Issuu on Google+

H

.2 Rp A

C E R A

00

N

.5

,-

LINGKAR JABAR

E

0251 -8663605 Redaksi : 0251 -8663605 Fax : 0251 -8663605

A

Redaksi | Iklan | Berlangganan

G

TERBIT : SENIN - JUM’AT email : redaksi@lingkarjabar.net lingkarjabar@yahoo.com Website : lingkarjabar.net

R

HARIAN UMUM

SUARA RAKYAT JAWA BARAT

Edisi 218 - Tahun 1 Senin, 28 Januari 2013

lingkarjabar I m a n

@lingkarjabar &

T a q w a

PAHALA ORANG YANG MEMBANGUN MASJID

Hal. 2

Indeks 4 | Dewan Panggil Kadisdik Kota Bogor BOGOR (LJ) - DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor terkait maraknya beredaran buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di Kota Hujan.

https://www.lingkarjabar.net O

T O

M

O

T

I

I n f o t a i n m e n t

F

HONDA VERZA 150 MOTOR SPORT MURAH “MODERN STYLISH AND MASCULINE” Hal. 6

Syahrini :

Hal. 7

INGIN NIKAH DI MAKKAH

Aceng Sebaiknya Bersikap Legowo

11 | Irfan Bachdim

“Sebaiknya Aceng menerima saja dengan legowo putusan Mahkamah Agung itu. Jadikan ini sebagai pembelajaran dan lakukanlah intropeksi diri. Putusan MA itu juga harus dijadikan pembelajaran berharga bagi kepala daerah atau pejabat negara lain”

Tinggalkan Tanah Air

BANDUNG (LJ) - Striker andalan Timnas Indonesia, Irfan Bachdim, akhirnya memilih untuk hengkang dari tanah air dengan bergabung ke salah satu klub kuat di Thailand, Chonburi FC. Dia pun punya alasan kuat kenapa pindah ke Thailand Premier League (TPL).

Jangan Takut Bicara ! Banyak Pasang Atribut di sembarang tempat Menjamurnya atribut bergambar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, tampak mulai marak di wilayah Kota dan kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kami rasa pemasangannya ini dinilai sangat sembarangan dan sangat mengurangi keindahan (estetika) lingkungan. Coba dong kalau mau masang, ditempat yang tidak merusak pemandangan. Ini malah merusak, katanya orang pinter kok begitu sih... Tolong kepada dinas terkait, agar dibersihkan artibut-artibut itu, supaya pemandangan kembali indah dan bersih....

08569288xxx

Pak Polisi Masih Banyak Calo STNK Tuh.... Yth Pak Polisi di Bandung, kami sangat kecewa saat mau memperpanjang STNK banyak oknum alias calo yang berkeliaran dilokasi ruang STNK. Padahalkan itu markasnya Pak Polisi sendiri, kok masih ada yang berkeliaran dibiarkan begitu saja. Tolong ya Pak...agar di tindak kepada calo tersebut, supaya jerah. Terima Kasih......

085714428xxx

JADWAL | SHOLAT Shubuh | Dzuhur | Ashar | Maghrib | Isya 04.26 11.48 15.04 17.50 18.57 Untuk Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya

Info Pertanahan oleh :

ARN Consultant

Layanan Rakyat untuk Sertipikat Tanah (LARASITA) (2)

GARUT (LJ) - Sejumlah kalangan meminta kepada Bupati Garut Aceng H.M Fikri untuk bersikap legowo menerima putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan rekomendasi DPRD Garut

untuk memberhentikan jabatannya sebagai Bupati Garut. Sikap menerima Aceng itu, dipastikan dapat berpengaruh pada kondisi Garut yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kalau sikap legawa ditunjukkan Aceng, saya kira akan membantu kondusivitas Garut,” kata aktivis Himpunan Mahasiswa Indonesia Garut, Muhamad Iqbal, kepada wartawan, akhir pekan kemarin.

Proyek Revitalisasi GOR Pajajaran Bogor Sisakan Permasalahan BOGOR (LJ) - Proyek revitalisasi sarana Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran di Jalan Pemuda No 4-Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, sepertinya dalam kondisi bermasalah. Satu bangunan dari lima paket pekerjaan gedung atau bangunan di lingkungan GOR Pajajaran saat ini belum rampung, sehingga kini terbengkalai. Akibatnya, bangunan indoor yang rencananya akan digunakan untuk pertandingan sejumlah cabang olahraga itu, menjadi seperti sarang hantu dan acapkali dimanfaatkan oleh pasangan yang hendak berbuat mesum. Sekedar informasi, dana Salahsatu bangunan dari lima paket proyek revitalisasi GOR Pajajaran ini tidak rampung dan kini menjadi seperti sarang hantu hibah revitalisasi sarana Gedung Olahraga (GOR) Pajajaran itu Olahraga (Kanpora) Kota Bogor kan tugasnya merampungkan sebesar Rp9,9 miliar yang diku- menyatakan sudah melayang- pekerjaan revitalisasi sarana curkan oleh Kementerian Pemu- kan surat teguran kepada Ketua GOR Pajajaran,” kata Kepala da dan Olahraga (Kemenpora) Komite Revitalisasi GOR Pajaja- Kanpora Kota Bogor, Taufik Qupada 1 Oktober 2010 lalu. ran yaitu Agus Teguh, dengan rachman, ketika dikonfirmasi Sebanyak lima paket revital- maksud meminta Komite Re- LINGKAR JABAR lewat telepon isasi sarana GOR Pajajaran ter- vitalisasi agar menyelesaikan genggamnya, Minggu (27/1). diri dari Kolam Renang, Gedung pertanggungjawaban dalam Taufik mengatakan, pihak Serba Guna, Indoor, Gedung pengerjaan proyek tersebut komite revitalisasi harus segera KNPI dan Gedung KONI. Namun, dengan proporsional. mempercepat pekerjaannya pengerjaan proyek fisik bangu“Kami sudah menegur lewat demi tugas pokok melaksanakan nan indoor molor dan kemudian surat. Inti dari teguran tersebut, urusan pemerintahan daerah di tak tuntas. Terkait dengan hal kita meminta agar ketua komite bidang pemuda dan olah raga. itu, pihak Kantor Pemuda dan revitalisasi segera menyelesaiBersambung ke hal 11

Menurutnya lagi, putusan pemberhentian itu merupakan konsekuensi logis dari perbuatan Aceng yang dinilai banyak pihak tidak bermoral dan sangat tidak Bersambung ke hal 11

Anggaran Makan Minum Pemkot Cirebon Hampir Satu Miliar CIREBON (LJ) – Di tengah kondisi masyarakat Kota Cirebon yang masih banyak hidup dalam serba kekurangan dan ditambah lagi ditemukan satu keluarga terserang gizi buruk, anggaran makan minum (mamin) di Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon justru mengalami peningkatan tahun ini. Ironisnya, dana untuk snack (makanan ringan) di meja Wali kota Subardi pun ikut bertambah. Kepala Bagian Umum Setda Kota Cirebon, Muhamad Taufan Barata mengungkapkan, pada tahun 2012 anggaran mamin di lingkungan Setda Kota (Setdakot) Cirebon sebesar Rp 865 juta. Meliputi untuk mamin harian Rp 174,9 juta, mamin rapat Rp 289,8 juta, dan mamin tamu Rp400,3 juta. Sedangkan untuk tahun 2013, anggaran mamin meningkat menjadi Rp 994,3 juta. Taufan menerangkan, tahun 2012, dari total anggaran Rp 865 juta/tahun, biaya untuk snack di meja wali kota sekitar Rp 500 Bersambung ke hal 11

Dugaan Pungli di SMKN 1 Cibinong Menuai Kritik Publik KAB. BOGOR (LJ) - Dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum pengurus Sekolah Menengah Negeri Kejuruan (SMKN) 1 Cibinong sebesar Rp 800 ribu terhadap siswa kelas akhir yang merebak akhir pekan kemarin, menuai sorotan dari sejumlah kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Pasalnya, pungli di sekolah eks RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) diawal tahun 2013 melalui

surat edaran kartu iuran itu dikeluhkan orangtua siswa karena memberatkan. Selain keberatan, sejumlah orangtua siswa pun menilai uang itu tidak jelas peruntukannya. Ditambah lagi, belum diketahui apakah iuran itu sudah melalui persetujuan Komite Sekolah, namun faktanya sejumlah Orangtua murid mengaku belum mendapatkan pemberitahuan sebelumnya. Bersambung ke hal 11

Puluhan Kelompok Massa Canangkan Kemenangan Dede-Lex “Suara dari empatbelas partai nonparlemen saja sudah empat persen. Belum lagi ormas, OKP, dan LSM yang gabung ke Barade. Target kami menyumbang lima persen suara buat pasangan Dede-Lex,”

B

agi masyarakat yang tinggal dekat dengan kantor pertanahan hal itu tidak menjadi masalah, namun hal ini bermasalah buat masyarakat yang tinggalnya jauh dari kantor pertanahan, terutama sekali masyarakat pedesaan. Oleh karena itulah, dengan adanya LARASITA, BPN berusaha mendekatkan pelayanannya kepada masyarakat. Bentuk dari layanan LARASITA adalah kantor pertanahan yang sifatnya bergerak atau mobile dengan menggunakan mobil dan sepeda motor sebagai basisnya.Dimana pada mobil LARASITA tersebut biasanya 8 orang petugas BPN yang siap melayani masyarakat, yang terdiri dari 1 orang koordinator teknis LARASITA, 1 orang koordinator lapangan, 3 orang petugas Bersambung ke hal 11 Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke :

081210781404

BANDUNG (LJ) - Puluhan kelompok atau elemen masyarakat yang tergabung dalam Baraya Kang Dede (Barade) meneguhkan dukungannya kepada pasangan Cagub-

Cawagub Jabar nomor urut tiga, Dede Yusuf-Lex Laksamana. Barade menyatakan siap menggelontorkan dukungan suara maksimal khusus bagi pasangan yang

diusung koalisi Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra tersebut. Koordinator Barade Dian Rahadian menyebutkan, dukungan kepada Dede-Lex bukan isapan jempol belaka. BARADE mengklaim ada 50 kelompok terdiri organisasi massa (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta 14 partai nonparlemen, sepakat berjibaku memenangkan Dede-Lex. “Suara dari empatbelas partai nonparlemen saja sudah empat persen. Belum lagi ormas, OKP, dan LSM yang gabung ke Barade. Target kami menyumbang lima persen suara buat pasangan Dede-Lex,” jelas Dian usai Deklarasi Relawan BARADE di Hotel

Horison, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Minggu (27/1). Lima persen dukungan itu dari total sekitar 32 juta pemilih Pilgub Jabar 2013. Dian mengklaim Barade dihuni sekitar lima puluh kelompok massa yang tersebar di Jabar. “Kami ini relawan yang berbeda dengan lainnya. Barade berisi tokoh serta ketua dari kelompok massa dan partai nonparlemen. Jumlah relawan Barade ini sekitar dua juta orang. Di antaranya ormas dan OKP Buah Batu Corps (BBC), FKPPI, Bandung 99, Garuda Manggala, dan lainnya,” ucap Dian. Relawan Barade, sambung dia, bakal bekerja keras memenangkan DedeLex. Strategi sudah dikantongi guna memuluskan kemenangan pasangan Bersambung ke hal 11

Opini

2

Edisi 218 - Tahun 1 - Senin 28 Januari 2013

Catatan Redaksi

Pemimpin Seharusnya Mengamalkan Ilmu Agama Kemerosotan akhlak para pemimpin di tanah air saat ini dapat dipastikan telah memberikan pengaruh negatif yang amat besar bagi suatu lembaga atau instansi yang dipimpinnya. Dalam sebuah negara misalnya, dengan tidak adanya sosok seorang pemimpin yang memiliki jiwa enterpreneur atau jiwa kepemimpinan, maka secara otomatis akan menjadi sangat sulit untuk menjadi negara yang maju. Sebenarnya, sosok pemimpin yang bagaimakah yang bisa diharapkan agar bisa menjadi panutan dan bisa menjadi seseorang yang benar-benar memberikan perubahan besar dalam kehidupan ini? Negara Indonesia misalnya, yang mayoritas penduduknya beragama Islam masih sangat sulit mencari sosok pemimpin yang benar-benar mampu dan tangguh dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Kebanyakan pemimpin sekarang cenderung bertolak bekakang dengan ucapannya terutama pada saat mereka masih menjadi calon pemimpin ketika akan mengikuti pemilihan. Kepintaran mereka digunakannya hanya untuk mengotak-atik kata menjadi sebuah kalimat yang sulit diprediksi oleh masyarakat. Kepandaiannya beretorika misalnya, hanya untuk kepentingan pribadi dan kelompok kecilnya. Disisi lain, mereka juga kerap menjadikan jabatan sebagai ajang untuk memperkaya diri. Berbagai cara akan mereka lakukan untuk mendapatkan harta demi memperkaya diri dan keluarga. Kekuasaan dimanfaatkan untuk mencuri harta rakyat secara terang-terangan. Jadi, wajar jika seorang pakar perpolitikan mengatakan, “kekuasaan itu cenderung korupsi”. Ketidakadilan mereka dalam memimpin telah membawa dampak yang buruk bagi kemajuan lembaga/instansi yang dipimpinnya. Lantas hal apa yang menjadikan mereka bertindak sewenang-wenang? Namun, sebelumnya perlu dijawab apa yang dimaksud dengan pemimpin, apakah seorang yang bertugas sebagai tukang perintah, atur, atau tukang pemrakasa? Mayoritas pemimpin sekarang adalah seorang yang bekerja hanya memerintah saja, tanpa mau ikut turun dalam mengerjakan pekerjaan yang diperintahkan kepada bawahannya. Karena, anggapannya dia yang maha berkuasa, sehingga merasa bebas mau melakukan apa saja sekehendak hatinya tanpa memikirkan kemaslahatan bersama. Oleh sebab itu, perlu dipahami secara jelas tentang siapa dan apa itu pemimpin. Pemimpin yang seperti apa yang didambakan oleh masyarakat. Meminjam istilah seorang pakar politik, pengertian pemimpin ialah seorang yang dengan jalan memprakarsai tingkah laku sosial dengan mengatur, mengarahkan, mengorganisir atau mengontrol usaha atau upaya orang lain atau melalui prestise, kekuasaan dan posisi. Sosok pemimpin seperti itulah yang sangat diharapkan untuk negara seperti Indonesia ini. Pemimpin yang mampu menjadi manejer sekaligus suri teladan bagi rakyat atau bawahannya. Sejauh ini, para petinggi negara bisa dikatakan tidak memiliki jiwa-jiwa kepemimpinan seperti ini, sehingga tidak jarang usaha yang mereka lakukan akan mengalami keterbalikan hasil dari apa yang diharapkan oleh masyarakat umum. Dalam pengertian yang terbatas, seorang pemimpin adalah sosok yang benar-benar bisa membimbing, memimpin dengan bantuan kualitas ilmu pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya dan, juga mampu membuat anggota yang ada dibawahnya menjadi sosok yang berjiwa entertainer seperti dirinya. Tentu saja, ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kemampuan kepemimpinan seseorang. Pertama, faktor individu adalah yang dipengaruhi oleh kepribadian, tingkah laku, karakteristik, sifat, motivasi, tanggung jawab, dan berwawasan luas dari seorang pemimpin tersebut. Kedua, faktor lingkungan, adalah faktor yang terbentuk dari keluarga, teman kerja, tetangga, dan masyarakat luas. Ketiga, faktor sosial, yakni individu harus bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Misalnya, dengan keluarga, teman bisnis, dan pastinya masyarakat sekitar. Ketiga elemen ini adalah sentral yang selalu hadir dalam kehidupan. Selain itu, ada faktor lain yang tidak kalah pentingnya yakni pemahaman mengenai ilmu agama yang harus dimiliki setiap individu. Kurangnya pengetahuan akan agama pasti memberikan dampak yang buruk dalam memimpin. Karena tidak adanya pemahaman dan pengamalan ilmu agama yang jelas itulah yang menjadikan para pemimpin bertindak sewenang-wenang. Ini hendaknya menjadi catatan utama bagi para pemimpin, sebagaimana Nabi Muhammad SAW telah memberikan contoh yang nyata kepada manusia menjadi seorang pemimpin yang sukses sekaligus berakhlak mulia.

Renungan

“Tiada lurus iman seorang hamba sehingga lurus hatinya, dan tiada lurus hatinya sehingga lurus lidahnya” Bobodoran UCUP VS EMUL ucup;Ku naon ngalamun kitu euy mul? Keur jatuh cinta nya?””Emul;Enya, bingung euy! Arek nembak si manehna... ngan teu PD!””Ucup;;Lah, naon capena atuh. Nginjeum bedil angin nu uing we atuh...! Emul; cengkat,,,,na ari maneh,meni kabinabina ngaledek aing teh ....(Bari neke c ucup,,,,pleeeeetak wadawwww Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

Penerbit : PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok C No. 3 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : redaksi@lingkarjabar.net lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563 A/N Diah Oktiani WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

Iman & Taqwa

Pahala Orang Yang Membangun Masjid (2) puncak gunung, akan tetapi ia membuat di dataran tanah, berbeda dengan burung-burung lainya. Oleh karena itu diserupakan dengan masjid, silahkan melihat kehidupan burung karangan AdDumairy. Ahli ilmu mengatakan, hal ini sebutkan untuk mubalaghoh (ukura terkecil), maksudnya meskipun masjid sampai ukuran sekecil ini. Dan barangsiapa yang ikut serta dalam pembangunan masjid, maka dia akan mendapatkan pahala sesuai dengan keikutsertaannya, dan dia mendapatkan pahala lain yaitu membantu orang lain dalam kebaikan dan ketaakwaan. Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya: “Dua orang atau tiga orang atau lebih, bekerja sama dalam membangun masjid. Apakah masing-masing di antara mereka dicatat pahala membangun masjid atau kurang dari (membangun masjid) itu? Beliau menjawab: “Apakah anda telah membaca surat “idza zulzilat’ Apa yang Allak firmankan di akhir ayat? Penanya: “Faman ya’mal mitsqala dzarrotin khairan yarah” (Dan barangsiapa yang melakukan (kebaikan) sebesar dzarrah (atom), maka dia akan melihatnya). (QS. Az-Zalzalah: 7) Syekh: “Faman ya’mal .. Al-Ayat (Barangsiapa

mengerjakan kebaikan seberat dzarrah sekalipun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah

sekalipun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.” (QS. Az-Zalzalah: 7-8) bersambung ......

Kisah Sufi

Keutamaan Shahabat Nabi dalam Al-Qur’an (2) hina dari kalangan Rafidhah yang memusuhi para shahabat, membenci mereka serta mencelanya -kita berlindung kepada Allah subhanahu wata’ala dari hal tersebut-. Ini menunjukkan bahwa akal mereka telah terbalik, hati mereka telah berubah. Di manakah keimanan mereka terhadap Al Qur`an tatkala mereka mencela orang-orang yang telah Allah subhanahu wata’ala ridhai? Adapun Ahlus Sunnah, mereka senantiasa menyebutkan keridhaan terhadap apa-apa yang telah Allah ridhai dan mereka mencela orang yang mencela Allah dan Rasul-Nya. Mereka bersikap wala` terhadap orang yang ber-wala` kepada Allah dan memusuhi orang yang memusuhi Allah. Mereka adalah orang yang muttabi’ (mengikuti petunjuk Allah dan RasulNya-pen) dan bukan mubtadi’ (ahli bid’ah). Mereka senantiasa mengikuti dan tidak mendahului. Mereka inilah kelompok Allah yang mendapatkan kemenangan dan hamba-hamba-Nya yang mukmin.” (Tafsir Ibnu Katsir, 2/384-385, Maktabah Tijariyah) Di dalam ayat yang mulia ini, Allah subhanahu wata’ala menyebutkan tiga tingkatan orang-orang yang mendapatkan kemulian: Kaum Muhajirin, kaum Anshar, dan orangorang yang mengikuti mereka. Untuk dua kelompok yang pertama, mereka

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertamatama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka jannah (surgasurga) yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (At-Taubah:100) telah berlalu. Adapun yang terakhir, masih terbuka jalan bagi siapa saja di kalangan umat ini yang ingin mendapatkan keselamatan. Sa’d bin Abi Waqqash z berkata: “Manusia terdiri dari tiga kedudukan. Telah berlalu dua kedudukan dan tersisa satu kedudukan. Maka perbaikilah amalan yang kalian lakukan agar termasuk dalam kedudukan yang masih tersisa.” Lalu beliau membaca firmanNya: “(Juga) bagi para fuqara yang berhi-

jrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan (Nya) dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang benar.” (Al-Hasyr: 8) “Mereka adalah kaum Muhajirin, dan ini satu kedudukan.” Lalu beliau membaca: “Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencin-

Enam Hikmah Dibalik Musibah (2) Kenaikan derajat tentu saja bagi orang yang lulus ujian. Agar lulus, maka ujian harus dihadapi dengan sabar. Orang yang sabar adalah orang yang pada saat ditimpa musibah meyakini dengan sepenuhnya bahwa dia tidak merasa memiliki apa-apa, karena semuanya milik Allah dan akan kembali kepada Allah (QS Albaqaah : 156). Dengan sabar ini, maka timbullah keikhlasan dan optimisme. 3. Menghilangkan dosa “Tidaklah seorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah gulanaan hingga duri yang menusuknya melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahankesalahannya (HR Bukhari). 4. Mendatangkan pahala 5. Mendapat ganti dari Allah dengan yang lebih baik Dari Umu Salamah, Rasul SAW, bersabda : “Tiada orang yang ditimpa musibah lalu mengucapkan kalimat (lihat di bawah), pasti Allah memberi pahala dalam musibah itu dan memberi ganti untuknya yang lebih baik dari pada yang telah lenyap.” Dan sewaktu Abu Salamah meninggal, lalu kuucapkan kalimat itu, maka Allah memberi ganti (suami) bagiku yang melebihi dia, yaitu Rasul SAW” (HR Muslim). Inilah doanya: INNAA LILLAAHI WA INNAA

ILAIHI ROOJI’UUN. ALLOOHUMMAJURNII FII MUSHIIBATII,WA AHLIFLII KHOIRAN MINHAA. (Sesungguhnya kami semua dijadikan Allah, dan kepada-Nyalah kami akan kembali. bersambung.... Ya Allah berilah kami pahala dalam menghadapi penderitaan (musibah) ini, dan berikan kami pengganti yang baik dan melebihinya). 6. Meningkatkan peluang menuju syurga “Syurga itu dikelilingi dengan hal-hal yang tidak disukai dan Neraka itu dikelilingi dengan berbagai macam syahwat” (HR Bukhari – Muslim). Allah berfirman dalam sebuah hadist qudsi: “Tidaklah ada suatu balasan yang lebih pantas di sisiKu bagi hambaKu yang beriman, jika Aku telah mencabut nyawa kesayangannya dari penduduk dunia kemudian dia bersabar atas kehilangan orang kesayanagnnya itu, melainkan surga” (HR Bukhari). Mengingat manfat-manfaat musibah yang begitu besar, maka tetaplah tersenyum wahai saudara-saudaraku yang sedang ditimpa musibah. Cobalah simak hadits terakhir ini: “Dan sesungguhnya salah seorang diantara mereka benar-benar merasa gembira karena mendapat cobaan, sebagaimana salah seorang merasa gembira karena telah mendapatkan kelapangan” (HR Ibnu Majah).***

tai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orangorang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (AlHasyr: 9) Beliau berkata: “Mereka adalah kaum Anshar, dan inipun satu kedudukan yang telah berlalu.” Lalu beliau membaca: “Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar), mereka berdoa: ‘Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (Al-Hasyr:10) Lalu beliau berkata: “Sungguh telah berlalu dua kedudukan dan tersisa kedudukan ini. Maka perbaikilah amalan yang kalian lakukan agar termasuk dalam kedudukan yang masih tersisa, dengan beristighfar untuk mereka (kaum yang telah berlalu).” (HR. Al-Hakim dalam AlMustadrak, 2/484,dan Al-Lalika`i dalam Syarah Ushul I’tiqad, 2/2354, cetakan Darul Bashirah dan Darul Atsar) bersambung....

