial Sehingga hal ini masih dapat ditolerir. Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Din- “Prinsipnya semua perusahaan harus sosnakertarns) Kota Tegal tak mene- memberikan THR pada karyawan, rima laporan masyarakat, berhu- sesuai peraturan berlaku. Yakni 1 bungan dengan pembulan gaji bagi karberian Tunjangan Hari yawan yang bekerja 3 Raya (THR). Sehingga bulan lebih dan bersemua perusahaan diturut-turut.” anggap memberikan Lebih lanjut dia menTHR, sebagaimana terjelaskan, terkait pertuang dalam Peraturan usahaan yang tidak Menteri Tenaga Kerja membayar THR, samNomor PER.04/MEN/ pai saat ini tak ada 1994 tentang Tunjalaporan masuk. Pihakngan Hari Raya Kenya memastikan seagamaan bagi Pekerja mua perusahaan memdi Perusahaan. berikan THR pada karMenurut Kepala yawan sesuai ketenDinsosnakertrans H tuan. “Kalau ada laDOK.RATEG Sumito SIP, guna meporan, pasti kami tinH Sumito SIP mantau pemberian dak lanjuti. Kami yakin THR, pihaknya menerjunkan tim. Ada semua perusahaan melaksanaan surat beberapa temuan yakni soal keter- edaran. Walaupun ada yang membelambatan. Harusnya H-7 Lebaran, rikan THR setelah H-7,” tuturnya. THR harus diberikan. Namum ada Di tempat terpisah, Sekretaris Komisi beberapa perusahaan yang mem- II DPRD, Hendria Priatmana SE mengberikannya sampai H-2. Namun akhir- ungkapkan, walaupun sampai saat ini nya tetap diberikan pada karyawan. ke hal 9 kol 5

SETELAH bertugas sekitar 2 minggu, 553 personil dari Polri, Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), Denpom, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan (Dinkes), Organda, ORARI, RAPI, Pramuka, Linmas dan instansi terkait lain. Sejak Senin (27/6) pagi, ditarik dari Pos PAM Operasi Ketipat Candi tahun 2012. Selanjutnya mereka bertugas di kantornya masing-masing. Menurut Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi Muktas SIK MSi, setelah bertugas sejak Jumat (10/8), melalui gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2012. Maka 553 personil berasal dari Polres Tegal Kota 250 personil, sisanya TNI AD, AL, Denpom, Dishub, Satpol PP, Dinkes, Organda, ORARI, RAPI, Pramuka, Linmas dan lainnya, sejak Senin (27/8) pagi, ditarik dari Pos PAM. “Sesuai perintah, Operasi Ketupat Candi 2012 dilaksa-

M SAEKHUN/RATEG

DIBONGKAR - Pos PAM Operasi Ketupat Candi tahun 2012, di kawasan Stasiun Besar KA Tegal, Senin (27/8) kemarin mulai dibongkar.

nakan sampai H+7 Lebaran. Sehingga kami menarik semua personil yang ditugaskan pada pengamanan Pos PAM, untuk

kembali bertugas melayani masyarakat di kantornya masingmasing. Penarikan personil dari ke hal 9 kol 5

Sebagian Kapal Ikan Mulai Beroperasi Kembali

ADI MULYADI/RATEG

CERIA - Seorang anak dan orang tuanya, nampak ceria ketika mencari bus yang akan ditumpangi untuk kembali ke kota tujuan, setelah mudik Lebaran kemarin.

CMYK

KEADAAN kolam dermaga Pelabuhan Niaga Tegal, yang sebelumnya penuh sesak oleh ratusan kapal ikan. Dimana satu dengan lainnya saling berdesakan atau berhimpitan. Sehingga menyulitkan kapal yang hendak keluar. Kini kondisinya mulai longgar. Karena sebagian besar kapal ikan mulai berangkat melaut, terutama yang masa tangkapnya cukup lama. Antara satu hingga dua bulan. Contohnya kapal cumi, purshine maupun kapal jenis gilnet. Kapal tersebut biasa beroperasi di peraiaran Kalimantan, Sumatera, Sulewasi, Laut China Selatan hingga perairan Papua sebelah timur Indonesia. Sedang kapal yang masih sandar di pelabuhan, berdasarkan pantauan

ABIDIN ABROR/RATEG

BEKAL GARAM - Sebuah kapal tengah mengisi perbekalan ratusan ton garam krosok, termasuk bahan bakar solar.

lapangan sekitar 100 buah. Sejumlah kapal ini nampak mengisi perbekalan ratusan ton garam, yang bakal dipakai untuk proses penggaraman ikan. Sebab masa tangkapnya lama. Sehingga hasil tangkapan langsung diawetkan. Selain itu, ada yang mengisi perbekalan solar dan sejenisnya. Namun demikian, tak sedikit yang memanfaatkan waktu istirahat untuk melakukan perbaikan. Khususnya mengecat bagian tertentu di kapal tersebut. “Seminggu lagi kapal saya berangkat. Kalau sekarang sih lagi ada perbaikan,” ucap Rosikin, waktu ditemui kemarin.

Di lain sisi, perdagangan ikan di Pasar Pagi maupun pasar tradisional yang ada di Kota Tegal, sejauh ini didominasi ikan tambak. Misalnya bandeng dan mujaher. Disamping ikan jenis air tawar seperti lele. Adapun ikan segar hasil tangkapan nelayan jumlahnya minim. Kalau pun ada harganya lumayan tinggi. Untuk ikan lele dipatok Rp17 ribu per kilogram, dengan jumlah 7 ekor ikan ukuran sedang. Selain itu harga kerang per kilonya Rp13 ribu. Harga tersebut menurut konsumen lumayan tinggi. Karena pada harihari biasa per kilogram cuma Rp10 ribu. (din)

PEMALANG

4

SELASA 28 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

PENTOL RAH

13 Korban Meninggal Dunia Arus Mudik dan Balik

HIMAWAN AR/ RADAR PEMALANG

TAUSIYAH - Seorang ustad tengah memberikan tausiyah dalam halal bi halal dan silaturahmi warga Jutako.

Satukan Warga Jutako dari Rantau PEMALANG - Perguruan Silat Jutako gelar halal bihalal dan silaturahmi untuk mempersatukan kembali warga Jutako yang pulang dari rantau. Kegiatan ini mengambil tempat di salah satu ruangan SMK Bima Pemalang, beberapa waktu lalu. Ketua Perguruan Silat Jutako Bambang Satoto melalui bagian Litbang, Isrofiq mengungkapkan, halal bi hahal ini digelar untuk mengumpulkan kembali warga jutako yang pulang dari perantauannya. Memang menurutnya banyak warga Jutako setelah selesai pendidikan formilnya di Pemalang keluar dari kota ini, baik untuk bekerja maupun untuk menuntut pendidikan yang lebih tinggi. Sehingga moment lebaran seperti ini tidak dilewatkan sia-sia. Kesempatan lebaran ini dimanfaatkan untuk berkumpul dan bernostalgia masa-masa berlatih dahulu di masing-masing cabang. “Memang Jutako kebanyakan mengambil tempat berlatih di sekolahsekolah menengah atas,” ujarnya. Walaupun warga Jutako kebanyakan merantau, dia berharap dimana pun mereka berada dapat mengembangkan perguruan. Dia mengungkapkan dari kurang lebih 35 perguruan silat yang ada di kabupaten Pemalang, Jutako merupakan salah satu perguruan yang eksis. Terbukti dengan keterlibatannya dalam event-event kejuaraan silat seperti Porkab dan Dulongmas. “Pada (27-31/8)mendatang dua wakil Jutako akan mewakili Kabupaten Pemalang di Porprov,” ungkapnya. Dengan bersemangat dirinya berujar bahwa Jutako akan tetap eksis terutama dalam ajang-ajang berprestasi seperti kejuaran silat pelajar. (him)

PEMALANG- Selama arus mudik dan balik lebaran tahun 2012 ini, angka kecelakaan di Kabupaten Pemalang cukup tinggi. Hal ini sesuai data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang dalam pantauan yang dilakukannya selama arus mudik dan balik. Data tersebut dihimpun atas permintaan dari pemerintah provinsi Jawa Tengah. Kepala Dinkes Kabupaten Pemalang dr Erna Nuraeni MHlth SC melalui Kabid Yankes dr A Sri Widyastuti mengungkapkan, data tersebut dihimpun atas permintaan dari provinsi Jawa Tengah. Pada tahun sebelumnya, pihaknya hanya melakukan pertolongan tanpa ada kewajiban untuk

mendata. Namun baru di tahun ini ada kewajiban untuk melakukan pendataan. “Data ini dihimpun berdasarkan pelaporan dari rumah sakit dan puskesmas,” ujarnya. Data Dinkes ini menyebutkan, korban meninggal dunia (MD) selama arus mudik dan balik ini mencapai 13 korban jiwa, dengan perincian 3 orang meninggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), meninggal dalam perjalanan menuju Rumah sakit 3 orang dan yang meninggal di Rumah sakit 7 orang. Tujuh orang yang meninggal di Rumah sakit itu secara terperinci 4 orang di RSUD dr Azhari dan 3 orang di RS siaga Medika. “Korban meninggal pembiayaan ditanggung oleh Jasa Raharja untuk hubungan penyelesaian,” ungkapnya. Selain jumlah korban MD, data Dinkes juga menyebutkan

korban yang menjalani rawat jalan setelah diakumulasi berjumlah 415 korban. Sedangkan yang menjalani rawat inap berjumlah 166 korban. Dari data tersebut 29 pasien juga dirujuk ke beberapa RS tipe B dan C. “28 pasien dirujuk di RS tipe C dan 1 di RS tipe B,” ungkapnya. Selama arus mudik dan Balik ini, Dinas Kesehatan melakukan pembagian piket kepada personil kesehatan dibawahnya. Tugas piket tersebut selama 24 jam melakukan pemantau arus mudik dan balik. “Kita terjunkan 5 tim untuk memantau arus balik dan mudik,” ungkapnya. Perlu diketahui, Data yang dihimpun Dinkes ini berdasarkan laporan dari 6 rumah sakit (RS) rujukan, 3 posko pengamanan (Pospam) dan 22 puskesmas. (him)

NURCHOLIS/RADAR PEMALANG

AGUS P/RADAR PEMALANG

HADIR - Salah satu alumni Ponpes Nurul Huda turut hadir dalam silaturahmi dan halal bi halal.

PANTAU KEBAKARAN - Petugas pengamat Gunung Slamet sedang memantau kebakaran hutan.

Alumni Ponpes Nurul Huda Silaturahmi

100 Lebih Pendaki Selamat Turun Gunung Kebakaran Hutan di Kaki Gunung Slamet MINGGU (26/8) lalu, merupakan awal kecemasan bagi warga yang berada di sekitar kaki Gunung Slamet yang masih dalam wilayah Kabupaten Pemalang. Bahkan saat terjadi kobaran api yang membakar hutan lindung, ada kurang lebih 100 pendaki gunung turun dari Gunung Slamet dengan menunggu evakuasi tim SAR. Setelah tiga hari hutan terbakar banyak pendaki gunung yang panik dalam jebakan api yang melanda area antara Bambangan dan menjalar ke area wilayah Kecamatan Pulosari seperti Desa Batursari, Gunungsari, dan Gambuhan. Kebakaran hutan diawali dari Pos 5 namun setelah dua hari kemudian merembet ke Pos 4 . Bahkan api menuju ke arah utara, dan diperkirakan sudah lebih dari 20 hektar hutan di kaki

Gunung Slamet terbakar. Untuk sementara api belum bisa dipadamkan sampai saat ini. Menurut perkiraan api berasal dari percikan api unggun yang ditinggalkan oleh pendaki Gunung Slamet yang lupa mematikan api hingga tuntas. Menurut Kepala Pengamat Gunung Slamet, Sukaedi bahwa kejadian kebakaran ini karena kadang – kadang si pendaki kurang hati–hati dalam melakukan aktivitasnya. “Namun untungnya dengan kejadian ini tidak ada korban yang celaka. Padahal seperti kejadian yang sudah– sudah kalau terjadi kebakaran sedikit banyak ada yang hilang kadang meninggal dunia,” tegas Kepala Pengamat Gunung Slamet yang berlokasi di Desa Gambuhan Kecamatan Pulosari. Untuk sementara ini, menurutnya, upaya pemadaman sudah dilakukan melalui alat tradisional oleh masyarakat dengan tujuan untuk membatasi rembetan api yang melintas ke arah utara. Namun

karena hembusan angin yang begitu besar, api sampai saat ini belum bisa ditanggulangi secara maksimal. “Dan kejadian kebakaran ini sudah ditinjau dari pihak terkait antara lain Komandan Kodim 0711 Pemalang Letkol Wawan Setiawan guna melihat situasi keberadaan hutan yang terbakar dari Kantor Pengamat Gunung ini.” Untuk penanggulangan pemadaman digunakan alat tradisional yang dikerjakan bersama masyarakat, tim SAR, dari Purbalingga dan Pemalang dan jajaran terkait seperti Perhutani. Tim pemadaman kebakaran juga sudah didatangkan namun untuk menarik alat ke tempat kebakaran tidak bisa sampai lokasi hutan yang terbakar. Hal ini yang menjadikan kesulitan untuk mempercepat pemadaman, sedangkan kobaran api lambat laun sudah menuju ke utara namun hal tersebut tetap sedang dupayakan agar rembetan api tidak berlanjut ke wilayah desa-desa wilayah Pemalang. (nur)

Tingkat Kunjungan Keluarga Narapidana di Rumah Tahanan LP Pemalang

Pasca Lebaran Pembesuk Meningkat, Jam Kunjungan Ditambah Di bulan Syawal ini nuansa lebaran masih cukup kental. Silaturahmi tentu menjadi satu yang tidak boleh lepas di momentum lebaran ini. Pemandangan ini terlihat di Rutan LP Pemalang. Seperti apa suasananya? LAPORAN: HIMAWAN AR KENDATI sudah tujuh hari lebaran sudah berlalu tetapi nuansa silaturahmi antara sanak-saudara dan handai taulan masih kental terasa. Tak terkecuali keluarga para tahanan dan narapidana yang melakukan kunjungan ke Rumah tahanan (Rutan) Pemalang. Kepala Pengamanan Rutan R Supriyanto AMd IP SH mengungkapkan bahwa selama tujuh hari kunjungan anggota keluarga tahanan dan napi ke rutan ini masih tinggi. Walaupun demikian peningkatan kunjungan tertinggi terutama di

hari lebaran hingga H plus 2. Untuk memenuhi antusiasme anggota keluarga yang ingin mengunjungi anggota-anggota keluarganya yang menjadi tahanan dan Narapidana itu pihak rutan menambah jam kunjungan. “Di puncaknya kemarin memang ada antrian, sehingga kita menambah jam kunjung dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB dan pukul 13.15 hingga pukul 15.30 WIB,” ujarnya. Untuk mendapatkan ijin besuk pihak Rutan menerapkan beberapa aturan standar yang antaralain untuk keluarga tahanan harus membawa surat ijin besuk dari lembaga yang menahan anggota keluarganya. “Kalau tahanan keluarga harus membawa surat ijin dari lembaga yang menahan anggota keluarganya baik itu Kepolisian, Kejaksaan atau Pengadilan. Kalau Napi cukup menunjukan KTP dan surat keterangan dari desa,” ujarnya. Selain itu, saat memasuki area rutan yang didiami oleh 131 tahanan dan narapidana ini, barang bawaan pengunjung di

TUNGGU SAUDARA - Sejumlah keluarga sedang menunggu saudaranya yang mengalami kecelakaan.

Pelayanan RSU Siaga Medika Dinilai Mengecewakan

REUNI

BELIK - Ikatan santri dan Alumni pondok pesantren Nurul Huda Moga Kabupaten Pemalang mengadakan reuni di halaman SDI Bentar Belik Pemalang, Sabtu (25/8) lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh 1000 lebih santri yang tergabung dalam alumni. Panitia mengundang mubaligh dari Jakarta Awit Mashuri dan Ali Imron alumni Ponpes Nurul Huda pimpinan KH Muhamad Ali Mas’ud. Mewakili Kapolsek, Kanit Binmas AIPTU Ikhsan Mahkzun menyampaikan bahwa dengan diadakannya kegiatan halal bi halal ini pihaknya turut bangga. Kendati demikian, juga merasa perihatin dengan keadaan sekarang karena nilai-niai moralitas sudah mulai mengendur terutama pada diri generasi penerus bangsa. “Hal ini ditandai dengan hilangnya karakter sebagai orang Jawa tidak menampakan sebagai masyarakat jawa, orang Islam tidak menampakan sebagai seorang Islam yang sebenarnya. Dan sebagai orang Indonesia tidak menampakan sebagai orang Indonesianya karena tidak menampakan patriotismenya dan jiwa Nasionalismenya,” ujar dia. Namun sebaliknya, menurut dia, cinta tanah air namun yang nampak dalam tampilan sekarang prilaku-prilaku yang mencontoh prilaku budaya dari luar yang tidak cocok dengan nilai-nilai budaya asli Indonesia. “Generasi sekarang banyak yang hilang tata karma, sopan santun, tepo saliro, serta hilang rasa malunya. Bahkan sebagai generasi Islam yang dalam berakhlak, sudah banyak tidak memahami Pancasila dengan semestinya,” ujarnya. Meskipun mereka masih dalam tarap pelajar dan bersekolah, yang semesinya harus paham nilai-nilai agama, nilai idieologi ini semua belum tertanam dalam benak hati generasi bangsa sekarang ini. “Maka saya menghimbau serta punya gagasan untuk menyelamatkan generasi bangsa agar tampil menjadi seorang pemimpin yang baik dan bijaksana nantinya kedepan,” pesannya. (nur)

HIMAWAN AR/RADAR PEMALANG

cek oleh petugas terutama untuk menghindari masuknya beberapa barang yang dilarang seperti alat komunikasi, senjata dan obat-obatan. “Anggota keluarga yang membesuk digilir 12 orang berganti dan diberi waktu 30 menit,” ungkapnya. Purwoyo Warga Kramat Kecamatan Pemalang mengungkapkan bahwa dirinya berkunjung di Rutan ini untuk bertemu dengan bapaknya yang tengah menjalani masa tahanan disana. Dirinya dari lebaran hingga hari ketujuh lebaran ini sudah tiga kali menemui bapaknya itu. Saat berkunjung itu dirinya membawa berbagai bekal terutama hidangan khas lebaran. “Ya cuma bawa hidangan khas lebaran roti dan lontong opor,” ungkapnya didampingi ibunya. Pengunjung yang lain, Sukarjo warga Kecamatan Randudongkal menuturkan rasa kebahagian di hari lebaran ini tidak lengkap dirasanya, terutama karena ada salah satu saudaranya yang tidak bisa berkumpul seperti lebaran ta-

HIMAWAN AR/RADAR PEMALANG

RAMAI - Pintu gerbang Rutan ramai anggota keluarga yang tengah menunggu antrian masuk.

hun sebelumnya. “Lebaran tahun ini sedih, karena tidak bisa kumpul bareng satu keluarga,” katanya. Menurut dia, kedatanganya

ke rutan ini selain untuk membesuk anggota keluarganya juga untuk berbagi kebahagian dengan saudaranya di saat lebaran. (*)

PEMALANG – Pelayanan RSU Siaga Medika Pemalang dikeluhkan Anggota DPRD Ujianto MR. Sebab, dalam memberikan penanganan terhadap pasien korban kecelakaan, dinilainya tidak maksimal. Karena biaya pasien yang ditanggung Assuransi Jasa Raharja terkesan hanya dihabiskan di ruang ICU saja, tanpa ada tindakan medis yang cukup untuk proses penyembuhan pasien. “Pasien korban kecelakaan yang ditangani RSU Siaga Medika justru menimbulkan masalah. Karena rumah sakit yang kami anggap sebagai rumah sakit alternative, ketika rumah sakit yang ada di Pemalang semakin bersaing justru layanannya sangat mengecewakan,”ungkap Ujianto kepada Radar, kemarin. Kekecewaan Ujianto terhadap layanan RSU Siaga Medika ketika ikut mengantarkan korban kecelakaan yakni Sugarjito (47) warga Dukuh Jati Mulyo Kelurahan dan Kecamatan Petarukan yang mengalami musibah kecelakaan lalulintas di Desa Klareyan Petarukan pada saat menjelang akhir bulan puasa lalu. Karena korban mengalami luka sangat serius, akhirnya bersama warga melarikannya ke RSU Siaga Medika Pemalang. Setibanya di rumah sakit, kendati langsung mendapat penanganan dan setelah menunggu lama sambil mengurus berbagai surat untuk kaperluan layanan pengobatan yang ditanggung Asuransi Jasa Raharja. Tapi pada saat menjalani perawaatan di ruang ICU, korban tidak mendapatkan tindakan penanganan medis yang cukup berarti. “Sebab, kurang memenuhi standar pelanyanan. Pasien hanya dikasih impus dan diikat dengan bed,” ujarnya. Oleh karena itu, menurut Ujianto, penanganan semacam itu dinilainya agak keliru karena tidak ada tindakan medis. Meskipun ada, tapi pihak rumah sakit tidak memberikan keterangan ke keluarganya. Malah justru yang membuat Ujianto sedikit kesal salah satu petugas yang menunggu pasien mengatakan bahwa pasien itu gegar otak. Sehingga memberikan tindakannya setelah sadar. “Kalau begitu jelas salah,

semestinya sebelum korban sadar harus diberi tindakan, kok malah menunggu sadar,” tegasnya. Apalagi, setelah itu lanjut Ujianto, RSU Siaga Medika memutuskannya untuk dirujuk ke rumah sakit lain. Sehingga membuat pertanyaan bagi dirinya, kenapa keputusan itu tidak datang sejak awal. Ketika dideteksi dan tidak sanggup mestinya segera dirujuk saja. Sehingga jangan hanya ditaruh di ICU sampai batas waktu yang tidak jelas. Persoalan lain, terkait soal biaya tambahan yang harus dibayarkan pihak keluarga diluar biaya yang ditanggung oleh Asuransi Jasa Raharja sebesar RP 10 juta. Sehingga ketika hendak dirujuk biaya pengobatannya bertambah Rp 1,4 juta. Sementara pasien kondisinya semakin parah kepalanya membengkak, akibat tidak adanya tindakan apa-apa. Sehingga sangat berpengaruh buruk bagi kesehatan pasien. “Makanya ketika dirujuk di RSU Pekalongan, menurut dokter yang disana justru menyesalkan penanganannya, kenapa sampai demikian. Semestinya segera dilakukan tindakan persoalan biaya kan bisa dirembug,” terangnya. Sementara Direktur RSU Siaga Medika Pemalang dr Agus Gunawan ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa penanganan yang telah dilakukan sudah cukup baik. Karena sebelumnnya pasien mengalami cidera kepala berat dan setelah ditangani kondisinya sudah cukup membaik. Menurutnya, dalam soal layanan di rumah sakitnya ada model pasien untuk dipulangkan dulu dan nanti ke RSU lagi, dengan mendapat layanan rawat pulang. Pihaknya membantah keras adanya penilaian bahwa pasien itu hanya dibiarkan begitu saja di ruang ICU. Padahal pasien sudah mendapat penanganan dengan di CT Scan untuk mendeteksi luka yang ada di kepala, dan ternyata mengalami pendarahan cukup meluas di kepala. Disamping penanganan lainnya pasien juga sudah diberi obat-obatan yang berkwalitas. Makanya kondisi pasien sudah membaik. (apt)

PEKALONGAN RAYA

SELASA 28 AGUSTUS 2012

5

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING 1. Pemadam Kebakaran

(0283) 325429

2. Pelayanan Gangguan PLN

(0283) 342245

3. Polresta Tegal

(0283) 356115

4. Rumah Sakit Umum Kardinah

(0283) 356067 / 341938

5. Pelayanan Gangguan PDAM

(0283) 356175 / 358316

6. Stasiun Besar Tegal

(0283) 353018

7. Terminal Bis Tegal

(0283) 354696 / 354695

Satpolair Sweeping Sigandu dan Ujungnegoro

Hotel dan Hiburan Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284 Ajam Goreng Spesial Lombok Idjo - Jl. Karanganyar No. 21A Kejambon (0283) 342331

NURUL FATAH

PATROLI - Kapal Patroli milik Polair Polres Batang saat melakukan patroli di kawasan pantai Sigandu.

BATANG - Padatnya pengunjung yang datang ke objek wisata pantai Sigandu dan juga Ujungengoro selama musim libur lebaran kemarin membuat petugas gabungan harus ekstra waspada. Hal itu diperlukan mengingat banyak pengunjung terutama anakanak yang mandi di laut, meskipun sudah ada larangan ataupun pemasangan bendara merah batas berenang. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, petugas harus senantiasa melakukan patroli keliling. Kapolres Batang, AKBP M

berenang terlalu ke tengah. Mengingat ombak di laut saat ini sulit diprediksikan, bila terlalu ketengah dan tiba-tiba terjadi gelombang besar bisa menyebabkan musibah. Selain itu, bagi para orang tua harus selalu mendampingi anak-anaknya saat berenang di laut, sehingga bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan bisa cepat diambil langkah untuk menangani kejadian tersebut. “Apabila melihat pengunjung berenang terlalu ke tengah, kapal mendekat ke arahnya dan memberikan pengarahan.” (ap12)

(0283) 342330

- d’POSO resto

(0283) 6144277

Anggraeni Hotel

(0283) 881011

Sementara Pemkab Cooling Down

Jl. Ahmad Yani No. 159 Ketanggungan - Brebes

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Setiap Hari Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Sabtu Pick up service Gratis. Layanan antar jemput gratis setiap hari kerja. Dari atau ke Stasiun KA & Terminal Bus Tegal Spesial menu “Afternoon Tea” tiap pukul 17.00-19.00 WIB di Abunawas Resto lt.4 BUS PARIWISATA DEDY JAYA Teman Setia Dalam Perjalanan Lutfi Ghozali,SH : 085741888835 Ratno Robani,SH : 081391444447 / 0819 023 4444 7 Office: Jalan Raya Cimohong Bulakamba Brebes Phone : 0283 877668 : Fax: 0283 877 866 NURUL FATAH

PENGANTAR - Bupati Batang menyerahkan pengantar Raperda APBD Perubahan tahun 2012 kepada Ketua DPRD pada sidang paripurna kemarin.

