Issuu on Google+

Jumat, 25 Maret 2011 20 Rabiulakhir 1432 H/21 Jie Gwee 2562 Terbit Pertama: 29 November 1998

Eceran Rp 2.500,http://www.equator-news.com

Kalimantan Barat Sebenarnya Hukum

Korban Cek Kosong Terus Menagih PONTIANAK. Korban penipuan pasangan suami-istri, Hiak Hui alias Jimi dan Agustina dengan modus penerbitan cek kosong terus melakukan penagihan. Korban belum puas meskipun pelaku sudah ditahan di Polda Kalbar. Saya minta Jimi dan istrinya segera menyelesaikan kewajiban utang-utangnya, tegas Yusuf Mansyur, salah seorang korban penipuan yang dilakukan Jimi dan Agustina kepada Equator, Kamis (24/3). Yusuf banyak mengalami kerugian akibat ulah pasangan suami istri tersebut. Secara materiil, nilai kerugian mencapai lebih dari Rp 2 miliar. Tak hanya itu, Yusuf juga terpaksa harus kehilangan rumahnya. Walau ia sudah ditahan, tidak berarti kewajibannya kepada saya bisa diabaikan. Ia tetap harus membayar utangnya itu, ucap Yusuf. Yusuf merupakan pemilik kayu yang bekerjasama dalam bisnis kayu dengan PT Surya Indah Khatulistiwa (SIK) dan Jimi adalah Direktur PT SIK. Kasus penipuan berawal saat korban memasok bahan baku kayu ke PT SIK sejak Desember 2010 hingga Februari 2011. Selama kurun waktu tersebut, ada sekitar 5 kali Yusuf memasok kayu dengan harga sekitar Rp 2,1 miliar. Terhadap kayu-kayu itu, Jimi kemudian mem

Juliarti-Pabali Unggul PAS Sapu Bersih Suara Kota Calon bupati nomor urut 1 tetap optimis menang. Pasangan PAS unggul di TPS dalam kota. Proses perhitungan suara terus berlangsung. Desk Pilkada Sambas mencatat kemenangan JPM. SAMBAS. Pemungutan suara Pemilukada Sambas, Kamis (24/3) kemarin, berlangsung lancar di bawah pengamanan ketat kepolisian. Data terakhir dari perhitungan sementara Kantor Kesbangpolinmas me-

nyebutkan, pasangan JuliartiPabali Musa (JPM) menempati urutan teratas. Hingga pukul 19.30 tadi malam, pasangan yang didukung koalisi empat partai itu meraih 86.377 suara atau 35 persen dari total jumlah suara yang masuk. Peringkat kedua ditempati pasangan Prabasa Anantatur dan Hasan Sanusi. Pasangan yang diusung koalisi Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut memperoleh 66.538 suara atau 27 persen. Di urutan ke tiga ada pasangan Darwin dan Darso. Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan PPIB ini memperoleh

54.416 suara atau 22 persen. Munawar dan Bonefatius Bone yang maju melalui jalur perseorangan atau independent memperoleh 26.503 suara atau 11 persen. Sementara pasangan TauďŹ triandi dan Perden Firdaus hanya memperoleh 10.981 suara atau empat persen. Meski baru sebatas perhitungan sementara, namun berdasarkan data perhitungan Kesbangpolinmas ini, perolehan suara pasangan JPM sulit terkejar. Besar kemungkinan Pilkada Sambas berlangsung satu putaran. Sementara untuk tingkat

Halaman 7

Bercabang 40 Pohon Kelapa Ditukar Motor

Halaman 7

Kejari Periksa Dua Saksi Kasus KP PONTIANAK. Kejari Pontianak menunjukkan keseriusannya memproses kasus selisih pungutan retribusi Khatulistiwa Plaza (KP) senilai Rp 5 miliar. Korps Adhiyaksa itu kembali memeriksa dua orang saksi, Kamis (24/3). Kita dimintai keterangan sejak pagi, sekitar pukul 10.00 di kantor Kejari Pontianak, ujar Shanti, Sekretaris Asosiasi Pedagang Khatulistiwa Plaza (APKP) kepada Equator, usai menjalani pemeriksaan di kantor Kejari Pontianak, kemarin. Shanti tidak membeberkan apa saja isi pemeriksaan terhadap dirinya. Namun ia mengaku datang bersama dengan salah seorang saksi lain yang juga dimintai keterangan oleh penyidik Kejari. Kita sangat bersyukur Kejari Pontianak di bawah pimpinannya yang sekarang mau menangani kasus ini. Kita sudah lama berharap agar

SUNGAI PINYUH. Warga Desa Sungai Bakau Besar Laut (SBBL) Kecamatan Sungai Pinyuh dihebohkan dengan ditemukannya pohon kelapa bercabang 40. Pohon yang ditanam Buchari Abdul Razak, 62, ini dipindahkan dari kediamannya ke Markas Kodam XII Tanjungpura Pontianak, Kamis (24/3). Pohon kelapa tersebut ditanam sejak 1998 lalu. Tidak menyangka kalau pohon itu akan tumbuh lain dari biasanya. Sebab bibitnya sama dengan bibit kelapa biasa, kata Buchari. Keunikan pohon kelapa terletak pada banyaknya jumlah cabang yang tumbuh di antara cabang lainnya. Cabang-cabang baru itu tumbuh dari tunas mayang pohon induk kelapa. Hingga jumlah cabang yang tumbuh mencapai 40 batang.

Halaman 7

Ekonomi

Halaman 7

TNI bersama warga memindahkan pohon kelapa bercabang 40, kemarin. HERY ARDIANSYAH

Kampung Budaya Masih Tanda Bintang CPNS Kubu Raya Tak Diulang

Salmon: Akomodir Semua Budaya Dialog Anggota DPRD Kabupaten Sanggau dengan Direksi dan para manager PTPN XIII, kemarin. MARIHOT TAMBUNAN

Rapat Kerja PTPN XIII dan DPRD Sanggau PONTIANAK. Direksi PT Perkebunan Nusantara XIII rapat kerja dengan Komisi B DPRD Kabupaten Sanggau di kantor direksi perusahaan tersebutdi Jalan Sultan Abdurrachman Pontianak, Kamis (24/3) kemarin. Hasilnya, komitmen menyejahterakan petani. Rapat dihadiri Direktur Produksi PTPN XIII, B Rachman beserta jajaran Distrik Manager KB1, Kepala Bagian, Manager di lingkungan PTPN XIII, sedangkan dari DPRD Kabupaten Sanggau dipimpin Ketua Komisi B, F Suwondo beserta seluruh anggota Komisi B beserta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Yohanes Anselmus, S.Sos. Dari rapat ini dicapai kesamaan pandangan dari PTPN XIII dengan Komisi B DPRD Kabupaten Sanggau, yakni sama-sama membahas upaya peningkatan kesejahteraan petani dan pengembangan perkebunan di Kabupaten Sanggau. Pertanyaan yang kritis pun dilontarkan oleh anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sanggau, yang menyampaikan aspirasi masyarakat yang masuk. Tidak hanya itu, wakil rakyat dari DPRD Kabupaten Sanggau ini pun juga memberikan beberapa solusi untuk pengembangan perkebunan ke depan, termasuk pengembangan PTPN XIII. Mereka memandang, petani yang menyampaikan aspirasi ke DPRD Sanggau adalah masyarakat yang patut diperhatikan, sedangkan PTPN XIII adalah perusahaan yang sudah lama berin

PONTIANAK. Pro dan kontra terus berlanjut menyikapi rencana pembangunan perkampungan budaya senilai Rp 23 miliar. Dari sisi kajian budaya, rencana tersebut akan mendorong gairah para seniman dan berpotensi memajukan sektor pariwisata. Dalam berbagai hal selalu ada pro dan kontra, selalu ada

tanggapan positif dan negatif. Hal itu biasa terjadi. Dari pandangan budaya, rencana membuat perkampungan budaya itu tidak mubazir, kata Drs Salmon Batuallo, Kepala Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BKNST) Wilayah Kerja Kalimantan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dijumpai Equator

SK Pengangkatan Lambat Keluar

di kantornya, Kamis (24/3). Menurut Salmon, jika terlaksana maka lokasi itu akan menampung berbagai budaya yang ada di Kalbar. Sebenarnya program tersebut sudah lama direncanakan pemerintah daerah dan baru akan direalisasikan 2011. Belum lama ini kita rapat

Halaman 7

Salmon Batuallo.Julianus Ratno

Awasi Limbah Pasar Flamboyan

Kekumuhan di Pasar Flamboyan menimbulkan limbah. JULIANUS RATNO

PONTIANAK. Kondisi Pasar Flamboyan yang terletak di jantung Kota Pontianak dinilai kumuh. Namun Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pontianak sudah melakukan pengawasan di setiap pasar-pasar tradisional di Kota Pontianak. Tak terkecuali dengan pasar Flamboyan yang dinilai masyarakat sangat kumuh. Kita sudah lakukan pen-

gawasan limbah di pasar Flamboyan, ungkap Kepala Bidang Pengawasan dan Penataan Hukum BLH Kota Pontianak Haryadi S Triwibowo kepada Equator di ruang kerjanya, Kamis (24/3). Menurutnya, pasar-pasar tradisional di Kota Pontianak menjadi salah satu penilaian untuk meraih adipura. Sehingga BLH Kota

PONTIANAK. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mengevaluasi penyelenggaraan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Kubu Raya (KKR). Tak akan ada pengulangan. Kita sekarang sedang mengevaluasi proses pelaksanaannya apakah sesuai prosedur atau tidak. Hal ini menyangkut manajemen, apakah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh BKN, kata Bambang Chrisnadi, Deputi Pengendalian Pengadaan PNS BKN ditemui usai rapat tertutup bersama pejabat Provinsi Kalbar dan KKR di Ruang Praja I Kantor Gubernur Kalbar, kemarin (24/3). CPNS KKR ini sifatnya tak substantif tetapi hanya tataran kerjasama yang menggarap soal dan jawaban test. Hal ini dilihat dari urgensinya suatu persoalan. Yang pasti Surat Keputusan (SK) Pengangkatan CPNS Kubu Raya akan semakin lama, baik pengangkatan maupun pemberian nomor induk kepegawaian, kata Bambang.

Halaman 7

Halaman 7

Menelusuri Keberadaan Istana Kerajaan di Kalbar (bagian 90)

Penopang Perkembangan Kota Sekadau Kota kecil terbentuk. Berawal dari perkembangan pusat kerajaan atau Kesultanan Sekadau. Suasana harmonis terbina. Bahasa Senganan dipergunakan mayoritas warganya.

Halaman 7

Injet-injet Semut CPNS Kubu Raya Tak Diulang - Ade intrik politik ndak ye..?

- Bang Meng

Kabupaten Sekadau terlahir dari Pemekaran Kabupaten Sanggau. Memiliki ibu kota kabupaten di Kecamatan Sekadau Hilir. Daerah kecil yang memiliki potensi jalur transportasi segi tiga ini masing-masing ke daerah Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ketapang, ke arah Kabupaten Sanggau, dan ke arah Kabupaten Sintang.

Kota Sekadau merupakan kota inti yang dilewati oleh jalur ke kota maupun pedalaman. Salah satunya ke daerah Tiga Belitang (Belitang Hilir, Hulu, dan Tengah) yang berbatasan dengan Senaning, Kabupaten Sintang dan Sarawak, Malaysia Timur. Nama Kota Sekadau diambil dari nama anak sungai yang melintas di daerah tersebut, yakni Sungai Sekadau. Sungai ini bermuara ke Sungai Kapuas,

tepat berada di tengah-tengah Kota Sekadau. Penduduk asli Kabupaten Sekadau adalah etnis Dayak yang mayoritas disebut Dayak Mualang (rumpun Dayak Iban). Sebagian besar bermukim di Belitang Hilir, Belitang Tengah dan Belitang Hulu, dan rumpun-rumpunnya yang lain menyebar di sekitar wilayah Sekadau sampai ke Kabupaten Sintang. Kabupaten Sekadau banyak

Halaman 7

Harga Eceran :

Mempawah Rp 2.500,-

Singkawang Rp 2.500,-

Bengkayang Rp 2.500,-

Sambas Rp 2.500,-

Landak Rp 3.000,-

Sanggau Rp 3.000,-

Sintang Rp 3.000,-

Melawi Rp 3.000,-

Kapuas Hulu Rp 3.000,-

Ketapang Rp 3.000,

interaktif

2 

equatorial

Kenapa Impor Beras

Usai sudah hingar bingar Pemilukada Sambas. Warga Kabupaten Sambas begitu antusias mengikuti semua tahapan proses demokrasi di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini. Lima pasangan calon sangat elegan dalam berkomentar dan bertutur kata kepada publik. Meski semuanya optimis memenangkan pertandingan, namun pilihan rakyat yang menentukan siapa yang bakal memimpin Kabupaten Sambas. Perolehan suara sementara telah memberikan signal, pasangan Juliarti-Pabali Musa (JPM) memimpin perolehan suara. Pun demikian, keputusan final jumlah suara nantinya ada di tangan KPU Sambas setelah melalui proses rekapitulasi dan pleno. Perolehan suara JPM memang bersaing ketat dengan pasangan Prabasa Anantatur-Hasanusi (PAS). Jika JPM yang unggul, maka kemenangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Kabupaten Sambas. Begitu juga apabila pasangan lain yang unggul tetap menjadi kemenangan bersama. Dari pernyataan lima pasangan calon memang tersirat kesadaran untuk siap kalah dan siap menang, bukan menang jadi arang, kalah jadi abu. Semuanya tetap bersatu dalam keharmonisan tanpa iri dan dengki. Kita merasa bersyukur menyaksikan para politisi, birokrat dan berbagai kalangan yang tetap seiring sejalan meski berbeda baju parpol, berbeda visi dan misi. Namun tujuan akhirnya, hendak memajukan Kabupaten Sambas. Bukankah mereka sudah mengemukakan visi dan misinya yang disampaikan di hari pertama kampanye dan acara debat publik. Semuanya hanya berbeda platform tetapi tujuannya satu yakni menyejahterakan rakyat. Semoga saja orientasinya bukan jabatan dan kedudukan. Klasifikasi pemilih memang beraneka ragam. Ada yang memilih berdasarkan kedekatan hubungan kekeluargaan, balas budi atau karena berpikir rasional. Ada pula pemilih konvensional karena ikut-ikutan. Terlepas dari itu semua, mayoritas pemilih di Kabupaten Sambas dapat dikategorikan pemilih yang cerdas. Mengapa demikian? Sudah tidak gontok-gontokan saja berarti cerdas. Sebab untuk apa saling silang pendapat di antara simpatisan atau pendukung calon. Cerdas juga berarti tak mengandalkan otot. Setidaknya lima pasangan calon juga sudah memberikan pemahaman kepada simpatisannya. Akur di jajaran elite, meretas ke bawah. Kita semua tahu, untuk menjadi pemimpin tak semudah yang dibayangkan. Para calon telah menguras energi dan finansial yan cukup banyak. mereka jua mengerahkan seenap kemampuan dan pemikiran untuk menarik massa. Semua itu pengorbanan yang tidak sia-sia. Bagi pasangan calon yang menang nanti bisa saja mengakomodir ide-ide cemerlang yang telah disampaikan lawan politiknya, meskipun tak semuanya. Mengambil yang baik dan membuang yang buruk, apa salahnya. Kepada pemenang Pemilukada, semoga saja tidak menyia-nyiakan amanah yang telah diberikan rakyat. Bukan zamannya lagi mengingkari kepentingan rakyat banyak. Kini saatnya berkorban dan menepikan kepentingan pribadi atau golongan. ***

TELEPON PENTING

Banyak hal yang aneh dan lucu di Indonesia. Salah satu diantaranya, Indonesia adalah sebuah negara agraris. Tanahnya subur dengan keka yaan alamnya yang melimpah, tapi malah impor beras. Apakah pemerintah dan bangsa Indonesia salah kelola? Atau sumber daya manusia (SDM) nya yang rendah (bangsa yang konsumtif ).

M

081345657439 21-3-2011

Rumah Sakit

Ke Sekolah Lewat Lumpur

T

ASALAH

1 081649

Polisi

09.00

ANGGAPAN

081256594866 24-3-2011

08.09

PACHIRA MOTOR JUAL - BELI & TUKAR TAMBAH MOBIL BEKAS Trend Auto Second

734900 7558880 774766 736184 742910 883126

081345061981 22-3-2011

Namanyapun perampok. Jangankan wanita yang tidak berdaya, laki-laki pun juga kapok dikerjain perampok, nyawa taruhannya. Anak-anak gadis di zaman edan sekarang memang tampak jagoan menjadi kebanggaan orangtua, tapi sekadar rasa bangga doang. Kenyataannya, kejadian yang dialami Ag dan Er, mahasiswa salah satu universitas negeri di Kota Pontianak ditelanjangi para perampok di Jembatan Ambawang, Desa Durian, Rabu (16/3) lalu adalah pelajaran buat dua sejoli. Mungkin warga sekitar sudah bising melihat mereka suka indehoi dan bersedap-sedapan di jembatan tersebut, tentulah mengganggu ketertiban umum dan lingkungan. Untung ditelanjangi, jika dipelasah tentu babak belur. Mahasiswa? Sangat memalukan berbuat mesum di atas jembatan? Mohon kepada Bapak kapolda Kalbar agar yang dituduh merampok tersebut dapat diberikan surat penghargaan, karena mereka sudah membantu Siskamling, akan tetapi cara kerja mereka perlu dimantapkan.

Aksi perampokan yang dialami Ag dan Er di Jembatan Ambawang, Desa Durian, Rabu (16/3) lalu menjadi pelajaran bagi kita. Apalagi dua mahasiswa salah satu universitas negeri di Pontianak ini ditelanjangi para perampok saat berpacaran di tempat gelap. Para orangtua mesti waspada dan mengawasi pergaulan anaknya. Tidak membiarkan anak-anaknya keluyuran pada malam hari, demi menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan. Penanaman pondasi agama sejak dini oleh orangtua berperan penting bagi perkembangan moral anak di era saat ini. Tak hanya penjabaran ajaran secara formal dalam tataran ritual dan tradisi, namun pendidikan agama yang disertai pemahaman dalam sistem yang utuh dan mengajarkan kebaikan yang harus dijalani oleh anak. Penegak hukum dituntut mampu mengungkap empat perampok tersebut, karena kejadian ini telah memberikan trauma bagi korban. Begitu pula dengan pemerintah, punya peran besar dan luas dalam menangkal kasus serupa di kemudian hari. Menurut Anda?

g n i k o o B 11555

737701 732101 739685

sekolah lewat jalan tanah yang penuh lumpur. Seharusnya sebagai anggota Dewan Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sambas mendukung pembangunan ini

16.34

Biarkan Jalan Ledo-Subah Sambas dibangun, yang lain jangan banyak protes. Kami masyarakat bersyukur, karena daerah kami dibangun. Tony Kurniadi, lihatlah anak-anak kami ke

SMS

Kriiiing....!!!!

Poltabes Ptk Polsek Ptk Kota Polsek Ptk Barat Polsek Ptk Selatan Polsek Ptk Timur Polsek Ptk Utara

HP : 0819-5267-5378

Pengantar: Tumpahkan unek-unek, kritik, pujian ataupun komentar Anda tentang layanan umum dalam kolom SMS InterAktif. Untuk SMS yang belum dimuat harap bersabar, antre! Kami tidak melayani SMS berbau SARA dan menyudutkan pribadi tanpa fakta.

Cerdas Memilih

RS. Soedarso RS. St. Antonius RS. YARSI

Jumat, 25 Maret 2011

Alamat Jl. Dr. Sutomo No. 6 B Telp. (0561) 6587803 Pontianak 78116 - Kalimantan Barat

 Annisa

: 085245567272 0561-7534754

 Anto

: 085750103084 081345108008

 Faisal

: 085252029988 0561-7512119

Suzuki Escudo Nomade Tahun 1997 Warna : Merah Met

Honda Jazz Sporty VTEC Tahun 2006, Warna : Silver Stone

Suzuki Grand Escudo 1,6 Tahun 2004 Warna : Biru Metalik

Toyota Kijang Avanza G Tahun 2010 Warna : Abu-abu Met

Daihatsu Xenia Xi Sporty Tahun 2010 Warna : Silver Met

Toyota Kijang Krista 1,8 EFI Tahun 2000 Warna : Hijau Metalik

Daihatsu Taruna FEX Tahun 2003 Warna : Hitam Silver

Suzuki Karimun Tahun 2002, Warna : Silver Metalik

Honda Jazz idsi Tahun 2005, Warna : Biru Met

Toyota Kijang Avanza G Tahun 2008, Warna : Green Metalik

Toyota Avanza E Tahun 2004, Warna : Silver Met

Toyota Kijang Innova G Tahun 2008, Warna : Hitam

Pemadam Kebakaran Din Kebakaran Kota PMK PB PMK Bintang Timur PMK Merdeka PMK Sei Raya

730897 736344 585511 7171666 7159596

577868

PDAM PDAM

767999

Long Hwa Oil 40 ml:

Jl. Gajah Mada No. 3 Telp. 577868 Fax: 741963 Pontianak

OBAT KUAT

PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KALBAR

Alamat email: long.hwa2011@yahoo.com

CABANG PONTIANAK

1 menit bereaksi langsung BESAR dijamin!!!

Test&BUKTIKANlangsungDITEMPAT

DAFTARKAN SEGERA !!!

10 tablet kuat:

Dalam rangka Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GRASS) akan dilaksanakan lagi pada Tanggal 1 April 2011, maka kami himbau kepada calon pelanggan PLN yang ingin pemasangan listrik baru segera mendaftar langsung (tanpa perantara) ke kantor PT. PLN terdekat dengan membawa syarat-syarat :

Pemacu EREKSI, Penahan EJAKULASI, Penyembuh IMPOTENSI

Tips UJI khasiat Oil: Oleskan beberapa tetes Long Hwa oil di belakang telapak tangan dan urut perlahan. Setelah beberapa saat, urat ditangan akan tampak semakin TIMBUL. Demikianlah reaksi ramuan dlm Long Hwa oil meresap ke dalam epidermis dan masuk ke dalam pembuluh darah, lalu menge mbangkan & melancarkan peredaran darahnya.

1. 2. 3. 4.

Unit Pelayanan PLN yang bisa untuk dihubungi :

Layanan Informasi & Pemesanan :

On.Line: 08.00-20.00 WIB

HUBUNGI :

Foto copy KTP Calon pelangan Foto copy Rekening Listrik Tetangga Sket Lokasi No. Telpon - HP yang bisa dihubungi

081347584506 087736611117 081345479786

- PLN Rayon Kota Jl. Achmad Yani No. 25 Telp

: 0561 - 734420

- PLN Rayon Siantan Jl. Khatulistiwa Telp.

: 0561 - 883103

- PLN Rayon Jawi Jl. Martadinata, Telp.

: 0561 - 771360

- PLN Ranting Rasau Jaya Jl. Sultan Agung Km,29, Telp.

: 0561 - 6596124

- PLN Ranting Mempawah Jl. GM. TauďŹ k , Telp.

: 0561 - 691027

- PLN Ranting Ngabang Jl. Karya Maniamas , Telp.

: 0563 - 22030

- PLN Ranting Kakap Jl. Raya Kakap Telp.

: 0561 - 7013200

Untuk layanan pengaduan pelanggan melalui SMS Anda dapat mengirimkan SMS ke :

No. HP : 08115718811

Penerbit: PT Kapuas Media Utama Press. Pembina : Dahlan Iskan. Direktur: Djunaini KS. General Manager: M. Mahfuz Abdullah. Umum dan Personalia: Djailani Kasno.

Harian

Jawa Pos Media Group

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: R Rido Ibnu Syahrie. Koordinator Liputan: Hamka Saptono. Dewan Redaksi: Mahmudi, Anton Perdana, Yuni Kurnianto, Elfrida Sinaga, Misrawie, Hermanto. Staf Redaksi: Budi Yoyok, Abdu Syukri, Julianus Ratno. Kota Pontianak: Arman Hariadi. Biro Mempawah: Al Shandy (Jl Teratai Blok A No 3 Telp 0561-691326). Biro Kubu Raya: Mordiadi. Biro Singkawang: Indra Nova Jatra Kusuma. Biro Sambas: M Ridho (Jl. Sukaramai Komp Didis Permai Blok G10, Desa Dalam Kaum, Sambas Telp. 0562-392738). Biro Sanggau: M Khusyairi (Ka Biro) (Jl H Juanda Kel Beringin Telp 0564-21525). Biro Landak: Kundori (Jl Jalur 2 Ngabang depan Wisma Usaha Jaya Pal.2 Ngabang). Biro Kayong Utara: Kamiriludin (Ka Biro) (Jalan Simpang Tiga Desa Siduk, Kecamatan Sukadana). Ketapang: Kiram Akbar. Biro Sekadau: Antonius Sutarjo (stinger). Biro Kapuas Hulu: Kholil Yahya (Jl M Yasin,Putussibau utara No 3 (Telp. 0567 22877). Biro Melawi: Sukartaji (Ka Biro) (Jl Juang Nanga Pinoh. Telp. 0568-22069). Biro Sintang: Jl Oevang Oeray Baning Sintang (lantai 2 Graha Pena Kapuas Post Sintang). Biro Bengkayang: Yopi Cahyono. Promo Bisnis: Darussalam. Sekred: Juliati Fitria.

SIUPP: Nomor. 792/Menpen SIUPP/1998 Tanggal 9 Desember 1998. Terbit 7 kali/minggu

Alamat: Jalan Arteri Supadio Km 13,5. Telepon: (0561) 768677 (hunting), 725550. Fax: (0561) 768675. Telepon: (0561) 743344 (hunting), 760646. Fax: (0561) 760147.

Pracetak/Layouter's .: Mustaan (Koordinator), Dennis, Hermansyah, Defri, Yudi . Website: Hendra Ramawan (Koordinator). Keuangan: Dian Widiastuti. Iklan: Uray Kamaruzaman (Manager), Jenggo, Deny A, A Jaiz. Pemasaran: Rosadi Jamani (Manager), Divisi Even: Mohamad Qadhafy. Distribusi: Abubakar. Iklan Jakarta: Jl. Jeruk Purut-Al-Ma’ruf No. 4 Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560 Telp. 78840827 Fax. (021) 78840828 Tarif iklan per milimeter kolom: Hitam putih Rp 7.000,00. Spot colour: Rp 10.500,00. Full colour: Rp 15.000,00. Iklan baris: Rp 5.000,00/baris (minimal dua baris maksimal 10 baris). Harga Eceran: Rp 2.500,00. Harga Langganan: Rp 65.000,00/bulan, (luar kota tambah ongkos kirim). Bank: Bank Mandiri Cabang Pontianak Sidas. Percetakan: PT Akcaya Pariwara. (Isi di luar tanggung jawab percetakan).

