Issuu on Google+

HARIAN

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Rakyat Kalbar

Harga Rp 2.500,-

Baca

PATROLI

Jawa Pos Media Group

THE NEW

(Luar kota + ongkos kirim)

MANTAN ANGGOTA DPRD SANGGAU SETUBUHI SISWI KELAS 2 SMP

Rabu, 26 Juni 2013

Redaksi/Sirkulasi/Iklan: Graha Pena Kalbar, Jalan Arteri Supadio (Ahmad Yani II) Km 3,5 Kubu Raya

Telp: 0561 768677 (Hunting) Fax: 0561 768675. e-Mail: rakyatkalbar@yahoo.com

Satukan Kembali

Bangga dengan Prestasi KKU

Masyarakat Kayong Utara

Hildi-Idrus

SUKADANA-RK. Walau daerah baru, namun bukan alasan bagi Kabupaten Kayong Utara untuk bicara di pentas nasional. Sejak resmi dibentuk sebagai daerah otonomi baru (DOB) pada 26 Juni 2007 lalu, sudah Cornelis sederet prestasi yang diraih kabupaten ke 13 di provinsi Kalbar ini. Dari sekian prestasi yang didapat, terakhir yang menggembirakan adalah ditetapkannya Halaman 6

Kabupaten Kayong Utara, Selasa (25/6). Gubernur Cornelis dalam pidatonya menegaskan, Pemilukada sudah berakhir. Untuk itu, tugas Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara untuk lima tahun kedepan yang Halaman 6

SUKADANA-RK. Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH melantik H Hildi Hamid dan Idrus sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara priode 2013-2018. Pasangan nomor urut 2 yang berhasil meraup lebih 41 persen suara ketika Pemilukada pada 28 Maret 2013 ini, diambil sumpah/janji dan dilantik pada rapat paripurna istimewa DPRD

Dilantik

Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH mengambil sumpah/janji dan melantik H Hildi Hamid dan Idrus sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara periode 2013-2018, Selasa (25/6). K AMIRILUDDIN

Untuk Pertama Kalinya Bank Indonesia Digeledah

Boediono Tak Bisa Mengelak Lagi? Timwas DPR: Fokus ke Buku Log dan Rekaman CCTV JAKARTA-RK. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tampaknya tak ingin lagi disebut tebang pilih dalam menangani kasus. Komisi

antirasuah itu pun terlihat tak ingin dibilang takut, ketika menangani kasus yang menyenggol penguasa Negeri.

Buktinya, kemarin (25/6), penyidik KPK melakukan penggeledahan kantor Bank Indonesia, di Jakarta. Halaman 6

Bekas Menperindag Dipanggil KPK Dia dimintai keterangan HAMPIR bersamaan denKasus SKL BLBI dalam penyelidikan atas gan penggeledahan di kanJuga Dipertajam penerbitan surat keterantor Bank Indonesia, bekas Menteri Perindustrian dan Perdagangan gan lunas (SKL) beberapa obligor Bantuan (Menperindag), Rini Mariani Soewandi, Likuiditas dipanggil KPK. Halaman 6

Kolom

Benchmarking Petahana Bagi Pesaing: Analisis Kekuatan Petahana Pada Pilbup KKR 2013 Oleh: Dr. Erdi, M.Si.* 2. Perbaikan Pendidikan melalui BOSDA Melalui Pengurangan Frekwensi Perjalanan Dinas Pejabat KKR. Untuk mengurai bagian ini, saya cukup insert-kan pemberitaan yang juga telah saya posting dalam buku Laporan Pencapaian MDG s Kubu Raya 2012 pada halaman 74. Judul posting saya ini adalah: SKPD Mengalah, Dana BOSSDA KKR Meningkat 83%; dari Rp 6 M Menjadi Rp 11 M dan telah saya edit seperlunya tanpa merubah makna. Halaman 7

Pamen Makelar Jabatan Dibekuk J AKARTA -RK. Dua perwira menengah (Pamen) yang bertugas di Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Tengah dibekuk Tim Khusus Bareskrim Polri. Kedua perwira Polri itu menenteng uang Rp200 juta yang diduga untuk suap memuluskan jabatan di lingkungan kepolisian. Kabar yang beredar, dua perwira polisi itu adalah Pamen di Kepolisian Daerah Jawa Tengah berinisial Ajun Komisaris Besar ES dan seorang personel Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya berinisial Komisaris Polisi JAP. Saat diciduk beberapa waktu lalu, mereka diduga akan melakukan transaksi untuk memuluskan jabatan di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta.

ES dan JAP saat membawa tas hitam berisi uang Rp200 juta, bagian dari antisipsi atau pencegahan yang dihimbau Kapolri selama ini. Pukul 14.00 WIB, Tim amati gerak gerik mencurigakan dua pamen AKBP ES dari Polda Jawa Tengah dan Kompol JAP dari Polda Metro Jaya. Keduanya tamu, bukan staf di gedung utama, teranga Ronny, dalam keterangannya, di Gedung Humas Mabes Polri, Selasa (25/6). Dalam penjelasannya, ES membawa tas hitam yang mencurigakan petugas Dittipikor Bareskrim Polri. Sebelum masuk lift di lantai 1, petugas meminta ES membuka Halaman 7

Tenteng Uang Rp200 Juta di Mabes Polri Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Ronny F Sompie mengatakan, penggeledahan terhadap dua Pamen,

233.922 RTS di Kalbar Terima BLSM P ONT IANAK -RK. Penerima dana Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) di Kalbar sebanyak 233.922 RTS. Namun baru dibagikan serentak untuk 82.093 Rumah Tangga Sasaran (RTS) di empat kabupaten/kota di Kalbar oleh PT POS Indonesia Cabang Pontianak. Total penerima BLSM di empat wilayah, yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Pontianak, Kabupaten Kubu Raya dan Kabupaten Landak sebanyak 82.093 RTS, kata Raharjo, Kepala PT Pos Indonesia Cabang Pontianak, disela pembagian BLSM di Kantor Pos Pontianak, Selasa (25/6). Dari jumlah tersebut, penerima BLSM terbanyak di Kabupaten Landak, dengan jumlah 28.473 RTS, Kabupaten Kubu Raya 26.248 RTS, Kota Pontianak 15.271 RTS dan Kabupaten Pontianak 12.101 RTS.

Rini Mariani Soewandi

Lima Bakal Calon Kepala Daerah Periksa Kesehatan Hersan: Dokter dan KPU

Harus Objektif PONTIANAK-RK. Lima bakal pasangan calon kepala daerah yang terdiri dari satu bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Pontianak dan empat bakal calon bupati dan wakil bupati lainnya menjalani tes kesehatan di unit medik sentral RSUD dr Soedarso Pontianak, Selasa (25/6). Gusti Hersan Aslirosa Adapun bakal pasangan calon kepala daerah yang menjalani ceck-up kesehatan dianatarnya, bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Pontianak Gusti Hersan Aslirosa-Syarif Ismail. Kemudian calon bupati dan wakil bupati Sanggu Paolus Hadi-Yohanes Ontot dan pasangan Nasri Alisan-Losianus. Kemudian bakal calon bupati dan wakil bupati Pontianak Halaman 7

KPU: Belum Ada Masyarakat Komplain

PONTIANAK-RK. Jangan memilih kucing dalam karung. Mestinya itu yang harus dilakukan masyarakat di Kalbar, agar tidak salah memilih wakilnya yang duduk di parlemen nantinya. KPU telah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melapor dan memberikan tanggapan atas calon legislatif (Caleg) yang bermasalah. Halaman 7

Menunggu Sang Mesiah

Warga mengambil uang BLSM di Kantor Pos Kota Pontianak. A

NDREAS

Raharjo mengatakan, dalam menyalurkan BLSM ini, PT Pos Cabang Pontianak menyediakan empat loket, dimana dalam

satu hari, sekitar 450 RTS dilayani di empat loket tersebut. Sebelum pembagian, nama-nama Halaman 7

Keyakinan akan datangnya seorang penyelamat atau mesianisme sangat kental di masyarakat kita. Keyakinan itu muncul sebagai sintesa terhadap kondisi zaman yang dianggap sudah rusak. Secara psikologis, merupakan bentuk kekecewaan sekaligus upaya mendamaikan batin di tegah-tengah ketidakmampun Halaman 7

S.K.A.K.! Injet-injet Semut Untuk pertama kalinya Bank Indonesia digeledah

MUSTOFA NAHRAWARDAYA @MustofaNahra Yg pernah menjadi makelar proyek pasti tahu bhw yg dilakukan Fathanah itu memang lazim. Termasuk minta2 uang atasnama orang lain.

lydia calya @lycalya Kalo denger pidato bung karno rasanya berapi2, semangat, siap maju perang deh. Kalo denger pidato SBY? Siap2 tarik selimut & tidur.

Muhammad Said Didu @saididu 8 perusahaan yg bakar lahan di Riau adalah perusahaan Malaysia (MenLH) - tapi kok Bpk Presiden yg minta maaf ke Malaysia, apa ga terbalik ?

gitaputrid @gitaputridg @lycalya ya berapi2 tapi giliran mau belanja duit nggak laku barang2 kemahalan. re: Soekarno

Nancol Surocol @ote_marote Pilkada langsung itu bukan masalah siapa yang mengusung, tapi siapa yang diusung, dikenal atau tidak oleh yang memilihnya?

hafidz @hafidz_ary akun anonim punya dua dunia, dunia maya dan nyatanya berbeda. urusan sy dengan dunia mayanya.

Jangan Untuk Beli Rokok

-- Selanjotnye lebeh bagos teros-terosan jak. Bang Meng

Rakyat Kalbar

@Rakyat_Kalbar

http://www.equator-news.com

Rakyat Kalbar Online

Hatta Rajasa

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, ikut blusukan bagi-bagi bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM). Dia berpesan, kepada para penerima dana kompensasi naiknya harga BBM tersebut, agar duit̶dari APBN Perubahan Halaman 7

2

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

BLAK-BLAKAN Agus Priyadi, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalbar

Pemikiran Bahwa Komplain Berarti Memperpanjang Masalah, Masih Kental Dianut R AKYAT K ALBAR ̶ Ombudsman RI memperluas akses masyarakat untuk melaporkan atau mengadukan tindakan maladministrasi. Tentunya, dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Menurut Kepala perwakilan Kalbar, Agus Priyadi SH, Ombudsman membuka Posko Pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD, SMP, SMA (sederajat) dan Perguruan Tinggi (PT) Provinsi Kalbar, tahun 2013.

Berikut petikan wawancara Rakyat Kalbar dengan Agus, beberapa waktu lalu; + Bagaimana proses untuk bisa menyampaikan pengaduan kepada Ombudsman jika ditemukan pelanggaran pada penerimaan peserta didik ini? -Pengaduan tersebut dapat disampaikan melalui SMS ke Nomor : 0899280842. SMS pengaduan ini kami buka untuk mendorong masyarakat Kalbar dalam meningkatkan kepedulian dan sensitifitas yang tinggi terhadap segala bentuk maladministrasi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). + Idealnya seperti apa pelanggaran yang masuk dalam kategori penilaian Ombudsman? -Dikhawatirkan ada bentuk penyimpangan, perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang, termasuk kelalaian atau pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh Penyelenggara Negara dan pemerintahan yang menimbulkan kerugian materiil dan atau immateriil bagi masyarakat dan orang perseorangan. + Apakah tingkat pelanggaran penyelenggaraan pub-

lik di Kalbar ini cukup besar? -Kalau di Kalbar itu ada 41 laporan dan didominasi oleh Kota Pontianak, kendati demikian jumlah pelanggaran tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan Perwakilan Ombudsman RI di daerah lain, seperti di Provinsi D.I. Yogjakarta, yang sampai saat ini telah menerima kurang lebih 200 laporan. + Berarti pelayanan publik di Kota Pontianak bagus? -Ini bukan berarti pelayanan publik di Kota Pontianak lebih bagus dari yang lain. Namun permasalahan budaya dan adanya rasa keengganan, ketidakberanian atau pemikiran bahwa dengan komplain berarti memperpanjang masalah, masih kental dianut oleh masyarakat Kalbar. + Kalau di bidang pendidikan itu, seperti apa kasus pelanggarannya? -Pelayanan di bidang pendidikan merupakan salah satu laporan yang cukup banyak disampaikan masyakat. Di era desentralisasi pemerintahan saat ini, pendidikan menjadi tugas dan tanggung jawab dari pemerintah daerah. + Upaya apa yang dilakukan oleh Ombudsman untuk mengawal proses pen didikan di Kalbar umumnya, terutama pada saat penerimaan siswa dan mahasiswa ini? -Pengawasan yang dilakukan oleh lembaga pengawas eksternal yang memiliki perwakilan di daerah seperti Ombudsman RI menjadi amat penting untuk dilakukan. Salah satunya kita mengawasi proses penerimaan siswa baru tahun ajaran 2013/ 2014 di Provinsi Kalimantan Barat. Dalam hal ini Ombudsman Perwakilan Kalimantan Barat merasa perlu mengawal proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tersebut agar berjalan tertib, lancar, transparan, tidak diskriminasi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Reporter : Andreas Editor : Mohamad iQbaL

PENGURUS CABANG NAHDLATUL ULAMA KABUPATEN KAYONG UTARA

Mengucapkan

Rizal Ramli, Mantan Menko Ekuin

APBNP Tak Diperlukan, Karena Ada Pengeluaran Besar yang Disembunyikan Dari Perhatian Publik RAKYAT KALBAR̶ Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Marzuki Alie, menerima ekonom senior Indonesia, Rizal Ramli, di ruang kerjanya, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Marzuki mengakui, banyak persoalan yang mereka bicarakan. Termasuk, kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Marzuki mengatakan, dari pertemuan petang ini (kemarin,red), akan dilanjutkan ke pembicaraan yang lebih teknis dengan Badan Anggaran DPR. Pertemuan lanjutan itu dianggapnya penting dan sangat diperlukan untuk menyambung langkah DPR. Sebab, harus ada perubahan sehingga kita dapatkan kepastian dan kita tidak bisa begini terus. Masukan yang baik dari teman-teman akan kami akomodir, terang Marzuki Alie kepada wartawan, usai pertemuan tersebut. Sementara, Rizal Ramli menegaskan dirinya dan kubu pro-perubahan menginginkan perbaikan dalam proses anggaran. Menko Perekonomian era almarhum Gus Dur itu juga menyampaikan penilaian pribadinya tentang Anggaran Pendapat dan Belanja Negara (Perubahan) alias APBNP. Menurut pria yang biasa disapa RR ini, sebetulnya APBNP itu tidak diperlukan kecuali ada persoalan ekonomi dunia yang luar biasa terjadi. Kami menilai APBNP menjadi pintu masuk salah anggaran dan tidak tepat sasaran. Tahun depan tidak perlu lagi APBNP. Tugas Menkeu saat ini meramalkan asumsi-asumsi makro yang terjadi, terang Rizal, yang juga penasehat ekonomi Persatuan BangsaBangsa (PBB) .

Berikut wawancara Rakyat Merdeka Online dengan Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan ini selengkapnya; +Kenapa APBNP tak diperlukan, Pak? -Karena ada pengeluaran-pengeluaran besar yang disembunyikan dari perhatian publik. +Contohnya? -Pembayaran bunga obligasi rekapitalisasi (OR) dari APBN yang mencapai Rp 60 triliun per tahun dan berlangsung hingga 2040. OR adalah piutang bank-bank yang telah menjadi milik pemerintah kepada pemerintah. Dalam arti lain, pemerintah berutang kepada bankbank yang dimilikinya sendiri. + Bisa dijelaskan lebih jauh? -Sejarah OR bermula saat krisis moneter

menerjang pada 1998. Kala itu banyak perbankan Indonesia kolaps. Untuk menyelamatkan bank-bank tersebut, pada 1999, pemerintah menyuntikkan modal (merekapitalisasi) dalam bentuk OR dengan dana mencapai Rp 655 triliun. Untuk persoalan ini, kami minta DPR bentuk tim khusus untuk membahas. Kalau perlu dibentuk Pansus. Buat apa uang obligasi bank tersebut. Orang-orang kaya yang dibantu, kenapa bukan orang miskin? + Soal kenaikan harga BBM, apa pendapat Anda? -Kebijakan itu sudah menggebuk rakyat tiga kali. Pertama, sebelum harga baru BBM disahkan pemerintah, harga kebutuhan pokok sudah melambung. Hal itu terjadi karena proses berlarut-larut. Kenaikan harga BBM yang dilakukan menjelang puasa dan lebaran akan membuat beban rakyat makin bertambah. Harga-harga kebutuhan akan melambung tinggi. Belum lagi, kebijakan kenaikan harga BBM juga dilakukan di saat pergantian tahun ajaran Seharusnya Indonesia punya sistem lebih baik lagi di masa depan, jadi bangsa ini tidak disibukkan dengan menaikkan harga BBM.

Re-editing : Mohamad iQbaL

Selamat & Sukses Atas Dilantiknya

Bapak H Hildi Hamid & Bapak Idrus Sebagai: Bupati & Wakil Bupati KABUPATEN KAYONG UTARA Periode 2013-2018 Oleh: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kayong Utara Selasa, 25 Juni 2013 Tertanda, H. Nazril Hijar, S.Ag Ketua Tanfidz

Ustadz H. Hamid Burhan Ra is Syuriah

PIMPINAN & ANGGOTA DPRD KABUPATEN KAYONG UTARA

PEMERINTAH KABUPATEN KAYONG UTARA BESERTA SELURUH JAJARAN MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013 Tertanda: H. Hildi Hamid Idrus BUPATI WAKIL BUPATI H.Hendri Siswanto, S.Sos SEKRETARIS DAERAH

Beserta Seluruh Staf Sekretariatan MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013 Tertanda: H. Ibrahin Dahlan KETUA Namrun Leru, S.Pd M. Sukardi, SE, MM WAKIL KETUA WAKIL KETUA Jumanti, S.Sos, MM Sekretaris DPRD

PIMPINAN & ANGGOTA DPRD KABUPATEN KAYONG UTARA

PEMERINTAH KABUPATEN KAYONG UTARA BESERTA SELURUH JAJARAN MENGUCAPKAN

Selamat & Sukses Atas Diresmikannya BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) Kalimantan Barat Cabang Sukadana

Oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, MH Di Jalan Bhayangkara, Sukadana Pada Selasa, 25 Juni 2013 H. Hildi Hamid BUPATI

Tertanda:

Idrus WAKIL BUPATI

H.Hendri Siswanto, S.Sos SEKRETARIS DAERAH

Beserta Seluruh Staf sekretariatan MENGUCAPKAN

Selamat & Sukses Atas Diresmikannya BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) Kalimantan Barat Cabang Sukadana

Oleh Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, MH Di Jalan Bhayangkara, Sukadana Pada Selasa, 25 Juni 2013 Tertanda: H. Ibrahin Dahlan KETUA Namrun Leru, S.Pd M. Sukardi, SE, MM WAKIL KETUA WAKIL KETUA Jumanti, S.Sos, MM Sekretaris DPRD

R E

metro

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

Kenaikan Harga Sembako

Tak Terbendung ILLUSTRASI

P O N T I A N A K . Kenaikan harg a Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan menjelang bulan Ramadan mengakibatkan sejumlah sembilan bahan pokok (Sembako) melambung. Bahkan kenaikan harga Sembako sangat memberatkan masyarakat, lantaran tidak disertai dengan peningkatan penghasilan. Lihat saja harga telur yang biasanya seharga Rp 1000 perbutir, sekarang dijual Rp 1300 perbutir. Belum memasuki bulan puasa saja kenaikan sudah mencapai Rp 30 persen, nanti kalau pada Idul Fitri bisa mencapai Rp 2 ribu kali, ujar Ipit, warga Jalan KH Wahid Hasyim yang ditemui Rakyat Kalbar di Pasar Dahlia. Ipit yang kesehariannya sebagai ibu rumah tangga jelas merasa kelimpungan. Karena kenaikan sejumlah harga pokok tidak diikuti dengan penghasilan yang suaminya peroleh. Suami saya karyawan swasta, jadi kalau harga barang naik kami tentu merasakan dampaknya, tuturnya. Bukan hanya Ipit, sejumlah warga lainnya sudah mulai mengencangkan ikat pinggang. Dampak yang sangat terasa

dialami pelaku usaha kuliner. Sebab kenaikan BBM langsung ikuti dengan naiknya harga bahan-bahan membuat kue. Mau tidak mau, mereka harus bertahan dengan harga jual sekarang. Sampai sekarang saye maseh bertahan bakwan, tahu, pisang goreng tetap Rp 600. Harge tak naek jak yang beli udah mulai sepi, ucap Zainal, salah seorang penjualan gorengan di Jeruju. Senada diutarakan Wawan, penjual burger di Jalan Komyos Sudarso, sejak ada rencana kenaikan BBM saja harga barang-barang sudah mulai naik. Bahkan dirinya terpaksa mengganti bahan dalam burgernya semula menggunakan sayur Selada sekarang Sawi Keriting. Selada harganya sudah sangat mahal, satu kg saja mencapai Rp 20 ribu. Makanya saya pakai sawit keriting satu kg masih 12 ribu, tuturnya. Langkah itu terpaksa Wawan tempuh, karena bila tidak mengganti bahan-bahan dalam burger, bisa membuat usahanya gulung tikar. Sekarang masyarakat sudah mulai kurang belanja, mereka memilih berhemat. Kalau harga hamburger saya naikkan, bisa jadi tidak ada lagi yang mau belanja kesini. Soalnya naik Rp 500 saja pengaruhnya besar pak, jelasnya. Wawan mengaku, heran dengan tingginya harga telur di Kota Pontianak, termasuk kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) lainnya. Lebaran masih cukup lama namun harga barang sudah naik jauh hari sebelumnya. Kita minta pemerintah bisa berbuat untuk mengatasi hal ini. Jangan sampai momen kenaikan BBM serta lebaran, dijadikan dalih untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya. Upaya agar pasar tidak melakukan monopoli mesti dilakukan, pintanya. (ton)

PEMERINTAH KOTA SINGKAWANG

Kenapa Rekonsiliasi Dua Saudara Lamban? Pasca Konflik Horizontal 1999

Raker Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Kabupaten/Kota, Senin (24/6), salah satunya membahas konflik horizontal yang pernah terjadi tahun 1999. MORDIADI

SINGKAWANG. Salah seorang anggota Muslimat NU, Hj Munaroh yang menjadi peserta Rapat Kerja (Raker) Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten/ Kota di Hotel Dangau Singkawang, Senin (24/6) mempertanyakan, mengapa hingga saat ini etnis Madura di Kalbar belum

bisa kembali ke Kabupaten Sambas. Padahal menurut dia, dengan belum bisa diterima kembali hingga saat ini warga Madura di Sambas pasca konflik horizontal 1999, sangat tidak sesuai dengan empat pilar Indonesia, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara

Pimpinan, Direksi & Seluruh Karyawan

PT PASIFIK AGRO SENTOSA PT CIPTA USAHA SEJATI PT JALIN VANEO PT MUSTIKA AGUNG SENTOSA MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

BESERTA SELURUH STAF DAN JAJAR AN

Mengucapkan

Tertanda:

Selamat & Sukses

PIMPINAN

Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pertanyaan yang cukup sensitif itu disampaikan Munaroh kepada narasumber dalam Raker FKDM Kabupaten/Kota, yakni Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan Politik (Kesbangpol) Kalbar, Tony Fredy dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Kalbar, Heru Istyono. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Kepala Badan Kesbangpol Kalbar, Tony Fredy mengatakan, selama ini telah diupayakan untuk mempertemukan kembali dua saudara yang terpisah karena konflik horizontal pada 1999 itu. Kami juga telah sosialisasi disana (Sambas, red) tentang wawasan kebangsaan, kita sampaikan tentang empat pilar kebangsaan, katanya. Selain melalui upaya tersebut, jelas Tony, berbagai hal juga dapat ditempuh. Diantaranya dengan perkawinan campuran antar etnis. Perkawinan antar etnis ini dapat melunakkan hubungan kita supaya bersambung kembali, ujarnya. Tetapi, tambah dia, berbagai upaya yang dilakukan

ATAS DILANTIKNYA:

KABUPATEN KAYONG UTARA Beserta Seluruh Staf

Beserta Seluruh Staf

MENGUCAPKAN

MENGUCAPKAN

Bapak Idrus

Sebagai Bupati Kabupaten Kayong Utara Periode 2013-2018

Sebagai Wakil Bupati Kabupaten Kayong Utara Periode 2013-2018

Oleh: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kayong Utara Selasa, 25 Juni 2013

Selamat Memperingati

Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Tertanda,

NAMRUN LERU, S.Pd Ketua LIM MOU SENG/HANDOYO HARIPIN Bendahara Sekretaris

CETAK UNDANGAN TENDA & SOUVENIR

Jual Paket Nutrisi untuk meningkatkan pertumbuhan Otak Besar dan Kecerdasan anak. TERBUKTI!! Garansi Uang Kembali. Pemesanan dan Konsultasi Gratis. Hub: LEDI 085242093839 Pin BB: 28L73b8a

Rp. 950.000,-

THERAPY REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

SOLUSI HERBAL KEPERKASAAN PRIA REKOMENDASI BOYKE

'3 -XWDDQ

Menerima Pesanan :

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

'3 SWIFT-APV-SX4-X OVER

Proses

MUDAH & CEPAT

JOHANES

Luar) HERBAL OLES bermanfaat sebagai ANTI SEPTIK untuk melindungi dari jamur maupun bakteri berbahaya sekaligus Mengatasi ejakulasi dini & tahan lama yang berkhasiat 5-8 jam Rp.200.000/KOTAK

081256606125 0561 753897 7

PA

DI

Jl. Kom Yos Sudarso

HUBUNGI :

ER

IS

0561-768677/ 7911322

Xenia

Hub: Telp. (0561) 7186955

P

AT

R

0813 6421 4529

ALAMAT: JL.JENDRAL SUDIRMAN NO.16B SINGKAWANG, KALBAR

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

G

CARA ORDER CEPAT :

D I E-P

A

M O S II RPO MROO P A N A N A j u aann S AARRA m amj a KKee i aa d i s s u u l A is nnd S ool B iis nni

iklan-equator@equator-news.com

Telp. 7183366, 081282587257

Menjual :

DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA PONTIANAK

SEDOT WC

SMS Nama + Alamat Lengkap dan Berapa kotak yang di pesan, kirim ke

Jl. H. Rais A. Rahman Jl. Gunung Sahari No.21 Pontianak (Belakang Supermarket Garuda Mitra)

PD. ANEKA BATU ALAM

NG IKL AN SA

HARIAN

• Cetak undangan lebih 2000 Model Undangan • Yain Spanduk, Bon, Nota, Kop Surat, Map, K. Nama Dll • Lebih 200 Contoh Souvenir • Kawinan/khitanan (ready&stock) • Penyewaan Tenda & Kursi • Photo dan Video Shooting • Orgen Tunggal KUNJUNGI:

ANUGRAH WEDDING/ ADI

FOREDI GEL (Khusus Pria - Pemakaian

NB : Tersedia Herbal khusus WANITA atasi keputihan, Atasi kista, Cegah Kanker serviks, Merapatkan, Memperlambat monopos, Ms V lebih sensitif,mempercepat orgasme,Lingeria pelangsing, Pengencang payudara, dll

DEDY EFENDY, SH Ketua

Iklan MINI Hasil MAKSIMAL

Kesehatan

Kami akan membalas harga + ongkos kirimnya & rek bank kami. Paket di kirim rapi, polos untuk menjaga privacy anda. Khusus wilayah Singkawang bisa COD

