Issuu on Google+

Bali Post

HARIAN UNTUK UMUM TERBIT SEJAK 16 AGUSTUS 1948 PERINTIS: K. NADHA

Pengemban Pengamal Pancasila

MINGGU UMANIS, 12 JULI 2009

20 HALAMAN SEJAK 1948

NOMOR 321 TAHUN KE 61 Online :http://www.balipost.co.id http://www.balipost.com E-mail: balipost@indo.net.id HARGA LANGGANAN Rp. 90.000 ECERAN Rp 3.500

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Soal Ambruknya PDI-P dan Golkar

Orientasi Kepartaian makin Menipis

BPM/dok

BENDERA - Dalam Pilpres afiliasi pemilih terhadap parpol mulai bergeser. Tampak bendera tiga parpol besar di Bali saat Pileg.

Kemenangan telak Capres Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono terhadap rivalnya Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla di atas 50 persen, jelas berimbas pada gerbong partai besar PDI-P dan Golkar yang pernah mencicipi manisnya kekuasaan. Eksesnya diyakini berimbas ke daerah karena pengelolaan partai-partai di Indonesia masih terkesan sentralistik.

MELESATNYA perolehan kursi Partai Demokrat di legislatif membuat kader partainya tertarik melirik kursi kepala daerah pada Pilkada. Benarkah orientasi kepastaian makin menipis? Figur SBY sebagai Dewan Pembina Partai Demokrat tetap menjadi daya tarik utama rakyat untuk memilihnya kembali sebagai presiden untuk kedua kalinya. Ketertarikan pada SBY karena figurnya

kalem, tenang, bahkan memposisikan dirinya sebagai figur yang mesti dikasihani rakyat karena dikeroyok capres lain. Sekali lagi rakyat tak tega dan menaruh simpati kepada figur yang dikoyak-koyak sebagaimana halnya Megawati ketika ditindas rezim orde baru. Ketertarikan figur amat terasa. Buktinya dari 33 provinsi di Indonesia, 22 provinsi menghendaki SBYBoediono. Sementara Capres

Taufiq Kiemas Bujuk Golkar Jadi Oposisi

Tim Mega-Prabowo Resmi Laporkan ke Bawaslu Jakarta (Bali Post) Tim Advokasi dan Hukum Timkamnas Mega-Prabowo secara resmi melaporkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait pelanggaran daftar pemilih tetap, pemangkasan jumlah TPS dan penghentian quick count SMS KPU yang dihentikan sebelum menuntaskan tugasnya. Koordinator Tim Advokasi dan Hukum Timkamnas MegaPrabowo, Arteria Dahlan, saat diterima anggota Bawaslu Bambang Widodo Eka Cahaya di Kantor Bawaslu, Jakarta, Sabtu (11/7) kemarin, mengatakan KPU telah melakukan sejumlah tindakan yang melanggar undang-undang. ‘’Ada lima hal yang menjadi keberatan kami diajukan ke Bawaslu,’’ kata Arteria. Pelanggaran pertama KPU, menurut dia terkait pemutakhiran DPT. Pada 6 Juli sebelum hari pencontrengan, KPU memberikan undangan dengan waktu sangat mepet untuk melakukan pengecekan DPT. Seharusnya, KPU sudah mengumumkan dan menetapkan DPT Pilpres pada tanggal 6 Juli 2009. Tapi nyatanya tidak. Akhirnya, Tim Kampanye Mega-Prabowo melakukan inisiatif mengecek DPT pada 7 Juli. Selama tiga jam pengecekan, menunjukkan lebih dari 5 juta kesalahan dalam DPT. Hingga hari ini, Timkmnas masih menemukan lebih dari 7 juta kesalahan dalam pendataan DPT. Menurut dia, pelanggaran KPU itu karena tidaknya adanya pemutakhiran DPT oleh KPU. Pelanggaran kedua KPU ini karena telah mengabaikan dan tidak menindaklanjuti setiap temuan pelanggaran terkait DPT yang diajukan masyarakat, Panwaslu, dan Bawaslu. Itu terjadi karena KPU masih menggunakan DPT Pemilu Legislatif untuk DPT Pemilu Presiden. Padahal, DPT Pemilu Legislatif itu bermasalah. Bahkan, DPT yang digunakan masih menggunakan DPT pilkada seperti di Jawa Timur yang diketahui bermasalah. Hal.19 KPU Tertutup

kalaupun Partai Golkar tidak mau bergabung dengan PDI-P dalam membangun kekuatan oposisi di parlemen, suami Megawati Soekarnoputri ini meyakini dengan kekuatan oposisi yang ada sekarang sudah cukup kuat.

Taufiq Kiemas ‘’Kami harus sama-sama perkuat parlemen. Lebih baik kami bermain di parlemen saja,’’ kata Taufiq Kiemas di Jakarta, Sabtu (11/7) kemarin. Taufiq berharap Golkar memiliki komitmen tinggi untuk menciptakan kekuatan besar di DPR. Meski diakuinya, antara Partai Golkar dan

BPM/dok

Jusuf Kalla PDI Perjuangan tidak memiliki perjanjian dalam koalisi besar untuk oposisi. Karena selama ini perjanjian semacam itu hanya dilakukan PDI-P dengan Partai Gerindra. Dia mengingatkan kalau Partai Golkar ingin tampil hebat ke depan, harus berani menjadi oposisi. Namun,

FAKTA Draf RUU Tipikor Untungkan Koruptor Jakarta (Bali Post) Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai pemerintah telah meringankan hukuman bagi koruptor dalam draft RUU Tipikor yang sedang digodok. Aturan tentang kewajiban membayar uang pengganti dihilangkan. “Ini langkah mundur, semangat membuat jera lewat aset recovery dari hasil korupsi hilang,” kata Peneliti ICW Emerson F. Yuntho, Sabtu (11/7) kemarin. Hal ini dianggap oleh Emerson sebagai upaya penggembosan terhadap pemberantasan korupsi. Pemerintah perlu segera mengubahnya. “Entah ini dilakukan secara sadar atau tidak,” tegasnya. Jika ini diteruskan, ia khawatir koruptor malah diuntungkan. Duit yang berhasil dikorupsi bisa lebih besar daripada denda yang dijatuhkan. “Misalnya seseorang korupsi Rp 10 miliar, hanya didenda Rp 250 juta, masih untung dia,” ujarnya. Hal.19 Pidana Tambahan

DAERAH

OLAH RAGA MANCHESTER City akhirnya memutuskan mengakhiri perburuan terhadap Samuel Eto’o karena merasa sulit mendapatkan penyerang Barcelona ini. City ingin merekrut Eto’o guna mempertajam lini depan agar dapat memenuhi target lolos ke Liga Champions musim depan.

BPM/ant

PERANG PANDAN - Seorang anak berusaha menggoreskan pandan duri ke lawannya saat digelarnya tradisi “Mageret Pandan” atau Perang Pandan di Desa Tenganan Dauh Tukad, Karangasem, Bali, Sabtu (11/7) kemarin. Tradisi setahun sekali itu melibatkan ratusan warga setempat yang bertujuan memohon berkah kesejahteraan, menolak bala sekaligus mempererat persaudaraan.

Warga Australia Tiga OPM Ditembak Mati di Freeport Intensif Diperiksa Papua (Bali Post) Kondisi keamanan di Papua sedikit memanas. Di tengah pelaksanaan Pilpres yang tertunda di sejumlah daerah, Papua dikejutkan dengan kasus penembakan terhadap warga Australia, Drew Nicholas Grant (38), Sabtu (11/7) kemarin. Warga Australia ini pukul 05.20 WIT, tewas tertembak saat kendaraannya melaju di Mile 53,

areal PT Freeport Indonesia. Korban saat itu menumpang kendaran bersama rekannya Lia Madandan, Maju Panjaitan, dan Lukan Jon Biggs, kemudian mendapat serangkaian tembakan dari atas bukit. Mobil perusahaan PT Freeport Indonesia bernomor LWB 01.2587 itu dikendarai Lukan. Hal.19 Mengalami Luka-luka

2

PENEMUAN mayat Iwak (33) di kamar koskosan di Jalan Nusa Kambangan No. 135 B, Denpasar banyak menimbulkan tanda tanya, terutama masalah motifnya. Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan tim Identifikasi dan Sat. Reskrim Poltabes Denpasar, kuat dugaan motifnya adalah perampokan.

7

masyarakat. Figur Megawati tak lagi mendominasi semua kabupaten/kota di Bali. Putri proklamator itu kalah mengkilap dibandingkan SBY di Badung, Denpasar, dan Jembrana. Sementara merosotnya suara JK-Wiranto di samping karena faktor figurnya, sejak awal partai berlambang beringin ini didera persoalan amat prinsip. Hal.19 Berimbas ke Partai

Kecurangan Pilpres

Jakarta (Bali Post) Setelah Ketua DPP PDI-P, Hasto Kristiyanto, mengajak Golkar menjadi oposisi, giliran Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDI-P, Taufiq Kiemas, yang membujuk Partai Golkar memposisikan diri sebagai partai oposisi. Dengan demikian, koalisi PDI-P-Golkar dan sejumlah partai lain seperti Gerindra dan Hanura akan menjadi koalisi besar yang memperkuat kekuatan oposisi di DPR.

Sulit bagi Golkar Pengamat politik Sukardi Rinakit mengatakan fakta sejarah telah membuktikan bahwa sulit bagi Partai Golkar untuk menjadi partai oposisi pemerintah. Golkar yang terbiasa dekat dengan lingkaran kekuasaan memerlukan waktu untuk benar-benar siap menjadi oposan. ‘’Idealnya memang menjadi oposisi, tetapi sejarah mencatat Golkar selalu dekat dengan penguasa,’’ kata Sukardi. Hal.19 Menunggu Musnalub

Megawati dan Jusuf Kalla hanya unggul di tiga provinsi terutama di daerah fanatiknya seperti Bali dan Sulawesi Selatan. Bali adalah salah satu provinsi yang sampai sekarang masih mampu mempertahankan keunggulan tersebut karena PDI-P masih memiliki massa fanatik. Tak demikian dengan Partai Golkar yang tak jelas lagi massa fanatiknya. Harus diakui figur Megawati makin meluntur di mata

BPM/afp

JAGA KETAT - Petugas keamanan menjaga ketat pintu menuju bandara di Timika, terkait tewasnya warga Australia di areal Freeport, Sabtu (11/7) kemarin.

Papua (Bali Post) TNI bersama Polri berhasil menangkap tiga anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) setelah sempat melakukan baku tembak di Distrik Anatowai, Kabupaten Yapen, Papua, Sabtu (11/7) kemarin. Berita penangkapan ini banyak dikaitkan dengan tewasnya warga Australia yang ditembak di areal Freeport. Kepala Pusat Penerangan TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen di Jakarta, Sabtu kemarin, mengatakan baku tembak terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. “Tidak ada korban jiwa, tetapi kami berhasil menangkap tiga orang anggota OPM,” ujarnya. Setelah dilakukan penggeledahan terhadap tiga orang tersebut ditemukan sejumlah dokumen OPM dan beberapa pucuk senjata yang kini telah diamankan di kantor kepolisian setempat. Ketiga OPM ini kini diperiksa intensif terkait dengan penembakan warga Australia. “Kami berharap dengan tertangkapnya tiga orang OPM tersebut akan dapat diketahui keberadaan dan kekuatan mereka saat ini, termasuk apakah ada kaitannya dengan tertembaknya karyawan PT Freeport yang berkewarganegaraan Australia Sabtu (11/7) pagi,” tutur Sagom. Sementara Juru Bicara PT Freeport Indonesia, Mindo Pangaribuan, mengatakan aparat kepolisian saat ini telah berada di lokasi kejadian dan memberikan tambahan pengamanan agar tidak terjadi insiden serupa. Hal.19 Pilpres

PKB XXXI Ditutup

Diguyur Hujan, Sri Tanjung Terpaksa Dibubarkan GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika secara resmi menutup seluruh rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXI di Panggung Terbuka Ardha Candra Taman Budaya Bali, Sabtu (11/7) malam kemarin. Prosesi penutupan itu disemarakkan dengan pergelaran dramatari kolosal Sri Tanjung : The Scent of Innocence- garapan Arti Foundation. Namun di tengah pergelaran sendratari ini terpaksa dibubarkan karena diguyur hujan. Dramatari pamungkas yang melibatkan sekitar 75 orang penari dan penabuh itu mengisahkan tentang jalinan percintaan yang hangat dan

mesra antara perempuan jelita bernama Sri Tanjung dengan Patih Kerajaan Sinduraja Sida Paksa yang tampan dan perkasa. Sayang, keindahan dan keagungan cinta Sri Tanjung- Sida Paksa berujung tragis. Karena hasutan Prabu Sulakrama, Raja Sinduraja, Sida Paksa jadi hilang kesadaran dan buta terhadap realitas kehidupan. Laki-laki perkasa itu tunduk dan patuh pada titah Sang Raja hingga tega membunuh istri tercintanya Sri Tanjung. Sebuah keajaiban terjadi. Saat keris Sida Paksa menghunjam tubuh Sri Tanjung, darah yang membuncah dari luka Sri

Tanjung menebarkan bau harum semerbak pertanda bahwa dirinya tak bersalah. Sayangnya, drama tari Sri Tanjung : The Scent of Innocence yang disutradarai Kadek Suardana itu tidak berakhir tuntas. Sekitar pukul 20.50 wita, ketika pergelaran baru separuh jalan, hujan deras mengguyur Taman Budaya Bali. Tak pelak, penonton pun lari berhamburan untuk mencari tempat berteduh. Semula, para penabuh dan penari memaksa untuk terus melanjutkan pergelaran di bawah guyuran hujan. Namun, sound system dan peralatan musik tidak bisa diajak berdamai. Pergelaran Sri

Tanjung yang sejatinya sangat memukau para penikmat seni di Bali itu terpaksa berakhir dengan ending yang menggantung. Sayang, pergelaran sespektakuler itu harus berakhir pada klimaks yang tidak semestinya. Penyakit Menahun Seperti kata pepatah usang, tak ada gading yang tak retak. Begitu pula halnya dengan PKB XXXI yang tidak luput dari beragam kekurangan yang wajib untuk dievaluasi untuk selanjutnya diperbaiki pada penyelenggaraan PKB tahun depan. Hal.19 Menerima Kritikan

BPM/

SRI TANJUNG - Sendratari kolosal Sri Tanjung menutup seluruh rangkaian pergelaran PKB XXXI, Sabtu (11/ 7) kemarin.

DAERAH

2

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

Mayat Membusuk

Diduga Korban Perampokan, Terdapat 13 Tusukan BPM/025

MLASPAS - Kepala SD Sarastawi 5, Desak Made Asri (paling kiri) bersama Gusti Gede Anom dan pengurus yayasan PR Saraswati di sela-sela upacara mlaspas gedung baru.

SD Saraswati 5 ”Mlaspas’’ Gedung Baru

99 Persen Siswanya Diterima di Negeri Denpasar (Bali Post) Bertepatan dengan Tumpek Wayang, Sabtu (11/7) kemarin, keluarga besar SD Saraswati 5 Denpasar menggelar upacara mlaspas gedung baru. Upacara di-puput Ida Pedanda Gede Putra Keniten dihadiri Ketua Yayasan PR Saraswati Pusat, Drs. Gusti Gede Anom, dan pengurus lainnya serta alumni angkatan 1987. Gusti Gede Anom mengaku banggga sekolah ini mampu menampilkan program unggulan sehingga dicintai masyarakat. Kuncinya, kata dia, semangat pan dedikasi gurunya yang luar biasa baik dalam akademis maupun nonakademis. Makanya SD Saraswati 5 Denpasar pas disebut SD unggulan di Denpasar. Bangunan berlantai III ini menurut Gusti Gede Anom murni swadaya yayasan, menghabiskan dana Rp 1,8 miliar. Tahun ini pembangunan sistem subsidi ini diarahkan ke SD Saraswati 1 Denpasar. Kepala SD Saraswati 5 Denpasar, Dra. Desak Made Asri, M.Psi., mengungkapkan gedung baru ini dipakai untuk ruang kasek, multimedia, lab, TU dan sepuluh ruang kelas baru. Dengan demikian, total SD ini memiliki 16 RKB dengan fasilitas lengkap. SD swasta favorit tersebut tahun ini mendulang prestasi luar biasa yakni meraih peringkat tiga rata-rata UN di Bali. Dua siswanya meraih terbaik II yakni Yolanda dan Wahyu Paramitha. Bahkan 99 persen lulusannya (138) diterima di SMPN negeri di Denpasar. ‘’Prestasi ini menunjukkan bahwa kualitas kami terbukti dirasakan masyarakat,’’ ujar Desak Made Asri. Bukan itu saja, selama 2009 ini, siswanya mendulang 550 prestasi baik nasional maupun daerah. Bahkan, siswanya Komang Agus Widi Utama mewakili Denpasar dalam pemilihan siswa teladan Bali. Ke depan, Desak Made Asri ingin memiliki lab bahasa. Ini terkait dengan sekolah ini memiliki keunggulan dalam bahasa asing. Fasilitas ini akan diperjuangkan untuk segera diwujudkan sehingga pembekalan bahasa asing bagi siswanya semakin intensif. Ditanya soal lab multimedia yang diperuntukkan bagi siswa, ia mengatakan sekolah berupaya sejak dini memberi pembekalan keterampilan TI karena jenjang pendidikan lebih tinggi menuntut kedua keterampilan tersebut. (025/*)

Denpasar (Bali Post) Penemuan mayat Iwak (33) di kamar kos-kosan di Jalan Nusa Kambangan No. 135 B, Denpasar banyak menimbulkan tanda tanya, terutama masalah motifnya. Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan tim Identifikasi dan Sat. Reskrim Poltabes Denpasar, kuat dugaan motifnya adalah perampokan. Hal itu dibuktikan dengan hilangnya sejumlah harta benda milik korban. Kapoltabes Denpasar Kombes Pol. I Gede Alit Widana ketika dimintai konfirmasinya Sabtu (11/7) kemarin, tidak menampik pihaknya mencurigai adanya dugaan bahwa korban dirampok. Namun, Kapoltabes Alit Widana tidak berani memastikan motifnya. Tentunya, masih ada banyak asumsi lain. Misalnya, berlatar belakang utang-piutang, dendam dan yang lainnya. ‘’Masalah motif, kami belum berani memastikan. Namun, kuat dugaan korban dirampok,’’ katanya. Dugaan perampokan itu terlihat setelah pihaknya melakukan olah TKP lanjutan di kamar No. 12 lantai III milik korban. Ada sejumlah barang yakni sepeda motor Honda Tiger, uang, gelang dan barang lainnya, lenyap dari kamar korban. Bahkan, identitas korban pun tidak ada yang tertinggal di TKP. Kemungkinan besar, barangbarang itu diambil pelaku. ‘’Namun, kami masih dalami penyelidikan dan sudah beberapa saksi diperiksa penyidik,’’ jelasnya. Kapoltabes Alit Widana juga menyatakan bahwa hasil visum rumah sakit, terdapat 13 tusukan di tubuh korban. Luka tusukan itu terdapat di punggung dan bagian leher. Ada kemungkinan, saat kejadian, korban melakukan perlawanan. ‘’Luka yang diderita korban itu menunjukkan bahwa di kamar korban sempat terjadi perkelahian. Secara otomatis, korban melakukan perlawanan,’’ ucapnya. Sementara, pantauan Bali Post di TKP kemarin, sejumlah petugas Identifikasi Pol-

tabes Denpasar terlihat sibuk melakukan olah TKP. Sedangkan, anggota penyidik Reskrim Polsek Denbar dan Poltabes Denpasar terlihat melakukan introgasi terhadap para saksi yang tinggal di sana. Salah satu saksi yang tinggal persis di bawah kamar korban (lantai II), sempat mendengar adanya kegaduhan di kamar korban. Beberapa barang bukti berupa bercak darah yang tercecer di kamar, foto dan yang lainnya diamankan petugas. Barang bukti itu disita sebagai bahan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. ‘’Kami tidak menemukan alat yang digunakan untuk membunuh korban. Sudah

disisir di sekitar TKP, namun hasilnya nihil. Sementara, barang-barang berharga korban hilang,’’ ujar salah satu petugas Identifikasi usai melakukan olah TKP kemarin. Bagaimana dengan pelakunya? Kombes Alit Widana mengaku pihaknya masih melakukan pengejaran. Hingga kini belum diketahui identitas pelaku. Akan tetapi, pihaknya akan bekerja keras guna mengungkap kasus ini. ‘’Bila perlu, sampai ke lubang semut pun kami akan kejar. Namun, tunggu saja hasil penyelidikan kami. Pasti kasus ini bakal terungkap,’’ tegasnya kepada wartawan kemarin. (kmb21)

Jenazah Iwak Diotopsi JENAZAH Iwak (33), warga asal Surabaya, yang ditemukan tewas bersimbah darah di tempat kosnya di Jalan Nusa Kambangan, Jumat (10/7) lalu menjalani proses otposi Sabtu (11/7) kemarin. Dari hasil otopsi yang berlangsung selama dua jam tersebut ditemukan tujuh tusukan di bagian belakang kepala Iwak dan beberapa luka memar di bagian leher serta mulut. ‘’Namun, penyebab kematian korban bukan karena luka tusuk tetapi karena kehabisan napas,’’ ujar Kepala Instalasi Pelayanan Kedokteran Forensik RS Sanglah, dr. Dudut Rustyadi, Sp.F Sabtu (11/7) kemarin. Dari kondisi jenazah yang sudah membusuk, Iwak diperkirakan meninggal tiga atau empat hari yang lalu. Ini bisa dilihat dengan adanya pengelupasan kulit dan pembengkakan pembuluh darah. Iwan yang bekerja di Bali sebagai seniman lukis ini ditemukan tewas sekitar pukul 19.00 wita Jumat (10/7) lalu di kediamannya di Jalan Nusa Kambangan. Kondisi mayatnya sudah berbau dan di sekitarnya digenangi oleh kubangan darah korban. Meski darah yang ada di TKP cukup banyak tetapi menurut Dudut, kematian korban bukan karena kehabisan darah tetapi karena kehabisan napas. Jenazah langsung dibawa ke RS Sanglah pukul 22.30 wita untuk menjalani proses otopsi. (san)

Gedung Isolasi RS Sanglah Dipasangi CCTV BPM/eka

SESETAN - Wakil Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, beserta beberapa anggota DPRD Denpasar dan tokoh masyarakat Sesetan dalam karya Mamungkah di Banjar Tengah, Sesetan, Denpasar, Sabtu (11/7) kemarin.

Banjar Tengah Sesetan Gelar ”Karya Mamungkah’’ Denpasar (Bali Post) Setelah rampungnya renovasi bangunan balai banjar dan Pura Pangilen di Banjar Tengah, Sesetan, Denpasar, Sabtu (11/7) kemarin, dilangsungkan karya mamungkah, ngenteg linggih, padudusan alit, dan caru uma durga. Upacara ini dipuput Ida Padanda dari Griya Mas, Sanur, diikuti oleh seluruh krama Banjar Tengah, Sesetan. Hadir dalam upacara tersebut di antaranya Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, anggota DPRD Denpasar I Wayan Mariyana Wandhira, serta sejumlah tokoh masyarakat di Sesetan. Klian Adat Banjar Tengah I Wayan Dana, S.Pd. yang didampingi Menggala Prawartaka Karya Drs. I Ketut Wijaya Kesuma, M.M. mengatakan upacara mamungkah dan pedudusan alit ini diselenggarakan setelah serangkaian pemugaran sejumlah pelinggih dan rampungnya renovasi pembangunan balai banjar setempat. Renovasi yang dilakukan tersebut berkat swadaya krama setempat dan dukungan dari sejumlah pihak. Dana mengatakan rangkaian upacara mamungkah dan padudusan alit ini sejatinya sudah berlangsung sejak lama. Kegiatan diawali dengan nanceb tetaring sampai mlehpeh pada hari Sabtu (28/6) lalu. Setelah itu, sejumlah rangkaian upacara terus berlangsung dan puncaknya berlangsung kemarin. Upacara ini akan berakhir dengan prosesi panyolasan dan gelaran topeng pajegan, Rabu (22/7) mendatang. Sebelum upacara digelar, diawali dengan menghadirkan wewalian berupa wayang lemah, topeng sidakarya, rejang dewa, serta tari baris gede. Semua penari dan pendukung kegiatan tersebut warga banjar setempat. ‘’Jumlah warga kami yang tercatat menjadi krama Banjar Adat Tengah mencapai 375 KK,’’ jelas Dana yang didampingi para prewartaka karya dan prajuru banjar setempat. Keberadaan Banjar Tengah, Sesetan ini telah melewati perjalanan yang cukup panjang. Sebelumnya sebagian besar warga Banjar Tengah Sesetan berprofesi sebagai petani. Namun, sejalan dengan perkembangan yang terjadi di wilayah sekitarnya, terutama saat dibukanya Pelabuhan Benoa, pekerjaan petani mulai ditinggalkan warga setempat. Mereka lebih banyak memilih profesi sebagai pedagang dan jasa lainnya. (kmb12)

Denpasar (Bali Post) Untuk memperlancar komunikasi dan keintensifan perawatan, gedung isolasi RS Sanglah kini dipasangi CCTV. Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Sanglah, dr. Gusti Lanang Suartana, mengatakan pemasangan CCTV tersebut memang telah direncanakan sejak awal dan baru bisa direalisasikan dalam waktu dekat ini. ‘’Fungsi CCTV ini selain memantau juga mempercepat komunikasi. Perawat tidak perlu masuk ke dalam hanya untuk memantau pasien tetapi bisa langsung dari luar,’’ ujarnya. Suartana membantah jika pemasangan CCTV tersebut dilakukan agar tidak ada lagi kejadian pasien kabur seperti yang dilakukan pasien suspect H1N1, Richard Lochner (40), beberapa waktu lalu. ‘’Perlengkapan CCTV memang harus ada di gedung isolasi dan pemasangannya

sudah direncanakan sejak awal,’’ ujarnya. Sementara itu, kondisi ke3 pasien suspect H1N1 hingga Sabtu (11/7) kemarin, terus membaik. ‘’Hasil Litbangkes dari sampel tenggorokan dan hidung Richard, hingga saat ini belum keluar. Tetapi jika pasien sudah dirawat selama masa inkubasi dan sudah menyelesaikan dosis tamiflunya, pihak RS Sanglah akan memakai pemeriksaan dari lab regional. Jika sudah dinyatakan negatif, pasien tentunya akan diperbolehkan pulang,’’ ujarnya. Michaela Partin (19) dan Rahmat Irwansyah (33) yang masuk RS Sanglah Jumat (10/7) lalu, telah menjalani pemeriksaan sesuai dengan protap. ‘’Contoh swab tenggorokan dan hidung pasien telah diambil dan sudah dikirim ke Litbangkes untuk pemeriksaa lebih lanjut,’’ jelasnya. Partin yang merupakan

warga AS dan Rahmat yang merupakan warga asal Jakarta ini dirawat di gedung isolasi RS Sanglah karena selain menderita ILI dari pemeriksaan anamesis dokter ditemukan riwayat kontak dan memiliki faktor risiko menderita flu H1N1. ‘’Tetapi hingga sekarang status pasien masih suspect. Ke-2 pasien berada di Bali sudah empat hari dengan tujuan liburan,’’ ujar Suartana. Pukul 14.30 wita Sabtu (11/7) kemarin, pasien suspect H1N1 di RS Sanglah kembali bertambah. Pasien merupakan warga Australia, Steven Carruthers (22). Dengan masuknya Steven, hingga kemarin, jumlah pasien suspect H1N1 yang dirawat di RS Sanglah berjumlah empat orang sementara total pasien yang pernah dirawat di gedung isolasi RS Sanglah karena virus H1N1 berjumlah 16 orang. (san)

Diserang Kista Indung Telur, Perut Membesar JIKA dilihat sekilas, perut Nyoman S. (51) warga Denpasar Barat ini membesar layaknya orang hamil tua. Namun, di balik besarnya perut Nyoman ternyata terisi tumor yang berupa kista. Pada awalnya, Nyoman tidak mengeluh sakit dan tidak menyadari dirinya akan terserang kista indung telur. Namun selama sepuluh bulan perutnya terus membesar. Sebelum memutuskan diperiksa ke dokter, Nyoman sempat memeriksan diri ke pengobatan alternatif. Karena tidak menemukan hasil, Nyoman memutuskan untuk berobat ke dokter

dan Sabtu (11/7) kemarin, Nyoman menjalani operasi di RS Surya Husadha. Manager Public Relation RS Surya Husadha, dr. Donny Susanto, mengatakan pasien dioperasi mulai pukul 08.30 wita hingga 09.30 wita kemarin. Operasi dilakukan dengan menggunakan teknik laparaskopi dan histrektomy. ‘’Penyakit pasien disebut Cystoma ovarii atau kista indung telur. Penyakit ini sejenis tumor yang penyebabnya tidak diketahui,’’ ujar Doni. Kista di dalam perut Nyoman tidak bisa dikeluarkan langsung karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu,

tim bedah RS Surya Husadha mengeluarkan cairan yang ada di dalam kista terlebih dahulu. ‘’Cairan yang ada di dalam kista sekitar 17 liter berwarna kehitaman. Setelah itu baru kistanya diangkat. Berat kista sendiri mencapai 3 kilogram,’’ terang Doni. Kista yang tumbuh di dalam perut Nyoman, menurut Doni, belum bisa dipastikan apakah bersifat ganas atau tidak. ‘’Sampel cairan dan kistanya telah diambil dan akan diperiksa di laboratorium apakah kista yang tumbuh dalam perut pasien bersifat ganas atau tidak,’’ jelasnya. (san)

BPM/jay

TKP- Salah satu petugas Identifikasi Poltabes Denpasar melakukan olah TKP di kamar kos milik Iwak, Sabtu (11/7) kemarin.