Dijamin, Tidak Ada Pejabat yang Kehilangan Job KETERTIBAN Petugas Satpol PP Copot Puluhan Reklame PEKALONGAN - Selama bulan Ramadhan dan Lebaran, banyak reklame yang dipasang menyalahi aturan. Karena itu, usai Lebaran, petugas Satpol PP kembali menggencarkan operasi terhadap reklame di beberapa titik jalan Kota Pekalongan, Senin (27/8). Hasilnya, puluhan reklame tak berizin, habis masa izinnya, serta melanggar perda reklame dicopot dan diamankan oleh anggota Satpol PP. Komandan Regu III Satpol PP, Khamim menjelaskan, memang selama menjelang Lebaran yang lalu pengawasan terhadap reklame yang menyalahi aturan kurang maksimal, sehingga saat dirazia banyak ditemukan reklame yang melanggar. “Karena menjelang Lebaran hingga arus balik yang lalu, semua terfokus pada arus mudik. Sehingga keberadaan reklame yang melanggar belum terpantau secara maksimal,” jelasnya. Kondisi tersebut, banyak digunakan oleh oknum nakal untuk memasang reklame yang tidak sesuai. “Pada hari pertama razia ini, kami sudah mencopot puluhan reklame yang menyalahi aturan seperti tidak berizin, masa izin habis dan menyalahi aturan pemasangan. Untuk reklame izinnya habis, harusnya berkewajiban mencopot.” Pelanggaran-pelanggaran tersebut, dituturkan Khamim menyalahi perda nomor 8 tahun 2007 tentang pajak reklame. Selain belum mempunyai izin. (ap16)

BATANG - Rencana realisasi kebijakan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) Kabupaten Batang yang baru, sebagai implementasi atas Peraturan Daerah (Perda) terkait tahun 2011, dipastikan akan memangkas jumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menjamin bahwa penyesuaian struktur ini tak akan berdampak pada kekosongan job, sebagaimana sempat dikhawatirkan sejumlah kalangan. Sekretaris Daerah (Sekda) yang ex officio Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kabupaten Batang, Drs H Nasikhin, menyatakan, secara umum SOTK baru ini masih dalam proses penggodokan. Namun demikian, khusus jenjang Eselon II, susunannya sudah diajukan ke Gubernur. “Saat ini kami masih memproses SOTK untuk Eselon III dan IV. Prinsipnya kami harus melaksanakannya secara normatif dan bijaksana. Karena kondusivitas, stabilitas dan kenyamanan organisasi pun harus dipertimbangkan dengan matang,” ungkapnya, kemarin.

Raih Pemasukan Rp173 Juta PEKALONGAN - Banyaknya pengunjung yang mendatangi obyek wisata di Kota Pekalongan untuk menikmati hari libur Lebaran dan memeriahkan tradisi Syawalan 2012, membawa kontribusi cukup signifikan bagi pendapatan asli daerah (PAD) setempat. Tercatat, Pemkot Pekalongan berhasil memperoleh pemasukan sekitar Rp173 juta dari dua obyek wisata andalannya, yakni Pantai Pasir Kencana dan Slamaran. Kepala Dishubparbud Drs Doyo Budi Wibowo mengatakan, pemasukan sebesar itu diraih selama H+1 hingga H+8 Lebaran 2012. Pada periode ini, tercatat ada sekitar 22 ribu pengunjung dari Kota Pekalongan dan daerah lain yang berwisata di dua pantai tersebut. “Jumlah pengunjung terbanyak ada di Pantai Pasir Kencana saat Syawalan kemarin, atau sepekan setelah Lebaran,” kata Doyo, Senin (27/8). Dia mengungkapkan, puncak lonjakan pengunjung memang terjadi pada saat Syawalan. Untuk Pantai Pasir Kencana

Nasihin melalui Kasatpolair, AKP Y Setyadhi mengatakan, patroli keliling dengan menggunakan kapal patroli sepanjang pesisir Sigandu hingga Ujungnegoro dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap pengunjung. “Pengunjung di pantai banyak yang mandi, oleh karena itu kami harus melakukan patroli agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” terang Kasatpolair. Dia menjelaskan, patroli yang dilakukan pihaknya dilakukan guna mengingatkan para pengunjung agar tidak

WAHYU HIDAYAT

MEMBLUDAK - Ribuan pengunjung berjubel memadati obyek wisata Pantai Pasir Kencana Kota Pekalongan saat perayaan Syawalan kemarin.

saja, dalam satu hari itu mampu meraup pemasukan hingga Rp100 juta lebih, dengan jumlah pengunjung yang mencapai 10 ribu orang lebih. Sementara, saat perayaan Syawalan, tiket masuk dijual seharga Rp10.500 sudah termasuk asuransi jiwa. Pendapatan dari penjualan

tiket di Pantai Pasir Kencana pada H+1 hingga H+7 mencapai Rp 60 juta, dengan jumlah pengunjung sekitar 12 ribu orang. Untuk Pantai Slamaran dari H+1 hingga H+8 (perayaan Syawalan), hanya’ meraup pemasukan dari penjualan tiket pengunjung Rp13 juta. (way)

Khusus Eselon II, 2 SKPD dipastikan akan dieliminasi untuk selanjutnya dimerger ke SKPD lain, yakni Dinas Sosial serta Dinas Koperasi dan UKM. Dinas Sosial akan dimerger ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinnakertrans), sehingga nantinya menjadi Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans). Sementara Dinas Koperasi dan UKM akan bergabung dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menjadi Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM). “Namun kita mengupayakan agar dua pejabat eselonnya tidak kehilangan job,” tandas Nasikhin. Dikatakan, semangat SOTK yang baru adalah perampingan struktur, yang mengandaikan adanya proses penghapusaan dan penggabungan struktur SKPD. Pengurangan struktur ini diharapkan memacu efektivitas dan efisiensi kinerja organisasi pemerintahan. Prinsipnya, lanjut Nasikhin, pihaknya akan memprioritaskan penempatan terlebih dahulu. Kedua, penempatan ini pun akan dilaksanakan dengan menyelamatkan

Eselon-eselon yang sudah ada. “Bagi pejabat Eselon II yang SKPD nya dimerger, mereka akan dipindah atau dimutasi ke posisi yang masih kosong,” tukasnya. Karena itu, kekhawatiran soal potensi kekosongan job menurut Nasikhin tak akan terjadi pada SOTK yang baru nanti. Bahkan, Pejabat Eselon II yang kehilangan job, seperti Kepala Dinsos serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM, tetap diakomodir ke posisi yang kosong, tanpa perlu kehilangan kekosongan job. “Kebetulan, ada beberapa Pejabat Eselon II yang dalam waktu dekat memasuki masa pensiun. Nah, posisi kosong inilah yang nantinya disiapkan untuk mengantisipasi dileburnya dua SKPD,” terangnya. “Kami tetap berkomitmen untuk merealisasikan kebijakan SOTK baru ini sebaik mungkin. Di satu sisi, tuntutan penyesuaian struktur sebagaimana dikehendaki aturan pusat, harus dijalankan. Di sisi lain, kami pun berkepentingan untuk menjaga stabilitas birokrasi, sehingga kinerja pemerintahan menjadi tak terganggu,” pungkasnya. (ap22)

BATANG - Paska turunnya ijin lokasi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Kabupaten Batang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk sementara waktu cooling down. Kini pentahapan berikutnya menjadi kewenangan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah, terkait proses Analisis Mengendali Dampak Lingkungan (AMDAL). Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (KPMPPT), Sri Purwaningsih SH, menyatakan, terkait persoalan perijinan lain proyek ketenagalistrikan berkapasitas 2 x 1.000 megawaat tersebut, Pemkab masih harus menunggu proses AMDAL yang dilakukan Komisi Penilai AMDAL dari BLH Provinsi. “Jadi, untuk sementara waktu Pemkab boleh dibilang cooling down. Sebab paska turunnya ijin lokasi, kami sementara tidak lagi berurusan dengan pentahapan perijinan PLTU. Mereka masih harus menunggu proses AMDAL,” ungkapnya, Senin (27/08). Pentahapan perijinan yang menjadi kewenangan Pemkab menurutnya baru dilaksanakan setelah rampungnya proses AMDAL. Sebab paska tahap ini, PLTU masih harus mengantongi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan ijin HO. Ditanya soal jangka waktu yang dibutuhkan untuk proses AMDAL, Pur, demikian sapaan akrabnya, mengaku tidak bisa memastikan. Sebab lama atau cepatnya tahap ini akan sangat tergantung dari pihak pemrakarsa, dalam hal ini PT Bhimasena Power Indonesia (BPI). “Kalau pihak pemrakarsa bisa bergerak cepat, ya proses AMDAL akan cepat kelar juga. Sebaliknya, kalau mereka lambat, ya prosesnya lambat juga,” tandasnya. Terpisah, Kepala BLH Kabupaten Batang, Ir Agus Riyadi MM, mengungkapkan, proses AMDAL ini sebenarnya menjadi kewenangan instansinya.

Hanya saja, karena BLH setempat belum memiliki Komisi Penilai AMDAL yang berlisensi, maka tugas tersebut diserahkan ke instansi yang lebih tinggi, yakni Komisi Penilai AMDAL Jateng. “Prosesnya cukup panjang. Ada baiknya, pihak-pihak yang sejauh ini terlibat pro dan kontra terhadap PLTU, agar mengikuti pentahapan AMDAL ini dengan seksama. Sebab di dalamnya memuat juga masukan-masukan dari masyarakat,” ucapnya. Dijelaskan, pada tahap awal, pihak pemrakarsa terlebih dahulu mengumumkan secara terbuka, rencana kegiatan proyek PLTU di Ujung negoro dengan melalui proses AMDAL. Kedua, dilakukanlah public hearing (dengar pendapat –red) yang mengundang kalangan pemerintah, LSM, ormas, media, dan lainnya. Berbagai masukan di forum ini akan oleh Komisi Penilai AMDAL dan diformulasikan menjadi kerangka acuan (KA) AMDAL. KA ini nantinya harus dilengkapi dengan sampling dan hasil uji laboratorium. Baru setelahnya disusun AMDAL RKL/RPL (Rencana Kelola Lingkungan/Rencana Pemantauan Lingkungan –red) yang di dalamnya memuat baku mutu dari kementerian atau Gubernur atau Bupati. Baku mutu ini diperlukan sebagai parameter atau pengukur kadar konsentrasi limbah buang. Lazimnya, tiap ada aktivitas proyek semacam ini, menteri akan menerbitkan baku mutu. “Standar ini dibutuhkan guna melindungi ekosistem sekitar. Kedua, baku mutu pun menjadi instrumen monitoring ke lapangan. Kalau Tim Penilai menganggap layak, maka pemrakarsa akan mendapatkan SKKL (Surat Keterangan Kelayakan Lingkungan –red). Kalau di tingkat provinsi, surat ini akan menjadi rekomendasi ke Gubernur guna penerbitan ijin lingkungan,” pungkasnya. (ap22)

KABUPATEN TEGAL

7

SELASA 28 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

Pemohon Perkara di PA Membludag PENDANGKALAN

YERI NOVEL/RADAR SLAWI

RESES DAN HALAL BIHALAL - Anggota DPRD Kabupaten Tegal, dari Fraksi PKS, Bahkrun SH, tengah bersalaman dengan sejumlah kader dan simpatisan usai menggelar jaring aspirasi masyarakat, Jumat sore kemarin.

Dua Muara Alami Pendangkalan SURADADI - Dua muara di Kecamatan Suradadi, mengalami pendakalan sejak beberapa pekan silam. Hal itu mengakibatkan sejumlah petani tambak dan nelayan, mengeluh. Petani tambak mengeluh karena sirkulasi air tambaknya tidak lancar. Sedangkan nelayan, mengeluh karena perahunya kandas seiring dengan tanah yang menggunung di tengah-tengah muara. Demikian ditutukan Miftah Aziz (40) warga Desa Bojongsana Kecamatan Suradadi, Jumat kemarin, dalam acara jaring aspirasi masyarakat yang dikemas dengan halal bihalal. Acara yang dihadiri ratusan warga dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Kramat, Suradadi dan Warureja itu, diselenggarakan oleh Anggota DPRD Kabupaten Tegal, dari Fraksi PKS, Bahkrun SH. Kegiatan dilaksanakan di halaman rumah Bakhrun, Desa Sidaharjo Kecamatan Suradadi. Miftah mengutarakan, bahwa dua muara yang dangkal itu, berada di sungai Cenang Pelabuhan Suradadi, dan Sungai Bojongsana. Namun demikian, dari dua muara tersebut, yang terparah di Sungai Bojongsana. Pasalnya, air sungai tidak bisa mengalir ke laut karena muara tersebut sudah tertutup pasir. Akibatnya, air berwarna hitam dan tidak layak untuk membudidaya ikan tambak. Bahkan, ikan tambak banyak yang mati karenanya. “Kalau muara Sungai Cenang, belum tertutup semua. Muara masih bisa dilewati perahu meski perahu tersebut kandas,” ujarnya. Dia berharap, pemerintah daerah segera mengambil tindakan dengan cara normalisasi. Sehingga, kedua muara tersebut dapat dimanfaatkan kembali oleh warga sekitar. “Manfaat kedua muara tersebut sangat tinggi bagi warga Suradadi. Sebab, warga Suradadi mayoritas petani tambak dan nelayan. Untuk itu, pemerintah harus memikirkan permasalahan tersebut,” pintanya. Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKS, Bakhrun SH, mengakui dengan adanya kondisi dari kedua muara tersebut. Dia berjanji, permasalahan itu akan segera di bahas dalam sidang di komisinya nanti. Dia akan menyampaikan segala aspirasi warga supaya dapat direalisasi secepatnya. “Dalam waktu dekat, aspirasi ini akan kami sampaikan dalam sidang nanti. Dan semoga, aspirasi tersebut dapat segera direalisasi,” doanya. (yer)

MADRASAH

SLAWI - Pendaftaran pemohon perkara di Pengadilan Agama (PA) Slawi, pasca Lebaran Idul Fitri 1433 H, membludag. Hal itu sudah menjadi tradisi dan tidak mengagetkan bagi karyawan PA Slawi. Untuk pendaftar baru selama dua hari pasca lebaran saja, mencapai 80 pemohon dan didominasi 50 prosen lebih pemohon cerai gugat (CG), yang memohon pihak perempuan. Sampai dengan (27/8), keselurhan jumlah pemohon perkara yang tercatat di PA Slawi mencapai 1.950 perkara. Sedang perkara yang diselesaikan sudah 50 prosen lebih. Untuk keseluruhan perkara yang masuk, setiap tahunnya berkisar 3.000 perkara dan mayoritas CG. “Sebelumnya kami kerepotan dengan jumlah hakim hanya 8 hakim. Dengan bertambahnya 4 hakim baru, semoga mempercepat proses perkara yang masuk,” kata ketua PA Slawi, Agus Purawanto SH, melalui Humasnya Drs Iskandar Eko P MH, Senin (27/8). Dikatakan Iskandar, kebanyakan pemohon perkara didominasi akibat faktor ekonomi, ketidakcocokan antar pasangan dan pihak ketiga. Sedang membludagnya pemohon perkara pasca lebaran, disamping

semula berada diluar koya, saat ini pada berkumpul dan berkesempatan mengajukan permohonan perkara. Pemohon perkara pihak wanita yang paling mendominasi, baik pasca lebaran maupun hari biasa. Menurut dia, dengan melihat perkara yang ditangani oleh PA Slawi, berharap dari atasannya di Pusat, bisa menaikkan kelas PA Slawi dari kelas I B menjadi IA. Sedang utuk sarana perkoantoran dan fasilitas pendukung lainnya, sudah ada di PA Slawi. “Jika tidak salah, sebuah PA dengan perkara lebih dari 2.000 perkara, idealnya berstatus IA. PA Slawi sudah memenuhi itu,” terang Drs Iskandar Eko Putro MH. Sementara, semua pemohon perkara PA Slawi yang berfungsi tidak sebatas memutuskan perkara selesai dengan cerai maupun talak. Namun juga berfungsi mediasi bagi pasangan suami istri yang berperkara. Bahkan dari sejumlah perkara, ada juga yang akhirnya kembali tidak melanjutkan perkaranya di PA Slawi. “Selain permohonan CG dan CT, juga menangani permohonan lain, seperti nikah dini dan perkara lain yang merupakan kewenangan PA,” pungkasnya. (gon)

HBH PSHT Tampilkan Seni Bela Diri SLAWI – Dalam halal bi halal organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ranting Slawi yang digelar di gedung rakyat, Minggu (26/8) ditampilkan seni bela diri. Penampilan seni bela diri yang dilakukan anggota PSHT yang sudah menjadi pendekar atau yang disebut sebgai warga tingkat I tersebut ada dua, yakni permainan tunggal baku dan permainan senjata. Ketua panitia, Anida Firmansyah, menuturkan penampilan seni bela diri ini sebenarnya sebatas untuk mengisi acara halal bi halal saja, yang terpenting adalah silaturahimnya. Karena kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahim dan rasa peseduluran diantara anggota PSHT itu sendiri, khususnya di ranting Slawi. Ia menjelaskan, beberapa pentas yang ditampilkan yakni seni atau permainan tunggal baku yang menggunakan toya atau tongkat dan gobang, yang

dimainkan oleh seorang warga tingkat I. Kedua yakni permainan senjata, yang juga dimainkan oleh warga tingkat I juga dengan orang yang berbeda. Senjata yang digunakan ini adalah trisula dan clurit. “Semua permainan ini ada pada PSHT dalam latihan,” katanya. Hadir dalam kesempatan itu, beberapa warga tingkat II, pengurus cabang PSHT dan anggota PSHT dari ranting slawi dan berbagai ranting lainnya. Mewakili Pengurus Cabang PSHT Kabupaten Tegal, Rojikin AH SH, yang merupakan ketua I, dalam sambutannya menyampaikan tentang pentingnya persaudaraan. Silat ini hanyalah sebuah sarana untuk menjalin persaudaraan. Ia juga sempat menyampaikan tentang pengalamannya setelah disahkan menjadi warga tingkat I pada tahun 1987. Menurutnya ada beberapa hal yang tidak bisa diduganya dan tak bisa diungkapkan. (fat)

M GHONI/RADAR SLAWI

PADAT - Nampak pemohon perkara di PA Slawi memadati ruang pendaftaran perkara, Senin (27/ 8).

Wakil Bupati dan Sekda Boyongan SLAWI - Kantor dinas Wakil Bupati, Sekda dan Asisten I serta tiga instansi yang bernaung di gedung Blok A Sekrtariat Pemkab Tegal pindah/ boyong sementara. Hal itu seiring dengan bakal direnovasinya gedung itu oleh rekanan pemenang lelang. Untuk merenovasi gedung itu dibutuhkan anggaran sebesar pagu anggaran Rp 1,3 Miliar lebih dan penawar tertinggi peserta lelang/pemenang dengan penawaran Rp 1,26 Miliar lebih. Untuk sementara Wakil Bupati dan Sekda berkantor di Rumdin masing yang disediakan Pemkab Tegal. Sedang untuk Asisiten I bergabung sementara bersama Asisten III dan Bagian Pemerintahan dan Hukum di Ruang Of Room sebelah selatan Bappeda. Bagian Kemasyarakatan menempati Gedung Arsip daerah atau sebelah Selatan bagian Timur, bersama Dishubkominfo komplek kantor Sekreatriat Pemkab Tegal. “Pelaksanaan renovasi sendiri direncanakan usai boyongan semua keperluan kantor yang berada di Blok A, sudah dipindahkan. Saat ini sedang dilakukan pemindahan peralatan milik kantor tersebut,” kata Asisten III Pemkab Tegal, Fajar Rokhwidi SIP, Senin (27/ 8) di kantornya. Dikatakan Fajar Rokhwidi,

M GHONI/RADAR SLAWI

BOYONG PERALATAN - Bakal direnovasinya bangunan Blok A Kantor Sekretariat Pemkab Tegal, sejumlah SKPD yang ada di Blok itu turut pindah sementara.

kepindahan sementara itu, demi kelancaran kinerja dan layanan maksimal terhadap masyarakat. Bahkan dengan kepindahan mereka, bisa berjalan bersama antara rnovasi da tugas masingmasing SKPD itu. Kepindahan kembali mereka, setelah renovasi selesai yang diperkirakan sebelum tahun anggaran 2012 berakhir. Sedang dilakukan renovasi gedung Blok A, menurut dia, dikarenakan gedung yang dibangun tahun 1984, kondisinya perlu perawatan. Terutama pada bagian kayu gedung sudah nampak mulai pada keropos dan membutuhkan utuk

dilakukan renovasi. “Jika tidak direnovasi, dikhawatirkan terjadi kerusakan yang bisa membahayakan PNS didalamnya yang tengah melakukan kedinasan,” ujar Fajar Rokhwidi. Sementara, kepada pemenang lelang diharapkan untuk menyelesaikan pekerjaann sesuai RAB yang ada dan bisa tepat waktu serta tepat mutu. Disamping itu, dengan selesainya renovasi, nantinya semakin memberi semangat baru dalam memberikan layanan terhadap masyarakat yang membutuhkan. Seperti motto Korpri sebagai Abdi Negara. (gon)

Dari Halal Bi Halal MWC NU Kecamatan Pangkah

NU Struktural dan Kultural Diminta untuk Selalu Bekerjasama

FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

BERI BANTUAN – Anggota DPRD Kabupaten Tegal, BR Irawanto sedang memberikan bantuan kepada guru madrasah saat reses, kemarin.

Guru Madrasah Honornya Minim JATINEGARA – Guru madrasah saat ini honornya masih sangat minim. Hal itu muncul pada saat reses yang dilakukan anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan, BR Irawanto yang bertempat di Dukuh Tengah, Desa Gantungan, di halaman Madrasah Nurul Huda, kemarin. “Para ustad (guru) di madrasah Nurul Huda ini menerima honornya hanya sebesar Rp 50 ribu perbulan, karenanya kami minta bantuan agar para ustad ada kenaikan honor setip bulannya,” kata salah satu ustad yang juga pengurus madrasah Nurul Huda, Nasrudin, pada saat dilakukan dialog dalam reses tersebut, Kamis (23/8). Selain itu, lanjut Nasrudin, di desanya masih ada beberapa madrasah yang tidak dapat menerima bantuan. Menurutnya, setelah di teliti ternyata tanah wakaf untuk madrasah belum diurus atau di sertifikat. Atas informasi yang disampaikan masyarakat tersebut, anggota DPRD Kabupaten Tegal, BR Irawanto pada saat itu langsung memberikan bantuan honor guru madrasah untuk satu bulan kedepan. Namun demikian, pihaknya juga berjanji selagi menjadi anggota DPRD, siap untuk memberikan bantuan setiap bulannya 100 persen dari honor yang diterima para guru madrasah nurul huda tersebut. ‘Selagi saya masih menjadi dewan, saya akan membantu honor ustad sebesar 100 persen setiap bulannya dari honor yang di terima,” janjinya. Selain memberikan bantuan honor, BR Irawan juga membantu pengurus madrasah untuk mengurus tanah wakaf. Hal ini dilakukan agar kedepan madrasah bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah jika ada. Selain masalah honor ustad atau guru, dalam dialog tersebut juga muncul keluhan tentang rusaknya jalan akibat tidak adanya drainase dan air ketika hujan selalu mengalir ke jalan. Selain itu, beberapa masyarakat juga menyampaikan tentang banyaknya rumah yang tidak layak huni di gantungan tersebut. Karenanya masyarakat di daerah itu meminta bantuan kepadanya. “Kami minta bantuan agar ada drainase dan bantuan untuk rumah tidak layak huni, “ kata salah satu tokoh gantungan, Abdul Ghofur. Atas keluhan masyarakat tersebut, BR Irawanto selaku wakil rakyat akan mencoba membantu dengan menyampaikan kepada dinas terkait, dengan harapan kedepan keinginan masyarakat bisa terpenuhi. Dalam kesempatan itu, selain menerima keluhan dari masyarakat, BR Irawanto juga tetap menyampaikan tentang tugas dan tanggung jawab menjadi seorang wakil rakyat atau DPRD. (fat)

Majlis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Pangkah yang dipimpn, Dr KH Soifudin MPd, pada Minggu (26/8) menggelar halal bi halal dan pelantikan Pengurus Ranting NU Desa Paketiban. Seperti apa? LAPORAN : M FATKHUROHMAN FATKHUROHMAN/RADAR SLAWI

DIAWALI dengan pembacaan hadroh dan tahlil, acara halal bi halal MWC NU Kecamatan Pangkah terihat semarak. Kegiatan yang dipusatkan di halaman masjid Baitul Mutaqin tersebut di hadiri PCNU Kabupaten Tegal, pengurus ranting se Kecamatan Pangkah, Badan Otonom seperti Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU dan IPPNU. Ketua Majlis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) kecamatan Pangkah, Dr KH M Sofiyudin Mpd, dalam sambutanya meminta agar warga NU struktural (pengurus) maupaun Kultural (bukan pengurus) melakukan kerjasama demi kemajuan NU. Karena jika tidak, NU akan mudah tersusupi oleh aliran yang ingin menghancurkan organisasi NU. Hal itu dikatakan saat memberikan sambutan pada acara Halal Bi Halal MWC NU Kecamatan Pangkah, di Desa Kendal Serut, Minggu (26/8) di halaman masjid Baitul Mutaqin. Menurutnya, bentuk kerjasama yang dilakukan yakni bersama-sama mendukung program kerja NU yang sudah direncanakan dalam rangka membangun NU, baik ditingkat

SAMBUTAN – Ketua MWC NU Pangkah, Dr KH M Sofiyudin sedang memberikan sambutan pada acara halal bi halal di halaman masjid baitul mutaqin kendal serut.

ranting, MWC, cabang maupun tingkat pusat. Karena yang membentuk NU adalah para wali Allah. “Salah satu kelemahan warga kita itu ada dua, pertama lemahnya ulama, salah satu contohnya adalah para ustad di desa sering pada bertengkar, padahal harusnya rukun. Kedua, banyak orang atau warga kita yang malas untuk belajar, padahal harusnya kalau tidak mengajar ya harus belajar. Karenanya diharapkan warga NU baik yang struktural maupaun yang kultural untuk bekerjasama,” ungkapnya. Salah satu contoh, lanjut Sofiyudin, yakni dengan cara melakukan kegiatan di dalam masjid maupun mushola dengan berbagai kegiatan, seperti dibaan, bahtsul masail, dan lainya. “Kegiatan semacam itu harus dilakukan bersama-sama antara warga NU struktural dan kulutural,” ujarnya. Ia menjelaskan, di MWC Kecamatan Pangkah, ada beberapa kegiatan rutin yang di harapkan warga NU untuk giat mengikutinya. Seperti perte-

muan rutin setiap malam sabtu manis, kegiatan setiap jumat kliwon ba’da asyar di geser

jumat pahing, dengan kitab minhajul abidin, buluhul maram, dan kasifatusaja, dan pertamuan setiap Minggu Pahing. “Semua kegiatan yang dilakukan MWC ini diminta untuk diramaikan, karena ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar MWC NU setiap satu bulan sekali dengan mengadakan ngaji bersama-sama, untuk tabarukan,” ungkapnya. Dalam acara halal bi halal tersebut, juga diadakan pelantikan pengurus ranting NU Desa Kendal Serut, yang dilakukan oleh Ketua PCNU Kabupaten Tegal, H Ahmad Wasari MM, didampingi sekretarisnya, Haji Nur Kholis Sobari. Selain itu, dalam acara halal bi halal ada pemberian ceramah agama yang disam-

paikan oleh KH Miftah Aziz dari Dukuhturi. Ia menyampaikan tentang pentingnya berorganisasi. Karena NU sebagai wadah untuk mempertahankan ahlusunnah waljamaah. “Generasi muda harus ikut dalam kegiatan NU untuk sering belajar dan mengkaji ilmu. Selain itu diharapkan hidupkan tradisitradisi NU yang baik di lingkunganya,” ungkapnya. Sementara, Kepala Desa Kendal Serut menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Semoga kerja sama yang baik antar NU dan pemdes bisa saling sinergis. Ia juga meminta maaf jika jika dalam memimpin desa tersebt kurang maksimal dalam memberikan memberikan pelayanan. (*)

RADAR BREBES

8

SELASA 28 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING RSUD Brebes RSU Bhakti Asih RSIA Mutiara Bunda Tanjung Brebes RS Dera As Syifa Banjarharjo Brebes Hotel Dedy Jaya Brebes RS Dedy Jaya

(0283) 671431 (0283) 671279 / 673481 (0283) 877222 (0283) 889588/ 889548 (0283) 673133 / 673158 (0283) 672145/ 672525

WONGE DEWEK Terus Bina UKM SEJUMLAH usaha UKM yang tumbuh subur di Kecamatan Salem, menjadi ladang penghidupan masyarakat. Di antaranya kerajinan anyaman bambu dengan jenis produksi semisal tenggok, cepon dan dingkul. Usaha kerajinan ini terpusat di Desa Gunungtajem, Gandoang, Ganggawang, Gunungsugih, Kadumanis dan Ciputih. Camat Salem HM Adnan SIP mengatakan, sektor UKM memang tumbuh subur di wilayahnya. Hal itu merupakan konsekuensi dari minimnya lahan pertanian di Kecamatan Salem. Data menyebutkan, lahan pertanian sawah hanya seluas 2.558,28 hektare. SemenDOK. RADAR BREBES tara lahan bukan sawah mencapai HM Adnan SIP 12.650,83 hektare. “Terbatasnya sektor pertanian membuat masyarakat kreatif menciptakan usaha di luar pertanian,” kata Adnan. Sementara usaha kecil di bidang pengolahan seperti kopi, gula aren, sale pisang, banyak diminati warga di Desa Capar, Winduasri, Windusakti, Banjaran, Tembongraja dan Gunungtajem. Kerajinan deklit (biasa digunakan untuk menjemur gabah) dan sandal belakangan juga digeluti warga Desa Banjaran dan Bentar. Bahkan untuk produk sendal dari Desa Bentar ini, pemasarannya bahkan sudah merambah Sulawesi dan Kalimantan. Dari data di Kantor Kecamatan yang dikeluarkan oleh Bappeda dan BPS Kabupaten Brebes, Kecamatan Salem dengan jumlah penduduk 60.537 jiwa tersebut memiliki 304 industri kecil dan 2.059 industri rumah tangga, tersebar di 21 desa. (pri)

AJIB AH...

