Issuu on Google+

CMYK

Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal 20 HALAMAN - Rp. 2.500,-

KAMIS, 17 MARET 2011

INDEKS MENJADI seorang dokter ahli tulang profesional adalah mimpi siswa kelas VII b SMP Ihsaniyah Kota Tegal, Aulia Bil Ashdaqul Hadist. Siapa dia? Baca suplemen Kreasi!

GedungPenelitianMangroveMangkrak HAL. PEMALANG

SKPD Diminta Efesien Anggaran HAL. RADAR BREBES

APA MANING...

BIN Bantah Kecolongan Teror Bom di Tiga Tempat JAKARTA - Insiden bom di tiga tempat di DKI Jakarta pada Selasa (15/3), disebut-sebut sebagai kegagalan intelijen dalam melaku-

kan tindakan preventif. Badan Intelijen Negara (BIN) membantah anggapan tersebut, dengan menegaskan bahwa intelijen telah bekerja keras dalam menangani tindakan terorisme. “Tentu tidak mudah mengungkap sesuatu kejahatan apalagi

mereka dalam melaksanakan secara tertutup,” kata Sutanto, Kepala BIN di sela-sela rapat kerja bersama Komisi I DPR di Jakarta, kemarin (16/3). Insiden bom yang terjadi secara berurutan itu terjadi di Komunitas ke hal 7 kol 1

AFP PHOTO/ISMOYO

PERIKSA KETAT - Petugas keamanan melakukan pemeriksaan pengunjung gedung kantor di Jakarta kemarin, setelah ada teror paket bom.

Pengebom Dipimpin “Panglima” Upik UKON FURKON SUKANDA/INDOPOS

REKOMENDASI - Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat PKB Helmy Faisal Zaini (tengah) saat memaparkan rekomendasi hasil Mukernas PKB di Jakarta, Rabu (16/3).

PKB Buka Pendaftaran Caleg Lebih Dini JAKARTA - Musyawarah Kerja Nasional PKB berakhir, kemarin. Salah satu keputusan yang dihasilkan adalah membuka pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) jauh sebelum pelaksanaan Pemilu 2014. “Sejak mukernas ini ditutup, kami membuka pintu mengundang anak bangsa untuk mulai mendaftar sebagai caleg PKB 2014,” ujar Ketua Panitia Mukernas Hanif Dhakhiri, usai penutupan Mukernas, di kantor DPP PKB, Jl. Raden Saleh, Jakarta, kemarin (16/3). Sesuai hasil keputusan pula, pendaftaran dan penjaringan caleg itu sudah akan ditutup serta diumumkan pada 2012. Dia menyatakan, siapapun berhak mendaftarkan diri. Tidak hanya kader, profesional dan kelompok-kelompok lainnya di luar PKB juga dibuka ruangnya untuk mendaftarkan diri. “Asal sevisi, silahkan, kami sangat terbuka,” imbuh ketua DPP PKB tersebut. Ketua tim pengarah Mukernas Helmy Faishal menambahkan, partainya sengaja lebih dini membuka pendaftaran caleg sebagai bagian dari proses percepatan pendewasaan berpolitik bagi ke hal 7 kol 4

SEMOK

Artika Sari D

Banyak Gerak Bikin Langsing SETIAP kali bertemu dengan Artika Sari Devi dia selalu senang membagi cerita tentang buah hatinya Sarah Ebiella Ibrahim. Begitu juga ketika menjadi salah satu endorse kampanye nasional Aqua Mulai Hidup Sehat Dari Sekarang di Djakarta T h e a t e r. Karena peduli dengan kesehatan anaklah Artika mau terlibat dengan kampanye itu. “Kalau sudah punya anak pasti yang dipikirkan anak. Bagaimana supaya dia selalu mendapatkan yang terbaik. Terke hal 7 kol 1

Nok Slentik BIN Bantah Kecolongan * Ora kecolongan, tapi kedisitan! PKB Buka Pendaftaran Caleg Lebih Dini * Gagiyan, sing pengin kursi dewan!

CMYK

JAKARTA - Jejak bom buku di ibukota mulai terang. Penyidik mulai menemukan petunjuk dari sisa rangkaian, sisa bahan, teknik mebuatan dan strategi serangan bom. Saat ini, indikasi terkuat, bom buku di tiga tempat Selasa (15/03) lalu dilakukan oleh sisasisa kelompok alumni konflikPoso yang dipimpin oleh Upik Lawanga.

malam di rumah Yapto, jalan Benda, Ciganjur, Jakarta Selatan . “Rangkaiannya tiga kabel, sumber arusnya sama dengan bom utan kayu yakni baterai handphone Nokia 3315 sekitar 3,7 volt,” tambahnya. Seperti diketahui, ada tiga bom meneror ibukota Selasa lalu. Jika bom di jalan Utan Kayu 68 H meledak karena kecerobohan, bom

“Bom signature sejak awal sudah mengarah kesana. Kami semakin yakin setelah mengurai bom ketiga di rumah pak Yapto,” kata sumber Jawa Pos di lingkungan anti teror kemarin. Bom di rumah Yapto Soerjosoemarno, Ketua Umum ormas Pemuda Pancasila dijinakkan oleh Satuan Gegana Mabes Polri pada Selasa (15/03) menjelang tengah

di BNN harus segera diledakkan di basement. Nah, bom di rumah Yapto sempat diurai sebelum dilakukan peledakan. Bom di rumah Yapto semakin menguatkan keterlibatan kelompok Upik Lawanga. “Foto rangkaian kami tunjukkan ke Eko (salah seorang tahanan kasus terorisme, anak buah Upik) dan dia mengke hal 7 kol 1

Lagi, 17 ABK asal RI Dilaporkan Hilang

GUGAT PKB Lily Wahid dan Effendi Choirie (Gus Choi) memberikan keterangan soal recall dirinya oleh DPP PKB, Rabu (16/3) di DPR RI, di Jakarta.

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

Gus Choi dan Lily Gugat PKB Pihak PKB Yakin akan Menang JAKARTA - Keputusan DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk

menonaktifkan Effendy Choirie dan Lily Chadijah Wahid, dipastikan berbuntut panjang. Gus Choi -panggilan Effendy - dan Lily kemarin telah resmi melayangkan gugatan atas surat penonaktifan keduanya kepada Pe-

ngadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. “Kami putuskan mengambil langkah hukum,” kata Gus Choi kepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta, kemarin (16/3).

JAKARTA - Informasi baru yang dirilis pemerintah Jepang terkait korban tsunami dan gempa kembali mencantumkan nama-nama Warga Negara Indonesia (WNI). Kedutaan Besar RI di Tokyo, Jepang menginformasikan ada 17 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di Kapal Ikan Yahatu Maru Nomor 13 hilang yang kontak sejak Jumat (11/3) silam. Itu memperpanjang daftar ABK asal Indonesia yang belum ditemukan menjadi total 21 orang. “Kami sudah mencoba mengklarifikasi kebenaran kabar tersebut dan perusahaan pemilik kapal membenarkannya. Beberapa anggota keluarga ke hal 7 kol 4

ke hal 7 kol 4

Priskilla Smith Jully, Wanita Terbuang yang Jadi Ibu Orang-Orang Terbuang

Dirikan School of Life, Ajarkan Keterampilan dan Wirausaha Sungguh mulia hati Priskilla Smith Jully, warga Jalan Bintoro Raya 13, Pandean Lamper Semarang. Wanita yang dalam hidupnya terbuang, justru menjadi ibu bagi orang-orang yang terbuang. Seperti apa? SCHOOL of Life. Itulah nama tempat bagi wanita kelahiran 8 Mei 1978 itu untuk menampung orangorang “terbuang”. Di rumah yang dijadikan School of Life (Sekolah Kehidupan) itu, Priskilla menampung orang-orang yang kurang beruntung. Macam-macam orang yang ditampung di rumah Priskilla.

ISK/RADAR SEMARANG

ANAK ASUH - Priskilla Smith Jully bersama dengan anak-anak yang diasuhnya.

Mulai yang mengalami keterbelakangan mental, tunanetra, maupun bayi yang tak mempunyai orang tua, bahkan lansia yang sebatang kara. Priskilla sendiri tak sempurna. Ia buta. Kepada koran ini, Priskilla berkisah tentang kebutaannya. Saat masih janin di rahim ibu kandungnya, Priskilla mengaku sudah menderita. Ia hendak digugurkan oleh ibunya dengan berbagai cara. “Menurut cerita yang saya dengar, orang tua saya sudah habis-habisan mau menggugurkan saya. Dari cara tradisional minum air ragi, lompat-lompat, sampai disuntik 3 kali. Namun, janinnya ternyata tetap tumbuh. Saya lalu lahir 8 Mei 1978 dengan mata buta,” kenangnya. Toh, Priskilla sama sekali tak memen-

dam dendam. Ia sangat berbakti pada orang tuanya. “Saya tumbuh jadi anak yang disia-siakan, anak terbuang,” ucap wanita kelahiran Jambi ini. Terlahir sebagai anak yang kurang mendapat kasih orang tuanya, Priskilla sempat frustrasi. Selain nakal, Priskilla muda juga perokok. “Saya malah pernah coba bunuh diri,” ucap ibu dari Dyka Adlero Clifzier Holy Covenant ini. Hingga pada suatu hari, ia diajak ikut kebaktian khusus remaja. Ketika itu, Priskilla belum percaya pada Tuhan-nya. Sebab, ia tak pernah melihat dan merasakan bentuk kasih sayang. Suatu hari, pada 7 Oktober 1992, ia mendapat mukjizat. Layar hidupnya yang bertabur luka, ke hal 7 kol 1

OPINI

2

KAMIS 17 MARET 2011

RADAR TEGAL

Momok Bernama Recall Oleh: Muh. Abduh PEMECATAN Lily Chadijah Wahid dan Effendi Choirie dari keanggotaan DPR oleh DPP PKB mengundang keprihatinan dari sejumlah koleganya di Senayan. Bila para rekan sefraksi Lily Wahid dan Gus Choi panggilan populer Effendy Choiri - memilih “tiarap”, komentar bernada empati justru berdatangan dari kalangan luar PKB. Gus Choi dan Lily pun akhirnya tidak terima dengan pemecatan itu dan secara resmi menggugat PKB. Recall anggota DPR selalu menimbulkan pro-kontra. Pada era Orde Baru pun, yang pemerintahnya sangat represif, pemecatan wakil rakyat itu memunculkan kegaduhan di panggung politik. “Sampeyan kelingan ora karo kasus recall Sri Bintang Pamungkas oleh PPP dan Bambang Warih oleh Golkar pada 1995?” tanya Dalipan. “Embuh Wa, belih urus!” jawab Panjul. Sri Bintang dan Bambang Warih yang saat itu sangat kritis terhadap pemerintahan Soeharto harus menerima kenyataan namanya dihapus dari daftar anggota DPR. Tak ada politikus satu partai mereka yang membela. Keputusan di internal masing-masing partai berlangsung aklamasi sehingga dua politikus vokal itu tak terbendung untuk dicoret. Tak adanya pembelaan dari rekan-rekan sesama partai itu mungkin terjadi karena mereka khawatir bernasib sama. “Nggolet slamet dewek-dewek!” Recall lantas menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar anggota DPR. Banyak politikus Senayan pada era Orde Baru yang hanya seperti kerbau yang dicokok hidungnya. Perbedaan pendapat antara politisi sebagai wakil rakyat dan partai sebagai mesin politik kekuasaan hampir tak terdengar lagi. “Kaya lagune Iwan Fals sing judule Wakil Rakyat. Anggota dewan cuma duduk, diam, dan dapat duit.” Wakil rakyat telah kehilangan kreativitas bahkan nalar berpikir untuk bersikap kritis. Sulit kita menemukan perdebatan di gedung wakil rakyat yang kemudian menghasilkan kebijakan prorakyat. Tak heran, pada era kekuasaan otoriter Soeharto, muncul istilah DPR pun dianggap bagian dari istana. Saat reformasi meledak yang menandai bangkrutnya rezim otoriter Soeharto, masalah penghapusan recall termasuk menjadi salah satu tuntutan publik. “Pada bae karo tuntutan agar pers diberi kebebasan,” ujar Dalipan. Tuntutan itu semata-mata ditujukan agar pilar demokrasi bisa bekerja sesuai dengan fungsinya dalam proses demokratisasi tersebut. Bukankah parlemen (legislatif) dan media termasuk pilar yang menyanggah demokrasi? Tentu kita butuh pers yang independen agar bisa memberikan informasi tanpa tekanan atau filter kekuasaan. Seperti halnya kita membutuhkan politikus yang bisa bersikap dan bersuara independen di parlemen sehingga bisa berbicara berdasar kepentingan publik yang diwakili. Parpol yang melakukan recall terhadap anggotanya di DPR juga mempunyai alasan. Salah satu alasan adalah ingin menertibkan anggotanya. Bila kader dianggap tidak segaris dengan partai, berarti anggota tersebut dianggap mbalela atau tidak mengikuti perintah serta garis kebijakan partai. Karena itu, jatuhlah vonis yang dinamakan recall atau PAW. Beda pendapat yang berujung PAW tidak semestinya berkembang di era reformasi. Apakah anggota DPR itu adalah wakil rakyat yang harus mewakili aspirasi rakyat yang diwakili? Atau apakah mereka adalah wakil partai politik yang harus tunduk pada semua kebijakan partai? Dua sikap itu seperti polemik yang tidak pernah selesai. Seharusnya ada titik temu untuk perbedaan pendapat tersebut. Bila tidak, tak menutup kemungkinan makin banyak anggota DPR yang bersikap kritis namun, karena berbeda pandangan dengan parpol, terpaksa minggir. Jangan biarkan recall menjadi momok. (*)

Mencari Titik Temu Islam dan Indonesia Oleh : Salahuddin Wahid PERTENTANGAN antara gagasan negara berdasar Islam dan negara berdasar Pancasila dimulai sebelum proklamasi kemerdekaan. Piagam Jakarta sebagai kompromi (22 Juni 1945) hanya bertahan sampai 18 Agustus 1945, saat sejumlah pemimpin Islam setuju pencoretan tujuh kata ”dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya”. Pertentangan itu mencuat lagi saat Konstituante membahas UUD (1956–1959). Partai-partai Islam –Masyumi, Partai NU, PSII, dan Perti– melanjutkan perjuangan menjadikan Islam sebagai dasar negara. Negara menemui jalan buntu karena dua pihak tidak mencapai jumlah minimum 2/3 jumlah anggota Konstituante untuk menentukan dasar negara. Atas desakan TNIAD yang didukung parpolparpol besar, Bung Karno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang memberlakukan kembali UUD 1945. Pertimbangan dekrit menyebutkan bahwa Piagam Jakarta (PJ) menjiwai dan merupakan bagian tak terpisah dari UUD 1945. Pertimbangan Dekrit Presiden itu oleh sebagian tokoh dan umat Islam ditafsirkan bahwa PJ berkedudukan hukum kuat dan semestinya mempunyai pengaruh berarti dalam sistem perundang-undangan kita. Tapi, dalam SU MPR 2001, upaya untuk memasukkan kembali tujuh kata PJ ke dalam pasal

29 UUD menemui kegagalan. Hanya belasan persen suara MPR yang mendukung, jauh di bawah angka sekitar 43 persen suara di Konstituante. Pertentangan muncul lagi saat DPR membahas RUU Perkawinan yang diusulkan Golkar pada 1973. Dalam RUU itu, banyak pasal yang dianggap bertentangan dengan hukum Islam. Terjadi demo di gedung DPR oleh banyak pemuda muslim. Dalam era Orde Baru yang otoriter, peristiwa itu sungguh menggemparkan. PPP menolak tegas RUU tersebut. Rais Aam Syuriah PB NU KH Bisri Syansuri yang juga tokoh utama PPP memimpin gerakan penolakan itu. Dalam situasi kritis tersebut, Pak Harto bisa membaca situasi dengan tepat lalu cepat mengambil keputusan. Golkar dan FABRI diperintah mengikuti keinginan umat Islam melalui PPP. Karena itu, UU Perkawinan (UU No 1/1974) menjadi UU pertama yang mengakomodasi syariat Islam. Selanjutnya ada UU Peradilan Agama (UU No 7/1989). Pembahasan UU Perkawinan dan UU Peradilan Agama yang berlangsung di DPR itu banyak ditentang kalangan non-Islam atau kelompok Islam yang menentang masuknya syariat Islam ke dalam UU. Sekarang UU Perkawinan telah berjalan cukup baik selama 37 tahun dengan memberikan kepastian hukum

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (Alm), Penasihat: Dahlan Iskan, Komisaris Utama: HM Alwi Hamu, Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan, Direktur Utama: Yanto S. Utomo, Direktur : Moh. Sukron Pemimpin Umum: Moh. Sukron. Pemimpin Redaksi: M. Abduh. Wakil Pemimpin Redaksi: Wawan Setiawan. Redaktur Pelaksana: Iman Teguh Supriyono. Redaktur: Zuhlifar Arrisandy, M. Riza Pahlevi, Khikmah Wati, Moch. Arifin, Arief Nur Rahardian Sidiq. Sekretaris Redaksi/Persh: Yully Trieyani. Kota Tegal: M Saekhun, Laela Nurchayati, Rohman Gunawan, Abidin Abror. Brebes: Agus Wibowo. Bumiayu: Teguh Supriyanto. Slawi: Iman Teguh Supriyono (Kepala Perwakilan), Hermas Purwadi, Pemalang: Embong Sriyadi (Kepala Perwakilan), Moh. Khasanudin. Pekalongan: Ade Asep Syarifuddin. Pracetak: Feri Setiawan, M Yahya, Dedy Irawan, Dwi Nanda P, Asep Ariadi S. Desain Iklan: A.Sekhudin. Iklan: Hesti Prastyani (Manajer Tegal), Kharisma Dewi, Arifudin Yunianto, Riyanto Harjo, Teguh Widodo Nawawi, Agus Mutaalimin, Indani Dwi Oktina, Wahyudi. Pemasaran: Umaman Sahareka, Astri Prayudita, Muslih, Zaenal Muttaqin, Sunarjo. Keuangan: Yela Rahmadiah, Lita Rahmiati, Dwi Titi Lestari, Mubin, Djuhaeri Effendi, Moh. Erlin, Imron Rosyadi. Promosi (Off Print): Taufiq Ismail. Alamat Redaksi/Pemasaran/Tata Usaha: Jl. Perintis Kemerdekaan Tegal telp. (0283) 340900 (hunting), Fax (0283) 340004. Pekalongan: Jl. Irian No 10 telp (0285) 432.234. Semarang: M. Yusuf Abadii. Jakarta: Samsu Rijal, Ferdinan Syah, Azwir AR, Arif Badi K, Eko Suprihatmoko. Alamat: Komp. Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976, 5333321 Fax: (021) 5322629. Eceran: Rp 2.500/eks. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia Kompleks LIK Dampyak -Tegal.

Tarif Iklan: Umum/Display: Rp 22.000/mm kolom, Sosial/ Keluarga: Rp 15.000/mm kolom, Iklan Baris Laris: Rp 15.000/baris, Iklan Colour: Rp 33.000/mm kolom, Iklan halaman 1 (depan): Tarif + 200%, Creative ad: Tarif + 50% NPWP No: 01.994.052.7-501.000. Bank: Bank Mandiri Cab. Tegal a.n. PT Wahana Semesta Tegal No. Rek: 139.0002152787. Bank Jateng Cab. Tegal No. Rek: 1.004.02598.5 a.n. PT Wahana Semesta Tegal

Semua wartawan Radar Tegal dilengkapi tanda pengenal/surat tugas dan tidak dibenarkan meminta/menerima imbalan dalam bentuk apapun dari narasumber.

politik” mencair yang mengakibatkan perolehan suara partai-partai Islam merosot. Ternyata, masalah hubungan Islam dan Indonesia belum selesai dengan diterimanya Pancasila oleh ormas-ormas Islam. Belum diperoleh titik temu antara (hukum negara) Indonesia dengan aspirasi dan hukum (dalam pandangan mayoritas) Islam, yang tampak nyata dalam menyikapi hak hidup Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). PB NU tidak punya pilihan kecuali meneruskan aspirasi mayoritas warga dan kiai NU yang meminta pembubaran JAI. PP Muhammadiyah dan ormas lain bersikap sama. Tapi, sejumlah cendekiawan muslim menghormati hak hidup Ahmadiyah. Harus dicari titik temu antara Islam dan Indonesia dalam masalah ini. Pembubaran organisasi (apa pun) karena tekanan mayoritas warga negara tidak sehat bagi perkembangan demokrasi. Organisasi hanya bisa dibubarkan kalau melanggar hukum negara. Karena itu, solusi tuntas untuk masalah JAI hanya satu. Yaitu, membawa masalah tersebut ke pengadilan. Di dalam sidang, akan bisa dikemukakan semua tuduhan umat Islam tentang ada tidaknya kitab suci Tadzkiroh. Juga, dapat ditelusuri apakah betul ada pendapat Ahmadiyah bahwa umat Islam lain adalah kafir sebagaimana pemberitaan media online.