TARIF IKLAN Display Umum (BW) (FC)

: RP. 45.000/mmk : RP. 50.000/mmk

Iklan Keluarga (BW)

: RP. 10.000/mmk

Iklan Baris : RP. 15.000/mmk Miniman 4 Baris, Maksimal 10 Baris 1 baris 35 Karakter termasuk spasi Iklan paket 25 kali Terbit (senin -Jum’at) Paket Khusus : RP. 750.000 a. 2 kol x 50 mm b. 2 kol x 100 mm : RP. 1.500.000 Paket baris (25 x muat) 4 baris 5-10 baris

: RP. 300.000 : RP. 500.000

Kuping: Hal 1 90 mm x 50 mm Hal 12 90 mm x 50 mm Hal Dalam 90 mm x 50 mm

: RP. 7 .500.000 : RP. 6 .000.000 : RP. 5 .000.000

Iklan Lelang Minimum Iklan Non Lelang Per Hari

: RP. 1 .000.000 : RP. 500.000

Untuk Pemasangan Iklan Hubungi 08571889807/08770302525

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum AANG SUTRISNA • Pemimpin Perusahaan DEDDY AFRIADI, SH • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI • Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Layout : ANGGA HARJA S. - M. RENDY IRAWAN• Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) • (Depok) HARLIS SYAM TIYAS TUNGGALONO • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) • R.YOPPY S JBSC - HANDOYO - WAHID - ADE MISBAHUL YOGA - DASEP GUNTUR (Kontributor Sukabumi) • YAYAN SURYANA - FERRY SUNGKAWA. DINESA MH. SUSAN N S (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, DUDI P • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• (Indramayu) IHSAN MAHFUDZ M.SOLEH. Koresponden : M. NASIR - AFRIYOU RIZAL - TRI AHMAD KUSMANTO - TUMPAL PANJAITAN - YUSUF FADILAH Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO - ADI R. PT. PANCA LINGKAR MEDIA Direktur Utama : PIYARSO HADI • Marketing/Promosi : KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Pengembangan Usaha & Iklan : YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT • Bagian Umum : IAN - YAYAN

Lingkar Megapolitan

3

Edisi 218 - Tahun 1 - Senin , 28 Januari 2013

Pemkot Sepakat Soal Pembangunan Jalan Sejajar

DEPOK (LJ) - Sejak tahun 2012, pembangunan Jalan Sejajar Rel yang menghubungkan Jalan Dewi Sartika dengan Jalan Arief Rahman Hakim,

diwilayah Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, merupakan titik optimal dalam pembangunan yang dilakukan oleh Pemer-

intah Kota (Pemkot) Depok, yang berdampak meningkatkan ekonomi masyarakat Depok. Hal itu, dikatakan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, usai menghadiri acara sosialisasi musyawarah dengan Warga RT 07, 08, 09 Rw 19 dengan Pemkot Depok yang berlangsung tertib dan lancar. Dalam kegiatan yang dilakukannya itu, selain walikota Depok, juga dihadiri oleh Asisten Daerah Kota (Asdakot) Depok H. Eka Bahktiar, Anggota DPRD Kota Depok Otto Leander, Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (DBMSDA) H. Enco Kuryasa, Kepala Dinas perhubungan (Dishub) Dindin Djaenudin, Wakil OPD, Wakil BPN Kota Depok, Camat Pancoranmas, Lurah Depok, LPM Depok, Ketua RT dan RW serta Warga RT 07,08,09 RW 19 Kelurahan Depok. Nur mengatakan, bahwa hal itu terealisasi dengan adanya kesediaan

Warga RW 19 Depok Resah Pemkot Belum Ganti Rugi Lahan

DEPOK (LJ) - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat, dalam melaksanakan Pembangunan Jalan Sejajar Rel yang telah merampungkan pekerjaan tersebut, belum secara optimal untuk dilalui kendaraan. Pasalnya, dalam pekerjaan itu, belum melengkapi adanya sarana prasarana pendukung yang tersedia. Bahkan, permasalahan sertifikat pecah induk (SPI) milik warga yang terkena pembebasan lahan, hingga kini belum selesai dalam proses penerbitannya. Hal itu terungkap pada acara dialog musyawarah antara warga RT 07, 08, 09 RW 19 Kelurahan Depok dengan Pemkot Depok, dilokasi Pinggir Jalan Sejajar Rel RW 19 kelurahan Depok, Pancoranmas, Kota Depok, belum lama ini. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Depok, Endang Sodikin mengatakan, selama ini warga RT 07, 08, 09 RW 19

telah resah dan gelisah, yang telah menanti kepastian tentang sertifikat tanah mereka yang selama ini dipegang oleh Pemkot Depok, dengan dalih sedang dilakukan proses pengurusan. “Pernah kami menanyakan, kemana serifikat warga ? Selain itu juga kenapa perihal kekurangan data administrasi untuk kelengkapan proses penerbitan pemecahan sertifikat. Saat ini warga Depok, telah resah dengan menunda-nunda serifikat milik warga yang telah dipegang oleh Pemkot dengan dalih untuk mencocokan data pembebasan lahan,” ujar dia kepada wartawan, kemarin. Ia berharap, Pemkot Depok dapat memastikan batas waktu proses penyelesaian untuk penerbitan Sertifikat warganya. Selain itu, tambah Endang, bahwa saluran air pada gorong-gorong ujung jalan sejajar rel menuju inlet situ Pladen segera dinormalisasi-

kan. Sebab telah terjadi sedimentasi sehingga menyebabkan penumpukan sampah yang menghambat aliran air. Sementara itu, Kepala Dinas BMSDA Kota Depok Enco Kuryasa mengatakan, bahwa pembangunan Jalan Sejajar Rel sepanjang 3,1 KM dan Lebar 10 meter, kini telah rampung. Tambah dia, dari permintaan warga Depok, pihaknya akan segera mengadakan kegiatan normalisasi. “Perihal sertifikat warga, hal itu kini dalam proses melengkapi data administrasi. Sebab bukti kemilikan tanah warga ada yang berupa sertifikat dan masih ada akta jual beli (Hak Milik Adat-red), tentunya kami masih perlu waktu dalam prosesnya. Saya akan terus berupaya untuk mengajukan kelengkapan yang ada untuk dilakukan proses,” tuturnya. Disisi lain, Kepala Dishub Kota Depok Dindin Djaenudin mengatakan, pihaknya belum bisa mengoperasionalkan jalan tersebut, sebab hal itu masih menunggu penyelesaian sarana dan prasarana pendukung seperti sub terminal didepan Stasiun Depok Baru, dalam menampung kendaraan dari wilayah Barat. “Maka jika sudah terlengkapinya sarana dan prasarana itu, tentunya kami akan membukannya setiap kendaraan angkutan umum memasuki sub terminal itu,” pungkasnya.Q TYS/HRS

warga dalam pembebasan 54 bidang tanah, meskipun ada dinamika persoalan yang berkembang diantaranya tentang Sertifikat Pecah Induk (SPI) milik warga yang hingga kini belum dikembalikan. Tambah dia, selama ini Pemkot Depok, tengah melengkapi data administrasi yang terkait dengan itu, guna diajukan pada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Depok untuk di proses. “Saya menghimbau agar warga dapat proaktif melengkapi data administrasi, terkait sesuai ketentuan dan harus tetap bersabar,” ujarnya. Ia berharap, bahwa dengan dibangunnya Jalan Sejajar Rel, kiranya dapat dimanfaatkan oleh warga untuk dilalui dan membuka usaha. “Semestinya, warga setempat mematuhi ketentuan dan memelihara, menjaga lingkungan yang tertib yaitu dilarang berdagang diatas saluran drainase dan trotoar, dengan demikian telah ikut mendukung program kebersihan menuju Depok Kota Hijau,” pungkasnya.Q TYS/HRS

Gema PSI Cipayung Gelar Bakti Masal DEPOK (LJ) - Peduli lingkungan, sedikitnya puluhan Pengurus Anak Cabang (PAC) Generasi Muda Pejuang Siliwangi (Gema PSI) Kecamatan Cipayung, Kota Depok, menggelar bakti masal dalam bersih-bersih lingkungan, bersama warga Cipayung dan para pelajar. Aksi bakti masal tersebut, dilakukan dengan membersihkan sampah pada saluran air dan memperbaiki tempat pembuangan sampah dilingkungan RW 06, 08 dan RW 12 Kelurahan Bojong Pondok Terong, Minggu (27/1). Ketua PAC Gema PSI Cipayung Ristiningsih mengatakan, kegiatan yang dilakukannya ini, sebagai bentuk kepedulian anggota PAC Gema PSI Cipayung pada lingkungan sekaligus mendekatkan kehadiran Gema PSI pada warga sekitar. “Apa yang dilakukan oleh Gema PSI Cipayung dapat dirasakan manfaatnya oleh warga setempat. Selain itu, kegiatan yang diakukannya ini akan dijadikan agenda rutin oleh kami, dalam berpartisipasi pada pembangunan sosial kemasyarakatan dalam segala bidang,” ujar Risti kepada wartawan disela-sela bakti massal, kemarin. Sementara, Ketua Gema PSI Kota Depok M. Bahcrun mengatakan, pihaknya selalu menginstruksikan pada seluruh jajaran PAC Gema PSI yang tersebar di Kota Depok, agar selalu dapat meningkatkan jalinan kerjasama dengan warga setempat. “Sesuai visi dan misi Gema PSI itu, harus peduli pada lingkungan tempat tinggal pada masing-masing anggota. Dan saya berharap apa yang dilakukan oleh anggota kami ini dapat membantu warga yang membutuhkan pertolongan,” tuturnya. Q TYS/HRS

Relawan Aher-Demiz Deklarasi Kancing Beureum

RY Berikan Perhatian Pada Warga Tenjo KAB.BOGOR (LJ) – Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) dalam kegiatan saba desa atau Jumat keliling (Jumling) di Masjid Jami Darrurohim, Kampung Blok Asem, Desa Bojong, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, belum lama ini, tidak disia–siakan oleh Camat Tenjo Chaerudin Felani untuk menyampaikan aspirasi warganya. Ia mengungkapkan keinginan warganya agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat memperhatikan infrastruktur jalan di Kecamatan ini. “Dengan kedatangan bapak Bupati kesini, saya mempunyai keinginan agar Pemkab Bogor dapat memperbaiki infrasrtuktur jalan di Tenjo. Hal tersebut berdasarkan aspirasi masyarakat atas kondisi infrastruktur jalan yang sangat memprihatinkan karena kurangnya perhatian pemerintah daerah,” ungkapnya dihadapan Bupati. Atas kondisi tersebut, RY berjanji tahun ini akan segera memperbaiki jalan bagi kepentingan warga Tenjo tersebut. “Saya berjanji kepada warga Tenjo tahun ini, ruas jalan Tenjo-Jasinga akan di perbaiki dengan dibeton, agar nantinya jalan tersebut tidak cepat rusak,” ungkap RY dihadapan warga Tenjo. Tak hanya infrastruktur

jalan yang menjadi perhatian, dalam Jumling kali ini pelayanan kesehatan juga menjadi sorotan Bupati Bogor. Ia menegaskan agar pemerintah kecamatan (Pengcam) tidak mempersulit warganya dalam memperoleh kartu Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (Jampesehat). “Saya meminta kepada camat, mulai sekarang warga jangan dipersulit untuk memperoleh kartu Jampesehat, agar warga Tenjo dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis,” pintanya. Lebih lanjut RY menambahkan, Pemkab Bogor akan mendukung kelancaran program tersebut, dengan menyediakan fasilitas kantor pos dan bank di Kecamatan ini. “Un-

tuk meningkatkan ekonomi masyarakat, kami Pemkab Bogor akan menyediakan fasilitas kantor pos dan bank disini, karena Tenjo ini merupakan muka dari Kabupaten Bogor, jika tidak ada kantor pos dan bank kita bisa dianggap remeh oleh daerah lain,” ujarnya. Selain itu, tidak adanya gedung serbaguna di Kecamatan ini membuat Bupati Bogor memerintahkan Camat untuk segera mencari lahan bagi pembangunan gedung tersebut di tahun 2014 mendatang. “Tenjo harus memiliki gedung serbaguna, sebagai tempat warga untuk berkumpul dan berolahraga. Kami Pemkab Bogor akan anggarkan Rp4 miliar untuk pembangunan gedung tersebut di tahun mendatang,” pungkasnya. Q JAS/WAS

DEPOK (LJ) - Ratusan simpatisan dan kelompok pendukung pasangan Calon Gubernur (Calgub) dan Calon Wakil Gubernur (Calwagub) yaitu Ahmad HeryawanDeddy Mizwar telah mendeklarasikan Kancing Beureum untuk memenangan pada pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat, pada bulan Februari mendatang. Deklarasi ini, dilakukan oleh simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dihadiri Anggota DPRD Kota Depok Muttaqien, LSM, Ormas, serta masyarakat simpatisan, menghadiri langsung yang berjala sederhana dan hikmad di Restaurant di Beji Kota Depok, belum lama ini. Anggota DPRD Kota Depok dari PKS Muttaqien mengatakan, dirinya menyambut baik atas kehadiran dan kepedulian warga yang ikut serta dalam mensukseskan penyelenggaraan Pemilukada Jawa Barat, pada Febreuari 2013 mendatang. “Apa yang dilakukannya ini, dapat mendorong dan mensosialisasikan pada warga Depok, agar dapat ikut berpartisiapsi hadir dalam Pilgub nanti. Bahkan saya berharap, para relawan Kancing Beureum agar tetap mematuhi peraturan yang ada dan menjaga kesolidan dan kekompakan tim relawan tersebut,” ujar Muttaqien kepada wartawan, usai mendeklarasikan kancing beureum. Ketua Relawan Kancing Beureum Herry Asongan mengatakan, pihaknya mendeklarasikan Kancing Beureum sebagai wadah para pendukung Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar pada Pemilukada Jawa Barat. Hal itu berdasarkan keinginannya untuk memenangkan sekaligus mengantarkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat agar dapat melanjutkan program pembangunan di Jawa Barat. “Saya menghimbau kepada para relawan Kancing Beureum agar tetap menjaga kesatuan dan kesolidan dalam mendukung pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar untuk memenangkan dalam Pemilukada Jabar,” ujarnya.Q TYS/HRS

LINTAS | MEGAPOLITAN Rieke Hadiri HUT ke 40 PDIP di Depok

DEPOK - Calon Gubernur (Calgub) Jawa Barat, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rike Diah Pitaloka (Oneng) menghadiri acara Ultah PDIP ke-40 di Studio Alam TVRI Cilodong, Kota Depok, Sabtu, (26/1). Acara tersebut berlangsung meriah, hikmad, tertib, lancar, diisi dengan tausiyah dengan menampilkan marawis, Rampak gendang, qasidah, dan pagelaran seni hiburan. Bahkan pada kesempatan itu, dihadiri oleh Cagub Jabar Rieke Diah Pitaloka, Rudy Harsa Tanaya, Ketua DPC PDIP Kota Depok Hendrik T A dan jajaran PAC serta Ranting, Anggota DPR, DPRD Propinsi Jabar, DPRD Kota Depok dari PDIP, Panwaslu Kota Depok dan ribuan kader simpatisan PDIP Kota Depok. Kedatangan Oneng disambut ribuan kader dan simpatisan PDIP. Rike memasuki Taman Rekreasi Studio Alam TVRI melewati danau dengan Perahu dan memberikan semangat kepada kader dan simpatisan yang menunggu kedatangannya sejak pagi. Dalam orasinya Rike mengingatkan kepada kader dan simpatisanya untuk memenangkan dirinya dalam Pilgub Jabar, menurutnya Pilgub Jabar merupakan tolak ukur kemenangan di pemilu 2014. “Tahun 2013 adalah tahun yang berbahaya untuk PDIP, karena kalau Rike-Masduki kalah dalam kancah Pilgub Jabar tahun 2013 maka akan semakin sulit untuk kita memenangkan pemilu di 2014 nanti,” ujarnya dengan semangat. Rike juga menambahkan dirinya berjanji akan memberikan kartu Jabar Bangkit kepada masyarakat yang dapat digunakan untuk berobat, pendidikan, dan pelayanan sosial secara gratis. Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Depok Hendrik T A mengatakan, bahwa dalam usia yang ke-40 ini, PDIP telah melalui jalan panjang yang berliku dan terjal. “Semua yang dialaminya hendaknya dapat menjadi instrospeksi sebagai pengalaman untuk mengobati hati rakyat. Selain itu kedepan saya mengajak kepada para kader PDIP agar lebih meningkatkan jalinan dengan membangun semangat kebersamaan,” ujarnya. Ia menambahkan, para pendiri PDIP terdahulu adalah berjiwa pejuang tanpa pamrih. Maka dalam Pilkada mendatang, harus dapat meraih kemenangan dengan gotong royong untuk meningkatkan harga diri Partai PDIP. “Saya mengajak, agar seluruh kader simpatisan PDIP Kota Depok, untuk berkomitmen memenangkan Pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat dalam Pemilukada februari 2013 mendatang,” pungkasnya. Q TYS/HRS

Tekan Money Politic dan Golput KNPI Kabupaten Bogor Deklarasi GPMB

KAB.BOGOR - Ratusan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) terdiri dari OKP/PK se-Kabupaten Bogor, mendeklarasikan Gerakan Pemilih Muda Bogor (GPMB) di Gedung Pemuda KNPI, Jalan Raya Tegar Beriman Cibinong. Dalam kegiatan yang gelar itu, dihadiri oleh Komisioner KPUD Kabupaten Bogor Muh. Yusuf Seran, Ketua Panwaslu, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Ketua KNPI Kabupaten Bogor Yudi Hartono, Wakil Ketua Bidang Politik dan Hukum Sulhan Kelana Bumi serta pengurus jajaran KNPI terdiri OKP/PK seKabupaten Bogor. “Sengaja kegiatan ini, kami gelar guna menginisiasi gerakan pemilih muda bogor, untuk memberikan kontribusi elektroral bagi peningkatan partisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) di Kabupaten Bogor,” kata Wakil Ketua Bidang Politik dan Hukum Sulhan Kelana Bumi kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Sulhan mengatakan, kegiatan yang telah dikemas ini, didasari atas keinginan luhur untuk turut serta dalam pendidikan politik pemilih bagi kaum muda khususnya dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses demokrasi Pilkada. “Maka KNPI Kabupaten Bogor mendeklarasikan GPPB, untuk memberikan pengetahuan kepada para pemuda yang sebentar lagi akan dilakukan di Kabupaten Bogor,” ujarnya yang juga sebagai koordinator pelaksana kegiatan. Sementara itu, Komisioner KPUD Kabupaten Bogor Muh. Yusuf Seran menghimbau, kepada para pemilih muda, untuk membedah setiap calon dan turut mengkampanyekan untuk menjadi pemilih cerdas. “Saya sangat senang dan bangga dengan ide gagasan yang dilakukan oleh KNPI ini agar kualitas demokrasi kedepan lebih baik. Saya berharap, jika ada kenjanggalan atau ada indikasi kecurangan segera melaporkan kepetugas KPUD Kabupaten Bogor,” tuturnya. Pada kesempatan deklarasi tersebut, KNPI berharap kepada seluruh elemen pemuda, mengajak untuk berperan dan mengkampanyekan agar masyarakat memilih calon gubernur (Caljub) sesuai visi program dan didasarkan pada nurani. Bahkan untuk berani mengatakan tidak pada money politic dan tolak Golput!! “Diharapkan target pemilih yang ber berpartisipasi mencapai 80 persen di Kabupaten Bogor dalam pilgub Jabar kali ini,” ujar Yudi Hartono, Ketua KNPI Kabupaten Bogor. Q ALI

Lingkar Bogor

4

Edisi 218 - Tahun 1 Senin 28 Januari 2013

LINTAS | BOGOR

Soal Buku LKS

Kecamatan Cisarua Rawan Curanmor

Dewan Panggil Kadisdik Kota Bogor

KAB.BOGOR - Maraknya pencurian motor (Curanmor) diwilayah Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, membuat sebagian warga menjadi resah. Pasalnya, semakin hari curanmor masih menghatui kawasan Cisarua dan setiap warga yang kehilangan motor selalu melapor ke Polisi, hingga kini masih terjadi. “Laporan tinggal laporan, masih saja curanmor tetap terjadi diwilayah Cisarua. Dan sampai detik ini, warga yang melaporkan kehilangan belum dapat ditemukan. Padahal jumlah motor yang hilang sudah cukup banyak,” ucap Hariman tokoh masyarakat Cisarua kepada wartawan, kemarin. Hal senada juga dikatakan, Muin warga Cisarua, merasa khawatir karena sering terjadinya curanmor diwilayah Cisarua. “Saya berharap pak polisi bisa menangkap pencuri sampai ke akar-akarnya,” pinta Muin, yang di amini oleh Agus warga Ciburialnya. “Benar mas tidak tanggung-tanggung dalam satu hari 3 motor yang telah dicuri. Saya meminta kepada pak polisi agar lebih giat lagi dalam melakukan tugasnya, untuk memberikan rasa aman kepada warga Cisarua,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Cisarua AKP Hadi Santoso mengatakan, pihaknya selalu menindak lanjuti laporan dari warga yang kehilangan motor. “Sudah banyak jajaran kami telah melakukan penangkapan curanmor. Bukan kami diam saja,” ungkap AKP Hadi dengan nada kurang sahabat kepada wartawan, dikantornya. Lanjut dia, tingkat pencuri diwilayah Cisarua begitu banyak, namun pihak kepolisian sangat kerepotan menangani pelaku curanmor. Bahkan tugasnya sudah melakukan tugasnya dengan maksimal. “Jadi kalau ada pelaku yang belum tertangkap jangan salahkan kepolisian. Karena kami selaluh berusaha menekan tindak kejahatan dikawasan Cisarua ini,” imbuhnya. Q YUS

BOGOR (LJ) - DPRD Kota Bogor, Jawa Barat, pihaknya akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor terkait maraknya beredaran buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di Kota Hujan. “Kami akan segera memanggil Kadisdik Kota Bogor untuk meminta penjelasan. Dan permasalahan ini, saya akan rapatkan dengan komisi D, untuk bahas munculnya buku LKS di tingkat SDN dan SMP,” kata Oyok Sukardi anggota DPRD Kota Bogor dari komisi D praksi partai Golkar, kepada LINGKAR JABAR, di Kantor DPRD, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, kemarin. Oyok mengatakan, rencananya pemanggilan Kadisdik tersebut, secepatnya akan dilakukan. Bila memang terbukti LKS ini, menjadi keluhan oleh para orang tua siswa, maka Dewan akan secepatnya memproses terkait permasalahan itu. “Kami ingin mengetahui tentang maraknya

penjualan buku LKS serta asal-usul keberadaan buku LKS di sekolah,” ujarnya. Sebelumnya, salah seorang tua siswa SDN di Kecamatan Bogor Utara, yang namanya tidak mau ditulis dikoran ini kepada LINGKAR JABAR menuturkan, selama ini keberadaan buku LKS sangat meresahkan orang tua siswa, serta tidak ada pemberitahun dari pihak sekolah tentang buku LKS, namun tiba-tiba sejumlah siswa-siswi harus membeli buku LKS. “Usai pulang sekolah, anak saya tiba-tiba menangis harus membeli buku LKS yang disuruh oleh gurunya. Jumlahnya dari buku paket sejumlah pelajaran. Lalu mau tidak mau, anak saya harus beli, karena teman sekolahnya sudah membelinya dengan jumlah harga buku yang sudah ditentukan oleh pihak guru atau pihak sekolah,” ujar dia kepada LINGKAR JABAR, usai menjemput anaknya di

