Issuu on Google+

NASIONAL „

HARI INI KPK-DPR BAHAS TERSANGKA CENTURY JAKARTA Shubuh

Menteri BUMN Dahlan Iskan tak mau fungsi Badan Pengatur Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) diambil alih kembali oleh PT Pertamina (Persero) seperti masa lalu, Kenapa?

04:12

Dhuhur

11:47

Ashar

15:10

Maghrib

17:59

Isya

19:14

HALAMAN 2

DAHLAN TOLAK PERTAMINA AMBIL ALIH ‘KEKUASAAN’ BP MIGAS

JADWAL SHOLAT

z HALAMAN 8

BISNIS

SELASA 20 Nopember 2012 - 6 Muharram 1434 H REDAKSI

Surabaya - 031-8299982, Jakarta - 021-31906159

www.dutaonline.com IKLAN & LAYANAN PELANGGAN

E-mail: dumas@sby.centrin.net.id ; dumassurabaya@gmail.com

Surabaya - 031-8299985, Jakarta - 021-31906159

HARGA LANGGANAN

Rp 65.000,-

HARGA ECERAN

Rp 3.000,-

AKIBAT HUJAN DERAS: Tim Gabungan hingga Senin (19/11) sore belum menemukan dua korban yang tertimbun longsor. ARA

IBU - ANAK MASIH TERKUBUR LONGSOR BANDUNG - Selain banjir, bahaya longsor saat ini mengintai warga di musim penghujan. Dua warga Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Ny Rostiani (47) dan anaknya, Tresna (9), dikhawatirkan meninggal dunia sebab hingga Senin (19/11) tadi malam keduanya belum ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah rumahnya

terkubur tanah longsor dari tebing setinggi sekitar 30 meter di Sungapan atau sekitar 2 kilometer dari Soreang, ibu kota Kabupaten Bandung. Longsor itu menimpa dua rumah permanen di seberangnya. Sedang suami korban, Ade (48) BACA: Akan Dibangun Tera Siring ..., hal 2

Rudal Israel Bunuh Bocah-bocah Gaza KIAI SAID AQIL: LIGA ARAB GAGAL TOTAL GAZA - Serdadu Israel terus melancarkan serangan-serangan udara brutal ke wilayah Jalur Gaza. Korban jiwa— termasuk sejumlah bocah— pun terus berjatuhan. Bahkan dalam serangan Senin (19/11) kemarin sedikitnya 13 warga Palestina tewas. Ini berarti total jumlah korban jiwa dalam serangan Israel selama enam hari terakhir mencapai 90 orang. Seperti dilansir AFP, Senin kemarin, Dinas Kesehatan Gaza menya-

Senang Adegan

Fighting

AKTRIS Tamara Bleszynski harus melakukan adegan laga di film terbarunya, “Air Terjun Pengantin Phuket”. Alhasil, Tamara harus mengalami memar akibat melakukan adegan perkelahian. “Enggak parah, paling biru-biru memar-memar saja. Kalau sudah kebiasaan lamalama enggak birubiru lagi,” ucap Tamara saat ditemui di FX, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (19/11). BACA: Titipkan Anak ..., hal 7 Tamara Bleszynski

takan, dalam serangan terbaru pada Senin pagi waktu setempat, sebuah rudal Israel menghantam sebuah motor di sebelah timur Khan Yunis di Gaza selatan. Akibatnya, dua pria tewas dan seorang anak yang bersama mereka, kini dalam kondisi kritis. Kedua pria Palestina itu diidentifikasi sebagai Abdullah Abu Khater (30) dan Mahmud Abu Khater (32). Menurut paramedis Gaza, serangan Israel sebelumnya di Qarara mene-

waskan dua petani, yakni Ibrahim al-Astal dan Obama al-Astal. Sementara insiden di bagian selatan Gaza City, sebuah mobil terkena rudal Israel, hingga menewaskan seorang pria muda dan melukai tiga orang lainnya. Korban tewas adalah Mohammed Shamalah (23). Beberapa saat sebelum insiden tersebut, tiga orang tewas dalam serangan rudal ke sebuah mobil di Deir al-Balah, Gaza tengah. Ketiganya berasal dari satu keluarga: Amir Bashir, Tamal Bashir dan Salah Bashir.

Sebelumnya, bahkan 9 warga Gaza yang masih satu keluarga, tewas akibat serangan Israel. Hingga Senin kemarin, keluarga Jamal Dalu, seorang pemilik toko, masih berduka. Roket Israel menghantam tepat di rumahnya, menghabiskan seluruh anggota keluarganya. Seperti diberitakan New York Post, insiden itu adalah serangan tunggal Israel paling mematikan sejak Rabu lalu. Sebanyak 11 orang tewas,

REUTERS

Buku Yasin Gambar Anas Disita

ngatakan, terdapat satu dari tiga kementerian itu ternyata sudah dibidik KPK, jauh hari sebelum Dipo melapor. Namun Johan tidak memberi tahu me-

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama PT Dutasari Citra Laras, Mahfud Suroso, terkait proyek Hambalang, Senin (19/11) kemarin. Kepada wartawan usai menjalani pemeriksaan, Mahfud membenarkan adanya penggeledahan rumahnya oleh penyidik KPK di Jalan Kartika Pinang Sektor 7, Pondok Pinang, Jakarta, beberapa waktu lalu. Mahfud mengatakan, penyidik KPK menyita sejumlah barang miliknya terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan pusat pendidikan pelatihan dan sekolah olahraga di Hambalang, Bogor. Semua dokumen terkait Hambalang dibawa oleh

BACA: Mari Elka Pangestu ..., hal 7

BACA: Dekat Keluarga Istri Anas ..., hal 7

DUTA/JUNAIDI

DONGENG ANTI KORUPSI: Ketua KPK Abraham Samad membacakan cerita di depan anak-anak SD dan TK saat peluncuran buku berjudul “Tunas Integritas” di pameran Indonesia Book Fair di Senayan, Jakarta, Senin (19/11).

adaan pupuk di Kementan sudah masuk ke tahap penyelidikan. Sebelumnya, pengusutan perkara ini berada di tahap pengumpulan bahan dan keterangan. Jubir KPK Johan Budi me-

Keluarga Jamal Dalu mengevakuasi tubuh bocah yang terkubur gedung yang terkenal rudal Israel, Senin (19/11).

BACA: RS Indonesia Juga Kena ..., hal 7

KPK Bidik Pengadaan Pupuk Kementan JAKARTA - Sebelum Sekretaris Kabinet Dipo Alam melaporkan tiga kementerian, ternyata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah lebih dulu menyelidiki masalah pengadaan barang di Kementerian Pertanian (Kementan). Kementerian yang dipimpin Suswono ini bersama dua kementerian lain, yakni Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perdagangan telah dilaporkan oleh Dipo Alam ke KPK beberapa waktu lalu. Informasi yang dikumpulkan Senin (19/11) kemarin menyebutkan peng-

BIADAB:

CATATAN PERJALANAN KE KAWASAN MUSLIM MINDANAO FILIPINA (2)

Selain haji, pendidikan madrasah juga perlu dicermati di Kota Davao Filipina. Sebab, Davao bisa jadi lebih peduli dengan sistem pendidikan madrasah ketimbang kota-kota di Indonesia.

S

AYA sangat bersyukur mendapat kesempatan mengunjungi pusat Kota Davao pada hari kunjungan ketiga, Rabu (14/11/2012). Itu penting tidak saja untuk mengetahui kemajuan kota ini melain-

C U A C A

SURABAYA

JAKARTA

Akh Muzakki, Ph.D

DENPASAR

kan juga untuk melihat secara dekat bagaimana modal sosial dan kultural dimaksimalkan oleh kota itu. Meskipun tidak sepenuhnya bersifat representatif, pusat kota menjadi miniatur tentang desain pengembangan sosial dan fisik kota.

SINGAPURA

INDEKS RELIGI .............. 3 EDUKASI .......... 4

26-34 0C

23-32 0C

25-33 0C

24-32 0C

BISNIS .............. 8

HUJAN

HUJAN

BERAWAN

HUJAN

JAKARTA ......... 9

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

Persis di pusat kota, kunjungan tersebut akhirnya mengantarkan saya ke bangunan Balai Kota (City Hall). Mata saya pun tertuju langsung ke sebuah bangunan di sebelah kanan Balai Kota itu. Tulisan Arab pada papan yang menempel di bangunan itu yang menjadi penyebabnya. Tulisan itu BACA: Nasib Madrasah di ..., hal 7

konsultasi A.G.A.M.A.

Diasuh Oleh: KH Abdurrahman Navis Wakil Katib PWNU Jatim Pembaca bisa mengirim pertanyaan seputar masalah agama Islam ke email: konsultasiagama_dumas@yahoo.co.id

Darah Tercampur dalam Daging Pertanyaan: Ustadz, saya pedagang bakso. Untuk membuat pentolan bakso saya menggilingkan daging sapi yang masih segar dan kadang masih ada sisa darah di daging yang tidak dicuci dulu karena kalau dicuci rasanya bisa hambar dan tidak enak. Yang menjadi pertanyaan, apa hukumnya darah yang bercampur dengan daging sapi yang dibuat pentolan bakso? Terima kasih atas jawaban ustadz. Emmad Rusun Sumbo Surabaya Jawaban: Pak Emmad yang saya hormati, darah yang mengalir (daman masfuhan), yang keluar dari hewan yang boleh dimakan dagingnya atau yang

Kebijakan Kota Davao Pro-Madrasah

SUMBER: BMKG INDONESIA

C M Y K

BACA: Ma’fu tapi Halal Dimakan..., hal 2

Renungan Abu Said Al Khudry RA, berkata:

ISTIMEWA

PENDIDIKAN ISLAM: Kelas pembelajaran di Madrasah Kota Davao.

z SPORT z

HARI INI TIMNAS UMUMKAN SKUAD

PIALA AFF

Saya telah mendengar Rasulullah SAW, bersabda: Siapa di antara kamu melihat mungkar, harus merubah dengan tangannya, bila tidak dapat maka dengan mulut (lisannya), apabila tidak dapat maka dengan hatinya, dan ini selemah-lemahnya iman.” (Muslim) Anda ingin memberikan kontribusi Renungan, silakan kirim ke E-mail: dumas@sby.centrin.net.id

HAL 16 e-mail: dumas@sby.centrin.net.id

C M Y K

2

Nasional

Selasa, 20 Nopember 2012

Angie Ikut Periksa Gigi JAKARTA- Meski berada dalam rumah tahanan, merawat diri tetap harus dilakukan oleh Angelina Sondakh (Angie). Mantan anggota Banggar DPR yang menjadi terdakwa kasus Wisma Atlet ini memeriksakan gigi di dalam rumah tahanan. Hal itu dilakukan saat kunjungan para istri menteri yang tergabung dalam Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Senin (19/11). Dalam acara itu Angie tampak

ikut mengantre untuk diperiksa. Tampak Angie berbincang dengan para tahanan wanita yang lain. Setelah tiba gilirannya, Angie pun diperiksa gigi oleh dokter yang ada di dalam bus, setelah sebelumnya sedikit berbincang dengan sang dokter. Selesai memeriksakan giginya, Angie yang kali ini tampak santai mengenakan t-shirt, celana jeans, dan sandal flat pun keluar dari bus itu. Tak tampak polesan make-up yang berlebihan di wajahnya. Tapi Angie juga tampak segar.„ jun

Jimly Dukung KY Periksa Hakim Agung Yamanie DUTA/JUNAIDI

PERIKSA GIGI: Angelina Sondakh saat memeriksakan giginya di dalam Rutan Pondok Bambu, Jakarta, Senin (19/11).

Hari Ini KPK-DPR Bahas Tersangka Century JAKARTA- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad belum mau berterus terang soal penetapan tersangka kasus korupsi pemberian dana talangan fasilitas pendanaan jangka pendek ke Bank Century. Abraham dan pimpinan KPK lain masih harus bertemu Tim Pengawas kasus Bank Century DPR, Selasa (20/ 11) hari ini. “Besok (hari ini) saja ditentukan dan disampaikan progres report-nya,” kata Abraham Samad saat ditanya apakah KPK sudah mengantongi nama tersangka kasus itu, Senin kemarin. “Rapat kan terbuka, jadi dijelaskan progress besok sajalah, tolong bersabar, yang pasti

di dunia ini adalah Allah, jadi manusia hanya dapat merencanakan, saya tidak mau berjanji, nanti Anda marah lagi kepada saya,” ujar Abraham. Seperti diberitakan, mengutip sumber di KPK, sebenarnya lembaga itu sudah menyelidiki dugaan penyalahgunaan wewenang dua pejabat Bank Indonesia dalam kasus Century. Saat ekspose awal November 2012, lembaga antikorupsi ini telah menyimpulkan dugaan keterlibatan dua pejabat Bank Indonesia. Mereka adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengelolaan Moneter nonaktif dan Deputi Bidang Pengawasan Bank Indonesia. Mereka berinisial BM dan SF.

“Keduanya diduga menyalahgunakan wewenang pada pengucuran Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) ke Bank Century,” kata sumber tersebut. Saat ditanya soal ini, Ketua KPK juga belum mau menjawabnya. Sumber tersebut menjelaskan, pengucuran FPJP Bank Century pada November 2008 melanggar ketentuan. Ketentuan yang dilanggar itu, menurut sumber tadi, adalah perubahan syarat agar Bank Century tetap bisa mendapatkan fasilitas pendanaan. Badan Pemeriksa Keuangan juga telah menelaah hal ini. Hasilnya, “Penyaluran FPJP tidak sesuai dengan ketentuan,” kata sumber tersebut. Namun sampai seka-

rang KPK belum menetapkan seorang pun sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Terkait pengusutan kasus ini Abraham Samad juga menegaskan tidak akan mengundurkan diri walau pengusutan kasus Bank Century belum rampung. Kasus korupsi pemberian dana talangan fasilitas pendanaan jangka pendek ke Bank Century ini meledak pada 2008 dan hingga sekarang belum rampung. “Saya ingin menjelaskan bahwa saya tidak mencari dalih, ini kewajiban, saya tidak pernah sepatah kata pun saat fit and proper test di DPR bicara akan mundur dalam masa satu tahun bila Century tidak selesai, itu tidak ada,” kata Samad men-

jawab permintaan para politikus Senayan yang mendesak Samad mundur karena menurut klaim mereka, lelaki yang suka bicara ceplas-ceplos itu pernah berjanji akan mundur bila tak rampung dalam satu tahun. Tapi pernyataan itu dibantah oleh Abraham Samad. Menurut dia, dirinya hanya mengatakan bahwa dia akan mengundurkan diri bila tidak dapat melakukan tindakan apa pun. “Saya akan pulang, apabila tidak bisa berbuat apa-apa, sedangkan saya sudah digaji oleh negara, namun demikian ini bukan dalih untuk menghindar dari kewajiban,” katanya. Ia bertekad akan merampungkan kasus ini sampai tuntas.„ tnr/wis

Pimpinan Darul Akhfiya Tersangka SURABAYA- Penyidik SubDirektorat Kejahatan Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan Landung Sri Wibowo (34) sebagai tersangka. Landung adalah pemimpin Pondok Pesantren Darul Akhfiya yang berlokasi di Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yang pekan lalu diamankan polisi setelah warga menggerebek pesantren tersebut karena dicurigai sebagai tempat benihbenih teroris. Namun, penetapan Landung sebagai tersang-

ka tidak terkait dengan aktivitas terorisme seperti yang digembar-gemborkan sebelumnya. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Hilman Thayib, mengatakan, Landung ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai telah cukup bukti melanggar Pasal 263 KUHP junto Pasal 93 dan atau Pasal 97 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. “Tersangka terbukti memalsukan dokumen kartu tanda penduduk,” kata Hil-

„ Sambungan dari hal 1

jalur Soreang-Ciwidey selama 17 jam, tapi Senin sore sudah bisa dilintasi, meski kondisi jalan masih licin. Warga yang rumahnya rusak terkena longsor diungsikan di tempat yang aman, sedangkan jalur itu masih terus dipantau oleh tim gabungan. “Pencarian korban longsor dilanjutkan Selasa (20/11) pagi,” kata Sigit. Tebing yang berlokasi di Kampung Sungapan Desa Sadu Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung itu longsor pada Minggu (18/11) sekitar pukul 20.00 WIB yang mengakibatkan jalan Soreang-Ciwidey tertimbun tanah sepanjang 100 meter serta merusak

man, Senin, 19 November 2012. Menurut Hilman, ada ketidaksesuaian antara nama asli Landung di dokumen kelahiran dan nama yang tertera di kartu tanda penduduk (KTP). Dalam identitas asli di akta kelahiran tercantum nama Landung Sri Wibowo, warga Desa Jambal, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Namun, identitas tersebut diubah sendiri oleh tersangka berusia 34 tahun itu, sehingga namanya menjadi Nasirudin Al Landung. Identitas palsu itu,

menurut Hilman, telah digunakan tersangka untuk mengurus surat identitas diri, seperti KTP dan surat izin mengemudi (SIM). “Identitas ganda dilarang oleh undang-undang,” ujar Hilman. Polisi juga telah mengamankan barang bukti lainnya berupa dokumen-dokumen yang ditemukan di pesantren. Saat ini Landung meringkuk dalam sel tahanan Polda Jawa Timur karena polisi masih terus memeriksanya secara mendalam. Meski tidak terindikasi melakukan terorisme, pemerintah daerah

Nganjuk membekukan sementara kegiatan Pondok Pesantren Darul Akhfiya. Pengurus pondok juga diminta mengurus izin pendirian yang selama ini belum dikantongi. Kepala Badan Kesejahteraan Kebangsaan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Nganjuk Gunawan Widagdo mengatakan pembekuan ini dilakukan untuk meredam gejolak masyarakat. Sebab, hingga kini warga setempat bersikukuh menolak keberadaan pondok yang dianggap ilegal. “Ini demi keselamatan santri sendiri,” kata Gunawan.„ tnr/wis

Akan Dibangun Tera Siring dan anak pertamanya Anwar (14), selamat dari kejadian itu. “Kedua korban belum berhasil ditemukan, pencarian sementara dihentikan karena cuaca hujan dan rawan longsor susulan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Sigit Udjuwalaprana, di Bandung, Senin kemarin. Pencarian korban dilakukan dengan mengerahkan tim gabungan dari TNI, Polri dan masyarakat setempat. Lokasi yang diduga terdapat jenazah korban sudah ditandai, namun hingga Senin petang belum ditemukan. Longsor juga memutuskan

sembilan rumah. Sigit menambahkan petugas Badan Penanggulangan Bencana beserta aparat kepolisian dan aparat terkait lain tetap menunggu di Sungapan dalam kondisi tanggap darurat. Ia pun memastikan pencarian dua korban longsor akan dilanjutkan pagi ini. “Kalau pagi hari biasanya cerah dan sangat mendukung proses evakuasi,” ujarnya. Dia menambahkan, jika hari ini korban belum juga berhasil ditemukan, proses pencarian akan dilakukan selama masa tanggap darurat. “Kabupaten Bandung menetapkan masa tanggap darurat selama satu minggu mulai hari ini,” katanya.

Peneliti Badan Geologi, Yunara, menduga lonsor terjadi akibat curah hujan yang tinggi sepanjang Minggu petang. Curah hujan tersebut menghunjam lapisan tanah gembur setebal sekitar 2 meter yang menempel di bagian lapisan tebing yang keras. “Akhirnya karena tak kuat menahan beban resapan air, lapisan gembur ini melorot dan longsor,” katanya di lokasi kejadian. Bupati Bandung, Dadang Naser, memastikan tengah membahas beberapa solusi yang pas mengantisipasi terulangnya longsor di tebing Sungapan. “Ke depan, kami bisa bangun terasering atau juga benteng. Cuma itu tentu butuh bia-

ya besar dan perlu waktu. Kami juga nanti akan tanami bagian tanah yang rawan longsor dengan tanaman keras misalnya,” katanya saat melawat lokasi longsor Senin pagi. Selain antisipasi rekayasa fisik di area tanah rawan longsor, Dadan juga mengimbau agar warga ekstra waspada saat melintas di daerah rawan longsor Jalan Raya Soreang-Ciwidey. Pemkab juga tengah bersiap menertibkan bangunan liar hunian warga di sekitar daerah rawan longsor. “Kami juga akan menertibkan lokasi galian C liar di atas tebing (yang longsor) dan sekitar daerah rawan ini,” katanya. „ tnr/det/wis

Ma’fu tapi Halal Dimakan „ Sambungan dari hal 1

tidak boleh dimakan dagingnya itu termasuk barang najis, yang tidak boleh dimakan sebagaimana firman Allah SWT, dalam surat al-An’am ayat : 145, “ Katakanlah: Tidaklah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai atau darah yang mengalir atau daging babi – karena semua itu kotor-atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Ba-

rangsiapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Darah yang diharamkan itu darah yang keluar dari binatang yang boleh dimakan dagingnya atau yang tidak boleh dimakan dagingnya kalau darah itu sampai mengalir baik itu diminum langsung atau dibekukan dulu kemudian digoreng dan dimakan. Tetapi kalau darah itu sedikit dan tidak sampai mengalir se-

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: ABI NUZULUL MUSKHAF

perti darah yang tersisa di daging, gajih atau tulang dari hewan yang boleh dimakan dagingnya itu termasuk najis yang diampuni (ma’fu anhu). Adapun pentolan bakso yang terbuat dari daging sapi yang digiling langsung tanpa dicuci dulu, kalau ketika digiling tidak dicampur dengan air maka itu ma’fu dan halal dimakan. Tetapi kalau ketika digiling dicampur dengan air untuk mencucinya atau barang lain maka daging yang digiling bercampur darah itu najis dan tidak

boleh dimakan. Karena darah yang tersisa di daging itu sudah tidak murni lagi. Syekh Nawawi al-Jawi alBanteny menjelaskan: “Dan adapun darah yang tersisa di daging, tulang dan gajih dari hewan sembelihan maka itu najis yang dimaafkan. Demikian itu jika tidak bercampur dengan sesuatu, seperti jika kambing disembelih kemudian dipotong dagingnya dan tersisa bekas darah walaupun kuahnya berwarna dengan warna darah.” ( Nihayatuzzen : 40 )

Mas Emmad yang budiman, daging yang masih ada sisa darahnya, kalau hendak dimasak atau digiling seharusnya dibersihkan dahulu sampai bersih benar maka itu suci, atau tidak dicuci sama sekali dan tidak terkena air maka itu ma’fu. Pentolan bakso yang terbuat dari daging sapi segar dan masih ada sisa darahnya langsung digiling jika tidak dicampur dengan air itu hukumnya termasuk darah najis yang dimaafkan dan halal dimakan. Wallohu a’lam bissowab. „

SEMARANG- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mendukung inisiatif Komisi Yudisial (KY) yang akan memproses dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Hakim Agung Ahmad Yamanie. “Langkah ini penting untuk kepentingan pembelajaran sistem pencegahan dan penegakan pelanggaran kode etik,” katanya, seusai “Sosialisasi dan Kerja Sama Penegakan Kode Etik Penyelenggaraan Pemilu” di Semarang, Jawa Tengah, Senin (19/11). Jangan sampai, kata dia, orang yang melakukan pelanggaran diambil keputusan tanpa melalui proses penegakan hukum atau etika yang proporsional, termasuk hakim agung karena Indonesia memiliki lembaga khusus, yakni KY. Menurut dia, KY harus diberikan kesempatan untuk menjalankan tugasnya dan jangan ada keputusan secara sepihak terlebih dahulu atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Yamanie dengan menyetujui pengunduran dirinya. “Ini bukan hanya menyangkut Yamanie, bukan hanya menyangkut kasus dia, tetapi untuk pembelajaran sistem pencegahan dan penegakan pelanggaran kode etik ke depan,” kata pakar hukum tata negara tersebut. Berkaitan dengan langkah Yamanie yang sudah mengajukan permohonan mengundurkan diri, ia mengatakan sebaiknya Presiden jangan menyetujuinya terlebih dulu sebelum yang bersangkutan menjalani proses pemeriksaan di KY. “Jangan diterima dulu pengun-

duran dirinya, harus berproses dulu. Sebab, kalau mengundurkan diri maka surat keputusan (SK) pemberhentian dari Presiden bisa menyatakan yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat,” katanya. Namun, jika diberhentikan, lanjut dia, SK pemberhentiannya bisa menyatakan diberhentikan dengan tidak hormat sehingga yang bersangkutan harus menjalani proses dulu di KY terkait dugaan pelanggaran kode etik. “Kata-kata itu memang sisi kecil, tetapi penting. Kalau langsung disetujui pengunduran dirinya, yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat, bahkan dengan pujian. Tidak sehat kalau seperti itu,” katanya. Karena itu, Jimly mendukung KY untuk memproses terlebih dulu Yamanie atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukannya dan Presiden pun harus mendukung dengan menunda menerbitkan SK pemberhentian. Seperti diwartakan, MA mengakui mundurnya Hakim Agung Yamanie selain karena sakit jugakarenaalasanlain,yaknilalaidalam menuliskan vonis untuk gembong narkobaHengkyGunawan. Pemeriksa MA menemukan tulisan tangan dari Yamanie yang menuliskan hukuman pidana penjara 12 tahun, sementara kedua hakim lainnya tidak setuju gembong narkoba itu dipidana 12 tahun, melainkan 15 tahun. Hengky adalah pemilik pabrik ekstasi di Surabaya yang telah divonis Pengadilan Negeri Surabaya 17 tahun penjara. Atas putusan itu Hengky mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya dan hukumannya ditambah menjadi 18 tahun.„ ara/wis

Jero Wacik Hadapi Gugatan UU Minerba JAKARTA- Menteri Energi Sumber Daya Mineral Jero Wacik tampaknya harus menghadapi gugatan lagi terkait pengelolaan sumber daya alam. Setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan sejumlah ormas terhadap Undang-undang Migas yang berujung pada pembubaran BP-Migas, kali ini Jero Wacik harus menghadapi gugatan terhadap UU Minerba yang juga tengah diuji oleh MK. “Penyakit tidak pernah berhenti, ya sudahlah hadapi saja,” kata Jero Wacik di Jakarta, Senin (19/11) kemarin. Wacik mengatakan, saat ini pihaknya tetap menjalankan UU Minerba dan UU Migas karena kedua UU tersebut sah dan merupakan produk bersama pemerintah dan DPR. Baik UU Minerba ataupun UU Migas merupakan produk demokrasi. Jero Wacik yang juga Kepala Satuan Kerja Sementara Pelaksana (SKSP) Kegiatan Hulu Migas mengatakan, di bawah kepemimpinannya, SKSP Migas tidak akan pro-asing. Dia akan memberikan ruang lebih untuk perusahaan nasional milik negara. “SKSP ini harus pro-rakyat,” kata Jero Wacik di sela-sela Tatap Muka Menteri ESDM/Kepala SKSP Migas di Jakarta, Senin kemarin. Dia pun bertemu dengan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama Senin malam untuk memastikan bahwa sektor industri hulu migas telah berjalan dengan baik. Menurut Wacik, investor asing tetap akan difasilitasi oleh pe-

merintah untuk tetap berinvestasi di Indonesia, namun dia menyatakan investasi asing ini akan dibatasi dengan aturanaturan yang ada. “Jika biasanya asing dapat banyak, kali ini akan dapat lebih sedikit,” katanya. Selain itu, Wacik juga akan membuat SKSP Migas ini untuk lebih efisien. Ia mengakui operasional BP Migas selama ini dipandang boros oleh masyarakat. Untuk itu dia meminta para karyawan eks BP Migas yang bergabung dengan SKSP Migas untuk bekerja lebih keras lagi. Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2012 mengamanatkan Kementerian ESDM untuk mengambil alih peran BP Migas. “Kegiatan eks BP Migas agar tidak terganggu akan dialihkan ke menteri ESDM, sehingga para karyawan eks BP Migas diminta untuk meneguhkan kembali tekad agar bekerja lagi sesungguhsungguhnya,” kata Wacik. Wacik juga akan membuat SKSP Migas lebih efisien. Untuk itu dia akan menurunkan fasilitas yang didapat para karyawan eks BP Migas dari tingkat deputi hingga karyawan seperti mengganti mobil dinas dengan yang lebih sederhana. Selain itu, dia juga meminta segenap karyawan eks BP Migas untuk efisien dengan menurunkan biaya operasional, walaupun selama ini BP Migas mengklaim biaya retensi maksimal 1 persen dari penerimaan negara tidak pernah terlewati dan BP Migas lebih efisien dibandingkan Badan Koordinasi Kontraktor Asing di bawah kendali Pertamina.„ mio/wis

www.dutaonline.com

3

Religi Selasa, 20 Nopember 2012

RUU KKG Harus Sesuai Al Quran MUI : BERPOTENSI LEGALKAN PERKAWINAN SEJENIS JAKARTA - Konsep Rancangan Undang-Undang (RUU) Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG) yang kini dibahas di DPR RI mendapat sorotan dari berbagai pihak. Bahkan, Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali secara terbuka mendesak agar RUU KKG tersebut tidak bertentangan dengan nilai agama atau tetap mengacu pada Al Quran dan hadits. Komitmen pemerintah dalam mencapai kesetaraan, sebenarnya sudah tercantum dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarustamaan Gender. Sebagai tindak lanjutnya, ada surat Keputusan Kemendagri Nomor 132 Tahun 2003. Ia berharap, RUU KKG dengan bertumpu pada Al Quran, seluruh pengambil kebijakan serta pembuat perundangan bisa mengkaji mendalam tentang makna kesetaraan. Sehingga segala keputusan tidak justru merugikan kaum perempuan. “Prinsipnya, kita perlu menyadari bahwa posisi perempuan dan laki-laki sederajat dalam Islam serta menyesuaikannya membentuk kearifan lokal,” terang Menag. Di sisi lain, imbuh Suryadharma, perempuan harus siap dengan segala kesiapan kualitas sumber daya manusia (SDM) jika tuntutan dalam RUU itu dipenuhi. Mengingat, RUU KKG dalam koridor keislaman sejalan dengan fungsi agama sebagai landasan moral. Lantaran Islam datang, untuk membebaskan manusia dari penindasan. Selain Menag, RUU KKG juga menyita perhatian serius Majelis Ulama Indonesia (MUI). Bahkan, secara tegas MUI menolak RUU KKG karena tidak mengacu pada nilai religiusitas. Menurut MUI, kelompok liberal yang

Studi Islam Perlu Pendekatan Baru

TOLAK RUU KKG: Sejumlah muslimah di Jakarta menolak RUU KKG karena dianggap merusak agama.

mendukung RUU KKG karena mengacu kepada Hukum Internasional yang menafikan kepentingan nasional dengan kelompok penolak yang mengacu pada pentingnya menjaga dan memelihara nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, termasuk ajaran agama dan kebudayaan. “Kelompok liberal sekaligus menafikan kepentingan nasional, karakter bangsa, nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat Indonesia, dan kearifan lokal yang menjadi khazanah kekayaan masyarakat sejak ratusan tahun lalu,” tegas Ketua MUI pusat, KH Ma’ruf Amin. Keputusan MUI menolak RUU KKG tersebut setelah dilakukan pengkajian dan penelitian secara mendalam. “Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa MUI IV me-

nyatakan bahwa RUU KKG bertentangan dengan ajaran agama Islam, Pancasila, dan UUD 1945. Oleh karena itu Ijtima’ Ulama mendesak DPR untuk menarik kembali RUU tersebut serta tidak meneruskan proses RUU tersebut,” tegasnya kembali. MUI menguraikan tiga alasan pokok mengapa RUU KKG ditolak. Pertama, ada sejumlah dampak negatif bila RUU KKG disahkan, diantaranya, isteri mempunyai kedudukan dan peran yang sama dengan suami dalam rumah tangga, baik sebagai “kepala rumah tangga” dan pencari nafkah keluarga. RUU ini juga berpotensi mengubah besarnya bagian pembagian warisan untuk ahli waris laki-laki dan perempuan menjadi sama besar bagiannya. “Jika itu

MEDAN - Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis mengatakan studi-studi keIslam-an perlu pendekatan baru yang tidak mendikotomikan ilmu agama dan umum. “Ini untuk merespon perkembangan keilmuan dewasa ini yang semakin terus berkembang,” kataProf Nur Ahmad nya pada Workshop PeFadhil Lubis nyusunan Blueprint Pengembangan Akademik dalam rangka proyek pengembangan IAIN-SU, IAIN Palembang, IAIN Semarang dan IAIN Mataram di Medan, kemarin. Dalam paparannya Fadhil menawarkan pendekatan transdisipliner, sebuah proses untuk memperluas pengetahuan dengan mengintegrasikan perbedaan perspektif untuk membangun sebuah sinergi. Dari pendekatan ini diharapkan tercipta hybrida, persilangan perbagai perspektif. Dengan demikian semua pihak tidak perlu mendikotomikan ilmu-ilmu agama dan umum. “Begitu juga dalam studi Islam, apa yang dikenal sebagai metode bayani, burhani, dan ’irfani perlu dipadukan,” katanya. Sementara Guru Besar IAIN Sumut Prof Amiur Nuruddin mengatakan ada beberapa langkah yang akan ditempuh dalam mengembangkan IAIN Sumut sebagai pusat keunggulan dalam kajian ekonomi Islam. Pertama, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), yang dalam ini pilihan IAIN Sumut adalah membuka program studi Ekonomi Islam di tingkat S-1, S-2 dan S-3. Kedua, penguatan networking dan kerjasama dengan lembaga pendidikan ekonomi Islam terkemuka, baik dalam dan luar negeri. “Ketiga, penyediaan prasana dan fasilitas program studi. Keempat, pengembangan keilmuan dan kurikulum ekonomi Islam,” katanya. „ kcm

ISTIMEWA

terjadi berartu hukum kewarisan Islam dihapus. Ini tidak boleh,” terangnya. Selain itu, juga berpotensi mengubah wali nikah di mana perempuan dimungkinkan menjadi wali nikah dan membolehkan terjadinya perkawinan sejenis. RUU ini membuka penafsiran pengembangan pribadi termasuk homoseksual dan pengembangan lingkungan sosial termasuk komunitas homoseksual, gay, dan lesbian. “RUU KKG tidak mengacu pada Pancasila yang mengedepankan pentingnya nilai-nilai religiusitas dan Ketuhanan Yang Maha Esa. RUU KKG juga tidak mencantumkan Pancasila sebagai sumber hukumnya sehingga wajar apabila isinya pun tidak mencerminkan Pancasila,” lanjutnya. „ hrt/arh

Sosialisasi Empat Pilar Libatkan IPNU

‘Karena Muhammadiyah, NU Juga Lahir’ JAKARTA - Milad Satu Abad Muhammadiyah ternyata menuai rasa syukur dan pengharapan dari ormas terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU). Cita-cita menelurkan generasi cendekiawan berintelektual serta berakhlak tinggi diyakini bisa menghapus segala perbedaan yang berpangkal dari amaliyah. “NU berterima kasih pada kelahiran Muhammadiyah. Karena Muhammadiyah, NU juga lahir dan berkembang. Kedua organisasi ini juga ingin terus meningkatkan perlombaan mengejar fastabiqul khoirot (berlomba-lomba menuju kebaikan) dengan mengesampingkan perbedaan karena pemahaman keislaman,” papar Ketua Pengurus Besar NU H Slamet Effendy Yusuf, Senin (19/11). Keinginan besar mewujudkan yang terbaik bagi bangsa,

H. SLAMET EFFENDY YUSUF

ulas Slamet, nyatanya tidak merusak hubungan Muhammadiyah-NU. Meskipun, ideologi serta praktik di tataran syariah amaliyah berbeda. Seiring

DOK

zaman, organisasi bentukan KH Ahmad Dahlan dan KH Hasyim Asy’ari mengembangkan bidang sosial, ekonomi, hingga pendidikan.

