Issuu on Google+

Harian Umum MEDIA GROUP

SABTU

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

29 JUNI 2013 M / 20 SYA’BAN 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 28 HALAMAN EDISI 237, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

HAMAS SIAP MAJU, LEBIH SIAP UNTUK MUNDUR

“Acungkan Pedang Jika Kami Berbohong” KOMITMEN mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah untuk menjadikan masyarakat aman sejahtera, sepertinya tak sekedar menjadi jargon politik yang diteriakkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang, H Hendri Arnis dan dr H

Mawardi Samah (HAMAS). Dengan lantang, HAMAS menyatakan siap untuk diacungkan pedang, jika terbukti zalim dan berbohong kepada rakyat. “Insya Allah, selain siap maju untuk membangun kota kita tercinta ini, kami juga akan lebih siap untuk mundur jika

tidak sesuai dengan apa yang diinginkan masyarakat. Jika perlu, acungkan pedang jika terbukti kami berbohong, zalim dan berkhianat kepada rakyat,” teriak cawawako dr Mawardi, di hadapan sekitar 7 ribuan massa pendukung HAMAS pada kampanye putaran terakhir pasangan

nomor urut 5 itu di GOR Khatib Sulaiman Bancah Laweh, Jumat (28/6). Jika diridhoi Allah SWT dan diberikan amanah oleh masyarakat, sebut Mawardi, HAMAS dengan spirit perjuangan Se-

>> ACUNGKAN PEDANG hal 07

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. (QS Yaa Siin Ayat 65)

04.58

12.24

15.49

18.26

19.41

KHAS

BATANG ARAU — Sejumlah kapal nelayan bersandar di Batang Arau, Padang, Jumat, (28/6). Aliran air Batang Arau mengalami pasang surut karena dipengaruhi gravitasi bulan dan matahari. Sungai ini dangkal juga karena sedimentasi.

SUGIYANTO (kiri) bersama anaknya Sarameilanda Ayu membawa poster dalam aksi jual ginjal di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, di Jakarta, Rabu (26/6). TEMPO

Kisah Penjual Ginjal Demi Anak

RIVO SEPTI ANDRIES

SEJAK Sugianto (45 tahun) mengumumkan akan

>> KISAH PENJUAL hal 07

RATUSAN PET ANI DEMO PT PMJ ,

Sengketa Lahan Berlarut-larut

WAKIL Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim (kiri) menyerahkan piala Juara Umum MTQ Mahasiswa Tingkat Nasional XII Padang kepada mahasiswa Universitas Negeri Malang di GOR Agus Salim, Padang, Jumat (28/6). RIVO SEPTI ANDRIES

MTQ MAHASISWA BERAKHIR

Universitas Negeri Malang Juara Umum PADANG, HALUAN — Lomba MTQ Mahasiswa Tingkat Nasional yang XIII, berakhir sudah. Universitas Negeri Malang keluar sebagai juara umum dengan perolehan nilai 16 poin. Pengumuman pemenang diumumkan oleh Dewan Hakim, Prof. Dr. Said Agil Husin Al-Munawar, di Gelanggang Olahraga (GOR) H. Agus Salim Padang, Jumat (28/6) malam. Said Agil menetapkan 10 pemenang Utama pada lomba MTQ kali ini. Untuk Provinsi Sumatera Barat, pemenang

>> UNIVERSITAS NEGERI hal 07

Sengketa lahan antara PT PMJ dengan Kelompok Tani Harapan di Pasaman Barat berlarut-larut. Sejak tahun 1996 hingga sekarang belum ada penyelesaian. Namun Bupati Pasaman Baharuddin berjanji segera mencarikan solusi masalah ini dengan mengkaji ulang posisi HGU PT PMJ. PASBAR, HALUAN — Konflik an-ta-ra perusahaan sawit dengan warga di Pasaman Barat (Pasbar) tampaknya tak kunjung selesai. Jumat (28/6) kemarin, ratusan anggota Kelompok Tani (Keltan) Ha-rapan, Nagari Kotobaru, Kecamatan Luhak Nan Duo, melakukan orasi di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat. Demonstran menuntut Bupati Pasbar dengan perangkatnya segera menyelesaikan sengketa lahan antara masyarakat dengan PT Primatama Mulia Jaya (PMJ) dan mitra dari PT PMJ, KUD Dastra IV Koto Kinali. Dampak sangketa itu beberapa waktu lalu juga telah terjadi pem-baka-ran rumah, barak, kebun kelom-pok tani dan pembong-karan musala. Pucuk Adat Luhak Saparampek, Nagari Koto Baru , Syahrul Ramadhan Tan-jung Sinaro Panghulu Basa,dalam orasinya yang disampaikan langsung di hadapan Bupati Pasbar Baharuddin R , menuntut semua pihak yang berwenang mem-proses sangketa dimaksud sesuai aturan yang berlaku. Disebutkan, selama ini masyarakat

Nagari Koto Baru telah dirampas haknya oleh PT PMJ. “Tanah ulayat masyarakat dirampas. Pihak perusahaan mengklaim lokasi itu hak guna usaha (HGU) mereka. Sedang-kan ninik mamak Simpang Tigo membantahnya. Sebab, sela-ma ini tidak ada satu jengkal pun pihak ninik mamak Sim-pang Tigo menyerahkan lahan ke perusahaan tersebut. Kare-na untuk menyerahkan lahan itu tidak bisa hanya diserahkan satu orang saja, tapi harus sesuai dengan aturan adat , yakni harus duduak basamo,” kata Syahrul Ramadhan. Dia menyebut, tidak hanya merampas tanah ulayat masyarakat Koto Baru, PT PMJ dan KUD Dastra juga telah mengintimidasi dan sewenang-wenang terhadap masyarakat Koto Baru. Seperti kejadian beberapa waktu lalu, yakni pada tanggal 20 Mei 2013. Ketika itu PT PMJ tanpa kon-firmasi mem-bongkar musala milik warga kelompok tani. Lalu, tanggal 23 Mei 2013, PT PMJ dan KUD Dastra diikuti se-jumlah personel keamanan, pergi ke lokasi plasma dan menghentikan aktivitas ang-gota keltan saat itu. Pihak perusahaan bersama KUD Das-tra melakukan pemanenan kebun sawit Keltan Harapan . Selan-jutnya, sekitar pukul 16.20 WIB, di Blok 3, 4, 5 dan 6 terjadi pem-bakaran lahan bersamaan de-ngan pem-bongkaran paksa perumahan anggota (M Sila-lahi). Akibat pem-ba-ka-ran barak dan perumahan ang-gota, tempat tinggal mereka tidak ada lagi. Bahkan, aktivitas mereka yang biasanya di lahan plasma ini, terpaksa terhenti. Syahrul membeberkan, sebenarnya, persoalan an-tara adat Nagari Koto Baru dan Kinali, tepatnya di Padang Harapan/ Padang Belimbing/Durian Tigo- Batang,

>> SENGKETA LAHAN hal 07

Advertorial

BARALEK GADANG NAGARI AIE TAJUN

Leonardy Harmainy Dukung Pengembangan Nagari PADANG, HALUAN — Masyarakat Nagari Aie Tajun sekali lagi baralek gadang. Setelah nagari ini diresmikan pada 29 Desember 2011 lalu, kali ini masyarakat sekitar menggelar jamuan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan karena sudah resmi menjad nagari. Baralek gadang kali ini digelar di Masjid Raya Al Muqarabbin Nagari Aie Tajun Lubuak Aluang, Jumat (28/6). Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy, Kepala Bagian Administrasi Pertanahan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman Usman Muchtar. Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy pun mengucapkan selamat atas syukuran yang digelar ini. Kata Leonardy, sejak 2006 silam masyarakat setempat sudah mulai memperjuangkan Korong Aie Tajun di Lubuak Alung menjadi nagari. Pada tanggal 29 desember 2011 dengan SK Bupati Padang Pariaman Nomor 250/ KEP/BPP-2011, korong ini resmi menjadi nagari. Leonardy pun mengatakan, dalam hal layanan pemerintahan, masyarakat sangat terbantu dengan adanya nagari. Masyarakat tidak perlu lagi berurusan ke Lubuak Alung, cukup berurusan di Korong Kampung Paneh yang merupakan

LEONARDY Harmainy (kiri) pada acara Baralek gadang di Masjid Raya Al Muqarabbin Nagari Aie Tajun Lubuak Aluang, Jumat (28/6). kawasan pusat pemerintahan nagari baru ini. “Tidak hanya itu nagari pun sudah bisa mengelola sumber pendapatan nagari secara mandiri. Dengan nagari perkembangan pembangunan di daerah ini pun akan semakin cepat. Kita melihat potensi nagari di bidang pertanian cukup besar,” jelasnya, calon DPD RI ini. Hal tersebut dibenarkan oleh Wali Nagari Aie Tajun, Syamsurizal. Katanya, sejak berdiri, nagari ini sudah memiliki beberapa ruas jalan pertanian. Gerakan swasembada jagung pun digalakkan di daerah ini. “Saat ini Aie Tajun sudah memiliki

>> LEONARDY

hal 07

ICW: 36 Caleg Jangan Dipilih JAKARTA, HALUAN — Indonesia Corruption Watch (ICW) membeberkan 36 nama calon anggota legislatif yang dinilai tidak pro-pemberantasan korupsi sehingga tidak layak untuk dipilih. Dari 36 nama tersebut, 10 orang berasal dari Partai Golkar. Disusul Partai Demokrat sembilan orang, PDIP lima orang,.

Peneliti ICW Donal Fariz mengatakan di Jakarta, Jumat (28/6), daftar caleg yang diragukan komitmen pemberantasan korupsi itu pernah disebut dalam persidangan menerima sejumlah uang. Selain itu ada yang mantan terpidana kasus

>> ICW: 36 CALEG hal 07

Sengketa PLN dengan Pemilik Kafe..................>> 04 Penerima BLSM Akan Didata Ulang.........

>> 09

LPS Jamin Dana Haji di Perbankan..................>> 16 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat

2 UTAMA

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

Aliran Listrik Ribuan Pelanggan PLN Terancam Diputus KILAS PUTUS— Garagara menunggak pembayaran listrik, aliran listrik enam ribu pelanggan PLN Ranting Kayu Aro Solok, di kawasan Gunung Talang, Muara Panas hingga ke Alahan Panjang sekitarnya yang jadi target operasi Tim Penurunan Tunggakan (Pentung), terancam diputus. Tampak petugas PLN tengah memutus untuk sementara aliran listrik pada salah satu rumah pelanggan. IST

Data Penerima BLSM Kacau PADANG, HALUAN—Kompensasi kenaikan BBM dari pemerintah yakni Bantuan Langsung Masyarakat Sementara (BLSM) tidak di umumkan di Kantor Kelurahan. Hal itu diungkapkan Lurah Anduring Yunasri kepada Haluan kemarin, Jumat (28/06). Yunasri mengatakan, untuk menghindari amuk warga yang tidak tercantum namanya sebagai penerima BLSM pihak kelurahan berinisiatif untuk tidak menempelnya di kantor kelurahan. Ditambahkan, penerima BLSM ini, sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang tahun 2011. Karena itu, pihaknya khawatir banyak dari warga yang tidak termasuk dalam data tersebut karena datanya sudah lama. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kelurahan akhirnya memberi kepercayaan kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) masing-masing untuk menyampaikan kepada warganya, siapa saja yang tercantum sebagai penerima BLSM tersebut. “Kami hanya menerima data dan namanama dari BPS. Dan kami diminta untuk menyampaikan pesan dari BPS tersebut kepada masyarakat. Jika ada diantara warga yang tidak masuk namanya, maka hal itu bukan tanggung jawab kami,” ujarnya. Di tempat berbeda, Nasri, Lurah Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang mengatakan, data yang dimiliki BPS tidak sama dengan data yang ada di kelurahan. Bahkan terjadi perbedaan dalam jumlah yang cukup signifikan. Berdasarkan data dari BPS, jumlah penduduk yang tidak mampu (miskin) di kelurahannya hanya 249 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan menurut data kelurahan, sedikitnya ada sekitar 445 KK penduduk yang masuk kategori miskin. “Kami di kelurahan sudah memberikan penjelasan kepada warga terkait penerima BLSM ini. Jika masih ada warga yang tidak bisa menerima penjelasan tersebut, kami suruh saja menanyakannya ke BPS,” tutupnya. (h/mg-jen)

WABUP SOLOK DESRA EDIWAN

Wali Nagari Cupak Terancam Kena Sanksi SOLOK, HALUAN — Kasus Wali Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Iswahyudi, yang dilengserkan warganya gara-gara mengajak anak baru gede (ABG) ke diskotik, terus bergulir bak bola salju. Peristiwa tersebut dianggap memalukan masyarakat Nagari Cupak dan Kabupaten Solok, karena Iswahyudi adalah Ketua Forum Wali Nagari se Kabupaten Solok. Wakil Bupati Solok Desra Ediwan Anan Tanur kepada Haluan disela sela peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-62 di kantor Bupati Solok, Kamis (27/6) lalu di Arosuka mengatakan, jika terbukti bersalah, Wali Nagari Cupak tersebut akan diberi sangsi. “Sangsi yang diberikan tentunya sesuai dengan aturan

dan ketentuan yang berlaku,” tegas Desra Ediwan. Namun demikian, Desra mengemukakan, permasalahan yang menimpa Wali Nagari Cupak Iswahyudi tersebut, akan diklarifikasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan. Sebelumnya, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Solok Rerizaldi mengatakan, surat pengusulan pemberhentian Wali Nagari Cupak ke Bupati Solok baru sah jika surat tersebut hasil keputusan rapat Badan Musyawarah Nagari (BMN) Cupak. Bukan surat pernyataan bersama seperti yang ditanda tangani oleh unsur pemuda, KAN, BMN, Sekretaris Nagari dan Sekcam Gunung Talang di kantor Wali Nagari Cupak Rabu (26/06) lalu, saat aksi demo damai masyarakat

digelar. Terpisah, Sekretaris Forum Wali Nagari Kabupaten Solok Yoserizal yang juga Wali Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, kepada Haluan menyatakan, pengurus Forum Wali Nagari Kabupaten Solok akan mempelajari dulu kasus yang tengah menimpa Wali Nagari Cupak Iswahyudi yang juga adalah Ketua Forum Wali Nagari se Kabupaten Solok itu. Forum Wali Nagari Kabupaten Solok, ujar Yoserizal menambahkan, akan melakukan pertemuan lengkap guna membahas persoalan yang menimpa ketua mereka tersebut. Pengurus Forum Wali Nagari Kabupaten Solok juga akan mengklarifikasi langsung persoalan itu ke Iswahyudi dengan cara menemui yang bersangkutan di rumahnya di

daerah Cupak. “Apa hasil rapat pertemuan pengurus Forum Wali Nagari Kabupaten Solok terhadap masalah Wali Nagari Cupak yang juga Ketua Forum tersebut, nanti akan diberitahukan kepada Haluan,” paparnya. Seperti diberitakan Haluan, Kamis (27/6) kemarin, Wali Nagari Cupak Kabupaten Solok Iswahyudi dilengserkan warganya sendiri, karena tersandung kasus mengajak anak baru gede (ABG) ke sebuah diskotik di Kota Padang. Masyarakat merasa geram tak bisa menerima perilaku wali nagarinya karena dinilai tak pantas berbuat seperti itu. Yang bersangkutan juga dinilai tak pantas lagi jadi panutan dan meminta yang bersangkutan lengser dari jabatannya. (h/ris)

JELANG RAMADAN

Permintaan Ternak Meningkat SIJUNJUNG, HALUAN— Menjelang Ramadan 1434 H, permintaan hewan ternak seperti sapi dan kerbau di Pasar Ternak Palangki, Kabupaten Sijunjung, mulai meningkat. Sementara harga sejauh ini masih stabil. “Jelang Ramadan, permintaan sapi dan kerbau mulai meningkat,” kata Kepala UPTD Pasar Ternak Palangki, Hafrin kepada Haluan via telepon selularnya, Jumat (28/ 9) kemarin.

Meningkatnya permintaan akan ternak sapi dan kerbau, sambung Hafrin, mulai dirasakan sejak dua pekan belakangan ini. Dan permintaan yang banyak, adalah jenis ternak kerbau. Pasalnya, masyarakat yang tergabung dalam organisasi, kelompok julo-julo dan tobo kongsi di sejumlah daerah di Sumbar, termasuk di Kabupaten Sijunjung, menggelar tradisi menyembelih kerbau menjelang Ramadan.

Berdasarkan cacatan, UPTD Pasar Ternak Palangki, meningkatnya permintaan ternak sapi dan kerbau mulai terasa pada pekan ketiga Juni. Pada pekan ketiga itu, transaksi jual beli ternak mencapai 300 ekor untuk kedua jenis ternak tersebut. “Pekan sebelumnya, transaksi jual beli sebanyak 280 ekor,” jelasnya. Lonjakan permintaan ternak sapi dan kerbau, kemungkinan akan dirasakan sepekan menje-

lang Ramadan. Sebab, selain transaksi terakhir menjelang Ramadan, permintaan ternak juga banyak datang dari provinsi tetangga seperti, Medan dan Pekan Baru. Terkait persediaan ternak, Kepala UPTD Pasar Ternak Palangki ini mengatakan tidak perlu khawatir karena

persedian ternak sapi dan kerbau cukup.”Untuk stok, baik sapi dan kerbau menjelang Ramadan di Pasar Ternak Palangki aman,” tuturnya. (h/azn)

SOLOK, HALUAN — Enam ribu pelanggan yang sudah dua hingga tiga bulan menunggak pembayaran rekening listrik, menjadi target operasi Tim Pentung (penurunan tunggakan) PLN mulai Kamis (27/06). Petugas dari Tim Pentung PLN itu akan bergerak ke rumah-rumah pelanggan yang membandel dan tetap saja tak mau membayar tunggakan tagihan rekening listriknya walau tunggakannya sudah mencapai 3 bulan. Perjalanan tim akan dimulai dari kawasan Gunung Talang, Muara Panas hingga ke Alahan Panjang sekitarnya. Pasalnya ulah akibat tunggakan pembayaran rekening listrik dari sekitar 6 ribu pelanggan tersebut, pemasukan penerimaan PLN tersendat sebesar Rp 400 jutaan per bulan. Biasanya pemasukan tagihan listrik PLN Ranting Kayu Aro Solok yang dipimpin Hevlind Van Marbosh itu setiap bulannya sekitar Rp 2,5 miliar dari 29.500 pelanggan listrik di wilayah setempat. Manager PLN Ranting Kayu Aro Hevlind Van Marbosh kepada Haluan di Arosuka, Kamis (27/6) mengatakan petugas PLN sudah memberi peringatan dan imbauan berulang kali kepada pelanggan yang menunggak tersebut. Namun sepertinya imbauan tersebut tak juga diindahkan. Terpaksa petugas gabungan Tim PLN turun ke lapangan dan untuk sementara memutus aliran listrik ke rumah pelanggan yang menunggak tersebut. Dikatakan Hevlind, di dalam tim gabungan itu termasuk petugas PLN dari Sitiung, Silungkang, Sijunjung, Sungai Rumbai, Muara Labuh dan dari Solok sendiri. Hevlind Van Marbosh menambahkan, PLN berharap masyarakat pelanggan yang menunggak itu, mau membayar tagihan rekening listriknya agar terhindar dari pemutusan arus listrik petugas PLN. Dia juga memuji pelanggan listrik PLN di daerah pinggiran atau terpencil, yang justru memiliki kesadaran tinggi membayar tagihan rekening listriknya secara rutin setiap bulan dan tidak menunggak. Melalui Haluan , Hevlind Van Marbosh mengimbau kepada pelanggan PLN, agar secara rutin membayar tagihan rekening listriknya sesuai jadwal setiap bulan. Hevlind bahkan tak segan-segan mengirim pesan singkat atau SMS kepada pelanggan PLN di wilayah Rayon Kayu Aro untuk mengingatkan mereka agar membayar tagihan rekening listriknya menjelang tanggal 20 setiap bulan. “Saya bisa mengirim tiga ribu sms untuk mengingatkan pelanggan agar membayar rekening listriknya setiap bulan “ papar Hevlind Van Marbosh. (h/ris)

Enggan Berteduh di Payung Kadin OLEH :

AFRIANITA

DARI sekitar 1.000 an anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Padang, pada tahun 2013 ini yang tersisa hanya sekitar 10 persen saja dari jumlah tersebut, tepatnya 109 orang. Padahal untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saja, ada puluhan ribu UMKM di Kota Padang. Lalu kenapa hanya 109 pelaku usaha saja yang bergabung ke dalam wadah dunia usaha terbesar di ibukota Provinsi Sumbar tersebut? Kemana sisa puluhan ribu UMKM lainnya? Kenapa mereka tak bergabung dengan Kadin Padang? Belum lagi organisasi usaha yang ada, jumlahnya juga tak sedikit. Sungguh kita miris mendengar minimnya keanggotaan Kadin tersebut. Karena Kadin seyogyanya adalah payungnya dunia usaha. Namun demikian, tak banyak pelaku usaha yang mau bernaung dan berlindung di bawahnya. Menurut Ketua Kadin Padang terpilih periode 2013-2018, Rahim Mardanis, yang baru terpilih dalam Mukota Kadin Jumat (28/ 6), semakin menyusutnya

keanggotaan Kadin Padang adalah karena tak berlakunya lagi Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin dalam proyek pengadaan barang dan jasa. Dulu kalau mau ikut lelang, harus menunjukkan KTA Kadin sebagai persyaratan. Namun kini tak begitu lagi. Akhirnya perlahan, para anggota tak lagi merasa butuh dan meninggalkan Kadin sehingga jumlah anggota semakin menyusut. Suka atau tidak, namun melihat kenyataan yang ada, sepertinya dulu pengusaha masuk Kadin hanya karena butuh KTA untuk bisa ikut tender proyek. Saat KTA tak lagi berguna, mereka mundur dari keanggotaan Kadin. Kalau saja pelaku usaha mendapatkan manfaat lain dari keanggotaannya di Kadin, tentu ketika aturan tentang persyaratan wajib KTA Kadin untuk tender proyek dicabut, mereka akan tetap bertahan menjadi anggota. Organisasi Kadin Indonesia pertama kali dibentuk tanggal 24 September 1968 oleh Kadin Daerah Tingkat I atau Kadinda Tingkat I (sebutan untuk Kadin Provinsi pada

waktu itu) yang ada di seluruh Indonesia atas prakarsa Kadin DKI Jakarta, dan diakui pemerintah dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 1973. Kemudian dibentuk kembali sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri dalam Musyawarah Pengusaha Indonesia tanggal 24 September 1987 di Jakarta yang diselenggarakan oleh Pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Kadin Indonesia bekerja sama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan wakil-wakil Badan Usaha Milik Negara. Kadin didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Undang Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri menetapkan bahwa seluruh pengusaha Indonesia di bidang usaha negara, usaha koperasi dan usaha swasta secara bersama-sama membentuk organisasi Kamar Dagang dan Industri sebagai wadah dan wahana pembinaan, komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia. Kadin dibentuk dalam rangka mewujudkan dunia

usaha Indonesia yang kuat dan berdaya saing tinggi yang bertumpu pada keunggulan nyata sumber daya nasional, yang memadukan secara seimbang keterkaitan antarpotensi ekonomi nasional. Inilah pekerjaan berat bagi Ketua Kadin Padang terpilih periode saat ini. Bagaimana mengembalikan kepercayaan dan antusiasme dunia usaha terhadap Kadin Padang sehingga kepercayaan dan antusiasme tersebut bisa kembali meningkat. Kadin harus bisa memberikan manfaat sebesarbesarnya untuk para anggotanya dan menunjukkan perannya yang besar dalam menggerakkan perekonomian daerah. Semoga. *** >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman :Jefli

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

3

Jelang Akreditasi, Unlam Kunjungi Unand PADANG, HALUAN — Menjelang re-akreditasi, Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin kunjungi Universitas Andalas. Beberapa hal yang menjadi perhartian selama kunjungan tersebut adalah pengembangan program kerja sama, pelaksanaan pembinaan kegiatan kemahasiswaan, pusat karir serta pelaksanaan tracer study, dan program pembangunan jangka panjang kampus baru Unlam. “Saya juga tertarik dengan penyusunan anggaran di Unand. Jadi sekalian mau melihat seperti apa bentuknya,” kata Sutarto Hadi, Pembantu Rektor IV Unlam. Kunjungan Unlam ke Unand ini diikuti oleh H. Jumadi sebagai Pembantu Rektor II, H. Idiannor Mahyudin sebagai PR III, Sutarto Hadi sebagai PR IV, dan beberapa Kepala Bagian dan staf Unlam. Dan dari Unand sebagai penerima diwakili Wakil Rektor IV, Helmi dan WR II, Herri. Dikatakan, Unlam sendiri menempati 5 lokasi yang terpisah dengan luas lahan yang sangat terbatas. Selanjutnya Unlam akan mengajukan statuta dan OTK Unlam dimana akan dilakukannya perubahan BAPSI Unlam menjadi Biro Perencanaan, Penganggaran dan Kerjasama. Dalam hal ini Unlam ingin mendapatkan pengalaman Unand yang sudah lebih dahulu melakukan perubahan tersebut. WR IV Unand, Helmi, mengatakan, Unand menerapkan pendidikan karakter dan kepemimpinan untuk mahasiswa tahun pertama yang ditempatkan di asrama Unand. Kemudia ada program pengembangan jiwa wirausaha melalui kuliah umum yang disambut antusias oleh mahasiswa. (h/rel/eni)

Dua Senja Dipentaskan di Wapres Intro PADANG, HALUAN — Pementasan teater dengan naskah lakon berjudul “Dua Senja” karya/sutradara S Metron M melalui grup Ranah Teater akan tampil di Warung Apresiasi Intro, Payakumbuh, Minggu (30/6), pukul 20.00 WIB. Pementasan tersebut merupakan pementasan perdana dari beberapa pementasan di lokasi lain yang akan dilakukan oleh grup teater asal Kota Padang tersebut. Dalam gladi resik di Teater Terbuka Taman Budaya Sumatera Barat, Kamis malam (27/6), aktor dan semua elemen bangunan pertunjukan tampak sudah siap untuk malakukan pementasan di Payakumbuh. Ery Mefri, koreografer Nan Jombang Dance Company yang turut hadir menonton gladi resik tersebut pada akhir pertunjukan mengatakan meski usaha untuk memadukan aktor dalam pemenetasan “Dua Senja “ sulit, tapi semua terlihat siap dipentaskan. “Tentu akan sangat sulit untuk memadukan hampir 30 orang aktor di dalam satu panggung. Baik aktor, tata panggung, dan ide sutradara sudah terlihat matang untuk dipertunjukkan,” terangnya. Budayawan Sumatera Barat, Nasrul Azwar, yang turut menonton gladi resik tersebut mengungkapkan, “Dua Senja” mempertaruhkan esensi kesejarahan yang terus diperdebatkan di Sumatera Barat (Minangkabau). “Pertanyaanpertanyaan tentang sejarah pertikaian Kaum Adat dan Kaum Paderi yang digabungkan dengan ideide lain tersebut membuat naskah ini eksperimental,” terangnya. “Dua Senja” yang ditulis dan disutradarai S Metron, terinspirasi dari kisah romantik Romeo dan Juliet karya William Shakespeare. Dalam “Dua Senja” Romeo dan Juliet tersebut digambarkan sebagai sepasang remaja yang sedang dilanda asmara tapi terkepung dalam perselisihan antara Kaum Adat dan Kaum Agama atau Paderi. Si perempuan, anak dari pemuka adat, sedangkan si laki laki, anak dari pemuka paderi. Dalam lakon ini kematian dari salah seorang anggota kaum menjadi perselisihan panjang yang menyeret perjalanan asmara sepasang remaja tersebut. Dialog-dialog percintaan dan pertikaian penuh kias pun tak tanggung-tanggung dihadirkan oleh S Metron, yang banyak menulis naskah teater dan film ini. Bagaimana kisah cinta dua insan dalam pertikaian kaum adat dan kaum paderi ini? Akankah kita menemuinya seperti dalam Romeo-Juliet yang diselimuti persilisihan keluarga Capulet dan Montague? Silakan datang ke Warung Apresiasi Intro Payakumbuh, Minggu malam. Jangan lupa bawa sapu tangan atau tissue. (h/rel/mat)

TAK DIAWASI — Sejumlah anak tampak bermain ombak di Pantai Pasir Jambak, Kota Padang, Jum’at (28/6). Meski baru menelan korban pada awal Juni lalu, sejumlah anak tersebut dibiarkan bermain tanpa adanya pengawasan. AMIR

PSB Online Kurang Didukung Fasilitas PADANG, HALUAN—Ada banyak hal yang menjadi kendala dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru melalui sistem online. Hal ini pun harus menjadi perhatian bagi pemangku kebijakan ke depannya. Demikian dikatakan Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil.

BUPATI Solok H. Syamsu Rahim Memberikan Reward kepada nagari yang melunasi PBB tercepat.

YUTISWANDI

LUNASI PAJAK

Honor Aparatur Nagari Jangan Dipotong SOLOK, HALUAN — Pemerintahan nagari diminta untuk tidak memotong honor aparat nagari, untuk mencapai target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Karena hal itu tidak mendidik masyarakat untuk sadar melunasi pajaknya. Hal itu disampaikan oleh Bupati Solok Syamsu Rahim, pada acara pembayaran perdana Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Pedesaan (PBB-P2) Kabupaten Solok tahun 2013 di gedung Solok Nan Indah, Koto Baru, Solok (27/06). Kegiatan itu dihadiri oleh para wali nagari dan camat se Kabupaten Solok. Jangan lunasi PBB dengan memotong honor aparat nagari, karena itu bukan mendidik masya-

rakat “ katanya. Dia juga minta camat dan wali nagari lebih proaktif memberikan penyadaran, dengan memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat. Lebih lanjut Syamsu Rahim menyampaikan, dalam pemberian reward kepada nagari yang mampu melunasi PBB tercepat, harus proporsional dan seimbang, “Pemberian reward harus seimbang dan ada barometernya, karena besaran pajak di masingmasing nagari tidak sama,“ katanya. Bupati mencontohkan untuk PBB nagari Labuah Panjang yang PBBnya hanya Rp.4.482.288. dibandingkan dengan nagari Koto Baru jauh lebih kecil. Karena PBB

Koto Baru mencapai Rp183. 330.416. Menurut laporan dari Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Solok, yang disampaikan oleh kepala UPT PBB Yasral Sadin, ada tujuh nagari yang sudah melunasi PBB untuk tahun 2013 ini, yaitu Labuah Panjang, Paninjauan, Pasilihan, Koto Laweh, Indudur, Aie Luo dan Sungai Abu. Sementara pembayar PBB tercepat diberikan reward atau hadiah berupa kompor gas dan dispenser untuk memotifasi nagari lain. “ini untuk meransang dan memotivasi nagari lain untuk segera melunasi PBB, agar menyusul nelunasu pajak,” katanya. (h/mg/ndi)

Megawarni, Bidan Idola Praktik Mandiri Sumbar 2013

Hj. Megawarni, juara I bidan idola praktok mandiri tahun 2013 tingkat Sumatera Barat. Ia menerima penghargaan Gubernur yang diserahkan Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe.

BATUSANGKAR, HALUAN — Hj Megawarni berhasil keluar sebagai juara I lomba Bidan Idola Praktik Mandiri tahun 2013 Tingkat propinsi Sumatera Barat. Bidan dari Batusangkar itu, Kamis lalu menerima penghargaan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Penghargaan diserahkan oleh Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe. Penghargaan gubernur tersebut atas prestasi yang diraih Megawarni diserahkan Bupati, M. Shadiq Pasadigoe pada upacara gabungan memperingati Hari Keluarga Nasional ke XX, Peringatan Hari Anti Narkotika International dan Peringatan Hari Lingkungan Hidup se Dunia tahun 2013 di lapangan Cindua Mato Batusangkar. Megawarni merupakan bidan senior yang tidak asing lagi namanya di Kota Batusangkar. Ia telah dua kali mewakili Kabupaten Tanah Datar dan meraih juara di Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan tingkat Nasional, yaitu pada tahun 2012 meraih 5 besar Lomba Bidan Berprestasi tingkat Nasional.

