Issuu on Google+

cmyk

I DEALISME, K EBERAGAMAN

DA N

KEBERSAMAAN

Borneo Tribune www.borneotribune.com

Senin, 15 April 2013

4 Jumadil Akhir 1434 H - 6 Sha Gwee 2564

Telepon Redaksi/Iklan/Langganan/Pengaduan: (0561) 767788 Faximile. (0561) 766103

Alamat Redaksi: Jln Purnama Dalam No 2 - Pontianak 78121

Bank Kalbar Harus Besar Cornelis: Bila Perlu Kita Buka Cabang di Los Angeles B uah Bibir Jangan Takuti Siswa ANGGOTA DPRD Provinsi Kalbar, daerah pemilihan (dapil) Kota Pontianak, HM. Ali Akbar AS, SH menegaskan, sejatinya semua pihak bisa lebih proporsional di dalam menghadapi pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SMA/ MA, SMK, SMALB, Paket C di seantero Indonesia, yang mulai dilaksanakan (UN) pada hari ini, Senin (15/4) hingga 25 April mendatang. HM. ALI AKBAR AS, SH

Ribuan warga tumplek di Kawasan Car Free Day, Jalan Ahmad Yani depan Mesjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu (14/4) pagi. Mereka mengikuti Fun Bike dan Balap Sepeda dalam rangka Hut Bank Kalbar ke-49. Nur Iskandar Borneo Tribune, Pontianak DINIHARI di kala fajar baru menyingsing komunitas bersepeda Kota Pontianak sudah

berduyun-duyun menuju lokasi kegiatan. Mereka telah mengetahui bahwa pada hari Minggu pagi (14/4) akan berlangsung kegiatan besar berupa Fun Bike dan Balap Sepeda

yang dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH. Acara dimulai pukul 06.00. Gubernur Cornelis hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kalimantan Barat Ny Frederika Cornelis, S.Pd. Keduanya mengenakan seragam bertuliskan Bank Kalbar Cycling Club dan 49 Tahun Bank Kalbar (1964-2013) dimana pada bagian belakang bertuliskan www.bankkalbar.co.id. ....Ke Halaman -11

....Ke Halaman -11

Orang Desa Nonton Bioskop

Peredaran Sabu Malaysia Kalbar Jadi Target Utama

ADA seorang petani pria separo baya datang dari desa masuk ke kota kabupaten untuk menonton film. Sesudah membeli selembar karcis ia segera masuk ke gedung bioskop, tetapi tak berapa lama kemudian ia keluar dan balik lagi ke loket untuk membeli karcis. Karyawan penjual karcis di dalam loket merasa heran, tetapi ia tetap menjual karcis kepadanya. Kemudian setelah lewat beberapa menit, kelihatan orang itu berjalan balik menuju ke loket dan membeli selembar karcis lagi, maka itu karyawan penjual karcis menanyanya: “Bukankah Anda barusan sudah membeli karcis, mengapa sekarang kok masih mau membeli lagi?” Orang itu dengan sangat marah berkata: “Mana saya tahu. Setiap kali masuk ke gedung bioskop, karcis saya selalu disobek oleh tukang gunting karcis di depan pintu masuk. Ya terpaksa saya beli lagi” o

Achmad Mundzirin Borneo Tribune, Pontianak PEREDARAN sabu Malaysia hingga sampai ke Kalbar, ternyata bukan hanya satu atau dua serta tiga kali peredaran yang terjadi, melainkan lebih dari itu. Bahkan diduga menjadi target utama peredaran. Dir Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol Ahmad Alwi, mengatakan bahwa Kalbar ini menjadi target utama peredaran sabu dari Malaysia, dirinya mengatakan tersebut, karena berulang kali Malaysia HAVING FUN Gubernur Kalbar Drs Cornelis, MH bersama Ketua Tim Penggerak PKK Ny Frederika Cornelis, S.Pd memimpin ribuan peserta Fun Bike dan Balap Sepeda dalam rangka Hut Bank Kalbar ke-49 di area “car free day” jalan Ahmad Yani, Minggu (14/4) pagi. Acara berlangsung semarak di hari yang cerah. FOTO Nur Iskandar/Borneo Tribune

PBM Untan Gandeng Universitas Hubei Gelar Pentas Seni Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak PENYELENGGARAAN Pesta Seni memiliki peran strategis sebagai sarana/wadah untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, penyaluran bakat serta minat di berbagai bidang termasuk seni dan budaya sebagai bagian dari pertisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan, khususnya seni dan budaya di Kalbar.

“Saya harap, pentas seni memberikan nuasa hiburan bagi masyarakat, tapi juga menjadi bagian dari upaya menggali dan melestarikan berbagai potensi seni dan budaya yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat dengan keberagaman etnis, budaya, agama, dan suku yang dimiliki sangat kaya akan potensi sumberdaya termasuk seni dan budaya,” harap Gubernur Cornelis, Sabtu (13/4) dalam ....Ke Halaman -11

SAKSIKAN. Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Susanto Tri Nugroho bersama Rektor Untan Thamrin Usman menyaksikan tarian dalam Pentas Seni di Audit Untan. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune

....Ke Halaman -11

SMAN 1 Pontianak Juarai LCC 4 Pilar 2013 Borneo Tribune, Pontianak Setelah melalui persaingan yang cukup ketat dari 18 peserta tingkat SLTA se- Kalimantan Barat (Kalbar) dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 pilar 2013, akhirnya tampil sebagai juara pertama SMAN 1 Pontianak dengan total poin yang diperoleh 176. Juara dua berhasil diraih SMA Taruna Bumi Khatulistiwa dangan raihan Poin 160. Sementara untuk juara ke tiga tampil sebagai pemenang SMAN 1 Seponti dengan Poin 150. Sebelumnya, bertempat di Function Hall 1 Hotel Kapuas Palace Pontianak. Dimulai sekitat pukul 19.00, Sabtu malam ....Ke Halaman -11

“Koperasi secara nyata berkontribusi dalam peningkatan perekonomian masyarakat. Apalagi koperasi terbukti tahan banting dan mampu menghadapi badai krisis ekonomi.”

Borneo Tribune, Batam KEHADIRAN koperasi, termasuk seperti credit union, terbukti mampu membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Demikian ujar DR. HM. Suryo Respationo, Wakil Gubernur Kepulauan Riau dalam kata sambutannya pada pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Pusat Koperasi Kredit Badan Kordinasi Credit Union Kalimantan (Puskopdit BKCUK) di Hotel Pacific Palace, Batam, Kepulauan Riau ....Ke Halaman -11

Pontianak: Jl. A. Yani No. 89 Telp. (0561) 734280, Singkawang: Jl. A. Yani No. 8 Telp. (0562) 637000 HARGA ECERAN HARIAN BORNEO TRIBUNE - PONTIANAK, KUBU RAYA, MEMPAWAH,DAN SINGKAWANG Rp 2.000 - SAMBAS, BENGKAYANG Rp 2.200 - LANDAK,SANGGAU,SEKADAU, KETAPANG,KAYONG UTARA, SINTANG, MELAWI DAN PUTUSSIBAU Rp 2.500 -

cmyk

CU Makin Nyata Entaskan Kemiskinan

Advetorial

Senin, 15 April 2013

Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Sedikitnya 4.000 atau 4 persen dari jumlah penduduk Kabupaten Kayong Utara (KKU) belum memiliki lapangan kerja alias pengangguran. Kondisi ini merupakan satu kondisi yang harus cepat ditangani dan perlu penanganan serius. Karena tingginya angka pengangguran KKU akan berdampak tingkat pertumbuhan perekonomian dan Indeks Pertumbuh-

an Manusia (IPM). ”Masyarakat kita masih menjadikan memilih menjadi pegawai negeri sipil atau pegawai perusahaan sebagai pekerjaan yang primadona. Sehingga hanya terpaku pada pembukaan lowongan kerja,” kata Bupati KKU Hildi Hamid. Penduduk KKU perlu digugah semangat entrepreneurship , sehingga kedepan akan muncul para pengusaha baru diberbagai bidang. Nantinya mereka tidak lagi mengharap ter-

Air Terjun 160 Meter Belum Dimanfaatkan Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Satu lagi potensi alam di negeri Bertuah Kayong Utara belum tersentuh. Air terjun setinggi 160 meter belum dapat dimanfaatkan baik untuk pembangkit tenaga listrik maupun untuk objek wisata alam. Air terjun yang dinamai oleh penduduk setempat sebagai air terjun bidadari tersebut berada di Desa Betok, Kecamatan Kepulauaan Karimata, airnya tidak pernah kering meski memasuki musim kemarau. “Kalau lebaran saja banyak anak muda yang main ke sana,” kata Kepala Desa Betok, Hasanuddin. Untuk menuju air terjun bidadari tersebut, jika ditempuh dari Sukadana dengan menggunakan speed 400 PK dapat ditempuh dengan 2 jam perjalanan air dan selanjutnya dilanjutkan

Potensi PLTMH dan Objek Wisata dengan berjalan kaki selama satu setengah jam. Karena disana belum tersedia akses jalan yang dapat dilalui kendaraan roda dua. “Dulu ada mahasiswa pencinta alam pernah kesana, katanya mau dipromosikan, hingga sekarang belum juga ada kabar beritanya,” kata Hasanuddin. Dengan kondisi Desa Betok dan sekitarnya masih mengalami kendala dalam hal ketersediaan tenaga listrik, Hasanuddin berharap ada investor atau pemerintah yang dapat mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) sehingga dengan potensi yang ada dapat berdampak kepada kesejahteraan masyarakat setempat.

Pemkab Siapkan Dana Bangun Impradadus Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Kabupaten Kayong Utara (KKU) saat ini tengah berbenah. Diantaranya membangun infrastruktur desa dan dusun (Inpradadus) seKKU. Program yang dimotori oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Pemberdayaan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) akan menyediakan dana untuk pembangunan infrastruktur tiap dusun dan desa dengan berorientasi kepada kebutuhan masyarakat setempat. Artinya, bukan infrastruktur yang diberikan oleh keinginan pemerintah. ”Dibangun oleh masyarakat sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Pemerintah hanya menyediakan dananya saja melalui APBD,” kata Kepala BPMPDPKB Drs. Waliman. Ia mengatakan, infrastruktur tersebut dibangun untuk memenuhi tuntutan masyarakat akan keterbatasan sarana infrastruktur yang selama ini menjadi kendala masyarakat. Nantinya masyarakat akan menjadi lebih bersemangat dalam melakukan aktivitas dan mempercepat perputaran perekonomian mereka. “Nantinya kita akan atur sedemikian rupa, sehingga program ini tidak tumpangtindih dengan program PNPM, dan jika perlu dapat seiring sejalan,” katanya.

Dari 43 desa dengan setiap desa terdapat 4-6 dusun ini. Diharapkan akan dapat diserap oleh masyarakat sebagai program percepatan pembangunan daerah terpencil dan terisolasi. “Besaran dana kita masih belum dapat pastikan berapa setiap dusunnya,” katanya. Dari beberapa kali penyempurnaan teknis, program ini juga diharapkan sebagai program perangsang pemerintah desa untuk dapat melaporkan pertanggungjawaban penyerapan Alokasi Dana Desa (ADD). “Belum final, namun kita juga akan menjadikan ini memiliki multiplayer effect ke ADD, semakin cepat dan baik dalam pelaporan ADD, maka akan kita prioritaskan program ini untuk masuk ke desa mereka,” katanya. Sehingga akan juga diketahui desa yang terkendala dan bermasalah yang selanjutnya akan dapat diketahui mengapa dan bagai mana solusi akan masalah tersebut. Dengan adanya Inpradades tersebut, saat ini justru muncul banyak sekali dana yang bersumber dari swadaya masyarakat untuk membangun infrastruktur desa. Dimana dengan rangsangan dana tersebut banyak masyarakat yang tanpa sengaja merogoh kocek untuk mempercepat terealisasinya infrastruktur di desa mereka.

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

hadap lowongan kerja, melainkan akan membuka lowongan pekerjaan baru yang lebih inovatif. “Kerajinan tangan dan usaha kecil bukan tidak menjanjikan, bahkan banyak pengusaha yang sukses dengan mengembangkan hal yang demikian,” kata Hildi.

Pemerintah, BUMN serta pemangku kebijakan lainnya harus dapat meyakinkan kepada masyarakat bahwa usaha yang mereka kembangkan memiliki prospek yang cerah. Baik potensi pasar maupun tingkat pengembangan ke arah yang lebih besar. “Kita harus bisa menja-

min bahwa produk mereka laku dijual dan dapat menjadikan lapangan pekerjaan baru yang lebih menjanjikan dari pada menjadi pegawai,” katanya. Dengan sumber daya alam yang melimpah, Hildi yakin masyarakat KKU akan lebih maju dari pada masyarakat di pulau Jawa

Borneo T Tribune

atau daerah lain. Karena dari pengalamannya akar kayu besar yang sudah ditebang dan selama ini hanya dibakar, ternyata setelah disentuh dengan kreatifitas dapat berubah menjadi perabot rumah tangga. Mulai dari meja kursi dan bahkan nilainya hingga

2

mencapai jutaan rupiah. Pemerintah melalui SKPD terkait akan terus mendukung dalam pengembangan dan fasilitasi permodalan. Karena pemerintah melalui perbankan telah menyediakan kredit usaha kecil yang diperuntukkan bagi industri tersebut.

Kapal Motor, Modal Transportasi Andalan Warga KKU Abdul Khoir Borneo Tribune, Sukadana Posisi geografis Kabupaten Kayong Utara berada di ujung pulau Kalimantan, membuat banyak wilayahnya sulit diakses melalui jalan darat. Sehingga sebagian besar penduduknya masih memilih transportasi air, sebagai satu-satunya moda transportasi umum. Kapal Motor (KM) atau disebut kapal klotok bagi masyarakat di KKU bagai bis air. Karena dengan satu alat transportasi ini dapat mengangkut puluhan bahkan ratusan penumpang untuk sekali perjalanan termasuk barang muatan. Meski KKU dapat diakses dengan jalan darat melalui Kabupaten Ketapang, mengikuti ruas jalan trans Kalimantan menuju ibu kota provinsi, namun karena jarak yang terlalu jauh dan belum seluruhnya ruas jalan dalam kondisi baik, sehingga kapal klotok semakin menjadi primadona. “Setiap hari paling sedikit puluhan motor dan hingga seratusan penumpang

Kapal klotok masih menjadi primadona angkutan masyarakat di daerah pedalaman Kalbar. Belum tersedianya infrastruktur yang baik ditambah anggaran daerah yang terbatas, jelas akan berdampak pada perekonomian warga sekitar. Seperti tingginya harga sembako di daerah terisolir FOTO: Fahmi Ichwan/Borneo Tribune kami angkut, dan bisa le- portasi air, menjadikan an Pulau Maya, dimana bih lagi saat musim masyarakat terkendala da- motor klotok dengan kapalebaran,” kata Ali, juragan lam melakukan aktifitas, sitas mesin enam silinder motor klotok Telok Batang karena motor klotok hanya ini menjadi sangat padat – Rasau Jaya. beroperasi satu kali dalam jika akan berlayar karena Demikian juga alat trans- sehari. terjadi penumpukan peportasi antar kecamatan Seperti motor klotok yang numpang dan barang. yang saat ini juga masih melayani trayek Sukadana KM Karimata yang medidominasi dengan trans- – Tanjung Satai Kecamat- layani Sukadana-Betok-

Pelapis satu minggu satu kali, sped cepat Sukadana Pontianak dan beberapa jurusan lain yang menghubungkan Kabupaten Kayong Utara dengan kabupaten lain di Kalbar. Meski demikian, masyarakat tidak dapat berbuat banyak, karena minimnya alat transportasi membuat masyarakat berada pada posisi tidak dapat melakukan pilihan. Pilihan jenis transportasi air masih menjadi primadona karena jenis inilah yang sampai saat ini mudah dan murah. Sehingga dari sisi ekonomis masyarakat mampu dan masih dapat menjangkaunya. Dari data yang dimiliki Pemkab Kayong Utara, tercatat jumlah angkutan sungai menurut jenisnya yang beroperasi sebanyak 8 unit kapal motor, 4 unit long boat, speed boat 9 unit dan 4 unit ferry boat. “Jenis angkutan sungai yang ada di KKU masih di bawah pengawasan Dinas Perhubungan Telekomunikasi dan Informatika KKU,” kata Plt Kadis Hubkominfo, Rusli MM.

