Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Jumat, 8 Maret 2013

25 Rabiul Akhir 1434 H - 27 Chia Gwee 2564

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Penghijauan; Harapan Arab Saudi dan Kenangan Masa Lalu Indonesia (4) DAYA tampung bagi 1.828.000 orang Jamaah tidak kecil untuk ukuran masjid. Namun, jumlah Jamaah Haji se dunia selalu meningkat, sesuai dengan peningkatan jumlah penduduk dan quota yang diberikan Pemerintah Arab Saudi. Seluruh Jamaah Haji sedunia

pada musim ini berjumlah sekitar 3.500.000 orang, termasuk dari Indonesia sebesar lebih dari 220.000 orang. Daya tampung keseluruhan ruang masjid Harram dan luas halamannya, belum memadai untuk menampung jumlah Jamaah sebesar itu. Untungnya, tidak semua Jamaah Haji sedunia langsung datang ke

Makah. Ada sebagian dari mereka yang datang lebih dulu ke Madinah. Tak seorangpun umat Islam mampu menahan haru dan isak tangis ketika memandang Ka’bah baik pada pandangan pertama maupun pada pandangan berikutnya. Betapa tidak! Bangunan kecoklatan dengan berbungkus hitam ber-

campur putih bersih, begitu mempesona, syahdu dan berwibawa. Ka’bah memiliki sejarah panjang tentang perjuangan menghilangkan kemungkaran dan menegakkan aqidah. Ia menjadi pemersatu umat Islam sedunia dan menebar rakhmat dan keadilan bagi sekalian alam. Ia unik dan terlindungi karena berada di

halaman tengah Masjid Suci Umat Islam, Masjid Haram. Halaman ini, tempat berdiri kokoh Ka’bah, bukan berbentuk segi empat panjang, bukan pula kubus sama sisi melainkan semacam bulat panjang (oval) yang berukuran seluas kurang lebih 1 1/2 x lapangan bola. Bayangkan, Jamaah Haji

Pemindahan PP Kalbar

Redaktur Borneo Tribune

WACANA pemindahan pusat pemerintahan Kalimantan Barat (Kalbar) yang sempat digelindingkan beberapa waktu lalu. Wacana ini muncul seiring ‘pembelajaran’ yang diperoleh ketika orang melihat Jakarta sebagai pusat pemerintah republik ini direndam banjir dan dibungkus kekumuhan dan direkat oleh kemacetan. Wacana inisesungguhnya menarik perhatian. Jika saya orang yang berkuasa saat ini, sudah pasti saya akan melakukan hal itu. Bahkan, lebih dari sekadar wacana, saya akan berusaha mewujudkan hal itu sebelum masa jabatan saya berakhir. Mengapa kesannya begitu penting? Pertama, saya melihat lingkungan se-

Borneo Tribune, Pontianak Atase Udara Australia Group Captain Sean Unwin dan WO Marcus Bagley mengujungi Pangakalan TNI-AU (Lanud) Supadio, Kamis, (7/3). Kehadiran Atase Austaria ini diterima langsung Komandan Pangkalan TNI-AU (Danlanud) Supadio Kolonel Pnb Ir. Novyan Samyoga di ruang VIP Room Lanud Supadio. ....Ke Halaman -11

Oknum Dokter RSUD Soedarso Terima Uang Pasien Jamkesmas

....Ke Halaman -11

B uah Bibir Selektif Pilih Siaran TV

....Ke Halaman -11

dr. Gede: Akan Kita Panggil PLAKAT. Atase Udara Australia Group Captain Sean Unwin usai berkunjung ke Lanud Supadio menyerahkan plakat kepada Danlanud Supadio Kolonel Pnb Novyan Samyoga. FOTO Istimewa

Rapat Regional Lingkungan Hidup

KEMAJUAN teknologi komunikasi telah melahirkan dunia tanpa batas sekaligus membentuk pola kehidupan yang disebut global village yang penuh dengan persaingan serta berlangsung secara cepat. Dengan hadirnya media massa yang hampir 24 jam setiap hari sehingga masyarakat di daerah pedalaman serta kawasan terpencil juga bisa mengakses beragam informasi berita. “Untuk itu saya minta masyarakat Kabupaten Sintang bisa mencermati secara arif perkembangan

Manfaat Alam Tanpa Merusak Lingkungan Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Drs. H. Zulkifli HA, M. Si

Ingin Bunuh Wasit DALAM suatu pertandingan bola basket, seorang wanita setengah baya tak berhenti berteriak kepada sang wasit. Tidak peduli terjadi apa di lapangan, ia selalu berteriak-teriak: “Bunuh wasit itu! Bunuhlah!” Tingkah lakunya yang ekstrim ini telah berlangsung kurang lebih satu jam lamanya. Seorang pecandu basket fanatik dengan risau nyeletuk: “Ada apa ah dengan wasit itu? Dia kan tiada melakukan kesalahan apa pun!” ”Dia itu suamiku. Kemarin malam waktu pulang ke rumah, aku menemukan ‘karet pengaman’ dan lipstik di krah bajunya,” ujar si wanita berapi-api. o

....Ke Halaman -11

Atase Australia Kunjungi Lanud Supadio

S uara Enggang

Yusriadi

berjalan cepat keliling Ka’bah (tawaf) 7 kali, adakah mereka yang tidak merasa letih dan lunglai, kecuali para olahragawan terlatih? Jawabannya: ada. Sepanjang sejarah tawaf diikuti jutaan orang, tak seorangpun dihinggapi kelelaan lalu pingsan, kendati mereka adalah

ISU lingkungan memiliki pengaruh penting dalam kancah global. Segenap aspek dan dimensi kehidupan di era modern saat ini selalu dikaitkan dengan isu penyelamatan lingkungan yang semakin mendapatkan porsi penting dalam pembangunan. Dalam upaya merumuskan solusi-solusi permasalahan dan menyamakan persepsi antara Pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam rangka mendorong pembangunan yang berwawasan

lingkungan Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Regional Pengelolaan Lingkungan Daerah Wilayah Barat Indonesia yang dipusatkan di Kota Pontianak, Rabu (6/3) malam. Rapat Regional Pengelolaan Lingkungan Daerah Wilayah Barat Indonesia yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri) Diah Anggraeni juga dihadiri Wakil Gubernur Kalbar Christiandy Sanjaya, Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah ....Ke Halaman -11

Achmad Munandar Borneo Tribune, Pontianak TAMPAKNYA program pemerintah terhadap Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) gratis bagi masyarakat miskin belum maksimal, pasalnya masih ada saja dokter nakal yang meminta bayaran dengan alasan tak jelas. ....Ke Halaman -11

Pegawai Honorer Sat Pol PP KKR Ditangkap Gunakan Kartu Kredit Korban Curat Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak

FOTO BERSAMA. Kepala Badan Lingkungan Hidup Kalbar Darmawan, Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni, Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya, Sekda Kalbar M Zeet Hamdy Assovie berfoto bersama usai membuka Rakor Regional. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

OKNUM pegawai honorer Sat Pol PP Kabupaten Kubu Raya (KKR), Aditya (23) warga Gang Sepakat Jalan A.Yani , ditangkap jajaran Polsekta Pontianak Kota. Ia diduga turut serta dalam penggunaan belanjaan kartu kredit korban pencurian dengan pemberatan (Curat). Penangkapan yang dilakukan terhadap Oknum Honorer Sat Pol PP KKR ini pun, yakni berdasarkan laporan yang dibuat ....Ke Halaman -11

Dari Bedah Buku Kalbar Berimajinasi (Bagian 4)

Kharisma Sastrawan di Karisma Oleh: Farninda Aditya SUDAH beberapa kali saya mendengar keinginan temanteman di luar Club melihat buku karya Club dilihat oleh mereka di toko buku bergengsi di Pontianak. Dan akhirnya, toko buku Karisma yang mewujudkannya. Ini dikarenakan adanya acara bedah buku Kalbar Berimajinasi; Antologi Sastrawan di Kalimantan Barat, Sabtu, 2 Ma-

ret 2013. Buku ini diterbitkan oleh Club Menulis STAIN Pontianak dan STAIN Press. Penulis dari buku yang bertema lokal Kalimantan Barat berkumpul. Wajah-wajah para sastrawan Kalimantan Barat melihatkan kharismanya. Kharisma dari karya yang diciptakan tampaknya berhasil membuat peresensi melirik sisi yang menarik dari Kalbar Berimajinasi saja. Di toko buku Kharisma Mega Mal Pontianak, kebersamaan sastrawan Kalimantan

Barat melihatkan sinarnya. Jimmy S. Mudya penulis buku puisi Sandal Kumal mengawali kegiatan ini. Membacakan kisah seorang TKI melalui puisi. Mengabadikan sejarah masa kecil bersama orang tua si teman yang kehilangan sumber kehidupan. Sawah telah bercampur limbah. Orang Tua pergi disampaikan oleh berita. Penulis terkenal seperti Pradono juga ada di sana. Penulis dari Singkawang ....Ke Halaman -11

Pradono, sastrawan Kalbar saat membacakan cerpennya berjudul Kamar 9B dalam buku Kalbar Berimajinasi. Foto Farninda Aditya

PT. ANZON AUTOPLAZA Kantor Pusat: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280 Cabang: Singkawang : Jl. A. Yani No. 08 Telp. (0562) 637000; Sampit : Jl. Jend Sudirman Km. 1

HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

Syarif Ibrahim Alqadrie*

Jumat, 8 Maret 2013

Kayong Utara

Borneo T Tribune

2

*KPU KKU Didemo

Satu Calon Bupati Nyaris Ditikam Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana

Anggota Polres Ketapang bersama jajaran Brimob Polda Kalbar berhasil mengamankan situasi pasca demonstrasi besar-besaran oleh pendukung pasangan calon nomor urut 5 di KPU KKU. Sebelumnya para petugas sempat menyelamatkan calon bupati tadi dari upaya penikaman dari lawan politik, Kamis (7/3). Tidak cukup sampai di situ, tim sukses pasangan nomor urut 5 juga sempat disandera beberapa waktu pada sebuah rumah hingga berujung letupan pelor dari senjata laras panjang milik anggota Brimob Kalbar yang mengakhiri drama penyanderaan itu. Tenang. Peristiwa cukup menghebohkan itu hanyalah sebuah simulasi pengamanan yang dilakukan oleh jajaran Polres Ketapang dalam rangka pengamanan jalannya tahapan Pemilukada. Mulai dari tahap kampanye hingga penetapan calon terpilih sebagai bupati dan wakil bupati Kayong Utara. Simulasi tersebut digelar pasca apel gelar pasukan Mantab Praja Kayong 2013 yang melibatkan berbagai unsur. Mulai dari TNI, Polri, Satpol PP dan Tagana digelar di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kayong Utara. Dalam sambutannya, In-

spektur Upacara dipimpin langsung Kapolres Ketapang AKBP Ari Wahyu Wijananto menyampaikan bahwa keberadaan anggota kepolisian yang di beck up oleh unsur lainnya merupakan sebuah langkah antisipasi saja. Ia yakin di Kayong Utara telah terbentuk kedewasaan dan kematangan dalam berpolitik. Baik para pasangan calon, tim sukses dan pendukung calon bupati dan wakil di KKU yang akan menghasilkan sebuah proses pemilihan yang santun dan bermartabat. Sehingga apa yang dilakukan selama tahapan Pemilukada semua dapat berjalan lancar dan aman. “Pilkada KKU adalah Pilkada ke dua, dimana dari pengalaman sebelumnya KKU merupakan wilayah yang damai, sehingga saya yakin semua ingin terwujudnya sebuah pemilihan yang damai dan berkualitas, sehingga mari bersama kita mensukseskan Pilkada dengan cara yang santun dan bermartabat,” kata Ari Wahyu. Dengan mengedepankan politik yang santun itu, Kapolres yakin bahwa akan lahir sebuah pemimpin yang memiliki kualitas yang tinggi baik dari kemampuan kepemimpinan juga dalam kemampuan lain. “Masyarakat juga kami harapkan untuk dapat me-

Kajari Keluhkan Seretarian Sentra Gakumdu Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Kepala Kejaksaan Negeri Ketapang Kusnendar sempat mengeluhkan belum tersediannya sekretariat Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) di KKU. Jika hal itu dibiarkan akan berdampak lambannya proses penegakan hukum. “Saya juga bingung, bagaimana sekretariat bisa tidak ada,” kata Kusnendar, Kamis (7/3) di Sukadana. Ia mengatakan jika semua dilakukan di Ketapang akan memperpanjang jarak dan kecepatan sebuah proses tindak lanjut sebuah laporan atau kasus, karena jarak dan waktu sangat menentukan kasus itu dapat dilanjutkan atau tidak. “Kasus Pilkada itu ada kadaluarsannya, jika tidak cepat maka bisa-bisa tidak diproses,” imbuhnya. Tidak cukup di situ, meski Sentra Gakumdu yang dulu sempat ada namun saat ini dipergunakan oleh pihak kepolisian sebagai Pospam Mantab Praja. Se-

laksanakan Pilkada dengan baik. Caranya dengan datang ke TPS pada saat pemungutan dan berikan hak pilihnya juga tetap berpikiran tenang untuk selalu menjaga kamtibmas,” harapnya. Meski tanpa kehadiran pasangan nomor urut 3 Syukran - Abdul Rahman dan nomor urut 4 Ibrahim Dahlan – Ngadikun. Acara apel gelar pasukan itu tampak berderet di kursi undangan pasangan nomor urut 1 Jalian - Hamdan Harun dan pasangan nomor urut 2 H. Hildi Hamid dan Idrus, Dandim Ketapang Tato Hadiman, Kajari Ketapang Kusnendar, Sekda KKU Hendry Siswanto S.Sos, KPU Dedy Efendy dan Panwaslu Heppy Susanto.

Satuan Dalmas Polres Ketapang menghalau para demonstran saat melakukan demonstrasi di Kantor KPU KKU pada simulasi pengamanan Pilkada KKU FOTO: Abdul Khoir/Borneo Tribune

Deklarasi Damai Diwarnai Hujan Interupsi Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Acara deklarasi dan penandatanganan kesepakatan damai Pilkada Kayong Utara yang diselenggarakan Polres Ketapang dan KPU KKU Kamis (7/3) di Mahkota Kayong diwarnai hujan interupsi dari undangan. Hujan interupsi yang dilakukan oleh undangan yang merupakan tim sukses dari masing-masing pasangan calon sempat menyita waktu hampir 30 menit hanya lantaran terjadinya perbedaan pada redaksi kalimat poin kesepakatan.

Dimulai dari Anggota Panwaslu KKU, Efian Noer yang menanyakan penggunaan awalan “ter” pada kalimat “terpilih” untuk diganti dengan awalan “di” karena memiliki arti yang berbeda. “Awalan ter dan di keduanya memiliki arti yang berbeda, saran saya untuk diganti redaksinya,” kata Efian Nor. Adanya perbedaan pendapat tersebut, sehingga kalimat pada poin 5 pada butir kesepakatan yang berbunyi “Siap untuk terpilih dan tidak terpilih dalam Pemilukada bupati dan wakil bupati Kayong Utara. Serta siap mendukung bupati dan wakil bupati yang terpilih

periode tahun 2013 -2018 yang telah melalui proses pemilihan yang demokratis dan transparan.” Redaksi tersebut bak gayung bersambut. Pembawa acara yang langsung dipimpin anggota polisi berpangkat AKP dibuat sibuk, lantaran masing-masing tim sukses meminta untuk pendapatnya dimasukkan dalam menggunakan kata terpilih atau dipilih. Lama tidak ada kesepakatan dalam penggunaan kata terpilih dan dipilih itu, pasangan calon bupati dari nomor urut 3 Abdul Rahman angkat bicara yang disusul calon bupati nomor urut 4 Ibrahim Dahlan dan calon bupati nomor urut 2

H. Hildi Hamid. Sempat terhenti lantaran redaksi yang tidak ada kesepakatan Kapolres Ketapang AKPB Ari Wahyu Wijananto sempat meminta poin tersebut untuk dihapus. “Kalau memang tidak ada yang bersepakat apa perlu kita hapus saja dari poin kesepakatan,” kata Ari Wahyu Wijananto. Namun berbagai masukan dari Forkopinda akhirnya keredaksian disempurnakan dan berujung disepakatai lima poin kesepakatan dalam pelaksanaan Pilkada KKU itu. Meski seluruh pasangan calon diundang untuk hadir menandatangani dan

menyaksikan kegiatan itu, namun lagi-lagi calon bupati nomor urut 3 Syukran S.Ag dan calon bupati dari nomor urut 4 Ngadikun berhalangan hadir hingga acara selesai. Hadir dalam acara tersebut pasangan nomor urut 1 Jalian - Hamdan Harun dan pasangan nomor urut 2 H. Hildi Hamid dan Idrus, calon bupati dari nomor urut 3 Abdul Rahman dan calon bupati dari nomor urut 4 Ibrahim Dahlan lengkap dengan tim suksesnya. Hadir juga Dandim Ketapang Tato Hadiman, Kajari Ketapang Kusnendar, Sekda KKU Hendry Siswanto S.Sos, KPU Dedy Efendy dan Panwaslu Heppy Susanto.

Inspirasi

Tong Edan dan Kawan-kawan Oleh: Erika SM

Kusnendar harusnya pihak Panwaslu KKU dapat segera meminta kepada pemerintah kabupaten untuk mencarikan tempat yang baru atau dengan dana yang dimiliki di sekretariat untuk menyewa bangunan yang dijadikan sebagai sekretariat. “Tidak mungkin saya suruh jaksa untuk bolak-balik ketapang setiap hari untuk menangani kasus,” katanya. Meski tidak menyebutkan batas waktu, namun dirinya berharap sekretariat Sentra Gakumdu agar segera terealisasi dalam waktu dekat, karena jadwal kampanye tinggal menghitung hari.

Salam. Redaksi mengundang pembaca Borneo Tribune untuk mengirim tulisan untuk rubrik “Citizen Journalism”. Bentuk tulisan dapat berupa laporan kegiatan, opini, surat pembaca, puisi, cerita pendek. Panjang tulisan maksimal 500 kata. Kirimkan tulisan ke email: yusriadii@yahoo.com. Terima kasih.