Beri Teladan, Hipprada Banyak Toreh Prestasi GELOMBANG arus globalisasi telah mengancam generasi muda yang jauh dari kebudayaan bangsa. Sehingga semua pihak diminta tetap untuk membendung efek negatif perkembangan zaman. Pun dengan Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (Hipprada) Kabupaten Brebes diharap tetap semangat untuk berjuang memberi teladan kepada generasi muda di bawahnya. Hal itu disampaikan Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi saat menyampaikan sambutan Apel Siaga Hipprada di Pendopo Brebes, Minggu (25/8). “Semangat dari Hipprada ini patut kita acungi jempol, semangat untuk memberi teladan. Semangat ini, hendaknya bisa ditiru oleh anggota gerakan pramuka. Apalagi era kini kepedulian generasi muda terhadap gerakan pramuka belum maksimal. Sehingga perlu pelaksanaan revitalisasi gerakan pramuka,” kata Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwarcab 11.29 Brebes itu. Dia memberi pujian semangat juang yang dilakukan oleh para penggiat Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (Hipprada). Pasalnya meskipun sudah usia

lanjut, tetapi mereka masih trengginas dalam mengabdikan diri pada bangsa dan negara lewat Hipprada. Walau begitu, inovasi dan kreativitas para penggiat Pramuka termasuk Hipprada perlu dilakukan, agar generasi muda makin cinta terhadap Pramuka. Sebagai contoh, nyanyian pramuka yang mengandung semangat pengabdian pada bangsa dan negara ternyata kalah saing dengan lagu-lagu populer lainnya. “Pergeseran nilai-nilai pada generasi muda harus kia sikapi dengan bijaksana,” ujar Agung. Ketua Panitia hari ulang tahun ke-37 Hipprada H Dopari AT BA mengungkapkan, di usia ulang tahun yang ke-37, Hipprada Brebes telah menorehkan berbagai prestasi, yang antara lain menerima Hipprada Award dari Pengurus Pusat Hipprada sebagai Hipprada tergiat karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Sedang kegiatan apel siaga ini merupakan upaya menghimpun kembali semangat kebersamaan antar anggota Hipprada se Kabupaten Brebes agar bisa mempertahankan dan meningkatkan prestasi di masa mendatang. “Alhamdulillah 250

DOK/KWARCAB BREBES

APEL HIPPRADA - Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda (Hipprada) Kabupaten Brebes saat menggelar apel siaga pada Minggu (25/8) lalu.

anggota Hipprada bisa hadir dengan semangat, kecuali dari ranting Songgom,” terangnya.

Sementara Ketua Hipprada Cabang Brebes H Soewardi Wirjaatmadja SH berharap di

hari ulang tahunnya yang ke37 bisa terus menjalin kebersamaan. (ismail fuad)

DPRD Kecam Pungutan E-KTP Disdukcapil Instruksikan Tidak Ada Pungutan BREBES - DPRD Kabupaten Brebes mengecam munculnya kabar pungutan biaya dalam proses pembuatan KPT Elektronik (E-KTP) yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Brebes. Pasalnya, program nasional tersebut sudah dialokasikan anggaran untuk operasionalnya sehingga tidak diperbolehkan meminta bayaran kepada warga. Diperoleh informasi, sejumlah Pemdes dikabarkan

meminta biaya kepada warganya yang hendak mengurus pembuatan E-KTP. Nominal pungutan oleh pihak desa kepada masyarakat tersebut sebesar kisaran Rp 5 hingga 20 ribu. “Siapa pun, termasuk pihak desa tidak boleh menarik biaya kepada masyarakat untuk mengurus E-KTP. Kecuali, kalau memang ada masyarakat/ warga yang akan mengurus EKTP kemudian tidak mempunyai Kartu Keluarga (KK) baru pihak desa boleh memungut biaya. Tapi dengan catatan tidak boleh mematok harga,” tutur Ketua Komisi I DPRD Brebes, Cahrudin, Senin (27/8).

Sementara Imam Sairi, salah satu anggota Komisi I DPRD Brebes mengecam tindakan pungli dalam proses E-KTP tersebut yang dikeluhan masyarakat. Menurutnya, meski pihak desa melakukan pungutuan biaya E-KTP kepada masyarakat dengan alasan ada peraturan desa (Perdes), yakni untuk persyaratan administrasi tetapi hal tersebut tetap tidak diperkenankan. “Apapun alasannya pihak desa tidak diperkenankan memungut biaya untuk mengurus E-KTP kepada masyarakat. Sebab, E-KTP itu merupakan program nasional yang diterapkan pemerintah pusat dengan tidak dipungut

biaya alias gratis,” ujar anggota Fraksi PPP itu. Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Brebes Drs H Asmuni MSi juga menyesalkan munculnya kabar pungutan tersebut. Sebab, sedari awal pihaknya sudah menegaskan larangan pemungutan biaya kepada pihak terkait. “Dari awal kami sudah mengantisipasi dan menginstruksikan, desa maupun kecamatan, supaya jangan sampai ada pungutan di program e-KTP. Biaya operasional jangan dijadikan alasan. Yang jelas dari DisdukCapil tidak pernah meng-

instruksikan untuk memungut biaya e-KTP,” tegasnya. Kepada masyarakat, pihaknya menghimbau agar segera memberitahu jika ada temuan pungutan tersebut untuk ditindaklanjuti. Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga, khususnya warga yang merantau dan akan kembali ke daerah asalahnya setelah mudik Lebaran tahun ini, dimintai uang administrasi saat akan mengurus E-KTP di sejumlah desa. Beberapa kepala desa mengakui pungutan berdasarkan perdes yang dibuatnya. Ada juga yang mematok harga sesuai dengan kemampuan warga. (ism)

Aturan RSUD Brebes Ratusan Personel PAM Ditarik Seperti Pebisnis

HARVIYANTO/RADAR BREBES

HANDROH - Salah satu grup musik hadroh saat memeriahkan halal bihalal yang diselenggarakan warga Perumahan Griya Praja, Brebes

Membumikan Silaturahmi dengan Halal Bihalal BREBES - Meski halal bihalal hanya tradisi yang kerap dilakukan bangsa Indonesia, tetapi menjadi kebudayaan yang patut dilestarikan. Karena di dalamnya terkandung ajaran Islam yang sesuai dengan syariat. Bahkan kalau bisa tradisi ini diupayakan untuk disebarkan ke seluruh penjuru dunia. “Halal bihalal ini bid’ah, tapi mampu membumikan silaturahmi dan menebar rejeki,” ujar pengasuh pesantren Ashodiqin Drs KH Nur Iman Ali saat menyampaikan mauidlotul khasanah pada halal bihalal Keluarga besar RW 13 Perumahan Griya Praja Kelurahan Pasarbatang, Kecamatan Brebes, Sabtu (25/8) malam lalu. Menurutnya, silaturahmi menjadi daya perekat persatuan dan kesatuan serta mendatangkan rejeki, diberi berkah hidupnya dan dipanjangkan umurnya. Apalagi kita tengah dihadapkan pada situasi pemilukada yang bisa situasi dan kondisinya sangat tidak menentu. Sehingga perlu dijalin silaturrahmi. “Agar calonnya sukses, juga harus rajin silaturrahmi,” terangnya. Menurut Ketua RW 13 Taufiq MPd, kegiatan halal bihalal di RW-nya baru berlangsung selama 6 kali. Karena kompleks Perum Griya Praja baru dihuni 6 tahun. “Dan alhamdulillah kompleks ini baru saja memiliki masjid baru, jadi semangat persatuan dan kesatuan makin melekat,” ujarnya. (har)

HALAL BIHALAL Reuni Keluarga Perkuat Ukhuwah BULAKAMBA - Keluarga besar Bani H Abdul Bari Desa Pakijangan, Kecamatan Bulakamba menggelar halal bihalal, kemarin (20/8). Kegiatan reuni keluarga ini diikuti oleh ratusan anak cicit Alm H Abdul Bari yang rata-rata telah menjadi orang sukses. Selain untuk saling maaf-memaafkan, kegiatan yang diselenggarakan di kediaman Alm H Karmo Ali ini diharapkan bisa memperkuat tali ukhuwah. Ketua Panitia Drs Zaenudin MSi mengatakan, halal bihalal keluarga besarnya itu memang sangat dinantikan bersama, terlebih di saatsaat masih dalam nuansa hari raya Idul Fitri 1433 H. Apalagi, sudah lebih dari 10 tahun lamanya vakum. “Alhamdulillah kegiatan ini bisa terlaksana semoga bisa menguatkan tali silaturrahmi, kami sebagai anak keturunan beliau, semoga bisa meneladani kehidupan beliau,” ujar Kabag Umum Setwan DPRD Brebes ini. Menurutnya, H Abdul Bari semasa hidupnya dikenal sebagai pribadi yang giat beramal saleh. Satu tokoh penting di Desa Pakijangan yang pertama kali naik haji ini, juga telah menurunkan generasi dengan beragam profesi, dari pengusaha hingga birokrat sukses, seperti eks petinggi PT Pertamina Drs Sudrajat MM, Kabag Humas Setda Brebes, Drs Atmo Tan Sidik dan sebagainya. Pentingnya reuni keluarga itu, kedepan diharapkan agar lebih baik lagi dan menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Dalam kesempatan itu, keluarga besar Bani H Abdul Bari juga berencana menunaikan sejumlah misi sosial. (ism)

BREBES - Munculnya komplain dan keluhan pasien soal hitungan hari perawatan, termasuk soal pelayanan yang tidak baik oleh RSUD Brebes langsung mendapatkan sorotan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kabupaten Brebes. Bahkan DKR menilai hitungan tersebut layaknya orang yang tengah melakukan bisnis. Ketua DKR Kabupaten Brebes Fajar Saiful mengatakan bahwa kebijakan aturan tersebut memang jelas layaknya hitungan para pebisnis. “Aturan kebijakan RSUD Brebes, harus segera diubah. Karena masyarakat sendiri yang akan dirugikan,” kata Fajar. Menurutnya, seharusnya RSUD Brebes memberikan pelayanan dan transparasi dalam pelayanan maupun pembiaya-

an. Sehingga, masyarakat bisa mempercayai bahwa RS milik Pemkab Brebes memang milik orang Brebes. “Pantas saja, masyarakat di Brebes banyak yang lari ke RS di Kota Tegal. Karena ternyata di RSUD sejumlah aturanya seperti orang bisnis,” bebernya. Seharusnya, imbuh Fajar, RSUD melakukan penghitungan hari ketika si pasien itu masuk. Dan dinyatakan sehari, setelah waktu masuk hingga keluar sudah dalam hitungan 24 jam. “Coba bandingkan, bila RSUD menggunakan pola hitungan secara 24 jam saat masuk, atau dengan pola mulai terhitung pukul 12 malam. Apakah ada keuntungan lebih jika menggunakan pola lama, atau pola hitungan masuk 24 jam,” tanya Fajar. (gus)

BREBES - Setelah 14 hari melakukan pengamanan Lebaran 1433 Hijriyah, jajaran Mapolres Brebes Senin (27/8) menggelar halal bihalal sekaligus acara hiburan lantaran sukses dalam mengantar para pemudik dalam arus mudikbalik. Demikian dengan jajaran dari Mabes maupun Brimob Polda Jateng, mereka akan dikembalikan ke barak masingmasing di tempat sebelumnya bertugas. Seperti dikatakan Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIK SH MH di sela-sela kegiatan halal bi halal di Mapolres Brebes. Menurutnya, acara yang digelar ini merupakan bentuk kegiatan agar jajarannya bisa kembali fit dan siap kembali dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat. “Termasuk, Senin (27/8) pukul 00.00 WIB, ratusan per-

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

SALAM-SALAMAN - Kapolres Brebes AKBP Kif Aminanto SIK SH MH bersama dengan jajarannya bersalam-salaman dengan anggotanya dalam acara halal bihalal.

sonel dari Polres Brebes, termasuk instansi lain yang membantunya, di antaranya TNI Dishubkominfo, Satpol PP, dan

sejumlah lembaga lain yang membantu dalam PAM Lebaran 2012 ditarik,” katanya kepada Radar. (gus)

Penutupan Pekan Lebaran di Waduk Penjalin Paguyangan

Balap Perahu, Tradisi Menutup Pekan Lebaran Pekan Lebaran yang biasa digelar di Waduk Penjalin, secara rutin diadakan setiap datangnya musim libur Lebaran. Seperti apa Kemeriahannya?

melalui kegiataan ini akan dapat semakin memperkenalkan potensi wisata yang ada,” ungkapnya. Sementara, masyarakat yang berhasil mendapatkan

LAPORAN: TEGUH S KEGIATAN ini telah menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu masyarakat, baik yang berasal dari Desa Winduaji maupun dari luar daerah. Kegiatan yang diprakarsai warga bekerjasama dengan aparat pemerintahan Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan ini merupakan tradisi yang biasa dilaksanakan didalam mengisi libur Lebaran. Beragam hiburan seperti panggung hiburan, komedi putar (undar) hingga balap jukung (perahu) serta lomba tangkap bebek (mentok) rutin digelar. Diakhir kegiatan pekan raya yang jatuh pada Minggu (26/8) siang hingga sore, ditutup dengan perlombaan mendayung jukung. Berbeda dengan tahun sebelumnya, lomba jukung kali ini juga diikuti oleh

TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES

BERLOMBA - Peserta balap perahu berlomba mendayung perahunya untuk sampai di garis finis dalam penutupan pekan raya di Waduk Penjalin Paguyangan.

peserta wanita yang berasal dari ibu-ibu sekitar Waduk Penjalin. Acara penutupan juga dimeriahkan dengan lomba menangkap mentok. Di mana untuk yang satu ini tidak hanya peserta yang berhak mengikuti lomba, namun pengunjung Waduk Penjalin diperbolehkan mengikutinya. Dengan cara terjun berenang mengejar belasan ekor mentok yang dilepas di tengah waduk.

Kepala Desa Winduaji Habib Ahmad Musyafa dalam kesempatan tersesut mengungkapkan, kegiatan seperti ini dapat senantiasa terpelihara dengan tetap memelihara kebersamaan serta kondusivitas yang ada di tengah masyarakat. “Kegiatan ini telah secara rutin dilaksanakan dan menjadi tradisi, diharapkan kedepan akan senantiasa terjaga dan terpelihara. Di samping itu kita juga berharaap

mentok, maka dia berhak membawa pulang hasil tangkapannya. Sedangkan pemenang lomba jukung mendapatkan hadiah berupa sejumlah uang. (*)

SAMBUNGAN

SELASA 28 AGUSTUS 2012

9

RADAR TEGAL

NUNUNG OVJ Dian Sastrowardoyo

Pijat Anak untuk Lebih Rangsang Komunikasi JAKARTA — Aktris Dian Sastrowardoyo mengaku memiliki cara sendiri untuk memanjakan dan merawat buah hatinya, Syailendra Sutowo yang kini telah berumur satu tahun ini, agar tetap dekat serta berkomunikasi baik dengan dirinya. Pemeran ‘Ada Apa dengan Cinta?’ ini menjelaskan, pemijatan selain untuk merawat kulit bayi secara maksimal, katanya, juga dapat mengoptimalkan tumbuh kembang buah hati. “Biasanya sebelum mandi, aku memang melakukan pemijatan lembut untuk anak aku. Dari yang aku pelajari sewaktu masih ada suster dulu. Katanya pemijatan lembut itu baik untuk tumbuh kembang buah hati juga,” ungkap Dian saat ditemui di acara ‘Day Care Unilever’ di gedung Unilever, Jakarta, Senin (27/8) kemarin. Selain itu, artis yang mengawali kariernya sebagai juara pertama di ajang GADIS Sampul ini juga mengatakan, sekarang ini dia suka mengurus sendiri anaknya. Alasannya, dengan langkah pemijatan itu kontak komunikasi antara ibu dan anak akan terjalin. “Dalam pemijatan rutin yang aku lakukan, banyak kesempatan skin contact aku sama anak. Jadi walau dia tidak bisa merespon langsung, tapi dengan mengajaknya bicara, senyuman, atau eye contact membangun motorik halusnya untuk merespon,” pungkas salah seorang cucu tokoh pergerakan nasional Prof. Mr. Sunario Sastrowardoyo ini. (jpnn)

Calon Suami Berurusan dengan Polisi JAKARTA - Rencana pernikahan komedian Nunung dan manajernya Iyan Sambiran pada 30 Agustus 2012 mendatang mengalami gangguan. Itu karena adanya laporan dari mantan istri Iyan, Dewi Vistianti ke Polda Jawa Timur. Akibat laporan tersebut, Iyan kini harus bolak balik Jakarta-Surabaya untuk memenuhi panggilan Polda Jawa Timur. “Waktunya terbagi untuk klarifikasi ke Surabaya, sejauh ini mereka menjalaninya dengan sabar,” kata kuasa hukum Nunung dan Iyan Sambiran, Sandy Arifin di Jakarta, Senin (27/8). Sandy menerangkan, Polda Jatim telah memanggil Iyan Sambiran seminggu sebelum Lebaran. Iyan dipanggil masih dalam kapasitasnya sebagai saksi. “Kemarin sebelum Lebaran diperiksa. Baru sekali diperiksa sebagai saksi. Alhamdulillah mbak Nunung juga setia mendampingi,” kata Sandy. Dewi Vistianti akhirnya melaporkan mantan suaminya, Iyan karena dugaan memalsukan akta cerai. Selain itu Dewi merasa telah diperlakukan tidak adil oleh Iyan. (jpnn)

Dinsosnakertrans Tidak Terima ... dari halaman 3 belum ada laporan. Kalau ternyata ada perusahaan tak memberikan THR atau tak sesuai ketentuan berlaku, harus tetap

ditindaklanjuti. Sebab THR keagamaan termasuk kewajiban perusahaan terhadap karyawan. “Walaupun sudah lewat, kalau ada aduan harus direspon dan ditindaklanjuti. Kami juga minta

karyawan yang tidak menerima atau jumlah THR diterima tak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku, kami sarankan melapor ke kantor Dinsosnakertrans.” (hun)

Ratusan Personil Ditarik, 16 Pos ... Jalur Pantura Dipadati Truk dari halaman 3 Awan menambahkan, saat ini tidak ada lagi barikade terpasang. Disamping itu, pengambilan barikade dilakukan di depan terminal, pertigaan Pasar Mambo, pertigaan Sumurpanggang, dan beberapa titik lain di wilayah hukum Polres Tegal Kota. “Arus lalu lintas dinormalkan. Pengguna jalan dapat memakai jalan dalam kota maupun jalur Pantura seperti biasa. Tidak ada

lagi barikade atau larangan kendaraan untuk melintas. Semua ruas jalan di Kota Tegal hampir semuanya 2 jalur. Kecuali Jalan Pemuda, hanya digunakan untuk 1 jalur,” paparnya. Lebih lanjut dia menjelaskan, jumlah truk Senin kemarin juga mengalami peningkatan cukup besar, sejak pagi jalur Pantura dipadati kendaraan besar tersebut. Hal ini mengakibatkan jalan penuh. Laju truk tak bisa kencang. Sedangkan saat ini, ken-

daraan arus balik masih ada. Walaupun jumlahnya sedikit. “Menghindari kepadatan arus, ketika antrian kendaraan terlihat, kami melakukan penarikan kendaraan. Terutama di pertigaan Pasar Anyar dan perempatan Maya. Untuk itu, supaya arus lalu lintas lancar, tidak ada penumpukan kendaraan.” Awan mengungkapkan, pihaknya memberlakukan larangan bus, angkot untuk ngetem di sejumlah titik. Sebab dikhawatirkan menyebabkan ke-

macetan, seperti di samping barat atau depan Pacific Mall. Petugas memasang rambu lalu lintas berupa ‘Ngetem=Tilang.’ Dengan begitu, bus, elf atau angkot tak ngetem sembarangan. “Langkah tegas ini terpaksa kami tempuh sejak beberapa bulan lalu. Kalau hanya teguran lisan banyak diabaikan dan dilanggar. Terpaksa kami bersikap tegas, menilang kendaraan melanggar rambu tersebut,” imbuhnya. (hun)

jaringan dari PDAM. Dengan begitu tidak perlu lagi membeli dengan sistem per tangki. Tapi majelis talim menjadi pelanggan setia perusahaan air minum tersebut. “Kami harap pemerintah memberi bantuan air bersih, dengan pemasangan jaringan untuk musala. Kami minta ini bukan bantuan gratis. Namun kami siap jadi pelanggan PDAM baik dan taat,” ucap

Subchan lagi. Harapan tersebut, lanjut dia, telah disampaikan pada Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak melalui surat, yang juga ditembuskan ke direktur PDAM. Jamaah berharap pemasangan jaringan PDAM ke musala dapat segera terealisasi. Sehingga waktu akan melaksanakan kegiatan peribadatan, tidak perlu takut kekurangan air bersih. (adi)

Siap Jadi Pelanggan Baik dari halaman 3 bersuci, di musala yang berlokasi di kawasan itu. Bahkan tidak tanggung-tanggung, air bersih yang disediakan didatangkan langsung dari PDAM setempat. Menurut Sekretaris Majelis Talim Ittihadul Ummah PAI, H Djoni Subchan, musala tempat anggotanya melakukan kegiat-

an dibangun 2008 silam. Sejak didirikan sampai sekarang, air bersih selalu membeli dari PDAM. “Untuk satu pekan, majelis talim mengeluarkan anggaran Rp600 ribu untuk satu tangki air bersih. Ini sudah berlangsung sejak dulu hingga saat ini.” Namun demikian, jamaah berharap supaya air tidak perlu droping. Namun dibuatkan

