Issuu on Google+

Bali Post

TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA HARGA LANGGANAN Rp. 60.000 ECERAN Rp 3.000

Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU WAGE, 10 JULI 2011

20 HALAMAN NOMOR 315 TAHUN KE 63 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Faksimile: 227418

”Rama Moksah’’ di PKB Denpasar (Bali Post) Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIII di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, Sabtu malam (9/7) kemarin, ditutup. Upacara penutupan itu disemarakkan oleh pergelaran sendratari kolosal ‘’Rama Moksah’’ garapan SMKN 3 Sukawati, Gianyar sekaligus merupakan pergelaran pemungkas di ajang pesta seni budaya tahunan paling prestisius di Bali tersebut. Pada upacara penutupan itu, Gubernur Mangku Pastika juga

menyerahkan piagam penghargaan kepada para juara dari berbagai jenis lomba yang digelar selama PKB XXXIII. Sebagai salah satu agenda rutin, kata mantan Kapolda Bali ini, PKB harus terus-menerus melakukan berbagai terobosan baik dalam pengelolaan pementasan seni budaya dan pameran produk kreativitas seniman termasuk strategi menjauhkan PKB dari kesan monoton. Hal. 19 Diplomasi Budaya

Evaluasi PKB

Kualitas Bergerak Stagnan

BPM/ian

SENDRATARI - Sendratari Rama Moksah yang dibawakan siswa SMKN 3 Sukawati tampil memukau saat penutupan PKB ke- 33, Sabtu malam (9/7).

JAGAT BALI

GUBERNUR Bali, Made Mangku Pastika, secara resmi menutup seluruh rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIII di panggung terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, Sabtu (9/7) malam kemarin. Selama sebulan penuh, segenap komponen masyarakat Bali tumpah ruah ke Taman Budaya Bali dan larut dalam kemeriahan pesta yang ‘’memabukkan’’. Seperti kata pepatah usang, tak ada gading yang tak retak. Begitu pula halnya dengan PKB XXXIII yang tidak luput dari beragam kekurangan yang wajib untuk dievaluasi untuk selanjutnya diperbaiki pada penyelenggaraan PKB tahun depan. Siapa pun yang didapuk jadi panitia harus mau membuka hati, mata dan telinga demi saran, masukan dan kritikan yang konstruktif sehingga pesta rutin tahunan kebanggaan masyarakat Bali ini tidak terjebak pada permasalahan yang dari itu ke itu juga. Hal. 19 Bukan Merosot

Djohar Ketum PSSI

Janjikan PSSI Bebas Parpol Solo (Bali Post) Di luar dugaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Solo yang diprediksi akan ricuh kembali, ternyata berjalan mulus. Melalui voting dua putaran, Djohar Arifin Hussein terpilih sebagai Ketua Umum PSSI yang baru untuk periode 2011-2015 dalam KLB PSSI di Solo, Sabtu (9/7) kemarin. Sementara wakilnya terpilih Farid Rahman. BPM/bud

LEMPUYANG - Salah seorang pemangku melayani umat di Pura Lempuyang Luhur.

Hyang Gni Jaya di Pura Lempuyang DI Pura Lempuyang berstana Ida Batara Hyang Gni Jaya dengan manifestasi Ida Batara Iswara. Pujawali rutin tiap enam bulan di pura ini puncaknya jatuh pada Umanis Galungan. Saat katuran pujawali pratiman Ida Batara kalinggihang di Pura Penataran Agung di desa Purwayu. Pada saat itu, Ida Batara dipercaya turun dalam rangka ngiangin pemedek (memberi anugerah umat-Nya). Pada pujawali yang telah berlangsung sejak Kamis (7/7) lalu, Ida Batara masineb Minggu (10/7) sore ini. Hal. 19 Sembah Bhakti

Hasil penghitungan voting putaran kedua, Djohar mendapatkan 61 suara. Sedangkan rivalnya, Agusman, hanya 38. Satu suara dinyatakan tidak sah karena mencatumkan nama di luar keduanya. Ketua sidang Agum mengesahkan hasil perhitungan tersebut pada pukul 13.50 WIB. Dengan demikian, mantan Sekjen KONI yang juga staf ahli Menpora itu dipastikan memimpin PSSI selama empat tahun ke depan. Djohar mendapat dukungan dari Kelompok 78 yang sebelumnya ngotot mencalonkan Arifin Panigoro. Di putaran pertama, Djohar unggul dengan 53 suara, sedangkan Agusman 39. Yapto Soer-

josoemarno yang sebenarnya menempati posisi ketiga dan lolos ke putaran kedua, menyatakan mundur untuk meneruskan proses pemilihan. Sekitar seribu suporter dari berbagai daerah menggelar aksi bersama merayakan sukses kongres PSSI di Solo. Aksi digelar di Jalan Sudirman dengan menutup ruas jalan sebelah timur, setelah Ketua Umum PSSI baru terpilih. Aksi gabungan suporter tersebut digelar sebagai wujud kegembiraan mereka atas suksesnya Kongres PSSI di Solo dengan telah menghasilkan ketua umum terpilih. Hal. 19 Lakukan Perubahan

BPM/afp

KETUM PSSI - Ketua Umum PSSI terpilih, Djohar Arifin Hussein, dikerubuti wartawan usai memenangkan pemilihan ketua umum dan wakil ketua umum dalam KLB PSSI di Solo, Sabtu (9/7) kemarin.

Malaysia Digoyang Aksi Demo Nazaruddin akan

LENSA

Pulang Jelang Puasa

1.400 Aktivis Ditangkap

BPM/ant

DITERBANGKAN - Peserta layang-layang asal Malaysia, Ahmad Sahariz, ‘’diterbangkan’’ oleh layangannya saat diseret angin kencang pada Festival Layang Internasional di Banda Aceh, Sabtu (9/7) kemarin. Ahmad Sahariz, akhirnya jatuh dari ketinggian tujuh meter dan mengalami cedera patah kaki setelah layangannya putus.

Kuala Lumpur Malaysia, Sabtu siang (9/7) kemarin, digoyang aksi demo. Ribuan orang dari Koalisi untuk Pemilu yang Adil dan Bersih berkumpul di lapangan Merdeka yang menuntut dilakukannya reformasi pemilu. Terakhir, polisi menangkap lebih dari 1.400 aktivis di sejumlah titik di ibu kota Kuala Lumpur. “Dalam perkumpulan ilegal, polisi menahan 1.401 orang dan kami dalam proses investigasi individu-individu yang ditahan, utamanya karena perkumpulan ilegal,” kata Kepala Kepolisian Malaysia, Inspektur Jenderal Ismail Omar, dalam konferensi pers. Ismail mengatakan petugas menangkap para demonstran karena mereka menolak tawaran kami untuk menggelar demo di tempat yang lebih pas. Hal. 19 Anwar Terluka

Jakarta (Bali Post) Di mana Muhammad Nazaruddin kini berada masih sempang siur. Namun, anggota Pusat Pelaporan Aliran Transaksi Keuangan (PPATK), Fitriadi Muslim, menilai mantan Bendahara Umum Partai Demokrat bisa diadili dengan pengadilan tanpa kehadiran terdakwa atau inabsentia. Hal. 19 Pencucian Uang

BPM/afp

LUKA - Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim (tengah), terluka saat aksi demo Pemilu.

Jor-joran Penjor Galungan

Sayang, Tak Dinikmati Krama Bali Masyarakat di Bali sudah tidak asing lagi dengan penjor yang merupakan bagian dari upacara keagamaan. Bahkan, penjor ini dibuat jor-joran saat Galungan. Satu penjor bisa menghabiskan Rp 1,5 juta.

PENJOR terdiri atas banyak macam material yang digunakan sebagai simbol yang penuh memiliki makna yang tinggi, di mana makna tersebut menyangkut isi alam (makrokosmos) dan isi permohonan manusia ke hadapan Ida Sanghyang Widi Wasa. Hanya, simbol kemakmuran yang ditujukan untuk mencapai keseimbangan dari segala aspek kehidupan seperti Tri Hita Karana ini belum sepenuhnya dinikmati krama Bali dari sisi ekonomi. Bahkan, dominan dinikmati masyarakat luar Bali. Pasalnya, material yang digunakan sebagai simbol seperti janur atau daun enau, pala bungkah (umbi-umbian seperti ketela rambat), pala gantung (kelapa, mentimun, pisang, nanas dll), pala wija (seperti jagung, padi dll), serta aneka jajanan dominan di pasok dari luar

Bali salah satunya Jawa. Rektor Undiknas Denpasar, Prof. Dr. Gede Sri Darma, S.T., M.M., mengakui penjor yang dibuat atas dasar syukur mendalam atas limpahan rezeki. Hanya, rezeki yang bersumber dari alam sudah tidak mencukupi untuk memenuhi keperluan hari raya, sehinga diimpor dari daerah lain. Krama Bali mestinya eling dan mau berubah atas kebutuhan terkini dalam pembuatan penjor beserta pernakperniknya dengan menggunakan hasil lokal. ‘’Sebab, dengan mengubah pernakpernik bahan baku penjor akan menggerakan roda ekonomi Bali,’’ kata Prof. Sri Darma di Denpasar, Sabtu (9/7) kemarin. Hal. 19 Bahan Baku

BPM/dok

PENJOR - Penjor dengan ornamen serba wah perlu dipertimbangkan lagi.

DAERAH

2

S EKITAR KITA Menganiaya, Pemuda Dipolisikan SEORANG pemuda asal Banjar Lekok, Sampalan Klod, Dawan, Komang Gede Ngurah Pradnyana, kini harus berurusan dengan kepolisian. Pemuda yang masih berstatus pelajar berusia 16 tahun itu, dilaporkan dengan tuduhan penganiayaan oleh Nengah Juniarta (23) asal Banjar Bandung, Gunaksa, Dawan, Jumat (8/7) petang. Peristiwa penganiayaan itu terjadi pukul 19.30 wita di depan Balai Banjar Satria, Paksebali, Dawan. Belum diketahui pasti penyebab aksi penganiayaan tersebut. Polisi pun masih melakukan penyelidikan untuk mengembangkan kasusnya. Termasuk memintai keterangan sejumlah saksi, di antaranya saksi pelapor. ‘’Ya, memang benar ada laporan penganiayaan itu. Tetapi, saat ini (kemarin-red), kasusnya ditangani di Mapolres Klungkung,’’ ungkap Kapolsek Dawan, AKP I.B. Jata ketika dimintai konfirmasi Sabtu (9/7 kemarin. Menurut I.B. Jata, kejadian bermula dari kedua pemuda itu (Juniarta dan Ngurah Pradnyana) sama-sama mengendarai sepeda motor. Salah satu pemuda menggeber sepeda motorya keraskeras, hingga terjadilah penganiayaan itu. (kmb20)

LKT PKB XXXIII LOMBA Karya Tulis (LKT) serangkaian pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXIII 2011 diikuti wartawan sejumlah media dan kalangan umum. Tim juri menetapkan masingmasing juara I, II, III, dan IV pada tiga kategori lomba yaitu artikel, features, dan berita. Dalam lomba tersebut 10 artikel, 43 feature, dan 142 berita masuk ke panitia (PWI Bali), dinilai tim juri yang beranggotakan Djesna Winada, Wayan Windia, dan IGMB Dwikora Putra. Setelah melakukan penilaian, tim juri menetapkan Dira Arsana dari media Bali Post sebagai juara I artikel, disusul Putu Suryadi dari Warta Bali juara II, juara III Nyoman Budarsana dari Bali Travel News dan juara IV Gusti Putu Edi Sudarma dari Nusa Bali. Dalam kategori lomba features, juara I diraih Nyoman Wija dari Radar Bali, disusul Made Subrata dari Bali Post sebagai juara II. Sedangkan juara III dan IV masing-masing diraih Kadek Suartaya (features-nya dimuat di Koran Tokoh) dan Krisna (Bali Travel Newspaper). Dalam kategori berita, juara I diraih Wayan Sumatika dari Bali Post, juara II Komang Wirnaya dari Bisnis Bali, juara III KS Wendra dari Bali Promo dan juara IV Ketut Sutika (Koran Pak Oles). (08)

BPM/olo

LUDES - Rumah atau mes yang berada di sekitar tambak di Awen, Negara ludes terbakar Sabtu kemarin.

Minggu Wage, 10 Juli 2011

Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Kafe Ditusuk Golok, Ususnya Terburai Singaraja (Bali Post) Untuk kesekian kalinya terjadi keributan di kafe remang-remang di Buleleng. Dua kelompok pemuda bentrok fisik di Kafe Gaul di Desa Rangdu Kecamatan Seririt, Sabtu (9/7) dini hari kemarin. Akibatnya, seorang pemuda, I Nyoman Budiarsa (29), warga Desa Gobleg Kecamatan Banjar, terkena tusukan golok hingga ususnya terburai. Peristiwa itu terjadi ketika dua kelompok pemuda itu sama-sama berada di Kafe Gaul sejak Jumat (8/7) malam. Satu kelompok pemuda terdiri dari Nyoman Budiarsa dan temantemannya, sedangkan satu kelompok lagi hingga kemarin identitasnya belum dikenal. Begitu lewat tengah malam, tepatnya Sabtu sekitar pukul 01.00 wita, Nyoman Budiarsa melakukan dancing (menari) dengan mengikuti irama musik ingarbingar. Pemuda itu dancing tanpa memakai baju. Rupanya aksi dancing yang dilakukan Budiarsa ini memancing amarah pemuda dari kelompok lain. Pada saat itu, seorang pemuda dari kelompok yang berbeda melempari Budiarsa dengan pecahan botol. Pelemparan itu memicu keributan yang lebih besar. Kedua kelompok pemuda itu kemudian melakukan aksi saling lempar pecahan botol. Belum puas melakukan aksi

saling lempar di dalam kafe, kedua kelompok pemuda itu kemudian keluar kafe. Di luar, keduanya melanjutkan perkelahian. Pada saat itulah, Budiarsa terkena tikaman golok yang mengenai perut sebelah kirinya hingga ususnya terburai. Budiarsa kemudian dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan pertolongan. Pemilik Kafe Gaul, Ni Nyoman Sarmi, membenarkan terjadi keributan di dalam kafenya pada Sabtu dini hari kemarin. Namun, ia menegaskan bahwa penusukan terjadi di luar areal kafe. ‘’Penusukan itu terjadi di luar kafe,’’ katanya. Ia mengatakan, sebelum terjadi penusukan memang dua kelompok itu berada di dalam kafe. Keributan muncul ketika Budiarsa sempat dancing tanpa menggunakan baju. Kelompok yang tampaknya tidak suka langsung memecahkan botol dan melemparkan ke arah Budiarsa sehing-

BPM/ole

DIRAWAT - Nyoman Budiarsa dijaga oleh salah satu keluarganya ketika dirawat di ruang ICU RSUD Buleleng. ga selanjutnya terjadi aksi saling lempar. Hingga kemarin, belum diketahui pelaku penusukan Budiarsa tersebut. Sementara Budiarsa sendiri hingga kemarin sore, masih terbaring tak sadarkan diri di RSUD Buleleng. Menurut dr. Wayan Eksasila,

Semarapura (Bali Post) Sedikitnya empat ratus personel polisi di wilayah Polres Klungkung atau sekitar sepertiga kekuatan disiagakan untuk mengamankan prosesi pengabenan yang dilaksanakan warga Budaga (Tempek Kauh pangempon Pura Dalem), Minggu (10/7) ini. Namun, jumlah personel tersebut tidak serta merta diterjunkan langsung di lokasi pengabenan, tetapi juga di sejumlah titik. Hal ini disampaikan Wakapolres Klungkung, Kompol Wayan Gede Suwahyu, ketika dimintai konfirmasi

Sabtu (9/7) kemarin. Sebelumnya, Suwahyu menyatakan akan melihat eskalasi ancaman sebelum minta bantuan pengamanan Brimob Polda Bali sebagaimana saat ketegangan terjadi antara warga Kemoning dengan warga Tempek Kauh dan Tempek Kangin pangempon Pura Dalem beberapa waktu lalu. Ancaman memungkinkan terjadi mengingat lokasi pengabenan berdekatan dengan Pura Dalem di mana warga Desa Adat Kemoning (Tempek Kelod dan Kaja pangempon Pura Dalem) tengah memper-

siapkan upakara untuk Karya Agung Tawur Balik Sumpah yang puncaknya 27 Juli 2011. Dia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan prajuru dan tokoh Adat Kemoning terkait rencana warga Budaga menggelar pengabenan terhadap seorang warganya, Wayan Pande yang meninggal dunia Rabu (6/7) lalu. ‘’Intinya prajuru dan tokoh masyarakat Kemoning tidak melarang prosesi pengabenan itu. Yang penting, masing-masing pihak melaksanakan kegiatan tanpa merugikan pihak lain,’’ tambah Suwahyu. (kmb20)

Negara (Bali Post) Sebuah bangunan rumah di dekat tambak yang berfungsi sebagai mes karyawan tambak di Awen, Negara, ludes terbakar, Sabtu (9/7) kemarin. Diduga kebakaran dipicu arus pendek pada kabel AC di belakang rumah tersebut. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadiab itu, namun kerugian materi ditaksir ratusan juta rupiah. Tambak itu milik Rudianto (73) dari Denpasar. Sedangkan mes yang terbakar ditempati Yance AT (44) bersama anak dan istrinya. Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, saat kejadian Yance dan istrinya berada di tambak yang berjarak beberapa meter dari rumah itu. Tiba-tiba, anaknya keluar dari belakang rumah dan berteriak melihat api di bangunan belakang. Yance sempat berupaya memadamkan api yang bermula dari kabel AC tersebut. Akan tetapi, kobaran api justru semakin besar dan meluas. Lalu ia menghubungi pemadam kebakaran dan Polsek Kota Negara. Beberapa menit kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran mendatangi lokasi dan memadamkan api. Proses pemadaman membutuhkan waktu hingga dua jam. Api akhirnya benar-benar bisa dipadamkan. (kmb26)

Jembrana Tampilkan Berko SALAH satu kesenian langka yang dulunya hanya dipentaskan pada upacara keagamaan, serta kesenian hiburan bagi para raja di puri, tahun ini ditampilkan dalam Pesta Kesenian Bali XXXIII oleh sekaa seni Berko Lingkungan Pancadarwa Kelurahan Pendem Kecamatan Negara Kabupaten Jemberana, di kalangan Angsoka Sabtu (9/7) kemarin. Kesenian langka tersebut adalah Seni Berko yang merupakan sebuah karya seni tabuh dan tari serta karawitan. Kesenian tersebut pertama kali diciptakan oleh almarhum Pan Mider, I Komang Gandra, dan I Ketut Lasna. Sejak pertama kali dipentaskan, kesenian Berko diiringi gamelan yang terbuat dari bambu dengan laras durma yang disamakan dengan pelog atau pelegongan yang dibuat saat musim padi gogo di sebuah kebun di Desa Pendem Banjar Pancardawa Munduk Jati Jemberana. Pernah mencapai masa kejayaan di tahun 1925-1944, kesenian Berko hingga tahun 1999 tidak pernah dipentaskan. Tergerak untuk membangkitkan kesenian langka dari Kabupaten Jembrana tersebut, sejumlah seniman baik tari, tabuh dan karawitan seperti I Nyoman Mawar, I Nyoman Kayun, dan I Wayan Dibia mengorbitkan kesenian Berko dalam PKB tahun ini. Kesenian Berko dengan mengambil lakon Ramayana ditarikan empat orang penari dengan 30 sekaa, mendapat apresiasi tinggi dari para pengunjung PKB. Ketua Sekaa Seni Berko Jemberana, Wayan Dibia, berharap kesenian-kesenian langka di Kabupaten Jembrana bisa terus dipentaskan dalam ajang seni dan budaya terbesar di Bali. (bit)

Pemadaman Listrik Senin (11/7): Telkom Cel Gegadon, Kantor Diklat Agama dan sekitarnya. Jl. Bedugul, Kantor Lurah Sidakarya, Jl. Tukad Pekerisan, Kampus Undiknas, Jl. Tukad Pancoran, Jl. Batanghari, Jl. Tukad Hos, Jl. Petanu, Jl. Tukad Barito, dan sekitarnya.

Kompol Ida Bagus Wedana Jati seizin Kapolres AKBP T. Widodo Rahino, mengatakan kasus bentrok antarpemuda itu kini sedang ditangani Polsektif Seririt. Dari hasil penyelidikan, pihaknya belum mengetahui pelaku penusukan dan motif dari penusukan tersebut. (kmb15)

Hari Ini, Budaga Gelar ”Pengabenan” Usai Dicekoki Miras, Empat Ratus Polisi Disiagakan Siswi SMA Dicabuli

Mes Tambak Ludes Terbakar

Pojok PKB

korban masuk UGD pukul 02.30. Dari hasil pemeriksaan medis, Budiarsa mengalami luka tusuk di perut kiri sehingga ususnya terburai keluar. Selain itu, korban juga mengalami luka robek di bahu kiri dan pergelangan tangannya. Kabag Ops. Polres Buleleng

Tabanan (Bali Post) Aksi pencabulan di bawah umur terjadi di Tabanan, Jumat (8/7) malam. Korbannya, NO (18), siswi salah satu SMA di Denpasar. Pelakunya, Kadek Mer (25) yang juga kakak ipar korban. Sebelum dicabuli di sebuah hotel di Kota Tabanan, korban dicekoki minuman keras (miras) oleh pelaku. Tak terima dengan perbuatan tersebut, korban melapor ke Polsek Tabanan beberapa menit setelah kejadian. Polisi akhirnya meringkus pelaku ketika sedang nongkrong di Terminal Pesiapan, pukul 20.30 wita. Aksi pencabulan itu rupanya sudah direncanakan oleh pelaku. Ceritanya, Jumat siang, pelaku yang bekerja sebagai sopir truk ini datang menjemput korban ke rumahnya di Karangasem. Dalihnya, pria ini ingin mengantar korban kembali ke Denpasar. Korban pun akhirnya turut serta dengan pelaku. Bahkan, saat kendaraan menuju Tabanan, korban tak bisa berbuat banyak. Begitu pula saat diajak keliling Kota Tabanan dan berakhir di Persiapan untuk minum miras, korban tak bisa menolak. Setelah teler, pelaku berpura-pura mencari hotel untuk mandi. Korban yang mulai pusing tak bisa mengelak ketika dibawa ke kamar hotel. Di kamar itu pelaku memaksa korban untuk berhubungan intim. Usai kejadian, korban langsung kabur dan melapor ke Polsek. ‘’Kasusnya kami tangani di Polres. Pelaku kami ciduk tanpa perlawanan,’’ kata Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP Nyoman Wirajaya, yang didampingi KBO Reskrim, Iptu Sugita Yasa, Sabtu (9/7) kemarin. (udi)

Belasan Bangunan di Jln. Prof. Mantra Bodong

BPM/eka

PERANKINGAN - Beberapa petugas tengah sibuk melakukan perankingan penerimaan peserta didik baru (PPDB) lewat jalur nilai ujian nasional (NUN) untuk jenjang SMP negeri di Denpasar, Sabtu (9/7) kemarin.

Gianyar (Bali Post) Satpol PP Kabupaten Gianyar menyasar kawasan Jalan Prof. Ida Bagus Mantra, sebagaimana diingatkan Bupati Gianyar atas semrawutnya kawasan jalan tersebut Sabtu (9/7) kemarin. Sebanyak 17 bangunan di kawasan Jalan I.B. Mantra dari simpang empat Masceti hingga Ketewel, Sukawati, Gianyar menjadi sasaran. Dari belasan tersebut, semuanya bodong alias tak berizin. Kepala Satpol PP Gianyar, Wayan Kujus Parwitra, mengatakan sidak mengerahkan satu regu Satpol PP, dengan menyisir dan mengecek kelengkapan perizinan terhadap seluruh bangunan. ‘’Sebagaimana imbauan Bupati, maka sidak yang dilakukan menyesuaikan konsep pembangunan sesuai dengan peruntukan terhadap zona-zona yang telah ditentukan. Bangunan apa pun yang dibuat dan usaha apa pun yang dijalankan harus tetap menaati peraturan daerah,’’ tegasnya. Kujus mengatakan bahwa pihaknya akan secepatnya membentuk satgas khusus mengawasi perkembangan pembangunan di Jalan Ida Bagus Mantra tersebut. (kmb16)

Perankingan NUN SMP di Denpasar

Nilai Tertinggi 29,60 dan Terendah 27,10 Denpasar (Bali Post) Perankingan penerimaan peserta didik baru (PPDB) lewat jalur nilai ujian nasional (NUN) untuk jenjang SMP negeri di Denpasar diselenggarakan di Kantor Disdikpora Kota Denpasar, Sabtu (9/7) kemarin. Namun, hasil perankingan PPDB tersebut baru akan diumumkan secara resmi Senin (11/7) besok di masing-masing sekolah. Proses perankingan yang berlangsung hingga sore hari tersebut menunjukkan hasil yang cukup mencengangkan. Tahun ini nilai tertinggi dan terendah yang diterima lebih tinggi daripada tahun lalu yakni 29,60 (tertinggi) dan terendah 27,10. Sedangkan tahun lalu nilai tertinggi hanya 28,85 dan terendah 26,50. Itu berarti, mereka yang mengantongi NUN di bawah 27,10 terpupus harapannya bisa menempuh pendidikan di sepuluh sekolah negeri di Denpasar lewat jalur NUN. Di SMPN 2 Denpasar nilai tertinggi diterima 29,10 dan terendah 27,35. Di SMPN 4 Den-

pasar nilai tertinggi 29,35 dan terendah 27,55. Di SMPN 5 Denpasar nilai tertinggi 28,90 dan terendah 27,10. Di SMPN 6 nilai tertinggi 29,55 dan terendah 28,00. Di SMPN 7 Denpasar nilai tertinggi 29,60 dan terendah 28,00. Di SMPN 8 Denpasar nilai tertinggi 29,55 dan terendah 27,90. Di SMPN 9 Denpasar nilai tertinggi 29,40 dan terendah 27,45. Di SMPN 10 Denpasar nilai tertinggi 29,55 dan terendah 28,00. Di SMPN 11 Denpasar nilai tertinggi 28,45 dan terendah 27,35. Di SMPN 12 Denpasar nilai tertinggi 29,35 dan terendah 27,35. Kabid Pendidikan Dasar Disdikpora Kota Denpasar Made Raka, S.E., M.Si., Ak., mengungkapkan proses perankingan sudah sesuai juklak serta menganut asas transparansi, akuntabilitas, informatif dan responsibility. Mereka yang tak diterima di sekolah negeri, kata dia, masih ada kesempatan untuk bersekolah di swasta. Toh masih banyak sekolah swasta unggulan

dan kualitas pendidikan di sekolah negeri dan sekolah swasta di Denpasar betul-betul sama. ‘’Masih banyak ada tempat untuk sekolah swasta. Lagi pula antara sekolah negeri dan swasta di Denpasar kualitasnya bentul-betul sama,’’ ujarnya. Made Raka menambahkan, jumlah pendaftar untuk memperebutkan kursi SMP negeri di Denpasar sekitar 10 ribu. Sedangkan, total daya tampung calon siswa baru di sepuluh SMP negeri di Denpasar hanya 2.520 kursi. Rincinya, 1.914 kursi disediakan untuk calon siswa dari Kota Denpasar, 102 kursi dari luar Denpasar dan 504 kursi untuk jalur prestasi. Ketua Komisi D DPRD Kota Denpasar, Wayan Sugiarta, saat memantau agenda ini mengatakan proses perankingan berjalan fair tanpa ada intervensi. Mengingat kapasitas sekolah negeri sangat terbatas, ia juga mengharapkan siswa bisa masuk ke sekolah swasta karena di Denpasar banyak sekolah swasta yang berkualitas. (08)

NILAI UN YANG DITERIMA DI SMP NILAI NO

SEKOLAH

TERTINGGI

TERENDAH

1.

SMPN 1

-

-

2.

SMPN 2

29,10

27,35

3.

SMPN 3

-

-

4.

SMPN 4

29,35

27,55

5.

SMPN 5

28,90

27,10

6.

SMPN 6

29,55

28,00

7.

SMPN 7

29,60

28,00

8.

SMPN 8

29,55

27,90

9.

SMPN 9

29,40

27,45

29,55

28,00

10. SMPN 10 11. SMPN 11

28,45

27,35

12. SMPN 12

29,35

27,35

KET TPA TPA

Sumber: Disdikpora Kota Denpasar

z Perintis : K.Nadha, z Pemimpin Umum: ABG Satria Naradha z Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Wirata z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Alit Purnata zSekretaris Redaksi: Sugiartha z Redaksi: Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry,Dira Arsana,Mawa, Sri Hartini, Suana, Sueca, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Giriana Saputra, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subrata, Sumatika, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa, Dedy Sumartana, Parwata. Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Nikson, Hardianto, Ade Irawan. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani. Surabaya: Bambang Wilianto. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 0215357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Manajer Iklan: Suryanta, Manajer Sirkulasi: Budiarta, Manajer Percetakan: Mahadita, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 35.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 40.000 per mmk, >100 mmk Rp 45.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 30.000 per mmk. Advertorial Rp 22.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 55.000, 4 warna Rp 65.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 18.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 60.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 3.000. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. „ WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER

DAERAH

Minggu Wage, 10 Juli 2011

3

Ajegkan Budaya Bali

Sanur Kaja Gelar Utsawa Dharma Gita Denpasar (Bali Post) Langkah yang dilakukan Lembaga Pemberdayaaan Masyarakat (LPM) Sanur Kaja dengan mensinergiskan desa dinas dan adat patutlah dicontoh desa. Salah satunya lomba Utsawa Dharma Gita (UDG) anak-anak dan sekaa teruna (ST) antarbanjar se- Sanur Kaja yang merupakan agenda khusus bernuansa budaya Bali yang dimiliki Sanur Kaja. Untuk UDG 2011, berlangsung Sabtu (9/7) kemarin, dibuka Camat Denpasar Selatan, Made Mertajaya, S.Sos., M.M. Pembukaan UDG berlangsung di Wantilan Pura Dalem Pekandelan Sanur. Dihadiri Ketua LPM Sanur Kaja, Ir. Nyoman Berandi, Ketua BPD Sanur Kaja, IB Alit Sudewa S.H., Kades Sanur Kaja, IB Parmartha, S.H., M.M., Kades Sanur Kauh, LPM dan BPD se- Sanur, Bendesa Pakraman Sanur IB Anom Buana, Intaran dan Penyaringan. Hadir juga widya sabha Sanur, tokoh masyarakat Sanur, IB Alit Wiradana, M.Si., klian banjar dan dinas, ST dan warga setempat. UDG diikuti sembilan banjar adat se-Sanur Kaja. Ketua

Panitia I Made Wisna didampingi Sekretaris Drs. I Nyoman Mudhita, M.Pd. mengatakan, berbagai lomba UDG akan berlangsung hingga Minggu (10/ 7) ini. Kegiatan itu juga digelar serangkaian Bulan Bhakti Gotong Royong 2011 dan rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan. Lomba meliputi macepat untuk anak-anak SD putraputri, membaca sloka untuk SMP putra-putri, kekawin antar-ST putra-putri, palawakya antar-ST putra-putri dan kidung antar-ST. Setiap peserta disiapkan dana pembinaan Rp 3 juta, hadiah dan piala tetap. UDG menurut Wisna, salah satu upaya masyarakat Sanur Kaja untuk mengajegkan budaya Bali di era globalisasi. Sanur sebagai destinasi pariwisata pasti mempengaruhi gaya hidup remajanya. Apalagi mereka lebih gampang belajar musik Barat ketimbang masastra dan dharma gita. Padahal dharma gita diperlukan tiap upacara agama. Kades Sanur Kaja IB Paramartha sangat terpesona dengan semangat bertanding anak-anak/remaja dan ST di tiap banjar. Keg-

iatan itu, kata Paramartha penting dilakukan untuk mengimbangi budaya remaja menonton tv dan sangat pas untuk memeriahkan Galungan-Kuningan. Diharapkan ke depan, agenda ini digelar tiap enam bulan. Camat Densel I Made Mertajaya mengapresiasi kegiatan bernuansa agama dan budaya di tengah kompleksnya

pengaruh luar ke Sanur. Bahkan ia mengakui tampilan UDG Desa Sanur Kaja sebagai tantangan menggelar UDG tingkat kecamatan. Ini menunjukkan adanya kesiapan serius dan kekompakan warga. ‘’Siapa lagi mengajegkan Bali kalau bukan generasi muda Bali. Makanya jangan malu makekawin,’’ ujarnya. (025/*)

BPM/025

UDG - Camat Densel Made Mertajaya (tengah) didampingi IB Alit Wiradana dan Kapolsek saat pembukaan UDG Desa Sanur Kaja.

Bupati Gde Agung Resmikan GKPB Efrata Buduk Mangupura (Bali Post) Peresmian Gereja Katolik Jemaat Efrata Buduk, digelar Sabtu (9/7) kemarin. Ditandai dengan penandatanganan prasasti secara simbolis oleh Bupati Badung A.A. Gde Agung. Dihadiri anggota DPRD Badung Putu Parwata, Kapolres Badung serta pengurus Forum Kerukunan Antarumat Beragama (FKUB) Kabupaten Badung. Ketua Panitia, dr. Made Nyandra mengatakan, gereja baru ini merupakan pengganti gereja yang terbakar, 25 Desember 1996. Di mana, menurut Made Nyandra, saat kebakaran terjadi, jemaat larut dalam kesedihan. Namun di tengah kesedihan itu, Bupati Gde Agung datang memberi dukungan moral dan material kepada jemaat. ‘’Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Badung atas dukungannya. Salah satunya untuk pemberian izin,’’ ujarnya. Pembangunan gereja tak hanya dititikberatkan pada fisik. Juga membangun iman

dan spiritual jemaat. Tiap tahap pembangunan telah melalui pergumulan iman jemaat. Mengenai biaya, pembangunan tahap pertama tahun 1999, menghabiskan Rp 150 juta dan Rp 200 juta untuk tahap II. Hingga pembangunan keseluruhan gereja terselesaikan, biaya yang dihabiskan mencapai Rp 2 miliar. Majelis Shinode Harian GKPB Bishop, Drs. Wayan Sudira Husada, MTh., menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab Badung yang telah memberikan dukungan, khususnya izin. Mengingat proses perizinan tidaklah mudah. Ditambahkan, kerukunan umat beragama di Badung sangat terjaga. Untuk menjaganya, harus dipupuk dan dipelihara konsep menyama braya dan menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Sementara itu, Bupati Gde Agung mengapresiasi dibangunnya gereja GKPB Efrata Buduk. Gereja itu dianggap

layak baik dari sisi pelayanan maupun arsitektur yang menerapkan arsitektur Bali. Kehadiran gereja ini, kata dia, selain sebagai tempat ibadah, juga tempat pembinaan umat yang tentunya mendatangkan kontribusi positif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemimpin gereja pun dituntut berkontribusi dalam mengayomi umat dan mewujudkan kerukunan. ‘’Toleransi dengan konsep menyama braya harus tetap dipupuk khususnya dalam menghadapi tantangan saat ini,’’ pesan Gde Agung. (kmb25/*)

Direktur Tak Tahu Pasiennya Ditolak Dilayani JKBM

BPM/eka

PRASASTI - Bupati Badung Gde Agung menandatangani prasasti pada peresmian GKPB Jemaat Efrata Buduk, Sabtu (9/7) kemarin.

Ribuan Wisatawan Batal Berlabuh di Tanah Ampo Denpasar (Bali Post) Kapal pesiar Sun Princess yang mengangkut 2.081 wisatawan batal berlabuh di Pelabuhan Tanah Ampo, Karangasem. Kapal berukuran 261 meter itu akhirnya berlabuh di perairan Benoa selama sehari untuk selanjutnya menuju Australia. ‘’Rencananya kapal itu memang berlabuh di Tanah Ampo setelah mengunjungi beberapa negara Asia. Namun, karena pertimbangan kru, akhirnya

berlabuh di Benoa,’’ ungkap pihak operator cruise, Ketut Sidia Yasa di Benoa, Sabtu (9/ 7) kemarin. Selama sehari di Bali, wisatawan diajak mengunjungi sejumlah objek wisata. Di antaranya Kota Denpasar, Taman Gajah di Desa Taro, Gianyar, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Kuta dan rafting di Carangsari, Badung. ‘’Jadwal itu dikelompokkan sesuai keinginan wisatawan,’’ kata Sidia.

Ditambahkan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali melalui laut cukup banyak. Rata-rata wisatawan antusias singgah ke Bali. Sebagian besar wisatawan berasal dari Australia dan Asia. General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Benoa, Iwan Sabatini, membenarkan kapal itu akan berlabuh di Pelabuhan Tanah Ampo, Karangasem. Namun, setelah dilakukan inspeksi ke Benoa dan Tanah Ampo, diputuskan kapal berlabuh di perairan Benoa. ‘’Padahal, tim inspeksi memuji kesiapan Pelabuhan Tanah Ampo dan pemandangan sekitarnya juga baik,’’ ujar Sabatini. Tahun 2011, dijadwalkan kedatangan kapal pesiar ke Indonesia sekitar 215 kapal

dengan jumlah penumpang mencapai 137.279 orang. Sedangkan kunjungan wisatawan tahun 2011 dari kapal pesiar meliputi Bali 50.230 orang (44 persen), Jawa 23.027 orang (20 persen) dan Nusa Tenggara 28.338 orang (25 persen). Termasuk yang masuk ke pelabuhan di Sulawesi, Sumatra, Papua, Kalimantan dan Maluku antara 1-3 persen. Berlabuhnya kapal pesiar di Pelabuhan Tanah Ampo, seharusnya bisa memberi kontribusi positif bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Karangasem. Selain berupa kontribusi secara materi, tentunya juga berkaitan peningkatan objek-objek wisata yang dikembangkan di Kabupaten Karangasem. (par)

BPM/dok

U.0002277-low

Adv.0002622-adv

Gubernur Sidak RS Sanjiwani

Pelabuhan Tanah Ampo, Karangasem.

Gianyar (Bali Post) Gubernur Bali Made Mangku Pastika menggelar operasi mendadak (sidak) di RS Sanjiwani Gianyar, Sabtu (9/7) kemarin. Menyusul terungkapnya kasus ibu bersalin yang ditolak dilayani JKBM, Jumat (8/7) lalu. Sebelumnya, gubernur yang saat itu didampingi Kadiskes dr. Nyoman Suteja juga meninjau RS Klungkung, untuk melihat kemungkinan adanya kasus serupa di rumah sakit di kabupaten lain. Direktur RS Sanjiwani Gianyar Dr. IGN Putra Suastika mengaku kaget atas kedatangan gubernur. Dia mengaku tak tahu ada pasien bersalin yang ditolak pelayanan JKBM. ‘’Kami tak pernah dihubungi wartawan, kok ada berita seperti itu,’’ katanya. Menanggapi pernyataan IGN Putra Suastika, gubernur menjawab. ‘’Ya, barangkali bapak (IGN Putra Suastikared) belum tahu. Tetapi semua media memuat berita atas sumber dari Ketua Komisi IV, Nyoman Parta. Barangkali persoalan itu tidak disampaikan ke Direktur RS tetapi didengar anggota dewan. Sebab persoalan JKBM bukan hanya menyangkut Pemprov Bali. Tetapi langsung meno-

hok gubernur,’’ ujar Pastika. Gubernur sempat berbincang-bincang dengan sejumlah keluarga pasien bersalin. Termasuk menemui pasien bersalin, Sukarmi yang mengeluhkan penolakan rumah sakit melayani dengan JKBM. Ternyata, perempuan asal Banjar Buluk, Guwang Sukawati, Gianyar itu mengaku tak tahu persalinan sekarang dilayani Jampersal (Jaminan Persalinan Nasional). Sukarmi yang didampingi suaminya Tamayasa mengaku hanya tahu JKBM. Karena itu dia ingin mendapatkan pelayanan JKBM karena diketahui gratis. Gubernur mengatakan, sebelumnya persalinan memang dilayani JKBM. Namun, sejak April 2011 pemerintah pusat memberlakukan Jampersal. Gubernur mengingatkan jangan sampai pasien bersalin tak tertangani selama masa transisi ini. Pertolongan harus didahulukan. ‘’Administrasinya bisa diurus belakangan,’’ saran Pastika seraya meminta rumah sakit jangan membiarkan pasien bingung gara-gara pelayanan JKBM ditolak atau pelayanan Jampersal tak bisa karena persyaratan tak terpenuhi. ‘’Kalau ada persoalan seperti itu, cepat dicarikan solusi.

Jika tak terpecahkan, cepat berkoordinasi dengan Diskes Bali,’’ pinta gubernur ke direktur RS Sanjiwani Gianyar. Sementara itu, Kadiskes Bali Suteja menyatakan, persyaratan memperoleh Jampersal, pasien harus memegang kartu merah jambu yang diperoleh di puskesmas ketika memeriksakan kehamilan. Atas dasar hasil pemeriksaan kehamilan, selanjutnya puskesmas merujuk ke rumah sakit. Jika persalinan biasa cukup ditangani puskesmas sedangkan persalinan luar biasa (operasi) baru ditangani rumah sakit. Hal itu juga dijelaskan kepada Tamayasa yang mengaku belum mengetahui tentang kartu merah jambu. Sementara itu, pasien Sukarmi mengakui belum membayar biaya persalinan. Sebelumnya, gubernur sidak di RS Klungkung. Diterima Kabid Pelayayan dr. Wayan Suartama. Dari pelayanan kemarin, 40 pasien memilih program JKBM, Askes 40 pasien dan umum 29 pasien. Sejak Jampersal diberlakukan 1 Juli lalu, sudah 11 pasien persalinan yang ditangani. Gubernur juga mengingatkan agar rumah sakit tidak menolak pasien dengan alasan apa pun. (029)

Tuntut Nimko

Puluhan Mahasiswa STIT Datangi Kampus Negara (Bali Post) Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiah (STIT) Al Mustaqim dari sejumlah daerah di Bali dan Jawa Timur mendatangi kampus mereka terkait kisruh sekolah dan mempertanyakan nasib mereka, Sabtu (9/ 7) kemarin. Kedatangan mereka beramai-ramai ini mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian baik dari Polres dan Polsek Negara. Pihak Yayasan menilai di belakang aksi mereka ini ada provokator. Informasi di lokasi kemarin, menyebutkan para mahasiswa ini selain dari Negara berasal dari Denpasar, Tabanan, hingga Banyuwangi. Mereka datang meminta bertemu dengan pengurus Yayasan Al Mustaqim menuntut kejelasan nasib mereka pascapenutupan sekolah.