Citizen Jurnalism

Basic Journalistic Training Workshop Oleh; Adelbertus American Corner UNTAN mengadakan Basic Journalistic Training Workshop yang bertempat di UPT perpustakaan UNTAN lantai dua pada 8 – 9 April 2013 lalu. Workshop menghadirkan Mr. Troy dari American Corner dan Pak Harry Surjadi sebagai trainer, beliau merupakan seorang wartawan senior Kompas dan Trubus, 20 tahun menjadi wartawan, tidak ada yang perlu diragukan lagi dengan sosok Harry Surjadi di dunia jurnalistik. Pengalaman menulis secara profesional, meliput acara/ konferensi internasional, menulis lebih dari 5000 artikel untuk Kompas, Trubus, dan publikasi nasional lainya terutama isu lingkungan hidup. 2004 sampai sekarang sebagai trainer jurnalisme dan komunikasi untuk media dan LSM. 2012 sampai sekarang juga mengembangkan model komunikasi climate change, “Information Broker”. Basic Journalistik Training Workshop yang telah dilaksanakan selama dua hari ini diikuti oleh peserta dari wartawan/jurnalisme mewakilan masing-masing setiap media yang ada di Pontianak baik cetak maupun media elektronik. Materi workshop yang dibawakan oleh Pak Harry Surjadi dengan mengalir sebagai trainer tentang dunia jurnalitik, beliau menyampaikan secara detail dan sistematis sehingga sangat mudah untuk dipahami, sebagai seorang jurnalis tentunya akan berpikir lebih dalam terhadap apa yang disampai-

kan Pak Harry. Semua tentang dunia jurnalis dan berita, beliau sampaikan mencangkup jurnalis dan berita, berita hanya melaporkan fakta, struktur dasar: berita langsung dan keras (hard news), mengumpulkan informasi fakta dengan observassi langsung, keterampilan jurnalis menulis deskriptif, keterampilan riset untuk jurnalis, persyaratan laporan yang bagus, keterampilan jurnalistik wawancara, etika: etika umum jurnalistik dan kode etik jurnalis: AJI, PWI, dan KEWI, dan sampai pada sesi terakhir sesi tuga/praktik wawancara dengan narasumber wakil dari Kedutaan Besar AS di Jakarta. Walaupun hanya berjalan selama dua hari, workshop ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan dan pengetahuan dalam dunia jurnalistik. Pikiran menjadi terbuka lebar bagaimana menjadi seorang jurnalis yang profesional, Basic Training Jounalistic Workshop ini juga memberi-

kan kesempatan kepada peserta jurnalis untuk berwawancara langsung dengan wakil Duta Besar AS di Jakarta, Kristen Bauer melalui komunikasi langsung tatap muka melaui media online selama sekitar satu jam lamanya. Sebagai pengantar sebelum wawancara, Kristen Bauer mengatakan, “saya sangat senang bisa bertatap muka langsung dengan kalian (peserta workshop) di American Corner UNTAN Pontianak”. Ms. Bauer menjelaskan secara singkat latar belakang dari terbentuknya American Corner di beberapa kota besar yang ada di Indonesia, di universitas-universitas negeri yang ada di Indonesia satu diantaranya yaitu di Universitas Tanjungpura Pontianak yang bertempat di ruang UPT Perpustakaan UNTAN Pontianak lantai dua. American Corner ini terbentuk berawal dari pembicaraan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono dengan Presiden AS Barak Obama, membentuk program kemitraan an-

tara kedutaan besar Amerika serikat. Ms. Bauer mengatakan ada dua program kemitraan yang terbentuk yaitu pendidikan dan kebudayaan. Tetapi yang lebih difokuskan pada pendidikan. “Saya sudah tidak sabar ingin mendengar pertanyaan-pertanyaan yang akan anda ajukan kepada saya mengenai pendidikan dan kebudayaan dalam hubungan kemitraan American Corner ini,” ungkap Ms. Bauer yang sudah haus dengan pertanyaan dari peserta Workshop American Corner UNTAN sekaligus mengakhiri penjelasanya. Berbagai bentuk pertanyaan yang diajukan oleh beberapa peserta jurnalis dari masing-masing media kepada Ms. Bauer, satu diantaranya pertanyaan jurnalis dari majalah Kalimantan Review (KR) mengenai masalah mitra AS-Indonesia dalam bidang pendidikan, bagaimana bentuk kerjasama dalam bidang pendidikan yang telah berlangsung selama ini dan bentuk

beasiswa yang tersedia, bagaimana mendapatkan beasiswa tersebut? Panjang sekali penjelasan dari Ms. Bauer, singkatnya beliau mengatakan bentuk kerjasama dalam bidang pendidikan misalnya pertukaran pelajar dan beasiswa ke Amerika Serikat. Beasiswa itu sendiri tersedia untuk setiap jejang pendidikan mulai S1, S2, dan S3 dari pemerintah. Memang sulit/ rumit untuk mendapatkan beasiswa ini, syarat pertama tentunya harus lancar bahasa Inggris. “Karena tidak mungkin dosennya ngomong anda diam saja,” jelas Ms. Bauer. Tersedia juga satu program yaitu Organisasi Education USA, ada juga program untuk pendidikan bahasa Inggris. Ms. Bauer melanjutkan penjelasannya, untuk informasi beasisiwa bisa di akses di websaid www.edicationusa .or.id , juga informasi bisa di www.atamerica.or.id. Amcor UNTAN menyediakan berbagai fasilitas, kegiatan, dan program- program yang mendukung peningkatan keterampilan dan kemampuan bahasa Inggris. Selain itu, Amcor UNTAN juga memberikan pengetahuan tentang Amerika dari segi kebudayaan, teknologi, ekonomi, tempat- tempat wisata dan program- program pendidikan yang menunjang persahabatan dan pengertian antara dua negara (Amerika Serikat dan Indonesia).*** Penulis, Peserta Basic Journalistic Training Workshop American Corner UNTAN Pontianak 8-9 April 2013

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Asisten Direksi: Khairoedin Pasaribu. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Hawad Sriyanto. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Pemasaran: Pangsius (081257056286). TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Sahri (085750296539), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam meIklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenanPontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com kan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune

CMYK

ADVETORIAL www.borneotribune.com

Borneo Tribune

03

Senin,15 April 2013

APA KATA MEREKA TENTANG

BANK KALBAR PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH KALIMANTAN BARAT

BANK KALBAR

HIPMI mengajak bank kebanggaan Bumi Kalbar ini untuk memikirkan bagaimana bisa merangsang remaja dan pemuda menjadi pengusaha (entrepreneurs). Saran HIPMI adalah bahwa ijazah bisa diagunkan sebagai syarat mendapatkan modal. Modal yang dikucurkan mesti dikontrol dan dibimbing sehingga dana terus bergulir, membesar. Bahwa bangsa yang besar adalah bangsa entrepreneurs.

sudah diakui dimanamana. Kami selaku wakil rakyat di provinsi mengucapkan selamat ulang tahun ke-49, semoga tambah maju dan berkembang demi melayani seluruh rakyat Kalimantan Barat.

Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH Bank Kalbar adalah milik kita semua sebagai warga Kalimantan Barat. Saya menyerukan agar masyarakat memanfaatkan jasa perbankan Bank Kalbar apakah menabung atau investasi. Di tengah Bank Kalbar mengukir prestasi, tidak ada alasan warga kesulitan modal untuk berusaha, khususnya usaha kecil dan menengah. Bank Kalbar adalah Bank Regional Champion.

Wagub Christiandy Sanjaya, SE, MM Ekonomi provinsi ini didukung sepenuhnya oleh Bank Kalbar. Banyak lapangan kerja baru terbuka. Pemprov Kalbar selalu mendukung dengan modal, bahkan tidak pernah mengambil devidennya agar modal terus berlipatganda untuk kemudian dikucurkan kembali kepada rakyat.

Kepala Bank Indonesia Kalbar, Hilman Tisnawan Bank Kalbar hebat. Akuntabelitasnya teruji dan sehat. Dukungan Pemprov juga luar biasa sehingga di masa ulang tahun ke49 ini saya sarankan agar Bank Kalbar memperhatikan perbatasan. Isi semangat nasionalisme kebangsaan di daerah tapal batas. Suatu saat ekonomi perbatasan menggeliat dan berdampak balik bagi pertumbuhan Bank Kalbar.

DPRD Provinsi Kalbar, Minsen, SH Eksistensi Bank Kalbar

DPRD Kota, Drs. Hartono Azas L, MBA Peran Bank Kalbar di Kota Pontianak sangat signifikan. Akses pelayanan kepada penduduk kota tersebar merata. Tidak hanya kantor cabang, cabang pembantu dan kantor kas, tapi juga ATM. Bank Kalbar memberikan pelayanan prima. Jaga dan pertahankan prestasi terbaik selama ini. Kejar target sesuai visi-misi menjadi Bank Regional Champion.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, Ny Frederika Cornelis, S.Pd Program PKK yakni untuk mensejahterakan keluarga sangat sesuai dengan tujuan berdirinya Bank Kalbar. Selama 49 tahun ini antara PKK dengan Bank Kalbar sudah terbangun sinergi dimana Bank Kalbar menyalurkan modal untuk UKM dan ekonomi kreatif. Kita berharap dengan ulang tahun ke-49 performa Bank Kalbar semakin profesional, sehat, besar di Pontianak, seluruh kabupaten, perbatasan, maupun menembus Ibu Kota, Jakarta.

Tokoh Pengusaha Kalbar, Mantan Wakil Ketua MPR RI, Oesman Sapta Odang Saya bangga dengan Bank Kalbar karena selain membantu ekonomi daerah juga sudah membuka cabang di Jakarta. Dengan demikian arus dana ke dalam dan keluar semakin lancar. Saya yakin Bank Kalbar mempunyai strategi yang jitu. Sekda Kalbar, Drs M Zeet Hamdy Assovie, MTM Banyak masalah keuangan yang bisa ditangani Bank Kalbar. Selain menyerap dana tabungan dan

menyalurkannya kepada masyarakat, Bank Kalbar harus introspeksi kembali akan mutu layanannya. Demikian agar nasabah menjadi puas. Pelayanan itu selain dari para pegawai, sistem, maupun perangkat. Perangkat dan sistem yang digunakan hendaklah yang sesuai perkembangan zaman. Harap maklum jangan sampai Bank “Plat Merah” identik dengan gaptek atau gagap teknologi.Sebagai bank daerahtolong perhatikan anak daerah dan investor ke Kalbar. Jadikan Bank Kalbar sebagai mitra.

Kapolda Kalbar, Brigjen Pol Drs Tugas Dwi Apriyanto, SH Dari perspektif keamanan, jika rakyat sejahtera maka kriminalitas murni menurun. Untuk itulah maka di hari ulang tahun Bank Kalbar ke-49 saya berharap penyuluhan kepada masyarakat ditingkatkan, bahwa mereka bisa meminjam modal usaha di setiap unit Bank Kalbar di mana jaringannya sudah tersebar di seluruh kabupaten dan kecamatan, bahkan perbatasan Malaysia.

Kajati Kalbar, M. Jasman Panjaitan Kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan seperti dilakukan Bank Kalbar

bisa menjadi contoh bagi instansi lainnya. Bahwa bank mengandalkan kejujuran, keterbukaan, dan kebenaran. Bank Kalbar juga terbuka untuk diskusi bahkan memperkuat komitmen untuk bersih dari kebocoran maupun penyimpangan. Dengan “trustee” atau kepercayaan yang diperoleh Bank Kalbar dari masyarakat, Bank Kalbar akan semakin maju dan jaya.

Walikota Pontianak, Sutarmidji, SH, MHum. Dengan usia ke 49 ini, kita melihat Bank Kalbar maju sangat pesat dan keberhasilan yang dicapai rata-rata diatas dari prediksi, dan sebagai salah satu pemegang saham Bank Kalbar, Pemerintah Kota Pontianak sangat berbahagia dan senang, karena deviden setiap tahun yang kita terima dari saham yang kita punya semakin meningkat, dan itu menjadi sumber pendapatan asli daerah yang sangat lumayan baik. Kedepan ada satu hal yang penting untuk diupayakan oleh Bank Kalbar dalam usia ke-49 tahun ini, bagaimana mewujudkan Bank Kalbar menjadi Bank Devisa dan modal yang disetor itu bisa sampai 1 triliun. Pemerintah Kota Pontianak akan terus berupaya untuk menambah penyertaan modalnya, dan saya punya obsesi sebenarnya ingin Pemerintah Kota Pontianak menjadi pemegang saham sebesar-besarnya di Bank Kalbar, karena prospeknya sangat-sangat menjanjikan bagi daerah, karena menjadi salah satu sumber pendapatan daerah. Saya berharap manajemen Bank Kalbar terus bergerak, mengikuti perkembangan sektor perbankan, memperluas jaringan usaha, membuat Bank Kalbar tetap mampu berkompetisi dengan bankbank besar lainnya, dan manajemen selalu meperhatikan aturan-aturan, melakukan efesiensi dalam segala hal serta menggunakan teknologi yang paling canggih disektor perbankan. Kadin Kalbar, Santyoso Tio Dunia usaha di mana pun dia pasti butuh modal. CMYK

Modal diperoleh dari bank. Bank kebanggaan warga Kalbar adalah bank yang sudah berumur 49 tahun ini. Bank Kalbar telah tumbuh sebagai mata dan telinga masyarakat. Selamat ulang tahun Bank Kalbar.

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil Kalbar, dr Karolin Margret Natasa Secara bangunan Bank Kalbar sudah menjadi landmark bagi Kota Pontianak. Ia menjadi ikon yang membanggakan. Akan lebih membanggakan jika di segala aspeknya (fisik maupun mental) Bank Kalbar terus tumbuh besar. Mari kita eratkan tangan. Bersatu untuk membangun bumi Kalbar tercinta. Selamat Ulang Tahun Bank Kalbar Ke-49.

Anggota DPR RI Fraksi Golkar Dapil Kalbar, Ir H Zulfadhli Kiprah Bank Kalbar sangat mendukung kemajuan perekonomian daerah. Selain itu Bank Kalbar juga menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) seperti kontribusi bagi kendaraan angkutan sampah agar lingkungan menjadi bersih, pembangunan mental spiritual dll. Selamat Ulang Tahun Bank Kalbar Ke-49, Maju terus dan tingkatkan kinerja untuk kesejahteraan rakyat Kalbar. Ketua DPRD Kabupaten Landak, Heri Saman, SH, MH

Selamat Ulang Tahun Bank Kalbar, semoga semakin jaya, sehat dan selalu berada dihati masyarakat Kalimantan Barat. Bank Kalbar sebagai mitra Pemerintah Daerah dan masyarakat patut meningkatkan profesionalismenya sehingga semakin maju dan berkembang, memberikan pelayanan yang terbaik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan membantu permodalan para pengusaha melalui penyaluran kredit. Saya bangga dengan Bank Kalbar yang ada diseluruh pelosok Kalimantan Barat, apa lagi dengan adanya Bank Kalbar di Jakarta tentunya ini akan menarik investor dari luar.

Rektor Untan, Prof. Dr. Thamrin Usman, DEA Kontribusi Bank Kalbar bagi Untan sangat besar, begitu pula sebaliknya. Universitas Tanjungpura juga memasok alumni ke Bank Kalbar melalui proses seleksi yang sangat ketat. Selama 49 tahun ini korelasi antara perbankan dengan universitas sangat erat. Dengan ulang tahun ke-49 ini semoga bertambah pengalaman, wawasan, kearifan, dan melipatgandakan keunggulan-keunggulan, prestasi-prestasi, demi nama baik Bumi Khatulistiwa, Provinsi Kalimantan Barat.

HIPMI Pusat, Raja Sapta Oktohari Dalam rangka ulang tahun Bank Kalbar ke-49

PT Andika Prima Putra, Uray Aika Naveri Kami merasa Bank Kalbar semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada nasabah. Tingkatkan penyaluran kredit ke pihak swasta atau dunia usaha, jangan hanya tergantung pada penyaluran kredit kepada pegawai negeri dan lebih dipermudah dalam penyaluran kredit tanpa mengabaikan kredibilitas, kuantitas, kwalitas dan performance nasabah.

PD Janitra, Michael Yan Sri Widodo. Selamat ulang tahun untuk Bank Kalbar. Bank Kalbar sekarang sudah berubah dan berkembang pesat. Sudah mulai berkurang dan menghilangkan kesan bank pelat merah yang birokratis dan politis kekuasaan. Pelayanan sudah baik. Kesan melayani kredit konsumen dan PNS masih tinggi. Perlu lebih fokus ke nasabah produsen/produktif untuk membangun Kalbar. Jangan lupa dengan misi Bank Kalbar sebagai agen pembangunan di Kalbar. Proficiat atas apa yang sudah dicapai selama ini dan teruslah berkarya dan berprestasi. Jayalah terus Bank Kalbar sebagai kebanggaan Pemerintah dan masyarakat Kalbar.

PT Pengkang Lestari, Haerany. Saya sangat bangga sekali dengan Bank Kalbar. Sebagai bank daerah yang selalu fokus terhadap kebutuhan nasabah. Bank Kalbar selalu memberikan yang terbaik kepada nasabah. Quick response-nya terhadap semua keluhan nasabah. Saya dari awal bermitra dengan Bank Kalbar, dari warung kecil sampai saya punya restoran dan bisnis-bisnis lainnya yang disupport oleh Bank Kalbar. Bank Kalbar senantiasa mendengarkan keluhan dan keinginan nasabah. Bank Kalbar, mitra bisnis yang terpercaya. Terimakasih Bank Kalbar.

Kalimantan Barat - Kota Pontianak Borneo Tribune

Senin, 15 April 2013

4

Diknas Kesulitan Berantas Buta Aksara Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya mengaku kesulitan menyelesaikan program pemberantasan buta aksara, karena minimnya anggaran yang ada. “Tahun 2015 Indonesia ditargetkan bebas dari buta aksara. Namun, saya rasa itu akan sulit diwujudkan karena untuk Kubu Raya sendiri sampai saat ini ma-

sih ada sekitar 9.000 lebih masyarakat yang masih buta aksara,” kata Supardi, Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah, Dinas Pendidikan Kubu Raya di Sungai Raya, Minggu, (14/4). Dia mengatakan, masih besarnya angka masyarakat yang mengalami keaksaraan fungsional tersebut menjadi salah satu kendala dalam penuntasannya, terlebih Kubu Raya masih mengalami keterbatasan tenaga tutor dan anggaran.

Supardi menjelaskan, pada tahun 2008 lalu, sejak Kubu Raya terbentuk, jumlah masyarakat yang mengalami buta aksara sekitar 17.000 warga lebih. Namun, sampai saat ini, dia mengaku sudah mengalami penurunan yang cukup besar, ditargetkan pada tahun 2013 ini tinggal 7.828 jiwa. “Meski masih keterbatasan anggaran, namun kita tetap berkomitmen untuk menuntaskan buta aksara ini, khususnya bagi masya-

rakat yang masih berada di usia sekolah. Untuk itu, kita sangat mengharapkan adanya dana bantuan baik dari pemerintah provinsi dan pusat, mengingat APBD Kubu Raya sampai saat ini memang masih difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sarana sosial lainnya,” tuturnya. Dia menambahkan, untuk menuntaskan permasalahan tersebut, pihaknya harus memilah angka buta aksa-

ra itu berdasarkan umur. Usia 15-24 tahun tersisa 1.321 jiwa, 25-44 tahun 2.265 jiwa, 4.560 tahun 3.650 jiwa, dan di atas 60 tahun 3.592 jiwa. Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya juga melibatkan Lembaga Kegiatan Belajar Masyarakat (LKBM) yang tersebar di sembilan kecamatan di kabupaten itu. “Namun, kembali ke anggaran, karena minim jadi hal itu tidak maksimal. Ka-

rena dalam bekerjasama dengan LKBM kita juga menyeleksi lembaga yang benar-benar mampu untuk menjalankan program itu,” katanya. Sebelumnya, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, minimnya anggaran untuk program pemberantasan buta aksara fungsional dikarenakan pihaknya memerlukan data akurat. “Kalau datanya sudah pas, tentu akan lebih mudah

menganggarkannya. Karena kita tidak ingin, anggaran tersebut disalahgunakan,” kata Muda. Ia menyadari, tingginya angka buta aksara akan mempengaruhi indeks pendidikan di kabupaten yang dipimpinnya. Oleh karena itu, menurut dia, pihaknya akan membuat program yang benar-benar terarah dan “massive” agar pada 2015 Kubu Raya benar-benar bebas dari buta aksara. o

Pelaku Hipnotis Beraksi di Sambas

ARAHAN Walikota Pontianak H. Sutarmidji memberikan arahan pada pembukaan dialog publik di Aula STAIN Pontianak. FOTO Andika Lay/Borneo Tribune.

