Issuu on Google+

www.harianjambi.com @harianjambi HarianJambi Telp : (0741) 5912188 (0741) 5912199 info@harianjambi.com

RABU 06 Nov November vember 2013

U N T U K

Eceran: Rp. 2.000,Langganan: Rp. 50.000,-

P E R U B A H A N

RIANTI

Keindahan Taman Kota Dirusak

Cinta Suami karena Romantis Hal SELEBRITAS, SE 2

Hal 13-19

Hal TANAH PILIH, 3

Guru Pemukul Siswa Dihukum

JELANG BARCELONA VS MILAN

Terpuruk, tapi Jangan Remehkan BARCELONA - AC Milan dalam kondisi sangat buruk menjelang lawatan ke Barcelona. Meski Rossoneri tengah terpuruk, The Catalans diingatkan tak memandang remeh karena lawannya punya nama besar di Eropa. Milan diprediksi bakal mengalami banyak kesulitan saat harus melawat ke Camp Nou di matchday keempat Liga Champions, Kamis (7/11) dinihari WIB mendatang. Riccardo Montolivo cs memang bisa bermain imbang 1-1 saat main di San Siro dua pekan lalu. Namun, seiring kondisi Milan yang semakin memburuk peluang menang mereka dianggap kecil. Kekalahan atas Fiorentina di akhir pekan kemarin membuat Milan terlempar ke posisi 11 klasemen Seri A,

Amrial: Percuma Ada Guru BP Kalau Masih Main Pukul

baca Terpuruk hal 4

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanjab Barat akhirnya memberikan sanksi terhadap Siti Fatimah, guru SMKN 1 Kualatungkal yang memukul siswanya pada Kamis (31/10) lalu. Hanya saja, hukuman yang diberikan akibat tindakan yang tidak mendidik itu cuma teguran lisan. HERJULIAN, Kualatungkal KEPALA Bidang Pendidikan Menengah Disdik Tanjab Barat Amrial menyesalkan dan mengecam aksi pemukulan yang membuat Ansori (17) mengalami lebam di wajah dan dipermalukan di depan teman-teman sekelasnya itu. Dia menilai, tindakan sang

guru tidak mendidik. Karena itu, kata dia, Disdik melalui Kepala SMKN 1 Kualatungkal telah memberikan teguran. “Kita sudah memanggil oknum guru tersebut untuk diminta keterangannya terkait pemukulan itu. baca Guru hal 4

PENANGANAN NARKOBA Riccardo Montolivo

Kasus Minim, BNNP Dianggap Tertutup

EKONOMI

Laba Bersih Telkom Tembus Rp 15,7 T JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) pada triwulan III 2013 membukukan laba bersih Rp 15,725 triliun. Perolehan itu naik 11,28 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 14,130 triliun. “Di tengah situasi ekonomi yang kurang bersahabat, kinerja keuangan kami bisa tumbuh double digit,” kata Direktur Utama Telkom, Arief Yahya, di Jakarta, Selasa (5/11). Ia menjelaskan, Telkom menjadi satu-satunya operator di industri telekomunikasi nasional yang mampu tumbuh signifikan. Menurut catatan, pada triwulan III 2013 operator lainnya seperti PT XL Axiata justru membukukan laba sebesar Rp 951,9 miliar, anjlok 58 persen dibanding periode sama 2012, sedangkan PT Indosat menderita rugi sebesar Rp 1,76 triliun. baca Laba hal 4

KRIMINALITAS

Brimob Tembak Mati Satpam JAKARTA - Anggota Brigade Mobil (Brimob) Kelapa Dua Mabes Polri berinisial WAN menembak seorang petugas satuan keamanan (satpam) bernama Bachrudin yang mengalami luka pada dada bagian kiri hingga tewas. Menurut saksi mata, kejadian berawal saat pelaku menegur korban karena tidak hormat kepada oknum anggota Brimob tersebut. “Pelaku menegur korban karena merasa tidak dihormati,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat dikonfirmasi di Jakarta Selasa (5/11) malam. Rikwanto mengatakan kejadian penembakan tersebut di Rumah Toko Galaxy Nomor 30-31 Blok L Komplek 1.000 Ruko Cengkareng Jakarta Barat sekitar pukul 18.30 WIB. baca Birmob hal 4

RONY MUHARRMAN/ANTARA FOTO

SEMBURAN ABU VULKANIK: Warga memperhatikan semburan abu vulkanik Gunung Sinabung di Desa Tiga Pancur, Kabupaten Karo, Sumut, Selasa (5/11). Semburan abu vulkanik setinggi 5.000 meter itu membuat warga desa di sekitar gunung tersebut panik dan mengungsi untuk menyelamatkan diri. (Berita terkait di halaman 9)

JAMBI - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi dinilai masih tertutup dalam penanganan kasuskasus narkoba. Akibatnya, kasus-kasus narkoba yang ditangani oleh badan pimpinan Kombes Pol M Yamin Sumitra itu juga terkesan sangat minim. Hal itu mengemuka di selasela kunjungan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar ke BNNP pada Senin (4/11) lalu. Bahkan, kepala

DOK/HARIAN JAMBI

Anang Iskandar BNN juga enggan memberikan komentar saat ditanya wartawan mengenai kinerja BNNP Jambi. baca Kasus hal 4

Hari-hari Novelis Meiliana K Tansri

Menulis di Sela Urusan Rumah Tangga Ia belajar menulis cerita sejak duduk di bangku SD. Kini, sejumlah novel yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama lahir dari tangannya. Novel terakhir, trilogi Darah Naga --Mempelai Naga, Gadis Buta dan Tiga Ekor Tikus, dan Sembrani. Tahukah Anda, novelis Andal ini tinggal di rumah sederhana di Talangbakung, Kota Jambi? Bagaimana dia mengasah kemampuannya bercerita? ROMI AFRIZAL, Jambi RUMAH sederhana itu terletak di Perumahan Tanjung Permata Talangbakung, Blok AA No 99. Di rumah itu, dia tinggal bersama suami dan empat anaknya. Dikatakan sederhana, rumah tersebut nyaris tanpa taman karena sebagian tanahnya

dipakai untuk bangunan. Di sela-sela kesibukan sebagai ibu rumah tangga, Mei –begitu Meiliana K Tansri biasa disapa— menyempatkan diri berbincang dengan Harian Jambi, dua hari lalu. Senyum ramah menghias wajahnya --bahkan saat anak bungsunya, Yafeth (5 bulan), menangis meminta digen-

ROMI AFRIZAL/HARIAN JAMBI

PRODUKTIF: Meiliana K Tansri di kediamannya.

dong. Dia pun memangku anaknya sambil menjawab pertanyaan-pertayaan yang diajukan kepadanya.

Mei belajar menulis sejak masih SD, tetapi baru di bangku SMP, yakni sekitar 1987 dia mulai serius menu-

lis. Awalnya, kemampuan menulisnya ini lebih sebagai suatu kebiasaan untuk menyalurkan hobi. Namun, tanpa disangka hobi itu mengantarkannya pada satu titik waktu di mana dia harus memulai menulis secara serius, yakni pada 1996. Novel pertama yang dirancangnya waktu itu berjudul Konser, yang mengisahkan kehidupan seorang pianis. Tetapi, Konser justru baru terbit pada Agustus 2009 –sebagai novel keempat dari sederet karya perempuan yang suka bermain piano tersebut. Tulisan yang pertama terbit adalah cerita bersambung (cerber) yang diikutkan baca Menulis hal 4

ANDI SORAYA

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

2 BIOSKOP HARI INI

WTC Batanghari

12:30

12:00

12:20

12:15

14:40

14:20

14:30

14:30

17:00

16:40

16:40

16:45

19:10

19:15

19:10

19:00

21:20

21:30

21:20

21:15

RIANTI CARTWRIGHT

Cinta Suami karena Romantis

Mau Diceraikan, Ini Tanggapannya JAKARTA, Rumah tangga artis Andi Soraya digoyang kabar perceraian. Kabar itu muncul saat suami Andi, Rudy Sutopo mengaku ingin menceraikan Andi. Andi sendiri mengaku tak mau banyak berkomentar soal ucapan Rudy. Bahkan, bintang film ‘Arisan Brondong’ itu mengaku belum mendengar soal rencana Rudy menceraikannya. “Saya belum tahu menahu perihal itu, tanyakan saja sama yang memberikan berita itu. Nggak ada yang perlu saya konfirmasi untuk suatu sifatnya belum jelas dan pribadi,” ujar Andi kepada detikHOT, Senin (4/11/2013). Ibu dua anak itu tak mau panik dengan segala pemberitaan soal rumah tangganya. Ia menegaskan tak terus dipusingkan dengan kabar tak sedap itu. “Kalau belum jelas kenapa musti di gembar-gemborkan? Santai aja,” ucapnya. Sebelumnya, Rudy menuturkan rencananya untuk menceraikan sang istri, Andi Soraya. Ia berharap Andi bisa mendapatkan suami yang lebih baik darinya. “Saya berharap Andi Soraya bisa mendapatkan suami yang lebih dari saya. Lebih ganteng, kaya dan jadi idamannya,” kata Rudy saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (4/11/2013). (dtk)

JAKARTA- Rianti Cartwright sangat bangga kepada suaminya, Cas. Salah satunya karena ia memiliki sifat romantis. “Romantis, dia itu nggak aneh-aneh tapi lebih ke sikap sehari-hari. Perhatiannya itu loh,” katanya saat ditemui di TransTV, Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2013). Mereka baru saja merayakan ulang tahun pernikahan. Menu-

FADLY PADI

Doakan yang Terbaik Untuk Piyu

ASHANTY

HUT ke-30, Hamil

JAKARTA- Masih jelas dalam ingatan kasus perusakan rumah Adiguna Sutowo belum lama ini yang terpaksa ikut menyeret nama musisi Piyu ‘Padi’. Belakangan Piyu sendiri sudah mulai ‘gerah’ dengan kasus tersebut. Kasus yang menyeret Piyu itu tentunya juga ikut mencuri perhatian banyak orang termasuk temanteman Piyu di grup Band Padi. Namun rekan satu band-nya, Fadly justru mengaku tak mengikuti kasus tersebut. “Yang pasti saya tidak mengikuti, dan saya berharap berdoa kita semua dimudahkan urusannya,” ujar Fadly ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2013). Saat ini, grup band Padi memang tengah vakum. Oleh karena itu, diakui Fadly, dirinya dengan Piyu juga sudah lama tak berkomunikasi. “Udah agak lama gak berhubungan dengan Mas Piyu, ya berharap semua keluarga bukan hanya Mas Piyu, tetapi keluarga yang lain dimudahkan dalam berumah tangga dan menghadapi masalah,” tuturnya. (dtk)

DEPOK- Selain merayakan hari jadinya yang ke-30 tahun, ternyata ada kabar bahagia lainnya yang dibawa Ashanty hari ini, Senin (4/11/2013). Kini istri Anang tersebut tengah berbadan dua. Ashanty memang belum mau bicara banyak mengenai kehamilannya. Namun sang suami, Anang menegaskan kabar bahagia tersebut meski enggan menyebutkan berapa usia kandungan sang istri. “Kandungan kami akan pastikan ke dokter dulu. Ya semoga kandungan sehat. Yang penting kan ibunya dulu yang sehat,” ujarnya itemui di kediamannya di Villa Cinere, Depok, Jawa Barat, Senin

LADY GAGA

Dituntut 5 M oleh Produser JAKARTA-Lahirnya mini album Lady Gaga bertajuk ‘The Fame Monster’ di tahun 2009 diikuti kesuksesan luar biasa dengan menyabet delapan penghargaan dari 13 nominasi di MTV Music Awards 2010. Namun ternyata ada masalah masalah hukum di balik itu semua. Dilansir oleh, NME, Selasa (5/11/2013), Teddy Riley, seorang produser sekaligus penulis salah satu lagu di album tersebut, berjudul’Teeth’, menuntut Lady Gaga sejumlah Rp 5,6 miliar. Hal itu disebabkan ‘mother monster’-julukan Lady Gaga, itu mengingkari janji royaltinya kepada Teddy. Teddy sendiri adalah personel dari grup R&B kawakan asal Amerika, BLACKstreet. Dirinya dijanjikan royalti sebesar 25% dari penulisan lagu tersebut. Mini album ‘The Fame Monster’ menang terbilang sangat sukses. Berisi delapan lagu, Lady Gaga menghasilkan tiga hits sekaligus, (‘Bad Romance’, ‘Alejandro’ dan ‘Telephone feat Beyonce’). Dan menjadikannya penyanyi perempuan satu-satunya yang mencapai penjualan lebih dari empat juta kopi secara digital lewat ‘Bad Romance’. Sampai saat ini, belum ada tanggapan dari pelantun ‘ARTPOP’ itu perihal masalah royalti ini. Tampaknya, perilisan album terbarunya, ‘ARTPOP’ pada tanggal 11 November mendatang menjadi alasan sibuknya penyanyi yang terkenal nyentrik ini. (dtk)

rutnya, ia kala itu diajak liburan ke Bali. Rianti juga merasa nyaman karena Cas begitu mensupport semua kegiatannya. Tapi menurutnya, dalam sebuah hubungan yang terpenting adalah komunikasi. “Yang penting kan komunikasi, aku sama Cas kan seumuran, jadi kayak sahabat aja. Saling terbuka, nggak ada rahasiaan,” ujarnya. (dtk)

(4/11/2013). Ashanty sendiri secara tersirat mengungkapkan kehamilannya dengan cara yang lebih ‘halus’. Saat disinggung apa yang belum tercapai dalam hidupnya, Ashanty menjawab ‘momongan’. “Aku sudah cukup senang. Cuma yang belum kelihatan kan momongan. Mungkin permohonannya aku mau cepat mau punya momongan biar lengkap. Ingin jadi ibu, istri yang baik, dan berguna bagi masyarakat,” ujarnya. “Aku alhamdulilah punya suami yang baik jadi imam buat aku, punya anak-anak, punya orangtua yang bahagiain aku,” tandas penyanyi bernama lengkap Ashanty Siddik Sidd Hasnosaputro itu. Hasnosaputr (dtk)

SHIREEN SUNGKAR

Buku Nikah Langka, Ingin Nikah Sah Secara Agama JAKARTA- Di beberapa daerah di Indonesia terjadi kelangkaan buku nikah. Tentu saja hal itu jadi momok bagi beberapa calon pengantin, tapi tidak untuk Shireen Sungkar.

Shireen yang akan menikah dengan Teuku Wisnu pada 17 November mendatang tidak merasa takut. Baginya, buku nikah tak penting yang terpenting ada sah secara agama.

“Tapi kalau abis, nggak apaapa deh pakai lembaran yang penting di mata Allah udah sah,” ucapnya saat ditemui di Kebaya Berkat by Devina Shanti, Jalan Tebet Timur

Dalam Raya No.91B, Jakarta Selatan, Senin (4/11/2013). Namun, Shireen juga berharap nantinya bisa tetap mendapat buku nikah. Ia pun seperti tak mau jika pernikah-

annya hanya dituliskan dalam secarik kertas. “Ya jangan sampai cuma dapet kertas dong. Mudahmudahan pas aku nikah nanti ada gitu sisa,” tuturnya. (dtk)

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

Cuaca

Hari Ini Jambi

3

HUJAN RINGAN SUMBER: BMKG JAMBI

Keindahan Taman Dirusak

INSPIRING WORDS Inspirasi terbes terbesar dalam hi hidup saya yang pertama ad adalah ibu, ya yang kedua kemi kemiskinan.n

Oleh Umbul-Umbul & Reklame Chairul Tandjung (Founder CT Corp Indonesia)

Keberadaan taman di Kota Jambi selayaknya berguna untuk memberikan rasa nyaman pada mata. Serta menampilkan estetika wajah kota. Namun sayangnya, keindahan taman tadi di rusak oleh berbagai atribut parpol maupun organisasi. SUPARMAN, Jambi

MERUSAK: Taman di Kota Jambi banyak dirusak oleh banyaknya baleho dan umbul-umbul.

SEHARUSNYA keberadaan taman-taman di Kota Jambi berguna untuk memberikan kenyamanan, keindahan bagi masyarakat. Terutama tamantaman aksesoris, yang terus mendapatkan perawatan dari petugas Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Jambi. Namun sayangnya, keindahan taman tadi di

KESEHATAN

KASUS DAMKAR

JADWAL SHALAT SUBUH 04 : 28

DZUHUR ASHAR 11 : 52

15 : 08

MAGRIB

ISYA

17 : 57

19 : 07

SUBER : Kementrian Agama Kantor Wilayah Provinsi Jambi

rusak oleh berbagai macam atribut partai dan organisasi. Seperti umbul-umbul, reklame dan bendera-bendera. Doddi Hidayat, Kabid Pertamanan dan Pemakaman Kota Jambi, mengakui partisipasi masyarakat masih lemah, dalam menjaga kelestarian taman yang tersedia. baca Keindahan, hal 4

Tidak Ada Anggaran Pengawasan Fattah Mengaku Tersiksa BUAH BIBIR

Jangan Takut Mencoba JAMBI- Gadis cantik bernama lengkap Febrina Luciana Masdanur ini memiliki segudang kesibukan. Hal ini tergambar saat dara kelahiran Sungai Penuh ini memulai perbincangan dengan Harian Jambi. Putri pasangan Aiptu Masdanur dan Ferry Florida, saat ini bekerja sebagai SPG di sebuah dealer Yamaha. “Saat ini saya bekerja di dealer Yamaha sebagai SPG. Tidak hanya itu, saya juga ada usaha online kecilkecilan. Seperti bantal animasi photo, mug photo, ada juga produk kecantikan, Dan barang lainnya yang cocok untuk kado juga,” ujarnya sembari tersenyum manis. Menurut Febrina, usaha ini dimulai Juni 2013 dan sudah mendapat respon positif di pasaran. “Alhamdulilah usahanya berjalan dengan baik, walau masih cukup baru. Namun sudah mendapat respon positif, bahkan ada yang pesan barang dari Sulawesi sana,” ujarnya wanita cantik yang juga menyukai dunia photograpy. Untuk menyalurkan hobi fhotograpy nya, dia bergabung dengan komunitas photograpy. Karena menurut Febrina yang memiliki jangan biarkan rasa takut membuat kita berhenti mencoba ini tidak ada ada yang mustahil dlm hidup ini. Jika kita mau berusaha untuk jadi yang terbaik. “Jangan takut mecoba hal-hal baru dan penuh tantangan. Asal positif, dan kita menjalani serius. Tidak ada yang mustahil, yang penting kita mau mencoba dulu. Kalau semua serba takut dan ragu-ragu, tidak akan jadi,” tegas dia. (rph)

Febrina Luciana Masdanur

KARIKATUR

Usaha Depot Air Minum

Menjalani Masa Hukuman

JAMBI-Maraknya depot air minum di setiap sudut Kota Jambi, ternyata menimbulkan dilematis tersendiri. Karena dari segi pengawasan, pemerintah tidak campur tangan sama sekali untuk sisi hygenisnya. Padahal, usaha seperti itu telah masuk ada di setiap perumahan. Joni Warta Sidik, Kasi Kesling Dinkes Kota Jambi mengakui tidak terdapat anggaran khusus terkait pengawasan usaha depot air minum dan industri rumah tangga lainnya. “Sejauh ini tidak terdapat anggarannya, jadi kita tidak dapat melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara kontinyu terhadap usaha-usaha

JAMBI-Abdul Fattah mengaku dan merasa dirinya paling tersika dan paling lemah selama menjalani proses hukumnya. Pengakuan tersebut disampaikan saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Jambi. Dengan agenda pledoi dari terdakwa Abdul Fattah dan penasehat hukumnya. “Selama proses hukum ini berjalan, saya merasa bahwa sayalah orang yang paling tersiksa. Sayalah orang yang paling merasa terbeban dan berada dalam posisi yang paling lemah. Itu merupakan akibat mengapa saya berada di sini,“ tutur Abdul Fatah dalam persidangan.

EDWIN/HARIAN JAMBI

DEPOT: Tidak ada pemeriksaan secara rutin yang dilakukan oleh dinkes kota untuk depot air minum di Kota Jambi.

rumah tangga. Meskipun prinsipnya usaha rumah tangga tersebut, membutuhkan

pengawasan dan pemeriksaan aspek kesehatannya, baca Tidak Ada, hal 4

Terdakwa bupati nonaktif Kabupaten Batanghari ini juga tampak lesu dan sedih selama persidangan berlanjut. Di luar sidang terlihat pendukung dari terdakwa berkumpul. Kembali Fattah bahkan berkata selalu dihantui oleh penyakit dan kesehatan. Banyak pihak yang tidak perlu merasakan ini, tetapi tetap merasa terbeban. “Selama proses ini, saya selalu dihantui oleh penyakit dan kesehatan saya, juga keluarga yang ikut menanggung beban yang seharusnya tidak terjadi kepada saya,” tambahnya. baca Fattah, hal 4

Momentum Tahun Baru 1435 Hijriah

Tidak Seremonial, Momentum Intropeksi Diri Jangan hanya tahun baru 1 Januari aja yang kita meriahkan tetapi tahun baru hijriah juga wajib kita rayakan, karena mayoritas masyarakat Jambi ini adalah muslim. Dan pada 1 Muharram inilah yang menjadi salah satu ciri khas dari agama Islam untuk lebih meningkatkan iman dan taqwa. RIRIN, Jambi

IST / HARIAN JAMBI

UNIK: Salah satu kostum unik Komunitas Cosplay Jambi yakni Alcos yang berasal dari Palembang.

MALAM tadi, Senin (04/11) merupakan malam yang tidak akan dilewati begitu saja oleh masyarakat muslim di Kota Jambi. Hal ini disebabkan

karena pada malam tersebut adalah hari besar Islam. Oleh karena itu mereka pun berbondong-bondong ke mesjid untuk ikut menyemarakkan tahun baru hijriah atau yang biasa dikenal dengan tahun baru Islam tepatnya yang ke 1435 Hijriah. Jika dalam kalender masehi bertepatan pada hari Seelasa 05 November 2013. Peringatan malam 1 Muharam 1435 Hijriah di Masjid AtTaqwa Kotabaru misalnya begitu terasa. Dimulai dari salat Ashar berjamaah, doa tutup tahun dan doa awal tahun. Setelah gema Adzan magrib berkumandang, masyarakat datang beramai-ramai ke masjid untuk mengikuti acara ataupun kegiatan yang akan dilaksanakan pada malam tahun baru Islam yang telah disiapkan oleh pihak panitia setempat. Dalam kesempatan ini sebagian masyarakat khususnya daerah Kotabaru, RT 07 Kelurahan Paal Lima Kecamatan Kotabaru ikut menyemarakkan malam tahun

baru hijriah ini. Warga antusias untuk mengikuti acara itu. Meskipun rintik gerimis turut mengikuti acara pawai obor yang mereka adakan, tetapi hal tersebut tidak melunturkan semangat. Khususnya dari kalangan anak-anak untuk mengikuti acara yang hanya ada satu tahun sekali ini. Tujuan dari acara pawai obor ini menurut Santoso selaku panitia adalah untuk mengakrabkan antar masyarakat kalau dalam Islam di sebut Ukhuwah Islamiyah. Karena dengan adanya hari besar seperti ini masyarakat yang jarang ke masjid mungkin akan turut memeriahkan kegiatan ini. Kemudian mereka bisa mengerti tentang pentingnya ibadah berjamaah di masjid, ‘’Harapannya ini bukan seremonial belaka, namun juga ajang keakraban kita umat Islam. Juga untuk intropeksi diri, agar lebih baik ke depannya,’’ kata pengurus mesjid ini. baca Tidak, hal 4

4 RABU, 06 November 2013 ¦ Edisi Pagi

Chandra Asri-Michelin Kerja Sama Pabrik Karet JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dan Compagnie Financiere Michelin (Michelin) meresmikan kerja sama investasi kedua perusahaan untuk membangun pabrik karet sintetis di Kota Cilegon, Provinsi Banten. “Kami sepakat untuk membangun pabrik karet sintetis (synthetic rubber) yang nantinya akan dikelola PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI),” kata Presiden Direktur PT Chandra Asri Petrochemical (CAP), Erwin Ciputra di Jakarta, Selasa. Peresmian kerja sama kedua perusahaan disaksikan Dubes Perancis untuk Indonesia Corinne Breuze dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Mahendra Siregar. Corinne berharap kerja sama antarperusahaan itu akan memberi sumbangan positif bagi sektor otomotif di Indonesia, sekaligus memperat hubungan bisnis bagi keduanya. Sedangkan Mahendra mengatakan, pemerintah akan memberikan dukungan bagi perusahaan tersebut sehingga rencana start up pabrik awal 2017 dapat terlaksana tepat waktu. Lebih jauh Erwin mengatakan, peresmian kerja sama ini merupakan tindak lanjut perjanjian PT Petrokimia Butadiene Indonesia anak usaha CAP dengan Michelin yang ditandatangani Juni 2013. (ant)

16 Nelayan Berhasil Dipulangkan JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan berhasil memulangkan sebanyak 16 nelayan asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, yang sebelumnya ditangkap aparat Australia karena dituduh melakukan pencurian ikan di wilayah Australia. “Pemulangan nelayan yang ditangkap di luar neger merupakan wujud nyata keberpihakan KKP terhadap nasib para nelayan Indonesia,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya

Kelautan dan Perikanan KKP Syahrin Abdurrahman di Jakarta, Selasa. Syahrin memaparkan sebanyak 16 nelayan Indonesia itu ditangkap Australian Fisheries Management Authority (AFMA) tanggal 11 Oktober 2013 dengan tuduhan melakukan penangkapan ikan secara illegal di wilayah Australia. Nama ke-16 nelayan tersebut adalah Firman, Souleng, Serang, Rusdi, Amirudin, Indra Aditya, Wiranto, Sudirman, Dival, Muham-

Laba Bersih Telkom Tembus Rp 15,7 T ------------------------------------------------ dari hal 1 Pada saat yang sama, jika dibandingkan dengan Telkomsel, anak usaha Telkom ini mampu mencatat laba sebesar Rp 13,1 triliun, naik 11,9 persen dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 11,7 triliun. Kenaikan laba Telkomsel ditopang pendapatan Telkomsel sebesar Rp 43,9 triliun hingga triwulan ketiga 2013 atau naik 10,4 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 39,85 triliun. Secara keseluruhan, tambah Arief, penyumbang pendapatan Telkomsel adalah dari layanan data, internet dan

jasa teknologi informatika sebesar Rp 3,24 triliun atau berkontribusi 16,15 persen dan pendapatan seluler Rp 1 triliun atau 4,72 persen dari total pendapatan. “Kami berhasil memulihkan kinerja Telkomsel sejak setahun belakangan ini. Sekarang Telkomsel bisa membukukan pendapatan sekitar Rp 5,6 triliun per bulan,” kata Arief. Ia menjelaskan, berlanjutnya kenaikan laba dipicu kemampuan perusahaan menekan biaya operasional dan pemeliharaan infrastruktur sekitar 12,9 persen, sehingga hanya menjadi Rp 4,383 triliun dari

sebelumnya Rp 5,034 triliun. “Penghematan operasional juga terjadi di Telkomsel yakni sebesar 9 persen per kuartal yakni menjadi Rp 9,282 triliun. Operasional yang bisa dihemat biasanya dari biaya sewa menara dan pembelian antena,” katanya. Sebelumnya, lembaga pemeringkat Fitch Ratings dalam kajiannya Agustus 2013 mengungkapkan, neraca keuangan Telkom akan kian kuat jika berhasil melakukan monetisasi aset. Salah satu monetisasi aset yang diyakini bisa memperkuat neraca Telkom adalah pelepasan

sebagian saham anak usaha di bisnis menara, Mitratel, apakah dalam bentuk equity dilution atau penjualan ke strategis partner. Telkom belum lama ini telah berhasil menjual 80 persen sahamnya di TelkomVision ke CT Corpora dan direspons positif oleh para analis sebagai aksi cerdik mengingat selama ini anak usaha itu tak berkontribusi signifikan bagi Telkom. Per 30 September 2013 kontribusi TV berbayar bagi Telkom hanya sebesar Rp 267 miliar atau 0,43% dari total pendapatan badan usaha milik negara (BUMN)

Guru Pemukul Siswa Dihukum --------------------------------------------------------- dari hal 1 Kita minta kasus ini diselesaikan secara internal, tanpa harus diproses secara hukum,” ujar Amrial kepada Harian Jambi, pada Senin (4/11) lalu. Seperti diberitakan, Ansori (17) siswa kelas XII SMKN 1 Kualatungkal dipukul beberapa kali oleh Siti Fatimah, guru Agama di sekolah itu. Pemukulan diduga dilakukan karena Fatimah marah dengan Ansori yang mengejeknya saat diminta untuk menyerahkan tugasnya. Akibat pukulan itu, Ansori menderita lebam di wajah. Dia pun melaporkan sang guru ke polisi. Informasi terakhir, kasus tersebut disele-

saikan secara kekeluargaan di Mapolres Tanjab Barat. Kendati bisa diselesaikan, Amrial menyarankan kepada para guru tidak memukul siswa. “Kan ada guru BP. Kalau ada permasalahan bisa diselesaikan dengan cara mendidik, tanpa harus meninju,” kata mantan Kepala SMPN 3 Kualatungkal ini. Kalau main pukul, tegasnya, untuk apa ada guru BP atau bimbingan dan penyuluhan di setiap sekolah. Dia juga mengingatkan, bila Siti Fatimah masih melakukan tindak serupa di masa mendatang, maka tidak tertutup kemungkinan dia berikan teguran tertulis.