Sekolah. Ia menjelaskan, menyekolahkan anaknya di SD tersebut, ingi anaknya mendapatkan pendidikan yang pantas bukan harus membeli buku LKS seharga Rp63.000,-. “Saya kaget, masa harus membeli sih, kan sekolah itu telah disubsidi oleh pemerintah baik dari dana BOS maupun yang lainnya, kenapa sekolah itu harus menyuruh anak-anak membelinya?,” kesalnya. Meskipun keberatan dengan penjualan buku tersebut, ia terpaksa tetap membelinya, karena dia khawatir jika buku tersebut tidak dibelinya, anak akan mendapat tekanan dari pihak sekolah. Sementara itu, salah satu sekolah di Kecamatan Bogor Utara, yang telah menjual buku LKS secera terangterangan kepada orang tua siswa. “Sekolah hannya menindak lanjuti saja. Karena buku LKS ini, telah diminta oleh para orang tua siswa,” dalih, Sri Prihatin Ningsih Kepala Sekolah

Pemkab Bogor Tidak Konsisten Menjaga Puncak

Akibat Ambruknya Jembatan Sejumlah Pedagang Cisarua Terancam Gulung Tikar KAB.BOGOR (LJ) - Ambruknya jembatan alternative ‘Pak Adul’ yang berlokasi di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, beberapa hari lalu, berdampak vatal bagi para pedagang pasar Cisarua. Pasalnya, jembatan yang berdiri sejak tahun 2001 itu, telah ambruk dan sejumlah para pedagang merugi serta terancam gulung tikar. Informasi yang dihimpun dilokasi, ambruknya jembatan alternative Pak Adul yang menghubungkan jalan Pasar Lama ke Pasar Tohaga Cisarua menyebabkan, sebanyak 36 kios mengalami penurunan secara ekonomi. Bahkan sejumlah warga setempat yang biasanya melewati jembatan tersebut mengeluh dan merasahkan terkena dapak terhadap kejadian putusnya jembatan tersebut. Yayan (41) salah satu pedagang Sepatu yang berada di jalur alternative mengeluhkan karena sepinya pembeli. ”Duh akibat ambruknya jembatan itu, sudah beberapa hari ini pendapatan saya sangat menurun dratis mas,” ucap dia, yang diamini oleh sesama pedagang lainnya, Rojak (35) pedagang buah. “Betul mas, saya dan para pedagang disini berharap, pemerintah segera secepatnya memperbaiki jembatan alternative itu,” pintanya. Ditempat terpisah, Camat Cisarua Tedi Pembang mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Bupati Bogor Rahmat Yasin (RY) serta pihak-pihak terkait, agar secepatnya jembatan alternative ini, bisa diperbaiki dalam waktu dekat. Bahkan, banyak warga setempat yang melintas, melewati jalan tersebut. “Kemungkinan jembatan ini, akan segera diperbaiki setelah kami melaporkan kepada Bupati Bogor. Dan beliau juga secara langsung menugaskan, kepada pihak terkait untuk melakukan langkah-langkah yang cepat, terkait jembatan alternative yang sangat dibutuhkan warga setempat,” ujar Tedi ketika ditemui LINGKAR JABAR dilokasi kejadian. Sekedar diketaui, ambruknya jembatan alternative itu, sebelumnya jembatan tersebut sudah goyang, akibat banjir bandang beberapa hari yang lalu. Hingga menelan korban jiwa sedikitnya 2 orang warga setempat. Q YUS

Pelaku Penculikan Anak Penyanyi Dangdut, Berhasil Dicokok Polisi KAB.BOGOR (LJ) - Jajaran Polda Metro Jaya berhasil mencokok pelaku penculikan gadis cilik yang bernama Nana (10) putri dari pasangan suami istri (Pasuntri) Nazar dan Musdhalipah, disalah satu rumah kontrakan milik Hj. Anih di Kampung Rawa Hingkik RT 01 RW 01 Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari hasil yang dihimpun dilokasi, sekitar pukul 03.30 WIB, tim dari Polda Metrojaya melakukan penggrebekan di rumah kontrakan Hj. Anih yang dihuni oleh pelaku penculikan yang selama ini menjadi pencarian pihak kepolisian. Dan petugaspun berhasil mencokok satu orang tersangka BH (29) dan beberapa barang bukti berupa pistol, HP, lektop dan 1 kilogram potasium (Bahan peledak-red) serta A berhasil melarikan diri dari kepungan polisi. “Hampir 2 tahun, BH telah mengisih rumah kontrakan saya. Dan saya pun tidak mempunyai curiga sama sekali. Tiba-tiba saya mendapatkan kabar dari salah satu warga, dirumah kontrakan ibu telah digerebek petugas polisi,” ujar Hj. Anih ketika ditemui wartawan, dilokasi kejadian, kemarin. Ditempat yang sama, Iskandar tetangga sebelah BH mengaku, dirinya tidak mempunyai curiga sama sekali. Bahkan, tidak seperti biasanya dirumah kontrakan yang ditempatinya itu, banyak dihampiri para pedagang. “Pantes saja, dirumah saya banyak orang yang berdagang ternyata itu polisi toh. Sama sekali saya tidak menyangka, ternyata pelaku telah meenculik anak tiri dari Nazar sipenyanyi dangdut itu,” ucapnya. Tambah dia, dirinya belum pernah berkenalan dengan pelaku, karena baru 1 Minggu tinggal dikontrakan. “Saya lihat orang nya pendiam dan sering pulang malam, kerjanyapun kami tidak tau,” ucapnya. Namun menurut anak dari Hj Anih mengurus kontrakan yaitu Sutikno menuturkan, kalau rekan dari BH yang berhasil kabur baru 1 minggu tinggal di kontrakan ibu. dirinya mengaku berasal dari purwokerto. “Usai memberikan uang untuk kontrakan, kok rumah kontrakan saya jadi ramai. Pas saya tannya-tannya bahawa BH dan kerabatnya yaitu A adalah pelaku penculikan yang selama ini menjadi terget pihak kepolian dan saya juga tidak mengetahui apa pekerjaannya,” pungkasnya. Q JAS

KAB.BOGOR (LJ) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak konsisten dalam menjaga dan melestarikan wilayah Puncak Cisarua Kabupaten Bogor. Hal tersebut terbukti dari rusaknya ruang resapan akibat bangunan di bantaran sungai Ciliwung yang membangun tidak memperhatikan pada dampaknya. Hal itu dikatakan oleh Ketua Umum Komunitas Rumpun Hijau, Sunyoto, ketika ditemui wartawan, terkait permasalahan tata ruang dikaasan puncak Cisarua Bogor. “Sebagai kawasan penyangga, mestinya Pemkab Bogor sadar, dan tidak hanya pandai menyalahkan pihak lain, toh puncak itu menjadi otoritas Pemkab Bogor sendiri,” ujarnya. Lanjut dia, Pemkab Bogor hanya pandai mencari kambing hitam, terkait maraknya villa di puncak. Seolah-olah itu semua adalah kesalahan orang Jakarta. “Jangan hanya ambil pajaknya saja, kemudian permasalahan yang ada di lempar ke pihak lain,” tuturnya. Terkait tuduhan Bupati Bogor yang menganggap orang Jakarta sendiri yang merusak Puncak, sunyoto mengatakan “Tanpa ijin dari Pemkab Bogor serta tindak ada tindakan yang tegas. Bahkan, dengan adanya warga Jakarta yang membangun di puncak, satu sisi juga membawa dampak ekonomi, termasuk dalam pemasukan kas Pemkab Bogor. “Sangat ter-

bukti PAD Puncak Nomer 3 di Kabupaten Bogor. Coba lihat beberapa hari kemarin, Jalanan puncak sepi akibat banjir di Jakarta, otomatis mempengaruhi putaran ekonomi di wilayah Puncak,” terangnya. Lebih lanjut Sunyoto mengatakan, permasalahan longsor dan banjir tidak tergantung pada 400 villa liar serta bangunan yang ada di puncak secara keseluruhan. Berapa jumlah total villa yang ada di puncak?. Sudah sesuai dengan ijin yang di keluarkan tidak, kemudian apa tindakan dari dinas terkait. Mengenai pejabat tinggi yang mempunyai villa di puncak, apakah beda hukumnya dengan warga biasa, sehingga pemkab Bogor tidak berani menindak. “Fakta bahwa Puncak adalah salah satu penyumbang banjir Jakarta sudah tidak bisa di pungkiri. Tinggal bangaimana pemkab Bogor bisa menata diri, sesuai dengan kemampuan berdasar peraturan dan hukum yang ada,” imbuhnya. Sementara itu, Camat Cisarua, Tedi Pembang mengatakan bahwa untuk membongkar Villa pejabat tinggi di Puncak harus ada perintah langsung dari pemerintah Pusat dan Propinsi. “Nantinya, apakah hukum itu bisa mengatasi permasalahan ini atau sebaliknya (red-tumpul),” pungkasnya. Q YUS

(Kepsek) SDN Cimahpar 2 kepada wartawan. Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fetty Qondarsyah, ketika dikonfirmasi LINGKAR JABAR mengenai maraknya penjualan buku LKS di sekolah Kota Bogor mengatakan, pihaknya akan memanggil pihak sekolah untuk memberikan penjelasan terhadap keberadaan buku LKS tersebut, yang telah menjual oleh pihak sekolah. “Saya akan memanggil Kepsek yang telah berani menjual LKS secara diam-diam di sekolah,” ungkapnya. Sekedar diketahui, sejumlah orangtua dari beberapa sekolah di Kota Bogor, Jawa Barat, mengeluhkan adanya penjualan buku LKS yang dilakukan oleh oknum guru dan pihak sekolah, meski dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 2 Tahun 2008 tentang Buku, dengan jelas disebutkan guru dilarang menjual buku kepada siswanya. Q ALI

Pasar Tradisional Kota Hujan di Bangun, PD-PPJ Relokasi PKL BOGOR (LJ) - Upaya memberikan rasa nyaman, aman dan higinis, di pasar tradisional Kota Hujan, Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD-PPJ) Kota Bogor, Jawa Barat, telah melakukan pembangunan serta merelokasi para pedagang kaki lima (PKL) kios dan los Blok B dan E pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah, secara gratis melalui undian. “Sebanyak 702 pedagang Blok B dan E pasar kios dan los Kebon Kembang, telah dilakukan relokasi oleh PD. Pasar ke tempat penampungan sementara (TPS) yang dilakukan melalui undian secara grentongan alias gratis oleh PD-PPJ,” ungkap Ali Yusuf Direktur Utama (Dirut) PD.PPJ kepada LINGKAR JABAR, lewat telepon genggamnya, kemarin. Ali menjelaskan, rencananya PD. Pasar akan melakukan pembangunan pasar Kebon Kembang pada bulan ini, serta menyediakan sebanyak 702 kios TPS untuk para pedagang kios dan los di Blok B dan E Kebon Kembang. “Sebagian pedagang sudah kita tempatkan ke lokasi yang sudah ditentukan. Dan sisanya sebanyak 258 pedagang buah, akan kita lakukan penampunggan ke lokasi yang tidak jauh dari lokasi tersebut,” tuturnya. Lebih lanjut dia menambahkan, TPS dibangun sesuai jumlah pemilik Kartu Ijin Pemakaian Tempat Berdagang (KIPTB) dan Buku Pemakaian Hak Tempat Berdagang (BPHTB) yang telah memenuhi sayarat dengan pembagian sesuai yang diatur PD. Pasar. “Pengundian telah dilakukan secara transparan. Diundi untuk memberikan kesempatan yang sama dalam penempatan dan sesuai permintaan oleh para pedagang,” jelasnya. Ia mengatakan, tujuan pembangunan yang direncanakannya ini adalah ingin menata pasar tradisional menjadi higinis, nyaman dan aman. Revitalisasi itu dilakukan sebagai bagian dari upaya PD.PPJ meningkatkan kondisi fisik bangunan pasar tradisional. “Revitalisasi pasar tradisional ini, kita menginginkan pasar menjadi bagus, nyaman dan aman untuk para pengunjung pasar. Sehingga diharapkan pengunjung bisa betah datang kepasar tradisional,” ujarnya. Sementara, Kepala Pasar Kebon Kembang, Rizal Utami mengatakan, dalam perelokasian pedagang Blok B dan E ini memang ada beberapa kendala yang dihadapi. Kendalanya memang seluruh penempatan TPS yang ada sekarang itu sudah ada pedagang yang menempati, jadi terkadang mereka belum terima lahan dagangnya dijadikan tempat relokasi. Tapi semua pedagang tersebut sudah ditampung semua. Q ALI

Pungli E-KTP di Desa Citeko, Dikeluhkan warga

Kampanye Terjadi Pelanggaran, Polres Siap Tegakan Hukum

KAB.BOGOR (LJ) - Kapolres Bogor AKBP Asep Safrudin menyatakan siap melaksanakan pengamanan selama berlangsungnya massa kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagub/ Cawagub) Jawa Barat pada tanggal 24 Februari 2013 mendatang. Itu ditegaskan kapolres yang baru ditugaskan di wilayah Tegar Beriman saat mengikuti dialog interaktif bersama Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman (KF), dan Ketua KPU Kabupaten Bogor Ahmad Fauzi di RRI, Bogor, kemarin. Menurut Asep, pihaknya siap menegakan hukum jika terjadi pelanggaran saat massa kampanye. Bahkan, jajaran Polres siap mengamankan jalannya hari pemungutan suara, sehingga Pilgub Jawa Barat di Kabupaten Bogor da-

pat berjalan dengan aman dan nyaman. “Untuk pengamanan, kami lihat mana TPS yang rawan dan yang aman. Jika diindikasi rawan kami siap perketat keamanan, dari .7329 TPS di Kabupaten Bogor kami siapkan anggota baik untuk berpatroli maupun menetap di TPS guna mengamankan TPS. Hal ini dalam rangka mengamankan Pilgub yang juga disebut pesta demokrasi rakyat, karena demokrasi harus dibangun dengan keamanan,” ujarnya kepada wartawan. Sementara, KF, Wakil Bupati Bogor mensikapi pendapat mengenai partisipasi politik. Menurutnya sangat ironis ketika setiap melaksanakan kegiatan upacara bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tapi tingkat partisipasi politik masyarakat sangat ren-

dah. Jika ini terjadi maka ini suatu ancaman kedaulatan negara. “Solusinya jika boleh menawarkan, konstitusi kita harus memaksa agar setiap warga negara wajib memberikan suaranya pada Pemilu. Dan jika tidak memberikan suaranya, maka mendapatkan sanksi. Kedua dengan pendekatan budaya, bagaimanapun pendekatan budaya bisa kita lakukan. Mengingat masyarakat kita masih memegang erat nilai-nilai kebudayaan. Kami berharap semua warga Kabupaten Bogor memberikan suaranya dalam pilkada mendatang. Carilah suatu alasan dan harapan mengapa harus memilih salah satu calon,” jelas politisi PDI Perjuangan ini. Senada Ketua KPU Kabupaten Bogor, Ahmad Fauzi mengatakan, pihaknya menghimbau kepada para pasangan calon gubernur untuk menjaga simpatisannya agar tertib dan senantiasa mematuhi aturanaturan hukum pada saat massa kampanye. Meskipun ini adalah pesta demokrasi rakyat tetap aturan-aturan harus dipatuhi untuk dapat menciptakan kenyamanan dan keamanan. Q DED/ALI

KAB.BOGOR (LJ) - Pungutan Liar (Pungli) kembali terjadi di Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada pendistribusian e-KTP kepada sejumlah warga Citeko. Akibatnya sejumlah warga Desa Citeko mempertanyakan tentang pungli yang dilakukan oleh oknum yang mengatas namakan PNS Desa Citeko. Informasi yang dihimpun dilokasi, pungli yang terjadi di Desa Citeko, dalam pembagian e-KTP dilakukan oleh pihak RT setempat, yang telah menarik uang kepada warga sebesar Rp2.000 sampai Rp5.000,-. Alasanya penarikan biaya itu, untuk biaya operasional. “Pungli itu dilakukan oleh RT dengan dalih perintah pihak Desa,“ ujar warga Desa Citeko yang namanya tidak mau ditulis dikoran ini, kepada wartawan, kemarin. Ketika di konfirmasi, Sekretari Desa (Sekdes) Citeko, H. Syahrudin mengatakan, tidak ada pungli dalam pembagian KTP kepada warga setempat. “Itu tidak benar, kami tidak melakukan pungli kepada warga setempat dalam pembagian e-KTP,“ dalih Syahrudin. Sekedar diketahui, keterangan dari sekdes Citeko tersebut, bertolak belakang dengan fakta yang ada di lapangan. Bahkan beberapa warga mengeluhkan dengan dimintanya uang sebesar Rp5.000,- dengan dalih untuk biaya operasional. Tentu hal ini menjadikan tanda tanya bagi warga Desa Citeko, secara umum warga tidak keberatan. Namun bisa dihitung berapa juta uang yang akan terkumpul dalam satu Kecamatan. Bila penduduk Kecamatan Cisarua yang sudah berhak mendapatkan KTP lebih dari 70.000 orang, bila masing-masing warga di tarik Rp5000, maka uang akan terkumpul sebesar Rp350 juta, tentunya uang itu bukan sedikit dari pungli yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab. Q YUS

Lingkar Priangan 1

5

Edisi 218 Tahun 1 - Senin 28 Januari 2013

Proyek RTLH di Kabupaten Cianjur Dipermasalahkan

CIANJUR (LJ)-Proyek bantuan rehab untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dari Kementrian Perumahan dan Pemukiman Rakyat, melalui Dinas Tataruang dan Pemukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur, untuk 950 rumah se Kabupaten Cianjur dipermasalahkan. Pasalnya, dana yang digelontorkan dari APBN tahun 2012 dan pelaksanaannya bulan Januari 2013 ini, masing-

masing rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 6 juta.Namun, pencairannya tidak dilakukan secara utuh melainkan dibagi menjadi 2 tahap.Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, dana untuk tiap rumah sebesar Rp 6 juta, dibagikan dalam 2 tahap, yang disalurkan melalui rekening milik warga penerima bantuan. Sekretaris Desa Sukaraharja, Dedi Mulyadi, ketika dikomfirmasi LINGKAR JABAR, mengatakan, pengalokasian dana tersebut sudah sesuai dengan petunjuk dari Distarkim. “Sa’at mensosialisasikannya, saya dengar sendiri bahwa penerima paling lambat hanya memegang uang pencairan paling lama 2 jam, kemudian harus dikembalikan kepada pengelola. Warga penerima hanya mengusulkan kebutuhan bahan bangunan, ditakutkan apabila dipegang warga, takut uangnya tidak digunakan, namun ketika adanya penyelewengan dan pemotongan sampai sa’at ini saya tidak mengetahuinya,”kata Dedi. Deni, salah seorang penerima bantuan RTLH, warga Kampung Puncak Gombong, mengatakan kalau ada

oknum meminta jatah. “Pada tahan pertama semestinya diterima Rp 3 juta, terpaksa diberikan kepada oknum tersebut sebesar Rp 1,2 juta, saya Cuma terima Rp 1,8 juta,”terangnya. Hal senada dikatakan salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya, kalau pihaknya hanya menerima Rp 300 ribu dari Rp 3 juta. “kata oknum tersebut, segala belanja matrial bangunan dikoordinir oleh oknum, sementara harganya lebih mahal dari harga umum,”ujar dia. Kasi Perumahan dan Pemukiman Distarkim kabupaten Cianjur, Tatang, kepada LINGKAR JABAR, mengakui kalau dana tersebut dicairkan melalui rekening warga penerima bantuan. “Pada pelaksanaannya supaya berjalan dengan baik, kami menyarankan agar dana tersebut benar-benar dilaksanakan untuk merehab rumah, sehingga pengadaan matrial bangunan dilakukan oleh ketua kelompok,”kata Tatang, ketika ditemui diruang kerjanya, Kemarin. Tatang juga menegaskan, kalau pihaknya tidak menerima sepeserpun setoran dari kelompok. “Tidak

Butuh Dana Rp 11 M, Atasi Dampak Pelanggaran Perpres CIANJUR (LJ) Tidak tegasnya penegakan Peraturan Presiden (perpres) No. 54 tahun 2008, yang mengatur kalau wilayah Cipanas, Pacet, dan Sukaresmi adalah daerah resapan air, dan dilarang membangun bangunan baru diwilayah tersebut, harus dibayar mahal oleh Pemkab Cianjur. Setidaknya 4 orang meregang nyawa, 6 jembatan terputus dan ratusan rumah tergeres banjir dan longsor, juga rusaknya berbagai sarana infrastruktur. Pasca bencana pun, Pemkab pun harus menyiapkan alokasi anggaran yang tidak sedikit, hampir Rp 11 Miliar untuk menangani bencana alam yang terjadi dibeberapa wilayah. Anggaran untuk penanganan bencana alam tersebut bersumber dari pemerintah pusat dan kabupaten. Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Bachrudin Ali mengatakan, terjadinya bencana alam yang melanda beberapa wilayah Cianjur bagian utara hingga saat ini belum ada kepastian jumlah kerugian materiil. “Untuk menangani masalah bencan alam, kami mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat sebesar hampir Rp 6 miliar. Sementara dari APBD kabupaten, kita mengalokasikan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Jumlah tersebut belum bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata Bachrudin, kepada wartawan, kemarin. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Rudi Syahdiar Hidajath mengharapkan, banyaknya infrastruktur yang rusak akibat bencana alam harus segera ditangani secara serius agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Pemkab Cianjur harus sesegera mungkin melakukan normalisasi pasca terjadinya bencana alam. “Dalam waktu dekat kami akan segera menggelar rapat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk membahas upayaupaya penanganan pascabencana alam di kawasan Cianjur utara. Kami juga mengharapkan Pemkab Cianjur bisa segera mengeluarkan status siaga bencana alam jika melihat kondisi yang saat ini terjadi,”

katanya. Hal itu penting dilakukan untuk mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan bencana alam, seperti BPBD, Dinas Bina Marga yang mengurusi infrastruktur jalan dan jembatan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) yang mengurusi kaitan aliran sungai, Dinas Tata Ruang dan Permukiman mengurusi pembangunan perbaikan fisik, termasuk Dinas Sosial yang mengurusi kaitan logsitik agar bertindak cepat dalam melakukan penanganan. “Dana tanggap darurat harus bisa segera dicairkan untuk penanganan pasca terjadinya bencana alam. Ini penting dan mendesak agar aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan normal. Terutama untuk perbaikan infrastruktur yang rusak,” tegas Rudi. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Satu Atap, Endang Suhendar, kepada LINGKAR JABAR, (Kemarin) , mengakui kalau didaerah Cipanas, Pacet dan Sukaresmi banyak bangunan liar. “Kelemahan kami adalah bangunan tersebut ada yang milik orang pusat maupun petinggi milter, sehingga aparat Satpol PP tidak berdaya menertibkannya, ibarat kata yang menertibkannya kapten dan yang ditertibkannya jendral, “katanya sambil berkelakar. Dia juga menegaskan kalau selama Peraturan Presiden No. 54 tahun 2008 berlaku, pihaknya belum pernah mengeluarkan izin mendirikan bangunan. “Kalau ada bangunan baru diatas tahun tersebut, berarti bangunan tersebut adalah bangunan liar,”tegasnya. Ketua Forum Masyarakat Cerdas Cianjur (FMC2), R. Saudin, meminta ketegasan pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi dan Kabupaten, untuk tegas menegakkan perpres tersebut. “Jangan sampai ada korban jiwa dan kerugian materiil lagi, karena kawasan tersebut adalah kawasan resapan air,”katanya kepada LINGKAR JABAR, (Kemarin) .Q RUS

benar saya menerima setoran tersebut,”ucapnya. Dilanjutkannya, kalaupun pada pelaksanaannya bermasalah, pihaknya tidak akan mencairkan bantuan tahap keduanya. “Sisa dana bisa dikembalikan lagi ke pusat, kalau ternyata program ini bermasalah,”tegas Tatang. Menyikapi hal tersebut, Ketua forum Masyarakat Cerdas Cianjur, R. Saudin, mengatakan, digelontorkannya dana tersebut, tujuan awalnya adalah bagus untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni bagi warga yang tidak mampu. “Tetapi satu sisi, bisa dimanfaatkan untuk meraup keuntungan oknum, misalnya mengadaan matrial bangunan yang harganya lebih mahal dari harga pasaran, bisa jadi salah seorang oknum adalah pengusaha, sehingga memanfa’atkan moment ini untuk usaha,”katanya. Dia meminta agar pihak penyidik seperti Kejaksaan dan Kepolisian segera memanggil dan memeriksa oknum Distarkim dan oknum dilapangan. “Bisa jadi mereka kongkalikong meraup keuntungan pribadi sebesarbesarnya,”ujar Saudin. Q RUS