September Sosialisasi, Oktober Penindakan dari halaman 3 pengendara yang tidak sabar dan ugal-ugalan. Pemandangan sama nampak di Jalan KH Ahmad Dahlan, tepatnya di kawasan lembaga pendidikan. Hampir setiap pagi ruas jalan tersebut macet. Sebab kendaraan roda empat atau dua berjubel di pintu masuk sekolah. Mereka berhenti sejenak, guna menurunkan anak-anaknya yang akan menuntut ilmu. Walau kendaraan hanya berhenti beberapa menit, hal itu menyebabkan terjadinya kemacetan. Karena pada jam-jam itu arus lalu lintas dari selatan atau utara sama-sama ramai. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal mengambil langkah strategis. Melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) segera melakukan rekayasa jalan. Dengan harapan

tingkat kerawanan kecelakaan dan kemacetan di kedua ruas jalan tersebut dapat diminimalisasi. Menurut Kepala Dishubkominfo, Drs Khaerul Huda MSi, permasalahan kedua titik itu sudah dibahas dan dipelajari. Bahkan dilakukan rapat koordinasi dipimpin langsung Wali Kota H Ikmal Jaya SE Ak. Bersama pihak terkait, seperti Polres Tegal Kota serta SKPD lain. Hasilnya disepakati bahwa pada ruas jalan tersebut dilakukan aturan baru, yakni perboden (verbieden=Belanda) atau dilarang masuk pada jam tertentu. Untuk persiapannya, rambu-rambu telah terpasang. Khusus Jalan Werkudoro, kendaraan roda empat dari arah barat menuju timur, pukul 06.00 sampai 08.00 dilarang melintas. Hanya kendaraan roda dua atau sepeda motor diijinkan melin-

tas. “Jadi mobil atau kendaraan besar lain yang dari KS Tubun, Sultan Agung, atau Karanganyar mau ke Langon tidak bisa langsung masuk Jalan Werkudoro. Namun kendaraan dari timur menuju barat tidak ada masalah, masih seperti sebelumnya. Aturan larangan itu berlaku di Jalan Werkudoro dari perempatan Kejambon sampai pertigaan Jalan Kemuning. Bila ada kendaraan roda empat dari Jalan Kemuning mau ke timur, tidak masuk rambu itu,” katanya. Kemudian di Jalan KH Ahmad Dahlan, mulai pertigaan Jalan Kartini tembus ke Alunalun diberlakukan satu jalur pukul 06.00-08.00. Jalur yang diijinkan dari arah selatan ke utara. Sementara sebaliknya pada jam tersebut tidak diperkenankan. “Khusus di sini tidak ada larangan kendaraan seperti

di Jalan Werkudoro. Jadi semua jenis kendaraan bisa melintas, dengan catatan arahnya dari selatan menuju utara.” Menurut dia, rekayasa jalan ini akan mulai disosialisasikan awal September mendatang. Dengan pemasangan spanduk pemberitahuan dan penempatan petugas, guna memberitahukan aturan baru ini. Sosialisasi dilaksanakan sebulan penuh. Selanjutnya, mulai Oktober baru dilakukan penindakan bagi siapapun pengguna jalan yang melanggarnya. “Kami berharap masyarakat ikut membantu mensukseskan rencana perboden dua ruas jalan tersebut. Dengan begitu maka permasalahan kemacetan di titik-titik dimaksud bisa tertangani. Pengguna jalan juga lebih nyaman dan enjoy saat berkendara dan melintas di jalan tersebut,” pungkasnya. (adi mulyadi

Kekurangan Tenaga Dokter dari halaman 3 gunakan tenaga kontrak. Dengan mengangkat kontrak dokter pensiun, misalnya dokter paru dan mata tetap kami pertahankan.” Berkaitan dengan kebutuhan idealnya sendiri, Abdal Hakim menguraikan, untuk dokter spesialis minimal 12 fak dasar sebanyak 36 orang. Belum lagi pengembangan ortopedi 2 orang, urologi 1 orang, dan syaraf 1 orang. Dengan demikian kebutuhan dokter spesialisnya ku-

rang lebih 40-an orang. Sedangkan dokter umum kebutuhannya 18 orang. Ini untuk dokter jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan dokter jaga 24 jam. “Prinsipnya kami berupaya mempertahankan tenaga dokter yang dibutuhkan dengan sistem kontrak, sebelum ada penggantinya. Dengan begini maka pelayanan masih stabil,” imbuhnya. Sementara Wakil Wali Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal berharap

agar RSUD Kardinah menjadi salah satu rumah sakit rujukan se eks Karesidenan Pekalongan. Untuk itu, Pemkot berupaya menambah fasilitas, termasuk jumlah dokter. “Sebelum ada pengganti, dokter yang pensiun kami pertahankan dengan sistem kontrak,” tegasnya. Selain itu, pihaknya sedang menunggu keluarnya PP baru mengenai batas usia pengangkatan tenaga kontrak. Ada perubahan yang sebelumnya maksimal 35 tahun jadi 45 tahun. Dengan keluarnya PP

ini, dokter kontrak yang belum diangkat lantaran terbentur usianya bisa ada kesempatan. Dengan begitu, maka akan sedikit menjadi solusi kekurangan tenaga dokter. “Namun yang penting, saat ini paling tidak kebutuhan minimal dokter tersedia. Sehingga pelayanan terhadap masyarakat tetap kondusif. Kami juga selalu memonitoring khususnya dalam masalah pelayanan. Dengan begitu setiap ada masalahmasalah maka akan bisa segera tertangani,” pungkasnya. (adi)

dari halaman 3 Pos PAM juga karena atas dasar kondisi jalan, terutama arus balik mengalami penurunan cukup signifikan.” Haryadi menegaskan, selama Hari Raya Idul Fitri, baik arus mudik maupun balik di wilayah hukum Kota Tegal cukup kondusif. Hal ini dibuktikan dengan musibah kecelakaan dan tindak kejahatan selama arus mudik maupun balik, grafiknya menurun. Khususnya kecelakaan lalu lintas hanya ada 1 korban meninggal dunia. Yakni kondektur bus PO Reza Nopol AE-7192UB, Irianto (58), warga Desa Dadagan 01/01 Pulosari Kecamatan Kebak Kramat Kabupaten Karanganyar. Dia meninggal karena bus PO Reza mengalami kecelakaan tunggal menabrak baliho, di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo Kelurahan

Cabawan Kecamatan Margadana Kota Tegal, yang dikemudian Agus Sutantiyo (39). Selain itu, tidak ada korban meninggal dunia lagi selama arus mudik maupun balik dalam lebaran tahun 2012. “Sedangkan korban kecelakaan lalu lintas lain, hanya mengalami luka ringan dan kerugian materiil. Jumlahnya dibanding Lebaran 2011 mengalami penurunan signifikan. Semua itu lantaran kesadaraan pengguna jalan, serta tindakan preventif petugas,” tuturnya. Ketika ditanya terkait tindak kriminalitas, kapolres mengungkapkan, selama arus mudik maupun balik juga turun. Peristiwa menonjol cuma pencurian label kereta api, dan pencurian sepeda motor. Itu pum masih dalam batas kewajaran. Bahkan 3 di antaranya pelaku curanmor diamankan di Mapolres. “Untuk tawuran antarpemu-

da atau kelompok, selama arus mudik dan balik tahun ini tidak ada. Sebab jauh-jauh hari melalui program Polisi Masyarakat ‘Jakwire Wong Tegal,’ kami berusaha merangkul semua tokoh agama, masyarakat atau pemuda. Sehingga kondusifitas selama perayaan Lebaran tetap terjaga,” papar Haryadi. Namun demikian pihaknya tetap melakukan evaluasi menyeluruh, berhubungan sistem pengamanan maupun jalur arus mudik maupun balik, sebagai bahan persiapan pengamanan arus mudik tahun depan. Evaluasi bakal dilakukan dalam waktu dekat, melibatkan semua satuan fungsi di Polres Tegl Kota. “Usai pelaksanaan arus mudik dan balik, kami melakukan evaluasi. Hal ini sekaligus persiapan. Kami melaporkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi tahun 2012 di Polres Tegal Kota ke Polda Jateng.” (hun)

Kolesterol Baik dan Kolesterol Jahat Mendengar kata kolesterol, yang terbayang oleh kita adalah zat yang jahat. Padahal, kolesterol itu dibutuhkan tubuh dan terdapat dalam lemak. Unsurunsur lemak darah terdiri atas HDL, LDL, trigliserida, fosfolipid, dan asam lemak bebas. Sekitar 75-80% dari kolesterol itu diproduksi sendiri oleh sel lever, dan 20-25% berasal dari makanan. Dalam tubuh, terdapat 5 jenis kolesterol: HDL, LDL, VLDL, trigliserida, dan lipoprotein (a). HDL atau high density lipoprotein adalah senyawa yang bergerak mengikuti aliran darah. Sambil bergerak, ia membawa kolesterol jahat yang menempel di dinding pembuluh ke dalam hati, lalu dikeluarkan dari tubuh. Karena itu ia disebut kolesterol baik. LDL atau low density lipoprotein adalah senyawa pengangkut kolesterol dari hati ke seluruh tubuh. Jika berlebih, ia akan beredar dalam darah dan tertimbun di dinding pembuluh darah. Ini mengakibatkan terganggunya aliran darah sehingga berisiko pada munculnya penyakit jantung. Itulah sebabnya ia disebut koleterol jahat. Steinberg, peneliti kesehatan Barat, pada 1991 menyatakan, tingginya LDL bisa menyebabkan terjadinya aterosklerosis. Semakin tinggi LDL, semakin banyak ia terinfiltrasi ke dalam arteri. Terjadilah penumpukan LDL pada pembuluh tersebut. Bila ini dibiarkan, tak mustahil terjadi serangan jantung koroner, meski

hal ini banyak terjadi pada pria lanjut usia dan gemuk. Pendapat ini diperkuat Prof. Dr. dr. Dede Kusmana, Sp. J. dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. VLDL atau very low density lipoprotein merupakan partikelpartikel besar lemak yang terbentuk dari siklomikron dan asam lemak. Fungsinya memindahkan lemak dan sebagai sumber energi. Berikutnya, trigliserida. Ini adalah lemak yang diproduksi hati. Pada nutrisi manusia, lebih dari 95% lemak untuk pencernaan berada dalam bentuk trigliserida. Kadar trigliserida tinggi disebabkan kebiasaan makan malam dengan porsi banyak. Dan meningkatnya trigliserida bisa jadi disebabkan kelebihan karbohidrat atau lipid. Akibatnya, terjadi penumpukan pada pembuluh darah. Tentu metabolisme akan terganggu. Inilah yang membuat badan pegal, dingin, lemas, dan kepala sakit. Dan ini juga bisa mengakibatkan munculnya berbagai gejala penyakit lain, seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan jantung. Sedangkan lipoprotein (a) adalah bentuk lain dari lemak yang berkaitan dengan aterosklerosis dan berbagai penyakit jantung koroner. Senyawa ini lebih banyak terkait dengan gen ketimbang makanan, sehingga faktor genetiklah yang berperan dalam meningkatkan kadarnya. Supaya kolesterol tak menimbulkan bencana, yang perlu dilakukan adalah menurunkan kadar LDL dan

trigliserida, serta meningkatkan HDL. Tapi, bagaimana caranya? Di antaranya adalah rutin mengonsumsi kedelai. Penelitian American Heart Association menunjukkan, konsumsi kedelai selama tiga bulan berturut-turut mampu meningkatkan HDL 4,7%. Dan, risiko terkena serangan jantung turun hingga 4% dengan naiknya HDL 2%. Saat ini banyak kedelai bubuk beredar. Namun, Kedelai Bubuk Instan New Mandala 525, yang dulu bernama MDL-525, sangat laku karena manfaatnya nyata dan produknya higienis. Kadar isoflavonnya terukur, sehingga tidak sama dengan susu-susu kedelai yang diproduksi di rumah tangga. Dan ini ditunjang oleh mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk beralih ke bahan nabati ini dalam memelihara kesehatan, sebagai pengganti kebiasaan minum kopi atau teh di pagi hari. Sehingga kebiasaan ini perlu ditiru dan disebarluaskan kepada seluruh lapisan masyarakat. Produk ini bukan obat melainkan minuman kesehatan untuk keluarga. Untuk konsultasi kesehatan, hubungi dokter kami pada jam kerja di telepon bebas pulsa 08001401430 atau di e-mail purwati-s@centrin.net.id. Produk ini bisa didapatkan di apotek dan toko obat terkemuka di kota Anda. Dan untuk informasi penjualan, hubungi distributor kami untuk Provinsi Jawa Tengah di 08129474173.

CMYK

SELASA, 28 AGUSTUS 2012

KOTA

BAWANG

10

Demokrat Netral di Pilkada Brebes PAGUYUBAN Wujudkan KP yang Handal dan Tangguh BREBES - Agar bisa menjadikan keberadaan pasar tradisional bisa bersaing dengan hadirnya pasar modern, sejumlah pengelola Pasar se Kabupaten Brebes membentuk paguyuban. Saat ini, di lingkungan Disperindag dan Pasar sudah dibentuk Paguyuban KeDOK.RATEG pala Pasar. Mohammad Nurochi “Dibentuknya paguyuban Kepala Pasar (KP) se Kabupaten Brebes ini bisa dijadikan wadah koordinasi antara Pemkab Brebes melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Brebes. Termasuk menjadikan forum silaturohim guna mendukung pembangunan ekonomi di Brebes,” kata Sekretaris Paguyuban Kepala Pasar Kabupaten Brebes Mohammad Nurochi. Pria yang yang menjabat Kepala Pasar Limbangan Brebes ini juga menambahkan bahwa wadah ini juga bisa memfasilitasi pedagang pasar dengan pengelola dalam merealisasikan kebijakan pembangunan perekonomian. “Termasuk visi paguyuban ini yakni memimpin pasar dengan amanah dan profesional. Demikian dengan misinya guna mendukung program pembangunan dan mensukseskan upaya peningkatan pembangunan ekonomi kerakyatan,” tukasnya. (gus)

BREBES - Sikap Partai Demokrat di Pilkada Kabupaten Brebes yang mendukung pasangan Idza-Narjo tidak sesuai mekanisme internal. Pasalnya, sejauh ini keputusan yang diklaim sejumlah pengurus DPC Partai Demokrat itu tidak memiliki dasar yakni adanya rekomendasi dari DPP. “Demokrat netral, tidak memihak kontestan manapun. Jadi tidak betul Demokrat berada di barisan Idjo,” kata Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Brebes, Kustoro WHY kepada Radar, Senin (27/8). Kustoro membantah partainya yang disebut-sebut berada di koalisi Idjo. Partai Demokrat akan netral di Pilkada Brebes tahun ini. Ala-

sannya, partainya saat ini tidak dalam kapasitas dukung mendukung dan mengusung salah satu kandidat Pilkada adalah karena belum ada sikap resmi secara organisasi. Dalam hal ini, DPC Partai Demokrat mematuhi instruksi maupun rekomendasi dari DPP. “Hingga saat ini belum ada abaaba dari DPP. Sehingga DPC pun netral, ini adalah mekanisme internal partai yang harus ditempuh. Sekali lagi, partai itu ada rule of the law dan rule of the game, kalau itu tidak ditempuh berarti bukan keputusan organisai. Termasuk, yang kemarin-kemarin (deklarasi dukungan) adalah sikap pribadi kader, bukan organisasi,” ujarnya. Dilanjutkan, pengurus DPC

sendiri belum bulat menyatakan sikap resmi itu. Sehingga, Demokrat bukanlah partai pengusung Idjo. “Ini harus diluruskan, tidak ada dukungan tertulis dari lembaga kami ke KPU. Artinya, Demokrat bukan pengusung dan dalam Peraturan KPU tidak ada istilah partai yang hanya sebatas partai pendukung, sehingga atribut-atribut partai yang menyertakan paslon tertentu itu bisa jadi menyesatkan,” tandasnya. Sementara Sekretaris DPC Partai Demokrat Brebes HMiraz Aminudin saat dihubungi membenarkan bahwa saat ini pihaknya belum mendapat intrsuksi dan rekomendasi dari DPP sebagai mekanisme dan syarat untuk

menyatakan sikap politik. “Yang jelas, sesuai mekanisme partai harus ada rekomendasi untuk menetapkan keputusan untuk mengusung, sampai saat ini itu belum ada,” kata Miraz. Seperti diketahui, Partai Demokrat Kabupaten Brebes telah menyatakan diri untuk mendukung pemenangan pasangan Idjo di Pilkada Brebes. Walau begitu, sikap Demokrat dalam koalisi tersebut bukanlah berstatus partai pengusung. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Brebes, H Dedy Yon Supriyono SE MM sikap Partai Demokrat kepada Idza-Narjo hanyalah berstatus pendukung, kedudukannya bu-

kan sebagai partai pengusung. Sikap ini diambil berdasarkan rapat pengurus dengan pertimbangan elektabilitas dan popularitas Idza-Narjo lebih menjanjikan daripada Agung-Atho. Ia membantah bahwa partainya tengah mengalami keretakan akibat sikap partai yang mendukung pencalonan Idjo. Dedy justru memastikan pengurus dan kader Partai Demokrat sudah satu suara dan solid untuk memenangkan calon dari PDI Perjuangan itu. “Kami masih solid dan 100 persen satu suara. Bersama PDIP, PKS dan Gerindra kami yakin Idza-Narjo akan menang mutlak lebih dari 65 persen,” tegas Dedy saat ditemui, kemarin. (ism)

Halal Bihalal Sarana Pemersatu Umat

LEBARAN HARVIYANTO/RADAR BREBES

HALAL BIHALAL - Anggota DPRD Brebes Pamor Wicaksono SH bersalaman dengan warga seusai menghadiri acara halal bihalal di Desa Buaran, Kecamatan Jatibarang.

JATIBARANG - Ikatan Warga Buaran (IWB) Desa Buaran, Kecamatan Jatibarang mengadakan halal bihalal. Kegiatan rutin tahunan tersebut diselenggarakan di halaman masjid desa setempat dan dihadiri sekitar 1.500 anggota IWB dan warga setempat. Selain pengajian, dalam acara halal bihalal tersebut juga dilaksanakan santunan bagi warga kurang mampu. Ketua Ikatan Warga Buaran Sutrisno Selasa (27/8) mengatakan, halal bihalal Ikatan Warga Buaran merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahunnya. Namun untuk tahun ini, kegiatan dilaksanakan secara besar-besaran di halaman masjid desa dan mengundang seluruh warga desa. Untuk anggota IWB sendiri, jelasnya, merupakan warga Desa Buaran yang selama ini merantau di luar daerah, khususnya ibukota Jakarta. Melalui ikatan tersebut, mereka bisa terus berkomunikasi dan mengetahui perkembangan pembangunan desa selama berada di perantauan. H Sutap Supopo, sesepuh sekaligus penggagas IWB menuturkan, Ikatan Warga Buaran awalnya terbentuk dari kegiatan arisan warga sejak 22 tahun yang lalu. Kemudian pada tahun 1998 mulai melakukan komunikasi in-

tensif dengan warga desa yang ada di perantauan. “Dari komunikasi tersebut terbentuklah IWB,” kenangnya.Selain halal bihalal, IWB juga memiliki kegiatan bulanan, yaitu arisan yang terus dilestarikan oleh warga sebagai sarana komunikasi antar warga. Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Brebes Pamor Wicaksono SH dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat mendukung dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Ikatan Warga Buaran telah mengadakan acara halal bihalal akbar dan santunan kepada fakir miskin. Menurutnya, guna peningkatan pembangunan desa yang jauh lebih baik lagi, maka peranan IWB sangat dibutuhkan dalam memberikan kontribusi berupa material maupun pemikiran. “Saya kira Desa Buaran saat ini sudah jauh lebih maju dari sebelumnya. Namun demikian, pembangunan harus terus dilaksanakan agar kedepan desa ini bisa lebih baik lagi,” ujarnya. Tidak hanya itu saja, lanjut Pamor, kegiatan halal bihalal juga bisa dijadikan sebagai sarana pemersatu umat sekaligus sebagai wujud apresiasi pengamalan dasar negara, yaitu membangun persatuan dan kesatuan bangsa. (har)

Permintaan Beras Hitam Meningkat Muncul Spanduk Tolak “Kumis” Petani Kendala Modal

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

MAKAN KETUPAT - Sejumlah warga di Pasar Batang nampak tengah menyantap kupat dalam rangka Lebaran Syawalan atau Bada Kupta di rumah Maksus.

Warga Rayakan Lebaran Ketupat BREBES - Meski tradisi Lebaran Ketupat di sebagian daerah di kabupaten Brebes sudah banyak yang hilang, namun berbeda di Dukuh Tledung Kelurahan Pasarbatang. Seperti yang terlihat di rumah Maksus, warga setempat yang pada Senin (27/8) menggelar Lebaran Syawalan atau Lebaran ketupat dengan makan ketupat bersama. “Tradisi ini berawal dari kebiasaan seorang ulama dulu, yang saat itu, setelah melaksanakan Sholat Ied, seperti tradisi pada umumnya, saling bersilaturahmi. Lepas tanggal 1 Syawal, mereka melaksanakan puasa sunah selama enam hari, yaitu tanggal 2 sampai 7 Syawal. Usai puasa sunah tersebut pada hari ketujuh, mereka mengadakan perayaan ketupat atau lazim disebut dengan Bada Ketupat atau Kupatan,” kata Maksus. Sementara Kasi Kesra Kelurahan Pasarbatang Brebes Sujadi menambahkan bahwa tradisi Lebaran Ketupat atau Bada Kupat memang masih berjalan di masyarakatnya. Menurutnya, Bada Kupat selalu digelar masyarakat Pasarbatang. “Alhamdulillah, tradisi ini terus berlanjut sampai sekarang dan dari tahun ke tahun pelaksanaannya semakin meriah. Semua tamu, baik sudah kenal atau belum, pasti akan memperoleh hidangan ketupat setiap bersilaturahmi ke rumah-rumah warga di Pasarbatang,” ungkapnya. Dijelaskan bahwa Lebaran Ketupat ini dilaksanakan setiap hari ke-delapan di bulan syawal. Lebaran ketupat ini merupakan wujud apresiasi masyarakat Pasarbatang setelah mereka berhasil menunaikan puasa sunnah enam hari selama bulan Syawal. “Nah, pada 8 Syawal diadakan lebaran ketupat. Sedangkan wujud dari kemenangan melakukan puasa sunah itu, warga menggelar bada kupatan. Bahkan, sebagian warga lain juga sempat berkirimkiriman antar tetangga,” bebernya. (gus)

CMYK

BREBES - Slamet Waluyo, petani beras hitam Desa Kaligiri kepada Radar Senin (27/8) mengatakan, beras hitam yang sedang ditanamnya merupakan komoditas pertanian baru di wilayahnya. Budidaya beras hitam tersebut baru berjalan dua tahun ini. Menurutnya, saat ini baru beberapa petani yang menanam beras hitam di wilayahnya. Sehingga produksinya basih tergolong sedikit. Slamet yang juga Ketua Kelompok Tani UPFA Karep Maju Desa Kaligiri mengatakan, untuk saat ini satu kali panen baru bisa menghasilkan 20 sampai 24 ton dalam jangka waktu 6 bulan sekali. Jumlah tersebut belum bisa memenuhi

permintaan pasar lokal maupun yang datang dari daerah lain. Guna bisa memenuhi permintaan pasar tersebut, terang dia, saat ini kelompoknya akan terus membuka areal lahan pertanian beras hitam baru. “Saat ini kami memang kualahan untuk memenuhi permintaan beras hitam, apalagi saat ini permintaan mulai berdatangan dari daerah lain seperti Bogor dan Jakarta. Untuk itu UPFA Karep Maju akan membuka lahan baru untuk beras hitam,” ujarnya. Namun demikian, tambahnya, hal itu belum bisa dilaksanakan mengingat para petani yang tergabung dalam kelompoknya masih kesulitan untuk mendapatkan modal tambahan. Untuk itu, pintanya, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Brebes untuk bisa membantu petani

beras merah dalam rangka meningkatkan produksinya. Sidik, salah satu konsumen beras hitam mengaku, untuk bisa mendapatkan beras asal Kaligiri tersebut, dirinya terpaksa harus memesan jauh-jauh hari kepada petani. Untuk harga sendiri, 1 kilogramnya dibeli dengan harga Rp 21.000. Harga tersebut jauh lebih tinggi dibanding dengan beras biasa yang hanya Rp 9.000/ kilogram. Menurutnya, harganya yang tinggi berbanding lurus dengan khasiat beras hitam itu sendiri. Untuk kepentingan kesehatan, setiap bulannya dirinya membeli beras hitam sebanyak 25 kilogram. “Untuk masak saya campur dengan beras biasa dengan perbandingan beras hitam 1 ons dan beras biasa 9 ons,” tutur dia. (har)

BREBES - Sejumlah spanduk yang dipasang LSM Banteng Merah Putih membuat spanduk untuk menolak ‘’Kumis’’. Karena keberadaan ‘’Kumis’’ yang diartikan dengan kumuh, miskin dan smrawut itu, sudah bosan dirasakan oleh masyarakat yang saat ini menginginkan perubahan. Pernyataan Rakyat Menggugat wilayah Pasar Batang Tolak ‘’Kumis’’ ini seperti terlihat di spanduk yang terpampang di beberapa titik di wilayah Pasar Batang Brebes, yang disampaikan oleh LSM Benteng Merah Putih Brebes. “Kami tidak bermaksud menyindir atau menyinggung siapa pun. Karena pernyataan tolak ‘’Kumis’’ ini adalah apresiasi dari masyarakat Pasarbatang sendiri. Dan kami

sendiri memang tidak suka dengan keberadaan masyarakat yang kumuh, miskin dan semrawut,” kata Ketua LSM Benteng Merah Putih Brebes Wowo Sutrisno, kepada Radar Senin (27/8). Menurutnya, siapa orangnya dan lingkungan mana yang mau lingkungannya yang kumuh, miskin dan semrawut harus dibersihkan. Terlebih jika keberadaannya sudah semakin merata, jelas harus ada perubahan untuk yang lebih baik. “Karenanya, rakyat menggugat Pasarbatang tolak kumis,” jelasnya. Sementara keberadaan spanduk itu sempat menjadi perhatian publik. Karena spanduk tersebut dipasang di beberapa lokasi strategis yang tentunya banyak orang membacanya. (gus)

Sarkali Adakan Lomba Panjat Pinang WANASARI - Guna memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke67, Paguyuban Silaturrahmi Anak Pinggir Kali (Sarkali) Desa Klampok, Kecamatan Wanasari pada Rabu (29/8), akan menyelenggarakan lomba panjat pinang. Kali ini, lomba yang akan dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Wanasari tersebut akan memperebutkan hadiah utama berupa becak antik. Ketua Pelaksana Kegiatan Lomba, Slamet Dopir Senin (27/ 8) mengatakan, acara lomba panjat pinang yang diadakan itu merupakan kegiatan untuk memeriahkan HUT Republik Indonesia yang ke-67. Kegiatan tersebut rencananya akan dihadiri Bupati Brebes H

Agung Widyantoro SH MSi. “Kami sudah melakukan komunikasi dengan Pemkab Brebes agar Bupati Brebes bisa hadir dalam acara yang kami selenggarakan ini,” ujarnya. Slamet menambahkan, selain lomba panjat pinang, guna menambah semakin senaraknya acara, juga akan disediakan musik dangdut untuk menghibur warga yang hadir. Sementara, Budayawan Kabupaten Brebes, Atmo Tan Sidik mengatakan, lomba panjat pinang merupakan suatu kegiatan yang memiliki filosifi yang sangat baik. Sebagai simbol perjuangan, panjat pinang merupakan suatu gambaran sebuah perjuangan bersama untuk bisa meraih kemerdekaan.

