Issuu on Google+

Langganan Rp 40.000/bulan Hubungi Lukman 024-74055917

EDISI 745

senin kliwon, 6 Februari 2012 13 Rabiul Awal 1433 H Terbit 12 Halaman

Redaksi Telp 024-3518359, Fax. 024-3516531 Iklan & Sirkulasi Telp 024-3516531, 91507718 Fax. 024-3516531

HARS EM/G ETTY IMAG ES

Tradisi “Weh-wehan” Sambut Maulid Nabi

Agresivitas Gareth Bale SeperTi musim lalu, Gareth Bale kembali memegang peranan penting dalam permainan Tottenham musim ini, termasuk saat Hotspur mengunjungi markas Liverpool, Selasa subuh besok. Serangan-serangan The Lilywhites banyak tercipta dari sisi sebelah , kiri ENHAm HOTSpuR TT TO v L O pO R vE LI yang dikawal gloBal tv, selasa (7/2), Pukul 03.00 wiB sang winger. Baca di halaman 11. (rif)

MenyaMbuT datangnya Maulid Nabi Muhammad, Sabtu (4/2/12) lalu, warga Kaliwungu, menggelar tradisi ketuwin atau weh-wehan yang dalam Bahasa Indonesia berarti saling memberi. Warga saling berkunjung untuk saling memberi makanan. Tradisi yang sudah berlangsung ratusan tahun lamanya itu selalu

disambut gembira oleh semua kalangan masyarakat Kaliwungu. Sehingga hampir di setiap kampung sangat ramai oleh warga yang berkunjung dengan membawa makanan, terutama anak-anak. Menurut salah satu tokoh masyarakat, Mirnah, tradisi wehwehan sudah ada sejak zaman Sunan Kalijaga. Weh-wehan waktu itu dilakukan supaya masyarakat saling bersilaturahmi. Sementara itu makanan yang digunakan adalah sumpil, mirip ketupat berbentuk limas yang dibungkus

daun bambu. Tapi sayang, makanan khas itu sekarang sudah hampir musnah. Sudah jarang yang membuatnya. Untuk weh-wehan, masyarakat sekarang ini lebih suka menggunakan makanan yang dijual umum. “Tradisi weh-wehan hanya dapat dijumpai setahun sekali di Kecamatan Kaliwungu, Kendal, tepatnya saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini sudah turun temurun sejak jaman Sunan Kalijogo.

Bersambung Hal 7

HARSEM/ONO

Tradisi weh-wehan, alias saling tukar makanan menyambut Maulid Nabi, masih ada di Kaliwungu

Genuk Masih Terendam Banjir

4 PNS Dipecat Tak Terhormat Tingginya pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Semarang pada 2011, menyebabkan empat PNS dipecat dengan tidak hormat. Rendahnya moralitas individu dinilai sebagai faktor utama terjadinya pelanggaran Budi Krityono disiplin. Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang,

Bersambung Hal 7

WONGE DHEWE Adjie Pangestu

kekasih Baru Dua kali gagal berumahtangga mendorong artis Adjie Pangestu berpikir ulang menjalin hubungan istimewa. Namun itu dulu. Kini mantan suami Annisa Trihapsari itu sudah punya pacar lagi.

Bersambung Hal 7

Oleh Cun Cahya kawasan genuk di Jalan Padi dan kapas masih terendam banjir, kemarin. akibat hujan deras, Jumat sore (3/2), mengakibatkan 13 kelurahan di kecamatan genuk, termasuk pasar di sana, kebanjiran. Berita selengkapnya di halaman 2

HARSEM/CUN CAHYA

Tahanan Polda Tewas Misterius MeninggaLnya seorang tahanan Polda Jateng, Suryo (45), warga Wonoplumbon RT 01/RW 02, Mijen, Semarang, menyisakan kesedihan yang mendalam bagi pihak keluarga dan rasa penasaran yang butuh jawaban. Mereka bertanya-tanya mengapa di tubuh penjual mi ayam itu ditemukan luka lebam di punggung, pinggang, dan leher. Bahkan sebelum meninggal, Sabtu (28/1) pukul 08.30, Suryo menelepon minta uang sebesar Rp 1,5 juta pada pihak keluarga.

Bersambung Hal 7

HARSEM/KPL

Pembaca, sebut saja namaku Bunga. orang tuaku bukan orang kaya, tetapi sebagai anak tunggal bisa dibilang semua kebutuhan dan keinginanku terpenuhi. Mereka bukanlah ayah dan ibu kandungku. Sebab

HARSEM/ABDUL MUGHIS

istri korban menunjukkan surat pembebasan sementara

Tubuhku Jadi Modalku Oleh Moh ichwan

“Kapolrestabes” Peras Ibu Rumahtangga

aku adalah anak angkat. Ayah seorang mantan polisi yang sudah tua, ibu berdagang di pasar. Dan sampai sekarang usiaku sudah 20, aku tidak tahu tahu siapa dan dimana orangtua kandungku. Di masa remaja, saat masih sekolah aku sudah mengenal pergaulan bebas. Entah itu karena pengaruh lingkungan kampung atau lingkungan sekolahku. Didukung faktor fisikku yang menarik,

Bersambung Hal 7

Dijanjikan Kerja, Mio Digondol HaTi-HaTi jika berkenalan dengan orang yang tidak jelas asal usulnya. Bisa jadi dia penipu yang mengincar barang berharga milik Anda. Dengan dalih dipinjam sebentar, motor Yamaha Mio H 2786 KW milik Agus Dwi Prayitno

Bersambung Hal 7

SeORang penelepon gelap yang mengaku sebagai Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan, berhasil menggondol uang sebesar Rp 10 juta milik Endang Supri Hastuti (62), warga Jalan Padi III/176 B RT 04/RW 02, Gebangsari, Genuk. Korban ini sendiri sebelumnya sedang tertimpa musibah. Anaknya yang bernama Bangun Setia Rizqia Jannata (30), menjadi tahanan narkoba di Mapolrestabes

sejak Jum’at (6/1) lalu. “Penelepon itu menjanjikan akan membebaskan anaknya jika mau membayar uang sebesar Rp 10 juta itu,” ujarnya saat melapor di Mapolrestabes, kemarin. Dijelaskan, penipuan itu terjadi pada Rabu (1/2) sekitar pukul 07.30. Pagi itu, ketika korban sendirian di rumah,

Bersambung Hal 7

Jurusan Jakarta KA

Berangkat

Argo Anggrek

SmgTwg

12.00

Gambir

Argo Anggrek

Smg Twg

00.00

Argo Sindoro

Smg Twg

05.30

Argo Muria

Smg Twg

Sembrani

Gumarang

Jurusan Jakarta

Datang

Jurusan Surabaya

Kelas

KA

Berangkat

Datang

17.54

Eks

Senja Utama

Smg Twg

20.00

Gambir

05.52

Eks

Fajar Utama

Smg Twg

08.00

P Senen

Gambir

11.25

Eks

Matarmaja

Smg Pcl

00.58

P Senen

16.00

Gambir

22.03

Eks

Brantas

Smg Pcl

19.30

T Abang

Smg Twg

23.03

Jkt Kota

05.25

Eks

Kertajaya

Smg Pcl

20.46

P Senen

Smg Twg

12.00

Jkt Kota

18.30

Eks Bis

Tawang Jaya

Smg Pcl

19.00

P Senen

alat Pengukur Polusi Tidak Berfungsi aLaT pengukur polusi udara di Kota Semarang tidak berfungsi. Ironisnya, selama ini tidak ada tenaga ahli yang menangani alatalat tersebut agar bisa dilihat oleh masyarakat. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Semarang Arief Rudiyanto mengatakan bahwa pihaknya memiliki alat pengukur polusi udara yang terpasang di beberapa titik terutama di pusat kota. “Tapi sejauh ini tidak berfungsi. Karena kita terkendala tenaga ahli untuk mengecek alat-alat tersebut, serta ada alat yang harus didatangkan dari luar negeri,” katanya. Menurutnya, tingkat pencemaran polusi udara perlu diidentifikasi sedini mungkin. Untuk Kota Semarang, lanjutnya, polusi udara masih stabil atau masih dalam kondisi baik. Terkait belum beroperasinya alat pendeteksi polusi udara yang sudah dipasang dibeberapa titik, ia mengaku, masih menunggu ahlinya. “Alat tersebut merupakan bantuan dari pusat. Dan alat itu berasal dari luar, karena di Indonesia belum ada. Jadi tidak sembarangan orang bisa mengoperasikan,” ujarnya. Sedangkan untuk mengurangi tingkat polusi, utamanya yang dihasilkan kendaraan bermotor, pihaknya Dishubkominfo Kota Semarang. Secara rutin, Dishubkominfo melakukan pengecekan emisi kendaraan, baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum. (pru/jos)

Deteksi Dini Kanker pada anak KanKer bisa menimpa siapa saja tanpa memandang golongan, umur, termasuk anak-anak. Semakin dini kanker pada anak diketahui dan ditangani, peluang kesembuhannya semakin besar. Dokter spesialis anak RSUP Kariadi, Semarang, Dr. Moedrik Tamam mengatakan, kanker bisa mengincar siapa saja, termasuk bayi dan anak-anak. Untuk itu, ia mengingatkan kepada pada para orangtua agar mencermati setiap kondisi tumbuh kembang buah hatinya. “Gejala kanker pada bayi maupun anak lebih susah diketahui karena mereka umumnya belum bisa menceritakan apa yang dikeluhkan. Upaya paling tepat bagi orangtua untuk mendeteksi kanker secara dini adalah dengan mencermati kondisi anak,” ujarnya dalam acara Talkshow Kesehatan Anak bersama Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) rangkaian Wowfest 2012 yang diprakarsai Tiger Interprise dan Stamford International School, di Mal Paragon, kemarin. Bagi orangtua, menurutnya, tidak perlu ragu-ragu untuk mendatangi dokter ketika mendapati ada yang aneh pada buah hatinya. Meskipun terkesan sepele, seperti anak terlihat lesu, gampang lelah disertai pucat, gampang sakit, atau perut tampak membesar dan terasa keras, orangtua harus memastikan penyebab gejala tersebut. Ia menambahkan, hingga saat ini kanker masih tergolong penyakit mematikan. Namun seiring kemajuan tekologi kesehatan dan obat, kanker sudah bisa disembuhkan. Peluang kesembuhan bertambah jika diketahui dan diobati sejak stadium dini. (sna/jos)

P Senen

Kelas

KA

Berangkat

Bisnis

Gumarang

Smg Twg

01.01

P Turi

14.51

Bisnis

Kertajaya

Smg Pcl

23.55

07.27

Eko

Argo Anggrek

Smg Twg

15.32

03.20

Eko

Argo Anggrek

Smg Twg

05.10

Eko

Rajawali

Smg Twg

03.02

Jurusan Kediri

Jurusan Bandung

Datang

Kelas

KA

Berangkat

05.22

Eks Bis

Harina

Smg Twg

P Turi

04.40

Eko

P Turi

19.30

Eks

Blora Jaya

Smg Pcl

08.45

03.32

P Turi

07.30

Eks

Blora Jaya

Smg Pcl

17.00

08.25

P Turi

12.50

Eks

Kelas

KA

Berangkat

16.08 04.28

Eks

Brantas

Smg Pcl

Bjnegoro

12.26

Eko

Banyubiru

Smg Pcl

05.00

Bjnegoro

20.48

Eko

Banyubiru

Smg Pcl

13.00

Datang 07.30 20.35

Bdg

Jurusan Bojonegoro

woro-woro Pentas Teater Kapling TeaTer Kaplink Udinus, Senin (6/2) malam nanti, mempersembahkan lakon “Titine Kelalen” karya dan sutradara Kresna Brilliandika Angkasa. Acara akan digelar pada jam 19.00-21.00 bertempat di gedung Serba Guna TBRS Semarang. Didukung para pemain: Imam, Mega, Dian Galon, Linda, Gento, Tiar Gendut dan Donny Kendal. Tiket Rp 5.000

Jurusan Tegal

Datang 01.01

Kelas

KA

Berangkat

07.39

Eko

Kaligung

Smg Pcl

08.35

Tegal

11.33

Bisnis

Kaligung

Smg Pcl

17.00

Tegal

19.44

Bisnis

Solo Blpn

08.11

Bisnis

Kaligung

Smg Pcl

05.55

Tegal

08.45

Eko

Solo Blpn

16.11

Bisnis

Kaligung

Smg Pcl

13.00

Tegal

16.19

Eko

Kediri

Jurusan Solo

Jurusan Jombang

Jurusan Malang

Datang

Kelas

Sumber : DAOP IV Semarang *) Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah

Banjir di Genuk Indah Belum Surut 02.16

Eko

Sembrani

Smg Twg

02.21

P Turi

06.34

Eks

Matarmaja

Smg Pcl

21.29

Malang

06.31

Eko

Bangunkarta

Smg Twg

22.32

Jombang

04.56

Eks Bis

Oleh Cun Cahya

Banjir yang melanda kawasan Genuk indah, jumat (3/2) hingga Minggu ((5/2) kemarin, belum surut karena intensitas hujan tinggi. Kondisi ini berakibat aktivitas warga terhambat. Banjir yang melanda Kelurahan Gebangsari sejak Jumat malam masih menggenangi kawasan perumahan Genuk Indah. Tingginya intensitas hujan mengakibatkan kawasan perumahan itu tergenang banjir setinggi lutut orang dewasa. Tingginya banjir berakibat aktivitas warga terhambat. Namun, warga lebih memilih mengawasi dan menunggu rumah yang tergenang banjir. Di Jalan Genuk Indah, banjir menggenang setinggi 50 cm, sepanjang 1 km mulai dari Jalan Kaligawe menuju perumahan Genuk Indah. Dengan demikian, pengendara sepeda motor kesulitan untuk melintasi air yang cukup tinggi itu. Banjir tidak hanya mengganggu warga di kawasan Genuk Indah, tapi siswa SMUN 10 dan SMPN 20 yang lokasinya berada di wilayah itu, juga terganggu.

Selain itu, juga mengganggu aktivitas kuliah bagi mahasiswa Unisula Semarang yang kos di kawasan Genuk Indah. “Jangan heran bila anda yang ingin berkunjung di daerah Genuk, pada saat hujan tidak bakalan bisa berjalan dengan tenang, apa lagi menggunakan sepeda motor maupun mobil. Dipastikan kendaraan macet kalau lewat Jalan Padi Raya karena genangan banjir,” ujar Djawadi, warga perumahan Genuk Indah, kemarin. Djawadi menambahkan, saat ini kondisi Jalan Padi Raya berlubang dan tertutup genangan air sehingga tidak terlihat secara kasat mata pengendara sepeda motor. Akibatnya, pengendara motor terperosok dan terjatuh. “Seharusnya jalan tersebut di tinggikan minimal sama dengan ketinggian Jalan Raya Kaligawe dan membersihkan saluran air di sekitarnya

HARSEM/CUN CAHYA

Seorang pengendara sepeda motor nekad menerjang genangan banjir di Jalan Padi, Genuk Indah. Genangan banjir sejak Jumat(3/2) hingga kini belum surut agar tidak tergenang banjir sewaktu hujan. Atau jalan itu di bangun menggunakan beton, karena di sepanjang jalan tersebut banyak pabrik dilintasi truk besar,” ungkapnya. Ia menambahkan, sebenarnya lubang

di jalan tersebut selalu diperbaiki dengan ditambal, setiap terjadi kerusakan. “Tapi setelah ditambal pasti berlubang lagi. Kesannya hanya tambal sulam yang tidak serius untuk memperbaiki secara permanen,” tandasnya. (jos)

Proyek SOrr Dinilai Tak Perhatikan Lingkungan

Gerak jalan Sehat Milad Muhammadiyah Ke-102 riBUan orang mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah Ke-102. Acara digelar di sepanjang Jalan Singosari mulai dari depan RS Roemani, kemarin. Acara ini selain dihadiri Walikota Semarang Soemarmo HS, Wakil Ketua DPRD Djunaedi juga pengurus Muhammadiyah mulai dari tingkat ranting, cabang dan juga pengurus daerah. Gerak jalan yang digelar selain sebagai ajang silaturahmi keluarga besar Muhammadiyah sekaligus membumikan gerakan persyarikatan sebagai gerakan sosial , pendidikan, kesehatan dan keagamaan yang berbarengan dengan program Pemkot Semarang. Pengurus PD Muhammadiyah Kota Semarang Budiyono dalam sambutannya mengatakan bahwa komitmen Muhammadiyah untuk membangun dibidang kesehatan tidak diragukan lagi. Ia mencontohkan RS Roemani sebagai salah satu upaya nyata pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Oleh karenanya sejalan dengan program gerdu kempling sebagai gerakan terpadu dibidang kesehatan, ekonomi , infrastruktur dan lingkungan maka Muhammadiyah Kota Semarang senantiasa sinergi dengan Kota Semarang,” ujarnya. Ketua PWM Muhammadiyah Rozihan menyatakan bahwa keikutsertaan membangun tidak hanya untuk Muhammadiyah saja, untuk ummat Islam saja tetapi untuk bangsa Indonesia. Walikota Semarang Soemarmo HS mengatakan bahwa Muhammadiyah merupakan komponen bangsa yang tetap utuh dan kompak diusia 102 tahun. Kehadirannya sebagai organisasi yang mengedepankan konsep jamaah, konsep kebersamaan adalah sangat diperlukan dalam melaksanakan pembangunan di Kota Semarang. (pru/jos)

2

seNIN, 6 Februari 2012 selasa, 26 Oktober 2010

HARSEM/INdRA PRABAwA

Sejumlah petugas PLN tengah memperbaiki jaringan dan instalasi listrik yang rusak di Jalan Siliwangi. Jaringan tersebut diperbaiki untuk meminimalisasi terjadinya kerusakan maupun konsleting

KaLanGan akademis kini menyoroti soal proyek Semarang Outer Ring Road (SORR/Jalan Lingkar Terluar Semarang). Sorotan itu dikemukakan oleh Pakar Transportasi Unika Soegijapranata, Semarang, Joko Setiyowarno, kemarin. Ia menilai proyek itu sebenarnya tidak berpengaruh banyak mengatasi kepadatan lalulintas di Kota Semarang. Namun, proyek itu mengancam lingkungan disekitarnya. Hal itu, menurutnya, didasarkan atas lokasi pembangunannya berada di daerah resapan air. Apabila proyek SORR dilaksanakan, dipastikan berdampak pada semakin tingginya banjir/rob yang melanda Kota Semarang. “Daerah resapan akan semakin berkurang. Bisa saja nanti, Kota Semarang makin mudah banjir disaat musim penghujan,” katanya. Untuk itu, ia meminta, Pemkot dan DPRD Kota Semarang mempertimbangkan kembali proyek SORR tersebut. “Jangan hanya untuk kepentingan ambisi

penguasa saja. Proyek itu justru mempercepat kerusakan lingkungan,” tegasnya. Ia mengingatkan jika dampak negatif terhadap lingkungan itu sudah terjadi, dipastikan akan sulit penanganannya. Terlebih, ‘ongkos’ penangannya cukup besar. “Kalau (SORR) itu sudah dibangun, pasti lingkungan sekitarnya rusak. Kalau sudah rusak, siapa yang mau menanganinya. Belum lagi, mahalnya biaya untuk memulihkan lingkungan,” jelasnya. Seharusnya, lanjut Djoko, DPRD melakukan kajian kembali atas proyek SORR. Artinya, apakah proyek itu sudah sesuai dengan Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau tidak. “Kalau pemkot dan DPRD setuju proyek itu dibangun tanpa ada kajian mendalam, sama saja melanggar perda yang telah disepakati bersama. Sudah aturannya bahwa daerah Ngaliyan, Mijen, Gunung Pati merupakan daerah resapan air yang harus dijaga bersama,” terangnya. (ano/jos)

Kasus Pelecehan Verbal

Dewan: Tindak Tegas Kepsek! KOMiSi D DPRD Kota Semarang menyayangkan kasus pelecehan verbal yang dilakukan seorang oknum kepala sekolah (Kepsek) SMK swasta di Karangrejo, Jatingaleh terhadap seorang siswi, belum lama ini. Dari kasus itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Supriyadi meminta ketegasan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang untuk melakukan evaluasi atas tindakan kepsek tersebut. Menurutnya, evaluasi itu layak dilakukan karena kepsek, selaku pengajar/pendidik, tidak pantas melontarkan ucapan tidak senonoh kepada siswa. “Dia tak layak lagi memimpin (institusi pendidikan). Mungkin dia hanya bercanda tapi candaan seperti itu tidak pantas keluar dari mulut seorang pendidik. Dalam hal ini, Disdik harus bertindak tegas,”

ujarnya. Ia juga menambahkan, jika Disdik tidak segera bertindak, bisa saja hal serupa terjadi di sekolah lain. “Untuk itu, jangan sampai kasus itu terulang lagi. Ini juga menjadi pelajaran bagi semua pendidik untuk selalu menjaga ucapannya di depan siswanya,” katanya. Dewan mendengar kasus tersebut, setelah orang tua siswa mengadukannya pada Kamis (2/2) lalu. Dari laporan orangtua siswa, Bambang Satria (38) warga Bukit Rejo RT04/ RW10 Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, putrinya EN (14) diduga telah menerima pelecehan verbal dari kepala sekolahnya. “Pelecehan verbal itu berupa ucapan Kepsek yang menyebut EN seorang pencuri motor. Orang tua mana yang tidak jengkel jika anaknya dikatakan

pencuri,” kata Bambang.