Tertanda:

minimax max

iklanbaris baris Rp.5000/baris

untuk atasi DISFUNGSI EREKSI (DE) “Tetap keras walaupun sudah Ejakulasi”, IMPOTENSI & Tingkatkan Libido Pria, Tanpa efek samping yang merugikan semacam sakit kepala & jantung berdebar. Rp.250.000/KOTAK

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Tertanda:

Drs H AWANG ISHAK MSi Walikota H ABDUL MUTALIB SE ME Drs SYECH BANDAR MSi Wakil Walikota Sekretaris Daerah

GASA (Kapsul Herbal Gagah Perkasa)

agar etnis Madura dapat diterima kembali oleh Melayu Sambas membutuhkan proses yang sangat panjang. Jangka pendeknya itu dengan selalu memberikan sosialisasi tentang wawasan kebangsaan itu, sedangkan jangka panjang dengan perkawinan campuran antar etnis, jelas Tony. Sementara Kepala BIN Daerah Kalbar, Heru Istyono mempunyai jawaban yang sedikit berbeda. Dia menjelaskan, konflik horizontal pada 1999 di Sambas itu berbeda dengan konflik horizontal di daerah-daerah lain, sehingga lebih sulit untuk diselesaikan. Heru mencontohkan, kalau konflik horizontal di Sanggau Ledo, beberapa waktu silam berakhir dengan damai antar etnis yang bertikai. Tetapi berbeda dengan yang di Sambas, dimana pada waktu itu terjadi pengusiran yang tidak diakhiri dengan proses damai. Untuk permasalahan di Sambas itu, perlu upaya konsolidasi dengan memerhatikan betul siapa yang benar-benar bisa mewakili kedua etnis, tetapi hal ini tentunya memerlukan waktu yang sangat panjang, jelasnya. Dia hanya mengingatkan, kalau konflik horizontal pada 1999 itu disebabkan lambatnya penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan. Sehingga masyarakat menanganinya sendiri. Jadi bukan dikarenakan permasalahan budaya, tetapi pada penegakan hukum, hal ini hendaknya menjadi pelajaran kita bersama agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali, kata Heru. Selain itu, Heru juga tidak memungkiri kalau konflik horizontal di Sambas dikarenakan adanya pihakpihak asing yang berusaha memanfaatkan konflik antar dua etnis tersebut. (dik)

KOMISI PEMILIHAN UMUM DPC PARTAI PERSATUAN NASIONAL KABUPATEN KAYONG UTARA

Bapak H. Hildi Hamid

3

085210738368 (Lita)

Fasilitas: 1 Unit instalasi pengolahan IPLT 2 Unit kendaraan jenis vacuum truck

DP 10% S/d 4 Th

G r a Max Grand n d PU-BOX Gran Max

Segera Hubungi :

DODY 08125608423, 0561-7565151

Batu Alam Granit Marmer Batu Koral Prasasti Batu Nisan

Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / depan Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

YA’ MUHAMMAD IKHSAN, SE Sekretaris

HUB : 0561

768677

MULTI PRODUK Menjual Alat Therapy Kesehatan dll, Kop Angin (bekam) Global Belt (Sabuk Pemanas) Dolphin (Alat Pijit) Kongzui (Sandal Kesehatan)

Reiki (Terapi Digital) Sunmas (Terapi Kaki) Happy Call (Pan Cooking)

MELAYANI : GROSIR DAN ECERAN SIAP ANTAR DALAM DAN LUAR KOTA HUBUNGI/SMS: 081257197794

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

7089235

Fasilitas : Selang baru tanpa bau Pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (Rumah & Kantor)

DISCOUNT 60% GARANSI

KALBAR raya

RAKYAT KALBAR

4

Rabu, 26 Juni 2013

Ombudsman: RSUD Dr Rubini Mempawah Tak Disiplin Obat Kadaluarsa hingga Dokter Penyakit Dalam Tak Pernah Hadir PONTIANAK. Kinerja RSUD Dr Rubini mempawah sungguh memperhatinkan. Hasil gerai pengaduan Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, terkuak bahwa pelayanan kesehatan kepada pasien di rumah sakit berplat merah itu tidak baik. Ketua Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, Agus Priyadi SH mengungkapkan, hasil pengaduan dari masyarakat Mempawah menunjukkan RSUD Dr Rubini tidak memiliki standart pelayanan dan maklumat pelayanan. Selain itu, kata dia, ditemukan adanya jenis obat kada-

luarsa, dan dokter penyakit dalam, syaraf, dan paru-paru tidak pernah hadir. Tidak disiplinnya pelayanan RSUD Dr Rubini mengakibatkan masyarakat terlantar dalam pelayanan kesehatan. Kita juga menemukan sarana prasarana serta kebersihan lingkungan kurang menjadi perhatian manajemen RSUD, ujar Agus saat menggelar jumpa pers soal Posko Pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2013/2014, Selasa (25/6). Atas persoalan itu, sambung dia, pihaknya sudah menyam-

paikan surat kepada Direktur RSUD Dr. Rubini, dengan tembusan kepada Ketua Ombudsman RI, Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, dan Bupati Pontianak. Kita minta Direktur RSUD Dr. Rubini untuk memberikan penjelasan mengenai penyelesaian laporan masyarakat yang diperoleh dari pembukaan gerai pengaduan itu, tegas Agus. Ia menambahkan, Ombudsman akan melakukan monitoring atas perbaikan yang telah dilakukan sebagai respon akan tindak lanjut gerai pengaduan

BLSM di Singkawang Mulai Disalurkan

Penyaluran BLSM di Kota Singkawang---mordiadi SINGKAWANG-RK. Warga berbondong-bondong mendatangi Kantor Pos Cabang Singkawang. Mereka yang termasuk Rumah Tangga Sasaran (RTS) Kota Singkawang itu memperlihatkan Kartu Pengendalian Sosial (KPS) untuk mendapatkan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dua bulan sekaligus, Rp 300 ribu. Sebelas petugas kita siapkan untuk melayani warga yang ingin mengambil BLSM tahap pertama ini, kalau tahap kedua kan menunggu pengumuman dari pemerintah, kata Iskandar, Kepala PT Pos Cabang Singkawang ditemui di halaman kantornya di Jalan Pemuda, Selasa (25/6). Selain itu, Kantor Pos juga berkoordinasi dengan pihak Polres dan Satpol PP Kota Singkawang untuk menjamin kelancaran dan ketertiban pelaksanaan pembagian dana kompensasi pemotongan subsidi terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut. Kantor Pos Singkawang memang menyediakan tempat pelayanan khusus berupa tenda untuk pembagian BLSM dari 25 Juni hingga 3

Juli mendatang, buka sejak pukul 08.00 hingga 14.00 setiap harinya. Kalau setelah ini masih ada yang belum menerima BLSM, dapat mengambil di loket kantor pos sampai Desember mendatang, jelas Iskandar. Warga yang datang untuk mengambil BLSM itu langsung mengambil nomor antrean lalu mengikuti verifikasi KPS. Verifikasi KPS ini dilakukan dengan mencocokkan identitas warga seperti KTP, KK atau SIM dan lainnya dengan KPS itu. Jadi ini prosesnya agak lama, ujar Iskandar. Setelah lolos verifikasi, tambah Iskandar, warga langsung ke tempat Juru Bayar dan menyerahkan KPS untuk menerima BLSM Rp300 ribu atau dua bulan sekaligus. Pembayarannya cepat, karena warga sudah melalui verifikasi KPS. Pembayaran ini juga sistem online, makanya kita juga menyediakan petugas khusus IT, jelasnya. Pada hari pertama hingga siang kemarin, pembangian BLSM berjalan lancar dan tertib. Belum ada warga komplain karena tidak menerima BLSM. Kalau memang ada yang komplain akan kita salurkan ke instansi terkait, karena fungsi kita hanya menyerahkan KPS dan membayar BLSM, kata Iskandar. Sementara itu, pemegang KPS yang berhak menerima BLSM di Kota Singkawang itu terdiri atas warga yang tercatat sebagai RTS Kota Singkawang. Untuk Singkawang Timur terdiri atas 1.743 RTS, Singkawang Utara 1.321 RTS, Singkawang Tengah 1.735 RTS, Singkawang Barat 769 RTS dan Singkawang Selatan 1.091 RTS. Terpisah, Ketua DPRD Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengaku akan langsung turun ke lapangan untuk melihat pendistribusian BLSM. Hal tersebut dilakukannya untuk memastikan kalau dana kompensasi pemotongan subsidi BBM itu benar-benar tepat sasaran. (dik)

EQUATORIANA

Ombudsman. Kita harap kepada masyarakat kalau ingin

KABUPATEN KAYONG UTARA

Beserta Seluruh Staf

Beserta Seluruh Staf

MENGUCAPKAN

MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati

Selamat Memperingati

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Tertanda:

Tertanda:

Ir. BIMBING PARJOKO Kepala

Ir. H. WAHONO Sekretaris

Ir. BRIAN SOFIAN Kepala

DINAS KEBUDAYAAN, PARIWISATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KAYONG UTARA

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT, PEMERINTAHAN DESA, PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN KAYONG UTARA Beserta Seluruh Staf

Beserta Seluruh Staf

MENGUCAPKAN

MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati

Selamat Memperingati

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Tertanda: Drs. WALIMAN Kepala

H. AKHMAD HUSNI, ST, MT Sekretaris

Tertanda: MASDAR, S.Pd Sekretaris

H. GUNAWAN, S.Pd Kepala

Drs. HAFIAR Sekretaris

HP : 081345479682

Redaksi menerima surat pembaca, isi maksimal 300 kata ukuran huruf 12. Silakan kirim ke e-mail: redaksi@equator-news.com

-QPUKUVGP/KUMKP

15.14

Masalah kita

HARIAN

Reporter: Samsul Arifin Editor: Julianus Ratno

DINAS PEKERJAAN UMUM

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Bro setelah pilkada nanti, kira-kira bakal berubah nggak nasib rakyat miskin. Kalau aku sih bro pasrah ajalah, walaupun tidak berubah kita patut bangga karena kita termasuk orang yang konsisten!. Konsisten miskin. Untuk apa pilih lebih baik tidur alias golput!.

Pemerintah telah menetapkan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Jumat (21/6), setelah berakhirnya pembahasan APBN-P 2013. Kuota BBM bersubsidi yang melampaui batas, yakni mencapai 48 juta kiloliter dari sebelumnya 46 juta kiloliter jadi alasan utama. Pemerintah juga menyiapkan program kompensasi sebagai satu paket program menaikkan harga BBM bersubsidi, seperti pemberian beras miskin, program keluarga harapan, program bantuan siswa miskin, program bantuan langsung sementara masyarakat dan program infrastruktur dasar. Selain itu, rencana menaikkan harga BBM bersubsidi dipastikan membuat masyarakat beralih ke Bahan Bakar Gas (BBG). Harga bensin bersubsidi Rp 4.500 per liter akan dinaikkan menjadi Rp 6.500 per liter. Sementara solar

datang langsung ke kantor Ombudsman, pungkas Agus.

DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN KAYONG UTARA

Sms Warga

085348090038 10-6-2013

mengadu ke Ombudsman SMS ke no 08992808421 atau ke

bersubsidi akan dinaikkan dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 5.500 per liter. Apalagi pemerintah sudah mewajibkan kendaraan dinas Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan instansi pemerintah menggunakan BBM nonsubsidi yang harganya Rp 10.000 per liter. Praktis, harga BBG Rp 3.100 per liter setara Premium (LSP) akan jadi alternatif. Namun, hal yang lebih penting sebenarnya adalah ketersediaan BBM maupun gas. Sebab, selama ini kuota dan distribusi bahan bakar belum benar-benar optimal dan memudahkan rakyat, terutama bagi mereka yang berada di pedalaman. Apalagi harga sejumlah barang telah naik duluan, sebelum BBM dinaikkan. Belum lagi, saat ini memasuki masa penerimaan siswa dan mahasiswa baru, serta menjelang tibanya bulan Ramadan bagi umat Islam. Menurut Anda?

Tanggapan Sebentar lagi atau dalam tempo tidak lama lagi bulan suci Ramadan 1434 Hijriah akan tiba, yang berarti kewajiban seluruh umat Islam sebagai salah satu rukun Islam akan dilaksanakan, sesuai tuntunan Alquran dan Alhadis makbullah. Selama ini umat Islam di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selalu berbeda dalam menetapkan dimulai dan mengakhiri puasa Ramadan, dan sering terdengar ungkapan perbedaan itu rahmat, pada hal perbedaan tersebut sebenarnya prinsip dan fatal yang berakibat dosa jika tidak dilaksanakan dengan benar. Menurut hukumnya, jika sudah ada yang mulai puasa Ramadan, berarti seluruh umat Islam di NKRI wajib puasa. Begitu pula jika suatu hari sudah ada yang melaksanakan salat Id 1 Syawal, maka haram puasa bagi umat Islam di seluruh NKRI. Sejauh mana kebenaran pengakuan seluruh WNI, terutama umat Islam terhadap NKRI, sementara dalam hal penetapan awal/akhir bulan Ramadan dan Syawal berbeda? Benarkah perbedaan tersebut bisa dikatakan rahmat?. Menurut pandangan kami, perbedaan tersebut bukan rahmat malahan sebaliknya laknat dan murka Allah, sesuai fakta bahwa NKRI selalu dilanda berbagai masalah, seperti koruptor merajalela sampai menjangkit ke gudang ulama, yaitu Kementerian Agama RI, depisit APBN hampir tiap tahun terjadi hingga keuangan NKRI sulit dikendalikan oleh Kepala Negara RI yang akibatnya biaya hidup warga NKRI, terutama yang menengah ke bawah terganggu hingga selalu muncul kekisruhan sebagai rentetan terjadinya demonstrasi penyampaian pendapat warga, terjadinya bencana alam dan lain-lainnya. Kalau diamati, hitungan awal Ramadan 1434 H oleh ahli hisab akan terjadi perbedaan menyambut awal Ramadan dengan

penganut sistim rukyah. Perbedaan tersebut disebabkan, perhitungan ahli hisab sebagian wilayah NKRI hilal sudah wujud karena tinggi hilal saat itu +0 derajat 44 dan 59 berarti hilal sulit untuk dilihat atau dirukyah. Salah satu cara untuk menyatukan pandang dalam penetapan awal dan akhir bulan Ramadan atau Syawal serta bulanbulan lainnya, umat Islam di NKRI memanfaatkan para ahli hisab untuk menghitung awal dan akhir bulan Muharram hingga bulan Zulhijah. Hasil hitungan tersebut dijadikan kalender umat Islam yang dikenal dengan Kalender Hijriah. Lagi pula, sistem rukyah saat ini seharusnya bisa ditinggalkan, mengingat umat Islam sebagian besar sudah pintar atau tidak seperti umat semasa Nabi Muhammad SAW masih hidup dalam keadaan ummi hingga tidak bisa menghitung peredaran bulan, yang dikenal dengan ilmu hisab dan tetap menggunakan rukyah sebagaimana diakui beliau dalam salah satu hadits sahih. Kalaulah kita tetap mempertahankan sistem rukyah, apakah umat Islam saat ini dalam keadaan ummi semua? Kami yakin tidak demikian dan mubazir jika kita tidak memanfaatkan para ahli hisab untuk membuat kalender Islam. Bagamana pendapat anda? 081352028655 13-6-2013

577868

Jl. Tanjungpura No. 36 Pontianak

Jl. Gajahmada No. 41 - Pontianak TOUR BEIJING- SHANGHAI

Berangkat April 2013 Call: 081352684333 / 08125634741 Melayani: Tiket Darat, Laut & Udara | Pembuatan Paspor | Taxi Service | Voucher Hotel

09.15

Kalau SBY masih ngotot akan menaikkan BBM, berarti SBY menanggung dosadosa rakyat miskin. Sudah jatuh ketimpa tangga. 085348090038 14-6-2013

17.21

THE POLITICAL NEWS REFERENCE

Pembina: Dahlan Iskan, HM Alwi Hamu. Direktur/Pemimpin Umum: Djunaini KS. Wakil Direktur: Djailani Kasno Jawa Pos Media Group

Penerbit PT Kapuas Media Utama Press Alamat Sekretariat: Graha Pena Kalbar Jalan Arteri Supadio (d/a Ahmad Yani 2) Km 3,5 Kubu Raya 78391 - Kalimantan Barat Telepon: 0561-768677 (hunting), 0561-721229 Fax: 0561- 768675 e-Mail: redaksi@equator-news.com

Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab: Hamka Saptono Dewan Redaksi: Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Misrawie Alfikri, Julianus Ratno, Mohamad Iqbal. Koordinator Liputan: Kiram Akbar. Kota Pontianak:Samsul Arifin, Pracetak/Tata Wajah: Dennis (Manajer), Defri, Yudi, Khusyairi Permata. Illustrator: Reza Setiawan Pemasaran Koran & Promosi: Rosadi Jamani (Manajer), Mohamad Qadhafy, Kiki Rizky, Abubakar, Heru Prayitna (Distribusi), Jenggo, Susanto Iklan: A Jaiz (Manajer), Uray Kamaruzaman, Darussalam. Divisi Event: Mohamad Qadhafy Website & IT: Hendra Ramawan Biro Kubu Raya: Taufiq. Biro Mempawah: Alfi Shandy, Jl. Teratai Blok A No 3, Telp. 0561-691326. Biro Singkawang: Mordiadi. Biro Sambas: M Ridho, Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Dalam Kaum, Sambas, Telp. 0562-392738. Biro Sanggau: M Khusyairi, Komplek Pasar Rawa Bangun Lantai 2, Kota Sanggau. Biro Landak: A Sutarjo, Jl. Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal 2 Ngabang. Biro Kayong Utara: Kamiriludin, Jl. Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana. Biro Ketapang: Jaidi Chandra. Biro Sekadau: Abdu Syukri. Biro Kapuas Hulu: Arman Khairiadi, Jl. M Yasin, Putussibau Utara No 3, Telp. 0567-22877. Biro Melawi: Sukartaji, Jl Juang Nanga Pinoh Telp. 0568-22069. Biro Sintang: Suhardin. Keuangan: Nurbani (Manajer), Julianovita. Umum/Administrasi: Adidharma Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828. Tarif iklan per milimeter kolom Hitam putih: 8.000,00. Spot color: 10.500,00. Full color: 15.000,00. Iklan baris: 5.000,00/baris Percetakan PT Akcaya Pariwara,Jalan Adisucipto,Kubu Raya (Isi di luar tanggung jawab percetakan) Bank Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas a/n PT Kapuas Media Utama Press (minimal dua baris maksimal 10 baris) Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan (luar kota tambah ongkos kirim) Bank Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas

KURSI RAKYAT tuk

RAKYAT KALBAR

un

Rabu, 26 Juni 2013

5

Paripurna DPR Alot, Pengesahan RUU Ormas Ditunda Sempat Menolak, PAN Akhirnya Setuju Elemen Masyarakat: RUU Ormas Bungkam Demokrasi

Gabungan elemen masyarakat saat melakukan aksi demontrasi sebagai bentuk penolakan terhadap pengesahaan RUU Ormas yang dinilai membungkam demokrasi di depan gedung DPR, Selasa (25/6)---jpnn

J AKARTA . Pengesahan RUU Organisasi Masyarakat (Ormas) melalui paripurna DPR, Selasa (25/6) berlangsung alot, dan akhirnya ditunda. Hal itu diputuskan setelah fraksi melakukan lobi, dan semua fraksi menyetujui minggu depan akan dilakukan paripurna untuk mengesahkan RUU Ormas setelah dilakukan sosialisasi.

SPECIAL

IDACHI SPORTS SPORTS IDACHI 60 PROMO

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS

Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak FS 803 (NEW) HOME GYM

FS 729-4 (4-FUNGSI) TREADMIL MANUAL

FS 4000 P (NEW)

TREADMIL MOTORIZED

FS 242 A+M (NEW)

FS 662 PLATINUM BIKE

FS 728-6 TREADMILL (6 FUNGSI) Hanya

1.388 Ribu

2.088 Ribu

3.988 Ribu

FS 1022 (NEW) MAGNETIC BIKE

SLIMMING SUIT (NEW)

Hanya

8.988 Ribu

3.588 Ribu

FS SHAPER

Hanya

8.188 Ribu

TREADMIL MOTORIZED

Hanya

Hanya

Hanya

FS 4600 B (NEW)

FS 802 (NEW) NEW ORBITRACK

6.488 Ribu

4.188 Ribu

4.688 Ribu

Tgl 20 Juni S/d 26 Juni2013

Hanya

Hanya Hanya

disc up to Persen

FS 1330 D (NEW) TREADMIL MANUAL Hanya

Hanya Hanya

788 Ribu

2.688 Ribu

2.288 Ribu

BONUS BRA

Cocok Untuk : Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain Melayani : Grosir dan Eceran KAL HARGA LORANG OBRAL T R O P IM G Pesan Antar : Dalam dan Luar Kota BARAN K AL BA HAR GA LO (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

BURUAN !!! STOCK TERBATAS

SMS 087818322288

KESEHATAN ADALAH HARTA YANG PALING UTAMA PEMBELIAN DIATAS 3,5 JT BONUS DOLPHIN MASSANGER

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN KAYONG UTARA Beserta Seluruh Staf

MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Tertanda: DOMINIKUS P ASIA Plt. Kepala

DINAS PENDIDIKAN

KABUPATEN KAYONG UTARA Beserta Seluruh Staf

MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013 Tertanda: DAHLAN ZAINUDIN, S.Pd Plh. Kepala

GARANSI: SPAREPARTS 1 TAHUN SERVICE LONG LIFE

DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL (ESDM) KABUPATEN KAYONG UTARA Beserta Seluruh Staf

Dalam pandangan fraksi, Partai Amanat Nasional (PAN) merupakan satu-satunya partai yang menolak RUU Ormas. Politikus PAN, Achmad Rubai mengatakan, partainya sampai saat ini masih menolak pengesahan RUU Ormas. Namun setelah dilakukan lobi antar fraksi, PAN disebut-sebut setuju. Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Ormas, Abdul Malik Haramain mengatakan, penundaan tidak berkaitan dengan subtansi. Akan tetapi perlu melakukan sosialisasi dan menerima stakeholder elemen dan unsur ormas. Sosialisasi akan dilakukan pimpinan DPR dan akan mengundang semua stakeholder. Semoga di forum ada titik temu, sehingga kita bisa mengesahkan lebih cepat lagi, kata Malik di DPR, Jakarta, Selasa (25/6). Malik menerangkan, dalam sosialisasi itu, DPR akan meminta konfirmasi dan klarifikasi pasal demi pasal dalam RUU Ormas kepada para Ormas. Nanti pasti ada masukan, ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu. Menurut Malik, dalam forum lobi, semua fraksi sudah setuju dengan RUU Ormas. Semua fraksi setuju bahwa RUU Ormas memang menjadi suatu kebutuhan dan diperlukan. Di forum lobi menyatakan penundaan. Semua fraksi substansi oke. Ini persoalan waktu aja, ujarnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan mengatakan perlu dilakukan sosialisasi terlebih dahulu terhadap RUU Ormas. Jadi perlu waktu seminggu untuk penyempurnaan, kata Taufik. Menurut dia, RUU Ormas sudah meng akomo dir kepentingan bangsa dan negara. Hal yang sifatnya utuh secara global untuk kepentingan bangsa dan negara kita akomodir dalam RUU ini, ucapnya. Politikus PAN itu belum mau berspekulasi apakah RUU Ormas nantinya akan disahkan melalui mekanisme voting atau bukan. Itu lihat nanti lah. Kita sepakati kita tunda, ujar Taufik. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi mengaku tidak tahu apakah memang masih kurang sosialisasi terkait RUU Ormas. Saya t idak tahu. Tapi ini semuanya sudah mengundang berbagai elemen. Mungkin masih ada yang tertinggal kita enggak tahu. Karena Ormas itu kan banyak, kata Gamawan. Sementara itu, para elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Organisasi Masyarakat (Ormas) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR, saat paripurna berlangsung. Elemen itu terdiri dari para

PAN, Gerindra, dan PKPI Resmi Gugat Keputusan KPU Jakarta. Keputusan KPU yang mencoret caleg di sejumlah Daerah Pemilihan (Dapil) tiga partai politik digugat. PAN, Partai Gerindra dan PKPI resmi mendaftarkan gugatan sengketa pemilu ke Bawaslu. Namun menurut anggota Bawaslu Endang Wihdatiningtyas, pengaduan ketiga parpol ini belum teregistrasi. Sheingga perkaranya belum dapat disidangkan sebag aimana ketentuan yang berlaku. Kita masih menunggu kesiapan administrasinya terlebih dahulu.

Nanti setelah lengkap, baru diregistrasi, jelasnya, di Jakarta, Senin (24/6). Endang belum dapat memastikan kapan sidang akan mulai digelar. Meski demikian, ia menyatakan Bawaslu sudah harus memutuskan perkara dimaksud 12 hari setelah berkas pengaduan teregistrasi. Jadi berdasarkan ketentuan, setelah teregistrasi maka keputusan sudah harus ditetapkan paling lama 12 hari. Keputusan tersebut bersifat ďŹ nal dan mengikat, ujarnya. Seperti diketahui, KPU sebelumnya

DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN KAYONG UTARA Beserta Seluruh Staf

MENGUCAPKAN

MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati

Selamat Memperingati

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013

Tertanda:

Tertanda:

ABDUL HALIM HASIN, S.Ip, M.Si Kepala

Drs. SYAHRIAL SOLIHIN Sekretaris

DINAS PENDAPATAN, PENGELOLAAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN KAYONG UTARA Beserta Seluruh Staf

MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013 Tertanda: JUNAIDI FIRAWAN, S.Sos Kepala

Drs. ABU BAKAR Sekretaris

buruh, LSM dan mahasiswa. Salah satu perwakilan massa aksi dari Gabungan serikat buruh Independen, Rudi H.B. Daman mengatakan, mereka melakukan aksi demonstrasi dengan tujuan menolak disahkan RUU Ormas. Kita menolak untuk disahkannya RUU Ormas karena ini membungkam demokrasi. Ini menjadi alat kontrol negara terhadap aktivitas masyarakat, kata Rudi di depan DPR, Jakarta, Selasa (25/6). Ia menerangkan, jika disahkan maka RUU Ormas menjamin pemerintah mempunyai alat untuk melakukan tindakan represif. RUU itu kata dia, menjadi alat untuk mengontrol ormas. Salah satu orator dalam aksi demonstrasi itu mengatakan, ormas seharusnya diberdayakan dan diberikan kebebasan dalam berserikat dan berkumpul. Kenapa ormas dikebiri. Kita mundur ke belakang. Kita sepert i kembali ke orde baru, tegas Rudi. Menurutnya, ormas dibentuk sebagai satu kesatuan untuk mencapai satu tujuan bukan untuk menghancurkan negara. Ormas berjuang untuk rakyat Indonesia, ujarnya. Karena itu ia menerangkan, dengan keras menolak RUU Ormas karena rezim kapitalis. Elemen buruh tolak RUU Ormas, ucapnya. (jpnn)

H.K. RONNY ISWANDI, S.Ip, M.Si Kepala

menetapkan lima parpol tidak memiliki caleg di sejumlah dapil. Langkah ini dilakukan karena parpol-parpol tersebut tidak memenuhi persyaratan penempatan 30 persen caleg perempuan di dapil yang dimaksud. Selain itu pencoretan juga dilakukan karena tidak dipenuhinya persyaratan bahwa dari tiga caleg di setiap dapil, harus terdapat seorang caleg perempuan. Atas keputusan KPU tersebut, kelima parpol masing-masing PKPI, Gerindra, PAN, PPP, Hanura, mengadu ke Bawaslu. Oleh Bawaslu, pengaduan kemudian ditangani lewat mekanisme pelanggaran administrasi. Bawaslu dalam keputusannya memerkuat keputusan KPU dengan menyatakan caleg-caleg dari kelima parpol di sejumlah dapil tersebut tidak memenuhi syarat. Meski demikian Bawaslu masih memberi kesempatan. Karena berdasarkan peraturan perundang-undangan Pemilu, terdapat dua mekanisme penanganan pengaduan. Yaitu lewat sistem pelanggaran administrasi dan mekanisme sengketa pemilu. Dan dalam hal ini, selain memerkuat keputusan KPU, sebelumnya Bawaslu juga telah merekomendasikan agar kelima parpol tersebut menempuh mekanisme sengketa pemilu. (jpnn)

6

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

SAMBUNGAN

Bekas Menperindag .................................................................................................dari halaman1 Boediono Tak .....................................................................dari halaman1 Bank Indonesia (BLBI). Usai diperiksa, Rini memilih menghindar dari awak media yang menunggunya selama 8 jam. Rini tiba di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB. Dia terlihat datang bersama seorang pria yang diduga merupakan kerabatnya. Tak berkomentar, dia lalu ngeloyor masuk ke lobby utama KPK. Dimintai keterangan terkait penyelidikan KPK soal SKL, kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, ketika dikonďŹ rmasi Rakyat Merdeka Online, Selasa (25/4). Sekitar delapan jam lamanya Rini Suwandi dimintai keterangan. Usai diinterogasi, Menteri kabinet era Megawati Soekarnoputri itu kelihatan menghindar dari awak media. Turun dari tangga lobby

utama KPK, dia langsung buruburu dan menabrak hadangan awak media. Seorang ajudan terlihat mendorong dan berupaya membantu Rini untuk menerobos awak media. Sambil berjalan, Rini mengaku dimintai keterangan mengenai BLBI. Namun, ketika ditanya, dia tak menjelaskan secara rinci. Wanita yang mengenakan Blazer dan rok gelap itu cuma bilang keterangannya diminta dalam kapasitasnya sebagai anggota KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan). Selanjutnya tanya KPK. Gak komen (Komentar-Red), gak ada, kata dia sekenanya sambil berjalan menuju pintu samping KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Soal berapa pertanyaan yang diajukan, dia juga tak merincikan. Banyak, terang dia, sambil

berlalu menumpang mobil BMW warna Silver (Abu-abu). Mekanisme penerbitan SKL dikeluarkan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) berdasarkan Inpres No 8 Tahun 2002 saat kepemimpinan Presiden Megawati Soekarnoputri yang mendapat masukan dari mantan Menteri Keuangan Boediono, Menko Perekonomian Dorodjatun KuntjoroJakti, dan Laksamana Sukardi. SKL tersebut berisi tentang pemberian jaminan kepastian hukum kepada debitor yang telah menyelesaikan kewajibannya atau tindakan hukum kepada debitor yang tidak menyelesaikan kewajibannya berdasarkan penyelesaian kewajiban pemegang saham, dikenal dengan inpres tentang release and discharge.