3 Selalu Tambal Sulam PONTIANAK. Kepala Dinas PU Kota Pontianak, Ir. Edi Rusdi Kamtono mengakui, sudah mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar, untuk pemeliharaan jalan di dalam Kota Pontianak. Bahkan dana ini dipergunakan untuk menutupi lubang-lubang yang ada di jalan sejumlah ruas jalan. Tambal sulam seperti ini rutin dilakukan Dinas PU Kota Pontianak, untuk menambal jalan-jalan yang berlubang, ungkap Edi, pada Equator, Kamis (24/3). Menurutnya, tambal sulam tersebut sudah ada anggarannya. Bahkan tambal sulam tetap dilakukan terus menerus. Apalagi anggaran untuk perbaikan jalan tahun 2011 sebesar Rp5 miliar. Ia menambahkan, tersedia anggaran tambal sulam untuk perbaikan jalan yang rusak. Jalan rusak untuk saat ini kita rawat dengan anggaran yang ada, jika ada yang rusak kita tambal sulam, itu masuk dalam anggaran rutin untuk jalan, jelasnya. I a m e n e g a s k a n , t a m b a l s u l a m a k a n t e rus berlangsung hingga akhir tahun. Dalam mengerjakan proyek tambal-sulam jalan yang rusak, masalahnya tidak terletak pada mutu aspalnya. Ini semua karena air, tidak bisa kita menggunakan aspal rendah atau tidaknya. Aspalnya sudah dengan mutu baik. Kalau aspal rendah justru tidak mengandung aspal, hanya di tutup begitu saja. Aspal kalau terkena air pasti rusak, kilah Edi. Edi mengaku, instansi yang dipimpinnya masih memfokuskan pengerjaan tambal-sulam jalan. Baik yang mengalami kerusakan kecil atau ringan. Kerusakan ini akibat musim hujan, bukan hanya di Pontianak tetapi juga terjadi di seluruh Indonesia, ungkapnya. Dijelaskan Edi, kondisi jalan yang menggunakan aspal memang terbilang lemah dibandingkan dengan jalan yang menggunakan beton. Aspal ini masih ada pori-porinya sedikit. Sehingga kalau terkena air hujan, rusak sedikit. Setelah berlubang maka akan semakin parah, papar Edi.(oen)

Layangan Pakai Tali Kawat

Tertangkap Bisa Diseret Pidana PONTIANAK. Manager PLN Cabang Pontianak, Fauzi Arubusman mengatakan, layang-layang dengan tali kawat, terus mengganggu sistem kelistrikan dan mengancam jiwa masyarakat Kalimantan Barat. Tidak ada toleransi untuk pemain layangan yang menggunakan tali kawat. Sanksi pidana pun akan menunggunya, tegas Fauzi kepada wartawan, kemarin. Segala tindakan permainan layang-layang akan diproses secara hukum pidana, yaitu tindak pidana ringan. Ini sesuai dengan Perda (Kota Pontianak) nomor 15 tahun 2005. Proses penindakan tersebut, diteruskan sampai dengan proses pengadilan, kata Fauzi, seraya mengatakan kalau pihaknya akan menggelar razia dua kali seminggu. Kedepan akan ada Memorandum of Understanding (MoU) PLN dan Satpol PP, untuk penegakan hukum bermain layang-layang, sosialisasi, imbauan bahaya bermain layang-layang hingga sanksi yang akan diberikan. Sehingga proses bisa berjalan sebagaimana mestinya, katanya. Menurut Fauzi perda nomor 15 tersebut memang sudah berlaku lama. Tapi, selama ini pihaknya hanya bisa mengambil layang-layangnya saja. Mereka tidak tahu, ada indikasi pidana. Ini akan kita lakukan, ungkapnya. Fauzi mengatakan, untuk tersangka kasus pelanggaran peraturan bermain layang-layang, tidak hanya diberikan sanksi kurungan saja. Tetapi, juga diberikan sanksi sosial. Kepala Satpol PP Kota Pontianak Syarif Saleh mengatakan, mengungkapkan PPNS Satpol PP siap untuk memproses pemain layangan yang terjaring razia, ke pengadilan. Nanti pengadilan yang memutuskan berapa hukumannya, kata Saleh. (oen)

P R O

pontianak

Jumat, 25 Maret 2011

Langgar Rambu, Sopir Opelet Diamankan PONTIANAK. Seorang sopir opelet trayek Kapuas Indah menghubungkan Nipah Kuning, Ef terpaksa diamankan di kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pontianak. Pasalnya sang sopir nyaris menabrak Budi, petugas Dishubkominfo yang berupaya memberikan teguran terhadap Ef. Kamis (24/3) sekitar pukul 13.30. Ef sendiri diamankan, semata bukan karena kendaraan yang kemudikannya hendak menabrak Budi. Tapi karena Ef kedapatan sedang ngetem di eks lokasi PKL jalan Tanjungpura. Budi menjelaskan, ketika sedang berpatroli menggunakan kendaraan roda dua. Ia melihat opelet dengan nomor polisi KB 1929 AB, ngetem di eks lokasi PKL tersebut. Melihat ada pelanggaran, dirinya mencoba untuk menegur sang sopir. Namun ketika didatangi, sopir malah tancap gas. Bahkan nyaris menabrak dirinya. Tak ayal, petugas Dishubkominfo Kota Pontianak yang mengetahui hal ini, langsung melakukan pengejaran. Seperti di ďŹ lm saat adegan kebut-kebutan, sang sopir opelet dengan petugas pun terjadi. Begitu tiba di depan Taman Alun Kapuas, Ef yang memacu kencang opeletnya langsung banting stir balik ke arah terminal Pasar Cempaka. Sampai disana, petugas akhirnya mengamankan Ef serta barang bukti sebuah ope-

let berwarna merah. Selanjutnya, Ef dan opeletnya digelandang ke Kantor Dishubkominfo Kota Pontianak untuk diproses. Pada saat itu, kita melakukan penertiban kendaraan yang ngetem di bekas lokasi PKL Jalan Tanjungpura. Padahal di situ sudah di pasang rambu larangan parkir. Tapi masih ada opelet yang parkir di sana, lalu kita tertibkan. Ketika dikasi tahu, petugas kami mau ditabraknya, kata Kepala Dishubkominfo Kota Pontianak, Syarif Ismail, didampingi Kepala Bidang LLAJ Dishbukominfo, Muslim, kepada wartawan. Dishubkominfo sudah sering kali mengimbau dan mengingatkan kepada para sopir opelet, untuk tidak ngetem di lokasi tersebut. Namun, Ismail mengaku, sang sopir beralasan bahwa di dalam Terminal Pasar Cempaka banyak sepeda motor yang parkir. Sehingga mobil tidak bisa masuk. Sehingga kita langsung merazia terminal tersebut. Buktinya, sudah angkut kendaraan roda dua yang parkir di Terminal Pasar Cempaka. Misalnya, pada Senin lalu dua unit motor masing-masing sepeda motor Honda KB 3520 AF dan KB 3341 H sudah kita angkut, ungkap Ismail. Menurut mantan Kepala Dispora Kota Pontianak ini, oknum sopir masih bermain kucingkucingan dengan petugas. Ketika petugas tidak ada, oknum sopir kembali ngetem di lokasi eks PKL. Kalau petugas

Yuniardi/Equator

Oplet yang diamankan petugas Dishubkominfo Kota Pontianak karena melanggar rambu lalu lintas. datang mereka lari, kata mantan Camat Pontianak Timur ini. Sementara Ef, terlihat tegang. Dia mengaku panik saat didatangi petugas yang hendak menegurnya. Saya lari karena panik. Karena saya baru bawa opelet. Sungguh mati, saya tidak pernah ngetem di situ sebelumnya. Saya sopir baru, ikut-ikutan saja. Saya baru seminggu bawa opelet, tuturnya.

Dia mengakui, saat itu tidak ada membawa penumpang. Ef mengakui tahu ada larangan parkir disana. Tapi tetap dilanggarnya. Ef tidak memiliki SIM A umum. Hanya SIM A biasa. Dia membantah sengaja akan menabrak petugas. Saya tidak ada niat mau nabrak petugas, saya hanya panik, kata Ef seraya mengaku jera. Petugas Dishubkominfo men-

gatakan, jika saja opelet yang dikendarai Ef sampai terbalik, pasti banyak korban yang akan berjatuhan. Untung saja tidak, kata salah satu petugas yang mengejar Ef. Kemarin, pria satu anak ini masih diamankan di kantor Dishubkominfo untuk menunggu proses selanjutnya. Kita akan tindaklanjuti ke instansi yang berwenang, pungkasnya. (oen)

Persipon Masih Tunggu Jadwal Kompetisi PONTIANAK. Hingga saat ini, Persipon Pontianak masih menunggu jadwal pelaksanaan bergulirnya Divisi I Liga Indonesia musim 2011/2012. Hasilnya akan diumumkan usai kongres PSSI, dilaksanakan tanggal 26 Maret nanti, ungkap Ketua Persipon Pontianak, Paryadi, S.Hut kepada sejumlah wartawan, Kamis (24/3). Menurut Paryadi, meski Persipon masih menunggu jadwal pelaksanaan Divisi I, namun dirinya terus meminta kepada para pemain Persipon untuk terus berlatih. Karena sewaktuwaktu akan dipanggil untuk memperkuat tim kebanggaan

masyarakat Kota Pontianak ini. Sehingga memasuki musim 2011/2012, tim yang berjuluk laskar Elang Khatulistiwa bertekad menembus kasta Divisi Utama musim depan. Dengan catatan, semua pihak harus bersama-sama mendukung Persipon agar bisa berlaga di Divisi Utama. Tidak hanya itu, Paryadi yang juga Wakil Walikota Pontianak ini mengaku, kesiapan para pemain Persipon sudah sangat baik. Bahkan kemampuan beberapa pemain, sudah di pantau untuk kemudian mengikuti seleksi. Dari pelaksanaan turnament

sepakbola AJS-Elang Khatulistiwa beberapa waktu lalu, Kamis juga telah memantau atlet berpotensial yang bisa diseleksi untuk memperkuat skuad Elang Khatulistiwa, kata orang nomor dua di Pemkot Pontianak. Dengan semangat para pemain, Paryadi optimis, seluruh dukungan masyarakat pecinta sepakbola Kota Pontianak. Persipon mampu menorehkan prestasi dengan lolos ke Divisi Utama Liga Indonesia musim depan. Sementara Ketua Harian Pengcab PSSI Kota Pontianak, H Awaluddin meminta, manajemen Persipon dapat mempertimbangkan. Jika ingin merekrut pemain

yang berasal dari luar Kalimantan Barat, guna memperkuat Persipon berlaga di Divisi I musim ini. Menurutnya, pemain luar hasil rekrutan tersebut, belum tentu sungguh-sungguh ingin memajukan prestasi Persipon Pontianak. Bahkan dirinya menilai mereka memiliki maksud lain, hingga mau bergabung bersama Persipon. Bukan untuk berjuang membela nama Persipon, tetapi hanya cari uang saja, tegasnya. Ia menyarankan, lebih baik mendidik dan membina atlet yang ada di Kota Pontianak. Meskipun memerlukan waktu yang cukup panjang, namun pe-

main tersebut memiliki skill yang baik akan panjang. Terpenting lagi atlet yang dibina sejak awal, memiliki jiwa kedaerahan. Pria yang akrab disapa H. Kalod ini melihat, selama ini geliat persepakbolaan di Kota Pontianak semakin besar. Itu dibuktikan semakin seringnya digulirkan event, untuk menambah jam terbang setiap atlet dan memacu atlet dalam menambah kemampuan yang ada. Mudah-mudahan pemain yang memperkuat Persipon Pontianak banyak yang berasal dari Kota Pontianak, pungkas pria yang juga sebagai anggota DPRD Kota Pontianak ini. (oen)

Land Cruiser Rampasan Dihibahkan ke Kejari PONTIANAK. Kejaksaan Negeri (Kejari) Pontianak mendapatkan hibah satu unit mobil land cruiser cygnus dari Kementerian Keuangan, Kamis (24/3). Mobil seharga Rp 98 juta itu, merupakan hasil rampasan dari tersangka penadah mobil yang kasusnya ditangani

Kejari Pontianak. Mobil ini akan kita gunakan untuk operasional Kejari Pontianak, ujar Hermawan Yudharisman, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Pontianak, didampingi Kepala Seksi Pembinaan, Muhammad Salman, dijumpai Equator di

kantornya, kemarin. Mobil berwarna coklat metalik itu masih dalam kondisi mulus dan tampak gagah. Harga baru mobil itu mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Namun karena hasil penadahan, harga mobil ini turun drastis.

Permintaan hibah mobil tersebut diajukan Kejari ke Kejaksaan Agung, melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalbar. Karena Kejaksaan Agung, permintaan hibah kemudian diteruskan ke Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan kemu-

Klinik Property & Ruko Solusi Cepat Terjual dan Disewa

085245411544 INGIN INGIN BERGABUNG BERGABUNG ??? ??? Hubungi Hubungi :: (0561) (0561) 7911322 7911322

DI KONTRAKAN

DI JUAL

DI JUAL

DI JUAL

Ruko Ruko Beton Beton Baru Baru Bangun, Bangun, 22 Lantai Lantai Uk Uk 15 15 XX 16 16 M M Siap Siap Pakai, Pakai, Fas; Fas; Pln Pln 7800 7800 Watt, Watt, Pdam, Pdam, Lantai Lantai Keramik, Keramik, Plafon Plafon Grc, Grc, Bak Bak Air Air 12 12 M M33,, Lokasi Lokasi Strategis Strategis (Cocok (Cocok Utk Utk Minimarket Minimarket Dan Dan Shoourum) Shoourum) Halaman Halaman Parkir Parkir 600 600 M M22 Spg Spg 33 Pak Pak Benceng. Benceng. Hubungi Hubungi :: 08125748015 08125748015

Ruko Ruko Siap Siap Pakai Pakai Fasilitas Fasilitas Lengkap Lengkap Lokasi Lokasi Strategis, Strategis, JlJl H. H. Rais Rais A. A. Rahman Rahman (Sui (Sui Jawi Jawi Dalam) Dalam) Jl. Jl.Komyos Komyos Sudarso Sudarso(Jeruju) (Jeruju)Cocok CocokUntuk UntukMinimarket Minimarket Tempat Tempat Parkir Parkir Luas, Luas, Hubungi Hubungi :: 0811 0811 567 567 613 613

Ruko Ruko 22 Lantai, Lantai, Komplek. Komplek. Ruko Ruko Mega Mega Mall Mall A. A. Yani. Yani. Blok Blok AA. AA. 18 18 Fasilitas Fasilitas Listrik Listrik 7400 7400 Watt Watt dan dan PDAM PDAM Hubungi Hubungi :: 0811560092 0811560092

Ruko Ruko Siap Siap Pakai Pakai Fasilitas Fasilitas Listrik Listrik Dan Dan PDAM PDAM Jl. Jl. Hasanuddin, Hasanuddin, Lokasi Lokasi Strategis, Strategis, Dekat Dekat Mitra Mitra Anda Anda Hubungi Hubungi :: 0878 0878 1826 1826 0388 0388

dian menyetujui hibah ini. Surat persetujuan hibah nomor 22/ KM.6/2011 itu ditandatangani Direktur Jendral Kekayaan Negara atas nama Menteri Keuangan. Surat itu sudah kita dapatkan, beber Yudha. Mobil Land Cruiser itu dirampas Negara dari tangan H Asep Rustandi. Asep merupakan terpidana perkara penadahan mobil yang sudah divonis pengadilan selama 9 bulan kurungan, sesuai dengan putusan Pengadilan Negeri Pontianak Nomor 479/Pid. B/2008/PN.PTK, tanggal 27 Agustus 2008. Menurut Yudha, sebelum memutuskan menghibahkan mobil itu ke Kejari Pontianak, tim dari Kementerian Keuangan dan Kantor Lelang Negara terlebih dahulu melakukan survey. Mereka datang langsung ke Pontianak untuk melihat kondisi mobil tersebut. Mereka mengambil foto mobil dan melakukan pengecekan. Setelah itu dilaporkan ke Kementerian Keuangan, pungkas Yudha sembari mengatakan Kejari Pontianak akan segera mengurus surat menyurat mobil itu. (bdu)

kalbar raya

4

Jumat, 25 Maret 2011

Satu Koli Daging Kelinci Disita PONTIANAK. Balai Karantina Kelas I Pontianak menemukan satu koli daging kelinci yang diangkut menggunakan dokumen palsu. Petugas langsung menyita daging kelinci yang didatangkan dari Jakarta tersebut. Kepala Balai Karantina Kelas I Pontianak, Azmal AZ mengatakan, pengangkut daging kelinci melanggar Undang-undang nomor 16/1922, tentang karantina. Selain itu, pemalsuan dokumen negara pasal 263. Daging kelinci itu kita sita pada hari Rabu (24/3) lalu sekitar pukul 08.30. Daging diangkut menggunakan Pesawat Garuda. Sementara dokumen yang digunakan, dokumen karantina tumbuhan K12, harusnya KH 10. Setelah kita cek, ada pemalsuan dokumen. Kita tahan, dan petugas bandara melapor, lalu kita ambil barangnya, jelas Azmal. Setelah menemukan daging kelinci tersebut, petugas karantina melacak jalur ekspedisi yang mengantar barang tersebut. Kita

lacak ke ekspedisi Jaya Ekspres. Ternyata daging tersebut sudah

diantar ke pemiliknya. Kita menyita daging tersebut dari tangan

pemiliknya, ungkapnya. Petugas Karantina Kelas I Pontianak berkoordinasi dengan petugas Karantina Cingkareng. Tujuannya, agar petugas Karantina di sana dapat melacak asal muasal barang yang di kirim ke Kalbar tersebut. Setelah kami koordinasi dengan petugas di Cingkareng, mereka juga mencari yang mengurus barang tersebut. Apakah datang dari luar negara atau kah dari negara kita. Saat ini pemiliknya belum kami tahan, tetapi datanya sudah kita pegang, tegas Azmal. Dijelaskan Azmal, dalam waktu dekat pihak Garuda serta petugas dari bandara akan dipanggil. Tujuannya mencari keterangan tentang daging kelinci tersebut. Kita akan mencari informasi yang lebih akurat lagi. Menyangkut pemalsuan dokumennya akan ditindaklanjuti di Jakarta, karena TKP-nya berada di Jakarta, paparnya. (boy)

Keraton Khodariyah merupakan lokasi wisata khas Kota Pontianak. Apalagi para pengunjung atau wisatawan bisa mendatangi keraton menggunakan sampan, alat transportasi tradisional khas Kota Pontianak. ISTIMEWA

Korban Penipuan Sesali Kaburnya Handayani Pontianak. Kaburnya Handayani Lepe, 39, calo CPNS dari tahanan Polresta Pontianak memukul perasaan korbannya. Mereka berharap calo CPNS satu miliar tersebut bisa diadili. Saya kecewa dan menyesalkan kaburnya Handayani. Apalagi saya baca di koran, berkas perkaranya hampir rampung, tinggal diserahkan kejaksaan saja, ungkap Arbiansyah, 34, salah seorang korban penipuan Handayani, Kamis (24/3). Warga Jalan Purnama tersebut ber-

Arbiansyah. ARMAN

harap polisi segera menangkap Handayani. Wanita tersebut mesti mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saya yakin korban penipuan Handayani lainnya juga merasa kecewa, ujarnya. Arbiansyah mengharapkan Polresta Pontianak serius memburu Handayani. Kalau memang tidak bisa, harap Polda Kalbar ambil alih saja kasus ini, agar ada keseriusan. Kayaknya Polresta tak serius menangani kasus kaburnya Handayani, tegasnya seraya mengatakan dirinya bukan satu-satunya korban Handayani.

Arbiansyah mengaku merugi Rp25 juta. Dia dijanjikan bisa masuk CPNS Kabupaten Kubu Raya. Dia harus menyetor Rp50 juta. Sebagai panjarnya, Arbiansyah harus membayar Rp25 juta. Sedangkan selebihnya dibayar bila sudah lulus. Kejadian bermula pada Nopember 2009, Arbiansyah ikut CPNS di Kubu Raya, namun tidak lulus. Kemudian ada tawaran yang dapat meluluskan. Ada seseorang yang ternyata kaki tangan Handayani. Dia mengatakan Handayani dapat meluluskannya jadi

CPNS, ujarnya. Arbiansyah diantar ke rumah Handayani dan menyerahkan uang Rp25 juta beserta berkas-berkas persyaratan penerimaan CPNS. Ternyata janji hanya janji, pria tersebut tetap saja tidak lulus. Bahkan pelaku tidak mengembalikan uangnya. Karena tidak ada itikad baik untuk mengembalikan uang, Desember 2010, Arbiansyah melaporkan Handayani ke Polresta Pontianak. Setelah sempat dipanggil sebagai saksi, hingga akhirnya

pada 11 Januari 2010 lalu, Handayani resmi ditahan sebagai tersangka. Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Puji Prayitno SIK menjelaskan, pihaknya terus memburu Handayani. Pihaknya telah menyebar gambar DPO atas nama Handayani ke Polres-Polres dan Polsek-Polsek. Terkait ada dugaan Handayani kabur ke Manado, asal kelahirannya pun sudah diantisipasi polisi. Kita pun sudah koordinasi dengan kepolisian di Manado, tegasnya. (arm)

Promo Paket Murah Hanya Rp15.000/hari

Pasang 6 x Terbit 7 Kali Pasang 25 x Terbit 30 Kali

Buat apa Bayar Mahal Kalau hasil nya Sama

INFORMASI PEMASANGAN IKLAN Hub : 0561-721229 DENY 0811570832 JAIZ 085245411544

MELAWI Jl. Patikrama No. 100 SINTANG Jl. Pattimura No.31

Innovation for Tomorrow

LUXIO

Dapatkan Cash Back s/d 10 jt

NP 300 4x4

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN

DITANGANI LANGSUNG OLEH SHINSHE MURSYID AL MUDAWALI HP. 081345500116 Jl. Tanjungpura Gg. Kamboja No. 19 Samping Ramayana Mall Pontianak Buka: 08.00-20.00 WIB

“JOANNA” Facial Care TERIMA Panggilan ke Rumah

• Facial + Totok Wajah • Facial + Lulur • Mustika Ratu Pria • Sari Ayu & • Wardah Wanita • La Tulipe • Biokos Hub : NB : Lulur Hanya Untuk Wanita

085247773842 082148707141

“Harga Terjangkau”

Dapatkan Kupon Gosok Hadiah BlackBerry, Samsung, & Kupon Undian Daihatsu Terios Adventure Promo November-Desember

DP DP Hanya 44 Jt-an Hanya 55 Jt-an Angsuran Angsuran 3.770.000

Bisa Tukar Tambah Bawa pulang Mobil Baru

MENJUAL Lemari marii Makan M - Rak Piring ng K Kaca • Le bag Etalase Etalasse • Be Berbagai • FFrame am Aluminium luminiuum m - Kaca N ko Nako - Kaca Kac Jendela endela Dll MELAYANI mb an Kitchen Kitccheen Set Al Alk • Pe Pembuatan Alka Ber er ai P •B Berbagai Pesanan Produkk lumi lu mi ium m dan Ka acaa Aluminium Kaca evel - Kaca K ca Pa Patri t - Ka • Kacaa Bevel Kaca Lukis st - Pemotongan t K • Sandblast Kaca Dll

AG

Jl. PUTRI DARA HITAM No. 3-4. TELP (0561) 748413. HP : 0811574450. PONTIANAK KALBAR Em@il : alka_jaya_glass@yahoo.com

ALAMAT :

PONTIANAK SINTANG (081256599913) (082149172370) Jl. KH. ACHMAD DAHLAN No. 24 Jl. MT. HARYONO (Armada Kijang Innova) (Pintu Gerbang BTN)

Carter dalam kota

HUB : 081256420888 087818010777

MURA

FORD FIESTA

Xenia VVT-i

265 jt

RANGER | ESCAPE |EVEREST | FIESTA

TERIOS • SIRION • LUXIO • GRAN MAX PU/MB 08125747270 Hub: 0561-7062289

Hubungi: YAYAT Hp: 08125721381, 08565001111

SUI JIN

GADAI BPKB • Tanpa Potongan • Proses Cepat (*1 Jam Cair) • Syarat Mudah (*KTP dan KK) • Angsuran Ringan (Fasilitas Instan Approval/ ACC di tempat) Bursa Motor Bekas (khusus Credit) Berbagai Merk

Toyota Type

Angsuran

Hilux Pick Up 4 x 2

6,786,000

Hilux 4 x 4 E M/T

6,266,000

Hilux 4 x 4 G M/T

6,786,000

Proses CEPAT dan MUDAH

TOYOTA

Hadiah langsung tanpa diundi

DUTA MOTOR Jl. Husein Hamzah No. 33 0561-7055218/08125712311

Hubungi :

085245084209

184 jt Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 18 Pontianak (Jl. Penjara / dpn Jl. Beringin)

Telp. (0561) 743999

LENTERA PERSADA ARSITEKTUR DESIGN

DINAS KEBERSIHAN DAN PERTAMANAN KOTA PONTIANAK Jl. Kom Yos Sudarso

SEDOT WC Hub: Telp. (0561)772807

Fasilitas: 1 Unit instalasi pengolahan IPLT 2 Unit kendaraan jenis vacuum truck

Melayani : - Konsultasi Perencanaan Bangunan - Eksterior - Interior - Perencanaan Bangunan, Bangun, - Gambar 2D dan 3D Rumah Tinggal, Ruko, Kantor Dll - Kitchen Set - Renovasi Rumah Tinggal, Kantor - Kamar Tidur - Kamar Mandi

Hubungi Segera : Jl. Hasyim Ashari No. 33B (Perum 3) Pontianak Telp. (0561) 7970470 / HP : 081257971911

Kepuasan anda KONSULTASI GRATIS

adalah Tujuan Kami

Tersedia Ra dio HT UHF / VHF

DP 11Jutaan

DISCOUNT s/d 25 Jutaan

Murah, Bergaransi, Berkualitas

DP 10% Proses

MUDAH & CEPAT 081256606125 0561 753897 7

Referensi Promosi Dunia Usaha Terpercaya Pemasaran & Iklan

SWIFT-APV-SX4-X OVER

JOHANES

: 081352462870 085348154631

Melayani : • Harian • Mingguan • Bulanan

D PH

DP mulai 9.900.000

Gran Max Pick up

JULIAN 085245058808

JAYA GLASS AG ALKA Spesialis Aluminium dan Kaca

H u b

Rental Mobil

Armada : Innova Avanza Xenia

DP mulai 10%

6.010.000

Indent Segera... Stock Terbatas

Hub :

TRANSPORT MELAYANI : - Antar Jemput Luar - dalam kota - Menerima pengiriman dokumen & Paket TUJUAN : - Sintang - Pontianak (PP) - Pontianak - Nanga Pinoh (PP)

Khusus menjual :

0561-7000810 081257526710 081522669315

EJAKULASI DINI • LEMAH SYAHWAT • MANI ENCER • IMPOTEN • PROSTAT • HERNIA • KANKER PAYUDARA • KANKER RAHIM • KEPUTIHAN • TERLAMBAT DATANG BULAN • BELUM PUNYA KETURUNAN • KISTA • AMANDEL • ASAM URAT • MATA RABUN • FLU/PILEK MENAHUN • TELINGA BERNANAH • AMBAYEN/WASIR • STROKE • DIABETES • GINJAL • TUMOR • LIVER • REMATIK • GONDOK • POLIP • AYAN • MAAG • SIPILIS • JANTUNG • ASAM URAT • ASMA • DARAH TINGGI/RENDAH • EXIM/GATAL-GATAL

Ray’s Transport

RANGER RAS CABIN

CUKUP

New Grand Livina

Mitra Dalam Perjalanan Anda

Proses Mudah dan Cepat

BPKB

THERAPY

REFLEXIOLOGI TITIK-TITIK AMPUH IZIN PRAKTEK DINKES NO. 448/574 PKPM 2002

PAKET MANTAP

Kantor Pusat Kantor Cabang : Jl. Tabrani Ahmad Jl. Ahmad Yani No. 24 Komp : Hasia Permai No. B 8 (Samping Hotel Merpati) Telp : (0561) 7161816 Telp (0561) 3305303 (0561) 779655 Hp : 085245502235 Hp : 081256271689 081522675500 Pontianak Sanggau

DISETUJUI

Tidak Melayani SMS

Hubungi Hp : 0811-5711-319 081256-88-1762

- Melayani Carter Dalam & Luar Kota - Pengiriman Barang

Terima Gadai / Kredit Data dibantu - Mobil Bekas, Built Up, Baru - Layanan Kredit Mobil Teman - Cover seluruh Kalbar

085654695808 081256815588

Melayani : Carter Dalam & Luar Kota Tour & Berobat ke Kuching

Express Express

Pontianak - Sanggau

99%

Jl. Gajah Mada No. 265A Deretan Apotik Gajah Mada dan Apotik Makmur 2 Telp: 0561-7563612 0561-732944 Hp: 08125710863 Klik: gayamotorptk.blogspot.com

Melayani : • Angkutan Pindahan (Rumah, kost dll) • Rental / Sewa Pick Up (perjam, hran, mggan, bulanan) • Antar Jemput barang (dalam & Luar kota)

ARIS TAXI

DANA TUNAI

(Seluruh wilayah Kalbar) Jual-beli/tukar-tambah motor bekas/baru/cash & kredit Proses cepat, syarat mudah Dana cair dalam 1 hari*

Armada : Innova, Avanza & Xenia

Alamat : Pontianak Jl.Sumatera Gg. Sederhana No. 20

 BPKB MOBIL  BPKB MOTOR

TAXI

Hub : 081257874447 / 08125674000

TERIMA GADAI

OJEK PICK UP

TRITAMA

Melayani : - Carter Dalam & Luar kota (Luar Negeri) - Pengiriman Paket Barang & Dokumen

JASA ANGKUTAN BARANG

ACHA TAXI

GAYA MOTOR

Jurusan : Pontianak - Sanggau - Sekadau - Sintang - Melawi

* Syarat & Ketentuan Berlaku

TOKO NAVIGASI Jl. Agus Salim 36 Ptk.