Usia Produktif Dominasi Kecelakaan Andika Lay Borneo Tribune, Pontianak Dalam upaya meminimalisir dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, Sabtu (13/4), PT. Jasa Raharja (Persero) menggelar dialog publik di UPT Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pontianak. Narasumber dialog publik ini, di antaranya pihak Asuransi Jasa Raharja, Kepolisian Lalu Lintas, Pemerintah Kota Pontianak, Dinas Perhu-

bungan Provinsi Kalimantan Barat serta pengamat transportasi. Peserta dialog terdiri dari mahasiswa dan pelajar. Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, menyatakan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selain melalui dilaog maupun sosialisasi, yang terpenting yakni penegakan aturan kepada para pelanggar. “Kecelakaan lalu lintas yang kian meningkat dan kerap memakan korban perlu disikapi dengan berbagai upaya,” kata H Sutarmidji.

Dikatakannya, apabila pelanggar aturan lalu lintas tidak dijatuhkan sanksi tegas dan tidak menimbulkan efek jera bagi mereka maka angka kecelakaan lalu lintas sulit diminimalisir. “Suka atau tidak suka, penegakan aturan itu paling penting dan harus diterapkan,” jelasnya. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam disiplin berlalu lintas dikarenakan penegakan aturan masih dinilai lemah sehingga masih saja ditemukan orang yang melanggar

aturan-aturan lalu lintas. “Makanya penegakan aturan itu perlu dilakukan bagi siapa saja yang melanggarnya,” ujar Midji lagi. Berdasarkan data korban kecelakaan lalu lintas yang terdata pada Jasa Raharja, sebagian besar yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas didominasi pada usia produktif yakni berkisar antara 15-24 tahun. Sedangkan data diklasifikasikan menurut profesi, sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa. o

Hanya Tiga Kabupaten Siap UN di Kaltim Borneo Tribune, Samarinda

Pengiriman soal ujian nasional (UN) di Kalimatan Timur kacau balau. Soal ujian belum tiba 100 persen, hasilnya pelaksanaan UN akan diundur hingga hari Rabu 17 April 2013. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kaltim Musyahrim menuturkan, penundaan itu disebabkan hingga H1 pelaksanaan ujian, soal belum tiba 100 persen di

beberapa daerah di wilayah utara. “Pelaksanaan ujian sudah pasti ditunda hingga rabu. Sistemnya, ujian yang dilaksanakan pada hari Rabu akan tetap diujikan di hari rabu. Tapi, jadwal ujian yang hari Senin dan Selasa akan diujikan Jumat dan Senin mendatang,” kata Musyahrim. Musyahrim melanjutkan, keputusan penundaan tersebut sudah disampaikan ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendik-

bud). Bahkan, dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangda) di Kemendikbud sudah mengeluarkan surat dengan nomor 3649/G/ EP/2013 tertanggal 13 April 2013 tentang perubahan jadwal pelaksanaan UN tahun pelajaran 2012/2013. Dalam surat itu, lanjut Musyarim, telah disebutkan hanya UN hari pertama (Senin) dan kedua (Selasa) yang telah terjadi perubahan menjadi Jumat (19/4) dan Senin (22/4) mendatang. Sedangkan mata pela-

jaran pada hari ketiga (Rabu) dan keempat (Kamis) tidak mengalami perubahan jadwal. Surat tersebut juga menyebutkan mata pelajaran UN SMA jurusan IPA pada Rabu adalah Matematika dan Kamis adalah mata pelajaran Kimia. Sedangkan Bahasa Indonesia yang seharusnya ujiannya digelar pada hari Senin digeser menjadi Jumat. Mata pelajaran Fisika dialihkan ke Senin (22/4) mendatang. (int/vivanews) o

Pelaku hipnotis saat ini dengan bermoduskan penawaran barang telah mampu mengelabui korbannya. Arpian Sihom yang berasal dari Desa Tengguli, Kecamatan Sajad Kabupaten Sambas, usai mengambil uang di BNI Cabang Sambas, Jumat (12/4), jadi korban pelaku hipnotis. Uang sejumlah Rp 21 juta raib dilarikan orang yang menyamar menawarkan barang. Arpian menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya di kantor Polsek Sambas. Awalnya, ia usai mengambil uang yang ditransfer anaknya yang bekerja sebagai TKI di Kuala Lumpur Malaysia, tiba-tiba dua orang pemuda datang mendekatinya dan mencoba menawarkan batu cincin delima dan emas, ia lalu mengiyakan untuk membeli barang tersebut. “ Saya merasa hilang kesadaran ketika mereka me-

Korban sedang menjelaskan kronologis kejadian kepada petugas kepolisian. FOTO Amrul/Borneo Tribune nawarkan barang-barang, tidak hanya itu uang yang ada di dalam buku tabungan yang jumlahnya sekitar Rp 16 juta pun disuruh mereka ambil, dengan ketidaksadaran saya, maka saya langsung menarik uang Rp 16 juta itu,” katanya. Kemudian, tidak lama kemudian ia diajak ke suatu tempat, lalu dua orang pemuda itu berpamitan untuk salat jumat, Arpian disuruh menunggu. Setelah dua jam ia menunggu dua pemuda tersebut belum juga datang, “Di saat itulah saya baru

sadar bahwa saya telah ditipu, “ jelasnya. Ia bingung, karena uang yang diambil untuk keperluan obat sakit dan peralatan perkebunan. “Saya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam mengambil uang di ATM dan selalu waspadai orang yang tidak dikenal, ketika ada orang yang punya gelagat aneh karena mungkin saja orang tersebut merupakan komplotan penipu yang telah banyak memakan korban,” ujarnya. o

Abdul Kadir Pahlawan Nasional dari Kalbar Borneo Tribune, Pontianak

Berdasarkan Keppres No 114/Tk/199 tanggal 13 Oktober 1999, dari beberapa nama yang diusulkan Pemerintah Provinsi Kalbar tentang nama-nama pahlawan nasional ke pemerintah pusat, di antaranya Abdul Kadir, Pangeran Natakusuma, Bardan Nadi, Rahadi Osman, Ali Anyang, Sultan Syarif Abdurrachman Alkadrie, Pangsuma dan Apang Semangi, mengingat kriteria dan prosedur yang ditetapkan pemerintah pusat pada waktu itu tidak mudah untuk dipenuhi, apalagi yang berkaitan dengan usulan pahlawan nasional, maka dari nama-nama yang diusulkan tersebut hanya satu nama yang disetujui oleh pemerintah pusat yaitu Abdul Kadir berasal dari Kabupaten Melawi dengan gelar Raden Tumenggung Setia. Demikian dikatakan Gu-

bernur Kalbar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bito Kesos Susanto Trinugroho membuka pertemuan koordinasi dan fasilitasi kepahlawanan, di Ruang Praja II Kantor Gubernur. Dikatakan Gubernur, upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah dilakukan dalam mengangkat dan menghargai jasajasa para tokoh/pejuang Kalbar yang telah ambil bagian memperjuangkan NKRI masih dapat dinikmati, di antaranya pada tahun 1989 melalui tim penyusunan dan penulisan Sejarah Perjuangan Rakyat Kalbar telah menerbitkan buku sejarah perjuangan rakyat Kalbar 1908-1950, yang ditetapkan Perda No 5 tahun 2007 tentang peristiwa Mandor sebagai Hari Berkabung Daerah dan Makam Juang Mandor sebagai Monumen Daerah Provinsi Kalbar. Bekerjasama dengan Dewan Harian Daerah Pemba-

haruan Kejuangan 45 Provinsi Kalbar memfasilitasi penyusunan dan penerbitan buku berjudul Peristiwa Mandor berdarah 1942-1945. Lebih lanjut dikatakan Coirnelis, dalam bidang pendidikan, sejarah perjuangan rakyat Kalbar 1908-1950 dan peristiwa Mandor Berdarah 19421945 akan diwacanakan untuk dicantumkan dalam pelajaran muatan lokal di tingkat sekolah dasar. Untuk merealisasikan program tersebut, sesuai dengan persyaratan yang ditentukan, tentunya masih harus melakukan kajian yang mendalam dan dirumuskan dalam bentuk naskah akademis atau buku sejarah yang lebih sederhana dan praktis, sehingga diharapkan lebih mudah dimengerti dan dipahami oleh anak didik, hal tersebut melakukan waktu yang panjang, biaya yang besar dengan melibatkan tenaga-tenaga yang kompeten di bidangnya.( Nasir Humas Pemprov) o

CMYK

CMYK

Amrul Borneo Tribune, Sambas

Mempawah-Kubu Raya Borneo Tribune

Senin, 15 April 2013

Warga Antusias Ikuti Jalan Sehat GOW

5

Prihatin Terhadap Minat Baca Masyarakat Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah

JALAN SEHAT Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto didampingi Ketua GOW Kabupaten Pontianak melepas peserta jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Kartini. Foto : Johan Wahyudi/Borneo Tribune

Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2013, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pontianak menggelar senam massal dan jalan sehat yang dipusatkan di Terminal Bus Mempawah, Minggu (14/4),

kemarin. Acara ini disambut antusias masyarakat. Peserta jalan santai dilepas langsung Wakil Bupati Pontianak, Rubijanto didampingi Ketua GOW Kabupaten Pontianak, Erni Suherni yang juga dihadiri Dandim Mempawah, Bambang Sulistyo, para isteri muspida, para kepala dinas/instansi dan para pengurus TP PKK dan GOW.

Ketua GOW Kabupaten Pontianak, Erni Suherni mengatakan melalui jalan senam massal dan jalan sehat, diharapkan masyarakat memiliki kepedulian terhadap kondisi kesehatan pribadi, keluarga dan lingkungan. Sekaligus mengenang jasa pejuang kaum perempuan RA Kartini. “Kita berharap kegiatan

ini, bisa memberikan makna bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pontianak akan pentingnya hidup sehat dengan berolahraga,” katanya. Selain itu, menambah semangat peserta panitia juga telah menyedikan hadiah menarik, 1 kulkas, 1 televisi, 2 sepeda dan hadiah menarik lainnya dengan sistem penarikan kupon undian

yang dibagikan para peserta. “Selain kegitan ini, kita juga akan melaksanakan seminar nasional dengan tema Kepemimpinan Perempuan Dalam Era Demokrasi yang akan dilaksanakan, Kamis 18 April ini. Untuk itu, kita mengajak dan mengundang para kaum perempuan untuk menghadiri seminar ini,” katanya. o

Daerah Terpencil KKR Rentan DBD dan Diare Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Komite Kesehatan Desa (KKD) Kabupaten Kubu Raya menyatakan siap, cepat dan tanggap memantau serta mempercepat informasi kesehatan bagi masyarakat. Langkah ini penting, memberantas demam berdarah dan diare yang terjadi didaerahdaerah terpencil di wilayah Kubu Raya. “KKD ini memberikan kontribusi bagi perkembangan kesehatan masyarakat, termasuk harus bergerak cepat, mendata dan memberikan informasi yang valid pada petugas kesehatan di desa

dan kecamatan. Sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan dengan cepat, jika ada suatu permasalahan kesehatan di tengah masyarakat. Ini lah tugas KKD,” kata Koordinator KKD Kubu Raya, Guntur belum lama ini. Ia menambahkan, selain menjadi mediator antara Dinas Kesehatan dan masyarakat, KKD pun harus memperbanyak kegiatan diskusi kesehatan dengan masyarakat di desa-desa yang ada di kubu raya. “Karena hal itu perlu dilakukan untuk membangun paradigma dan kesadaran dari masyarakat mengenai pentingnya kesehatan di lingkungan keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Dijelaskannya pula, dalam menjalankan tugasnya, para anggota KKD ini wajib memberikan informasi mengenai kesehatan dari masyarakat. Selain karakteristik masyarakat yang beragam dan kondisi geografis Kubu Raya dan kondisi desa yang luas akan menjadi tantangan tersendiri bagi anggota KKD. Selain itu, anggota KKD pun berasal dari desa asal mereka masing-masing. Dengan demikian, anggota KKD tentu lebih mengenal daerah dan masyarakat serta permasalahan kesehatan di daerahnya sendiri. Guntur mengatakan, bahwa KKD ini sudah terbentuk kurang lebih 4 tahun. Dalam

empat tahun KKD ini berjalan, berbagai kendala juga yang kita hadapai saat ditengah-tengah masyarakat. “Tingkat kesadaran masyarakat tentang kesehatan juga masih tergolong minim. Dan dimana KKD ini juga memang ditempat Pemerintah untuk ditempat yang dianggap terisolir, aksesnya agak kurang informasi, contohnya, padang tikar dan ambawang pasak piang. Pola pikir masyarakat disana cenderuung sederhana tentang kesehatan,”ungkapnya. Berdasarkan hasil pemantauan kami selama ini, yang sebenarnya masyarakat yang tinggal di daerah terisolir itu, meningkatnya

pelayanan kesehatan khususnya daerah-daerah terpencil yang ada di kabupaten kubu raya itu sendiri, dan infrastruktur jalan. Karena kita ketahui, infrastrukur jalan. Didesa itu masih sangat minim pembangunannya. Sehingga mempersulit akses masyarakat itu sendiri,”terangnya. Selain itu, berdasarkan data, KKD sejauh ini masyarakat daerah terpencil rentan sekali menderita penyakit DBD dan Diare. “Ya kalau penyakit itu paling rentan terjadi di daerah terpencil adalah DBD dan Diare saja. Hanya dua penyakit itu yang sangat rentan. Sementara penyakit lain tidak ada,”ujarnya. o

Pencapaian KB Kubu Raya Melebihi Target Achmad Munandar Borneo Tribune, Kubu Raya Kepala Dinas BPPKB Kubu Raya Nurmarini mengatakan untuk target pencapaian peserta baru KB selama tahun 2012 ini berjumlan 19 ribu orang, namun pencapaian peserta baru hingga Desember 2012 ini sungguh menakjubkan karena mencapai 23 ribuan peserta baru KB. “Artinya dari target yang ditetapkan sebesar 19 ribu tersebut alhamdullillah melebihi targetnya menjadi 23

ribu,” katanya usai mengikuti Rakerda Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana KKR di Aula Bupati, Sabtu (13/4). Menurutnya pencapaian yang cukup fantatis tersebut lanjutnya banyak sekali yang berperan dalam hal ini meskipun BPPKB masih belum mempunyai tenaga PLKB sampai ke daerah terpencil namun pihaknya sudah menggunakan jasa petugas kecamatan yang mereka dasarnya dulu sebagai PLKB. “Untuk petugas yang PNS ada dua orang yang ditem-

patkan di Kecamatan. Namun kita merasa terbantukan dengan program pemerintah yang mengoptimalkan tenaga KKD untuk memberikan kesehatan sehingga ini yang menjadi ujung tombak keberhasilan kita,” ungkapnya. Tugas KKD ini kita merasa terbantukan dengan program-program yang dimilik BPPKB ini dapat berjalan dengan baik. Selain itu juga yang perlu diingat ialah kerjasama yang dibangun antara Dinkes dan BPPKB ini sangatlah berperan dalam menun-

jang keberhasilan KB. “Seperti kerja yang ditunjukkan oleh puskesmas, para bidan juga sangat berperan dalam keberhasilan KB ini,” paparnya. Masyarakat Kubu Raya memiliki kesadaran tinggi juga dalam ber KB, karena dilihat dari hasil ini mestilah masyarakat itu sendiri yang sangat mempunyai andil besar. “Namun memang kita masih harus bekerja keras dalam pencapaian KB tersebut dalam hal mengajak masyarakat merubah paradigma bahwa KB itu perlu,” tegasnya.