Tercatat beberapa nama konglomerat papan atas, seperti Sjamsul Nursalim, The Nin King, dan Bob Hasan, yang telah mendapatkan SKL dan sekaligus release and discharge dari pemerintah. Terkait penyelidikan SKL ini, KPK sudah meminta keterangan Laksamana Sukardi, Dorodjatun, Menteri Keuangan dan Koordinator Perekonomian periode 2000-2001 Rizal Ramli, Menteri Keuangan 1998-1999 Bambang Subiyanto, Menko Perekonomian 1999-2000 dan Kepala Bappenas 2001-2004 Kwik Kian Gie, serta mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) I Putu Gede Ary Suta. Re-editing : Mohamad iQbaL

Bangga dengan .................................................................................................................dari halaman1 Kabupaten Kayong Utara sebagai DOB paling berhasil di Indonesia. Tak heran, prestasi ini pun membuat Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH bangga bercampur senang dan bahagia. Keberhasilan yang diraih Kabupaten Kayong Utara sebagai daerah otonomi baru yang menduduki peringkat pertama di Indonesia, tidak lepas berkat usaha dan kerja keras bupati dan wakil bupati yang baru saja menyelesaikan tugasnya untuk lima tahun lalu, kata Cornelis di acara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara priode 2013-2018 pada rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Kayong Utara, Selasa (25/6). Keberhasilan yang diraih sekarang, dikatakan Gubernur Cornelis, jangan langsung merasa puas. Mantan Bupati Landak dua priode ini berharap, prestasi Kayong Utara harus dapat terus ditingkatkan. Kayong Utara sekarang ini sudah baik, kedepan harus ditingkatkan lagi kinerjanya agar daerah ini kedepan menjadi amat baik, ujarnya. Sementara tokoh nasional asal Kayong Utara, DR H Oesman Sapta Odang dimintai pendapatnya usai menghadiri acara pelantikan mengatakan, keberhasilan Kayong Utara adalah fakta. Karenanya, keberhasilan itu harus diakui dan layak untuk kita apresiasi. Seperti apa yang dikemukakan Pak Gubernur dalam pidatonya tadi, bahwa Kayong Utara sekarang ini sudah baik dan kedepan tentu harus dimaksimalkan lagi agar daerah yang kita cintai ini lebih baik

lagi dari yang sudah ada sekarang, ujar OSO. Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid mengatakan, segala upaya terus dilakukan demi mensejajarkan Kayong Utara dengan daerah lain. Dengan penilaian Kayong Utara sebagai DOB paling berhasil se Indonesia, menurut H Hildi Hamid, sangat berarti dan bisa sebagai kado terindah di usia Kayong Utara yang genap enam tahun tepat pada 26 Juni 2013 ini. Seperti diketahui, Kabupaten Kayong Utara menjadi daerah otonomi baru (DOB) paling berhasil di Indonesia. Awalnya daerah terbelakang menjelma daerah dengan pemenuhan sarana dan prasarana wilayah dianggap paling cepat di antara DOB di Indonesia. Terungkap di rapat fasilitasi pembinaan daerah otonomi baru dalam rangka peningkatan penyelenggaraan pemerintahan daerah, diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bertempat di Hotel Grand Mahkota Kota Pontianak, Kamis (20/6) lalu. Direktur Penataan Daerah Otonomi Khusus Daerah Otonomi Baru Kemendagri, Ir H Boytenjuri CES mengatakan, Kabupaten Kayong Utara saat kali pertama mekar cukup memprihatinkan, namun kini menjelma menjadi daerah yang cukup maju dan berkembang. Hebatnya, Kabupaten Ketapang yang menjadi daerah induk, juga makin pesat pembangunannya. Ini layak jadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, daerah induk dan pemekaran sama-sama lebih cepat kemajuannya, khususnya dalam peningkat kesejahteraan warganya

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN KAYONG UTARA

Beserta Seluruh Staf MENGUCAPKAN

Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kayong Utara ke-6 Pada 26 Juni 2013 Tertanda: Drs. OMA ZULFITHANSYAH, M.Si Kepala

Drs. IRFAN Plt.Sekretaris

masing-masing. Sekitar 80 persen daerah otonomi baru masih bermasalah. Utusan beberapa kabupaten maupun kota buah pemekaran di luar Kalbar, masih dalam perjalanan ke Pontianak. Jadi kita mulai dulu dengan utusan-utusan yang ada. Memang pemekaran daerah ada kasus, daerah induk dan daerah pemekarannya sama-sama lemes. Kemudian ada kasus daerah induk malah lemes, sedangkan daerah pemekarannya malah berjaya. Baiknya ya daerah induk dan daerah pemekarannya sama-sama berjaya, seperti Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, kupasnya. Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid ketika menjadi panelis utama pada acara itu menyampaikan, perkembangan pemerintahan daerah otonomi baru (DOB). Sewaktu kali pertama mekar, KKU memiliki beberapa masalah. Bahkan di ibukota kabupaten, Sukadana hanya memiliki empat rumah tokoh (ruko) saja. Masalah terbatasnya kualitas dan kuantitas aparatur. Daya dukung infrastruktur dan anggaran yang terbatas. Letak geograďŹ s terisolir dan terpencil. Layanan tingkat pendidikan dan kesehatan yang belum maksimal. Potensi sumber daya belum terkelola secara optimal, ucap H Hildi. Guna menanggulangi masalah itu, sambungnya, langkah kebijakan di bidang pemerintahan, dilaksanakan reformasi birokrasi. Kemudian restrukturisasi organisasi pemerintahan, rekruitmen pegawai, pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan. Pembangunan kecamatan baru bernama Kepulauan Karimata. Anggaran berorientasi ke belanja publik. Di bidang sosial budaya, dibikin layanan gratis 12 tahun karena KKU. Bahkan kita membiayai lulusan SMA untuk dikuliahkan dan dibiayai pemerintah daerah, sekarang angkatan pertama itu sudah pada semester akhir. Layanan kesehatan gratis bersifat universal cover. Pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja baru, tuturnya. Di bidang ekonomi, imbuhnya, membuka keterisolasian wilayah terisolir dan kepulauan. Penguatan produksi perikanan dan pertanian. Pemberdayaan peran usaha kecil mikro dan koperasi. Peningkatan pendapatan asli daerah. Dulu kita cukup senang dibilang memiliki potensi ikan tangkap nomor dua se-Indonesia setelah Bagansiapi-api Sumatera. Namun setelah kita mekar, rupanya kita belum bisa menarik retribusi dengan besar, sebab

sarana dan prasana pendukung masih belum ada. Karenanya kita bikin tiga pelabuhan sekaligus dengan dukungan APBN, satu pelabuhan perintis dan dua pelabuhan regional. Ketiganya mampu dilabuhi kapal dengan bobot 3000 gross ton (GT), berarti kemampuannya lebih kuat daripada Pelabuhan Pontianak, kupas H Hildi. Melihat potensi kabupatenkabupaten di wilayah Kalbar yang kaya hasil bumi, lanjutnya, Pemkab Kayong Utara menyiapkan sarana dan prasarana menjadi gerbang utama wilayah timur Kalbar melalui potensi laut. Saat ini sudah mulai dibangun jalan penghubung dari wilayah Kayong Utara ke jalan nasional di pedalaman Kalbar yang menghubungkan ke Provinsi Kalteng. Contohnya saja, Kabupaten Sekadau mempunyai kebun sawit yang banyak. Kalau hasil bumi itu diangkut ke Pelabuhan Pontianak yang jaraknya 300 kilometer lebih, tentu menambah beban biaya. Bandingkan jarak Sekadau dengan Kayong Utara yang hanya 100 kilometer sekian, tegasnya. Langkah kebijakan di bidang infrastruktur, terangnya, dibangun jalan dan jembatan baru seperti di Seponti, lingkar Pulau Maya dan Karimata dan yang direncanakan di Perawas. Pembangunan pelabuhan, tambatan perahu, dermaga penyeberangan di pelabuhan Satai, Sukadana, Teluk Batang dan Pelapis. Direncanakan juga dibangun bandar udara (Bandara), erminal tipe B, hingga pusat pelelangan ikan Teluk Batang. Kita juga merencanakan pendirian pembangunan perusahaan daerah air minum (PDAM), peningkatan rasio elektriďŹ kasi, seperti listrik tenaga surya, listrik masuk desa, listrik hybrid-whypgen, hingga direncanakan pembangunan pembangkit listrik tenaga gas bumi. Untuk layanan angkutan publik, dibuatlah rute pelayaran perairan, karena Kayong Utara banyak pulau dengan KM Karimata. Selanjutnya kita adakan bis sekolah maupun angkutan pedesaan, jelasnya. Demi percepatan pembangunan di perdusunan dan memperkuat lalulintas barang dan jasa di pedesaan, Bupati H Hildi Hamid juga membuat program dana ifrastruktur dasar pedesaan (Infradades). Tiap dusun ada yang Rp10 juta hingga Rp50 juta. Ini di luar dana alokasi desa dan dana lainnya. Jadi ketika dusun akan membangun jalan penghubung maupun saluran air, bisa gunakan dana itu, ucapnya. Reporter: Kamiriluddin Editor: Hamka Saptono

Dalam sejarah Indonesia, baru inilah bank sentral diobok-obok penegak hukum. Tak tanggungtanggung, penyidik menggeledah empat tempat sekaligus. Penggeledahan itu untuk memperdalam kasus korupsi pemberian Fasilitas Pemberian Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. Kasus tersebut ditengarai merugikan Negara Rp 6,7 triliun. Ada Penggeledahan di BI, kata Jurubicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, kepada wartawan, Selasa (25/6). Dilansir JPNN, di antara ruangan yang digeledah yakni, ruang Direktorat Moneter, dan Direktorat Pengawasan Perbankan. Sambung Johan, penggeledahan ini merupakan penggeledahan pertama dalam kasus aliran dana talangan Rp 6,7 trilliun tersebut. Johan menjelaskan, tim KPK sebanyak delapan orang telah berangkat ke kantor Bank Indonesia yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sejak pagi, sekitar pukul 10.30 WIB. Hingga berita ini diturunkan, Johan tidak menjelaskan secara detail penggeledahan tersebut. Termasuk barang atau dokumen apa yang dicari dan sudah didapat tim KPK. Penggeledahan tersebut juga dibenarkan oleh sumber JPNN di Bank Indonesia. Sumber mengatakan, kantor BI diobok-obok sekitar 9 jam lamanya. KPK pun datang tak hanya dengan kekuatan 8 orang, melainkan 45 orang. Diinformasikan pula, Gubernur BI, Agus Martowardojo tahu akan adanya penggeledahan ini. Akibat dari pemeriksaan kantor BI itu, mantan Gubernur Bank Indonesia, Boediono, disebut-sebut tak bisa mengelak dari keterlibatannya dalam megaskandal tersebut. Bahkan bukan hanya Boediono saja, tapi secara keseluruhan karena

ini kolektif kolegial. Termasuk juga deputi Gubernur BI dan lainnya, kata anggota Timwas Penyelesaian Kasus Century, Nudirman Munir, kepada Rakyat Merdeka Online, di gedung DPR Jakarta, Selasa (25/6). Menurutnya, penggeledahan yang dilakukan KPK diharapkan dapat mengungkap rapat rahasia yang dilakukan jajaran pejabat BI beserta Menteri Keuangan ketika itu, Sri Mulyani Indrawati, untuk membobol uang negara pada tahun 2008-2009 lalu. Ada niat jahat, ada dokumendokumen rapat yang memang misterius. Seperti yang kita dapat baru-baru ini, sangat jelas memang Menkeu dikasih data yang tidak sebenarnya, jelas Nudirman. Dia menambahkan, perkembangan proses penuntasan kasus ini mengarah kepada peran Boediono dalam pemberian dana talangan kepada Bank Century. Boediono tidak punya kewenangan untuk memerintahkan penyaluran dana bailout. Itu harus ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Sri Mulyani, tapi kenyataannya Gubernur BI yang memerintahkan pencairan Rp 6,7 triliun. Dia tidak berhak, kata Nudirman. Politisi Partai Golkar itu memastikan, Boediono yang kini menjabat wakil presiden tidak dapat menghindar lagi soal keterlibatannya dalam skandal Bank Century. Ya tidak bisa dong, tegasnya. Seperti diketahui, KPK telah menetapkan dua orang, yang bisa dimintai pertanggungjawaban hukum, dalam kasus ini. Mereka adalah mantan Deputi Bidang IV Pengelolaan Moneter dan Devisa Bank Indonesia, Budi Mulya, serta mantan Deputi Bidang V Pengawasan BI, Siti Chalimah Fadjrijah. Sementara itu, KPK mengklaim memiliki bukti baru usai memeriksa Mantan Menkeu sekaligus mantan KSSK Sri Mulyani di Amerika Serikat. Bahkan, KPK mengklaim,

Satukan Kembali paling utama, bagaimana menyatukan lagi masyarakat di daerah ini agar tidak ada perpecahan dan pengkotak-kotakan. Jika masyarakat di suatu daerah bersatu, yakinlah percepatan pembangunan akan dapat dengan mudah dilakukan, tegas Gubernur. Dikatakannya, kemenangan H Hildi Hamid dan Idrus pada 28 Maret 2013, tentu ada campur tagan Tuhan. Karena ada campur tangan Tuhan itulah, sehingga acara pelantikan pada rapat paripurna istimewa ini dapat dilaksanakan. Atau juga jika tidak sehat, tentunya tidak mungkin bisa kumpul di ruangan ini. Karenanya, sebagai mahkluk ciptaan Tuhan, kita semua sudah sepantasnya untuk bersyukur, sebab jika kita tidak mau bersyukur sesungguhnya azab Tuhan itu sangatlah pedih, tegas Cornelis. Diingatkannya, yang menjadi Presiden dan Wakil Presiden, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota bukan Tuhan, melainkan manusia yang tentu memiliki kekurangan dan kelemahan. Siapa pun manusianya dan setinggi apapun pangkat dan jabatannya, tentu sangat wajar jika sakit. Ia juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik agar dapat bekerjasama dengan baik. Dikatakannya, wakil bupati harus bisa beradaptasi dengan bupati. Jangan sampai di tengah perjalanan dalam memimpin roda pemerintahan, sudah berjalan masing-masing. Ironisnya lagi jika ada pengkudetaan di tengah jalan. Bupati dan wakil bupati, dilanjutkan Gubernur, juga harus sejalan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai undang-undang yang berlaku. Bupati dan wakil bupati setelah dilantik juga jangan hanya duduk-duduk manis dan ongkang-ongkang kaki

keterangan Direktur Bank Dunia itu dapat membongkar aktor intelektual kasus ini. Setakat ini, sejumlah kalangan menduga kuat aktor intelektual yang dimaksud mengarah kepada Boediono. Boediono, saat menjabat Gubernur BI, diduga mengetahui dan menyetujui pemberian FPJP dan mengambil kebijakan bailout (dana talangan) Rp 6,7 triliun kepada Bank Century. Anggota Timwas Penyelesaian Kasus Century lainnya, Bambang Soesatyo memberi apresiasi terhadap penggeledahan itu. Namun, pihaknya berharap agar penyidik KPK fokus pada upaya mendapatkan buku log dan rekaman CCTV di gudang kantor BI, periode November 2008 sampai Oktober 2009. Ditengarai, buku dan rekaman itu memuat catatan tentang pengeluaran dana kas untuk bailout Century. Buku log itu menyimpan catatan tentang alamat penerima dana talangan. Dana talangan dikeluarkan dari gudang BI dalam beberapa tahap. Namun, sebagaimana pengakuan manajemen Century waktu itu, tidak semua dana yang dikeluarkan dari gudang BI diterima manajemen Century, kata Bambang di gedung DPR Jakarta. Menurutnya, apabila penyidik KPK bisa mendapatkan buku log dan CCTV itu, maka KPK akan mendapat gambaran mengenai ke mana saja dana talangan Century mengalir. Karena itu, sangat penting bagi KPK mendapatkan buku log dan rekaman CCTV itu, kata Bambang. Politisi Partai Golkar itu menambahkan, pencairan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun kepada Bank Century amat janggal karena tidak dilakukan dengan pola transfer, melainkan dengan penyerahan uang tunai yang langsung diambil dari gudang BI. Re-editing : Mohamad iQbaL

.........................................................dari halaman1

saja, menyerahkan segala urusan pekerjaan dengan Sekda. Sebab Sekda itu sudah memiliki pekerjaan sendiri yang cukup sibuk dengan urusan administrasi. Bupati dan wakil bupati juga harus bertanggungjawab mengurus negara ini. Fungsi wakil bupati sangat strategis, karena jika bupati berhalangan, maka yang menggantikannya adalah wakil bupati. Dengan begitu pelaksanaan pemerintahan berjalan baik dan tidak fakum. Jadi kalau bupati berhalangan, maka yang menggantikan adalah wakil bupati, bukan Sekda, tegasnya. Meurutnya lagi, kebanyakan bupati kalau priode kedua, biasanya mudah jenuh dan malas-malasan. Untuk itu, kepada Bupati Kayong Utara yang terpilih dua priode harus tetap semangat dan jangan cederai amanah rakyat. Bupati dan wakil bupati harus melaksanakan amanah dengan sebaikbaiknya, pesannya. Gubernur Cornelis mengatakan, bahwa menjadi seorang pemimpin yang kuat dalam menjalankan tugas-tugasnya adalah hal utama. Sesuai dengan peraturan dan dapat mempertahankan kebijakan sesuai RPJMD dan grand disign nasional, selain juga harus memiliki mental yang tangguh. Siapkan mental dan komitmen yang kuat dalam membangun daerah, dan tetap bangun birokrasi yang baik. Karena dengan birokrasi yang baik akan terbentuk kepemimpinan yang baik dan berwibawa, pesannya. Khusus wakil bupati, Gubernur juga mengingatkan harus dapat memerhatikan jalannya pemerintahan dengan melakukan pengawasan yang baik dan dengan posisi saat ini. Wakil bupati juga jangan sungkan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan dalam mengemban tugas sebagai wakil. Jangan sungkan untuk belajar kepada para wakil yang lebih

senior, harap Cornelis. Dia acara itu, Gubernur sedikit menyentil anggota DPRD. Anggota dewan juga harus tertib, karena sudah diatur oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebab yang membuat aturan itu adalah saudara (DPRD) dan bukan saya, celetuknya. Gubernur juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara priode 2008-2013, H Hildi Hamid dan Ir H Muhammad Said yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik. Dibuktikan kabupaten ini berhasil menempati urutan pertama se Indonesia sebagai daerah otonomi baru (DOB). Mengenai APBD, Gubernur juga berpesan agar hendaklah digunakan untuk kepentingan masyarakat secara luas. Jangan hanya APBD dibelanjakan untuk hal-hal yang tidak penting. Misalnya, urusan pilihan jangan sampai lebih banyak dibandingkan dengan urusan wajib, pesan Gubernur Kalbar dua priode ini. Rapat Paripurna DPRD dipimpin langsung Ketua DPRD Kayong Utara, H Ibrahim Dahlan didampingi Wakil Ketuanya Namrun Leru SPd dan M Sukardi SE MM. Acara pelantikan berjalan cukup aman dan lancar. Hadir menyaksikan Ketua Tim Penggerak PKK Kalbar Ny Frederika Cornelis SPd, seluruh pejabat SKPD tingkat provinsi dan kabupaten, termasuk Kasdam XII Tanjungpura, Danrem 121 /ABW, Dandim 1203/Ketapang serta Polda Kalbar hadir menyaksikan acara pelantikan. Sekretaris DPRD Kabupaten Kayong Utara, Jumanti SSos MM menyampaikan ucapan terimakasih kepada berbagai pihak atas terlaksananya kegiataan pengambilan sumpah/janji dan pelantikan ini dengan lancar dan tertib. Reporter: Kamiriluddin Editor: Hamka Saptono

SAMBUNGAN Benchmarking Petahana .................................................................................dari halaman1 KPU: Belum Bertempat di Gedung Sekolah SMP Negeri 1 Kabupaten Kubu Raya (19 JULI 2012) Dinas Pendidikan KKR menyerahkan Bosda secara simbolis kepada Siswa SD, SMP, SMA yang baru duduk di kelas satu. Hadir Bupati Kubu Raya, Kepala Dinas Pendidikan KKR dan jajarannya. Bupati KKR Muda Mahendrawan mengatakan bahwa Bosda ini bisa dianggarkan tidak lepas dari peran semua SKPD yang mau mengalah dengan Dinas Pendidikan, artinya dari anggaran anggaran belanja pemerintah itu, banyak kita sisihkan sehingga dapatlah angka yang tadinya hanya Rp 6 miliar, kemudian naik menjadi Rp 9 Milyar dan kemudian naik lagi menjadi Rp 11 M. Itu semua adalah pengalihan dari anggaran-anggaran belanja pemerintah di ber bagai SKPD tutur Muda. Lebih lanjut Muda mengatakan bahwa angka Rp 11 Milyar itu belum cukup, meskipun kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Hampir separuh lebih dari anggaran ini digunakan untuk membeli seragam dan sisanya untuk kegiatan ke giatan lain, seperti olah raga atau kegiatan lain. Kita berharap ke depan akan bisa menambah lagi anggaran untuk bisa memperkuat selain dari pusat menambah dan dari kita juga supaya nantinya bisa menyentuh sekolah sekolah swasta juga, ujar Muda. Frans Randus, kepala dinas Pendidikan KKR saat diwawancarai di tempat yang sama juga mengatakan bahwa Bosda Rp 11 Miliar itu bukan hanya untuk baju seragam saja tetapi ada komponen komponen lain di dalamnya, termasuk teknologi informasi komunikasi dan buku. Jumlah keseluruhan se Kubu Raya untuk siswa baru yang menerima seragam pada tahun 2012 sebanyak SD 10.822 orang dan SMP 5.070, serta SMA/SMK 2060 jelas Frans. 3. Hubungan Baik dengan Konstituen Berlanjut Saat penulis tanya dengan salah seorang nelayan Tionghoa di Pasar Kakap, Pak tua sulah (agak gundul) yang masih ganteng, gagah dan agak hitam itu bercerita panjang lebar dengan bahasa Indonesia pelat dengan logat China yang tak perlu saya terjemahkan lagi: pak bupati itu olang baek eee …. latang, law lau (jalan-jalan) sini, tak hanya acara besak …. potong lancau (sunat) pun lia latang, haa! Mana olang tak suka …… nyi liat itu vekong sana hooo…… itu vekong manyak pak bupati bantu eeeee …… lia banyak bantuuuuu. Olang Chin sini suke sama lia …. . Demikian juga dengan penjual kerupuk singkong dan jagung di Rasau Jaya sana, seorang ibu Jawa usia paroh baya, dengan tegas menjawab pertanyaan penulis …. pancetan sing lawas ae pak …. keto e masih apik, sing anyar-anyar aku mboten ngertos ….(tetap yang lama saja pak, kelihatannya masih bagus, karena yang baru-

baru saya belum tahu). Ibu itu juga menambahkan bahwa petahana sering datang kemari dan menyambangi warga dengan berbagai paket bantuan, tidak hanya sewaktu hendak mencalonkan diri sebagai bupati untuk periode kedua ini. Hubungan baik itu terus berlanjut hingga sekarang. Ibu ini justru memberi contoh di kampung seberang: Desa Sungai Pinang. Sekarang ini, kata si ibu ini masyarakat di daerah Sungai Pinang, menebas rumput sudah tidak lagi pakai seleng (parang) karena sudah dibantu Bupati dengan traktor tangan dalam rangka beras kubu raya . Hal yang sama juga diungkap oleh pemuda dari Desa Sungai Itik di Kecamatan Kakap. Ketika berkunjung ke Kantor Kecamatan Kubu dalam rangka mencari lokasi Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bagi mahasiswa FISIP 2013, saya sempatkan naik speed air berbahan baku gas 3 kg. Saat saya puji kehebatan Bapak pembawa speed ini karena telah mampu mengubah bensin ke gas, si Bapak ini justru memuji bupatinya: …. yang hebat pak, bukan saya pak …. tapi pak bupati pak …. Demikian cakapnya pada penulis. Mengapa dia hebat? Tanya saya ingin lebih banyak tahu …. karena pak bupati yang nyuruh orang sinek bikin perahu model ini pak. Kalau tak disuruh pak bupati pak, manelah kamek bise biayai biayenye pak …. . Meskipun kalimatnya hancur, pernyataan si Bapak pembawa speed berbahan bakar gas ini sudah dapat difahami, bahwa ada kenangan manis yang selalu diingatnya dari sosok petahana sehingga penulis tidak mampu membawa pembicaraan ke arah negatif. Balon lain harus bisa masuk ke relung warga dengan membawa dan menyuguhkan program, tantangan dan harapan yang lebih hebat dari apa yang telah disuguhkan oleh petahana. Saat penulis pancing dengan …… kan dulunya Pak Bupati kita itu adalah notaris yang kerjenye ngemaskan tanah di KKR. Apa Bapak tahu dengan itu? Si Bapak justru marah sama saya dengan menyatakan ….. dulu laen ngan sekarang pak, Bapak hati-hati kalau ngomong, kenak pangkong ngan pengayoh nanti ….. . Saya langsung minta maaf dan mengatakan Bupati Bapak memang bukan bupati biasa, ini beritanya! sambil menyodorkan satu majalah yang memuat berita itu dan menjadikan si pembawa speed menjadi tidak marah lagi pada saya. LOMPATAN KUDA HITAM KE ATAS KUDA PUTIH PADA PILBUB KKR 2013 Tujuan menurunkan artikel ini tidak lain adalah untuk menyamakan persepsi dengan rakyat di KKR atau paling tidak pembaca harian ini bahwa pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang tidak mementingkan kelompok primordial (Klitgaard and Light, 2005). Ahli lain memberikan ciri