Megawarni mengaku tidak pernah membayangkan akan meraih juara, seperti yang diperoleh dalam dua tahun ini. Karena dalam fikirannya, dia hanya ingin melaksanakan profesinya sebagai bidan yang baik, sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku. Menurut Mega, profesi itu dijalaninya dengan tekad dan semangat yang cukup tinggi. Terutama memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, agar yang membutuhkan pelayanan bisa puas. Itu dilakukannya dengan sepenuh hati dan penuh keikhlasan. Perempuan kelahiran 24 Juni 1959 dari 3 bersaudara itu, melaksanakan profesinya sebagai bidan praktik mandiri (BPM) di Malana, Batusangkar, dengan visi sebagai tempat pelayanan KB unggulan, dan Idola bagi Masyarakat dalam mendukung percepatan pencapaian MDGs tahun 2015. Dalam meelaksanakan kerja, berbagai tangan dan kendala juga dihadapinya. Seperti masih banyak masyarakat yang kurang memahami tentang KB. (h/ydv)

Menurutnya, dari beberapa laporan yang masuk, ada keluhan dari beberapa orang tua siswa dan siswa sendiri. Keluhan dimulai dari sistem penerimaan dan teknologi. “Di bidang teknologi, ada yang memang belum paham dengan penggunaan sistem online. Kemudian, ada juga daerah yang belum memiliki fasilitas internet sama sekali,” katanya, Rabu (27/6) di Sekretariat DPRD Sumbar. Salah satu kendala dalam pemanfaatan teknologi ini terlihat ketika ada salah seorang pendaftar dari Kabupaten Kepulauan Mentawai yang, ingin sekolah di Padang. Ria Fitrianingsih yang berasal dari Siberut ini, terpaksa harus ke Padang untuk mengikuti PSB online. Karena tidak ada akses internet di daerah tersebut, Ria tidak tahu kalau harus membawa surat keterangan pandai membaca Al quran dan dokumen lainnya sewaktu pendaftaran. “Jika saya pulang ke Mentawai, takutnya ketika sampai di Padang kembali jadwal pendaftaran sudah tutup. Selain itu, biaya untuk pulang

pun cukup mahal, sekitar Rp150.000 per orang. Ya pasrah sajalah,” katanya. Yultekhnil pun menilai, keterjangkauan masyarakat terhadap akses tekonologi ini harus menjadi perhatian. Pemerintah tidak bisa lagi tutup mata terhadap hal ini. Terhadap sistem penerimaan, kembali Yultekhnil pun mengingatkan harus menggunakan sistem rayon. “Sistem rayon membuat siswa pintar tidak menumpuk di satu tempat, namun menyebar di berbagai tempat. Akhirnya siswa malas pun bisa ikutan pintar,” ucapnya. Kemudian terkait pelaksanaan ujian masuk di beberapa sekolah, menurut calon DPR RI ini, juga merupakan hal yang bagus. “Karena banyak siswa yang punya nilai UN tinggi, ketika di tes, ternyata mencapai angka 7 saja tidak bisa. Jadi penerimaan melalui tes ini juga bagus. Kemampuan siswa secara langsung juga bisa diketahui. Bukan berdasrakan nilai UNnya dilihat. Bupati dan walikota perlu mengevaluasi UN ini untuk kedepannya,” ulasnya. (h/eni)

BANGKAI TRONTON BELUM DIANGKAT

2 Jenazah Korban Diterbangkan ke Banten PADANG, HALUAN — Dua jenazah korban kecelakaan truk tronton yang masuk jurang dengan kedalaman 180 meter di kilometer 19, Panorama 1, Jalan Padang-Solok, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, Rabu (26/6) lalu, telah diterbangkan ke kampung halamannya masing-masing di Banten dengan menggunakan pesawat. “Sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya untuk dikebumikan, kedua korban tewas itu telah dilakukan visum luar,” kata Dokter Spesialis Forensik RSUP M Djamil Padang, dr. Rika Susanti, Kamis (27/6). Dikatakannya, ada beberapa bagian tubuh korban yang hancur akibat kecelakaan tersebut, sehingga pihaknya hanya melakukan visum luar saja. Semua urusan ditanggung oleh perusahaannya. Kanit Laka Lantas Polresta Padang AKP Eliswantri menyebutkan, hingga saat ini truk tronton tersebut masih berada di lokasi kejadian. Sebab, evakuasi kendaraan sulit dilakukan. “Kendaraan derek kami tidak kuat untuk mengangkat tronton

sebesar itu. Maka dari itu, kita meminta bantuan instansi terkait untuk mengeluarkannya dari dalam jurang tersebut,” kata kepada Haluan, (27/6) . Selain itu, lanjut Eliswantri, pihaknya telah ditemui oleh pihak perusahaan tersebut untuk membawa kedua jenazah itu untuk dibawa ke rumahnya masing-masing untuk dimakamkan. “Pihak keluarga korban meminta untuk dilakukan visum luar saja terhadap korban, dan telah dilakukan. Kini jasad kedua korban telah diterbangkan ke rumahnya masing-masing,” jelasnya. Sebelumnya, dua warga asal Banten tewas di dalam truk tronton, akibat tronton yang mereka tumpangi masuk ke jurang dengan kedalaman 180 meter di kilometer 19, Panorama 1 Jalan Padang-Solok, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Kota Padang, Rabu (26/6). Diduga tronton tersebut jatuh, karena sopir bernama Ahmad Rifai (42), warga Kampung Nagara Padang, Kelurahan Baru, Kecamatan Petir Serang, Banten mengantuk saat mengendarai kendaraannya. (h/nas)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand

4 SUMBAR LINGKAR Media Diminta Redam Konflik Agama PADANG, HALUAN — Ormas Islam dan media massa sangat berperan dalam menjaga stabilitas keamanan dari segi keyakinan, paham dan aliran dalam agama. Untuk itu, ormas Islam dan media massa diharapkan memainkan peranannya dalam menjaga stabilitas dalam kehidupan beragama. Hal itu dikatakan oleh Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Abdul Jamil saat dialog kebangsaan “Peran Ormas Islam Dan Media Massa Dalam Pengembangan Dakwah” di Pengeran Beach Hotel, Kamis (27/6) Dikatakan, tokoh agama pada ormas Islam harus menjadi penengah terhadap paham-paham yang menimbulkan konflik antar agama. Dengan cara tidak mengadu domba dan terus menciptakan suasana harmonis dan toleransi. Sedangkan media massa berperan memberitakan dengan cara tidak membesar-besarkan konflik yang terjadi. Akan tetapi terus memberikan beritaberita dan tulisan yang solutif. “Ormas Islam sangat besar perannya dalam meredam konflik dengan lisan. Sementara itu media massa berperan sebagai peredam konflik dengan tulisan. Strategis inilah yang harus dijadikan untuk meredam konflik antar agama yang terjadi ” jelasnya Sementara itu, Teddy Suratmadji, Ketua DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyatakan, agar terus menjaga hubungan harmonis antar pemeluk agama ataupun paham pada agama. Perbedaan pendapat dan paham dalam Islam harus ditengahi oleh media massa. Sebaliknya ormas Islam jangan bersikap menyudutkan, saat menjadi narasumber pada media yang memancing timbulnya konflik antar umat beragama. “Pemberitaan tentang Ahmadiyah dan Syiah haruslah dipahami, berimbang dan tidak menyudutkan. Seperti Ahmadiyah yang jelas telah melanggar syariat-syariat Islam. Namun pemberitaan Syiah, kurang dipahami alirannya saat pemberitaan,” jelasnya (h/cw-lex)

Sengketa PLN dengan Pemilik Kafe Lanjut PADANG, HALUAN — Majelis Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Padang telah memberikan waktu mediasi selama satu minggu kepada pemilik Café Damarshaker dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Belanti, untuk menyelesaikan permasalahan. Ternyata, sudah satu minggu mediasi tersebut ternyata tidak menimbulkan kesepakatan. Kedua belah pihak akhirnya mesti menempuh persidangan arbitrase. “Kita sudah memberikan waktu untuk melakukan mediasi kepada kedua belah pihak yang bersengketa. Ternyata, tidak ada kesepakatan yang didapatkan keduanya. Karena tidak ada kesepakatan, proses gugatan yang dilayangkan Wahyudi selaku pemilik Kafé Damarshaker dilanjutkan ke tingkat persidangan arbitrase,” terang majelis BPSK Fatyuddin. Pada pertemuan kedua di ruang sidang BPSK kemarin, Manager Rayon Belanti, Eko menyebutkan, tidak adanya titik kesepakatan, karena Wahyudi sebagai pelanggan tidak mau membayar tagihan susulan sekitar Rp69 juta. “Memang, tidak ada kesepakatan, karena konsumen tidak mau membayar tagihan susulan,” ungkap Eko. Sementara, Wahyudi memang tidak sanggup membayar tagihan susulan itu. Selain merasa tidak melakukan kesalahan, Wahyudi juga tak memiliki uang sebanyak yang diminta PLN. “Saya tidak pernah melakukan kesalahan yang dituduhkan PLN. Selama ini, saya taat melakukan kewajiban membayar tagihan,” ungkap Wahyudi. Kasus sengketa konsumen di BPSK ini tercatat diregister BPSK Padang dengan nomor 53/P3K/ 2013 tertanggal 10 Juni 2013, kasus pembongkaran meteran ini bermula adanya dugaan pencurian listrik di cafe yang dikelola Wahyudi. “Saya tidak pernah melakukan pencurian, lalu tiba-tiba meteran dibongkar dan saya disuruh bayar sebesar itu, mana ada uang sebanyak itu apalagi tuduhan PLN tidak pernah saya lakukan, saya menilai tindakan PLN tidak adil dan menganiaya penghidupan saya,” ujar Wahyudi. Pada seminggu lalu dilakukan mediasi di mana Wahyudi mendatangi kantor PLN Rayon Belanti, ternyata tidak ada keadilan yang didapatnya. “Pihak PLN tidak bergeming denga jumlah rupiah yang harus saya bayar. PLN hanya memberikan keringanan dengan cara mencicil selama satu tahun, saya tidak sepakat,”ujarnya. Gagalnya mediasi tersebut membuat Wahyudi semakin mantap melanjutkan proses sengketa di BPSK. “Sekali lagi kasus ini mungkin banyak konsumen yang mengalami, dan saya tidak mencari siapa yang benar dan tidak benar, tapi murni untuk mendapatkan keadilan,” ujarnya. (hel)

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

UNTUK KELUARGA PASIEN RSUD

Rumah Singgah Setara Hotel Diresmikan PASAMAN, HALUAN — Berbagai program pro rakyat terus digulirkan oleh Bupati Pasaman Benny Utama bersama wakilnya Daniel . Satu di antaranya adalah penyediaan Rumah Singgah. Rumah setara hotel itu diperuntukkan bagi keluarga pasien yang sedang mendapatkan perawatan di RSUD Lubuk Sikaping. Rumah itu pun diresmikan Bupati Pasaman Jumat (28/6) di Wisma Gunung Pasaman. Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Pasaman Daniel, Sekda Syamsurizal, para asisten,kepala SKPD dan undangan lainnya. Peresmian Rumah Singgah bagi keluarga pasien yang sedang menunggui keluarganya saat menjalani perawatan di RSUD itu, merupakan yang pertama di Sumatera Barat. Benny Utama saat peresmian Rumah Singgah menyampaikan, tujuan Rumah Singgah adalah untuk membantu meringankan beban derita masyarakat di tengah himpitan ekonomi yang semakin sulit. Khususnya untuk kalangan keluarga kurang mampu. Dikatakan Benny, ide menyediakan Rumah Singgah ini muncul, ketika ia berkunjung secara diam-diam ke RSUD tersebut pada suatu malam. Di situ, kata Benny, ia melihat banyak masyarakat tidur di tempat yang semestinya. “Saya tidak ingin mereka jatuh sakit saat menunggui keluarganya yang sakit, karena tidur di tempat yang tidak layak seperti di selasar, ruang kosong lainnya di RSUD ini. Makanya kita sediakan rumah singgah ini,” ucap Benny. Dijelaskan Benny, Rumah Singgah disediakan di dua lokasi. Yakni, di Hotel Hamco di Jalan Imam Bonjol Lubuksikaping diperuntukkan bagi kaum perempuan. Sementara, laki-laki ditempatkan di Wisma Gunung Pasaman di jalan Abdul Latif No. 13 sebanyak 12 kamar. “Sudah bisa disampaikan, bagi masyarakat kita yang ingin menunggui keluarganya di rumah sakit, dapat memanfaatkan faslitas kali pertamanya ada di daerah ini,” ujar Benny. Intinya kata bupati, seluruh program yang digulirkan tersebut ditujukan untuk mewujudkan masyarakat Pasaman yang maju dan berkeadilan sesuai visi daerah. (h/wel)

DIKLAT— Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim memasangkan tanda peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan XVI tahun 2013, saat pembukaan Diklat Kamis (27/6). HUMAS

Aparatur Harus Bekerja Profesional PADANG, HALUAN — Pelatihan kepemimpinan ditujukan untuk mempersiapkan calon pemimpin yang mampu mewujudkan good governance dan clean government. Sehingga masyarakat yang berurusan dapat terlayani dengan cepat dan tidak berbelit-belit. “Keinginan kita aparatur yang telah mengikuti diklat ini, diharapkan bekerja profesional dan tidak terkontaminasi dengan kepentingan kelompok tertentu. Tetapi berpihak lah kepada rakyat,” kata Muslim Kasim, Wakil Gubernur Sumbar ketika memberikan pembekalan kepada peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan

XVI tahun 2013, di Diklat Padang Besi, Padang. Dikatakan, diklat kepemimpinan ini mengajarkan peserta untuk saling berkerjasama untuk mencapai tujuan. Banyak orang yang cerdas, tetapi bila dia angkuh tentu tidak akan bisa bekerja sama dengan yang lainnya. Ujung-ujungnya, pelayanan pada masyarakat akan terganggu karena tidak kompak bekerja. Peserta yang mengikuti diklat kepemimpinan ini adalah para pejabat eselon IV atau yang telah memenuhi syarat mengikutinya. Hal ini dimaksudkan agar para PNS dimaksud mampu memecahkan masalah,

mengerjakan teknis dan melakukan analisa berbagai persoalan sebelum sampai ke meja atasan. “Kita harus bisa melihat keunggulan yang ada pada diri kita. Tetapi kita juga harus tahu apa yang menjadi kekurangan. Karena itu perlu dilakukan pendidikan dan latihan ini sehingga terwujud pemimpin yang tangguh, disipiln, punya nilai sehingga produk yang dihasilkan tentu bagus pula, katanya. Muslim Kasim juga mengapresiasi Kepala Badan Diklat Provinsi Sumatera Barat yang mampu mengembangkan SDM aparatur. (h/ vie/rel)

Warga Dilan, Bayang Utara Goro Buat Jalan

MASYARAKAT Dilan Kecamatan Bayang Utara Pessel membuka akses perhubungan untuk bebas dari keterbelakangan. M JONI

PAINAN,HALUAN — Masyarakat kampung Dilan, Kecamatan Bayang Utara Pessel buka akses jalan, dengan cara melakukan gotong royong. Goro dilakukan, karena Nagari berpenduduk sekitar 47 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa itu, ingin keluar dari keterisoliran. Akses jalan menjadi masalah utama bagi masyarakat. Karena mereka kesulitan membawa hasil pertanian ke luar atau pasar. Sekarang masyarakat secara rutin melakukan goro, yakni tiap hari Rabu. Jalan yang dibangun itu sepanjang 3500 meter. “Kegiatan goro tidak saja dikerjakan oleh masyarakat, tetap juga dibantu oleh kerja bhakti TNI dan Polri, serta dari unsur kecamatan,” kata salah seorang warga

setempat Marlis Camat Bayang Utara Pessel Asril Pitir merasa optimis, masyarakat akan bebas dari keterbelakangan, bila semua elemen masyarakat ikut berparan aktif dan berpartisipasi. “Keberhasilan pembangunan tidak lepas dari peran aktif masyarakat, termasuk dalam membangun akses jalan ke Dilan,” ujarnya. Dengan adanya jalan yang memadai katanya, tentu semangat masyarakat akan sermakin tinggi untuk beraktifitas. Karena transportasi yang tinggi akan dapat ditekan. Warga tidak perlu lagi membawa hasil bumi dengan mengangkat di atas kepala, tapi sudah mengunakan kendaraan roda dua. “Yang penting warga tak perlu susah lagi dalam menjalin komunikasi dengan luar,” ujarnya. (h/mjn)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Rahmi

OPINI 5

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

Negeri Subur Pengimpor Hasil Pertanian RANG bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman’. Begitulah sepenggal lirik lagu legendaris Group Bimbo yang sangat terkenal tahun 1970-1980-an. Melalui lirik lagu tersebut sang legendaris menggambarkan begitu suburnya Tanah Air tercinta ini. Ada juga yang menggambarkan kesuburan dan keelokan alam Indonesia, laksana bentangan permadani atau zambrudnya khatulistiwa. Benarkah negeri ini subur bak yang disebut dalam lirik lagu tersebut? Sepertinya hal itu tak bisa dibantah. Tapi apakah kesuburannya telah memberi manfaat dan mampu mememenuhi kebutuhan penduduk Indonesia akan hasil-hasil pertanian? Seperti bahan-bahan pokok kebutuhan harian untuk kelangsungan hidup masyarakat itu sendiri. Inilah persoalannya! Meskipun negeri kita dikenal sebagai negara agraris dengan tanah subur, air hujan yang cukup, musim yang hanya dua, lautan yang luas dan berbagai kelebihan lainnya, tapi ternyata 10 bahan pokok yang merupakan hasil pertanian, laut dan peternakan semuanya justru mengimpor. Yakni; beras, jagung, kedelai, biji gandum, tepung terigu, gula pasir, daging sapi/ayam, garang singkong dan kentang. Saat ini menyusul lagi cabai yang diimpor. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Bachrul Chairi menyatakan untuk meredam kenaikan harga cabai, pemerintah akan membuka keran impor cabai mulai Juli 2013. Alokasi impor cabai rawit untuk semester II 2013 adalah 10.000 ton. Impor sebesar itu, kata Bachrul, sesuai dengan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) yang dikeluarkan Kementerian Pertanian. Pertimbangannya, pemerintah melihat minimnya panen cabai hingga penghujung tahun 2013. Saat Menteri Perdagangan Gita Wirjawan memantau harga pangan di Pasar Tebet Barat, Jakarta, harga cabai melonjak tinggi. Kenaikan harga mencapai 42,86 persen dari Rp 35 ribu ke Rp 50 ribu per kilogram. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang tahun 2012, impor beras mencapai 1,8 juta ton dengan nilai US$ 945,6 juta. Negara terbesar yang memasok beras ke Tanah Air adalah Vietnam dengan total 1,1 juta ton senilai US$ 564,9 juta. Selain itu, Thailand yang telah mengimpor 315,4 ribu ton dengan nilai US$ 186,2 juta sepanjang tahun 2012. Sedangkan impor jagung pada tahun 2012, mencapai 1,7 juta ton dengan nilai US$ 501,9 juta. Negara asal jagung impor terbesar adalah India dengan total impor 1,1 juta ton dengan nilai US$ 319 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Argentina, dengan total impor jagung ke Indonesia sebesar 286,3 ribu ton dengan nilai US$ 89 juta. Untuk impor kedelai sepanjang tahun 2012 mencapai 1,9 juta ton dengan nilai US$ 1,2 miliar. Negara asal kedelai impor terbesar datang dari Amerika Serikat dengan jumlah impor mencapai 1,8 juta ton dengan nilai mencapai US$ 1,1 miliar. Impor gula pasir, pada tahun 2012, mencapai 91,1 ribu ton dengan nilai US$ 62 juta. Negara asal gula pasir impor terbesar adalah Thailand dengan total impor 60,7 juta ton dengan nilai US$ 39,1 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Australia, dengan total impor gula pasir ke Indonesia sebanyak 9,3 ribu ton dengan nilai US$ 8 juta. Untuk garam, sepanjang tahun 2012, RI telah mengimpor garam sebanyak 2,2 juta ton dengan nilai yang mencapai US$ 108 juta. Negara pemasok garam utama adalah Australia dengan berat garam impor sebanyak 1,6 juta ton dengan nilai US$ 80,9 juta. Yang lebih aneh lagi, Indonesia juga mengimpor singkong. Sepanjang tahun 2012, impor singkong tercatat 13,3 ribu ton atau senilai US$ 3,4 juta. Hanya tiga negara yang mengimpornya ke Indonesia, yakni Thailand, Cina dan Vietnam. Pada tahun 2012 lalu Indonesia juga mengimpor kentang sebesar 54,1 ribu ton dengan nilai US$ 36,4 juta. Negara Australia merupakan pemasok kentang terbesar dengan jumlah impor sebanyak 13,3 ribu ton dengan nilai US$ 9,9 juta. Realitas itu jelas membuat kita terenyuh. Silakan saja Indonesia mengimpor mobil, sepeda motor, handphone, televise, lap top dan lainnya. Tapi semestinya tidak demikian halnya dengan produkproduk pertanian yang notabene, komoditas tersebut sangat cocok dengan iklim dan tanah di Indonesia. Tapi begitulah kenyataan. Sudah semestinyalah persoalan ini menjadi perhatian yang sangat serius dari pemerintah. Mesti ditemukan apa benang merahnya atas persoalan ini. Apakah persoalan bibit, pupuk, pestisida, hama atau yang lainnya yang menjadi penyebab anjloknya kuantitas dan kualitas produk pertanian. Jika Indonesia ke depan bisa membenahi dan meningkatkan hasil pertanian untuk 10 kebutuhan pokok tersebut, dampaknya sangatlah besar. Perekonomian masyarakat akan lebih hidup. Semoga!

O

„ Aliran Listrik Ribuan Pelanggan PLN Terancam Diputus „ Sering padam mau diputus lagi… „ Penerima BLSM Akan Didata Ulang „ Lebih cepat lebih baik…

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

Komponen Cadangan untuk Pertahanan Indonesia OLEH: IWAN SULISTYO PENGAMAT HUBUNGAN INTERNASIONAL

emerintah dan Komisi I DPR-RI akan membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komponen Cadangan Pertahanan Negara (KCPN atau Komcad). Wacana menjadikan pasal Komcad “naik kelas” menjadi suatu UU tersendiri bukanlah hal baru dan mengejutkan. Sebab, sejak UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara disahkan, pada saat yang sama Komcad (dan Komponen Pendukung) juga harus disiapkan (lihat Pasal 7 dan 8). Pemerintah berhadapan dengan kondisi dilematis. Tidak menyiapkan Komcad berarti tidak menjalankan amanat UU Pertahanan; dan itu adalah pelanggaran serius. Kecuali karena muncul penolakan yang keras dari masyarakat atau alasan politis lain, pemerintah akhirnya memang berpikir untuk merevisi atau mewujudkannya dengan cara yang “agak fleksibel” bagi kepentingan nasional. Mengingat UU Komcad adalah amanat UU Pertahanan, saya berpandangan, ia penting dan mendesak dalam sistem pertahanan semesta yang kita anut. Namun, bukan dalam aspek mobilisasi Sumber Daya Manusia (SDM)nya, tetapi lebih kepada bagaimana menyiapkan dan merumuskan bentuk atau pengerahan Sumber Daya Alam, Sumber Daya Buatan, serta Sarana dan Prasarana Nasional (lihat Pasal 6 RUU Komcad). Dengan kata lain, upaya mempertangguh pertahanan Indonesia, untuk saat sekarang, harus tetap fokus pada komponen utama, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI), melalui pemutakhiran teknologi alutsista (alat utama sistem persenjataan). Agar deterrent effect dapat bekerja dengan signifikan dan kredibel, Indonesia diharapkan sanggup mengimbangi postur (kekuatan dan kemampuan) pertahanan sejumlah “negara kunci” di Asia Tenggara (Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina). Bila Minimum Essential Forces (MEF) belum terjangkau, pemerintah harus mengupayakan pembelian alutsista yang teknologinya setara dengan empat negara tetangga itu. (Artikel saya terkait persoalan pertahanan Indonesia dalam konteks Dilema Keamanan dan Perimbangan Kekuatan di Asia Tenggara pernah dimuat dalam Haluan, 22/3/2012). Sebagai negara kepulauan, arah pertahanan (penganggaran dan pembelian alutsista) hingga 2024 selayaknya

P

tetap dititik-beratkan pada kekuatan maritim, dengan tidak abai akan matra udara dan darat. Dalam menyusun kebijakan pertahanannya (mulai dari sistem, strategi, postur, hinga menghitung anggaran), setiap negara akan selalu merumuskan ancaman yang ia hadapi atas dasar analisis terhadap dinamika lingkungan strategis. Buku Putih Pertahanan Indonesia, baik yang terbitan 2003 maupun 2008, menyebutkan secara eksplisit bahwa, ke depan, ancaman tradisional (invasi atau agresi militer dari negara luar) kemungkinannya kecil. Namun, bukan berarti Indonesia abai akan kesiapsiagaannya. Nah, jika pemerintah memahami dan menyadari esensi dari persepsi/perkiraan ini, tentunya RUU Komcad, khususnya “keharusan untuk mobilisasi SDM”, masih dapat dikesampingkan. Lazimnya, negara yang survive secara jangka panjang ialah negara yang tangguh dan piawai dalam mengawaki pelbagai diplomasi serta mengelola sumberdaya pertahanannya secara paripurna. Mengisi “soft power” dan “smart power” dengan sumberdaya pertahanan yang cemerlang tentu tak kalah pentingnya dengan menyokong “hard power”. Persoalan Utama Masih menyimpan ragam persoalan, diskusi tentang RUU Komcad tentu bisa meluas dan dapat diteropong dari pelbagai perspektif. Saya melihat, setidaknya ada dua masalah besar. Pertama, soal status “sipil” dan “kombatan” seseorang. Mewajibkan Pegawai Negeri Sipil (PNS), pekerja dan/atau buruh serta masyarakat sipil lainnya untuk mobilisasi guna mendukung TNI di dalam pertahanan niscaya memunculkan dampak serius dan bahkan berbahaya (cermati Pasal 8, 29, dan 30 RUU Komcad). Bagi para mantan prajurit TNI, tentu relatif tak ada masalah. Bagaimana jika PNS, buruh/pekerja, dan masyarakat sipil yang sudah terlatih untuk mengangkat senjata diam-diam aktif terlibat politik praktis? Mereka, misalnya, kecewa dengan hasil perolehan suara dan ternyata berkonflik dengan pendukung pasangan lain? Bukankah cukup berisiko bila para buruh menggelar aksi unjuk rasa dan berhadapan dengan aparat kepolisian? Sebagai manusia, tidak ada jaminan emosi mereka dapat dikendalikan, apalagi jika dikaitkan dengan kultur. Walau sudah agak cerdas;

tetapi, saya rasa, sebagian masyarakat kita masih belum matang dalam menggelar demokrasi prosedural; utamanya di tingkat provinsial dan lokal. Tidak ada jaminan, di dalam “masa damai” (bukan dalam kondisi latihan dasar kemiliteran dan mobilisasi untuk perang), sipil yang telah terlatih akan cukup kuat untuk menjaga stabilitas dan dinamika di lapangan. Tak mampu menahan diri, janganjangan gesekan kecil dalam interaksi sosial keseharian justru dapat menjadi pemicu konflik bersenjata antarindividu atau antarkelompok. Cukup sulit mengawasi implementasi di lapangan ketika anggota Komcad yang kembali ke statusnya semula (menjadi warga sipil) untuk melepaskan “status kombatan”-nya. Jadi, persoalannya bukanlah perhitungan ideal dan seberapa besar dana yang hendak dianggarkan dari Produk Domestik Bruto (PDB) bagi Komcad, tapi lebih kepada implikasi sosial-politik dalam jangka waktu tertentu yang akan dipikul. Bila pembentukan SDM Komcad dipandang mendesak, pemerintah bisa memulainya dengan merumuskan tahapan awal. Gagasan mengintegrasikan semua anggota resimen mahasiswa (menwa) secara langsung ke dalam komponen cadangan, misalnya, mungkin adalah suatu yang efisien, masuk akal, dan tepat sasaran. Atau, bisa juga integrasi dari kalangan masyarakat sipil yang ketika mahasiswa pernah digembleng sebagai menwa di kampus. Sementara, generasi muda cemerlang yang pernah menang di gelanggang olimpiade internasional (ilmu eksakta), tidak mesti ikut serta dalam latihan fisik kemiliteran dan “angkat senjata”. Sebaliknya, mereka justru dapat berkontribusi dengan cara yang lain untuk pertahanan kita. Sebagai pe-

nyangga komponen utama, mereka dapat berkiprah dalam “perang otak”, “perang ilmu pengetahuan”, “perang keunggulan teknologi”, dan “perang daya cipta dan inovasi produk militer”. Konversi “sumberdaya manusia yang unggul” ini ke semua industri strategis pertahanan (PT Pindad, PT PAL, PT DI, dll.) adalah langkah yang sangat produktif. Di sini akan jelas terlihat betapa pertahanan militer dan nirmiliter saling berpadu dan tak terpisahkan. Bukankah itu juga bagian dari apa yang disebut sebagai “pertahanan semesta”; suatu pertahanan dalam arti yang sangat luas? Maka, anggota Komcad dari unsur SDM sejatinya tetap pada “fungsi alamiah dan nirmiliter”-nya, yakni mendukung, mempertahankan, dan memenangkan “perang keunggulan antarbangsa” serta memperkuat nilai-nilai luhur dan kekayaan budaya. Kedua, soal sanksi pidana bagi SDM yang sengaja tidak mematuhi panggilan menjadi bagian dari Komcad tanpa alasan yang sah dan/atau tipu muslihat sehingga ia tidak ikut (cermati Pasal 38-42). Menyimak lemah dan runyamnya penegakan hukum akhir-akhir ini, cukup rumit jika pemerintah memberi sanksi pidana penjara bagi warganya. Dari rangkaian pasal terkait pidana ini, mungkin kita masih harus merenung dan mengkaji secara jernih. Saya lebih melihat sanksi pidana bagi yang tidak mengerahkan sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional bagi kepentingan pertahanan sebagai ketentuan yang lebih tepat dan relevan karena terkait erat dengan dimensi “ekonomi-politik”. Jika sanksi ini didasarkan pada pemikiran bahwa “membela negara oleh warga adalah suatu kewajiban”, maka kita juga harus fair dalam melihat persoalan hak dan kompen-

sasi yang harus diterima warga negara dari pemerintah. Ketika, misalnya, prajurit TNI dibatasi hak politiknya (tidak memilih dan dipilih) dan bahkan memiliki risiko tinggi saat keputusan politik negara dijalankan, mereka layak memperoleh kompensasi yang cukup, termasuk bagi keluarga mereka. Kalau jumlah personel militer dirasa masih kurang atau belum kuat, proses rekruitmen hingga mencapai rasio yang ideal tentu harus ditempuh dengan tetap mencukupi kesejahteraan mereka. Dengan begitu, status kombatan dan pelbagai sanksi yang mengikatnya jelas. Alhasil, di sini konsep “kepentingan negara” dan “kepentingan pemerintah” menjadi krusial. Semangat reformasi yang menggebu-gebu sejak 1998 hingga kini telah mendorong segenap elemen bangsa untuk menata-ulang pelbagai aspek kehidupan, termasuk di sektor keamanan (security sector reform). Karena itu, UU Pertahanan dan UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI berisi semangat itu; dimana militer tidak berbisnis dan tidak lagi ikut dalam politik praktis. Mereka hanya boleh tunduk pada keputusan politik negara. Intinya, pembenahan sistem dan pelbagai institusi di sektor keamanan di arahkan kepada “tatanan yang ideal” untuk mendukung nilainilai demokrasi, supremasi sipil, dan hak asasi manusia. Pada akhirnya, perang dan damai adalah dua kondisi yang memang dekat dengan kita. Tetapi, tampaknya, karena “perang terlalu penting jika hanya diserahkan kepada para jenderal saja” dan “damai terlalu rumit untuk jadi urusan para politisi sipil saja”, maka “semesta” berperan dalam mengawal jalan panjang security sector reform di Indonesia. Jangan sampai UU Komcad nantinya dianggap sebagai “produk yang terburu-buru”. (*)

Insiden Siraman Teh untuk Thamrin dari Munarman Peristiwa dimana Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tamagola disiram secangkir air teh oleh Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman dalam diskusi pagi disalah satu televisi nasional, kembali membuktikan bahwa kemampuan sebagian elite bangsa ini dalam mempraktikkan demokrasi masih jauh dari harapan. Sebagian besar elite ternyata masih jauh dari kondisi siap untuk berbeda pendapat dalam sebuah diskusi. Jika perilaku elite saja seperti ini, tidak salah jika rakyat nya gemar juga melakukan berbagai tindak anarkis. +6285376151*** Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http:// www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat

6

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

WABUP LIMAPULUH KOTA BAMINANTU

Sucita Pratiwi Yunus Dipersunting Muhamed Yaguine Toure PUTRI sulung Wakil Bupati Limapuluh Kota, Sucita Pratiwi Yunus mengakhiri masa lajangnya. Putri cantik Asyirwan Yunus tersebut, dipersunting oleh pria yang berasal dari Negara Guinea Conakry, Afrika.

Muhamed Yaguine Toure bacakan buku nikah yang didengarkan Akbar Tanjung.

Ketua KPU RI Husni Kamil Manik mendatangani surat saksi nikah putri dari Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus.

Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus menandatangani surat pernikahan putrinya dengan pria asal Negara Guinea dan disaksikan Akbar Tanjung serta Ketua KPU RI Husni Kamil Manik.

Akbar Tanjung, menyalami kedua mempelai.

Walikota Payakumbuh, Riza Fahlepi turut mendoakan kedua mempelai.

Kedua mempelai, beserta orang tua dan photo bersama dengan Bupati Alismarajo, Akbar Tanjung Ketua KPU RI Husni Kamil Manik dan deretan tokoh lainnya.

Pasangan Sucita Pratiwi Yunus dan pria pujaan hatinya, Muhamed Yaguine Toure melangsungkan akad nikah, Jumat (28/6) sekitar pukul 10.00 Wib di Masjid Alkautsar Sarilamak. Meskipun tak mampu berbahasa Indonesia, tetapi Muhamed Yaguine Toure mampu melafalkan ijab kabul berbahasa Indonesia, bahkan hanya satu kali ucap tanpa terbata-bata. Akad nikah puteri sulung dari pasangan Drs H Asyirwan Yunus, M.Si dan Hj Tengku Mahyuni dengan putera dari pasangan H Mohamed Sampil dan dr Hj Marie Agnes Nancy Toure itu, ikut dihadiri Dewan Pertimbangan Partai Golkar Pusat Akbar Tanjung, Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik, Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, mantan pelatih Tim Nasional Nilmaizar dan sejumlah tokoh dan seluruh SKPD Pemkab Limapuluh Kota. Saat pernikahan yang

Akbar Tanjung mendatangani surat saksi nikah putri dari Wakil Bupati Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus.

dipimpin oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Harau Mitra, S.Ag, Muhamed Yaguine Toure memberikan mahar unik berupa uang sejumlah 2806,13 Ringgit Malaysia. Untuk angka pada mahar tersebut, mem punyai nilai yang sangat berarti bagi kedua pasangan, yakni tanggal 28 bulan 6 tahun 2013. Artinya, Sucita Pratiwi Yunus dipersunting Muhamed Yaguine Toure pada tanggal 28 bulan 06 (Juni) tahun 13 (2013). Pelaksanaan ijab kabul dengan wali nikah Asyirwan Yunus dan bertindak sebagai saksi, Akbar Tanjung serta

Husni Kamil Manik, berlangsung lancar. Sebelum pelaksanaan ijab kabul, acara didahului dengan pembacaan kitab suci Alquran oleh Ihsan Nuzula, S.Hi juara MTQ Nasional tahun 2012 asal Banten. Dalam sambutannya, Akbar Tanjung mendoakan agar kedua mempelai menjadi keluarga sakinah, mawadah dan warohmah serta mendapatkan keturunan yang sholeh dan sholeha. Ia berharap keduanya dapat mengarungi bahtera rumah tangganya dengan selamat dan penuh kasih sayang serta senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Hal senada ikut dikatakan Alis Marajo ketika menyampaikan nasehatnya. Pertemuan keduanya terjadi saat mereka duduk di bangku perkuliahan di Universitas Islam Internasional Malaysia (UIIM) di Malaysia.

Tore sempat mengikuti perkuliahan di Malaysia karena mengikuti orang tuanya Mohamed Sampil yang menjadi Duta Besar (ambasador) Guinea Conakry di Malaysia untuk kawasan Asean. Sedangkan Cita begitu panggilan akrab Sucita Pratiwi Yunus, usai kuliah langsung bekerja pada perusahaan Google di Malaysia. Sehari sebelum pelaksanaan ijab kabul, pasangan ini sempat menjalani prosesi adat Minangkabau, yakni maanta bareh sapuluah dari pihak keluarga laki-laki Suku Melayu Taeh Bukik ke rumah calon menpelai wanita di rumah dinas Wakil Bupati di Tanjung Pati. Sedangkan acara resepsi akan dilaksanakan pada hari Sabtu (29/6) di gedung serba guna Politeknik Partanian Unand Payakumbuh di Tanjung Pati. (*)

Keluarga besar kedua mempelai usai ijab kabul.