Palsukan Status Pernikahan Hukumnya Haram CIANJUR (LJ)- Pemalsuan status janda ataupun duda merupakan masalah paling fenomenal dan sudah menjadi rahasia umum.Di Cianjur hal tersebut seolah hal biasa,ketika pasangan suami istri (Pasutri) menikah secara resmi dan kemudian cerai tanpa melalui Pengadilan Agama (PA) atau bawah tangan. Ketika menyandang status janda ataupun duda tanpa memiliki akta cerai dari PA, kemudian ketika mereka menikah lagi secara resmi,mau tidak mau harus palsukan status. Pasalnya,status yang disandangnya (duda/janda) tanpa disertai akta cerai yang sah dari PA.Alhasil mereka mentok dengan persyaratan yang semestinya. Ironisnya lagi pihak Kantor Urusan Agama (KUA) mau bekerjasama dalam memalsukan status,dari janda atau duda cerai hidup biasanya kalau yang bersangkutan janda masih memiliki usia muda kadang dipalsukan menjadi perawan atau kalau duda masih muda menjadi bujangan.Bahkan kalau janda yang sudah tua,statusnyapun dipalsukan menjadi janda mati atau janda ditinggal mati. Demikian hal tersebut dikatakan Ketua harian LSM Gerakan Masyarakat Pemersatu dan Peduli Cianjur (Neo GEMPPUR),Dodi Setiawan kepada LINGKAR JABAR,(Kemarin) ”Kami sangat menyayangkan akan hal itu,karena seolah sudah menjadi hal biasa di Cianjur,”tukasnya. Menanggapi hal itu,Ketua Aliansi Umat Islam (AUI) Cianjur,Azis Muslim melontarkan kecaman kerasnya. Menurutnya,perceraian dalam pernikahan sebaiknya diselesaikan di Pengadilan Agama (PA).”Pemalsuan status dalam pernikahan hukumnya haram,bahkan yang membantu pernikahan dan yang menikahnya harus ditindak secara hukum,”tegasnya. Sementara itu,Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Cianjur,Abdul Rauf,saat hendak dikonfirmasi seputar hal tersebut sedang tidak ada dikantor.”Sedang menghadiri Maulid di LAPAS”ungkap salahsatu staf di Seksi Bimas.Q SEP

14 Partai Non Parlemen Dukung Dede Yusuf- Laksamana BANDUNG(LJ)A G( ) A Aspirasi i i 14 Partai Politik Non Parlemen Jawa Barat, berikrar mendukung pasangan nomor urut 3 “Dede Yusuf- Lex Laksamana” dalam pertarungan pemilihan Gubernur Jabar 2013, yang dilaksanakan pada 24 Februari 2013, mendatang. Ke 14 Parpol tersebut, terdiri dari PPD, PPPI, PKNU, PKDI, Republican, Pelopor, Merdeka, PPRN, PRI, PIS, PNBK, dan Partai Kongres. Menurut juru bicara 14 parpol non parlemen, Deden Jayadjupria yang juga Ketua DPW Partai Merdeka Jabar mengungkapkan, kesepakatan dan kesepahaman 14 parpol untuk mendukung dan siap memenangkan pasangan Dede Yusuf-Laksamana. “Karena dari lima pasangan Cagub/cawagub Jabar 2013, kami melihat pasangan Dede Yusuf – Laksamana, adalah pigur yang cocok dan pas untuk membawa kemajuan provinsi Jawa Barat. Sesuai dengan harapan

k Maka kami dari pengurus masyarakat. 14 parpol non parlemen Jabar bersepakat dan meleburkan diri dalam relawan “ Barade” (Balad Dede Yusuf),” ucap Deden dalam acara deklarasi mendukung pasangan Dede Yusuf- Laksamana di Hotel Citarum Bandung, (Kemarin). Setelah deklarasi dukungan, secara simbolis Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan Dede Yusuf- Laksamana, DR. Sunatra yang juga Wakil Ketua DPD Parati Gerindra Jabar, menyematkan sal, yang merupakan ciri khas “kualisi Babarengan”. Dengan bertambahnya dukungan dari 14 parpol non parlemen lanjut Deden, pihaknya semakin optimis dan bersemangat untuk memenangkan pasangan Dede Yusuf – Laksamana dalam pertarungan Pilgub Jabar 2013. “Kita semakin optimis dan terus bekerja dengan sepunuh hati, sehingga target untuk menang dalam satu putaran, tinggal menunggu waktu,” ujarnya.Q FER

Ketua DPRD Jabar Soroti Kinerja BUMD BANDUNG(LJ)- Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti kinerja BUMD yang dimiliki Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal ini, terkait ada beberapa BUMD yang dinilai tidak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PAD padahal terhadap BUMD tersebut telah diberikan suntikan dana dari APBD. Sorotan terhadap kinerja perusahaan daerah oleh Dewan ini, dalam rapat kerja yang dipimpim Ketua DPRD Irfan Suryanagara didampingi para Wakil Ketua Ruddy Harsatanaya, Uu Rukmana dan Komaruddin Thaher memimpin rapat kerja di ruang kerjanya dengan direksi BUMD Jawa Barat,dan dihadiri Kepala Biro Administrasi Perekonomian (Adrek), Taufik, BS, kemarin. Sejumlah direksi BUMD yang menghadiri rapat kerja tersebut, masing-masing dari PT. BJB, PT.

Jasa Sarana, PT. Agronesia, PT Jasa Pariwisata serta PT. Tirta Gemah Ripah. Menurut Ketua DPRD Jabar,pihaknya akan melakukan kajian dan analisis terhadap semua data dan informasi yang disampaikan oleh BUMD dengan melibatkan staf ahli dari beberapa perguruan tinggi di Bandung. “Untuk BUMD yang memang kinerjanya kurang dan tidak mampu memberkan kontribusi kepada PAD sebaiknya dibubarkan saja. BUMD harus fokus pada potensi-potensi yang dimiliki daerah dan bisa menghasilkan,” tegasnya. Menurut Irfan, selain sebagai evaluasi terhadap kinerja BUMD, raker ini juga dalam rangka mencari masukan serta mencari jalan keluar terhadap beberapa permasalahan yang dihadapi BUMD Jabar, “ Mari kita bersama-sama mencari penyelesaian agar kinerja BUMD kita ini dapat lebih meningkat di

masa yang akan datang,” jelasnya. Kepala Biro Adrek, Taufik mengemukakan bahwa kinerja beberapa BUMD sudah mencapai target yang telah ditetapkan, namun Taufik tidak memungkiri adanya BUMD yang kinerjanya tidak sesuai dengan target dan belum bisa memberikan kontribusi terhadap PAD. “Untuk program kerja 2013 rencananya kami akan mengajukan Perda terkait merger BUMD serta perubahan badan hukum BUMD. Kami juga akan mengajukan usulan Perda pembentukan BUMD baru terkait pengelolaan bandara serta aerocity Bandara Kertajati Majalengka,” kata Taufik. Taufik juga menjelaskan, perlunya aturan terkait alternatif pendanaan untuk proyek-proyek besar yang nantinya bisa menghasilkan return untuk daerah.Q FER

LINTAS | PRIANGAN Ketua IKIAD DPRD Jabar Gelar Pertandingan Volly BANDUNG- Kiprah Kaum Perempuan di Jawa Barat sudah menunjukan kemajuan yang sangat luar biasa dalam berbagai bidang.Hal ini tidak terlepas dari peran para Istri Ketua Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Jawa Barat, untuk berperan serta dalam memajukan Jawa Barat dalam berbagai bidang khususnya bidang olah raga. Selain itu, untuk mempererat tali silaturahmi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Barat mengadakan pertandingan bola Volly yang diadakan di Gelanggang Olah Raga Saparua Bandung. Dengan mengambil tema “Melalui Olah Raga Kita Tingkatkan Silaturahmi & Semangat Sportivitas, kreatifitas Yang Penuh Kebersamaan”. Ketua IKIAD Prov.Jawa Barat Ir.Endang Irfan Suryanegara mengatakan bahwa pertandingan bola Volly ini, bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Jawa Barat. Meski sifatnya, sebagai ajang silaturahmi tapi tetap harus menjungjung sportivitas. “ Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam suatu pertandingan, tapi hal yang utama kita bisa menjalin silaturahmi,” ujarnya. Keluar sebagai Juara adalah Tim PKK Jawa Barat.Q FER

UT Pokjar Prima Beri Peluang Masyarakat Kuliah CIANJUR - Bekerjasama dengan Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Bogor,Kelompok Belajar (Pokjar) Prima Universitas Terbuka (UT) Negeri yang bertempat di Jalan Raya Pasir Hayam (Ruko),Cianjur,membuka berbagai jurusan.Antara lain,jurusan S-1 Ilmu Pemerintahan,S-1 Akuntansi,S-1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan D-IV Kearsipan. Peluang tersebut, diberikan bagi masyarakat Cianjur yang belum mengenyam pendidikan perguruan tinggi.Bahkan,Pokjar Prima dapat melayani mahasiswa yang tidak bisa mengikuti tutorial tatap muka dengan memberikan layanan online. “Kami baru berjalan satu tahun dengan jurusan D-II Perpustakaan yang diikuti oleh 124 mahasiswa. Dan sekarang kami membuka berbagai jurusan baru,tiada lain untuk memfasilitasi masyarakat yang belum sempat mengenyam pendidikan perguruan tinggi”ungkap Ketua Universitas Terbuka Negeri Pokjar Prima,H.Rachmatulloh,SH,kepada LINGKAR JABAR,kemarin. Lanjut H.Rachmatulloh,pada era globalisasi,masyarakat dan sistem pemerintahan mengalami perubahan yang sangat cepat.Untuk mengimbangi hal tersebut,diperlukan pendalaman atau penguasaan ilmu pemerintahan,politik dan manajemen pemerintahan serta metodologinya. “Berkaitan dengan hal tersebut diatas,kurikulum program studi ilmu pemerintahan dirancang untuk diikuti oleh aktivis,lembaga swadaya masyarakat (LSM),aparat pemerintahan (Eksekutif),legislatif,kader partai politik dan lain-lain.Terus soal biaya,kami sama sekali tidak mengambil keuntungan lebih,yakni sudah ditentukan oleh pusat.Dan kami berharap UT Negeri Pokjar Prima bisa berperan aktif guna mencerdaskan anak bangsa dan bermanfaat bagi masyarakat”pungkasnya. Q SEP

Polda Jabar Gelar Pelatihan SSMKD BANDUNG- Polda Jabar menyelenggarakan pelatihan sistem manajemen keadaan darurat (SSMKD) bagi anggota Polri dan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat. Pelatihan diberikan, sebagai upaya untuk dapat menanggulangi suatu insiden atau keadaan darurat (emergency) dengan sumberdaya yang terbatas namun dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien. Kegiatan yang berlangsung kemarin lalu, dapat terselenggara dengan adanya dukungan International Criminal Investigative Training Assistance Program (ICITAP). Pelatihan dilaksanakan selama lima hari di Aula Muryono Mapolda Jabar Jalan Soekarno-Hatta 748 Bandung. Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Tb. Anis Angkawijaya, M.Si dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya pelatihan SSMKD ini, maka diharapkan selain meningkatnya pengetahuan dan keterampilan para peserta pelatihan juga akan melahirkan motivasi dan semangat kebersamaan, sehingga dalam penanggulangan suatu keadaan bencana atau darurat, dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan terkoordinasi dengan baik. Wilayah Jawa Barat, lanjut Kapolda, memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana dan keadaan darurat lainnya, baik yang disebabkan oleh faktor alam, faktor non alam, maupun faktor manusia yang dapat menyebabkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, serta kerugian harta benda.Q HER

Seni Budaya & Indramayu Edisi 218 - Tahun 1 - Senin 28 Januari 2013

Syahrini

Dinas Pariwisata akan Bangun Kampung Wisata

P

enambangan liar di kaki Gunung Guntur kian hari kian marak. Jika hal itu dibiarkan tentu akan berdampak pada terhadap eksistensi objek wisata Cipanas. Untuk mengatasi hal itu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut akan melakukan program alih profesi dengan menciptakan Kampung Wisata di kawasan tersebut. Kepala Dinas Kebuda-yaan dan Pariwisata (Disparbud) Kabupaten Garut, Yatie Rohayati mengatakan melalui program ini, para penambang liar dapat meninggalkan pekerjaan ilegalnya dan beralih pada pekerjaan yang disediakan pemerintah. Terkait dengan ini, Yatie mengaku telah mengajukan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Program itu memang tidak dapat menyerap seluruh penambang liar yang ju-mlahnya mencapai ratusan orang, namun paling tidak ada upaya meminimalisir maraknya aksi penambangan liar tersebut. Diakuinya, hingga kini aktivitas penambangan liar memang belum sampai mengganggu aktivitas wisata Cipanas. Namun jika dibiarkan dikhawatirkan akan

ekosistem yang juga bisa menimbulkan terjadinya bencana longsor di kawasan itu. “Penambangan liar di sekitar kawasan wisata Cipanas hingga saat ini memang belum mengganggu aktivitas wisata. Namun kami tetap khawatir jika dibiarkan hal itu akan mengakibatkan terjadinya longsor yang tentu akan sangat berpengaruh terhadap eksistensi kepariwisataan di Garut, khususnya kawasan objek wisata Cipanas,” ujar Yatie. Yatie menilai, faktor keamanan dan kenyamanan wisatawan merupakan hal utama yang wajib dipenuhi di tempat wisata. Maka ia berharap kepada instnasi terkait agar dapat segera menyelesaikan masalah penambangan liar itu. Diterangkannya, selama ini sektor pariwisata mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Kabupaten Garut. Hal ini wajar mengingat pendapatan asli derah (PAD) Garut sebagian besarnya didapat dari sektor pariwisata, terutama dari pajak hotel dan restoran. Dengan alasan itulah Yatie menganggap tidak salah seandainya pembangunan pendukung sektor pariwisata di Garut mendapat perhatian lebih.

Keberadaan objek wisata di Garut lanjutnya, tidak hanya menguntungkan pemerintah akan tetapi juga memberikan keuntungan bagi para pengusaha dan warga sekitar lokasi wisata. “Kebanyakan hotel dan restoran di Garut berada di kawasan wisata Cipanas, sehingga Cipanas dapat dikatakan sebagai salah satu penyumbang terbesar PAD dari sektor pariwisata,” imbuhnya. Masih menurut dia, pendapatan PAD Kabupaten Garut dari pajak hotel dan restoran pun terus meningkat tiap tahunnya. Realisasi pajak hotel pada 2011 mencapai Rp 2,1 miliar. Sedangkan 2012, pendapatan dari pajak hotel meningkat jadi Rp 3,7 miliar. Peningkatan pendapatan pun didapat dari pajak restoran. Pada 2011, pendapatan dari pajak restoran terealisasi sebesar Rp 2,5 miliar. Pada 2012, pendapatan dari pajak restoran terealisasi sebesar Rp 4,7 miliar. “Cipanas masih menjadi tempat wisata unggulan. Lokasinya sangat dekat dari Bandung. Makanya, pemerintah terus berusaha menjaga kawasan Cipanas,” tandasnya. Q KPC

LINGKAR

JABAR

7

INFOTAINMENT

Ingin Nikah di Makkah

T

anah suci Makkah memang tempat yang sangat dirindukan oleh setiap muslim dan muslimah seluruh dunia, begitu halnya dengan Syahrini. Penyanyi yang sebelumnya pernah menjalankan ibadah umrah itu sangat menginginkan untuk kembali ke tanah kelahiran Nabi Muhammad SAW itu. “Ingin (ke Makkah) lagi, insya Allah. Jangan balik laginya pas umrah tapi naik haji. Kan keinginan aku seperti itu, mohon didoain,” ucap Syahrini saat ditemui di Hall D JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (27/1) dini hari. Menurut Syahrini, Makkah merupakan salah satu tempat terindah

di dunia. “Makkah itu salah satu tempat keajaiban yang diberi Allah, memang sudah ada di Alqur’an. Jadi tidak bisa digambarkan atau diinterpretasikan dengan kata-kata,” lanjutnya. Mantan teman duet Anang Hermansyah ini pun mengidamkan suatu saat bisa melakukan sesuatu hal yang penting dalam hidupnya. “Cuma bisa dibayangkan. Pas datang ke sana bisa meneteskan air mata, karena tempatnya sangat indah dan penuh keistimewaan. Sepertinya saya ingin mati di sana, menikah di sana, semua cita-citanya di sana,” tukasnya. Q KPL/ANG

- INDRAMAYU -

BPMP Stop Ijin Minimarket Baru INDRAMAYU (LJ) - Aksi protes para pedagang tradisional atau klontongan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu yang menuntut dihapusnya ijin pembangunan waralaba atau minimarket maupun sejenisnya, ternyata didengar pejabat pemerintahan setempat. Buktinya, Pemkab Indramayu sudah mengeluarkan kebijakan tegas dengan membatasi pertumbuhan minimarket di wilayahnya. Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan (BPMP) Kabupaten Indramayu, D. Djoeanda Endo menegaskan, bahwa pembangunan minimarket tersebut sama sekali banyak merugikan para pedagang kecil atau tradisional. Bahkan, ia mengaku persoalan pembangunan minimarket sudah lama terjadi dan banyak dikeluhkan warga. “Makanya, kami sudah membatasi pertumbuhan minimarket tersebut, dengan cara tidak di keluarkannya ijin bagi para pengusaha yang akan membuat minimarket atau mall baru. Dan ijin minimarket atau sejenisnya telah berakhir pada bulan Oktober 2011 lalu,” jelasnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Apabila ditemukan ada pambangunan minimarket baru, kata Djoeanda, itu perlu di tanyakan. Terutama terkait perijinannya. “Tanyakan saja kepada pengusaha soal ijinnya. Kami menilai tu suatu pelanggaran yang wajib di tindak tegas. Dan harus dilaporkan pada pihak Satpol PP selaku penegak perda,” tegasnya. Djoeanda menambahkan, sejak tidak dikeluarkanya ijin minimarket bulan Oktober 2011 silam, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Dinas perindustrian dan Perdagangan. Kenapa, karena dari rekomendasi mereka (Disperindag,red) ijin tersebut di keluarkan. “Untuk ijin minimarket, yang berhak mengeluarkannya itu Disperindag. Jadi tergantung dinas tersebut,” jelasnya. Sementara, Kepala Desperindag Kabupaten Indramayu, H. Warjo saat ditemui di kantornya, dirinya sedang tidak berada di tempat. Berdasarkan sumber di lingkungan Disperindag, kepala dinas sedang menunaikan ibadah umroh. Q SLH

Sebanyak 41 PNS Pensiun Dapatkan Bantuan Purna Tugas INDRAMAYU (LJ) - Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Indramayu menyalurkan dana purna tugas bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kali ini sebanyak 41 pensiunan pada periode Bulan Februari 2013 menerima bantuan dana purna tugas jumlahnya sebesar Rp 595.000,000. Penyerahan diberikan secara langsung oleh Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah, di Pendopo Nyi Mas Endang Darma. Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Indramayu Iding Syafrudin menjelaskan, pemberian dana purna tugas ini merupakan kepedulian dari Pemkab Indramayu kepada mereka yang telah pensiun. Iding menjelaskan, dana yang diberikan kepada para pensiunan ini melalui cara menggerakan para PNS untuk melakukan iuran setiap bulan. Sehingga, ketika para PNS pensiun mereka dapat menikmatinya. “Pemberian bantuan dana purna tugas, merupakan bantuan kepada pensiunan yang diberikan pada TMT Bulan Pebruari 2013 sebanyak 41 orang,” katanya. Sementara, Bupati Indramayu Hj. Anna Sophanah mengatakan, bantuan dana purna tugas yang diberikan ini diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin terutama untuk bisa dijadikan sebagai modal usaha. Dengan modal usaha yang diberikan, para pensiunan bisa mandiri dan dapat memiliki aktivitas yang menguntungkan. Diakui bupati, pemberian dana purna tugas itu sangat kecil apabila melihat pengabdian yang telah dilakukan. Namun setidak-tidaknya dana itu dapat menjadi stimulan bagi para pensiunan yang ingin berwirausaha pasca pensiun. ”Jumlah yang diterima mereka, memang tidak sebanding dengan pengabdian yang telah dilakukan oleh para PNS ini. Tapi, kami berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi para pensiunan,” jelas istri Irianto M.S. Syafiuddin tersebut. Anna minta agar dana purna tugas ini digunakan untuk hal-hal yang positif, jangan konsumtif apalagi untuk berfoya-foya. ”Hidup di zaman ini sangat susah dan serba mahal. Karena itu saya minta kepada para pensiunan agar dana bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Syukur-syukur dapat ditabung,” pintanya. Dalam kesempatan itu, bupati berharap, meskipun telah memasuki usia pensiun, bukan berarti para purna tugas ini selesai beraktivitas atau seakan-akan dunia berakhir dan kiamat. Pensiunan dapat mengabdi kepada masyarakat atau berwirausaha. Di antaranya banyak pula yang berhasil. ”Ketika pensiun, bukan berarti kiamat. Pensiun hanya menghentikan tugas dan pengabdian kepada pemerintah secara legal formal, akantetapi para pensiunan ini masih dapat melakukan akitvitasnya dengan mengabdi kepada masyarakat, atau mencoba berwirausaha. Tidak ada purna bhakti, yang ada hanya purna tugas. Jangan takut akan kegagalan. Mari mencoba dan tak ada yang tidak mungkin. Bahkan tidak sedikit di antara para pensiunan ini menuai sukses setelah pensiun,” tegas Anna. Q SLH/IHS