Dihubungai terpisah, Sekretaris Daerah Tanjab Barat Muklis mengaku sudah menerima laporan lisan adanya pemukulan siswa oleh oknum guru. Menurutnya, kasus ini sudah diserahkan kepada Dinas Pendidikan. “Laporan secara tertulis belum saya terima, baru secara lisan saja, tapi kasus itu perlu ditindaklanjuti,” katanya, Selasa (5/11). Sekda mengaku belum mengetahui secara pasti persoalan tersebut, namun bagaimana pun seorang guru tidak boleh melakukan kekerasan terhadap murid. “Dari informasi yang saya terima, kasus pemukulan itu diduga karena guru tersebut tersinggung

oleh perbuatan siswanya. Tapi guru kan dilarang melakukan tindak kekerasan kepada muridnya,” kata Muklis. Ia mengatakan, guru sebagai abdi negara harus menunjukkan sikap yang baik, karena itu persoalan ini harus ditindaklanjuti untuk mencari penyebabnya. “Artinya, kita tidak serta merta mengambil tindakan, kita cari dulu permasalahannya kenapa hal itu bisa terjadi,” katanya. Sekda berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran dan contoh bagi tenaga pengajar lainnya, guru harus lebih sabar menghadapi muridnya dan melihat aspek-aspek lainnya jika mengambil tindakan.(*/ant)

Brimob Tembak Mati Satpam ----------------------------------------------------------- dari hal 1 Rikwanto menjelaskan kronologis kejadian berdasarkan keterangan dari saksi mata bernama Asep yang berprofesi sebagai pemilik warung rokok. Awal-

nya, karena tidak hormat, pelaku menyuruh korban push up namun Bachrudin menolak permintaan WAN karena merasa tidak bersalah. “Selanjutnya pelaku

menembak korban sekali mengenai dada kiri,” ujar Rikwanto. Rikwanto menuturkan pelaku telah menyerahkan diri ke kesatuannya di

Markas Komando Brimob Kelapa Dua Mabes Polri. Selanjutnya, pihak Brimob Kelapa Dua akan menyerahkan ke penyidik Polres Metro Jakarta Barat.(ant)

Kasus Minim, BNNP Dianggap Tertutup --------------------------------------------- dari hal 1 “Kalau itu, silakan berkoordinasi dengan Kepala BNNP sudah sejauh mana pemberantasan narkoba di Jambi,” elak Anang. Di kesempatan yang sama, Anang menyebutkan Provinsi Jambi kini berada pada peringkat 12 daerah pengguna narkoba di Indonesia. Dengan peringkat tersebut, Provinsi Jambi memiliki 33 ribu pengguna aktif. “33 ribu pengguna narkoba ini harus direhabilitasi. Terkait ini, sudah disampaikan ke Wali Kota Jambi yang baru dan Gubernur untuk menyediakan tem-

pat rehabilitasi,” kata mantan Kapolda Jambi ini. Anang membenarkan bahwa Jambi merupakan jalur peredaran narkoba. “Ini merupakan tanggung jawab kita semua. Jika aparat yang terlibat harus diperlakukan sama seperti pengguna narkoba yang lainnya,” bebernya. Anang meminta masyarakat Jambi tidak terjebak ke dalam peredaraan narkoba. “Kalau ada tawaran untuk melakukan peredaran narkoba, masyarakat harus menolak. Jika itu ditolak, mudah-mudahan Provinsi Jambi akan bebas

narkoba,” jelasnya. Dia mengakui, perederan narkoba kini telah memasuki semua kalangan. “Dari politisi, aparat penegak hukum, kiai sebagainya,” ujarnya menyesalkan. Sementara itu, Kepala BNNP Jambi Kombes Pol M Yamin Sumitra membantah pihaknya tidak terbuka dalam penanganan kasus narkoba. “Kita sudah terbuka kepada wartawan. Tidak ada kita tertutup,” katanya. Hanya saja, lanjut dia, BNNP masih melakukan pemetaan penyelidikan. “Sudah banyak

yang kita petyakan. Tetapi untuk melakukan pemetaan itu sekarang kita terkendala personel. Standarnya, personel untuk pemetaan itu sebanyak 190 orang, sementara kita punya 20 personel,” tambahnya. Sebagian personel tersebut pun, kata dia, merupakan pegawai honorer. “Tidak semuanya dari kalangan Polri. Jika itu (kebutuhan personel) nanti terpenuhi, 2014 mendatang kita akan begerak secepatnya untuk melakukan penangkapan,” pungkasnya. (ian)

Menulis di Sela Urusan Rumah Tangga -----------------------------------------------dari hal 1 pada Lomba Sayembara Mengarang Cerber Femina 1997. Tanpa disangka, Novel berjudul Perahu Kertas itu malah keluar sebagai juara I. Dan, sebagai pemenang, novel tersebut dimuat pula sebagai cerber di Femina pada1998. Tahun-tahun selanjutnya, dari tangan Mei mengalir cerber yang memenangkan sejumlah sayembara di Femina. Di antaranya, Bunga Jambu (juara II, 1999), Kupu Kupu (2000) dan Belajar Tebang (juara I, 2001). Belakangan, cerber tersebut diterbitkan pula sebagai novel oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama. Kupu Kupu dan Belajar Terbang terbit pada 2002, sedagkan Layang-layang Biru pada 2006. Karya terbaru wanita berdarah Tionghoa yang

lahir pada 14 Mei 1974 dengan bernama lengkap Meiliana Kristianti Tansri ini adalah trilogi Darah Naga, yang juga diterbitkan oleh Gramedia, mendapat respons positif bagi para pembaca novel Tanah Air, terutama di Jambi. Kisah ini lebih menarik karena setting tempatnya adalah Jambi, dengan latar sejarah Jambi. “Jadi, pada dasarnya karena hobi. Dalam perkembangannya, banyak gejala masyarakat juga mengilhami saya untuk menulis,” ujar wanita yang lahir dari pasangan Jusuf Tansri dan Kurniati ini. Sebagai hobi, Mei menganalogikan menulis seperti self healing. Tetapi, lebih dari itu, menulis baginya adalah kesempatan berbagi ide dan kebaikan selain menambah penghasilan. Membagikan

apa yang kita tahu itu, kata dia, berguna bagi orang. Lama menulis karena kebiasaan, belakangan Mei tanpa sadar terbiasa melakukan hal-hal yang disebut sebagai persiapan diri menjadi seorang pengarang. “Untuk menjadi penulis harus punya semangat dan tetap energik. Jangan pernah surut, bagaimana pun juga kita harus bisa bahagia ketika menulis,” ujar ibu dari Abigail, Benjamin, Nathaniel, dan Yafeth ini. Bagi Mei, menulis novel tidak memerlukan bakat khusus. “Kemauan yang besar dalam menulis adalah tips untuk menghasilkan tulisan yang baik,” katanya. Kadang, lanjutnya, untuk menulis sebuah novel memang memerlukan waktu yang lama agar hasilnya memuaskan. Mei sangat berharap agar

lebih banyak lagi orang menulis; menulis yang benar-benar dari nurani. Dia bercita-cita suatu saat Jambi bisa menjadi kota penulis karena dalam pandangannya modal untuk itu sudah ada. Kini, Mei menulis di tengah kesibukannya melakukan aktivitas sebagai ibu rumah tangga dari pagi sampai sore. Sambil mencuci, memasak, membereskan rumah, dan mengurus anak, dia terus mengembangkan ide-idenya. Pernah dia bercerita, bila datang ide untuk menulis, dia akan meninggal pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sejenak dan buruburu menuliskan ceritanya. Menempuh pendidikan formal di Jambi, mulai dari TK sampai SMA, Mei pernah bekerja pada tiga bank swasta nasional dalam kurun waktu sembilan tahun.(*)

mad Tahir Fajar, Abdul Muin, Amiruddin, Mukrimin, Faizal Anwar, Taharuddin dan Tanhar. “Mereka dipulangkan secara bertahap mulai tanggal 30 Oktober 2013 sampai dengan 3 November 2013 menggunakan pesawat Jetstar dan Air Asia via Denpasar, Bali,” ujarnya. Selanjutnya, ujar dia, para nelayan tersebut kemudian akan diterbangkan ke Makassar untuk dipulangkan ke Sinjai, Sulawesi Selatan,” katanya.

Syahrin menjelaskan, keberhasilan pembebasan nelayan tersebut merupakan program kerja sama KKP melalui program advokasi nelayan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal PSDKP dengan Konsulat Republik Indonesia di Darwin, Australia. Menurut dia kegiatan advokasi nelayan yang dilaksanakan Ditjen PSDKP sejak tahun 2011 sampai 2013 telah berhasil memulangkan 384 nelayan Indonesia. Ratusan nelayan itu sebel-

umnya ditahan di Malaysia, Australia, Palau, Papua Nugini, Timor Leste, dan India. “KKP akan mengupayakan tindakan preventif dengan memberikan pembinaan dan sosialisasi tentang daerah penangkapan ikan di Indonesia kepada para nelayan. Namun bila ternyata terdapat nelayan yang tertangkap di negara lain, maka secara proaktif, KKP bekerjasama dengan pihak Kementerian Luar Negeri akan mengupayakan pemulangan mereka,” tegasnya.(ant)

Terpuruk, tapi Jangan Remehkan --------------------- dari hal 1 hanya terpaut tiga poin dari tim terakhir di zona degradasi. Klub Merah-Hitam tersebut malah disebut tengah menjalani periode terburuk sejak terakhir terdegradasi ke Seri B pada musim 1981/1982. Kondisi tersebut membuat Barcelona semakin berada di atas angin. Namun Javier Mascherano tak mau begi-

tu saja menganggap enteng calon tamunya itu. “Milan adalah tim yang punya tradisi dan kelas. Mereka tidak menjalani musim dengan bagus, tapi mereka sudah menunjukkan itu (tradisi dan kelas), bukan saja saat menghadapi kami tapi juga dengan Juventus . Apapun hasilnya (Milan kalah 2-3 dari

Juventus), itu pertandingan yang menarik dan mereka memberikan perlawanan,” sahut Mascherano di AS. Milan saat ini duduk di posisi dua klasemen Grup H dengan poin lima, terpaut dua dari Barca di posisi teratas. Sementara urutan ketiga menjadi milik Celtic yang punya koleksi tiga poin.(dtk)

Tidak Seremonial, Momentum Intropeksi Diri --- dari hal 3 Kagiatan pawai obor yang dilakukan ini, kata dia bukanlah atas nama kelurahan ataupun atas nama kecamatan tetapi atas inisiatif dari pengurus masjid dan juga warga sekitar RT 07. Namun ternyata, acara yang dilakukan di daerah ini bukan hanya pawai obor tetapi juga ada acara membaca tahlil dan yasiin, dzikir, dan juga doa bersama. Acara tersebut dimulai dari pukul 15.00 WIB bertempat di masjid At-Taqwa Kotabaru. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu panitia pelaksana bahwa acaranya bukan hanya pawai obor, dzikir ataupun yasin, tetapi nanti seusai acara pawai obor akan dilanjutkan dengan acara ceramah ataupun siraman rohani untuk

warga masyarakat. Tujuan kita sebagai umat Islam lebih memahami tentang agama dan pada akhirnya betul-betul menjalankan syariat dalam aktifitas keseharian. Namun ternyata, acara perayaan tahun baru Islam bukan hanya dirayakan oleh warga masyarakat Kotabaru Jambi tetapi masyarakat wilayah Buluran, Telanaipura juga ikut merayakan dan juga memeriahkan malam 1 Muharram. Dalam cara tersebut banyak diikuti oleh kalangan anakanak, para ibu-ibu BKMT, anggota yasinan dan juga anakanak remaja.Mereka sempat mengatakan jadikan tahun kemarin sebagai refleksi ke depan. Dan semoga di tahun baru ini semakin bisa ikhlas,

ikhtiar, selalau bersyukur, tetap berusaha, bekerja keras pantang menyerah, gigih ulet, dan selalu berdoa serta semangat untuk menjaga aqidah. “Jangan hanya tahun baru masehi aja yang kita meriahkan tetapi tahun baru hijriah juga wajib kita rayakan. Karena mayoritas masyarakat Jambi ini adalah muslim. Dan pada 1 Muharram inilah yang menjadi salah satu ciri khas dari agama Islam untuk lebih meningkatkan iman dan taqwa. Dan saya berharap, bukan hanya wilayah sini saja yang mengadakan perayaan tahun baru Islam, tetapi seluruh lapiran masyarakat muslim Provinsi Jambi bisa merayakan tahun baru Islam ini,” tambahnya. (***)

Tidak Ada Anggaran Pengawasan --------------------- dari hal 3 untuk kepentingan masyarakat,” terang Joni. Landasan pendirian usaha depot air minum, sejauh ini berdasarkan Permenkes, yang menyebutkan depot air minum merupakan usaha keluarga. Di Kota Jambi sendiri, belum terdapat aturan, secara khusus mengatur teknisteknis terkait depot air. “Idealnya sudah ada perda mengatur usaha rumah tangga depot air minum. Aturan yang menyangkut jaminan kesehatan dikonsumsi, standar kelayakan, serta petunjuk pemeriksaan berkala, juga diperlukan anggaran pendanaan,” lanjutnya. Diakui, sejauh ini depot air minum yang mendapatkan pengawasan dan pemeriksaan berkala, dari dinas kesehatan, merupakan pengusaha depot

yang mengajukan perizinan ke dinkes. “Tercatat 200an unit usaha, yang mendapat izin dari dinkes, yaitu pemilik depot yang mengajukannya ke kita (dinkes-red),” lanjutnya. Persoalan ini, tentunya meresahkan masyarakat yang menggunakan layanan air minum isi ulang tersebut. Untuk kelayakan air depot, dinkes mengadakan pemeriksaan rutin 1 bulan sekali untuk biologi dan 3 bulan sekali untuk pemeriksaan kimia, lanjut Joni. “Kita melakukan pemeriksaan 1 bulan untuk biologi dan 3 bulan sekali untuk kimia. Agar depot terjaga kesehatan airnya dan layak dikonsumsi masyarakat” imbuhnya. Sementara itu, beberapa depot yang ada di Kota Jambi mengatakan bahwa untuk

aturan yang mengatur depot air minum mereka tidak begitu paham. Untuk masalah izin mereka melalui dinkes, dan untuk pemeriksaan juga beragam. Yn (35), salah seorang pemilik depot air minum di kawasan Pattimura mengatakan bahwa mereka diberikan izin usaha oleh dinkes, dan dilakukan pemeriksaan 1 bulan sekali. “Kami izin di dinkes, kalau pemeriksaan 1 bulan sekali,” ungkapnya. Lain lagi penuturan Andi (30), pemilik depot air minum di kawasan Mayang. Ia menuturkan bahwa depot miliknya sudah izin melalui dinkes selama 3 tahun, dan untuk pemeriksaan kelayakan air 3 bulan sekali. “Saya izin melalui dinkes itu selama 3 tahun, kalau pemeriksaan 3 bulan sekali,” tuturnya. (ino)

Fattah Mengaku Tersiksa -------------------------------- dari hal 3 Selain itu, saat dikonfirmasi kepada Kabag Operasional Polresta Jambi E. Pardede mengatakan bahwa pengamanan dilakukan dengan menurunkan 150 personil yang tergabung dalam Polresta Jambi dan tim Gegana. “Kita menurunkan 150 personil yang tergabung dalam Polresta, tim Gegana. Sebelumnya kita mengamankan

proses pelantikan walikota dan langsung menuju kesini untuk mengamankan sidang ini,” ujar E. Pardede. Untuk diketahui juga bahwa dalam pledoi tersebut, penasehat hukum terdakwa menyatakan, menolak dakwaan dari jaksa penuntut umum. Terdakwa tidak terbukti secara sah bersalah dan membebaskan terdakwa dari segala

dakwaan dan mengembalikan nama baik terdakwa. Mendengar pledoi dari terdakwa dan penasehat hukumya, JPU menyatakan untuk mengajukan replik kepada Majelis hakim. Kemudian Majelis hakim yang diketuai oleh Eliwarti mngindahkannya. Dan dijadualkan kembali sidang pada Selasa 12/11 dengan agenda pembacaan replik dari JPU. (nui)

Keindahan Taman Dirusak ------------------------------ dari hal 3 “Seyogyanya, tanaman-tanaman hijau tidak terganggu dengan pemasangan benderabendera, ataupun umbulumbul dan media reklame lainnya. Selain dapat merusak keindahan taman, juga merusakan perkembangan tanaman,” terangnya. Realitasnya, setiap ada event kegiatan yang digelar oleh elemen masyarakat, selalu memanfaatkan taman-taman pembatas jalan. Untuk menempatkan media reklame, publikasi kepada masyarakat. Meskipun, pihak pemerintah telah memberikan ruang, di taman tersebut, berupa lobang untuk menancapkan tiang tidak urung pohon-

pohon, tumbuhan acapkali jadi tempat pemasangan tiang reklame. “Sayang sekali sebenarnya, umbul-umbul, bendera-bendera, dipaku di pohon-pohon dan diikat di tanaman kembang. Terkadang kembang yang baru di tanam mati karena terbelit tali tiang bendera. Begitu juga dengan rumput-rumput hijau yang di tanam, ketika diinjak-injak saat pemasangan,” lanjutnya. Pihak DKPP sendiri, mengakui tidak dapat berbuat banyak terkait persoalan ini. Karena pihaknya hanya pengelola keberlangsungan taman. Sementara ada pihak yang berwenang dalam pener-

tiban, zona-zona pemasangan reklame. Begitu juga dengan pihak yang memberikan izin pemasangan reklame, yang menjadi salah satu pendapatan daerah. “Kalau petugas harian, melihat ada bendera atau umbul-umbul yang di ikat di pohon-pohon, selalu dicabut dan diamankan. Nanti pemiliknya menjemputnya sendiri. Kadang juga, dipindahkan ke lobang yang tersedia. Semestinya, ini diperhatikan masyarakat. Pelestarian taman untuk kesenangan kita semua. Janganlah, cuma untuk mempublikasikan sesuatu, sampai merusak keindahan kita semua,” tandas Doddy. (*)

5 RABU, 06 November 2013 ¦ Edisi Pagi

GAGASAN

Artis dan Koruptor KORUPSI masih menjadi pemberitaan menarik di negeri ini. Hampir setiap hari wajah-wajah koruptor menghiasi halaman utama atau berita Headline di sejumlah Media Massa di Indonesia. Aktornya pun selalu membuat masyarakat berdecak heran, mulai dari figur yang dikenal religious hingga sosok yang dikenal sangat idealis. Terlepas dari itu, Ada sisi menarik dibalik tertangkapnya sejumlah pejabat yang terlibat kasus KKN di negeri ini. Apalagi jika dikaitkan dengan Pepatah lama: selalu ada peran/ sosok wanita di setiap kesuksesan seseorang. Dan tak perlebihan jika dikatakan antara selebriti dan koruptor hampir mempunyai porsi yang sama dalam hal popularitas. Seperti diberitakan, sejumlah artis dikaitkan dengan tokoh atau pejabat yang terlibat kasus korupsi dan praktik pencucian uang. Seorang penyanyi berinisial FR diketahui menerima banyak order dan bayaran dari mantan Ketua MK Akil Mochtar. Penyanyi dangdut Iis Dahlia, namanya juga ikut diseret-seret dalam kasus Akil Mochtar karena pernah menerima transfer sebagai honor manggung ke rekeningnya. Sedangkan artis Ayu Azhari bahkan sempat dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus suap Ahmad Fathanah, dan menyerahkan uang yang pernah ia terima dari Fathanah ke KPK. Beruntung bagi Ayu, majelis hakim Tipikor yang memvonis Fathanah hukuman 14 tahun penjara, menilai pemberian uang dari Fathanah ke Ayu Azhari adalah sah karena didasarkan kepada alasan profesional. Majelis Hakim juga memerintahkan kepada KPK untuk mengembalikan uang milik Ayu Azhari. Perjalanan asmara antara oknum yang terlibat kasus korupsi dengan artis rata rata bisa dibaca, dari beberapa artis yang terjerat kasus cinta dengan pejabat skenario asmaranya bermula daari pandangan pertama saat diundang manggung, berakhir jadi selingkuhan atau istri simpanan. Ironisnya tidak hanya menjadi istri simpanan, sang artis pun ikut terseret dalam kasus Money Laundry. Kondisi ini tak pelak memunculkan tanda tanya, apakah materi yang selama ini didapatkan belum bisa dikatakan cukup? Tentu hanya mereka yang bisa menjawab. Sepertinya kita akan terus menantikan siapa lagi yang akan menambah panjang daftar artis yang suaminya tersandung kasus mahanista tersebut. (Muhazzir)

OPINI Kirim tulisan/ esay anda dalam bentuk Opini ke redaksi Harian Jambi, di alamat E-mail: opini@harianjambi. com dengan panjang tulisan 800-1000 kata. Sertakan identitas diri lengkap berikut pas photo. Tulisan yang tidak dimuat dianggap telah dikembalikan kepada penulis. GAGASAN Kirim gagasan anda dalam bentuk Tajuk Rencana ke redaksi Harian Jambi, di alamat E-mail: opini@harianjambi.com dengan panjang tulisan 400-500 kata. Sertakan identitas diri lengkap berikut pas photo. Tulisan yaang tidak dimuat dianggap telah dikembalikan kepada Penulis.