“Kedua organisasi ini saling melengkapi perjalanan umat Islam di Indonesia. Seluruh bangsa harus berterima kasih pada NU maupun Muhammadiyah yang melahirkan basis kemasyarakatan Islam Nusantara di tengah heterogenitas bangsa,” ungkap Slamet. Gerakan kedua organisasi yang disertakan bersama program-program sosial kemasyarakatan juga dipandangnya mampu memperlihatkan pada dunia jika umat Islam bisa berkiprah di segala bidang. Terbukti dari jumlah cendekiawan, intelektual, dan ulama yang kian hari bertambah karena terlahir dari rahim NU maupun Muhammadiyah. Para cerdik cendekia ini pun, lanjut dia, membuka jalur komunikasi internasional. Sehingga kalangan Muslim Indonesia bisa belajar serta berinteraksi ke seantero jagad. “Inilah

MAKASSAR - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) menggandeng Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) menggelar sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara kepada kader-kader muda bangsa Sulsel di Gedung Mulo Makassar. Empat pilar yang dimaksudkan terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara RI tahun 1945, Negara Kesatuan RI, dan Bhineka Tunggal Ika. Sosialisasi dimaksudkan agar sikap nasionalisme generasi penerus bangsa tetap tinggi. Dalam sosialisasi ini hadir anggota MPR-RI, H Zainut Tauhid Sa’adi serta beberapa pengurus NU Sulsel. Ketua Tanfidziyah PWNU SulSel, KH Zein Irwanto juga hadir. Andi Amirullah Amal yang mewakili Gubernur Selsel untuk membuka kegiatan ini mengungkapkan sosialisasi empat pilar kepada kader-kader muda bangsa maka diharapkan wawasan akan persatuan bangsa ini semakin besar serta rasa nasionalismenya juga semakin tinggi kepada negara tercinta ini. Sementara itu, Zainut Tahuid Sa’adi yang juga sekretaris Fraksi PPP MPR-RI mengaku peranan generasi muda sangat dibutuhkan untuk menghidupkan kembali rasa nasionalisme terutama penerapan Pancasila. ”Dari dulu sampai sekarang ini, isi dari Pancasila tidak berubah, tapi tantangan yang dihadapi itu yang berubah. Seperti pada Soekarno, liberalisasi tidak sedahsyat kini. Sehingga itu kita mesti mengembangkan dan menyegarkan arti Pancasila yang disesuaikan dengan kondisi zaman,” kata dia. „ nuo

dua organisasi pemasok terbesar kecendekiawanan di Indonesia. Hanya soal waktu saja kita menunggu kebangkitan intelektual Muslim yang membawa kejayaan Islam dari Indonesia,” terang Slamet. Di sisi lain, Slamet mengkritisi pola hubungan yang sedikit ternodai insiden penentuan bulan Qomariyah. Menurutnya, harus ada upaya cepat untuk menghapus rasa enggan untuk bergandengan tangan lagi antara NU-Muhammadiyah. Apalagi, persoalannya masih bisa dirembuk dan dimusyawarahkan dengan dalil keilmuan serta dicari jalan tengahnya. “Kedua pihak harus berembuk dan mengambil keputusan untuk menetapkan metode ru’yah. Sehingga tidak lagi mempertontonkan perbedaan yang membuat bingung umat,” tegas Slamet. „ rol

PENYELUNDUPAN BUKU NIKAH PALSU KE SAUDI

Tiba di Asrama Haji, Bukhari-Sunai Dijemput Polisi Bukhari-Sunai, jamaah haji asal Pamekasan, pembawa buku nikah palsu sebanyak 499 pasang resah setiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya, Senin (19/11) pagi. Jamaah haji yang tiba bersama rombongan kloter 48 dari Gresik dan Surabaya itu tampak lelah. Berbeda dengan jamaah haji lainnya yang sumringah setibanya di Asrama Haji. ABD. AZIZ SURABAYA

P

asutri (pasangan suami sitri, red) asal Pamekasan itu bersama jamaah haji lainnya masuk ke Hall Zaitun sesampai di Asrama Haji Suko-

lilo. Kecemasan jamaah haji yang sedianya ikut kloter 20 terus berlanjut. Sewaktu di Hall Zaitun, keduanya duduk membisu, tampak jelas ada yang mereka pikirkan. Anehnya, meski sepasang suami-istri, Bukhari-Sunai memilih duduk tidak berdampingan. Bukhari yang memakai surban dibalut di kepala dipadu dengan peci putih duduk berjauhan dengan istrinya. Sementara istrinya juga memilih diam dengan tatapan hampa. “Bukhari dan istrinya langsung diamankan Polda Jatim, sementara mereka dibiarkan melepas lelah dulu,” kata Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Fatkhul Arief, kemarin pagi. Bukhari tampak semakin cemas menunggu paspor dan koper dari petugas imigrasi dan

„ EDITOR: MOHAMMAD NATSIR z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

DOK

DOKUMEN NEGARA: Seorang petugas Kemenag menunjukkan bukti fisik buku nikah asli yang dikeluarkan Kemenag. Warnanya lebih tajam dan hologramnya jelas menandakan logo Kemenag.

panitia. Bukhari juga sempat ke toilet sekedar buang air kecil. Selama hampir 20 menit, keduanya istirahat sambil duduk melepas capek di kursi deretan

keempat Hall Zaitun. Karena cemas Bukhari, akhirnya dia berjalan mendekati petugas yang sibuk mengurus koper dan paspor para jamaah.

“Paspor saya sudah ada,” tanya Bukhari yang dijawab petugas sudah diamankan. Mendengar jawaban itu ia tampak sedikit lega.

Tak lama setelah kembali duduk, Bukhari-Sunai didekati petugas. Tak jelas apa yang mereka omongkan. Sesaat kemudian, keduanya diajak keluar meninggalkan Hall Zaitun. Mungkin mengira bahwa diperbolehkan pulang, Bukhari sedikit mengembangkan senyum. Koper miliknya dibawakan petugas sedangkan tas tenteng dijingjing sendiri. Namun Bukhari terkaget mengetahui dirinya diarahkan ke Hall A. Disana, Bukhari-Sunai sudah ditunggu tim Polda Jatim yang beranggotakan empat orang berapakain preman. Di Hall A, keduanya diperiksa terkait dengan pemalsuan dokumen negara berupa buku nikah. Setidaknya sekitar 30 menit pasutri tersebut menjalani pemeriksaan. Merasa belum cukup dan perlu penyelidikan intensif, akhirnya keduanya

dibawa ke Mapolda Jatim di Jl. Ahmad Yani. Dengan mobil PPIH Debarkasi Surabaya, Bukhari didampingi panitia dan anggota Polda Jatim berpakaian preman menuju Polda Jatim. Sayang, berbeda dengan sebelum berangkat ke tanah suci, Bukhari kali ini enggan memberikan komentar apa pun. Ketika ditanya kabar dan kondisinya, Bukhari hanya menggeleng. Bahkan dengan ekspresi penuh kecemasan, Bukhari hanya menjawab sekedarnya. “Di sana apa sudah hujan,” tanya Wakil Sekertaris II PPIH Debarkasi Surabaya, Sutarno. “Penangkapan Ini menindak lanjuti surat pernyataan yang ditulis sebelum ke Tanah Suci, Bukhari dan istri menyanggupi akan diperiksa kembali,” pungkas Arief. „

www.dutaonline.com

4

Edukasi Selasa, 20 Nopember 2012 DUTA/DENI PRASTYO

SEHAT Beberapa siswa PAUD sedang mengikuti lomba senam otak yang di gelar di Aula ITS, Senin (19/11). Lomba ini diikuti siswa PAUD se-Surabaya.

Buku Pelajaran Akan Digratiskan DIBAGIKAN BERSAMAAN PENERAPAN KURIKULUM BARU JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menyediakan buku pelajaran gratis kepada siswa SD hingga SMA pada 2013 mendatang bersamaan dengan diterapkannya kurikulum baru yang saat ini drafnya segera memasuki masa uji publik. Wamendikbud Bidang Pendidikan, Musliar Kasim mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan buku serta bahan ajar kurikulum baru yang rencananya diterapkan di 2013. Buku tersebut nantinya akan disediakan di sekolah dan digunakan secara cuma-cuma

oleh siswa. “Rencananya, buku-buku tersebut akan diberikan secara gratis kepada para siswa,” kata Musliar. Musliar mengatakan, langkah menggratiskan buku pelajaran tersebut merupakan salah satu wujud respon Kemdikbud terhadap keluhan dari orang tua murid terkait tingginya biaya pembelian buku di beberapa sekolah. “Nantinya, buku tidak akan dibebankan kepada orang tua murid, semua akan ditanggung oleh pemerintah,” tegas Musliar. Hal itu merupakan bagian dari semangat pemerintah untuk melaksanakan wajib be-

lajar 12 tahun. Terkait dengan materinya, saat ini bahan ajar serta buku-buku tersebut sedang dikaji dan disiapkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemdikbud. “Materimaterinya sudah mulai disiapkan, diharapkan dapat selesai paling lambat bulan Februari tahun depan,” ungkap mantan Rektor Universitas Andalas ini. Menurut Musliar, perubahan mendasar materi bahan ajar akan terjadi pada jenjang SD. Pasalnya, pada kurikulum baru metode pembelajarannya berdasar tematik. Di samping buku paket, pihaknya juga akan membuat buku pegangan

yang akan diberikan kepada semua guru. “Perubahan signifikan akan terjadi di SD karena bukunya dibuat secara tematik, bukan lagi per mata pelajaran,” papar mantan Irjen Kemdikbud ini. Dengan demikian, satu buku nantinya dapat memuat beberapa mata pelajaran. “Jadi siswa tidak lagi membawa banyak buku setiap harinya, mungkin cukup dua buku dalam satu hari. Sesuai dengan tema yang sedang diajarkan oleh para guru,” jelas Musliar. Mendikbud, Mohammad Nuh menjelaskan, pengembangan kurikulum harus disesuai-

kan dengan orientasi dari para peserta didik. Dengan demikian, desain kurikulum tidak akan melampaui kemampuan dan orientasi mereka. “Kompetensi yang dihasilkan harus bisa menjawab kebutuhan mereka untuk masa depan, baik untuk kebutuhan bangsa maupun dirinya sendiri. Jangan sampai mereka dididik untuk kebutuhan sekarang,” tegasnya. Menurut Nuh, dalam menyiapkan kurikulum harus memerhatikan sejumlah aspek, di antaranya standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan standar penilaian. “Setelah itu dirumuskan, baru diterjemahkan dalam buku pegangan,” pungkas Nuh.„ kjc

Integrasi IPA-IPS, Guru Harus Disiapkan SEMARANG- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Semarang mengemukakan, rencana pemerintah mengintegrasikan pelajaran IPA-IPS dalam pelajaran lain di sekolah dasar harus disertai penyiapan guru. “Jangan lupa, guru SD harus disiapkan menjalankan kebijakan itu. Sebab, selama ini mereka terbiasa mengajarkan IPA dan IPS sebagai pelajaran tersendiri,” kata Ketua PGRI Kota Semarang, Ngasbun Egar. Hal itu diungkapkannya di sela-sela memantau perlombaan untuk memperingati Hari Ulang Tahun PGRI di sejumlah sekolah di Semarang, salah satunya SMP Negeri 4 Semarang. Menurut Wakil Rektor I Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Semarang (IKIP PGRI Semarang) itu, pihaknya mengapresiasi rencana pemerintah untuk menyederhanakan kurikulum, salah satunya mengintegrasikan IPA-IPS dalam pelajaran lain di SD. “Selama ini, muatan kurikulum yang dibebankan

pada anak-anak sekolah memang terlampau berat. Kami menyadari itu dan mengapresiasi jika kurikulum mau disederhanakan. Namun, harus ada kajian secara mendalam,” katanya. Kajian mendalam pada penyederhanaan kurikulum, kata dia, perlu dilakukan agar tidak salah langkah. Misalnya, integrasi IPA-IPS dalam pelajaran lain yang justru membuat substansi pelajaran tersebut menjadi hilang. “Jangan sampai nantinya guru tidak siap dengan kebijakan itu atau malah menyulitkan. Akhirnya, muatan IPA dan IPS yang seharusnya terintegrasi pelajaran lain tidak diajarkan karena guru merasa kesulitan,” katanya. Oleh karena itu, kata dia, guru-guru SD harus disiapkan terlebih dulu sebelum kebijakan tersebut diterapkan sehingga mereka bisa melaksanakan kebijakan itu secara maksimal, dan hasil pembelajaran yang dicapai juga optimal. “Sebelum kurikulum baru diterapkan, harus ada

jaminan 100 persen perangkatnya siap. Perangkat yang terpenting adalah guru yang menjalankan kurikulum. Kalau gurunya siap, maka kurikulum akan berjalan bagus,” katanya. Ia menilai, pengintegrasian IPA-IPS dalam pelajaran lain memungkinkan langkah ini diterapkan di SD karena sistem pengajaran guru masih terbagi dalam guru kelas, belum seperti guru-guru setiap pelajaran, seperti jenjang SMP dan SMA. Ia juga mengatakan bahwa pengintegrasian untuk pembelajaran di SMP—yang sudah membagi guru pelajaran, seperti IPA dan IPS—tentu berjalan lebih sulit sebab akan ada guru IPA dan IPS yang tidak kebagian jam mengajar. “Sebenarnya itu (pengintegrasian IPA-IPS) untuk SD memungkinkan. Hanya, guru-gurunya perlu disiapkan terlebih dulu secara matang. Jangan sampai mereka kaget dengan perubahan pola mengajar itu,” kata Ngasbun.„ kcm

Puluhan Siswa Ikuti Olimpiade Matematika Internasional SURABAYA- Sebanyak 30 siswa yang terdiri dari jenjang SD dan SMP IPH School akan berangkat ke China. Para siswa yang mewakili sekolahnya ini akan berpartisipasi dalam Mathematics Team Championship di Beijing 20 - 25 November nanti. Senin (19/11) menjelang berangkat, mereka berkunjung ke kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya. Dipimpin Kepala Sekolahnya Stevanus Budiono, para siswa IPH School tersebut tampak begitu menikmati jelang pemberangkatan mereka. “Kami sudah dua bulan penuh latihan khusus soal-soal sains dan matematika. Jadi kami sudah siap,” ucap Emilia Naila Gumulia, siswi kelas VII. Selama kurang lebih 30 menit, siswa didampingi kepala sekolah, guru pembina, dan sejumlah orangtua wali murid itu menceritakan lomba Matematika dan Sains tingkat internasional yang akan dihadiri IPH School di China. “Kami hanya memfasilitasi kemampuan dan potensi Matematika dan Sains yang disulai anak-anak,” kata Sevanus. Kehadiran IPH School ke Beijing itu atas undangan penyelenggara. Sejumlah sekolah internasional sepakat menyelenggarakan semacam olimpiade Matematika dan Sains. IPH yang men-

jalin hubungan dengan sekolah-sekolah internasional ini mendapat kesempatan sebagai peserta. Wahyudi, guru pembina dan pendamping siswa IPH School menyatakan bahwa anak didiknya akan tampil dengan kelompok individu dan tim. Nanti akan ada 20 soal dalam bahasa Inggris. Soal-soal ini harus diselesaikan dalam kurun waktu yang sudah ditetapkan. Sekitar 40 menit. “Tidak semata-mata soal, tapi permasalahan

di bidang Matematika dan Sains dan harus diselesaikan. Termasuk dalam soal cerita,” kata Wahyudi. Sejak September, pihak IPH sudah menyiapkan diri secara maksimal. Ada tambahan pelajaran khusus lomba di ajang internasional tersebut. Termasuk mendatangkan guru khusus dari Surya Intstitute. Lomba Matematika dan Sains internasional itu akan diikuti 12 negara. Di antaranya, Thailand, Filipina, Sigapura,

China, Amerika. Korea, Hongkong, dan sejumlah negara lain. Sampai saat ini sudah 80 tim yang mendaftar. Vis Austen, bocah kelas VI SD IPH School menggemaskan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Ikhsan. Meski masih kecil, namun bocah ini jagi matematika. “Kami bangga. Tak hanya Surabaya atau Jatim yang kalian wakili. Tapi atas nama Indonesia. Siapkan mental, tenang, dan tetap kompak. Jaga kesehatan,” kata Ikhsan.„ ika

DUTA/DENI PRASTYO

MINTA RESTU: Siswa SMP dan SMA IPH School saat meminta restu Kepala Dispendik Surabaya, Ikhsan di kantornya Jalan Jagir, Senin (19/11).

„ EDITOR: FATKHUL AZIZ z LAYOUTER: ABI NUZULUL MUSKHAF

Alasan Perubahan Kurikulum Dipertanyakan JAKARTA- Perubahan kurikulum untuk tahun ajaran 2013/ 2014 menuai kritik dari para pengamat pendidikan dan juga dari guru yang nantinya akan menjadi ujung tombak dari penerapannya. Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Lody Paat, mengatakan bahwa pemerintah harus menjelaskan alasan perubahan kurikulum secara jelas pada masyarakat. Ada kewajiban untuk menunjukkan penelitian kurikulum yang pemerintah lakukan dan apa hasilnya sehingga harus diubah. “Alasannya harus benar dan sesuai secara pedagogis. Jangan hanya karena sudah menjadi rencana kerja saja. Penelitian yang mereka lakukan juga apa hasilnya,” kata Lody, Senin (19/11). Menurutnya, penataan pendidikan ini harus diawali melalui masing-masing sekolah terlebih dahulu. Perubahan kurikulum secara nasional ini dinilainya tidak akan dapt diterima baik. Sementara penataan pendidikan dari sekolah akan lebih efektif karena sekolah yang paham benar dengan kondisi yang ada.

“Sekarang diubah semua seluruh Indonesia. Tiap daerah berbeda karakteristiknya. Harusnya ditinjau dulu dan lihat masalah utamanya,” ujar Lody. Sementara itu guru dari Pondok Pesantren Dayah Darul Ihsan Aceh, Mutiara Fahmi Razali mengatakan, pendidikan di Indonesia tidak memiliki visi dan misi yang jelas. Hal ini tercermin dari mudahnya satu kurikulum berubah tanpa didasari alasan. “Saat di Jepang, saya lihat ada kejelasan visi dan misi pendidikan. Kemudian kurikulum tidak berubah-ubah tiap ganti menteri,” jelas Fahmi. Saat berkunjung ke Jepang, ia sempat berbincang dengan kepala sekolah di sana. Perubahan kurikulum di Jepang sendiri baru terjadi paling cepat setelah 10 tahun. Pasalnya, penilaian kurikulum tersebut tidak dapat dilakukan dalam waktu cepat dan melihat dampaknya secara instan saja. “Paling tidak 10 tahun baru berganti. Jangan ada masalah sedikit, ganti kurikulum. Kalau begini kasihan anak didik dan gurunya juga,” ungkap Fahmi.„ kcm

Dispendik Surabaya Bangun Database Pendidikan SURABAYA- Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya berbenah. Pembenahan tersebut dilakukan pada sistem transparansi data-data sekolah. Seiring dengan era keterbukaan, Dispendik berinovasi membangun transparansi database pendidikan. Database pendidikan ini nantinya berisikan data-data profil seluruh sekolah di Surabaya, baik negeri dan swasta. Tak hanya itu, seluruh data-data mengenai siswa, guru, sarana prasarana sekolah, dan lain sebagainya terdapat dalam database ini. Kepala Dispendik Surabaya, Ikhsan menjanjikan, minggu depan database ini rampung dikerjakan. “Database ini nantinya akan dapat diakses dengan mudah melalui website Dispendik. Sementara ini, baru sebagian sekolah saja yang sudah mulai mengisi dan melengkapi database mereka, masih ada 30 persen yang belum melengkapi. Insyaallah minggu depan,” tutur Ikhsan, Senin (19/11), ketika ditemui di kantornya. Lebih jauh Ikhsan melanjutkan, transparansi database ini memiliki banyak manfaat, dan akan sangat dibutuhkan oleh pemerintah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan lembaga-lembaga pendidikan terkait, misalnya untuk menentukan besaran dana BOS, TPP, dan lain sebagainya. “Jadi nanti kami tidak perlu repot-repot lagi kirimkan surat edaran kepada sekolah-sekolah untuk mengumpulkan data-data mereka. Pemerintah provinsi,

dan Kemendikbud juga akan kami beri akses khusus, terkait pengurusan dana BOS, TPP, atau lainnya,” tukas Ikhsan. Karena itu, mantan Kepala Bappemas ini menghimbau kepada seluruh sekolah di Surabaya ini untuk segera mengumpulkan database dan profil sekolah mereka. Diharapkan, mereka juga mengisinya secara benar dan tidak ada manipulasi data. Kalau program transparansi ini berjalan, Ikhsan optimis, pengadaan database ini akan membuat pemanfaatan datadata pendidikan menjadi lebih efisien dan efektif. Sebab, selain transparan, data-data ini bisa digunakan sebagai sumber data yang valid, serta bisa diakses oleh siapa saja. “Kami yakin transparansi database ini juga akan mengurangi kemungkinan adanya manipulasi data yang memang rawan terjadi. Terutama terkait persoalan BOS, BOPDA, dan TPP. Ini akan membuat semua urusan lebih efisien dan efektif,” pungkas Ikhsan. Ikhsan menambahkan, timnya telah siap menjadi fasilitator pendamping dan konsultan dan mengentri data-data database pendidikan ini. “Jadi pihak sekolah yang kurang mengerti prosesnya, silakan datang ke kantor Dispendik Surabaya. Kami akan mendampingi dan membantu mereka untuk mengentri database. Syukur-syukur kalau mereka membawa perlengkapan laptop dan modem internet sendiri,” tandas Ikhsan sembari terkekeh.„ ika

www.dutamasyarakat.com

5

e-mail

Opini merupakan ruang publik. Bagi yang ingin menyumbangkan opini atau gagasannya, kirim via e-mail: dumas@sby.centrin.net.id. Opini bisa disertai foto diri. Keluhan dan saran masalah pelayanan publik, dapat dikirim melalui SMS ke 0817-333-882, faks. 021-31906214

Opini Selasa, 20 Nopember 2012

Jelang Seabad NU: Komitmen NKRI dan Pancasila (1) Oleh DWI NUGROHO SH “Nahdlatul Ulama (NU) adalah sebuah gejala yang unik, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia muslim. Ia adalah sebuah organisasi ulama tradisionalis yang memiliki pengikut yang besar jumlahnya, organisasi non-pemerintah paling besar yang masih bertahan dan mengakar di kalangan bawah.” Martin van Bruinessen, 1994

“....apa yang dilakukan nu adalah memelihara dan mengembangkan suatu cara hidup keagamaan.” Benedict R. O’G Anderson, 1977

E

mpat belas tahun lagi, NU telah memasuki usia satu abad (1926-2026). Usia ini lebih tua ketimbang usia Indonesia merdeka. Untuk ukuran usia manusia, satu abad bisa dua sampai tiga generasi berganti, mati dan tumbuh. Untuk beberapa organisasi, sebelum memasuki usia satu abad malah telah bubar atau dibubarkan oleh sebab-sebab tertentu, baik karena faktor internal maupun eksternal. Menjelang satu abad, NU malah tampak gagah. Ia tidak surut, malah terus berkembang. Ia, alih-alih patah arang akibat beberapa ‘kekalahan politik’, konflik panjang, ataupun kritik tajam, tapi malah terus berkiprah tanpa henti, baik dalam kancah kemasyarakatan maupun kenegaraan. Dengan dukung basis massa yang tersebar ke seluruh pelosok nusantara dan beberapa negara di mana warga negara Indonesia bertempat tinggal, NU laksana kayu jati, makin tua makin kengker, makin kokoh. Dalam rentang waktu yang panjang ini, tentu saja kita saksikan dinamika, konflik, negosiasi, kontestasi, dan metamorfosa terjadi dalam diri NU, baik dalam konteks pengembangan organisasi maupun dalam hubungannya dengan politik, kekuasaan, negara, ekonomi, dan kebudayaan. Semua ini telah membentuk pelangi kesejarahan NU yang tidak linier dan tidak monolitik. Akan te-

tapi juga tidak bisa dibilang liar atau oportunis, picik, amatiran, berpengetahuan dangkal, ketinggalan zaman, sebagaimana ‘tuduhan’ para peneliti dan pengamat barat yang modernis. Dalam kajian yang empatik, ditemukan bahwa NU memiliki dasar-dasar teologis dan prinsip yang dipegangi kuat dalam menghadapi berbagai situasi politik yang selalu berubah melalui sikap yang konsisten terhadap ke(indonesia)an. Pada momentum emas menjelang seabad ini, NU harus segera menyimpulkan diri, atau paling tidak ada kesimpulan untuk NU atas perjalanan sejarahnya yang mengalir, menyatu dengan semangat zaman dan dinamika Indonesia yang terus berubah. Kucuran darah dan keringat para kiai dan warga NU di masa penjajahan, juga selama masa mempertahankan kemerdekaan, serta gagasanpemikiran tokoh NU dalam meletakkan dasar-dasar ‘negara bangsa’ dan mengisi kemerdekaan hingga hari ini, patutlah diberi makna dan kesimpulan yang jelas, baik secara ideologis, teologis, strategis, maupun praksis. Enam belas tahun ke depan adalah ‘bab’ terakhir untuk kesimpulan perjalanan sejarah NU. Setelah ‘buku’ NU seabad disimpulkan, langkah berikutnya, NU harus segera merancang rencana lembaran-lembaran sejarah baru dalam ‘buku’ seabad berikutnya. Langkah ini merupakan bagian dari refleksi-kritis atas seabad yang lalu dan proyeksi ke depan untuk NU yang lebih cerah, serta memastikan Islam ahlussunnah wal jama’ah tetap memiliki kapling yang memadai dalam gugusan Indonesia raya. Kita tahu wacana hubungan agama dan negara dalam Islam adalah wacana yang sangat krusial, telah lama memancing debat dan sengketa intelektual, baik dalam pemikiran keislaman klasik maupun dalam kajian politik Islam kontemporer. Di sejumlah negara yang mayoritas muslim, perdebatan ini tidak saja mengundang konflik antarumat Islam, melainkan menjadi prahara bagi negara. Indonesia adalah contohnya. Tahun 1950-an, negeri ini geger karena puluhan ribu orang terbunuh akibat perang guna mempertahankan ideologi ‘negara Islam’. Dengan bendera Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII), sekelompok orang Islam melakukan pemberontakan di

Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. Kecenderungan pemikiran mereka mempertentangkan antara Islam dengan negara non-Islam. Pilihannya hitam-putih: negara Islam atau perang. Negara-negara berpenduduk mayoritas muslim di Timur Tengah adalah contoh jalan pikirian hitam-putih ini. Mencermati sejarah pembentukan negara-bangsa Indonesia, selain karena didorong oleh kepentingan ekonomi dan politik-kekuasaan, hubungan agama dan negara adalah inti (akar) konflik kelompok-kelompok Islam dengan negara atau kelompok Islam dengan kelompok agama lain. Nahdlatul Ulama, melalui evolusi pemikirannya yang panjang, sejak masa penjajahan, perdebatan dasar negara menjelang pemerdekaan negara ini, hingga tahun 1984, telah berhasil mendamaikan atau merekonsiliasi secara teologis wujud ‘negara-bangsa’ dengan Islam. Tentu ini bukan perkara mudah, karena para kiai NU harus berijtihad secara radikal, merevisi teks, dan mengakui realitas empiris sebagai bagian dari ‘kebenaran’ yang harus dipertimbangkan. Jelang Seabad Harus saya katakan bahwa sejarah NU tidak bisa dipisahkan dari hiruk pikuk politik negeri ini. Ilustrasi hubungan NU dan politik hampir sama ketika imamAl-Ghazali menggambarkan hubungan agama dan politik ibarat saudara kembar (taw‘amani). Berbeda dan terpisah, tetapi mirip dan saling berkelindan. Seringkali saling membutuhkan dan melengkapi, tetapi tidak jarang merusak dan membuat masalah besar. Itulah NU dan politik. Meskipun demikian, perlu ditegaskan bahwa gagasan pertama dan utama pendirian NU bukanlah gagasan politik, melainkan gagasan sosial-keagamaan. Setelah rapat Komite Hijaz tanggal 31 Januari 1926 (16 Rajab 1344 H) memutuskan berdirinya Nahdlatoel-‘Oelama sebagai nama yang digunakan utusan ke Makkah, ada dua hal yang mendapat perhatian utama NU. Pertama, pengiriman komite ke Makkah untuk memperjuangkan kebebasan hukum-hukum madzhab empat (kepada pemerintah baru Kerajaan Saudi yang dikuasai kelompok Wahabi). Kedua, penggalangan solidaritas umat untuk memperkuat Islam ‘ala ahlussunnah wal

jama’ah melalui jaringan mata rantai kiai, pesantren, dan jama’ah. Gagasan dasar ini dapat diperiksa pada anggaran dasar NU dari hasil keputusan satu muktamar ke muktamar, mulai muktamar ke-5 di Pekalongan tahun 1930 hingga muktamar ke31 di Solo tahun 2004. Secara istikomah, NU tidak pernah mengagendakan perebutan kekuasaan politik sebagai cara, apalagi tujuan. Dalam tulisan ini, saya ingin menunjukkan isi dua AD/ART NU, statuten perkoempoelan Nahdlatoel ‘Oelama pertama tahun 1930 dan AD/ART NU hasil muktamar terakhir tahun 2004. Berdasarkan statuten NU pertama tahun 1930 danAD/ART NU terakhir tahun 2004, gamblang sekali bahwa NU adalah organisasi sosial keagamaan yang mengukuhkan dirinya menjadi pengawal tradisi ahlussunnah wal jama’ah, bermadzhab fikih empat, yang diusahakan melalui berbagai ikhtiar di bidang agama, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Islam ‘ala ahlussunnah wal jama’ah adalah dasar gerakan keagamaan NU. Pemihakan tujuan NU pun sangat jelas, yakni fakir miskin, yatim piatu, petani, pedagang, pendidikan madrasah, masjid, musholla, serta pondok pesantren. Tak satu poin pun dalam tujuan atau ikhtiar organisasi NU jelang seabad ini disebutkan untuk merebut kekuasaan politik atau pembentukan partai politik, baik sebagai bidang garapan atau strategi. Perjalanan sejarah NU hampir selalu bersentuhan dengan politik, kekuasaan, negara, dan kebijakan publik, baik sebagai pelaku utama, pendukung, maupun hanya sekadar pengikut. Bentuk keorganisasiannya berubah-ubah secara dinamis mengikuti perkembangan politik pada masanya; dari organisasi sosial keagamaan menjadi organisasi politik, lalu kembali lagi menjadi organisasi sosial keagamaan, berubah lagi menjadi organisasi sosial keagamaan yang mendirikan partai politik. Berdasarkan perubahan-perubahan penting dalam kehidupan politik indonesia—di mana NU mengambil sikap politik, Martin van Bruinessen membagi periodisasi politik NU. „ Bersambung * Penulis adalah Ketua LBH&HAM PB PMII, Ketua Hukum&HAM PP Garuda KPP RI, dan Penulis Majalah MK.