Koordinator Mahasiswa asal Banyuwangi, Muh Usman, mengatakan mahasiswa menuntut agar segera memperoleh Nomor Induk Mahasiswa Kopertis (Nimko). Sebab kendatipun mereka sudah mengantongi ijazah namun tak memiliki Nimko seperti ilegal atau tidak sah. Apalagi STIT ditutup dan muncul kekisruhan berkaitan ini. Munculnya pengurus baru Yayasan Al Mustaqim itu juga dipertanyakan. Mahasiswa meminta kepada pengurus agar ada transparansi dari pihak pengurus supaya tidak merugikan mahasiswa. Sejumlah perwakilan mahasiswa yang lain juga menuntut hal yang serupa. Seperti yang terlontar dari Eko Purwanto yang meminta Yayasan segera mengurus Nimko mere-

ka ke Kopertis Wilayah IV sesuai dengan MoU yang telah disepakati. Di sisi lain, Dewan Pembina Yayasan Al Mustaqim, Yusi Ali Akbar ketika dikonfirmasi menandaskan bahwa kedatangan mahasiswa itu lepas dari koordinasi yayasan. Padahal yayasan juga tidak pernah menyampaikan informasi soal terbitnya Nimko. Pihaknya menilai ada pihak-pihak tertentu yang memprovokasi sehingga mempengaruhi kondisi di lapangan. Menurut Ali, sejatinya tuntutan dari para mahasiswa sudah dilaksanakan akhir bulan lalu tepatnya tanggal 30 Juni. Seluruh berkas ijazah sudah dikumpulkan untuk mendapatkan Nimko. Masalahnya kewenangan kapan terbitnya Nimko bukan di yayasan, melainkan dari Kopertis. (kmb26)

JENDELA

4 zCERPEN INILAH mungkin wujud sesungguhnya dari sebuah kesialan itu. Ketika Pandora membuka peti, seluruh kutukan yang paling mengerikan berlompatan, bergulingan, lalu melekat erat-erat di tubuh perempuan. Seperti uap, kadang baunya menyengat dan memusingkan orang-orang yang berada di sekitarnya. Bahkan membuat mual si pemilik tubuh. Kutukan itu menempel erat, tak ada sepotong mahluk pun bisa mengupasnya. Semua itu harus di jalani seorang perempuan.Dengan tubuhnya yang indah dan bertaburan aroma sering mengundang keringat lelaki meleleh. Perempuan juga harus punya cinda dan harus jatuh cinta! Konon, tanpa rasa cinta seluruh makhluk di bumi ini tidak ada. Katanya cinta juga bisa membuat pralaya, grubug, kiamat! Apakah pohon tumbuh juga karena cinta? Aku tumbuh karena cinta? Cinta dari siapa? Apakah aku memiliki orang-orang yang mencintai aku? Atau, punyakah aku cinta? Bolehkah kita hidup tanpa cinta? Bisakah kita tumbuh tanpa cinta? Besarkah kita? Hidupkah? Lalu kenapa harus ada perceraian, perpisahan? Dimana cinta bersembunyi saat itu? Apa itu bagian dari cinta dengan wujudnya yang berbeda? Aku tidak percaya cinta itu ada. Sejak adikku berkata: “Kita ini anak siapa? Kenapa orang yang mengaku orang tua kita sibuk dengan anak-anak mereka. Lalu pada siapa kita harus mengadu? Bermanja-manja. Minta tolong. Kita ini anak siapa? Apakah kelahiran

Pohon Oleh Jasmine Lanuaba

Eko Bayu Saputra (2011)

kita diinginkan? Kenapa sejak kecil kita harus mencoba mengerti tentang mereka? Kapan mereka mau mendengarkan kita, memperlakukan kita sama seperti anak-anak baru mereka? Berpikir tentang kita? Kuatir sesuatu yang membahayakan mengancam kita? Punyakah mereka cinta,harapan dan cerita ketika membuat kita?” Aku tidak bisa menjawabnya. Pemikiran itu justru tidak pernah ada diotakku sampai adikku berkata seperti itu. Iya, punyakah manusia-manusia yang membuat kami ada sepotong cinta? Mungkin secuil.Sampai buntu otakku, tidak ada jawabannya. Tapi aku senang dengan pertanyaan adikku itu. Aku mulai mencari hakikat cinta yang membuat aku ada.Melalui sebuah pohon beringin besar yang tumbuh dikuburan. Dia begitu ramah. Kokoh dan kuat. Setiap memandangnya kutemukan figur bapak. Sulur-sulur yang memenuhi tubuhnya sering kulihat seperti tangan lelaki yang ingin mendekapku. Kadang keteduhan daunnya yang hijau dan beraroma cinta seperti potret seorang ibu yang menimang anaknya. Menciumi tubuhnya yang lembab. Kutemukan kedamaian dan kasih sayang. Kutemukan wajah Bapak dan Ibuku yang hilang. *** Aku mengagumi pohon beringin besar yang tumbuh dekat Pura Dalem di tikungan gang. Aku sering lewat di jalan itu menuju kantor. Kulewati jalan itu hampir lima tahunan. Tapi aku tidak pernah melihat pohon itu, sampai sebuah peristiwa menimpaku. Aku hampir di tabrak dokar. Pohon itulah yang menolongku sehingga aku tidak masuk lubang besar. Tangannya yang kokoh merangkul tubuhku yang kurus. Aku pun berayun tidak jadi masuk got. Kami tertawa dan melempar senyum.

Minggu Wage, 10 Juli 2011

Aku selalu mengangumi pohon itu. Terlihat kekar, dengan urat-urat keras dan kaku. Bagiku, dia satu-satunya mahluk hidup yang paling menggairahkan dibanding mahluk hidup yang lain. Dia sangat seksi mengalahkan ratusan lelaki yang pernah kukenal dalam hidupku. Kau tahu pohon beringin? Kuceritakan padamu tentang aku dulu,sebelum kau mengenal pohon beringinku. (Saat ini kehadiran dia seperti seorang kekasih bagiku. Diamdiam, aku sering melumatnya di dalam otakku. Menggenggam bayangnya untuk menidurkan tubuhku). Begini ceritanya, diamlah. Aku akan memulai cerita ini. Aku seorang perempuan, tubuhku kurus. Tulang-tulangku terbuat dari lidi enau, terlalu kecil untuk kriteria seksi.Tapi aku menyukai bentuk tulangku yang kecil, terlihat lucu. Rapi, dan cantik. Mirip susunan gamelan. Tubuhku juga tidak gampang menggelembung seperti balon. Sering juga aku terobsesi ingin gendut, kesannya seksi memiliki tubuh sintal. Kuambil pompa kumasukkan ke mulutku, aku ingin sekali melihat tubuhku gendut. Seperti apa tampangku kalau gendut? Seperti drum minyak tanah? Atau seperti ibu-ibu gendut yang kerjanya menonton tv sambil mengunyah camilan. Pipinya tumbuh seperti bakpao. Jari-jariku tangkai bunga rumput. Rambutku buih ombak. Tubuhku belalang hijau yang sering menggerogoti dan membunuh daun-daun muda.Otakku ditumbuhi beratus jenis akar. Bukan urat kupikir, karena setiap akar dalam otakku, selalu memiliki cerita sendiri, satu dengan yang lain berbeda. Kau pasti tidak percaya. Kadang, akar-akar dalam otakku juga berbicara sendiri. Yang sering membuatku jengkel, akar dalam otakku sering memiliki keinginan sendiri. Sering sekali dia bertin-

dak semaunya. Sialnya, dia juga bisa memaksaku! Untuk melakukan suatu hal yang dia inginkan. Kau bisa bayangkan akar-akar otakku? Dia itu makhluk paling egois, yang selalu meremas setiap impianku, dan menggelindingkan mimpinya sendiri untuk kuteguk. Main paksa! Pernah aku datang ke praktik dokter terkenal. Kata orang-orang, dia adalah dokter terbaik di pulauku, tamatan sekolah terbaik di Jerman. Orangnya lucu, tampangnya tidak menunjukkan dia seorang intelektual (seperti temanteman yang sering kutemui), dia terlihat seperti lelaki minder, tapi aku yakin otaknya pasti ditumbuhi akar. Ketika dia melihatku, aku merasa langsung sembuh. Matanya saja mampu mengobati penyakitku. Aku tak bicara, dia langsung memegang kepalaku.Dia benarbenar mengerti maksudku, aku direbahkan di kasur putih, sebuah alat yang kupikir mangkok, menyekap kepalaku. Sebuah sinar, mengupas tubuh dan tulangku. Juga otakku rasanya seperti dikelupas. Sinar itu juga hampir membunuh mataku. “Sudah. Anda bisa duduk kembali.” Dia hanya manggut-manggut, menulis sesuatu di kertas, lalu menyuruhku antre di apotek. Aku tak pernah menebus obat yang diberikannya, karena matanya mampu membuatku lebih segar. Bagiku itu sudah cukup. Sejak bertemu dengan dokter itu, aku merasa lebih fit.Aku punya teman yang mengerti bahwa kepalaku tidak dipenuhi urat tapi akar!

Memahami Hidup dengan Logika HARI-hari ini makin banyak kita dikejutkan oleh perangai orang-orang, yang memilih tragis untuk mengakhiri hidupnya. Dalam pelbagai berita termuat bagaimana upaya orang-orang itu untuk menghabisi kehidupannya sendiri. Untuk memilih mengakhiri kehidupannya, entah karena patah hati, terlilit utang, gagal dalam ujian, atau melakukan bom. Yang terakhir ini memang bukan cuma dirinya saja yang mati, melainkan setidaknya yang diharapkan oleh si pelaku ada orang lain juga yang tewas. Maka kitapun dihadapkan dalam ketercengangan panjang. Betapa hidup selalu berkelindan membentuk misterinya sendiri. Setiap rangkaian kejadianùsuatu hal yang menyebabkan kehilangan nyawa dirinya sendiri, membuat kita terkejut, menjerit, menggelengkan kepala. Betapa hidup terasa kerdil dan pintas. Apapun caranya bunuh diri, bagi setiap agama tentu merupakan dosa besar. Lalu kitapun mencatat pula upaya-upaya orang terkenal yang memilih mengakhiri hidupnya, entah karena trauma atau lainnya semacam yang dilakukan Kurt Cobain, vokalis cum gitaris band Nirvanaùyang memilih untuk menembak kepalanya sendiri dengan timah panas. Saya kira, bunuh diri sendiri mempunyai catatan panjang dalam kehidupan ini. Betapa kegiatan yang, menurut saya binal ini karena acap si pelaku merasakan kesakitan yang panjang sebelum mati, merupakan suatu tekanan mental. Ketika orang melakukan tindakan untuk menghilangkan nyawanya sendiri, itu berarti moral di dalam dirinya telah tamat. Ia tak lagi mampu mencatat riwayat sebelumnya. Ia adalah seorang yang

“gagal” untuk memaknai hidupnya. Masalah moral tak bisa dilepaskan dengan tekad manusia untuk menemukan kebenaran. Untuk itu diperlukan sikap yang berani, bukan dengan cara menghabisi dirinya sendiri. Kemungkinan lain, semacam hal yang dilakukan dengan bom bunuh diri. Si pelaku memang ingin terkenal, dengan melakukan bom bunuh diri maka banyak orang yang membicarakannya. Ia mendadak jadi buah bibir, meskipun dengan kategori yang meresahkan bagi kehidupan sosial masyarakat. Peristiwa yang terjadi menasbihkan dirinya untuk dicatat walaupun dengan kapasitas sebagai teroris. Tidak heran jika Camus pernah berkata: sebagaimana yang dikutip Goenawan Mohammad dalam Catatan Pinggirnya: ”Para penakluk modern dapat membunuh, tapi tampaknya mereka tak mampu mencipta.” Dengan keberlangsungan bom bunuh diri; entah semangat apa yang akan diraih; makin mengeraskan ingatan kita, betapa psikologi manusia merupakan rangkaian yang mudah dipengaruhi. Entah faktor kebencian macam apa yang membuat dirinya tega untuk membantai sesama manusia. Segalanya serupa sebuah ulangan, peristiwa kehidupan yang melulu terjadi. Semacam pepatah lama,”mati satu tumbuh seribu.” *** Dalam sajaknya Chairil Anwar, pernah bilang, ”Sekali berarti, sudah itu mati.” sebuah ungkapan yang ökerasöùterutama ketika berhadapan dengan kehidupan itu sendiri. Meskipun hal tersebut dibantah pula oleh Sutardji Calzoum Bachri ihwal kepenyairan, yang memang mesti berkali-kali berarti, baru sudah itu mati. Sebuah kematian acap menghidupkan sisi lainnya. Ia bukan seka-

dar menghilangnya roh dari jasad, ia meninggalkan semacam guratan tersendiri. Bahkan untuk kematian yang wajar, terlebih lagi bunuh diri. Sebuah usaha penghilangan nyawa, yang dilakukan dengan kesadaran sendiri. Ia yang ternyata tak penuh mengkhidmati kehidupan itu sendiri. Orang-orang yang melakukannya memang dilanda tekanan yang amat sangat. Hal yang membuatnya berpikir, untuk merajah tubuhnya sendiri. Menyakiti dirinya sendiri dan menjadi algojo bagi dirinya sendiri pula. Lain dengan hal bom bunuh diri. Berhadapan dengan kondisi inii, kita seperti bertemu dengan sebuah pertanyaan yang agak ngambang? Mengapa ia bisa dengan tega melakukannya? Pertanyaan yang jawabannya sebenarnya telah kita ketahui bersama. Sebuah tragedi kemanusiaan, pembunuhan sesama, dengan bom bunuh diriùtentunya jika dikaitkan dengan agama, merupakan suatu yang omong kosong. Sebab bagaimanapun agama di bumi ini, tak pernah ada yang mengajarkan hal-hal semacam itu. Persaudaraan Hal tersebut itu pulalah yang membuat Goenawan kembali menulis dalam Catatan Pinggirnya, tentang bom yang ternyata masih ada orang yang percaya bahwa pembunuhan, bahkan pembantaian anakanak, bisa halal. (Catatan Pinggir 5, hal. 24). Suatu hal pula, yang membuat kita tak percaya bila sesungguhnya ada kerukunan dan persaudaraan di negeri ini. Kejadian yang mengabaikan kita akan maknanya keberagaman, meruncingkan setiap perbedaan. Sehingga belati yang tajam itu singgah di sekitar kita, di hadapan kita, bertemu dan berjumpa di sejumlah gedung yang meledak, atau di keramaian dan bertemu dengan orang-orang yang tak pernah tahu apa-apa. Akhirnya memang kita sendiri yang tertusuk oleh belati.

Sebuah bunuh diri, yang meninggalkan aroma bangkai yang lain. Meregangnya nyawa yang lain. Dan seolah tak pernah puas, menjelma jadi pembenaran baginya untuk terus melakukannya. Bunuh diri yang diyakini bakal bisa membuat dunia menjadi seragam. Kitapun memandang efek berangkai tersebut. Sebuah perbedaan yang sengaja dipupuk sehingga melahirkan permusuhan, dendam atau segala sifat yang bermakna sama. Bunuh diri yang dilakukan menjadi sebuah lingkaran luas, bukan hanya sekadar menghilangkan dirinya sendiri, tetapi juga saudaranya: sesama manusia.

Bentangan fragmen itu akan menjadi lebih panjang jika kita mengingat sejarah dunia lainnya. Maka perangpun akan kerap meletus tak pernah usai. Mulanya hanya bersifat pribadi, namun akhirnya meluas. Gejolak itu terus meluap. Dan kita memercayainya sebagai sebuah tragedi kemanusiaan yang paling subur. Kita tak pernah hendak untuk melupakannya. Kita berusaha keras untuk terus membentangkan ingatan, jika ada sekelompok yang tak pernah percaya pada keberagaman. Ia tak pernah percaya jika setiap manusia berbeda, bahkan untuk orang yang dilahirkan kembar sekalipun.

BPM/ist

BUNUH DIRI - Masalah moral tak bisa dilepaskan dengan tekad manusia untuk menemukan kebenaran. Untuk itu diperlukan sikap yang berani, bukan dengan cara menghabisi dirinya sendiri. Kemungkinan lain, semacam hal yang dilakukan dengan bom bunuh diri. Si pelaku memang ingin terkenal, dengan melakukan bom bunuh diri maka banyak orang yang membicarakannya. Ia mendadak jadi buah bibir, meskipun dengan kategori yang meresahkan bagi kehidupan sosial masyarakat. Peristiwa yang terjadi menasbihkan dirinya untuk dicatat walaupun dengan kapasitas sebagai teroris.

BUKU

Tembang untuk Keselamatan Ada kidung yang melindungi di malam hari Kekuatan besar, Lepas dari bahaya, Lepas dari kekuatan jahat, Jin dan setan kehilangan keberanian, Ilmu hitam tidak berhasil, berbuat dan bermaksud jahat, Juga serangannya kehilangan daya, Api yang dibuat menjadi air, Maling menjauhi, Tidak ada yang mendekati kami, Perbuatan merusak semua sirna.

Judul buku

: Cecangkriman, Tembang Penjaga Jiwa Raga

Pengarang

: Mari Nabeshima

Tebal

: 100 + xvi halaman

Penerbit

: Arti Foundation 2011

DEMIKIAN cuplikan Kidung Rumaksa Ing Wengi yang dijadikan pembuka dalam buku berjudul “Cecangkriman, Tembang Penjaga Jiwa raga” karya almarhum Mari Nabeshima. Dalam buku ini, Mari secara khusus mengulas fungsi dari tembang-tembang Bali, khususnya yang berupa gending rare yang ternyata juga bermanfaat untuk melindungi bayi dari mara bahaya. Buku yang diambil dari disertasi program doktoral dari istri seniman Kadek Suardana seperti menjadi pengingat bagi kita khususnya masyarakat Bali akan kekayaan dan kedalaman makna yang terkandung dalam tembang-tembang yang secara nada terkesan sederhana. Atau bisa jadi buku yang diluncurkan Senin, 4 Juli 2011, bertepatan dengan peringatan setahun kepergian Mari Nabeshima, akan menjadi pengetahuan baru bagi

generasi-generasi baru Bali yang sudah sangat jauh dari budaya lokalnya. Dalam bukunya Mari menjelaskan tentang nyanyian cecangkriman yang dinyanyikan untuk upacara manusa yadnya, khususnya dalam upacara untuk bayi yang dilaksanakan mulai bayi baru lahir sampai menyambut otonan pertama, saat bayi berumur 210 hari. Sebagai contoh penulis menceritakan tentang kebiasaan di kalangan keluarga mantan Kerajaan Karangasem, yang setiap malam mulai dari tali pusar bayi lepas sampai hari ke-12 setelah kelahiran ditembangkan cecangkriman yang disebut “Kidung Rumaksa ing Wengi” (Kidung yang Melindungi di Malam Hari-red) Generasi Bali yang lahir sebelum tahun 70-an mungkin masih akrab dengan gending-gending rare Bali

atau lagu kanak-kanak Bali yang juga disebut cecangkriman yang dikenal dengan judul “Bibi Anu” yang kerap dilagukan dengan tembang pucung. Bibi anu/lamun payu luas manjus/antenge tekekang/yatnain ngaba masui/tiyuk puntul/bawang anggon sasikepan (Bibi anu/ bila jadi pergi mandi/stagennya dikuatkan/hati-hatilah membawa masui/pisau tumpul/dan bawang untuk jimat-red). Lagu ini memang sangat akrab dengan masyarakat Bali, tetapi mungkin hanya sedikit yang mengerti kegunaan dari lagu ini yang dimasukan sebagai salah satu tembang penjaga jiwa. Menurut Wayan Kertha, salah seorang nara sumber Mari dalam penelitiannya, mengungkapkan si bayi telah aman kalau sudah dinyanyikan lagu ini. Penulis mencermati, walaupun secara teks lagu ini terkesan polos dan mengundang senyum. Apa yang diungkapkan oleh Kertha bagi penulis menunjukan sebuah aspek dari sifat cecangkriman tidak tercermin di dalamnya, tetapi secara makna memenuhi unsur cecangkriman. ''Cecangkriman'' Cecangkriman menurut Profesor I Made Bandem adalah sebuah bentuk tembang Bali, lantunan ninabobo yang mengandung unsur teka-

teki terutama dari segi praktis. Dari segi teoritis, Bandem mengatakan cecangkriman memilki kandungan sastra yang penuh dengan makna logik, etik dan estetik yang dalam sastra Bali disebut siwam, satyam dan sundaram. Menurutnya cecangkriman tergolong lagu sederhana seperti yang dilagukan dalam tembang pucung, yang di dalamnya ditunjukkan teka-teki berbagai gaya. Walaupun disusun dalam bentuk sederhana, Bandem mengatakan cecangkriman mengandung unsur makro dan mikrokosmos. “Untuk mampu menjaga diri menghadapi segala lintangan dalam hidup, setiap insan manusia diharapkan bisa selalu eling untuk dapat menyatukan kedua unsur makrokosmos dan mikrokosmos. Penyatuan kekuatan makrokosmos dan mikrokosmos akan melahirkan taksu, kekuatan mukjijat yang memberi karisma dalam kehidupan. Penyatuan kedua unsur ini juga mampu melahirkan dasa bayu, kekuatan magis yang melindungi manusia dalam menghadapi rintangan fisikal maupun material,”jelasnya. Selain cecangkriman yang dikenal dan dipergunakan dalam upacara manusa yadnya di Bali, istilah cecangkriman menurut penulis sudah dikenal di abad 15, yakni

Mungkin pula orang-orang semacam itu telah buta warna. Ia hanya memercayai satu warna saja. Baik itu hitam ataupun putih. Ia tak pernah melihat pelangi dengan warna-warna lainnya. Ia hanya mengerti satu warna yang dianggap baginya paling baik. Sayangnya kita luput untuk sekadar mencegah, atau menebalkan garis dengan nyata. Jika memang kita berbeda antara satu lainnya. Dan yang hadir cuma sebuah keyakinan buta, jika yang berbeda adalah musuh. Untuk itu pula dihalalkan bahkan untuk dibunuh sekalipun. Ada sebuah kata mutiara, apabila kita ingin menjadi bijak dari peristiwa-peristiwa yang lalu dan sudah terjadi, seharusnya kita belajar dari sejarah. Namun, nampaknya kita belum bias merenung lebih jauh, kita cenderung meninggalkan sejarah-sejarah umat manusia yang kelabu itu. Kita lebih suka menatap masa depan yang gemilang dan penuh kecemerlangan. Padahal dalam sejarah umat manusia, dampak dari tragedi kemanusiaan, hingga sebuah perang berlangsung pada akhirnya yang susah kita sendiri. Apabila sebuah perang berlangsung, kita akan kehilangan segalanya, kehilangan orang-orang yang pernah dicintai, kehilangan harta, kehilangan kehormatan, kehilangan budaya untuk saling memaafkan. Dan, dampaknya tentu yang lebih kejam, kita senantiasa memandang dengan mata dan jiwa yang dipenuhi dendam Cerminan bunuh diri semacam ini memojokkan kita pada sebuah labirin yang sesat. Lalu memercayainya; jika memang ada orang semacam itu, mengorbankan nyawanya sendiri dan membunuh yang lainnya. Dan kerusakan yang tertinggal merupakan sebuah akhir yang mungkin tak berujung. Tragis! z Alex R. Nainggolan dalam karya sastra Tantu Pagelaran, Korawasrama dan Sri tanjung. Pada setiap teks karya sastra tersebut, dalam dialog di antara dua tokoh, sebuah pertanyaan yang dilemparkan oleh salah satu pihak kepada pihak lain disebut cecangkriman. Dalam Tantu Pagelaran dan Korawasrama, pihak yang mencoba menjawab teka-teki cecangkriman adalah putra Siwa, yaitu Dewa kebijaksanaan Gana. Cecangkriman yang dihadapi oleh Gana tersebut mirip seperti pertanyaan Zen, memiliki mekanisme untuk mensugesti makna inti yang menyentuh kebenaran dalam kehidupan dan jagad semesta. Ganapati Tatwa (buku ilmu filsafat Ganapati) dimulai dengan adegan dimana Gana bertanya kepada Iswara (Siwa) mengenai Panca Dewata (lima lapisan dunia angkasa) hingga asal-muasal jagad semesta serta keberadaan manusia. Sikap Gana yang terus menerus membuka kebenaran dengan intelektualitas seperti ini dianggap sebagai contoh bagi orang-orang yang mencari ilmu, yaitu manusia. Peran Gana sebagai Dewa Kebijaksanaan, tersirat jelas dalam teks ''Pangenteg Bayu'' sebuah tembang Berpupuh Pucung yang dinyanyikan sebagai media untuk memperteguh tenaga manusia. Yang menarik bagi penulis adalah peran Gana sebagai Dewa Kebijaksanan dalam teks ini sangat kuat. Dan Kidung “Pengenteg Bayu” yang dipergunakan untuk memulihkan bayu, ditekankan pada pentingnya menyatukan energi dengan kebijaksanaan. z Mas Ruscitadewi

Minggu Wage, 10 Juli 2011

PE R N IK Curigai Kolik Infantil

5

Si Kecil Tak Berhenti Menangis

BPM/ist

Jangan Turunkan Berat Badan dengan Jalan Pintas PENGARUH keseimbangan asupan energi dalam makanan sehari-hari yang berlangsung dalam waktu yang relatif lama akan tampak dalam perubahan berat badan. Bila ketidakseimbangan tersebut negatif artinya asupan energi lebih kecil dari kebutuhan, maka refleksinya adalah terjadinya penurunan berat badan yang pada akhirnya kondisi tubuh menjadi kekurangan gizi dalam bentuk kurang energi dan protein (KEP) pada anak-anak dan hunger oedema (HO) pada orang dewasa. Apabila ketidakseimbangan tersebut positif artinya asupan energi melebihi dari kebutuhan, maka refleksinya adalah terjadinya penumpukan energi yang pada akhirnya kelebihan energi tersebut terakumulasi dan muncul menjadi masalah kelebihan berat badan. Masalah kelebihan berat badan belakangan ini mendapatkan perhatian khusus tidak hanya di kalangan kaum hawa yang pada mulanya semata-mata dikaitkan dengan penampilan (tubuh langsing), kaum adam pun kini menjadikannya sebagai prioritas program yang dikaitkan dengan kesehatan. Karena dari publikasi baik melalui jurnal ilmiah maupun seminar-seminar telah banyak dikemukakan hasil-hasil penelitian yang membuktikan bahwa kelebihan berat badan erat kaitannya dengan berbagai penyakit seperti penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi, stroke, kadar gula dalam darah tinggi (diabetes mellitus). Kelebihan berat badan dapat diketahui dengan berbagai cara, yaitu dengan membandingkan berat badan terhadap tinggi badan yang lazimnya disebut indeks massa tubuh (MT) yang diterjemahkan dari body miss index (BMI). Perhitungan IMT adalah berat badan (kilogram) dibagi tinggi badan dikalikan tinggi badan (meter). Dikategorikan kelebihan berat badan bila hasil penghitungan IMT lebih besar dari 25. Kelebihan berat badan dibedakan menjadi kegemukan (overweight) bila IMT lebih besar dari 25 dan obesitas (Obesity) bila IMT lebih besar dari 29. Cara lainnya yang lebih sederhana adalah dengan Relatif Body Weight (RBW), yaitu dikategorikan kegemukan bila kelebihan berat badan 110% sampai dengan 120% dari berat badan ideal dan obesitas bila kelebihan berat badan lebih besar dari 120% terhadap berat badan ideal. Menghitung berat badan ideal secara sederhana adalah tinggi badan (TB) dikurangi 100 dikalikan 0,9 atau 90 persen (TB - 100 x 0,9). Terjadinya kegemukan ataupun obesitas tidaklah muncul sekonyong-konyong karena memerlukan waktu yang relatif lama, tergantung pada seberapa besar kelebihan asupan energi per hari. Kelebihan energi di dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak tubuh. Sebagai contoh, apabila seseorang setiap kali makan dalam sehari kelebihan satu sendok makan nasi, berarti bila makan tiga kali sehari maka akan kelebihan makan tiga kali sendok makan dalam sehari. Dalam ukuran rumah tangga, kita sepakat satu sendok makan nasi setara dengan 10 gram nasi, berarti dalam sehari kita kelebihan 30 gram nasi. Perbandingan nasi dengan beras adalah dua berbanding satu, artinya dua porsi nasi sama dengan satu porsi beras atau 30 gram nasi berasal dari 15 gram beras. Dalam Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) yang dikeluarkan oleh Direktorat Gizi Depkes RI, dalam 100 gram beras mengandung 360 Kalori. Jadi dapat disimpulkan bahwa 100 gram beras bila dimasak akan menghasilkan 200 gram nasi dan energi sebesar 360 Kalori. Kalori Apabila satu kilogram lemak tubuh setara dengan 8.000 Kalori, maka kelebihan tiga sendok makan nasi dalam sehari (30 gram) sama dengan kelebihan energi 30 gram dibagi 200 gram dikalikan 360 Kalori, hasilnya 54 Kalori. Apabila setiap hari kelebihan 54 Kalori, maka untuk dapat naik menjadi satu kilogram berat badan (8.000 Kalori) diperlukan waktu 8.000 Kalori dibagi 54 Kalori dikalikan satu hari, hasilnya adalah 148 hari. Jadi, dengan hanya kelebihan makan tiga sendok makan setiap hari dapat mengakibatkan kenaikan berat badan dalam waktu 148 hari atau hampir lima bulan atau dengan kata lain kelebihan tiga sendok makan nasi setiap hari akan menaikkan berat badan lebih kurang 2,4 kilogram dalam setahun. Berdasarkan pendekatan perhitungan matematika tersebut, dapat diketahui bahwa kenaikan berat badan memerlukan proses waktu yang relatif lama atau dapat juga lebih singkat bila kelebihan asupan energi per hari lebih besar dari 30 gram nasi atau 54 Kalori. Sebagai contoh, bila kelebihan asupan energi rata-rata per hari sebesar 250 Kalori, maka kenaikan satu kilogram berat badan akan dapat dicapai dalam waktu kurang lebih satu bulan. Nah, bagi mereka yang ingin menaikan berat badan dari kategori kekurangan berat badan (IMT < 18,5), model perhitungan di atas dapat dijadikan pedoman. Nah, bagaimana halnya dengan mereka yang mengalami obesitas? Sudah pasti ingin menurunkan berat badannya, bahkan tidak jarang dengan mengambil jalan pintas dengan cara cepat. Penurunan berat badan cara cepat justru akan berdampak terhadap naik-turunnya berat badan yang lazim dan dikenal sebagai fenomena yo-yo syndrome. Atas dasar pengetahuan proses terjadinya pertambahan berat badan di atas, kita dapat melakukan kajian minimal secara logika apabila ada tawaran penurunan berat badan sampai tiga kilogram dalam seminggu. Ini artinya dalam seminggu harus mengurangi pemakaian energi sebesar 3 x 8000 Kalori setara dengan 24.000 Kalori. Dalam kategori kegiatan sedang kebutuhan energi rata-rata orang dewasa Indonesia 2.800 - 3.000 Kalori per hari, berarti dengan berpuasa tidak makan selama seminggu kita hanya mampu mengurangi kebutuhan energi (yang diambil dari cadangan lemak tubuh) 7 x 3.000 Kalori sama dengan 21.000 Kalori. Ini sangat berbahaya. Bagaimana sebaiknya? Kalau memang serius ingin menurunkan berat badan, sebaiknya meminta advis kepada dokter dan ahli gizi, sehingga dapat dibuatkan program penurunan berat badan yang aman. Apabila ingin mencoba sendiri di rumah, disarankan untuk melakukan tiga hal, yaitu berdiet, berolah raga, dan makan suplemen gizi. Berdiet, berarti mengurangi asupan energi dalam makanan kita selama sehari, sebaiknya pengurangan asupan energi pada awalnya jangan terlalu tinggi. Minimal energi yang masuk 1.200 - 1.500 Kalori untuk memenuhi energi basal metabolisme. Apabila Anda masih melakukan kegiatan seperti biasanya, ini kemungkinan sudah mengurangi energi sekitar 1.000 Kalori per hari. Artinya bisa turun hampir satu kilogram per minggu. Tetapi, alangkah baiknya pengurangan asupan energi dilakukan secara bertahap, yaitu mulai dari 500 Kalori per hari. Berolah raga, ini diperlukan untuk membakar lemak tubuh yang ada, minimal tiga kali seminggu berolah raga dengan durasi waktu 20 - 30 menit. Suplemen, dengan berdiet kemungkinan asupan zat gizi vitamin dan mineral juga akan berkurang, oleh karena itu masih diperlukan suplemen untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh. Apabila tidak ingin tambahan suplemen, sebaiknya dalam menu makanan sehari-hari porsi sayuran dan buah diperbesar. Di samping sebagai sumber vitamin dan mineral, sayuran dan buah juga dapat menunda rasa lapar karena membuat rasa kenyang yang lebih lama. Jadi, banyak alternatif yang bisa Anda pilih bagi yang mengalami obesitas, bila ingin menurunkan berat badan sesuai dengan proses terjadinya kegemukan atau obesitas, berarti Anda harus mengurangi asupan energi sejumlah kelebihan energi tersebut. Bila ingin dalam waktu yang lebih cepat, berarti pengurangan asupan energi harus lebih banyak (dengan catatan pengurangan asupan energi jangan sampai dibawah kebutuhan basal metabolisme). Jangan lupa berolah raga minimal tiga kali seminggu dan tambahkan suplemen gizi untuk melengkapi kebutuhan vitamin dan mineral. Semoga bermanfaat. zI Made Purnadhibrata

BAYI umur 2 bulan dibawa ke RS oleh ibunya karena tak berhenti menangis. Bayi menangis keras seperti kesakitan lebih dari 1 jam. Keluhan tersebut juga dialaminya seminggu yang lalu. Dokter mendiagnosis sebagai kolik infantil. Kolik infantil adalah kondisi dimana bayi yang sehat dan aktif, mendadak menangis hebat seperti kesakitan, kakinya ditarik ke arah perut, kepalanya bergerak-gerak, wajahnya kemerahan, dan biasanya disertai buang angin (kentut) yang dapat berlangsung beberapa jam. Kondisi ini umumnya muncul pada minggu-minggu pertama dan hilang sendiri usia 3 bulan. Batasan kolik infantil adalah rule of three dari Wessel yaitu serangan kolik yang paroksismal lebih dari tiga jam per hari, berlangsung lebih dari 3 hari dalam seminggu, selama lebih dari 3 minggu dimana terjadi pada bayi sehat dengan gizi baik. Kolik sering dikaitkan dengan gangguan saluran cerna, tetapi mekanisme spesifik penyebabnya belum

jelas. Diduga ada keterlibatan faktor saluran cerna dan luar saluran cerna Dari faktor saluran cerna antara lain makanan bayi. ASI eksklusif selama 6 bulan pertama adalah proteksi terhadap timbulnya kolik. Risiko kolik pada bayi yang tidak mendapat ASI 1,86 kali lebih tinggi dibanding bayi dengan ASI. Teknik pemberian susu buatan yang tidak tepat juga berperan, misalnya memberi susu dengan botol posisi horizontal dan bayi tak disendawakan setelah minum. Faktor lain adalah alergi, gangguan absorbsi laktosa dan macromolekur. Beberapa peneliti menemukan alergi komponen whey protein pada susu sapi, intoleransi laktosa dan tingginya absorbsi macromolekular dapat memacu timbulnya kolik. Sedangkan penyebab di luar saluran cerna adalah psikologis. Diduga kolik infantil merupakan manifestasi varian menangis normal akibat tak berhasilnya upaya bayi berkomunikasi dengan orang tua. Kolik Kolik infantil sebenarnya tidak berbahaya. Jika bayi memperlihatkan gejala ini Anda tak perlu

segera membawa ke dokter. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menenangkan bayi antara lain, gendong sambil mengelus punggungnya dan dekap ke dada untuk memberi rasa aman, jika kulitnya agak dingin kenakan sarung tangan dan kaki serta bersikaplah tenang (ini yang paling penting) karena kepanikan Anda bisa dirasakan oleh bayi. Perlu diperhatikan pula teknik pemberian susu yang benar seperti menyendawakan setelah minum dan botol susu tidak boleh posisi horizontal. Dalam keadaan tertentu dimana bayi tak berhenti menangis dan ada kepanikan pada ibunya maka keduanya perlu dirawat untuk mendapatkan penenang dan obat dari dokter. Bayi dengan kolik infantil sebenarnya sehat secara fisik dan gejalanya akan hilang setelah 3 bulan. Yang penting berat badan tidak menurun, tidak ada tandatanda infeksi dan tumbuh kembangnya sesuai usia. Bila masih khawatir, segera hubungi dokter untuk memastikan kesehatan buah hati Anda. z dr. Manik Trisna Arysanti, S.Ked.

BPM/ist

BAYI - Kolik infantil sebenarnya tidak berbahaya. Jika bayi memperlihatkan gejala ini Anda tak perlu segera membawa ke dokter. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menenangkan bayi antara lain, gendong sambil mengelus punggungnya dan dekap ke dada untuk memberi rasa aman, jika kulitnya agak dingin kenakan sarung tangan dan kaki serta bersikaplah tenang (ini yang paling penting) karena kepanikan Anda bisa dirasakan oleh bayi.

Mewaspadai Kutu Air SKABIES atau gudikan atau kutu air adalah salah satu penyakit kulit yang mudah menular, disebabkan oleh Sarcoptes scabei. Sehingga tak jarang menyebar dalam satu keluarga. Bila sebuah keluarga terjangkit penyakit scabies ini, maka tak ayal akan terjadi ritual menggaruk bersama terutama di malam hari. Penyakit kulit ini sangat berhubungan dengan higiene yang buruk para penderita dan lingkungannya, status ekonomi dan pendidikan yang rendah. Sarcoptes scabei adalah kutu berwarna putih transpa-

ran, bulat lonjong. Ukuran kutu betina 0,3-0,4 mm, kutu jantan setengah dari ukuran betina. Di luar kulit, kutu ini hanya dapat bertahan hidup 23 hari pada suhu kamar. Cara berkembang biaknya, setelah kutu betina dibuahi, pejantan mati. Kutu betina ini membuat liang terowongan di kulit, Kutu betina bertelur di bawah kulit (40-50 butir telur), 3-5 hari kemudian menetas menjadi kutu muda (larva). Hasil penetasannya keluar ke permukaan kulit dan tumbuh menjadi kutu dewasa dalam waktu 16-17 hari. Kutu ini hidup di bawah kulit dan memakan darah korbannya. Gejalanya, Pruritus Nokturna, yaitu gatal pada kulit terutama malam hari, menyerang manusia secara berkel-

ompok; bentol kecil kemerahan, pada area bekas kutu berjalan tampak kemerahan berkelok kadang disertai nanah. Lokasi serangan, pada kulit dengan stratum korneum yang tipis, seperti sela jari; telapak dan pergelangan tangan; siku; ketiak; sekitar puting susu, pusar, kelamin (pada pria bisa mengenai sekujur kemaluan). Pada bayi dan anak mengenai wajah, sela jari dan telapak kaki, kepala. Skabies menular melalui kontak fisik (kulit) terjadi dalam waktu lama bahkan beberapa menit. Skabies juga ditularkan melalui pakaian/ sprei yang dipakai bergantian dengan penderita. Inilah mengapa skabies banyak terjadi di daerah penampungan, asrama dan pengungsian. Untuk

mencegah penyebarannya, selalu menjaga kebersihan diri, pakaian dan tempat tidur apalagi sempat dipakai oleh penderita. Diagnosa Penetapan diagnosa skabies berdasar riwayat gatal terutama malam hari dan adanya anggota keluarga atau teman dekat yang sakit seperti penderita. Pemeriksaan fisik yang penting yaitu adanya terowongan yang khas, panjangnya beberapa mm hingga 1 cm, bergelombang dengan papel pada satu ujungnya. Diagnosa pastinya dengan pemeriksaan mikroskop, untuk melihat ada tidaknya kutu Sarcoptes scabei atau telurnya. Pengobatannya untuk pem-

berantasan kutu Sarcoptes scabei, mengurangi keluhan gatal serta penyulit dengan menggunakan Sulfur presipitatum4-20% salep/krim, efektif pada stadium dewasa, aman untuk bayi; Gamabenzenheksaklorida ( gameksan) 1% krim/losio, efektif pada semua stadium, tidak dianjurkan untuk anak kurang dari 6 tahun dan wanita hamil; Krotamiton10% krim/losio, sebagai antigatal; Permetrin5% krim, aplikasi 1x selama 10 jam dapat diulang 1 minggu kemudian, tidak dianjurkan untuk bayi kurang dari 2 bulan. Antibiotika digunakan jika ada infeksi sekunder (nanah). Pengobatan diberikan kepada seluruh penghuni rumah. z dr. Liana Verawaty

Hukum Adat Bali

’’Paswara’’ 1900 dalam Pengangkatan Anak PENGANGKATAN anak menurut hukum adat Bali, agak berbeda dengan pegangkatan anak menurut hukum nasional. Perbedaannya tampak pada pelaksanaan upacara paperasan, hal yang tidak ada menurut hukum nasional. Pengangkatan anak menurut hukum adat Bali, mengacu kepada Peraturan (Paswara) tanggal 13 Oktober 1900 tentang Hukum Waris Berlaku bagi Penduduk Hindu Bali dari Kabupaten Buleleng, dikeluarkan oleh Residen Bali dan Lombok (F.A. Liefrinck) dengan permusyawarahan bersama-sama pedanda-pedanda dan punggawa-punggawa. Sesuai judulnya, paswara ini pada awalnya memang hanya berlaku di Buleleng, tetapi sejak tahun 1915paswara ini juga diperlakukan untuk seluruh Bali Selatan. Pasal 11 Paswara tersebut, sepanjang “Pengangkatan Anak atau Sentana Peperasan”, menentukan sebagai berikut. (1) Apabila orang-orang tergolong

dalam kasta manapun juga jang tidak mempunjai anakanak lelaki, berkehendak mengangkat seorang anak (memeras sentana) maka mereka itu harus mendjatuhan pilihannja atas seorang dari anggota keluarga sedarah jang terdekat dalam keturunan lelaki sampai deradjat kedelapan. (2) Orang boleh menjimpang dari peraturan ini dengan idjin sedjelas-djelasnja dari anggota-anggota keluarga jang lebih dekat hubungan kekluargaannja dengan anak jang ingin didjadikan sentana dibandingkan dengan mereka jang berhak melakukan pengangkatan itu, atau setelah mendapat idjin dari Pemerintah apabila Pemerintah berpendapat bahwa tjukup terdapat alasan untuk menjimpang dari peraturan seperti jang disebutkan dalam pasal ini ajat (1). (3) Apabila tidak terdapat anggota-anggota keluarga jang sedarah sampai deradjat tersebut di atas, maka pilihannja adalah bebas dengan

pengertian (akan tetapi), bahwa baik di dalam hal pertama maupun di dalam hal jang kedua seorang tidak boleh diangkat menjadi anak sentana dengan siapa orang itu telah pernah berperkara jang diselesaikan dengan pengangkatan sumpah. (4) Bagi tiap-tiap transaksi tentang pengangkatan anak senatan harus dibuatkan surat di kantor Kepala Kabupaten (Controlir). (5) Seorang anak senatan mempunjai hak-hak dan kewadjiban-kewadjiban terhadap mereka jang mengangkatnja sama sebagai anak kandung, akan tetapi ia kehilangan hak-haknja atas bagian harta peninggalan di rumah keluarganja sendiri. Paswara yang dibuat lebih seratus tahun yang lalu itu, sampai sekarang masih berlaku dan ditaati oleh warga desa pakraman di Bali. Dalam praktik kehidupan di desa pakraman, paswara tersebut diimplementasikan sebagai berikut. 1. Rembug keluarga kecil (suami istri), tentang rencana penga-

ngkatan anak. 2. Rembug keluarga yang lebih luas (saudara kandung), untuk minta persetujuan tentang rencana pengangkatan anak. 3. Rembug dengan keluarga (orang tua) dan calon anak angkat, dengan tujuan yang sama. Apabila, ketiga tahap ini berhasil dilewati tanpa masalah, akan dilanjutkan ke tahap berikutnya. 4. Pengumuman (pasobyahan) dalam rapat (paruman) banjar atau desa pakraman, untuk memastikan tidak ada warga lain yang keberatan. Sesudah itu, dilanjutkan dengan langkah berikutnya, berupa pelaksanaan upacara paperasan. 5. Pengangkatan anak dapat dikatakan sah menurut hukum adat Bali, sesudah dilaksanakan upacara paperasan. Itu sebabnya anak angkat itu disebut pula dengan istilah sentana paperasan. 6. Walaupun sudah sah dengan adanya upacara paperasan, untuk kepastian hukum dimasa yang akan datang, se-

baiknya dilanjutkan dengan penyelesaian administrasi (surat pengangkatan anak), berupa penetapan pengadilan. Sesudah seorang anak diangkat secara sah menurut hukum adat Bali, anak angkat tersebut mempunyai kedudukan yang persis sama dengan anak kandung. Baik kewajiban (swadharma) yang harus dilaksanakan, maupun hak-hak (swadikara) yang dapat dinikmati, termasuk haknya sebagai ahli waris bagi orang tua angkatnya. Apabila atas dorongan nurani, ada pasangan suami istri yang “jatuh cinta” pada seorang anak, tetapi tidak ingin terganggu atau terbebani oleh masalah swadharma dan swadikara yang persis sama dengan anak kandung, anak tersebut tidak harus diangkat, tetapi cukup dipelihara atau diasuh saja. Prosesnya tentu lebih sederhana. Tidak perlu melewati pengumuman di banjar, dan upacara paperasan, melainkan cukup dengan persetujuan keluarga saja. Anak itu disebut anak upapira (anak asuh). z Wayan P. Windia

Senam Bugar Indonesia (14) DI TENGAH kesibukan merayakan hari raya Galungan dan Kuningan, tetaplah meluangkan waktu untuk berlatih walaupun hanya dengan 20 menit agar tubuh tetap fit sepanjang hari dan aktivitas dapat berjalan dengan lancar. Latihan pada minggu ini bermanfaat untuk menguatkan otot-otot paha depan dan belakang yang diperagakan oleh instruktur serba bisa Nining, di tugu Monas Jakarta. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. BagiAnda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop.

Gb. I dan II : Angkat lutut kiri setinggi pinggang sambil meluruskan kedua lengan ke depan setinggi dan selebar bahu lalu letakkan kembali sambil menekukkan kedua siku lengan (hit 1,3,5,7) dan lakukan arah kebalikan (hit 2.4.6.8), pada hit 8 terakhir buka kaki kanan sambil merentangkan kedua lengan lurus ke samping badan setinggi bahu, telapak tangan hadap ke bawah.