Filipina

GRAFIS : PAKDO

Belajar dari Filipina Oleh: Zita Meirina INDONESIA merupakan negara kepulauan yang kaya akan sumberdaya alam mulai dari minyak bumi, gas, batubara dan mineral lainnya. Ketergantungan pada sumberdaya mineral yang mencapai lebih dari 95 persen mengakibatkan cadangan semakin habis dan menghasilkan emisi gas ruma kaca yang cukup besar. Akibatnya kelangkaan energi terjadi di beberapa wilayah di Indonesia dan energi listrik defisit sehingga pemadaman bergilir masih terus terjadi. Pemerintah sudah harus memikirkan sumber energi

Suaro Pembaco

Sampaikan kritik dan saran anda mengenai kebijakan, pelayananan, kondisi infrasruktur di lingkungan anda melalui layanan SMS di nomor : 0823 80002013 Apresiasi buat satpol PP jambi yang udah razia anak-anak sekolah yang bolos pada jam pelajaran, lebih sukses lagi kalu PNS yang bolos juga dirazia, tangkap saja mereka yang keluar dengan alasan ada urusan kantor, tapi belanja di mall. 0819 743 xxxx Penerapan kebijakan jalur satiu arah di ruas jalan sungai kambang sia sia, pengendara tetap melanggar, macet pada jam sibuk pun tetap ada, maunya ada pengawasan dari aparat satlantas 0857 667 xxx Parkir di depan minimaket MITRAMEDIA sipin amburadul, kendaraan parkir hampir separuh jalan, terutama kalau malam hari, belum lagi lokasinya di persimpangan lampu merah, macet. 0852 666 xxx Dinas Perhubungan, akhir ini PO bus banyak yang beroperasi di pusat kota, padahal ada kewajiban beroperasi di terminal Alam berajo atau terminal simpang kawat. 0819 199 xxx

GRAFIS : PAKDO

U N T U K

P E R U B A H A N

www.harianjambi.com PENERBIT: PT. Perisai Media Nusantara-Media Holdings KOMISARIS/CO FOUNDER: CSA Teddy Lesmana, Raden Surahman DIREKTUR: Yusuf Rinaldi GENERAL MANAGER: Raden Surahman KEPALA PENGEMBANGAN KORPORAT: Joni Rizal KEPALA PEMBERITAAN KORPORAT: Fachrul Rozi

lain untuk pemenuhan listrik, terutama energi terbarukan yang sebenarnya melimpah di tanah air. Wilayah Indonesia yang terletak di “ring of fire” atau cincin api, dimana pulaupulau berada digaris penyebaran gunung api, memiliki potensi energi panas bumi (geothermal) yang luar biasa. Panas bumi dapat memasok sepuluh kali produksi global saat ini. Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar didunia yang mencapai 40 persen. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), potensi panas bumi paling banyak di Pulau Sumatera, tapi hampir di seluruh tanah air juga tersebar panas bumi kecuali di Papua. Estimasi energi geothermal yang ada di Indonesia mencapai 28,994 MegaWatt (MW) namun yang sudah dimanfaatkan baru 1,196 MW atau empat persen dari total energi yang ada. Sementara Filipina, negara tetangga yang juga berbentuk kepulauan seperti Indonesia, sudah lebih maju dalam pemanfaatan energi panas bumi, sedangkan potensi mereka hanya 14 persen. Potensi panas bumi yang dimiliki Filipina hanya 6,000 MW, jauh dibawa Indonesia tapi yang sudah mereka manfaatkan mencapai 1,904 MW, lebih besar dari Indonesia. Inovasi Filipina sudah lebih dari 20 tahun memanfaatkan energi panas bumi. Berawal dari keinginan untuk lepas dari masalah akibat krisis minyak global pada dekade 1970-an. “Di Filipina kami punya minyak bumi tapi cadangannya terbatas, berbeda dengan Indonesia punya banyak

batubara dan minyak bumi,” kata Direktur IV Biro Manajemen Energi Terbarukan Departemen Energi Filipina, Mario C Marasigan. Krisis minyak yang melanda dunia saat itu, menjadikan Filipina sebagai pioner dan berinovasi untuk memanfaatkan panas bumi. Dimulai dengan proyek percontohan pada 1977 yang menghasilkan tiga MW energi dan terus berkembang dengan instalasi yang berkapasitas 701 MW di Leyte. Pengembangan energi panas bumi di Filipina dilakukan oleh Energy Development Corporation (EDC) yang mengembangkan hingga 1,130 MW atau 61 persen dari kapasitas instalasi yang ada. Seperti instalasi geothermal di Mindanao yang menghasilkan 106 MW, di Southern Negros sebesar 192.5 MW, Bacon-Manito 130 MW, satu pembangkit di Tongonan yang menghasilkan 112.5 MW.Serta pembangkit listrik di Mahjao yang menghasilkan 125 MW, pembangkit listrik Mahanagdong A dan B sebesar 180 MW, Malitbog 232.5 MW, Palinpinon 1 yang menghasilkan 112.5 MW dan Palinpinon 2 sebesar 80 MW. Berdasarkan data Februari 2013 pemanfaatan energi panas bumi di Filipina mencapai 14 persen, sementara batubara 39 persen dan minyak bumi 27 persen. Dalam mengembangkan pembangkit listrik energi panas bumi, kelestarian hutan disekitarnya juga turut diperhatikan Senior Vice Presiden Environment and External Relation/compliance officer EDC Agnes C De Jesus mengatakan, awalnya banyak tantangan dan penolakan yang dihadapi untuk

mengembangkan panas bumi. Mulai dari penolakan masyarakat, NGO dan pihak lainnya yang menilai pengembangan geothermal yang juga dilakukan di kawasan hutan di Filipina akan merusak sumberdaya yang ada. “Tapi sebenarnya dengan mengembangkan panas bumi kita juga melindungi hutan sebab hutan sangat diperlukan untuk menghasilkan sumberdaya air untuk panas bumi,” katanya. Manfaat yang dirasakan masyarakat sekitar juga cukup banyak mulai dari tingkat kehidupan yang lebih baik karena mereka bisa mengembangkan pariwisata, dan tentunya limbah dari pembangkit geothermal sangat sedikit menjadikan kualitas lingkungan sekitar lebih baik, katanya. Selain itu, masyarakat juga memiliki fasilitas kesehatan dan pendidikan yang lebih baik lewat bantuan perusahaan. Tantangan Sebenarnya pemanfaatan energi panas bumi di Indonesia juga sudah berjalan sejak lama yaitu sekitar 30 tahun. Namun pengembangannya sangat kecil dibandingkan potensi yang ada. “Sebagian besar potensi panas bumi di Indonesia berada di kawasan konservasi dan hutan lindung, tantangannya disitu kita masih terbentur undang-undang kehutanan,” kata Kasi Penyiapan dan Evaluasi Area Kerja Panas Bumi Kementerian Sumberdaya Mineral (ESDM) Bambang Purbiyantoro. Sebagian besar pembangkit tenaga panas bumi berada di Jawa Barat. Potensi geothermal lainnya yang dianggap baik berada di Pulau Sumatera, Jawa dan Sulawesi. Menurut Bambang, tehnik

yang digunakan juga sama dengan Filipina bahkan lebih baik. Misalnya dari satu sumur pembangkit di Indonesia bisa menghasilkan 10-20 MW sementara di pembangkit geothermal Gunung Apo Filipina satu sumur hanya mampu menghasilkan daya enam MW. Dalam undang-undang kehutanan, tidak dibenarkan melakukan kegiatan penambangan dalam kawasan hutan konservasi dan hutan lindung. Selain itu, hambatan lainnya terkait jual beli daya yang saat ini baru hanya dimanfaatkan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). “Ya hambatan utamanya karena masalah kawasan itu, kalau itu selesai bisa dilanjutkan dengan masalah jual beli daya,” katanya. Kasi Evaluasi Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung Kementerian Kehutanan Elni menyebutkan, berdasarkan undang-undang hutan konservasi tidak bole dibuka. Hal tersebut karena di Indonesia satu-satunya hutan yang masih terjaga adalah hutan konservasi. “UU no 5 tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya hayati lagi di revisi di intern Kemenhut. Kita merevisi bagian untuk pemanfaatan panas bumi dengan usulan boleh dibuka tapi dengan kriteria yang sangat ketat,” kata Elni. Sebenarnya hanya perlu komitmen untuk menuntaskan krisis listrik di Indonesia. Jika memang dianggap mendesak, pemerintah seharusnya bisa segera merevisi aturan yang ada sehingga energi panas bumi yang ada bisa dimanfaatkan secara optimal. (***)

DEWAN REDAKSI: Joni Rizal (Ketua), Raden Surahman, CSA Teddy Lesmana, Fachrul Rozi PENANGGUNG JAWAB/PEMIMPIN REDAKSI: Fachrul Rozi REDAKTUR PELAKSANA: Popriyanti REDAKTUR PELAKSANA TEMATIK: Nining Antero KORDINATOR LIPUTAN: Pahdi REDAKTUR: Dodi Saputra, Andri Damanik, Rosenman M, PENJAB HALAMAN: Septa Randika, Ansori, Rakhmad Fadhilla, Siska Hendri, Novriana Dewi EDITOR BAHASA: Hardi Opes, Febri Sajidah SEKETARIS REDAKSI: Reni Ambar Pertiwi REPORTER: Rizki Putri H, Hesti Oktaviani, Sudir Putra, Kaharuddin, R Gilang Ezri, Idham Holidi, Muhammad Syukri, Abdul Majid, Doni Saputra, Muslihin, M Zintir, Arief Hermanto, Joni Hartanto, Afrioga Felmi, Ipandri Arrahman Hadi, Suparman, Andrianus Susandra, Andri Mustari, Ade Mardhan, Murabil Fadil, Robinas, Lut Hidatan, Faizarman, Riski Putri, Romi Afrizal LIPUTAN DAERAH: Okta Fransiska (Batanghari), Ivan Ginanjar (Merangin), Ahmad Pudaili (Bungo), Joni Hartanto (Muarojambi), M Thawaf (Tanjab Timur), Herjuliansyahri Saputra (Tanjab Barat), Arfandi Sarbaini (Sarolangun), Kumaini (Kerinci-Sungai Penuh) FOTOGRAFER: Inro Kisinger Tua, Edwin Eka Putra LITBANG: Hansa Ganendra Wiratama

CREATIVE DEVELOPMENT TEAM: Evan Abubakar (Digital Media Advisor), Syahril Hanan/Pakdo (Senior Designer) PENATA LETAK & PERWAJAHAN: Syarifudin Zuhri, Benedictus Charles Sirait, Ade Restu Kurnia, Fajar Ramadhan, Sugeng Warsito, Roy Mangkudilaga, Ilham Firmansyah KABAG UMUM: Handika KABAG KEUANGAN: Nor Chasanah SALES & MARKETING TEAM: Nana Juhana (Manager) Syaiful Amri, Reno Noverdi, Melati, Melly, Lisnawati, Suci Amalia, Laila, M Isra, Indria Novitri, Wahyuni, Dino Mandala, Putra Arisdi, Dedek Rahman, Sofian, Ahmad Sabki, Herwansyah Ar, Herianto, Iya Aulia, Widian Anggranita, Kailani, Darmawansa SIRKULASI: Syaifullah Murshal BIRO JAKARTA: Herman Tandjung

TARIF IKLAN: Display (umum) Rp. 33.000,-/mmk, Iklan Warna Rp. 47.500,- Full Color Hal. 1 Rp. 95.000,REKENING BANK: a.n PT. Perisai Media Nusantara Bank BRI Cab. jambi No. Rek. 0606.01.00046630.1 Bank BNI Cab Jambi No. Rek. 0122792247 PERCETAKAN: PT. Jambi Media Grafika ALAMAT KANTOR PERCETAKAN: Jl. Lingkar Selatan 1 Paal Merah Lama, Jambi Selatan, Kota Jambi.

ALAMAT REDAKSI: Jl. Ir. H. Juanda No. 44 Mayang Mangurai Kota Jambi 361299 Redaksi: (0741) 5912199 Bisnis/Fax: (0741) 5912188 Mobile/SMS: 0823 8000 2013 Email Redaksi: redaksi@harianjambi.com Bisnis/Iklan: iklan@harianjambi. com Opini: opini@harianjambi.com Info: info@harianjambi.com HARGA BERLANGGAN: Rp. 50.000.- /bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim). HARGA ECERAN: Rp. 2000,- /eksemplar ISI DI LUAR TANGGUNG JAWAB PERCETAKAN

DISCLAIMER: v WARTAWAN HARIAN JAMBI DIBEKALI ID CARD/SURAT TUGAS SAAT MELAKUKAN TUGASNYA v WARTAWAN HARIAN JAMBI DILARANG MEMINTA ATAU MENERIMA UANG DARI NARASUMBER v MATERI PARIWARA BUKAN MENJADI TANGGUNG JAWAB HARIAN JAMBI

email: info@harianjambi.com ¦ Telepon: (0741) 5912188/5912199 ¦ Fax: (0741) 5912188

www.harianjambi.com

@harianjambi

HarianJambi

6 RABU, 06 November 2013 ¦ Edisi Pagi

22 Meter Aspal Jalan Runtuh Arus Lalin Tiga Kecamatan Lumpuh Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Merangin, Senin (4/11) pagi menyebabkan dua titik jalan di Kecamatan Lembah Masurai tertimbun longsor. Akibatnya, arus lalu lintas lumpuh total. SEPRYADI/ HARIAN JAMBI

JUAL DIATAS HET: Salah satu gudang produsen di Kecamatan Serai Serumpun yang menjual pupuk bersubsidi diatas Harga Eceran Tertinggi (HET)

ULAH OKNUM

Penyalur Jual Pupuk di Atas HET MUARATEBO - Dengan tidak teralisasinya janji Bupati Tebo yang dahulunya akan merekomedasikan ke pada pihak produsen pupuk bersubsidi Pusri untuk memblack list penyalur nakal. Penyelewengan dalam penyaluran pupuk bersubsidi dengan menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET), di Kabupten Tebo, masih saja terjadi. Pantauan Harian Jambi di lapangan, harga pupuk diatas HET kian bebas dijual oleh beberapa penyalur pupuk subsidi di desa sekutur jaya (SP-2). Informasi yang berhasil di himpun dari masyarkat setempat, penyalur yang juga merangkap distributor ini melakukan sikap monopoli kuota pupuk subsidi di wilayah kabupaten tebo, Khususnya di Kecamatan Serai Serumpun. Adam, salah seorang petani sawit ketika dikonfirmasi menuturkan, jika dirinya pernah mencoba untuk menjadi penyalur pupuk bersubsidi, di wilayah kecamatan Serai serumpun. Namun sayangnya, dia tidak bisa lagi mengambil kuota pemesanan pupuk bagi kelompok tani yang ia miliki. "Saya bisa menjadi panyalur pupuk subsisdi, jika bergabung dengan salah satu dari empat penyalur yang ada di Kecamatan Serai Serumpun. Namun jika saya menjadi penyalur pupuk dengan bergabung dari penyalur yang ada, mau tidak mau menjual pupuk subsidi juga mengikuti aturan permainan mereka.” Ungkapnya. Hal senada juga di ungkap pemuda Desa Pinang Belai yang enggan namanya ditulis. Sumber menyebut, jika sejak awal adanya pengecer pupuk bersubsidi di kabupaten Tebo ini. Khusunya di Serai Serumpun penjulanya selalu di atas harga HET. "Ini semua jelas meyalahi aturan mentri perdagangan dan pertanian, namun entah kenapa istansi terkait, pihak kepolisian dan KP3 kabupaten hanya bisa berdiam diri,” cetusnya. Sementara itu, Iptu Hendirjal pelaksana tugas Kapolsek Serai Serumpun ketika di konfirmasi via ponsel, Selasa (5/11) kemarin mengatakan bahwa, hingga saat ini pihaknya belum memonitor persolan pupuk subsidi yang di jual di atas harga HET, "Kita belum pernah monitor,” singkatnya. (ads)

IVAN GINANJAR, Merangin TITIK longsor pertama terjadi di salah satu sisi jembatan Sungai Sisin Desa Koto Rami Kecamatan Lembah Masurai. Longsor setinggi 5 meter itu menutupi badan jalan sepanjang 10 meter. Sementara itu, titik longsor kedua terjadi sekitar 200 meter dari jembatan Sungai Sisin setinggi 2 meter yang menutup badan jalan sepanjang 8 meter. Tak hanya menyebabkan bencana longsor, hujan juga menyebabkan sedikitnya 22 meter aspal jalan runtuh ke dalam jurang sedalam 50 meter. Anjloknya aspal jalan yang tak jauh dari dua lokasi longsor itu disebabkan ambruknya bronjong penahan tebing jalan yang tergerus aliran hujan. Akibatnya, arus lalu lintas dari Bangko ke tiga Kecamatan yakni, Kecamatan Lembah Masurai, Sungai Tenang dan Jangkat lumpuh total. "Senin kemarin (4/11), saya membawa sejumlah warga untuk mengikuti lomba dalam rangka memperingati tahun baru 1 Muharram 1435 Hijriah. Tapi, karena ada longsor di tengah perjalanan saya dan warga lainnya pun

mengurungkan niat untuk ke Bangko," ujar Camat Jangkat Syamsul Bahri, Selasa (05/11). Camat Lembah Masurai Irsyandi juga membenarkan hal itu. Ia pun menyebutkan bahwa timbunan tanah di dua lokasi tersebut telah dibersihkan. "Saya sudah melaporkannya kepada Bupati. Kemudian, Senin siang (4/11), sekitar pukul 13.00 WIB, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun ke lapangan dengan membawa dua unit alat berat," ujar Irsyandi. Saat ini lanjutnya, longsor sudah dibersihkan dan kendaraan sudah bisa lewat dengan normal. Hanya saja, arus transportasi kembali terhambat karena runtuhnya 22 meter badan jalan di Desa Koto Rami Kecamatan Lembah Masurai. "Di sisi badan jalan itu ada bronjong yang menyangga badan jalan dari tebing sedalam 50 meter. Karena hujan, bronjongnya kemudian ambruk ke tebing dan aspalnya pun ikut runtuh," kata Irsyandi. Meski demikian sebutnya, kendaraan roda empat den-

IVAN GINANJAR/ HARIAN JAMBI

LONGSOR: Poto kiri terlihat, Jalan di Kecamatan Lembah Masurai tertimbun longsor. Poto kanan, titik jalan yang longsor.

gan berat maksimal 2 ton masih bisa melintas dengan perlahan. "Aspal yang runtuh itu sepanjang 22 meter dan lebar 2 meter. Jadi sisa jalan yang ada itu hanya 2 meter saja. Tapi, dari 2 meter jalan yang tersisa, sebagian dasar jalan sudah terkikis dan menimbulkan rongga di bawah aspal. Kalau tidak hati-hati, mobil bisa terperosok dan langsung terjun ke jurang sedalam 50 meter," tegasnya. Bagi warga yang hendak menuju ke Kecamatan Lembah Masurai, sambungnya, harus berhati-hati. Sebab, sejumlah titik masih rawan longsor. Terlebih jika hujan

lebat kembali mengguyur," tambah Irsyandi. Terpisah, Bupati Merangin Haris, menyebutkan bahwa, runtuhnya aspal jalan masih menjadi tanggung jawab dari PT Jaya Kontruksi (Jakon). "Saya sudah mendapatkan laporannya tadi malam dan akan langsung meninjau lokasi kejadian," ujar Haris, seusai peringatan 1 Muharram 1435 Hijriah. Haris menyebut, dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi dan Satuan Kerjanya (Satker), menurut mereka, jalan itu masih jadi tanggung jawab PT Jakon. "Mereka sudah mengetahuin-

ya dan akan turun kelokasi kejadian. Begitu juga saya dan instansi terkait," pungkasnya. Sementara itu, Kepala BPBD Merangin Makmur, mengingatkan bahwa bencana longsor masih mengintai sejumlah daerah. Diantaranya adalah jalan Bangko - Jangkat, Bangko - Kerinci dan sejumlah titik jalan di Kecamatan Tabir Barat. "Jika intensitas hujan masih tetap tinggi, kemungkinan bencana longsor juga akan terjadi di daerah lain. Saat ini, tim di daerah sedang melakukan pemantauan dan koordinasi dengan kepala desa dan camat terkait," ujar Makmur.(van)

PAD SAMSAT

INFRASTRUKTUR

Pemilik Kendaraan Masih Enggan Bayar Pajak

Cari Seseran, Alat Berat Rusak Jalan

SAROLANGUN - Kesadaran para pengusaha dan pemilik kendaraan pribadi di Kabupaten Sarolangun untuk membayar retribusi dan pajak daerah masih minim. Hal tersebut terlihat dari realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Sarolangun, hingga September 2013 baru mencapai Rp 8.373.275.667 miliar atau 82.28% dari target Rp 11.292.000.000 miliar. Target PAD itu meningkat Rp 1 miliar dari tahun lalu, yakni Rp 9.291.576.195 miliar. "Kita kini tengah berusaha menggenjot capaian target PAD ini supaya mampu mencapai target yakni Rp 11.292.000.000 miliar. Hingga akhir September lalu, realisasi memang baru sekitar 82,28%, tapi hingga kemarin sudah mencapai 94,26%. Kita optimis, target ini akan tercapai," ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)

MUARATEBO– Satu unit alat berat jenis Backhoe yang bekerja di pekarangan warga di Jalan RA Kartini, Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang telah mengakibatkan kerusakan jalan. Sebab alat berat sebelum masuk ke pekarangan warga, terlebih dahulu melintasi jalan aspal, sepanjang sekitar 200 meter. Akibatnya, jalan mengalami kerusakan berupa bekas roda Backhoe yang cukup dalam, sebagian aspal juga mengalami pecah akibat digilas alat berat yang diperkirakan mencapai 10 ton itu. Sementara kondisi jalan sebelumnya masih sangat bagus. Padahal, jalan tersebut baru dibuka atau ditembus ke ruas jalan yang lain pada tahun 2012 kemarin. Rasyid, warga Desa Sungai Pandan yang kebetulan melintas mengaku sempat menegur operator alat berat agar tidak melintasi jalan tersebut tanpa Trado. Namun operator tampak cuek dan berlalu begitu saja. “Saya tadi sempat berhenti dan mengingatkan mereka, tapi mereka nekad saja,” ujar Rasyid, saat bertemu wartawan di salah satu rumah makan, di Jalan RA Kartini, Selasa (05/11). Sementara itu, alat berat tersebut diketahui milik salah satu rekanan, Utomo Teknik. Beberapa bulan terakhir alat berat berada di Rimbo Bujang untuk mengerjakan sejumlah pekerjaan proyek yang sedang berjalan.

Zakaria Samsat Sarolangun Zakaria, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/11). Zakaria menyampaikan, seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Sarolangun masih mengandalkan sektor pajak dan retribusi daerah untuk mendulang PAD. Namun amat disayangkan, masih banyak pengusaha dan pemilik kendaraan di Sarolangun yang belum menyadari arti pentingnya pembayaran pajak. Dia

20

menyebut, para pengusaha dan pemilik kendaraan sudah sewajarnya memberikan kontribusi untuk peningkatan PAD, hal itu bertujuan agar kegiatan pembangunan dan promosi daerah tetap dapat dilaksanakan. “Jangan sampai pengusaha yang seakan menghambat pembangunan karena tidak mau membayarkan kewajibannya," cetusnya. Selain pajak kendaraan, kata dia, ratusan pelaku usaha angkutan Batubara ternyata banyak yang belum mau membayarkan pajak kendaraan mereka. Padahal sudah berulang kali dihimbau, agar para pelaku usaha batu bara mau membayar konstribusi pajaknya. "Kita tidak mau bertindak keras dan tegas, karena memang kita tidak mau membunuh usaha yang ada di Sarolangun. Akan tetapi, hendaknya imbauan Pemkab Sarolangun ini dihargai, supaya pembangunan dapat terus ditingkatkan. Sebab, besaran jumlah Dana Alokasi Umum (DAU) yang diberikan oleh pemerintah pusat maupun provinsi, tidak terlepas dari PAD yang mampu diperoleh. Jika sedikit, maka APBD kita pun pasti akan sedikit," terangnya. Pemkab Sarolangun amat berharap kesadaran para pelaku usaha kendaraan untuk membayar pajak dan menerapkan pajak daerah sebesar 10%, seperti yang ditetapkan. Untuk itu, pihaknya bersama Polres Sarolangun dan terus melakukan razia gabungan dalam rangka cek pajak kendaraan. Di lokasi razia nantinya, pemilik kendaraan yang pajaknya mati, bisa membayar langsung dengan petugas yang ada. “Razia gabungan ini kita targetkan 6 hari,” tukasnya. (fan)

Namun sayangnya, selain untuk mengerjakan proyek, oleh operator, digunakan untuk mencari seseran atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘ancak’. Alat berat disewakan kepada masyarakat untuk meratakan tanah dan beberapa pekerjaan lain. Sebelum meratakan pekarangan warga di jalan tersebut, alat berat terlihat bekerja di jalan tembus tersebut, yang menghubungkan dengan Jalan Citandui, Desa Wanareja, Kecamatan Rimbo Ulu. Pengawas alat berat, Silitonga bersama Iwan sebagai operator alat berat, ketika dikonfirmasi wartawan mengakui pekerjaan itu. Menurut mereka, kebetulan alat berat sedang bekerja tak jauh dari jalan tersebut, maka ada masyarakat yang menyewanya untuk meratakan pekarangan rumah. “Sebenarnya kami tadi juga sedang menunggu Trado untuk bekerja di tempat lain. Tapi ada masyarakat yang memanggil kami, dan kami lihat dekat makanya kami lewat saja,” ujar Tonga. Mereka mengaku terpaksa melintas di aspal, karena tidak ada tanah yang dapat dilalui. Selain itu jarak yang mereka tempuh juga tidak jauh, jadi menurut mereka tidak mengganggu pengguna jalan. “Saat melintas tadi juga saya awasi biar tidak ada pengguna jalan yang terganggu. Kalo soal kerusakan jalan, menurut saya itu juga sering dilakukan oleh alat berat yang lain,” kilahnya.(ads)

7

RABU, 06 November 2013 ¦ Edisi Pagi

Aset Dikuasai Oknum Pengusaha HGU Sudah Berakhir Sejak 2011 Aset Pemkab Tanjab Barat berupa lahan seluas 40 x 120 meter yang berada di Dermaga Ampera diduga dikuasai oleh pengusaha lokal Kualatungkal. Data yang dihimpun Harian Jambi, masa pemakaian lahan itu sudah melebih batas waktu yang telah disepakati. HERJULIAN, Kualatungkal SUMBER Harian Jambi menyebutkan, kontrak pemakaian lahan oleh pengusaha tersebut telah habis dua tahun yang lalu. Sejauh ini belum ada pembahasan lebih lanjut antara Pemkab Tanjab Barat dengan pengusaha lokal itu. Kasubag Pendataan Aset, Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tanjab Barat, Anda Mas Putra kepada Harian Jambi, Senin (4/11) mengatakan lahan seluas 4,8 ha itu adalah aset Pemkab Tanjabbar. Kata dia, memang ada sertifikat hak guna usaha (HGU) atas pendirian bangunan tersebut. Sesuai perjanjian, pemakaian lahan itu berakhir pada 2011 lalu. Pihaknya sudah menyurati pengusaha

tersebut untuk memperpanjang ijinnya. “ Kita sudah dua kali melayangkan surat pemberitahuan kepada pengusaha itu. Namun, sampai saat ini belum ada konfirmasi,” kata dia. Berdasarkan sertifikat HGU, kontrak atas lahan itu selama 10 tahun, dan berakhir pada 2011. “ Seharusnya sudah dikembalikan ke Pemkab, tapi yang pastinya cerita awalnya saya kurang tahu,” tegasnya. Dijelaskan Anda Mas, berdasarkan aturan main, jika ijin HGU berakhir maka bangunan yang ada diatas lahan itu secara resmi menjadi milik pemkab. Hanya saja, dua tahun HGU berakhir, belum ada upaya pengembalian aset daerah itu ke Pemkab Tanjabbar. "Untuk lebih jelasnya, itu

HERJULIAN HARIAN JAMBI

TANAH PEMKAB: Ruko yang dibangun diatas lahan pemkab. Salah satu bangunan digunakan untuk warung kopi oleh pemilik bangunan.

sertifikatnya ada di Dispenda,” ujar Anda Mas. Seharusnya itu dikosongkan, atau si pemilik bangunan bisa merobohkan bangunan

itu, dan lahannya dikembalikan ke pemkab. Yang menjadi kendala saat ini, lanjut Anda Mas, arsip perjanjian antara Pemkab

Tanjabbar dan pengusaha lokal itu tidak ditemukan lagi. Menuntaskan masalah ini, pihaknya sudah bekoordinasi dengan Dispenda dan Bagian

Hukum. “Tapi mereka minta arsip perjanjiannya, itu yang gak ketemu. Jadi serba sulit,” tandasnya.