Abaikan Kearifan Lokal, Lingkungan Hidup makin Tercemar Dharma Putra Sandang Gelar Doktor Denpasar (Bali Post) Kondisi pencemaran lingkungan hidup di kawasan Teluk Benoa sudah berada pada kategori sangat mengkhawatirkan. Faktor yang menyebabkan pencemaran lingkungan hidup di kawasan yang menjadi objek wisata ini adalah belum terpadunya kebijakan pengelolaan persampahan dan limbah yang dihasilkan dari aktivitas masyarakat yang bermukim di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Hal itu diungkapkan Dr. Ketut Gede Dharma Putra dalam disertasinya yang berjudul Pencemaran Lingkungan Hidup di Kawasan Teluk Benoa Bali: Perspektif Kajian Budaya pada promosi doktor Sidang Khusus Badan Perwakilan Pascasarjana Unud, Sabtu (11/7) kemarin. ‘’Kondisi pencemaran lingkungan hidup semakin parah akibat berkembangnya permukinan padat dan kumuh tanpa fasilitas sanitasi lingkungan yang memadai,’’ jelas Dharma Putra. Sidang Khusus BPPS Unud dipimpin Prof. Dr. I Made Suastika, S.U., dengan anggota penguji Prof. Dr. I Wayan Ardika, M.A., Prof. Dr. I Gde Parimartha, M.A, Dr. Ir. I Putu Gde Ardhana, M.Agr.Sc., Prof. Dr. A.A. Gde Putra Agung, S.U., Prof. Dr.I Gde Semadi Astra, Prof. Emiliana Mariyah, M.S., Prof. Dr. Nyoman Kuta Ratna, S.U., Prof. Dr. Made Titib, Ph.D. Dharma Putra menegaskan pencemaran lingkungan hidup di kawasan Teluk

Benoa diakibatkan kegagalan pembangunan yang dilaksanakan dengan mengabaikan kearifan lokal. Adanya risetensi masyarakat terhadap program pemerintah di bidang pengelolaan lingkungan disebabkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah untuk melakukan pemberdayaan potensi masyarakat. Fenomena pencemaran lingkungan di kawasan Teluk Benoa Bali memunculkan makna adaptif dan makna filosofis. Makna adaptif direpresentasikan dengan perubahan pendekatan yang dilakukan pemerintah dalam upaya melaksanakan program pengendalian lingkungan hidup. Sementara makna filosofis diperlihatkan adanya pemahaman

masyarakat yang lebih baik terhadap hakikat hubungan manusia dengan alam yang memiliki kesetaraan. Pria kelahiran Gianyar tahun 1960 ini melihat pengelolaan sampah juga memegang peranan penting. Makanya pihaknya mengusulkan agar para tukang sampah serta petugas sejenis lainnya mendapat kesetaraan hidup yang sama dengan profesi lainnya. Ia pun kemudian sependapat dengan pernyataan Prof. Dr. I Made Titib bahwa mis bisa berubah menjadi mas, sementara luhu berubah menjadi luih. Sidang berlangsung selama dua jam lebih. Pada kesempatan tersebut juga hadir sebagai undangan Ida Pedanda Made Gunung serta sejumlah akademisi lainnya. (015)

BPM/eka

DISERTASI - Promovendus Ketut Gede Dharma Putra (kanan) mendisertasikan pencemaran lingkungan hidup di kawasan Teluk Benoa Bali di Unud, Denpasar, Sabtu (11/7) kemarin.

Komisi A Agendakan Pemanggilan Pelanggar Perda Denpasar (Bali Post) Sejumlah pelanggaran yang belum mendapat tindakan tegas dari eksekutif Badung terus mendapat sorotan dewan. Sebagai tindak lanjut melempemnya sikap pemkab, Komisi A DPRD Badung berencana memanggil para investor bermasalah termasuk dinas terkait dalam waktu dekat ini. Bahkan, Komisi A siap mendesak Ketua DPRD Badung untuk memberikan rekomendasi penutupan tempat usaha kepada eksekutif. Anggota Komisi A DPRD Badung IGN Citra Umbara, Sabtu (11/7) kemarin, mengatakan semestinya pemerintah tidak membiarkan pelanggar perda dibiarkan melenggang begitu saja. Pemkab Badung harus menindak tegas untuk memberi efek jera kepada investor sehingga pelanggaran tidak menja-

mur. Ada tiga perusahaan yang mendapat sorotan atas pelanggaran yang dilakukan yakni Aston Kuta, Sapta Petala, dan Waterbom. Aston Kuta, kata Citra Umbara, akan dipanggil kembali untuk memberikan keterangan kelanjutan pembongkaran bangunan yang melanggar ketinggian. Waterbom dinilai telah melanggar karena telah mengambil air bawah tanah (ABT) berlebihan, sementara pemkab hanya menindaklanjuti temuan itu dengan hanya memberikan pembinaan. Sedangkan Sapta Petala dinilai terus membandel dengan tidak mengindahkan teguran untuk segera menyetop proyek pembangunan hotel yang melanggar peruntukan. ‘’Kami akan memanggil para pemilik usaha bersangkutan dalam waktu de-

kat ini. Kami di dewan tidak mau pelanggaran terus berlanjut. Khusus kondotel, kami juga akan meminta penjelasan tentang minimnya ornamen Bali pada bangunan,’’ ujarnya Citra Umbara belum lama ini. Lebih lanjut dikatakannya, pemanggilan ini juga akan melibatkan instansi terkait, baik Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) dan Dinas Cipta Karya (DCK) Badung. Kedua instansi inilah yang dinilai paling bertanggung jawab melakukan pengawasan hingga pengeluaran izin. Pemanggilan ini untuk melihat seberapa besar tanggung jawab mengenai pelanggaran perizinan. ‘’Jika pemilik tidak ada iktikad baik, maka Komisi A akan mendesak Ketua DPRD untuk mengeluarkan rekomendasi pencabutan izin,’’ katanya. (ded)

z Perintis : K.Nadha, z Penanggung Jawab: ABG Satria Naradha z Redaktur Pelaksana/Wakil Penanggung Jawab: Wirata z Redaksi: Alit Purnata, Alit Susrini, Alit Sumertha, Daniel Fajry, Martinaya, Mawa, Palgunadi, Sri Hartini, Suana, Sueca, Sugiartha, Sutiawan, Wirya, Yudi Winanto z Anggota Redaksi Denpasar: Dira Arsana, Giriana Saputra, Iwan Darmawan, Mas Ruscitadewi, Oka Rusmini, Umbu Landu Paranggi, Subagiadnya, Subrata, Suentra, Sumatika, Gregorius Rusmanda, Asmara Putra, Diah Dewi, Yudi Karnaedi, Wira Sanjiwani, Pramana Wijaya, Eka Adhiyasa . Bangli: Pujawan, Buleleng: Adnyana, Gianyar: Agung Dharmada, Karangasem: Budana, Klungkung: Bali Putra Ariawan, Tabanan: Surpi. Negara: IB Surya Dharma. Jakarta: Bambang Hermawan, Nikson, Suharto Olii, Indu P. Adi, Ahmadi Supriyanto, Achmad Nasrudin, Hardianto, Darmawan S. Sumardjo, Heru B Arifin, Asep Djamaluddin, Ade Irawan, Ipik Tanoyo. NTB: Agus Talino, Syamsudin Karim, Izzul Khairi, Raka Akriyani, Nur Haedin, Suyadnya. Surabaya: Bambang Wilianto.z Pusat Data dan Informasi: Alit Purnata, Mas Ruscitadewi, Nik Winadi, Adi Susyani. z Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67 A Denpasar 80232. Telepon (0361)225764, Facsimile: 227418, Alamat Surat: P.O.Box:3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag.Iklan/Redaksi: Jl.Palmerah Barat 21F. Telp 021-5357602, Facsimile: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalam Bangau No. 15 Cakranegara Telp. (0370) 639543, Facsimile: (0370) 628257. Bagian Iklan: Suryanta, Bagian Sirkulasi: Budiarta, Marketing/Pengaduan Pelanggan: Kariawan, z Alamat Bagian Iklan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232 Telp.: 225764, Facsimile : 227418 Senin s.d. Jumat 08.00-19.00, Sabtu 08.00-13.00, Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan : Iklan Mini: minimal 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 30.000,- Iklan Umum: < 100 mmk Rp 37.000 per mmk, >100 mmk Rp 40.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp 28.000 per mmk. Advertorial Rp 20.000 per mmk. Iklan Warna: 2 warna Rp 50.000, 4 warna Rp 58.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 15.00. Alamat Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A Denpasar 80232 Tel: 225764, Facsimile: 227418. Harga Langganan: Rp 90.000 sebulan, Pembayaran di muka. Harga eceran Rp3.500. Terbit 7 kali seminggu. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 Tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP, Penerbit: PT Bali Post. Rek. BCA KCU Hasanudin Denpasar AC: 040-3070618 a/n PT. Bali Post. Rek. BRI Jl. Gajahmada Denpasar A/C: 00170 1000320 300 an Pt.Bali Post. Sumbangan untuk orang sakit Rek. BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00016-8 A/n Simpati Anda, Dana Punia Pura Rek.BPD Capem Kamboja, Denpasar No. 037.02.02.00017-1 A/n Dana Punia Pura. „ WARTAWAN BALI POST SELALU MEMBAWA TANDA PENGENAL, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARA SUMBER

DAERAH

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

STITNA Mewisuda Perdana di Jimbarwana Negara (Bali Post) Untuk yang pertama kalinya sejak didirikan Sekolah Tinggi Ilmu Teknik Jembrana (STITNA) mewisuda 26 mahasiswa di tahun ajaran 2008-2009 ini. Pelaksanaan wisuda mengambil tempat di Aula Hotel Jimbarwana, Kabupaten Jembrana, Sabtu (11/7) kemarin. Dari 26 mahasiswa yang diwisuda itu, 22 orang di antaranya mahasiswa Jurusan Komunikasi dan 4 mahasiswa mendalami Jurusan Elektro. Mereka diwisuda setelah tiga tahun lebih memporelah pendidikan tentang komunikasi dan elektronik, melalui sidang terbuka yang digelar oleh Senat STITNA. Dalam sidang terbuka itu, Ketua Senat STITNA Ir. I Ketut Alit, M.T. mengatakan kebanggaannya atas kerja keras yang dilakukan segenap anggota senat dan dosen

sehingga dapat meluluskan dan sekaligus mewisuda mahasiswa. “Para mahasiswa ini telah berhasil menempuh pelajaran maupun ujian dengan nilai rata-rata 3,25 sehingga hari ini mereka berhak untuk diwisuda,” sebut Ketut Alit. Ia pun berkeyakinan para lulusan STITNA ini akan mampu bersaing di dunia usaha seiring dengan perkembangan informasi teknologi yang memiliki pangsa pasar yang terus mengalami perkembangan dan kemajuan. Selain dihadiri para dosen maupun anggota senat dan mahasiswa, dalam sidang terbuka itu para orangtua mahasiswa juga turut hadir menyaksikan putra-putrinya yang akan diwisuda. Tidak hanya itu, upacara wisuda juga dihadiri langsung Bupati Jembrana I Gede Winasa beserta jajaran pejabat Pemkab Jembrana lainnya. Dalam

BPM/ist

WISUDA - Suasana wisuda perdana STITNA di Hotel Jimbarwana, Sabtu (11/7) kemarin. Hadir Bupati Jembrana I Gede Winasa.

kesempatan itu, Winasa mengatakan, pelaksanaan wisuda ini merupakan saat yang dinanti-nantikan oleh para mahasiswa maupun orangtua dan menjadi kebahagiaan tersendiri setelah sekian lama menunggunya. Prof. Winasa juga menyebutkan, dunia saat ini telah dan sedang memasuki era inovasi teknologi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Perubahan besar telah terjadi dari masyarakat industri menjadi masyarakat informasi. “Pemkab Jembrana sangat mementingkan peran Teknologi Informasi dan Komunikasi dan peranan sumber daya manusia di bidang teknologi untuk mendukung percepatan pembangunan di segala bidang,” ujar Prof. Winasa. Menurut Winasa, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah membuktikan kepada Jembrana dalam upaya efisiensi, percepatan penyampaian informasi dan transparansi dalam mewujudkan pemerintahan good governance. Di lingkungan birokrasi di Pemkab Jembrana, TIK telah dimanfaatkan dan terus mengalami perkembangan untuk percepatan pembangunan yang populernya disebut E-Development, meliputi E-Government (pemerintahan), ESociety (komunitas masyarakat) dan E-Bussines (dunia usaha). “Saya berharap para lulusan STITNA yang diwisuda ini mampu bekerja di berbagai instansi dan perusahaan sebagai pekerjapekerja informasi yang sehariharinya berhubungan dengan perangkat teknologi informasi,” pungkas Winasa. (r/*)

3

Hardys Go Green

Diserahkan, 20 Ribu Bibit Jati Mas di Manistutu Negara (Bali Post) Bertepatan dengan HUT ke-12 Hardys Retalindo (Grup Hardys), Sabtu (11/7) kemarin, ratusan karyawan Hardys di bawah pimpinan Ir. Gede Agus Hardiawan berbaur di lapangan Manistutu, Melaya, Jembrana, melaksanakan “Hardys Social Responsibility” dengan memberikan sumbangan 20 ribu bibit jati mas unggul senilai Rp 100 juta kepada masyarakat tani setempat. Dalam acara ini turut hadir Bupati Jembrana I Gede Winasa yang menyerahkan secara simbolis bibit jati mas unggul kepada masyarakat tani Desa Manistutu yang diwakili oleh kepala desa dan delapan kepala dusun. Ir. Gede Agus Hardiawan yang lebih akrab dipanggil Gede Hardy menyampaikan bahwa acara ini dilaksanakan sebagai bentuk ucapan syukur perusahaan dengan berbagi dengan masyarakat sebagai stakeholder sekaligus menerapkan konsep tri hita karana. “Kami menyadari bahwa kami dapat bertahan sampai saat ini berkat peranan masyarakat, dan kami berkewajiban turut serta membangun Bali dengan mewujudkan Bali yang hijau dengan konsep Harmony With Nature yakni dengan melakukan program penghijauan berupa program penanaman sejuta pohon jati di beberapa lokasi di pulau Bali secara berkesinambungan,” ujar Gede Hardy. Kegiatan ini juga merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan Hardys kepada masyarakat, sejalan dengan pro-

BPM/sur

BIBIT JATI - Bupati Jembrana I Gede Winasa didampingi pimpinan Hardys Retalindo menyerahkan secara simbolis 20 ribu bibit jati mas unggul kepada masyarakat Manistutu, Melaya, bertepatan saat HUT ke-12 Hardys, Sabtu (11/7) kemarin. gram pemerintah untuk menyelamatkan bumi. Sehingga tema HUT ke-12 Hardys tahun ini adalah “Hjau Baliku Sejahtera Petaniku”, melaksanakan penghijauan yang memberikan nilai lebih atau nilai ekonomis bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Jembrana I Gede Winasa menyambut baik kegiatan penghijauan yang dilakukan Hardys. Mewakili masyarakat, Bupati menyampaikan terima kasih dan berharap Hardys tidak hanya memberikan bibit untuk ditanam tetapi juga bagaimana agar bibit

itu dapat tumbuh dan berkembang sehingga bermanfaat bagi lingkungan dan petani. “Kita jangan hanya pintar memetik saja, tapi bagaimana menanam dan memelihara hingga menjadi berguna,” terang Bupati Winasa. Bupati juga mengaku bangga karena Gede Hardy sebagai orang Jembrana tidak pernah melupakan daerahnya dan tetap memikirkan bagaimana membangun serta mempertahankan Bali dengan keindahan alamnya. Dengan konsep Harmony With Nature ini serta sesuai ajaran Hindu Tri Hita Karana. “Kami

berharap perusahaan atau pengusaha lain juga dapat melakukan hal yang sama, untuk mulai memperhatikan kelangsungan hidup kita. Jangan hanya mencari keuntungan saja, tetapi juga tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” tambahnya. Selain Bupati, acara ini juga dihadiri unsur Muspida Kabupaten Jembrana dan Muspika Kecamatan Melaya, kepala desa beserta seluruh kepala dusun Desa Manistutu dan 200 orang karyawan Hardys beserta keluarga yang merupakan perwakilan dari kantor pusat dan 16 toko cabang Hardys di Bali dan Jawa Timur. Gede Hardy mengatakan, selain memberikan bibit jati mas unggul, Hardys juga memberikan door prize dan hiburan lainnya kepada masyarakat Manistutu. “Tadi malam kita telah serempak melakukan perenungan dan evaluasi di setiap toko cabang seraya mengucap syukur kepada Tuhan atas tuntunan dan bimbinganNya sehingga Hardys dapat bertahan sampai saat ini,” paparnya. Sementara itu, Ketua Panitia I Made Astra Wibawa atas nama manajemen Hardys mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bali yang telah menerima Hardys sebagai tokonya masyarakat Bali dan akan terus berkarya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bali. “Setelah acara ini selesai, kami masih melanjutkan acara kebersamaan berupa outbound di perkebunan jati milik pimpinan kami di Desa Penyaringan,” pungkas I Made Astra Wibawa. (sur/*)

’’Freedom Scientific Meeting’’, Profesionalisme Medis Denpasar (Bali Post) Dalam rangka menyambut HUT Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada Oktober 2009, IDI mengadakan serangkaian kegiatan ilmiah setiap bulan yang diberi label freedom scientific meeting (FSM). Kegiatan ini dimulai pada April 2009 dengan mengangkat topik “Fenomena Ponari Ditinjau dari Aspek Medis”. Saat itu, Ponari menjadi trend-setter mun-

culnya dukun cilik. Pada Mei, FSM mengangkat topik “Aborsi: Pro-choice atau Pro-life”. Saat itu, di Amerika terdapat dua kubu yaitu kubu Republik yang mendukung pro-life (menentang aborsi karena mengakhiri hidup seorang manusia), dan kubu Demokrat yang mendukung prochoice (keputusan untuk terminasi kehamilan didasarkan atas pertimbangan masing-masing individu).

Pada Juni, topik yang diangkat adalah “Profesionalisme Medis”. Menurut Dr. Hariasa Sanjaya, Sp.OG., ketua panitia HUT IDI 2009, pemilihan topik ini didasarkan atas banyaknya kasus ketidakpuasan pasien atas pelayanan yang diberikan di beberapa rumah sakit. Kegiatan ini diadakan pada Sabtu, 27 Juni 2009, pukul 12.30 sampai 14.0h0 Wita, di ruang pertemuan RS Kasih Ibu di

Jalan Teuku Umar, Denpasar. FSM dihadiri oleh sekitar 50 dokter dari seluruh kabupaten di Bali. Prof. Elias Sukardi, guru besar FK Unud, menyatakan bahwa profesionalisme medis ditentukan oleh beberapa aspek. Di antaranya pengetahuan (knowledge) dan etika medis. Keseluruhan aspek profesionalisme akan membentuk sebuah nilai (value). Ulasan yang berdurasi 15

menit ini dilanjutkan dengan pembacaan surat dari seorang pasien (tentang ketidakpuasannya setelah diopname di salah satu rumah sakit bertaraf internasional di Jakarta) oleh Dr. Indra Wijaya, direktur medis RSK BIMC. Sesi dilanjutkan dengan diskusi. Komentar pertama diberikan oleh Prof. Elias yang menekankan pentingnya bagi dokter untuk terus menambah pengetahuannya agar dapat

memberikan pelayanan yang optimum kepada pasien. Dr. Sri Budayanti, dosen biomolekuler FK Unud, menanyakan peran dinas kesehatan dalam mengurangi terjadinya medical error. Dr. Gede Wiartama (GW), M.Kes., kepala bidang bina pelayanan kesehatan Diskes Provinsi Bali, menjelaskan bahwa dinas kesehatan melakukan bimbingan secara rutin ke rumah sakit-rumah sakit di Bali. Dr. GW juga

menjelaskan secara singkat tentang diberlakukannya INA-DRG (Indonesian-Desease Related Groups) mulai tahun ini di rumah sakit pemerintah. Dalam diskusi ini juga muncul pernyataan tentang perlunya pemberdayaan dokter umum sebagai dokter perawatan primer atau dokter keluarga. Topik tentang pemberdayaan dokter umum akan dibahas dalam FSM bulan ini. (r/*)

KELUARGA

4 LANSIA Kegiatan Warga Lanjut Usia YWS Cabang Badung Kelompok Blahkiuh: Selasa (13/7) dan Jumat (17/7) pukul 09.00 wita; di Dukuh Giri Kusuma/Bumi Perkemahan Pramuka di Desa Blahkiuh Abiansemal, Badung; olahraga senam dan meditasi. Setiap akhir bulan pukul 09.00 wita di Puskesmas Blahkiuh Abiansemal, Badung; pemeriksaan kesehatan. Kelompok Sibang Kaja: Jumat (17/7) pukul 09.00 wita di lapangan sepakbola Sibang; olahraga senam dan pertemuan. Kelompok Sedang: Senin (13/7) pukul 09.00 wita di Sedang; olahraga senam dan pertemuan. YWS Cabang Kota Denpasar Selasa (14/7) pukul 09.00 wita; tari pergaulan dan bermain musik di Aula YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar. Kamis (16/7) pukul 09.00 wita; latihan musik Gita Lansia di Aula Sekretariat YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar. Sabtu (18/7) pukul 09.00 wita di Aula Sekretariat YWS, Jl. Menuh No.1 Denpasar; mekidung, bermain musik, dan nyanyi. Di halaman sebelah barat wantilan DPRD Renon, Selasa (14/7) pukul 16.00 wita; olahraga Gate Ball. YWS Cabang Bangli Di Balai Masyarakat Puri Agung, Jumat (17/7), pukul 09.00 wita; pemeriksaan kesehatan oleh staf RSJ Propinsi Bali, senam, nyanyi, dan meditasi. YWS Cabang Gianyar 1. Cabang Gianyar, aktivitas di Puri Gianyar pukul 09.00 wita; Selasa (14/7), Rabu (15/7), dan Jumat (17/7), senam. Kamis (16/7), latihan Gate Ball di lapangan umum Gianyar. 2. Ranting Ubud, aktivitas di halaman Ancak Saji Puri Agung Peliatan Ubud pukul 09.00 wita. Selasa (14/7); senam dan meditasi. Kamis (16/ 7); senam. Minggu (19/7); senam dan kesenian. Senin (13/7), Rabu (15/ 7), Jumat (17/7); latihan Gate Ball di lapangan Gunung Sari Desa Peliatan Ubud, Gianyar, pukul 16.00 wita. Sabtu (18/7) di lapangan Museum ARMA Ubud. 3. Ranting Payangan, aktivitas di Balai Serbaguna Payangan, pukul 08.30 Wita, Rabu (15/7), Jumat (17/7), dan Minggu (19/7); senam. 4. Ranting Sukawati, aktivitas di halaman belakang Puri Kandel Sukawati, pukul 08.30 Wita; Selasa (14/7); senam dan Mekidung. Kamis (16/ 7); senam. Sabtu (18/7); senam, arisan, Palawakya. YWS Cabang Tabanan Di Gedung Mario, Tabanan, pukul 08.00 wita; Rabu (15/7), senam. Di Lapangan Alit Saputra Tabanan, pukul 08.00 wita; Selasa (14/7), Kamis (16/7), dan Sabtu (18/7) pukul 08.00 wita latihan Gate Ball dengan pelatih IGN Mendra dan Dewa Putu Tresna. Ranting Pejaten: Senin (13/7) dan Kamis (16/7) nyanyi, latihan Janger, senam lansia, senam diabetes, senam persendian, dan senam Indonesia Sehat. Pemeriksaan kesehatan oleh petugas Puskesmas Kediri I pada Kamis minggu ke-3 setiap bulan. YWS Cabang Klungkung Selasa (14/7) dan Rabu (15/7) di lapangan Puputan Klungkung, pukul 08.00 wita; senam, dan di gedung DPRD Klungkung, pukul 16.00 wita. Tiap Kamis Minggu II, pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas I Klungkung, pukul 09.00 wita. Sabtu (18/7) dan Minggu (19/7) di lapangan umum Klungkung pukul 08.00 wita, senam. YWS Cabang Jembrana Selasa (14/7) dan Jumat (17/7) di halaman gedung Juang Ksatria Bakti Negara pukul 08.00 Wita; senam, poco-poco. YWS Cabang Buleleng Di Taman Kota, Jl. Ngurah Rai Singaraja pukul 16.00 wita. Senin (13/ 7); senam, Pesantian, dan Gate Ball. Rabu (15/7); senam, kesenian, dan Gate Ball. Jumat (17/7); senam, Gate Ball, dan meditasi. Minggu (19/7) pukul 06.00 wita; jalan santai.

KEGIATAN YAYASAN PUTRA SESANA BALI Sabtu (18/7) pukul 16.30 wita di Wantilan DPRD Bali, Renon. - Latihan Meditasi Relaksasi Suryani dibimbing oleh Luh Ketut Suryani.

Yayasan Wreda Sejahtera Bali Alamat Sekretariat: Jl. Menuh No. 1 Denpasar Telp. (0361) 7426188

Didik Anak, Haruskah dengan Kekerasan? Andi (7), menangis di depan pintu rumahnya. Air matanya mengalir seakan tanpa henti. Sesekali dia memanggil ibu dan ayahnya agar membukakan pintu untuknya. Namun, suaranya tidak digubris sama sekali. Hampir satu jam Andi berdiri, setelah kemudian pintu rumahnya terbuka. Sang ayah menyuruhnya masuk. Namun, tetap dengan wajah garang yang masih menyisakan kemarahan. Apa yang dilakukan Andi sehinggaorangtuanyasangatmarah? Ternyata Andi bermain bola di dalam rumah hingga memecahkan keramik kesayangan ibunya. Akhirnya Andi mendapat pukulan dan dibiarkan diam di depan pintu rumah selama lebih dari setengah jam. Sebagai orangtua, marah kepada anak memang merupakan hal yang lumrah. Namun, jika telah disertai dengan pemukulan, apalagi sering dilakukan, akan berdampak buruk pada perkembangan mental anak dan akan membekas hingga mereka dewasa nanti. Di Indonesia, memukul atau melakukan kekerasan fisik kepada anak yang berbuat salah, masih dianggap wajar dan normal-normal saja. Padahal, menghukum anak bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya dengan memotong uang saku atau melarang mereka bermain dengan teman-temannya. Dalam penelitian dengan target 36.000 anak yang mendapatkan hukuman fisik di Amerika, disimpulkan bahwa hukuman fisik memiliki manfaat yaitu anak akan mematuhi perintah orang-

„ DONGENG

tua untuk sementara. Namun dalam jangka panjang, risiko berikut menjadi semakin besar, yaitu anak cenderung menjadi kasar bahkan agresif. Anak juga bisa menjadi sosok yang antisosial. Bahkan, pemukulan yang dilakukan bisa membuat anak menderita kelainan jiwa karena merasa tertekan. Menutup Diri Di Jepang beberapa waktu lalu, telah pula dibuktikan jika anak dibesarkan dengan hukuman fisik, saat beranjak remaja akan terlihat keterlambatan pada kata-kata dan perkembangan sosial.Bahkan, OsakaReportyang menyelidikihubunganlingkungan dan perkembangan mental anak-anak adalah kecenderungan anak-anak untuk menutup diri pada orang lain dan tidak percaya diri. “Walaupun masih anak-anak, jika dipukul, akan merasa harga dirinyaterlukai.Apalagijikasering dipukul, anak akan tumbuh menjadi sosok yang cenderung pendiam,” kata psikolog lulusan Universitas Indonesia, Dr Syafriani Hasan. Agar kehidupan psikologis anak tidak terganggu saat mereka beranjak dewasa, Syafriani menyarankan orangtua harus mencoba untuk tidak memaksakan hukuman fisik kepada anak dengan cara yang kasar. “Sekarang sedang dikembangkan cara pengganti kekerasan, yang lebih efektif dan sedikit risiko. Yang harus dilakukan orangtua ketika mendapati anak yang nakal adalah dengan mengawalinya dengan nasihat dan

BPM/ist

BERDAMPAK BURUK - Sebagai orangtua, marah kepada anak memang merupakan hal yang lumrah. Namun, jika telah disertai dengan pemukulan, akan berdampak buruk pada perkembangan mental anak dan akan membekas hingga mereka dewasa nanti. tetap menjaga kontak mata,” sebutnya. Lebih efektif mengatakan perintah dengan suara yang tenang dan mantap daripada membentak dengan emosional. Bukankah banyak orang pada masa kecil lebih bereaksi ketika ibunya berkata dengan suara mantap, “Kerjakan...” daripada ketika ia berteriak-teriak histeris?

Setelah memberikan peringatan tentang kapan harus dimulai pekerjaannya, berikan petunjuk tegas, jika ia mematuhi perintah, pujilah. Jika tidak mematuhi, ulangi petunjuk yang sama. Jika diberikan petunjuk yang sama pun anak tidak mematuhi, abaikan dulu sementara, dan tunggulah. Jika selama didiamkan dia mulai mengerjakan, segera beri-

DIBUANG SAYANG

Mengapa Bulu Gagak Hitam? (2)

KEDUA burung yang terkenal pemalas itu baru datang setelah matahari tegak di atas kepala. Mereka berdua tidak bekerja bersungguh-sungguh. I Goak selalu mengobrol, “Gaaak, gaaak, gaaak...,” katanya. I Blekok yang asyik mendengarkan obrolan itu, melenggak-lenggokkan leher dan membersihkan sayap dengan paruhnya yang panjang. Burung-burung lainnya tidak senang melihat perangai kedua burung pemalas itu. Hari berikutnya I Goak dan I Blekok datang terlambat lagi. I Cangak dan I Cerekuak memarahinya, tetapi kedua burung itu cengar-cengir saja. Semua burung membencinya apalagi kedua burung yang terlambat itu tidak membawa ranting dan akar-akaran. Ketika I Goak asyik mengobrol dan I Blekok melenggaklenggokkan lehernya, burung-

Oleh dr. I Made Arya Subadiyasa ih kecil dari sel darah merah (36 um), dapat menembus sel secara aktif dan masuk ke berbagai jaringan seperti obat, otak, mata, dan usus. Parasit ini memiliki 3 bentuk dalam siklus hidup — takizoit, kista (bradizoit) dan ookista. Ookista berukuran 10-12 um, mempunyai hospes definitive yaitu kucing. Dalam epitel usus kucing berlangsung siklus seksual yang kemudian menghasilkan ookista dan dikeluarkan bersama feses kucing. Kucing yang mengandung toxoplasma gondii dalam fesesnya mengandung jutaan ookista. Ookista dapat bertahan di lingkungan untuk beberapa bu-

kan. Jangka waktu tertentu itu yakni secara umum, sama dengan usia anak. Misalnya pada usia 3 tahun, 3 menit. Usia 5 tahun, 5 menit. “Pasanglah timerdi ruang time out. Jika anak berhasil melaluinya, jangan sungkan-sungkan memuji,” tutur Syafriani.