Gb. III dan IV : Tekuk kaki kiri dengan posisi lutut tetap terbuka dan arahkan telapak kaki ke pantat kiri sambil ayunkan lengan kanan lurus ke belakang badan. Lengan kiri tetap di samping badan setinggi bahu lalu luruskan kaki kiri ke belakang/mundur sambil merentangkan kembali kedua lengan lurus samping badan (hit 1-4) dan lakukan dengan arah maju pada hit 5-8. Ulangi gerakan pada Gb. I s/d IV sebanyak 3x sehingga total hitungan adalah 6x8 dan hitungan ke 8 terakhir adalah merapatkan kaki kanan ke kaki kiri sambil tekuk kedua lengan ke atas di samping badan setinggi bahu, membentuk sudut 90 derajat, telapak tangan dikepal hadap dalam.

Kupon

Pengasuh mengingatkan bahwa mengawali latihan pada pagi hari ini, lakukan gerakan peralihan 2x8 hitungan yaitu seperti yang telah disajikan pada edisi sebelumnya dan salam bugar dari Lala Studio.

DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Banyak tugas banyak rezeki. Namun keuangan masih morat- marit. Belum bisa punya tabungan. Tingkatkan kedisiplinan, berhemat dan bertindak tegas. Berbarengan dengan itu, godaan dan gangguan membubarkan rencana dan konsentrasi. Keluarga jangan dimanja, berilah pengertian. Asmara: Bersahaja sajalah, jangan diada-adakan, bisa bingung sendiri. Kalau Anda tetap pada pendirian semula, rajin dan bertanggung jawab, tentu banyak yang simpati dan memuji. Anda harus bisa memilih mana yang benar, mana yang salah. Dan mana yang merugikan, mana yang menguntungkan. Keluarga perlu diperhatikan dan ditata, supaya masa depannya terjamin. Asmara: Anda juga bisa memilih teman yang bisa diajak curhat dan Doi yang cocok. Bintang asmara bersinar terang, pertanda akan terjadi serangan virus cinta. Dan Anda jadi lupa tujuan semula, rencana jadi berantakan. Oleh sebab itu perlu jaga-jaga, jangan terpengaruh nafsu, tetap fokus dalam mengejar keuntungan. Kesejahteraan keluarga jangan sampai retak gara-gara perselisihan. Asmara: Bagi yang kasmaran tentu menyenangkan. Minggu ini cintanya membara. Lambat laun apa yang Anda inginkan mendekati kenyataan, bisa tercapai. Banyak jalan menuju sukses, carilah terobosan-terobosan, namun jangan yang melanggar hukum. Sembahyang tetap dilakukan, amal sosial, membantu orang susah, juga diadakan. Keluarga perlu diberi kesempatan apa maunya, asal bisa menggembirakan. Asmara: Hubungan cinta kasih jalan terus. Tingkatkan kewaspadaan dan selalu bertindak hati-hati. Jangan sampai menyinggung perasaan orang lain dan Anda sendiri jangan sampai kena tipu. Sebab saat seperti ini, sering datang orang-orang yang bersandiwara. Keluarga juga jangan terpancing omongan yang tidak ada bukti nyatanya. Asmara: Hindari perselisihan, binalah saling percaya, bersatu dan sabar. Dalam minggu ini akan ada tawaran objek baru. Jadi jangan mudah putus asa. Masih ada keberhasilan atau ada untung di bidang yang lain. Berlakulah sabar, rajin dan tetap jalan apa yang sedang Anda urus. Keluarga masih bisa mengatasi kebutuhan. Ikut senang dan mendukung kegiatan Anda. Asmara: Apa yang Anda inginkan bisa terwujud atau terlaksana. Apapun yang terjadi, harus bisa diterima dengan tabah dan sabar. Berpasrahlah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Pertahankan apa yang masih ada. Tetap sibuk dengan kegiatan rutin, jangan terlalu bersedih. Keluarga diajak prihatin dan sembahyang. Supaya lulus dalam ujian hidup. Asmara: Apa yang terjadi tentu ada hikmahnya. Tidak perlu ribut-ribut atau emosi. Kini kesehatan mulai baik. Seumpama jatuh sakit mudah dicari obatnya dan sembuh. Mulailah dengan kegiatan semula, namun jangan kerja berat. Pikiran mulai senang, makanpun lahap, bergairah menyusun kembali langkah-langkah, atur strategi. Keluarga juga ikut senang, Anda sudah mau kembali bersemangat. Asmara: Tentunya Anda akan senang membantu dan dibantu oleh Doi. Minggu ini akan banyak mengeluarkan uang, kerja yang sungguh hati jangan setengah-setengah. Kalau Anda tetap konsen pada tugas atau rencana yang sudah jalan, hasilnya tentu memuaskan. Namun kalau Anda suka sembrono, orang lain tak akan menghormati Anda. Keluarga juga jangan sombong, suka pamer kemewahan. Asmara: Nama baik harus dijaga, jangan ikut-ikutan teman yang ugal-ugalan, senang foya-foya. Suasananya belum stabil terutama masalah keluar masuknya uang. Semua rencana atau permasalahan perlu ditangani serius. Minta pendapat orang-orang yang lebih maju, lebih berpengalaman. Adakan musyawarah agar tetap masih saling membantu dan mendukung. Keluarga diminta jujur, supaya mudah dicari solusinya. Asmara: Hanya kesabaran dan kesetiaan yang bisa mengatasi rintangan-rintangan. Ketegangan hanya akan merugikan diri sendiri. Yang sudah terjadi diikhlaskan saja, supaya cepat mendapatkan ganti. Masa kejayaan akan terulang kembali. Bangkitlah dengan semangat baru, rencana baru. Jangan ragu-ragu, silakan maju. Keluarga yang mampu membantu, yang kurang mampu mendoakan. Asmara: Hentikan segala kegiatan yang membuat keruwetan. Mintalah pendapat Doi. Rugi sedikit tak jadi soal, semangat jangan merosot. Masih banyak keuntungan yang datang, sahabat-sahabat mengulurkan tangan, apa yang Anda butuhkan katakan saja, jangan malu-malu, jangan ragu-ragu. Tunjukkan bahwa Anda masih mampu untuk maju. Keluarga perlu dimintai pendapat supaya tidak salah paham. Asmara: Akuilah kesalahan Anda dan segeralah minta maaf, sebelum terlambat.

Diasuh Oleh

Putri Wong Kam Fu Berlaku:

10 s.d. 16 Juli 2011

Minggu Wage, 10 Juli 2011

„WEDA WAKYA

„MIMBAR AGAMA

Negara Wajib Perhatikan Nasib Rakyat Visannam dinamaavignam ksudhaartam vyadhi piditam hertasvam vyasanaartamca nityamaasvaasayennarah. (Sarasamuscaya 252). Maksudnya: Mereka yang harus diperhatikan nasibnya terutama oleh mereka yang sedang memegang jabatan pemerintahan negara adalah orang yang sedang kepayahan (angel), orang yang hina dina, orang miskin (daridra), orang yang sedang ketakutan, orang lapar, orang yang sakit (vyaadhi), orang sedang sengsara (manghidep lara), orang yang sedang diambil kepunyaan (inalap drbyanya), sedang kena rampas, dirampok (inahal), dan orang yang sedang mengalami duka nestapa. Kehidupan beragama Hindu itu bukan hanya sembahyang dan menyelenggarakan upacara yadnya semata. Sembahyang dan upacara yadnya adalah media untuk menanamkan nilai-nilai suci agama ke dalam lubuk hati umat agar untuk selanjutnya tergerak mewujudkan nilai-nilai suci agama itu dalam kehidupan empiris. Kalau hal itu tidak dilanjutkan setelah sembahyang dan upacara yadnya maka kegiatan itu akan sia-sia. Dalam Kekawin Ramayana ada dinyatakan: ‘’Prihan temen dharma dumaranang sarat.’’ Artinya, utamakanlah dharma (agama) untuk menata atau memperhatikan nasib masyarakat. Teks kekawin ini adalah bagian dari nasihat Sri Rama kepada Gunawan Wibhisana menjelang dia akan dilantik jadi Raja di Alengka Pura menggantikan Rahwana yang telah gugur dalam perang melawan Sri Rama. Teks singkat ini kalau diperhatikan memiliki nilai yang amat jelas tentang penggunaan agama sebagai kekuatan moral untuk mendorong siapa pun agar mempunyai kepedulian kepada nasib sesama. Apalagi mereka yang mendapat kepercayaan memegang jabatan dalam pemerintahan negara. Pejabat negara berkewajiban utama mengurus warga negara yang menderita untuk dapat hidup bahagia secara wajar. Memperhatikan nasib sesama merupakan bentuk pengamalan agama. Swami SatyaNarayana menyatakan orang yang dapat disebut berkasta tinggi apabila ia merasakan penderitaan orang lain sebagai penderitaannya. Kalau merendahkan dan membuat orang lain menderita mereka itulah sesungguhnya berkasta rendah. Ada subha sita (kata-kata bijak) Resi Wiyasa menyatakan intisari Itihasa adalah: Para upakara punyaya, papaya para pidana. Artinya, barang siapa yang senantiasa melayani orang lain akan mendapatkan punia. Akan papa nasibnya apabila orang senantiasa menyakiti orang lain. Pustaka Sarasamuscaya adalah saripati dari pustaka Maha Bharata yang dibangun oleh delapan belas par-

Oleh I Ketut Wiana wa. Karena itu wajar ada sloka Sarasamuscaya 252 yang menekankan agar mereka yang punya jabatan dalam pemerintahan Negara memperhatikan nasib mereka yang menderita untuk dibahagiakan. Misalnya rakyat yang sedang angel atau kepayahan dalam memikul beban hidupnya. Payah fisik dan mental harus diberikan perhatian, agar semangatnya bangkit kembali mengatasi kepayahannya. Yang wajib juga diperhatikan nasibnya adalah mereka yang daridra atau mereka yang miskin. Ada miskin kultural atau miskin karena malas, atau tak punya keterampilan atau juga kurang cerdas memanfaatkan peluang. Moral rendah dan mental lemah juga dapat menimbulkan kemiskinan kultural. Ada juga kemiskinan struktural disebabkan rakusnya para pejabat publik yang punya tugas dan kewajiban mengarahkan anggaran publik untuk memajukan masyarakat termasuk menciptakan lapangan kerja. Hal ini dapat diatasi dengan memberikan pendidikan dan latihan kepada masyarakat. Demikian juga pejabat publik yang rakus harus ditata dan ditindak agar mengutamakan peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan publik. Vyadhi artinya sakit. Dalam membangun kesehatan masyarakat harus diutamakan membangun wawasan yang dapat menanamkan sikap hidup sehat bagi masyarakat luas. Hal ini harus diciptakan sistem kesehatan yang dapat menciptakan lingkungan alam dan lingkungan sosial sehat sehingga mampu mencegah munculnya penyakit. Bagi yang telanjur sakit harus diupayakan sistem pengobatan yang praktis dan tidak mahal. Pemerntah atau pejabat publik juga mesti memperhatikan mereka yang menghidep lara atau mereka yang sedang hidup menderita. Demikian juga perhatian mesti diberikan kepada masyarakat yang inalap drbyanya atau orang yang diambil hak miliknya, seperti kecurian, kena gusur atau ditipu orang jahat. Inahal artinya sedih karena kena rampok sampai mengalami kedukaan. Kena rampok, kena tipu, dibohongi oleh orang jahat. Semuanya itu membuat orang mengalami kesusahan. Orang yang seperti ini harus mendapat perhatian oleh berbagai pihak untuk mengangkat perbaikan nasibnya. Karena itu Swami Satya Narayana menyatakan mendalami spiritual Weda harus mendatangkan tiga kepedulian yaitu swastya wahini atau peduli pada kesehatan, widya wahini yaitu peduli pada pendidikan dan praja wahini peduli pada perbaikan nasib masyarakat.

Kuningan, Hari Penuh Anugerah Lontar Sunarigama merupakan sumber tertulis tentang petunjuk pelaksanaan hari raya Galungan dan Kuningan. Pelaksanaan menghaturkan banten pada Kuningan disebutkan dalam Lontar Sunarigama sebagai berikut, ‘’Haywa amuja bebanten kalangkahin tajeg Sang Hyang Aditya asuk juga kawengania, apan yan tajeg Sang Hyang Surya, Dewata amoring swarga.’’ Maksudnya: Janganlah mengaturkan banten Kuningan setelah tengah hari karena Ida Bhatara telah kembali ke sorga. Namun, tidak disebutkan dengan tegas mengapa tidak boleh menghaturkan upacara Kuningan lewat tengah hari. Di lain pihak menurut Theologi Hindu bahwa Hyang Widhi itu berada di mana-mana. Tidak ada bagian dari buana agung dan buana alit ini tanpa kehadiran Hyang Widhi. Tetapi tidak sembarang orang dapat merasakan bahwa Hyang Widhi itu berada di mana-mana, karena Beliau bersifat sangat niskala. Umat yang masih digelapkan hatinya oleh gejolak guna rajah dan tamas tidak akan merasakan bahwa Hyang Widhi itu berada di mana-mana. Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan visualisasi penguasaan diri dengan menyatukan kekuatan rohani (jnyana) untuk mencapai jiwa yang terang (galang apadang). Bersatunya kekuatan rohani berarti guna sattwanlah yang lebih dominan dari guna rajah. Umat yang mampu memperkuat guna sattwamnyalah yang akan merasakan adanya Hyang Widhi dengan segala waranugraha-Nya. Dalam kitab Tattwa Jnyana 10 disebutkan: ‘’Bila guna sattwam bertemu dengan guna rajah, terang bercahayalah citta (pikiran). Hal itulah yang menyebabkan atman dapat datang di sorga. Karena guna sattwam yang berkehendak berbuat baik, maka guna rajah yang melaksanakan sampai berhasil kehendak guna sattwam. Hari raya Kuningan adalah puncak dari perjuangan menegakan dharma. Pada hari raya Kuninganlah dilambangkan sebagai hari raya yang penuh waranugraha bagi yang sukses berjuang menegakkan dharma. Waranugraha Hyang Widhi itu berupa rasa aman (raksanam) dan sejahtera (dhanam). Rasa aman dan sejahtera sebagai karunia dari Hyang Widhi itu dilambangkan dalam banten Kuningan seperti Tebog, Selanggi, Sampian Tamiang, Ter, Kolem, Endongan. Semuanya itu melambangkan suatu waranugraha dari perjuangan untuk mendapatkan rasa aman atau ketahanan diri dan kesejahteraan ekonomi. Hal seperti itu hanya akan didapatkan oleh mereka yang berhasil menyatukan guna sattwam dan guna rajah sebagaimana disebutkan dalam kitab Tattwa Jnyana tersebut. Kalau diperhatikan mengapa banten Kuningan harus dipersembahkan pada pagi hari dan tidak boleh lewat tengah hari. Pagi hari adalah waktu yang tergolong satwika kala dan siang hari tergolong rajasika kala. Makna dari upacara Kuningan harus dihaturkan sebelum tengah hari adalah sebagai lambang karunia Hyang Widhi

bagi mereka yang berhasil menyatukan kekuatan guna sattwam dan guna rajah. Mereka yang mampu menyatukan kedua guna tersebut akan mendapatkan kehidupan yang penuh berkah atau waranugraha. Anugrah dari Tuhan layaknya daana punia bagi manusia. Dalam Bhagawad Gita daana punia itu seyogianya diberikan saat satvika kala. Waktu sore setelah matahari condong ke barat termasuk tamsika kala. Ini berarti kekuatan sattwam, rajah dan tamas seimbang. Menurut ketentuan Tattwa Jnyana maupun Wrehaspati Tattwa, kalau sattwam, rajah dan tamah kekuatanya seimbang maka atman akan mengalami samsara. Artinya, atman akan mengalami penjelmaan berulang-ulang. Hari Raya Kuningan adalah lambang hari turunya Hyang Widhi memberikan karunia pada umatnya yang telah berhasil menegakkan dharma di buana agung dan buana alit. Perjuangan menegakan dharma tersebut dilambangkan dengan prosesi upacara Galungan dari Sugian sampai dengan penampahan Kuningan. Prosesi tersebut sebagai lambang upaya manusia mendekatkan diri pada Hyang Widhi dengan penuh bhakti. Sedangkan Kuningan lambang Hyang Widhi menurunkan sweca atas bhakti umatnya. Yang mendapatkan sweca hanyalah mereka yang berhasil bhaktinya menegakan dharma. Kalau melakukan upacara yadnya seperti sembahyang sore tidak dalam rangka hari raya Kuningan tentunya sangat baik. Karena sembahyang sore bertujuan untuk meredam gejolak guna tamah, sembahyang siang untuk meredam dan mendekatkan guna rajah pada guna sattwam. Sedangkan sembahyang pagi untuk memperkuat guna sattwam, agar dapat menguasai guna rajah sebagaimana disebutkan dalam kitab Tattwa Jnyana dan Wrehaspati Tattwa. Karena itulah pada saat Galungan upacara boleh dipersembahkan sampai sore karena tujuan Galungan menyeimbangkan secara struktural Tri Guna itu agar sattwam dan rajah menguasai tamas. Banten Kuningan adalah lambang perjuangan dan anugerah Hyang Widhi. Banten Tebog atau yang bentuknya kecil disebut Selanggi lambang perjuangan untuk terus menerus meningkatkan kualitas diri di jalan dharma sebagai upaya manusia memperbaiki hidupnya. Sedangkan Sampian Kuningan seperti Tamiang, Ter, Kolem, Endongan adalah lambang waranugraha Hyang Widhi. Anugerah itu berupa raksanam dan dhanam sebagaimana dinyatakan dalam Manawa Dharmasastra, I.89. Raksanam artinya rasa aman dilambangkan oleh Sampian Tamiang, Ter dan Kolem. Sedangkan dhanam artinya sejahtera dilambangkan oleh sampian Endongan. Raksanam dan dhanam ini akan diperoleh anugrahnya dari Hyang Widhi saat satvika kala bagi mereka yang sukses mengendalikan tri gunanya yaitu guna sattwam dan rajah menguatkan citta atau alam pikiran.

Pentas Ayu Laksmi di PKB

Svara Semesta Melampaui Tema Multikultur PENONTON mungkin tidak begitu paham makna pementasan Svara Semestanya Ayu Laksmi di arena Pesta Kesenian Bali (PKB), Minggu (3/7) lalu, tetapi jelas sekali mereka merasa sangat terhibur. Dalam pertunjukan berdurasi total dua jam itu mereka terpukau, sesekali riang ikut berdendang. Ketika pertunjukan sudah usai, sebagian besar penonton tidak mau pergi. Banyak yang meluncur ke depan panggung, untuk bersalaman dan berfoto dengan sang bintang, seolah tak akan pernah bisa menyaksikan penampilannya lagi, padahal Ayu berjanji tampil tahun depan. Penampilan Ayu Laksmi tidak terdaftar dalam jadwal PKB, meski demikian dia bisa menjadi magnet yang memikat banyak penonton. Gedung Ksirarnawa yang berkapasitas 300-an kursi penuh. Ini bukti penyanyi kelahiran Singaraja 25 November 1967 itu memiliki banyak fans. Penampilannya memberikan PKB menu seni kontemporer bergizi. ‘’Kami tidak diundang, tetapi kami ingin tampil untuk menghibur publik, untuk ngayah,’’ ujar Ayu, yang dibantu sejumlah sponsor termasuk Putu Ana Anandi yang ikut menari, dulu pernah bermain sinetron ‘’Aksara tanpa Kata’’ Kolaborasi Indah Svara Semesta menampilkan kolaborasi indah dengan tokoh teater Cok Sawitri, penari tradisional Bulantrisna Djelantik, penari kontemporer I Nyoman Sura, serta pragina Bajra Sandhi. Pentas kombinasi tari, drama, musik, lagu, dan teater ini terrangkai begitu indah, penuh pukau dari awal sampai akhir. Setelah layar putih lebar dibuka, suasana magis meny-

ihir. Di lantai bertabur bunga, ada lima rangda mendongak, membawa penonton ke alam mitologis penuh kias. Pentas terfokus pada nyanyian dan fragmen yang dibalut kisah ‘’manusia setengah kera’’ yang terkutuk karena culas dalam hidupnya di masa lalu. Pesan cerita ditegaskan lewat lagu ‘’Tri Kaya Parisuda’’ lantunan Ayu Laksmi. Manusia akan dihargai sebagai manusia kalau bisa berpikir, berkata, dan berbuat baik. Chrous lagu yang diadaptasi dari bait terakhir Tri Sandhya (Om ksantavyah) itu begitu akrab dengan penonton. Karena tersihir, penonton ikut menyanyikannya. Cok Sawitri tampil sebagai dalang di belakang layar. Lewat tutur yang teratur, dia mengantarkan dialog antara ‘’manusia setengah kera’’ dengan Durga (Bulantrisna). Dalam dialog itu, sang dalang melontarkan kritik, termasuk kepada penguasa yang dianggap memarjinalkan seni dan membiarkan seniman membiayai diri sendiri. Kritik itu disambut penonton dengan tepuk tangan, tapi sebagian orang merasakan sindirannya begitu eksplisit, tanpa kulit. Seniman yang hendak tampil di PKB sering kesulitan menerjemahkan tema ke dalam lakon. Hal itu tidak terjadi pada pentas Ayu Laksmi dan Cok Sawitri. Mereka mengemas tema ‘’Desa Kala Patra: Adaptasi Diri dalam Multikultur’’ dengan akurat lewat pentas kombinasi musik modern dan tradisional, lagu berbahasa Bali, Indonesia, dan mantra Sansekerta. Sekelompok pemain berjilbab juga muncul memainkan musik kasidah, berselang dengan penari Bali tradisional dan kontemporer. Lagu-lagu Ayu Laksmi pun heteroglosia, yakni teramu dalam aneka bahasa; Bali, Indonesia, Inggris,

BPM/darma putra

MEMUKAU - Ayu Laksmi (dua dari kiri) dan kelompok Svara Semesta memukau penonton PKB dalam pementasan kolaborasi Minggu (3/7) di Ksirarnawa. dan Sansekerta. Ayu Laksmi adalah sosok yang multikultur, yang terbuka akan keragaman seni dan kesenian yang beragam. Tahun 1980-an, dia menyanyikan lagu pop, lagu rock, sehingga sempat dijuluki ‘’lady rockers’’, tapi belakangan melantunkan lagulagu rohani, spiritual, diiringi musik etnik. Kesetaraan ragam seni atau keragaman seni yang setara membuat pentas Ayu Laksmi memancarkan spirit multikultur yang kuat, bahkan terasa melampaui niatan tema PKB. Kalau tema PKB berbunyi ‘’Adaptasi Diri dalam Multikultur’’, pentas Ayu Laksmi lebih dalam lagi, yakni ‘’Adaptasi Multikultur dalam Diri’’. Ketulusan menghayati multikulturalisme dalam ‘’diri’’ menghasilkan

kreativitas memukau. Saat tampil, Ayu Laksmi mengenakan busana sederhana. Babak pertama badannya dibalut busana putih semua, babak kedua hitam, jauh dari niatan glamour selebritis. Tapi, busana sesungguhnya dari penyanyi langsing ini adalah pesona multikultur yang sudah langsung teradaptasi dalam dirinya. Selain sebagai penyanyi, Ayu Laksmi membuktikan diri sebagai komunikator hebat. Usai menyanyi, dia menjelaskan lagu, makna pentasnya, dan memperkenalkan para pendukungnya yang berasal dari berbagai latar belakang. Dalam komunikasi itu, dia dengan enteng melakukan alih-kode bahasa dari Bali, Inggris, dan Indonesia, menunjukkan dia en-

tertainer komunikatif yang kosmopolit. April lalu, Ayu Laksmi melawat ke Amerika bersama maha-gitaris Balawan dan Dewa Bujana. Heterogenitas penonton tua dan muda tersapa dengan rata. Cara Ayu bertutur sangat rendah hati, jauh dari basa basi, membuat apa yang disampaikan disambut audiens dengan daun telinga terbuka, dan tawa lepas spontanitas. Kunci penting sukses tontonan Ayu Laksmi adalah karena kekuatan yang dimilikinya mendapat dukungan dari berbagai seniman, pemusik, dan kaum profesional termasuk penata lampu dan latar yang semuanya itu diakui Ayu dengan terbuka dan tulus ikhlas. zdarma putra

OLAH RAGA

Minggu Wage, 10 Juli 2011

7

Wenger Berjuang Pertahankan Nasri dan Fabregas London Arsene Wenger menyatakan Cesc Fabregas dan Samir Nasri akan tetap bersama Arsenal di musim baru ini. Wenger yang telah memimpin Arsenal sejak tahun 1996, berada di bawah tekanan penggemar setelah pada enam musim berturut-turut gagal merebut trofi dan tampil mengecewakan dengan hanya tiga kemenangan dari 15 pertandingan terakhir mereka.

BPM/ist

BERTAHAN - Samir Nasri (kiri) dan Cecs Fabregas merayakan gol saat membela Arsenal di ajang Premiership beberapa waktu lalu. Pelatih Arsenal Arsene Wenger bersikeras untuk mempertahankan kedua pemain bintangnya tersebut.

Media Kritik Argentina Buenos Aires Timnas Argentina dikritik habis oleh media usai melalui dua laga Copa America 2011 tanpa kemenangan. Kritik tersebut akan kian pedas jika Argentina tidak memetik kemenangan di partai terakhirnya. Argentina tak kunjung bisa memuaskan pendukungnya karena hanya bisa menuai dua

hasil imbang di dua pertandingan Copa America yang digelar di negaranya sendiri. Setelah memulai dengan skor 1-1 kontra Bolivia, ‘Tim Tango’ kembali bermain seri dengan skor 0-0 lawan Kolombia, Kamis (7/7) lalu. Menyusul kemenangan 2-0 Kosta Rika atas Bolivia, Argentina pun kini berada di posisi tiga klasemen Grup A dengan dua

BPM/rtr

BERLATIH - Penyerang Argentina, Sergio ‘Kun’ Aguero, berlatih jelang partai kontra Kosta Rika di ajang Copa America 2011.

poin. Di atasnya ada Kosta Rika dengan tiga poin dan Kolombia yang mendulang poin empat. Karena serentetan hasil kurang memuaskan tersebut, kini Argentina memiliki beban berat di laga terakhir grup kontra Kosta Rika. Hasil imbang bisa saja tak cukup untuk tim besutan Sergio Batista tersebut guna melangkah ke perempatfinal. Di perhelatan Copa America, selain dua posisi teratas masing-masing grup, dua tim terbaik di posisi tiga bisa ikut lolos. “Mereka sepertinya tidak punya pemimpin yang memiliki kepribadian seorang pemimpin,” kritik mantan kiper Argentina Carlos Bossio, Sabtu (9/7) kemarin. Bukan hanya mantan pemain, Argentina pun jadi bulanbulanan di kalangan media. Surat kabar olahraga AS, misalnya menganalogikan Argentina sebagai Titanic. “Batista tengah mengarahkan Titanic menuju gunung es,” tulis AS. Sementara La Nacion menulis, “Tidak ada ritme. Dalam 90 menit, tim sudah mengubah harapan jadi kekecewaan.” La Nacion juga mewanti-wanti agar La Albiceleste kini memiliki kewajiban untuk merebut kembali simpati dan dukungan yang mulai luntur dari para fansnya. “Partai ketiga akan menentukan buat timnas yang mana, lewat permainannya saat ini, sudah menghancurkan seluruh kesukaan dan rasa hormat dari seluruh rakyat di penjuru negeri,” papar surat kabar itu. Argentina akan melakoni partai terakhirnya di grup menghadapi Kosta Rika pada Selasa (12/7) mendatang. (gie/afp)

Fabregas telah kembali dikaitkan dengan kepindahan kembali ke Barcelona, sementara Samir Nasri juga tengah diincar banyak klub besar Eropa. Arsenal berangkat untuk menjalani tur pra-musim mereka di Asia. The Gunners terbang ke Malaysia dengan membawa Nasri tapi Fabregas akan absen karena masalah hamstring. “Saya bisa menjanjikan Anda bahwa kami akan bekerja keras untuk mencapai apa yang kita ingin capai,” kata Wenger, Sabtu (9/7) kemarin. “Jika ada pilihan yang jelas, orang akan siap membuat keputusan mereka. Semua orang membutuhkan pemain yang hebat untuk posisi yang sama. Kami berada di tingkat atas dan karena itu perlu untuk memperkuat kualitas klub,” katanya. Mengenai Fabregas dan Nasri, Wenger mengatakan posisi kami selalu sama, kita ingin mempertahankan Cesc dan saya akan berjuang sekeras yang saya bisa untuk mempertahankannya, hal yang sama juga berlaku untuk Nasri. Arsenal diperkirakan akan mengumumkan segera bahwa striker Lille Gervinho akan bergabung dengan kontrak empat tahun setelah menyelesaikan cek medis. Target lainnya adalah Bolton bek tengah Gary Cahill, Spanyol Valencia U-21 gelandang Juan Mata, bek Blackburn Rovers Chris Samba dan striker Real Madrid Karim Benzema. Wenger memang memiliki uang untuk dibelanjakan. Arsenal berada dalam situasi keuangan yang sehat dan dia menambahkan 7 juta pound ($ 11.240.000) untuk transfer dana pekan ini ketika bek kiri Gael Clichy dibeli Manchester City. “Saya telah mengatakan berulang kali bahwa kita telah sangat dekat, meskipun kekecewaan kami pada akhir musim, kami sangat dekat untuk memenangkan trofi,” ujarnya. Pertandingan tur pertama Arsenal adalah melawan Malaysia pada Rabu (13/7) mendatang, diikuti oleh partai melawan Hangzhou Greentown pada tanggal 16 Juli. Mereka memulai Liga Premier mereka kontra Newcastle United pada 13 Agustus. (par/rtr)

F IGUR Malaga Tawarkan 35 Juta Euro untuk Sneijder Malaga Klub papan tengah La Liga Primera Malaga melakukan gebrakan dengan mengajukan tawaran sebesar 35 juta euro (sekitar Rp 424 miliar) untuk playmaker Inter Milan Wesley Sneijder. Musim panas ini Sneijder dihubunghubungkan dengan sejumlah klub top, salah satunya adalah klub raksasa Inggris Manchester United. Akan tetapi, pada prosesnya justru Malaga yang menghadirkan kejutan dengan ikut memburu Sneijder. Klub Spanyol tersebut menunjukkan keseriusannya dengan menyodorkan tawaran yang sangat besar yakni 35 juta euro. “Ada temanku yang memiliki bisnis kongsi restoran, terBPM/ist masuk salah satunya Wesley Sneijder berada di dekat Malaga yang dijalankan oleh saudara laki-lakinya, memberitahuku kalau seorang petinggi Malaga telah memberitahunya bahwa mereka sudah mengajukan tawaran 35 juta euro untuk Sneijder,” ungkap konstultan transfer Ernesto Bronzetti, Sabtu (9/7) kemarin. Setelah mengajukan tawaran, kubu Malaga bahkan sudah berencana bertatap muka dengan perwakilan Sneijder untuk membahas kemungkinan transfer. “Ia menyatakan kepadaku kalau malam ini akan ada pertemuan lain di restoran itu, yang letaknya empat sampai lima kilometer di luar Malaga, dan kali ini agen si pemain akan hadir,” lanjut Bronzetti. Meskipun tawaran tersebut cukup menggiurkan namun kemungkinan Sneijder menerima tawaran Malaga sangat kecil mengingat tim itu sama sekali takkan tampil di kancah Eropa musim depan. (gie/rtr)

Jl. Kap.Tendean, Tanah Bang - Kediri - Tabanan

Jl

Perumahan “ SRILESTARI

Residence”

Jl. Yeh Gangga, Gubug -Tabanan

KPR ; s/d 15Th.

Rumah Impian Keluarga Bahagia

AngsuranBunga0%u’1th Phone:(0361)421516,2120288,2120388 C.0001852-smr

C.0013175-rmh

NISSAN JUKE

1%

THE URBAN ENERGY

w Opening No Nissan Nusa Dua Kedonganan

DP.

40jt

Grand Livina Livina X-Gear Serena Navara

Dp. Dp. Dp. Dp.

DP.

13jt

11 jt 12 jt 55 jt 81 jt

Jl. By. Pass Ngurah Rai No. 79, Kedonganan Kuta, Badung, Telp. 704785, 8957666, 8957676 C.0001622-pend

C.0001857-mbl-9

OLAHRAGA

8

Minggu Wage, 10 Juli 2011

IGA Istri Raka Jayanthi Utami

Tambah Porsi Latihan PERENANG I Gusti Agung Istri Raka Jayanthi Utami harus tekun berlatih selama liburan sekolah. Sebagai persiapan Porprov Bali X di Jembrana, September mendatang, atlet Badung ini harus menambah porsi latihan. ‘’Saya berlatih tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu,’’ sebut perenang kelahiran Denpasar, 21 JanuBPM/ist ari 1997 ini. Di luar jadwal tersebut, gadis yang akrab disapa Raka ini, berlatih di klubnya Telaga Biru di bawah polesan duet pelatih Made Bek Selamet Budiana dan Gede Meiga W. ‘’Saya mematok emas pada Porprov Bali di Jembrana nanti,’’ ungkap siswi kelas III SMPN 1 Denpasar ini. Raka mulai mencebur ke kolam sejak usia tiga tahun. Bahkan, saat duduk di bangku TK, dirinya pertama kali ikut kejuaraan dan meraih perak. Event terakhir yang diikuti Nirmala Cup V/2011, baru-baru ini, yang melibatkan antarklub se-Bali. Alhasil, Raka yang turun di KU-II memberi andil pada klub Telaga Biru menyabet gelar juara umum, dengan menyumbang 5 keping emas dan 2 perak. Raka mengaku renang adalah hobi beratnya, sebab kalau sudah beradu kecepatan di kolam renang suasananya menjadi seru. ‘’Saya ingin menjadi perenang Bali, yang mampu berkiprah di level nasional,’’ tutur putri pertama pasangan Gusti Gede Bajra dan Kadek Yuni Wirati Purnama ini. Dia mengaku saat terjun di kejurnas baru bercokol di peringkat VI gaya bebas. ‘’Saya harus berlatih giat lagi, untuk bisa berbicara pada event berskala nasional,’’ demikian obsesi perenang yang sering berlaga di gaya bebas ini. (nel)

Bali Devata Tunggu Penyusunan Agenda PSSI Denpasar (Bali Post) Terpilihnya Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Hussein dan Wakilnya Farid Rahman masa bakti 2011-2015, disambut gegap gempita manajemen Bali Devata. Pasalnya, keduanya diusung kelompok 78 dan diharapkan mampu membawa angin segar, berikut perubahan di induk organisasi sepak bola di Tanah Air tersebut. Manajer Tim Bali Devata Made Raymond, Sabtu (9/7) kemarin, menjelaskan, pihaknya menunggu keputusan penyusunan agenda yang disusun pengurus PSSI baru ini. ‘’Yang jelas, kami optimis Liga Primer Indonesia (LPI) kian eksis,’’ ungkap Raymond. Karena itu, pihaknya menanti format kompetisi nasional apakah penggabungan atau merger, tim-tim mana saja yang boleh ambil bagian, termasuk apakah diizinkan penggunaan dana APBD, serta divisi berapa saja yang digulirkan, sampai tim-tim apa saja yang memastikan absen. ‘’Kami masih menunggu agenda baru PSSI,’’ ujar Raymond sembari menambahkan alternatif lain seandainya kongres belum membuahkan hasil lagi, putaran II kompetisi LPI digulirkan 17 September nanti. Yang jelas, kata dia, tim Bali Devata tetap berlatih untuk persiapan laga segi empat di Surabaya, 19-23 Juli nanti. Dalam latihan kemarin, Mulky Alifa Hakim dan Raphael Maitimo sudah bergabung dengan Nyoman ‘Rafik’ Armawan dan kawan-kawan. Hanya, kapten Pascal Heije yang belum ikut berlatih. (022)

BPM/ist

BUKA - Ketua Umum Pengprov PTMSI Bali Nyonya Bintang Puspayoga saat membuka kejuaraan tenis meja se-Bali, di Batubulan Kangin, Sabtu (9/7) kemarin.

Kejuaraan Se-Bali

Dimeriahkan 152 Petenis Meja

Gianyar (Bali Post) -

Ketum Pengprov PTMSI Bali, Nyonya Bintang Puspayoga membuka Turnamen Tenis Meja Batubulan Kangin, di SDN 1, 2, dan 3 Desa Batubulan, Gianyar, Sabtu (9/ 7) kemarin. Hajatan yang dirangkaikan dalam memeriahkan HUT ke-25 Desa Batubulan Kangin itu, melibatkan 152 petenis meja dari pengkot dan pengkab se-Bali. Ketum PTMSI Bali, Nyonya Bintang Puspayoga mengatakan, kejuaraan tenis meja di banjar dan desa akan menjadikan cabang tenis meja sebagai cabang olah raga murah meriah, dan merakyat di Bali. Dalam kesempatan itu, Bintang Puspayoga juga menyambut gembira turnamen yang digelar Desa Batubulan Kangin, yang bekerja sama dengan Pengkab PTMSI Gianyar itu. ‘’Dengan digelarnya Turnamen Tenis Meja ini, kami berharap

muncul bibit-bibit petenis meja di Gianyar, dalam mewakili Gianyar pada berbagai turnamen,’’ kata Bintang Puspayoga. Istri Wagub Bali AAN Puspayoga ini menekankan, hampir tiap banjar memiliki meja pingpong, dan para warga bisa menikmatinya. ‘’Saya yakin jika dihelat turnamen antarbanjar, kejuaraan bakal semarak. Kami pun berharap Bali memiliki atlet andal,’’ ucap Bintang Puspayoga. Ia yakin, jika atlet Bali diberi

kesempatan, termasuk memanfaatkan peluang, dipastikan mampu menorehkan prestasi gemilang di kancah pertenismejaan nasional. Dicontohkan, dua petenis meja putri Bali Icha Ayu Risananda meraih perak pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (OOSN) di nomor tunggal putri SMA, sedangkan Desak Komang Sugi Arini merebut perunggu pada tunggal putri SMP. ‘’Ini membuktikan kinerja keras pengurus PTMSI Bali, pengkab dan pengkot

Turnamen SSB Denpasar

Guntur dan Mandala United Juara

BPM/eka

BELUM - Kapten Bali Devata Pascal Heije (kanan), belum bergabung dalam latihan yang ditangani duet pelatih Made Sony Kawiarda dan Petar Segrt.

Denpasar (Bali Post) Tim Guntur FC keluar sebagai juara KU-11 tahun pada turnamen sepak bola antar-SSB yang digelar di lapangan Kompyang Sujana sejak beberapa hari lalu. Guntur juara setelah mengalahkan Putra Perkasa di final. Sedangkan sebagai juara ketiga adalah SSB Teratai. Sementara di KU-13 tahun, Mandala United menjadi yang terbaik setelah mengalahkan rival bebuyutannya Guntur FC di final. SSB Putra Pegok harus puas di posisi ketiga. Partai yang ditunggutunggu sebetulnya laga KU15. Di kelompok ini, tercatat empat tim saling bersaing.

Namun banyak pihak menjagokan Guntur FC dan Putra Tresna akan saling beradu di final yang akan dilaksanakan Senin (11/7) besok, di Stadion Kompyang Sujana. Penampilan dua tim yang sudah penuh pengalaman yakni Putra Tresna dan Guntur FC memang sangat trengginas dan konsisten selama babak penyisihan. Di Grup A, Putra Tresna bertengger di posisi atas setelah mengalahkan Sidakarya, Bali Soccer Boys, Jima Sport, dan Damar Cakti. Langkah yang sama juga dilakukan rivalnya Putra Perkasa. Hanya, Putra Tresna masih menyisakan satu pertandingan. Ketua Panitia Kadek Susastrawan didampingi Bidang Pertandingan Wayan Suandi menyatakan di atas kertas Putra Tresna lebih berpeluang melangkah ke final. Sedangkan di Grup B, Guntur FC juga satu demi satu menumbangkan rivalrivalnya yakni Putra Pegok, Mandala United dan Manda-

la Putra. Saat ini, Guntur FC ditempel ketat rivalnya Udiyana Sanur. Dari Grup B, para pengamat lebih menjagokan Guntur FC. Final ideal diperkirakan akan mempertemukan dua tim tangguh yakni Putra Tresna dan Guntur FC. Kadek Susastrawan menambahkan turnamen kali ini mendapat sambutan yang luar biasa dari SSB yang ada di Kota Denpasar. Tingginya respons SSB yang ambil bagian, membuat banyak pihak sumringah. Pihaknya sendiri menyambut positif, seraya berjanji akan meningkatkan kualitas pertandingan maupun kuantitas tim yang terlibat. ‘’Langkah ini sangat bagus dan efektif dalam upaya mencari bibit-bibit muda potensial demi kepentingan pembinaan sepak bola di Denpasar lebih baik, supaya lebih maju di masa mendatang,’’ harap Kadek Susastrawan. (kmb11)

PTMSI se-Bali, pelatih hingga atlet, mulai membuahkan hasil,’’ sebut dia. Sementara itu, Ketua Pengkab PTMSI Gianyar, Nyoman Arjawa menyatakan, Gianyar memiliki potensi atlet-atlet muda yang berbakat. Hal ini dapat dilihat dari animo peserta kadet putra-putri yang cukup banyak mengikuti event itu. Terlebih lagi, petenis meja Gianyar menjadi duta Bali dalam PON XVII di Kaltim 2008 lalu. ‘’Melalui kejuaraan se-Bali ini, atlet-atlet Gianyar akan mendapat kesempatan bertanding dengan rekannya dari daerah lain, untuk mengasah kemampuannya,’’ ujarnya.