Ia mengimbau untuk dua anak cukup. Pesan yang terkandung pada kalimat ‘dua anak cukup’ lebih tegas dibandingkan dengan ‘dua anak lebih baik’. “Malahan terkadang, kalimat ‘dua anak lebih baik’, banyak dijadikan gurauan menjadi ‘dua anak lebih, baik’ sehingga menimbulkan makna yang berbeda,” katanya. Pesan tersebut, kata Nurmarini sekaligus mengingatkan kembali agar keluarga dan masyarakat Indonesia kemudian mempunyai cita-cita ideal yang cukup dengan dua anak saja. o

Bupati Pontianak, Ria Norsan menyatakan keprihatinannya terhadap rendahnya minat baca sebagian masyarakat khususnya di Kabupaten Pontianak. Apalagi perkembangan dan kemajuan teknologi informasi semakin besar mempengaruhinya. “Adanya televisi dan internet sebagai jaringan informasi yang bisa menjangkau seluruh dunia, membuat aktivitas pada kedua hal ini ini lebih mendominasi dibanding kegiatan membaca buku,” FOTO: Johan W / Borneo Tribune kata Bupati Pontanak, Ria Ria Norsan Norsan saat membuka pameran buku di Gedung Kartini Mempawah. Karena itu, satu di antara peran utama perpustakaan, dinilai bupati adalah upaya menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya minat baca. Upaya itu dapat dicapai dengan menyediakan bahan bacaan yang memikat dan kegiatan sosialisasi, promosi, dan publikasi pentingnya membaca. “Selain itu, penyelenggaraan pelbagai jenis lomba untuk seluruh kalangan masyarakat, juga dapat membuat masyarakat tertarik untuk datang ke perpustakaan dan menumbuhkan minat baca masyarakat,” katanya. Bupati memberikan apresiasi dan memuji langkah dan upaya Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) yang dinilainya sudah menunjukkan sejumlah usaha dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Pontianak “Saya sudah melihat upaya gencar yang sudah dilakukan Perpustakaan Daerah dalam rangka meningkatkan animo dan minat kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah sebagai proses pembentukan masyarakat yang cerdas,” katanya. o

Pansus DPRD Soroti Peningkatan PAD Johan Wahyudi Borneo Tribune, Mempawah Pansus DPRD Kabupaten Pontianak memfokuskan menyoroti kinerja SKPD terkait peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Untuk itu, sangat dibutuhkan akurasi dan validitas data untuk mengukur kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Kita fokus menyoroti kinerja SKPD, terutama dalam peningkatan PAD. Karena kita ingin pengolahan PAD tepat sasaran, sehingga tidak merugikan daerah dan masyarakat. Untuk itu, sangat dibutuhkan akurasi dan validitas data, dan angka yang dipakai untuk menghitung formula indikator pada setiap SKPD sehingga tidak hanya sekedar untuk memenuhi target saja,” kata Anggota Pansus DPRD Kabupaten Pontianak dari Fraksi Gohan, Eddy Sugito. Selain itu, Pansus juga menyarankan untuk menyampaikan keberhasilan pembangunan daerah dalam bentuk angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Karena menurut Pansus, paradigm keberhasilan pembangunan tidak saja diukur dengan keberhasilan peningkatan ekonomi dan pembangunan fisik saja. “IPM merupakan indikator penting yang dapat digunakan untuk melihat upaya dan kinerja pembangunan secara menyeluruh. Karena IPM memperlihatkan kualitas penduduk suatu wilayah dalam hal harapan hidup, intelektualitas dan standar layak hidup,” katanya. o

Bengkayang Borneo Tribune

Senin, 15 April 2013

6

Konser Iwan Fals Sedot Ribuan Penonton Lestarikan Kota dengan Menanam Pohon

Ribuan penonton larut menyaksikan konser Iwan Fals di Stadiun Kridasana, Sabtu (13/4) malam FOTO: Rudi Borneo Tribune

Rudi Borneo Tribune, Singkawang Sedikitnya 13 lagu hits yang dibawakan dari sang maestro, Iwan Fals menyedot ribuan penonton yang memadai Stadiun Kridasana, Sabtu (13/4) malam. Setidaknya dalam syair lagu yang dipersembahkan Iwan malam itu, banyak pesan yang diambil untuk penonton. Diantaranya, Iwan mengajak warga untuk selalu menjaga Kota Seribu Kelenteng ini dengan baik. Ia juga menyampaikan banyak cara yang bisa dilakukan untuk melestarikan Kota Seribu Kelenteng. Yakni dengan cara menanam pohon, agar dapat meneduhkan Kota Singkawang, yang saat ini dirasakan sudah mulai gersang. “Bayangkan, saya yang di pentas saja sudah terasa panas, apalagi kalian yang berada di bawah pentas, berdesak-desakan, pasti panaskan,” ujar Iwan seraya bertanya kepada penonton. Iwan mengingatkan, menanam pohon tetapi juga harus rajin disiram. Menanam pohon kehidupan berarti kita menanam masa depan. “Jadi apa yang kita tanam, mesti kita siram. Benalu-benalu harus kita singkirkan,” ajaknya. Menurutnya, dengan menanam pohon, dapat membuat anak cucu kita menghirup udara yang segar.”Jadi, biarkan anak cucu kita belajar hidup dari pohon,” sarannya. Disamping itu, Iwan juga sempat menyinggung Kota Singkawang ini kaya dengan jenis makanan, jadi tak kalah dengan luar negeri. “Nah, kalau tidak kita jaga dengan baik, nanti kita juga yang rugi. Nanti akan banyak makanan-makanan dari asing yang masuk ke Singkawang. Maka dari itu, kita harus berbuat. Tanya tu sama ibu-ibu pertiwi, makanan apa saja yang paling bagus,” saran Iwan mengingatkan kaum hawa. Tak lupa juga Iwan mengingatkan kepada para pelajar, mengingat pagi ini akan diselenggarakan Ujian Nasional. Kepada adik-adik, kata Iwan, diingatkan untuk rajin-rajin belajar. “Berusaha, tapi jangan nyontek,” pesannya. Konser yang berjalan dari pukul 20.45- 23.00 itu, mampu menyedot ribuan penonton yang berasal dari dalam maupun luar Kota Singkawang. Tampak para orang tua, dewasa, dan anak-anak berbaur menjadi satu dalam menyaksikan dan menikmati konser sang legendaris tersebut. Sementara beberapa petugas dari mobil pemadam kebakaran BPKS yang sudah stand by panitia, terlihat sibuk untuk memberikan kesejukan kepada para penonton. Untung saja, hingga konser berakhir tak ada satupun dari penonton yang pingsan akibat dari desakan itu. o

Pembukaan ruangan tempat penyimpanan naskah Ujian Nasional di sebuah ruangan Dinas Pendidikan Singkawang disaksikan Ketua Sub Rayon SMA/SMK, Dinas Pendidikan dan beberapa personil dari kepolisian FOTO: Rudi Borneo Tribune

Disdik Distribusi Soal UN Rudi Borneo Tribune, Singkawang Dinas Pendidikan Kota Singkawang sudah mendistribusikan soal Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA sederajat yang akan dimulai Senin (15/4) pagi ini. “Pagi ini (kemarin.red), soal sudah kita kirimkan ke Sub Rayon yakni di SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 3,” kata Kabid Pendidikan Menengah, Dinas Pendidikan Singkawang, Andi Nasrullah, Minggu (14/4), usai membuka ruangan tempat penyimpanan soal yang disimpan di dalam ruangan ukuran 2x2 di Dinas Pendidikan, terkunci rapat dan ditempelkan tanda segel. Pembukaan ruangan itu sebelumnya disaksikan masing-masing dari Ketua Sub Rayon SMA sederajat, Dinas Pendidikan Kota Singkawang dan beberapa personil dari kepolisian. ”Ruangan ini dijaga terus selama 24 jam oleh personil. Kawan-kawan media bisa menyaksikannya sendiri jika ini masih tersegel dan ruangannya sama-sama kita buka,” terang Andi. Menurut Andi, Minggu pagi ini (kemarin) soal akan didistribusikan ke masingmasing Sub Rayon. Tapi belum bisa dikirim ke sekolah penyelenggara Ujian Nasional. melainkan disimpan terlebih dahulu selama satu malam. Polisi juga akan melakukan pengawalan terhadap pengiriman soal ujian tersebut. “Lokasi penyimpanan soal

tetap dijaga polisi,” kata Andi. Sementara untuk pengiriman ke sekolah-sekolah, kata Andi, akan dikirim pada hari Senin (hari ini) dan diambil oleh masing-masing Kepala Sekolah beserta pengawasnya. ”Jadi pengambilan soal di Sub Rayon dilakukan setiap hari sesuai mata pelajaran yang diujikan,” jelasnya. Menurut Andi, penyelenggaraan ujian nasional tahun ini berbeda dengan tahuntahun sebelumnya. Yakni di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Kalbar. Namun untuk tahun ini, penyelenggaraan Unas itu langsung ditangani F-KIP Untan. “Jadi semua ditangani Untan. Ujian selesai, maka tim dari Untan yang akan membawa langsung lembar jawaban. Tidak hanya itu, nilai yang mereka (pelajarred) peroleh pun berfungsi untuk masuk Perguruan Tinggi,” ungkapnya. Andi menyebutkan, ada sekitar 17 SMA , 12 SMK dan 5 MA yang akan mengikuti ujian pada tahun ini. Sedangkan untuk jumlah pesertanya ada sekitar 2815 siswa. “Kita berharap, jangan sampai ada gangguan lah, dan kita berharap UN tahun ini bisa berjalan lancar,” harapnya. Andi pun meyakini jika UN pada tahun ini tidak akan ada kebocoran soal. Karena sudah melakukan tahapantahapan yang sesuai dengan prosedur. Andi juga mengingatkan, kepada siswa agar tidak mempercayai jika ada informasi mengenai bocor-

nya kunci jawaban. Karena, di masing-masing soal itu terang Andi, sudah memiliki barcode yang berbeda. Sehingga pelajar akan rugi jika mudah percaya dengan adanya informasi mengenai beredarnya kunci jawaban. Selain itu, lanjut Andi, panitia juga sudah menyediakan lembar jawaban dan soal cadangan jika memang ada yang kurang. Namun untuk masing-masing ruangan hanya satu cadangan saja. “Pastinya jumlah soal lebih dari jumlah siswa. Jika ada 7 ruangan, maka akan ada 7 soal cadangan, “ kata Andi mencontohkan. Mengenai siswa yang sakit, Andi menyatakan siswa yang bersangkutan bisa mengikuti ujian susulan sebagaimana yang sudah dijadwalkan. “Dengan syarat, pelajar tersebut harus benar-benar sakit dan bisa dibuktikan, jadi bukannya mengada-ada. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Sub Rayon SMK Singkawang, Mizan mengatakan, jika pihaknya belum mengetahui secara pasti bagaimana aturan pendistribusian dari Sub Rayon ke sekolah yang ada. ”Kita masih menunggu pihak Untan selaku penanggungjawab, dan kemungkinan pada rapa yang rencananya akan digelar pada malam ini (kemarin) sudah ada kepastian, apakah diambil kepala sekolah ataupun cara lainnya. Karena kami mendengar, kalau pada ujian tahun ini akan ada perubahan,” kata Mizan. o

244 Peserta Ikuti Ujian Paket C Rudi Borneo Tribune, Singkawang Sekretaris Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Dinas Pendidikan Kota Singkawang, Rustadi menyebutkan, sedikitnya ada 244 peserta ujian paket C yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) pada tahun ini. “Ada 244 peserta ujian Paket C di Singkawang,” kata Rustadi, saat ditemui di Kantornya, Minggu (14/4). Menurut Rustadi, pelaksanaan ujian paket C ini berbeda dengan sekolah pada umumnya. Karena ujiannya dijadwal dari pukul 13.30 hingga pukul 18.00. “Jadwal mereka berbeda,

kalau sekolah kan jadwal ujian pada pagi hari, sedangkan ujian paket dimulai pada siang hari,” jelas Rustadi. Untuk mata pelajaran yang diujiankan, terang Rustadi, sedikitnya ada 7 macam mata pelajaran. Antara lain, Pendidikan Kewarnegaraan, Bahasa Indonesia, Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Bahasa Inggris dan Matematika. “Jika mereka tidak mengikuti ujian satu mata pelajaran dipastikan tidak akan lulus karena tidak ada ujian susulan. Tetapi dapat mengulangi kembali pada bulan Juli mendatang. Untuk nilai akan dipilih nilai yang tertinggi dari dua kali ujian itu. Karena itu, diingatkan agar peserta ujian nasional paket C dapat mempersiapkan diri

dengan baik,” kata Rustadi. Sementara untuk tempat pelaksanaannya, kata Rustadi, ada di 3 tempat yakni, SMA PGRI, SMA 4 Singkawang Selatan, dan SMA 8 Sagatani. Masingmasing kelas juga diisi dengan peserta sebanyak 20 orang. “Jumlahnya sama, misalnya satu kelas itu ada 26 orang, maka kelas yang diisi 20 peserta dan 6 peserta. Soal cadangan juga disiapkan dan tentunya soal-soalnya antara satu dengan yang lainnya berbeda. Sistem pelaksanaan paket C ini sama dengan SMA atau SMK, yang berbeda hanya waktu pelaksanaan dan jumlah mata pelajaran yang diujikan,” tutupnya. o

Senin, 15 April 2013

Landak-Sanggau Borneo T Tribune

7

Lima Kasus Penangkapan Barang Ilegal Dilimpahkan ke Polisi Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau Lima kasus tangkapan barang-barang tanpa dokumen resmi yang diamankan oleh anggota Kodim 1204/ Sanggau telah dilimpahkan ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Empat dari lima kasus dilimpahkan ke Polres Sanggau dan satu kasus lainnya dilimpahkan ke Polres Sekadau. Hal itu diungkapkan Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Zulkifli ketika dikonfirmasi Minggu (14/4) pagi. Zulkifli menuturkan, pihaknya sejak Jumat yang lalu telah melakukan monitor rutin terhadap distribusi dan peredaran barang ilegal. TNI pun

berhasil mengamankan gula ilegal, bawang bombai dan telur yang akan dibawa ke sejumlah daerah di Kalbar. TNI juga akan terus melakukan monitoring untuk barang-barang ilegal yang akan disuplai ke daerah Sanggau dan Sekadau. ”Ini kita lakukan dalam rangka monitoring secara rutin. Barang yang berhasil kita amankan dan sudah kita periksa surat menyuratnya, yang tidak memiliki kelengkapan kita langsung serahkan kepada kepolisian untuk diperiksa lebih lanjut,” ungkapnya. Sebelumnya, Jumat (12/4) sekitar pukul 14.45 WIB pihaknya telah dilakukan penahanan terhadap satu unit truk KB 9376 EA yang dikendarai oleh Berlin Saragih.

HO TEL HOTEL

Supir tersebut diduga membawa gula ilegal yang berasal dari Malaysia. Hasil pemeriksaan petugas ditemukan 160 karung gula asal Malaysia dan 15 ribu butir

telur ayam yang tidak dilengkapi dengan surat-surat dan dokumen. Bahkan, pihaknya juga mengamankan tiga orang yang diduga membawa Ba-

wang Bombai, Gula dan Telur tanpa dokumen yang resmi. Bawang Bombai sebanyak 170 karung rencananya akan dibawa ke Pontianak. Sementara telur sebanyak

100 krat dan gula sebanyak 140 karung akan dibawa ke Sintang. ”Kasus lainnya yang sudah kita amankan ini hanya kita periksa awal saja, un-

tuk selanjutnya diserahkan ke instansi yang lebih berwenang. Kita membantu kinerja polisi untuk menghindari peredaran barang ilegal luar negeri,” pungkasnya.

Hari Ini Ujian SMA Dimulai Borneo Tribune, Ngabang Hari ini, Senin (15/4), sebanyak 3.153 peserta SMA, dengan program IPA sebanyak 904, program IPS 2.249 peserta, dan SMK sebanyak 607 peserta mulai mengkuti Ujian Nasional. Menurut Kabid Dikmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak, Jongki, SPd, MPd, mengatakan bahwa Ujian Nasional tahun ajaran 2013 untuk tingkat SMA berlangsung selama tiga hari, 15,16,17, kecuali SMK ada

ujian tambahan untuk mata pelajaran khusus di hari ke empat. “ Kita mengharapkan supaya UN ini berlangsung tertib aman dan lancar, “ ucapnya, kemarin di Ngabang. Ia menambahkan diharapkan kepada peserta agar dapat mengisi soal -soal dengan baik dan benar, kerjakan soalsoal yang mudah dulu baru mengerjakan soal-soal yang dianggap sulit. Jangan lupa menulis nama, nama sekolah, nomor peserta ujian dan isilah lembar kertas jawab-

Jongki

Achmad Sarjono Terima Piagam Gubernur Cornelis

Borneo Tribune, Ngabang Anggota Tagana Kabupaten Landak Achmad Sarjono menerima piagam penghargaan dari Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH. Kepada Borneo Tribune, (14/4) di Ngabang Achmad Sarjono dengan bangganya memperlihatkan piagam yang diterimanya dari Gubernur Cornelis dan dengan rasa syukur Achmad Sarjono mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya itu. “Dengan komitmen sebagai anggota Tagana, saya siap menjalankan misi kemanusianya,” janjinya. Ia menjelaskan, piagam penghargaan ini diterimanya saat Gubernur Drs. Cornelis, MH menyerahkan bantuan kepada korban banjir bandang di Desa Jelimpo Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak, belum

DIBUTUHKAN SEGERA 1. Apoteker dan Asisten Apoteker 2. K a r y a w a n / K a r y a w a t i tamatan SLTA, ada kendaraan pribadi, jujur, disiplin. Lamaran diantar ke : APOTEK PRETTY Jl. Tanjung Raya 2 Ruko 1 No. 89, Pontianak Timur

Jangkang Banjir Besar

Pemuda Pancasila Buka Posko Ratna Sari Borneo Tribune, Sanggau

Achmad Sarjono dengan bangga memperlihatkan piagam penghargaan yang diterimanya dari Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH . Foto Ya’ Syahdan/Borneo Tribune lama ini. Bagi Achmad Sarjono, dengan diterimanya piagam penghargaan baginya adalah sebuah penghargaan yang amat besar dan semakin memacu semangatnya untuk terus meningkatkan misi kemanusianya untuk menolong sesama, terutama untuk menolong mereka yang terkena musibah, seperti korban bencana alam dan bencana sosial yang mana mereka sangat memerlukan

an dengan baik dan benar. Dalam kesempatan ini Jongki juga mengatakan pada tahun-tahun yang lalu siswa –siswa SMA di Kabupaten Landak dapat berhasil mengikuti ujian dengan baik dan bahkan ada diantanya yang mendapatkan pringkat terbaik. “ Tahun ini kita berharap agar para peserta ujian dapat menempuh ujian dengan baik dan berhasil, serta mendapat pringkat terbaik seperti yang kita harapkan, “ pintanya. ( Ya’ Syahdan)

pertolongan. Achmad Sarjono melihat di Kabupaten Landak ini sering terjadi bencana alam seperti banjir. Sebagai anggota Tagana yang sudah dibekal ilmu, dia siap terjun ke lokasi bencana, bersama anggota Tagana yang lainnya untuk memberikan pertolongan kemanusian. “ Tagana selalu siap untuk memberikan pertolongan, “ ucapnya mantap. (Ya’ Syahdan)

Lima desa di Kecamatan Jangkang dilanda banjir besar sejak Rabu, (10/4) lalu. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Kedarutatan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Bernardus Anggoi, Minggu (14/4) siang. Lima desa tersebut diantaranya Desa Ketori, Desa Tanggung, Desa Balai Sebut, Desa Sape dan Desa Selampung. ”Ketinggian air mencapai sekitar 5 meter. Banjir paling parah di Desa Balai Sebut sekitar 258 kepala keluarga yang rumahnya terendam air atau sekitar 1500 jiwa,” ujarnya. Bernardus menuturkan, sebagian warga yang terendam masih banyak yang bertahan di rumahnya masing-masing. Namun, sebagian lainnya terpaksa mengungsi di rumah keluarganya. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa. ”Sementara, belum ada korban jiwa. Namun, sebagian korban banjir ada yang mengungsi di tempat keluarga masing-masing,” ungkapnya. Bernardus menambahkan, pihaknya juga telah menyerahkan bantuannya, Kamis (11/4) yang lalu. Ban-

tuan tersebut berupa sembako kepada pengungsi. Bantuan itu berupa 45 dus mie instan dan tujuh kotak minyak goreng. Sementara itu, Pengurus Pemuda Pancasila (PP) Jangkang telah membuka posko korban pengungsi banjir. Hal itu diutarakan Ketua PP Jangkang, Suwandi. Posko tersebut dibuka sejak banjir terjadi. Posko tersebut bertempat di Simpang Empat Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang. Berdasarkan dari pantauannya, pengungsi memang banyak menempati rumah keluarga masing-masing. Namun, mereka memang memerlukan bahan makanan sembako seperti beras, mie instan, minyak goreng, gula, kicap, selimut, air bersih dan lainnya untuk hidup sehari-hari. ”Bantuan dari dinas memang sudah ada. Namun, bantuan itu masih minim. Karena yang ngungsi ada sekitar 100 KK,” jelasnya. Suwandi menambahkan, hingga Minggu (14/4) kondisi banjir sudah mulai surut. Namun, air bisa saja semakin dalam jika hujan kembali melanda. Bahkan jika masyarakat ingin memberikan bantuannya bisa langsung ke Posko atau dapat menghubungi kontaknya langsung di 089693372789.