PP Baru Tekan Peredaran Rokok di Indramayu INDRAMAYU (LJ) - Rancangan Peraturan Presiden yang telah dinanti-nanti selama 3 tahun akhirnya ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada tanggal 24 Desember 2012 lalu dan menjadi PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan. Meski terlambat, karena seharusnya disahkan setahun setelah UU kesehatan mengamanatkan, hal ini merupakan langkah awal yang baik bagi Bangsa Indonesia dalam melindungi masyarakatnya dari bahaya adiksi rokok serta menjadi daya baru perwujudan komitmen negara, menghormati, melindungi, memenuhi, menjunjung tinggi hak azasi manusia atas kesehatan. “Sosialisasi PP ini harus segera digencarkan kepada masyarakat tentang pengamanan produk tembakau, disamping ada beberapa aturan didalamnya, mulai dari peringatan bergambar hingga larangan untuk menyuruh anak membeli rokok,” jelas Soimalia Mahar, Ketua Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT) Kabupaten Indramayu, belum lama ini disekretariat Jalan RA. Kartini Indramayu. Dikatakan Soimah, amanat dalam Peraturan Presiden tersebut

adalah, bagaimana upaya pemerintah dalam memberikan regulasi bahaya rokok bagi masyarakat, seperti tulisan peringatan kesehatan gambar dan tulisan sebesar 40% di bungkus rokok sebagai informasi bahaya rokok dalam bentuk gambar. Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di 7 kawasan, yaitu pelayanan kesehatan (RS, klinik, dll), tempat proses belajar mengajar (sekolah, tempat kursus, dll), tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum. ”Ditempat-tempat tersebut dilarang memproduksi, menjual, mengiklan dan promosi. Sementara untuk tempat kerja diperbolehkan menyediakan tempat merokok, yaitu di ruangan terbuka yang berhubungan langsung dengan udara luar,” paparnya. Soimah menambahkan, disamping persoalan bahaya yang terjadi akibat rokok sebagai konsumsi masyarakat ke 2 setelah beras, pihaknya juga memberikan penjelasan tentang aturan iklan rokok supaya anak2 tidak lagi melihat iklan rokok yg menyesatkan. Tidak boleh ada iklan rokok yg bersifat mengajak merokok dan pengaturan tempat iklan rokok, disebabkan budaya yang sulit untuk dihilangkan

pengeluaran untuk membeli rokok yang diperlukan masyarakat setara dengan 2 kali biaya membeli daging, 7 kali membeli buah-buahan, 6 kali membayar biaya pendidikan, 5 kali membeli susu dan telur dan 5 kali membayar biaya biaya kesehatan. ”Jika penduduk Indramayu berjumlah 1.700.000 jiwa, rumus yang diterapkan menurut Lembaga Demografi Universitas Indonesia (LDUI) dan Komnas Pengendalian Tembakau (Komnas PT) minimal seperempatnya adalah pelaku perokok. Jadi hitungannya adalah sebagai berikut. Diketahui jika jumlah penduduk Indramayu = 1.700.000 jiwa, maka 1/4 dari jumlah penduduk adalah pelaku perokok = 1.700.000 : 4 = 425.000 Adalah jumlah pelaku perokok, Jika harga rata-rata minimal rokok per bungkus misalnya = Rp. 10.000 X (Rp) = 425.000 x 10.000 X (Rp) = 4.250.000.000,- Jadi Kabupaten Indramayu telah membakar uangnya setiap hari sebanyak Rp. 4.250.000.000,- coba anda bayangkan jika dikalikan sebulan berapa? Dikalikan satu tahun berapa? Sungguh, angka yang sangat fantastis,” terangnya. Soimah berharap, disahkannya PP 109 tahun 2012 ini, Kabupaten

Indramayu segera membuat atau mengeluarkan aturan atau perda tentang larangan rokok maupun regulasi tentang KTR. Itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari adiksi nikotin rokok, sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengendalian tembakau/rokok di Kabupaten Indramayu. “Mari kita jaga anak-anak kita, wanita hamil, dan perempuan. Bantu pemerintah utk menegakkan, melaksanakan dan mengawasi perusahaan rokok dlm memasarkan produknya. Mari hindarkan keluarga kita dari risiko penyebab penyakit, kematian, kemiskinan, kerusakan generasi. Galakkan Indonesia sehat dan berprestasi,” Paparnya Gerakan Kampanye Anti Rokok di Kabupaten Indrayu dilaksanakan oleh WITT, Indramayu Sehat Tanpa Rokok (ISTR) dan Lembaga Advokasi Konsumen Indramayu (LAKI) serta para penggiat lainnya. “Untuk rekan-rekan penggiat pengendalian tembakau/rokok di Indonesia yang telah bekerja keras menguapayakan PP ini terwujud, kita ucapkan terimakasih,” tukas Soimah. Q IHS

Wabup Minta UNPAD Tambah Kuota Mahasiswa Indramayu INDRAMAYU YU (LJ) - Program pendidikan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung ‘Nyaah Ka Jabar’ yang memberikan kesempatan kepada lulusan SLTA untuk kuliah di perguruan tinggi tersebut dengan kuota sebanyak 82 mahasiswa tiap kabupaten/kota di Jawa Barat, disambut baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu. Namun, pemkab meminta agar kouta untuk Indramayu ditambah, karena jumlah tersebut sangat sedikit sekali. Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Indramayu, H. Supendi ketika berbicara dihadapan tim sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) UNPAD tahun 2013 yang berlangsung di Ruang Ki

Tinggil Setda Indramayu Indramayu, Senin lalu. Supendi beralasan, keinginan menambah jumlah kouta bagi mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Indramayu, karena jumlah penduduk Indramayu sangat banyak. Sementara, kesempatan pelajar Indramayu untuk berkuliah di UNPAD masih sangat kecil. Selain itu, kerjasama Pemkab Indramayu dengan UNPAD sudah berjalan lama. “Pemkab Indramayu sudah lama kerjasama dengan UNPAD, wajar saja jika kami ingin diberikan kouta lebih. Kami komitmen untuk menyebar mahasiswa Indramayu untuk belajar di perguruan tinggi ternama di Indonesia

dengan biaya dari pemerintah pemerintah. Seharusnya program ini bukan UNPAD Nyaah Ka Jabar, tapi Jabar Nyaah Ka UNPAD,” tegas wabup yang juga alumnus UNPAD tersebut. Menanggapi keinginan tersebut, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan pada UNPAD yang menjadi tim sosialisasi, Ayi Yustiati mengatakan, pihaknya akan berbicara dengan pimpinan mengenai keinginan tersebut. Diakuinya, terobosan yang dilakukan Pemkab Indramayu dalam kerjasama dengan UNPAD sangat bagus bila dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. “Pada waktu Bupati Indramayu dijabat oleh Irianto M.S. Syafi-

uddin uddin, kami akui bany banyak sekali terobosan dalam dunia pendidikan untuk kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia termasuk UNPAD. Jika memang Pemkab Indramayu menghendaki adanya penambahan kuota, Insya Allah akan kami bicarakan dengan pimpinan,” ujarnya. Kegiatan sosialisasi tersebut selain di hadiri oleh Wakil Bupati Indramayu, H. Supendi, juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, H. Odang Kusmayadi, Kepala Kantor Kementrian Agama, H. Yayat Hidayat dan para kepala sekolah sekolah tingkat SMA/SMK Negeri maupun swasta, MA Negeri dan swasta se-Kabupaten Indramayu. Q

SLH/IHS

Pelaksanaan Pilwu 14 Desa Tahun 2013 Diundur INDRAMAYU (LJ) - Pelaksanaan Pemilihan Kuwu (Pilwu) secara serentak yang akan diselengarakan selama empat kali di Kabupaten Indramayu pada tahun 2013 ini, dari 14 desa di 31 Kecamatan yang habis masa jabatan Kuwu sejak Januari hingga Desember dipastikan pelaksanaannya mundur sampai tahun 2014. Itu lantarana, adanya surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 24 Februari mendatang. ”Keluarnya surat edaran Mendagri itu, membuat Pilwu tahun ini batal diselengarakan. Dan baru bisa dilaksanakan tahun

2014 dibagungkan dengan yang lain,” ujar D. Darpadi, Kabag Otonomi Desa (Otdes) pada Setda Indramayu di ruang kerjanya, baru-baru ini. Alasan mundurnya pelaksanaan Pilwu tahun ini, menurutnya bukan atas desakan kuwu atau paska melakukan aksi demo ke senayan bulan lalu. Bahkan iapun meyakinkan apabila diundurnya pelaksanaan pilwu tidak ada kaitanya dengan pembahasan RUU desa di senayan, tapi memang berdasarkan petunjuk dan surat yang diterima dari Kementerian Dalam Negeri. Oleh karena itu, lanjut Darpadi, bagi desa yang masa jabatan kuwu nya tahun ini akan berakhir

agar segera membicarakan dengan BPD dan tokoh masyarakat setempat tentang Pejabat Sementara. Sebab, nantinya yang akan meneruskan pemerintahan hingga 2014, sesuai ketentuan Perda 8 Tahun 2006 yang baru saja di revisi dengan Perda nomor 2 tahun 2012 tentang Pemerintahan Desa. “Silahkan bahas persoalan Pejabat Sementara yang akan meneruskan kuwu jabatannya telah habis pada tahun 2013 ini bersama-sama BPD dan masyarakat setempat. Bagi yang akan mencalonkan kedua kalinya agar mengundurkan diri dan mengusulkan Pejabat Sementara. Tapi bagi kuwu yang tidak akan nyalon, bisa

menjadi PeJabat Sementara karena tidak melanggar aturan,” paparnya. Sementara, menanggapi ancaman boikot para kuwu pada pelaksanaan Pilpres 2014 nanti terkait RUU Desa yang tidak segera disahkan, kabag membantah hal itu. Dan pihaknya menjamin tidak ada boikot oleh para kuwu maupun AKSI. ”Saya sudah bicarakan dengan ketua AKSI terkait issu itu. Insyaallah tidak ada boikot dari para kuwu di Indramayu,” terangnya. Darpadi menambahkan, mundurnya pelaksanaan Pilwu 2013 ini, diharapkan masyarakat untuk dapat memahaminya dan tetap menjaga kondusifitas daerah jelang pelaksanaan Pilgub pada 24 Februari nanti. Q IHS

Lingkar Priangan 2

8

Edisi 218 - Tahun 1- Senin 28 Januari 2013

LINTAS | PRIANGAN Kepsek MA Al-Falah Tertutup Soal Pembangunan Gedung Sekolah KAB SUKABUMI - Kepala Madrasah Aliyah (MA) AL-Falah, Desa Sukamantri Kecamatan Cisaat, Kab Sukabumi, Endang Kurnia dituding tertutup soal pembangunan dua ruang kelas baru (RKB). Padahal, dana pembangunan dua RKB yang digelontorkan oleh pemerintah, merupakan salahsatu program pendidikan yang mesti diketahui masyarakat luas. Pada prakteknya, Kepala Sekolah seperti enggan memberikan informasi perihal adanya pembangunan dua RKB. “Kami memang mendapatkan dana bantuan dari perubahan anggaran tahun 2012 lalu yang realisasinya di awal tahun 2013 ini. Untuk satu RKB, kami mendapatkan bantuan Rp45 juta,” jelasnya singkat ketika ditanya wartawan, kemarin. Bahkan dia nampak enggan memberikan keterangan soal tidak adanya direksi kid atau papan pengumuman proyek. “Untuk apa anda tahu, plang proyek akan kami pasang kalau sudah ada informasi dari Mapenda,” cetus dia. Sekolah MA AlFalah tersebut, saat ini memiliki siswa sebanyak 115 Siswa,merupakan salahsatu sekolah yang mendapatkan dana bantuan dari pemerintah. Namun, sangat disesalkan bahwa ternyata pihak sekolah seperti takut memberikan informasi kepada publik. “Padahal sekecil apapun bantuan dari pemerintah apalagi bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran harus diketahui oleh masyarakat. Kalau maalah ini saja sudah tertutup, bagaimana kalau ada bantuan non fisik, saya yakin mereka akan lebih tertutup lagi,” ujar sejumlah orang tua siswa sat dijumpai wartawan, kemarin. Q NES

PNPM Cijulang Realisasikan

Saksi BPN Tak Hadir, Sidang PT Condong Gagal

GARUT (LJ)-Sidang pengrusakan kebun jarak yang diklaim milik PT.Condong Garut versus terdakwa Yayat dan Endi belum menemukan titik penjelasan. Karena pada sidang sebelumnya, saksi dari pihak BPN tidak menghadiri persidangan sehingga menyebabkan sidang mengalami penundaan. Tidak hadirnya saksi dari pihak BPN disesalkan Johan Jauhari, kuasa hukum kedua terdakwa. Dia menilai, saksi tidak menghargai

pengadilan,atau sama dengan penghinaan terhadap pengadilan. “ Majelis Hakim punya otoritas untuk membatalkan atau mempercepat persidangan, dan tentunya berdasarkan kesepakatan dengan pengacara dan jaksa penuntut,” jelasnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Sebagai pengacara terdakwa, menurut H.Johan,pihaknya berpedoman terhadap Undang-Undang Advokat yang berisi bahwa pengacara , Hakim,Jaksa tidak boleh mengomen-

Pengerasan Jalan sepanjang 830 M KAB SUKABUMI- Ketua Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Desa Cijulang kec. Jampang tengah, Suhanda mengaku lega setelah berhasil merealisasikan pengerasan jalan sepanjang 830 meter dengan lebar 2,5 meter dan pembuatan tiga buah gorong-gorong. “Selama belum merealisasikan program ini, saya sempat was-was apakah mampu melaksanakan amanah ini, tapi alhamdullilah ternyata semua yang saya khawatirkan berhasil dilalui. Program bisa kita laksanakan sesuai targer danw aktu ditentukan,” jelasnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dia mengakui, untuk program yang dikelola oleh PNPM tersebut, pihaknya mendapatkan kucuran anggaran sebesar Rp 90 juta, dan dana pendamping berupa swadaya masyarakat. “Semua dana yang kami peroleh, selanjutnya direalisasikan kedalam bentuk pengerasan jalan CibarengkokNangkaleah desa Cijulang .Kami bersyukur bahwa ternyata menyambut dan mendukung program ini sehingga semuanya berjalan sukses,” paparnya. Selanjutnya, Suhanda berharap pemerintah mau mengucurkan dana bantuan lagi, karena dia telah membuat satu program penting berupa pengaspalan jalan sepanjang 5 kilometer. Nantinya, jalan ini akan menghubungkan Desa Cijulang dengan Desa Nanggerang. “Program ini, semoga dapat terwujud karena keuntungannya adalah akan dapat meningkatkan kelancaran arus perhubungan dan perdagangan masyarakat. Dengan begitu, saya prediksikan, lambat namun pasti akan berdampak bagi perbaikan perekonomian masyarakat,” jelasnya. Q YAN

SDN 2 Purabaya Lakukan Pemagaran 50 Meter Kab. SUKABUMI-Untuk menjaga keamanan lingkungan dan warga sekolah, SDN 2 Purabaya lakukan pemagaran lingkungan sekolah sepanjang 50 meter.Untuk pelaksanaan program ini, pihak sekolah telah mengeluarkan anggaran mencapai Rp 13 juta. “Dana sebesar itu, kita peroleh dari hasil sumbangan insan guru, masyarakat dan komite sekolah. Kita memang telah mensinergiskan semua sektor dalam rangka menunjang kelancaran roda pendidikan di sekolah kami,” jelas YB Sudarman, kemarin. Sekolah yang berdiri sejak 1980 ini, lanjut Sudarman, tetap eksis melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan 224 siswa. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran terhadap para siswa, pihaknya berkeinginan menambah ruang kelas tapi sayangnya rencana itu belum terlaksana. “Faktor anggaran menjadi salahsatu penyebabnya, padahal kami sudah tiga kali mengajukan proposal bantuan rehab ke pemerintah tapi belum pernah dikabulkan,” jelasnya. Meski begitu, pihaknya mengaku tidak patah semangat dan mengurangi kinerja.”Kami tetap komit memajukan dunia pendidikan dan berusaha semaksimal untuk memberikan yang terbaik bagi pembangunan masa depan bangsa yaitu melalui peningkatan kualitas pendidikan,” akunya. Seraya berharap, ke depannya pemerintah dapat lebih sensitive akan kebutuhan sekolah baik dari sarana dan prasarana untuk memajukan pendidikan. “Tidak hanya untuk sekolah kami saja, tapi untuk semua sekolah lainnya,” harapnya. Q YAN

tari pokok perkara yang sedang dalam proses persidangan, kecuali jika sudah ada keputusan tetap atau vonis. Dalam kasus yang ditanganinya itu, Johan Johari menilai adalah yang wajar bila jaksa penuntut kekeuh membawa masalahnya sebagai pidana pengrusakan kebun jarak. Karena, memang tugasnya untuk melakukan pembuktian kejadian.”Sedangkan kami, dari pihak pengacara juga sangat wajar kalau ikut ngotot agar kasus ini dapat sesuai dengan dakwaan jaksa. Sekarang, tinggal hati nurani majelis hakim untuk menentukan mana yang benar dan mana yang salah,” jelasnya.Seraya berharap, Majelis Hakim bisa mendengarkan bukti-bukti dalam persidangan serta saksi-saksi yang menerangkan ,” ujarnya. Sementara saksi Elon Sujatna dari pihak masyarakat menyatakan, persidangan sarat dengan rekayasa, salah satu contoh bahwa orang-orang yang ada di BAP, semuanya pernyataannya digugurkan alias tidak dipakai didepan persidangan pengadilan. Berikutnya, barang bukti di polres dan lainnya juga telah dihilangkan oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum). Selanjutnya, Jaksa Penunntut Umum tidak mau bebicara soal tanah, tapi cendrung mengangkat masalah kerusakan tanaman jarak. Padahal kerusakan pohon jarak itu, berkaitan dengan kerusakan tanah. “Kalau saya berbicara masalah perusahaan ini per-

Rehab Kelas SMAN 1 Ciranjang Diduga Asal Jadi

“Dana rehab sebesar Rp 500 juta lebih, merupakan dana luncuran tahun 2012, peruntukan 5 rehab lima kelas, dana sebesar itu seharusnya dilaksanakan secara maksimal, sehingga hasilnya pun bagus,” CIANJUR (LJ)- Ketua Forum Masyarakat Cerdas Cianjur, R. Saudin, menilai pelaksanaan rehabilitasi kelas di SMAN 1 Ciranjang, terkesan asal jadi. Pasalnya, menurut Saudin, rehab yang dipimpin oleh wakil Kepala Sekolah bidang sarana, H. Tiswo Sutanto, tidak maksimal sehingga dikhawatirkan kualitas bangunan buruk. “Dana rehab sebesar Rp 500 juta lebih, merupakan dana luncuran tahun 2012, peruntukan 5 rehab lima kelas, dana sebesar itu seharusnya dilaksanakan secara maksimal, sehingga hasilnya pun bagus,”kata Saudin, ketika ditemui LINGKAR JABAR, Minggu, (27/1). Dia memaparkan, peng-

gunaan besi tiang yang disambung diduga merupakan trik dari panitia rehab agar, panitia mempunyai keuntungan yang banyak. “Masa dengan dana sebesar itu, tiang besi aja, disambung dengan yang lama, padahal kalau pun dibuat lagi yang baru, dana sebesar itu pasti cukup,”tegas dia. Dilanjutkannya, hasil pantauan dilapangan, penggunaan kayu bekas, untuk hal yang vital seperti kuda-kuda penyangga atap, adalah hal yang membahayakan. “Untuk beban yang berat, seharus menggunakan kayu yang baru, atau menggunakan baja ringan, sehingga keselamatan proses kegiatan belajar mengajar, tidak terganggu akibat

bangunan yang dikhawatirkan ambruk,”ujar Saudin. Dana sebesar itu, ujar dia, digunakan untuk rehab 4 lokal dan 1 lokal lagi adalah penambahan ruang kelas baru. “Coba bandingkan rehab ruang kelas di Kantor kementrian Agama Cianjur, dana Rp 90 juta itu untuk 2 lokal kelas, ternyata pembangunannya maksimal, tidak ada sambung menyambung besi tiang,”ungkapnya. Kepsek SMAN 1 Ciranjang, Edi ketika dikonfirmasi wartawan, enggan menemui wartawan. “Ma’af, saya langsung meluncur ke pemakaman, jadi tidak bisa menemui wartawan, silahkan saja ke panitia rehab,”katanya melalui pesan singkat telepon genggamnya. Q

AGS/RUS

data nya harus diselesaikan dulu . Seharusnya JPU di pengadilan menyelesaikan bidang perdatanya,” jelasnya. Padahal lanjut saksi, soal pidana tanah masyarakat sudah diakui oleh PT.Condong Garut . Apalagi masyarakat mempunyai bukti otentik kepemilikan tanah yang dikeluarkan oleh lembaga negara yaitu BPN. “Saya menduga persidangan ini telah terjadi kongkalikong antara pihak perkebunan PT. Condong dan pihak JPU,” ungkap Elon Sujatna berapi-api. Seharusnya tandas Elon, kalau ditinjau dari kejadian sidang ini dihentikan , maka dirinya lebih setuju untuk menguntungkan kedua pihak dan untuk memisahkan komplain yang sudah terjadi selama 40 tahun. Sebagai saksi dari pihak masyarakat, dia akan memberikan kesaksian yang sebenarnya dan menerangkan silsilah tanah. “Dulu sewaktu masih dikuasai oleh Belanda, hubungan dengan masyarakat berjalan harmonis. Tetapi, setelah dipegang oleh PT.Condong malah sebaliknya . Arogansi PT Condong yang dipimpin oleh H.Heri begitu ketara. Seperti kejadian di Pasir Bawang, hanya persoalan warga menebang jarak dipermasalahkan tapi kalau pihak mereka menebang pohon jarak siapa yang mau dimasalahkan. Termasuk kasus kejadian di Desa Tegal Gede Kecamatan Pakenjeng blok pasir bawang,” paparnya. Q

JUL/BDN

Camat Warudoyong Menerima 51 Mahasiswa UIN SGD Bandung SUKABUMI (LJ)- Camat Warudoyong Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi secara resmi menerima kedatangan sebanyak 51 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, yang akan melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di wilayah Kecamatan Warudoyong selama 1 bulan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Kecamatan Warudoyong, Dodi Supriadi, Lurah dan para Kasi se Kecamatan Warudoyong, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh pemuda, dan wanita serta undangan lainnya. Camat Warudoyong menjelaskan, kehadiran ke-51 orang mahasiswa UIN SGD Bandung, akan melakukan KKM di wilayah Kecamatan Warudoyong. Mereka ini, akan ditempatkan di 2 kelurahan, yakni di Kelurahan Warudoyong dan Kelurahan Dayeuhluhur. Kehadiran ke-51 mahasiswa di Kecamatan Warudoyong ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi secara positif, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, termasuk keimanan dan ketaqwaan, serta akhlak yang baik atau akhlakul karimah warga masyarakat Kecamatan Warudoyong, khususnya di Kelurahan Warudoyong dan Kelurahan Dayeuhluhur, kata Yadi Mulyadi. Sementara itu, disisi lain Yadi Mulyadi berpesan agar aparat wilayah kecamatan dan kelurahan, senantiasa meningkatkan kebersamaan, persatuan dan kesatuan, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada segenap lapisan warga masyarakat di berbagai bidang, baik bidang pemerintahan dan pembangunan, maupun bidang kemasyarakatan. Khusus Kasi Trantib serta unsur muspika lainnya dapat menjalankan tugas tambahan sebagai petugas siaga bencana. “Mereka ini, nantinya ditugaskan menjadi petugas piket Satuan Tugas (Satgas) Bencana Alam Kecamatan Warudoyong. Tujuannya, agar kita senantiasa siap siaga, terhadap kemungkinan terjadi bencana alam di wilayah Kecamatan Warudoyong, baik bencana alam banjir maupun bencana alam tanah longsor dan sebagainya,” jelasnya. Sementara Ketua Kelompok KKM UIN SGD Bandung, Andri menjelaskan, seluruh mahasiswa UIN SGD Bandung yang melakukan KKM di wilayah Kecamatan Warudoyong ini, akan berupaya optimal memberikan pencerahan dan pemberdayaan warga masyarakat Kecamatan Warudoyong, khususnya di Kelurahan Warudoyong dan Kelurahan Dayeuhluhur, termasuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan, keimanan dan ketaqwaan, serta akhlakul karimah ke arah yang lebih baik lagi, sesuai dengan moto KKM, yakni memelihara tradisi dan inovasi menuju kebaikan. Q FEY

Warga Mendukung Percepatan Pembangunan Villa Wisata Cibuluh KAB SUKABUMI (LJ) – Guna percepatan pembangunan desa Bantar Sari, PT. Sentral Global Jaya Bahana Bangsa selaku pengembang utama pembangunan villa Wisata Cibuluh, secara resmi memberikan Surat Perjanjian Kerja (SPK) kepada CV.Lulu Putri Mandiri selaku pelaksana teknis.Serahterima SPK dilaksanakan, kemarin lalu, dengan disaksikan jajaran Muspika setempat. Pembangunan Villa Wisata Cibuluh, berada diatas lahan seluas 3 hektar, dengan jumlah vila sebanyak 27 unit dan satu aula. Menurut, H. Berthy Ibrahim, Dirut PT. Sentral Global Jaya Bahana Bangsa, pembangunan villa tersebut diharapkan mampu menciptakan nuansa baru bagi pembangunan desa Bantar Sari. “Bila selama ini, desa kita dikategorikan sebagai desa tertinggal, maka kelak dikemudian hari tidak lagi terjadi.Kita ingin menarik orang-orang berpunya untuk mengunjungi desa kita. Disini mereka bisa beristirahat sambil berlibur, dan menikmati alam pedesaaan yang masih asri,” jelasnya.