pemimpin hebat adalah pemimpin yang memperjuangklan kepentingan rakyat melalui upaya nyata mempercepat pencapaian kesejahteraan (Kouzes & Posner, 2007). Beranjak dari definisi di atas dan uraian dalam artikel ini yang penulis tuturkan dangan penggabungan antara perspektif emic (dari informan) yang terhimpun dalam beberapa kunjungan pribadi ke Kecamatan Kubu, Rasau dan Kakap dengan perspektif etic (dasar keilmuan), maka saya harus menarik satu kesimpulan. Dasar kesimpulan saya adalah beberapa cerita pendek dalam naskah di atas, terdapat beberapa statemen dari masyarakat KKR yang saya kutif seperti aslinya, seperti bahasa Tionghoa Pelat, Jawa Medhog dan Melayu Totok yang bicara tentang kehebatan petahana digabung dengan penglihatan saya sebagai seorang peneliti. Yang jelas, siapapun pemenang Pilbup KKR 2013, sudah pasti adalah personal terbaik yang dimiliki rakyat KKR. Kekuatan petahana yang menggunakan jalur independent menjadi kekuatan tersendiri bila harus disandingkan dengan balon lain dari jalur parpol. Di tengah hiruk-pikuk, gegap-gempita, dan suara-membahana dari media, KPK, mahasiswa dan masyarakat pemerhati transparency dalam penyelenggaraan Negara, semua menuntut penuntasan berbagai kasus korupsi yang melibatkan banyak parpol dan terekpos menjelang pemilu, pileg dan pilkada, akan sedikit banyak mempengaruhi elektibilitas balon dari partai politik. Sementara dari sisi petahana, isu-isu di atas hanya berkembang pada masyarakat menengah ke atas yang proporsi pemilihnya tidak lebih dari 26% dan diperkirakan sebanyak 50% dari mereka, sebagaimana saya ramalkan pada Pilwako Pontianak 2013 akan abstain. Sisanya adalah pemilih dari keluarga menengah ke bawah sebesar 73% yang tinggal di perdesaan dan diperkirakan mereka yang memilih golput tidak lebih dari 30%. Fenomena ini pernah ditunjukkan oleh masyarakat Kalbar saat mencoblos Petahana pada Pilgub 2012 yang lalu dimana rakyat secara aktif berupaya memenangkan calon mereka. Kali ini, saya prediksi, fenomena petahana pada Pilgub 2012 juga akan terjadi pada Pilbup KKR 2013 untuk pemenangan petahana di beberapa daerah basis massa petahana. Kalbar adalah bag ian dari Indonesia sehingga parpol akan sulit lepas dari pengaruh itu. Kebijakan BBM, yang notabene dimotori oleh parpol penguasa, akan sedikit banyak memberi peng aruh pada elektabilitas balon parpol di akar rumput. Semog a saja proposisi yang saya bangun ini salah adanya sehingga (1) pertandingan mem-

perebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati KKR 2013 berjalan atas dasar kekuatan program dari masing-masing balon; dan (2) balon usungan parpol tidak mendapatkan peng aruh dari panggung politik nasional. Selama penelusuran saya dalam rangka tulisan ini, secara tidak sengaja, saya tidak menemukan warga yang berbicara sebaliknya, kecuali komentar warga tentang ketidak-mampuan petahana dalam menyiapkan lahan bagi pembangunan kampus IPDN di Sungai Ambawang, yang akhirnya dipindah ke Kabupaten Pontianak. Terhadap kasus ini, saya no comment! Komentar miring kedua adalah adanya ikatan emosional antara balon tertentu dengan massa di wilayah khusus, yakni dari warga trans se KKR. Tapi, dengan statement dari penjual kerupuk singkong di jalur sutera Rasau Jaya tadi, saya kurang yakin kalau mereka tidak sayang kepada petahana. Dan kalaupun ada pengaruh itu, jumlahnya tidak sampai 5% dari jumlah pemilih transmigran di Kecamatan Rasau Jaya, Kubu, Terentang, Batu Ampar, dan Teluk Pakedai. Adanya keberhasilan petahana dalam mengurangi penduduk miskin di beberapa daerah kantong kemiskinan hingga ke level 7,14% akan membantah isu primordialisme yang sempat beredar di KKR. Tahun 2008, angka kemiskinan KKR sewaktu baru pisah dari Kabupaten Pontianak menembus angka 53.868 jiwa. Setelah lima tahun berbenah, angka penduduk miskin KKR tahun 2012 adalah lebih rendah dari angka Nasional (13,33%) dan juga lebih rendah dari angka Provinsi Kalimantan Barat (9,1%). Meski menempati peringkat ke 6 dari 14 Kabupaten/Kota SeKalimantan Barat, tetapi angka ini sudah menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan karena menyisakan sebanyak 35.858 jiwa. Dalam dua tahun terakhir, berbagai program pemberdayaan ekonomi rakyat dan program keluarga harapan (PKH) yang lebih diarahkan pada kantong-kantong kemiskinan di KKR ini, diperkirakan mampu memperbaiki kondisi tahun 2012 itu, sehingga kini menyisakan sebanyak 27.180 jiwa. Dari beberapa cerita tentang kekuatan petahana, tampaknya posisinya masih cukup kuat. Oleh karena itu, artikel yang pernah saya tulis di media ini pada tanggal 10/03/2013 dibawah judul September Mendatang, Akankah Petahana Bertahan? masih tetap saya pertahankan akurasinya dan pemilihan Bupati/Wakil Bupati KKR untuk periode 2013-2018 akan selesai di satu kali putaran saja, sebagaimana jejak petahana sukses pada Pilgub 2012 setahun lalu! (tamat,red) * Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Tanjungpura

Lima Bakal ...................................................................................................................................dari halaman1 Sabli Awaludin-Mui Huat serta bakal calon bupati dan wakil bupati Kubu Raya David Marsyansyah-Hasbullah. Ditemui di ruang medik sentral, Gusti Hersan Aslirosa SE MH mengungkapkan, keharusan untuk menjalani tes kesehatan ini bukanlah hal yang sulit baginya. Bahkan menurutnya seorang calon pemimpin wajib memiliki kesehatan yang baik. Tentu dalam pemeriksaan kesehatan ini, saya sudah berpengalaman dulu. Saya berpikir memang sesuatu yang baik, yang positif dalam menegakan suatu peraturan terhadap kepemimpinan. Nggak boleh pemimpin itu nggak sehat, nggak boleh pemimpin itu sakit. Jadi dengan dasar pemeriksaan inilah kita bisa mengetahui tentang kesehatan kita. Saya harus patuh pada aturan, jika t idak sehat ya t idak bisa jadi pemimpin, tidak akan maju. Itu pandangan saya, kata Gusti Hersan.

233.922 RTS

Gusti Hersan yakin dapat melalui tahapan pemeriksaan dengan baik. Dirinya optimis bisa lolos pada tahap tersebut. Karena itu menjadi sebuah yang sangat penting bagi seorang pemimpin, yaitu harus sehat. Baik itu jasmani dan rohani. Maka dengan pemeriksaan hari ini, saya berpikir semuanya harus saya lalui dengan baik. Saya berharap saya sehat, saya kuat, ungkap mantan Ketua DPRD Kota Pontianak ini. Dikatakannya, tidak ada t ips khusus yang dilakukan sebelum pemeriksaan kesehatan. Hanya butuh istirahat tidur selama delapan jam sebelum tes. Sebelum menjalani cek kesehatan ini, saya tidak punya trik khusus. Hanya tadi malam saya itu tidur delapan jam. Biasanya sangat jarang saya tidur delapan jam setiap harinya. Karena pengaruh banyak tamu, banyak teman-teman ada yang didiskusikan. Menerima

tamu sampai larut malam. Pada proses ini saya hanya menerapkan tidur selama delapan jam dan berpuasa. Mudah-mudahan hasil ini tidak mengecewakan saya dan saya tulus maju sebagai calon walikota, paparnya. Dia berharap tenaga medis dan KPU bekerja deng an objektif dalam memberikan hasil pemeriksaan kepada semua bakal pasangan calon. Kepada tim medis yang melakukan pemeriksaan, harus taat pada sumpahnya. Mereka bekerja di bawah sumpah dalam menjalankan tugas, maka dia harus berpijak pada objektivitas. Katakan hal yang benar dan yang salah. Katakan orang itu sakit, ya sakit dan katakan orang itu sehat kalau sehat. Karena saya yakin dan percaya rekayasa itu akan terungkap kembali. Saya percaya juga kepada KPU Kota Pontianak, mereka adalah orang yang profesional dibidangnya,

ungkap mantan Ketua Harian DPD Golkar Kalbar ini. Sementara bakal calon walikota, Sayrif Ismail optimis, hasil pemeriksaan kesehatan itu sepert i yang diharapkan. Harapan saya sehat sehingga bisa mengikuti Pilkada ini dengan baik. Semua tim medis melakukan pemeriksaan deng an baik dan teliti, ungkapnya. Sedangkan untuk hari ini yang akan menjalani tes kesehatan di rumah sakit dr Soedarso Pontianak, yakni bakal pasangan calon Sutarmidji-Edi Kamtono (bakal calon walikota-wakil walikota Pontianak), Agus Salim-Moh Gozali (bakal calon bupati-wakil bupati Pontianak), Muda Mahendrawan-Suharjo (bakal calon bupati-wakil bupati Kubu Raya) dan Abang IzarKironoto (bakal calon bupati-wakil bupati Sanggau). Reporter: Andreas Editor: Hamka Saptono

..............................................................................................................................dari halaman1

penerima BLSM terlebih dahulu diberitakan melalui kelurahan masing-masing, katanya. Pembagian BLSM dijadwalkan dalam dua tahap. Untuk tahap pertama, dibayar Rp300 ribu untuk dua bulan pencairan. Sedangkan tahap kedua direncanakan dibayar pada September 2013. Kepala Area Ritek dan Properti PT Pos Indonesia, Drs H Akhmad Fauzi mengatakan, dalam mekanisme penyaluran BLSM ini, setiap RTS harus membawa Kartu Perlindungan Sosial (KPS). Itulah bukti yang bersangkutan dapat menerima BLSM, didukung dengan identitas diri, bisa KTP, SIM atau buku nikah, kata Akhmad Fauzi.

Pada prinsipnya, kata Akhmad Fauzi, PT Pos Indonesia ingin mempermudah, sepanjang untuk diyakini bahwa penerima ini berhak mendapatkan BLSM. Tidak hanya itu, lanjutnya, PT Pos Indonesia juga telah melakukan pengaturan sedemikian rupa, membagi setiap RW dalam satu kelurahan. Ini kita lakukan untuk mencegah antrian, kata Akhmad. Ditambahkannya, 95 persen distribusi KPS sudah dilakukan dan dapat dilakukan pembayaran di kantor Pos induk di masing-masing provinsi. Data secara keseluruhan RTS penerima dana BLSM di Kalbar sebanyak 233.922 RTS. Dengan rincian Kota Pontianak

sebanyak 15.271 RTS, kemudian Kabupaten Pontianak sebanyak 12.101 RTS, Kubu Raya 26.248 RTS, Kabupaten Landak sebanyak 28.473 RTS, Sanggau 11.254 RTS, Sekadau 9.192 RTS, Sintang 25.149 RTS, Kapuas Hulu 14.256 RTS, Melawi 12.374 RTS, Sambas 27.563 RTS, Bengkayang 9.985 RTS, Kota Singkawang 7.845 RTS, Kabupaten Ketapang 26.977 RTS dan Kabupaten Kayong Utara sebanyak 7.234 RTS. Selain itu, bagian distributor PT Pos cabang Pontianak Evi Noviana menambahkan. Pembagian BLSM di Kota Pontianak untuk pertama dilakukan pada daerah Siantan Tengah.

Hari ini yang dibagikan uangnya untuk kelurahan Siantan Tengah. RW 1 sampai RW 11 itu ada sekitar 423 warga yang berhak menerima. Yang sudah dibayarkan sampai saat ini 350 warga. Untuk Siantan tengah ini pertama dibagikan, karena hari minggu kemarin itu pembagian Kartu Perlindungan Sosial (KPS) sudah rampung. Untuk pengambilan BLSM ini, waktunya kita mulai dari pukul 08.00 Wib sampai pukul 15.00 Wib atau jam 3 sore. Jadi mereka yang sudah dapat kartu KPS ini yang pertama menerima dana BLSM, kata Evi Noviana. Andreas

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

7

..........................................................................dari halaman1

Tenggat waktu yang diberikan KPU kepada masyarakat untuk memberi tanggapan terkait persyaratan calon Caleg sampai dengan 27 Juni ini. Kepada para DCS masing-masing Parpol yang sudah mendaftar, kita imbaukan masyarakat agar memberikan tanggapannya. Sampai saat ini belum ada masyarakat yang memberi tanggapannya (komplain) kepada kita. Ini kesempatan sampai tanggal 27 nanti, kata Umi Rifdawati, Ketua KPU Kalbar usai melantik komisioner KPU kabupaten/kota di Orchardz Hotel Jalan Perdana, kemarin. Tanggapan masyarakat tersebut, kata Umi dapat disampaikan kepada KPU bisa melalui via email KPU Kalbar ataupun surat. Keberatan itu juga harus disertai dengan identitatas jelas dan lengkap. Terkait seluruh tanggapan itu akan kami serahkan ke partai politik dan identitas dari pelapor tidak kami sampaikan,

hanya terkait materi keberatannya saja yang kami sampaikan kepada partai politik, jelas Umi. Umi berharap masyarakat bisa ambil bagian dalam membantu KPU memproses validasi data para Caleg ini. Dalam hal ini kita memberi kesempatan kepada masyarakat, partisipasi masyarakat untuk menilai terkait kredibilitas, kapabilitas calon legislatif dan informasi yang bisa disampaikan ke KPU. Termasuk kalau misalnya ada hal-hal yang terkait persyaratan. Ini bukan hanya untuk calon di provinsi tapi termasuk juga untuk kabupaten/kota se-kalbar, tegas Umi. Adapum mekanismenya, lanjut Umi, KPU akan melimpahkan tanggapan masyarakat tersebut kepada Parpol dan dari Parpol menyeampaikannya kepada calon yang bersangkutan. Nantinya calon yang bersangkutan menjawab tanggapan yang

disampaikan oleh masyarakat itu. Nah hasil tanggapan itu nanti baru Parpol menyerahkan ke KPU lagi. Nanti kan terkait persyaratan misalnya terkait hukum, pendidikan nah itu kalau memang tidak memenuhi syarat maka calon yang bersangkutan akan dinyatakan tidak memenuhi syarat tidak bisa masuk kedalam Daftar Calon Tetap (DCT). Terkait masalah ini Parpol boleh mengajukan calon pengganti bagi yang tidak memenuhi syarat administrasi, papar Umi. Jika tidak ada satu pun masyarakat yang menanggapi bakal calon legislatif ini, maka Caleg dinyatakan sebagai DCT. Ya kalau memang tidak ada satu pun tanggapan dari masyarakat, maka kita tetapkan Caleg tersebut sebagai DCT, jelas Umi. Reporter: Andreas Editor: Hamka Saptono

Pamen Makelar................................................................dari halaman1 tas hitam dia bawa. Saat dibuka, tampak bundelan uang dua bagian diikat benang, kemasan 100-ribuan dikemas 10 kemasan masing-masing ikatan, sehingga ada dua ikatan. Ditanya untuk apa, masih mencurigakan, akhirnya ES dan JAP dibawa ke Bareskrim lantai 4 untuk lakukan pendalaman, interogasi, pemeriksaan, atas membawa uang Rp200 juta, terang Ronny. Untuk sementar ini sambung Ronny, uang yang dibawa ES, disimpan penyidik Dirtipikor. Uang itu belum diserahkan pada siapapun juga. Artinya, kalau Wadirtipikor membantah ada penangkapan, dalam kategori hukum acara pidana, penangkapan kalau ada bukti permulaan yang cukup. Dirtipikor berjanji tajamkan penyelidikannya dalam temuan uang Rp200 juta ini. Bila ada hasil perkembangan penyelidikan yang berikan bukti bahwa ada tindakan pidana, akan kami sampaikan, janji Ronny. Rusak Citra Polisi Penangkapan Perwira Polri ini jelas tambah merusak citra polisi di mata masyarakat. Tentu saja itu sangat mengejutkan. Kami melihat, jika ada polisi bermain-main dengan jabatan, ini salah satu masalah yang cukup besar di tubuh Polri. Ini tentang SDM, di mana berkaitan dengan perekrutan, mutasi dan penempatan jabatan yang belum adil, ujar Hamidah Abdurrah-

man, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menanggapi penangkapan dua Pamen yang menjadi makelar kasus, Selasa (25/6). Hamidah meminta agar kasus ini tidak ditutupi. Perwira yang terbukti bersalah itu mendapat sanksi, bukan hanya disiplin tapi proses hukum. Apalagi selama ini, Kompolnas melihat banyak kesalahan pejabat atau anggota Polri yang tidak disusul sanksi tegas. Akibatnya, tidak ada efek jera. Komponas berharap sanksi diberikan dengan tegas. Bahkan, kalau memenuhi unsur diproses hukum agar yang lain tidak melakukan permainan serupa. Soal atasan kedua oknum ini, Hamidah tegaskan, perlu diperiksa dan bila perlu dicopot dari jabatan. Tentu ini melibatkan banyak orang di atas. Ini harus dibuka dan diungkap. Bagus sekali momennya jelang HUT Bhayangkara. Polri harus berkomitmen agar polisi disayang masyarakat, tegasnya. KPK Berikan Apresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi penangkapan dua perwira Polri yang bertugas di Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Tengah oleh Tim Khusus Bareskrim Polri. Saya kira Polri harus diberi apresiasi dengan langkah menangkap dua Pamen, ujar Jurubicara KPK Johan Budi kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (25/6).

Apakah KPK akan mengambil alih kasus tersebut, Johan memastikan KPK tidak ada rencana seperti itu dari komisi. Kalau diminta bantuan ya siap saja KPK, tegasnya. Pamen Makelar Jabatan Dilepas Penyidik Bareskrim Mabes Polri melepaskan AKBP ES dari Polda Jawa Tengah dan Kompol JAP dari Polda Metro Jaya. Mereka bukan saksi, atau juga bukan tersangka, dipulangkan, ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Ronny F Sompie di kantornya, Selasa (25/6). Dia mengatakan penyelidikan terhadap keduanya tetap berjalan. Namun pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsinya selesai dilakukan. Kemarin dua perwira menengah yang disebut-sebut jadi makelar jabatan itu diperiksa Dirtipikor Bareskrim Polri. Sekarang sedang di dalami Ditpropam Polri. Mungkin saja masih di dalami pengawasan internal Propam Polri, tutur Ronny. Ronny menyatakan terkait kasus ini pihaknya tak mengejar pengakuan, tapi mengejar keterangan saksi. Sesuai KUHAP, keterangan saksi bernilai untuk menunjukkan adanya niat jahat atau tidak. Belum masuk sidik, baru lidik atas dasar temuan uang yang dibawa ES itu, jelasnya. Editor: Hamka Saptono

Jangan Untuk .....................................................................dari halaman1 itu tidak digunakan untuk membeli rokok. Jangan untuk beli rokok. Lebih baik uang yang diterima untuk hal penting lainnya seperti untuk membeli susu untuk anak, katanya saat meninjau penyaluran BLSM di Kantor Pos Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (25/6). Dalam kesempatan itu, Hatta menjelaskan, manfaat kartu BLSM dan berdialog dengan beberapa warga soal program kompensasi kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Dengan kartu ini, Bapak dan Ibu bisa memperoleh BLSM dan beras miskin. Kalau punya anak yang sekolah, dengan kartu ini juga bisa mendapatkan beasiswa siswa miskin, katanya. Dia menambahkan, Ada tambahan raskin yang bisa Bapak dan Ibu beli. Untuk BLSM, pemerintah akan memberikan Rp150.000 selama empat bulan yang penyalurannya dua kali, masing-masing Rp 300 ribu . Pada kesempatan itu, dilansir Rakyat Merdeka Online, Hatta

menerima keluhan dari seorang warga Kelurahan Makassar, Sri Mariana. Wanita paruh baya tersebut mengeluh, namanya hilang dari daftar penerima bantuan. Besan Presiden SBY itu pun menjawab sambil tersenyum, Yang penting Ibu sudah terima kartunya. Ada 15,5 juta warga miskin yang menerima bantuan, jadi harap dimaklumi kalau ada kesalahan. Namun, itu skalanya kecil . Re-editing : Mohamad iQbaL

Menunggu Sang ............................................................dari halaman1 melawan segala bentuk ketidakadilan yang terjadi. Mereka berpendapat hanya satria piningit, ratu adil, imam mahdi, atau apalah namanya, yang mampu mewujudkan sebuah tatanan bangsa yang adil dan sejahtera. Tak pelak, sosok inipun selalu ditunggu kedatangannya. Tapi entah kapan. Keyakinan akan datangnya sosok penyelamat ini juga akrab dalam tiga agama besar, Islam, Kristen dan Yahudi, meski berbeda aktor maupun waktunya. Argumentasi yang dilontarkan untuk menjustifikasi keyakinan ini biasanya mengacu pada kondisi sosio-historis hadirnya para nabi dan rasul yang diutus Tuhan ketika parahnya kezaliman dan ketidakadilan yang terjadi. Tak jarang pula, teks-teks keagamaan atau ramalan-ramalan dijadikan penguat keyakinan tersebut. Untuk yang terakhir ini, kita mengenal Joyoboyo dari Kediri yang meramalkan akan datangnya satria piningit yang akan memimpin Nusantara ini menjadi bangsa yang makmur dan sejahtera. Sososk satria piningit digambarkan sebagai pemimpin yang sengaja disimpan Tuhan, yang baru akan dikeluarkan pada waktunya. Ibarat dokter atau perawat yang hanya diperlukan jika ada orang yang sakit. Ketidakmampuan negara untuk menyejahterakan rakyat semakin menguatkan paham mesianisme. Pejabat lebih sibuk mengurusi kepentingan diri dan

golongannya ketimbang perut masyarakat. Senang mendengar apa yang ingin diketahui dari pada apa yang harus diketahui. Rakyat baru kembali didekati ketika ajang pemilihan. Para calon akan berlagak dan berjanji menjadikan masyarakat makmur, adil dan sejahtera. Tapi masyarakat lagi-lagi kecewa lantaran satria piningit seperti yang diramalkan Joyoboyo itu tak kunjung terbukti. Janji tinggal janji. Pemilu hanya menjadi festival lima tahunan untuk mencari pejabat baru, bukan pemimpin baru. Untuk sementara, saya lebih senang menggunakan kata pejabat ketimbang pemimpin . Karena sebutan pemimpin terlalu mulia untuk disematkan pada Bupati atau Gubernur korup. Rentetan kekecewaan membuat buaian akan datangnya Sang Mesiah lambat-laun mulai ditinggalkan. Rasionalitas kian dikedepankan dalam hal pengelolaan pemerintahan. Semangat dan upaya-upaya terus dilakukan ketimbang pasif menunggu datangnya sang penyelamat. Tunas-tunas bangsa mulai mekar. Orang-orang yang memiliki integritas dan kapabilitas tinggi bermunculan. Yang lebih memilih menyalakan pelita ketimbang mengutuk gelap. Saya sendiri optimis, tak akan selamanya kondisi bangsa ini carut-marut seperti penilaian sebagian orang. Akan ada bangsa berpenduduk 200 juta jiwa ini

bangkit menjadi bangsa besar yang disegani. Tentu saja itu harus dimulai dari bagaimana rakyat memilih pemimpinnya. Karena pemimpin adalah cerminan rakyatnya. Masyarakat yang baik tentu akan memilih yang baik pula. Tren positif itu dapat dilihat dari survei yang dirilis Lingkaran Survei Indonesia (LSI) beberapa waktu lalu yang menempatkan orang-orang relatif berkualitas, baik kompetensi maupun integritas dalam urutan teratas. Para pemimpin Parpol sudah tak lagi dominan, bahkan ada yang tak masuk dalam urutan 18 besar. Entah karena parpol kekurangan figur atau kejenuhan rakyat dengan elit parpol. Konstelasi politikpun kian ramai menyusul kesediaan Raja Dangdut, Rhoma Irama menyatakan siap maju dalam bursa Capres 2014. Niat tersebut mendapat respon yang cukup baik terutama dari para penggemar. Meski memiliki tingkat popularitas, namun tak sedikit yang meragukan kemampuan Rhoma dengan alasan, popularitas semata tidaklah cukup untuk memenangkan Pemilu, terlebih memimpin bangsa sebesar Indonesia. Bahkan niatan Rhoma tersebut, sering menjadi bahan cibiran atau ejekan di dunia maya, baik facebook, twitter ataupun pesan singkat via Blackberry Massenger. Alih-alih menunggu satria piningit, justeru yang datang adalah satria bergitar. (Kiram Akbar)

Football

RABU, 26 JUNI 2013

BRASIL

SEMIFINAL

VS

Resmi Tukangi Madrid

Mourinho yang berlabuh ke Chelsea. Ancelotti memang menjadi kandidat utama, meski bukan satusatunya, untuk menempati kursi kepelatihan Madrid yang lowong. Namun mendapatkan Ancelotti bukanlah perkara mudah, bahkan bagi klub sekaliber El Real. (*)

Setelah sekian lama belum ada kepastian, akhirnya Real Madrid secara resmi mengonfirmasi pengangkatan Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru mereka. Ancelotti akan menggantikan J o s e

Kamis, 27 Jun 2013

URUGUAY

LIVE, 02.00 WIB

LAGA BERAT SELECAO

SETELAH sukses menekuk Italia di babak penyisihan grup, kini Brasil harus berkonsentrasi untuk semi final Piala Konfederasi menghadapi Uruguay. Pertandingan antara Brazil vs Uruguay akan berlangsung pada 27 Juni 2013. Di laga terakhir, skuat asuhan Luiz Felipa Scolari sukses menghentikan perlawanan sengit Italia dengan skor 4-2 untuk memastikan diri lolos ke semi-final Piala Konfederasi dengan status juara

grup. Saya pikir Brasil memiliki kepercayaan diri lebih sekarang, mereka telah memenangkan hati para fans. Kami dapat melihat di mana kami melakukan kesalahan ketika menghadapi tim besar seperti Italia, di mana kami harus membenahinya, ujar Scolari. Dengan Luiz Felipe Scolari, Brasil tampaknya telah kembali ke performa yang terbaik, setelah sebelumnya sempat dicemooh tidak efektif yang

tidak memiliki identitas di bawah Mano Menezes. Dalam penyisihan grup mengisyaratkan Brasil telah berbeda. Tiga pertandingan Brasil, tiga kali menang, dan selisih gol +7 apalagi yang perlu diragukan lagi? Selain terus berlari secara meyakinkan Di sisi lain, Uruguay akhirnya merebut tiket semifinal Piala Konfederasi 2013 setelah menggulung tim lemah Tahiti dengan skor telak 8-0. Andres Scotti dipastikan absen karena

terkena kartu merah saat Uruguay melawan Tahiti. Uruguay bukanlah tim yang akan mudah dikalahkan oleh Brasil. Uruguay menjuarai Copa America 2011 untuk sebagai syarat untuk dapat mengikuti turnamen ini. Uruguay memang belum tampil meyakinkan dalam ajang ini. Dengan Diego Forlan kembali bergabung, Óscar Tabarez bisa kembali menggunakan formasi destruktif yang mereka tampilkan seperti saat

Cedera, Pulang Lebih Awal

Mario Balotelli

Pe ny e r a n g m u d a Italia, Mario Balotelli, terpaksa lebih awal angkat koper dari gelaran Piala Konfederasi 2013. Super Mario dipulangkan ke Milan lantaran mengalami cidera. Dr Castellacci, yang menangani cidera Balotelli, menyatakan cidera yang dialaminya lumayan parah dan tidak ada tanda-tanda bakal membaik sebelum Piala Konfederasi usai digelar. Balotelli p u n dipulangkan agar bisa memperkuat klubnya, AC Milan, saat musim kompetisi dimulai. Pagi ini saya memeriksa Balotelli. Kondisi fisiknya tidak baik. Dan ia tidak fit untuk partai final Minggu. Guna mencegah resiko lain, kami memutuskan untuk memulangkannya ke Milan, beber tim dokter kepada Gazzetta dello Sport. Harus pulang dan berdiam diri di rumah sementara rekan-rekannya akan bahu-membahu lawan Spanyol di semifinal, Kamis (27/6/13) membuat Balotelli gerah. Saya merasa sebagai seorang pecundang. Saya ingin tetap disini (Piala Konfederasi), tetapi kami (Milan) harus bertanding di babak kualifikasi Liga Champions dan juga saya membutuhkan perawatan. Bagaimanpun juga, rekan setim saya pasti bisa melakukan yang terbaik tanpa saya di dalamnya, ujar pemain 22 tahun ini saat perjalananya menuju bandara Fortaleza. Dari tiga laga yang telah dijalani Italia di fase grup, Super Mario sudah mencetak dua gol, masing-masing ke gawang Meksiko dan Jepang. Jelang laga semifinal, pelatih Cesarre Prandelli dipusingkan dengan badai cidera yang menimpa skuad Azzurri. Beberapa pemain diragukan dapat tampil seperti bek klub AC Milan, Ignazio Abate yang mengalami dislokasi bahu, motor permainan Italia Andrea Pirlo yang mengalami cidera betis serta Riccardo Montolivo yang mengalami masalah pencernaan. (*)

di Piala Dunia Afrika Selatan, dengan susunan seperti 4-3-3 atau 3-4-3 (tergantung pada Maxi Pereira yang bermain di sebelah kanan). Dengan pendekatan itu, Uruguay akan mempersulit Brasil. Dengan menggunakan tiga gelandang yang akan terus menggempur pertahanan tuan rumah. Untuk itu, tim Tabarez akan menghadirkan tiga gelandang mereka ‒ Árvaro Gonzalez, Arévalo Rios, dan Christian Rodriguez. (*)

Prakiraan Susunan Pemain Brasil : Julio César, Daniel Alves, Thiago Silva, David Luiz, Marcelo, Hernanes, Oscar, Luiz Gustavo Dias, Jo, Neymar, Hulk. Uruguay : F. Muslera, Diego Lugano, Maxi Pereira, Martín Cáceres, Diego Godín, Walter Gargano, Cristian Rodríguez, Diego Pérez, G. Ramírez, Luis Suárez, Edinson Cavani.