“Metode Efektif Atasi Diabetes Hingga Tuntas”

PENGOBATAN SINSHE TCM YANG MANJUR, SATU-SATUNYA DI PONTIANAK Hongkong Medistra TCM Pontianak, Pengobatan dengan Metode TCM (Traditional Chinese Medicine) yang ternama, merupakan gabungan dari pengobatan, penelitian TCM, pencegahan penyakit kronis dan terapi penyembuhan. Didukung oleh konsultan Sinshe ahli TCM ternama dari Tiongkok yang sudah sangat berpengalaman; memanfaatkan resep TCM dan teknologi tinggi yang menghasilkan obat tradisional efektif, dengan system diagnose TCM yang tepat, obat tradisional terkini dari Tiongkok dan pengobatan elektroterapi, titik nadi, akupuntur, tuina, terapi lainnya, sangat efektif, khususnya bagi pasien yang menderita penyakit kronis. Waspadalah! jumlah penderita diabetes di Indonesia terus meningkat tajam, diprediksi ada jutaan orang terkena diabetes. jika tidak diobati sedini mungkin secara tepat dan efektif, beresiko merusak organ penting tubuh lain seperti: hati, paru-paru, ginjal, limpa, reproduksi, dan sistem syaraf, juga bisa menyebabkan uremia. Itulah sebabnya data WHO terkini menyatakan persentase angka kelumpuhan maupun kematian akibat penyakit diabetes dan berbagai macam komplikasi menakutkan ini terus meningkat pesat. Untuk mengatasi penyakit diabetes dan komplikasinya, Hongkong

Idealisme, Keberagaman dan Kebersamaan

Medistra TCM (Traditional Chinese Medicine) yang terdepan yakni “Bai Wei Hu Yi Liao Fa” mengatasi penyakit dengan ramuan herbal yang disesuaikan jenis dan kondisi penyakit penderita, dihasilkan dari 33 jenis obat berharga ditambah 28 jenis obat organik, daya serap obat sangat tinggi, rata-rata penderita diabetes setelah diobati sekitar 5-10 hari, gula darah menurun, gejala seperti kaki tangan kesemutan, seluruh badan tidak bertenaga, insomnia, dll berkurang secara nyata. Rata-rata setelah 40-60 hari, gula darah stabil, gejala komplikasi menghilang, daya tahan tubuh meningkat, keseluruhan tubuh membaik, sebagian pasien bisa berhenti konsumsi obat, fungsi insulin dan system sekresi normal kembali, fungsi reproduksi pria kembali normal, sudah bisa kembali merasakan kehidupan sehat yang normal. Sudah banyak penderita merasakan khasiat mujarabnya, tidak ada efek samping, tidak menimbulkan ketergantungan, tidak berpengaruh penderita menderita 10-20 tahun, kondisi penyakit parah/ringan, setelah diobati bisa menurunkan gula darah dan gula kencing hingga normal dan seimbang, sesudah diatasi hingga keakar-akarnya tidak mudah kambuh.

Untuk Konsultan & Pengobatan Hubungi :

HONGKONG MEDISTRA TCM Jl. H. Agus Salim No. 126 Pontianak - Kalimantan Barat Telp. (0561) 733268 HP. 0821 5279 7888 Hari Senin - Sabtu Buka Jam 09.00 s/d 17.00 WIB Minggu & Libur Besar Jam 09.00 s/d 13.00 WIB

Penerbit: PT. Borneo Tribune Press. Direktur Utama: W Suwito, SH, MH. Asisten Direksi: Khairoedin Pasaribu. Penasehat Hukum: A. Ambo Mangan, SH, MH, Martinus Ekok, SH, MH. Pemimpin Umum: Sisa Primashinta. Senior Editor: H. Nur Iskandar, SP, Tanto Yakobus, Alexander Mering. Wakil Pemimpin Redaksi: Budi Rahman. Redaktur: Andry, Agus Wahyuni, Aulia Marti, Hairul Mikrad, Yusriadi, Hawad Sriyanto. Reporter: Abdul Khoir, Andika Lay, Yulan Mirza, Achmad Mundzirin, Achmad Munandar, Ubay. Biro Mempawah: Johan Wahyudi, Jl. Pendidikan Gg. Suka Mulya No.10 (085654587038). Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran), Jl. Suka Mantri (085245527602). Biro Bengkayang: Mujidi, Jl. Pahlawan No. 10, Kelurahan Bumi Emas Bengkayang (085245247955). www.borneo-tribune.net Landak: Yohanes Ngalai/Pemasaran, Jl. Barage Gg. Pak Kasih No. 51 Ngabang (085822062880). Biro Sanggau: Ratnasari Jl. Agus Salim No.10 (085245904505) Pemasaran: Pangsius (081257056286). TERBIT SEJAK 19 MEI 2007 Biro Melawi: Eko Susilo (0812-56452946) Jl. M Saad, Gg. Kayan, Serundung- Nanga Pinoh. Biro Sekadau: Bagus Kosminto, Jl. Irian No. 41 Sekadau Hilir (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Pemasaran: Sahri (085750296539), Saumin (Pemasaran) (085284291321) Jl. JC Oevang Oeray, Gg. Ahmad 2. Biro Kapuas Hulu: Jl. Kenanga, Ruko Pemda Blok B. 6 Putussibau Utara (08562569007). Ketapang: Jaidi Chandra (Kontributor), Jl. Gajah Mada No. 156 (081345450988). Fotografer: Ulla Asri Sekretaris Redaksi: Erika Sudiardjo Umum: Emiliana (Manajer), Fitriyana,. „ Wartawan, Kontributor, Intensive Programme dan Percetakan/Pracetak: Ukan Dinata. Staf Pracetak: Fahmi Ichwan, Syam Abubakar, M. Taufik,. Staf Percetakan: Andre, Nurhalis, Rustam. Marketing: Sisa Primashinta, Hesty Yosana, Aldi Freelancer Borneo Tribune dibekali identitas, surat Chairudin, Ardiansyah. Desain Iklan: Atika Ramadhani, M. Affandy,Ferry Ade Putra Sirkulasi: Dhani, Suprianto. Keuangan: Jumi Erlinasari, Tri Agustin, Kusnan, Husada, IT: Iwan Siswanto. Tarif tugas atau tanda pengenal (ID-Card) dan dalam meIklan: BW (black and white) Rp 6000/mm kolom, Full Colour hal 1 Rp 15.000/mm kolom, halaman dalam Rp 12.000/mm kolom. Alamat Kantor Bisnis dan Alamat Redaksi: Jalan Purnama Dalam No 2 laksanakan tugas jurnalistiknya tidak diperkenanPontianak Telpon 0561-767788 Fax 0561-766103. E-mail: borneotribune@yahoo.com kan menerima suap atau amplop

Borneo Tribune

Sekadau Borneo Tribune

Senin, 15 April 2013

8

Polisi Amankan 160 Karung Gula Asal Thailand Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Kepolisian Resort Sekadau mengamankan 160 karung gula asal Thailand di KM 2, Jalan Sekadau-Sintang, Jumat (12/4) sore. Penangkapan dilakukan oleh anggota Intel Kodim 1204 Sanggau bekerjasama dengan pihak Polres Sekadau. Gula seberat 50 Kg per karung itu diketahui masuk ke Kalbar melalui Entikong. Rencananya akan dibawa ke Kabupaten Sintang menggunakan truk KB 9376 EA yang disupiri Sr. Karena tidak bisa menunjukkan surat menyurat yang sah, hari itu juga gula dan

truk yang digunakan untuk membawanya diamankan ke Mapolres Sekadau. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait surat menyurat maupun kepemilikannya. Kapolres Sekadau, AKBP Andreas Widihandoko, melalui Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Bermawis, membenarkan penangkapan itu. “Supir sudah kita mintai keterangan sebagai saksi,” ujarnya di Mapolres Sekadau, Sabtu. Kasus penyeludupan gula di Kalbar kian merajalela. Tak hanya didominasi gula asal negeri jiran Malaysia, gula asal Thiland juga sudah mulai merambah Kalbar. Dalam rangka menganti-

sipasi penyeludupan barang-barang asal luar negeri yang tak punya surat menyurat lengkap alias illegal, Kepolisian Resort Sekadau memperketat pengamanan. Dari pengakuan sopir kepada penyidik, disebutkan gula itu milik Ak, salah seorang warga Sintang. “Makanya kita sudah kirimkan surat panggilan untuk Ak. Kita minta dia untuk datang ke Polres Sekadau, Senin ini,” tutur Bermawis. Sejauh ini, pihak kepolisian belum bisa menetapkan siapa tersangka dalam kasus tersebut. “Untuk sementara kita menduga yang bersangkutan melanggar undang-undang perlindungan konsumen,”

Nobertus: Lampu Jangan Padam Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Anggota DPRD Sekadau, Nobertus mengingatkan pihak PLN Ranting Sekadau untuk tidak melakukan pemadaman aliran listrik dalam beberapa hari ke depan bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Nobertus ingin agar tidak mengganggu konsentrasi pelajar SMA, SMK/Sederajat yang akan mengikuti ujian mulai hari ini, Senin 15 April 2013. “Pada saat Ujian Nasional, kita harapkan tidak ada mati lampu,” ujar Nobertus, kemarin. Pelajar tingkat SMA, SMK/sederajat akan segera menggelar Ujian Nasional, mulai hari ini sampai beberapa hari ke depan. Mereka harus mempersiapkan diri dengan baik, yakni dengan

belajar semua mata pelajar yang akan diujiankan. “Jika mati lampu, tentu saja konsentrasi mereka dalam belajar akan terganggu. Makanya kita harapkan PLN tidak melakukan pemadaman aliran listrik, terutama saat jam belajar malam, yakni pukul 18.00 hingga 22.00,” pintanya. Kepala PLN ranting Sekadau, Yudi Yanto, ketika dikonfirmasi memastikan tidak ada jadwal pemadaman listrik dalam beberapa hari kedepan. Namun pihak PLN tidak bisa memastikan hal tersebut apabila terjadi gangguan teknis mendadak. “Untuk mesin sewa yang rusak sudah pulih kembali, jadi tidak ada jadwal kembali. Tapi untuk gangguan tidak bisa kita prediksi, minta doa-Nya saja mudahmudahan alam bersahabat dengan kita,” tandasnya, dihubungi Minggu kemarin. o

INFO BANK BNI 46 Pontianak, Jl. Tanjung Pura No. 1 Telp. (0561) 736211, 732016, 732630, 732026 (0561) 736392 Capem Univ. Tanjungpura. Jl. Daya Nasional Telp. (0561) 736046 (0561) 764012 Capem Pasar Siantan, Jl. Khatulistiwa No. 81-83 Siantan Telp. (0561) 881419 (0561) 883263

BCA KCU PONTIANAK, Jln. A. Yani No. 1 Ptk, 0561-736305 (hunting) KCP Imam Bonjol, Jln. Imam Bonjol No. 457 Ptk, 0561-737984, 734524 KCP Rahadi Usman, Jln. Rahadi Usman No. 4 Ptk, 0561-733482, 740814-15 KCP Sei Pinyuh, Jln. Raya Terminal 05-06, Sei Pinyuh KCP Sultan Muhammad, Jln. Sultan Muhammad 136, Ptk, 0561-738051

BANK KALBAR CABANG UTAMA PONTIANAK Jl. Rahadi Osman No. 10 Pontianak 78117, Telp. (0561) 732148, 736723 Fax. (0561) 745149, Telex. 29174, 29129 CABANG SYARIAH Jl. A. Yani Pontianak, Komp. Perkantoran & Town House No. 5-6 (depan A. Yani Mega Mall) Telp. (0561) 733033, 7061800, Fax. (0561) 732599

BANK BRI Kantor Cabang Barito, Jalan Barito, Telp. (0561) 734009, Fax. (0561) 733019 Komplek Pertokoan Pasar Flamboyan Jalan Gajah Mada Blok C. 14 Ptk

BANK DANAMON Jl. Tanjung Pura No. 102, Ptk Telp. (0561) 737107 (H), 730898, Fax : (0561) 736264, 765595 Jl. St. Muhammad No. 173, Ptk Telp. (0561) 731156, Fax : (0561) 734462 Jl. KH. Wahid Hasyim No.24-26, Telp.: 0561-768599/765411, Fax : 0561-768599/765411

BANK MANDIRI SYARIAH PONTIANAK, Jl. Diponegoro No. 95, Telp. (0561) 745004, Fax. Ketapang, Jl. MT. Haryono No. 111-112 Ketapang, Telp. (0534) 34600 Fax. (0534) 34395 Kantor Kas Politeknik, Kampus Politeknik Negeri Jl. A. Yani No. 52, Telp. (0561) 583850 Kantor Layanan Syariah Bank Mandiri Pontianak-Sidas, Jl. Sidas No. 2, Pontianak, Telp. : (0561)7069797, Fax. : (0561) 763082

BANK BUKOPIN Cabang Jl. Ir. H. Juanda No. 55-56 Pontianak 78117 (0561) 745025 (Hunting) (0561) 734253 Cabang Pontianak Kal-Bar, Jl. Adi Sucipto Km. 7,5 (Gedung Kopkar Mekar PLN Wil Kal - Bar) Kabupaten Pontianak, Telp. 0561 722598, 0561 - 723158, Kantor Kas Adisucipto Jl. Sultan Muhammad No. 48, Pontianak 78117 , (0561) 730001/ 730077, (0561) 730132, Capem Sultan Muhammad

tandasnya. Sementara itu, Waka Polres Sekadua, Kompol Yohanes Suhardi menjelaskan, tertangkapnya 160 karung gula itu adalah hasil kerjasama kepolisian dengan pihak TNI. “Penangkapan ini adalah hasil kerjasama kita dengan rekan-rekan di TNI,” ujar Yohanes. Ditambahkannya, selain kerjasama seperti penangkapan gula itu, masih banyak kerjasama lain yang dilakukan jajaran Polres Sekadau dengan pihak TNI, khususnya di wilayah hukum Polres Sekadau. “Tujuannya, untuk menjalin kebersamaan dan keakraban antara pihak kepolisian dan TNI,” papar Wakapolres.o

Masyarakat Sambut BPTB Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau

Nobertus. FOTO Bagus Kosminto/ Bornoe Tribune

FOTO: Istimewa

Sejumlah warga di Sekadau menyambut baik Balai Pembibitan Ternak Babi (BPTB) yang sudah mulai beroperasi. Dengan kehadiran BPTB tersebut memberi kemudahan untuk mencari bibit babi untuk dipelihara. “Terima kasih kepada pihak Pemda yang sudah membangun balai benih babi itu (BTPB), semoga mendapat bibit lebih gampang,” ungkat Hermanus seorang warga Jalan abadi, kemarin. Menurut dia dengan adanya balai pembibitan tenak babi itu mempermudah calon peternak mendapatkan bibit babi untuk usaha. “Kalau dulunya memang susah cari bibit babi putih (babi bajong) ,” katanya. Beberapa waktu lalu, Ke-

pala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sekadau Drs. Adrianto Gondokusumo, mengatakan BPTB itu merupakan rencana jangka panjang Pemkab Sekadau untuk memenuhi kebutuhan daging. Karena itu, BPTB yang dibangun Pemkab Sekadau bakal menjadi sentra penyediaan daging di Bumi Lawang Kuari, khususnya daging babi. Dijelaskannya, saat ini sudah ada 12 ekor bibit babi di BPTB tersebut, dengan rincian 10 ekor betina dan 2

pejantan. Bibit babi jenis unggul itu didatangkan dari luar pulau secara berkelanjutan. Bibit itu diharapkan dapat berkembang biak untuk menghasilkan bibit babi yang akan disediakan untuk masyarakat yang berminat. “Seperti kita ketahui, mayoritas penduduk Kabupaten Sekadau mengkonsumsi daging babi. BPTB itu dibangun untuk memenuhi kebutuhan pasar,” kata Adrianto di ruang kerjanya, baru-baru ini. Benih-benih babi tersebut nantinya akan disubsidikan

kepada masyarakat yang berminat beternak babi. Upaya itu merupakan salah satu langkah mendukung kemandirian pangan di daerah. “Asumsikan saja, dalam satu tahun 2 kali kawin. Dalam 1 kali perkembangbiakan, bisa menghasilkan benih 6 sampai 10 ekor. Artinya 1 ekor induk bisa menghasilkan benih 12 sampai 20 ekor dalam satu tahun. Jika ditotal, 1 tahun mampu menghasilkan benih antara 120 sampai 200 ekor,” tuturnya menganalisa. Dengan adanya BPTB tersebut, Sekadau menjadi Kabupaten pertama di wilayah timur Kalbar yang memiliki sentra pembibitan ternak babi. “Kita yang pertama. Mudah-mudahan di waktu mendatang kita bisa menjadi supplier daging babi ke daerah lainnya,” tandasnya. o