Kronologis Pelecehan Saat EN dikonfirmasi Harsem, kejadian pelecehan verbal itu terjadi pada Rabu (1/2) sekitar pukul 08.00. Pelajar kelas X jurusan Tata Boga yang tengah mengikuti pelajaran komputer tiba-tiba dipanggil Kepsek. “Kepala sekolah panggil dan bertanya soal alamat blog saya. Ternyata, pertanyaannya melebar ke kendaraan yang hari itu saya gunakan. Dia bilang ke saya, kamu pakai (motor) Satria ya. Mencuri dari mana motor itu,” tutur EN saat menirukan ucapan sang Kepsek. Terang saja EN langsung membantahnya. Karena, motor tersebut merupakan kendaraan yang biasa digunakan ayahnya. “Motor itu hasil

jerih payah saya, enak saja dibilang hasil mencuri. Sangat tidak etis,” timpal Bambang. Tidak terima dengan ucapan tersebut, Bambang mendatangi Kepsek setelah EN pulang sekolah. Dari hasil klarifikasi, Kepsek mengaku tidak bermaksud melecehkan siswanya. “Dia bilang itu hanya bercanda. Namun, tetap saja ucapan tersebut tidak pantas terucap dari Kepsek. Guru itu digugu lan ditiru tapi kalimat yang diucapkan sangat tendensius,” ujarnya. Dalam kasus tersebut, ia berharap, ada ketegasan dari pemkot untuk memberikan sanksi kepada yang bersangkutan. Karena dampak dari pelecehan itu merembet ke sejumlah teman sekolah EN yang ‘ikut-ikutan’ memberikan pelecehan verbal sehingga EN kini enggan ke sekolah.(ano/jos)

Pemimpin Umum/Pjs Pemimpin Redaksi: Andy Suwanto Dewan Redaksi: H Noor Achmad, Iwan Haryanto, Arief Mudzakir, Andy Suwanto, Redaktur Pelaksana: Saefudin, Sugayo Jawama Litbang: Iriyanto Redaktur: Arief Firhanusa, Bagus Panji Buana, Dwi NR, Panji Joko Satrio, Puji Joko Sulistyo, Sardi AK, Teguh Argari Bisono, Tri Wuryono Koordinator Liputan: Poltak Sinaga Wartawan: Abdul Mughis, Ariel Noviandri, Aris Wasita Widiastuti, Hery Priyono, Lissa Febrina, Mohammad Ichwan, Nur Hidayat, Prihati Puji Utami, Sokhibun Ni’am, Wara Merdekawati, Wikha Setiawan, Wiwig Prayugi Kontributor: Nino Adisumarto (Ungaran), Sukma Wijaya (Demak), Heru Santoso (Salatiga) Pewarta Foto: Cun Cahya, Indra Prabawa Desain dan Lay Out: Anton Sujarwadi, Prasetya Widodo, Muhammad Fatoni, Ajie Mahendra, Omegantoro Anggraito Penerbit: PT Semesta Media Pratama Berdiri sejak Pendiri Pemimpin Umum Wakil Pemimpin Umum

: : : :

10 Agustus 2009 H Suwanto, SE, MM

Andy Suwanto, MBA

HARSEM/CUN CAHYA

lawangsewu

Pemimpin Perusahaan: Andy Suwanto, MBA Direktur Utama: Iwan Haryanto Keuangan: Dwi Arum Dhati (Manajer), Mulyono, Septiyarini Aksari Distribusi & Sirkulasi: Much Lukman, G Hendra, Aries Kunarto, Ririn Setyowati Promosi dan Iklan: Dyah Purnasari General Affair: Viddy Yusafiadi Alamat Redaksi: Jl KH Wahid Hasyim (Kranggan) 125-127 Ruko A1 Floor 1-3 Semarang Telp: 024-3512771, Fax. 024-3516531 Iklan dan Sirkulasi: 024-3518359 E-mail: redaksi@hariansemarang.com, harian.semarang@ yahoo.com Website: www.hariansemarang.com

Nugroho PS

Wartawan Harian Semarang selalu dibekali tanda pengenal dan dilarang menerima atau meminta sesuatu dari narasumber

AYO MBANGUN KUTHO

3

SENIN, 6 Februari 2012

Oleh Lissa Febrina

lakone

Ani Astuti

Karena kesal, warga ngaliyan menancapkan bambu di lokasi Jalan Honggowongso yang berlubang karena pemkot tidak pernah peduli.

Ketua PKK RW 03 Bangetayu Wetan

Pentingnya membagi Waktu sosoK wanita yang satu ini memang tergolong orang yang suka akan kesibukan. Selain sibuk bekerja sebagai PNS, dirinya juga mempunyai kesibukan di masyarakat, yakni memimpin PKK dan pos paud. Dialah Ani Astuti, Ketua PKK RW 03 Kelurahan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk. Saat ditemui di sebuah kegiatan di lingkungan RW, wanita berjilbab ini mengaku, semua kesibukannya tetap bisa dijalankannya dengan teratur. “Dalam hal kesibukan, saya berusaha sebisa mungkin membagi waktu antara pekerjaan dengan kegiatan di masyarakat. Ini penting, meski setiap kegiatan waktunya tidak berbenturan dengan pekerjaan saya,” jelasnya. Ia yang juga sebagai Kepala Sekolah SD Bangetayu Wetan 3 ini mengaku, untuk kegiatan di masyarakat lebih sering berlangsung pada sore hari. Seperti kegiatan PKK pada umumnya berlangsung pada sore hari dan pos paud hanya seminggu dua kali pada sore hari. “Jadi, apapun kesibukannya, akan tetap berusaha datang sesuai tugas dan tanggungjawab saya,” jelasnya. Wanita berusia 46 ini menambahkan, sebagai salah satu ketua pos paud di wilayahnya saat ini tengah berupaya bagaimana bisa mempunyai tempat sendiri. “Inilah tugas kami, kesibukan juga selalu digunakan untuk berpikir demi warganya,” ucapnya. (gus)

K

ondisi Jalan Hongowongso RW 02 Kelurahan Ngaliyan hingga kini masih banyak yang berlubang. Meski sudah sering dikeluhkan warga, namun belum ada perbaikan dari instansi terkait. Berdasarkan pantauan, kerusakan jalan juga karena tidak adanya saluran yang menyebabkan jalan aspal

terkikis air. Kerusakan jalan tersebut sangat mengganggu pengguna jalan karena sangat membahayakan. Karena tidak ada perhatian dari intansi terkait, warga sekitar pun banyak yang iseng memasang bambu di lokasi jalan yang rusak. Tujuannya untuk memberikan kewaspadaan kepada pengguna jalan agar tidak kejeglong. “Kalau tidak diberi bambu kasihan kalau ada pengguna jalan yang lewat bisa kejeglong. Bahkan bisa terjadi kecelakaan karena kalau malam hari kawasan sini gelap,” ujar Budiman, warga setempat. Sementara terkait keluhan warga RW 02 yang disampaikan secara tertulis ke kantor kelurahan dibenarkan Kasi Pembangunan Kelurahan Ngaliyan, Suswati. “Laporan warga tersebut sudah kami terima dan kami teruskan

Sejumlah jalan yang berlubang dipasang bambu agar warga tidak kejeglong kepada bagian pembangunan Kecamatan Ngaliyan. Kerusakan ini bisa diusulkan lewat musrenbang dan dinas terkait yang akan menindaklanjutinya, seperti pembuatan saluran yang

BAnGETAYU WETAn-Berawal dari sering berkumpul, PKK RW 03 Kelurahan Bangetayu Wetan akhirnya sukses membuat kelompok belajar yang diberi nama Pos Paud Strawberry. Sudah hampir setahun siswanya sudah mencapai 60 orang anak. “ Ini sebuah kebanggan bagi kita semua berkat semangat dan kekompakan PKK RW 03. Kami mempunyai dua kelompok belajar anak, yakni berusia antara 2-3 dan 3- 5 tahun,” jelas Ani Astuti, Ketua Pos Paud Strawberry di sela-sela perayaan HUT Ke-1, kemarin. Dikatakan, Pos Paud Strawberry berdiri sejak 14

Februari 2011 dan sudah mempunyai 14 pengajar. Para pengajar terdiri dari kader PKK yang mempunyai pengalaman dalam hal pendidikan. “Sebagai ketua pos paud, kami berharap kegiatan ini bisa tetap eksis dan mempunyai gedung sendiri menjadi pos paud rintisan. Karena kegiatan ini sangat membantu mental dan sosialisasi anak sebelum memasuki sekolah di tingkat kanak-kanak (TK),” jelasnya didampingi Sumarni, kader PKK lain. Dijelaskan, semua siswa Pos Paud Strawberry banyak yang berasal dari wilayah RW 03. Bahkan juga ada yang

HARSEM/LISSA FEBRINA

Nekad, Bangun Rumah di Kali Silandak

meski rawan luapan Kali Silandak, Mbah Minarsih tetap membangun rumahnya secara permanen warga Candi Sukuh RT 12/RW 04 yang tinggal di pinggir Kali Silandak ini misalnya. Wanita berusia 70 ini saat ditemui di rumahnya mengaku tidak ada yang ditakutkan, meski mengaku musibah datangnya dari Allah SWT. “Saya tidak takut luapan banjir karena musibah adalah takdir Allah SWT. Saya bukan asli sini, kebetulan

pindahan dari Jalan Borobudur Timur Kelurahan Kembangarum,” jelasnya. Dikatakan, dengan berbekal uang Rp 15 juta waktu itu sengaja membeli tanah dan membangun rumah permanen yang ditempatinya bersama suami dan cucunya. “Saya pun baru setahun di sini,” ujar nenek enam cucu ini. Dituturkan, selama setahun ini bersama suaminya belum merasakan akan terjadinya luapan Kali Silandak. Hujan deras beberapa waktu lalu dirinya masih bertahan di rumahnya. “Saya selalu siaga dan suami selalu waspada melihat kondisi air di Kali Silandak. Dengan begitu keamanan dan kenyamanan masih bisa terpantau,” ucapnya. Menurutnya, bila kondisi air Kali Silandak meninggi dirinya akan siapsiap mengungsi. “Kalau airnya naik, kami akan mencari tempat yang lebih tinggi. Alhamdulillah selama ini airnya tidak naik,” ujarnya. Mbah Minarsih dan suaminya Taslim, selama ini masih menjalani hidupnya seperti tidak punya rasa takut. Sehari-hari pekerjaan Mbah Taslim mencari batu dan pasir di dasar Kali Silandak. (lif/gus)

dari keluarahan lain, seperti Kelurahan Sembungharjo dan sekitarnya. “Kegiatan belajar pos paud di sini juga sangat terjangkau dengan hanya membayar Rp 1.000 setiap kali datang dan setiap sebulan sekali kami adakan pemberian makanan tambahan (PMT). Tujuan kami positif, sengaja ingin membantu masyarakat di sini,” ungkapnya. Sementara dalam HUTnya Ke-1 kemarin Pos Paud Starwberry diadakan lomba mewarnai, pindah bola dan balita sehat yang diadakan mahasiswa KKN Unversitas Sultan Agung, Semarang. (gus)

karena warga sangat peduli. Karena informasi tersebut juga untuk kepentingan bersama. “Apalagi musim hujan ini jika tidak ada saluran air bisa terjadi banjir,” jelasnya. (gus)

BERinGin-Keberadaan posyandu selama ini memiliki peran terdepan dalam mengetahui tumbuh kembangnya balita di Indonesia. Melihat pentingnya hal itu, Posyandu Melati I RT 03/RW 12 Kelurahan Beringin belum lama ini melakukan pelatihan kader posyandu. Ketua Posyandu Melati I, Pertiwi Diastuti mengatakan, dalam kegiatan tersebut diajarkan berbagai pelatihan, mulai bagaimana merawat balita yang baik dan benar, serta bagaimana memberikan gizi yang seimbang bagi

Pemerintah Kecamatan Pedurungan terus aktif dalam pembuatan pupuk kompos. Hal ini diwujudkan dalam pembuatan

balita. “Itu semua ada aturannya agar seorang bayi bisa berkembang dengan baik. Tetapi kalau kelebihan hal itu tidak baik bagi bayi,” katanya. Dijelaskan, untuk kegiatan yang dilaksanakan di posyandu biasanya hanya terbatas pada penimbangan anak, serta pemberian makanan tambahan. Padahal posyandu merupakan ujung tombak pengentasan persoalan gizi dan peningkatan kesehatan anak yang bisa menyentuh sampai ke tingkat desa

dan di lingkungan RW. “Maka, demi mendukung informasi tentang gizi perlu adanyaprogram pelatihan kader. Diharapkan para kader akan lebih percaya diri dalam memberikan konseling mengenai gizi kepada para ibu,” katanya. Ditambahkan, warga perlu mendukung kegiatan posyandu, meski terkadang sering kekurangan kader. Karena posyandu adalah orang-orang yang berbekal ikhlas. “Meski tidak digaji, mereka rela berkiprah menjadi kader,” ungkapnya. (wam/gus)

Banjir surut, Warga Beraktivitas GAYAMsARi-Hujan yang mengguyur Kota Semarang beberapa hari lalu menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Gayamsari dan Genuk kebanjiran. Di antaranya Kelurahan Sawah Besar, Kaligawe, Tambakrejo, Gebangsari, Muktiharjo Lor, dan sebagian wilayah Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan. Menurut Ketua RW 09 Sawah Besar, Sunarso, banjir di wilayahnya terjadi pada Sabtu lalu setelah hujan deras selama tujuh jam. Banjir merata hampir di seluruh RT hingga masuk ke rumah warga. “Ketinggian

komposting dan bank sampah yang dibangun di samping Rumah Dinas Camat Pedurungan. “Program Pak Wali terus kami jalankan, sekaligus pembuatan kompos ini untuk percontohan. Tujuannya agar kelurahan hingga masyarakat bisa meniru,” jelas Camat Pedurungan, Hamdi, kemarin. Dikatakan, program walikota dengan pemanfaatan pilah sampah merupakan hal yang positif. Karena ini bisa mengurangi pembuangan sampah di TPA Jatibarang. “Dengan memanfaatkan pilah sampah setidaknya 30% bisa mengurangi sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Dan bisa mengurangi biaya operasional dan tenaga ke TPA Jatibarang,” jelasnya. Menurutnya, bila semua pemilahan sampah ini terus didukung banyak masyarakat, dipastikan jumlah pembuangan sampah di TPA Jatibarang akan berkurang. Dan sampah cenderung lebih banyak dari rumah sakit maupun kantor-kantor swasta dan perusahaan. “Di kecamatan saya memanfaatkan dari sisa-sisa daun yang kami buat menjadi pupuk kompos. Semua diproses lewat komposting dan bank sampah yang sudah kami buat dengan biaya sendiri,” cetusnya. (gus)

air mencapai 50 cm, dan ada yang parah mencapai 70 cm,” katanya. Dikatakan, banjir karena kiriman air dari daerah atas. Karena debit air dari daerah atas cukup besar dan menyebabkan volume Kali Banjirkanal Timur bertambah,” tuturnya. Lurah Sawah Besar, Basuki mengatakan, banjir di wilayahnya berangsur-angsur sudah mulai surut. Guna membantu korban yang banjir, tiap RW disarankan untuk membuat dapur umum untuk penyediaan konsumsi. “Airnya sudah mulai surut, sekarang kegiatan sudah normal

kembali. Hingga kini, kegiatan dapur umum juga masih berjalan,” katanya. Sementara banjir juga melanda Kelurahan Gebangsari, Kecamatan Genuk. Menurut Ketua PKK Gebangsari, Sichifatul Wahdah, banjir tahun ini paling besar. “Karena kantor kelurahan tergenang, padahal Gebangsari tidak pernah kebanjiran,” jelasnya Berdasarkan pantauan, Minggu kemarin warga di beberapa wilayah yang terkena banjir sudah beraktivitas karena air sudah mulai surut. (wam/gus)

Halaman ini khusus disediakan bagi warga masyarakat, lembaga instansi pemerintahan dan swasta, lembaga sosial kemasyarakatan, lembaga keagamaan. Silakan kirimkan fotofoto kegiatan yang bernilai berita ke redaksi. Foto harap disertai keterangan singkat dan dapat langsung dikirimkan ke redaksi maupun via email: harian. semarang@yahoo.com. Redaksi akan memuat tanpa memungut biaya. HARSEM/DOK

HARSEM/DOK

Camat Hamdi menunjukkan pembuatan komposting di samping rumah dinasnya

HARSEM/DOK

Para pengurus dan pengajar Pos Paud Strawberry RW 03 Bangetayu Wetan foto bersama usai merayakan HUT-nya yang pertama, kemarin

Pentingnya Pelatihan Bagi Kader Posyandu

Manfaatkan Sisa Daun untuk Kompos

PEdURUnGAn-Demi mendukung program Pemerintah Kota Semarang terhadap program Gerdu Kempling, yakni pemilahan sampah.

hubungannya dengan PSDA dan jalan dengan Bina Marga,” ujarnya. Dikatakan, dengan laporan kerusakan jalan tersebut, pihaknya sangat berterima kasih

Berkat PKK, Pos Paud Strawberry Terbentuk

Mbah Minarsih, Warga Candi Sukuh

BABAnKEREP-Kali Silandak yang melewati wilayah Kelurahan Babankerep selama ini dikenal dengan daerah yang rawan luapan banjir. Tidak semua warga berani tinggal di sekitar Kali Silandak, meski hingga kini masih ada warga yang tetap nekad mendirikan bangunan di lokasi tersebut. Seperti halnya Mbah Minarsih,

HARSEM/LISSA FEBRINA

Dikeluhkan, Jalan Honggowongso Berlubang

Dalam HUT-nya yang Ke-1, Pos Paud Strawberry Bangetayu Wetan kemarin mengadakan lomba mewarnai. Kegiatan diikuti para siswa pos paud yang berjumlah 60 anak

desakundi

SENIN,22 6 Februari senin, Agustus 2012 2011

demak salatiga kendal ungaran purwodadi n

n

n

n

Ribuan Rumah di Sayung Masih Tergenang

MI & BISNIS HARSEM/SUKMA WIJAYA

Warga memanfaatkan air limpasan banjir untuk mencuci sepeda motor

DEmAK-Banjir yang melanda Sayung Jumat (3/2) belum sepenuhnya surut. Ribuan rumah di kecamatan paling selatan Demak itu masih tergenang. Ratusan hektar sawah juga masih terendam. Transportasi di wilayah tersebut sempat terblokir karena tingginya air yang menggenangi jalan raya. Sedikitnya, banjir menggenangi 9 desa. Yakini Desa Kalisari, Karangasem, Dombo, Prampelan, Tambakroto, Sayung, Gemulak, Sidorejo, dan Banjarsari sempat terendam akibat banjir. Dari pantauan Harsem, Minggu (5/2) banjir masih belum surut. Beberapa warga masih sibuk membersihkan rumah dari lumpur. Sebagian warga memanfaatkan limpasan air untuk mencuci motor. Tampak Ketua RT 01 RW 05 Abdul Syukur membersihkan sampai yang tersangkut di kaki jembatan. Dia bersama warga mengambili gedebog pisang atau bambu yang hanyut di sungai. “Kalau tidak segera dibersihkan, sampah ini akan membebani jembatan sehingga jembatan bisa ambruk,” aku Abdul Syukur saat membersihakan jembatan bersama warga

sembari mengawasi anak-anak yang bermain air. Jembatan di RW 05 yang terbentang di atas sungai Dolog sangat mengkhawatirkan. Sejumlah ruas sudah retak-retak akibat hempasan banjir. Karena itu pihaknya harus rajin-rajin merawatnya. Terpisah Kades Sidorejo, Ahmad Hidayat menjelaskan, banjir di wilayahnya akibat curah hujan tinggi. Selain itu, karena air di wilayah pemukiman sulit mengalir akibat sejumlah aliran sungai di meluap. Seperti sungai Wonokerto, Sungai Tulang dan sungai Sipon Deresan penuh akibat rob besar dan aliran sungas deras dari atas sehingga saluran pembuangan desa sulit keluar. “Sampai hari ini (kemarin, red) air masih menggenangi pemukiman,” tambah Hidayat. Lanjutnya, empat dusun di Sidorejo, yaitu Sampang, Karangwaru, Karanggawang, dan Bugangan terendam akibat kondisi tadi. Jebakan ikan di sungai Sipon Deresan juga menjadi penyebab meluapnya sungai. Sedikitnya 150 jebakan sungai yang dipasang di dalam sungai, menghambat arus bahkan banyak

sampai tersangkut yang berakibat arus sungai tersendat. Kendati pihaknya sudah menegur pemilik jebakan ikan yang rata-rata dari warga Desa Banjarsari, namun mereka tak menggubris dan membiarkan jebakan memenuhi sungai. Di Desa Dombo banjir akibat melimpasnya sungai Waru dari Desa Brumbung-Mranggen dan alur Sungai Dombo-Sayung, “Akibat banjir, rumah warga terendam sedalam satu meter namun sekarang air sudah surut,” aku Kades Dombo, Nur Salim kepada Harsem. Menurut Camat Sayung, Arif Sudaryanto, akibat hujan sehari, air sungai yang melintas di Kecamatan Sayung melimpas, dan banjir telah menggenangi sedikitnya 1.764 rumah, 738 hektar sawah yang sudah ditanami padi, serta 161 hektar kebun. Akibat banjir sempat menghambat jalur GenukSemarang, Buluari sampai Pamongan-Guntur. “Untuk sementara kami mennaggul sungai dengan sak platik berisi tanah, yang dibronjong dengan batu sebelum ada bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Pamali Juana,” ungkapnya. (swi/nji)