Aksi Munarman Ancam Demokrasi LINGKAR Tamagola Disebut Intelektual Sampah

JAKARTA, HALUAN — Berbagai kalangan menyayangkan tindakan juru bicara Front Pembela Islam, Munarman, yang menyiram air ke wajah sosiolog UI, Tamrin Amal Tomagola, saat acara dialog di acara tvOne, Jumat pagi.

JAKARTA, HALUAN — Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman SH tak memungkiri dirinya menyiram air kepada Profesor Tamrin Amal Tamagola dalam dialog pagi yang disiarkan di televisi swasta TV One, Jumat kemarin. Munarman menyadari hal itu dan siap bila masalah ini diperpanjang sampai ke masalah hukum. “Saya memang melakukan itu karena argumentasinya sudah di luar konteks. Saya anggap dia itu intelektual sampah,” kata Munarman. Sebelumnya diberitakan Prof Tamrin tidak akan melakukan laporan ke Polri atas kejadian ini. Ia hanya meminta kepada Polri untuk bertindak atas kejadian itu. Munarman kemudian memastikan, tindakan yang ia lakukan akan dipertanggungjawabkan. “Saya akan ladeni dia, saya tidak takut. Karena dalam diskusi itu, argumentasinya ngawur. Makanya, dia saya sebut intelektual sampah,” tegas Munarman lagi. (h/trb)

Menyikapi peristiwa ini Yayasan LBH Indonesia (YLBHI), bersama 15 Kantor LBH Se-Indonesia (LBH Banda Aceh, LBH Medan, LBH Padang, LBH Palembang, LBH Pekanbaru, LBH Bandar Lampung, LBH Jakarta, LBH Bandung, LBH Semarang, LBH Yogyakarta, LBH Surabaya, LBH Bali, LBH Makassar, LBH Manado, dan LBH Papua) mengecam dan mengutuk tindakan mantan Ketua YLBHI tersebut. Dalam keterangan tertulis YLBHI, Jumat (28/6), menyebutkan perbuatan Munarman yang pernah memimpin LBH Banda Aceh itu adalah tindakan kekerasan yang mengancam ruang kebebasan berpendapat, berdiskusi, dan juga mengancam Demokrasi di Indonesia. Mereka menilai tindakan ini bukan semata tindakan spontan

BLSM CURANG — Warga yang tergabung dalam Gerakan Awasi BLSM (GAB) melakukan unjuk rasa di depan kantor Menko Kesejahteraan Rakyat, kemarin. Mereka meminta transparasi data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). VVN

lepas kontrol dalam sebuah diskusi. Tapi tindakan yang kongruen dengan tindakan kekerasan yang FPI dan Munarman lakukan di tempat dan waktu lain. “Tindakan itu bukan hanya berdampak kepada Tamrin Amal Tomagola saja, tapi berpotensi mengancam dan menimbulkan ketakutan publik.” Sedangkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Rikwanto, mengatakan sudah mengetahui perihal insiden tersebut. Namun, kata dia, tidak terlihat kedua belah pihak akan melapor kejadian itu ke polisi. Mengenai apakah akan melapor atau tidak, itu merupakan hak dari masing-masing individu.” Apakah yang bersangkutan akan melapor atau tidak itu haknya,” ujarnya. (h/vvn)

Peduli Sungai Bersama Pemuda-Pemudi Asia Tenggara BOGOR, HALUAN — Kerusakan lingkungan dari waktu ke waktu makin masif. Di Jawa Barat sendiri, sebagian besar hutan lindung penyangga daerah aliran sungai telah rusak parah. Penyebabnya adalah tekanan penduduk serta inkonsistensi penataan ruang wilayah oleh pemerintah di kawasan tersebut. Seperti yang terjadi di hulu Cisadane, 70% wilayah digunakan oleh perkebunan swasta, pertambangan dan badan pemerintah. Kondisi tesebut berakibat pada hilangnya sumber penghidupan masyarakat dari pertanian, berkurangnya keanekaragaman hayati, hingga kerusakan

sungai akibat berkurangnya daerah resapan air. Bersama dengan berbagai organisasi yang peduli akan kelestarian lingkungan, khususnya sungai, Kampanye OROL akan mengadakan rangkaian kegiatan “One-stop South East Asia Youth River Tour: From Indonesia for Ecological Child’s Rights” untuk memberikan pemahaman bahwa kerusakan sungai merupakan representasi dampak buruk dari pembangunan yang tidak sesuai dengan kondisi wilayah, sehingga anakanak yang menjadi korban dari degradasi lingkungan. Manajer Kampanye RMI

dan Koordinator Mardha Tillah dan Rani Muzaeni, Publikasi, menyatakan puncak kegiatan akan dilaksanakan hari ini, Sabtu (30/6) di Lapangan Kampus IPB Baranangsiang. Kegiatan ini akan diikuti oleh sekitar 500 orang yang terdiri dari anak-anak muda, pelajar, guru, masyarakat, pemerintah daerah, anggota Our Rivers Our Life Campaign dari regional Asia Tenggara (Indonesia, Filipina, Thailand, Myanmar, Laos, Kamboja dan Vietnam) serta Kelompok anak dan pemuda dari berbagai wilayah di Indonesia dan Asia Tenggara. Dikatakan, tak hanya di

hulu, di wilayah hilir Jakarta, masyarakat kampung di wilayah pesisir Jakarta mengalami banjir, baik di musim hujan maupun saat rob. Hal ini terjadi karena beralihnya hutan mangrove teluk Jakarta menjadi real estate. “Begitu juga Orang Rimba di pedalaman hutan Bukit Duabelas Jambi, yang dipaksa terus menyingkir karena meluasnya area perkebunan kelapa sawit. Hal ini juga berdampak pada tercemarnya air Sungai Makekal karena bahan kimia dari perkebunan sawit.” Dikatakan, anak-anak adalah salah satu kelompok yang rentan atas kerusakan

lingkungan, perubahan lingkungan dan dampak polusi karena sedang dalam masa pertumbuhan. Sayangnya, mereka belum menjadi fokus utama dalam berbagai pembahasan tentang dampak kerusakan lingkungan. Mereka juga belum mendapatkan ruang untuk mengekspresikan diri dalam upaya pelestarian lingkungan maupun informasi tentang dampak kerusakan lingkungan. Kampanye “Sungai Kami Hidup Kami” (Our Rivers Our Life/OROL) yang digagas oleh 7 negara Asia Tenggara merekomendasikan untuk memastikan anak memiliki hak

untuk menikmati lingkungan yang bersih dan aman. “Pembangunan harus menghormati keseimbangan lingkungan, ekonomi, sosial dan well-being atau kesejahteraan,” tegasnya. Disebutkan, pada Sabtu ini, akan ada Aksi Mulung di Sungai Ciliwung wilayah Sempur bersama komunitas dan masyarakat umum. Pada Minggu pagi besok (30/6) di acara Car Free Day Bogor akan diadakan flash mob bersama ratusan anak muda dari wilayah Bogor. Juga ada NGOBRAS, Ngobrol Bareng tentang Daerah Aliran Sungai bersama H. Chaerudin (Babe Idin) yang merupakan tokoh >> Editor : Dodi Nurja

masyarakat yang fokus di pelestarian sungai di Jakarta, Kepala Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum Ciliwung, psikolog dan perwakilan anak. Acara juga akan menampilkan foto-foto pemenang Kontes Esai Foto dan Pemutaran Film bertemakan “Sungaiku dari Hulu ke Hilir”. Ekspresi kepedulian anakanak muda terhadap kelestarian sungainya, juga akan ditampilkan dalam berbagai karya seni dan pertunjukan. Sebagai ruang interaksi dan partisipasi, pengunjung dapat mengikuti berbagai coaching clinic. (h/dn/rel) >> Penata Halaman: Syahrizal

SAMBUNGAN 7

SABTU SABTU, 28 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

Sengketa Lahan ............... Dari Halaman. 1 Baku Tembak dengan Polisi, Rampok Tewas sudah ter-jadi sejak tahun 1996. Kondisi ini mematikan pere-konomian ma-syarakat setempat. “Untuk itu kami mendatangi kantor bupati ini mencari bantuan keadilan atas hak hidup, sosial, adat dan hak hukum baik perdata dan pidana, kepada Bupati Pasbar agar semua hak-hak masyarakat Koto Baru bisa didapatkan kembali,”sebut Syahrul Ramadhan. Bupati Pasbar Drs Baharuddin R saat menyambut ratusan demonstran di halaman kantor Bupati Pasbar menjelaskan bahwa semua aspirasi dan tuntutan yang disampaikan masyarakat Koto Baru

akan ditindaklanjuti dengan segera. Untuk itu Pemkab Pasbar akan membentuk tim khusus penyelesaian sengketa ini. “Saya langsung menunjuk Asisten I Bidang Pemerintahan segera membentuk tim untuk investigasi, dan saya ingin agar tim ini segera melakukan cross check ke lapangan besok,” sebutnya. Kepada masyarakat Koto Baru diharapkan untuk bersabar karena Pemkab Pasbar akan memfasilitasi persoalan ini sesuai dengan kewenangannya. “Kita akan carikan solusi sehingga bisa memberikan hasil yang baik untuk masyarakat. Tim yang dibentuk nantinya akan

mengkaji ulang dimana posisi HGU PT PMJ yang sebenarnya. Pihak PT PMJ juga diharapkan bisa mengakui tanah ulayat masyarakat Koto Baru jika memang masuk dalam lahan HGU nya. “Semua HGU perusahaan yang ada di Sumatera Barat berada dalam tanah ulayat. Untuk itu persoalan ini perlu di duduk bersama antara pihak PMJ dan Keltan Harapan. Kita akan berusaha menyelesaikan sengketa ini sebelum timbul korban. Jika sudah timbul korban baru di selesaikan maka akan sia-sia semua yang diharapkan,” ujar Baharuddin R. (h/nir)

ICW: 36 Caleg ............... Dari Halaman. 1 korupsi dan karena ingin membubarkan lembaga khusus seperti KPK. Menariknya, ICW menyebut 26 nama dari daftar itu dicalonkan di dapil masing-masing dengan nomor urut satu. Selain itu 10 orang berasal dari komisi III DPR yang membidangi masalah hukum. Hal ini, ungkap Donal, menunjukkan komitmen pemberantasan korupsi partai politik sangat buruk. “Karena mereka justru mendapat keistimewaan,” ungkapnya. Konyolnya, menurut ICW, calegcaleg yang dinilai bermasalah tersebut justru mendapat nomor urut strategis dalam pencalegan. Ini disinyalir karena posisi tawar caleg bermasalah tersebut dinilai penting dalam kaitannya dengan jalannya roda kepartaian. “Justru merekamereka ini nominator utama, karena ada di nomor urut 1. Ini menunjukkan bargaining politik yang bersangkutan terhadap partai,” kata peneliti ICW Abdullah Dahlan. Dari 36 nama yang disebutkan ICW, 26 di antaranya diberi nomor urut 1 oleh partainya untuk Pileg 2014. Ini menunjukkan rendahnya komitmen pemberantasan korupsi dari partai politik. Tuduhan Ngawur Sejumlah Caleg yang namanya dibeberkan ICW tersebut menyampaikan bantahan kemarin. Anggota Komisi III DPR Ahmad Yani menilai tuduhan Indonesia Corruption Watch (ICW) tidak

berdasar. “Menurut saya, ini tuduhan ngawur. Masyarakat sumsel banyak melapor ke ICW, tapi tidak ada follow up. Kayak mereka saja yang paling benar di republik ini,” kata Yani, Jumat (28/6/2013). Apalagi, kata Yani, ICW memprovokasi agar tidak memilih caleg tersebut. “Kita lihat saja. Kalau kata-katanyanya menyudutkan dan bertendensi pembunhan karakter saya akan melakukan langkah hukum,” ujar Politisi PPP itu. Ia mempertanyakan dasar ICW bahwa dirinya tidak pro pemberantasan korupsi. Jika karena kritiknya ke KPK, ia bertanya apakah bentuk kecintaan dengan memuji dan menjilat KPK. “Sampai kemarin pun saat rapat kerja dengan KPK, saya ada 16 pertanyaan, saya bertanya cukup keras. Saya mempertanyakan apa fokus KPK? karena sampai saat ini belum fokus sesuai dengan roadmap pemberantasan korupsi seperti Sumber Daya Alam, national interest (pertambangan dan pangan). Selama 10 tahun lebih KPK, mana KPK melakukan pencegahan dan pemberantasan dalam konteks nastional interest? Kasus Cost recovery, Kontrak karya, mana?” tanya Yani. Yani menegaskan adanya ketidakprofesionalan KPK. Maka dari itu ia bertanya kepada KPK. “Seperti bagaimana BAP bisa bocor, sprindik bocor, bagaimana komisioner KPK dan Jubir KPK melakukan pertemuan dengan

Nazar, KPK lambat dalam mengungkap kasus Bank Century, kejanggalan dalam kasus simulator, mana katanya KPK ambil alih kasus kepolisian? Teddy Rusmawan melenggang padahal dia Pejabat Pembuat Komitmen,” katanya. Yani mengaku bingung dengan indikator dalam rilis ICW. “Sampai hari ini saya tidak pernah dipanggil sebagai saksi dalam kasus korupsi. Apa karena saya ungkap soal sumbangan asing kepada ICW terkait dengan kampanye anti tembakau. Apa ICW yakin, perusahaan asing itu tidak mengksploitasi negara ketiga,” katanya. Senada dengan itu, politisi Demokrat, Sutan Bhatoegana juga menegaskan ICW sudah menyebar fitnah dengan merilis 36 nama anggota dewan yang juga maju menjadi calon legislatif 2014, yang diragukan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi. Ketua DPP Partai Demokrat ini tidak menerima fitnah yang dirilis ICW. Sutan pun berniat melaporkan ICW ke Bareskrim Mabes Polri. “ICW itu sudah menyebar Fitnah. Saya akan laporkan mereka ke Bareskrim segera..!” kata Sutan, Jumat. Bercermin pada kasus tersebut menurut Sutan, sudah saatnya RUU Ormas diperlukan. “Ini perlunya UU Ormas, harus diketahui siapa yang membayar mereka untuk menyebar fitnah yang sungguh kejam ini,” ujarnya. (h/dn/rol/)

Kisah Penjual ................. Dari Halaman. 1 menjual ginjalnya untuk menebus ijazah anaknya, Sarah Melanda Ayu (19 tahun) yang ditahan pihak sekolah, maka telepon genggam Ayu nyaris tidak pernah berhenti berdering. Sudah tak terhitung berapa orang yang menanyakan kondisinya dan sang ayah. Mulai dari wartawan yang ingin memberitakan dirinya, orang yang sekadar ingin mengucapkan simpati, hingga orang yang mengaku ingin benar-benar menawar ginjal sang ayah. Tidak hanya itu, sedari pagi, Ayu mengaku sudah memenuhi undangan wawancara dua stasiun televisi swasta. Wartawan dari berbagai media pun tampak silih berganti mengunjungi rumahnya di Jalan Kebon 200, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Jangan bayangkan Ayu menerima wartawan di sebuah ruang tamu dengan meja dan kursi. Bangunan yang disebutnya rumah sebenarnya adalah sebuah kompleks ruko tempat ayahnya, Sugianto, 45 tahun, membuka lapak jahitan. Ukurannya sekitar 3 x 5 meter persegi. Sebagian ruangan tersebut kemudian disekat untuk kamar tidur. Ruangan itu terkesan lebih sempit sebab dipenuhi mesin jahit, benang jahit, dan beberapa pakaian, baik yang sudah ataupun belum sempat digarap oleh ayahnya. Setelah aksinya dan sang ayah di Bundaran Hotel Indonesia pada Selasa lalu, 25 Juni 2013, Ayu dan ayahnya mendadak terkenal. Saat itu dia dan ayahnya nekat berorasi sambil membawa tulisan yang isinya sang ayah siap menjual ginjalnya demi menebus ijazah Ayu yang ditahan oleh pihak sekolah. “Silakan masuk, Mas,” sambutnya kepada wartawan, Kamis sore, 27 Juni 2013. Sugianto, yang saat itu sedang menggarap baju salah satu pelanggannya, menghentikan sejenak pekerjaannya. Sambil sesekali menerima telepon, wanita yang bernama panjang Shara Meylanda Ayu Ardianingtyas ini menceritakan awal mula kejadian sehingga ayahnya nekat menjual ginjal demi ijazah Ayu. Ayu mengaku mulai masuk Pondok Al-Asiyyah Nurul Iman, Parung, Bogor, sejak tahun 2005. Saat itu dia baru saja lulus sekolah dasar. “Saya masuk ke sana gratis, semua biaya ditanggung pondok,” ujarnya. Awalnya, semua berjalan normal. Ayu menamatkan jenjang sekolah menengah pertama pada tahun 2008. Pun demikian dengan jenjang sekolah lanjutan. Dia lulus pada tahun 2011 ditambah pengab-

dian kepada almamater sampai tahun 2013. Dia bahkan sempat mengenyam bangku kuliah selama dua bulan di pondok tersebut. Namun Ayu menuturkan bahwa semua mulai berubah pada awal Januari lalu. Pada saat itu, terjadi insiden kekerasan. Hal itu dipicu permasalahan internal. Yang membuat dirinya dan teman-temannya takut, kejadian tersebut terjadi di depan mata para santri. Sejak itu kondisi pondok menjadi mencekam. Lantaran takut, para santri banyak yang berniat meninggalkan pondok. “Tapi kami tidak boleh, justru kami disuruh membayar ijazah SMP sebesar Rp 7 juta dan ijazah SMA Rp10 juta,” katanya. Alasan pihak pondok, para santri harus menyelesaikan jenjang S-1 dulu baru boleh keluar. Namun, menurut Ayu, peraturan tersebut tidak pernah ada sebelumnya. Tidak hanya itu, pihak pondok, lanjut Ayu, juga meminta uang pengganti selama Ayu berada di sana. “Mereka mintanya Rp 20 ribu per hari, saya di sana sekitar enam tahun,” kata Ayu dengan nada kesal. Merasa semakin tertekan. Ayu dan beberapa rekannya kemudian memilih kabur dari tempat mereka menuntut ilmu. Kejadian tersebut lalu disampaikannya kepada sang ayah, Sugianto. Tentu saja uang sebanyak itu bukan jumlah yang sedikit bagi Sugianto, yang seharihari hanya berpenghasilan tak lebih dari Rp 70 ribu. Apalagi, sejak 12 tahun lalu, Sugianto harus menafkahi dua anaknya sendiri. Istrinya, Ningsih, meninggal saat Ayu masih berusia 5 tahun. Mereka kemudian mendatangi pondok sampai empat kali. Namun pihak pondok berkeras tetap menahan ijazah Ayu. Sugianto lalu mengadukan permasalahannya ke berbagai pihak. “Saya ke Komnas HAM sudah, Kemenag juga sudah, dan beberapa instansi lain,” ujar Sugianto. Namun jawaban yang didapat Sugianto hanya saran untuk menunggu. Mulai kehabisan akal, Sugianto akhirnya memilih turun ke jalan. Aksi yang dilakukan Sugianto pun tidak main-main. Dia melakukan orasi dengan membawa tulisan yang intinya dia siap menjual ginjal demi ijazah anaknya. Ginjalnya pun hanya dibanderol seharga ijazah anaknya. “Saya tidak ada niatan mencari sensasi. Kalau memang ada yang menawar seharga itu akan saya berikan asal ijazah Ayu bisa diambil,” katanya. Sugianto mengaku sadar atas risiko yang akan diterimanya jika

ginjalnya benar-benar laku. “Saya rela, kalaupun kesehatan saya menurun juga tidak masalah,” tuturnya. Aksi pertamanya di RSCM tidak membuahkan hasil, hingga kemudian dia berpindah ke Bundaran Hotel Indonesia. Aksi Sugianto akhirnya mendapat perhatian dari banyak pihak. Berbagai media sontak memberitakan aksinya. Beberapa orang yang bersimpati pun menawarkan bantuan. Tak hanya bantuan, Sugianto mengaku sudah mendapat telepon dari beberapa orang yang serius menawar ginjalnya. Sugianto mengaku siap melepas ginjalnya dengan ketentuan yang berlaku. Dia tetap berharap ijazah anaknya bisa diambil. Sebab, menurut dia, masa depan anaknya sangat penting. Menurut Sugianto, ijazah merupakan salah satu hak anaknya yang tidak bisa begitu saja direnggut. “Sampai kapan pun saya akan tetap mencari keadilan untuk anak saya.” Persoalan Sugianto dan anaknya, akhirnya dapat diselesaikan berkat bantuan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohommad Nuh. Ijazah Sarah Melanda Ayu dijanjikan akan diselesaikan dalam waktu dekat. Tak pelak lagi, rona haru dan bahagia terpancar dari wajah Sugiyanto ketika keluar dari ruangan Mendikbud. “Urusan ijazah ini kementerian yang take over. Kedua, kita tidak berhenti sampai di situ. Ayu bilang mau lanjut kuliah, Ayu condong ke event organizer, traveling, dan pariwisata. Jadi Mbak Ayu bisa kuliah, kami siapkan supaya tidak terbebani biaya pendidikannya,” ujar Mendikbud M Nuh di ruangannya, Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (28/6) kemarin. “Saya tadi langsung telepon mana universitas yang masih buka pendaftaran dan saya kontak Politeknik Jakarta,” tambahnya lagi. Mendengar hal tersebut Sugiyanto tak mampu menyembunyikan rasa harunya dan sesekali mengusap air matanya. Ungkapan kebahagiaan juga diekspresikannya dengan mencium tangan M. Nuh. “Saya ucapkan jutaan terima kasih kepada Pak Menteri karena sudah bantu ijazah anak kami yang berbulan-bulan sudah diusahakan. Pak Menteri juga akan bantu, dan lanjut kuliah tanpa biaya,” kata Sugiyanto sambil terisak. Ayu pun tidak lupa mengucapkan rasa syukur atas solusi yang diberikan Kemendikbud. “Makasih Pak Menteri, dengan begini Bapak tidak perlu jual ginjal,” ungkapnya.(tmp/kcm)

BANGKINANG, HALUAN-Seorang tersangka perampok yang belum diketahui identitasnya, akhirnya tewas setelah terlibat baku tembak dengan anggota Reskrim Polsek Kampar, Jumat (28/6) di Jalan Raya Tapung Hilir menuju Kota Batak. Tersangka tewas dengan dua lubang tembakan mendarat di bagian dada. Sementara satu rekannya, berhasil kabur setelah melarika diri ke dalam kawasan kebun sawit, yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Dari tangan tersangka yang diperkirakan berusia 30 tahun itu, disita satu unit sepeda motor jenis Kawasaki Ninja Nopol BM 3094 ZQ warna merah yang diduga hasil rampokan. Petugas juga menyita satu pucuk senjata api, lima butir amunisi, satu butir selongsong dan satu helm warna putih bertuliskan Yamaha.

Kapolres Kampar AKBP Auliansyah Lubis melalui Kasat Reskrim AKP Eka Ariandi, SIK, ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Ketika kami mencoba menghentikan pelaku, tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak pintu samping kiri bawah mobil yang kami kendarai. Kami membalas tembakan dan tersangka tewas,” ujarnya. Rampok Motor Dijelaskannya, dua tersangka diduga mereka yang diduga melakukan perampokan dengan senjata api, dengan korban Sudi Waradinata (19), mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning, yang tercatat sebagai warga Desa Indra Sakti, Kecamatan Tapung. Aksi perampokan yang menimpa Sudi tersebut terjadi pada Jumat (21/ 6) lalu. Ketika itu, sekitar pukul pukul

09.00 WIB, Sudi sedang mengendarai sepeda motor jenis Kawasaki Ninja Nopol BM 3039 ZQ warna merah bersama temannya Gema Ropani di jalan Lintas PetapahanPekanbaru (dekat perumahan PT Rama-Rama), Desa Petapahan, Kecamatan Tapung. Tiba-tiba korban dipepet dua orang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Revo warna biru putih dengan nomor polisi tidak diketahui. Tanpa basa-basi, pelaku langsung merampas kunci kontak sepeda motor yang dikendarai korban. Selanjutnya, korban langsung ditodong dengan senjata api. Sadar nyawanya terancam, korban pun diam saja ketika motornya dirampas pelaku. Tak terima dengan aksi tersebut, Sudi pun melaporkan aksi perampokan itu ke Polsek Tapung. (hr)

Leonardy....................... Dari Halaman. 1 lahan berisi tanaman jagung sebanyak 300 Ha. Sebelumnya hanya 50 Ha. Pertambahan jumlah lahan jagung ini kita lakukan dengan mengubah lahan gambut menjadi lahan pertanian jagung,” jelas Syamsurizal. Penggunaan lahan gambut ini juga dilakukan seiring dengan sulitnya air di kawasan ini. Saat ini dari 16 kelompok tani yang ada, sebanyak 13 kelompok tani berusaha tanaman jagung. Pelatihan bagi kelompok tani pun terus dilakukan, seperti pelatihan pengolahan kakao dan pelatihan bagi kelompok tani khusus wanita terkait ketahanan pangan. Luas lahan yang dimiliki kelompok tani ini pun bervariasi. Dimulai dari 60 Ha sampai 90 Ha. Untuk satu hektar lahan pertanian yang berisi jagung,

untuk satu kali panen bisa menghasilkan 8 ton jagung. Nagari dengan penduduk sekitar 5.984 jiwa ini, mempunyai lima Korong. Yaitu Korong Kapalo Banda, Kampuang Tangah, Rawang, Kampuang Paneh, dan Indaruang. Camat Lubuak Aluang, Azminur, mengatakan potensi lahan tanaman jagung di kecamatan ini mencapai 800 Ha. Sampai saat ini baru sekitar 600 Ha yang sudah diberdayakan. Sementara untuk tanaman keras, seperti kakao, buah-buahan, dan lainnya berpotensi sebanyak 50 Ha dari 300 Ha yang ada. Sementara tanaman padi potensinya mencapai 1. 000 Ha. “Jika dibandingkan pendapatan antara tanaman jagung dan padi, jagung lebih menguntungkan petani. Karena itu agar keadaaan lahan pertanian tetap bagus, kita upaya-

kan setiap kali menanam padi, dua kali menanam jagung,” katanya. Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Aie Tajun, Syamsul Bahri, mengatakan, ada kekompakan yang terjadi di tengah masyarakat untuk membangun nagari ini. Terlihat dari semangat masyarakat untuk menggelar jamuan sebagai wujud rasa syukur ini. Katanya, bamus dalam menjalankan tugasnya akan mengedepankan filosofi adat, syarak , undang-undang dan peraturan lainnya. Fungsi bamus di nagari sendiri, diibaratkan seperti fungsi DPRD terhadap pemerintahan. (adv) Teks Foto: Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy (tengah) didampingi tokoh masyarakat dan Wali Nagari Aie Tajun Syamsurizal dalam kegiatan syukuran lahirnya Nagari Aie Tajun.

Universitas Negeri............ Dari Halaman. 1 diwakilkan oleh Universitas Negeri Padang dengan perolehan nilai 11 poin. Sementara total pemenang secara keseluruhan berjumlah 117 orang yang terdiri dari terbaik 1 sampai 3 dan harapan 1 sampai 3, dari 12 cabang lomba. Kemudian, dari data pemenang yang diumumkan Said Agil, diketahui 4 perguruan tinggi Sumbar yang menjadi juara, yakni Universitas Negeri Padang yang juara I putra pada cabang Tartil Qur’an, juara II putri cabang Qariah, juara II putri cabang Kaligrafi dan harapan I cabang Qari. Perguruan tinggi lain yaitu, IAIN Imam Bonjol Padang juara II putra dan STAU-PIQ Sumbar harapan I cabang Kaligrafi. Sementara Universitas Andalas hanya mendapat harapan

III cabang Hifzil Qur’an 2 juz. Lomba MTQ ini ditutup oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Musliar Kasim. Kepada para wartawan, Musliar Kasim mengatakan, MTQ tingkat mahasiswa se-Indonesia di Sumbar kali ini adalah yang terbanyak pesertanya dari yang sebelumnya. Pada MTQ sebelumnya, peserta sekitar 800 orang, sedangkan sekarang mencapai 1.424 peserta. “Mari kita jadikan momentum MTQ ini untuk memperlihatkan bahwa Islam adalah agama yang cinta kebenaran, kebersamaan dan kedamaian. Untuk Sumatera Barat sebagai panitia yang dilakukan oleh Unand dan UNP, berhasil menjadi penyelenggara yang baik,” ujarnya.

Pemenang Umum dari Universitas Negeri Malang, Astri Diana Kamelin mengatakan, ia sangat senang menjadi juara umum, karena usaha kerasnya selama ini latihan untuk memenangkan lomba, membuahkan hasil yang membanggakan. “Sebelum menghadapi lomba, kami sudah melakukan pelatihan intensif selama berbulan-bulan. Kami yang ikut lomba ini melalui dua kali seleksi. Seleksi pertama dilakukan dua tahun lalu, di mana pemenang dua tahun lalu digabungkan dengan pemenang tahun 2012, kemudian diseleksi kembali di tingkat universitas. Dari seleksi tersebut diambil satu tim terbaik yang berjumlah 19 orang yang ikut serta di 12 cabang lomba,” imbuhnya. (h/mg-dib)

Acungkan ...................... Dari Halaman. 1 mangat Baru yang datang dari Padang Panjang dan siap mengabdikan diri untuk membangun Kota Padang Panjang, guna mewujudkan masyarakat aman dan sejahtera, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memantau dan mengawasi jalannya roda pemerintahan di bawah kepemimpinan mereka kelak. Sementara cawako H Hendri Arnis yang sempat terharu dan akhirnya sesegukan saat menyapa dan memberikan salam penghormatan kepada kedua orangtuanya yang juga ikut hadir untuk memberikan dukungan moril bagi sang buah hati, dalam orasinya mengatakan, sesuai komitmen dan visi untuk mewujudkan pemerintahan yang amanah, HAMAS juga berjanji akan lebih transparan dalam mengelola dan menjalankan roda pemerintahan. Seluruh stake holder yang ada di daerah ujar Hendri, juga akan terus dilibatkan untuk bisa berpartisipasi dan berkontribusi positif dalam mengawal dan mengisi berbagai kegiatan pembangunan sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing. Semua kata Hendri, tak lain dalam upaya mewujudkan tranparansi dan keterbukaan, menuju terwujudnya clean and good governance. “Semangat Baru adalah lambang dari kehormatan dan harga diri kami. Dengan niat hati yang tulus, kami ingin untuk bisa mempersembahkan yang terbaik demi kemajuan pembangunan masyarakat dan daerah yang samasama kita cintai ini,” pungkas Hendri. Selain akan terus memprioritaskan pada kelanjutan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi kerakyatan, yang kelak akan diaplikasikan melalui sejumlah rencana dan program strategis lima tahun ke depan, HAMAS juga berjanji akan memberikan perhatian lebih kepada para pegawai di

lingkungan Pemko Padang Panjang, yang tanpa kenal lelah telah mendedikasikan diri mereka untuk mengabdi dan melayani masyarakat. “Pegawai honor akan kita prioritaskan untuk bisa diangkat menjadi PNS. SDM mereka juga akan terus kita tingkatkan, baik yang mengabdi di instansi pemerintahan, maupun di lingkungan instansi pelayanan kesehatan. Tunjangan daerah bagi para PNS, tidak akan dihapus, justru akan lebih ditingkatkan. Sementara di bidang pendidikan, kita akan gratiskan biaya pendidikan mulai dari tingkatan paling rendah, hingga perguruan tinggi,” papar Hendri. Selain dihadiri seluruh pimpinan partai pengusung pasangan HAMAS, tokoh adat dan segenap simpatisan pendukung, kampanye akbar calon pemimpin harapan baru masyarakat Kota Padang Panjang itu, juga menghadirkan tokoh nasional Akbar Tandjung, Anis Matta dan MS Ka’ban. Secara berturut-turut, mereka tampil memberikan orasi dan pernyataan dukungan untuk kemenangan HAMAS. “Kami meyakini, bahwa calon nomor 5 akan mampu dalam membawa perubahan, perbaikan dan kemajuan bagi Kota Padang Panjang. Hendri Arnis adalah sosok anak muda energik yang telah berpengalaman di pemerintahan, dengan latar pendidikan tinggi jebolan luar negeri. Sedangkan Mawardi adalah seorang dokter rakyat, yang juga handal di birokrasi. HAMAS, sempurna. Nomor 5, pilihan kita,” kata Akbar Tanjung. Indeks pembangunan manusia tandas Akbar, dapat diukur dari tingkat pendidikan dan kesehatan manusianya. Dalam kaitannya dengan sosok HAMAS, paduan keduanya adalah kolaborasi ideal untuk mewujudkan indeks pembangunan masyarakat Padang Panjang yang jauh lebih baik. HAMAS di mata Akbar Tanjung, HAMAS merupakan figur calon

pemimpin yang amanah, fathonah, serta mempunyai visi dan pandangan yang jauh ke depan. Sementara Presiden PKS, Anis Matta dalam orasinya mengatakan, lima alasan untuk memilih pasangan nomor 5, antara lain mengacu kepada rukun Islam yang berjumlah 5. HAMAS kata Anis Matta, adalah kandidat yang Insya Allah telah menjalankan kelima syari’at Islam tersebut. Selanjutnya dasar negara Pancasila, juga terdiri dari 5 butir sila. HAMAS katanya, merupakan sosok pancasila-is, yang dipastikan siap memimpin Padang Panjang dengan semangat Pancasila. “HAMAS juga merupakan gabungan dari dua tokoh muda cerdas dan agamais, yang sekaligus memadu padankan antara pengetahuan dan pengalaman. Dan terakhir, aura kemenangan itu sesungguhnya sudah terpancar dari wajah keduanya. Insya Allah,” tandas Anis Matta. Kesenian Reok Ponorogo dan pesta Tabuik Pariaman, serta konser musik dan hiburan dari sejumlah artis pendukung pada kampanye putaran terakhir HAMAS, Jum’at kemarin, sekaligus menjadi penutup rangkaian kampanye pasangan muda merakyat itu. Sekaitan hal tersebut, Ketua Tim Pemenangan HAMAS, H Ryan Diovella menghaturkan ribuan terima kasih dan atensi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Padang Panjang. “Dukungan yang ditunjukkan ribuan masyarakat melalui kehadiran di setiap rangkaian kampanye, maupun dukungan yang diberikan dalam bentuk do’a, adalah bukti kecintaan masyarakat Padang Panjang kepada pasangan HAMAS. Insya Allah, dengan spirit perjuangan “Semangat Baru”, HAMAS siap mewujudkan perubahan, perbaikan dan kemajuan bagi Kota Padang Panjang. Tanggal 4 Juli, ingat HAMAS, ingat nomor 5,” ujar H Ryan. (ryan syair)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat

8

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

MENANG PEMILU 2014

Caleg PPP Harus Bersinergi SOLOK, Haluan — Ketua Umum DPP PPP Surya Dharma Ali menegaskan, dalam rangka memenangkan Pemilu Legislatif 2014 mendatang, seluruh caleg, kader dan simpatisan partai berlambang kabah itu harus saling bersinergi satu sama lain.