Mobil Tangki BBM PT. CHL Diamankan Polres Sekadau Tunggu Keterangan Pertamina Bagus Kosminto Borneo Tribune, Sekadau Dua mobil tangki milik PT. Cahaya Hensen Lestari (CHL) diamankan di Mapolres Sekadau, sejak Selasa (9/4) lalu. Kedua mobil tersebut diketahui mengangkut masing-masing sekitar 8.000 liter BBM jenis solar. Diamankannya dua mobil

tangki itu bermula dari kegiatan razia rutin Polres Sekadau yang digelar, Selasa (9/4), sekitar pukul 07.00 di Jalan Sekadau-Sintang, KM. 2, atau persis di depan Mapolres Sekadau. Saat melintas, kedua mobil masing-masing KB 9567 SA yang disopiri Im dan Kb 9565 SA yang disopiri Mh itu tidak bisa menunjukkan surat DO (Delivery Order) atau surat ijin dari PT Per-

tamina. “Karena tidak bisa menunjukkan suratnya, maka kedua mobil itu langsung kita tahan,” kata Kapolres Sekadau, AKBP Andreas Widihandoko, melalui Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Bermawis, di Mapolres Sekadau kepada wartawan beberapa hari kemarin. Dari pengakuan kedua sopir tangki tersebut, diketahui dimiliki oleh Rd, warga

Pontianak. Rencananya minyak itu akan dibawa ke sebuah perusahaan perkebunan di Sintang. Pihak sopir mengklaim membeli minyak dari Pertamina. Namun mereka tidak membawa surat keterangan sejenis DO dari Pertamina. “Makanya kita masih menunggu keterangan dari pihak PT. Pertamina apakah betul minyaknya dibeli dari Pertamina,” terang

Bermawis. Diakui Bermawis, pihaknya sudah mengontak Pertamina melalui telpon maupun pesan singkat. Namun sampai sekarang masih belum ada jawaban dari PT. Pertamina. “Asal usul dan tujuan pasti minyak ini akan terus kita telusuri. Kita juga sudah melayangkan surat panggilan kepada pemiliknya untuk kita mintai keterangan,” pungkasnya. o

BANK BTN CABANG PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No. 29 Pontianak 78123, Pontianak, Telepon: (0561) 740163 Fax: (0561) 740168 CABANG PEMBANTU JERUJU, Jl. Kom. Yos Sudarso No. 10, Jeruju Pontianak 78122, Telepon: (0561) 770567 Fax: (0561) 770567 KAS LAYANAN POS ONLINE PONTIANAK, Jl. St. A. Rahman No.49, 78116, Pontianak, Telepon: 0561-730641, 0561-730642, 0561730644 Fax: 0561-762146

BANK PERMATA Juanda KC, Jl. IR. H. Juanda No. 49-50 BB, Pontianak (781177), 0561-738323, 0561 -736411 Gajah Mada KCP, Jl. Gajah Mada no 69 C, Pontianak (78121), 0561747371, Tanjung Pura KCP, Jl. Tanjung Pura No. 370, Pontianak (78122), 0561764926

BANK BII KC Pontianak Jl. Tanjungpura No.20 (Pontianak) Telp. (0561) 39220

BANK MANDIRI

BANK BHI

Jl. I Gusti Ngurah Rai No. 2 , Humaera B (0561) 734247, 734147 Jl. Achmad Yani No. 3 - 3 A, (0561) 765010, 767993 Jl. Tanjungpura No. 110, (0561) 734464, 734752 Jl. Sidas No. 2 (0561) 734670, 747495, 733672

BANK MEGA

Cabang PONTIANAK, Jl. Imam Bonjol No.567 , Telp. (0561)-762838; Fax. (0561) -76290

KC PONTIANAK, Jl. H. Agus Salim No. 10 - 12, Telp. (0561) 739822, (0561) 749078

Kasat Reskrim Polres Sekadau, AKP Bermawis memperlihatkan dua buah mobil tangki PT CHL yang diamankan di Mapolres Sekadau. FOTO Istimewa

Senin, 15 April 2013

Sintang-Melawi

Borneo T Tribune

9

Bangunan Lapak Pasar Sementara Korban Kebakaran Siap Dibagikan “

BANGUNAN kios darurat yang diperuntukkan bagi para korban yang kehilangan tempat dagangannya pasca kebakaran Pasar Inpres Sintang beberapa waktu lalu, kini sudah rampung dibangun. Bahkan sudah siap untuk dibagikan. “Bangunan kios sementara yang diperuntukkan bagi para korban kebakaran pa-

sar inpres, kini pembangunannya sudah rampung. Kami sebagai pihak pengelola sudah menerima hasil penilaian pembangunan lapak sudah mencapai 100 persen,” ungkap Kabid Perdagangan dan Pasar Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, H Junaidi, kemarin. Junaidi mengatakan, untuk proses pembagian lapak tersebut pihaknya akan melakukan sistem undi. “Supaya tidak terjadi kecemburuan sosial antara pedagang

Sisa lapak nantinya juga akan kita bagikan kepada para pedagang yang memiliki lapak di sekitar pasar yang tidak ikut terbakar. Sebab keseluruhan bangunan yang ada di areal kebakaran juga akan dibongkar guna untuk pembangunan pasar baru

nantinya terhadap lapak yang didapatkan, maka kita akan melakukan pembagian dengan sistem undi. Akan tetapi, lanjut Junaidi, sebelum

Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang

diundi, kita terlebih dahulu menyelesaikan proses administrasi pembayaran kepada pihak ketiga. Setelah proses administrasi kita penuhi se-

muanya baru kita laksanaan pengundian. Dengan menghadirkan seluruh pedagang yang sudah terdata sebelumnya pasca kebakaran,” timpalnya. Menurut Junaidi, lapak yang sudah terbangun saat ini sebanyak 240 lapak. Dari 212 pintu yang terbakar, sedangkan sisanya diperuntukkan bagi para pedagang yang berada di areal lokasi kebakaran. “Sisa lapak nantinya juga akan kita bagikan kepada

para pedagang yang memiliki lapak di sekitar pasar yang tidak ikut terbakar. Sebab keseluruhan bangunan yang ada di areal kebakaran juga akan dibongkar guna untuk pembangunan pasar baru,” jelasnya. Junaidi menambahkan bahwa penempatan pasar nantinya, Disperindagkop akan lebih selektif sehingga orang yang mendapatkan pintu benar-benar mereka yang ingin berdagang dan meningkatkan perekonomi-

an di sektor perdagangan. “Untuk penempatan pada bangunan pasar nantinya akan kita bagi secara merata. Dan setiap pedagang tidak ada lagi yang bisa memiliki dua pintu atau lebih. Sebab satu kepala keluarga hanya akan mendapatkan satu pintu. Hal ini kita lakukan guna menghindari terjadinya perpindahan tanganan aset daerah. Sebab pasar tersebut diperuntukan bagi pedagang dengan sistem sewa,” tegas Junaidi. †

Pertanyakan Database Honorer Kategori II Ratusan Tenaga Honda Datangi DPRD Melawi Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh RATUSAN tenaga honor daerah (Honda) Senin (8/4) lalu mendatangi gedung DPRD Kabupaten Melawi. Mereka ingin mengadukan persoalan terkait pengumuman daftar 442 tenaga honorer yang masuk dalam database tenaga honorer kategori II (K II) oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Melawi. Di depan ketua dan wakil ketua serta anggota DPRD Kabupaten Melawi serta Kepala BKD Kabupaten Melawi, para Honda ini mempertanyakan verifikasi tenaga honorer kategori II yang telah dilakukan oleh BKD maupun BKN. Hal ini dikarenakan adanya indikasi sejumlah tenaga honorer yang tidak memenuhi persyaratan, namun justru bisa masuk dalam database honorer K II. Padahal dalam Surat Edaran Menpan dan RB Nomor 5 Tahun 2010 mengatur

kriteria tenaga honorer K II sudah jelas bahwa yang bisa masuk dalam database untuk kemudian bisa mengikuti seleksi adalah tenaga honorer yang punya SK paling lambat 1 Januari 2005 dan masih aktif sebagai honorer hingga saat ini. Selain itu, tenaga honorer yang bersangkutan digaji di luar APBD/ABPN. Seperti honor komite atau honor BOS. “Namun yang kami pertanyakan adalah ada indikasi nama-nama yang masuk dalam daftar 442 untuk K II, ternyata baru masuk sebagai honorer di atas tahun 2005. Ada yang malah baru honor pada tahun 2008 atau 2009,” tuding Leman, salah satu Honda yang ikut mempertanyakan pengumuman K II oleh BKD. Selain itu, tambah tenaga honor RSUD Melawi ini, dirinya juga melihat banyak dari tenaga honorer yang masuk dalam database ternyata berstatus sebagai tenaga Honda yang digaji melalui dana APBD. Berarti ada indikasi ketidakvalidan

data sehingga yang bersangkutan bisa lolos dan masuk di dalam K II. “Kita legowo bila memang aturan menyatakan yang bisa masuk dalam K II adalah mereka yang sudah menjadi tenaga honorer sejak dibawah 2005 dan memang tidak digaji dari APBD. Tapi kalau ada yang tidak memenuhi syarat tetapi masuk dalam database K II ini yang kita pertanyakan. Kok mereka bisa masuk, sedangkan kami tidak,” tegasnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Amri Kalam mempertanyakan, siapa yang melakukan verifikasi data sehingga ada data yang justru tak jelas. Dengan adanya masa sanggah hingga 4 Mei mendatang, dirinya meminta agar BKD Kabupaten Melawi bisa melakukan verifikasi ulang sehingga diketahui siapa saja pihak yang melakukan pemalsuan data. Sehingga nantinya tenaga honorer yang masuk database K II bisa dikurangi. “Kalau memang secara

kebijakan, bisa dilakukan pendataan ulang, kita minta BKD melakukan pendataan kembali,” lugasnya. Legislator PAN ini berpendapat, dari 442 tenaga honorer yang masuk K II, ternyata ada indikasi honorer yang sebenarnya tak memenuhi syarat. Seperti yang dilaporkan oleh tenaga Honda, ada yang berstatus sebagai Satpol PP dan baru aktif bekerja pada 2009 atau 2010. Sementara itu, ada tenaga honor khususnya yang berstatus guru komite sekolah malah tak masuk daftar. “Seperti tenaga honorer yang datang ke DPRD hari ini (kemarin). Ternyata dari seluruh yang hadir, hanya dua yang mengaku memiliki SK tahun 2004. Nah, kenapa mereka ini malah tak masuk database. Tentunya tak seluruhnya salah BKD, karena bisa saja mereka memang tidak datang, karena tidak tahu. Tapi saya berharap nantinya BKD bisa verifikasi kembali,” tegasnya. Senada dengan Amri Kalam, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Kluisen

juga mengharapkan agar BKD bisa memberikan datadata 442 tenaga honorer yang masuk K II ke DPRD Kabupaten Melawi. Menurutnya, kalau ada tenaga honorer yang tak masuk dalam kriteria, namun masuk dalam database K II ini berarti sudah menyalahi aturan. “Kalau memang terbukti dan ada temuan. Berarti Keputusan BKN yang melakukan verifikasi kemarin inkonstitusional. Saya juga meminta tenaga honorer yang hadir saat ini bisa memberikan data bila memang ada dari 442 tenaga honorer yang memang ter-

bukti tak memenuhi kriteria dan layak masuk K II,” tantangnya. Sementara itu, Kepala BKD Kabupaten Melawi, Syafaruddin menerangkan, pengumuman verifikasi tenaga honorer yang masuk dalam daftar K II sesuai dengan data yang memang diberikan kepada BKD. Bila memang ada keberatan atau sanggahan terhadap pengumuman tersebut, ada masa sanggah. Yakni mulai dari 20 Maret hingga 4 Mei mendatang. “Kita melakukan verifikasi terhadap data yang diberikan ke kami. Kalau itu

terbukti palsu atau memang tak memenuhi kriteria, bisa saja nanti akan terjadi pengurangan dari 442 tenaga honorer yang masuk K II,” lugasnya. Sementara itu, dari berbagai informasi yang dihimpun di lapangan, pengumuman/uji publik listing data tenaga honorer kategori II (27 Maret s/d 16 April 2013) tujuannya untuk memberi kesempatan kepada semua pihak yang memiliki data valid yang menunjukan ketidaksesuaian antara tenaga honorer kategori II dengan data dalam pengumuman. †

HUT IKAHI Ke-60

Hakim Wajib Tingkatkan Akuntabilitas dan Profesionalisme

Endang Kusmiyati Borneo Tribune, Sintang GUNA memperingati hari ulang tahun Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) ke-60, diharapkan kepada seluruh hakim di seantero Indonesia supaya meningkatkan akuntabilitas serta profesionalisme dalam rangka memberikan pelayanan hukum peradilan kepada publik. “Melalui HUT IKAHI tersebut diharapkan bisa meningkatkan jalinan silaturahmi antarsesama hakim, khususnya hakim yang ada di Kabupaten Sintang,” ujar ketua Pengadilan Negeri (PN) Sintang, Setyanto Hermawan, SH. M.Hum, didampingi Ketua Pengadilan Agama (PA Sintang M Gozali, usai menggelar jalan sehat dalam rangka Peringatan HUT IKAHI, di Pengadilan Negeri Sintang, Jumat (12/4) lalu. Setyanto mengatakan, peringatan HUT IKAHI ke-60 tersebut diikuti oleh seluruh hakim yang bertugas di Kabupaten Sintang, baik hakim dari Pengadilan Negeri Sintang serta hakim yang berasal dari Pengadilan Aga-

ma Sintang. “Meskipun peringatan ini berlangsung sederhana, namun tetap semarak. Karena dirangkaikan dengan berbagai acara perlombaan olah raga, baik olah raga nasional maupun olah raga tradisional. Perlombaan yang dimaksud, seperti jalan sehat berhadiah, turnamen futsal, lomba menyumpit serta kegiatan bhakti sosial di Panti Asuhan Hira Sintang. “Demi untuk melestarikan budaya lokal, kita memang sengaja masukkan olah raga tradisional Sintang. yaitu perlombaan menyumpit. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti mengalami peningkatan dan lebih meriah,” harapnya. Setyanto menambahkan, dana anggaran yang digunakan dalam rangka memperingati HUT IKAHI ke-60 tersebut berasal dari dana swadaya dari hakim yang ada. “Meskipun sederhana mudah-mudahan bermanfaat bagi seluruh kami. Kita berharap untuk ke depannya akan kita selenggarakan lebih besar lagi. Dengan melibatkan masyarakat umum,” tambahnya.

Kata Setyanto, saat ini jumlah hakim yang bertugas di Kabupaten Sintang sebanyak 12 orang, yang terdiri dari hakim Pengadilan Negeri Sintang sebanyak 7 orang dan hakim Pengadilan Agama Sintang sebanyak 5 orang. “Saat ini Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Agama (PA) langsung dibawah naungan Mahkamah Agung (MA). Kemudian para hakim membentuk suatu wadah yang namanya (IKAHI). Disitulah semua hakim bernaung,” ujarnya. Dibentuknya IKAHI ini, Lanjut Setyanto bertujuan sebagai wadah dalam penyampaian aspirasi para hakim. Di dalamnya sudah terbentuk program, seperti membangun dan membina suatu jiwa korp yang tinggi antara para hakim serta bagaimana meningkatkan profesionalisme serta meningkatkan kesejahteraan para hakim. “Pada tahun ini memang khusus dilaksanaan diintern pengadilan. Mudah-mudahan tahun yang akan datang bisa dilaksanakan bersama masyarakat umum,” pungkasnya. †

Desa Kenual Peroleh Bantuan Rehab Rumah Eko Susilo Borneo Tribune, Nanga Pinoh KEMENTERIAN Perumahan Rakyat (Kemenpera) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Melawi, tahun ini akan menyalurkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 82 unit kepada masyarakat Desa Kenual, Kecamatan Nanga Pinoh. “Bantuan rehab itu sebagai bentuk respon dan kepedulian pemerintah terhadap banyaknya rumah warga tak layak huni didaerah setempat. Khusus di Desa Kenual, tim Kemempera sudah meninjau langsung lokasi dan rumah yang akan dibedah

itu,” ujar Kepala Desa Kenual, Anwar, saat ditemui belum lama ini. Anwar menyebutkan, pihaknya sudah mendapat informasi dari Kemenpera bahwa bantuan rehab rumah tak layak huni itu akan terealisasi 2013. Setelah diverifikasi langsung oleh pihak Kemenpera. “Alokasi bantuan perbaikan rumah tersebut disesuaikan dengan kondisi rumah. Bila rehab 100 persen anggarannya sebesar Rp 15 juta dan rehab 50 persen sebesar Rp 7,5 juta,” ungkapnya. Anwar menambahkan, Kemenpera mensyaratkan penempatan bantuan rehab tersebut dengan sistem tuntas. Khusus untuk bantuan

rehab rumah, hanya diperuntukkan bagi warga desa yang menempati rumah tidak layak huni. Dengan syarat yang telah ditentukan. Dengan adanya bantuan tersebut, kata dia, nantinya kawasan perdesaan lebih tertata indah, rapi dan sehat. Anwar menambahkan, realisasi bantuan tersebut nantinya akan langsung diterima warga pemilik rumah. Dalam bentuk tabungan yang masuk ke rekening warga penerima bantuan tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Anwar menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Kemenpera dan Dinas PU Melawi atas bantuan rehab rumah tersebut di Desa Kenual. †

Senin, 15 April 2013

Kapuas Hulu

Borneo T Tribune

10

1.874 Pelajar SLTA Ikuti UN Timotius Borneo Tribune, Putussibau

Antonius Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kapuas Hulu Foto Timotius/Borneo Tribune

PELAKSANAAN Ujian Nasional (UN) tingkat SLTA baik itu SMA/SMK/ MA secara serentak digelar hari ini, Senin (15/4) hingga Kamis (18/4), di Kabupaten Kapuas Hulu sendiri sebanyak 1.874 pelajar SLTA yang siap mengikuti UN yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Dari 1.874 siswa tersebut terdiri dari SMA sebanyak 1.514 siswa, MA sebanyak

195 siswa, dan SMK sebanyak 165 siswa. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kapuas Hulu, Antonius mengatakan pelaksanaan UN di Kapuas Hulu untuk SMA/MA terdiri dari 4 sub rayon dengan 25 sekolah penyelenggara, dan sebanyak 107 ruangan yang digunakan. Sedangkan SMK terdiri dari 1 sub rayon dengan 3 sekolah penyelenggara dan sebanyak 10 ruangan yang digunakan. “ Semua soal UN sudah kami distribusikan ke seluruh sekolah penyelenggara

yang tersebar di wilayah Kapuas Hulu, dan sampai saat ini belum ada kendala yang ditemui, sehingga Kapuas Hulu siap melaksanakan UN,” jelas Antonius kepada Borneo Tribune, via SMS, Minggu (14/4). Antonius, meminta agar semua pihak dapat mendukung pelaksanaan UN tersebut, sehingga dapat berjalan lancar, aman dan nyaman serta tercipta suasana yang tertib. Selain itu diminta dukungan orang tua murid dalam memberikan motivasi anak-anaknya agar tidak hanya siap dari

ilmu dari sekolah, namun siswa juga siap mental dan kesehatan saat mengikuti UN. Dalam pelaksanaan UN tersebut menurut Antonius, yang ingin dicapai bukan hanya angka stadar nilai kelulusan, namun kulaitas nilai juga harus menjadi target dunia pendidikan Kapuas Hulu. Meskipun dari pengalaman tahun lalu prestasi angka kelulusan Kapuas Hulu cukup memuaskan menduduki peringkat kedua se-Kalimantan Barat, tetapi kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan.