VOICE

Pemda DKI Jakarta Sebaiknya Memiliki “TV DKI” JAKARTA sebagai ibukota negara seharusnya bisa menjadikan contoh bagi daerah-daerah lain, terutama manajemen pemerintahan Pemda DKI Jakarta beserta seluruh kegiatannya. Apalagi di era keterbukaan atau transparansi, masyarakat DKI Jakarta pada khususnya membutuhkan berbagai informasi tentang berbagai aspek kehidupan dan penghidupan di Jakarta. Oleh karena itu ada baiknya Pemda DKI Jakarta memiliki “TV DKI” yang merupakan TV berita dan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat DKI Jakarta. Mulai dari informasi berbagai perizinan ataupun pelayanan publik pada umumnya, kebudayaan dan kesenian, objek-objek wisata DKI Jakarta, kondisi saat banjir, macet, kegiatan-kegiatan yang telah-sedang-dan yang akan dilakukan. Bahkan jika perlu menayangkan kondisi tiap unit-unit kerja, apakah para karyawannya disiplin masuk kerja atau tidak. Juga informasi tentang pendidikan, kesehatan, keamanan dan berbagai berita dan informasi penting

Harian Umum

Penasehat Ahli: Dr. KH. MA Sahal Mahfudh KH. A. Mustofa Bisri KH. A. Hasyim Muzadi As’ad Said Ali Dr. H. Alwi Shihab Manajemen: Dr. Totok Amin Soefijanto Zaki Ismail Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Direktur

: Drs. H. Choirul Anam : H. Musthafa Helmy : Mokhammad Kaiyis, S.Sos.I

EDITORIAL

Soal Century Jangan Ada Ragu HARI ini, kita sedang menunggu kabar baik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Konon, KPK akan memberikan kejutan terkait hasil penyelidikan kasus Bank Century senilai Rp 6,7 triliun itu. Melegakan, meski kasus ini sangat melelahkan. Betapa tidak, kasus ini sampai sekarang tak kunjung usai, bahkan hingga kini masih menjadi berita hangat disejumlah media massa, baik elektronik maupun cetak. Intinya bahwa, aparat hukum belum menunjukkan tajinya, meski bukti-bukti sudah berserakan. Kasus Bank Century juga menyeret berbagai institusi hukum di Indonesia, seperti halnya KPK, POLRI,dan DPR. Semua kelihatan loyo-loyo. Mengapa? Bayangkan, jebolnya duit negara sebesar 6,7 triliun itu terjadi tahun 2008. Kini sudah empat tahun pendekar-pendekar hukum kita berjibaku menyeret tersangka. Hasilnya? Tak kunjung dapat. Sekarang baru muncul kabar baik dari Ketua KPK, Abraham Samad. Katanya, dirinya sesungguhnya sudah ‘menembak’ alias menemukan dua tersangka dalam kasus ini. Lha kok? Kalau sudah begitu, beranikah KPK bersikap tegas? Lagi-lagi kita masih harus kecewa. Sebab Abraham Samad enggan membeberkan perkembangan tersebut meski telah dicecar berulang kali oleh kuli tinta. Dia pun tak bisa berspekulasi apakah hari ini akan ada kenaikan status penyidikan kasus Century alias mengumumkan nama tersangka kasus yang disebut-sebut bakal menyeret orang penting di BI saat itu, misalnya Budiono dan Sri Mulyani. Tidak jelas. Padahal, hiruk pikuk Century ini mestinya mampu menjebol telinga KPK, lalu menjadikan kasus ini sebagai prioritas kerja. Penyidik KPK tidak boleh menafikan fakta-fakta yang ada, plus keinginan kuat publik untuk membongkar kasus ini. Jangan ada ragu. KPK juga tidak boleh maju mundur, apalagi gamang karena berhadapan dengan penguasa. Bukankah menurut Abraham Samad, dirinya sudah menemukan dua nama tersangka dua bulan lalu, tetapi tidak bisa ditindaklanjuti garagara belum sepaham dengan penyidik. Ini sungguh memilukan, meski di KPK itu berlaku keputusan kolektif kolegial. Bagaimana nasib hukum di negeri ini, kalau kemudian para penegak hokum itu tidak pernah bertemu kata sepakat? KPK harus menyerahkan nasibnya kepada Tuhan, bukan kepada penguasa. Artinya harus memiliki nyali. Sekarang, rakyat merasa heran mengapa KPK kesulitan menangani kasus Century yang sudah berumur tahunan. Ini gambaran jelas, bahwa institusi pimpinan Abraham Samad itu tidak memiliki keberanian mengungkap dugaan tindak kejahatan korupsi yang melibatkan penguasa. Lalu kepada siapa rakyat berharap? „

COMMENT ™ PDIP menilai gaya Jokowi sudah cocok. - Cuma kuat apa nggak ya? ™ Hampir 200 anggota DPR bolos paripurna. - Mantap, asline metu.

SMS Keluhan & saran masalah pelayanan publik. Kirim sms ke

lainnya yang bermanfaat. “TV DKI” tidak perlu siaran 24 jam. Cukup beberapa jam di pagi hari dan beberapa jam di malam hari. Ada baiknya “TV DKI” juga terkoneksi dengan berbagai TV lainnya sehingga informasinya bisa dilihat seluruh masyarakat Indo-

nesia sehingga bisa mendapatkan informasi yang nyata langsung dari Pemda DKI Jakarta sehingga memperoleh gambaran yang nyata tentang kehidupan dan penghidupan yang nyata di DKI Jakarta serta bisa mengetahui pekembangan-perkembangan yang ada di ibu-

kota negara ini, sehingga kemajuan-kemajuannya bisa dicontoh bagi daerahdaerah lainnya. Hariyanto Imadha BSD Nusaloka Sektor XIV-5 Jl.Bintan 2 Blok S1/11 Tangerang Selatan 15318

0817333882

KALAU melihat demo buruh, saya selalu tidak bisa bersifat tegas. Dilematis, sebab kasihan para buruh dengan kondisi harga barang dan jasa yang naik, tapi penghasilan pas-pasan, tapi sebaliknya pengusaha juga sama, harus membagi anggaran untuk banyak hal sehingga tak bisa fokus membayar gaji buruh yang besar. Inilah tugas pemerintah untuk menjadi penengah yang baik, bukan untuk berpihak. +628213949XXXX

„ Wakil Pemimpin Redaksi: Gatot Susanto „ Redaktur Pelaksana: Aziz Tri Priyanto „ Koordinator Liputan: Rofiq Kurdi Ismail „ Desk Editor: Gatot Susanto, Hamid Ahmad, Rofiq Kurdi Ismail, Aziz Tri Priyanto, Mohammad Natsir, Erfandi Putra, Fatkhul Aziz, Iskandar Zubair (Grafis) „ Reporter Surabaya-Sidoarjo: Ahmad Fathis Su’ud, Sofyan Cahyono, Ika Novianti, Ahmad Yani (Sidoarjo) „ Fotografer: Umarul Faruq, Dery Ardiansyah „ Reporter Daerah: Gerbang: Kadam Mustoko (Lamongan), Cipnal Muchlip M (Tuban), As'ad An-Nawawi (Bojonegoro), Moh Amin (Bangkalan), Moh Nora (Sampang), Habib As Siddiq (Pamekasan), Alan Sahlan (Sumenep), Gresik-Malang: Abdul Salim, Didik Hendri (Gresik), A Hanan Jalil, Achmad Tauchit, Doddy Rizky (Malang), Endik Junaedi (Batu), Brantas: Muhtazuddin, Nurul Yaqin (Jombang), M Kanzul Irfan, Yusuf Hidayat, Arif Rahman (Mojokerto), Muji Harjito, Ani Hayuni, M Agus Fauzul Hakim (Kediri), Adi Mulyadi (Nganjuk) Mataraman: Agoes Basoeki, Aribowo (Madiun), Hendik Budi Yuantoro (Blitar), Jarot Prawira (Tulungagung), Yuyun Abdi (Pacitan), Sumarno (Ponorogo) Tapal Kuda: Abdul Aziz, Tony Cahyono (Pasuruan); Achmad Faisol, Mulyono (Probolinggo), Lukmanul Hakim (Lumajang), Ahmad Hasan Halim (Jember), Fatur Bari, Ahmad Ghazali (Situbondo), Samsul Tahar (Bondowoso) „ Disain Grafis: Ahmad Faiz Muda (Koordinator), A. Nuzulul Muskhaf, Husni Fahamsyah, Sulistyorini, Ismail Amrullah, Muizul Yusroni „ Teknologi Informasi: Ismail Amrullah „ Pra Cetak: Widodo, M. Mualim „ Cetak: Umar „ Keuangan: Ahmad Nahidlul Umam „ Pemasaran: Syamsul Huda, Hari Siswanto, Akhson Fuadi, Lutfi Eko S (Surabaya) „ Iklan: Lores Verda Wati, Muvita Endah Rahayu Ningsih „ Distribusi: Abdul Halim (Koordinator), Fatkhul Khozin, M. Rodly, M. Mas’udi, Fathurrozi „ SIUPP: No.705/SK/Menpen/ SIUPP/1998. Penerbit: PT. Duta Aksara Mulia „ Alamat Redaksi: Graha Astra Nawa, Jl. Gayungsari Timur 35 Surabaya, Telp. 8299982 (Redaksi), 8299985, 8299986, Fax. 8299987 „ E-mail: dumas@sby.centrin.net.id „ Website: www.dutaonline.com PERWAKILAN JAKARTA Manajer: Ahmad Hizbullah Fachry, S.Psi „ Koordinator Redaksi: Rofiq Kurdi Ismail, M. Saefullah, Ahmad Millah Hasan, Khoirul Huda Sabily, Didi Krisna, Galih Prasetyo, Owen Putra. „ Koresponden: Aan Humaidi (Depok), Pratigto (Bekasi) „ Fotografer: Junaidi Mahbub „ Layout/Grafis: Ibnu A'thoillah. „ Sirkulasi & Pemasaran: Wicak Prakoso, Haryanto, Wiharto, Trisanto, Yanto Saputro „ Keuangan: Nurul Faizah „ Tata usaha: Jamuddin „ Alamat Redaksi: Jl. Kramat VI No. 8 Jakarta Pusat, Telp. (021) 31906159, Faks. (021) 31906214 „ Email: dumas.jkt@gmail.com Hanya nama-nama di atas yang menjadi kru Harian Duta Masyarakat. Khusus wartawan dan fotografer dalam menjalankan tugas liputan dibekali kartu pers.

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: SULISTYORINI

www.dutaonline.com

6 14

Bingung Kehilangan STNK & BPKB Hub:

Iklan Baris

03175161179 (Endah) 081357720200 (Verda)

Selasa, 20 Nopember 2012 KEHILANGAN SURABAYA

SURABAYA

Kehilangan BPKB L-2460-SM Honda C 100 ML Th02 Hitam a/n Teguh Sriyono H d/a Keputran Pasar Kecil 2/ 10 MH1NFGF142K046851 NFGFE10 47036 20.11.2012

Kehilangan STNK L-5672-NC Spd Mtr a/n Satimin d/a Panggung 5/10 20.11.2012

JU th.2001 a.n Ach. Mardukin d.a Manyar Gresik

Kehilangan STNK L-5989-XV Hnd a/n Eka Ayu 20.11.2012

Kehilangan STNK Bermotor W-2156JU th.2001 a.n Ach. Mardukin d.a Manyar Gresik

Kehilangan BPKB L-9945-GK Honda Th02 Hitam MH1HABC102K008052 HABCE1007852 a/n Pemerintah Propinsi Jatim d/a Jl Pahlawan 110 Sby 20.11.2012

Kehilangan STNK L-1715-OM Sedan Th93 a/n Tito Hariono d/a Pagesangan 11A 22 Sby 20.11.2012 Kehilangan STNK Honda L-6975-NE a/n Abd Rohim d/a Tembok l0 20.11.2012 Kehilangan STNK Honda L-6108-RQ a/n Moch Tivar d/a Kdng Mngu Selatan 6/3 20.11.2012 Kehilangan STNK Honda L-6048-SE a/n Achmad Asia d/a Gembong 3/20 20.11.2012

Kehilangan STNK L-5792-GI Hnd a/n Sunarto 20.11.2012 Kehilangan STNK L-6747-DZ Hnd a/ n Deni G 20.11.2012 Kehilangan STNK L-8349-LA Mitsubishi a/n Siswandi d/a Kalijudan 12/16 E 20.11.2012 Kehilangan STNK L-2421-CR Hnd a/ n Mieke Hadi A d/a Wisma Kedung Asem Ind 11/45 20.11.2012

Kehilangan STNK L-5710-XZ Hnd a/n Wahyudi 20.11.2012 Kehilangan STNK L-6604-BY Hnd a/ n Sulasih d/a Jagiran 4/30 20.11.2012 Kehilangan STNK L-6825-DC Ymh a/ n Samsul Arifin d/a Pucangan 3/43 20.11.2012

Kehilangan STNK L-5598-DN Hnd a/ n Asti Aris S d/a Pacarkeling 1/43 20.11.2012 Kehilangan STNK L-6273-DF Ymh a/ n Erny Soesanti d/a Semolowaru Utr 1/ 15 B 20.11.2012 Kehilangan STNK L-5552-EC Ymh a/ n Purwadi d/a Dharmawangsa Dlm No 16 A 20.11.2012 Kehilangan STNK L-6274-DM Ymh a/ n Rohimah d/a Kedung Tarukan Buntu 9 20.11.2012 Kehilangan STNK Hnd L-6736-RW a/ n Chandra Prawira d/a Tempel Sukorejo 1/93 Sby 19.11.2012 Kehilangan BPKB Hnd L-6691-CM a/ n Albertinus Hamzah, SE d/a Ambengan Batu 3/28 19.11.2012 Kehilangan BPKB Hnd L-6691-CM a/ n Albertinus Hamzah, SE d/a Ambengan Batu 3/28 10.12.2012 Kehilangan BPKB Hnd L-6691-CM a/ GRESIK Kehilangan STNK Bermotor W-6754LU th.2012 a.n Didik S d.a Menganti Gresik

GRESIK

Kehilangan STNK Bermotor W-6122EQ th.1996 a.n Farid K d.a Bungah Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-6122EQ th.1996 a.n Farid K d.a Bungah Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-6122EQ th.1996 a.n Farid K d.a Bungah Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-3807J th.2009 a.n Tukiman d.a Balong Panggang Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-3807J th.2009 a.n Tukiman d.a Balong Panggang Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-3807J th.2009 a.n Tukiman d.a Balong Panggang Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-5781DX th.2007 a.n Donatus D d.a Driyorejo Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-5781DX th.2007 a.n Donatus D d.a Driyorejo Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-5781DX th.2007 a.n Donatus D d.a Driyorejo Gresik Kehilangan STNKB Honda W-6243EU a/n : Joedy Irwantoro d/a : Perum Griya Kencana III K-38 Driyorejo Gresik

JASA / BISNIS

GRESIK Kehilangan STNKB Honda W-6243EU a/n : Joedy Irwantoro d/a : Perum Griya Kencana III K-38 Driyorejo Gresik Kehilangan STNKB Honda W-6243EU a/n : Joedy Irwantoro d/a : Perum Griya Kencana III K-38 Driyorejo Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-2807EH th.1997 a.n M. Adim d.a Driyorejo Gresik. Kehilangan STNK Bermotor W-2807EH th.1997 a.n M. Adim d.a Driyorejo Gresik. Kehilangan STNK Bermotor W-2807EH th.1997 a.n M. Adim d.a Driyorejo Gresik. Kehilangan STNK Bermotor W-3911EX th.2008 a.n Udin P d.a Dukun Gresik. Kehilangan STNK Bermotor W-3911EX th.2008 a.n Udin P d.a Dukun Gresik.

PENGASUH : MOCH ALIFAN Alamat: Perum Taman Waru Permai Blok A71 Medaeng-Waru Sidoarjo

Kehilangan STNK Bermotor W-3911EX th.2008 a.n Udin P d.a Dukun Gresik. Kehilangan STNK Bermotor W-6538HT th2010 a.n Suko Wardoyo d.a Duduk Sampeyan Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-6538HT th2010 a.n Suko Wardoyo d.a Duduk Sampeyan Gresik

141-0010597839

Kehilangan STNK Bermotor W-6538HT th2010 a.n Suko Wardoyo d.a Duduk Sampeyan Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-6286JC th.2010 a.n Qurotul aini d.a Dukun Gresik. Kehilangan STNK Bermotor W-6286JC th.2010 a.n Qurotul aini d.a Dukun

Kehilangan STNK Bermotor W-6754LU th.2012 a.n Didik S d.a Menganti Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-6754LU th.2012 a.n Didik S d.a Menganti Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-2156JU th.2001 a.n Ach. Mardukin d.a Manyar Gresik Kehilangan STNK Bermotor W-2156-

M-8

www.organikm8.com

PENGGEMUK TERNAK + IKAN & UDANG Terbukti menambah berat badan, Menambah nafsu makan, dan Mempercepat waktu panen

Tlp. 031 - 81127799 /0812 - 17708199 Pin BB : 2263FE77 Kesempatan Kerja Dirumah “ Home Industri Plastik & Kertas “ Modal Kecil Hasil Pasti & Untung Ada Disc 20 % Untuk Agen Terbuka Wilayah Jatim. Hub. Kantor Pusat Hub Kantor Pusat home Industri Kami “ Bukit Jaya Plastik “ Perum bukit Bambe Blok AN-16 Driyorejo – Gresik Tlp. 031-7674988 – 085257169969. 12.09.12-12.10.12 PENGOBATAN SPESIALIS KULIT BELANG /VITILIGO Jl. Kertajaya 7F / No.28 Surabaya Tlp. 031- 5037346 17.01.12 -17.02.12 TRAVEL

BIMA MULYA TRAVEL & Carteran Segala Jurusan Tlp. (031) 72440908/83106768 SMS 0852306 89944/087851263524 09.06.12 -09.07.12

„ LAYOUTER / GRAFIS: UCUP MARKUCUP

KURSUS / PENDIDIKAN KEJAR PAKET A,B,C BUDI UTAMA SETARA SD, SMP,SMA Menerima: Murid Baru dan menyeleng garakan ujian kelas malam hari, Wajib belajar SD, SMP, KTP / KK Surabaya Hub: (031) 8295590, 70909321 Jln. Karah 1/42 Surabaya. 12.09.12-12.10.12

"MUZZAMMIL" 5% utk anak yatim, Undangan Warna 2500, Brosur, Katalog, Kalender, Terima Ongkos Cetak Oliver 58 (275), 52 (225) mesin oliver 58 E11, Undangan Biasa Mulai Rp. 1000. Tlp. 70179495 19.12.11-12.01.12

PELANGSING/ PENGGEMUK SUPER Melangsingkan / Menambah Berat Badan dengan SINGKAT, CEPAT, SEHAT menghancurkan lemak tanpa efek

TURUN/NAIK

+ -

3-10 K g /M inggu Kg Minggu

BPOM 052343861

OBAT MATA SUPER

SANGAT MUJARAB MENGOBATI : SEMBUH TOTAL MATA RABUN, KATARAK, TANPA SILINDER, BERKUNANG OPERASI KUNANG, MIN - PLUS, BERAIR, PANDANGAN TDK. JELAS & DIJAMIN BPOM.RI.TL.104502761 SEMUA PENYAKIT MATA

GRIY O HERB AL GRIYO HERBAL

Jl. Letjend. Sutoyo No. 285 Bungurasih SDA T. 031-70671968 / 71119688 (Antar GRATIS) MALANG : 0818504097 - 081230008317

Transfer No.Rek. BCA 0641107718

www.dutaonline.com

7

Sambungan Selasa, 20 Nopember 2012

RS Indonesia Juga Kena Rudal „ Sambungan dari hal 1

sembilan di antaranya adalah anggota keluarga Dalu, terdiri dari istrinya, adiknya, dua anak perempuannya, menantunya, dan empat cucunya, kakak beradik, yang berusia antara 2 hingga 6 tahun. Dua korban tewas lainnya adalah tetangganya. Para korban ini ditemukan di antara reruntuhan yang berhasil diangkut menggunakan alat berat. Upaya evakuasi berlangsung selama lebih dari satu jam. Saat insiden itu terjadi, Dalu tengah berada di rumah tetangganya. “Kami tengah tertidur saat mendengar ledakan besar. Tidak ada kata yang sanggup menggambarkan apa yang terjadi, hanya ada asap dan debu, dan keheningan, karena suara ledakan membuat kami tuli,” kata AbdulLatif Dahman, tetangga Dalu. Saat evakuasi dilakukan, bau residu bom masih tercium. Kaca-kaca berserakan, besi-besi

bengkok. Saat beberapa tubuhtubuh mungil para bocah itu ditemukan di antara reruntuhan, tangisan warga pun meledak. “Allahu Akbar!” teriak mereka. Seorang pekerja langsung melarikan seorang bocah perempuan menuju ambulans, sementara seorang warga lainnya menggendong mayat bocah lelaki dan memapahnya menjauh. Pemandangan yang memilukan itu tak membuat serdadu Israel menghentikan serangan. Senin kemarin hujan rudal dari Israel masih deras menghancurkan sejumlah kawasan di Gaza. Dua wanita dan seorang anak berumur 5 tahun termasuk di antara empat korban jiwa dalam serangan Israel di kawasan Zeitun, Gaza City. Keempat korban adalah Nisma Abu Zorr (23), Mohammed Abu Zorr (5), Saha Abu Zorr (20) dan Ahid al-Qatati (35). Korban tewas lainnya juga ditemukan di kota Beit Lahiya yang

diidentifikasi sebagai Abdel Rahman al-Atar, seorang pria berumur 50 tahun. RS Indonesia Kena Rudal RS Indonesia yang berada di Gaza Utara, Palestina, juga ikut menjadi korban serangan rudalrudal Israel. Kaca-kaca rumah sakit yang masih dalam proses penyelesaian ini pecah. Untungnya 28 orang relawan Indonesia yang ada di RS itu selamat. “RS Indonesia mengalami kerusakan di bagian kaca. Padahal kaca itu sudah dibuat sedikian rupa, kalau sampai pecah berarti serangannya hebat. Lokasi ledakan berjarak 50 sampai 100 meter dari RS Indonesia,” kata Ketua Presidium MER-C Jose Rizal dalam jumpa pers di Kantor MER-C, Jl Kramat Lontar, Jakarta Pusat, Senin (19/11). Jose mengatakan, ada 28 orang relawan di RS Indonesia yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina. Para rela-

wan harus berlindung di basement rumah sakit dan tidak bisa keluar karena belum aman. “Logistik tinggal dua hari ke depan. Kalau memang tidak aman akan dipindahkan ke pusat kota karena dekat dengan logistik,” katanya. Pimpinan Divisi Konstruksi MER-C Farid Thalib, mengatakan, RS Indonesia di Gaza masih dalam proses penyelesaian. Kondisi konstruksi bangunan sudah 100 persen jadi, tinggal penyelesaian gedung itu. “Jadi pasien belum ada, karena tim medis belum ada dan obat-obatan belum ada. Rencananya tim medis dikirim kalau sudah selesai. Targetnya selesai akhir 2013 atau awal 2014,” katanya. Farid mengatakan, dari 28 orang relawan yang ada, 3 orang sudah tinggal di Palestina selama 2 tahun. Sisanya baru 2 minggu di kawasan itu. Hingga kini pembangunan rumah sakit itu

Dekat Keluarga Istri Anas „ Sambungan dari hal 1

penyidik KPK. “Itu hal yang wajar,” kata Mahfud usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin kemarin. Beberapa dokumen yang ikut disita KPK di antaranya gambar proyek Hambalang, soft drawing, dan material approval. “Semua dibawa, nggak apa-apa,” ujarnya lagi. “Di rumah saya juga ditemukan Surat Yasin yang ada gambarnya Anas,” katanya. Namun Mahfud menepis tudingan bahwa pekerjaan proyek Hambalang ini merupakan “titipan” Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Dia juga membantah terlibatnya PT Dutasari dalam pekerjaan mechanical electrical proyek Hambalang untuk kepentingan Partai Demokrat. “Tidak ada kepentingan dengan Partai Demokrat. Saya bukan orang partai, saya tidak

kenal dengan silsilahnya para anggota-anggota Demokrat. Persisnya justru Anas dan Athiyyah itu sama sekali tidak mengerti proyek Hambalang dan Wisma Atlet,” ujar Mahfud Suroso usai menjalani pemeriksaan di KPK, Senin (19/11) kemarin. Meski demikian Mahfud mengakui kedekatannya dengan istri Anas, Athiyyah Laila. Mahfud mengatakan orangtua Athiyyah dengan dirinya memiliki hubungan keluarga. “Memang istrinya Anas adalah saudara saya. Bapak saya sebagai kiai, bapaknya Athiyyah juga kiai, hubungannaya sebatas itu saja. Tidak ada hubungan istimewa saya dengan Anas. Makanya saya klarifikasi, saya jelaskan. Itu semua adalah bohong dan tidak benar,” ujar Mahfud. Menurut Mahfud, kedekatannya dengan istri Anas tidak berpengaruh terhadap proyek

Hambalang. Dia menuturkan sejak merintis bisnis kontraktor pada tahun 1992, sama sekali tidak pernah menerima proyek dari Anas. “Tidak ada sama sekali, tidak diuntungkan sama sekali,” ucapnya. Bahkan, dia menegaskan, Anas tidak tahu soal proyek Hambalang. Apalagi prosedur tender di perusahaan BUMN seperti PT Adhi Karya, PT PP, PT Wijaya Karya dan PT Waskita Karya sudah melalui ISO. Sehingga prosesnya tidak bisa diintervensi dari atasan atau pihak luar. “Dan proyek mekanikal elektrikal itu untungnya sedikit. Kalau untungnya banyak, akan dikerjakan sendiri (oleh Adhi Karya). Seluruh gedung di Jakarta itu pasti pekerjaan mekanikal elektrikal itu disubkontrakkan,” terangnya. Perihal tudingan M. Nazaruddin yang menyebut PT Du-

tasari telah menerima uang DP Rp63 miliar dari PT Adhi Karya, kata Mahfud, sudah sesuai kontrak. Dalam kontrak itu, lanjut dia, diatur kesepakatan uang muka sehingga tidak melanggar kontrak. Bahkan uang muka Rp63 miliar sudah disetujui empat institusi. Yakni KSO PT Adhi Karya dan Wika, manajemen, konsultan perencana dan owner Kemenpora. “Jadi tidak ada sedikit pun yang kami langgar dalam hal pembayaran itu,” tegasnya. Mahfud menganggap tudingan Nazaruddin tentang uang muka Rp63 miliar yang dibagikan ke Anas dan Andi Mallarangeng hanya fitnah. Sementara itu, saat ditanya kepemilikan mobil Toyota Harrier yang diberikan Adhi Karya ke Anas sebagai jatah proyek Hambalang, Mahfud mengaku tidak mengetahuinya. “Oh tidak tahu saya,” katanya. „ vvn/wis