Menurut rencana, pembangunan villa wisata Cibuluh akan dilengkapi sejumlah sarana hiburan seperti arena bermain anak-anak, kolam renang, outbond dan pemancingan.”Kalau ditanya soal anggaran pembangunannya, bukan berasal dari yayasan atau pihak manapun. Kami membangunan semua ini murni dari dana hibah,” jelasnya. Kades Bantar Sari Rahmat Hidayat didampingi Camat Komarudin, menyatakan dukungannya terhadap program ini.Karena dengan terealisasinya pembangunan villa lengkap dengan arena hiburannya dan pengelolaan dilakukan oleh masyarakat sekitar, tentunya sangat membantu roda perekonomian wilayah. Pernyataan serupa diungkap pelaksana Siti Julaeha dari CV. Lulu Putri Mandiri.”Saya siap melaksanakan program ini sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang telah disepakati bersama yang akan direalisasikan sekitar bulan maret ini. saya akan berusaha semaksimal mungkin, karena saya sudah menjadi bagian dari desa ini,”jelasnya. Q DAS/HES

Pasca Keputusan MA, Garut Harus Tetap Kondusif GARUT (LJ)-Pasca keputusan Mahkamah Agung yang mengabulkan pemakzulan Bupati Garut H. Aceng Fikry, semua pihak harus menjaga suasana Garut untuk tetap kondusif. “Masyarakat harus mengawal sidang paripurna yang akan digelar DPRD setempat, jangan sampai ada anggota yang masuk “angin”, demikian diungkap Ketua Umum Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM.GATRA) H.Holil Aksan Umarzein kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia,sebagai warga Garut, kita harus mengawal angota DPRD Garut supaya tidak ada intervensi dari pihak luar untuk memutuskan pem-

berhentian Bupati Aceng HM Fikry. Sebab kalau DPRD Garut tidak memberhantikan Bupati Aceng berarti melalaikan keputusan MA yang sudah final,tidak ada upaya lagi lewat jalur apapun . “Hati-hati anggota dewan Garut jangan membuat keputusan yang melenceng sehingga membuat masyarakat Garut marah dan membuat Garut tidak kondusif,” Ujarnya. Sementara itu, menjelang Sidang Paripurna DPRD Garut terkait putusan Mahkamah Agung (MA) untuk melengserkan Bupati Garut Aceng HM Fikry, penjagaan keamanan oleh aparat kepolisian semakin diperketat bahkan rencananya Polda Jabar menyiagakan 250 personel tambahan.

Jumlah ini, menurut Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul masih ditambah 1.100 personel dari polres Garut. “Kita sudah melakukan koordinasi dengan polres Garut dalam hal pengamanan sidang paripurna DPRD Garut nanti,” jelasnya kepada wartawan, kemarin. Selain itu, katanya,pihaknya telah berkoordinasi dengan masyarakat Garut, baik tokoh masyarakat, agama, dan elemen masyarakat. ”Kita berharap situasi Garut kondusif, khusus kepada pendukung Bupati Garut Aceng agar menerima hasil keputusan MA tersebut,” harapnya. Q

JUL/BDN

Lingkar Cirebon

9

Edisi 218 - Tahun 1 Senin 28 Januari 2013

Kuwu Jagapurakulon Diduga Melanggar Hukum Administrasi

KAB. CIREBON (LJ) – Warga Desa Jagapurakulon Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon sangat menyesalkan perbuatan Cici, Kuwu (Kepala Desa) Jagapurakulon. Pasalnya, Cici diduga telah melakukan perbuatan melanggar hukum administrasi pertanahan sertifikat hak atas tanah milik Tirta yang memiliki tiga saudara. Akibatnya, ketiga saudara atau adikadik Tirta, seperti Arpan, Mulud dan Karya merasa dirugikan oleh kuwu tersebut. Arpan (40), warga Desa Jagapu-

rakulon adik kandung Tirta mengatakan, dirinya merasa dirugikan dan sangat menyesalkan perbuatan maupun tingkah laku Cici selaku kuwu. ”Kami merasa dirugikan sekali mas. Karena pada tahun 2006 ada pemutihan sertifikat tanah yang dilakukan oleh BPN ke kantor Desa Jagapurakulon. Kakak kami, Tirta waktu itu datang ke kantor Desa Jagapurakulon untuk dibuatkan sertifikat tanah yang asal mulanya milik orang tua kami. Dan kami bertiga pun tidak mengetahui kalau tanah tersebut dibuatkan

sertifikat, ternyata atasnama tanah hak milik Tirta pribadi,” jelasnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia menjelaskan, sertifikat tanah hak milik Tirta yang asal mulanya atas nama ibunya bernama Marni. Namun, waktu tahun 2009, Tirta memberitahukan bahwa tanah tersebut sudah tidak bisa diganggu gugat lagi. “Bagaimana kami tidak kaget mendengar pernyataannya itu, soalnya saat membikin sertifikat hak waris tanpa ada persertujuan dan tanda tangan kami serta saudara-sau-

Ribuan Pengunjung Hadiri Prosesi Panjang Jimat

CIREBON (LJ) - Halaman Keraton Kanoman dan Kasepuhan Kota Cirebon dibanjiri puluhan ribu pengunjung atau warga yang berasal dari berbagai daerah, Kamis (24/01) malam. Kedatangan mereka itu untuk menyaksikan dan sekaligus mengikuti prosesi panjang jimat. Dimana proses panjang jimat merupakan puncak dari seluruh rangkaian acara muludan di Kota Cirebon. Di Keraton Kanoman, Pelal Ageng atau acara puncak dilepas di Blandongan, atau Teras Pendopo Jinem. Prosesi pelepasan iring-iringan panjang jimat di lepas Sultan Kanoman, Raja Moch. Emirudin, sekitar pukul 21.00 WIB, protokol acara dari pihak keraton mengisi waktu dengan membacakan babad Cirebon.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan kepada pengunjung bahwa acara panjang jimat bukanlah untuk mengkultuskan benda-benda pusaka yang dimiliki Keraton. Panjang jimat justru dilaksanakan dalam rangka turut serta mengingat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dijelaskan pula, sesuai dengan tradisi Keraton Kanoman, dari mulai pukul 21.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, Sultan Kanoman Raja Moch. Emirudin maupun Patih Muhamad Qodiron tidak berbicara. Tepat pukul 21.00 WIB, iring-iringan panjang jimat dilaepas Sultan Kanoman. Iring-iringan dipimpin Patih Keraton Kanoman, Pangeran Raja Muhamad Qodiron, yang diikuti seluruh pembawa benda-benda pusaka atau jimat dan kelengkapan lainnya.

Sementara itu, seperti juga Keraton Kanoman, Keraton Kasepuhan Cirebon pun menggelar prosesi panjang jimat, sebagai bentuk peringatan terhadap kelahiran (maulid) Nabi Muhammad SAW. Ritual tahunan tersebut dimulai sejak pukul 20.00 WIB dan berahir sekitar 23.20 WIB. Sebelum prosesi panjang jimat, sejumlah abdi dalem keraton melafalkan pujipujian shalawat yang dibaca dan diikuti oleh jamaah, abdi dalem keraton. Semakin malam suasana semakin khidmat. Setelah membaca shalawat dan kalimat puji-pujian, sejumlah keturunan terdekat keraton memercikan minyak wangi kepada hadirin, sambil sesekali menikmati sajian serbad. Serbad adalah air khas keraton yang dibuat dari pandan, gula aren serta rempahrempah yang dipercaya memberikan kharomah tersendiri. Ribuan warga yang datang dari berbagai pelosok turut serta menyaksikan ritual yang sudah berlangsung ratusan tahun itu. Kebanyakan warga mempercayai dan berharap bisa mendapatkan barokah dengan menghadiri panjang jimat itu. “Kami sengaja datang untuk menyaksikan panjang jimat sebagai usaha ngalap berkah,” tukas Indra, salah seorang pengunjung warga asal Bandung. Q GYO

daranya yang lain, tapi malah dibuat mudah begitu saja oleh kuwu. Padahal, kami dan saudara-saudara yang lainnya juga berhak mendapatkan hak waris tanah tersebut,” paparnya. Arpan mengancam, jika Cici selaku kuwu tidak bisa menyelesaikan masalah ini, pihaknya akan menempuh jalur hukum. Alasannya, karena kuwu berhak bertangungjawab juga dalam masalah sertifikat yang telah dikeluarkan BPN. “Kami juga akan menuntut Cici, karena telah membuatkan kwitansi jual beli palsu dan tidak ada persetujuan atau tanda tangan dari kami dan saudara yang lainnya,” Jelasnya. Hal senada diungkapkan Mulud (35), dirinya merasa dirugikan sekali oleh kuwu. Sebab, sudah jelas kakaknya bernama Tirta memiliki tiga saudara. Anehnya, kenapa ketiga saudara dari Tirta tidak diberitahu terkait pembuatan sertifikat saat pemutihan tahun 2006. “Malah Kakak kami memberitahukannya tahun 2009. Dan itupun tidak ditunjukkan berbentuk sertifikat kepada kami. Dan anehnya lagi, Cici menganggap kami sudah menjual tanah hak waris tersebut kepada Tirta. Sebenarnya kami tidak pernah menjual tanah hak waris tersebut kepada Tirta, dan kami juga tidak pernah menerima kwitansi jual beli. Kalau Cici menganggap kami telah menerimanya, itu semuanya bohong,” tegasnya. Sementara, Kuwu Desa Jagapurakulon, Cici menjelaskan, bahwa tanah tersebut sudah dijual ketiga saudaranya kepada Tirta dalam hal ini sebagai kakak mereka. ”Masalah ini kami sudah ngomong kepada mereka (adikadik Tirta, red). Urusan itu sudah selesai, tapi kenapa masih diributin saja. Masalah itukan sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan mas. Dan kenyataannya tanah tersebut sudah dijual kepada Tirta saat ada pemutihan dari BPN yang langsung turun ke warga, itupun sudah ada kwitansi jual belinya. Jadi jangan menyalahkan kami, BPN lah yang salah, kenapa tanah tersebut dibuatkan sertifikat,” paparnya. Q HEN

Dede Yusuf Bantu Traktor ke Petani Tebu KAB.CIREBON (LJ) - Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf sambangi warga yang berada di wilayah perbatasan Jawa Tengah persisnya ke Desa Cikulak Kidul Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Dede yang mencalonkan sebagai gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2013 ini, datang bersama rombongan atau tim sukses. Dalam kunjungan itu, calon gubernur berpasangan dengan Lex Laksamana yang dikenal oleh warga Cikulak pa Bodrek atau macan Dede, memberikan bantuan 2 traktor untuk perkebunan tebu di wilayah tersebut. “Memang, kalau warga disini lebih mengenal dia (Dede Yusuf,red) pa Bodrek. Jadi begitu datang, warga langsung menyambut dan menyalaminya,” ujar Usman (54), warga Blok Bojong RT 02/03 Desa Cikulak Kidul Kabupaten Cirebon, baru-baru ini. Para petani tebu berharap, jika Dede Yusup terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat jangan melupakan warga Desa Cikulak dan umumnya Kabupaten Cirebon. “Para petani tebu juga menginginkan diperhatikan oleh pemerintah Jawa Barat maupun Pemkab Cirebon,” tutur Usman. Menyikapi keinginan sekaligus harapan warga Cikulak, Dede menyatakan siap dan akan memperhatikan warga Cikulak maupun Jawa Barat. “Apapun yang diinginkan warga disini dan Jawa Barat, tentunya akan selalu saya lakukan,” tegasnya dihadapan para petani dan undangan lainnya. Orang nomor dua di Jawa Barat ini mengaku akan selalu dekat dengan warga miskin, terutama mereka yang harus di bantu dalam hal apapun. Disisi lain, wilayah tertinggal ini akan diupayakan lebih maju lagi dibandingkan desa lainnya di Kabupaten Cirebon. Dede menambahkan, pihaknya akan mengupayakan dan memperjuangkan hak para petani umumnya, khususnya petani tebu di Desa Cikulak ini. Sehingga, bantuan yang diberikan kepada para petani agar selalu dijaga semaksimal mungkin. “Itu semata-mata demi terselengaranya kemakmuran para petai tebu,” jelasnya. Sementara, H. Herman Khaeron, anggota DPR-RI dapil Cirebon dan Indramayu dari fraksi Partai Demokrat memberikan bantuan untuk fisik. “Bantuan ini agar desa tersebut enak dipandang warga dari luar wilayah. Untuk bantuan uang, harus dipergunakan semaksimal mungkin demi pembangunan desa tertinggal ini,” tandasnya. Q SUR

Pemasangan Meter Listrik PD Pasar Dinilai Mahal KAB. CIREBON (LJ) – Kebijakan direksi PD Pasar Kabupaten Cirebon yang tidak mengizinkan para pedagang di lokasi Pasar Perumnas memasang meter listrik jenis token nampaknya menjadi bumerang. Kenapa, sebab para pedagang malah menuding pihak PD itu diduga telah menjual pemasangan listrik kepada mereka. Pedagang Pasar Perumnas, Yudi mempertanyakan alasan PD Pasar tidak mengizinkan pedagang kios memasang meter jenis token. Malahan menyarankan agar memasang meter listrik versi PD Pasar, dengan biaya pemasangan yang dinilai tidak masuk akal. “Kok PD Pasar jual listrik? Saya minta pakai token yang dari PLN tapi

tidak bisa. Terus disuruh memakai meter PD Pasar dengan biayanya mahal sekitar Rp750 ribu. Padahal biaya pemasangan meter token dari PLN hanya kisaran Rp350 ribu,” katanya kepada wartawan. Karena dianggap pemasangan meter listrik diminta PD Pasar telalu mahal dan memberatkan, Yudi akhirnya mengurungkan niatnya untuk memasang meter listrik tersebut. “Mending pakai lampu emergency daripada pakai meter PD Pasar, tapi pembayarannya tidak jelas dan sangat memberatkan,” tuturnya. Ia juga mempertanyakan iuran yang ditagih oleh PD Pasar setiap bulan. “Misalkan satu pedagang dikenakan

biaya sebesar Rp500, di sini ada 250 pedagang. Itu berarti satu bulan sekitar Rp3,7 juta. Sedangkan yang saya tahu, tagihan listrik PLN ke PD Pasar hanya Rp1,7 juta. Sisanya dikemanakan?,” protesnya. Toni, pedagang lainnya yang juga mengaku heran dengan iuran listrik diterimanya. Karena sempat saat itu, PD Pasar menagihnya sekitar Rp200 ribu. “Meternya, ya dari PD Pasar. Bahkan tidak jelas meterannya seperti apa. Yang jelas setiap bulan ditagih sebesar itu,” bebernya. Informasi lain di lokasi Pasar Perumnas, para pedagang sempat ditarik iuran sebesar Rp10 ribu saat menempati lokasi baru. Dana tersebut untuk pem-

bayaran iuran listrik selama masa pembangunan. Pedagang merasa keberatan, selama proses pembangunan mereka merasa tidak menggunakan listrik secara berlebihan. Tidak hanya masalah iuran itu, pungutan listrik setiap hari sebesar Rp500 per pedagang juga menjadi pertanyaan. Karena bila dikalkulasikan, jumlah iuran yang terkumpul dan tagihan PT PLN tidak sebanding. Belum lagi, sejumlah pedagang kios yang berada di luar lokasi utama pasar Perumnas juga harus membayar mahal. Mereka tidak menggunakan meter listrik dari PLN tetapi dari PD Pasar. Sehingga tagihan setiap bulan hanya berupa tagihan dari PD Pasar, bukan PLN. Q DUD

LINTAS | CIREBON Bupati Himbau Apotek Kurangi Penjualan Obat Mengandung Narkotika KAB. CIREBON - Bupati Cirebon Dedi Supardi menghimbau semua apotek yang ada di wilayahnya agar mengurangi penjualan obat-obatan mengandung narkotika, baik jenis pil dextro dan trihexi. Bahkan, bupati juga menyarankan pihak apotik untuk selalu ada komunikasi ke semua unsur yang berhubungan dengan narkotika, seperti BNK (Badan Narkotika Kabupaten) dan Polres. “Bila hal itu dilakukan pihak apotek, setiap kali ada seseorang atau pembeli membeli obat-obatan kedia jenis itu secara berlebihan, bisa kita pantau,” ungkap Dedi Supardi, kepada wartawan baru-baru ini. Selain itu, apotek yang ada di Kabupaten Cirebon juga harus lebih selektif dalam penjualan obat-obatan. Kenapa, sebab yang menjadi korban adalah generasi muda. “Apabila diketahui ada apotek yang menjual pil dextro dan pil trihexi tanpa resep dokter, akan kita tindak. Bila perlu di tutup,” tegas bupati. Pihaknya juga dalam waktu dekat akan akan memanggil dan mengumpulkan seluruh petugas kesehatan yang ada di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon agar mengawasi peredaran obat-obatan. “Dinkes yang memiliki peran penting dalam peredaran pil dextro dan pil trihexi maka dari itu peran serta dinkes dalam upaya pencegaah dan penanggulangan narkoba bisa berjalan sesuai harapan,” tutur Dedi. Saat ini Pemerintah Kabupaten Cirebon baru mengumpulkan dinas pendidikan. Pihaknya berharap dengan banyak melibatkan semua unsur yang ada di lingkungan Pemkab Cirebon, di tahun 2014 terbebas dari narkoba. “Yang terpenting peran serta orang tua dalam pengawasan di rumah, baik itu bimbingan keagamaan maupun dari segi pergaulan,” tukas Dedi. Q GYO

Pembuatan Kanal Solusi Banjir Wilayah Gegesik KAB. CIREBON - Musibah banjir yang menenggelamkan dan merusak sebagian area persawahan di wilayah Gegesik Kabupaten Cirebon ternyata disikapi kalangan wakil rakyat. Bahkan, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, H. Rakhmat menyarankan agar di sekitar wilayah yang sering terkena banjir membuat kanal. Menurut Rakhmat, pembuatan kanal untuk menampung air yang berasal dari semua saluran air yang keberadaannya kecil, diyakini bisa menggulangi masalah bajir tersebut. “Dan untuk pembuatan kanal sendiri, dibuat di sekitar sungai yang kondisinya besar, seperti Sungai Ciwaringin dan Jagapura. Karena kedua sungai itu bisa sampai ke Sungai Kapetakan,” katanya kepada wartawan, baru-baru ini. Selain menanggulangi masalah banjir, keberadaan kanal juga nantinya bisa mengatasi masalah air pada saat musim kemarau. Sehingga, kegagalan panen akibat kurangnya pasokan air bisa teratasi. “Memang saat musim penghujan sekarang ini kendalanya banjir. Sebab, saluran air yang kecil tidak masuk ke saluran besar,” terang Rakhmat. Akantetapi, lanjut dia, pembuatan kanal membutuhkan anggaran yang cukup besar. Dan tidak mungkin cukup dengan hanya mengunakan anggaran yang bersumber dari APBD kabupaten. “Untuk itu, kita harus mengawal dan tetap mengusulkan baik ke pemerintah provinsi Jawa Barat maupun pusat,” tukas Rakhmat. Q GYO

BI Cirebon Resmikan Bengkel Motor Khusus Anak Punk CIREBON - Bank Indonesia (BI) cabang Cirebon belum lama ini mengoperasikan salah satu unit usaha binaannya berupa bengkel motor yang diberinama “Anak Bangsa Indo Motor’. Bengkel motor yang berlokasi di Jl. Raya Gunungjati Blok Sangurara Desa Astana Kabupaten Cirebon itu, untuk membina anak Punk di seluruh Indonesia agar memiliki keahlian. Kepala Kantor BI Perwakilan Cirebon, Syarifuddin Bassara secara langsung meresmikan pengoperasian bengkel motor tersebut. Acara peresmian bengkel itu digelar sangat sederhana dengan menggelar syukuran yang dihadiri warga serta tokoh sekitar lokasi bengkel. Tak ketinggalan juga perwakilan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon yang saat itu diwakili Kepala Bidang (Kabid) Industri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Pengusaha Eka Jaya Berryndo, Berry. Bassara mengungkapkan, program binaan BI terhadap anakanak punk di seluruh Indonesia ini, baru terjadi di Cirebon. Pihaknya berharap, pengelolaan usaha bengkel yang secara teknis dikelola anak punk akan dibina oleh Pak Berry pengusaha Barryndo. “Mudah-mudahan setelah diresmikan, anak punk ini mampu melaksanakan kegiatan perbengkelan hingga lebih sukses,” ujarnya kepada LINGKAR JABAR. Sementara, Berry mengatakan, pihaknya merubah nasib dan sikap anak-anak Punk, mulai dari kebiasaan sampai kepada karakter mereka. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak BI. Karena dengan apa yang saat ini diterima anak Punk, tentunya kami bisa berbuat. Agar usaha ini maju, kami akan selalu mendampigi berapa penghasilan dan modal yang sudah dikeluarkan. Kalaupun nanti ada hasilnya, kami akan gunakan untuk membuka lagi bengkel baru,” paparnya. Kabid Industri Disperindag Kabupaten Cirebon, Supardi menjelaskan, hidup harus survive. Keinginan harus diupayakan. Tidak cukup dengan do’a saja, karena apa yang telah dilakukan pihak BI merupakakn satu langkah poisitif dan bermanfaat buat semuanya. “Anak-anak Punk juga kalau dibina semaksimal mungkin, bisa meningkat sumber daya manusia (SDM) nya. Sebab, akan menjadi aset pembangunan dan mempunyaii nilai lebih dengan keahlian yang bisa mengembangkan diri sendiri. Makanya, kami tidak melihat komunitas,” tegasnya. Supardi menambahkan, saat ini adik-adik sudah dilepas. Namun bukan berarti lepas dari permasalahan. Tetapi akan menghadapi permaslaahan baru. “Untuk mencapai titik sukses, banyak rintangan yang pastinya akan dilewati dan harus dipecahkan,” tukasnya. QSUR

Olahraga

Edisi 218 - Tahun 1 - Senin, 28 Januari 2013

Dipinang Chonburi FC, Irfan Bachdim Tinggalkan Tanah Air

BANDUNG (LJ) - Striker andalan Timnas Indonesia, Irfan Bachdim, akhirnya memilih untuk hengkang dari tanah air dengan bergabung ke salah satu klub kuat di Thailand, Chonburi FC. Dia pun punya alasan kuat kenapa pindah ke Thailand Premier League (TPL). Pemain berparas tampan berusia 24 tahun itu mengaku memiliki asa dapat meningkatkan kemampuan bermainnya di Negeri Gajah Putih tersebut. Melalui situs resminya, akhir

pekan kemarin, Chonburi FC telah memperkenalkan Irfan yang akan mengenakan seragam bernomor punggung 20. Mantan pemain Persema Malang yang sangat populer itu dikabarkan telah menandatangani kontrak dengan durasi satu tahun atau satu musim kompetisi. “Seperti yang semua tahu, kemarin aku menandatangani kontrak dengan Chonburi FC. Transfer memang belum sepenuhnya selesai. Aku berharap

bisa segera menyelesaikan hal itu,” ujar Irfan melalui akun Twitter-nya. “Pilihanku untuk meninggalkan Indonesia karena aku ingin mengembangkan kemampuanku di Thailand. Untuk menjadi pemain yang lebih baik. Aku ingin berterima kasih kepada semua orang yang percaya dan selalu mendukungku,” tulisnya. Irfan sebelumnya menilai bermain di TPL memang lebih baik daripada di Indonesia, khususnya dalam hal kualitas dan

pengembangan para pemainnya. Ia pun cukup senang ketika sempat ikut ambil bagian bersama Chonburi dalam sejumlah laga di Invitation 2013 yang berlangsung 24-30 Januari 2013. Sebelumnya, setelah menjalani masa trial selama seminggu penuh, Chonburi memutuskan untuk mengontrak Irfan yang tampil apik dengan menyumbang assist saat diturunkan di turnamen Chonburi Invintation Cup belum lama ini. Irfan akan menjadi pemain asing terakhir yang direkrut Chonburi untuk memenuhi kuota pemain asing dalam Liga Premier Thailand. Proses transfer Irfan yang akan mengenakan nomor punggung 20 ini tinggal menyisakan penyelesaian International Transfer Certificate (ITC). “Irfan sudah menunjukkan kemampuannya setelah seminggu berlatih bersama dengan kami. Kehadiran Irfan diharapkan bisa membantu menambah kekuatan tim untuk mencapai prestasi yang lebih baik di musim depan,” demikian seperti dilansir dari laman resmi klub. Sementara itu, manajemen Persema Malang belum bisa mengkonfirmasi hengkangnya Irfan Bachdim ke Chonburi FC. Pasalnya, manajemen Persema belum mendapat kontak apapun dari manajemen klub peserta Thailand Premier League itu. “Sejauh ini, belum ada kontak dari Chonburi. Yang ada, agen Irfan sempat menghubungi kita dan meminta surat keluar dari Persema untuk kliennya,” ujar Asisten Manajer Persema, Dito Arief, kepada wartawan. CPS