Surya Dharma Ali Surya Dharma Ali yang dikenal juga dengan panggilan SDA ini mengingatkan pentingnya ketersediaan saksi dari PPP yang akan mencatat dan menyimpan data perolehan suara PPP per TPS dalam rangka memastikan perolehan suara PPP dengan data akurat. Hal tersebut dikemukakan Surya Dharma Ali di hadapan caleg PPP se Sumbar dalam acara pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) di kediaman anggota DPR RI H Epiyardi Asda di Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (28/06). Di acara Muskerwil tersebut, SDA juga memberi pembekalan kepada seluruh caleg PPP yang juga dihadiri Ketua DPW PPP Sumbar Yulfadri Nurdin, Sekretaris Amora Lubis dan Ketua DPC Kabupaten Solok Yondri Samin. Surya Dharma Ali yang juga Menteri Agama itu menambahkan , pentingnya strategi pemenangan Pemilu 2014 dengan 4 strategi jurus jitu dan didukung caleg dan kader partai yang militan. Kata SDA, dengan memiliki caleg dan kader PPP yang militan dan mau bekerja keras, perolehan

suara PPP diyakini akan naik dengan persentase yang cukup signifikan di Pemilu 2014. “Sinergi yang kuat dengan semangat kebersamaan antar caleg PPP untuk DPR RI, provinsi dan kabupaten kota, akan meningkatkan perolehan suara PPP secara signifikan,” tutur Surya Dharma Ali. Sedang Ketua DPP PPP yang juga anggota DPR RI H Epyardi Asda di hadapan seluruh caleg dan kader PPP itu menekankan pentingnya kerja keras seluruh caleg menghadapi Pemilu 2014 mendatang. Selama ini, di berbagai wilayah Sumatera Barat umumnya sudah nampak berbagai aktivitas kegiatan serta langkah-langkah sosialisasi untuk mengangkat citra partai sesuai program masing masing caleg. Epyardi yang juga pengusaha sukses asal Nagari Singkarak itu mengemukakan keyakinannya dengan semangat kebersamaan yang tinggi dan sinergisitas yang kuat antar sesama caleg akan menghantarkan kemenangan PPP pada Pemilu 2014 mendatang. Epyardi Asda juga mengingatkan kembali seluruh caleg PPP untuk jangan sekali-kali mencoba bekerja sama atau main kongkalingkong dengan caleg dari partai lain. Arahan Epyardi Asda terkait strategi pemenangan PPP di Pemilu 2014 tersebut disambut antusias seluruh caleg. “Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh caleg, kader dan simpatisan, PPP siap menjadi partai pemenang Pemilu 2014 mendatang,” pungkasnya. (h/ris)

KOTAK SUARA — Petugas KPU membuka kotak suara pada rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilwalkot Bandung, Jumat (28/6). Rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara menentapkan pasangan Ridwan Kamil dan Oded M Danial (RIDO) sebagai pemenang. ROL

Ridwan Kamil Wako Bandung Terpilih JAKARTA, HALUAN — Pasangan nomor urut 4, Ridwan Kamil - Oded M Danial, ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilwalkot Bandung 2013. Hal itu berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung yang digelar di Bandung Convention Center (BCC), Bandung, Jumat (28/6). Ketua KPU Kota Bandung Apipudin mengatakan, pasangan Rido unggul di semua kecamatan di Bandung. “Di 30 kecamatan, pasangan Rido unggul,” kata Apipudin saat

dihubungi, Jumat (28/6/2013). Apipudin menyebutkan, pasangan Ridwan Kamil - Oded M Danial meraih 434.130 suara atau (45,24 persen), disusul pasangan Edi Siswadi - Erwan Setiawan sebanyak 169.526 suara (17,67 persen). Sementara urutan ketiga diraih Ayi Vivananda - Nani Suryani dengan 145.513 suara atau (15,16 persen). Pasangan lainnya, Wahyudin Karnadinata - Tonni Aprilani, meraih 79.728 suara (8,31 persen), M Iswara - Asep Dedy Ruyadi 73.617 suara (7,67

persen), Budi Setiawan - Rizal Firdaus 26.064 suara atau (2,72 persen), Wawan Dewanta - M Sayogo 17.901 suara (1,87 persen), dan pasangan Bambang Setiadi - Alex Tahsin Ibrahim meraih 13.168 suara (1,37 persen). Kendati demikian, Apipudin mengklaim bahwa proses Pilwalkot sudah berlangsung dengan baik, sebagaimana yang diharapkan. “Sudah berakhir dan berjalan baik, proses demokrasi sudah selesai, kami sudah melakukan yang terbaik,” pungkas Apipudin. (h/kcm)

PPP Desak KPU Publikasikan CV Caleg JAKARTA, HALUAN — Sekretaris Jenderal DPP PPP M Romahurmuziy, mengatakan pihaknya segera mengirimkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) berisi permintaan untuk mempublikasikan riwayat hidup atau CV seluruh calon legislatif (caleg) dari partai berlambang ka’bah tersebut. “Hari ini juga kami kirimkan suratnya,” katanya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (28/6). Hal itu, katanya, menanggapi sejumlah caleg PPP yang sebelumnya tak

bersedia mempublikasikan riwayat hidupnya. Dilansir dari KPU 140 caleg dari berbagai partai politik, menolak untuk mempublikasikan riwayat hidupnya Menurut dia, meskipun berdasarkan beraturan KPU publikasi riwayat hidup merupakan hak para caleg, namun DPP PPP selaku partai politik memahami pentingnya publikasi tersebut. “DPP PPP selaku partai politik yang memahami konsekuensi sebuah lamaran jabatan publik, akan menginstruksikan seluruh caleg

Hatta: Siapapun Berhak Jadi Presiden J A K A R T A , HALUAN — Siapa pun punya hak jadi presiden, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa. Pernyataan itu disampaikan Hatta ketika mendapat pertanyaan dari seorang mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Makassar, dalam acara Sosialisasi Hatta Rajasa Kebijakan Pengembangan Wirausaha Inovatif Berbasis Teknologi di Gedung Pola, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (28/6). Saat itu Hatta menjadi pembicara kunci. Ia ditanya terkait cita-citanya menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 dan visi pembangunan yang hendak dibawa Hatta jika terpilih menjadi orang nomor satu di Indonesia kelak. Pertanyaan itu dilontarkan lantaran di Indonesia beredar pameo jika Presiden RI hanya berasal dari Tanah Jawa. Kalaupun BJ Habibie sempat menjadi Presiden RI ketiga, saat itu kondisi sedang darurat kepemimpinan, dimana Habibie ditunjuk menjadi presiden usai Soeharto memutuskan meletakkan jabatan Presiden setelah 32 tahun berkuasa. Apalagi, Habibie yang putra asli Sulawesi Selatan itu menjabat sebagai Presiden hanya sampai 1999. “Pertanyaan saya, mampukan Hatta Rajasa meyakinkan orang Jawa menjadi Presiden karena orang jawa sangat dominan di Indonesia,” tanya sang mahasiswa. Menanggapi pertanyaan tersebut, Hatta yang kini menjabat sebagai Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional menjawab lugas, “UUD 1945 menyatakan syarat menjadi Presiden adalah Warga Negara Indonesia.” Menurut Hatta, dari suku, agama maupun ras apapun, seseorang yang berstatus sebagai WNI berhak menjadi Presiden. Hatta menjelaskan di dalam Alquran disebutkan kekuasaan itu milik Allah Subhanahu wa ta’ala. Apabila Allah telah memutuskan memberikannya kepada orang yang dituju, maka jadilah dia. “Tuhan tak akan berikan kepada yang tidak mampu. Kuncinya, Allah yang punya kuasa dan siapa pun punya hak jadi presiden,” kata Hatta mengakhiri. (h/rol)

yang didaftarkannya untuk membuka kesediaannya”, katanya. Romahurmuziy menegaskan, sejak awal pihaknya telah minta kepada para kader untuk membuka diri. “Namun jika pada akhirnya opsi yang diberikan oleh KPU untuk tidak bersedia dipublikasikan mereka contreng, kami tidak dalam posisi bisa mengoreksi, kecuali saat ini, ketika kritik masyarakat menjadi awal interaksi mereka (yang tidak mau mempublikasikan) dengan ranah jabatan publik,” katanya. (h/rol

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Habli

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

9

WAWAKO MAHYELDI

Penerima BLSM Akan Didata Ulang LINGKAR Tersangka dan Penadah Motor Curian Dibekuk PADANG, HALUAN—Fajar (21), warga Simpang Haru Kecamatan Padang Timur, ditangkap sebagai pelaku pencurian. Rekannya Merizon (30), warga Ampang juga ditangkap sebagai penadah motor curian. Keduanya diringkus Tim Reskrim Polresta Padang, di rumah salah satu pelaku di Simpang Pauh, Ampang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Jumat (28/) sekitar pukul 16.00 WIB. Dari tangan mereka, petugas mengamankan satu unit sepeda motor merek Suzuki FU dengan nomor polisi BA 5544 AW di rumah penadah. Selain itu, juga ditemukan narkoba jenis sabu lebih kurang seberat 5 gram, bong, suntik, pirek, dan korek api. Dengan barang bukti itu, beberapa petugas berpakaian preman langsung menggelandangnya ke Mapolresta Padang. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pengembangan untuk membongkar jaringannya. Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro kepada Haluan mengatakan, penangkapan itu dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan, tentang laporan dari masyarakat yang kehilangan motornya. “Dari hasil itu, anggota saya langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap siapa pelakunya. Setelah identitas pelaku diketahui, langsung dilakukan penangkapan,” kata Seno, kemarin (28/6). Namun, dalam penangkapan tersebut mereka berusaha melarikan diri dari kepungan petugas. Akan tetapi, dengan kerja keras petugas akhirnya berhasil dibekuk. “Anggota saya langsung melakukan penggeledahan di rumah tersebut, dan berhasil menemukan satu unit motor yang diduga hasil curian. Selain itu, juga ditemukan barang haram tersebut,” ujarnya. Untuk saat ini, kata Seno, kedua tersangka masih diperiksa itensif oleh penyidik Reskrim untuk membongkar jaringannya, dan sudah berapa kali mereka telah beraksi. “Untuk tersangka Fajar diperiksa di ruang Reskrim, sementara Merizon diserahkan ke Unit Narkoba untuk melakukan pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya. (h/nas)

BETULKAN JARING— Sejumlah nelayan sedang membetulkan jaring di tepian Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Jum’at (28/6). Selama tak melaut, mereka memanfaatkan waktunya memperbaiki jaring yang rusak. AMIR

Gaji Ke-13 Dibayar Mulai Selasa PADANG, HALUAN—Ada kabar gembira untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS), termasuk di lingkungan Pemko Padang. Mereka bisa sedikit bernafas lega menyikapi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang diiringi kenaikan berbagai kebutuhan pokok, serta menyongsong tahun ajaran baru. Karena para PNS ini akan menerima gaji ke 13. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang, Syahrul membenarkannya. Jika tak ada kendala, para PNS di lingkungan Pemko Padang sudah bisa mencairkan gaji ke 13 setelah Senin (1/7). Sebab saat ini, sedang diproses surat edaran Sekdako Padang yang ditujukan kepada seluruh SKPD di

lingkungan Pemko Padang. “Kita tengah memproses edaran Sekdako Padang yang ditujukan kepada seluruh SKPD tentang ketentuan pencairan gaji ke 13 ini. Mudahmudahan Selasa (2/7) sudah bisa dicek di rekening masingmasing PNS,” kata Syahrul didampingi didampingi Sekretaris, Hendri Barkah. Penerima gaji ke 13 tahun ini sebanyak 13.156 PNS dengan 9.331 orang tanggungan baik anak maupun istri atau suami. Anggarannya diambilkan dari APBD senilai Rp48,14 miliar. Syahrul berharap, gaji ke 13 ini benar-benar dimanfaatkan PNS untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak-anaknya. Pihaknya menyadari, seiring dengan kenaikan BBM

yang diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan pokok lainnya, dan disusul dengan biaya kebutuhan sekolah memasuki tahun baru, tentu sangat memberatkan masyarakat, termasuk PNS. “Kita harapkan, pembayaran gaji ke 13 ini dapat meringankan beban para PNS dalam membiayai keperluan sekolah anak-anaknya. Karena kita menyadari, sejak BBM naik maka berbagai kebutuhan lain pun ikut naik, tak terkecuali kebutuhan sekolah. Dana itu hendaknya benar-benar digunakan untuk keperluan sekolah anak,” katanya. Kegembiraan pun tak dapat disembunyikan para PNS Pemko. Pembicaraan mereka tak terlepas dari gaji ke 13

ini. Salah satunya Bustam, yang mengungkapkan rasa syukur ketika mendapat kabar kepastian pembayaran gaji ke 13 itu. Karena berita itu sangat dinantikannya. Sebelumnya memang sudah disebut-sebut gaji ke 13 akan dibayarkan. Tetapi belum jelas waktunya karena Surat Edaran Menteri Keuangan RI tentang pembayaran tunjangan bulan ke 13 itu belum keluar. Uang itu akan digunakannya untuk biaya sekolah 3 orang anaknya, dua orang diantaranya sedang kuliah dan 1 orang masih di SMP. “Saya sangat bersyukur mendengar kabar pembayaran gaji ke 13 ini. Uang itu akan saya gunakan untuk biaya sekolah dan kuliah anak-anak saya,” katanya. (h/vie)

PADANG, HALUAN—Hingga saat ini, cukup banyak masyarakat yang menuntut agar dicantumkan sebagai penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Mereka pun mendatangi kelurahan sambil mengamuk. Seperti yang terjadi Kelurahan Gantiang Parak Gadang, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah dan sejumlah kelurahan lainnya. Mereka termasuk keluarga miskin dan sangat berharap bantuan tersebut. Menanggapi kejadian itu, Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah berharap, agar masyarakat miskin yang tidak menerima BLSM, bisa bersabar. “Sebelumnya, saya sudah menduga bahwa BLSM ini akan bermasalah. Sebab data penerima BLSM tahun 2013 yang diakui pemerintah adalah data BPS yang diambil dari data PPLS 2011. Padahal data tersebut perlu divalidasi karena data lama. Maka untuk pembagian BLSM selanjutnya, data penerima BLSM akan diperbaharui,” tutur Mahyeldi kepada Haluan di sela-sela launching raskin 13 di Kelurahan Simpang Haru, Jum’at (28/6). Menurut Mahyeldi, pendistribusian BLSM agak terburu-buru, karena kelurahan, kecamatan dan SKPD terkait lainnya belum mendapatkan informasi yang detail mengenai pembagian BLSM. “Pemerintah pusat bekerja sama dengan PT Pos Indonesia sebagai distributor, langsung menyerahkan BLSM. Padahal data yang diambil adalah data PPLS 2011,” ujarnya. Kemudian Mahyeldi melanjutkan, masyarakat yang tidak menerima BLSM diminta bersabar, karena Pemko Padang bersama BPS, PT Pos Indonesia, TNP2K, Lurah, Camat dan SKPD terkait, akan membicarakan solusi terkait penerima dan pembagian BLSM, Sabtu (29/6). “Kita akan rapat dengan pihak terkait Sabtu (29/6), untuk melakukan pendataan ulan para penerima BLSM. Jika memang penerima tidak tepat sasaran, maka kita akan ganti dengan penerima yang benarbenar miskin,” katanya. (h/mg-dib)

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Syahrizal

10 PA D A N G

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

PUNGUT ONGKOS SEENAKNYA

Angkot Nakal Akan Ditertibkan LINGKAR Raskin ke-13 Mulai Dibagikan PADANG, HALUAN—Sebagai kompensasi terhadap kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), pemerintah memberikan beras miskin (raskin) ke 13, 14 dan 15 untuk masyarakat miskin. Raskin tambahan tersebut diberikan untuk mengurangi beban warga terkait dampak kenaikan harga BBM. Demikian dikatakan Kabag Kesra Kota Padang, Al Amin, saat launching raskin ke 13 di Kelurahan Simpang Haru, Jum’at (28/6). “Untuk tahap pertana ini, baru dua kelurahan yang mendapat raskin 13, yakni Kelurahan Simpang Haru dan Kelurahan Sawahan Timur. Sementara untuk kelurahan lain, segera menyusul. Untuk raskin 14 dan 15 akan dibagikan bulan Juli dan September,” ujar Al Amin. Ia kemudian menjelaskan, total Rumah Tangga Sasaran (RTS) di Kota Padang sebanyak 30.474 yang tersebar di 104 kelurahan. Sedangkan total raskin yang akan diberikan mencapai 1.371.330 kg. Sementara itu, Wakil Walikota Padang, Mahyeldi yang juga hadir saat launching tersebut mengatakan, validasi data RTS penerima raskin sudah cukup baik, walau ada satu dua warga yang tidak mendapatkan raskin. “Sejauh ini pembagian raskin lancar, tidak ribut seperti BLSM,” ujarnya. Diharapkan, dengan pembagian raskin ini, dapat mengurangi sedikit beban masyarakat. Karena kebutuhan utama beras sudah terpenuhi. (h/mg-dib)

PADANG, HALUAN—Penumpang angkutan kota (angkot) meresa dirugikan. Karena ongkos angkot sudah dinaikkan para sopir, tetapi mereka tak juga memajang daftar tarif angkot yang baru. Hanya beberapa angkot saja yang memasang tarif baru itu di kaca mobilnya. “Saya tidak paham berapa ongkos angkot itu sesungguhnya. Yang saya tahu, BBM memang naik. Tetapi saya rasa, tidak semahal itu ongkos dari Purus ke Pasar Ulak Karang saya dipaksa membayar Rp3.000,” tutur salah seorang penumpang, Ani. Pihaknya berharap, Dinas Perhubungan Kota Padang segera menindak angkot nakal ini. Jika tidak, maka penumpang akan dirugikan. Selain itu, penumpang dan sopir akan selalu bertengkar soal tarif angkot ini karena tidak ada yang dijadikan pedoman. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Kota Padang, Raju Menrofa ketika dikonfirmasi Haluan Jumat (28/6), mengatakan akan merazia angkot nakal ini Senin (1/7). Diakuinya, pihaknya sudah mewajibkan sopir angkot untuk menempelkan tarif angkot yang dikeluarkan Pemerintah Kota Padang di kaca mobilnya. Namun, sampai saat ini tidak sampai 10 persen yang mengikuti peraturan tersebut. “Kami sudah mewajibkan kepada setiap pengusaha angkot untuk memasang tarif baru di kaca angkotnya sehingga penumpang tahu berapa ongkos yang harus dibayar. Jika memang tidak dilaksanakan, kita akan melakukan razia Senin (1/7),” katanya. Semua angkutan kota akan dirazia. Bila kedapatan tidak menggunakan tarif yang dikeluarkan Pemerintah Kota Padang, maka sopir angkot tersebut ditilang. Lebih tegas lagi akan ditarik izin usahanya. “Kalau masih ada juga yang membangkang dan menggunakan tarif seenaknya, maka izin usahanya langsung kita cabut. Ini tidak main-main, karena sudah banyak keluhan yang datang dari masyarakat terkait dengan angkot minta ongkos senaknya saja,” tutup Raju Menrofa. (h/cw-oos)

LATIHAN MENARI—Sejumlah penari tengah berlatih tari di Taman Budaya Sumbar, Padang, Jumat, (28/6). Taman Budaya merupakan wadah untuk pengembangan dan pementasan seni dan budaya terutama untuk generasi muda. RIVO SEPTI ANDRIES

Festival Nan Jombang Pentaskan Tupai Janjang PADANG, HALUAN—Festival Nan Jombang Tanggal 3 pada bulan Juli nanti, bakal menghadirkan kesenian tradisi Tupai Janjang. Pertunjukan Tupai Janjang merupakan suatu tradisi lisan di Minangkabau yang hanya terdapat di Kecamatan Palembayan, Agam. Kesenian ini hampir tak ada pewarisnya hingga sekarang. Boleh dikatakan, Elvis dari Palembayan yang akan tampil di Festival Nan Jombang, merupakan generasi terakhir yang mewarisinya seni tradisi ini. Menurut Koordinator Acara, S Metron Masdison, pertunjukannya berupa dialog, akting, gerak dan nyanyian. Semuanya dilakukan oleh satu orang dengan cara monolog serta mendramatisir suaranya untuk menyesuaikan karakter tokoh dalam cerita. Ia mengganti berbagai peran yang dibawakan, yang terdapat dalam struktur cerita dengan

menggunakan seluruh elemen panggung. Aktor dibantu oleh seorang pemain musik tradisional yang mengiringi selama pertunjukan berlangsung. Secara garis besar pertunjukan ini bercerita tentang seorang anak bernama Tupai Janjang dengan tingkah lakunya mirip seperti seekor tupai. Dia kerap membuat ulah serta meresahkan masyarakat. Karena malu, ia lalu dibuang oleh sang ayahnya di suatu tempat. Dia kemudian ditemukan serta dirawat oleh seorang ibu angkat, sehingga menjadi seorang pemuda gagah berani dan baik hati. Seniman tradisi Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto mengungkapkan, seperti umumnya tradisi lisan, Tupai Janjang juga berisi pesan-pesan moral yang ditujukan kepada semua orang. Khususnya bagi para orangtua untuk berhati-

hati menjaga anak serta sabar dalam mendidiknya. Begitupun terdapat pesan mulia bagi sang anak, agar tetap menghormati dan mencintai orang tua walaupun telah mendapat perlakuan yang tidak baik. “Umumnya lagi, keberadaannya sekarang sudah sangat jarang ditemui karena terputusnya regenerasi seniman yang mampu memainkan jenis tradisi ini. Dari penelitian sementara, belum ada generasi di bawahnya yang mau menekuni kesenian tradisi ini,” kata janang Festival Nan Jombang Tanggal 3 tersebut. Dari itu, mari beramai-ramai menonton pertunjukan kesenian langka ini di Ladang Nan Jombang, Rimbo Tarok Kuranji Padang, Rabu (3/7) pukul 20.00 malam. Penonton juga akan dijamu dengan penganan hangat berupa gorengan serta kopi dan teh. (h/rel/mat)

PROFIL KELURAHAN ANDURING

Peduli Kesehatan Para Lansia PADANG, HALUAN—Punya uang banyak, harta berlimpah, tidak akan bisa kita nikmati jika apa yang kita inginkan tidak bisa kita lakukan karena terbaring di rumah sakit. Hal itulah yang menjadi perhatian masyarakat Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Kelurahan yang dihuni sekitar 10 ribu jiwa ini mengajarkan setiap warganya hidup sehat dengan berolahraga. “Program ini memang baru berjalan beberapa bulan. Tapi Alhamdulillah, antusias warga sangat tinggi, sehingga kita bertekad untuk meneruskan kegiatan ini,” kata Yunasri pada Haluan Jumat (28/6). Yunasri menjelaskan, dengan berolaharaga kondisi tubuh akan tetap terjaga. Biasanya para lansia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah. Tetapi dengan

program olahraga ini pihaknya berharap, para lansia bisa lebih bugar dan sehat. Kesehatan pada dasarnya tidak dimiliki oleh setiap orang. Namun banyak orang yang kurang peduli dengan kesehatannya, sehingga menghabiskan waktunya hanya untuk ativitas-aktivitas kerjas saja. “Kesehatan merupakan sebuah nilai harga yang mahal harganya.

Bisa dibilang tidak ada nilai pembandingannya. Kita mungkin punya harta banyak, uang melimpah, rumah bak istana, istri lebih dari sepuluh. Namun apabila didera sakit setiap waktu, pastilah semuanya tidak ada harganya sama sekali,” ungkapnya. Coba lihat mereka yang terbaring sakit di rumah sakit. Mereka sangat mengharapkan sebuah kesembuhan. Akan tetapi mereka yang dianugerahi nikmat sehat, tidak mau bersyukur dengan nikmat sehat tersebut. Justru mengabaikan nilai agung dari nilai kesehatan itu sendiri. “Semoga dengan kegiatan ini, para lansia kita bisa merasakan betapa pentingnya hidup sehat, dan menjadi contoh untuk generasi muda agar menjaga kesehatan, agar hidup lebih bermakna,” tutupnya. (h/mg-jen)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal

SIGAB 11

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

Nagari Harus Tangguh Bencana SARILAMAK, HALUAN — Menurut data dari BPBD, Kabupten Limapuluh Kota merupakan daerah yang sangat rawan terhadap bencana alam, berupa angin puting beliung, longsor serta banjir. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupeten Limapuluh Kota, mengajak seluruh masyarakat di 13 kecamatan serta 78 nagari Kabupeten Limapuluh Kota harus tangguh terhadap bencana. Hal itu diungkapkan kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, Azril Tamin kepada masyarakat dalam sosialisasi pengurangan resiko bencana di Hotel Flamboyen, Jumat (28/6) pagi. “Daerah kita ini, merupakan salah satu daerah yang sangat rawan terhadap bencana alam, untuk itu diharapkan kita mampu mengatasi serta kesiagaan dan tanggap darurat terhadap bencana ini,” ujar Azril Tamin didampingi kabid Kedaruratan dan Logistik Firmansyah serta kabid Pencegahan Kesiapsiagaan, Yuslianto. Ia menuturkan, hampir di 13 kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota rawan terhadap bencana alam, seperti di kecamatan Luak, Situjuah Limo Nagari, Guguak, Payakumbuh serta di Halaban yang sangat terhadap angin puting beliung. Begitupun di kecamatan Pangkalan, Kapur IX dan kecamatan dengan tektur perbukitan rawan terhadap tanah longsor dan banjir. “Untuk mengurangi resiko yang ditumbulkan bencana alam, disini BPBD sangat berperan sesui dengan undang-undang nomor 24 tahun 2007 yakni penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab dari pemerintah yang telah terencana, terpadu dan terkoordinasi,” ungkap Azril Tamin. Untuk itu, katanya, ada tahapan manajemen dalam penanggulangan bencana tersebut, yakni pencegahan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat serta pemulihan. “Kita harap, masyarakat bisa mengurangi resiko yang diakibatkan bencana ini, seperti tidak merusak alam dan lain sebagainya. Dengan demikian, nagari-nagari kita pasti tangguh terhadap bencana ini,” ulasnya. (h/ddg)

Asap Tak Lagi Masuk Singapura JAKARTA, HALUAN — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan kabut asap akibat kebakaran lahan gambut di Riau tidak lagi melintasi Singapura. “Pola angin sudah mulai normal dengan kecepatan rata-rata 8 hingga 30 kilometer per jam dengan pergerakan dari arah tenggara hingga barat daya. Namun cenderung berputar dan tidak lagi melintasi Singapura,” kata Kepala BMKG, Sri Woro Budiharjo dalam rapat Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Asap Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis. Menurut Woro, awan hari ini juga cukup baik untuk merangsang pemuaian bagi hujan buatan Unit Pelaksana Teknis Hujan Buatan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sehingga hasilnya lebih maksimal. Woro menjelaskan, temperatur udara ratarata di berbagai wilayah Riau juga mulai normal lagi antara 32 - 35,5 derajat selsius. Sebelumnya, menurut analisa BMKG, suhu udara maksimum di Riau sempat mencapai 37 derajat selsius yang adalah terparah sepanjang 30 tahun terakhir. “Kondisi itu disebabkan adanya gangguan badai tropis di sekitar perairan Laut Cina Selatan berdekatan dengan Pulau Sumatera. Namun saat ini gangguan tekanan rendah itu telah hilang sehingga pembentukan awan di permukaan Riau lebih baik dari sebelumnya,” kata Woro. (h/anc)

SEGERAKAN PENELITIAN STRUKTUR TANAH

Bukittinggi Masuk Zona Merah Gempa BUKITTINGGI, HALUAN — Persoalan mitigasi bencana dalam pembangunan kota mengapung dalam Seminar Grand Scenario Bukittinggi yang digelar di Istana Bung Hatta. Kota Bukittinggi yang terletak di zona merah bencana gempa, longsor dan angin kencang, diharapkan menjadi kajian dalam setiap pembangunan.

BERSEMBUNYI — Musim gelombang besar pekan ini membuat banyak kapal bagan nelayan menjandikan Muaro Panjalinan, Koto Tangah, sebagi tempat “bersembunyi” dari terjangan ombak. DN

Dana Penanggulangan Asap Ditambah PEKANBARU, HALUAN — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan dana bencana kabut asap khususnya dalam upaya memadamkan titik-titik kebakaran lahan akan ditambah setelah sebelumnya habis Rp25 miliar. “Belum pasti berapa anggaran tambahan nantinya, tapi yang jelas akan disesuaikan dengan kebutuhan. Saat ini dibutuhkan tambahan fasilitas seperti dua unit helikopter dan dua pesawat,” kata Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Dody Ruswandi, di Pekanbaru, Jumat. Adanya peningkatan eskalasi ini disebabkan adanya perintah untuk mengatasi persoalan kabut asap di Riau secepatnya. “Upaya tanggap darurat ini tentunya harus didukung dengan anggaran yang

memadai,” katanya. Ia mengatakan, waktu yang diberlakukan dalam kondisi tanggap darurat kebakaran lahan dan bencana kabut asap ini adalah 30 hari dan telah berjalan selama satu pekan. “Jadi memang upaya yang dilakukan adalah percepatan dalam pemadaman titik kebakaran lahan, dan juga upaya dalam mencegah agar kebakaran tidak lagi terjadi,” katanya. Dody mengatakan, pihaknya juga berencana menambah dua helikopter jenis Bolcow untuk membantu memadamkan kebakaran lahan di Provinsi Riau. “Dalam satu pekan ke depan dua helikopter Bolcow itu akan tiba di Pekanbaru. Helikopter ini akan membantu memadamkan api dengan menggunakan `water booming`,” katanya. Menurut dia, helikopter Bolcow

merupakan helikopter berbadan besar yang mampu mengangkut bom air berkapasitas maksimum 5.000 liter. Sebelumnya, BNPB sebagai koordinator dalam penanggulangan bencana kabut asap dan kebakaran lahan di Riau, telah menyiapkan dua helikopter untuk “water booming” berkapasitas angkut 500 liter. Kemudian ditambah dengan dua helikopter milik SAR TNI Angkatan Udara serta empat helikopter bantuan dari perusahaan seperti Sinas Mas dan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Total helikopter yang membantu upaya memadamkan titiktitik kebakaran lahan di Riau sekitar delapan dan rata-rata bertugas melakukan pemadaman dengan bom air. (h/anc)

“Sebelum membangun, cek kembali apakah bangunan sudah sesuai dengan daya tahan tanah, pergerakan tanah, ancaman gempa bumi dan bencana lainnya. Jangan sampai setelah dibangun rusak akibat bencana, menimbulkan korban lagi,” ujar seniman senior Bukittinggi Lala Iswandi, selaku salah seorang peserta seminar, Kamis. Lala Iswandi menuturkan, sudah lama tidak ada penelitian tentang struktur tanah di Kota Bukittinggi. Beberapa kali diguncang gempa bumi, Lala khawatir akan mempengaruhi struktur tanah di Kota Bukittinggi, sehingga berdampak pada ketahanan suatu bangunan. Menyikapi hal ini, Ir. Zulfikar Albar selaku Urban Engrigional Planing dan Praktisi Perencanaan Perkotaan, sekaligus salah seorang narasumber dalam seminar ini, menganjurkan agar pemerintah bersama peneliti Jepang melakukan ekspedisi bersama untuk mengetahui struktur tanah di Kota Bukittinggi. “Kota Bukittinggi termasuk zona merah bencana, terutama gempa bumi. Seperti diketahui, dalam tanah sepanjang Kota Bukittinggi dipenuhi lubang Jepang. Saya menilai, lubang Jepang yang dulu tidak sekokoh sekarang ini. Oleh karena itu, pemerintah perlu kerjasama dengan Jepang untuk melakukan ekspedisi masalah tanah ini,” ujar Zulfikar Albar. Zulfikar juga kurang setuju terhadap pembangunan hotel bertingkat di Kota Bukittinggi

yang dibangun di sekitar bibir ngarai, karena sangat beresiko besar bagi keselamatan pengunjung dan warga sekitar ketika terjadi bencana. Terkait pembangunan di Kota Bukittinggi, Zulfikar berpendapat, pemerintah harus mampu merangkul semua komponen masyarakat yang tidak saja ber-KTP Kota Bukittinggi, tapi juga bisa merangkul warga sekitar di kawasan Agam timur. Menanggapi seminar sehari ini, Walikota Bukittinggi Ismet Amzis berharap kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun, karena komponen pembangunan menurutnya tidak hanya pemerintah saja, tapi juga ada pihak swasta dan komponen masyarakat. “Saya sangat setuju jika dari empat unggulan program Bukittinggi difokuskan pada salah satu atau dua program saja, misalnya fokus pariwisata atau perdagangan saja, yang penting bagaimana penduduk terlayani, pendatang atau wisatawan juga terlayani,” ujar Ismet. Ismet mengatakan, saat ini pemerintah akan menunggu hasil rumusan seminar tersebut secara tertulis, sebagai rujukan pemerintah dalam membangun. Seminar ini digagas oleh Majelis Bukittinggi yang merupakan sebuah lembaga yang dibentuk oleh sembilan tokoh dan ninik mamak di Bukittinggi dan sekitarnya yang sudah berusia lanjut, yang bertujuan untuk mengembangkan Bukittinggi dan sekitarnya ke arah yang lebih baik. (h/wan)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand

12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

BOTIAH

PPA Gelar Tabligh Akbar PAYAKUMBUH, HALUAN — Persatuan Penyuluh Agama (PPA) Kota Payakumbuh menggelar acara Tabligh Akbar, di Masjid Mukhsinin Kelurahan Balai Batimah, Payakumbuh Timur, Jum’at (28/6), dengan pembicaranya Ketua MUI Payakumbuh H. Mismardi, BA. Gelar acara dalam rangkaian menyambut bulan suci Ramadhan 1434 H ini, dibuka Sekdako Payakumbuh Ir. H. Benni Warlis, MM. Seluruhnya, 125 penyuluh agama di kota ini berbaur bersama guru-guru TPA/TPSA dari seluruh kelurahan, mengikuti tausyiah tabligh akbar dimaksud. Sekdako berharap, penyuluh agama menjadi suluah yang mampu memberikan penerangan, sitawa sidingin di tengah masyarakat yang berperang dengan arus globalisasi sekarang ini. Dikatakan, masyarakat perlu ketenangan dan kedamaian hidup. Kemajuan informasi tekhnologi tak mungkin dihambat dengan tuntutan keterbukaan informasi public. Dalam situasi sekarang ini, dengan naiknya harga BBM, saatnya penyuluh agama tampil di depan public, memberikan penyuluhan agama yang menyejukkan hati. Kenaikan harga BBM, memang kurang populer. Tapi, menaikkan harga BBM langkah yang paling tepat dilakukan pemerintah dari yang terjelek. Peranan penyuluh agama sebagai mitra pemerintah, sangat diharapkan, untuk menenangkan hati publikk, dengan kebijakan yang kurang populer itu, sebut sekdako.(h/smt)

Pengurus Koperasi Dibekali Latihan Manajemen PAYAKUMBUH, HALUAN — Peningkatan sumber daya manusia pengurus koperasi dan koperasi unit desa di Payakumbuh terus dilakukan Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan kota ini. Sepekan terakhir, tercatat 30 pengurus berbagai koperasi yang dibekali dengan manajemen pengelolaan koperasi dan KUD. Kegiatan tersebut, berakhir 27 Juni 2013. Kepala Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan Payakumbuh Indra Syofyan, SE, MM, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Jum’at (28/6), menginformasikan, secara keseluruhan, sejak Januari lalu, pihaknya telah memberdayakan 300-an pengurus dan anggota koperasi di kota ini. Dengan sasaran, menjadikan koperasi kuat, sehat, mandiri dan tangguh. Mereka tidak saja menjalani kegiatan pelatihan di Payakumbuh, tapi juga dikirim ke Jakarta, Medan, Padang, Padangpanjang dan Bukittinggi. Malahan, pihak Kementerian Kominfo pun ikut, menggelar iven diskusi public dengan thema Peningkatan Perekonomian Rakyat dan Penyerapan Tenaga Kerja Melalui Kredit Usaha Rakyat, di kota ini. Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperasi dan KUD yang baru saja berakhir, dikatakan, khusus buat koperasi yang baru tumbuh dalam tiga tahun terakhir di Payakumbuh. Mereka perlu diinjeksi dengan berbagai pengetahuan perkoperasian, guna memotivasi pengurus memperbesar usahanya. Kegiatan ini berlangsung di aula kantor koperasi guru-guru Payakumbuh Utara, dengan mendatangkan motivatir nasional Dedi Vitra Johor dari PT Andalas Solusi Bisnis serta dosen ahli ekonomi Unand Padang. Sementara itu, pihak Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan juga mengirim dua pelajar dan seorang guru pembimbing yang merupakan pengurus koperasi siswa di SMAN 1 Payakumbuh, ke Bogor, 25-28 Juni 2013. Di kota hujan itu, ketiganya mengikuti audisi koperasi siswa se Indonesia di Sentul, Bogor. Sebuah penghormatan bagi Payakumbuh, dengan diundangnya tiga pengurus koperasi siswa mengikuti kegiatan dimaksud,”sebut Indra. Dalam memajukan perkoperasian itu, pihaknya juga menyertakan usaha mikro, kecil dan menengah binaan koperasi, mengikuti kegiatan promosi produk yang berlangsung disejumlah kopta-kota besar di Jawa dan Sumatera. Di antaranya, dalam kegiatan Medan City Expo 2013, Pekan Raya Padang, Gebyar Koperasi 2013 di Solo, Indonesia Fashion Week di Jakarta, Pameran Dalam Rangka Bulan Bakti Gotong Royong di Jakarta serta Batam Expo di Batam. Data di Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan, saat ini di Payakumbuh sudah berdiri 149 koperasi, dengan total modal lebih kurang Rp110 Miliyar dan mendekati 20 ribu anggota. Dalam rangka HUT Koperasi ke-66/ 2013 ini, Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan bersama Dekopinda Payakumbuh, akan menetapkan koperasi yang berprestasi, selain menggelar kegiatan olahraga dan kegiatan sosial lainnya.(h/smt)

SANTUNAN — Wakil Bupati Lima Puluh Kota Asyirwan Yunus menyerahkan dana santunan dari pengusaha Pangkalan Suyardi Yunus kepada anak yatim pada acara silaturahmi suku Piliang di Pangkalan, Rabu . MUS

TERBAIK DI TANAH AIR

Kepala SMKN 2 Dikirim Mendikbud ke Jerman AGAR ANGGUN DAN CANTIK BERJILBAB

Kenali Bentuk Wajah dan Tubuh

HIJABERS — Designer profesional Tuti Adib sampaikan materi pada Seminar Hijabers di Gor M. Yamin Payakumbuh, Jumat (28/6). SRI PAYAKUMBUH, HALUAN — Tampil cantik dengan berhijab (berjilbab) bukan perkara sulit. Muslimah hanya perlu mengetahui padu padan warna yang tepat, menyesuaikan busana dengan bentuk tubuh, serta mengenakan hijab yang sesuai bentuk wajah. Hal tersebut disampaikan designer profesional Tuti Adib kepada muslimah Payakumbuh di Gor M. Yamin Payakumbuh, Jumat (28/6). Setiap muslimah harus

mengenali bentuk wajah dan bentuk tubuhnya terlebih dahulu sebelum memilih busana, warna, dan jilbab yang cocok. Selain itu, gaya berbusana harus disesuaikan pula dengan waktu dan tempat. Busana harian, ke kantor, atau ke pesta tidak bisa disamakan. Busana ke kantor harusnya lebih sederhana ketimbang ke pesta. “Busana ke pesta bukan berarti seperti toko berjalan, yang mengenakan banyak aksesoris dibaju, ditangan, hingga dijilbab. Kesannya,

berlebihan”, ujar Tuti. Tuti menegaskan, jika baju pesta sudah dipenuhi detail blingbling, hijab yang digunakan sederhana saja untuk menghindari kesan norak. Karena menurut Tuti memilih busana yang tepat bukan saja persoalan cantik atau tidak, tapi juga menunjukkan jati diri, “My Dress Is My Identity (Busanaku adalah Identitasku)”. Busana berjilbab menandai identitas seorang wanita muslimah. Busana yang tidak rapi dapat menandakan orangnya tidak rapi pula. Seseorang berpakaian berlebihan ke kantor bisa saja dicap jelek oleh orangorang yang melihatnya. Pada acara yang dihadiri Ketua Dekranasda Payakumbuh yang juga istri Walikota Payakumbuh Henny Riza Falepi dan istri Wakil Walikota Payakumbuh Rasyidah Suwandel itu, Tuti Adib juga memperagakan tutorial hijab yang gampang dikenakan, namun tetap terlihat cantik dan anggun. Seminar Hijab Tuti Adib yang diikuti 50 orang muslimah Payakumbuh tersebut merupakan salah satu rangkaian dari acara Payakumbuh Fashion Week 2013 yang telah berlangsung dari tanggal 25 Juni kemarin. (h/smt)

PAYAKUMBUH, HALUAN — Kepala SMKN 2 Payakumbuh Drs. Busrizal Djaafar bersama 23 kepala SMKN Kepala SMKN terbaik di Tanah Air dikirim Mendiknas ke Jerman. Rombongan ini, dipimpin Direktur Pembinaan SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Ir. Anang Tjahyono, MT, akan berpartisipasi pada Worldskill Competition 2013 di Leipzing Jerman, 1-7 Juli 2013. Keterangan Kepala SMKN 2 Busrizal Djaafar, di sekolahnya di Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Payakumbuh Barat, Jum’at (28/6), selama di Leipzing, rombongan di antaranya akan mengunjungi dua sampai tiga institusi atau industri yang relevan di Kota Friedrich dan Frankfurt, Jerman. Selain itu, juga mengamati seluruh penyelenggaraan lomba kompetensi kejuruan tingkat internasional dan pencapaian kompetensi kejuruan

dari berbagai negara peserta, serta mengamati sarana dan prasarana 46 bidang lomba yang dilombakan Worldskill. “Banyak keuntungan yang akan kita peroleh dengan mengamati Worldskill tersebut. Selain membuka mata dan wawasan, iven ini akan memperlihatkan kepada dunia SMK industri dan otomotif di Indonesia, terutama SMKN 2 Payakumbuh, bahwa kita masih harus berpacu lagi mengejar ketertinggalan dalam dunia tersebut,” kata Busrizal. Menurut Busrizal, keikutsertaannya dalam kegiatan Worldskill itu, akan dimanfaatkan sebaik-baiknya, guna diterapkan dan dikembangkan di SMKN 2 Payakumbuh. Bersama seluruh majelis guru, Busrizal berprinsip, SMKN 2 Payakumbuh boleh jauh dari kota industri besar di Puau Jawa, tapi soal kemapuan dan kompetensi guru dan siswa harus terdepan dalam segala hal. “Kami ingin mencetak tamatan SMKN yang siap pakai diduni industri dan otomotif,” tegas Busrizal yang selama ini tergolong gigih memburu dana pembangunan infrastruktur dan fasilitas sekolah ke pusat. (h/smt)

50 Wanita Rawan Sosial Terima Paket Sembako PAYAKUMBUH, HALUAN — Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Payakumbuh Drs. Yummardius bersama Kadis Sosial Provinsi Sumbar diwakili Dra. Elfita, menyerahkan, 50 paket sembako senilai Rp300.000 kepada 50 wanita rawan sosial di Kecamatan Payakumbuh Timur. Paket sembako, di antaranya minyak goring, gula pasir dan beras

serta makanan kaleng lainnya. Penyerahan paket sembako tersebut berlangsung di Kantor Camat Payakumbuh Timur, di Kelurahan Balai Batimah Tiakar. Dihadiri Sekretaris Kecamatan Payakumbuh Timur, Keprinasdi, S.Sos, sejumlah pejabat Dinas Sosial Naker serta 14 kepala kelurahan di Payakumbuh Timur. Paket sembako yang diserah-

kan Dinas Sosial Sumbar, sangat membantu keluarga ke-50 wanita rawan sosial dimkasud. Dalam rangka menghadapi puasa Ramadhan ini, pemberian paket sembako itu, sangat dirasakan manfaatnya bagi wanita itu. “Kita senang dan sangat terbantu dengan program Dinas Sosial itu,” sebut Kadis Sosial Payakumbuh Yummardius. Dalam rangka meringankan

beban keluarga miskin itu, banyak program yang diluncurkan pemko, pemprov dan pemerintah pusat. Pasca kenaikan BBM, katanya, pemko merasakan beban yang menghimpit keluarga berpendapatan tetap. Karena itu, seyogianya, bantuan yang diterima dimanfaatkan dengan baik dan diatur penggunaannya. Sekcam Payakumbuh Timur Keprinasdi, mengajak warga

untuk waspada dengan cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini. Kehidupan masyarakat, terutama kalangan keluarga kurang mampu, jangan sampai bertambah deritanya, akibat dilanda bencana. Karena itu, tindakan preventif, dengan menebang pohon-pohon tua yang lapuk, akan lebih baik sebelum terjadi musibah, simpulnya.(h/smt)

Lancar, Pembangunan Jalan Pangkalan – Gelugur

RUAS jalan Pangkalan menuju Gelugur siap diaspal. SYAFRILNITA

PANGKALAN, HALUAN — Pembangunan dan pelebaran jalan kawasan strategis Pangkalan menuju Galugur kecamatan Kapur IX, kabupaten Limapuluh Kota terus dikebut dan berjalan jalan lancar. Pengerjaan jalan hingga ke batas Rokan Hulu Riau ini dilaksanakan PT.ATR (Anugrah Tripa Ray). “Pengeraan berjalan lancar dan hingga medio Juni pengerjaan tahap I sudah rampung 20 persen,” jelas Satker Jalan Wilayah I Sumba Ir. Dahler

disertai H.Isman. Abe Handoko dari Logistik PT.ATR (Anugrah Tripa Raya) yang dihubungi Haluan secara terpisah memang membenarkan, bahwa dalam evaluasi minggu ketiga Juni, sudah tercapai 20 persen. “Berdasar hasil evaluasi tersebut, kalau tak ada halangan non tekhnis, pertengahan September mendatang sudah dimulai pelebaran jalan tahap I sepanjang lebih kuang 6 Km dari lebar 3,5 meter menjadi 6 meter itu sudah dimulai pengerjaan

lapisan beton (laston) ,” tambaha Abe Handoko. Sewaktu Haluan turun kelapangan , intensitas kerja alat berat eksavator, loder, damtruk ataupun pekerja dengan manual cukup tinggi. Kesibukan pemasangan tembok dam, serta pemadatan pelebaran jalan kiri – kanan didaerah Banjar Ronah dan Lubuak Omeh Pangkalan Koto Baru, sampai sore masih terlihat. Sejak awal start pengerjaan April 2013, rata - rata setiap

hari tenga kerja mencapai 40 orang, termasuk di unit AMP didaerah Gunung Melintang batas kecamatan Pangkalan Koto Baru dengan Lubuak Alai kecamatan Kapur IX. Tahap I PT.ATR merealisir dana untuk pelebaran jalan sepanjang 6 Km itu dan final pengerjaan tahap I Desember 2013, dan tahun berikut berlanjut tahap – demi tahap, hingga sampai Galugur kecamatan Kapur IX ruas jalan lebar 6 meter itu berlanjut sampai daerah >> Editor: Dodi Nurja

Galugur. Dengan badan jalan lebar 6 meter dan lapisan beton, maka arus lalulintas berbagai jenis kenderaan tidak akan terkendala lagi. Angkutan bermuatan gambir, karet, batubara, dan hasil pertanian warga trasmigrasi dengan kendaraan bertonase tinggi, nantinya akan semakin lancar. “Pengerjaan jalan Pangkalan – Gelugur sampai saat ini dapat perhatian dan dukungan penuh masyarakat sehingga berjalan lancar,” jelas Abe.(h/snt) >> Penata Halaman: Irvand

BUKITTINGGI DAN AGAM 13

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

LINGKAR Pengelolaan Kearsipan dan JRA Disosialisasikan AGAM, HALUAN— Kantor Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Agam mengadakan Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 tahun 2012, tentang pelaksanaan UU Nomor 43 tahun 2009, mengenai ke arsipan serta penyusunan Jadwal Retensi Arsip (JRA) di Aula Kantor Bupati setempat, Kamis (27/6). Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Agam Irwan Fikri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala SKPD beserta pengelola kearsipan di lingkungan kerja SKPD Pemerintah Kabupaten Agam. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengatakan, arsip memiliki arti penting untuk kelancaran penyelenggaraan sebuah organisasi. Pengelolaan dan pemeliharaan arsip merupakan pekerjaan yang mudah ketika tata cara dan aturan dipahami dengan baik. “Saat ini pengelolaan arsip masih dianggap sebagai pekerjaan tidak penting. Mengelola arsip adalah pekerjaan yang rumit, tidak banyak orang yang peduli dengan arsip. Sehingga, apabila arsip dibutuhkan banyak arsip yang sulit dicari,” katanya. Menurutnya, Sosialisasi dan Penyususnan JRA merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam rangka mewujudkan pemerintahan bertanggung jawab. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Agam Danil Depo mengatakan, mengurus kearsipan merupakan salah satu urusan wajib dalam penyelenggaraan pemerintah. Sebagai sesuatu urusan yang penting, diperlukan individu, aparatur SKPDyang mengerti mengurus kearsipan. Ia berharap Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 tahun 2012, tentang pelaksanaan UU Nomor 43 tahun 2009, mengenai kearsipan serta penyusunan Jadwal Retensi Arsip bisa dipahami peserta dengan baik, sehingga pengelolaan kersipan bisa tertata dengan bagus. (h/yat

Pelabuhan Kapal Nelayan Segera Dibangun AGAM, HALUAN— Pemkab Agam akan mewujudkan harapan masyarakat nelayan Pantai Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara untuk membangun pelabuhan kapal nelayan mulai tahun 2014 mendatang. ”Mudah-mudahan rencana

pembangunan dermaga tersebut akan diawali tahun 2014 depan dengan dana sekitar Rp5 miliar dari kementrian kelautan dan perikanan pusat. Namun pembangunannya dilakukan secara bertahap karena keterbatasan danaa, sampai selesai pelabuhan

yang sangat didambakan nelayan itu akan menelan biaya mencapai Rp50 miliar,”kata Kadinas Kelautan dan Perikanan Agam Ermanto. Dikatakannya lagi master plan pelabuhan tersebut telah diserahkan ke Kementrian Kelautan dan Perikanan dalam pertemuan di

Bali baru-baru ini. Namun sebagai dermaga yang layak bagi nelayan setempat, di sekitar Pantai Tiku juga perlu dibangun pemecah ombak dan dilakukan pengerukan terhadap muara sungai yang telah mendangkal. Jumlah alat tangkap ikan nelayan di Tiku saat ini,

kapal sekitar 50 unit, tonda sekitar 35 unit, payang 50 unit, alat tangkap ikan tersebut hanya diparkir di pinggir pantai yang rawan terhadap hempasan ombak, apalagi saat ombak besar banyak yang mengalami kerusakan. (h/ ks)

Satpol PP Bakal Razia Petasan AGAM, HALUAN — Satuan Polisi Pamong Praja Agam bakal mulai melakukan razia petasan untuk menjaga keamanan dan kekhusukan umat Islam dalam beribadah selama bulan Ramadan 1434 Hijriah. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Agam Olkawendi kepada Haluan, Jumat (28/6) di

Lubuk Basung mengatakan, Razia petasan akan digelar di sejumlah kecamatan, terutama di pasar

tradisional. Selain itu, Satpol PP juga akan menekan pengiriman petasan dari luar wilayah masuk ke Kabupaten Agam. Ia menjelaskan, biasanya jelang dan selama bulan Ramadan banyak pedagang mengambil moment untuk menjual pesatan, kembang api, maupun sejenisnya. Petasan dibunyikan umumnya oleh

anak-anak dan remaja saat umat Islam sedang menunaikan salat tarawih pada malam hari. “Bulan suci Ramadan merupakan salah satu bulan yang sangat ditunggu umat Islam. Kedatangannya membawa banyak berkah kepada semua orang. Banyak masyarakat mengambil kesempatan untuk berdagang.

HUTAN LESTARI—Hutan di sekitar Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya masih lestari karena dijaga bersama dengan kesepakatan adat, itu pulalah yang membuat wali nagarinya memperoleh anugrah Kalpataru 2013 dari Presiden RI.KASRA SCORPI

Semuanya tidak menjadi masalah asalkan tidak menggagu kekhusukan umat Islam untuk beribadah,” katanya Menurutnya, razia petasan bukan berarti Satpol PP melarang masyarakat untuk mengambil keuntungan pada bulan Ramadan. Namun upaya ini dilakukan untuk menghindari kegaduhan sehingga menganggu masyarakata lain yang sedang beribadah. Razia semata bertujuan agar umat Islam lebih khusuk dalam melaksanakan ibadah selama Ramadhan. “Target razia adalah mercon dan kembang api yang kini sudah mulai bermunculan,” ungkapnya. Dikatakan Olkawendi, selama bulan puasa, selain razia petasan, pihaknya juga akan rutin menggelar penyakit masyarakat. “ Satpol PP Agam tidak hanya melakukan razia petasan selama bulan Ramadan. Namun razia terhadap penyakit masyarakat terus berjalan, bahkan frekuensi nya jauh lebih ditingkatkan,” ungkap Olkawendi. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Agam menginginkan pelaksanaan ibadah umat Islam selama bulan Ramadan bisa terlaksana dengan khusuk. Tidak diganggung maupun bercampur dengan kebisingan, dan penyakit masyarakat. (h/yat)

Pembangunan Bukittinggi Dibahas Seharian BUKITTINGGI, HALUAN—Persoalan mitigasi bencana dalam pembangunan kota mengapung dalam Seminar Grand Scenario Bukittinggi yang digelar di Istana Bung Hatta atau gedung Tri Arga Bukittinggi, Kamis (27/6). Kota Bukittinggi yang terletak di zona merah bencana gempa, longsor dan angin kencang diharapkan menjadi kajian dalam setiap pembangunan. “Sebelum membangun, cek kembali apakah bangunan sudah sesuai dengan daya tahan tanah, pergerakan tanah, ancaman gempa bumi dan bencana lainnya. Jangan sampai setelah dibangun rusak akibat bencana, menimbulkan korban lagi,” ujar seniman senior Bukittinggi Lala Iswandi, selaku salah seorang peserta seminar. Lala Iswandi menuturkan, sudah lama tidak ada penelitian tentang struktur tanah di Kota Bukittinggi. Beberapa kali diguncang gempa bumi, Lala khawatir akan mempengaruhi struktur tanah di Kota Bukittinggi, sehingga berdampak pada ketahanan suatu bangunan. Menyikapi hal ini, Ir. Zulfikar Albar selaku Urban Engrigional Planing dan Praktisi Perencanaan

Perkotaan, sekaligus salah seorang narasumber dalam seminar ini, menganjurkan agar pemerintah bersama peneliti Jepang melakukan ekspedisi bersama untuk mengetahui struktur tanah di Kota Bukittinggi. “Kota Bukittinggi termasuk zona merah bencana, terutama gempa bumi. Seperti diketahui, dalam tanah sepanjang Kota Bukittinggi dipenuhi lubang Jepang. Saya menilai, lubang Jepang yang dulu tidak sekokoh sekarang ini. Oleh karena itu, pemerintah perlu kerjasama dengan Jepang untuk melakukan ekspedisi masalah tanah ini,” ujar Zulfikar Albar. Zulfikar juga kurang setuju terhadap pembangunan hotel bertingkat di Kota Bukittinggi yang dibangun di sekitar bibir ngarai, karena sangat beresiko besar bagi keselamatan pengunjung dan warga sekitar ketika terjadi bencana. Terkait pembangunan di Kota Bukittinggi, Zulfikar berpendapat, pemerintah harus mampu merangkul semua komponen masyarakat yang tidak saja ber-KTP Kota Bukittinggi, tapi

juga bisa merangkul warga sekitar di kawasan Agam timur. “Pembangunan Bukittinggi juga harus bisa mengadopsi kota modern seperti green city. Pengertian green city tidak harus hijau, tapi harus memperhatikan mitigasi bencana. Bangunan itu juga tidak boleh kampungan, artinya kita harus mengadop kearifan lokal yang dipadu dengan konsep pembangunan kota modern. Jadi, kearifan lokal tidak hilang, yang modern-nya muncul,” jelas Zulfikar. Zulfikar juga menganjurkan, pembangunan itu tidak hanya dilakukan pemerintah sendiri saja, tapi besama-sama masyarakat, karena sosial minang Bukittinggi salingka menurutnya sangat luar biasa. Hal ini bisa dibuktikan dengan munculnya niat perantau Minang asal Bukittinggi yang siap mermbantu prembangunan Kota

Bukittinggi. “Permerintah hanya perlu membangun networking dengan perantau yang peduli, yang tidak peduli tidak perlu,” tambah Zulfikar. Menanggapi seminar sehari ini, Walikota Bukittinggi Ismet Amzis berharap kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun, karena komponen pembangunan menurutnya tidak hanya pemerintah saja, tapi juga ada pihak swasta dan komponen masyarakat. “ S a y a sangat setuju jika dari e m p a t unggulan program Bukittinggi

difokuskan pada salah satu atau dua program saja, misalnya fokus pariwisata atau perdagangan saja, yang penting bagaimana penduduk terlayani, pendatang atau wisatawan juga terlayani,” ujar Ismet. Ismet mengatakan, saat ini pemerintah akan menunggu hasil rumusan seminar tersebut secara tertulis, sebagai rujukan

>> Editor : Afrianita

pemerintah dalam membangun. Seminar ini digagas oleh Majelis Bukittinggi yang merupakan sebuah lembaga yang dibentuk oleh sembilan tokoh dan ninik mamak di Bukittinggi dan sekitarnya yang sudah berusia lanjut, yang bertujuan untuk mengembangkan Bukittinggi dan sekitarnya ke arah yang lebih baik. (h/wan)

>> Penata Halaman : Jefli

14 WANITA DAN KELUARGA

RABU RABU, 1929JUNI SABTU, JUNI2013 2013MM SABTU 1020SYA’BAN SYA’BAN1434 1434HH

Mengelola Gaji Supaya Bisa Hemat Mengelola gaji supaya bisa hidup hemat tidaklah mudah karena begitu banyak godaan di dunia ini. Apakah kamu salah satu orang yang gampang tergoda berperilaku konsumtif? Jika iya, ada baiknya k a m u

merenungi tips berikut ini dan mulai menerapkannya supaya gaji kamu bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang positif. Apalagi kalau bukan untuk ditabung sebagai bentuk investasi di masa depan. Begitu menerima gaji langsung sisihkan minimal 20 persen untuk ditabung dan jangan sekali-kali menariknya kecuali karena keadaan terpaksa.

Gunakan 80 persen sisa gaji kamu untuk hal yang berguna seperti memenuhi kebutuhan hidup, membayar cicilan atau kredit (jika punya utang), beli pulsa, perawatan kendaraan serta hiburan sederhana. Ingat berbelanjalah berdasarkan kebutuhan d a n bukan berdasarkan keinginan. Kebutuhan

merupakan yang utama sementara keinginan bisa kamu tunda. Jangan sampai “besar pasak daripada tiang!” Tekan sebisa mungkin pengeluaran kamu hingga setidaknya impas dengan gaji yang kamu dapatkan. Hindari berhutang. Jika memang ada kebutuhan yang memang perlu dibeli dan harganya melebihi gaji kamu seperti motor atau mobil, cobalah untuk mengkredit. Inipun dengan perhitungan matang sehingga setiap gajian kamu masih bisa menabung, walaupun sedikit, sambil melunasi kredit. Hindari kartu kredit karena akan membuat kamu tergoda berbelanja. Memang saat berbelanja sangat mudah tidak perlu mengeluarkan uang tapi ingatlah awal bulan karena tagihan kartu kredit akan datang dan pastinya akan membuat kamu pusing.

Selalu cek penerimaan dan pengeluaran kamu setiap bulannya. Karena dari sini kamu bisa menganalisa pengeluaran apa yang bisa dikurangi atau kamu tiadakan sehingga bisa dialihkan untuk menambah tabungan. Terus tingkatkan motivasi dari diri sendiri untuk tidak tergoda konsumtif kembali sehingga lambat laun kamu akan terbiasa dengan gaya hidup hemat dan sederhana. Jika sanggup dan ada waktu, pertimbangkan untuk mencari kerja sampingan sehingga ada penerimaan extra di setiap bulannya. Apapun cara yang kamu terapkan untuk bisa mengelola gaji dan hidup hemat, semuanya harus dimulai dari niat dan tekad kamu sendiri. (h/net)

Cara Menabung dan Hidup Hemat

Resep

Tahu Cah Cabai Gendot Bahan : 5 buah tahu ukuran sedang, potong dadu atau menurut selera 3 buah cabai gendot, potong-potong 2 butir bawang merah, iris tipis 1 siung bawang putih, iris tipis 1 sdm saus tiram 1 sdm kecap manis 1/2 sdt garam 1/2 sdt penyedap 100 ml air Cara Membuat Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum. Masukkan potongan tahu, cabai gendot, aduk rata. Beri garam, penyedap, saus tiram dan kecap manis, aduk rata. Tuang sedikit air, aduk dan masak hingga matnag dan bumbu meresap. (h/*)

ADA pepatah yang mengatakan “hemat pangkal kaya”, ini maksudnya apabila kita rajin menyimpan banyak uang dan hidup sederhana tidak berlebihan maka pada akhirnya kita akan dapat menikmati hasil yang membahagiakan. Berikut ini adalah beberapa tips menabung uang yang mungkin berguna bagi anda : 1. Menabung di Bank yang Terpercaya.

Menabung di bank mungkin akan memberikan kita keuntungan bunga bank atau bagi hasil usaha karena uang yang kita setorkan digunakan pihak bank untuk investasi 2. Simpan Uang Receh Anda yang Tidak Terpakai. Ketika punya banyak uang receh sebaiknya sebagian anda simpan di suatu tempat yang aman dari tangan-tangan jahil termasuk tangan jahil anda sendiri.

3. Jangan Menabung Uang Terlalu Banyak (Investasi). Batasilah menabung uang dalam bentuk cash dalam tabungan biasa atau deposito agar uang yang anda miliki tidak terus berkurang nilainya dimakan waktu dan inflasi walaupun secara nilai uang anda terus bertambah dari waktu ke waktu. 4. Hilangkan Emosi Sesaat, Gaya Hidup Boros dan Gengsi. Hidup sederhana adalah kunci kebahagiaan. Hidup yang terlalu glamour, penuh gengsi, suka pamer kekayaan, senang dipuja-puji orang lain, dan sebagainya hanya akan menjerumuskan anda pada kebodohan dan kemiskinan di masa mendatang. Jadilah orang yang low profil / rendah diri tetapi bila orang lain tahu kenyataan pada diri anda makan orang itu akan terkagum-kagum. 5. Lakukan Perencanaan Hidup yang Matang. Buatlah tahapan-tahapan dalam hidup anda secara mendetail serta nilai uang yang dibutuhkan untuk menggapainya seperti untuk sekolah, kuliah, mencari pekerjaan, menikah, membeli kendaraan, berobat, biaya sekolah anak, biaya makan, rekreasi, membuka usaha dan lain sebagainya. Dengan begitu anda akan semakin bijak dalam melakukan pengeluaran setelah tahu seberapa besar dana yang anda butuhkan kelak. (h/net)

Ketika Terlilit Hutang

HIDUP manusia memang tidak pernah lepas dari masalah. Apalagi kalau masalah itu adalah hutang. Sudah menjadi rahasia umum jika keinginan seseorang terkadang lebih besar daripada kebutuhannya. Hal inilah yang

memicu seseorang untuk mengambil jalan tengah lewat berhutang. Padahal jika mau bersabar dan disiplin dalam pengelolahan finansial, seseorang tidak perlu berhutang. Kalaupun terpaksa berhutang,

tetap bisa menjalani hidup tanpa beban. Bagaimana caranya agar hidup tetap berjalan meskipun terlilit hutang? Beberapa tips berikut ini perlu untuk dicoba. • Buatlah anggaran pendapatan dan pengeluaran bulanan. Perempuan aktif baik yang bekerja maupun ibu rumah tangga terkadang lupa untuk mencatat kebutuhan dan keinginan dalam kurun waktu satu bulan. Apalagi bagi mereka yang berpenghasilan tinggi, sehingga tidak perlu pikir panjang saat ingin membeli sesuatu. Tinggalkan kebiasaan buruk ini. Mulailah membuat anggaran bulanan secara detail apa saja yang kita butuhkan selama satu bulan. Berapa penghasilan kita perbulannya dan sebagainya. Dengan demikian kita bisa melihat berapa rupiah bisa kita sisihkan untuk membayar hutang. • Dahulukan membayar hutang daripada keinginan pribadi. Saat kita melihat penghasilan kita, terkadang

muncul sifat sayang untuk membayar hutang dan cenderung mendahulukan membeli barang yang kita inginkan. Sikap seperti ini justru akan memperpanjang daftar hutang kita. Atau justru dapat teguran dari pemberi hutang. Karena itulah dahulukan membayar hutang jika sudah ada uang. Kalau tidak bisa, rundingkan untuk membayar secara kredit. Tapi jangan sampai terlambat membayarnya, agar kepercayaan pemberi hutang kepada Anda tetap terjaga. • Biasakan hidup hemat Jangan memaksakan diri untuk membeli barang-barang yang tidak perlu. Perempuan biasanya mempunyai keinginan yang lebih besar daripada laki-laki. Sebagai perempuan harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Untuk membedakannya, kebutuhan berarti sesuatu yang jika tidak mendapatkannya akan berpengaruh pada hidup mati kita. Misalnya beras, pendidikan, dan lain-

lain. • Jangan tergiur membeli barang-barang kredit. Barang kredit biasanya dilirik oleh sebagian besar perempuan. Alasannya pembayarannya dapat diangsur dan lebih murah. Usahakanlah menabung sedikit demi sedikit jika ingin membeli sesuatu. Kalaupun harus membeli secara kredit karena keuangan yang tidak memadai, usahakan barang yang dimaksud adalah benar-benar kebutuhan. Seperti rumah atau kendaraan. • Tetap ceria dan rajin sedekah. Banyak perempuan yang selalu mengeluh jika terlilit hutang. Padahal jika dijalani dengan sikap bijak dan tetap ceria, hutang tidak akan menjadi beban. Sementara dengan memperbanyak sedekah, bukannya membuat harta kita berkurang. Tapi justru mempermudah kita melunasi hutang. Karena bersedekah berarti membersihkan harta kita. (h/prc)

BERANDA IBU GUBERNUR

Ibu Peduli Keluarga 1. Ketua TP-PKK Sumbar, 2. Ketua Dekranasda Sumbar 3.Ketua P2TP2A (Pusat Perlindungan Terpadu Perempuan dan Anak )Sumbar 4.Ketua Forum Silaturahim Majelis Ta’lim Sumbar 5.Ketua BK3S Sumbar, 6. Penasehat Bundo Kanduang Sumbar, 7.Penasehat BKOW. 8. Ketua Umum Forum PAUD Sumbar Kolom ini khusus yang kami sajikan untuk pembaca, berupa Tanya jawab seputar masalah wanita dan keluarga, yang diasuh langsung oleh Ibu Gubernur Sumbar Ny. Hj. Nevi Zuarina Irwan Prayitno. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar masalah wanita dan keluarga, silahkan kirimkan SMS Anda ke nomor 081363155253, atau (www.nevi-irwan.com, twitter: Nevizuairina47, Facebook: Nevi Zuairina Irwan), dan pertanyaan ini akan dijawab langsung oleh Ibu Nevi Irwan Prayitno secara bergantian.