Tarian adat istiadat di daerah perbatasan hingga saat ini masih tetap dilestarikan dan sering ditampilkan ketika penyambutan tamu-tamu penting serta sejumlah kegiatan besar lainnya. FOTO: Timotius/Borneo Tribune

Gallery

Kerawing Menerima pesanan & menjual : hasil tenunan daerah/ kerajinan, berupa pakaian adat, anyaman dan lukisan Putusibau SISKA Hp. 081257159998

PT. BUMI BORNEO CEMERLANG

Distributor Aspal Shell (Drum) Pen 60/70, Berat Bersih : 154 Kg

Telp. 0561-577868 Jl. Gaj ahma da N o. 3 P ont ianak Gajahma ahmada No Po ntianak Email: aria_tur@yahoo.com Penerbangan Pontianak - Jakarta BATAVIA : 5x penerbangan dalam sehari ( z07.05 z07.55 z11.10 z14.35 z16.00 ) SRIWIJAYA : 4x penerbangan dalam sehari ( z07.00 z07.55 z11.55 z15.50 ) LION AIR : 3x penerbangan dalam sehari ( z07.30 z11.35 z15.30 )

GARUDA : 3x penerbangan dalam sehari ( z08.00 z12.55 z17.35 ) Penerbangan PTK - JOGJA & PTK - SURABAYA BATAVIA : 1x penerbangan dlm sehari (pukul : 14.45)

PALAPA TAXI

PONTIANAK - SINGKAWANG (PP) PONTIANAK SINGKAWANG

Jl. Arteri Supadio Ruko No. 1-2

Jl. Niaga No. 25

0561-717 8888 0562-333 9999 0821 4876 8888 0821 4876 9999 ARMADA INNOVA & YARIS ARMADA INNOVA & YARIS JAM JAM BERANGKAT :

BERANGKAT:

05-07-08-09-10-11-13-14-15-16-17-19.00 WIB 05.00 - 08.00 - 11.00 - 14.00 - 17.00 - 19.00

“ Yang ingin kita capai bukan sekedar asal lulus, namun para siswa peserta UN mesti memperoleh nilai sehingga UN ini dapat menghasilkan mutu pendidikan

yang berkualitas, oleh karenanya dukungan semua pihak sangat kami harapkan dalam mensukseskan pelaksanaan UN di Bumi Uncak Kapuas,” pungkasnya. †

Kapuas Hulu Miliki 43 Desa Sangat Tertinggal Timotius Borneo Tribune, Putussibau WILAYAH Kabupaten Kapuas Hulu sangat luas, hingga tidak heran jika masih banyak desa kondisinya sangat memprihatinkan. Meskipun potensi yang dimiliki melimpah ruah, namun belum tergarap dan tergali secara maksimal. Luas wilayah tersebut salah satu kendala Kabupaten Kapuas Hulu dalam mengejar ketertinggalan. Wakil Bupati Kapuas Hulu Agus Mulyana mengatakan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu itu sendiri terdapat 43 desa yang sangat tertinggal, dan sebanyak 133 desa yang dinyatakan tertinggal. Sementara jumlah desa di Kapuas Hulu sebanyak 278 desa, dan terdiri dari 4 kelurahan serta 456 dusun yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. “ Luas wilayah ini salah satu kendala dalam mengejar ketertinggalan di bidang pembangunan, karena ratarata kondisi daerah Kapuas Hulu berbeda dengan daerah lain, selain penduduknya jarang-jarang jarak suatu daerah satu ke daerah lain juga cukup jauh,” kata Mulyana belum lama ini. Selain itu, Mulyana mengatakan juga, satu-satunya kabupaten yang belum memekarkan diri di wilayah Kalimatan Barat yaitu Ka-

Agus Mulyana Wakil Bupati Kapuas Hulu Foto Timotius/Borneo Tribune

bupaten Kapuas Hulu. Meskipun demikian masyarakat telah mengusulkan pemekaran kabupaten yaitu Kabupaten Banua Landjak dan Kabupaten Sentarum, keinginan masyarakat untuk memekarkan diri ini guna mengejar ketertinggalan, kesenjangan pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “ Usulan pemekaran kedua kabupaten tersebut masih dalam proses, dan ini murni kebutuhan masyarakat, mengingat kondisi luasnya Kapuas Hulu,” cetusnya. Wakil Bupati Kapuas Hulu, Mulyana berharap ketertinggalanl Kapuas Hulu dan sejumlah desa yang masih sangat tertinggal tersebut bisa teratasi dengan masuknya pembangunan dari pemerintah, terutama perhatian Pemerintah Pusat, sebab menurut Mulyana dana APBD Kapuas Hulu masih minim. †

RSUD Putussibau Miliki Tujuh Dokter Spesialis Timotius Borneo Tribune, Putussibau KEPALA Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu Harisson mengatakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Diponegoro Putussibau memiliki tujuh orang dokter spesialis yang siap melayani masyarakat Kapuas Hulu. Untuk itu diharapkan sejumlah dokter spesialis tersebut dapat betah bertugas di Kapuas Hulu. “ Dengan tujuh orang dokter spesialis ini sudah menjadi standar RSUD, jika dibandingkan RSUD di Kabupaten lain wilayah Kalimantan Barat, dokter spesialis yang kita miliki sudah cukup banyak, hanya saja dokter spesialis laboratorium saja yang belum ada,” ucap Harison kepada Borneo Tribune, baru-

Harison Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Foto Timotius/Borneo Tribune

baru ini. Dijelaskan Harisson untuk bidang kesehatan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu cukup komitmen, hal ini terbukti dengan adanya tujuh orang dokter spesialis yang terus dipacu untuk bersekolah, se-

hingga menjadi dokter spesialis dan melayani masyarakat Kapuas Hulu. Ketujuh orang dokter spesialis yang sudah ada tersebut yaitu dokter spesialis bedah, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kebidanan, dokter spesialis anak, dokter spesialis radiologi , dokter spesialis saraf dan dokter spesialis mata. Hanya saja, menurut Harisson saat ini yang menjadi kendala belum lengkapnya fasilitas yang ada di RSUD Putussibau yang dibutuhkan oleh dokter spesialis dalam memberikan pelayanan. “Rata-rata mereka masih menggunakan fasilitas pribadi, karena memang belum ada fasilitas yang lengkap, diharapkan fasilitas tersebut segera terpenuhi sehingga mempermudah para dokter dalam menangani pasien,” pintanya. †

IKLAN BARIS Dijual Bangunan Dijual cepat eks. kantor, sertifikat, 2 lt, Jl. Nurali No. 2, Hub. 081384151188 tnp perantara.

Langganan Koran Ingin berlangganan Harian Borneo Tribune di daerah, hubungi: Biro Kubu Raya: Aldi (08971600688) Biro Mempawah: Johan Wahyudi (085654587038). Biro Sambas: Amrul Ambiya (Kontributor/Pemasaran) (085245527602). Biro Bengkayang: (085245247955).

Mujidi

Biro Landak: Yohanes Ngalai / Pemasaran (085822062880). Biro Sanggau: (085245904505).

Ratnasari

Biro Melawi: Eko Susilo (081256452946) Biro Sekadau: Bagus Kosminto (085245743683). Biro Sintang: Endang Kusmiyati (08524-5006757) Biro Kapuas Hulu: (085654585775)

Herdi

Biro Ketapang: (08971600688)

Aldi

Biro Kayong Utara: Abdul Khoir (081345154592)

Ser vice Mobil SUTOYO MOTOR. Service, Tune Up, Las/Cat Mobil. Jl. Letjen Sutoyo No. 11 Telp. 743690 Ptk

Taxi CV. TEGAR PRATAMA TRANSPORT Melayani Antar Jemput Penumpang Jl. Kalimantan No. 24B 0562-640029/641366 SINGKAWANG Jl. Imam Bonjol Gg. Tnjng Sari No. 36 0561-747211/749025 PONTIANAK INNOVASI TAXI. Melayani Antar Jemput. Jl. Tua Pekong No.24 Singkawang, (0562)3309800, Jl. A. Yani (RM. Bertagis) Pontianak Telp. (0561) 7015100, (0561) 7157000

Kost Gallery Kost. Menerima Pria & Wanita Fasilitas Air & Listrik dan lain-lain. Jl. Diponegoro No. 9 Telp. 0562-3320424 SKW

Iklan Baris:

1 baris / hari Rp. 6.000,-

Teras Borneo Tribune

Senin, 15 April 2013

11

Bank Kalbar Harus Besar Dirut Bank Kalbar Drs H Sudirman HMY, MM dalam kata sambutannya di atas pentas menyatakan bahwa gawai Fun Bike dan Balap Sepeda yang berlangsung bersama ribuan warga Kalbar sebagai tasyakur 49 tahun umur Bank Kalbar. Bank kebanggaan warga Kalbar ini terus tumbuh di mana jejaringnya tidak hanya di seluruh Provinsi Kalimantan Barat namun sudah dibuka Cabang Jakarta serta bisa bertransaksi di Malaysia. “Dalam rangka Hut Bank Kalbar ke-49 kita sudah menyelenggarakan beragam acara. Mulai dari Gebyar Tabungan Simpeda di Gedung PCC, Pembukaan Cabang Bank Kalbar di Jakarta, diskusi hukum bersama Kejaksaan Tinggi, dan hari ini kita semarakkan dengan Fun Bike serta Balap Sepeda,” ungkapnya. Sudirman menyatakan,

acara bersama ribuan anggota masyarakat kali ini sangat istimewa lantaran diikuti langsung oleh orang nomor satu di jajaran eksekutif, yakni Gubernur Cornelis beserta ibu. “Kepada Bapak Gubernur saya berharap bisa memberikan kata sambutan, dan ibu Frederika Cornelis membuka acara secara resmi melalui pengguntingan balon berhadiah,” imbuhnya disambut tepuk tangan meriah hadirin. Hadirin yang berada di jalur jalan Ahmad Yani sudah bersiap-siaga di atas sepeda mereka masingmasing. Dan biasanya warga di hari Minggu pagi di lokasi ini rutin mengikuti kegiatan “car free day” yakni sehari bebas dari kendaraan bermobil. Car free day dalam rangka menjaga kebugaran badan maupun kesegaran pernafasan. Gubernur Kalbar, Drs Cornelis, MH dalam sam-

kapnya disambut tepuk tangan hadirin. Hadirin juga diliputi gelak tawa lantaran Gubernur menyapa mereka dengan “Good Moring, ladies and gentlemen.” Apalagi Gubernur juga menyapa dengan pertanyaan dialogis, “Segar semua pagi ini?” Dijawab massa, “Segaaaar!” Kemudian Gubernur bertanya kembali, “Sudah pada sarapan pagi?” Lantas dijawab koor, “Beluuuuum..” Maka tak pelak lagi seisi pentas pun tertawa termasuk massa. Gubernur sebagaimana biasanya mengaku lebih nyaman bicara tanpa teks. Dia mengingatkan bahwa di tangan kita semualah sebagai warga Kalbar bank daerah bisa tumbuh semakin besar. Caranya dengan menabung, menggunakan pelayanan jasa kredit, investasi, dan terus bekerja keras. “Pemerintah daerah di masa

kepemimpinan saya tidak pernah mengambil deviden. Walaupun Bank Kalbar sehat. Tujuan kita agar Bank Kalbar bertambah besar. Tidak hanya buka cabang di Jakarta, tetapi bila perlu buka di Los Angeles,” tegasnya disambut tepuk tangan. “Iya! Di Los Angeles banyak warga kita. Bahkan kita bilamana perlu juga buka di China dan Saudi Arabia karena banyak orang kita di sana. Dibuka agar duit mengalir dengan mudah,” timpalnya lagi-lagi disambut tepuk tangan massa dengan hangat. Gegap gempita sambutan Gubernur Cornelis juga disaksikan undangan lainnya di atas pentas seperti Kepala Cabang Bank Indonesia Kalbar, Hilman Tisnawan, Kapolda Kalbar Brigjen Pol Drs Tugas Dwi Apriyanto, Ketua Tim Penggerak PKK Ny Frederika Cornelis, S.Pd, Rektor Untan Prof Dr

Thamrin Usman, DEA, Ketua DPRD Kota Pontianak Hartono Azas, MBA, para direksi Bank Kalbar serta undangan pejabat teras lainnya. Seusai pidato Gubernur yang tanpa teks itu, Ketua Tim Penggerak PKK Ny Frederika Cornelis, S.Pd diminta meresmikan acara Fun Bike dan Balap Sepeda dengan pengguntingan benang balon berhadiah. Maka wanita nomor satu di Kalbar yang menabung banyak prestasi ini didampingi Gubernur melakukan pengguntingan balon di jalan raya Ahmad Yani, sampai akhirnya ratusan balon warna-warni itu mengudara dengan tulisan: Balon Berhadiah Hut Bank Kalbar ke-49, Rp 500.000. (Maksudnya bagi siapa yang menemukan balon ini, dapat menukarkannya ke Bank Kalbar dan diganjar dengan hadiah uang tunai Rp

500.000-lumayan). Seiring matahari merambat naik, pejabat teras memberikan applaus atas penerbangan balon ke udara. Mereka bersiap-siaga menaiki sepeda. Gubernur kemudian bersama Ny Frederika Cornelis menaiki sepeda gunung. ÿBersama Dirut Bank Kalbar dan direksi serta pejabat teras lainnya mereka bersepeda santai mengikuti rute yang telah ditetapkan. Ribuan massa mengekor bagaikan ular yang indah di jalan raya. Sementara itu pebalap sepeda dengan kostum masing-masing juga menggenjot engkol buat mengadu otot maupun kecepatan. Siapa cepat dia dapat. Sebagai juara berhak menerima aneka hadiah yang telah dipersiapkan oleh Bank Kalbar. Hadiah yang jauh lebih besar daripada hadiah balon di udara. *

dientaskan,”papar Romanus dalam sambutannya pada pembukaan RAT. Romanus meminta gerakan CU agar menerapkan unitas, karitas dan veritas. Yakni CU harus bersatu dan bekerja sama, melayani anggota, dan berkeadilan. Sebelum RAT yang bertemakan “Memperkokoh gerakan credit union Kalimantan berbasis komunitas menuju credit union sehat yang berkelanjutan” ini dilaksanakan lokakarya tentang penguatan kelembagaan, perempuan, pemuda dan IT, revisi anggaran dasar dan rumah tangga, serta sharing pengalaman. Sharing pengalaman menampilkan keberhasilan tiga CU besar dari Kalbar (CU Khatulistiwa Bakti), Kalteng (CU Betang Asi) dan Sulawesi Selatan (CU Sauan Sibarung). RAT diikuti 400 orang peserta dan peninjau. Peserta adalah tiga orang utusan dari 45 CU (pengurus, pengawas, manajemen). Peninjau adalah calon anggota baru, unsur pengurus, pengawas dan manajemen CU, perwakilan dari Puskopdit Borneo, Univeritas Gunadharma, Universitas Putra Batam dan lainnya. Secara umum program kerja pengurus tahun buku 2012 tercapai 75 persen dan menurut analisis PEARLS dikategorikan Sehat. Kinerja Pengurus BKCUK tahun buku 2012 selain diawasi dan dinilai pengawas inter-

nal tetapi juga diaudit oleh auditor independen dari kantor akuntan publik Sardjono Budi Sudahrnoto dan diaudit Indkopdit. Menurut ketiga lembaga pengawas/audit ini, selama tahun buku 2012 secara umum Puskopdit BKCUK dalam kondisi Sehat. “Menurut pendapat kami laporan keuangan Puskopdit BKCUK disajikan secara wajar dalam semua material, posisi keuangan Puskopdit BKCUK tanggal 31 Desember 2012 dan hasil usaha serta arus kas untuk tahun 2012 sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP),”tulis auditor independen dalam laporan tertulisnya. BKCUK adalah satu-satunya credit union sekunder di Indonesia yang anggotanya tersebar di seluruh Indonesia. Yakni di Kalimantan Barat, Timur, Tengah, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Maluku, Papua, NTT. CU-CU tersebut adalah: Khatulistiwa Bakti, Stella Maris, Kingmi, Usaha Kita, Bonaventura, Tilung Jaya, Sabhang Utung, Pancur Dangeri, Kusapa, Jembatan Kasih, Filosofi Petani Panncur Kasih, Manteare, Betang Asi, Almendo, Daya Lestari, Mambuin, Sempekat Ningkah Olo, Sinar Saron, Femung Pebaya, Mototabian, Remaung Kecubung, Kasih Sejahtera, Sumber Rejeki, Mekar Kasih, Hati Amboina, Ndar

Sesepok, Sauan Sibarrung, Likku Aba, Bahtera Sejahtera, Gerbang Kasih. Dalam RAT kali ini diterima dua CU baru sebagai anggota BKCUK. Yakni CU Muara Kasih (Pontianak) dan CUMI Pelita Kasih (Jakarta). Kalbar patut berbangga karena CU model Kalimantan ini diakui keberhasilannya dan dicontoh daerah lain.