Wis Laporan 2 Minggu

AKU pan melu ngresula. ng RT 03 RW01 ds kademangaran hampir nggal dina listrik mati kdg2 sadina pingndo malah kuwe wis wulanan tapi nganti saiki ora bener2 085642205xxx

Tanggapan : UNTUK daerah RT 03 RW 01 Desa Kademangaran kamo mohon maaf apabila dalam satu bulan terakhir sering mengalami pemadaman. Hal ini mengingat saat ini didaerah ini kami sedang memasang jaringan baru di atas jaringan lama yang tujuannya untuk memperbesar kemampuan jaringan dalam mensupply listrik ke pelanggan. Karena posisinya diatas jaringan lama mengakibatkan saat ditarik kabelnya jaringan lama harus kami padamkan. Untuk itu mohon dapat dimaklumi. Alhamdulillah saat ini sdh selesai dan akan segera kami operasikan jaringan baru tersebut. Sekali lagi mohon maaf sebelumnya. Terima kasih. Salam, HUMAS PLN APJ TEGAL

Golet Pegawean PA Bupati Tegal, bisane ng kab tegal masih akeh pengangguran? conthe aku golet pegawean sing lulusan SMP ra tau ana? tolong ya Bupati luruhna go sing lulus SMP aj SMA/K/EA bae sing dgoleti? 087772877xxx

*) Salahuddin Wahid, pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang

”KALIGUNG BERGETAR ” yen lewat jembatan kaligung slawi bergetar aku tah ngeri nemen.. kadang aku ngalahi muter lewat benjaran.. donge kapan di dandani ndelen ? mumpung durung ana korban !! 085842855xxx

Guru Esih Kluyuran NYONG tah kadang bingung, sekolahan sing ana nang Margasari, loken iya wayahe guru pd mulang, ezih bae pd kluyuran nang pasar, tolonglah aja kdiran pasare perek, mbok yao izin len, karo muride sing pd mbolos, loken guru karo murid pn balapan mbolose heheheh 085878863xxx

Tanggapan : TERIMA kasih kepada pelanggan yang telah menyampaikan pengaduan ini dan sebelumnya kami mohon maaf atas kekurangnyamanan pelayanan kami. Untuk permintaan memotong pohon kami mohon dapat diberikan lokasi tempat pelanggan sehingga bisa segera kami minta kepada petugas rambasan di unit PLN yang terdekat dengan lokasi pelanggan. Kami pastikan secepatnya kirim petugas bila sdh ada lokasi alamat yang dimaksud. Salam, HUMAS PLN APJ TEGAL

Pihak penggugat harus mengajukan saksi ahli yang punya argumentasi kuat dan wawasan luas dengan penguasaan materi HAM yang memadai. JAI akan didukung para aktivis HAM, termasuk para cendekiawan muslim. Perdebatan dalam sidang pengadilan akan menjadi masukan amat berharga bagi upaya mencari titik temu antara syariat Islam dengan demokrasi dan HAM. Bukan saja untuk Indonesia, tapi juga dunia. Proses di pengadilan itu harus dijaga dari tekanan massa. Hakim yang dipilih adalah yang jujur dan punya keteguhan sikap serta keberanian, walau ditekan massa. Kalau JAI dinyatakan berhak hidup di Indonesia, semua pihak harus menghormati dan tidak boleh lagi ada kekerasan. Bila JAI dinyatakan menodai Islam dengan bukti telah melanggar hukum sehingga harus dibubarkan, perlu dipikirkan masalah ikutan yang timbul. Apakah kalau warga JAI tetap pada keyakinan mereka berarti juga melanggar hukum, sehingga harus ditahan? Apakah ada cukup rutan untuk menahan mereka? Apakah kita perlu memikirkan tanggapan dunia internasional terhadap tindakan membubarkan JAI itu?

Kaligung Bergetar

AKU PN NGRESULAH KYE KR PLN/APJ, JR PUNYA MOTO: CPT NYALA NYALA TRS & TANPA GANGGUAN, TP AKU WIS LAP 2MINGGU KR PETUGASE LSG MSLH DAHAN YG MENGGANGGU KBL LIST MINTA DI BA2T, KTNYA BSK SOALE CUACA LG HJN TP SAMPE SKRG BLM JG DI BA2T SDH 1 MGGU LBH. MTR NWN RADAR. 08157709xxx

Nggal Dina Listrik Mati Harian Pertama Kebanggaan Wong Tegal

secara keagamaan dan secara kenegaraan, dengan beberapa catatan. Yang paling mengganggu adalah praktik nikah siri yang menjadi solusi bagi mereka yang berpoligami tanpa alasan kuat dan tanpa izin istri pertama. Sebenarnya praktik tersebut dilarang UU, tapi tak ada sanksinya. Karena itu, banyak orang yang melakukannya. Masalah lain adalah pernikahan muslimah dengan lelaki non-muslim, yang sekarang tidak bisa didaftarkan di kantor catatan sipil, sehingga banyak yang melakukannya di luar negeri. Pembahasan masalah tersebut di DPR akan memicu pertentangan pendapat yang amat sengit, mirip kehebohan saat membahas UU Pornografi. UU Peradilan Agama telah membuat pengadilan agama menjadi pengadilan terbesar kedua setelah pengadilan negeri. Secara kelembagaan, pengadilan agama telah berkembang baik. Kekhawatiran terhadap adanya UU Peradilan Agama pada saat baru diundangkan ternyata tidak terbukti. PENERIMAAN PANCASILA Munas Alim Ulama NU (1983) mengeluarkan dokumen Hubungan Islam dan Pancasila yang merupakan titik temu Islam dan Pancasila. Selanjutnya, NU dan hampir seluruh ormas Islam menerima asas Pancasila. Penerimaan Pancasila oleh ormasormas Islam itu membuat ”Islam

Setuju Diutamakan GTT Kapan Olih Tunjangan? ASS,,kpn tukang kebon ng skolah swasta olih tunjangan..syukur2 PNS.. kan pada bae kerja ng kependidikan,mtur nuwun 087833215xxx

Gawe Lapangan Bola ASSALAMMU’alaikum,,, Kepla Desa Krandon tulung ya pa gawena lapangan bola brtaraf nasional ng Krandon kidul khususe kidul dampar trs luruh bibit pemain sg apik.melu ISL oh pa? 087772877xxx

Tulung Langsung Tanggapi LAH. . . rateg, pmrintah kepribe donge, . . Wes akeh sng kanda, ws akeh sing ngresula, ws akeh kelvhan, bahwa ng brebes kwe dalane rvsak. . . An sng kaya leng baya, an sng dalan watune sa endhas2. . . Ya tulvng lhah pmrintah langsng dtnggpi maring DPU svpaya dbeneri. . . Aj ngnteni an pmilihan bvpati utawa pemilu presiden. . . Wassalam 085842324xxx

WB Selalu Diprioritaskan KPD yth. Kepala BKD Kab. Tegal Saya mau tny bu 1. knp c bu tiap kali ada APBD (kesra+TF) utk pndidikan (khusus.y tk. SD) yg dpt cm guru WB,knp tnga adm+pnjaga ga dpt,? 2. Knp guru WB yg slalu d prioritaskan,? pdhl kan tgas+tggung jwb.y sm2 bsar, d mhon dg sngat xlo bs d ratakan aja bu biar ga ada yg iri+slh pham,. Sblm.y saya mnt maf apabila dlm saya b.tny ada yg slh,. Atas p.ht.n & tanggapan.y saya ucpkan trima ksh,. 087830635xxx

Usul Timer ASS, pa dishub tegaL Kota, Saya ikut usuL; ,pa dishub lampu merah perempatan maya dari arah brt ke timur dari

selatan ke uTara di timer satu persatu dari barat 30 detik,dari timur 30 detik, sedangkan dari selatan dan utara masing masing 20 detik ,terima kasih bpk dishub kota tegaL Syukur syukur terealisasi 087730044xxx

Aja Olih Lewat JEMBATAN kaligung tambalane tambah njeglong, mbokya truk aja olih lewat sedurenge ana korban. aparat kab tegal ben pada melek!!! 085716650xxx

Rusak Maning ORA isin apa y?Ms nmbe badha d bner na,dalan raya pantura gjahmada,yos sudarso nganti pmlg rusak mning?Dongen mbnernane atik aspal ap umbel?Hrap dperbaiki!!! 085742863xxx

Jembatan Langon Amankah? KPD yth.Dinas trkait,kota n kab Tegal,tlong dprhatikan apakah jembtan Langon masih aman u dlalui kndran,sblum jatuh korban,tksh. 08155241xxx

Didelengna Tok ASS. . . Melu ngresula ndEn.dalan jtbrng-Brebes kan ws AMBROL ditmbh lmpu JPU pd mati didelengna tok pbn d0nge DPU brebes. . . .wassalam. 085742723xxx

Rusak Parah Nemen BAPAK bUpati duit pajak nang endi bae bzane dandani dalan be susah mEn dalan wiz parah sing baksiu nympe margSari kpan d dandni akeh w0ng kCelakaAn gara” DALAN RUSAK pda JegLag_Jeglug KepRibEn kYeH....!!! 081902779xxx

SAYA spendpt dgn 085742032xxx bahwasanya sebaikny CPNS diutamkn untuk GTT, kasihan mereka2 yg sudah berthn2 mengabdi dan banyak yg usiany sudah tua. Mohon baik pemerintah pusat dan daerah d perhatikn. 081542100xxx

Mendingan Dipaculi JALAN Raya Sitanggal-Rngas Pendawa -+5 km rusak parah, bnyak pengendara spda mtor yg jtuh tlong dinas terkait, klo ga ad tndaklanjut spanjang +5 mndingan dipaculi trus d tanami pohon pisang. 085842325xxx

Ora Pro Diangel-Angel AQ pan melu ngresula, bisane ning PDAM Slawi yen ana karyawan pan nyilih duit tp ora pro karo KaBag keuangan bisane diangel2, padahal kabeh karyawan duwe hak, pimen kuwe? Mksh RaTeg. 082137114xxx

Perasaane Laka DPRD perasaane laka, DPRD Kota Tegal ora krungu, kie mahasiswa nuntut bintek lan mobil dinas sing ora perlu dicoret. Sampe2 turu nang latare tapi ora ditemoni. 085642577xxx

Nggak Ditanggapi PAN Melu Ngresula, kpd Bpk Walikota Tegal, Pak ko sampai Skrg blm prnh ad tggpan bwat pnjga SD sich.., ap Bpk g pernah Membaca keluhan penjga SD, kpda siapa lgi aq Mengadu Usulan ini, klo g sma Bpk Walikota Tegal, skli lg aq Mhon dg Sgat kpda Bpk, Tlg pkirkn Nasib pnjga SD yg Sdh mngabdi b’tahun blum prnah dpat ap2 ap. Bpk g ksihan am kkuhan penjga SD. 081931816xxx

Anda pernah merasa tidak puas dengan pelayanan publik? Anda pernah kecewa karena mendapatkan pelayanan yang tidak semestinya dari instansi tertentu? Layangkan perasaan anda ke rubrik Ngresula ini, via SMS ke 08159440722, email rateg2000@yahoo.com, surat ke Radar Tegal Jalan Perintis Kemerdekaan No. 32 Tegal. Tulis dengan bahasa yang sopan dan bisa menggunakan bahasa Tegal. Dapatkan kaos Ngresula, yang berisi SMS ngresula pilihan. Hanya Rp55.000/pcs.

ENTERTAINMENT

KAMIS 17 MARET 2011

3

RADAR TEGAL

TELEPON PENTING Hotel Bahari Inn Tegal (0283) 343399 Hotel Karlita (0283) 358050 Orange Karaoke (0283) 322022 Riez Palace Hotel (0283) 353773, hunting (0283) 358978 Flash Family Karaoke & Cafe (0283) 321284

AGENDA HOTEL HOTEL KARLITA Rabu dan Sabtu, Show DJ and Dancer Performance pukul 23.0003.00 WIB di Zodiak Discotheque dan VIP Karaoke. HOTEL BAHARI INN Tegal - Jum’at dan Sabtu Live Musik di Cafe Nelayan, Mulai Jam 19.00 WIB - Sabtu Happy Our di Musro Diskotik, Jam 20.00 - 03.00 WIB

RIEZ PALACE HOTEL - Senin sampai Minggu Breakfast Promo Spesial Price (All You Can Eat) selama OktoberNovember 2010 dari pukul 07.00-10.00 WIB. Spesial Sop Buntut di abunawas Top Roof Resto. Mulai jam 19.00 selama bulan november 2010, Buka 24 Jam

Dedemit Gunungkidul Diprotes Warga WARGA Gunungkidul yang tergabung dalam Komunitas Kota Gaplek memprotes film berjudul ‘Dedemit Gunungkidul’. Film tersebut dianggap melecehkan warga Gunungkidul dan sekedar mencari sensasi. Demo warga tersebut dilakukan saat pihak produser film bersama kru dan para artis

LAMA tak muncul di layar kaca, Mariana Renata ternyata tengah sibuk membangun kariernya sebagai model di luar negeri. Mariana pun memiliki rencana untuk menjajal dunia modelling di New York, Amerika Serikat. “Aku sekarang lagi di Sydney sih sementara. Lagi modelling aja. Sedang rencana untuk pindah ke New York juga untuk modelling,” ujar Mariana saat ditemui di acara kampanye ‘Mulai Hidup Sehat dari Sekarang’ di XXI Ballroom Djakarta Theatre, Jakarta, Rabu (16/3). Mariana mengaku jadi model di luar negeri karena ada kesempatan. Sebenarnya, Maria ke Australia untuk melanjutkan pendidikannya. Perempuan yang kini berusia 27 tahun itu tidak pernah memiliki keinginan go international. “Mumpung saya lagi di sana dan ada kesempatan bisa bekerja, kenapa tidak,” ucap bintang film ‘Janji Joni’ itu. Meski hidup jauh dari keluarga, Mariana tidak pernah merasa kesepian. Ia pun menikmati hidup nomaden. “Seru sih jalan-jalan, pindah-pindah, ya seperti yang aku bilang aku masih muda, belum kawin, masih bisa jalanjalan,” paparnya. (dtk)

bertujuan untuk menanggapi kebutuhan akan peningkatan kesehatan yang lebih baik di masyarakat Indonesia. Diharapkan, kampanye yang telah digelar dapat mendorong masyarakat Indonesia baik individu maupun keluarga untuk ikut berperan lebih aktif dalam mewujudkan hidup sehat. “Kami berkomitmen untuk mensosialisasikan kesehatan kepada masyarakat Indonesia. Kami juga sudah melakukannya 38 tahun dengan memastikan bahwa masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan dari kebaikan alam yang terkandung dalam setiap tetes Aqua yang bersumber dari mata air pegunungan terpilih,” ungkapnya. Dia menambahkan, kampanye ‘Mulai Hidup Sehat dari Sekarang’ adalah bagian komitmen jangka panjang dari Danone Aqua untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah kesehatan. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendorong masyarakat untuk menjadi lebih sehat melalui kegiatan rutin komunitas seperti program tahunan Aqua untuk Keluarga Sehat Indonesia (AKSI). “Sejak diselenggarakan pertama kali pada tahun 2007, AKSI telah membawa pesan kesehatan kepada jutaan masyarakat di seluruh wilayah tanah air”. Dikatakan Febby, belum lama ini Danone Aqua juga membuka ‘Zona Air Untuk Kehidupan’, sebuah wahana baru yang terletak di Taman Pintar, Yogyakarta. Tujuan dibentuknya wahana itu untuk meningkatkan kesadaran tentang sumber air minum berkualitas. (kam/aga/wmc)

Mariana Renata

Damai, Tetap Diproses Hukum SETELAH melalui proses mediasi yang cukup alot, Ahmad Dhani akhirnya sepakat berdamai dengan Global TV. Di hadapan Dewan Pers, kedua pihak ini pun resmi untuk tak meneruskan permasalahan terkait insiden di depan rumah Mulan Jameela beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, kru Global TV dan Ahmad Dhani terlibat keributan di depan rumah Mulan Jameela. Pihak Global TV ingin meliput Mulan yang dikabarkan melahirkan, namun Dhani yang tak terima langsung merampas kamera kru tersebut. Dalam proses mediasi, pihak Global TV dipersilakan untuk mengeluarkan uneg-unegnya tanpa dihadiri Dhani. Di ruang terpisah Dhani pun siap menunggu panggilan. Setelah itu, gantian Dhani yang berbicara, sedangkan pihak Global TV menunggu di luar. Setelah menyampaikan semua keluh kesah, kedua belah pihak pun akhirnya dipertemukan. Agus Sudibyo, Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers menjadi moderator dalam proses mediasi tersebut. Dalam mediasi tersebut, Agus Sudibyo menyimpulkan tiga hal. Ia menyatakan, tidak ada tindakan pemukulan kepada kru Global TV. Kedua, Dewan Pers melihat Ahmad Dhani melakukan tindakan yang melanggar kode etik, yaitu mengambil paksa perangkat liputan. Dan pihak Ahmad Dhani mengakui kesalahan itu dan berjanji tidak mengulangi. Ketiga, dalam konteks pemberitaan Global TV, Dewan Pers menemukan adanya pelanggaran kode etik Global TV ketika memberitakan permasalahan tersebut beberapa hari kemudian. “Kedua belah pihak menganggap masalah ini selesai

Ahmad Dhani di ruangan ini,” kata Agus saat ditemui di Dewan Pers, Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (16/3). Berdasarkan hasil kesimpulan yang diperoleh Dewan Pers dan berakhirnya permasalahan Global TV dan Ahmad Dhani lewat jalur perdamaian, Agus berniat meneruskannya ke Polda Metro Jaya guna menghentikan kasus hukum yang sudah terlanjur diproses. Agus akan menyerahkan hasil mediasi tersebut sebagai bahan pertimbangan. “Dewan Pers tidak bisa mengintervensi proses hukum yang berlangsung, tetapi Dewan Pers akan bertindak sesuai dengan porsinya. Kami akan berkoordinasi mengirim surat ke pihak polisi. Dalam surat itu kami akan menyampaikan temuan-temuan Dewan Pers terkait lingkup penegakan kode etik jurnalisme,” bebernya. Kuasa hukum Global TV Todung Mulya Lubis juga mengakui perdamaian tersebut. “Setelah melakukan pertemuan, terlepas dari beberapa perbedaan cara pandang, hari ini kami anggap persoalan ini selesai dan Global TV bersedia berdamai

Kota Gaplek, Aminudin Azis. Menurut Amunudin, film ‘Dedemit Gunungkidul’ hanya sekedar mencari sensasi dan keuntungan materi tanpa memperhitungkan dampak yang ditimbulkan di masyarakat. Pihaknya meminta warga Gunungkidul dan DIY untuk tidak menyaksikan film tersebut. “Kami menuntut kepada pro-

duser untuk menunda launching perdana film itu. Kami menolak keras film tersebut. Ini namanya mencari sensasi demi keuntungan semata. Harga diri warga Gunungkidul diinjakinjak,” katanya. Sementara itu, secara terpisah Produser Film KK Dheeraj mengatakan, film yang diproduksi sejak akhir 2010

hingga awal 2011 memang sebagian shooting-nya dilakukan di Gunungkidul. Pihaknya akan mempertimbangkan masukan warga mengenai judul tersebut. “Kami meminta maaf bila judul film itu dinilai tidak tepat. Kami akan secepatnya membicarakan masalah itu di Jakarta,” kata Dheeraj. (dtk)

Ingin Cicipi Catwalk di New York

Sederet Artis & Pebisnis Kampanyekan Hidup Sehat JAKARTA - Sejumlah artis dan tokoh bisnis ternama tanah air mengkampanyekan hidup sehat melalui kegiatan talkshow bertajuk ‘Mulai Hidup Sehat Sekarang” di Theater XXI Ballroom, kemarin (16/3). Kegiatan itu terselenggara atas kerjasama para artis dengan perusahaan air minum kemasan, Danone Aqua. Sejumlah narasumber dari artis serta tokoh hadir dalam talkshow tersebut, antara lain Artika Sari Devi, Becky Tumewu, Ferdy Hasan, dan dokter spesialis gizi ternama tanah air, dr Samuel Oetero MS Sp GK. Adapun artis pendukung yang hadir di antaranya Winky Wiryawan, Maria Renata, Meisye Siregar, Dewi Larasati, Denny Sumargo, dan Sandiago S Uni (pengusaha). Dalam kesempatan itu, dr Samuel mengatakan, masyarakat Indonesia saat ini dalam kondisi lebih banyak melakukan aktivitas di tempat bekerja, rumah dan tempat menghabiskan waktu luang mereka. Meski kegiatan aktif itu baik, namun ada kecenderungan kalau mereka melupakan unsur penting dalam gaya hidup sehat, termasuk gizi berimbang, olahraga dan istirahat yang cukup, kebutuhan air yang tercukupi dengan baik serta pandangan dan kondisi emisional yang positif. “Seluruh unsur penting tersebut merupakan pondasi untuk menuju hidup sehat, tapi itu masih belum menjadi perhatian masyarakat, ” ujarnya. Brand Director Danone Aqua Febby Intan mengatakan, kampanye hidup sehat itu

menggelar syukuran tumpengan di Rumah Makan Pondok Seafood Kota Wonosari, Gunungkidul, Rabu (16/3). Film horor dan mistik itu dianggap bertentangan dengan kondisi nyata di Gunungkidul. “Dari judul saja kami sudah tersingung. Itu bisa menyesatkan dan tidak mendidik,” kata koordinator Komunitas

dengan Ahmad Dhani,” ungkap Todung. Meski berdamai, Ahmad Dhani masih bisa menggunakan hak jawab yang diberikan oleh Dewan Pers terkait perdamaian tersebut. “Kami juga menawarkan pada Ahmad Dhani untuk menggunakan hak jawabnya. Karena, perdamaian ini masih berada di ranah kode etik jurnalistik bukan jalur hukum,” kata Todung. Sayangnya, meskipun Global TV sepakat berdamai dengan Ahmad Dhani di depan Dewan Pers, bukan berarti perkara hukum yang diproses di Polda Metro Jaya berhenti. “Kalau soal proses hukum yang sudah berjalan di kepolisian, kita tetap tidak bisa mengintervensi. Ini semua tergantung pihak kepolisian, kita lihat saja proses hukumnya,” kata Todung. Dia menjelaskan, pihaknya tak punya wewenang untuk menghentikan proses penyidikan yang sedang dilakukan pihak kepolisian. Sebab, saat Global TV membuat BAP di Polda Metrojaya, secara otomatis proses penyidikan akan terus dilakukan hingga tuntas. “Kita juga tidak meninggalkan proses hukum, kami sudah memberi tahu ke Dewan Pers. Apalagi ini bukan delik aduan. Nanti biar pihak kepolisian yang menentukan apakah menghentikan penyidikan atau lanjut,” ujarnya. Sementara itu, Ahmad Dhani juga menerima sikap Global TV yang mengajaknya berdamai melalui proses mediasi di Dewan Pers. Pentolan grup band Dewa 19 ini juga tak mau masalahnya dengan Global TV terus berlarut-larut. “Sampai sejauh ini, saya hanya mengikuti langkah yang dilakukan Dewan Pers. Kalau memang harus seperti itu (berdamai), saya sih

ikut aja,” katanya. Dhani pun mengaku siap menghadapi proses hukum. “Intinya yang ada di Dewan Pers itu bukan BAP, saya rasa polisi mengacu berdasarkan BAP,” ujar Dhani. Dhani siap menghadapi kelanjutan perkara kasusnya dengan Global TV yang sudah terlanjur masuk ke ranah hukum pidana. Bahkan, dia sama sekali tak gentar jika harus menghadapi hukuman penjara karena kasusnya. “Siap (dipenjara), jalani saja. Kan Soekarno juga pernah dipenjara,” cetusnya. Bapak tiga anak itu juga siap menjalani serangkaian pemeriksaan yang nantinya akan dilakukan penyidik Polda Metro Jaya. “Saya ikuti aja apa maunya. Itu (pemeriksaan) kan urusannya polisi, jadi saya tinggal ngikutin aja,” tegasnya. Dengan wajah yang santai, Dhani juga mengaku tak trauma dengan wartawan. Dhani mengaku butuh wartawan dalam kehidupannya. “Masih butuh, kalau masalah lain pasti dijawab, lumrah aja jadi artis seperti ini,” katanya. Dhani menilai perseteruannya dengan Global TV berdampak positif bagi kariernya. Dhani yang kini banyak tampil di TV dengan sejumlah sensasi ketimbang prestasi, melihat masalahnya bersama Global TV sebagai peluang. “Saya jadi tambah terkenal karena kasus Global TV. Gara-gara masalah ini saya sampai dimintai foto bareng dimana-mana, di bandara Cengkareng sana juga,” cetusnya. Menurut Dhani, selama ini dia tidak terlalu mempermasalahkan berbagai berita miring tentang dirinya di media. Termasuk insiden dengan dua wartawan Global TV terkait gosip kehamilan Mulan Jameela. (ina/wmc)