0561-760452

Graha Pena Equator Jl. Arteri Supadio Km 13.5 Telp : 0561-721229

5 Info

Selular

Kode Penyelesaian Masalah Handphone

APABILA Handphone (Hp) tidak berfungsi seperti yang diharapkan atau lain dari biasanya. Jangan buru-buru bawa ke service center atau membongkarnya sendiri. Sebelum itu dilakukan ada baiknya memanfaatkan kode untuk me-reset ulang. Terkait kode untuk reset ini, masing-masing jenis merek Hp mempunyai kode masing-masing. Pemilik Hp bisa mencarinya sendiri di internet, karena sudah banyak user yang menge-post-kannya di dunia maya. Dari beberapa kali berselancar (browsing), terdapat beberapa kode untuk me-reset Hp yang nge-hang, lemot dan lainnya. Kode tersebut disesuaikan tipe Hp yang akan di-reset. Untuk Nokia dan seri 40, terlebih dahulu harus mengisi penuh baterainya dan segera cabut memory card-nya. Lalu masukkan kode *#7780#, maka akan muncul pesan notifikasi pada layar Hp untuk mereset, lalu tekan tombol Ok. Lalu masukkan kode Hp, biasanya untuk kode standar 12345, tunggu prosesnya hingga selesai. Sedangkan untuk me-reset Nokia Communicator seperti tipe 9210, 9300 atau 9500, terlebih dahulu Hp dimatikan, lepaskan baterai dan memori eksternalnya. Tunggu sekitar belasan detik lalu masukkan kembali baterainya. Bukan communicator untuk melihat

layar dalam, apabila sudah hidup segera tekan tombol Ctrl-Shift-F bersamaan, sebelum gambar tangan (logo Nokia) tampil di layar dalam. Selanjutnya akan muncul notifikasi yang menanyakan apakah melakukan format, tekan saja Ok dan tunggu prosesnya hingga selesai. Pada Nokia 7710 dan 7700, tidak jauh berbeda dengan communicator, yakni matikan Hp, lepas baterai dan memori eksternal tunggu belasan detik lalu pasang baterai hidupkan kembali. Ketika muncul tulisan Nokia di layar, segera tekan dan tahan tombol kiri di atas tombol menu maka akan tampil notifikasi menanyakan format ulang posel, tekan tombol processed, tunggu prosesnya hingga selesai. Sementara untuk me-reset Nokia CDMA sangat berbeda dengan lainnya, pertama masuk ke menu utama, pilih setting-restore factory setting, maka akan tampil di layar Security Code, masukkan kode standar 12345 lalu Ok. Sedangkan untuk Hp PDA seringkali bermasalah karena banyaknya aplikasi yang terinstal, sehingga kinerjanya menjadi kacau balau dan lemot. Sehingga diperlukan reset ulang. Untuk me-reset-nya terlebih dahulu harus membackup daftar nama kontak atau data penting lain, karena apabila langsung di-reset, data tersebut tidak akan dapat diselamatkan lagi.(dik)

Juamat, 25 Maret 2011

Pertamina Gelar Training Personal Value

Cetak Mitra Binaan Tangguh dan Mandiri P O N T I ANAK. Menyukseskan pola kemitraan secara terpadu dengan mitra binaan, Pertamina (Persero) Kalimantan Barat menggelar Workshop yang bertajuk Training Smash Personal Value bagi Mitra Binaan , bekerjasama dengan Smash Training Centre di Hotel Santika, Kamis (24/03) kemarin. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja mitra binaan melalui nilai-nilai pribadi luhur, agar sukses dunia dan akhirat, tutur Abdul Samad Yunus SE, Koordinator Small, Medium Skala Enterprise dan Sosial Responsibility (SME & SR) Partnership Program

Pertamina (Persero) Region VI Kalimantan. Samad mengungkapkan, Kemitraan Pertamina merupakan program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil mitra binaan, agar menjadi tangguh dan mandiri. Sekaligus memberikan motivasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi, mendukung kegiatan usaha Pertamina dan para mitra bisnisnya. SME & SR ini merupakan pengganti Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pertamina yang lama , jelas Samad. Visinya menjadikan lembaga pembinaan usaha kecil dan usaha menengah yang dapat mengangkat citra Pertamina di mata masyarakat

Indonesia, khususnya Kalbar. Salah satu misinya menjadikan usaha kecil dan menengah sebagai mitra binaan unit usaha yang produktif, efisien, dan profesional, sehingga dapat mendukung usaha dan mengangkat citra Pertamina, katanya. Pada kesempatan itu, Sutisnawan, trainer Smash Training Center, menjelaskan pelatihan ini sebagai renungan, kilas balik dari apa yang telah dikerjakan selama ini. Menciptakan pola pikir yang telah terbentuk pada diri kita, sehingga pelatihan ini sekadar mengingatkan kembali akan perjalanan menuju masa depan yang gemilang, ujarnya kepada peserta yang didominasi kaum hawa ini. (BIZ)

Trainer dari Smash Trainer Centre saat memberikan materi kepada mitra binaan Pertamina di Hotel Santika, kemarin.

Kubu Raya Siap Produksi Brown Sugar Sungai Raya. Pemkab Kubu Raya sedang menginventarisir (mendata) para pelaku usaha mikro gula merah. Mereka akan dibina untuk membuat gula semut (brown sugar) siap ekspor. Akan kita buat gula semut, karena pangsa pasarnya sudah ada, misalnya di Bandung, dan hotel-hotel berbintang se Indonesia, kata Sutoyo, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) Kubu Raya ditemui di kantornya, kemarin (24/3). Gula semut merupakan gula merah yang diolah menjadi kristal (bubuk) dan dikenal dengan brown sugar. Gula ini juga disebut dengan gula semut karena bentuknya memang mirip semut yang bersarang di tanah. Berbahan dasar nira dari pohon kelapa atau aren, termasuk jenis tumbuhan palma

(palm). Gula sebut ini juga sering disebut palm sugar atau palm suiker. Selain enak untuk campuran minuman, gula ini dikenal para ibu rumah tangga untuk bahan pemanis kue yang alami. Menurut Sutoyo, permintaan akan gula semut ini terus meningkat dari, karena melihat sisi keprakt isannya ket imbang menggunakan gula merah. Makanya kita

akan mengembangkan gula semut ini, jelasnya. Sebelum mengembangkan gula semut ini, ungkap Sutoyo, pihaknya melakukan pendataan di kawasan-kawasan yang sangat berpotensi seperti di Kecamatan Kakap, Teluk Pakedai, Kubu dan lainnya. Setelah semuanya terdata, tambah dia, masyarakat dibina untuk memproduksi gula merah menjadi gula semut. Pengelolannya itu nanti, koperasi yang di dalamnya terdiri

atas usaha-usaha mikro gula merah. Sementara kita membantu proses dan mesinnya, terang Sutoyo. Sementara itu, untuk inventarisir para pelaku usaha gula merah, sudah mulai dilakukan Sarjana Pendamping Desa (SPD) di tempat tugasnya masing-masing, di antaranya di Desa Sungai Kupah. Salah seorang SPD Sungai Kupah, Musa SE mengatakan, pendataan tersebut dilakukan sesuai dengan arahan Dinas Koperasi dan UMKM, untuk dimasukkan dalam database. Potensi pem-

buat gula merah ini cukup besar di kawasan ini, ungkapnya. Musa menjelaskan, para pelaku usaha itu akan mendapatkan pembinaan, akses pasar, kemitraan dan permodalan. Melalui pendataan ini kita juga akan mengetahui beberapa permasalahan yang dihadapi para pembuat gula merah itu, katanya. Di antara permasalahan yang dimaksudkan Musa tersebut, jumlah pelaku usaha belum diketahui dengan baik, usaha yang dilakukan pun masih bersifat perseorangan, peralatan yang digunakan masih sangat sederhana, termasuk cara pengemasannya. Selain itu, pasarannya masih dalam ruang lingkung desa, misalnya ke penampung atau agen lokal. Modal usahanya pun masih sangat minim sehingga kurang berkembang. (dik)

Mebel Unik Berhiaskan Pelepah Pisang

Icip-icip

Lele Saus Mangga SETELAH dibalut tepung dan digoreng kering ikan lele jadi makin gurih renyah. Siraman saus mangga yang pedas-pedas asam makin membuat lele ini jadi enak. Yuk cicipi! Bahan: 4 ekor ikan lele ukuran sedang 2 sdm air jeruk nipis 2 siung bawang putih, parut 1 sdt garam minyak goreng Lapisan: 1 putih telur ayam, kocok 100 g tepung bumbu siap pakai Saus Mangga: 200 g daging mangga muda, serut kecil panjang 2 sdm kacang tanah goreng Bumbu: 1 sdm minyak sayur 300 ml air 1 sdt tepung kanji, larutkan dengan sedikit air Haluskan: 3 buah cabai merah keriting 2 buah cabai rawit merah 2 butir bawang merah 2 siung bawang putih 1 sdt gula merah sisir halus 1 sdt garam Cara membuat: * Bersihkan ikan lele, hingga lendirnya hilang. Buang isi perutnya, kerat-kerat badannya. * Lumuri ikan lele dengan

jendela usaha

air jeruk, bawang dan garam hingga rata. * Celupkan dalam putih telur lalu lapisi dengan tepung bumbu hingga rata. Diamkan sebentar. * Goreng ikan lele dalam minyak banyak dan suhu sedang hingga kering dan matang. * Angkat dan tiriskan. Saus Mangga: * Bumbu: Tumis bumbu halus hingga wangi. * Tuangi air dan didihkan. * Tuangi larutan kanji, aduk hingga agak kental. * Masukkan mangga, aduk sebentar. Angkat. * Sajikan lele goreng dengan Saus Mangga. * Taburi kacang tanah. Sajikan panas. (dtc)

TAK hanya menjadi buah atau camilan, pisang juga bisa mempercantik sebuah furnitur. Di tangan Miftahul dan Tubagus, furnitur unik dan berkesan alami dengan bahan baku pisang, menuai banyak peminat. Karena dibuat tangan, furnitur ini punya nilai seni tinggi. Boleh dibilang, tren gaya minimalis sebuah rumah tinggal menginspirasi lahirnya furnitur minimalis. Bahkan, ketika minimalis identik dengan tren go green atau ramah lingkungan, muncullah produk-produk ramah lingkungan. Nah, jika nuansa minimalis telah menjadi tren, penggunaan furnitur ramah lingkungan bagaikan pasangan yang serasi. Boleh jadi, pilihan Anda akan jatuh pada perabot berbahan baku pelepah pisang ini. Buah pisang dan pohonnya sendiri memiliki keunikan, dan kelebihan untuk menjadi berbagai macam kerajinan. Tekstur dan warna tanaman ini tak hanya unik, tapi juga menonjolkan kesan alami. Kombinasi furnitur berba-

NP

NAIA PRODUCTION

han baku pelepah pisang pun jauh lebih menarik dibandingkan dengan furnitur kayu biasa. Bahkan, furnitur jenis ini memiliki nilai jual yang tinggi. Miftahul Ulum, pemilik dari Dewa Ruci Handycraft menuturkan, bahan baku ini membuat harga furniturnya tinggi. Karena dibuat dengan tangan, maka nilai seninya pun tinggi, kata Miftahul. J i k a b i a s a ny a f u r n i t u r dari pelepah pisang dianyam, Miftaful menggunakan

KPTSP Kab. Melawi

Hub : 085654543656 08125721182 Phone 085245530111

PERGURUAN MACAN PUTIH Pusat Gemblengan dan Pengembangan Ilmu Kesaktian Ghoib Dibimbing Langsung Guru Besar Kicilik Batara Gunung. Gunung. Ilmu Kesepuhan Ma Manugaling Kawula Gusti. Alhamdulilah dengan tidak hentinya memohon ridho dan izin allah SWT. Kami Perguruan Macan Putih membuka Program Munugaling Kawula Gusti Insya allah semua menggunakan keajaiban alam dan kekuatan dzikir serta do’a dengan cara membangkitkan potensi yang ada pada diri anda sehingga pintu rezeki akan terbuka, pikiran akan lebih tenang, disukai serta dimulyakan masyarakat, usaha lancer hidup penuh kedamaian, insya Allah aman tanpa ritual yang memberatkan, Menguasai berbagai ilmu laduni seperti : •Menyembuhkan diri sendiri • Mengisi khodam ke benda pusaka • Menyembuhkan orang lain, Menyembuhkan orang gila • Kuat lahir batin, Menyembuhkan Santet • Mendeteksi penyakit ghoib • Mendeteksi makhluk halus, Kewibawaan, karir, kesaktian • Mendeteksi ini pusaka • Dicintai sesama•Rukun tentram rumah tangganya • Maju dalam segala usaha • Menetralisir tempat angker • Rezeki datang mengalir dan berkah • Memegari rumah atau tempat usaha • Mempetajam ilmu yang dikuasai • Menghancurkan susuk • Membangkitkan cakra ilahiyah •Trawang dengan mata terbuka • Pengobatan jarak jauh • Serta masih banyak lagi.

GARANSI UANG KEMBALI, ILMU TERSEBUT UNTUK SEMUA AGAMA Selain itu dapat mempelajari ilmu ilusi/magic seperti Dedy Cobuser. Anda beminat hubungi 087877105751, 082124000576 atau datang langsung ke Jln. Lingkar Bandara, Desa Kenuan, Nanga Pinoh.

Cottage g Matuari

WARNING...!!!

Hindari calok atau pihak ketiga dalam membuat izin

Photo Prawedding Resepsi Pernikahan, Acara Kantor, Khitanan, Ulang Tahun, Edit Photo, Edit Kartu Undangan, Ganda Cd, dvd, Dll Yang Ingin Diabadikan Bersama Kami “ Naia Production “

teknik tempel. Kalau bentuk anyaman sudah banyak. Saya memilih cara yang lain yaitu dengan menempelkan bonggol pisang berikut dengan pelepahnya menjadi potongan kecil, papar Miftahul. Alhasil, kerajinan pelepah pisang ala Miftahul ini tidak hanya terlihat unik, tapi juga nyentrik. Meja, kursi dan kaca dari kejauhan terlihat seperti tumpukan buah pisang yang telah dipotong kecil-kecil. Bahkan beberapa pengunjung yang singgah di galeri

Jika ingin informasi tentang pembuiatan izin, langsung hubungi KPTSP Kab. Melawi

Alamat : Jalan Lintas Kota Baru KM. 2 Telepon (0568) 22061

Taman Argo Wisata dan Tempat Bermain

Miftahul saat pameran UKM PKBL di Jakarta Hall Convention Center pada 24 Maret 2011 pun terkagum-kagum akan kreasi pria berusia 40 tahun ini. Berbagai macam perabot, seperti meja, kaca, kursi, rak hingga berbagai lampu bonggol pisang mampu membuat pengunjung berdecak kagum. Miftaful memberi sebutan produknya ini mebel pisang mozaik. Disebut mozaik, karena Miftahul menekankan sisi menempel pada produknya. Inilah ciri khas dari furnitur pisang dari Dewa Ruci. Pisang sebagai bahan baku terlihat nyata sama seperti pisang yang kita makan, kata pria yang memulai usaha furnitur dengan pelepah pisang sejak tahun 2007 ini. Selain Miftahul, Tubagus Sarjon juga membuat lampu meja, kursi, hingga set furnitur ruang tamu dan keluarga dengan bahan baku pelepah pisang. Ia tak hanya membuat sebuah furnitur dengan konsep alam, namun juga menambahkan nuansa modern pada produknya.

Ini dapat dilihat dari hasil kerajinannya yang dapat diletakkan di berbagai gaya desain, mulai dari yang bergaya etnik atau ruang tamu bergaya modern. Bahkan, furnitur dari pelepah pisang mampu menghadirkan atmosfer interior yang hangat dan elegan, kata Tubagus. Ini karena kami menonjolkan tekstur dan warna dari pelepah pisang yang alami. Baik Miftahul dan Tubagus, sepakat bahwa furnitur dari pelepah pisang amat cocok untuk rumah bergaya minimalis yang menonjolkan nuansa alam. Tidak harus bergaya minimalis tapi juga cocok untuk rumah biasa, ujar Miftahul. Furnitur dari pelepah pisang cocok untuk rumah dengan ventilasi terbuka yang memungkinkan udara dari tiap sudut masuk. Proses pembuatan furnitur pelepah pisang dimulai dengan pemilihan kayu dan ranting dari sebuah pohon, serta buah pisang dari pohon pisang muda. Ini dimaksudkan untuk mendapatkan hasil furnitur yang kuat dan awet. (peluangusaha.co.id)

Toko Sinar Emas II

Toko Sinar Emas II

Dealer Resmi MSI Menjual Produk Laptop MSI

Dealer Resmi Sharp Menjual Berbagai Produk Sharp

Jalan Provinsi Kecamatan Belimbing (Pemuar) Kabupaten Melawi

Juga menyediakan tempat menginap berfasilitas lengkap, seperti: Single Bed, Double Bed, TV 29” + Digital, Kulkas, Air Panas dan Dingin Full AC dan Garasi Mobil

Dengan variasi harga: Single Bed: Rp.250.000,Double Bed: Rp.275.000,-

√ √ √ √

U135DX Intel Atom (N450 1, 66 GHz) U160 Intel Atom (N450 1,66 GHz) CR 420 Intel Core (13-M370) CX420-MX Intel Core (13-330M)

Melayani Cas dan Credit

√ √ √ √ √

Alexander LCD dengan berbagai ukuran TV Benito 21 In Kulkas Lemon Series bermacam-macam tipe Mesin Cuci Aq uamagic bermacam-macam tip Ace Sayur Nara III

Melayani Cas dan Credit

TOKO OLAHRAGA

Supported by

MENTARI SPORT Menjual Perlengkapan Olahraga

Kostum SD-SMP-SMA Kostum guru dan kantor Menerima snar raket √ √ √ √ √ √

Sepakbola Bulu Tangkis Volly Basket Tenis Meja Futsal

Jalan Juang No. 14 Nanga Pinoh Telp (0568)21537 HP: 081345928582

Bustanul Qur’an Majelis Tahfidzul Qur’an Mencetaksi Jual Pulsa Accessories Handphone Amplikasi thema nuansa islami Pengisian lagu religi islami

ADIRA Toko mebel/funitute Terlengkap

Bisa cast dan credit Toko Sinar Jaya Jl. Juang KM 2 No.3 Nang Pinoh Hubungi 081345444543

HOTEL GUNUNG WENANG KHUSUS VIP 1 TV 21” DAN 14” (28 CHANEL), FULL AC, KULKAS KAMAR MANDI DALAM, AIR PANAS+DINGIN FARIASI HARGA : • VIP 1 (lt.1)

: Double Bed Single Bed • VIP 2 (lt.1) : Double Bed Single Bed • STANDAR (Lt.2) : Double Bed Single Bed • EKONOMI 1 (Lt.3) : Double Bed Single Bed • EKONOMI 2 (Lt.3) : Double Bed • SINGLE BED :

Rp.175.000,Rp.165.000,Rp.155.000,Rp.145.000,Rp.135.000,Rp.125.000,Rp.110.000,Rp.100.000,Rp.100.000,Rp. 75.000,-

Alamat: Jalan Juang Ds Tnjng Niaga. Telp (0568) 2140

sosialita

6

Jumat, 25 Maret 2011

Retno Pramudya, Legislator Kritis

Terjun ke Politik Bangun Daerah W A K I L rakyat adalah penyambung lidah rakyat. Mereka harus orang-orang yang simpatik, tulus dan yang tak kalah penting adalah memiliki kepekaan nurani. Mereka harus mampu menyerap dan menangkap suara rakyat, baik yang disampaikan secara terbuka maupun jeritan-jeritan yang tersembunyi.

Para wakil rakyat juga harus menjadi receiver (penerima) aspirasi. Selain reses yang sudah diatur dalam undangundang (UU). Mereka juga harus membuka akses diri yang seluas-luasnya, baik melalui seluler, email, website, facebook dan sebagainya. Sehingga para wakil rakyat patut dibanggakan atas berbagai

Retno Pramudya menyalami Menteri Hukum dan HAM ketika tiba di Bandara Supadio Pontianak.

PROFIL 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

pengorbanan dan keikhlasannya. Hal itulah yang menjadi pegangan H Retno Pramudya SH. Selain itu, sang legislator PPP ini juga berpegang pada tugas sebagai wakil rakyat untuk tetap bersikap kritis. Berikut wawancara wartawan Equator Julianus Ratno dengan Ketua Komisi A DPRD Kalbar yang selalu mengedepankan subtansial kekritisannya ini. Sikap kritis seperti apa yang harusnya dilakukan seorang wakil rakyat? Dia menjawab, seorang politisi yang duduk di DPRD harus kritis. Mampu menciptakan hubungan kritis dan konstruktif (bermanfaat, berguna, sehat dan positif ) dengan eksekutif. Tentunya hubungan itu harus berkualitas serta subtantif, sehingga sikap kritis itu tidak semata menghasilkan kegaduhan politik. Politisi daerah pemilihan Sanggau-Sekadau ini menegaskan, ketika bersikap kritis, jangan asal bunyi. Artinya, setiap pernyataan yang dikeluarkan harus disertai dengan dasar logika yang rasional. Tetap jernih dalam bersikap dan mengeluarkan pernyataan. Pernyataan yang dikeluarkan harus jelas sumber kebenarannya. Lalu apa yang Anda pahami

soal suara rakyat? Suara rakyat itu perlu diperjuangkan. Apakah itu suara rakyat berupa hak untuk memilih atau suara kebutuhan rakyat (aspirasi). Soal hak untuk memilih itu memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Suara rakyat itu sangat berharga dan perlu dijaga. Begitu juga ketika berbicara suara rakyat dalam hal aspirasi. Suara itu merupakan hak dasar rakyat atas penyelenggaraan negara untuk terwujudnya keadilan dan kesejahteraan. Suara itu disampaikan dengan berbagai cara, diantaranya unjuk rasa, media massa dan sebagainya. Nah, disinilah peran kita dibutuhkan sebagai penyambung suara rakyat. Kita yang sudah dipercaya menjadi wakilnya harus memperjuangkan itu. Namun, terkadang suara rakyat berupa aspirasi itu minim ditindaklanjuti. Hal itu membuat banyak rakyat kecewa. Menurut Anda? Itu dapat diistilahkan telur busuk yang baunya menghebohkan, tapi tidak mengubah apa-apa. Akhirnya wakil rakyat yang dikritik dan wakil rakyat yang dicurigai. Tapi perlu diketahui, apapun aspirasi yang disampaikan rakyat, tetap harus ditindaklanjutinya sesuai tupoksi dan kewenangannya.

Suara rakyat perlu diperjuangkan. Baik berupa hak untuk memilih atau suara kebutuhan rakyat (aspirasi). Hak untuk memilih memiliki peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Suara rakyat itu sangat berharga dan perlu dijaga.

Terkadang rekomendasi telah ditandatangani, kritik telah dilayangkan, tugas konstitusional telah dilaksanakan. Tapi semuanya kembali pada pemerintah yang terkadang tidak peka terhadap suara kritis wakil rakyat itu. Apakah hal itu bisa dikatakan kegagalan wakil rakyat dalam memperjuangkan aspirasi rakyatnya? Salah besar. Ini seolah pemerintah t idak memahami dengan baik kewenangan besar wakil rakyat yang diamanatkan UU. Bahkan, pemerintah seolah t idak tahu bahwa wakil rakyat itu adalah penyambung lidah rakyat. Secara pribadi, saya tetap akan memperjuangkan aspirasi rakyat, karena saya terjun ke politik untuk membangun daerah. Bukankah wakil rakyat masih punya hak politik atas ketidakpekaan pemerintah itu? Memang betul. Masih ada hak interpelasi dan hak angket. Hal yang diamanatkan oleh UU. Tapi akan lebih baik jika ada keinginan bersama antara legislatif dan eksekutif untuk bersamasama memperjuangkan aspirasi rakyat. Apalagi ketika aspirasi itu menjadi domainnya pemerintah pusat, ini yang terkadang sulit untuk kita perjuangkan. (jul)

Riwayat Pekerjaan: 1. Kaur Pemerintahan Kantor Camat Meliau 1986-1989 2. Sekretaris Wilayah Kecamatan Belitang Hilir 1989-1992 3. Kasubbag Tata Ptaraja Bagian Pemerintahan Umum Setda Kabupaten Sanggau 1992-1994. 4. Kasubbag Pemerintahan Pemerintahan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Sanggau 1994 5. Camat Beduwai 1994-2001. 6. Kabag Tata Pemerintahan dan Politik Setda Kabupaten Sanggau 2001-2006. 7. Asisten, Pemerintahan, Perekonomian dan Sosial Setda Kabuipaten Sekadau 2008-2011. 8. Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sekadau 22/3/2011-01/7/2010. 9. Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau 01/07/2010-22/03/2011. 10. Plt sehari-hari Bupati Sekadau 16-8-2010, 9 jam menjelang pelantikan Bupati Sekadau.

Sebagai seorang yang meniti karir dari bawah, sebelum menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sekadau Yohanes Jhon, pernah memimpin berbagai lembaga pemerintah. Bahkan beliau pernah menjabat Sekretaris Camat (Sekcam) Belitang Hilir. Jadi tak anehnya baginya sampai sekarang memangku jabatan sekretaris di lembaga pemerintah. Dengan dasar pendidikan strata satu (S̶1), pengalamannya yang tak diragukan lagi. Wajar kalau beliau terpilih dan layak memimpin pucuk pegawai negeri sipil (PNS) do lingkungan

Pemkab Sekadau. Alumni APDN Pontianak Tahun 1983 dan IIP Depdagri Tahun 1991 ini, pernah mengikuti berbagai kegiatan pelatihan, baik teknis, struktural maupun fungsional di dalam negeri bahkan di luar negeri. Seperti di 26 th Asia-Pacific Regional Scout Jambore (Jambore) Asia Pasifik pada 3 Januari 2010. Dalam kariernya beliau juga mendapat Piagam Tanda Kehormatan dari Presiden Republik Indonesia, berupa Satyalencana Karya Satya 10 Tahun pada 13 Agustus 2003. Akhirnya Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia

(Mendagri-RI) memutuskan Drs Yohanes Jhon sebagai Sekda Pemkab Sekadau. Perwakilan pemerintah pusat di Kalbar, Gubernur Cornelis melantik Yohanes Jhon di lantai II kantor Bupati Sekadau, Selasa (22/3). Gubernur Cornelis dalam kata sambutannya, menerangkan Sekda Sekadau memiliki tugas yang sangat berat terhadap pengadministrasian semua pintu satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Sekadau. Maka dari itu diperlukan seorang yang cerdas, cermat, dan selalu tepat jika mengambil keputusan.(tar)

JUAL RUMAH

LOWONGAN

JUAL MOBIL

LOWONGAN

CARI SUB DISTRIBUTOR

XENIA XI Deluxe th 2009 Warna Merah Maroon Hrg 128,5 Jt Hub : 083151191435

Di cari segera Sales Counter P/W Min SMU Kirim lamaran lengkap ke PO BOX 7878 ( ADIRA KREDIT )

Dicari subdistributor daerah kbptn utk produk Susu Kedelai NATUYA. Bagi yg brmnt Hub : 081522515978

BANTUAN MODAL

Dibutuhkan Marketing, Tmtn SMA/ sdrjt pglmn tdk diutmakn kirim lamaran ke : PT. MDPU Finance Komp. Ruko Megamall Blok I No. 23, Pontianak

JUAL RUMAH

SINTANG

BENGKAYANG

Hibah Bantuan modal Usaha Hub : 082154360123

PEMANGKAT

Jl Gajah Mada 30 Gg Dungun No 28, fas: PLN, PAM, telp, 3KT, 1KM, tp strategis, hrg nego. Hub : 762813

Ingin berlangganan & pengecer Harian Equator di Sintang. Hub : HP. 081345184340/08115705595

Ingin berlangganan Harian Equator di BKY Hub : 085288031117

SAMBAS

SANGGAU

Ingin berlangganan Harian Equator di Sbs. Hub : 085245698977

Ingin berlangganan Harian Equator di Sanggau Hub : 0564-21525

Berlangganan Harian Equator di Pmngkt Hub : AGUS 081256032440

TERBANG SETIAP HARI DENGAN

BOING 737 PNK - JKT

4x

jam : 07.05, 08.10 11.50, 16.50 Wib Telp. (0561) 734488

JKT - BANJARMASIN

1x

jam : 16.30 Wib Telp. (0511) 58996

JKT - BALIKPAPAN

1x

jam : 07.30 Wib Telp. (0542) 739225

PNK - JOG - SUB (PP)

1x

jam : 14.20 Wib

BALIKPAPAN-TARAKAN

1x

jam: 09.35 Wib Telp. (0542) 887 0808

PONTIANAK-

: : : :

H Retno Pramudya SH Pontianak, 17 Juni 1965 Jalan HA Rais A Rahman, Gang Bendera Nomor 14 Pontianak - SDN No 28 Pontianak - SMPN Nomor 13 Pontianak - SMAN Nomor 3 Pontianak - S-1 Fakultas Hukum Untan (Angkatan 1985) - S-2 Megister Ilmu Hukum Untan Jurusan Otonomi Daerah (2009-sekarang)

Nama Istri Nama Anak

: Hj Akhjalena : - Pariz Yustitia (16 tahun) - Wandy Pramudya (12 tahun) - Adi Rusyadi (9 tahun) - Putri Juwita (7 tahun)

Pengalaman Organisasi: 1. Ketua DPW Gafeksi/INFA Kalbar 2. Ketua Koperasi TKBM/RD Kalbar 3. Wakil Ketua Khotib PW NU Kalbar 4. Wakil Ketua KNPI Kalbar 5. Ketua Yayasan Pembinaan Muala Miftahul Huda Kalbar 6. Ketua Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia 98 Kalbar 7. Kabid Pendanaan Dewan Da wah Islamiyah Indonesia (DDII) Kalbar 8. Wakil Ketua DPW PPP Kalbar 9. Sekretaris PW Gerakan Pemuda Ka bah Kalbar 10. Bendahara MABM Kota Pontianak

Meniti Karir dari Bawah

Komplek Warga Sejahtera Jl. Komyos Sudarso Fas : PDAM, Telp, Listrik Hub : 085345038038

Tanah, luas 360 m2 Lokasi strategis Jl. Opu Daeng Menambon depan Pemkab Pontianak Hub: 0561-7911322 0811570832

Nama Tempat/Tanggal Lahir Alamat Pendidikan

Drs Yohanes Jhon Sekda Pemkab Sekadau

Nama : Drs Yohanes Jhon NIP : 19570208 19841 1 001 Tempat/ Tanggal Lahir : Jirak, 8 Pebruari 1957 Agama : Katholik Jenis Kelamin : Laki-laki Pangkat Terakkhir : Pembina Utama Muda ( IV/c ) Jabatan Terakhir : Asisten Pemerintahan, Perekonomian dan Sosial. Instansi Tempat Bekerja : Sekretariat Daerah Kabupaten Sekadau.