“Ingin Sehat, Ayo Makan Ikan” Ida, Solok (08126798xxx) Assalamu’alaikum Wr.Wb, Ibu Gubernur yang baik, sebagai ibu Ketua TP-PKK, saya ingin bertanya kepada Ibu mengenai menu yang bergizi untuk menjaga kesehatan keluarga, mengingat sekarang harga sembako serba mahal, apalagi dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM, sementara harga barang sudah naik duluan. Mohon masukan ibu, bagaimana kita menyikapi hal ini. Terimakasih.Wassalam Jawaban Ibu Gubernur : Wa’alaikumsalam Ibu Ida. Kualitas tubuh sangat ditentukan oleh makanan yang masuk ke dalam tubuh. Makanan sehat adalah makanan yang bebas dari bibit bakteri, segar dan tidak busuk, bebas dari zat kimia dan tidak rusak gizinya akibat proses pemasakan, serta memberikan hasil optimal bagi tubuh. Selain itu, kunci utama memilih makanan sehat dan bergizi terletak pada keseimbangannya dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Kandungan gizinya, cukup karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Mencari solusi murah dan bergizi bagi masyarakat yaitu dengan menjadikan ikan sebagai konsumsi utama keluarga. Manfaat Ikan bagi kesehatan diantaranya mengurangi resiko stroke & serangan jantung, rendah lemak, kaya protein, vitamin dan mineral, mengurangi kolesterol ldl, mengurangi peradangan dan sakit sendi, minyak ikan untuk janin dan bayi menyusui serta nutrisi otak. Daerah kita kaya akan hasil laut terutama ikan, sehingga sangat murah untuk memperolehnya, selain itu dari segi harga, ikan jauh lebih murah dibanding protein daging dan ikan dan dengan gizi yang sangat kompleks. Pada kesempatan ini, saya juga menghimbau untuk pemanfaatan ikan bilih sebagai salah satu alternatif perbaikan gizi keluarga. Ikan bilih merupakan sumber protein, lemak dan vitamin yang baik dan prospektif dengan keunggulan pada kelengkapan komposisi asam amino dan mudah dicerna. Kandungan gizi dalam daging ikan bilih adalah, untuk ikan segar mengadung protein 13.02 persen, bilih bakar (19,86) dan bilih goreng (22,66). Kemudian, kandungan lemak daging bilih segar 4,62 persen, bilih bakar (7,6) dan bilih goreng (6,2). Kandungan kalsium bilih segar 2,2 persen, bilih bakar (3,86) dan bilih goreng (1,52). Untuk kandungan magnesiun pada daging bilih segar 0,18 persen, bilih bakar (0,24) dan bilih goreng (0,36). Kandungan phospor pada bilih segar 1,2 persen, bilih bakar (1,93) dan bilih goreng (1,05). Selanjutnya, daging bilih segar mengandung kadar air 75,62 persen, bilih bakar (1,12) dan bilih goreng (1,04). Kandungan kadar abu bilih segar 6,4 persen, bilih bakar (10,69) dan bilih goreng (8,39). Mengingat besarnya kandungan gizi dalam daging ikan bilih bagi kesehatan manusia, maka bahan pangan dari ikan ini merupakan pilihan tepat untuk diet dimasa depan. Keunggulan utama protein ikan bilih dibanding ikan lain adalah kelengkapan komposisi asam amino dan kemudahan untuk dicerna, mampu meningkatkan kinerja otak dan mampu membantu pertumbuhan tulang & gigi pada anak. Selain itu kandungan zincnya lebih tinggi kalau dibandingkan dengan hewani lainnya. Uniknya Ikan bilih ini tidak dapat hidup selain di danau Singkarak yang merupakan habitatnya, kalaupun keberadaannya ditemukan di sungaisungai kecil sekitarnya itu merupakan terusan dari danau. Bahkan pernah suatu kali ilmuwan Amerika berkunjung dan membawa bibit bilih ini ke negaranya untuk dikembangkan, namun hasilnya nihil, meski menggunakan teknologi dan peralatan canggih jenis apapun ikan bilih tetap tak bisa hidup. Hal ini dikarenakan oleh adaptasi ikan yang luar biasa terhadap susunan kimia air Danau Singkarak yang unik, dan rasa ikan bilih ini apabila sudah diolah menjadi masakan lebih enak, gurih dan manis daripada bilih yang ada di didaerah lain. Sehingga kita patut bersyukur dan bangga karena rahmat Allah adanya ikan bilih di danau singkarak khususnya, Sumatera Barat umumnya. Selanjutnya, tentu juga dengan tidak mengurangi keistimewaan ikan-ikan lainnya, saya menghimbau masyarakat Sumatera Barat untuk menjadikan ikan sebagai konsumsi favorit keluarga. Ikanpun bias dijadikan berbagai macam aneka panganan yang lezat sehingga keluarga tidak bosan. Kebetulan tanggal 21 Juni kemarin, Forikan Sumbar berkerja sama dengan Dinas Kelautan Perikanan Sumbar dan TP PKK Provinsi Sumbar melakukan lomba masak aneka olahan ikan di Auditorium Gubernuran Sumbar dan sungguh menggembirakan dan luar biasa hasil inovasi masakan dari olahan ikan yang tercipta dari lomba tersebut. Demikianlah yang bisa saya sampaikan, semoga keluarga Sumatera Barat menjadi keluarga yang sehat dan berkualitas tentunya. Wassalam.

>> Editor : Devy Diani

>> Penata Halaman: Rahmi

EKONOMI BISNIS 15

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

Profil

Rahim Mardanis Kembali Pimpin Kadin Padang PADANG, HALUAN— Rahim Mardanis kembali pimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Padang periode 2013- 2018 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Mukota) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Padang, di Hotel Grand Zuri Padang, Jumat (28/6. Rahim Mardanis yang merupakan Ketua Kadin Padang Antar Waktu (PAW) periode 2011-2013, kembali dipercaya 109 anggotanya untuk memimpin asosiasi terbesar dunia

usaha di ibukota Sumbar tersebut dengan mundurnya empat kandidat ketua umum Kadin Padang lainnya. Empat kandidat Ketum Kadin Padang tersebut adalah Ir. Reinier (Ketua Gapeksindo Padang), dan pengurus kadin lainnya seperti Syahril Roza, Alfian Zen dan Sofialdi. Sedangkan Erick Haryona yang santer disebut-sebut ikut pencalonan, batal mencalonkan diri. “Teman-teman masih mempercayakan jabatan ini kepada saya. Ini amanah besar dan berat buat

saya. Karena masih banyak PR yang belum terselesaikan di kepengurusan lama. Sekarang tugas-tugas baru menanti, tugas yang tentu semakin berat. Dikatakannya, saat ini banyak kebijakan yang waktunya tidak tepat. Seperti kenaikan BBM yang terjadi saat bulan puasa semakin dekat, saat tahun ajaran baru dimana masyarakat butuh biaya sekolah anak, plus diberlakukannya pula pajak UMKM mulai awal Juli ini. “Kenapa tidak jauh-jauh hari BBM

dinaikkan, kenapa naiknya harus dekat mau bulan puasa, pas tahun ajaran baru. Ini yang pemerintah belum bisa menjawabnya sampai sekarang. Kadin bukannya tidak pro pemerintah, hanya saja waktunya yang tak tepat, “ ujar Rahim. Dikatakan Rahim, saat ini anggota Kadin Padang yang tersisa hanya tinggal 109 orang saja. Padahal sebelumnya anggotanya mencapai seribuan orang. Hal itu tak terlepas dari ditiadakan sertifikasi badan usaha pengadaan barang

dan jasa non kontruksi. “Karena sebelumnya pengurusan Kartu Tanda Anggota (KTA) kadin dikaitkan dengan persyaratan pelelangan/tender pengadaan barang/ jasa pemerintah, namun kini aturan itu tidak berlaku lagi sehingga tak banyak lagi yang merasa perlu untuk menjadi anggota kadin. Ini juga tantangan berat untuk pengurus baru, bagaimana agar anggota kadin bisa semakin bertambah. Tentu kadin harus bisa memberikan manfaat sehingga kemudian dunia

Rahim Mardanis usaha kembali merasa butuh dan perlu untuk bergabung di bawah naungan kadin,” tutupnya. (h/ita)

Penjual Seragam Sekolah Sepi Pembeli LINGKAR

PADANG, HALUAN — Penjual seragam sekolah di Pasar Raya Padang tidak dapat keuntungan seperti yang diharapkan. Pasalnya saat ini orang tua sudah membeli seragam anaknya di sekolah dan di mal.

BlackBerry Bukukan Kerugian 83 Juta Dollar AS JAKARTA, HALUAN—Produsensmartphoneyang berbasis di Kanada, BlackBerry mengumumkan kerugian yang dicatat perseroan pada kuartal I, lantaran penjualan tidak sesuai dengan yang diharapkan. Pengumuman itu sekaligus menyeret harga saham perseroan tumbang. Dalam penjelasannya BlackBerry mengungkapkan kerugian yang diderita pada periode tersebut mencapai 84 juta dollar AS atau sekitar Rp830 miliar. D i s i s i l a i n , revenue perseroan sebenarnya mengalami kenaikan sebesar 9 persen menjadi 3,1 miliar. Sebelumnya, para analis memperkirakan keuntungan yang diperoleh perseroan setara dengan 7 sen dollar AS per saham. Namun yang justru terjadi adalah kerugian mencapai 13 sen dollar AS per saham. Awal tahun ini BlackBerry meluncurkan produk baru dengan menggunakan platform BlackBerry 10. Produk tersebut menjadi tumpuan harapan bagi perseroan, setelah sebelumnya BlackBerry kehilangan pangsa pasar yang cukup signifikan. BlackBerry menyatakah bahwa telah melakukan pengapalan sebanyak 6,8 juta smartphonespada kuartal I tahun ini, atau lebih tinggi 13 persen dari kuartal sebelumnya. Pengiriman tersebut termasuk 2,7 jutasmartphone dengan layar sentuh, yaitu Z10 dan Q10 yang dilengkapi dengan keyboard . Akan tetapi, jumlah pengiriman tersebut di bawah perkiraan para analis. “Saya membayangkan, betapa konsumen sebenarnya cukup senang dengan produk baru BlackBerry itu, kecuali kompetitor perseroan,” ujar analis industri Jeff Kagan sebagaimana dikutip dari AFP, Jumat (28/6). (h/kcm)

SEPI PEMBELI— Asnimar, salah seorang penjual baju seragam sekolah yang ada di Pasar Raya Padang mengatakan sepi pembeli. Pasalnya saat ini orang tua sudah membeli seragam anaknya di sekolah dan di mal. OSNIWATI

PENERAPAN PAJAK UMKM

Pemerintah Klaim Ingin Bantu Usaha Kecil JAKARTA, HALUAN — Menteri Keuangan Chatib Basri mengklaim pemberlakuan pajak sebesar 1 persen kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk membantu pelaku usaha kecil. Chatib Basri mengatakan melalui penerapan pajak UKM, pelaku usaha kecil bisa menjadi sektor formal yang berdampak positif bagi keberlangsungan usaha mereka. Dia mengaku pendapatan pajak dari pelaku UKM tidak terlalu signifikan. “Ini kan cuma 1 persen pajaknya. Tujuannya bukan untuk mencari tambahan pendapatan

pajak,” ujarnya Jumat (28/6). Dia mencontohkan, jika ada pelaku UKM yang memiliki omzet Rp2,4 miliar, dengan membayar pajak UKM sebesar 1 persen, mereka hanya diharuskan membayar pajak Rp24 juta per tahun atau Rp2 juta per bulan. Jumlah itu, kata dia, sama saja dengan orang membayar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Selain menjadikan pelaku UKM menjadi sektor formal, para pelaku UKM juga perlu diberi insentif, karena sebelum penerapan pajak UKM,

problemnya adalah mereka tidak bisa mengakses kredit ke bankbank melalui pembukuan legal. “Sebenarnya kami mau menolong UKM. Saya yakin mereka senang, karena dengan membayar pajak, pemerintah akan mempermudah segala proses perizinan. Ini yang sedang dalam proses,” klaim Chatib.

Saat ini, kata dia, pihak Kementerian Keuangan sedang mempersiapkan aturan pelaksanaan dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Di samping itu, Chatib juga memastikan, per 1 Juli 2013 mendatang, pajak UKM itu telah diterapkan.

Skema pajak ini, diyakini dapat membuat jumlah UKM di negeri ini meningkat dari 55,2 juta unit saat ini. Tenaga kerja yang ditampung juga bisa lebih dari 101,72 juta orang. (h/kcm)

Asnimar, salah seorang penjual baju seragam sekolah yang ada di Pasar Raya Padang mengatakan sepi pembeli, pernah satu hari hanya ada satu pembeli. “Memang serba sulit saat ini, di antara BBM naik dan berharap dagangan laris manis ternyata harapan saja. Karena menurut sebagian orang tua saat ini sudah banyak yang membeli seragam di sekolah malahan di wajibkan, dan di mal-mal sudah banyak yang menjual seragam dengan harga miring. Biasanya tahun ajaran baru yang lalu dagangan saya untung dua kali lipat, sehingga perhari saya bisa meraup keuntungan hingga Rp500 ribu. Saat ini untuk balik modal saja agak susah. Karena kalau hari biasa baju sekolah ini tidak banyak yang membeli,”ungkap Asnimar. Padahal Asnimar tidak mematok harga terlalu tinggi, dia meraup keuntungan satu stel baju seragam paling tinggi Rp20.000. Karena ambil alih mengenai seragam sekolah tersebut akhirnya pedagang seragam di pasar tradisional hanya mendapatkan harapan semu. Selain itu, di mal-mal juga digelar diskon besar-besaran seragam sekolah mulai dari 20 persen hingga 40 persen. Sehingga orang tua lebih tertarik membeli seragam sekolah di pasar tradisional tersebut. “Sama saja harganya, untuk itu saya membawa anak-anak membeli seragam di Plaza Andasa (PA). karena saya agak kerepotan untuk membawa anak-anak ke pasar selain sumpek dan macet jadi takut terjadi apa-apa. Belum lagi dengan kecopetan, jadi saya cari nyaman sajalah,”ujar Ibu Koma, warga Andalas Padang saat ditemui Haluan, Kamis (27/6) ketika membeli seragam diskon di PA. (h/cw-oos)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli

16

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

LPS Jamin Dana Haji di Perbankan Perbankan Kredit Macet KUR BNI Tembus 10 Persen JAKARTA, HALUAN — Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan industri perbankan sudah mencapai setengah dari target. Sampai 31 Mei 2013, KUR yang disalurkan bank telah mencapai Rp 18,103 triliun atau 50,3% dari target sebesar Rp 36 triliun. Sayangnya, demi mencapai target, rasio kredit bermasalah alias (NPL/Kredit Macet) juga mengalami kenaikan hingga 4,5%. NPL tertinggi dimiliki oleh BNI yang mencapai 10,1%. “Bank BNI merupakan Bank Pelaksana dengan nilai NPL terbesar dalam penyaluran KUR yaitu sebesar 10,1% dan BRI Mikro dengan NPL terkecil yaitu 1,8%. Diharapkan pada periode-periode berikutnya nilai NPL pada bank yang masih di atas 5% bisa turun sehingga penyalurannya lebih tepat sasaran,” demikian dikutip Jumat (28/6) dari pemberitaan Komite KUR. Menanggapi tingginya KUR, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia Tbk, Tribuana Tunggadewi mengatakan beberapa debiturnya memang mengalami kendala. “Karena bisnis nasabah KUR ada yang mengalami kendala. Dan disamping itu klaim asuransi masih belum selesai prosesnya maka NPL meningkat,” kata dia . Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Difi Johansyah mengatakan pihaknya memantau ketat NPL industri perbankan secara keseluruhan. Ia mengatakan jika memang NPL per sektor terlalu tinggi maka pengawas perbankan langsung menindaklanjuti.(h/dtk)

JAKARTA, HALUAN — Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) akhirnya memberikan jawaban tentang isu tidak dijaminnya biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

Lembaga penjamin dana nasabah perbankan ini memastikan, setoran dana haji di perbankan syariah termasuk dana mendapat penjamin LPS. Kepala Eksekutif LPS, Mirza Adityaswara, mengatakan LPS dapat mengkategorikan setoran BPIH calon jemaah haji di rekening Menteri Agama di bank syariah sebagai beneficiary account, asalkan memenuhi

beberapa syarat. Pertama, ada surat pernyataan resmi dari Kementerian Agama bahwa rekening tersebut untuk menunaikan indah haji dan merupakan milik calon jamaah haji yang masuk daftar tunggu. Surat tersebut harus ditembuskan ke Bank Indonesia (BI) dan LPS. Kedua, bank penerima setoran BPIH harus memegang

daftar nama calon jemaah haji termasuk jumlah dana yang disetor. “Sebenarnya dana calon haji dijamin LPS karena jumlahnya Rp 25 juta, artinya tidak melebihi penjaminan,” ujar Mirza, Kamis (27/6). Sebelumnya, muncul kekhawatiran Kementerian Agama tentang dana haji yang di parkir bank syariah. Lembaga yang dipimpin Suryadarma Ali ini PUKUL GONG — (kanan ke kiri) Drs. H. Muhammad Sani Gubernur Kepulauan Riau memukul gong dengan disaksikan Handoyo Soebali Direktur Commercial Banking & SyariahPT Bank CIMB Niaga Tbk, Prof. Dr Quraish Shihab MA - Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan KH. R. Usman Ahmad H- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batam, saat gelar syukuran dan silaturahmi Kantor Cabang Syariah Batam, di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (28/6).

cemas, tidak mendapat penjaminan LPS. Maklum, seluruh dana peserta haji ditumpuk dalam satu rekening atas nama Menteri Agama. Sementara LPS hanya menjamin dana di bawah Rp2 miliar. Berdasarkan data Kementerian Agama, per Maret 2013, total dana haji yang dikelola mencapai Rp55 triliun. Sebesar R 35 triliun ditempatkan di sukuk dan Rp20 triliun pada bank umum dan bank syariah. Mirza menambahkan, untuk bank syariah bunga penjaminan atawa LPS rate tidak diberlakukan, sebab bank syariah hanya mengenal konsep bagi hasil bukan bunga simpanan. “LPS tidak takut mereka akan memberikan bagi hasil besar, sebab bank syariah juga harus bersaing dengan bank konvensional. Mereka harus mempertimbangkan biaya dana yang akan berpengaruh pada margin yang diberikan,” tambah Mirza. Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Yuslam Fauzi, menyambut baik kejelasan ini. Menurut dia, adanya kepastian payung hukum ini akan menambah likuiditas bank syariah, sehingga penyaluran pembiayaan semakin besar. (h/kcm)

CIMB Niaga Syariah Syukuran dengan Mitra Batam BATAM, HALUAN— Untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat dan layanan kepada nasabah di Batam, CIMB Niaga Syariah menggelar syukuran dan silaturahim bersama mitra usaha di Batam, Jumat (28/6). PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperluas jaringan layanan kantor cabang Syariah (KCS), salah satunya adalah KCS Batam yang mulai beroperasi 19 Maret 2013 dan berlokasi di Ruko Mahkota Raya Blok C No 12 B dan 15, Batam Center, Batam, Kepulauan Riau. Ini menjadikan jumlah jaringan layanan syariah CIMB Niaga sebanyak 29 Kantor Cabang Syariah (KCS), 1 Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS), dan meningkatkan

office channeling (OC) dari 533 menjadi 542 OC. Selain itu acara ini juga dilakukan untuk mendekatkan diri kepada nasabah setia CIMB Niaga Syariah dan juga sebagai ungkapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menjadikan CIMB Niaga Syariah besar seperti sekarang ini. Handoyo Soebali, Direktur Commercial Banking & Syariah CIMB Niaga mengungkapkan, Kepulauan Riau khususnya kota Batam, memiliki potensi pengembangan syariah yang sangat besar. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, seperti dikutip dari situs resminya menyebutkan, tekadnya untuk membangun daerahnya menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional

dengan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Melayu yang didukung oleh masyarakat. “Dengan tersedianya berbagai sarana dan prasarana yang sangat menunjang untuk kebutuhan usaha/ bisnis dari para investor, seperti pelabuhan bongkar muat dengan standar internasional, kawasan industri, dan didukung free trade zone area, hal ini sangat mendukung iklim investasi di kota Batam,” kata Handoyo. Berdasarkan Kajian Ekonomi Regional Triwulan IV/2012 Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebesar 8,21% lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2011 sebesar 6,6%. Sektor industri pengolahan, dan

sektor perdagangan, hotel, dan restoran masih menjadi penggerak utama perekonomian di Kepulauan Riau. Sebagai bagian dari Kepulauan Riau, Batam memiliki kontribusi yang cukup penting terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau melalui sektor bisnis dan pariwisatanya. Melihat perkembangan itu, dan menjawab minat serta kebutuhan masyarakat Kepulauan Riau, khususnya kota Batam, Handoyo menambahkan, CIMB Niaga menghadirkan produk dan layanan perbankan syariah melalui pembukaan KCS Batam, setelah sebelumnya hadir di kota ini melalui layanan konvensionalnya. Sementara itu, U Saefudin Noer,

Head of Syariah Banking CIMB Niaga menambahkan, dari sisi kinerja CIMB Niaga Syariah terus menunjukkan performa positif. Berdasarkan publikasi per 31 Maret 2013, CIMB Niaga Syariah berhasil mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp54 miliar, meningkat 153% dibandingkan pencapaian di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp21 miliar. CIMB Niaga Syariah juga mencatatkan pertumbuhan aset menjadi sebesar Rp10,28 triliun per 31 Maret 2013, meningkat 81% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,66 triliun. Sementara untuk dana pihak ketiga (DPK), tercatat sebesar Rp7,69 triliun, atau meningkat 67% dibandingkan periode yang sama tahun

>> Editor : Afrianita

2012 yang sebesar Rp4,60 triliun. CIMB Niaga Syariah terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya nasabah setia CIMB Niaga Syariah, baik melalui inovasi atas produk perbankan syariah, maupun pelayanan kepada nasabah. Faktor pelayanan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan jumlah nasabah. Dalam hal ini, keunggulan pelayanan CIMB Niaga Syariah telah diakui oleh pihak luar dengan diraihnya penghargaan Banking Service Excellence Award 2013 dari Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI) dengan menempati peringkat kedua kategori pelayanan prima diantara unit usaha syariah di Indonesia.(h/ rel/ita)

>> Penata Halaman: Jefli

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

17

UEFA Luncurkan Logo Piala Eropa PARIS, HALUAN — Meski masih tiga tahun lagi, Prancis dan UEFA sudah merilis logo resmi Piala Eropa 2016. Memuat warna-warna bendera tuan rumah, logo tersebut juga memajang Trofi Henri Delaunay. Logo Piala Eropa 2016 diberi tema 'Celebrating the art of footbal'. Bagian tengah logo diisi oleh gambar trofi Piala Eropa dengan corak bendera Prancis berwarna biru-putih-merah. Trofi tersebut terletak di tengah sebuah lingkaran dengan beberapa garis dan corak terdapat pada bagian latar belakang. Warna biru dan merah terlihat dominan pada bagian ini. Dikutip dari situs resmi UEFA, logo tersebut diharapkan bisa membawa kebersamaan dan memunculkan kreatifitas yang mencirikan kebudayaan Prancis, yang memang terdiri dari beraneka latar belakang negara. Logo itu disebutkan juga bisa memberi Euro 2016 ciri yang khas, yang pada akhirnya akan bisa meningkatkan prestise event tersebut sebagai sebuah ajang olahraga terbesar. Diluncurkan dalam sebuah seremoni di Pavillon Cambon Capucines, logo Piala Eropa 2016 ini digarap oleh Bradia Central, sebuah agensi yang menggarap logo Piala Eropa 2012 lalu. Piala Eropa 2016 akan dilangsungkan 10 Juni sampai 10 Juli 2016. Edisi ke-15 Piala Eropa itu juga akan menandai sejarah baru karena untuk kali pertama turnamen akan diikuti oleh 24 tim, setelah sebelumnya sejak 1996 hanya meloloskan 16 tim ke putaran final. Prancis sebelumnya sudah dua kali jadi tuan rumah Piala Eropa yakni di edisi pertama (1960) dan tahun 1984. Les Bleus tercatat dua kali jadi kampiun yakni di tahun 1984 dan 2000. (h/net)

KE FINAL — Spanyol melaju ke Final Piala Konfederasi setelah mengalahkan Italia lewat drama adu penalti. Terlihat Iker Casillas memblok tendangan yang penalti pemain Italia. FIFA

FORTALEZA, HALUAN — Sama-sama punya banyak peluang dan bisa bertahan hingga adu penalti, namun akhirnya Spanyol-lah yang melaju ke final. Memang Italia kalah dalam sisi mental dari La Furia Roja. Dalam laga semifinal Piala Konfederasi 2013 di Estadio Castelao, Fortaleza, Jumat (28/6/2013) dinihari WIB, Italia tanpa diduga meladeni permainan menyerang Spanyol. Statistik Soccernet mem-

perlihatkan Spanyol memang punya 19 tembakan dengan lima on goal serta memegang 54 persen penguasaan bola. Namun Azzurri pun mampu merepotkan Spanyol dengan 13 tembakan dan enam

on goal alias satu lebih banyak dibanding yang mengarah ke gawang Gianluigi. Melewati 120 menit laga, akhirnya pemenang harus ditentukan lewat adu penalti. Satu per satu algojo Spanyol dan Italia sukses menunaikan tugasnya hingga eksekutor ketujuh Italia, Leonardo Bonucci, membuang kesempatan setelah tembakannya melayang jauh di atas mistar. Sebelum menenandang, Bonucci disebut-sebut tak melihat wajah Iker Casillas secara

langsung, entah gugup atau memang itu taktik dari bek Juventus itu. Spanyol akhirnya menantang Brasil di final akhir pekan ini setelah Jesus Navas sukses menyarangkan bola di pojok kanan jala Buffon. 'Matador' menang 76 dan Navas pun meluapkan kegembiraannya. "Saya sangat yakin pada diri sendiri dan juga tim. Saat itu saya tidak memikirkan apapun karena saya tahu apa misi saya saat itu. Dan beruntung saya mampu

melakukannya," ujar Navas seperti dilansi situs FIFA. "Kami kuat secara mental dan itulah yang membuat perbedaan," sambungnya. Keunggulan mental memang dimiliki Spanyol yang sepanjang pertandingan mampu bertahan dari gelombang serangan Italia yang kerap membahayakan jala Casillas. Apalagi pasukan Cesare Prandelli itu punya misi "balas dendam" terkait kekalahan telak di final Piala Eropa lalu.(h/net)

Thohir Kuasai Saham Inter 40 Persen? MILAN, HALUAN — Negosiasi antara Massimo Moratti dan Erick Thohir dilaporkan sudah hampir selesai dan kesepakatan akan segera tercapai. Erick

kabarnya akan membeli 40 persen saham Inter Milan. Sebelumnya, Moratti menyatakan bahwa proses negosiasi antara dirinya dan Erick masih terus berjalan.

Menurut presiden Inter itu, kedua belah pihak ingin menuntaskan pembicaraan yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Dilaporkan Sky Sport Italia dan Mediaset Premium, kesepakatan antara Moratti dan Erick akan segera tercapai. Kesepakatan itu memuat porsi saham Inter yang akan dibeli Erick dari Moratti. Laporan itu

menyebutkan bahwa Erick akan membeli hingga 40 persen saham Inter. Dengan demikian, Moratti tetap menjadi pemegang saham mayoritas dan bisa mengendalikan klub. Selain itu, Erick akan berinvestasi dalam pembangunan stadion baru Inter. Dia juga akan memberikan suntikan dana untuk belanja pemain di bursa transfer. (h/net)

Erick Thohir

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman :Jefli

18 OLAHRAGA Maradona ke Jakarta Pagi Ini JAKARTA, HALUAN — Sempat mengalami penundaan, kini Indonesia dipastikan kedatangan legenda sepak bola dunia asal Argentina, Diego Armando Maradona, Sabtu (29/6) pagi. Kedatangan sosok kelahiran Buenos Aires, Argentina, 30 Oktober 1960, tersebut, menggunakan penerbangan komersial di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Ketua Umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (Basri) Eddy Sofyan, selaku promotor yang mendatangkan Maradona, sudah memastikan kesiapannya. Dikatakan Eddy, mantan pemain klub Boca Juniors, Barcelona, Napoli, Sevilla dan Newell's Old Boys tersebut, berada di Indonesia sejak 29 Juni hingga 3 Juli. Nantinya, bukan hanya Jakarta yang berkesempatan dikunjungi mantan pelatih Timnas Argentina tersebut. Melainkan, Maradona akan menyambangi empat kota besar lainnya, seperti Surabaya, Medan dan Makassar. "Maradona dipastikan hadir dan kami sudah siap 100 persen," kata Eddy. Dilanjutkan Eddy, penjualan tiket untuk bisa melakukan aktivitas bersama Maradona juga hampir ludes. Misalnya saja, untuk bisa ikut coaching clinic, tiket yang sudah terjual sebanyak 600 lembar. Sedangkan tanggo football sebanyak 200, seminar 250, dan gala dinner 250. "Di kota lainnya (Surabaya, Medan dan Makassar) . Lebih jauh dikatakan Eddy, di luar agenda yang sudah ditetapkan pihaknya, Maradona tidak memiliki agenda tambahan seperti mengunjungi warisan sejarah yang ada di Jakarta.(h/net)

PSSI Kerjasama dengan IASL JAKARTA, HALUAN — PSSI merealisasikan kerjasama dengan Association of Sport Law (IASL). Hal tersebut, ditandai dengan MoU antara organisasi pimpinan Djohar Arifin Husin yang diwakili Sekjen PSSI, Djoko Driyono dengan Presiden IASL Dimitrios Panagitopoulos dan Sekretarisnya, Olga Chevchenco di Hotel Atlet Century, Jakarta, Jumat (28/6) petang. IASL merupakan lembaga internasional yang berbasis di Yunani, dan selalu mengembangkan pemikiran tentang hukum-hukum olahraga. Selain itu, PSSI bersedia aktif untuk mencegah terorisme di dalam dunia olahraga bersama IASL. Joko Driyono mengatakan, jika kerja sama tersebut guna menopang program unggulan PSSI berupa Indonesia Millennium Football Development (IMFD). IMFD, merupakan program kerja tahunan PSSI yang digagas Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, Hinca Pandjaitan. "Saya berharap, dengan adanya MoU ini maka sepak bola di Indonesia kian cemerlang dan terbebas dari aksi-aksi terorisme. Projek IMFD kami mulai secara fundamental agar sepak bola Indonesia kian cemerlang di masa depan," terang Joko yang juga menjabat CEO PT Liga Indonesia (PT LI). Dilanjutkannya, program tersebut merupakan hasil kerja tim Task Force yang diketuai La Nyalla Mahmud Mattallitti dan beranggotakan Joko Driyono serta Hinca Pandjaitan.(h/net)

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

East Bengal Intip SP KALKUTA, HALUAN — Laga perempat final AFC Cup 2013 baru akan dilangsungkan September 2013 mendatang. Namun, nuansa persaingan mulai terasa dengan calon lawannya, termasuk wakil India, East Bengal yang akan menghadapi wakil Indonesia, Semen Padang.

HADAPI WAKIL INDIA — Di babak penyisihan lalu, Semen Padang FC sukses menyingkirkan wakil India, Churchil Brothers. Di perempat final, Semen Padang akan kembali berhadapan dengan wakil India, East Bengal 17 dan 24 September mendatang. RIVO SEPTI ANDRIES

Perseman Terus Bayangi Kabau Sirah YOGYAKARTA, HALUAN — Perseman Manokwari menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas Indonesian Premier League (IPL) 2013. Meladeni Persija di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (27/6) sore, Hino Cofu-julukan Perseman--unggul 3-0. John Patikawa membuka kemenangan di menit 29, disusul Marcio Souza menit 39 dan Reinhard Reinhard Rumaekewi menit ke-86. Donasi tiga angka ini mengukuhkan Perseman di posisi kedua klasemen sementara IPL dengan poin 29. Lukas Latuperissa dan kawan-kawan telah menjalani 13 laga dengan hasil sembilan kali menang, dua kali seri dan dua kali kalah. Puncak klasemen masih dikuasai Semen Padang yang mengoleksi 34 poin, sedangkan tempat ketiga menjadi milik Persiba Bantul dengan poin 25. Sekretaris tim Perseman Ishak Krey mengucap terima kasih kepada para pemainnya atas kemenangan yang mereka raih. Kemenangan atas Persija menjadi modal penting bagi pasukannya guna menghadapi laga berikutnya melawan Arema, 3 Juli, dan Persiba,

3 Juli. "Semoga kemenangan ini membuat kepercayaan diri pemain meningkat. Kami harus kejar poin lagi di dua pertandingan sisa agar Perseman tetap bertahan di papan atas," tegasnya. Sementara, Manajer Persija Haris Kadar Hidayat mengakui timnya tidak tampil maksimal karena pemain masih kecapekan. Skuad Persija baru tiba di Sleman siang tadi pukul 12.00 WIB, setelah menempuh perjalanan darat dari Jakarta. "Terus terang anak-anak masih capek. Hanya tiga jam istirahat di hotel langsung ke lapangan untuk bertanding," bebernya. Selain itu, absennya Cornelius Geddy yang cedera juga berpengaruh terhadap permainan Persija. Tapi Haris tetap mengapresiasi perjuangan para pemainya di lapangan. "Mereka sudah bermain maksimal tapi lawan memang lebih bagus. Terutama Marcio Souza, dia beberapa kali mengancam gawang kami. Pergerakannya sulit dimatikan," katanya lagi.