Armada

Tembus 12 Plakat Platinum, Pesta di KA Listrik GRUP band Armada mampu menembus 12 plakat platinum. Mereka bersyukur karena plakat itu membuktikan eksistensi mereka di industri musik tanah air. Mewujudkan rasa syukur itu, grup musik asal Palembang tersebut menggelar pesta di atas kereta api listrik. Baru-baru ini, band yang digawangi oleh Rizal (vokal), Radha (gitar), Mai (gitar), Endra (bass), dan Andit (drum) itu juga menorehkan pencapaian yang sepertinya belum mampu dilakukan oleh banyak penyanyi atau grup musik lokal. Mereka berhasil menjual aktivasi ring back tone (RBT) lebih dari 12 juta download untuk lagu-lagu di album ‘Hal Terbesar’ yang diproduksi EMotion Entertainment. Lagu-lagu yang sukses membumi itu, antara lain ‘Mau Dibawa Kemana’, ‘Buka Hatimu’, ‘Kuingin Setia’, hingga ‘Cinta Itu Buta’. Lagu-lagu tersebut sukses menjadi lagu yang paling banyak di-request di radioradio terkemuka di seluruh Indonesia. Kekuatan lirik, notasi, serta indahnya harmonisasi nada masih menjadi resep mujarab Armada dalam mencuri perhatian dari penikmat musik. Uniknya, sebagai rasa syukur

terhadap prestasi yang telah dicapainya, Armada mengadakan acara di lokasi yang tidak biasa, yakni di atas kereta yang sedang berjalan. Ya, itulah yang terjadi Rabu (16/3) siang. Bersama para wartawan dan Pasukan Armada, julukan fans mereka, Armada menghelat acara syukuran di atas kereta listrik Pakuan Express jurusan JakartaBogor. “Alhamdulillah, pastinya kami bersyukur. Ini prestasi yang besar banget. Yang kami tahu, untuk mencapai 1 juta (download) saja susah. Di Indonesia baru ada tiga band yang bisa. Pertama SamsonS, kedua Wali, dan alhamdulillah kami jadi yang ketiga,” tutur Rizal di sela-sela acara syukuran yang digelar di kereta listrik Pakuan Express, Rabu (16/3). Kereta berangkat dari Stasiun Beos, Kota, Jakarta Pusat, sekitar pukul 13.00 WIB. Armada ternyata sudah memesan satu gerbong khusus untuk acara tersebut. “Kami memang sengaja cari cara yang unik. Jarang-jarang kan teman-teman wartawan liputan di kereta yang lagi jalan begini. Goyanggoyang terus,” canda Rizal, saat memberi sambutan di awal acara. (ina/05/wmc)

OLAHRAGA

4

KAMIS 17 MARET 2011

RADAR TEGAL

LIMA LAGA, LIMA GOL “Chicharito” Hernadez Man United (2)

Marseille (1)

MANCHESTER - Javier “Chicharito” Hernadez memberi andil lolosnya Manchester United ke perempat final Liga Champions. Chicharito memborong dua gol dari kemenangan 2-1 atas Olympique Marseille di Old Trafford kemarin. Alhasil, Setan Merah sebutan United - lolos dengan agregat 2-1. Laga berjalan lima menit, Chicharito membuat skor setelah menyambar umpan tandemnya, Wayne Rooney. United baru bisa menggandakan keunggulan pada menit ke-75. Kali ini, giiran crossing Ryan Giggs yang dituntaskan Chicharito. Sedangkan gol hiburan Marseille merupakan hasil bunuh diri Wes Brown di menit ke-83. “Kecepatan dan pergerakan Hernandez sangat membantu kami. Jika Anda melihat gol pertama, dia melakukannya setelah tiga kali berlari,” ungkap pelatih United Sir Alex Ferguson kepada MUTV. “Saya cukup terkejut melihat penampilannya. Ketika kami mendatangkannya, saya pikir dia butuh waktu adaptasi. Tapi, dia cepat beradaptasi dan bisa bermain konstan selama 90 menit,” tambah Ferguson. Kesempatan bermain yang diberikan Ferguson memang tidak disia-siakan Chicharito. Striker internasional Meksiko itu mengemas lima gol dalam lima laga terakhir. Total, Chicharito sudah menghasilkan 16 gol dari 33 laga musim ini. Gara-gara Chicharito tengah on fire, Ferguson dipaksa mencadangkan top scorer United Dimitar Berbatov (20 gol). Pujian kepada Chicharito juga mengalir dari Rooney. “Dia (Chicharito) tidak hanya sangat cepat, melainkan penyelesai bagus di kotak penalti,” ungkapnya kepada Daily Mail. Rooney lantas memberi prediksi perihal lawan yang mungkin dihadapi United di perempat final. Rooney menyebut Barcelona dan Tottenham Hostpur bisa menjadi ganjalan terberat. “Saya menikmati permainan menawan kedua tim di Eropa musim ini dan akan lebih menikmati apabila bertemu mereka,” jelasnya. Sayang, sukses United kemarin diiringi kekecewaan dengan bertambahnya daftar cedera pemain, khususnya di barisan pertahanan. Setelah Nemanja Vidic out sebelum kickoff, John O?Shea dan Rafael Da Silva terkapar saat pertandingan karena hamstring. Ketiganya menyusul Rio Ferdinand (betis) dan Jonny Evans (engkel). Meski begitu, kekecewaan lebih mendalam jelas dirasakan Marseille. Pelatih Didier Deschamps pun menyesalkan sejumlah peluang timnya yang gagal disempurnakan menjadi gol. “Jika United memiliki penyelesai di depan gawang (Chicharito, Red), tidak demikian dengan kami. Tapi, target kami adalah lolos ke 16 besar dan kami sudah meraihnya,” terang Deschamps. (dns)

KEGAGALAN Bayern Munchen di Liga Champions tidak membawa korban. Bayern memutuskan apabila pelatih Louis van Gaal tidak ada dicopot dari jabatannya menyusul raihan negatif kemarin. Hal itu diungkapkan CEO Bayern Karl-Heinz Rummenigge seusai laga. Rummenigge mengatakan, Van Gaal masih dibutuhkan di sisa musim ini. Toh, itu sekaligus kesempatan Van Gaal memberi kesan manis sebelum dirinya hengkang. Pekan lalu (7/3), Van Gaal dan Bayern telah sepakat untuk tidak melanjutkan kerjasama musim depan. “Semua orang yang ada di klub sangat kecewa dengan hasil ini (Liga Champions). Rasanya seperti ditusuk tepat di jantung. Tapi, kami harus tetap tegar berdiri,” ungkap Rummenigge sebagaimana dilansir Reuters. “Yang harus kami lakukan adalah kembali fokus untuk finis kedua di Bundesliga agar lolos otomatis ke Liga Champions musim depan,” tambahnya. Runner-up Bundesliga merupakan target realistis bagi Bayern. Die Roten sebutan Bayern - hanya berselisih tujuh poin (45-52) dari peringkat kedua Bayer Leverkusen dengan kompetisi masih menyisakan delapan laga. Sedangkan untuk juara, Bayern sudah sangat sulit apabila tidak dikatakan mustahil mengingat selisih 16 poin dengan Borussia Dortmund. Kegagalan di Liga Champions sekaligus memastikan Bayern tanpa gelar musim ini. Itu karena Die Roten juga kandas di semifinal DFB Pokal (Piala Jerman). Raihan yang kontras dengan musim lalu ketika Die Roten menyandingkan gelar Bundesliga dan DFB Pokal serta finalis Liga Champions. “Setelah apa yang baru kami alami di Liga Champions, tidak mudah memenuhi target terakhir di Bundesliga.” (dns)

Van Gaal

Pandev Menjadi Pahlawan Cesar

Goran Pandev

Rival Ikut Doakan Abidal BARCELONA - Barcelona tak akan bisa menurunkan Eric Abidal sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Abidal harus absen, setelah dipastikan adanya tumir di hatinya. Pihak Barcelona pun telah menginformasikan lewat situs resmi mereka, bahwa Jumat nanti (18/3) Abidal akan menjalani operasi bedah tumor hati. “Ya, Abidal akan menjalani operasi pada hari Jumat,” demikian keterangan juru bicara klub lewat situs resmi Barcelona. “Pemain asal Prancis itu telah terdeteksi memiliki tumor di hatinya, dan dia harus menjalani operasi. Eric bakal dioperasi di BarnaClinic Grup Hospital Clinic Barcelona dan dokter yang menanganinya adalah Josep Fuster Obregon,” jelasnya. Abidal yang kini berusia 31 tahun, musim ini sudah 22 kali membela Barcelona di semua ajang. Namun, dia tak pernah lagu masuk line up sejak Blaugrana-julukan Barcelona menang 3-0 atas AtleticoMadrid bulan lalu. Derita Abidal juga mengundang simpati para pemain. Tak hanya rekan-rekannya di Barcelona. Tapi, sejumlah penggawa Real Madrid yang nota bene rival klasik Barcelona, ikut bersimpati atas apa yang sedang menimpa Abidal. Kaka misalnya. Lewat akun twitter nya, pemain yang diisukan bakal hengkang pada akhir musim itu mengaku sedih dengan apa yang terjadi pada Abidal. Cristiano Ronaldo juga ikut bersimpati. Mesin gol Real Madrid ini berharap Abidal bisa melewati fase kritis. “Sebuah kabar buruk. Saya harap Abidal bisa sembuh dengan cepat,” sambung Ronaldo. (bas)

Tidak Pecat Van Gaal

Mampu Pukul Balik Prediksi MUNCHEN - Inter Milan lolos dari lubang jarum. Kalah 0-1 dari Bayern Munchen di kandang sendiri (23/2), Inter membalas dengan kemenangan 3-2 di Allianz Arena kemarin (16/3). Agregat pun 3-3, tapi Inter berhak melenggang ke perempat final Liga Champions berkat aturan gol away. Kemenangan Nerazzurri “sebutan Inter” kemarin seolah membalikkan banyak prediksi. Sebelum laga, Bayern dijagokan lolos mengingat predikat tuan rumah dan modal kemenangan di pertemuan pertama. Tapi, Inter yang notabene juara bertahan tampil luar biasa. Tim tamu langsung mengejutkan dengan gol cepat Samuel Eto’o pada menit ketiga. Namun, kesalahan kiper Julio Cesar pada menit ke-21 dimanfaatkan Mario Gomez untuk menyamakan kedudukan. Bayern makin di atas angin berkat gol Thomas Muller pada menit ke-31. Saat turun minum, skor adalah 2-1 (agregat 3-1) bagi Bayern. “Setelah babak pertama, semua orang berpikir Bayern akan lolos, tapi kami tetap bermain dengan hati di babak kedua,” ungkap Esteban Cambiasso, gelandang

Inter, kepada Football Italia. Usaha pantang menyerah Inter membuahkan hasil. Setelah Wesley Sneijder menyamakan kedudukan 2-2 pada menit ke-63, Bayern mulai sport jantung. Tuan rumah mulai cemas karena Inter semakin agresif memburu gol. Hasilnya, saat waktu normal menyisakan dua menit, Goran Pandev mencetak gol ketiga sekaligus mengubur ambisi tuan rumah. “Seperti roller coaster karena ada berbagai macam momen sepanjang pertandingan. Kelihatannya aman, tapi berbahaya,” kata Presiden Inter Massimo Moratti di situs resmi klub. Atas sukses Inter, Moratti pun memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada pelatih Inter Leonardo. Berkat sentuhan Leonardo, Inter masih dalam trek mempertahankan treble winners (Serie A Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions) musim ini. “Leonardo layak mendapat nilai 10 dari 10 karena tidak mudah membalikkan situasi dalam sebuah laga seperti itu, khususnya setelah babak pertama. Saya tidak tahu apa yang dikatakannya kepada pemain di ruang ganti. (dns)

GORAN Pandev masih berguna bagi Inter Milan. Golnya pada menit ke-88 memastikan Inter mengalahkan Bayern Munchen 3-2 dan lolos ke perempat final berkat aturan gol away. Pandev mengatakan, golnya kemarin adalah gol terpenting dalam karirnya. “Gol itu lebih penting daripada gol saya di final Piala Dunia Antarklub,” kata Pandev kepada La Gazzetta dello Sport. “Saya mendedikasikannya kepada semua orang yang masih memercayai saya karena saya membayarnya dengan gol itu,”

tambah striker internasional Makedonia itu. Sebelum golnya kemarin, Pandev nyaris dilupakan karena dia dianggap tak lebih sebagai striker tambal sulam di Inter. Pandev direkrut Inter Januari tahun lalu hanya karena menganggur. Yakni setelah memutus kontraknya di Lazio garagara berselisih dengan presiden Claudio Lotito. Bergabung dengan Inter, Pandev hanya menjadi deputi Diego Milito dan Samuel Eto?o. Kedatangan Giampaolo Pazzini Januari lalu makin menyulitkan striker 27 tahun itu menembus starting eleven. Namun, cederanya Milito dan Pazzini yang cup-tied memberi berkah. (dns)

JATENG

KAMIS 17 MARET 2011

5

RADAR TEGAL

PHK Pekerja, SPBE Digeruduk

KARANGDADAP

DALAL MUSLIMIN

MIRING - Tiang penyangga jembatan terlihat miring sehingga membahayakan bagi masyarakat.

Jembatan Karangdadap Memprihatinkan KARANGDADAP - Kondisi jembatan sasak di Dukuh Guntur Desa Karangdadap Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan, cukup memprihatinkan. Tiang penyangga jembatan itu miring sehingga membahayakan warga masyarakat yang akan melintas di situ. Dari informasi yang dihimpun Radar, jembatan itu menghubungkan Kecamatan Karangdadap Kabupaten Pekalongan dengan Kecamatan Warungasem di Kabupaten Batang. Masyarakat yang ingin lebih cepat dalam menempuh perjalanan selalu menggunakannya, sehingga jembatan itu sangat penting untuk akses aktifitas ekonomi warga. Jembatan itu sendiri mengalami kerusakan karena terkena banjir beberapa waktu lalu. Akhirnya, karena dinilai membahayakan, jembatan ditutup oleh masyarakat dan kepolisian. Selain itu juga saat ini masih terjadi konflik antar warga dua kabupaten. Riyan, salah seorang warga Kedungwuni yang biasa melintasi jembatan itu menuturkan, jika jembatan itu cukup membahayakan untuk dilintasi saat ini, sehingga ditutup. “Bahaya, tiang penyangganya miring. Bisa-bisa roboh,” ujarnya. Menurutnya, jembatan itu sangat penting keberadaannya untuk melakukan aktifitas perekonomian masyarakat, sehingga sangat diperlukan sekali oleh warga kedua kabupaten. “Jembatan itu sangat penting sekali fungsinya, untuk itu pemerintah daerah harus memperhatikannya agar diperbaiki dan tidak membahayakan masyarakat yang melintasinya,” tambahnya. Terpisah, Plt Kepala DPU Kabupen Pekalongan Marbun menuturkan, perbaikan jembatan itu sudah diusulkan ke Pemrov Jateng, namun hingga saat ini belum turun. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah Batang dalam menangani kerusakan jembatan itu. Karena jembatan itu berada dalam wilayah perbatasan. “Besaran dananya hingga 10 miliar lebih, dan akan dikucurkan secara bertahap,” ujarnya. Sementara itu, lanjut dia, anggaran yang akan diturunkan itu berasal dari APBD, namun hingga sekarang juga belum ada penetapan. “Penetapan APBD 2011 belum ada, dimungkinkan akan dicairkan dari APBD Perubahan 2011,” pungkasnya. Sebelumnya juga diberitakan Radar, Selasa (15/3), jika jembatan Karangdadap - Warungasem itu juga ditutup oleh pihak kepolisian, karena terjadi konflik antar warga. Kapolres Pekalongan AKBP Edy Murbowo melalui Kapolsek Karangdadap AKP Sutrisno melalui Kanit Provost Polsek Karangdadap Aiptu Budi Suryono membenarkan pihaknya melakukan penutupan jembatan itu, mengingat masih terjadi perselisihan antar warga. “Kami mendampingi warga agar tidak ada masalah di masyarakat. Untuk sementara ditutup karena belum ada solusi,” ujarnya lagi mantap. (ap11/dal)

BATANG

PEKALONGAN - Akibat melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) PT Karya Niaga Mas didemo oleh puluhan pekerja yang tergabung dalam Persatuan Serikat Pekerja (PSP) perusahaan tersebut dengan didampingi oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Pekalongan, Rabu (16/3) siang. Dengan menggunakan sistem Bipartrid, puluhan pengurus baik PSP maupun SPN menuntut agar pihak menejemen PT Karya Niaga Mas menjelaskan secara rinci alasan melakukan PHK serta pengskorsan terhadap beberapa karyawan. Selain itu menuntut agar perusahaan membatalkan PHK yang dilakukan sepihak tersebut. Korban PHK diketahui bernama Waluyo Slamet (39) warga Griya Panguripan Indah Blok F No 7 Kota Pekalongan. Dirinya mengaku, selama ini tidak pernah

berbuat kesalahan. Namun, sontak kaget ketika menerima surat mengenai pemberhentian sepihak yang dilakukan perusahaan. “Begitu menerima surat pemberitahuan tersebut saya sangat kaget. Tidak melakukan kesalahan apapun tau-tau dipecat. Padahal saya sangat loyal terhadap perusahaan. Contohnya untuk seragam dan akribut yang seharusnya disediakan oleh perusahaan, tapi tidak disediakan perusahaan. Akhirnya saya membeli seragam beserta akributnya dengan uang pribadi. Kurang loyal apa coba,” bela Waluyo yang sekaligus sebagai Sekretaris PSP pada SPBE tersebut. Salah seorang pengurus SPN Kota Pekalongan, Damirin mengatakan PT Karya Niaga Mas telah melakukan pencideraan hak-hak pekerja. Dengan melakukan PHK sepihak yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan ketenagakerjaan. “Salah seorang security ber-

sungan hidup seseorang. Pak Waluyo punya kewajiban menafkahi keluarganya, dengan adanya PHK maka tidak bisa menafkahi keluarganya. Cobalah pakai hati nurani dalam setiap mengambil keputusan,” mungkapnya. Sementara itu, Plant Manager SPBE PT Karya Niaga Mas, Prastowo Bangun Mujiono kepada Radar mengatakan alasan dilakukan PHK atas dasar pemberlakuan audit yang dilakukan pihak PT Pertamina. “Setelah diaudit dari PT Pertamina, dengan hasil menuntut harus dilakukan pemisahan antara gate keeper dengan security. Sehingga berdampak pada pengurangan tenaga kerja. Untuk security akan menggunakan security yang lama. Pak Waluyo terkena dampaknya tersebut,” bebernya. Mengenai tiga pekerja yang diskors, Prastowo mengatakan memangb benar adanya skorsing terhadap ketiga pekerja. Hal

tersebut sebagai upaya penyadaran serta sebagai evaluasi terhadap kinberja selama ini. “Mengenai skorsing, dilakukan perusahaan karena tiga pekerja tersebut melakukan berbagai kesalahan yang berbeda-beda. Misalnya absensi yang tidak penuh, kinerja cenderung menurun, juga tidak disiplin dalam bekerja. Namun, setelah dirembug dan diambil keputusan maka tiga pekerja tersebut akan aktif per bulan April mendatang,” tandasnya. Dengan berdalih tidak bisa mengambil keputusan dikarenakan tidak ada pejabat yang berwenang maka tuntutan tidak bisa teralisasikan. Namun, pada akhir pertemuan pihak perusahaan berjanji akan memberikan keputusan minggu depan tepatnya tanggal 22 Maret 2011 mendatang. Sembari menunggu keputusan, maka Waluyo akan diberikan upah dan diberikan hak-haknya sebagaimana mestinya. (ap10)

PAC Segel Kantor DPC Partai Hanura BATANG - Meskipun baru seumur jagung, namun kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Batang periode 2010-2015 sudah dilanda konflik internal. Bahkan tidak tanggung-tanggung, kantor partai yang berada di jalan Akhmad Yani, kauman Batang tersebut Selasa (15/3) disegel oleh sejumlah pengurus pimpian anak cabang (PAC) partai tersebut. Hal tersebut dipicu ketidakpuasan terhadap pengurus DPC yang baru, karena dinilai tidak transparan dalam mengelola manajemen partai. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyegelan kantor DPC tersebut dilakukan spontan oleh para pimpinan PAC yang datang pada kemarin sore. Pasalnya, pada hari itu mestinya diadakan audiensi antara para ketua PAC dengan jajaran pengurus DPC. Pertemuan itu guna membahas terkait penyampaian permasalahan yang ada, serta evaluasi terhadap pelaksanaan musyawarah anak cabang (musancab) yang telah dilaksanakan. Sebelum acara digelar, jauhjauh hari sudah ada surat dari PAC ke pihak pengurus DPC yang meminta digelarnya audiensi guna membahas hal-hal tersebut. Namun saat sejumlah pengurus PAC datang ke kantor DPC sekitar pukul 14.00, kondisi pintu gerbang depan kantor masih terkunci. Sedangkan jajaran pengurus PAC sendiri tidak ada satu pun terlihat batang hidungnya, padahal surat permohonan jelas sudah dilayangkan jauh-jauh hari. Kondisi tersebut membuat

kesal para pengurus sembilan PAC meliputi Batang, Reban, Limpung, Subah, Wonotunggal, Bawang, Pecalungan, Bandar, dan Kandeman yang datang ke kantor DPC untuk beraudiensi. Mereka meluapkan kekesalan atas sikap pengurus DPC itu dengan menyegel kantor dan memasang poster berisikan tentang kritikan atas sikap dan kinerja DPC luar pintu gerbang dan pagar kantor. Menurut Muryono dari PAC Partai hanura Subah, pada hari Selasa kemarin mestinya diadakan audiensi dengan jajaran pengurus DPC untuk membahas berbagai persoalan partai yang ada. Namun saat pengurus PAC datang, ternyata kantor dalam keadaan tertutup dan terkunci, sehingga jelas kegiatan tersebut tidak bisa dijalankan. Padahal, lanjut dia, pada acara audiensi tersebut para pengurus akan menyampaikan banyak hal terkait kondisi partai. Termasuk diantaranya kepengurusan DPC saat ini yang tidak sesuai AD/ART partai. “Untuk kepengurusan DPC saat ini dipilih tidak melalui forum formatur yang telah ditetapkan, sehingga tidak sesuai AD/ART partai. Selain itu, pada audiensi tersebut, kami juga juga akan mempertanyakan dana bantuan operasional partai (BOP) yang diperoleh dari APBD, namun penggunaannya tidak jelas.” Pihaknya juga menuduh bahwa Surat Keputusan (SK) pengurus DPC dari DPD Partai Hanura Jateng yang ada aspal alias asli tapi palsu. (don)

ANWAR FATONI

TATAP MUKA - Kepala Kantor Kemenag Batang memberikan sambutan saat Forum Tatap Muka Muspida Plus dengan Tokoh Masyarakat/Lintas Agama.