DIJUAL CEPAT

PROFIL

PAKET 25X TERBIT 2 baris Rp. 100.000 3 baris Rp. 150.000 Kejutan Hadiah Langsung

EKO SERVICE

SEDOT WC HUB TELP.

744880

MELAWI Ingin berlangganan Harian Equator di MELAWI Hub : 0568-22069

DIKONTRAK RUMAH

SINGKAWANG Ingin berlangganan Harian Equator di SKW Hub: 081256056477

PEMASANGAN IKLAN HUBUNGI

• Kantor • Deny • Jaiz • Hadi • Uray • Yuzo • Solihin

: 0561-721229 : 0811570832 : 0561-7911322 : 081345645582 : 0561-7092490 : 0561-7557007 : 085345038038

Hub: DODY 08125608423, 0561-7565151

Fasilitas Selang baru tanpa bau, pengalaman 25 th di bidang WC. Juga menerima servis AC (rumah & kantor) DISCOUNT 60% GARANSI

1. Ruko 2 Lantai (cocok Untuk kantor) Ukuran 4x16 2. Rumah 2 Lantai Ukuran 8 x 18 Alamat Jl. IMAM BONJOL tepi jalan Hub : 081283837163

JKT - P. PINANG

JKT - SEMARANG

JKT - JAYAPURA

BATAM - MEDAN

JKT - MANOKWARI

PNK - KUCHING

DP hanya 10%

DP 11 jutaan

PU-BOX Gran Max

2x

jam : 08.35, 14.30 Telp. (0717) 437 183, 436 980/82

JKT - PEKANBARU

3x

jam : 08.00, 10.40, 16.00 Telp. (0761) 856 031

JKT - PALEMBANG

1x

jam : 13.10

Telp. (0711) 378 666

JKT - JAMBI

2x

jam : 10.50, 14.00 Telp. (0741) 7550643, 7551861

JKT - MEDAN

3x

jam : 07.00, 17.05 13.00, Telp. (061) 451 2080

JKT - PADANG

3x

jam : 07.00, 10.50, 16.20 Telp. (0751) 446600

YOGYAKARTA

2x

jam : 06.00, 16.30

Telp. (024) 3549888

JKT - YOGYA

2x

jam : 20.00, 22.45 Telp. (0967) 550666, 683, 684

jam : 16.10, 18.10

jam : 21.00, 04.00 (SOQ) (Selasa, Rabu, Sabtu) 03.00, 22.45 Jam : 22.45 (UPG) (Selasa, Kamis, Jumat, Minggu) Telp. (0986) 215666, 835, 836, 837, 838

Telp. (0274) 32262

JKT - SURABAYA

7x

jam : 06.00, 07.15, 09.15 14.30, 17.20, 19.20, 21.00 Telp. (031) 504 9666

JKT - MANADO

2x

jam : 09.05, 15.30 (Balikpapan) Telp. (0431) 877 878, 879 674/77

JKT - MAKASAR

3x

jam : 07.14 (SUB), 10.20 21.00 (SUB) Telp. (0411) 365 5255

JKT - KUPANG

jam : 06.00 14.30 (SUB) Telp. (0380) 830555

-SURABAYA

jam : 16.15 Telp. (0778) 458 866

jam : 11.25 (Selasa, Kamis, Minggu) Telp. (082) 244299

JKT - GUANGZHOU Jam. 08.10 (Selasa, Kamis, minggu)

JKT - DENPASAR

2x

UMRAH Reservasi JAKARTA

(021) 3840 888

Kantor Cabang : Kelapa Gading : (021) 45851555 Bandung : (022) 6046699 DARI TERMINAL 1B BANDARA SOEKARNO-HATTA Computer Sabre/Abacus

PONTIANAK YOGYAKARTA SURABAYA BALIKPAPAN (PP)

PNK - BATAM

jam : 14.50 (Senin, Rabu, Jumat, Sabtu) Telp. (0778) 458 866

PNK - SINGAPURA

TERBANG SETIAP HARI DENGAN

JKT - JEDAH (PP) (PAKET UMRAH)

BOING 737 AIR BUS 319

Selasa, Kamis, Minggu Jam 13.25

-SINGAPURA -JEDAH

Reservasi PONTIANAK

atau hubungi BIRO PERJALANAN ANDA

Telp. (0361) 767 633 jam : 07.10, 14.00, 16.50 Telp. (0778) 458 866

PROGRAM ANGSURAN UMRAH YANG DISELENGGARAKAN BATAVIA AIR BEKERJA SAMA DENGAN PPUH YANG DITUNJUK

(0561)734488

jam : 13.15, 19.45

JKT - BATAM

3x

Sekda Sekadau Drs Yohanes Jhon berfoto bersama keluarga usai dilantik.

Trust Us To Fly Harga Paket Umrah Mulai

Rp. 12.500.000,Paket Perjalanan Umrah selama 9 hari 7 malam Paket umrah diangsur dengan jangka waktu angsuran: - Paket angsuran 6 bulan - Paket angsuran 12 bulan - Paket angsuran 24 bulan - Paket angsuran 36 bulan

7

sambungan

Kejari Periksa kasus ini segera diproses secara hukum, ucap Shanti. Seperti diberitakan Equator, kemarin, pasca keluarnya surat perintah penyelidikan, Rabu (23/3), Kejari Pontianak langsung tancap gas memproses kasus ini. Hari itu juga, Kejari Pontianak meminta keterangan dari dua orang saksi. upaya Kejari Pontianak menyeldiki kasus itu didasari berbagai pertimbangan antara lain laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Kapuas Plaza DPRD Kota Pontianak yang menemukan ada indikasi kerugian negara dari sektor retribusi yang dipungut PT Seroja Plaza Developer (SPD) yang dipungut

.... . dari halaman 1

dari para pedagang sekitar Rp 5 miliar. Pansus meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Kalbar untuk melakukan audit investigasi kepada PT SPD terhadap penggunaan HGB PPKP di atas HPL nomor 01/1984. Pansus mengindikasikan ada penyalahgunaan wewenang dalam penarikan atau penagihan retribusi perpanjangan sertiďŹ kat HGB yang ada di KP. Pansus KP berpendapat, PT SPD telah melakukan pelanggaran atau penyimpangan, serta penyalahgunaan wewenang terhadap apa yang telah tertuang dalam surat perjanjian

antara Pemkot dengan PT SPD. Sehingga Pansus KP merekomendasikan kepada Pemkot, dalam waktu tiga bulan dari keluarnya surat rekomendasi ini, untuk mengambil alih pengelolaan dan pengawasan Pusat Perbelanjaan Khatulistiwa Plaza (PPKP). Tentunya dengan membentuk tim pengelolaan PPKP. Pansus juga meminta Pemkot Pontianak segera memberikan rekomendasi persetujuan perpanjangan HGB kepada masing-masing pemilik, yakni 312 sertiďŹ kat HGB dari pemisahan HGB induk nomor 2940 di atas Tanah Hak Pengelolaan (HPL) nomor 01/1984. Humas BPK Perwakilan Kal-

Korban Cek bayar Yusuf dengan menggunakan 7 lembar cek mengatasnamakan CV Elco Motor yang ditandatangani Jimi dan Supardi. Sebagian cek itu korban tukarkan ke teman-temannya yang sudah memasok kayu ke dia. Selain Yusuf juga terdapat korban penipuan lainnya. Saya perlu biaya untuk membayar utang saya ke teman-teman yang sudah memasok kayu ke saya. Karena itu, saya tetap meminta Jimi membayar utangnya

.... . dari halaman 1

kepada saya, maupun kepada pemasok-pemasok kayu lainnya, tegas Yusuf. Secara resmi, Yusuf sudah melaporkan pasangan suami istri tersebut ke Mapolda Kalbar, Senin (21/3) lalu. Namun sebelum Yusuf membuat laporannya, ternyata Jimi sudah lebih dulu ditahan atas laporan korban penipuan lainnya. Yusuf membeberkan sejumlah dosa yang sudah dilakukan Jimi dan istrinya. Dosa dimaksud tidak

hanya kepada korban, melainkan kepada PT Wana Bangun Agung (WBA), pemilik pabrik plywood yang selama ini digunakan PT SIK memproduksi plywood. Menurut Yusuf, selama dua bulan bekerjasama dengan PT WBA, Jimi sudah membuat PT WBA merugi. Salah satunya, Jimi sudah membuat aliran listrik PLN di PT WBA dicabut karena menunggak selama 2 bulan. Saya juga berharap Jimi membayar utang listrik itu, supaya

CPNS Kubu Raya Menurut dia, kemungkinan tes diulang harus dilihat masalahnya. Untuk apa diulang. kalau hanya kesalahan prosedur sedikit saja, kata Bambang. Bambang didampingi Haryo Danargono selaku Ketua Kantor regional V BKN, untuk wilayah Kalbar, Lampung dan DKI Jakarta, dan Nurhayati Asisten Deputi SDM MenPAN tidak memaparkan prosedur apa yang tidak dipatuhi oleh pemkab KKR. Sebanyak 236 CPNS KKR hingga kini belum mendapatkan SK dan NIK hingga proses evaluasi Menpan dan BKN berakhir. Yang dipersoalkan hanya pada tataran kerjasama dengan pihak ketiga yang memberikan jasa untuk soal tes dan jawabannya, bukan pada masalah pelaksanaan. Tak apaapa, nanti diatur lebih kompre-

operasional pabrik bisa berjalan kembali. Upah para pekerja juga harus dibayar, sarannya. Hingga berita ini diturunkan, Jimi masih ditahan di Mapolda Kalbar. Namun belum diketahui secara pasti sejauh mana penanganannya. Saya belum bisa komentar dulu. Nanti saya cek dulu, kata AKBP Drs Suhadi SW M Si, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar dijumpai Equator di ruang kerjanya, sore kemarin. (bdu)

.... . dari halaman 1

hensif, ujar Muda Mahendrawan SH, Bupati Kubu Raya. Sebelumnya, Muda telah memenuhi undangan Menpan dan BKN sebulan lalu. Intinya kerjasama dengan pihak ketiga itu bukan berarti diseragamkan seluruh Kalbar, hanya bahasa koordinasi saja, ujar Muda. Kepala BKD Pemprov Kalbar Robertus Isdius, mengatakan menurut Robertus ada prosedur yang tidak ditaati pemkab KKR. Ada yang tidak prosedur dalam hal penerimaan CPNS KKR, antara aturan yang disampaikan BKN pusat. sebagian tidak dilaksanakan oleh KKR sehingga BKN kros cek di lapangan. sehingga CPNS KKR terkendala di NIK di kantor regional V BKN, ungkap Robertus singkat. Wakil Bupati Kubu Raya yang

mengikuti rapat tertutup di Praja I Kantor Gubernur Kalbar kemarin, langsung pulang. Selain Andreas yang enggan memberikan komentar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kubu Raya, Husein M Syawik. Beliau saja yang berkompeten bicara dari BKN, nanti saya salah. Nanti semua beliau lebih objektif, ini bukan persoalan sanggah menyanggah, ujarnya. Hal serupa juga dilakukan, Kepala BKD Kubu Raya, Nuh Syaiman, yang langsung mengangkat tangannya tanda enggan memberikan komentar terkait hasil rapat tertutup tersebut. Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Kalbar, H Retno Pramudya SH mempertanyakan temuan Menpan mengenai kesalahan prosedur pada perekrutannya. Kita

Rapat Kerja vestasi di Sanggau dan memajukan perekonomian Sanggau juga patut diperhatikan. Direktur Produksi PTPN XIII, B Rachman, memaparkan beberapa program dan kegiatan PTPN XIII dalam pengembangan perkebunan di Kabupaten Sanggau. PTPN XIII dengan wilayah kerja se Kalimantan, meliputi empat Kalimantan (Kalbar, Kaltim, Kalsel dan Kalteng) dan salah satu wilayah unit usaha PTPN XIII adalah di Kabupaten

bar, Sigit Yudha Pratama yang dijumpai Equator di kantornya menegaskan, DPRD Kota Pontianak pernah berkonsultasi ke BPK terkait persoalan KP. Dulu dari DPRD Kota Pontianak memang pernah audiensi terkait masalah KP, ucapnya. Namun Sigit belum bisa memastikan apakah dalam audiensi itu juga dibicarakan persoalan audit. Saya tidak tahu apakah persoalan itu juga da dibicarakan. Karena itu, untuk masalah audit ini, saya belum bisa jawab. Nanti menunggu pimpinan datang dari Jakarta saja, tukas pria yang dekat dengan kalangan wartawan itu. (bdu)

pertanyakan kesalahan prosedur itu dimananya? Ini perlu penjelasan lebih lanjut, tegasnya. Legislator PPP ini mengatakan, jika memang telah terjadi kesalahan dalam prosedur rekrutmen kenapa ketika pelaksanaan tes tidak dievaluasi. Dan menyikapi adanya kesalahan prosedur yang diungkapkan BKN, pihaknya berencana mempertanyakan hal tersebut secara langsung BKN. Disinggung adanya kemungkinan tes CPNS diulang, Retno mengingatkan kepada pemerintah untuk menimbangnya kembali. Politisi daerah pemilihan Sanggau-Sekadau ini khawatir akan muncul gejolak di masyarakat yang pada akhirnya membuat kondisi di kabupaten bersangkutan tidak kondusif. (boy/dik/jul)

.... . dari halaman 1

Sanggau. Program pengembangan perkebunan dan pabrik di Sanggau terus dilakukan. Termasuk program pengembangan plasma. Kami sangat berterima kasih sekali pada seluruh jajaran anggota DPRD Kabupaten Sanggau yang menyampaikan beberapa permasalahan dari masyarakat. Serta menyampaikan beberapa saran dan pandangan, semua itu diharapkan dapat membantu kami untuk semakin maju dan berkembang

secara berkelanjutan bersama masyarakat, tutur B Rachman. Diakui, banyak persoalan di lapangan harus segera ditindaklanjuti dan dilakukan komunikasi yang intensif dengan masyarakat. Ada beberapa program yang sudah kita lakukan, termasuk kegiatan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Sanggau, tapi karena kami kurang ekspose maka

kegiatan-kegiatan tersebut kurang diketahui masyarakat luas. Pada kesempatan itu, anggota Dewan juga memuji beberapa kegiatan PKBL atau CSR PTPN XIII yang sudah jalan, serta memberikan saran dan masukan untuk kegiatan tersebut ke depan agar lebih baik lagi. Atas saran itu, pihak Direksi PTPN XIII akan berupaya ke depan untuk lebih memantapkan lagi program yang disisihkan dari laba perusahaan itu. (*)

D i s c o n S/d

IDACHI STORE STORE 50

PROFESIONAL HEALTH CARE PRODUCTS p e r s e n Dari Tanggal Jl. Tanjungpura Mall Ramayana Lt. 2 No. 3 Telp. 0561-7506345 Pontianak 18 Mar s/d 27 Mar 2011 E-16

Platinum Bike

FS Shaper

Home Gym

Slimming Suit

Hanya 1.228

Ribu

Jumat, 25 Maret 2011

Awasi Limbah Pontianak berkewajiban menjaga serta mengawasi limbah yang dihasilkan para pedagang. Para pedagang baik pedagang basah maupun pedagang kering harus memerhatikan limbah yang dihasilkannya. Ia mencontohkan, pedagang sayuran jangan membuang limbahnya ke sembarang tempat. Namun harus dikumpulkan terlebih dahulu, kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Selain itu, BLH Kota Pontianak juga akan mengawasi ketat limbah hasil pemotongan ayam dan ikan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar lingkungan di sekitar pasar tetap aman dan tidak tercemar. Di dalam pasar tradisional ada

aktivitas pemotongan ayam dan ikan. Terhadap ikan tentu ada limbah sisik dan sisa buangan yang harus dikumpulkan dan tidak boleh langsung dibuang ke saluran. Begitupun dengan bulu ayam dari sisa pemotongan. Jika sisa hasil pemotongan itu dibuang ke saluran tentu mencemari lingkungan. Hal itu yang harus dicegah, tegasnya. Hariyadi menambahkan, limbah dari aktivitas pasar tradisional itu tentu bisa mencemari lingkungan di sekitar pasar jika para pedagangnya tidak bisa diberikan pemahaman. Itu sebabnya pihak BLH Kota Pontianak terus memberikan pemahaman kepada para pedagang agar tidak membuang limbah dari hasil pemotongan

FS-1980 Motorized Treadmill

FS-1339 Motorized Treadmill

New Orbitrack

Kasur Intex

Body Massage

Europa Fraying Pan

Hanya 838

Ribu

New Black Power X

Hanya 238

Ribu

Cocok Untuk Melayani Pesan Antar

Hanya 228

Ribu

: Fitness Centre, Hotel, Apartemen Dan Lain-lain : Grosir dan Eceran : Dalam dan Luar Kota (Khusus Luar Kota Tambah Ongkos Kirim) SMS 087883556888

hewan itu secara sembarangan. Pegawasan terhadap pasar tradisional itu dilakukan sebagai upaya mendukung Adipura yang saat ini terus dimonitor, pungkasnya. Salah seorang masyarakat sebut saja, Hamdani menilai Pasar Flamboyan di pagi harinya terlihat kumuh dan penuh sesak. Belum lagi jika hari hujan, maka bercampurlah air dengan limbah yang dihasilkan para pedagang. Kalau hari hujan, saya malas kesini. Soalnya jalanannya becek, katanya. Untuk itu, dirinya berharap kepada Pemerintah Kota Pontianak untuk merenovasi pasar tradisional yang letaknya di jantung Kota Pontianak. (oen)

Penopang Perkembangan memiliki peninggalan sejarah di beberapa tempat, antara lain di daerah Nanga Taman dan Nanga Mahap. Sementara untuk situs kerajaan, peninggalan yang cukup banyak berada di Kota Sekadau, mulai dari meriam hingga masjid Agung atau Masjid Jamik AtTaqwa. Mayoritas agama yang dia-

nut suku-suku Dayak di Sekadau adalah Kristen Katolik dan Kristen Protestan. Pengecualian bagi Dayak Senganan, yaitu keturunan Dayak beragama Islam yang juga sering dianggap sebagai Melayu Sekadau. Kehidupan antaragama di Kabupaten Sekadau selama ini cukup harmonis, hal ini dikarenakan pen-

Kampung Budaya dengan konsultan, ini salah satu fasilitas yang sangat baik karena akan memberi peluang kepada para seniman untuk berkarya lebih bagus lagi, ujar Salmon. Apalagi, kata dia, perkampungan budaya bisa menarik pariwisata dalam maupun luar daerah. Namun konsep seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang direncanakan pemerintah daerah, hendaknya tak seperti itu, tetapi lebih pada membangun budayabudaya lokal yang ada di Kalbar. Konsepnya sudah bagus. Sekarang tinggal bagaimana penataannya. Budaya-budaya yang ada di Kalbar bisa terakomodasi. Berbagai kegiatan atau karya dari berbagai etnis ditampilkan di sana, ujar dia menyarankan. Mengenai pengelolaan perkampungan budaya itu nantinya, Salmon mengatakan, harus dike-

lola baik dan digunakan semua etnis yang ada di Kalbar. Kalau TMII itu kan dikelola pemerintah, tapi kalau untuk rumah budaya ini apakah dikelola swasta atau pemerintah, saya kira yang terpenting adalah dikelola dengan mengedepankan kepentingan masyarakat secara luas, harapnya. Anggota DPRD Kalbar, Andry Hudaya Wijaya SH kembali mengingatkan pemerintah daerah untuk mempertimbangkan kembali rencana pembangunan perkampungan budaya yang menelan anggaran miliaran rupiah itu. Dalam penganggarannya memang masih diberi tanda bintang yang berarti masih belum ďŹ nal dan harus diperdalam lagi. Bukankah masih banyak program lain yang menyentuh langsung masyarakat. Anggaran pembangunan perkampungan budaya

Bercabang 40 Sejak awal setelah beberapa tahun ditanam, mulai tumbuh batang yang telah menunjukkan keanehan. Tiap kali tumbuh tunas mayang baru yang harusnya menjadi buah namun berubah batang baru. Dari batang induk, tumbuh lagi batang baru dan seterusnya seperti itu dan memiliki pelepah serta daun. Bahkan, imbuh Buchari, dirinya pernah menghitung secara manual jumlah cabang yang tumbuh di pohon kelapa itu sebanyak 70 cabang. Namun, saat ini cabang yang ada tinggal tersisa kurang lebih 40 cabang saja. Susah kalau nak ngitung semuenye, banyak amat cabangnye. Dolo pernah sampai 70 cabang, kalau sekarang kurang lebih 40 cabanglah, beber Buchari dengan logat Melayu Mempawah-nya. Pohon kelapa dipindahkan ke makodam. Sebagai gantinya, pihak Kodam memberikan sebuah sepeda motor kepada pemilik pohon unik dan langka itu. Sekitar 20 anggota TNI dari Kodam XII Tanjungpura, Kodim dan Koramil Sungai Pinyuh dikerahkan memindahkan pohon kelapa tersebut.

Bukan pekerjaan yang gampang, sebab pohon harus dibongkar beserta akarnya agar dapat ditanam kembali nantinya. Setelah kurang lebih lima jam bekerja, TNI dibantu warga berhasil mengangkat pohon kelapa yang memiliki tinggi kurang lebih delapan meter tersebut. Kelapa ini sudah tumbuh sejak belasan tahun lalu. Sejak saat itu tidak ada yang memerhatikan keunikan pohon kelapa ini. Lantas setelah dibongkar dan akan dipindahkan barulah banyak warga yang melihatnya dan mengabadikannya dengan cara di foto, cetus Ramlah salah satu warga setempat. Koramil Sungai Pinyuh, Kapten Inf Paimo yang mengkoordinir langsung proses pemindahan pohon kelapa cabang 40 itu mengatakan, pihaknya mendapatkan instruksi langsung dari atasan untuk mencari sejenis pepohon langka dan unik. Secara kebetulan pohon bercabang 40 tersebut merupakan hal yang sangat jarang ditemukan. Kebetulan dari info di lapangan ada kelapa bercabang banyak. Pemiliknya warga Desa SBBL yang

Juliarti-Pabali

Power Yoga

.... . dari halaman 1

partisipasi pencoblos, Kesbangpolinmas menemukan 7.913 pemilih tidak memberikan suara. Sebanyak 171 suara dinyatakan rusak alias tidak sah. Dari nomor urut sudah jelas, nomor satu harus yang teratas. Kita berharap JPM tetap teratas, kata dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH usai menyalurkan hak pilihnya di TPS 1 Desa Manggis Sambas. Calon bupati nomor urut 2, H Darwin Muhammad memilih menanggapi santai dengan menyatakan tetap akan berbesar hati menerima hasil Pemilukada Sambas. Dalam kompetisi tetap ada yang menang dan ada yang kalah. Bila menang kita siap dan kalah kita akan legowo, kata Darwin. Menurut Dawin, segala usaha dan ikhtiar telah maksimal dilakukan. Namun ini kembali kepada nasib lagi. Yang jelas kita berbesar hati menerima hasil Pilkada, ujar dia. Usai mencoblos di TPS 4 yang terletak di SDN Nomor 3, Desa Dalam Kaum, calon Bupati Sambas nomor 3, H Prabasa Anantatur mengungkapkan, siap menerima hasil Pemilukada Sambas. Kemungkinan berlangsung dua putaran. Saya sudah berpengalaman menghadapi ini, saya siap menang dan kalah,

dan kita berharap berjalan jujur, kata Prabasa. Prabasa bertekad jika dirinya terpilih akan melanjutkan program bupati sebelumnya yang dianggap baik. Karena saya juga pernah jadi wakil bupati. Tapi kita akan lihat program yang memang dikehendaki masyarakat, jelasnya. Kandidat Calon Bupati Sambas, Prabasa Anantatur mendapat suara terbanyak di TPS tempat ia mencoblos, bahkan mendapat suara terbanyak di Desa Dalam Kaum yang merupakan tempat tinggalnya. Prabasa Anantatur bersama istrinya Hj Rubaety Erlita berjalan kaki menuju TPS 4. Ia bersama istri berjalan kaki dari rumah sekitar 10 meter. Secara keseluruhan di Desa Dalam Kaum Pasangan PAS unggul 887 suara diikuti pasangan JPM 441 suara, Pasangan Darwin-Darso 178 suara, Pasangan Tufitriandi-Ferden (Trens) 71 suara dan pasangan MunawarBoni (murni) 49 suara. Di Desa Tumok Manggis dimana merupakan tempat Juliarti mencoblos masih dimenangkan pasangan PAS dengan perolehan 599 suara diikuti Pasangan JPM 319 suara, Pasangan DarwinDarso 115 suara, Pasangan Trens 26 suara dan pasangan MURNI 32 Suara. Hingga berita

duduk Kabupaten Sekadau masih satu rumpun dari nenek moyang yang sama, yaitu Dayak Mualang dari rumpun Dayak Iban. Tingkat keterampilan sumber daya manusia penduduk Kabupaten Sekadau cukup bervariasi, mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas. (abdu syukri/bersambung)

.... . dari halaman 1 itu sangat besar, kata legislator Partai Golkar ini. Perkampungan budaya itu rencananya didirikan di lokasi Kantor Kapet sekarang di Jalan Sutan Syahrir. Sudah banyak yang menolak. Sebab kalau hanya sasarannya untuk mengakomodasi hal kebudayaan kemudian dibangun perkampungan budaya itu. Kan sudah ada Taman Budaya dan Museum di Jalan Ayani, ungkap Andry. Selain itu, lanjut dia, ada Rumah Melayu di Jalan Sutan Syahrir, Rumah Betang di Jalan Sutoyo dan Betang Center di Ambawang. Wajar jika rencana tersebut dianggap proyek mercusuar dan mengada-ada. Bahkan cukup banyak pihak yang begitu getol mengkritisi sejak awal terhadap rencana tersebut, tuntasnya. (jul)

.... . dari halaman 1 berada di wilayah Koramil Pinyuh. Setelah kami cek ke lapangan, ternyata memang aneh dan unik karena cabangnya sangat banyak. Setelah dilaporkan kepada atasan, langsung diminta untuk dipindahkan ke Kodam, kata Paimo. Sebagai ucapan terima kasih dari Kodam XII Tanjungpura, kami akan memberikan hadiah kepada Pak Buchari yakni berupa sebuah sepeda motor. Mudah-mudahan hadiah itu dapat bermanfaat untuk Pak Buchari dan keluarga, tukasnya. Buchari mengaku senang mendapatkan sebuah sepeda motor yang diberikan pihak Kodam XII Tanjung Pura sebagai hadiah. Hitung-hitung kenang-kenangan dari pohon kelapa unik ini. Karena motor itu dapat saya gunakan untuk kegiatan sehari-hari. Baik ke pasar maupun untuk bekerja, ujarnya tersenyum. Pohon pisang bercabang 40 itu bisa dipastikan akibat kelainan genetis yang tidak permanen. Bisa juga disebabkan mutasi yang tak stabil. Pohon dengan kelainan genetis seperti ini akan sulit di perbanyak dengan cara pembiakkan anakan normal. (hry)

.... . dari halaman 1 ini diturunkan perhitungan suara masih dilakukan di tingkat PPK. TuďŹ riandi, calon Bupati nomor urut 4 mengatakan, jika dirinya menang akan melaksanakan tugas sesuai tupoksi kepala daerah. Menjadi kepala daerah harus bergerak sebagai pembina wilayah dan akan membedah pemerintah desa supaya kuat, kata dia. Munawar dihubungi melalui selularnya mengatakan, dalam pertarungan kepemimpinan kepala daerah, dirinya siap menang dan siap kalah Untuk mendapatkan hasil yang akurat, sekitar pukul 19.00 beberapa awak media mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), tetapi anggota KPU tidak berada di tempat. Suaib, Ketua KPU Sambas yang dihubungi mengatakan, pihaknya masih meninjau bersama KPU Provinsi dan KPU mendapatkan data hasil perhitungan suara yang disalurkan dari total DPT 401.725. Data dari TPS langsung diserahkan ke kecamatan, setelah itu data akan diterima KPU. Mohon maaf kepada kawan-kawan pers karena KPU masih belum bisa memberikan data. Data sekarang masih di kecamatan, ucapnya. (edo/ova/lam/bdu)

8

Jum’at, 25 Maret 2011

GUBERNUR Cornelis didampingi Bupati Bengkayang Suryatman Gidot dan Kadis PU Kalbar Jakiu Sinyor Melaunching proyek multi years

ROMBONGAN gubernur tertahan di jalan yang rusak.