Di sisi lain, Kades Batubulan Kangin, I Wayan Suarjaya menambahkan, Desa Batubulan Kangin yang terdiri atas sembilan banjar dinas dan dua banjar adat, hampir semuanya telah memiliki sarana meja tenis meja. Bahkan ada yang mempunyai dua sampai tiga meja di satu banjar, sehingga masyarakat memiliki kesempatan luas untuk berlatih dan menggeluti olahraga ini. Turnamen Tenis Meja yang memperebutkan total hadiah Rp 5 juta tersebut, dibagi dalam tiga kategori yakni kategori umum putra diikuti 74 atlet, kadet putra (40 atlet), serta kadet putri (38 atlet). (022)

Bayusutha Ingin Merumput di Bali Denpasar (Bali Post) Mantan pemain timnas I Gusti Ngurah Agung Bayusutha lama berpetualang mengusung bendera klub profesional di luar Bali. Namun, dirinya merasa kangen dan ingin merumput kembali di tanah kelahirannya. Bayusutha kepada Bali Post, Sabtu (9/7) kemarin, mengakui, sejak beberapa tahun terakhir pesepak bola asal Pulau Dewata harus memperkuat tim luar Bali, karena di Bali sudah tak ada lagi klub semiprofesional yang eksis. ‘’Saya berharap Kongres PSSI membawa angin segar, hingga persepakbolaan Bali kian menggeliat,’’ ucap Bayusutha. Bayusutha mulai menekuni sepak bola bergabung di SSB Denpasar, kemudian memperkuat klub lokal mulai Putra Ngurah Rai (PNR), Pramuwisata, La Viola, Per-

seden Denpasar, hingga Persegi Gianyar. Kiprah Bayusutha di kancah persepakbolaan nasional bergabung dengan Persib Bandung, Deltras Sidoarjo, Persema Malang, Pelita Jaya, Persiram Raja Ampat, hingga musim ini membawa Mitra Kukar Kutai Kartanegara Kaltim, promosi ke Liga Super Indonesia (LSI). ‘’Ya, Mitra Kukar yang dipoles Benny Dollo telah memenuhi target promosi ke LSI,’’ terangnya. Pemain yang berposisi stoper ini, mengaku masih terikat kontrak dengan manajemen Mitra Kukar sampai September mendatang. Untuk mengisi liburan kompetisi, Bayusutha berolahraga naik sepeda. Ayah dua putra ini mengayuh sepeda keliling Bali mulai Kintamani, Sangeh, kawasan GWK, Bedugul, Tabanan, sampai ke Lombok. (022)

LPTK Cup V

Undiksha Juara Tiga Manado (Bali Post) Regu tenis Undiksha harus puas sebagai juara tiga, pada turnamen LPTK Cup V yang dilangsungkan di Manado, 5-9 Juli lalu. Undiksha gagal ke final, setelah dipaksa mengakui ketangguhan Universitas Negeri Malang 1-2, pada babak empat besar. Pasangan Artanayasa/Iwan Swadesi menyerah dari Sapto Adi/Mu’Arifin 3-9. Pada partai ketiga penentuan Artanayasa/Budaya Astra takluk dari pasangan Sapto Adi/Lokanata 7-9. Satu-satunya kemenangan Undiksha dibukukan Agus Darmadi/Happy Kardiawan yang tampil pada partai kedua. Pasangan tangguh ini mengalahkan Mulyani Sulendra/Supriyadi 9-8. Pada turnamen ini, regu Universitas Negeri Yogjakarta (UNY) tampil sebagai juara setelah di final mengalahkan Universitas Negeri Malang (UNM) 2-0. Sementara juara ketiga beregu lainnya dibukukan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Pelatih Undiksha Candra Widiartha menyatakan, selain kado juara ketiga beregu, Undiksha juga merebut gelar juara tiga tenis Eksekutif kategori A, atas nama pasangan Nyoman Jampel/I Gusti Ngurah Pujawan. ‘’Dua gelar ini cukup menghibur delegasi Undiksha,’’ ujar Candra Widiartha. (kmb11) BPM/dok C.0013073-tour

IGNA Bayusutha

Bali

Redité Wage, 10 Juli 2011

L E M B A R

B A S A

9 B A L I

Bencingah

Jadma-jadma Mahardika Sameton Bali rumaket pisan sareng tanah leluhurnyané di Bali. Saking leketnyané makéh sameton Bali sané takut madunungan ka dura Bali. Yén wénten taler sané madunungan ka dura Bali, pastika ten kadukung olih kuawargannyané. Napi mawinan? Madunungan boya ja parilaksana kaon. Napimalih madunungan nika kaanggén margi ngrereh panguripan sané lebih becik. Patuté madunungan ten ja kajejehin. Buktinnyané makéh sameton Bali sané sukses ring Sulawesi lan Sumatra. Modalnyané tuah asiki jemet lan taet! Indiké punika sané kapilih olih I Wajan Suwetja (pensiunan Marinir-TNI AL). Dané nyarengin program transmigrasi ABRI ring tahun 1989. Yadiastun daweg punika dané during pension nanging dané ngamiang raga nyarengin program khusus transmigrasi kelapa sawit di Désa Karya Mulia, Prabumulih, Sumatera Selatan. Ri kala rauh ring daérah transmigrasi, Suwetja polih jatah tanah 2 hektar kebun kebun kelapa sawit, ¾ hektar kebun lahan kering lan ¼ hektar tanah pakubonan. Yakti pisan daweg panyumu ring daérah transmigran, samian karasayang méweh. Sangkaning katekunan lan manah dados jadma mahardika utawi dados petani sané bebas sané tan kapréntah-préntah, mangkin Suwetja nikmatin asilnyané. Makapapat pianaknyané sampun tamat kuliah, makarya, lan madué kulawarga. Mangkin dané madué 4 héktar kebun kelapa sawit kalih tanah pakubonan sané soang-soang majimbar ¼ héktar ring Désa Karya Mulia, Prabumulih. Tegal sané madaging kelapa sawit, mangkin sampun wénten sané ngurus. Nika mawinan Suwetja ten tuyuh malih ring yusanné kadi mangkin. Dané tuah meneng lan ngurus cucu kémanten, dané sampun polih jinah duang yuta ngantos petang yuta nyabran asasih. Jinah sané katrima wantah jinah sané sampun bersih, sampun kakirangin antuk prabéa pamiaran, rabuk, prabéa panén, iuran kelomok tani, lan buruh). Napimalih kalih saking papat pianaknyané sampun madué kebun kelapa sawit. Suwetja mangkin yakti-yakti dados jadma mahardika! Napi sané kalaksanayang olih Suwetja taler kalaksanayang olih pensiunan Angkatan Darat I Gusti Beratha (70 tahun). Beratha rumasuk rombongan transmigran Bali sareng Suwetja ring program transmigrasi ABRI saking Bali. Wénten 25 KK (kepala keluarga ri kala punika). Atenganyané mawit saking Bali lan atenganyané sané ri kala punika matugas di Bali. Makasamian saling tulung ring tanah padunungané. Makasamian meled dados jadma mahardika. Yéning katakénin napi motivasi Beratha sareng transmigrasi, Beratha nyawisin, “dados jadma mahardika!” Mangkin Beratha madué 2 héktar kebun kelapa sawit, 2 héktar kebun karet, lan ¼ héktar tanah pakubonan. Kalih pianaknyané sané lanang meneng ring daérah transmigran lan madué kebun lan umah soangsoang. Beratha utawi Suwetja lan sané tiosan, marasa becikang madunungan utawi nyarengin program transmigrasi bandingang ring marebut warisan ring tanah leluhuré. (iwa)

I Wajan Suwetja

Transmigrasi, Dados Jadma Mahardika

BO/iwa

Transmigran Bali, dados Jadma Mahardika “Naenin rauh direktur perusahaan gas sané taler sameton Bali ka genah tiangé ring Désa Karya Mulia, Prabumulih. Dané makayunan titiang lan sameton i riki mangda dados satpam. Nanging katulak santukan titiang makayunan dados jadma mahardika,” baos I Wajan Suwetja. Suwetja wantah transmigran Bali sané nyarengin program Transmigrasi ABRI-PIRSUS Kelapa Sawit di Désa Karya Mulia, Prabumulih, Sumatera Selatan ring warsa 1989. Makéhan saking sané nyarengin punika pensiunan TNI utawi PNS ring intansi TNI di Bali. Makéhnyané rombongan sané berangkat daweg punika 25 KK. Soang-soang polih jatah 2 héktar kebun kelapa sawit, ¾ héktar lahan kering lan ¼ héktar lahan pekarangan lan rumah kayu. “Titiang nyarengin program transmigrasi sangkaning meled dados jadma mahardika lan sida nyekolahang pianakpianak titiangé ngantos perguruan tinggi,” cerita Suwetja (64 tahun) pensiunan MarinirTNI AL. Indiké punika taler kacumpuin olih I Gusti Beratha (70 tahun), pensiunan TNI AD sané taler makayunan dados jadma mahardika. “Limang tiban kapertama pinaka masan-masan sané méweh,” angenangen Beratha sané mangkin dados mangku ring Pura Udiyana Sari di Désa Karya Mulia, Prabumu-

(16)

Putri Dalem Samprangan punika kantun manyemita manis lan ida sing suba lek tekén dayang-dayang ané miriban suba nawang paiketan kayuné idané wawu. “Yén Adi suwé masiram bli pacang nyantosang duuran ba dauh di batan kepuhé.” “Nggih,” girang pisan ida mamargi ka taman pacang masiram kairing olih para dayang-dayangé. Taler Ida Kuda Penandang Kajar girang macincingan lunga ka béji bedaja dauh mula tongos daha trunané masiram. Kayunné kadi kasumpangin krana dinané mangkin sampun maiket kayunné sareng Déwa Ayu Muter putri raja Samprangan tedung jagat Baliné. Anginé ngesir nyisir kayun daha truna sané rahina niki sampun maiket semaya dados siki. Kedisé ba duur ngindang girang langité galang. *** Galang bulan ngentér. Wayan Darmayasa suba pepes ka umah Luh Rasininé nganggur. Rasini suba ngorahang tekén Wayan Darmayasa, mémé bapané suba matakon tur ia suba ngaku ia demen tekén Wayan. Mémé bapané nengil sing buin matakon nyihnayang ia cumpu buktiné ia makenyem manis yén Wayan Darmayasa nganggur petengné. Luh Rasini sedeng nyahit cepér di balé dangin, damar pamémbéané kedip-kedip ampuang angin, natahé galang girang kaampahang sinar bulané. Bapané negak di rompok balé dauh ngulat keranjang padang. Méméné enu kratap-kritip di paon ada duén gaéna japin ja makejang suba tedas. Ia kipak-kipek duén krana ia tuni suba majanji di lobongan nyanan petengé Wayan bakal mulihné krana ada ané bakal satuanga. Ia makaengan dadi

kondén masi Wayan Darmayasa teka. Dag dig dug kenehné ngantosang anak ané suba ngiket kenehné. Mula yén ngantosang gélan jeg nrutag duén bayuné. Suba makiré nem bulan ia masangkétan karasa girang duén kenehné. Ia nawang Wayan Darmayasa anak mula nyumeken pesan kenehné nyayangin déwékné apabuin jani reramané suba nawang paundukan ia ajak dadua. Cicingé ngongkong nrajang ka angkul-angkulé. Girang pesan kenehné. Ia mapi-mapi iteh nyahit iteh buin nués slépan sing dingeha munyin bapané matakon nyén miriban ada anak teka dadi cicingé ngongkong. Ia matolihan krana Wayan Darmayasa suba majujuk di natahé. Ia sing ja nruju ka balé dangin nanging maakin bapané matakon apa ané gaéna. “Napi gaé Bapa peteng enu iteh pesan,” ia matakon. “Bapa ngulat keranjang, suba makelo keranjang padang bapané uék jeg macelos duén padangé,” Pan Rasini halus nyautin patakon bakal mantuné. “Mémé dadi sing ngenah Pa anak kija ragané?” “Ento mémén Wayané di paon apa miriban gaéna,” kondén pegat munyin Pan Rasininé Mén Rasini suba némblés uling di paon nyasapin limané di kambené. “Makelo Wayan sing teka kija duén Wayan?” “Di puri jani sada repotan abedik Mé,” ia negak di bibih pelangkané. “Anak enu ada nasi, madaar malu nyak Yan,” méméné nolih pianakné ané suba majujuk di bataran balé danginé. “Ajak ja I Wayan madaar kadén tuni ada pésan lindung, bapa makena bubu liu masi misi lindung.” “Tiang mara pesan suba madaar

lih. Yadiastun kahanané sakadi punika, ten nyurudang manah Beratha daweg punika. “Bandingan ring di Bali maseksekan, becikang madunungan. Pokokné i raga rajin lan ten nyerah pastika napi sané kamanahang sida kapanggihin,” baos Beratha. Mangkin Beratha tentrem idupnyané ring Désa Karya Mulia. Makalelima pianaknyané sampun tamat masekolah. Papat sané sampun marabian. Mangkin Beratha taler madué 2 héktar kebun kelapa sawit, kebun karet 2 héktar, tanah lahan kering ½ héktar, ¼ héktar tanah pakubonan lan peternakan sapi. “Sampi-sampi punika dumun tuah aukud, nika saking sampi program pemerintah warsa 1992. Nanging mangkin sampun wénten limolas ukud. Atiban tiang ngadol sampi makéhnyané kalih utawi tigang ukud. Limolas ukud sané wénten di kandang nika, wantah sisannyané,” tutur Beratha. Pangasilan Suwetja, Beratha, lan rombongannyané mangkin kabaosang becik, santukan asasihnyané polih kalih ngantos petang yuta. Nika sampun pangasilan sané bersih, tegal-tegal Suwetja sampun kaurus olih anak tiosan, dané wantah dados pengawas kémanten. Ten nyalahang yén ajakan dados satpam perusahaan gas di Prabumulih katulak olih transmigran ABRI/TNI di Désa Karya Mulia. “Punika sangkaning samian makayunan dados jadma mahardika!” baos Beratha rahinané punika ring orang Bali se-kabupaten Prabumulih-Kabupaten Muara Enim di umahnyané di désa di pelosok pegunungan Sumatera sané kaiterin olih kebun kelapa sawit lan karet. (iwa)

Pa,” “Bli madaar malu abedik krana tiang buka munyiné bapa ngaé pésan lindung misi bongkot Bli,” Luh Rasini suba majujuk di diapan balé dauhé. Wayan Darmayasa nengil sing nyidayang masaut. “Kemu ajak blin Luhé madaar bapa ajak mémé anak suba madaar, i luh uling tuni ajakin mémé ia sing nyak madaar bareng,” méméné makenyem krana tawanga suba nyet keneh pianakné. “Kemu Luh ajak I Wayan madaar kadén mémé ngaé nasi bas barak tumbén bapa mupu baas barak,” bapané ningtingang keranjangné janga di sampingné lantas nyemak pabuan baséné. “Mai Bli uling tuni tiang ngantosang Bli makelo pesan mara Bli teka,” sada ngambul ia ngomong. “Suba ja I Wayan ngorahang anak sada répot di puri,” méméné nyelag apang sing bes sanget pianakné ngambul. “Mai naké Bli,” lantas Luh Rasini majujuk di samping gélané enu masi ia sada lek bakal maid liman gélané karena ada mémé bapané. “Nah… ,” lantas ia majujuk keledkeled. “Kemu naké gangsarin ka paon miriban I Luh suba seduk kléjani kondén masi madaar,” méméné nimbal. “Makejang béné suba gampilang mémé di gaangané,” méméné lantas negak di sisin muaniné girang kenehné krana bakal ngelah mantu polos jemet magaé. Makejang anaké di Dukuh Tegal Arum nénénan nawang Wayan Darmayasa anak mula polos tur jemet pesan magaé. (masambung)

Mamilih nyarengin program transmigrasi sadurung pensiun saking dinas TNI Angkatan Laut, duk nika, wantah pilihan sané karasayang abot sakéwanten cepeng majeng anak lanang mapesengan I Wajan Suwetja puniki. Duk nika, warsa 1989, dané mutusang nyarengin program transmigrasi ABRI yadiastun wénten saking pasametonannyané sané tan cumpu. “Manut titiang nika pilihan punika patut titiang piling mangdané titiang mrasidayang nyekolahang panak-panak titiangé,” kénten pensiunan Marinir puniki maangenangen. Pilihan punika kaambil sangakaning kacumpuin antuk istri lan okan-okannyané. Duaning, yaning wantah ngandelang gajih pinaka bintara, sinah nénten pacang mrasidayang anggén nyekolahang papat okannyané. “Napimalih yéning pensiun titiang tan nyak dados satpam. Titiang meled dados jadma mahardika. Dados petani,” baos anak lanang sané mangkin sampun madué putu sia puniki. Sané kapilih antuk Suwetja yakti cepeng. Mangkin ka patpat okan-okannyané sampun namatang kuliahnyané. Kapatat-patpatnyané kuliah ring perguruan tinggi negeri. Mangkin ri sampunné dané lingsir, dané prasida ngrasayang jinah pensiun lan molihang asil kelapa sawit sané kirang langkung 2 kantos 4 juta rupiah asasih. “Nika sami margiang titiang duaning titiang meled dados jadma sané mahardika,” kénten transmigran ABRI ring Prabumulih, Sumatera Selatan puniki negesang. Mangkin Suwetja bolak-balik Bali, Prabumulih. “Kebun Sawit ring Sumatera sané mangkin sampun wénten sané ngurus. Mangkin titiang polih asil bersih manten nyabran sasih,” kénten anak lanang mayusa 64 warsa puniki nyerita. (iwa)

Napi Orti Indonésia Nyarengin Olimpiade Sains Internasional Indonésia mawali ngirim siswa-siswa SMA ka olimpiade sains internasional warsa 2011 ring widang Fisika, Matematika, Biologi, Kimia, lan Informatika ka makudangkudang panegara. Tim-tim sané pacang macentok katrima antuk Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Fasli Jalal ring Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Anggara, peteng ( 5/7) lintang. Sané nyarengin inggih punika Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdiknas Baedhowi lan Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kemdiknas Totok Suprayitno. Fasli nguningayang para pamilet olimpiade sané ngawakilin Indonésia sampun kaséléksi becik kakawitin saking sekolahnyané soangsoang kantos katingkat regional. Kanikang antuk dané, widang asal daérah pamilet saking wawidang ba dauh kantos ba dangin nusantara, sané tan surud-surud ngédéngang kawikanan siswa ring pacentokanpacentokan utama. Ring widang Fisika, Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) pacang macentok ring Olimpiade Fisika Internasional utawi International Physics Olympiad (IPhO) ka-42 ring Bangkok, Thailand, tanggal 10-18 Juli 2011. Tim puniki katargetang molihang kakalih medali emas. I riki wenteng 86 negara sané nyarengin duta-dutanyané, sakadi Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Korea Selatan, lan Rusia. (ant/ita)

Kacang Komak Komitmen Pemkab Badung katakénang, obyek wisata Baha tan antes kaadol. -Sané antes kaadol wantah wacanané! *** Bali sebum mafia perdagangan primata. -Yé, koné pulau sorga? *** Ring Negara guru SMA Swasta makaengan, beasiswa durang medal. -O, besasiswa nika anggén guru nggih?

Sabha

10 Tetuek Lek lan Matransmigrasi Olih Mas Ruscitadéwi Kruna lek sujatinné nénten ja maiketan sareng transmigrasi, sakéwanten sujatiné kakalih kruna punika tan dados pasahang, utaminé yéning kaanggén nyinahang kawéntenan parisolah krama Baliné. Sampun kasub pisan gatra-gatra indik kasuksésan krama Baliné sané matransmigrasi. Krama Bali sané matransmigrasi ka Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, kantos Timor akéhan sané suksés. Kasuksésan krama Baliné i rika kocap sangkaning krama Baliné punika jemet makarya, tan milih pakaryan, tur nénten lek ngambil pakaryan sané kakatonin nista. Indayang turéksa kruna nénten lek puniki tur bandingang ring kawéntenan krama Baliné ring Bali galahé mangkin. Mangkin ngilis pisan sané ngawi kasuksésan punika boya ja wantah pidabdab matransmigrasi kématen sakéwanten parisolah tan lek lan jemet makarya. Kruna tan lek puniki patut kadadosang unteng, duaning yéning i raga kantun marasa lek ngambil pakaryan sané kasengguh nista, sinah i raga nénten pacang ngambil pakaryan napi-napi, tur pastika nénten pacang prasida jemet. Tatuek sagalak sagilik salunglung sabayantaka sané kanikayang luih lan utama pacang nungkalik panadosné yéning nénten becik antuk ngawiguanyang. Sangkaning marasa patut sasalak sagilik, mawinan krama Bali arang sané lascarya nilar nyama brayannyané. Punika awinan sané kayun matransmigrasi wantah krama sané sampun nyat pangrasan-

nyané, sané las nilar sangkaning katibén pikobet-pikobet abot, minakadi tan madué karang carik, kasepékang, tur marasa tan prasida ngamecikang pamargin kauripannyané. Yéning nénten kadi asapunika, arang krama Baliné sané kayun matransmigrasi. Ring genah sané anyar, i krama Bali sané matransmigrasi tan malih marasa lek lan kimud ngambil pakaryan, yadiastun kasengguh nista. Driki nyiriang i krama Bali punika tan lek, duaning sané kalekin wantah nyama brayannyané. Kasuksésan-kasuksésan sujatinné taler kapolihang antuk krama Bali sané magingsir saking genah asalnyané. Contoné tan kedik krama saking Karangasem, Buléléng, Negara lan dura Bali sané sukses ring Bali, sané kasuksésanné nglintangin krama Bali sané meneng ring désannyané praragan. Krama perantauan punika akéh sané suksés duaning tan lek ngambil pakaryan sané kasengguh nista. Ipun tan lek duaning tan kapanggihin antuk nyama brayannyané. Dadosné i riki, kawéntenan nyama braya akéh dados mabuat kramané ngambil pakaryan. Raris, mangkin ri kala pakaryan sayan méweh kapolihin, napiké i raga patut kantun lek ngambil pakaryan sané kasengguh nista, napiké i raga patut matransmigrasi dumun mangdané kayun ngambil asing pakaryan sané wénten? Sujatinné pangrasan i ragané, pinaka krama Bali sané sagalak sagilik salulung sabayantaka sané patut katransmigrasiang.

PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda.

Luut-lumut Watu Lumbang (130)

Pawisik Déwa Barés Liu nak ngaku maan pawisik. Ané negak di batu gedé, maan pawisik saking Déwa Batu Ageng. Ané nyelélég di kayu rimbun maan pawisik saking Déwa Kayu. Ané masila di bucun pempatané, maan pawisik saking Déwa Bucu. Ané nengkléng betén kepuhé, maan pawisik uli Déwan Kepuh.

Olih IBM. Dharma Palguna BO/ist

Kéto masih né luas ka gunung tekén ané megedi ka pasih. Makejang mulih magapgapan pawisik. Yén punduh-punduhang mirib suba bek kamar suciné misi pawisik. Sing kena ban meték. Liunan tekén bintang di langit. Liunan tekén padang di tanah. Koné pawisik sing dadi kéwala dingehang. Apang saja-saja pawisiké jalanin. Liu anak takut yén sing nyalanin pawisik. Ila-ila koné dadiné yén cuek tek1n pawisik. Ento mawinan maputer jlemané nuluh jalan manut pawisik suang-suang. Ané nongos dauh tukad luas nganginang nuluh pawisik. Ané nongos dangin tukad majalan ngauh-ngauhang, nugtug pawisik ané ngongkon luas kauh. Ané biasa di sisi jeg bani ka tengah. Ané nengil di tengah jeg makita ka sisi. Ané betén lagas menék. Ané kiap

buung pules. Ané ayem dadi cara lindung uyahin. Lemah peteng maseliweran montoré ngatehang para penampi pawisik lan pengikutpengikutné. Purané sing taén baanga suwung. Medem bangun di pura, cara murid sedangan kémping.Luh muani tua bajang ngiring pakayunan. Mamengkung nagih pan jeg maan pawisik. Ada né pangkah ngetes isin pawisik anak lénan. Ada masih metakon, yén pawisik pertama jalanin, apa Bathara lédang mapaica pawisik kedua, ketiga, miwah salantur ipun. Ada koné anak satuwuh idupne sing taen maan pawisik. Timpaltimpalne makejang suba maan pawisik cepok pindo. Ulian jengah, luas koné ia nyeraya ka tongos tenget dija kadén. Tongosné rahasya sing dadi orahang. Sing dadi takonin. Sing dadi barengin.

Dugasé ilu, nak akéh kawéntenan Raja sané nguasa wewengkon Baliné. Nanging kawéntenan Rajané punika nguasa soang soang wewengkon sané genah lan linggahnyané mabéda béda. Taler madué panjak sané akéhnyané mabéda. Nangih ketah baosanga, nak akéh masih Raja punika saha mayuda sangkaning meled manah lan tetujon ipuné nguasayang wewengkon sané agengan taler panjak sané ngakéhan. Sekadi anak mayuda, kocap akéh sané padem, utawi kawon ring payudan sangkaning lobhané baas lebihan, nénten wénten sané sida mabesikan dados pemimpin. Yéning sekadi ceritané punika panggihin mangkin, nak uli ilu ngantos mangkin, akéhan wang Baliné ring sawewengkon Bali minab nénten sida mabesikan manah ipuné kapimpim olih sinunggal pemimpin. Minab santukan malianan aspirasi lan manah ipuné. Sekadi sané sampun lintang, akéhan pemimpiné ring Bali sané kasengguh dados Gubernur, nak samian sampun mayusa lingsir yadiastun

nénten dados kasambatang nak lingsir. Ento minab, ulian wadih panjaké iriki nampedang tetamian sané kawéntenané sekadi punika ento, munggah lantas “opini” lakarang nyujukang pemimpin sané mudanan abedik. Dados masih, sekadi Ida Shri Krsna lan Sang Yudistira ring Mahabarathané. Nanging sang sapasira sané lakarang dados pemimpin, tetep jakti ipun paek ring “panjak” buka i raga né. Tusing ja i raga né sami sané nénten dados pemimpin, sambatanga “panjak” ulian tongosé di beténan; nanging tusingkéh akéh anaké mapineh, koné ulian iraga sané nyujukang ipun utawi ngadegang ipun dados pemimpin laut baduur genah déwék ipuné, taler samian “panjaké” nyambatang Bapak Gubernur. Tusingkéh iraga sané “memilih” ipun sané tongosné baduuran? Tusingkéh ipun sekadi babu, minab buka ia I bébék sané angonang iraga? Ah..ento minab nénten ja mabuat pisan raosang, ané penting minab, pemimpiné ento sida mesikang samian wang Baliné iriki, nénten mabéda béda soroh lan

Anak sané kabaos nyakap tanah ketah anak sané kajudi miara tanah marupa carik utawi tegal olih anak sané ngelahang. Nyakap driki minab tan wénten lén maiketan sareng patemu tangan jadma sané kapercayin sareng i tanah. Patemu tangan puniki minab kaumpamiang pateh kadi lanang istri sane kalilit tresna tur macumpuan pacang masikian, sane raris kabaos masakapan. Yan saihang kadi, pamargin jadma lanang lan istriné sané saling tresnain, driki sang sané nyakap tanah minab katenger tresna ring tanahé inucap, mawinan raris dané kacumpuin nyapakang tanah inucap.

Duaning pamarginné sangkaning kalulut tresna, indik uger-uger dum-duman sang madué tanah pinaka rerama sareng i panyakap sampun kacumpuin kadi dresta sané sampun mamargi saking nguni. Mangkin sané kabaos nyakap tanah sané marupa uma miwah tegal punika, nénten malih sangkaning ipun kalulut tresna ring i tanah lan mautsaha becik miara pamula-mulannyané mangdané prasida mayasa, molihang pikolih. Mangkin, krama Baliné sané nyambat ragané panyakap, sané masakapan sareng tanah, nénten ja sami sangkaning rasa tresnanyané ring i tanah. Akéh

Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.utawi bali_orti@yahoo.com

Bungklang Bungkling

Galungan Kegiatan utama ané nomor papat tuah madaar lan ngopi. Uli jaja, biu kanti bé muluk nak makacakan duk Galungan. Yén sing énggal-énggal telahang sinah lakar berek, lakar makutang, mubazir dadine. Nak sing dadi ngutang merta. To makrana di Galungané krama Baliné nak sibuk sajaan makinyukan, semengan kena kopi lan jaja begina, jam dasa ba kena lawar lan tum, tengai tepet kena betutu, sanja jam telu ba ngisi jaja uli lan tape ketan tur teh anget, magpag sandikala ba macemosan naar jukut arés tur tum melah, petengné sambil mabalih sinétron kinyuk-kinyuk naar biu lan anggur. Kegiatan utama ané terakhir mara mabakti. Ané luh-luh lakar anggo brokat paling maal tur magréndotan misi mas-masan awakné, uli bungkung, gelang, kalung, anting, kanti bros lan gelang batis masi uli mas. Né anggo nyihnayang kateguhan nak Baliné nindihin darma. Yadiastun sing ngelah pis, krama Baliné nak bani nyilih, bani ngredit, bani nyicil, bani korupsi apang nyidayang ma-Galung, apang nyidayang merayakan kemenangan darma. Ané muani masi kéto. Nganggo baju baru, jam maal, nénténg hapé dadua, tur jerijiné konyangan misi bungkung. Di kantongné ba ngilis pis séket talian, lakar anggona mapunia di pura, apang menék adané kasebut di pengalo-aloané. Pang konyangan ningeh sumbangan tulus ikhlasné kén pura lan désa. Yén ba suwud mabakti, ba nunas tirta lan nganggo bija, artiné ba sregep ba ma-Galung. Ba dadi tenang tur yakin darma né satata jaya. Artiné, ba dadi pules geris-geris. “Yadiastun RTRW-né kalahanga kén pipis, purané serung vila, ida betara plaibang invéstor, guminé nyag amah abrasi lan érosi, nanging darma ne nak satata lakar menang,” I Wayan negesang. Kata kuncine tuah “lakar menang”, artiné jani tondén menang, artiné sing tawang masi buin pidan pastiné lakar menang. Nanging Galungan nak mula harus jalan terus. Artiné, kanggoang menang di SMS dogén, kanggoang menang di pacekian dogén.

Pokokné setondén mati apang taén maan pawisik. Kéto isin kenehné sing dadi tawah. Sing dadi belokang. Suba lantas keto, mirib ulian déwasané melah, mirib ulian bantené lebih, liu koné ia maan pawisik. Ada pawisik marupa bunyi krisik-krisik di kupingné. Ada pawisik marupa wayangan mekebyarkebyar dugasé ia ngidem. Ada pawisik bakatanga di ipian, dugasé sing kuat megadang laut pules ngengkis di arepan bedogolé. Demen atiné, megadang apeteng maan pawisik telu. Ingan pejalan batisné ngojog tongos markir motor di jaba pura. Kenyemkenyem bibihné ngidupang motor lakar mulih. Neked jumah, dawa satuané magapgapan pawisik tekén panak tekén kurenan. “Apa isin pawisike ento?” Kéto

kurenané matakon. “Pawisik pertama, panugran saking Ratu Jegég Ngejingit, apang Bli ketemu ajak Mpu Gandring, nunasang unduk keris ané lakar ngalahang sarwa musuh. Pawisik kedua, panugran Bathara Lingsir Untu Ireng, apang Bli ngetut pamargin Jengis Khan uli di Monggol ka China.” “Pawisik nomor telu, kénkén?” “Ané nomor telu Bli sing ngerti maksudné. Bli ngipi negakin motor Harley Davidson ngandéng Presiden Obama!” Kilang-kileng pianakné mekejang. Kurenané énggal-énggal nyeduhang ia kopi. Nganti lemah makemit, mirip sirahné uyeng-uyengan. Sambilanga ngaduk kopi, kurenané kenyem-kenyem masaut. “Péh, Bathara sajan-sajan bares pawisik. Yén kéné, mara demen atiné magama Hindu.

Dados Pemimpin méta méta apang manut pasaja tekéning napi sané orahanga pemimpin merakyat. Santukan akéhan pemimpiné iriki nénten kayun paek kapining rakyat; tegarang pineh pinehang; ngudiangkéh yéning wénten simakrama, genah pemimpiné setata baduuran, nanging rakyaté maguyang di beténan mirengang pitutur wacana ipuné? Ngudiangkéh ipun nénten kayun maguyang sareng sareng sekadi anak sangkep ring balé banjaré, yadiastun kapah kapah? Beneh minab sekadi tetamiane uli ilu, Raja nak pastika genahné baduuran, dados lan patut yéning rajané punika sampun merakyat, pada pada ngrasayang suka lan duka rakyaté, ah..minab sekadi Mahatma Gandhi lan Bung Karno akedik, santukan raja utawi pemimpin punika nénten ja “sulinggih” sané genahné kabaos “sué” genah sané luih. Yéning setata iraga nyujukang pemimpin ulian partai, minab nganti mebading Guminé iriki nénten sida lakarang nemuang pemimpin sujati. Tegarang tilikin akédik orti sané

munggah ring korané, jag sampun wénten kader partai sané dados DPRD Bali nyambatang adan “figure” sané lakarang dados gubernur; cocok, sekadi raos lan opini ipuné. Nanging napikéh ento tuah “skenario?” Yén wusan bapak gubernur menjabat, laut wagubné sané munggah dados cagub. Taler, kéto masih ring headline korané orahanga 53% koné masyarakaté sampun nguntengang kayun lakarang nyujukang anaké sané kari dados wagub mangkin apang sida dados cagub buin duang tahun. Pemimpin sané muda, dados, jakti jakti patut, nanging pilih pilihin sané nénten nganggé adan partai utawi nénten polih suara ulian partai, nanging sang sapasira sané polih pawisik lan katunjuk olih alam, taler sané baosanga independent, inteléktual, lan sampun uninganga sira sané jakti mabéla ring guminé iriki. apang tusing nyan, rikala mapidarta pragat ngwacen teks, apang taen mapidarta tanpa teks naké kapah-kapah. Nak ..abedik bedik ulian partai pemenang ring Bali jag misi dogén unsur politikné. I Madé Suwitra

Nyakap Tanah

Olih I Wayan Juniarta Apa kegiatan utama krama Bali né duk dina Galungané? “Mabakti?” I Madé Dungulan masaut. Kékék-kékék krama sekaa tuaké ngécéang pasautné I Madé. Maklum jaman ba Kali Yuga, asal ada ané masaut beneh sinah lakar kakedékin, yén ada ané malaksana darma sinah lakar kasuryakin. Yén laksana corah ané jemak mara lakar andupina, yén pisuna tuturang mara lakar dingehanga. “Ané mabakti lan mabanten to kan ané luh-luh lan nak cenik,” kéto abetné I Wayan Buta Dungulan. Yén ané muani-muani nak ba jelas kegiatané. Kegiatan pertama sing ada lénan tuah ngirim SMS selamat hari galungan ka nyama, timpal, bos, mitra lan calon mitra. Uli panampahan ba magimeh konyangan nyelek-nyelek hapéné. Liunan ba masebeng bijaksana di SMS-né. Uli “dumogi samian polih karahayuan” kanti “dumogi jagaté sutrepti”. Konyangan prajani lancar ngaba aran Ida Sanghyang Widi Wasa kanti Ida Batara Lalangit. Kegiatan kedua sing ada lénan tuah maceki. Maklum, yén hari-hari biasa nak kéweh ngalih selah maceki, kéweh masi ngalih timpal ajak maceki. Yén Galungan nak liu ada selah. Sawiréh hari raya, polisiné masi sing bas galak-galak ngenderin nak maceki. Sawiréh hari raya, nak liu masi polisiné bareng-bareng maceki. Yén Galungan nak aluh masi ngalih timpal ajak maceki. Kantor-kantoré makejang tutup, karyawané libur. Dadiné suplai pemain lancar. “Maceki to penting krana nyamanyamané maan kesempatan masliahan, refreshing tur ngorta kangin kauh jak timpal ané ba makelo sing matepuk.” Kegiatan utama ané ketiga tuah ngirim SMS sambilanga maceki. “Melarapan suécan Ida Sanghyang Widi Wasa mangda tetep ajeg darmané, menang ngalawan adarmané,” kéto munyin SMS-é, ané ngirim kenyem-kenyem mencari.

Redité Wage, 10 Juli 2011

krama Bali sané nganikayang nyakap sakéwanten kasujatianyané wantah seneng ring jinah kémanten, yadiastun sangkaning melog-melogin anak sané madué tanah. Panyakap krama Baliné mangkin akéh sané wantah maparisolah sakadi ceti, wantah numbas lan ngadol, mangdané polih bati akéh. Anak sané ngangkep panyakap punika mangkin tan malih kayun matekap, tan malih kayun mamula, tan malih kayun majukut, tan malih kayun manyi, samian punika kamargiang antuk anak siosan sané kaupah, sané kataur. Krama Bali sané nyakap galahé mangkin, taler akéh sané

tan makarya lan ngrereh lemekan, mangdané pamula-mulannyané landuh, akéhan sané numbas. Pamuputné, ri sampunné pamulamulannyané mupu, i panyakap ngitung-ngitung prabéa sané kaanggén naur buruh, numbas lemekan lan nyéwa traktor. Sisanné wawu ipun pah, lan aturang kidik majeng sané madué tanah. Yéning wantah kadi asapunika, parisolah anak sané ngangken panyakap, sinah tan bina kadi cetiné, sané wantah ngadol baos lan parisolah mogbog anak siosan. Raris yéning akéhan sané kadi punika, sira raris sané prasida kasambat pinaka panyakap, pinaka petani? (gék yatri)

Sastra

Redité Wage, 10 Juli 2011

Ada Léak di Pura Kukuh Sugianto KETUT Santos Férnandéz uli cerik jenek di Lampung. Uling cerik biasa tuturina ané serem-serem tekén reramané. Gumi Bali ento tenget, karena sawilang wai krama Baliné jemet mabanten. Adat lan agama majalan madampingan. Gumi Bali kaloktah ka duranegara. Liu anaké dot malali ka Bali. Pulina Bali masé kaucap Sorga Terakhir. Satondén mati apanga maan malali ka Bali.

Ento ané ngaénang Ketut Santos Férnandéz dot malali ka Bali, ngaturang sembah di sanggah palekadan bapanné. Jani ia mara tamat sekolah dasar. Uling cerik Ketut Santos pranakan Bali lan Timor Lésté ento dot nawang Bali. Kéwala méméné dueg ngaruh-ngaruhin. Yan nu cerik tusing dadi ka Bali, nyanan bisa amah léak. Di Bali liu ada léak, cara adané

Bali; Banyak Liak. Yan dot ka Bali, paling luwung suba tamat SMA, léaké tusing bani ajak anak truna, paling demen ajak anak cerik. Ketut Santos sanget ngugu. Sekat ento, ia ngutang kenehné ka Bali. Kéwala jemet nabung, apang kayang tamat SMA ngelah bekel aba mulih ka Bali. Méméné nuturang, léak ento gobané aéng. Macaling rénggah. Malayah dawa maimbuh pesu api rikala makecuh. Mabok dawa magambahan. Nyonyoné lambih lantang nyujuh tanah. Yadiastun tusing taén nepukin lan makenalan ajak léak, Ketut Santos nyidang ngreka-reka goban léaké. Dugas madaar ajak kulawarga, blackbérry bapanné mamunyi. Bliné ané nengil di Bali nélpon nyambatang méméné suba tusing nu. Bapanné Ketut Santos ngeling nampi ortiné ento. Pangidih bliné, apanga nyidang bapané Ketut ngulehang pipis mulih ka Bali. Ngaturang sembah pinguntat tekén rerama. Kabenengan kulawarganné Ketut Santos mula ngelah di Lampung. Tusing ja kéwéh baana ngitungang bekel mulih ka Bali. “Ada apa Pak? Adi bapak ngeling?” “Mbah di Bali suba ngalahin!” “Kija mbahé magedi Pak?” Ketut Santos polos matakon. “Mbah mekad ka tanah wayah!” “Joh tongosné, pak. Ngudiang sing ka Lampung gén ngalih tanah!” “Mbah Ketuté di Bali suba mati!” Ketut Santos mara ngerti. Ia milu ngeling. Mangenang mbahné di Bali, ané taén ngempu padéwékanné di Lampung. Petengé ento, kulawarganné Ketut Santos makikén ka Bali. Mupulang panganggo. Tusing engsap bapanné nélpon ka agén penerbangan, mesen tikét Garuda. Bapanné Ketut Santos, yadiastun soroh pamacul turin matransmigrasi, kéwala biasa mulih negakin kapal terbang. Ipun sampun nyidang makalikalian di Lampung. Ngelah tanah linggah, turin buruhné

liu. Salian magarapan di carik, bapanné Ketut Santos jimbar ngelah tegalan nyuh sawit. Yén étang-étang panghasilanné abulan, bisa gedénang tekén gajih bupati. Tuah ja bupati mula gajihné cenik. Bupati nyidang sugih baan élah ngitungang pipis panjak. Korupsi sawilang wai. Bapanné Ketut Santos taén orina dadi anggota déwan di Lampung, nanging ia nulak. Adanan ngurusin tegalan sawit lan padi di carik bandingang mapolitik. Agén kapal terbangé nundén bapanné Ketut Santos lan kulawarga apang jam nem semeng suba ada di bandara. Kapal terbangé lakarang makeber jam kutus semeng, singgah nginceh di Bandara Soekarno Hatta satondén tuun di Bandara Ngurah Rai, Bali. Sawatara jam roras galah di Indonésia Tengah, kulawarganné Ketut Santos Férnandéz suba neked di Tuban. Ipun laut nyarter taksi apang énggal neked di Marga. Uli bandara nganti di désa palekadan bapanné Ketut Santos tuah ajam tengah. Kulawarga onyang nyambut di arepan koriné. Keponakanné liu masé teka nyagjagin. “Paman mulih énggal-énggal. Paman sing maan meli gapgapan. Da nyen keciwa tekén paman,” kéto abet Bapanné Ketut Santos tekén kepokanné makejang. Anggona panyelimur, bapanné Ketut Santos ngemaang keponakanné bekel pipis magambar Soekarno-Hatta. Onyang keponakanné maan duman pipis magambar presidén simalu di Indonésia ento. Onyang makenyir girang. Apa ya artiné pipis monto tekén bapanné Ketut Santos ané mula ngelah sasukat matransmigrasi. Nyamanné ané tusing nyak milu matransmigrasi tetep nyidang ngubuhin basang dogén. Prabéa ngabén lan mamukur masé bapanné Ketut Santos makejang ngitungang. Ia tusing nyak meratin nyama-nyamanné di Bali ané mula tusing matatakan brana. Pangabénan Mbahné Ketut Santos méwah. Yadiastun kulawarganné di Bali idupné paspasan, nanging prabéa onyang

11 teka uli Lampung. Timpal bisnis bapanné Ketut Santos liu masé mapunia. Paling bedik isin amplopné ayuta rupiah. Ada panyatusan pangutsaha Bali ané jenek di Lampung milu matempung. Prabéa ngabén dadiné ngabéhin. Liu nu nyisain pipis. Bapanné Ketut Santos tuah dharma. Aget masé kurenané satata satinut. Sisan pipis ngabén lan mamukur edumina tekén nyaman-nyamanné. Nanging nyaman-nyamanné kimud nerima. “Bekelang suba mulih ka Lampung. Upakara méméné pragat, bli di Bali suba lega!” Kéto abet blin bapanné Ketut Santos polos. “Tiang masé kéto. Tiang marasa meratin bli di Lampung. Tusing nyidang bareng matempung mragatang rerama. Ada sisan pipis buka jani, bli gén ané mekelang ka Sumatera!” Raos adin bapanné Ketut Santos. “Tiang tusing ja masé ngelah pipis, kéwala nu nyidang mauleh-ulehan di Lampung bandingang di Bali. Nah kéné san ben, yan Bli ajak adi satuju, pipisé né anggon menin umah gén. Tingalin tiang balén Bli lan Adiné suba wug. Nyén nawang nyidang nganti bedegné tekén kalsiboard apang sitengan!” “Yan kéto itungan adiné, sisan pipisé anggon menin sanggah gén!” Blin bapanné Ketut Santos ngusul. “Tiang satuju, Bli!” adiné milu matempung. “Menin sanggah, tiang suba sauh munyi dugasé matransmigrasi. Yén tiang nyidang idup di gumin anak lakarang ngaturang sanggah lan ngaturang piodalan. Depang tiang ané naur sesanginé ento,” abet bapanné Ketut Santos. “Yan tiang minehang, utama mula yan menin payogan Ida Bhatara, yan pedeman gelahé gén tusing luung kénkénang lakar nyak luung kenehé ngaturang sembah. Tusing ja pelih yan i raga ngitungang awak padidi malu. Ngwangun sanggah, depang tiang ngitungang mapan tiang taén masesangi,” bapanné Ketut Santos nglanturang raos-

Déncarik Apa ané kajejehin yén ané alih suba bakat? Tan kasambaang dinginé ri kala ngentasin Gobleg, ambun taru lan ambu Danu Tamblingangé. Tan kasambatang lega atiné ngentasin jalan Pedawa ané maukir, ambun cengkeh kaampehang angin sadhané, sada dingin, sada ngutgut kulit. Dija gumi Déncariké? Matakon tiang kén angin ané ngatehang jangkrik ngalih padangpadang nuju bulané tusing masunar. Angin, dija Déncariké? Makilukan ka tengawan, eda matolihan kuri buin, ingetang yén suba nepukin pateluan, ditu

suba tongosné, di bucu sajan. Ditu suba Déncarik ané kal alih. Yakti? Minab tusing liu ané nawang apa ané ngaba pajalané nganti joh ka Déncarik. Karma? Kala? Apabuin lakar kasambatang olih atiné, yén suba bek madugdug misi kenehé? Adaké galah anggén nyambatang isin papinehé? Yén ada jalan jani tuturang. Déncarik kala punika, genah jadma-jadma kanistayang. Genah masélong. Genah ukum pancung ring jadma-jadma sané meled mahardika saking Panji. Déncarik, napiké yakti genah Pan-

jiné kagebug? “Panji ento, nyaliné tusing bek. Panji ento tusing ngelah bayu nglawan musuh. Panji ento tusing nyak tuyuh. Panji ento nagih aluh. Seken?” Matakon atiné ka pepinehé. “Seken!” “Apa makrana?” “Apang makejang nawang, tuah Déncariké dogén ané ngelah punggawa ané bani ngetohin Buléléngé. Tuah Déncariké dogén ngelah wates tembok-tembok ané anak lian tusing nawang. Tuah Déncariké dogén ané bani nyerahang kesaktiané. Kéto, apang makejang nawang.” Ah, siraké ento Panji? Suba tusing tawanga jani. Ané masisa tuah cerita uli bibih ka bibih ané sing misi tuktuk lan bongkol. Ané masisa tuah sesolahan soléh-soléh ané tusing taén solahanga tekén leluhur Déncariké. Angin dijaké sujatiné Déncariké? Ari Dwijayanthi

né. “Nah lamun kéto keneh Adiné, yan suba las, bli nampi. Sungsung suun tiang keneh melah Adiné!” “Tiang masé keto Bli, tiang pinaka adin bliné tusing lakar lek ngorahang tusing ngelah. Depang tiang tekén bli Wayan ané nengil di Bali ané magaéan di sanggah, nah mapan bli di Lampung ngelah bekel, uli ditu prabéanné. Yan suba paturu ning, tusing ada uyut tiang suksma. Kéto masé Mbok di Lampung, nyama-nyama di Bali tuah meratin kulawarga di Lampung, bareng gelahang tur aksamaang,” abet adin bapanné Ketut Santos. Méménné Ketut Santos makenyem nepukin kulawargané di Bali rukun. Tusing cara pidan dugasé ia mara-mara ngantén di Bali, kulawarganné setata maiyegan magarang ngarap carik ané mula tusing linggah. Ento ané ngaenang bapanné Ketut Santos nekat matransmigrasi apang sabilang wai tusing maiyegan jumahne. Maiyegan paturu kurenan di paon ané bisa ngranayang manyama tugelan dadi benyah baan setata nampi sadu. *** Ketut Santos demen liburan di Bali. Ia lan nyama misanné malali ka obyék-obyék wisata. Tanah Lot, Alas Kedaton, Bedugul, Kuta, Nusa Dua, Sanur nganti ka Nusa Penida ia malali. Nyama misanné masé kendel. Baan tumbén malali malila cita ka tongos ané melahmelah. Ketut Santos sasukat nengil di désa palekadan bapanné satata angob. Saja buka raos méméné. Krama Bali jemetjemet mayadnya. Sabilang semeng suud nyakan di paon ngaturang banten ané maadan yadnya sésa. Teka uli pagaén ngaturang rarapan di sanggah. Ngalimang dina masegeh. Pantes ba pulina Baliné mataeb. “Adi sing ada léak ané cara tuturina tekén i mémé. Bali luih, boya ja serem,” abetné Ketut Santos di tengah keneh. Panasaran Ketut Santos laut ngalih bli misanné ané

madan Wayan Dharma. Ia nakonang dija léaké mengkeb, adi tusing taén nepukin léak di Bali. Wayan Dharma kedék ningehang patakon adiné. “Léak ento tuah ada petengpetengné. Yén nepukin léak bisa gelem. Bisa mati. Léak ento aéng rupané!” “Kénkén gobanné?” Wayan Dharma nuturang léaké ento gedé tegeh makulit selem, mabok barak magambahan. Macaling rénggah. Layahné lantang. Manyonyo gedé dawa. Ketut Santos anggut-anggut. Apa ané tuturina tekén méméné patuh tekén tutur beli misanné. “Bli Wayan taén nepukin léak?” “Sing” “Yén sing taén nepukin ada nyidang nyatuang?” Wayan Dharma siap. Marasa KO di bucu mati. “Nak mula kéto tiang maan tutur!” Abetné Wayan Dharma nyaruang lekné. “Ningeh ortané gén bli sing bani. Beli tusing taen nepukin, nunas suéca majeng ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa dumogi sing taén nepukin léak!” Abulan suba kulawargané Ketut Santos jenek di Bali. Buin mani suba ngitungang mulih. Satondén mulih, kulawargané ngaturang sembah di sanggah lan sanggah gedé. Maimbuh masé ngaturang sembah ka pura. Kabenengan di Pura Dalem ada odalan. Kulawargané mula ngantosang suud odalan mara berangkat. Ketut Santos girang kenehné maan nepukin odalan di Bali. Ia angob, nepukin anaké mapéd nyuun prani. Ia angob nepukin trunatruna dueg nabuh baleganjur. Malénan tekén odalan di Lampung. Gongé tuah idup uli kasét VCD. Neked di jeroan pura, ia nlektekang di balé paruman. Ia nepukin rangda. Macaling rénggah, mabok barak, mata gedé nelik. Ketut Santos kaliwat jejeh. Batisné ngejer. Incehné pesu. Ia malaib sambilang nyambat, “Ada léak di Puraaa!”