Nguri-uri Budaya

Guru Diajari Kawruh Jawa ENGAH

KENDAL-Lembaga Pawiyatan Kabudayan Jawi (LPKJ) Karaton Surakarta, Minggu (5/2) kemarin, mewisuda 67 guru SD, SMP dan SMA. Mereka telah mengikuti pendidikan selama hampir empat bulan. Ketua Umum LPKJ Kendal, KRA Hamaminata Nitinagaro mengatakan, pelatihan sebagai pembekalan bagi para guru agar mengajarkan budaya Jawa terutama bahasa Jawa secara baik dan benar. “Selain mempelajari kebudayaan Jawa terutama bahasa, juga subasita dan trepsila,” katanya. Wisuda angkatan kedua ini diikuti guru yang bertugas di Kecamatan Pegandon, Gemuh dan Cepiring. ”Pelatihan dilaksanakan selama 4 bulan dengan 34 pertemuan atau 136 jam,” imbuhnya. Materi yang diajarkan dalam pelatihan meliputi kawruh basa, sejarah kebudayaan Jawa, bahasa Jawa baku, dan bahasa Jawa di luar keraton. Hamaminata menambahkan, meskipun para guru tidak secara khusus diproyeksikan menjadi panatacara namun juga diberikan pelajaran kawruh pambiwara dan hamicara. Selain mewisuda guru yang sudah diajarkan kebudayaan Jawa, acara yang dilaksanakan di ruang paripurna DPRD Kendal juga melantik pengurus Lembaga Pawiyatan Kabudayaan Jawa cabang Kendal dan Kota Semarang. “Diharapkan lembaga ini bisa membentuk sanggar kebudayaan dan mengembangkan sanggarsanggar lain,” imbuhnya. (ono/nji)

Sungai Dolog

Tanggul Pilangsari Terancam Ambrol DEmAK-Dampak dari banjir Jumat malam (3/2), tanggul di sungai Dolog wilayah Desa Pilangsari longsor. Kondisi tanggul sangat mengkhawatirkan. Sewaktu-waku bisa jebol. Akibat derasnya arus sungai Dolog yang melintas di Desa ini, sebagian badan tanggul sepanjang 25 meter longsor. Kondisi tanggul longsor tepat di depan balai desa Pilangsari. “Saya juga kaget, longsornya mungkin Jumat malam,” ungkap Kades Pilangsari, Suasito kepada Harsem, kemarin. Sekarang tanggul semakin mengawatirkan. Selain banjir melongsorkan tanggul, arus yang deras telah mematahkan pondasi jembatan. Kemungkinan hanya menunggu hari, jembatan penghubung ke balai desa ambruk. Menurut Suasito, tanggul longsor akibat derasnya air menghantam kanan-kiri tanggul, karena di dasar sungai ada beberapa gundukan tanah (delta) yang memecah arus. Selain itu, di kaki jembatan banyak tersangkut sampah bangkai tanaman pisang dan ranting yang memaksa arus berbelok menggerus tanggul. Bagi warga Pilangsari fungsi tanggul sungai Dolog seinggi 2,5 meter ini sangat vital. Karena tinggi daratan sebagai lahan pemukiman hampir setinggi dasar sungai yang sudah mengalami sendimentasi. Bila kondisi terus dibiarkan, tanggul bisa jebol dan akan membanjiri sedikitnya 350 rumah dan menenggelamkan 150 hekatr sawah. Untuk sementara pihak pemerintah desa akan menrucuk badan tanggul menggunakan bambu agar tidak semakin parah. (swi/nji)

HARSEM/SUKMA WIJAYA

Warga memperhatikan tanggul sungai yang ambrol

HARSEM/CUN CAHYA

Sejumlah kendaraan melintas di jalan tol ruas Semarang-Ungaran. Meski sudah dioperasikan, pembayaran subkontraktor belum beres

Subkontraktor Ancam Kembali Blokir Tol Oleh Nino Adisumarto

Kisruh pembayaran jalan tol Ungaran belum tuntas. Subkontraktor kembali akan memblokir akses masuk.

S

EBANYAK 15 subkontraktor kecewa atas sikap PT Trans Marga Jateng (TMJ) yang mengingkari perjanjian pembayaran pembangunan proyek jalan tol Semarang-Ungaran. Mereka mengancam akan kembali memblokir pintu tol Ungaran, jika dalam waktu 2x24 jam atau hingga Rabu (8/2) tidak ada realisasi pembayaran. Rencananya, ancaman tersebut akan didahului surat ultimatim kepada TMJ, yang akan dikirim Senin (6/1) hari ini berikut surat izin unjukrasa ke Polres Semarang.

“TMJ telah mengingkari pembayaran proyek yang semestinya dilakukan 28 Januari 2012 lalu. Faktanya hingga kini belum ada realisasi. Besok (hari ini, red) kami akan melayangkan surat ultimatum. Jika 2x 24 jam tidak ada realisasi, maka kami akan kembali memblokir pintu tol Ungaran,” ujar Koordinator aksi PT Bumi Sentosa Dwi Agung (BSDA), Agung Nugroho, kemarin. Menurut Agung, hingga saat ini terdapat sekitar 15 subkontraktor yang belum menerima pembayaran atas pekerjaan di proyek tol Semarang-Ungaran. Dengan nilai total kekurangan pembayaran mencapai Rp 28 miliar. Khusus untuk PT BSDA, lanjut dia, sejauh ini pihak TMJ baru merealisasi sebesar Rp 8,1 miliar dari total kewajiban sebesar Rp 20 miliar lebih. Sejumlah rekanan yang saat ini belum menerima pembayaran, antara lain PT Thonindo, LMA dan Forkon dengan nilai tagihan masihng-masing sebesar Rp 100 juta lebih. “Tadinya para subkontraktor berencana

langsung mengadakan unjukrasa. Tapi dalam koordinasi disepakati agar sebelum unjukrasa terlebih dahulu memberi ultimatum. Akhirnya disepakati unjukrasa dilaksanakan Rabu mendatang,” terang Agung lagi. Prinsipnya, ujar dia, para subkontraktor berharap TMJ segera melakukan realisasi pembayaran secepatnya. Molornya pembayaran dinilai akan menyulitkan operasional rekanan, karena keterbatasan dana yang dimiliki. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, carut marut pembayaran proyek jalan tol dipicu keputusan status palilit PT Istaka Karya, sebagai kontraktor utama. Hingga menyebabkan terjadinya alih tanggungjawab pembayaran ke pihak TMJ. Terkait rencana ultimatum dan unjukrasa yang akan digelar Rabu nanti, Direktur Teknik PT TMJ, Ari Nugroho yang coba diminta konfirmasi gagal dihubungi via ponselnya. (nji)

Mendesak, Penataan Kawasan Sudirman SALATIGA–Masyarakat Kota Salatiga menanti teralisasinya penataan kawasan Jendral Sudirman (Jensud). Karena kawasan ini tampak semakin nampak semrawut. Jika tidak segera dilakukan penataan, maka akan bertambah semrawut serta rawan kecelakaan. Pantauan Harsem, aktivitas perdagangan dan kegiatan masyarakat di kawasan ini selalu ramai. Jika tidak diikuti peningkatan infrastruktur dan prasrana penunjang yang memadai maka jantung kota Salatiga akan semakin semrawut. Selain itu, jalan yang sudah menjadi searah dapat menyebabkan

kecelakaan, karena bagian tengah jalan sudah beberata tahun ini tidak rata. Hartanto (49), salah seorang pedagang di Pasar Raya I Salatiga mengungkapkan, penataan Jalan Jenderal Sudirman harus segera dilakukan. Hal ini karena sejak jalur ini dibuat satu arah sudah banyak memakan korban jiwa. Selain jalan bergelombang, penataan parkir juga semrawut. “Sejak Jalan Jenderal Sudirman diubah menjadi satu arah, kepadatan arus lalulntas meningkat. Bagian tengah bergelombang karena rusak. Parkir juga

menyumbang kesemerawutan,” jelas Hartanto, warga Ledok, Kecamatan Argomulyo. Hal senaga diungkapkan Digdo Prasetyo (63), warga Kalicacing, Sidomukti yang mengaku merasa resah dengan lambanya Pemkot Salatiga melakukan penataan. “Pengguna jalan dengan seenaknya sendiri melanggar rambu lalulintas yang. Imbasnya, lalulintas menjadi tidak teratur dan berbahaya,” jelasnya. Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Salatiga Benny Kusworo menjamin penataan

kawasan Jalan Jenderal Sudirman tetap akan dilakukan 2012. Pemkot telah mengajukan bantuan dana ke Pemprov Jawa Tengah senilai Rp 12 miliar untuk proyek tersebut. Anggaran akan digunakan untuk pembangunan saluraan air bawah tanah, sarana infrastruktur penunjang, dan penataan lahan parkir. “Penataan secara menyeluruh butuh anggaran dana puluhan miliar. Namun, kemampuan anggaran APBD Pemkot Salatiga terbatas. Akhirnya, kami meminta bantuan anggaran kepada Pemprov Jateng,” jelas Benny. (hes/nji)

Ritual Palakrama Kencana

Prosesi Nikah Emas ala Jawa Sejatine kang pitutur Jawi/ rosing rasa tataran makrifat/ kasunyatan surasane/ andhap asor watekireki/ rila sabar narima/ temen budi luhur/ ngesti rahayu sasama/ amiguna tak ngendhak gunaning janmi/ suka yen kaniaya.

DIAWALI tembang Dhandanggula, ritual prosesi plakrama kencana (perkawinan emas) digelar di Bale mong, Ungaran, minggu (5/2). Adalah pasangan budayawan kabupaten Semarang, yang juga Ketua I Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Jawa Tengah R Budi Muhanto (77) dan R Ngt Sri Sunarningsih

(69) yang memperingati palakrama kencana. Prosesi ritual lengkap dengan berbagai simbol nilai sakral pernikahan yang dikemas dalam budaya jawa nan luhur. Diawali dengan panggas tumpeng yang dimaknai sebagai ungkapan syukur tumuju ing pengeran. Dari sini terungkap perjalanan cinta kasih pasangan suami-istri secara bertahap dari seneng, demen, tresno hingga bronto sebagai klimaks dari perasaan cinta pada pasangan. Dilanjutkan kemudian dengan sungkeman anak cucu kepada pasangan R Budi Muhanto dan R Ngt

Sri Sunarningsih. Dari sini tersirat ajaran berbakti kepada orang yang dituakan dalam sebuah keluarga besar. Ritual kemudian ditutup dengan pelepasan burung merpati sejumlah anak cucu pasangan palakrama kencana, yakni 14 ekor. Pertanda lepasnya segala sukerto (kendala hidup) bagi keluarga besar pasangan. Ketua Umum Pepadi Jateng, Sutadi menuturkan, sesungguhnya acara palakrama kencana ini merupakan hasil adopsi kalangan keraton terhadap budaya barat gold wedding anniversary (pernikahan emas), yang

dikemas dalam ritual tradisi budaya Jawa. “Sebenarnya dalam bebrayan Jawi sendiri sudah ada acara serupa yang disebut tumbuk alit untuk masa pernikahan 32 tahun, dan tumbuk ageng untuk peringatan pernikahan 64 tahun,” terang Sutadi. Menurut Agus, falsafah pernikahan adalah mempertahankan keutuhan rumah tangga, sebagaimana terangkum dalam hakikat kata rukun. Yakni, rumaket, utomo, kebahagiaan, urunan, dan nurani. “Kalau pasangan nikah dapat menjabarkan makna kata rukun, niscaya nilai sakral pernikahan akan terjaga hingga kaken-ninen,” pungkasnya. (nino adisumarto/nji)

Pasangan R Budi Muhanto dan R Ngt Sri Sunarningsih melepas burung merpati dalam prosesi palakrama kencana HARSEM/NINO ADISUMARTO

ekonomi & bisnis Tujuan

Sriwijaya Air

Walikota Tinjau LPK Kecantikan

Jam Berangkat

Sby

10.40 (Daily) 18.15 (Operate Jumat & Minggu)

Jkt

06.20, 11.20 (Daily) 18.10 (Daily) 12.35 (Daily)

Bjmsn

HARSEM/HERU SANTOSO

Maskapai

Walikota Salatiga bersama istri saat meninjau LPK Kecantikan di Kelurahan Salatiga

Bjmsn- 14.50 (Daily) Smg Garuda Indonesia

Jkt

06.05, 07.35, 09.20, 10.55,12.35, 14.55, 16.00, 17.00, 18.35

Batavia Air

Jkt

08.30, 17.30 (Daily)

Lion Air

Jkt

06.50, 11.40, 15.15

Sumber : Bandara A. Yani Semarang *) Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah

Daftar Harga Sembako Beras C4 Super C4 Gula Pasir Minyak Goreng Kemasan Tanpa kemasan Daging sapi Daging ayam Telur Elpiji 3 kg Elpiji 12 kg Cabai Merah besar Merah keriting Rawit Bawang merah Bawang putih Minyak tanah Mentega kemasan Kedelai Jagung

Rp 7.000/kg Rp 6.500/kg Rp 10.250/kg Rp 12.400/kg Rp 10.000/kg Rp 58.000/kg Rp 22.000/kg Rp 16.000/kg Rp 13.000 Rp 74.000

Walikota Salatiga Yuliyanto beserta istri, Titik Kirnaningsih meninjau lima LPK Kecantikan di wilayah Kota Salatiga, belum lama ini dalam rangka pengarahan dan pembinaan terhadap LPK yang menggelar program kursus kecantikan dan rias pengantin di tingkat kelurahan vokasi, yaitu di Kelurahan Salatiga. Titik juga Ketua TP PKK Kota Salatiga. Lurah Salatiga, Kecamatan Sidorejo Kalimi mengatakan, tujuan dari kelurahan vokasi adalah salah satunya untuk bina usaha. “Selain itu untuk mengembangkan keterampilan, kecakapan dan profesionalisme dalam berwirausaha. Manfaat lainnya mengurangi pengangguran dan mengembangkan potensi lokal,” tambahnya. Ditambahkan, dalam program pemberdayaan tersebut sebanyak lima kelompok mendapatkan bantuan dana dari provinsi Rp150 juta. Sehingga tiap kelompok mendapatkan bantuan Rp30 juta. Masingmasing kelompok terdiri dari 20 orang anggota. Kelima LPK yang menerima bantuan adalah LPK Arvian, PKBM Permata, LPK

PLTU Tanjung Jati B Unit 4 Hari Ini Diresmikan

Rp 15.000/kg Rp 8.000/kg Rp 18.000/kg Rp 20.000/kg Rp 23.000/kg Rp 8.500/l Rp 4.700/200 gram Rp 6.500/kg Rp 5.000/kg

Oleh nur hidayat

menteri eSDm Jero Wacik, hari ini akan meresmikan beroperasinya Pusat listrik tenaga uap (Pltu) tanjung Jati b ekspansi unit 4 berkapasitas 662 mega Watt (mW).

HARSEM/DOK

Sumber : Pantauan dari Pasar Tradisional Semarang serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang

Sebelumnya pada akhir Desember lalu, juga telah dioperasikan PLTU Tanjung Jati B ekspansi unit 3 dengan kapasitas sama. Dengan beroperasinya unit 4 ini, maka

PLTU Tanjung Jati B mengoperasikan 4 unit mesin pembangkit dengan total kapasitas terpasang 2.640 MW. PLTU Tanjung Jati B unit 1 dan 2, telah dioperasikan sejak tahun 2006. “PLTU Tanjung Jati B dibangun di atas lahan seluas 150 hektar di desa Tubanan, Kecamatan Kembang, Jepara Jawa Tengah. Sama dengan unit 3 yang telah lebih dulu beroperasi, PLTU Tanjung Jati B unit 4 juga dibangun dengan skema leasing dengan PT Central Java Power selama 20 tahun,” ujar Bambang Dwiyanto, Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DIY. Listrik yang dihasilkan dari PLTU ini akan

dialirkan ke sistem interkoneksi Jawa Bali melalui Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kilo Volt (kV) yakni dari Gas Insulated Switchyard (GIS) 500 kV Tanjung Jati ke Gardu Induk (GI) 500 kV Ungaran. Pengoperasian PLTU Tanjung Jati B unit 4 secara signifikan akan menambah pasokan listrik ke sistem interkoneksi Jawa Bali. Hal ini diharapkan akan meningkatkan keandalan sistem, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan listrik, khususnya di Jawa Bali yang meningkat pesat. Saat ini beban puncak rata-rata di Jawa Bali mencapai sekitar 19.700 MW. Sementara itu, sampai akhir tahun 2011 daya mampu di sistem Jawa Bali menjadi 23.000 MW. (tab)

Flexi Dongkrak Jumlah Pelanggan untuk lebih mendekatkan diri dengan pelanggan, Flexi kemarin menggelar acara nonton bareng film Ummi Aminah di Studio XXI Mall Paragon Semarang. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang yang terdiri dari anggota komunitas Flexi atau Flexter, pelanggan high billing serta tamu VVIP. “Untuk bisa mengikuti acara nonton bareng ini syaratnya cukup mudah. Hanya dengan membeli voucher Flexi atau kartu perdana Flexi, pelanggan sudah bisa mengikuti,” ujar Manager Commerce RO Semarang, Imam Sussadi. Dalam kesempatan tersebut, Flexi menghadirkan para pemain utama dalam film Ummi Aminah. Di antaranya Nani Widjaja yang berperan sebagai Ummi Aminah, dan Zee Zee Shahab yang berperan sebagai Ziah, anak Ummi. “Kegiatan ini merupakan wujud rasa

Adi Sasono

Adi Sasono:

terima kasih kami kepada para pelanggan Flexi atas kepercayaannya selama ini. Kami melihat antusiasme pelanggan yang sangat besar. Kami berjanji untuk menyelenggarakan acara serupa di lain waktu,” lanjutnya. Flexi merupakan operator telekomunikasi berbasis CDMA dengan market share terbesar di Indonesia. Melalui kegiatan nonton bareng Flexi setidaknya dapat memperkuat brand awareness produk Flexi di mata masyarakat. Disampaikan, dipilihnya film ini karena banyak nilai-nilai pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat. Film karya sutradara Aditya Gumay ini menggambarkan kehidupan keluarga Ummi Aminah, seorang ustadzah dengan 7 orang anak yang memiliki permasalahannya masing-masing. “Banyak nilai edukasi yang disampaikan

dan patut menjadi contoh masyarakat di masa-masa kini yang memiliki permasalahan kehidupan yang cukup beragam,” ungkapnya. Pemeran utama Ummi Aminah, Nani Widjaja dalam kesempatan tersebut mengaku gembira atas respon masyarakat terhadap film yang dibintanginya tersebut. Dari roadshow di sejumlah kota, antusiasme masyarakat untuk menonton film bergenre religi ini sangat bagus. “Film bertemakan moral dan akhlak ini memang banyak mendapat respon positif dari masyarakat sekarang. Begitu pun di Kota Semarang,” tuturnya. Program loyalitas pelanggan Flexi ini diharapkan mampu mendongkrak jumlah pelanggan. Saat ini di Semarang terdapat lebih dari 500.000 pelanggan. Untuk tahun 2012, Flexi menargetkan pertumbuhan pelanggan di Semarang mencapai 25%. (nuh/tab)

Almira, LPK Priangan dan LPK Annisa Dewi. Walikota Yuliyanto menyampaikan, program kelurahan vokasi tersebut selaras dengan visi misi yang dicanangkan bersama Wakil Walikota H Muh Haris. “Kegiatan peningkatan UMKM di Kota Salatiga sangat penting karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Harapannya, program ini mampu membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Paling tidak bantuan dana itu dapat bermanfaat untuk menjalankan usaha atau menambah modal,” ungkapnya. “Untuk itu saya berpesan, agar jangan lupa selalu berkoordinasi dengan dinas terkait dalam menjalankan usahanya. Begitu pula, kepada SKPD terkait kami harapkan untuk sering-sering memberikan binaan terhadap warga binaannya,” kata Yuliyanto. Acara kunjungan tersebut, juga diikuti Wawali H Muh Haris, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) H Susanto, Kepala Bapermas dan Pemberdayaan Perempuan Hj Diah Puryati, Kepala RSUD Suryaningsih, dan Camat Sidorejo Nugroho. (hes/tab)