Tidak hanya bangunan ruko yang dibangun diatas tanah pemkab itu, tetapi sampai ke Pelabuhan LLSDP dan Dermaga Ampera. Sementara pemukiman masyarakat yang ada di sekitar bangunan itu, sudah sertifikat hak milik (SHM). “Memang sesuai aturan, 120 mil dari garis pantai sebenarnya tidak boleh sertifikat karena itu termasuk tanah pelabuhan, tapi kita tidak tahu juga kenapa bisa jadi sertifikat,”ungkapnya. Ada beberapa ruko yang dibangun diatas lahan pemkab itu. Salah satu bangunan digunakan untuk warung kopi oleh pemilik bangunan. Pengelola warung kopi, Akun, kepada Harian Jambi, Selasa (05/11) mengaku tidak tahu soal perijinan bangunan tersebut. Dia hanya melanjutkan usaha warung kopi tersebut dari pemilik sebelumnya. "Saya berjualan di sini hanya melanjutkan usaha Nyonya Kokim yang dulunya berjualan di sini. Setelah nyonya Kokim pindah ke Batam, dari pada tempat ini kosong saya lanjutkan berjualan, sebelumnya saya di Jambi," terang Akun.(*)

HARI BESAR AGAMA

Warga Kedemangan Pawai Obor SENGETI-Memasuki tahun baru islam 1435 H, warga Desa Kedemangan RT 07 Kecamatan Sekernan beramairamai melakukan pawai obor. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap memasuki tahun baru islam dan sudah menjadi tradisi warga setempat. Ketua RT 07, Amin, mengatakan kegiatan pawai obor ini sudah menjadi tradisi warga. Sebelum pawai, warga membaca yasin bersama di masjid maupun langgar. Selain melaksanakan pawai obor, kegiatan ini merupakan salah satu ajang untuk mempererat silaturahmi sesama warga setempat. “Semua warga yang ikut, merasa gembira mulai dari anakanak hingga orang dewasa sambil melantukan shalawat,” ujarnya. “Mudah-mudahan di tahun baru ini, keimanan dan ketaqwaan kita terus meningkat, serta lebih baik dari tahun sebelumnya,” harapnya. Sementara itu Farham salah satu anak yang mengikuti pawai tersebut merasa senang dengan kegiatan ini. “Saya senang sekali bisa ikut serta memeriyahkan dan meramaikan perayaan tahun baru islam ini,” tuturnya. Dia berharap, acara tahun depan bisa lebih meriah lagi, terutama dalam perlombaan pawai obor.(jni)

HERJULIAN/HARIANJAMBI

PENGUKUHAN: Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjab Barat, H Mukhlis mengukuhkan sejumlah pengurus Korpri Tanjab Barat, yang terdiri dari LKBH, BAPOR dan BAPINROH.

Sekda Kukuhkan Pengurus Korpri Tanjab Barat KUALATUNGKAL - Bertempat di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjab Barat, pengurus Badan Pembina Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Tanjab Barat periode 2013 – 2017 dikukuhkan oleh Sekda Tanjab Barat Drs H Mukhlis M Si, Senin (04/11). Adapun sejumlah pengurus Korpri yang dikukuhan adalah Pengurus Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH), Pengurus Badan Pembina Olahraga (BAPOR) dan Pengu-

rus Badan Pembina Rohani (BABINROH). Dalam acara pengukuhan tersebut turut hadir juga Wabup Tanjab Barat Katamso SA SE ME, Kepala SKPD, Sekretariat Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jambi, Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanjab Barat dan segenap anggota Korpri. LKBH Korpri dibentuk sebagai wadah untuk mengantisipasi resiko hukum yang sangat dimungkinkan terjadi pada setiap PNS dan untuk menciptakan kenyamanan dalam pelaksanaan

tugas PNS. Sekda Tanjabbar, Mukhlis M Si selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Tanjab Barat mengatakan lembaga ini dimaksudkan sebagai wadah konsultasi bagi pegawai yang tengah berhadapan dengan masalah hukum. Sehingga melalui wadah ini, proses hukum yang dijalani oleh setiap PNS nantinya, dapat berjalan proporsional dalam rangka pemenuhan hak-hak PNS untuk memperoleh bantuan dan perlindungan hukum. Demikian pula dengan

Pengurus Badan Pembina Olahraga (BAPOR) Korpri Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dikatakan Sekda, BAPOR yang telah dikukuhkan ini dapat menyalurkan bakat dan prestasi kepada para atlet PNS yang akan mengikuti beberapa cabang pertandingan olahraga mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional. Begitu juga dengan BABINROH Korpri yang lebih dikhususkan kepada anggota Korpri Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kata

Sekda, semua ini lebih kepada ketaatan serta memberi motivasi betapa pentingnya berbuat yang terbaik sesama umat secara umum dan secara khusus bagi agama yang kita anut. Dalam sambutan yang diberikan oleh Wakil Bupati Tanjab Barat Katamso SA SE ME hanya berpesan dan menitik beratkan agar segenap anggota PNS yang tergabung dalam kopri jangan sampai sekali-kali terjerat masalah hukum, seperti yang terjadi di Kotakota lain.(ian/adv)

JONI HARTANTO/HARIANJAMBI

TRADISI: Warga Desa Kedemangan Kecamatan Sekernan menggelar pawai obor dalam memperingati Tahun Baru Islam 1435 H.

KELUHAN MASYARAKAT

Jangan Ada Siswa Ugal-ugalan MUARASABAK- Maraknya aksi ugal-ugalan di Kabupaten Tanjab Timur menjadi keluhan masyarakat. Bupati Tanjab Timur H Zumi Zola Zulkifli meminta para siswa untuk melakukan aktivitas yang positif. Hal itu disampaikan Zola pada peringatan tahun baru islam yang dilaksanakan di Mesjid Agung Nur Addarojat Muara Sabak, Selasa (05/11) "Mengapa saya berpesan seperti ini, karena saya sering mendapat keluhan dari masyarakat, terkait siswa ugalugalan saat berkendara," kata Zumi Zola. Peringatan tahun baru islam di kabupaten Tanjab Timur dimeriahkan dengan pawai obor yang diikuti oleh ratusan pelajar dan masyarakat Selasa malam (05/11). Bupati juga mengajak pelajar dan para guru untuk menjadikan moment dalam tahun baru islam ini untuk dapat berubah ke arah yang lebih baik. "Ibu, bapak para guru, melalui tahun baru islam 1435 H ini mari kita sama-sama dapat berubah kearah yang lebih baik," kata bupati. Dikatakannya, peringatan tahun baru biasanya disambut dengan acara semalam suntuk, apalagi dikalangan pelajar tidak dapat dipungkiri jika moment tahun baru ini dijadikan untuk bersenang-senang. "Tidak salah peringatan tahun baru kita bersenang-senang. Akan tetapi di imbangi dengan amal ibadah untuk bekal didiakhirat nanti,"jelasnya. Dijelaskan Zola, dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu mendapatkan pilihan yaitu, uang atau waktu. Dua pilihan ini sama-sama dibutuhkan akan tetapi jika dibandingkan uang tidak begitu berarti dibandingkan dengan waktu. "Tidak punya uang kita bisa minta kepada ayah,atau ibu, tapi jika kita kehilangan waktu kita tidak bisa mengembalikan,"pungkasnya. (mut)

Menyaksikan Perlombaan Nyanyi di Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Batanghari

Percaya Diri, Risty Ingin Tampil Dua Kali Ratusan anak didik dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se Kabupaten Batanghari memenuhi aula Kantor Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari. Mereka berlomba-lomba tampil sempurna pada perlombaan bernyanyi beberapa hari yang lalu. OKTA FRANSISKA, Muarabulian LUCU, riang, begitu ketara dari raut wajah peserta PAUD yang mengikut lomba tarik suara ini. Mereka tidak tampil sendiri, tapi ada bunda PAUD yang senantiasa menjaga peserta cilik ini. Ristiana Silvia Azni Ramadhani, salah satu peserta dari PAUD Serentak Bak Regam (SBR) Muarabulian. Anak ini begitu lincah, dan penuh percaya diri. Dia tampak beda, dari peserta lainnya. Risti saat itu mengenakan baju terusan, bewarna putih dengan corak muda, begitu kontras dengan penampilannya. Busana itu tampak pas dengan tubuh mungilnya. Peserta PAUD ini, adalah

anak-anak terpilih. Mereka yang memiliki bakat bernyanyi, menjadi utusan dari sekolahnya. Risty dengan bahasa terbata-bata, mengaku bahagia bisa diutus dari PAUD SBR. Tak sedikit anak yang pintar bernyanyi, tapi Risty menjadi perwakilan dari sekolahnya. Saat mencabut nomor undian untuk tampil, Risty mendapat nomor urut ke 121. Sambil menunggu panggilan itu, sang bunda PAUD, Siti Ratna Ningsi, senantiasa mendampingi Risty sembari memanfaatkan waktu untuk terus melati Risty meskipun dalam ruangan pertandingan. Menurut sang bunda,

dalam kompetisi itu tidaklah semata-mata ingin mendapatkan juara, namun yang terpenting adalah mengasah mental anak didiknya yang berani tampil di tengah-tengah orang banyak. Saat tampil, putri pertama dari Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batanghari ini, tampil percaya diri dengan dua lagu anak-anak yang selama ini diajarkan oleh bunda PAUD-nya. Dua lagu itu adalah Kasih Ibu dan Aku Sayang Ibu. Saat Risty tampil di pentas, terdengar tepukan tangan dari peserta lainnya termasuk para penonton. Bocah kecil ini terlihat percaya diri, dengan suara lantangnya. Lumayan, Risty bisa mengikuti nada-nada dari musik kedua lagu itu. Menariknya, tak lama setelah tampil, Risty nenanyakan kembali kepada bundanya, kapan dirinya bisa tampil lagi bernyanyi. “Kapan bu Risty tampil

lagi,” kata Risty. Sambil tertawa, sang bunda menjawab akan mengikutsertakan R i s t y p a d a p e r lombaan berikutnya. “Nanti kalau ada lomba

lagi, baru Risty bisa kembali tampil. Yang penting, Risty harus tetap rajin belajar,” jawab Siti. Lomba yang digelar bukan hanya lomba menyanyikan lagu anakanak akan tetapi juga ada lomba lainnya seperti lomba membaca doa dan lainnya. Setiap digelarnya perlombaan, PAUD SBR selalu tak ketinggalan mengutus anak didiknya untuk ikut tampil. Apalagi, anak asuh P A U D yang dipimpin oleh Iin Hidayah ini selalu mendapatkan perhatian dan pelajaran yang lebih, dari kreatifitas para bundanya yang OKTA FRANSISKA HARIAN JAMBI setia meneRistiana Silvia Azni Ramadhani maninya.(*)

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

8 INSPIRING WORDS Jangan hammtaburkan katakata Anda pada g orang yang tidak suka pada ena Anda, karena perbuatan akan rti lebih berarti bagi dia. n

KPU Lampirkan Surat Dukcapil Soal Pemilih yang Tidak Ada NIK/NKK Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) usai, namun masih ada meninggalkan permasalahan. Secara nasional masih ada sekitar 10,4 juta data pemilih yang bermasalah. ARIEF HERMANTO, Jambi

Erasmus (Filsuf) DATA PEMILIH

KPU Punya 30 Hari Untuk Perbaikan DPT JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum memiliki waktu 30 hari sejak penetapan daftar pemilih tetap untuk melakukan perbaikan data pemilih. “Kami diberi waktu satu bulan untuk memperbaiki. Nanti akan ada penilaian dari Bawaslu, dan sekarang kami bersama Ditjen Dukcapil ke lapangan melakukan verifikasi serta melengkapi NIK (Nomor Induk Kependudukan),” kata Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik di Jakarta, kemarin. Dalam Rapat Pleno Terbuka Penetapan DPT, KPU akhirnya menetapkan DPT Pemilu 2014 yang terdiri 186.612.255 pemilih untuk dalam negeri, yang meliputi 93.439.610 pemilih laki-laki, dan 93.172.645 pemilih perempuan. Dari data DPT tersebut masih ditemukan 10,4 juta pemilih bermasalah, yang menurut KPU sudah diperbaiki, sehingga kini tinggal tujuh juta pemilih masih bermasalah dengan data kependudukan. Terhadap tujuh juta data pemilih yang masih bermasalah tersebut, KPU akan bekerja melakukan penyisiran dan mencari padanan datanya dengan bantuan dari Ditjen Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri. “Kemendagri nanti yang akan terbitkan NIK dan verifikasi ke lapangan yang memerlukan waktu dua pekan,” katanya. Mekanisme veirifikasi faktual terhadap daftar pemilih yang tidak ditemukan datanya di daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) tersebut, Kemendagri akan memfasilitasi petugas panitia pemungutan suara (PPS), panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pendaftaran pemilih (Pantarlih) untuk melakukan verifikasi faktual bersama-sama di lapangan. Sementara itu, Dirjen Dukcapil Irman mengatakan pihaknya sudah mengirimkan data tersebut ke Dinas Dukcapil di daerah untuk dikoordinasikan dengan petugas KPU di kabupaten-kota. “Ini dilakukan untuk memastikan kebenaran elemen datanya, tanggal lahirnya, alamatnya, dan sebagainya. Kalau sudah pasti dan benar, kami akan memberikan NIK yang bisa dilakukan ‘by system’ dengan cepat,” kata Irman. Dia berharap pekerjaan bersama tersebut akan selesai dalam waktu satu bulan. (ant)

PKS

Bukan Sekedar Urusan Kekuasaan JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta menegaskan upaya partainya memenangi Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, minimal masuk tiga besar, jauh dari hasrat hanya mengejar kekuasaan semata. “Saya menilai jauh lebih penting di balik kemenangan adalah kita ingin menjadi bagian penting dari gelombang sejarah perubahan Republik ini. Menang Pemilu 2014 hanya pintu masuk untuk tujuan yang lebih besar,” kata Anis Matta dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, kemarin. Anis Matta mengemukakan hal itu di hadapan seribuan lebih simpatisan, kader, dan pengurus PKS se-Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam acara Dialog Kebangsaan di Convention Hall Paruga Na’e, Bima, NTB, Senin (4/11). Acara dialog itu digelar sebagai rangkaian konsolidasi seluruh elemen PKS se-Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu. Sejumlah pengurus pusat PKS mendampingi Anis Matta, antara lain Sekretaris Jenderal DPP PKS Taufiq Ridho, anggota Komisi III DPR Daerah Pemilihan NTB Fahri Hamzah, dan legislator Komisi X DPR Ahmad Zainuddin, Ketua DPP Wilda Bali-Nusra Oktan Hidayat. Anis Matta mengatakan memenangi pemilu bukan sekadar mengantarkan para kader duduk di DPRD kabupatenkota, DPRD provinsi, dan DPR-RI namun ada dasar yang lebih mulia dibanding perolehan kursi dewan. Dia mengatakan PKS harus masuk dalam pusaran gelombang yang sedang berputar di seluruh sendi bangsa. “Saat PKS memenangi Pemilu 2014, kita akan punya peran strategis dan kontribusi nyata dalam mengendalikan setiap tahapan sejarah bangsa ini,” ujarnya. Anis juga menggarisbawahi pentingnya nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa terus ditanamkan dan menjadi pedoman bagi seluruh anak bangsa. Berbagai perbedaan di tengah masyarakat dan elit politik menurut dia, tidak akan menjadi masalah bangsa sepanjang nilai Pancasila diejawantahkan. Anis mengakui banyak kalangan yang mengungkapkan keraguan mengenai target PKS masuk tiga besar dalam Pemilu 2014 karena kasus hukum yang membelit mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Namun Anis meminta seluruh kadernya di seluruh wilayah Indonesia tidak terusik. “Mari kita berusaha untuk terus konsisten menebar kabaikan dan manfaat buat kehidupan ini. Bukankah karena itulah kita punya alasan untuk bertahan hidup lebih lama,” katanya. (ant)

DI Provinsi Jambi, ternyata juga masih ada 359.587 pemilih yang tidak memiliki NIK dan terdapat sebanyak 668.122 pemilih yang tidak memiliki NKK. Akan tetapi, pemilih yang tidak memiliki NIK dan NKK tersebut bukan pemilih Fiktif. Hal tersebut diakui Anggota KPU Provinsi Jambi Nuraida Fitri Habi. Menurut dia, secara defacto

pemilih yang tidak memiliki NIK dan NKK benar-benar terdaftar sebagai warga yang berdomisili di Provinsi Jambi. Bagaimana membuktikan bahwa orang tersebut ada di Provinsi Jambi ? Fitri menjelaskan, untuk membuktikan pemilih tanpa NIK dan NKK, pihaknya melampirkan surat dari pemerintah melalui Dinas Dukcapil kabupaten/

kota, yang menpaten/kota untuk erangkan bahberkoordinasi kembali dengan Panwa orang yang tidak memiliki waslu kabupaten/ NIK dan NKK kota. “Karena KPU betul-betul tidak memiliki wewenang untuk tersebut ada di membuat NIK dan daerah tesebut. NKK,” sambung Untuk meFitri. nyelesaikan Sementara Angpermasalahan pemilih yang Nuraida Fitri Habi g o t a B a w a s l u Provinsi Jambi Ritidak memiliki NIK dan NKK tersebut, pihak but Swarsono mengatakan KPU diberi waktu 1 bulan untuk di Provinsi Jambi tidak untuk menyelesaikannya. Un- ada mendapatkan temuan tuk menyelesaikan masalah masalah pemilih fiktif, seitu, pihaknya akan mengin- dangkan terkait masalah data truksikan kepada KPU kabu- yang tidak memiliki NIK dan

NKK tersebut pihaknya akan terus berkoordinasi. “Kita terus berkoordinasi dan sama-sama menyelesaikan permaslahan DPT tersebut,” ujar Ribut. KPU Provinsi Jambi dan Bawaslu Provinsi Jambi akan terus berupaya untuk menyelesaikan permaslahn DPT tersebut. Agar permasalahn DPT yang tidak memiliki NIK dan NKK tersebut, Bawaslu mengharapkan partai politik ikut mengawasi KPU dalam menyelesaikan permasalahan DPT, agar semua pihak merasa tidak dirugikan. (*)

PDIP

Hak Politik Warga Harus Dijaga

PEMILU 2014

SYAHRIL HANNAN/HARIAN JAMBI

Partai Islam Harus Berjuang Lolos PT SEMARANG - Partai Islam dan partai berbasis massa Islam harus berjuang ekstrakeras selama lima bulan ke depan agar bisa lolos ambang batas parlemen (parliamentary threshold-PT) sebesar 3,5 persen, kata analis politik Mochamad Yulianto. “Ikatan agama pemilih dengan partai agama (Islam) semakin longgar, sedangkan di sisi sama citra PKS, yang semula sempat diproyeksikan bisa menerobos tiga besar pada Pemilu 2014, belakangan kian memudar bersamaan dugaan korupsi yang membelit petinggi partai tersebut,” katanya di Semarang, kemarin. Partai Islam yang bakal bertarung dalam Pemilu 2014 adalah PKS, PPP, dan PBB, sedangkan partai berbasis massa Islam adalah PAN dan PKB. Menurut dosen FISIP Universitas Diponegoro Semarang

itu, setelah elite PKS terjerat kasus korupsi, semakin sulit posisi partai-partai Islam dan berbasis massa Islam untuk menaikkan perolehan suara pada Pemilu 2014. Hasil survei berbagai lembaga menyebutkan bahwa tidak ada satu pun partai Islam atau berbasis massa Islam yang mampu menerobos tiga besar perolehan suara. Golkar, PDIP, Demokrat, dan Gerindra diperkirakan bakal menguasai perolehan suara pada Pemilu 2014. Oleh karena itu, katanya, lima partai Islam tersebut juga harus memikirkan bagaimana strateginya agar tetap bisa lolos PT sebesar 3,5 persen sehingga bisa secara langsung mengikuti Pemilu 2019. “Partai-partai Islam mungkin pada Pemilu 2014 secara kolektif masih bisa menjadi penyeimbang kekuatan politik

yang didominasi partai politik nasionalis, namun itu harus dibuktikan dengan seberapa banyak perolehan suara mereka dalam Pemilu 2014,” katanya. Di luar tugas menggalang koalisi partai-partai Islam dari hasil Pemiu 2014, katanya, mereka juga harus saling memperebutkan konstituen partai Islam yang jumlahnya diperkirakan kian menyusut. Jadi, katanya, di tingkat akar rumput sebenarnya juga ada persaingan keras memperebutkan pemilih tradisional partai-partai Islam, padahal jumlah pemilih kategori ini cenderung berkurang. “Pemilih semakin rasional. Siapa yang berintegritas dan punya rekam jejak baik, caleg itulah yang memiliki potensi besar untuk dipilih. Tak peduli dari partai nasionalis atau agama,” katanya. (ant)

SEMARANG - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, meminta semua pihak harus menjaga dan menjamin hak politik warga negara Indonesia agar mereka ikut berpartisipasi dalam Pemilihan Umum 2014. “Satu suara saja bisa jadi presiden pemilu tidak demokratis, apalagi jumlahnya sekarang masih jutaan orang,” katanya. Tjahjo menekankan, hak politik warga negara harus dijaga dan dijamin dalam peran partisipasi politiknya dalam pemilu yang akan datang. Hal ini mengingatkan Pemilu 2014 masih terancam karena di hilir masih ada masalah terkait dengan daftar pemilih tetap (DPT), sementara di hulunya masih jadi catatan terkait dengan internal Mahkamah Konstitusi (MK). “Citra positif komisioner KPU sekarang lebih baik jika dibandingkan dengan Komisioner KPU tahun 2009,” kata Tjahjo yang juga alumnus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Dia menegaskan bahwa seluruh partai, khususnya PDI Perjuangan, berkomitmen untuk membantu KPU dalam menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2014. “Jangan sampai permasalahan DPT merusak citra positif KPU dan menjadikan munculnya kejahatan demokrasi di Indonesia yang dibudayakan,” tegasnya. Terkait dengan masalah DPT, lanjut dia, komitmen Tjahjo Kumolo partai adalah membantu KPU memperbaiki daftar pemilih yang bermasalah dan posisi partai adalah bersama-sama KPU mewujudkan pemilu yang jujur dan adil (jurdil). Dewan Pimpinan Pusat DPP PDI Perjuangan, kata Tjahjo, sudah pernah menyurati KPU untuk membagi data pemilih yang bermasalah untuk dibantu pencermatannya. “Akan tetapi, belum direspon positif oleh KPU. Baru pada saat rapat dengan Komisi II DPR RI, data tersebut diserahkan ke seluruh partai,” katanya. Hasil pencermatan PDI Perjuangan terhadap DPT--sebelum ditetapkan oleh KPU--masih mengandung data pemilih ganda dan duplikasi nomor induk kependudukan (NIK) di seluruh wilayah Indonesia. Data pemilih ganda tersebut, menurut Tjahjo, berpotensi mengancam pelaksanaan Pemilu 2014. Demi menjaga citra positif KPU yang sudah terbangun ini, Sekjen DPP PDI Perjuangan menyarankan sebaiknya DPT tersebut dapat terus diperbaiki lagi. Dalam hal ini, KPU harusnya tidak perlu tergesagesa untuk menetapkan DPT Pemilu 2014 demi menjaga pelaksanaan pemilu yang berkeadilan bagi semua pihak walau sudah diputuskan secara nasional kemarin (4/11) oleh KPU, apalagi putusan itu dengan catatan-catatan seluruh partai politik peserta pemilu dan Baswaslu. “Semua mencatat bahwa masih ada masalah soal DPT di beberapa daerah yang jumlahnya cukup besar yang harus terus dikontrol dan di-update oleh KPU,” kata Tjahjo. (ant)

SIDANG DKPP

Bakri Pajawa Wakilkan Pengacara Sebagai Saksi JAMBI – Dijadwalkan hari ini (6/11) pukul 13.30 lanjutan sidang perkara Bakri Pajawa di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Agenda sidang yakni pemeriksaan alat bukti dan pemeriksaan saksi. “Ini jadwal dari DKPP mengenai sidang lanjutan perkara Bakri Pajawa, dan kami telah mempersiapkan saksi dan alat bukti,” sebut Ketua Panwaslu

Kota Jambi Maroli, kemarin. Untuk menghadapi sidang tersebut, pihakanya telah mempersiapkan alat bukti yang terkait dengan proses pencoretan Bakri Pajawa sebagai Daftar Calon Sermentara (DCS). Alat bukti yang dipersiapkan tersebut adalah berupa Ijazah Bakri Pajawa, termasuk berita acara yang menetapkan dicoretnya Bakri

Pajawa tersebut. Sedangkan terkait dengan saksi yang akan diperiksa unruk memberi keterangan tentang pencoretan Bakri Pajawa adalah Maroli dan Taufik. “Untuk saksinya adalah saya sendiri dan pak Taufik,” kata Maroli. Selain itu, pihaknya juga menghadirkan Bakri Pajawa dalam persidangan tersebut. “Karena yang bersangkutan

tidak bisa hadir, maka diwakilkan dengan pengacaranya.” Sambung Maroli lagi. Terpisah, Anggota Bawaslu Provinsi Jambi Ribut Swarsono mengatakan, pihaknya akan menghadiri sidang perkara tersebut. “Ya kita akan hadir sebanyak 2 orang,” ujarnya. Sementara Ketua KPU Kota Jambi Ratna Dewi menjelaskan, bahwa pihaknya

membenarkan bahwa adanya sidang di DKPP terkait laporan Panwaslu Kota Jambi. Saat ditanya kesiapan KPU dalam menghadapi sidang tersebut, Ratna Dewi menjawabnya sangat siap, dan pihaknya juga menyiapkan jawaban pembelaan dan juga pihaknya mempersiapkan alat-alat bukti. “Kita sudah sangat siap,” tandas istri Aswan Zahari ini. (arh)

9

RABU, 06 November 2013 ¦ Edisi Pagi BENGKULU ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI/ KOZ/PD/13.