Jamu Persepar Semen Padang sendiri akan melanjutkan laga ke 14 IPL dengan menjamu Persepar Palangkaraya di Stadion H Agus Salim, Rabu (3 /7) mendatang. Tim yang sudah berada di Padang, pasca melakoni tiga laga away di Jawa Tengah dan Jawa Timur, mulai latihan kembali sejak Jumat (27/6). “Persepar Palangkaraya sendiri diperkirakan akan berada di Padang Senin (1/7). Belum ada komunikasi kami dengan mereka soal kedatangan,”kata Media Officer Semen Padang FC, Ronny J Suhatril.(h/net/mat)

Pelatih East Bengal, Marcos Falopa berusaha untuk mencari informasi mengenai kekuatan Semen Padang, lawan yang akan dihadapi pada perempat-final Piala AFC 2013 September nanti. Sejumlah kalangan di East Bengal menyatakan kegembiraan mereka terhindar dari klub-klub Asia Barat. Hanya saja, menurut Falopa, perjumpaan mereka dengan Semen Padang tidak akan mudah, baik di laga kandang maupun tandang. “Tidak ada yang mudah di sepakbola, dan standar kompetisi seperti Piala AFC cukup tinggi. Tak masalah Anda bertemu tim Timur Tengah atau Asia Tenggara. Kami akan menghadapi perempat-final dengan kesadaran Semen Padang bakal menjadi lawan tangguh di kandang dan tandang,” tutur Falopa dilansir Sports Keeda. Dilaporkan goal.com Indonesia bukan negara sepakbola yang asing bagi Falopa, mengingat ia pernah menangani Myanmar. Salah satu pemain Semen Padang, Elie Aiboy, pernah menjadi lawan tim besutannya. “Ya, saya punya sejumlah pengetahuan tentang sepakbola Indonesia, karena saya pernah menghadapi mereka ketika melatih Myanmar, dan menyaksikan tim nasional mereka beberapa kali,” ujar pelatih asal Brasil ini. “Indonesia punya banyak pemain bertalenta bagus, dan selama saya ada di Myanmar, mereka punya banyak pemain dengan skill mumpuni.” “Tentu saja itu kondisi lima tahun lalu. Sekarang kami harus mencari informasi tentang kekuatan Semen Padang, dan mempersiapkannya sesegera mungkin. Kami menaruh respek kepada mereka. Tapi hal paling penting kami bermain dengan gaya kami, dan berusaha memberikan yang terbaik.” (h/net)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Irvand

OLAHRAGA 19

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

PBSI Jaring Atlet Yunior JAKARTA, HALUAN — Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) mulai menerapkan program sport science secara menyeluruh di bidang pembinaan dan prestasi. Kepala bidang pengembangan PB PBSI, Basri Yusuf sudah mulai mencari data fisik minumum untuk atlet usia dini. Rencananya Basri akan menggelar Kejuaraan Yunior Master untuk menyaring pemain yunior berbakat. Kejuaraan tersebut sifatnya undangan dan bukan terbuka untuk umum (open). Hanya pemain peringkat 1-16 yunior nasional saja yang akan dipanggil untuk mengikuti Kejuaraan Yunior Master tersebut. "Program ini kami lakukan untuk memperpendek jarak dan kualitas antara pemain utama (senior) dan pemain muda (yunior) yang diharapkan bisa segera menjadi pemain pelapis," ujar Basri. Menurut Basri, sebenarnya Indonesia memiliki banyak sekali bibit-bibit muda. Tapi untuk menjadikan mereka atlet berkualitas di masa depan perlu ada pengembangan melalui sport science di bidang kepelatihan mereka. Salah satunya adalah mendata kondisi fisik pemain dan teknik bermain mereka. "Kami akan mengambil pemain peringkat top 16 nasional untuk nomor tunggal sementara untuk nomor ganda yang dipanggil hanya peringkat 1 hingga 8 nasional," ujar Basri.(h/net)

Aprilia Kartina Kalahkan Lagi Pelari Vietnam

PADANG, HALUAN — Tiga atlet atletik Sumbar yang tampil di ajang Asean School Games (ASG) 2013 di Hanoi, Vietnam menyumbang medali untuk merah putih.Ketiga atlet itu masing-masing Aprilia Kartina, M Hafidz, serta Yulianti Utari yang sama-sama turun di nomor lari, Rabu (26/6).

PGI Siapkan Pegolf Muda JAKARTA, HALUAN — Persatuan Golf Indonesia (PGI) memberikan kesempatan kepada para pegolf muda berpartisipasi di ajang Indonesia Open yang merupakan bagian dari kalender Asian Tour 2013. Sejumlah 144 pegolf akan berpartisipasi pada kejuaraan yang dilangsungkan di Pantai Indah Kapuk Course pada 28 November sampai 1 Desember mendatang. PGI mendapatkan jatah 30 atlet untuk berpartisipasi di turnamen yang memperebutkan uang tunai sebesar US$750.000. “Saya mengundang banyak pemain muda berada di bawah usia 25 tahun. Kami fokus pada pengembangan pemain muda,” ujar Ketua PGI, Arifin Panigoro, dalam rilis yang diterima wartawan Kamis (27/6/2013). Arifin Panigoro mengaku mempunyai tantangan meningkatkan minat masyarakat Indonesia bermain golf. Oleh karena itu, pada turnamen Indonesia Open dia akan mengundang beberapa pegolf dunia untuk berpartisipasi. Pria yang berprofesi sebagai pengusaha itu mengharapkan para pegolf Indonesia bisa memanfaatkan ajang Indonesia Open untuk meningkatkan kemampuan. “Kita main di Indonesia harusnya lebih menguasai. Diharapkan bisa meraih prestasi, tetapi harus realistis,” katanya. Kejuaraan Indonesia Open kembali diadakan setelah vakum selama tiga tahun.(h/net)

EMAS LAGI — Pelari jarak menengah Sumbar yang membela Merah Putih, Aprilia Kartina kembali meraih emas pada ajang internasional di Vietnam pada kejuaraan ASEAN School Games 2013. PASI SUMBAR

Festival Taekwondo Jadi Iven Tetap PADANG, HALUAN — Ratusan taekwondo-in usia dinia unjuk kemampuan di Gelangangan Remaja UBH, Aia Pacah dalam Kejurda Senior yang berlangsung 2527 Juni lalu. "Kami berharap dengan diselenggarakannya Festival Taekwondoin Usia Dini ini, dapat menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet taekwondo Sumbar masa depan," ujar Master Handrianto selaku Ketua Pengprov TI Festival ini diikuti 60-an peserta yang terdiri dari dojang yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota. Format pertandingan festival ini menampilkan kemampuan teknik

jurus. Festival tahun ini merupakan penyelenggaraan pertama yang diselenggarakan oleh Pengprov TI Sumbar. Festival ini juga dirangkai dengan Kejurda Senior dengan jumlah peserta mencapai 250 taekwondoin dan Padang jadi juara umum. "Rencananya Festival ini akan menjadi agenda resmi dari Pengprov TI. Tahun depan kami akan menyelenggarakannya kembali" ujar, Master Handrianto yang juga Wakil

KEJURNAS DAYUNG YUNIOR 2013 DI PALEMBANG

Nomor Ergometer Sumbang Emas untuk Sumbar PADANG, HALUAN – Atlet dayung Sumbar, Rendi Suhendi Anggara sukses menyumbang medali emas pada Kejurnas Yunior Dayung yang berlangsung di komplek olahraga Jakabaring, Palembang. Kejurnas yang berlangsung mulai 26-30 Juni 2013 ini, diikuti ratusan pedayung yang berasal dari 18 provinsi ini. Pelatih dayung Sumbar, Esneti yang dihubungi Haluan, kemarin, menyebutkan, Rendi berhasil meraup medali emas di nomor ergometer 2000 meter dengan catatan waktu 6.47 menit. Atlet yang kini tengah mendapat gemblengan

di Pelatnas ini berhasil menyisihkan atlet Jawa Barat, Rifa yang finish dengan catatan waktu 6.50 menit. Di tempat ketiga, menyentuh pedayung garis finish dengan catatan waktu “Alhamdulillah, Rendi bisa menyisihkan pesaing terberatnya dari Jawa Barat di partai final yang berlangsung Kamis (27/6),”katanya. Menurutnya, Sumbar punya kesempatan lagi untuk menambah perbendaharaan medali dari nomor kayak double putra 1000 meter. Sayangnya, kayak yang digunakan Iqbal & Muksinin di babak semifinal, terbalik 25

meter dari garis finish . Hasilnya pedayung Sumbar yang melaju di lintasan 1 itu gagal ke final. “Ini yang kita sayangnya. Lintasan dayung yang dipakai Kejurnas ini ada yang ditumbuhi lumut enceng gondong. Beberapa kontingen yang sebelumnya mengalami hal serupa juga sudah protes,”kata Esnetti lagi. Pada Kejurnas kali ini, Sumbar memboyong delapan atlet. Pada pelaksanaan nomor Rowing putra, baik single maupun double, serta Kano, atlet-atlet Sumbar akan bertarung pada Sabtu (29/6) ini. (h/mat)

Ketua Umum II KONI Sumbar. Ia mengatakan pihaknya ingin terus membangun taekwondo-in dengan mengusung semangat "Rebut Emas Taekwondo Sumbar, Pengprov TI karena merasa terpanggil untuk ikut membantu meningkatkan kualitas pembinaan minat dan bakat sejak dini. "Kami ingin lebih fokus ke pembinaan usia muda karena peduli dengan keinginan daerah yang ingin menjadi tuan rumah PON," tambahnya. (h/mat)

Dilaporkan Sekum PASI Sumbar Arfan Rosyda, Aprilia kembali sukses meraih medali emas di nomor spesialisasinya, 1500 meter. Di final, ia kembali menyisihkan pelari tuan rumah. Anak Sikabu-kabu, Kabupaten Limapuluh Kota ini menyentuh garis finish dengan catatan waktu 4 menit 47,58 detik. Sementara pelari Vietnam Nguyen Ngoc tercecer dua detik di belakang Aprilia dan menyentuh finish 4 menit 49,59 detik. Sementara di peringkat Truong Thi menjadi tercepat ketiga dan meraih medali perunggu dengan catatan waktu 4 menit 51,08 detik. Sebelumnya di ajang SEA Youth Athletic Championship yang juga digelar di Vietnam, Aprilia juga meraih emas dengan catatan waktu yang nyaris sama, 4 menit 47,59 detik, awal Juni lalu. Saat itu, ia juga berhasil menyisihkan dua pelari tuan rumah. Sementara itu, rekan Aprilia di sektor putra yang juga berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota, M.Hafiz, sedikit kedodoran pada iven ini. Di iven SEA Youth Athletic, Hafiz meraih medali emas dengan catatan waktu 03.58,07 pada nomor 1500 meter. Namun pada gelaran kali ini, Hafiz tercecer di posisi kedua dengan catatan waktu 4 menit

02,41 detik. Sedangkan peraih emas yang berasal dari Malaysia, Samaraj, menyentuh finish dengan torehan waktu di bawah capaian Hafiz pada ajang SEA Youth Athletic, 3 menit 59,67 detik. Untuk peraih medali perunggu, diraih pelari Thailand, Tawin Yu yud dengan waktu 4 menit 02,98 detik. Sedangkan Yulianti Utari yang tampil di lari 3000 meter putri merebut medali perunggu. Waktu yang diraih Yulianti 11 menit 11,33 detik. Nomor ini medali emas dibukukan pelari tuan rumah, Vo Bien Thi dengan waktu 10 menit ,28,49 detik. Perak juga direbut Vietnam atas nama atlet Tran Thi dengan catatan waktu 10 menit 31,55 detik. Hasil membanggakan itu tentu PASI Sumbar gembira. "Harapan kami kepada tiga atlet yang masuk Tim Merah Putih diiven ASEAN School Game itu sebelum berangkat bisa membanggakan Indonesia akhirnya terkabul," kata Budi Syukur, Ketum PASI Sumbar. Ditambahkannya, pencapaian tiga atlet itu ke depan kian matang dan terus memperbaiki catatan waktunya. "Mereka itu nanti akan menjadi andalan Sumbar pada PON 2016 di Jawa Barat," ucap Budi dibenarkan pula oleh Arfan Rusyda, Sekum PASI Sumbar.(h/mat)

KUALIFIKASI MOTOGP BELANDA

Cal Crutchlow Raih Pole Position ASSEN, HALUAN — Satu lagi pebalap papan atas mengalami kecelakaan setelah Dani Pedrosa terjatuh di sesi kualifikasi MotoGP Belanda. Tampil sebagai peraih pole position adalah Cal Crutchlow. Di Sirkuit Assen, Jumat (28/6) malam WIB, sesi kualifikasi tak diikuti Jorge Lorenzo yang mengalami kecelakaan dan menderita cedera patah tulang collarbone. Sementara Marc Marquez tak bisa tampil maksimal setelah crash di free practice ketiga dan juga mengalami patah pada jari tangannya. Kondisi tersebut membuat Dani Pedrosa diung-

gulkan bahkan berkuasa di merosot hingga posisi lima. sesi kualifikasi. Tapi nasib Adalah Valentino Rossi nahas juga mendatangi yang pertama mendongkel jagoan Honda itu karena dia Pedrosa dari posisi teratas. terjatuh dari motornya, meski Namun Crutchlow mampu tak memematahkan ngalami catatan wakcedera. tu Rossi dan S a a t akhirnya berterjatuh, Pedtahan di porosa masih sisi tersebut menjadi sampai sesi pebalap selesai. d e n g a n Waktu catatan wakyang dicatattu terbaik. kan CrutN a m u n chlow adalah Cal Crutchlow karena dia satu menit memutuskan 34,398 detik. tidak kembali ke lintasan, Ini merupakan kali pertama perlahan-laha posisinya terus rider asal Inggris itu meraih

>> Editor : Rakhmatul Akbar

posisi start tedepan. Akan memulai balapan dari posisi kedua adalah Marc Marquez. Pebalap muda Honda itu terpaut 0,357 detik dari si pemilik pole. Sementara Stefan Bradl menempati posisi tiga. Dengan waktu satu menit 34,974 detik, Rossi akan memulai balapan dari posisi empat. Dia dikuntit Pedrosa yang dapat posisi start lima. Sementara dari posisi enam ada pebalap Tech 3 Yamaha lainnya, Bradley Smith. Empat pebalap terakhir yang berada di posisi 10 besar adalah Aleix Espargaro, Alvaro Bautista, Randy de Puniet dan Nicky Hayden. (h/net)

>> Penata Halaman: Jefli

20

SAWAHLUNTO

LINGKAR Tanah Rantau Tak Lagi Sesuai Harapan SAWAHLUNTO, HALUAN — Tanah rantau tidak lagi seperti yang diharapkan. Hal itu terungkap dalam perbincangan rombongan PWI Perwakilan Sawahlunto dengan pengurus Ikatan Keluarga Kota Arang Sawahlunto (IKKAS) Batam Riau Kepulauan. Dalam dialog lepas yang digelar di pusat kuliner Nagoya Batam itu, IKKAS Batam mengatakan, peluang dan kesempatan kerja semakin menyempit, seiring dengan berguguran perusahaan besar, yang dipengaruhi peningkatan operasional. “Dulu, kami bisa membantu warga masyarakat Sawahlunto yang kesulitan mendapatkan pekerjaan, untuk bekerja dengan mudah,” ujar Ketua IKKAS Batam, Fauzi Maridin, Kamis (27/6). Fauzi yang didampingi pengurus IKKAS Batam, Nadirsyah dan Anto tersebut melanjutkan, kini pihaknya mulai kesulitan dalam membantu warga Sawahlunto, yang ingin mendapatkan pekerjaan. Sebelumnya, terang Nadirsyah menimpali, IKKAS Batam melalui program Sawahlunto Training Center (STC), dalam kerja sama dengan dapat menyalurkan warga yang membutuhkan pekerjaan dengan mudah. Setidaknya, dalam program STC yang dimulai tahun 2003 tersebut, telah dilakukan pengiriman tenaga kerja lebih dari sepuluh kali. IKKAS Batam menyediakan pelatih untuk tenaga kerja, dan pemerintah memberikan dukungan pendanaan. Tidak hanya untuk kawasan Batam, warga Sawahlunto yang mau mengikuti pelatihan dengan baik, juga berkemungkinan untuk ditempatkan langsung ke perusahaan di Negeri Jepang. Program yang terbilang berhasil tersebut, kini tidak lagi bisa dilakukan. Pasalnya, peluang dan kesempatan kerja di Batam semakin menyempit. Hal itu dipengaruhi begitu banyak perusahaan yang gulung tikar, akibat semakin tingginya upah minimum regional. Nadirsyah memprediksi, pencabutan subsidi bahan bakar minyak, akan membuat perusahaan yang saat ini tengah sulit, untuk gulung tikar. Dengan sendirinya, tanah rantau yang dulunya memiliki harapan, kini tidak lagi.(h/dil)

PWI Sawahlunto Bertemu IKKAS Batam SAWAHLUNTO, HALUAN — Seiring pergantian pucuk pimpinan kepala daerah Kota Sawahlunto, Ikatan Keluarga Kota Arang Sawahlunto (IKKAS) Batam Riau Kepulauan mengharapkan pemimpin baru ‘Kota Arang’ tetap komit mengembangkan sektor pariwisata. IKKAS Batam Riau Kepulauan menilai, nama Sawahlunto kembali mengapung di pentas nasional, seiring dengan dicanangkannya Sawahlunto menjadi kota wisata tambang berbudaya. “Kerja bapak Amran Nur selama sepuluh tahun terakhir sangat memberikan arti untuk berkembangnya Sawahlunto, terutama di sektor pariwisata,” ujar Ketua IKKAS Batam, dr. Fauzi Maridin, kepada Haluan, dalam pertemuan dengan rombongan PWI Perwakilan Sawahlunto, Kamis (27/6). Pria yang bersekolah di Sawahlunto hingga tingkat SLTP tersebut mengatakan, jika tidak ada gebrakan besar dari pemimpin Sawahlunto, bisa saja saat ini Sawahlunto sudah dijadikan kecamatan. Di tangan Amran Nur, lanjut Fauzi, terjadi perubahan yang sangat signifikan. Sawahlunto mampu berkembang dengan baik, meskipun sektor pertambahan yang merupakan cikal bakal lahirnya Sawahlunto sudah tidak lagi menjanjikan. Fauzi mengharapkan, pemimpin Sawahlunto yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan pembangunan sektor pariwisata Sawahlunto. Sehingga, Sawahlunto dapat berkembang dengan lebih pesat lagi. Peningkatan sektor pariwisata, dapat dilakukan dengan enambah objek-objek wisata baru, yang tidak hanya dinikmati wisatawan di kalan siang, tetapi juga dikunjungi wisatawan ketika malam. Arus wisatawan yang keluar masuk siang malam, akan mampu meningkatkan peluang usaha. Dengan sendirinya, di Sawahlunto akan tumbuh penginapan baik hotel maupun homestay baru. Jika hal itu terjadi, pusat jajanan dan kuliner khas, akan turut tumbuh dengan sendiri. Maka, secara otomatis, peningkatan perekonomian masyarakat akan terjadi dengan sendirinya. “Harapan kami sebagai orang rantau, tanah kelahiran dapat memberikan kesempatan dan peluang kerja bagi seluruh penduduknya. Tidak perlu lagi jauh-jauh merantau, mengadu peruntungan,” terangnya. (h/dil)

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

Menuju Kota Wisata Utama Tambang Berbudaya

Sawahlunto Kecipratan Dana Bagi Hasil Tembakau SAWAHLUNTO, HALUAN — Memiliki desa penghasil tembakau, memberikan nilai tambah bagi Sawahlunto. Betapa tidak, setiap tahun Sawahlunto keciprat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Untuk tahun 2013 saja, setidaknya tercatat Rp300 juta anggaran DBHCHT, yang merupakan bagian dari dana perimbangan, yang ditujukan untuk program kegiatan kesehatan, yang diakibatkan dari asap rokok, jantung, paru dan saluran pernafasan. Selain itu, dana DBHCHT juga diarahkan untuk pertanian tembangkau, yang meliputi pengembangan usaha tadi desa penghasil tembakau itu sendiri. Di Sawahlunto, Desa Lumindai merupakan satu-satunya daerah penghasil tembakau. “Anggaran DBHCHT ditujukan untuk program kesehatan yang diakibatkan asap rokok. Mulai dari sakit jantung, paru, hingga saluran pernafasan,” ujar Kepala Bidang Pendapatan Dinas Pedapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Sawahlunto, Afridarman kepada Haluan, Kamis (27/6). Dasar yang membuat Sawahlunto meraih dana DBHCHT tersebut, menurut Afridarman, dikarenakan Sawahlunto sebagai

BERBINCANG — Anggota PWI Perwakilan Sawahlunto berbincang dengan perantau Sawahlunto Batam. FADILLA JUSMAN

salah satu daerah penghasil tembakau di Indonesia. Afridarman mengatakan, tahun 2013 dana DBHCHT Sawahlunto sebesar Rp300 juta.

Sebelumnya, dana DBHCHT tahun 2012 sedikit lebih besar dari tahun ini, yang mencapai Rp424 juta. Tahun lalu, dana sebesar

Rp424 juta tersebut dimanfaatkan untuk usaha tani desa penghasil tembakau sebesar Rp117 juta, pengadaan alat kesehatan paru Rp115 juta, serta

informasi dan promosi sadar hidup sehat dan penjagaan akibat penanggulangan penyakit akibat asap rokok sebesar Rp192,2 juta.(h/dil)

Wako Lepas Lima Peserta PPLB Nasional

Realisasi Pendapatan Daerah Capai 46,7 Persen

SAWAHLUNTO, dengan golongannya. Untuk HALUAN — Lima golongan Tunanetra, peserta Pramuka Luar Biasa akan mengikuti kegiatan Kwatir Cabang mencari induk, petualangan Sawahlunto dilepas dan refleksi. Walikota Sawahlunto Untuk golongan TunaAli Yusuf, untuk rungu, peserta akan bergabung kontingen mengikuti kegiatan Sumbar, dalam menyanyi dengan SIBI, Ali Yusuf m e n g i k u t i mencari mutiara, daur Pertemuan Pramuka ulang, dimana aku dan menLuar Biasa tingkat nasional, di ciptakan gerak. Bumi Perkemahan Cibubur Peserta golongan Tunagrahita, Jakarta. akan mengikuti kegiatan cermin Kelima pramuka tersebut cantik, penembak jitu, bocce, gerak meliputi Almay Silovita, Viga dan irama dan finger painting. Syaputri, Melan Siska RD, Afriyani Sedangkan golongan Tunadaksa, bakal dan Yoli Citra Gustari. Kelimanya mengikuti kegiatan berburu bola langsung didampingi pembina emas, pesawat terbangku, gelang nuYunelda, Resi Martalena, di bawah santara, serta mengenal lingkungan pimpinan Hj. Deli. dan menjamu sang raja. Lima pramuka Sawahlunto Secara keseluruhan, peserta tersebut, akan bergabung dengan 55 juga akan mengikuti kegiatan kontingen Sumbar lainnya, untuk kebidayaan, karnaval dan mengikuti pertemuan pramuka, yang pendalaman materi kepramukaan. akan digelar semenjak 30 Juni Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, hingga 5 Juli 2013 tersebut. saat pelepasan berharap, seluruh Kelima Pramuka tersebut, peserta dan pembina, untuk berasal dari Pramuka Pangkalan senantiasa menjaga kesehatan, Gugus Depan SDLB 26 Lubang agar dapat mengikuti kegiatan panjang, SDLBN Talawi dan SDLB dengan baik. Silungkang. Peserta pramuka Yang tidak kalah pentingnya, tersebut memiliki keterbatasan menurut Ali Yusuf yang didapingi yang berbeda-beda, yakni tuna Wakil Walikota Ismed, seluruh grahita, tuna rungu, tuna daksa peserta dan pembina, merupakan dan tuna netra. duta Sawahlunto di tingkat nasioPara peserta dalam Pertemuan nal. Silahkan mengenalkan Pramuka Luar Biasa, akan Sawahlunto kepada siapa saja yang mengikuti kegiatan yang disesuaikan ditemui.(h/dil)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Realisasi pendapatan daerah Kota Sawahlunto hingga akhir Mei 2013 mencapai 46,7 persen. Dari target pendapatan daerah sebesar Rp401,45 miliar, realisasi ke kas daerah sudah mencapai Rp187,5 miliar. “Kami sangat optimis, meski hingga tutup buku Mei lalu pendapatan daerah belum mencapai 50 persen, namun realisasi pencapaian 100 persen, akan tercapai hingga akhir tahun,” ujar ujar Kepala Bidang Pendapatan Dinas Pedapatan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Sawahlunto, Afridarman kepada Haluan, Kamis (27/6). Dari realisasi pendapatan daerah tersebut, Rp16,97 miliar diantaranya berasal dari realisasi pendapatan asli daerah (PAD), yang ditargetkan Rp39,15 miliar, atau sekitar 43,3 persen. Sementara itu, realisasi dana perimbangan yang memiliki porsi terbesar dalam pendapatan daerah mencapai 46,2 persen, atau Rp160,9 miliar dari target Rp347,9 miliar yang dipasang dalam

rancangan APBD yang disusun, di akhir tahun 2012 lalu. Khusus pemasukan PT. Wahana Wisata Sawahlunto, perusahaan yang tengah digadang-gadang pemerintah untuk mengelola sektor pariwisata ‘Kota Arang’ itu, mulai memberikan kontribusi dalam pendapatan asli daerah. Salah satunya pajak hiburan, dari target sebesar Rp650 juta, telah terealisasi Rp108 juta atau 16,7 persen. Angka tersebut masih terbilang jauh dari target yang diharapkan dalam pendapatan asli daerah. Semestinya, realisasi pajak hiburan sudah mencapai 33 persen dari target. Meski demikian, menurut Afridarman, pihaknya sangat yakin pajak hiburan tersebut akan terealisasi hingga akhir tahun ke depan. Tahun lalu, target pajak hiburan yang dapat dipungut dari PT. Wahana Wisata Sawahlunto sebesar Rp475 juta, dengan realisasi Rp476 juta. Meningkatnya target pajak hiburan, dipengaruhi penambahan objek wisata

yang telah dibangun. Selain itu, tren kunjungan wisatawan juga mengalami peningkatan. Kdua hal itu menjadi alasan, bagi pemerintah dan wakil rakyat, dalam menetapkan peningkatan pemasukan pemerintah dalam pajak hiburan dari PT. Wahana Wisata Sawahlunto. Selain pajak hiburan, PT. Wahana Wisata Sawahlunto juga memiliki kontribusi dengan menyetor deviden atau bagi laba untuk pemerintah. Tahun 2012 lalu, realisasi deviden mencapai Rp400 juta atau 94,9 persen dari target yang diharapkan sebesar Rp421 juta. Sedangkan untuk tahun 2013, dengan pertimbangan terjadi penambahan objek wisata serta tren pe ningkatan kunjungan wisatawan, deviden yang ditargetkan mencapai Rp550 juta. “Khusus untuk deviden atau bagi laba terhadap pemerintah ini, akan dapat diketahui angka pastinya setelah pelaksanaan RUPS jelang tutup tahun 2013 mendatang,” tambah Afridarman.(h/dil)

SmoCom Tingkatkan Solidaritas Pengendara Bermotor

ANGGOTA Sawahlunto Motor Community dalam satu touring. FADILLA JUSMAN SAWAHLUNTO, HALUAN — Berawal dari perbincangan di sebuah gelanggang olahraga, kini Sawahlunto Motor

Community (SmoCom), berkembang menjadi komunitas yang bergerak dalam pengembangan iven-iven otomotif.

Berdiri pada 22 Maret 2009, tiga tahun silam SmoCom hanya beranggotakan delapan orang pengendara

motor. Tujuan awal berdirinya SmoCom, untuk menyalurkan hobi penggemar otomotif di ‘Kota Arang’. Namun di balik itu, organisasi yang didominasi pengendara sepeda motor matic tersebut, pembinaan rasa persaudaraan dan solidaritas, juga menjadi tujuan penting. Berselang satu tahun, 2010 SmoCom mulai terdaftar sebagai anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumbar. “Tujuan berdirinya SmoCom, membina persaudaraan dan solidaritas pengendara, dalam mengembangkan wisata kendaraan, serta meningkatkan kepedulian pada peraturan lalu lintas,” ujar Ketua SmoCom, Ucak Hardian kepada Haluan, di sela-sela kesibukannya, pertengah pekan ini. Dalam perkembangnya,

menurut Ucak Hardian, SmoCom mendapatkan perhatian dari beberapa rekan sesama pengendara sepeda motor untuk bergabung menjadi anggota dan mendukung program organisasi. Saat ini, anggota SmoCom telah mencapai 32 orang, yang memiliki berbagai latar belakang profesi. Mulai dari pegawai negeri sipil, wiraswasta, hingga pengusaha, yang seluruhnya berdomisili di Kota Sawahlunto. Ucak Hardian mengatakan, organisasi yang dipimpinnya tersebut, terbuka bagi masyarakat umum untuk bergabung, asalkan memiliki keinginan yang sama untuk menciptakan nilai positif dalam berkendaran. Syaratnya, tentu saja calon anggota merupakan pecinta motor.

Dalam menjalin silaturrahmi, komunitas SmoCom kerap menggelar kegiatan touring, melakukan wisata sepeda motor dengan berkeliling ke beberapa daerah, baik di dalam maupun keluar Sumatera Barat. Memiliki kartu keanggotaan IMI Sumbar, membuat SmoCom mempunyai kesempatan untuk menggelar beberapa iven road race. Dalam beberapa kali iven road rice, SmoCom sukses dalam pelaksanaan. “Setidaknya dengan menggelar iven road race, SmoCom telah menyediakan wadah bagi para penggemar balap motor, sehingga tidak lagi menjadikan jalan sebagai tempat kebut-kebutan,” ungkap pria yang juga memiliki hobi badminton tersebut. Selain melaksanakan iven

road race, SmoCom juga turut serta dalam mensukseskan beberapa kegiatan sosial maupun olahraga, dengan menjadi Leader Organizer. SmoCom tampil sebagai LO dalam mensukseskan pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) semenjak tahun 2010 hingga 2013. SmoCom sendiri terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat pengendara sepeda motor, untuk turut bergabung sebagai anggota, dalam mensukseskan tujuan dari pendirian komunitas tersebut. “SmoCom siap mendukung berbagai iven yang akan dilaksanakan masyarakat maupun pemerintah, baik kegiatan sosial maupun kegiatan pariwisata. Asalkan, memiliki tujuan positif,” terangnya.(h/dil)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi

F I G U R A 21

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

FANNY GHASSANI

Akui Jarang Salat Tarawih FANNY Ghassani, bintang sinetron “Hanya Tuhan-lah Yang Tahu” itu, punya harapan besar saat beribadah di Bulan Suci Ramadan, yang berlangsung pada, Juli mendatang. Ia ingin berpuasa dan salat tarawih tanpa absen sekalipun. Tahun lalu, gadis kelahiran Jakarta, 19 Februari 1980 itu, puasanya sering jebol. Ia juga mengaku jarang sekali salat tarawih di masjid. Ia beralasan masjid jauh dari kediamannya. Makanya, diakuinya malas salat di masjid. “Tahun lalu enggak sampai 10 hari (puasa). Rumah juga enggak dekat masjid, terus kalau tarawih sendirian gimana gitu,” kenangnya,

ditemui di Grand Indonesia, Jakarta. Makanya, Fanny tak mau pengalaman tahun lalu kembali berulang. Ia harus mengubah niatnya ibadahnya supaya bisa melewati Bulan Suci Ramadan dengan gemilang. Menjalani syuting sinetron “Hanya Tuhanlah Yang Tahu” di Bulan Ramadan tahun ini diyakininya malah membuat ibadah puasa semakin mantap. Sebab, kesibukan tersebut membuat waktu terasa lebih cepat. “Justru aku pengin syuting biar enggak terasa menunggu buka puasa,” tandasnya. (h/trb)

ASHA SYARA

Tak Mau Bawa Anak ke Lokasi Syuting ARTIS Asha Syara sedang senang-senangnya bercengkerama dengan anak pertamanya, Shalima yang baru berusia delapan bulan. Namun sayang, dia tidak bisa menemani sang anak di pagi hari. Karena memang kesulitan untuk bangun pagi. “Kalau bangun pagi dia (Shalima) sama bapaknya,” ujar Asha saat menghadiri preskon program Ramadan Makin Asik di Senayan, Jakarta, Kamis (27/6). Saat Shalima bangun biasanya yang akan menangani sang suami. Masing-masing sudah bisa memahami, apalagi dengan

pekerjaan yang biasanya pulang hingga larut malam. “Suami aku bukan tipe suka ngurus anak. Jadi paling waktu pagi saja. Karena dia tahu aku nggak bisa bangun pagi,” lanjutnya. Selama Ramadan, Asha akan menjalankan syuting sinetron terbaru berjudul EMAK IJAK PENGEN KE MEKKAH. Selama proses syuting, buah hatinya tidak pernah dibawa ke lokasi. Bagi Asha, lokasi syuting bukan tempat yang tepat untuk anaknya. “Nggak, ah. Agak kurang nyaman, jadi ditinggal aja,” pungkasnya. (h/kpl)

MAIN SINETRON LAGI

Nia Ramadhani Tahu Diri SETELAH lama vakum dari hingar bingar dunia entertainment, Nia Ramadhani kembali menyibukkan diri di dunia yang membesarkan namanya itu. Ia pun tidak mendapatkan larangan dari suaminya, Ardi Bakrie. Saat ditemui di PT Wieda Sejahtera, Jalan Batu Alam Jaya No.43, Condet, Jakarta Timur, pada Kamis (27/ 6/2013), Nia menegaskan memang dari dulu suaminya tidak pernah melarangnya bermain sinetron. “Ardi enggak kasih aturan,

sayanya yang tahu diri. Saya belajar dari orangtua, kalau suami nomor satu. Kita tugasnya melayani, kalau tidak ntar lama-lama dia cari orang yang melayani dia lagi,” ucapnya, Yang terpenting baginya justru adalah keluarga tetap nomor satu. “Saya enggak merubah persyaratan dan dari dulu sampai sekarang mereka setuju. Dari dulu Ardi enggak pernah larang, cuma prinsipnya adalah saya seorang istri, jadi setelah anak setahun saya balik atau enggak,” ujarnya (h/trb)

SAAT RAMADAN

Revalina Rindu Buka Puasa Bersama SETIAP Ramadan, ada suasana yang dirindukan artis Revalina S Temat (27). Ia mengaku keluarga besarnya punya tradisi menggelar buka puasa bersama setiap akhir pekan. “Biasanya setiap malam minggu kita buat buka bersama di rumah saudara-saudara secara bergantian. Ini yang membuat hubungan keluarga kami menjadi sangat erat,” kata Revalina ditemui selepas menghadiri program Ramadan SCTV di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/6) sore. Ramadan tahun ini artis yang akrab disapa Reva itu akan tetap menjalani syuting sinetron terbarunya - 3 Semprul Mencari Surga - yang ditayangkan selama Ramadan di SCTV. Meski Ramadan tetap syuting, bintang film Perempuan Berkalung Sorban itu berharap puasanya tidak bolong-bolong. “Ya inginnya sih puasanya penuh. Tapi kan sebagai perempuan ada keterbatasan, soalnya kan pasti akan datang sakit bulanan. Kalau memang datang, ya mau gimana lagi,” pungkas mantan kekasih Panji Trihatmodjo , salah satu cucu mendiang Presiden RI, HM. Soeharto. (h/trb)