Head-to-Head: 07 Jun 2009 Uruguay 0 – 4 Brasil 22 Nov 2007 Brasil 2 – 1 Uruguay 11 Jul 2007 Uruguay 6 – 7 Brasil

Mau Balas Dendam ? Kami Tak Takut! Misi balas dendam yang diusung Italia ternyata sama sekali tak membuat nyali punggawa Spanyol ciut. Gelandang cerdas milik Tim Matador, Andres Iniesta merasa timnya mampu mengatasi perlawananItalia di semifinal nanti. Iniesta bahkan mengaku siap menghadapi Italia yang memiliki motivasi untuk balas dendam kepada Spanyol. Seperti diketahui, Italia kandas di final Euro 2012 lalu di tangan Spanyol. Yang lebih menyakitkan, Italia kala itu dibantai 0-4 oleh anak buahVicente Del Bosque. Italia dan Spanyol akan bertemu lagi dalam semifinal Piala Konfederasi 2013 pada hari Kamis waktu setempat. Iniesta siap menghadapi Gli Azzurri sekali lagi. Mario Balotelli ingin balas dendam? kami tak pernah takut kepada siapa pun, terutama saat ini. Dia percaya kepada timnya dan kami percaya kepada kekuatan kami. Pertandingan nanti akan menjadi laga yang indah. Anda harus bersyukur bisa mencapai semifinal, tetapi untuk mencapai

final dibutuhkan langkah maju, ujarnya optimis. Uniknya, Balotelli dipastikan tak akan bisa berlaga dalam pertandingan nanti. Ia mengalami cedera ketika menghadapi Brasil dan diperkirakan tak akan fit untuk melayani tantangan Spanyol. Meski optimis, tapi Matador tetap waspada. Pelatih Vicente Del Bosque menganggap ini layaknya laga ulangan bagi Italia. Kendati mengaku bakal menghadapi lawan yang sulit,

Honda Dilirik Milan AC M i l a n d i k a b a r k a n mengincar bintang Timnas Jepang, Keisuke Honda. Menanggapi hal itu, Honda mengaku tak sabar berkostum Rossoneri. Honda saat ini memperkuat tim asal Rusia, CSKA Moscow. Pemain berusia 27 tahun itu masih terikat kontrak hingga 23 Desember 2013. Kabar yang beredar di tanah Italia menyebutkan Milan tertarik untuk melabuhkannya. Bahkan, Rossoneri sudah mengirimkan pemandu bakatnya untuk terus memantau perkembangan Honda. Saya tak tahu apakah saya akan melangkah maju atau tidak. Yang saya tahu, saya memiliki kesempatan bermain di tim besar, ujar Honda dilansir Japan Times. Saya masih punya waktu hingga Agustus (penutupan bursa transfer). Kita lihat saja apa yang bakal terjadi.

Jika bergabung dengan tim besar, saya akan bertambah hebat, tambahnya. Honda memulai kariernya bersama Nagoya Grampus. Performa gemilangnya membuat klub Eredivise Belanda, Venlo, meminangn y a pada 2007 lalu. P e m a i n kelahiran tahun 1986 itu bergabung bersama CSKA pada Desember 2009. Total, pemain bernomor punggung tujuh ini bermain sebanyak 102 kali dan mencetak 23 gol. (*)

namun timnya juga memiliki tekad untuk menembus babak final. Bagi Italia, laga semifinal akan berfungsi sebagai ajang balas dendam. Mereka akan menjadi lawan yang sangat sulit, karena mereka adalah salah satu tim terbaik di Eropa dan dunia. Ini akan menjadi semacam pertandingan ulangan bagi mereka, namun kami ingin melanjutkan perjalanan ke final, ujarnya (*)

PATROLI

Rakyat Kalbar Rabu, 26 Juni Mei 2013

Langganan : 0561768677 (Hunting) 081345479786 (Santo)

Hukum dan Keadilan

Ajak PDRM Tangkap Bandar Internasional PONTIANAK-RK. Mengungkap masuknya dua kilogram sabu di Kalbar, Polda serta Mabes Polri bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) mengejar bandar internasional berinisial LJK. Pelaku merupakan pemasok sabu dengan jumlah besar melalui perbatasan Kalbar. Maraknya peredaran Narkoba di Kalbar melalui jalur perbatasan, saya langsung berkoordinasi dengan Direktur 4 Narkoba Mabes Polri, BNN, kemudian kami langsung mendatangi PDRM di Malaysia, mencari DPO Internasional yang berinisial LJK. Karena LJK merupakan pemasok Narkoba terbesar di Kalbar, ungkap Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto usai siaran di RRI Kota Pontianak, Selasa (25/6). Menurut Kapolda, sudah banyak masuknya Narkoba jenis sabu dari perbatasan Kalbar dan Malaysia. Pemasoknya Halaman 15

Rio Dimangsa Buaya Sepanjang 4,5 Meter KETAPANG-RK. Buaya sepanjang 4,5 meter yang memangsa bocah sembilan tahun bernama Rio berhasil ditangkap warga Desa Pematang Gadung di Sungai Pesaguan, Selasa (25/6) pukul 14.00. Buaya sebesar perahu nelayan ini ditembak warga mengunakan senapan lantak. Warga akhirnya berhasil menangkap buaya sepanjang 4,5 meter yang telah memak-

an Rio, kata Kapten (Inf) Fattilaw, Danramil Pesaguan, Selasa (25/6). Fattilaw mengatakan, sebelumnya warga berupaya Halaman 15

Pasar Sepauk tinggal puing disapu api pada subuh kemarin. S

UHARDIN

Pasar Sepauk Jadi Arang S EPAUK -RK. Kebakaran hebat melanda Pasar Sepauk, Sintang, Selasa (25/6) sekitar pukul 05.00. Puluhan pintu rumah toko (Ruko) dan kedia-

man warga ludes serta rata dengan tanah. Api baru bisa dipadamkan tidak kurang dari tiga jam, setelah pemadam kebakaran Halaman 15

Ilustrasi

MANTAN ANGGOTA DPRD SANGGAU

SETUBUHI SISWI KELAS 2 SMP “

SANGGAU-RK. Menyetubuhi gadis bawah umur, sebut saja Kenanga, 13, mantan anggota DPRD Sanggau periode 1999-2004 berinisial DL, 47, mendekam di hotel prodeo Mapolres Sanggau, Selasa (25/6). Siswi kelas 2 SMP, warga Desa Maju Karya, Parindu, Sanggau itu disetubuhi DL, Kamis (9/5) lalu. Kasus asusila ini baru dilaporkan Selasa (25/6), kata AKP Muh Husni Ramli Sik, Kasat Reskrim Polres Sanggau. Usai mendapatkan laporan, jajaran Reskrim Polres Sanggau bergerak cepat dan DL diamankan di Bodok. DL yang juga warga Desa Maju Karya mengajak Kenanga jalan-jalan ke Kota Sanggau melalui short massage service (SMS). Tanpa ada rasa curiga, gadis berparas cantik itu kepincut dengan ajakan DL. Tak menunggu lama, DL yang mengendarai Innova menjemput Kenanga. Sesampainya di Kota Sanggau, mantan wakil Rakyat pemilihan Parindu ini mengajak Kenanga menginap di Hotel Meldy (depan RSUD Sanggau). Awalnya Kenanga menolak dan meminta

istirahat di mobil gau membeli pakaian. saja. Kemudian Kenanga DL waktu diantar pulang ke Habis disetubuhi ini, itu menjemput rumahnya. korban diajak belanja korban sekitar Habis disetubuhi membeli pakaian. pukul 09.30 di ini, korban sempat Mungkin tujuannya untuk depan rumah diajak belanja memmenyenangkan korban, korban. Kedbeli pakaian. Mungsupaya tidak bercerita uanya langsung kin tujuannya untuk kepada siapa pun menuju Kota menyenangkan korban, Sanggau. Sesamsupaya tidak bercerita kepainya di Kota Sangpada siapa pun, jelas Husni. gau, DL membeli nasi Selang sebulan, Kenanga didambungkus dan kembali merayu Ke- pingi orangtuanya melaporkan kasus nanga beristirahat di Hotel Meldy, asusila ke Polres Sanggau. Terlapor ujar Husni. sudah kita amankan di Mapolres Gencarnya rayuan DL, akhirnya Sanggau. Untuk korban sudah kita Kenanga mengikuti keinginannya lakukan visum di RSUD Sanggau, untuk beristirahat di hotel. Sesam- timpalnya. Mantan anggota DPRD pai di kamar, DL merayu gadis SMP Sanggau itu dijerat Undang-undang itu agar mau diajak berhubungan (UU) Perlindungan anak Nomor intim. Namun Kenanga menolak 23/2002. ajakan DL. Ev ibu Kenanga mengungkapTak kuat menahan nafsu, DL pun kan, dirinya mengetahui perlakuan membuka paksa pakaian Kenanga DL terhadap putrinya, ketika medan langsung menyetubuhinya seki- lihat mantan anggota DPRD itu tar pukul 16.00. Usai kejadian itu, DL mengantar pulang anaknya. Ev mengajak Kenanga ke pasar Sang- langsung menginterogasi anak

perempuannya. Kemudian Ev langsung menanyakan apa yang telah dilakukan DL kepada Kenanga. Kenanga mengakui apa yang telah dilakukan DL terhadapnya. Tak pakai lama, Ev langsung melakukan pertemuan dengan keluarga-keluarga terdekatnya. Tujuannya menentukan langkah apa yang akan diambil dan akhirnya diputuskan melapor ke Polres Sanggau. Ev mengaku sudah kenal lama dengan DL, malahan sejak dirinya masih anak-anak. Tetapi, DL mendekati anaknya baru dua bulan belakangan ini. Diakui, DL pun dikenal di lingkungannya sebagai mantan anggota dewan dan orang terpandang. Jarak tempat tinggal mereka hanya sekitar dua kilometer. Bahkan antara Ev dan DL masih ada hubungan keluarga. Terus-terang, saya merasa kecewa dengan pelaku. Kita minta agar pelaku dihukum seberat-beratnya, karena sudah menghancurkan masa depan anak saya, tegas Ev. (sry)

Kapolda Dorong Mobil Mogok PONTIANAK-RK. Tak ada yang mau membantu dan hanya menjadi tontonan hingga jalanan menjadi macet membuat geram Kapolda Kalbar Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto. Ujung-ujungnya Kapolda turun dari mobil dinasnya dan mendorong sedan merah maron yang mogok di bundaran Digulis Untan, Senin (24/6) malam. Kemacetan semakin panjang dan bunyi klason saling bersahutan. Salah satu deretan mobil yang terjebak macet, ditumpangi Kapolda Kalbar. Pengndara sedan mogok itu bernama Katon. Kapolda mendorong mobilnya ke pinggir jalan, agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Bukannya ditolong, Kapolda malah menjadi tontonan pengendara yang melintas di

GRAHA PENA KALBAR Dengan lokasi strategis dan area parkir yang luas, sangat cocok untuk aktifitas: - KANTOR - SEMINAR - WORKSHOP

- MEETING - TRAINING - PSIKOTES

Kapolda Kalbar Brigjen Pol Tugas Dwi Apriyanto mendorong mobil mogok di bundaran Digulis Untan. S A AMSYUL

RIFIN

lampu merah bundaran Digulis Untan. Melihat Kapolda mendorong mobil, polisi lalu lintas bergegas membantu mendorong dan menggantikan Kapolda. Setelah mobil sedan itu berada di pinggir jalan, Kapolda beser-

ta pengawalnya melanjutkan perjalanan pulang ke kediaman dinasnya. Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kapolda yang berpangkat jenderal tidak malu mendorong mobil mogok, ungkap Katon. (sul)

Jalan Arteri Supadio (Ayani II) Km 3,5 Kubu Raya 78391 - Kalimantan Barat MENYEWAKAN

Meeting Room berkapasitas hingga 100 pax Dengan Fasilitas: - Full AC - Flipchart & Markers - Portable Screen - White Board - Mineral Water - Wifi Zone - LCD 27 Inch (sewa terpisah) - Katering (sesuai order)

Telepon: 0561 - 721229 Contact Person: 081 254 660 990

10

KUBU RAYA

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang

PDAM Tindak Tegas Pungli SUNGAI RAYA-RK. PDAM Tirta Raya Kubu Raya berjanji akan menindak tegas pegawainya yang melakukan Pungli (pungutan liar) terhadap masyarakat. Segera laporkan jika ada oknum PDAM yang melakukan Pungli kepada masyarakat. Kita akan menindak tegas oknum tersebut, tegas Urai Wisata, Direktur PDAM Tirta Raya Kubu Raya. Penegasan itu dikatakan Urai, sebagai salah satu terobosan untuk terus berupaya membenahi manajemen internal. Tentunya dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Silakan masyarakat melapor ke kami. Asalkan datanya akurat dan valid, Insya Allah manajemen berjanji memberikan sanksi terhadap oknum tersebut, katanya.

bangun dari masyarakat. Apalagi ini untuk perbaikan dan kemajuan PDAM, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih dengan maksimal. Terobosan PDAM ini juga diiringi dengan peningkatan dan penambahan jaringan pipa serta intake atau booster. Beberapa IKK di lima wilayah sedang diupayakan penambahan kapasitas mesin pendorong, termasuk genset. Bahkan, PDAM juga memberikan keringanan kepada pelanggannya berupa pemutihan tagihan yang nilainya sebesar Rp7 miliar sejak tahun 2003-2009. Untuk itu, PDAM Tirta Raya berupaya menggaet investor serta menerobos berbagai sumber dana, baik dari APBD kabupaten maupun provinsi serta APBN. (ari)

Sanksi yang diterapkan berdasarkan mekanisme dan aturan, mengacu pada kesalahan. Sanksi yang diterapkan antara lain, jika kesalahan ringan maka diberikan teguran sebagai bentuk pembinaan. Namun seandainya kesalahan itu sudah berat dan fatal, maka bisa sampai kepada pemecatan. Ya, kalau itu sudah sampai merugikan perusahaan dan pencemaran nama baik perusahaan, maka dipecat. Namun selama ini Alhamdullilah belum ada masyarakat yang melapor. Hanya berupa katanya-katanya saja. Sehingga belum bisa dapat dibuktikan jadi tidak dapat kita ambil tindakan, ujar Urai. PDAM tetap menerima saran dan masukan serta kritikan yang bersifat mem-

Angin kencang terjadi tidak jauh dari Bandara Supadio Pontianak - ARI SANDY SUNGAI RAYA-RK. Tiga hari kedepan cuaca berawan dan teriknya matahari akan membuat panas wilayah Kubu Raya dan sekitarnya. Belum ada tanda-tanda akan turunnya hujan. Prakirawan Cuaca BMKG Pontianak, Supriandi menjelaskan, pada dasarnya yang menyebabkan adanya gangguan udara akibat gangguan sirkulasi bagian utara. Karena gangguan

itulah pengaruh adanya gangguan udara yang terjadi sekarang. Minggu terakhir ini akan ada hujan, tapi belum merata. Untuk Kubu Raya sendiri hujannya masih bersifat lokal dan waktunya cukup singkat, katanya. Supriandi menghimbau masyarakat Kubu Raya dan sekitarnya untuk mewaspadai jika terjadi permulaan adanya hu-

jan. Awal penghujan tersebut biasanya disertai angin kencang, imbaunya. Supriandi menambahkan, saat ini BMKG Pontianak menyikapi adanya asap yang menyelimuti Kubu Raya, khususnya di Bandara Supadio. Meskipun belum mengganggu penerbangan, namun perlu adanya imbauan dari pemerintah agar warga tidak membakar lahan semba-

rangan. Tidak ada mengalami keterlambatan penerbangan diakibatkan kabut asap untuk saat ini, jelasnya. Pada 24 Juni 2013 pukul 14.00, BMKG melihat ada lima titik panas (hotspot), yaitu Kabupaten Bengkayang satu titik, Kabupaten Pontianak satu titik, Kapuas Hulu dua titik, Ketapang satu titik dan Kubu Raya juga satu titik. (ari)

ILLUSTRASI

GEMA KABUPATEN PONTIANAK DERAP BESTARI

Dinas Pantau Kenaikan Harga Imbas dari kenaikan harga BBM berdampak terhadap naiknya beberapa harga barang. Hasil pantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pertambangan dan Energi (Disperindagkoptamben) Kabupaten Pontianak, setidaknya dua jenis barang yang sudah mengalami kenaikan. Pihaknya berjanji akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan. Masalah harga barang ini akan terus kita pantau perkembangannya. Apalagi saat ini menjelang bulan Ramadan, tingkat kebutuhan masyarakat lebih tinggi, kata Kasi Bidang Usaha dan Perdagangan Disperindagkoptamben Kabupaten Pontianak, Torbiansyah, Selasa (25/6). Torbiansyah mengungkapkan, hasil pantauan yang dilakukan pihaknya di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Pontianak, kenaikan harga barang sudah terjadi. Misalnya kenaikan harga daging ayam dan telur ayam. Untuk telur ayam kenaikan harganya Rp 1.000 dari Rp 21 ribu menjadi Rp 22 ribu. Sedangkan daging ayam naik Rp 2.000 dari Rp 28 ribu menjadi Rp 30 ribu. Diperkirakan kenaikan ini akan disusul beberapa jenis barang lain, prediksinya. Terkait kenaikan harga tersebut, pihaknya mengaku akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan. Pihaknya akan mengambil sample harga barang di beberapa pasar yang ada seperti Pasar Jungkat, Sungai Pinyuh dan Mempawah. Sejauh ini, kenaikan harga barang di tingkat pedagang terjadi karena bersumber dari agen, tukasnya. Di lain pihak, politisi Partai Hanura Kabupaten Pontianak, Taufik Urochman menyarankan, pemerintah daerah secepatnya membentuk tim pengawas. Tim tersebut bertugas mengontrol dan mengawasi kenaikan harga barang di masyarakat. Jangan sampai pelaku usaha menaikkan harga di luar batas dan ketentuan. Harus segera dibentuk tim untuk memantau harga barang. Apalagi saat ini menjelang Ramadan, kita khawatir harga barang akan melonjak tajam dan menimbulkan kepanikan masyarakat. Berikan sangsi tegas kepada distributor dan pedagang nakal yang menaikkan harga di luar ketentuan, tegasnya. (fia)

Kades Malikian Difitnah Suwarno: Saya Tidak Pernah Beli Lahan dari Kades

Suwarno. ALFI SHANDY

MEMPAWAH. Kepala Desa (Kades) Malikian, Sayuti difitnah telah menjual hutan produksi oleh sekelompok oknum yang mengatasnamakan rakyat. Padahal, tak ada bukti kuat kalau kades menjual lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pontianak. Tuduhan yang menjurus fitnah

tersebut bahkan telah dimuat salah satu media cetak yang beredar di Kabupaten Pontianak. Tanpa tedeng aling-aling dan melanggar etika, karena tidak mengedepankan praduga tidak bersalah, oknum tersebut langsung memvonis kades telah menjual lahan kepada warga Sungai Nipah, Suwarno. Saya tidak pernah membeli lahan dari Kepala Desa Malikian. Kalau ada pihak yang mengatakan saya membeli lahan dari Kades, tolong tunjukkan buktinya. Statement sekelompok oknum ini jelas fitnah, yang menyatakan kalau saya membeli tanah tersebut. Dan jelas wartawan yang menulis kalau saya mengatakan membeli lahan tersebut, merupakan wartawan yang tidak profesional, ketus warga Sungai Nipah, Suwarno yang disebut-sebut membeli tanah dari Kades Malikian, ke-

tika dikonfirmasi Rakyat Kalbar di kediamannya, Selasa (25/6) malam. Dijelaskannya, lahan yang digarapnya di Desa Malikian adalah tanah milik Pemkab Pontianak. Statusnya adalah lahan Hak Pakai. Karena lahan itu adalah lahan hak pakai, tentu warga boleh menggunakannya. Saya merupakan orang yang kesekian kalinya menggarap lahan tersebut, yang sebelumnya digarap oleh orang lain, yakni digarap oleh beberapa warga setempat, terang Suwarno yang juga penduduk asli Desa Semudun. Suwarno yang tampak ramah diwawancarai juga memaparkan, lahan yang ia garap bersama warga setempat bukanlah hutan lebat. Sebab lahan tersebut sudah digunakan sebelumnya oleh masyarakat setempat. Untuk menggarap lahan tersebut, saya

tentu harus membayar jasa kepada mereka yang sebelumnya mengelola lahan terlebih dulu. Karena mereka membersihkan lahan tentu ada biaya yang dikeluarkan, kata Suwarno. Terpisah, Kades Malikian, Sayuti saat dikonfirmasi di kantornya menegaskan, Ia sama sekali tidak pernah menjual lahan yang dipermasalahkan di desanya. Mengizinkan atau tidak mengizinkan itu bukan wewenang saya. Sebab lahan tersebut adalah lahan Hak Pakai. Mengenai pengeluaran Surat Keterangan Tanah yang dikatakan oleh Ketua LAKI kalau saya membuat dan merekayasa surat tersebut, itu merupakan satu tuduhan yang mengada-ada dan jelas fitnah, ujar Sayuti yang berencana melaporkan pencemaran nama baiknya ke Polres Pontianak. Tak hanya itu, tuduhan oknum

yang mengatakan aparatur desa ikut mengesahkan penjualan lahan tersebut, jelas tak berdasar. Kita ingin tanya aparatur desa yang mana yang melindungi pembabatan hutan. ujarnya. Salah satu warga Desa Malikian, Ibrahim yang diminta komentarnya mengenai persoalan ini mengatakan, Ia hanya mendengar dari sepihak yang menyatakan kalau kades menjual lahan tersebut. Namun, setelah mengkonfirmasi kepada kades dan melihat bukti yang ada, ternyata tuduhan oknum tersebut tidak benar. Masyarakat jangan terprovokasi dengan hal-hal yang belum jelas kebenarannya. Apalagi sampai memfitnah, kata Ketua RW 02 Desa Malikian yang juga mantan anggota Lembaga Pemantau Penyelenggara Triaspolitika Republik Indonesia (LP2TRI) Kabupaten Pontianak ini. (fia)

Susanto Janji Dorong UKM Dusun Tekam 35 Siswa Terima Bantuan Peralatan Sekolah MEMPAWAH. Melaksanakan tugas sekaligus menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Kabupaten Pontianak, Susanto SE ME melaksanakan reses di Dusun Tekam, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Selasa (25/6) sore. Selain menjaring aspirasi, Susanto juga menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada 35 siswa. Kegiatan reses yang dilaksanakan Legislator PDI Perjuangan tersebut digelar di Sekolah Dasar (SD) Negeri Dusun Tekam. Puluhan warga tampak antusias menghadiri reses tersebut untuk menyalurkan aspirasinya. Selain masyarakat setempat, reses juga dihadiri sejumlah pejabat Desa Sejegi. Ada beberapa aspirasi yang disampaikan masyarakat Dusun Tekam. Diantaranya, peningkatan sarana infrastruktur, pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan pengembangan pertanian serta holtikultura, ungkap Susanto kepada wartawan, usai menggelar reses. Caleg PDI Perjuangan Daerah

Pemilihan (Dapil) Mempawah HilirTimur ini menilai, pengembangan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) di Dusun Tekam cukup menjanjikan. Hanya saja, selama ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Sehingga, pelaku UKM tidak mampu mengembangkan usahanya dengan maksimal. Tingkat kesulitan pelaku UKM di Dusun Tekam, yakni permodalan. Mereka tidak memiliki modal yang cukup untuk mengembangkan usahanya. Karenanya, saya berjanji akan berupaya sekuat tenaga memperjuangkan permodalan untuk UKM di Dusun Tekam ini di APBD mendatang, tegas Susanto. Lebih jauh, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pontianak ini menilai, potensi pengembangan UKM di Dusun Tekam terbuka lebar. Karena, hampir setiap Kepala Keluarga (KK) di Dusun Tekam telah memiliki usaha sendiri. Misalnya produksi tempe, tahu, menjual hasil kebun seperti

sayur, buah dan lainnya. Potensi ini sangat besar untuk dikembangkan. Tinggal bagaimana pemerintah daerah mendorong permodalan UKM di Dusun Tekam, agar lebih maju dan berkembang. Jika hal ini dapat kita dorong dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat, pendapatnya. Selain sektor UKM, lanjut Susanto, bidang pertanian dan tanaman holtikultura juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Hanya saja, selama ini petani di Dusun Tekam terkendala dengan minimnya peralatan dan ilmu teknologi pengolahan lahan yang modern. Masyarakat masih menggunakan peralatan dan metode tradisional dalam menggarap lahannya. Sehingga, hasil yang didapat pun kurang memuaskan. Ke depan, kita akan mendorong pemerintah daerah agar memperhatikan kedua sektor ini di Dusun Tekam agar lebih ditingkatkan, tuturnya. Terkait bantuan peralatan sekolah yang diberikan, Susanto menerang-

Anggota DPRD Kabupaten Pontianak, Susanto SE ME menyerahkan bantuan peralatan sekolah kepada siswa di Dusun Tekam. ALFI SHANDY

kan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap pendidikan masyarakat Dusun Tekam. Ia berpesan, agar para orangtua senantiasa memotivasi anak-anaknya untuk terus bersekolah. Karena, pendidikan merupakan modal dasar guna mencetak generasi yang bermutu dan berkualitas.

Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat memotivasi orangtua dan siswa untuk tekun belajar dan menuntut ilmu. Karena, para generasi muda inilah yang nantinya akan melanjutkan cita-cita pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pontianak, tukasnya mengakhiri. (fia)

GELIAT KAYONG UTARA

S UKADANA . Kecamatan Kepulauan Karimata sekarang benar-benar tidak lagi terisolasi. Walau jauh letaknya jauh dari ibukota kabupaten dan dipisahkan oleh laut, masyarakat yang bermukim di kawasan kepulauan ini sudah bisa melakukan komunikasi jarak jauh. Bukan hanya masyarakat Kecamatan Kepulauan Karimata yang bangga. Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid pun ikut merasa bahagia karena bisa komunikasi langsung dengan masyarakatnya yang ada di sana. Coba telepon warga Pelapis sekarang, karena sekarang sudah bisa teleponan dengan masyarakat di sana, kata Bupati Kayong Utara. H Hildi Hamid merasa bersyukur karena perjuangannya dan berkat dukungan doa dan semangat masyarakat, impian sinyal menembus kepulauan akhirnya terwujud. Kabar sinyal itu langsung Ia terima dari salah satu tokoh masyarakat yang menelponenya langsung dari Desa Pelapis. Saat ini jendela sudah terbuka, bukan saja bisa ditelepon, tapi harapannya masyarakat dapat lebih bersemangat untuk terus berusaha meningkatkan kesejateraan dengan adanya fasilitas telekominikasi, kata H Hildi Hamid. Lebih jauh, orang nomor satu dijajaran eksekutif Kayong Utara ini berharap para pelajar tidak terlena dengan adanya sinyal selular disana, karena selain dampak positif adanya sinyal seperti dapat mengakses pelajaran melalui internet, dampak negatif juga siap mengintai. Semoga ini satu pertanda wilayah kepulauan menuju perubahan yang lebih baik dan tidak lagi terisolir, imbuhnya. Seperti diketahui, jaringan sinyal di Kecamatan Kepulauan Karimata ini bukan seperti yang ada disekitar kita, dimana antar tower BTS saling terkoneksi, namun ketiga tower yang terpasang di tiga desa yakni Pelapis, Betok Jaya dan Padang itu langsung terkoneksi dengan satelit dan tenaga listrik sebagai sumber energi diperoleh dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) . Sementara Camat Kepulauan Karimata, Sukarman, SPd dihubungi kemarin, membenarkan bahwa sekarang sudah bisa telephonan ke Desa Pelapis, Ibukota Kepulauan Karimata. Benar sekarang sudah bisa telephon ke Pelapis mulai sekitar pukul 10.00 WIB (kemarin,Red), katanya menjawab wartawan Koran ini. Setelah Pelapis, dilanjutkan Sukarman, dalam waktu tidak berapa lagi komu-

Mengucapkan

Selamat & Sukses ATAS DILANTIKNYA:

Sebagai Bupati Kabupaten Kayong Utara Periode 2013-2018

Rabu, 26 Juni 2013

Kado Terindah Masyarakat Pelapis

PT PA SIFIK A GRO SENTOS A PT CIPTA US AHA SEJATI PT JALIN VANEO PT MUSTIKA A GUNG SENTOS A

Bapak H. Hildi Hamid

RAKYAT KALBAR 11

Bapak Idrus

Sebagai Wakil Bupati Kabupaten Kayong Utara Periode 2013-2018

Oleh: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kayong Utara Selasa, 25 Juni 2013

Tertanda,

PIMPINAN

metro

nikasi via selular juga bisa dilakukan oleh warga di Desa Betok Jaya dan Desa Padang. Sejak aktifnya sinyal selular di Pelapis perasaan girang dan bahagia dirasakan masyarakat Pelapis dan sekitarna. Diantaranya Joko, 29, dan Zulkarnain, 49. Mereka mengaku senang karena sinyal selular aktif dan handphone mereka bisa langsung aktif. Betapa tidak, sinyal selular yang selama ini mereka impikan seperti pungguk merindukan bulan akhirnya terealisasi pasca teknisi dari Surabaya dan Jakarta berhasil mengoneksikan tower dengan satelit berhasil melaksanakan tugasnya. Walau masih satu jenis privider saja, namun sinyal tersebut menurut masyarakat diujung pulau yang berbatasan dengan Laut Jawa itu merupakan kado terindah untuk masyarak kecamatan yang September nanti genap berusia dua tahun itu. Hanya syukur kepada Allah SWT dan terimakasih ke pak bupati, karena kami sekarang bisa nelpon, kata Zulkarnaen, kepala Dusun Raya Desa Pelapis. Zulkarnain yang memang sudah memiliki handphone dua tahun yang lalu itu, dulu hanya dapat dipergunakan ketika sedang di Sukadana atau wilayah selain kecamatan Kepulauan Karimata yang ada sinyal, sehingga ketiika Ia sedang di Karimata HP nya hanya bisa untuk mendengarkan MP3 dan foto-foto saja. Sekarang sudah bisa nelpon ke agen ikan dan bisa ngecek harga mana yang bagus, katanya. Selain itu, Zulkarnain juga bahagia karena sekarang bisa telpon petugas medis jika mereka butuh bantuan kesehatan apa lagi jika ada kasus persalinan yang butuh pertolongan segera. Joko juga demikian, Ia merasa tidak seperti tinggal diujkung dunia lagi, karena sekarang bisa berbagi kabar dengan sanak famili di Ketanang dan Pontianak, bahkan Ia bisa mencari peluang usaha yang lebih baik dengan dukungan telekomunikasi yang sudah lancar. Namun demikian, Joko berharap pasca beroperasinya sinyal telphone yang menggunakan provider plat merah itu, dapat selalu aktif dan tidak mudah rusak, karena tidak jarang barang canggih sering rusak karena masyarakat tidak ada yang tahu untuk memperbaikinya. Kami harap perangkat jaringan ini tahan dan jangan sampai sekarang hidup tapi nanti mati lagi, harapnya. (lud)

KETAPANG

Lokakarya Review PNPM Mandiri Perkotaan KETAPANG. PNPM Mandiri Kabupaten Ketapang melaksanakan Lokakarya Review PNPM Mandiri Perkotaan di Aula Bapeda Ketapang Selasa (25/6). Lokakrya ini dihadiri Sekda Ketapang Drs Andi Djamiruddin. Ketua koordinator kota PNPM mandiri perkotaan Hendra SP menjelaskan, terdapat sembilan BKM di masing-masing kelurahan atau desa lokasi PNPM Mandiri Perkotaan atau P2KP, yaitu lingkungan,pembangunan infrastruktur yang langsung berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi wilayah irigasi,bengkel konstruksi,pasar lokal tingkat komunitas. Hendra mengatakan, pembangunan sarpras perumahan dan permukiman bagi kepentingan masyarakat miskin maupun kepentingan masyarakat umum,(rumah kumuh,sanitasi, air bersih,jalan setapa k,drainase,pengelolaan sampah,taman hijau,pengelolaan kegiatan bergulir untuk peningkatan kualitas sarpras perumahan dan permukiman seperti arisan MCK,jalan setapak dan perbaikan rumah. Pelatihan KSM untuk pengembangan kapasitas atau penguatan organisasi,penyiapan peluang usaha melalui pelatihan dan praktek keterampilan usaha bagi warga-warga miskin yang belum produktif, jelas Hendra. Program sosial kata Hendra yang sifatnya bantuan yang diupayakan berkelanjutan seperti program peningkatan gizi balita,program penuntasan wajib belajar 9 tahun. Ada usaha ekonomi produktif,pengembangan modal ekonomi keluarga yang bermanfaat langsung bagi peningkatan pendapatan keluarga miskin, ungkap Hendra. Hendra menuturkan,program penanggulan kemiskinan di perkotaan (P2kp) masuk ke Kabupten Ketapang sejak 2004 silam bertujuan membangun gerakan masyarakat untuk menanggulangi masalah kemiskinan secara mandiri. Dan upaya ini lanjut Hendra telah menghasilkan perekembangan yang positif,terutama dalam membangun lembaga masyarakat warga ditingkat Desa atau kelurahan yang cukup mengakar,representatif dan kepemimpi-

nan kolektif yang disebut badan keswadayaan masyarakat(BKM).Keberadaan BKM ini diharapkan mampu menjadi pondasi yang kokoh bagi terbangunya tatanan masyarakat yang berdaya. Meskipun demikian harus diakui bahwa tatanan masyarakat yang berdaya tersebut perlu terus menerus difasiltasi sehingga mampu ditranformasikan ke tatanan masyarakat mandiri, kata Hendra. Selanjutnya Hendra menjelaskan, pada tatanan masyarakat mandiri inilah yang akan mampu mendorong tumbuhnya gerakan kemitraan yang sinergis antara masyarakat dengan pemerintah daerah dan kelompok peduli setempat(corporated melalui csr,n-g-o,perguruan tinggi,institusi/lembaga masyarakat atau komunitas dan lain-lain,sehingga upaya penanggulan kemiskinan akan menjadi gerakan bersama yang dibangun atas dasar sifat inklusif,kemitraan dan kesetaraan dari tiga pilar utama pembagunan tersebut. Hendra menambahkan, upaya pendekatan penanggulangan kemiskinan sebagaiman digambarkan diatas, selanjutnya dilaksanakan intervensi lanjutan selama tiga tahapan yang ditandai dengan pendampingan program intervensi pembelajaran melalui bantuan langsung masyarakat (BLM) yang diharapkan mampu memperkokoh pengembangan upaya dan aktivitas penanggulangan kemiskinan sebagai gerakan bersama oleh dan dari masyrakat,pemerintah serta kelompok peduli setempat. Lebih lanjut Hendra mengataka, melalui berbagai upaya-upaya dalam pnpm mandiri perkotaan tersebut,diharapkan pada masa-masa mendatang upaya penanggulangan kemiskinan tidak tergantung pada dukungan BLM dari pemerintah pusat. Namun lebih memperkokoh peran yang telah dilakukan pemerintah daerah yang didukung oleh sektor swasta dan masyrakat secara mandiri dan berkelanjutan yang diemplementasikan dalam program lanjutan, pungkas Hendra. (Jay/PK)

Gila! 10 peserta KSK Tembus Ketapang-Sandai 11 Jam

Ketapang. Komunitas sepeda Ketapang(KSK) sukses melakukan touring wisata Rute Ketapang- Sandai sejauh 140 Km ini hanya di tembus w a k t u t e mpuh 11 jam. Ketua KSK Ketapang Salamuddin mengatakan, Sabtu (23/6) kemarin, sebanyak 10 orang peserta yang tergabung dalam KSK melakukan taoring rute KetapangSandai sejauh 140 kilometer dengan hanya memakan waktu tempuh 11 jam. Kami menempuh jalur tengah melewati trek menantang adrenalin dengan tanjakan dan turunan yang seru, juga melalui perkampungan dan perkebunan, kata Salamuddin Selasa (25/6). Salamuddin mengungkapkan, keberhasilan menempuh jarak 140 kilometer dengan hanya 11 jam

10 peserta KSK saat foto bersama.

dibutuhkan latihan teratur, teknik tanjakan dan turunan dan di dukung dengan peralatan atau sepeda yang prima serta memenej tenaga antara kecepatan dengan jarak tempuh serta melihat tingkat kesulitan jalan yg di lalui para peserta. Kami di katakan orangorang yang betemu kami dijalan, katanya kami orang

PEMERINTAH KABUPATEN KETAPANG Beserta Jajaran

Mengucapkan

Selamat & Sukses Atas Dilantiknya

Bapak H Hildi Hamid & Bapak Idrus Sebagai: Bupati & Wakil Bupati KABUPATEN KAYONG UTARA Periode 2013-2018 Oleh: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kayong Utara Selasa, 25 Juni 2013

gila, masak dari Ketapang ke Sandai pakai sepeda, ujar Salamuddin tertawa. Ia mengungkapkan, saat peserta KSK melewati Desa Penjawaan, ada pesta perkaw inan dikampung tersebut, kami disuruh mampir terlebih dahulu. Mereka minta foto bareng bersama kami, kami seperti artis saja,

ucapnya berseloroh. Salammudin, menilai keheranan masyarakat sepanjang rute yang dilintasi 10 peserta sepeda KSK ini sesuatu hal yang wajar, karena fenomena ini jarang mereka saksikan dan merupakan sesuatu yang aneh. Ini baru pertama kalinya kami bisa tembuh hanya 11 jam saja, medan Ketapang-Sandai ini medan berat, karena kondisi jalanya rusak, jelasnya. Salamuddin mengungkapkan, para peserta dalam perjalanan juga melakukan istirahat untuk makan dan minum, setelah istirahat peserta kembali melakukan perjalanan ke Sandai. Kami melakukan Start dari bundaran Ale-Ale Ketapang, dan ďŹ nish di Kota Sandai, pungkas Salamuddin (Jay/ PK)

DEWAN PIMPINAN CABANG PARTAI PERSATUAN NASIONAL (PPN) KABUPATEN KETAPANG

Mengucapkan

Selamat & Sukses Atas Dilantiknya

Bapak H Hildi Hamid & Bapak Idrus Sebagai: Bupati & Wakil Bupati KABUPATEN KAYONG UTARA Periode 2013-2018 Oleh: Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kayong Utara Selasa, 25 Juni 2013

Tertanda,

Drs, Henrikus, M.Si Bupati

Tertanda,

Boyman Harun, SH Wakil Bupati

Drs, Andi Djamiruddin, M.Si Sekretaris Daerah

Herman Wimpy Ketua

Ismail, A.Md Sekretaris

12

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013 apai kato kito

Latih PNS Buat Telaahan Staf NANGA PINOH. Peningkatan sumber daya aparatur, Pemerintah Melawi melakukan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) teknis telaahan staf paripurna tahun 2013, Senin (24/6). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rumah adat Tionghoa Melawi, dibuka Wakil Bupati Melawi, Panji SSos. Kegiatan yang dihadiri para Kepala Panji SSos. SUKARTAJI Dinas di lingkungan Pemkab Melawi. Bahkan dalam sambutannya, Panji mengatakan, Diklat yang dilaksanakan sebagai modal para aparatur pemerintahan menjalankan tugas dengan baik. Sebab mengikuti Diklat bukan sekadar formalitas belaka. Namun pada hakikatnya ada peningkatan kinerja. Sebab itu, sebagai seorang PNS dituntut untuk berkreasi dan berinisiatif. Jadikanlah potensi keberhasilan menjadi pegawai sebagai motivasi. Diharapkan pula para pesertanya dapat menjadi aparatur yang profesional, bertanggung jawab, bersih dan berwibawa serta menjunjung tinggi kejujuran, kebenaran serta keadilan dalam menjalankan tugas, ungkapnya. Lebih lanjut, Panji mengatakan, sebagaimana tugas yang dijalani PNS saat ini semakin berat dan kompleks. Karenanya Panji mengimbau, agar para peserta selalu berpedoman pada aturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Termasuk kode etik PNS yang berlaku dan dijalankan secara konsisten dan konsekuen. Ditempat yang sama, Kabid Diklat Teknis dan Fungsional Provinsi Kalbar, Media Yanuer, mengatakan dalam implementasi otonomi daerah yang diaplikasikan dalam kebijakan penyelenggaraan pemerintah daerah. Hal itu menuntut, agar daerah mampu menunjukkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan kepada masyarakat. Pada posisi inilah sumberdaya aparatur pemerintah memegang peranan yang sangat menentukan keberhasilan. Untuk dapat membentuk aparatur yang seperti itu, maka perlu dilakukan upaya pembinaan melalui jalur yang mengarah pada peningkatan sikap dan semangat pengabdian, peningkatan kompetensi teknis dan manajerial. Untuk itu, dengan Diklat telaahan staf yang dijalani ini dapat memberikan pemahaman pada peserta diklat, tentang pentingnya staf dalam organisasi. Termasuk bagaimana staf dapat menerapkan peranannya dalam memberikan saran tindak, melalui metode pemecahan masalah dalam kerja seorang staf, pungkasnya. (aji)

MELAWI MEMBANGUN

PSB Sekolah Jangan Pungut Biaya NANGA PINOH. Setelah melaksanakan ulangan umum kenaikan kelas pada tahun ajaran 2012/2013, sebentar lagi setiap sekolah akan melakukan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2013/2014. Saat penerimaan siswa baru nanti, setiap sekolah diimbau tidak melakukan pungutan biaya pada siswa baru. Bahkan Kepala Dinas Pendidikan Melawi, Paulus, mengakui sudah mengeluarkan surat edaran ke sejumlah sekolah untuk melakukan penerimaan siswa baru mulai dari 1 Juli hingga 6 Juli 2013. Kalau ada sekolah-sekolah yang ingin menerima siswa baru lebih awal dari jadwal yang sudah ditentukan silakan saja. Tapi sampaikan pengumuman penerimaan siswa baru secara terbuka pada masyarakat, ungkapnya dengan sejumlah wartawan saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini. Namun demikian, Paulus menegaskan, kepala sekolah-sekolah negeri mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, saat melakukan penerimaan siswa baru nanti supaya tidak ada pungutan biasa kepada siswa baru. Penerimaan

siswa baru tidak perlu ada pungutan biaya karena untuk biaya penerimaan siswa baru silakan dialokasikan melalui dana Batuan Operasional Sekolah (BOS) yang telah dialokasikan ke setiap sekolah, ucapnya. Demikian juga halnya untuk sekolah-sekolah swasta, karena sekolah-sekolah swasta juga sudah ada dana BOS. Sehingga Paulus berharap, sekolah-sekolah swasta pada penerimaan siswa baru nanti melakukan hal yang sama seperti sekolah negeri lainnya tanpa ada melakukan pungutan biaya. Selain itu, Paulus juga berharap kepada semua sekolah, saat menerima siswa baru nanti, sekolah-sekolah harus menerima jumlah siswa baru sesuai dengan kapasitas dan daya tampung sekolah masing-masing, jangan sampai dipaksakan lagi untuk menerima jumlah yang banyak. Misalnya untuk SMP ada 6 kelas dipaksakan 7 kelas. Demikian juga halnya jumlah siswa dalam satu ruangan maksimal 32 orang siswa. Jangan dipaksakan lebih dari itu biar lebih efektif aktivitas belajar mengajarnya, pungkasnya. (aji) ILUSTRASI/IST

Kepala SKPD Harus Inventarisir Aset N ANGA P INOH . Penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance, menjadi kebutuhan yang tidak dapat terelakkan, salah satunya di bidang penyelengg araan pengelolaan aset/barang milik daerah. Karena itu, Pemkab Melawi menyelenggarakan sosialisasi Sensus Barang Milik Daerah di Pendopo Bupati Melawi, Senin ( 2 4 / 6 ) . Ap a l a g i m e n g i n g a t pelaksanaan sensus barang harus ditangani profesional. Sekretaris Daerah (Sekda) Melawi, Ivo Titus Mulyono, menuturkan tahun 2008 adalah tahun pertama dimana Pemkab Melawi melaksanakan sensus barang milik daerah, berdasar-

kan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah. Sehingga terhitung 5 tahun sejak tahun 2008, pada tahun 2013, Pemerintah Kabupaten Melawi melaksanakan kembali kegiatan yang sama periode ke 2. Dimana dalam pelaksanaan sensus barang milik daerah, harus ditangani secara profesional dengan mengedepankan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas serta kepastian nilai. Pengelolaan aset baik dalam pengambilan keputusan maupun pemecahan masalah dilaksanakan oleh pejabat pengelola aset/barang milik daerah ses-

uai fungsi, wewenang dan tanggungjawabnya, terang Ivo. Ia juga menerangkan, pengelolaan aset/barang milik daerah harus dilaksanakan berdasarkan hukum dan peraturan perundang-undangan. Kepastian hukum meliputi pengamanan administrasi berupa kelengkapan dokumen kepemilikan/alas hak, pengamanan fisik berupa pemagaran, pematokan/tanda batas dan tanda kepemilikan Ditambahkannya, selain mengutamakan fungsionalitas dan kepastian hukum, pengelolaan aset juga harus menjunjung tinggi nilai transparansi, efisiensi dan akuntabilitas. Sehingga outputnya adalah informasi yang

benar sebagai implikasi dari penatausahaan aset yang transparan, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan dan pemindahtanganan serta penyusunan neraca pemerintah daerah, asas kepastian nilai bermakna bahwa pelaksanaan sensus barang milik daerah harus didukung oleh data dan ketepatan jumlah serta nilai, katanya. Ivo juga mengatakan, menyikapi asas kepastian nilai dan berdasarkan hasil dari audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Pontianak pada laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Melawi tahun 2012, ditemukan sekian banyak aset

baik tanah, gedung bangunan, jalan, irigasi, peralatan dan mesin yang masih bernilai 1 (satu) dan 0 (nol). Bahkan sejumlah aset juga masih disajikan dengan luas yang tidak wajar. Karena itu, Bupati telah menginstruksikan ke seluruh kepala SKPD selaku pengguna barang untuk segera melaksanakan inventarisasi dan klarifikasi aset yang dimaksud, tegasnya. Ivo pun menuturkan, dengan dilaksanakannya sosialisasi barang milik daerah Kabupaten Melawi tahun 2013. Sehingga dirinya mengharapkan, adanya keseragaman langkah dan tindakan dalam pengelolaan barang milik daerah sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. (aji)

SINTANG RAYA apai ji kitak

Kualitas Udara Kian Memburuk

Keluar Jangan Lupa Pakai Masker S I N T A N G . Musim kemarau disertai kabut asap, membuat kualitas udara di Kota Sintang semakin memburuk. Keadaan diperparah dengan minimnya curah hujan, sehingga polusi menjadi-jadi. Masyarakat diminta memerhatikan kondisi kesehatan. Jangan keluar malam kalau tidak ada urusan Milton Crosby. SUHARDIN yang mendesak. Cuaca malam saat ini tidak baik bagi kesehatan, ujar Bupati Sintang, Drs Milton Crosby MSi. Kabut asap sangat rentan menjadi pemicu penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA). Kepada masyarakat yang hendak bepergian, khususnya pengguna roda dua, Milton berpesan agar selalu menggunakan masker. Fungsi masker untuk menyaring udara. Disaat kualitas udara buruk seperti saat ini, masker sangat baik digunakan, kata Milton. Milton berharap, masyarakat tidak memperparah buruknya kualitas udara dengan membakar sampah ataupun membakar lahan. Tunda dulu membakar sampah, dan sebaiknya membakar lahan tidak lagi dilakukan. Masyarakat mesti beralih dari ladang berpindah ke sistem pertanian modern. Itu lebih baik, pesan Milton. Diakui Milton, musim kemarau sangat rentan terjadi kebakaran lahan, dan memicu kabut asap. Sebenarnya pemerintah sudah berulang kali memberikan imbauan agar tidak ada lagi pembakaran lahan, baik kepada masyarakat maupun pihak perusahaan. Namun masih ada sebagian kecil masyarakat yang belum mengindahkan imbauan tersebut. Kalau perusahaan perkebunan yang melakukan pembakaran lahan, pasti kita tindak. Sudah jelas ketentuannya, tidak diperkenankan membuka lahan dengan cara dibakar, tegas Milton. Kepala Dinas Kesehatan Sintang, dr Marcus Gatot Budi Priono, mengakui bila kondisi udara di Kota Sintang sudah tidak baik untuk kesehatan, terutama malam hari. Marcus sangat mendukung bagi masyarakat yang hendak keluar rumah, menggunakan masker. Bukan hanya kondisi udara, pada siang hari suhu panas tinggi. Harus perbanyak minum air putih, ucapnya. Bukan hanya di saat musim panas. Marcus meminta masyarakat tetap waspada memasuki peralihan musim, dari musim panas ke musim penghujan. Dua penyakit yakni Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare, mengintai. Prinsipnya kita siap. Kita sudah minta kepada setiap puskesmas agar memenuhi stok obat. Tinggal kesadaran masyarakat menjaga diri, terutama menjaga kebersihan, kata Marcus. (din)

Penjualan Kendaraan Baru Tembus Angka 15 Ribu Unit

Macet Bayangi Kota Sintang S INTANG . Pertambahan jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat di Kabupaten Sintang, sangat signifikan. Lajunya pertambahan kendaraan, bisa menjadi ancaman kemacetan lalu lintas, bila tidak diiringi dengan pelebaran maupun penambahan ruas jalan. Pertambahan kendaraan baru, khususnya roda dua, dalam satu bulan mencapai 1100 unit. Jika dikalkulasikan dalam setahun, lebih dari 10 ribu unit. Sementara roda empat sekitar 40 unit perbulan. Jumlah tersebut belum termasuk mutasi masuk yang mencapai 30 kendaraan. Kalau ditotalkan ada sekitar 70 unit perbulan kendaraan roda empat yang masuk di Sintang, ungkap Kanit Registrasi dan Identifikasi Polres Sintang, AIPTU Suwaris, Selasa (25/6). Suwaris menyebutkan, populasi kendaraan di Kabupaten Sintang saat ini mencapai 77 ribu unit.