Saking Langit Bali Mas Ruscitadewi Bali Siki Bli bli mriki beli Tuah duang tali Sambilang malali Rarisang meli Bali Bli bli yakti bli Baliné wantah asiki Makrama prakanti Magama budaya suci Bli bli sampunang lali Ring Bali sané sujati Maguét maprasasti Maadu ngemasin mati Bli bli ngudiang bli Ngadu munyi laksana sepi Cara kena jampi-jampi Kanti Bali gelahang gumi

Bali Kalih Yéning suba kelih Ingetang mulih Pang sing kanti alih Ngaé basang pedih Bali sing taén pelih Tusing bisa maperih Apa buin ngalih-alih Kéwala sai kadalih Sangkaning bek anak ririh Masemu matutur luih Mapi mapi tan pa pamrih Untengné tuah pikolih Liunan anaké sugih Setata demen ngidih Kaih-kaih nyilih-nyilih Matungtung matangis sedih Né lénan mailih-ilih Ngantosang kapal kampih Yéning suba kadung pelih Keweh matemu jalan mulih

Kruna

12

Redité Wage, 10 Juli 2011

Ceraken

Madé Pasek Arya Suwahdéndi

Suksés ring Cita lan “Cinta” Makéh kegiatan sané prasida kalaksanayang anggén jalaran nagingin galah. Silih tunggilnyané berékpresi muktiang kateleban i ragané ring widang sané katekunin. Madé Pasek Arya Suwahdéndi sampun muktiang, yéning napi ja sané kalaksanayang antuk kateleban pastika ngwetuang asil sané prasida ngicénin bangga ring padéwékan utawi rupakané. “Titiang nyarengin lomba busana adat. Majalaran lombané puniki titiang mamanah mangdané sida ngawé bangga kulawargan titiangé. Tiosan ring punika titiang meled ngrereh pengalaman, ketemu sareng timpal-timpal, lan pastikannyané nguningin soang-soang karakter para juri lan para pamilet lombané,” baos truna sané embas ring Bangli, 5 Juni 1994 puniki. Siswa kelas XI IPA SMAN 1 Bangli, saking kari raré sampun nyarengin lomba-lomba. Puniki kabuktiang saking makudang-kudang préstasi

Lengkara Kaolah saking cakepan ring Perpustakaan Lontar Fakultas Sastra Universitas Udayana

sané sampun kapolihin olih dané sakadi Juara I Lomba Balita Sehat Polda Nusra (daweg kari alit), Juara I Lomba Paduan Suara sa-Kabupatén Bangli warsa 2009, Juara III Lomba Busana Adat Ngekeb Kabupatén Bangli warsa 2011, lan Juara Harapan II Lomba Busana Adat Ngekeb PKB Provinsi Bali warsa 2011. Arya kénten dané kaparabin, putra kaping kalih saking I Madé Susila lan Ni Luh Putu Wahyuni puniki madué hobi main musik ngangken seneng pisan prasida dados Duta Bangli, ngwakilin Bangli ring tingkat provinsi. “Titiang meled dados jadma sané sukses ring cita lan cinta. Napi mawinan kénten? Santukan yéning sampun cita-citané sida kapanggihin i raga pastika bagia ring cinta. Cinta boya ja kaartiang seneng ring anak istri kémanten, nanging cinta utawi tresna ring samian daging jagaté puniki,” angken arin Ni Luh Putu Eka Déwi Silayuni puniki. (dwi)

Kaolah antuk: I Gusti Madé Sutjaja

lnÓsêkÂhni ssiÏpÓ\ (¡ ehdr*zrity*ht i wi sÐ) mhjkmk)j* lantas ia kenaina sasirep tur ngaédarang nyaritayang I Tiwas kema ajaka makejang

msÙk,wsÓt ¡ su h & dhnkã\nu /,mi\niÐ z )Ð ppnãk lenå\l á * masuaka, wastu tusing ada anak bangun, mingkin kenyapa Pan Bakalan ngénggalang

sigwiÓ esnutru h * ni eiÑ kÂms\*p\injËÑ l.ssuben hisg u ;i b\unjÀ k sig I Tiwasé nuturang indikné masangang pangindrajala. Sasubanne I Sugih bangun ajaka

mk)j,* lnÓsdÀ tæukni surtÑdy i mp\)nn/,bh nh)\æu pån) s¡Ñ ni / makejang, lantas ada tepukina surat dadi ia mapangenan, baana engsap ngendusin

Ida Madé Adnya Gentorang

Ngadungang Klasik lan Modéren Pungkuran makéh anom-anomé gengsi malajahin musik utawi budaya tradisionalé. Minabang yén sampun pascat main gitar, nepak drum, utawi nyelek piano sampun kawastanin nak gaul, nak modéren. Nanging kahanan punika matiosan saking Ida Madé Adnya Gentorang. Ida, nelebin sakancan orkéstra tradisional. “Kulawarga, makasamian punika saking dukungan lan lingkungan kulawargan titiangé,” baos putra saking Ida Wayan Oka Granoka puniki. Duk kacunduk ring acara pementesan musik etnik ring Ksirarnawa wau-wau puniki, ida nyeritayang kahanan ring grianidané. Rah seni punika katurunang saking ajin lan ibun idané. Tiosan ring punika, rakan-rakan ida ring gria sinamian ngayah ring widang seni. “Ring grian titiangé wénten sanggar, Bajrasandhi sané ngwidangin kréativitas lan Mahabajrasandhi sané pinaka pamucuk Bajrasandhiné. I dumun, daweg panyumu ri kala sanggar puniki wau katangiang olih ajin

dditpÐ 2u sÞp) p)Þ l À ;pnÓg i .* lnÓsêkßsg i ænãklen bÙni g  ;i dadi teka pules leplep alah pantigang. Lantas ia kema sig Pan Bakalané buin nagih

titiangé. Instrumen sané wénten tuah gender kémanten. Nika awinan yéning ngawitin malajah magambel, titiang malajahin gender, tiosan ring punika gender taler madué filosofi sané nuek pisan,” angken anak lanang sané wau polih Juara I Makendang dalam rangka Utsawa Bali Sani puniki. Ida lan sameton-sameton idané taler nénten surud-surud ngaturang pangayah-ayah ring widang seni. Nika awinan dumun ring warsa 2004 ida lan kulawarga ngwakilin Indonésia ring Olimpiade Kebudayaan ring Athena, Yunani. “Makéh sané sida kalaksanayang anggén nglestariang budayané. Pangaptin titiang utaminnyané ring para anom-anomé mangda sampunang anyud ring musik modéren. Sujatiné gambelan utawi alat musik tradisional sida kaolah dados modéren, carannyané ngadungang komposisinnyané. Musik tradisional lan notasi modéren, sakadi sané kapéntesang i wau,” tutur mahasiswa Jurusan Antrologi Budaya Sastra Unud. (dwi)

tul\u n/.shutænãkln/:chiekenÐndÑ t i su & s)dêcrmuzni wÀ ek, tulungan. Saut Pan Bakalan: “Cai kénkén dadi tusing sedia cara munyin awaké,

jniekenÐnb À e) t.\uc\ u cu h *u si g u ;i mul;i ,crikæyu tÞ; jÙ \ jani kénkén abeté?” Ngucung-ucung I Sugih mulih, carik payu telah juanga

etÐnl ã êen,kuÏnn/tÙrmhn/.0. tekén baliané, kurenan tuara maan.

hspunk i ktutru nédeß necor;,h2hul;h2t)m.u Asapunika katuturan jadmané corah; ala ulah ala temu.

Isin Gumi

Asil Pertanian, Bali Tan Prasida Mandiri Bu Novi, Tunjung Bali sayan nyagerang asil pertanian saking dura Bali, riantukan krama Bali sayan akéh makarya ring widang industri pariwisata. Ngawinang nénten akéh madué galah antuk nekunin ring widang pertanian. Lianan punika sampun akéh krama Bali tan kayun makarya matani. Yéning puniki terus kadepinin kapungkur pacang ngawinang tan becik Baliné. Kerana krama dura Bali nguasain pemasaran asilasil pertanian inucap.

Sadurung rahinan Galungan, pangargan keperluan pokok sayan nincap. Asil pertanian saking dura Bali akéh karauhang, minakadi beras, kelapa, pisang, jeruk, salak kantos busung. Kahanan puniki terus kémanten mawali nyabran warsa. Janten pisan paindikan puniki krana krama Bali durung prasida nagingin kaperluan pokoknyané secara mandiri. Paindikan punika kabligbagang ring sajroning acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Soma, 4 Juli 2011.

Kadék Buras, Panji Anom Minabang titiang SDM i

raga ring kantun kirang pisan nekunin widang pertanian. Asil-asil pertanian saking luar akéh nyerbu ka Bali minakadi srana upacara, pisang, kelapa buah-buahan lianan, kantos busung. Yuktinyané makasami srana punika prasida keasilang ring Bali yéning katekunin sakadi patut. Puniki taler kaawinang krana masyarakat Bali akéh sampun ninggal séktor pertanian, indik puniki patut gelis ngamolihang uratian sané sumeken pihak terkait. Darsana, Seririt Nabdabin punika patut pamerintah nglaksanayang

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN

BINA USADA BALI SK MENDIKNAS RI. NOMOR : 122/D/O/2007

MENERIMA MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2011/2012 S1 KEPERAWATAN D III KEBIDANAN Pendaftaran : a. Gelombang I : Februari s/d Juni 2011 b. Gelombang II : Juli s/d Agustus 2011 Syarat Pendaftaran :

Contact Person :

Telp : 0361- 433132/8060667 Fax : 0361- 433132

TEMPAT PENDAFTARAN : Sekretariat Stikes Bina Usada Bali Jl.Kubu Gunung Tegal Jaya Dalung Badung- Bali

BIAYA PENDAFTARAN : S1 Keperawatan Rp. 300.000,DIII Kebidanan : Rp. 300.000,Dua Pilihan Rp. 500.000,

Website : www.binausadabali.ac.id C.0000955-rpa

Dika, Déncarik Minabang titiang paindikan akéh krama Bali ninggal pertanian, riantukan kapikayunin lan karasayang dados petani durung prasida nincapang kesejahteraannyané. Lianan punika taler produksi asil-asil petaniné kalah mesaing ring pasaran. Pamerintah naler durung sumeken pisan nyihnayang pidabdabnyané nguratiang kawéntenan petaniné sapunapi antuk mangda sida i raga nagingin kaperluan srana pokok punika. Gus Puma, Banjar Asil pertanian durung prasida mandiri punika yukti pisan. Ring Bali lahan pertanian sampun sayan nyupitang pisan saking warsa ka warsa. Kahanan puniki ngawinang ngicénin peluang serbuan asil-asil saking dura Bali, napi malih nyabran rainan Galungan. Pasarpasar akéh kaebekin buah-buahan impor lan saking dura Bali. Indik puniki patut gelis ngamolihang uratian olih para wikan ring widang pertanian.

PROGRAM STUDI :

Warga Negara Indonesia (WNI) Lulusan SMU / SMK Kesehatan ngan Foto Copy Ijasah/Surat Ketera Lulus yang telah dilegalisir Pas foto hitam putih terbaru (6 bulan terakhir) ukuran 4x6 sebanyak 5 lembar

upaya-upaya nincapang kualitas lan keterampilan masyarakat Bali secara ngelantur. Mangda sampunang Bali sayan keilangan kemandiriannyané. Serbuan asil pertanian tetanduran pangan ngabekin pasaran ring Bali sayan ngresresin. Puniki matiosan pisan sareng kawéntenan ring Bali sané kasub madué tanah subur, kémaon ngerauhang srana-srana punika saking jaba daérah.

C.0003811-pend

Ketut Ardika, Panji Sujatiné saking nguni jagad Bali kasub pisan, lianan ring widang pariwisata taler pertaniannyané. Nanging riantukan widang pertanian kirang ngamolihang uratian saking pamerintah, ngawinang katinggal olih kramané. Lianan punika akéh para yohana ring Bali tan kayun makarya dados petani, seantukan kapikayunin tan gelis ngamolihang asil taler daki. Kadi mangkin sané utama patut kalaksanayang ngobah sikap méntal masyarakat Bali, olih samian komponén krama Bali. (ama)

OLAHRAGA

Minggu Wage, 10 Juli 2011

13

Essien Cedera Lutut London Chelsea mendapat kabar buruk dalam persiapannya menyongsong musim baru. Salah satu gelandang andalan The Blues, Michael Essien, mengalami cedera dalam latihan. Essien dibekap cedera lutut kanan dalam sebuah latihan. Untuk mengetahui tingkat keparahan cederanya, maka gelandang Ghana itu akan diperiksa dulu oleh tim medis Chelsea. “Dia akan menjalani tes dalam beberapa hari ke depan, untuk mengetahui tingkat cederanya. Hingga kami mengetahui hasil lengkap pemeriksaan itu, kami tidak akan berkomentar lagi,” demikian pernyataan Chelsea, Sabtu (9/7) kemarin. Musim lalu, Essien mengalami cedera di lutut yang sama, dan memaksanya absen selama setengah tahun. Cedera itu pula yang membuat gelandang 28 tahun tersebut gagal tampil di Piala Dunia 2010. Selain itu, Essien juga pernah mengalami cedera ligamen pada September 2008, sehingga harus absen enam bulan alias sampai Maret 2009. Dengan cedera tersebut, kemungkinan Essien tidak akan dibawa saat The Blues di bawah arahan manajer anyar, Andre Villas-Boas, terbang ke Asia untuk menjalani pra-musim. Sementara itu, Chelsea juga mengumumkan secara resmi Michael Emenalo sebagai direktur teknik yang baru. Pria asal Nigeria tersebut akan menggantikan tempat yang ditinggalkan Frank Arnesen. “Michael akan menduduki jabatan vital di mana akan memberikan kebijakan strategi jangka panjang bagi klub,” sebutnya dalam situs resmi The Blues. Sebelumnya, Emenalo adalah asisten manajer Carlo Ancelotti. Musim ini, manajer anyar Chelsea, Andre Villas-Boas telah menunjuk Roberto Di Matteo sebagai asistennya. Mendapatkan jabatan strategis membuat Emenalo senang. Dirinya mengaku akan melakukan tugas baru demi kemajuan The Blues. “Saya memiliki tanggung jawab, dan menangani para pencari bakat internasional serta domestik. Saya juga akan terus mengamati dan memberikan pengembangan bagi akademi klub,” ujar Emenalo. (gie/afp/rtr)

PIT - Pembalap Red Bull Mark Webber tengah berada di pit di sesi kualifikasi GP Silverstone, yang digelar Sabtu (9/7) kemarin.

BPM/ap

Webber Raih ‘’Pole’’ di Silverstone

Silverstone -

Pembalap Red Bull Mark Webber berhasil mengungguli rekan setimnya Sebastian Vettel, di sesi kualifikasi GP Inggris yang digelar Sabtu (9/7) kemarin. Webber yang menjadi juara di Silverstone musim lalu, mencatatkan waktu tercepat 1 menit 30,399 detik. Catatan waktu tersebut membuat pembalap Australia tersebut, akan memulai dari grid terdepan, di balapan yang akan digelar sore nanti. Vettel lebih lambat 0,032 detik dari rekan setimnya dan harus puas berada di posisi kedua. Kedua pembalap Red Bull tersebut tampaknya dinaun-

gi dewi fortuna, sebab sesaat setelah menyelesaikan lap mereka di awal Q3, hujan deras pun turun sehingga pembalap lain tidak mampu menyingkirkan keduanya dari posisi teratas. “Kami berkonsentrasi untuk mendapatkan hasil terbaik. Kami telah berusaha keras selama beberapa bulan

terakhir untuk mencapai ke titik ini. Meski ada sedikit masalah tentang peraturan yang kami alami, namun kami akan bersatu sebagai tim dan akan tetap berusaha mendapatkan hasil terbaik,” ujar Webber seusai sesi kualifikasi. Red Bull tengah digoyang isu tentang saluran pembuan-

gan mereka yang dianggap ilegal oleh beberapa tim. FIA tengah melakukan penyelidikan tentang hal tersebut. Duet Ferarri tampaknya akan menjadi ancaman besar bagi Red Bull. Fernando Alonso akan start di tempat ketiga, berselisih 0,117 detik dari Webber diikuti oleh Felipe Massa. Hasil kurang bagus didapatkan oleh pembalap tuan rumah Lewis Hamilton. Pembalap McLaren tersebut, harus puas berada di urutan kesepuluh sedangkan Jenson Button, akan start dari tem-

pat kelima. “Saya tidak tahu bagaimana harus menjelaskan hal tersebut. Lap pertama saya tidak cukup baik, dan keseimbangan mobil terasa tidak pas. Urutan kelima memang tidak terlalu buruk, tetapi jarak 1,5 detik terlalu besar, dan akan sangat sulit bagi kami untuk bersaing,” kata Button. Paul di Resta secara luar biasa berhasil berada di posisi keenam, diikuti oleh pembalap Williams Pastor Maldonado dan Kamui Kobayashi. (gie/rtr)

Pusdiklat Jayaraya Dominasi Sirnas Bilbao akan Datangkan Bielsa

BPM/ist

Michael Essien

Semarang (Bali Post) Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Jayaraya Jakarta merebut gelar terbanyak pada Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulu Tangkis Regional III yang berakhir di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu (9/7) kemarin. Pusdiklat Jayaraya Jakarta merebut lima gelar dari 20 gelar yang diperebutkan pada kejuaraan berhadiah total Rp 230,2 juta tersebut. Pusdiklat merebut gelar melalui nomor tunggal remaja putra atas nama Rusell Hartawan yang mengalahkan Rahayau Mutia Sari (Aufa Jakarta), 21-13 dan 21-10. Kemudian dari nomor ganda remaja putra atas nama pasangan Rian Swastedian/ Eka Fajar Kusuma yang mengalahkan Wildan A/Risko A (Gunadarma Bandung), 13-21,

21-12, dan 21-18. Pada nomor ganda taruna putri, pasangan Anggia Shinta Awanda/Shella Dewi Aulla mengalahkan Sri Wulansari/ Mega Cahya Purnama juga dari Pusdiklat Jayaraya dengan angka 21-12 dan 21-11. Selanjutnya, pada nomor ganda dewasa putri, pasangan Eri Oktaviani/Rizky Amelia mengalahkan Natalia Poluakan/Nadia Melati dengan angka 21-19,21-23, dan 21-18. Terakhir pasangan Fahriza Abimanyu/Engga Nur Hanafi mengalahkan Agisna Fatkhul/Marchella Cischa dari Semen Gresik dengan angka 21-14, 20-22, dan 19-21 pada nomor ganda pemula putra. Djarum Kudus hanya kebagian empat gelar, yaitu pada nomor ganda taruna campuran

KAMAR MANDI KOTOR, KERAMIK BELANG, KACA BURAM KAMI TAHU SOLUSINYA

Melayani :

1. Rumah Bocor 2. Renovasi 3. General Cleaning 4. Poles Lantai, Teraso, Marmer 5. Coating Bath tube 6. Coating Washtafel, Closet 7. Service AC 8. Cuci Sofa & Spring Bed 9. Kamar Mandi Mampet 10. Free Konsultasi Pembangunan Rumah

SALON KAMAR MANDI

RP. 50.000/M2

( Cleaning Bathtube, Closet, Wastafel, Shower Room )

SALON DAPUR CANTIK

RP. 30.000/M2

( Cleaning Sink, Exhaust Fan, Hood, Kitchen Set, dll )

TRIO HOME CARE 0361 - 8950056, 7948288 HP. 087862373988 Emergency Call : Flx:2775858 Website : www.triohomecare.com

C.0001369-rpa

Jl. Diponegoro No. 46 (Suci) Denpasar Telp. 0361-223787 Jl. Pejanggik No. 67 Cakranegara Telp. 0370 - 628206 C.0011000-rpa

C.0010480-rpa

DISKON

C.0008423-rpa

OPTIK GLOBAL

Jl. Imam Bonjol 338 - Sebrang Pasar Abian Timbul - Dps Jl. Gunung Agung 126 - Timur Lapangan Buyung 200 m

Selamat Hari Raya Galungan & Kuningan

Frame Diskon

50%

Soft Lens X2 Rp. 60rb

Paket Hemat Frame + Lensa

250rb 125rb

Toko Resmi Lensa ESSILOR ( terbaik didunia ) Crizal, Airwear, Transition, Varilux C.0002429-rpa

Garansi 2TH C.0012563-rpa

atas nama Edi Subaktiar/Annisa Saufika mengalahkan Rizky Hidayat/Eka Tindra Kusuma (Wima/Jayaraya Suryanaga Surabaya), 21-19 dan 21-15. Sementara itu, ganda dewasa putra, pasangan Rizky Yanu Kresnayandi/Albert Saputra mengalahkan rekan satu klubnya Dandi Prabudita/Jones Rafly Jansen, 21-17, 18-21, dan 21-17. Pada tunggal taruna putra, Thomi Azizan Mahbub mengalahkan Reksy Aureza Megananda juga Djarum Kudus dengan angka 21-17 dan 21-17. Gelar keempat adalah ganda remaja putri pasangan Rosyita Eka Putri Sari/Chintia Rhizta Andreti mengalahkan Linda Mutiara Pertiwi/Sinta Arum (Mutiara Bandung) dengan angka 2118 dan 21-14. (ant)

Bilbao Atlhetic Bilbao baru saja memilih presiden klub baru, Josu Urrutia. Sesuai janjinya saat kampanye, Urrutia akan menghadirkan pelatih asal Argentina, Marcelo Bielsa, untuk menukangi Bilbao. Urrutia menjadi Presiden Bilbao ke-31 dalam sejarah Bilbao setelah mengalahkan kandidat incumbent Garcia Macua dalam pemilihan, Kamis (7/7) lalu. Urrutia, mantan pemain Bilbao mendapatkan 2.261 suara dalam pemilihan tersebut. Dalam kampanyenya sebelum pemilihan, Urrutia menjanjikan untuk mendatangkan Bielsa sebagai pelatih menggantikan Joaquin Caparros. “Kami memperkirakan Bielsa akan datang besok, (hari ini-red),” ungkap Urrutia, Sabtu (9/7) kemarin. Mengenai rencana apa yang akan dijalankan Bielsa bila sudah jadi pelatih, Urrutia belum men-

jelaskannya. Bielsa juga belum bicara perihal perubahan di tubuh klub berjuluk Rojiblancos itu. “Bielsa belum meminta pemain mana pun, tapi sebagai pelatih dia ingin lebih. Kami tidak punya banyak waktu, jadi kami akan bergerak cepat membuat keputusan,” imbuhnya. Bielsa, yang tahun lalu mengantar Chile ke perdelapanfinal Piala Dunia 2010, akan menukangi klub Eropa untuk kedua kalinya. Sebelum ini, pria 55 tahun itu sempat menangani Espanyol dalam lima laga musim 1998-99. Sementara itu, Caparros yang musim lalu mengantar Bilbao finis keenam sekaligus menyabet tiket Liga Europa mengucapkan terima kasih kepada pendukung. “Terima kasih untuk pada pendukung Athletic untuk empat tahun yang kita lewati bersama,” kata Caparros. (gie/rtr)

Yao Ming Pensiun dari NBA Houston Bintang basket NBA asal Cina Yao Ming menyatakan kepada klubnya Houston Rockets dan NBA, bahwa ia telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari kompetisi basket paling bergengsi itu. Demikian ditulis beberapa media di AS, Sabtu (9/ 7) kemarin. The Houston Cronicle, ESPN dan Sports Illustrated melaporkan, Yao yang mempunyai tinggi badan 2,25 meter itu, sudah tidak berminat lagi kembali ke dunia basket, disebabkan cedera yang membuatnya hanya bisa tampil di lima pertandingan dalam dua musim terakhir. The Cronicle juga melaporkan, bahwa Yao bulan lalu, juga sudah memberi tahu Houston Rockets, dirinya tidak akan kembali setelah delapan musim membela klub tersebut. Tidak ada konfirmasi langsung dari Rocket atau pun NBA mengenai status pemain berusia 30 tahun itu. Berkat Yao, olahraga basket bertambah populer di dunia. Agen Yao di Cina mengatakan kepada wartawan, Yao akan memberikan pengumuman di kota asalnya Shanghai pada 20 Juli mendatang. Akibatnya, beredar banyak spekulasi di media Cina, Yao akan mengumumkan secara resmi pengunduran dirinya. “Saya tidak membantah laporan tersebut, saya hanya mengatakan, Yao Ming belum mengumumkan rencana pengunduran dirinya,” kata Zhang Mingji, agen Yao. “Pada 20 Juli, kami akan menggelar jumpa pers di Shanghai, untuk membicarakan rencana masa datang Yao,” katanya. Yao melakukan debut bersama Rockets pada 2002 setelah sebelumnya berkiprah sebagai pemain tim nasional Cina, dan klub Shanghai Shark. Meski bukan sebagai pemain pertama yang berkiprah di NBA, kepribadiannya menarik banyak sponsor yang ingin memanfaatkan popularitasnya untuk

mengeruk keuntungan di pasar Cina yang potensial, serta pasar Asia. Selain memiliki tubuh dengan postur tinggi, Yao juga mempunyai kemampuan teknik yang membuatnya menjadi salah satu andalan Houston Rockets. Yao mempunyai kemampuan mencetak angka yang ditunjang oleh gerakan yang cepat, membuatnya sering merepotkan pemain terbaik NBA, termasuk pemain legendaris NBA Shaquille O’Neal, yang sudah menyatakan mundur, bulan lalu. Tampil dalam total 486 pertandingan, Yao rata-rata menyumbang 19 angka, 9,3 rebound, 1,9 blok dan 1,6 assist. Akibat patah tulang kaki kiri,

Yao terpaksa menerima kenyataan pahit, yaitu tidak bisa tampil di sepanjang musim kompetisi 2009-2010 dan musim lalu hanya tampil sebanyak lima kali. Berkat dukungan ratusan juta penggemar basket di Cina, Yao terpilih sebagai pemain inti NBA All-Star sebanyak delapan kali. Pertandinganya di NBA pada 2007 menghadapi rekan senegara Yi Jianlian ditonton lebih dari 200 juta orang melalui layar televisi di Cina. Leslie Alexander, pemilik Rockets, serta manajer umum Daryl Morey mengatakan bahwa mereka siap untuk mengontrak Yao kembali jika pemain tersebut sudah pulih dari cedera. (ant/afp)

BPM/rtr

Yao Ming

OLAH RAGA

14

Minggu Wage, 10 Juli 2011

Neymar Ingin ke Madrid Paulo Penyerang Brasil Neymar, yang sedang jadi bidikan sejumlah klub top Eropa musim panas ini, ternyata memendam impian untuk bisa membela klub raksasa Spanyol Real Madrid. Nama Neymar belakangan santer dikaitkan dengan klub-klub besar seperti Barcelona, Madrid, Chelsea dan Manchester United. Barca dan Madrid kabarnya jadi peminat terkuat. Sebelumnya Neymar sudah kembali menegaskan kalau di-

rinya ingin tetap bersama Santos, klubnya saat ini, untuk semusim lagi. Tetapi agen pemain bersangkutan, Wagner Ribeiro, menambahkan kalau kliennya juga berharap bisa membela El Real. “Preferensi anak itu saat ini adalah Real Madrid,” ujar Ribeiro Sabtu (9/7) kemarin, yang mengaku kalau Neymar selalu ingin membela Madrid sejak bocah. “Kita bukannya bicara aspek ekonomi, untuk urusan itu tidak ada masalah,” lanjutnya.

Akan tetapi, Neymar boleh jadi belum akan langsung berusaha pindah ke Madrid. Ia terlebih dulu ingin membawa Santos jadi kampiun di Piala Dunia Antarklub pada bulan Desember mendatang. “Kami harus melakukan yang terbaik untuknya, agar bisa memenuhi dua impiannya: yang pertama menjadi juara dunia dengan Santos dan bikin sejarah, dan impian yang kedua adalah ke Real Madrid,” tutup Ribeiro. (gie/ap)

BPM/ap

RAYAKAN - Striker Peru Paolo Guerrero merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Meksiko dalam lanjutan penyisihan Copa America 2011, Sabtu (9/7) kemarin.

Guerrero Pahlawan Kemenangan Peru Mendoza Peru berhasil memetik poin sempurna saat menundukkan Meksiko di Copa America 2011. Peru memetik kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Jose Paolo Guerrero yang terjadi delapan menit sebelum bubaran. Pada partai yang digelar di Estadio Malvinas Argentinas, Sabtu (9/7) kemarin, pertandingan sebenarnya berjalan cukup seimbang. Baru tiga menit laga dimulai, Carlos Lobaton sudah berusaha mengancam gawang Meksiko. Tetapi tendangan jarak jauhnya belum tepat ke sasaran. Peru mencatatkan peluang lain tiga menit kemudian. Juan Manuel Vargas bekerja sama dengan Luis Advincula Castrillon dalam membuka ruang untuk Jose Paolo Guerrero. Ia melepaskan tendangan keras tetapi kiper Luis Michel masih sigap

menepisnya. Di paruh kedua, Peru mengancam lagi lewat Guerrero pada menit 50. Memanfaatkan umpan silang dari kiri, ia meneruskan dengan tandukan kendati arah bola masih melebar. Sembilan menit kemudian, gantian usaha Vargas menjebol gawang Meksiko yang menemui kegagalan. Kali ini bola mengenai mistar gawang. Pada menit 73, kapten Peru tersebut melepaskan tendangan bebas yang kembali mengenai mistar gawang Meksiko. Pada menit 83 Peru akhirnya berhasil unggul. Guerrero menjebol gawang Meksiko meny-

usul sebuah tendangan penjuru. Dengan kemenangan tersebut, Peru kini meraih poin empat hasil dari dua pertandingan di Grup C. Poin sama juga sudah dikemas Chile yang bermain imbang 1-1 dengan Uruguay. Meksiko sementara berada di posisi juru kunci grup setelah sebelumnya juga menderita kekalahan. Uruguay sementara harus turun ke posisi tiga dengan raihan angka dua. Sementara itu Chile masih belum terkalahkan dari dua pertandingan yang telah mereka jalani di Copa America 2011. Di pertandingan kedua, Chile

mengimbangi Uruguay dengan skor 1-1. Bertanding di Stadion Malvinas Argentinas, Mendoza, Uruguay unggul lebih dulu lewat kaki Alvaro Pareira. Chile memaksakan hasil seri berkat gol Alexis Sanchez. (gie/rtr)

Hasil Pertandingan Copa Amerika 2011 Chile 1 (Sanchez 64) - Uruguay 1 (Pereira 53) Peru 1 (Guerrero 82) - Meksiko 0 Klasemen Sementara Grup C Chile Peru Uruguay Meksiko

2 2 2 2

1 1 0 0

1 1 2 0

0 0 0 2

3221-

2 1 2 3

4 4 2 0

Johar: LPI Tak Mungkin Dimatikan Solo Ketua Umum PSSI terpilih, Johar Arifin Hussein, mengaku akan segera menyelesaikan persoalan menyangkut kelangsungan kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI). “LPI anak yang sudah lahir, jadi tidak mungkin dibunuh,” katanya usai memenangkan pemilihan pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel The Sunan Solo, Sabtu (9/7) kemarin. Menurut dia, kompetisi LPI yang telah bergulir setengah kompetisi akan dibesarkan dengan cara yang telah diteta-

pkan. Langkah pertama adalah memasukkan pada rumah tangga federasi sepak bola Indonesia. Meski akan memasukkan ke dalam rumah tangga PSSI, mantan deputi Menpora itu belum menjelaskan dengan rinci mekanisme membesarkan kompetisi yang digagas oleh Arifin Panigoro itu. “Kita lihat teknik-tekniknya saja,” kata mantan Sekjen KONI itu. LPI selama ini menjadi polemik. Bahkan federasi sepak bola dunia atau FIFA menyarankan untuk segera ditun-

taskan. Jika tidak tuntas, sanksi berat akan diberikan pada federasi sepak bola Indonesia. Johar Arifin Hussein yang pada kongres ini didukung penuh oleh suara mayoritas atau lebih dikenal dengan Kelompok 78 juga telah menyiapkan beberapa program lain yang akan segera dikerjakan dalam empat tahun ke depan. Ada lima program yang akan dikerjakan, di antaranya membenahi infrastruktur sepak bola di seluruh Indonesia. Kedua, pembenahan proses pembinaan usia muda. “Bany-

ak remaja Indonesia yang luar biasa. Mereka selama ini belum maksimal dalam mendapatkan teknik-teknik bermain sepak bola,” kata Johar. Program lain, di antaranya peningkatan sumber daya manusia (SDM) terutama wasit dan pelatih. Selain itu program yang ditawarkan adalah membangun kompetisi yang bersih. Dengan kompetisi yang bersih dan maksimal serta pembinaan usia dini yang bagus maka akan mendapatkan muara yaitu pemain timnas yang jauh lebih baik. (ant)

DIJUAL MOBIL

SALON

MODIFIKASI

TRANSPORT

BPM/ap

Neymar

Afrika Selatan Siap Jadi Tuan Rumah Olimpiade Durban Afrika Selatan siap menjadi tuan rumah Olimpiade setelah tahun lalu sukses menjadi tuan rumah sepak bola Piala Dunia. Hal itu dikatakan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Jacques Rogge, Sabtu (9/7) kemarin. Ia sangat berharap Afrika Selatan berhasil untuk menjadi tuan rumah Olimpiade musim panas 2020. Namun, pada bulan Mei pemerintah Afrika Selatan mem-

batalkan ide dengan mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengajukan diri sebagai tuan ruamh Olimpiade dan lebih memilih untuk berkonsentrasi pada peningkatan kualitas hidup di negara tersebut. Rogge, yang berbicara di Durban setelah sesi kunjungan dari IOC di kota Afrika Selatan, mengatakan bahwa dia menghormati keputusan pemerintah dan merasa ada kesempatan bagi negara tersebut untuk menjadi tuan ru-

BIRO JASA

KOMPUTER

RUPA - RUPA

PELUANG BISNIS

BIRO JASA

KOMPUTER

TRANSPORT

BENGKEL LAS

BIRO JASA

KOMPUTER

ANGGREK

BAHAN BANGUNAN

KOMPUTER

KOMPUTER

BPM/ap

Jacques Rogge mah. “Saya menghormati keputusan pemerintah untuk fokus pada tugas-tugas lain, tapi aku merasa ada kesempatan untuk menjadi lebih baik di masa depan,” kata Rogge dalam konferensi pers tersebut. “Kemampuan Afrika Selatan telah terbukti selama Piala Dunia dan kami siap untuk peristiwa besar seperti menjadi tuan rumah Olimpiade,” imbuhnya. Rogge melanjutkan dengan mengatakan bahwa Afrika Selatan telah menjadi negara Afrika pertama sebagai tuan rumah Piala Dunia dan sangat mungkin untuk mengadakan Olimpiade Afrika yang pertama, mungkin tidak untuk di 2020 tapi bisa mengalihkan perhatian mereka untuk Olimpiade 2024. Tubby Reddy, chief executive Komite Olimpiade Afrika Selatan, (SASCOC), menyatakan Menteri Olahraga Fikile Mbalula akan mencoba untuk mendapatkan keputusan untuk tidak mengajukan tawaran pada 2020. “Menteri Mbalula masih melobi rekan-rekannya dan keputusan mungkin akan berubah,” kata Reddy. “Tampaknya bahwa ini adalah saat yang tepat setidaknya untuk mengajukan diri, tidak ada jaminan bahwa kita akan menang, tapi poin yang kita dapat. Presiden IOC mengatakan bahwa tidak ada alasan mengapa kita tidak dapat mengajukan diri dan Presiden Zuma mengatakan hal yang sama setelah Piala Dunia,” imbuhnya. Awal pekan ini Mbalula mengatakan semua pintu terbuka sehubungan tawaran menjadi tuan rumah Olimpiade 2020 dan saingan berat Afrika Selatan adalah ibu kota Italia, Roma. “Secara pribadi saya pikir pemerintah akan kembali mengatakan ‘tidak’ hanya karena mereka mengatakan tidak ada di tempat, pertama karena prioritas yang berbeda dan yang tidak berubah. Mungkin 2024 lebih realistis,” katanya. (par/rtr)

15

Minggu Wage, 10 Juli 2011

Membaca 10 Hari Jawa Kuno: Pembebasan Paripurna... INI KISAH jalan pembebasan sempurna dalam 10 hari, dari tradisi tua Nuswantara-Nusantaraya berbahasa Jawa Kuno. Adalah Muladhara namanya. Punya sahabat karib, ahli bangunan, Karnagotra namanya. Semacam hidup di masa lampau, Muladhara yang kaya raya ini gemar berdema, menyumbangkan harta bendanya kepada yayasan-yayasan keagamaan. Tetapi hatinya bergelimang culas dan penuh kesombongan. Dia bahkan mengusir pasangan suami-istri, Utsahadharma-Sudharmika. Pasangan ini tulus menggunakan hartanya yang serba terbatas buat kebaikan, namun karena masih terlekati oleh buah-buah perbuatan baik itu, mereka pun tak bisa mencapai pembebasan sempurna. Mereka lantas diangkat menjadi pasangan Indra-Saci di surga. SEPATUTNYA, memang, Muladhara mendapatkan sanksi siksa keras atas keculasan dan kesombongan hatinya, namun kedermaannya menjadikan dia mendapatkan kehormatan hidup enak sebagai raja para gandharwa yang baik hati. Namanya berubah menjadi Purnawijaya, yang mencapai kemenangan penuh, paripurna. Karnagotra mendapat kesempatan lahir kembali, namanya Kunjarakarna. Mereka tetap saling bersahabat karib. Cuma, Kunjarakarna sadar lebih dini ingin membebaskan watak ke-yaksa-an dalam reinkarnasinya kelak, sehingga ia pun tekun menggelar meditasi Buddha di

Gunung Sumeru. Ini menjadikan dia dikisahkan sanggup menghadap langsung sang Wairocana di Alam Kesempurnaan, guna memohon ajaran dharma. Sebelum menemui langsung Wairocana sebagai sang Bodhi (citta) nirmala, Kunjarakarna melihat-lihat dahulu neraka. Di sinilah tanpa sengaja dia mendapatkan informasi, betapa sepekan lagi Yama sebagai penguasai neraka bersiap-siap menyiksa roh Purnawijaya, yang kini sedang menikmati buah kebaikannya di surga. Sebagai sahabat karib, Kunjarakarna terang saja amat mengkhawatirkan hari depan Purnawijaya. Dia pun bergegas menemui karibnya itu, untuk diajak bersama-sama menemui sang Bodhi (citta) nirmala, memohon jalan pembebasan dari siksa tak terperi neraka Yama. Wairocana menerima mereka, lalu membabarkan jalan dharma. Usai mendapat pencerahan perihal sumber-sebab hidup dan kehidupan. Kunjarakarna bergegas mohon diri hendak menekuni tapa-brata lebih khusyuk lagi, namun Purnawijaya sendirian masih memohon jalan pembebasan dari siksa neraka. Di sinilah Wairocana lantas mengungkapkan rahasia jalan pembebasan paripurna dalam kurun waktu 10 hari. Bagaimana caranya? WAIROCANA jelas tetap tak dapat membebaskan Purnawijaya dari takdir kematian, karena keniscayaan bagi setiap yang hidup dalam kehidupan ini adalah mati. Namun, jiwa

Membaca 10 Hari Bali: Kauningan Paripurna...