Harga Sayuran Turun harga sayuran di sejumlah pasar tradisional di Kota Salatiga dalam sepekan ini mengalami penurunan, akibat dari banyaknya pasokan sayur dari para petani sayuran. Penurunan harga sayur tersebut antara 10% 100%. Di antaranya kubis yang awalnya harga tiap kilogramnya Rp4.000 anjlok menjadi Rp3.000. Partinah (47), salah seorang pedagang sayur di Pasar Blauran Salatiga mengaku, yang juga mengalami penurunan harga adalah labu dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.000. Buncis dari Rp 3.000 turun menjadi Rp 2.000, cabe merah dari Rp 20.000 menjadi Rp 10.000. “Penurunan harga sayuran ini akibat dari curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini, karena para petani mengalami panen dini. Selain itu, adanya pasokan sayuran yang melebihi dari hari biasanya,” ungkapnya. Dengan menumpuknya sayuran ini, akhirnya kualitas sayuran menurun serta konsumen juga berkurang. “Ini yang menjadikan harga sayuran menurun tajam,” jelas warga Noborejo, Argomulyo, Salatiga, belum lama ini. Hal senada juga diungkapkan Sarwati (58), pedagang sayur di Pasar Jetis. Dia ungkapkan harga sayur mulai turun tajam semenjak curah hujan tinggi sejak sebulan lalu. Namun, awalnya penurunan itu belum terasa, tetapi semakin hari dengan banyaknya sayuran yang tidak laku. Hal ini menjadikan permasalahan bagi para pedagang sayuran di Kota Salatiga. “Untuk sayuran itu, jika hari ini tidak laku dan akan dijual esoknya lagi, maka ini akan mengurangi harga. Karena konsumen dimana pun berada, sayuran itu yang dibutuhkan yang segar. Dengan adanya stok sayuran yang boleh dikatakan melimpah maka akhirnya yang muncul adalah penurunan harga sayuran. Ini jelas terjadi,” kata warga Kecandran, Sidomukti itu. (hes/tab)

Aset KSU Cari Makmur Rp1,5 M

HARSEM/MOHAMMAD ICHWAN

Hentikan Penggusuran Pasar Tradisional Pemerintah harus menghentikan kebijakan yang hanya berpihak kepada pemodal besar. Pemerintah harus kembali ke undang-undang untuk menyejahterakan rakyat. “Hentikan penggusuran pasar tradisional untuk membangun pasar modern. Hentikan pula penggusuran perkampungan untuk membuat real estate,” ungkap Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia yang juga mantan Menteri Koperasi Adi Sasono, usai menghadiri pelantikan pengurus ICMI Kabupaten Kendal Jawa Tengah, belum lama ini. Adi Sasono menegaskan, pemerintah harus mempunyai hati nurani yang berpihak pada rakyat dan jangan berpikir tentang uang. Sehingga rakyat bisa terbantu. “Semua tergantung kepada hati nurani. Kalau masih mempunyai nurani, seharusnya pemerintah berpihak kepada rakyat kecil, bukan kepada pemodal,” katanya. Adi menambahkan, yang segera harus dihentikan oleh pemerintah adalah kebijakan anti rakyat kecil. Pemerintah harus membantu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terutama permodalan dan pemasarannya. Pasalnya UMKM adalah penyelamat ekonomi kerakyatan di saat sektor formal tidak lagi bisa menampung. “Saat ini di Indonesia ada sekitar 52 juta UMKM yang berkembang dan angkanya semakin tinggi. Pasalnya kesempatan lapangan pekerjaan sekarang ini semakin sempit,” katanya. Dilantik sebagai Ketua ICMI Kabupaten Kendal periode 2011-2016, Muhammad Abdullah, Sekretaris Ariffianto dan Bendahara Ratna Mustikaningsih. (ono/tab)

5

senin, 6 Februari 2012

Para pengurus KSU Cari Makmur sedang menyampaikan laporan pertanggungjawaban dalam Rapat Anggota Tahunan Sebuah koperasi “kecil” di kampung Kalicari, ternyata bisa

tumbuh besar. Koperasi para pedagang serabi khas Kelurahan

Kalicari, bakul sayur dan para pengusaha kecil informal ini bisa menumpuk aset hingga Rp 1,5 miliar. Kemarin, sebanyak 84 anggota merayakan keberhasilan Koperasi Serba Usaha (KSU) Cari Makmur dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2011 yang diadakan di halaman Masjid Baitussalam, Jl Kalicari Dalam I Pedurungan Semarang. Selain memilih pengurus dan pengawas baru untuk periode 2012-2016, koperasi ini berhasil membagikan keuntungan bersih (disebut Sisa Hasil Usaha) sebanyak Rp13 juta. Itu belum termasuk uang yang dibagi kepada anggota sebagai jasa simpanan. Ketua KSU Cari Makmur Suripto melaporkan, hasil laba itu

berasal dari unit simpan pinjam, layanan pembayaran rekening listrik dan PDAM, penjualan pulsa, dan jasa bank. Jauh meningkat “Alhamdulillah kita berhasil mengelola usaha dengan baik. Pendapatan kotor kita tahun ini Rp391 juta. Jauh meningkat dari tahun lalu Rp293 juta,” tuturnya dalam laporan pertanggungjawaban pengurus. Ia tambahkan, hasil itu didapat terutama dari volume pembiayaan yang disalurkan ke anggota dan calon anggota sebanyak Rp1,127 miliar. Berasal dari pemutaran modal sendiri Rp135,6 juta dan modal luar Rp1,360 miliar. “Modal luar itu juga dari anggota dan calon anggota, yaitu simpanan

sukarela Rp228 juta, dan simpanan berjangka Rp287 juta. Yang murni dari luar utang bank Rp 487 juta dan pinjaman lunak dari pemerintah Rp 57,5 juta,” terangnya. Dengan anggota aktif sebanyak 84 anggotanya, koperasi berbasis masjid yang berdiri sejak 2004 ini kini juga telah memiliki kantor sendiri persis berdempetan dengan Masjid Baitussalam yang menjadi tempatnya menyalurkan dana sosial, zakat, infaq dan sebagainya. Dalam acara tersebut, Suripto terpilih lagi sebagai ketua. Sekretarisnya tetap Hermin Tofiantina, dan bendahara baru Imam Supardi. Adapun bendahara lama, Safari Abdullah duduk sebagai pengawas mendampingi Solikin dan M Romdoni. (moi/tab)

YAIK-BARITO ya iklan baris to! Tarif Iklan Pastikan..!!

JENIS IKLAN Baris Kolom Advertorial Display

BW

SPOT

6.000,-/baris 6.500,-/mmk 8.500,-/mmk 10.000,-/mmk

7.000,-/baris 7.500,-/mmk 9.500,-/mmk 11.000,-/mmk

FULL COLOR 10.000,-/mmk 12.500,-/mmk

KETERANGAN > 2 baris < 10 baris 30 mmk < 200 mmk > 200 mmk > 100 mmk

JENIS IKLAN

BUTUH UANG/BPR

KEHILANGAN

KOS

LOWONGAN

BUTUH UANG Pembiayaan mobil /motor Jaminkan BPKB Proses Cepat Tanpa Survei Bunga mulai 0.5% Takeover. Bisa Hub: 024-70880082 / 085727711297

HLG STNK NP H-4957-BR a/n Erfinawati alamat Tinjomoyo RT.05/02 SMG

MENERIMA kos2-an putri / mahasiswi / karyawati Jl. Parangbaris 7 no.19 Telp. 0246706482 / 91341819 / 0856405222372

DIBUTUHKAN SEGERA MARKETING

0812/IKL/PR/IV/27/11

BUTUH DANA Jaminkan BPKB, Ke KSP Pundi Artha Mas Hub: 024-70529700 0688/IKL/R/X/20/11

ELEKTRONIK

0016/IKL/R/I/21/12

HLG STNK NP H 3432 RY an Wiwik Rukiyati Jl Tmn Borobudur Tmr Rt 09/10 Smg Brt 0015/IKL/R/I/17/12

HLG STNK NP H 4612 MZ an Sukrityo Jl. Srondol Kln Rt 02/01 Bymank Smg 0014/IKL/R/I/17/12

HLG STNK NP H 2038 JP an Andi Sucipto Jl jagalan No 75 Rt 06/04 Semarang Tengah 0013/IKL/R/I/14/12

HLG STNK NP H 3209 EP an Deviana Agustin Jl Karanroto Rt 3/3 Genuk Semarang

1021/IKL/R/XII/3/11

MENERIMA Kos2an Pasutri Jl. Parangbaris 7 No.19 Telp. 024-6706482 / 91341819 / 0856405222372 0990/IKL/R/XI/07/11

KOS PASUTRI/karyawan 2 bln Rp 500.000 Lok. Daerah Mrican Hub. 024-91312155 0700/IKL/R/XI/02/11

KULINER

0012/IKL/R/I/14/12

HILANG STNK NP H 3924 LF an Slamet Riyadi Jl. Lodon II Rt 08/05 Bandarharjo Smg Utara 0009/IKL/R/I/06/12

TOKO PARABOLA Jl Hasanudin G 58 Pasang / servis / Yes TV / Indovision, Hub: 024-70889950 0873/IKL/PR/VI/09/11

JASA PROPERTI DESAIN & SPESIALIS Renov/baru. Rmh, Kost (Free Gbr+Kitchen Set). 70129510 0641/IKL/B/VII/17/11

KEHILANGAN HILANG STNK NP H 6184 LZ an Djoko Purnomo Jl Bayem VIII/28 RT.10/6 Smg

0027/IKL/R/I/04/12

HILANG STNK NP H 4016 AY an Ngatiman Jl Merdeka Utara C/24 RT.07/03 Beringan Ngaliyan Semarang 0025/IKL/R/I/02/12

HLG STNK NP H 5833 ZS an Lie Khik Boen Jl Permata Merah C 34A Smg 0024/IKL/R/I/26/12

HLG STNK NP H 4258 HF an Sudimanto Jl. Gayamsari V Dalam Rt 003/011 Regong Smg 0023/IKL/R/I/26/12

HLG STNK NP H 4367 RZ an Ismangil Jl Tegalsari Perbalan Rt 3/3 Smg 0021/IKL/R/I/25/12

HLG STNK NP H 65105 A an Ali Mansur Dempal Kidul Rt 01/16 Pedurungan Smg 0020/IKL/R/I/25/12

HLG STNK NP H-4871-M a/n Mat Robi alamat Jl. Bader 5 RT. 02/05 Bandarharjo SMG 0019/IKL/R/I/21/12

HLG STNK NP H-3888-PS a/n Hendrik Pasila Silalahi alamat Jl. Patriot V/H.18 SMG

0008/IKL/R/I/06/12

HILANG STNK NP H 6118 WF an Nang Warianto Subarjdo Jl. Kp Bugen Rt 02/01 Muktiharjo Kidul Pedurungan Smg 0007/IKL/R/I/06/12

HILANG STNK NP H 2216 ZN an Suhendri, Blerong RT 1/3 Guntur Demak 0006/IKL/R/I/05/12

HILANG STNK NP H 4904 BP an Dwi Bagus Andrianto, Tanjungmas RT 6/11 SMG 0005/IKL/R/I/05/12

HILANG STNK NP. H 5894 BY an GKJTU Jemaat Semarang IV, Jl. Nangka No. 16 RT 01/02 SMG 0004/IKL/R/I/05/12

HILANG STNK NP H 1985 UA an Abdullah Jl Kauman Krendo 31/32 Smg 0003/IKL/R/I/04/12

HILANG STNK NP H 2961 PG an Ery Astuti Jl. Talangsari IV/6 Smg 0002/IKL/R/I/04/12

0660/IKL/R/VIII/27/11

LAIN-LAIN AMAN, legal, BPOMRI, Foredi-Gel 200rb. Pesan antar 085641321999 0975/IKL/R/X/06/11

FOREDI – Gel 200rb, GASA 250 rb, asli legal Hub 085641321999 0974/IKL/R/X/06/11

JUAL GPS Tracking 2,5 jt/unit free berlangganan Web & GPRS selama 1 th Hub : Nanang 081330407550 0931/IKL/R/VIII/03/11

JUAL ALAT PENGHARUM RUANGAN OTOMATIS HUB. 085225518179 0906/IKL/B/VII/22/11

LOWONGAN

DIBUTUHKAN BEBERAPA

SALESMAN Kami perusahaan Distributor Bahan Baku Roti untuk pabrik roti membutuhkan beberapa salesman.

0975/IKL/R/X/07/11

DIBUTUHKAN 300 karyawan untuk perkebunan sawit, upah harian, bonus premi, mess, sembako, klinik gratis, jamsostek Hub. 081237225459 / 085651031888

AGEN BABY SITTER, Jompo, Dpt U/ saku 4jt, Spor, Hkg, Twn, Gj 5jt GRATIS Fee Sponsor 8,5jt. Hub. PT RIMBA (021)84972854, 84971469, 33722294, 70533132, 70582811 0993/IKL/R/XI/09/11

0903/IKL/R/VII/16/11

Radang prostat dapat menimpa pria dewasa muda yang berusia 30 hingga 45 tahun. Gejalanya berupa rasa tak enak pada perut bagian bawah (selangkangkangan). Radang prostat disebabkan oleh kuman, makanan, unsur psikologis. Radang prostat dapat berlangsung bertahun-tahun lamanya. Pembesaran Prostat Prostat tersusun dari sel-sel. Sel yang awalnya jinak berubah menjadi kanker. Penyebabnya hingga kini belum diketahui secara pasti. Ada 2 gejala pembesaran prostat, yaitu: 1. Sumbatan 2. Iritasi Gejala sumbatan berupa buang air kecil terganggu (tersendat-sendat), pancurannya lemah, buang air kecil tidak tuntas, ragu-ragu untuk membuang air kecil, lama menunggu sehingga harus menunggu beberapa saat terlebih dahulu sebelum buang air kecil. Tentu saja gejala-gejala tersebut sangat mengganggu. Tidak bisa buang air kecil sangat membahayakan. Kenapa? karena urin akan kembali ke ginjal dan merusaknya.

0886/IKL/PR/VIII/10/11

PELUANG USAHA BTH MARKTNG Umroh dan Haji Plus cck utk mhswa, Ibu RT, Pensiunan, PNS dan Swasta hasil memuaskan 70155436 0026/IKL/R/I/04/12

BISNIS Investasi FOREX! BURUAN DAFTAR, Modal rp.5jt Profit 45% cck utk pgwi swasta, PNS, Dll. RIZAL SE 022-95404446 / SMS ”DAFTAR” Hp:087780470333 www.mbankshelin.com 0022/IKL/R/I/25/12

1020/IKL/R/XII/3/11

TERAPI Cakra Spiritual (Biaya Sukarela), Gayamsari IV/22, Majapahit SMG. Telp.6706083

0958/IKL/V/IX/03/11

NEW MASSAGE & RILEXS call : Viona 085741812670

1005/IKL/R/XI/22/11

JADILAH BOS Bagi diri Anda sendiri. Bekerja dr rumah, potensi pendapatan rata2 1-5 Jt/bln, dgn part/full time. www.wfhweb.com/haris46

TERIMA Pijat Refleksi tradisional capek dan totok wajah. Hub: Wahyu 085725715951 (ada tempat)

USAHA Sampingan penghasilan 850rb - 5 Jt/hari bersama PT. MNI hub. 085865007194

PIJAT PENYEMBUHAN MERIDIAN Dan terapi alat vital, Hub Bp.Budi 085640003160 ada tempat & terima panggilan

0016/IKL/R/I/18/12

DAHSYATNYA INVESTASI FOREX!profit 2,5 juta/hari selama 250 hari (Modal Min.500rb) INFO? www.starttexas.com. ATAU? SMS “PETUNJUK” Hp 081905109444 1029/IKL/R/XII/15/11

PENDIDIKAN

SALON

0934/IKL/R/VIII/06/11

HUBUNGI

0905/IKL/B/VII/22/11

0600/IKL/B/V/05/11

TANAH DIJUAL

RUMAH DIJUAL

BU : JUAL TANAH Di Meteseh, Rumah Di Tembalang Hub. EDO (024) 50218699

0872/IKL/PR/VI/09/11

1004/IKL/R/XI/19/11

JUAL/BU: Tanah di Sampangn, tepi jln, 375 jt / Rmh dekat Java Mall, 1,5M (nego) Hub: 085640351333

0868/IKL/PR/VI/09/11

PIJAT Ibu Ida & mas Yulianto. Mengatasi ejakulasi dini, tambah perkasa, lulur & refleksi. Pekunden tengah III 4A Hub: 0248416725 ada tempat bisa dipanggil.

PEMBIAYAAN

DIJUAL RUMAH dr type 21–besar disemua wilayah Smg Hub: 024-74046753 / 081229044750 bisa di KPR cash/kredit. Langsung bertemu pemilik 1024/IKL/R/XII/15/11

DIJUAL RUMAH dr type 21-besar di semua wilayah Smg Hub: 024-74046753 / 081229044750 bisa di KPR cash/kredit. Langsung bertemu pemilik

1022/IKL/R/XII/12/11

DIJUAL RMH HM 4 KT LT.7x12 Hrg 120 jt Nego Jl. Murti Indah 36 Muktiharjo Hub. 081325918989

1019/IKL/R/XII/3/11

JUAL CEPAT rumah Semarang Indah Blok E 2 Lantai Komplit 420jt 085842763159

0863/IKL/I/V/28/11

DIJUAL KAVLING ukuran 12x25M dkt UNNES Sekaran, harga 100jt Hub:081225060117 0858/IKL/PR/V/25/11

DIJUAL TANAH SHM 2269 Luas 7000 M2 Di Pati Hub: 024 48502743 0739/IKL/R/I/06/11

UMROH/HAJI

0990/IKL/R/XI/03/11

0990/IKL/R/XI/03/11

LES NGAJI QUR’AN, 085225518179

0866/IKL/PR/VI/09/11

0627/IKL/A/VI/29/11

3JT “PAKET PERKAWINAN” lengkap rias pengantin + dekorasi + foto digital. Hub: 024-70427892

SPECIALIS IMPOTEN, ED, dll besarpanjang vital. Jeng Peni, 024 70021514

0870/IKL/PR/VI/09/11

LES PRIVAT Rombongan Matematika RSBI dijamin nilai diatas 8 Hub 0246706482 / 91341819 / 085640522372

1021/IKL/R/XII/12/11

TRANS JAYA Shuttle Smg-Jog 45rb, Travel Smg – Pwt 65rb, rental elf/dutro lux 2011, Hub: 082136363678

MELAYANI segala perawatan massage dan lulur. Panggilan. Hub: RINA- 024 70203835

0888/IKL/I/VI/24/11

DR.BOYKE: OLESAN TAHAN LAMA!! 8 JAM!! (200rb) www.pasutrihot.com Hub 024-91139013 & 0857.4141.9393

LES PRIVAT KILAT : Terapi Telinga, buka Aura, Terapi Energi Bio ( Bersihkan neg dalam tubuh) 085842763159

RENTAL MOBIL harian/blnan. ELF, Ravelo, Avanza, Xenia, dll. Hub: 02474046753 / 081229044750

0895/IKL/I/VII/09/11

0867/IKL/PR/VI/09/11

0851/IKL/PR/V/14/11

Pengobatan Pengobatan pembesaran prostat tergantung dari tingkat keparahannya. Beberapa kasus cukup diatasi dengan mengkonsumsi obat, metode tanpa operasi yaitu melalui pemanasan. Proses pemanasan akan membantu mengerutkan prostat. Pada prinsipnya, prostat yang menyumbat dikerok shingga jalan air seni tidak terganggu. Untuk kasus prostat yang ganas, pengobatannya pasti berbeda karena selnya ganas dan susah menyebar. Yang paling sering ke tulang. Pertamatama lihat terlebih dahulu bagaimana kasus yang dihadapi, stadium berapa, apakah bisa dilakukan operasi radikal prostatektomi (diangkat semuanya). Hal tersebut juga tentu saja disesuikan dengan usia dan kondisi pasien. Pasien usia tua umumnya memiliki banyak kesulitan, bisa saja di jantung, ginjal, atau organ-organ lain yang sudah menurun fungsinya. Pengobatan yang hingga saat ini dikembangkan adalah terapi minimal invasif, seperti TUNA (Trans Urethral Needle Ablation) yang memiliki resiko dan efek samping minimal, efektif, cepat, murah, dan aman. TUNA merupakan pengobatan tanpa operasi yang sudah diakui oleh AUA (American Urologi Asiciation). (ifs)

PERBANKAN

0010/IKL/R/I/11/12

PIJAT Refleksi semua jenis penyakit sukarela dgn herbal. Hub. 024-6706482 / 91341819 / 0856405222372

SEDOT lintah, gurah, rapetkan V, ED, Bekam, Telat bln, K-prawan, L sahwat. Kons: Raketkan pasgn, menata aura, buang sial Gayamsari IV/22 Majapahit Smg 6706083

0902/IKL/R/VII/16/11

Gangguan prostat yang seringkali ditemui adalah pembesaran prostat jinak, karena semua pria akan mengalaminya sebagai bagian dari proses penuaan. Yang dapat Anda lakukan untuk mendeteksinya, antara lain: 1. Catat keluhan dan lakukan penilaian terhadap keluhan tersebut. 2. Lakukan pemeriksaan fisik secara keseluruhan dan melakukan pemeriksaan colok dubur. 3. Lakukan pemeriksaan darah dan urin, dan pemeriksaan PSA (Prostate Spesific Antigen)untuk mendeteksi kanker prostat secara dini. Lakukan juga pemeriksaan uroflowmetri (pemeriksaan pancaran air seni dengan mengunakan alat yang dinamakan uroflowmeter). 4. Lakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang dapat dilakukan melalui dinding perut atau melalui dubur. Berfungsi untuk menilai volume dan kondisi prostat secara akurat.

hariansemarang@yahoo.co.id

PENGOBATAN Alternatif terapi air putih & zam-zam utk sgl penyakit Hub. Gus Rodi 024-70427247 Kel Mangunharjo Rt 01/02

ADA PELUANG Bisnis NEW FOREX,Modal Min rp.100rb,Profit 6% perhari selama 300 hari.SMS”BERMINAT”Hp:08778000836702197169200,info www.dexraft.com

INGIN KULIAH BHS Inggris & Belanda masuk saja di AKABA 17 Semarang Hub: 3552474 Seteran Dalam No 9 Semarang.