Jumlah tersebut belum termasuk kendaraan plat luar. Diakui Suwaris, kendaraan dengan nomor plat luar Kalimantan cukup banyak hilir-mudik melewati jalan di Sintang. Belum lagi kendaraan dari daerah lain, umumnya lima kabupaten di timur Kalbar ini. Pastinya sangat banyak. Wajar kalau sekarang kemacetan kerap kali terjadi di Sintang, kata Suwaris. Dari sekian banyak kendaraan tersebut, tidak semuanya aktif. Ada beberapa di antaranya dimungkinkan sudah tidak beroperasional. Hanya memang jumlahnya tidak begitu banyak, sehingga kepadatan lalu lintas sangat dirasakan. Paling maksimal hanya sekitar 10 persen yang tidak aktif. Lebih dari itu aktif semua, ujar Suwaris. Jumlah tersebut diketahui berdasarkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Dari data best pa-

Kemacetan di dalam Kota Sintang. SUHARDIN jak, kendaraan yang aktif dan yang tidak aktif dapat diketahui jumlahnya. Kendaraan yang sudah lama tidak membayar pajak digolongkan tidak aktif. Menurut Suwaris, pertambahan jumlah kendaraan dalam satu tahun terakhir terjadi penurunan. Tahun sebelumnya, dalam kurun waktu satu bulan, pertambahan

Gugurkan Caleg PKB Dapil II Sepauk-Tempunak

Pemuda Sepauk Demo KPU SINTANG. Pasca diumumkannya Daftar Calon Sementara (DCS) Legislatif Pemilu 2014, puluhan pemuda asal Kecamatan Sepauk-Tempunak melakukan Demonstrasi di Sekretariat KPU Daerah Sintang, Selasa (25/6). Masa menuntut, agar KPU menggugurkan salah satu Caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan Kecamatan Sepauk-Tempunak. Kedatangan masa mendapat pengawalan ketat pihak Kepolisian. Mereka meminta proses verifikasi calon legislatif dilakukan secara selektif. Koordinator Aksi, Cristianus Rikki, mengatakan kedatangan pemuda SepaukTempunak untuk menuntut

KPUD Sintang, segera menggugurkan Calon legislatif (Caleg) dari salah satu Partai PKB atas nama, Kusnadi karena dianggap tidak layak. Kami pemuda Sepauk‒ Tempunak menolak Kusnadi sebagai Caleg di Sepauk-Tempunak, karena dia saat menjadi Caleg pada pemilu 2009 pernah ketahuan melakukan penggelembungan suara. Sehingga kasus itu sampai bergulir ke Mahkamah konstitusi namun dia tetap kalah. Selain itu, dia juga pernah melakukan tindakan asulisa terhadap salah satu siswi SMA hingga hamil, menyebabkan siswa tersebut tidak sekolah lagi, jelas Rikki. Rikki menyayangkan, tin-

dakan asusila yang dilakukan oleh Kusnadi tersebut tidak sampai diproses hukum. Masalah itu hanya diselesaikan secara adat. Karena itu kami tidak rela jika Caleg dari Sepauk itu adalah caleg yang tidak memiliki moral yang baik, tegas Rikki. Ia juga menambahkan, pihaknya sudah beberapa kali menyurati pihak KPUD Sintang terkait dengan caleg PKB tersebut. Namun sampai saat ini tidak ada tanggapan. Karena tidak ada tanggapan inilah yang menyebabkan kami selaku pemuda Sepauk Tempunak, langsung mendatangi KPUD ini agar segera menggugurkan caleg tersebut, pungkasnya. (din)

kendaraan baru bisa mencapai 2 ribu unit atau lebih dari 15 ribu unit pertahun. Turunnya daya beli masyarakat dimungkinkan karena turunnya harga karet dan sawit. Namun jika harga kedua komuditi tersebut sudah membaik, diperkirakan permintaan kendaraan baru bakal meningkat kembali.

Kita tidak bisa melarang orang untuk membeli kendaraan baru. Intinya, ketika mereka membeli kendaraan, mereka sudah siap dengan risiko, baik kemacetan maupun kewajiban pajaknya, terang Suwaris. Tugas pihak Kepolisian melalui Satuan Lalu Lintas, lanjut Suwaris, adalah mengatur lalu lintas. Sedangkan pelebaran ataupun penambahan ruas jalan, ada di pemerintah. Suwaris tak menampik, dengan kepadatan lalu lintas seperti saat ini, kerap kali menimbulkan kemacetan dan kecelakaan. Sejatinya ruas jalan dalam Kota Sintang sudah dilakukan pelebaran atau pembukaan ruas jalan baru. Kita dapat rasakan, ketika ada kecelakaan lalu lintas di jalan Lintas Melawi ataupun di MT Haryono, jalan macet mencapai 2 kilo meter. Itu artinya, jalan kita sudah tidak sesuai dengan jumlah kendaraan saat ini, pungkasnya. (din)

Curah Hujan Terus Menurun SINTANG. Kepala Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Kabupaten Sintang, Yohanes Siahaya, mengatakan curah hujan di Kabupaten Sintang pada bulan Juni terus mengalami penurunan. Curah hujan kembali normal pada bulan Juli. Untuk Bulan Juni ini memang curah hujan sedikit. Diperkirakan bulan Juli baru curah hujan kembali normal, kata Yohanes, kemarin. Menurutnya, berkurangnya curah hujan terjadi di sebagian besar daerah di Kalimantan Barat. Namun demikian tidak akan memengaruhi secara signifikan kehidupan ekonomi masyarakat. Kondisi yang terjadi di Kabupaten Sintang saat ini, belum bisa di katakan kemarau. Karena menurut pengamatan di BMG

Kalimantan Barat kondisinya tetap normal. Jika curah hujannya berkisar antara 0 hingga 100 milliliter itu di katakan tidak normal, sedangkan jika curah hujannya berkisar antara 200 hingga 300 milliliter, masih itu dikatakan normal, terang Yohanes. Selama 32 tahun bertugas di Kabupaten Sintang, Yohanes mengaku, sangat paham dengan kondisi curah hujan yang ada di Kabupaten Sintang. Kebiasaan yang terjadi di Kabupaten Sintang pada akhir bulan September kondisi curah hujan akan kembali tinggi. Predikisi saya bulan Juni, Juli, Agustus hingga awal September curah hujan tetap masih sedikit. Namun untuk September Oktober November akan kembali tinggi, jelasnya. (din)

UNCAK KAPUAS

KAPUAS HULU

ningkau nuan

Tim Penilai LSS Nasional saat meninjau kebersihan fasilitas umum TK Negeri Pembina---Arman Hairiadi

Lomba LSS, TK Negeri Pembina Kapuas Hulu Wakili Kalbar PUTUSSIBAU. TK Negeri Pembina Kabupaten Kapuas Hulu mewakili Kalbar pada ajang Lomba Sekolah Sehat (LSS) ditingkat nasional. Selasa (15/6) pagi, sebanyak enam orang tim juri dari pusat melakukan penilaian di TK yang berada di Kedamin Kecamatan Putussibau Selatan ini. Tim pusat itu didampingi ketua tim penilai provinsi Kalbar, Kusnadi. Kedatangan mereka disambut langsung Bupati Kapuas Hulu AM Nasir SH yang didampingi Ketua TP PKK Kapuas Hulu Ny. Erlina Wati Nasir SH. Hadir pula beberapa kepala SKPD dilingkungan pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu. Menurut Bupati, suatu kebanggaan bahwa TK Negeri Pembina ini bisa juara tingkat provinsi dan akhirnya mewakili Kalbar ditingkat nasional. Orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini berharap TK Negeri Pembina ini bisa jadi juara pertama LSS tingkat Nasional. Sehingga kerja keras Pemerintah Kapuas Hulu selama ini bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Karena ini melibatkan semua pihak, SKPD harus bergerak juga, tidak hanya pihak sekolah saja. Seperti Dinas Cipta Karya Membangun jalan sekitar sekolah dan Kantor Lingkungan Hidup membina kebersihan lingkungan, termasuk orang tua murid, ujar Nasir. Sementara itu, Ketua Tim Penilai Provinsi Kalbar, Kusnadi menuturkan penilaian tersebut melibatkan enam tim penilai LSS tingkat nasional. Tim itu merupakan gabungan dari empat kementerian, yaitu Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri. TK Negeri Pembina Kabupaten Kapuas Hulu ini mewakili Kalbar di ajang LSS tingkat nasional melalui proses panjang. Mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi dan akhirnya mewakili Kalbar, katanya. Agar dapat bersaing, TK ini harus dapat memenuhi tiga kriteria yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dari Puskesmas Setempat dan terakhir pembinaan lingkungan sehat di sekolah oleh SKPD terkait. (aRm)

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

13

Pemkab Harus Bangun Rumah Dinas Guru Hingga ke Pedalaman

PUTUSSIBAU. Menertibkan tenaga pendidik (guru) yang belum merata hingga peningkatan kesejahteraan bagi pahlawan tanpa tanda jasa itu perlu dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas Hulu. Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Drs Mansurudin menuturkan perumahan guru dan kepala sekolah perlu dibangun baru. Langkah itu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru. Karena memang benar kita lihat di la-

pangan hanya di rehap-rehap saja, besok lusa rusak lagi. Lebih baik kita bangun baru, sehingga tidak jadi pikiran dua atau tiga tahun ke depan, ujar politisi Partai Golkar ini kepada Rakyat Kalbar, Selasa (25/6). Menurutnya, untuk mendorong upaya pemerataan guru, langkah membangun perumahan di daerah terpencil atau pedalaman harus dilakukan. Mengingat, penyebaran guru masih belum merata. Bahkan, guru yang bertugas di pedalaman

ada perumahan guru dan sekarang mereka harus ngontrak, ungkapnya. Dengan adanya fasilitas rumah dinas tentu akan membantu pemerataan guru berjalan dengan baik. Sehingga tenaga pendidik di perdesaan bisa ditunjang dengan tenaga PNS atau pun kontrak, yang kita lihat saat ini masih kurang, pungkas politisi daerah pemilihan 3 ini.

minim fasilitas salah satunya keberadaan rumah dinas. Hal tersebut, sambung Mansurudin yang menyebabkan tenaga pendidik kurang betah ditugaskan di pedalaman. Harus seimbang guru dengan perumahan, mereka sekarang malah bikin sendiri gara-gara perumahan dinas yang ada sudah rusak, seperti yang dialami para guru di SD Nanga Panyang, Kecamatan Bunut Hulu. Sama halnya dengan para guru SMA 1 Semangut, yang juga belum

Reporter: Arman Hairiadi Editor: Julianus Ratno

Polres Kapuas Hulu Berbagi Tali Asih dengan Purnawirawan dan Warakauri

Kapolres Kapuas Hulu menyerahkan bingkisan sebagai bentuk tali asih kepada Purnawirawan Polri---Arman Hairiadi PUTUSSIBAU. Berbagai kegiatan dilakukan Polres Kapuas Hulu menyambut HUT Bhayangkara ke-67. Salah satunya anjangsana, sekaligus pemberian bingkisan sebagai bentuk tali asih kepada para purnawirawan Polri dan Warakawuri (wanita yang ditinggal mati oleh sumaminya-polri), Selasa (25/6). Anjangsana itu dipimpin langsung Kapolres Kapuas Hulu

AKBP, Mahyudi Nazriansyah SIK. Kapolres juga didampingi beberapa jajarannya. Ikut pula yang mendampingi, ketua dan beberapa anggota ibu-ibu Bhayangkari Kapuas Hulu. Pada penyerahan bingkisan, ada seorang purnawirawan yang datang langsung ke Mapolres Kapuas Hulu. Namun yang lainnya, diserahkan langsung Kapolres ke rumah-rumah purnawi-

rawan dan warakawuri. Ini rangkaian dari kegiatan HUT Polri ke-67 yang jatuh pada 1 Juli 2013. Kaitan dengan rangkai ini, memang ada program kita yaitu anjangsana kepada para purnawirawan dan warakawuri, kata Mahyudi disela-sela kegiatan tersebut. Tujuannya, sambung dia, untuk memperkuat tali silaturrahmi dan bukti bahwa Polri aktif masih peduli kepada saudara-saudara para mantan Polri maupun warakawuri. Dengan semakin ditingkatkannya persaudaraan, dan mempererat saliturrahmi ini menandakan Polri tidak akan pernah melupakan jasa-jasa pendahulu, atau seniornya. Para purnawirawan dan warakawuri ini akan tetap selalu dihargai. Polri, dalam hal ini Polres Kapuas Hulu akan tetap meminta dukungan dan doa dari merekamereka ini. Sehingga kedepannya Polri semakin baik dalam menjalankan tugas-tugasnya, terutama dalam menjaga kamtibmas. Dalam keputusan-keputusan strategis kita sebagai session maker, sebagai pengambil keputusan tetap meminta masukan dan saran, baik dari anggota Polri sendiri, masyarakat, para

tokoh dan sesepuh Polri yang ada. Sehingga dengan banyaknya masukan dan saran, Insya Allah kita bisa mengambil keputusan yang paling bijaksana, paling tepat dan paling bermanfaat bagi masyarakat, ujar Mahyudi. Salah seorang Purnawirawan Polri, berpangkat Lettu, Asikin Sutisna, 71 mengucapkan berterima kasih kepada Polri dalam hal ini Polres Kapuas Hulu yang telah mengingatnya. Ia pun mengharap para purnawirawan Polri dan warakawuri, jangan sampai dilupakan. Apalagi kami yang berada di daerah ini, tentu kehidupannya berbeda dengan para purnawirawan dan warakawuri

yang berada di kota, kata kakek empat cucu yang telah mengabdi sebagai anggota Polri sejak tahun 1959 ini. Bapak tiga anak yang telah pensiun sejak tahun 1990 ini, berharap jajaran Polres Kapuas Hulu dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Jangan sampai anggota Polri Kapuas Hulu melakukan pelanggaran-pelanggaran seperti kejadian-kejadian didaerah lain. Semoga banyaknya kasus pelanggaran yang dilakukan polisi, tidak ada terjadi pada polisi di Kapuas Hulu, pesan purnawirawan yang bertugas di Polres Kapuas Hulu sejak tahun 1959 ini. (aRm)

DPC PARTAI DEMOKRAT KAPUAS HULU

Mengucapkan

Selamat

Atas Pelantikan Anggota KPU Kapuas Hulu Periode 2013-2018 Pada 24 Juni 2013 di Pontianak oleh Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat Tertanda,

Maura Marsalena Hiroh Ketua

Iman Shabirin, S.Pd.I Sekretaris

BUMI DARANANTE apai ji kitak

Perhatikan Mutu S ANGGAU . Lubang yang menghiasi ruas jalan Nasional di wilayah Kabupaten Sanggau kini sedang dilaksanakan perbaikan, dengan cara tambal sulam. Masyarakat berharap, agar perbaikan tersebut dapat dilakukan dengan semaksimal dan sebaik mungkin. Mengingat perbaikan jalan tahun lalu, dengan pola yang sama, tidak bertahan lama. Kita berharap perbaikan jalan sekarang ini, sedang dilaksanakan. Bisa menghasilkan mutu yang baik dan dapat bertahan dalam waktu lama. Terlebih lagi, saya dengar dana yang telah dikucurkan dalam perbaikan jalan diperkirakan cukup besar, pinta Herry D salah seorang warga kota Sanggau, kemarin. Terlebih lagi kata Herry, mengingat jalan yang dilaksanakan perbaikan sekarang itu, merupakan jalan nasional, yang banyak dilintasi kendaraan besar dan berat. Nah, jika mutu perbaikan jelek. Jelas akan hancur dan berlubang lagi. Kita sangat berharap, mutu perbaikan ruas jalan itu diperhatikan, tukasnya. (SrY)

Sudah Tujuh Koruptor Diseret Jaksa, Siapa Menyusul ?

SANGGAU. Hingga saat ini sedikitnya tujuh tersangka korupsi telah diseret Kejaksaan Negeri (Kejari) Sanggau ke meja hijau. Para tersangka itu, terdiri dari kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk TPA di Meliau dengan dua berkas dan tiga tersangka, kasus pengadaan semen dengan dua berkas dan dua tersangka, kasus pembangunan dermaga Sungai Ranas-Tanjung Kapuas, dengan satu berkas dan satu tersangka serta dugaan korupsi di Panwaslu dengan satu berkas dan satu tersangka. Tujuh berkas sudah sudah kita tuntaskan. Tinggal sekarang yang masih kita proses pengadaan Genset dengan pagu dana Rp 4,7 Milyar dengan tiga berkas

dan lima tersangka. Kemudian korupsi di kantor Pos dijadikan satu berkas dan satu tersangka dan kemudian pengadaan bibit jeruk dengan satu berkas dan satu tersangka. Jadi ada empat kasus dengan enam berkas yang sudah selesai, sisanya masih menjadi tunggakan, secepatnya akan kita tuntaskan, tegas Rya Dilla Fitri SH Kepala Seksi Pidana Khusus, kemarin lalu. Rya berjanji pihaknya akan bekerja professional serta transparan dalam setiap penanganan perkara. Kendati dihadapkan dengan beberapa kendala, sehingga terkesan lama dalam penanganan sebuah kasus. Salah satunya mungkin karena jumlah penyidik yang terbatas.

Perlu diketahui penyidik kita banyak yang sedang mengikuti sidang korupsi di Pontianak. Jadi itu juga kendala, karena memang waktu mereka banyak habis di sidang, termasuk saya sendiri. Bayangkan, hampir setiap minggu beberapa kali harus ke Pontianak menghadiri sidang, bebernya. Walaupun dihadapkan dengan kendala tersebut. Tapi Rya secara tegas mengungkapkan, akan secepatnya menangani perkara korupsi yang ada dan menjadi tunggakan lembaga tersebut. Ini memang sudah tugas kami. Jadi kita maksimalkan kerjanya, walau banyak kendala, tegasnya. (SrY)

Rya Dilla Fitri SH (M Khusyairi)

11 Paket Proyek Dituding Direkayasa

ILSUTARSI

Sanggau. Beberapa asosiasi jasa konstruksi di Kabupaten Sanggau menilai, sedikitnya sebelas paket proyek di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) khususnya bidang Bina Marga, Sanggau sarat dengan indikasi rekayasa atau pengaturan. Salah satu mengindikasikan lelang tersebut bermasalah diantaranya panitia mengumumkan mengambil waktu minimal. Memperlambat pencantuman kriteria personel atau nama SertiďŹ kat keahlian (SKA) dan nomor jenis SertiďŹ kat Ketrampilan Kerja (SKTK), pada pengumuman pelelangan. Kita mengindikasikan demikian.

Kentara sekali, ada indikasi peran panitia, untuk memenangkan badan usaha tertentu. Di antaranya, menggunakan batas waktu minimal, kemudian lambat mencantumkan nomor SKTK atau kriteria personel. Sudahlah demikian, sengaja mencantumkan personel yang susah dicari dan sempat terjadi adendum lagi untuk personel itu. Bagaimana mungkin dua hari lagi mau masukan penawaran baru di-upload kriteria personel itu, ungkap Sadeli Sekretaris Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional (Gapeknas) didampingi Alexander Anyan, Ketua Badan Pengurus Cabang Asosiasi Pengusaha

Kontraktor Seluruh Indonesia (BPC Apaksindo) Kabupaten Sanggau serta Sundy Forever ST salah seorang peserta lelang, kemarin malam. Menurutnya panitia terkesan sengaja mencantumkan persyaratan badan usaha (kontraktor) harus melengkapi dengan SKTK tak lazim dan susah dicari. Mirisnya waktu yang diberikan panitia sangat mepet. Ini jelas memberatkan peserta lelang. Ada kemungkinan, panitia terindikasi memenangkan badan usaha tertentu, sesuai dengan list siapa yang mempunyai paket proyek itu, bebernya. Buktinya kata Sadeli, para pemenang dari ke sebelas paket itu, terbilang pemenang tunggal, seakan kurang diminati. Kenyataan bukan demikian. Banyak kontraktor yang ingin ikut lelang itu. Tapi syaratnya sangat tak masuk akal, tukasnya. Paket-paket proyek yang dimaksud Sadeli yakni peningkatan jalan BodokBonti Rp 3,8 Milyar, peningkatan jalan Sejuah-Noyan-Lubuk Sabuk Rp 1,8 Milyar, peningkatan perkerasanjalan Tanjung Kapuas-Entakai Rp 445 juta, peningkatan dengan perkerasan jalan Empawek-Melobok Rp 446 juta lebih, peningkatan jalan Malan-SP/36 Mukok Rp 348 juta lebih, peningkatan jalan Sosok-Kedian Rp 1,2 M, pemban-

Sadeli, A Anyan dan Sundy F ST (M Khusyairi) gunan jalan Sungai Ranas-Kayu TunuPiasak tahap I Rp 2,5 M, peningkatan jalan Simpang Embaong-Sungai Batu Rp 1,3 M, peningkatan jalan Sanjan Emberas-Kedian Rp 1,2 M, peningkatan jalan Layau-Beruak/Spg Nala Rp 920 juta, pelebaran jalan Semboja Indah III Rp 1,3 M. Sadeli menilai DPU Sanggau sebagai pembina jasa konstruksi tak berfungsi. Buktinya, selama ini tak pernah melakukan pembinaan.

Padahal, dalam hal pelelangan ini menggunakan badan usaha kecil, jelas tak seharusnya dibebani dengan persyaratan yang berat. Tak ada fungsi PU selama ini. Kan PU pembina jasa konstruksi tapi apa yang ada. Semestinya badan usaha kecil ini mendapatkan perhatian dan perlu dihidupkan, timpalnya. Sementara, Alexander Anyan meminta panitia mempertimbangkan dan melaksanakan tender ulang pa-

ket-paket proyek tersebut, sebelum mencuta masalah. Saya tak mengancam, kita minta panitia mempertimbangkan segala sesuatunya, cetus Anyan singkat. Persoalan ini bakalan panjang, pasalnya Anyan dan kawan-kawannya, telah pasang kuda-kuda untuk membawa ke ranah lain. Lihat saja nanti, bagaimana pun semua harus transparan. Persoalan ini, akan kita laporkan guna untuk evaluasi bagi pihak terkait, tegasnya masih enggan mau dibawa kemana laporan yang dimaksud. Diberitakan sebelumnya, ketua Pokja Bidang Bina Marga, yang menangani lelang ruas tersebut Wisnu Harto Prasetya N, ST, tak menampik dan mengakui memasukan nomor SKA atau SKTK itu belakangan. Alasannya, di internal sempat terjadi perdebatan dalam penentuan SKA atau SKTK apa yang digunakan, pada paket ruas tersebut. Kita transfaran, hanya saja ketika akan menentukan tenaga ahli apa, sempat ada perdebatan. Nah, makanya dimasukan belakangan, jelasnya. Disinggung apakah, ada indikasi paket proyek itu merupakan pesanan atau untuk memuluskan kepentingan tertentu. Tidak ada, ini murni lelang, pungkasnya. (SrY)

14

LANDAK EDO’

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

Sumbang 200 Sak Semen

Bupati Resmikan Pembangunan GKNI NGABANG-RK. Bupati Landak, Dr Adrianus Asia Sidot MSi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Kristen Nasional Injili (GKNI) di Desa Antan Rayan, Kecamatan Ngabang, Selasa (25/6). Adrianus mengajak semua pihak untuk menghargai semua perbedaan. Baik perbedaan agama, suku dan perbedaan pilihan dalam politik. Apalagi tahun ini merupakan tahun politik. Gema politik semakin memanas. Jangan jadikan perbedaan itu sebagai pemicu keributan, karena warga hidup dialam demokrasi dan memang harus seperti itu. Hidup ini seperti taman bunga, kalau dalam taman itu hanya hidup satu jenis bunga saja, maka taman itu akan kelihatan gersang dan tidak menarik pandang. Tetapi kalau di dalamnya tumbuh berbagai macam tanaman bunga, maka taman itu pasti kelihatan indah dengan warna-warni yang menghiasi. Begitu juga dalam kehidupan sehari-sahri, perbedaan sebenarnya keindahan. Maka hargailah perbedaan yang ada dengan rasa saling menghormat, ujar Adrianus ketika memberikan sambutan di hadapan warga dan tokoh agama. Dengan dibangunnya gereja ini, Adrianus berharap akan menpertebal iman dan kepercayaan jemaat GKNI kepada Tuhan. Dengan iman yang baik, maka penghargaan terhadap orang lain pasti akan semakin baik, sesuai dengan teladan Yesus Kritus. Agar beban panitia dan seluruh jemaat GKNI terbantu, saya beri bantuan

Ilustrasi/Ist

Perusahaan Harus Terapkan CSR Ka l a u p e r l u m e m b u a t wadah seperti koperasi, di dalamnya terbentuk kelompok-kelompok kecil industri kerajinan tangan. Dengan begitu pemerintah bisa membantu untuk mencari pangsa pasar. Kalau tidak ada wadah resmi, sangat sulit bagi pemerintah untuk turun tangan langsung menbantu, saran Adrianus. Ketua TP PKK Landak Nyonya Bernadheta Adrianus mengaku hampir 14 tahun Landak dimekarkan menjadi kabupaten, baru kali ini ada perusahaan yang perduli dengan PKK. Kebanyakan perusahaan enggan menyentuh kepentingan PPK. Kalau dibina dengan baik, ibu-ibu pasti mampu menghasilkan kerajinan tangan yang berkualitas, ungkap Bernadheta. (tar)

NGABANG-RK. Pemkab Landak meminta perusahaan yang wilayahnya menerapkan Corporate Social Responsibility (CSR). Setiap perusahaan memiliki kewajiban untuk mengembangkan pola pikir warga di sekitar perusahaan. Banyak perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di Kabupaten Landak, namum mereka belum melakukan hal ini, jelas Dr Adrianus Asia Sidot, MSi, Bupati Landak ketika membuka pelatihan industri kerajinan yang melibatkan PKK Desa Semedang yang dilaksanakan PT Sampoerna Agro, Selasa (25/6). Adrianus berharap, perusahaan di wilayah kerjanya juga menerapkan program CSR. Baik berupa pembangunan infrastruktur, rumah ibadah dan lain sebagainya. Jemaat GKNI berpose bersama Bupati Landak Dr Adrianus Asia Sidot MSi dan Wakil Ketua DPRD Landak Markus Amid serta Kasi Bimas Kristesn Hariyanto Uar di depan Gereja Kristen Nasional Injili (GKNI) desa Antan, Kecamatan Ngabang, Selasa (25/6). ANTONIUS SUTARJO 200 sak semen. Saya yakin semen pasti masih digunakan, ujarnya. Ketua panitia Suherman dalam sambutannya memaparkan, rencananya pembangunan gereja ini mamakan waktu tiga tahun dengan alokasi dana yang dibutuhkan sebesar 1,5 miliar. Dana yang ada saat ini sudah terkumpul dari jemaat sekitar Rp300-an juta. Den-

gan tekad dan berkat Tuhan, Suherman yakin gereja ini akan terbangun. Dibangunnya gereja ini, karena gereja yang lama sudah tidak mampu lagi menampung jemaat pada saat kebaktian hari Minggu, karena daya tampungnya hanya 200 jemaat saja. Sedangkan jumlah jemaat di Desa Antan Rayan ini sudah mencapai ribuan orang. Apa-

bila kebaktian hari raya agama, gereja yang baru ini akan bisa menampung kurang lebih 1.000 jemaat di dalamnya, terang Suherman. Kasi Bimas Kristen Kemenag Landak, Hariyanto Uar mengatakan, sebanyak 16 unit GKNI yang tersebar di seluruh Kabupaten Landak, semuanya akan dibina. Pembinaan bukan haya satu gereja saja. Sebagai

leading sektor, dirinya tetap akan menbina dan menperhatikan kebutuhan umat dan gereja. Untuk gereja GKNI Antan Rayan dibangun secara multiyears, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik. Saya juga tetap memacu panitia untuk bekerja lebih giat lagi, agar pembangunannya tepat waktu, katanya. (tar)

KETUA DPRD LANDAK

Dan Seluruh Anggota beserta Staf

Mengucapkan

Selamat & Sukses

Atas Dilantiknya

Bapak H Hildi Hamid & Bapak Idrus Sebagai Bupati & Wakil Bupati KABUPATEN KAYONG UTARA Periode 2013-2018 Tertanda,

Klemen Apui, S.Ip, M.Si Wakil Ketua

Heri Saman, SH,MH Ketua

Markus Amid, S.Th, M.Div

Drs. Asuardi Daris, MM

Wakil Ketua

Sekwan

BUMI LAWANG KUARI balai betomu

Harga Sembako Mulai Naik S EKADAU . Harga sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok (sembako) mulai mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Salah seorang pedagang di pasar Sekadau, Titin Suryati, mengatakan harga sayur-sayuran turut naik. Kentang, bawang merah, wortel sudah mulai naik harga, kata Titin dijumpai di kiosnya, kemarin. Kentang yang sebelumnya dihargai Rp. 12.000 per kilogram naik menjadi 15 ribu rupiah. Bawang merah dari 25 ribu naik menjadi 30 ribu, sedangkan wortel yang sebelumnya 20 ribu per kilo kini dihargai 25 ribu. Kenaikan harga, tambah Titin, sudah berlangsung sekitar 2 minggu terakhir. Tahun ini kenaikan harga relatif lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya sudah masuk bulan puasa baru naik, akunya. Cepatnya kenaikan harga barang tak pelak mengundang complain dari pembeli. Titin mengaku kerap diprotes karena memasang harga lebih tinggi dari biasanya. Tapi mau gimana lagi, modalnya saja sudah naik, mau tidak mau harga jual juga kita naikkan, kata Titin. (bdu)

2.468 Warga Sekadau Hilir Terima BLSM penerima BLSM itu mencapai 2.468 orang. Jumlah ini mengacu pada jumlah warga kurang mampu yang menerima bantuan Beras untuk Masyarakat Miskin (Raskin). Jumlah itu tersebar di 14 desa se-Kecamatan Sekadau Hilir ditambah 3 desa hasil pemekaran. Menurut Hermanto, warga yang terdata itu akan diveriďŹ kasi ulang apakah layak menerima BLSM atau tidak. Pasalnya, banyak dari data Raskin tersebut, sudah tidak layak lagi menerima bantuan karena sudah ada pen-

Karena itu, kita sudah meminta pihak desa untuk mengecek kembali apakah warga yang identitasnya sudah terdata itu masih layak mendapatkan bantuan. Jika layak, akan kita berikan. Tapi jika tidak, akan kita alihkan kepada warga lain yang belum terdata, tapi benar-benar layak menerimanya,

HERMANTO

SEKADAU. Lebih dari 2.000 warga kurang mampu di Kecamatan Sekadau Hilir akan menerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Bantuan yang merupakan kompensasi atas kenaikan harga BBM bersubsidi itu rencananya akan

dibagikan dalam waktu dekat. Mungkin dalam mingguminggu ini sudah bisa dibagikan (BLSM), kata Hermanto SSos MSi, Camat Sekadau Hilir kepada Rakyat Kalbar, Selasa (25/6). Pihak kecamatan mencatat,

REPORTER: ABDU SYUKRI EDITOR: JULIANUS RATNO

Bupati Lantik Anggota BPD se Kecamatan Belitang Hulu

Simon: Anggota BPD Harus Inovasi SEKADAU. Sebanyak 109 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Belitang

Hulu dilantik Bupati Sekadau, Simon Petrus, Senin (24/9). Ratusan anggota BPD itu berasal dari

13 desa, termasuk hasil pemekaran Desa Mengaret, yakni Desa Bukit Rambat.