Purnawijaya akan menjalani penderitaan ringan dalam mati-tidur-pulas selama 9 hari. Pada hari ke-10 sang roh lantas kembali memasuki tubuh Purnawijaya. BEGITULAH, setelah memberitahukan kepada sang istri, Kusumagandhawati, supaya menantikan kehidupannya kembali pada hari ke-10, Purnawijaya pun berangkat tidur pulas. Ia ‘mati’. Dikisahkan, arwah Purnawijaya langsung diangkat kingkarabala, pasukan neraka, dimasukkan ke dalam periuk. Karena sejatinya Purnawijaya sedang bersamadi, maka jiwanya pun tak merasakan sakit. Pada hari ketiga, periuk itu pecah, lalu berubah menjadi manikam, dalam bunga padma, teratai. Senjatasenjata tajam pasukan Yama sontak berubah menjadi parijata-parijata. Dan, tepat pada hari ke-10, Purnawijaya pun terbangun kembali dari tidurnya. Setelah melakonkan langsung pengetahuan nan sempurna Wairocana itu, Purnawijaya bersama Kusumagandhawati pun mencapai pembebasan paripurna. Pembebasan pemerdekaan sang jiwa itulah sejatinya purnawijaya, kemenangan paripurna. z nirta ks

Dari Reseptif ke Produktif... (2) zMenjadikan Memori Sepercik Kreasi... Reseptif ke Produktif BAGAIMANA HUBUNGAN keempat kemampuan bahasa utama -berbicata, menulis mendengar, membaca- itu dalam peningkatan kompetensi berbahasa seseorang siswa di kelas bahasa atau mahasiswa jurusan bahasa? Buat saya, keterkaitannya serupa lingkaran. Titik awal dan titik akhirnya bertemu sempurna. Saling melengkapi. Ketika informasi dari proses mendengar dan membaca masuk memori, kreasi apa yang bisa muncul? Disinilah transformasi terjadi. Saat memori yang menyimpan bebragai pesan, kesan, atau informasu masuk dalam otak kita, satu waktu semuanya itu dapat dipanggil dan diwujudkan dalam karya, baik untuk berbicara dan menulis. Dari kemampuan reseptif ke kemampuan produktif. SAYA TERINSPIRASI dari proses pengajaran di jelas membaca. Dalam sebuah bahan bacaan yang dapat digunakan di ketas membaca Jack C Richards merangkum beberapa bahan bacaan dari media massa yang sarat informasi untuk membuka cakrawala mahasiswa yang membaca buku karyanya. Disamping kemampuan membaca sebagai suatu skill yang meningkat karena adanya evaluasi setelah proses membaca terjadi, saya kerapkali memikirkan bahwa informasi dalam bahan bacaan yang dipilihkan Richards, termasuk style menulis di masing-masing bahan bacaan akan membawa dampak positif bagi kemampuan produktif seorang mahasiswa. Richards yang dikenal sebagai tokoh pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa kedua dan bahasa asing pasti paham benar proses itu. Ia merangkum beberapa bahan bacaan dari berbagai sumber untuk menstimulasi memori dan memperluas pengetahuan tentang beragam peristiwa kehidupan. TEMA-TEMA KEHIDUPAN seperti cinta, keluarga, etika, dan definisi tentang kebaikan diklasifikasi di masing-masing unit, dengan informasi yang mengandung surprise sendiri. Misalnya ketika bicara tentang keluarga, informasi baru yang didapat pembaca dapat membuka pintu wawasan. Richards menciutkan tema keluarga itu menjadi fenomena keluarga yang tak lazim dilihat pembaca, ada sepasang suami istri yang terpisah selama hidup mereka. Sang suami akan kembali ke rumah ibunya, dan meninggalkan istri beserta anaknya di rumah sang mertua tanpa protes

sebab budaya dari salah satu desa di daratan Cina itu memang seperti itu. Sebuah konsep keluarga yang beda dari umumnya terjadi. Nah, informasi yang tak lazim seperti ini dapat lebih mudah diingat dan mengendap, sehingga ketika harus berbicara tentang sebuah keluarga misalnya, seseorang dapat memproduksi sebuah wacana yang informatif, baik dalam bentuk tulisan atau ungkapan lisan. Saya membawa keyakinan saya akan adanya transfer dari kemampuan reseptif ke produktif ini untuk memberikan motivasi di kelas menulis. Disamping lustrasi cerita seperti yang saya dapatkan di kelas membaca, di kelas menulispun saya tularkan kepercayaan itu berdasarkan apa yang pernah saya alami. Sedikit mengambil contoh dari peristiwa-peristiwa yang langsung terjadi, bahwa transfer dari reseptif ke produktif itu tidak hanya nyata sebagai sebuah lingkaran logika saja, tapi adalah kenyataan yang sekiranya bisa digunakan sebagai suatu motivasi untuk menyeimbangkan seluruh kemampuan utama berbahasa seorang mahasiswa jurusan bahasa. Ketika kegiatan menulis melahirkan keluhan-keluhan, tentunya dorongan semangat perlu diberikan. Menikmati membaca dan mendengar lalu menyimpannya rapi di sudut memori otak kita dapat menjadi awal terkupasnya keluhan-keluhan di kelas menulis, karena seseorang (baca mahasiswa) punya bahan untuk diolah. Bila tak pernah membaca dan mendengar, bahan apa yang harus diolah dan diramu kembali dengan opini-opini yang menarik? Maka keluhan-keluhan akan mudah sekali berujung pada kebosanan sehingga pisau semangat buat mengembangkan kemampuan produktifpun jadi tumjpul. Memori ke Kreasi Sejak mulai gemar membawa sebuah buku untuk dibaca waktu antri di bank, di tempat servis motor atau di tempat pembayaran tagihan listrik dan air, saya mulai memikirkan keterkaitan antara kemampuan reseptif dan produktif itu. Walau seringkali masih merasa masih risih karena yang lain belum banyak melakukannya, saya lanjutkan saja kebiasaan itu. Meskipun seringkali juga

Belajar dari Pohon 7: Kelenturan Hidup... MAESTRO tari Legong Bali asal Kedaton, Denpasar, Ni Reneng, kerap kali gundah menyaksikan lenggak-lenggok penari-penari Bali dua generasi setelahnya. Manakala mengajar menari kepada generasi cucu-cucunya itu. Odah Reneng gemar membandingkan gerakan penari dengan pohon. ‘’Masa manusia kalah lentur dibandingkan pohon. Lihat pohon kelapa itu, menjulang tinggi, tapi dia begitu lentur menari-nari ditiup angin seraya tetap tegar, kukuh, berpegang pada tanah pertiwi. Seperti itu sepatutnya penari saat menari,’’ begitu kira-kira dia kerap mengingatkan murid-muridnya dalam bahasa Bali yang diucapkan tegas tandas. TARIAN Bali, dalam pemahaman Odah Reneng, memang meniru gerakan-gerakan nan lentur alami pepohonan, selain juga hewan. Kelenturan pohon itulah yang menjadikan setiap gerakan menjadi rangkaian yang dinamis sekaligus indah. Sekaku-kaku pohon, manakala bertumbuh, meningkat, maju, meluas, tetap saja pucuk-pucuk rantingnya akan mempertontonkan kelenturan yang digerakkan oleh kecerdasan selsel hidup. Manakala ada halangan, rintangan, hambatan kaku yang menjadikannya tidak bertumbuh,

pucuk-pucuk pohon dengan lentur sadar berkelit, mencari celah untuk bisa tetap bertumbuh, menuju sinar terang. Itulah kesadaran alamiah mendasar pohon yang menjadikannya tiada henti bertumbuh alami: meninggi, meluas, dengan akar-akar yang kian mendalam menghujam mencengkeram tanah Bumi Pertiwi tempat basis prinsip hidupnya. SUNGGUH tidaklah mudah bagi Odah Reneng memahami, kenapa dalam kehidupan sehari-hari justru banyak orang yang kalah lentur tinimbang pepohonan. Tak hanya gerakan-gerakan tubuhnya yang kaku. Bahkan sikap, tutur kata, hingga pemikiran dan tindakan, tingkah lakunya pun lebih keras tinimbang kayu pepohonan keras tahunan, sehingga berujung patah fatal. Fatal, karena kekakuan itu justru membikin segala kesempatan untuk hidup bertumbuh dalam kehidupan ini lantas menjadi terhenti. Lebih daripada itu kekakuan, kekerasan, juga tidak elok ditonton, apalagi dipertontonkan.z deprabas

tak banyak rasanya informasi yang terserap karena pengaruh konsentrasi di tempat umum, saya tetap berkeyakinan. Proses lanjutan dari hal yang terjadi di kelas membaca dan menulis itu tentu saja tidak berada di ranah kemampuan bahasa saja tetapi juga proses yang lebih besar terlibat yaitu penciptaan kreasi dari bahan-bahan memori yang diserap oleh otak kita. Ketika baru-baru ini saya ikut sebuah workshop penulisan fiksi di Kampus Kuning Udayana, apa yang saya yakini itu dipertajam oleh Putra Gara, seorang penulis produktif dan novelis sejarah yang tampil sebagai pembicara. Duduk di deretan belakang, saya mendengar pentingnya perkawinan antara membaca dan menulis. Putra Gara menyebutnya secara eksplisit yang tentu saja kemudian saya kaitkan dengan apa yang saya sedang pikirkan. Benar saja, bagaimana seseorang bisa menggali tulisan lebih dalam bila kegiatan membaca begitu jauh dari kesehariannya. Maka hubungan antara kemampuan membaca dan menulis sangatlah nyata adanya. Secara lebih khusus dalam kelas bahasa dan kegiatan pengajaran bahasa, transfer dari kemampuan reseptif ke produktif. MEMORI DARI MEMBACA ITU akan bereinkarnasi menjadi percik-percik kreasi sehingga seyogyanya menu-

INI CARA tetua Balidwipamandala NuswantaraNusantararaya membaca sekaligus melakonkan 10 hari yang penuh makna. Beda dengan tradisi India yang membaca 10 hari dengan 3 x 3 + 1 = 10, tetua Balidwipamandala membaca 10 hari dalam hitungan 5 + 5 = 10. Dengan cara pembacaan pemaknaan demikian maka bentangan 10 hari usai Galungan menuju Kuningan pun dibagi dalam dua tahapan: dalam hitungan hari ke-5 pertama usai Galungan ditandai dengan Pamacekan Agung, dan hari ke-5 kedua di-Raya-kan dengan Kuningan. DALAM BAHASA tradisi pembacaan kewaktuan Balidwipamandala, ini berarti bentangan 10 hari itu merupakan akumulasi siklus 5 harian (pancawara), di mana setiap akhir siklus ditandai dengan momentum kembali ke dalam, ke tengah ke pusat-sumbu-poros. Dalam siklus 5 harian (pancawara) itu, posisi dalam, tengah, sebagai pusat-sumbu-poros senantiasa diisi oleh Kliwon, sehingga setiap akhir, setiap Kliwon, ditandai is-

PARA PEJALAN kehidupan dari berbagai ragam tradisi yang telah sampai pada ujung kedalaman terdalam pemahaman maknawi Hidup menuturkan meyakinkan, sesejati-sejatinya tiada lagi pengetahuan lebih puncak lebih sejati selain Kesadaran Jiwa untuk kembali ke intisari-pusatsaripati sang Penghidup Hidup Kehidupan itu sendiri. Tradisi tetua Balidwipamandala menuturkan inilah ka-Uning-an (penge-Tahu-an) paripurna sejati yang sepatutnya dicapai pada hari ke-10 usai Galungan. Setelah sampai pada titik ka-Uning-an ini, sang pejalan pun berhenti berjalan, sang pencari berhenti mencari, tujuan berhenti sebagai tujuan, karena yang dicari, yang dituju, telah dialami langsung, lengkap penuh sempurna. Bukan uning (tahu) sempurna paripurna namanya bila tanpa mengAlam-i langsung, karena bila cuma tahu dari membaca atau mendengar, tanpa melakoni melakonkan mengAlam-i langsung, itu sama saja artinya dengan sekadar memegang gambar peta. Selengkap serinci apa pun peta itu tetaplah bukan ke-Nyata-an langsung se-Nyata-Nyata-nya. Tak terkecuali tulisan ini, hanya sekadar mungkin dapat dibaca layaknya peta, yang jelaslah bukan ke-Nyata-an itu. z nirta ks

Berburu Ajang Kompetisi Ilmiah...(1) zApresiasi Guru dalam Berinovasi... TERUS dilakukan pembenahan bahwa atmosfer pembelajaran yang stagnan dan membosankan mendapatkan banyak respon dari para pakar, pengamat, dan pemerhati dunia pendidikan. Harus ada perubahan paradigma dalam pengelolaan pembelajaran, dari pengelolaan yang serba dadakan dan tak terpola menjadi pengelolaan pembelajaran yang terencana, terprogram, dan jelas tindak lanjutnya. Oleh karena itu, guru perlu terus dirangsang untuk menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran yang lebih kontekstual dan selaras dengan semangat zamannya. Pembelajaran di sekolah harus dipandang sebagai ruh dari pendidikan pada jenjang manapun, dan wajib ditingkatkan mutunya secara terus menerus, karena selama proses pembelajaran peserta didik mendapatkan pengalaman belajar terbanyak. Sebagai seeorang guru, saya merasa terusik terhadap sorotan ini. DISADARI, guru harus melakukan berbagai kegiatan pengemban-

gan profesionalisme untuk memperkecil jarak antara pengetahuan, keterampilan, dan kepribadian yang dimiliki sekarang dengan apa yang menjadi tuntutan ke depan berkaitan dengan profesi guru. Dalam ruang ini guru seyogyannya lebih banyak berinovasi dan berimprovisasi. Inovasi guru harus ada ruang dan wahana. Ruang dan wahana ini, harus terus digelorakan dan disebarkan kepada guru. Dan sekarang ajang lomba kreativitas untuk guru telah banyak bermunculan. Sebut saja, Citi Success Fund (CSF) dari Citi Bank, Yayasan Toray melalui SEAnya, pembuatan bahan ajar dan bahan uji (babu) dari Depdiknas Jakarta, LKIG LIPI, Lomba keberhasilan Guru dalam Pembelajaran dari Depdiknas, penulisan buku penyayaan, dan lomba-lomba sejenis yang lain. Belum lagi, beberapa perguruan ting-

lis menjadi suatu kegiatan yang menyenangkan. Salah satu yang membuatnya menyenangkan -terlepas dari bakat seseorang yang biasanya mempermudah proses- adalah bagaimana seseorang tahu apa yang bisa dibaginya dengan calon pembaca. Bila satu titik telah dimulai, titik berikutnya muncul untuk dikembangkan dalam paragraf-paragraf selanjutnya. Dari memori ke kreasi

ini kemudian akan berdampak untuk kepentingan yang lebih besar. Salah satunya adalah kemampuan untuk menggali kreasi-kreasi lainnya, yang menunjukkan kecerdasan dan wawasan luas. Dari sini, muncullah memori dengan kreasi pembuka cakrawala untuk menggali kebijaksanaan dan perenungan-perenungan. zSri Jayantini Dosen STIBA Saraswati Denpasar

Membaca 10 Hari India: Kemenangan Paripurna...

zIdayati NW TENTANG SEORANG GADIS Ada genangan beku di sudut lelahnya, Entah siapa ia yang menunduk gelisah di depanku? Geliat merah di ujung jemariku, Mempertanyakan goresan yang ia lukis di kanvas kesunyian. Ada apakah, hai, gadis? Dari mana asalku dari mana asalmu tak ada yang tahu Tak juga ke mana kita sama-sama pulang Ke setiap penjuru mata angin, Ataukah menuju angin yang tak tampak? Duhai, celah merah, bolehkah aku menjelang kegigighanmu yang tak pernah terelakkan? Menghampiri kesunyianmu yang tak pernah terucapkan?

zIdayati NW AKU ADALAH KUNANG Aku adalah kunang Yang menemukan riak di kala remang Berselisih kata dengan nasib Tanpa sesekali menolak kegelisahan yang ghalib Aku adalah kunang Yang tak bersenyawa dengan petang Pada suatu ketika kita bersimpang arah Namun sekali waktu tak jua membuat kita lengah Menyerah Pada gelisah Di rongga kehampaanmu aku menanam air mata Seketika tumbuh menjadi duri-duri yang melukai hatimu Di ceruk-ceruk kegelisahanmu aku memelihara kegamangan Yang seketika mengaburkan pencarianmu Bertumbuh menjadi biji-biji air mata Mengaliri ladang duka kita Sementara aku kembali menjadi kunang Yang tak bersahabat petang Kau kukuh menyusur sisi-sisi jalan Merangkai retak-retak masa lalumu Mencari sajak-sajak Yang mungkin terabaikan.

I N I CARA TRADISI India menghayati 10 hari penuh makna lewat hitungan 3 x 3 + 1 hingga berpuncak kemenanganparipurnapadahari ke-10. Dinamakan Wijaya DasamiatauDasara.Wijaya dalam bahasa Sanskerta tampak bersinonim dengan galungan dalam bahasa Jawa Kuno yang diserap utuh dalam tradisi Bali, sama-sama berarti: ‘menang’. Dasa juga diserap utuh, berarti sepuluh (10). INTI PERAYAANWijaya Dasami memang dilakukan 10 hari, seperti bentangan Galungan menuju Kuningan. Sebelum puncak perayaan, selama sembilan malam dilaksanakan Nawa Ratri, 9 malam nan suci. Selama 3 hari pertama digunakan memuliakan energi Mahaibu Jagat Semestaraya sebagai Mahakali, sang pengendali pikiran,penghancurketakutan, kekhawatiran. Lalu, 3 hari kedua memuliakan energi Mahaibu Jagat Semestaraya sebagai Mahalaksmi, pelimpah keberuntungan hidup. Dan, 3 hari ketiga memuliakan energi Mahaibu Jagat Semestaraya sebagai Mahasaraswati, Kesadaran Jiwa yang senantiasa mengalir, mengalir, dan terus-menerus mengalir. Dengan begitu, dalam bentang 3 x 3 tahapan-tahapan menuju Kesadaran Jiwa sebagai energi kekuatan sakti feminin Mahaibu penggerak Kehidupan pun terus menerus diperhalus, dimurnikan. Hingga pada hari ke-10 barulah dirayakan Wijaya Dasami atau Dasara. Sifat Jiwa itu memang Raya, pe-Raya-an: besartakterukur,agungtak terkira, luas tak terbatas, dalam tak terhingga. Tak

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2010

timewa yang dengan sendirinya juga berarti kembali ke dalam, ke tengah, ke pusat-sumbu-poros. Pamacekan Agung pada akhir siklus 5 harian pertama sebagai penanda kembali ke dalam-tengah, pusat-sumbu-poros manakala Soma (Senin) Kliwon Kuningan, sedangkan Kuningan pada akhir siklus 5 harian kedua manakala Saniscara (Sabtu) Kliwon Kuningan. Pe-Raya-an Kuningan pada hari ke10 usai Galungan atau akhir siklus 5 harian kedua, dengan demikian, sebagai wujud pemahaman pelakonan akhir bertemu akhir. Di titik ini akhir akumulasi 5 + 5 memang pas tepat bertemu dengan Saniscara (Sabtu) sebagai akhir siklus tujuh harian (saptawara) plus sekaligus pas tepat pula bertemu dengan Kliwon sebagai akhir siklus lima harian (pancawara). Manakala akhir pas tepat bertemu dengan akhir itu, tradisi kesadarankewaktuan tetua Balidwipamandala membacanya sebagai momentum penyatuan-kembali nan sempurna paripurna, layaknya juga awal bertemu akhir maupun awal kembali bertemu ke awal. Pertemuan Akhir bertemu akhir inilah dipahami dimaknai sebagai puncak terpuncak yang merujuk pada ketinggian-kedalaman lapis/ jenjang akhir, ujung, lancip, atap: tumpa, tumpek, tumpuk, tumpeng, tumpang.

16 Agustus 2012

berlebihan bila para bijak lantas menamakan-Nya Durga, Dia Yang Tiada Mudah Dicapai Diraih, sehingga peRaya-an Dasara pada bulan Waisaka (sekitar April) kerap pula dinamakan Durga Nawa Ratri. MAHAJIWA agung Durga-lah yang menghancurkan membinasakan kemelekatan keterikatan pikiran dengan sarana indrawi, yang lantas menimbulkan emosi dasamuka: sedih, senang, amarah, loba, tamak, takut, benci, sombong, dan semacamnya, sebagaimana disimbolikkan lewat pengkarakteran tokoh Mahisasura, Canda-Munda, Madhu-Kaitabha, Sumbha-Nisumbha, Raktabija, hingga Dumralocana. Dia yang teguh kukuh pagehmengagungkanmemuliakankekuatan Mahaibu Sakti Durga dalam wujud energi putih-suci-murni Mahagauri niscaya dibebaskan dari kemelekatan pikiran-emosional, sehingga sang putraputri jiwa yang terpilih itu dapat menebarkan rasa berkesadaran welas asih, sebagai anugerah utama paripurna Mahaibu Durga Siddhidatri. z nirta ks

gi dan lembaga-lembaga swasta juga melakukan kegiatan kompetisi ilmiah guru. Dengan adanya ruang dan kesempatan lomba, diharapkan guru dapat menciptakan pembelajaran yang kreatif dan inovatif, serta berhasil mengembangkan berbagai model pembelajaran yang bermutu. Dengan demikian menjadi juara atau pemenang lomba bukan tujuan utama, karena tujuan yang terpenting adalah meningkatnya mutu pembelajaran, yang berdampak pada peningkatan mutu lulusan, yaitu bertambahnya ilmu pengetahuan, wawasan dan pengalaman, serta perubahan sikap dan perilaku peserta didik. Karena disadari, tanpa adanya ruang dan kesempatan untuk berkarya, kecenderungan guru akan tidak kreatif. Disinilah para guru harus terus berburu dan bertukar informasi senayk mungkin tentang keberadaan ajang kompetisi ilmiah guru. Semakin banyak guru melaukan inovasi dan ikut serta dalam kompetisi ilmiah guru, diharapkan guru bukan hanya sebagai pengajar tetapi juga sebagai penulis dan peneliti. Namun, harus diakui, meraih predikat guru sebagai peneliti agaknya juga bukan perkara gampang. Ada banyak faktor yang memengaruhinya. Selain dukungan kebijakan, apresiasi, dan finansial yang masih minim, juga belum kondusifnya budaya meneliti di kalangan guru. Sekiranya, saya sependapat, ‘’naluri’’ seorang guru sudah pasti akan terus berupaya untuk mencari cara-cara yang tepat agar siswa didiknya tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang cerdas, kreatif, kritis, dan mandiri; terbebas dari cengkeraman berbagai macam ‘’penyakit’’ akut. Sayangnya, cara-cara yang diterapkan guru dalam kegiatan pembelajaran seringkali berlangsung secara dadakan, tidak terencana dan terpola, berlangsung sesaat, dan (hampir) tak ada tindak lanjutnya. Itulah sebabnya, gagasangagasan brilian dari para ömahaguruö dari generasi ke generasi tak bisa terwariskan kepada para guru yang lahir kemudian. Mereka tak bisa belajar dari pengalaman dan sejarah masa silam akibat parahnya proses dokumentasi dan minimnya akses informasi terhadap cara-cara jitu dalam mengelola pembelajaran secara menarik dan menyenangkan. Tidak berlebihan jika dinamika pembelajaran dalam dunia pendidikan kita tampil begitu stagnan dan membosankan. Imbasnya, generasi yang lahir dari ‘’rahim’’ dunia pendidikan kita (nyaris) gagal menjadi sosok yang cerdas dan berkarakter. zI Putu Sudibawa, Guru Kimia SMAN 1 Sidemen, Karangasem

Belajar dari Pohon 8: Tulus Jujur... PARA SAHABAT pembelajar kehidupan yang sudah berhasil sampai tiba di tujuan final kesadaran kerap kali menyarankan para calon pejalan, supaya belajar ketulusan dan kejujuran dari pepohonan. Sebagaimana Siddharta Gautama akhirnya mencapai pencerahan kesadaran jiwa sempurna di bawah pohon boddhi, begitulah para bijak di sepanjang zaman tiada henti mengajak murid-murid kehidupan supaya menimba pelajaran esensi hidup dari pohon. SETULUS-TULUSNYA pohon tetaplah pohon yang cerdas menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup sekitarnya. Pohon secara alamiah tidak bisa berubah wujud atau malih rupa layaknya virus, amoeba, atau bunglon. Selama hidup, pohon kelapa tetap menjadi pohon kelapa, pohon bunga mawar juga tetap sebagai pohon bunga mawar. Siapa pun datang mendekati, pohon bunga mawar tetap saja begitu adanya: pohonnya berduri, bunganya wangi. Mawar tidak pernah membeda-bedakan antara penjahat vs pendeta bijak, penguasa politik vs rakyat pinggiran, selebritas tenar vs pencopet kacangan, dan seterusnya. Pepohonan semak sambiroto atau kantawali yang berasa pahit tetap saja membagi-bagikan kepahitannya kepada setiap yang mencecapinya, tanpa pernah

pura-pura menjadi manis bila dicicipi putri mahkota jelita sekalipun. Bahkan bunga bangkai tiada juga berniat menghentikan tebaran bau tak sedapnya manakala didekati seorang kepala negara adikuasa sekalipun. BEDA NIAN di dunia para manusia. Ketulusan dan kejujuran seakan demikian kian langka. Di sini pejabat negara bisa saja malah bersandiwara pura-pura galak antikorupsi, namun di balik ucapannya justru melakonkan tindak korupsi. Pemuka agama bisa bertutur lemah lembut dalam ceramah-ceramah di depan pengikutnya yang terpukau, namun di rumah kerap menempeleng pasangan, bahkan mengkhianati pasangannya. Guru fasih menganjurkan murid tidak merokok seraya mencangklong kretek dalam-dalam di bibirnya. Begitu seterusnya. Itu mungkin alasannya, kenapa para bijak kehidupan, setelah melewati berbagai ragam dinamika pengalaman-menderita, sukses, berkuasa, terasingkan, hingga miskin lalu berlimpah material — lantas sampai pada anjuran sederhana, ‘’Bergurulah kepada pohon!’’ z deprabas

IKLAN MINI

16

Minggu Wage, 10 Juli 2011

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris

: Rp 35.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura : Rp 750.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 63 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 18.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop

Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan

z Iklan Peluang Emas

VISA

z Jakarta z Mataram z Denpasar z Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456

KARIER AD BALI POST Cr Sopir Serabutan u/Toko BangunanHub.0361-8891205 164.07.11.0002560

Dicari Tk.Patrun berpengalamn+kasir Hub.9999539/7801226 164.07.11.0002602

!Cr 2PRT/B.Siter Gj1,2Jt Tdr Dlm 081916718747 LsgKrj Djmput FO.07.11.0002651

Dicari House Keeping,Enginering, laundry u/hotel kirim lamaran ke PO Box 2005 Kuta 164.07.11.0002599

Dibutuhkan 3 Kapster wanita & 1 OB laki2,Hub.Ayix’s Salon Jl.Hayam Wuruk 66 Dps.Paling Lambat 1 Minggu Stlh Iklan dimuat Telp:224595/7434394 FO.07.11.0002251

HRD 4 Restaurant&Shop English & Exp.kamijaya21@yahoo.co.id 164.07.11.0002547

!!!Dcr Sopir u/Perusahan Hub. Jl.Danau Poso 35 Sanur,288679 141.07.11.0002442

!!!Sopir B1 5or,Mekar Abadi Bangunan,Jl.By.Pas777 Jimbaran 141.07.11.0002467

!!Bth Staff Admin u/Acct min S1 Acct,pengalaman min 2th,Lam surya.mas@hotmail.com 141.07.11.0002441

!Cr Cpt PRT/B.Sit G600-1Jt Tdr Dlm,081933110201/085239268658 FO.07.11.0002650

!Karyawati Min.SMA 3or,Mekar Abadi Bgn,By.Pas 777 Jimbaran 141.07.11.0002463

“Huge Luxury Villa seeking for Front Office Staff” Fluent English-good salary+bonus.Call 0361-743-678 or 081-338-255230 email:yanthi@ptbali.com FO.07.11.0002392

#Dcr Staff Office&Accounting# Salary Dr 2Jt. Lamrn Langsung Jl.Sunset Road No.8B T:8947155 FO.07.11.0001933

***Need Travel Agent Staff! English writing, computer, fresh graduated are welcome. Female, Denpasar. Apply to: director@aseantravels.com FO.07.11.0002352

6Point Cafe dcr Senior Bar-Res to Spv usia 24-35th pglmn min 5th.Jl.D.Buyan 74 Sanur 80228 info@6pointbali.com,fax:289260 FO.07.11.0001807

A villa looking for Asstn Acct /Admin Spv HK/Driver who can join Immediately,min exp:2yrs, Email:pa@rk-companies.com 004.07.11.0002314

Apoteker+Asisten Apoteker Untk Apotek di Seminyak lamaran ke PO BOX 3051 Denpasar 80000 FO.07.11.0001157

Avalaible 2 Positions For Villas Seminyak Must Speak English Villa Manager & Book Keeper/Accounts Email CV to lou@tropical-infusions.com FO.07.11.0001649

Bali Central Bth Teknisi AC & Elektro Hub:7970452/0818055726 FO.07.11.0002328

Bio Londry Cr Krywti,Jl.Uluwatu 2 No.88 Jimbaran,03612778278 101.07.11.0002605

Bth Cpt:SPG/Karyw-i,SMA,Max:25 Th,Tgg:155 Blm Nkh,Jujur,Mnrk, Komunikatif.Bek.Lmr Tls Tgn,FC KTP,Foto,Ijazah.Kirim ke Mochii Pan-Tiara Dewata FO.07.11.0002272

Bth Guru Parttime agama Islam CV info@balikiddy.com/9147528 FO.07.11.0002423

Bth Marketing Cargo (female menarik minD1 bisa Bhs Inggris) Gaji+Intensif+Bonus,Email CV lowongankerjacargo@gmail.com cc ke info@navalcargo.com FO.07.11.0002325

Bth PRT rumah kecil Gj.700-800 bersih H.081236304222 FO.07.11.0002424

Bth Pegawai P/W untuk Laundry gaji + bns 1-1,5jt,bw lam ke Jl.Trijata No.38,T.9188887 Dps FO.07.11.0001341

Bth Sekretaris,Wnt,Min D3,Max. 25th Bs Comp,Email,Krm ke PT. Eli Raya Puputan 81 Renon Dps FO.07.11.0001732

Bth Therapist Wnt u/ Coconut SPA Maldive.Hub:PT.BSMS 081999978067 FO.07.11.0000030

Bth pegawai salon pengalaman Br Abianseka No 31 Mas Ubud 08124624940,08176073220

Butuh Waiters CV Resto Cafe Local Jl.Benesari:Popies 2 Kuta Phone:755123 or 8550269 154.07.11.0002521

Cari Arsitek/Drafter unt ditempatkan diproyek Villa dipecatu Lamaran Kirim Ke mgm_bali@yahoo.com FO.07.11.0002347

Cepat: Byk SM+10 Team (Msg2) Jl.Tukad Gangga IV/No.3 Renon (Gaji,Komisi) Hub.0361-8537205 167.07.11.0002312

Cr 4 Sales MultilevelMarketing Gaji 5Jt/Hr Hub.08175733456 FO.07.11.0002530

Cr Adm & Sopir u/Hotel Resort Di Payangan Po Box 988 104.07.11.0002430

Cr Therapist wnt Gp500rb+Kmsi 08179717769 Jl.Bakung Sari 154.07.11.0002494

Cr:Cook/Helper,Rest Jpn dpn Badra Sandi Renon 0811386118 FO.07.11.0002349

Dbth Sgr Staf Admin/Accounting Wanita Bisa Komputer.Peng.2th Telp.422235 / Jl.Nangka Utara Gg Belibis No.38 Dps Jam Kerja FO.07.11.0002377

Dbthkn Krywti yg lajang,Bagian Packing Kue,Hub.Raya Tuban 335 7419555/Sblh RestSungaiSeafood FO.07.11.0002252

Dbthkn Sgr Ast Apoteker,bs Inggris Lam ke Taiga Farma Jl.Rya Seminyak No19 Kuta,0361-730977 FO.07.11.0002388

Dbthkn Sgr Salesman Farmasi syrt:min SMU(D3/S1 diutmkn)Max 28th,mengerti area Dps&Sktrnya .Lam ke PT.Tri Sapta Jaya,Jln. Cargo Permai 165B-C Tlp:418664 FO.07.11.0001641

Dbthkn Tng Serabutan Min SMP, Bujang,Niat krja,Tinggal&Makan Ditnggung,Tgs Utama Blanja&Krm Barang&Gj Menarik. Hub.9158013 FO.07.11.0002497

DbthknSgr:1)Sopir Prbdi,Pria, minSMU,pglm min 1th,bs mobil manual/matic,max 35th,2)Admin Gdg,pria min SMU,pglmn Admin Stock,bs Komptr,kreatif,inovtf &teliti 3)Staf Pnagihn Klungkg Pria SMU/Dipl Akun,teliti,cktn komnksi bgs,pglmn min 1th,SimC Krm Lam HRD Dept Jl.Gatsu Tmur No488X Dps,461688/081805570111 FO.07.11.0002381

Dcr 1 orang PRT utk di Tabanan H.08123972930 Tanpa Perantara 141.07.11.0001416

Dcr 10 Kapster & 4 Hairstylist u/Brgbng di Nyky Group Hub. 08996978767 FO.07.11.0001857

Dcr 2 Pembantu dijemput u/Prbd Gaji 600rb bersih, 08123959007 FO.07.11.0001776

Dcr 2 Staff Wnt Bs Bhs Inggris u/Ubud dan Denpasar dan 1Pembantu Hub.0361-224299 FO.07.11.0002543

Dcr Adm wnta brpngalmn Jl.Ikan Tuna Ry 17 Pel Bnoa 8890511 110.07.11.0001506

Dcr Adm(W),Coll,Sls(P)S1.Pglmn u/PBF.Krm ke Jl.Wr.Supratman No.34 Dps PT.AAM Ph08179746673 FO.07.11.0001598

Dcr Admin Bs Komp Wnt Hb.724995 /7472474 CV Tirta Amerta Dps 110.07.11.0002535

Dcr Bartender Waitress Kasir Berpengalaman lam dikirim lsng ke Eikon Bar Jl.Legian 178Kuta FO.07.11.0002250

Dcr Capster D’Lily Salon telp: 767114 / 081337950664 138.07.11.0002435

Dcr Cashier u/Prsh Farmasi Nas Syrt:Wnt max 27th,min D3/S1 Akntansi,jujur,teliti,tegas,bs team work,Bs Pajak(Diutamakan) Lam ke PT Tri Sapta Jaya,Jln. Cargo permai 165B-C Tlp:418664 FO.07.11.0001643

Dcr Chef & Assistant Penglman, Chinese Food,Fas.Gapok,Komisi, Akmdsi,Hub.Ibu Har 0361-438937 FO.07.11.0002286

Dcr Cpt Pembntu RT Wnt Tdr Dlm Gj Bgus 082146351188 Bos Baik 135.07.11.0002659

Dcr Drafter bs Autocard 2D,3D &Photoshop lmrn bw ke Jl.Waturenggong G.IV/18 Dps T.228988 FO.07.11.0001861

Dcr Driver SIM B1 & Security Jl.Pantai Arjuna 14 Doble six Legian Hub.737140/41 FO.07.11.0002432

FO.07.11.0002308

Bth Cpt u/Crewairlines&Tiketing SMU NonPglm487491/087860909327 005.07.11.0002675

BIRO JASA

Dcr Gru Les Privat Mat,English ,IPA,dll,HonorTnggi Hb.3661306 FO.07.11.0002109

BIRO JASA

Dcr Karyawan Toko kirim lam ke Jl.Petitenget “Nirwana Mart” FO.07.11.0002617

Dcr Karyawati Utk MM Gatsu Barat Min SMU Ph.436639 166.07.11.0002664

Dcr Karyawati Utk Toko-Jl.Muding Mekar Krobokan H:8448790 149.07.11.0002443

Dcr Karyawati/Adm SMA Hb.Central Besi T.UmarBrt A33 T8476450 110.07.11.0002542

Dcr Krywn Kasir,SPG,Hub:Cening Bagus B.Bulan Hub.081338521521 FO.07.11.0002565

Dcr Krywn Toko,Gaji Memuaskan Krm CV,Zhulian Gatsu Timur 88X FO.07.11.0002345

Dcr Krywti Umur 19Th s/d 22Th Llsn D1/D3/SMA Single Bag Acc H.414967/3101493 Lgs Intervew 122.07.11.0002500

Dcr Mekanik Spd Motor u/Klungkung Gj 1,2jt Hub.081999274555 FO.07.11.0002413

Dcr Opr Mgr,FB Mgr,FO Spv,Resv FO,Adm,Kasir,HK,Pool Atd,Security,Engineering,OB Lam ke: Aroma’s Hotel Jl.Ry Legian 191 FO.07.11.0002374

Dcr PRT tidur+makan dalam,gaji lumayan+bonus Hub.424249 FO.07.11.0002351

Dcr Pengawas/Draft MEP brpglmn min STM/D3 Teknik.Lam+CV krm ke PT.SBI T(0361)467532,081338 675918,e:sinarbali@ymail.com FO.07.11.0002438

Dcr Recpt,HK,krm Puri Asih Hotel Jl.Pantai Kuta 40 FO.07.11.0002579

Dcr Room Boy Bs Bhs Ing Hub:(0361)283504/283634 135.07.11.0002657

Dcr S1 Sipil & STM baru Tamat, Lamaran Hub.08123969591 email:jayakarma@yahoo.com FO.07.11.0002297

Dcr SPG Untk Penjualan Produk Br Hub.0361-8475862 Hari Kerja FO.07.11.0001865

Dcr SPG&HRD Surfergirl,dlm htl Mercure walkintv767410-12-17PM 154.07.11.0002477

Dcr Segera Arsitek/Drafter Utk Persh Export Komponen Kayu/Interior Kirim CV Ke 8472105/Emai :vacancydrafter@yahoo.co.id 101.07.11.0002590

Dcr Sopir,Cook,Waitress u food court krm lam ke Sama2 Rest Jl ByPass Ngr Rai 128 ND,7480281 102.07.11.0001528

Dcr Sopir/Teknisi Listrik&staf Administrasi min.SMA,dihubungi Tlp.0361-461350,8025599 FO.07.11.0001616

Dcr Staf Harian u/Packing&Checking Jewelry/Sarong,0811398715 FO.07.11.0002393

Dcr Staff Accounting&designer Pakaian(pngalaman tdk diutmkn) Lamaran lgs ke CV.Padilla, Jl.Pulau Moyo 40A Dps FO.07.11.0001914

Dcr Staff admin,wanita,max. 25 th,kirim lamaran ke Jalan Danau Beratan No.44 Sanur,Tlp. 288294 Email: indri@siddhartha-bali.com FO.07.11.0002309

Dcr Tenaga Serabutan Komputer Lam Jl.Gunung Agung No.217 Dps FO.07.11.0002551

Dcr Therapist Wnt Pnglmn/Blm Dgn Gaji 1,8Jt-2,5Jt Reception Wnt3(1 Bhs Mandarin),Cleaning Service Hub.08124624866 FO.07.11.0002414

Dcr Therapist berpeng/tdk di training u/Turki Hub:8537211 FO.07.11.0002621

Dcr Tk.Bersih2 4jam kerja gaji 450rbHub:081337230944 FO.07.11.0002618

Dcr Tk.Cetak Msn GTO52 brpglmn Jl.Nusakambangan,081999199925 FO.07.11.0002354

Dcr Tkg Som/Squin u/Btk,Dewi Saraswati III no.2A,0816991899 FO.07.11.0002580

Dcr Tkg/las u/Bgkl modif Moge Sanur Gj min 1Jt,085738249700 FO.07.11.0002310

Dcr Waiter/ss; Cleaning,Reflexiologi u/di Bandara.Krm Lam ke Perum Tmn Griya,Jl.Danau Bratan 10 Jimbaran,08563834242 154.07.11.0001868

Dcr Waitress Bs B.Ing,Purchasing,Cashier,Steward Ph.758075 145.07.11.0002115

Dcr krywn/ti utk salon H.Salon Lunar Letda Md Putra 8423887 FO.07.11.0002344

Dcr krywti u/RM 2org single Hb Jl.Ry Sempidi Tlp 087860922877 FO.07.11.0001642

BIRO JASA

Dcr sgr Kary/wti utk Garmen : Adm Prod,Acc min.D3/S1 AK Gudang.Kpl Prod,PPIC Follw Up Prod Berpengalaman,Kirim ke PO BOX 3575 DPS FO.07.11.0001621

Dcr sgr:PM,QF,Arsitek,MEP,Auto Cad 3D,Ingg pasif Hub.8244400 102.07.11.0002209

Dcr!!Adm,Marketing(W) max30th Tamatan SMA (03618058608) FO.07.11.0002433

Dcr:Admin Keu.maks 25th.Bs Lap PPn.Diutamakn Pria.PT.Banyumas Jl.Kepundung 70, T.235125 FO.07.11.0002355

Dcr:Karyawati Artshop-Sanur Good English Hub.087860784190 135.07.11.0002654

Dcr:Waiter/s,Bar,Kasir,CV:Casa nova Rest Jl.Pratama 87 Nusa2 FO.07.11.0002588

DcrSgr:Cook,Cleaning,Waiter/ss Bartndr,Helper,Steward Hub:081 399115008 E:c.arsani@yahoo.com 102.07.11.0002210

Dcri Krywn Utk Minimarket Bag. Food Court Di Renon,0361261266 135.07.11.0002653

Desain Arsitek vila,hotel,prmh Pglmn desain/pngws/kontrktor Trma Gmbr 2D/3D- 0361 2188008 004.07.11.0002266

Designer Photoshop Correldraw, IT,Accounting,Cashier,Waitress Chief Security,Vallet,2167666 Kitchen(Cook & Semua Posisi) FO.07.11.0002402

Di Cari Sales luar dan Tenaga Serabutan,Hub.7415825/9285888 FO.07.11.0002270

Dibth Peg Salon Bisa Gunting & Sanggul Hub.7916316,240823 FO.07.11.0002519

Dibth segera Engineering, Gardener,Therapist u/Anika GuestHouse Telp.766791/9158098 154.07.11.0001896

Dibthkan Drafter Bs Pro Auto Cad X Ref Sceth Up.Photoshop 3D Max Min 32Th Bs Tls&Lsn Bhs Inggris,Lam Dikrm Ke Fax 732934 atau jamufs@gmail.com 145.07.11.0002111

Dibthkan sgr Desain Grafis bs photoshop,Corel Draw.Bw Lam ke Bali Soket Jl.Merdeka 12B T.8722000 FO.07.11.0002330

Dibthkan sgr programmer bs VB net,Php,My SQL.Bw Lam ke Bali Soket Jl.Merdeka 12B T.8722000 FO.07.11.0002331

Dibutuhkan 2 orang nail dan beauty terapis untuk Western Salon,aktif English T.761147 FO.07.11.0002322

Dibutuhkan Beberapa Karyawan min SMP Hub.08123612714/2789541 paling lambat 12-07-11 GP.900R 153.07.11.0002465

Dibutuhkan Waiter/ss Utk Rest Segera Hub:221758/8570276 FO.07.11.0002254

Dibutuhkan segera Salesman TO/ Horeka,Hub.PT.Dwiniaga Pratama Sarana Jl.P.Moyo 2, Tlp.720882 FO.07.11.0002275

Dicari 2SPG berpenampilan menarik,CV+Foto fax ke 724392/ Email ke bali.hrd1@gmail.com 102.07.11.0002660

Dicari Accounting D3/S1,Kirim ke Double-K Jl.Nangka Utara 299 Dps,Hub.08123955528 FO.07.11.0002368

Dicari Accounting Wnt Lamaran Ke Jln.Intan LC II Gg.8 No.2 Telp.425001 FO.07.11.0001230

Dicari Cepat Tukang AirBrush yang bisa menggunakan Spait Hub.0361-708479 141.07.11.0001810

Dicari Cook untuk RestaurantHub:0361-731305 154.07.11.0001355

Dicari Karyawan/wati Restauran u/Posisi Waitress + Waiter, Cashier Tlp.0361-765130/765131 FO.07.11.0001653

Dicari Karyawati untuk Conter Kaset+PRT Hub.081338720950 FO.07.11.0002490

Dicari Laki2 u Motoris Syrt Mau Kerja Keras & Tekun Lam Cargo 88X Telp.8443135 122.07.11.0002512

Dicari Operator untuk Game Online Hub.7480330 FO.07.11.0002262

Dicari Pegawai Salon Jln.Nusakambangan 73 Hub.081936039636 FO.07.11.0002319

Dicr Tukang masak Warung Prana Sidakarya Hub.081236450000 FO.07.11.0002437

BIRO JASA

Dicari Pembantu Rumah Tangga yang bisa msk Jawa.Dtg ke:Kozy Villa Jl.Dewi Saraswati 3 No.9 Seminyak.Gaji 800rb 004.07.11.0002315

Dicari Sgr Security & Cleaning Service(Pglmn)L/P krm kePT.MMM Jl.P.saelus No.4 Sesetan Dps FO.07.11.0002357

Dicari Sopir Truk Fuso utk dlm kota Tlp.7480548 / 08179789747 FO.07.11.0002583

Dicari Tng SMK waiter,waitress Kasir,Sales Promotion.Hub.Jl. Astasura 14 Wr Sukun Dps FO.07.11.0001774

Dicari accounting gaji 1Jt uang makan+intensif Hub.082145712222 FO.07.11.0002334

Dicari banyak Marketing u/Jasa Pembiayaan Krdit Mobil,7450725 141.07.11.0002553

Dicari staf vila pribadi di Petang wnt Min SMK Hub Ibu Ari 08161379049 FO.07.11.0001695

Dicari tukang cat&Las utk beng kel vespa sgr Hub.081558617780 FO.07.11.0001683

Dicari tukang mote sbanyak”nya Hub:7440099/8445956 FO.07.11.0002613

Dicari:Kasir(W),D3/S1 Ekonomi Kirim Lamaran Ke Jl.Teuku Umar No.133 Denpasar, Tlp.236735/8422504 Email:primamoda@hotmail.com 004.07.11.0001404

Dicr Admin(Sarjana),Sopir(B1), Pegawai Pabrik(SMU) kirim Lmrn ke PO BOX 3457 FO.07.11.0002299

Dicr PR Pengalaman Cook Restaurant Hub:081337573332 Benesari 145.07.11.0002161

Dicr Peg Internet Tlp: 081353587647 145.07.11.0002422

Dist Comp Bth Sgr Mrkt P/W Max 27th jjr&Dspln Krm ke Jl.Diponegoro Kav3/135-137 Dps 244642 FO.07.11.0001783

Fashion Boutique Quarzia in Oberoi looking for shop Manager and Senior SPG English required call:081338505557 FO.07.11.0002630

Foreign Engineering Consulting Firm needs English Fluent staf for a Project Office in Sanur. Office Manager(5yr exp),Accountant & Bilingual Secretary(3yr exp).Email your CV & Photo to: yec-dsdp@hotmail.com Tel.0361-287368 (Eka) FO.07.11.0001725

GSA Cargo needs:Operational Staff,Male,Experience,Min.D3 CV & Photo Email to : personnel.cpi@kg.co.id FO.07.11.0002123