PAWAI : Ribuan warga Kota Tasikmalaya dari 10 Kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Tasikmalaya, mengikuti pawai Ta aruf menyambut tahun baru Islam atau Muharam, di Jalan KH Hz Mustofa, Tasikmalaya, Jabar, Selasa (5/11). Pawai tersebut dalam rangka memeriahkan dan memperingati tahun baru Islam 1435 Hijriyah.

Sinabung Keluarkan Awan Panas Letusan Capai 5.000 meter Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan awan panas dalam letusan yang terjadi pada Selasa, pukul 14.23 WIB. ANTARA, Medan DALAM pesan singkat yang diterima di Medan, Selasa, Kepala Pusat Data

Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, awan panas

dalam letusan itu keluar sekitar 20 menit. Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), awan panas tersebut meluncur dari lereng gunung sejauh satu kilometer ke arah tenggara. Keberadaan awan panas tersebut merupakan pertama kali keluar dari

kawah Gunung Sinabung sejak meletus pada September 2013. Disebabkan masyarakat telah mwengungsi, tidak ada korban yang muncul akibat awan panas tersebut. Pihaknya memperkirakan erupsi masih berpotensi terus terjadi, dan abu letusannya dapat mengganggu kesehatan dan merusak tanaman di

area terdampak. Ketinggian abu vulkanik akibat letusan tersebut mencapai 5.000 meter dari kawah Gunung Sinabung dan terbawa angin ke arah barat daya. Letusan tersebut menimbulkan bunyi gemuruh hingga pos pengamatan yang berjarak sekitar 8,5 kilometer dari Gunung Sinabung.(*)

KEPRI

Gelombang Perairan Anambas Capai 5 Meter TANJUNGPINANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat gelombang laut di perairan terbuka di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, mencapai 3-5 meter. “Gelombang di perairan Laut China Selatan di Anambas sangat tinggi. Para nahkoda kapal perlu mewaspadainya, karena membahayakan keselamatan” kata Kepala Badan Meteorologi Klimatologi

dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Hartanto, Selasa. Menurut dia, kondisi ini selalu terjadi menjelang akhir tahun, terutama pada saat musim angin utara. Gelombang luat yang tinggi di Anambas telah beberapa kali menyebabkan tenggelamnya kapal. “Sebaiknya hindari gelombang laut yang tinggi,” imbaunya. Hartanto mengemukakan, kondisi

yang sama juga terjadi di perairan terbuka di Kabupaten Natuna. Gelombang laut di perairan itu tidak hanya membuat penumpang kapal merasa tidak nyaman, melainkan juga membahayakan keselamatan mereka. Nelayan di Natuna juga sebaiknya tidak melaut pada saat gelombang tinggi. Biasanya gelombang menjadi tidak bersahabat pada saat cuaca berubah, seperti dari panas menjadi mendung dan

kemudian hujan. Panas yang tinggi menyebabkan terjadinya penguapan di perairan, hingga menimbulkan awan tebal dan berlapis yang menyebabkan gelombang laut meninggi, petir, angin puting beliung dan hujan deras. “Perairan Anambas dan Natuna itu sama-sama garang, terutama pada saat perubahan cuaca dan musim angin utara” katanya.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan pada saat berlayar di perairan Kabupaten Lingga. Tinggi gelombang laut di perairan Lingga mencapai 2 meter. Hal serupa terjadi di perairan terbuka di Kabupaten Karimun dan Bintan. Tinggi gelombang laut di Karimun dan Bintan berkisar 1-2 meter. “Pada saat perubahan cuaca terjadi gelombang tinggi,” ungkapnya. (ant)

Oknum Ustadz Pelaku Cabul MUKOMUKO - Ketua PKK Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Rosna Ichwan, terkejut mengetahui oknum ustad yang membantunya memberikan ceramah agama saat kampenye politik pada pemilihan kepala daerah berbuat cabul terhadap anak yang berusia tujuh tahun. “Dia itu pernah membantu kami memberikan ceramah agama pada masyarakat saat bapak berkampanye dalam pemilihan kepala daerah periode pertama,” kata Rosna Ichwan, ketika mengetahui B (45) oknum guru agama SD ditangkap polisi karena berbuat cabul terhadap anak dibawah umur, di Mukomuko, Selasa. Ia menyatakan, tidak menyangka jika seorang yang sudah taat beragama seperti oknum ustad tersebut, dapat berbuat seperti itu, melakukan tindakan yang tidak mencerminkan profesinya. Padahal, kata dia, sepengetahuannya orang tersebut baik dan bagus dalam memberikan pencerahan agama kepada masyarakat. Ia menjelaskan, belakangan ini tidak lagi mengunakan ustad itu karena ada beberapa hal yang kurang, namun dirinya tidak menyebutkan hal yang kurang terhadap pelaku pencabulan tersebut. “Kasus cabul ini untuk kedua kalinya saya tahu setelah di Kecamatan Malin Deman ada anak berusia delapan tahun yang juga menjadi korban pencabulan dan sekarang anak itu ditampung di yayasannya,” ujarnya lagi. Ia menerangkan, perlakuan yang sama akan diterapkan terhadap korban pencabulan lainnya, untuk membantu memberikan memotivasi kepada mereka agar tetap semangat dalam berlajar. (ant)

Pengadilan Hukum Mati 150 Tentara Kasus Pemberontakan Sebanyak 150 tentara dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan Bangladesh, Selasa, dan ratusan lain dijatuhi hukuman penjara, atas keterlibatan mereka dalam pemberontakan pada 2009 dimana sejumlah perwira tinggi dibantai. ANTARA, Bangladesh SEBANYAK 823 tentara didakwa dalam kasus pemberontakan itu, dimana 74 orang termasuk perwira dicincang, disiksa atau dibakar hidup-hidup

sebelum tubuh mereka dibuang di selokan dan kuburan dangkal. Pengadilan khusus tersebut menjatuhkan hukuman mati atas 150 tentara dalam peristiwa

itu, yang antara lain dipicu oleh rendahnya gaji dan buruknya kondisi pasukan para militer bersenjata Bangladesh Rifles (BDR) yang berpatroli menjaga perbatasan negara. “Setidaknya 150 tentara BDR dihukum mati atas pembantaian perwira angkatan darat,” kata jaksa penuntut Baharul Islam kepada AFP di luar ruang sidang di Dhaka. Sebanyak 400 tentara lain dijatuhi hukuman penjara antara seumur hidup hingga beberapa tahun atas keterlibatan mereka

dalam peristiwa tersebut, sementara sebanyak 270 tentara dibebaskan. “Kejahatan itu begitu mengerik a n hingga mayat korban

pun tidak mendapatkan hakhaknya,” kata hakim Mohammad Akhtaruzzaman dalam sidang yang penuh sesak di ibukota Dhaka saat membacakan keputusan. Ke-823 tentara tersebut didakwa dengan tuduhan pembunuhan, penyiksaan, konspirasi,

dan dakwaan lain dalam pemberontakan yang berlangsung selama 30 jam diawali dari markas BDR di Dhaka dan kemudian menyebar ke markas-markas lain di seluruh negeri. Sekitar 6 ribu tentara sudah diadili dalam puluhan sidang pengadilan khusus terkait peristiwa pemberontakan yang menyebabkan 74 orang tewas, termasuk 57 perwira tinggi angkatan darat. Sebuah penyelidikan resmi yang dilakukan menyebutkan peristiwa tersebut dipicu oleh

kemarahan terpendam selama bertahun-tahun akibat diabaikannya permintaan kenaikan gaji dan perbaikan kesejahteraan tentara biasa, yang tidak menyukai atasan mereka yang bergaji lebih layak. Hakim mengatakan bahwa para tentara itu selayaknya diberi gaji yang lebih baik serta kemudahan untuk meredakan kemarahan mereka, dan menambahkan bahwa para tentara itu bahkan tidak mampu menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah milik militer.(*)

LIBYA

JEPANG

Pertempuran Seru Berkobar di Ibu Kota Libya

Jepang Kecewa Dengan Pernyataan Presiden Korsel

TRIPOLI - Pertempuran seru menggunakan meriam dan senjata anti-pesawat meletus Selasa di ibu kota Libya, Tripoli, kata para saksi mata Reuters. Pertempuran itu terjadi antara milisi-milisi di daerah Suq alMuma, Tripoli timur, kata seorang sumber milisi yang punya hubungan dekat dengan pemerintah, dan menambahkan ia tidak memiliki informasi lebih jauh. Para wartawan Reuters di Tripoli mendengar suara baku tembak selama tiga jam. Satu laman Facebook menayangkan apa yang dikatakannya dua mobil yang terbakar dari lokasi pertempuran itu, kendatipun tidak dapat memverifikasi kebenarannya. Seorang pejabat kementerian pertahanan menolak memberi komentar, sementara tidak ada para pejabat lainnya dapat segera dihubungi. Libya penghasil minyak yang anggota OPEC (Organisasi Negara Pengekspor Minyak) menghadapi kekacauan dan anarki sementara pemerintah berusaha untuk mengekang milisi-milisi, geng-geng, dan kelompok-kelompok garis keras Islam di negara yang beredar senjata tanpa izin dua tahun setelah mantan orang kuat Muammer Gaddafi disingkirkan. Suq al-Juma adalah pusat perlawanan terhadap Gaddafi di mana pemberontakan tahun 2011 didukung NATO, yang pada awalnya dimulai di daerah timur Libya, akhirnya meluas ke ibu kota itu. Di tempat terpisah, puluhan orang di kota Benghazi Senin memprotes gelombang penbunuhan dan situasi keamanan yang memburuk, kata penduduk setempat. Para pemrotes membakar ban-ban mobil di beberapa bagian kota pelabuhan itu dan menuntut pemerintah Perdana Menteri Al Zeidan dan parlemen mundur. (ant)

ANTARA FOTO

KORSEL: Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye. Park mengatakan masalah interpretasi sejarah dan wanita penghibur dengan Jepang belum dipecahkan atau diatasi .

TOKYO - Jepang sangat kecewa dengan pernyataan Presiden Korea Selatan Park Geun-Hye bahwa pertemuan dengan Perdana Menteri Shinzo Abe tidak ada gunanya, kata pejabat setempat, Selasa. Komentar itu muncul setelah Park mengatakan pertemuan tidak akan membawa hasil bagi kedua belah

pihak jika Tokyo menolak meminta maaf atas “kesalahan masa lalu”. Berbagai aksi pelecehan yang dilakukan selama masa penjajahan Jepang pada 1910-1945 masih tetap menjadi sumber kemarahan dan kebencian di Korsel, terutama perlakuan terhadap perempuan yang dipaksa

bekerja sebagai “wanita penghibur” di rumah bordil militer Jepang di masa perang. “Kami sangat kecewa dengan pernyataan dalam wawancara dengan BBC,” kata Wakil Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato. “Jepang telah menjelaskan kepada Korsel posisi kami dalam isu masa lalu seperti persepsi mengenai sejarah dan wanita penghibur, dan kami telah meminta mereka untuk menerimanya,” kata Kato. Politisi Jepang mengungkapkan kekesalan mengenai permintaan berulang dari pihak Korsel terkait permohonan penyesalan dari Jepang, dan menyebutkan sejumlah permintaan maaf dan kesepakatan tahun 1965 untuk normalisasi hubungan serta pembayaran pampasan dalam jumlah besar kepada Seoul. Abe dan Park, keduanya berkuasa sejak 12 bulan lalu, belum melakukan pertemuan resmi meski mereka sudah

bertemu dalam beberapa agenda internasional. “Korsel adalah tetangga penting yang berbagi nilai serta kepentingan dasar dengan kita, oleh karenanya Jepang akan melanjutkan upaya membangun kerja sama,” imbuh Kato. “Perdana Menteri Abe selalu mengatakan kami seharusnya melakukan pertemuan puncak karena kita menghadapi masalah,” katanya. Perseteruan kedua negara itu memusingkan Washington yang ingin merangkul kedua sekutunya di Asia itu, terutama dengan semakin besarnya kekuatan China. Dalam sebuah wawancara dengan BBC yang disiarkan Senin menjelang kunjungan ke Inggris, Park mengatakan isu mengenai interpretasi sejarah dan wanita penghibur belum “dipecahkan atau diatasi”. Dalam pernyataan pada 1993, atas nama sekretaris kabinet masa itu Yohei Kono, Jepang menyampaikan “per-

mintaan maaf tulus” bagi wanita-wanita yang dipaksa menjadi pekerja seks. Namun pengungkapan-pengungkapan oleh politisi konservatif Jepang itu justru menimbulkan kemarahan, terutama di Seoul, yang berpendapat bahwa Tokyo tidak menunjukkan ketulusan. Harian dari partai konservatif Sankei Shimbun pada Selasa mengatakan Kementerian Luar Negeri Jepang bulan lalu mengeluarkan dokumen yang menyatakan bahwa “sejak awal 1990-an Korsel telah menyatakan sikapnya bahwa isu wanita penghibur tidak termasuk dalam kesepakatan kompensasi tahun 1965”. Dokumen tersebut menyatakan bahwa keputusan pengadilan konstitusi Korsel pada 2011 yang memerintahkan Seoul untuk membuka kembali negosiasi dengan Tokyo mengenai kompensasi untuk wanita penghibur “bisa mengancam dasar-dasar hubungan Jepang-Korsel”. (ant)

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

MIGAS

LSM: Jangan Ada Monopoli Penyaluran Elpiji BANJARMASINSebuah lembaga swadaya masyarakat yang menamakan Lembaga Komunitas untuk Demokrasi (Lkomdek) dalam pernyataan sikapnya di Banjarmasin, Selasa, meminta jangan ada monopoli penyaluran atau pengisian gas elpiji di Kalimantan Selatan. Pernyataan yang ditandatangani Direktur Lkomdek Muhith Afif itu, berkaitan dengan kelangkaan gas elpiji di Kalsel khususnya di Banjarmasin sejak beberapa waktu lalu, terutama

untuk tabung isi tiga kilogram. Menurut Lkomdek, semestinya Gubernur Kalsel dan Wali Kota Banjarmasin menaruh perhatian serius terhadap kelangkaan gas elpiji, terutama tabung tiga kilogram di ibu kota provinsi tersebut dan sekitarnya pada beberapa waktu lalu itu. “Persoalan tersebut mesti menjadi parhatian khusus, apalagi Kalsel akan melakukan

penambahan program konversi minyak tanah ke gas elpiji. Karena itu pula sepantasnya masyarakat harus diberikan jaminan penyediaan gas elpiji yang cukup,” tandas Direktur Lkomdek. Ia mengungkapkan, berdasarkan pemantauan serta informasi yang diterima Lkomdek, ternyata hanya ada satu stasiun pengisian gas elpiji (SPBE) saja yg memenuhi kebutuhan gas elpiji di Kalsel, yaitu PT Agrabudi.

“Tidak hanya itu, perusahaan tersebut satusatunya pihak yang melakukan pengisian gas elpiji di provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota itu, ternyata juga mengirimkan pasokan gas elpiji sampai ke Kalimantan Tengah (Kalteng),” ungkapnya. Oleh karena itu, menurut dia, Wali Kota Banjarmasin dan Gubernur Kalsel sudah sepantasnya memanggil Pertamina untuk mendapatkan kejelasan persoalan gas elpiji tersebut.(ant)

DOK ELPIJI: yang dimonopoli LSM

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

11

Kartu Merah Petaka Buat Indonesia Muda PS Muaro Jambi bantai Persikoja Kota Jambi Indonesia akhirnya mengakui keunggulan tim lawan di laga lanjutan divisi III dengan kekalahan telah 4-0 dari Siginjai Sakti FC. Berbeda dengan PS Muaro Jambi yang berpesta gol kegawang Persikoja Kota Jambi dengan 5 gol tanpa balas. Namun bagi Indonesia Muda ini adalah pertandingan, ada yang menang dan ada yang kalah. Akan tetapi Indonesia Muda tetap optmis untuk memenangkan laga terakhir mereka dan menghindari dari juru kunci Group B. IPANDRI ARAHMAN HADI, Jambi LAGA lanjutan Kompetisi PSSI divisi III U-21 Liga Indonesia ke XVIII tingkat Provinsi Jambi yang mempertemukan antara tim sepakbola Siginjai Sakti FC asal Kota Jambi berhadapan dengan tim sepakbola Indonesia Muda. Dalam petandingan yang digelar di Stadion Tri Lomba Juang KONI Jambi kemarin sore (05/11), tim Indonesia Muda kalah telak dari tim sepakbola Siginjai Sakti FC dengan skor 4-0. Dengan kekalahan ini, tim sepakbola Indonesia Muda harus melakoni laga akhir mereka dan harus menang. Jika tidak memperoleh kemenagan, untuk menghindari menjadi juru kunci di group B ini. Diawal babak pertama tim sepakbola Siginjai Sakti FC yang bersua dengan tim sepakbola Indonesia Muda berlangsung sengit. Jual beli serangan antar kedua tim terus terjadi. Namun untuk menyarangkan si kulit bundar kedalam gawang sama sekali tidak berhasil. Solidnya kedua tim asuhan Syafrudin Siregar dan Rafles ini menjadikan tontonan menarik bagi penikmat sepakbola di sore hari kemarin. Namun di menit akhir babak pertama petaka bagi tim sepakbola Indonesia Muda setelah Ahmad Sakirin pemain bertahan mendapatkan kartu kuning kedua (merah-red) dan wasit pun menyuruhnya keluar lapangan. Memasuki babak kedua pertandingan, benar-benar petaka terjadi di kubu Indonesia Muda gol demi gol pun terjadi. Babak kedua

yang baru berjalan sekitar 15 menit penjaga gawang Indonesia Muda harus memungut bola dari gawangnya sendiri setelah Khairul Ihsan menceploskan si kulit bundar setelah mendapatkan umpan mendatar dari Ramanda 1-0 untuk Siginjai Sakti FC. Kebobolan 1-0 , menjadikan anak asuhan Rafles ini harus berhati-hati. Serangan-demi seranganterus dilancarkan. Namun apa daya, permain yang hanya tinggal 10 orang tidak mampu untuk memaksimal serangan yang dilakukan. Sempat mendapatkan kesempatan beberapa kali, namun pemain depan Indonesia Muda tidak tenang untuk memaksimalkan kesempatan tersebut. Malah sebaliknya, penjaga gawang Indonesia Muda harus memungut bola dari gawang sendiri untuk yang kedua kalinya, kali lewat sontekan Ramanda yang menusuk dari sisi kiri pertahanan lawan. Keunggulan 2-0 menjadikan untuk Siginjai Sakti FC ini bukan malah mengendorkan serangan mereka. Malahan mereka terus menggempur lini pertahanan Indonesia Muda. Lagi-lagi wajah sumringah terpancar dari raut muka Syafrudin Siregar setelah Khairul Ihsan yang berhasil menyarangkan bola kegawang Indonesia Muda untuk yang ketiga kalinya dan kemudian di susul dengan sentuhan manis Ramanda dari sisi kiri dan mengecoh beberapa pemain belakang Indonesia Muda yang membuahkan gol keempat untuk

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

HADANG: Dua pemain belakang Indonesia Muda (merah-hitam) yang mencoba menghalangi lajunya pemain depan depan Siginjai Sakti FC Ramanda (Hitam-kuning) saat membawa bola.

Siginjai Sakti FC ini dan skor pun berubah menjadi 4-0 untuk keunggulan Siginjai Sakti FC hingga akhir pertandingan. Usai pertandingan pelatih tim Indonesia Muda Rafles Mengatakan, kami sangat tidak beruntung pada hari ini. Padahal persipan demi persiapan telah kami lakukan. Namun dewi fortuna tidak berda di pihak kami. Terlebih lagi setelah pemain belakang kami mendapat kartu merah. “Itu semua awal petaka buat tim kami,” katanya. Sementara itu Menager Tim, Jumisar usai pertandingan juga mengatakan. Meski kalah dengan skor yang cukup telak, namun kami puas dengan permainan tim kami. Hanya saja dewi fortuna yang tidak berpihak kepada kami. “Memang hari ini kami kalah. Namun kami tidak mau menjadi juru kunci di dalam group ini. Kami akan lebih fokus untuk meraih kemenangan di laga akhir kami hari ini,” paparnya.

Dalam pertandingan tersebut, juga mengharuskan korrdinator wasit angkat bicara. Seperti yang di utarakan oleh Khairul Rahman koordinator wasit mengatakan. Memang pada pertandingan hari ini cukup keras. Dalam pertandingan ini, kami melihat wasit harus mengeluarkan banyak kartu kuning dan 1 kartu merah. “Untuk pertandingan yang cukup sengit ini, saya selaku coordinator wasit terus mengingatkan kepada wasit yang memimpin pertandingan. Jangan sekali-kali merugikan tim yang sedang bermain, karena itu akan fatal akibatnya. Namun jika itu memang harus dilakukan maka lakukan jangan segan-segan,” tegasnya. Dipertandingan lainnya, PS Muaro Jambi semakin memantapkan posisi di puncak klasemen group A dengan nilai 6. Setelah di pertandigan pertama mengalahkan tim Tabir FC 2-0. Kemarin sore mereka semakin menatap untuk menjadi juara di Group A setelah membungkam tim Persikoja dengan skor telak 5-0.(*)

Jadwal Pertandingan Rabu 06 November 2013 16.30 WIB PS Mosas vs PS Muarojambi 14.30 Wib Indonesia Muda vs Persikota Sungaipenuh

Hasil PertandIngan 05 November 2013 14.30 Wib Persikoja Kota Jambi vs PS Muaro Jambi 0-5 16.30 Wib Siginjai Sakti vs Indonesia Muda 4-0

Klasemen Group Group A PS Muaro Jambi

6

PS Mosas Tanjab Timur

4

Persikoja Kota Jambi

1

Tabir FC Merangin

0

Group B Siginjai Sakti Kota Jambi Persikota Sungai Penuh PS Indonesia Muda Kota Jambi

4 1 0

WUSHU

JELANG MOTOGP VALENCIA

Siapkan Atlet Pelatda

Tak Punya Persiapan Jelang Final

EDWIN EKA PUTRA/HARIAN JAMBI

ARAHAN: Pelatih dan pengurus Pengprov serta atlet Wushhu Jambi ketika mendengarkan arahan dari Pengurus Harian KONI Jambi malam (04/11)

JAMBI-Jelang pelaksanaan PraPON yang akan di selenggarakan di Bandung pada tahun 2015 dan PON 2016, Pengprov beserta atlet Wushu Jambi (04/11) malam mendapat arahan dari pengurus harian bidang bina prestasi atlet di sanggar latihan wushu. Dalam kunjungan dan arahan yang di berikan oleh pengurus harian KONI menginstruksikan agar

segera melaksanakan Pelatda (Pelatihan Atlet Daerah). “Ini adalah instruksi dari KONI Jambi, karena semua Cabor yang ada nantinya akan melaksanakan program Pelatda ini,” jelas Ronald ST, Kabid Bina Prestasi yang juga pengurus harian KONI Jambi. Ronald ST juga menjelaskan, cabang olahraga Wushu ini merupakan salah satu

cabang olah raga andalan. Karena dalam beberapa kejuaraan lalu berhasil menyumbangkan medali dan mengharumkan nama Jambi. “Wushu ini merupakan salah satu cabang olahraga andalan Jambi. Karena dalam beberapa kejuaraan tidak pernah absen untuk menyumbangkan medali, apalagi di kancah nasional,” jelasnya lagi.

Bukan hanya itu saja, Bidang pembinaan Prestasi KONI Jambi juga meminta kepada Pengprov dan pelatih Wushu Jambi untuk fokus dalam menerapkan program latihan. “Kami juga berharap agar semua atlet wushu Jambi ini pada PraPON di Bandung bisa tampil maskimal terutama dengan raihan medali. Selain itu, pengprov Wushu

juga harus mempunyai target di PON Bandung 2016,” paparnya. Untuk sekedar diketaui, pelaksanaan pelatihan atlet daerah ini sebenarnya akan di buka secara langsung oleh Gubernur Jambi. ”Namun mengingat waktu bapak Gubernur, kami akan tetap melaksanakan Pelatda ini.” “Nanti pas simbolisnya, akan dibuka secara langsung oleh Gubernur Jambi,” paparnya lagi. Diwaktu yang bersamaan, tim medis KONI Jambi juga memberikan arahan kepada atlet wushu agar selalu menjaga kesehatan. “Ada beberapa yang harus dijaga, terutama untuk kebugaran fisik atlet. Misalkan saja jangan terlalu banyak jongkok habis latihan itu mengakibatkan parises. Dalam menjalankan latihan atlet memang harus fokus, tapi jangan terlalu dipress, nanti akan mengkibatkan lemas saat bertanding,” ujar saphelio. Selain itu, KONI Jambi sangat mengharapkan atlet wushu ini untuk juga mempersiapkan diri untuk PraPON dan Porwil 2015. “Ada beberapa atlet dari cabor ini yang kita andalkan untuk mendapatkan medali, di antaranya, Ghina Afifah Salma, Padhila Fitri, Sabrina, Rio Setiadi, Arya Andika, Havif Rahmadi, dan Pratama Agustian,” pungkasnya.(iot)

Valencia - MotoGP Valencia menjadi penentu siapa yang bakal jadi juara dunia musim 2013. Lebih diuntungkan karena punya poin lebih banyak, Marc Marquez mengaku tak punya persiapan khusus. Ada 13 poin yang menjadi keunggulan Marquez atas Jorge Lorenzo di puncak klasemen MotoGP. Siapa yang nantinya akan bertakhta jadi juara dunia akan ditentukan di Valencia, yang menjadi seri penutup musim ini. Adalah Marquez yang dianggap lebih diuntungkan untuk menjadi juara dunia. Dengan kondisi saat ini, rider 20 tahun itu cuma butuh finis di posisi keempat pada race yang akan digelar Minggu (10/11/2013) mendatang. Harusnya itu bukan hal yang sulit karena dia selalu bisa naik podium di sepanjang musim ini, kecuali saat kecelakaan dan dihukum diskualifikasi. Terkait balapan final di Valencia, Marquez mengaku tak punya persiapan khusus. Apa yang dia lakukan sebagai bentuk persiapan sama saja dengan balapan-balapan lain. “Balapan akhir pekan ini penting, tapi saya menghadapinya seperti balapan lain dan kami akan fokus dengan pekerjaan kami sejak hari pertama,” sahut Marquez seperti diberitakan AS. Satu-satunya hal berbeda yang dilakukan Marquez adalah memanfaatkan jeda waktu dua pekan antara Jepang dan Valencia dengan melakukan physiotherapi. Itu dia lakukan demi memulihkan kondisi setelah mengalami kecelakaan di Motegi. “Saya menjalani beberapa sesi physiotherapi untuk memulihkan kondisi leher, setelah terjatuh di Jepang. Untungnya saya baik-baik saja dan saya menuju Cheste (MotoGP Valencia) dalam kondisi 100 persen,” tegas Marquez.(dtk)

Klasemen Moto Gp 1. Marc Marquez 2. Jorge Lorenzo 3. Dani Pedrosa 4. Valentino Rossi 5. Cal Crutchlow

318 305 280 224 188

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

12

Ozil Jengkel Kekalahan di Emirates Arsenal Tatap Kemenangan di Laga Tandang

JADWAL PERTANDINGAN

Kekalahan di laga kandang , membuat pemain bintang Arsenal yang di datangkan dari Real Madrid ini kesal. Pasalnya, poin tiga angka di kandang sendiri harus lenyap begitu saja. Ozil dkk pun antusia untuk menatap kemenangan di laga tandang mereka ketika melawat ke Iduna Park kamis dinihari.