Nasib Madrasah di Era Otda „ Sambungan dari hal 1

berbunyi: Maktab ittihad almadaris al-‘arabiyah li al-tanmiyah tahta maktab al-‘umdah. Di bawahnya tertulis terjemahan dalam Bahasa Inggris: Office of the madrasah comprehensive development and promotion program. Terjemahan Bahasa Indonesianya: Kantor program pengembangan komprehensif dan promosi madrasah. Saya pun tak bisa menahan diri untuk segera bertanya perihal tulisan Arab-Inggris tentang madrasah kepada pemandu rombongan kami. Namanya Anna Escalante. Dia pegiat senior dari Mindanao Peacebuilding Institute (MPI), sebuah lembaga pengembangan dan penciptaan perdamaian ternama di Kota Davao. Pertanyaan saya pertama kali berkaitan dengan keberadaan institusi pendidikan madrasah di Kota Davao. Pertanyaan itu penting saya ajukan karena fakta adanya sebuah gedung berlantai dua persis di sebelah kanan Bali Kota namun bertuliskan nama madrasah. Bagi saya, keberadaan madrasah di kawasan lingkaran satu pusat pemerintahan kota di mana muslim adalah minoritas layak menjadi bahan analisis. Tidak banyak di dunia ini yang memiliki desain tata kota yang memberikan tempat strategis bagi pembangunan dan pengembangan pendidikan madrasah. Apalagi di kawasan mayoritas non-muslim. Kalaulah ada kebijakan yang promadrasah, paling banter lokasi peruntukan madrasah dimaksud berada di pinggiran kota. Desain tata Kota Davao menjadi kasus menarik. Alih-alih diletakkan di pinggiran kota, keberadaan madrasah justru persis di jantung pemerintahan kota. Anna Escalante yang secara sosio-kultural tidak berlatar belakang muslimah menje-

laskan, kebijakan pemerintahan Kota Davao sangat akomodatif terhadap pendidikan madrasah. Hingga gaji gurunya pun ditanggung oleh pemerintah lokal Davao. Termasuk juga pembangunan fisik sarana-prasarana. Intinya, pemerintah Kota Davao memberikan perhatian besar pada pendidikan madrasah, sebagaimana pendidikan pada umumnya. Perbincangan itu pun makin lama makin menimbulkan daya tarik luar biasa kepada saya. “Nafsu akademik” saya sebagai peneliti dan dosen serta sekaligus ketua PW LP Maarif NU Jawa Timur semakin membuncah saat penjelasan mengenai kebijakan pro-madrasah oleh pemerintah Kota Davao semakin dalam dijelaskan. “Aku harus cari tahu lebih banyak tentang kebijakan dan praktik pro-madrasah ini,” begitu naluri akademik saya berbisik. Saya pun lalu mengarahkan sorot mata ke berbagai arah di Balai Kota itu. Terutama yang berdekatan dengan bangunan madrasah. Saya dapati sesosok laki-laki berusia menjelang lanjut. Lalu ucapan salam bersahutan di antara kami. Pria ini bernama Umar. Dia dulunya beragama Kristen, lalu masuk Islam. Setelah itu, bekerja di Arab Saudi selama 13 tahun. 10 tahun di Makkah, dan sisanya berpindah-pindah di beberapa kota di Saudi. Setelah kembali dari Saudi, dia aktif bersosialisasi dan beraktivitas bersama masyarakat muslim Kota Davao pada khususnya. Melihat kami membicarakan soal madrasah, dia pun tertarik menimpali. Tentu, nada perkenalan mengawali obrolan kami, agar kedekatan bisa diraih dengan penuh kehangatan. Karena dia pernah di Timur Tengah, maka obrolan sengaja saya arahkan dalam Bahasa Arab. Lalu, dia pun menjelaskan banyak hal tentang madrasah. Tidak saja latar belakang kebe-

„ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

radaan madrasah di lokasi yang strategis di pusat kota tapi lebih dari itu, juga posisi madrasah dalam kerangka konseptual dan praktis pelaksanaan pendidikan di kota itu. Secara lebih spesifik, dia menyebut adanya empat madrasah di Kota Davao yang menjadi bagian dari sistem pendidikan lokal. Keempat madrasah itu menjadi public school (sekolah negeri). Tentu, penjelasan yang diberikan Umar kepada saya adalah sejauh yang dia ketahui. Juga, itu dilakukan dalam kapasitasnya sebagai anggota dari masyarakat Muslim Kota Davao. Ini yang dalam bahasa akademik disebut dengan model sejarah lisan. Yakni, rekaman sejarah seperti yang dipahami dan disampaikan oleh anggota masyarakat yang hidup dan menjadi bagian dari denyut sejarah kawasan itu sendiri. Tapi, satu hal yang pasti bahwa rangkaian penjelasan dari dua sumber informasi di atas cukup mewakili untuk menjelaskan perihal madrasah dan kebijakan pemerintah kota yang pro terhadapnya. Dua sumber berita itu berasal dari latar belakang sosial keagamaan yang berbeda. Namun, pesan yang disampaikan serupa: kebijakan pro-madrasah memang ada dalam pelaksanaan pemerintahan di Kota Davao. Hal ini menjelaskan bahwa kualitas informasi yang muncul terpercaya dan bisa dipertanggungjawabkan akurasinya. Melihat fakta di Davao, kita yang berada di Indonesia seharusnya patut merasa malu saat madrasah masih mengalami peminggiran dari kebijakan pemerintah. Kasus yang menimpa alumni madrasah aliyah di pesantren Guluk-Guluk pada proses rekrutmen anggota Polri Kabupaten Sumenep pada pertengahan 2012 lalu adalah salah satu contohnya. Pelajaran oleh kebijakan

pemerintah Kota Davao di atas selayaknya menumbuhkan kesadaran tinggi bahwa di negeri yang muslimnya minoritas saja, pemerintahan kotanya memberikan perhatian yang cukup kepada madrasah. Maka, sungguh sangat memprihatinkan bila di negeri yang mayoritas penduduknya Muslim seperti Indonesia, madrasah masih kerap menjadi korban diskriminasi dan peminggiran. Diakuinya posisi madrasah sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional memang sebuah prestasi menarik. Tapi, menguatnya semangat dan praktik otonomi daerah (Otda) menyisakan masalah bagi nasib madrasah. Karena berada di bawah kewenangan Kementerian Agama, maka madrasah tidak termasuk ke dalam kewenangan yang didelegasikan ke kekuasaan pemerintah daerah. Akibatnya, kebijakan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah yang menambah kekuatan modal finansial pemerintah daerah tidak memberikan dampak signifikan kepada perkembangan madrasah. Pengembangan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia pendidikan oleh pemerintah daerah hanya menyentuh lembaga pendidikan yang bernomenklatur sekolah. Nasib madrasah dianggap menjadi urusan Kementerian Agama. Ini yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Argumen yang perlu dibangun ke depan bukan pada persoalan delegasi kewenangan, melainkan ikhtiar pembangunan sumber daya manusia. Dalam kaitan ini, kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memberikan perhatian khusus kepada pendidikan madrasah diniyah dalam kerangka perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah patut ditiru. Madrasah diperhatikan dalam kerangka pembangunan sumber daya manusia. „

sudah menghabiskan dana Rp 21 miliar. Total dana yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunannya diperkirakan mencapai Rp 30 miliar. “Dana untuk pembangunan RS ini banyak didapat dari masjid ke masjid,” katanya. Situasi di Gaza yang semakin mencekam itu bukan hanya membuat takut warga setempat tapi juga membuat cemas warga asing di negeri tersebut. Pemerintah Filipina pun mengirimkan para diplomatnya ke Timur Tengah untuk menyiapkan kemungkinan evakuasi warganya dari Gaza. Para diplomat Filipina tersebut terbagi dalam dua tim “respons cepat”. Salah satu tim pergi ke Mesir dan tim lainnya ke Israel untuk membantu kedutaan-kedutaan Filipina di negeri itu merancang strategi evakuasi bagi warga Filipina. Juru Bicara Departemen Luar Negeri Filipina Raul Hernandez mengatakan, pemerintah Filipina bersikap proaktif sehingga ketika situasi memburuk, warga Filipina di Gaza bisa dievakuasi. Dikatakan Hernandez, ada sekitar 100 warga Filipina di Gaza yang mungkin perlu dievakuasi. Meski demikian hingga tadi

malam belum ada warga Filipina yang meminta bantuan Manila untuk mengevakuasi mereka dari Gaza. Dikatakannya, kebanyakan warga Filipina di Gaza menikah dengan warga Palestina sehingga mereka mungkin berat meninggalkan Gaza. Namun pemerintah Filipina tetap menyiapkan rencana darurat untuk mengevakuasi mereka, baik melalui perbatasan dengan Mesir ataupun lewat Yordania. NU: Liga Arab Gagal Sementara itu Nahdlatul Ulama (NU) mengutuk keras tindakan brutal Israel yang membombardir wilayah Gaza. Peristiwa ini dinilai sebagai akibat kegagalan Liga Arab dalam menjalankan fungsinya menciptakan perdamaian untuk negara-negara Arab. “Apa gunanya Liga Arab kalau tidak bisa menciptakan perdamaian untuk negara-negara di wilayah Arab. Liga Arab sudah gagal menjalankan fungsinya,” tegas Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Senin (19/11). Secara umum NU menilai serangan Israel sebagai perbua-

tan yang keji dan melampaui batas-batas kemanusiaan. “Serangan Israel lebih banyak mengenai masyarakat sipil, bahkan dekat Rumah Sakit yang dibangun Indonesia di Gaza. Semoga relawan-relawan kita di sana diberikan kekuatan dan keselamatan,” tambah Kiai Said. Untuk bisa meredam konflik antara Israel dan Palestina pada umumnya, Kiai Said dengan tegas mendesak Liga Arab menunjukkan peranan nyatanya dalam menciptakan perdamaian. “Jangan terus-terusan dikendalikan kekuatan negara lain,” tandasnya. Terkait peranan pemerintah Indonesia, NU mengharapkan adanya peranan yang lebih aktif. Terlebih dengan posisi Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, harus bisa mendorong terciptanya perdamaian antara Israel dan Palestina. “Pak SBY harus bisa mengisi kekosongan pimpinan negara-negara Islam, yang selama ini belum bisa merealisasikan perdamaian antara Israel dan Palestina. Semoga Pak SBY diberikan kekuatan untuk tugas itu,” pungkas Kiai Said. „ jun/det/afp

Titipkan Anak pada Mike „ Sambungan dari hal 1

Meski harus mengalami memar pada beberapa bagian wajah dan bagian tubuh lainnya, Tamara mengaku senang bela diri yang dulu ditekuninya bisa digunakan di film. Ibu dua anak itu mengungkapkan, senang beradegan dalam film laga karena banyak tantangan yang harus dilalui. “Saya senang bela diri dari dulu juga sudah pernah belajar bela diri. Kebetulan sekarang harus belajar Muay Thai jadi saya senang syuting ada tan-

tangannya,” tukasnya. Bekas istri Mike Lewis itu menuturkan, banyak mempersiapkan diri seperti stamina, fisik dan mental dalam berakting laga. Pasalnya, adegan perkelahian membutuhkan mental yang kuat juga. “Stamina yang pasti, karena di film ini akan banyak adegan fighting, jadi stamina harus dijaga dan siap mental,” katanya. Pasca-bercerai dengan Mike Lewis, Tamara memang kembali sibuk bergelut di dunia hiburan. Tamara mengaku sangat senang karena selalu didukung

keluarganya. “Keluarga juga senang saya syuting lagi, syuting juga bikin senang. Tapi keluarga dukung,” ucap Tamara. Hubungannya dengan Mike juga berjalan baik. Tamara jadi tidak perlu khawatir selama syuting, buah hati mereka, Kenzou, dititipkan kepada Mike. “Keluarga dukung banget saya syuting lagi, termasuk Mike. Mike selalu mendukung saya juga. Selama syuting jadi Kenzou bisa bersama dengan Mike,” tandasnya. „ okz

Mari Elka Pangestu Bungkam „ Sambungan dari hal 1

ngenai kementerian mana yang yang tengah diusut itu. “KPK sudah melakukan penyelidikan pada satu dari 3 Kementerian itu, sebelum Pak Dipo melapor,” kata Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl. Rasuna Said, Jaksel, Senin (19/11). Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lapangan ada 3 kementerian yang dilaporkan Dipo yakni Kemenhan, Kementan, dan Kemendag. Sedang anggota DPR yang dilaporkan adalah yang berada di komisi terkait tiga kementerian itu. Sebelumnya Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan seharusnya parpol dari kementerian yang dilaporkan Dipo Alam segera menarik menterinya. “KPK strick pada SOP. Siapa pun yang terjerat kejahatan besar ini akan kami proses berbasis dua alat bukti. Jika parpol yang bersangkutan jujur pro rakyat, segera tarik menterinya. Ganti expert profesional yang clean dan clear track recordnya,” ujar Busyro dalam pesan singkatnya kepada detikcom Minggu (17/11/2012) malam. Kemenhan dan Kemendag dipimpin oleh menteri yang tidak secara resmi tercatat sebagai kader parpol. Sedangkan Kementan dipimpin oleh Suswono, kader dari PKS. Suswono sendiri mengaku bahwa Kementerian yang dipimpinnya adalah salah satu yang dilaporkan Dipo ke KPK. Bahkan Suswono mengklaim dirinyalah yang meminta Dipo untuk melapor. Dia menyatakan siap untuk diklarifikasi. Suswono pun menyatakan siap diperiksa KPK. “Saya sangat siap diklarifikasi pada poin yang dituduhkan seperti pada surat kaleng itu. Saya sangat-sangat siap,” kata Suswono. Suswono menyatakan dia telah membaca laporan yang dinilai sebagai surat kaleng tersebut. “Saya sudah baca surat itu, bahwa surat tersebut ba-

nyak yang mengandung fitnah dan ketidakbenaran,” katanya. Dia menuturkan bahwa dirinya juga telah memberikan klarifikasi ke Dipo Alam. Namun, klarifikasi itu dilakukan setelah Dipo membeberkan ke publik. “Ada surat kaleng, karena tidak ada identitasnya, yang disampaikan ke Pak Dipo oleh salah satu staf dari 23 ribu PNS di Kementerian Pertanian,” tuturnya. Mari Tak Menjawab Sedang laporan terkait Kementerian Perdagangan (Kemendag) disebut-sebut terjadi saat kementerian itu dipimpin Mari Elka Pangestu. Saat dikonfirmasi, perempuan yang sekarang menjabat menteri pariwisata dan ekonomi kreatif ini membantahnya. “Ya bukan,” jelas Mari memberi konfirmasi soal isu yang mengkaitkan dirinya. Mari memberi jawaban saat ditanya wartawan di Epicentrum Walk di Kuningan, Jakarta, Senin (19/11). Lebih lanjut, Mari yang mengenakan safari warna krem ini diam. Termasuk soal staf khususnya Dea Sudarman yang dikait-kaitkan dengan isu miring mengenai anggaran di Kemendag. “Nanti ya, nanti saja,” imbuhnya. Demikian juga saat ditanya apakah dirinya sudah dipanggil Mensesneg Sudi Silalahi untuk dikonfirmasi, Mari pun memilih tidak menjawab. “Sudah ya sudah,” terangnya sambil berlalu. Mendongeng untuk Anak Sementara itu, Abraham Samad bukan hanya beraksi memburu para koruptor tapi juga unjuk gigi dengan membacakan dongeng kepada 20 orang anak TK dan SD saat peluncuran buku berjudul “Tunas Integritas” di pameran Indonesia Book Fair di Senayan, Jakarta, Senin (19/11). Tujuan acara ini untuk pendidikan anti-korupsi. “Adik-adik, dengar ya, Kakak Abraham akan bercerita,”

katanya di atas panggung utama di Istora Senayan Jakarta, Senin 19 Oktober 2012. “Kalau kakak bercerita jangan tidur ya, jangan apa? Jangan tidur,” kata Abraham mengingatkan kepada anak anak itu. Di atas panggung, Abraham duduk di atas balok hitam sehingga terlihat lebih tinggi daripada para murid. Muridmurid dari TK Negeri Pembina Tingkat Nasional itu juga berada di atas panggung mengelilingi Abraham. Pria asal Makassar itu pun lalu menceritakan kisah berjudul “Hati-Hati Bimo”. Cerita itu tentang seorang anak beruang yang sok berani ingin menyeberangi sungai. Karena merasa terlalu percaya diri, anak beruang itu menyeberangi sungai, namun karena arus cukup deras, akhirnya ia tergelincir dan terjatuh ke sungai. Dalam menceritakan kisah itu, Abraham banyak berinteraksi dengan anak-anak TK berseragam kotak-kotak merah muda dan berok atau celana putih itu. Selain berinteraksi dengan menanyakan apa yang sebaiknya harus dilakukan, Abraham juga melakukan teknik sambung menyambung. Dia membiarkan anak-anak itu untuk menyelesaikan kalimatnya. Dan mereka pun mengikuti permainan kecil Abraham. Acara mendongeng Abraham cukup singkat. Hanya sekitar 20 menit saja. Seorang anak, Hamam, hanya mengangguk ketika ditanyakan apakah mengerti tentang cerita Bimo. Walaupun anak-anak itu menyahut apa yang ditanyakan oleh Abraham, namun banyak pula di antara mereka yang menengok ke berbagai arah ketika Abraham bercerita. Maklum saja, wartawan, juru foto, dan juru kamera dari berbagai media yang berada di luar lingkaran, cukup mengambil perhatian anak-anak itu karena para wartawan juga sibuk mengabadikan momen itu. „ det/wis

www.dutaonline.com

C M Y K

Duta Masyarakat

BISNIS

8

Selasa, 20 November 2012

Dahlan Tolak Pertamina Ambil Alih ‘Kekuasaan’ BP Migas JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan tak mau fungsi Badan Pengatur Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (BP Migas) diambil alih kembali oleh PT Pertamina (Persero) seperti masa lalu, Kenapa? Dahlan meminta Pertamina fokus mengerjakan tugasnya sebagai operator eksplorasi migas, daripada memikirkan tugas-tugas yang dulu pernah diemban BP Migas yang saat ini berada di bawah pengaturan Satuan Kerja Sementara Pelaksana (SKSP) Migas Kementerian ESDM. “Saya minta teman-teman Pertamina untuk tidak punya pikiran bahwa itu (BP Migas) akan kembali ke Pertamina, nanti ganggu konsentrasi Pertamina. Jangan ikut-ikutaan itu, jangan ikut-ikut ide BP Migas kembali ke Pertamina,” tutur Dahlan di kantornya, Jakarta, Senin (19/11). Mantan Dirut PLN ini juga menilai, seandainya Pertamina kembali mengambil alih tugas BP Migas, nantinya akan berdampak pada kinerja Pertamina yang kurang baik, karena terlena dengan tugas pengaturan daripada mengerjakan tugas dan kegiatan eksplorasi migas. “Kalau fungsi itu (BP Migas) ada di Pertamina tetapi Pertamina lengah, nanti pertamina tidak memperhatikan produksi malah hanya menangani itu saja, kemudian Pertamina menjadi manja,” paparnya. Namun ia menegaskan, Per-

TAK MAU AMBIL ALIH: Dahlan Iskan, Menneg BUMN tidak mau Pertamina ambil alih kembali fungsi BP Migas.

tamina boleh saja mengambil alih tugas BP Migas setelah diberi tugas dan wewenang oleh pemerintah. Namun saat ini, Dahlan meminta Pertamina fokus bekerja untuk menjadi perusahaan berkelas di regional. “Orang Pertamina tidak boleh ikut-ikutan bicara ini atau memperjuangkannya. Pertamina harus konsentrasi dan fokus bagaimana menjadikan Pertamina kelas regional di 2014 jangan konsentarasinya karena ini (BP Migas). Pertamina tidak akan mempersiapkan apapun sampai pemerintah membuat

keputusan,” tegas Dahlan. Kita Butuh Asing Sementara itu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik menegaskan di bawah komandonya, ‘New BP Migas’ atau yang sekarang bernama SKSP Migas (Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi) tidak pro perusahaan asing. Tapi bukan berarti perusahaan migas asing asing akan diusir karena Indonesia tetap membutuhkan investasi Migas oleh Asing.

Harga Daging di Jakarta Naik Karena Ulah Spekulan JAKARTA - Tingginya harga daging sapi saat ini diduga akibat permainan distributor yang nakal melakukan spekulasi menahan stok daging. Mereka memanfaatkan kebijakan pemerintah menekan daging impor. Hal ini disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi IV Ma’mur Hasanuddin dalam keterangannya yang dikutip, Senin (19/11). “Jika kuota impor sapi yang dipermasalahkan oleh pengusaha terkait kelangkaan daging sapi maka sesungguhnya pendapat itu kurang tepat, karena kondisinya saat ini tercatat mencukupi hingga akhir tahun. Kelangkaan daging sapi saat ini terjadi karena spekulasi yang dilakukan oleh sebagian distributor sehingga mengganggu tata niaga daging sapi di tingkat konsumen,” tegas Ma’mur. Memang langkanya daging sapi di tingkat pedagang satu pekan terakhir telah menyebabkan melonjaknya harga daging di pasaran dan mogok

massal pedagang tak berjualan. Pengusaha memandang hal ini terkait kebijakan Kementerian Pertanian yang memangkas kuota daging sapi impor secara radikal, yakni dari kuota sebesar 100.000 ton pada 2011 hanya menjadi 34.000 ton pada 2012. Dijelaskan Ma’mur, kenaikan harga daging dari distributor sudah terjadi sejak sepekan lalu, dari Rp 70.000/kg naik jadi Rp 85.000/kg. Bahkan hari Jumat lalu naik lagi menjadi Rp 90.000/kg. Tingginya harga daging ini dianggap pedagang menjadi penyebab lesunya pasar karena konsumen enggan berbelanja. Ma’mur mengingatkan, impor sapi bakalan daging selama 10 tahun terakhir ini telah meningkat tajam, sehingga langkah pemerintah untuk membatasi impor sudah tepat. Pada 2000, impor sapi bakalan mencapai 200 ribu ekor, daging dan jeroan setara 40 ribu ton. Angka ini melonjak drastis pada akhir 2008 yaitu impor sapi ba-

„ EDITOR: ERFANDI PUTRA z LAYOUTER: YUSRONI

kalan mencapai 600 ribu ekor, daging dan jeroan 70 ribu ton. Apabila situasi ini tidak dibenahi maka diperkirakan di 2014 hampir 50% sapi potong dalam negeri didominasi oleh sapi impor. “Pemerintah perlu menertibkan dan menindak tegas distributor yang melakukan spekulasi dan mempermainkan harga daging sapi di pasaran, jika perlu mencabut izinya. Perlu usaha dan kerjasama yang sungguhsungguh guna mewujudkan pencapaian swasembada sapi 2014,” tegas Ma’mur. Kebijakan pengendalian impor harus terus dilakukan karena impor sapi potong dapat menguras devisa negara dan menimbulkan dampak yang bersifat efek domino yaitu menghambat pendapatan dan produktivitas peternak dalam negeri. Selain itu akan menghilangkan kesempatan dalam menciptakan lapangan kerja baru dan menghambat program-program pengentasan kemiskinan. „ jak

“Kita akan tunjukan bahwa kita (SKSP Migas/Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi) tidak pro asing,” tegas Jero Wacik dalam acara tatap muka dengan Pegawai ‘New BP Migas’ di Gedung City Plaza, Jakarta, Senin (19/11). Dikatakan Jero, sikap tidak pro asing ini bukan berarti akan mengusir investor asing dari sektor industri migas di tanah air. Menurut Jero, Indonesia masih membutuhkan investasi asing. “Tetapi bukan berarti orang asing kita usir, kita tetap masih

membutuhkan investasi asing,” ucap Jero. Namun untuk menunjukkan ‘New BP Migas’ ini tidak pro asing, dirinya akan memberikan prioritas kepada perusahaan nasional dibandingkan asing. “Perusahaan Migas nasional akan mendapatkan prioritas utama dari saya, saya sudah ajak Medco, Pertamina, Bakrie untuk investasi lebih banyak, eksplorasi sebanyak mungkin, nah kalau mereka tidak mau dan tidak mampu baru kita tawarkan ke asing, itu cara saya,” jelasnya. „ fan/dkm

UMP Naik, Ratusan Ribu Tenaga Kerja Terancam PHK JAKARTA - Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) secara mendadak di beberapa daerah termasuk DKI Jakarta membuat beban pengusaha bertambah. Dampaknya, akan ada pemangkasan tenaga kerja. Ini karena ketidakmampuan banyak perusahaan kecil dan padat karya untuk membayar kenaikan upah tersebut. Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, ratusan ribu tenaga kerja dapat kehilangan pekerjaan akibat perubahan kebijakan tersebut. Rasionalisasi ini bisa dilakukan pengusaha secara diam-diam, apalagi pada tahun depan banyak kontrak yang habis masa berlakunya. “Ratusan ribu dapat terjadi (PHK) baik yang mau ngasih tahu atau mau ngurus sendiri melakukan diam-diam. Banyak juga perusahaan alih daya yang habis kontrak. Ini

menyebabkan ratusan pekerja bisa kena rasionalisasi,” ujar Sofjan dalam jumpa pers di kantornya, Kuningan, Jakarta, Senin (19/11). Sementara Sekretaris Umum Apindo yang sekaligus Wakil Ketua Asosiasi Penyedia Garmen Indonesia (APGAI) Suryadi Sasmita menyebutkan, untuk usaha garmen dengan modal Rp 20 juta, kenaikan UMP bakal membuat mereka menutup usahanya. Karena, berdasarkan perhitungan dengan dua tenaga kerja, pengusaha harus menambah sekitar Rp 2 juta untuk pembayaran gaji. Sedangkan keuntungan yang diperoleh hanya sekitar Rp 1 juta. “Usaha ini bakal rugi jadi harus tutup. Sebanyak 50 ribu orang akan kehilangan pekerjaan kalau sampai 10 merek tutup. Ini bukan ancaman tapi kenyataan kecuali kalau UKM tidak dinaikkan UMPnya,” ujarnya. „ did/km

Perekonomian Jawa Timur Terus Melaju KANTOR Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Wilayah IV Jawa Timur memperkirakan pertumbuhan ekonomi Jatim pada triwulan IV/2012, masih berpotensi mengalami peningkatan dengan rentang pertumbuhan 7,20%-7,30% (year-on-year/yoy). Momentum perayaan Idul Adha, Natal dan Tahun Baru pada periode tersebut diperkirakan menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi, sesuai dengan pola pertumbuhan ekonomi pada periode sebelumnya. “Dari sisi permintaan, pertumbuhan perekonomian Jawa Timur utamanya didorong oleh konsumsi masyarakat, yang tercermin pada hasil survei konsumen, yang diperkirakan relatif stabil, dengan terjaganya kedua indeks utama pada level tinggi, yaitu Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) dan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE),” kata Kepala KPBI Wilayah IV, Mohamad Ishak, Senin (19/11). Ia menambahkan, meskipun tekanan pelemahan ekonomi Eropa dan Amerika Serikat diperkirakan masih dalam level yang cukup tinggi, namun masih kuatnya dukungan perdagangan dalam negeri diperkirakan masih mampu mendorong iklim perdagangan Jatim yang kondusif, seiring terus bertambahnya jumlah atase perdagangan Jatim. Mengikuti pola-pola tahun sebelumnya, konsumsi pemerintah diperkirakan masih tetap dapat tumbuh, terutama di sepanjang semester II tahun 2012, dimana mulai terealisasinya sejumlah proyek-proyek yang telah dianggarkan. Sementara itu, kinerja investasi Jatim diperkirakan relatif stabil dan bergerak pada level pertumbuhan yang moderat. Di sisi penawaran, perdagangan antar pulau diperkirakan mengalami perlambatan seiring telah berlalunya momentum utama sektor perdagangan secara tahunan. Di sisi lain, perdagangan

luar negeri Jatim mengalami tekanan cukup dalam akibat pelemahan ekonomi Eropa. “Namun masih kuatnya perdagangan dalam negeri Jatim diprediksi masih cukup baik untuk menyokong kinerja sub sektor perdagangan besar Jatim. Sementara itu, kinerja industri pengolahan diproyeksikan masih relatif stabil, seiring masih berlanjutnya permintaan dalam dan luar negeri sebagai respon dari peningkatan impor bahan baku pada triwulan sebelumnya,” kata Ishak. Tibanya musim hujan dengan intensitas tinggi, di sisi lain, juga dikhawatirkan turut mempengaruhi produksi tanaman jenis bahan makanan di Jatim, khususnya kelompok padi, aneka buah dan bumbu. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja sub sektor pertanian hingga mengalami perlambatan meskipun masih berada pada level 2%. Kondisi sektoral pada triwulan IV/ 2012 ini searah dengan indeks realisasi usaha dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) atas estimasi realisasi usaha dan penggunaan tenaga kerja sektoral tiga sektor utama di Jatim. Semakin Melesat Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Wilayah IV Jawa Timur memprediksi pertumbuhan ekonomi Jatim pada triwulan III/2012 berpotensi mengalami peningkatan dengan rentang pertumbuhan 7,20%+7,40% year-onyear. Pada triwulan II/2012, Jatim mencatat pertumbuhan ekonomi di angka 7,21% yang melampui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. “Momen Ramadan dan Lebaran yang jatuh pada Triwulan III/2012 diperkirakan menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi, sesuai dengan pola pertumbuhan ekonomi musiman pada periode sebelumnya,” kata Pemimpin KPBI Wilayah IV, Mohamad Ishak, beberapa waktu lalu. „ fan

MELAJU: Meningkatnya laju pembangunan di Propinsi Jatim bukti terus melajunya perekonomian di propinsi ini.

www.dutaonline.com

C M HAL 10 Y K

Tiga Desa Diterjang Puting Beliung

HAL 11

Mahasiwa Jebol Pagar DPRD

HAL 12

Truk Pengangkut Pasir Dihadang

Suramadu

Alamat Redaksi: Graha Astra Nawa Jl. Gayungsari Timur 35 Surabaya, Telp. 8299982 (Redaksi), 8299985, 8299986, Fax. 8299987

HALAMAN 9 I SELASA, 20 NOPEMBER 2012

KHOFIFAH ATAU GUS IPUL? PWNU AKAN BAHAS BACAGUB JATIM 2013 SURABAYA - Harapan tokoh NU maupun warga nahdliyin agar kader terbaik NU menduduki kursi Gubernur Jatim periode 2014 – 2019 mendatang, akhirnya menjadi perhatian serius PWNU Jatim. Pertanyaannya, siapa yang akan diusung Khofifah Indar Parawansa atau Saifullah Yusuf. Jawaban itu nantinya akan dibahas dalam pertemuan yang digagas PWNU Jatim dengan mengundang para ketua Partai Politik (parpol) berbasis nahdliyin bersama kiai-kiai struktural dan kultural NU, serta kiaikiai pondok pesantren se-Jatim.

Dalam pertemuan itu, PWNU Jatim akan membahas nama kader NU yang tepat untuk dicalonkan sebagai calon gubernur (Cagub) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2013 mendatang. Rencana ini untuk menindaklanjuti wacana parpol hijau berbasis nahdliyin akan berkoalisi dengan parpol nasionalis untuk mengusung kader NU Jatim. Penegasan ini disampaikan Hasan Aminuddin salah satu A’wan PWNU Jatim. Kepada Duta, Hasan mengaku, telah diberi tugas mengumpulkan pimpinan parpol berbasis nahdliyin.

NAMA KADER NU MASUK BURSA BACAGUB JATIM

“Ini amanah PWNU, saya akan kawal terus proses ini dan Insya Allah, Januari 2013 sudah tuntas.”