Intl Trading Company need staf Trading Sourcing Manager,male/ female,self motivated,shows integrity,good communication skills,min 2yrs exp in similar position furniture&handicraft business.Fluent in English written&oral,XL,MS Word & Outlook. Send CV & recent photo to:ari@casbali.com FO.07.11.0002375

Jewelery gallery in Seminyak. Looking for 1.Admin&2.SPG Girl experienced professional with excellent computer and English skills.Send CV to marszbali@ gmail.com Ph.08113853229 004.07.11.0001366

Kontraktor Cari Logistik Pelaksana Adm U/Pryk7444481/7412030 166.07.11.0002667

Kry/ti Bs Potong Rambut dll,Gj 2Jt+bonus serius H.0811386984 FO.07.11.0002434

Kunis Rest Looking for a Cook plg Bring CV for Interview To Jl.Lesmana 80,T.730501/7882851 119.07.11.0002304

Le Bake Shop membt Driver,Purcasing,Sales,Enginering,Bakery& Pastry CDP,Acc Manager.Krm Lam Komp Istana Kuta Galeria Blok RS 9/7408424 FO.07.11.0001803

Lilla Lane looking for: 1.SPG(Ubud Area) 2.Tailors for bags 3.Sequin workers Call:738853/7441957 FO.07.11.0002488

Need Staff Urgent! Send Email:dewi.binamitra@yahoo.com

Looking for Accounting Staff Who can speak & understand very good english having Computer,Accounting Experiences Send App,CV to Red Carpet Champagne Bar Jl.Kayu Aya No.42C,Seminyak Telp.737889 FO.07.11.0001736

Looking for Female GSA with qualification max 25 y/o,1year exp goodEnglish,can drive.Send CV to:swijana@komaneka.com 120.07.11.0002419

Looking for reliable and trust worthy English speaking Housemaid.Previous experience with expat family is a must.Cooking and General Cleaning Good salary.Pls contact Risa08563838143 149.07.11.0002332

Looking for waitress with good English Good Salary,send app& CV to Red Carpet Champagne Bar Jl.Kayu Aya No.42C Seminyak Telp.737889 or 081236283556 FO.07.11.0001738

Luxury Villas and Spa at Ungasan look for experienced male buttler.Send CV to manager@cha ndrakiranavillas.com 154.07.11.0002484

Maccaroni Needs Kitchen Staff, Cook/Helper,Junior Accounting, CV Jl.Legian 52 Kuta Ph.754662 145.07.11.0001507

Marine Engine SDEC Cummins & RIB Engine Hub.Kadek 081557568 62 Budhi.082129250429 FO.07.11.0002382

Need 2 Customer Service, good English,good performance and 2 IT staff understand photoshop and hardware. Send your CV to riobali@hotmail.com 154.07.11.0002474

New Restaurant Need Staff Position Waitress Cook Bartender. min.2year exsperience/Speak English.Send Jl.Camplung Tanduk No.6 or ngurah.alit@yahoo.com FO.07.11.0001547

PT.BFI Finance Indonesia,Tbk membuka kesempatan berkarir mnempati posisi Customer Service,Kasir,Surveyor,Kolektor, Admin,P/W min D3 maks.28th,bonus,medical,dana pensiun,dll. Lmrn ke Jl.Cokroaminoto No.43 Dps email: dps@bfi.co.id 141.07.11.0002513

PT.Zerospirits need Assitant Secretary,good English ,basic Comp skill CV Fax:754244 145.07.11.0001508

Perushan Kue mbthkn 4org Krywn u/produksi,4org sales u/Pmsran Gj.400 s/d 1Jt Hp.081916769123 FO.07.11.0002263

Prshn Int.di Bali membthkan Staff Marketing.Syarat: usia max 35thn, ada pengalaman, bs sdkt Mandarin dan tgjwb Jl.Teuku Umar No.43AB Dps FO.07.11.0001342

Prush.Multi Nasional cpt A.Colektor 5,B.Surveyor 2,C.Marktg Executive 10,fas.gaji ttp,tunjangan jbtn,u.mkn,bnus,asurnsi kshtn tour dlm L/N mes krywn syrt(ABC)spd mtr+ijzh asli(A+ b)pglmn 1th H.087860274405/081 916161678 Jl.Gatsu Tengah 312 FO.07.11.0002369

Dcr sgr tng Administrasi syrt: Pddk DIII Akuntansi, umur maks 25th, blm berkeluargaa, tdk merokok. Lam lengkap dikirim sgr ke PO BOX 3010 Dps (ISI KODE ADMINISTRASI) G.2012

Dicari tukang jahit dan tukang potong (yg berpengalaman diutamakan). Lamaran kirim ke Warung KKB Jalan Veteran No.66 Denpasar (utara Pasar Burung) G.2013

Dcr Sarjana Sastra Inggris untuk posisi Public Relations, Sekretaris, Telemarketing, Litbang, Customer Service, Transleter, syarat: umur maks 25th, belum menikah, tidak merokok. Lamaran lengkap + CV dan foto full body, fotocopy tes TOEFL kirim segera ke PO BOX 3788 Denpasar, Bali G.2300

Dcr tng Waiter, Cook, Cook Helper, serabutan untuk warung makan, syrt: pddk min SMA, belum berkeluarga, tidak merokok, umur maks 25th, lamaran lengkap segera kirim ke PO BOX 3010 Dps (isi kode WAITER, COOK, COOK HELPER ATAU SERABUTAN)

FO.07.11.0002316

RUPA - RUPA

G.2011

SERVICE

RSU Ksh Ibu Kedonganan Mmbthkn Dr.Umum,Analis Kes,Radiografer FO/GRO,Akunting,Ass Apoteker, Rekam Medis,Teknisi,Krm Ke:Jln Uluwatu No.69A Kedonganan Kuta 004.07.11.0002249

Perusahaan Perak butuh tukang perak dan lilin H:081353081693 FO.07.11.0002632

Redprotect Adlh German Comp Bergerak Dlm GSM Alarm Rmh System ,Mencari Anda Yg Berpotensi Dlm Menjual Dgn Bimbingan Gratis&Komisi Lbh Dr 7Jt,Hb.Redprotect,087860264319/082147487672 Or Email:info@redprotect.biz 101.07.11.0002589

Restaurant:Acct,Waiter/ess,Cook /Helper,Driver,Enggenering,Kasir Fax CV:772269.Tlp:772267 101.07.11.0002243

Resto di Pengosekan bth segera Cook/Helper(Pria)Waitress max. 25th,single,bekerja serius,SMS 08155715312 104.07.11.0002411

Sardine Restaurant looking for Female Bartender,Housekeeping, Experienced,must speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 email:sardine@sardinebali.com 141.07.11.0001809

Sardine Restaurant looking for Waitress experienced & must speak English Jl.Petitenget 21 Telp.733617 email: sardine@sardinebali.com 141.07.11.0002444

Seeking 8 Spa Therapist For Russia. 3 Mth Training Program at Bali Bisa Sponsored By Employer.Requirements: Good English Training Start Date 18Th July Ph:081337070584 Send CV To admin@balibisa.com FO.07.11.0001856

Sgr dbth ACC,Eng,FB.Ser,Bar, Cook,Sec,Leghawa Beach Hotel Jl.D.Tamblingan No.51 Sanur FO.07.11.0001689

Spa Terapis,Hairdresser,Eve Salon KartikaPlaza Kuta7413376 154.07.11.0002649

Tk Cetak Offset Oliver+Finishing,Srabutan SimA T081999913838 102.07.11.0002662

Tng Wnt brpglm u/Salon Nyoman Gatsu VI-24 Hub.081558272434 FO.07.11.0002492

Toyota Main Dealer butuh Sales Executive(P/W)&SalesCounter(w) minD1 punya SIM A&C penampilan sopan&menarik kompensasi gaji pokok tunjangan(mkn,Ops,kehadiran)askes,insentif,lam PT Agung Automall Jl.Sunset Road,Seminyak Kuta Badung paling lambat 31/7/2011 Up Bag HRD Tlp (0361) 9220099 Hp.081999282234 005.07.11.0002004

Tropical & Cocobistro Rest At Nusa2Kuta,Ubud,SanurNeed:1Outlet Mgr,SousChef(35Yo)2RestSPV SniorCDP,3CaptainJuniorCDP(30 Yo)4Recpt(28Yo,F)5.Waiter/s(28 Yo),6Cook(28Yo/M)7.Cost Control (30Yo,M)Exp Same Position,Send CV:hrm@tropicalbalirestaurant .com/Siligita B.I/6 No.036177 5211-778060 NotLeaseThan 1Week 101.07.11.0002231

Tulip Rest Seminyak Needs Hostess&Cook Hot Kitchen,Min Exp 2 Yrs Call 2158787 Or E-Mail info@dsignfurniture.com 145.07.11.0002141

Unit Media Yayasan IDEP,lowongan Posisi Finance Officer, Lokasi:Batuan Gianyar,Bali Peglmn min 2th di bid.Keuangan memiliki kemampuan Bhs.Inggris (lisan,tulisan) Mampu Mengoperasikan Email,Word,Excel. Info& CV:hr@idepfoundation.org FO.07.11.0002342

Urgent Wtr/ss Send CV:Banyan Corner Rest Bali ColecND/887997 101.07.11.0002609

Urgent! we are looking for new Waitress,must have exp&can speak English for info call to 7423935/Khaima Rest 145.07.11.0001512

Ymh Bisma Dicr:1)Supir Sim B1 2)Serabutan, 3)SMA Hub:Teuku Umar 142 Dps FO.07.11.0002276

Bonus 300rb Jk Anda Bawa Pem bantu T.Srbt T.487706/488315 Sgr FO.07.11.0001971

Looking for Admin/Accounting MYOB,Excel,English speaking CV to:mercredi.home@gmail.com FO.07.11.0002624

SERVICE

IKLAN MINI

Minggu Wage, 10 Juli 2011

17

MOBIL - MOTOR AD BALI POST BMW

BMW 318i’92 W.MerahAudio,Jimy 87 W.Biru Barang Bagus,9103224 FO.07.11.0002540

BMW 318i’92 istmw Ors VR 18 Audio,Khs Pmkai H.082147257211 FO.07.11.0002471

BMW 520i E60 Thn’05 Hitam Tgn1 Kondisi Istimewa,081252639999 FO.07.11.0002509

BMW’91 Hitam Met Int-Ext Org Hb.2144879/08179767800 BUC FO.07.11.0001756

Xenia Li/Xi’09 APV L’07Htm hrg 91Jt Weekend suprise 8-10 Juli Hub.Mobil88.Jimbaran T.8841888 004.07.11.0002153

Xenia’05 asli Dps sms baru Batanta Gg.Umadiwang 08123995787 153.07.11.0002417

XeniaXi Sporty’08+Avanza’06,07 VVTi TT/Krd UM30jt,7923289 Kpl 141.07.11.0002533

Taruna CX’03 Efi Gn.Soputan 89 Umadui Dps 84jtng Prbd 8610243 FO.07.11.0002626

DAIHATSU

DATSUN

Xenia Th’2008 Li Plus Full Variasi Hub.0361-7441804

Dijual Datsun Pick Up Th’1978 Hub:0361-8765000

141.07.11.0002561

Djl Xenia’2008 Aqua Jl.Gunung Kalimutu No.16 Hub:480766 FO.06.11.0011442

Espas Pick Up’96 Bak+Sasis BAgus Cat Mulus AsDK T.7822773 122.07.11.0002516

Espas Pick-Up’96 Sasis+mesin bagus Hub.8537763 segera 164.07.11.0002592

Espas’97 Merah 1600CC F.Var/VR Pjk Baru 38,5Jt H.081933000048 101.07.11.0002611

Feroza’94 B31,original/8689058 Taft’88 4x4 B31,Audio/P.Sula14 102.07.11.0002665

Feroza’95 Jimny GX’94 istw TT/ Krd UM20jt,8556029 dpn RS Kpal 141.07.11.0002555

Feroza’95 asDK B31,ors cat, Hub.081236473322/087861885484 154.07.11.0002645

Feroza’95 hjaumet F Aud VR10 B31 alrm T.8589260 pribadi 128.07.11.0002678

Grand Max Box 1,3 2010 htm KM 1500 asli DK 082110208889 154.07.11.0002647

Jl GrnMax PickUp’09 3Way LowKM asDPS H:75jt/OvKrdt Hb:7487518 102.07.11.0002663

Luxio’2009 X Matic Hitam Mulus Ex Dokter Hub.8745888 Pribadi FO.07.11.0002584

Taft GT’92 Hitam,B33 H.7924989,085857483586 FO.07.11.0002529

Taruna CSX’00 Htam Orgnal Luar Dalam Jok Frest Mulus 8043936 141.07.11.0002563

Taruna G lmtd’00 bgs prbd 83,5 jt ng 8024424 BUC FO.07.11.0002627

Terios TX Adventur 10 DK69 Pth H.Cielo’94 P.Blitung 18 Pdungn 164.07.11.0002629

Xenia Li Family’04 smst br,Jl. Seruni Gg.Brahma 2/08123968148 FO.07.11.0002387

Xenia Li Plus’09 Audio Jok Klt VR VKool Hub:08123861740 166.07.11.0002669

Xenia Xi VVT-i tahun’2008 SanurHub:0361-7855758 FO.07.11.0002405

Xenia Xi VVTi’2009 hitam istmw Jl.Pulau Kawe No.40 T.8629353 141.07.11.0002447

119.07.11.0002481 FORD

Ov.Krd Ford Ranger’09 D.Cbn VR 20 Slv UM35j sisa200jt,8856999 141.07.11.0002501

Over Krdit Ford Ranger’02 DCbn B31 UM35jt ss 100jt,7871119 TT 141.07.11.0002449 HOLDEN

Dijual:Holden FB’1960,Sedan Hub:285426/0361 285407 Sanur FO.07.11.0001565

Ceroke’96 hijau tua,asBali,org istw,Tkd.Pancoran 6A,7458161 141.07.11.0002532

FO.07.11.0002398

Jazz AT Pmk’2006 Htm Gres Luar dlm 121,5Jt Krd Dp30Jt 7986445 FO.07.11.0002594

Jazz RS’08 Silver Stone AsDK Tgn1 Matic H.8011114 Bsa Krdt 113.07.11.0002674

Jazz’05 Hub.Griya Anyar 99 Y Hub.0818355303 FO.07.11.0002395

Jazz’05 asDK jok klt ban/Stnk br 082144461424 Btn AnugrahB/8 FO.07.11.0002554

Jl Honda Civic Ferio’96 Full Variasi AsliDK Hb.082145164446 119.07.11.0002673

Odyssey Absolut Plus 2004 Kondisi Istmwa,Pjk Br,082144878888 FO.07.11.0002518

Over Kredit Honda Freed’10 UM90jt 36x7,4jt,081916210167 FO.07.11.0002362 ISUZU

Hi Sporty Pmk 98 DVD MP3 audio Gn.Lempuyang 31 MM 08174743648 FO.07.11.0002327

New Hi-Grade’00 AsDK Tgn1 Slvr SmstBr,Orgnl,Sutomo 72,7476877 141.07.11.0002596

Panther Touring 2004 Asli DK Tgn1 nomor DK cantik orisinil Harga 147Jt nego,T.08311878988 FO.07.11.0002261

Cepat Laku

Jual mrh APV & Pregio Th 2005 silver PH.7859849/081237009399

FO.07.11.0001343

FO.07.11.0002338

Karimun’00 BirMet CDVarGX Istw Trwt BTNSronggaGyr081338600678

141.07.11.0002462 C.0001466-mbl-1

KIA

Picanto Matic’05 AsDK Tgn I Silver Ors TT/Krd,087862101243 164.07.11.0002573

Picanto silvr TV Vlk Rcg Audio Trawat,9100176 prbd Ful.Oseen 164.07.11.0002585 MAZDA

Djl Mobil Mazda’98 Asli Bali, Hub.08123629210 FO.07.11.0002370

Mazda E2000’97 birumet orscat istw Jl.P.Bangka17A 7923262 BU 102.07.11.0002668 MERCEDEZ

004.07.11.0002132

135.07.11.0002661

Grand Cherokee Limited’2000 Jl.Buana Raya 51A 8006868

Mercy E220’94 Hitam Original Mnual Trwt 68Jt Jl.Rambutan14A

City Z’00 Velg16 istimewa biru 79jt Ng,8014433 bs tkar BtUang

155.07.11.0002640

Jm’85/30N Taft’80/47N Full Var Khs Pgmr Hub:081338495065 Ok

132.07.11.0001768

Chev Trooper’84 Diesel Green Army,4x4,Pwr Steering Ban31 MT 80% AC Double,Hub:08123910345

HONDA

CRV’04 Full audio hrg spesial Weekend suprise 8-10 Juli Hub.Mobil88.Jimbaran T.8841888

FO.07.11.0002600

Jl Karimun’02 Biru DK Tabanan Hrg 77Jt Hub:081558712284 Ng

Cherokee’96 Hitam As DK Full Audio VR 18 Jl.Waribang 28 X

Dijual cepat Honda LX th.88 hub: 081933024015 004.07.11.0002682

Jimy’87 biru FV istw 27jt ng Jl.P.Brawa 7401083 Canggu

JEEP

FO.07.11.0002537

Mercy E320 MP th’95 AT Istimewa Hub.081 338 397 721 164.07.11.0002608

Mercy Jeep 300GE’94 Hitam Jln.Dewata 19 Sidakarya FO.07.11.0002380

Sedan Mercy’92 300E biru muda metalik Hub.081338713534 FO.07.11.0002549

Cary PU87 Extra Bak+Casis utuh 23Jt Hub.081.239.529.191 164.07.11.0002568

Dijual APV’05 asli Bali W.Gold samsat baru Hub:087862054581 FO.07.11.0002603

Djl Jimny’92 Hitam AC,Tape, Siap Pakai,Hub:0361-7864422 FO.07.11.0002452

Escudo 1.6 Th’03 Merah manual AsDK spt Baru,8581600 Pribadi 141.07.11.0002460

Escudo 2.0’2001 asBali istw TT /Krd UM30jt,7923289 dpn RS Kpl 141.07.11.0002536

Escudo’03,Cklt Met FulVar Mlus 2Ltr T.8065327/2763364 Pribadi FO.07.11.0002287

Escudo’94 Mrh VR17 F.Audio,CD OrsCat,Istw,8566200 Brg Simpnn 141.07.11.0002567

Jimny Sierra’83 Original Khsus Penggemar Hub:082147257211 FO.07.11.0002473

Jimny’92-88Jumbo S.Pakai FV AC Jl.Nangka Paksimas 3/2,2137498 FO.07.11.0002420

MITSUBISHI

Col T120SS Pu’05 Htm AsDK 53Ng Bs Bnt Krd Kboiwa,085238621679

120.07.11.0002431

Karimun03 MerahMet Jl.Tkd Sari kuning 22 Panjer,0361-7437672 164.07.11.0002564

Krmn Estilo’08 asBali Tng1 spr mls H.081933068999 pembeli lsg FO.07.11.0002404

Side Kick Des’99 Ful Audio,DVD Ors Mulus Pribadi,082145908425 101.07.11.0002625

Sidekick’00 orisinil Jl.Nuansa Kori brt II/8 Ubung,7849067 141.07.11.0002571

Suzuki Baleno’97 slvr.Tg1.asli DK.trwt.ors T.081236351635 FO.07.11.0002544

Swift ST’09 pmk hitam Manual T 223327 Jl.Werkudara 20 TT/Krdt FO.07.11.0002520

Szk.Aerio’02+Baleno’01 pertigaan Ds.Darmasaba,7464038 Krd 141.07.11.0002504

Vitara’93 original bs dikredit LPD Br.Semate Kapal, 7875564 164.07.11.0002595

Vitara’93 hijau met ful Audio istimewa Hub:081916321073 128.07.11.0002679

X-Over’2007 Tgn I fulvar automatik slvr,audio,08123605780 164.07.11.0002635 TOYOTA

166.07.11.0002671

Avanza G’05hitam ors mulus Hub P.Batam II No.6 diatas jam 10

Mitsubishi Kuda’00 Disel Merah Smst Br,Audio CD Mulus,2765007

132.07.11.0002426

FO.07.11.0002440

Avanza G’08 Silver hrg spesial weekend suprise 8-10 Juli Hub.Mobil88.Jimbaran T.8841888

NISSAN

Nisan Coupe 2pt’90 merah VR18 Audio Hub.9206367

004.07.11.0002142

141.07.11.0002575

Avanza G’09 hitam as Bali Tgn1 FVar Hub.081338777383 BUC

OPEL

FO.07.11.0002409

Blazer DOHC’96 hijau met kond bagus 45jt nego 085739344465

Avanza G’2005 silver istimewa,8520388

FO.07.11.0002604

FO.07.11.0002391

SUZUKI

Avanza G’2010 Silver Tangan Pertama Orisinil Hub:9222168

***Swift ST’09 Silver mls asDK Hub.081919779888/7435899 BUC

101.07.11.0002616

FO.07.11.0002496

Avanza G07 Orct Istw Slvr Prbd 133JtNg,081236040555/462454BUC

Baleno Next G’03 Audio KendSpt Baru 107Jt Ng Csh-Krdt,7890534

FO.07.11.0002343

FO.07.11.0002591

Avanza’07 Vvti silver Jl.Sedap Malam Gang Seruni No.6 Dps

Baleno’00 AsliDK FulVar,Aud CD Velk17,Bs Nego,BU,081338761384

FO.07.11.0002401

FO.07.11.0002486

Avnza G04 slvr mls DVD Prbd P Alor Permai99Dps 081916209715

Carry GajahMada th2000 abu2ors Tng1 Tkd.Pakerisan 104 Panjer

FO.07.11.0001594

102.07.11.0002670

DX’82 RPM kond.bagus,lis utuh, bamper crom 27jt Hub.2794527

Cary Gajah Mada Camp’93 abumet FV 36jt P.Brawa 7401083 Canggu FO.07.11.0002598

141.07.11.0002506

C.0001472-mbl-03

Dijual Avanza G’08 asli DK Hub.08123901211/421236 FO.07.11.0002593

Fortuner 2.7 GLux’05 akhir Htm full asesoris+terawat,8000089 164.07.11.0002597

Fortuner G(Lux),Htm Met Bsn’08 Mulus,Km.10.000 087881115362 FO.07.11.0002305

Great Corola’92 Htm VR17,Audio Jl.Buana Kubu Gg.Asam X/11 Hub.8821310/08983130249 141.07.11.0002472

Great Crl SEG’94 merah met VR1 7,VCool,71jt Nego,085792707035 120.07.11.0002421

Innova E/G’06/08 hrg spesial weekend suprise 8-10 Juli Hub.Mobil88.Jimbaran T.8841888 004.07.11.0002145

Innova V-AT’05 LGreen Pbd Istw H.165Jt Nego 081999380681 FO.07.11.0002339

K.Grand Extra’95merah siappake AC dgn 67,5jt Ng,081338751680 FO.07.11.0002376

Kijang Gren Ekstra’96 Atau Starlet’86 Vrc Salah Satu 7841755 153.07.11.0002475

Kijang LGX Th’1998 Warna Biru Metalik Hub.0361-3620914 FO.07.11.0002403

Kijang New LGX’02 Silv Ors Sgt Bgs V’Cool TT/Krd 08123946325 FO.07.11.0002483

Kijang Rover Masker Gren Th’90 AC Dobel Audio 34Jt 8553460 TT 119.07.11.0002479

Kijang SSX’97 Diesel abu2 met Masih Baru 081337588220 Prbd 141.07.11.0002459

Kijang Super’89/90 biru shot 5 sped asli Bali 33jt Ng,8047889 FO.07.11.0002389

Kijang Super’92 5speed AsDK AC dingin Velg Racing 0818567872 FO.07.11.0002517

Kj.Spr Astra’89 Hijo Shot 5spd AC dingin bd mls 42Ng, 7974855 164.07.11.0002606

Kjg G’95abumet,orgnl trwt,smst baru.Ayani Utr 334.T.7854750 FO.07.11.0002541

Kjg Ktk Station’81 Msn + Body inter bgs Mrh,8249312 Jam 10 164.07.11.0002577

Kjg LGX’03 New Mdl,asliDk,Slvr Kuda Spr Exd’99 Gatsu Timur 14 FO.07.11.0002418

Sari Bali Motor:Alphard’03 Slv Stream’05 slv AT,Mercy E320’97 Elegence 5sped AT Brabus,Starlet SEG’94,Taruna CSX’99 cash/ kredit Brt Jembatan Kapal 27A Mengwi Tlp.7834531 164.07.11.0002615

Soluna’00 Slvr Dp 10Jt Aj Sisa Tnggl Teken Ya,Jl.P.Kawe 44A FO.07.11.0002644

Soluna’01 Biru,Hitam,Slvr,60jt MT Kucing BsKredit 08179757339 FO.07.11.0001780

Soluna’02 pribadi Velg 17 baru amat istimewa,Mambal 7871765 141.07.11.0002450

Starlet’91 abu2(tinggal pakai) Hub.9166338/08999127499 102.07.11.0002672

Yaris E/S ltd Vios G’05/08 Weekend suprise 8-10 Juli Hub.Mobil88.Jimbaran T.8841888 004.07.11.0002147

Yaris’06 AT-Silver asDK TV-DVD H.145Ng Smsat Bru 081999380681 FO.07.11.0002340 TIMOR

Timor DOCH’97 X-Pjabat,Gress Laksmana5X,Sltn Dnamon,H.Wuruk FO.07.11.0002614

DISEWAKAN MOBIL Anda mau Transpot murah?Alpard Camry Inova&Prego T.7830668 FO.07.11.0002410

DICARI MOBIL Xenia,Panther,Avanza,Jazz,Karimun,KIA,Zebra,Pick Up,7890338 141.07.11.0002558

DICARI MOTOR 7880193 Beli Harga Tinggi 141.07.11.0002569

“8882168”Beli Beat,Mio,Vario, Jptr dan Merk lain dijemput FO.07.11.0002524

**Beli Motor Bekas Sgla Merk** Hub 7480302 Hp.081338294465 FO.07.11.0002379

7493871 Beli Motor Laki/Sport & Sgl Merk 141.07.11.0002562

DIJUAL MOTOR HONDA

Lelang Karisma’03=3,5,Ckram’04 =4jt+Supra X’04=5,4Jt,SupraFit 07=5,3,Nuvo’06=4,5+04=3,7 hrg semua nego HP.087860311414 164.07.11.0002612 KYMCO

Kymko Metica Th’2005 Istimewa Terawat Hub.8537375 141.07.11.0002556 RUPA-RUPA MOTOR

Djl Cpt Mini Trail Full Modif Hrg Bs Ng,081353141814/8479092 101.07.11.0002639 SUZUKI

Djl Motor Bsar Suzuki Intruder 1400cc’1995,30Jt Ng Hub:736544 FO.07.11.0002257

Djl Mtr suzuki Skywife’09 a/n Pribadi,Blahkiuh,7871765 BUCS 141.07.11.0002445

Suzuki TS125’01 stdr DblCkrm ban kenda S.Protaper 081353320002 148.07.11.0002416 YAMAHA

Mio Sporty Biru’06 Mls Trwt,Bs TT,Mio Soul’10 Dr Baru,7951117 FO.07.11.0002552

Yamaha Mio’07 akhir merah standard 081999913931 154.07.11.0002559

Cepat Laku

RUPA-RUPA AD BALI POST

HEWAN

DIJUAL RUMAH

DIJUAL RUMAH

RUPA-RUPA

DISEWAKAN RUKO

DIJUAL TANAH

DISEWAKAN TANAH

Ajg Chow-Chow 3bln stambum+vak bulu lebat 08179703882/8036366

Jl Rmh LT2 Lok Tmn Mumbul H.mulai 300jtan H.085739300007

Open House*Trs Ayung Gatsu* Sabtu-Minggu 9-10 Jul*Pk 14-16 Raywhite Kuta 085237203345

**Heri pijat therapy di T4/pgl 50rb 1,2jam T.082145860045

Kontr.Ruko 1Lt 5x14 ByPass Ngr Rai Bualu NusaDua,081916210167

Jl Sunset Road Utama 18Are Hrg.1,2M/Are Hub.8070838

Dikont.Tnh 5,5A jln 12m,tembok kll,Penamparan,085237295884

FO.07.11.0002361

Dijual Ank Golden 3Bl Stambum, Shitzu 3Bl Hub.082144728444 FO.07.11.0002285

DIJUAL RUMAH !!!Dp0% T50/150 Rp.552jt Jl.6M Muding T.7456797/081236365058 FO.07.11.0001444

!Dp10% saja T39/100 mdrn m’lis Jl4M TumbakBayuh 360jt 7482895 FO.07.11.0001447

***Djl Rumah minimalis Jln.KarangsariI BlkX,3KT,2KM,7928513 164.07.11.0000840

Rmh Jln Noja Perum Citra Mas di Noja Blok C/38 H.08123636002 004.07.11.0002296

50/100F 250jt,40/100F 230jt Dp 60jt cicil 3x gratis KPR 3bln tmr Rindam Kediri 081337380202 FO.07.11.0002384

BTN T80/50 Pinis 185Jt UM 30% Krd 15Th Jl 5M Tabanan,7979999 155.07.11.0002641

BUC LT100/70 Kuanji/Jl.Tibung Sari Gg.Perintis Hb:0818347768 FO.07.11.0002348

BUC dijual Rumah minimalis cluster Hub:087862054581 TP FO.07.11.0002607

C/k Rmh S.huni T55/120 PrmJimb Asri 400j,9153377/081999161589 102.07.11.0001525

Dbgn Rmh Tipe.50,70,95.Jl.Skar Tunjung Gatsu&Jl.Permata Gatsu Kargo T.7464001/08123805504 FO.07.11.0000060

Dijual Rmh LB/LT 70/200M2 diJl NHUIII/5(NKori Ubung)Ph7938801 145.07.11.0002121

Djl Cpt Rmh diJln.Ratna Spesifiksi Bgnn StilBali LT 2A Lok. strgs Hrg.bs Nego 085792887089 FO.07.11.0002269

Djl Rmh Kos 9Kmr lantai2,LT110 m2 Hub.9136547/081338485427 128.07.11.0002680

Djl Rmh Type 45 Minimalis Lok Jl.Siulan Pnatih 360Jt,8583842 FO.07.11.0002631

Djl Rumah 2Kt,2Km,LT 124M2 Jl.Tkd Pancoran IV/C3 7984699 FO.07.11.0002366

Jl Rmh 3LT,LT/LB 330/550 1,1M Nangka Sel Gg.Merpati 9Dps Lht tgl 13-17juli 0816612368 154.07.11.0002482

TAILOR

FO.07.11.0002642

Jl Rmh Lt1Are 3KT,2KM Penamparan Hub:08124676901 Jl.Andakasa 166.07.11.0002666

Jl Rmh T36/45 bntk sesuai keinginan Buana Raya 085739300007 FO.07.11.0002643

Jl Rmh TP36/100 Sdg Dibgn Lok Perum Swamandala Hub.7842562 FO.07.11.0002267

Jl Rmh kost Tnh 2A 6Kmr Jl.Pasekan Batubulan Ph.08123606383 FO.07.11.0002311

LT/LB 160/148 LT.2 Jl.Tukad Badung H.1,3M ng Hub.8070838 FO.07.11.0002538

Rm Br M-lis 1A 2KT,2KM,Dpr Lkp Grase Canopy Siulan,0817734499 135.07.11.0002652

Rmh Asri Siap Huni LT 2,5 Are Jl.Jayagiri,081236547888 TP FO.07.11.0002601

Rmh Baru murah T.45&100 Muding Indah H.085936107677/8009789 FO.07.11.0001605

Rmh Baru siap Huni Lt2 T92/100 4KT,3KM BungTomo G.Brt 7478118 FO.06.11.0013093

Rmh Kos Baru Tkd.Petanu 2Lt 10 Kmr Hub.8638098 Ibu Gembrot,TP FO.07.11.0002425

Rmh LT480/425 11KT,7KM,Pura Demak1/18,081919779888/7435899 FO.07.11.0002508

Rmh T.55 Jl.Besakih Pemogan Suwng Kauh,08123871809.7831888 FO.06.11.0007650

Rmh T21/70 Nuansa Tmr XV/9Jmbr 255JtNg03618061008/08164748446 101.07.11.0002619

Rmh Tp36 sdng Dibangun 350jtan Kori Permai Dalung Tlp.8886333 FO.07.11.0001173

Rmh+Furnis Lt2 Hrg 2,3M Jl.Tk. Balian,Hub.087860031777 FO.07.11.0002527

Rmh+Furnis hrg.3,8M di Hayam Wuruk Residence,H.087860031777 FO.07.11.0002525

Rumah T36 Segera Dibangun Di Sading Negara,9230552/9207519 FO.07.11.0002461

Sedang dibgn T57/116 di Muding Klod s/d 15th KPR 085792887089 FO.07.11.0002271

Sgr diBgn Rmh 45/0100 Jmbr 260 Jt 081999980058,085738446669 FO.07.11.0001409

FOTOCOPY

FO.07.11.0002001

Sgr dibangun Rmh Tipe 50/150 Astasura Nangka Utr 7879080 FO.07.11.0000687

Type 70/125 Jln 8Mtr sdh Aspal 500Jt-an 9217378/081805688978 122.07.11.0002502

DISEWAKAN RUMAH 3Kt,Dpr,Ktm,Padang Udayana VII /3,Pdg Sambian Hub.08123947110 004.07.11.0002546

Dikont Rmh 2KM,4KT,Garasi 2Are Jl.Muding Indah XIV/9, 7944844 122.07.11.0002507

Dikont Rmh Jl.TkdSungi6B Renon 4KT,hal,Grs luas H081338597447 102.07.11.0002658

Dikont.Rmh 3KT+Garasi min 2th Jl.Pandu 12/H.wuruk Dps 742105 FO.07.11.0002539

Dikont.Rumah 4K.Tidur 2K.Mandi Telp,Garasi Hp.082113126334 FO.07.11.0002408

DikontRmh Jl.Poh Gading Jmbran Fas:2KmTdr,2Km Mdi,Garasi,2mbl Tmpt Strategis Hp08123602884 110.07.11.0002545

Dikontrkn Rmh Br Lok.Ubung Kja 2KM,Lkp,12Jt/Th Ng,08123759413 FO.07.11.0002526

Disewakan Rmh Baru,Padang Sambian,dkt Malboro,0361-8780603 FO.07.11.0002307

Dkont Rmh Baru 3KT/2KM/Dpr/Grs Lok.sngt Strategis 08123673477 FO.07.11.0002301

Dkont Rumah T36/100 Prm Nuansa Sandat Blk 2/15 Gemitir Biaung Nyaman Hub.0817344736/8551744 FO.07.11.0002358

Rent House Palapa 2Lt,4KT,3KM Telp,AC,Garasi,Min 5Thn Hub:08123875105/081376317828 110.07.11.0002637

FO.07.11.0002610

Bisnis investor vgmcash.com tiap bulan 14% Hub.081331603988 033.07.11.0001439

Cr Rak Gondola Second 90/180 X 150CmHub.7485458/081337771888 FO.07.11.0002628

Dana Cepat,Bunga 0,7%,Jaminkan BPKB Mobil Anda,9288246 T.Over 141.07.11.0002574

Dicari:Sound system(lengkap) dan LCD projector type PLCXW-300,second. Kondisi prima. Hub.segera : 081999023008 / 08179706346 FO.07.11.0001302

Diswakan Tmpt utk Jualan DiDpn Minimrkt lok Strategis H261266 135.07.11.0002656

Djl cpt Mesin Dupa/Aroma Therapy. Hub:0816501138/08885358033 033.07.11.0001782

Hypno Pelangsing Pasti TurunBB Dg ahlinya 3604257/08970299039 FO.06.11.0012101

Jl Babyseat,tempat tdr olympic murah BUC 082147316787 154.07.11.0002638

Jual Bata Merah Negara Hub:08123950750 122.07.11.0002487

Massage Laki-laki Menerima Panggilan Telp.085731976527 FO.07.11.0002428

Mslh Hutang, Pelaris, Pilwil H.Romo Paul 087851458609 004.07.11.0002356

Pjt tradisional tmpt&panggln Yudi:081805683044/082119828212 FO.07.11.0002373

Rumah Kayu 7x5m,75Jt terpasang cocok utk Villa,081916598211 FO.07.11.0001647

Abdy Massage dgn tenaga Pria ditempt/dipanggil,081805552307 FO.07.11.0002386

RUPA-RUPA

KOST

Dana Cepat?Jmn BPKB Kredit/Modal/T.Over,7450725

Kost Mwh Fas Lkp Hub.Griya Ms Drupadi XIII/9X Renon 8058778

141.07.11.0002470

!0,7% Jaminan BPKB/T.Over/Beli Mobil,8680168-0818553168 Cepat 141.07.11.0002572

Mnrima Visa,Master Card,di warung D’Uma Jl.Tkd Balian No.99 Renon Tlp.2151157/081338413112 FO.07.11.0002476

KURSUS

FO.07.11.0002329

Kost,bln/thn,baru,prkr,r.tm,TV AC,pntry,wifi,klks,gatsu Timur Hub.087757693888 004.07.11.0002676

Trm Kost Utara Nisan N2 Tambak SariIII/8Bs Bln/Th,08123931471 145.07.11.0002531

BAHAN BANGUNAN

FO.07.11.0002364

Ruko 2LT,Pdam,Listrik.Pusat Kota Sgrj,Hub.0361-7430562 FO.07.11.0000120

DIJUAL TANAH Tnh LC 8,6A Jl.9m Umadui bs ambil separo,H.9698181 FO.07.11.0001801

!!2Are(17,4x11,5)Tumbak Bayuh Jl.4M 175jt/A Ng 081999901879 FO.07.11.0001445

!!!!!!Jl.Tanah Kav.1-3Are Batu bulan Bt Intan/BtKaru 8502078 FO.07.11.0002360

!!!1-3A Siap Bangun Aspal Jl Batuyang C/K,08123987917 TP FO.07.11.0002495

!!Kav siap bgn Jl6M dkt By Pas BMantra(Saba)area Vila 7987580 FO.07.11.0001650

!!Tnh Kavling Tkd.Balian Utama Renon Hub.7459993/8700066 141.07.11.0002457

!Tnh 4Are Jl.Pantai P.Galak,10 Are Jl.Sekar Hb.081338338562 141.07.11.0002514

**!! T.Kav Abianbase,dkt Puspem&RS.Kapal Jl.Lingk Aspal, Cash/Kredit, T.8519191,7400036 FO.06.11.0013238

***Tnh 163m2&Rmh 40/100-45/8180/118 Pd.Sambian 081337623837 FO.07.11.0002636

**Tnh 1060m2 Jln.Cargo LC 8 bs ambil 5A Hub:081337623837 FO.07.11.0002634

2Are+1,5A Sasih Batubulan.2,10 Gg.Pipit Hub:0361 8535695 FO.07.11.0002323

300jt/1,85A 300m utr Ter Ubung view sungai BUC,081337380202 FO.07.11.0002383

4,5A Lok.Strgs View Sngai&2,40 A Bt.Intan Psekan 081338132760 FO.07.11.0002321

BU Jagapati 9,1Are View Sungai Sawah,Sawangan 4,46Are 2120877 FO.07.11.0001613

BUC Tanah 3Are Taman Giri Nusa Dua 125Jt/Are,085237202447 TP FO.07.11.0002294

Djl Tnh 3Are Jl.Sekar Jepun 8 Gatsu,H.375 Jt nego,Hb.7971543 FO.07.11.0002302

Gelgel 40A/17A Sdh Aspek,Komp. Villa,View Laut TP 08170679262 FO.07.11.0001582

ELEKTRONIK

FO.07.11.0002534

Jl Tnh Kav Ds.Sronggo Gyr LKav 2/3/4A Cas/Krdt 081337728361 120.07.11.0002399

Jl tnh Tampak Siring Vw.Sawah sungai 45A SHM jl aspal,cckVila /htl/invest.081558153099 FO.07.11.0001393

Jl/Kntrak Gdang/Tnh Ls:8,4,3,2 Are diPantai Saba Hub.7405088 FO.07.11.0001727

Jual Tanah 2,5Are,Lks P.Moyo Gg.Subak Sari I,T.082147244148 FO.07.11.0001676

Jual Tnh 16A Marlboro Brt Jln. Utama Hub:082146166161 TP FO.07.11.0002281

Kapling-3AdiSadingBadungJl.Tj Tutur&SentanuPgyKjDpsT.7971058

FO.07.11.0002415

Ov.Ktrk Tnh 15th 5Are Br.Teges PadangSambian jlur pdat cck u/ kos blk Indomaret H.8563060 FO.07.11.0002359

KEHILANGAN Hilang Kucing Burmese w.coklat hadiah 1jt(081999494232 Sanur) FO.07.11.0001204

FURNITURE Trm Psn Kitchen(950)Counter/Almari/Servis Dll 085792100110 135.07.11.0002655

BIRO JASA BJ Dewata sda PRT Baby Sitter terlatih dll Garansi 8772202 FO.07.11.0002439

FO.07.11.0001882

Tanah Kapling Buduk Br.Pasekan Jl.10M Aspal Hb.0877.6134.8011 FO.07.11.0002489

Tkd.Badung IA 1,84A Jl.4m 700Jt Pegok 2A+3Rmh Jl.4m 900Jt ambl semua Net 1,5M TP 08170679262 FO.07.11.0001585

Tnh 1,5A 99Jt Semua Jl.Telabah Pasekan Batubulan,08124610720 101.07.11.0002623

Tnh 1,5Are Cas/Krdt Jl.Tibung Sari Gg.Printis Hp.08123993650 004.07.11.0002681

Tnh 12Are,Jl.Tukad Musi 5,Panjer,Dps.Bs Sebagian/Seluruhnya Tnp Perantara.Hub.0816729324 031.07.11.0001729

Tnh 6Are Pidada Timur Htl Suar Mas 275jt/A Pmlk H081236745678

DIJUAL RUKO !!!Cash/Krd 081805356445 Jual Ruko Jln.Ratna Ukuran 4x8 2Lt 141.07.11.0002448

1Ruko 5x16 2Lt Renon Hub:081236916333/724052 110.07.11.0002633

Ruko 2Lt,3A Dpn Lempuyang Resi dence H:081236745678 H.2,2M Ng FO.07.11.0002326

PELUANG USAHA Jual Bibit”Bebek”Peking,Telor Anakan,Induk/Pjntan,H:7497888 FO.07.11.0002491

DISEWAKAN TEMPAT Dkont Tmpt Bsar Jl.Melasti Legian,CckUsaha ApaAja08123904984 154.07.11.0002522

FO.07.11.0002324

Tnh Kav 1&2Are Datengan Tumbak Bayuh Cash/Kredit,8014282 119.07.11.0002478

Tnh Kav Sltn Kmps SMKI Truk Msk aspal,081338496080/7963404 FO.07.11.0002407

Tnh Kav di Tkd Petanu Gg. Belibis Hub.8782882,7957012 128.07.11.0002677

Tnh Perum Bkt Hjau Jimbaran 4A,LD19m,081337121707/7956649 FO.07.11.0002320

DISEWAKAN TANAH Dikontrakan Tanah Luas 6 Are Jl.Tukad Badung XVI Renon Hub.081236511498 FO.07.11.0002264

DIJUAL MOBIL

JASA Bikin Kitchen+interior set 3D toko+rumah+villa kualitas htel ekonomi+cepat Hub.081338103021 FO.07.11.0002054

Tukang Finishing kayu melamine duko furniture+bangunan bagus kualitas villa Hb:0361-3620947 FO.07.11.0002058

KONTAK JODOH Europe Boy Mike 36 want virgin girl married Kuta 082131121378 154.07.11.0001926

DIJUAL MOBIL

SENI & BUDAYA

18

Minggu Wage, 10 Juli 2011

Buku dan Konser

Persembahan untuk Mari Nabeshima DI luar buku biografi tokoh yang bernuansa politis, mungkin ini adalah acara peluncuran buku yang paling meriah yang pernah diselenggarakan di Denpasar. Selain dihadiri sejumlah pejabat seperti Wakil Gubernur Bali A.A. Ngurah Puspayoga, Wali Kota Denpasar, I.B. Rai. D. Mantra dan Konsul Jenderal Jepang, acara tersebut juga dihadiri oleh ratusan sahabat yang di dalamnya terdapat sejumlah seniman kenamaan di Bali seperti Prof. I Made Bandem, Nyoman Erawan, Bulan Trisna, dan Ibu Candri. Maklum, buku ini merupakan persembahan Arti Foundation kepada salah seorang motor penggeraknya, Dr. Mari Nabeshima, yang meninggal dunia setahun lalu. Judul buku yang diluncurkan Senin (4/7) lalu tersebut ‘’Cecangkriman Tembang Penjaga Jiwa Raga’’. Buku ini diangkat dari salah satu bab disertasi Mari saat menempuh pendidikan S-3 di Jurusan Musikologi Tokyo University of Arts. Dalam bab asli disertasinya, Mari menganalisis berbagai pupuh pucung bergaya

macapat yang dinyanyikan sebagai lagu ninabobo, sekaligus mengangkat dua cecangkriman sebagai objek utama, yaitu Cecangkriman Kalika dan EmboEmbo Ari, untuk menganalisis teks dan struktur musikalnya dengan sangat rinci. Diawali perkenalan singkat mengenai Arti Foundation, lem-

baga yang menerbitkan buku tersebut, karya musikolog kelahiran Saga, Jepang tersebut diluncurkan dengan sebuah upacara unik yakni penyerahan dua buah buku dari Arti Foundation kepada Wakil Gubernur Bali, A.A. Ngurah Puspayoga. Oleh Wakil Gubernur Bali kedua buah buku tersebut kemudian diser-