TAK sabar dengan kenakalan anaknya, banyak orangtua menggunakan cara kekerasan untuk menanganinya. Dalam jangka pendek, cara ini efektif, tetapi efek jangka panjangnya anak akan menjadi kasar.

burung yang sibuk bekerja tersinggung dan marah. Mereka lalu melempari I Goak dengan lumpur. Sekujur tubuh I Goak berlepotan. Paruh, sayap dan kakinya kelihatan hitam sehingga I Goak tidak tampak lagi. I Blekok juga mengalami nasib yang sama. Semua burung beramai-ramai melemparinya. Tetapi karena sisa lumpur sedikit saja, lalu burung-burung yang marah itu mengotori punggung Blekok dengan ludah berwarna merah. I Goak dan I Blekok merasa dimusuhi lalu tergesagesa terbang meninggalkan tempat itu. Semua burung bersorak-sorai dan menyumpahi agar lumpur hitam dan ludah merah yang melekat di tubuh burung pemalas itu tidak bisa hilang. Tanpa I Goak dan I Blekok ratusan burung itu melanjut-

Mengenali dan Mencegah Toxoplasmosis pada Kehamilan ANDA merencanakan hamil atau sedang hamil? Lebih baik Anda waspada terhadap parasit yang satu ini. Parasit ini bernama toxoplasma gondii dan menimbulkan penyakit yang diberi nama toxoplasmosis. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, pria maupun wanita — termasuk wanita hamil ataupun tidak. Parasit ini biasanya menggunakan hewan kucing sebagai inang utamanya di samping hewan-hewan herbivora, karnivora, omnivara termasuk mamalia dan burung yang mungkin juga terinfeksi. Secara geografis, umumnya infeksi terjadi pada daerah beriklim hangat dan jarang-jarang pada beriklim dingin atau pegunungan. Hasil penelitian Sayoga melaporkan, dari 288 ibu hamil yang diperiksa, angka kejadian ibu hamil yang di dalam darahnya positif terinfeksi toxoplasma adalah 14,25%. Dari ibu-ibu yang terinveksi itu didapatkan, 4 persalinan prematur dan 1 kasus dengan kelainan saat lahir. Hasil survei kesehatan rumah tangga yang dilakukan Hartono pada 1995 menemukan angka prevalensi zat anti terhadap toxoplasma pada wanita-wanita hamil sebesar 60,01%. “Sedangkan jumlah penderita penyakit pada hewan-hewan yang hidupnya dekat dengan manusia dagingnya dikonsumsi manusia menunjukkan angka prevalensi yang cukup tinggi yakni 1575 %,” urai Koesharyono. Toxoplasma gondii adalah adalah parasit protozoa intraselluler. Bentuk parasit toxoplasma gondii seperti batang melengkung dengan ukuran leb-

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

lan dan tahan terhadap desinfektan, pembekuan dan tempat yang kering, namun dapat mati dengan pemanasan 70°C selama 10 menit. Jika ookista tertelan oleh hospes perantara seperti manusia, sapi, kambing atau tikus, maka pada berbagai jaringan hospes perantara akan dibentuk kelompok-kelompok takizoit yang membelah aktif secara aseksual. Pada hospes perantara, tidak dibentuk stadium seksual tetapi dibentuk stadium istirahat yaitu kista (pseudokista). Mengenal Gejala Toxoplasma dapat masuk ke dalam tubuh manusia dalam

Pencegahan Toxoplasmosis pada Kehamilan Pencegahan merupakan langkah terbaik untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat penyakit ini. Secara umum pencegahan dapat dilakukan sbb.; 1. Hindari mengkonsumsi daging mentah atau setengah matang, serta buah dan sayuran yang belum dicuci. 2. Sedapat mungkin kendalikan serangga-serangga yang dapat menyebarkan kotoran kucing seperti lalat dan kecoak. 3. Jika Anda memiliki hewan peliharaan kucing, jangan biarkan berkeliaran di luar rumah yang memperbesar kemungkinan kontak dengan toxoplasma. 4. Mintalah anggota keluarga lain membantu membersihkan kucing Anda termasuk memandikannya, mencuci kandang dan tempat makannya. 5. Beri makan kucing Anda dengan makanan yang sudah dimasak dengan baik. 6. Lakukan pemeriksaan berkala terhadap kesehatan kucing Anda. 7. Gunakan sarung tangan plastik ketika Anda harus membersihkan kotoran kucing. 8. Cuci tangan sebelum makan dan setelah berkontak dengan daging mentah, tanah atau kucing.

berbagai cara. Pertama, secara tidak sengaja menelan tinja kucing yang di dalamnya terdapat telur toxoplasma. Cara ini banyak tidak disadari, misalnya menyentuh mulut dengan tangan yang telah berkontaminasi seperti sehabis berkebun, membersihkan tempat makan kucing atau barang-barang lain yang sudah terkontaminasi. Kedua, parasit ini juga dapat masuk jika mengkonsumsi daging hewan yang telah terkontaminasi dan tidak dimasak secara matang. Bentuk kista dari parasit ini dapat masuk bersama daging hewan tadi. Ketiga, masuk lewat air yang telah terkontaminasi. Dan yang jarang, jika Anda menerima transparansi organ atau transfusi darah dari donor yang telah terkontaminasi. Jika dalam keadaan sehat, umumnya penyakit ini tidak menimbulkan gejala apa-apa atau menyerupai sakit influenza biasanya disertai pembesaran kelenjar getah bening regional yang nyeri. Gejala yang berat mungkin terjadi seperti kerusakan otak dan mata yang terutama terjadi pada penderita kekurangan daya tahan tubuh seperti HIV/AIDS atau penyakit keganasan. Berbagai penelitian mengungkapkan, wanita yang dalam kurun reproduksinya terjangkit toxoplasmosis dapat menghadapi risiko gangguan imunitas yang bisa mempengaruhi kesuburannya. Hal ini terjadi karena parasit ini menyerang setiap sel berinti, termasuk sel gamet yang akan menimbulkan kegagalan pembuahan atau hancurnya zigot (bakal janin). Hal.6 Janin Terserang

kan pekerjaannya. Tak lama kemudian bendungan yang dibangun dengan susah-payah itu selesai. Air sungai mengalir ke sawah-sawah. Cacing, kodok, belut dan ikan-ikan lainnya

hidup berkembang-biak. Burung-burung pun dengan suka ria mencari makan di sawah yang subur itu. Sedangkan I Goak dan I Blekok selalu menjauhkan diri. Mereka malu karena bulu-

kan pujian. Jika selama didiamkan dia tidak mengerjakan, lakukan langkah berikutnya, yaitu menyetrap atau time out. Time out adalah hukuman yang bisa diterapkan pada usia 3 tahun sampai usia kelas rendah SD, pada jangka waktu tertentu, anak harus berada di tempat tertentu. Diberlakukan saat anak melakukan hal yang sulit dimaafbulunya yang kena lumpur dan ludah itu tidak dapat dibersihkan. Sampai sekarang. *** Siapa mengira bahwa bulu hitam gagak itu terjadi karena sebuah peristiwa yang menegangkan. Itulah keunikan cerita itu. Pencerita menggerakkan kisah dengan wajar-wajar saja, mulai dari keadaan sawah yang kering, yang menyebabkan burung-burung sulit mendapatkan makanan. Burungburung yang sangat tergantung kepada kesuburan sawah, berusaha membuat bendungan sehingga air sungai yang terbatas itu dapat dialirkan ke sawah. Dengan tersedianya air yang cukup, maka hewan-hewan kecil akan hidup dan berkembangbiak. Tentu saja burung-burung akan mudah mendapatkan mangsanya. Cerita rekaan di atas telah menyajikan kepada kita sebuah usaha untuk pemeliharaan lingkungan dan berlangsungnya ekosistem. Usaha berjalan dengan baik

Memiliki Naluri Anak-anak sebenarnya adalah jiwa yang juga memiliki naluri untuk melakukan sesuatu dengan benar, baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan orangtua. Namun, cara orangtua yang salah dalam menerapkan pendidikan di rumah, terkadang membuat anak tak terkendali. “Ketegasan kadang sangat dibutuhkan. Orangtua boleh tegas pada anak asalkan jangan memukul,” tambah Syafriani. Pengajar TK Kasih Bunda Jakarta Abdul Razak mengaku, anak-anak yang sering mendapatkan hukuman fisik di rumah, ketika berada di sekolah akan terlihat sangat berbeda dibandingkan dengan anak lain. “Mereka cenderung murung namun bisa agresif bila tersinggung atau ingin mendapatkan benda yang mereka inginkan, mereka juga lebih egois,” sebutnya. Memang untuk mendidik anak tanpa kekerasan butuh usaha keras dan harus dilakukan secara benar. Mendidik tanpa kekerasan bukan berarti anak dibiarkan begitu saja bila melakukan kesalahan. Penegakan disiplin sangat penting bagi anak-anak. Malah tak ada pembedaan antara laki-laki dan perempuan. Untuk menegakkan disiplin, pemberian sanksi mutlak diberikan. Hanya saja, pilih cara yang baik dan jangan gunakan kekerasan. (tin, berbagai sumber) kalau dilandasi semangat kebersamaan. Mereka yang tidak lebur dalam kebersamaan itu adalah perilakuperilaku yang dikuasai keinginan untuk menikmati tanpa pengorbanan. Perilaku seperti itu sangat mengganggu kebersamaan dan sekaligus memancing kebencian. Tahu sendiri akibatnya. Muncullah tindakan kekerasan yang merupakan ekspresi kemarahan massal. Mereka memanfaatkan lingkungan untuk menyerang yang dibenci. Burungburung mengambil lumpur, lalu melemparkannya kepada burung gagak. Menyampaikan ajaran moral kepada anak-anak melalui cerita rekaan yang menarik adalah suatu cara yang efektif. Cara seperti itu sudah berlangsung berabadabad. Yang menjadi pertanyaan, apakah di masa kini cara serupa itu masih dirasakan aktual? Lebih-lebih dengan menawarkan dongeng “bohong-bohongan” seperti contoh di atas. Jawabannya memerlukan argumentasi yang panjang. „ made taro

Mengenal Penyakit Kusta PERNAHKAH Anda atau orang-orang di sekitar mengalami bercak pada kulit yang mati rasa? Waspadalah, itu bukanlah panu atau kurap, melainkan kusta atau lepra. Penyakit kusta terdengar begitu menakutkan karena cacat tubuh yang ditimbulkan tampak menyeramkan. Hal ini memberi efek yang sangat besar pada masyarakat sehingga pasien kusta menderita tidak hanya karena penyakitnya saja, juga karena dampak sosial yaitu dikucilkan oleh masyarakat. Padahal, dengan diagnosis dini dan pengobatan tepat, kusta dapat disembuhkan tanpa cacat, serta rantai penularannya dapat diputuskan. Kusta telah ada sejak zaman dahulu, bahkan dikatakan merupakan penyakit tertua di dunia. Kusta adalah penyakit infeksi kronis, yang disebabkan oleh kuman mycobacterium leprae. Yang diserang pertama kali adalah saraf tepi, selanjutnya dapat menyerang kulit, selaput lendir mulut, saluran nafas bagian atas, dan organ tubuh lain kecuali susunan saraf pusat. Penularan dan Gejala Penularan penyakit kusta belum diketahui dengan pasti, tetapi sebagian besar para ahli mengatakan bahwa penularannya melalui saluran pernafasan dan kontak langsung antar-kulit yang lama dan erat, namun gejala klinis dan tingkat keparahannya berbeda antar-individu tergantung pada jumlah kuman, keganasannya, dan daya tahan tubuh penderita. Pada kulit, gejala yang menonjol adalah berupa bercak kemerahan, kehitaman, atau bercak keputihan, sehingga sering dianggap panu atau

Oleh dr. Irene Tantia Utami kurap. Namun pada kusta, bercak tersebut disertai dengan hilangnya sensasi rasa atau mati rasa, yang dapat diuji menggunakan jarum untuk rasa nyeri, kapas untuk mengetahui rasa raba, dan tabung reaksi berisi air panas dan dingin untuk menguji rasa suhu. Gejala pada saraf tepi dapat diperiksa melalui beberapa titik saraf, antara lain saraf pada wajah, leher, tangan dan kaki. Dapat dilihat dari pembesaran atau penebalan saraf, kekenyalannya, dan apakah terdapat rasa nyeri. Gangguan saraf yang terkena dapat berupa gangguan fungsi sensoris, yaitu mati rasa, fungsi motoris, yaitu kelemahan atau kelumpuhan anggota gerak tubuh, dan gangguan fungsi otonom berupa kulit kering, retak, bengkak, dan pertumbuhan rambut yang terganggu. Pada tahap lanjut dapat terjadi penghancuran saraf, dimana kelumpuhan akan menetap, dapat terjadi infeksi yang progresif dengan kerusakan tulang hingga terjadi mutilasi. Kuman penyakit kusta juga dapat menyerang organ lain, di antaranya mata, hidung, lidah, pita suara, testis, kelenjar limfe, dan ginjal. Pada mata dapat terjadi peradangan pada iris, gangguan penglihatan, sampai kebutaan. Pada hidung dapat terjadi perdarahan dari selaput lendir hidung, atau biasa disebut mimisan, dan kelainan anatomis berupa hidung pelana. Dapat juga terjadi luka pada lidah seperti sariawan dan benjolan pada lidah, suara parau, infeksi kelenjar limfe, dan infeksi ginjal. Untuk menegakkan diagno-

sis penyakit kusta, selain terdapat satu di antara gejala klinis pada kulit dan saraf tepi, juga harus dilakukan pemeriksaan penunjang untuk menentukan ada tidaknya kuman mycobacterium leprae, yaitu berupa pemeriksaan bakterioskopik. Sediaan dapat diambil dari kerokan atau hapusan pada kulit yang paling aktif, di antaranya cuping telinga, lengan, punggung, bokong, dan paha, dimana minimal dilakukan pada tiga tempat, yaitu cuping telinga kanan, kiri, dan bercak yang paling aktif, kemudian setelah dilakukan pengecatan dengan bahan tertentu, sediaan tersebut diperiksa di bawah mikroskop. Dari hasil pemeriksaan dapat dibedakan mana kuman yang solid atau masih aktif dan mana yang sudah tidak aktif. Untuk kepentingan pengobatan, WHO membagi penyakit kusta menjdi dua tipe, yaitu tipe Pausibasiler (PB), dan tipe Multibasiler (MB). Pada kusta tipe PB terdapat 1-5 buah bercak pada kulit dengan distribusi yang tidak simetris, hilangnya sensasi rasa yang jelas dan hanya mengenai satu cabang saraf, namun memberi hasil pemeriksaan bakterioskopik yang negatif. Sedangkan pada kusta tipe MB ditandai dengan adanya bercak atau kelainan pada kulit lebih dari lima buah, den-

gan distribusi yang lebih simetris, hilangnya sensasi rasa kurang jelas namun mengenai banyak cabang saraf, serta ditemukan hasil yang positif pada pemeriksaan bakterioskopik. Upaya Penanganan Pengobatan penyakit kusta di Indonesia ditanggung oleh pemerintah, jadi penderita yang telah didiagnosa menderita kusta tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memperoleh pengobatan di instansi yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Tersedia paket pengobatan yang dikenal dengan nama MDT (Multi Drug Treatment) yang terdiri dari tiga macam obat, yaitu DDS, klofazimin, dan rifampisin. Pengobatan disesuaikan dengan klasifikasi kusta, jika tergolong PB penderita mendapatkan 6 paket MDT-PB yang harus dihabiskan dalam jangka waktu 6-9 bulan. Sedangkan bagi penderita yang tergolong MB akan mendapatkan 12 paket MDT-MB yang harus habis dalam waktu 1218 bulan. Dengan pengobatan yang tepat dan adekuat, diharapkan penderita dapat terhindari dari risiko terjadinya kecacatan, dan untuk penderita yang sudah mengalami kecacatan dapat dicegah agar cacat yang terjadi tidak menjadi lebih berat dan tidak kambuh lagi. Hal.6 Cacat Sekunder

Pembetulan Pada Bali Post Minggu (5/7) lalu, halaman 4, terjadi kesalahan nama penulis pada artikel “Hiperaktif pada Anak”. Nama penulis yang benar adalah dr. I Nyoman Supadma. Demikian mohon maklum. Redaksi

T

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

SELULAR

REND

5

Ikon Facebook untuk N73 BAGAIMANAKAH cara mendapatkan aplikasi ikon Facebook untuk ponsel saya, Nokia N73 Music Edition? Yang mudah, cepat, dan gratis ya. Dengan adanya ikon Facebook itu, saya bisa lebih mudah dalam mengakses Facebook. Cukup klik ikon itu dan langsung online ke Facebook. Terima kasih. Gede Arta, arta***@yahoo.co.id Dari email Anda, tersirat bahwa Anda enggan mengetikkan ulang alamat Facebook tiap kali hendak mengaksesnya via ponsel. Anda ingin cukup mengklik ikon tertentu dan langsung terhubung dengan Facebook. Benar begitu, bukan? Cara termudah dan tercepat adalah menambahkan alamat Facebook ke dalam bookmark di browser N73 Anda. Alamat yang Anda tambahkan ke bookmark boleh Facebook versi mobile (m.facebook.com) atau yang full site (www.facebook.com). Dengan demikian, setiap kali Anda akan membuka Facebook, Anda cukup masuk ke browser, lalu mengklik bookmark Facebook. Praktis. Dikaitkan dengan email Anda, ada satu kriteria yang tidak terpenuhi. Yaitu, adanya ikon Facebook. Kalau Anda tetap ingin mendapatkan ikon Facebook, silakan men-download Facebook Mobile di http:// www.getjar.com/products/15801/FacebookMobile. Cara yang lebih praktis, dengan menggunakan browser di N73, masuklah ke m.getjar.com dan pilih Quick Download. Saat diminta memasukkan kode Quick Download, ketikkan 29826. Selamat mencoba!

Dapat Bonus Misterius XL SELAMAT sore. Saya pengguna XL Prabayar. Kirakira baru sekitar dua minggu. Sebelumnya saya memakai nomor operator lain. Karena kurang puas dan terus diprovokasi oleh teman, akhirnya saya beralih ke XL Prabayar. Sejauh ini saya cukup puas. Sinyalnya kuat dan merata. Suara saat bertelepon juga terdengar lebih jernih dan tidak putus-putus. Hal yang ingin saya tanyakan, sudah dua kali ini saya mendapatkan bonus misterius dari XL. Saya tak tahu pasti jumlah bonus misteriusnya. Tetapi, pasti ada bonus misterius untuk telepon maupun SMS. Kalau coba saya telusuri, bonus itu kira-kira muncul sekitar lima hari setelah saya melakukan isi ulang. Mohon penjelasan. Ariyanti Widjaja, ariy***@hotmail.com He...he... he... Yang sebenarnya Anda bukan mendapatkan bonus misterius dari XL. Bonus yang Anda peroleh adalah program promosi resmi yang hingga 19 Juli mendatang ditawarkan XL. Ceritanya, XL sedang menggelar promo SIUL alias promo bonus isi ulang. Promo itu berlaku untuk pengguna baru XL Prabayar yang mengaktifkan kartu perdananya pada 19 Juni sampai 19 Juli 2009. Bila mereka melakukan pengisian ulang kedua, ketiga, dan keempat, maka otomatis akan memperoleh bonus masing-masing sepuluh menit telepon ke sesama XL, sepuluh SMS ke sesama XL, dan satu MB akses data alias internet gratis. Pengisian ulang kedua, ketiga, dan keempat itu harus dilakukan paling lambat 30 hari sejak kartu perdana diaktifkan. Bonus bakal diterima lima hari setelah pengisian ulang dilakukan. Masing-masing bonus bermasa aktif lima hari sejak diterima. Untuk mengecek bonus pulsa, tekan *234*1# lalu tekan Ok/ Yes. Nah, Anda menyebutkan kalau baru menggunakan XL Prabayar sekitar dua minggu lalu. Berarti, Anda berhak menikmati promo SIUL yang ditawarkan XL. Jadi, sekarang sudah nggak bingung lagi dengan bonus misterius kan? Email pertanyaan Anda seputar selular ke pengasuh Rubrik Ko n s u l t a s i Selular dengan alamat : must_ghani@yahoo.com

MODE Pakaian untuk Pagi dan Malam

TJOK ABI, saya Ayu, 25 tahun belum menikah, tinggi 165 cm, berat 58 kg. Saya merasa agak gemuk dan pinggul saya agak besar. Saya adalah PR di salah satu hotel di Nusa Dua. Mohon saran Anda. Model baju seperti apa yang cocok buat saya untuk menghadiri gathering PR langsung setelah jam kerja. Jadi saya tidak ada kesempatan pulang berganti pakaian. Terima kasih.

Daur Ulang Busana Kerja BUSANA kerja Anda sudah kedaluarsa. Andapun merasa terlihat tidak modis lagi di tempat kerja. Jangan buru-buru dibuang koleksi busana Anda, karena teknik padu padan yang benar membuat busana Anda yang sudah ketinggalan zaman jadi keren lagi. Anda pun tetap bisa gaya. Maka Anda tak perlu harus selalu belanja busana baru. Cukup berkreasi dengan apa yang ada dan Anda dapat tetap tampil beda. Tiap wanita harus memiliki blazer hitam yang berkualitas. Mengapa? Karena busana satu ini dapat dikenakan dalam berbagai jenis acara, mulai dari saat di kantor, pesta, maupun meeting dengan klien. Anda juga bisa memadukannya dengan berbagai macam bawahan seperti celana panjang, jeans, maupun sepan. High heel, ini adalah sepatu yang wajib dimiliki oleh

tiap wanita yang mengaku selalu memperhatikan penampilan. Meski harus diakui sedikit menyiksa saat dikenakan, namun sepatu high heel membuat wanita mana pun jadi terlihat lebih anggun dan berkelas. Warna hitamnya juga memberikan kesan netral dan elegan saat dipasangkan dengan busana apapun. Mantel hujan cantik, saat musim hujan tiba, Anda pun

bisa tetap tampil cantik. Oleh karena itu, lengkapi koleksi busana Anda dengan mantel hujan yang trendi. Tak hanya untuk melindungi tubuh dari hempasan air hujan dan dinginnya udara, mantel hujan yang cantik pun pastinya bakal mempermanis penampilan Anda bisa memilih warna putih, hitam, atau warna kulit, jika Anda hanya ingin memiliki satu item saja. Warna-warna netral ini pas jika dipadukan dengan busana apapun, termasuk jeans santai, tulis kpl.com. Gaun hitam minimalis. Meski Anda mungkin bukanlah tipe orang yang senang berpesta, namun sebaiknya Anda tetap memiliki gaun hitam minimalis dalam salah satu koleksi busana Anda. Busana warna putih, me-

mang yang ini harus dimiliki, tidak bisa tidak. Kemeja putih pas dikenakan dalam segala bentuk aktivitas Anda, mulai dari yang santai hingga yang formal sekalipun, tergantung bagaimana Anda memadukannya. Sweater wol Kashmir. Sweater ini selain halus juga berguna sebagai jaket trendi press body, dan terbukti tahan lama (tidak mudah rusak atau usang). Anda bisa memadukannya dengan celana hitam panjang untuk tampil kasual. Dan, jika Anda ingin tampil chic saat acara koktail di malam hari, Anda bisa melingkarkannya di pundak Anda. Rok pensil, Anda bisa memadukannya dengan blus putih untuk tampil profesional di kantor, sweater Kashmir

untuk acara malam, atau kaus santai saat acara akhir pekan Anda tiba. Ballet flats, sepatu hak tinggi memang anggun, namun kembali pada fakta bahwa mengenakan high heel membuat banyak wanita mengalami kelelahan, maka sepatu flat macam ini tetap diperlukan. Gaun hitam minimalis Anda bisa dipadukan dengan kalung, gelang, scarf, bros cantik, hingga sepatu ngejreng. Dengan penampilan yang minim pun, Anda bisa terlihat cantik. Anda bekerja di lapangan, maka bukanlah hal yang pas jika Anda memakai sepatu hak tinggi. Atau, saat Anda sedang piknik santai bersama kerabat, maka bukan sepatu high heel yang Anda per-

BPM/ist

lukan. Oleh karena itu, sepatu flat macam inilah yang bakal Anda cari. Sama seperti yang lainnya, jika Anda memutuskan hanya ingin memiliki sepasang sepatu flat, maka pilihlah sepatu dengan kualitas terbaik dan warna yang netral. Ingatlah, bahwa memiliki banyak busana tidak menjamin Anda bisa tampil chic. Semua itu hanya tergantung pandai tidaknya Anda memadupadankan busana dan aksesoris yang ada. Selamat bergaya. Jadi jangan takut untuk selalu melakukan uji coba padu padan untuk penampilan busana kerja Anda. Karena mode saat ini memang tidak memiliki pakem khusus. Anda pun dipersilahkan untuk bergaya semau Anda. Asik juga kan? (osi)

Awet Muda dengan Yoga (2) TAMPIL awet muda memang bukan hal yang sekejap namun membutuhkan latihan yang rutin dan berkesinambungan. Ketekunan berlatih, pikiran positif dan pola makan teratur sangat menunjang keberhasilan untuk dapat tampil awet muda dan bermanfaat untuk meregangkan dan merangsang otototot punggung, persendian tulang belakang serta syaraf-syaraf tulang punggung. Asanas ini juga dapat meningkatkan aliran darah ke leher, mengaktifkan kelenjar thyroid serta menjaga kelenturan tulang punggung. Baiklah ikuti contoh peragaan berikut ini bersama instruktur Sila Premadevi Yoga yang rutin mengajar yoga tiap Kamis di Lala Studio. Rubrik “Bugar” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki problem masalah tubuh. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Adolfina Grace Tangkudung Sekolah Senam Lala Studio (Jl. Veteran 66 E,Puri Satria Denpasar, telp. (0361) 283226) Cantumkan kupon “Bugar” di sudut kiri amplop. Kupon

’’Druta Halasana’’ Gb. I : P o s i s i d u d u k tegak dengan kedua kaki lurus ke depan dan kedua lengan lurus samping badan.

Gb. II : Posisi tidur terlentang kedua lengan di samping badan lalu angkat kedua kaki bersamaan hingga jari-jari kaki menyentuh lantai dan terletak di atas kepala. Tahan 1 menit dengan napas normal.

Gb. IV : Kembalikan kedua kaki bersamaan dengan menyentuhkannya ke lantai lalu cium lutut dan kembali ke posisi awal. Lakukan gerakan ini sebanyak 3 x lalu relaksasi dengan sikap Savasana (terlentang). Disarankan bagi pembaca yang mempunyai masalah dengan tulang punggung dan hipertensi, untuk menghindari melakukan asanas ini.

Gb. III : Dengan latihan yang sama dengan gb II namun dapat ditambah variasi mengaitkan kedua telapak tangan dan tahan pada posisi ini 1 menit dengan napas normal. Latihan dengan teknik yang tepat dan benar serta dibimbing oleh instruktur khusus yoga, hasil yang maksimal dapat diperoleh dan salam bugar dari Lala Studio.

Ayu, Nusa Dua

Rubrik “Mode” ini terbuka untuk umum. Bagi Anda yang memiliki hobi desain atau punya problem seputar busana. Kirimkan ke Redaksi Bali Post (Jl. Kepundung 67A Denpasar 80232) atau Tjok Abi de Galuh Boutique Jl. Moh. Yamin VII/19 Renon - Denpasar Telp./ Fax: (0361) 242187 Telp.: (0361) 7891147

KUPON

Saya buatkan desain pakaian yang dapat dipakai dari pagi sampai malam hari. Tops saya buatkan dengan model kimono untuk sedikit menutupi pinggul Anda yang agak besar. Pakailah bahan linen dengan warna-warna cerah, dan tambahkan bis besar/ lebar pada leher baju sampai ke bawah juga ujung lengan bawah baju. Gunakan bahan yang lebih ringan untuk bis ini seperti satin sutra dengan warna 1 tone di bawah warna baju. Padankan dengan rok pias mini di atas lutut dengan warna lebih tua dari atasan dengan bahan linen juga. Semoga Anda dapat tampil gaya di acara gathering nanti.