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

Malam Minggu 23 Februari 2013, aku bersama keluarga jalan-jalan malam mingguan di lapangan bola di kampungku Miau Merah, Silat Hilir, Kapuas Hulu. Sejak beberapa waktu lalu lapangan menjadi pasar malam, menyediakan berbagai macam permainanan dan hiburan. Aku tertarik dengan satu permainan yang disebut oleh emak, katanya, ada permainan yang sangat menegangkan. Dan tidak semua orang mau menonton, karena kalau melihatnya kepala jadi pusing, pengen muntah dan lainnya. Permainan itu disebut Tong Edan. Usai Melaksanakan Shalat Maghrib, Jam 18.30 aku sudah menunggu di ruang tamu. Lalu kami berangkat. Aku boncengan dengan Desi (18 Th) dan sepupuku Jepri (8 Th), Emak dan bapak sekaligus menggendong Cucunya Hafis ( 1 Th, anak adikku). Bibik dengan paman, dan aku sempat meledek adikku lagi. “Wah..gitu ya,, Hafis mbahnya yang bawa, jadi mau mengenang masa pacaran ne...”

Keduanya tertawa, Desi yang membawa motor melaju di depan, disusul keluarga yang lain. Sampai di lapangan aku melihat sekeliling, ada beberapa motor yang sudah terparkir rapi di pinggir lapangan. “Jam segini belom ramai, nanti kalau sudah jam 7an atau setengah delapan” Kata Bibik. Aku jalan-jalan memutari seluruh permianan, Tong Edan yang pertama kali aku lihat, tempatnya seperti gelas Pop Mie berukuran jumbo berdiri di depan sebelah kanan seluruh permaianan. Lalu putaran (kincir angin) yang banyak digemari orang dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua (kakek dan nenek). Ada permainan kupon bola, wah banyak juga peminatnya khususnya remaja. Adikku dengan sepupuku asyik melempar bola pingpong berwarna putih, kuning dan biru ke dalam gelas yang bejajar rapi di depan seluruh hadiah. Adikku mengincar satu boneka besar, No 3. “Bang, yang no tiga mana?” tanya Ema. “Yang ini,” kata abang penjual menunjukkan gelas berukuran kecil yang biasa

digunakan untuk minum sampanye kalau di TV-TV, gelas tersebut dilekatkan di atas sebuah botol kecap kosong. Penjual tidak hanya menjual barang dagangannya saja, namun juga memiliki manajemen dan strategi untuk menarik pengunjung dan dia pun tidak dirugikan. Hadiah-hadiah yang besar secara nominalnya seperti kompor gas, dispenser, boneka besar. Setelah itu, aku melihat orang memancing, kali ini bukan memancing ikan, namun memancing hadiah seperti minuman botol dll. Caranya, ada sebuah minuman di atas diletakkan sebuah jarum, lalu dari jarak dua meteran para pengunjung bisa memancing barang-barang tersebut dengan sebuah pancing yang mata kailnya adalah sebuah Karet Gelang. Mereka harus bisa memasukan Karet Gelang tersebut ke dalam botol tersebut. Ternyata Memancing tak hanya ada di air, namun juga bisa di darat. Aku melihat permainan anak-anak dalam sebuah ruangan kecil dengan berbagai macam balon berukuran gengaman tangan orang dewasa, warnanya

yang berwarna warni Biru, Hijau, putih, Kuning, Merah, makin cantik dan menarik perhatian anakanak. Tak hanya itu di sebelahnya terdapat sebuah permainan memancing untuk anak-anak, ya kali ini aku melihat ikan yang berwarna hijau, biru dan lain-lain, anak-anak didampingi orang tuanya penuh mengitari sebuah kolan kecil yang dibuat dari sebuah terpal penuh dengan berbagai macam ikan mainan. Semua permainan seharga lima ribu rupiah. Aku berjalan berkeliling, pameran tersebut tidak menyajikan permainan, namun juga makanan, pakaian, hingga peralatan rumah tangga seperti barang pecah belah (piring, mangkok, sendok, baskom dll). Bahkan aku pun ikut menikmati permainan lempar bola pimpong, kincir angin, dan terakhir aku naik ke sebuah gelas pop mie berukuran besar (tong edan). Suara motor meraungraung dari dalam gelas tersebut. Wah, aku tak sabar mengantri tiket di depan. Setelah dapat tiket aku langsung menaiki satu per satu anak tangga bersama Jepri dan Desi. Emak,

adikku dan bibikku tak ingin melihat, pusing katanya. Sempat aku menunggu lama, karena motornya mogok. Tak lama sebuah atraksi pertunjukkan — kalau aku boleh memberi tulisan ‘Adegan berbahaya ini tidak boleh diikuti oleh siapapun’ . Laki-laki berbadan tinggi dan langsing itu mengendarai motornya mengitari dinding tong tersebut, tanpa mengenakan alat pengaman seperti tali, pakaian yang tebal dan lainnya, ia hanya menggunakan kaos oblong dan celana pendek. Dengan lincah motor tersebut berputar-putar di dinding, dengan posisi miring. “Wah..benar-benar sulit mencari duit, bagaimana kalau ia terjatuh, keseimbangan hilang, kan bisa cidera dia?” pikirku. Namun banyak orang tertarik melihatnya, terutama kalangan dewasa, remaja dan anak-anak. Begitulah suasana Pasar malam di kampungku, tak hanya tetanggaku saja yang hadir, namun juga tetangga kampung sebelah pun berdatangan, aku melihat keceriaan di wajah mereka. Saling mengobrol, sambil melihat anak-anak mereka bermain.

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Viodeogo. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Kubu Raya: Hanoto Jl. Sui Raya Dalam (081522711111). Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505). Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif Iklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam mehalaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 Pontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenankan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune

Serba Serbi Jumat, 8 Maret 2013

Borneo T Tribune

3

Juve Menuju Kejayaan di Liga Champions Jakarta - Untuk kali pertama dalam tujuh musim terakhir Juventus lolos ke perempatfinal Liga Champions. Sukses Bianconeri mendepak Celtic bisa menandai kebangkitan kembali mereka di kompetisi elit tersebut. Setelah menjalani periode hukuman di Seri B akibat skandal Calciopoli, ini adalah musim kedua Juventus balik ke ajang Liga Champions. Sebelumnya, di musim 2008/2009 mereka berhasil menembus kompetisi antarklub terbaik Eropa tersebut, dan harus rela tersingkir oleh Chelsea di babak 16 besar. Juventus bisa punya modal lebih baik saat kembali masuk Liga Champions di musim 2012/ 2013 ini. Dasarnya tentu saja status mereka sebagai jawara Seri A, di mana mereka meraihnya tanpa terkalahkan. Dan perjalanan Gianluigi Buffon dkk di Liga Champions sejauh ini cukup mengesankan. Tak terkalahkan di fase grup dan lolos sebagai pemuncak klasemen, ‘Si Nyonya Tua’ tampil perkasa di babak 16 besar. Saat harus melawat ke Celtic Park yang terkenal angker, Juventus justru bisa menang telak 3-0. Sementara dinihari tadi di Juventus Stadium, dua gol Alessandro Matri dan Fabio Quagliarella memberi tuan rumah kemenangan meyakinkan lainnya dengan skor 2-0. Secara agregat Juve unggul mutlak 5-0 Bardasarkan catatan Opta,

int

Messi Ingin Main Bareng Bale dan Rooney Barcelona - Bintang Barcelona Lionel Messi mengaku ingin bermain dengan Gareth Bale dan Wayne Rooney. Dengan Messi sejauh ini masih betah Barcelona, pengakuan itu pun seperti jadi undangan darinya buat Bale dan Rooney. Masa depan Rooney di Manchester United sedang dispekulasikan setelah ia absen dalam starting XI timnya, dan akhirnya cuma menjadi pemain pengganti, ketika menghadapi Real Madrid dalam laga leg II babak 16 besar Liga Champions di tengah pekan. Sementara itu Bale sedang jadi salah satu pemain yang sedang jadi buah bibir dan dikabarkan menjadi incaran sederet klub besar Eropa menyusul penampilan apiknya untuk Tottenham Hotspur musim ini. ”Wayne Rooney dan Gareth Bale keduanya adalah pemain hebat, mereka tampil sedemikian bagus untuk klubnya,” kata Messi di Daily Mail dan dikutip Sporting Life. ”Dan saya selalu ingin bermain dengan para pemain terbaik. Saya harus berhati-hati dengan apa yang saya katakan karena saya tak bisa melihat mereka akan segera meninggalkan timnya.” ”Tapi tentu saja, saya ingin bermain dengan para pemain terbaik,” lugasnya. (dts)

ini adalah kali pertama Juventus lolos ke peremparfinal Liga Champions sejak musim 2005/2006. Langkah Juventus ketika itu dihentikan Arsenal di delapan besar. Terkait keberhasilan lolos ke perempatfinal musim ini, Juventus menandainya dengan catatan clean sheet dalam lima pertandingan terakhir. Kali terakhir gawang Juventus bobol adalah saat bermain imbang 11 dengan Shakhtar Donetsk di matchday kedua. Sepanjang sejarah keikutsertaannya di kompetisi Eropa, ini adalah kali ketiga Juventus mencatatkan lima clean sheet secara beruntun. Sebelumnya mereka menorehkan catatan bagus tersebut di tahun 1964 dan 2004.Kemenangan atas Celtic juga menandai laga kandang ke-100 Juventus di Piala/ Liga Champions. Dalam rangkaian tersebut mereka meraih 72 kemenangan, 19 hasil imbang dan delapan kekalahan. Langkah Juventus untuk masuk final dan kemudian menjadi juara memang masih panjang. Namun dengan penampilan impresif yang dipertunjukkan di fase grup dan kemenangan mutlak atas Celtic, mereka bisa saja mengulang sukses menjadi juara seperti yang terakhir diraih tahun 1996. Sebagai catatan, Juventus menjadi runner up Liga Champions di tahun 1997, 1998 dan 2003. (dts)

int

Solusi Tepat Terobosan Terbaru TCM

ATASI SEGALA MACAM PENYAKIT PRIA Ciri khas kemanjuran & keunggulan Hongkong Medistra TCM sangat jelas dengan resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun serta herbal Tiongkok alami, intinya adalah mengobati berbagai penyakit bandel yang susah disembuhkan, khusus menangani berbagai jenis penyakit kronis, begitu diobati langsung dapat dirasakan manfaatnya. Efektif mengobati berbagai penyakit kronis sampai akarnya, tanpa efek samping, setelah diatasi tidak mudah kambuh lagi. Menurut survey terbaru, disfungsi seksual pria termasuk penyakit yang sangat banyak diderita. Terutama persentase penderita impotensi, ejakulasi dini, radang prostat mengalami kenaikan pesat, berdampak jauh lebih parah bagi psikologi dan jiwa, dibanding penyakit pria lainnya, juga merupakan 30% alasan retaknya keharmonisan rumah tangga, menghancurkan kepercayaan diri pria. Penyakit fungsi seksual menimpa pria pada berbagai kalangan usia dan harus diobati sedini mungkin agar tidak memburuk hingga menimbulkan penyakit komplikasi bandel lainnya yang sangat parah dan berbahaya. Hongkong Medistra TCM ada konsultan Sinshe ahli TCM (Traditional

Chinese Medicine) ternama dari Tiongkok yang siap membantu Anda. Melalui pengalaman kerja keras puluhan tahun akhirnya berhasil menemukan terobosan terbaru, khusus mengatasi disfungsi seksual pria, seperti: Impotensi, Ejakulasi Dini, Radang Prostat, Sperma Mati, Tidak ada Sperma, Alat vital tidak normal, Kemandulan, dll. Hasilnya relatif cepat, aman dan tanpa efek samping. Terobosan metode TCM dengan herbal berharga alami yakni “Qiang Yang Bu Shen Liao Fa” ini dipadukan akupuntur elektroterapi sangat terkenal diberbagai Negara, berfungsi memperkuat ginjal & sperma, menyeimbangkan unsur yin & yang didalam tubuh, setelah diatasi bisa menormalkan fungsi seksual, masa berhubungan bisa lebih lama. Rata-rata setelah 2-3 tahap pengobatan, gejala penyakit seperti kencing terasa sakit, sering kencing, tidak tahan kencing, kencing tidak bertenaga, tidak tuntas, bernanah dan lainnya berangsur menghilang secara nyata, sistem reproduksi kembali normal, bisa diatasi hingga ke akar penyakit dan tidak mudah kambuh lagi.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0812 5279 7888

Hari Minggu & Libur Tetap Buka

Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Jumat, 8 Maret 2013

Dinas Perhubungan “Angin-anginan” Warga Siantan Hulu, Keamatan Pontianak Utara, Yanto (47) menuturkan lalu lintas di Kota Pontianak cukup sembraut. Disiplin berlalu lintas sangat minim. Sehingga banyak pelanggaran yang terjadi. Baik pada pelanggaran lalu lintas, sampai pada kecelakaan. Bahkan, lanjut warga jalan 28 Oktober ini, kesembrautan juga kadang mengundang lalu lintas kendaraan di Kota Pontianak berjalan lambat bagi pengguna jalan. Tak hanya itu, kendaraan-kendaraan yang parkir di tepi jalan di pusat kota juga menjadi pemandangan dan kadang pemicu lambatnya arus lalu lintas. Senada dengan Yanto, warga Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Noripa (46) menambahkan anehnya lagi pelanggaran itu masih juga belum teratasi dengan baik oleh pihak Di-

nas Perhubungan yang memiliki wewenang menindak dan mengatur semua itu. Selain parkir di jalan-jala pusat kota. Kendaraan berat yang tak sesuai dengan kekuatan kondisi jalan di Pontianak jugamenjadi sorotan. Seperti tronton berbadan besar dari luar Kalbar yang masuk melalui Kota Pontianak juga bebas berkeliaran. Dampaknya, tak lain membuat kerusakan di sejumlah ruas jalan di ibukota Kalbar. Menanggapai keadaan ini, Walikota Pontianak Sutarmidji sedikit berang sehingga melontarkan pernyataan bahwa Dinas Perhubungan angin-anginan dalam melaksanakan tugas dan mengatur lalu lintas. Sebenarnya menurut Midji, bila ingin melihat Pontianak tertib di jalan raya tak hanya memandang dari sudut tersedia infrastruktur. Akan tetapi juga harus juga dipandang sisi pengguna jalan yang masih banyak kurang sadar pada kepatuhan lalu

Walikota Pontianak, Sutarmidji lintas. “Lihat saja, di Ayani depan rumah Kapolda, itu bukan untuk belokan dari arah Untan, tapi banyak yang belok di sana. Yang disejumlah tempat lainnya. Ayani bebas parkir, tapi kadang masih ada yang parkir,” ujarnya. Dinas Perhubungan dalam hal ini yang menjadi wewe-

nang dikatakan Sutarmidji Angin-anginan dalam melakukan penegakan aturan. “Kalau kepala dinas kenak angin, die turon. Jadi tergantung angin,” ujarnya tanpa menyebutkan Dinas Perhubungan Kota Pontianak apa Provinsi Kalbar. Soal kendaraan berat. Sutarmidji mengatakan pemerintah Provinsi Kalbar khususnya Dinas Perhubungan membuat bingung Kota Pontianak. Pasalnya, Dishub Provinsi mengeluarkan ijin keluar masuknya kendaraan berukuran besar tanpa melihat dan memandang kondisi yang ada di Kota. Midji mencontohkan seperti tronton dengan 40 tip. Pada dasarnya menurut Sutarmidji tidak boleh masuk di Pontianak sebab jalan di Pontianak tak sesuai. “Tronton yang 40 tip itu tak boleh di Pontianak. Siapa yang ngijinkan, ya pemerintah provinsi. Kote yang bingung. Masyarakat boleh menuntut hal ini,” ungkapnya. o

O2SN dan FLS2N

CMYK

Ciptakan Sprotifitas, Kreativitas dan Apresiasi Siswa

Camat Sambas memukul Gong Tanda Dimulainya Kegiatan Festival, Lomba dan Olimpiade Tinggkat SD seKecamatan Sambas.

Amrul Borneo Tribune, Sambas Menindaklanjuti Surat Direktorat Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor : 074/C2/TU/ 2013,tanggal 31 Januari 2013 tentang penyelenggaraan Festival, Lomba dan Olimpiade tingkat Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2013. Kepala UPT Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas Anjas Agato, S.Pd mengatakan dalam hal pertandingan apapun bentuknya hendaklah dapat menjunjung sportivitas dan selalu dapat berbesar hati baik mendapatkan kemenangan maupun kekalahan. “Untuk itu saya ucapkan selamat bertanding kepada anak-anak semoga semuanya dapat berjalan lancar dan anak-anak mendapat-

kan kesuksesan berupa apresiasi baik untuk tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi maupun Nasional,” harapnya. Acara Olimpiade Olahraga Siswa (O2SN) dan Festival, Lomba dan Olimpiade Sains Nasional (FLS2N) tingkat SD/MI se-Kecamatan Sambas dan Kecamatan Sajad pada hari rabu (6/3) di Sekolah Dasar Negeri 4 Nagur Sambas berjalan lancar. Kata dia, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membina dan meningkatkan kreativitas dan apresiasi siswa terhadap bidang seni dan sastra yang berakar pada budaya bangsa, serta mampu berkompetisi secara sehat, jujur dan sportif. “Kegiatan ini menumbuh kembangkan sikap menghargai keberhasilan atau perestasi siswa lain, hasil yang diharapkan agar terbina dan meningkatnya krea-

tivitas bidang olahraga terhadap siswa secara optimal, berkembangnya sikap kompetitif bagi siswa cabang yang diperlombakan,” jelasnya. Ketua Panitia (O2SN) dan (FLS2N) tahun 2013, Maskur Syafaruddin, S.Pd melaporkan peserta kegiatan adalah para siswa dari hasil seleksi tingkat gugus yang dilaksanakan serempak pada tanggal 1 s/d 2 maret 2013. Adapun jumlah peserta yang ikut dalm pelaksanaan seleksi ini adalah kurang lebih 338 atlet dari 6 gugus dan 72 pedamping/ official dari masing-masing gugus di UPT Dinas Pendidikan Sambas, yang terdiri dari gugus 1 – 6. Kata Maskur, yang juga Kepala SDN 4 Nagur Sambas dalam lomba sains nasional tingkat SD/MI, jenis lombanya berupa Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), adapun peserta-

nya duduk dikelas IV dan kelas V dan memiliki nilai rapot bidang matematika dan IPA minimal 7,5 sejak kelas III, kemudian peserta terbaik akan diseleksi untuk tingkat Provinsi dan akan diwakili oleh tiga orang peserta didik. Dalam pelaksanaannya setiap kabupaten/kota akan diwakili oleh tiga orang peserta didik untuk bidang Matematika dan tiga orang peserta didik untuk bidang IPA yang dibuktikan dengan Surat keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi. “Untuk itu kita berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat membangun Sambas yang beriman, sehat, cerdas, berbudaya, aman dan sejahtera sesuai dengan motto kita, “ pintanya. Seksi Tenaga Teknis dan Kesiswaan TK dan SD, Ali Usman, S.Pd mengatakan Tahun 2012 yang lalu, kita dapat ikut ajang nasional yaitu dua atletik cabang catur dari SD Jawai Selatan dan SD Durian Kecamatan Teluk Keramat. “Semoga tahun ini tidak hanya dibidang catur saja, namun dalam bidang apapun, siswa-siswa yang telah terseleksi untuk mengikuti lomba akan mendapatkan kemenangan di segala cabang. Saya yakin bahwasanya siswa-siswa yang telah lulus seleksi dan akan mewakili kompetisi untuk kecamatan maupun Provinsi adalah siswa-siwa yang berprestasi dan mempunyai komptensi yang hebat, “ harap Ali. o

Irben Itjenad Brigjen TNI Djoko Subandrio, mewakili Itjenad Rabu (6/3) dalam acara Taklimat Awal Wasrik Itjenad TA. 2013 di Ruang rapat Puskodaldam XII Tanjungpura memberikan sambutan.