Untuk masa kekinian, perjuangan tersebut juga bisa digambarkan sebagai salah satu contoh untuk meraih kekuasaan. Peserta yang ada dibawah, terang Atmo telah merelakan pundaknya sebagai tangga untuk mendapatkan kemenangan. Dengan kata lain, kekuasaan tidak bisa didapat dengan sendirinya, namun harus membutuhkan perjuangan masyarakat yang ada dibawah. “Sehingga sangat disayangkan apabila setelah jadi, para pemimpin malah melupakan perjuangan masyarakat yang telah rela mengorbankan dan mendukung dalam meraih kursi kekuasaan,” terang Atmo yang juga Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Brebes ini. (har)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

SPANDUK - Nampak spanduk bertuliskan warga tolak “Kumis” terpampang di Jalan Pasarbatang Brebes.

SELASA, 28 AGUSTUS 2012

OLAH RAGA RADAR TEGAL

TERMAHAL KELIMA DI REAL MADRID LUKA Modric menjadi satu-satunya rekrutan anyar Real Madrid musim ini. Setelah negosiasi berbelit-belit, dia digaet dari Tottenham Hotspur dengan harga 37 juta euro atau setara Rp 438,7 miliar yang menjadikannya pemain termahal kelima yang dibeli Real. Gelandang asal Kroasia itu hanya kalah mahal ketimbang Cristiano Ronaldo, Kaka, Zinedine Zidane, dan Luis Figo. Seberapa vital peran yang akan diemban Modric sehingga dia dihargai begitu tinggi. Berikut statistik Modric. Posisi

: Gelandang tengah, kiri

Usia

: 26 tahun

Tinggi

: 173 cm

Gaji

: 5,6 juta euro (Rp 66,4 miliar) pertahun

Passing perlaga

: 48,7 passing

Passing komplit

: 85,6 %

Tembakan perlaga : 2 kali Keunggulan

: Cepat dengan atau tanpa bola, jago passing pendek ataupun panjang.

Kelemahan

: Agak kesulitan ketika bertanding dalam laga yang terlalu mengandalkan fisik.

Karir tertinggi

: Menjuarai Liga Kroasia bersama Dinamo Zagreb dan ditahbiskan sebagai pemain terbaik Kroasia 2007.

Karir terendah

: Patah kaki ketika bertanding melawan Birmingham pada Agustus 2009 dan absen selama tiga bulan.

Gaya main

: Penuh skill, kreatif, berkelas, dan playmaker yang memiliki visi hebat.

KONTRAK LIMA TAHUN DRAMA transfer Luka Modric dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid akhirnya selesai. Setelah melalui negosiasi yang panjang dan berbelit-belit akhirnya gelandang asal Kroasia itu bergabung ke Real dengan transfer 37 juta euro atau setara Rp 438,7 miliar. Modric sudah menjalani tes medis di Madrid kemarin. Setelah itu dia akan meneken kontrak berdurasi lima tahun. “Kami telah mencapai kesepakatan transfer dengan Tottenham dan Luka Modric akan bersama kami dengan kontrak lima musim,” begitu keterangan di situs resmi klub. Negosiasi yang berbelit sempat membuat Modric frustasi. Pasalnya, presiden Tottenham Daniel Levy hanya bersedia melepasnya dengan harga 40 juta euro atau setara Rp 474,4 miliar. Masalahnya Real ogah mengeluarkan uang sebanyak itu. Levy akhirnya melunak setelah mendapatkan kesepakatan lain, yakni kerjasama antara kedua klub dalam transfer pemain dan pelatih. Juga, Tottenham akan mendapatkan prioritas di masa depan untuk melakukan uji coba atau kerjasama komersial dengan Real. “Luka merupakan pemain yang sangat penting buat kami. Saya tidak pernah ingin kami kehilangan dia.

Tetapi, kami juga bangga dengan apa yang dilakukan Real Madrid, klub yang di masa depan akan memiliki kerjasama produktif dengan kami,” kata Levy, seperti dikutip ESPN. Bergabungnya Modric mendapat sambutan prositif dari Presiden Real Florentino Perez. “Kami senang karena telah memperhatikannya dalam beberapa tahun terakhir. Kami mendatangkan pemain sarat talenta dan playmaker hebat,” kata Perez. Kehadiran Modric akan menambah kreatifitas Real di lini tengah. Apalagi, Modric juga memiliki kemampuan untuk memainkan beberapa peran di lapangan tengah. Dia bisa bermain sebagai gelandang serang, gelandang kiri, ataupun gelandang bertahan. Semua peran itu bisa dimainkan sama baiknya selama dia membela Tottenham atau di timnas Kroasia.

Makanya, Modric diyakini tetap dapat tempat meski Real telah memiliki sejumlah gelandang hebat. Kehadirannya diyakini akan meningkatkan daya dobrak. Modric bisa diproyeksikan untuk mengisi satu posisi di gelandang bertahan

yang selama ini dihuni Xabi Alonso dan Sami Khedira. Opsi lain adalah dia bisa mengisi posisi Mesut Oezil sebagai gelandang serang dan Oezil digeser ke kanan. (ham)

LUKA MODRIC

Barca Rayakan Kekalahan Rival KEGEMBIRAAN para pemain Barcelona kemarin dini hari berlipat ganda. Bukan hanya karena kemenangan 2-1 atas Osasuna di El Sadar, Pamplona, melainkan juga lantaran kekalahan rival abadinya Real Madrid dari Getafe 1-2. Para pemain Barcelona masih berada di hotelnya di Pam-

plona ketika Real melakoni derby melawan Getafe di Coliseum Alfonso Perez, Madrid. Mereka belum terbang pulang ke Barcelona karena masih menunggu Xavi Hernandez yang menjalani tes doping usai laga. Sembari menunggu Xavi, para pemain Barcelona menyaksikan derby Madrid. Ketika gol penyama kedudukan yang dicetak gelandang Getafe Juan Valera pada menit ke53, para pemain Barcelona

belum terlalu heboh. Kehebohan baru pecah saat gol kedua Getafe yang dilesakkan Abdel Barrada di menit ke-75. “Goooool untuk Getafe! Mereka baru saja mencetak gol melawan Real

Madrid,” teriak para pemain Barcelona menyambut kedatangan Xavi, seperti dikutip Tribalfootball. Begitu pertandingan Getafe melawan Real berakhir, para pemain Barcelona pun ikut merayakannya. Biarpun masih awal musim, tetapi keunggulan lima angka atas rival abadinya Real sangat menyenangkan buat para pemain Barcelona. Berbeda dengan Real yang mengawali musim ini dengan buruk, Barcelona yang sekarang dilatih Tito Vilanova melakoni start mantap dengan selalu menang.

Selain dua kali menang di Primera Division Spanyol atas Real Sociedad 5-1 (19/8) dan Osasuna 2-1 (26/8), mereka juga menang pada first leg Piala Super Spanyol atas Real Madrid 3-2 (23/8). Berbeda dengan kemenangan pada jornada pertama melawan Sociedad, melawan Osasuna, Barcelona sempat mengalami kesulitan. Mereka lebih dulu tertinggal melalui gol Joseba Llorente p a d a menit ke-17. Untung, striker asal Argentina Lionel Messi mampu melesakkan dua gol pada babak kedua, tepatnya di menit ke-76 dan 80. “Setelah tertinggal di babak pertama, kami tetap tidak panic dan tenang. Selalu menyulitkan bermain di Osasuna. Tito Vilanova telah memberikan peringatan kepada kami. Beruntung saya bisa mencetak gol di akhir-akhir laga,” kata Messi. (ham)

Lionel Messi

Getafe (2) vs Real Madrid (1)

Start Terburuk Mourinho Masuk Kotak atau Terdepak

MADRID - Real Madrid telah dua kali kalah dan sekali seri dalam tiga laga kompetitif di awal musim ini. Ini adalah start terburuk Jose Mourinho selama 12 tahun karir kepelatihannya. Bukan modal bagus jelang second leg Piala Super Spanyol melawan Barcelona (29/8). Kekalahan mengejutkan dari Getafe 1-2 (1-0) pada jornada kedua di Coliseum Alfonso Perez, kemarin dini hari, mencoreng reputasi Mourinho, sebagai pelatih yang biasanya melalui start hebat di awal musim. Sebelumnya mereka ditahan seri Valencia 1-1 (19/8) pada jornada pertama dan kalah 2-3 dari Barcelona pada first leg Piala Super Spanyol (23/8). Tidak pernah terjadi selama karirnya, Mourinho gagal memberikan kemenangan pada tiga pertandingan awal. Bahkan musim debutnya melatih tim kecil Portugal Uniao de Leiria pada 2001. Apalagi di FC Porto, Chelsea, dan Inter Milan. Start paling buruk yang dialaminya adalah ketika melatih Chelsea pada musim ketiganya (2006-2007) di mana mereka kalah dua kali dari tiga pertandingan. Tetapi, ketika itu, di pekan perdana Premier League, Chelsea menang 3-0 atas Manchester City.

CMYK

Tak heran, kekalahan itu membuat Mourinho murka. Sebab, Real memang bermain buruk. “Real bermain sangat buruk dan itu tidak bisa diterima. Lebih dari kemenangan untuk Getafe, itu merupakan kekalahan yang pantas buat Real,” ketus Mourinho, seperti dikutip Goal. Real lebih dulu unggul pada menit ke-27 melalui gol Gonzalo Higuain. Sayang, pada babak kedua mereka gagal mempertahankannya. Real kebobolan oleh dua gol Getafe yang dicetak Juan Valera pada menit ke53 dan Abdelaziz Barrada di menit ke-75. Yang bikin Mourinho semakin marah karena kedua gol Getafe tercipta melalui situasi bola mati “Kami sudah berlatih dan berlatih mengantisipasi bola mati. Tetapi ketika ada pemain melakukan kesalahan, maka tidak ada yang bisa saya perbuat,” jelas Mourinho. Karena ketertinggalan dari Getafe, Mourinho sempat memainkan Gonzalo Higuain, Karim Benzema, Cristiano Ronaldo, Mesut Oezil, dan striker muda Alvaro Morata sekaligus di lapangan pada pengujung pertandingan. Ternyata tetap gagal menciptakan gol. (ham)

KEHADIRAN Luca Modric membuat masa depan Kaka di Santiago Bernabeu menjadi kian tak menentu. Jose Mourinho selaku entrenador Real Madrid sudah menegaskan kalau Kaka tak masuk dalam rencana jangka panjangnya. Artinya, Kaka dipersilakan mencari klub baru. Persoalannya, tak mudah mencari klub baru saat jendela transfer musim panas hanya tinggal empat hari. Otomatis, bila tidak ada peminat, maka Kaka harus masuk kotak atau pemain status cadangan abadi. Situasi ini membuat huKaka bungan Kaka dan Mourinho semakin renggang. Terlebih, setelah surat kabar Spanyol El Pais membeberkan pertengkaran Mourinho dengan Kaka serta ayahnya Bosco Leite. “Apakah Anda tidak menyadari kalau saya sudah tidak memperhitungkan Anda lagi?” tanya Mourinho kepada Kaka seperti dikutip Tribalfootball. Kaka pun hanya menggeleng dan mengatakan tidak. “Apakah Anda tidak mau pergi dan melakukan sesuatu untuk memperbaiki kembali karirmu?” tegas Mourinho. Ayah Kaka pun menilai pertanyaan Mourinho itu merupakan bentuk pengusiran kepada anaknya. (ham/bas)

11

ALL SPORTS

12

SELASA 28 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

UDINESE VS BRAGA

PRIORITAS UTAMA SI ZEBRA

ANTONIO CASSANO

Pergi Bukan karena Galliani ADRIANO Galliani menjadi sosok yang paling bertanggung jawab atas skuad biasa-biasa saja AC Milan musim ini. Wakil Presiden Milan itu tidak mampu mendatangkan bintang baru. Untuk Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva mungkin sulit dicari gantinya. Namun, kebijakan Galliani membarter Antonio Cassano dengan Giampaolo Pazzini, plus masih membayar uang untuk Inter, sangat merugikan Milan. Apalagi setelah Cassano mengungkapkan apabila alasannya pergi adalah karena Galliani mengingkari janji untuk memperbarui kontraknya. Nah, kemarin, Galliani merespons tudingan Cassano. Pria yang identik dengan kepala plontos itu menyebut kepergian Cassano bukan karena dirinya melainkan karena keinginan si pemain. “Saya hanya mengatakan bahwa saya tidak pernah membuat janji untuk perpanjangan kontrak. Kenapa kami harus memperbarui kontrak yang baru terealisasi pada 2011 dan tidak akan berakhir sampai 2014 ?,” ungkap Galliani di situs resmi klub.

“Saya berharap ini yang pertama sekaligus yang terakhir seorang pemain mengatakan yang tidak-tidak terhadap saya,” imbuhnya. Galliani juga berterus terang mengenai prospek Milan mendatangkan Kaka. “Kaka hanya akan datang apabila Real Madrid bersedia meminjamkannya dan bukan menjualnya kepada kami,” tuturnya. Sementara itu, baru saja Galliani merespons tudingan dari Cassano, pemain bersangkutan kembali melancarkan “serangan” kepada Milan. Tapi, sasaran Cassano bukan hanya Galliani melainkan mantan klubnya tersebut setelah membantu Inter menang telak tiga gol tanpa balas atas klub promosi Pescara. Dalam debutnya berseragam Nerazzurri (sebutan Inter), Cassano memberi assist gol kedua yang dicetak Diego Milito pada menit ke-19. “Sangat mudah bermain di Inter dan memiliki rekan setim seperti Milito dan (Wesley) Sneijder,” kata pemilik nomor punggung 99 tersebut kepada Sky Italia. (dns)

UDINE - Udinese, sepertinya, sengaja kalah 1-2 dari Fiorentina dalam kickoff Serie A Sabtu lalu (25/8). Bagaimana tidak, allenatore Francesco Guidolin mengganti delapan dari starting eleven Udinese saat menahan imbang 1-1 tuan rumah Sporting Braga di leg pertama playoff Liga Champions tiga hari sebelumnya (22/8). Alasannya jelas. Udinese lebih memberi prioritas saat ganti menjamu Braga dalam leg kedua di Stadio Friuli dini hari nanti (siaran langsung SCTV pukul 01.45 WIB). Klub berjuluk si Zebra itu harus menang demi melangkah ke babak utama atau fase grup menyusul AC Milan dan Juventus. “Prioritas utama kami musim ini adalah (lolos) fase grup Liga Champions dan menghadapi Braga di Fruli merupakan laga krusial,” kata Guidolin kepada Mediaset. Guidolin ingin mencatat sejarah dengan mengulang prestasi Serse Cosmi yang membawa Udinese kali pertama menembus fase grup Liga Champions pada musim 2005-2006. Kala itu, Udinese lolos setelah mengalahkan klub Portugal lainnya, Sporting Lisbon, dalam dua leg. Yang menarik, Sporting saat itu ditangani Jose Peseiro yang kini notabene menukangi Braga. Sedangkan penggawa Udinese yang masih tersisa di s kuad s ekarang hanya bintang utama s ekaligu s kapten tim, Antonio Di Natale. Dalam leg pertama, Di Natale memberi assist gol Udinese yang dicetak Dusan Basta. “Braga merupakan tim yang sulit dikalahkan. Catatan away mereka di Eropa musim lalu adalah buktinya (Braga mencatat dua menang dan tiga seri dalam lima away di ajang Europa League musim lalu, Red),” tutur Di Natale. (dns)

ANTONIO DI NATALE PERKIRAAN PEMAIN Udinese (3-5-1-1) : 1-Brkic (g); 17-Benatia, 5-Danilo, 11-Domizzi; 8-Basta, 66-Pinzi, 88Willians, 37-Pereyra, 27-Armero; 31Fabbrini; 10-Di Natale (c) Pelatih : Francesco Guidolin Braga (4-2-3-1) : 33-Beto (g); 25-Salino, 44-Douglao, 26-Vinicius, 21-Ismaily; 45Hugo Viana, 27-Custodio; 30-Alan (c), 8Mossoro, 10-Barbosa; 18-Lima Pelatih : Jose Peseiro

Ancelotti Masih Barton Ingin ke Marseille Hobi Seri

MANUEL PELLEGRINI

Protes Jam Kickoff dengan Piyama MALAGA - Fans Malaga memiliki cara tersendiri memprotes jam kickoff Primera Division musim ini yang terlalu larut. Ketika Malaga menjamu Real Mallorca di La Rosaleda MInggu dini hari WIB (26/8), sebagian pendukung tuan rumah mengenakan piyama atau pakaian tidur masing-masing. Sebagaimana dilansir Football Espana, fans Malaga kesal karena kickoff dilaksanakan pada pukul 23.00 waktu setempat atau baru selesai pukul 01.00 dini hari. Sebelum “fashion show” dengan piyama di stadion, para fans lebih dulu berkumpul di Costa del Sol.

Sebelum apa yang dilakukan fans, kubu Malaga lebih dulu mengeluh kepada otoritas Primera Division. Entrenador Manuel Pellegrini paling meradang karena kickoff terlalu larut merugikan recovery Malaga yang harus away ke Yunani, untuk menantang Panathinaikos dalam leg kedua playoff Liga Champions (29/8). “Pukul 11 malam bukan waktu yang tepat untuk bermain sepak bola. Saya sulit membayangkan apakah ada anak-anak yang diajak atau diizinkan orang tuanya berada di stadion,” kata Pellegrini seperti dilansir Marca. (dns/bas)

PARIS - Carlo Ancelotti berhasil membentuk skuad idamannya di Paris Saint-Germain (PSG). Itu ditandai dengan direkrutnya dua bintang asal mantan klub asuhannya, AC Milan, masingmasing Zlatan Ibrahimovic dan Thiago Silva. Tapi, Ancelotti masih belum mampu membawa skuadnya meraih kemenangan pertama di Ligue musim ini. Untuk kali ketiga beruntun, PSG bermain seri. Bertanding di kandang sendiri, Parc des Princes, kemarin, Ancelotti dan anak asuhnya harus puas dengan hasil imbang tanpa gol kontra Girondins Bordeaux. Di akhir laga, Ancelotti dan pemain PSG pun di-boo para pendukungnya. Di journee sebelumnya, PSG yang menghabiskan EUR 150 juta (Rp 1,77 triliun) untuk belanja pemain baru tersebut juga mencatat skor kacamata di kandang Ajaccio (19/8). Lalu, nyaris kalah sebelum memaksakan skor 2-2 ketika menjamu Lorinte dalam pertandingan perdana (11/ 8).Tiga kali seri melulu membuat klub berjuluk Les Roque-et-Bleu tersebut masih tercecer di peringkat kesebelas. Tertinggal enam angka dari pimpinan klasemen Olympique Marseille sebagai satusatunya tim yang meraih hasil sempurna hingga journee ketiga. “Kami tidak boleh kehilangan kepercayaan diri atas capaian saat ini, kami yakin bakal improve,” kata Ancelotti kepada AFP. “Jika ingin menang, kami harus lebih agresif dan lebih cepat mengalirkan bola ke depan. Hari ini (kemarin, Red), kami terlihat jelas bermain tanpa kecepatan sehingga kesulitan menembus pertahahan lawan,” sambung pelatih yang menangani PSG sejak putaran kedua Ligue 1 musim lalu itu. Ancelotti juga meyakini apabila PSG akan menjadi tim yang lebih terorganisasi apabila skuadnya sudah komplet. Dari lima pemain baru, Lucas Moura menabg baru gabung di putaran kedua. Sedangkan Silva belum diturunkan dan baru diperkenalkan kepada publik Jumat pekan lalu waktu setempat. Di sisi lain, capaian PSG masih lebih baik dibandingkan juara bertahan Montpellier yang juga belum pernah menang sampai laga ketiga dan tergolek di zona degradasi. Pemilik Montpellier Louis Nicollin bahkan menyemprot pemainnya dengan kata-kata pedas setelah klubnya kalah 0-1 dari Marseille kemarin. (dns)

CARLO ANCELOTTI

LONDON - Seiring Premier League musim ini baru berlangsung dua pekan, Joey Barton praktis baru melewati skors keduanya. Dengan kata lain, gelandang Queens Park Rangers tersebut masih harus menjalani larangan tampil dalam 10 laga lagi buntut ulah negatifnya saat menghadapi Manchester City di akhir liga musim lalu. Tak pelak, Barton mulai dihinggapi frustrasi. Pemain 29 tahun tersebut telah m meminta agar QPR meminjamkannya ke klub dari liga selain Inggris sehingga dirinya bisa merumput lagi. Pilihannya sudah ada. Barton ingin membela pimpinan klasemen Ligue 1 saat ini, Olympique Marseille.

“Sudah cukup bagi saya akan situasi ini. Saya harap QPR bisa merealisasikan keinginannya saya akhir pekan ini (sebelum bursa transfer Eropa ditutup, Red). Hati saya sudah ada di Velodrome (kandang Marseille, Red),” kata Barton dalam akun Twitter-nya seperti dikutip Daily Mail. Barton merasa meninggalkan QPR musim ini adalah pilihan terbaik. “Saya menerima hukuman dari FA meski saya memilih hak banding. Saya juga mengajukan pengunduran diri dari klub (QPR) seusai dihukum. Setelah diasingkan dari latihan skuad utama dan ban kapten dicopot, sudah saatnya bagi saya pergi,” kata Barton lagi. (dns)

JOEY BARTON

ALL SPORTS

SELASA 28 AGUSTUS 2012

13

RADAR TEGAL

BEREBUT JEGAL HOSSEIN ALIZADEH Alizadeh dan Tabriz

HENDRA EKA/JAWA POS

LATIHAN - Kiper Tim Nasional Sepak Bola Indonesia, Endra Prasetya (kiri) berlatih bersama fisioterapis Mathias Ibo di Lapangan Sutasoma 77 Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kenaikan Uang Harian Timnas Batal JAKARTA - Rencana kenaikan uang harian penggawa timnas sebesar Rp 500 ribu per harinya hampir pasti batal. Itu Setelah penanggung jawab timnas Bernhard Limbong enggan menyetujui wacana yang dilontarkan oleh manajer timnas. Limbong menyebut pernyataan kenaikan dari manajer Habil Marathi itu diluar koordinasi dengan manajemen besar timnas. “Itu hanya omongan manajer saja, baru wacana. Jangan disebut pasti dulu kenaikan itu,” katanya saat dihubungi, kemarin (27/8). Menurut Limbong, kenaikan itu tidak sesuai dengan semangat dibentuknya timnas yang bertujuan untuk membela negara. Jika kenaikan tersebut dikabulkan, maka yang timbul adalah keinginan pemain untuk mengejar materi. Padahal, lanjut dia, pemain harusnya memiliki kebanggaan membela timmnas. Seperti yang ditunjukkan pemain-pemain timnas terdahulu. “Yang diukur itu adalah nasionalisme pemain. Jangan diukur dengan uang, tidak benar itu,” tegas Jenderal bintang satu tersebut. Selain masalah nasionalisme, Limbong pun menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp 1 juta per hari untuk pemain cukup

berat. Terlebih, untuk penanggung jawab timnas yang selama ini banyak menalangi keuangan timnas. “Kalau segitu juga memberatkan keuangan timnas,” tandasnya. Sebelumnya, manajer timnas Habil Marathi menyatakan bahwa per 25 Agustus lalu ada kenaikan uang harian dari Rp500 ribu menjadi Rp 1 Juta. Namun, rencana itu ditolak dan dipastikan uang harian pemain tetap Rp 500 ribu per hari. Saat dikonfirmasi, Habil pun akhirnya mengakui bahwa itu memang belum pasti seperti yang sebelumnya dia ungkapkan. Mantan anggota DPR RI tersebut mengatakan itu sekedar wacana darinya. Selain itu, sumber dana untuk kenaikan tersebut masih belum ada sampai saat ini. “Itu hanya ide saja. Yang memutuskan adalah PSSI karena masalah keuangan harus dibicarakan dengan PSSI,” terang lelaki 50 tahun tersebut. Untuk pemusatan latihan tim yang dipersiapkan menuju piala AFF ini, timnas menyiapkan anggaran sebesar Rp 800 juta. anggaran itu menurut koordinator timnas Bob Hippy masih bsia bertambah seandainya ada program lain yang diajukan oleh pelatih. (aam)

Belum Digaji, Pemain GU Eksodus Ikut Seleksi di Klub ISL GRESIK - Eksistensi klub Gresik United (GU) yang berkiprah dalam kompetisi di bawah naungan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) terancam bakal berakhir musim depan. Pasalnya, gelombang eksodus pemain besar-besaran bakal terjadi di klub juru kunci Grup III Divisi Utama Indonesia Premier League (IPL) musim lalu itu. Yang paling anyar, berdasar pantauan Jawa Pos, sekitar lima pemain terlihat mengikuti seleksi di klub Gresik yang berlaga di kompetisi Indonesia Super League (ISL), Persegres Gresik. Kelima pemain tersebut di antaranya Mulyana, Yossi Adhitya Permana, Nugroho Bramantiko, Steven Kasangke, dan M Deni Maufid. Padahal, hingga saat ini seluruh penggawa GU belum juga mendapatkan haknya saat berkompetisi. Sebab, gaji selama hampir setengah tahun tidak kunjung mereka dapatkan. “Makanya kami mencoba peruntungan di sini, daripada terus menunggu dalam ketidak jelasan seperti ini,” ujar salah seorang pemain yang tidak bersedia namanya dikorankan. Niat untuk hengkang dari klub yang musim kemarin nomaden itu sudah mulai menguat. Ter-

lebih setelah belum ada itikad baik dari petinggi klub tersebut hampir dua bulan pasca berakhirnya kompetisi Divisi Utama PSSI. Bahkan, pemain tersebut mempertanyakan bagaimana upaya yang sering digembargemborkan manajemen. Terutama dari CEO GU Ali Mukhid yang selama ini menjadi single fighter dalam mencari pemasukan bagi GU.. “Mana katanya mau melunasi gaji kami dari menjual tanah” Sampai sekarang kok masih belum ada bentuk realisasinya. Itu memang benar atau hanya kedok belaka,” keluh si pemain tersebut. Sayangnya, hingga berita ini dimuat masih belum ada konfirmasi resmi dari petinggi GU. Tak satu pun petinggi GU yang bisa memberikan pernyataan resmi. Ketika dihubungi Jawa Pos via telepon seluler-nya tadi malam, Ali tidak menjawab. Pun demikian dengan General Manager (GM) GU Sunyoto. Seperti diketahui, sejak dibentuk pada Desember 2011 silam, penggawa GU baik asing atau lokal tidak mendapatkan gaji. Alasannya, anggaran yang diberikan konsorsium LPIS tidak mencukupi untuk membayar gaji pemain. Manajemen pernah mengklaim tidak lepas tangan dari permasalahan ini. Nyatanya, sampai sekarang kasus tersebut masih belum menemui titik terang. (ren)