ITSNA NAJIHATIL ULYA

TERCEMAR - Semakin banyak jumlah kapal yang bersandar membuat aliran Kali Sambong saat ini tercemar oli sisa.

Oli Kapal Cemari Kali Sambong BATANG - Pencemaran Kali Sambong yang disebabkan limbah oli kapal membuat warga resah. Pasalnya masih banyak warga yang memanfaatkan air sungai tersebut. Namun dengan adanya limbah oli kapal, membuat air tidak lagi bisa dimanfaatkan karena sudah tidak bersih dan berwarna coklat kehitaman. “Banyak warga di sini yang masih mengandalkan air Kali Sambong yang berada tidak jauh dengan rumah mereka. Namun dengan adanya limbah oli kapal tersebut, banyak warga yang tidak bisa melakukan aktifitas yang biasa dilakukan di Kali Sambong,” tutur Maimunah, warga Kelurahan Karangasem Utara Kecamatan Batang, Rabu (16/3). Dijelaskan, selama ini sebagian masyarakat memanfaatkan di Kali

Sambong untuk kegiatan rumah tangga, terutama mencuci pakaian dan perabot. Hal ini dilakukan karena sebagian warga tidak mempunyai kamar mandi. Namun untuk keperluan memasak, warga meminta air ke tetangga yang mempunyai sumur. “Pada saat kapal yang mangkal disini tidak terlalu banyak air tidak berubah warna, karena limbah oli yang tercampur tidak terlalu banyak. Tapi ketika banyak kapal yang mangkal, maka limbah oli tersebut mengotori air sungai. Sampai saat ini memang masih banyak warga pesisir yang belum mempunyai kamar mandi karena tidak adanya biaya,” jelas Eni, warga lainnya. Menurut mereka, keadaan aliran Kali Sambong saat ini sudah sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan dulu. Bahkan

dulu saat airnya masih bersih dan belum tercemar, banyak anak yang mandi di sungai tersebut. “Harapannya untuk kapal yang mangkal disini tidak sembarangan agar air sungai yang ada tidak tercemar. Dengan adanya pencemaran tidak ada satu orangpun yang perduli dengan keadaan sungai yang semakin tidak karu-karuan. Padahal banyak manfaat dengan adanya kali sambong ini tetapi tidak banyak yang melestarikan keindahan bahkan kebersihan air kali sambong yang ada,” pungkas Maimunah. Terkait kondisi ini, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Batang belum bisa dimintai tanggapannya. Saat mencoba ditemui, yang bersangkutan tidak berada di kantor. (ap8)

Truk Tabrak Polisi, 1 Luka Berat

PemerintahTidakBisaBubarkanAhmadiyah BATANG - Sejak dinyatakan sebagai aliran sesat pada 2004 lalu, tuntutan agar pemerintah membubarkan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) terus menggema di berbagai daerah. Namun, pada dasarnya pemerintah tidak bisa membubarkan JAI, meski sudah dianggap menodai ajaran agama Islam. “Pemerintah tidak bisa membubarkan Ahmadiyah. Tapi dengan tegas melarang setiap kegiatan dan penyebaran ajaran Ahmadiyah di Indonesia. Selama ajaran tersebut bertentangan dengan ajaran agama Islam,” tegas Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Batang, HM Bisri, pada Forum Tatap Muka Muspida Plus dengan Tokoh Masyarakat/ Lintas Agama, Rabu (16/3). Dijelaskan, pelarangan aktifitas dan penyebaran Ahmadiyah ini sudah berlaku sejak 2004. Karena adanya pengakuan Mirza Gulam Ahmad sebagai nabi setelah Nabi Muhammad Saw. “Ahmadiyah sudah menodai ajaran Islam, dengan mengakui Mirza Gulam Ahmad sebagai nabi setelah Rasulullah,” jelasnya. Pelarangan terhadap JAI ini sudah jelas tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Jaksa Agung dan Menteri Dalam Negeri. Yakni memberi peringatan dan memerintahkan pengurus dan anggota JAI, untuk menghentikan penyebaran penafsiran dan kegiatan yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran agam Islam. Walau begitu, menurutnya, bagi masyarakat yang kontra dengan keberadan JAI ini, tidak diperkenankan melakukan tindak kekerasan. “Hal itu juga sudah dituangkan dalam SKB 3 Menteri. Bila ada yang melakukan kekerasan bisa dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku,” tandas Bisri. Namun, patut dikhawatirkan pula bila tindak kekerasan pada JAI berkembang tidak terkendali. “Apa yang diambil Jabar dan Jatim, yang melarang aktifitas JAI dan bukan membubarkan sebagai solusi baik. Masalah akan selesai bila JAI mendeklarasikan sebagai agama baru, di luar agama Islam. Selama Ahmadiyah masih mengakui sebagai bagian dari Islam, maka tidak akan selesai,” ujarnya. Di tempat yang sama, Kapolres Batang AKBP M Nasihin meminta masyarakat untuk mewaspadai kehadiran orang luar yang datang, terutama yang tidak diketahui asal usul maupun tujuannya. “Aksi kekerasan seperti yang terjadi di Temanggung, ternyata dilandasi kehadiran orang luar daerah. Oleh karena itu, kami meminta masyarakat Batang untuk tidak mudah terprovokasi. Juga waspadai kehadiran orang luar,” tegasnya. Kapolres juga meminta masyarakat untuk menghindari aksi kekerasan. “Sebagai WNI dan hidup di negara hukum, kita wajib menjunjung tinggi aturan yang berlaku. Kalau ada yang mencurigakan laporkan ke Polisi, jangan ditangani sendiri. Jangan main kekerasan, karena bisa dihukum. Hukumannya maksimal 5 tahun,” tandas Nasihin. (ton)

nama Waluyo di PHK tanggal 15 Maret 2011 kemarin. Dengan berdalih melakukan program efisensi dari perusahaan. Dengan melakukan PHK perusahaan sama saja telah melakukan pembudakan pekerja. Melakukan PHK terhadap pekerja maka harus sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan, hal itu sangat prisnsip dan tidak boleh dilanggar,” jelasnya. Damirin menambahkan, Waluyo telah bekerja sejak tiga bulan yang lalu. Sejak awal bekerja tidak diketahui status pekerja tersebut. Pemberlakuan PHK terhadap Waluyo membuat kaget. Karena selama ini, tidak melakukan suatu kesalahan bahkan dirinya selalu bersikap loyal terhadap perusahaan. Mengenai nasib tiga pekerja, perusahaan akan kembali mengaktifkan kembali per April 2011. “Jangan melakukan PHK seenaknya sendiri. Karena ini berhubungan dengan kelang-

EKO SUKADIS

SEGEL KANTOR - Beberapa pengurus dan kader Partai Hanura Batang berdemo di depan Kantor DPC, yang diakhiri dengan penyegelan.

PEKALONGAN - Nasib naas dialami polisi, Briptu Luluk Kristanto anggota Polsek Karangdadap. Pasalnya sepeda motor Yamaha Yupiter dengan nomor polisi G 3044 UA yang dikendarinya ditabrak sebuah truk gandeng di Jalan DR Sutomo Kota Pekalongan, Selasa (15/3) malam. Dari data yang berhasil dihimpun redaksi, kejadian tersebut berawal ketika Briptu Luluk mengendari motor dari arah timur ke arah barat hendak

memotong jalan Pantura. Namun ketika akan berbelok dari arah belakang terdapat truk gandeng dengan nomor polisi K 1389 TB menabraknya dari belakang. Kejadian tersebut dibenarkan oleh PAUR Subbag Humas Polresta Pekalongan Kota, IPDA Marso. Menurutnya kendaraan yang dikemudian anggota Polri tersebut berjalan dari arah Timur hendak berbelok menuju ke arah barat. Namun, dari arah belakang dengan tiba-tiba datang sebuah

truk gandeng. Karena tidak bisa mengindar, maka tabrakan tidak terelakkan. “Peristiwa tabrakan tersebut terjadi Selasa (15/3) malam. Briptu Luluk datang dari arah timur menuju arah barat. Ketika akan berbelok arah, dari belakang terdapat sebuah truk gandeng berkecepatan sedang sekitar 40Km/jam yang dikemudikan Mulyono (33) warga Desa Getas Pejaten RT I RW 3 Kecamatan Jati Kabupaten Kudus,” ujarnya lagi. (ap10)

OLAHRAGA

6

KAMIS 17 MARET 2011

RADAR TEGAL

LINTAS SEA Games Terancam Kurang Greget JAKARTA - Indonesia bukan hanya lambat menyiapkan kontingen untuk diterjunkan di SEA Games 2011. Sebagai tuan rumah, Indonesia juga terlihat belum menunjukkan greget untuk menyambut multieven dua tahunan tersebut. Salah satunya terlihat dari promosi yang dilakukan oleh Panitia Pelaksana (Panpel). Di Jakarta, misalnya. Sampai saat ini nyaris tak terlihat baliho ataupun spanduk bahwa Ibukota bakal menjadi tuan rumah even bergengsi November mendatang. Praktis hanya di KONI dan Kemenpora spanduk ataupun baliho pengumuman terdok.rateg sebut dibentangkan. INASOC (IndoRita Subowo nesia SEA Games Organization Committee) juga mengakui jika promosi yang dilakukan masih jauh dari kata maksimal. “Promosinya memang belum gemerlap. Mungkin sebentar lagi,” terang Djoko Pramono, deputi I INASOC saat ditemui di ruang kerjanya kemarin (16/3). Beberapa hal dianggap menjadi lemahnya promosi tersebut. Di antaranya ialah terus tertundanya dana dari pemerintah. Misalnya yang terjadi pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel yang belum menerima dana persiapana sebesar Rp 300-400 miliar dari pemerintah pusat. “Di antaranya ialah masalah dana itu,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Ketum PB Porlasi tersebut. Djoko menambahkan, gebyar Indonesia menyambut SEA Games 2011 kalah dibanding gelaran serupa 1997 silam. Ketika itu, promosi sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari. Masyarakat pun mengetahui jika Indonesia menjadi tuan rumah multieven olahraga tertinggi di Asia Tenggara. Ketum KONI/ KOI Rita Subowo bahkan sempat menyatakan jika gebyar persiapan SEA Games 2011 masih kalah dibanding perebutan kursi Ketum PSSI. Banyak media luar negeri yang lebih menyoroti konflik persepakbolaan Indonesia ketimbang SEA Games. “Media luar negeri banyak yang menyoroti tentang demo di sepakbola Indonesia. Bahkan, konflik di PSSI tersebut juga mengganggu atlet menyongsong SEA Games,” ucap Rita. Di sisi lain, ketua Inasoc Rahmat Gobel memilih santai dengan lemahnya promosi tersebut. Dia hanya menyatakan jika Inasoc sudah merancang konsep promosi yang bagus untuk menyukseskan SEA Games 2011 mendatang. “Biarkan orang berteka-teki terlebih dahulu. Tapi kami sudah melakukan persiapan yang baik untuk SEA Games,” tandas Rahmat. (ru)

BERKAT KEBUASAN BOAZ JAKARTA- Inilah pembuktian Boaz Solossa setelah dirinya tak menjadi bagian Timnas Indonesia saat Piala AFF 2010 lalu. Striker Persipura Jayapura tersebut menunjukkan kegemilangannya di even internasional lainnya, AFC Cup 2011. Setelah menjadi pencetak gol penyeimbang kala menahan imbang tuan rumah South China dengan skor 1-1 pada 2 Maret lalu, Boaz kembali menunjukkan kapasitasnya saat membantu Persipura menekuk East Bengal (India) dengan skor teak 4-1 di Stadion Gelora Utama Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta kemarin (16/3). Selain mencetak sebiji gol pada menit ke-19, Boaz juga menyumbangkan dua assist. Masingmasing assist untuk gol pembuka Titus Bonai pada menit ke-16 serta gol terakhir yang dilesakkan Lukas Mandowen di menit ke-93. Satu gol

Persipura lainnya diceploskan Stevie Bonsapia pada menit ke-63. Sementara gol hiburan East Bengal dijaringkan Tolgay Ozbey dimenit ke-21. Aksi Boaz pun mengundang decak kagum kubu lawan. Pelatih East Bengal Morgan Trevor James

mengaku takjub dengan kepiawaian yang ditunjukkan pemain 25 tahun tersebut. Bahkan, dia menyebut jika Boaz sudah tak layak bertanding di kompetisi nasional seperti Indonesia Super League (ISL). ?Dia harus bermain di level yang lebih tinggi di luar negeri. Jika melihat kemampuannya dalam pertandingan tadi (kemarin), levelnya sudah bukan di Indonesia lagi,” jelas Morgan setelah pertandingan. Boaz sebenarnya sempat menjadi buah bibir ketika klub Belanda VV Venlo dikabarkan tertarik merekrutnya. Namun, kabar tersebut akhirnya menguap begitu saja. Tapi, Morgan menyatakan seandainya kabar itu benar, Boaz harus segera menganggukan kepalanya terhadap tawaran berharga tersebut. ?Tak ada yang perlu ditakutkan bermain di kompetisi hebat seperti di Eropa atau negara Asia yang maju. Tawaran itu hanya untuk Boaz. Pemain lainnya belum tentu akan mendapatkan tawaran yang sama berharganya,” tegas pelatih asal Inggris tersebut. Kubu Persipura sendiri sebenarnya merelakan jika Boaz harus berkiprah di luar negeri. Pasalnya, hal tersebut akan meningkatkan kemampuan bermain Boaz di masa mendatang. ?Kalau melihat prestasi Boaz selama ini, ada benarnya jika dia memang sudah harus mencoba bertanding di level yang lebih tinggi. Saya sebagai pelatih tentu akan memberikan dukungan maksimal kepadanya,” tegas Jacksen F Tiago, pelatih Mutiara Hitam, julukan Persipura. Sebenarnya, jika benar-benar bermain di klub luar negeri, Boaz bukanlah pemain pertama. Sebelumnya, beberapa pemain Indonesia sempat menjajal peruntungannya dengan bergabung di klub luar negeri. Di antaranya ialah Ricky Yakobi yang dikontrak klub Jepang Matsushita atau Kurniawan Dwi Yulianto yang sempat mengadu nasib di Sampdoria. Sayangnya, karir para pemain tersebut tak berjalan mulus karena berbagai hal. ?Dia tak akan tahu apa yang akan terjadi sebelum mencobanya,” tegas Jacksen. Dengan kemenangan itu, Persipura menduduki pemuncak klasemen dengan nilai empat. Sementara East Bengal harus terpuruk di posisi juru kunci dengan raihan sebiji poin. (ru)

Chiacago Bulls Akhirnya Menuju Gelar Juara Maria Sharapova Bangkitkan Memori GEMPA bumi dan tsunami memberi efek bencana yang besar pada Jepang. Bencana yang muncul pada Jumat (11/3) itu mengakibatkan jatuhnya ribuan korban jiwa dan rusaknya banyak fasilitas penting. Namun, kekhawatiran bertambah terkait bencana susulan yang disebabkan nuklir. Gempa dan tsunami turut menghancurkan fasilitas di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Fukushima. Kekhawatiran muncul karena radiasinya bisa mengancam di kemudian hari. Meski Jepang beberapa kali telah menegaskan mampu menahan radiasi tersebut, kekhawatiran tetap muncul. Gempa besar yang menyebabkan krisis nuklir tersebut turut menyita perhatian petenis Rusia, Maria Sharapova. Dia khawatir dampaknya akan sama seperti tragedi Chernobyl pada 1986. Tragedi Chernobyl yang dampaknya bisa dilihat sampai sekarang tersebut ternyata cukup dekat dengan kehidupan mantan ratu tenis dunia itu. Chernobyl memang bagian dari perjalanan hidup keluarga Sharapova. Ketika bencana terjadi, Sharapova memang belum lahir dan masih dalam kandungan ibunya, Yelena. Bersama suaminya, Yuri, keluarga itu kemudian meninggalkan kota mereka, Gomel, yang terletak 80 mil sebelah utara Chernobyl. Gomel merupakan satu wilayah yang terkena dampak radiasi akibat bocornya pusat nuklir di Chernobyl. Keluarga Yuri Sharapov kemudian bermukim di Sochi, Siberia. Di sanalah Sharapova lahir dan besar. Sharapova kini bertugas sebagai duta kehormatan PBB untuk memperingatkan tentang bahaya terulangnya tragedi Chernobyl. Selasa (15/3) waktu setempat, dia mengenakan kaus peringatan 25 tahun meledaknya pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Chernobyl, ketika menghadiri konferensi pers setelah pertandingan di turnamen Indian Wells Terbuka. “Meski sudah terjadi lama sekali, kejadian itu (tragedi Chernobyl) masih berdampak pada masyarakat di sana. Anak-anak yang lahir saat itu, sekarang memiliki anak dengan kelainan tubuh sehingga mereka sulit hidup normal,” kata Sharapova. Dengan tinggal di Sochi, dia bisa berkenalan dengan tenis. Fasilitas di Sochi memang lebih baik jika dibandingkan dengan di Gomel. Baru setelah itu dia hijrah ke Florida (Amerika Serikat) untuk menekuni dunia yang membesarkan namanya itu. Jadi, tragedi Chernobyl turut berperan bagi Sharapova. Legenda tenis Martina Navratilova melihat bakat Sharapova kecil saat bermain di Rusia. Dia menyarankan Yuri untuk membawa anaknya ke Florida, masuk ke Akademi Tenis Nick Bollettieri di Florida. Dengan tempaan yang bagus, Sharapova menjelma menjadi petenis nomor satu yang saat ini sudah mengoleksi tiga gelar grand slam. Tahun lalu, untuk pertama kalinya dia mengunjungi Chernobyl bersama ESPN. Dalam kunjungan singkatnya, dia melihat dengan jelas dampak yang ditimbulkan kebocoran nuklir. Sehingga, dia punya gambaran yang jelas jika nantinya terjadi lagi kasus serupa. Tragedi di Fukushima berada di depan mata. “Gila bukan? Anda bahkan tak bisa mempersiapkan diri menghadapinya. Itu benar-benar terjadi dan anda bisa lihat benar-benar luar biasa dan bisa terjadi di mana pun di dunia ini,” kata Sharapova. Jepang kini masih dalam ancaman radiasi akibat meledaknya reaktor nuklir mereka di Fukushima. Sistem pengamanan reaktor nuklir tersebut tidak berfungsi akibat terhantam badai tsunami. Para ahli nuklir memperkirakan ada kemungkinan kebocoran dan radiasi, meski tidak separah Chernobyl. “Negeri itu (Jepang) memberi banyak kenangan buat saya. Saya bermain di sana saat masih muda. Jadi, saya sangat sedih bila mengingat budaya dan masyarakat di sana,” tutur Sharapova. (ady)

CHICAGO - Akhir musim reguler menjadi saat yang tepat bagi Chicago Bulls untuk memberikan pembuktian. Bulls terus menunjukkan diri sebagai penantang serius menuju gelar juara. Bukti terbaru mereka sampaikan dengan menduduki posisi teratas di wilayah timur. Dengan mengenakan jersey hijau, Bulls perkasa di hadapan publiknya sendiri. Mereka menekuk Washington Wizards dengan 98-79. Kemenangan ketujuh secara beruntun tersebut membawa Bulls merampas posisi puncak dari tangan Boston Celtics. Point guard kandidat MVP (Most Valuable Player) Derricks Rose mengemas 23 poin, diikuti Luol Deng 20 poin dan Keith Bogans 17 poin. Dengan penampilan yang makin solid, mereka siap mengakhiri musim reguler di posisi teratas. “Kami punya tim hebat. Semua tahu, saat ada satu pemain sedang menurun, yang lainnya harus meningkat,” kata Bogans. Bulls kini memiliki rekor menang kalah 48-18. Mereka unggul setengah game dari Celtics yang punya rekor 4718. Selain pertama untuk musim ini, posisi puncak kali ini adalah yang pertama kali sejak 13

tahun lalu. Pada musim 19971998, mereka meraih posisi teratas wilayah timur dan mengakhirinya dengan gelar juara. “Apa yang terjadi sekarang adalah yang selalu diperbincangkan orang-orang tentang kami. Sudah menjadi sifat manusia, mudah bagi kami untuk jatuh dalam perangkap dengan pikiran bermain dan menang. Bukan itu masalahnya, masih banyak hal yang harus dikerjakan,” kata Luol Deng. Persaingan ketat antara Bulls dan Celtics sebelumnya di luar prediksi. Sebelumnya, Celtics justru diperkirakan akan terlibat persaingan perebutan tempat teratas dengan Miami Heat. Namun, ketika Heat kurang konsisten, Bulls mendapatkan momentum kebangkitan setelah akhir pekan All-Star. Jika dua tim mengakhiri musim reguler dengan rekor menang kalah yang sama, posisi teratas akan ditentukan dengan hasilhead-to-head alias pertemuan langsung kedua tim sepanjang musim. Untuk sementara, Celtics masih unggul, Celtics menang dua kali dari tiga pertemuan musim ini. Namun, mereka masih menyisakan satu pertemuan lagi, yaitu di United Center, kandang Bulls, 7 April.