KAMIS

07 November 2013 01:30 WIB Barcelona vs Milan 01:30 WIB

DETIKSPORT, Dortmund ARSENAL menelan kekalahan saat menjamu Borussia Dortmund di matchday III Liga Champions. Mesut Oezil pun mengaku masih jengkel dengan kekalahan dari Die Borussen itu. Gol dari Henrik Mkhitaryan dan Robert Lewandowski cuma mampu dibalas sekali oleh Arsenal yang dikemas oleh Olivier Giroud. The Gunners pun harus puas dengan skor akhir 1-2 saat melakoni laga di Emirates Stadium pada 22 Oktober lalu. Arsenal akan kembali berhadapan dengan Dortmund di matchday IV kompetisi tertinggi antarklub Eropa yang akan berlangsung di Signal Iduna Park, Kamis (7/11/2013) dinihari WIB. Menjelang laga itu, Oezil pun berhasrat untuk membidik tambahan tiga angka bagi Arsenal. Dia mengaku bahwa dirinya punya motivasi khusus sebab berlaga di Liga Champions.

Chelsea vs Schalke 04 "Tak ada yang membuat kami tersengat, tapi setiap kekalahan membuat saya jengkel. Terutama kekalahan di laga kandang. Dan di Liga Champions lebih menjengkelkan daripada sebelumnya. Kami membahas mengenai bagaiman a membalikan keadaan. Tapi, Dortmund mampu mencetak gol kedua," ungkap Oezil kepada Bild. Sudah enam tahun lamanya saya tak berlaga di sini setelah pergi dari Schalke. Itu tak berarti apapun, laga Liga Champions cukup memberi motivasi," tambahnya. (*)

02:40 WIB Sunderland vs Southampto

JELANG CHELSEA VS SCHALKE

Mourinho Nanti Respons Si Biru

KLASEMEN LIGA CHAMPION

DOK/HARIAN JAMBI

Jose Mourinho

JELANG SOCIEDAD VS MU

De Gea Ingin Menang

David De Gea SAN SEBASTIAN-Kiper Manchester United, David De Gea, menargetkan kemenangan kala menghadapi Real Sociedad tengah pekan ini --demi satu kaki di fase gugur Liga Champions. Berbeda dengan performa mereka di Liga Inggris, laju United di Liga Champions terbilang lebih kencang. Tim besutan David Moyes ini meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang, membuat mereka memimpin klasemen sementara Grup A. Kemenangan atas Sociedad di Anoeta, San Sebastian, tengah pekan ini akan membuat mer-

eka mengoleksi 10 poin. "Kami tahu jika kami mendapatkan tiga poin, kami akan menaruh satu kaki di fase knock-out," ujar De Gea di situs resmi klub. De Gea menyebut bahwa bermain di tanah Spanyol bersama United selalu spesial untuknya. Terakhir kali bermain bersama United di Spanyol, De Gea membantu timnya itu meraih hasil imbang 1-1 melawan Real Madrid. Sementara, terakhir kali menghadapi Sociedad, beberapa pekan silam, United tampil cukup atraktif, meski hanya menang 1-0 lewat gol bunuh diri Inigo Martinez. "Pertandingan kali ini memang tidak akan berjalan mudah. Real Sociedad menunjukkan bahwa mereka adalah tim kuat ketika datang ke Old Trafford, dan mereka akan lebih kuat ketika bermain di kandang sendiri," kata De Gea.(dtk)

Mesut Ozil

DOK/HARIAN JAMBI

LONDON-Chelsea menatap laga melawan Schalke dengan modal kekalahan dari Newcastle United di Liga Primer Inggris. Jose Mourinho meminta timnya untuk lekas melupakan hasil negatif itu dan kembali ke jalur kemenangan. Chelsea baru saja menelan kekalahan keduanya di Liga Primer Inggris. Melawat ke markas Newcastle akhir pekan lalu, John Terry dkk dipaksa pulang dengan kekalahan 0-2. Usai kekalahan itu, Chelsea sudah ditunggu laga melawan Schalke di Stamford Birdge. Pertandingan ini menjadi laga kandang kedua Chelsea di Liga Champions musim ini setelah kekalahan dari Basel di matchday 1 lalu. Namun usai kekalahan dari Basel itu, The Blues meresponnya dengan melakoni sembilan pertandingan tan-

pa terkalahkan, termasuk menang di kandang Steaua Bucharest dan Schalke di dua matchday berikutnya. Mourinho pun mengharapkan respon yang sama dari anak-anak didiknya di laga yang akan dimainkan Kamis (7/11/2013) dinihari WIB. "Kami ada di posisi yang stabil untuk lolos di Liga Champions tapi jika kami kalah lagi, kami ada di posisi yang sulit, jadi hari Rabu nanti adalah pertandingan yang penting untuk kami," ujar Mourinho seperti dikutip Sky Sports. "Anda menang dengan usaha, Anda menang dengan komitmen, Anda menang dengan ambisi, Anda menang dengan kualitas, dan dengan mengekpresikan diri secara individu tapi dalam konteks tim." "Saya katakan para para pemain setiap saat saya bisa, setiap saya bertemu dengan mereka, jangan lupa mengapa kalian meraih hasil," katanya. Chelsea kini memimpin klasemen Grup E dengan enam poin, sama dengan jumlah poin yang dimilik oleh Schalke. Kemenangan atas Schalke akan membuka lebar jalan Chelsea untuk lolos ke fase knock-out.(dtk)

Group A No Team 1 Manchester United 2 Bayer Leverkusen 3 Shaktar Donetsk 4 Real Sociedad

M 3 3 3 3

M 2 1 1 0

S 1 1 1 1

K 0 1 1 2

SG 6-3 7-5 3-5 1-4

Nilai 7 4 4 1

Group B No Team 1 Real Madrid 2 Galatasaray 3 Juventus 4 Kobenhavn FC

M 3 3 3 3

M 3 1 0 0

S 0 1 2 1

K 0 1 1 2

SG 12-2 6-9 4-5 2-8

Nilai 9 4 2 1

Group C No Team 1 Paris Saint Germain 2 Olympiacos 3 Benfica 4 Anderlecht

M 3 3 3 3

M 3 1 1 0

S 0 1 1 0

K 0 1 1 3

SG 12-1 5-5 3-4 0-10

Nilai 9 4 4 0

Group D No Team 1 Bayern Munchen 2 Manchester City 3 CSKA Moscow 4 Viktoria Plzen

M 3 3 3 3

M 3 2 1 0

S 0 0 0 0

K 0 1 2 3

SG 11-1 6-4 4-7 2-11

Nilai 9 6 3 0

Group E No Team 1. Chelsea 2. Schalke 04 3. Basel 4. Steaua

M 3 3 3 3

M 2 2 1 0

S 0 0 1 1

K 1 1 1 2

SG 8-2 4-3 3-3 1-8

Nilai 6 6 4 1

Group F No Team 1. Borussia Dortmund 2. Arsenal 3. Napoli 4. Marseille

M 3 3 3 3

M 2 2 2 0

S 0 0 0 0

K 1 1 1 3

SG 6-3 5-3 4-4 2-7

Nilai 6 6 6 0

Group G No Team 1. Atletico Madrid 2. Zenit 3. Porto 4. Austria Wien

M 3 3 3 3

M 3 1 1 0

S 0 1 0 1

K 0 1 2 2

SG 8-2 2-3 2-3 0-4

Nilai 9 4 3 1

Group H No Team 1. Barcelona 2. AC Milan 3. Celtic FC 4. Ajax

M 3 3 3 3

M 2 1 1 0

S 1 2 0 1

K 0 0 2 2

SG 6-1 4-2 2-4 2-7

Nilai 7 5 3 1

Dimeriahkan Pawai Obor dan Drum Band JAMBI—Seperti halnya di wilayah lain, moment pergantian tahun baru Islam tepatnya 1435 Hijriyah, juga diperingati dan rayakan oleh warga perumahan Atlanta Regency. Pada Selasa malam (5/10) warga perumahan tersebut, berkumpul di mushala At-Taqwa yang terletak di RT 29 Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Kota Baru, Ketua Rt 29, Hari Wasetyo mengatakan, dalam rangka memperingati 1 Muharram

Atraksi obor oleh peserta pawai

1435 H, warga perumahan Atlanta Regency melakukan kegiatan pawai obor yang mengambil rute dari perumahan Atlanta, melewati perumahan Sunderland hingga puncak acara yang digelar di Mushala. Tidak hanya itu, kegiatan pawai obor, juga turut dimeriahkandengan aksi Drum Band oleh santri Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Kota Jambi. Ika Sonizar, Ketua Panitia

Pelaksana Kegiatan mengungkapkan. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kekerabatan warga perumahan Atlanta Regency, yang jumlah warganya mencapai 190 KK . “saya senang semuanya tampak larut dan penuh kegembiraan, pawai ini juga disaksikan oleh warga lingkungan perumahan Atlanta dan Perumahan Sunderland,”paparnya semangat.(tua/adv)

Aksi Drum Band santri pesantren mambaul ulum ikut memeriahkan peringatan tahun baru

Anak-anak juga tampak memeriahkan malam pergantian tahun baru

Ibu-ibu perumahan Atalanta tampak antusias mengikuti pawai obor

RABU, 06 November 2013 ÂŚ Edisi Pagi

13

Baca Halaman

14

OBRAL VONIS KORUPSI DI JAMBI Sangat pantas rasanya kalau hukum di negeri ini mendapat julukan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Apakah konsep negara hukum sudah runtuh ?

POLITIKA Jangan Memilih Caleg Seperti Beli Kucing Dalam Karung Baca Hal

15

DISTRIK Pabrik Masuk Kampung Baca Hal

19

PEMERINTAHAN Minim Solusi, Pro Kontra Batubara di Jambi Baca Hal

17

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

14

JUSTISIA

Obral Vonis Korupsi di Jambi LUT HIDAYAT, Jambi

B

eberapa kasus korupsi yang sudah diputuskan vonisnya oleh Majelis Hakim di beberapa daerah, diketahui “sangat jauh panggang dari api”. Dengan kata lain, kasus-kasus yang dinilai sangat merugikan negara, hanya divonis sangat rendah dan dipandang sangat tidak menimbulkan efek jera pada si pelaku. Akibatnya, bisa saja beberapa waktu ke depan, si pelaku akan mengulangi lagi perbuatannya. Sementara itu, para pelaku kasus yang seharusnya hanya mendapat hukuman yang ringan, malah diberi hukuman yang sama atau bahkan lebih rendah dari vonis kasus korupsi. Contohnya, seorang nenek yang terpaksa mencuri singkong dari kebun tetangga di daerahnya, hanya untuk mengganjal perut, karena keadaannya yang miskin dan tidak punya uang untuk membeli makanan, malah dihukum selama setahun hukuman penjara. Hal ini berbanding terbalik dengan vonis yang dijatuhkan pada beberapa terdakwa kasus korupsi yang hanya divonis dengan vonis yang sama,

padahal jumlah kerugian negara mencapai beberapa miliar rupiah. Fenomena hukum hanya berani menghukum secara tegas masyarakat kelas bawah, di sisi lain tumpul pada lapis tengah dan atas (seperti tercermin pada gejala rendahnya vonis pidana bagi koruptor). Apalagi di Jambi, vonis hukum pada koruptor tidak akan membuat

mereka jera. Pasalnya vonis hukuman pada koruptor di Jambi sangat ringan. Mereka yang telah merugikan negara malah dapat hukuman yang sangat ringan. Seperti Isman Ismail hanya satu tahun delapan bulan dan Kemas Arsyad satu tahun satu bulan dan masih banyak lagi kasuskasus lain. Ini mencerminkan buruknya hukum di Jambi. S u k a

atau tidak, hukum kita kini identik sekedar lembaga dan aturan. Seharusnya para penegak hukum saling bersinergi untuk membuat efek jera pada koruptor. Menurut Pakar Hukum Tata Negara, Arfa’i, di Jambi para penegak hukum hanya terpaku pada ketentuan UUD yang berlaku, terpaku pada perbuatan tersangka. Penegak hukum hanya fokus pada ranah penegakan hukum, bukan untuk memberantas korupsi. Kalau penegak hukum berniat untuk memberantas korupsi maka mereka akan kreatif, melakukan sedalam mungkin ke mana arah hasil korupsinya. Namun kalau hanya sebatas penegakan hukum, maka mereka hanya terfokus pada kasus korupsinya saja. “Para

penegak hukum harus saling bersinergi untuk bersama-sama menegakkan hukum yang endingnya timbul efek jera pada koruptor, tapi sayang para penegak hukum di Jambi ini perlu dipertanyakan,” jelas Arfa’i. Memangkitaharusbanyakbelajar pada negara-negara yang berhasil memberantas korupsi. “Rasanya sangat sulit untuk menghentikan korupsi kalau kita tidak berani mengambil sikap, buat saja hukuman mati bagi koruptor,” kata Rizki mahasiswa Unja. “Memang kita serba susah, dibuat hukum mati dikatakanmelanggarHakAsasiManusia (HAM), ya kalau hukum kita seperti ini terus maka korupsi akan terus bertambah parah di negara kita ini apa lagi di Jambi,” tambah Rizki. (*)

“ Hakim Cari Aman Soal Vonis Ringan Korupsi” V

GRAFIS SYAHRIL HANAN/HARIAN JAMBI

Sangat pantas rasanya kalau hukum di negeri ini mendapat julukan tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Konsep negara hukum seakan runtuh.

GRAFIS SYAHRIL HANAN/HARIAN JAMBI

onis ringan pada terdakwa korupsi terus jadi sorotan. Mantan Auditor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Leo Nugroho menilai vonis ringan ini disebabkan hakim dan jaksa kurang menguasai masalah pengadaan barang dan jasa. Bahkan ahli psikologi politik Hamdi Muluk menilai, majelis hakim mencari aman dengan memvonis ringan terhadap terpidana kasus korupsi belakangan ini. “Kebanyakan kasus korupsi di negara kita kan pengadaan barang dan jasa. Tapi sayangnya banyak jaksa dan juga hakim tidak tahu soal itu,”ujar Leo Nugroho. Kurangnya pemahaman inilah yang jadi menjadi penyebab rendahnya vonis yang diberikan hakim. Leo menilai baru penyidik KPK yang sudah menguasai peraturan mengenai pengadaanbarang dan jasa. Ia menyarankan agara hakim dan jaksa belajar lebih dalam mengenai masalah pengadaan ini. “Mereka harus menempuh ujian sertifikasi di LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) dulu,”katanya. Leo mengatakan menghadirkan saksi ahli pengadaan barang dan jasa dalam persidangan kurang tepat. Hal ini karena keterangan saksi ahli terkadang tidak dijadikan pertimbangan oleh hakim. Sementara Hamdi Muluk menilai, majelis hakim mencari aman dengan memvonis ringan terhadap terpidana kasus korupsi yang terjadi di Indonesia. Hamdi menyayangkan vonis rendah terhadap sejumlah kasus korupsi di Indonesia. Apalagi kalau alasannya majelis hakim itu sendiri takut menjadi sorotan publik karena vonisnya itu. “Vonis rendah biar tidak disorot hakimnya. Makanya jadi hakim itu memang berat. Selain punya integritas yang bagus, dan kapabilitasnya kuat, dia harus punya moralitas yang tinggi. Itu yang saya lihat selama ini,”ujar Hamdi Muluk. Oleh karena itu, Hamdi meminta hakim yang akan menjatuhkan vonis tindak pidana korupsi, harus berani membuat putusan luar biasa. Dia mencontohkan seperti hakim Bismar Siregar yang berani memutus terpidana pemerkosaan lebih dari 20 tahun. “Itu memang pro dan kontra nantinya. Tapi karena integritasnya tinggi dan moralitasnya bagus, maka dia sudah siap dengan pro dan kontra di luar,”jelasnya. Lebih lanjut, Hamdi Muluk melihat juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kurang percaya diri (pede) dengan tuntutan yang dilayangkannya. Sementara munculnya vonis Mahkamah Agung yang menghukum Bupati Lampung Timur nonaktif Satono dengan 15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta merupakan rekor vonis kasus korupsi. Kasus-kasus korupsi lainnya selama ini dinilai masih terlalu ringan, tidak memberikan efek jera. Para hakim di PN Tanjungkarang yang membebaskan Satono juga harus diperiksa. “Saya sebetulnya tidak kaget dengan putusan (MA) itu. Sebab, saya yakin pasti akan ada sanksi berat suatu hari nanti. Hukuman 15 tahun itu setimpal dengan kerugian negara yang ditimbulkan (Rp 119 miliar). Kasus-kasus korupsi lainnya aja yang vonisnya terlalu ringan, sehingga itu (putusan kasasi terhadap Satono) seolah-olah jadi heboh,”kata Yuswanto, pengamat hukum dari Universitas Lampung. Ia menambahkan, putusan MA itu harusnya menjadi momentum bagi lembaga peradilan di Tanah Air untuk menyikat dan memberi efek jera bagi para koruptor yang terbukti bersalah. Terkait vonis MA yang bertolak belakang dengan pengadilan di tingkat pertama, ia menilai perlunya ada pemeriksaan terhadap para hakim di Pengadilan Negeri Tanjungkarang yang telah membebaskan Satono. Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim AS di PN Tanjungkarang pada 17 Oktober 2011 lalu, Satono divonis bebas. Sementara, pada Januari 2011, majelis hakim PN Tanjungkarang yang dipimpin hakim RS juga melepaskan Satono dari tuduhan jaksa penuntut umum dalam kasus yang sama, namun tuntutan yang berbeda. (dtk)

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

15

POLITIKA

Parpol Doyan Caleg Populer dan Bermodal Perpolitikan di Indonesia bukan lagi bercerita tentang persaingan kualitas para politikus. Namun lebih kepada pendulangan basis massa. Akhirnya, seleksi kriteria calon legislatif (Caleg) tidak lagi berdasarkan kualitas dan kemapuannya, melainkan berdasarkan basis massa dan kemampuannya dalam mendulang suara. AFRIOGA FELMI, Jambi

B

ahkan publikasi caleg juga menjadi bahan permasalahan. Karena praktek publikasi caleg saat ini hanya fokus pada pencitraan wajah. Bukan dengan menon-

jolkan jati diri yang sebenarnya. Sehingga, masyarakat hanya mengenal caleg berdasarkan wajah dan visi misi yang diucapkan saja tanpa mengetahui track record caleg itu sendiri.

Caleg DPRD Provinsi Jambi Total Jumlah Caleg Laki-laki Perempuan Jumlah Kuota

: 624 Orang : 417 Orang : 207 Orang : 660 Orang

1. Partai NasDem Laki-laki : 36 Orang Perempuan : 17 Orang Jumlah : 55 Orang 2. PKB Laki-laki : 36 Orang Perempuan : 17 Orang Jumlah : 53 Orang 3. PKS Laki-laki : 30 Orang Perempuan : 20 Orang Jumlah : 50 Orang 4. PDIP Laki-laki : 36 Orang Perempuan : 17 Orang Jumlah : 53 Orang 5. Partai Golkar Laki-laki : 35 Orang Perempaun : 20 Orang Jumlah : 55 Orang 6. Partai Gerindra Laki-laki : 38 Orang Perempuan : 17 Orang Jumlah : 55 Orang 7. Partai Demokrat Laki-laki : 36 Orang Perempuan : 18 Orang Jumlah : 54 Orang 8. PAN Laki-laki : 35 Orang Perempuan : 18 Orang Jumlah : 53 Orang 9. PPP Laki-laki : 37 Orang Perempuan : 17 Orang Jumlah : 54 Orang 10. Partai Hanura Laki-laki : 37 Orang Perempuan : 15 Orang Jumlah : 52 Orang 14. PBB Laki-laki : 35 Orang Perempuan : 16 Orang Jumlah : 51 Orang 15. PKPI Laki-laki : 26 Orang Perempuan : 13 Orang Jumlah : 39 Orang Sumber: KPU Provinsi Jambi

GRAFIS : SYAHRIL HANNAN

Sosialiasi caleg kepada masyarakat juga tidak memberikan pengetahuan yang cukup tentang track record caleg itu sendiri. Karena, publikasi diri caleg lebih banyak mengarah ke iklan pencitraan ketimbang menonjolkan jati diri yang sebenarnya. Pengamat Politik Jambi Jakfar Ahmad dan Juwanda, senada mengatakan perekrutan caleg oleh partai sudah kebablasan. “Yang paling penting kan orang itu harus mendulang suara. Politik selalu begitu. Bukan hanya di Indonesia tapi juga di Amerika dan Eropa, semua politik demokrasi itu intinya mendulang suara,” katanya. Di Indonesia khususnya Jambi, pendulangan suara pada umumnya masih dilakukan secara tradisional. Tradisional di sini maksudnya, sosialisasi masih dilakukan dengan pendekatan emosional. Hal ini berkaitan dengan faktor sosiologis dan latar belakang keluarga. Selain itu, menurut Jakfar, pola fikir masyarakat yang masa bodoh, menyebabkannya mudah diterjunkan

ke dalam politik transaksional, atau politik yang menggunakan sistem jual beli. Jual beli tersebut bisa berupa uang, jabatan dan lain-lain. “Di Amerika orang bisa mendulang suara jika masyarakatnya percaya sama orang yang dipilih, di negara-negara Eropa juga relatif seperti itu. Di Indonesia, Jambi salah satunya, pemilih kita itu masih tradisional. Jadi pertama mengutamakan faktor emosional,” katanya. Disebutkan, emosional itu bisa berkaitan dengan faktor sosiologis, siapa orangnya, keluarga siapa. Selain itu, masyarakat mudah diajak untuk politik transaksional, karena mereka tidak bisa diajak berfikir jangka panjang. Misalnya si terpilih itu tidak jelas kontribusinya terhadap si pemilih, sehingga si pemilih berpikir untuk apa memilih siapa pun,” ujar Jakfar. Menurut Jakfar, kesadaran para politikus bahwa uang dapat merubah pilihan seseorang, menyebabkan partai politik secara tidak langsung merubah pola seleksi kader dan caleg berdasarkan

kekayaan dan popularitasnya. Sehingga, para pemodal ini dapat dengan bebas masuk ke berbagai partai mulai dari partai kecil hingga partai yang sudah tergolong besar. “Berdasarkan hasil survey lembaga Idea Institute, uang itu ternyata bisa merubah pilihan seseorang. Makanya orang-orang yang masuk partai itu adalah orang-orang yang uangnya banyak,” katanya. Dilema memang, ketika politik masih membutuhkan biaya cukup besar untuk menarik perhatian masyarakat. Budaya berpolitik yang tidak sehat ini, menjadikan uang sebagai kebutuhan utama sebuah partai politik. Disebutkan, itu rasional bagi partai untuk memilih orang yang punya uang, agar bisa menggalang suara. Dan secara teori, itu contoh praktek politik yang tidak sehat. Secara normatif, sistem politik seperti itu sangat tidak dibenarkan. Meskipun hal tersebut tidak senada dengan kondisi dunia perpolitikan saat ini. Partai politik harusnya mampu membenahi sistem perekrutan kader dan caleg, guna terciptanya legislator-legislator ulung yang paham akan tugas dan fungsinya. “Jadi itu lah kenapa partai politik itu bisa dengan mudah menerima orang yang populer dan kaya sebagai kader atau pun caleg partai. Jadi ke depan, dengan semakin cerdasnya masyarakat dan rendahnya signifikansi barang dan uang kepada seseorang itu akan semakin sulit orang menyogok. Partai harus berbenah diri dan jangan sampai mempertahankan sistem yang seperti ini,” katanya. Terpisah, Pengamat Politik Asal Jambi Juwanda berpendapat, kursi dewan saat ini bukan lagi menjadi wadah penyalur aspirasi, melainkan telah menjelma sebagai penyalur kebutuhan pribadi. Perebutan ini pun menjelma sebagai ajang perebutan kekuasaan dan

pekerjaan. Bahkan tidak jarang diantaranya hanya untuk mengejar status sosial saja. “Hal itu terjadi berawal dari rekruitmen caleg dari masing-masing partai politik yang salah. Jika rekruitmen berdasarkan kelayakan yang ideal, maka tidak akan ada lagi caleg yang tidak mengetahui peran dan fungsinya sebagai anggota dewan. Mayoritas caleg yang mendapatkan nomor urut bagus itu merupakan hasil dari politik dinasti,” katanya. Publikasi caleg juga menjadi bahan permasalahan. Karena, praktek publikasi caleg saat ini hanya fokus pada pencitraan wajah. Bukan dengan menonjolkan jati diri yang sebenarnya. Sehingga, masyarakat hanya mengenal caleg berdasarkan wajah dan visi misi yang diucapkan saja tanpa mengetahui track record caleg itu sendiri. “Sosialiasi caleg kepada masyarakat juga tidak memberikan pengetahuan yang cukup tentang track record caleg itu sendiri. Karena, publikasi diri caleg lebih banyak mengarah ke iklan pencitraan ketimbang menonjolkan jati diri yang sebenarnya,” ungkapnya. Fakta yang terjadi saat ini, caleg yang berpeluang besar menduduki kursi dewan adalah yang memiliki modal finansial cukup besar. Berbeda dengan para caleg yang memiliki track record jelas. Karena tidak memiliki modal secara finansial, harus gigit jari karena hanya dikategorikan sebagai caleg pelengkap saja. “Kriteria caleg yang berpeluang terpilih masih seperti yang dulu-dulu. Berduit, keluarga pejabat, mantan pejabat atau incumbent. Apalagi yang berlatar belakang aktivis. Mereka sebenarnya punya kemampuan dan kompeten. Tapi karena tidak mempunyai modal finansial yang cukup, maka hanya akan menjadi pelengkap saja,” ujarnya.