Wasrik Itjenad Bagian Sistem Manajemen Modern Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Irjenad Mayjen TNI Adi Mulyono mengatakan adanya Wasrik ini semoga dapat memberi kontribusi yang baik kepada satuan jajaran Kodam XII/Tpr, sehingga diharapkan dapat memberikan dukungan dan petunjuk. Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan merupakan bagian dari sistem dalam manajemen modern, sebagai sarana pengendalian kegiatan organisasi. “Implementasi di lingkungan TNI AD, Itjenad sebagai Badan Pengawas merumuskan tugas pokoknya membantu Kasad di bidang Pengawasan dan Pemeriksaan Umum serta Pengawasan dan Pemeriksaan Perbendaharaan terhadap Organisasi jajaran TNI AD dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok dan tugas

bantuan TNI AD”. Kata Irjenad dalam sambutan yang dibacakan Irben Itjenad Brigjen TNI Djoko Subandrio, Rabu (6/3) dalam acara Taklimat Awal Wasrik Itjenad TA. 2013 di Ruang rapat Puskodaldam XII Tanjungpura. Dikatakannya, penyelenggaraan Wasrik di Kodam XII/Tpr ini dengan tujuan untuk melihat apakah setiap Satuan dalam melaksanakan tugasnya mempedomani program yang telah diberikan, program yang telah ditetapkan tersebut tetap dalam koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku guna mencegah kemungkinan terjadinya penyimpangan yang dapat berpengaruh terhadap pencapaian sasaran program satuan. “Penggunaan anggaran harus benar-benar menerapkan azaz manfaat, transparan, efektif, efisien dan akun-

tabel serta memenuhi prinsip preventif, peran serta, keadilan dan bersifat membimbing serta memberi petunjuk,” jelasnya. Irjenad juga berharap, pada Wasrik tahun 2013 ini sudah tidak ditemukan lagi temuan yang berulang, sejalan dengan perbaikan-perbaikan yang dilaksanakan oleh Kodam XII/ Tpr. “Dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan Wasrik tahun ini mari ciptakan suasana kerja yang harmonis, terbuka, saling percaya dan komunikasi timbal balik,” ajaknya. Rapat Tim Wasrik ini langsung dipimpin Kepala Staf Kodam XII Tanjungpura Brigjen TNI Robby Win Kadir mewakili Pangdam XII/ Tpr Mayjen TNI Ridwan, dan dihadir Irdam XII/Tpr, Danrem 121/Abw, Pa Ahli Pangdam, para Asisten Kasdam XII/Tpr, Kabalak Kodam XII/Tpr, Dansat jajaran Kodam XII/Tpr. o

Tumbuhkan Semangat Bela Negara di Sekolah Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Komandan Kodim 1207/ Ptk Letkol Inf Denny Fardany, Rabu (6/3) tampil sebagai nara sumber dalam materi Bela Negara yang di Aula SMK 3 Jalan S Supratman Pontianak. Menurut Komandan Kodim 1207/Ptk Letkol Inf Denny Fardany menyatakan, kegiatan semacam ini dimaksudkan untuk menumbuhkan dan mencetak generasi muda yang berwawasan kebangsaan, berkarakter dan memiliki jiwa bela negara. “Saat ini, wawasan kebangsaan maupun semangat nasionalisme di kalangan generasi muda mulai memudar,” kata letkol Inf Denny Fardany. Kata dia, adanya teknologi tanpa batas seperti

internet yang mengusung beragam tren baik yang selaras dengan budaya kita maupun yang tidak sangat berpengaruh pada mentalitas anak muda. “Saya harap, dengan dipupuknya kembali semangat bela negara, paling tidak akan memimimalisir dampak negatif globalisasi maupun tawuran di kalangan anak sekolah,” jelasnya. Program ini digagas oleh Diknas Kota Pontianak yang bekerjasama dengan Kodim 1207/Ptk. Untuk hari ini dipusatkan di Aula SMK 3 Pontianak, selain itu pada hari Jum’at juga kami akan memberikan materi Bela Negara ini kepada SiswaSiswi SMK dan SMA yang akan dipusatkan di SMA Terpadu di Kecamatan Pontianak Timur. Seorang siswa yang kita temui menyatakan, kami

menyambut baik kegiatan Bela Negara ini untuk menumbuhkan rasa cinta kami kepada Negara Indonesia ini. Setelah kami menerima materi Bela Negara yang disampaikan Bapak Komandan Kodim 1207/Ptk, kami sebagai generasi muda menjadi tau dan mengerti apa saja bentuk pembela negara itu. Sebagai warga negara berdasarkan UUD 1945 pasal 30 menyatakan setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.Siswa-Siswi terlihat serius mendengarkan paparan materi yang disampaikan Komandan Kodim 1207/Ptk. Sesekali Pangkat Melati Dua ini mengeluarkan guyonan yang memancing tawa para siswa-siswi perwakilan seluruh SMA dan SMK sekota Madya Pontianak. o

MATERI Komandan Kodim 1207 Letkol Inf Denny Fardany menyampaikan materi kepada siswa-siswi SMK 3 Pontianak tentang Bela Negara. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

CMYK

Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

4

Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Jumat, 8 Maret 2013

5

Kabupaten Pontianak Siap Laksanakan Kurikulum 2013 Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pontianak, Kamis (7/3) kemarin, menggelar sosialisasi kurikulum 2013 kepada Kepsek, guru, pengawas dan insan pendidikan se Kabupaten Pontianak di Gedung Kartini Mempawah. Acara ini dihadiri langsung Bupati Pontianak, Ria Norsan. Kepala Disdikpora Kabu-

paten Pontianak, Zulkifli Salim mengatakan sosialisasi merupakan upaya menyiapkan sekolah sebagai penyelenggara sehingga lebih terprogram serta mendukung percepatan sosialisasi kurikulum 2013. Dimana diberlakukannya kurikulum 2013, karena sudah dilakukan tahapan evaluasi terhadap kurikulum lama yaitu KTSP, sehingga dilakukan penyesuaian dengan kondisi pendidikan saat ini. “Kurikulum 2013, tentu ada perubahan dari

KURIKULUM 2013 Para insan pendidikan se Kabupaten Pontianak mengikuti sosialisasi kurikulum 2013 di Gedung Kartini Mempawah. Foto : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

kurikulum KTSP yang sduah dilaksanakan sejak 2006 lalu. Seperti standar proses belajar mengajar, dimana siswa lebih aktif. Dimana kurikulum 2013 ini, akan kita berlakukan mulai 1 Juli 2013,” katanya. Bahkan Zulkifli Salim mengaku sangat mendukung pelaksanaan kurikulum 2013. Bahkan menyatakan Kabupaten Pontianak, siap menjadi laboratorium percontohan pelaksanaan kurikulum 2013. “Di kurikulum 2013 ada

Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya

KPU Kabupaten Pontianak laksanakan sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pemilukada 2013 dan Pemilu 2014. Foto : Johan Wahyudi/ Borneo Tribune

Meningkatkan peran masyarakat dalam menyukseskan pesta demokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pontianak, Kamis (7/3) kemarin melaksanakan sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pilkada 2013 dan Pemilu 2014 di Aula Wisata Nusantara Mempawah. Acara tersebut dibuka langsung Ketua KPU Kabupaten Pontianak, Munir Putra, dan juga dihadiri Setda Kabupaten Pontianak, Gusti Ramlana, Kapolres

Pontianak, Sigit Dedi Purwadi. Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Pontianak, Munir Putra mengatakan dalam penyelenggara Pemilukada 2013 dan Pemilu 2014, sangat diperlukan partisipasi aktif dari semua pihak terutama pemerintah, pasangan calon, partai politik, akademisi, mahasiswa dan masyarakat luas untuk membantu meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu. “Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada 2013 dan Pemilu 2014 ini. Serta elit politik,

dan petugas keamananan dari pihak TNI dan Polri,” kata Munir. Lebih lanjut, Munir menjelaskan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pontianak, sesuai jadwal akan dilaksanakan 19 September 2013. Sedangkan Pemilu Legislatif dilaksanakan 9 april 2014. Dimana proses tahapantahapan Pilkada dan Pemilu sudah berjalan, bahkan 9 Maret, KPU akan menyampaikan penetapan Dapil untuk Pemilu Legislatif di Kabupaten Pontianak. “Untuk itu, dalam menyukseskan pelaksaaan Pilkada dan Pemilu nanti, kita berharap seluruh element masya-

rakat mendukung dan menyukseskan pesta demokrasi yang tak lama lagi kita laksanakan ini,” katanya. Sedangkan Kapolres Pontianak, Sigit Dedi Purwadi, mengatakan siap menurunkan personil di lapangan untuk mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas di masyarakat selama dilaksanakannya Pilkada dan Pemilu nanti. “Kondisi Kabupaten Pontianak sudah sangat kondusif, mari bersamasama kita menjaganya dengan baik. Sehingga seluruh tahapan Pilkada dan Pemilu berjalan tertib, aman dan damai,” ungkapnya. o

Kartu Sehat Pengganti Jamkesmas Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Pengurangan kuota layanan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) di Kabupaten Pontianak oleh pemerintah pusat membuat masyarakat resah dan bingung. Mereka khawatir tak mendapat pelayanan kesehatan yang memadai di rumah sakit akibat tak mengantongi kartu Jamkesmas. Menyikapi munculnya permasalahan itu, Pemerintah Kabupaten Pontianak mempersiapkan layanan asuransi kesehatan alternatif, dengan mengoptimalkan layan-

an Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) maupun mempersiapkan kartu sehat demi mengakomodir masyarakat tak mampu yang belum atau tidak memiliki Jamkesmas. “Masyarakat yang tidak mampu tak perlu khawatir untuk berobat. Saya sudah instruksikan RSUD dr Rubini Mempawah untuk menerima pasien yang tidak memiliki Jamkesmas untuk dilayani, asalkan memiliki surat keterangan tidak mampu dari RT atau Lurah/ Desa,” kata Bupati Pontianak, Ria Norsan, saat menghadiri Rapat Akhir Tahun (RAT) KSU Karya Ber-

satu, di Desa Sungai Burung, Kecamatan Segedong. Lanjutnya lagi, jika masih ada masyarakat yang tidak terakomodir dalam Jamkesmas atau Jamkesda, maka keberadaan layanan kartu sehat bisa menjadi salahsatu solusi. “Kartu sehat bisa menjadi pengganti Jamkesmas atau Jamkesda, khususnya bagi masyarakat tak mampu. Kita akan lakukan pendataan untuk mengetahui berapa jumlah masyarakat yang belum menerima layanan Jamkesmas atau Jamkesda,” ungkapnya. Sementara itu, terkait tarif retribusi di RSUD dr

na perubahan kurikulum bukan sesuatu yang menakutkan. Perubahan ini, adalah sesuatu yang lebih baik disesuikan perkembangan zaman, ilmu dan teknologi. Mau tidak mau, siap tidak siap kita harus menerima perubahan kurikulum ini. Walaupun perubahan itu ada hambatan dan tantangan, untuk itu mari kita jadikan pemacu dan motivasi diri untuk menyesuaikan dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang lebih baik kedepannya,” kata Norsan. o

Disperindag Tepis Pembangunan Pasar Desa Gagal

KPU Tingkatkan Peran Masyarakat Dalam Pemilu

Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah

sinergi antara mata pelajaran satu dengan mata pelajaran lainnya. Dan guru jangan terlalu khawatir, bahkan pemerintah juga telah mempersiapkan buku pegangan guru dan murid yang baru,” ungkapnya. Sedangkan Bupati Pontianak, Ria Norsan mengatakan melalui sosialisasi kurikulum 2013, diharapkan seluruh tenaga pendidik bisa memahami dengan baik, program kurkikulum 2013. “Kita mendukung pelaksanaan kurikulum 2013. Kare-

Rubini Mempawah yang mengalami kenaikan yang cukup tinggi sehingga menimbulkan keluhan masyarakat, direspon Bupati Ria Norsan dengan meminta rumah sakit menurunkan tarifnya. “Jika dulu ruangan kelas 2 memiliki tarif mencapai Rp 90 ribu permalam, maka sekarang diturunkan menjadi Rp 45 ribu saja. Penurunan tarif itu saya nilai masih dalam batas wajar, sehingga tidak membebani masyarakat maupun rumah sakit. Begitu juga dengan pelayanan kesehatan lainnya, jika tarifnya terlalu membebani masyarakat, maka akan kita turunkan,” jelasnya. o

Kepala Disperindag Kabupaten Kubu Raya, Leydianto mengatakansejak pasar tradisional selesai dibangun pihaknya telah mengintruksikan kepala camat untuk memerintahkan kepala desa agar pedagang yang masih berada di tempat lama segera mengisi pasar yang telah disediakan sambil menunggu peraturan daerah terkait pengelolaan pasar itu. “Jadi jelas tidak ada pembangunan pasar yang gagal,” katanya, Rabu (6/3). Kedepan, lanjut dia pihaknya akan mencoba kembali berkomunikasi dengan pemerintah desa untuk segera memanfaatkan pasar tersebut. Dengan harapan pedagang dapat mengutamakan azas manfaat dari pasar yang telah dibangun pemerintah. Karena pada dasarnya, pembangunan pasar ter-

sebut bertujuan untuk melakukan penataan pedagang. Terkait apakah pasar yang dibangun berada di kawasan yang tidak strategis, dia menuturkan pada dasarnya sudah untuk mencari tempat yang strategis. Yang harus dipahami oleh pedagang adalah bagaimana memanfaatkan pasar yang telah dibangun sehingga konsumen akan meramaikan kawasan tersebut. “Yang paling strategis kawasannya yang di Sungai Raya, tidak mungkin semua pasar desa di bangun di Sungai Raya,” ucapnya. Dia menegaskan dalam proses pembangunan pasar desa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa. Yang mana dengan harapan mereka dapat menentukan lokasi-lokasi mana yang akan digunakan untuk pembangunan pasar, sehingga sangat jauh jika banyak pihak memandang pembangunan pasar desa tidak

memperhatikan lokasi. Dia menjelaskan proyek pembangunan pasar dilakukan dengan mengunakan APBD Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sebesar, Rp4,9 miliyar dengan 23 pasar yang tersebar di sejumlah desa. Pasar tersebut dapat digunakan setelah pasar selesai dibangun. “Berdasarkan data yang disampaikan bidang pasar, hampir 50 persen pasar yang ada telah dimanfaatkan. Dan kita telah kembali menyurati pihak kecamatan untuk segera memanfaatkan pasar itu,” terangnya. Hanya memang diakuinya, yang menjadi kendala pihaknya adalah di sejumlah desa masih banyak yang tidak memiliki kawasan strategis. Sehingga kemungkinan besar pihak kecamatan dan desa memberikan kawasan lahan yang sebelumnya telah ada pasar. “Kondisi seperti ini kita harus memaklumi,” tuturnya. o

Bupati Lantik Kades Kuala Mandor A Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Bupati Kabupaten Kubu Raya, Muda Mahendrawan Rabu (7/3) kemarin melantik Kades Kuala Mandor A Kecamatan Kuala Mandor B, Nor Salam. Satu diantara warga Kuala Mandor A, Muari mengatakan kehadirannya bersama warga lainnya sebagai bentuk dukungan serta doa bagi kades baru tersebut. ‘’Kades kita yang terpilih kali ini merupakan kades termuda, Insya Allah Bupati kita pon tetap Muda,’’ tutur Muari sambil tersenyum. Betapa tidak Nor Salam sang kades pilihan rakyat tersebut, dalam usianya yang ke-29 tahun resmi menjabat sebagai Kades Desa Kuala Mandor A. Sementara itu, Muda Mahendrawan dalam sambutannya meminta kepada Kades Muda tersebut agar

menjaga kepercayaan masyarakat Kuala Mandor A dengan baik. Terpilihnya sebagai Kades itu artinya masyarakat percaya, untuk itu sebagai Kades harus mampu memimpin masyarakat Kuala Mandor A kearah yang lebih baik. Fokus terhadap pembangunan, baik fisik maupun spritual serta kehidupan sosial dan peradaban masyarakat yang ada. Membuka akses yang baik dan terbuka kepada masyarakat serta memberikan peluang lebih banyak. ‘’Ini adalah keparcayaan masyarakat Kuala Mandor A yang harus saudara jaga. Mulailahlah bekerja dengan baik, dengan membuka akses yang luas bagi masyarakat. Kelola pemerintahan desa secara terbuka dengan semua masyarakat, anda sebagai pemimpin adalah melayani serta mengayomi dan memberikan rasa aman bagi warga,’’ jelas Muda.