G.395284-rpa

G.395281-rpa

DIMENSI

6 RAMALAN

BINTANG

Yang dicari mudah didapat, kesulitan akan segera beres. Semua itu berkat datangnya Dewa Penolong. Jangan gengsi dan jangan ditolak. Mintalah doa restu orangtua agar bisa berjalan lancar apa yang sedang Anda perjuangkan. Keluarga masih membutuhkan Anda, perlu diperhatikan dan dipenuhi kebutuhannya. Asmara: Tanamkan saling percaya dan tunjukkan kesetiaan. Buatlah gebrakan baru, cari terobosan di luar tugas pokok. Minggu ini bersinar bintang terang, harus bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Anda mesti rajin, penuh semangat, berpenampilan meyakinkan, agar dipercaya dalam kerja sama. Kalau ada masalah dan rencana, hendaknya dimusyawarahkan dengan keluarga. Asmara: Yang sudah terjadi biarlah berlalu, tak usah diungkit-ungkit kembali. Situasi dan kondisi masih stabil. Kesibukan makin bertambah. Adakan pembagian waktu dan tugas agar tidak terbengkalai dan makan pikiran. Tanggung jawab harus ditegakkan. Disiplin dan pandai-pandailah mengatur keluar masuknya keuangan. Keluarga harap sabar sejenak, jangan terburu-buru nafsu. Asmara: Dunia tidak selebar daun kelor. Patah satu tumbuh seribu. Minggu ini masih ada rezeki tetapi tidak sebesar yang diharapkan. Jangan pesimis. Asal mau terus berjuang, berkarya dan bersemangat, pasti ada buahnya. Jangan malas, putus asa dan lari ke mabuk-mabukan. Hindari perselisihan dengan keluarga, selesaikan secara dewasa, tentram dan damai. Asmara: Jangan suka memaksakan diri dan membatasi gerak si dia. Rencana untuk menuju sukses atau kenaikan pangkat, bisa dilanjutkan. Hubungi instansi terkait dan siapkan persyaratannya. Maka, langkah ke depan akan aman dan berjalan mulus. Ikutilah pepatah, berakit-rakit ke hulu, berenangrenang ke tepian. Keluarga pun malah senang bisa menambah pengalaman. Asmara: Masalah dan rintangan masih bisa dihadapi bersama. Jangan sombong. Kuatkan mental dan pendirian, jangan bimbang ragu dan jangan mengubah rencana. Tingkatkan kewaspadaan dan selalu hati-hati dalam pergaulan dan memberi keputusan. Kalau sampai gegabah, akan banyak mengalami musibah. Keluarga yang tidak tahu apa-apa, ikut terkena dampaknya. Asmara: Hidup tanpa cinta terasa hampa. Namun, jangan ngawur dalam memilih jodoh. Perjalanan nasib banyak rintangan, jangan diterjang begitu saja. Harap tenang, sabar dan hati-hati, agar tidak terjerumus atau kena tipu. Kuatkan percaya diri atas kemampuan Anda, yang penting selamat, rencana jalan terus. Keluarga jangan percaya omongan orang lain yang tiada bukti faktanya. Asmara: Demi cinta yang sudah lama terjalin, Anda harus mau mengalah. Sebaiknya minggu ini tidak main spekulasi, bertahanlah apa yang sudah Anda miliki. Tetap tekun dan rajin sembahyang, mohon petunjuk dan perlindungan. Simpan dulu maksud hati ingin memeluk gunung, sebab tangan tak akan sampai. Banyak kekecewaan dalam keluarga, harap sabar dan jangan emosional. Asmara: Kalau Anda berterus terang akan terjadi perang. Pandai-pandailah bermain sandiwara. Roda selalu berputar, musim pasti berganti. Perekonomian minggu ini tidak stabil, Anda harus bisa mengantisipasi. Mana yang menguntungkan dimanfaatkan dan mana yang merugikan dihindari. Begitu pula dalam pergaulan, dalamnya laut bisa diduga, tetapi dalam hati orang siapa tahu. Masalah keluarga harus cepat dituntaskan, agar bisa konsentrasi. Asmara: Introspeksi diri sangat diperlukan, agar tidak egois dan mudah emosional.

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

Dharma Negara dan Pilpres Yajnyatapahdanakarmana tyagamkaryameva tat, yadnyotapahdanam caiva pavananimanisinam (Bhagavadgita, XVIII, 5) Maksudnya: Hendaknya tidak pernah dihentikan melakukan yadnya, tapa dan dana dalam hidup ini. Orang bijaksana akan mencapai tyaga atau jiwa yang ikhlas dan suci kalau senantiasa melakukan yadnya, tapa dan dana itu.

Oleh I Ketut Wiana MELAKUKAN yadnyaituadalahsuatuperbuatanbaik berdasarkan kebenarandankesucian hati sebagaiwujud persembahan kepada Tuhan. Berbuat yadnya itu dalam wujud asih kepada semua makhluk ciptaan Tuhan, dalam wujud punia kepada sesama umat manusia. Asih dan punia itu sebagai bagian dari wujud bhakti pada Tuhan. Ini artinya yadnya itu dilakukan dengan memelihara kelestarian lingkungan hidup dengan landasan asih. Melakukan pengabdian pada sesama manusia dengan landasan Punia. Itulah wujud bhakti yang sungguh-sungguh manusia pada Tuhan. Melakukan yadnya itu banyak ujian yang akan menghadangnya seperti berbentuk berbagai godaan. Karenanya diingatkan oleh sloka Bhagawad Gita itu agar orang senantiasa meningkatkan kemampuan tapa. Artinya meningkatkan daya tahan moral dan mental agar upaya melakukan yadnya berhasil sukses. Suksesnya pengamalan yadnya sampai dapat melakukan dana atau menghasil kansuatu kontribusi dalam kehidupan bersamaitu. Dana artinya memberikan kepada sesama untuk meningkatkan mutu hidup lahir dan batin. Yadnya dan tapa yang sukses dapat memberikan kontribusi (dana) nonmaterial dan kontribusi material. Suatu yadnya dan tapa yang baik dapat memberikan kontribusi yang disebut abhaya daa dan sarwa dana. Abhaya dana adalah kontribusi kepada masyarakat dalam wujud rasa aman. Sedangkan sarwa dana adalah kontribusi dalam wujud sosial ekonomi dalam wujud material. Yang melakukan yadnya dan tapa dan yang menghasilkan dana itu adalah manusia biasa yang penuh dengan keterbatasan. Betapapun sempurnanya yadnya, tapa dan dana yang dilakukan pasti ada saja kekurangannya. Karena itu, terimalah berbagai kekurangan itu dengan sikap tyaga yaitu ikhlas menerima kekurangan sesama sebagai wujud kesadaran bahwa yang maha sempurna itu

hanyalah Tuhan. Sikap hidup seperti itulah yang akan mendatangkan santi anantaram atau perdamaian yang lebih kekal. Melakukan dana punia atau pengabdian pada sesama didasarkan kehendak bersama dalam suatu sistem hidup bersama. Untuk membangun sistem hidup bersama dengan cara membangun sistem hidup demokrasi. Artinya, apapun bentuk sistem hidup bersama itu atas dasar kehendak bersama. Membangun kehidupan bersama dalam suatu wilayah negara dalam masyarakat Hindu disebut Dharma Negara. Dharma Negara itu adalah suatu kewajiban hidup yang wajib dilakukan dalam kehidupan bernegara. Ada kewajiban warga negara, kewajiban lembaga negara dan ada kewajiban mereka yang duduk dalam lembaga negara tersebut. Bentuk dan fungsi masing-masing kewajiban dalam kehidupan bernegara itu berbeda-beda, namun perbedaan saling melengkapi. Saat ini, dalam kehidupan bernegara di Indonesia sedang terjadi pembangunan berdemokrasi dengan adanya pemilu legislatif (Pileg) dan baru saja pemilihan presiden (Pilpres). Dalam proses Pilpres, semua pihak rasanya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan Dharma Negara sesuai dengan batas-batas yang telah ditetapkan berdasarkan norma hukum yang berlaku dan norma-norma lainnya. Masyarakat pemilih, lembaga yang bertugas untuk menyelenggarakan pemilu, para calon dengan timnya masing-masing, hingga para relawan sudah melakukan swadharma-nya masing-masing. Semua pihak dalam mengamalkan Dharma Negara dalam pemilu ini tentunya dengan berbagai keterbatasannya masing-masing. Proses Peleg dan Pilpres sebagai pengejawantahan hidup demokrasi telah memberikan kontribusi positif dalam kehidupan bernegara. Kontribusi itu tentunya harus diterima dengan berbagai kelebihan dan kekurangan-

Cacat Sekunder Dari Hal. 4 Beberapa upaya untuk mencegah terjadinya cacat sekunder antara lain perawatan diri sendiri untuk mencegah luka, perawatan luka yang benar, fisioterapi pada otot yang mengalami kelumpuhan, tindakan pembedahan untuk mengurangi perluasan infeksi dan rekontruksi untuk otot yang lumpuh, dan perawatan pada mata, tangan, atau kaki yang mengalami mati rasa atau kelumpuhan.

Sangat diperlukan kesadaran dari tiap lapisan masyarakat untuk dapat ikut serta dalam menanggulangi kusta bukan dengan cara menjauhi mereka, melainkan mengarahkan mereka untuk mendapatkan pengobatan. Untuk penderita kusta agar tidak rendah diri, segeralah memeriksakan diri ke tempat pelayanan kesehatan terdekat, jangan menunggu hingga terjadi kecacatan. Ingatlah, penyakit kusta dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat. (*)

nya. Proses demokrasi itu telah berhasil merumuskan kehendak rakyat. Dalam proses demokrasi itu rakyat telah berhasil menetapkan wakilwakilnya di lembaga legislatif di tingkat nasional sampai di tingkat daerah. Pun dalam Pilpres, rakyat telah berhasil menelorkan tiga pasangan capres/cawapres. Ketiga pasangan itu memiliki jasa besar dalam mensukseskan pentas demokrasi di Indonesia. Menjadi Presiden adalah pekerjaan yang maha berat dengan beban tanggung jawab yang amat tinggi dan penuh risiko. Dengan bersedianya mereka dicalonkan sebagai capres/cawapres tentunya karena semangat pengabdian mereka yang tinggi pada bangsa dan negara. Apalagi ketiga pasangan itu terbukti telah berkompetisi dengan cantik. Berbagai perbedaan dan juga beberapa gesekan di antara tiga pasangan dengan tim suksesnya tidak sampai menimbulkan chaos sosial politik yang berarti. Bangsa atau warga negara Indonesia pun seyogianya berterima kasih kepada mereka semua karena mereka sudah berhasil pentas dalam arena politik bangsa dengan cukup cantik. Semoga pentas demokrasi dalam pemilu di Indonesia ini benar-benar dijadikan media ber-yadnya dan ber-tapa bagi para politisi Indonesia. Dengan begitu, pentas para politisi Indonesia ini akan dapat memberikan kontribusi (dana) berupa abhaya dana dan sarwa dana. Abhaya dana itu berupa semakin munculnya rasa aman dalam berbagai bidang kehidupan di Indonesia ini. Pun dapat memunculkan sarwa dana dalam kehidupan ekonomi bangsa. Sarwa dana adalah hasil pentas demokrasi yang menghasilkan pemerintahan kuat dan bersih untuk menciptakan kesejahteraan yang adil. Berbagai kekurangan dari berbagai pihak dalam proses demokrasi ini hendaknya diterima dengan sikap tyaga — ikhlas dan tawakal. Berbagai kekurangan dapat diterima dengan ikhlas dan rasional.

„MIMBAR AGAMA

Ketika Ingin Menonjolkan Diri ‘’JADILAH orang pintar, tetapi jangan merasa pintar” dan “Jadilah orang benar, tetapi jangan merasa benar”. Kedua pepatah ini mengandung nasihat dan anjuran. Orang yang menghayati arti pepatah ini, kemudian menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, niscaya mendatangkan rasa tentram bagi lingkungannya. Keinginan seseorang untuk menunjukkan kemampuan dirinya adalah hal yang wajar, tetapi kadang-kadang yang muncul bukan sekadar menunjukkan kemampuannya, melainkan ingin menonjolkan dirinya kepada orang lain. Penonjolan diri itu dapat terwujud dalam bentuk: merasa bahwa dirinya yang paling benar, paling pintar, paling bisa, paling dihargai. Contoh penonjolan diri dapat kita lihat dalam kehidupan orang Farisi. Dirinya selalu ingin dipuji, merasa paling tinggi, paling saleh karena menguasai hukum Taurat, paling terhormat karena persembahan yang diberikannya. Lukas 18 :11-12 menggambarkan dengan jelas sikap penonjolan diri orang Farisi, “Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah aku mengucap syukur kepadaMu, karena aku tidak sama seperti orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini, aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan persepuluhan dari semua penghasilanku”. Dengan membaca sederet kesombongan orang Farisi itu, kita diajarkan agar mawas diri dan merenungkan setiap perbuatan kita yang tidak patut dilakukan dan diperagakan. To show only, itulah yang kerap terjadi dalam kehidupan setiap orang congkak. Menganggap diri memahami Firman

Janin Terserang Dari Hal. 4 Janin yang terserang toxoplasma kemungkinan akan mengalami keguguran, janin mati, pertumbuhan janin terhambat, bayi lahir prematur, hidrosefalus, mikro-oftalmia (ukuran mata yang kecil), choriorenitis (radang pada retina mata), kebutaan, tuli, lesi otak, serta kerusakan organ yag luas. Berat ringannya gejala tergantung dari kapan ibu hamil terinfeksi. Jika terjadi pada trisemester pertama, kemungkinannya 15-20%, pada trisemester kedua kemungkinannya 25-30%, sedangkan pada trisemester ketiga kemungkinannya 60% bayi akan ikut terinfeksi bersamaan dengan ibunya. Namun, makin muda usia kehamilan, makin berat gejala yang akan dialami janin karena pada awal kehamilan terjadi pembentukan organ yang dilanjutkan dengan pe-

matangan organ sampai bayi itu lahir. Namun, 90% dari bayi yang terinfeksi tidak menimbulkan gejala apa-apa (asimptomatik) pada saat bayi itu dilahirkan. Gejala baru timbul beberapa bulan bahkan tahun setelah bayi dilahirkan. Toxoplasmosis merupakan sindroma TORCH (toxoplasma, rubella, cytamegalovirus/CMV dan herpes simplex) yang terberat. Diagnosis dan Pengobatan Diagnosis toxoplasmosis pada orang dewasa sangat sulit karena penyakit itu biasanya tidak disertai gejala yang berarti. Kecurigaan baru timbul setelah anak lahir dengan kelainan dan hal itu sudah terlambat. Pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain pemeriksaan serologis (serum darah). Pemeriksaan sering dilakukan bersama dengan rubella, cytomegalovirus, dan herpes simplex, sehingga sering dise-

Redaktur Khusus

KRISTEN PROTESTAN PDT. Y PRAMANA Tuhan, tetapi tingkah lakunya tidak mencerminkan Firman itu. Merasa diri banyak memberi persembahan, tetapi bukan dari hatinya yang terdalam. Hal itu dilakukannya dengan suatu maksud, ingin dipuji orang lain. Kesombongan seperti yang diperankan orang Farisi itu masih sering diperlihatkan orang Kristen. Nada kesombongan itu muncul dalam berbagai bentuk, dalam lingkungan keluarga, masyarakat bahkan tidak jarang di tengah pelayanan gereja. Bentuk yang dimaksudkan seperti merasa paling berjasa, paling giat melakukan tugas, paling benar kalau berargumentasi, paling mampu dalam menguasai segala sesuatu. Sebagai contoh, seorang murid ketika masih di SLA mendapat julukan “murid yang paling pandai” dalam kelasnya. Kepandaiannya sering dipuji-puji temannya. Tetapi, ketika dia mengikuti tes memasuki perguruan tinggi negeri, ternyata nilainya hanya di bawah rata-rata, sehingga ia gagal memasuki perguruan tinggi tersebut. Apa yang diagung-agungkan, ternyata tidak berarti ketika ia harus berkompetisi dengan orang lain di luar lingkungan semula. Ternyata masih banyak orang lain yang lebih pintar dari dirinya. “Menjadi pintar adalah baik, tetapi jangan merasa diri paling pintar”, kata-kata itu pantas untuk didengar dan dihayati, sehingga kesombongan akan menjadi redam. Bukankah dalam kehidupan berjemaat kita juga perlu mendengar dan menghayati pepatah-pepatah itu? Kadangkadang hal sepele dapat menbut sebagai pemeriksaan TORCH. Seseorang dinyatakan terinfeksi toxoplasmosis jika dalam darahnya terdeteksi (imunoglobulin M) IgM antibodi dan IgG antibodi positif. Tes ini berguna karena jika hasilnya mencurigakan, ahli kesehatan dapat melaksanakan pemeriksaan lanjutan yang menunjang seperti USG, amniocentesis (pengambilan contoh air ketuban) sehingga tindakan serta medikasi yang diberikan dapat sesuai. Tentunya hal ini akan mencegah hal-hal yang lebih buruk akan terjadi. Metode diagnosis lain yang sering digunakan adalah dengan menggunakan indirect haemglutination (IHA), immuniflourescence (IFAT) ataupun dengan enzym immunoassay (elisa). Skrining awal sangat dianjurkan, khususnya pada ibu hamil resiko tinggi. Toxoplasmosis pada ibu hamil dengan daya tahan tubuh yang baik, biasanya tidak membutuhkan penanganan khusus. Ia tidak perlu diisolasi dari lingkungannya. Pengobatan yang ditujukan bertujuan menurunkan risiko terhadap janin.

jadi besar, soal-soal kecil dapat mengakibatkan perbedaan pendapat. Perbedaan pendapat mengundang argumentasi yang pada akhirnya membuahkan perselisihan yang berkepanjangan. Kurang adanya rasa saling menghargai pendapat orang lain, mudah mengakibatkan perpecahan dalam tubuh pelayanan gereja. Merasa pendapat sendiri paling benar dan harus dijadikan keputusan rapat, pada kenyataannya belum tentu benar. Masih banyak pendapat lain yang perlu didengar dan kemungkinan pendapat itu lebih baik dan benar. Seperti halnya seorang murid SLA yang disebut tadi merasa dirinya pintar, tetapi sebenarnya masih banyak murid lain yang lebih pintar dari dirinya. “Manusia yang sombong akan direndahkan”, demikian firman Tuhan dalam Yesaya 2:11. Secara tidak langsung hal tersebut menunjukkan kepada jemaat Tuhan, kalau misi dan tugas gereja masih didominasi oleh orang-orang sombong, maka jemaat itu akan mengalami kemunduran. Kemunduran pelayanan berarti kegagalan gereja dalam mengemban tugas yang dipercayakan Tuhan kepada umatNya. Gereja merupakan rumah Tuhan dan tempat persekutuan anak-anak Tuhan untuk bersama beribadah, mengucap syukur dan berdoa. Tuhan marah apabila gereja menjadi tempat berhimpunnya orangorang yang masih mengandalkan keangkuhannya dan kesombongan, sehingga kasih sejahtera Allah tidak tampak di dalamnya. Marilah kita besama-sama menempatkan gereja Tuhan sebagai tempat persekutuan umat yang setia dalam melakukan firmanNya dengan penuh kerendahan hati. Injil Matius mengatakan, “Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu.” (Matius 20:26-27). Obat yang diberikan adalah pirimetamin oral 25 mg sehari bersama dengan sulfadiazine oral 1 gram sehari selama 28 hari. Bersama itu diberikan pula asam folat 6 mg intramuscular atau oral 3 kali seminggu. Selama pengobatan dilakukan pemeriksaan darah tepi 2 kali seminggu. Pemberian pirimetamin tidak dianjurkan pada kehamilan trimester pertama, sedangkan sulfadiazine tidak boleh diberikan pada bayi cukup bulan. Dapat juga diberikan spiramisin dengan dosis 3 gram sehari selama 3 minggu, diulangi dengan interval 2 minggu sampai kehamilan cukup bulan. Kadang diberikan kortikosteroid, contohnya prednisone 1-2 mg/kg/berat badan/ hari oral, diberikan 2 kali sehari selama proses peradangan kemudian dosis diturunkan. Wanita yang sudah pernah terinfeksi toxoplasma boleh hamil kembali bila diyakini tidak sedang terinfeksi toxoplasma. (*) z Penulis adalah alumnus Universitas Padjadjaran Bandung

Nasib baik belum berpihak kepada Anda. Oleh sebab itu, jangan menggebu-gebu dalam mengejar ketenaran maupun keberhasilan. Rezeki seret sehingga masalah keuangan sering membuat ribet. Hati-hati dalam hal pinjam meminjam, jangan sampai masuk lingkaran setan. Begitu pula keluarga jangan cari gara-gara. Asmara: Jangan berlayar sendiri, mintalah pendapat orang tua-tua. Bintang Anda berlambang ceria, satu per satu hambatan menyingkir, kesulitan bisa teratasi. Tiba saatnya untuk mengejar ketinggalan. Bersemangatlah dan selalu optimis. Maju terus pantang mundur sebelum berhasil. Keluarga perlu diberi kesempatan untuk mengajukan usul, demi kebaikkan. Asmara: Pengalaman pahit jadikan guru yang berharga. Hati-hati memilih teman. Sampailah Anda pada puncak kejayaan, musim panen telah tiba. Jangan lupa bersyukur kepada Tuhan YME. Lakukan balas budi menolong teman yang kesusahan. Jangan sombong dan lupa diri asal muasalnya. Keluarga boleh bergembira tapi jangan dimanja. Ajaklah rekreasi. Asmara: Kini saatnya untuk mendekati orangtua, minta persetujuan.

Diasuh Oleh

Putri Wong Kam Fu Berlaku:

12 s.d. 18 Juli 2009

G.396859-rpa

C.393465-pend-2

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

OLAH RAGA

7

City Batal Rekrut Eto’o

F IGUR Patrice Evra

Manchester Manchester City akhirnya memutuskan mengakhiri perburuan terhadap Samuel Eto’o karena merasa sulit mendapatkan penyerang Barcelona ini. City ingin merekrut Eto’o guna mempertajam lini depan agar dapat memenuhi target lolos ke Liga Champions musim depan.

Nikmati Tur

BEK kiri Manchester United, Patrice Evra, tidak sabar untuk segera kembali mengunjungi Asia melalui tur pra-musim Red Devils. Ia sangat menikmati saat datang ke Asia tahun lalu ketika MU menjuarai turnamen antarklub dunia atau Club World Cup di Jepang. Kali ini Setan Merah kembali ke Asia untuk melakoni tur pra-musim. Mereka akan mengunjungi empat negara, yaitu Malaysia, Indonesia, Korea Selatan dan Cina. Dalam lawatannya ke Indonesia, pasukan Sir Alex Ferguson akan dijajal tim Indonesia All Star di Jakarta pada 20 Juli. “Kami memiliki memori indah dalam kunjungan terakhir ke Asia. Kami memenangi turnamen antarklub dunia. Karena itu, sangat menyenangkan bisa kembali ke Asia,” kata Evra, Sabtu (11/7) kemarin. “Anda akan merasa seperti selebritas. Fans di sana benar-benar gila ke mana pun kami pergi. Sebuah keistimewaan saat mewakili klub dalam perjalanan seperti itu. Anda akan menyadari di mana pun Anda berada di muka bumi ini, klub telah menjadi satu keluarga besar,” jelasnya. Kesempatan mengunjungi masyarakat setempat, khususnya mereka yang kurang beruntung atau melakukan kegiatan amal, juga menjadi alasan lain yang membuat Evra tak sabar lagi untuk mengikuti tur. “Hal terbesar saat mengikuti tur adalah berkesempatan mengunjungi masyarakat setempat. Pada tur 2007 lalu, saya mengunjungi anak-anak yatim piatu. Sungguh luar biasa. Saya cinta anak-anak dan kunjungan seperti itu sangat menyentuh hati,” sebut bek Prancis ini. (gie/afp)

BPM/ist

Kebetulan Barcelona siap melepas Eto’o karena kontrak pemain berkebangsaan Kamerun ini cuma tersisa satu musim dan proses negosiasi perpanjangan kontrak menemui jalan buntu. Akan tetapi CEO City, Garry Cook, melalui situs resmi klub mengkonfirmasikan timnya menyerah untuk mendapatkan Eto’o. “Samuel Eto’o merupakan salah satu pesepak bola hebat tapi persoalan di sekitarnya seperti itu sehingga kesepakatan tidak dapat diselesaikan,” ujar Cook, Sabtu (11/7) kemarin. “Kami sekarang merasa mempunyai waktu yang tepat untuk memburu target lainnya dan kami memiliki perencanaan transfer yang jelas dan strategis, yang mana kami akan ikuti terus,” imbuhnya. Tertundanya kesepakatan kepindahan Eto’o ke City disinyalir karena eks pemain Real Madrid ini masih bimbang memutuskan masa depannya setelah menerima tawaran kontrak baru selama dua tahun dari Barcelona. Samuel Eto’o

BPM/ap

Incar Carew Tottenham Hotspur mengincar beberapa

Richards Terjangkit H1N1

Pirlo Tak Tergantikan

London Bek Manchester City, Micah Richards, terjangkit virus H1N1. Beruntung kondisinya mulai berangsur-angsur pulih dan terhindar dari bahaya serius seperti penderita lainnya. Bek 21 tahun itu terserang virus tersebut selama menikmati liburan di Siprus usai membela timnas Inggris pada final Piala Eropa U-21 di Swedia bulan lalu. “Pertama saya merasakan infeksi dada yang sangat buruk atau keracunan alkohol,” ungkap Richards kepada koran The Sun, Sabtu (11/7) kemarin. “Saya merasa sangat lemah dan tidak bisa bergerak atau makan. Teman saya sampai membawakan minuman ke tempat tidur. Saat diberitahu saya terjangkit flu H1N1, banyak hal langsung muncul di pikiran saya. Ini karena saya melihat banyak orang meninggal akibat sakit ini,” imbuhnya. Ayah Richards, Lincoln Richards, bersyukur putranya pulih dan kembali bugar. “Ia sehat dan menjalani pemulihan dengan baik,” terangnya. Oleh karena belum sembuh total, Richards tidak bisa mengikuti tur pra-musim The Citizens ke Afrika Selatan, Rabu lalu. Total 15 orang meninggal di Inggris karena terjangkit virus H1N1. Departemen Kesehatan negara itu mengungkapkan kecepatan penyebaran virus tersebut di London dan di West Midlands mendekati tingkat epidemi. (adn/rtr)

Milan Melepas Andrea Pirlo dari AC Milan akan merugikan Rossoneri musim depan. Posisi Pirlo tidak tergantikan di San Siro. Jika sampai Milan memberikan kesempatan Chelsea dan Atletico Madrid mendapatkan tanda tangan Pirlo, akan sulit mencari penggantinya. Pirlo selama ini menjadi tumpuan utama lini tengah Il Diavolo. Itulah pendapat bek Milan, Alessandro Nesta. ‘’Pirlo pemain yang tak tergantikan, saya rasa ia akan tetap bertahan bersama kami,’’ katanya, Sabtu (11/7) kemarin. Tidak heran, Nesta berharap timnya tidak melepas Pirlo karena akan menjadi kesalahan fatal. Soal rivalitas dengan tim-tim lain di Seri A Liga Italia, Nesta percaya Milan dengan pelatih baru Leonardo Araujo dan pemain yang sudah kembali dari bekapan cedera seperti dirinya, Marco Borriello dan Gennaro Gattuso, akan mampu bersaing. ‘’Inter mungkin lebih dari klub lain, sedangkan Juventus merekrut pemain bagus, namun kami juga merupakan salah satu yang terbaik,’’ tegasnya.