Menembus Tembok Isolasi

Gubernur Launching proyek multiyears jalan di Kalbar W

ARGA Desa Balai Gemuruh, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas sudah sejak lama mendambakan fasilitas jalan. Selama ini mereka terpenjara. Tidak kurang dari 500 kepala keluarga (KK) terkungkung arogansi tembok isolasi. Tak banyak yang dapat mereka perbuat, kecuali bermimpi suatu masa roda pembangunan dapat menyentuh sendi-sendi kehidupan desa itu. Keinginan kuat warga untuk membuka diri pun kini nampak di depan mata. Mimpi indah itu pun berbuah nyata. Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Cornelis, melaunching paket proyek multiyears pengerjaan jalan senilai Rp148,7 miliar di Pasar Subah, Kabupaten Sambas, Minggu (20/3). Kegembiraan yang menggelayuti wajah Melani Astuti, Kepala Desa Balai Gemuruh, tak dapat ditutupi. Ada pula rasa bangga terhadap 80 kepala keluarga di desanya, yang secara sukarela memberikan tanahnya untuk kepentingan pembangunan jalan. Proses itu disaksikan Bupati Bengkayang, Suryatman Gidot, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalbar, Jakius Sinyor, dan sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Sambas dan Bengkayang. Banyak harapan yang terpancang di balik upaya pembangunan infrastruktur jalan dari Sambas ‒ Subah - Sanggau Ledo ‒ Seluas - Jagoi Babang sepanjang 88,4 kilometer yang sudah berlangsung sejak 2010 ini. Paling tidak, kesejahteraan warga di sepanjang jalan itu dapat meningkat, lantaran tembok isolasi mulai terbuka. Plt Sekda sambas Jami ad Abdul Alkadri mewakili Bupati Sambas dalam sambutannya mengatakan masyarakat subah dahulu menyakini bahwa Subah tidak akan pernah berubah, ternyata saat ini dibawah kepemimpinan Cornelis sudah berubah akan menjadi sebuah kota Bahkan, Cornelis berharap dengan terbukanya akses jalan ini, kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Sambas di wilayah ini bisa berkembang ke arah yang lebih baik lagi. Infrastruktur jalan tersedia, perekonomian bergerak, interaksi sosial budaya berjalan, kesejahteraan pun meningkat. (Narasi dan foto: Lukas B Wijanarko)

CORNELIS Gubernur disambut dengan upacara Adat.

GUBERNUR Menuju lokasi acara.

BERINTERAKSI dengan pengguna jalan.

MASYARAKAT atusias menyambut kedatangan Gubernur.

GUBERNUR memastikan kepada masyarakat bahwa pengerjaan jalan diserahkan kepada ahlinya

GUBERNUR meninjau langsung lokasi jalan.

GUBERNUR menyetir mobilnya sendiri.

GUBERNUR beserta ibu menyempatkan diri mengunjungi masyarakat Subah.

CUSTOMER SERVICE - Ingin berlangganan - Koran datang siang - Tidak terima koran Hubungi: Bagian Pemasaran Hp.081345479786 (Santo) 08125746667 (Abu Bakar) 08125639448 (Mulyadi)

PATR LI

Jumat, 25 Maret 2011

Razia Kos-kosan PONTIANAK. Lima pasangan mesum dari 29 penghuni kos-kosan di Jalan Imam Bonjol, Pontianak Tenggara diangkut Satpol PP Kota Pontianak dalam razia gabungan bersama Sabhara Polresta Pontianak dan POM AD, Kamis (24/3), pukul 10.30. Satu-persatu penghuni kos diminta menunjukkan kartu identitas. Mereka yang tak memiliki KTP langsung diangkut ke Mapol PP. Petugas menemukan lima pasangan mesum di kamar kos. Saya di sini hanya menumpang baring-baring saja Pak. Dia masih sepupu saya, kilah seorang pemuda saat kepergok sedang berduaan dengan pasangan wanitanya di kamar. Kasi Penegakan Peraturan dan Perundang-undangan Satpol PP Kota Pontianak, Rachmad Suprayetno mengatakan, penertiban dilakukan karena adanya keluhan masyarakat. Mereka melaporkan adanya dugaan perbuatan mesum yang dilakukan penghuni kos. Selama ada potensi pelanggaran, maka penertiban akan dilakukan, ujarnya. Rachmad menegaskan, kelengkapan identitas wajib dimiliki penghuni kos. Terutama warga pendatang yang ingin beraktivitas di Kota Pontianak. Lantaran akan menetap dalam jangka waktu tertentu, maka mesti membuat Kipem. Kelengkapan identitas juga untuk keselamatan mereka. Jika terjadi sesuatu hal, maka usul daerahnya akan diketahui, tegasnya. (sul)

Pasangan Mesum Diangkut Satpol PP SAMSUL ARIFIN

Perampokan Mahasiwa

Kompol Puji Prayitno

Polisi Kantongi Empat Nama Pelaku PONTIANAK. Polisi baru mengantongi nama pelaku perampokan Ag, 21, dan Er, 19, mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Jembatan Ambawang, Rabu (16/3) lalu. Polisi sudah mengantongi nama empat pelaku. Namun hingga kini pelaku tidak ada di tempat, ujar Kompol Puji Prayitno, Kasat Reskrim Polresta Pontianak. Ditegaskan Puji, pihaknya telah melakukan penangkapan. Sayangnya, mereka keburu kabur keluar daerah. Saya telah menugaskan jajaran Reskrim untuk mengejar pelaku, ungkapnya. Ag dan Er menjadi korban perampokan ketika berpacaran di tempat gelap, jembatan Ambawang. Mereka didatangi empat pelaku perampokan. Para rampok tersebut menguras barang berharga yang mereka bawa. Setelah itu menelanjangi Ag dan Er di dalam hutan. Setelah ditemukan dalam hutan tanpa busana, Er shock. Mahasiswi tersebut terlihat takut ketika didatangi pria. Namun berdasarkan hasil visum, diduga Er tidak diperkosa pelaku. (sul)

Sakit Kepala, Gantung Diri S UNGAI Pinyuh. Sakit kepala tak sembuh-sembuh, Cin Tjun Khiong alias Budiono, 43, warga komplek rumah toko (Ruko) Jalan Raya Sungai Pinyuh ditemukan tewas gantung diri di lantai dua rumahnya, Kamis (24/3) sekitar pukul 14.30 sore. Jasad Cin Tjun pertama kali ditemukan Tjin Vina, adik iparnya yang hendak menjemur pakaian. Cin Tjun gantung diri menggunakan seutas tali ayunan. Vina kaget melihat kakak iparnya tergantung. Dia bergegas memberitahukan suami dan metuanya di lantai bawah. Saya sama sekali tidak menduga kalau dia akan mengakhiri hidupnya dengan cara mengenaskan seperti itu, kata Vina yang terlihat trauma dengan kejadian

itu. Chin Cun Jung, suami Vina mengatakan, tidak ada hal aneh yang terlihat dari abang kandungnya. Hanya saja, beberapa hari belakangan Cin Tjun kerap kali mengeluhkan sakit kepala. Saya sama sekali tidak percaya dan menyangka kalau hal itu menjadi penyebab aksi nekad bunuh diri yang dilakukan abang saya. Rasanya tidak ada permasalahan di dalam keluarga kami. Semuanya normal dan tidak ada yang salah, paparnya. Karjono mengaku, terakhir melihat Cin Tjun bermain bersama anaknya di lantai bawah. Setelah itu tidak pernah turun lagi. Hingga akhirnya Vina menemukannya tidak bernyawa. Kami sekeluarga kaget setelah Vina turun dari lantai atas sambil

Jasad Cin Tjun Khiong diidentiďŹ kasi Petugas Polsek Sungai Pinyuh. HERI

Kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut mencari penye-

bab kematian korban tersebut, tegas Dwi Budi. (hry)

Warung Bubur Nyaris Jadi Abu

Nyabu

Mahasiswa Diringkus PONTIANAK. Jajaran Restik Polda Kalbar berhasil meringkus Hendri Gunawan, 26, mahasiswa yang menjadi kurir sabu di Jalan Dr Wahidin Pontianak Kota, Kamis (24/3). Kabag bin Ops Dit Narkoba Polda Kalbar, AKBP Mukson Munandar mengatakan, kediaman Hendri sudah dijadikan target anggota Restik Polda Kalbar. Bahkan sudah lama disinyalir adanya transaksi narkoba di rumahnya. Namun polisi tidak langsung menangkapnya, sebelum mengumpulkan data-data tentang transaksi di Jalan Dr Wahidin, Gang Ujung Pandang. Tersangka diamankan saat tertangkap tangan sedang melakukan transaksi. Pelaku memang sudah lama diikuti polisi. Namun tidak langsung ditangkap dan menunggu waktu yang tepat melakukan penangkapan. Anggota menemukan satu paket sabu Rp400 ribu. Bahkan mengamankan plastik transparan, bong plastik dan dua korek api, tegas Mukson. Dikatakan Mukson, pihaknya terus mengembangakan kasus penangkapan kurir narkoba tersebut, sehingga menemukan bandar sabu dan menangkapnya. Hendri terancam pasal 112, 114 ayat 1 Undang-undang nomor 35/2009, tentang narkotika, ancaman minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Hendri mengaku, menjadi kurir sabu sudah sekitar lima bulan. Barang haram tersebut di dapat dari rekannya yang bernama No. Saya dapat dari No, tetapi untuk pakai sendiri. Saya beli satu paketnya Rp400 ribu, kilahnya. (sul)

berteriak bahwa dia gantung diri. Saya langsung ke atas dan menurunkan mayat anak saya itu ke lantai, kenang Karjono menceritakan nasib tragis yang dialami anaknya itu. Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Dwi Budi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian Cin Tjun yang nekat gantung diri. Namun polisi tetap akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan penyebab kematiannya. Kami belum bisa memberikan kepastian penyebab tewasnya korban. Karena belum mendapat hasil pemeriksaan tim dokter. Saya masih menunggu hasil pemeriksaan dokter, apakah ini murni gantung diri atau bukan.

Petugas pemadam menyemburkan air yang membakar warung bubur. MORDIADI

SUNGAI Raya. Nasi sudah menjadi bubur, gara-gara teledor, lilin yang menyala langsung menyambar bensin. Akibatnya, Warung Bubur samping Gang Aneka, Sungai Durian nyaris ludes dilahap api, Kamis (24/3) sekitar pukul 17.00 Kebakaran ini disebabkan anak pemilik warung yang masih berusia sekitar tiga tahun bermain lilin. Tiba-tiba saja lilin itu menyambar bensin yang dijual eceran di dekat warung, terang Wahab, Ketua RT1/

RWIII, Desa Sungai Durian, Sungai Raya. Melihat lilin yang dimainkan anaknya menyambar jeriken bensin, pemilik warung bubur, Nurbansyah atau yang akrab disapa Anca, dengan sigap menyelamatkan buah hatinya tersebut. Sementara api semakin membesar dan menjalar ke bagian belakang warung. Melihat kejadian tersebut, warga berhamburan keluar rumah, berupaya memadamkan api.

Hanya beberapa menit, Pemadam Kebakaran Supadio tiba di lokasi dan memadamkan api yang semakin membesar. Kondisi cuaca yang lembab, karena hujan baru redah juga mempermudah menghentikan si jago merah. Beberapa mobil pemadam kebakaran terlihat kompak menuju warung nasi Anca. Sehingga membuat lokasi padat, belum lagi warga yang terus berdatangan. Polisi pun harus kerja keras memperlancar arus lalu lintas. (dik)

Mobil Tangki Seruduk Pintu Gerbang MEMPAWAH. Mobil tangki mengangkut 8000 liter solar nungging ke parit, setelah menghantam pintu gerbang selamat datang di Kota Mempawah, Kelurahan Tengah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kamis (24/3) sekitar pukul 04.00 pagi. Mobil tangki dikemudikan Khairul, 50 warga Jalan Imam Bonjol, Pontianak. Sedangkan kernetnya, Ungil, 21, warga Tanjung Hulu Pontianak Timur. Mobil tangki tersebut usai mengantar solar di SPBU Sekura, Kabupaten Sambas. Diperkirakan Khairul memacu kencang kendaraannya lantaran hendak mengejar target. Sesuai jadwal, mobil tangki dengan No-

mor Polisi (Nopol) KB 9529 SA itu kembali akan mengantarkan bahan bakar solar di SPBU Singkawang pada pagi harinya. Kecelakaan tunggal terjadi ketika mobil tangki melintas di Jalan Raya Opu Daeng Menambon, Mempawah. Kuat dugaan, Khairul mengantuk sehingga lepas kontrol ketika memacu kendaraannya. Mobil yang dikendalikannya keluar dari jalan raya dan menabrak pintu gerbang selamat datang Kota Mempawah hingga hancur. Khairul beserta Ungil tidak menderita luka serius. Keduanya hanya menderita luka lecet pada bagian dagu, kaki dan tangan saja. Setelah mengantarkan ba-

han bakar di SPBU Sekura kami berniat kembali mengisi bahan bakar di Pontianak dan diantarkan ke Singkawang pada pagi ini. Dalam perjalanan pulang itu saya tertidur pulas. Saya tersadar setelah mobil menabrak pintu gerbang. Saya juga tidak tahu persis bagaimana kejadiannya sampai seperti ini, kata Ungil. Satuan Lalu Lintas Polres Pontianak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP) dan mengamankan arus lalu lintas di lokasi kecelakaan. Kecelakaan lalu lintas ini akan kita proses sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku. Sopir telah melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 22/2009 tentang lalu lintas dan

Mobil tangki solar menghancurkan pintu gerbang Mempawah. HERI

angkutan jalan. Sopir juga harus berkoordinasi dengan Dinas PU Kabupaten Pontianak untuk ganti rugi atas kerusakan gerbang se-

lamat datang Kota Mempawah, tegas IPDA Saiful Bahri, Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pontianak. (hry)

10 

musyawarah kita

kubu raya

DPD Siap Fasilitasi KKR ke Kementerian

Dewan Jangan Malas Ngantor SUNGAI RAYA. Kendati pada jam kerja, bila tidak ada rapat kerja atau paripurna, banyak legislator Kubu Raya yang absen (tidak hadir). Badan Kehormatan (BK) DPRD Kubu Raya mengingatkan agar para wakil rakyat jangan malas ke kantor. Walaupun tidak ada kegiatan, paling tidak diharapkan dewan itu aktif ke kantor, kata Abdurrasyid, Ketua Badan Kehormatan DPRD Kubu Raya kepada Equator, baru-baru ini. Abdurrasyid menjelaskan, semua sudah memahami dewan yang tidak ke kantor itu bukan berarti tidak bekerja. Ada pula beberapa para wakil rakyat yang turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Tetapi hendaknya aktif juga ke kantor, siapa tahu ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi, kalau dewannya tidak di kantor bagaimana, ini tentunya mengecewakan orang yang mereka wakili di Kubu Raya ini, ujar Abdurrasyid. Bila masalah absensi ini tidak diperhatikan, kata Abdurrasyid, BK DPRD Kubu Raya dapat saja memberikan teguran. Karena masyarakat kita terus menyoroti bagaimana kinerja para wakilnya, kalau ke kantor saja malas, akan dipandang tidak baik oleh masyarakat, ingatnya. Selain permasalahan absensi ke kantor, menurut Abdurrasyid, selama ini tidak ada legislator yang melakukan perbuatan melanggar ketentuan, dan merusak kehormatan lembaga. Alhamdulillah selama ini dewan Kubu Raya belum ada yang bermasalah, ujarnya. Tetapi, dia meminta wakil rakyat untuk terus meningkatkan kinerjanya. Kata orang dulu itu, kita saling mengingatkan apa yang lupa dan memberitahu apa yang tidak tahu, itu yang paling penting, pungkas Abdurrasyid. (dik)

Mordiadi/Equator

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan saat menerima dua anggota DPD RI, Maria Goreti (kanan) dan Ahmad Jajuli di kantornya, Rabu (23/3).

SUNGAI RAYA. Untuk mendorong percepatan pembangu-

nan daerah, termasuk di Kubu Raya, DPD-RI akan memfokus-

Banleg Persiapkan Raperda KTM SUNGAI RAYA. Badan legislasi (Banleg) DPRD Kubu Raya sudah mulai mencoba mengumpulkan, dan menyiapkan beberapa hal terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rasau Jaya. Kami sedang mengumpulkan alat-alat bantu untuk melahirkan Perda KTM ini seperti mencari undangundang yang mengatur itu, peraturan pemerintah, dan lainnya, kata Subandi Dolet, Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Kubu Raya kepada Equator, baru-baru ini. Selain itu, Subandi mengatakan,

Jumat, 25 Maret 2011

Menuju Perubahan

bersama Sekretariat DPRD (Sekwan) sedang mencari kabupaten/kota mana yang sudah mempunyai Perda KTM. Sementara yang kita pantau itu Kabupaten Masuji, Lampung dan Baritokuala, Kaltim, ungkapnya. Dari kedua daerah yang telah melaksanakan Perda KTM, jelas Subandi, akan dipilih mana yang lebih baik untuk dijadikan referensi untuk di Kubu Raya. Menurut Subandi, saat ini sedang dibicarakan apakah penyusunan Raperda KTM Rasau Jaya diusulkan eksekutif atau sebagai inisiatif DPRD Kubu Raya. Sedang

dibahas, yang jelas dari manapun harus jadi payung hukum KTM Rasau Jaya, katanya. Keberadaan Perda KTM memang sudah menjadi keharusan, seperti dijelaskan Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Pengembangan Masyarakat Kawasan Transmigrasi (P2MKT) Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kementrans), Djoko Siddik Pramono ketika peresmian pusat bisnis di KTM Rasau Jaya, belum lama ini. Djoko, mengharapkan Pe m k a b b e r s a m a D P R D Kubu Raya segera mene-

tapkan kawasan KTM Rasau Jaya dalam suatu Perda. Agar ketika pergantian perio de kepemimpinan, pembangunan KTM dapat terus dilakukan pejabat berikutnya, tidak bisa dipindahkan begitu saja ke daerah lainnya, jelasnya. Menurut Djoko, apabila kawasan KTM Rasau Jaya tidak diatur dengan Perda, bisa saja dilakukan pemindahan seiring bergantinya kepimimpinan Kubu Raya. Kalau dipindah-pindah, sampai kapan kawasan tersebut akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, ingatnya. (dik)

kan pada kebijakan politik anggaran, dan memfasilitasi Kubu Raya ke kementerian terkait di pusat. Kebijakan politik anggaran itu harus berpihak ke daerah guna mendorong lebih baiknya belanja publik, kata Ahmad Jajuli, Wakil Ketua Komite III DPD RI ditemui usai dialog dengan stakeholder Kubu Raya di aula kantor bupati, dua hari lalu. Terkait, kebijakan politik anggaran ini, menurut Jajuli, sangat penting untuk diperhatikan agar daerah mendapat alokasi anggaran yang proporsional. Sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan publik yang lebih baik, ujarnya. Agar hal tersebut terwujud, terang Jajuli, DPD RI melalui masing-masing bidang akan berupaya mendekatkan aspirasi Pemkab kepada pusat. Melalui kunker yang kita lakukan, kita mencari masukan, saran, aspirasi dari daerah untuk kita sampaikan ke

pusat di kementerian terkait, paparnya. Untuk sementara, dari kunker DPD RI ke Kubu Raya, terdapat beberapa hal yang diaspirasikan, di antaranya persoalan pendidikan, kesehatan, perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan serta pariwisata. Melihat kondisi pembangunan, terutama sektor-sektor yang menjadi bidang tugas Komite II DPD-RI, menurut Jajuli, keterbatasan di kabupaten termuda di Kalbar masih dapat dimaklumi. Kondisi sekarang masih bisa dimaklumi, karena masih baru, tetapi semangat dan keinginannya yang harus dipertahankan dan ditingkatkan, paparnya. Di tempat yang sama, anggota Komite III DPD RI, Maria Goreti, mengatakan telah berkomitmen memfasilitasi daerah dengan pusat. Kawankawan di Komite III, apalagi saya yang merupakan anggota DPD dari daerah pemilihan

Kalbar, akan memperjuangkan hal tersebut, ujarnya. Dia menjelaskan, DPD RI dalam hal ini hanya menerima masukan dari Kubu Raya, dan menyampaikan ke pusat mengenai berbagai persoalan terkait kebijakan pusat, dan apa saja yang dibutuhkan daerah sesuai prioritas dan proporsional alokasi anggaran Sementara itu, Bupati Muda Mahendrawan, mengatakan cukup banyak inspirasi dari kunjungan kerja (kunker) DPD-RI ke Kubu Raya. Selain itu, kita juga dapat menyampaikan aspirasi apa saja yang kita ramu untuk percepatan pembangunan di Kubu Raya, katanya. Muda, mengharapkan setelah adanya pertemuan dengan DPD RI, para stakeholder di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kubu Raya dapat menyerap t ips yang kiranya mudah untuk diterapkan dan mampu mempercepat proses pembangunan. (dik)

gema kabupaten pontianak 

derap bestari

Maksimalkan Kontribusi Galian C KETUA Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Pontianak, Basri, meminta Pemkab memanfaatkan segala sektor untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya memungsikan pos pengecekan angkutan galian C di Desa Nusapati. Jika digarap, sektor ini mampu memberikan kontribusi positif bagi keuangan daerah. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki Kabupaten Pontianak saat ini, selayaknya pemerintah daerah bekerja keras untuk mendapatkan kontribusi PAD di segala sektor kehidupan masyarakat. Salah satu peluang retribusi, yakni mengoptimalkan aktivitas pos pengecekan angkutan galian C di Desa Nusapati, kata Basri kepada Equator, Rabu (23/3). Menurut Anggota Komisi B ini, peluang meningkatkan retribusi dari sektor galian C sangat terbuka lebar. Tiap hari galian C dieksploitasi. Aktivitas galian C tidak pernah berhenti tiap hari. Ini menjadi peluang dan potensi besar untuk dapat meningkatkan PAD. Bayangkan saja jika satu angkutan galian C dikenakan retribusi dua ribu rupiah saja, maka dalam satu tahun dapat menyumbang ratusan juta untuk kas daerah, imbuhnya. Karenanya, imbuh dalam waktu dekat pihaknya berencana akan menggelar sharing pendapat dengan dinas terkait untuk membicarakan peluang PAD dari sektor galian C tersebut. Dia berharap upaya tersebut mendapatkan dukungan dan kerjasama yang baik dari semua pihak. Terutama pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat. (hry/shn)

Musrenbang RKPD 2012

Anggaran Pembangunan 2012 Rp 132 M MEMPAWAH. Pemkab Pontianak menggelar musyawarah perencanaan pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tahun anggaran 2012, Kamis (24/3) di Aula Kantor Bupati Pontianak. Dalam Musrenbang tersebut, pemerintah menetapkan delapan prioritas pembangunan. Perencanaan pembangunan bukan semata-mata menjadi tanggungjawab eksekutif saja, melainkan juga DPRD dan masyarakat. Melalui musrenbang, diharapkan partisipasi aktif semua pemangku kepentingan untuk berembuk bersama. Memformulasikan rencana pembangunan pada 2012 mendatang, kata Wabup Rubijanto saat membuka Musrenbang RKPD 2012. Fokus pada perencanaan pembangunan tahun 2012, seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan diarahkan pada pencapaian misi Pemkab, yakni terwujudnya masyarakat berkualitas dan sejahtera tahun 2014. Mendukungnya, Pemkab mene-

tapkan delapan langkah strategis prioritas pembangunan. Delapan prioritas pembangunan daerah itu terdiri dari meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, serta kerukunan hidup beragama. Meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan perempuan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, tuturnya. Kemudian, imbuh dia, meningkatkan perekonomian yang berorientasi kepada masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur, meningkatkan peran pemuda, olahraga dan kebudayaan, serta penegakan supremasi hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). Dengan memedomani delapan prioritas pembangunan, diharapkan seluruh program kerja instansi dapat lebih maksimal, yang pada akhirnya berorientasi kepada pencapaian visi Pemkab, harapnya. Untuk itu, Rubijanto meng-

ingatkan agar berbagai arah kebijakan pembangunan yang dirumuskan mengarah pada bidang yang menjadi skala prioritas. Misalnya, revitalisasi pertanian dan ketahanan pangan. Kontribusi pendapatan domestik ratio bruto sektor pertanian sangat dominan sebesar 26,18 persen pada 2009. Upaya revitalisasi pertanian dan ketahanan pangan perlu ditingkatkan dan dikembangkan. Bukan hanya dari aspek produksinya saja, melainkan juga kualitas produksi dan daya tarik produksi di pasaran. Sehingga revitalisasi tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan masyarakat, melainkan daya beli masyarakat itu sendiri, bebernya. Wabup menambahkan, kebijakan pembangunan juga perlu dilakukan di sektor kehidupan masyarakat lain. Seperti peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Caranya dengan meningkatkan pembangunan, perbaikan sarana dan prasarana

Mordiadi/Equator

Musrenbang yang dihadiri seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Pontianak.

kesehatan itu sendiri. Termasuk meningkatkan kualitas, dan kuantitas sumber daya manusia (SDM) tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan. Serta menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat untuk hidup sehat, melalui program kesehatan berbasis masyarakat, ujarnya. Rubijanto menambahkan, tidak semua rencana pembangunan yang ditetapkan dapat diakomodir pada tahun ini. Hal

itu dikarenakan keterbatasan kemampuan keuangan daerah dalam merealisasikan rencana pembangunan yang ada. Dari rencana anggaran pembangunan Rp 412 miliar, hanya Rp 132 miliar yang dapat ditampung dalam APBD 2012 atau sebesar 32,15 persen saja. Karenanya, Musrenbang RKPD ini harus benar-benar menentukan skala prioritas pembangunan sesuai kebutuhan, pesannya mengakhiri. (hry/shn)

FKPM dan Polisi Semakin Sinergis

Amin: Tak Semua Kasus Berakhir di Pengadilan MEMPAWAH. Meningkatkan perannya, Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) menggelar rapat koordinasi (Rakor), Kamis (24/3) di Mapolres Pontianak. Rakor yang dipimpin Kapolres AKBP Andi Fairan itu dihadiri sekitar 102 pengurus FKPM tingkat kecamatan dan desa se-Kabupaten Pontianak. Rakor ditujukan untuk mensinergikan kerjasama antara FKPM dan polisi yang selama ini sudah berjalan dengan baik. Kami berupaya

bekerja semaksimal mungkin membantu polisi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat, kata Ketua FKPM Kabupaten Pontianak, Amin H Aminin kepada Equator usai rakor. Dia menambahkan, FKPM telah memberikan kontribusi besar dalam mendukung aparat kepolisian. Misalnya, terlibat menyelesaikan berbagai persoalan dan permasalahan yang bersifat ringan. Sehingga tidak semua kasus berakhir di pengadilan.