Sementara itu Kades Kuala Mandor A, Nor Salam mengatakan prioritas pertama yang akan dilakukan dalam memimpin Kuala Mandor A adalah melakukan penataan pemerintahan Desa. Menginfentarisir pembangunan yang sudah ada, maupun yang sedang berjalan dan yang perlu serta harus dibangun. Baik infrastruktur maupun fasilitas umum lainnya. Menurutnya, dengan demikian akan memudahkannya bersama BPD, RT,RW,Kadus dan masyarakat merencanakan pembangunan yang berkelanjutan di Desa Kuala Mandor A. “Saya berterimakasih kepada masyarakat Kuala Mandor A atas kepercayaan ini. prioritas yang saya akan lakukan adalah penataan dan infentarisasi data baik penduduk maupun pembangunan yang ada disini, mohon doa dan dukungannya,” ujar Nor Salam. o

Bengkayang Borneo Tribune

Jumat, 8 Maret 2013

Razia Panah Kapuas

5 Orang Terindikasi Narkotika Rudi Borneo Tribune, Singkawang Sedikitnya ada sebanyak 11 sepeda motor dan 13 orang berhasil diamankan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Pol PP, BNNK dan Polres Singkawang pada razia dalam operasi Panah Kapuas 2013 di wilayah Kota Singkawang, Kamis (7/3) dini hari. Adapun yang menjadi sasaran dalam razia itu adalah Tempat Hiburan Malam (THM) dan sejumlah rumah kost yang ada di kota ini. Kapolres melalui Kasubbag Humas Polres Singkawang, Iptu Asep S, mengatakan 13 orang yang diamankan pada razia itu, dikarenakan pada saat pemeriksaan mereka tidak bisa menunjukkan surat menyurat kelengkapan bermotor seperti STNK dan BPKB. Sebanyak 13 orang itu juga, setelah dilakukan tes urine oleh BNNK, hasilnya 5 orang yang terdiri dari

tim gabungan saat melakukan razia di salah satu cafe yang ada di Kota Singkawang, Kamis (7/3) dini hari

2 perempuan dan 3 laki-laki, ternyata positif mengandung meta-ampetamin, ampetamin dan morfin. “Ke 5 orang yang positif mengandung narkotika itu, 1 orang merupakan warga Sijangkung, 1 warga Roban, 2 warga Selakau, dan 1 warga Yos Sudarso Singkawang,” ujar Asep. Ke 5 orang yang terindikasi ini, diserahkan ke BNNK

Singkawang guna untuk direhabilitasi. Asep menjelaskan, operasi Panah Kapuas yang dilakukan, selain untuk menekan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang, sekaligus untuk menekan tindak kejahatan seperti curat, curas dan curanmor di kota ini. Terlebih-lebih, terang Asep, menjamurnya rumah-rumah kost di

Singkawang ini, selain dijadikan tempat prostitusi juga bukan tidak mungkin dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang berasal dari luar Singkawang memanfaatkan keberadaan kost tersebut menjadi sarang mereka untuk berbuat kejahatan. “Apalagi keberadaan mereka di rumah kost itu, tidak diketahui sama sekali oleh RT setempat,” ujar Asep. o

Rudi Borneo Tribune, Singkawang Menjadi kuli pemecah batu, hal itulah yang bisa dilakukan oleh seorang pria renta bernama, H. Abu Bakar (86), warga Jalan A. Yani, Gang Batu Mas, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat. Pekerjaan yang tak seimbang antara resiko dan penghasilan yang diperolehnya selama 1 minggu itu, yakni hanya 200 ratus ribu rupiah saja dalam seminggu. Dia mau tidak mau harus membanting tulang demi mengisi periuk dapurnya agar bisa makan setiap hari bersama keluarga. Di sela-sela kesibukannya saat memecahkan batu yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggalnya itu, pria yang dikaruniai 5 orang anak ini mengungkapkan, kalau bekerja sebagai kuli pemecah batu itu sudah dilakoninya selama kurang lebih 48 tahun. “Dari tahun 1965 saja, saya sudah bekerja sebagai pemecah batu. Sebelumnya sich, saya menureh getah,” aku Abu. Dari hasil noreh getah dan memecah batu itulah, ungkap Abu, sehingga dirinya bisa mencapai impiannya untuk naik haji pada tahun 1986.

Rudi Borneo Tribune, Singkawang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN), bagi para pelajar SLTA, SMK, SLTP maupun SD hanya tinggal menghitung bulan lagi. Namun, waktu yang tersisa itu sebaiknya dipergunakan oleh para siswa yang akan menghadapi ujian tersebut dengan sebaik-baiknya agar kelak lulus dengan hasil yang memuaskan. Anggota DPRD Singkawang, Tasman, mengingatkan kepada siswa yang kiranya tidak lama lagi akan menghadapi UN nanti, diharapkan bisa lulus dengan hasil yang memuaskan. “Jadi jangan hanya asal lulus,” pesan pria yang sudah berpengalaman dalam dunia pendidikan ini.

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Tasman Waktu yang tertinggal selama kurang lebih 2 bulan lagi, ujar mantan Kadis Pendidikan ini, diharapkan bisa dimanfaatkan para siswa untuk belajar secara berulang-ulang. Karena, dengan cara itu, siswa dapat mengingat isi pelajaran serta memudahkan bagi siswa untuk mengisi lembaran soal UN nanti. “Jangan mudah percaya dengan isu-isu bocornya

kunci jawaban dari isi lembaran soal ujian. Karena isuisu itu bukannya dapat membantu siswa tetapi justru menghancurkan nilai siswa. Karena, tidak mungkin isi jawaban dari soal ujian itu bisa bocor, karena dari pengirimannya sampai tiba ke masing-masing daerah selalu dijaga ketat,” pesan Tasman lagi. Kemudian, kata Tasman, kepada siswa yang akan mengikuti UN nanti, diharapkan bisa menjaga kesehatannya dari sekarang. Terutama kurangi aktifitas keluar malam. “Karena, kalau badan kita tidak sehat, tentunya sangat berpengaruh kepada siswa yang bersangkutan untuk mengisi lembaran soal. Gimana mau konsentrasi nanti, kalau kesehatan kita sedang terganggu,” katanya. o

Minggu, BKMT Gelar Tabligh Akbar Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Komariah Bupati Bengkayang tersebut telah mencapai delapan puluh persen. Persiapan dimaksud adalah segala macam perlengkapan kegiatan. ‘Persiapan lain adalah pertunjukan seni islami atau qasidah yang akan meramaikan acara,” kata Komariah. Komariah menegaskan, tabligh akbar bertujuan untuk menjalin dan mening-

katkan silaturahmi antara seluruh jamaah BKMT dan masyarakat. Yang terpenting, tentunya untuk meningkatkan ukhuwah bashariah, wathaniah dan ukhuwah islamiah. “Yang tidak kalah penting, meningkatkan intensitas syiar Islam,” ujar Komariah. Komariah mengharapkan, dengan tabligh akbar tersebut, umat Islam pada khususnya dan masyarakat umum pada umumnya dapat mempererat tali persaudaraan, mempertebal iman, meningkatkan taqwa serta selalu mensyukuri nikmat yang diberi Tuhan Yang Maka Esa. ‘Tentunya persaudaraan itu dapat menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif bagi Bengkayang,” ujarnya. o

6068 e-KTP Kecamatan Seluas Dibagikan Jumat Depan Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang H. Abu Bakar (86), warga Jalan A. Yani, Gang Batu Mas, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat sedang bekerja menjadi kuli pemecah batu. Pekerjaan ini terhitung kurang lebih 48 th dilakoninya

“Alhamdulillah, hasil dari noreh getah dan memecah batu inilah, saya masih dapat naik haji,” ungkapnya senang. Namun, upah sebanyak 200 ribu rupiah yang didapatkannya dalam perminggu itu untuk tahun sekarang ini, tidaklah sesuai dengan resiko yang dirinya hadapi. “Kalau saja tidak pandai de-

ngan cara-caranya, salah-salah bisa kena mata dan bisa buta,” ujarnya. Abu mengatakan, penghasilan yang dia dapatkan itu hanya bisa digunakan untuk membeli beras dan lauk seadanya. “Ya, tau sendirilah kalau sekarang kan sudah serba mahal, kalau tidak pandai-pandai menghematnya

dalam 1 minggu, upah 200 ribu itu tidak ada apa-apanya,” pungkas Abu. Tapi mau gimana lagi, mau kerja yang lain, kepandaian dan keahlian tidak ada. Pinginnya sich mau jadi dokter, tapi tidak punya apa-apa yang bisa diandalkan,” seloroh pria kelahiran pulau Madura ini. o

3 Puskesmas Bengkayang Disiapkan Jadi Percontohan Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang Tiga puskesmas di Kabupaten Bengkayang disiapkan untuk menjadi puskesmas percontohan. Puskesmas puskesmas tersebut adalah: Puskesmas Bengkayang Kota, Puskesmas Seluas dan Puskesmas Sungai Raya Kepulauan. Tahun 2013 ini, tiga puskesmas itu mendapatkan pendampingan dari USAID-Kinerja. Dalam pelaksanaannya, tiga puskesmas itu akan didampingi PKBI sebagai organisasi yang ditunjuk sebagai pelaksana. Untuk memantapkan pelaksanaan pendampingan terhadap puskesmas yang disiapkan untuk menjadi percontohan itu, Selasa (5/3) kemarin dilakukan pertemuan yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang, tiga Puskesmas terkait, Bapeda, PKBI dan LPS dan unsur media masa.

Dewan Ingatkan Siswa Belajar

Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Bengkayang siap menggelar tabligh akbar ke sembilan yang akan dipusatkan di Desa Bengkilu, Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Minggu (10/3). Direncanakan, tabligh akbar akan dilaksanakan di halaman SDN 08 Sewaming. Tabligh akan dimulai sekitar pukul 9 wiba. Tabligh akbar akan mengundang Dra. Hj. Sangadah, Ketua BKMT Provinsi Kalimantan Barat sebagai penceramah. Ketua BKMT Kabupaten Bengkayang, Hj. Komariah menjelaskan, persiapan kegiatan yang mengundang

48 Tahun Banting Tulang Memecah Batu

6

Bapeda, Dinas Kesehatan, wakil dari Tiga Puskesmas untuk Percontohan, PKBI, LPSS dan Media duduk bersama untuk rencana pelaksanaan bidang pendidikan di Kabupaten Bengkayang untuk tahun 2013///Mujidi

Kepala Bidang Sosial Budaya Bapeda Kabupaten Bengkayang, Heni Januarti tampil sebagai moderator. Heni menuturkan, pertemuan yang dipusatkan di Aula Bapeda tersebut bertujuan untuk mendengarkan pemaparan kegiatan kegiatan yang bakal dilaksankan oleh PKBI terkait kesehatan di Kabupaten Bengkayang. Dari pertemuan itu sendiri dihasilkan beberapa kesepakatan, satu diantaranya PKBI didampingi lembaga teknis akan mengunjungi

puskesmas puskesmas yang mendapatkan pendampingan. Selain itu, ada beberapa kegiatan lain yang menyusul dan bakal dilaksanakan dalam rentang waktu dari bulan Maret- Desember mendatang. LPSS Kabupaten Bengkayang, Nastain Gazba menuturkan, untuk tahun 2013 ini dipastikan baru tiga puskesmas yang akan didampingi. Tahun-tahun mendatang dimungkinkan akan dilakukan pengembangan ke puskesmas-puskesmas

lainnya di Kabupaten Bengkayang. “Harapan besar dari kegiatan selama setahun ini, tiga puskesmas tersebut menjadi percontohan untuk puskesmas lainnya. Karena akan menjadi percontohan, tentu harus ada perubahan untuk pengelolaan puskesmas tersebut,” ucap Nastain. Perlu diketahui, kegiatan kesehatan yang akan didampingi PKBI itu berupa Asi Eklusif, Inisiasi Menyusui Dini serta dan Persalinan Aman. o

Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang dijadikan sebagai daerah untuk launching penyerahan kartu e-KTP. Penyerahan tersebut akan dilaksanakan pada saat Musyawaran Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bengkayang, Jumat (15/3) mendatang. Camat Kecamatan Seluas, Matnuhi Simatupang mengatakan, untuk Kecamatan Seluas terdapat 6068 e-KTP yang sudah dicetak dan siap untuk

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Matnuhi Simatupang dibagikan kemasyarakatnya. Penyerahan tersebut juga dimungkinkan akan dilakukan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot beserta sejumlah

pejabat daerah lainnya. “Kita siap untuk launching e KTP tersebut. Kita sudah siapkan sepuluh warga untuk menerima e KTP secara simbolis,” kata Matnuhi Simatupang. Ditambahkannya, perekaman e-KTP di Kecamatan Seluas mencapai sembilan puluh persen. Berdasarkan data, jumlah warga yang wajib untuk perekaman eKTP sebanyak 8.148 orang. “Saat ini kita terus melakukan perekaman sesuai dengan intruksi pemerintah daerah dan pemerintah pusat,” kata Simatupang lagi. o

PDAM Akan Pindah Kantor Dir. PDAM Minta Pelanggan Lunasi Tunggakan Mujidi Borneo Tribune, Bengkayang PDAM Kabupaten Bengkayang semenjak berdiri belum memiliki kantor sendiri, akibatnya, PDAM beberapa kali pindah kantor, termasuklah beberapa waktu yang akan datang. “Kantor kita akan pindah lagi,” demikian diinformasikan Barudin, Direktur PDAM Kabupaten Bengkayang saat memberikan penjelasan beberapa waktu yang lalu. Kantor lama PDAM Kabupaten Bengkayang terletak di Jalan Sanggau Ledo Kabupaten Bengkayang, tidak jauh dari pasar dan hanya memakan waktu tempuh hanya belasan menit untuk para konsumen yang berjalan kaki. ‘Dalam waktu dekat ini kita akan pindah. Saat ini calon kantor baru telah kita bereskan, memperbaiki daerah-daerah yang ada kerusak-

FOTO: Rudi / Borneo Tribune

Barudin an walau sedikit dan yang tidak tertinggal adalah mengecat calon kantor kita itu,” kata mantan Ketua KPU Kabupaten Bengkayang ini. Selanjutnya, PDAM Kabupaten Bengkayang akan berkantor di salah satu bangunan milik Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Bangunan tersebut awalnya digunakan untuk dunia pendidikan. Letaknya jalan Sanggau Ledo berharapan dengan dengan Kantor PKK Kabupaten Bengkayang. Kantor ini berjarak kurang lebih seratus sampai dua ra-

tus meter dari SMAN 1 Bengkayang. “Dengan pindahnya kantor kami nanti, kami berharap warga dapat memakluminya,” jelas Barudin lagi. Barudin juga mengimbau kepada para konsumen PDAM Kabupaten Bengkayang tidak hanya bergulat untuk menuntut hak pemenuhan air bersih. Namun sebaiknya, konsumen juga melaksanakan apa kewajiban yang harus dipenuhi terkait pemakaian air bersih yang dialirkan PDAM tersebut. “Kewajiban kami adalah melayani para konsumen mendapatkan suplai air. Kewajiban konsumen adalah membayar pemakaian air tersebut. Karenanya kami meminta konsumen untuk memperhatikan kewajibannya. Dalam catatan kami, dari beberapa ribu pelanggan PDAM, ada tiga sampai empat puluh persen pelanggan yang pembayarannya menunggak,” kata Barudin. o

Jumat, 8 Maret 2013

GP Ansor Sanggau Siap Kirim 13 PAC Ikuti PKD di Sekadau Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Untuk mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sekadau selama empat hari pada April 2013 mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sanggau akan mengirimkan 13 Pengurus Anak Cabang (PAC) yang tersebar di Kabupaten Sanggau. Hal itu diungkapkan Ketua GP Ansor Kabupaten Sanggau, Abang Indra belum lama ini. Indra mengatakan bahwa Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi hingga Kapuas Hulu termasuk dalam zona tiga pengkaderan. Sehingga setiap Kabupaten tersebut harus mengirimkan perwakilannya. Untuk Kabupaten “Untuk Kabupaten Sanggau sendiri akan Sanggau sendiri mengirimkan setiap akan mengirimkan Kecamatannya minimal tiga orang setiap diantaranya Ketua, Kecamatannya Sekretaris dan Bendahara. Kecuali minimal tiga orang Kecamatan Noyan dan Toba belum terbentuk diantaranya Ketua, dan saat ini masih daSekretaris dan lam proses. Kemudian ditambah pengurus Bendahara. Kecuali DPC. Kurang lebih 40 Kecamatan Noyan orang yang kita kirim. dan Toba belum Kita batasi yang mau ikut mengingat anggarterbentuk dan saat an kita terbatas,” ungini masih dalam kapnya. Indra menerangkan, proses. Kemudian kegiatan PKD ini dalam rangka menindaklan- ditambah pengurus juti Pelatihan KepeDPC. mimpinan Lanjutan (PKL) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Ulum Kabupaten Kubu Raya beberapa waktu lalu yang dihadiri Sekjen GP Ansor Pusat serta sejumlah pengurus inti lainnya. “Pelatihan pengkaderan ini wajib dilaksanakan dan diikuti oleh pengurus GP Ansor. Kegiatannya harus pula dilaksanakan di Pondok Pesantren, tidak boleh tempat lain,” ungkapnya. Indra menambahkan, kegiatan PKD ini juga wajib dilaksanakan setiap tahun di setiap zona dengan sistem roling. “Seperti MTQ juga lah kurang lebih. Jadi pada saat acara pengkaderan, kita musyawarah menunjuk Kabupaten selanjutnya yang siap melaksanakan PKD,” jelasnya. Indra menegaskan, untuk kegiatan GP Ansor mendatang, akan fokus pada pembinaan kader-kader baru yang siap membesarkan nama Ansor. Sehingga usai mengikutkan 13 PAC kegiatan pengkaderan di Kabupaten Sekadau nanti, dirinya akan segera mengumpulkan pengurus PAC untuk konsolidasi. “Teknisnya nanti mungkin saja kita langsung ke Kecamatan atau kita kumpulkan di Sekretariat bersama GP Ansor Jalan Ahmad Yani Kelurahan Ilir Kota, “ pungkasnya.