Dalam hal ini, keselektifan masyarakat menjadi penentuan kesucian kursi dewan nantinya. Masyarakat hendaknya tidak terjebak pada publikasi caleg yang terkesan menghambur-hamburkan uang tersebut. Latar belakang dan track record, serta keseriusan menyalurkan aspirasi hendaknya benar-benar diperhatikan. Agar, tidak ada lagi anggota dewan yang mangkir dari fungsi dan tugasnya. “Pilihlah caleg yang populis, cerdas dan tidak pernah diterpa isu-isu miring baik dalam masalah hukum dan etika. Baik yang berpengaruh di internal maupun eksternal partai. Masyarakat jangan terjebak dengan iklan para caleg yang menghamburkan uang, tanpa tahu pasti siapa dan bagaimana perjalanan mereka. Karena siapa saja caleg yang menghabiskan banyak dana untuk kempanye, maka mereka inilah yang berpotensi besar akan mengumpulkan uang dengan jalan tidak dibenarkan alias korupsi,” tegas Juwanda. Sebanyak 624 calon legislatif di Jambi berebut 55 kursi DPRD Provinsi Jambi. Sebanyak 31 persen calon anggota legislatif (caleg) DPRD Provinsi kualifikasi pendidikannya setara SMA atau berjumlah 197. Jumlah ini termasuk pemilik ijazah persamaan atau dikenal dengan paket sebanyak 16 orang. Sementara 53,7 persen atau 335 orang lainnya berijazah Strata I. Caleg DPRD Provinsi Jambi relatif baik dengan jumlah 53,7 persen sudah berijazah Strata I. Jumlah caleg yang hanya berijazah SMA atau sederajar juga masih lumayan banyak yakni 31,6 persen. Sebanyak 181 orang berijazah SMA dan yang paket C ada 16 orang. Lulusan Diploma II ada dua orang, sarjana muda ada dua orang, Diploma III ada 32 orang. Lalu ada yang lulusan Strata Tiga 1 orang. (*)

Jangan Memilih Caleg Seperti Beli Kucing Dalam Karung P

emilihan Calon Legislatif (Caleg) tinggal empat bulan lagi jelang 9 April 2014. Namun kini genderang sosialisasi caleg sudah mulai menghiasi jalan-jalan protokol, bahkan hingga ke lorong-lorong jalan. Tak kercuali di Provinsi Jambi. Ribuan caleg bakal beradu mamikat simpatik untuk duduk di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan DPRD. Lalu bagaimana konstituen (rakyat) untuk tidak salah memilih wakilnya di dewan. Karena profil caleg-caleg hingga kini minim dikenal rakyat untuk dipilih. Khususnya latar belakang dan kredibilitas mereka. Jangan sampai memilih caleg seperti “Membeli kucing dalam karung.” Sementara Partai Golkar untuk menentukan seorang caleg ada mekanisme tersendiri dan tidak sembarangan. Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal Sekjen (DPD) Partai Golkar (PG) Provinsi Jambi Supardi Nurzain. Menurut dia, bagi Golkar, caleg yang lolos secara administrasi dan persyaratan itu sudah siap dan untuk menjadi

calon anggota DPR dan tidak ada caleg yang instan. “Jadi coba lihat caleg dari Golkar, tidak ada caleg yang instan. Semuanya sudah lama berkiprah di partai dan masyarakat sudah tahu track record mereka,” ujarnya. Soal kompetensi, lanjut Supardi Nurzain, itu adalah tanggung jawab partai politik secara keseluruhan dalam menyeleksi kader dan caleg yang akan duduk di DPR maupun DPRD. “Kemudian masyarakat juga bisa menilai, kan ada banyak pilihan dari partai politik dari partai satu

sampai partai nomor 10 misalnya. Sehingga masyarakat dapat menyeleksi mana yang kira-kira partai dan caleg yang dapat menyalurkan aspirasi mereka,” ujarnya. Terkait banyaknya kader dan caleg instan di berbagai partai politik, menurut Supardi Nurzain, partai politik itu harus betul-betul menyeleksi para caleg untuk mendapatkan caleg yang berkualitas, berkompeten kapabel dan bisa dipercaya oleh masyarakat. “Yang jelas

Golkar siap memberikan kontribusi untuk memajukan

masyarakat bangsa dan negara. Pilih caleg yang sudah diketahui track record mereka,” katanya. Persaingan ketat itu bisa tergambar pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang caleg. Seperti sebanyak 624 caleg di Jambi akan berebut 55 kursi DPRD Provinsi Jambi. Sementara 82 orang caleg DPR RI mengadu nasib dari dapil Provinsi Jambi. Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi Jambi untuk Pemilu 9 April 2014 nanti sebanyak 2.459.706 pemilih. Perjuangan caleg merebut kursi di DPRD Provinsi Jambi pada Pemilu 2014 nanti cukup berat. Guna mendapatkan satu kursi DPRD Provinsi Jambi, harus meraih 64 ribu suara. Sementara caleg DPR RI dari seluruh Indonesia sebanyak 6.607 orang. Para caleg dari 12 partai politik peserta Pemilu 2014 tersebut akan memperebutkan 560 kursi DPR RI. Beratnya persaingan tersebut, menurut Sekretaris PDI Perjuangan Provinsi Jambi Edi Purwanto, sangat lumrah. Masyarak a t d i b e r i k a n banyak pilihan yang terbaik. Sehingga pemilih diberikan kebebasan untuk memilih

wakilnya sesuai dengan penilaian masing-masing. “Tahap pertama setelah penjaringan kita melakukan psikotest. Jadi kemarin ada 800 lebih yang mengikuti psikotest dan yang lulus 435 untuk caleg DPR RI, Provinsi dan kab dan kota. Setelah psikotes ada wawancara tentang fungsi dan tugas legislatif itu seperti apa, tentunya kita belajar dari pengalaman yang lalu,” katanya. “DPR punya hak imunitas yang memang caleg juga tidak mengerti. Artinya dewan boleh juga ngomong apa pun dan itu kebal hukum untuk dalam rangka perbaikan terhadap bangsa ini,” katanya. Disebutkan, selama ini dengan demokrasi politik pemilihan secara proporsional terbuka murni. Jadi suara terbanyak otomatis jadi anggota dewan. “Itu sebenarnya menurut PDIP kedaulatan partai politik terenggut dengan sistem demokrasi liberal,” katanya. Artinya, partai akan menempatkan caleg potensial yang mengerti tugas-tugas tersebut akan kerepotan karena masalah finansial. Jadi terkenal yang toke getah, toke sawit atau artis yang tidak mempunyai kapasitas, kredibilitas, kapabilitas yang jadi. Sehingga masyarakat juga apatismenya terhadap partai politik cukup tinggi. Terhadap caleg juga demikian karena selama ini tak melihat caleg-caleg ini bekerja secara maksimal.(*)

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

16

OPINI & KONSULTASI

”Misteri Kursi Kekuasaan” K

ursi kekuasaan ibarat magnet, setiap orang memiliki kecenderungan untuk menghampiri dan berada di dalamnya, dan ketika berada di dalamnya, akan terasa betah dan a e a sulit sekali untuk keluar. Karena ak orang itu tidak heran bila banyak dapatkan berjuang keras untuk mendapatkan ahankan dan berusaha mempertahankan ketika kursi kekuasaan itu berhasil didudukinya. g sesuatu Kursi kekuasaan memang ng menyang misteri, seorang yang duduki kursi kekuasaan, biasanya ang dseseketika menjadi tokoh yang elukan, gani, dihormati, dieluk-elukan, namun tidak jarang juga dibenci bahkan ada yang dicaci. Selama kat pada kekuasaan itu masih melekat diri seseorang, orang tersebut ersebut punya kedigdayaan untuk berbuat banyak hal. Ia dengan mudah dapat mempengaruhi orang ang lain untuk menyatakan ketundukan ukan dan kadang-kadang kepasrahan. n. Tetapi begitu kekuasaan telah berakhir, akhir, ia seketika akan kehilangan wibawa, perlakuan, penghormatan tan dan berbagai hak hak istimewa wa yang ada pada dirinya, itulah kekuasan, ekuasan, ketika berakhir, mereka a akan tenggelam dalam sejarah dan dilupakan orang, kecuali jika ka ketika mereka duduk di kursi kekuasaan, kuasaan, dia mampu menunjukkan n kerja, kinerja dan prestasi-prestasi asi yang berpihak pada rakyat. Menjelang Pemilu 2014, dengan berbekal kebebasan dan demokrasi, mokrasi, kompetisi dan kesempatan an yang terbuka lebar, ribuan calon lon legislatif dari berbagai kalangan, langan, mulai dari eks aktivis mahasiswa, hasiswa, aktivis pemuda, aktivis perempuan, empuan, cendekiawan, ulama, pejabat bat yang sedang berkuasa, pengusaha, ha, bahkan artis seolah tidak mau ketinggalan oleh kereta politik k yang lewat di depan mata, yaitu u kursi legislatif Pemilu 2014. Mereka ereka semua merasa layak dan pantas antas menjadi pejabat publik untuk ntuk mewakili aspirasi rakyat. Mereka begitu meyakinkan ketika ika ditanya atau memaparkan an visi misi nya untuk terjun ke politik dengan meraih kursi si kekuasaan. Pertanyaannya, mampu--

kah mereka me- Oleh : Bahrul ’Ulum y a n g p e r n a h terucap ketika layani dan memkampanye, tibawa aspirasi Dosen Fakultas Syariah IAIN STS Jambi dak berhenti hanya dan harapan rakyat dengan seabrek PR yang harus pada saat terpilih saja, tapi mesti diselesaikan, mulai dari persoalan ditindaklanjuti dengan programprogram pendidikan, pe d d a , hukum, u u , kehidupan e dupa p og a real ea saat kursi u s sosial, dan utamanya memperbaiki e m p u k ekonomi rakyat ke arah yang lebih k e k u a baik? Atau kehadiran mereka ”han- s a a n ya” untuk alasan pragmatis, yaitu ikut menikmati manisnya madu kekuasaan? Atau untuk melanjutkan petualangan politik mereka, yang tersumbat di jalur sosial non struktural-tampa pamrih-? Bagaimana Menjalankan Kekuasaan Tulisan ini tidaklah bermaksud menggurui, tetapi sekedar curah pendapat dan berdiskusi tentang bagaimana memulai menjalankan kekuasaan ketika kekuasaan didapatkan. Kekauasaan adalah amanah dan bersifat sementara, ketika saatnya sampai batas (finish), maka kekuasaan itu harus diserahkan kepada penerusnya. Karena itu saat menduduki kekuasaan atau menjalankan amanah rakyat, maka prioritas utama adalah sebesar-besarnya untuk kesejahteraan mereka. Janjijanji

diamanatkan oleh rakyat. Pada saat menjalankan kepemimpinan, sebenarnya mata rakyat sedang tertuju pada program-program yang dijalankan, dan pada akhirnya waktulah yang menentukan, apakah kepemimpinan sudah d diangepe p a itu tu suda a g gap menjalankan amanah dengan baik sehingga berakhir dengan penerimaan/kesan yang baik (khusnul khatimah) atau berakhir dengan kesan tidak baik (Suul khatimah) sehingga ketika terjadi suksesi (pergantian kepemimpinan) dan kepemimpinannya dianggap baik, rakyat akan men-

genang, kemungkinan memberinya kesempatan untuk tampil lagi dan menjadikannya tokoh abadi sepanjang sejarah. Inilah yang mesti oleh para pemegang kekuasaan, entah itu Presiden, Gubernur, Menteri, e te , Bupati, upat , anggota a ggota Dewan, ewa , dan pejabat-pejaabt lainnya perlu mencermatinya, apa yang prioritas dilakukan saat menjalankan amanah dan seberapa besar manfaatnya untuk rakyat. Menurut saya, sebelum memegang tampuk kekuasaan, kuncinya ada pada niat awal ketika akan memegang jabatan itu. Apa niat (misi) utama ketika akan memegang sebuah jabatan?, tanya pada hati kecil kita, apakah untuk sekedar, kedudukan yang terhormat (prestise), berbagai fasilitas atau memang tulus suci untuk membangun masyarakat (umat) demi memajukan kesejahteraannya? Pertanyaan ini memang terasa sederhana, tapi bila tidak dijawab segera sebelum kesibukan memimpin menyertai hari hari yang panjang selama memimpin, maka jangan heran ketika selesai memimpin akan terasa hampa dan capaian-capaian selama memimpin dianggap rakyat sama saja tidak ada perkembangan atau bah-

Bahrul Ulum

Per-KPU No 15 Tahun 2013 Mandul di Kota Jambi B

elakangan ini, pembicaraan soal rapat umum dan kampanye Pemilu dalam kampanye Pemilu Legislatif ta- bentuk iklan media massa cetak dan media hun 2014 mulai terasa hangat. Sehingga massa elektronik. Bentuk kampanye ini hampir setiap hari media memberitakan baru diperbolehkan mulai tanggal 16 Maret perihal kampanye Pemilu sampai 5 April 2014. tahun 2014, terutama apalagi Oleh: ARFA I SH MH Kampanye ini, adalah satu setelah keluarnya Peraturan bentuk kampanye yang dapat Dosen Fakultas Hukum Universitas KPU Nomor 15 Tahun 2013, menjadi instrumen untuk tentang perubahan Per-KPU No 1 Tahun mengukur keberanian KPU dan pemerintah 2013. daerah dalam melakukan penertiban alat Berdasarkan peraturan KPU Nomor peraga kampanye yang secara ketentuan 1 Tahun 2013 Junto Peraturan KPU hukum tidak sesuai dengan peraturan peNomor 15 Tahun rundang2013 tentang Peundangan Pelanggaran Per-KPU No 15 doman Pelaksaterutama naan Kampanye peraturan Tahun 2013 di Kota Jambi Pemilihan Umum KPU No DPR, DPR, DPRD 15 Tahun Alat peraga kampanye yang secara subtansi Provinsi, DPRD 2013. (isi) nya tidak sesuai dengan ketentuan. kabupaten/kota, Alat peraga kampanye yang jenisnya dipaKetentuKampanye Pemilisang tidak sesuai dengan haknya peserta an Kamhan Umum Legpemilu sebagaimana diatur dalam Per-KPU p a n y e islatif tahun 2014 No 15 Tahun 2013. Dalam pada dasarnya Per-KPU Alat peraga kampanye yang dipasang metelah dimulai seNo 15 Talebihi jumlah yang telah ditetapkan oleh jak 11 Januari 2013 hun 2013 Per-KPU tersebut. hingga 5 April 2014 dengan ketentuan ada yang telah dibolehkan dan ada pula yang belum dibolehkan.

Alat peraga kampanye yang dipasang tidak pada tempat yang dibolehkan atau dipasang pada tempat yang dilanggar.

Kampanye yang Telah Diperbolehkan Adapun kampanye yang sudah diperbolehkan tetapi dengan syarat yaitu Pertemuan Terbatas, pertemuan tatap muka dilaksanakan di luar atau di dalam ruangan, penyebaran bahan kampanye Pemilu kepada umum, pemasangan alat peraga di tempat umum, kampanye Pemilu dalam bentuk kegiatan lain seperti acara ulang tahun/ milad, yakni kegiatan sosial dan budaya, perlombaan olahraga, istighosah, jalan santai, tabligh akbar, kesenian, bazaar dan layanan pesan singkat, jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, email, website, dan bentuk lainnya yang bertujuan mempengaruhi atau mendapat dukungan. Kampanye yang Belum Diperbolehkan Adapun kampanye yang belum diperbolehkan yaitu kampanye Pemilu dalam bentuk

P e r aturan ini mengatur pemasangan alat peraga kampanye, yaitu partai politik dan calon anggota DPD boleh memasang alat peraga kampanye dengan jenis baliho, papan reklame, bendera, umbul-umbul dan spanduk. Sedangkan Caleg anggota DPR dan DPRD provinsi dan kabupaten/kota hanya diperbolehkan memasang spanduk saja. Dalam pemasangan alat peraga tersebut juga harus mentaati ketentuan semua bentuk alat peraga tersebut harus dipasang pada zona yang telah ditentukan dan tidak boleh ditempatkan pada tempat ibadah, rumah sakit atau tempattempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, lembaga pendidikan (gedung dan sekolah), jalan-jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasarana publik, taman dan pepohonan. Terkait dengan baliho selain tempat pemasangannya, juga tidak dibolehkan memasang foto pengurus partai politik

yang menjadi calon legislatif. Adapun jumlah yang dipasang juga dibatasi yaitu untuk baliho, papan reklame dan spanduk yang ukurannya 1,5 x 7 meter hanya dipasang satu unit pada satu desa atau kelurahan. Kondisi Alat Peraga Kampanye di Kota jambi Sesuai dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan, bahwa dalam melakukan penertiban atau bahasa lainnya pembersihan ataupun penurunan alat peraga kampanye yang melanggar ketentuan perundang-undangan dilakukan oleh KPU sesuai tingkatannya bersama dengan pemerintah daerah, baik provinsi mapun kabupaten/kota melalui instansi terkait setelah adanya rekomendasi Bawaslu beserta jajarannya. Analisa lapangan setelah diberlakukannya Per-KPU No 15 Tahun 2013, sampai saat ini di Kota Jambi hampir di semua sudut lorong-lorong dan pinggir-pinggir

jalan pasar masih banyak terdapat alatalat peraga kampanye yang melanggar masih terpasang dengan gagahnya. Padahal kalau dianalisa secara yuridis, semua atribut yang telah dipasang oleh peserta pemilihan umum di wilayah Kota Jambi dominan melanggar ketentuan dalam peraturan KPU tersebut. Misalnya untuk baliho, ketentuan dalam Per-KPU No 15 Tahun 2013, baliho hanya dipasang oleh partai politik dan calon anggota DPD tanpa menampilkan foto pengurus parpol sebagai terdaftar sebagai calon legislatif. Kenyataannya, semua baliho di Kota Jambi yang dipasang oleh peserta pemilu hampir di semua sudut memuat foto calon legislatif. Contoh lainnya, menunjukkan spanduk yang dipasang oleh peserta pemilu juga tidak sesuai dengan ketentuan ukuran yang telah ditetapkan oleh Per-KPU No 15 Tahun 2013. Kenyataan yang lebih unik lagi adalah pemasangan alat peraga kampanye baik baliho mau pun spanduk oleh peserta kampaye yang melebihi jumlah yang telah ditentukan. Kenyataan juga terdapat alat peraga kampanye yang masih dipasang di tempat yang dilarang seperti di atas jembatan, jalan-jalan protokol, tiang listrik. Pelanggaran-pelanggaran yang ada di Kota Jambi, seharusnya telah ditertibkan oleh pemerintah daerah dengan melibatkan seluruh instansi terkait dan jajarannya sehingga aturan KPU tersebut tidak mandul dan tercipta keindahan Kota Jambi. Mandulnya pelaksanaan Per-KPU No 15 Tahun 2013 di Kota Jambi tersebut memberikan hal negatif yaitu pertama, tidak memberikan pembelajaran bagi peserta pemilu bahwa dalam demokrasi selalu terikat dengan aturan hukum. Kedua, melemahkan kewibawaan lembaga KPUD Kota Jambi dan Panwaslu Kota Jambi serta pemerintah daerah Kota Jambi. Keempat, menciptakan ketidakadilan dalam pemasangan alat peraga kampanye bagi peserta pemilu khususnya bagi peserta pemilu yang sudah memasang dan yang belum memasang alat peraga kampanye. Kelima, mencerminkan belum sinergisnya hubungan antara pemerintah daerah Kota Jambi dengan penyelenggara pemilu yang dapat dimanfaatkan oleh peserta pemilu tahun 2014. (Penulis Dosen Hukum Tata Negara Fakultas

kan dinilai gagal, karena nasib mereka tidak ada perubahan. Karena itu awalilah dengan niatan yang tulus, dalam hal ini Rasulullah Saw pernah mengingatkan, Ssesungguhnya setiap amalan perbuatan tergantung pada niatnya. Selanjutnya, dibutuhkan keikhlalsan, komitmen dan tanggung jawab yang tinggi untuk mengabdi pada bangsa tanpa mengedepankan pamrih, meski disadari bahwa pamrih itu tetap ada, tetapi jangan seolah menjadi hal yang paling utama. Dalam sejarah perjuangan nasional, kita mengenal bagaimana perjuangan Diponegoro, Sudirman, Imam Bonjol, Sultan Hasanuddin, Cut Nyak Din-sekedar contohsampai sekarang tetap dikenang oleh bangsa Indonesia sebagai pahlawan-pahlawan besar, terlepas dari kelemahan dan manusiawinya, karena mereka menempatkan kepentingan rakyat dan negarnya di atas segala galanya, bukan untuk kepentingan pribadi, keluarga dan golongan/kelompok/partainya. Pastinya, pemimpin masa sekarang dan masa akan datang pada bangsa yang masih memiliki sejumlah PR rumit yang harus dituntaskan, daftar panjang sejumlah calon legislatif dan pemimpin Negara dan Daerah semoga menempatkan niat dan komitemn yang tinggi untuk kepentingan bangsa dan negara. Kita mesti mau belajar dari pengalaman sejarah bangsa kita yang meninggalkan torehan tinta emas, kita juga mesti belajar dari perkembangan dan kemajuan dari negara-negara tetangga kita yang terus bergerak maju. Suatu hal yang seharusnya tidak boleh dilupakan adalah bahwa kekuasaan adalah misteri, di dalamnya ada kebahagiaan bila menjalankan dengan baik, sekaligus ada kesengsaraan bila tidak dijalankan dengan baik. Semoga calon pemimpin dan pemimpin kita sekarang adalah pemimpin pemimpin yang memiliki komitmen yang tulus untuk kesejahteraan rakyat, bukan sekedar jargon dan janji politik saat kampanye, pemimipin yang membawa rakyat untuk kehidupan sosial ekonomi yang lebih baik, lebih sejahtera dan lebih bernartabat. (*)

Tidak Berikan Efek Jera A

da beberapa hal yang perlu dinilai dari perkembangan penanganan kasus korupsi di Jambi. Pertama, penegakan hukum yang ada di Jambi saat ini hanya terpaku pada ketentuan UUD dan terpaku pada kasusnya saja. Hal ini membuat tidak ada perubahan yang cukup berarti dari usaha-usaha untuk menengakkan hukum yang ada di Jambi saat ini. Kalau memang ada niat untuk memberantas korupsi maka penegak hukum harus membuat terobosan, hingga pada akhirnya tidak ada yang berani lagi melakukan korupsi. Penegak hukum harus meneliti secara rinci ke mana arah uang korupsinya. Tapi sangat disayangkan, saat ini di Jambi terlihat hanya sebatas penegakan hukum dan bukan untuk memberantas korupsi. Kedua, koruptor tidak hanya dilihat dari segi perbuatannya, akan tetapi juga harus dilihat untuk apa dan ke mana uang k o r u p s i i tu. “Di Jambi tidak menerapkan rezim penegakan korupsi akan tetapi hanya sebatas penegakan hukum,” kata Arfa’i. Berdasarkan persepsi keadilan masyarakat, keadilah hukum terhadap masyarakat di Jambi dinilai sangat tidak adil. Bayangkan, orang yang korupsinya banyak tapi hukumanya hanya setahun. Dengan hukuman seperti itu masyarakat menganggap tidak adil. Ini semua karena hanya sebatas penegakan hukum pada koruptor. Ketiga, para penegak hukum harus saling bersinergi, yang paling penting hakim dan jaksa harus berusaha membuat koruptor ini dihukum dengan berat. Agar koruptor tidak mau lagi mengulangi perbuatannya. (*)

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

17

PEMERINTAHAN

FOTO-FOTO INRO/HARIAN JAMBI

TERBALIK :Truk Batubara Terbalik di Lingkar Barat Simpang Rimbo Jambi.

ROSENMAN M/HARIAN JAMBI

TERBUANG: Batubara terbuang dijalan jembatan Peneradan Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari.