11

Lintas Djadjang Tak Bebankan Anak Asuhnya Menangi Laga di Papua BANDUNG - Pelatih utama skuad Maung Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku akan mengesampingkan track record atau rekam jejak laga melawan klub-klub asal tanah Papua yang cukup buruk. “Saya dari awal tetap memfokuskan diri untuk meraih poin maksimal di Papua. Soal perihal itu saya kesampingkan terlebih dahulu, yang pasti kita akan hadapi dengan tim baru disana,” kata Djadjang di Mes Persib sebelum bertolak ke Pusdikpom Cimahi menjalani sesi latihan rutin, kemarin. Untuk itu pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut, tidak akan menekankan kepada timnya untuk begitu berambisi dapat meraih tiga poin. Pasalnya, dengan menekankan harus meraih tiga poin, anak asuhnya tersebut akan mendapatkan tekanan yang berat, sehingga tidak akan bermain maksimal. “Kita usahakan mendapat poin maksimal saja, supaya tidak menjadi beban buat pemain. Walau pun saya tahu, tekad pemain ingin meraih tiga poin disana. Tetapi agar pemain bermain lepas dan enjoy kita target maksimal saja,” ujarnya. Dengan begitu dirinya berharap, para penggawanya dapat bermain lepas saat dijamu Persiram Raja Ampat dan Persidafon Dafonsoro akhir pekan ini. Sehingga menurutnya, tidak menutup kemungkinan bila anak asuhnya dapat bermain lepas, raihan tiga poin pun akan didapat tim. FER

KONI Harus Berjuang Loloskan Bulutangkis di Sea Games 2013 BOGOR - Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menginstruksikan kepada pengurus Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ngotot berjuang sekuat daya dan upaya agar cabang bulu tangkis dipertandingkan di SEA Games Myanmar, Desember 2013. Hal itu disampaikan Roy, Sabtu (26/1/,) menanggapi ancaman bahwa tuan rumah SEA Games 2013 tidak mempertandingkan sejumlah cabang antara lain bulu tangkis, senam, tenis meja, tenis, dan voli pantai. Menurut Roy, cabang bulu tangkis harus diperjuangkan agar dipertandingkan di SEA Games Myanmar karena cabang tersebut merupakan andalan Indonesia untuk mendulang medali emas. “Apalagi masyarakat kita cuma mau tahu dua cabang saja, kalau tidak sepak bola, ya bulu tangkis. Jadi KOI dan KONI harus memperjuangkan. Masih ada peluang agar cabang-cabang itu tetap dipertandingkan, KOI dan KONI sudah tahu apa yang harus dilakukan,” ujarnya. Sebagai informasi, pada SEA Games 2011 di PalembangJakarta, Indonesia meraih lima medali emas dari bulu tangkis. Oleh karena itu, sangat sayang jika bulu tangkis sebagai lumbung emas tidak dipertandingkan di Myanmar. CPS

Sambungan Hal 1 Aceng... patut dilakukan oleh seorang pemimpin. Sementara itu, anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Indra mengatakan, berbagai upaya hukum yang telah dan akan dilakukan pihak Bupati Aceng HM Fikri hanya akan siasia. Upaya pihak Aceng itu dinilai tidak akan menghalangi proses pemakzulan Aceng sebagai bupati pasca-terungkapnya pernikahan siri singkat dengan Fani Oktora. “Jadi, sebaiknya Aceng menerima saja dengan legowo putusan Mahkamah Agung itu,” kata Indra. Indra menilai keputusan MA itu sudah tepat. Proses pemakzulan yang dilakukan selama ini juga

sudah sesuai dengan UU Pemda, apalagi putusan MA itu sudah bersifat final. Dengan demikian, kata Indra, sebaiknya Aceng tak perlu melakukan perlawanan, baik melalui jalur hukum maupun dengan pengerahan massa. “Jadikan ini sebagai pembelajaran dan lakukanlah intropeksi diri. Putusan MA itu juga harus dijadikan pembelajaran berharga bagi kepala daerah atau pejabat negara lain,” ujarnya. Pernyataan kritis juga dilontarkan Calon gubernur Jawa Barat Rieke Dyah Pitaloka yang mengaku sangat mendukung keputusan MA tersebut. Menurut Rieke, sejak kasus ini menjadi

kontroversi publik, Aceng justru menunjukkan arogansinya dan tak ada empati terhadap masyarakat Garut. “Sikap MA mengabulkan permohonan DPRD Garut untuk melengserkan Bupati Aceng Fikri patut diapresiasi dan didukung,” ujar Rieke dalam siaran persnya. Menurut Rieke, perilaku Aceng Fikri dengan menikah siri secara kilat dengan seorang perempuan muda merupakan tindakan yang terang-terangan melecehkan perempuan dan memperlihatkan kebobrokan moral perilaku pejabat publik. “Secara etis dan wilayah moral sosial pun sungguh merupakan penghinaan terhadap rakyat, secara terang-terangan

mempertontonkan sebuah arogansi kekuasaan yang mandul empati terhadap rakyatnya,” kata Rieke. Ia mengatakan, Kabupaten Garut tercatat sebagai salah satu daerah tertinggal. Salah satu contoh nyatanya adalah terancam bangkrutnya RSUD karena sistem dan kebijakan politik anggaran yang tidak profesional dan berindikasi korupsi. “Ketika rakyat ada dalam kemiskinan dan berjibaku dalam kehidupan yang sangat sulit, tentu sebuah penghinaan terhadap rakyat dengan mengumbar hasrat syahwat, bahkan secara terbuka dan terang-terangan di depan publik,” ujarnya.

Proyek.. “Kita kan bekerja tidak asal. Tapi harus sesuai dengan prosedur yang ada. Selama ini, kita belum mendapat laporan dari pihak komite revitalisasi,” imbuhnya Dijelaskannya, jika pihak tersebut tidak mengindahkan teguran tersebut, maka pihak Kanpora akan melaporkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yai-

pat guna menyelesaikan sisa pekerjaan bangunan indoor yang tak rampung. “Dengan alasan apapun, biaya miliaran rupiah sudah dianggarkan untuk pekerjaan tersebut. Soal kenapa menjadi terbengkalai, ya itu yang harus diinvestigasi. Kenapa dana ada tapi pekerjaan tidak diselesaikan,” ujarnya. DED

kepada Bupati Bogor, Inspektorat dan kalau perlu ke Kejaksaan untuk diproses hukum bila nanti terbukti benar adanya pungli,” tegas Arif yang juga pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor itu. Diperoleh informasi, pihak SMKN ternama di Kabupaten Bogor ini mengedarkan kartu iuran yang ditandatangani dan distempel oleh Kepala SMKN 1 Cibinong Zainal Abidin S.Pd dan bendahara Lia Amalia Savitri lengkap dengan rincian biaya. Diuraikan, siswa dibebankan biaya SKCK, perpisahan, kartu kuning, pra dan pasca UN, pemotretan, pengayaan album kenangan dan pemasaran tamatan dengan total jumlah hampir mendekati 1 juta rupiah . Bahkan, pada kartu iuran itu tidak tertera tanggal diterbitkannya. Pantauan

di lapangan, sejumlah orang tua siswa sudah ada yang membayar secara dicicil maupun lunas. Dituturkan orang tua murid, AH (44), dirinya terpaksa membayar agar anaknya yang sekolah di SMKN1 Cibinong bisa berkonsentrasi belajar. Sebab, belakangan anak tersebut kerap merengek meminta uang untuk membayar iuran itu kepada orang tuanya. Sementara ketua Komisi D DPRD Kab Bogor Sumarli merasa terkejut mendengar adanya laporan pungli yang dilakukan pihak SMKN1 Cibinong. Politikus PKS itu pun berjanji, bila benar informasi itu maka akan segera memanggil pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor untuk minta klarifikasi terkait hal tersebut. DED

tersimpan di komputer server di kantor pertanahan. Penginputan informasi dan berkas-berkas dari pemohon diinput menggunakan aplikasi KKP ( Komputerisasi Kantor Pertanahan) , yaitu suatu aplikasi layanan kegiatan pertanahan yang ditempatkan pada loket-loket pelayanan. Pada sistem ini, pemohon bisa memonitor kemajuan berkas yang telah dia masukkan perkembangannya sampai man. Selain itu dengan menggunakan aplikasi ini, pemohon juga bisa langsung tahu berapa nilai nominal dari biaya yang akan ia bayarkan dalam proses mendapatkan layanan kegiatan pertanahan.

Adapun kegiatan layanan pertanahan yang bisa dilakukan adalah sama dengan yang ada ditiap-tiap kantor pertanahan di tiap-tiap kabupaten/kota. Antara lain : permohonan pengukuran dan pembuatan surat ukur, permohonan pengakuan/penegasan hak, permohonan pemberian hak aras tanah berasal dari tanah bekas gedung-gedung negeri golongan III, permohonan pemberian hak atas tanah, permohonan pembaharuan hak atas tanah, permohonan pemberian hak atas tanah oleh instansi pemerintah BUMN/BUMD, permohonan ...... bersambung.....

Layanan.. loket ( loket informasi, loket penerimaan berkas dan bendahara), 2 petugas teknis ukur dan 1 orang pengemudi. Adapun alat-alat yang dibawa antara lain 3 unit notebook, 1 unit laser printer, 1 unit router, 1 unit wireless mode, 1 buah switch hub, 2 buah modem 3G, 1 buah webcam, radio komunikasi 2 arah, formulir2, brosur serta peralatan ukur. Layanan LARASITA terkoneksi dengan jaringan internet dengan komputer server di kantor pertanahan. Dalam kegiatannya, pemohon layanan setelah melengkapi syarat-syarat yang telah ditetapkan akan diinput informasinya oleh petugas loket secara real time dan secara otomatis informasi tersebut akan

DPRD Garut terkait pemakzulan Aceng sebagai Bupati Garut. MA menilai Aceng terbukti melanggar etika dan peraturan perundangundangan, terutama UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Namun Aceng menentang putusan MA itu dengan menuding MA telah melakukan sesuatu yang tidak agung. Selain itu, pihak Aceng akan menuntut balik dan meminta ganti rugi sebesar Rp 5 triliun kepada Mahkamah Agung (MA), Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, dan DPRD Garut. Sebelumnya, pihak Aceng juga membawa masalah itu ke Bareskrim Polri. JUL/BDN/ CPS

Anggaran... tu Walikota Bogor Diani Budiarto. “Kami sudah melaporkan kepada Pemkot Bogor untuk melakukan tindakan terkait dengan pengerjaan GOR Pajajaran yang belum selesai itu,” ujarnya. Menanggapi hal itu, Ketua LSM Komite Pemantau Pembangunan (KPP) Arthur Herman S, mengharapkan Pemkot Bogor agar melakukan tindakan ce-

Dugaan.. “Soal dugaan pungli di SMKN 1 ini harus ditindaklanjuti oleh Kepala Disdik dan Bupati Bogor. Lakukan investigasi dan jika memang terbukti benar adanya, maka oknum pemungut pungli itu harus dikenakan sanksi tegas. Jangan masalah ini dibiarkan begitu saja hingga tenggelam oleh isu lain. Sebab hal ini dapat menjadi preseden buruk dan bakal terulang lagi jika tak dihukum,” kata aktivis LSM Komite Pemantau Pembangunan (KPP), Arif Bachtiar, kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurutnya, jika nanti Disdik tidak melakukan investigasi atau tindakan tegas, maka LSM KPP akan menindaklanjuti soal dugaan pungli di SMKN 1 itu dengan menurunkan tim investigasi. “Hasil investigasi tim KPP akan kami publikasikan dan serahkan

Lebih lanjut, Rieke mengungkapkan, putusan MA itu tidak hanya memperlihatkan keberpihakan kaum perempuan, tetapi juga momentum untuk memperlihatkan tiga hal penting. Pertama, putusan MA ini menunjukkan adanya harapan bahwa putusan lembaga peradilan masih berpihak pada rasa keadilan publik. Kedua, di era otonomi daerah ternyata ketika hukum ditegakkan tanpa tebang pilih, mitos “raja-raja kecil” yang kebal hukum bisa dipatahkan. Ketiga, putusan MA merupakan hasil peran dan partisipasi publik. Seperti diketahui, MA telah mengabulkan permohonan

ribu/bulan. Wakil wali kota dan sekda mendapatkan anggaran yang sama untuk snack di meja. Karena tahun lalu wakil wali kota mengalami masalah hukum dan tidak masuk kerja secara aktif, anggaran snacknya tidak diserap dan dikembalikan ke kas daerah. Di tahun 2013, ada peningkatan anggaran snack di meja wali kota, wakil wali kota dan sekda. Dari Rp500 ribu/bulan menjadi Rp750 ribu/bulan. Terkait anggaran mamin tamu yang mengalami penurunan, lanjut Taufan, itu karena efisiensi anggaran. Banyak tamu dari luar daerah datang membawa anggaran mamin sendiri. Kunjungan tamu juga diperkirakan mengalami penurunan tahun ini. “Indikatornya selama dua sampai tiga tahun ke belakang, jumlah tamu selalu mengalami penurunan,” katanya kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Mantan Camat Harjamukti itu menjelaskan, yang disebut mamin di Setdakot Cirebon bukan hanya untuk konsumsi pejabat di lingkungan Setda saja. Anggaran tersebut juga digunakan untuk makanan tamu, rapat dan pengamanan saat unjukrasa. Taufan menceritakan, pernah suatu ketika harus menyediakan 1.500 kotak nasi untuk petugas keamanan yang terdiri dari unsur Polri dan TNI. “Itu masuk anggaran harian. Karena tidak ada nomenklatur di sana (tidak terdaftar dalam anggaran resmi, red),” bebernya. Sementara, Kepala Bagian Perlengkapan Setda Kota Cirebon, H. RM Abdullah Syukur menuturkan, untuk anggaran baju dinas wali kota, wakil wali kota dan mungkin sekda, belum bisa dipastikan angkanya. Meskipun saat ini sudah ada rinciannya, namun angka tersebut belum dapat dipastikan. Sebab belum di-

adakan penelitian Dokumen Penyelenggaraan Anggaran (DPA) yang baru akan digelar pada 29 Januari nanti. “Memang, sudah ada (rinciannya, red). Belum bisa kami jelaskan detail. Setelah DPA dan dipastikan, pasti akan kami beberkan secara rinci,” janjinya. Secara umum, lanjut Syukur, rincian anggaran tidak ada perubahan dibandingkan tahun 2012. Sebelumnya, anggota Komisi A DPRD, Cecep Suhardiman SH MH pernah menyebut anggaran baju dinas wali kota tahun 2012 sekitar Rp300 juta. Syukur membenarkannya. “Iya, anggaran tahun lalu sekitar angka itu (Rp300 juta/tahun, red),” tambahnya. Anggaran baju dinas baru akan diketahui kepastiannya ada penambahan atau pengurangan, setelah diputuskan dalam DPA. “Akan kami sampaikan secara jelas dan rinci. Kami menganut prinsip keterbukaan kok,” tandasnya. DUD

koreografi yang mengundang tepuk tangan hadirin. Penari memadukan gaya modern serta menyelipkan tarian khas Sunda jaipong dan jurus pencak silat. Penari mempertegas gerakan ‘Macan’ sembari jari membentuk cakar. Serta menyertakan salam metal tiga jari saat reff lagu. “Heeeeiii...Dede Yusuf, Lex... Laksamana,” iringan musik dan lagu Gangnam Style milik Psy (penyanyi Korea Selatan) yang sengaja diadopsi serta diubah pakai syair Bahasa Sunda dan Indonesia. “Tarian ‘Macan Style’ ini gabungan antara Korea dan Sunda.

Menarik,” kata Dede Yusuf. Koordinator BARADE Dian Rahadian mempertegas ‘Macan Style’ memang disiapkan dalam kamanye Dede-Lex nanti. “Aksi ‘Macan Style’ khusus untuk pasangan Dede-Lex. Boleh nanti ditampilkan untuk kampanye,” kata Dian ditemui di lokasi sama. Menurutnya lagi, tarian ‘Macan Style’ digagas relawan Barade dan kelompok Anak Bandung Cinta Dede (ABCD). Jauh hari ‘Macan Style’ dipersiapkan Dian dan rekan-rekan ABCD. “Tarian ini disiapkan sejak tiga bulan lalu,” pungkasnya. FER

Puluhan... Dede-Lex. “Kami akan memasang baliho dukungan Dede-Lex di tiap desa seluruh Jabar. Biayanya swadaya relawan Barade. Selain itu melaksanakan kegiatan tertuju kepada kaum muda, karena target kami pemilih pemula,” ujar Dian. Sementara itu, dalam acara deklarasi Relawan Barade, muncul kreasi dancer berjuluk ‘Macan Style’. Tarian ‘Macan Style’ ini terlihat menarik dan siap menggemparkan kampanye Dede-Lex. Sembilan penari muda terdiri lima pria dan empat wanita secara aktraktif memperagakan rangkaian

Khusus

Edisi 218 - Tahun 1 - Senin, 28 Januari 2013

Ribuan Umat Islam Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Biru Ribuan umat Islam dan jamaah Majelis Dzikir Nurussalam SBY dari Jabodetabek dan berbagai wilayah di Jawa Barat memadati Masjid Ath Tohirrin (Masjid Biru) di Jalan Raya Ciawi-Bogor, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, guna menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 Hijriyah, Minggu (27/1) pagi. "Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan upaya untuk mengenang kembali kelahiran dan keteladan Nabi Muhammad SAW dalam perjuangan menyebarluaskan untuk agama Islam di Jazirah Arab agar manusia mencapai kebahagiaan melalui agama Islam," kata Ketua Majelis Dzikir Nurussalam SBY, H. Haris Thahir kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Haris yang juga sahabat dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menegaskan, bahwa kegiatan yang digelar ini tidak ada unsur politik, melainkan menjalankan tugas amanah yaitu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 Hijriyah dengan ribuan jamaah dari segala penjuru baik Kota Bogor maupun luar daerah. Q YUS

12

LINGKAR

Bisnis

6

Edisi 218 - Tahun 1 - Senin 28 Januari 2013

JABAR

FPBPS Desak Pendirian Pos Ternak Keluar di Jabar

Dana Muhammadiyah Rp 15 Triliun Dikelola Tujuh Bank Syariah

B B

ANDUNG (LJ) Ketua Forum Peternak Budidaya Penggemukan Sapi (FPBPS) Jabar, Yudi Guntara Noor mengatakan Jabar saat ini membutuhkan pos ternak keluar. Pos ternak keluar, kata Yudi, berfungsi untuk menentukan berapa jumlah sebenarnya sapi yang melewati pos ternak Jabar yang akan digunakan untuk pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) Jabar. “Sepengetahuan kami, ternyata tidak semua sapi yang masuk ke wilayah Jabar itu merupakan stok sapi potong untuk RPH Jabar. Oleh karena itu, saat ini dibutuhkan pos ternak keluar untuk mengetahui juga berapa jumlah sapi yang hanya numpang lewat ke Jabar,” ujar Yudi kepada wartawan di Kota Bandung,

Minggu (27/1). Dibutuhkannya pos ternak keluar untuk menghitung jumlah sapi yang masuk ke Jabar, lanjut Yudi, karena selama ini data yang dimiliki oleh Dinas Peternakan Provinsi Jabar tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan. Selama ini, data yang tercatat di Dinas Peternakan Prov Jabar menyatakan jumlah sapi potong di Jabar mencukupi. Padahal di sisi lain, terjadi kasus kelangkaan sapi potong yang belakangan meresahkan pedagang serta para pengusaha yang berkaitan dengan sapi potong. “Selama ini yang didata itu sapi yang masuk. Tapi sebenarnya jumlah ternak yang masuk itu tidak semuanya dipotong di Jabar. ada yang terdiri dari sapi bakalan, sapi potong dan bibit sama yang transit. Makanya data yang dimi-

Kuliner Kita

liki dinas itu beda dengan kenyataan di lapangan,” jelasnya. Yudi juga menjelaskan, jumlah ternak yang melewati pos ternak di Jabar pada tahun 2012 sebesar 583.993 ekor. Jumlah tersebut dianggap sebagai potensi stok sapi potong untuk RPH di Jabar. Sehingga kesimpulannya adalah cukup memenuhi kebutuhan Jabar sebesar 503.008 ekor. Sementara secara terpisah, Bupati Bandung Dadang M Naser meminta Pemerintah Pusat untuk memperbesar kran impor sapi daging. Pembatasan impor sapi untuk saat ini dinilainya tidak tepat. Pembatasan atau penghentian impor sapi terkait dengan kebijakan Nasional. Sehingga, ia meminta Pemerintah Pusat untuk segera membuka kembali impor sapi untuk memen-

uhi kebutuhan pasar dalam negeri. Rencananya, Pemerintah Kabupaten Bandung, melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), akan melayangkan surat permohonan tersebut kepada Pemerintah Pusat. “Momennya tidak tepat kalau pembatasan atau penghentian impor sapi. Karena saat ini stok sapi lokal sangat kurang setelah pelaksanaan Idul Adha, saat Idul Adha itu puncak penjualan sapi lokal, jadi sudah habis untuk keperluan kurban,” kata Dadang M Naser, akhir pekan kemarin. Selain sapi siap potong, kata Dadang, impor bibit sapi untuk penggemukan juga sangat diperlukan untuk peternakan lokal. Karena untuk pemenuhan bibit pun, peternak lokal masih kekurangan. Q REN

OGOR - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah telah menunjuk tujuh lembaga perbankan syariah untuk mengelola dana senilai Rp 15 triliun yang dihimpun sejumlah lembaga di bawah salah satu ormas terbesar itu. Ketujuh lembaga perbankan yang menerapkan sistem bagi hasil itu adalah Bank Muamalah, BRI Syariah, BNI Syariah, Mandiri Syariah, Bukopin Syariah, Danamon Syariah, dan BTN Syariah. “Selama ini dana dan aset kami senilai Rp 15 triliun itu disimpan di bank-bank konvensional. Mulai sekarang secara bertahap akan kami tarik untuk selanjutnya disimpan di tujuh bank syariah,” kata Ketua PP Muhammadiyah Bidang Ekonomi, Bambang Sudibyo, di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional Tim Sosialisasi Manajemen Kas Bidang Kesehatan dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Sanur, Denpasar, Minggu (27/1). Selama disimpan di bank konvensional, jelas dia, pengurus Muhammadiyah tidak merasa diuntungkan karena bunga dari simpanan hanya sebesar enam persen, sedangkan lembaga di bawah Muhammadiyah yang mengajukan pinjaman ke bank-bank tersebut dibebani bunga 18 persen. “Pengalihan dana ini sebagai bagian

upaya kami untuk menjadikan kader Muhammadiyah sebagai salah satu kekuatan ekonomi nasional,” kata Bambang. Melalui rapat koordinasi yang diikuti 200 pengurus rumah sakit dan perguruan tinggi Muhammadiyah di wilayah Indonesia timur di Sanur itu, dia mengajak kader Muhammadiyah kembali berorientasi pada manajemen keuangan yang mumpuni. “Sebagai organisasi dakwah, Muhammadiyah harus bangkit sebagai kekuatan ekonomi nasional dengan menerapkan pola manajemen keuangan yang handal,” kata Bambang. Bambang menuturkan bahwa berdirinya Muhammadiyah pada 1912 dipelopori oleh para pengusaha pribumi. KH Achmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, dari keluarga pengusaha batik di Yogyakarta. Namun pada perkembangannya kaderkader Muhammadiyah di daerah sudah mulai meninggalkan dunia usaha. “Begitu kader Muhammadiyah jadi PNS, maka otaknya terstruktur jadi birokrat, guru, dan dosen. Lihat saja, berapa banyak guru dan dosen dari Muhammadiyah, sedangkan semangat berwirausaha ditinggalkan,” kata Menteri Pendidikan Nasional periode 2004-2009 itu. Q CPS

RUPA-RUPA RESEP MASAKAN | MAKANAN

Ikan Kembung Bumbu Tumis CARA MEMBUAT : BAHAN : ½ KG IKAN KEMBUNG, BUANG KEPALANͳ 1. TUMIS BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH HINGGA HARUM, YA, CUCI LALU BERI AIR JERUK DAN BERI LALU MASUKKAN BAWANG BOMBAY, GARAM.LALU GORENG IKAN HINGGA CABE HIJAU, DAUN SALAM DAN AIR KERING. 2. SETELAH ITU MSUKKAN IKAN KEM BUNG GORENG, GARAM, GULA PASIR BUMBU : DAN TOMAT ͳ 3 BUTIR BAWANG PUTIH IRIS HALUS ͳ 4 BUTIR BAWANG MERAH IRIS HALUS. 3. ADUK , MASAK HINGGA BUMBU MERESAP DAN AIR MENYUSUT ͳ 150 GRAM TOMAT POTONG KASAR. 4. ANGKAT, SAJIKAN. ͳ 50 GRAM CABE HIJAU IRIS SERONG. ͳ 1 BUTIR BAWANG BOMBAY IRIS KASAR. UNTUK PECINTA MASAKAN PEDAS TENͳ ͳ 2 LEMBAR DAUN SALAM. TU SANGAT MENYUKAI IKAN KEMBUNG ͳ 1 SDT GARAM BUMBU TUMIS INI,APALAGI DENGAN ͳ 1 SDT GULA PASIR. NASI HANGAT HHHMMM OASTI MEͳ ͳ 100 ML AIR NAMBAH NAFSU MAKAN. SEBELUMNYA KAMI JUGA TELAH BERIKAN RESEP MAͳ SAKAN PERKEDEL TAHU UDANG. Selamat Mencoba.