HO TEL HOTEL

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Ka Sub Rayon 1 Stop Siswa Ikut UAS H-3 Borneo Tribune, Ngabang Ad siswa kelas XII SMA Pelita Ngabang yang tersangkut kasus persetubuhan dengan anak di bawah umur, kini tidak dapat lagi mengikuti Ujian Akhir Sekolah (UAS) apa lagi Ujian Akhir Nasional (UAN). Ad yang tercatat sebagai peserta UAS dan UAN di SMA Pelita Ngabang yang pelaksanaan ujiannya menginduk ke SMAN 1 Ngabang sebagai penyelenggara Sub Rayon I. Ketua Sub Rayon I Asuordi Ador, menghentikan ujian Ad pada hari ke tiga pelaksanaan. Ad sendiri sangat heran, mendapat kenyataannya dia tidak dapat lagi mengikuti ujian. Padahal pada awalnya selama dua hari Ad telah mengikuti kegiatan ini. “Kemarin saya ikut ujian walau dilakukan di Polres Landak. Dan saya dalam menghadapi ujian ini telah menyiapkan diri dengan belajar di dalam sel tahanan dari buku yang dibawakan orang tua saya. Walaupun saya tersangkut kasus, namun saya tetap berkeinginan mengikuti ujian akhir ini,”ungkap Ad saat ditemui di Mapolres Landak, Kamis (7/3) siang kemarin. Sementara itu kepala Sub Rayon 1 Asuordi Ador ditemui

Ad peserta UAS yang tersangkut kasus asusila, tak dapat melanjutkan UAS dan UANnya. Foto Slamet Ardiansyah/ Borneo Tribune

di SMAN 1 Ngabang mengatakan, Ad memang distopkan kegiatannya dalam mengikuti ujian. “Memang sebagai ketua penyelenggara UAS dan UAN sub rayot 1, Ad siswa dari SMA Pelita yang menginduk di sini saya stopkan. Karena yang bersangkutan tidak memenuhi syarat,”ujar Asuordi. Tidak dipenuhi persyaratan menurut Asuordi adalah Ad tidak dapat hadir di SMAN 1 saat mengikuti ujian. Ad juga telah tersangkut masalah hu-

kum sebagai tersangka. Dan Ad dalam kasus yang dia sedang hadapi telah merusak moral. “Tiga hal inilah yang menyebabkan Ad kita stopkan dalam mengikuti UAS dan UAN. Dan ini sudah menjadi peraturan di SMAN 1 Ngabang. Siswa kita saja yang kedapatan membawa, menyimpan dan mempertontonkan film porno di Hp saja langsung kita keluarkan. Karena Ad ujiannya di sini maka kita sesuaikan dengan aturan sekolah

kita karena itu sudah merupakan pelanggaran. Makanya kita stopkan dan saya yang bertanggung jawab seratus persen sebagai ketua sub rayon 1 penyelenggara UAS dan UAN ini,”ujar Asuordi tegas. Kepada kepala sekolah SMA Pelita Ngabang, Asuordi Ador menyarankan agar Ad diikutkan ujian pada tahun depan saja atau mengikuti Paket C. “Karena ini menyangkut moral Ad di sekolah kita tidak bisa mengikuti uji-

an,” imbuhnya. Dalam kesempat lain, Wakil Kepala Kurikulum SMA Pelita Ngabang Agus Budiarto, S.Pd saat ditemui awak media di ruang kerjanya dalam hal ini mengatakan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin mengikutsertakan seluruh siswanya yang tercatat sebagai peserta sah UAS dan UAN tahun 2013 ini. “Landasan kita mengikutkan Ad adalah pada saat melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan melalui Kabid Dikmen yang menyatakan anak bersangkutan masih memiliki hak. Dan tidak ada aturan anak yang tersangkut kasus tidak boleh mengikuti ujian makanya kita ikutkan. Selain ini kita telah berkoordinasi dengan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) yang mendukung penuh hal ini,” ujarnya. Selain itu tambah Agus, dari pihak Polres juga memberikan ruang dalam penyelenggaraan ujian ini khusus bagi Ad ini. “Makanya mulai hari Senin dan Selasa Ad kita kirimkan soal. Namun oleh Ketua sub Rayon 1 kita dipanggil dan diberitahukan bahwa yang bersangkutan Ad tidak boleh lagi mengikuti ujian,”pungkasnya. (Kiriman Slamet Ardiansyah)

Kabupaten Landak Gelar Diskusi SKPD 2013 Borneo Tribune, Ngabang Sebagai bahan penyusunan Rencana Pembangunan Kerja Pemerintah Daerah (RPKPD) Kabupaten Landak untuk tahun 2014. Forum gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) kabupaten Landak mengelar diskusi bersama. Sebagai panitia penyelenggara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Landak. Diskusi dipimpin kepala Bappeda Kabupaten Landak Vinsensius serta dipusatkan di aula kantor Bappeda selama dua hari dari tanggal 5-6 Maret 2013. Acara dibuka Wakil Bupati Herculanus Heriadi dan dihadiri ketua DPRD Heri Saman serta dihadiri segenap kepala SKPD, anggota DPRD, para Camat, Kepala PLN Ngabang dan undangan lainnya. Forum diskusi SKPD yang berakhir, Rabu (6/3) kemarin, 13 Kecamatan se-Kabupaten Landak juga memberikan usulan sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Landak untuk program kegiatan prioritas tahun anggaran 2014. Dari usulan ke 13 Kecamatan terdapat beberap item usulan. Hal ini secara umum dapat dijelaskan diantaranya proyek pengerjaan pengerasan jalan, pengas-

Suasana diskusi forum gabungan SKPD di aula Bappeda Landak. FotoSlamet A

palan jalan, pembangunan jembatan, pembuatan jalan baru, pembangunan dan perehapan jalan dan jembatan, pembangunan perehapan penyedian air bersih dan irigasi, sumur pompa, rambat beton, drenase, perehapan gedung dan pengadaan berupa Laboratorium di tingkat SMP Negeri. Usulan ini yang akan dikelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PNPMMP. Untuk unit yang dikelola Dinas Kesehatan diusulkan di hampir 13 kecamatan yaitu diantaranya pembangunan Poskesdes, pembangunan

dan rehabilitasi Polides, pembangunan dan rehap Pustu, pengadaan sarana dan prasarana Poskesdes penaambahan tenaga bidan, Posyandu dan rehabilitasi MCK. Hal ini selain diusulkan ke Dinas Kesehatan sebagai pengelolanya juga merupakan kegiatan PNPMMP. Ke 13 Kecamatan se-kabupaten Landak juga mengusulkan program kegiatan prioritas yang akan dikelola Dinas Pendidikan dan PNPM-MP diantaranya perehapan ruang kelas, pembangunan dan perehapan gedung sekolah,

pembangunan gedung PAUD, pembangunan ruang perpustakaan, pembangunan UPT pendidik, pembangunan rumah dinas guru dan pengadaan Mebeulair. Untuk dinas Pertanian dan PNPM-MP diusulkan pengadaan hand tracktor dan tresher, karet unggul, percetankan sawah, mesin pengiling, mesin perontok padi, bibit ikan mas dan nila, bibit jagung, bantuan ternak sapi, pengadaan bibit padi Ciherang, pembangunan irigasi, jalan tani, pengadaan obat-obatan pertanian dan paket alsintan, pembanguna

rumah dinas BBI serta pengadaan tanaman bibit holtikultura. Untuk Dinas Bunhut diusulkan pengadaan bibit karet unggul dan bibit kelapa sawit. Di Distamben dan PLN serta PNPM-MP juga diusulkan pembangunan dan perluasan jaringan dan instalasi listrik, pembangunan PLTA dan PLTS dan pembangunan PLTMH. Untuk Dinas Hubkominfo beberapa usul dari hasil Musrenbang di Kecamatan tahun 2013 diantaranya pembangunan steigher dan pondok steigher serta pembangunan tower komunikasi. Di Kantor Kebersihan diusulkan penyediaan tempat sampah dan tempat pembuangan akhir sampah. Di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diusulkan pengadaan alat pemadam kebakaran. Di Dinas Perindagkop diusulkan pembanguna pasar ikan di Desa Senakin. Untuk bagian Kesra diusulkan pembangunan gereja dan surau. Di BKPP diusulkan penambahan tenaga guru SMP khususnya guru SD yang terdiri dari guru agama, Penjaskes, Matematik dan guru umum serta tenaga bidan. Dan terakhir di Dinas Porabudpar diusulkan pembangunan wisma dan pembangunan lapangan sepak bola. (Kiriman Slamet Ardiansyah)

TP PKK Sanggau Adakan Berbagai Lomba Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Sanggau menyelenggarakan berbagai lomba guna menggairahkan dan mensukseskan Program Pokok PKK dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41 tahun 2013 tingkat Kabupaten Sanggau. Berbagai lomba tersebut diantaranya Lomba Administrasi PKK, lomba Kelompok Dasa Wisma, lomba Kader Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu), Lomba Hatinya (Halaman teratur indah dan Nyaman) PKK dan Pembinaan BKB (Bina Keluarga Balita). Ketua TP PKK Kabupaten

Sanggau Ny. Hj. Zubaidah Setiman melalui Wakil Ketuanya Ny.Arita Paolus Hadi mengatakan bahwa lomba tersebut melibatkan seluruh Tim Penggerak PKK Kecamatan atau antar Kecamatan. Penilaian oleh Tim Penilai dilaksanakan dimulai tanggal 7 Maret hingga 4 April 2013. “Penilaian dilakukan sesuai jadwal yang telah kita kirim ke seluruh Kecamatan se-Kabupaten Sanggau. Sehubungan dengan kegiatan ini kami harapkan Tim Penggerak PKK Kecamatan untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,” ujarnya. Arita menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana aktivitas PKK di Kecamatan juga sebagai bentuk pembi-

naan dan memotivasi Tim Penggerak PKK Kecamatan agar lebih aktif dalam memajukan PKK. “Kami minta Bapak Camat selaku Ketua Dewan Penyantun PKK Kecamatan diharapkan mendukung kegiatan ini. Sehingga berjalan dengan baik dan sukses karena kegiatan ini juga merupakan kompetisi antara Kecamatan bagaimana dan sejauh mana kemajuan PKKnya,” ungkapnya. Arita menambahkan, kegaiatan lomba ini sebagai seleksi dan persiapan dalam mengikuti berbagai lomba pada peringatan HKG ke-41 tahun 2013 Tingkat Provinsi yang akan diadakan di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi pada Juli atau Agustus 2013 yang akan datang.

Sekadau Borneo Tribune

Jumat, 8 Maret 2013

8

FOTO: Istimewa

KPU Sosialisasi Mekanisme Pemilu 2014 Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Persiapan terus dilakukan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sekadau dalam menyongsong Pemilihan Umum 2014 mendatang. Salah satu persiap-

an yang paling penting adalah sosialisasi guna menyukseskan Pemilu mendatang. KPU Kabupaten Sekadau memberi sosialisasi kepada sejumlah warga dari RT dan enam desa berbeda di dua kecamatan, di Multi Hotel Sekadau, Kamis (7/3). Anggota KPUD Sekadau Gusti

Mahmud Buang, dalam paparannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Terlebih praktisi-praktisi yang terlibat langsung dalam proses Demokrasi,” ungkap Buang. Dikatakannya, pelaksa-

naan Pemilu 2014 menggunakan sistem proporsional yang mempertimbangkan jumlah penduduk di suatu daerah untuk menentukan jumlah kursi di parlemen. “Sistem proporsional juga mengatur jumlah suara partai untuk dikonversikan menjadi jumlah kursi parle-

men,” kata Buang. Sistem proporsional diyakini mampu menekan angka suara hilang (missing vote). “Jadi, caleg yang suaranya sedikitpun akan dihitung dan diakumulasikan dengan caleg lainnya menjadi suara partai,” papar Mahmud Buang.

Dalam ajang Pilleg 2014, tiap partai politik (Parpol) wajib mengutus caleg sebanyak kuota kursi di masingmasing dapil. Ketentuan inilah yang masih banyak belum diketahui masyarakat peserta Pemilu. “Misalnya, di dapil Sekadau 1 ada 9 kursi. Masing-masing partai harus me-

nyertakan 9 caleg,” urainya. Sistem proporsional pun memungkinkan caleg perempuan memperoleh porsi lebih. Pasalnya, 1 dari 3 caleg mesti diisi kaum hawa. “30 persen caleg mesti diisi wanita untuk kesetaraan gender, itu sudah aturan secara nasional,” pungkas Buang. o

INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Polres Tangkap 3 Pelaku Curanmor Pelaku Masih di Bawah Umur Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Tim Jatanras Polres Sekadau berhasil menangkap tiga pelaku curanmor dalam waktu tidak sampai sepekan. Tragisnya, dua dari tiga pelaku Vc dan Pm merupakan anak-anak. Sedangkan satu pelaku lain, DS berumur 26 tahun. Kedua tersangka Vc dan Pm ditangkap Selasa (5/3), di kampungnya Desa Padak, Kecamatan Belitang. Keduanya melakukan pencurian sepeda motor jenis Revo Fit di SP 4, Belitang Hulu, 12 Februari 2013 lalu. Sedangkan DS ditangkap (1/3) dinihari di Nanga Belitang. Ia merupakan buronan

tersangka pencurian sepeda motor di Kabupaten Landak, sekitar bulan Agustus tahun 2012 lalu. Saat dijumpai di Mapolres Sekadau, Vc dan Pm menceritakan keduanya mencuri sepeda motor Revo Fit tersebut di lapangan Sepak Bola SP 4 Belitang Hulu. Motor itu diparkirkan pemiliknya tak jauh dari lokasi Pasar Malam. “Waktu diparkirkan, kunci kontaknya tidak dicabut. Kami langsung membawanya kabur,” kata Vc. Kapolres Sekadau, melalui Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Bermawis, membenarkan kejadian itu. “Vc dan Pm sekarang kita tahan di Mapolres Sekadau,” ujar Bermawis.

Sedangkan untuk DS, lanjut Bermawis, pihaknya serahkan ke Polres Landak. “Karena lokasinya di Landak, maka tersangka kita serahkan ke Polres Landak,” tuturnya. Bermawis menegaskan, tertangkapnya pelaku Curanmor itu dilakukan dalam rangka operasi Panah Kapuas 2013. Meski pun hanya bersifat imbangan, namun Bermawis mengaku jajaran Polres Sekadau juga melakukan sejumlah razia rutin. “Kasus pencurian ini harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. Kalau memarkirkan kendaraan, harus ditempat yang aman. Dan jangan meninggalkan kunci kontaknya di kendaraan,” imbau Bermawis. o

Jumlah Penduduk Tentukan Kursi DPR Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sekadau Mahmud Buang mengatakan, bertambahnya jumlah kursi DPRD merupakan imbas dari pertumbuhan penduduk Sekadau yang sangat pesat. Saat ini, setidaknya lebih dari 200 ribu jiwa sesuai dengan kartu tanda penduduk se Kabupaten Sekadau

Sekadau. “Kalau sudah lebih 200 ribu jiwa, maka kursi parlemen minimal 30 kursi,” kata Buang, di sela-sela Sosialisasi Peran Serta Masyarakat Dalam Pemilu, Kamis (7/3). Jumlah kursi DRPD Kabupaten Sekadau dipastikan bertambah 5 kursi usai perhelatan Pemilu Legislatif 2014 mendatang. Jika periode sebelumnya (2009-2014) ada 25 kursi, maka periode 2014-2019 menjadi 30 kursi. Dari tiga daerah pemilih-

an, Sekadau I bertambah 2 kursi dari tujuh menjadi sembilan kursi. Dapil Sekadau II bertambah satu kursi menjadi 12. Sedangkan Sekadau III di tiga Kecamatan Belitang mengalami penambahan kursi sebanyak 2 buah menjadi 9. “Nah setiap daerah pemilihan, Partai Politik peserta pemilu 2014 nanti pasti akan mengirim calon legislatif (caleg) sesuai dengan kuota caleg di Dapil masingmasing,” tandasnya. o

Anggota Berang Kepada Perusahaan

Rapat Komisi A Ditunda Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Rapat Kerja Komisi A DPRD Kabupaten Sekadau, Rabu (6/3) kemarin, sempat ditunda karena tamu undangan tidak hadir. Anggota Komisi A marah dengan ulah managemen dua perusahaan perkebunan dan beberapa pimpinan SKPD yang terkait dengan sektor perkebunan. Pasalnya pihak perusahaan dan Eksekutif setelah di tunggu-tunggu tidak kunjung menghadiri rapat. “Hal ini dianggap sudah melecehkan lembaga DPRD. Terus terang kita menyesalkan sikap mereka,” tutur Paulus Subarno, Ketua Komisi A DPRD Sekadau. Agenda rapat kerja kemarin, digelar dengan dua perusahaan perkebunan, yakni PT SML wilayah Timur Nanga Taman dan PT Surya Deli 2, serta Asisten I, Pol PP, Dinas Sosnakertrans, Hutbun, Kabag Ekon. Agenda rapat adalah membahas nasib tiga mantan karyawan kedua perusahaan yang mengaku diperlakukan tidak adil oleh managemen perusahaan. Rapat rencananya dimulai pukul 08.30 WIB. Namun hingga siang, hanya mantan karyawan yang hadir, sementara dari pihak eksekutif juga hanya dihadiri Kasat Pol PP, H. M Arsya, sedangkan 6 dari 7 anggota Komisi A DPRD Kalbar sudah hadir sejak pagi. “Hanya Kasat Pol PP yang hadir, sedangkan yang lain, tidak datang, rasanya tidak menghormati kita. Pihak perusahaan juga demikian,” tambah Subarno. Rapat itu diprakarsai Komisi A DPRD Sekadau dan pemberitahuan rapatnya dilakukan resmi melalui surat yang ditandatangani Ketua DPRD Sekadau, Aloysius. Bahkan Ketua DPRD Sekadau juga sudah bersiap hadir di kantornya yang akan mengikuti rapat. Sedangkan untuk jajaran eksekutif, undangan juga disampaikan melalui surat tertanggal 5 Maret yang ditandatangani Wakil Bupati Sekadau, Rupinus mewakili Bupati Sekadau. “Ini berarti selain melecehkan lembaga DPRD, mereka yang tidak hadir juga sudah melecehkan Bupati Sekadau yang mengundangnya,” jelas Barno. Barno menilai, ketidak hadirnya sejumlah pimpinan eksekutif dalam rapat itu membuktikan bahwa mereka tidak peka dengan nasib masyarakat. “Mereka tidak sadar bahwa tugas mereka sebagai PNS adalah untuk melayani dan mengabdi kepada masyarakat,” sindirnya. Atas sikap itu, Barno meminta kepada Bupati Sekadau bisa memberikan teguran kepada bawahannya yang melakukan pelecehan itu. “Semetara untuk agenda rapat, Senin ini akan kita lakukan kembali,” pungkasnya. o

Jumat, 8 Maret 2013

Sintang-Melawi

Borneo T Tribune

9

2013, Siswa Melawi Hadapi UN Berjumlah 8.147 Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh UJIAN Nasional (UN) tak lama lagi akan dihadapi oleh para pelajar yang duduk di tingkat akhir di setiap jenjang pendidikan. Tercatat ada 8.147 siswa dari Kabupaten Melawi yang akan menghadapi UN pada tahun ini. UN di tingkat SMA/SMK sendiri akan dimulai pada 15 April mendatang. Kepala Dinas Pendidikan

(Disdik) Kabupaten Melawi, Paulus mengungkapkan, sedikitnya 8.147 siswa-siswi yang akan mengikuti UN. Yang terdiri dari pelajar SMA sebanyak 1.215, SMK, 510, SMP/MTs sebanyak 2.553 serta pelajar SD dengan total 3.869 peserta. “Jadwal UN untuk SMA/ SMK dimulai pada 15 hingga 18 April mendatang. Sedangkan SMP pada tanggal 22-25 April mendatang serta tingkat SD pada 6-8 Mei mendatang,” jelasnya.