Ada kasus yang dapat diselesaikan oleh FKPM, ada pula yang harus diselesaikan kepolisian. Di sinilah peran dan fungsi FKPM untuk aktif membantu kinerja kepolisian. Alhamdulillah sejauh ini, FKPM Kabupaten Pontianak dapat bekerja dengan baik dan maksimal, pendapatnya. Menurut Amin, tidak semua masalah harus dibawa ke meja hijau. Permasalahan yang bersifat ringan dan biasa, lebih diutamakan diselesaikan secara musyawarah

dan kekeluargaan. Agar tidak menimbulkan dendam berkepanjangan di kemudian hari. Misalnya, karena permasalahan sepele ada salah satu keluarga yang harus dipenjarakan. Akibatnya, permasalahan yang kecil itu akan menimbulkan dendam dari keluarga yang dipenjara. Akibatnya dendam antarkedua pihak akan terus berlanjut dan berkepanjangan. Di sinilah peran FKPM untuk mengantisipasi permasalahan

seperti itu, bebernya . Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pontianak ini, berjanji meningkatkan komitmen kerja seluruh jajaran FKPM. Salah satunya lebih proaktif turun ke lapangan untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Misalnya ada kasus kriminal yang bersifat ringan seperti perkelahian, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), penganiayaan ringan dapat diselesaikan oleh FKPM. Pengurus FKPM harus proaktif

jemput bola menangani masalah tersebut. Tentunya, dalam hal ini FKPM harus didampingi oleh bintara polisi, tuturnya. Legislator PPP ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab yang telah memberikan dukungan anggaran senilai Rp 50 juta. Anggaran tahun ini rencananya akan kami manfaatkan untuk pengadaan atribut pengurus FKPM. Khususnya atribut untuk identitas pengurus seperti seragam, kartu anggota

FKPM, pembinaan, sosialisasi serta buku panduan tugas dan tanggungjawab FKPM. Agar kinerja FKPM lebih baik dan profesional, harapnya. Untuk jangka panjang, pada 2013 nanti ditargetkan tiap kepengurusan FKPM sudah memiliki sekretariat sendiri. Kami sangat mengharapkan dukungan dan peran serta semua pihak. Mulai dari pemerintah daerah, polisi hingga masyarakat agar FKPM lebih baik, tukasnya. (hry)

11 

suare kite Taksi Gelap Segera Ditertibkan

Ahyadi SINGKAWANG. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Singkawang tidak akan menutup mata dan selalu berkoordinasi dengan kepolisian. Terutama, menyikapi maraknya taksi tidak berizin yang beroperasi di wilayah Kota Singkawang. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang Ahyadi mengungkapkan, pihaknya tetap mengacu pada Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Kewenangan kami untuk menertibkan hanya di tiga lokasi, yakni terminal, seputar UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (UPKB) dan di jembatan timbang, katanya ditemui di ruang kerjanya setelah menerima kunjungan Komisi C DPRD Kota Singkawang. Saat ditanya tentang perlu tidaknya pembentukan Forum Lalu-Lintas seperti yang diminta Himpunan Pengguna Jasa Angkutan (HPJA) ketika beraudiensi dengan Komisi C DPRD Kota Singkawang, Ahyadi menegaskan, belum ada Petunjuk Teknis (Juknis) dari UU Nomor 22 Tahun 2009. Untuk mengatasi masalah ini, saya mengimbau pengusaha taksi yang tidak memiliki izin agar segera bergabung dengan perusahaan resmi yang memiliki izin, imbaunya. (oV a)

Spektakuler

Jumat, 25 Maret 2011

Walikota Resmikan Gedung Baru Media Center

Media Center, Sarana Informasi Masyarakat SINGKAWANG. Keberadaan Media Center kata Walikota Singkawang Dr Hasan Karman SH MM, merupakan wahana pelayanan informasi kebijakan pemerintah berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Keberadaan Media Center diharapkan mampu melaksanakan tugas pemerintah tegas Hasan Karman, khususnya urusan wajib Bidang Komunikasi dan Informatika, lebih spesifik lagi dalam penyebarluasan informasi agar bisa berjalan efektif dan efisien dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap seluruh SKPD bisa memanfaatkan keberadaan Media Center sebagai media dalam

penyampaian informasi kepada publik. Dengan demikian, SKPD lebih mudah dalam melaksanakan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, katanya saat meresmikan Gedung Baru Media Center Kota Singkawang, Kamis (24/3). Hasan Karman berterimakasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, yang sudah memberikan kepercayaan kepada Pemkot Singkawang berupa pemberian bantuan sarana Media Center. Semoga kerjasama yang baik ini bisa kita jaga dan ditingkatkan untuk masa-masa yang akan datang, katanya.

Acara peresmian tersebut dihadiri Anggota DPRD Kota Singkawang, muspida, kepala SKPD di lingkungan Pemkot Singkawang, perwakilan media massa baik cetak maupun elektronik di Kota Singkawang, pengusaha dan masyarakat Kota Singkawang. Sebelumnya Kabid Komunikasi dan Informatika Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang Dra Istri Handayani MSi mengatakan, Kota Singkawang mendapat bantuan fasilitas Media Center dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI pada tahun 2009. Tahun 2010, Kota Singkawang

mendapat bantuan penguatan Media Center dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebagai reward atas kesuksesan dalam mengelola Media Center. Tetapi karena pembangunan gedung untuk Media Center baru selesai akhir tahun 2010, jadi baru dapat di launching sekarang, jelas Istri. Dengan adanya Media Center ia berharap berita-berita mengenai pembangunan di Kota Singkawang yang dilakukan oleh tiap-tiap SKPD dapat diketahui oleh publik, dan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. (oVa)

Hasan Karman

Singkawang Perlu Perda Halal SINGKAWANG. Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Kota Singkawang, Jamaan Elvi Eluwis SH MH mendesak DPRD Kota Singkawang membuat peraturan daerah (Perda) yang mengatur label halal. Perda ini diperlukan untuk melindungi umat Islam agar terhindar dari makanan yang tidak halal. Sebelumnya muncul keresahan umat Islam di Kota Singkawang, karena sebagian pedagang memasang label halal di tempat jualan seenaknya. Padahal, pedagang tersebut tidak memiliki sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), selaku lembaga yang berwenang menerbitkannya. Jamaan mengatakan, Kota Singkawang bisa mencontoh Kota Bogor, Jawa Barat, yang saat ini juga sedang menggodok Perda Label Halal di wilayahnya. Perda itu mengacu pada aturan yang lebih tinggi, yaitu PP Nomor 69 Tahun 1999

SAMBAS



singkawang

tentang Label dan Iklan Pangan. Perda yang mengacu PP Nomor 69 Tahun 1999 kata Jamaan, pada dasarnya tidak mewajibkan pedagang untuk mengurus sertifikat halal. Siapapun boleh berjualan. Tapi, ketika dia mau memasang label halal, maka dia harus mengikuti aturan, ujarnya. Sebaliknya, pedagang yang tidak memasang label halal, justru tidak akan terikat pada aturan tersebut. Kalau tidak pasang malah tidak apa-apa, karena memang tidak ada kewajiban. Yang masalah kalau ditulis halal, tapi tidak punya sertifikat halal dari MUI, tukasnya. Menurut Jamaan, sebenarnya saat ini Pemkot Singkawang bisa melakukan penertiban label halal berdasarkan PP Nomor 69 Tahun 1999. Bahkan, pedagang bisa kena pidana penipuan. Karena tanpa sertifikat halal, tapi berani memasang label halal di

tempatnya berdagang, ingatnya. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan, akan mengkaji sejauh mana kebutuhan Perda Label Halal di Kota Singkawang. Kita pelajari dulu, apakah perda itu sudah dibutuhkan atau belum, katanya. Para pedagang menurut Chui Mie, pada dasarnya memang harus mematuhi ketentuan tentang label halal, meskipun perdanya belum ada. Kalau tanpa perda, pedagang sudah patuh. Maka tidak perlu lagi kita buatkan perda, ucapnya. Chui Mie mengatakan, proses pembuatan sebuah perda itu memakan waktu serta biaya yang berasal dari uang negara. Kalau semua pedagang sudah sadar, kita tidak perlu membuat perda. Sehingga negara tidak perlu mengeluarkan uang untuk membuatnya, jelas Chui Mie. Selaku Ketua DPRD, Chui Mie juga

mengimbau kepada para pedagang yang tidak memiliki sertifikat halal untuk tidak memasang label halal di tempat jualannya. Pedagang harus punya tanggungjawab moral. Jika memang tidak punya sertifikat, jangan pasang tulisan halal, harapnya. Namun menurut Chui Mie, tidak menutup kemungkinan juga ada pedagang non Muslim yang menjual makanan halal. Kalau makanan itu memang halal, ikutilah prosedur. Urus sertifikat halalnya ke MUI. Supaya ada rasa percaya dari pembelinya, bahwa dagangannya memang halal, ujarnya. Terpisah Kepala Satpol PP Kota Singkawang Karyadi mengatakan, belum ada koordinasi antar instansi terkait penataan label halal di Kota Singkawang. Selama ini, persoalan label halal ini memang belum pernah dikoordinasikan, ungkapnya. Karyadi menggunakan istilah

penataan, sebagai pengganti istilah yang lebih populer, yaitu penertiban. Menurutnya, penataan itu lebih bersifat humanistik karena langkah yang ditempuh lebih mengedepankan pendekatan persuasif. Satpol PP kata Karyadi, terkadang memang dilibatkan dalam penataan terhadap pedagang yang tidak mengikuti aturan. Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, Satpol PP tidak pernah bekerja sendiri. Satpol PP tidak bisa sendiri. Selalu berkoordinasi dengan instansi lain, ucapnya. Karyadi mengatakan, untuk persoalan label halal, instansi yang berkompeten untuk menanganinya adalah MUI Kota Singkawang dan Disperindagkop UKM Kota Singkawang. Instansi ini akan membentuk tim. Untuk penataan, Satpol PP akan dilibatkan di dalamnya, jelas dia. (oVa)

sambas terigas

tumpahan salok

Burhanuddin Berikan Hak Pilih di TPS 04

Jodoh Angka 4

Jangan Terpecah Belah Sikapi Hasil Pemilukada

H Perden Firdaus SAMBAS. Angka 4 merupakan angka terbaik, karena kata Calon Wakil Bupati Sambas H Perden Firdaus angka itu sangat tepat dengan kepribadiannya. Angka tersebut merupakan tanggal kelahiran pria yang maju dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Sambas berpasangan dengan Drs Tufitriandi MM. Pasangan yang mengangkat slogan Tren s (Tufitriandi-Perden Firdaus) ini saat pencabutan nomor urut dalam pemilukada, beberapa waktu lalu mendapat nomor urut empat. Alamat kediamannya juga nomor empat. Bahkan di hari pencoblosan, Kamis (24/3) di Desa Lorong ia terdaftar di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4. Mudah-mudahan ini pertanda baik. Kita optimis maju untuk menang, kata Perden ditemui Equator dikediaman Drs H Tufitriandi MM. Jika diberikan kesempatan untuk memimpin Kabupaten Sambas, pasangan Tren s akan memberikan yang terbaik. Mereka berjanji akan menjalankan roda pemerintahan 40 persen di kantor dan 60 persen turun ke lapangan. Tak ketinggalan mengembangkan industri desa secara kontinu. Program Tren s yang paling beda dari kandidat lain ialah proyek moral, yaitu membuat laboratorium desa dan industri pedesaan. Program ini merupakan program unggulan yang akan membawa Kabupaten Sambas dan kepala daerahnya menjadi percontohan se-Indonesia. Inilah yang kami perjuangkan, tegas sosok yang telah malang melintang di dunia politik ini. Apapun hasilnya tegas Perden, pasangan Tren s akan selalu mendukung suksesnya pemilukada. Kalau kalah kita tidak akan membuat hal-hal yang meresahkan. Justru pasangan Tren s akan mendukung siapapun yang menang, tapi apabila ada kecurangan dalam proses demokrasi, tentunya pasangan Tren,s tidak akan tinggal diam, kita akan mengangkatnya ke proses hukum sesuai aturan, pungkasnya. (edo)

S A M B A S . Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid mengajak masyarakat tidak terpecah belah meny ikapi hasil pemungutan suara, Kamis (24/3). Apapun hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Sambas 2011, masyarakat harus tetap menjaga keamanan yang kondusif. Pukul 08.00, Burhanuddin menyalurkan hak politiknya di TPS 04, yang dipusatkan di salah satu kediaman tokoh masyarakat Desa Lorong. Didampingi mobil patroli pengawal dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sambas, mobil plat KB 1 P meluncur ke TPS yang letaknya tak jauh dari Rumah Dinas Bupati Sambas. Kedatangan orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas itu disambut Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Sambas H Harijanto, petugas TPS dan Kepala Desa Lorong Sambas. Setelah menyerahkan undangan dan kartu pemilih, bupati langsung mendapatkan kartu suara. Petugas di TPS mesti bekerja seoptimal mungkin, pesannya. Burhanuddin mengatakan, semua elemen masyarakat mempunyai peranan penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilukada Kabupaten Sambas Tahun 2011. Ingat, masyarakat

jangan sampai terpecah belah, tegasnya. Usai menyalurkan hak pilihnya di TPS 04 Desa Lorong, Burhanuddin bersama muspida memantau pelaksanaan pencoblosan untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Sambas Periode 20112016 di jalur pantura. Setelah mendatangi TPS 03 Durian, TPS 02 Pendawan, TPS 02 Dalam Kaum di Kecamatan Sambas, rombongan bupati langsung menyisir TPS di Kecamatan Sebawi, Tebas, Semparuk dan Pemangkat. Secara umum pelaksanaan pemilukada berlangsung baik, aman dan lancar, ucap Bupati Sambas. Dalam setiap kunjungan, bupati menyempatkan berbincang dengan petugas TPS. Bupati mengharapkan para petugas melaksanakan tugasnya sebaik-baiknya sesuai tugas dan tanggung jawab yang mereka emban. Saya juga berharap semua lapisan masyarakat dapat menjaga persatuan dan kesatuan diantara masyarakat. Saya minta masyarakat menggunakan hak pilihnya, karena menyangkut masa depan Kabupaten Sambas yang kita cintai, ujarnya. Dari pantauan Equator di lapangan, masyarakat cukup antusias mendatangi TPS untuk memberikan hak pilihnya. Partisipasi aktif memilih juga dilakukan masyarakat dari etnis Tionghoa

Bupati Sambas Ir H Burhanuddin A Rasyid memberikan hak pilihnya di TPS 4 Desa Lorong mendatangi TPS. Rata-rata TPS memulai pemungutan suara pukul 07.00. Penghitungan kotak suara pada pukul 13.00 disaksikan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan saksi dari masing-masing Calon Bupati dan Wakil Bupati Sambas yang bertarung di pemilukada.

Aktivitas di Pasar Sambas khususnya, sejak pagi hari atau waktu pemungutan suara tampak cukup lengang. Kegiatan belajar mengajar dan aktivitas di kantor pemerintahan juga sepi, karena memang pada hari tersebut ditetapkan sebagai hari libur daerah. Hanya kantor perbankan yang aktivitasnya masih

tampak. Beberapa bank di ibukota Kabupaten Sambas tetap memberikan layanan. Sementara itu, di masing-masing TPS, selain dikawal anggota hansip juga aparat kepolisian. Di setiap TPS tampak satu Polisi. Lokasi TPS berada di halaman rumah tokoh masyarakat, sekolah, pasar atau balai pertemuan desa. (edo)

LMP Sambas Dukung Kongres FB-LMP Bogor

Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Sambas Uray Edi Mulia bersama Ketua Umum FB-LMP Pusat Tuty A Neneng

Sambas. Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Sambas Urai Edi Mulia menegaskan, Musyawarah Besar (Mubes) ke-1 Forum Bersama Laskar Merah Putih (FB-LMP) di Bogor, beberapa bulan lalu telah sah menetapkan Tuty A Neneng sebagai almarhum Dedi Hartawan sebagai Ketum LMP Pusat. Sedangkan kongres tandingan yang diadakan Ade Manurung dan Erwin Mangun (mantan Sekjen LMP Pusat, red) cacat hukum, tegas Urai Edi kepada Equator, Rabu (23/3) di Sambas. Menurut Urai Edi, Ade dan Erwin memang sahabat almarhum Edi Hartawan, tapi mereka bukan pendiri LMP. Hal ini sudah jelas, karena dalam akte pendirian LMP yang dibukukan Notaris Irma

Onita SH bahwa Hery A Azis, Johan Karundeng dan Steven tidak masuk dalam akte pendirian. Seluruh pengurus LMP se-Indonesia, bahwa hasil Mubes Bogor adalah sah, dan mengakui Tuty A Neneng yang juga Ketua Angkatan Muda Trikora sebagai Ketum FB-LMP, tegasnya. Menurutnya, tak ada mubes tandingan lainnya karena Mubes 1 FBLMP telah melahirkan keputusan. Kita harus menjunjung tinggi demokrasi, dan mendukung penuh kepemimpinan Tuty A Neneng sebagai penerus almarhum Edi Hartawan sebagai Ketum LMP sebelumnya. Ini yang harus kita lakukan untuk memperkuat tali silaturahmi serta memperkokoh persatuan dan kesatuan LMP seIndonesia, imbaunya. (*/edo)

12 

sintang raya

Jumat, 25 Maret 2011

apai ji kita

PLN Sintang Lakukan Pemadaman Bergilir

Jalan Padat Karya KKI

Mesin Rusak, Daya Setrum Berkurang

Sintang. Warga Kelurahan Kapuas Kiri Ilir (KKI) meminta Pemkab Sintang memprioritaskan pembangunan jalan padat karya yang ada di tempat mereka. Permintaan itu bukan tidak beralasan, pasalnya sudah bertahun-tahun ini jalan tersebut ditelantarkan. Kalau tidak salah saya, awal pembukaan jalan itu dilakukan tahun 2000. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut penanganannya, ujar Semadi, warga Sungai Kawat, KKI pada Equator. Akibat tidak ada tindak lanjut dari pembangunan jalan itu, kata Semadi, beberapa titik kini sudah menyempit. Banyak rumput dan pepohonan yang tumbuh hingga menjalar ke badan jalan. Kalau dibiarkan terus, bisabisa jadi semak, tidak bisa dilewati. Kalau sudah begitu, percuma saja dulu membangunnya, kata Semadi. Asrif, tokoh pemuda setempat meminta Pemkab Sintang melakukan pembangunan secara berkelanjutan. Jangan telantarkan pembangunan yang sudah ada. Kalau dulu baru sebatas pembukaan jalan, sekarang hendaknya dilanjutkan dengan cara meningkatkan statsus jalan tersebut, ucapnya. Asrif menilai, kawasan KKI sudah layak dibangun dua jalur jalan. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya volume kendaraan. kita lihat arus kendaraan sudah semakin padat. Perlulah ada dua jalan, darat dan tepi sungai. Tujuannya, selain mempermudah mobilisasi juga penyebaran penduduk, agar tidak terlalu menumpuk di tepi sungai, jelasnya. (din)

Sintang. Kerusakan yang terjadi pada sejumlah pembangkit listrik, membuat PT PLN Ranting Sintang melangsungkan pemadaman bergilir. Pemadaman yang dilakukan saat beban puncak ini, berlangsung sekitar pukul 17.00 hingga 23.00. Cara ini ditempuh, karena berkurangnya daya setrum kala sejumlah mesin mengalami kerusakan. Pemadaman secara bergilir sudah berlaku sejak tanggal 20 Maret lalu, sekarang masih berlanjut, ungkap Manajer PLN Ranting Sintang, H Suharman, pada Equator, Kamis (24/3). Dijelaskan Suharman, PT PLN Ranting Sintang mengalami kekurangan daya sekitar 2 Mega Watt. Hal itu disebabkan satu unit mesin pembangkit jenis SWD dan generator milik Sewa Tama yang

Sawit Pribadi Maksimal 25 Hektare Sintang. Perkebunan pribadi maksimal seluas 25 hektare. Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sintang, Suhaidi mengatakan perkebunan pribadi hanya memerlukan surat tanda daftar usaha perkebunan. Ia memastikan Dinas Kehutanan dan Perkebunan segera memproses dan mengeluarkan surat tersebut, bila pemilik kebun proaktif melapor. Surat tanda daftar usaha perkebunan penting, bila tiba saatnya panen dan menjual buah ke pabrik pengelolaan. Pabrik sepertinya enggan menerima buah sawit yang tidak menyertakan surat tanda daftar tersebut, kata dia belum lama ini. Suhaidi menjelaskan terdapat petani mandiri sawit di Sintang. Dua kelompok sudah diberikan surat rekomendasi membeli bibit. Kelompok tersebut terdapat di Tebelian dan Kelam Permai. Surat rekomendasi bibit bertujuan untuk mengendalikan benih sejak dini. Lokasi perkebunan harus dilampirkan agar tidak menabrak wilayah hutan. Mencegah kebun sawit masuk hutan, paparnya. Kepemilikan kebun melebihi 25 hektare wajib menurut Suhaidi, wajib mengantongi izin dari dinas terkait sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Perusahaan sawit dengan luas 5.000 hektare wajib memiliki pabrik. Tapi biasanya perusahaan sudah menerapkan sistem group, jelas dia.(man)

berada di Menyurai, mengalami kerusakan. Saat ini saja, petugas masih berjibaku menangani kerusakan mesin pembangkit. Kerusakan pembangkit SWD, masih menunggu material datang dari Kabupaten Sanggau. Sementara kerusakan generator milik Sewa Tama, menunggu dari Jakarta. Kalau untuk SWD, mudahmudahan hari ini sudah datang. Jadi besok sudah mulai dipasang. Kita sih berharap penanganannya bisa cepat, harapnya. Berkaitan dengan generator milik Sewa Tama, pria yang akrab dipanggil Pak Haji mengaku, belum bisa memastikan kapan bisa tertangani. Alasannya, material tersebut didatangkan dari Jakarta. Kalau tidak salah saya, sekarang masih dalam perjalanan. Tapi sedapat mungkin

kita berharap akhir bulan ini sudah tertangani, ucapnya. Dikatakan Suharman, masing-masing unit yang rusak memiliki daya 1 Mega Watt. Karena dua-duanya rusak, jadi kita kekurangan daya 2 Mega Watt. Hal inilah yang mengharuskan kita melakukan pemadaman bergilir, terangnya. Selain itu, lanjut Suharman, kerusakan juga terjadi pada MTU milik PLN yang berada di Menyurai. Namun kerusakan itu tidak terlalu besar, hanya sekitar 500 Kilo Watt. Saat ini penyebab dari kerusakan itu masih dicari. Kalau yang ini saya rasa tidak memerlukan waktu lama, teknisi kita ada, yakinnya. Adapun berkaitan dengan pemadaman, tambah Suharman, hal itu dilakukan secara satu aliran, berdasarkan penyulang (aliran) di dae-

rah masing-masing. Bila beberapa hari lalu pemadaman berlaku dalam kota, maka selanjutnya akan dilakukan keluar kota. Namun hal tersebut akan terus bergilir hingga keadaan daya sudah normal, dalam arti pembangkit listrik yang mengalami kerusakan sudah tertangani. Umumnya pemadaman kita lakukan saat beban puncak, dari pukul 17.00 sampai 23.00. Tapi tidak menutup kemungkinan dari enam jam, kita singkat menjadi dua atau tiga jam, tergantung daya yang kita miliki, jelas pria yang juga penggila bola ini. Yudi Saputra, Tokoh Pemuda Sungai Durian, meminta pihak PLN dapat segera menangani kerusakan yang sedang terjadi. Alasannya, pemadaman bergilir cukup mengganggu aktivitas perekonomian ma-

Suharman syarakat, terutama para wiraswasta yang melakoni usaha pada malam hari Kita berharap pemadaman ini tidak berlangsung lama, karena listrik sudah menjadi kebutuhan masyarakat, pungkasnya. (din)

Tenaga Perawat Menumpuk di Kota Sintang. Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sintang, dr Marcus Gatot Budi Prihono MKes, mengakui penyebaran tenaga perawat kesehatan di kabupaten Sintang belum merata. Karena hanya tertumpuk di ibukota kabupaten. Penyebabnya menurut Marcus, karena jumlah kunjungan riil dari masyarakat ke pusat kesehatan yang ada di kota jumlahnya lebih

banyak. Hal tersebut disebabkan, karena riil angka kunjungan harian untuk puskesmas perkotaan jauh lebih tinggi. Jika dibandingkan dengan puskesmas yang ada di kecamatan-kecamatan dan pedalaman, ungkapnya pada Equator, Rabu (23/03). Dijelaskan, terdapat angka ideal bagi pemenuhan tenaga kesehatan

khususnya perawat di puskesmas ataupun tempat pemeriksaan kesehatan masyarakat. Masingmasing puskesmas, lanjut Marcus, memiliki standardisasi tergantung type puskesmas tersebut. Khusus puskesmas di perkotaan, memang untuk lebih banyak perawat, kemudian diikuti puskesmas perawatan dan puskesmas desa, imbuhnya.

Bahkan untuk puskesmas yang ada di kota Sintang sendiri, diakui belum memenuhi standar seperti yang ditetapkan Departemen Kesehatan bagi pemenuhan tenaga perawat. Menumpuknya tenaga kesehatan khususnya perawat di kota, juga disebabkan kebutuhan akan tenaga perawat itu sendiri bagi Rumah Sakit milik Pemerintah daerah.

Memang porsi tenaga perawat yang ada sekarang yang jumlahnya 427 itu, sepertiganya ada di kota Sintang. Dari jumlah tersebut, sekitar 125 lebih ada di rumah sakit ditambah dengan 3 puskesmas yang ada di kota, jelasnya. Marcus juga mengungkapkan, minat untuk menjadi perawat dan diangkat sebagai PNS cukup tinggi. (dri)

Banyak Aspirasi Tak Diakomodir Sintang. Ketua LSM Demasa Sintang, Samsul Bahri, menilai Musrembang Kabupaten yang dilakukan Pemkab Sintang tak ubah hanya seremonial belaka. Alasannya, hampir sebagian besar hasil Musrembang di tingkat desa dan kecamatan tidak diakomodir. Memang hasil Musrembang selalu bicara yang prioritas. Tapi kalau kita lihat yang prioritas pun, realisasinya terkesan ngambang. Harusnya, hasil Musrembang di Desa dan Kecamatan itu diprioritaskan, ungkapnya. Samsul mengatakan, untuk mewujudkan visi-misi Pemkab

Sintang, masyarakat yang produktif, berkualitas, sejahtera dan demokratis melalui Gerbang Emas dan Jakarta Selatan, harusnya pembangunan dilakukan secara merata dari kota hingga ke desa. Selama ini, menurutnya pembangunan yang dilakukan terkesan diskriminatif, dimana pembangunan hanya diprioritaskan di kota, sementara desa-desa menjadi tertinggal. Alasannya, selalu prioritas dan keterbatasan dana. Padahal, kalau mau jujur yang perlu dibangun itu desa. Bila desa-desa telah tampak maju, maka baru bisa dikatakan

visi-misi pemerintah terwujud, jelasnya. Dibeberkan Samsul, pembangunan di kabupaten Sintang masih jauh dari merata. Hal ini dapat dilihat dari kondisi masyarakat yang tinggal di daerah. Sebagian masyarakat yang tinggal di daerah selalu mengeluh dengan sarana dan prasarana. Minimnya ketersediaan sarana dan prasarana, membuat standar kesejahteraan menjadi sulit untuk dijangkau. Padahal kalau kita bicara prioritas, tentu mencakup aspek pemerataan. Tapi mana selama ini.