1. Saifullah Yusuf (Ketua PBNU) 2. Khofifah Indar Parawansa (Ketua PP Muslimat NU)

HASAN AMINUDDIN A’WAN PWNU JATIM

3. Abdul Halim Iskandar (Ketua DPW PKB Jatim) 4. Arif Junaidi (Ketua DPW PKNU Jatim)

Antara lain, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ketiga parpol tersebut diundang BACA: Parpol Hijau Dukung ..., hal 10

5. Musyafa’ Noer (Ketua DPW PPP Jatim) 6. Hasan Aminudin (Bupati Probolinggo) DOK

KHOFIFAH INDAR PARAWANSA

SAIFULLAH YUSUF

DOK

7. Untung S Rajab (Mantan Kapolda Metro Jaya)

Hakim Tolak Eksepsi Bos Mucikari SURABAYA - Yunita alias Keyko tertunduk pasrah saat menjalani sidang ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (19/11). Bos mucikari kelas kakap yang sempat menjadi perhatian publik ini tampak pasrah saat eksepsinya (pembelaan) ditolak oleh majelis hakim yang diketuai Unggul Ahmadi. Berbeda dengan sidang sebelumnya, sidang kali ini dibuka untuk umum. Praktis, sidang yang berjalan di ruang Candra PN Surabaya penuh sesak dengan awak media dan puluhan pengunjung serta beberapa orang bergamis putih perwakilan dari Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur. “Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar,” teriak salah satu anggota FPI mendengar eksepsi terdakwa ditolak oleh majelis hakim. Jaksa Djauharul Fushus juga tampak senang dakwaannya dianggap memenuhi syarat formal dan materiil oleh hakim Unggul Ahmadi. Dalam pertimbangannya, dakwaan jaksa yang dinilai tidak jelas dan kabur oleh penasihat hukum Keyko, Erry Meta, hakim berpendapat berbeda. Menurut Unggul, setelah meneliti dakwaan jaksa, syarat formil seperti nama dan identitas terdakwa sudah ditulis lengkap.

DUTA/DENI PRASTYO

TUNTUT UMK RP 2,2 JUTA: Ribuan buruh bergerak menuju gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo dengan membentangkan spanduk bertuliskan, ‘Upah Rp 2,2 Juta’, Senin (19/11).

Buruh: UMK Harus Rp 2,2 Juta SURABAYA - Puluhan ribu buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur mengepung kantor Gubernur Jatim di Jalan Pahlawan dan Gedung Negara Grahadi Surabaya. Dalam aksinya, buruh dari Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Gresik dan Surabaya atau ring I, menuntut Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2013 Rp 2,2 juta per bulan atau 150% dari

hasil survey kebutuhan hidup layak (KHL). “Aksi ini adalah aksi damai, Pemprov Jatim atau Gubernur Jatim, Soekarwo harus bisa menyelesaikan masalah ini, dengan menyetujui upah buruh sebesar Rp 2,2 juta,” ujar sekretaris Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) Jatim, Jamaludin disela-sela aksi demo di depan Kantor Gubernur

Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (19/11) kemarin. Jika aspirasi buruh tidak direspon, kata Jamaludin, ribuan buruh siap menduduki kantor Gubernur Jatim selama tiga hari sampai penetapan UMK Jatim 2013, yang direncanakan 21 November besok. Alasan tutuntan buruh, kata Jamal, karena pertumbuhan ekonomi Jatim mencapai 7,28% itu di atas rata-rata nasional. Jadi sangat wajar jika UMK Jatim juga naik signifikan, minimal 150% dari KHL. “Provinsi lain seperti DKI Jakarta UMK sudah mencapai Rp 2,2 juta. Begitu juga Kota Depok, TEMUI BURUH: Gubernur Jatim Soekarwo didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Hadiatmoko menemui buruh dari atas mobil pengamanan polisi, Senin (19/11).

Kab Bekasi, Kab Bogor, Kab Tangerang dan Kab Karawang ratarata UMK di atas Rp 2 juta. Kenapa Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Pasuruan UMK nya masih Rp 1,5 juta, kami minta disamakan dengan DKI Jakarta Rp 2,2 juta,” tegas Jamaludin. Karena tidak ditemui gubernur Jatim Soekarwo, sekitar pukul 12.00 WIB, massa buruh tiba-tiba bergerak menuju Kantor Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo Surabaya. “Gubernur janji mau menemui buruh di Grahadi, jadi terpaksa kami geser ke sana,” tambah Jamaludin. Sementara itu, Gubernur Jatim usai melakukan rapat penyelarasan UMK Jatim 2013 bersama para bupati/walikota se-Jatim menegaskan bahwa hasil revisi usulan

bupati/walikota kawasan ring I sudah disetujui pihak Apindo, padahal sebelumnya mereka sempat keberatan. Sedangkan untuk tujuh daerah yang usulannya masih di bawah KHL, diharapkan minimal bisa sama dengan KHL. “Usulan UMK Jatim 2013 sudah disetujui Apindo, dan besaran tertinggi sebesar Rp 1.567.000 milik Surabaya dan Gresik. Jadi kalau sudah tak ada masalah akan saya tetapkan pada 21 November besok,” ujar Pakde Karwo panggilan akrab Soekarwo. Sedangkan terkait permintaan sebagian serikat pekerja yang mendesak supaya UMK ring I ditetapkan sebesar Rp 2,2 juta, lanjut Pakde Karwo, pihaknya telah me-

BACA: Sepekan, Keyko ..., hal 10

DUTA/DENI PRASETYO

TERTUNDUK LESU: Terdakwa Keyko terlihat kecewa atas putusan hakim yang menolak eksepsinya dalam sidang di PN Surabaya, Senin (19/11).

BACA: Gubernur - Buruh ..., hal 10

KOMISI B (BIDANG PEREKONOMIAN) DPRD KOTA SURABAYA

Minta Pelayanan IMB di UPTSA Dimaksimalkan MASIH banyaknya keluhan terhadap lambannya pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di Surabaya menjadi catatan penting Komisi B DPRD Kota Surabaya. Apalagi, dalam catatan komisi yang membidangi perekonomian ini terdapat ratusan berkas pengajuan IMB menumpuk di Kantor Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Surabaya. Ironisnya macetnya pelayanan IMB ini terjadi sejak awal Januari hingga sekarang ini. Akibatnya, pembangunan macet sehingga berpengaruh terhadap perputaran perekonomian di Surabaya yang menjadi seret. Salah satu masyarakat yang

menjadi korban dengan tidak keluarnya IMB adalah Sukisno warga Wiyung yang hendak membangun rumah. Karena belum keluar, ia terpaksa menunda pembangunan karena jika nekat akan menjadi masalah dikemudian hari. “Saya sudah mengajukan permohonan IMB ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang melalui UPTSA (Unit Pelayanan Terpadu Satu atap) sejak pertengahan Januari lalu. Hingga kini belum ada kejelasan kapan selesainya,” ungkapnya. Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mochamad Machmud mengaku, sudah mendengar keluhan dari masyarakat soal be-

„ EDITOR: MOHAMMAD NATSIR z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

lum keluarnya IMB yang diajukan ke DCKTR. Karenanya, dia menyayangkan kinerja tim DCKTR, apalagi saat ini pengurusan perijinan sudah ditangani UPTSA. Jika hal ini terus dibiarkan, lanjut Machmud, tidak hanya Pemkot yang dirugikan, tapi juga masyarakat. “Saya mendapatkan data ada sekitar 500 permohonan IMB yang menumpuk di meja kepala DKCTR. Permohonan yang dibiarkan menumpuk ini tidak saja yang berasal pada tahun 2012 ini, tapi juga ada yang sejak Desember 2011,” tegasnya. Menurut Machmud, yang membuat proses pemberkasan IMB ini cukup lama karena pe-

DOK

MOCHAMMAD MACHMUD

tugas UPTSA masih harus membawa berkasnya ke DCKTR. Setelah dianggap berkas leng-

kap dan IMB bisa diproses, maka IMB dikeluarkan melalui UPTSA. ”Bolak-baliknya berkas ini yang memakan waktu lama,” katanya. Ia menambahkan, ketika Sri Mulyono menjabat sebagai kepala DCKTR tidak mau menandatangani permohonan IMB. Alasannya karena raperda IMB belum digedok oleh DPRD Surabaya. “Tentu langkah Pak Sri saat itu salah kaprah karena belum tuntasnya raperda IMB ini karena pengajuannya ke dewan awal tahun 2012. Padahal raperda ini bisa diajukan setahun lalu seiring dengan keluarnya UU no 28 tahun 2009 tentang UU pajak daerah dan retribusi,” cetusnya.

Dengan belum disahkannya IMB meski sekarang sudah tuntas, maka DCKTR harus tetap memproses permohonan IMB dengan tidak memungut retribusi. Dan itu merupakan konsekwensi agar pelayanan public terhadap masyarakat bisa tetap jalan. Anehnya lagi, permohonan IMB dari masyarakat ini akan dikeluarkan jika raperda IMB sudah disahkan. Dan tentunya tarif yang dikenakan itu lebih mahal karena dalam raperda IMB yang baru ini ada kenaikan. “Untuk itu kami meminta Pak Agus Sonhaji sebagai kepala Cipta Karya yang baru segera menyelesaikan permohonan IMB masyarakat. Dan raperda

itu tak berlaku surut. Artinya yang dikenakan retribusi IMB yang baru hanya mereka yang mengajukan di atas Maret,” jelasnya seraya menambahkan target pendapatan IMB tahun 2012 sebanyak Rp 55 miliar dan tahun sebelumnya Rp 35 miliar. Ketika dikonfirmasi masalah ini Kepala DCKTR Surabaya, Agus Sonhaji mengatakan, Pemkot terus berupaya memperbaiki layanan IMB yang melalui UPTSA. Bahkan, pihaknya sudah mengeluarkan IMB dari pengajuan warga. Jumlah IMB yang sudah diberikan ke masyarakat sudah ratusan berkas. “Cuma saya lupa jumlah pastinya, tapi kami bisa cepat kok,” jelasnya. „ sir/adv

www.dutaonline.com

10

Surabaya, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep

Suramadu

Selasa, 20 Nopember 2012

Pemkot Genjot Proyek Infrastruktur OPTIMALKAN PEMBANGUNAN JALAN BARU

DUTA/DENI PRASTYO

SIDANG AKTA KELAHIRAN: Sejumlah warga tampak antusias menghadiri undangan sidang akta kelahiran di kantor Kecamatan Kenjeran, Senin (19/11).

Dispendukcapil Gelar Sidang Akta Keliling SURABAYA - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya semakin gencar mendorong masyarakat agar segera mengurus akta kelahiran. Pasalnya, tingkat capaian warga Surabaya yang sudah mengantongi akta lahir masih 46,26 persen. Berdasarkan data Dispendukcapil per September 2012, total penduduk Surabaya se-

banyak 3.104.584 jiwa. Dari angka tersebut, baru 1.436.232 diantaranya yang sudah memiliki akta kelahiran. Kepala Dispendukcapil Suharto Wardoyo mengatakan, pihaknya terus berupaya mendongkrak jumlah pemegang akta kelahiran di Surabaya, salah satunya dengan menggelar sidang keliling di seluruh kecamatan. Salah satunya, digelar di Kantor Ke-

camatan Kenjeran, Senin (19/11). Dalam sidang keliling tersebut, Dispenduk Capil menggandeng hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. “Kalau terlambat mengurus akta kelahiran, maka yang bersangkutan dikenai denda Rp 100 ribu. Tapi, untuk denda tersebut baru efektif berlaku per 1 Januari 2013,” ungkap Suharto ketika ditemui di Kantor Kecamatan Kenjeran.

Terkait teknis sidang keliling, Suharto menjelaskan, setelah ada penetapan dari PN, berkasnya dimasukkan ke mobil keliling milik Dispendukcapil yang stand by di depan pendopo kecamatan guna diproses lebih lanjut. “Proses akta kelahiran paling lambat 7 hari kerja, setelah jadi warga bisa mengambilnya di kecamatan masing-masing,” katanya. „ den

Tiga Desa Diterjang Puting Beliung BANGKALAN - Puluhan rumah di tiga desa, yakni Desa Poter, dan Desa Patemon Kecamatan Tanah Merah, serta Desa Kebalan Timur di Kecamatan Burneh Bangkalan, Senin (19/11) diporakporandakan angin puting beliung. Akibatnya, tiga rumah dari puluhan rumah mengalami kerusakan cukup parah karena tertimpa pohon berukuran besar. Selain tiga rumah, satu Musholla serta sejumlah toko dan gudang di pasar Patemon juga mengalami kerrusakan parah karena atapnya rontok alias berjatuhan. Sejumlah toko dan gudang yang terkena terjangan angin puting beliung itu, di

antaranya gudang sembako milik H Mat Nasu dan toko klontong milik H Mustofa. Sedangkan rumah warga yang tertimpa pohon tumbang adalah rumah Juwari dan rumah Dulla warga desa Poter kecamatan Tanah Merah dan Musholla milik H Abd Somad di desa Kebalan Timur kecamatan Burneh. Juwari salah seorang korban yang rumahnya tertimpa pohon menjelaskan, begitu ada angin kencang, dirinya langsung mengajak keluarganya keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Dijelaskan Jawari, hujan rintik-rintik disertai angin kencang itu datangnya dari arah timur.

SURABAYA - Lambannya pembangunan infrastruktur kota yang terus mendapat sorotan dari DPRD Kota Surabaya akhirnya mendapat respon Pemkot Surabaya. Bahkan dari kekuatan APBD 2013 yang mencapai Rp 5,7 triliun tersebut akan lebih diprioritaskan pada proyek infrastruktur. Salah satunya dengan mengebut pekerjaan proyek pembangunan jalan baru maupun penyelesaian infrastruktur jalan yang belum tuntas pada tahun ini akan dilanjutkan. “Ini alasan kami menggebar pembangunan insfrastruktur yang sekaligus sebagai jawaban kota Surabaya menolak jalan tol tengah kota,” kata Plt Kepala Bagian Bina Program Pemkot Erick Cahyadi, Senin (19/11). Optimalisasi proyek tersebut, kata Erick, lebih difokuskan pada pembangunan jalan yang sudah masuk planning, seperti jalan lingkar barat luar (JLBL), jalan lingkar timur luar (JLTL) dan jalan lingkar dalam timur (JLLDT) atau yang dikenal dengan nama jalan middle east ring road (MERR) II C. Selain itu, Pemkot juga bakal mewujudkan pembangunan transportasi massal untuk mengurangi kemacetan di Surabaya, dengan mewujudkan program transpotasi massal trem dan monorel. Angga-

ERICK CAHYADI

DOK

ran proyek-proyek tersebut sudah dimasukkan dalam RAPBD 2013 yang kini sedang dibahas oleh DPRD Kota Surabaya. Anggaran terbesar pengerjaan proyek ini masuk dalam plot anggaran Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, mencapai Rp 910 miliar atau naik sekitar Rp 120 miliar dari anggaran tahun 2012. “Anggaran sebesar itu sudah masuk dalam RAPBD Surabaya 2013 yang drafnya akan kami serahkan awal minggu ini,” ungkap Erick. Bakal digenjotnya proyek infrastruktur ini diakui Ketua Komisi B DPRD Moch Machmud. Ia mengatakan, dalam

RAPBD 2013 ada kenaikan dana untuk pembangunan infrastruktur. Berupa pembangunan dan perbaikan jalan, saluran dan jembatan. Selain itu, juga dana untuk penanganan kesehatan dan pendidikan. Menurut dia, untuk pendidikan alokasi anggarannya mencapai 32 % dari APBD. Anggaran pendidikan sebesar itu naik tetap, karena pada 2012 anggaran untuk pendidikan sama hanya sekitar 32%. Penetapan nilai APBD Surabaya 2013 sebesar Rp 5,7 triliun itu disebut Pemkot dari proyeksi pendapatan di 2013 sebesar Rp 4,978 triliun. “Kalau dilihat dari draf KUA-PPAS itu nilai APBD Surabaya 2013 naik sekitar Rp 500 miliar,” jelasnya. Menurutnya, anggaran pendidikan sebesar 32% tergolong masih tinggi dan melebihi kuota nasional, karena kuota nasional sesuai yang diatur dalam UU hanya 20 % dari APBN. Selain itu, bidang pendidikan memang menjadi prioritas, di samping kesehatan, pembangunan infrastruktur dan bidang-bidang lainnya. “Namun yang dia sayangkan, meski anggaran pendidikannya tinggi, tapi masih banyak sekolah rusak dan tak perhatikan kondisinya,” papar dia. „ den

Hujan, Petani Garam Tetap Berproduksi

DUTA/MOH AMIN

RUSAK : Seorang warga menunjukkan rumah milik Juwari yang tertimpa pohon Kecapi akibat terjangan angin puting beliung, Senin (19/11).

“Kejadiannya sangat cepat sekali, pokoknya begitu angin kencang, pohon Kecapi di belakang rumah langsung roboh,” jelas Juwari.

Peristiwa itu langsung menarik perhatian Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, WH Hidayat turun ke lokasi. „ in

SUMENEP - Para petani garam di Kabupaten Sumenep memilih tetap memproduksi garam meski musim penghujan diprediksi akan terjadi bulan ini. “Di sejumlah wilayah Sumenep memang sudah diguyur hujan. Namun, hujan di Desa Karanganyar dan Pinggirpapas, Kalianget, tidak begitu deras dan hanya gerimis. Tentu hal tersebut tidak terlalu banyak berpengaruh,” kata Ha-

san Basri, Ketua Umum Paguyuban Petani Garam Rakyat Sumenep, Senin (19/11). Karanganyar dan Pinggirpapas merupakan dua desa di Kalianget yang merupakan salah satu sentra produksi garam rakyat di Sumenep. Saat ini, aktivitas petani garam rakyat di lahan garam justru meningkat. Jika terjadi hujan, mereka langsung memungut garam di lahan yang sudah jadi supaya

tidak mencair lagi. “Dan kalau pun ada hujan, baik deras maupun gerimis, di Sumenep termasuk di desa kami, itu merupakan hal yang wajar, karena memang menjelang musim penghujan,” terangnya. Sementara data di Dinas Kelautan dan Perikanan Sumenep, produksi sementara garam rakyat terhitung akhir Oktober 2012 sebanyak 158.596 ton. „ lan

Sambungan dari halaman 9

Parpol Hijau Dukung Langkah PWNU untuk diajak diskusi membahas Pilgub Jatim 2013 mendatang. Bahkan, lanjut Hasan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dan mendukung langkah PWNU Jatim tersebut. “Saya sudah bertemu Muhaimin Iskandar, Rabu (14/11) lalu. Dan dia pun setuju menyerahkan sepenuhnya kepada NU, terkait nama kader NU yang akan dicalonkan sebagai Cagub pada Pilgub Jatim mendatang,” terang pria yang juga menjabat sebagai Bupati Probolinggo,

Senin (19/11) kemarin. Tidak hanya Muhaimin, Hasan juga mengaku, sudah menjalin komunikasi dengan Ketua Umum DPP PKNU, Choirul Anam. “Walaupun hanya lewat telepon, Cak Anam (sapaan Choirul Anam, Red) juga menyatakan mendukung langkah PWNU Jatim mengumpulkan ketua-ketua Parpol berbasis nahdliyin, dengan para kiai membahas soal Pilgub Jatim,” beber Hasan didampingi Ketua DPW PPP Jatim, Musyafak Noer. Selain tiga parpol tersebut, kata Hasan, langkah yang ditempuh PWNU juga mendapat

dukungan dari Gerindra. “Saya juga sudah ketemu dengan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyatno. Gerindra siap memperkuat barisan, siapapun Cagub yang akan diusung NU,” dalih pria yang juga ketua DPW Ormas Nasional Demokrat (Nasdem) Jatim ini. Bahkan Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem, Surya Paloh, kata Hasan telah memberikan kuasa penuh kepada dirinya untuk memback up Cagub yang didukung NU Jatim. “Kamis (15/11) lalu, saya ketemu Pak Surya Paloh, dan dia mem-

Gubernur - Buruh Konsultasi ke Menakertrans ngutus Kadisnakertransduk Jatim, Harry Soegiri untuk konsultasi sekaligus klarifikasi langsung ke Menakertrans Muhaimin Iskandar ke Jakarta. “Yang diminta Kemenakertrans, KHL plus itu seperti apa? Biar tidak rancu dan ada batasan yang jelas, maka kami minta surat resmi dari Menakertrans untuk itu,” beber Soekarwo sambil berlalu menuju kantor Grahadi Surabaya. Saat menemui puluhan ribu buruh di halaman kantor Grahadi didampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Hadiatmoko, Pakde Karwo kembali menegaskan, bahwa dirinya belum bisa me-

menuhi permintaan kaum buruh yakni UMK sebesar Rp 2,2 juta karena masih menunggu hasil konsultasi ke Menakertrans. “Pak Harry sudah saya suruh menemui Muhaimin Iskandar untuk menanyakan apa yang dimaksud dengan KHL plus, biar ada standarisasi dan tidak ngawur,” cetusnya. Mendapat penjelasan seperti itu, Korlap aksi buruh Pudjianto menyatakan menolak. Sebab, pernyataan Menakertrans sudah jelas. Bahkan beberapa provinsi dan kabupaten/kota sudah menerapkan KHL plus. “Daerah lain sudah menerapkan KHL plus hingga 137% tapi di

„ EDITOR: MOHAMMAD NATSIR z LAYOUTER: AHMAD FAIZ

Jatim KHL plus tertinggi hanya 111% KHL,” tegas Pudjianto. Untuk menjembatani keruwetan tersebut, perwakilan aksi akhirnya diajak pertemuan dengan Gubernur. Hasilnya, 10 orang perwakilan serikat pekerja ajak diajak ke Jakarta menemui Muhaimin Iskadar (Kemenakertrans) untuk menanyakan langsung soal KHL plus. Setelah dicapai titik temu, massa buruhpun akhirnya membubarkan diri pulang ke tempat asal masing-masing dengan pengawalan aparat kepolisian. Jalan protokol di Surabaya yang hampir setengah hari macet, berangsuransur lancar kembali. „ ud

beri kuasa penuh kepada saya untuk memback up cagub Jatim dari kader NU,” tambah Hasan. Bagaimana dengan sikap Ketua PWNU Jatim sendiri? Kembali Hasan menegaskan bahwa dia sudah ketemu Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, KH Hasan Mutawakkil Alallah, Sabtu (17/11) lalu. Hasilnya, komunikasi soal realisasi Cagub dari kader NU akan di take over oleh PWNU Jatim. “Karena itu, PWNU akan mengundang ketua-ketua parpol hijau untuk diajak diskusi. Pertemuannya dilaksanakan Kamis (22/11) lusa, tapi tempatnya rahasia,” kelakar pria murah senyum ini.

Target dari pertemuan itu, tambah Hasan, semua kader NU yang capabel dan acceptabel untuk dicalonkan sebagai Cagub representasi warga NU, akan dibahas bersama oleh para kiai NU dengan Ketua Parpol hijau untuk dicari mana yang terbaik demi kemaslahatan umat dan warga NU di Jatim. “Keputusan dalam pertemuan nanti cuma satu, yakni mengusung Cagub dari kader NU,” beber Hasan. Di singgung soal nama-nama kader NU yang masuk dalam bursa bakal calon gubernur (Bacagub) Jatim, Hasan mengatakan sedikitnya ada tujuh nama yakni Saifullah Yusuf (Ketua

PBNU), Khofifah Indar Parawansa (Ketua PP Muslimat NU), Abdul Halim Iskandar (Ketua DPW PKB Jatim), Arif Junaidi (Ketua DPW PKNU Jatim), Musyafa’ Noer (Ketua DPW PPP Jatim), Hasan Aminudin (Bupati Probolinggo), dan Untung S Rajab (Mantan Kapolda Metro Jaya). “Ini amanah PWNU, saya akan kawal terus proses ini dan Insya Allah, Januari 2013 sudah tuntas,” terangnya dengan penuh optimis. Sayangnya, sejumlah tokoh NU, yakni Rais Syuriah PWNU Jatim, KH Miftachul Akhyar, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Mutawakkil Alallah, dan

Sekretaris PWNU Jatim Masyhudi Muchtar ketika dikonfirmasi terkait amanah PWNU Jatim yang dipasrahkan kepada Hasan Aminuddin, melalui telepon selulernya tidak diangkat, meski ada nada sambung. Sementara itu, Ketua DPW PPP Jatim, Musyafa’ Noer mengaku senang, karena wacana mengusung kader NU sebagai gubernur Jatim pada Pilgub Jatim 2013, akhirnya ditindaklanjuti oleh PWNU. “Sekarang ini adalah kesempatan terbaik warga NU untuk bisa memiliki Gubernur Jatim dari kader NU,” pungkas mantan anggota DPRD Jatim periode 2004-2009. „ ud

Sepekan, Keyko Disidang Dua Kali “Syarat materiil sudah disebutkan tindak pidana yang dilakukan oleh terdakwa. Formil sudah memenuhi unsur. Isi dari dakwaan sudah bisa dimengerti dengan jelas,” kata Unggul. Unggul menegaskan, syarat formil dalam dakwaan jaksa sudah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal 143 ayat 2 KUHAP. Artinya, dakwaan sudah disusun secara lengkap. “Dakwaan jaksa sah secara hukum,” tambahnya. PN Surabaya, kata Unggul, pantas menjadi tempat persidangan terdakwa yang beralamat

di perumahan Dharmahusada Mega Permai itu. Sebab, kendati Keyko ditangkap di Bali oleh Polrestabes Surabaya, tapi saksi-saksi dalam kasus ini banyak dari Surabaya. Enam saksi tinggal di Surabaya, enam lainnya berasal dari wilayah yang dekat dengan Surabaya. Penetapan ini berdasarkan ketentuan acara pidana yang tertuang dalam pasal 84 ayat (1) KUHAP. Sesuai dengan pasal itu, PN Surabaya berkenan mengadili segala hukum yang berada di wilayahnya, dalam hal ini kasus Keyko yang

disidik oleh Polrestabes Surabaya. “(Hakim) Menolak eksepsi terdakwa dan memerintahkan kepada jaksa untuk menghadirkan para saksi,” kata Unggul. Mulai minggu depan sidang Keyko dijadwalkan digelar dua kali seminggu, Senin dan Kamis. Sementara itu, menanggapi ditolaknya eksepsi Keyko, pengacara terdakwa Erry Meta mengaku kecewa. Pasalnya, alasan yang disampaikan dalam pembelaan sama sekali tidak dipetimbangkan hakim. “Tempat kejadian perkara di Bali, dalam

dakwaan jaksa ditulis waktu indonesia barat (WIB), waktu di Bali kan berbeda bukan WIB,” katanya ditemui usai sidang. Namun demikian, Erry membiarkan kasus hukum berlanjut sampai pada tahap putusan. Pihaknya tidak akan mengajukan banding terhadap putusan sela. “Kita lihat putusan akhirnya nanti bagaimana, apakah Yunita bersalah atau tidak seperti dalam dakwaan jaksa,” tuturnya. Erry sudah mempersiapkan saksi meringankan terhadap kliennya. Sayang, dia tidak membuka identitas saksi itu. „ azi

www.dutaonline.com

11

Gerbang

Sidoarjo, Lamongan, Tuban, Bojonegoro

Selasa, 20 Nopember 2012

Mahasiwa Jebol Pagar DPRD DEMO TOLAK PENGADAAN MOBDIN DEWAN LAMONGAN – Aksi unjuk rasa mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lamongan jebolkan pintu pagar gedung DPRD Lamongan, Senin (19/11) kemarin. Mereka menolak keras pengadaan mobil dinas (mobdin) anggota dewan. Dalam aksinya ini, sekitar 30 mahasiswa itu menggelar orasi di depan pintu masuk gedung dewan yang baru tersebut. Di hadapan pagar betis puluhan petugas, mereka menyampaikan aspirasinya. Dalam orasinya, mereka menolak keras pengadaan mobdin anggota dewan pada tahun anggaran 2013 nanti. Pasalnya, pengadaan mobdin tersebut tidak sesuai dengan kinerja dewan. ‘’Pada dasarnya kami tidak alergi dengan keinginan mereka, tapi setidaknya tunjukkan kinerja dulu, baru meminta kelengkapan penunjang kerja yang mewah seperti mobil dan lain sebagainya,” kata salah seorang pengunjuk rasa. Setelah orasi beberapa saat lamanya, tapi tidak ada anggota dewan yang menemui pengunjuk rasa. Maklum saat aksi unjuk rasa itu berlangsung, tengah berlangsung sidang paripurna dengan agenda jawaban eksekutif terhadap pembahasan lima Raperda. Dua anggota dewan, Jimy Harianto dan Nibianto yang mencoba menemui pengunjuk rasa ditolak mahasiswa. Dua anggota dewan itu pun balik kucing. Karena tidak ada pimpinan dewan yang muncul, para mahasiswa mencoba menerobos

PNS Diibaratkan ‘Rimba Raya’ LAMONGAN – Pegawai Negeri Sipil (PNS) ibarat rimba raya. Artinya masih perlu banyak diatur, dipersiapkan dan dimanage. Ini diungkapkan Sekkab Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka Diklat Manajemen Kepegawaian, di Ruang Sabha Dyaksa, Senin (19/11). Di hadapan 40 peserta, Yuhronur Efendi menyinggung tentang mewujudkan pegawai yang profesional dan sejahtera. Menurutnya, mewujudkan PNS yang profesional dan sejahtera sekarang menjadi isu nasional dengan akan disahkanya Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. ‘’Pegawai Negeri Sipil ibarat rimba raya. Artinya masih perlu banyak diatur, dipersiapkan dan di manage. Ini untuk mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi,” katanya. Beberapa instruktur dan pengajar akan memberikan materi dalam diklat ini. Diantaranya widyaswara dari badan diklat propinsi, dari BKN Kantor Regional

2, pejabat struktural kabupaten Lamongan serta dosen dari Perguruan tinggi. Sedangkan materi yang akan di berikan diantaranya tentang disiplin pegawai sesuai PP 53 thn 2010 dan Penilaian Kinerja yang diatur dalam PP 46 2011. Ketua Panitia Pelaksana Pujianto, diklat tersebut akan berlangsung selama 6 hari kedepan, yaitu mulai 19-24 November mendatang. Dari 40 peserta itu terdiri dari staf Setda sebanyak 11 orang, badan 7 orang, dinas 15 orang, kantor 4 orang, SatPol PP 1 orang, RSUD 1 orang, dan Inspektorat 1 orang. ‘’Pelatihan diklat ini bertujuan untuk menciptakan sistem manajemen kepegawaian menuju terwujudnya tata kelola PNS yang baik. Sedangkan tema dari acara ini adalah peningkatan kinerja pengelolaan kepegawaian dalam rangka menciptakan sistem menejemen kepegawaian menuju terwujudnya PNS yang professional dan sejahtera,” katanya. „ ka

DUTA/KADAM MUSTOKO

TOLAK MOBDIN : Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lamongan jebolkan pintu pagar gedung DPRD Lamongan, Senin (19/11) kemarin. Mereka menolak keras pengadaan mobil dinas (mobdin) anggota dewan. Tampak para pendemo memasang spanduk penolakan pengadaan mobdin dewan.

pintu masuk, yang saat itu dalam pengawalan puluhan petugas Satpol PP dan Polres Lamongan. Saling mendorong kedua belah pihak pun tak bisa dihindarkan. Tidak biasanya, kali ini para mahasiswa tidak menorong pagar, tapi menariknya. Satu tarikan saja, pintu pagar dari besi yang baru usia sekitar satu tahun itu bengkok di bagian tengah dan tertarik keluar.