BPM/ita

BUKU- Peringatan 1 tahun kepergian Mari Nabeshima,ditandai peluncuran buku almarhum yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Bali.

ahkan kepada seorang anak balita dan kepada Wali Kota Denpasar. Anak balita merupakan simbol generasi penerus yang mesti dijaga jiwa dan raganya, sedangkan Wali Kota Denpasar merupakan tokoh penjaga jiwaraga masyarakat Kota Denpasar sebagai perwakilan pemimpinpemimpin daerah lainnya di Bali. Selanjutnya, acara diisi dengan repertoar Gending Rumaksa Ing Wengi (baca: Rumakseng Wengi) oleh Ibu Candri—maestro tari Arja di mana Mari Nabeshima belajar tentang berbagai jenis gending dan kidung. Komposisi Gending Rumaksa Ing Wengi yang dikombinasikan dengan musik selonding ini merupakan gubahan Mari Nabeshima dan Kadek Suardana, suaminya, beberapa tahun lalu untuk mengiringi pertunjukan drama tari ‘’Sri Tanjung’’ yang disutradari oleh Kadek Suardana sendiri. Setelah pertunjukan yang memukau itu, Prof. Dr. I Made Bandem, etnomusikolog yang pernah menjabat sebagai Ketua STSI Denpasar dan Rektor ISI Yogyakarta, tampil untuk memberi ulasan ilmiah mengenai buku tersebut. Menyadari kajian mengenai hal ini cukup rumit, Prof. Bandem menyampaikan ulasannya dengan bahasa yang sangat sederhana. Intinya, bahwa cecangkriman merupakan sebentuk tembang Bali yang lebih dikenal sebagai lantunan Ninabobo. Lagu-lagunya sederhana seperti terlihat dalam tembang pucung, dan di dalamnya terkandung teka-teki dengan berbagai gaya. Kendati disusun

dalam bentuk sederhana, cecangkriman berunsurkan buana alit (mikrokosmos) dan buana agung (makrokosmos). Juga memiliki aspek magis dan kekuatan gaib untuk melindungi bayi dan anak-anak dari ancaman jahat kekuatan gaib. Dalam orasi ilmiahnya yang singkat tersebut Prof. Bandem memuji kecermatan Mari Nabeshima dalam menganalisis suara dan ucapan dalam cecangkriman sebagai jimat untuk berkomunikasi dengan dewa dan roh-roh jahat. Begitu orasi usai, acara dilanjutkan dengan ‘’Saga-ta Memorial Concert’’ yang menampilkan sederetan nomor pertunjukan yakni Pentas Gender, instrumen musik yang sangat digemari Mari Nabeshima. Pentas gender ini dibawakan oleh dosen, sahabat, dan murid Mari. Mereka adalah Koichi Minagawa, Yayoi Horikawa, Atshushi Ozawa, dan Ketut Sukayana. Ketut Sukayana adalah putera Bapa Lonceng yang merupakan guru Mari Nabeshima dalam menabuh gender. Dua komposisi mereka mainkan adalah ‘’Mesem’ dan ‘’Slendro’’. Setelah repertoar geding ‘’Perjalanan’’, penampilan Chie Ishimoto, duet piano dan biola Maho Nabeshima dan Jane tateno yang sangat memukau, acara ditutup dengan menampilkan ekspresi senandung Gusti Putu Sudarta, puisi spontanitas Putu Satria Kusuma, dan happening art Nyoman Erawan. Mari Nabhesiama lahir di Saga, Jepang 29 Mei 1972. Ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Bali. Mari datang ke Bali karena memperoleh bea-

siswa dari Pemerintah Jepang untuk meneruskan studi S-2. Dalam waktu bersamaan dia mendapat beasiswa dari pemerintah Indonesia, tetapi ia memilih mengambil beasiswa dari Jepang. Dengan sokongan beasiswa tersebut, di Bali, Mari meneliti musik dan olah vokal. Di sela penelitiannya itu, Mari belajar menabuh gender pada Bapa Lonceng dari Banjar Babakan, Desa Sukawati, Gianyar. Boleh dikata, Lonceng adalah bapak kedua baginya. Di antara kesuntukan belajar menabuh, Mari tekun belajar menembang sampai ke

Desa Tenganan, Desa Jungsari di Karangasem. Ibu Candri di Singapadu adalah guru tembangnya yang sangat dia hormati. Setelah menikah dengan Kadek Suardana, sutradara teater asal Banjar Tainsiat, Denpasar, Mari mencurahkan hampir seluruh waktunya untuk menggerakkan roda Arti Foundation, sebuah yayasan yang bergerak di bidang pelestarian dan revitalisasi budaya Bali. Mari Nabeshima meninggal secara mendadak pada Minggu, 4 Juli 2010 pagi karena sakit. „ mas ruscitadewi

Minggu, 10 Juli 2011 05.52 05.54 05.56 06.00 06.05 06.35 07.05 07.35 08.05 08.35 09.00 09.30 10.00 10.30 11.30 12.00 12.30 13.00 13.15 13.30 14.30 15.30

Mars Indonesia Raya Mars Bali Jagadhita Lagu Ngastitiang Bali Puja Trisandya Dharma Wacana Srada & Bakti Bag.1 Seputar Bali Pagi Sehat Bugar Klip Bali Anak Taman Kirana Dunia Sa-tu Taman Sari Belajar Menggambar Boga Dewata Pelangi Kehidupan Dunia Otomotif Dharma Wacana Masa Depan Aksara Bali Bag.1 Art 21 Klip Bali Klinik Totok Perut Lila Cita Yamaha U-13 Nangun Yadnya

Karya Pecaruan, Melaspas lan Mendem Pedagingan di SMP PGRI 3 Denpasar 16.00 Harmoni Bali Topik: Myopia karena Katarak Narasumber: dr. Jayanegara, Sp.M 17.00 Sekilas Berita 17.05 Olah Raga 17.30 Dharma Wecana Masa Depan Aksara Bali Bag.2 18.00 Puja Trisandya 18.05 Seputar Bali 18.30 Klip Bali 19.00 Banjar Bali Quis 19.30 Bisnis Bali 20.00 Samatra Artis Bali 21.00 Lintas Manca Negara 21.30 Sekilas Berita 21.35 Bali Makedekan 22.00 Sekilas Berita 22.05 Kris 22.30 Dunia Kita 23.00 Klip Bali 23.30 Selingan Musik

19

Minggu Wage, 10 Juli 2011

Bersyukur

Sembah Bhakti Dari Hal. 1 Selama Ida Batara katuran pujawali, kata pamangku setempat Jero Mangku Gede Wangi, Sabtu (9/7) kemarin, tak kurang 6.000 umat dari seluruh pelosok di Bali bahkan ada dari luar Bali menyempatkan diri ngaturang sembah bhakti. Mereka selain mohon anugerah Ida Batara, juga turut serta mohon kerahayuan jagat. Jero Mangku Wangi mengatakan, di luar pujawali, tiap hari ada saja umat yang datang mamedek ngaturang sembah bhakti, terutama pada hari baik. Ada yang sampai di Pura Penataran, sampai di Telaga Mas atau sampai di Pura Pasar Agung. Yang lebih kuat fisik dan mentalnya untuk mendaki, mampu sampai ke Luhur Lempuyang. Pura sad kahyangan ini intinya terdiri dari empat palebahan pura yakni Pura Penataran, pasucian di Telaga Mas, Pasar Agung, serta Lempuyang Luhur. Selain itu ada pasimpenan pratiman Ida Batara di Desa Purwayu. Palebahan pura Pasar Agung saat ini tengah dilebarkan. Dikatakan, sebagai palinggih Ida Batara, Gunung Lempuyang dan sekitarnya sejak zaman dahulu disucikan. Sesuai bhisama Ida Batara lingsir, dasar Gunung Lempuyang berupa emas, mirah dan inten. Hal itu dipercaya sebagai pancadatu yang tak boleh diusik. Saat ini, Gunung Lempuyang selalu hijau dengan hutan lebat. Selain pura tadi, di lereng dan kaki gunung ini juga terdapat sejumlah pura lainnya termasuk Pura Catur Kahyangan Lempuyang Madya. Gunung merupakan kawasan suci, apalagi ada purapura besar. ‘’Karena itu, kita wajib menjaga kesuciannya secara sekala dan niskala. Secara sekala, jangan merusak hutan tetapi turut menjaganya karena juga merupakan sumber tangkapan air, sehingga mata air terus mengalir sepanjang tahun. Sementara secara niskala, aturan atau ketentuan kacuntakaan, jangan dilanggar agar mendapatkan keselamatan menuju ke pura,’’ papar Jero Mangku Wangi. Selain berhutan lebat, di Gunung Lempuyang juga terdapat aneka satwa ter-

masuk jenis kera langka yakni kera kecil bulu hitam (petu). Populasi paling banyak dan diperkirakan bakal terus bertambah adalah kera biasa. Belakangan kera di sekitar Pura Lempuyang Luhur mulai nakal terutama pada saat lapar. Pamedek mesti hati-hati membawa barang bawaan, karena kawanan kera mulai berani memaksa minta diberi makan. Jika ada pamedek membawa keben a t a u bungkusan yang dikira berisi makanan kerap direbut, kalau tak diberi makan, kain pamedek bisa dipegang terus. Jero Mangku Wangi menyampaikan, Ida Batara di Lempuyang sangat waranugraha kepada umatnya. Di pura ini banyak orang mohon sinar suci atau tuntunan bagi yang hendak menunt ut i l mu peng etahuan, termasuk ilmu pengetahuan suci Weda. Selain itu, juga banyak umat mohon waranugraha seperti keselamatan dan kesembuhan dari penyakit. Dari pengamatan Bali Post, beberapa hari lalu sejumlah warga dari Buleleng ngaturang bhakti pakemit dan bersihbersih di Lempuyang Luhur. Warga dari Buleleng itu mengatakan, mohon waranugaraha agar ayahnya sembuh dari penyakit tanpa lewat operasi. Mereka pun mendapatkan waranugraha, padahal ayahnya divonis dokter mesti menjalani operasi dua kali. Mangku Wangi mengatakan, di areal Pura Lempuyang Luhur terdapat sejumlah palinggih di antaranya balai pangaruman/paruman, palinggih Ida Batara Hyang Gni Jaya, palinggih Ida Batara Iswara, serta palinggih tirta pingit. Tirta pingit terdapat pada pohon bambu. Karena itu tiga rumpun pohon bambu sangat dilarang diganggu. Hanya pamangku selaku jan banggul di pura setempat yang boleh menebang pohon bambu untuk nunas tirta, baik tirta untuk dituwur, tirta yang dipercikan atau tirta untuk mohon kesembuhan. Dipercaya umat, saat Ida Batara sih memberi anugrah kepada pemedek yang tangkil, ruas bambu yang dipotong pamangku biasanya berisi tirta yang sangat banyak. ‘’Tinggal sekarang kami mewujudkan pembangunan balai gong di Pura Lempuyang Luhur,’’ ujarnya. (bud)

Anwar Terluka Dari Hal. 1 “Jika mereka menerima tawaran kami (untuk berdemo di luar ibu kota-red), ini pasti dapat dicegah,” ujarnya. Para demonstran yang ditangkap juga termasuk para anggota legislatif yang terkait dengan pemimpin oposisi Anwar Ibrahim. Di antara mereka yang ditangkap adalah Abdul Hadi Awang, presiden partai Pan-Malaysia Islamic Party (PAS), partai oposisi terbesar di Malaysia. Ambiga Sreenivasan, pemimpin Bersih, koalisi yang mengorganisir aksi demo tersebut juga telah ditahan polisi. Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, terluka saat terjadi kekacauan setelah polisi melepaskan gas air mata untuk membubarkan para demonstran. Bahkan dua putrinya, Nurul Izzah dan Nurul Hana, ditangkap dalam insiden tersebut. Wakil Presiden partai PKR N. Surendran membenarkan bahwa Anwar terluka di kepala dan salah satu lututnya. Aksi demo tersebut dilakukan untuk menuntut reformasi pemilu yang mencakup langkah-langkah yang akan mencegah para pemilih untuk memilih berulang-ulang selama pemilu. Organisasi HAM internasional yang berbasis di New York, Amerika Serikat, Human Rights Watch (HRW) mengecam penangkapan para demonstran tersebut. Warga Malaysia pun memprotes penangkapan tersebut. Alasannya mereka hanya berupaya mereformasi pemilu dan memiliki pemerintahan yang adil dan be-

bas. Untuk mencegah aksi susulan, Pemerintah Malaysia memblokir jalan secara besar-besaran. Langkah ini dilakukan seiring rencana demonstrasi yang akan dilakukan ribuan warga meski telah dilarang polisi. Para demonstran akan menuntut reformasi pemilihan. Aparat kepolisian sejak semalam telah menutup jalan-jalan besar menuju Kuala Lumpur dengan memasang barikade. Kemacetan di sejumlah ruas jalan pun terjadi karena polisi memeriksa setiap kendaraan untuk memastikan tidak ada demonstran yang mencoba menyusup ke ibu kota Malaysia itu. Pusat perbelanjaan dan distrik bisnis di sekitar gedung Menara Kembar Petronas telah dikosongkan. Beberapa toko lainnya ditutup dan orang-orang terpaksa berjalan kaki karena jalan-jalan ditutup untuk kendaraan. Rute-rute transportasi publik pun dialihkan. Kekhawatiran akan terjadinya kekerasan muncul karena kelompok-kelompok pro-pemerintah pun berencana menggelar aksi demo tandingan. Ratusan polisi yang dilengkapi dengan peralatan antihuru-hara dan didukung oleh meriam air, telah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis di sekitar Kuala Lumpur. Termasuk di dekat masjid nasional sebagai upaya mencegah masyarakat berkumpul di sana. Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, membela tindakan tegas polisi untuk menghentikan aksi demo tersebut. Dia pun membantah anggapan bahwa Malaysia menjauh dari praktik demokrasi. (afp/rtr)

Bahan Baku Dari Hal. 1 Sementara untuk memenuhi kebutuhan tersebut, masyarakat disarankan ikut serta menanam bahan baku berkualitas dengan memanfaatkan lahan yang masih terbuka seperti di daerah Karangasem dan Bangli. Dengan begitu tentunya masyarakat bisa menggunakan bahan baku yang ada di Bali sebagai wujud syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa. ‘’Mengapa bahan baku impor yang disyukuri?’’ tegasnya. Menurutnya, dominannya produk impor dalam keseharian umat Hindu tidak terlepas dari rasa gengsi dan status sosial masyarakat. Selain

kualitas janur dan pernakpernik Bali hanya mampu bertahan sekitar dua hingga tiga hari, dibandingkan produk impor yang mampu bertahan lebih lama. ‘’Kita mesti bangga memiliki hasil sumber daya alam berlimpah. Pemerintah juga harus serius jangan hanya sibuk dengan dirinya sendiri dan hanya mau ngurus rakyat jika ada proyeknya,’’ tandasnya. Prof. Sri Darma menambahkan ada tiga kunci agar roda ekonomi Bali bergerak dan merata. Di antaranya, masyarakat wajib mempertahankan budaya Bali, masyarakat Bali harus menyadari nilai-nilai dari budaya penjor dan mata rantai kehidupan bermasyarakat. (par)

BPM/ian

TUTUP - Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika, menutup PKB dengan menyerahkan kayonan kepada Kadisbud Bali, Ketut Suastika.

Diplomasi Budaya Dari Hal. 1 ‘’PKB perlu direspons dengan pemikiran positif agar menjadi media diplomasi budaya dalam konteks mengawal peradaban dan budaya Bali,’’ tegasnya. Sementara itu, SMKN 3 Sukawati yang mempersembahkan sendratari ‘’Rama Moksah’’ sukses memukau penonton yang memadati sisi panggung megah berbentuk bulan sabit itu dengan persembahan seni yang berkualitas tinggi. Sendratari yang merupakan pergelaran pemungkas ini memang di-setting sangat kolosal. Lembaga pendidikan seni pimpinan Drs. I Ketut Suandi Gunastra ini melibatkan sekitar 200 orang penari dan penabuh yang berintikan siswa-siswa kelas XI dan XII serta sejumlah guru guna mendukung pergelaran pemungkas tersebut. Atraksi seni komunitas seniman akademis ini juga memanfaatkan beragam properti dan efek-efek dramatis guna menciptakan pergelaran yang spektakuler dan mengesankan. Secara ringkas, ‘’Rama Mok-

sah’’ yang mengadaptasi epos Ramayana mengisahkan tentang Awatara Wisnu yang turun ke bumi untuk membasmi angkara murka berwujud Sri Rama Dewa. Wisnu Loka menjadi gerah sehingga Bhatara Brahma kemudian mengutus Dewa Kala untuk pergi ke Ayodya menghadap Sri Rama agar beliau sebagai Awatara Wisnu segera kembali ke Wisnu Loka. Kedatangan Bhatara Kala membuat Sri Rama sadar bahwa waktunya telah tiba untuk meninggalkan dunia ini. Selanjutnya, kerajaan akan diserahkan kepada putra-putranya yakni Kusa dan Lawa. Sri Rama memerintahkan para rsi, rakyat dan para abdinya untuk mempersiapkan api suci yang akan menuntunnya dalam melakukan perjalanan akhir. Kedatangan Sri Rama di surga sempat meninggalkan pertikaian sengit antara pasukan penjaga surga dan Yama Loka (neraka) memperebutkan Rama. Pertikaian ini dilerai oleh Bhatara Brahma yang kemudian mengantarkan Sang Awatara Wisnu ke Wisnu Loka. (ian)

Lakukan Perubahan Dari Hal. 1 Ketua Umum PSSI periode 2011-2015, Djohar Arifin Hussein, mengisyaratkan rencana melakukan perubahan dan pembaruan di tubuh organisasi yang akan dipimpinnya, termasuk dalam struktur kepengurusan dan menjadikan PSSI bebas dari kepentingan politik atau parpol. ‘’Apa yang diingini para pendukung saya: mereka ingin adanya perubahan. Semuanya kami harapkan ada perubahan menuju yang lebih baik,’’ ujarnya. Ia mengaku akan memilih siapa yang bisa pas untuk bisa berbuat yang terbaik. Bahkan semua pemain bola terbaik mendapat kesempatan memperkuat tim Merah Putih. Ia juga yakin akan mampu memimpin selama empat tahun ke depan. Djohar juga mengisyaratkan akan merangkul kompetisi Liga Primer Indonesia. Pihak LPI pun menyambut baik terpilihnya Djohar sebagai orang nomor satu di organisasi sepak bola Indonesia. “Seperti kita katakan, LPI sudah ada. Tidak mungkin pemain-pe-

mainnya, pengurus-pengurusnya kita matikan. Jadi, bagaimana orang yang sudah ada ini kita masukkan ke rumah tangga kita. Jadi ikut aturan kita,” ungkapnya. Ditambahkan, model LPI ini kita perlukan. Klub yang ada di kompetisi tak semuanya bisa mandiri. ‘’Model LPI ini bagus, perlu kita kembangkan, karena APBD tidak ada lagi,’’ tambahnya. Menpora Senang Berbeda dengan sebelumnya, Kongres PSSI sejauh ini berlangsung mulus tanpa hambatan berarti. Menpora Andi Mallarangeng pun mengapresiasi secara positif. “Saya senang bahwa proses sudah berjalan dengan semangat rekonsiliasi. Proses berjalan lancar, Insya Allah terpilih yang terbaik,” harap Menpora. Terhadap calon pengurus baru PSSI, Menpora juga menyatakan harapannya untuk memajukan PSSI. “Kita semua, ingin pengurus baru membuka lembaran baru PSSI. Soal pembinaan, prestasi, itu yang kita inginkan,” tegasya. (kmb/net)

Bukan Merosot Dari Hal. 1 Pengamat seni pertunjukan Bali, Prof. Dr. I Wayan Dibia, menilai perhelatan PKB XXXIII yang berjalan selama sebulan penuh belum mampu mencetak karya-karya seni yang bersifat monumental. Dari sisi kualitas, guru besar ISI Denpasar ini menilai belum melihat ada peningkatan kualitas yang berarti. Dengan kata lain, upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas perhelatan PKB masih bergerak stagnan alias jalan di tempat. Kendati begitu, dia juga tidak mengklaim bahwa kualitas PKB tahun ini merosot. ‘’Intinya, standar kualitas itu sudah terpenuhi. Namun, tidak ada peningkatan yang berarti. Datar-datar saja,’’ katanya terus terang. Tak Bisa Ditawar Untuk perhelatan seni seprestisius PKB, kata dia, Dinas Kebudayaan Bali sebagai leading sector semestinya melibatkan tim kurator yang bersifat independen. Sayangnya, wacana pentingnya kehadiran tim kurator yang sudah berembus santer sejak beberapa PKB lalu tetap berdengung riuh di tataran wacana semata. Hingga saat ini, pembentukan tim kurator itu masih melayang tinggi di awang-awang. Padahal, kata dia, kehadiran tim kurator itu sejatinya sudah merupakan kebutuhan mutlak. Pasalnya, kualitas sekaa-sekaa yang tampil di PKB

masih merupakan wacana menarik yang ramai dipolemikkan hingga perjalanan PKB yang memasuki hitungan lebih dari tiga dasawarsa ini. Harus diakui, tidak semua kelompok kesenian yang tampil di PKB memiliki kualitas yang optimal. Dari ratusan jenis pergelaran yang ditampilkan, belum sepenuhnya merupakan hasil-hasil karya unggulan dari kabupaten/kota se-Bali yang kualitasnya tidak diragukan lagi. ‘’Ini berarti, proses penyeleksian materi maupun kelompok kesenian yang layak ditampilkan di arena PKB belum berjalan optimal,’’ katanya. Jika panitia PKB berani mengklaim PKB lebih mengedepankan kualitas dibandingkan kuantitas pergelaran, maka kehadiran tim kurator itu tampaknya tidak bisa ditawar-tawar lagi, tambahnya. Lebih lanjut, Dibia juga mengkritisi kualitas sound system dan lighting di arena PKB yang sangat jauh di bawah standar kelayakan. Kendati begitu, dia merasa bersyukur mengingat Gubernur Mangku Pastika sudah melontarkan pernyataan bahwa sound system dan lighting yang kualitasnya abal-abal itu akan ditingkatkan kualitasnya pada tahun anggaran 2011 ini juga. Mudah-mudahan, rencana itu bisa diwujudkan alias tidak berkutat di tataran wacana semata seperti halnya pembentukan tim kurator yang hingga kini belum terwujud juga. (ian)

HARI raya Galungan dan Kuningan dimaknai umat Hindu di Bali sebagai hari kemenangan dharma atau kebajikan atas adharma atau keburukan. Namun, Galungan dan Kuningan yang dirayakan setiap 210 hari dengan segala rentetan ritualnya selama 15 hari, ditanggapi sementara pihak sebagai ilusi dan upaya menghibur diri. Sebab, kata mereka, kenyataannya kejahatan semakin merajalela terjadi di segala lini kehidupan bahkan dilakukan nyaris seluruh lapisan masyarakat. Lalu terlontar ejekan sinis, dharma cuma menang sekali, selanjutnya ratusan kali kalah. Agar tidak terseret pada opini yang saling sanggah tentang hakikat makna, Rubag ingin ngobrol dengan dirinya sendiri tanpa perlu bersuara. Kalau berdiskusi dengan orang lain, mungkin bisa berkembang menjadi debat kusir bahkan percekcokan. Apalagi ada pendapat bahwa urusan agama dan rasa tidak perlu diperdebatkan. Makanya dia melakukan kontemplasi atau refleksi sebagai wujud introspeksi atau mulat sarira. Bicara masalah kebajikan dan keburukan, baginya, sumbernya ada pada diri setiap invidu, yang oleh agamawan Hindu disebut rwa bhineda. Itulah esensi dari segala konflik di masyarakat, ketika tindakan, ucapan dan pikiran tidak dipertimbangkan lewat obrolan dengan diri sendiri. Karenanya, dia tetap memandang ngobrol sendiri sangat perlu dan baginya itu tetap dialog, meski orang menyebutnya merenung. Melihat rangkaian upacara sebelum dan sesudah puncak perayaan, makna hari raya Galungan sebagai kemenangan dharma atas adharma, bagi Rubag, tidak mengada-ada. Khususnya, bila semua itu diorientasikan pada diri masing-masing. Mulai perayaan Sugihan Jawa yakni ritual penyucian dan persembahan pada makrokosmos atau bhuwana agung sebagai ucapan terima kasih atas segala kebutuhan yang telah disediakannya. Keesokannya Sugihan Bali merupakan ritual untuk bhuwana alit atau diri sendiri, sebagai rasa syukur atas kesehatan, keselamatan dan kesempurnaan tubuh yang dimiliki sehingga mampu melakukan berbagai aktivitas. Tiga hari sebelum Galungan, yakni Redite Pahing Dungulan, dipercaya sebagai turunnya tiga bhuta ke bumi untuk menggoda pikiran manusia. Berikutnya Soma Pon Dungulan, ketiga bhuta yakni Bhuta Galungan, Bhuta Dungulan dan Bhuta Amangkurat semakin kuat mengusik batin manusia, sehingga setiap orang disarankan melakukan yoga semedi. Secara etimologis kata Galungan, Dungulan dan Amangkurat, konon berarti berperang, menaklukkan, dan menguasai. Maka terhadap ketiga godaan

alias bhuta itulah setiap individu disarankan memperkuat batinnya agar tidak kalah dalam perang dan ditaklukkan dan dikuasai dasa mala, yang kemudian menjadi enam musuh diri atau Sad Ripu. Sehari sebelum Galungan, yakni hari Penampahan Galungan yang jatuh pada hari Selasa atau Anggara Wage Dungulan, umat Hindu membuat sesajen byakala yang disebut parnyakala lara melaradan . Upacara ini dirangkai dengan menyembelih babi sebagai hewan korban yang menyimbolkan kebinatangan pada diri sendiri. Selanjutnya Rabu atau Buda Kliwon Dungulan adalah puncak perayaan Galungan, yakni perayaan atas bersatunya kekuatan batiniah manusia menghadapi segala godaan, baik yang ada di dalam maupun luar diri. Upacara dilakukan di sanggah atau pemerajan yakni tempat suci di rumah masing-masing sebagai ucapan terimakasih pada para leluhur yang menjadikan dan menuntun mereka mengarungi belantara kehidupan. Tidak sedikit pula yang melanjutkan persembahyangan ke Pura Dalem dan Kahyangan yang berlokasi di kuburan, karena percaya bahwa arwah leluhur mereka kesehariannya berdomisili di tempat suci itu, sebagai karantina sebelum menuju Mayapada atau akhirat. Kalau manusia dijuluki homo ludens atau makhluk yang gemar bermain, maka bagi Rubag, kehidupan dan dunia ini adalah permainan dan tempat manusia bermain. Hakikat permainan, muaranya pasti kalah dan menang atau bisa jadi draw. Terlebih kini dunia dilanda badai globalisasi beserta segala muatannya yang banyak menciptakan ketidakmenentuan. Ukuran sukses dan gagal, juga menang dan kalah jadi kabur. Sebab modernisme tingkat lanjut yang juga disebut postmodernme mengangkut dasa mala versi baru. Kepura-puraan, kebohongan, kemunafikan, kepalsuan, kesombongan, keras kepala, penipuan, kekejaman, perselingkuhan, kriminalitas menjadi cakrawala kehidupan masa sekarang. Korupsi sebagai kejahatan kalangan atas juga kian meraja lela dan sulit diberantas. Mungkin karena seringnya media mewartakan berbagai kejahatan yang tidak hanya dilakukan masyarakat miskin dan buta huruf, namun kalangan berstatus sosial, ekonomi dan pendidikan tinggi, maka Rubag memaklumi ada masyarakat yang sinis memaknai Galungan dan Kuningan. Sebab tidak sedikit orang yang sebelumnya berkoar- koar pidato atau ceramah tentang kebaikan, kejujuran dan etika,

tahu-tahu jadi tersangka berbagai kasus kriminal seperti penyuapan, korupsi, penipuan atau pelecehan seksual. Penampilan necis, rapi dengan tutur bahasa yang santun dilengkapi seabreg titel akademik serta kedudukan tinggi, di zaman yang ditaburi dasa mala ini, belum tentu memiliki akhlak sesuai status sosialnya. Makanya masyarakat yang sebelumnya sangat terkesima pada penampilan seseorang menjadi kaget melihat idola yang mereka hormati dan kagumi duduk sebagai pesakitan di pengadilan. Karena itu Rubag sejak lama mewanti-wanti dirinya untuk hati-hati menerima pujian dan sanjungan. Sebab dia tahu tidak semua pujian keluar dari hati yang tulus, bahkan tidak jarang hanya basa-basi buat menyenangkan hatinya. Dia tidak mau seperti katibambung, serangga yang dipuji karena kulitnya berkilau diterpa sinar matahari, namun rongga perutnya kering menjijikkan. Dia paham akan keterbatasannya sebagai manusia dan setuju ungkapan Bali yang berujar tan hana hwang swasta tinulus yang berarti tidak ada manusia yang sempurna. Oleh sebab itu, seperti pesilat secara refleks dia selalu menepis bila orang mengatakannya sukses dalam membina keluarga. Penilaian seperti itu, baginya, bagai orang melihat bukit atau gunung dari kejauhan. Tampak mulus kehijauan, namun bila didekati apalagi didaki akan terasa terjal penuh tebing berkerikil dan jurang dalam. Karenanya, dia sering menyarankan orang untuk menunda dulu penilaiannya. Meskipun tidak menolak pendapat bahwa Galungan sebagai hari kemenangan dharma melawan adharma, namun Rubag belum pernah merasa dirinya menang dalam kehidupan seperti dikonsepkan hari suci itu. Terlalu banyak godaan dan cobaan yang menerpa diri dan keluarganya. Meskipun berusaha menekan emosi, namun serpihan ucapan yang dapat menyinggung perasaan orang lain kadangkadang muncrat juga. Karenanya, Galungan lebih dimaknainya sebagai hari bersyukur pada Tuhan atas segala karunia-Nya. Misalnya, diberikan usia melewati kepala enam, mempertahankan rumah tangga selama 41 tahun, membesarkan dan menyekolahkan tiga anak hingga perguruan tinggi dan melaksanakan kewajiban sebagai orang tua pada anak terkait upacara Manusa Yadnya. Kiranya cuma itu yang bisa dilakukannya, sehingga dia tidak merasa menang, juga tidak kalah di hari Galungan, tapi draw. Meskipun demikian dia bersyukur. Bukan hanya pada hari Galungan, bahkan hampir setiap malam selama 21 tahun dia sembahyang bersama istri di sanggah sebagai ungkapan syukurnya. „ aridus

Pencucian Uang Dari Hal. 1 “Untuk mengadili Nazaruddin dengan cara inabsentia, KPK harus menggunakan UU Pencucian Uang,” kata Fitriadi Muslim pada diskusi “Polemik: Kepak Si Burung Nazar” di Jakarta, Sabtu (9/7) kemarin. Pembicara lainnya pada diskusi tersebut adalah anggota Komisi III DPR RI Martin Hutabarat, aktivis LSM Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Diansyah, dan pengamat politik dari Universitas Nanyang Singapura Sulfikar Amir. Menurut Fitriadi, dengan menggunakan UU No.8 tahun 2010 tentang Pencucian Uang, KPK bisa mengadili Muhammad Nazaruddin tanpa harus dihadiri oleh terdakwa. Ketua Kelompok Regulasi di PPATK ini menambahkan, Muhammad Nazaruddin juga bisa memprotes keputusan pengadilan inabsentia jika dinilai tidak memuaskan. “Muhammad Nazaruddin bisa datang langsung untuk menyatakan ketidakpuasannya,” katanya. Sementara itu, aktivis LSM ICW justru mengingatkan KPK agar tidak melakukan proses hukum terhadap Muhammad Nazaruddin dengan menggunakan UU No.8 tahun 2010 tentang Pencucian Uang, karena keterangan-keterangan penting mengenai kasus dan lingkaran orang di sekitarnya tidak akan bisa dibuka secara

langsung. “Sebaiknya, jangan sampai memprosesnya melalui pengadilan inabsentia, karena KPK masih membutuhkan banyak keterangan langsung dari Nazaruddin,” katanya. Pada diskusi tersebut, Fitriadi menjelaskan, PPATK menemukan sekitar 109 transaksi mencurigakan di rekening Muhammad Nazaruddin. Menurut Fitriadi, dari 109 transaksi keuangan mencurigakan, masuk ke beberapa rekening baik perorangan maupun perusahaan tertentu. Dari 109 transaksi mencurigakan tersebut enam transaksi sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum seperti KPK. Bahkan, sebagian besar transaksi iu dilakukan setelah Nazaruddin ditetapkan menjadi tersangka. Namun ia enggan menjelaskan, perusahaan atau perorangan siapa dari enam transaksi yang telah dilaporkan. “Berdasarkan UU, PPATK tidak boleh menyebut nama penerima atau pemberi aliran dana tersebut,” katanya. Segera Pulang Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat, mengatakan dirinya mendapat informasi bahwa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin akan kembali ke Indonesia menjelang Ramadhan akhir Juli 2011. “Saya dapat informasi dari teman dekat Nazaruddin. Saya sendiri antara percaya dan tidak percaya terhadap

informasi tersebut,” kata Martin Hutabarat. Menurut Martin, informasi yang diterimanya adalah Nazaruddin ingin kembali ke Indonesia menjelang bulan Ramadhan, tetapi meminta kepolisian untuk menjamin keselamatan dirinya. “Saya antara percaya dan tidak percaya mendengar informasi ini. Apalagi semangat yang muncul di tengah masyarakat Indonesia saat ini adalah tangkap Nazaruddin,” katanya. Aktivis ICW Febria Diansyah mengatakan secara normatif KPK saat ini sedang menangani kasus dugaan penyuapan yang salah salah satu tersangkanya adalah Muhammad Nazaruddin, sehinga KPK tidak perlu ragu menanganinya. Jika Nazaruddin kembali ke Indonesia, kata dia, peran kepolisian lebih kepada mendukung KPK dalam menangani kasus Muhammad Nazaruddin. “Begitu Muhammad Nazaruddin tertangkap, siapa pun yang membawanya harus di bawah kontrol KPK, dan KPK di bawah kontrol masyarakat,” katanya. Febri mengigatkan, jangan sampai anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat ini di bawah kontrol kekuatan lainnya terutama partai politik. Menurut dia, KPK akan memproses kasus dugaan suap yang melibatkan Nazaruddin sekaligus menjadi pintu masuk untuk membuka kasus-kasus lain yang saat ini masih tersembunyi. (kmb/ant)

Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU WAGE, 10 JULI 2011

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

ADA APA Betty Ford Meninggal Dunia Washington Mantan Ibu Negara, Betty Ford, yang merupakan istri Presiden Amerika Serikat Gerald R. Ford meninggal dunia dalam usia 93 tahun. Seperti yang diberitakan berbagai media cetak AS, Sabtu (9/7) kemarin, wanita bernama lengkap Elizabeth Ann Bloomer Warren Ford ini terkenal sebagai pendiri Betty Ford Center Addiction di California. Dia adalah pembicara ulung mengenai bahaya kanker payudara, amandemen persamaan hak, serta penanganan korban kekerasan. Dalam usia ke-93 tahun, Betty Ford merupakan mantan penghuni Gedung Putih tertua di antara para mantan penghuni istana presiden AS tersebut. Mantan Ibu Negara Nancy Reagan dalam pernyatannya mengungkapkan kesedihannya mendengar kabar tersebut. “Dia telah memberikan inspirasi bagi semua orang melalui usahanya mendidik masyarakat mengenai kanker payudara dan telah melakukan usaha yang sangat keras di Betty Ford Center,” ujarnya. Sementara itu, mantan Presiden AS George W. Bush juga ikut berkomentar seputar kematian Betty Ford. Menurutnya, Betty Ford adalah sosok istri dan ibu yang ramah, teman yang baik, dan ibu negara yang suportif. “Tidak ada seorang pun, orang yang semasa hidupnya berjuang dengan keteguhan hati dan kejujuran dan hasilnya kita memperoleh pelajaran dari tantangan yang dihadapinya,” kata Bush. Dia menambahkan Betty Ford Center yang telah banyak membantu ribuan orang akan tetap bertahan sebagai simbol keperdulian dan perhatian. Sebagai informasi, pasangan suami istri Ford secara mendadak dan tak diperkirakan sebelumnya menjadi orang nomor 1 di negara Paman Sam tersebut setelah skandal politik menjatuhkan wakil presiden Spiro Agnew yang berlanjut pada berhentinya Richard Nixon dari tampuk kekuasaan. Walau tanpa persiapan yang memadai, Betty yang sebelumnya merupakan penari yang kerap kali menggunakan cincin dan celana panjang, mampu beralih peran menjadi ibu negara yang modern. (gie/afp)

BPM/afp

GRANAT - Seorang tentara Israel menembakkan granat setrum para demonstran Palestina di dekat Qalandia ke Tepi Barat kota Ramallah, Sabtu (9/7) kemarin.

Israel akan Usir 124 Aktivis Pro-Palestina Jerusalem Israel siap mengusir 124 aktivis yang sebagian besar warga Eropa. Mereka tiba di Israel dengan menumpang pesawat-pesawat sebagai bagian dari satu protes pro-Palestina. “Akses ke wilayah Israel diblokir bagi 124 aktivis pro-Palestina yang datang dari Eropa, yang kini ditahan di penjara-penjara Israel,” kata Sabine Hadad, juru bicara badan imigrasi, Sabtu (9/7) kemarin. Dikatakan, mereka akan diusir secepat mungkin apabila ada tempat dalam pener-

bangan-penerbangan yang layak. Ia mengatakan sebagian besar adalah warga Pran-

Pesawat Jatuh, 53 Penumpang Tewas BPM/rtr

Betty Ford

Gunung Meletus Batalkan Penerbangan Buenos Aires Awan abu akibat letusan gunung api Puyehue Cili, menyebabkan penerbangan dibatalkan di berbagai bandar udara ibu kota Uruguay dan Argentina, tempat diselenggarakannya pertandingan sepak bola. Sejumlah penerbangan internasional ditangguhkan atau dibatalkan baik yang datang maupun yang berangkat dari Buenos Aires, kata pihak otoritas bandara regional Argentina Aeopuertos 2000 di laman internetnya. Puyehue menyebabkan perjalanan pesawat terganggu sejak gunung itu kembali aktif 4 Juni untuk pertama kali dalam lima dasawarsa, dengan menyemburkan debu dan abu ke udara. Penerbangan di seluruh Amerika Selatan termasuk ibu kota Uruguay, Montevideo, ibu kota Chile, Santiago, dan Brazil Selatan dilanda awan abu yang menjalar ke belahnan bumi selatan sampai ke Australia dan Selandia Baru. Penerbangan terbaru yang terganggu membuat kesal para pencinta sepak bola yang tiba di Argentina untuk menonton kompetisi Copa Amerika 1-24 Juli, yang menyedot ribuan pendukung. Di Montevideo, paling tidak 35 keberangkatan dan kedatangan pewasat dibatalkan akibat awan abu itu, kata para pejabat Bandara Internasional Carrasco. Sebagian besar penerbangan itu adalah ke atau dari Buenos Aires tetapi keberangkatan seperti ke Lima (ibu kota Peru) dan Porto Alegre di Brazil juga dibatalkan. Gunung api itu masih menyemburkan abu setinggi dua kilometer kurang dari 12 Km pada saat puncak meletusnya, kata badan geologi dan pertambangan nasional Chile. Biro cuaca nasional mengatakan angin dapat menimbulkan awan abu menuju Argentina akhir pekan ini. “Tampaknya abu vulkanik itu akan menuju tenggara dan hanya akan melanda wilayah Argentina,” kata seorang juru bicara. Provinsi-provinsi Argentina barat daya termasuk Negro dan Neuquen berada dalam keadaan darurat karena kerusakan yang luas akibat lapisan tebal abu dari Puyehue itu. Gunung berapi Puyehue terletak di pegunungan Andes, 870 Km selatan Santiago di dekat perbatasan dengan Argentina. (ant/afp)

Kinshasa Satu pesawat jatuh di hutan lebat saat pesawat itu berusaha mendarat selama hujan badai di bagian timur Republik Demokratik Kongo (DRC), Jumat (8/7) lalu. ‘’Insiden ini menewaskan 53 dari 110 orang di dalamnya,’’ kata pejabat di perusahaan yang mengoperasikan pesawat itu di DRC. Kecelakaan di bandar udara internasional Kisangani, pusat komersial dan kota kecil pelabuhan sungai itu adalah yang paling akhir dari serangkaian bencana di negara Afrika Tengah tersebut, yang memiliki catatan keamanan udara paling buruk di dunia. “Pilot pesawat berusaha mendaratkan pesawatnya, tetapi tampaknya pesawat itu tak menyentuh landasan pacu,” kata kepala pelaksana perusahaan penerbangan Hewa Bora, Stavros Papaioannou kepada Reuters, Sabtu (9/7) kemarin. “Di antara 110 orang di pesawat, 53 tewas dan 57 selamat,” kata Papaioannou. Ia mengubah jumlah orang di dalam pesawat, yang sebelumnya dikatakan sebanyak 112 —penumpang dan awak. Hewa Bora termasuk di dalam daftar Uni Eropa men-

genai perusahaan penerbangan yang dilarang terbang di negara anggota perhimpunan itu karena keprihatinan mengenai keamanan, seperti juga semua perusahaan penerbangan di Kongo. Itu adalah kecelakaan mematikan kedua yang melibatkan pesawat dalam tiga tahun, setelah pesawat DC9 milik perusahaan penerbangan tersebut jatuh di pinggiran kota di Kongo Timur, Goma, sehingga menewaskan 44 orang pada 2008. Sebelumnya juru bicara pemerintah Lambert Mende mengatakan petugas pertolongan telah mengeluarkan 40 penyintas dari Boeing 727 tersebut. Seorang wartawan setempat dari stasiun televisi Kongo di lokasi kecelakaan, Jean-Paul Bongisa mengatakan upaya pertolongan terhambat oleh sulitnya akses ke reruntuhan pesawat, sekitar 200 meter dari landasan pacu di hutan lebat di kahtulistiwa. DRC memiliki daerah seluas Eropa Barat tapi jalur darat dan kereta terbatas, yang berarti perjalanan sungai dan udara biasanya menjadi satu-satunya pilihan bagi orang yang ingin melakukan perjalanan jauh. (ant/rtr)

cis, dan lainnya adalah Amerika Serikat, Belgia, Bulgaria, Belanda, dan Spanyol. Sambil menunggu pemulangan, mereka ditahan di dua penjara— satu dekat Tel Aviv dan satu lainnya di gurun Negev. Disebutkan, para aktivis pro-Palestina itu tetap diperlakukan dengan baik,

sama seperti para tahanan lainnya. Para aktivis itu ikut serta dalam kampanye “Welcome to Palestine” yang para aktivis menyebutnya sebagai flytilla, yang terdiri atas 800 aktivis akan terbang dalam satu misi perdamaian mengunjungi keluarga-keluarga Palestina. Pihak berwenang Israel mengatakan sebagian besar berhasil melakukan kampanye awal dengan para aktivis asing melakukan unjuk rasa bagi hak akses ke tepi barat yang diduduki negara

Yahudi itu. Para pejabat mengatakan bahwa dengan memberitahu maskapai-maskapai penerbangan asing tentang para pemegang tiket yang tidak akan diizinkan memasuki Israel mereka telah mencegah ratusan orang naik pesawatpesawat di bandara-bandara pemberangkatan mereka. Flytilla dilakukan sebagai satu armada kapal yang dilarang oleh Yunani berlayar ke Jalur Gaza dalam usaha menembus blokade Israel ke wilayah Palestina. (ant/afp)

BPM/reuters

BANJIR - Penumpang dan kendaraan bergerak melalui jalan banjir setelah hujan deras di kota India barat Ahmedabad, Sabtu (9/7) kemarin.


Bali Post. Minggu Wage, 10 Juli 2011