Donadoni Roberto Donadoni berjanji dan yakin bisa mengangkat prestasi Napoli di Seri A. Mantan pelatih Livorno dan timnas Italia ini untuk pertama kalinya akan melatih Napoli sejak awal musim. Sebelumnya ia menggantikan Edy Reja pertengahan musim lalu. Ia merasa skuadnya sudah cukup solid dan punya materi pemain yang kuat. “Saya tidak mau menyatakan target kami di musim depan, tapi yang jelas saya yakin tim ini bisa berprestasi dengan baik karena mereka punya potensi untuk mencapainya,” ujarnya. Pemain seperti Marek Hamsik, Ezequiel Lavezzi dan Fabio Quagliarella yang baru pindah dari Udinese, akan menjadi motor penggerak tim. Lavezzi akan bertahan di Napoli dan sudah berdamai dengan presiden klub Aurelio De Laurentiis. Musim lalu Napoli sempat berada di papan atas Seri A. Tetapi memasuki pertengahan musim, performa mereka menurun dan berbuntut pada pemecatan pelatih Edy Reja. Napoli akhirnya finis di urutan ke-12. (gie/net/afp)

pemain untuk memperkuat skuadnya. Rencana kepindahan Darren Bent ke Sunderland membuat mereka berencana mendatangkan satu striker lagi. Menurut The Sun, arsitek Spurs, Harry Redknapp, sudah memantau beberapa pemain, dua di antaranya adalah Carew dan striker Portsmouth, Peter Crouch. Spurs mempunyai peluang lebih besar mendapatkan Carew. Penyerang asal Norwegia ini berselisih dengan manajer Villa, Martin O‘Neill, musim lalu. Pada Oktober lalu, Carew diberitakan mengadakan pesta di sebuah klub di Birmingham yang menyediakan penari erotis. Ia sempat didamprat O‘Neill yang menganggap permainannya mulai menurun. Pemain berusia 29 tahun itu kemudian tidak diturunkan dalam beberapa partai meski akhirnya kembali dipasang menjelang akhir musim. Carew masih terikat kontrak dua tahun lagi bersama Villa. Redknapp yang ingin menduetkan Jermain Defoe dengan Carew, diberitakan siap mengajukan tawaran 5 juta pound kepada Villa. (gie/afp)

Andrea Pirlo

BPM/ist

C.400430-rpa

OLAH RAGA

8

F

igur

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

Kompetisi Perseden

Syukuran Sabet Emas MAMPU menorehkan medali emas bagi Jembrana menjadi kebanggaan tersendiri bagi atlet panjat tebing Ni Luh Karmila (15). Karmila yang dikenal humoris di antara teman atlet ini, bahkan dibuatkan syukuran oleh orangtua dan keluarganya. Syukuran itu digelar di rumahnya Banjar Jati, Baluk setelah mengetahui mendapatkan emas. ‘’Saya sangat bangga bisa menyumbangkan emas untuk Jembrana, termasuk orangtua setelah mengetahui saya juara,’’ ujar putri pertama pasangan I Ketut Susilo dan Komang Wanten ini. BPM/sur Atlet berbintang AriNi Luh Karmila es ini berhasil menyabet emas, pada dua kejuaraan yang digelar belum lama ini yakni kejurda dan sirkuit seri kedua. Karmila yang baru beranjak masuk SMAN 1 Negara ini, telah menggeluti hobi panjat tebing sejak duduk di bangku kelas II SMP 4 Mendoyo. Minatnya untuk berkecimpung dalam Siswa Pencinta Alam (Sispala), memperkenalkannya pada cabang olahraga yang memacu adrenalin ini. ‘’Pertama saya coba ikut latihan tiap Sabtu, lama-lama senang juga dan malah menjadi hobi,’’ terang gadis kelahiran 28 Maret 1994 ini. Karmila yang sering dijuluki Cinta Laura oleh temanteman atlet ini, tidak menyangka bisa meraih emas perdananya dalam dua kejuaraan itu. Menurutnya, atlet dari kabupaten lain juga tidak kalah bagus. Namun dengan mengantarkan predikat juara bagi Jembrana, semakin memacunya untuk berlatih persiapan Porprov. (sur)

Padang Sumbu Tahan Bineka Denpasar (Bali Post) -

Kesebelasan Padang Sumbu Putra berhasil menahan lawannya Bineka Binoh Kaja 1-1 (0-0), dalam lanjutan kompetisi divisi utama Perseden Denpasar, di Stadion Ngurah Rai, Sabtu (11/7) kemarin. Hasil itu membuat kedua tim samasama meraih poin 5, berikut produktivitas gol juga sama. Kedua tim sama-sama ngotot di babak pertama, namun belum membuahkan gol. Gol pembuka kemenangan diawali Bineka yang sukses mengoyak gawang Wirawan ketika pertandingan babak kedua baru bergulir 2 menit. Lewat serangan balik, striker Kadek Sentana lolos dari hadangan pemain belakang Padang Sumbu. Bomber tim Bali pada PON XVII Kaltim 2008 ini, melesat sendirian, dan dikuntit defender Padang Sumbu Subandi. Kiper Wirawan meninggalkan sarang untuk menghalau bola, namun dengan cekatan, Sentana mencocorkan bola datar yang bergulir ke gawang yang sudah melompong. Unggul 1-0, gelandang Bineka Kadek Septiawan yang rajin mensuplai bola ke depan ditarik, dan digantikan Mulyanto. Akibatnya, praktis alur serangan mampet. Kesempatan ini dimanfaatkan anak asuh Ida Bagus

Kejurnas Voli Junior

Berat, Peluang Tim Putri Bali Lawan NTB Denpasar (Bali Post) Tim voli putri Bali akan tampil perdana melawan NTB, pada hari pertama kejurnas junior, di GOR Ngurah Rai, Minggu (12/ 7) ini. Materi tim tuan rumah menurunkan Fitri, Intan, Tia Armila, Gaby, dan Desy yang dipoles duet pelatih Murjadi dan Wara. Murjadi yang dihubungi Bali Post, kemarin, menuturkan, pihaknya akan tampil maksimal. ‘’Kami tak bisa meremehkan, sebab pada Piala Presiden 2008 lalu, kami kalah tipis 2-3,’’ tuturnya. Dia mengaku, perjuangan anak asuhnya melawan NTB memang cukup berat. Soalnya, pembinaan voli di NTB sangat maju, sebab memiliki PPLP yang merupakan proyek dari pusat. ‘’Mereka itu umumnya pelajar dan tinggal dalam satu mes. Berbeda dibandingkan kami di Bali, yang main copot pemain menjelang kejuaraan,’’ jelasnya. Kendati demikian, Murjadi bertekad menginstruksikan anak asuhnya agar berjuang maksimal di depan pendukungnya. ‘’Kami prediksi peluangnya imbang fifty-fifty,’’ sebut Murjadi. (022)

Pembagian Grup Putra A : Bali, DIY, Kaltim, Papua Barat, dan NAD. B : Jabar, Jateng, Jatim, dan DKI. Putri Y : Jabar, DIY, Papua Barat, DKI, Kaltim. X : Bali, Jatim, Kalsel, NTB. Jadwal Minggu (12/7) Putra : DIY vs NAD, Jabar vs Jateng, Kaltim vs Papua Barat. Putri : DIY vs Kaltim, Bali vs NTB, Papua Barat vs DKI.

BURU - Pemain Padang Sumbu Putra (kiri) samasama memburu bola dengan lawannya dari Bineka. BPM/eka

Mahayasa dengan membombardir serangan bertubi-tubi. Kapten Bineka Putu Agus Joniarta harus berjibaku mematikan gerakan duet bomber Padang Sumbu Kadek Suardika dan Agus Setiawan. Alhasil, umpan lambung di depan gawang disongsong kiper Bineka Gede Agus Tantra. Sayangnya, bolanya muntah dan disambar striker Kadek Suardika di menit ke-69 hingga memperdaya Agus Tantra. Gelombang serangan terus dilakukan Padang Sumbu, namun hingga wasit M Taufiq meniup peluit panjang skor akhir tetap imbang 1-1. Taufiq memberi kartu kuning kepada Septiawan, Wiradi, Sukarta (Bineka). ‘’Kami salut kepemimpinan wasit yang tegas,’’ puji arsitek Padang Sumbu Mahayasa. Dia menilai, pertarungan kedua tim seru dan enak ditonton. Sementara Asisten Pelatih Bineka Mayok menyatakan, sejak Septiawan keluar, praktis pasokan bola dari lini tengah agak tersendat. ‘’Kami sengaja menyimpan tenaga Septiawan untuk partai berikutnya, bukan khawatir terkena kartu kuning kedua,’’ kilah Mayok. Kapten Joniarta mengakui, timnya

Panjat Tebing Jembrana Minim Perhatian Pemkab Atlet Ikut Kejurnas Naik Motor Negara (Bali Post) Para atlet panjat tebing Jembrana menorehkan prestasi gemilang, dengan mempertahankan gelar seri kedua Sirkuit Panjat Tebing Bali, belum lama ini. Mendapat predikat gelar juara umum dalam ajang bergengsi ini dengan mendulang 16 emas, 7 perak dan 11 perunggu ternyata tidak mampu menggugah pemkab untuk memberikan perhatian. Padahal anggaran pembinaan di KONI untuk persiapan Porprov lumayan ngocor, tetapi justru cabor berprestasi tak tersentuh. Buktinya, hingga saat ini mereka harus mempersiapkan latihan dengan sarana dan prasarana seadanya. Papan panjat tebing di Lapangan Umum Negara hingga sekarang rusak. Celakanya, mereka dalam waktu dekat harus mempersiapkan diri untuk berlaga di Porprov. ‘’Kami menargetkan emas dalam Porprov nanti, meskipun dengan sarana dan prasarana sangat terbatas seperti ini, kami tetap latihan,’’ terang pelatih panjat tebing Jembrana, Umbu Robaka, Sabtu (11/7) kemarin. Dia mengeluh karena sarana papan panjat tebing banyak yang berlubang, sehingga atlet sangat terganggu ketika latihan. ‘’Memang papan panjat tebing yang terletak di depan rumah jabatan DPRD Jembrana itu, sempat diganti dan dicat setahun lalu. Namun belum genap

tiga bulan, kembali mengalami kerusakan. Bahkan kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Dengan kondisi seperti itu, atlet tidak bisa berlatih untuk tingkat kesulitan yang lebih tinggi,’’ keluh dia. Dikemukakan, saat ini Umbu bersama delapan atlet panjat tebing berangkat ke Jember untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional dengan biaya sendiri. Mereka adalah Julianto Prasetya, Gusti Ngurah Dharma Andika, Putu Mulyana, Ajang Suantara, IB Eka, Sumadiyasa, Nuri Sakilah dan Ni Putu Puspa. Menurutnya, keikutsertaan para atlet ini penting untuk menimba pengalaman. ‘’Terpaksa saya bersama delapan atlet naik motor, kemudian menumpang kereta api dengan biaya sendiri, untuk mengikuti kejuaraan tingkat nasional ini,’’ ujarnya. Sebenarnya atlet yang lain ingin terjun di kejurnas, tetapi terbentur biaya. ‘’Mereka menggunakan uang hasil kemenangan dua kejuaraan sebelumnya, dan sebagian uang mereka sendiri,’’ sebut dia. Pihaknya bersama atlet yang dibinanya, berharap ada perhatian untuk pembinaan khususnya dukungan sarana dan prasarana, cabang olahraga yang berhasil mengharumkan Gumi Makepung ini. ‘’Paling tidak papan panjat tebing diperbaiki agar anak-anak bisa berkembang. Apalagi banyak bibit atlet yang berprestasi dan berkiprah di tingkat nasional,’’ bebernya. (sur)

jarang berlatih. Hasil lainnya, tim divisi I Kaswari bermain imbang 22 melawan Lianinti, di Lapangan Kompyang Suja-

na. Kedua gol Kaswari dilesakkan Abu dan Kadek Budiartana, sedangkan dua gol balasan Lianinti diciptakan Nugroho dan Bambang. Hasil lainnya, tim divisi II Minggir United unggul 3-0 atas POP Pegok. Bomber Kadek Astana Jaya memborong 3 gol (hattrick) ke gawang Febriana. (022)

Klasemen Sementara 1. Pespa 2. Bineka 3. P. Sumbu 4. POR Sanur 5. Guntur 6. Sidakarya 7. Leds N 8. Darma B Guntur Puba

3 3 3 3 2 3 2 3

3 1 1 1 1 1 0 0

0 2 2 2 0 0 0 0

0 0 0 0 1 2 2 3

7-3 6-2 6-2 5-3 2-2 4-6 3-5 1-11

9 5 5 5 3 3 0 0

Jadwal Minggu (12/7) vs Darma Bakti (Ngurah Rai) vs Peka (Kompyang Sujana)

A.A. Rai Sukajaya

BPM/ist

KKI Gelar Persiapan Gashuku Denpasar (Bali Post) Pengprov Kushin Ryu M Karatedo Indonesia (KKI) Bali menggelar persiapan gashuku (latihan bersama) dan kenaikan tingkat, di GOR Yuwana Mandala Tembau, Sabtu (11/7) kemarin. Ketua Pengprov KKI Bali AKBP A.A. Rai Sukajaya, S.H., M.H., kemarin menuturkan, tercatat 130 karateka dari Pengcab KKI se-Bali mengikuti persiapan. ‘’Para anggota majelis sabuk hitam (MSH) yang ikut, juga melibatkan pemegang sabuk coklat atau kyu-I yang akan ikut mencari DAN,’’ sebut Gung Rai Sukajaya sembari menjelaskan total anggota MSH KKI Bali 300 karateka. Dikemukakan, pihaknya berniat memberikan pembekalan teknik-teknik karate, termasuk penerapan aplikasi. ‘’Peraturan sekarang, wasit dan juri harus sama-sama aktif memimpin pertandingan,’’ ucapnya. Gung Rai Sukajaya masih bangga terhadap prestasi karateka KKI Bali. Buktinya, dalam selekda guna menjaring skuad Bali, untuk tim yang akan diterjunkan pada Kejurnas Piala Mendagri dan Mendiknas, setidaknya lima karateka lolos. Mereka adalah Rebecce, Indri, Aditya, Ade dan Oga. Ke depan, Gung Rai bertekad membesarkan KKI seraya meningkatkan kualitasnya. ‘’Kami bersyukur bisa meloloskan lima karateka dari total 15 atlet. Padahal, di Bali terdapat enam aliran dan perguruan aktif,’’ jelas dia. (022)

Spring Bed

Hubungi :

PT BALI FOAM NUSAMEGAH Jl. Bay Pass Ngurah Rai No. 34 Pesanggaran, Denpasar Telp. 724276

C.394674-rmh

LD-TEC Yayasan Gunawidya Sastra FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS UDAYANA Tahun Ajaran 2009/2010 membuka kembali kesempatan bagi calon mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam program Pendidikan & Pelatihan sebagai berikut

No.

Nama Program

1 Bahasa Inggris Perhotelan dan Pariwisata

Lama Program Dua Tahun (4 semester)

2

Bahasa Inggris

Satu Tahun (2 semester) Tiga Tahun (6 semester)

3

Public Relations (PR)

Dua Tahun (4 semester) Tiga Tahun (6 semester)

4

Bahasa Jepang Pariwisata

Dua Tahun (4 semester)

Dua Tahun (4 semester) V5 Bahasa Mandarin Pariwisata Pelatihan Intensef terjemahan 6 (Inggris - Indonesia) dan (Indonesia - Inggris) 6 Bulan

Dibuka mulai tanggal 08 Juni 2009 s/d 25 Juli 2009 Tempat pendaftaran Kampus LD-TEC, Faksas Unud Jl. Nias 13, Tlp/Fax. 249463 Denpasar Email : Id-tec@unud.ac.id Test tulis dan lisan tanggal 26 Juli 2009, Pukul 08.30 Wita Tempat Fakultas Sastra Unud. C.397710-pend

Etl.400427-etl

Redité Umanis, 12 Juli 2009

Bali L E M B A R

B A S A

9 B A L I

Bencingah

Ngamurniang Dramatari Arja? Akéh para janané sané satinut, nganikang dramatari arja, silih tunggil seni Bali sané luih lan patut kalestariang. Punika awinan akéh parajanané sané ngaptiang dramatari arjané kamurniang mangdané prasida nglimbak nginutin pakibeh jagat. Kéwanten yéning dramatari arja kamurniang, indik napiné sané kamurniang, lan napiné sané dados kaubah? Indik sané patut kamurniang ring dramatari arjané, manut Prof. Dr. I Wayan Dibia lan I Wayan Supartha, S.H., M.Ag., wantah indik wirasa, wirama, wiraga sané wantah pinaka ciri khas dramatari arja Baliné sané marupa total téater. “Pragina arja patut madué tatiga kapradnyanan inggih punika kapradnyanan mawirama utawi mupuh, kapradnyanan mawirasa lan kapradnyanan wiraga,” kénten kanikaang olih I Wayan Supartha, dalang sané taler tamatan magister agama Hindu IHD Negeri Dénpasar. Ring dramatari arja manut dané taler madaging seni sané jangkep, madaging seni maias lan seni mabusané. Napi sané kanikaang olih Supartha pateh kadi sané kawedar olih I Wayan Dibia, guru besar ISI Dénpasar. “Siosan ring wirama, wirasa lan wiraga, pragina arja taler patut pradnyan masolah, lan ngadungang sesolahané sareng angkihan gong,” kénten I Wayan Dibia nerangang. Indik papeson, reng wiraga, sesolahan lan tokoh manut dané dados kaobah lan karéasiang nginutin lelampaané. “Nganggé lelampahan anyar, sané durung naenang kangkat ring dramatari arjané patut kacobak mangdané penontonné nénten wadih,” baos Wayan Dibia sané naonang makarya arja malampan “Odipus Sang Raja”, “Sukréni Gadis Bali” lan “Matemu ring Tampaksiring” puniki. Dibia nenger sué lan patehnyané lalampan arja sané ketah kasolahang ring Bali ngawi dramatari puniki nénten malih kasenengin. Napimalih yéning lalampan sané kabaktayang nika-nika manten lan sangsih ring parilaksana krama Bali kadi mangkinné. Yéning crita, pepeson, gending, lelampahan, sesolahan dramatari arjané kénten-kénten manten manut Dibia kasuénsuén sinah para penontonné pacang wadih, sané ngawi arja nénten kasenengin lan nénten katonton malih. “Duk cerik titiang seneng nonton arja duaning, napi sané sadurungné kanikain olih mémén titiangé prasida titiang panggihin ring dramatari arjané. Ri kala nonton dramatari arja titiang kadi nyocokang crita sané sampun polihin titiang,” kénten Dibia mapiangen. Seneng nonton sangkaning meled nyocokang crita sané sampun kauningin taler rasayang dané duk nyolahang dramatari arja malampan “Oedipus Sang Raja” ring dura negara. “Para penonton dura negarané saet pisan prasida ngatonan arja sané malampan carita sané sampun kauningin punika,” dané nyrita. Sangkaning punika, Wayan Dibia banget mapinunas ring para seniman dramatari arjané mangdané kayun ngangkat crita-crita siosan sané sampun ketah kauningin olih penontonné, nénten wantah ngangkat crita panji kéwanten. Siosan ring lelampan, sesolahan lan wirama pragina arjanané taler patut kakawi malih mangda ngamecikang, taler indik tokoh lan pepeson. “Mangkin sampun galahné para pragina arjané mapupul lan makarya arja antuk manajemen sané becik, sané kasutradarain becik, mangda makasami widang prasida kagarap,” Wayan Dibia ngaptiang. Pidabdab kadi punika sujatinné manut dané sampun naonang kalaksanayang olih sekaa arja muani Printing Mas sané mabukti kasenengin olih para penonton Baliné. (ita/dwi)

41

Prof. Dr. I Wayan Dibia

Méweh Ngrereh PraginaArja Profésional

BO/dok

Arja Ngandelang Bebaudan? Dramatari arja sujatinné nénten ja makasami sakadi sané ketah kauingin olih krama Baliné. Wénten sané kawastanin Arja Doyong, inggih punika arja sané wantah kasolahan olih asiki pragina kemanten sané nénten matutuan gambelan, wénten arja gaguntangan sané matutuan gaguntanga lan kasolahang olih langkungan sing adiri pragina, wénten arja gedé sané kasolahang olih dasa kantos molas pragina, wénten taler arja negak, sané praginané malinggih kémanten sangkaning metu saking nagingin siaran radio, lan pinih untat wénten taler arja muani sané makasami praginanyané maraga lanang. Kawéntenan arja muani puniki sujatinné nénten ja anyar, duaning samp u n saking nguni sesolah a n

Indik bebanten lan pawédaan pedanda makejang sampun pragat sawiréh sabinaning pawiwahan raganné lan rainné maka dadua masih lakar mapandes. Gusti Ngurah Darsana ngenalang rabinné tekén pasemetonané. Makejang liang raket rumaket ngajum Ratna Dumilah. “Bli Ngurah, tong madaya tiang yén kancing gumi Baledané bisa anyudang blabar ngengsut di gumi Sasaké di carang bungan Ratnané putih gading cayané Dumilah. Kalah bungan warsikané miik ngalup di taman Lila Arsana ané kapiara uli nguni kasiram karabukin,” Makenyem Gusti Ayu Alit ngulgul Gusti Ngurah Darsana cara matadah iri. “Ah, masa déwék tiang Gég. Tiang ngepah ngantiang, ngadek bon bungané saja miik. Makita nyujuh, tegeh; tiang ten ngelah kampid. Makita mongkod ten ngelah bayu uli semeng déréng nyampah. Paling tiang luas ngumbara désa ngalih joan nyilih banggul, mara mulih dapetang punyan cempakané mapagehan matali lelipi gadang. Lascarya tiang murang-murang lampah ngetut téjan bungané ening dumilah di selaning padang kusa. Yéh matan tiangé ngetél, damuhé di muncuk ratnané masih ngetél macampuh tekén sayongé di Gunung Rinjani dadi riris, nuut iding, nuut tukad mabias mabatu ané lakar layarin tiang salawasé nganti teked ka segarané agung tan patepi,” Gusti Ngurah Darsana nolih rabinné, nolih bajang-bajangé ané kangen milu padelengdeng yéh panonné. Ada masih ané

arja lan gambuh wantah kasolahang olih para lanangé. Indiké punika mamargi minab sangkaning wantah para lanang kémanten sané pangus ngwalék lan ngamaud. Pungkuran ri sampun jaman kemerdékaan raris metu malih arja sané kasolahang olih pragina lanang lan istri. Arja katenger metu warsa 1920-an duk I Déwa Agung Sakti nyeneng nata ring Klungkung. Warsa 1960-an dramatari arja kasenengin pisan olih krama Baliné. Pungkuran kawéntenan dramatari puniki sayan rered. Yéning wénten sesolahan arja sané nonton akéhan anak lingsir kémanten. Arja malih kauratiang lan kauber olih krama Baliné duk pupulan alumnus STSI Dénpasar ngwetuang arja muani. Sekaa arja sané kawadahin olih Sanggar Printing Mas puniki raris kasub pisan. Kakasuban arja muani puniki manut Ketut Syaruardi Abas lan I Déwa Gedé Windu Sancaya akéhan sangkaning kabaudannyané. “Pungkuran akéh sekaa kesenian Bali, napiké arja, drama gong miwah wayang akéh sané wantah ngandelang bebaudan manten, kirang nabdabin tetueknyané,” kénten pakaeng Windu Sancaya. Kétut Syaruardi Abas taler cumpu, samaliha dané nganikaang bebanyolan sané kabaosang olih pragina Baliné ketah bebanyolan jaruh sané nénten mendidik. Yadiastun cumpu ring napi sané kanikaang olih Windu lan Abas, Prof. I Wayan Dibia nenger arja muani kasenengin taler sangkaning ngangkat crita

ngrenggeng, “Béh sing ada katulusan tresnané cara Tu Ngurah.” “Nanging Bli Ngurah ten sakit ati kapegatin tresna? Napi Mbok Ratna sampun nawang? Ten ilik yén pradéné matemu tekén bungan taman Lila Arsanané miik ngalup?” “Gég, yén saja tresna sujati boya ugi lakar dadi dengki. Salawasé tetep tresna tur angayubagia apang ané katresnain nemu bagia, maan ané luwihan. Tresnané dasarné mula pangurbanan. Ten ada anak nyidang ngengsapang tresna. Yén maubah dadi drengki nika madan nafsu, nagih menang pedidi, angkara murkané mamurti. Indik ipah Gégé niki tiang mula ten makebangan. Raganné patut nawang mekejang. Apang ten kagok yén matemu di jalan, utawi tongosé lénan. Yén ada rahasia amung rahasia jabatan di kantor.” “Béh, yén kénten tiang bani ngulgul mbok Ratna. Sampunang sebet yén pradéné tiang nglantur ngomong. Bas raat raganné ngelah kenangan suka duka ngajak truna-truni désané driki,” Gusti Bagus Gedé nyelag kapatutang tekén Gedé Lagas, bélawan banjaré. “Nggih, kéwala kanggéang tiang belog, boya ja balian sakti. Maafang yén kari kagok ten uning tegeh éndép. Tu Ngurah sampun nerangang sami indik raganné driki, ten sapunapi tiang dados pelabuhan pamuput,” pasaurné Ratna Dumilah alon manis. “Nah, nika ja mara patut. Bli nyuksmayang pesan katulusan keneh Ratnané nuduk kalacuran adin bliné I Ngurah

anyar, boya ja wantah carita Panji sané sampun ketah kalampahan olih sekaa siosan, taler sangkaning makasami praginannyané sampun kapiandel pisan. Yadiastun dané seneng ring kawéntenan arja muani Printing Mas sané ngawi seni arjané nglimbak, dané nganikaang nénten cumpu yéning wantah sangkaning mered nyenengin penonton raris, ngadol raga, maksang raga ngabanyol, lan makasami pragina mapadu banyolbanyolan. “Titiang nénten cumpu yéning Mantri Manis lan Galuh Manis sareng ngabanyol, banggiang wantah Mantri Buduh lan Likuné kémanten,” kénten Wayan Dibia. Sujatinné nénten ja makasami dramatari arja kakutang olih penontonné. Dramatari arja anak-anak sané ketah kasolahang ring Pésta Kesenian Baliné lan genah-genah siosan setata kasenengin olih penontonnné. Nénten ja crita sané karereh olih para penontonné, kéwanten taksun alit-alité ri kala nyolahang arja sané banget nglangenin. Sakadi arja sané kasolahang olih Sanggar Seni Citta Usadhi, Badung ring Wantilan Taman Budaya Bali, Redité (21/6) lintang. Para penonton klangen pisan nyaksiang alit-alité sané kabina olih I Nyoman Catra lan Désak Madé Suarti Laksmi puniki maktayang lampan Aji Amerta Sanjiwani pahan saking crita Ramayana. Kénten taler duk alit-alit saking Sanggar Bandana Prabha Budaya, Lumintang sané kapimpin Ngurah Suparthama puniki nyolahang arja malampahan Kang Cing Wi, ring Pésta Kesenian Bali sané lintang. Utsaha sumeken nangiang arja mawit saking alit sujatinné sampun kamargiang ring Désa Keramas Gianyar. Mabukti Sanggar Tirta Mumbul Désa Keramas Gianyar sané duk nika kapimpin olih Ni MadéWati, prasida ngiringiang para penari alitnyané masolah ka dura negara. Warsa 2000 pragina arja alit-alit sanggar Tirta Mumbul kajudi ka Norwegia, Swis, Prancis, Italia, lan Jerman. Lampahan Jurangan Anom sané kabakta ka dura Bali taler sampun kasolahang ring Pesta Kesenian Bali ka-25 galahé lintang. (ita/ian/cen)

apang pakeberé ngalanglang buana prasida lancar, kebehan kampidé apang adung. Kéto masih yén malayar megat arungan, apang anut dayung lan kemudiné apang ten perahuné bencah,” kénten misanné Gusti Ngurah nuturin. “Nggih, mula kénten Bli Gung, mangkin kanggéang makeber tan pakampid, malayar tan pabidak, asal tresnané tan patanggu, kija laku dumadak kari ada ané ngugu. Buina yén jumah dadi petani ten ngelah carik, dadi dagang ten ngelah modal, yén nyilih ten ada ané ngugu sawiréh ten ngelah gegadén,” Gusti Ngurah kenyem nimpalin rakanné. “Nah, lamun kénten tiang ajak makejang sampun nunas kopi, gegaéné sampun puput. Uli buin mani kari ngaé jaja lan masak presmanan dogén deriki. Cawisan pébat panamiuné sampun di banjar. Mangkin lakar mapamit malu, apang ten ngulgul beli Ngurah ané lesu itunian di jalanan. Melahan bli Ngurah lan mbok Ratna sirep,” Gusti Ayu Ngurah ngempulin lantas pada mapamit. Gusti Ayu Darsini ngaturin raka lan ipahné apang maluan sirep. Raganné kari nampedang cangkir lan piringé ka pewaregan. Alon Ratna Dumilah kakamarné nyemak anduk lan sikat gigi. Anginé dingin nyirsir ngawé raganné ngetor kadinginan, nanging dandana tekén rabinné ka kamar mandi masikat. “Oh, rasa dinginé driki patuh cara di Sembalun, nggih Tu Ngurah?”

“Ah, enu dinginan di Sembalun. Nanging yén sasih karo di bulan Agustusé mara ja dingin pesan. Yén sirep perlu masaput gebyog,. ...... nangiiiing sing perlu takut.” “Araah bli Ngurah maksudné yén pangantén sing perlu takut, sawiréh…… ......sampun ada ané dingindingin empuuuuk, kénten, ha ha ha,” rainné ngulgul ngedékin. “Badaaah, Gék Sri milumilu dogén. Napinné empuk?” Ratna Dumilah macelep ka kamar mandi ngajak rabinné. Ajahan yéhé sriak-sriok, pada masikat saha macanda saling sigit saking welas asih. Gusti Ayu Sri bengong nyingak cekceké di témboké saling silapin ngajak pacekanné. Padelengdeng yéh panonné éling tekén dugasé malila cita ngajak Gusti Ngurah di Batu Bolong dugasé déréng uningina raganné masameton. Pesu uli kamar mandi Gusti Ngurah kari napetang rainné naneng di natahé ngamel sikat gigi. “Oh, kénkén Gék Sri, déréng masikat?” patakonné Gusti Ngurah lan rabinné. “Nggih, kari ka kamar mandi. Rarisang sampun bli Ngurah sirep malunan.” Gusti Ngurah lan rabinné macelep ka kamarné, magenti panganggo lantas sirep sawiréh sujatinné raganné sampun kaliwat arip, lesu pesan mamontoran maseksekan uli Dénpasar.