Tablet Acer Iconia B1 Honda Verza 150 Motor Sport murah Dijual Rp 1,6 Juta di Indonesia Honda Verza 150

“modern stylish and masculine”

M

engawali tahun 2013, PT Astra Honda Motor (AHM) merilis model sport terbaru, Honda Vers u s za 150. Model ini khupasarkan sebagai dipasarkan try-level sepeda moentry-level torr sport untuk aktifitas hari-hari dengan sehari-hari ngalaman berkpengalaman dara yang da yan ng me m endara me-enangk kan melalui nyenangkan ur-fitur fungsional a fitur-fitur rbaik, dan harga terbaik, rjangkau. Sejak terjangkau. hun lalu, AHM tahun rk kom mit itme m n seberkomitmen ra konsisten kon onsi sist s en mem mcara memrkua rk uaat seluruh line-up perkuat oduk Honda. Model produk rbaru Honda Verza 150 terbaru inii melengkapi line-up yang d h ada sebelumnya dan da sudah enjadi produk ketujuh dari menjadi ngkaian motor sport Honda. rangkaian erza er za 150 didefinisiDesain Honda V Verza n sebagai model advanc n ed light berkan advanced sarkan pada konsep “modern “mode d rn stylish dasarkan d masculine” yang tergambar dari benand k tangki bahan bakar yang gagah dan tuk macho. Garis-garis striping menyatu dengan shroud sporti, desain lampu depan,

velg tem memkesan

racing ban dengan tube tu beeleess bele s d an p an ijjak akan tubeless dan pijakan iss kaki belakang si sisgantung yang perkuat

sporti dan modern. President Director AHM Yusuke Hori mengatakan Honda Verza 150 dikembangkan untuk pasar Indonesia melalui studi mendalam terhadap kebutuhan dan penggunaan yang aktual dalam kehidupan sehari-hari konsumen.

“Kami yakin Honda Verz Verza 150 menjadi pilihan terbaik untuk entry-level motor sport karena memiliki memili performa mesin tangguh, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan serta harga yang terjangkau”. Honda Verza 150 menghasilkan performa berken berkendara yang dibe maksimal karena dibekali mesin 150cc, 4-Langkah, SOH SOHC, Silinder Tunggal, 5-Kecepatan yang telah menerapkan sistem su suplai bahan bakar PGM-FI (P (Programmed Fuel Injection). Mesinnya powerful,responsif, ramah lingkungan serta mengh menghasilkan konsumsi bahan bak bakar terhemat di kelasnya, ya yaitu 48 km/ liter (metode ECE R40). Dalam hal pe performa, motor sport ter terbaru Honda ini mampu menghasilkan kecep kecepatan maksimum yaitu ya 110 km/ jam sert serta akselerasi 11,5 d detik untuk menemp menempuh jarak 0-200 m meter. Hal ini mampu menghasilkan penga pengalaman berkendara yang menyenangkan.

I

conia B1, tablet PC Android murah besutan Acer mulai dipasarkan di Indonesia. Banderol dari tablet yang diperkenalkan di arena Consumer Electronic Show 2013 ini hanya Rp 1,6 juta. Iconia B1 telah menggunakan sistem operasi terbaru Android 4.1 (Jelly Bean) dan prosesor 1,2 GHz Dual-Core. Sedangkan layarnya yang seukuran 7 inch beresolusi 600 x 1024 pixel. Tablet ini memiliki kapasitas penyimpanan data 8GB dan dapat ditambah hingga 32GB dengan kartu memori MicroSD. Spesifikasi lain meliputi kamera depan VGA, konektivitas WiFi, RAM 512MB

dan baterai 2710 mAh. Mengingat harganya yang terjangkau, memang spesifikasinya pun tidak begitu istimewa. Seperti belum menggunakan koneksi 3G dan kamera beresolusi rendah. Pun begitu, Acer mengklaim Iconia B1 cukup mumpuni dalam menangani sektor multimedia. Dan dengan berat hanya 320 gram, tablet 7 inch ini juga lumayan mobile. Sasaran pasarnya memang para pengguna pemula. Saat ini, Iconia B1 sudah bisa dipesan di Bhinneka dengan harga pre order Rp 1.299.000 yang berlaku dari tangal 22-31 Januari 2013. Harga ini dipangkas Rp 300 ribu dari harga sebenarnya.

Pendidikan & kesehatan

10

Edisi 218 - Tahun 1 - Senin 28 Januari 2013

Info Kesehatan Serangan Iskemik Sesaat (2) Sambun Sambungan Samb bunga gan n Edisi Ediis Ed isi 21 isi 217 7 - Hilangnya rasa atau kelainan sensasi pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh - Kelemahan atau kelumpuhan pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh - Hilangnya sebagian penglihatan atau pendengaran - Penglihatan ganda - Pusing - Bicara tidak jelas - Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat - Tidak mampu mengenali bagian tubuh - Gerakan yang tidak biasa - Hilangnya pengendalian terhadap kandung kemih - Ketidakseimbangan dan terjatuh - Pingsan. Gejala-gejala yang sama akan ditemukan pada stroke, tetapi pada TIA gejala ini bersifat sementara dan reversibel. Tetapi TIA cenderung kambuh; penderita bisa mengalami beberapa kali serangan dalam 1 hari atau hanya 2-3 kali dalam beberapa tahun. Sekitar sepertiga kasus TIA berakhir menjadi stroke dan secara kasar separuh dari stroke ini terjadi dalam waktu 1 tahun setelah TIA. DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya. Karena tidak terjadi kerusakan otak, maka diagnosis tidak dapat ditegakkan dengan bantuan CT scan maupun MRI. Digunakan beberapa teknik untuk menilai kemungkinan adanya penyumbatan pada salah satu atau kedua arteri karotis. Aliran darah yang tidak biasa menyebabkan suara (bruit) yang terdengar melalui stetoskop. Dilakukan skening ultrasonik dan teknik Doppler secara bersamaan untuk mengetahui ukuran sumbatan dan jumlah darah yang bisa mengalir di sekitarnya. Angiografi serebral dilakukan untuk menentukan ukuran dan lokasi sumbatan. Untuk menilai arteri karotis biasanya dilakukan pemeriksaan MRI atau angiografi, sedangkan untuk menilai arteri vertebralis dilakukan pemeriksaan ultrasonik dan teknik Doppler. Sumbatan di dalam arteri vertebral tidak dapat diangkat karena pembedahannya lebih sulit bila dibandingkan dengan pembedahan pada arteri karotis. PENGOBATAN Tujuan pengobatan adalah untuk mencegah stroke. Faktor resiko utama untuk stroke adalah tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, merokok dan diabetes; karena itu langkah pertama adalah memperbaiki faktor-faktor resiko tersebut. Obat-obatan diberikan untuk mengurangi kecenderungan pembentukan bekuan darah, yang merupakan penyebab utama dari stroke. Salah satu obat yang paling efektif adalah Aspirin. Kadang diberikan dipiridamol, tetapi obat ini hanya efektif untuk sebagian kecil penderita. Untuk yang alergi terhadap Aspirin, bisa diganti dengan tiklopidin. Jika diperlukan obat yang lebih kuat, bisa diberikan antikoagulan (misalnya heparin atau warfarin). Luasnya penyumbatan pada arteri karotis membantu dalam menentukan pengobatan. Jika lebih dari 70% pembuluh darah yang tersumbat dan penderita memiliki gejala yang menyerupai stroke selama 6 bulan terakhir, maka perlu dilakukan pembedahan untuk mencegah stroke. Sumbatan yang kecil diangkat hanya jika telah menyebabkan TIA yang lebih lanjut atau stroke. Pada pembedahan enarterektomi, endapan lemak (ateroma) di dalam arteri dibuang. Pembedahan ini memiliki resiko terjadinya stroke sebesar 2%. Pada sumbatan kecil yang tidak menimbulkan gejala sebaiknya tidak dilakukan pembedahan, karena resiko pembedahan tampaknya lebih besar.

Indonesia Kekurangan Dokter Spesialis Bedah Saraf

T

ANGERANG - Jumlah dokter bedah saraf di Indonesia tergolong minim, sehingga menjadi faktor yang menyebabkan banyaknya warga Indonesia memilih berobat ke luar negeri. Terbukti hingga saat ini jumlah dokter ahli bedah saraf hanya berjumlah sekitar 200 orang, hal ini tak sebanding dengan banyaknya jumlah penduduk Indonesia, Dokter bedah saraf senior sekali-

BOGOR - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jawa Barat, melarang keras sekolah melakukan jual beli buku paket dan lembar kerja siswa (LKS) dari penerbit mana pun kepada setiap muridnya dengan alasan apapun. Bagi sekolah yang melanggar kebijakan ini, maka akan diberikan sanksi tegas dan keras. “Kami sudah mengedarkan surat larangan kepada seluruh sekolah baik dari tingkat SD sampai SMA agar tidak lakukan jual beli buku paket maupun LKS kepada setiap muridnya,” kata Kepala Disdik Kota Bogor, Fetyy Qoundarsah kepada LINGKAR JABAR, lewat telepon genggamnya, kemarin. Pelarangan ini juga diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 2 tahun 2008 tentang larangan tenaga pendid-

--- MINI Iklannya BESAR manfaatnya --RUMAH

DISEWAKAN APARTEMEN setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hub. : Christopher 081910006100

DIJUAL :RUMAH + KONTRAKAN di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

KOMPUTER DIJUAL CEPAT PROCESSOR INTEL CELERON D Socket LGA 775, Bonus Ram DDR 2, 1GB. Kondisi 2nd, Masih Bagus. Harga : Rp 185.000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 085692628092 (angga)

AUDIO DIJUAL POLKAUDIO TSI 100 Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730 ANDA MEMBUTUHKAN UNDANGAN, NOTA, SURAT JALAN, KALENDER, BROSUR & SEGALA JENIS CETAKAN KEMUDIAN MENERIMA MAKLOON, KOMORI L37S-100-OLIVER 66-TOKO 810-LAMINASI & DOP, PRINTING, DESIGN GRAFIS, ADVERTISING, EVENT ORGANIZER KAMI TEMPANYA….!!!! CV. AN NUR PERCETAKAN, KOMPUTER, SISTEM INFORMASI, PERDAGANGAN UMUM OWNER NURHADIDIK ALAMAT : JLKANGGRAKSAN NO.06 HARJAMUKTI-KOTA CIREBON TELPON/HP : 081 7225 444, 085 316 382 973, 085 321 005 500 EMAIL : cvannurcirebon@yahoo.com

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut

“ Candra Lelana Bangkit “

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

DIJUAL : RUMAH Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116 DIJUAL : RUMAH + KONTRAKAN 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL RUMAH nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007

JASA A.O.S RECORD Rekaman terjangkau demo,Mixing,mastering,etc lokasi : Jawa barat - Bogor komp badak putih 1 no.31 kotabatu, ciapus bogor hubungi : 085692628092 SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC Alamat : Bogor - Jawa Barat Telp : 0815 1753 8858

“Ini sangat minim dibandingkan dengan di negara maju, yang rasio dokter bedah saraf dengan penduduk sudah satu berbanding 200.000 jiwa,” ungkapnya Lebih jauh Prof Eka menjelaskan, saat ini kasus-kasus tumor pada otak dan kelainan pada otak atau saraf semakin banyak ditemukan. Itu terjadi seiring dengan kemajuan teknologi skrining dan deteksi dengan hadirnya berbagai peralatan pemindai seperti

Disdik Kota Bogor Larang Sekolah Jual Beli LKS

Iklan MINI APARTEMEN

gus Ketua Tim Bedah Syaraf Rumah Sakit Siloam Lippo Village, Karawaci, Prof. Dr dr Eka J. Wahjoepramono, MD, PhD mengungkapkan hal ini dalam acara World Federation of Neurosurgical Society (WFNS) and Educational Course, akhir pekan kemarin. Menurut Prof Eka, dengan jumlah dokter spesialis bedah saraf sebanyak 200 orang, maka satu dokter bedah saraf menangani sekitar satu juta jiwa.

CT SCAN (Computerized Axial Tomografi), dan pencitraan resonansi magnetik alias Magnetic Resonance Imaging ( MRI) yang mampu memberikan citra otak dan tulang tengkorak. “Penemuan kasus-kasus tumor dan kelainan di otak semakin membaik dan membutuhkan penanganan, terutama pembedahan,” Jelas Eka. Seperti dicontohkannya, di RS Siloam, misalnya, ketika dirinya berpraktik 16 tahun lalu biasanya hanya menangani 30 kasus tumor dan kelainan pada otak dan saraf per tahun yang membutuhkan operasi. Namun belakangan ini, rumah sakit itu menangani sekitar 1. 500 kasus per tahun. Sekali pun jumlahnya terbatas, menurut Eka, kualitas dokter bedah saraf Indonesia tidak kalah dengan negara lain, bahkan negara maju. Kalau pun kita rujuk pasien ke luar negeri, biasanya karena keterbatasan alat. Terbukti, para dokter muda dari berbagai negara berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk belajar mengenai ilmu bedah saraf melalui Workshop Educational Center. Acara World Training and Education Center yang berlangsung mulai 24 hingga 27 Januari 2013 ini dihadiri oleh sekira 100 peserta dari berbagai negara seperti China, Singapura, Vietnam, Jepang, Amerika, Korea, dan negara lainnya. Dalam pelatihan ini, sambung Prof Eka, para dokter muda akan diberi workshop mengenai beberapa jenis bedah saraf, seperti endovaskular, peripheral nerve, dan spine workshop.Q ANG

HANDPHONE

METRO CELL Jual Beli HP Baru & Second Segala Macam Merk. “Harga Menarik” Plaza Jambu 2 Lantai 1 Bogor Hubungi: 081310361202 (Anang) DIJUAL : N8 SECOND mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 DIJUAL : HTC DOPOD D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629

MOTOR DIJUAL : JUPITER MX MODIF 2010 Harga : : Rp 11 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0878737721500

Iklan Baris

KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845 SEWA PERALATAN/ PERLENGKAPAN CATERING/ KATERING Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744

DIJUAL : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247

085718839807

* LOWONGAN KERJA * 7. Mampu bekerja sama dengan tim DIBUTUHKAN SUPERVISOR SEWING 8. Pekerja Keras PT. MAJUEL MOULDING BRA Fasilitas tersedia: Lokasi : Jawa Barat - Bogor 1. Dialy Intensif, Weekly Intensif, Monthly Intensif Kualifikasi : 2. Gaji • Wanita 3. Transportasi • Usia Max 30 tahun 4. Training yang lengkap • Pendidikan min SMK / Sederajat 5. Peluang jenjang karier yang baik • Pengalaman kerja 3 tahun 6. Akses Internet pada posisi sama (Ex-garment) Alamat : Jl.Supratman No 21,Bandung • Mampu memimpin bawahan Hub : 022 929 862 88 (Bpk Hendro) 30 orang, disiplin & bertanggung jawab • Diutamakan berdomisili di wilayah Cileungsi Dibutuhkan Operator Produksi • Salary nego PT. KEINTECH DAN PT BUMJIN alamat : Kp. Rawailat, RT 02/09, Lokasi : Jawa Barat - Bekasi Dayeuh, Cileungsi, Bogor. 16820 KUALIFIKASI: Hub : 021 8249 8081 (Bapak Tarwoto) • Pria/Wanita DIBUTUHKAN BUSSINES OFFICER • SMU/SMK Sederajat PT.MILLENIUM • Usia 18 – 26 thn Lokasi : Jawa Barat - Bandung . Tinggi Badan Minimal 165 (p) 155 (w) Persyaratan : • Pengalaman / Non pengalaman 1. Wanita / Pria • Sehat dan tidak buta warna 2. Single • Tidak Bertindik / Bertato 3. Pendidikan minimal D3 Fasilitas: 4. Umur min 20 tahun 1. Karyawan Kontrak Perusahaan 5. Berpenampilan Menarik 2. Gaji UMR 6. Berkomunikasi dengan baik 3. Uang Lembur

AYOO..... PASANG IKLAN DI

AGUS : 085718839807

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Redaksi, COKY PASARIBU

AGUS

- LOWONGAN KERJA - PELUANG USAHA - PROPERTY - KEHILANGAN - OTOMOTIF - ELEKTRONIK -

MOBIL DIJUAL : TOYOTA VIOS Type G M/T Hitam Harga : Rp 140 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. 0811-1104-22 / 0817-984-5828

ik baik, guru, disdik, pemda secara langsung maupun tidak langsung menjual atau menjadi distributor buku sekolah baik buku paket maupun LKS. Fetyy menjelaskan, sudah jelas dalam Permendiknas tersebut jika sekolah menjual buku paket maupun LKS melanggar peraturan tersebut. Lanjut dia, pihaknya tidak pernah memberikan izin dan rekomendasi kepada sekolah untuk menjual buku paket dan LKS kepada muridnya. “Kami juga sudah mengedarkan surat agar setiap sekolah tidak melakukan transaksi jual beli kebutuhan siswa. Jika ada sekolah melanggar maka kami akan memberikan teguran tegas baik Kepala Sekolah (Kepsek) maunpun guru khususnya yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujarnya. Q ALI

JAWA BARAT DALAM GENGGAMAN ANDA

4. Uang Makan & Transport 5. Full Tunjangan Kesehatan 6.Lembur Normatif Hub : 089628196282 Bpk.Rian Hrd DIBUTUHKAN KARYAWAN PT. NSK MM2100 Lokasi : Jawa Barat - Cikarang ( Needle Roller Bearings, Thrust Roller Bearings, Spherical Roller Bearings, Tapered Roller Bearings, and Cylindrical Roller Bearings ) Jl. Lombok Block M-4,MM 2100 Industrial Town Membuka lowongan kerja dengan kualifikasi sebagai berikut: 1. Pria dan Wanita 2. Usia Maksimal 22 tahun 3. Pendidikan minimal SMA Sederajat 4. Nilai rata - rata 6,5 5. Pengalaman dan Non Pengalaman 6. Sehat Fisik Lampiran Berkas Lamaran: 1. Foto copy Ijazah dan Transkrip Nilai(2 lembar) 2. Foto copy KTP(2 lembar) 3. Foto copy SKCK terbaru 4. Foto cipy Surat Keterangan Sehat 3 bulan terakhir 5. Foto copy Kartu Kuning yang masih berlaku 6. Pas foto 3X4=3 dan 4X6=2 7. Foto copy Refrensi Kerja/ Paklaring(bagi yang sudah pernah kerja) Fasilitas: 1. Gaji pokok Rp. 1.800.000,2. Uang makan dan transport 3. Lembur Wajib 4. Jamsostek dan ASKES( Keluarga ) 5. Kontrak kerja 1 tahun PT. NSK WALKIN-INTERVIEW: 26 Desember 2012 s/d 03 Januari 2013 Jam : 08.00 - 12.00 WIB Alamat : Jl. LEtjend Suprapto, Perkantoran MEDILAB/ STIAMI Blok 504J, Cemapaka Putih, Jakarta Pusat. Informasi : 082817058892 Bapa Andi(Staff HRD)

Staff Data Verification PT ARGENDO ATRATA Lokasi : Jawa Barat - Bekasi Perusahaan yang bergerak dibidang Jasa (Import,Supplier,Trading) KUALIFIKASI UMUM : 1. Pria / wanita 2. Usia 18 – 31 tahun 3. Pendidikan SMK / SMU (sederajat) dan D3 / S1 (fresh graduate) 4. Pengalaman (tidak di utamakan) 5. Mampu mengoprasikan computer dan internet 6. Menguasai Program MS.Office (Min.Word,Excel) 7. Jujur,Disiplin dan Bertanggung Jawab 8. Ulet,Rajin dan Pekerja Keras FASILITAS : 1. gaji pokok 2,1 jt/bulan 2. Um + UT 3. Bonus dan insentif 4. Tunjangan Kesehatan 5. Jenjang Karier 6. Pekerjaan Tetap Walk interview. Jika persyaratan sudah memenuhi kriteria diatas dan Bagi yang berminat silahkan kirim lamaran lengkap dan cv via e-mail ke HRD Development PT ARGENDO ATRATA Phone : 085710790888 attn.Bp.Arya Winata,SE email : arya_winata@yahoo.com Jam Kerja : Senin - Jum’at : 08.00 - 16.00 WIB Alamat: PT ARGENDO ATRATA The Royal Tower 3th Floor Jl Lontar Raya Kav.B-12,Setiabudi Jakarta Selatan 12950 - Indonesia Bawa CV dan Lamaran serta Dokumen lengkap ditujukan kepada: Arya Winata,SE,jika ingin langsung WALK IN INTERVIEW

_Semoga Membantu Anda_

RUKO

KEHILANGAN

RUKO PINGGIR JALAN di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259

TELAH HILANG Satu (1) buah STNK asli kendaraan R-2 Merk/Type Yamaha Mio, No.Pol Z 6388 EA, Tahun 2007,Warna Hitam , No.Rangka MH 35TL0077K77877, No.Mesin 5TL879740 . STNK atas nama NANDA alamat Kp/ Cihampe;as Rt.03/04 Desa Mekarjaya Kec.Tarogong Kaler Kab.Garut. Hubungi : 085223473240

KAVLING KOMERSIAL SENTUL ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916


218