Prostat PROSTAT adalah kelenjar yang hanya dimiliki oleh pria. Prostat terletak di pangkal saluran kencing, dengan berat kurang lebih sekitar 20 gr. Bagian tengah prostat dilewati oleh saluran kencing. Karena prostat berupa kelenjar, maka prostat dipengaruhi hormon kelamin yaitu testosteron. Prostat berfungsi untuk menghasilkan cairan yang ikut bercampur di air mani agar sperma dapat berenang untuk dapat membuahi sel telur. Adakalanya prostat akan membesar. Prostat akan menjepit saluran kencing yang berada di bagian tengahnya saat ia membesar. Keadaan inilah yang menyebabkan adanya gangguan kencing. Prostat juga melewati masa penuaan. Hal itu disebabkan pengaruh hormon yang kadarnya akan menurun sejalan dengan pertambahan usia. Gangguan prostat umumnya mengenai pria yang berusia 50 tahun dan lebih. Ada beberapa penyakit yang menyerang prostat, antara lain: 1. Radang prostat 2. Pembesaran prostat jinak 3. Kanker prostat

SUZUKI SMASH Titan subsidi sampai 1,1jt DP 750rb angs 390rb Hub Lely 08563396086 SUZUKI MAJAPAHIT

JUAL MOBIL TOYOTA DYNA TRUCK 2000 MERAH H 1465 MC. Hub: Artha Asia Finance 024-6700787

Info Sehat

Email:

RENTAL/TRAVEL

0965/IKL/R/IX/20/11

JUAL MOBIL TOYOTA BU43 DUMP TRUCK 2005 MERAH H 1513 SG. Hub: Artha Asia Finance 024-6700787

PENGOBATAN

024-91507718

0857/IKL/PR/I/21/11

1029/IKL/R/XII/16/11

Lamaran ditujukan ke: Jl. Puspowarno I/20 Semarang

024-3512771

PINJAMAN Tanpa Agunan.. khusus karyawan, gaji 2jt lewat transfer bank. Hub: Ardian 024-70247939 / 085876862929

0011/IKL/R/I/12/12

Syarat: - Usia max 30 th - Pendidikan min DIII/SI - Punya motor & SIM

0904/IKL/R/VII/16/11

1050/IKL/R/XII/29/11

1048/IKL/R/XII/29/11

0988/IKL/R/XI/03/11

0999/IKL/R/XI/11/11

HILANG STNK NP H 1826 TG an. Primkopkar PT. PLN Dis JTG, Jl. Teuku umar 47 SMG

HILANG STNK NP. H 6315 SP an. Kusmiati, Surtikanti VI/6 SMG

Johar

JUAL MOBIL MITSUBISHI L300 DP BOX 1996 COKLAT ABU-ABU H 1853 WH. Hub: PT Artha Asia Finance 024-6700787

1051/IKL/R/XII/31/11

HLG STNK NP H-2877-QS a/n Lulut Arifianto alamt Jl. Pederesan Besar No. 63 RT. 03/04 Kebon agung SMG

Fasilitas: Gaji, transport, bonus, dll. Min Rp 3-10 jt/bl. Pasti dan jenjang karier luas.

DIJUAL MOBIL Mitsubisi Lancer’88 Plat H, hitam full variasi an sendiri pjk pjg Hub: 08562680116/085640178475 hrg 26 jt

HILANG STNK NP H 3968 AP an. Dwi Lisa Andriana, Jl.Murtimulyo Blok B No.4 RT.01/15 Muktiharjo Pedurungan SMG

1049/IKL/R/XII/29/11

Membutuhkan: Karyawan tetap untuk Marketing P/W usia 23-55 th yang sudah pengalaman

SPOT 8.500,-/mmk 6.500,-/mmk 6.500,-/mmk 6.000,-/mmk

http://hariansemarangbanget.blogspot.com

MOBIL DIJUAL

0001/IKL/R/I/04/112

0018/IKL/R/I/21/12

0017/IKL/R/I/21/12

ES BUAH PALING ENAK Se-kota Semarang es buah “ DIRAJA” Putra es Kobar Solo

HILANG STNK NP H 2931 GS an Rusdiyanto Jl Kanguru Utara V/25 Rt 10/03 Smg

HILANG STNK NP. H 5713 SZ an. Suprijanto, Lamper Mijen RT. 01/06 Lamper tengah SMG

GLOBAL MANDIRI, Dis. Tunggal "Maturo Soya” (baru buka cab. Semarang)

Jl Kauman Barat 330 Semarang Telp 70345720

Blog:

7.500,-/baris 5.500,-/mmk 5.500,-/mmk 5.000,-/mmk

MOTOR DIJUAL

Lamaran lengkap langsung ke:

HILANG STNK NP H 6471 PR an Slamet Pujianto Jl Asrama Polri Kalisari Rt 04/07 Blok 8/II Smg

BW

Display Pendidikan Display Keluarga Display Sosial Display Duka Cita

Brosur dan Material Promo Anda Sampai Ke Tangan Pembaca, Karena Hanya Kami Ahlinya...

6

SENIN, 6 Februari 2012

ANDA membutuhkan pembiayaan mobil niaga. Hub kami: 081326526063 ENDA, 081225366581 DANI, 081332221288 INDRA, 081227321114 NURDI, 081225 551888 WIWIN, 082136291312 AJAY. Jl. Majapahit No. 321 A. Proses cepat BPKB Aman. 0878/IKL/PR/VI/10/11

JUAL RMH HM Bukit Menur Sendangmulyo LT 91m2 listrik 1300w, 2 kt, PAM, hrg 120 jt nego Hub. 02470554473 / 08812460658

0944/IKL/R/VIII/13/11

DI JUAL Segera: Kavling HM + 750m2 di sltn SLB Mgnhrjo Tmblng Smg View bgs, nego. HP: 082136898938.TP dan No SMS

0929/IKL/R/VIII/02/11

DIJUAL RUMAH Tanpa DP Angs 880rb/ bln, Lokasi Bangetayu Kulon 70320596 0919/IKL/R/VII/27/11

UMROH/HAJI dengan 3,5 jt bisa berangkat umroh/haji+ bersama PT. Arminareka fee Refrensi 1,5 jt/jamaah Hub: 08157647484 0869/IKL/PR/VI/09/11

INTERNASIONAL HUKUM & KRIMINAL Bongkar Mafia Ratusan PERISTIWA Aliansi LSM Tuntut

Peradilan

ALIANSI lembaga swadaya masyarakat yang terdiri atas Komite Pendidikan Anti Korupsi (KPAK), Kodrat Swadaya Bela Negara, Central Java Police Watch (CJPW), Rakyat Merdeka (Rame) dan Komunitas Anti Mafia Peradilan (Kamar) menyerukan tuntuntan agar mafia peradilan di Semarang dibongkar. Gabungan LSM tersebut melalui juru bicaranya, Ketua KPAK BS Wirawan menyatakan, mafia peradilan telah terjadi di Kejaksaan Negeri Semarang dan Pengadilan Negeri Semarang. Masyarakat yang pernah berususan dengan Kejari dan PN Semarang sangat merasakan betapa uang sangat berperan dalam lembaga yang mestinya menegakkan kebenaran dan keadilan tersebut. “Kami sangat prihatin atas kinerja Kejari dan PN Semarang. Masyarakat sangat merasakan adanya mafia peradilan. Uang sangat berperan di tengah bobroknya moral penegak hukum,” tuturnya. Secara khusus pihaknya menyoroti bebasnya terdakwa koruptor dalam kasus pembebasan tanah jalan tol di Jatirunggo Ungaran. Selain itu, menurut temuan timnya, ada oknum jaksa bermain dalam kasus Kredit Fiktif Bank Jateng Cabang Semarang. Dicontohkan, sidang di Pengadilan Tipikor Semarang dengan terdakwa Priyantono Jarot Nugroho berjalan janggal. Kejanggalan pertama terdakwa ditahan dengan dua surat untuk menahan satu subyek hukum. (moi/gus)

Oleh Abdul Mughis Tim Reskrim Kepolisian Sektor Gayamsari mengamankan ratusan liter ciu dari penggerebekan di Jalan TamanTirtoyoso 7/A, Semarang.

S

ebuAH gudang penyimpanan miras jenis ciu di Jalan Taman Tirtoyoso 7/A RT 09/RW 01, Gayamsari kemarin digrebek tim Reskrim Kepolisian Sektor Gayamsari. Polisi berhasil menyita ratusan liter ciu yang diduga hendak dipasarkan ke warung-warung di Kota Semarang. Ratusan liter ciu tersebut tersimpan dalam jirigen yang berisi masing-masing 30 liter dan puluhan botol-botol air mineral. Penggrebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gayamsari Kompol Tri Wisnugroho dilakukan pukul 17.00. “Kami terus memantau peredaran miras. Berdasarkan penyelidikan, tim kami menemukan sebuah rumah warga yang digunakan memproduksi minuman oplosan,” kata Wisnugroho. Kapolsek mengatakan, di tempat tersebut berbentuk warung yang diketahui menjual

senin, 15 november 2010 senin, 6 Februari 2012

77

7 Liter Ciu Diamankan SABTU, 13 Agustus 2011

miras jenis ciu. Namun setelah diselidiki ada gudang di belakang warung tersebut yang diduga untuk melakukan produksi miras. “Kami geledah dan menemukan beberapa jirigen bermuatan 30 literan serta puluhan botol air mineral berisi ciu murni,” tambahnya. Ciu tersebut terlihat telah dikemas dan siap dipasarkan. Polisi mengamankan pemilik gudang yang diduga pengelola, Supalal (62). Dalam pengakuannya, miras jenis ciu tersebut dijual eceran di warung-warung pinggir jalan. “Per jirigen seharga Rp 300 ribu, biasanya memang digunakan jamu oplosan,” katanya. Supalal mengelak ciu tersebut miliknya. Dia mengaku hanya dititipi oleh orang yang tidak diketahui namanya. “Saya tidak tahu ciu itu milik siapa, karena saya hanya dititipi. Setiap hari diantar menggunakan becak,” elak Supalal. Namun demikian, polisi tetap memproses secara hukum dan akan melakukan pengembangan penyelidikan. Informasi yang berhasil dihimpun dari warga sekitar, Supalal sendiri menjual miras telah berlangsung lama. Pemasarannya sendiri mereka telah seperti jaringan. Warga pun mengetahui jika Sulal telah banyak pelanggan. Biasanya, begitu barang ada, mereka yang biasaya kulakan langsung menyerbu ciu tersebut. “Para pembeli yang datang sendiri, sementara pemilik rumah itu hanya di rumah saja,” ungkap salah seorang warga yang enggan dipublikasikan. (gus)

Petugas membawa jerigen berisi ciu

HARSEM/ABDUL MUGHIS

sambungan berita halaman 1 Tradisi “Weh-wehan”...

Tahanan Polda... “Uang itu katanya untuk menebus petugas, agar tidak dimasukkan di blok tahanan “ruang tikus”. Ruang itu katanya sangat gelap, baunya tidak enak, dan semua yang masuk dipastikan dihajar petugas,” ungkap istri korban, Tuminah (44), saat ditemui di rumah duka, kemarin. Tuminah membeberkan, Suryo menelepon menggunakan nomor petugas jaga. Ia mengaku sering dipukuli dan mendapatkan perlakuan tidak manusiawi oleh sipir tahanan. “Selama belum membayar sejumlah uang, maka suami saya akan tetap dipukuli. Untuk itulah dia meminta dikirimi Rp 1,5 juta itu,” kata Tuminah. Usai ditelepon, Tuminah pun berangkat menuju Mapolda Jateng dengan membawa uang tersebut. Dalam pertemuan itu, Suryo sempat berkeluh kesah tentang betapa sengsaranya tinggal di dalam penjara. “Dia juga berpesan, kalau nggak ada hal penting, jangan ke sini (tahanan). Karena saya nanti dimintai duit,” ungkap wanita asal Cilacap menirukan ucapan suaminya sembari tersedu. Menurutnya, bahkan sejak awal tersangka kasus judi toto gelap (togel) yang ditangkap pada Kamis (26/1) lalu ini ditemukan kejanggalan. Di antaranya, Suryo dijemput paksa oleh lima orang pria tak dikenal. Waktu itu, ia sedang berjualan mi ayam di sebuah kios di kampungnya. Lima orang tersebut langsung membawa Suryo dimasukkan ke dalam mobil. Surat Pembebasan Sementara Mereka (petugas) juga tanpa menunjukkan surat tugas dan tanpa pemberitahuan terlebih dulu, baik pada RT setempat, kelurahan, maupun Polsek Mijen. “Kami tanya ke Polsek Mijen juga tidak mengetahui soal penangkapan itu. Baru mengetahui setelah dikirimi surat pemberitahuan pada Sabtu (28/1) pukul 10.00. Itupun dikirim melalui pos,” katanya. Keluarga juga sangat menyayangkan, saat Suryo di ruang ICU RS Bhayangkara dalam kondisi kritis justru dikirimi surat pembebasan sementara, yang artinya semua biaya perawatan ditanggung pihak keluarga. “Meski terkesan lepas tangan, saya pun akhirnya menyetujui,” katanya. Namun entah mengapa, begitu diketahui meninggal pada Jum’at (3/1) pukul 23.45 di RS Bhayangkara, Polda yang diwakili

Romadhon, sudah mengurusi seluruh pembiayaan. “Dan yang tidak habis pikir, saat hendak otopsi, kami sangat kesulitan mendapat izin dari Polda. Beberapa petugas Polda sempat menjelaskan macam-macam. Ada yang menjelaskan bahwa Pak Suryo meninggal karena masuk angin. Sehingga lebam hitam di beberapa bagian tubuh itu karena habis dikerokin oleh teman di dalam tahanan, ada pula yang mengatakan suami saya terserang penyakit jantung akut.” katanya. Anak korban, Arif Tirtama (23) juga mengaku menemukan keanehan. Saat di RS Dr Kariadi, ada tiga dokter dari RS Bhayangkara yang tiba-tiba berada di sana (Kariadi). “Yang saya ketahui namanya Bu Ratna. Dia menjelaskan bahwa biaya otopsi sangat mahal, yakni Rp 12 juta. Terkesan kami tidak boleh melakukan otopsi. Tapi pihak keluarga tetap akan melakukan otopsi, berapapun biayanya,” ujar anak pertama dari empat bersaudara itu. Tunggu Hasil Otopsi Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Bambang Rudi Pratiknyo mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil otopsi. “Pembuktian medis kesehatan manusia bukan dari mulut ke mulut atau pembicaraan orang. Kita mengenal ilmu kedokteran forensik dan tersangka (korban, red) sudah diotopsi. Kami masih menunggu hasilnya supaya kita bisa berpikir jernih tentang penyebab kematian seseorang,’’ kata Dir Reskrimum. Terkait dugaan korban dipukuli saat di tahanan, Bambang mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. Semua itu akan terbuka jika hasil otopsi terhadap korban sudah keluar. ‘’Dengan hasil otopsi itu, semua akan jelas dan diketahui apakah Suryo tewas karena dianiaya atau karena memang terkena penyakit jantung,’’ kata Bambang Rudi. Divisi Hukum Indonesian Police Watch (IPW) Rudy Kabunang mengatakan, pihaknya akan memantau perkembangan kasus ini. Dia akan mengumpulkan informasi-informasi terkait hal tersebut. “Atas informasi ataupun dugaan penyebab kematian korban, ataupun yang dirasakan pihak keluarga, kami akan mengkonfirmasinya, termasuk juga ke pihak Polda Jateng,” ungkapnya. (abm/rif)

Kekasih Baru... “Kalau cewek lagi mau, masih normal,” ungkap pria kelahiran Semarang, 21 November 1969 ini. Ternyata Adjie sudah hampir setahun menjalin hubungan dengan seorang perempuan yang diakuinya berprofesi sebagai artis itu. “Pendekatannya memang sudah lama,” ujarnya. Meski pacarnya kini seorang artis, Adjie mengaku tak kapok. Kedua mantan istri Adjie juga diketahui sebagai seorang artis. “Artis juga manusia, artis hanya jabatan. Aku lagi jalani yang terbaik saja,” tuturnya. Lalu, siapa pacar baru Adjie ini? Saat menghadiri pesta

pernikahan Tika Putri dan Teri, beberapa waktu lalu, ia menggandeng perempuan berusia 22 dan memperkenalkan namanya Tenti. Mereka berkenalan lewat seorang teman. Dan tujuh bulan sudah keduanya menjalin romansa. “Iya, dikenalkan sama seorang teman. Sekarang jangan bicara apa-apa dulu, jalanin aja. Semoga saja ini bisa terus,” kata Adjie. Menurut kekasih barunya itu, Adjie tipe pria yang romantis. “Adjie romantis, baik dan perhatian,” kata Tenti yang tampak cantik dengan tubuh mungilnya. (rif)

Tubuhku Jadi... banyak laki-laki kepincut padaku. Pacarku pertama saat kelas 3 SMP, sebut saja Dion, aku sudah berhubungan badan secara sukarela. Walaupun sering begituan, aku hamil-hamil. Jadinya ortuku tak tahu kebinalanku. Hingga lulus SMA, aku sering berganti pacar. Dan semua pacarku selalu bisa menikmati tubuhku karena memang kuberikan. Soal nafsu, wanita dan lelaki sama. Dan jika sudah rusak, wanita cenderung jadi maniak seks. Akhirnya aku merasa lelah dengan yang telah aku jalani. Lelah pacaran, lelah ganti-ganti pacar, aku ingin mengakhiri ini semua, dan tanpa sengaja bibir ini berucap nazar “kalau ada laki-laki yang berani melamarku, aku mau langsung menikah”. Seperti kata pepatah ucapan adalah doa, hal itulah yang terjadi padaku. Anton (samaran), temannya temanku melamarku, dan mengajakku menikah. Karena aku tidak mau berdusta atas perkataanku sendiri. Harapanku dia orang terakhir yang mengisi hidupku, dan pernikahanku akan bahagia. Tapi ternyata yang terjadi sebaliknya. Suamiku ternyata tidak punya kasih sayang pada wanita. Dasar kurang mengenal agama, Anton yang stres menghadapi kesulitan ekonomi malah suka mabuk-mabukan. Jika sudah begitu, dia gerap beringas padaku. Aku jadi korban KDRT, Anton kerap memukuliku.