Setelah pintu pagar keluar dari tempat, pintu itu diseret mahasiswa ke jalan raya, sebelum akhirnya diamankan di trotoar samping pintu masuk gedung dewan. Tapi anehnya, meski demikian, tidak satu pun anggota deean yang berinisiatif menemui mahasiswa. Para mahasiswa ini akhirnya memasang spanduk penolakan pengadaan mobdin dewan

di pintu masuk gedung, tepatnya melintang di atas tempat pintu pagar yang baru saja dijebol. Sekretaris PC PMII Lamongan, Fatiqunnasar menyatakan, aksi yang digelar para mahasiswa ini menolak pengadaan mobdin anggota dewan. Menurutnya, dalih peningkatan kinerja adalah bohong. Menurutnya, kinerja anggota de-

wan selama ini, biasa-biasa saja. Sebaliknya, mereka menilai dikhianati dewan untuk kali kedua, setelah pembangunan gedung baru dewan. Sekedar diketahui, pembangunan gedung baru dewan itu juga dengan dalih peningkatan kinerja dewan. ‘’Apapun alasannya, kami menolak pengadaan mobil dinas baru anggota dewan,” katanya. „ ka

Kajari Ingatkan Soal Jasmas Rp 50 M

DUTA/KADAM MUSTOKO

PARIPURNA : Bupati Lamongan, Fadeli usai sidang paripurna. Diungkapkan, sebagian besar perusahaan dan usaha di Lamongan belum memenuhi ketentuan terkait pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

SIDOARJO - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sidoarjo, Sumardi SH MH mengingatkan pihak DPRD Sidoarjo agar hati-hati dalam melaksanakan proyek jaring aspirasi masyarakat (Jasmas) yang secara keseluruhan nilainya RP 50 miliar. “Jangan sampai terjadi kongkalikong antara penerima dan pemberi Jasmas, sebab tindakan tersebut menyalahi aturan dan melanggar hukum,” kata Sumardi saat sosialisasi UU anti-korupsi di hadapan anggota DPRD Si-

doarjo berikut para pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo, Senin (19/11) di gedung DPRD Sidoarjo. Kalau itu terjadi, lanjut Sumardi, proyek yang diharapkan untuk kemaslahatan masyarkat ini akhirnya bisa menjadi bencana dan yang berangkutan akan meringkuk di penjara. “Sebab, uang negara yang seharusnya digunakan untuk pembangunan akhirnya masuk ke kantong pribadi,” terangnya. Selama ini, lanjut ia, banyak kasus penyelewengan yang

Perusahaan Besar Tak Ramah Lingkungan LAMONGAN - Sebagian besar perusahaan dan usaha di Lamongan belum memenuhi ketentuan terkait pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Ini diungkapkan Bupati Lamongan, Fadeli di hadapan anggota dewan, pada sidang paripurna terkait pembahasan lima Raperda, Senin (19/11). Pada jawaban eksekutif terhadap pandangan umum fraksi-fraksi, Bupati Fadeli membeber perusahaan dan usaha di Lamongan. Menurutnya, sebagian besar perusahaan di Lamongan belum memenuhi ketentuan terkait pengelolaan limbah B3. Terhadap persoalan ini, Pemkab Lamongan telah melakukan inventarisasi perusahaan yang menghasilkan limbah B3, yang meliputi seluruh rumah sakit, 62 klinik, 6 industri kecil, dan 12 industri menengah atas. Perusahaan atau bidang usaha tersebut, sesuai inventarisasi yang dilakukan, sebagian besar belum memenuhi syarat wajib dan syarat lain sebagaimana ketentuan dalam Keputusan Kepala Bapedal (Badan Pengendalian Dampak Lingkungan) nomor 1 tahun 1995. Dia juga menyebutkan penerapan Perda ini akan ditindaklanjuti dengan kesiapan

teknis operasional, SDM, saranan prasarana dan administratif. Terkait kewenangan pemberian izin pengangkutan dan pengolahan limbah, dalam pengolahan limbah B3 diperlukan empat izin berbeda. Yakni izin penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan dan izin pengolahan atau pemanfaatan. Dari empat izin yang harus dipenuhi itu, Fadeli mengungkapkan izin yang menjadi kewenangan kabupaten/kota adalah izin penyimpanan dan pengumpulan. Sedangkan izin pengangkutan limbah menjadi kewenangan Kementerian perhubungan setelah mendapatkan rekomendasi kementerian Lingkungan Hidup. Sementara, belum lama ini Badan Lingkungan Hidup melakukan pengawasan terhadap sejumlah usaha kesehatan dan industri di Lamongan yang berpotensi menghasilkan limbah B3. Dalam pengawasan itu, ditemukan beberapa usaha yang tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sedangkan beberapa yang sudah memiliki IPAL, pengelolaan limbah B3-nya belum memenuhi dokumen yang disyaratkan. „ ka

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: SULISTYORINI

DUTA/AHMAD YANI

ANTI-KORUPSI : Bupati Sidoarjo, H saiful Ilah memberikan Umbulumbul semangat anti-korupsi kepada para kepala satuan perangkat dinas di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

terjadi, baik di kalangan pejabat pemerintahan maupun di kalangan anggota dewan. Karenanya, agar semua selamat maka dana pembangunan yang sudah dianggarkan melalui keuangan daerah harus digunakan secara benar dan transparasi serta akuntabel. “Yang perlu diingat, jangan sampai terjadi penganggaran ganda dengan APBD Jatim,” katanya mewanti-wanti. Mendapati yang demikian, para anggota dewan yang mendengarkan terlihat manggut-manggut, termasuk pimpinan dewan, H Dawud Budi Sutrisno. “Bukankah begitu pak ketua dewan,” kata Kajari Sumardi. Sementara itu, Bupati Sidoarjo, H Saiful Illah, juga mewanti-wanti seluruh karyawan di lingkungan Pemkab Sidoarjo, agar tidak berlaku curang dalam menjalankan tugas dan pelayanan ke masyarakat. Caranya dengan mengadministrasikan secara benar penggunaan anggaran daerah. “Selama ini saya selalu berusaha jangan sampai ada staf PNS di lingkungan Pemkab Sidoarjo dipenjara garagara perilaku korupsi,” katanya. „ yan

Napi Sempat Kabur, Ditangkap Lagi BOJONEGORO - Sistem keamanan di Lapas Klas IIA Bojonegoro kembali dipertanyakan. Terbukti seorang napi kasus pembunuhan bisa lolos dari balik jeruji besi. Padahal selain penjagaan petugas yang super ketat, pihak Lapas juga memasang kamera pengawas. Napi bernama Tosilah, asal Desa Pajeng Kecamatan Gondang, Bojonegoro dikabarkan berhasil kabur dengan mudah. Namun tak berapa lama kemudian pelaku bisa ditangkap aparat kepolisian, setelah mendapat laporan dari warga. Warga resah dengan keberadaan Tosilah yang tiba-tiba pulang

kampung. Menanggapi kejadian tersebut, Kalapas Bojonegoro Hendra Eka Putra, Senin (19/ 11) akhirnya buka suara. Dia mengaku saat ini beberapa petugas sedang melakukan investigasi mencari penyebab salah seorang penghuni Lapas bisa kabur. Padahal ada empat petugas berjaga di menara pos pantau dan 4 petugas di bawah. Ternyata itu tidak menjamin sistem keamanan di sana. “Kita akui ada kelalaian anggota, dan sekarang sedang saya periksa,” kata Hendra Eka Putra, Kalapas Bojonegoro saat dikonfirmasi. Jika terbukti ada anggota

yang sengaja melepaskan Tosilah atau lalai, tentu saja akan mendapat sanksi tegas. Dikatakan Kalapas, saat ini perlu memastikan dulu bagaimana narapidana tersebut bisa lepas. Karena akibatnya bisa fatal kalau kejadian seperti ini terulang kembali. Apalagi Tosilah sudah tua usianya, tapi bisa kabur dengan mudah, lalu bagaimana dengan penghuni lainnya. Untuk itu perlu segera mengetahui akar masalah ini. Saat ini Lapas Bojonegoro dihuni sekitar 300-an orang. Sebagian perkaranya sudah usai disidangkan, dan sebagian lagi masih proses persidangan. „ dts

DUTA/KADAM MUSTOKO

DIKLAT : Sekkab Lamongan, Yuhronur Efendi saat menyematkan tanda peserta pada Diklat Manajemen Kepegawaian, kemarin.

Bantuan TPQ Rp 3,9 M Rawan Penyimpangan TUBAN - Bantuan hibah sosial bagi Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di Kabupaten Tuban sebesar Rp 3,9 miliar (Rp 3.907.800.000) rawan penyimpangan. Pasalnya, pengawasan pencairan dana ini terkesan lemah. Pemkab Tuban, melalui APBD tahun 2012 melaui Kode Rekening 5.14.06.30 menganggarkan Rp 3.907.800.000 untuk bantuan hibah sosial tunjangan para ustadz dan ustadzah ini. Jumlah lembaga TPQ penerima bantuan ini sebanyak 1.052 lembaga, dengan guru penerima bantuan sebanyak 6.513 orang. Rinciannya, masing-masing guru menerima honor Rp 50.000 atau dalam setahun sebanyak Rp 600.000. Hasil penelusuran Duta menyebutkan pencairan tahap pertama sebanyak Rp 300.000 per guru diduga banyak yang tidak sesuai ketentuan. Pasalnya, para guru ini menerima dana tidak utuh, yang dipotong pengelola TPQ nakal. Jumlahnya variasi, mulai Rp 50.000 hingga Rp 100.000. “Saya kemarin menerima Rp 250.000 karena alasannya dipotong administrasi dan buka rekening. Bahkan teman saya ada yang menerima Rp 200.000,” ungkap salah satu Ustadz kepada Duta, Senin (19/11) kemarin. Selain itu, diduga kuat jumlah guru TPQ ini ada yang tidak sesuai kenyataan atau di mark-up. Bah-

kan beberapa di antaranya juga selain menerima bantuan Hibah TPQ ini juga sebagai penerima bantuan hibah Madrasah Diniyah (Madin) yang juga bersumber dari APBD dengan nilai lebih besar. Kondisi ini terkesan kurang mendapatkan perhatian serius dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tuban (Disdikpora). Pasalnya meski dana tahap pertama sudah dicairkan, belum ada petugas yang melakukan survey lapangan. Sehingga para pengelola TPQ nakal ini masih nyaman melakukan pemotongan. Kepala Disdikpora Kabupaten Tuban, Sutrisno saat dikonfirmasi mengatakan bahwa bantuan hibah ini baru dicairkan tahap pertama dan sedang dalam proses pencairan untuk tahap kedua. Dan pihaknya berjanji akan melakukan monitoring dan evaluasi. “Kalau info pemotongan itu benar kami sangat menyesal dan prihatin. Kalau soal double anggaran itu benar, kami akan meminta mengembalikan dana yang lebih kecil,” janjinya. Selain hibah sosial tunjangan guru TPQ, Pemkab Tuban juga menganggarkan bantuan kelembagaan. Dalam kode rekening 5.1.4.06.35 sebanyak Rp 150.000.000 diperuntukkan bagi 30 TPQ dengan anggaran masing-masing lembaga Rp 5.000.000. „ cmm

www.dutaonline.com

12

Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi

Tapal Kuda Selasa, 20 Nopember 2012

Disoal, Penebangan 8 Pohon Asam Besar

DUTA/FATUR BARI

DIHADANG: Puluhan truk pengangkut pasir milik dua pengusaha Galian C dihadang puluhan warga Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, Situbondo, Senin (19/11). Warga marah karena banyaknya truk pengangkut pasir yang tiap hari hilir mudik di jalan Desa Kukusan mengakibatkan jalan sepanjang 10 km itu rusak parah.

Truk Pengangkut Pasir Dihadang WARGA MARAH JALANAN RUSAK SITUBONDO - Puluhan warga Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, Situbondo, Senin (19/11) kemarin menggelar aksi demo dengan cara turun ke jalan. Mereka menghadang puluhan truk pengangkut pasir milik dua pengusaha Galian C yang beroperasi di wilayah tersebut. Sebab, akibat banyaknya truk pengangkut pasir yang tiap harinya diketahui hilir mudik di jalan Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, mengakibatkan jalan sepanjang 10 km itu rusak parah. Bahkan, sebagian dari warga menuntut

agar penambangan pasir yang ada desanya segera ditutup karena dinilai Galian C itu ilegal alias tidak mengantongi ijin dari Pemkab Situbondo. Mereka kemudian menghadang truk-truk pengangkut pasir yang hilir mudik di jalan desa. Beruntung, aksi penghadangan truk tersebut langsung diketahui petugas, sehingga truk pengangkut pasir milik dua penambang galian c itu berhasil diselamatkan dari amukan massa. “Saya berharap dua perusahaan penambang pasir itu segera mem-

perbaiki jalan yang rusak akibat hilir mudik truk pengangkut pasir. Namun jika tidak segera diperbaiki, jangan salahkan warga menutup jalan menuju lokasi penambangan pasir tersebut,” ancam Haryanto, salah seorang warga Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, Senin (19/11). Pantauan Duta, puluhan warga Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, sejak pukul 11.00 WIB menghadang puluhan truk pengangkut pasir milik dua pengusaha galian C yang beroperasi di wilayah tersebut. Namun ka-

rena dikhawatirkan massa akan berbuat anarkhis, Kapolsek Kendit AKP Moh Robby langsung melakukan mediasi kepada perwakilan warga, sehingga akhirnya puluhan warga langsung dikumpulkan di Kantor Desa Kukusan, Kecamatan Kendit. “Untuk sementara kami berhasil meredam kemarahan warga dengan cara melakukan mediasi agar mereka berkumpul di Kantor Desa, namun yang pasti kami akan menyampaikan aspirasi warga kepada dua pengusaha yang disebutkan sebagai penambang pasir di Desa Kukusan,” terang AKP Moh Robby, Kapolsek

Kendit. Menurutnya, pihaknya sengaja melakukan mediasi terhadap perwakilan warga yang melakukan aksi demo, karena jika tidak segera diredam dikhawatirkan warga akan berbuat anarkhis, dengan cara merusak puluhan truk pengangkut pasir milik dua pengusaha Galian C tersebut. “Kami tidak tahu apakah Galian C itu ilegal atau tidak. Sebab, berdasarkan keterangan kepala desa (Kades) Kukusan, lokasi atau lahan yang ditambang itu lokasinya bukan di sungai, sehingga Kades memberikan ijin penambangan tersebut,” pungkas AKP Moh Robby.„fat

Percaya Mitos, Penduduk Dusun Tak Lebih dari 26 KK SITUBONDO - Ada mitos unik dan cerita menarik yang terjadi pada salah satu dusun di salah satu desa di Kabupaten Situbondo. Anda boleh percaya atau tidak, karena suatu wilayah biasanya seiring bertambahnya waktu populasi penduduknya akan semakin meningkat, namun sejak dulu hingga kini penduduk dusun ini jumlah penghuninya hanya 26 Kepala Keluarga (KK). Kejadian unik dan menarik itu terjadi di Dusun Karang Kenek, Desa Olean, Kecamatan Kota, Situbondo, seperti yang sudah menjadi mitos di dusun yang disebut kalau dalam bahasa Indonesia itu dusun karang kecil, setiap ada warga baru pasti akan ada penduduk lain di dusun karang kenek ini yang meninggal dunia maupun pindah ke tempat lain. Wilayah dusun mistik ini berada ditengan sawah dan jauh dari keramaian kota, sebanyak 26 KK penghuninya menempati areal seluas sekitar 2 hektar dengan dikelilingi persawahan,

warga setempat menyebutnya kampung atau dusun karang kenek yang berarti kampung kecil. Pantauan Duta, jika dilihat dari tempat jauh kampung karang kenek yang lokasinya berada disebelah barat Pabrik Gula (PG) Olean, Situbondo,Jawa Timur itu seperti kampung mati dan terkesan tidak ada penghuniya, karena lokasinya terpencil, karena yang terlihat hanya pohon besar yang mengelilingi kampung karang kenek tersebut. Sedangkan penghuni kampung karang kenek itu mayoritas adalah buruh tani dan petani. Seperti yang diungkapkan salah satu tokoh masyarakat setempat, sejak dulu hingga sekarang jumlah penduduk RT. 02/06 Kampung Karang Kenek, Desa Olean, Situbondo itu hanya 26 KK. Sebab, ada mitos jika jumlah penghuninya lebih dari 26 KK akan dipastikan akan ada penduduk lain yang akan meninggal dunia atau pindah ke tempat lain. “Seluruh warga disini (Kampung karang kenek-red) percaya

DUTA/FATUR BARI

MITOS: Sejak dulu hingga kini Dusun Karang Kenek, Desa Olean, Kecamatan Kota, Situbondo jumlah penduduknya tak lebih dari 26 Kepala Keluarga (KK). Sebab, ada mitos yang dipercaya jika jumlah penghuninya lebih dari 26 KK maka dipastikan akan ada penduduk yang akan meninggal dunia.

dengan mitos tersebut. Karena itulah, hingga kini penduduk yang menghuni hanya 26 KK, karena jika akan menambah penghuni baru akan dipastikan ada yang meninggal atau pindah, karena itulah, warga disini tidak mau menanggung risiko dalam

mitos tersebut,” terang Syaiful Arif, ketua RT.02/06 Kampung Karang Kenek, Desa Olean, Minggu (18/11). Menurutnya, sebagian besar para penghuni kampung karang kenek ini adalah berprofesi sebagai petani dan buruh tani, se-

SITUBONDO - Menjelang musim hujan, Dinas Cipta Karya Pemkab Situbondo melakukan penebangan pohon secara massal di sepanjang jalan raya Desa/Kecamatan Mangaran, Situbondo. Tercatat sebanyak 8 pohon asam berukuran besar yang ditebang oleh petugas dari Dinas Cipta Karya di sepanjang Jalan Raya Desa/Kecamatan Mangaran. Rinciannya, sebanyak 7 pohon asam besar berlokasi di sepanjang jalan raya Desa Trebungan dengan Desa/Kecamatan Mangaran, sedangkan satu pohon asam yang ditebang itu berlokasi di jalan raya Desa Tanjung Kamal, Kecamatan Mangaran. Penebangan itu disoal Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Pemkab Situbondo, karena petugas Dinas Cipta Karya melakukan penebangan tanpa koordinasi dengan DBMP. Seperti yang diungkapkan langsung Ir H Yoyok Mulyadi M.Si, Kepala DBMP Pemkab Situbondo. Ia sangat menyesalkan penebangan 8 pohon asam berukuran besar di sepanjang jalan raya Desa/Kecamatan Mangaran tersebut. “Saya heran kenapa pohon besar di sepanjang jalan raya ditebang secara massal. Apa motivasi petugas petugas dari Dinas Cipta Karya untuk menebang dan memotong pohon besar tersebut, karena keberadaan pohon tersebut sangat bermanfaat bagi DBMP.” terang Yoyok Mulyadi. Ia menambahkan, keberadaan pohon berukuran besar di sepanjang jalan raya manfaatnya sangat besar bagi DBMP, selain bermanfaat sebagai tanda batas tanah milik jalan, pihaknya memerlukan waktu yang cukup lama untuk membesarkan dan menanam pohon tersebut. “Usia pohon asam di sepanjang jalan raya di Kabupaten Situbondo yang ditebang, rata-rata mencapai puluhan tahun. Karena itulah, kami sangat menyesalkan penebangan pohon di sepanjang jalan raya tersebut,” imbuhnya. Ironisnya, saat dikonfirmasi Ratmaji selaku Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas Cipta Karya Pemkab Situbondo mengaku tidak mengetahui adanya penebangan dan pemotongan secara massal pohon asam berukuran besar di sepanjang jalan raya Desa Tanjung Kamal, dan Desa Trebungan, Kecamatan Mangaran. Bahkan, Ratmaji menuding ada orang tidak dikenal yang mengatasnamakan petugas yang menebang pohon asam berukuran besar. “Saya tidak tahu tentang adanya penebangan pohon asam tersebut. Karena saya belum mendapat laporan dari Pak Ali Munit selaku Kepala Seksi (Kasie) yang menangani tentang hal tersebut. Bisa jadi pohon asam itu ditebang orang tak bertanggung jawab serta mengatasnamakan petugas Cipta Karya,” ujar Ratmaji.„fat

DUTA/FATUR BARI

bagian lagi mempunyai usaha home industry berupa home industry meubeler. Selain itu, di kampung ini juga tidak toko besar, sehingga untuk memenuhi hidupnya setiap hari mereka harus membelinya ke tempat lain. “Disini yang ada hanya toko klontong,” imbuh Syaiful Arif. Sementara itu, Kepala Desa Olean, Situbondo,Jawa Timur membenarkan adany mitos di kampung karang kenek tersebut. Menurutnya, pihaknya sebenarnya sudah melakukan berbagai ruwatan untuk menghilangkan mitos tersebut. Meski demikian, pihaknya belum mengetahui secara pasti tentang akar sejarah lahirnya mitos kampung karang kenik tersebut. “Meski tinggal di tempat terpencil, namun warga mengaku betah tinggal di kampung karang kenek, mereka enggan berpindah ke tempat lain, karena rumah tempat tinggalnya merupakan warisan nenek moyangnya,” terang Anshari, Kades Olean, Situbondo.„fat

DITEBANG: Tampak bekas penebangan pohon-pohon asam berukuran besar di sepanjang jalan raya Desa/Kecamatan Mangaran, Situbondo. Penebangan itu disoal, karena tanpa koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Pengairan Pemkab Situbondo.

Dukung Warga NU Pimpin Jatim PROBOLINGGO - Wacana agar kader Nahdlatul Ulama (NU) memimpin Jawa Timur dalam Pilgub Jatim 2013, terus menggelinding di daerah. Organisasi di bawah naungan NU mendukung wacana itu. Wakil Ketua GP Ansor Kota Probolinggo Abdul Aziz menyatakan, mendukung penuh wacana dan permintaan ulama agar Jawa Timur dipimpin warga NU. Dikatakan Aziz, sejumlah ulama menginginkan kader NU memimpin Jatim agar aspirasi warga NU ditampung dan diimplementasikan secara maksimal. Salah satu ulama yang menginginkannya adalah Gus Solah, adik kandung almarhum Gus Dur. “Kami siap mengamankan dan mengkondisikan warga NU agar memenangkan calon dari NU dan didukung oleh ulama, meski incumbent Soekarwo masih kuat. Sudah saatnya kader NU memimpin. Apalagi Jatim merupakan basis Nahdliyin,” katanya, Senin (19/11). Ditanya siapa yang akan didukung, Aziz menyerahkan sepenuhnya kepada ulama dan kiai NU. Siapapun yang direstui ulama, pihaknya akan all-out mendukung. Sejauh ini, ada dua nama kader NU yang digadang-gadang maju dalam Pilgub. “Khofifah dan Gus Ipul yang muncul sementara ini. Pokoknya saya dukung siapa pun kader NU yang ditunjuk kiai,” pungkasnya.„afa

Pemkab Siap Bangun Pentas Seni LUMAJANG – Pemkab Lumajang berencana membangun sebuah fasilitas yang bisa digunakan bagi para pegiat seni mengapresiasikan keseniannya. “Saya sudah bicarakan hal itu dengan Drs Gawat Sudarmanto Kepala Kantor Pariwisata, Seni dan Budaya (Parsenibud). Dari pembicaraan itu, rencananya di Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) ada bangunan yang di depan dan kosong yang bisa digunakan sebagai Taman Seni,” ujar Kepala Bappekab Lumajang, Ir Indah Amperawati Masdar MM. Dikatakan, sebenarnya saat ini Pendopo Kabupaten Lumajang juga kerap digunakan para pegiat seni untuk melakukan kegiatan berkeseniannya. “Pendopo itu kan rumah rakyat. Di sana sudah ada gamelan dan lainnya. Fasilitas itu rutin digunakan para pegiat seni. Termasuk kesempatan tampil dalam kegiatan tertentu di gedung dr Soe„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

djono Lumajang,” katanya. Ir Indah Amperawati Masdar MM mengaku, pihaknya juga telah meminta Kantor Parsenibud untuk melakukan inventarisasi kesenian yang ada di Lumajang. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kesenian asli Lumajang bisa diselamatkan dari klaim daerah lainnya. “Selain itu, kita juga mengusulkan agar Kantor Parsenibud juga berubah menjadi Dinas Pariwisata karena tupoksinya memang semakin kompleks,” ungkapnya. Kalau lembaganya masih berupa Kantor, terlalu kecil. ”Sedangkan, persoalan kesenian dan budaya yang ditanganinya semakin banyak, dan semakin kompleks,”dalihnya. Sedangkan Machrus Ali yang pernah jauh-jauh terbang ke Swiss bersama Parmin Ras untuk memperkenalkan Tari Topeng Kaliwungu mengatakan, tidak hanya itu saja. Kesenian Jaran Kencak, Tari Topi, Godril, Gelipang, Ludruk dan

sederet kesenian lainnya yang juga tidak kalah bergairahnya. Namun, kegiatan berkesenian di Kota Pisang ini belum tersalurkan secara rutin karena minimnya fasilitas. Contohnya, tidak ada gedung pertunjukan atau taman seni yang memadai bagi para pegiat seni ini untuk bisa menyalurkan adrenalinnya dalam berkesenian. Selama ini, pendopo Kabupaten Lumajang kerap digunakan para pegiat seni untuk melakukan kegiatan berkeseniannya. Apalagi sudah ada gamelan dan perangkat pelengkap lainnya. Fasilitas itu rutin digunakan para pegiat seni. Termasuk kesempatan tampil dalam kegiatan tertentu di gedung dr Soedjono Lumajang. Saat ini Kantor Parsenibud diminta melakukan inventarisasi kesenian yang ada di Lumajang. Tujuannya agar kesenian asli Lumajang bisa diselamatkan dari klaim daerah lainnya. „rk/adv

www.dutaonline.com

13

Madiun, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo

Mataraman Selasa, 20 Nopember 2012

Pemangku Jabatan, Wajib Ikut Diklatpim

DUTA/YUYUN ABDHI

DIKLATPIM: Samsuri, Kepala Kantor Diklat Kab Pacitan. Menurut ia, Diklatpim wajib hukumnya bagi aparatur pemangku jabatan.

DUTA/ARIBOWO

SEPAKAT: Tampak suasana dengar pendapat antara DPRD Kabupaten Madiun dengan pihak PDAM terkait kenaikan tarif baru air bersih. Rencananya, mulai Desember 2012, tarif PDAM naik sebesar Rp 550 atau 30,20 persen. Kenaikan itu mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Madiun.

Tarif PDAM Naik Rp 550 DPRD DUKUNG LANGKAH KENAIKAN MADIUN- Rencana Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Madiun untuk menaikkan tarif baru sebesar Rp 550 atau 30,20 persen, yang rencananya ditetapkan pada bulan Desember 2012 mendatang, mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Madiun. Kebijakan kenaikan tarif baru tersebut diambil dengan memperhatikan Surat Dirjen Perbendaharaan Direktorat System Manajemen Investasi Keuangan RI.Nomor :S1392/APB.4/2012,perihal realisasi target business plan PDAM Kabu-

paten Madiun tahun 2011 lalu. Disebutkan, rata-rata tarif air minum PDAM Kabupaten Madiun belum dapat menutupi seluruh biaya produksi (full cost recovery) yang artinya apabila tidak ada realisasi, usulan penghapusan pinjaman tidak dapat disetujui atau dibatalkan. Untuk itu PDAM Kabupaten Madiun harus segera melaksanakan penyesuaian tarif air minum. Hal ini dilakukan setelah adanya evaluasi tarif dasar air bersih PDAM di Kabupaten Madiun dibandingkan dengan kabupaten lain, dinilai masih cukup rendah. “Disepakati

PDAM akan menaikkan tarif, dimana tarif lama sebesar Rp 1.650 naik menjadi Rp 2.200, jadi kenaikan hanya sebesar Rp 550 saja,” ujar Direktur PDAM Kabupaten Madiun, Subyantoro usai mengikuti dengar pendapat yang diikuti Dewan Pengawas PDAM Kabupaten Madiun beserta Komisi C DPRD Kabupaten Madiun yang di gelar di ruang pertemuan kantor PDAM, Senin (19/11) Kemarin. Lebih jauh lagi Subyantoro menjelaskan, kenaikan ini dilakukan mengingat ini merupakan tahun terakhir penilaian evaluasi pelaksanaan business plan dan juga tahun terakhir

bagi PDAM kabupaten Madiun dalam upaya mendapatkan rekomendasi penghapusan mutlak hutang non pokok PDAM. “Pada prinsipnya tarif air minum harus dapat menutup biaya operasional sendiri sekaligus mempertahankan kelangsungan perusahaan, serta meningkatkan kualitas pelayananan kepada masyarakat pelanggan,” tandasnya. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Mujono usai memimpin dengar pendapat mengatakan, pada prinsipnya DPRD tidak memiliki kewenangan untuk melakukan intervensi atas ke-

naikan tarif baru ini. “Dewan pada prinsipnya hanya sebatas memberikan dukungan atas kenaikan tarif baru ini. Untuk itu, sesuai hasil dengar pendapat, disepakati kenaikan tarif kita pergunakan opsi paling terendah agar kenaikan ini nantinya tidak membebani masyarakat kecil nantinya,” ujar Mujono. Data yang diperoleh dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Madiun menyebutkan, sedikitnya 25.296 pelanggan telah mempergunakan jasa air bersih yang tersebar di 13 Kecamatan.„ bow

KPUD Siap Hadapi Gugatan di PTUN TULUNGAGUNG- Buntut tidak lolosnya pencalonan pasangan Bacabup-Bacawabup Tulungagung independen atau perseorangan atas nama Bangun Harmanto-Soniman Efendi dalam Pemilukada 2013, KPUD Tulungagung telah digugat oleh pasangan perseorangan tersebut dengan bukti surat panggilan gugatan PTUN Surabaya. Surat panggilan dari PTUN Surabaya tertanggal 9 Nopember 2012 dengan nomer registrasi 66/G/2012/PTUN. SBY telah diterima oleh KPU Tulungagung dan disebutkan bahwa tanggal 20 Nopember 2012 merupakan sidang pemeriksaan dalam perkara No.141/G/2012/PTUN.SBY sesuai dengan pasal 59 ayat 4 dan pasal 65 Undang-Undang No.9 Tahun 2004 jo Undang - Undang No.5 Tahun 1986. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua KPUD Tulungagung, Suyitno Arman SSos,MSi, Senin (19/11) kemarin di ruang kerjanya. Menurut Suyitno Arman yang alumnus Universitas Airlangga Surabaya, KPUD Tulungagung siap menghadapi gugatan dari pasangan bakal calon perseorangan Bangun Harmanto Soniman Efendi. “Mereka tidak memenuhi persyaratan dalam Pemilukada 2013, jadi silahkan melakukan gugatan, karena sesuai dengan

hasil verifikasi PPS, PPK dan KPUD Tulungagung, pasangan bakal calon Bangun Harmanto-Soniman Efendi tidak dapat memenuhi kuota jumlah pendukung yang sudah di tentukan sebanyak 35.589 pendukung. Pasangan perseorangan Bangun HarmantoSoniman Efendi hanya mencapai pemenuhan 27.000 pendukung, sehingga jelas tidak lolos,” ungkapnya. Sedangkan verifikasi yang dilakukan oleh PPS, PPK dan KPUD Tulungagung sudah sesuai dengan UU Pemilukada dan Peraturan KPU. “Apa pun hasilnya kita sudah menjalankan

sesuai dengan mekanisme aturan main yang ada,” tambahnya. Bahkan jika gugatan yang dilakukan oleh pasangan bakal calon perseorangan Bangun Harmanto - Soniman Effendi sudah masuk ke PTUN Surabaya, pihaknya siap menghadapinya. “Ada tim advokasi KPUD Tulungagung yang telah disiapkan untuk melakukan perlawanan atas gugatan tersebut, bukti-bukti riil juga sudah disiapkan, tinggal bagaimana di sidang pemeriksaan oleh PTUN Surabaya untuk dijadikan sebagai dasar perlawanan mengahadapi penggugat,” ungkapnya. Sementara

DUTA/JAROT PRAWIRA

SURAT PANGGILAN: Komisioner KPUD Tulungagung, Suprihno menunjukkan surat panggilan dari PTUN.