PENYELENGGARAAN Jawa Pos-Polygon Tour de East Java (TDEJ) tahun ini diyakini menjadi titik balik bagi penyelenggaraan kejuaraan yang lebih besar. Salah satu motivasi yang diusung terutama adalah menjadi edisi terbaik dari tujuh edisi sebelumnya. Jika dibandingkan tahun lalu yang hanya melombakan dua etape dan kriterium, TDEJ 2012 memberikan tantangan yang lebih besar bagi para peserta. Empat etape stage tour ditambah satu ajang kriterium yang turut masuk dalam kalender UCI. Di sisi jarak total lomba pun tahun ini mengalami peningkatan yang besar. Selain sisi teknis, para pembalap juga berakan bersaing ketat memperebutkan berbagai jersey untuk lima kategori. Itu artinya ada lima kategori yang dilombakan. Jersey yang tersedia adalah Polygon Yellow Jersey untuk pimpinan general classification, Jatim Green Jersey (pengumpul poin sprint terbanyak), Jawa Pos Blue Jersey (pembalap muda terbaik), Kartu As Red Jersey (pengumpul poin tanjakan terbaik) serta MPM Honda White Jersey (pembalap Asia terbaik). Datangnya Tabriz Petrochemical Iran (TPT) menguatkan keyakinan bakal makin sengitnya persaingan di TDEJ tahun ini. Di kedatangannya kali ini, TPT tak lagi diperkuat oleh juara TDEJ musim lalu Boris Shpilevsky. Pembalap Rusia itu sudah bergabung dengan tim Pro Tour Ag2r-La Mondiale. Meski demikian, TPT membawa para pembalap yang punya kans kuat menggondol gelar juara individual general classification. TPT sudah menikmati manisnya gelar juara kategori tim sebanyak tiga kali. Sebelum musim 2011, mereka meraih gelar tersebut pada edisi 2008 dan 2009. Tahun lalu, mereka bertarung ketat dengan Hongkong-China Team hingga etape terakhir. TPT bakal mengandalkan Hossein Alizadeh untuk menjadi peraih gelar juara. Pembalap berusia 24 tahun itu punya pengalaman mentereng di gelaran TDEJ. Pada edisi 2010, dia meraih gelar juara, sementara tahun lalu dia berada di peringkat ketiga general classification. “Tabriz memang masih menjadi kekuatan utama dalam setiap balapannya. Namun bukan berarti mereka tak punya celah untuk ditaklukkan. Semoga pembalap kami cermat dan bisa melihat lubang diantara para pembalap Tabriz itu,” beber Manajer CCN Cycling Team Jamal Mutaqin, kemarin. Tim juara bertahan juga memiliki barisan

pendukung yang berpengalaman. Alizadeh akan dibantu para pembalap yang sudah berpengalaman berlomba di Indonesia, di antaranya adalah Hossein Askari yang sudah berusia 37 tahun, juga Hossein Nateghi, Ramin Maleki Mizan dan Saeid Safarzadeh. Perebutan yellow jersey jadi seru lantaran TPT kembali bersaing dengan para pembalap dari Hongkong-China Team (HKG) yang kembali hadir di TDEJ. Jika TPT tak membawa juara TDEJ 2012 Hossein Jahanbanian Kamnabi, HKG masih diperkuat runner-up musim lalu Ronald Yeung Ying Hon. Selain menjadi runnerup, Ying Hon juga menyabet gelar pembalap muda terbaik tahun lalu. Ketangguhan para pembalap Iran juga masih akan terasa di kategori climber terbaik yang memperebutkan Kartu As Red Jersey. Secara tradisional, para pembalap Iran memiliki kelebihan di rute tanjakan bila dibandingkan dengan para pembalap dari negara-negara Asia lainnya. Alizadeh lagi-lagi memiliki kelebihan di antara para pesaingnya. Tapi, jika dia sudah memiliki yellow jersey, maka red jersey jatuh pada pembalap selanjutnya. Rekan setimnya Hossein Askari atau climber tim lokal Polygon Sweet Nice (PSN) Bambang Suryadi bakal bersaing ketat untuk memperebutkan jersey itu. Pertarungan perebutan red jersey terjadi di dua etape, yaitu di etape pertama dan keempat. Itu tak lepas dari tanjakan yang memperebutkan poin hanya ada di dua etape tersebut. Pertarungan tak kalah serunya tentu saja terjadi di perebutan green jersey alias best sprinter. Tahun lalu, Ying Hon dan Alizadeh berada di bawah pemuncak klasemen green jersey Boris Shpilevsky. Kedua pembalap bakal beradu ketat dengan dua andalan Terengganu Pro-Asia (TSG) Mohd Harrif Saleh dan kakak kandungnya Mohd Zamri Saleh. “Para pembalap Track Team Astana juga tak boleh diabaikan. Secara fisik, mereka memiliki keunggulan untuk sprint. Tapi, yang pasti dengan karakter rute yang sudah kami pilih, tiap tim pasti memiliki sprinter yang siap bertarung di tiap etape,” kata Harijanto Tjondrokusumo, Executive Director TDEJ 2012. (ady)

TDEJ: Bersantai dan Bersiap di Bromo KAWASAN Pegunungan Bromo di Probolinggo tak akan menjadi salah satu arena kompetisi Jawa Pos-Polygon Tour de East Java (TDEJ) 2012. Namun, perannya amat penting karena menjadi kawasan berkumpulnya para peserta TDEJ sebelum berlomba menjalani empat stage tour dan satu lomba kriterium. Rombongan peserta asing TdEJ langsung diberangkatkan menuju Probolinggo dan menginap di hotel sekitar kawasan objek wisata Gunung Bromo. Mereka juga diajak menyaksikan keindahan alam Bromo sehari sebelum start etape pertama dilangsungkan. Hal itu sejalan dengan konsep awal TDEJ 2012 yang mengedepankan olahraga dan wisata Jatim. “Sehari sebelum perlombaan, para pembalap dan ofisial asing akan diajak menikmati keindahan panorama Gunung Bromo, sekaligus memperkenalkan objek wisata andalan Jatim tersebut,” ujar Ketua Yayasan TDEJ Sastra Harijanto Tjondrokusumo. Sebagai balapan kebanggaan masyarakat Jawa Timur, event tahunan tersebut menjadi perhatian besar bagi pemerintah provinsi Jatim. Gubernur Jawa Timur Soekarwo dijadwalkan melepas rombongan peserta lomba balap sepeda TDEJ pada etape per-

tama di objek wisata Pantai Bentar, Kabupaten Probolinggo, Rabu (29/8). Harijanto mengatakan, Gubernur Soekarwo telah memberikan konfirmasi untuk hadir melepas keberangkatan para pembalap pada ajang tahunan tersebut. “Pada balapan TDEJ dua tahun terakhir (2010 dan 2011), Pak Gubernur juga hadir saat acara pelepasan etape pertama. Kami sangat berharap kali ini gubernur bisa hadir lagi, karena balapan ini kebanggaan masyarakat Jatim,” kata Harijanto. “Persiapan sudah maksimal dan seluruh tim mancanegara dijadwalkan sudah tiba semua di Surabaya pada hari ini,” tambahnya. Sementara itu, berdasarkan jadwal yang dirilis penyelenggara, hampir seluruh peserta TDEJ tiba di Surabaya kemarin. Sebelas tim sudah hadir. Tim-tim yang datang kemarin antara lain OCBC Singapura, Terengganu Pro-Asia Team Malaysia, LBC Team Filipina, Hongkong-China Team, 7Eleven Filipina, Kuala Lumpur Cycling Team (Malaysia), juga LPGMA/American Vinyl Filipina, Timnas Taiwan dan CCN Team Brunei Darussalam Mereka langsung ditransfer ke Bromo. Selain menikmati keindahan Bromo, mereka

juga melakukan aklimatisasi terhadap kondisi serta menjalani latihan perdana di sana. Manajer Terengganu Sebastien Duclos menyatakan timnya siap merebut minimal kemenangan minimal satu etape. Terengganu berniat menebus kegagalan total di TDEJ tahun lalu. Dari General Classification secara tim tahun lalu, Terengganu hanya ada di posisi ke-12. “Kami datang dengan optimisme tahun ini. Tim kami turun dengan kekuatan banyak didominasi kekuatan muda. Jadi, kami siap menaklukkan tantangan yang ada,” ucap Sebastien kemarin. Manajer OCBC Singapura Justin Cheong juga menghembuskan optimisme. Meski persaingan diprediksi ketat, Justin yakin bisa menyelipkan satu pembalapnya masuk sepuluh besar dalam tiap etapenya. Senada dengan Justin, manajer CCN Cycling Team Jamal Mutaqin menyebutkan Tabriz Petrochemical Team (TPT) masih menjadi tim yang terkuat di TDEJ ini. Meski demikian, Jamal tak patah arang dalam bersaing dengan tim lainnya. “Kami tak membawa target besar. Tapi kami akan memberikan usaha terbaik untuk memanfaatkan tiap peluang,” tutur pria berusia 35 tahun tersebut. (dra/ady)

DITE SURENDRA/JAWA POS

TIBA - Trengganu Cycling Team saat tiba di bandara Juanda Surabaya(27/8).

Pelatnas Mulai 1 Oktober Pengajuan Dana Rp 400 Miliar JAKARTA - Karut marutnya persiapan Indonesia di berbagai multieven internasional membuat Program Indonesia Emas (Prima) membuat kebijakan baru. Mereka berencana langsung menghelat Pelatnas setelah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 berakhir. Ketum KONI sekaligus ketua dewan pelaksana Prima Tono Suratman menyatakan, Pelatnas untuk menghadapi SEA Games 2013 bakal dilakukan mulai 1 Oktober mendatang. “Begitu PON selesai, kami akan menginventarisir semua atlet. Setelah itu, Pelatnas akan langsung dijalankan. Sebenarnya ini juga sudah termasuk telat. Tapi kami anggap cukup,” terang Tono saat ditemui di ruang kerjanya kemarin. Proses pemilihan atlet pun bakal dilakukan dengan sederhana. Para atlet yang mendapat medali di PON bakal langsung dimasukkan ke Pelatnas. Dengan catatan, atlet-atlet tersebut bakal bertanding di cabor-cabor yang dilombakan di SEA Games 2013. Prima juga bakal menerapkan peraturan baru mengenai jumlah atlet yang menghuni Pelatnas. Yakni hanya 150 persen.

Sebelum-sebelumnya, Prima selalu memasukkan 200 persen, lalu diciutkan menjadi 150 persen untuk memilih komposisi pasti yang akan diterjunkan di even yang dituju. “Ini berkaitan dengan efisiensi waktu dan dana. Sekaligus, belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya,” tambah mantan Ketum PB Ikasi tersebut. Selain kebijakan kuota atlet, Prima juga bakal mengajukan perubahan dana untuk pembiayaan Pelatnas. Tono menyatakan, pihaknya berharap bisa mendapatkan kisaran Rp 400 miliar untuk pelaksanaan program sepanjang 2013. Jumlah itu meningkat dua kali lipat dibandingkan periode 2012 yang “hanya” Rp 200 miliar. Lalu, bagaimana tentang Surat Keputusan (SK) bagi atlet dan pelatih” Tentang hal tersebut, Tono menjanjikan bahwa atlet dan pelatih yang masuk Pelatnas bakal langsung mendapatkan SK. Sebagai perbandingan, pada Olimpiade 2012, para atlet baru mendapatkan SK Maret. Padahal mereka sudah menjalani Pelatnas sejak Januari. “Nantinya tidak ada lagi keterlambatan gaji maupun SK yang berbelit-belit. Semuanya diharapkan bisa berjalan dengan mulus,” tegas Tono. (ru)

NASIONAL

SELASA 28 AGUSTUS 2012

17

RADAR TEGAL

Pemenang Tender Parkir Terancam

SEMARANG

Dewan Minta Dikaji Ulang

BAGUS PANJI/JPNN

PEDULI LINGKUNGAN - Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi secara simbolis menyerahkan bibit pohon kepada mahasiswa baru kemarin.

Undip Canangkan Gerakan Rumah Kita SEMARANG - Ribuan mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip), kemarin (27/8) membawa berbagai macam bibit tanaman ke kampus mereka. Hal ini sebagai salah satu dukungan gerakan Undip Rumah Kita. “Gerakan ini kami canangkan untuk menumbuhkan keswadayaan mahasiswa dan warga kampus dalam membangun kampus agar asri, sejuk dan indah. Sehingga nyaman sebagai tempat kita bekerja juga belajar guna mengukir prestasi,” ujar Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi usai upacara program penerimaan mahasiswa baru (PPMB), kemarin. Berbagai jenis bibit tanaman tersebut, nantinya akan ditanam serentak pada Oktober mendatang, bertepatan dengan masuknya musim penghujan. “Karena itu, saat masuk hari pertama ini, para mahasiswa baru kami haruskan membawa tanaman penghijauan,” katanya. Ia juga menambahkan, PPMB juga merupakan wahana untuk membantu mahasiswa memasuki dunia perguruan tinggi yang berbeda dengan pendidikan sekolah menengah atas. Di SMA segala sesuatunya terstruktur, sementara di perguruan tinggi ada hal-hal terstruktur, namun sebagian besar menuntut mahasiswa menjadi mandiri. “Dunia perguruan tinggi adalah masa transisi bagi seseorang sebelum mahasiswa meniti karier. Perpindahan itu memerlukan pengenalan atau orientasi tentang sistem kredit semester, fasilitas perpustakaan, informasi dan teknologi, laboratorium, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya. (dna/aro/ce1)

SEMARANG - Komisi B DPRD Kota Semarang meminta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dan Bagian Hukum Pemkot Semarang mengkaji kembali nota kesepakatan (MoU) pengelolaan parkir tepi jalan umum dengan pihak ketiga. “Kalau sampai jadwal yang sudah ditentukan pihak ketiga selaku pemenang lelang tidak melakukan kewajibannya memberikan bank garansi, sebaiknya pemkot meninjau kembali kesepakatan antara Dishubkominfo dengan pihak ketiga,” tegas Ketua Komisi B Yearzy Ferdian kepada Radar Semarang, kemarin. Komisi yang membidangi

masalah perekonomian ini akan memanggil pihak terkait untuk mempertanyakan kejelasan kerja sama pengelolaan parkir tepi jalan umum yang hingga kini belum terlaksana. “Komisi B akan meminta ketegasan Dishub dan bagian hukum mengenai masalah ini. MoU-nya harus direview kembali. Jangan sampai pemkot yang justru dirugikan, karena akan berdampak pada PAD,” katanya. “Terus terang selama pembahasan LPJ wali kota tahun 2011, banyak kerja sama pemkot dengan pihak ketiga di tengah jalan ternyata pemkot dirugikan. Dampaknya PAD banyak yang tidak memenuhi target,” imbuh Politisi PAN ini. Seperti diketahui, berdasar jadwal, pemenang lelang harus menyerahkan uang jaminan atau bank garansi kepada pemkot

pada Juni lalu atau tiga bulan setelah pengumuman lelang pada 26 Maret. Namun hingga kini, pihak pemenang belum memberikan uang jaminan tersebut. Bahkan pemenang juga belum menandatangani surat perjanjian kontrak. Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi mengatakan, sejak dulu, permasalahan parkir tepi jalan umum memang rumit. Padahal sektor ini merupakan salah satu primadona yang menyumbang PAD terbesar. Dengan molornya penandatanganan kerja sama antarpemenang dan pemkot, dikhawatirkan akan berpengaruh pada target pendapatan parkir. “Seharusnya, pemkot bisa membentuk kantor sendiri yang menangani khusus masalah parkir. Kantor tersebut nantinya yang akan

MIFTAHUL A’LA/RADAR SEMARANG

RAMAI – Pemudik arus balik terlihat menentang bawaanya untuk naik kereta di Stasiun Poncol Semarang pekan lalu..

Penumpang Kereta Komuter Naik 20 Persen SEMARANG - Selama masa angkutan Lebaran, PT KAI Daops 4 Semarang mencatat, adanya lonjakan penumpang pada kereta komuter (jarak pendek) di wilayahnya, antara Tegal-Bojonegoro. Kenaikan yang terjadi rata-rata mencapai 20 persen dari kondisi normal di hari biasa. Manager Humas PT KAI Daops 4 Semarang, Sapto Hartoyo mengatakan, setidaknya ada 4 kereta komuter yang dioperasionalkan di wilayahnya, antara lain Kaligung Mas (Semarang-Tegal PP), Tegal Ekspres (Semarang-Tegal PP), Blorajaya AC (Semarang-Bojonegoro PP), dan Blorajaya Ekspres (Semarang-Bojonegoro PP). Ratarata per hari, jumlah penumpang dari seluruh kereta komuter tersebut mencapai 5.740 orang. “Jumlah penumpang kereta komuter selama masa angkutan Lebaran mencapai 5.740 orang atau naik 20 persen dari rata-rata kondisi normal hanya sekitar 4.800-an orang.” Ditambahkan, lonjakan penumpang kereta komuter sudah mulai terasa pada H-7 Lebaran. Lonjakan bahkan terjadi secara merata di seluruh kereta komuter yang beroperasi di wilayah Daops 4 Semarang. “Lonjakan penumpang mulai terlihat pada H-7 dan masih berlangsung hingga H+7 atau selama masa angkutan lebaran,” imbuhnya. (aln/jpnn/ton)

keputusannya bagaimana, kalau (pemenang) tidak sanggup ya kita putus,” tandasnya. Sebelumnya, Direktur PT Hesa Dharma Manunggal dan CV Mega Cipta Karya, Hartono, selaku pemenang dua zona parkir di Kota Semarang mengaku, pihaknya belum bisa menandatangani kontrak. “Sebelum Lebaran kemarin, saya diminta menandatangani kontrak kerja sama. Tapi saya belum mau tanda tangan karena masih ada permasalahan hukum yang perlu diselesaikan. Kami baru mau teken setelah semua persoalan clear,” terangnya. Alasan lainnya, kata dia, adalah kebijakan pembayaran retribusi tiap tiga bulan sebesar Rp 1,4 miliar. Pihaknya minta pembayaran dilakukan setiap bulan sekali sehingga lebih ringan. (zal/aro/ce1)

Puluhan Warga Simongan Di-Deadline 10 Hari

Terjadi 147 Kebakaran, 11 Tewas SEMARANG – Kasus kebakaran di Kota Semarang sepanjang 2012 ini meningkat tajam. Hingga Agustus ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 147 kejadian kebakaran. Tak hanya itu, tahun ini juga menjadi catatan kelam, karena ada 11 korban jiwa akibat kebakaran. “Jumlah itu (147 kejadian) tentu cukup banyak, mengingatkan pada 2010 lalu hanya terjadi 110 kasus kebakaran, sementara tahun 2011 tercatat ada 204 kebakaran dengan jumlah korban jiwa tidak ada,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang Mustohar didampingi Kabid Operasional Sumarsono kemarin. Menurut Sumarsono, musim kemarau kali ini termasuk yang paling ekstrem. Karena hampir tidak ada hujan selama beberapa bulan. Hal ini memicu banyaknya kasus kebakaran, mulai perumahan penduduk, pabrik hingga alang-alang. Khusus untuk kebakaran ilalang, pihaknya tetap mengambil tindakan serius. Jika tidak, dikhawatirkan bisa merembet ke permukiman penduduk atau pabrik. “Kasus yang terjadi di Ngaliyan beberapa waktu lalu menunjukkan kebakaran ilalang dibiarkan saja, kemudian merembet hingga membakar pabrik tekstil,” ujarnya memberi contoh. Apalagi saat ini padang ilalang hampir semuanya kering kerontang sehingga rawan kebakaran. Bahkan hingga kemarin, tim pemadam Dinas Kebakaran masih berupaya memadamkan api yang membakar ilalang dan tumpukan sampah kering di TPA Jatibarang. Sudah dua hari, tim bekerja keras melakukan pemadaman, namun tak kunjung berhasil. “Api memang sudah mengecil, namun belum bisa dikuasai sepenuhnya, diharapkan tidak lama lagi bisa diatasi,” katanya. Dia mengakui, banyak kendala yang dihadapi oleh Dinas Kebakaran dalam mengatasi kebakaran. Di antaranya, pasokan air yang kurang. Selama ini, pihaknya mengandalkan sumur bong peninggalan Belanda, bak tandon serta hydrant kota. Sayangnya, dari ratusan sumur bong, yang berfungsi dengan baik tidak banyak. (zal/aro/ce1)

menangani seluruh permasalahan parkir, baik tepi jalan umum maupun parkir khusus. Kalau tidak, permasalahan parkir tak akan selesai,” ujarnya. Selain membentuk kantor khusus, kata dia, penataan struktur di internal juga harus dilakukan. Pengelolaan juga jangan setengah-setengah, pemkot harus menentukan target yang realistis. “Kalau pengelola tidak dapat memenuhi target, harus ada sanksi atau tindakan lain. Agar bocornya PAD sektor parkir tak terus terulang,” tegasnya Kabid Perparkiran Dishubkominfo Kota Semarang Sartana menyatakan, pihaknya akan menggelar rapat kembali untuk membahas kerja sama pengelolaan parkir dengan pihak ketiga. “Kami masih akan mengevaluasi lagi kerja sama ini, nanti

WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG

GADUNGAN - Teddy Sutejo (tengah) mengenakan seragam mirip Brimob saat dikeler di Mapolres Demak, kemarin.

Hamili ABG, Brimob Gadungan Dibekuk Polisi DEMAK - Kejadian ini bisa menjadi peringatan bagi para gadis ABG alias anak baru gede. Jangan mudah percaya dengan pria yang baru dikenal. Apalagi jika pria tersebut mengaku sebagai anggota polisi atau pejabat berpangkat lainnya. Bisa jadi, pria tersebut adalah penipu yang akan berbuat tak senonoh. Setidaknya inilah yang dialami SN (17), gadis ABG warga Kelurahan Mangunjiwan, Demak. Dia harus menanggung derita teramat dalam dan menyakitkan, karena telah ditipu ”luar dalam” oleh Teddy Sutejo (35), warga Kampung Bogorame RT 1 RW 1 Kelurahan Mangunjiwan, Kecamatan Demak Kota. Bahkan, alumnus salah satu SMA di Demak itu kini hamil tujuh minggu. Menurut Kapolres Demak AKBP Sigit Widodo melalui Kasubag Humas AKP Sutomo, petaka itu dialami SN bermula saat ia bertemu dengan pelaku di sebuah salon kecantikan. Dari pertemuan tersebut, pelaku kemudian mulai mendekati korban dan akhirnya keduanya berpacaran. Saat itu, pelaku selalu mengenakan jaket Brimob yang diberikan seorang kenalannya, dan mengaku sebagai anggota Brimob Kompi 1 Purwokerto. Korban yang kala itu masih duduk di kelas 3 SMA percaya saja dengan bualan pelaku. Hingga akhirnya keduanya melakukan hubungan intim di

sebuah rumah kos di daerah kampung Stasiun Demak Kota. Hubungan tersebut ternyata terus diulangi keduanya hingga lebih dari lima kali. Akibatnya bisa ditebak, korban akhirnya berbadan dua alias hamil. Saat itu, orang tua SN tidak tahu jika anak mereka hamil. Sebab, saat SN muntah-muntah dan diperiksakan ke dokter di Demak, dikatakan kalau sakitnya itu akibat pencernaannya yang bermasalah. Namun meski sudah diobati, sakitnya tak kunjung sembuh. Akhirnya, orang tua SN memeriksakan putrinya itu ke RSUP dr Kariadi. Saat itulah terkuak jika korban tengah hamil selama tujuh minggu. Tentu saja kedua orang tua SN kaget bukan kepalang. Saat didesak siapa yang menghamili, korban mengaku jika selama ini selalu berhubungan seks dengan Teddy Sutejo yang sudah memiliki istri dan anak tersebut. Tak terima putrinya telah dinodai, orang tua SN melaporkan Teddy Sutejo ke Divisi Propam Polda Jateng, karena mengira pelaku adalah anggota polisi beneran. Namun saat dicari data-datanya, tidak ditemukan pelaku adalah anggota polisi. Akhirnya, orang tua korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Demak. Begitu menerima laporan, petugas langsung menangkap pelaku siang kemarin. Ketika diinterogasi petugas, Teddy Sutejo mengakui telah

melakukan hubungan intim lebih dari lima kali hingga SN akhirnya hamil. “Kalau memang dia (SN, red) hamil, saya siap bertanggung jawab,” ungkap bapak dua anak tersebut saat diperiksa di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Demak kemarin. Teddy Sutejo juga mengakui kerap mengenakan seragam mirip Brimob saat bertemu SN. Dia yang bekerja sebagai penjaga di sebuah hotel di Demak tersebut mengaku menjadi anggota Brimob Kompi 1 Purwokerto dan telah berpindah tugas di Pati. Hubungan gelap dengan SN, diakuinya, telah berlangsung selama setahun terakhir hingga keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri. “Yang jelas, saya tidak pernah mengaku sebagai polisi,” kilahnya. AKP Sutomo menegaskan, setelah dilakukan pemeriksaan intensif dan penelusuran, Teddy Sutejo bukanlah anggota Brimob. Sebaliknya, yang bersangkutan hanyalah satpam hotel. Terkait perannya sebagai Brimob gadungan ini, barang bukti berupa pakaian dinas dan pistol mainan telah diamankan petugas. Atas perbuatannya itu, pelaku akan dijerat pasal berlapis. Yakni, pasal 81 dan 82 UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. “Kita proses secara hukum sesuai perbuatan yang dilakukan,” katanya. (hib/aro/ce1)