Rangkaian HUT Bhayangkara di Polres Sekadau

Polres Sekadau Gandeng Dinkes Gelar Sunatan Gratis S EKADAU . Polres Sekadau bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sekadau dan Dinkes Provinsi Kalbar menggelar bhakti sosial sunatan gratis di Mapolres Sekadau, Selasa (25/6). Kegiatan yang dihelat dalam rangkaian Hut Bhayangkara ke-67 itu diikuti 106 orang. Mereka yang disunat berasal dari sejumlah daerah di Kabupaten Sekadau. Lebih dari 30 tenaga medis yang berasal dari Dinas Kesehatan Sekadau, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dan tim kesehatan Polres Sekadau dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Sekadau, dr H Wirdan Mahzumi M Kes juga ikut turun langsung menyunat peserta. Jari jemarinya tampak terampil menyunat Dimas, 6, salah seorang bocah yang

ingkatan dari segi perekonomian. Karena itu, kita sudah meminta pihak desa untuk mengecek kembali apakah warga yang identitasnya sudah terdata itu masih layak mendapatkan bantuan. Jika layak, akan kita berikan. Tapi jika tidak, akan kita alihkan kepada warga lain yang belum terdata, tapi benar-benar layak menerimanya, pungkas Hermanto.

ikut berpatisipasi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan ini merupakan kerjasama kita dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan Polres Sekadau dalam rangka Hut Bhayangkara ke 67, ujar Wirdan kepada Rakyat Kalbar disela-sela kegiatan tersebut. Kegiatan sunatan masal ini, jelas Wirdan bertujuan untuk meningkatkan kemitraan antara Polres Sekadau dengan jajaran Dinas Kesehatan Sekadau. Kegiatan ini dilaksankan sebagai bentuk pelayanan kita kepada masyarakat kurang mampu, tandasnya. Sementara itu, Kapolres Sekadau, AKBP Agus Triadmaja melalui Waka Polres Sekadau, Kompol Yohanes Suhardi mengungkapkan, kegiatan sunatan gratis ini merupakan salah satu dari sekian banyak

Kepala Dinas Kesehatan Sekadau, dr H Wirdan Mahzumi MKes sedang menyunat Dimas, disaksikan Waka Polres Sekadau, Kompol Yohanes Suhardi dan AKP Setyadi. ABDU SYUKRI kegiatan yang dilaksankan Polres Sekadau dalam rangkaian Hut Bhayangkara ke 67. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Hut Bhayangkara, kata Suhardi. Selain kegiatan sunatan

gratis tersebut, pihaknya juga sudah menggelar sejumlah kegiatan lainnya. Diantaranya, turnamen billiard nine ball Kapolres Sekadau Cup, anjangsana, dan kerja bhakti. Besok (hari ini, red),

kita juga akan menggelar kegiatan kerja bhakti di kompleks pasar Sekadau, tandas Suhardi. Ketua Panitia Penyelenggara Sunatan Gratis yang juga Kasat Narkoba Polres Sekadau, AKP Setyadi menjelaskan, kegiatan sunatan gratis ini melibatkan lebih dari 30 orang tenaga kesehatan. Kegiatan ini terbuka dan dibuka untuk umum. Yang menjadi prioritas kita adalah keluarga kurang mampu, kata Setyadi. Ditambahkannya, kegiatan sunatan gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat. Warga yang ikut tidak dipungut biaya. Awalnya yang mendaftar 95 orang. Tapi saat pelaksanaan ada 106 orang yang datang, tutupnya. (bdu)

Bupati dalam arahannya mengingatkan agar seluruh anggota BPD mampu berkerja maksimal sesuai tupoksi mereka membangun desa masing-masing. Menurut orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini, yang paling urgent adalah mampu merumuskan produk hukum di Desa. Anggota BPD diharapkan mampu bekerjasama dengan kepala desa dan jajarannya, bisa sepaham dan sejalan. Dan yang terpenting bisa berinovasi membuat produk hukum untuk legalitas kerja kelompok sosial masyarakat, harap Simon. Anggota BPD, sambung diam juga dituntut untuk mampu merumuskan berbagai program pembangunan di desa masing-masing. Rumusan rencana pembangunan desa itu nanti diusulkan dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) desa. Kemudian, dari musrenbang itu, Simon melanjutkan, disatukan rencananya kepada pihak pemerintah kecamatan, dan diteruskan ke pemerintah kabupaten. Ia juga mengingatkan para kepala desa merencanakan pembangunan yang bersifat mendesak dan berdasarkan kebutuhan. Pembangunan yang mendesak itu, kata Simon misalnya yang didasari dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat, seperti

Simon Petrus. ABDU SYUKRI infrastruktur. Usahakan agar usulan pembangunan ditingkat desa memperioritas mana yang penting-penting, ujar Bupati. Selain itu, anggota DPD seKecamatan Belitang Hulu juga diminta agar selalu menjaga hubungan harmonis, meningkatkan semangat gotong royong membangun dusun, dan desa. Dengan demikian hubungan yang harmonis antar masyarakat itu kemudian membuahkan hasil pembangunan yang baik di desa. Jadi buanglah rasa iri hati kita, rasa dengki dengan satu sama lain. Kalau pun ada masalah di dusun, selesaikan melalui musyawarah untuk mencari solusinya, supaya hubungan kekeluargaan terjaga, pungkas Simon. (bdu)

SAMBAS

tumpahan salok

Arak-arakan sunatan massal. Tampak Ketua Harian KAHMI Kabupaten Sambas, Misni didampingi Uray Januardi dan Kades Kartiasa berjalan bersama peserta sunatan massal.

61 Anak Kartiasa Disunat SAMBAS. Sebanyak 61 anak Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas mengikuti sunatan massal, Selasa (25/6). Kegiatan ini memasuki bulan Sya ban dan liburan sekolah ini dilaksanakan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Kabupaten Sambas bekerjasama dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Kartiasa. Sebelum disunat di Kantor BPD Desa Kartiasa, mereka diarak keliling kampung. Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Sosial Sosnakertran Sambas H Satono SSosI MH, Ketua MABM Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid, dan Ketua Harian KAHMI Kabupaten Sambas Misni Safari SP. Kepala Desa Kartiasa, Edy Rachman SPd mengungkapkan, dari 61 anak yang mengikuti sunatan massal, tidak hanya berasal dari Desa Kartiasa. Tapi juga dari desa lain seperti Desa Dalam Kaum, Desa Lorong dan Desa Sulung Kecamatan Sejangkung, beber Edy. Dari jumlah tersebut, peserta dari Desa Kartiasa berasal dari empat dusun, yaitu Dusun Bindang sebanyak 10 orang, Dusun Sekuyang 14 orang, Dusun Jaur 4 orang, Dusun Simpang 8 orang. Sedangkan dari Desa Sulung, Kecamatan Sejangkung ada 12 orang, Desa Dalam Kaum 5 orang dan Desa Lorong 4 orang, ujarnya.

Pemdes Kartiasa mengapresiasi upaya KAHMI Kabupaten Sambas yang peduli membantu kegiatan sunatan massal, juga RSUD Sambas yang membantu proses khitanan massal tersebut. Kami dari pemdes merasa bangga dilaksanakan kegiatan sunatan massal ini, ditambah lagi kompaknya masyarakat Desa Kartiasa yang lebih mengutamakan kebersamaan dalam kegiatan kekeluargaan ini, ungkap Edy. Sementara itu, Ketua Harian KAHMI Sambas Misni Safari SP menyambut baik semangat dan antusias warga mengikuti sunatan massal, serta kompak dalam pelaksanaan kegiatan. Khitanan atau sunatan massal sangat dianjurkan dalam syariat Islam, karena ini merupakan ibadah. Selain itu, disunat juga agar kita bersih. Maka dari itu, adik-adik yang telah mengikuti sunatan ini agar dapat menjaga kebersihan diri, karena kebersihan merupakan bagian dari iman, ujarnya. KAHMI Sambas berharap, dilaksanakannya sunatan massal dapat membantu meringankan beban masyarakat. Atas nama pengurus KAHMI, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemdes Kartiasa dan RSUD Sambas yang mendukung suksesnya pelaksanaan sunatan massal ini, pungkasnya. (edo)

SAMBAS TERIGAS

RAKYAT KALBAR Rabu, 26 Juni 2013

15

Tegakkan Disiplin, Atasan Boleh Sanksi Bawahan SAMBAS. Guna menegakkan disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), setiap atasan dapat langsung melakukan pemanggilan atau memeriksa, dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP), dan melakukan proses penjatuhan disiplin terhadap bawahannya. Penegasan itu disampaikan Joko Subakti, narasumber Bimbingan Teknis (Bimtek) Peraturan Kepala Kepegawaian Negara Nomor 21 Tahun 2010 tentang Ketentuan Pelaksanaan Penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan ini dilaksanakan Badan Pertimbangan Kepegawaian (BAPEK) Jakarta dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sambas, Selasa (25/6) di Aula Hotel Wella Sambas. Ditegaskan Joko, dalam PP 21/2013 disebutkan bahwa setiap atasan di lingkungan pemerintah daerah dapat langsung melakukan pemanggilan atau memeriksa serta melakukan BAP. Juga bisa melakukan proses penjatuhan disiplin terhadap bawahan yang melang-

gar aturan disiplin pegawai sesuai kewenangannya, tegasnya. Bimtek sangat penting menurut Joko, karena tidak semua atasan dapat memahami apa saja kewenangan yang melekat padanya, terutama terhadap pelanggaran disiplin pegawai, seperti yang tuangkan dalam PP Nomor 53 Tahun 2010, yaitu dapat menindak bawahannya sesuai kewenangannya, mulai dari setara eselon 5 seperti kepala sekolah, eselon 4 dan eselon 3. Para atasan ini menindak sesuai kewenangan, apabila tidak diberi kewenangan bisa melaporkan kepada atasan yang lebih tinggi, ungkapnya. Peserta bimtek diharapkan bisa memahami, mengetahui dan melaksanakan apa yang telah didapat selama mengikuti bimtek. Selain itu, peserta juga harus bisa menyampaikan informasi kepada rekanrekannya yang belum paham, karena tidak semua PNS bisa mengikuti kegiatan bimtek ini. Manfaatkan hasil bimtek untuk menjalankan tugas dan fungsi dengan baik, pesannya. Di tempat yang sama, Kabid

Pelaksanaan Bimtek PP No 53 Tahun 2010 diaula Hotel Wella, Sambas. Kesejahteraan dan Disiplin BKD Sambas, Marianis H Majri kepada wartawan menjelaskan, bimtek dilaksanakan selama dua hari. Bimtek sudah dimulai sejak Senin (24/6), dan Selasa (25/6) kemarin bimtek berakhir. Bimtek diikuti berbagai instansi di lingkungan Pemkab Sambas, jelasnya. Peserta bimtek berjumlah 50 orang, diantaranya 8 orang

camat, 2 Kabid Dinas Pendidikan, Kasat Pol PP, 25 kepala puskesmas dan 14 kepala UPT Dinas Pendidikan. Kegiatan seperti ini sudah hampir setiap tahun kita laksanakan sejak disahkannya PP Nomor 53 Tahun 2010, namun informasi ini harus tetap dilakukan, sehingga masyarakat dapat memahami tugas dan fungsi BKD, ungkapnya. Bimtek dilaksanakan untuk

memberikan pemahaman terkait disiplin, peningkatan komitmen dan kemampuan atasan dalam melakukan proses penjatuhan disiplin kepada bawahannya. Namun yang pasti kita ingin melakukan optimalisasi penegakan hukuman disiplin di lingkungan SKPD masing-masing, sehingga program pemerintah bisa dilaksanakan secara maksimal, pungkasnya. (edo)

STAI Seminarkan Sejarah Kesultanan Melayu Sambas SAMBAS. Guna meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai sejarah Kesultanan Sambas, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sultan Muhammad Tsafiuddin Sambas, Selasa (25/6) menggelar Seminar Potret Sejarah Kesultanan Melayu Sambas di Aula utama Kantor Bupati Sambas. Sejumlah narasumber berkompeten dihadirkan dalam seminar tersebut. Diantaranya, Wakil Bupati Sambas Dr Pabali Musa MAg dengan materi Dinamika Kesultanan

Sambas Abad ke XVII-XX Dari Tinjauan Sosial Politik , Ir H Burhanuddin A Rasyid dengan materi Melayu Sambas Dari Tinjauan Sosial Budaya Dalam Menyongsong Melayu Gemilang , M Sabirin AG BA dengan materi Menyonsong Kemerdekaan Dari Tinjauan Historis , dan Uray Reza Fahmi SPd yang membawakan materi Eksistensi Kesultanan Melayu Sambas Dalam Dinamika Kehidupan Sosial . Rusiadi mewakili Ketua STAI Sambas, Jamiat Akadol dalam

sambutannya menjelaskan, seminar ini merupakan rangkaian dari Prog ram Kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan Adab STAI Muhammad TsaďŹ uddin Sambas. Tujuannya untuk mendapatkan masukan dan kritikan yang membangun. Alhamdulillah dalam pelaksanaannya, kita b a ny a k m e n d a p a t k a n d u kungan dan partisipasi dari berbagai pihak, kata Rusiadi. M e n u r u t ny a , s e m i n a r i n i merupakan kegiatan awal pengkajian sejarah berdasar-

kan sudut pandang ilmiah, dan menumbuhkan rasa cinta akan se jarah Sambas. Sehingga jati diri dan sejarah Sambas tetap terjaga. Dalam seminar dilakukan diskusi aktif, tentunya bersama pemateri yang merupakan penggiat dan pemerhati sejarah, khususnya eksistensi budaya Melayu Sambas yang menjadi target dan sasaran dalam diskusi ini, jelasnya. STAI Sambas berharap, diadakannya Seminar Sejarah Kesultanan Melayu Sambas

dapat memberikan masukan yang bermanfaat bagi peserta, khususnya mahasiswa STAI Sambas. Sehingga hasil seminar ini dapat menjadi acuan mahasiswa dalam mendalami sejarah Kesultanan Sambas. Atas nama panitia, kami mengucapkan terimakasih kepada pemateri yang memberikan masukan terhadap sejarah Kesultanan Melayu Sambas, karena masukan ini sangat berarti bagi generasi penerus Kabupaten Sambas yang akan datang, pungkasnya. (edo)

SAMBUNGAN

Sadis, Pemuda Tewas Digorok

PAGADEN-RK. Suasana malam hari di Kampung Gondang, Desa Mekarwangi, Kecamatan Pagaden Barat, Subang, Jawa Barat berubah mencekam. Seketika warga heboh dan berhamburan ke luar rumah saat mendapat kabar ditemukan sosok mayat pria bersimbah darah di perkebunan warga, perbatasan Desa Bendungan dan Desa Mekarwangi sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (23/6). Perist iwa pembunuhan itu membuat warga menjadi takut, sebab korban dibunuh secara sadis. Kuat dugaan korban digorok pada bagian

leher. Bahkan saat ditemukan, sebilah badik masih menancap di punggung korban. Beberapa meter dari korban, sepeda motor Vixion yang diduga milik korban tergelak. Lokasi kejadian tak jauh dari peternakan sapi milik Sekreatis DPRD H Suwarna. Menurut seorang warga, Dian (40) Warga Desa Mekarwangi, diduga peristiwa pembunuhan terjadi sekitar magrib. Saat itu warga Kampung Gondang sedang menggelar peng ajian di masjid sehingga tidak mendengar kejadian. Pada kejadian warga se-

dang berada di masjid acara pengajian nisfu syaban. Ketika ditemukan oleh warga sudah bersimbah darah, ucapnya. Menurut Dian, diduga sempat terjadi perkelahian antara korban dan pelaku, karena jarak antara sepeda motor milik korban cukup jauh dengan lokasi korban ditemukan. Sepert inya korban melaju dari arah Gardu Desa Bendungan menuju ke arah Gondang. Motor ditemukan di dekat Kampung Gondang, diduga korban ditikam dan lari kembali ke arah gardu dan ambruk beberapa puluh meter dengan badik yang masih tertancab di punggung korban, terangnya. Sempat beredar kabar pelaku melarikan diri ke arah pesawahan sehingga warga berbondong-bondong mencari pelaku namun tidak ditemukan. Saya berharap di bentuk Polsek di Kecamatan Pagaden Barat karena sudah sering terjadi kejahatan dan sudah sangat rawan. Dalam bulan ini saja khusus di Desa Mekarwangi sudah terjadi dua kali curanmor dan sempat ada pembegalan mobil box, tuturnya. Tak lama, petugas kepolisian dari Polsek Pag aden datang untuk melakukan olah

TKP. Dari saku celana korban ditemukan identitas korban bernama Ahmad Rizal (25) warga Kampung Ali Hamdan RT 15/04 Desa Marancang Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta. Kapolsek Pagaden AKP Ahmad Mulyana mebenarkan telah ditemukan sesosok mayat pria. Diduga korban dibunuh. Dari hasil pemeriksaan medis korban mengalami luka sayat di leher kanan, sela-sela jari kiri ada luka sayat diduga korban sempat memberikan perlawanan. Saat ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), baju korban basah, padahal tidak turun hujan. Selain itu, sepeda motor milik korban yaitu Honda Vixon bernomor polisi T 2870 BQ masih ada, korban mengenakan pakaian kemeja pendek kotak-kotak warna merah, jaket warna hitam, celana coklat, helm warna putih dan sandal sepatu warna putih, ujarnya. Sedangkan hape milik korban diamankan Satreskrim Polres Subang, dan pihaknya terus melakukan penyidikan terkait kejadian tersebut. Diduga kuat hal itu merupakan motif pembunuhan dan saat ini kami sudah mengidentifikasi nama yang diduga pelaku, ujar Kapolsek AKP A Mulyana. (jpnn)

Panik, Residivis Nyaris Lukai Polisi PALEMBANG-RK. Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang, pimpinan Iptu Robert P Sihombing terpaksa menindak tegas residivis kasus pencurian bernama Ardiansyah (29), warga Jl KGI Suro Lrg Sungai Tawar IV, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan IB II Palembang. Apalagi saat akan ditangkap, dirinya sempat mengeluarkan pisau dari balik bajunya yang dialamatkan kepada Robert. Beruntung, tembakan petugas lebih dulu mengenai kakinya, sehingga membuat pria yang mengaku sebagai tukang becak di kawasan pasar

sekanak itu tersungkur. Ardiansyah pun lantas digirng ke Mapolresta Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Terakhir, pada laporan polisi No. LP/B-898/ V/2013/Sumsel/Resta bersama empat orang rekan yang masih dalam pengejaran polisi, Ardiansyah membobol gudang Buncit, sebuah gudang yang terletak di kawasan pasar Sekanak, 29 Ilir. Saat itu, pengurus gudang, Dwi Windu Mardika (51), pengurus gudang yang telah melapor ke Mapolresta Palembang lantaran mengalami kerugian lebih

dari Rp50 Juta Pelaku sempat memberikan perlawanan saat akan ditangkap. Sehingga terpaksa kami menindak tegas. Dari laporan yang kami terima, kerugian gudang yang berisi kabel dan lampu tersebut hampir mencapai Rp100 juta, karena dicuri oleh pelaku bersama rekannya. Ada empat orang lagi yang masih kami kejar, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Djoko Julianto Sik MH melalui Iptu Robert P Sihombing. Sementara itu, Ardiansyah mengaku menyesal telah terlibat aksi pencurian. Kebutuhan ekonomi yang mendesak, menjadi

penyebab pria dua anak ini nekat ikut mencuri. Dari hasil penjualan barang curian tersebut, dirinya mengaku hanya mendapat jatah tak sampai Rp5 juta. Aku tu nekat karena kebutuhan ekonomi, Pak. Penghasilan aku sebagai tukang becak idak cukup untuk keluargo. Kareno itu aku galak diajak kawan aku, D (Dpo) maling di gudang itu. Kami memang tahu, kareno kami mangkal disitu, ungkapnya. Terkait niatnya melawan dan melukai petugas, Ardiansyah mengaku Khilaf. Aku tu nak belari, Pak. Panik aku pas ado pak Polisi, tukasnya. (jpnn)

Pasar Sepauk ......................................................................dari halaman 9 Dinas Kebersihan Pemadam Kebakaran dan Pertamanan Sintang meluncur ke lokasi kejadian. Masyarakat sekitar ikut membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun tak bisa berbuat banyak. Ketika petugas pemadam kebakaran datang, api sudah membesar. Petugas berupaya merelokasi api agar tidak meluas. Belum diketahui sumber api. Tidak ada korban jiwa

dalam kebakaran tersebut, namun kerugian materil mencapai puluhan miliar. Informasi dihimpun Rakyat Kalbar, api berasal dari bangunan ruko yang berada di bantaran sungai. Kuatnya angin membuat api menjalar ke seberang jalan hingga menghanguskan puluhan ruko dan rumah warga lainnya. Ketika kebakaran masyarakat ada yang sudah bangun dan ada pula yang masih tidur, kata Athung,

Kepala Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk. Athung mengaku belum mendapat informasi pasti berapa ruko dan rumah warga yang terbakar. Menurutnya hingga pukul 09.00, kepulan asap masih cukup pekat. Banyak bangunan sudah rata dengan tanah. Petugas dari pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan. Yang pastinya puluhan pintu ludes. Kemungkinan lebih dari 50 pintu, jelasnya. (din)

Rio Dimangsa ....................................................................dari halaman 9 menangkap buaya tersebut dengan cara dipancing. Buaya besar tersebut memakan umpan dan memutuskan tali pancing. Selama tiga hari warga menyusuri Sungai Pesaguan, buaya itu seukuran sampan

dan berat sekitar 250 kilogram. Tadi siang sudah tertangkap, sekarang menjadi tontonan warga, ujar Fattilaw. Orangtua dan keluarga Rio merasa puas. Karena buaya yang telah memangsanya ber-

hasil ditangkap. Buaya itu akan dibunuh dan dibuang ke sungai. Tapi akan disimpan dulu di halaman rumah orangtua Rio selama tiga hari, kata Iskandar Mulyadi, Kepala Desa Pematang Gadong. (jay)

Ajak PDRM...............................................................................dari halaman 9 merupakan jaringan internasional. Sabu yang masuk dari perbatasan Kalbar ini, bukan hanya diedarkan di Kalbar, melainkan juga diedarkan di provinsi lainnya di Indonesia. Hasil penangkapan yang dilakukan Polresta Jakarta Barat, Polda Metro Jaya terhadap UL alias IS, kemudian berkoordinasi dengan kita serta Mabes Polri, membuat ada titik terang pemasok sabu dari perbatasan di Kalbar. Saya pun langsung mengajak Mabes Polri, BNN untuk mendatangi PDRM, guna menindaklanjuti hasil penyelidikan terkiat pemasok bernisial LJK itu, jelasnya. Dikatakan Kapolda, bersama Direktur 4 Narkoba Mabes Polri dan BNN mendatangi PDRM Malaysia belum lama

ini. Awalnya PDRM tidak mau buka-bukaan, terkait DPO Internasional yang dicari di Malaysia. Akhirnya Kapolda mengambil kebijakan untuk lebih terbuka kepada PDRM, dan akhirnya PDRM juga terbuka. PDRM sudah menyatakan kerjasama dengan kami terkait pengejaran DPO Internasional bernisial LJK yang ada di Malaysia. Awalnya memang belum terbuka, namun karena kami lebih terbuka, akhirnya PDRM juga terbuka membicarakan permasalahan ini. Akhirnya kami pun sepakat bekerjsama, memberantas Narkoba di daerah perbatasan Kalbar-Malaysia, jelas Kapolda. Lanjut Kapolda, pengiriman sabu dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur perbatasan Kalbar-

Malaysia diantaranya 28 kilogram sabu yang melibatkan oknum Bea dan Cukai Entikong. Kemudian kasus UL alias IS warga Kota Pontianak yang ditangkap di Jakarta Barat. Narkobanya sebanyak 2,35 kilogram sabu berasal dari Malaysia. Pada 2012 lalu, juga terdapat 3 kilogram sabu pengiriman dari Jakarta yang diduga dari Malaysia juga. Peredaran Narkoba dari Malaysia, ada yang langsung ke Kalbar dan ada juga langsung ke Jakarta. Kalbar dijadikan para bandar Internasional sebagai tempat translit untuk memasukan Narkoba, yakni melalui perbatasan MalaysiaKalbar. Setelah sampai ke Jakarta, kemudian baru diedarkan ke provinsi terdekat, jelas Tugas. (sul)

Harian Rakyat Kalbar | Halaman 16 | Rabu, 26 Juni 2013

Sang Pejuang Kembali Dilantik Pasangan Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid dan Wakil Bupati, Idrus resmi dilantik Gubernur Kalbar, Drs Cornelis MH, Selasa (25/6). Pelantikan digelar dalam sidang paripurna istimewa yang dipimpin Ketua DPRD KKU, H Ibrahim Dahlan. Usai dilantik, Bupati H Hildi Hamid yang pernah mendapat penghargaan dari Universitas Tanjungpura (Untan) tahun 2013 secara resmi mengemban tugas, membawa kebaikan bagi KKU untuk lima tahun ke depan. Pasangan H Hildi Hamid dan Idrus yang

dalam jargon kampanyenya, Akan Habishabisan Mensejahterakan Kayong Utara , mendapat apresiasi dari Gubernur Kalbar Cornelis. Gubernur Cornelis mengharapkan, pasangan eksekutif KKU ini dapat menjadikan KKU sebagai kabupaten yang maju, berdikari, mandiri, dan menorehkan tinta emas dalam perjalanan pemerintah dan pembangunan. *

Foto dan Narasi: Kamiriluddin


Rakyat Kalbar 26 Juni 2013