Paulus menambahkan, upaya yang dilakukan oleh Disdik sebagai persiapan menghadapi UN, diantaranya adalah dengan melaksanakan try out UN yang dilaksanakan oleh setiap sekolah. Untuk SMA sendiri sudah mulai dilaksanakan pada Senin pekan ini. “Nanti semua jenjang akan kita laksanakan try out. Hanya saya tetap menyarankan agar sekolah tidak hanya melaksanakan try out yang diselenggara-

kan dinas saja, tapi juga tetap membuat latihan-latihan soal UN kepada setiap siswa yang akan menghadapi UN,” ujarnya. Pemberian latihan soal tersebut, kata Paulus, nantinya dapat membuat siswa lebih siap dalam menghadapi UN. Apalagi sebelumnya setiap sekolah sudah diberikan kisi-kisi soal yang akan diujikan dalam UN mendatang sehingga setidaknya gambaran soal UN sudah bisa diperkirakan.

“Kisi-kisi yang telah diberikan kepada guru sesuai dengan bidang studinya, kita harapkan dapat dipelajari dan dikaji secara mendalam. Silahkan buat berbagai macam soal sehingga anak dapat terbiasa mengerjakan soal UN,” paparnya. Untuk regulasi UN sendiri, Paulus mengungkapkan memang selalu ada perubahan dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, nantinya

PGRI Tingkatkan Fungsi Organisasi Hingga Kecamatan Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang PERSATUAN Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sintang berupaya memperkuat fungsi organisasi dengan membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan. Ditargetkan pembentukan kepengurusan di setiap kecamat-

an tuntas pada tahun ini. “Kita harapkan pembentukan kepengurusan di 14 kecamatan di Kabupaten Sintang dapat terbentuk pada tahun ini,” kata Ketua PGRI Kabupaten Sintang, F Chunoi, kemarin. Chunoi menambahkan, PGRI tingkat kecamatan sangat berfungsi untuk menyuarakan aspirasi para guru di masing-masing ke-

camatan. Melalui kepengurusan di kecamatan kepentingan para guru di daerah dapat terakomodir. “Nantinya kami juga akan memonitor setiap permasalahan terkait dengan profesi guru sehingga setiap guru akan merasa terayomi,” ucapnya. Seiring dengan permasalahan yang sering dialami oleh para guru akhir-akhir

ini, Chunoi mengaku tetap akan membantu permasalahan yang mungkin timbul. “Kami tetap akan membantu apapun masalah guru selama permasalahan itu berkaitan dengan profesi. Bukan masalah pribadi,” tegasnya. Menurut pria yang juga selaku Kepala Sekolah SMAN 2 Sintang ini, PGRI

sudah memiliki Dewan Kehormatan Guru (DKG). Lembaga tersebut dikhususkan untuk membantu berbagai persoalan yang menyangkut dengan profesi sebagai guru. “Kita terus menyosialisasikan lembaga ini. Hadirnya lembaga ini diharapkan kepentingan guru-guru akan mendapat perhatian,” pungkasnya. †

setiap siswa akan memegang soal yang berbeda di dalam satu kelas. “Jadi soal bisa saja terdiri dari 20 sampai 30 paket soal yang memang diberikan langsung kepada siswa bersama dengan lembar jawabannya. Kalau tahun lalu kan dalam satu ruang ujian ada 5 paket soal. Sehingga tak mungkin lagi ada kebocoran soal atau kunci jawaban karena dalam satu ruangan setiap peserta UN mengerjakan soal yang berbeda,” katanya. Kendati demikian, jelas Paulus, tingkat kesulitan soal tersebut pastinya sama. Biarpun soal yang diberikan berbeda, namun karena telah mengacu pada kisi-kisi yang ditetapkan nantinya soal tersebut memiliki bobot kesulitan yang sama antarsetiap siswa. “Kita berharap agar nantinya peserta UN bisa mengerjakan soal dengan baik dan minimal kita bisa mempertahankan prestasi kelulusan seperti tahun lalu,” harapnya.

Paulus Foto Eko Susilo/Borneo Tribune

Ia juga meminta kepada orang tua siswa agar ikut membantu mempersiapkan sang anak dalam menghadapi UN. Persoalan UN ini janganlah dianggap enteng. Sehingga anak diharapkan dapat lebih fokus belajar bahkan kalau perlu dikontrol saat melakukan aktivitas di luar. “Manfaatkan waktu dengan baik sehingga siswa, guru bersama orang tua ikut mendukung agar hasil UN bisa menjadi lebih baik,” pungkasnya. †

Salah Metode Sadap, Pengaruhi Produksi Karet TANAMAN karet merupakan salah satu produk perkebunan adalan masyarakat untuk menopang perekonomian masyarakat di Kabupaten Melawi. Namun, Wahyudi, salah seorang praktisi perkebunan dan lingkungan Melawi mengaku masih menemukan masyarakat petani karet yang salah dalam proses pemanenan karet yang tidak mengikuti metode yang benar. Sehingga dapat merusak batang pohon karet. ”Dampaknya tentu akan mempengaruhi produksi karet yang dihasilkan petani itu sendiri. Penyadapan yang dilakukan petani di luar kemampuan pohon karet. Dalam artian, karet dipaksa untuk berproduksi. Bahkan ada yang penyadap karet lebih dari satu kali dalam sehari,” bebernya, Kamis (7/3). Pria yang akrap disapa Yudi ini menjelaskan bahwa cara penyadapan yang baik dikenal dengan nama S2 D2. S2 adalah selinder dibagi dua atau setengah lingkaran. Penyedapan yang harus dilakukan petani agar pohon karet tetap sehat adalah hanya setengah lingkaran pohon. Sementar D2 adalah istilah waktu penyadapan, selama dua hari dilakukan penyadapan satu kali. “Pada D2 ini, artinya hari ini pohon karet disadap atau ditoreh, hari esoknya tidak. Terus begitu,” timpalnya. Menurutnya, penerapan S2 dan D2 dilakukan pada ketinggian 1,5 meter dari permukaan tanah pada karet yang berusia 5 tahun. Jika motede S2 D2 diterapkan, maka satu muka pohon karet baru dapat dihabiskan selama lima tahun. Setelah itu, baru dilanjutkan pada permukaan sebelahnya. “Lima tahun kemudian, kulit pada karet kondisinya sudah pulih. Sehingga bisa ditoreh kembali. Penorehan kedua inilah yang banyak menghasilkan getah. Lima tahun kemudian pindah lagi pada permukaan lainnya,” terang Yudi. Oleh karena itu, dirinya mengharapkan kepada instansi terkait dapat mengintensifkan peran pendampingan kepada para petani karet di daerah. Mengingat harga karet di pasaran sudah mulai membaik. † Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh

Seminar Penyiaran, KPID Provinsi Kalbar menggelar seminar tentang penyiaran yang diikuti oleh seluruh camat di Kabupaten Sintang.

KPID Dorong RRI Perkuat Jaringan di Perbatasan GUNA menangkal masuknya jaringan siaran radio luar ke wilayah negara Indonesia, khususnya untuk daerah perbatasan yang ada di Provinsi Kalbar, diharapkan Radio Republik Indonesia (RRI) bisa memperkuat jaringan siar lebih luas lagi. “Kalimantan Barat seharusnya memperkuat jaringan siaran lebih luas mengingat Kalimantan Barat merupakan daerah perbatasan. RRI sebagai garda terdepan radio milik Negara Republik Indonesia harus mampu menjangkau daerah-daerah terpancil dan terluar dari NKRI,” ungkap Wakil Ketua KPID Provinsi Kalbar, Ir. Somarsono, MM, disela-sela acara kegiatan fasilitasi partisipasi publik oleh KPID Kalbar, di Balai Praja Setda Kabupaten Sintang, Kamis (7/3). “KPID mendorong Kominfo agar berperan dalam pe-

Di daerah perbatasan itu belasan stasiun radio Malaysia terdengar jelas. Tapi tak satupun radio dari Indonesia yang siarannya sampai pada masyarakat perbatasan. Inikan sangat ironis

Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang

nguatan RRI di perbatasan. Seperti RRI Entikong yang saat ini sudah berjalan baik. Bila satu daerah sudah ada RRI kan tidak boleh ada lagi. Caranya dengan menambah penguatan Stasiun Relay di daerah,” ujar Sumarsono. Kondisi ini untuk me-

nangkal siaran luar yang masuk ke wilayah Indonesia agar dapat minimal mengimbanginya. Sebab untuk mengunggulinya, menurut Sumarsono, tentu masih jauh. “Di daerah perbatasan itu belasan stasiun radio Malaysia terdengar jelas. Tapi tak satupun radio dari Indonesia yang siarannya sampai pada masyarakat perbatasan. Inikan sangat ironis,” lugasnya. Pihaknya juga mendorong radio komunitas tumbuh di kecamatan-kecamatan. Sebab saat ini kecendrungan radio memilih segmentasi untuk masyarakat perkotaan saja. “Kominfo sudah merintis dengan Radio Komunitas di perbatasan, namun lagi-lagi terbentur dengan biaya oprasional. Kita harus cari formulasi yang baik, misalnya dengan bekerjasama dengan RRI yang memang secara finansial sudah mapan,” tandasnya. †

Kerusakan Lingkungan Diambang Kekhawatiran Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh LINGKUNGAN di pemukiman warga bertolak belakang dengan gaya hidup sehat. Kesadaran warga lingkungan untuk menciptakan lingkungan bersih masih kurang. “Lingkungan yang bersih adalah cerminan hidup sehat. Masyarakat harus melakukan itu. Terlebih kerusakan lingkungan di daerah kita sudah diambang kekhawatiran. Contohnya saja, air Sungai Melawi maupun Sungai Pinoh yang sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi oleh masyarakat kita,” ujar Sekretaris Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten

Melawi, Salim Bahrun, di kantornya, belum lama ini. Salim menjelaskan, isu lingkungan bukan hanya menjadi isu nasional saja. Melainkan sudah menjadi isu internasional. Kerusakan lingkungan hidup terjadi karena adanya tindakan yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung sifat fisik dan/atau hayati sehingga lingkungan hidup tidak berfungsi lagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan (KMNLH, 1998). “Setiap tahun BLH membuat Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Kabupaten Melawi, untuk mengetahui kondisi lingkungan kita saat ini. Baik kualitas air, tanah maupun udara,” beber Salim.

Menurutnya, faktor penyebab kerusakan lingkungan hidup dibedakan menjadi 2 jenis. Yaitu faktor alam dan faktor manusia. Pada faktor alam, dia mencontohkan seperti bencana banjir maupun longsor yang terjadi di Kabupaten Melawi. Peristiwa-peristiwa alam tersebut pada akhirnya telah menimbulkan kerusakan pada lingkunga hidup. Kemudian, manusia merupakan salah satu kategori faktor yang menimbulkan kerusakan lingkungan hidup. Bentuk kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia adalah terjadinya pencemaran (pencemaran udara, air, tanah, dan suara) sebagai dampak adanya kawasan industri. Terjadinya ban-

jir, sebagai dampak buruknya drainase atau sistem pembuangan air dan kesalahan dalam menjaga daerah aliran sungai dan dampak pengrusakan hutan. Serta terjadinya tanah longsor sebagai dampak langsung dari rusaknya hutan,” imbuhnya. Dia menambahkan, beberapa ulah manusia yang baik secara langsung maupun tidak langsung juga membawa dampak pada kerusakan lingkungan hidup. Diantaranya, penebangan hutan secara liar (penggundulan hutan, red), perburuan liar, merusak hutan bakau. Saat ini upaya pelestarin lingkungan terus digalakan oleh pemerintah. Yakni salah satunya melalui gerakan menanam pohon,” tandasnya. †

Kapuas Hulu

Jumat, 8 Maret 2013

Borneo T Tribune

10

Bupati: Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kapuas Hulu “

Timotius Borneo Tribune, Putussibau

Abang Muhammad Nasir FOTO Timotius/Borneo Tribune

Pawai Ta’ruf STQ di Kapuas Hulu Timotius Borneo Tribune, Putussibau KABUPATEN Kapuas Hulu akan menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) se-Kalimantan Barat pada 30 Maret sampai 4 April 2013 mendatang. Berbagai persiapan sudah dilaksanakan bahkan panitia penyelenggara akan merencanakan pada pawai Ta’ruf akan melibatkan berbagai etnis yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu sehingga kegiatan tersebut meriah. “Kita akan melibatkan berbagai etnis yang ada di Bumi Uncak Kapuas dalam pawai Ta’ruf ,” ucap Rajuliansyah Ketua Kafilah Kabupaten Kapuas Hulu, belum lama ini. Menurutnya, sebagai

pertama kalinya menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan STQ merupakan suatu kebanggan, oleh karenanya pelaksanaanya mesti sukses dan meriah. “Dari berbagai event kegiatan tingkat Provinsi yang dilaksanakan di Kapuas Hulu, kita selalu menjadi teladan. Mulai dari pelaksanaan Pesparawi dan MTQ dan sejumlah kegiatan lainnya, memiliki kesan yang luar biasa bagi Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat ini,” cetusnya. Sehingga, Rajuliansyah yang juga merupakan Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu mengajak seluruh masyarakat Kapuas Hulu untuk mendukung dan turut serta mensukseskan pelaksanaan STQ tersebut.

apalagi yang menyangkut tamu penting dan investor. “Jika penerbangan lancar saya yakin dapat memicu pertumbuhan ekonomi Kapuas Hulu, karena

(6/3). Menurutnya jarak tempuh yang jauh dari Kota Pontianak ke Putussibau salah satu kendala yang dihadapi,

BUPATI Kabupaten Kapuas Hulu bertekad akan terus memacu pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kapuas Hulu, salah satunya dengan memperhatikan bidang transportasi terutama penerbangan. Demikian dikatakan Abang Muhammad Nasir, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu

Jika penerbangan lancar saya yakin dapat memicu pertumbuhan ekonomi Kapuas Hulu, karena orang-orang khususnya tamu dan para investor tidak akan mengeluh, sebab akan mengejar waktu. Selama ini transpotasi juga menjadi kendala kita orang-orang khususnya tamu dan para investor tidak akan mengeluh, sebab akan mengejar waktu. Selama ini transpotasi juga menjadi

kendala kita,” kata Nasir. Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berusaha agar pesawat Garuda Indonesia dapat beroperasi di Kapuas Hulu. Permohonan yang disampaikan kepada Menteri Perhubungan dan langsung kepihak Garuda Indonesia ini, sudah mendapat respon positif dari penerbangan Garuda Indonesia. “Alhamdullilah, Garuda Indonesia merespon, yang

menjadi kendala saat ini kondisi bandara kita. Meskipun demikian akan segera teratasi dengan penambahan landasan dan sudah teranggarkan melalui dana pusat dan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu akan terus mendorong realisasi penerbangan Garuda Indonesia untuk beroperasi di Kapuas Hulu dengan meningkatkan kapasitas Bandara Pangsuma,” jelasnya. †

Libatkan Lintas Etnis Pada Dikatakan Rajuliansyah, yang harus tetap dijaga yiatu rasa kebersamaan dan keamanan, sehingga para tamu yang datang ke Kapuas Hulu merasa nyaman. “Dengan persiapan yang sudah kita laksanakan saya yakin, kegiatan ini akan berjalan dengan baik, untuk itu dukungan seluruh masyarakat sangat penting. Sebab suksesnya kegiatan STQ ini merupakan kebanggan kita bersama seluruh masyarakat Kapuas Hulu,” ujarnya. †

Terminal Kedamin yang akan menjadi pusat pelaksanaan STQ seKalimantan Barat di Kabupaten Kapuas Hulu. FOTO: Timotius/ Borneo Tribune

Jembatan Puring Kencana Gunakan Pondasi Besi Timotius Borneo Tribune, Putussibau KECAMATAN Puring Kencana masih sangat memerlukan perhatian dari Pemerintah khusus-

nya untuk jalan dan jembatan. Pasalnya jalan dan jembatan tersebut sering dikeluhkan warga setempat. Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kapuas Hulu,

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Ana Mariana FOTO Timotius/Borneo Tribune

Ana Mariana mengatakan bahwa tahun ini pihaknya akan melakukan penanganan sejumlah jembatan di Kecamatan Puring Kencana dengan menggunakan Bally atau yang lebih dikenal yaitu jembatan berpondas besi. “Masih banyak anak

sungai yang dilintasi jalan menuju Kecamatan Puring belum memiliki jembatan, jikapun ada kondisinya sangat memprihatinkan. Untuk itu jembatan yang awalnya berpondasi kayu, maka akan kita bangun dengan pondasi besi atau dengan sebutan Bally,” jelas Mariana, belum lama ini. Hanya saja khusus untuk penanganan jalan, menurut Mariana tahun ini akan ditangani oleh Dinas Cipta Karya dengan dana sekitar Rp 4 milyar rupiah, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat. “Kita akui jalan dan jembatan masih perlu perhatian, namun untuk jalan di tangani oleh Cipta Karya, nah untuk jemba-

tan tahun ini kami akan kami tangani, untuk jalan kemungkinan tahun ini akan tuntas,” cetusnya. Kendala selama ini menurut Mariana yaitu keterbatasan dana, sehingga dalam penanganan jalan dan jembatan diseluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu terpaksa dilakukan secara bertahap, dan melihat skala prioritas. “Maunya sih semua jalan dan jembatan kita di Kapuas Hulu ini mulus semuanya.Namun apaboleh buat kondisi dana kita terkadang tidak mendukung, jadi saya minta masyarakatpun bisa memahami dengan kondisi ini, kami akan selalu berusaha untuk memperhatikan infrastruktur kita,” tandasnya. †

IKLAN BARIS Dijual Bangunan

Ser vice Mobil

Taxi

Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

CV. TEGAR PRATAMA TRANS-

Dijual Tanah

Dicari

Jln.Purnama I Gg. Purnama Indah 1 No. 21. Menuju Komplek Dinasti Indah. Uk. 16 x 27 m. Bangunan L 14,5 m, P 18,5 m. Hub. Bpk. Gusti Hp. 081256983336 DIJUAL CEPAT TANAH SHM, tanpa perantara. * Jl. Gusti Situt Mahmud, Gg. Selat Makasar, Siantan (blkng BPAS) LT 1000 m2 Rp. 300 jt (nego). Hub. 0819 565 2794/0561 700 4977 Dijual tanah, 364 M 2, Jl. Danau Sentarum, Gg. Wonosobo, 50 Juta. Hub. Sri 081352269380 Dijual tanah, jl. Ujung Pandang, luas 4114 m2 sertifikat, Hub. 081384151188 tnp perantara.