Bulls sudah memenangkan sepuluh dari sebelas laga terakhir yang mereka lalui. Rekor kandang mereka pun meningkat jadi 30-4. Untuk rekor terbaik di laga home tersebut, Rose dkk hanya kalah dari penghuni puncak wilayah barat San An-

tonio Spurs yang punya rekor 31-3. “Kami mendapatkan umpan dari para fans di sini. Jika bukan untuk mereka, kami tak akan bermain dengan cara kami bermain seperti sekarang. Energi dari arena ini benar-benar gila,”

kata Rose. Bulls bermain tanpa kekuatan terbaiknya. Mereka masih tanpa Carlos Boozer yang mengalami cedera engkel kiri. Sementara, center Joakim Noah juga absen karena mengalami gejala flu berat. (ady)

SAMBUNGAN

KAMIS 17 MARET 2011

7

RADAR TEGAL

BIN Bantah Kecolongan dari halaman 1 Utan Kayu, Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), dan kediaman Tokoh Pemuda Pancasila Yapto. Menurut Sutanto, BIN terus melakukan upaya pendalaman atas kasus terorisme. Di luar kejadian yang terakhir, Sutanto menyebut kejadian intelijen sudah bekerja keras. “Beberapa kali kami sudah melakukan pencegahan,” Apakah sudah ada indikasi pelaku? Sutanto tidak secara langsung menjawab pertanyaan itu. Menurut dia, pendalaman harus terus dilakukan agar intelijen bisa mendapatkan informasi seakurat mungkin. “Ini kan masih pendalaman. Tunggu dulu, jangan sekarang, jangan diganggu dulu,” tan-

dasnya. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menambahkan, ancaman terhadap negara datang dari internal maupun eksternal. Yang sifatnya publik, tentu secara spesifik bukan bidang Kementrian Pertahanan. “Sejauh itu pembinaan teritorial, itu kita lakukan,” kata Purnomo. Menurut Purnomo, kejadian terorisme bisa saja melibatkan Densus 81. Namun, selama ini tugas itu dilakukan oleh Satuan antiteror Densus 88. Densus 81 bisa saja masuk berdasarkan rekomendasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). “Bahwa sekarang sudah ada BNPT, di situ bisa saja kepolisian masuk atau Densus 81 yang masuk,” tandasnya.

Lagi, 17 ABK asal RI Dilaporkan Hilang Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddik menilai kasus pengeboman di tiga tempat ini unik. Obyek yang acak dari tiga tempat itu otomatis telah mengaburkan dugaan politisasi yang terjadi pada bom pertama di Utan Kayu. “Sebaiknya kepolisian dan intelijen ungkap saja, supaya terjawab tafsir-tafsir politiknya,” kata Mahfudz. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menilai kejadian bom ini sudah meresahkan masyarakat. Priyo menyebut kejadian ini sebagai teror yang sulit untuk ditoleransi. Ini karena, ada motif yang berbeda atas insiden bom yang terjadi di tiga tempat itu. “Kepolisian harus mengungkap demi menjaga kenyamanan,” tandasnya. (bay)

Pengebom Dipimpin ”Panglima” Upik dari halaman 1 angguk,” katanya. Eko Budi Wardoyo adalah tahanan kasus terorisme yang tertangkap di Sidoarjo, Januari 2010. Pria berumur 32 tahun itu kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur terlibat peledakan bom di Pasar Tentena, Poso, Sulawesi Tengah, 28 Mei 2005. Akibat aksi terorisme itu, 22 orang meninggal dan 93 luka-luka. Selain peledakan di Pasar Tentena, Eko diduga terlibat penembakan terhadap Pendeta Susiyanti di Tinulele serta perampokan toko emas di Pasar Tua, Poso. Eko adalah salah satu pelapis Taufik Bulaga alias Upik Lawanga. Ahli bom termos (rangkaian bom yang diletakkan di bawah termos, sehingga bom meledak jika termos diangkat) itu diburu sejak 2006. Upik diduga sempat datang ke Jatiasih, Bekasi, untuk bertemu Noordin M. Top pada Februari 2009. Upik pernah beraksi pada 28 Mei 2005, dua bom meledak berurutan pukul 08.00 Wita. Sekitar 15 menit kemudian, satu bom lagi meledak 20 meter dari lokasi bom pertama di tengah pasar ketika dipenuhi penjual dan pembeli. Berdasar catatan polisi, bom di Pasar Tentena merupakan bom terbesar di antara bom yang meledak di Poso sebelumnya.

Beberapa tersangka, sebelum Eko, sudah divonis. Misalnya, Muhammad Basri alias Bagong yang tersangkut lima kasus terorisme pada 18 Juli 2004 hingga 22 Januari 2007. Dia divonis 19 tahun penjara. Selain itu, ada Ridwan alias Duan, Ardin Djantu alias Rojak, dan Tugiran alias Iran. Masingmasing divonis 14 tahun penjara. Setelah para pimpinan kelompok teror tertangkap satupersatu, Upik yang berada di lapangan. “Noordin tewas, Dulmatin tewas, Mustaqim di tahanan, Sonata di tahanan, operator lapangannya yang belum (ditangkap) Upik,” kata sumber Jawa Pos yang pernah kursus anti teror di Manila, Filipina itu. Kelompok Upik ini juga jago membuat berbagai bom. Selain bom termos yang dibuat dengan casing termos ada juga bom senter. Jika tombol on pada senter ditekan, akan meledak. Lalu, bom kardus. Jika tutup kardus dibuka, tali picu detonator terangkat dan meledak. Juga yang menjadi standar baku kelompok ini adalah bom pipa. Tekniknya dibuat dengan pipa besi yang dimampatkan dengan mesiu. Digunakan dengan cara dilempar atau disulut seperti petasan. Aneka macam bom itu digunakan untuk melawan aparat di Poso dalam durasi

2006-2007. Dalam penggerebegan Tanah Runtuh tahun 2007, puluhan bom model itu disita Satgas Poso yang waktu itu dipimpin Tito Karnavian (sekarang deputi di BNPT). Dua kakak beradik dalang bom JW Marriott dan Ritz Carlton yakni Muhamad Syahrir dan Syaifuddin Zuhri juga “sangu” bom pipa dalam pelariannya. Saat digerebeg di Ciputat pada 2009, Syaifuddin sempat melawan dengan melempar bom ini ke aparat. Secara terpisah, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Irjen (purn) Ansyad Mbai pada wartawan di Jakarta menjelaskan, pelaku bom buku diduga kuat kelompok lama. “Saya belum mau sebut nama. Tapi, ini bukan baru. Rangkaian seperti ini pernah dilakukan di Poso dengan bom termos dan bom senter,” katanya. Menurut Ansyad, kelompok lama ini hanya merubah kemasan. “Diganti buku, meniru teroris di Eropa. Tapi, rangkaiannya sama dengan yang lalu-lalu,” kata mantan Kapolda Sumatera Utara itu. Dia optimistis para pelaku segera tertangkap. “Masyarakat yang punya informasi segera laporkan ke polisi terdekat. Kita jangan kalah oleh teror,” kata Ansyad. (rdl/kuh/ mos)

Dirikan School of Life, Ajarkan ... dari halaman 1 terpampang jelas. “Layar itu kemudian ditutup oleh suara lembut yang berbunyi: “Aku mengasihimu,” ucap Priskilla. Sejak hari itu, hati Priskilla terbuka. Ia pun memberi hatinya untuk pelayanan. Wanita yang akrab disapa Priska ini datang ke Semarang pada 18 April 2004. Awalnya, ia mengikuti pendidikan di School of Acts di Ungaran, Kabupaten Semarang. Di tempat itu, Tuhan mempertemukan Priska dengan Pastor Tommy Barnett, seorang pelayan Tuhan yang memiliki tempat bernama Dream Center, Amerika. Tempat itu sebuah ruang pendidikan bagi orang-orang yang tidak mampu. Dalam hati, Priska berjanji, suatu janji suatu hari nanti, ia ingin memiliki tempat serupa. “Awalnya, saya mengikuti pendidikan karakter di Ungaran. Di sana, saya bertemu beliau (Tommy Barnett).” kenang Priska. Tommy banyak bercerita bagaimana mengelola Dream Center, sebuah rumah bagi orang-orang terbuang. Di Dream Center, orang-orang kurang beruntung ditampung, diberi pendidikan, dan harapan, hingga akhirnya mampu mandiri dan

percaya diri. Mendengar Dream Center, Priska tertarik ingin memiliki tempat serupa. Namun, ia terbentur biaya. Istri Fandy Kusuma ini lantas bercerita, menjadi penyiar di Radio Rhema, merupakan awal mula pelayanannya di Semarang. Suatu hari, ia bertemu dengan seorang lumpuh yang butuh pertolongan. “Di pengujung 2005, saya bertemu Merry, wanita lumpuh yang baru saja menjadi yatim piatu. Inilah awal saya mulai menampung orang. Saya tidak tega melihat Merry hidup sebatang kara,” lanjut wanita berambut panjang ini. Merry lantas dibawa Priska ke rumah kos untuk menginap. Awalnya, si ibu kos tidak mengizinkan Merry tinggal. “Ibu kos tidak mengizinkan 1 kamar untuk 2 orang, jika tak ada tambahan uang. Sejak itu, saya jualan kebutuhan anak kos di depan kamar.” Setelah Merry, Priska kembali menampung wanita buta akibat gagal operasi dan ditinggal tunangannya. Wanita malang itu dikucilkan keluarganya. Selanjutnya, 2 wanita lagi ditampung di kos Priska. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia berjualan di kantor radio. ”Jadinya, jumlah orang-orang yang tinggal di kosnya

terus bertambah.” Priska pun mulai berpikir bahwa teman-temannya butuh pendidikan untuk bisa hidup mandiri di masyarakat. Dengan bantuan beberapa volunteer, ia mulai mengajari mereka dengan ilmu dan keterampilan. Selain baca tulis, orang-orang yang ditampungnya, juga diajari bahasa Inggris, Prancis, Mandarin, dan Jerman. Juga berbagai keterampilan serta ilmu wirausaha. Tujuannya, setelah mereka keluar dari School of Life ini bisa mencari nafkah sendiri. Meski terbatas secara fisik, mereka tidak harus bergantung kepada orang lain. Proses belajar-mengajar berlangsung 4 jam dalam sehari, pukul 09.00-11.00 dan 17.0019.00. Pada 2008, School of Live “meluluskan” 15 orang angkatan pertamanya. Sebelum menetap di Bintoro, School of Life berpindah-pindah ke berbagai tempat. “Kami pernah tinggal di Sampangan, Gajah Birowo, Muktiharjo dan Tanah Mas.” Menurut dia, School of Life adalah panggilan hidup dan gaya hidupnya. Tanpa menolong mereka, hidup Priska menjadi tak berarti. “Inilah hidup saya mengabdi untuk mereka.” (*/isk/ce1)

Banyak Gerak Bikin Langsing dari halaman 1 masuk asupan gizinya,” terang Puteri Indonesia 2004 itu. Maka, ketika puteri semata wayangnya itu mulai menunjukkan perkembangan, Artika pun merasa gembira. ‘Ya berarti kan dia sehat,’ katanya. Saat ini buah perkawinannya dengan Baim itu sudah sangat aktif. Sudah mulai belajar berlari. “Sudah berasa anak saja. Kalau dulu kan masih bayi,’” katanya lantas tertawa. Beruntung dia dan suami memiliki kesepakatan pembagian tugas menjaga Sarah. Jadi meski sama-sama sibuk urusan anak tidak terbengkalai. Urusan penampilan, Artika juga makin cantik dan langsing. Biasanya setelah melahirkan dan punya anak tubuh perempuan melar. Tapi dia tidak. Kini tubuhnya langsing seperti dulu saat masih single.

“Ini prosesnya alami lho. Bukan sengaja karena mau aktif kerja lagi lalu saya menurunkan berat badan,” terangnya. Menurutnya dia adalah orang yang aktif. Setelah melahirkan dia

banyak bergerak. “Ke dapurlah bersih-bersih. Gara-gara itu kali ya jadi kurus dengan sendirinya,” ucapnya yang mengalami kenaikan berat badan sampai 22 kilogram karena hamil. (jan/tia)

dari halaman 1 sudah kami hubungi,” ujar Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Mohammad Jumhur Hidayat di Jakarta kemarin (16/3). Jumhur mengatakan, pihaknya mendapat konfirmasi dari Japan Tuna Fisheries Corporation yang menyatakan bahwa 17 ABK Yahatu Maru itu hilang kontak ketika berada di daerah Kesennuma di prefektur Miyagi. Selain 17 orang yang identitasnya masih belum diumumkan itu juga ada empat ABK Kapal Kuni Maru yang masih hilang. Mereka antara lain, Arifin Siregar (29) bernomor register 190481 dan beralamat di Desa Karang Sembung RT 2 RW 3, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Tonny Setiawan (30) bernomor register 080281 beralamat di Jalan Cemara Nomor 362 RT 2 RW 4 Kelurahan/Kecamatan Tan-

jung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rudi Hartono (30) bernomor register 150480 beralamat di Desa Sumber Rejo RT 5 RW 2 Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sunardi (27) bernomor register 311283 beralamat di Dusun Gawah Malang, Desa Muju, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. “Mereka sudah menyampaikan niat untuk kembali ke Indonesia tapi ternyata terkena musibah dan belum ditemukan sampai sekarang,” Kata Jumhur. Namun, Jumhur mengatakan bahwa seluruh TKI Perawat yang berada di titik terdampak tsunami dipastikan selamat. Semuanya TKi perawat kini berada di penampungan pengungsi dan di KBRI Tokyo. Kota-kota penempatan para TKI perawat ini yang terkena bencana gempa dan tsunami antara lain Miyagi (9 Perawat), Aomori (12 orang), Iwate (2 orang), Ibaraki (8 orang), dan

Fukushima (4 orang). Penempatkan 35 TKI ini perawat di 5 daerah terkena tsunami di Jepang ini dilakukan sejak 2008. Sebagian besar para TKI perawat ini sudah dievakuasi oleh tim relief KBRI Tokyo. “Jumlah TKI di Jepang mencapai 686 orang, tersebar di 47 daerah atau prefektur. Mereka rata-rata bekerja sebagai Perawat rumah sakit dan Perawat para lansia,” kata Jumhur Secara terpisah, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyatakan bahwa pemerintah RI telah siap mengirimkan bantuan untuk Jepang. Berdasar rapat koordinasi yang dipimpin BNPB dengan Kementerian Kesehatan, TNI, Basarnas dan Kementerian Luar Negeri, diputuskan bahwa Indonesia akan mengirimkan Satuan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRC PB) Indonesia pada hari ini. “Rencananya pelepasan bantuan akan dilakukan oleh

Menko Kesra besok (hari ini, Red),” kata dia. Pemerintah menyepakati akan mengirimkan 15 orang dari 65 orang yang telah disiapkan. 15 orang terlatih terdiri dari 11 orang SAR, 2 TNI, 1 Kementerian Kesehatan, dan 1 dari BNPB. Pihaknya juga menyiapkan 65 orang terlatih yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga. Bantuan yang dibawa selain peralatan SAR dan medis adalah bantuan selimut 10 ribu lembar. “Selimut tersebut disesuaikan dengan syarat yang dibutuhkan bagi pengungsi Jepang karena saat ini temperatur disana sekitar 5 derajat celsius,” kata Soetopo. Dia mengatakan bahwa tim medis belum dibutuhkan pemerintah Jepang. Pengiriman bantuan ini dilakukan sebagai tahap pertama dan akan dilanjutkan sesuai permintaan Pemerintah Jepang. Pemerintah Jepang mensyaratkan bantuan dari luar negeri dengan standar ketat. (zul)

PKB Buka Pendaftaran Caleg Lebih Dini dari halaman 1 kadernya. “Silahkan seluruh kalangan, siapapun, yang ingin menjadikan PKB sebagai medan perjuangan untuk mendaftar sebagai caleg,” tandas Helmy, kembali Selain soal pen-caleg-kan,

Mukernas PKB juga memutuskan percepatan penataan kelembagaan PKB hingga tingkat desa. Partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu menarget sedikitnya satu juta kader penggerak desa sudah bisa terbentuk sampai akhir 2011 nanti. Target perolehan 100 kursi di DPR pada

Pemilu 2014 juga dimasukkan sebagai salah satu putusan mukernas. Dari sekian hasil mukernas, poin berhubungan dengan islah atau rekonsiliasi tidak disinggung sama sekali. “Kami sudah loncat ke hal-hal yang lebih strategis, masalah konflik dan semacamnya sudah kami

selesaikan,” ujar Helmy Faishal, kembali. Menurut dia, partainya juga tidak merasa konflik yang dialami PKB selama ini telah memperlemah partai. “Konflik itu vitamin, PKB sudah selesai melewati itu semua,” pungkas menteri pembangunan daerah tertinggal (PDT tersebut. (dyn)

Gus Choi dan Lily Gugat PKB dari halaman 1 Langkah hukum itu, kata Gus Choi, dilakukan setelah melakukan langkah konsultatif dengan sejumlah pihak. Terutama mengkaji isi surat yang masih diterima Gus Choi dan Lily berupa salinan dari Setjen DPR. “Setelah kami kaji, reasoningreasoning yang disampaikan terkait pencopotan itu tidak sah,” ujarnya. Karena itu, Gus Choi bersama Lily menyatakan bersepakat melakukan gugatan hukum bersama kepada PKB. Keduanya membentuk tim pembela yang dinamai tim advokasi membela yang benar. Kuasa hukum Johnson Panjaitan ditunjuk sebagai ketua tim. Lily Wahid menambahkan, surat registrasi gugatan hokum ke DPP PKB sudah disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum dan DPR. Dengan surat tersebut, keduanya meminta agar surat PAW yang disampaikan DPP PKB ditunda penyampaiannya ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Kami juga akan segera surati Presiden.” Di tempat yang sama, Johnson Panjaitan menyebut gugatan Gus Choi dan Lily didaf-

tarkan dalam nomor registrasi yang berbeda. Gus Choi mendapat nomor registrasi 108, sementara Lily di nomor urut selanjutnya. “Gugatan terpisah karena alasan PAWnya berbeda, namun dengan kuasa hukum yang sama,” kata Johnson. Akar persoalan dari pemecatan itu, kata Johnson murni problem demokrasi. Dengan terpilih dengan sistem suara terbanyak, suara setiap anggota dewan merupakan representasi dari rakyat. Namun, partai sendiri sudah mengambil kesimpulan pemecatan. “Ada dua prosedural yang dilanggar DPP PKB,” kata Johnson. Pelanggaran pertama, baik Gus Choi maupun Lily tidak menerima surat peringatan. Waktu penetapan surat peringatan diatur secara khusus tenggat waktunya. “Dilihat dari suratnya, pemecatan ini terkait angket pajak,” kata Johnson. Seharusnya, yang dilakukan DPP PKB adalah pemberhentian sementara, bukan pemecatan. Lagipula, DPP PKB tidak menjalankan ketentuan baru yang diatur dalam UU nomor 2/ 2011 tentang parpol. “Harusnya dibentuk mahkamah parpol,”

lanjutnya. Pelanggaran yang kedua adalah terkait substansi. Menurut Johnson, baik Gus Choi maupun Lily Wahid dipecat karena menyepakati hak angket pajak. Perbedaan pendapat semacam ini tidak bisa berujung pemecatan. “Pengajuan hak angket ini adalah kebebasan anggota dewan dan diberi kekebalan untuk itu,” jelasnya. Karena itu, gugatan di PN Pusat disampaikan demi meminta keputusan provisi secara hukum. Baik Presiden maupun KPU diminta menghormati secara hukum proses yang ada. Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyatakan, rapat pimpinan DPR pada Selasa (15/ 3) memutuskan untuk menunggu tindak lanjut surat pemecatan hingga pukul 12 tengah malam. Jika tidak ada gugatan, maka surat PAW dari DPP PKB akan segera diteruskan ke Presiden. “Tapi, karena ada gugatan, tentu harus menunggu,” kata Priyo. Pimpinan DPR, kata Priyo, akan segera menyurati DPP PKB, terkait gugatan Gus Choi dan Lily. Surat itu akan menanyakan apakah benar gugatan itu telah diterima oleh DPP

PKB. “Keputusan akhir, kita menunggu proses pengadilan.” Secara terpisah, pihak PKB menyatakan siap menghadapi gugatan keduanya. “Tapi, sebaiknya sih tidak usah menggugat karena pasti kalah,” ujar Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi, di sela acara Mukernas PKB, di kantor DPP PKB, Jl. Raden Saleh, Jakarta, kemarin. Menurut dia, partainya punya dasar yang kuat untuk merecall anggotanya di DPR. Misalnya, surat kesediaan anggota legislatif dari PKB untuk dilakukan pergantian antar waktu (PAW). “Selain itu, sudah cukup banyak daftar kesalahan mereka selama ini,” tambah Imam. Dia mengungkap, terutama untuk Lily Wahid, setidaknya ada sepuluh kesalahan yang sudah diinventarisir. Diantaranya, pernah mengajukan gugatan rangkap jabatan menteri serta pernah menjadi saksi dan berkonspirasi dengan pihak yang menggugat keabsahan muktamar luar biasa (MLB) Ancol. Termasuk, lontaran pendapat Lily yang pernah menyatakan kalau PKB gabung saja dengan PDI Perjuangan. (bay/dyn)

KOMBIS

KAMIS, 17 MARET 2011

8

RADAR TEGAL

KPP Pratama Gandeng Pejabat Pemkab Tegal Dalam Hari Panutan Pajak

DOK.RATEG

BBM BERSUBSIDI - Jika pemerintah mengambil kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi, Ekonom UI Chatib Basri menilai ekspektasi inflasi akan terealisasi.

Harga Minyak Bisa Letuskan Bubble Ekonomi JAKARTA - Kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan cara paling tepat untuk mempertahankan stabilitas makroekonomi. Meskipun akan berdampak langsung terhadap inflasi, penyesuaian harga dinilai mampu mencegah peletusan bubble (gelembung) ekonomi yang masih menjadi ancaman perekonomian Indonesia. Ekonom Universitas Indonesia Chatib Basri mengungkapkan hal tersebut di Jakarta kemarin. Bank Dunia memperkirakan, jika harga minyak mentah dunia bergerak ke titik harga USD 120 per barel, subsidi BBM bisa membengkak hingga Rp 200 triliun. “Kalau tidak di-adjust, pasar akan berpikir budget tidak tahan,” kata Chatib. Chatib mengatakan, ketika pasar berpikir APBN tidak

akan mampu menahan kenaikan harga minyak, akan muncul ekspektasi kenaikan harga. Hal tersebut akan memicu ekspektasi inflasi. “Kalau orang berpikir akan naik, ekspektasi inflasi naik,” katanya. Ia melanjutkan, jika ekspektasi inflasi naik, yield atau imbal hasil obligasi negara akan naik dan berujung pada jatuhnya harga. “Sebelum harga jatuh, investor akan melepasnya. Ini yang membuat potensi reversal (pembalikan) modal,” kata Chatib. Padahal, lanjut dia, aliran modal masuk lebih banyak digunakan untuk mengoleksi surat utang negara. “Modal yang masuk hingga 1,6 persen GDP itu ke bond. Kalau terjadi flow keluar, itu terjadi di bond”. (jpnn)

SLAWI- Pejabat maupun masyarakat terus dihimbau untuk sadar dan wajib melunasi pajak. Mereka juga diharapkan mengisi blanko SPT PPh Obyek Pribadi (PPhOP) dengan jujur. Untuk pembayaran, tidak perlu menunggu batas akhir 31 Maret. Hal ini seperti terungkap dalam kegiatan Hari Panutan Pajak yang digelar KPP Pratama Tegal menggandeng Pemerintah Kabupaten Tegal. Kepada KPP Pratama Tegal, Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistyawan SH MHum minta agar ada pendataan obyek pajak yang belum terinventarisir, karena itu erat kaitannya dengan PAD untuk menunjang pembangunan. Dalam kegiatan yang digelar KPP Pratama Rabu (16/3) kemarin di Pendopo Ki Gede Sebayu, komplek Kantor Sekretariat Pemkab Tegal, pihaknya menyampaikan dukungannya atas program tersebut. “Kita wajib mendukung program pajak dan berpikir berpikir positif terkait kewajiban melunasi pajak demi pembangunan. Begitupun kepada karyawan KPP Pratama Tegal,” kata Wakil Bupati dalam sambutannya, kemarin. Dikatakan, pihaknya menyadari, dari pajaklah, pembangunan di tingkat pusat maupun daerah mendapatkan dukungan dana dalam mewujudkannya. Untuk itu, menurut Hery Soelistiyawan, dirinya sangat mendukung Hari Panutan itu dan turut mensukseskannya, sehingga pencapaian target pendapatan pajak KPP Pratama Tegal bisa tercapai. “Kami minta kepada pejabat sebagai cermin masyarakat untuk taat melunasi pajak,” ujarnya. Sementara, Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA dalam sambutannya menga-

M GHONI/RADAR SLAWI

MASUKAN SPT - Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistiyawan SH MHum, didampingi Kepala KPP Pratama Tegal Drs Suwarno MBA memasukkan SPT PPh OP, pada acara Hari Panutan Pajak yang digelar KPP Pratama Tegal, di Slawi.

takan, Hari Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2010 KPP Pratama Tegal, merupakan kepanjangan program nasional terkait pajak. Pihaknya berharap dari program itu, kewajiban memasukan SPT PPh OP, yang berakhir 31 Maret setiap

tahun menjadi lebih cepat tercapai. “Kami mengajak pejabat Pemkab Tegal, dengan harapan, dari contoh ini, bisa membangkitkan semangat dan kewajiban masyarakat dalam menyelesaikan kewajibannya melunasi pajak,” terang Suwarno.