Sampai punya dua anak, aku masih jadi korban kekerasan suami. Puncaknya terjadi pada suatu malam, tahun lalu. Kami bertengkar hebat. Anton memukuliku seperti kesetanan. Aku berteriak keras karena kesakitan. Ibu dan bapakku berusaha melerai, tapi Anton berusaha membunuhku. Para tetangga yang mendengar keributan, menolongku lalu menyeret Anton ke rumah kepala desa. Lalu dibawa ke kantor polisi. Setelah diperiksa polisi itulah aku baru tahu kalau pekerjaan Anton selama ini ternyata mencuri, menjambret, dan sebagainya. Aku pun memutuskan cerai darinya. Namun masalah kembali menghinggapi diriku. Naluri nakal yang dulu melekat saat remaja kini muncul kembali. Untuk menambah penghasilan terkadang aku menerima tawaran lakilaki yang mengajak tidur bareng. Terkadang aku mencari uang dengan menjadi pemandu karaoke yang juga menemani orang minum arak. Walau hatiku menangis, tapi untuk saat ini yang paling penting adalah terpenuhinya kebutuhan anak-anakku dan makan untuk orangtuaku. Divonisnya ibuku menderita kanker, membuatku frustrasi dan bertekad melakukan apa saja demi kehidupan keluargaku. Aku sudah tidak peduli dengan anggapan negatif orang lain. Dalam hati aku berdoa, biarlah aku yang kotor, biarlah aku yang terluka asalkan anak-anakku bisa tumbuh menjadi anak yang baik dan kelak hidupnya tidak seperti ibunya. (febri/moi)

Tapi sayang, yang menggunakan sumpil sudah jarang,” jelasnya. Tradisi weh-wehan dimulai selepas asyar menjelang malam peringatan Maulud Nabi yang tahun ini jatuh

Minggu (5/2) kemarin. Biasanya, tambah Mirnah, yang keliling memberi makanan kebanyakan anak kecil. Sementara para orangtua hanya menyiapkan makanan yang akan diberikan. (ono/rif)

4 PNS Dipecat... Budi Krityono saat ditemui wartawan, kemarin. Dijelaskan, dari empat PNS yang telah dipecat tersebut antar lain staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan, SP, disebabkan terlibat tindak pidana penggelapan; staf UPTD Pendidikan Kecamatan Kaliwungu, Spt; guru SMA Negeri 1 Susukan, TSY; dan staf Dinas Kesehatan, Smd. Ketiganya ditengarai melakukan pelanggaran mangkir kerja. Menurut Budi, sanksi pemberhentian dengan tidak hormat kepada keempat PNS tersebut sudah sesuai PP no 53 tahun 2010 tentang pelanggaran disiplin PNS. “Sesuai PP, bagi PNS yang mangkir kerja secara kumulatif melebihi 46 hari dikenakan sanksi pemberhentian. Demikian juga terhadap PNS yang terlibat pelanggaran pidana dengan ancaman hukuman 4 tahun,” jelas Budi. Sementara itu sanksi penurunan pangkat setingkat lebih rendah hanya diberikan pada satu orang PNS. Yakni, sekreetaris Kelurahan Langensari, IA. Secara keseluruhan, lanjut Budi, hasil evaluasi tingkat kedisiplinan PNS di Kabuapten Semarang selama tahun 2011 mengalami penurunan. “Alasannya murni karena rendahnya moralitas individu PNS. Turunnya tingkat disiplin secara

otomatis meeningkatkan angka pelanggaran disiplin PNS,” ujarnya. Budi menambahkan, pihaknya juga mendengar maraknya isu perselingkuhan di kalangan PNS. Menanggapi hal ini ia mengaku kesulitan melakukan penindakan, karena pembuktian laporan perselingkuhan tidak mudah dilaksanakan. “Isu perselingkuhan di antara PNS cukup marak. Tapi pembuktiannya susah dilakukan. Ini yang menjadi kendala bagi BKD dalam melakukan penindakan,” tandasnya. “Terjadinya perselingkuhan ini juga disebabkan rendahnya moralitas individu PNS,” imbuh dia. Untuk menenekan angka pelanggaran disiplin PNS, tegas Budi, pihaknya akan melakukan sosialisasi PP no. 53 tahun 2010 ke seluruh struktur kerja pemerintah daerah (SKPD) Kabupaten Semarang. “Secepatnya BKD akan mensosialisasikan PP 53 tahun 2010 untuk menekan angka pelanggaran disiplin PNS. Di sisi lain 2012 ini akan kami jadikan sebagai mommen peningkatan disiplin PNS,” ujarnya. Saat ini, masih kata Budi, disiplin PNS Kaupaten semarang cukup memprihatinkan. Terbukti adanya kasus-kasus yang melibatkan staf keuangan urusan gaji Bapermasdes, telah melakukan penggelapan dana dan terancam pemecatan. (ino/rif)

“Kapolrestabes” Peras... tiba-tiba dipanggil oleh tetangga rumahnya. Tetangga tersebut memberitahu ada telepon untuknya. “Saya sendiri bingung, mengapa tidak telepon ke rumah saya sendiri. Namun akhirnya saya terima telepon itu,” kata Endang. Lebih lanjut dijelaskan Endang, begitu telepon diangkat terdengar suara seorang pria mengaku Kapolrestabes Semarang. “Ini Anda sedang berbicara dengan pak Elan Subilan,” kata Endang menirukan suara di ujung telepon. Terang saja, Endang bergetar mendengar nama Elan Subilan yang dikenal sebagai seorang pejabat penting di kepolisian itu. Cukup lama berbincang, ‘Kapolrestabes’ tersebut kemudian menjelaskan maksudnya. “Dia meminta uang uang Rp 10 juta untuk biaya pembebasan anak saya di dalam tahanan. Dia hanya memberikan waktu pengiriman uang Rabu (1/2) hingga pukul 12.00 saja. Jika tidak mau ya sudah, penjara,” tuturnya. Endang pun tidak mempunyai pilihan lain selain mengabulkannya. Bahkan dijelaskan penelepon, jika uang tersebut sudah dikirim, anaknya (Bangun, red) bakal langsung bisa menghirup udara bebas. “Karena bingung bercampur takut, saya langsung berusaha mencari uang sebesar Rp 10 Juta,” tambahnya. Akhirnya dengan menjual sepeda motor anaknya,

ia berhasil mengumpulkan sejumlah uang. Namun, uang yang terkumpul tidak mencapai Rp 10 juta. Ia pun kemudian meminjam ke tetangga dan tabungan anaknya tanpa meminta pertimbangan keluarga. “Saya mengirim Rp 8 juta ke rekening Bank Muamalat No 922780417 a/n Sabirin Musa lewat kantor Pos secara bertahap,” katanya. Kemudian Kamis (2/2) sekitar pukul 09.00, korban kembali mengirim kembali Rp 2 juta ke rekening dan tempat yang sama. Usai mentransfer, korban dihubungi lagi lewat nomor ponsel 085283240555 dan 085395888825. “Uang itu hasil penjualan motor sebesar Rp 5,5 juta dan pinjaman dari tetangga dan tabungan,” katanya pilu. Usai mentransfer, penelepon itu masih meminta tambahan lagi sebesar Rp 5 juta. Namun dia sudah tidak sanggup lagi memenuhi permintaan penelepon tersebut. “Bilangnya ada biaya tambahan. Saya bilang sudah tidak punya uang, tapi telepon langsung ditutup,” kata wanita berjilbab itu. Dia baru tersadar sesaat kemudian menceritakan kepada anak korban yang lain. Namun begitu saat ia menghubungi ‘Kapolrestabes’ lewat nomor tadi, nomor tersebut ternyata sudah tidak aktif. Merasa ditipu oleh Kapolrestabes abal-abal, akhirnya korban melapor ke Mapolrestabes. (abm/rif)

Dijanjikan Kerja... (21), warga Jalan Candi Intan II/1095, Ngaliyan, ini malah bablas dibawa kabur pria tak dikenal. Kejadia penggelapan ini terjadi pada Selasa (31/1) lalu. Saat itu, sekitar pukul 12.00, Agus bertemu pria tersebut di sebuah warung di daerah Jatibarang, Mijen. “Dalam pertemuan itu, dia pinjam motor. Dia berjanji akan mencarikan pekerjaan kepada saya. Maka kemudian dia pinjam motor untuk mengurus terkait pekerjaan, yang katanya di sebuah perusahaan kontraktor,” katanya saat melapor di Mapolrestabes, kemarin. Namun, lanjutnya, hingga saat ini motor keluaran 2010 warna hitam miliknya itu belum juga kembali. Padahal, kata Agus, dirinya tidak mengenal nama

ataupun alamat pria tersebut. “Wajahnya sih sudah kenal akrab karena dua kali dia main di tempat kos saya dan biasa pinjam motor. Kali ini yang ketiga kalinya,” terang Agus. Agus pun mengizinkan saat motor dipinjam, karena dia pikir, pria tersebut telah cukup akrab di mata. Terlebih kepergiannya saat itu membantu mencarikan pekerjaan. Namun ditunggu hingga sore, motor tersebut tak kunjung dikembalikan. “Saya sudah berusaha mencari ke tempat kos yang biasanya dia main, namun teman-teman yang lain juga tidak ada yang mengetahui,” tambahnya. Hingga saat ini, kasus penggelapan tersebut masih diselidiki oleh tim Reskrim Polrestabes Semarang. (abm/rif)

oase

SENIN, 6 Februari 2012

k a n A h u r s i K di Luar Nikah

8

Astrid Ellena

HARSEM

/WF

Tidak hanya “dipecat” sebagai anak oleh orangtuanya sendiri, kini masalah yang menimpa Miss Indonesia 2011 ini kian melebar. Terkuak, si cantik ini pun ternyata anak di luar pernikahan.

T

UNANGAN Astrid Ellena Indriana Yunadi, Donny Laimena angkat bicara soal permasalahan Astrid dan keluarganya. Fakta mengagetkan ia ungkap, di mana Miss Indonesia 2011 ini ternyata anak di luar pernikahan ibu Astrid, Linda Indriana Campbell dan sang ayah Frederich Yunadi. “Saya bilang juga ke Ellen, buka saja yang sebenernya, karena mereka juga orangtua dia. Ini permasalahan keluarga dia,” ucap Donny Laimena kala ditemui di Hotel Pullman, Jakarta, Sabtu (4/2) malam. Menurut Donny, ayah dan ibu Astrid Ellena telah berpisah sejak tahun 1987, sementara Astrid lahir pada 8 Juni 1990. Karena lahir di luar pernikahan orangtuanya, Donny menganggap status hukum Astrid berada di bawah tanggungjawab ibunya. “Yunadi itu juga sudah bercerai dengan istrinya yang juga mamanya Ellen. Itu tahun 1987, sedangkan permasalahannya Ellen

itu lahir pada tahun 1990,” ungkapnya. Kasus ini mencuat ketika Fredrich Yunadi selaku ayah dari Astrid Ellena dengan tegas menyebut Astrid telah keluar dan meninggalkan rumah tanpa izin sejak 13 Agustus 2011. Karenanya, Astrid sudah tidak ia anggap lagi sebagai anak dan tidak bisa dikaitkan dengan keluarga Yunadi. Donny yang membantu memindahkan barang Astrid Ellena kala itu, sempat disebut membawa kabur Astrid. Selain itu ia juga dituding memalsukan KTP dan seorang residivis. Donny pun kini mengungkap hubungan Astrid dan sang ayah. “Sebelum saya bertunangan, saya sempat nanya ‘bagaimana sih papimu dan mamimu. Kamu lahir tahun 90 itu asli apa palsu?’ Dia bilang asli. Setahu saya kalau anak di luar pernikahan, maka hak asuh itu ada di ibu,” tandasnya, seolah sebagai respons atas sikap tegas ayah Ellena tersebut. (dnr)

Ari Lasso Obati Kangen Wong Alass

HARSEM/HERY PRIYONO

ARI Lasso merupakan sosok fenomenal di ranah musik Tanah Air. Terlepas sebagai mantan vokalis grup band Dewa19, Ari di mata para penggemar fanatiknya tetaplah ikon tersendiri di band yang pernah melambungkan namanya tersebut. Walaupun kini enjoy bersolo karir, figur sebagai seorang anak band tetap melekat pada diri Ari, lengkap dengan kekhasannya. Lihatlah saat penyanyi asli Surabaya ini menggelar konsernya di Semarang,

Jumat (3/2) malam, penampilan panggungnya tetap tidak meninggalkan gaya anak band. Ya, malam itu di Liquid Café, Jalan Thamrin, Ari Lasso tampil lengkap dalam format full band di hadapan para Wong Alass (sebutan fansnya). Menyajikan sekitar dua belas lagu yang selama ini menjadi single hits di radio-radio dan di telinga penggemarnya. Simak saja tembang Mengejar Matahari yang merupakan soundtrack film berjudul sama, malam itu dijadikan nomor pembuka pemanas suasana. Berturut-turut dua nomor dibawakan berikutnya, yaitu Mana Kutahu dan Seandainya, yang menjadi pengungkit euforia penonton. “Lagu yang satu ini buat kalian yang datang berdua malam ini dan tetap setia sama pasangannya. Tapi malam ini gue bawainnya duet, bukan sama Ariel Tatum, tapi sama backing vocal gue yang namanya Icha,” ujar Ari sebelum membawakan Karena Aku T’lah Denganmu. Di konser solo pertamanya di Kota Semarang, malam itu, Ari menggelontorkan sejumlah tembang hits lainnya seperti Penjaga Hati, Perbedaan, Cinta Terakhir, Aku dan Dirimu, Arti Cinta, Rahasia Perempuan, Misteri Ilahi, dan Hampa. Namun, bagian terbaik dari perhelatannya malam itu adalah ada di pengujung konser. Dentingan nada pembuka lagu Kangen seakan-akan melontarkan kembali kenangan para penonton akan masa-masa keemasan seorang Ari Lasso kala masih bergabung di Dewa19. Lagu yang menjadi signature song penyanyi kelahiran Madiun, 17 Januari 1973 ini seolah menjadi obat rindu para penggemarnya akan suara khas Ari di lagu tersebut. Apalagi selama ini, Kangen boleh dibilang selalu gagal dinyanyikan oleh beberapa vokalis yang coba-coba membawakan lagu tersebut, termasuk Once Mekel. Sebagai penutup, Ari Lasso malam itu membawakan satu lagu milik Dewa19 yang berjudul Kamulah Satu-satunya. Kontan saja para penonton yang sedari awal terus setia ikut bernyanyi dari lagu pertama, sangat senang dan bergembira hingga purna acara. (hep/dnr)

SETELAH menghadirkan solois cantik nan seksi Vicky Shu, beberapa waktu lalu, kali ini Entertainment Plaza kembali menggelar event musik mengentak bertajuk Episode, dengan sodoran aksi DJ yang memang digandrungi para pengunjung setia E-Plaza, DJ Winky (Junko), di E-Lounge, Jumat (3/2) malam lalu. Tak kurang sekitar tiga ratusan clubbers memadati E-Lounge untuk menyaksikan DJ Winky, seorang disk jockey (DJ) yang memiliki jam terbang tinggi sekaligus seorang aktor film tersebut. Seperti halnya pertunjukan musik yang menampilkan DJ di belakang mesin turntable, pria yang juga dikenal sebagai aktor dan pernah memenangi penghargaan Best Crying Scene (Mengejar Matahari) dan Most Favourite Supporting Actor (Berbagi Suami) pada ajang MTV Indonesia Movie Awards 2004 dan 2006 ini sangat menikmati dan mencintai profesinya sebagai DJ. Bahkan di dunia spinning turntable, DJ Winky sudah memiliki dua album, yaitu Tokyo (2005) dan Flower Transformer (2007). Dalam aksinya malam itu, DJ berumur 36 ini

HARSEM/HERY PRIYONO

“Episode” Spinning-Ria DJ Winky di E-Plaza ber-spining-ria sekitar tiga jam nonstop dengan membawakan set list repertoar musik-musik techno house dan deep trance electronic. Salah satu racikan musiknya malam itu adalah remix lagu-lagu hits semacam Hotel Room Service, Dirty Beat, ataupun Club Can’t Handle Me yang diramu menjadi irama clubbing. Malam itu, lantai dansa E-Lounge juga diramaikan penampilan dari EPDJ All Stars seperti Triazto, Andremnp, Digitalexy, Niqa La Vida, serta sajian band Top 40 Inlite Band, ditambah special performance dari Sexy Dancers yang semakin memanaskan suasana. Para clubbers, tak satu pun yang tidak ikut melantai mengikuti suara musik yang membahana. Semuanya ikut menggoyangkan badan berajojing mengikuti dentuman beat dan suara-suara efek sampling yang dimainkan sang DJ. (hep/dnr)

Manohara

Berduaan Bareng Gubernur Sultra ReguleR event Babyface club dimulai pk. 22.00–03.00 dengan perform dari OZONE (BABYFACE HOME BAND), RESIDENT FEMALE DJ JULIA dan ANDREA . FDC Rp.50.000,include Beer.***

HARSEM/ISTIMEWA

SELEPAS foto-foto dugemnya, lagi-lagi artis cantik Manohara Odelia Pinot diguncang soal peredaran foto-fotonya yg menghebohkan. Kali ini fotonya bareng Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam ramai diperbincangkan dan beredar luas di dunia maya. Dalam foto tersebut, bintang Supergirl ini tampil seksi menggunakan gaun mini putih nan tipis. Rambut Mano tampak dibiarkan tergerai. Di sampingnya, duduk seorang pria berkumis dengan rambut yang hampir memutih. Diketahui kalau pria tersebut adalah Nur Alam, Gubernur Sulawesi Tenggara. Beberapa pihak menyebutkan kalau foto tersebut memang sengaja disebar, karena terkait pemilihan kepala daerah dalam waktu dekat. Dalam foto yang beredar, Mano tampak seperti berduaan. Namun, beberapa pihak juga menyebut kalau dalam foto tersebut sebenarnya ada sang bunda Daisy Fajriana dan asistennya, Reggie berada di sebelahnya. Ada pula beberpa pejabat lainnya. (dnr)

“Blue Monday”, dimeriahkan oleh SQ HOME BAND bisa dinikmati mulai 20.00 s/d 03.00, bebas tiket masuk untuk Ladies, dapatkan promo cukup dengan Rp 80.000 nett dapat menikmati SQ cocktail sepuasnya.***

AY

SENIN, 6 Februari 2012

MBANGUN

JAWA TENGAH

Jampersal Masih Diskriminatif JAMINAN Persalinan (Jampersal) dinilai masih diskriminatif. Bahkan program yang asalnya bantuan untuk memudahkan para perempuan hamil, justru memberatkan. Sebab ada syarat penerima Jampersal wajib ikut KB jangka panjang, yaitu IUD. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Pemkot Semarang dinilai melakukan pemaksaan pada program

tersebut. Padahal masih banyak warga yang belum tahu layanan kesehatan pra hingga pasca persalinan secara gratis tersebut. Hal itu terungkap dalam diskusi publik pemaparan “Hasil Kajian Dampak Kebijakan terhadap Pemenuhan Hak Asasi Perempuan di Sektor Layanan Kesehatan Ibu Hamil dan Melahirkan” yang digelar Yayasan Sukma-

LRC KJHAM bersama Yayasan Tifa Jakarta di Hotel Pandanaran, Semarang, belum lama ini. Pembicara yang menyampaikan kritik soal Jampersal adalah Guru Besar Unika Soegijapranata Prof Dr Agnes Widanti, fungsionaris LRC KJ-HAM Dian Puspitasari, dan Ir Ida Sunarwati dari Support Group. Diskusi juga dihadiri Wakil Gubernur Rustrinisngsih. (moi/dnr)

Banjir Akibatkan Lahan Pertanian Puso

Kadisnakertransduk Jateng Edison Ambarura (tengah) bersama Kasi Hubungan Industrial Ibnu Santosa (kanan) dan moderator dari AJI Semarang (kiri)

Wartawan Harus Karyawan!

HARSEM/MOH ICHWAN

n Kontrak Kerja Batal Demi Hukum

Oleh Moh Ichwan Pekerja pers atau wartawan harus berstatus karyawan sejak awal bekerja. Kontrak kerja yang ada di industri pers adalah batal demi hukum. Untuk itu, perlu dibentuk Serikat Pekerja bagi wartawan.

K

EPALA Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Tengah Edison Ambarura bersama Kasi Hubungan Industrial Ibnu Santosa menjelaskan, kontrak kerja yang ada di industri pers adalah batal demi hukum. Sebab, mengutip materi UU Nomor 21/2000 tentang Serikat Buruh/ Serikat Pekerja dan UU 2/2004 tentang Perselisihan Hubungan Industrial, pekerjaan yang berkesinambungan tidak boleh dibuat dengan akta kontrak. Sedari awal sudah harus dengan sistem pengangkatan pegawai. “Kerja wartawan itu kan berkesinambungan. Jika statusnya karyawan kontrak, itu batal demi hukum. Wartawan harusnya diangkat sejak awal bekerja. Kalaupun ada masa percobaan, itu hanya boleh tiga bulan,” jelasnya.

Wartawan disebut sebagai tenaga kontrak hanya bisa terjadi dalam order pekerjaan musiman atau sementara. Misal dikontrak khusus untuk meliput Pekan Olah Raga Nasional selama kegiatan itu berlangsung. Bentuk Serikat Pekerja Sejalan dengan itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang mengajak segenap karyawan yang bekerja di industri media untuk membentuk Serikat Pekerja (SP). Terlebih para wartawan, diajak untuk mendirikan organisasi yang akan menjadi partner/mitra penting pemilik media untuk membangun sistem kesejahteraan yang bagus. Ajakan itu disampaikan Ketua AJI Semarang Renjani Puspo Sari saat memaparkan dalam Training for Organizer “Pekerja Media Membangun Serikat” yang diadakan AJI Semarang di

Hotel Ibis, Sabtu-Minggu (4-5/2). Acara diikuti 15 wartawan dari berbagai media yang ada di Semarang. Renjani menyatakan, para wartawan seringkali merasa “sombong” dengan tidak merasa dirinya buruh, padahal sejatinya dalam fakta maupun secara hukum, posisinya sebagai pekerja yang diupah adalah buruh. “Kita itu sering merasa sok-sokan menganggap diri bukan buruh, padahal kenyataannya buruh. Jadi kita perlu berserikat sebagaimana diatur UU Perburuhan,” tutur wartawan Reuters dan Forbes Indonesia ini. Ironi Fasilitator pelatihan, Sohirin menambahkan, para pekerja pers banyak yang belum mendapatkan hak semestinya, dan seringkali tidak tahu status kerjanya sendiri. Di lain pihak, tambahnya, para jurnalis hampir tiap hari ikut “membela” para buruh yang memperjuangkan hakhaknya melalui pemberitaan. “Ada juga ironi lucu dalam diri wartawan. Kita biasa membantu buruh menyampaikan aspirasinya soal tuntutan hak kesejahteraan melalui pemberitaan, tapi banyak dari kita ternyata tidak tahu kalau status kerja kita tidak jelas. Karyawan tetap bukan, kontrak pun kadang tidak pasti,” ujar koresponden Koran Tempo yang mengaku keinginan mendirikan SP-nya belum dapat persetujuan ini.