(Masambung)

Nénten sami anak sané uning masolah prasida nyolahang arja. Mangda prasida nyolahang dramatari arja, i pragina patut madué suara becik, wikan matembang, uning ngigel, lan madué wiwéka indik drama, kénten sané kanikaang olih Prof. Dr. I Wayan Dibia, duk saraséhan program Pésta Kesenian Bali (PKB) Soma (6/7) lintang. Duaning nyolahang dramatari arja merluang kapradnyanan seni sané jangkep mawinan nénten akéh wénten sekaa arja sané lestari lan nglimbak. Yadiastun nganikang méweh makarya dramatari arja, seniman sané naenang dados tokoh Nyoman Karang ring arja malampahan Basur puniki ngangkén setata mautsaha makarya arja nganggén crita anyar, sakadi crita Sukréni Gadis Bali sané kangkat saking novél pakaryan Panji Tisna lan Matemu ring Tampaksiring kaangkat saking cerpén sané kakawi olih I Madé Sanggra “Saking dumun titiang katantang olih silih tunggil wong dura Bali mangdané ngrereh pragina sané masuara emas, wikan ngigel lan magending miwah uning main drama, jagi kasolahang ka dura Bali, kéwanten méweh pisan ngrereh pragina sané prasida kadi punika,” baos guru besar ISI Dénpasar puniki kadi maselselan. Samalihé sané pilih méweha manut dané wantah ngrereh pragina arja lan sekaa arja sané profésional, sané kayun matanggungjawab ring kapraginannyané. Manut dané pragina dramatari arjané ring Bali akéhan sekaa bonbonan, boya ja nyebun. “Yéning sekaa arjané sekaa arja sebun sinah danganan antuk mapidabdab makarya kréasi anyar duaning prasida sareng-sareng malajah,” Wayan Dibia nerangang. (ita/dwi)

Napi Orti Kopi Nambengin Penyakit Alzheimer Nginem kopi sarahina-rahina katenger prasida nambengin perkembangan penyakit Alzheimer utawi penyakit hilang ingatan, kénten silih tunggil studi sané kamuat ring édisi Journal of Azheimer’s Disease, édisi online. “Kafein prasida ngubadin penyakit Alzheimer nénten ja wantah nambengin manten,” kénten kanikang olih pemimpin peneliti itu Gary Arendash, ilmuwan ahli syaraf saking University of South Florida. Dané nganikang indiké puniki patut kauningin, duaning kafein prasida dados ubad sané aman majeng makudang-kudang karma. Zat inicap kanikang dangan pisan ngranjing ka otak samaliha prasida langsung ngubadin,” baos Arendash sakadi sané kalaporang olih berita resmi China, Xinhua. Para peneliti punika ngaptiang kafein prasida kadadosang tamba sané aman lan mudah majeng panyungkan buduh utawi hilang ingatan. Silih tunggil studi warsa 2002 nguningang, krama sané nginem kopi kantos atenga tuuhnyane madué résiko 60 persén kedikan keni panyungkan punika. (ant/ita)

Perushaan Belanda Mesen Duk Garut Silih tunggil perusahaan saking Belanda mangkin sawilang sasih mesen numbas nem yuta bidang duk masal saking Kabupatén Garut, Jawa Tengah. Duk punika kakirim sawilang dasa dina pisan, saka 1,5 juta bidang. Praktisi Sosial Budaya KNPI Kabupatén Garut Euis Komariah nganikang ragané mautsaha mupulang asil duk saking petani ring Kecamatan Malangbong miwah ring widang Garut Selatan. Yéning karupiahang, ajin duk punika, Rp 15.000 abidang. Ring Belanda, manut dané duk punika kaanggén lakar sampat miwah karpet ngangetin duaning kualitasnyané sané becik. Indiké punika sampun ketah kauningin saking nguni, samaliha duk saking Garut taler sampun sué kaékspor ka Jerman kaanggén lakar jok sedan Mercedes Benz miwah mobil BMW, sakadi sané kauningin olih Bupati Garut Aceng H.M Fikri, Saniscara (4/7) lintang. (ant/ita)

Kacang Komak Kekalahan Méga-Prabowo ring Badung lan Dénpasar, kantong pendatang kadadosang kambing hitam. -Minab sangkaning akéh sané madagang saté kambing. *** Kanikaang melanggar konstitusional olih Komnas HAM, KPUD Dénpasar nulak. -Nulak, maksudné kantun ngrereh sané dados kaanggén kambing hitam. *** Siuan nasabah ngrurug KKM, jinah sané langkungan ring Rp 10 yuta durung kamanahin. -Man driki, kambing hitamné mawasta loba.

Kruna

10 Putu Éka Guna Yasa

Arba Wirawan

Alus panganikan anak lanang puniki ri kala ngraos sareng anak tiosan, napimalih anak sané kelihan ring yusannyané. Tegas ri kala ngwetuang pendapatnyané. Serius nglaksanayang napi sané sampun dados tugasnyané. Anak lanang punika mapeséngan Putu Éka Guna Yasa. Guna kénten dané ketah kasambat, madué makudang-kudang préstasi sakadi Juara I Lomba Lukis Poster Provinsi Bali tahun 2004, Juara I Lomba Ngukir Buah se-Kabupatén Gianyar tahun 2005, Juara I Nyurat Lontar Porsenijar seKabupatén Gianyar tahun 2006, Juara I Nyurat Lontar Porsenijar seKabupatén Gianyar tahun 2007, Juara II Nyurat Lontar se-Provinsi Bali tahun 2007, Juara I Melukis di Museum Puri Lukisan se-Bali, Juara I Lomba Darma Wacana HUT SMAN 1 Ubud, miwah préstasi sané tiosan. “Titiang éling ring ragan titiangé pinaka yowana Bali, punika ngawinang titiang mautsaha nglestariang warisan leluhuré. Yadiastun antuk tata cara sederana sakadi nyarengin lomba-lomba sané wénten paiketannyané sareng budaya Baliné,” baos okan I Ketut Tumbuh lan Ni Wayan Tingkes puniki. Kacunduk ri kala latihan dramatari Satya Laksmana sané pacang kapéntasang bulan Juli sané jagi rauh, rakan Madé Rai Semara Yasa puniki nuturang anggannyané seneng pisan ri kala polih ngranjing ring Sastra Daérah Unud. Santukan manut alumni saking SMAN 1 Ubud puniki punah utawi ajegnyané Basa, Sastra, lan Budaya Baliné punika wénten ring génerasi muda. “Titiang ngaptiang mangdané génerasi mudané éling ring raga pinaka yowana Bali,” anak lanang sané embas ring Susut, Bangli 6 Januari 1990 puniki ngaptiang. (dwi)

Nénten wantah pragina lan juru gambel kémanten sané prasida nyinahang raga ring dura negara. Karya seni saking fotografer Bali sané mapeséngan I Komang Arba Wirawan, S.Sn., M.Si., taler prasida ngadutin manah korator Autraliané. Mawian foto-foto pakaryan dosén Program Studi Fotografi FSRD ISI Dénpasar puniki raris kapamérang ring Cullity Gallery, Faculty of Architecture, Landscape and Visual Art, The University Of Western Australia. “Pameran matajuk Bagus Hati Brige Culture project puniki prasida kaakses ring situs Bagus Hati exhibition The University Of Western Australia. Ring pameran inucap titiang maktayang tema Dynamic Balinese culture are my source of inspiration of art photography creation utawi Budaya Bali sané dinamis lan kréatif sané ngawinang inspirasi lan kreasi senimané nénten naénang merem, sané pinaka sumber idé penciptaan fotografi seni,” baosnyané. Budaya Bali sané angkihannyané maunteng ring agama Hindu puniki manut Arba pinaka sumber éksplorasi sané tan telas-telas lan mautama pisan. “Niki sané ngawinan Program Studi Fotografi FSRD ISI Denpasar bina ring pendidikan akademis fotografi siosan ring Indonésia, sané prasida dados ciri khas. Punika awinan titiang percaya, pungkuran fotografi seni pacang prasida dados industri kréatif sané ngicenin carma widang seni rupa Indonesia miwah jagat sami,” kénten pangaptiannyané. Yening ngaptiang pacang ngaryanin foto sane becik lan asri, Arba nganikang perlu pisan kajemetan, lan kesabaran, siosan ring téknologi sané becik. Makarya lan manggihin foto manut dané merluang tatiga tatacara utama, inggih punika, content (daging), context (polah palihnyane), lan compotition. (ita)

Éling ring Raga

Redité Umanis, 12 Juli 2009

Shanti

Paméran Foto ring Australia

Méweh Ucap-ucapan Gambuhé Kajudi dados putri ring dramatari gambuhé ngawi Ni Luh Santhi Swandéwi bangga. Siosan ring mautsaha sareng nglestariang sesolahan kuna puniki, dané taler prasida molihang pangalaman anyar. “Titiang meled nyobak nyolahang igel-igelan sané tan biasa, sakadi sesolahan gambuh sané ketah kasenengin olih anak-anak lingsir,” baos Santhi ri wusan nyolahang dramatari gambuh sareng Sanggar Kertha Jaya Pedungan Dénpasar Selatan ring Kalangan Ayodya Art Center Dénpasar, Redité (28/6) lintang. Yadiastun kantun alit, Santhi seken pisan malajahin drama tari gambuh. Abah-abah, igelan, gending lan ucapucapan pinaka putri sané alus prasida dané keniang. Napimalih prarainnyane sané ayu lan pangadegné sané acekuk gonda layu ngawi prasida ngadutin penonton. “Titiang nénten kimud nyolahang gambuh. Majalaran antuk masolah gambuh, titiang meled nganikain anomanom lan alit-alite, sujatinné dramatari gambuh taler prasida kasolahang olih anak alit,” kénten siswi kelas II SMP Dharma Wiwéka Dénpasar ngandika alon. Anak alit sané embas ring Dénpasar, 8 Septémber 1996 puniki nganikang, mangdané prasida masolah gambuh, dané atep malajah saking limang sasih lintang. “Ri sampunapiné titiang marasa méweh ring ucap-ucapnyané, duaning sinambi ngigel titiang taler patut maucap-ucap, napimalih nganggén Basa Kawi,” baos siswi sané setata molihang juara I ring kelas puniki. Yén rerehang ring widang sesolahan, putri kapertama saking I Wayan Sukadana lan I Luh Kadé Mustini puniki sampun akéh madué pengalaman. Dané wikan nyolahang makudang-kudang sesolahan Bali Klasik. Kéwanten sané pinih sering dané solahang wantah tari Olég Tamulilingan lan Cendrawasih. (cen/ita)

Adi Wiratama

Masolah ka Pertama ring PKB “Adi ngung, adi ngung..., enak peparenge lumaris...!” Kénten dané ngaukin arinnyané sané mawasta Tumenggung. Ri sampuné rauh, para tumenggung raris nangkil ring sang nata. Lengkara punika wantah silih tunggil ucap-ucap sané metu saking lambén anak alit mapeséngan Putu Gedé Adi Wiratama duk nyolahang Dramatari Gambuh majudul “Pangekep Kabalan” ring di Kalangan Ayodya Art Center Dénpasar duk Pesta Kesenian Bali (PKB) ka-31, Redité (28/6) lintang. Ring sesolahan gambuh punika, siswa kelas VI SDN 19 Dauh Puri, Dénpasar puniki kajudi dados Demang, inggih punika parekan sané mabudi. “Titiang meled prasida masolah be-

cik. Niki pidabdab titiang kapertama ring PKB,” Adi nerangang. Yan bandingang ring masolah tari siosan, dané nganikang palih méweh nyolahang gambuh. Anak alit sané embas ring Dénpasar, 30 September 1998 puniki marasa méweh ngigel sinambi magending lan maucap-ucap. “Napimalih gending lan ucap-ucapné nenten nganggén basa sarahina-rahina, mawinan titiang patut seken lan jemet malajahin mangda prasida masolah becik. Yadiastun méweh titiang marasa seneng, duaning punika pinaka tantangan,” baosnyané. Ri sampunné malajah dramatari gambuh, putra tunggal saking Nyoman Yudi lan Nengah Murniasih puniki nga-

ngken sayan seneng malajahin tari klasik punika. “Yadiastun méweh titiang seneng prasida nyarengin. Yéning nénten i raga sira malih sané nglestariang seni sané tamis sirna puniki,” kénten Adi kadi ngwewehin. Nyolahang dramatari gambuh manut dané nénten ja sukil pisan, kéwanten banget nglelehin. Napimalih pinaka penari parekan sané patut gratah, grunyam, baud lan épeh mangdané dramatariné nénten ngamedin. “Sané pinih abot patut kompak, prasida saling sautin sareng pemain siosan mangda dramatariné prasida ngadautin sang sané nonton,” Adi nerangang. (cen/ita)

I Brakah

Lumut-lumut Watu Lumbang

(1)

(25)

Olih W. Suardiana Ada koné anak luh ngubu di tengah alasé padidian. Sawiréh nongos di alasé, sadina-dina anaké luh totonan geginanné tuah ngalih saang ka tengah alasé tur di subanné maan saang laut adepa ka peken. Sedek dina anu, ia ngalih saang ka tengah alasé. Wiréh makelo nuduk saang ané gegilihan makrana lantas anaké luh ento bedak. Milehan suba ia ngalih-alihin kecoran yéh masi tusing ada tepukina. Suba lingsir mara koné ia nepukin clebongkakan misi yéh abedik. Baan kaliwat bedak, ia tusing ngitungang yéhé totonan puek wiadin ning. Nglaut koné inema yéhé ento. Sasubanné nyrepet mara koné ia mulih ka pondokné. Gelisang crita, dadi anaké luh totonan dadi beling. Ia tusing ja sebet buat ngelah belingan yadiapin tusing ada bapanné, kenehné kendel krana acepané makelo-kelo sinah ada ajaka lakaran makeengan di pondokné. Kasuén-suén, suba tutug ulanan anaké cerik, lantas pianakné lekad. Nanging lacur, anaké cerik totonan tusing ja magoba manusa sakéwala marupa alu. Sawiréh marupa buron, dadi lek koné anaké cerik ento laut ia macebur ka tlagané. Ditu koné méménné sedih tur ngeling geronggerong sambilanga masesambatan, “Aduh cening, nguda dadi cening las pesan ngalahin anaké buka mémé? Yadiapin cening magoba alu, keneh méméné tusing ja kénkén. Mémé anak tresna pesan tekéning cening. Japitui cening magoba buron, mémé tusing ngéwehang buat totonan. Jani yan cening tresna mamémé tekén mémé, enahang, enahang déwék ceningé!” Wiréh makelo anaké luh ento masesambatan ngamé-amé pianakné, dadi aluné nengok uli beten yéhé. Anaké luh totonan lantas ngénggalang nyemak pianakné tur abana ka baléné. Aluné sai-sai koné kapreténin cara mreténin anak cerik pusuh. Sedek méméné ngayehang i alu, sagét ia ngomong tekén méménné, “Mémé, jani adanin tiang I Brakah!” Méménné satinut tekén pangidih pianakné. Kacrita I Brakah mara matuuh pitung dina, lantas ia ngomong tekén méménné kéné: “Mémé, kema ja beliang tiang tambah cerik abesik, tiang lakar malajah mabian!” Méménné masaut, “Da suba cening mabian, apa cening kuangan, orahang dogén tekén mémé!” Mara méménné ngraos kéto, I Brakah lantas ngeling maguyang di tanahé. Krana I Brakah tusing dadi tungkulang, lantas méménné ngénggalang ka désa meli tambah abesik. Suba maan tambah, ditu lantas I Brakah ngawitin numbeg anggona tongos mamula tebu, bligo, kladi, muah sarwa tanem tuuhé. Gelisang crita, sasubané bliga, kladi, muah sarwa tanem tuuhné mabuah, maumbi, tur mabunga, ditu koné méménné ka peken sabilang wai. Sabilang semengan méménné ka peken ngadep umbi-umbian, woh-wohan, lan sarwa sekar ané luih-

luih. Ento makrana makelo-kelo, makejang anaké di désa ningeh Mén Dukuh ngelah pianak alu. Sedek dina anu, I Brakah lantas ngomong tekén méménné, “Mémé, buin mani ajak ja tiang ka peken, apang tiang nawang peken.” Méménné masaut, “Da ja cening bareng ka peken, dokar pada liu, nyanan liliga cening nyen.” I Brakah buin masaut, “Sing liliga apa tiang!” Wiréh I Brakah mamengkung nagih milu, kéto masi krana sayangné Mén Dukuh mapianak dadi tusing dadi ati koné ia tekén pianakné, “Nah, yén cening nyak ja di sisi ngambahin, nyak mémé ngajak cening kema.” Mara kéto pangidih méménné, dadi prajani liang koné kenehné I Brakah tur masaut. “Nah, mémé.” Buin maninné, semengan pesan suba ia bangun, lantas ia ka peken bareng-bareng ajaka méménné. Di tengah jalan liu anaké nyapatin Mén Dukuh kéné, “Wé, Mén Dukuh, anak kija ento ngajak alu?” Mén Dukuh masaut getar, “Panak tiangé niki, ia nutug ka peken.” Mara kéto pasautné Mén Dukuh, makejang anaké ngedékin Mén Dukuh, baana ia ngelah pianak alu. Yadiapin buka kéto, Mén Dukuh tusing ja sebet kenehné kakedékin tur geleng ia majalan ka peken kaatehang baan pianakné. Sasubanné nganteg di peken, tondén melah ia ngejang dagangan, suba ada anak mablanja turin kanti maseluk. Akejepan san suba telah koné dagangané Mén Dukuh. Suba telah dagangané, ditu nglaut ia mulih ajaka pianakné. Sasukat Mén Dukuh ngelah pianak alu, lais tan kadi koné ia madagang tur batinné liu pesan. Glisang crita, critaang jani I Brakah suba truna, lantas ia ngomong tekén méménné, “Mémé, kema jani padikang tiang okan Ida Sang Prabu!” Méménné lantas masaut, “Yéh, to nguda pangkah pesan, dong bani mémé matur tekén Ida Sang Prabu, méh ulahina mémé mara teked di angkul-angkul puriné tekén panyeroané.” (Masambung)

Usada Kuda Kaasuh olih I Gusti Madé Sutjaja

IBM Dharma Palguna

Aheletan Kelir Wates peteng lawan semeng mawasta Prabhata. Wates lemah lawan peteng mawasta Sandhyakala. Wates Triwara punika Kajeng. Wates Pancawara ring Kliwon. Sané mawasta Kajeng Kliwon inggih punika kalih wates matemu utawi matumpuk. Wates Saptawara punika Saniscara. Yéning wates Pancawara (Kliwon) matemu sareng wates Saptawara (Saniscara) mewasta Tumpek, taler meteges wates-wates kala sané matumpuk. Akéh malih wates-wates sané maiketan sareng pawilangan kala. Samian wates punika kapercaya pinih tenget, santukan ilaila dahat yan pradé jagi megat kala sakadi punika. Capcapan punika wates natah lawan umah. Panyengker punika wates natah paumahan lawan margi utawi rurung. Wates carik lawan carik siosan mawasta pundukan. Wates désa lawan désa siosan dumun kari marupa bengang. Wates nusa lawan segara punika pasisir. Akéh malih wateswates sané nyahcah tanah dados widangwidang puniki-punika. Sakadi wates kala, wates-wates karang puniki taler kapercaya tenget, santukan kocap ila-ila yang megat wates karang. Gumi, tanah, utawi karang punika sané kasengguh Bhuta, mateges ruang (basa Indonesia), muah sarwa padagingannyané. Megat wates Buta ri kala petemuan wates kala kapercaya pinih ila-ila. Upaminyané, ri kala Sandhyakala majujuk utawi negak betén capcapan. Kaucap ila-ila santukan manut lontar Kala Tattwa, punika mawasta salah masa lan salah tongos, utawi salah matumpuk. Nika sané kabaos amah Kala lan amah Bhuta, utawi amah Bhuta Kala. Manusa sakadi Raré Kumara ten prasida nulak Bhuta Kala, yén ten nunas tulung ring Betara Siwa. Ida Betara Siwa pinaka ajini-

Ceraken

da Sang Kala, maparab Mahakala. Selian wates Kala lan wates Bhuta, wénten malih wates siosan sané taler kasengguh tenget, inggih punika wates Tutur (“kesadaran”). Upaminné ngrabangsawa, sané mateges wates Jagra lawan Turu utawi sirep. Ri wates Jagra lawan Turu punika tutur manusa surup kadi surya sané sumurup ri kalaning sandhya. Wates tutur punika ngawé sakancan sané kauningin dados masalin warna, rupa, nama, swabhawa. Sakadi punika taler ri kala manusa mawali matutur, utawi matangi, saking sirepnyané. Wates sirep lawan jagra taler kesengguh ila-ila, sakadi Surya jagi medal ring purwa. Alon-alon tutur manusa mawali jagra tur inget ring genah, inget ring dina, inget ring awakné. Karauhan, tedun, kasurupan, miwah sané siosan taler wates. Ri kala punika wates tutur manusa matemu lawan wates tutur soroh maurip siosan. Wates-wates sané tiosan, sané ten prasida antuk nguningan yukti akéh pisan. Wénten wates suka lawan duka, wates ngeling lawan kedék, wates mati lawan idup, wates lanang lawan istri, wates inget lawan engsap. Kelir punika wates dalang-wayang lawan krama sané nonton. Ring kelir punika wénten wewayangan utawi lawatan. Lawat punika sané kapanggih olih sang sané nonton. Lawat punika boya kasujatian pakardin dalang, boya kasujatian daging manah sang sané nonton. Ngresepang lawat punika sané kaucap ilaila. Sang sida yogi sané sampun pralabda ring sarwajnana, kaucap ring sastra wantah aheletan kelir lawan Betara Siwa. Aheletan kelir mateges tutur sang mahayogi sampun parek, wantah kawatesin antuk a lembar kelir lawan Betara Siwa. Angga sarira puniki kocap kelir, wates, sané tenget-suci sakadi pura.

Puniki Usada Kuda. Ring galahé mangkin kaanggé muruk basa Bali miwah Kawi sawates cakepan puniki. Sasuratan basa Kawinyané nganggé Kawi Times New Roman. Indik daging, mantuka ring panampén soang-soang.

huy;m\ál, uyah manggala

hulg i /,

garêm paraçi

ingulig

ulig

eyhink ÛÓ nß si /,

duhi tokhang ñêñêp

yéhin tuak manis

hewor*smi,

wor kabeh

aworang sami

eloeloh*, lolohang.

jrnÀ\æu g ) \ À æu g ) /, jaran angseg-angseg

zu;zmãl ¡ ,*u

lolohakna ning àçwa menggoh menggoh duwi ganigo

nyuh nyambulung

ensummã;¡ , né sumambuh

rj;hÞ,(

kaus rumbêd

rojah klar

rajah hlar

hi2hin\ ¡Ó k á n)ß ,% ilehin tunggak meneng

p)j\iny ã m) h ¡Þ ,(u

ingidêran mênêng

tunggang

winuwuhan bayêm luhur

pejangin bayem luhur

huy;, uyah

hduk,*

garêm

wor

adukang

eloeloh*,

lolohakna

lolohang.

hubdérn/,

ning àçwa

ubad jaran

bniet*odditdu ;u , BO/dok

bani tong dadi tuduh

wani ngambêkàn

Sastra

Redité Umanis, 12 Juli 2009

Tresnan Mémé Olih Putu Déssy Savitri Déwi

Sira ja nyakit ati, yéning pianakné ten dadi orahin. Kénten masih tiang. Pun ping kuda tiang ngoraihin, punang ngantén ngajak I Gedé, masih ia pengkung. Mangkin tampedang pun omongan pisaga ane jelé-jelé nika. Méméné sugih, panakne lacur. Seken, tiang ten nyidayang ningalin pianak tiang melarat, nongos di umah kontrakan ané cupek ajaka tetelu. Nggih, tiang nawang Gedé jak pianak tiang pun pada tresna, nanging kayang mangkin, kayang tiang pun ngelah cucu, tiang déréng nyidayang nerima Gedé dadi mantun tiangé... . “Mé, tiang ngerti mém` sayang tekén tiang. Nanging mangkin tiang pun kelih, Mé. Pun ngelah panak, artiné mémé pun ngelah cucu. Tiang jak Bli Gedé nyidayang ngurus hidup tiang sakeluwarga.” Sakit atin tiang dugas panak tiang padidi ngorahang ten nyak buin runguang mémé cara dugas cenik. Keneh tiangé melah, apang nyidayang nulungin meli umah, sautina kénten tekén panaké. Mimih, seken-seken Iluh... Iluh... Mangkin ten taén ngitungang lega lan sakit atin

mémé. Pragat I Gede dogén makenehang. “Béh, mémé cara sing taén bajang dogén. Da to bes sangetenga. Nak Iluh sing nyak ngaé i raga repot buin. Méméné harusné ngerti. Iluh ba makurénan makelo nu masi mémé sing percaya,” kurénan tiang ngadesem. “Tusing ja tiang sing percaya, Bli. Tiang sing bisa ningalin panak tiang kanti kéto magae ngalih pipis anggona mayah kontrakan. Yén uli pidan ja ya ngantén tekén Gusti uli banjar ba delod, sinah tusing ja kakéné nasibné, duh Iluh... .” “Mé, mé, mémé nyebakin anak ané sing patut kasebakin. Iluh nak tresna tekén Gede,” saut kurenan tiangé galak “Gedé buin? Apa sih gelahanga jak I Gedé? Akuda sih gajiné I Gedé? Apa nyidayang anggo meli perabotan, mayah sekolah, to tingalin naké, kayang jani umah nu ngontrak. Orahin dini nongos jak i raga bareng-bareng I Gedé koné sing nyak. Apa sih né ada di kenehné?” ”Mé, yén i raga barengbareng nongos dini, dong kadenanga nyentana ja jak pisagané? Orahin da to bes sanget

11

kenehanga. To madan nyakitin awak padidi,” saut kurenan tiangé laut magedi *** Putu, panakné Iluh, cucun tiangé teka mulih tiangé ajaka tekén pekakné, kurenan tiang. ���Niang...,” I Putu nyagjagin tiang. Tiang makenyem dogén ya sambil nglanturang maca sastra. ”Adi keto sebeng nyainé? Né, ajak naké cucuné di jumah,” kurenan tiangé maekin tiang. ”Sebeng tiang kénkén?” ”Aduh... Percuma. Maca sastra sing ada gunané yén tingkahé buka kakéné. Masa cucu padidi sing nyak ngajak?” ”Nyén sing nyak ngajak? Maan tiang ngorahang kéto?” ”Maan. Di kenehnyainé.” ”Kenapa sih Bli? Bli be sing tresna tekén tiang?” ”Nyainé sing tresna tekén cucu.” ”To nguda masi ajak I Putu mai? Méméné kija?” ”Magaé, mara muka kursus nyait.” ”Mimih, panak tiang... Bliné, bangina gén panakné magaé kéto. Kursus nyait baju? Nah dong tulungin naé. Baang modal. Reramané sodagar buah, jani panakné

muka kursus dogén.” ”Baang ja, pang ngelah pangupa jiwa. Pang bisa magarapan padidina.” ”I raga dadi rerama patutné nulungin ékonomi panaké ané kakéto.” ”Baang dogén. Baang I Gedé ngurusang.” ”I Gedé buin. Med tiang ningeh adané I Gedé. Taén nulungin apa ya di jumah? Kaling ka nulungin, malali mai dogén kapah. Tusing cara mantu-mantu ané lénan.” ”Aa. Nak mantu nyai ané lénan sugih-sugih.” Tiang mendep. Tiang ten ngerti. Adi makejang mangkin melihang tiang? Napi pelih yén tiang makita panak tiang, Iluh ten perlu kéweh-kéweh magaé? Tiang makita pang Iluh cara mbokné Ratna lan Sekar. Ratna nongos dogén di jumah, ngurus pianak. Ané magaé kurenané dogén, gaji kurenané liu. Nyidayang membangun umah. Yén Sekar mula magaé, nanging magaé di tongosné melah, gajin masi melah, nika masi kurenané pengusaha. Tiang marasa cucun-cucun tiang ngelah masa depan lamun kentén. Yén Iluh, bih... nyakit keneh tiang ngenehang.

*** ”Om swastiastu,” semengan di jumah tiangé ampun wénten ané teka. Tiang kari di samping sanggah, ningalin punyan jepun tiang ané sayan ngedénang. ”Bu, wénten Pak Gusti,” pembantu tiang kisi-kisi. Tiang macelep ke ruang tamu. Tingalin tiang pembantu tiang ampun nyediaang kopi duang cangkir. ”Punapi gatra niki? Wau rauh saking dura negara nggih?,” tiang makenyem. “Becik Bu. Nggih, niki wau usan saking Amerika. Niki wenten akidik,” Gusti Bagus ngemaang tiang bungkusan misi kado. ”Mih, repot adi Pak Gusti niki,” lega atin tiange maan gapgapan uli dura negara. ”Nggih. Ibu Ayu kan pun kadi Meme tiang padidi. Nggih tiang pamit dumun nggih. Kari wénten urusan, wénten proyék.” ”Nggih. Suksma banget.” Tiang ningalin Gusti Bagus pesuan uli jelanan tiang. ”Nyén ané mara teka?,” kurenan tiangé pesuan uli kamar. ”Gusti Bagus. To tingalin, kéto bagusné Iluh tusing nyak.”