Ditambahkan, pihaknya berharap agar masyarakat tidak perlu menunggu batas akhir dalam mengisi dan memasukkan SPT PPh OP di kantor KPP Pratama. Dirinya mendukung dalam pengisiannya secara jujur dan tertib. “Karena itu akan berdampak

pada pembangunan daerah dan nasional,” ucapnya. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tegal, Kepala DPPKAD Pemkab Tegal, didampingi Kepala KPP Pratama Tegal, memasukkan SPT PPh OP, pada tempat yang disediakan oleh KPP Pratama Tegal. (gon)

Mandiri Incar 3 Perusahaan Asuransi

Pemain Besar Bersiap Merger atau Akuisisi

JAKARTA - Bank Mandiri terus berupaya melebarkan sayap bisnisnya. Kali ini, bank pelat merah ini siap memperkuat penetrasinya di industri asuransi. Beberapa perusahaan asuransi pun kini dibidik sebagai target akuisisi. Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Zulkifli Zaini mengakui, rencana akuisisi tersebut kini terus dijalankan. Akuisisi ditargetkan tuntas pada kuartal III 2010. “Ada tiga (perusahaan) general insurance (asuransi umum) yang sedang due diligence (uji tuntas). Nanti akan dipilih satu,” ujarnya di sela acara BUMN Executive Breakfast Meeting di Plaza Mandiri kemarin (16/3). Menurut Zulkifli, ke depan, Bank Mandiri memang akan menggenjot pundi-pundi laba dari anak-anak perusahaannya. Sejak 2005, kontribusi anak usaha terhadap laba perseroan ada di kisaran 5 sampai 10 persen. Namun, per 2010 lalu, kontribusinya sudah naik hingga 10 sampai 11 persen. “Karena itu, dengan (akuisisi) asuransi nanti, kontribusi dari anak usaha diharapkan lebih tinggi,” katanya. Saat ini, Bank Mandiri memang berkembang menjadi ke-

JAKARTA - Setelah mengalami masa keemasan dalam beberapa tahun terakhir, industri telekomunikasi kini mencapai fase saturasi atau titik jenuh. Penetrasi penjualan SIM card (nomor ponsel) sudah mendekati 85 persen dari 240 juta penduduk Indonesia. Untuk mengantisipasi hal itu, beberapa pemain besar yang sebelumnya baku hantam kini ancang-ancang berkonsolidasi. Ketua Komite Tetap Bidang Telekomunikasi Kadin Johnny Swandi Sjam mengatakan industri telekomunikasi di Indo-

DOK.RATEG

LEBARKAN SAYAP - Bank Mandiri terus berupaya melebarkan sayap bisnisnya dan berkembang menjadi kelompok usaha di bidang keuangan yang mencakup berbagai lini bisnis.

lompok usaha di bidang keuangan yang mencakup berbagai lini bisnis. Di industri asuransi, Bank Mandiri punya AXA Mandiri. Selain itu, ada pula Bank Syariah Mandiri, Mandiri Sekuritas, dan Bank Sinar Harapan Bali. Di industri asuransi, kinerja AXA Mandiri juga moncer. Pada pertengahan 2010 lalu, aset AXA Mandiri sudah me-

nembus angka Rp 7 triliun dan laba di atas Rp 200 miliar. Perusahaan asuransi jiwa yang didirikan pada 5 November 2003 ini merupakan joint venture antara Bank Mandiri dan National Mutual International Pty. Ltd. (NMI). Sebelumnya, Bank Mandiri hanya menguasai 49 persen saham, namun pada Agustus 2010 lalu, Bank Mandiri membeli 2 persen saham

milik NMI, sehingga saat ini menjadi pemegang saham mayoritas atau 51 persen saham. Sebagaimana di AXA Mandiri, kata Zulkifli, Bank Mandiri juga ingin menjadi pemegang saham mayoritas dalam perusahaan asuransi yang nantinya akan diakuisisi. “Kami jelas ingin mayoritas, tapi saat ini masih sedang dibicarakan,” katanya. (jpnn)

Telkom Membuka Diri Untuk Starone JAKARTA - Proses merger dengan Esia milik Bakrie belum menemukan titik temu, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) membuka diri untuk StarOne. Operator telekomunikasi bebasis CDMA milik Indosat itu diminati meskipun kinerjanya tidak gemilang. CEO Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan Telkom berminat untuk melakukan serangkaian akuisisi dalam upaya membantu menumbuhkan industri telekomunikasi secara keseluruhan. Mengurangi perusahaan tidak sehat dengan mengurangi jumlah perusahaan yang ada bisa membantu upaya

CMYK

itu. StarOne merupakan salah satu perusahaan yang disebutsebut sedang didekati Telkom. “Tetapi belum ada obrolan ya. Tanyakan dulu lah ke penjualnya. Kalau kita sih tertarik ya ada,” ucapnya di Jakarta, kemarin. Telkom tahun ini menyiapkan dana khusus untuk akuisisi sebesar Rp 1 triliun. Jika ternyata kebutuhannya lebih, perseroan akan mengajukan penambahan dana tersebut. Rinaldi mengatakan, secara umum proses merger bisa meningkatkan efisiensi dan menurunkan biaya operasional. “Tapi

kan saya nggak bilang akuisisi (StarOne). Bisa saja akuisisi, gabung, dan segala macam. Manfaatnya dia jadi efisien

dengan spectrum lebih besar, infrastruktur bisa digabung, dan bisa turunkan operating cost,”ulasnya. (jpnn)

nesia pada 2010 diperkirakan memiliki penetrasi 84,3 persen atau menjual 204,8 juta kartu SIM. “Angka itu naik 8 persen jika dibandingkan 2009 di mana penetrasi saat itu 76,3 persen sebanyak 183,27 juta kartu SIM,” ujarnya dalam Seminar Outlook Telekomunikasi di Jakarta kemarin. Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk Hasnul Suhaimi menyikapi kondisi itu dengan mengganti strategi bisnis. “Kita nggak punya target lagi untuk meningkatkan market share karena gain-nya sudah ber-

ubah. Kalau tahun tahun lalu, gain kita dari cari pelanggan sebanyak-banyaknya,” ungkapnya. Salah satu strategi meraup pelanggan untuk meningkatkan market share adalah menurunkan harga. Sekarang, kata Hasnul, menurunkan harga 10 persen belum tentu dapat kenaikan 10 persen. “Jadi nggak balik. Elastisitas sudah mulai di bawah 1 sekarang. Kalau dulu menurunkan harga 10 persen masuknya 300 kali, akibatnya revenue lebih tinggi dari sebelumnya,” paparnya. (jpnn)

CMYK

METROPOLIS

KAMIS, 17 MARET 2011

9

RADAR TEGAL

Jalan Depan Stasiun Disoal Pemkot Desak PT KAI Lakukan Perbaikan PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tegal menerima banyak aduan masyarakat terkait kondisi akses jalan di wilayah Stasiun Besar Tegal. Karena setelah ada penataan dari PT KAI (Kereta Api Indonesia), kondisi jalan bukan makin baik tapi malah rusak dan membahayakan pengguna jalan. Menindaklanjuti hal itu, Rabu (16/3) kemarin, wakil wali kota beserta jajarannya turun ke lapangan, guna melihat langsung kondisi tersebut. Dalam kesempatan itu, Pemkot mendesak PT KAI supaya melakukan perbaikan. “Dulu waktu pembangunan katanya konstruksi jalan akan menggunakan aspal hotmix. Namun pada kenyataannya memakai aspal lapisan penetrasi (lapen, red). Keada-

M SAEKHUN/RATEG

PERLIHATKAN ITIK - Salah satu peternak itik Kelurahan Pesurungan Lor melihat kondisi hewan peliharaannya, untuk melihat potensi usahanya.

Peternak Itik Pesurungan Lor

POTENSI PAD BARU SAMPAI saat ini di Kota Tegal khususnya Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, ada 350 itik yang masuk dalam 8 kelompok peternak. Namun baru 35 peternak terakomodasi sentral itik, yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal. Tepatnya kelompok Peternak Itik Satelit Sejahtera. Sedangkan sekitar 315 peternak

LINGKUNGAN Pemkot Cek Kondisi Pencacah Sampah GUNA mengecek kondisi mesin pencacah sampah, tim Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal yang diri dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Pemukiman dan Tata Rung (Diskimtaru), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, Rabu (16/3) kemarin melakukan pengecekan. Kalau dioperasikan secara maksimal, keberadaan mesin pencacah sampah dapat mengurangi 60 persen volume sampah yang ada. Petugas Pencacah Sampah , Diskimtaru Kota Tegal, Usratno mengatakan, proses pembuatan pupuk sampah cukup lama, yakni satu minggu lebih. Mulai pemisahan sampah organik dan non-organik, diteruskan dengan pencacahan, selanjutnya hasil cacahan sampah organik divermentasi atau diproses kompostis dicampur dengan EM 4 maupun bio aktif. Selanjutnya ditutup sampai satu minggu, baru dilakukan pengantongan. “Saat ini hasil atau pembuatan pupuk kompos belum diperjualbelikan, tapi baru untuk konsumsi internal Pemkot. Setelah hasil produk memungkinkan, kami akan melakukan jual beli atas hasil composting.” Sementara Kasi Pengkajian Dampak dan Laboratorium Lingkungan KLH Kota Tegal, Erik P mengungkapkan, kalau bisa difungsikan maksimal, ke hal 15 kol 5

saat ini masih berada di kawasan pemukiman. Sehingga keberadaannya menimbulkan masalah pencemaran lingkungan. Karena pembuangan limbahnya langsung ke saluran. Selain itu, bau tak sedap selalu mewarnai situasi wilayah sekitar. Untuk menekan tingkat pencemaran, ke hal 15 kol 1

Pipa Transmisi PDAM Memprihatinkan Harus Diperbaiki Secepatnya HASIL pengecekan sumber mata air di Bumijawa, ternyata debit air yang ada sangat mencukupi kebutuhan pelanggan. Sehingga minim atau rendahnya debit air, disebabkan kondisi pipa transmisi jaringan. Sehingga PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) harus secepatnya melakukan perbaikan, agar debit air yang ada mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat. Menurut anggota PaAbdullah nitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Kota Tegal, Abdullah Sungkar, suplai air dari sumber mata air Bumijawa sebesar 150 liter per detik. Tapi hanya digunakan 80 liter/detik. Saat masuk di Bak Pelepas Tekan (BPT) di Desa Saimbang, Kecamatan

Lebaksiu, tekanan air turun jadi 60 liter per detik. Dengan demikian, PDAM tidak memaksimalkan suplai air. “Dengan suplai air mencapai 150 liter/ detik, dan akan ditambah sumber air dari Sirampog, melalui Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB, red) Propinsi Jawa Tengah, maka kebutuhan air untuk 14 ribu pelanggan PDAM Kota Tegal bisa terpenuhi. Karena itu, kami minta Pemkot melakukan perbaikan atau pembesaran dimensi pipa, dari 250 milimeter menjadi 300 milimeter,” ucapnya seraya menambahkan, jika hal ini dilakukan, maka DOK.RATEG tidak ada lagi kebocoran. Sungkar Pihaknya menilai jalan keluar atau solusi guna mengatasi kebocoran air, yakni melakukan perbaikan pipa transmisi. Walaupun tak bisa 100 persen, tapi tingkat kebocoran yang lebih dari 40 persen dapat dikurangi.

Sidang Pencurian Dokumen, Para Terdakwa Mengelak TEGAL - Sidang kasus dugaan pembajakan Majalah Koran Lokal, yang terbit dalam bentuk website maupun cetak, kembali digelar di Pengadilan Negara (PN) Tegal, Rabu (16/3) kemarin. Sebagai terdakwa dalam kasus ini antara lain mantan karyawan Koran Lokal, masing-masing Sofyan Hadi (lay out) dan Masda Andi Abdul Goni (marketing). Selain itu terdakwa Nur Ma’arif (penyandang dana), serta Ding Muhamad diketahui sebagai pelaksana lapangan. Sedangkan terdakwa Hadi Kurniawan, saat ini masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) oleh aparat kepolisian. Karena saat kasusnya dilaporkan, yang bersangkutan melarikan diri. ke hal 15 kol 1

CMYK

ABIDIN ABROR/RATEG

SERIUS - Majelis hakim nampak serius menyimak pembelaan dari para terdakwa pencurian dokumen Majalah Koran Lokal.

ke hal 15 kol 5

ADI MULYADI/RATEG

PERBAIKAN - Pemkot meminta PT KAI segera memperbaiki kondisi jalan yang memprihatinkan dan membahayakan pengguna.

annya memprihatinkan serta membahayakan pengguna jalan,” ucap Wakil Wali Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin. Melalui DPU (Dinas Pekerjaan Umum), tandasnya, bulan Januari lalu Pemkot melayangkan

surat ke PT KAI agar diperbaiki. Kemudian awal Maret pihaknya menghubungi manager ESDM Daop IV Semarang. Namun sampai detik ini belum ada penanganan sama sekali. ke hal 15 kol 5

DAK 2011 Terancam Molor Disdik Didesak Laksanakan 2010 SAMPAI saat ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tegal belum melaksanakan kegiatan Dana Alokasi Pendidikan (DAK) bidang pendidikan tahun 2010. Padahal jumlah anggarannya cukup banyak, yakni mencapai Rp. 12 miliar. Sehingga kalau DAK tahun 2010 tak direalisasikan, maka pelaksanaan DAK tahun 2011 dipastikan akan kembali molor. Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, Drs Darni Imadudin mengatakan, seharusnaya pada bulan Maret 2011, pelaksanaan DAK bidang pendidikan tahun 2010 yang tertunda mulai dija-

lankan. Karena itu sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan DAK tahun 2011. Sebab jika DAK 2010 belum selesai dikerjakan, otomatis DAK tahun 2011 belum bisa dicairkan. Sehingga kalau dibiarkan, dapat dipastikan pelaksanaan DAK tahun 2011 molor. “Untuk DAK fisik tahun 2010 ada 3 SMP dan 5 SD yang belum dilaksanakan. Yakni SMP Negeri 1 dengan anggaran Rp. 950 juta, SMP Negeri 6 dengan anggaran Rp. 570 jut1a, dan SMP Negeri 9 dengan anggaran Rp. 540 juta. Sedangkan untuk SD, masing-masing SDN Kemandungan 1 Rp. 350 juta, SDN Mangkukusuman1 Rp. 350 juta, SDN Mangkukusuman 9 Rp. 109 juta, SDN Tegalsari 4 Rp.

DOK.RATEG

Drs Darni Imadudin

109 juta, serta SDN Kemandungan 2 Rp. 109 juta.” Menurut Darni, pihaknya minta Disdik kerja keras, supaya ke hal 15 kol 1

Piagam Kerja Sama UPS dan UPN Ditandatangani DALAM rangka penyelenggaran program studi lanjut jenjang S2 bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, maka UPS (Universitas Pancasakti) Tegal mengadakan kerja sama dengan UPN (Universitias Pembangunan Nasional) Veteran Jogjakarta. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan naskah piagam kerja sama (MoU) oleh kedua belah pihak, Rabu (16/3) kemarin, di kampus UPS. Ketua Yayasan UPS Tegal, Imawan Sugiarto SH MH melalui Kepala Bapsik, Mahben Jalil SE MM mengatakan, dengan ditandatanganinya MoU, berarti kedua universitas ini sepakat mengadakan kerja sama secara kelembagaan. Dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia, tanpa mengurangi tugas pokok masing-masing. “Tujuan kerja sama sendiri agar bermanfaat dalam pengembangan sumber daya manusia, dan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. Dalam perjanjian tersebut UPS Tegal selaku pihak pertama, sedangkan UPN pihak kedua,” ucapnya singkat.

ADI MULYADI/RATEG

TANDA TANGAN - UPS dan UPN Veteran Jogjakarta melakukan kerja sama dan MoU ditandatangani kemarin.

Lebih lanjut Jalil menyebutkan, tugas dan wewenangnya untuk pihak pertama adalah dalam batas-batas kewenangan yang ada. Sumber daya yang tersedia akan mendukung fasilitas yang diperlukan, untuk kegiatan pengembangan SDM dan Tridharma Perguruan Ting-

gi. Sementara pihak kedua membantu pihak pertama dalam hal tersebut. “Terkait pelaksanaannya, kerja sama ini bakal diatur fakultas atau unit lain, yang diberi kewenangan kedua belah pihak. Implementasinya dituangkan ke hal 15 kol 5

SLAWI METROPOLIS

KAMIS 17 MARET 2011

11

RADAR TEGAL

Tiga Formasi Kosong Dari Penyerahan Petikan SK Bupati

M GHONI/RADAR SLAWI

SERAHKAN SK – Bupati Tegal, Agus Riyanto SSos MM, didampingi Kepala BKD Pemkab Tegal, Retno Suprobowati SH MM, tengah memberikan petikan SK CPNS kepada yang berhak, melalui perwakilan.

PEMERINTAHAN

YERINOVEL /RADAR SLAWI

Sembilan Desa Nunggak PBB TARUB - Sedikitnya 9 desa dari 20 desa di Kecamatan Tarub mengalami penunggakan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Hal demikian membuat pemerintah kecamatan setempat sedikit geram. Plt Camat Tarub, Munawar menegaskan, bila dalam minggu ini belum juga dilunasi, pihaknya bakal memanggil seluruh perangkat desa setempat. Khususnya bagi desa yang belum melunasi kewajiban tahunan tersebut. “Kami akan tegas kepada mereka yang belum melunasi PBB. Terutama bagi perangkat desa selaku kopak atau penagih pajak di wilayahnya masing-masing,” tegasnya, Rabu (16/3) kemarin. Dijelaskannya, 9 desa yang belum lunas PBB di wilayah kerjanya adalah, Desa Kemanggungan, Jatirawa, Karangmangu, Brekat, Karangjati, Mindaka, Kedungbungkus, Bumiharja, dan Margapadang. Dia mengaku sangat kuatir bilamana Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tahun 2011 segera turun. Dengan begitu, jumlah pajak bakal menumpuk dengan tahun sebelumnya. “Dalam bulan ini, SPPT akan turun. Dengan begitu, bagi desa yang belum melunasi, bakal menumpuk dengan pajak tahun 2010. Kami meminta, supaya hal demikian tidak terjadi. Sebab biasanya, SPPT akan turun di bulan Maret. Dan awal bulan berikutnya, SPPT harus sudah dibagikan ke masing-masing wajib pajak,” paparnya. Terpisah, Kepala Desa Bumiharja, Mukrodi mengaku, desanya memang belum melunasi kewajiban tersebut. Alasannya, karena beberapa wajib pajak di wilayah kerjanya tidak sedikit yang belum menyetorkan. Terutama dua Rice Mill yang berada di desanya itu. Masing-masing Rice Mill, dikenai pajak Rp 3 juta. “Ini karena imbas dari ulahnya Gayus Tambunan. Sehingga, wajib pajak di daerah enggan untuk melunasinya. Padahal sebelum ada kejadian itu, setiap bulan 9 atau 10, desa kami sudah melunasinya. Tapi setelah muncul masalah itu, desa kami mengalami penurunan yang signifikan,” kilahnya. Dirinya tidak menampik, setiap ada pertemuan dengan warga kerap menghimbau terkait wajib pajak. Dia selalu mengharapkan agar sebelum SPPT turun, wajib pajak harus sudah melunasi. Namun menurutnya, himbauan itu tidak sesuai yang diharapkan. Wajib pajak tetap mengalami penurunan. “Kami tetap berupaya, sebelum SPPT 2011 turun, PBB kami akan kami lunasi,” pungkasnya. (yer)

SLAWI - Ditengah santernya sorotan terhadap keberadaan Rintisan Sekolah Berbasis Internasional (RSBI) yang menarik biaya sekolah tinggi kepada wali murid, ditampik oleh kasek RSBI, SMPN 1 Slawi, Slamet MS Spd Mpd. Dia mengakui selama ini acuan penarikan dana dari wali murid tetap berpijak pada aturan Permendikdas nomor 78 tahun 2007. Dimana tidak diperbolehkan melakukan penarikan sumbangan secara berlebihan yang akan memicu keresahan orang tua murid. Dia mengakui sesuai dengan Permendiknas yang menganjurkan RSBI harus ada di kota maupun kabupaten minimal satu sekolah ditiap jenjangnya harus ada dukungan dana pendamping dari pemkab. “Dulu pemkab sempat menjanjikan dana pendamping itu sekitar 20 persen. Namun hingga kini hal itu belum pernah direalisasi. Dan dalam dasar hukum penyelenggaraan SBI sendiri seperti yang diatur dalam UU nomor 20 tahun 2003 khususnya pasal 50 tertulis pemerintah pusat dan pemerintah daerah setidak-tidaknya bisa mewujudkan satu sekolah pada semua jenjangnya untuk dikembangkan menjadi sekolah bertaraf internasional. Hal ini didukung dengan PP 19 tahun 2005 tentang standart pendidikan,” ujarnya Rabu (16/3) kemarin.