Dia tambahkan, pegawai BUMN yang gajinya berlipat dari wartawan pada umumnya, serta mendapat tunjangan aneka rupa, membentuk SP. Seperti di PT Garuda Indonesia, PT Telkom, dan sebagainya. Maka sangat ironi kalau wartawan Semarang dan Indonesia pada umumnya yang belum mendapat upah layak jurnalis tidak mau atau ogah mendirikan SP. Sementara anggota presidium Ikatan Karyawan PT Aksara Solopos (Ikaso) Syifaul Arifin menyampaikan, SP tidak sekadar berkepentingan membela kepentingan karyawan. Tapi juga membantu perusahaan yang mengoperasikan media untuk meningkatkan keuntungannya. Sebab, kata dia, dengan status dan jaminan hak yang jelas, para karyawan akan nyaman bekerja dan maksimal pikirannya. Tidak dihantui perasaan negatif atau pikiran untuk melawan bosnya. “Dalam bekerja, semua pihak pasti butuh ketenangan. Butuh jaminan jelas. Maka perlu membuat Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sebagai pedoman hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha. Ini tentu menguntungkan kedua pihak,” tuturnya. Dari training ini disepakati untuk membentuk serikat pekerja lintas media. Serikat pekerja lintas media itu sebagai jembatan agar serikat pekerja bisa tumbuh di setiap unit kerja wartawan. (dnr)

”Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus”

HARSEM/DWI NR

KALIMAT syahadat merupakan kunci utama kehidupan. Sebab, inti syahadat bukan semata kesaksian, melainkan soal percaya dan meyakini sepenuhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah rasul utusan Allah. ”Ketika kehidupan masih diisi dengan Tuhan-tuhan yang lain, itu artinya kita belum berpasrah sepenuhnya hanya kepada Allah. Padahal, hidup akan menjadi mudah jika kita hanya meyakini kekuasaan Allah,” tutur KH Yusuf Mansur dalam tausiyahnya di gelaran acara Harlah

Dzikir dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Forum Ukhuwah Silaturahim Muslimat Nahdlatul Ulama (Fusmanu) Kabupaten Kendal bersama KH Yusuf Mansur, di GOR Bahurekso Kendal, kemarin. Di acara yang dihelat sejak pukul 07.00 hingga 11.30 itu, ribuan peserta pengajian gratis yang didominasi kaum muslimat ini, Yusuf Mansur berkali-kali menegaskan bahwa setiap urusan dunia harus didasari dengan nilai ibadah kepada Allah. Kiai muda yang dikenal

mengenai ”konsep sedekah”-nya ini mencontohkan, seorang ibu bisa berbelanja ke pasar tanpa uang samasekali. ”Ikan, sayur-sayuran, beras, dan sebagainya itu adalah Tuhan-tuhan yang lain. Singkirkan dulu Tuhan-tuhan itu, dan percayalah hanya pada Allah, maka Allah akan dekat dan memberikan apa yang kita mau,” paparnya. ”Nggak percaya? Coba saja,” imbuhnya, meyakinkan. Bukan itu saja, kekuasaan Allah juga bisa membuat keranjang belanjaan ”jalan sendiri” ke pasar, dan pulang ke rumah sudah penuh dengan belanjaan. Bahkan, belanjaan itu juga bisa ”memasak” dan ”menyajikan sendiri”. Apa rahasianya? ”Percayalah pada Allah. KuasaNya yang bisa membuat semua itu terjadi,” tegas Yusuf Mansur. Tentu, Yusuf Mansur pun menjelaskan bahwa Allah tidak akan membuat heboh manusia dengan benar-benar menjadikan keranjang jalan sendiri. Tapi, dengan kuasa-Nya, Allah mengutus ”tentara-tentara” atau malaikat yang mewujud orang-orang terdekat yang membawa, mengisi keranjang dengan belanjaan, dan memasak belanjaan itu hingga menyajikannya. Bersholawat Meminta hanya kepada Allah,

menyerahkan segala urusan hanya kepada Allah. ”Sholat yang rajin, berdoa, minta apa saja. Tambahi dengan rajin sholat tahajud, sholat dhuha, dan perbanyak sedekah. Tentu, mesti dengan keikhlasan dan pengharapan yang sungguhsungguh, dan percaya sepenuhnya hanya ke Allah, Allah, Allah saja,” tandasnya, motivatif. Penyampaian Yusuf Mansur itu sejalan dengan ajarannya tentang konsep ”Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus” di Wisata Hati saban SeninJumat, pukul 05.00, di layar antv. Bahkan setiap menjalankan urusan dunia, manusia harus ”melibatkan” Allah dulu, Allah lagi, dan Allah terus. Segala urusan mesti melibatkan Allah. Dalam tausiyahnya, Yusuf juga mengajak hadirin itu membiasakan bersholawat. ”Karena ajakan ini datang dari Allah. Bahkan Allah sendiri dan malaikat-malaikat-Nya juga bersholawat kepada Nabi,” tuturnya sambil menyitir satu ayat yang berbunyi: ”Innallaha wamalaikatahu yushalluuna ’alannabi yaa ayyuhalladziina aamanu shallu ’alaihi washallimuu taslima.” ”Sesungguhnya Allah dan malaikatmalaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” [QS 33:56]. (dnr)

KALANGAN DPRD Jateng meminta pemerintah bertindak cepat dan tanggap terhadap kondisi para petani, khususnya di Jateng, yang lahan pertaniannya puso akibat banjir. Tak hanya itu, pemerintah diminta segera memberikan bantuan yang dibutuhkan mengingat saat ini total kerugian yang dialami terus meningkat. Anggota Komisi B DPRD Jateng Istajib mengungkapkan, akibat dari bencana banjir yang melanda beberapa daerah di Jateng beberapa waktu ini mengakibatkan sekitar 2.996 hektar lahan tanaman padi yang siap dipanen mengalami puso. Sehingga, secara otomatis para petani mengalami kerugian yang tidak sedikit dari kejadian tersebut. “Sebagian besar kerugian terjadi di Pati, karena luasan lahan yang puso terbilang sangat besar, mencapai 1.985 hektar. Selain Pati, daerah lain yang mengalami puso adalah Grobogan 402 hektar, Cilacap 209 hektar, Demak 153 hektar, Semarang 60 hektar, Purworejo 56 hektar, Kudus 55 hektar, Pekalongan 20 hektar, Jepara 6 hektar, Bajarnegara 5 hektar, Kendal 1 hektar, dan Brebes 50 hektar,” ujar Istajib saat dimintai keterangan, kemarin. Lebih dari itu, politisi dari Fraksi PPP tersebut mengungkapkan, selain puso akibat banjir, lahan pertanian padi rakyat di beberapa daerah di Jateng juga mengalami kendala lain yang menyebabkan kerugian, yaitu adanya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) atau biasa disebut hama. Menurut Istajib, dari data yang ada di Dinas Pertanian (Distan) Jateng, tercatat saat ini ada sekitar 172 hektar lahan tanaman padi siap panen terserang OPT. Dan diperkirakan akibat dari serangan hama tersebut, para petani mengalami kerugian yang tidak sedikit. “Maka dari itu pemerintah secepat mungkin bisa tanggap dan segera mengatasi permasalahan ini, karena saya khawatir luasan lahan yang puso dan yang terserang OPT akan semakin luas ke depannya. Apalagi mengingat saat ini musim penghujan terhitung masih cukup deras curahnya,” imbuhnya. Istajib menambahkan, pemprov sebenarnya masih memiliki anggaran dana yang cukup untuk bisa diberikan sebagai bantuan kepada para petani yang lahannya mengalami puso atau terserang hama. Setidaknya, bantuan tersebut bisa segera diberikan agar beban para petani sedikit ringan dan bisa segera melakukan tanam kembali di lahannya. (hep/dnr)

senin, 6 Februari 2012

harian semarang

AGAM

10 5

pok kePSIS KlaSeMen DIVISI UTaMa KlUB

harian semarang

M M S K gM - gK P

UKUM & KRIMINAL PSCS

6

4

1

1

7-4

13

PERSIPASI

6

4

0

2

10-8

12

PSIS

6

3

1

2

9-4

10

PERSEPAR

ITIS

6

3

1

2

10-7

10

PERSIS

5

2

2

1

8-7

8

PSS

5

1

3

1

6-5

6

PERSIK

6

1

3

2

7-10

6

PSIR

6

1

3

2

harian semarang

6-9

harian semarang

6

LWALKOT PPSM

5

1

3

2

8-14

4

PERSIKAB

5

0

2

3

5-6

2

4 16 8

ToP SKor nama

Klub

Purwanto Vitor Borges Gendot Doni Dimas Pongky Mansyur Dede Hugo Ishak Yustianus

PSBI PSIS Persikota Persepar Persipasi Persewangi Persikota

gol 5 4 4 3 3 3 2

Engkus Kuswaha mati-matian mempertahankan bola saat dijamu PPSM, sekaligus mempertahankan puncak klasemen. Apa daya, PPSM lebih perkasa

Persaingan Makin Panas Oleh Wiwig Prayugi

Persepar Palangkaraya

HARSEM/INDRA PRABAWA

HARSEM/DOK

Ke Semarang, Persepar Percaya Diri Tamu baru. Ya, duel PSIS akhir pekan nanti akan menampilkan tamu baru bagi Semarang. Persepar Palangkaraya, siap bertandang ke markas Mahesa Jenar dalam laga lanjutan Divisi Utama LPIS, Sabtu (11/2) di Stadion Jatidiri. Persepar, tim berjuluk Laskar Isen Mulang itu baru saja menelan kekalahan menyakitkan atas Persipasi, Sabtu (4/2). Namun, kedatangan tim besutan Agus Setiyono ke Semarang bisa menjadi kebangkitan tersendiri. Seperti biasa, Persepar akan membawa 18 pemain yang saat ini masih menyatakan tak ada kendala apapun. Manajer Persepar, Veky Pangendaheng menegaskan, urusan administrasi pemain sudah dibereskan dan semuanya dalam kondisi fit. “Pemain yang kita bawa semuanya siap. Kami harus recovery dulu sebelum menuju ke Semarang,” kata Veky Pangendaheng, Manajer Persepar. Pelatih Persepar, Agus Sutiyono juga optimistis skuad yang dibawanya ke Semarang akan memberikan perlawanan berarti. Ia berharap bisa datang ke Semarang lebih cepat agar Roberto Kwateh dkk bisa memiliki waktu istirahat lebih panjang. Meski baru pertama kali menjalani duel versus tim senior, Persepar tetap percaya diri. Menurut Feky, akan banyak pelajaran yang didapat di Semarang, selain itu pihaknya bisa merasakan atmosfir sepakbola di tim yang pernah eksis lama di liga utama ini. Beberapa pemain Persepar taka sing lagi bagi Semarang. Ada eks gelandang Semarang United, Widianto dan striker PSIS Roberto Kwateh. Selain itu, Palangkaraya mengandalkan pemain-pemain muda yang musim lalu berlaga di Divisi Satu. Feky berharap, PSIS menjadi tuan rumah yang baik dan memberikan pertunjukan yang hebat. Tak hanya itu, sebagai peserta baru di kancah divisi utama juga ingin pertandingan berjalan dengan fair dan menyenangkan. “Kami trauma saja, di kandang lawan selalu dikerjai wasit. Padahal kami sendiri tidak pernah seperti itu,” tambahnya. (wig/rif)

PerSePar (4-3-3) KIPer Anas Hermawan BelaKang Oyedepo George, James, Rizal, Ivan A Rudi Onu Tengah Widianto, Hendra, Rahmad Dwi DePan Roberto Kwateh, Ahmad Faizal, Arnoldy Polii

Takluk 3-2 dari tim papan bawah tak membuat PSIS surut semangat. Sabtu pekan ini, Mahesa Jenar kembali melakoni duel penting. Persepar Palangkaraya menjadi lawan baru yang harus dikalahkan.

S

ejauh ini, rekor kandang PSIS masih sempurna, yakni dua kali menang besar, 3-0 atas Persik dan PSIR. Han Ji Ho dkk lalu menundukkan Persikab 2-0. Pada titik inilah, performa PSIS mengalami penurunan. Poin atas PPSM KN pun kandas setelah tuan rumah Magelang justru bangkit dari keterpurukan. “Bisa mengalahkan PSIS menjadi momen penting bagi PPSM,” kata asisten pelatih PPSM Eko Purjianto. Laga versus Persepar mutlak dimenangkan. Pasalnya, persaingan di papan

atas semakin panas. PSIS sejauh ini harus turun ke trap ketiga dengan poin 10 dari enam laga. Dua posisi teratas direbut PSCS dan Persipasi Kota Bekasi. Tim papan bawah yang juga mulai bangkit ialah PSIR. Laskar Dampo Awang dua kali berturut-turut sukses menahan imbang tuan rumah, yakni PSS (0-0) dan Persis (2-2). Pelatih PSIR Haryanto menegaskan timnya mulai menemukan performa terbaik. “Tapi kami pun tidak boleh lengah, bisa saja kami di kandang justru antiklimaks, apapun bisa terjadi makanya kami tetap mawas diri,” terang Haryanto.

Antiklimaks, mungkin dua kali ketidakmaksimalan PSIS terjadi seperti apa yang dicemaskan Rembang. Laga versus Palangkaraya menjadi pertaruhan tersendiri, dan menang tetap menjadi harga mati. Sayangnya, pada duel kandang keempat nanti, Semarang kembali tidak full team. Dua pemain dipastikan absen lantaran terkena hukuman. Vitor Borges de Souza, kembali absen karena akumulasi kartu. Sedangkan kiper andalan I Komang Putra harus absen akibat hukuman kartu merah.

(wig/rif)

Agus Yatmono

Seharusnya IKP Tekan Emosi TenSi tinggi permainan sepakbola kerap menyulut emosi pemain dari kedua kubu. Tak jarang pula terjadi perkelahian antarpemain di lapangan. Seperti yang dilakukan kiper andalan PSIS I Komang Putra, yang bentrok fisik dan harus menerima hukuman kartu merah saat timnya tandang ke markas PPSM Kartika Nusantara, Jumat (3/2). Pemain berdarah Bali ini dipaksa keluar lapangan setelah terlibat baku hantam dengan penyerang PPSM Josiah Seton. Akhirnya, Iswandi Da’i menjadi kiper dadakan karena Mahesa Jenar sudah tiga kali melakukan pergantian pemain. Sementara itu, tuan rumah juga bermain tanpa striker asal Liberia tersebut. Pelatih kiper PSIS Agus Yatmono sangat menyayangkan Komang yang tidak mampu meredam emosi. Pertikaian seperti itu akan merugikan tim, mengingat PSIS terlibat persaingan ketat dalam merebutkan puncak

klasemen sementara kompetisi Liga Prima Indonesia 2011/2012. “Seharusnya pemain sekelas Komang tidak sampai melakukan hal seperti itu. Dia kan termasuk pemain yang berpengalaman dan jam terbang yang tidak perlu diragukan lagi,” ujar Agus Yatmono saat ditemuai di Stadion Citarum, kemarin sore. Kendati demikian, Agus tidak sepenuhnya menyudutkan pria yang akrab disapa IKP itu. Tensi permainan dan kepemimpinan wasit menjadi faktor pemain kehilangan kontrol. “Tapi saya akui bahwa bermain di Magelang memang sangat keras. Kedua tim saling menunjukkan tensi tinggi. Di sini, seharusnya wasit juga berperan aktif untuk mengatur jalannya pertandingan. Jika tidak, tau sendiri lah,” lanjutnya. Yoga vs Ghoni Sementara itu, Agus mengaku belum menentukan pengganti IKP

saat tim kebanggaan publik Semarang ini menjamu Persepar Palangkaraya, pekan depan. Menurutnya, Yoga Wahyu dan Ghoni Yanuar sama-sama bisa diandalkan. “Belum bisa memastikan, karena keduanya masih perlu dilihat kondisinya sampai menjelang pertandingan,” papar Agus. Ia menambahkan, kondisi ini bisa menjadi ajang berkompetisi keduanya untuk menunjukkan yang terbaik dan bisa dipercaya menjaga gawang PSIS dari ancaman Persepar. “Bisa jadi menjadi semangat mereka untuk berebut posisi utama, saat Komang absen,” ucapnya lagi. Namun, Agus menyampaikan tidak ada persiapan khusus pada menu latihan kiper sebagai alternatif absennya IKP. “Ya, latihan seperti biasa. Kiper PSIS semua punya kualitas yang tidak jauh berbeda. Saya pikir semuanya siap diturunkan, tinggal dilihat besok lah,” imbuhnya. (wse/rif)

I Komang Putra HARSEM/INDRA PRABAWA

SP RT

senin, 6 Februari 2012

DILEMA DALGLISH

UKUM & KRIMINAL

RITIS

Oleh Tri Wuryono

Kehadiran Luis Suarez berpotensi memberi masalah baru bagi Liverpool. Siapa yang bakal tergusur?

LWALKOT , LobaL tv 00 g g n u S g 3. an Siaran L (7/2) pukul 0 selasa

Luis Suarez sudah terbebas dari hukuman

harSem/getty imageS

Persik Diimbangi 10 Pemain Blora BERMAIN di kandang,Stadion Utama Kendal, Persik Kendal gagal memetik angka penuh setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tim tamu Persikaba Blora, Minggu (5/2). Padahal Persikaba bermain dengan 10 pemain sejak menit ke 65 Meskipun hanya bermain imbang, Persik tetap memimpin Grup VI. Tapi, raihan satu angka di hadapan publik sendiri sangat disesalkan. Menurut pelatih Persik, Dananjaya, anak asuhannya bermain terlalu tergesa-gesa. Seharusnya, mereka bisa bermain bola-bola panjang dan menarik pemain supaya maju ke depan. Sehingga hasilnya bisa maksimal. “Hasil ini sangat merugikan kami,. Anak-anak bermain terlalu tergesagesa. Ini akan kami evaluasi,” katanya. Sementara itu, pelatih Persikaba Blora Agus Riyanto, mengaku bahwa kartu merah yang diberikan oleh wasit kepada pemainnya, Wahyu Supranoto sangat merugikan. Seharusnya, timnya bisa mengambil poin penuh, bila pemainnya tersebut tidak dikartu merah. “Wasit terlalu obral kartu,” katanya. (ono/twu)

L

UIS Suarez telah terbebas dari skorsing sembilan pertandingan buntut kasus rasisme yang dituduhkan kepadanya. Bomber Uruguay tersebut bakal menjalani ‘debut’ saat Liverpool menjamu Tottenham Hotspur, Selasa (7/2) dinihari WIB di Anfield. Suarez mendapatkan sanksi delapan kali tidak boleh bermain setelah diputuskan bersalah atas tuduhan rasisme pada bek Manchester United, Patrice Evra. Hukuman itu bertambah menjadi sembilan kali setelah dirinya diputus bersalah karena mengacungkan jari tengah ke pendukung Fulham pada 5 Desember lalu. Kembalinya Suarez memang telah lama dinantikan kubu The Reds. Sepeninggal Fernando Torres, menjadi tumpuan Liverpool untuk mendulang gol. Meski faktanya harapan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi. Suarez pada musim ini sudah tampil di 18 pertandingan dan mencetak lima gol di Liga Premier. Tapi, di satu sisi penyerang 25 tahun tersebut akan merusak performa Liverpool yang belakangan tengah mengalami grafik meningkat.

Capaian The Anfield Gang tanpa Suarez tidaklah buruk-buruk amat. Steven Gerrard cs sanggup memetik lima kemenangan, dua imbang dan dua kekalahan. Mereka juga melaju ke partai puncak Piala Carling dan babak kelima Piala FA. Bahkan, ketika Suarez absen, produktivitas The Reds malah meningkat. Si Merah mengemas 17 gol, dimana Craig Bellamy sebagai penyumbang terbanyak dengan enam gol. Ironisnya, di saat Suarez menghilang, Andy Carroll dan Dirk Kuyt, dua bomber The Reds yang selama ini mandul malah mulai aktif bikin gol. Kolektivitas seperti yang diharapkan Kenny Dalglish justru terbentuk tanpa kehadiran Suarez. Carroll, meski baru mencetak dua gol, tapi dia memberi kontribusi besar dalam beberapa partai The Kop. Begitu juga dengan Kuyt, yang kembali produktif setelah sekian lama absen mencetak gol. King Kenny kini dihadapkan pada pilihan sulit ketika harus menentukan starter saat meladeni Hotspurs. Apalagi The Reds punya misi balas dendam, setelah pada pertemuan pertama takluk 0-4 di White Hart Lane. “Ini sangat bagus untuk tim, Luis sudah mengikuti latihan beberapa minggu terakhir,” kata Dalglish. “Ini merupakan kabar fantastis bagi kami karena dia sudah bisa ikut bermain.” Demi menjaga ritme yang sudah terbentuk, bisa jadi Suarez akan ditampilkan dari bangku cadangan. Bagaimanapun, Liverpudlian tetap akan berucap,” Welcome Back, Suarez.” ***

Batas Kepemilikan Asset Terpasang antara PLN dengan Pelanggan

D

ALAM setiap penyaluran pasokan listrik ke pelanggan, dibutuhkan sejumlah peralatan listrik yang dipasang di rumah atau bangunan milik pelanggan. Perlu diketahui bahwa tidak semua peralatan listrik yang terpasang tadi milik Pelanggan. Demikian juga tidak semuanya milik PLN. Kalau begitu, yang manakah milik PLN ? dan yang mana milik dan tanggungjawab pelanggan ?. Asset Milik PLN

1. Kabel Sambungan Rumah (SR)

2.

yang dipasang dari tiang Jaringan Tegangan Rendah (JTR) atau dari satu rumah ke rumah yang lain, lalu dihubungkan ke APP yang terpasang di setiap dirumah/ bangunan pelanggan. APP adalah singkatan dari Alat Pembatas dan Pengukur yang terdiri dari kWH Meter, gunanya untuk mengukur, mencatat dan merekam setiap pemakaian listrik pelanggan dan Mini Circuit Breaker (MCB) yang berfungsi sebagai alat untuk membatasi daya tersambung pelanggan. Jika pelanggan menggunakan listrik melebihi daya tersambung, maka MCB (oleh pelanggan lebih dikenal dengan nama termis) akan langsung memutus arus listrik.