Masyarakat di daerah tetap saja tertinggal, ucapnya. Tertinggalnya kehidupan masyarakat di daerah, lanjut Samsul, dapat dilihat dari sarana dan prasarana yang minim. Seperti sulitnya akses transportasi, lantaran kerusakan jalan yang kerap kali melanda. Kejadian ini juga memengaruhi pelayanan kesehatan dan pendidikan. Akibatnya masyarakat yang tinggal di daerah itu selalu tertinggal, katanya. Padahal, tambah Samsul, berbicara pada prioritas, hal ini selalu dibicarakan dalam Musrembang.

Namun hingga saat ini, apa yang menjadi prioritas itu terkesan tidak bisa dinikmati dengan baik. Samsul lantas mencontohkan, dulu pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur, salah satunya jalan. Namun hingga sekarang, hasil dari prioritas itu masih belum jelas. Buktinya jalan di mana-mana porak-poranda. Jangan jauh-jauh bicara soal jalan provinsi dan Negara, jalan antar kecamatan saja rusak parah. Jadi, mana yang prioritas itu. Tetap saja, hasil Musrembang itu ngambang, tegasnya. (din)

melawi membangun 

apai kato kito

Hasil Musrenbang Harus Masuk APBD Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tiap tahun dilakukan. Pun begitu, selama ini Musrenbang hanya formalitas. Pasalnya, hasil Musrenbang tidak sepenuhnya masuk dalam APND. Kendati begitu, Kepemerintahan Firman-Panji ini diharapkan hal tersebut tidak berlaku lagi. Hasil Musrenbang yang direncanakan dari warga mesti masuk dan menjadi bahan utama APBD. Hingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan warga. Hasil Musrenbang harus menjadi acuan utama dalam menyusun APBD. Sebab Musrenbang ini berasal dari pemerintahan yang paling rendah, pemerintah desa. Hasil Musrenbang jelas bersentuhan langsung dengan masyarakat, pinta Ketua Kelompok Diskusi Demokrasi, Ekonomi dan Pembangunan Melawi (Kondep) M. Salam, SE ditemui baru-baru ini. Untuk kepentingan itu, kata Salam, Pemkab Melawi melalui dinas terkait melakukan observasi di lapangan berkaitan dengan item-item yang diajukan dalam Musrenbang. Musrenbang harus didukung oleh perencanaan teknis yang dimiliki Dinas, Badan dan Kantor Pemkab Melawi. Diterangkannya Jika Musrenbang tidak didukung oleh data dari lapangan yang didapat melalui observasi, maka diprediksinya, hasil pembangunan tidak bisa maksimal. Sebab apa yang diinginkan masyarakat dengan yang dikerjakan dinas berbeda. Ia mencontohkan, pembangunan yang tidak dilakukan dengan perencanaan teknis atau observasi lapangan, yakni di pembuatan sawah Muntai. Pembangunan sawah tersebut menggunakan dana sebesar Rp 700 juta. Namun hasilnya nol, ujarnya. Dijelaskan Salam, sebagain dana tersebut hanya digunakan untuk penyediaan pupuk dan traktor tangan. Saat ini, terang Salam, pupuk yang diletakkan di bawah rumah, sementara traktor tangan tidak digunakan. Bagaimana mau menggunakan pupuk dan handtraktor, sawahnya saja tidak ada. Itu terjadi karena tidak ada observasi lapangan, untuk mengetahui kondisi atau hal-hal yang diperlukan untuk meneruskan pembangunan tersebut, kesalnya. Ia mengharapkan hasil Musrenbang ini proyek pembangunan yang dilakukan di Melawi ini lebih efektif. Bermanfaat dan dapat digunakan oleh masyarakat. Jangan sampai hasil Musrenbang tidak masuk dalam APBD, ujarnya. (aji)

Kurangnya Kesadaran Kebersihan Warga NANGA PINOH. Masalah sampah sering dikeluhkan oleh berbagai kalangan. Namun maalah sampai yang berserakan tidak jauh dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) tersebut juga dikarenakan warga yang masih belum menyadari tentang pentingnya menjaga kebersihan. Karena terlihat, kebiasaan warga membuang sampah tidak pada tempatnya. Terkadang saya lihat, warga membuang sampah jaraknya 2-3 meter dari tempat pembuangan sampah. Itu namanya belum sadar akan kebersihan, kata Kepala Dinas Kebersihan Kebakaran dan Pertamanan (K2P), Drs. Syarifuddin, MM saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/3). Lebih lanjut Syarifudin menuturkan, selama ini masyarakat hanya bisa menyalahkan instansi terkait. Padahal kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya juga masih sangat minim. Salah satu contoh yakni di belakang SMP N 1 Nanga Pinoh. Di tempt pembuangan sampah belakang SMP N 1 Nanga Pinoh, warga membuang sampah tidak tepat di dalam TPS-nya. Itu terbukti dengan kosongnya TPS dan menumpuknya sampah satu meter dari TPS itu sendiri, terangnya. Di sisi lain, Syarifuddin juga mengakui kelemahan dinasnya. Pada tempat-tempat saya mengakui bahwa sering terjadi peluapan tempat pembuangan sampah karena lamban diangkut ke TPA.

Tempat sampah yang rada tepat di Belakang SMP Negeri 1 Nanga Pinoh di Jalan Pendidikan, membeludak hingga sampahnya bertaburan di luaran. Alasan saya masih sama, yakni armada yang kurang dan sering rusak. Armada pengangkut sampah di instansi kita ada tiga buah.

Namun yang aktif hanya satu. Sedangkan dua armada lagi, sering rusak, cetusnya. Syarifuddin berharap armada yang ada dan sering

rusak-rusak sekarang ini bisa segera dianggarkan untuk diganti. Hal tersebut demi kelancaran pekerjaan di lapangan. Saya harap

bisa segera dianggarkan, agar masalah sampah ini tidak terus menerus dikeluhkan masyarakat, paparnya. (ira)

Kemenag Rakor Bersama Penyuluh Agama Nanga Pinoh. Globalisasi memicu munculnya berbagai masalah sosial di tengah-tengah masyarakat. Bila tidak diantisipasi, bisa jadi masalah sosial tersebut merusak tatanan kehidupan masyarakat. Menyadari hal tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Melawi melakukan rapat koordinasi dengan penyuluh agama non PNS. Di ruang pertemuan rumah Lia, Rabu (23/3). Kegiatan ini untuk meneruskan informasi dan pembinaan kepada masyarakat tentang kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan masalah penyakit masyarakat seperti HIV AIDS, Narkoba, traďŹƒcking, perjudian dan pergaulan bebas, kata Kepala Kantor Kemenag Melawi, Drs H Kasiman HN, kemarin.

Lebih jauh dia mengatakan mengatasi masalah sosial tersebut diharapkan kepada peran dari tokoh masyarakat yang diangkat menjadi penyuluh agama tersebut untuk melakukan penyuluhan dan pembinaan di masyarakat. Termasuk juga kepada masyarakat dan orang tua agar menjaga anaknya. Namun karena keterbatasan dana, untuk sekarang khusus penyuluh agama Islam baru bisa diangkat sebanyak 35 orang yang tersebar di sebelas kecamatan yang ada di Melawi, terangnya. Dia pun menyadari Jumlah penyuluh apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk kabupaten Melawi pada saat sekarang masih belum seimbang. Ini khusus

penyuluh agama Islam. Selain penyuluh agama Islam, juga ada penyuluh agama lain, jelasnya. Kasiman juga menjelaskan, setiap penyuluh non PNS tersebut, masing-masing penyuluh melaporkan kegiatannya setiap bulan ke Kementerian Agama kabupaten Melawi. sementara setiap penyuluh hanya diberikan honor Rp 150 ribu dari dana APBN setiap bulan. Honor yang diberikan tersebut tentunya tidaklah sesuai dengan kondisi sekarang. Dengan keterbatasan dana tersebut, kita berharap paling tidak, mereka bisa memberikan pembinaan kepada masyarakat yang berada di sekitar lingkungannya, ulasnya. (aji)

Drs H Kasiman HN.

Sukartaji/Equator

13 Dinkes-Bappeda Gelar Lokakarya Penyusunan AMPL P UTUSSIBAU . Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kapuas Hulu, Kamis (24/3) kemarin menggelar lokakarya penyusunan program kerja kelompok Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (APML). Kerjasama lokakarya ini diakui beberapa peserta menjadi hal positif dalam rangka pengembangan upaya peningkatan koordinasi dan sinergisitas antara unsur terkait dalam upaya memanjukan pembangunan sektor air minum dan penyehatan lingkungan di Kapuas Hulu. Menurut Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), dr Manuel Panjaitan MPH lokakarya ini merupakan kegiatan penyusunan program operasional dan rencana kerja kelompok AMPL baik jangka menengah maupun jangka pendek pada tahun 2011. Sebagaimana pernah dibahas dalam lokakarya sebelumnya bahwa kehadiran kelompok kerja air minum dan penyehatan lingkungan (Sanitasi) dimaksudkan sebagai wadah dan forum koordinasi dalam semangat kemitraan antara SKPD dan pihak yang berkepentingan dengan pembangunan air minum dan penyehatan lingkungan untuk menjadikan hasil pembangunan tersebut bermanfaat dan berdaya guna secara berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kapuas Hulu, beber Manuel terperinci. Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Sosial Budaya (Sosbud) Bappeda Kapuas Hulu, Drs. H. M. Durrus, MSi. Dia mengharapkan dalam rangka sinergi pembangunan bidang air minum dan penyehatan lingkungan dari manapun programnya bisa bermuara pada mewujudkan kinerja pembangunan Kapuas Hulu untuk sektor air minum dan penyehatan lingkungan. Selain itu kata Durrus program kerja (pokja) AMPL merupakan forum koordinasi dalam semangat kemitraan bersama untuk pembangunan AMPL di Kapuas Hulu. Forum ini juga bukan di maksudkan sebagai tim teknis untuk proyek tertentu dan oleh karenanya keanggotaannya bersifat inklusif mencakup seluruh pemangku kepentingan bidang air minum dan penyehatan lingkungan, kata Durrus. Selain itu katanya pokja AMPL akan menjalankan peran koordinasi fasilitasi penguatan kapsitas, fasilitasi pemberdayaan masyarakat dan komunikasi serta advokasi pembangunan APML. Dikatakan Durrus lokakarya di rancang untuk melakukan review progres pembentukan pokja AMPL serta melakukan intenalisasi tugas dan perang masing-masing pengurus pokja AMPL. (lil)

KAPUAS HULU

uncak kapuas Membangun Bumi Kapuas Hulu

Jumat, 25 Maret 2011

PT Paramitra Internusa Pratama Bangun Sekolah Minggu SEMITAU. Selain membangun sarana air bersih bagi warga Desa Sentabai, Kecamatan Silat Hilir, PT Pramitra Internusa Pratama (PT PIP) juga membangun Sekolah Minggu di Dusun Seberuang Kecil, Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau. Bangunan dengan tiga lokal tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, AM. Nasir. Camat Semitau, Iwan Supardi mengungkapkan rasa kebanggannya kepada pihak perusahaan yang telah ikut peduli terhadap dunia pendidikan. Bahkan menurut Supardi pemerintah daerah telah mengambil tindakan tepat dengan memilih PT PIP untuk berinvestasi di Kapuas Hulu. Menurut Supardi, kebiasaan perusahaan biasanya memberi bantuan kepada masyarakat pada saat sudah berhasil. Namun tidak demikian dengan PT PIP yang telah membuktikan apa yang disampaikan pihak perkebunan pada saat sosialisasi beberapa tahun lalu. Yang perlu diketahui oleh masyarakat luas, kalau semua

pembangunan dibebankan ke APBD tampaknya agak susah. Sebab wilayah Kapuas Hulu cukup luas dan semua desa dan kecamatan mengusulkan skala prioritas dengan berbeda-beda. Makanya program CSR perusahaan menjadi salah satu solusi membantu pemerintah dan masyarakat, katanya. Sementara itu, CEO Sinar Mas Group wilayah Kalbar, Susanto menganjurkan kepada pengelola sekolah minggu bisa memanfaatkan sarana yang ada sebaik dan semanfaat mungkin. Kalau bisa, Sekolah Minggu tersebut tidak hanya dijadikan tempat belajar saja. Bisa juga dimanfaatkan dengan kegiatan lainnya yang pastinya positif, saran Susanto. Menurut Susanto, masuknya PT PIP ke Semitau tidak mudah. Banyak isu yang dihembuskan oleh oknumoknum tidak bertanggungjawab. Tapi syukurlah semua isu itu bisa terbantah dengan program-program yang diberikan perusahaan kepada

CEO Sinar Mas Group wilayah 8 Kalbar, Susanto pada saat memotong tebu pada saat peresmian Sekolah Minggu yang di bangun oleh PT. Paramitra Internusa Pratama. masyarakat dan pemerintah, ujar Susanto pada saat memberi sambutan pada acara tersebut. Kendati demikian dia selalu

butuh dukungan masyarakat, dalam bentuk penyerahan lahan, dukungan tenaga kerja dan dukungan susasana yang

kondusif. Sebab bagaimanapun Sinar Mas adalah mitra pembangunan bagi masyrakat dan pemerintah, katanya. (lil/jay)

Lestarikan Budaya Lokal tetap ada Kapuas Hulu terdiri dari multi etnik dan dinilai sangat kaya dengan berbagai wisata budaya yang sangat unik. Potensi ini belum sepenuhnya tergali oleh dinas terkait. Untuk itu, kedepannya potensi ini hendaknya mesti mendapat perhatian serius. Apalag i berbag ai potensi ini sangat layak jual, jelas-

nya. Agus meminta kepada D i n a s Pa r i w i s a t a Ka p u a s Hulu dapat memadukan wisata alam dan budaya secara sekaligus alias satu paket yang dibuat semenarik mungkin. Karena kedua obyek itu nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri. Jika keduanya dikemas dalam satu paket wisata yang menarik. Tentu bakal menarik minat

Adelia Sport

Boutique

wisatawan dari luar untuk ikut menikmatinya. Dengan banyaknya jumlah kunjungan wisatawan ini, jelas bakal menambah pendapatan bagi Kapuas Hulu. Selain itu, dengan mening k a t ny a k u n j u n g a n t u r i s manca negara, secara tidak langsung, bakal menambah devisa negara, terangnya. (lil)

Travel

RIFKI Melayani Antar Jemput

Setiap Hari

PUTUSSIBAU. Daya tarik wisata Kapuas Hulu adalah keanekaragaman budaya yang ada. Untuk itu sangat diperlukan langkah-langkah pelestarian budaya yang ada di Bumi Uncak Kapuas. Demikian hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Agus Mulyana, saat

berkunjung ke rumah betang Siut, belum lama ini. Ia mengatakan obyek wisata alam, budaya masyarakat yang ada merupakan daya tarik wisatawan untuk datang ke suatu daerah. Kabupaten Kapuas Hulu sendiri memiliki kekayaan budaya. Makanya diperlukan pelestarian budaya agar

Menyediakan Busana Muslim pria maupun wanita Parfum berbagai merk Jilbab Mukena Peci Pakaian Anak Tas Wanita Aksesoris Jam tangan Bed Cover Tas Pesta

Pontianak - Putussibau (15.00/16.00)

Wandi 085650820539 081257268839

bumi daranante Kabupaten Sanggau Membangun

Relokasi PKL ke Rawa Bangun SANGGAU. Pemkab Sanggau berencana bulan Mei merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang menghuni di berbagai kawasan di kota Sanggau. Langkah itu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Namun, mengingatkan Pemkab Sanggau, untuk memerhatikan berbagai aspek. Namun demikian, hendaknya Pemkab Sanggau memerhatikn berbagai aspek, Terpenting menjalin komunikasi awal dengan para PKL. Kita mendukung langkah Pemkab Sanggau. Nah, mesti menjadi pertimbangan bagaimanapun para PKL, merupakan penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) bagi Kabupaten Sanggau, ungkap Nur Kurniawan, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sanggau, belum lama ini. Pria yang akrab disapa Wawan ini menyarankan, agar Pemkab Sanggau terlebih dahulu melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendukung. Tujuannya, agar tidak seperti di tahun 2006 lalu. Dimana Pemkab Sanggau berencana memindahkan PKL, namun menemui kegagalan. Salah satu langkah, Pemkab Sanggau mesti menghitung jumlah PKL yang akan direlokasi. Kemudian apakah sesuai dengan jumlah lapak atau kios yang tersedia. Kalau nanti jumlah pedagang misalnya ada 100 orang. Sementara lapak yang tersedia hanya 50 buah. Jelas relokasi nantinya, akan menemui sandungan. Saya yakin banyak pedagang yang sudah dipindahkan, merasa cemburu dengan pedagang yang belum pindah. Karena berjualan dengan kondisi pasar yang tentunya sudah biasa ramai, bebernya. Selain itu kata Wawan, Pemkab Sanggau jangan sampai merelokasi PKL ini, secara bertahap. Ia beralasan, jika langkah itu dilaksanakan. Maka akan berujung pada kegagalan seperti yang sudah-sudah. Disamping itu, dari beberapa masukan yang pernah diterimanya dari PKL itu sendiri. Kerap dikeluhkan penarikan retribusi yang dilakukan instansi terkait. PKL ini berďŹ kir, kalau sudah dilakukan penarikan retribusi. Secara otomatis mereka seakan ada legalitas, meski berjualan di pinggiran jalan. Seharusnya jangan ditarik retribusi tersebut, ujarnya. Disisi lain, Ia berharap Pemkab Sanggau membuka kran untuk melaksanakan dialog dengan para PKL serta instansi terkait, guna mencari solusi terbaik terkait upaya relokasi tersebut. Ia menilai upaya sosialisasi tidaklah cukup, untuk meminta PKL itu pindah. Ia berpandangan sosialisasi hanya menyentuh pada dialog satu arah saja. Mesti dilaksanakan dialog terbuka dua arah, agar persoalan dapat diselesaikan secara baik. Dan mendapatkan solusi untuk semua pihak, tuturnya. (SrY)

Momentum Pembinaan Siswa

Wabup Buka O2S N-FLS2N di Mukok MUKOK. Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi S IP, M Si mengungkapkan ajang Olimpiade Olaharaga Siswa Nasional dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (O2SNFLS2N) merupakan wahana dan momentum untuk melakukan pembinaan dan pengkaderan terhadap atlit. Notabenenya merupakan siswa dan siswi sekolah dasar di Bumi Dara Nante. Kita berharap melalui melalui ajang O2SN dan FLS2N ini dapat lebih meningkatkan prestasi olahraga para siswa dan siswi, dalam menghadapi event-event yang lebih tinggi. Selain itu, untuk memupuk bakat serta minat para siswa di bidang seni, ungkapnya ketika membuka ajang O2SN dan FLS2N di Kecamatan Mukok, kemarin lalu. Kegiatan itu diikuti 23 Sekolah Dasar Negeri (SDN) dengan peserta berjumlah 386 orang. Kegiatan itu, menggelar 11 cabang olahraga dan 4 cabang seni. Hadi memaparkan, olahraga dan seni merupakan perekat dan wahana agar para pelajar dapat terhindar dari kenakalan

remaja. Seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Kemudian, untuk siswa-siswi yang mengikuti pertandingan di bidang seni. Mestinya dapat memanfaatkan ajang lomba ini, sebagai salah satu wadah untuk melatih potensi dan kemampuan yang dimiliki. Kendati demikian, yang tidak kalah pentingnya, merupakan upaya untuk melatih keberanian, sikap mental dan sensitiďŹ tas yang positif sebagai calon generasi muda penerus masa depan Kabupaten Sanggau. Kalau kita menoleh kebelakang terhadap prestasi olahraga di Kabupaten Sanggau. Kiranya kita masih perlu melakukan peningkatan dalam pembinaan secara berkelanjutan, tegasnya. Pembinaan ini kata Hadi, menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama, termasuk pula oleh pemerintah. Nah kedepan, perlu disusun suatu rencana yang baik dalam membina para atlit secara terprogram, terpadu, terarah, dan berkelanjutan, timpalnya. Di kesempatan itu, Hadi tak lupa membakar semangat para siswa

dan siswi yang bakal berlaga, agar turut menjaga sportivitas sebagai atlet agar dapat menoreh prestasi gemilang. Tak kalah pentingnya, momen ini untuk memupuk tali persaudaraan dan silaturahmi, sebagai wujud untuk meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sesama pelajar, pungkasnya. Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Dikpora DrsY Kiteng, Camat Mukok Mustofa, S Ag dan Kacabdin Mukok, Jalaludin B selaku ketua panitia pelaksana kegiatan. Kepala Cabang Dinas Kecamatan Mukok, Jalaludin B mengungkapkan, tujuan dilaksanakan kegiatan itu, untuk memberikan inovasi kepada siswa-siswi supaya lebih giat dalam meningkatkan prestasi di luar bidang akademik. Di sisi lain, merupakan upaya untuk memberikan rangsangan positif bagi guru, untuk lebih giat dalam meningkatkan prestasi olahraga terhadap peserta didiknya, ungkapnya. Pembukaan itu ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon ke udara oleh Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi SIP MSI. (SrY-Kdi hms)

M Khusyairi/Equator

Wakil Bupati Sanggau Paolus Hadi SIP MSi sedang melakukan pelepasan balon menandai pembukaan O2SN-FLS2N di Mukok, kemarin

Bupati Lauching Program Desa Fokus Sanggau. Bupati Sanggau Ir Setiman H Sudin mengungkapkan, salah satu kebijakan terbesar pembangunan daerah, melalui program Desa Fokus yang merupakan langkah strategis bagi pembangunan daerah. Kebijakan daerah ini dilaksanakan secara paralel di bagi ke dalam desa-desa sebagai ujung tombak pembangunan, ungkap Setiman saat melaksanakan peluncuran atau Launching terhadap ke-25 Desa Fokus, terpusatdi Desa Kedakas Kecamatan Tayan Hulu, Sanggau, Kamis (24/3), kemarin. Dikatakannya, perumusan program tersebut diawali dengan adanya perubahan paradigma. Desa

Fokus tidak hanya atau dikhususkan pada desa-desa yang tertinggal saja. Tetapi, yang termasuk fokus di dalamnya juga untuk desa-desa yang mampu. Harapan kita, desadesa ini nantinya, akan menjadi satu kelompok, motor penggerak ekonomi yang kuat di masa mendatang, tegasnya. Kesempatan itu, orang nomor satu di Bumi Dara Nante itu didampingi wakilnya Paolus Hadi S IP, M Si serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Sanggau. Program tersebut kata Setiman, merupakan cermin program pembangunan dilaksanakan oleh Pemkab Sanggau. Relativitas keberhasilan sebelumnya yakni penetapan 18

Desa Fokus pada tahun 2010 lalu. Tujuan nya, untuk menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sanggau. Program ini berlangsung satu tahunan. Selanjutnya diteruskan pada tahun-tahun berikutnya hingga pada 2014 mendatang, cetusnya. Setiman berjanji, sebagai Pemkab Sanggau berkomitmen untuk terus berupaya untuk memperhatikan secara materil, guna untuk mendorong kemandirian desa yang masuk dalam kategori binaan tersebut. Tahun ini, tidak ada wilayah kecamatan yang mendapatkan bantuan di bawah Rp 200 juta. Ada dana Rp 8 Miliar untuk 43 Desa, pungkasnya. (SrY)

14 

injeh karaja

Isi BBM Cukup Sekali NGABANG. Surat Edaran (SE) Bupati yang ditujukan kepada pemilik SPBU di Landak tentang pembatasan pengisian BBM jenis premium untuk sepeda motor Rp 20 ribu dan mobil Rp 100 ribu, Jumat (25/3) akan dicabut. Ka r e n a p a s o k a n B B M sudah normal, tapi khusus premium dan solar tetap dibatasi. Kemudian ada catatan tersendiri, SPBU Andi Ali agar melayani tangki kendaraan standar. Kendaraan tidak boleh mengisi BBM dalam satu hari lebih satu kali, tegas Andi Ali, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Landak dikonfirmasi usai sidang di DPRD Landak, Kamis (24/3). Selanjutnya, untuk kios yang bisa dilayani SPBU bagi kios yang ada rekomendasi dari camat setempat. Kios tidak resmi jangan melayani. Di Ngabang, SPBU yang ditunjuk melayani drum dan jeriken yaitu SPBU di Pulau Bendu. Sedangkan soal kios BBM eceran yang masih menjual di atas Harga Ecerena Tertinggi (HET) yang ditentukan Pemkab. Tergantung konsumen, bisa melapor kepada pihak terkait, atau kalau di Ngabang warga bisa langsung mengisi minyak kendaraannya di SPBU, tukas Andi. (rie)

landak edo’ Membangun Negeri Intan

Perizinan Satu Pintu Tunggu Perbup NGABANG. Masyarakat Kabupaten Landak saat ini masih bingung untuk mengurus izin seperti izin gangguan dan izin mendirikan bangunan. Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) yang membawahinya, yaitu Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PPTSP) belum difungsikan karena masih menunggu peraturan bupati (perbup) diterbitkan. Kepala Kantor PPTSP Landak, Alexander, mengatakan mengacu

pada Permendagri No. 20 tahun 2008 tentang Kewenangan Perizinan, harus dilimpahkan dari bupati dengan peraturan bupati. Sampai saat ini kewenangan belum ada, sehingga kita tidak bisa bertindak tanpa dasar. Kita bisa disalahkan auditor. Kita masih menunggu bupati melimpahkan kewenangan kepada kita, kata Alexander dikonfirmasi EQUATOR di sela-sela sidang di DPRD Landak, Kamis (24/3). Ditegaskannya, PPSP sudah

melayangkan surat kepada masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang mengelola perizinan, agar tetap melayani publik sambil menunggu proses pelimpahan kewenangan dari bupati kepada PPSP. Kita sudah menyurati SKPD dengan tandatangan Sekda, jadi kami minta SKPD yang bersangkutan tetap melayani publik, terlepas apakah mereka punya anggaran atau tidak. Kami sendiri sebenarnya belum ada anggaran, tapi akan kita

upayakan dalam APBD perubahan tahun ini, kata Alexander. Alexander menegaskan, hal ini bukan kendala. Hanya tinggal menunggu waktu saja. Sehingga jika bupati sudah melimpahkan kewenangan dengan dasar Perbup, maka Kantor PPSP siap melaksanakan amanah. Memang dalam proses tidak sekaligus, jadi sebelum dikeluarkan Perbup, tentu dikaji dan leading sector-nya Bagian Organisasi Serta Landak, ujarnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat yang ingin mengurus perizinan seperti IMB, izin gangguan dan lainnya sementara di SKPD terkait. Belum ada penyerahan kewenangan dari bupati kepada kantor PPTSP. Kita harapkan masyarakat luas juga bisa memaklumi, dengan masa transisi tentang perizinan yang akan ditangani kantor PPSP. Ini merupakan sebuah SOPD baru di Kabupaten Landak, tandas Alexander. (rie)

Realisasi PAD Lampaui Target

Tepis Isu Korupsi NGABANG. Bupati Dr Adrianus Asia Sidot saat menyampaikan pidato laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) di hadapan anggota DPRD Landak, Kamis (24/3), dengan tegas menepis tudingan dirinya korupsi. Bupati menegaskan, pinjaman Rp 60 miliar dari Bank Kalbar yang dilakukan Pemkab Landak seakan disimpangkan untuk isu politik menjelang Pemilukada Landak tahun ini. Dari antara kita yang hadir di sini (ruang sidang dewan, red), ada yang menggunakan kinerja pemerintah untuk isu politik Pemilukada, kata Adrianus di gedung DPRD Landak, Kamis (24/3). Menurutnya, terdapat oknum yang sengaja melempar isu pinjaman Rp 60 miliar, sehingga menjadi perbincangan masyarakat. Pinjaman Rp 60 miliar telah dibelokkan untuk korupsi, ini benar-benar menyakitkan, kata Adrianus. Padahal, pinjaman untuk mendukung program pembangunan Landakyang diajukan melalui DPRD dan telah disetujui bersama. Bahkan ada aparatur daerah yang memberi keterangan seolah-olah tak tahu latar belakang pinjaman, tegasnya. (rie)

Juamat, 25 Maret 2011

Kundori/Equator

Bupati Adrianus menyerahkan berkas LKPj 2010 kepada Ketua DPRD Heri Saman didampingi Wakil Ketua Klemen Apui dan Markus Amid, Kamis (24/3).