Dalam misa penutupan RAT Uskup Pangkal Pinang Mgr.Hilarius Moa Nurak,SVD berpesan kepada pengurus, pengawas dan manajemen credit union agar tetap memprioritaskan menolong warga, komunitas basis agar mampu bangkit dari kemiskinannya. “Credit Union adalah bentuk nyata karya kita untuk kemanusi-

aan yang universal tanpa sekat-sekat perbedaan agama, suku, ras maupun golongan,”pesan Mgr.Hilarius. Di berbagai tempat kehadiran CU terbukti mampu mengubah nasib seseorang menjadi lebih baik. Semoga semakin banyak orang yang menjadi anggota CU. (Release Edi Petebang/BKCUK)

air bekas cucian kaki ibu serta hal-hal lainnya. Menurut Ali Akbar, untuk mencapai target angka kelulusan yang maksimal, tentu semua pihak harus melakukan perannya masing-masing. Mulai dari pihak sekolah yang melakukan beragam bimbingan, seperti les maupun tambahan waktu belajar serta melakukan latihan-latihan soal-soal UN pada tahun-tahun sebelumnya. Sedangkan siswa maupun siswi itu sendiri tentunya harus lebih rajin belajar serta bersungguh-sungguh di dalam menimba ilmu saat di bangku sekolah. Serta tak lupa berdoa mengharapkan ridho dari Allah SWT. Supaya lulus ujian nasional,” ucap Ali Akbar. Sedangkan peran orangtua, menurutnya, tentu bisa ikut mengawasi serta terus memotivasi anak mereka dengan hal-hal yang positif, bukan malah sebaliknya. Serta tentunya doa restu dari kedua orangtua demi masa depan putra-putri mereka. Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak ini menambahkan, apabila semua pihak telah memahami serta melaksanakan kewajiban mereka sesuai dengan porsi dan tanggungjawab masing-masing, tentu upaya untuk meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Kalbar

yang sampai hari ini masih bertengger diposisi ke-28 dari 34 Provinsi di seantero republik ini bukan merupakan isapan jempol belaka. Salah satunya dengan mencapai target angka kelulusan yang maksimal. “Dengan catatan bahwa semua stakeholder paham serta cerdas dalam melaksanakan perannya masingmasing. Saya optimis IPM Kalbar bisa kita tingkatkan,” tegas Ali Akbar. Dan yang tidak kalah penting adalah bagaimana peran Pemerintah Provinsi Kalbar serta Kota Pontianak yang perlu juga memikirkan bagaimana caranya untuk menyediakan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan di seantero ‘Bumi Borneo Barat sehingga bisa menekan angka pengangguran di Kalbar secara umumnya dan Kota Pontianak. “Setelah mereka tamat sekolah tentu tidak semuanya yang bisa melajutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi lagi, seperti kuliah. Nah, merekamereka yang masih belum berkesempatan untuk kuliah itu tentu memerlukan lapangan pekerjaan. Dan itu tugas dari pemerintah untuk bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya terhadap masyarakat. Karena itu memang tanggungjawab pemerintah,” lugas Ali Akbar. (Andry/Borneo Tribune)

butannya mengucapkan syukur bahwa tubuh kita bugar di pagi hari Minggu pagi ini. “Mari kita banyak bersyukur kepada Tuhan bahwa badan kita masih sehat. Badan ini harus kita jaga dengan banyak berolahraga,” orasinya seraya mengutip pepatah latin: Mensana corporesano. Artinya di dalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Gubernur mengucap syukur dengan salam pembuka: adil ka’talino, bacuramin ka’ saruga, basengat ka’jubata. Inti dari isi pidato Gubernur yang singkat, padat, dan memikat di mana ribuan hadirin memberikan applaus adalah semangatnya mengajak warga Kalbar agar Bank Kalbar tumbuh besar. “Saya mengajak seluruh warga Kalimantan Barat untuk bersama-sama membesarkan bank milik pemda. Bank ini memang plat merah, tapi sehat,” ung-

CU Makin Nyata Entaskan Kemiskinan Pendapat senada disampaikan Ignasius IK, Kadis Koperasi dan UKM Kalbar. “BKCUK adalah mitra Pemerintah Kalbar dalam mengentaskan kemiskinan. Tidak bisa dibantah, CU adalah penggerak perekonomian daerah,”ujarnya. Pemerintah Kalimantan Barat, tambah Ignasius, berharap agar insan-insan credit union mendirikan koperasikoperasi sektor riil agar semakin banyak lagi menciptakan lapangan kerja dan mengurangi kemiskinan. Hasil nyata gerakan credit union dalam mengentaskan kemiskinan dapat dilihat dari semakin banyaknya orang yang menjadi anggota CU. “Dengan makin banyaknya orang bergabung CU berarti orang merasakan manfaat ber-CU,”jelas Marselus Sunardi, Ketua Puskopdit BKCUK. Sebab menurut Sunardi CU bukan semata-mata bisnis keuangan tetapi CU adalah sekolah kehidupan dimana anggotanya dituntut selalu solider, saling berbagi, bergotong-royong mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan. “Tidaklah baik kalau kita sejahtera sendiri saja,” jelasnya. Menurut laporan pertanggungjawaban pengurus BKCUK, dalam tahun buku 2012 total anggota individu 380.700 orang; anggota CU primer 45 CU; asset Rp.4,1 triliun; pinjaman beredar Rp.3,1 triliun; dana cadangan Rp.118 miliar; saham

anggota Rp 447 miliar; simpanan non saham Rp 3,1 triliun; pendapatan Rp 569 miliar; biaya Rp 542 miliar; sisa hasil usaha Rp 26 miliar. BKCUK patut berbangga karena dari 100 koperasi terbesar di Indonesia versi Kementerian Koperasi dan UKM ada 14 CU dalam naungan BKCUK. Dalam tahun berikutnya BKCUK berharap makin banyak CU yang masuk 100 koperasi besar. Secara nasional BKCUK bertekad mensukseskan target nasional gerakan CU yakni 10 juta anggota dengan asset 100 triliun pada tahun 2020. Menurut Frans Laten, General Manajer BKCUK, perkembangan pesat CUCU dalam naungan BKCUK tersebut karena kerja keras pengurus, pengawas, manajemen; pelatihan-pelatihan keterampilan; melakukan invonasi; penerapan teknologi serta kerja sama yang baik antara CU primer dan sekunder. Romanus Woga, Ketua Induk Koperasi Kredit Indonesia (Inkopdit) memberikan apresiasi yang tinggi kepada Puskopdit BKCUK yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan gerakan CU di Indonesia. “Puskopdit BKCUK adalah koperasi kredit sekunder terbesar di Indonesia. Semoga makin berkembang agar makin banyak orang sejahtera, semakin banyak rakyat miskin yang

Jangan Takuti Siswa “Sebaiknya semua pihak, termasuk pihak keluarga jangan terlalu berlebihan dalam menyikapi putra-putri mereka maupun sanak famili yang akan melaksanakan ujian nasional. Apalagi dengan menakut-nakuti mereka dengan hal-hal yang sudah berlebihan. Salah satunya dengan meminum air bekas cucian kaki ibunya. Itu kan sudah terlalu berlebihan. Namun cukup disikapi secara

proporsional oleh semua pihak. Mulai dari pihak sekolah, siswa termasuk orangtua. Dan jangan lupa berdoa kepada Allah SWT,” ujar Ali Akbar, Minggu (14/4). Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berpendapat, belakangan terakhir diketahui banyak kalangan tertentu yang menyikapi secara berlebihan terkait pelaksanaan UN 2013. Mulai dari meminum

Peredaran Sabu Malaysia Kalbar Jadi Target mencoba mengirim sabu dan memasarkannya di Kalbar ini. “Yang tercatat di Polda Kalbar ada 9 kasus pengiriman sabu dari Malaysia, di tahun 2012 ada 7 kasus dan tahun 2013 ini ada 2 kasus,” ungkap Dir Narkoba, Minggu (14/4). Dikatakan Dir Narkoba, modus yang digunakan bandar internasional asal Malaysia, yakni dengan cara, memanfaatkan sejumlah warga negara Indonesia yang ada di sana. Di mana warga Nagara yang ada di sana diajak berbisnis, lantaran keuntungan menjual sabu di Kalbar sangat tinggi, karena harga jualnya mahal. “Modusnnya menggunakan warga negara kita sendiri, dan ada juga yang menggunakan oknum petugas di perbatasan, guna memasukan sabu ke Kalbar,” jelas

Kompol Ahmad Alwi. Sementara itu untuk tersangka atas pengiriman sabu dari Malaysia ke Kalbar, rata - rata WNI sendiri, hanya ada tersangka yang berhasil ditangkap dengan ke WNA asal Malaysia. “Kasus tersebesar atas pengiriman sabu di Kalbar dari Malaysia sampai saat ini, adalah pengiriman sabu seberat 28 Kg, dimana yang menjadi tersangka adalah oknum petugas Bea Cukai Entikong,” ungkapnya lagi. Selain itu Kombes Pol Ahmad Alwi juga mengatakan, untuk peredaran sabu antar provinsi di Indonesia yang mengirim sabu ke Kalbar ini adalah dari Jakarta, yakni dengan menggunakan cargo atau ekspidisi. “Sejumlah sabu banyak

datang dari Jakarta dan Malaysia. Ada dua dugaan disini, dimana Kalbar menjadi target utama peredaran dan target sebagai daerah translit dalam peredaran barang haram itu,” timpal Kombes Ahmad. Dir Narkoba Polda Kalbar juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalbar, khususnya di perbatasan, jika memang mengetahui adanya peredaran sabu dari Malaysia masuk melalui perbatasan,untuk segera diinformasikan kepada pihak kepolisian, baik itu Kapolsek, Kapolres atau langsung ke Polda Kalbar, karena untuk memberantas peredaran narkoba ini perlu kekompakan dan kebersamaan. Sementara ituÿ peran masyarakat salah satunya adalah memberikan informasi kepada aparat.

SMAN 1 Pontianak Juarai LCC 4 Pilar 2013 (13/4) ketiga finalis adu kebolehan dalam menjawab pertanyaan tentang Pancasila, UUD’45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Walau persaingan perolehan angka begitu ketat dari babak pertama hingga terakhir, SMAN 1 dapat menyisihkan ke dua finalis lainnya dan tampil sebagai juara serta berhak mewakili Provinsi Kalbar di tingkat pusat. Adapun dewan juri dalam LCC 4 Pilar ini Rahardi Zakaria dari anggota MPRRI fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), H Ishaq Salehÿ dari Dawan Pimpinan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Provinsi Kalbar dan Selvy Zaini yang menjabat

sebagai Wakil Sekertaris Jendra (Sekjen) MPR-RI. Rahardi Zakaria kepada Borneo Tribune saat ditemui usai pembagian hadiah, ia mengatakan, “kegiatan ini sangat positif bagi kaum muda dalam memahami 4 pilar ini. Kaum muda ini perlu kita siapkan sejak dini dalam memahami benar Pancasila, UUD’ 45, NKRI dan Bhennika Tunggal Ika. Hal ini sangat penting dalam mendalami idiologo bangsa dan negara ini dari 4 pilar tersebut. Hal ini mutlak harus dikuasai generasi muda karena mereka akan menjadi pemimpin bangsa dan negara ini dimasa depan,”ujarnya.. Sementara itu H Ishaq Saleh perwikilan DPR-RI

Dapil Kalbar juga menambahkan, “dari kegiatan pemahaman dan pengamalan 4 pilar ini. Dapat dilebih dipahami betul-betul oleh kaum muda. Sehingga hal tersebut tercermin didalam kehidupan sehari-hari dimana dapat tercipta generas yang taat beribadah, giat belajar, rajin, jujur, pintar,mau berbaur dengan azas persatuan dan kesatuan. Kedua berharap, dari 180 siswa-siswi yang notabennya yang kita harapkan adalah kaum muda ini dapat membantu mensosialisasi pemahaman 4 pilar ini baik kepada rekan-rekannya maupun kepada masyarakat luas. (Slamet Ardiansyah)

PBM Untan Gandeng Universitas Hubei sambutan yang dibacakan Kepala Biro Kessos Setda Kalbar Susanto Tri Nugroho, pada Pembukaan Pesta Seni yang dilaksanakan oleh Pusat Bahasa Mandarin (PBM) Untan yang menggandeng Universitas Hubei di Audit Untan. Dikatakan olehnya, kegiatan ini merupakan perwujudan dari upaya-upaya pelestarian dan penghargaan/apresiasi terhadap nilai-nilai tradisional yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. “Pesta seni ini akan menjadi wahana atau media bagi para pelaku seni dalam mengapresiasikan kreatifitasnya dan berkesenian,” katanya. Sejalan dengan perkembangan zaman, pengaruh

globalisasi yang melanda dunia sebagai akibat dari kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak bisa dipungkiri terjadinya interaksi antar budaya, terutama dengan budaya luar yang bersifat destruktif. Kondisi ini, masih dijelaskannya, pada gilirannya dapat melumpuhkan sendisendi kebudayaan yang lambat laun secara alamiah, apabila tidak diantisipasi secara arif, tidak saja akan kehilangan jati diri, tapi dapat punah tergilas oleh dinamika arus zaman. Demikian sebaliknya, upaya-upaya dalam pelestarian budaya yang cenderung menutup diri dengan budaya luar merupakan hal yang tidak realitas, dan justru

menempatkan budaya tersebut terkungkung, punah dan tenggelam oleh dinamika perkembangan sosial masyarakat yang selalu bergerak dinamis. “Sudah sepantasnyalah kita memberikan ruang gerak yang luas bagi pembangunan dan pengembangan budaya di masyarakat dalam kerangka pengembangan kebijakan kebudayaan daerah dan kebudayaan nasiona,” jelasnya. Dijelaskan olehnya, Provinsi Kalbar sangat kaya dengan keanekaragaman budaya, adat istiadat, dan kesenian dari berbagai suku, dan persoalan yang dihadapi adalah bagaimana memberdayakan potensi budaya, adat istiadat, dan pariwisata di daerah ini.

CMYK

Moment & Activity

12

www.borneotribune.com

Borneo Tribune

Senin, 15 April 2013

Bank Kalbar 49 Tahun

Fun Bike Bersahabat dengan Rakyat

1964 silam, tonggak sejarah terukir di Bumi Khatulistiwa. Sebuah asa dan karsa menjadi daya cipta luar biasa. Itulah lembaga keuangan milik pemerintah bernama Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat. Dari masa ke masa ia tumbuh dan berkembang. Tumbuh dan berkembang dari sisi aset, gedung dan sumber daya manusia. Gedung Bank Kalbar di tepian Sungai Kapuas pun menjadi “landmark” Kota Pontianak. Jaringannya merambat se-Kalbar hingga Jakarta. Hari ini, 49 tahun yang lalu. Bank Kalbar dengan motto: terpercaya, bersahabat dan profesional membuktikan diri lekat di mata masyarakat. Para direksi dan komisaris bersama pejabat teras berbaur dengan massa rakyat dalam even “Fun Bike”. Mereka bersua, bertegur sapa, mengucapkan selamat ulang tahun ke-49 bagi Bank Kalbar.

Mereka ceria mengincah sepeda secara berolahraga fisik dan mental. Sejak yang tua hingga muda belia bergembira. Terlebih balon berhadiah pun dilepas ke udara. Lepas. Bebas. Tuntas. Massa diliputi euforia ultah ke-49 Bank Kalbar ini dipimpin Gubernur Kalimantan Barat Drs Cornelis, MH bersama istri Ketua Tim Penggerak PKK, Ny Frederika Cornelis, S.Pd. Seiya sekata bersama ribuan massa menginjak pedal sepeda dengan keringat bercucuran dipindai kebersamaan. Semua ini untuk kesejahteraan rakyat. Bank Kalbar tumbuh besar. Menjadi mata dan telinga masyarakat. Selalu tumbuh dan berkembang dengan rakyat Kalimantan Barat. Fun Bike menjadi ajang memindai asa, rasa dan karsa. Dirut Bank Kalbar Drs Sudirman HMY, MM pun bicara khidmat: Bersama Kita Bisa. Bersatu Kita Menang. o

Teks dan Foto: Nur Iskandar

Kepala BI Provinsi Kalbar Hilman Tisnawan dan Dirut Bank Kalbar Drs H Sudirman HMY, MM adu otot engkol sepeda.

Met ultah Bank Kalbar-persembahan komunitas sepeda onthel.

Bank Kalbar memang oke-persembahan dari pebalap sepeda.

Ny Frederika Cornelis, S.Pd (tengah bertopi) didampingi istri Dirut Bank Kalbar (paling kanan).

Gaya Sang Orator didampingi Dirut Bank Kalbar Drs H Sudirman HMY.

Tua-muda semua ikut bergembira di even Fun Bike dan Balap Sepeda Hut Bank Kalbar ke-49.

Enjoy bersepeda. Teringat masa-masa SMA.

Gunting benang balon berhadiah Rp 500.000,-

Da da daaa--Met Ultah ke-49 Bank Kalbar di udara. CMYK

Terkesima mendengarkan orasi Gubernur Cornelis dari atas pentas.


Harian Borneo Tribune 15 April 2013