Keduanya merupakan asset milik PLN , tanpa ada kabel SR

dan APP, maka arus listrik tidak bisa disalurkan ke rumah/bangunan pelanggan. Meskipun kabel SR dan APP itu milik PLN, tetapi setiap pelanggan memiliki tanggungjawab untuk menjaga keamanan, keutuhan peralatan tadi dari kemungkinan kerusakan atau bahkan mungkin hilang dan tidak mengutak-utik / merusak APP (kWH Meter dan MCB), sehingga setiap pemakaian listrik benar-benar dapat terukur, tercatat dan terekam dengan baik. Untuk menghindari kemungkinan tangan-tangan jahil mengutak-atik APP tadi, maka setiap APP yang dipasang di rumah/bangunan pelanggan selalu disegel oleh petugas PLN. Apabila pelanggan mengetahui adanya kerusakan pada APP atau kabel SR, dianjurkan untuk segera melaporkan ke kantor PLN terdekat agar petugas PLN dapat segera melakukan pemeriksaan/ perbaikan/penggantian peralatan jika terjadi kerusakan. Asset Milik Pelanggan 1. Instalasi rumah/bangunan (IR/ IB) Meliputi instalansi kabel rumah, stop kontak, saklar, lampu-lampu, fuse((MCB) di luar APP milik PLN merupakan milik dan tanggung jawab pelanggan maka menjadi kewajiban pelanggan sendiri untuk memasangnya. 2. Fuse (MCB) berfungsi sebagai alat pengaman dari beban/ arus lebih maupun dari kemungkinan terjadinya

PT. PLN (Persero)

kebakaran akibat hubungan arus pendek (konsleting). Dalam pemasangan instalasi listrik di rumah/bangunan, setiap pelanggan PLN dapat mencari sendiri, memilih dan meminta bantuan biro instalatur resmi yang terdaftar dalam Asosiasi Kontraktor Listrik yang diakui di Indonesia. Hal ini untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan instalasi listrik yang dipasang di rumah/ bangunan pelanggan. Sangat dianjurkan kepada pelanggan secara periodik - minimal 3 tahunsekali untuk memeriksa kembali instalasi rumah/bangunan yang terpasang untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggan dalam menikmati listrik. Satu hal penting untuk dipahami, bahwa dalam setiap penyediaan dan penyaluran tenaga listrik ke pelanggan/ masyarakat sangat diperlukan adanya kepedulian, partisipasi dan keikutsertaan setiap pelanggan/ anggota masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan dan keutuhan setiap peralatan listrik yang terpasang dimanapun, baik itu yang milik PLN maupun milik pelanggan. Gunakanlah listrik secara bijak, tepat dan benar . Informasi layanan PLN: Telp. PLN 123 HP. (024) 123 www.pln.co.id email : pln123jatengyogya@pln.co.id

Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta

11 5

harian Agresivitassemarang Sayap Lilywhites

4

TOTTENHAM Hotspur berharap bisa mengulangi prestasi musim lalu, ketika menang 2-0 atas Liverpool di Anfield. Namun, kali ini The Lilywhites bakal datang ke markas The Reds tanpa sejumlah pemain inti. Aaron Lennon yang menjadi partner Gareth Bale untuk menusuk dari sayap, kondisinya masih meragukan. Kondisi yang sama juga dialami Jermaine Defoe. Kedua pemain ini bermasalah dengan hamstring ketika Hotspur menang 1-0 kontra Watford di babak keempat Piala FA akhir Januari lalu. “Aaron (Lennon) dan Jermaine (Defoe) tengah menjalani perawatan. Keduanya sangat diragukan untuk bisa diturunkan pada laga Senin (kontra Liverpool),” tutur asisten manajer manajer Spurs Kevin Bond di situs resmi klub. Absennya Defoe mungkin tak terlalu merisaukan Redknapp, karena Spurs masih punya Louis Saha yang baru saja direkrut dari Everton. Tapi, kehilangan Lennon tentu saja menjadi kerugian bagi peringkat ketiga Liga Premier ini. Agresivitas Spurs bakal berkurang ketika winger 25 tahun itu absen. Redknapp pun kini berharap pada kecepatan Gareth Bale untuk mengacak-acak pertahanan The Reds. Winger asal Wales ini menjadi top skorer klub di liga dengan 10 gol, termasuk dua gol ke gawang Wigan, tengah pekan lalu. Tottenham memang memiliki catatan impresif dalam laga tandang musim ini. Bale cs hanya kalah dua kali dari 10 pertandingan away terakhir (6 kemenangan 2 seri 2 kalah). Tapi, patut dicatat bahwa dalam empat partai away terakhir mereka hanya sanggup mengemas empat angka, hasil 1 menang 1 seri dan 2 kalah. Apalagi Spurs datang ke Anfield, yang sejauh ini masih steril dari kekalahan. (twu)

harian semarang

16

harian semarang

8

harSem/getty imageS

AGAM

harian semarang

gareth Bale

Listrik untuk kehidupan yang lebih baik Dapatkan Informasi lebih lanjut mengenai program PLN dengan menghubungi PLN 123

www.pln.co.id

Email: pln123jatengyogya@pln.co.id

pendidikan

12

SENIN, 6 Februari 2012

PERAYAAN Maulid Nabi di SDN Karangmlati 1 Demak diwarnai ger-geran. Pasalnya, ustadz Kiai Supandi dari Semarang berhasil membawa hadirin tertawa dengan humor-humor segarnya. Kendati demikian maidhotul khasanah yang disampaikan sangat mendorong semangat siswa untuk meraih prestasi. “Di sini tidak ada siswa yang malas. Yang ada siswa rajin, namun ada yang rajin bermalasmalasan,” ungkap Kiai Supandi ketika menyemangati siswa dan para orangtua siswa yang hadir dalam rapat pleno komite dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (4/2) di kampus SDN Karangmlati Desa Karangmlati, Demak. Disampaikannya, bahwa sebelum Rasulullah dilahirkan sudah disiarkan kabar akan

lahirnya cahaya yang gemerlap dari Baitulamin. Kelahirannya seperti halnya manusia biasa, seakan mengisyaratkan dari manusia biasa bisa lahir orang besar bila rajin dan mau berjuang. Dalam sambutannya, Kepala SD Karangmlati 1, Sutrisno memuji banyaknya prestasi yang diraih siswa. “Berkat kerja keras guru dan doa dari orangtua, SD kita disegani karena sarat prestasi,” ungkapnya. Ditambahkan, para siswa berhasil meraih prestasi dari bidang mata pelajaran hingga olahraga. Seperti juara II tingkat SD sekecamatan oleh siswa kelas V, M Hasym Mahmudi. Juara II tonnis tunggal putri tingkat SD seJateng dan DIY 2010 dan juara III Tonis Open SD putri dalam Dies Natalis Unnes Semarang 2011 oleh siswa Zaidatul A. Adapun pada

ajang Popda 2010 DAN 2011, SDN Karangmlati 1 meraih juara favorit II dan III. Sementara, sebelum menjadi SDN Karangmlati 1, sekolah ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dengan nama SR (Sekolah Rakyat). Bangunan dulu yang berbentuk panggung sekarang sudah berubah menjadi gedung tembok dan cor beton. Kini sekolah telah menjadi SD favorit setelah banyak meraih prestasi sekolah di tingkat kabupaten atau provinsi. Terpisah, Kades Karangmlati, H Agus Mulyono merespons peningkatan kualitas siswa di SD. Untuk itu pemerintah desa terus membantu pengadaan dan pembangunan sekolah. “Kami juga akan membantu sepenuhnya pendirian marching band dan grup band,” ungkapnya. (swi/nji)

HARSEM/SUKMA WIJAYA

Maulid Nabi, Tampilkan Ustadz Humoris

Penampilan grup kasidah cilik memeriahkan acara Maulid Nabi di SDN Karangmlati Demak

Siswa SMK Pelayaran Berhak Ikuti UN MENUNAIKAN pekerjaan dengan ikhlas. Itulah prinsip Ali Ngatmin. Menurut Kepala SDN Genuksari 02 Genuk ini, keikhlasan membuat bahagia. “Saya merasa dengan ikhlas maka kita dapat lebih memaknai dan menikmati hidup,” kata warga Bangetayu Wetan, Genuk ini. Pria yang lahir di Boyolali, 12 Maret 1964 ini mengatakan, hari demi hari yang dijalaninya harus dibekali perbuatan nyata bagi sesama. “Ini bukan merupakan slogan semata, namun juga mengajarkan kepada orang-orang di sekitarnya untuk lebih peduli kepada orang lain,” kata dia. Dikatakan, pesan yang sering disampaikan kepada orang lain yaitu lakukanlah pekerjaan dengan penuh keikhlasan. “Jangan ada pamrih. Yakinkan apa yang kita lakukan akan mendapatkan ganjaran yang lebih dari sang pencipta,“ ujarnya. Ayah dari Miftakhun Nur Fatikha dan Al Firda Nur Hanifa, mengaku sangat endukung pembinaan generasi muda. Baginya, adalah sebuah kewajiban untuk mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan sesama. Dengan bekal iman dan

Ali Ngatmin

ketakwaan, dirinya yakin mereka kelak bisa berbuat banyak bagi negara. ”Yang jelas keimanan harus lebih ditempa. Dengan bekal keimanan kuat, mereka pasti enggan melakukan hal tidak terpuji. Justru berlomba-lomba melakukan sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi orang lain,“ tambahnya. Suami dari Solichatun ini mengungkapkan, pengalaman kerjanya kurang lebih 24 tahun di dunia pendidikan sangat berguna, dalam obsesinya membentuk kepribadian anak didik. Bahkan, diakuinya, di sekolah yang dipimpinnya, dirinya tak segan turun menjelaskan visi dan misinya mencetak kader penerus bangsa berkualitas. “Pembekalan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME senantiasa dikedepankan, tentunya dengan kerjasama dengan semua pihak,” kata dia. Termasuk kepada rekan guru, dirinya selalu berpesan untuk mengingatkan pada anak didik pentingnya menambah keimanan. “Karena bagi saya itu sangat penting dalam pembentukan karakter anak didik,” jelasnya. Mengenai peran keluarga, istri dan anak adalah orang-orang yang berpengaruh dalam hidupnya. “Karena merekalah saya selalu bersemangat menjalani kehidupan,” jelasnya. Dikatakan, tak jarang dia menjadikan istri sebagai teman diskusi. “Karena sama-sama bekerja, kebersamaan di hari libur kami gunakan sebaik mungkin. Sambil membantu istri di dapur, saya gunakan untuk bertukar pikiran memecahkan segala persoalan,” paparnya. (awi/nji)

Meski sekolah masih dalam sengketa, siswa SMK pelayaran Semarang tetap berhak mengikuti Ujian Nasional. UN di Jateng akan dikawal 2.613 pengawas.

P

ARA siswa kelas III SMK Pelayaran Semarang diminta tidak cemas akan nasib mereka dalam Ujian Nasional (UN) nanti. Dinas Pendidikan Kota Semarang menjamin para siswa di sekolah yang masih dirundung sengketa yayasan tersebut tetap bisa mengikuti UN yang akan dihelat April nanti. Kepala Dinas Pendidikan, Bunyamin mengatakan, pihaknya akan membantu siswa SMK Pelayaran agar bisa mengikuti UN, karena merupakan hak siswa. “Pada prinsipnya, jika bersangkutan dengan akademis siswa, seperti pembelajaran dan UN, kami akan bantu. Itu sudah menjadi wewenang dan tugas kami,”

ucapnya, Sabtu (4/2). Ia menjelaskan tugas pokok Disdik terhadap sekolah-sekolah swasta adalah membina, mendampingi, dan mengawasi proses pembelajaran di sekolah. Termasuk menyikapi keluhan siswa SMK Pelayaran yang menyatakan banyaknya jam kosong. Bunyamin mengatakan, Disdik akan segera menindaklanjuti. “Kami akan periksa kebenarannya terlebih dahulu. Jika memang benar, kami akan melakukan penanganan untuk menjaga efektifitas proses pembelajaran,” ujarnya. Sejak 2008 SMK Pelayaran Semarang diperebutkan Yayasan Purnama dan Yayasan Ikatan Pendidikan Pelayaran Maritim Semarang (IPPMS). Sengketa antara

dua yayasan tersebut pun berlanjut ke meja hijau hingga sekarang. Yayasan Purnama mengambil langkah menggugat Yayasan IPPMS selaku yayasan yang menaungi sekolah tersebut saat ini. Yayasan Purnama yang mengklaim diri sebagai pemilik sekolah yang lama menilai Yayasan IPPMS tidak sah menaungi sekolah tersebut. Yayasan IPPMS diduga tidak terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM). Menanggapi masalah sengketa itu, Bunyamin enggan memberikan komentar. Menurutnya, masalah tersebut di luar kewenangan Disdik. “Itu sudah di wilayah Departemen Kehakiman, saya tidak berani komentar. Kewenangan kami hanya dalam hal proses pembelajaran atau akademis,” jelasnya. Bunyamin menegaskan, siswa tetap berhak mengikuti UN meskipun sekolahnya masih dalam sengketa di Pengadilan Negeri Semarang. “Para siswa saya harap tetap berkonsentrasi

Lomba Gambar SD Lab Fairs RATUSAN siswa TK dan SD di Kota Salatiga mengikuti lomba mewarnai

dan menggambar dalam rangka SD Lab Fairs, Sabtu (4/2) kemarin.

HARSEM/HERU SANtOSO

Tunaikan Pekerjaan dengan Ikhlas

Oleh Sokhibun Ni’am

Peserta terlihat antusias mengikuti lomba menggambar dan mewarnai

HARSEM/ARIS WASItA WIDIAStUtI

Lomba diadakan di GOR SMA Satya Wacana Salatiga. Lomba merupakan acara pembuka dari rangkaian kegiatan ‘SD Lab Fairs’. Kepala SD Lab Satya Wacana Pujiono mengatakan, rangkain kegiatan SD Lab Fairs berlangsung hingga akhir Pebruari. Selain siswa TK dan SD di Kota Salatiga, panitia juga mengundang beberapa sekolah di Kecamatan Banyubiru, Pabelan, Tuntang, Bawen, dan Ambarawa Kabupaten Semarang. “Target panitia sebenarnya 300 anak TK dan SD, namun hingga hari pelaksanaan masih banyak yang mendaftar di lokasi lomba. Maka panitia menambah kuota hingga 400 peserta. Biaya pendaftaran Rp 25.000 dan masing-masing peserta mendapatkan bonus pensil warna, snack, dan minuman,” jelas Pujiono didampingi

belajar menghadapi UN. Tidak usah cemas dan khawatir,” tandasnya. Terjunkan 2.613 Pengawas Terpisah, Penanggung Jawab Pengawasan UN Jateng, Prof Fathur Rokhman mengatakan pihaknya akan menerrjunkan 2.613 pengawas UN dari unsur perguruan tinggi. Pengawasan tidak hanya ketika ujian, tetapi juga distribusi soal. Fathur mengatakan, PT dan LPMP bersama dinas pendidikan akan memantau serta mengawasi pelaksanaan UN 2012. Para pengawas berasal dari kalangan dosen PTN dan 61 PTS di Jateng . “Jumlahnya banyak karena memang jumlah peserta dan ruang ujian juga banyak. Sekurangnya ada sekitar 311.413 peserta dari 2.598 sekolah yang harus diawasi,” jelasnya, di kampus Unnes, Jumat (3/2). Tugas pengawas pada penyelenggaraan UN nanti, ia katakan, tidak hanya mengawasi peserta mengerjakan soal, tetapi juga mengawal distribusi soal. (nji)

Ketua Panitia Arso Sajiarto kepada Harsem, di lokasi lomba, kemarin. Ditambahkan ketua panitia Arso Sajiarto, para pemenang lomba akan diambil juara I – III dan harapan I – III, yang masingmasing akan mendapatkan piala, piagam, uang pembinaan serta bingkisan dari sponsor. Untuk uang pembinaan bagi juara pertama sebesar Rp 500.000, juara kedua Rp 400.000, dan juara ketiga Rp 300.000. Adapun juara harapan I – III masing-masing mendapatkan Rp 100.000. Uniknya dalam lomba ini, peserta lomba mewarnai dan menggambar dilarang memberi warna dengan cara blok warna. “Ini baru pertama kali dilakukan dan para peserta juga mengakui baru pertama kali mendapati aturan dilarang menggunakan blok warna,” tandas Arso Sajiarto, yang juga pemilik Rumah Makan Joglo Bu Rini, Salatiga. (hes/nji)

Anak Difabel Bukan Produk Tuhan yang Gagal ANAK penyandang different ability (diffable) bukanlah produk Tuhan yang gagal. Meski dilingkupi kekurangan fisik, sebenarnya mereka memiliki potensi dan talenta hebat. “Tuhan tidak pernah gagal menciptakan makhluknya. Jadi, meski mereka yang terlahir dalam kondisi difabel terlihat memiliki kekurangan, tetapi mereka dikaruniai kelebihan yang terkadang tidak dimiliki orang kebanyakan,” kata Ciptono praktisi pendidikan anak berkebutuhan khusus, Jumat (3/2). Untuk itu, menurut Ciptono, orangtua yang memiliki anak difabel tidak sepantasnya malu dan menyembunyikan anaknya. Sebaliknya, orangtua harus memberikan kesempatan bagi si anak untuk mengembangkan potensi dan talenta yang dimiliki. “Anak-anak berkebutuhan khusus mulai anak penyandang tuna netra, tuna rungu, hingga

tuna grahita memiliki potensi yang harus digali dan dikembangkan, bahkan potensinya bisa lebih dari orang biasa,” jelas ia yang juga Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Semarang itu. Ciptono mengaku telah membuktikan sendiri hal itu. Dengan pembelajaran yang mengedepankan pendekatan potensi masingmasing anak, banyak anak-anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Semarang telah berhasil mendulang prestasi membanggakan. Anak-anak difabel dengan potensi yang dimilikinya, ia mengatakan, bahkan tak jarang juga mampu menginspirasi banyak orang. “Maka sangat keliru menurut saya jika anak-anak berkebutuhan khusus dipandang sebelah mata. Di balik kekurangannya mereka juga memiliki kelebihan. Yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan mengembangkan potensinya,” ucapnya.

Segudang Prestasi Satu contoh dari sekian banyak anak difabel berprestasi yang pernah diasuh di SLB Negeri Semarang adalah Alit Agung Wijaya (22). Penderita tuna rungu asal Magelang tersebut terbilang memiliki segudang prestasi. Baru-baru ini Alit mencetak rekor menggambar 100 karikatur dalam waktu 6 jam non-stop di Museum Rekor Indonesia (Muri). Selain itu, remaja yang lahir prematur dengan berat tubuh 1,6 kilogram juga pernah menjuarai lomba desain animasi dan juara nasional lomba komik (2008), juara II ajang Coverstar (2009), menjadi bintang Elmosta Semarang (2010), serta menjadi coverboy majalah Aneka Yess pada 2011. Ari Supriyatna, ayahanda Alit, mengungkapkan jika ia dan istrinya mengetahui keganjilan pada diri anak keduanya tersebut setelah berumur 1 tahun. Pada usia itu, Alit sama sekali belum bisa bicara meski hanya bersuara. Dari hasil

pemeriksaan dokter Alit dinyatakan tuna rungu dengan memiliki gendang telinga belum sempurna karena lahir prematur. “Berbagai upaya sudah dilakukan kedua orang tuanya untuk memperbaiki organ pendengaran Alit. Namun, hal itu tidak membuahkan hasil,” kata Ari. Mulai usia dua tahun, Ari melanjutkan, anaknya sudah mulai menunjukkan kegemaran menggambar berbagai obyek. “Jika dia minta apaapa juga selalu dilakukannya dengan mengambar,” terangnya. Sadar memiliki bakat tersendiri, Ari dan istrinya kemudian mendorong bakat tersebut, seperti mengikutsertakannya dalam berbagai ajang lomba menggambar. “Kami sama sekali tidak malu dengan kondisi Alit. Sudah kewajiban kami selaku orangtua untuk membimbing dan mengembangkan potensinya hingga Alit bisa membuat kami bangga seperti sekarang ini,” tandasnya. (sokhibun ni’am/nji)

HARSEM/CUN CAHYA

Alit Agung Wijaya tengah melukis sketsa wajah wartawan Semarang. Dua tahun silam dia memecahkan rekor MURI kategori melukis 100 sketsa wajah dalam waktu 6 jam.


HARIAN SEMARANG 060212