SGR, Guru PAUD/TK, Bersedia Ikut Diklat, Lgsg Penempatan, Hub. Jl. Pancasila No. 207 Telp. 761562

Peluang Bisnis

PORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK

INVESTASI EMAS! Hari ini daftar mulai besok Dpt PROFIT (7%/hari) www.forecashier.com/ID.000833 /SMS “MINAT”.Hp.087775210833

INNOVASI TAXI. Melayani Antar

Kost

A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak

Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Disewakan Disewakan gudang 2 pintu, luas + 250 m2 dan 200 m2, cocok utk kndraan bermotor, alat telekomunikasi, di Jl. Adisucipto. Hub 081384151188 tnp perantara.

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-

Teras Borneo Tribune

Jumat, 8 Maret 2013

Oknum Dokter RSUD Soedarso Terima Uang Pasien Jamkesmas

Manfaat Alam Tanpa Merusak Lingkungan

Seperti yang dialami Misran (37) Pasien Jamkesmas asal Kabupaten Kayong Utara Desa Kamboja Kecamatan Pulau Maya yang mengalami tumor di perut ini harusÿ kritis di rumah sakit Soedarso. Kini Misran berada di ruang C Kamar Merpati.ÿMisran yang menderita tumor di perutnya terpaksa gagal menjalankan operasi di rumah sakit Soedarso, setelah perutnya dilakukan biopsy atau pembedahan yang dilakukan oleh Dr bedah Safri Suhaimi. Namun dokter yang menanganinya menyatakan operasi batal dilakukan dengan alasan jika dilakukan operasi terhadap pasien akan menyebabkan hal-hal yang tak diinginkan. Sementara perut pasien sudah dibedah. Pengalaman pahit ini diungkapkan langsung oleh M Sati yang merupakan paman pasien yang terus mendampingi pasien tersebut. M Satiÿ menjelaskan bahwa Misran ini sebelum dilakukan operasi, mereka berdua sebelumnya melakukan konsultasi terhadap dokter yang bersangkutan. “Kita sebelumnya mendaftar untuk operasi di Soedarso ini tanggal 18 Februari 2012, kita pun menunggulah hasil rontgen terlebih dahulu selama tiga hari dan hasilnya pun kita bawa ke dokter Safri Suhaimi ke tempat prakteknya Kimia Farma di Jalan Tanjungpura,” ungkapnya. Dari hasil konsutasi yang

Kalbar Darmawan. Menurut Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni berdayakan sumber daya alam (SDA) yang tidak merusak lingkunga, karena selama ini pembangunan dikatakan berhasil karena pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat signifikan mencapai 6,23 persen tahun 2012, akan tetap kemajuan laju perekonomian ini tidak diikuti dengan perubahan lingkungan. “Dapat kita rasakan, perubahan iklim dan berbagai kerusakan lingkungan yang membahayakan ekosistem, dan kesehatan manusia,” kata Diah Anggraeni dalam sambutannya. Kementerian Dalam Negeri mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Indonesia yang masih menempati posisi 61,07 persen tahun 2012, jauh dibawah nilai rata-rata dunia di kisaran 80 persen - 90 persen tahun 2010.

dilakukan tersebut, menurut Sati, Misran ini tidak bisa dilakukan operasi karena tumornya tersebut sudah membatu dan tidak bisa diangkat, karena diperkirakan tumor tersebut sudah lima tahun lamanya dan disarankan untuk operasi di Jakarta. “Namun karena persoalan dana, keluarga bersikeras operasi dilaksanakan di Pontianak, kami pun datang lagi ke dokter dan dokter pun bertanya kalian ada berapa dana yang tersedia dan dokter pun memperkirakan operasi ini memakan dan sekitar tiga juta,” jelasnya. Lanjut, Sati mengatakan, sekitar tanggal 25 Februari Misran dan Sati datang ke tempat praktek Dr Safri ini dan menyerahkan uang sebesar 2,5 juta dan dokter pun menerimanya. “Kita serahkan uang tersebut di tempat praktek dan dokter pun tidak memberikan kuitansinya dengan alasan uang tersebut digunakan untuk pembayaran alat operasi sehingga operasi pun berjalan pada tanggal 6 Maret kemarin,” ucapnya. Dari operasi tanggal 6 tersebut lanjut Sati, tumor ini susah diangkat karena tumor tersebut parah, jika diangkat akan menyebabkan kematian. Namun sampai saat ini diakui Sati untuk pelayanan rumah sakit masih cukup baik. “Sampai hari ini kita pun disuruh menunggu hasil sampel yang diambil dokter kemarin, apakah ini tumor ini ganas atau tidak, semen-

tara pengawasan dari dokter pun masih tetap berjalan,” pungkasnya. Sementara itu Ros (35) merasa bingung dan kahwatir melihat kondisi suaminya seperti ini, karena suaminya sudah dilakukan operasi namun batal diangkat tumornya. Dirinya pun heran kenapa dokter yang sebelumnya mengatakan bisa melakukan operasi terhadap suaminya, kini kembali harus mengatakan suaminya harus di operasi di Jakarta. “Alasan dokter itu tidak bisa mengangkat tumor suaminya tersebut karena tumor tersebut melekat ke tulang belakang dan menutupi saluran pengencingya,” ungkapnya. Ros menceritakan suaminya mengalami rasa sakit ini sudah hampir dua bulan selalu mengeluhkan kencingnya yang sakit, mereka awalnyaÿ berinisiatif melakukan pengobatan di Ketapang. Namun tidak ada perubahan, mereka pun membawa Misran ke Pontianak. Sementara itu Direktur RSUD Soedarso Pontianak dr. Gede Sanjaya mengatkan bahwa di Soedarso ini merupakan lingkaran setan dalam arti hal-hal seperti itu tidak menutup kemungkinan ini terjadi. “Kita akan cek dulu itu semua, jika benar ada dokter yang memungut bayaran terhadap pasien pengguna kartu Jamkesmas kita akan tindak karena pasien pengguna Jamkesmas itu tidak pungut bayaran

sepeserpun,” tegas Gede. Untuk itu pun dirinya mengingatkan kepada masyarakat bagi pengguna kartu Jamkesmas ini tidak ada tarikan-tarikkan biaya lagi karena sudah ditanggung semuanya oleh pemerintah karena sesuai dengan aturan. “Jamkesmas sudah dikatakan nihil biaya, tidak dibenarkan dokter memungut bayaran terhadap pengguna Jamkesmas,” ucapnya. Namun dirinya menjelaskan bahwa untuk pasien yang menderita penyakit tumor ini dengan buka tutup itu sering terjadi, mungkin dengan alat-alat pemeriksaan penunjang yang ada itu masih bisa dioperasi. “Tapi ketika pasien penderita tumor dibiopsi atau dibedah itu tidak sesuai dengan klinis pasien, tiba-tiba tumor tersebut sudah akut, jika diangkat bisa menyebabkan pasien itu meninggal,” paparnya. Untuk itu pun hal terpenting bagi dokter yang menangani pasien penderita tumor ini, mereka harus melakukan pemberitahuan tentang resiko operasi kepada keluarga. Resiko apa pun harus diberitahukan kepada keluarga dan ini juga merupakan prosedurnya. Dokter tetap harus bertanggung jawab terhadap pasien yang ditangani sebelumnya. “Kasus dokter ini pun kita serahkan pada Komite Medik untuk memanggil yang bersangkutan untuk diproses kenapa pasien Jamkesmas ditarik uangnya,” pungkasnya.

mempengaruhi penonton, khususnya anak-anak sehingga televisi dianggap orangtua baru dan teman bagi anak-anak. Menurutnya, media televisi yang cenderung mengutamakan unsur bisnis ketimbang moral, harus disikapi dengan kritis, selektif dan menyaring acara televisi secara ketat, khususnya untuk anak-anak. Apalagi tidak lama lagi uji-

an nasional (UN) akan segera dilaksanakan sehingga peran orangtua dan sekolah sangat penting. “Kepada para pengajar yang hadir, setelah mengikuti kegiatan ini supaya meneruskan pesan dan informasi ini kepada guru lain maupun kepada para murid di sekolah masingmasing” ingat Sekda. (Endang Kusmiyati/Borneo Tribun)

Selektif Pilih Siaran TV informasi yang disampaikan oleh dunia penyiaran, khususnya televisi. Kita semua harus mengantisipasi siaran televisi yang akan kita tonton, karena belum tentu semuanya berdampak positif bagi kita, khususnya anak-anak” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Drs. H. Zulkifli HA, M. Si saat membuka kegiatan fasilitasi partisipasi publik

oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalbar di Balai Praja, Kamis, (7/3). Oleh karena itu, Sekda Sintang mengajak berbagai pihak untuk membangkitkan kesadaran publik dalam mengantisipasi informasi yang membanjir di masyarakat serta sulit dibendung. Kesadaran perlu dibangun karena efek media penyiaran sangat ampuh

Penghijauan; Harapan Arab Saudi dan Kenangan Masa Lalu Indonesia (4) orang tua, renta, bungkuk, pincang dan berumur lebih 80 tahun. Inilah semangat ketaqwaan dan religiusitas yang tinggi. Tak ada satu logika pun mampu menalar perasaan keberagamaan yang menjalar di hati para Jamaah setiap musim Haji. Halaman dalam Masjid Harram di kelilingi oleh bangunan yang begitu luas. Setiap tahun bangunan masjid terus diperluas. Tiga belas tahun lalu ketika saya mengikuti Umrah, bangunan mesjid ini dikelilingi oleh hotel-hotel, pasar-pasar (antara lain dengan Pasar Seng?), pemukiman penduduk, gunung dan bukit batu. Sekarang, bangunan- bangunan itu telah dibongkar untuk perluasan Masjid Harram. Sebagian gunung dan bukit telah juga dimanfaatkan untuk perluasan halaman Masjid ini dan untuk Istana Raja, tempat menerima tamu negara. Pada 1999 bagian depan masjid telah menjadi bagian belakang sekarang ini, sejak 2005. Jarak sekitar 200 meter dari belakang masjid berdiri puluhan hotel-hotel mewah bagi para Jamaah Haji plus. Bangunan Mall terbesar dan tertinggi di seluruh Jazirah Arab, Afrika mungkin Asia, setinggi 80 lantai berdiri kokoh berjarak sekitar 150 meter dari masjid. Jam terbesar di dunia berada pada puncak menara Mall tersebut yang juga tertinggi di dunia. Sesuai dengan rencana, Greenwich, sebagai dasar perhitungan waktu dunia yang berada di London, Inggris, akan berpindah ke jam terbesar ini. Para pejabat Provinsi Mekkah, di bawah kepemimpinan Gubernur Pangeran Khalid Al-Faisal Al Saud , dan Menteri Khusus Urusan Haji dan Umrah, AlHajjar, boleh bangga dengan hasil itu. Namun, mereka selalu siaga melayani para

KEHILANGAN STNK KB 4272 OG NR: MH350C002K427953 NM: 50C-428187 A/N Mokhlis, SE Dengan ini STNK dinyatakan tidak berlaku lagi.

tamu Allah, berpacu tidak saja dalam memperluas bangunan Mesjid Harram agar dapat menampung lebih 3.5 juta Jamaah Haji seluruh dunia dalam satu musim! Bahkan juga dalam membangun Kota Makkah Mukarramah, menjadi kota metropolitan yang memberikan keindahan dan kenyamanan. Luas keseluruhan Masjidil Haram pada 2012 ini (panjang x lebar) dan halaman bagian kiri, kanan, depan dan belakang yang mengelilinginya adalah 366.000 mý lebih kurang 18 kali luas lapangan bola (200 x 100m)! Namun, apabila Jemaah Haji datang bersamaan ketika sholad Jum’at, atau sholad lima waktu dihadiri oleh sebagian saja dari Jamaah haji sedunia yang datang bersamaan, masjid sebesar 4 kali lapangan bola tambah halamannya sebesar 18 kali lapangan bola, tidak bisa menampung jumlah Jamaah. Terpaksa mereka sholat secara berdesakan. Karena itu, perluasan dan perbaikan terus dilakukan. Ini terbukti dengan sejumlah derek dan alat-alat canggih menjulang ke atas terus berada di bagian atas dan halaman mesjid. Pembangunan dan perluasan Masjid Suci ini berjalan seiring dengan pembangunan Kota Makkah. Kota yang dikelilingi gunung dan bukit ini mulai bangun dari tidurnya selama lebih dari 100 tahun. Bangunan di kiri kanan menjulang ke atas. Sebagian besar bangunan itu berada di atas gundukan dan puing-puing gunung dan batu yang diruntuhkan. Sebagian gunung dan bukit yang tidak diruntuhkan untuk bangunan, dilubangi dan ditembuskan menjadi terowongan. Terowongan di dekat Masjid Harram saja mulai tahun 2010 berjumlah lebih dari 10 buah! Sebagian besar kawasan yang dipenuhi oleh bangunan moderen telah dihijaukan dengan pepohonan di kiri kanan jalan. Bunga-bunga dan rerumputan di bawah pohon tersebut tumbuh subur baik disepanjang tepi

jalan maupun dihamparan taman di sekeliling kota. Tidak lama lagi masalah kekeringan dan kegersangan kota ini dan pada umumnya di kota-kota lain di Arab Saudi akan berganti dengan penghijauan. Sebaliknya, sebagian kawasan Indonesia, termasuk di Kalimantan, akan gersang dan kering karena hutan sedang mengalami proses kehancuran (deforastation process). Pohon-pohon besar di kota sudah menjadi kenangan indah, dan taman-taman kota sudah menjadi tempat onggokan sampah. Sejumlah Jamaah Indonesia yang berprofesi sebagai guru, dosen, pertamanan dan pecinta lingkungan melihat perubahan besar sedang terjadi di beberapa negara Arab pada umumnya antara lain seperti Iraq, Lybia dan Suriah (setelah kejatuhan Rezim Sadam Hussein dan Mohammar Qadhafi, dan percobaan penggulingan Rezim Asad perubahan besar dalam isu lingkungan tampaknya mulai berbalik arah), Maroko dan Aljazair termasuk Arab Saudi. Perubahan ini juga sedang berlangsung cepat di Negara-Negara Teluk Arab, seperti antara lain Abu Dhabi, Quwait dan Oman. Apa yang dimaksud dengan perubahan besar itu adalah kesadaran lingkungan (environmental consciousnees). Kesadaran terhadap penghijauan sedang melanda hebat di negara-negara gurun yang pernah gersang itu sejak dua dekade. Namun, kesadaran ini lambat hadirnya, bahkan menurun, di Indonesia, yang dulunya dikenal dengan negara Nyiur Melambai. Di kota-kota Arab Saudi seperti Riyad, Jedah, Mekkah, Madina dan Mina, menurut sejumlah Jamaah Kloter 17, ada semacam demam melanda unsur pemerintahan kerajaan Arab Saudi dan berbagai lapisan masyarakat untuk menghijaukan lingkungan mereka. Proses penghijauan ini didorong bukan saja oleh dana besar, dan ini memang penting, tetapi juga oleh kemauan, motivasi dan pengalaman pahit mereka sela-

ma ini - hidup dalam kondisi alam yang keras: iklim gurun; cuaca ekstreem; debu dan abu berterbangan; dan angin dan hawa panas dengan temperatur di atas 40 derajad Celcius sepanjang tahun pada siang hari. Penduduk Arab termasuk Arab Saudi menghadapi tantangan tidak kecil sepanjang tahun. Tantangan ini membuat mereka memiliki daya tahan fisik dan mental prima. Tantangan setiap musim haji terutama dihadapi oleh Jamaah Haji dari seluruh dunia yang kondisi alamnya tidak ekstreem, terutama dari Indonesia. Beratnya tantangan alam membuat Jamaah Haji seluruh dunia rata-rata meninggal dunia 15 orang sehari ketika di Tanah Suci. Tiga tahun terakhir, 2009 s/d 2011, Jamaah Haji Indonesia meninggal dunia berjumlah lebih dari 400-an orang pertahun, pada musim haji 2012, Jamaah meninggal dunia berjumlah 375 (Panitia Haji Nasional, 2012). Menurunnya jumlah mereka yang meninggal 3 (tiga) tahun sebelumnya dapat diterangkan dari 3 faktor: (1) berkurangnya jumlah Haji Indonesia yang berumur tua (di atas 70 tahun), sebaliknya jamaah yang berumur muda (di bawah 60 tahun) meningkat; ini membawa konsekuensi pada kesehatan dan daya tahan mereka. (2) meningkatnya pelayanan kesehatan haji dan bimbingan haji baik pada pra keberangkatan maupun pada saat berada di Tanah Suci. (3) meningkatnya fasilitas pengatur cuaca, seperti AC di kamar-kamar hotel, masjid dan tenda-tenda terutama di Meena, payung besar di halaman madjid Madina; serta membaiknya pelayanan kebersihan lingkungan dan hampir terkontrolnya cuaca ekstreem di Tanah Suci. Faktor terakhir ini tampaknya berkaitan langsung dan tidak langsung dengan penghijauan yang dilaksanakan oleh pemerintah Arab Saudi. Alqadrie, Dosen FISIPOL UNTAN, Pengamat Bidang Filsafat Agama Islam dan Sosiologi Agama

“Pemerintah mengeluarkan beragam kebijakan untuk mendorong peningkatan kualitas lingkungan hidup,” jelasnya. Dikatakan olehnya, masalah Lingkungan hidup telah diamanatkan dalam UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang memuat pasal bahwa lingkungan hidup menjadi urusan wajib baik di tingkat Provinsi, Kabupaten maupun Kota. Selain itu di UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,pada pasal 63 ayat 2 dan 3 diatur mengenai tugas dan wewenang Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota. Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar Chtistiandy Sanjaya mengatakan, saat ini kegiatan pembangunan telah banyak dilakukan di berbagai belahan dunia. Pembangunan adalah proses perubahan yang dilakukan secara terencana dan terarah untuk

11

meningktkan kesejahteran hidup manusia. “Saya harap, dengan adanya pembangunan, akan terjadi perubahan kehidupan ke arah yang lebih baik,” kata Christiandy Sanjaya. Namun, dalam kenyataan dampak dari pembangunan ini ternyata memberikan efek negatif pada lingkungan, yakni terjadinya kerusakan lingkungan hidup. “Kerusakan lingkungan hidup yang meliputi krisis pangan, krisis air, perubahan iklim, berkurang kehati, polusi akibat limbah menuntut kita untuk mengambil langka bijak sebagi upaya mitigasi dan adaptasi,” kata Christiandy sebagaimana yang dikutip dari situs BBC News. Dijelaskan olehnya, pembangunan yang seharusnya memberikan dampak positif berupa kesejahteraan ekonomi, jika tidak dikelola dengan baik, justru akan menimbulkan kerugian berupa kerusakan lingkungan hidup.