Séwalapatra Ring Madé Suarsa

Tanah Longsor

Sejarah Sastra Bali Modéren Sakéng Puisi Sunda Modéren Dalam Dua Bahasa tiang sumeken uning pajalan lan kawéntenan

Mirib mula tuah paileh, guminé dija-dija katibanan bancana. Gumin ragané masih tusing surud-surud tepén baya, matumpuk-tumpuk tan papegatan. Linuh, tsunami, gunung meletus lan angin nglinus. Tusing tuna bayané dahat nyejehin ujan bales ané mapuara blabar agung saha maduluran tanah longsor. Maindengan ujané bales, maindengan tanahé longsor. Para janané lampus saha umah anyud utawi urugan tan winilang liuné. Guminé burik pacrongkah kena bancana. Alas gunungé lengar, laglag kaabas sakita karep. Yéh ujané bales tusing ada buin ané ngisep, telah yéhé membah tuara ada ané mesandekan. Tukad-tukadé sing nyidayang nampi yéhé membah, mawastu maliah dadi blabar gedé, tanah bukit yadian abingé gebuh macelos longsor. Nanging yan katuju masan panas, tukadé ngeling kapanesan kuangan yéh, tegal cariké kasatan bedak ngamé-amé ujan. Pamulaané layu, tanah cariké engkag. Petaniné luyu tanpa pamupu, mawuwuh tepén baya kaléléran kasah-kasah. Nanging ané baduur pada makmur, yadin setata saling dalih ulian pikolih, sing taén rumasa pelih apabuin nolih rakyaté sedih. Ujan bales, ujan riris ngawinang res maduluran sedih, apabuin yén ada angin linus makuus…….. Patut né liwat anggon lawat, ngalawatin parilaksanané kawekas apang sing pati kacuh malaksana ané mawesana nyag dekdek lidek sekala niskala. Jalan sayangang palemahané, sayangang lingkungané, mangdané palemahané masih sayang tekén iraga mawastu sida mangguhang karahayuan, tusing ngalah anéh. Dumadak Tri Hita Karanané sida dadi uger, anggon anjek papinehé lumaksana di guminé. Ujan bales, angin baret tusing buin marupa pakéwuh ané sandang jejehin, nangin mawalik dadi pangayu bagia réh marupa paileh jagat ané ngawinang karahayuan di kauripan sekala lan niskala. Sulang, „Ketut Rida

Péstisida Alami

Sangitan Sambucus javanica R

puisi sunda modérené, sakéng ngawit kantos warsa 2000. Sumeken taler uning rupan puisi sunda modérené sané kasurat antuk suang-suang pangawi. Tur uning, pangawi Indonesia modérené sané ngaripta puisi Sunda Modéren. Minakadi : Apip Mustopa, Ajip Rosidi, Surachman R.M, Ayat Rohaédi, Juniarso Ridwan, Soni Farid Maulana, miwah Acép Zamzam Noor. Sapunika taler, sakéng bukuné puniki, tiang uning novélis Éddy D Iskandar sané nyurat novél Gita Cinta dari SMA miwah Berlalu dalam Sunyi tur Roman Picisan nyurat sajak Sunda modéren. Maca Dua Orang Dukun Dan Cerita Pendék Sunda Lainnya, tiang uning kawéntenan cerpén Sunda modérené sané sambungsinambung yadiastun kantos warsa 1965. Uningin tiang taler indik rupan cerpén Sunda modérené sané karipta antuk suang-suang pangawi. Diastun durung naen ngaton, purun tiang mastikaang, cerpén Sunda modérené kantos mangkin kantun karipta. Cendet aturang tiang kantun wénten. Tur, purun mastikaang pangawinné sayan maweweh-weweh. Sapunapi indik novél Sunda modérené? Pateh sakadi puisi miwah cerpén Sunda modérené. Napi buktinné? Puniki buktinné. Duk warsa 1914, sapunika Mikihiro Moriyama ngandikaang ring bukun danéné sané mamurda, Semangat Baru, kawedar novél Sunda modérené kapertama. Novélé punika mamurda Baruang Ka Nu Ngarora. Selanturnyané murunang déwék tiang nyambat novél Sunda modérené karipta lan karipta. Tiang murunang déwék nyambat sapunika, wénten bukti jagi aturang tiang. Bukti sané ngéténgngéténg: Hadiah Rancagéné sané jagi kaserahang warsané mangkin ring sastra Sunda modérené, sané molihang novél kakawian Godi Suwarna. Murdan novél punika: Sandikala. Bukti sios, ngéténg-ngéténg ton tiang ring Surabaya. Duk punika wénten panyerahan hadiah Rancagé ring selagan panyerahané

punika, wénten paméran buku sastra Jawa modéren miwah sastra Sunda modéren. Drika ton tiang lintangan ring lima novél Sunda modéren. I rika tiang ngrenggeng ring manah. Ten perah yén novél Sunda modérenné ten karipta sambung-sinambung. Manahang tiang, kawéntenan sastra Jawa modérené tan doh masiosan ring sastra Sunda modérené. Mangda nénten raos kémanten pacang aturang tiang bukti. Duk ngatonin, Bunga Rampai Sastra Jawa Mutakhir sané kawangun antuk J.J Ras manah tiangé maklebeh lantas ngamedalang raos kadi niki: Ngawit 1912 kanti 1975 sastra Jawa modérené ten pegat karipta. Novél, cerpén, puisi kawedar kadi toya tukad Undané membah. Membah tan parérénan. Riantukan sapunika kawéntenané, tan urungan sastra Jawa modérené, kantos mangkin kantun kasurat. Bukti ngéténgngéténg aturang tiang, nyabran panyerahan hadiah Rancagé, kantun wénten pangawi sastra Jawa modérené molihang. Manawi Pak Madé pacang matakén ring kayun, napi ngranayang, tiang ngenjur-ngenjurang buku. Boya ngendogin sané ngranayang. Titiang mamanah nanginin anak sané sampun matangi. Nanginin antuk atur: sastra Sunda Modéren miwah sastra Jawa modérené, sampun kasurat sejarah kawéntenannyané. Siosan ring kasurat malintihan, kasurat taler kawéntenan sorohnyané. Sesuratané punika ngranayang tiang uning: sapunapi kawéntenan puisi lan cerpén Sunda miwah Jawa modérené, tur sapunapi kawéntenan novél Sunda lan Jawa modérené. Sakéng nanginin antuk atur punika, lan-

turang tiang ngaturang patakén, napi mawinan sastra Bali modérené durung kasurat sejarahnyanéné kadi sastra Sunda lan Jawa modérené? Yén tlektekang tiang kawéntenan sastra Bali modérené tan bina ring sastra Sunda lan Jawa modérené. Puisi Bali modéren sampun janten sira sané ngawitin nyurat. Sira-sira kémanten raris nyurat kantos mangkin taler sampun janten. Sapunika taler cerpén Bali modérené. Novél, diastun kantun pegat nyambung, sampun janten sira ngawitin sampun janten taler sira sané nyurat kantos mangkin. Sapunika taler drama miwah prosa lirik Bali modérené. Tiang ngaturang pitakén sapunika boya nandruhin buku sané kasurat antuk Bapak Tusthi Eddy miwah kanténan tiangé Nyoman Darma Putra. Boya. Tiang matakén sapunika kantos matuuh sia dasa nem tiban, sastra Bali modérené, sejarahné kasurat wawu malintihan. Durung masorohan. Kedeh tiang matakén sapunika, riantukan sejarah sastra Bali modérené yén kasurat masorohan pikenohné nénten akidik. Pikenoh sané utama, pinaka bukti, sastra Bali modérené yukti wénten ring jagat Baliné. Kawéntenané nénten cerpén kémanten, sakéwanten, kategepin taler antuk novél, puisi, drama, miwah prosa lirik. Siosan ring punika, wénten pikenoh siosan. Anaké Bali, nénten ja nganggén basan duéné antuk nyurat kakawin, gaguritan, usada, miwah tatwa kémanten. Sakéwanten nganggén ngwéntenang sané durung naen wénten tur kantos mangkin wénten. Ten sios, ngwéntenang sastra Bali modéren. Dumadak wénten sané nyurat! „IDK Raka Kusuma

Antuk Puisi Memuja Ida Sanghyang Widhi

Tetaneman Sangitan prasida mentik ring dataran rendah rauh ring pegunungan sané dingin. Tetaneman puniki ketah mentik praragan lan sering kadadosang pagehan. Duaning bungannyane sané miik lan akéh kawigunannyané, mawinan tetaneman puniki taler sering katanem ring natah-natah umahé. Daun sangitan sané magigi becik pisan kaanggén makarya péstisida alami duaning madaging kandungan aktif Tanin, Essential oil, ursolic acid, Beta-sitosterol, Alfa-amyrin palmitate, lan KNO3. Makarya péstisida alami saking daun Sangitan, carané: 1 kg daun Sangitan katektek geles-geles, raris kalablab nganggén 5 liter toya kantos maluab. Ri sampunné émbon wawu kasaring. Aliter toya lablaban daun Sangitan puniki kacampur antuk 13 liter toya anggén nagingin asiki tangki semprot sané madaging 14 liter. Penyemprotan péstisida alami puniki kalaksanayang ri kala semeng utawi sanja, aminggu pisan. „I Madé Indra Bangsawan Sekaa Demen “Bali Mule”

Puisi Bali Modéren kakawian Ketut Sumarta sané wenten ring sajeroning pupulan Puisi Bali Modéren. Gending-gending Pangapti sané kawedarang olih Yayasan Sabha Sastra Bali, Dénpasar 1984. Puisi punika sané majudul Suara: Gusti, Ratu wantah suara, Kelapkelip sajeroning ening. Yéning turéksain dagingnyané Puisi Bali Modéren puniki wantah puisi sané ngruruh aspék religius. Sané madué tetujon nénten ja mawates sajeroning sifat sareng laksana sané maiketan sajeroning kaagamaan kémanten, nanging maiketan sikap sareng kadasaran urip lan kawéntenané maiketan antuk wewidangan seputarnyané. Mawinan asapunika, religius nénten ja ngeninin indik manusané sareng sané ngrumaksa (Ida Sanghyang Widhi) kémanten, nanging paiketan manusa sareng manusa, manusa sareng lingkungané sané kabaos Tri Hita Karana. Pahpahané sakadi puniki luiré: Parhyangan, Pawongan, lan Palemahan. Manut sané kabaos olih YB. Mangunwijaya (1982). Religius sané ngeninin indik aspék ring sajeroning angga sarira, utawi riak getaran hati nurani angga sarira. Sajeroning puisi puniki obyékné wantah Ida Sanghyang Widhi. Ida Sanghyang Widhi sané wénten ri sajeroning genah sané ngrumaksa lan ngwengku. Indayang cingak lan wacén tur

bédayang, puisi sakadi sané ring sor puniki sané majudul Puyung napi dagingnyané tur incepang ring sajeroning angga sarira: Isin puyungé tuah anak melalung, Pulung di langité pelung, Isin puyungé tuah makejang luung, Adung, Uli jani jalan alih isin puyungé. Suud dadi katekung, Makurung, magantung, makungkung. (Ki Nirdon, 1981:11). Sajeroning puisi Suara lan Puyung sané kabaos ba duur sané ngagumin kaangungan lan kasempurnaan Ida Sanghyang Widhi. Sakadi sané kasurat ‘’tuah makejang luung’’ sané marupa sakadi ‘’puyung’’ utawi ‘’ suara’’, sakadi sané kasurat ‘’sayup-sayup sajeroning kaheningan ‘’sane’’ ning. ‘’Bedanne sajeroning puisi puyung pangawi nénten mabebaosan langsung sareng Tuhanné, nangin mabebaosan sareng janman lian dagingné ngeninin indik kaagungan lan kemahasempurnaan Tuhanné, lan nginkinang pihak sané lian mangda ngrereh isin puyunge. Yéning sajeroning puisi Suara, mababaosan punika wantah mababaosan langsung sareng Tuhanne, lan pangawi wantah maosang Tuhanné antuk baos sané profan, Gusti, Ratu sané kawéntenané sering kapirengang sajeroning kuripan sdina-dina. Wénten taler mabebabosan pangawi sareng Tuhanné utawi sareng pihak lian wénten sané mawentuk sakadi pitakén-pitakén dogma agama indik kauripan. Sajeroning pui-

si wénten taler sané kabaosang ngeninin indik hakekat kauripané sané marupa pitakén-pitakén sakadi puisi sane ring sor puniki: Dong, awitan tiange sira, dadong saking sira. Dong, inguh tiang paling setata, tan wénten takenin. Tan wénten ngorahin, bas kene lacure, uling malu kanti jani. Apake iwang ragane, nawi kawitane boya kasembah. Nawi dosane api murub, panes satata ring tangkahe...(Kidung Raré Alit: Windhu Sancaya, 1984: 29). Asapunika pangawi matakén antuk pitakén-pitakén sané mitakénang indik kawéntenan déwékné sareng leluhurné. Sira ipun, sira déwéké lan sira leluhuré. Ipun setata bingung, nénten wénten sané ngorahin. Ri wuwus ipun mapanampén, minabang krana leluhurné sané dumun nénten naen kapuja utawi dosanné kalintang ageng. Sapangrauh Puisi Bali antuk warna religius puniki ngeninin indik sikap penghayatan agama sané pinih luhur, lan positif, téma religius sejeroning puisi kategesang antuk ngungkung gejolak hati nuraniné mangda uning ring déwékné soangsoang, makluk sané karumaksa olih Ida Sanghyang Widhi. Minabang sampun kauningin sareng sami sastra klasik punika karipta nénten asrana beréksprési kémanten, nanging kaanggé srana bakti olih sang pangawi ngeninin indik agama utawi ngeninin indik Widhiné. „ I Nengah Konten

”Buin nyai ngaé uyut.” ”Tusing ja ngaé uyut Bli, Gusti Bagus mula paling melaha yén dadi kurenané Iluh. I Gusti nak mula seken tresna tekén Iluh uli SMA, nanging Iluh sing ngrunguang” ”Ba tawang. To i pidan. Ngujang buin ngubat abit ané pidan. Tingalin to cucuné ba masuk TK jani.” “Ba tawang” “Ba ya kéto, men kénkén keneh nyainé? Pang Iluh cerai laut nganten jak Gusti né ento, kéto?” Tiang mendep ajebos laut masaut, ”aa” “Buduh nyai!” kurenan tiang nengkik. ”Bli.. tiang..” ”Suud. Suud. Bli suba med gati jak ngomongang né jak nyai! Bli nawang ba amun kéné nyai sabenehné sing taén tresna tek‘n Bli. Nyai ngalih arta dogén. Mani Bei kal ngurus surat cerai!” ”Bli...” ”Bli marasa tenang yen idup padidi jak cucu-cucun Bliné,” saut kurenan tiang sambil ngadebras magedi. Tiang bengong negak di sofa ruang tamune. Bengong makelo gati. Makeneh-keneh napi tiang seken pun buduh? ***

Saking Langit Bali Ni Kadék Juliantari Bali Benyah Tua nguda mamunyah Kélangan manah Ngadep tanah ngadep umah Kaanggén ngulurin manah Dini ditu rusuh Sami demen ngalih musuh Makejang basang bawak Nigtig tangkah ngédénang awak Dini ditu majujuk beton lan besi Dija Bali sané asri? Dini ditu byuta ngadep munyi Dija Bali sané trepti?

Galang Bulan Bulan terang galang nyunarin margi Kuning gading Liang manah tiang nyingakin Bulan kuning gading sakadi sarin taluh Pinaka ciri kajegegan anak luh Nanging… Bulan sampun katutupin gulem Gumi peteng dedet Kadi rasa tiang sampun kélangan pamargi Kélangan sunaran bulan sané setata ring ati

Ni Kadék Widiasih Jogéd Lemuh ngawé geleh Sesolahé ngarad ibingan Nyiriang seni ring raga Punika ring Bali mabudaya Aruh! seniné nemu séndéh Ring girang tan wirang Lebih bayuné andupang I Luh jogéd kapelihang Saja jogéd Ojog jegég daa Tiang demen Sampunang ojog belog dadi Ngawé punyah, benyah! Campan, punah, sinah ilang

Ring Katon Sunia tan nandruhin galang Selahé élah saihin Manyuluhin alihan kaluihan Tuah ring pakatonan Sunia oneng magelar i rika Tuah ring jaba Yéh silemin sawa ngengkebang ambu Dahat nulegin ngengsubang layon Dasar rempuh ngabaya-baya Madurgama ring paumahan urip Gumantiang seleh suluhin sujati Pacang ngupas sumpenan Saking rempinian galah Ring tangun urip

Sabha

12

Ngalih Galang

Tetuek

Arja Manis Olih Mas Ruscitadéwi Dramatari arja sayuwakti nglangenin, napi malih yéning pragina sané nyolahang suarannyané jangih, pradnyan ngigel lan wiraga lan wirasanyané becik. Kursin para penontonné kadi kadagingin engket, mawinan kadi nénten prasida mancitan, duaning sampun kadaut. Manah penontonné pacang sayan garjita yéning dramatari arja punika kasolahang olih anak alit sané yakti-yakti madué suara becik, wikan mabaosan lan uning ngigel. Yéning kawikanan anaké alit, taksun dramatari arjané lan semara bathara kumarané sampun macampuh, pastika prasida ngametuang rasa liang lan santi. Kadi bedak lemerin. Kéwanten pidabdab kadi punika, méweh pisan kakeniang. Sané kétah mamargi, babaosan indik arja sané manis makecap, pungkuran wantah masisa rasa masemné, ri sampunapiné kantos pahit makilit. Mabebaosan-bebaosan indik nangiang, ngamurniang, ngembangang, nglimbakang lan nglestariang arja kadi wantah ring seminar lan pabligbagan kemanten, wantah puput duur kertasé. Sané mamargi sekaa-sekaa arja alit sakadi ring Kramas, Bona, Singapadu, lan sané siosan sané kakembangang olih para panglingsiré, tetep tan marunguang. Wantah karereh, kacingakin ri kala kaperluang, lan kaanggén nyangkepin proyék. Driki arjané wantah kaanggén kemanisan kémanten, anggén ngibur anaké alit, tur anggén nglakuang adol-

adolannyané. Arja sané kaabosan becik lan luih wantah kaanggén penelitian lan kakaryaning proposal mangda prasida karerehang dana. Pamuputné arja, drama gong lan kesenian-kesenian klasik Baliné boya ja seken kauratiang, wantah kaanggén bebungah dagangan para inteléktual lan para penelitiné. Punika awinan ri kala wénten pabligbagan indik ngamurniang arja lan drama gong, kadi ajerih manahé, duaning unteng pabligbaganné sakadi kabakta ka margi sané prasida ngametuang proyék penelian sané lémpas ring panglimbak seniné. Para janané sané mapikukuh ngamurniang arja lan drama gong kadi jati mula, nénten dados kaubah, ngiris pisan nénten maperih ring panglimbak seniné, wantah ring unteng penelitiannyané. Driki pangandikanne sané manis indik arja, indik dramagong, indik seni, pamuputné wantah ngawi nyeb, ngawi sakit basang, duaning pacang ngawi panyungkan seniné sayan abot. Yakti arjané manis, seni lan sastra Baliné manis sakadi gula, kéwanten yéning i raga marasa wong Bali, sané kapiara olih sakancan seni lan budaya Baliné, nénten ja patut sakadi semut, sané ngrunyung ngrebutin manis gulané sanésayan rered. Pinaka wong Bali, pinaka inteléktual Bali, patutné i raga nanem, miara entik-entikan seniné mangdané mabunga lan prasida ngwetuang madu sané manis.

PANGREMBA: Mas Ruscitadéwi, Madé Adnyana, Madé Sujaya, Gedé Tapayasa, Wayan Juniartha, Madé Sudiana, Wayan Suardiana, Ni Madé Ari Dwijayanthi lan Nyoman Manda. Rédaksi nerima reriptan marupa artikel (paling akéh 3500 huruf), satua ringkes (paling akéh 6000 huruf), puisi, geguritan miwah sané siosan. Reriptan mangda kakirim ring alamat: Bali Post Jalan Kepundung 67 A Dénpasar. Taler dados ring email: bali_orti@balipost.co.id.

Bungklang Bungkling

Redité Umanis, 12 Juli 2009

Sunaran ané makardi ngalangin tongos anak saja lakaran manutdut. Nyénan lonto ané bakalan kadutdut? Di jagat buronné, di yéh wiadin gumi, anak ada dogén ané kadutdut. Tegarang uratian yaning suba suud ada ujan. Bakalan liu dedaluné ané pesu lantas ngrejeng apa lonto ané masunaran. Apa panadin rejengan ka sunarané ento. Aget ia maan nepuk sunaran, tur sinarengan sengkala bakal tepukina. Bakalan ada lonto buron lén ané ngamah ia.

Olih I Gusti Madé Sutjaja BO/rtr

Kéto masi yan alih di pasihé. Bé ané madan cumi anak demen pesan ngalih sunar. Yang langité tusing misi sunaran bulan ané makada galang, lantas pasihé dadi peteng dedet. Yan buka kéto kahanané, lantas juru juk bé di pasih lantas ka tengah pasih ngaba sundih ajak jaring. Ditu di tengah ia pada nongos di prauné sambilanga mulang jaring. Sambilanga masih ngendihang sundih apanga di tongosné ngantos dadi galang. Tusing buungang ajahan pesan bakalan bé ané madan cuminé ento bakal teka ajaka liu ngalih sunaran damaré ané pejanga di duuran jaring panyanggrané. Sawatara suba liu cuminé mabunbun lantas jaringé angkida baan juru

juk béné tur cuminé turuhanga ka prauné. Suba kéto buin jaringé encebangan ka pasihé. Ané aget baan kahanan sunarané saja anak ané ngejuk ia; ané nemu sengkala tuah saja i cumi. Kéto yan alih-alihang di panilikan aget lacuré. Nah, jani di jagat manusané buka kénkén ké panadin anaké ané ngaba sundih lakara ngalih galang apanga tedas apa ané maadan patut wiadin tan patut. Saja ké yan nemu ané tan patut ulian ngaba wiadin ngelah panabdab kapatutan bakalan ia nemu galang? Koné ada sesimbingan ané nyambatang anak saja aluhan ngejuk anyar selehé katimbang ngejuk kakiané. Yan ngejuk anyar selehé anak tusing ja ejoh

Isin Gumi

ia lakara ka tengah di pasihé. Béné ané cerik-cerik ento anak tuah ngalangi di sisi-sisin pasihé lonto. Saja aluh yan ngejukné baan i juru pencar. Yan lakara ngejuk kakia, i juru melas anak saja lakara luas ka tengahing segara. Anak sukeh pesan ia nenger apa lonto ada di tengah pasih agungé. Saja ditu liu ada kakia. Bakalan ada aget tur ada masih sengkala. Yadiapin juru melasé anak saja wanén, aget tur sengkalané anak saja gedé. Yan aget saja lakar gedé pikolihé; yan tungkalikanné ané tepuk, saja kapatian ané bakalan dadi tindihanné. Jani, kénkén ké panadin juru pamatut ulian di galangé ané nrima laksanané? Ngudi-

ang dadi krama ané kasengguh melah ulian magaé nuut galang keneh muah kreta dari bisa mejuk ulian kadalih nyalanin sulur tan galang? Anak buka sesenggakan ané nyambatang sakadi patapan pénjoré; ané léngkong payasina, ané leser tanema. Tusing ké ené ada paiketannyané ajak sasambatan anak ila-ila yan nyalanang sulur galang apanga nepuk galang? Apang tusing buka satuan i dedalu ajak i cumi lonto ané mautsaha ngalih galang kasatuayang . Satua buka i tatani ané nemu sengkala ulian polos, ané tusing ngalih galang, ané kajanjiang lakara baanga kayu muhmuh baan lutung corah, patut masih uaruarang apanga tangaré satata

kaingetang; apanga sengakalané dadi kelidin wiadin ejohin ulian satuané ngalangin. Jag dadi buka kéto mentik di pamineh I Polosé dugas ia negak sambilanga ngisep lintingan temako sambilanga ngilih-ngilihin awak mapan kebus guminé kaliwat. Paminehné mentik buka kéto tusing ja ulian ia magumana maminehin indiké totonan. Jag ia mentik buka lejitan kecambahé mapan ia maan emeg wiadin belus. Nyén ké mampuh nambakin yan dabdab mentiké majalan buka kakéto? Ulian I Polos anak saja jadma polos, tusing pesan ia bisa nyaurin patakoné buka totonan yadiapin di tongosné ia maroko tur mailih-ilihan anak saja ngenah galang apadang.

PNS Nglindeng Ri Kala Jam Kantor

Parilaksanan PNS sané nglindeng ri kala jam-jam kantor kadabdabin sumeken Wakil Bupati Buléléng Madé Arga Pynatih. Punika kasinahang saking katugasannyané makudangkudang personel Satpol PP mangdané nertibang PNS sané nakal punika. Paindikan punika kabligbagang ring acara Isin Gumi Radio Singaraja FM 92,0 MHz rahina Anggara, 7 Juli 2009.

Bu Nyoman Suberata, Berombong Manut titiang sapatutné PNS punika marasa aget sampun makarya dados PNS kabanding masyarakat biasa. Mawinan patut becik-becik nglaksanayang tugas pinaka abdi masyarakat, sané ngalayanin masyarakat ri kala wénten kaperluan sané mabuat. Yéning mapikayun nglindeng sampunang ri kala jam-jam kantor. Putra, Pengastulan Tiang setuju pisan antuk pidabdab sané kaambil punika, santukan PNS sapatutnyané ngicénin conto sané becik majeng masyarakat ri kala jam ker-

ja. Sapunapi dadosné ri kala punika wénten krama sané pacang wénten kaperluan, nanging petugas tan wénten ring kantor, sinah ngawé pikobet, lan kabaosang wantah makan gaji buta. Mawinan patut pisan personel Satpol PP katugasang nyelehin PNS sané nglindeng punika lan kapidana manut aturan. Jero Nanda, Sambangan I raga tan sida nyengguh PNS punika nglindeng, minabang nénten nglaksanayang tugas atasan, kémahon yéning PNS punika medal tan wénten paiketan sareng tugas kantor punika iwang. Lan cihna PNS nglaksanayang tugas ipun makta

buku ékspedisi. Nithi, Lovina Ketut Arta, Gesing Banjar Manut titiang punika wantah rélatif wénten sané nglindeng yéning sayuakti tugas lapangan utawi dinas luar. Kémahon yéning nglindeng ring supermarket, pasar utawi toko napimalih hotél pihak terkait patut ngicénin sangsi tegas, minakadi sangsi administrasi miwah sané lianan, sané penting aturan tegas. Putra Perkasa, Tangguwisia Gedé Supartha, Nagasepaha Sapatutné pemerintah kabupatén mawali ngwénte-

nang gerakan disiplin majeng PNS, salanturnyané ngicénin sangsi pelanggaran taler ngicénin ukuman sané marupa penundaan menékang pangkat lan gaji berkala. Asapunika taler pihak patugas sané nedeng tugas patroli ring hotel-hotél utawi kafé-kafé yéning ngeniang PNS nedeng mabuk-mabuk mangda katangkep sumangdéné sida kapok. Gedé Grédeg, Cempaga Pihak Satpol PP mangda nindak tegas lan tan pilih kasih yéning manggihin PNS nglindeng ri kala jam-jam kantor. Napimalih mangkin kesejahteraan PNS sampun kauratiang, patutné semangat makarya taler katincapang. (ama)

Nambet lan Wikan

Arja Olih I Wayan Juniartha Ané tua meled sajan nglestariang Arja. Ané bajang-truna sing pati rungu kén arja. Kalingké lakar nglestariang, lakar mabalih gén ba sing ada ané makita. ”Yén pabalih masi cang lakar sing ngerti apa ané satuanga, basané gén ba sing taén dingeh, pajalan satuané adeng gati, satuané masi unduk i pidan dogén, yén sing Kediri sinah Daha,” kéto abetné I Madé Kiud Holywood. Maklum, I Madé nak truna Bali masa kini, sing ngerti unduk Jenggala lan Singasari. Yén unduk New York lan Las Vegas nak asli tatas baana nyatuang. Otakné nak otak global, nasak ulian pendidikan Bali modéren ané setata angob kén pariwisata tur gumi duranegara. Asal tetamian nak lingsir jeg kuna ba artiné, ba sing perlu tolih. ”Jlema cara ci né ba panak babinjat, sing bakti kén leluhur. Yén sing ada leluhur kaden ci iban ci né lakar ngelah tuuh. Yén sing ada tetamian, apa ané lakar adep ci pang nyidayang masebeng modéren?” Pekak Dangap Dangap nyakcak. I Pekak asli jadul sajan, produk orde lama, ané marasa gumi i pidan ané paling melah, pamineh inguni ané paling luwung. Yén baang mabalih arja, wayang kulit, gambuh, jeg prajani liang kenehné. Yén ajak mabalih tipi, jeg prajani kliesklies basangné. Asal ba pagaén nak cenik jani, jeg setata écéanga kén I Pekak. ”Truna-truna jani sing ngerti idup, sing tatas kén Ramayana, sing nau kén Mahabrata, sing nawang Panji, pantes ba idupné kabarat-kabirit, sing ngelah jati diri,” kéto abetné. Krama sekaa tuaké sing ada ané bani ngemang koméntar. Maklum, ba mula sing dadi adungan ajaka dadua. Mirib

cara Méga jak SBY, ba sing ada selah dialog. Yén keneh-kenehang, kadaduané ada benehné. Yén arjané tetep tuah nuturang unduk raja-raja i pidan, tetep urusan masiat ngrebutin nak luh kanti nguwugang gumi, sing pati rungu kén masalah-masalah ané nyakitin kramané jani, sinah mula lakar sayan ngabedikan ané rungu kén arja. ”Yén tetep amontoan gén arjané sinah lakar sing ada bédané jak sinétron di tipi. Ané abesik nyatuang raja, ané abesik sibuk nyatuang unduk jlema sugih dogén. Ané besik marebut nak luh lan warisan, ané besik marebut nak luh lan warisan masi. Bédané, pemain sinetroné jegégjegég,” kéto I Madé masaut. Nanging, yén kanti arjané punah artiné ilang buin abesik kawitan kesenian Baliné. Ilang buin abesik srana anggo nglémékin krama Baliné, sirna buin abesik srana anggo nyatuang tutur melah inguni. ”Jeg gaénang I Madé arja buka ané dotanga kén ia, arja ané nuturang unduk kisruh DPT, unduk Prabowo masiat ngalawan SBY, unduk KPU ané buta, tuli, lan belog magandong, jeg asli ba I Madé lakar siap-sayaga nglestariang arjané,” I Wayan Golput (Golongan Patut) dadi panengah. Tepuk tangan krama sekaa tuaké. Maklum, yén sing ada ané dadi panengah bisa sing payu minum kramané sawiréh ané tugas ngracik tuak I Pekak, ané tugas dadi juru bayah tuah I Madé. ”Bangsa i ragane mula demen lan dueg sajan mapeta, nanging sing ada pragat gaéné. Kanti tambis-tambis séda kramané naanang bedak,” kéto kenehné I Wayan.