4 Tersangka Korupsi Pra Peradilankan Kejari MADIUN- Pengacara empat tersangka kasus dugaan korupsi Kawasan Industri Rokok (KIR) di Kelurahan/Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, menilai Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan melakukan kesalahan prosedur. Kesalahan itu menyangkut penetapan tersangka hingga penahanan empat kliennya yang merupakan pejabat di Pemkab Magetan. Demikian disampaikan pengacara R Indra Priangkasa SH dan rekan, dalam sidang Pra Peradilan terhadap Kejari Magetan di Pengadilan Negeri (PN) setempat, Senin (19/11). “Permohonan berdasarkan pasal 20 ayat 1-31 KUHAP dan pasal 77 huruf a-79 KUHAP serta pasal 106-136

KUHAP,” ujarnya. Lalu, belum dilakukan pemeriksaan saksi-saksi secara projustisia, penetapan para pemohon sebagai tersangka hanya didasarkan hasil penyelidikan dalam bentuk keterangan atau bukan pemeriksaan pro justisia. Ke-4 tersangka yaitu Soewadji (Asisten I Pemkab Magetan), Eko Muryanto (Kabag Pemerintahan), Venly Tomi Nikholas mantan Kadisperingad kini menjabat staff ahli) dan Awang Arifaini Rudin (PPK Disperindag setempat). Kini ke4 tersangka ditahan mengajukan Pra Peradilkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan. Atas dasar itu, tambahnya, para pemohon memohon kepada hakim

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: ABI NUZULUL MUSKHAF

tunggal memeriksa dan memutus agar menyatakan penahanan telah melanggar pasal 21 ayat 1 KUHAP, penahanan dinyatakan tidak sah, Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tidak sah. Lalu, perpanjangan penahanan tidak sah, surat perintah penyidikan tidak sah, memerintahkan penghentian penyidikan dugaan korupsi KIR, mengeluarkan para pemohon dari rumah tahanan dan menghukum termohon membayar biaya perkara. Usai pembacaan permohonan, hakim tunggal Budi Aryono SH meminta pihak Kejari Magetan diwakili Didik Setyawan SH dan Iwan Winarsa SH menyiapkan jawaban besuk (Selasa, 20/11).„ ag

pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati perseorangan Bangun Harmanto - Soniman Efendi telah menyerahkan perkara gugatan ini

kepada kuasa hukumnya Reza T SH Mhum dan Erpin Yuliono SH MHum untuk melakukan gugatan terhadap KPUD Tulungagung.„ jar

PACITAN- Peningkatan kompetensi serta kemampuan SDM aparatur memang perlu dilakukan. Terlebih mereka yang memangku jabatan disetiap SKPD. Kepala Kantor Diklat Kabupaten Pacitan, Samsuri mengatakan, setiap tahun memang terus dilaksanakan diklat kepemimpinan (diklatpim) bagi para aparatur yang memangku jabatan. Hal tersebut diharapkan, agar mereka lebih mampu dalam mengemban tugas. “Ya utamanya meningkatkan kompetensi dan SDM aparatur. Apalagi mereka yang memangku jabatan disetiap SKPD,” ujar pejabat yang lama bertugas di Sekretariat DPRD ini, Senin (18/11). Namun, Samsuri enggan menjelaskan terkait out put yang dihasilkan setelah mereka selesai mengikuti diklat. Menurutnya, yang lebih tahu perubahan kinerja dan SDM dari si aparatur setelah mengikuti diklat, adalah SKPD pengguna. “Kami hanya penyelenggara. Ada perubahan atau tidak, itu SKPD yang lebih tahu,” kilahnya, kemarin. Sementara itu Kepala BKD setempat, H. Marwan menambahkan, diklat kepemimpinan memang wajib hukumnya bagi aparatur yang memangku jabatan di setiap SKPD. Bahkan, kegiatan seperti itu bukan hanya sekali dilaksanakan. Misalnya saja, bagi pejabat eselon IV, setidaknya harus mengikuti diklatpim sebanyak 3 kali. Pun pejabat eselon III, sebanyak 2 kali, dan pejabat eselon II cukup sekali mengikuti diklatpim. “Peserta diklatpim ditentukan dengan mengacu beberapa kriteria,” jelas Marwan, secara terpisah. Kriteria tersebut, lanjut dia, misalnya seperti senioritas, kepangkatan, lama menjabat, dan usia. “Untuk kriteria usia, paling tidak 3 tahun sebelum pensiun,” tandasnya.„ yun

PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MASYARAKAT

Eks Lokalisasi Tanggul untuk Fasilitas Sosial BLITAR- Upaya pemberantasan penyakit masyarakat (Pekat) dengan menutup tiga lokalisasi besar di Kabupaten Blitar telah direncanakan secara matang. Pasca penutupan, Pemkab Blitar tetap memantau berbagai aktivitas di bekas lokalisasi untuk mengantisipasi kemungkinan digunakannya kembali areal tersebut untuk aktivitas prostitusi. Selain itu, lahan bekas lokalisasi juga akan dimaksimalkan untuk fasilitas sosial yang berguna bagi masyarakat. Bupati Blitar, Herry Noegroho mengatakan, setelah tiga lokalisasi besar ditutup, tidak berarti tugas Pemerintah Daerah telah selesai. Ada berbagai faktor yang perlu dipikirkan, termasuk pemanfaatan lahan bekas lokalisasi. Menurutnya, ada beberapa opsi terhadap lahan bekas lokalisasi Tanggul di Desa Pasirharjo Kecamatan Talun. Yakni pendirian sarana ibadah, pendirian pasar tradisional, balai latihan kerja, atau untuk fasilitas kesehatan. “Yang jelas bekas lokalisasi itu harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Sehingga masyarakat sekitar mendapatkan manfaat yang nyata atas pengalih fungsian lahan tersebut,” terang Herry. Dijelaskanya, untuk bekas loka-

lisasi Poluhan di desa Kendalrejo Kecamatan Srengat memang telah dimanfaatkan untuk sarana ibadah berupa masjid. Rencananya di sekitar masjid tersebut nantinya juga dibangun madrasah untuk kepentingan masyarakat sekitar. Sedangkan untuk lokalisasi Tanggul masih dalam tahap perencanaan untuk dibangun fasilitas sosial. Sebagian lahan di eks lokalisasi Tanggul adalah lahan milik pemerintah desa Pasirharjo. Sehingga untuk memanfaatkan lahan tersebut prosesnya sangat mudah, cukup dengan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Dari pantauan Dinas Sosial Kabupaten Blitar, sejauh ini masyarakat sekitar lokalisasi sangat antusias terhadap rencana pembangunan fasilitas sosial itu. Masyarakat berharap, bekas lokalisasi tidak dibiarkan begitu saja. Namun harus dimanfaatkan untuk kepentingan yang lebih strategis. Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Blitar Drs Mujianto mengatakan, untuk pemanfaatan lahan bekas lokalisasi Tanggul sudah pada tahap perencanaan dengan melibatkan beberapa dinas ter-

kait, termasuk Dinas Sosial. Sedangkan pihak Badan Kesbangpol dan Satpol PP melakukan pemantauan terhadap kondisi di bekas lokalisasi tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan digunakanya kembali untuk praktek prostitusi. “Sejauh ini tempat tersebut telah bersih dari segala bentuk prostitusi. Meski begitu pemantauan dan antisipasi harus tetap dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. Ia berharap, masyarakat juga turut mendukung upaya untuk membersihkan segala bentuk penyakit masyarakat di Kabupaten Blitar, termasuk praktek prostitusi. Tanpa dukungan secara aktif dari masyarakat ataupun kelompok-kelompok masyarakat, mustahil berbagai penyakit masyarakat yang sangat mudah tumbuh dan berkembang itu bisa diberantas. “Berbagai pendekatan tetap kami lakukan baik kepada tokoh masyarakat secara perseorangan maupun kepada kelompok-kelompok masyarakat untuk secara aktif memberantas berbagai penyakit masyarakat yang cukup meresahkan,” ujarnya.„ ndi/adv

DUTA/HENDIK BUDI YUANTORO

FASILITAS SOSIAL: Bekas lokalisasi Tanggul yang sebagian telah dibongkar rencananya akan dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas sosial.

www.dutamasyarakat.com

14

Brantas

Mojokerto, Jombang, Kediri, Nganjuk

Selasa, 20 Nopember 2012

APBD 2013 Kota Mojokerto Akhirnya Kelar

Pasien Gizi Buruk ‘Dianaktirikan’ DUTA/NURUL YAQIN

PROTES : Warga Desa Munungkerep Kecamatan Kabuh saat berada di kantor Bagian Pemerintahan Pemkab Jombang.

Warga Ngeluruk Bagian Pemerintahan JOMBANG - Karena hingga sekarang Tole (35), Kaur Pemerintahan Desa Munungkerepn Kabuh, Jombang, yang tertangkap basah selingkuh dengan warganya belum juga dipecat, Senin (19/11) kemarin, belasan warga setempat nglurug ke kantor Bagian Pemerintahan Pemkab Jombang. Kedatangan warga tersebut tak lain adalah menuntut Tole yang berbuat asusila itu dicopot dari Kaur Pemerintahan. Menurut mereka, selama Tole tidak dicopot, Desa Munungkerep tak akan kondusif. ”Desa kita tak akan kondusif selama Tole belum dipecat,” kata Jono, salah satu warga yang datang ke Bagian Pemerintahan kemarin. Menurut Jono, kejengkelan warga mulai merembet kemana-mana. ”Sebab, kami sudah tidak percaya pada kepala desa dan BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Sebab mereka dituduh melindungi Tole, “ungkapnya. Dikatakan Jono, ketika warga mengadu ke Kepala Desa Munungkerep. Kepala Desa mengatakan, selingkuh dua kali belum bisa dipecat. ”Masak waktu kita mengadu ke kapala desa dia malah mengatakan, wong selingkuh baru dua kali saja kok disuruh mecat. Nanti kalau sudah tiga kali biar saya sanksi,” ucap Jono menirukan kepala desa. Menurut Jono, Tole bisa diberhentikan dengan mengacu pasal 38 Perda nomor 6/2006 tentang organisasi pemerintahan desa. Apalagi akibat peristiwa itu, kerukunan di desa juga mulai tercerai berai. ”Kalau dulu kenduri desa waktu Idul Adha dan Suroan selalu di rumah kepala desa,

sekarang pecah jadi empat tempat,” bebernya. Selain itu, lanjutnya, satu RW dan dua RT di Dusun Karang Gebang kampung Tole juga mengundurkan diri. ”Tole sudah merusak rumah tangga anak desa. Dia tidak pantas jadi perangkat,” kata Lamito, bapak Susi, wanita yang diselingkuhi Tole. Dikatakan Lamito, setelah digerebek suami Susi pada 7 Oktober lalu, Tole berjanji untuk menikahi Susi. Sebab Jamin, suami Susi kini sudah menggugat cerai Susi di Pengadilan Agama. Tapi begitu Susi dan keluarga datang ke rumah Tole untuk menagih janji, Tole justru ingkar. ”Dia tidak mau menikahi Susi. Alasannya katanya ingin mempertahankan keluarga,” jelas Lamito. Kasubag Pemerintahan Desa Bagian Pemerintahan Pemkab Jombang, Yudha Asmara, yang menemui warga menyatakan secepatnya akan memanggil kepala desa dan BPD Munungkerep. ”Tuntutan warga akan kita bicarakan dengan mereka,” kata Yudha. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kaur Pemerintahan Desa Munungkerep bernama Tole digerebek warga pada tengah malam saat berduaan di kamar Susi, tetangganya sendiri awal bulan lalu. Ketika itu, yang memimpin penggerebekan adalah JM, yang tak lain adalah suami Sus sendiri. Saat itu juga, Tole digelandang ke kantor desa, dan kasus yang menggemparkan warga setempat tersebut dilaporkan ke Polsek Kabuh. „ rul

KELUHKAN PENANGANAN RSUD MOJOKERTO - Penanganan pasien di RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo dikeluhkan pasien. Salah satunya, Ulil, orang tua Gadis Setya Amri, bayi berumur satu tahun warga Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto yang menderita kekurangan gizi. Ulil mengeluhkan penanganan medis pihak RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo yang tidak profesional dan lamban. “Penanganannya lamban padahal anak saya butuh tindakan,” ujarnya, kemarin. Ulil menceritakan anaknya menjalani rawat inap di RS milik Pemkot mulai Jumat (9/11) hingga Kamis (15/11) karena diduga terkena radang tenggorokan dan TBC. Selama dirawat, pihak rumah sakit meminta dirinya memindah tempat tidur anaknya setiap ada pasien baru. Tak ayal perlakuan buruk RS terhadap pasien miskin membuat ibu bayi shock. “Istri saya terus menangis karena trenyuh merasa dianaktirikan RS,’’ sesalnya. Gadis dua minggu sebelumnya dirujuk ke tempat yang sama akibat terkena thypus. Karena kondisinya yang kurang sehat ia harus kembali menjalani rawat inap akibat mengalami radang tenggorokan minggu lalu. Karena sakitnya ini Gadis tidak bisa mengonsumsi bubur maupun asi akibat radang di saluran nafasnya. Putri bungsu ini dirawat di ruang Flamboyan bersama sejumlah pasien RS yang lain. Namun Selasa (13/11) malam lalu Gadis diminta pindah ke tempat tidur bayi di ruang obatobatan yang sempit.

Awalnya ibu si bayi keberatan memenuhi permintaan perawat namun karena terpaksa ia mengikuti instruksi RS. “Rabu (14/11) pagi kami diminta pindah lagi karena ada pasien dewasa. Kali ini Gadis ditempatkan di bed lipat seperti yang di UGD. Namun dengan berat hati kami mengikuti kemauan RS. Tapi suami saya tidak bisa menerimakan perlakukan ini. Karena suami saya marah akhirnya pasien baru tersebutlah yang mengalah,’’ terang Julaikah ibu Gadis. Gadis kini menjalani rawat jalan. Ia sudah diperbolehkan pulang hari Kamis (15/11) namun dalam keadaan sangat memprihatinkan. Dalam kondisi ini ia harus makan melalui slang yang dimasukkan lewat hidung. Untuk sementara ini ia hanya diperbolehkan minum asi yang dis-

petkan dengan alat suntik. Ia terus menangis karena kondisinya yang kurang sehat. Sementara itu Direktur RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Sri Mudjiwati ketika dikonfirmasi membantah adanya perlakuan buruk RS nya. “Bukan dipindah. Itu kan kamar bersama, jadi satu. Waktu itu ada pasien bayi jadi dia diminta pindah ke bed besar anak-anak bukan miliknya UGD,’’ tepisnya. Bahkan dengan nada kesal Sri Mudjiwati mengatakan kalau tidak terima suruh saja dia melayani dirinya sendiri. “Sudah didiagnosa kok katanya belum,’’ sergahnya. Terpisah Cristiana Indah Wahyu, Kepala Dinkes ketika dikonfirmasi adanya kasus gizi buruk di wilayahnya, tampak kaget. “Setahu saya tidak ada kasus gizi buruk di Kota Mojokerto. Yang ada kurang gizi dan itu dalam penanganan kami,’’ terangnya. „ ari

DUTA/ARIF RAHMAN

GIZI BURUK : Gadis Setya Amri bersama orangtuanya, warga Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Ia menderita kekurangan gizi. Orangtuanya mengeluhkan penanganan medis pihak RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo yang tidak profesional dan lamban.

“Operasi Sunyi” Sambut Pilkada Jombang

ISTIMEWA

RAKSANIYATA : Kabupaten Jombang kembali meraih penghargaan Raksaniyata, yaitu penghargaan tertinggi di bidang luas tutupan vegetasi. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH) Prof Dr Balthasar Kambuaya, MBA kepada Wabup Jombang Drs H Widjono Soeparno, MSi.

Jombang Kembali Raih Penghargaan Raksaniyata JOMBANG - Kabupaten Jombang menambah deret penghargaan di penghujung tahun 2012. Penghargaan tertinggi di bidang luas tutupan vegetasi, yakni Raksaniyata kembali digenggam. Penghargaan yang diserahkan kepada sedikitnya sembilan kabupaten dan kota di seluruh Indonesia tersebut mencatatkan nama Jombang untuk ketiga kalinya. Wakil Bupati Jombang, Drs H Widjono Soeparno, MSi mengaku bangga menerima penghargaan yang erat hubungannya dengan kelestarian lingkungan ini pada Senin (19/11) siang di istana Wakil Presiden RI. “Raksaniyata ini memang didapatkan dengan dukungan berbagai pihak terkait kepedulian terhadap lingkungan, pemerintah didukung masyarakat, LSM dan DPRD bahu-membahu mewujudkan Jombang yang hijau sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan,” ujar Widjono Soeparno sesaat setelah menerima penghargaan. Wabup juga menilai keberhasilan ini adalah keberhasilan warga masyarakat Jombang yang peduli terhadap lingkungannya. “Kesadaran masyarakat Jombang patut diapresiasi, tidak hanya masalah penghijauan, bahkan menjaga kelestarian ekosistem sungai Brantas pun masyarakat sendiri yang menjaganya lewat program Jogo Tanggul,” tegasnya. Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup (LH) Prof Dr Balthasar Kambuaya, MBA. Dalam sambutannya, Menteri LH menegaskan bahwa penghargaan Raksaniyata sebagai pendorong komitmen kabupaten dan kota di Indonesia untuk lebih concern terhadap masalah kelestarian lingkungan dan penghijauan. “Raksaniyata, sebagai tolok ukur sejauh apa upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam mendukung program cinta lingkungan dan pencegahan terhadap efek rumah kaca yang dapat mengakibatkan global warming atau pemanasan global,” ujarnya setelah memberikan penghargaan tersebut kepada sembilan kabupaten dan kota terbaik se-Indonesia. Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono mengucapkan selamat kepada para peraih penghargaan. “Selamat atas penghargaan yang telah diraih, ini pencapaian yang luar biasa dalam hal pelestarian lingkungan, semoga kita makin cinta terhadap satwa dan lingkungan kita,” pungkas Boediono. „ muh/adv

„ EDITOR: AZIZ TRI PRIANTO z LAYOUTER: HUSNI FAHAMSYAH

JOMBANG - Jika tak ada halangan, Masyarakat Kabupaten Jombang pada 5 Juni tahun 2013 nanti akan menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan. Tepatnya pemilihan bupati (Pilbup) Jombang periode 2013 hingga 2018. Jika dihitung dari mulai sekarang tidak kurang setengah tahun lagi hajatan akbar itu dilaksanakan. Tetapi hingga kini masyarakat Jombang masih terlihat adem ayem, tidak ada tanda-tanda sekelompok masyarakat mengelus-elus jago, atau masih menunggu rekom dari masing-masing Pimpinan Partai Politik-nya? Ataukah masyarakat Jombang hilang semangat membicarakan Pilkada? Pantuan Duta di lapangan, sebagian kelompok masyarakat yang menyatukan diri dalam wasah LSM, maupun organisasi massa lainnya, belum kelihatan aktivitasnya mendukung salah satu calon yang akan ditampilkan dalam Pilkada nanti, beberapa LSM juga mengaku masih melakukan survae kebawah. Hasilnya pun belum bisa diumumkan. Sehingga terlihat masyakarat dalam

menyambut Pilkada masih adem ayem. Tetapi walaupun begitu, teryata ada usaha mencari dukungan dan rekrutmen relawan yang dilakukan oleh beberapa tokoh Politik maupun Pengusaha yang memiliki perhatian pada Pilkada Jombang, rupanya gerakan para tokoh ini dilakukan bawah tanah atau diam-diam menghanyutkan. Melalui orang dekatnya para tokoh yang insya Allah maju dalam Pilkada telah melakukan pemetaan meski dilakukan dengan sangat hati-hati, alias “Operasi Sunyi”. Seperti dikatakan salah satu kader Parpol yang engan disebutkan namanya, bahwa, dukungan kepada Drs H Nyono Suharli Wihandoko, kini di atas angin. “Jika dilakukan Pilkada sekarang, saya yakin Pak Nyono yang akan menang. Saya sudah tanya kemana-mana kebanyakan mereka mendukung Wakil Ketua DPRD Jombang yang juga Ketua DPD Golkar itu. Memang benar para bakal calon sekarang ini mengubah strategi tidak koar-koar ke permukaan, tetapi memilih langsung turun ke bawah, dengan

menggunakan sandi OS (Operasi Sunyi),” katanya dengan serius kepada Duta ketika bertemu di Kantor DPRD Jombang. Nyono Suharli atau Mas Nyono, Wakil Ketua DPRD Jombang begitu ia akrab dipanggil, kepada Duta di Kantor DPRD Senin (19/11) menegaskan bahwa yang dilakukannya selama ini hanya untuk mengabdi kepada masyarakat Jombang. Ia tidak menghitung untung rugi. “Apa yang saya lakukan membantu sesama, semua saya lakukan dengan ikhlas, meski pengalaman Pilkada tahun 2008 lalu penuh dengan warna, saya ikhlas, alhamdulillah Allah SWT memberi saya dua kali lipat, ini yang saya syukuri sekarang, dan saya siap maju lagi,” kata Mas Nyono mengawali percakapannya dengan Duta. Untuk event Pilkada Juni 2013 mendatang, mantan Kades Desa Spanyol, Kecamatan Gudo ini menjelaskan bahwa dirinya tidak gentar untuk bertarung kembali. Bahkan, lelaki yang rajin turun ke masyarakat bawah ini malah merasa terpanggil ikut mencalonkan Bupati kembali.

MOJOKERTO - Setelah untuk kesekian kali ditunda, Pemkot dan DPRD Kota Mojokerto akhirnya mengesahkan anggaran APBD 2013, Senin (19/11) kemarin. Dalam pengesahan itu ada delapan item menarik muncul dalam anggaran yang selama ini menjadi tarik ulur eksekutif dan legislatif. Item itu diantaranya revitalisasi pasar tradisional Kranggan dan Surodinawan. Untuk revitalisasi dua pasar yang sama sekali tidak disebut selain revitalisasi Pasar Tanjung Anyar diplot anggaran pembenahan sekitar Rp 700 juta. “Dananya kecil karena dari DAK. Padahal seharusnya yang menjadi fokus adalah revitalisasi Pasar Tanjung Anyar yang kontraknya dengan rekanan habis tahun depan,’’ kata anggota Komisi II DPRD, Achmad Rusyad Manfaluti, kemarin. Karena itu praktis sejak dikembalikan pengelolaannya kepada pemkot, pasar tersebut dalam kondisi makin tak terurus. Selama 20 tahun pasar itu dibawah pengelolaan PT Anggun Bakti Sidoarjo. Selain pasar APBD tahun depan menyertakan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus. Namun sayang jumlah untuk pendidikan ini nilainya kecil sekitar Rp 130 juta saja. Ini bertolak belakang dengan pos pilkada yang menerima alokasi dana hingga Rp 8 milyar. Pos lima tahunan ini menyedot anggaran SKPD yang mengalami penyesuaian secara signifikan.”Selain itu pemda melakukan penyertaan modal kepada PDAM sebesar Rp 250 juta. Modalnya kecil karena kita mengukur kinerja PDAM. Kalau rugi kenapa harus diberi besar,” imbuhnya. Pengesahan paripurna ini sempat tiga kali ditangguhkan lantaran munculnya dana dadakan sebesar Rp 36,5 miliar dari eksekutif. Dana dari DAU sebesar Rp 29 miliar dan DAK sebesar Rp 7,5 miliar ini mendadak disodorkan eksekutif tanpa melalui pembahasan KUA-PPAS sebelumnya. „ ari

“Dengan kondisi yang sekarang ini saya merasa terpanggil ikut maju lagi, saya sudah perhitungkan sejauhmana yang diperlukan, Alhamdulillah semua sudah tersedia, dan saya siap,” jelasnya. Terkait pasangannya, Mas Nyono belum bisa menjawab, karena masih menunggu proses lebih lanjut, kini masih dilakukan pembicaraan dengan beberapa Pimpinan Parpol. “Kita masih diskusi, belum bisa menentukan siapa-siapanya, mungkin akhir Desember atau awal Januari kita akan umumkan, kalau sekarang masih tahap diskusi, semua partai kan masih menunggu rekom dari pusat, nah, kalau di DPD Golkar sudah selesai, kesepakatannya saya yang maju,” katanya lagi. Golkar punya modal 7 kursi. Karena persyaratan menjadi Cabup Jombang minimal memiliki modal 8 kursi di DPRD, jika tidak menggunakan jalur independen, maka ia masih melakukan diskusi bersama beberapa pimpinan partai politik di Jombang, “Ini masih terus saya lakukan komunikasi dengan pimpinan partai lain, ya masih banyak peluang, dan saya yakin banyak partai yang ingin bersama-sama membangun Jombang,” katanya optimis. „ mu

Nyono Tawarkan : Jombang Sejahtera Untuk Semua JOMBANG - Ketua DPD Golkar Jombang yang juga Wakil Ketua DPRD Jombang, Drs H Nyono Suharli Wihandoko tidak asal bunyi mengenai konsepnya maju dalam Pilkada Jombang nanti. Dia juga tidak mau malakukan penggalangan atau dukungan dengan sembunyisembunyi yang disebut Operasi Sunyi (OS), dia lebih suka terbuka. Karena itu, dia menawarkan Jombang Sejahtera Untuk Semua. “Saya kira kepemimpinan yang sekarang ini baik, tetapi kita akan coba menawarkan bagaimana yang lebih baik dari yang sekarang, atau yang kita sebut dengan Jombang Sejahtera untuk Semua,” kata Nyono dengan sangat hati-hati. Konsep ini, lanjut Nyono, tidak asbun, kita melakukan pendalaman dengan berbagai pihak, intinya pihaknya dengan inten melakukan komunikasi dengan masyarakat bawah, “Kita harus dekat dengan rakyat, dengan begitu segala kesulitan masyarakat bisa tertangani dengan baik, seperti konsep Pakde Karwo, APBD untuk rakyat, lha di Jombang yang kita tawarkan “Jombang Sejahtera Untuk Semua. Intinya, kita berusaha melakukan perubahan yang lebih baik, tentu setiap pemimpin itu berbeda beda bagaimana

cara memanej-nya, yang lebih baik itu bagaimana,” katanya serius. Nyono berjanji jika nanti menjadi Bupati Jombang, dia mengajak masyarakat membedah APBD, “Setiap waktu masyarakat Jombang harus tahu dikemanakan APBD, sejauhmana prioritas program, jangka panjang maupun pendek, masyarakat harus tahu,” katanya lagi. Ia lalu ,mencontohkan, masalah pertanian, setiap hari harus ketemu petani dan tahu masalah yang dihadapi petani “Nasib petani harus kita perhatikan, kita harus ketemu petani setiap hari, jika tidak secara fisik tetapi apa masalah yang menjadi keluhan petani harus kita atasi, dan tentu diwilayah yang satu berbeda dengan wilayah lainnya,” contohnya. Masalah Pendidikan, konsep yang ditawarkan wakil Ketua DPRD Jombang ini tidak muluk-muluk, jika UU memerintahkan 20% anggaran untuk pendidikan, Nyono dengan semaksimal mungkin melaksanakan, “UU memerintahkan begitu, kalau bisa saya lebih , tetapi dengan catatan tetap sasaran,” katanya. Demikian juga masalah kesehatan, mantan Kades Spanyol ini, menawarkan jaga kesehatan sejak dini , “Sebelum jatuh sakit kita antisipasi

DUTA/MUHTAZUDDIN

JOMBANG SEJAHTERA: Sudah terpasang foto Nyono di jalan-jalan. Pantauan Duta, foto Nyono ini terbanyak, dibanding dengan yang lainnya.

sejak awal. Karena kuncinya kalau bisa jangan kalau sakit ditangani, tetapi sebelum sakit kita tidak malakukan apa-apa, minimal kita lakukan kampanye sehat. Di Puskesmas-Puskesmas dan kita bantu bagaimana antisipasi jangan sampai sakit itu, jika perlu Dokter turun lapangan memberi sosialisasi, minimal ada tim lah,” katanya. Untuk menjaga kebocoran anggaran, Ketua DPD Golkar ini berharap masyarakat mau ikut mengoreksi, “Yang kita

bangun masyarakat yang mau ikut mengoreksi, dan membedah APBD, barangkali itu salah satu yang kita tawarkan,” harapnya. Mengenai siapa yang bakal mendampingi dirinya, untuk maju dalam Pilkada nanti, ia juga sempat menawarkan kreteria, “Orang yang betul-betul taat agamanya, jujur, mau berkorban untuk masyarakat Jombang, baik waktu, tenaga dan pikiran dengan begitu konsep “Jombang Sejahtera Untuk Semua” bisa terwujud,” katanya lagi. „ mu

www.dutaonline.com

15

Gresik - Malang

Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu

Selasa, 20 Nopember 2012

124.585 E-KTP Dibagikan

DUTA/ENDIK JUNAEDI

MASIH GRES: Salah satu warga Kecamatan Batu menunjukkan e-KTP yang baru saja diberikan kepadanya.

BATU- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu mulai membagikan 124.585 KTP elektronik (e-KTP) dari 127.840 warga yang sudah mengurusnya. Senin (19/11) kemarin, eKTP itu dibagikan di masingmasing kecamatan, kecuali Kecamatan Bumiaji karena alat pembaca hologram sedang rusak. Plt. Kepala Dispendukcapil Kota Batu, Tatik Retno Herwati mengatakan, warga Batu yang wajib e-KTP ada sebanyak 153.858 orang. Namun, pemerintah pusat hanya memberi kuota 127.840 e-KTP saja. Menurut Tatik, sisanya menunggu instruksi dari pemerintah pusat. Mengenai dananya, bisa dari APBN atau APBD. Yang jelas, warga tidak dipungut biaya sepeser pun. Hal ini sesuai Perda 5/2009 tentang kependudkan dan akte pencatatan sipil. “Salah satunya untuk retribusi gratis, kecuali hilang, rusak, perubahan nama bayar

Rp 5.000,” papar Tatik. Beberapa waktu lalu, sebanyak 499 e-KTP warga Batu terselip di Dispendukcapil Kota Malang. Kata tatik, pihaknya sudah mengambil e-KTP tersebut milik warga Junrejo semua. “Untuk warga yang belum mengurus e-KTP sebaiknya RT/RW harus proaktif memberikan laporan, apakah mereka meninggal atau pindah agar pelaksanaan di Batu lebih sukses lagi,” pesannya. Suasana hari pertama pembagian e-KTP terlihat di kantor Kecamatan Batu. Petugas membuka pengambilan e-KTP sejak pukul 09.00 WIB. Hingga siang hari sudah ada sekitar 100 warga mengambil. Camat Batu, Hari Santoso mengatakan, total perekaman data warga yang sudah ikut eKTP sebanyak 61.624 orang. Sedangkan e-KTP yang sudah jadi sebanyak 47.215 atau 76,7 persen. “Yang belum jadi 14.409 atau 23,3 persennya,” terang Hari.