SEMARANG - Masa toleransi bagi 35 kepala keluarga (KK) warga Ngemplak Simongan RW 08 untuk meninggalkan huniannya telah habis pada Minggu (26/8) lalu. Pihak pelaksana proyek normalisasi Banjir Kanal Barat (BKB) pun meminta kejelasan terkait kepindahan warga. “Tadi malam (kemarin), kami menggelar pertemuan dengan warga dan perwakilan pemkot. Awalnya, warga minta toleransi waktu lagi kepada kami dua bulan. Tapi kami tidak berani, itu terlalu lama. Satu bulan pun tidak bisa kami berikan karena awal November kontrak kami sudah habis,” terang Anang Muchlis, bagian pelaksana lapangan normalisasi BKB kepada Radar Semarang, kemarin. Hingga akhirnya, warga meminta waktu 10 hari untuk melakukan pembongkaran sendiri. Pihak kontraktor menyetujuinya. Kesepakatan toleransi waktu pembongkaran ditandai dengan surat pernyataan dari warga. “Kami sepakat memberi waktu lagi 10 hari, terhitung dari kemarin (26/8). Setelah itu, tidak ada toleransi lagi. Ini yang terakhir. Warga harus menepatinya karena kesepakatan ini di atas surat pernyataan oleh

warga sendiri,” tegas Anang. Disinggung masih ada satu KK yang belum bersedia pindah, Anang menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkot Semarang. “Memang sebagian besar warga sudah mau pindah, hanya satu warga yang belum. Saat ini sedang dilakukan pendekatan lagi, tapi kalau memang tidak sepakat ya lewat konsinyasi. (jalur konsinyasi) Seperti yang dikatakan Pak Bibit Waluyo saat melakukan tinjauan. Tapi kami sebenarnya tidak ingin cara seperti itu (konsinyasi),” tandasnya. Ternyata tidak hanya warga Ngemplak Simongan saja, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berada di kawasan Kalito, tepatnya di sebelah SPBU Sampangan, juga harus dipindah. “Ada 8-10 PKL, tapi untuk memindahkan PKL itu lebih mudah, karena bukan permukiman. Untuk kepindahan PKL baru akan dirapatkan besok malam (hari ini),” imbuhnya. Sementara progres normalisasi BKB sudah mencapai 92 persen. Saat ini, sedang proses penggalian alur sungai di daerah atas. “Dua minggu terakhir ini memang tidak ada progres karena memang ada libur Lebaran. Baru mulai bekerja lagi hari ini (kemarin).” (zal/aro/ce1)

Tiket Lawang Sewu Capai Rp 108 Juta SEMARANG - Libur Lebaran tahun ini, pengunjung Gedung Lawang Sewu Semarang meningkat tajam dibanding Lebaran tahun lalu. Tercatat, kenaikan jumlah pengunjung mencapai 25 persen, dan lebih dari 100 persen jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung hari biasa. Menurut Pengawas Bangunan Lawang Sewu Joko Sriyono, lonjakan pengunjung terjadi sejak 20-26 Agustus. Total pengunjung mencapai 13.064 orang, terdiri atas 8.710 pengunjung dewasa dan 4.354 pengunjung anak-anak. Pada libur Lebaran lalu, tiket masuk bangunan cagar budaya ini dipatok Rp 10 ribu untuk pengunjung dewasa, dan Rp 5 ribu untuk pengunjung anakanak. “Selama tujuh hari, total penjualan dari tiket mencapai Rp 108.870.000,” ujarnya kepada Radar Semarang. Dikatakannya, dibanding saat libur Lebaran 2011, angka penjualan tiket tersebut meningkat tajam. Sebab, pada Lebaran

tahun lalu, pendapatan dari penjualan tiket hanya Rp 77.900.000 dengan jumlah pengunjung 9.348 orang. “Rinciannya, pengunjung dewasa sebanyak 6.232 orang, dan 3.116 pengunjung anakanak,” bebernya. Sementara pada libur Lebaran 2010, lanjut Joko, penjualan tiket hanya sekitar Rp 70 jutaan. ‘’Untuk kunjungan hari-hari biasa di luar libur Lebaran, per hari rata-rata hanya 156 tiket yang terjual,’’ ungkapnya. Peningkatan jumlah pengunjung tersebut, menurut dia, salah satu faktor yang paling berpengaruh yakni adanya program Visit Jateng 2013 yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi. Selain itu, program “Ayo Wisata Ke Semarang” yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Semarang juga berpengaruh terhadap peningkatan pengunjung. “Peningkatan terlihat sejak ditetapkannya Lawang Sewu sebagai ikon Kota Semarang beberapa waktu lalu,’’ ujarnya. (rin/aro/ce1)

CMYK

18

SELASA, 28 AGUSTUS 2012

RADAR TEGAL

PAULFRANK

Sempat Bongkar Pasang Personil

LIBUR Lebaran pun telah usai. Kini saatnya kembali beraktivitas seperti biasa di sekolah. Namun seperti biasanya, kebahagiaan Lebaran juga bisa kita rasakan di sekolah lewat tradisi halal bi halal yang rutin digelar tiap tahun. Ya, sekolah memang tempat yang ideal untuk menerapkan nilai-nilai keagamaan dengan menjalin tali silaturahmi di lingkungan sekolah. Saat didata Tim Xpresi, 75 persen ResponX setiap tahun pasti mengikuti halal bi halal di sekolah. ‘’ Halal bi halal di sekolah pasti setiap tahun diadakan,’’ ujar Hanifah, siswi SMP Negeri 1 Lebaksiu. Sementara 25 persen lainnya mengakui kalo halal bihalal sudah jadi tradisi di sekolah.’’Sudah jadi tradisi di sekolahku kalo habis Lebaran pasti mengadakan halal bi halal semua keluarga besar,’’

namun mereka merupakan salah satu peserta dari Kota Tegal diantara 2 kelompok lain yang menjadi pemenang. Ajang kompetisi antar sekolah ini menjadi wadah bagi anak - anak yang gemar menari. Even tersebut rupanya menjadi cambuk bagi peserta untuk terus berlatih menjelang

kompetisi. “Seneng, jadi tambah semangat buat dalemin dunia dance lagi, lebih ke detailnya,” ujar Leader Paulfrank, Eriandi Desnawati kelas XII IPS 1. Dua personil lainnya adalah Vidya Herli Pratiwi kelas XII IPS 3 dan Kartika Aktanoviana Makmuri kelas XII IPS 2. Awal terbentuknya Paulfrank ini

Halal bi Halal

Jadi Tradisi di Sekolah

cerita Esya Nur Shabrina, siswi SMA Negeri 3 Slawi. Menurut Dewi Sri Rejeki, siswi SMK Muhammadiyah Slawi, halal bi halal di sekolah wajib untuk diterapkan. ‘’Halal bi halal sangat penting, supaya dosa kita da-

pat dimaafkan,’’ ucapnya mewakili jawaban 65 persen ResponX. Lainnya, 35 persen lagi mengatakan kalo kegiatan itu harus dilakukan meskipun hanya 1 tahun sekali. ‘’Harus dilakukan. Dengan adanya halal bi halal di sekolah kita bisa memaafkan satu sama lainnya,’’ kata

Elis, temen satu sekolah dengan Dewi. Sebanyak 95 ResponX, halal bi halal sudah jadi tradisi di setiap sekolah. ‘’Halal bi halal udah jadi tradisi di sekolahku. Setiap tahun pasti setelah Idul Fitri kita halal bi halal dengan keluarga besar di SMA,’’

sejak diadakannya lomba antar kelas. Awalnya mereka tidak pada grup yang sama. Namun karena ada personil yang keluar, dan bertepatan dengan penunjukan untuk mewakili sekolah mengikuti lomba dance, Paulfrank merekrut anggota baru dari kelompok lainnya. Hingga saat ini mereka mengaku sering berlatih

terang Maulida, siswi SMA Negeri 1 Slawi. Sisanya 5 persen, halal bi halal di sekolah dilakukan kadang-kadang saja. Kegiatan halal bi halal di sekolah pastinya wajib dong berjabat tangan dengan teman, guru, dan semua keluarga besar sekolah. ‘’Yang paling utama kita halal bi halal dengan teman, guru, kepala sekolah dan semua keluarga besar di sekolah,’’ tukas Hana Anis, siswi SMK Negeri 1 Slawi. Menurut pengakuan 20 persen ResponX, kegiatan halal bi halal biasanya diselingi dengan ceramah. Diakui 65 persen ResponX, semua siswa dan guru pasti terlibat halal bi halal di sekolah. ‘’Nggak cuma temen saja, tetapi semua orang di sekolahku pasti ikut halal bi halal,’’ terang Syakir, siswa SMA Muhammadiyah Kota Tegal. Gimana dengan sekolah kamu? (anggi/timxpresi)

Nurul Fauziah Aktivis OSIS SMK Peristek Pangkah Untuk mempererat tali persaudaraan dan saling memaafkan satu sama lainnya.

○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○○

PAULFRANK, grup dance asal SMA Negeri 4 Kota Tegal menoreh prestasi pada acara Competition Dance Capuzmagz. Meski sempat bongkar pasang personil, tidak menjadi masalah bagi grup ini. Pada lomba dance yang diadakan di GOR Wisanggeni, mereka mengaku bangga, meski cuma meraih Juara III

Niatkan Untuk Saling Maafmaafan HARI Raya Idul Fitri bukan hanya identik dengan baju baru, ketupat, atau opor. Lebaran yang juga disebut hari kemenangan ini erat kaitannya dengan tradisi halal bi halal baik dengan anggota keluarga di rumah maupun dengan teman dan para guru di sekolah. Seperti yang dilakukan Nurul Fauziah, siswi SMK Peristek Pangkah Kabupaten Tegal kelas XII E 1 Teknik Audio Vidio. Untuk tahun ini, dia juga mengikuti kegiatan halal bihalal di sekolah. ”Untuk mempererat tali persaudaraan dan saling memaafkan satu sama lainnya,” ucap cewek yang aktif di OSIS ini. Nurul mengatakan, acara halal bihalal di sekolah memiliki banyak manfaat. Terutama menjalin tali silaturahmi baik ke guru maupun teman lainnya. Cewek yang lahir di Tegal,17 Mei 1995 ini punya beberapa tips terkait halal bi halal. Kita simak yuk! 1. Niatkan untuk saling maafmaafan. 2. Minta maaflah kepada guru dan temen yang pernah disakiti. 3. Jangan malu dan egois untuk memaafkan orang. 4. Jadikan ajang halal bihalal untuk mempererat tali silaturahmi. 5. Usahakan kesalahan yang telah diperbuat jangan diulangi kembali. (khifni/timxpresi)

GRAFIS: DWI NANDA P/RATEG

Tim Basket SMA Negeri 2 Brebes

Siap Berlaga di Ajang Popda Jateng TIM Basket SMA Negeri 2 Brebes siap unjuk gigi pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) SMA/Sederajat Tingkat Jawa Tengah tepatnya di Semarang sejak Senin (27/8) hingga 31 Agustus mendatang. Mereka akan bertanding mewakili Kabupaten Brebes. Sejumlah siswa yang masuk dalam anggota inti dari ekskul (ekstra kurikuler) basket ini sudah melakukan persiapan sejak lama. Mulai dari bulan puasa hingga usai Lebaran, mereka aktif berlatih menjelang pertandingan basket. Upaya tim basket yang diberi nama Warriors ini untuk dapat berhasil lanjut ke tingkat provinsi tidak main – main. Tim yang beranggotakan Kiki selaku kapten basket, Diga, Ichy, Oji, Azmi, Davi, Andro, Faris, Yanuar dan Luqman Said Ramdhan

ini membuktikan kekompakan bermain basket dengan berlatih rutin setiap Senin,

Rabu, Jumat, dan Sabtu pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB di lapangan basket

sekolah. “Pengalaman menarik saat semua mau berusaha untuk menang dan berusaha untuk kompak, jadi sudah tumbuh solidarisme,” ujar Luqman, salah satu anggota inti. Pelajar yang tengah berlaga membawa nama sekolah ini merupakan siswa dari kelas XI dan XII. Bersama pelatih dari sekolah Mukhidin, mereka membuktikan kepiawaiannya di lapangan dengan meraih sejumlah juara seperti Juara 1 tingkat kabupaten dan se-Eks Karesidenan. “Harus lebih mendasari permainan basket, agar maennya tuh lepas, tidak tertekan, itu hambatannya. Harapannya ingin lebih banyak mendapat prestasi untuk tahun depan,” imbuhnya. (intan/timxpresi)

SAMBUNGAN

SELASA 28 AGUSTUS 2012

19

RADAR TEGAL

Otak Kerusuhan Sampang Ditangkap dari halaman 1 TNI Laksamana Agus Suhartono itu menegaskan, kedatangannya untuk memantau lokasi kejadian. Pihaknya ingin memastikan kondisi yang sebenarnya terkait kejadian. “Kita tinjau secara nyata. Sehingga kita bisa simpulkan langkahlangkah hukum terutama langkah pre-emtifnya.” Didampingi Kapolda Jatim Irjen Hadiatmoko dan Kapolres Sampang AKBP Solehan, para petinggi itu bergerak ke lokasi pertama di Dusun Nangkernang, Desa Karanggayam. Disana rombongan memantau sisa-sisa rumah warga yang hangus di bakar warga anti Syiah. Usai dari Desa Karanggayam, rombongan kemudian bergerak menuju dua titik lain di Dusun Gading Laok, Desa Blu”uran, Kec Karang Penang. Di dua titik itu juga menjadi lokasi kerusuhan. Kondisi rumah yang rata dengan tanah tak luput dari pantauan Kapolri, Menteri Agama dan Panglima TNI. Sementara, menurut informasi yang diterima Jawa Pos Radar Madura, dari 8 orang tersebut satu di antaranya adalah saudara tokoh Syiah Sampang Tajul Muluk, yaitu KH Rois. Terkait hal ini Kapolres Sampang AKBP Solehan membenarkannya. “Memang sudah ada warga yang kita amankan dan salah satunya adalah Rois,” kata Solehan. Kepolisian mengamankan Rois karena diduga memiliki peran penting saat kejadian di lokasi. Hal itu diyakini berkaitan erat atas sepak terjang Rois selama ini dalam kasus Syiah. Apalagi, selama ini Rois dikenal sebagai pihak yang sangat memusuhi Tajul Muluk. Rois bersama orang-orangnya yang mendesak kepolisian menangkap Tajul Muluk atas tuduhan kasus penistaan agama. Sekedar diketahui, Tajul Mu-

luk sendiri saat ini tengah menjalani pidana di Rutan Sampang. Tajul Muluk divonis terbukti secara meyakinkan melakukan penistaan agama oleh PN Sampang. Untuk itu, Tajul Muluk diganjar dengan hukuman 2 tahun penjara. Sebelum kasus kerusuhan Syiah pertama (29 Desember 2011) mencuat, KH. Rois dikenal seperguruan dengan Tajul Muluk. Bahkan, jauh sebelum itu Tajul Muluk dengan Rois sama-sama dikenal rajin membesarkan Syiah di Sampang. Namun, keduanya lantas berpisah lantaran perbedaan paham. Sumber terdekat Tajul Muluk dan Rois menyebutkan, keduanya berbeda paham lantaran sebelumnya ada perselisihan soal keluarga. Ada juga sumber yang menyebut keduanya berpisah lantaran persoalan perempuan. “Yang pasti sebelum berpisah, keduanya sama-sama mengajarkan Syiah. Setelah beda paham keduanya bermusuhan,” ujar sumber terdekat dari keluarga Tajul Muluk dan Rois. Masih menurut sumber terdekat dari keluarga Tajul Muluk dan Rois, sebelum kasus kerusuhan pertama, Rois dan teman-temannya sempat mengumpulkan dana untuk Tajul Muluk. Dana itu rencananya akan diberikan kepada Tajul Muluk agar pergi dari desanya ke Iran. Hanya, belum sempat dana itu diberikan kerusuhan pecah. Menteri Agama Surya Dharma Ali mengatakan, untuk sementara pihaknya akan fokus pada penanganan warga Syiah yang mengungsi. Setelah itu baru akan membicarakan proses selanjutnya. “Nanti kita akan bicarakan bagaimana menciptakan keamanan dan itu perlu dialog antara semua pihak untuk memecahkan masalah ini,” tuturnya. Apakah selama ini tidak pernah dilakukan dialog? Surya

Dharma mengatakan, hal itu sudah pernah dilakukan. Namun, menurutnya hasil yang dicapai masih kurang maksimal. “Itu kita akan bicarakan bagaimana yang terbaik,” ujarnya. Lalu bagaimana dengan warga Syiah apakah ada rencana diungsikan ke tempat khusus, ketua umum PPP itu mengatakan, pihaknya akan membahas lebih lanjut. “Masalah itu kita akan bahas. Tapi, kalau sudah tercipta kerukunan buat apa langkah itu diambil,” tandasnya. Seperti diberitakan, Minggu (26/8) sekitar pukul 11.00 meletus kerusuhan berlatar perbedaan keyakinan di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kec Omben dan Desa Blu”uran, Kec Karang Penang. Kedua wilayah merupakan dua desa yang bertetangga meski berbeda kecamatan. Kerusuhan dipicu dari tindakan kelompok anti Syiah yang dikabarkan sempat menghadang keberangkatan 20 santri dari warga Syiah yang hendak balik ke pondoknya di Pekalongan dan Bangil. Dari situlah muncul kerusuhan antara kedua belah pihak. Kerusuhan berakhir dengan korban jiwa dua orang, yakni Hamama dan Thohir yang masih bersaudara. Selain itu, sedikitnya 5 orang mengalami luka serius. Kelima orang yang luka ini berasal dari warga yang anti Syiah. Kerusuhan di Dusun Nangkernang ini juga berakibat adanya pembakaran 15 rumah warga Syiah oleh pelaku yang disinyalir dari kelompok anti Syiah. Sedangkan di Dusun Gading Laok, Desa Blu’uran, Kec Karang Penang, sedikitnya 50 rumah, 22 dapur dan 17 langgar dibakar massa. Sehari pascakerusuhan, meski situasi berangsur-angsur kondusif, namun ternyata banyak warga Syiah yang masih bersembunyi. Baru kemarin mereka berani keluar dari persembunyiannya setelah diban-

Buku Berbau Porno Beredar di Sekolah tu petugas kepolisian. Pantauan Jawa Pos Radar Madura, di lokasi kejadian yang berada di beberapa titik hanya terlihat puing-puing sisa pembakaran yang rata dengan tanah. Sejumlah aparat kepolisian yang dibantu TNI bersenjata lengkap terlihat disiagakan pada beberapa titik kejadian. Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 1.500 petugas gabungan dari TNI-Polri diterjunkan ke lokasi pascakerusuhan. Meski demikian, sekitar pukul 08.00 masih terdapat beberapa warga yang bergerembol dengan mempersenjatai pentungan. Mereka dikabarkan hendak membakar sisa-sisa rumah warga aliran Syiah. Namun, aksi itu tidak sampai terjadi karena dapat diredam oleh aparat. “Tadi memang sempat ada warga yang kembali akan membakar sisa-sisa milik warga aliran Syiah, tapi setelah diberi imbauan sampai tiga kali oleh aparat mereka akhirnya mengurungkan niatnya,” kata informan Jawa Pos Radar Madura. Bersamaan dengan itu aparat kepolisian menyisir lokasi perbukitan Dusun Nangkernang. Itu dilakukan guna mencari warga Syiah yang dikabarkan masih bersembunyi. Hasilnya, penyisiran pertama berhasil mengevakuasi 8 orang. Kemudian penyisiran berikutnya bertambah 2 orang. Mereka ada yang ditemukan di bukit tempat persembunyian dan ada juga yang bersembunyi di rumah kerabat. Adapun ke-10 warga itu terdiri dari 4 anak kecil dan 6 orang dewasa. Mereka adalah Maimuna, 25; Ula, 2; Misbahah, 35; Hemam, 3; Hayatun, 16; Sakdiyah,18; Derrin,11; Ilyas, 14; Haliyah, 50; Siti Anisa, 9 dan Agus, 25. Ke-10 warga itu kemudian di evakuasi ke GOR Lapangan Tenis Indoor di Kota Sampang. Mereka bergabung dengan 209 warga yang sebelumnya sudah dievakuasi. (gik/ zid)

Pemerintah Tolak Syiah Dianggap Sesat dari halaman 1 terus terjadi. Sebab, konflik tersebut melibatkan umat Syiah dan Sunni yang sejatinya samasama umat Islam. “Saya berharap semua pihak bisa menyejukkan suasana di Sampang. Jangan sampai konflik meluas.” SDA menegaskan jika kajian soal posisi Syiah ini menghadirkan pendapat dari banyak pihak. “Mulai ahli-ahli agama, sejarah, dan pihak-pihak lainnya yang ingin menyelesaikan masalah ini kami libatkan,” kata dia. SDA juga mengatakan, hasil diskusi atau kajian dari tim ini nantinya akan dijadikan bagi pemerintah untuk mendefinisikan dan memposisikan Syiah.

Kajian dari jajaran Kemenag tetang Syiah ini penting dan mendesak segera keluar. Mengingat potensi letupan-letupan konflik bernuansa agama antara muslim syiah dengan muslim anti-syiah bisa terus terjadi. Meskipun belum menjadi ketetapan, namun posisi pemerintah dalam menyikapi kebedaraan muslim Syiah di Indonesia akan merujuk pada kebijakan Organisasi Konferensi Islam (OKI). Dalam KTT Luar Biasa OKI di Arab Saudi beberapa waktu lalu, sudah menunjukkan kabar baik soal penghentian perseteruan antara kaum sunni dan kaum syiah. Dalam sejumlah laporan disebutkan bahwa pada suatu momen di KTT Luar Biasa OKI

ini, Raja Arab Saudi King Abdullah memberi penghormatan yang luar biasa kepada Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Saat itu, selain berjabat tangan, King Abdullah meminta Ahmadinejad duduk di kursi tepat di samping kirinya. Sejumlah pihak melihat sambutan raja Arab kepada presiden Iran itu fenomena luar biasa. Dengan sambutan itu, diharapkan perseteruan antara kaum syiah dan sunni sudah bisa diakhiri. Seperti diketahui, kaum sunni selama ini mendominasi di negara-negara Teluk seperti Arab Saudi. Sedangkan kaum syiah mendominasi Iran. Pendapat senada diungkapkan Wakil Direktur Eksekutif

Human Rights Working Group Choirul Anam. Choirul mengungkapkan bahwa sejatinya OKI sudah menganggap Syiah dan Sunni sama. Buktinya, dalam kajian komisi bidang hak asasi manusia yang berada di bawah OKI menyebutkan bahwa Syiah harus mendapat tempat di negara-negara Sunni. Di OKI bahkan kaum Syiah sudah dianggap setara dengan umat Sunni lainnya. “Tidak ada alasan untuk menyebut Syiah sesat,” tegasnya. Dia mendesak agar Kemenag menerbitkan selebaran resmi yang berisi pengakuan tentang keislaman Syiah. Selebaran itu, kata dia, dibagikan ke daerahdaerah hingga tingkatan institusi kementerian terkecil. (jpnn)

Nenek Lee Kuan Yew Orang Hakka dari Pontianak dari halaman 1 Indonesia itu maju dan makmur seperti saat ini. “Chua Kim Teng (kakek LKY) lahir di Singapura pada 1865. Setelah istri pertama dan kedua meninggal, dia menikah dengan Neo Ah Soon, nenek saya, seorang Hakka dari Pontianak yang saat itu dikuasai Belanda. Dia berbicara dengan dialek Hakka dan bahasa Indonesia melayu,” ujar LKY. Ucapan itu disampaikan “Bapak Pembangunan Singapura” itu pada bukunya yang berjudul: From Lee Kuan Yew, The Singapore Story: Memoirs of Lee Kuan Yew. Adapun menurut Kao Chung Xi dalam bukunya tentang orang Hakka, Jews of the Orient, orang Hakka minoritas di Singapura. Tapi, memainkan peran penting dalam mendirikan Kongsi Lan Fang yang kedua di Singapura. Lan Fang yang berawal dari sebuah kongsi tambang orang

Tionghoa dari etnis Hakka tumbuh menjadi semacam “negara di dalam negara.” Lan Fang yang berdiri pada 1777 itu memang masih membayar upeti tanda tunduk kepada Kesultanan Sambas dan Mempawah di Kalbar, tapi sehari-hari mereka sangat otonom. Karena tata pemerintahannya sangat demokratis dibandingkan kongsi-kongsi lain yang umumnya bergaya feodal, secara tak langsung Lan Fang pun mendapat julukan “republik.” Diberi tanda kutip karena secara de facto, tidak ada pengakuan internasional kepada republik yang dipimpin Lo Fang Pak tersebut. Meski, kenyataannya, syarat untuk terbentuknya sebuah republik telah terpenuhi. Tak cuma punya rakyat dan wilayah, Lan Fang rutin menghelat pemilu untuk memilih “presiden.” Lan Fang juga memiliki sistem perekonomian, perbankan, dan Hukum sendiri. Republik ini mampu bertahan hidup selama

107 tahun. Kisah sejarah Republik Lan Fang sejatinya mulai direstorasi oleh berbagai pihak. Salah satunya, adalah situs lanfangchronicles.wordpress.com yang tiga tahun ini sudah membuat pameran tentang Lan Fang di Singapura. Berbagai peninggalan Lan Fang telah pula direstorasi. Mulai dari miniatur bentuk uang, menara perlindungan, lukisan-lukisan dan foto zaman dahulu, hingga membuat pagelaran puisi tentang perang kongsi. Pagelaran tersebut bahkan masuk menjadi agenda rutin Singapore Art Fest. Ironis memang, semua itu dilakukan oleh warga Singapura, bukan Indonesia sebagai pemilik sejarah. Soedarto, sejarawan Kalbar saat ditemui Jawa Pos di Pontianak pertengahan bulan ini memaklumi hal itu. Sebab, arsiparsip tentang Lan Fang sudah tidak ada lagi di tanah air. Termasuk juga arsip-arsip sejarah lainnya. “Semuanya ada di

luar, dibawa Raffles ke Inggris (Thomas Stamford Bingley Raffles, mantan Gubernur Jenderal Inggris di Indonesia dan pendiri Singapura, red),” katanya. Dia menyebutkan kalau arsip negara yang dibawa menuju Inggris mencapai 30 ton. Kalau Indonesia mau menelusuri perjalanan sejarah bangsa secara utuh, arsip-arsip itu harus dikembalikan. Jika masih berada di museum Royal London, penelusuran itu sangat sulit dilakukan. Bercerita tentang ketidakpedulian akan sejarah bisa jadi sudah membosankan. Itulah kenapa, Soedarti hanya bisa diam saat mengingat beberapa arsip tentang masa lalu Kalbar sudah menghilang. “Termasuk syair Perang Kenceng, bagian dari perang antar kongsi, itu kini ada di Malaysia,” gumamnya. Dia ingat, hilangnya arsip dari tanah air bukan hanya terjadi saat era penjajahan saja. (*/ttg)

Mudik dan Balik Renggut 908 Nyawa dari halaman 1 da motor. Rinciannya, 5.634 unit sepeda motor, 1.188 unit mobil penumpang pribadi, 658 unit mobil barang, 276 unit bus, 13 kendaraan khusus, dan 101 kendaraan tidak bermotor terlibat dalam kecelakaan. Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menambahkan, penyebab dominan kecelakaan adalah pengguna jalan lalai menaati peraturan lalu lintas. Banyak pengguna jalan melanggar marka jalan dan menerabas rambu lalu lintas. Selain itu, kendaraan yang digunakan juga tidak layak.