Pengusaha Batubara Kangkangi Gubernur Jambi P

emerintah Provinsi Jambi telah membuat moratorium akhir tahun 2012 lalu agar meminta angkutan batubara dihentikan sementara, sebelum adanya jalan khusus. Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jambi Tentang Pengaturan Pengangkutan Batubara dalam Provinsi Jambi dan Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Jambi Tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengangkutan Batubara ternyata “dikangkangi” oleh pengusaha. Sangat disayangkan kebijakan Gubernur Jambi ini tak diindahkan sama sekali oleh pengusaha batubara. Sebelumnya tercatat sudah beberapa kali membuat kesepakatan dengan pemerintah daerah, namun kesepakatan tersebut hanya di atas kertas yang pada perjalanannya tetap saja diingkari. Kesepakatan moratorium tentang angkutan batubara yakni penundaan atau penghentian sementara aktivitas pengangkutan batubara yang menggunakan jalur darat sebelum dibuat Perda dan Pergub. “Masyarakat sangat terganggu dengan adanya angkutan batubara. Karena menimbulkan debu, yang terparah jalan cepat rusak. Kami sangat resah dengan angkutan batubara. Lihatlah jalan di sana itu sudah rusak lagi padahal baru saja diperbaiki,” kata Juanto (53), warga Tempino, Kabupaten Batanghari. Moratorium sebagai usaha yang dilakukan oleh pemerintah daerah dalam rangka mempertimbangkan dan memperhatikan kepentingan masyarakat. Tingkah laku pengusaha batubara ini memang benarbenar telah membuat pemerintah tidak punya wibawa. Padahal jelas Perda tentang angkutan batubara dalam Pasal 5 Ayat (1) Perda No 13 Tahun 2013 mengatur: Setiap pengangkutan batubara dalam Provinsi Jambi wajib melalui jalan khusus atau jalur sungai. Tetapi, Perda ini dianggap angin lalu oleh pengusaha batubara. Pasalnya sampai hari ini mobil angkutan batubara masih menggunakan jalan umum. Bahkan waktu yang ditetapkan pemerintah antara pukul 18.00 hingga 06.00 WIB, juga tak dipatuhi. “Sampai hari ini mobil-mobil angkutan masih beroperasi di siang hari. Pihak Dinas Perhubungan juga seperti tidak ambil pusing. Mereka membiarkan mobil-mobil angkutan batubara lewat di luar jam yang telah ditentukan,” katanya. Staf Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Raden Wahyudi mengatakan, selama ini tidak menyetop dan menanyakan kenapa lewat siang. “Mungkin mereka lewat Muarabulian malam, tapi tidur di jalan, makanya siang lewat sini,” katanya. Disebutkan, tidak menutup kemungkinan ada oknum yang memanfaatkan ini semua. dengan tujuan mendapatkan keuntungan pribadi. Dengan masih terlihatnya mobil-mobil angkutan batubara beroperasi di siang hari. Seharusnya pengusaha batu bara juga harus memperhatikan kepentingan masyarakat. Nurhadi, Pengurus Asosiasi Batubara mengatakan, pihaknya mengaku tidak tahu mengenai kelanjutan jalan khusus yang direncanakan oleh pengusaha batubara. Menurutnya sudah lama tidak mengumpulkan para pengusaha. “Saya tidak tahu masalah ini. Silahkan saja tanyakan langsung pada pak ketua yang lebih berwenang masalah ini,” katanya. (*)

Minim Solusi, Pro Kontra Batubara di Jambi Persoalan kendaraan angkutan batubara di Provinsi Jambi kini menyita opini pemerintah dan pengusaha karena tak kunjung ada solusi. Dampak negatif dari truk angkutan batubara kini sudah mengeluhkan masyarakat Provinsi Jambi, khususnya Kabupaten Batanghari, Muarojambi dan Kota Jambi. Namun hingga kini tak ada tindakan nyata guna mencari solusi angkutan batubara tersebut. LUT HIDAYAT, Jambi

A

ksi unjuk rasa warga di Muarabulian, Batanghari, Kota Jambi tak kunjung jua menggugah perhatian pemerintah mengatasi truk batubara tersebut. Pertemuan antara pemerintah dengan pengusaha batu bara di Jambi sudah dilakukan, namun solusinya pun tak kunjung ada. Sementara rencana moratorium batubara di Provinsi Jambi hingga kini masih digantung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) telah memberikan batas waktu hingga 31 Desember 2012 kepada perusahaan untuk membuat jalan khusus batubara. “Kita minta selama tenggat waktu yang diberikan, perusahaan batubara membuat jalan sendiri. Keputusan yang lain adalah dari tangal 1 Mei 2012, batubara dibolehkan lewat jalan umum. Akan tetapi, tidak diizinkan melintasi jalan Kota Jambi,” katanya. Namun pada kenyataannya, kendaran batubara ini juga tidak dibolehkan menggunakan Fuso atau tronton. Kendaraan yang diperkenankan adalah jenis truk PS, itupun dengan pembatasan jumlah. Sementara untuk jumlah kendaraan yang boleh beroperasi dibatasi sebanyak 400 PS per hari. Kendaraan ini juga diberi jadwal untuk beroperasi. Mereka boleh melintas antara pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB atau pada malam hari saja. Nanti pembagian 400 kendaraan itu berapa perperusahaan diatur oleh asosiasi,” ujarnya. Selain itu, HBA sempat menegaskan, pengusaha harus berpegang kepada Perda. Apabila mereka melanggar dari Perda itu, mereka akan disanksi. Sanksi yang akan dilakukan itu ada kurungan, denda dan beberapa sanksi yang lain.

Ada tiga titik pengawasan angkutan batubara, pertama dilakukan di daerah tambang, yang kedua di timbangan dan yang ketiga pengawasan di jalan. Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, Danrem dan unsur Muspida, sudah melihat kondisi Jalan Lingkar Selatan dan Lingkar Barat yang rusak. Anggota Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Jambi Deniel Candra, mengakui pihaknya belum mengetahui keputusan yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jambi itu. Dia mengatakan, kalau memang itu adalah keputusan yang diambil oleh Pemprov, APBI akan mengikuti. Menurut Deniel, cara pembagian PS mana yang harus boleh, APBI sangat sulit untuk menentukannya. “PS itukan banyak punya masyrakat. Kalau mereka tidak lagi beroperasi, mereka akan makan apa. Dan mereka untuk mebayar cicilan mobilnya juga pakai apa,” katanya. Pengamat ekonomi Jambi Pantun Bukit menilai, mundurnya rencana moratorium batubara akan datang i t u karena banyaknya ke-

Truk terguling di jalan lingkar barat kota jambi

TERGULING: Truk Batubara Terbalik di Jalan Pattimura Kota Jambi.

pentingan dari kepala daerah di usaha pertambangan. “Ini waktu yang sangat panjang. Saya menilai, ada kepentinganlah disini. Dengan pemberian waktu kurang lebih delapan bulan tersebut, saya mempertanyakan, apakah pengusaha memang betul-betul akan membuat jalan khusus,” katanya. Menurut Gubernur Jambi Hasan Basri Agus, pihaknya juga tengah melakukan kajian hukum terkait akan diberlakukannya moratorium tersebut. Menurutnya, jika moratoriu m nanti hanya dilandas-

kan pada Surat Edaran Gubernur saja, maka hal itu tidak cukup kuat. HBA mengakui, selama ini masih banyak truk batubara yang melanggar, terutama terkait masalah tonase yang berlebih. Selain itu, aktifitas truk batubara juga sudah dirasakan mengganggu. Salah satu hasil kesepakatan dari pertemuan tersebut, mendorong angkutan batubara untuk melewati jalu sungai. “Tadi kita sudah sepakat jika batubara yang berasal dari Sarolangun, Merangin dan Batanghari, pengangkutannya didorong lewat sungai.” H B A men-

gatakan, beberapa perusahaan saat ini juga sudah mulai melakukan pengerukan terkait akan dimanfaatkannya jalur sungai untuk pengangkutan batubara tersebut. “Kalau Surat Edaran Gubernur sifatnya hanya imbauan. Untuk itu kita tengah kaji produk hukumnya, bisa saja nanti berupa Perda (peraturan daerah),” ujarnya. Disebutkan, jika produk hukumnya sudah ada, maka akan ada sanksi bagi yang melanggar. Produk hukumnya kita harapkan bisa selesai sebelum akhir Desember nanti. (*)

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

18

PERDA & KONSTITUSI

Jambi Perlu Perda Tower Maraknya tower-tower dari berbagai perusahaan dan provider yang ada di Jambi, memang memberikan efek positif untuk memaksimalkan penggunaan produk dari beberapa perusahaan dan provider yang biasanya bergerak di bidang jasa selular tersebut. Dengan adanya tower-tower tersebut, jalinan komunikasi yang ada di daerah ini menjadi lancar dan tidak mengalami hambatan sama sekali. NINING ANTERO, Jambi

N

amun, menyusul banyaknya bermunculan tower yang notabene berlokasi di tengah kota Jambi tersebut, ternyata menimbulkan keresahan tersendiri di tengahtengah masyarakat. Berdiri gagahnya tower-tower tersebut di atas beberapa gedung tinggi dan di beberapa lahan di tengah pemukiman penduduk di Jambi, membuat sebagian anggota masyarakat mulai menyadari bahaya yang dapat ditimbulkan oleh cakram besi penjamin lancarnya komunikasi tersebut. Beradanya tower-tower dengan ketinggian mencapai puluhan meter tersebut, bisa menimbulkan korban jiwa, jika saja runtuh dan menimpa pemukiman yang ada di sekitarnya. Selain itu, gelombang yang keluar dari towertower yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik tersebut juga mdisinyalir mengeluarkan gelombang radiasi yang berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan warga yang bermukim di sekitarnya. Radiasi tersebut, ditenggarai dapat menimbulkan penyakit kanker otak pada warga yang berada di

sekitarnya. Menanggapi persoalan ini, sebenarnya jauh-jauh hari Dinas Perhubungan Kota Jambi telah melakukan langkah antisipasi, yakni dengan mengusulkan dibuatnya Peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang pendirian dan pembangunan tower di Kota Jambi. Selain membahayakan bagi warga di sekitarnya, keberadaan tower di tengah kota tersebut dipandang menyalahi estetika dan keindahan kota. Jadi, jika pemerintah daerah tidak mengaturnya sedemikian rupa, maka akan merusak tatanan lingkungan, sekaligus mengancam kesehatan warga di Kota Jambi. Kabid Pelayanan dan Udara Dinas Perhubungan Kota Jambi, Rusdianto mengatakan, saat ini Perda Tower sudah diusulkan kepada pemerintah Kota Jambi dan kemungkinan draf-nya sedang ditangani oleh bagian hukum pemerintah Kota Jambi. Dibuatnya Perda tersebut, menurut Rusdianto, tidak lain adalah untuk mengantisipasi didirikannya kembali

tower di tengah kota. Karena jika pendirian tower dibiarkan terus menrus tanpa adanya pengaturan dari Perda, maka bukan tidak bukan mungkin lama-kelamaan Jambi akan dipenuhi oleh tower-tower dari berbagai peusahaan provider, yang berasal dari perusahaan telekomunikasi, radio dan televisi. Setelah diatur nanti, diharapkan oleh satu tower tidak lagi berfungi hanya untuk satu provider, namun bisa dipakai bersama oleh beberapa provider yang beroperasi di kota Jambi. Kontribusi Untuk Kota Selain untuk mencegah agar Kota Jambi tidak dipenuhi oleh tower, Perda Tower juga dibidik untuk mengatur soal retribusi yang akan dipoeroleh oleh Kota Jambi dari tower-tower yang membanjiri kota tersebut. Dengan kata lain, pemerintah setempat akan mengatur soal pemasukan atau retribusi yang akan dibayarkan oleh para pengusaha pemilik tower yang dibangun di Kota Jambi. Dana tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan di wilayah Jambi. Menurut Rusdianto, meski belum ada Perda-nya, sejak beberapa tahun silam, Kota Jambi telah berhasil mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebanyak Rp 1,5 Miliar dari retribusi tower-tower yang ada di Kota Jambi. Seperti diketahui, di Jambi sendiri saat ini telah ada

sejumlah 228 unit tower yang pada umumnya berdiri di pemukiman penduduk di Kota jambi. Dari jumlah tersebut, baru sebanyak 26 tower yang mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perhubungan Kota Jambi. Sementara itu, menanggapi paradigma tersebut, Anggota Komisi A DPRD Kota Jambi, Jefri Bintara Pardede, mengungkapkan masalah pembangunan tower di Kota jambi memang sudah menjadi persoalan yang sangat krusial dan harus dibahas sesegera mungkin. Sebab jika tidak, bukan tidak mungkin Kota Jambi beberapa waktu ke depan akan menjadi lautan tower. Untuk mendirikan tower, menurut Jefri, perusahaan tersebut harus memiliki izin dari berbagai pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan dan pemerintahan setempat. Selain itu, harus ada pengkajian dan penunjukan lokasi yang tepat untuk mendirikan tower tersebut. Lahan yang ditunjuk pun harus memenuhi beberapa kriteria, seperti tidak berada di pemukiman penduduk yang padat, sehingga nantinya tidak menimbulkan bahaya terhadap penduduk sekitarnya. Perkembangan teknologi yang semakin pesat khususnya dalam bidang telekomunikasi mendorong berbagi operator provider untuk mengembangkan kualitas jaringan mereka. Salah satu cara yang mereka lakukan guna terca-

painya kualitas jaringan yang bagus dalam bidang komunikasi adalah dengan cara memperbanyak jumlah bts atau masyarakat kerap menyebutnya dengan tower seluler dan ada juga yang menyebutnya dengan nama tower pemancar sinyal. Hal ini seiring dengan minimnya tingkat pendidikan di Indonesia sehingga mereka dengan mudah dapat diiming-imingi sesuatu yang ternyata dibalik iming-iming itu ada dampak bahaya yang sangat besar bagi mereka. Misalnya saja didaerah saya ada suatu operator seluler yang ingin membangun BTS di kampung, dengan iming-iming pemilik tanah yang mau lahannya disewa untuk pembangunan BTS akan diberi uang sebesar 100 juta maka tanpa berfikir panjang langsung saja dia setuju. Tak hanya berhenti disitu pembangunan BTS memerlukan izin dari warga sekitar, sehingga dengan mengumpulkan warga mereka memberi iming-iming akan diberi uang sebesar 1 juta untuk satu tanda tangan dari mereka, yang berarti mereka menyetujui pembangunan BTS tersebut. Siapa yang tak tergiur dengan uang Rp 1 juta, hanya dengan bertanda tangan saja? Tentu saja banyak warga yang menyetujuinya. Padahal tanpa mereka tau terdapat dampak efek negatif dari BTS yang sebenarnya membahayakan kehidupan mereka. (*)

Efek Negatif Tower Telekomunikasi Radiasi BTS dapat memicu kanker Tower berpotensi menyebabkan pertumbuhan kanker pada warga yang berada di sekitarnya. Menurunkan sistem kekebalan tubuh Berdasarkan penelitian di India ternyata BTS mengeluarkan medan elektromagnetik. Medan elektromagnetik dari BTS inilah yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia. Mudah terserang penyakit Hal ini masih berkaitan dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Jika seseorang lemah dalam sistem kekebalan tubuh maka akan mudah sekali untuk terserang penyakit. Contohnya saja penyakit HIV yang menyerang sistem kekebalan tubuh, penderita penyakit tersebut akan mudah sekali terserang penyakit. Mudah terkena petir Seperti kita tahu petir, akan lebih suka menyambar sesuatu yang tinggi dan terutama lancip. Bentuk BTS yang tinggi dan lancip menjulang menjadi sasaran empuk petir, namun tenang saja karena di setiap BTS sudah dipasang anti petir (grounding) yang sangat baik sekali (R<1 Ohm). Meskipun demikian jika rumah anda dekat dengan BTS maka anda akan tetap merasakan dampak dari tersambarnya BTS oleh petir. Bahaya BTS roboh Nah ini yang sering kali menjadi pertimbangan masyarakat jika BTS suatu saat akan roboh. Mengingat BTS yang semua bagiannya terbuat dari besi, sangat tinggi dan tentunya berat bayangkan jika rumah anda tertimpa oleh BTS, apa yang akan terjadi? Ditambah lagi dengan angin kencang yang sering terjadi di Indonesia semakin membuat was-was warga yang dekat dengan BTS. (*)

FOTO-FOTO DOKUMENTASI HARIAN JAMBI

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

19

DISTRIK

FOTO-FOTO DOK/HARIAN JAMBI

Pabrik Masuk Kampung Aktivitas pabrik yang tidak berada pada lokasi seharusnya tentu sangat mengganggu kenyamanan lingkungan. Ditambah lagi, jika lokasi tersebut berada di tengah-tengah pemukiman warga. Bisingnya aktivitas, limbah serta aktifitas lain, akan sangat mengganggu ketenangan, kenyamanan serta kesehatan warga jika terus beraktivitas di lokasi pemukiman. LUT HIDAYAT, Jambi

I

zin mendirikan bangunan harus disesuaikan dengan zonasi yang telah ditentukan. Apakah itu dipergunakan sebagai bangunan industri, pemukiman, pergudangan, pendidikan,

jasa, perdagangan atau sekedar sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Jambi tahun 2002, perusahaan-perusahaan dan tempat usaha dilarang mendirikan

bangunan serta melakukan aktivitas di lokasi pemukiman. Namun kenyataannya, masih banyak perusahaan kecil hingga besar yang masih melanggar peraturan ini. Bukan hanya perusahaan yang harus disorot dalam hal ini. Ketegasan dan realisasi dari pemerintah juga menjadi tanda tanya besar. Mengapa dengan disahkannya Perda ini, masih saja bergeliatan perusahaan-perusahaan yang mangkir. Hamid Al Jufri, Mantan Ketua Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota

Jambi, rancangan Perda terkait RTRW tersebut sudah ditetapkan oleh DPRD Kota Jambi. Menurutnya, hal tersebut telah sampai pada pemerintahan provinsi. “Saat ini, Raperda tersebut sudah diparipurnakan. Sekarang tinggal pengesahan dari pihak eksekutif,” ujarnya. Hamid mengatakan, telah banyak perusahaan yang terindikasi melanggar perda ini. Bahkan, perusahaan karet yang menjadikan kawasan Selincah Kota Jambi, yang merupakan kawasan padat pemukim sebagai lo-

kasi pergudangan. Ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar. Karena aktivitas dan bau karet dapat mengganggu kesehatan warga sekitar. “Di Jambi sangat banyak tempat-tempat usaha yang terindikasi melanggar Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Jambi Tahun 2002. Seperti gudanggudang karet di Selincah. Itu kan lokasi padat pemukiman. Sebenarnya itu tidak diperbolehkan,” ujarnya. Senada dengan penjelasan Hamid, salah satu warga seki-

tar gudang yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan aktifitas gudang tersebut. Ia merasa sangat terganggu, karena bau menyengat juga dapat mengganggu kesehatan. “Ya beginilah kami. Setiap hari harus menahan bau yang datang dari gudang karet itu,” ujarnya. Ketegasan pemerintah terhadap pengusaha karet yang dinilai melanggar RTRW ini perlu diacungi jempol. Tapi bagaimana dengan pengusaha besar sekelas Indofood. Apakah penegasan akan berlaku sama? Pabrik Indofood Jambi ter-

letak di Jalan Lingkar Barat Kota Jambi. Tepatnya, pabrik ini terletak di kawasan pemukiman warga. Bukan di lokasi industri seperti yang seharusnya. Namun, ada perbedaan penegasan dalam menghadapi perusahaan raksasa yang satu ini. Hamid menjelaskan, terdapat beberapa perusahaan besar di Jambi yang diberikan dispensasi atas pelanggaran RTRW. PT Indofood misalnya, walaupun terdapat kesalahan dalam perizinan, PT Indofood masih dimaafkan. Alasannya, perusahaan ini merupakan investor yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. “Kita cari solusinya ya, yang terpenting mereka merapikan perizinan. Tidak mengganggu masyarakat dan tentunya membantu perekonomian, terutama masyarakat sekitar,” ujarnya. Selanjutnya, Jefri Pardede, Ketua Komisi A DPRD Kota Jambi mengatakan, Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus diterapkan oleh pihak eksekutif. Hal ini disebabkan karena, banyaknya pengaduan masyarakat yang resah. Keberadaan pabrik, gudang dan tempat usaha yang tak layak berada di pemukiman harus ditertibkan. “Setelah raperda ini disahkan oleh pihak eksekutif, maka pengaduan masyarakat ini harus ditindaklanjuti, terutama masalah perizinannya,” jelas Jefri. (*)

PABRIK DI TENGAH KOTA JAMBI • PABRIK INDOFOOD DI KAWASAN JALAN LINGKAR BARAT KOTA JAMBI. • PABRIK KARET HOKK TOK, DI KAWASAN SIJENJANG. • SUMUR-SUMUR BOR PT PERTAMINA DI KENALI ASAM BAWAH KOTA JAMBI. • PUSAT PERBELANJAAN WTC, DI KAWASAN PASAR JAMBI KOTA JAMBI. • PABRIK GETAH ANGKASA, DI KAWASAN SEBERANG JAMBI. • PABRIK KARET JAMBI WARAS, DI KAWASAN KELURAHAN TANJUNG JOHOR, KECAMATAN PELAYANGAN, JAMBI. • PABRIK GETAH REMCO DI KAWASAN SEBERANG JAMBI.

RABU, 06 November 2013 Edisi Pagi

20

Bupati Merangin Al Haris, S Sos, MH.

Ketua TP PKK kabupaten Merangin Ny Hesnidar Haris menyerahkan hadiah lomba pemenang busana muslim bagi anak TK.

Sekda Merangin H Sibawaihi SPd ME saat menyerahkan hadiah

Poto bersama pemenang lomba untuk menyerakkan tahun baru Islam.

Sambut Tahun Baru Hijriah,

Pemkab Merangin Gelar Berbagai Lomba UNTUK pertama kalinya sejak beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati pergantian tahun baru Islam, 1 Muharram 1435 Hijriah. Kegiatan yang dimulai tanggal 4 hingga 5 November kemarin. Meliputi lomba adzan tingkat SLTP, SLTA dan umum, lomba busana muslim dan muslimah, lomba masjid dan musshala bersih di Kota Bangko, serta lomba qasidah rabbana dan lomba Asmaul Husna yang diikuti oleh 24 kecamatan di Kabupaten

Bupati Merangin Al Haris SSos, MH saat menyerahkan hadiah.

Merangin, dipusatkan di halaman kantor Bupati Merangin. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pawai ta’ruf, tabligh akbar dan hiburan qasidah modern. Peserta pawai yang tercatat sebanyak 2.700 orang itu tampak meluber disepanjang jalan, dari Lapangan Bumi Masurai ke kantor Bupati Merangin.Sementara itu, ribuan masyarakat lainnya tampak antusias menyaksikan jalannya pawai. “Alhamdulillah, meski persiapan acara tergolong singkat, tapi rangkaian acara berlangsung

Penampilan lomba qosidah rabana menyemarakkan tahun baru islam di halaman kantor Bupati Merangin.

dengan lancar. Dan pawai ta’ruf diikuti oleh lebih dari 2.700 peserta,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin Sibawaihi, selaku penanggung jawab acara. Sementara Bupati AlHaris yang dikonfirmasi sesuai acara kemarin mengaku sangat bahagia. Pasalnya, selama ini, masyarakat hanya memeriahkan tahun baru Masehi yang jatuh pada tanggal 1 Januari. Dirinya menambahkan, kegiatan ini sangat relevan dengan poin pertama Visi dan Misi Merangin Emas yakni membangun masyarakat Merangin yang ber-akhlakul

Para jamaah yang mengikuti tabliq akbar menyambut tahun baru Islam.

Wakil Bupati Merangin Drs H A Khafid Moein MM dan Sekda Merangin H Sibawaihi SPd ME saat ikut pawai ta'aruf.

qarimah. “Saya benar-benar merasa bahagia. Ini adalah momentum

untuk meraih kembali pergeseran moral yang telah terjadi,” pungkas Al Haris.(adv/van)

Peserta pawai ta'aruf menyambut tahun baru Islam.

Gebyar 1 Muharam 1435 H

Kanwil Kemenag Gelar Doa dan Zikir Bersama maupun MAN baik swasta maupun negeri di Provinsi Jambi. Tak ingin ketinggalan, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi H Mahbub Daryanto juga tampak ikut berbaur dengan rombongan pawai untuk mengikuti jalannya kegiatan pawai

obor. Menariknya, pawai juga dimeriahkan oleh atraksi Barongsai dan berbagai atraksi lainnya. Sesampainya di pelataran Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, acara dilanjutkan dengan do’a bersama menutup akhir tahun 1434 H dan me-

Kanwil Kemenag Provinsi Jambi dan Walikota Jambi saat melepas peserta pawai.

JAMBI- Memeriahkan peringatan pergantian tahun baru Islam 1435 Hijriah, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi menggelar berbagai kegiatan. Mulai

dari pawai obor hingga doa dan zikir bersama. Diawali dengan pawai obor, kegitan yang mengambil start dari Rumah Dinas Walikota Jambi,

Acara tausiyah yang disampaikan oleh Al-Ustadz H Wahyudi.

dilepas langsung oleh Walikota Jambi yang baru saja dilantik, Sy Fasha. Pawai ini diikuti 2.000 lebih peserta yang berasal dari siswa/i MTs

Drs H Mahbub Daryanto M.Pd.I saat memimpin Muhasabah akhir tahun.

Doa bersama oleh tokoh lintas agama Provinsi Jambi.

Siswa dan siswi yang mengikuti doa bersama pergantian tahun.

nyambut tahun baru 1435 H. Acara do’a dan zikir bersama ini juga dihadiri oleh Gubernur Jambi yang diwakili oleh Asisten II Havis Husaini, serta dihadiri oleh tokoh lintas agama di Provinsi Jambi. Acara juga dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al-Ustadz H Wahyudi, dalam tausiyahnya beliau menyampaikan secara khidmad tentang makna serta historis peringatan tahun baru Hijriah yang merupakan tonggak sejarah perjuangan umat Islam di zaman Rasulullah Saw. Sementara, Kanwil Kemenag Jambi H Mahbub Daryanto dalam sambu-

Aksi drum Band meriahkan Gebyar 1 Muharam.

Atraksi Barongsai ikut meriahkan pawai Gebyar 1 Muharam.

Drs H Mahbub Daryanto M.Pd.I saat menyampaikan sambutan.

tannya, mengajak segenap umat Islam untuk bersatu padu membangun kerukunan umat beragama. Mahbub Juga menuturkan, kegiatan pawai dan doa bersama ini merupakan represen-

tasi rasa kepedulian dan dan antusiasme keluarga besar Kemenag Provinsi Jambi terhadap peringatan hari-hari besar Islam, seperti peringatan pergantian tahun baru 1435 Hijriah. (jlr/adv)

Peserta pawai membawa replika Piagam Madinah .

Kakanwil Kemenag ikut serta dalam rombongan pawai.


HARIAN JAMBI - EDISI RABU 6 NOVEMBER 2013 - PAGI