Dia mengakui, disekolahnya yang kini menginjak tahun ketiga dalam status RSBI masih dibutuhkan waktu tiga tahun lagi agar bisa masuk dalam great SBI sesuai ketentuan Dirjen Dikdas. “Sesuai dengan amanat UU pembinaan sepenuhnya dibawah provinsi. Dimana pengalihan pembinaan dari pusat ke provinsi tersebut harus diikuti dengan penyerahan berita acara pelimpahan aset dari sekolah yang dikelola daerah. Baik itu aset fisik maupun SDM-nya,” ujarnya. Rupanya hal ini terkendala karena tidak semua kota dan kabupaten bisa menerima persyaratan tersebut sehingga masih terjadi tarik ulur. Dia juga secara tegas tetap wajib menanggung peserta didik dari keluarga miskin yang punya prestasi akademik tinggi untuk bisa mengikuti program pendidian di RSBI dengan kouta minimal 20 persen dari peserta didik baru, tanpa dipungut biaya serupiahpun. “Untuk penerimaan siswa didik pun kami harus menunggu surat dari Dirjen Dikdas yang mengatur tahapan seleksi adimistrasi dan seleksi akademis, hingga proses penerimaan siswa didik baru,” cetusnya. Dan dia juga menegaskan dengan tidak adanya bantuan dari pemkab pihaknya sedikit terkendala untuk menutup kebutuhan dengan semakin susutnya jumlah penerima BOS yang diterimanya pertahun. (her)

Bangunan Balai RSBI Tak Didukung Desa Roboh Dana Pemkab Pemdes Tunggu Kucuran ADD

PAPAN PBB - Plt Camat Tarub, Munawar, didampingi Kasi Pemerintahan, tengah menunjukan papan PBB seluruh desa se-Kecamatan Tarub.

SEBANYAK 201 CPNS Pemkab Tegal menerima petikan SK pengangkatan dari Bupati Tegal, Rabu (16/3), di Pendopo Rumdin Bupati Tegal. Dari jumlah itu, terdiri dari formasi tenaga kependidikan sebanyak 67 CPNS, tenaga kesehatan 61 CPNS dan tenaga teknis sebanyak 73 CPNS. Untuk formasi penerimaan CPNS Tahun 2010, Pemkab Tegal sendiri mengajukan sebanyak 205, namun tiga formasi terjadi kekosongan dan satu formasi mengundurkan diri. “Setelah menerima petikan SK pengangkatan, para CPNS ditempatkan pada unit-unit kerja di lingkungan Pemkab Tegal, mendasari Surat Menpan No:8/2224/M.PAN-RB/10/ 2010,” jelas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Tegal, Retno Suprobowati SH MM, saat membacakan laporannya, Rabu (16/ 3). Dikatakan Retno, dari 205 formasi yang dibutuhkan, saat ini baru terpenuhi 201 formasi, karena tiga formasi mengalami kekosongan pendaftar. Formasi specialist dokter anak, dari dua formasi hanya terpenuhi satu formasi. Formasi Penera kosong pendaftar, formasi penyuluh pertanian dari tiga formasi

hanya terpenuhi dua formasi dan satu formasi guru TIK SMP mengundurkan diri. “Untuk yang mengundurkan diri, sesuai aturan dikenakan denda Rp 10 juta yang nantinya untuk keuangan disetor ke Kasda,” katanya pula. Disisi lain, Bupati Tegal, Agus Riyanto SSos MM dalam sambutannya mengatakan, menjadi CPNS merupakan sebuah takdir yang tidak bisa dipungkiri. Untuk itu, setiap manusia harus mensyukuri setiap takdir yang diberikan oleh khaliknya. Sehingga dari kondisi itu bisa tercipta kinerja yang maksimal. “Kami ingin semua CPNS penerima petikan SK Pengangkatan merasa bangga dan mulai memposisikan diri. Setidaknya siap bekerja dan turut mensukseskan visi dan misi pemerintah daerahnya,” terang Agus Riyanto. Sementara, Bupati Tegal berpesan, untuk lebih mampu berkreasi dan inovasi, diharapkan kepada CPNS yang dilantik untuk bersedia saat menerima gaji pertama, menyisihkan sebagian gajinya untuk membeli sebuah buku. “Kami yakin, dengan membiasakan membaca dan menyenangi buku, sebagai manusia khususnya PNS, tidak bakal lekang karena waktu. Karena yang berilmulah yang mampu eksis dan bertahan terhadap perubahan,” pungkas bupati. (gon)

ADIWERNA - Angin kencang disertai hujan lebat selama tiga hari terakhir ini membawa petaka. Bangunan dapur Balai Desa Harjosari Kidul yang berdiri ditengah hamparan sawah roboh. Tak ada korban ketika insiden itu terjadi. Namun akibat robohnya separuh tembok bangunan bagian belakang tersebut, membuat aktifitas dapur terhenti mengingat setengah tembok yang berdiri kondisinya sudah retak dan goyang yang kini ditahan dengan beberapa kayu penopang. Kades Harjosari Kidul Kumedi mengatakan, bangunan balai desa tersebut berdiri tahun 2001 dan hingga kini memang belum pernah tersentuh rehab. “Bangunan ini sudah ada sejak saya pertama kali didaulat menjadi kades paska pemekaran Desa Harjosari menjadi dua desa Lor dan Kidul. Selama saya menahkodai desa ini, pembangunan sempat saya lakukan dengan pengembangan membuat pendopo balai desa pada tahun 2003,” terangnya, Rabu (16/3) kemarin. Terkait musibah tersebut, pihaknya akan berupaya melakukan renovasi dengan menunggu kucuran dana ADD yang akan cair bulan Juli 2011 mendatang. Dia mengaku kondisi robohnya bangunan bagian belakang balai desa masih

HERMAS PURWADI/RADAR SLAWI

ROBOH - Tembok bagian belakang Balai Desa Harjosari Kidul yang hancur diterpa tiupan angin, kemarin.

menjadi tangungjawabnya disela rentan waktu berakhirnya masa jabatannya sebagai kepala desa. “Ini masih menjadi tanggungjawab saya untuk mengembalikan fungsi bangunan seperti sedia kala. Memang selama ini kucuran ADD banyak kami alokasikan untuk mendukung proyek pengaspalan jalan. Baik jalan protokol maupun jalan perkampungan. Untuk alokasi tahun inipun masih akan kami salurkan untuk mendukung perbaikan jalan. Namun dengan adanya musibah ini akan kami sisihkan sebesar Rp 6 juta untuk rehab balai desa bagian belakang,”cetusnya. Selain roboh dibagian belakang, kondisi atap bangunan inti balai desa tersebut juga banyak yang berlubang. Ini lantaran terkena bocoran air

hujan yang terjadi diruang tengah dan teras balai desa. Meski kondisinya terlihat memprihatinkan, diakuinya untuk masalah kelengkapan prasarana pendukung pelayanan terhadap warganya, dibalai desa tersebut tak kalah dengan balai desa lainnya. “Selain sudah dilengkapi dengan sarana listrik, kami juga sudah mempunyai perangkat komputer, televisi, dan kas desa yang mencukupi. Ini semua demi kenyamanan pola pelayanan pada masyarakat,” ujarnya. Dia optimis sebelum paripurna masa jabatan sebagai kades, upaya pembenahan balai desa yang kini sedang terkena musibah akan bisa dirampungkan demi menunjnag kelancaran tugas penggantinya dalam mengemban pola pelayanan pada warganya. (her)

Tunjangan Pamong Belum Cair TARUB - Sejumlah pamong alias perangkat desa se-Kabupaten Tegal, belakangan kerap mengeluh. Pasalnya, tunjangan yang seharusnya diterima satu bulan sekali, molor hingga tiga bulan. Bahkan sampai bulan Maret ini tunjangan belum cair atau berhenti sementara. Kasi Ekonomi Desa Bumiharja, Kecamatan Tarub, Agus Wiyanto menuturkan, tunjang-

an yang belum cair sejak bulan Januari sampai Maret. Mestinya, setiap bulan tunjangan tersebut sudah diterimanya. Namun sayangnya, tunjangan yang berjumlah Rp 560 ribu/ bulan itu hingga kini belum keluar juga. Dia sangat menyayangkan sikap pemerintah kabupaten yang enggan mencairkan tunjangan tersebut. “Karena tunjangan belum cair, akibatnya saya harus

hutang ke tetangga. Sebab bila tidak seperti itu, tentunya keluarga kami tidak makan. Selama ini kami hanya mengandalkan dari honor tersebut,” tuturnya, Rabu (16/3) kemarin. Dari jumlah Rp 560 ribu itu, pihaknya mengaku hanya menerima total Rp 530 ribu. Tunjangan tersebut harus dipotong PPH dan administrasi desa. Sedangkan tanah bengkoknya

sudah dijual tahunan. Dengan begitu, dirinya sudah tidak ada lagi pemasukan kecuali tunjangan. “Mungkin keterlambatan pencairan tunjangan, dipicu lantaran pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) desa banyak yang terlambat. Sehingga pencairan tunjangannya pun ikut terlambat pula,” akunya. Terpisah, Perangkat Desa Dinuk, Kecamatan Kramat,

Heri mengaku hal yang serupa. Menurutnya, dengan adanya keterlambatan pencairan tunjangan itu, tidak sedikit kemelut yang terjadi di keluarganya. Kehidupannya serba kekurangan dan terpaksa meminjam ke tetangga lainnya. “Semoga di bulan ini, tunjangan segera cair. Dengan begitu, kami bisa menutup hutang-hutang kami selama tiga bulan ini,” pintanya. (yer)

TEGAL METROPOLIS

KAMIS 17 MARET 2011

15

RADAR TEGAL

Pansus Eks Terminal Bus untuk Selamatkan Aset

ABIDIN ABROR/RATEG

SAKSI PELAPOR - H Edi Priyono (kiri), dan mantan Sekretaris DPC PKB Kota Tegal, Rochmani, saat memberikan keterangan di persidangan beberapa waktu lalu.

Ketua DPP PKB akan Hadir Dalam Sidang Bowo Neon TEGAL - Persidangan kasus dugaan pemalsuan tanda tangan sekretaris DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PKB Kota Tegal, yang kembali digelar hari ini (Kamis, 17/3), rencananya menghadirkan Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar. Kehadiran Menteri Tenaga Kerja dalam sidang kasus dugaan pemalsuan tanda tangan ini, menurut penasehat hukum terdakwa, FA Fredyanto Hascaryo SH, sebagai saksi yang meringankan bagi terdakwa mantan Ketua DPC PKB Kota Tegal, Tri Wibowo, atau akrab dipanggil Bowo Neon.

“Dia hadir sebagai saksi yang meringankan adcharge,” ucap Fredyanto, Rabu (16/3). Adapun saksi lain yang diprediksikan bakal hadir di persidangan, antara lain seorang pejabat dari Kementrian Dalam Negeri. Sidang diprediksikan bakal ramai, dengan dihadiri banyak pengunjung. Seperti diberitakan sebelumnya, sidang dugaan pemalsuan tanda tangan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Tegal, yang sedianya bakal menghadirkan saksi seorang pejabat negara batal dilaksanakan, dan selanjutnya digelar kembali Kamis (17/3). Tidak bisa hadirnya saksi, menurut penasehat hukum Alexander Irawan SH,

semata karena terbentur masalah protokeler. Selain karena alasan pejabat bersangkutan, kebetulan sedang ada tugas di luar Jawa. Karenanya dia minta pada majelis hakim agar persidangan ditunda. Permintaan penundaan sidang dikabulkan Ketua Majelis Hakim Virsa SH, yang kemudian sidang ditutup. “Sidang kami tunda ,” kata Majelis Hakim Virza SH, Kamis (10/3). Persidangan mendatang pejabat bersangkutan dipastikan bakal hadir. Adapun kapasitas dari saksi pejabat negara dalam kasus ini, lanjut penasehat hukum, sebagai saksi meringankan atau adcharge. Pejabat negara dimaksud adalah dari Dewan Pimpinan Pusat

(DPP) PKB. Sayangnya saat ditanyakan, siapa pejabat yang bakal dihadirkan dalam persidangan nanti, dan pihaknya menolak menjelaskan. “Nanti saja. Toh nanti akan tahu,” kata Alexander Irawan SH, dengan didampingi rekan, Ary SH. Selain saksi meringankan dari DPP PKB. Sidang mendatang, dari informasi yang berhasil dihimpun juga bakal menghadirkan saksi ahli dari Kementerian Dalam Negeri. Sementara Tri Wibowo, atau akrab dipanggil Bowo Neon, dalam kesempatan ini tak banyak berkomentar. Karena usai sidang ini yang bersangkutan langsung pulang, dengan didampingi anggota DPRD Kota Tegal dari FPKB. (din)

Sidang Pencurian Dokumen, Para Terdakwa Mengelak dari halaman 9 Sidang kali ini dengan agenda utama pembelaan terdakwa, dan dalam nota pembelaan yang ditulis tangan para terdakwa menyatakan dirinya hanyalah sebagai sebagai korban. Semua menurut terdakwa atas perintah Hadi Kurniawan. Sedangkan nama yang disebut sebagai otak utama pencurian dokumen, keberadaanya hingga kini belum diketahui. Bahkan salah seorang terdakwa menyatakan tidak menerima sepeser uang pun. Karena semua iklan diserahkan pada Hadi Kurniawan. Kini yang bersangkutan ditetapkan sebagai daftar pencarian orang atau sebagai DPO. “Bahkan uang saya sebesar Rp. 4

juta ikut habis. Saya juga tidak tahu berapa jumlah Majalah Infra Bisnis yang dicetak,” ujar Masda Abdul Goni dalam pembelaannya. Seluruh nota pembelaan kemudian diserahkan pada ketua majelis hakim, dan sidang dilanjutkan minggu depan dengan agenda mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukoco SH. Dalam dakwaan JPU menyatakan bahwa para terdakwa diketahui telah melakukan aksi pemindahan informasi, atau memindahkan dokumen elektronik. Adapun diketahui dokumen dalam bentuk hard disk tersebut, tanpa sepengetahuan pemiliknya diambil begitu saja. Sedangkan yang diambil ber-

isi berita-berita hasil liputan wartawan Koran Lokal, dan ada juga dokumen iklan. Padahal rencananya, semua dokumen itu akan diterbitkan di Majalah Koran Lokal. Namun, sebelum diterbitkan, dokumen pracetak milik Koran Lokal diketahui telah dicuri, lalu oleh pelaku diterbitkan sendiri. Penerbitan tabloid secara sepihak dengan mengganti nama majalah menjadi Infra Bisnis. Nama-nama redaksi yang ada dalam Koran Lokal, kemudian diganti dengan nama pelaku. Selain disertakan sejumlah nama keluarga terdakwa dimasukkan dalam boks redaksi. Sedangkan untuk berita serta iklan-iklan yang dimuat dalam Tabloid Infra Bisnis tidak ada

perubahan. Padahal berita maupun informasi iklan milik Koran Lokal dan siap dicetak. Pencetakan Majalah Infra Bisnis, menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dilakukan di sebuah percetakan yang ada di Semarang. Setelah dicetak majalah Infra Bisnis, diedarkan ke masyarakat luas. Bersamaan dengan itu dilanjutkan dengan penagihan iklan. Padahal iklan tersebut sebenarnya milik Majalah Koran Lokal. Empat hari berselang Majalah Koran Lokal terbit, dan betapa terkejut setelah mengetahui semua pembayaran iklan, telah ditagih oleh pihak Tabloid Infra Bisnis. Sesuai order, iklan-iklan untuk dimuat di Koran Lokal, dan akibat aksi ini media massa tersebut merasa dirugikan. (din)

DAK 2011 Terancam Molor dari halaman 9 pada bulan Juni atau Juli 2010, DAK fisik tahun 2010 yang ditunda pada tahun ini (2011) selesai dikerjakan. Sehingga paling lambat bulan April 2011, fisik pekerjaan DAK harus dimulai. Hal ini agar pelaksanaan DAK tahun 2011 tak molor, seperti tahun 2010. Sebab hal itu sangat merugikan Kota Tegal, khususnya sekolah dan masyarakat. Sehingga pihak-

nya minta Pemkot, dalam hal ini Disdik harus serius. “Kelambanan pelaksanaan DAK kami nilai karena imbas banyaknya jabatan yang di Plt-kan. Salah satunya Disdik. Sehingga kerja dan langkahnya lamban. Dengan begitu, masyarakat yang dirugikan sebab pelayanannya lamban,” tuturnya. Di tempat terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD, W Edi Susilo SH mengungkapkan, pada tahun 2011 Kota Tegal mendapat

DAK bidang pendidikan sebesar Rp. 9 miliar. Setelah DAK tahun 2010 yang tertunda sudah dilaksanakan, agar keterlambatan turunnya Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) maupun Petunjuk Teknis (Juknis) tak terulang lagi tahun 2011. Maka pihaknya minta Disdik harus lebih pro aktif, melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pendidikan. Sehingga sebelum pertengahan tahun, Juklak maupun Juknis

sudah turun. Pada tahun ini semua proyek fisik maupun nonfisik yang dibiayai DAK bidang pendidikan bisa dijalankan. “Karena baru awal tahun, maka kami minta agar Disdik bisa lebih pro aktif. Sehingga Juklak dan Juknis bisa cepat turun, dan DAK bidang pendidikan bisa secepatnya dilaksanakan. Kami juga minta, agar mulai saat ini Disdik sudah menyiapkan data sekolah pemerima DAK tahun 2011” ungkap Edi. (hun)

sentral itik setiap tahunnya ada PAD baru dari sektor peternakan itik sekitar Rp. 1 miliar. Belum pendapatan dari pengelolaan pakan itik, pengasinan serta aktivitas lain yang mendukung peternakan itik. Sehingga kalau dihitung, maka PAD baru dari sektor ini Rp. 2 miliar lebih,” paparnya mantap. Lebih lanjut dia menandaskan, mayoritas masyarakat Kelurahan Pesurungan Lor memiliki aktivitas, yang berhubungan dengan ternak itik. Dari 1.300 Kepala Keluarga (KK), 350 KK merupakan peternak, atau 30 persen penduduka kelurahan tersebut. “Belum lagi aktivitas lain, sehingga kalau kami kalkulasi, 50 persen penduduk Kelurahan Pesurungan Lor memiliki aktivitas ternak itik.” Di tempat terpisah, Ketua Komisi II DPRD, Hendria Priat-

mana SE menyatakan dukungan atas upaya pihak Kelurahan Pesurungan Lor. Karena imbasnya, muncul pendapatan baru yang dapat mendongkrak PAD. Apalagi kalau dikelola maksimal, pasti pendapatan dari sektor ini lebih dari Rp. 2 miliar. “Sehingga kami berharap Pemkot melalui Dislatan, mampu memperjuangkan rencana pembangunan sentral itik di eks bengkok Kelurahan Pesurungan Lor. Disamping mendapatkan pendapatan baru, juga menekan tingkat pencemaran lingkungan. Karenan itu anggarannya besar, maka tidak mungkin diback up APBD. Sehingga kami minta Pemkot melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah Propinsi Jawa Tengah atau pusat, guna pembangunan sentral peternak itik.” (m saekhun)

Potensi PAD Baru dari halaman 9 Kantor Kelurahan Pesurungan Lor telah menyusun proposal pembangunan sentral ternak itik di eks bengkok kelurahan, dengan anggaran sekitar Rp. 107 miliar. Namun imbas pembangunan sentral ternak itik, Kota Tegal memiliki potensi baru Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Sentuhan Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan, red) terhadap peternak itik kurang maksimal. Sebab lebih memperhatikan masalah produktifitas. Sedangkan berkaitan limbah belum mendapat penanganan serius,” ujar Kepala Kelurahan Pesurungan Lor, Dores I Nugroho, kemarin. Menurutnya, guna menangani masalah peternak itik, utamnya menampung 315 peternak yang tergabung dalam 7

kelompok tani, pihaknya telah menyusun proposal pembangunan sentral itik di lahan seluas 3,2 hektare. “Karena dari 5 hektare eks bengkok, baru 1,8 hektare yang dimanfaatkan untuk bangunan sentral itik. Sedangkan anggaran, sesuai hasil perhitungan menghabiskan Rp. 107 miliar. Proposal telah disusun, bahkan saat ini dikirim ke wali kota, lalu diteruskan pada menteri pertanian.” Dengan pembangunan sentral itik, tukas Dores, pihaknya optimis dapat menekan tingkat pencemaran. Sebab tak ada lagi peternak yang berada di kawasan pemukiman penduduk. Karena menganggu aktivitas masyarakat sekitar. “Pembangunan sentral ternak itik sekaligus menyongsong Tegal Bisnis tahun 2013 mendatang. Hasil perhitungan sementara, pendapatan

TEGAL - Permasalahan lahan eks terminal bus Tegal yang dimanfaatkan bangunan Pacific Mall sampai saat ini belum kelar. Bahkan DPRD membetuk panitia khusus (Pansus), guna menuntaskan persoalan tersebut. Bahkan berbagai pihak yang aterkait sudah dihadirkan. Menurut Ketua DPRD, H Edi Suripno SH, pembahasan lahan eks terminal bus itu, dalam upaya menyelamatkan aset daerah. Pernyataan itu disampaikan sekaligus menanggapi rumor dugaan adanya muatan politik dari pengungkapan masalah lahan tersebut. “Ini murni sebagai proses pembahasan. Jadi lihat saja nanti hasilnya,” ucapnya saat dikonformasi Rabu (16/ 3) kemarin. Dia menambahkan, sejauh ini Pansus telah bekerja sesuai mekanisme dan aturan yang ada, dengan memanggil pihak-pihak terkait dengan masalah lahan yang kini dimanfaatkan untuk Pacific Mall. Sedangkan alasan diangkatnya masalah pelepasan lahan, karena ada persoalan hukum di dalamnya yang harus diselesaikan. Karena itu, dengan pembahasan tersebut maka diharapkan persoalannya menjadi jelas. Menyinggung masalah Pasar Pagi, Edi mengaku saat ini

ABIDIN ABROR/RATEG

MEGAH - Bangunan Pacific Mall ini yang jadi pembahasan hangat Pansus DPRD Kota Tegal akhir-akhir ini.

semuanya masih dalam proses hukum. Sebab sejak turunnya putusan Mahkamah Agung (MA), yang selanjutnya Pemkot Tegal melakukan perlawanan hukum dengan pihak ketiga, bersa-

maan itu dewan berencana melakukan dengar pendapat dengan berbagai elemen masyarakat. “Kita akan adakan public hearing melibatkan berbagai elemen masyarakat.” (din)