VINO BASTIAN

Dakwah Tak Perlu Teriak-Teriak! MENYAMBUT bulan Ramadan, Vino G Bastian menjajal peran menjadi seorang ustad dalam sinetron religi HANYA TUHAN LAH YANG TAHU yang tayang di TRANS TV. Konsep yang unik menarik perhatiannya untuk mengambil peran. “Gue capek sama tayangan-tayangan yang udah ada ketika gue nonton teve. Dan konsep cerita ini menarik. Gak harus pakai atribut muslim. Lebih kepada pesan,” ujarnya saat ditemui di preskon drama religi HANYA TUHAN LAH YANG TAHU, Blitz Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (27/6). Menurut Vino, saat ini dakwah tak perlu lagi

berteriak-teriak keras di masjid yang hanya akan mengganggu orang lain. “Dakwah gak harus teriakteriak. Butuh strategi,” ungkapnya. “Jadi dakwah gak harus klasik, ceramah. Lebih ke perbuatan. Gak usah ribet, kan Islam simpel. Semuanya cuma Tuhan y ang tahu,” imbuh Vino. Dalam sinetron religi tersebut, Vino ingin menyampaikan juga bahwa agama harus bisa dipandang dari sisi universal-nya. “Belajar agama bukan dari omongan. Ini secara universal. Kita tarik agama lebih universal. Nggak ada yang tahu, sesuai judulnya, cuma Tuhan yang tahu,” tandasnya. (h/kpl) >> Editor : Ade Budi Kurniati

>> Penata Halaman: Rahmi

22 LUAR NEGERI

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

NOTES

Menara Tokyo PADA 29 Juni 1957 Menara Tokyo ( Tokyo Tower) mulai dibangun. Ini adalah sebuah menara di Taman Shiba, Tokyo, Jepang. Tinggi keseluruhan 332,6 m dan merupakan bangunan menara baja tertinggi di dunia yang tegak sendiri di permukaan tanah. Berdasarkan peraturan keselamatan penerbangan, menara ini dicat dengan warna oranye internasional dengan warna putih di beberapa tempat. Bangunan sekelilingnya lebih rendah, sehingga Menara Tokyo bisa dilihat dari berbagai lokasi di pusat kota. Menara Tokyo terkenal sebagai simbol kota Tokyo. (h/wkp)

LINGKAR Israel Rusak Peluang Perdamaian AMMAN, HALUAN — Raja Abdullah II dari Yordania, pada Kamis waktu setempat mengatakan tindakan sepihak Israel dan pelanggaran yang berulang terhadap tempat suci umat Muslim dan Kristen di Jerusalem merusak peluang perdamaian, kata kantor berita resmi Jordania, Petra. Raja Yordania tersebut mengeluarkan pernyataan itu dalam satu pertemuan bersama Menteri Luar Negeri AS John Kerry, yang sedang berkunjung, kata Xinhua. Kedua pihak menggaris-bawahi perlunya pembicaraan dilanjutkan antara Israel dan Palestina dengan dasar penyelesaian dua-negara. Raja Abdullah mengatakan Yordania akan melanjutkan upayanya guna membantu dilanjutkannya pembicaraan perdamaian. Ditambahkannya, satu-satunya cara untuk mewujudkan perdamaian dan kestabilan di Timur Tengah ialah melalui berdirinya Negara Palestina Merdeka yang layak sejalan dengan perbatasan 1967. Sementara itu, Kerry memuji upaya Yordania dalam membantu menghidupkan kembali pembicaraan dan mewujudkan perdamaian di Timur Tengah. (h/rol)

DUKUNG MURSI — Ribuan pendukung Presiden Mesir Mohammed Mursi melaksanakan ibadah salat Jumat (28/6), sebelum turun ke jalanan Kairo untuk menyatakan dukungan mereka untuk sang presiden. AFP

PASTOR DITANGKAP

Vatikan Diguncang Korupsi VATIKAN, HALUAN— Seorang pastor senior asal Italia ditangkap sehubungan dengan penyelidikan skandal Bank Vatikan. Mansignor Scarano diselidiki oleh polisi Italia untuk serangkaian transaksi mencurigakan yang melibatkan sejumlah cek. Dia dituduh melakukan korupsi dan penipuan. BBC, pada Jumat (28/6) melaporkan, Monsignor Nunzio Scarano bekerja di administrasi keuangan Vatikan. Seorang agen dinas rahasia dan broker keuangan juga ditangkap. Mereka diduga mencoba mengalihkan

uang 20 juta euro secara ilegal ke Italia. Penyelidikan diadakan terkait serangkaian transaksi mencurigakan melalui Bank Vatikan. Wartawan BBC di Roma David Willey melaporkan Monsignor Nunzio Scarano diduga terlibat dalam pemrosesan pembayaran cek yang disebut sebagai sumbangan untuk gereja. Kepolisian juga menangkap Maria Zito yang disebut bekerja

Alasannya, menurut Willey, adalah kedaulatan Vatikan sebagai negara independen. Namun Paus Fransiskus telah menunjukkan diri bahwa ia bertekad menyelesaikan tuduhantuduhan korupsi dan pencucian uang yang melibatkan Bank Vatikan. Sebelumnya, Paus telah mengeluarkan pernyataan tentang korupsi dalam pertemuan dengan pastur Amerika Latin. Paus Fransiskus dilaporkan mengakui adanya ‘lobi gay’ dan ‘aliran korupsi’ di Vatikan. Paus dilaporkan mengeluarkan pernyataan itu dalam pertemuan dengan sejumlah pastur

Banyak Bahasa Asing, Kakek Gugat TV NHK TOKYO, HALUAN — Seorang kakek berusia 71 di Jepang menggugat stasiun televisi nasional NHK karena terlalu “keminggris”, alias terlalu banyak memakai bahasa Inggris. Alhasil, bahasa Inggris itu terserap menjadi bahasa Jepang, membuat bahasa asli perlahan memudar. Japan Today, pada Kamis

waktu setempat memberitakan Hoju Takahashi, 71, menggugat NHK sebesar 1,41 juta yen atau setara Rp141 juta karena sudah membuatnya pusing. Dia mengaku tidak mengetahui kosakata Inggris yang dilebur ke bahasa Jepang yang digunakan NHK. “Landasan keprihatinannya, Jepang ini sudah terlalu Amerika. Ada pemahaman

Arkeolog Temukan Mumi Perempuan di Makam Kuno Peru LIMA, HALUAN — Sebuah makam kerajaan yang berisi mumi wanita berhasil digali para arkeolog di Peru. Penemuan makam itu membongkar tabir tentang Kerajaan Wari yang memerintah Andes jauh sebelum penerus mereka terkenal, yakni Suku Inca. “Untuk pertama kali dalam sejarah arkeologi di Peru kami menemukan sebuah makam kerajaan milik budaya dan kerajaan Wari,” kata kepala arkeolog Milpsz Giersz, seperti disadur dari Reuters. Para peneliti mengatakan, temuan itu akan membantu mereka menyatukan kehidupan di Andes beberapa abad sebelum munculnya kerajaan Inca, yang ditulis dengan rinci oleh penakluk Spanyol. Pekuburan itu digali beberapa bulan lalu di piramida

sebagai agen rahasia Italia dan Giovanni Carenzio, seorang pialang. Menurut media Italia edisi Jumat (28/6), ketiga orang itu diduga terlibat dalam aliran dana US$26 juta dari Swiss ke Italia. Penangkapan terjadi dua hari setelah pengumuman bahwaKlik Paus Fransiskus membentuk komisi penyelidikan Bank Vatikan yang mengalami guncangan akibat sejumlah skandal. Seperti dilaporkan oleh wartawan BBC di Roma, David Willey, biasanya Bank Vatikan menolak bekerja sama dengan aparat keamanan yang menyelidiki kejahatan keuangan.

di pesisir El Castillo de Haurmey, sekitar 229 kilometer arah utara dari Lima, dengan menemukan banyak emas, keramik serta 63 kerangka yang diperkirakan berusia 1.300 tahun. Para peneliti mengatakan, kebanyakan jenazah yang ditemukan di ruang kubur adalah mumi perempuan dalam posisi duduk tegak, menunjukkan kedudukan yang tinggi. Sehingga kuat dugaan kaum perempuan di Kerajaan Wari memiliki kedudukan lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya. “Para perempuan itu dikuburkan dengan memakai anting-anting logam yang semula diperkirakan sebagai perhiasan yang hanya dikenakan kaum pria,” kata arkeolog Patrycja Przadk. Ahli sejarah meyakini Wari yang

memerintah antara tahun 600 hingga 1.100 adalah masyarakat pertama yang bersatu dari suku-suku yang tersebar di pegunungan Andes-Peru masa kini. Sosiolog bioarkeolog, Wieslaw Wieckowski mengatakan, enam kerangka tidak dibungkus kain dan tampaknya adalah orang yang dikorbankan bagi mumi para petinggi. “Ada orang-orang yang dilemparkan ke makam sebelum makam itu ditutup rapat,” katanya. Mereka tergeletak tengkurap dan kakinya berpencar ke arah berbeda. Para arkeolog mengatakan kepada National Geographic, mereka melanjutkan pekerjaan dengan diam-diam karena khawatir terhadap para perampok kubur yang mungkin dapat menguras situs itu. (h/rtr)

yang menganggap negara ini adalah bagian dari provinsi di Amerika,” kata Mutsuo Miyata, pengacara Takahashi. Jepang memang negara yang kaya akan kosakata. Tapi Jepang memiliki tradisi menyerap kata dari bahasa lain, termasuk yang paling sering adalah bahasa Inggris. Contohnya adalah “trouble” (masalah) jadi “toraburu”, atau “concierge” dari bahasa Prancis diserap menjadi “konsheruju”. Takahashi yang merupakan anggota “Nihongo wo taisetsu ni suru kai” (Asosiasi Memperlakukan Jepang dengan Penting) memutuskan menggugat karena keluhannya tidak ditanggapi NHK. “Anak muda mungkin bisa mengerti banyak hal, tapi orang tua seperti saya, ketika dengar kata ‘asurito’ (athlete) dan ‘konpuriansu’ (compliance), saya tidak mengerti maksudnya,” kata Takahashi. NHK belum menanggapi gugatan ini karena belum mendapatkan surat resmi dari pengadilan. Ketakutan menghilangnya bahasa asli juga dialami oleh beberapa negara, terlebih di tengah derasnya hantaman budaya Hollywood. Salah satunya adalah Prancis yang akhirnya memaksa pemerintah menerapkan “Undangundang Toubon” pada tahun 1994. UU ini mengharuskan bahasa Prancis digunakan sebagai bahasa pengantar pendidikan. (h/rtr)

Mandela Sekarat, Penggali Kubur Siaga WALAUPUN bisa dibilang stabil, namun kondisi Mandela masih kritis dan mengkhawatirkan. Dia kini bertahan hidup dengan penyokong kehidupan. Keluarganya telah berkumpul, bersiap mere-

lakannya pergi. Keluarga Mandela dilaporkan, pada Kamis, sudah mulai sibuk dengan rencana pemakaman di kampung halaman Mandela, Qunu. Dibe-

ritakan News24, Selasa kemarin perwakilan keluarga Mandela, pemimpin klan dan pejabat pemerintah mendarat di bandara Mthatha dan

bertemu di rumah Mandela di Qunu selama dua jam sebelum pulang. Setelah pertemuan tersebut, cucu Mandela, Ndaba Mandela, dilaporkan berkunjung ke pemakaman keluarga Mandela. Selang dua jam setelah pertemuan tersebut, sebuah mesin penggali kubur disiagakan di pemakaman keluarga Mandela di kota tersebut. Mesin penggali diletakkan sekitar 150 meter dari pemakaman. Diperkirakan, Mandela akan dimakamkan di pekuburan itu bersama dengan para pendahulunya. Qunu adalah kampung halaman di mana Mandela menghabiskan masa kecilnya. Kehidupan masyarakat Qunu dekat sekali dengan Mandela. Tidak heran, warga Qunu selalu berdoa untuk kesembuhannya. “Kami mengkhawatirkannya. Ketakutan

terbesar kami dia tidak akan kembali ke Qunu karena kesehatannya. Ini pertama kalinya dia ke Johannesburg lama sekali,” kata seorang warga, Thozama Mzamane. Dikebumikan di Qunu konon merupakan salah satu wasiat yang disampaikan Mandela hampir 20 tahun yang lalu. Saat itu usianya sudah 78 tahun, dan dia sudah mulai memikirkan soal akhir hidupnya. Makaziwe, putri Mandela, mengatakan bahwa pekuburan Mandela nantinya akan jadi tempat tertutup yang tidak boleh dimasuki orang lain selain keluarga. “Pemakaman keluarga bukan untuk publik. Publik hanya boleh masuk ketika prosesi penguburan, itu pun berdasarkan undangan. Setelah itu, pemakaman ini akan jadi tempat suci bagi keluarga,” kata Makaziwe, dikutip dari Mail and Guardian. (h/vvn)

dari Amerika Latin. Para pastur menulis laporan percakapan itu di situs Refleksi dan Pembebasan Cile. Menurut laporan itu, Paus sangat terbuka saat ia membicarakan masalah di Vatikan. Ia dilaporkan mengatakan kepada delegasi dari Amerika Latin itu bahwa ada orang-orang suci di pemerintahan Vatikan namun ada juga korupsi. Vatikan harus mempertimbangkan apa yang dapat dilakukan terkait dengan ‘lobi gay’ yang beroperasi dalam birokrasi, kata Paus. “Memang benar, terjadi,” kata laporan itu mengutip Paus. (h/bbc/rol)

PEMILU PRESIDEN

Oposisi Mesir Tuntut Mursi Gelar Pemilu Dini HALUAN, KAIRO—Blok oposisi utama di Mesir, Front Penyelematan Nasional (NSF), mendesak Presiden Mohammad Mursi agar menyelenggarakan pemilihan dini presiden. Dalam pernyataannya, Front tersebut mendesak Mursi agar mendengarkan suara oposisi dan menanggapi tuntutan mereka dengan menyelenggarakan pemilu dini presiden untuk mewujudkan sasaran revolusi 2011, dengan keadilan sosial menempati posisi teratas. “Kami yakin jutaan orang Mesir akan berkumpul di lapangan utama dalam protes damai pada 30 Juni untuk menyampaikan keinginan mereka dan mengembalikan revolusi ke jalurnya,” kata pernyataan tersebut, Jumat. Kelompok oposisi dan aktivitas telah mempersiapkan demonstrasi besar anti-Mursi pada 30 Juni, sebagai peringatan pertama terhadap kekuasaan Mursi. Mereka berencana menuntut Presiden Mesir itu mundur. NSF mendukung tuntutan masyarakat mengenai kembali ke kotak suara lagi dalam penyelenggaraan pemilihan anggota parlemen dan presiden setelah masa peralihan, saat pemerintah yang kuat dibentuk untuk menangani masalah ekonomi, keamanan dan keadilan sosial. Menurut pernyataan itu, pemerintah sementara akan bertugas merancang kembali undang-undang dasar, mengeluarkan peraturan dan melakukan perujukan nasional yang meliputi semua faksi masyarakat, demikian laporan Xinhua. Sementara itu, ribuan pendukung dan penentang Presiden Mohammed Mursi mulai melakukan demonstrasi di jalan-jalan di ibu kota Kairo, Jumat. Beberapa ribu pendukung presiden melakukan unjuk rasa di depan masjid utama di kawasan Nasr, dua hari sebelum peringatan satu tahun berkuasanya Mursi. Sementara pihak penentang juga dilaporkan berkumpul di beberapa tempat di Kairo. Keamanan diperketat termasuk dengan pengerahan tentara di berbagai tempat di ibukota dan juga kota lain. Satu orang meningggal dan sejumlah lainnya lukaluka dalam bentrokan di Mesir utama Kamis malam. Pendukung presiden mengatakan mereka mengakui kekuasaan Morsi dan menentang tuntutan oposisi agar Mursi mundur. Dalam pidato menandai satu tahun kekuasaannya, Morsi mengatakan perpecahan itu dapat “melumpuhkan” Mesir. Pada Agustus tahun lalu, pendukung dan penentang presiden Mursi bentrok karena melakukan demonstrasi pada waktu yang bersamaan. Mursi yang berasal dari Partai Ikhwanul Muslimin menjadi presiden Islamis pertama dan dilantik tanggal 30 Juni 2012 setelah menang dalam pemilu yang dianggap berjalan bebas dan adil.Masa jabatannya sebagai presiden diwarnai kerusuhan politik dan menurunnya perekonomian. Dalam pidatonya, Mursi juga memperingatkan media agar tidak menyalahgunakan kebebasan berbicara. Beberapa jam kemudian, dampak pidato Mursi terasa di media seluruh Mesir.Talk show di TV al-Fareen diakhiri mendadak Kamis malam saat presenter Tawfiq Okasha diberitahu ia akan ditahan.Okasha dituduh menyebarkan informasi salah dan stasiun televisi itu menghentikan penyiaran.Presenter terkenal lain mengundurkan diri dari televisi pemerintah sebagai protes atas hal yang ia sebut campur tangan pemerintah dalam masalah editorial program. (h/bbc) >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal

RIAU DAN KEPRI 23

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

LINGKAR Dewan Nilai Pendidikan Gratis Tidak Jelas PANGKALAN KURAS, HALUAN — Anggota DPRD Pelalawan, Habibi Hapri menilai program pendidikan gratis yang baru saja di launching oleh Bupati Pelalawan, HM Harris belum lama ini, dinilai tidak jelas. Pasalnya, menurut politisi PAN itu, jika mendengar kata gratis, asumsi masyarakat adalah anaknya sekolah tidak dikenakan biaya apapun. Namun, pada penerimaan siswa/siswi baru di SMAN 1 Sorek Satu, Kecamatan Pangkalan Kuras tahun ajaran 2013 ini, masih ditemukan lagi pengutan biaya seragam sekolah yang dikenakan hingga Rp1 juta permurid. Sebab itu dewan meminta, program pendidikan gratis itu kembali dipertegas kriteria murid mana yang berhak menerimanya. “Sejumlah wali murid mendatangi kediaman saya untuk mempertanyakan tentang anaknya masuk ke SMA Sorek, namun dikenakan biaya seragam sekolah mencapai Rp1 juta persiswa. Menurut hemat saya, program pendidikan gratis ini kurang disosialisasikan hingga ke tengah masyarakat. Artinya, jika disdik belum siap dalam menerapkan program pendidikan gratis ini, jangan terkesan memaksakan diri dan mogek (sumringah bangga),” ujar Habibi Hapri, Jumat (28/6). Menurut Habibi, ketidaksiapan pemkab melalui disdik dalam menerapkan program pendidikan gratis itu, menimbulkan kericuhan dan konflik ditengah-tengah masyarakat. Seharusnya jika program itu gratis, otomatis semua siswa tidak dikenakan biaya apa-apa tanpa pengecualian. “Perlu dipertegas dan disosialisasikan lagi program yang tidak jelas ini. Jika ada pengecualian otomatis itu tidak bisa disebut sebagai program pendidikan gratis, tepatnya pendidikan bersubsidi,” bebernya. Habibi menyebutkan, jika ada pengecualian soal biaya pendidikan, otomatis menimbulkan kerancuan, bahkan kecemburuan ditengahtengah masyarakat. Jika pendidikan gratis hanya bisa dinikmati oleh keluarga miskin dan tidak mampu, itu kriterianya seperti apa. “Nah, soal kriteria itulah yang belum dipertegas dan diperjelas hingga ke sekolahsekolah hingga ke tengah masyarakat, sehingga program ini bisa tepat sasaran dan efesien. Mestinya sosialisasi setelah di launching semakin gencar dilakukan, Entah brosur-brosur dikirim ke sekolah dan ke masyarakat agar lebih tahu dan jelas,” pungkasnya. Kadisdik Pelalawan, MD Rizal, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa pendidikan gratis tersebut ada pengecualian dan kriterianya. “Biaya lima pasang seragam untuk murid baru di SMA Sorek Satu itu diperuntukan keluarga yang mampu. Jadi, pendidikan gratis itu ada dua opsi, yakni full gratis dan non full gratis. Yang full gratis ini yakni bagi warga yang dinilai tidak mampu atau miskin. Sedangkan untuk warga yang dinilai kaya dan berkecukupan itu tetap dikenakan biaya,” jelas MD Rizal, pria asal Langgam itu, Jumat (28/6). (h/zol)

DIDUGA DIRAMPOK

Kadis Perikanan Hilang, Mobnas Ditemukan Ringsek BENGKALIS, HALUAN — Kepala Dinas Perikanan Bengkalis, Ahmad Ramli, diduga dirampok oleh sekelompok orang saat melintasi Jalan Lintas Siak Koto Gasib, Kabupaten Siak saat hendak menuju Pekanbaru , Kamis (27/6) sekitar pukul 22.00 WIB. Mobil dinas X-Trail warna hitam BM 1527 D yang di kendarai korban ditemukan dalam kebun sawit milik warga dalam keadaan hancur, sementara korban sendiri hingga berita ini diturunkan belum ditemukan. Informasi yang berhasil dirangkum dari Kabag Humas Kabupaten Bengkalis, Andris Wasono, Jumat (29/6), mengatakan, saat kejadian Ahmad Ramli ke Pekanbaru bersama seorang kawannya bernama Purwanto. Ketika memasuki Koto Gasib, mobil yang dikendarainya di pepet oleh dua sepeda motor sambil menondongkan senjata. Kemudian mobil yang dikendarai dalam keadaan kencang tersebut terbalik, dan masuk kedalam kebun sawit milik warga. “Malam itu warga sempat mendegar bunyi dentuman sangat keras, dan langsung melihat ke tempat kejadian perkara. Saat ditemukan mobil terjungkal masuk kedalam kebun sawit, dan hanya menemukan Purwanto yang terpental keluar dari mobil. Sedangkan Ahmad Ramli tidak ditemukan,” ujar Andris. Berdasarkan informasi tersebut, kemudian dilakukan pencarian terhadap keberadaan kepala dinas, namun sampai saat ini belum ditemukan. Sementara saksi kunci Purwanto dirawat di Puskesmas di Koto Gasib. “Sejumlah kerabat dan pejabat Bengkalis ikut melakukan pencarian. Kita berharap dalam pencarian ini bisa menemukan beliau,” ungkap Andris. Kabar menggemparkan kini menyebar di Kota Bengkalis.

Bermacam versi cerita dan informasi yang berkembang. Sebagian menyebutkan, Kadis Kelautan dan Perikanan ini mengalami laka lantas saat akan menuju ke Pekanbaru, sementara informsasi lainnya menyebutkan dirampok. Anehnya, yang ditemukan di lokasi kejadian hanya mobilnya yang terbalik rusak parah dan serta satu orang yang ikut di dalam mobil tersebut bernama Purwanto. Purwanto sempat ditolong sejumlah warga, dan menjalan perawatan di Puskesmas Koto Gasib. Asisten II Setkab Bengkalis, Arianto yang tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 23.00 WIB melihat langsung kondisi mobil dinas yang dikendarai Ahmad Ramli serta orang yang bersamanya. “Saya naik roro dari Bengkalis ke Pakning pukul 10.00 WIB. Menurut informasi pak Ahmad Ramli juga naik roro yang sama. Tapi saya sempat berhenti di Siak Kecil untuk makan. Setelah itu ada yang menghubungi saya kalau Pak Ahmad Ramli kecelakaan di Siak, saya langsung menuju lokasi kejadian,” ujar Arianto. Sampai saat ini Asisten II tidak habis fikir, pasalnya yang ditemukan di lokasi kejadian hanya mobil dinas yang terbalik, dan ringsek, serta Purwanto yang terluka tapi tidak begitu parah. Sedangkan Ahmad Ramli tidak diemukan. “Ini yang menjadi tanda tanya besar, kemana perginya Ahmad Ramli. Saya di lokasi

ASAP - Kabut asap kiriman kembali menyelimuti Ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang, Jumat (28/6). Menurut BMKG Stasiun Tanjungpinang meminta kepada operator kapal agar berhati-hati kerana jarak pandang terbatas di jalur laut. SUTANA hingga pukul 03.00 WIB dinihari melakukan pencarian, namun beliau tidak ditemukan juga. Mobil dinas yang ringsek ditarik ke Polres Siak untuk penyelidikan lebih lanjut. Saya tidak ingin menduga-duga, biarlah aparat kepolisian yang mengungkapnya,” ujar Ariyanto yang kemudian melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru. Sesuai keterangan Purwanto, saat di Puskesmas Koto Gasib menyebutkan, bahwa ia bersama Ahmad Ramli datang dari Bengkalis menuju Pekanbaru, dan melintas di jalan tersebut. Dipertengahan jalan mereka didatangi pengendara sepeda

motor, sehingga Ahmad Ramli yang mengemudikan mobil tancap gas, sehingga kehilangan kendali hingga mobil yang dikendarainya terbalik di dalam parit. “Kami dipepet orang pakai motor, dan menodongkan sesuatu, dan Ahmad Ramli hilang kendali, sehingga kami pun terjatuh ke parit,” ujarnya. Sementara itu, Kapolres Siak AKBP Sugeng Putut Wicaksono didampingi Kasatreskrim AKP Wisno Wibowo dan Kasatlantas AKP Nurhadi Ismanto menyebutkan bahwa sesuai hasil penyelidikan dan keterangan pihak terkait, diantaranya istri korban Tri Yanti (44), Ahmad Ramli

>> Editor : Nasrizal

(Kadis Kelautan dan Perikanan) berusaha menghubungi suaminya, pada Kamis (27/6) sekitar jam 22.30 WIB, namun tidak aktif. Setelah itu Tri mendapatkan kabar dari supir yang bisa membawa Ahmad Ramli, Robi (30) yang juga PNS Dinas Kelautan dan Perikanan yang mengabarkan, bahwa Ahmad mengalami kecelakaan di daerah Kabupaten Siak. Jajaran kepolisian terus menggali informasi terkait hilangnya Kadis Perikanan dan Kelautan Bengkalis tersebut, di ruang Reskrim Polres Siak dari saksi utama Purwanto, dan pihak lain. (h/man/ali)

>> Penata Halaman: Irvand

24

SABTU SABTU, 29 JUNI 2013 M 20 SYA’BAN 1434 H

LINGKAR Alumni MAN Batumandi Beri Beasiswa LUBUK BASUNG, HALUAN — Ikatan Alumni MAN Batumandi (Ikalmab) Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam membantu meringankan beban ekonomi dan memberikan dorongan kepada adik-adik mereka yang masih menuntut ilmu di sekolah itu, dengan memberikan beasiswa kepada juara kelas. Siswa yang mendapat beasiswa berjumlah 18 orang dari 6 kelas yang ada. Penyerahan beasiswa dilakukan oleh Ketua Ikalmab Suwardi SAg pada saat penutupan sekolah, menjelang liburan, pekan lalu. “Total beasiswa yang kita serahkan sebesar Rp1,8 juta, dana ini berasal dari sumbangan alumni MAN Batumandi, baik yang berada di kampung maupun yang berada di rantau,” kata Suwardi. MAN Batu Mandi merupakan salah satu sekolah agama tertua dan cukup berkualitas di Kamang, yang telah banyak menamatkan siswa yang cukup berprestasi, berhasil meraih gelar sarjana dan telah bekerja di berbagai bidang pekerjaan. Sementara itu Kepala MAN Batumandi Drs Yurnal Dt Rajo Malenggang menyampaikan terima kasih kepada alumni yang begitu peduli kepada adik- adiknya yang sedang menuntut ilmu. Hal itu hendaknya terus berlanjut pada mada yang akan datang. (h / k s )

TAHUN 2013

Rp2 Miliar Dianggarkan untuk Pesantren Ramadan PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang melakukan evaluasi pelaksanaan pesantren Ramadan, baik dari sisi kualitas bahan ajar maupun sinergitas keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat dan orangtua.

PT Belum Bisa Penuhi Kebutuhan Sarjana Kelautan PADANG, HALUAN — Indonesia membutuhkan ratusan ribu sarjana kelautan dan perikanan untuk eksplorasi sumber daya yang sampai kini belum mampu dipenuhi perguruan tinggi (PT). Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Bung Hatta Yempita Efendi , kemarin, mengatakan, dalam lima tahun terakhir kebutuhan sarjana kelautan meningkat tajam rata-rata 200 ribu orang per tahun guna eksplorasi dan pengolahan hasil laut Indonesia. Namun, itu belum mampu dipenuhi lulusan perguruan tinggi di Indonesia yang saat ini baru 12 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta yang membuka program studi perikanan dan kelautan. Sebanyak 12 perguruan tinggi ini baru melahirkan sekitar seribu orang sarjana setiap tahun, tapi realitanya tidak semua lulusan mempunyai dasar pengetahuan dan keahlian bekerja pada sektor kelautan dan perikanan. Malahan sebagian dari mereka lebih berharap menjadi PNS sehingga mereka menggeluti profesi yang tidak sesuai dengan keahliannya. “Banyak lulusan Fakultas Perikanan dan Kelautan yang lebih memilih profesi lain dari pada mengolah sumbar daya kelautan. Ini pola pikir yang kurang tepat,” kata Yempita. Padahal potensi kelautan sangat menjanjikan. Sebagai contoh dari kajian para ahli dunia diketahui terumbu karang seluas 1 km persegi mampu menghasilkan ikan 40 sampai 60 ton atau setara 120 ribu dolar Amerika Serikat (AS). (h/ans)

USIA DINI — Dua orang anak tampak asyik memperhatikan layar televisi yang dipamerkan di ajang pameran. Banyak hal yang dapat menarik perhatian anak pada usia dini, yaitu 3 tahun pertama, yang disebut usia emas. HASWANDI

INDONESIAN WEEK 2013

“Malin Kundang” Unjuk Penampilan di Jepang BEPPU, HALUAN — Pertunjukan drama kolosal “Malin Kundang”, Jumat (28/6), malam menjadi Grand Show atau pertunjukan utama sebagai puncak acara Indonesian Week 2013 di kampus Ritsumeikan Asia Pacific Universiy (APU), Beppu, Jepang. Pentas kolosal para mahasiswa internasional ini dipersiapkan serius selama 9 bulan. “Sembilan bulan lalu perasaan cemas, takut, dan bimbang itu menyelimuti hati dan pikiran saya

di hari pertama dipercayakan sebagai ketua. Tapi, seiring waktu berjalan semua itu sirna karena semangat dan dukungan temanteman semua,” ujar Monica Elvina Saputra, Ketua Panitia Indonesia Week 2013, Jumat (28/6). Seperti tahun-tahun sebelumnya, para mahasiswa Indonesia kembali menggelar Indonesian Week 2013. Tahun ini, pekan seni budaya tersebut mengambil tema “Indonesia for Everyone” sebagai agenda tahunan memperkenalkan

keanekaragaman budaya Indonesia di kalangan mahasiswa dan komunitas internasional di Jepang, termasuk konsep drama kolosal yang dikemas lewat gerak tari, teater, dan musik ini. Uniknya, pada pertunjukan itu, para aktor dan aktris pementasan drama musikal ini tidak semuanya terdiri dari anak-anak Indonesia. Para penari misalnya, juga terdiri dari mahasiswa atau mahasiswi asal Jepang, Korea, dan dari negara lainnya. (h/kcm)

Pemkot Padang juga menyediakan anggaran Rp2 milar untuk kegiatan pesantren Ramadan 1432 Hijriah. Pesantren tersebut akan dimulai 13 Juli sampai 5 Agustus 2013. Kegiatan akan diikuti sebanyak 160.000 pelajar mulai tingkat SD, SMP, maupun SMA atau SMK di Kota Padang. “Kita evaluasi sejauh mana manfaatnya dalam pembentukan karakter dan ketaqwaan siswa, agar program tersebut semakin baik dan berguna bagi para pelajar di masa yang akan datang,” kata Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Jumat. Menurut dia, evaluasi dilakukan bukan karena tidak berhasil, namun untuk peningkatan mutu dari pesantren Ramadhn tersebut, apalagi Kota Padang merupakan percontohan dalam program ini, bagi daerah lain di provinsi Sumbar. “Pesantren Ramadhn sebagai wadah pembinaan generasi muda telah menjadi kebutuhan bersama terutama bagi pelajar Kota Padang dalam menciptakan generasi yang berkarakter di masa yang akan datang,” ujar dia. Evaluasi yang akan dilakukan seperti penambahan jam belajar untuk pesantren Ramadan tahun mendatang, atau penambahan materi pelajaran keagamaan. “Setiap program yang dilakukan oleh pemerintah, setelah penyelenggaraanya memang harus dievaluasi, meskipun program tersebut berhasil, baik dari segi pendidikannya, maupun manfaatnya, agar dimasa mendatang program yang sama lebih memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” jelas Mahyeldi. Dia mengatakan, hasil dari evaluasi pelaksanaan Pesantren Ramadan tahun lalu, didapat-

>> Editor : Nova Anggraini

kan guru-guru sekolah kurang terdistribusi dengan baik ke masjid dan musala tempat pelaksanaan Pesantren Ramadan. “Hal itu dikarenakan, banyak dari guru-guru tersebut bermukim di wilayah yang sama, dan di tempat yang lain, malahan tidak ada guru atau hanya ada satu dan dua orang guru yang bermukim di sekitar tempat pelaksanaan Pesantren Ramadan,” kata dia. Menurut dia, pelaksanaan Pesantren Ramadan secara bersama-sama akan dijalankan oleh instruktur Pesantren Ramadan yang berasal dari pengurus masjid, remaja masjid, tokoh masyarakat, pemuda, guru sekolah, dan mahasiswa. Pesantren Ramadan tidak bisa dipisahkan dari masyarakat, karena Pesantren Ramadan merupakan program bersama, jadi keterlibatan semua pihak menentukan kesuksesaan pelaksanaan Pesantren Ramadan. “Seluruh lurah yang ada di Kota Padang diminta mendata guru-guru yang berada di wilayahnya, agar tidak terjadi penumpukkan guru di salah satu masjid dan musala,” ujar dia. Dia menambahkan, pola pelaksanaan Pesantren Ramadan Kota Padang adalah memindahkan proses belajar mengajar dari sekolah ke masjid dan musala bagi siswa yang beragama Islam, ke gereja bagi siswa yang beragama Kristen, dan siswa yang beragama Budha dan Hindu ke tempat ibadahnya masing-masing. “Oleh sebab itu, guru-guru sekolah tidak ada yang libur selama pelaksanaan Pesantren Ramadan, dan mereka itu juga ikut terlibat secara aktif selama pelaksanaan Pesantren Ramadan,” kata dia. (h/ans)

>> Penata Halaman :Rahmi


Haluan 29 Juni 2013