Misalnya, kendaraan bermotor yang hanya muat dua orang dinaiki oleh dua orang lebih. Selain itu, kata Boy, kondisi infrastruktur juga menjadi penyebab. “Infrastruktur untuk mengurai kemacetan masih kita harapkan karena yang ada belum optimal meskipun kami dari kepolisian akan terus membantu,” katanya. Badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di industri asuransi, PT Jasa Raharja, terus mengumpulkan data kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Direktur Utama PT Jasa Ra-

harja Diding S. Anwar mengatakan, hingga kemarin, pihaknya mencatat total klaim kecelakaan periode Lebaran tahun ini hingga 800 orang lebih. “Paling banyak terjadi (kecelakaan) pada kendaraan roda dua dan berasal dari pemudik di Pulau Jawa,” ujarnya kemarin. Diding menyebut, sesuai dengan peraturan, korban meninggal kecelakaan di jalan raya akan mendapat santunan Rp 25 juta. Santunan tersebut akan diserahkan kepada ahli waris korban. “Total klaim asuransinya sekitar Rp 20 miliar,” katanya. Hingga kemarin, beberapa klaim asuransi kecelakaan pada

pada arus mudik Lebaran sudah selesai diproses. Menurut Diding, dari tahun ke tahun, jumlah kecelakaan dalam arus mudik dan arus balik didominasi oleh pengendara sepeda motor. Jasa Raharja pun terus berupaya untuk menekan potensi kecelakaan pemudik sepeda motor dengan mengadakan program mudik gratis. Pada momen Lebaran tahun ini, program mudik gratis Jasa Raharja dilakukan di Jakarta dan Surabaya dengan tujuan 38 kota di Jawa dan Lampung. Sebanyak 240 armada bus disiapkan untuk program tersebut. (aga/owi/c1/ca)

dari halaman 1 untuk dibaca oleh siswa SD sampai tingkat SMA. Karenanya kami minta Dikpora untuk segera melakukan langkah secepatnya agar buku tersebut tidak menyebar secara luas,” kata anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal Helmi Amrullah pada saat melakukan sidak ke Dikpora Kabupaten Tegal, Senin (27/8). Ia menjelaskan, buku tersebut sebenarnya buku cerita. Namun dalam beberapa ceritanya sangat kurang mendidik dan berbau porno. Ia mencontohkan salah satu kalimat di dalam buku itu ada tulisan yang berbunyi “bosan dengan lakilaki yang bertubuh besar, Ia ingin bersama orang lain.” Kata-kata seperti ini menurutnya sangat kurang mendidik. Adapula di buku yang lain, kalimat yang berbunyi “Ia dari dulu berangan-angan ingin memiliki suami dari barat yang berkuit putih dan berambut lurus”. “Kalimat seperti ini tidak pas untuk anak-anak yang masih

duduk di sekolah SD sampai SMA,” ujarnya. Ia mempertanyakan tentang anggaran pengadaan dari buku tersebut, kenapa buku tersebut bisa beredar di sekolahan atau perpustakaan. Pihaknya yakin ketika ada buku keluar pasti ada yang memesannya. Yang membuat heran baginya, dalam buku tersebut ada tulisan di belakang buku yang berbunyi “buku ini telah dinilai oleh panitia penilaian buku nonteks pelajaran (PPBNP) dan dinyatakan sebagai buku nonteks (buku pengayaan, buku referensi dan atau buku pedoman pendidikan) berdasarkan keputusan kepada pusat perbukuan depdiknas”. “Kami akan tindaklanjuti keluarnya buku ini terkait dengan mekanismenya. Karenanya kami akan segera mengundang Dikpora ke komisi kami untuk dimintai penjelasan. Karena kalau buku ini diambil dari dana DAK tahun 2012, jelas itu belum keluar,” ungap Helmi yang juga Ketua Fraksi PAN. Sementara, Kasi Sarpras Dikpora Kabupaten Tegal Yosa

Afandi menjelaskan, Dikpora sudah melakukan penarikan buku ini dari bulan Juli lalu. Hal ini dilakukan dengan membuat surat edaran yang disampaikan kepada seluruh sekolah dan perpustakaan daerah agar segera menarik empat judul buku tersebut karena mengandung unsur porno. Penarikan buku tersebut sampai sekarang sedang dilakukan, dan sementara yang baru ditarik dari 24 sekolah, dengan jumlah buku ratusan. “Kami sedang melakukan penarikan, mulai dari bulan Juli yang lalu,” ungkapnya. Munculnya buku ini, lanjutnya, tidak diketahui oleh dinas. Menurutnya, buku ini muncul bisa bantuan dari pusat, atau dari sekolah sendiri yang membeli. Karenanya setelah pihaknya mendengar ada buku mengandung unsur pornografi, pihak dinas segera membuat surat edaran untuk menarik buku ini kepada sekolah tingkat SD/MI SMP/MTs, SMA/SMK/ MA baik negeri maupaun swasta. (fat)

Soal Advokat Korup, Denny Minta Maaf dari halaman 1 serangan balik para advokat yang ditudingnya bermental korup. Buktinya, kemarin selepas halal bi halal dengan pegawai Kemenkumham, dia langsung menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya pada 18 Agustus lalu itu. Kepada wartawan, dia mengaku menyesal telah berkicau di twitter terkait oknum advokat yang “maju tak gentar membela yang bayar”. Denny mengatakan, kalau twitnya telah menimbulkan kesalahpahaman di kalangan advokat. “Saya tidak menyinggung profesi advokat buruk. Itu profesi yang mulia,” ujarnya. Meski demikian, dia menyampaikan permintaan maaf itu tidak menyeluruh pada advokat. Ucapan itu secara khusus dia sampaikan untuk para advokat bersih saja. Tidak dijelaskan secara khusus siapa saja advokat bersih itu, dia hanya menyebut kalau advokat itu adalah yang menjalankan tugas dengan menjunjung etika. “Saya minta maaf pada advokat bersih yang menjalankan tugasnya menjunjung tinggi etika,” imbuhnya. Menurutnya, kesalahpaha-

man itu dikarenakan beberapa advokat bersih tidak membaca utuh twitter dan penjelasannya mengkritik profesi advokat. Malah, dia lantas mengajak advokat bersih untuk berjuang bersama. Dia berharap agar advokat bersih bisa terus menjaga profesi yang mulia itu agar tidak ternoda perilaku advokat yang koruptif. Siapa saja? Dia juga tidak menjelaskan. Denny hanya menjelaskan kalau perilaku buruk advokat itu biasanya menghalalkan segala cara dalam melakukan pembelaan, transaksional, dan menyuap. Mantan staff ahli presiden itu sadar kalau ucapan maafnya tidak akan begitu saja meloloskannya dari jerat hukum. Dia kembali menegaskan kalau menerima laporan O.C Kaligis ke Polisi dengan ikhlas. “Saya anggap ini sebagai bagian dan resiko dari perjuangan,” tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, O.C Kaligis memang memperkarakan Denny Indrayana ke Polisi. Pengacara kelas wahid itu mengaku tersinggung dengan kicauan Denny yang dianggap menghina profesi advokat. Pelanggaran yang dilakukan Denny adalah asas

praduga tak bersalah Pasal 310 KUHP, 311 KUHP, dan Pasal 315 KUHP juncto Pasal 22 dan 23 Undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik. Apakah kapok bermain twitter setelah ini? Denny menjawab tidak. Dia menilai masalah yang menyandungnya saat ini tak membuatnya kapok bermain twitter. Dia masih menggunakan media social tersebut untuk menyampaikan banyak hal yang ada di pikirannya. Sementara itu, Menkumham Amir Syamsuddin memberikan dukungan kepada koleganya tersebut. Dia menyebut kalau apa yang diucapkan Denny sebetulnya tidak sepenuhnya salah. “Saya yakin yang disampaikan penuh kejujuran. Kalau anda menggunakan mata hati, yang diucapkan Pak Wamen tak sepenuhnya salah,” tuturnya. Dia menilai langkah yang dilakukan O.C Kaligis dengan melaporkan Denny dinilai berlebihan. Menurutnya, akan semakin elok kalau wacana yang disampaikan Denny juga dibalas di twitter. Saling counter di sosial media berlogo burung itu justru bisa menghidupkan nuansa kebebasan berekspresi. (dim)

Ethical Tea dari Sri Lanka dari halaman 1 jutan industri teh. Organisasi ini punya regional manajer di lima area. Yaitu, Kenya, India, Sri Lanka, Tiongkok, dan Indonesia. Visinya? Thriving tea industry that is socially just and environmentally sustainable. Karena itu, mereka melakukan monitoring dan sertifikasi. Ada dua aspek besar yang dipakai sebagai kriteria, yaitu social provisions dan environment provisions. Social provision dimasukkan visi-visi menyangkut perlindungan terhadap pekerja teh, kesetaraan saat rekrutmen, jaminan kesehatan dan keselamatan, antidiskriminasi, larangan mempekerjakan anakanak, dan seterusnya. Sedangkan, environment provisions menjamin adanya pelestarian ladang, penggunaan energi dan air, pengelolaan limbah, dan konservasi ekosistem.

Tadinya ETP hanya terbuka untuk perusahaan teh yang berbasis di London. Tapi, belakangan dikembangkan ke berbagai tempat di banyak negara. Tapi, bagi Sri Lanka khususnya, teh memang andalan ekonomi negara tersebut. Sepuluh persen di antara penduduknya yang hanya sekitar 22 juta orang itu punya keterlibatan dengan industri teh. Secara umum, mereka dibranding sebagai Ceylon Tea, sebuah nama yang diberikan oleh orang-orang Inggris pada masa dulu. Setelah itu, secara cerdas mereka mem-rebranding Teh Ceylon sebagai Ethical Tea. Mereka juga giat melakukan banyak event berskala internasional dan bekerja sama dengan ETP serta LSM seperti CARE untuk memantapkan positioning-nya. Sedangkan, Dilmah, teh Sri Lanka lainnya yang sudah jadi brand teh dunia, kini mendeklarasikan slogannya from ethical to sustainability.

Kenapa? Sebab, Dilmah ingin getting out of the crowd dari Ceylon Tea yang hanya ethical. Sebuah deklarasi smart di Colombo yang dilakukan pada suatu event selama dua hari dengan para agen penjualan mereka dari negara-negara maju. UN Global Compact membeberkan Triple Bottom Line sebagai tiga pilar utama. Yaitu, pilar sosial yang terkait erat dengan people. Environment yang nge-link dengan planet dan pilar ekonomi, yaitu profit. Marketing 3.0 di lapangan selalu menegaskan aksi minority empowerment, environment sustainability, dan bottom of the pyramid, yaitu ekonomi. Memang, perusahaan yang ethical pasti menjalankan marketing 3.0 dengan semangat memanusiakan. Tak hanya kepada pelanggan atau pegawainya, tapi juga kepada semua yang ada di semesta raya. Bagaimana pendapat Anda? (*)

Dinsosnakertrans Minta Polisi Usut ... dari halaman 1 “Walaupun kasusnya sedang ditangani polisi, tapi kami mempersilahkan PT GEN untuk datang dan melaporkan ke Kantor Dinsosnaketrans. Kami akan menindak lanjuti laporan tersebut ke polisi untuk lebih memperkuat proses penyidikan yang sedang dilakukan Sat Reskrim Polres Tegal Kota,” tuturnya. Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi Muktas SIK MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH, menyatakan, saat ini kasus penipuan Canaker yang dilakukan PT GEN masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah korban, termasuk saksi-saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut soal laporan penipuan Canaker. “Kami akan terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti, sebelum melangkah ke proses penyidikan.” Sebelumnya, untuk menyelidiki laporan penipuan Calon Tenaga Kerja (Canaker), yang

dilakukan PT Giga Eksis Nusantara (GEN). 9 Korban telah dipanggil Unit II Sat Reskrim Polres Tegal Kota, untuk dimintai keterangan. Selain memanggil para korban, polisi juga telah memanggil Kepala Kelurahan Kejambon, Ketua RT setempat dan panitia Job Matching. Kapolres Tegal Kota AKBP Haryadi Muktas SIK MSI melalui Kasat Reskrim AKP Heriyanto SH, Kamis (26/7), mengatakan, pihaknya serius menangani kasus penipuan Canaker, karena ini merupakan kasus besar. Apalagi sesuai penjelasan dari para korban, jumlah Canaer yang jadi korban banyak. Yakni, mencapai 100 lebih. “Kami telah memanggil 9 korban Canaker, yang dilakukan PT GEN untuk diminta keterangan seputar proses rekrutmen. Kami juga memanggil Kepala Kelurahan Kejambon dan Ketua RT setempat dan panitia Job Matching, untuk diminta penjelasan,” katanya. Menurut Heriyamto, dari 9 korban penipuan Canaker, yang

dilakukan PT GEN pihaknya telah berhasil mengamankan sejumlah Barang Bukti (BB), baik kwitansi pembayaran maupun surat perjanjian brmaterai. Untuk terus mengembangkan kasus penipuan Canaker ini, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil korban-korban PT GEN lainnya. Termasuk 4 orang, yang baru-baru mengadu ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Tegal. “Kami juga akan memanggil Dinas Pendidikan (Didik), karena pelaksanaan job matching menjadi tanggungjawab Disdik. Kami akan mempertanyakan, proses keikut sertaan PT GEN dalam kegiatan job matcing. Terkait masalah ketenaga kerjaan, kami akan minta keterangan dan penjelasan dari Dinsosnakertrans,” tutur Heriyanto. Ditambahkannya, untuk saat ini pihaknya masih fokus pada penggalian data, dengan memanggil dan meminta penjelasan dari para korban dan instansi terkait lainnya. (hun)

CMYK

KOMBIS

SELASA, 28 AGUSTUS 2012

20

RADAR TEGAL

Musim Hajatan, Order Undangan Meroket ROCHMAN GUNAWAN/RATEG

LAYANI PELANGGAN – Karyawan Indo Sarana Motor Tegal melayani pengunjung yang datang melihat berbagai tipe sepeda motor Suzuki yang ada.

Indo Sarana Motor Tegal

READY STOCK SEMUA TIPE SUZUKI TEGAL – Untuk memberikan pelayanan yang prima kepada pelanggan setia Suzuki, Indo Sarana Motor Tegal ready stock semua tipe sepeda motor Suzuki mulai dari bebek, matik hingga sport. Bahkan, berbagai kemudahan serta pelayanan yang cepat akan diberikan kepada konsumen baik yang membeli secara tunai maupun kredit. Hal ini diungkapkan oleh General Manager Indo Sarana Motor Tegal Lolon Suharjito. Menurutnya, kebutuhan akan sepeda motor di tengah

masyarakat terus meningkat sehingga ketersediaan produk merupakan sesuatu yang harus dipenuhi. Di sini, pelanggan bisa memilih tipe yang dibutuhkan sesuai dengan selera masing-masing. Tiap tipe memang memiliki segmen sendiri sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan tersebut. Untuk mendukung itu semua, pelanggan akan dilayani secara profesional dan proses yang cepat agar sepeda motor yang dipilih bisa segera dibawa pulang. Setelah di-

gunakan untuk mendukung kegiatan sehari-hari di luar rumah, tentu membutuhkan perawatan berkala. Ketersediaan bengkel resmi yang ditangani oleh mekanik berpengalaman serta dukungan peralatan yang lengkap akan memberikan rasa aman dan menjaga sepeda motor tetap berada dalam kondisi prima. Saat membutuhkan pergantian suku cadang, pelanggan tidak perlu cemas karena layanan dan ketersediaan spare part selalu terjaga. Pihaknya juga berpesan agar pe-

langgan selalu menggunakan suku cadang asli Suzuki guna mendukung dan menjaga sepeda motor agar selalu dalam performa terbaik. Siapa saja yang membutuhkan sepeda motor Suzuki berbagai tipe, bisa datang dan melihat serta memilih sesuai kebutuhan masing-masing. “Kami akan melayani dengan senang hati dan profesional agar kebutuhan sepeda motor masyarakat Tegal dan sekitarnya bisa dilayani dengan baik,” jelasnya. (gun)

Memasuki Usia ke-100, Sharp Semakin Gemilang Gelar Program Sosial Kemasyarakatan BULAN depan, usia PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) genap menginjak 100 tahun. Tepatnya, pada 14 Agustus 2012. Seiring dengan pertambahan usia tersebut, Sharp secara konsisten melanjutkan komitmennya untuk menggelar beragam kegiatan yang memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Salah satunya, kegiatan yang digelar yakni acara buka bersama PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) dengan anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Muslimin Jaya, beberapa waktu lalu. WUJUD KEPEDULIAN Dalam acara tersebut, SEID juga mengajak 105 anak dari panti asuhan tersebut untuk nonton bareng film ’Serdadu Kumbang’ di Blitz Megaplex, Grand Indonesia Mall. Film ini mengisahkan perjuangan anak-anak yang hidup dalam segala keterbatasan dalam mewujudkan cita-citanya tanpa putus asa.

’’Sharp berharap setelah menyaksikan film ini, anak-anak tersebut dapat termotivasi untuk memiliki mimpi dan cita-cita, serta berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meraih dan mewujudkan mimpi dan cita-cita mereka,’’ tandas Brand Strategy Group Senior General Manager SEID Yukihiro Nono. ’’Kegiatan ini juga merupakan upaya SEID berbagi kebahagiaan dan berbagi harapan dengan sesama,” lanjutnya. Selain pemutaran film, acara buka puasa ini pun diisi dengan beragam games interaktif dan tausiyah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan menghibur anak-anak tersebut agar terus semangat dalam menjalani kehidupan sehari-hari hingga mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang. Dalam kegiatan amal ini, SEID juga mengajak karyawannya untuk turut serta dengan cara menyumbangkan uang tunai, baju-baju bekas layak pakai, mainan anak, dan buku-buku cerita. Hal ini bertujuan untuk semakin meningkatkan kesadaran karyawan Sharp untuk dapat saling membantu dan

D0K.ISTIMEWA

BERPOSE BERSAMA – Jajaran manajemen PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) berpose bersama anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Muslimin Jaya dalam salah satu acara sosial yang digelar SEID baru-baru ini.

berbagi dengan sesama. SEID mendonasikan peralatan mandi, peralatan sekolah, sembilan bahan pokok, dan produkproduk dari Sharp. Tidak hanya dilakukan di

SEID Pusat, Jakarta, kegiatan ini pun dilakukan di cabang-cabang SEID yang tersebar di seluruh Indonesia. Diharapkan dengan kegiatan ini, Sharp dapat memberikan kebahagiaan

TEGAL – Musim hajatan seperti pernikahan dan sebagainya ternyata membawa berkah tersendiri bagi pemilik percetakan. Pasalnya, order pembuatan undangan terus meroket sehingga masing-masing pemilik usaha bersaing untuk memberikan yang terbaik.

Z

ulfan (39) pengelola Percetakan 63 di Jalan Nakula Kota Tegal mengaku dalam 2 pekan terakhir terus menerima order. Biasanya, pelanggan datang 3 minggu hingga 1 bulan sebelum acara pelaksanaan agar bisa memilih desain serta jumlah undangan yang dipesan. Untuk tren saat ini, undangan dengan desain simple berwarna natural seperti hitam, cokelat serta krem kembali diminati. Untuk harga, sangat dipengaruhi oleh bahan baku yang dipilih, apakah menggunakan kertas murni atau ditambah aksesoris lain seperti pita dan sebagainya. Tetapi, untuk ukuran sedang pihaknya mematok harga dalam kisaran Rp 2.000Rp 3.000 per undangan. Pihaknya juga menyediakan unda-

ngan dalam bentuk jadi sehingga bisa langsung dibawa pulang. Bedanya, undangan jenis ini memiliki desain yang umum dan harga yang relatif terjangkau. “Saat ini kami menerima order hingga di atas 1.000 undangan yang harus selesai dikerjakan dalam sepekan ke depan,” jelasnya. Kondisi serupa juga dialami oleh Dimyati (44), pemilik Percetakan Permai, Tegal. Menurutnya, paska Lebaran jumlah masyarakat yang menggelar hajatan khususnya pernikahan selalu meningkat. Karena menjadi acara yang sakral, banyak pasangan calon pengantin yang memesan undangan dengan desain sendiri. Ada yang memasang foto pre wedding dan sejenisnya. Saat ini, order yang masuk meningkat antara 30-40 persen dibandingkan kondisi normal. Agar bisa menyelesaikan pesanan tepat waktu, pihaknya menambah beberapa karyawan untuk menggarap undangan tersebut. “Untuk desain tertentu, membutuhkan waktu lama sehingga tenaga yang diperlukan juga harus ditambah,” pungkasnya. (gun)

Permintaan Shuttlecock Terus Meningkat DUKUHTURI – Permintaan shuttlecock buatan beberapa desa di Kota maupun Kabupaten Tegal paska Lebaran mengalami peningkatan. Permintaan datang baik dari beberapa perusahaan besar di dalam maupun luar kota hingga pengepul yang akan memasarkan shuttlecock tersebut secara massal. M Yusuf (48), perajin shuttlecock asal Desa Lawatan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal membenarkan hal itu. Menurutnya, permintaan shuttlecock kembali meningkat setelah sempat lesu selama puasa hingga Lebaran. Permintaan datang dari dalam maupun luar kota, baik untuk produk jadi yang siap edar maupun setengah jadi. Untuk produk siap edar biasanya sudah dikemas dalam tempat tersendiri sehingga memiliki harga jual lebih tinggi. Sementara produk setengah jadi akan dikirim ke pemesan yang selanjutnya memberikan label tersendiri sebelum dilepas

ke pasaran. Meski terjadi peningkatan, tetapi harga jual shuttlecock tidak mengalami peningkatan. Hal ini dikarenakan bahan baku seperti bulu angsa dan sebagainya masih stabil. “Paska Lebaran hingga saat ini permintaan terus berdatangan,” katany. Perajin lainnya, Candra (42) mengaku dalam sepekan bisa menerima order hingga ratusan shuttlecock. Selain dikirim ke pembeli tetap, banyak juga pemesan baru yang datang ke tempatnya. Kualitas yang selalu terjaga membuat pesanan shuttlecock datang silih berganti. Sejauh ini, tidak ada kendala yang berarti sehingga berapapun pesanan yang masuk selama masih bisa dikerjakan tepat waktu maka akan diterima. Hal ini dilakukan agar proses pembuatan hingga pengiriman bisa sesuai dengan jadwal sehingga pemesan tidak kecewa. (gun)

kepada anak-anak yatim piatu tersebut, serta menumbuhkan rasa kepedulian karyawan Sharp terhadap masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar. (hesti prastyani/iklan)

Konsumsi Premium Naik 44 Persen Pertamax Naik 100 Persen SEMARANG- Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Premium selama masa Lebaran di wilayah Jateng-DIY rata-rata per hari meningkat 44,27 persen. Jika dalam kondisi normal konsumsi premium hanya 9.184 KL, maka saat Lebaran dari H-7 hingga H+7 menjadi 13.250 KL per hari. Assisten Manager External Relation PT Pertamina Pemasaran BBM Ritel Region IV Jateng-DIY, Heppy Wulansari

mengatakan, dari lonjakan konsumsi Premium tersebut, puncak tertinggi terjadi pada arus mudik H-1 Lebaran, naik 70,21 persen menjadi 15.632 KL per hari. Sedangkan puncak konsumsi premium pada arus balik terjadi pada H+3 Lebaran, dengan jumlah 14.583 KL per hari. ”Secara rata-rata dari H-7 hingga H+7, konsumsi premium naik 44,27 persen dari kondisi normal,” katanya.Ditambahkan, realisasi penyaluran premium di masa Lebaran kali ini jauh dari prediksi sebelumnya. Pertamina, hanya memprediksi lonjakan konsumsi premium

rata-rata sebanyak 35 persen saja. “Meski jauh dari prediksi, namun secara pasokan semua tercukupi dan proses distribusi berjalan lancar,” imbuhnya. Dibandingkan masa Lebaran tahun lalu, lanjutnya, konsumsi BBM subsidi ini kali ini lebih tinggi. Sebelumnya, rata-rata konsumsi Premium selama masa Lebaran 2011 lalu hanya melonjak 30 persen dari kondisi normal. “Dengan lonjakan konsumsi premium yang cukup tinggi ini menunjukkan pula adanya peningkatan jumlah pemudik yang melintas di wilayah Jateng-DIY pada Lebaran

kali ini,” jelasnya. Menurut Happy, lonjakan konsumsi BBM juga terjadi pada Pertamax. Permintaan BBM nonsubsidi ini rata-rata per hari selama masa Lebaran sebesar 186 KL atau naik 100 persen dari realisasi normal 93 KL per hari.”Realisasi konsumsi Pertamax saat arus mudik yang tertinggi terjadi pada H-5 sebanyak 272 KL per hari atau naik 192,47 persen dari realisasi normal. Begitu pula permintaan Pertamax tertinggi di saat arus balik terjadi pada H+3 Lebaran dengan jumlah 315 KL atau naik 350 persen,” ungkapnya.

Sementara, berbanding terbalik dengan permintaan premium dan Pertamax, selama masa Lebaran, konsumsi Solar justru mengalami penurunan drastis. “Konsumsi solar rata-rata perhari selama Lebaran sebesar 3.746 KL atau turun 24,15 persen dari realisasi normal 4.939 KL per hari,” terangnya. Realisasi konsumsi Solar pada puncak arus mudik tertinggi pada H-5 dengan jumlah 5.912 KL atau naik 19,70 persen dari realisasi normal. Sedangkan puncak permintaan Solar terjadi di H+5 Lebaran sebesar 4.333 KL. (aln/jpnn/ton)

CM Y K


RADAR ETGAL 28 AGUSTUS 2012