Piagam Kerja Sama UPS dan UPN ... dari halaman 9 dalam surat perjanjian pelaksanaan kegiatan, yang merupakan bagian integral dari piagam kerja sama ini. Masalah pembiayaannya dalam hal-hal lain terkait implementasi kerja sama tersebut, akan diatur lebih

lanjut serta dituangkan dalam surat perjanjian kegiatan,” jelasnya. Dalam MoU ini, tandas Jalil, menyebutkan segala ketidakserasian yang mungkin terjadi akan diselesaikan secara musyawarah. Perubahan isi perjanjian hanya dapat dilakukan

atas persetujuan kedua belah pihak. “Perjanjian kerja sama berlaku sejak ditandatangani. Dengan begitu MoU ini sudah sah. Sementara hal-hal yang belum tercantum atau yang bersifat melengkapi akan dibuat adendum tersendiri.” (adi)

Pemkot Cek Kondisi Pencacah Sampah dari halaman 9 pencacahan sampah dapat mengurangi 60 persen volume sampah. Sebab 60 persen sampah organik, sisanya 40 persen sampah non-organik. Sehingga untuk pengurangan volume

sampah, perlu adanya pemaksimalan pemanfaatan mesin pencacah sampah dan komposting. “Sedangkan untuk sampah non-organik, pada tahun depan direncanakan akan diadakan pengadaan mesin pencacah sampah non-organik atau plas-

tik. Kalau dikelola maksimal, baik sampah organik maupun non-organik, kami yakin tak akan terjadi penumpukan sampah seperti saat ini. Sehingga kami rasa perlu ada penanganan serius, guna mengurangi volume sampah,” papar Erik. (hun)

Pipa Transmisi PDAM Memprihatinkan dari halaman 9 Sebelumnya, Ketua Pansus 2 DPRD, HA Satori SE mengungkapkan, untuk pembahasan Raperda tentang PDAM termasuk syarat direktur PDAM telah

final. Adapun syarat sirektur tetap harus mengacu Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2007. Terutama Pasal 22 huruf (c), yaitu harus mengantongi ijazah atau sertifikat air dari lembaga yang

bersertifikasi. “Soal Raperda final, tinggal menunggu ditetapkan melalui rapat paripurna. Bahkan hasilnya secara resmi telah kami laporkan pada pimpinan DPRD, melalui rapat pimpinan beberapa hari lalu.” (hun)

Jalan Depan Stasiun Disoal dari halaman 9 “Kita tahu jalan tersebut masih menjadi tanggungan rekanan yang mengerjakan. Tapi kita minta ketegasan PT KAI untuk memperbaikinya.” Menurut Habib, apabila rekanan atau PT KAI tidak sanggup lagi memperbaikinya, maka Pemkot siap menangani. Dengan catatan dari rekanan serta

PT KAI membuat surat pernyataan tidak sanggup, lalu dikirimkan ke Pemkot. Di tempat terpisah, Wakil Kepala Stasiun Besar Tegal, Hari Supriono menuturkan, semua itu merupakan kewenangan Daop IV Semarang. Sehingga pihaknya tidak bisa memberikan kebijakan atau keputusan apapun. Namun demikian, dia akan menyampaikan hal ini baik

melalui surat atau lainnya kepada Manager ESDM Daop IV, Berton. “Apa yang disampaikan Pemkot tadi bakal kita koordinasikan dengan yang berwenang. Karena stasiun sifatnya pelayanan, tidak menangani masalah itu. Kita berjanji berkoordinasi dengan Daop IV secepatnya. Harapannya segera ada penanganan.” (adi)

JANGAN KURANGI KWALITAS HIDUP KITA DENGAN PENYAKIT ASAM URAT Slogan back to nature yang acap kita dengar sebenarnya sesuai dengan anjuran para orang tua untuk makan dan minum hanya produk alami. Sayang anjuran itu telah lama diabaikan, akibatnya lahir generasi yang kurang kuat dan rentan terhadap berbagai penyakit. Selain itu, generasi saat ini lebih dominan memilih pengobatan dengan mengkonsumsi obat kimia. Padahal, alam telah menyediakan bahan-bahan alami yang kaya akan manfaat. HENDRO JOKO PRASETIO, (34 th) warga Tandang, Jomblang, Semarang memiliki pengalaman berharga setelah beralih mengkonsumsi minuman alami yang patut disimak. Akibat sering menyantap makanan yang tidak sehat dan berlemak, sebut saja jeroan, sejak 3 bulan terakhir kondisi kesehatan Hendro menurun. Setelah diperiksakan ke dokter, ternyata ia didiagnosis menderita asam urat. “Saya selalu merasa badan saya cekot-cekot, linu-linu dan bengkak-bengkak,” terang Hendro yang merasa lututnya sering bengkak-bengkak akibat menderita asam urat. Setiap kali penyakitnya itu kambuh, biasanya ia berobat ke dokter. Namun, ternyata pengobatan yang dijalaninya itu belum membuahkan hasil yang maksimal. Lalu, sekitar 2 minggu yang lalu, salah seorang rekan di tempat ia bekerja yang mendengar bahwa

Hendro mengalami masalah dengan asam urat, menyarankannya supaya mencoba minum Gentong Mas. Merasa bahwa Gentong Mas terbuat dari bahan alami dan tidak ada efek samping, Hendro pun membeli dan meminumnya secara teratur. Ternyata, dalam jangka waktu yang singkat yakni 2 hari,

pria yang bekerja sebagai kolektor ini benar-benar merasa ada perubahan positif pada kesehatannya. “Baru minum Gentong Mas 2 hari, tapi manfaatnya sudah terasa …rasa sakitnya sudah mulai hilang. Sekarang, setelah saya minum selama 2 minggu…manfaatnya kian terasa. Kaki saya sudah tidak terasa sakit. Benjolan pun sudah menghilang.” Tutur Hendro dengan wajah bahagia.

Karena merasakan manfaatnya, sekarang ia meneruskan minum Gentong Mas secara teratur. Tak hanya itu, ia pun menyarankan orang-orang terdekatnya untuk ikut mengkonsumsi ramuan herbal ini. Gentong Mas, suplemen kesehatan dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utama terbukti memiliki banyak manfaat. Menurut James Duke dalam bukunya “Handbook of Medicinal Plant (2007)”, Gula Aren mengandung Niacin dan Riboflavin yang membantu melancarkan metabolisme, membangun jaringan sel dan memperbaiki fungsi syaraf. Riboflavin juga membersihkan saluran pencernaan. Thiamine pada Gula Aren memperlancar proses pembentukan energi. Meski demikian pola hidup sehat seperti makan teratur, banyak minum air putih dan olah-raga tetap diperlukan. Gentong Mas diproses dengan Higienis dan pengawasan ketat sehingga hanya Gula Aren murni pilihan yang menjadi bahan bakunya. Manajer Marketing PD Gentong Mas menuturkan kian banyak masyarakat yang merasakan manfaat Gentong Mas sehingga tingkat permintaan terus melonjak secara signifikan. Untuk informasi lebih lanjut hubungi : Tegal: 081990879809, Brebes: 0812 25099282, Pekalongan: 028 58175543

CMYK

RADAR BREBES

KAMIS, 17 MARET 2011

16

SKPD Diminta Efesien Anggaran Rata-rata Belum Tamat SD

INFRASTRUKTUR DPU Harus Berani Tegas BREBES - Proyek galian serat optik milik PT Telkom yang dikerjakan disepanjang jalur pantura Brebes mendapat sorotan dari DPRD. Pasalnya, proyek tersebut dinilai asal-asalan dan telah mengakibatkan rusaknya jalan negara. Bahkan, DPRD meminta kepada dinas terkait untuk menegur pelaksana pekerjaan tersebut. Hal itu ditegaskan Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Brebes, Yuniar Syamsul Huda, Selasa (15/3) kemarin. Menurutnya, pihaknya juga meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPURT) setempat untuk menegur kepada pihak pelaksana proyek galian serat optik milik PT Telkom yang dikerjakan disepanjang jalur pantura Brebes. Pasalnya, proyek tersebut telah mengakibatkan rusaknya jalan negara. Bahkan pelaksana pekerjaan dinilai asal-asalan tanpa memperhitungkan keindahan dan kenyamanan para pengguna jalan. “Tak hanya itu, proyek tersebut juga telah membuat trotoar yang semula asri kini menjadi amburadul dan berdebu. Sebab, pada jalan negara di dalam kota ini, dimana perusahaan itu melakukan penggalian yang kemudian tidak menutup galian tersebut seperti sedia kala. Jangan kemudian fasilitas umum itu rusak, ujung-ujungnya Pemkab yang membebani biaya perbaikannya. Karena itu, DPUTR harus berani menegur pihak pelaksana proyek tersebut,” tegas Yuniar. Ditegaskan, bahwa akibat adanya proyek galian serat optik tersebut, sebenarnya tanpa disadari kerugian yang dialami Pemkab sendiri cukup besar. Berdasarkan prediksinya kerugian materinya sekitar ratusan juta rupiah. Karenanya, pihaknya juga mempertanyakan apakah proyek tersebut Pemkab mendapat kompensasi dari pihak pelaksana dalam hal ini PT Telkom atau tidak. “Kalau memang ada, apakah uang kompensasi itu masuk ke kas daerah (kasda) atau tidak,” jelasnya. (gus)

KESEHATAN

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

TERGOLEK LEMAH - Ade Jarotin tengah mendampingi putrinya, Rahmayatun yang hanya bisa tergolek lemah di pembaringan RSUD Brebes lantaran menderita hydrocephalus atau pembesaran pada kepala karena cairan.

Balita Menderita Hydrochepalus BREBES - Rahmayatun bayi perempuan berusia 15 bulan ini hanya tergolek lemah di tempat tidur. Seharusnya di usia itu, seorang bayi sudah mampu tengkurap dan bercanda riang. Namun akibat hydrocephalus (pembesaran pada kepala karena cairan), anak pasangan Tarmudi (50) dan Ade Jarotin (33) yang tinggal di RT 01 RW 01 Desa Jatirokeh, Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, hanya bisa terbaring diam. Termasuk, bayi yang memiliki paras cantik dan berkulit putih itu hanya bisa menangis dan rewel lantaran menahan rasa sakitnya akibat kepalanya yang sebesar buah kelapa atau tidak sebanding dengan bentuk tubuhnya. “Awalnya, sejak lahir bentuk kepala Rahmayatun normal. Termasuk pada proses persalinan anak ke empat ini juga tanpa melalui operasi. Namun memang, di saat lahir terdapat benjolan kecil di sekitar hidung sebelah kiri. Sedangkan benjolan yang nampak seperti tumor itu terus membesar, hingga di usia tiga bulan benjolan yang berwarna merah menutupi matanya,” kata Ade Jarotin kepada Radar, Selasa (15/3) kemarin. Sedangkan benjolan yang terus membesar itu, lanjut Janatun, ternyata juga membuat kepalanya ikut membesar. Bahkan kepalanya yang terus membesar itu tidak sebanding dengan tubuhnya. “Ya, kondisi ini membuat Rahmayatun terus menangis dan rewel. Karena kami yakin rasa sakit yang diderita anak sangat sakit sekali,” terangnya. Menurutnya, kenapa dirinya baru membawa putrinya ke RSUD Brebes, karena pihaknya tidak memiliki uang yang cukup. Sebab, dirinya berasal dari keluarga tidak mampu. Terlebih, dirinya juga hanya sebagai istri kedua dari Tarmudi. Sedangkan aktifitas dirinya yang sebelumnya bekerja di salah satu salon kecantikan juga akhirnya berhenti lantaran fokus untuk menjaga si buah hatinya yang kini hanya bisa terbaring lemas. “Pada usia tiga bulan itu, atau semenjak benjolan terus membesar termasuk kepalanya juga ikut membesar sebesar buah kelapa, saya sudah berusaha untuk melaporkan ke pak kades. Namun, laporan akan kondisi Rahmayatun tidak ada respon oleh pak kades. (gus)

ISMAIL/RADAR BREBES

SAMBUTAN - Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi sedang memberikan sambutan pada acara RAT Koperasi Bina Husada.

BREBES - Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi menginstruksi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Brebes untuk menggunakan anggaran secara efisien. SKPD juga diminta mengalokasikan dana sosial lebih besar dalam APBD tahun 2012 kelak. “Sisakan dana anggaran untuk kegiatan pengentasan kemiskinan, pengangguran sehingga membantu meningkatkan IPM Kabupaten Brebes. Kalau dimungkinkan dalam perubahan APBD tahun 2011 ini,” harap Wabup saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Bina Husada Kabupaten Brebes di Gedung Korpri Brebes, Rabu (16/3). Selain itu, Wabup juga berharap, SKPD juga memperhatikan kegiatan atau program kerja yang mengusung responsive gender. Peningkatan kegiatan itu, katanya, mengingat anggaran dana yang tersedia untuk kepentingan responsive gender sebesar Rp 1,4 triliun belum sepenuhnya berpihak pada sasaran. “Untuk itu, diharap mulai tahun 2011 dan 2012 ini dana yang tersedia dapat digunakan dengan tepat sasaran,” tandasnya. Pada bagian lain, Wabup mengajak anggota koperasi Bina Husada yang bergelut di bidang medis dan layanan kesehatan di Kabupaten Brebes ini agar bisa bekerjasama dan berpartisipasi dalam memotivasi masyarakat mempedulikan kebersihan dan kesehatan disamping menyekolahkan anak sampai minimal tamat SMP. “Hasil survey, penduduk Kabupaten Brebes rata-rata belum sampai tamat SD. Pemerintah sudah berusaha menyediakan fasilitas pendidikan yang terjangkau. Dengan adanya BOS yang baru-baru ini dicairkan kepada seluruh sekolah ini jangan ada lagi anak usia sekolah yang tidak menikmati bangku sekolah,” tandasnya lagi. (ism)

Warga Usul Jalan Lingkar Desa BANTARKAWUNG - Pengembangan desa melalui pengembangan sarana infrastuktur berupa fasilitas jalan, saat ini tengah menjadi prioritas utama bagi penyelenggara pemerintahan Desa bantarkawung, Kecamatan Bantarkawung. Salah satu konsep yang menjadi gagasan yang diajukan dalam setiap kegiatan pertemuan, baik rapat desa maupun rapat Badan Perwakilan Desa (BPD) yakni, pembangunan jalan lingkar desa yang juga dapat dijadikan sebagai jalan alternatif Bumiayu-Salem. “Jalan utama Bumiayu-Salem yang melintasi wilayah Desa Bantarkawung merupakan daerah rawan terjadi banjir jika aliran sungai Pemali meluap. Akibatnya tidak jarang kendaraan tidak dapat lagi melanjutkan perjalannya,” kata Kasdi selaku kades Bantarkawung.

Dikatakan, kondisi jalan yang rawan tergenang banjir yakni selepas tikungan Dukuh Gempol hingga depan kantor Kecamatan Bantarkawung sepanjang lebih kurang 500 meter. Penanganan yang saat ini tengah diupayakan pemerintahan desa yaitu dengan usulan untuk membangun jalan lingkar Desa Bantarkawung. “Jalan lingkar itu direncanakan melintasi bagian selatan Dukuh Gempol kemudian kearah barat melalui SD 04 Bantarkawung dan keluar disamping lapangan Garuda Bantarkawung sepanjang 1,5 kilomater,” jelasnya. Melalui jalan lingkar tersebut, diharapkan dapat terjadi pengembangan wilayah Desa Bantarkawung dengan meningkatnya aktifitas warga setelah dibangunnya jalan. Selain itu jalan tersebut juga dapat dijadikan sebagai jalur alternatif jika di jalan utama terjadi

hambatan lalulintas. “Banyak sekali manfaat yang didapat dengan pembangunan jalan tersebut, hanya saja saat ini kami kesulitan untuk melakukan pembebasan lahan. Padahal warga disini telah menyatakan kesiapan mereka melalui keswadayaan tenaga pembangunan jalan,” ungkap Kasdi. Upaya yang telah dilaksanakan Pemerintah desa untuk meluluskan rencana pembangunan tersebut yakni dengan membahasnya di dalam pertemuan musyawarah desa dan juga mengajukan sebagai salah satu kegiatan didalam program PNPM Mandiri. “Hanya saja anggaran yang ada tidak dapat mencukupinya. Untuk itu kami berharap Pemkab dapat membantu terlaksananya upaya pengembangan desa melalui pengadaan sarana infrastuktur jalan ini,” kata Kasdi. (pri)

Penguatan Kegiatan Persamaan Gender BREBES - Untuk mempertahankan prestasi dan penghargaan dalam keberhasilan persamaan gender, Pemkab Brebes gagas penguatan kegiatan dan penganggaran untuk pengarusutamaan gender di Kabupaten Brebes. Hal itu muncul dalam rakor perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG) yang digelar Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) bekerjasama dengan Bappeda Kabupaten Brebes, Rabu (16/ 3). “Kita tentu berharap Kabupaten brebes dapat kembali merebut penghargaan predikat sebagai kabupaten yang memiliki kesadaran persamaan gender antara kaum laki-laki dan wanita melalui APE,” tutur Wakil Bupati Brebes H Agung Widyantoro SH MSi. Menurutnya, untuk mempertahankan prestasi tersebut, jajaran Pemkab Brebes terus berbenah dan semakin meningkatkan kegiatan yang bertumpu dan berorientasi pada pengarusutamaan responsif gender serta perencanaan penganggaranya. “Kepada seluruh SKPD coba dirumuskan bagaimana menguatkan pengarusutamaan gender. Jika perlu, anggaran yang diperuntukan bagi kegiatan yang tidak mendesak dan terlalu penting bisa saja dialihkan pada kegiatan yang bertumpu pada

ISMAIL/RADAR BREBES

SAMBUTAN - Wakil Bupati Brebes, H Agung Widyantoro SH MSi memberikan sambutan pada kegiatan rakor perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG) yang digelar Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) bekerjasama dengan Bappeda.

pengarusutamaan gender tersebut,” tegasnya. Menurut Kepala BKBPP Kabupaten Brebes, Emastoni Ezzam mengatakan, setelah diadakan kegiatan rapat kordinasi tersebut dapat menghasilkan adanya komitmen semua SKPD untuk melak-

sanakan PPRG pada instansi masing masing. Setiap SKPD menyiapkan kegiatan yang akan disusun dengan ARG yaitu kegiatan yang bersifat advokasi,peningkatan pengetahuan dan ketrampilan atau kegiatan lain yang partisipasinya bisa perempuan dan laki laki. (ism)

Rekanan Inginkan LPSE Tunda Lelang Online BREBES - Sejumlah rekanan pengadaan barang dan jasa menginginkan Layanan Pengadaan Secara Electronik (LPSE) yang baru kali pertama diselenggarakan Pemkab Brebes, menunda pelaksanaan lelang online. Hal ini mengingat masih banyaknya kesulitan rekanan dalam melakukan penawaran. Sehingga banyak rekanan merasa dirugikan dengan sistem pengadaan barang atau jasa elektronik (eprocurement) atau lelang online tersebut. Seperti halnya dikatakan oleh rekanan dari Jakarta, Sis yang membawa bendera PT Citra Jakarta. Menurutnya, salah satu contohnya adalah saat pengumuman lelang

akan pekerjaan pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Brebes yang kini sedang digelar. Bahwa di sini rekanan mengeluh karena untuk penawaran paket kantor tersebut datanya bisa masuk, sedangkan untuk penawaran selanjutnya datanya tidak bisa masuk. “Setelah mendaftar secara online melalui situs LPSE Brebes dan berminat mengajukan penawaran. Kami rekanan tidak dapat meng-upload semua penawaran paket pekerjaan. Sebab waktu upload yang terlalu lama, sehingga melewati batas waktu penawaran yang ada,” ujar Sis. Ditambahkan bahwa keterlambatan penawaran disebabkan ada-

nya persyaratan yang harus dipenuhi. Dimana semua dokumen harus berupa hasil pemindaian (scan) dan tentu mengakibatkan kapasitas file terlalu besar.Ia menambahkan, bahwa dalam paket pekerjaan Pemeliharaan/Perbaikan Gedung DPRD pihaknya mengirim persyaratan dengan kapasitas 110 MB. “Kenapa saat kami meng-upload file, malah membutuhkan waktu selama 7 jam, sehingga kami tidak punya cukup waktu untuk mengupload paket pekerjaan tersebut. Sementara waktu saat penawaran sangat terbatas. Jadi, hal ini jelas merugikan sejumlah rekanan,” jelasnya. (gus)

AGUS WIBOWO/RADAR BREBES

PERIKSA – Kasat Narkoba tengah memeriksa kelima tersangka pemakai dan pengedar ganja yang kini harus meringkuk di sel tahanan Mapolres Brebes.

Pengguna dan Pengedar Cimeng Diringkus BREBES – Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Brebes kembali meringkus lima tersangka pengguna narkoba jenis ganja atau cimeng. Kelima tersangka yang ditangkap di dua TKP terpisah itu, Cahyono alias Gembel (28) warga Kersana, Brebes, Sunardi alias Sigeng warga Desa Pende, Kersana, Brebes (28), Sutrisno alias Ino (16) Losari, Sudin (17) warga Losari dan Dadang Sunarto (53) asal Cirebon, Jawa Barat. Sedangkan barang bukti yang diamankan yakni sejumlah paket ganja siap hisap termasuk sejumlah biji yang bisa memabokan. Diperoleh informasi yang didapat Radar pada Rabu (16/ 3) kemarin, penangkapan lima tersangka ini berawal dari adanya informasi yang didapat dari masyarakat terkait pesta ganja di Desa Sigedog, Kersana. Dari informasi tersebut, polisi berhasil mengamankan dua tersangka. Dari dua pemakai ganja ini, polisi juga berhasil mengembangkan hingga akhirnya menangkap dua orang lagi yang berada di bawah jembatan tol

Losari. Tak sampai di situ, polisi juga akhirnya berhasil mengamankan satu orang lagi yang diketahui sebagai pemasok barang haram tersebut. Kasat Narkoba Polres Brebes, AKP Sapari mengatakan, bahwa kini kelima tersangka pemakai, dan pengedar narkoba masih dalam proses pemeriksaan penyidik. Termasuk diantaranya barang bukti sejumlah ganja siap hisap beserta biji ganja yang ikut pula diamankan. “Dari TKP pertama kami berhasil mengamankan Cahyono dengan BB 1 paket atau seberat 0,35 gram. Sedangkan dari tangan Sunardi kami berhasil mengamankan 4 paket ganja siap hisap dengan berat 40,78 gram,” terangnya. Sapari yang pernah menjabat sebagai Kapolsek Margasari ini juga menambahkan, untuk TKP ke dua atau hasil pengembangan, jajarannya juga berhasil mengamankan Sutrisno dan Sudin. “Dari tangan kedua tersangka baru itu, kami juga berhasil mengamankan 4 paket ganja kering.” (gus)


Radar Tegal 17 Maret 2011