Pemindahan PP Kalbar karang Jalan Ahmad Yani sudah sangat padat. Mall dibangun. Ruko-ruko menjamur. Jalan A Yani menjadi pusat pemerintahan, ekonomi-bisnis, pendidikan, dan semua aktivitas. Tata ruang kota yang pernah dibuat tidak dipatuhi. Akibat yang paling nyata, lalu lintas menjadi padat. Setiap hari keadaannya sama. Ketika jam-jam sibuk, kemacetan begitu ketara. Pelebaran jalan yang dilakukan sekarang ini, tidak mampu menampung jumlah kendaraan. Saya yakin keadaan ini akan semakin parah di tahun-tahun mendatang. Bayangkan 5 tahun nanti, atau 10 tahun nanti. Pasti akan tambah parah dan semakin parah. Apakah setelah benar-benar parah baru dipikirkan? Kedua, saya merasa pembangunan gedung pemerintahan tersentral akan juga menciptakan efisiensi kerja.

Memang kordinasi melalui hape, email bisa dilakukan, tetapi, pertemuan kordinasi tetap harus dilakukan. Orang yang berurusan dengan dua atau beberapa lembaga juga lebih mudah. Memudahkan warga merupakan bagian dari konsep pelayanan pemerintah yang baik. Pembangunan pusat pemerintahan yang baru juga akan menciptakan ‘kota baru’. Kota baru ini harus dirancang sebagai kota modern yang lengkap fasilitas dan dirancang untuk jangka panjang. Jalan bisa dibangun lebih besar, parit yang juga dalam dan lebar, lengkap dengan saluran ledeng dan saluran kabel komunikasi. Desain yang dibuat dan pengerjaannya akan lebih mudah karena kota yang terencana ini tidak akan berbenturan dengan pembebasan lahan yang mahal karena ada rumah penduduk, dll. Sistem dan aturan di kota baru ini juga bisa dibuat, di-

jaga, sehingga kota ini jauh dari kesan kota kumuh dengan orang yang membangun pondok dan berdagang sesuka hati. Ketiga, lebih dari itu kalau impian ini terwujud, saya menorehkan sejarah sebagai pendiri kota. Saya memiliki monumen yang lebih kekal dibandingkan monumen patung atau apalah namanya. Bahkan, saya juga dapat memberi nama kota baru ini sesuai dengan nama yang saya kehendaki. Mungkin nama pahlawan idola, mungkin nama nenek moyang, bahkan mungkin nama saya sendiri. Memang kedengarannya subjektif, tetapi saya kira setiap orang harus berusaha menorehkan sejarah hidup masing-masing, biar bisa diingat dan dikenang oleh generasi-generasi berikutnya. Penguasa, pemimpin, orang yang terpilih, selayaknya mendapatkan hal itu. Orang lain tak perlu iri hati!

Kharisma Sastrawan di Karisma inilah yang menjadikan Kalbar Berimajinasi beraura Sastrawan. Tidak hanya itu semarak karya lelaki rambut gondrong itu diperlihatkan lagi dengan performancenya membaca cerpen berjudul Kamar9B. Karyanya di halaman 117. Memang tidak semua Sastrawan berkumpul di sini. Seperti Saifun Arif Kojeh, E.Widiantoro, Riani Kasih, Redia Yosianto, dan penulis lainnya. Tetapi keberadaaan Prodono, Mardian Sagiant, Fitriani Bulovee, Zani El Kayong, Mahabbahtusy Syuaraa telah mewakili kebersamaan sastrawan Kalbar Berimajinasi. Terlebih dalam acara yang digelar oleh Lingkar Studi Budaya (LSB) ini ketua panitianya juga Sastrawan, Ahmad Asma Dz. Lantai II, toko buku Ka-

risma pun semakin mendukung kegiatan ini. Di berbagai sudut ruangan semua adalah buku. Buku-buku Sastrawan terkenal dari nasional dan internasional terpajang. Sastrawan Kalbar berkumpul, peserta yang datang mendengar bagaimana keberagaman lokalitas diceritakan oleh penulis di buku tersebut. Kata-kata “dahsyat” juga tak sekali dua kali diucapkan oleh pemerhati sastra Dedy Ari Asfar. Beliau yang menjadi pencetus dari adanya Kalbar Berimajinasi tampak senang diterbitkan, dibedah, dan diapresiasinya buku yang dieditorinya itu. Kebahagiaan beliau semakin dahsyat dengan namanama penulis yang berstatus “Itu mahasiswa saya”. Tentu itu membanggakan. Kalbar Berimajinasi me-

nunjukkan keintelektualan di dalamnya, itulah yang dikatakan oleh Kharul Fuad. Peneliti dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Barat ini menunjukkan adanya riset di dalam cerita-cerita salah satu yang disebutkan ialah Parit Lintang yang ditulis oleh Ffate’. Cerita tentang seorang gadis dan kenangannya bersama parit. Tempat ia berenang dan meluapkan berbagai ekspresi saat bertemu air. Sejarah nama parit, warna, keadaan dan rasa air ketika pasang atau pun surut. Sang moderator pun juga bukan orang biasa, beliau dikenal pula sebagai sastrawan Kalbar, motivator menulis hingga di pedalaman Kalimantan Barat, Nano L. Basuki mengendalikan acara hingga senja tiba. (Bersambung)

Pegawai Honorer Sat Pol PP KKR Ditangkap oleh korban, yakni sesuai dengan dasar LP/767/II/ 2013 tanggal 20 Februari 2013, Kamis (7/3) kemarin. Pegawai honorer ini diketahui telah menggunakan Kartu Kridit korban, yakni saat berbelanja di Ayani Mega Mal Pontianak. Oknum honorer ini terekam di dalam rekaman video karyawan toko. Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Puji Prayitno S.Ik, membenarkan penangkapan terhadap Oknum Honorer Sat Pol PP KKR, dimana penangkapan ini atas dasarÿ LP/767/II/

2013 tanggal 20 Februari 2013. Lanjut Puji, atas dasar LP tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan, dan ternyata benar bahwa kartu kredit tersebut merupakan milik korban pencurian. Dan digunakan oleh para pelaku untuk berbelanja, dan salah satu yang ikut serta dalam berbelanja menggunakan karti kredit tersebut adalah Oknum Honorer Sat Pol PP KKR. “Saat ini tersangka sudah ditahan di Polsek Kota Pontianak, dan selain oknum honorer ini. Ada ter-

sangka utamanya yang sudah ditangkap oleh Polda Kalbar atas nama Bari (22) warga Jalan Parit Haji Husin I dan masih ada satu tersangka dinyatakan DPO,” ungkap Kasat Reskrim. Dikatakan Kasat, barang bukti yang diamankan dari pelaku utama, yakni satu unit sepeda motor Honda Blade warna Kuning Hitam dan sudah diamankan di Polda Kalbar, sedangkan barang bukti dari oknum Honorer Sat Pol PP KKR, sudah diamankan di Polsekta Pontianak Kota.

Atase Australia Kunjungi Lanud Supadio Turut mendampingi Danlanud dalam penerimaan Atase Australia ini, Kadislog Letkol Tek R. Anggoro, Kadispers Letkol ÿAdm Dedy Hendra Effendi, Kadisops Letkol Pnb Deni H. Simanjuntak, Komandan Skadron Udara 1 Letkol Pnb Radar Suharsono dan Kaintelpam Mayor Sus Dian Safrilan, S.Ag Menurut Danlanud Kolonel Pnb Novyan Samyoga, kunjungan atase udara Australia ini merupakan kunjungan kehormatan.ÿDalam kunjungan ini, baik Atase maupun Danlanud membicarakan hal-hal yang terka-

it dengan aturan, fungsi organisasi dan satuan untuk mengetahui pelaksanaan bantuan kemanusiaan, bencana alam dan melaksanakan tour singkat. “Kunjungan seperti ini sangat baik sekali guna meningkatkanÿ keakraban diantara kedua negara,” kata Kolonel Pnb Novyan Samyoga. Sementara itu, Atase Udara Australia Group, Captain Sean Unwin mengatakan bahwa kunjungan di Lanud Supadio ini merupakan kunjungan kehormatan pertama bagi pihaknya berdua.

“Kami sangat senang sekali dan bangga sekali dapat bertatap muka dengan para pejabat yang ada di Lanud Supadio, “ kata Captain Sean Unwin. Ia menjelaskan, kunjungan kehormatan ini bukan hanya di Lanud Supadio namun sebelumnya mereka mengunjungi Lanud Soewondo, Medan dan Lanud Rusmin Nurjadin, Pakanbaru. Diakhir acara Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Ir. Novyan Samyoga dan atase udara Australia Group Captain Sean Unwin saling tukar menukar cinderamata.

CMYK

Seremonial

12

www.borneotribune.com

Borneo Tribune

Jumat, 8 Maret 2013

Koperasi TNI-AD Wujudkan Kesejahteraan Anggota RAT Tutup Buku Puskop Kartika “A” Tanjungpura Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Perwira Ahli Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kodam XII/Tpr Kolonel Kav Yayan Y. Budiyar, Selasa (6/3) lalu membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2012 Puskop Kartika “A” Tanjungpura, yang dihadiri Ketua Umum Inkop Kartika Letkol Cku Amarul Hasan, Ketua Umum Pusat Koperasi Kartika “A” Tanjungpura Kolonel Inf Muchdarizal, Diskop dan UMKM Kalbar diwakili Resmiguno, Ketua Badan Pengawas dan Anggaran, para Ketua Primer Koperasi Kartika Tanjungpura, di Aula Puskop Kartika Jalan Adisucipto.

Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Ridwan mengatakan, pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun, merupakan suatu tuntutan yang wajib dilaksanakan oleh setiap lembaga Koperasi karena hal tersebut sudah merupakan ketentuan yang telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga koperasi. “Forum ini juga memiliki kewenangan untuk mengkaji, mengevaluasi dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dalam melaksanakan program kerja yang tertuang dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan belanja tahun 2013,” kata Pangdam dalam sambutan yang

dibacakan yang dibacakan oleh Pa Ahli Iptek Kolonel Kav Yayan Y. Budiyar. Dikatakan olehnya, dengan melihat pentingnya tujuan dari pelaksanaan RAT, maka Forum ini sekaligus akan menjadi titik tolak bagi kemajuan koperasi kita dan tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan formalitas belaka untuk sekedar memenuhi ketentuan AD dan ART organisasi. “Koperasi dalam lingkup organisasi TNI Angkatan Darat termasuk Puskopad Kartika Tanjungpura ini, merupakan lembaga fungsional yang mempunyai tugas pokok membantu satuan dalam upaya mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan anggota,” jelasnya.o

Pejabat Koperasi di lingkungan TNI-AD menghadiri RAT Tutup Buku Tahun 2012 Puskop Kartika “A” Tanjungpura.

Parade Teater 2013

Teater Bersama Pentaskan ‘Maling” Borneo Tribune, Pontianak

PSIKOLOGI Para siswa calon Tamtama gelombang I sedang bersaing mengikuti Tes Psikologi untuk dapat lulus dan diterima masuk menjadi seorang prajurit pilihan. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Parade Teater 2013 yang dihelat awal Maret di Taman Budaya Provinsi Kalbar para pendatang baru. Salah satunya komunitas teater dari SMK Negeri 1 Pontianak. Teater Bersama berhasil menghibur masyarakat pecinta teater, terutama para siswa dan dewan guru SMK N 1 Pontianak, Minggu (3/3). Pertunjukan “Maling” berdurasi 15 menit karya Auf

Sahid menjadi sajian utama. Koordinator yang membidangi Estra Kulikuler Teater SMK Negeri 1 Pontianak, Agung, menuturkan sebagai komunitas teater yang baru berdiri teater bersama berhasil mencuri perhatian para penikmatnya dan merasa terhibur dengan pementasan yang berjudul Maling “Saya merasa bangga dengan perkembangan anak-anak walau dengan proses yang cukup singgkat selama satu bulan namun

tidak mengurangi kualitas keaktoranya terlebih dengan tema sosial yang digarap secara komendi membuat pesan yang diinginkan sampai kepada para penonton terutama saya,” ungkapnya. Salah seorang pemain, Neva, mengatakan awalnya merasa kesulitan ketika harus memerankan tokoh Bu Lurah yang cerewet dengan logat jawanya yang medok, namun seiring berjalanya waktu membuat saya bisa menguasainya walau terka-

280 Catam Tamtama Ikuti Tes Psikologi Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak

Sebanyak 280 calon Tamtama (Catam) gelombang I tahun 2013, Senin (4/3) mengikuti tes Psikologi di aula Ajendam XII Tanjungpura. Para calon siswa Catam ini dengan tekun, bersaing untuk dapat lulus dan diterima masuk menjadi seorang prajurit pilihan. Katim Seleksi, sebelum tes psikologi dimulai, para calon diharuskan mengisi biodata terlebih dahulu, para peserta di berikan arahan oleh tim tentang tata cara aturan pengisian soal, setelah pengarahan selanjutnya dibagikan lembar soal dan jawaban untuk dikerjakan. Dengan penuh konsentrasi para peserta melaksanakan pengisian soal soal yang telah dibagikan. Bagi peserta yang lulus dalam seleksi tes Psikologi, selanjutnya akan mengikuti tes lanjutan, diharapkan bagi para peserta Calon Tamtama Tahap I Tahun 2013 dapat menyiapkan diri untuk menghadapi tes-tes berikutnya, selama tes para calon tidak dipungut biaya apapun, selamat melaksanakan tes. o

SMK Negeri 1 Pontianak, pentaskan Teater “Maling” dalam Parade Teater 2013 berlangsung di Taman Budaya Pontianak.

Hadir di Pontianak untuk memenuhi kebutuhan busana batik bagi Anda dan Keluarga

Menyediakan kain dan busana batik eksklusif bagi Pria, Wanita, Sarimbit (pasangan), Remaja dan Anak-anak dengan motif dan model yang trendy untuk kegiatan formal maupun informal

CMYK

dang ada beberapa dialeg melayu yang keluar dalam beberapa dialog. Mamas sebagai sutradara mengatakan, dipilihnya naskah Maling merupakan kegelisahanya saat menyaksikan berita koruptor yang terus bergulir di televisi dan koran setiap harinya. ‘‘Semoga masyarakat terutama para siswa dan siswi SMK Negeri 1 Pontianak usai menonton pertunjukan ini dapat mengambil kesimpulan tentang awal mula munculnya tindakan korupsi, karena maling merupakan jenis korupsi yang paling kecil dan sering terjadi disekitar kita. Mulailah berbuat jujur walau dengan sesuatu yang paling kecil meski itu pahit sekalipun,” pintanya. Saat diminta mengklarifikasi mengapa mengunakan latar seting seperti yang ada, yaitu penggunaan dua buah level dalam pementasan, Mamas menegaskan bahwa ini hanya berupa simbol tentang sebuah kondisi di sekitar kita yang bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. “Meski masih ada beberapa simbol yang tidak dapat terpaparkan dalam beberapa adegan,” imbuhnya. (*r/hs)o

Anggota Aktif Berkontribusi Tumbuhkan CU Hawad Sriyanto Borneo Tribune, Pontianak

Manager CU KK TP. Pontianak, Joni Vercelli Manehat, mengatakan kehadiran CU Keling Kumang di Kota Pontianak cukup menggembirakan. TP Pasar Mawar dan TPK Siantan menunjukan pertumbuhan yang signifikan, Kamis (7/3). “Pertumbuhan anggota dan asset bertambah dari tahun ke tahun. Pertumbuhan ini sebagai aksi nyata peran anggota yang aktif dan bekerja keras membantu manajemen untuk mengembangkan CU Keling Kumang, jelas Joni. Dirinya mengaku tanpa peran aktif anggota, CU Keling Kumang tak seperti sekarang. Karena itu lanjut pria lajang alumnus Fisipol Untan Pontianak ini menuturkan anggota yang terus aktif, paham dengan pola kebijakan maupun produk adalah kunci penting kesuksesan TP Pontianak. Apalagi usai meminjam dapat mengangsur tepat waktu dan tepat jumlah, maka niscaya pertumbuhan CU semakin sehat. Pria 28 tahun ini pula mengatakan jajarannya, khususnya di TP Pontianak diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada semua anggota. “Sampai saat ini belum ada anggota yang komplin,” tuturnya.o

Manager CU Keling Kumang TP. Pontianak, Joni Vercelli Manehat.


Harian Borneo Tribune 8 Maret 2013