Untuk hari pertama, petugas kecamatan Batu membagikan kepada warga Kelurahan Ngaglik dulu karena sudah terkumpul 91,6 persen, Kelurahan Sisir 66 persen, disusul Desa Pesanggrahan, Desa Sumberejo. Kelurahan Temas, Desa sidomulyo, Desa Oro-oro Ombo, dan Desa Songgokerto. “Kami target, dalam waktu 1,5 bulan ke depan pembagian ini sudah selesai,” katanya. Untuk mengambil e-KTP, pihak kecamatan mengundang. Tiap undangan ada nomor, sehingga bisa diketahui yang sudah menerima dan yang belum. Untuk memaksimalkan pendistribusian e-KTP. “Setiap hari kami target 300 e-KTP terbagi,” ujarnya. Bagi pengambil, mereka harus membawa undangan dan KTP lama. Kalau KTP lama hilang, mereka wajib membawa surat kehilangan dari kantor polisi. Bagi pemegang KTP pemula wajib membawa fotocopy kartu keluarga.„ jun

Tiga Kecamatan Kekurangan Air Bersih AKIBAT SUMUR BOR PDAM TAK PRODUKTIF MALANG- Tiga kecamatan yang dilayani Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melalui sumur bor saat ini alami kekurangan air. Pasalnya, debit air yang berasal dari sumur itu mengalami penurunan. Penurunan debit sumber air itu hingga mencapai 30% yang biasanya bisa layani hingga 12 jam sekarang hanya selama 6 jam

saja. “Sumur yang mengalami penurunan itu ada di kecamatan Singosari, Pagak dan Sumawe (Sumber Manjing Wetanred),” jelas Adro’i, Direktur Utama PDAM Kabupaten Malang, Senin (19/11). Sumur bor yang berada di Pagak, debitnya berkurang 30 persen. Sedang yang berada di Sumawe berkurang debitnya sebanyak 20 persen. Sedang yang berada di Singosari, tepatnya yang di Desa Wonorejo karena dinding sumur ambrol/longsor sehingga sumber airnya agak tersumbat. Untuk mengatasi kekurang-

Masyarakat Diajak Hemat Energi GRESIK- Setelah membentuk tim hemat energi, kali ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mensosialisasikan program hemat energi pada beberapa stakeholder. Selain sosialisasi, program yang digagas Bagian Administrasi Sumber Daya Alam Setda Gresik ini juga mengadakan pameran sehari produk hemat energi di lobi kantor Bupati Gresik, Senin (19/11). Undangan terdiri dari beberapa kepala SMA dan SMP, perwakilan beberapa Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi di Gresik, serta beberapa peternak pengguna biogas dan pabrikan yang berkomitmen membuat produk hemat energi. Para stakeholder tersebut diundang di ruang rapat Puteri Cempo untuk saling memberikan masukan tentang hemat energi. Acara sosialisasi dan pameran ini dibuka Wakil Bupati Gresik, H. Moch. Qosim. Selain dihadiri perwakilan kelompok masyarakat, acara juga dihadiri para kepala SKPD. Dalam kesempatan itu, Qosim mengajak untuk memulai hemat energi dari hal yang kecil, misalnya dengan mematikan lampu yang tidak digunakan serta memakai peralatan hemat listrik di rumah. “Kalau di masing-masing SKPD sudah terbentuk tim hemat energi, maka untuk di masyarakat kami mohon saudara untuk ikut mensukseskan program ini. Misalnya, di Gresik ini ada sekitar 4.500 lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Kalau 1 lembaga PAUD ini mampu menghemat listrik Rp 1.000 sehari, maka sudah jutaan uang bisa dihemat dan dipergunakan untuk masyarakat yang lain yang membutuhkan. Marilah mulai hari ini kita mengubah perilaku untuk bisa berhemat dengan harapan energi untuk anak cucu kita nanti terpenuhi,” katanya. Sementara Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Alam, Adiana Setyawati memaparkan berbagai hal mulai dari pembuatan sumur resapan di luar rumah untuk penghematan air tanah, penggunaan biogas untuk sumber energi sampai pada pemakaian produk-produk hemat energi.„ dik

„ EDITOR: FATKHUL AZIZ z LAYOUTER: SULISTYORINI

an itu, PDAM melakukan suplai air bersih melalui tangki. Setiap harinya bisa sampai 10 tangki dalam memenuhi kekurangan air yang ada di desa Wonorejo Singosari. Karena tebing sumur yang ada di sana mengalami longsor, sehingga lubang sumur sedikit tersumbat dan menghambat keluarnya air. Memang tidak semua kecamatan mengalami kekurangan air bersih itu minta pengiriman. Sementara ini yang sudah meminta masih kecamatan Singosari. Untuk Sumawe dan Pagak belum minta kiriman air bersih,

namun laporan kekurangan itu sudah masuk ke PDAM. “Kekurangan debit air pada sumur bor itu akibat kemarau yang terjadi pada tahun ini,” kata Adro’i. Bahkan, untuk wilayah Sumawe saat ini dilakukan penutupan sementara pada sambungan rumah yang baru. Karena dikhawatirkan kalau dilakukan penyambungan terus, mereka tidak bisa terlayani dengan baik. Adro’i juga mengatakan, saat ini sudah ada hujan tetapi airnya belum mencapai bawah. Apalagi kondisinya panas sedangkan hujannya hanya pa-

ling lama 1 jam. Sehingga air menguap kembali, sebab suhu yang ada di bumi masih panas. Air hujan kembali menguap dan tidak bisa terus ke bawah. Apalagi sumur yang ada di tiga kecamatan itu bukan sumur bor yang artesis. Karena kedalamannya hanya 164 meter dan debit airnya yang terbesar hanya mencapai 8 ltr/dtk. Sumur itu hanya ada di sebelah sungai bawah tanah, sehingga hanya mendapatkan rembesannya saja. “Kalau menggunakan artesis jelas tidak akan mengalami penurunan debit air,” tegas Adro’i. „ mai

Semua Pihak Diingatkan Soal Munir BATU- Belum tuntasnya penanganan kasus sekaligus ketokohan Munir menarik perhatian kalangan seniman. Tidak tanggung-tanggung seniman itu memasang dan menyebarkan ribuan poster di berbagai kota, termasuk di Kota Batu sebagai tempat kelahiran Munir. Seperti di Kota Batu, Senin (19/11), beberapa seniman sudah mengawali kegiatan itu, meski kegiatan besarnya akan dilakukan pada 2-3 Desember nanti di seputar Alun-alun Batu. Seniman dan aktor monolog, Butet Kertaradjasa bersama seniman dari Yogyakarta berkolaborasi dengan perupa Kota Batu melakukan awalan kegiatan tersebut. Yakni, menyemprot dan mewarnai gambar wajah Munir. Sekaligus memasang ditembok sekitar jalan Panglima Sudirman Batu. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Butet Kertaradjasa. “Ya, kita akan me-

DUTA/ENDIK JUNAEDI

MELAWAN LUPA: Butet Kertaradjasa saat menyemprotkan gambar wajah Munir, kemarin, di Batu.

ngingatkan pemerintah dan siapa saja soal Munir ini,” kata Butet yang dikenal pandai menirukan suara para pejabat ini. Nanti akan disebarkan 5.000 poster ukuran besar (A3) dan 5.000 lembar ukuran kecil (A4) termasuk gambar stensilan. Di situ hanya hitam putih, terus akan mengajak semua lapisan masyarakat untuk mewarnai. Selain itu juga dilakukan

secara spray (semprot) yaitu sebuah gambar Munir juga. Disemprot langsung ke banyak media, bisa tembok, cuilan genteng, papan ataupun kaos polos yang dibawa oleh masyarakat. “Intinya, semua dipasang di ruang terbuka. Dengan tujuan mengingatkan akan spirit seorang Munir. Kemudian bisa menginspirasi ketokohannya,” katanya. Dia menjelaskan, kegiatan

ini juga mengandung unsur edukasi. Dimana, ketika semua bisa melawan lupa apalagi mengingat seorang Munir, bisa tumbuh semangat. Karena dengan menginspirasi semangat bisa membuat Indonesia lebih baik lagi. Kegiatan yang bertajuk ‘Menafsir Munir Melawan Lupa’ itu didukung oleh banyak seniman. Diantaranya Butet Kertaredjasa, Glen Fredly, Djaduk Ferianto, Oppie Andaresta, Romo Sindunata, Goenawan Muhammad, Arswendo Atmowiloto dan seniman lainnya termasuk perupa Kota Batu. Seperti diketahui, Munir adalah aktivis anti kekerasan, hak azasi manusia dan anti korupsi. Dia begitu getol mengkritik dan menegakkan keadilan. Namun, Munir meninggal dunia dengan mengenaskan karena diracun. Bahkan, meski kasus itu terjadi tahun 2005 lalu hingga saat ini belum jelas penanganannya. „ jun

Penuhi Target E-KTP, Sisir Sekolah hingga Pesantren MALANG- Untuk memenuhi target perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil Kabupaten Malang menyisir sekolah hingga pondok pesantren. Sebab, hingga kini perekaman data e-KTP di Kabupaten Malang masih mencapai 1.592.500 (79%) dari target sebanyak 2.020.000. “Memang nantinya hasil yang kita peroleh tidak sejumlah target, sebab data yang kita pakai itu data lama,” jelas Purnadi, Kadispendukcapil Kabupaten Malang, Senin (19/11). Purnadi mengungkapkan, data lama itu sebagian sudah melakukan pindah alamat serta sudah ada yang me-

ninggal tapi belum dilaporkan. Sedangkan adanya data ganda kemungkinan kecil terjadi, karena hingga saat ini data yang masuk dari kecamatan dan desa belum dilakukan rekapitulasi. Sehingga berapa data ganda atau meninggal masih belum diketahui. Namun yang pasti, hingga sekarang masih terus dilakukan perekaman. Jika saat dilakukan penyisiran tersebut ditemukan warga luar kota atau propinsi lain yang belum melakukan perekaman bisa langsung direkam asalkan mereka membawa KTP. “Orang luar kota atau propinsi bisa kita bantu lakukan perekaman asalkan yang bersangkutan sudah punya NIK,” kata Purnadi.

Purnadi juga menjelaskan, saat ini beberapa kecamatan sudah mendapat kiriman eKTP yang selesai, tapi belum dibagikan. Sebab masih menunggu alat pembaca (cardrider) untuk verifikasi. Di samping itu juga masih dilakukan pemilihan yang benar. Sebab ada beberapa e-KTP yang salah dalam pemasukan data, seperti adanya jenis kelamin yang salah. Bahkan ada yang tertukar dalam menempatkan foto. “Masih dilakukan pemilahan terkait adanya beberapa kekeliruan, serta harus memasukan PIN sebelum dibagikan. E-KTP itu akan diberlakukan nanti pada pertengahan tahun 2013,” tegasnya. Terpisah, Bambang Istiawan, Camat Lawang menya-

takan, saat ini pihaknya sudah menerima kiriman eKTP. Bahkan, e-KTP warga Pasuruan juga ikut terkirim ke tempatnya. Untuk itu, pihak Kecamatan Lawang melakukan pemilahan terhadap e-KTP tersebut. Jangan sampai terjadi begitu dibagikan ternyata kartunya ada kesalahan dalam memasukkan data. Demikian juga yang terjadi pada Kecamatan Singosari dan Kepanjen. Pihak kecamatan masih melakukan pemilahan dan belum berani membagikan meski pihak kecamatan sudah menerima cardrider untuk memasukkan PIN. “E-KTP yang sudah kita terima sekitar 40 ribu dan masih dilakukan pemilihan,” ujar Bambang. „ mai

Disbub Kaji Jurusan Batu-Jogyakarta BATU- Sukses mengembangkan jalur transportasi pariwisata Batu–Bali, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu saat ini sedang mengkaji jurusan bus baru, Batu–Jogjakarta. Jaringan antar kota pariwisata ini diperkirakan akan diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal itu dikemukakan Abdillah Al-Kaf, Kepala Dshub Kota Batu, kemarin. Jalur Batu–Jogjakarta ini bisa jadi akan dijadikan pilihan utama wisatawan yang datang ke Kota Batu atau sebaliknya Kota Jogjakarta. Jalur baru ini akan semakin mendongkrak kunjungan wisatawan kedua kota ini. Karena wisatawan tidak perlu bingung lagi untuk mencapai dua kota ini, lantaran ada jalur khusus dua kota wisata. “Masih dalam pengkajian, bisa jadi ke depan jalur Batu–Jogjakarta ini akan menjadi pilihan penumpang,” jelas Abdillah. Disinggung mengenai perusahaan otobus yang berniat menggarap Batu– Jogjakarta, Abdillah mengatakan, hingga saat ini belum ada perusahaan yang berniat melirik peluang ini. Namun ia yakin, ke depan banyak yang berniat menggarap jalur ini. Sama halnya seperti Batu–Bali, awalnya sempat muncul keraguan bus ini akan diminati wisatawan. Namun dalam perkembangannya, dari waktu ke waktu penumpang jalur ini semakin bertambah. Bahkan satu perusahaan otobus sudah mengajukan armada bus baru pada jalur Batu–Bali. “Dari satu bus Batu–Bali, sekarang sudah bertambah menjadi dua bus pariwisata. Tidak hanya meningkat dari jumlah bus, jumlah penumpang juga meningkat dari jumlah pengiriman barang ke Pulau Bali,” ujarnya. Seperti diketahui, jumlah trayek bus jurusan Batu– Bali sejak bulan Mei lalu bertambah. Bila selama ini hanya satu bus saja yang melayani jalur antar kota wisata ini, kini ada dua bus yang siap

mengantarkan wisatawan ke Bali. Trayek tambahan ini ada berkat kerjasama APMPU (Aliansi Pengemudi MPU) Kota Batu dengan sebuah perusahaan Otobus Megah Lestari. Menurut Aro Sujarwo, pengurus APMPU, sudah tercapai kesepakatan kerjasama antara APMPU dengan PO yang akan melayani trayek Bali–Batu ini. ”Teman-teman pengemudi akan membantu pemasaran tiket, masyarakat bisa mendapatkan tiket bus ini di kantor APMPU,” ujar Aro. Bentuk kerjasama lainnya adalah PO memberikan dana operasional untuk APMPU. Lebih lanjut Aro menegaskan, penambahan jumlah armada bus di Terminal Batu ini diharapkan direspon oleh Pemkot dengan meningkatkan tipe terminal dari tipe C menjadi tipe B atau A. ”Anda lihat sendiri bus itu kesulitan untuk masuk ke dalam terminal, sudah waktunya Terminal Batu diperluas dan tipenya ditingkatkan,” terang Aro. Sementara itu, Suryatman, penanggungjawab lapangan PO Megah Lestari mengatakan, jumlah penumpang dari Batu–Bali maupun sebaliknya terus menunjukkan tren naik. Bahkan pada hari libur, khususnya libur panjang, bus selalu dipenuhi penumpang. ”Kalau pada awalnya jumlah penumpang dari Batu hanya 10 persen, sekarang pada hari-hari tertentu, seperti liburan bus sudah dipenuhi penumpang dari Batu,” tegas Suryatman. Keberadaan dua bus dari Kota Batu ini akan semakin memermudah masyarakat atau wisatawan yang mau berwisata ke Kota Batu atau sebaliknya berwisata ke Pulau Dewata. ”Tidak hanya arus wisatawan yang naik, perdagangan antar daerah juga mengalami peningkatan,” ujar Suryatman. Dua bus dari PO berbeda ini berangkat dari Terminal Batu pukul 15.30 WIB dan pukul 16.00 WIB, seperti sebelumnya dua bus ini juga akan mampir ke Terminal Arjosari sebelum berangkat ke Denpasar. „ jun

www.dutaonline.com

C M Y K

Duta Masyarakat

SPORT

16

Ini adalah akhir pekan yang bagus. Untuk bisa mengalahkan Red Bull dan Sebastian tentunya merupakan tantangan yang sulit, tapi kami bisa melakukannya," LEWIS HAMILTON Pebalap McLaren

Selasa, 20 Nopember 2012

JADWAL PIALA AFF SUZUKI 2012 Sabtu (24/11) Grup A Vietnam SENGIT: Hamdi Ramdan yang kemarin tampil cukup impresif berebut bola dengan pemain Kamreun.

vs Myanmar Pukul 17.30 WIB Stadion Rajamangala, Bangkok Thailand vs Filipina Pukul 20.20 WIB Stadion Rajamangala, Bangkok Minggu (25/11) Grup B Indonesia

vs Pukul 17.00 WIB Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur

Malaysia

Laos

vs Singapura Pukul 19.45 WIB Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Selasa (27/11) Grup A

Vietnam

Hari Ini Timnas Umumkan Skuad Piala AFF JAKARTA – Laga Piala Federasi Sepakbola Asia Tenggara (AFF) akan dimulai pada 24 November. Tapi, sampai saat ini manajemen tim nasional Indonesia belum memutuskan 22 pemain yang akan dibawa ke turnamen sepakbola antarnegara Asia Tenggara itu. “Selasa (20 November hari ini, Red.) baru akan diumumkan. Saya masih ingin melihat perkembangan para pemain,” kata pelatih kepala timnas, Nilmaizar, Senin 19 November 2012. Pemusatan latihan nasional (pelatnas) tahap ketiga sebelumnya diikuti 26 pemain. Namun, tiga pemain meninggalkan pelatnas dengan beragam alasan sehingga tersisa 23 pemain. Penjaga gawang Samsidar meninggalkan tim karena harus bergabung dengan klub barunya

asal Liga Super Indonesia, Mitra Kukar. Seperti klub LSI lain, Mitra Kukar tidak mengizinkan pemainnya untuk bergabung ke timnas. Pemain belakang Hengki Ardilles pulang ke Padang setelah mengalami cedera lutut yang cukup parah usai memperkuat klub Semen Padang diuji coba pramusim melawan Persijap Jepara. Sedangkan Diego Michiels absen karena ditahan kepolisian atas dugaan penganiayaan di sebuah tempat hiburan malam. Dari 23 pemain yang tersisa, urusan administrasi dan berkas satu pemain berdarah Belanda, Raphael Maitimo, belum juga usai, sehingga kemungkinan besar tidak akan dibawa ke Malaysia. Raphael juga tidak dimainkan pelatih Nilmaizar dalam dua uji coba terakhir timnas melawan Timor Leste dan Kamerun.

Dengan begitu, tersisa 22 pemain yang tersedia untuk Piala AFF, dan otomatis kemungkinan besar tidak ada pencoretan pemain. Pasalnya, skuad untuk Piala AFF berisi 22 pemain. Minimnya jumlah pemain timnas merupakan dampak kisruh sepak bola nasional yang tidak kunjung usai. Klub asal LSI menolak melepas pemainnya ke timnas. Padahal, mayoritas skuad inti timnas dalam beberapa tahun ke belakang berasal dari kompetisi itu. 44 Pertandingan Sementara itu, dalam laga perdana Minggu 25 November 2012, Indonesia akan menjadi partisipasi kesembilan di kompetisi sepak bola bergengsi untuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara itu sejak digulirkan 1996 lalu. Selama delapan

kali berpartisipasi di Piala AFF, Indonesia sudah mengemas 44 pertandingan. Dari keseluruhan jumlah penampilan itu, Tim Garuda sukses meraup 24 kemenangan. Torehan bagus ini sejajar dengan milik raksasa Asia Tenggara, Thailand. Kemenangan pertama Indonesia didapat kala menghadapi Laos pada September 1996. Di laga fase Grup A, Indonesia menghajar Laos 5-1. Lima gol Indonesia dikemas Fachri Husaini, Eri Rianto, Kurniawan Dwi Yulianto, Robby Darwis, dan Peri Sandria. Sementara kemenangan terakhir Indonesia dibuat saat menghadapi Malaysia di leg kedua pada partai final yang digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, 2010. Saat itu, tim asuhan Alfred Riedl ini mengalahkan tim berjulukan Harimau Malaya itu 2-1.

Hanya saja, kemenangan itu tak mampu membawa Indonesia merengkuh Piala AFF untuk yang pertama kalinya. Pasalnya, pada pertemuan sebelumnya di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Indonesia dipermalukan pasukan Rajagopal itu tiga gol tanpa balas. Adapun kemenangan terbesar Indonesia dibuat pada edisi 2002. Di laga terakhir penyisihan fase Grup A, Indonesia menghancurkan tuan rumah Filipina dengan skor 131. Bambang Pamungkas dan Zaenal Arif mempersembahkan empat gol buat Indonesia. Lalu, Bejo Sugiantoro mengemas dua gol. Sementara gol-gol lainnya diciptakan Budi Sudarsono dan Imran Nahumarury serta satu gol bunuh diri Solma Licuanan. Adapun gol hiburan Filipina diciptakan lewat aksi Ali Go pada menit ke-78.„tnr/wis

vs

Filipina

Pukul 17.30 WIB Stadion Rajamangala, Bangkok Myanmar vs Thailand Pukul 20.20 WIB Stadion Rajamangala, Bangkok Rabu (28/11) Grup B Indonesia

Laos

vs Singapura Pukul 17.00 WIB Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur vs Malaysia Pukul 19.45 WIB Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Jumat (30/11) Grup A

Filipina

vs Myanmar Pukul 20.20 WIB Stadion Muang Thong, Bangkok

Thailand

vs Vietnam Pukul 20.20 WIB Stadion Rajamangala, Bangkok Sabtu (1/12) Grup A

Singapura

vs

Laos

Pukul 19.45 WIB Stadion Shah Alam, Kuala Lumpur Malaysia vs Indonesia Pukul 19.45 WIB Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur Babak Semifinal

Janu Bingung Tentukan Pemain Asing

SELEBRASI: Arda Turan.

Atletico Taklukkan Granada, tapi Simeone Belum Puas GRANADA - Atletico Madrid sukses mengalahkan tuan rumah Granada 1-0 di Estadio Nuevo Los Carmenes dalam lanjutan Primera La Liga Spanyol, Senin 19 November 2012 dinihari. Kendati begitu, pelatih Atletico, Diego Simeone, tak puas dengan performa anak asuhnya. Menurut Simeone, penampilan skuadnya, khususnya di paruh pertama, begitu mengecewakan. “Kami tahu apa yang terjadi di babak pertama dan kami tidak bisa mengontrol mereka,” tuturnya usai laga. “Granada bermain luar biasa di 45 menit awal dengan agresif, intensitas, dan kesempatan,” katanya. Sepanjang babak pertama, Atletico kalah dalam penguasaan bola sehingga Radamel Falcao dan kawan-kawan kerap mendapatkan serangan bertubi-tubi dari Granada. Untungnya, serbuan ke gawang yang dilancarkan Guillherme Siqueira dan Youssef El-Arabi mampu dipatahkan oleh Thibaut Courtois, penjaga gawang Atletico. Selepas turun minum, kondisi belum juga berubah. Atletico masih kalah dalam penguasaan bola. Meski demikian, Atletico justru mampu mencuri gol lewat Arda Turan. Pemain internasional Turki ini mengoyak jala Granada lewat sepakan kerasnya dari luar kotak penalti, memanfaatkan umpan mendatar dari Koke. “Di babak kedua, kami tahu apa yang harus dilakukan,” ucap Simeone. Juru taktik berpaspor Argentina ini juga tak lupa memberikan sanjungan kepada Koke dan Turan. “Koke dan Turan adalah pemain yang mempunyai kualitas nyata dan mereka mengeluarkan kami dari bahaya,” ujar mantan gelandang Inter Milan ini. Kemenangan ini membuat Atletico tetap dekat dengan pemuncak klasemen sementara La Liga, Barcelona. Klub berjuluk Los Rojiblancos ini masih terpaut tiga poin dari Barcelona, yang sudah mengumpulkan 34 poin dari 12 pertandingan. Adapun di tempat ketiga dihuni oleh sang juara bertahan, Real Madrid.„tnr/wis „ EDITOR: GATOT SUSANTO z LAYOUTER: ISMAIL AMRULLOH

SURABAYA - Pelatih Persebaya proyeksi Divisi Utama (DU), Miroslav Janu sampai saat ini masih bingung dalam menentukan komposisi pemain asing yang bakal memperkuat timnya. Terbukti, dua pemain asing, yakni Vedran Murotavic dan Martial Pasque yang sampai Senin (19/11) kemarin terus mengikuti latihan belum mendapat rekomendasi dari tim pelatih. “Masih kita lihat lagi dalam beberapa hari ini, “ kata Miroslav Janu. Padahal, manajemen Persebaya sudah mendapatkan kesepakatan harga keduanya untuk dikontrak selama satu musim. “Memang sudah deal, tapi kita tidak ingin terburu-buru. Masih ada waktu untuk melihat kemampuan mereka atau barangkali ada pemain asing yang lebih bagus dengan harga yang terjangkau, “ ucapnya. Sebenarnya, Janu mengaku terpikat dengan pemain asing Persepam asal Nigeria Osas Saha saat melihat langsung pertandingan ujicoba Persepam Pamekasan melawan Perseba Bangkalan, Minggu (18/11). “Tipikal striker seperti Osas sebenarnya yang kita cari, tapi Persepam kemungkinan besar tidak akan melepasnya, “ ucap Janu. Sementara, Asisten Manajer Persebaya DU Amran mengaku soal keputusan pemain, termasuk pemain asing sepenuhnya ada di tangan Janu. “Tinggal tunggu rekomendasi dari Janu, dua pemain yang sekarang ikut seleksi sudah kita tanya harganya, dan

vs

Juara Grup B

Minggu (9/12) Runner-up Grup B

vs

Juara Grup A

Rabu (12/12) Juara Grup B

vs

Runner-up Grup A

Kamis (13/12) Juara Grup A

vs

Runner-up Grup B

Babak Final Rabu (19/12) Juara semifinal A

v sJuara semifinal B (Final I) Sabtu (22/12)

Juara semifinal A

VEDRAN MURATOVIC (tengah)

tidak mahal, harga bisa kita jangkau. Jika memang pelatih mau, tinggal taken, “ ucapnya. Wajar jika Janu masih belum terlalu yakin dengan penampilan Vedran Muratovic maupun Martial Ponqoue. Maklum, Vedran yang berwarga negara Krosia belum pernah berkiprah di Indonesia. Sebelumnya, sempat mengikuti seleksi di Sriwijaya FC namun gagal memikat Laskar Wong Kito. Sebelum ke Indonesia, Vedran yang berposisi sebagai striker membela klub asal Malaysia Serawak FA. Dari tujuh kali penampilannya bersama Serawak FA, Vedran hanya mencetak tiga gol. Sedangkan Martial Pasque

lebih punya peluang dikontrak daripada Vedran. Sebab pemain belakang asal Kamerun itu sempat ikut mengantarkan Persepam Pamekasan lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim lalu. “Kemungkinannya memang kita ambil, tapi kita lihat nanti setelah ada kepastian dari Janu, “ ujar Amran. Mulai kemarin, Persebaya DU tampak sudah tidak melakukan seleksi pemain lagi. Sebab, hanya ada 16 pemain yang mengikuti latihan. Padahal, sebelumnya ada sekitar 24 pemain. “Akan ada tambahan pemain lagi yang direkomendasikan Janu untuk kita datangkan, tiga pemain lokal dari Perseba dan satu kiper, “ pungkasnya.„sof

Pebulutangkis Jatim Berpeluang Raih Juara SURABAYA - Gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) Jawa Timur Open 2012 resmi dimulai. Dalam event yang sedianya dihelat pada 19-24 November mendatang, pebulutangkis Jawa Timur berpeluang untuk merebut gelar juara. Ini seiring dengan wakil Jawa Timur yang sukses menyabet 2 medali emas di Sirnas Bali Open 2012. Adapun dua emas disabet oleh Berlian Sudrajat di nomor tunggal putri di kelas taruna dan Khrisna Adi W di nomor tunggal putra kelas remaja. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pengprov Per-

Sabtu (8/12) Runner-up Grup A

satuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jawa Timur, Ferry Stewart mengaku optimis jika pebulutangkis Jawa Timur mampu mengukir prestasi terbaik. “Kesempatan pebulutangkis Surabaya atau Jawa Timur lebih besar,” katanya selesai acara pembukaan Sirnas Jawa Timur Open 2012 di GOR Sudirman, Senin (19/11). Selain hasil Sirnas Bali Open 2012 yang menjadi acuan, keoptimisan pengurus Pengprov PBSI Jawa Timur juga didasarkan pada pertumbuhan bulutangkis di Jawa Timur sendiri. Khususnya di Surabaya, pada Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Su-

rabaya beberapa waktu yang lalu banyak bermunculan klub-klub baru. “Ini akan memunculkan bibit-bibit untuk regenerasi di Jawa Timur,” ungkapnya. Sirnas Jawa Timur Open 2012 yang merupakan seri terakhir dalam agenda rutin PB PBSI ini diikuti pebulutangkis dari tiga negara. Yakni, Indonesia, Malaysia dan Filipina. Total pesertanya ada 1.407 atlet, baik putra maupun putri. Untuk pelaksanaannya ditempatkan di dua tempat, di GOR Sudirman di Jalan Kertajaya Indah Surabaya dan GOR Suryanaga di Jalan Dharmahusada Indah Barat Surabaya.„sof

vsJuara semifinal B (Final II)

Joma Danai GU Senilai Rp 2 Miliar GRESIK - Gresik United sukses menggaet perusahaan apparel asal Spanyol Joma sebagai sponsor. Adapun nilai kontraknya yang sudah disepakati adalah Rp 2 miliar untuk dua musim. “Semua sudah beres, kami sudah tandatangan,” kata Kuasa Direktur PT Persegres Jaka Samudra, Soesanto Tjahjo Kristiono, Senin (19/11). Pria yang akrab dipanggil Anton ini mengaku lega dan seakan tidak percaya Joma mau mensponsori tim berjuluk Laskar Joko Samudra ini. Pasalnya, perusahaan yang didirikan Fructuoso López pada 1965 itu, notabene perusahaan sportwear raksasa di Spanyol. Joma telah mensponsori beberapa klub sepak bola profesional di berbagai negara. Beberapa klub profesional yang disponsori Joma di antaranya Valencia, Getafe (klub Liga Spanyol), dan Fiorentina (Italia). Sedangkan di kompetisi sepakbola nasional, Joma pernah menjadi apparel Persib Bandung, dan kini disebut-sebut akan menggandeng Pelita Bandung Raya. Selain perusahaan sportwear, beberapa perusahaan di Gresik juga mensponsori tim kebanggaan Ultrasmania tersebut. Di antaranya, Sadikun, dan PT Dewata Bangun Tirta. Meski begitu, Anton berharap perusahaan-perusahaan lain bersedia mengikuti langkah Joma Sport Indonesia. Sejauh ini keuangan klub baru disokong investor tunggal, yakni PT Hidup Makmur Sejahtera Sentosa Holding Grup (HMSSHG), sebuah grup perusahaan multi bisnis. Grup perusahaan tersebut mendanai sepenuhnya persiapan klub kesayangan Ultrasmania yang musim ini jor-joran dalam membeli pemain.„sof

www.dutamasyarakat.com

C M Y K


duta edisi 20 nopember 2012