NGABANG. Bupati Adrianus Asia Sidot menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) kepala daerah Pemkab Landak 2010 kepada DPRD Landak, Kamis (24/3). Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD, Heri Saman didampingi dua Wakil Ketua DPRD Klemen Apui dan Markus Amid. Bupati Adrianus dalam pidatonya menegaskan, LKPj merupakan salah satu kewajiban konstitusional yang harus disampaikan kepada daerah, setelah berakhirnya tahun anggaran. LKPj 2010 merupakan progress report tahun kelima atau tahun terakhir dari pelaksanaan tugas dan tanggungjawab kami selaku kepala daerah, dalam perspektif amanah dan substansi kepemerintahan, urai Adrianus. Menurutnya, penyampaian perkembangan kinerja pemerintahan kepada DPRD, merupakan refleksi dari nilai-nilai demokrasi yang diwujudkan pada DPRD sebagai mitra kerja pemerintah daerah, yang mengemban fungsi sebagai lembaga wakil rakyat. Hal tersebut akan semakin mendorong tumbuhnya semangat objektivitas dalam memotret kinerja

pemerintahan daerah yang dilandasi kemitraan untuk saling melengkapi, katanya. Adapun pokok-pokok capaian kinerja keuangan Pemkab Landak, yang tercermin dalam laporan realisasi APBD 2010 sebelum hasil audit badan pemeriksa keuangan (BPK), di antaranya untuk pendapatan asli daerah (PAD) yang dianggarkan Rp 12 miliar lebih dengan realisasi Rp 15 miliar lebih atau mencapai 118,88 persen. Pendapatan transfer dari yang dianggarkan Rp 513 miliar lebih terealisasi Rp 554 miliar lebih atau 107,82 persen. Kemudian, belanja operasi dianggarkan Rp 427 miliar lebih dengan realisasi Rp 422 miliar lebih atau 98,96 persen. Belanja modal (aset tetap) dianggarkan Rp 193 miliar lebih dapat realisasi Rp 177 miliar lebih atau 91,61 persen. Belanja tidak terduga dianggarkan Rp. 940 juta terealisasi Rp. 715 juta lebih atau 76,15 persen. Pembiayaan Rp.64 miliar lebih realisasi Rp.63 miliar lebih atau 99,39 persen. Sedangkan pengeluaran pembiyaan Rp 21,5 miliar dengan realisasi Rp 21,5 miliar atau 100 persen. (rie)

bumi lawang kuari 

balai betomu

Masyarakat Harus Jaga Kelestarian DAS “Jangan melakukan penggundulan di sekitar daerah aliran sungai karena apabila tepian sungai tandus, bencana selalu mengincar warga yang tinggal di sekitarnya,”

Sekadau. Sering terjadinya rumah ambruk akibat longsor pada daerah tepian sungai, serta tanah longsor akibat kejadian alam yang akhirnya berdampak pada kehidupan manusia di sekelilingnya. Karenanya diharapkan masyarakat harus menjaga kelestarian daerah aliran sungai (DAS). Demikian disampaikan Agustinus Agus SH, Kepala Kantor Lingkungan Hidup (LH) Sekadau kepada Equator, belum lama ini. Dia mengingatkan agar seluruh masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai untuk menjaga

kelestariannya. Jangan melakukan penggundulan di sekitar daerah aliran sungai karena apabila tepian sungai tandus, bencana selalu mengincar warga yang tinggal di sekitarnya, tegas Agus, belum lama ini. Maka dari itu, sambungnya, perlu dijaga DAS dan hutan harus stabil. Di samping sebagai tempat resapan air DAS juga sarana alternatif transportasi. Jika aliran sungai sudah tercemar oleh berbagai macam limbah, dan tidak ada lagi resapan air, maka segala jenis penyakit akan mudah menyerang penduduk sekitar, terang Agus. Oleh sebab itu, lanjut Agus, kelestarian hutan di sekitar tepian sungai harus selalu terpelihara. Diharapkan jangan suka menebang pohon sembarangan,, kecuali memang untuk keperluan yang penting, dan itupun harus melakukan penanaman kembali. Begitulah Jubata (Tuhan) mengajarkan kelestarian hutan melalui orang-orang pendahulu. Jangan ditebanglah pohon-pohon yang tumbuh di tepi sungai. Jika sungai sudah gundul maka terjadi pendangkalan dan banjir mudah melanda. Kalau tersusun dijaga pemandangan alam pun menjadi bagus. Kalau alamnya terjaga hutan masih bagus, kalau menjelang matahari terbenam dapat melihat pemandangan sunrise (matahari terbit) atau sunset (matahari terbenam, red) di sore, menunjukkan panorama alam yang indah untuk dinikmati. Ini karena ada hutan yang ada di tepi sungai, kalau tidak ada hutan lagi mungkin pemandangan tidak sebagus itu, tuturnya Namun, tambah dia lagi, terpenting bahwa kelestarian hutan di tepi sungai akan membantu untuk menjaga ekosistem sungai. Ekosistem terjaga kita akan merasa nyaman dan tenteram, makhluk hidup dapat berkembang dengan baik pula, hingga bahaya longsor tidak akan terjadi, timpal Agus. (tar)

Perusahaan Diminta Patuhi Amdal S EKADAU . Rapat kerja (Raker) lintas komisi beberapa waktu dengan 18 perusahaan yang ada di kabupaten Sekadau, membahas masalah corporate social responsibility (CSR/ pertanggungjawaban sosial perusahaan) yang menjadi tanggungjawab semua perusahaan, baik itu yang masih baru maupun yang sudah lama beroperasi. Semuanya harus sanggup menerapkan CSR, di samping penerapan CSR. Dalam Raker tersebut juga disinggung mengenai analisa dampak lingkungan (Amdal). Apakah semua perusahaan telah memiliki dokumen Amdal atau belum. Kalau sudah, sejauh mana perusahaan menaati aturannya, karena pentingnya pelaksanaan Amdal bagi perusahaan.

Supaya walaupun ada perusahaan beroperasi di suatu wilayah, tidak serta-merta memporak-porandakan lingkungan. Terutama sungai-sungai kecil yang ada di kampung-kampung, kata Drs Paulus Subarno MSi, Sekretaris Komisi A DPRD Sekadau kepada Equator, belum lama ini. Menurut dia, seharusnya hasil Raker tersebut segera dilakukan evaluasi, terutama bagi perusahaan yang belum memiliki Amdal. Sedangkan yang belum menerapkan CSR, paling penting sejauh mana semua perusahaan yang ikut dalam Raker tersebut. Jika setelah ini tidak segera ditindaklanjuti, rasanya sia-sia saja, ujarnya. Masih dikatakan Barno, sapaan akrabnya, dalam setiap Raker

semestinya hasil dapat diketahui secepat mungkin. Coba liat sekarang, air sungai di kampung sudah keruh dan tak berbentuk lagi, bahkan ada sungai yang sengaja dikeruk menggunakan alat berat. Padahal sudah jelas sekali kalau perbuatan perusahaan tersebut melanggar aturan Amdal, ulasnya. Tapi ketika pemerintah dan DPRD semuanya diam, siapa lagi yang mengingatkan. Kalau rakyat yang bertindak sendiri nanti disalahkan. Kalau dewan tugasnya sudah jelas melakukan pengawasan saja, sedangkan yang dapat memberikan sanksi adalah eksekutif. Jadi, dalam waktu dekat ini perlu ditindaklanjuti hasil Raker beberapa waktu lalu dengan perusahaan, pintanya. (tar)

Antonius Sutarjo/Equator

REKAM gambar salah satu pelanggaran Amdal salah satu perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Sekadau.

Khazanah Seni dan Budaya Perlu Dipatenkan SEKADAU. Untuk menjaga khazanah seni dan budaya daerah perlu dipatenkan dalam bentuk simbol yang melekat. Masyarakat masih minim mengetahui simbol suatu daerah sesuai dengan ciri khasnya. Kabupaten Sekadau

yang terus berbenah, tak ketinggalan juga membuat suatu simbol yang mengikat Sekadau dengan ciri khasnya. Ini semata-mata di lakukan untuk menjaga kelestarian dan pengembangan ciri khas khaza-

nah seni dan budaya, terutama yang ada di Kabupaten Sekadau sangat perlu diangkat, ungkap Mathias Djuangi, Kabid Kebudayaan dan Pariwisata Sekadau, belum lama ini. Dikatakannya kalau selama

Sutarjo/Equator/Koresponden

Salah satu pengendara motor harus bersusah payah mengelak sampah semen di jalan, diharapkan pembangunan di pemenuhan sarana dan prasarana publik jangan mengabaikan keselamatan warga.

ini pada belum banyak diketahui simbol atau ciri khas Sekadau oleh generasi muda khususnya dan masyarakat pada umumnya. Selain itu Kabupaten Sekadau perlu memiliki jati diri kebudayaan yang benarbenar murni milik masyarakat Kabupaten Sekadau. Saat ini untuk menggali potensi seni dan budaya universal, serta teknologi kebudayaan yang dimiliki oleh orangtua terdahulu kita haruslah diketahui dan dipahami oleh generasi muda, ungkap Mathias. Dirinya menambahkan, kesenian dan kebudayaan yang banyak terdapat di Sekadau ini, dan diantaranya permainan tradisional, tarian, alat musik, tabuhan atau irama khas musik sub suku seperti gong gamal . Pakaian adat dan sistem teknologi tradisional yang telah membudaya di dalam masyarakat itu merupakan sedikit contoh yang ada tapi yang tidak diketahui jelas banyak dan itu perlu di gali lebih lanjut. Sistem teknologi tradisional yang saya maksud seperti contohnya alat pengebor zaman dulu yaitu Jalar. Ini semua perlu diangkat kembali ke permukaan dan dikenalkan kepada generasi saat ini. Hal itu juga perlu di ketahui oleh masyarakat luar agar jati diri kebudayaan asli Sekadau ini dapat di ketahui masyarakat baik itu nasional bahkan hingga

internasional, jelasnya. Matias mengatakan, saya yakin banyak hal lain menyangkut seni budaya kita yang belum di angkat ke permukaan. Tidak menutup kemungkinan hal itu bahkan bisa terancam punah. Melalui dialog ini pihaknya akan menggali kembali apa yang belum diketahui. Masingmasing daerah serta kecamatan, menyimpan sendiri-sendiri kebudayaan. Di Sekadau sendiri sepert i contoh suku Dayak banyak sub-subnya dan masing-masing sub itu memiliki perbedaan budaya. Pihaknya beberapa kali dalam kurun waktu lima tahun belakangan telah menyelenggarakan beberapa even yang bernuasa seni budaya ciri khas daerah. Hal itu seperti festival Bumi Lawang Kuari hingga ke jenjang festival yang lebih tinggi, yaitu festival seni budaya nasional. Sedangkan untuk melestarikan lagu atau irama pengiring tari-tarian dalam hal permainan alat musik atau yang lebih di kenal di daerah ini, seperti tabuh dan akan ditularkan kepada pemain alat musik yang ada di sanggar-sanggar di Sekadau ini. Selama ini baik tarian maupun tabuh yang ditampilkan belum mencerminkan tarian dan tabuh yang asli daerah ini, pungkasnya. (humas)

15 

Takzim Kaum

Tak Mematikan Kecamatan Induk P E M B E N T U K A N Kecamatan Kepulauan Karimata tidak akan mematikan kecamatan induk yakni Kecamatan Pulau Maya Karimata (PMK). Demikian Pakar Politik dan Pemerintahan Kalbar, Jumadi saat rapat bersama eksekutif dan Pansus I DPRD KKU, belum lama ini. Pemekaran ini tidak Kamiriluddin/Equator akan mematikan daerah Jumadi induk. Yang menjadi krusial itu ketika daerah baru dibentuk lalu daerah induk menjadi mati, kata Tim Pengkaji Akdemis Pemekaran PMK ini. Pemekaran PMK, dikatakannya, sudah dikaji secara matang baik secara teknis dan kajian hukum. Dan jika dimekarkan maka tidak bakal mematikan daerah induk. Alhamdulillah, pemerintah punya perhatian khusus terhadap daerah kepulauan termasuk pemekaran PMK ini, dan kalau ini menjadi kecamatan tentu kebijakannya menjadi berubah. Sehingga kabupaten akan membuat kebijakan-kebijakan yang lebih spesifik, ujarnya. (lud)

Padang Punya Posisi Tawar Menawar DESA Pelapis ditetapkan sebagai ibukota Kecamatan Kepulauan Karimata salah satu pertimbang annya karena letaknya lebih dekat dengan ibukota kabupaten. Demikian diungkapkan Turiman Kamiriluddin/Equator Faturrahman, Tim Turiman Faturrahman Pengkaji Akademis Pemekaran Kecamatan Pulau Maya Karimata yang membidangi aspek hukum. Alasan lain kenapa Pelapis disepakati sebagai pusat kecamatan, menurutnya, karena Desa Padang sudah tercatat di Departemen Kehutanan dan Pariwisata bahwa nomenklaturnya suaka alam bahari Kepualaun Karimata. Sejak tahun 2005 Desa Padang sudah masuk dalam nomenklatur nasional. Ini kalau jadi kecamatan bisa jadi posisi tawar bagi Kabupaten Kayong Utara untuk mengeluarkan dana dekon khususnya di bidang pariwisata. Jika tak percaya bisa di cek kode wilayah desa ini tercatat di nasional 61.11.04.2005, dan juga ada blog yang dibuat anak Jakarta , nama Kecamatan Pulau Maya Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalbar dan di blog ini foto-fotonya luar biasa, jelasnya. (lud)

geliat kayong utara Jumat, 25 Maret 2011

Suara Dewan ANGGOTA DPRD KKU, Effendi Ahmad SPdI berharap, Dinas Pendidikan dapat bekerjasama dengan Satpol PP dan pihak sekolah untuk melakukan razia terhadap siswa yang bolos pada jam belajar. Hal ini ditegaskan-

Razia Pelajar Bolos Sekolah nya, menyikapi banyaknya pelajar yang berseleweran di warnet ketika jam belajar berlangsung. Para pelajar hendaknya dapat memanfaatkan jam belajar untuk menggali ilmu. Jangan sampai jam belajar disia-siakan, apalagi

dengan bermain game di warnet di saat jam belajar berlangsung, pintanya. Legislator PPP ini mengungkapkan, peranan pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas SDM. Untuk itu, pendi-

dikan dengan mengedepankan kualitas harus terus ditingkatkan demi terwujudnya SDM yang bermutu. (lud) Kamiriluddin/Equator

Effendi Ahmad

Persiapkan Program Prioritas 2012 Kamiriluddin/Equator

Bupati Kayong Utara H Hildi Hamid menyampaikan sambutannya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2012

SUKADANA. Dalam menentukan arah kebijakan dan strategi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Kayong Utara Tahun 2008 ‒ 2013, perlu dijabarkan secara lebih operasional ke dalam sejumlah program prioritas, sehingga lebih mudah untuk di implementasikan dan diukur tingkat keberhasilannya. Mengingat strategisnya pencapaian program prioritas pembangunan, Bupati Kayong Utara,

H. Hildi Hamid ketika membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang-RKPD) KKU tahun 2012 yang berlangsung di Ball Room Hotel Mahkota Kayong Sukadana, Rabu (23/3) kemarin, berharap dari penyelenggaraan kegiatan tersebut akan dihasilkan Dokumen Rencana Kerja Daerah (RKPD) Tahun 2012 yang sinergi dengan prioritas pembangunan Provinsi Kaliman-

tan Barat dengan ciri hasil (end result) sebagai wujud komitmen pembangunan. Karena itu, pada kesempatan Musrenbang-RKPD KKU tahun 2012, Bupati dalam sambutannya menyampaikan beberapa program prioritas tahun 2012. Program-program prioritas yang dimaksudkan, di antaranya program pembangunan dan peningkatan pelayanan di bidang Pendidikan dan Kesehatan. Program ini dijelaskan Bupati, merupakan salah satu program pro rakyat dan investasi jangka panjang dalam upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan pengentasan kemiskinan. Melalui program ini, produktivitas masyarakat dapat ditingkatkan sehingga permasalahan kemiskinan di KKU dapat diselesaikan, harapnya. Selanjutnya, program kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi

yang lebih merata. Dikatakannya, program ini dilaksanakan melalui pengembangan potensi alam, perindustrian dan perdagangan serta penanaman modal, di antaranya pengembangan karet rakyat, pemanfaatan potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), budi daya rumput laut dan ternak sapi serta pemberdayaan nelayan. Kemudian program infrastruktur dasar perekonomian daerah. Program ini katanya, akan diarahkan kepada penyelesaian pembangunan Pelabuhan Telok Batang, Pembangunan Bandara Sukadana sebagai Bandara Perintis, penyelesaian pembangunan jalan ke Pelabuhan Nasional Telok Batang (ruas Perawas-Telok Melano) serta pembangunan dermaga. Dalam hal ini Bupati juga menyebutkan Program Pemerintahan Daerah yang bersih dan berwibawa (Good Governance), program profesionalisme dalam perencanaan

pembangunan, pengelolaan keuangan, supremasi hukum, keamanan dan ketertiban serta pembinaan politik. Program pembinaan ketenagakerjaan, budaya dan pariwisata, pemuda dan olah raga, serta pelayanan hidup beragama, Program jaringan kerja sama pemerintah dengan swasta dan masyarakat serta Program lingkungan hidup dan air bersih. Musrenbang RKPD KKU tahun 2012 yang pada kesempatan ini dihadiri Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan Provinsi Kalimantan Barat, Drs. A. Munir HD, MM, Wakil Ketua DPRD KKU, Namrun Leru beserta beberapa Ketua Fraksi, Kepala Bappeda Provinsi Kalbar, LO Dandim, LO Polres, para Kepala Dinas/ Badan/Kantor/Pimpinan BUMN dan BUMD, TP. PKK, Camat dan Kepala Desa se-KKU, para tokoh masyarakat, agama LSM dan pemerhati masalah pembangunan di KKU. (tas/hms)

Penangkaran Walet Menjamur Minat Belanja di Pasar Sukadana Menurun SUKADANA. Minat belanja warga ke Pasar Sukadana dirasakan pedagang setempat berangsur menurun. Hal ini disebabkan semakin menjamurnya penangkaran walet di sekitar kompleks pasar tersebut. Pedagang makanan, Acuan, mengaku semakin sepinya warga berbelanja di pasar Sukadana. Memang benar, suasana pasar tidak seperti waktu-waktu sebelumnya dan kondisi saat ini sudah agak sepi, kata Acuan.

Kompleks Pasar Sukadana yang terus bertambah bangunan penakaran walet

Menurunnya minta warga untuk berbelanja di Pasar Sukadana, menurutnya, lantaran suasana pasar saat ini beda dengan sebelumnya. Kondisi pasar sekarang terlihat lebih kumuh dan tidak bersih. Sebabnya, karena penangkaran walet semakin marak dan burung-burung walet beterbangan sehingga membuat suasana tidak nyaman. Belum lagi suara musiknya yang membisingkan telinga, tambah Acuan. (lud)

ketapang bahari 

Pempadahan

Ketapang Wilayah Aman Persembunyian Teroris KETAPANG. Dandim 1203 Ketapang, Letkol (Inf ) Agus Prasetyo menilai luasnya wilayah Ketapang dapat menjadi tempat yang aman tempat persembunyian pelaku terorisme . Karena itu ia meminta agar masyarakat selalu waspada. TNI mengajak semua masyarakat mengantisipasi segala kemungkinan, Ketapang dijadikan tempat persembunyian teroris. Luas wilayah sulit dijangkau menyebabkan aparat keamanan sangat membutuhkan dukungan warga, kata Agus. Ia mencontohkan, dengan peredaran narkoba. Peredaran narkoba di Ketapang sudah menyebar hingga ke desa-desa. Saya meminta masyarakat mengantisipasi. Narkoba dan terorisme ancaman serius yang harus kita perangi, tegasnya. Terpisah, Kapolres Ketapang, AKBP Badya Wijaya menegaskan untuk mengantisipasi perihal yang terjadi di Polda Metro Jaya, dan sejumlah Polda di Pulau Jawa, Polres Ketapang akan meningkatkan sejumlah penjagaan di bandara, dan mengantisipasi paket-paket mencurigakan. Walau di Kalbar belum terjadi, saya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, jangan panik, dan jika menerima paket mencurigakan laporkan ke aparat keamanan, tuturnya. Untuk melakukan sejumlah giat pengamanan tersebut, Badya menegaskan dirinya masih menunggu petunjuk langsung Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Sukrawardi Dahlan. Sejauh ini kondisi masih aman dan untuk melakukan giat kita menunggu petunjuk Kapolda, tuntasnya. (KiA)

Hadirkan Akademisi Sebagai Saksi Ahli Sidang Lanjutan Korupsi Kapal DKP KETAPANG. Sidang dugaan korupsi tujuh kapal DKP dengan terdakwa mantan Kadis DKP Ketapang, Hasurungan Siregar, akan kembali disidangkan, Rabu (30/3) mendatang. Seolah tak mau kalah dengan jaksa, pihak terdakwa berencana menghadirkan dua akademisi sebagai saksi ahli. Pada sidang kemarin pihak jaksa menghadirkan BPKP sebagai saksi ahli. Kita juga berencana akan menghadirkan dua orang, pertama ahli hukum pidana, Pak Joko Markono, dan ahli hukum tata negara UPB Pontianak, Pak Hendrik, ujar Alamudin SH, kuas hukum Hasurungan Siregar, kemarin.

Ia mengaku, pihaknya sengaja mengundang dua pakar tersebut sebagai saksi ahli dengan pertimbangan apakah perbuatan terdakwa masuk dalam kategori pidana atau hanya bersifat administratif. Menurut hemat kami Kepala Dinas hanya mengetahui proyek itu selesai. Soal pengawasan di lapangan itu adalah tugas dari panitia, ujarnya. Selain kedua saksi ahli tersebut, pihak terdakwa juga akan menghadirkan ahli ekonomi. Hanya saja, Alamudin tak menyebutkan identitas ahli ekonomi yang dimaksud. Menurut dia, saksi ahli pakar ekonomi nantinya akan mem-

berikan keterangan terhadap perhitungan kerugian negara. Soalnya menurut keterangan BPKP menyatakan yang rusak dari kapal tersebut hanyalah badan kapal. Lalu mesin kapal itu milik siapa. BPKP mengatakan itu milik kontraktor. Tapi dalam amar putusan terhadap Sutarno (terpidana dalam kasus yang sama, red) disebutkan mesin-mesin kapal itu adalah milik negara dalam hal ini DKP. Artinya harus dikembalikan kepada negara, cecarnya. Di sini, kata dia, ada dua versi yang berbeda. Ia mengaku bingung pendapat mana yang harus dipegang. Karena itulah,

Kiram Akbar/Equator

Alamudin

kata Bambang. (KiA)

Perintahkan PT HHK/LGE Bayar Ganti Rugi

Tumpukan Emas di Muara Sungai KETAPANG . Dangkalnya muara sungai dituding sebagai penyebab kelangkaan semen. Kapal-kapal pengangkut tak dapat berlabuh karena tertahan di muara sungai. Desakan agar muara sungai dikeruk terus mencuat. Pemerintah sengaja tak langsung melakukan pengerukan. Ternyata di muara sungai tersimpan tumpukan emas dan bahan mineral lainnya. Memang kita punya konsep untuk pengerukan itu. Gratis saja banyak orang yang mau mengeruk. Permasalahannya ada hasil tambang di muara sungai itu. Negeri baru ini banyak emas, kalau kena erosi sungai-sungai, numpuknya di muara, ungkap Henrikus, Bupati Ketapang kepada wartawan. Hal itu berdasarkan hasil survei dari Pemkab Ketapang. Karena itu, kata dia, perlu ada kajian dalam hal pengerukan muara sungai tersebut. Pihaknya harus berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan dan Perhubungan Pusat. Menurut dia, menghindari permasalahan hukum jangan sampai lagi masuk ke permasalahan hukum lain. Jadi untung yang menggali itu. Ketika ada investor untuk menggalinya atau mengeruknya, pasir atau tanahnya itu mau dibawa kemana. Ketika itu ada bahan galian, kita lagi yang kena, saya lagi yang kena tangkap, tuturnya. (KiA)

keterangan saksi ahli pakar ekonomi sangat diperlukan agar tidak simpang-siur. Mana yang mau kami pegang. Tapi bagaimanapun kita menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim, tandasnya. Sementara itu, ketua Pengadilan Negeri Ketapang, Bambang Edy, SH, kepada wartawan membenarkan jika sidang korupsi tujuh Kapal DKP dengan terdakwa Hasurungan Siregar masih tahap mendengarkan keterangan saksi. Sidang kasus tujuh kapal DKP masih dalam tahap mendengarkan keterangan saksi. Tapi untuk terdakwa Sutarno, sudah divonis pengadilan dua tahun penjara,

Kiram Akbar/Equator

Perwakilan masyarakat ketika berbicara dalam audiensi sawit yang dihadiri Bupati dan usur Muspida di Pendopo Bupati, kemarin

KETAPANG . Bupati Ketapang, Drs Henrikus MSi, berjanji akan memanggil Harapan Hibrida Kalbar Lipat Gunting Estate (Sampoerna Junior) terkait keluhan masyarakat Suak Burung Kecamatan Manis Mata yang tak kunjung mendapatkan lahan

plasma. Ia juga memerintahkan pihak perusahaan untuk segera membayarkan ganti rugi. Perusahaannya tentu akan kami panggil. Bukan lagi koordinasi, tapi ini perintah untuk perusahaan membayarkan ganti rugi. Kita

yakin dia (perusahaan, red) bisa. Karena sifatnya wajib, tegasnya ketika ditemui wartawan usai audiensi dengan masyarakat Suak Burung Kecamatan Manis Mata di pendopo Bupati, kemarin. Dikatakannya, ganti rugi tersebut berupa dua hektar

lahan untuk masing-masing KK. Henrikus mengaku, Tim Penanganan Permasalahan Perkebunan Kabupaten (TP3K) telah berminggu-minggu diturunkan guna melakukan pendataan. Perusahaan harus mengeluarkan sejumlah 600 hektar dari 300 KK yang kami data, paparnya. Ia mengaku, sebenarnya persoalan tersebut sudah berlangsung lama, sejak 2005. Lahan masyarakat yang sudah dikelola dengan janji mendapat plasma. Tapi pihak perusahaan justru tak membayarkan. Karena tak ada kejelasan, akhirnya masyarakat marah dan lahan yang ada ditahan dan dipagari warga. Orang nomor satu di Pemkab Ketapang itu mengaku lambatnya penanganan persoalan tersebut lantaran luasnya wilayah. Karena luas wilayah, banyaknya investasi di sini dan daya jangkau kita, tenaga kita. Tapi dengan kebijakan yang baru, kita harus pro aktif, ujar dia. Bupati mengaku banyaknya persoalan kebun sawit merupakan pekerjaan rumah (PR)

bagi Pemkab Ketapang. Karena itu, lagi-lagi ia menekankan tidak akan mengizinkan perluasan lahan sawit baru di luar izin yang ada. Itulah visi-misi saya, optimalisasi, intensifikasi tidak ekstensifikasi. Jadi izin yang sudah ada itu kita optimalkan, akunya. Masalah adanya perusahaan sawit yang nakal, ia mengaku tak langsung memberikan sanksi. Harus lebih dulu melalui pengecekan. Ada tahapan yang harus dilalui. Karena pada prinsipnya investor adalah mitra pemerintah untuk menyejahterakan masyarakat. Saya ini baru lima bulan menjadi Bupati. Program 100 hari juga baru selesai. Tapi tentu melalui tahap-tahapan, tidak mungkin langsung penalti. Bagaimana pemerintah mendekati perusahaan terutama untuk community development, terutama infrastruktur dan pemberdayaan ekonominya. Jadi jangan terlalu fokus dengan usaha dia sendiri, lalu tidak peduli dengan masyarakat, ulasnya. (KiA)

Seluruh Direksi & Staff Karyawan

PT. ARIA HIJAU ALAMLESTARI PT. KALBAR INTI PLANTATION PT. SUKADANA SAWIT PLANTATION (OSO GROUP)

KKI

KUSHIN RYU M KARATE-DO INDONESIA

Atas Peresmian

Gedung OSO Sports Center Kawasan Grand Wisata, Tambun - Bekasi Hari Jum’at, Tanggal 25 Maret 2011 Oleh Presiden Republik Indonesia DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONO

Tertanda, H. M. Abdurrachman Komisaris

DR. H. Oesman Sapta Ketua Umum KKI

K P PT. ARIA HIJAU ALAMLESTARI

PT. KALBAR INTI PLANTATION


Harian Equator 25 Maret 2011