Mangkin kacritayang titiang indik kawéntenan sang kabaos pangutsaha sané kalintang sugih tur bagus mayusa petang dasa tiban, ri sedek ipun liburan tur masesanjan ring désa alit sané magenah ring tepi siring segarane. Wewidangan désané puniki becik pisan, i rika ipun nyingakin perahu alit kalinggihin olih I Mendega pararagan, tur melabuh ring biasé. Ring perahu alit puniki wénten sawetara limang ukud ulam tuna mesirip sada kuning. Pangutsaha sané sugih punika ngajum 1 Menéga ri antukan ulam sane kepolihang mutu ipuné becik pisan. Nglaut ipun matakén ring I Menéga. Pangutsaha: “Akuda makelon waktuné anggén mamancing ulamé punika jero?” Menéga: “Wantah ajebos Tuan, kénten pasautné I Menéga.” Pangutsaha: “Nguda sing makelo waktu anggén mamancing mangda ngliunang polih ulam?” Kénten pitakene ipun I Pangutsaha. Menéga: “Niki ulam sampun cukup anggén kebutuhan kaluargan tiangé.” Pangutsaha: “Nanging anggén napi galah sané punika kénten pitakoné ipun I

Pangutsaha.” Menéga (malih ipun mapajar): “Galahé punika anggén tiang sirep, mamancing ajebos, maplalian sareng pianak tiangé, istirahat sareng somah tiangé. Masesanjan ka désa sambil ngalap buah anggur ring tegalan tiangé, tur main gitar sareng timpal-timpal tiangé. Tiang madué kehidupan sané lengkap tur sibuk pisan,” kénten pasautné I Menéga. Pangutsaha, ipun mabaos tur mencemoh lan nyombong raga ring I Menéga, ipun ngaku lulusan MBA saking perguruan tinggi sanés ampun ka janur loka ring guminé lulusan Universitas Harvad dura negara Amérika. Pacang mrasidayang nulungin I Menéga. Ipun mapitutur sareng I Menéga, sapatutné I Menéga nganggén galahé sané akéh punika ka anggén mamancing ulam ring segara. Yéning sampun ngamolihang ulam laut ka adol, kauntungané anggén malih numbas perahu sané agengan. Sesampuné nganggén perahu sané agengan kadulurin antuk perabot memancing sane lengkap sinah pacang mawuwuh polih ulam tur pacang menincap keuntungane. Malih numbas perahu makelo-kelo ragané pacang

madué armada perahu anggén mamancing. Ragané pacang langsung ngadol ulamé sareng pabrik pangolahan ulamé sareng pabrik pangolahan ulamé ring kota. Kasuén-suén ragané pastika mrasidayang ngwangun pabrik pangolahan ulam secara mandiri. Ragané pacang dados pangutsaha sané suksés, tinggal ngawasin lan ngonékang para buruhé. Nglantur ragané patutné pindah ka kota magingsir saking désa alit puniki minab ka Surabaya lan kota sané ageng lianan sakadi ring Jakarta. Menéga (malih matakén sareng ipun I Pangutsaha): “Menawi kudang tiban makeloné ngantos manggihin kasuksemané punika Tuan?” Kénten pajarné I Menéga. Pangutsaha: “Minabang limolas tiban ngantos selaé tiban.” Kénten ipun nyawurin. Menéga (malih mataken): “Usan punika napimalih Tuan?” Pangutsaha (nyawurin kasarengin antuk ica): “Nika galah sané pinih becik. Yéning galahé sampun tepat lan becik ragane pacang ngadol saham pangutsahané sareng masyarakaté lianan. Salanturnyané ragané pacang dados

anak sugih tur kuasa, ragané pacang nekaang jinah berjutajuta lan miliaran.” Menéga: “Jinah jutaan Tuan? Salanturnyané anggén napi Tuan?” Pangusaha: “Salanturipun ragané pénsiun pindah ka kota/ désa sané alit lan tenang. Ragané mrasidayang hidup tenang, sirep nyenyak, mamancing ring segara, maplalian sareng anak alit, sirep sareng rabiné, masesanjan ka désa, kebun ngalap walian sakadi anggur, buluan, main gitar sareng timpal-timpalé/sametoné, pastika hidupé tenang.” Kénten baosné I Pangutsaha. Yéning tutur satuané sané i wau katelebang. I raga sareng sami narka pangutsaha sané sugih punika wantah nambet secara spiritual bandingang ring I Menéga ipun wikan (cerdas) secara spiritual, napi mawinan asapunike? I Menéga madué pemahaman sané wikan ring tetujon hidup ipuné sané anggep ipun penting, madué motivasi dalem pisan. Ipun nglakonin hidup ipuné sané pacang mrasidayang nyukupin kaperluan padéwékan ipuné sareng kulawargané. Ipun ngeluangang galah sané pinih berarti (penting) ring

padéwékan ipuné I Menéga marasa lega, demen lan sejahtera. Samalihné Pangutsaha sané sugih punika wantah bodoh (nambet) secara spiritual, ipun ambisius, keras ipun nénten kacunduk (bersentuhan) sareng hal-hal ring kauripan ipuné sané ngicén motivasi sané pinih unteng (dalam) sakadi ipun I Menéga. Ipun I Pangutsaha wantah menyerap tetujon (cita-cita) sané kaplajahin duké kantun kuliah ring Universitas Harvard Amerika. I Menéga punika minab tuuhné (umurnya) panjang sampai ipun gedé (tua) salantur ipun pacang padem (meninggal) dengan tenang dan damai. Samaliné I Pangutsaha keni pinyungkan jantung maring usia seket lima tahun ipun padem kadulurin antuk manah sedih, napi mawinan sapunika nika tan tios wantah tetujon ipuné durung berhasil kapolihang. Inggih asapunika kocap satua sang Pangutsaha sugih ané nambet (bodoh) secara spiritual, kelawan I Menéga sané kauripan lan kehidupan ipuné sadarana nanging ipun wikan (cerdas) secara spiritual. Puput. „dr. I Wayan Westa, SpKJ (K)

13

OLAH RAGA

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

Loeb Siap Gantikan Bourdais Nurburgring Pereli Prancis Sebastien Loeb tertarik untuk beralih ke balapan Formula 1. Ia mengaku siap menggantikan posisi Sebastien Bourdais di tim Scuderia Toro Rosso. Bourdais rencananya akan didepak dari Toro Rosso usai Grand Prix Jerman, di sirkuit Nurburgring, Minggu (12/7) ini. Spekulasi menyebutkan posisinya akan diisi oleh pembalap muda, Jaime Alguersuari. Namun dengan adanya pengakuan dari Loeb ini, per-

BPM/ist

Jelena Dokic

saingan untuk memperebutkan kursi pembalap bertambah menarik. Bahkan, Loeb dikabarkan akan menjalani debutnya di GP Hungaria. “Siapa tahu, selama kalender F1 dan reli tidak bertabrakan, apa pun memungkinkan. Jika ada tempat lowong di Toro Rosso, saya siap mengisinya,” ungkap Loeb seperti dilansir surat kabar Prancis, L’Equipe. “Meskipun demikian, saya harus mengatakan Grand Prix tidak sama dengan reli. Ada 70 lap dan secara fisik

saya tidak siap. Di reli, kami tidak menghadapi kondisi yang sama seperti pembalap F1,” imbuh juara Reli Dunia (WRC) lima kali itu. Loeb pernah beberapa kali menjalani simulasi dengan Red Bull Racing, tim saudara Toro Rosso selama musim dingin lalu. Penampilannya pun dirasa cukup mengesankan. Namun mengingat persaingan ketat di WRC tahun ini, rencana pindah ke F1 dalam waktu dekat sepertinya sulit diwujudkan. Apalagi

pimpinan Citroen Sport, Olivier Quesnel memastikan berita ini hanya sebatas spekulasi. Loeb tidak akan menggantikan posisi Bourdais secara permanen. “Sebastien Loeb tidak akan menggantikan Bourdais di Toro Rosso meskipun ia pindah. Sebastien telah mengungkapkan niatnya untuk tampil di F1, dan hal itu tidak mengejutkan saya, karena itu seperti mimpi menjadi kenyataan untuknya, tetapi kami tidak boleh bermimpi,” tandas Quesnel. (adn/rtr)

Webber Raih “Pole” Pertama

Dokic Digerogoti Kelenjar Getah Bening Sydney Petenis Australia Jelena Dokic diharuskan beristirahat dari tur WTA setidaknya selama dua pekan oleh dokter. Penyebabnya, berdasarkan hasil tes darah yang diterima Sabtu (11/7) kemarin, Dokic diketahui mengidap mononucleosis atau gangguan pada kelenjar getah bening. Tes darah tersebut dilakukan saat Dokic tumbang di babak pertama Wimbledon di tangan petenis kualifikasi asal Jerman Tatjana Malek. Dokter kini menyarankan agar Dokic beristirahat total paling tidak selama dua minggu. “Saya sangat kecewa karena harus menarik diri dari beberapa turnamen, namun saya juga lega karena akhirnya mengetahui kondisi pada tubuh saya,” ujar petenis berusia 26 tahun tersebut. “Saya merasa sangat frustrasi sejak Prancis Terbuka. Saya telah mencoba berlatih dengan keras, namun saya tidak mampu menemukan permainan terbaik saya, dan kini saya tahu faktor penyebabnya,” imbuhnya. Petenis yang kini berperingkat 76 dunia tersebut berharap untuk dapat tampil sebelum AS Terbuka yang digelar 31 Agustus mendatang. Dokic mengalami masa terburuk dalam kariernya. Pasalnya, sang ayah dipenjara selama 15 bulan oleh pengadilan Serbia, karena memiliki senjata ilegal, serta mengancam untuk meledakkan bom pada kedutaan Australia di Belgrade. Hal ini sangat berpengaruh pada prestasi Dokic, yang merosot tajam setelah sempat menempati posisi 10 besar dunia. (gie/afp)

Nurburgring -

Pembalap Australia Mark Webber meraih posisi pole pertamanya sepanjang karier di Formula 1 dengan menjadi yang tercepat pada babak kualifikasi Grand Prix Jerman di sirkuit Nurburgring, Sabtu (11/7) kemarin. Webber menjadi pembalap Australia pertama yang merebut pole, sejak Alan Jones pada 1980. Pembalap Red Bull itu berhasil memanfaatkan perubahan kondisi cuaca untuk mencatatkan waktu lap ter-

baik 1 menit 32,230 detik. Ia unggul atas pasangan pembalap Brawn GP, Rubens Barrichello dan Jenson But-

Voli Pantai Incar Medali Olimpiade Jakarta (Bali Post) PP PBVSI mengincar medali pada Olimpiade 2012 mendatang di London, Inggris. Medali itu diharapkan dari cabang voli pantai. Oleh karena itu, PP PBVSI kini telah menyiapkan sejumlah pemain atau pasangan baik di putra maupun putri. Sebagai persiapan untuk mendapatkan medali di pesta olahraga terbesar di dunia itu, PBVSI telah merancang program termasuk mendatangkan pelatih asing asal Brazil. Ketua Umum PP PBVSI. Jenderal Polisi (Purn) Drs. Sutanto mengatakan hal itu seusai meresmikan penggunaan kantor atau sekretariat baru PP PBVSI di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (9/7) lalu. Mantan Kapolri ini menyadari, target medali dari voli pantai di Olimpiade itu memang tak mudah. Namun potensi voli pantai Indonesia terbuka untuk mendapatkan medali ketimbang voli indoor. ‘’Sejujurnya, voli pantai punya peluang karena permainan ini cukup dua pemain, beda dengan voli indoor yang mengutamakan kekompakan tim,’’ kata Sutanto. Ia menilai, dari segi teknik dan kecepatan, pemain voli pantai Indonesia tak perlu kalah dengan pemain luar negeri. Hanya, kendala utama pemain voli pantai Indonesia mental. Dalam posisi unggul, pemain sering goyah karena mental. ‘’Untuk itu saya minta, para pelatih, pembina dan pemain agar mengasah mental bertanding. Apalagi pemain-pemain luar negeri sangat piawai dalam merusak mental pemain lawan,’’ tambah Sutanto. (035)

Mark Webber

BPM/ap

ton, yang masing-masing menjadi tercepat kedua dan ketiga. “Ini hari yang sangat spesial untuk saya. Tim telah melakukan tugasnya dengan sangat baik sepanjang pekan ini. Kami benar-benar diuji pada sesi ini,” seru pembalap 36 tahun itu. Webber tampak begitu emosional, karena akan memulai lomba dari urutan terdepan untuk pertama kali dalam 129 balapan. Ia ingin memanfaatkan posisi menguntungkan ini menjadi kemenangan pertama sepanjang partisipasinya di F1. Button juga puas dengan hasil yang diraihnya. Apalagi sejak awal musim ini, ia beberapa kali membuktikan tetap bisa menang meski tidak meraih pole. “Besok (hari ini-Red) akan sangat menarik. Cuaca sepertinya akan sama seperti hari ini (kemarin-Red). Basah, kering, basah dan kering lagi,

jadi kami memerlukan sedikit keberuntungan,” urai pembalap Inggris itu. Urutan keempat ditempati oleh pembalap tuan rumah, Sebastian Vettel dari Red Bull Racing. Juara bertahan Lewis Hamilton yang menjadi tercepat selama sesi latihan, menyusul di posisi kelima. Namun Hamilton paling sudah tidak membuktikan mobil McLaren mengalami peningkatan setelah terpuruk sejak awal musim. “Jika kondisinya tetap kering besok, kami pasti akan dalam posisi yang tepat untuk meraih podium. Kami bahkan sanggup menandingi Red Bull. Namun saya kira kondisinya akan basah,” ungkap Hamilton memprediksi hujan yang memang kerap melanda balapan di sirkuit itu. Rekan satu tim Hamilton, Heikki Kovalainen akan memulai lomba dari urutan keenam di depan Adrian Sutil (Force India). Sebaliknya, dua pembalap Ferrari, Felipe Massa dan Kimi Raikkonen hanya menempati posisi kedelapan dan kesembilan. (adn/afp)

Tim Davis AS dan Rusia Terancam Tersingkir Paris Tim unggulan Piala Davis, AS dan Rusia, terancam tersingkir setelah sama-sama tertinggal 02 pada babak perempatfinal, Sabtu (11/7) kemarin. AS tertinggal dari Kroasia, sedangkan Rusia secara mengejutkan dibenamkan Israel. AS yang tampil tanpa finalis Wimbledon, Andy Roddick, gagal pada dua nomor tunggal pertama. James Blake harus mengakui keunggulan Ivo Karlovic 7-6 (7/5), 6-4, 3-6, 6-7 (3/7), 5-7, sementara Mardy Fish tumbang di tangan Marin Cilic, 6-4, 3-6, 7-6 (7/3), 1-6, 6-8. “Pertandingan ini sangat panjang. Saya sangat gugup

sejak awal, karena bermain di depan penonton lokal. Saya memerlukan waktu cukup lama untuk berusaha santai dan meraih kemenangan terpenting dalam karier saya,” ungkap Karlovic dengan bersemangat. Kekalahan AS sebetulnya tak terlalu mengejutkan, jika mempertimbangkan sejarah pertemuan kedua tim. Skuad negeri Paman Sam memang belum pernah menang atas Kroasia, dan dua pertemuan di putaran pertama pada 2003 dan 2005, juga berakhir dengan kekalahan. Di Tel Aviv, Israel merayakan penampilan pertama mereka di perempatfinal dengan impresif lewat dua kemenan-

gan yang diraih Harel Levy dan Dudi Sela. Levy membuka keunggulan dengan menundukkan Igor Andreev 6-4, 6-2, 4-6, 6-2, sedangkan Sela unggul 36, 6-1, 6-0, 7-5 atas Mikhail Youzhny. Israel dapat memastikan semifinal pertamanya, asalkan pasangan ganda Andy Ram dan Jonathan Erlich menang atas Marat Safin dan Igor Kunitsyn. “Ini sedikit mengejutkan. Kami memang mengetahui pemain Israel mampu bermain bagus, tetapi Harel sempurna dan ini hasil yang sensasional pada pertandingan pertama. Dudi juga terlihat bagus,” puji Youzh. Di Marbella, Jerman men-

yamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat keberhasilan Phillip Kohlschreiber mengalahkan Tommy Robredo 6-3, 6-4, 6-4. Pada pertandingan sebelumnya Andreas Beck menyerah 0-6, 6-3, 7-6 (7/4), 2-6, 1-6 dari Fernando Verdasco. Rep. Ceko dan Argentina juga masih bermain imbang 11, pada perempatfinal yang berlangsung di Ostrava. Tomas Berdych membuka keunggulan untuk tuan rumah dengan unggul 6-4, 2-6, 2-6, 63, 6-2 atas Juan Monaco. Juan Martin del Potro kemudian menyamakan kedudukan lewat kemenangan atas Ivo Minar 6-1, 6-3, 6-3. (adn/afp)

Tyson Gay

BPM/ap

Tyson Gay Ancam Rekor Bolt Roma Tyson Gay menjadi yang tercepat pada lomba lari 100 meter, di Golden League Roma, Sabtu (11/7) kemarin. Sprinter AS ini finis di depan rival abadinya, Asafa Powell. Gay menyelesaikan lomba dalam 9,77 detik, disusul Powell dengan 9,88 detik. Catatan waktunya menyamai rekor pribadinya dan rekor nasional AS, serta lebih cepat 0,09 detik dari torehan waktu terbaik juara Olimpiade Usain Bolt, tahun ini. Hasil lomba ini, juga menjanjikan persaingan seru antara tiga manusia tercepat pada Kejuaraan Dunia di Berlin, akhir bulan ini. Gay sekaligus mengindikasikan dirinya menjadi ancaman serius bagi rekor dunia 9,69 milik Bolt. “Saya belajar untuk fokus setelah salah melakukan start, dan saya berhasil melakukannya. Saya tidak tahu apakah ini pesan untuk Bolt. Waktunya memang tidak 9,69 detik, tetapi saya cukup yakin ia mengetahui saya berlatih keras,” ungkap Gay. Di nomor 100 meter putri, pelari Jamaika, Kerron Stewart berhasil mengalahkan juara Olimpiade Sehhely-Ann Fraser. Catatan waktu 10,75 detik milik Stewart tak hanya menjadi rekor pribadi untuknya melainkan juga hanya berselisih 0,01 detik dari rekor nasional Jamaika. Stewart juga menyamai rekor Marion Jones yang dicetak di turnamen ini pada 1998. Namun, Stewart tak sendirian dalam memperebutkan hadiah total 1 juta dolar AS di lomba ini. Pelari AS, Sanya Richards juga berpeluang setelah memenangkan nomor 400 meter dalam waktu 49,46 detik. Perolehan waktu ini menyamai prestasi mantan atlet Jerman Timur, Marita Koch. Pelari Ethiopia, Kenenisa Bekele memperbesar peluangnya untuk merebut hadiah ketiga beruntun di Golden League, dengan memenangkan nomor 5.000 meter putra dalam 12 menit 56,23 detik. Waktunya kali ini hanya berbeda 19 detik dari rekor dunia atas namanya sendiri. Sementara atlet putri andalan Rusia, Yelena Isinbayeva meraih kemenangan mudah di nomor lompat galah. Lompatan pertamanya setinggi 4,75 meter, sudah cukup untuk memastikan dirinya menjadi yang terbaik di antara lawan-lawannya. (adn/afp)

TAMAN KALIMUTU R.e.s.i.d.e.n.c.e.

GENTA PROPERTY

Jl. Bay Pass Teuku Umar Barat LOKASI

Jl Gn Kalimutu

LOKASI LAIN : * GATSU BARAT * JL TEUKU UMAR BARAT

Airport - Jl Imam Bonjol

TERSEDIA TYPE : 36/125,45/130, 70/150 & Alternatif

Jl.Gn Subur

Kuta - Raya Mahendradatta

si strategis Hu ni a n exl u s iv e & i nvesta

HUB: Telp. (0361) 424896, 430307 081 238 94908, 081 238 94909 C.399051-rmh-2

C.400287-mbl

Etls.39960-adv

OLAH RAGA

14 Sriwijaya Negosiasi Boaz Palembang (Bali Post) Sriwijaya FC Palembang sedang bernegosiasi dengan striker Persipura Jayapura, Boaz Solossa, untuk menjadikannya sebagai pemain musim depan (2009-2010). Komunikasi via telepon dengan Boaz dilakukan dalam tiga hari terakhir. “Kami tidak melalui perantara atau agen lagi. Negosiasi langsung dilakukan oleh pelatih Rahmad Darmawan,” ujar Ketua Tim Lima Hendri Zainuddin di Palembang, Sabtu (11/7) kemarin. Tim lima bentukan manajemen Sriwijaya FC, PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), bertugas meracik skuad Sriwijaya FC musim depan. Dibidiknya Boaz tidak lepas dari rekomendasi Rahmad Darmawan. Skill yang menyamai pemain asing dan sangat produktif sebagai striker, menjadi alasan Sriwijaya FC menginginkan Boaz menjadi skuad Laskar Wong Kito musim depan. ‘’Selaku manajemen, kami akan sangat berbahagia jika Boaz dapat bermain di Sriwijaya FC,” ucap Hendri. Manajemen Sriwijaya FC menganggarkan dana Rp 13 miliar untuk belanja pemain. Anggaran ini dikucurkan untuk memenuhi target meraih kembali gelar juara Liga Super dan Copa musim depan seperti kompetisi 2007-2008 lalu. Sementara itu, manajer PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, menilai pemain asing yang dikontrak timnya lebih murah ketimbang pemain lokal. “Kompetisi berikutnya kami akan tetap mengontrak pemain asing, karena lebih murah dan lebih berkualitas,” sebutnya di Semarang. Menurut dia, pemain lokal berkualitas baik lebih mahal dibanding pemain asing. Ia mencontohkan Indriyanto yang selama ini dikontrak PSIS dan harganya lebih mahal ketimbang Gaston, Atep, atau Brasile. “Kalau pemain asing yang mahal seperti Julio Lopez dan Cristian Gonzales kualitasnya benar-benar bisa diandalkan,” katanya. (ant)

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

Piala Emas Concacaf

Kanada Juara Grup Miami Kanada lolos ke babak perempatfinal Piala Emas Concacaf sebagai juara Grup A setelah bermain imbang 2-2 melawan Kosta Rika di Miami, Amerika Serikat, Sabtu (11/7) kemarin. Kosta Rika juga melaju selaku runner-up grup karena di partai lain Jamaika mengalahkan El Savador 1-0. Kanada mengakhiri penyisihan Grup A dengan mengumpulkan 7 poin hasil dari dua kemenangan dan sekali imbang. Kosta Rika menyusul di urutan kedua dengan nilai 4. Pertarungan babak delapan besar akan digelar 18 Juli nanti. “Ini pertandingan yang menarik. Kami tidak berkonsentrasi pada 10 menit pertama, tetapi secara keseluruhan kedua tim bermain bagus. Selamat untuk Kanada,” ujar pelatih Kosta Rika Rodrigo Kenton. Pujian Kenton tidak berlebihan karena bek Kanada, An-

drew Hainault, juga mengakui rekan-rekannya tampil penuh motivasi. “Pemain tampil dengan hati mereka. Kami senang dengan hasil ini. Tak seorang pun yang mengira kami lolos sebagai yang pertama di grup,” ungkap Hainault. Kosta Rika lebih dulu mencetak gol melalui Andy Herron pada menit ke-22. Kanada membalas dengan melesakkan dua gol dalam empat menit. Patrice Bernier menyumbangkan gol pertama pada menit ke23, disusul gol dari Marcel De Jong menit ke-27. Kosta Rika

segera menyamakan skor tujuh menit kemudian dari tendangan bebas Walter Centeno. Hasil imbang yang diperoleh Kosta Rika tidak akan berarti bila Jamaika tidak menang atas El Savador. Satu-satunya gol Jamaika dicetak Omar Cummings yang memaksimalkan umpan Luton Shelton pada menit ke-69. Minta Maaf Pelatih Meksiko Javier Aguirre minta maaf atas insiden keributan dengan pemain Panama, Ricardo Phillips, dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1, Kamis (9/7) lalu. Ketegangan itu membuat suporter kedua tim terpancing emosi dan berkelahi. Akibatnya, petugas kepolisian Houston bekerja keras meredakan keributan di Stadion Reliant ini. Aguirre secara resmi memin-

ta maaf kepada tim Panama melalui situs resmi Federasi Sepak Bola Meksiko atas tindakannya terhadap Phillips. Sebelumnya, ia juga menyatakan penyesalannya atas insiden itu. “Tindakan saya memang tidak bijaksana. Saya menyesalinya. Ini karena ketegangan yang terjadi. Tetapi tim Panama juga perlu minta maaf,” katanya. Insiden tersebut berawal saat Phillips membawa bola di depan bench Meksiko. Hakim garis mengangkat bendera karena bola yang dibawa Phillips dinyatakan keluar lapangan. Phillips tidak bisa menghentikan larinya dan menabrak Aguirre yang berdiri di pinggir lapangan. Saat bersamaan Aguirre mengangkat kakinya untuk menahan bola, namun mengenai Phillips. (adn/gie/ap/afp)

Kasus Mogok Persipura

Dituntaskan Setelah Laga MU Jakarta (Bali Post) Penyelesaian kasus mogok Persipura Jayapura saat melawan Sriwijaya FC pada pertandingan final Copa Dji Sam Soe akan dituntaskan setelah laga Manchester United kontra Indonesia All Star (IAS) pada 20 Juli nanti. “Kasus itu akan kami tuntaskan setelah selesai laga MU melawan Indonesia All Star, karena kami selaku panitia Tour MU di Jakarta sedang sibuk mempersiapkan pertandingan itu,” ujar Wakil Ketua Komdis PSSI Bernard Limbong di Jakarta, Sabtu (11/7) kemarin. Pada Jumat malam komdis bersidang hingga jelang tengah malam, namun belum bisa mengambil suatu keputusan. Ditundanya waktu penyelesaian kasus itu karena komdis akan melakukan pemeriksaan silang (cross check) dengan panpel pertandingan setelah menghimpun keterangan yang disampaikan ofisial dan pemain Persipura. “Setelah kami memanggil panpel dan memintai keterangan lengkap dari mereka, barulah kasus ini bisa diputuskan. Ini bukan kasus ringan, tapi membutuhkan kecermatan dan kita tidak boleh sembrono,” jelas Limbong. Di bagian lain, Komdis PSSI memutuskan manajemen Persiku Kudus harus melunasi gaji pemainnya, Tommy Haryanto Prasetyo, yang tertunggak Rp 64 juta. ‘’Dalam tiga hari ini pengurus Persiku akan dikirimi surat keputusan mengenai hal itu oleh komdis,” ungkap Tommy. Tommy dicoret oleh manajemen Persiku sejak Januari setelah menderita sakit dan absen selama dua bulan. Dari masa kontrak 12 bulan dia baru menerima gaji dua bulan pertama dari keseluruhan nilai kontrak Rp 135 juta. Enam pemain lainnya juga mengalami pencoretan dan kasus serupa, namun gaji tiga pemain asing telah dibayar lunas. (ant)

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya

HANDPHONE

DIJUAL RUMAH

DISEWAKAN RUMAH

RUPA-RUPA

DIJUAL TANAH

DIJUAL TANAH

DISEWAKAN TOKO

DIJUAL RUKO

!Blackbery Murah New Curve 8320=3,45jt bs TT, T.Umar 114/ 7905665/8582900

Djl Rmh T.36, T.45 & Tnh kav dkt Bali TV, Hub.8506638, 7497532

Dikontrakan Rumah tipy 45 Tanah luas Hub: HP.081236242228

!!T.Kav baru Pasekan Bt.Aji H.40Jt Ng C/K T.7946591/9199955 BU

Tnh Kav Lok Buduk Sempidi Krd pinggir jalan Hub. 8527527

Dikon Toko Murah Jl.Padma Penatih, 4jtan/th min 15th H.081805375399

Dijual Ruko Jln.Suli Luas 4,2 Are Hub.Budi 081236704049

999-400259

004-400358

141-400491

Djl.Rmh T36/80 Mrh Mnmls Strgs di Pst Kt Tbnn 8034446/081339718096

DikontrakkanRumah2Km.Tdr,R.Tm, KM,Grs,Plp X11-Sstan, 08124600299

Dijual Pug,Bar & Karaoke +ijin lengkap bisa dipakai Gdng+ijin export, IMB ktnr 40 put biasa masuk, tnh 14are bgn 300m2, 9 ruang kantor +AC 50m2 int 2PDAM, Sumur, listrik 2 unit,7700wat + 2200watt lok.Tabanan H.085857022534

141-400490

HEWAN

141-400497

Rmh dikont di Jl.Bidadari LegianSunset Road 081999000009

999-398445

154-400438

Jl Rmh Tp60/120 H.240Jt + Rmh L2, sbl Tmr Polres Badung T.7895111

DICARI RUMAH

Anda ingin mengiklankan anjing unt dijual/unt anjing pejantan? Klik www.anjingdibali.com

Jl.Kerta Raharja VI/68 Denpasar Luas T/B 170/140 Hub.7936968

Dcr sgr! Rmh kntrkn 1thn Lok Renon/Pnjr max Rp 12jt Hub.081338505000/0361-7499987

999-399527

999-399569

999-399475

Rmh br Tp47 fas lkp jl lbr garasi pj ngantong fengsui bgs nyaman jrg ada 085237559523

140-399183

Golden Rett2,5blnVaksin2X+Stamb +Srt Disnak 081916266778/413669 999-400410

999-398863

J.Golden R 3bl a juara, T.pemacakan Jl.Waturenggong No.2 H.7907993

Rmh Cash/Krd 3 Unit T.36 dkt Perum Giri Hill Jimbaran 0361-8526589

999-397810

999-398832

Jl Anak Golden 2Bln vaksin Hub.8564072

Rmh Ls 1,5 are satpam 24jam H.360jt Perum G.Payung H.08123808231

KURSUS “Study Care Privat” TK/SD/SMP/ Umum/Musik, Hub, (0361) 9222774/ 9222775

Grand opening! Kost Exclusive bernuansa hotel dg fasilitas lengkap dg harga murah Rp.550rb/bln Jl.Akasia XVIA Gg.Meskipun No.19 Hub.0817555444

Poodle,Pug,Husky,Shihtzu Stbm Vksn Camp Samoyet-Maltese 7845335

Rmh Tipe 36/92 Ds.Panji Singaraja 75Jt Nego Hub:081933106025

141-400450

999-400127

141-400440

Rotw jtn 3,5 bln Stmb tlg besar 081353257257

Rmh(BUC) 300m2 fas lkp Jl.Gandapura Gg.IB no.7 H.081999644755

Bng Ml 0,8 BPKB Mbl/Mtr 7914500

999-400201

999-400303

DISEWAKAN RUMAH

KOST

Fun Private English Lesson for all ages/prof Ph.081337465456

999-400278

999-399087

RUPA-RUPA 7947494 Jam BPKB Mtr L.Cair

999-400338

Kost AC TV kulkas 1,5/bln Jl.Tk.Musi V/17 Renon 8535657

141-400439

135-400397

!Kuliah di Univ Top,12or dpt Bleck Berry/Laptop 7402334,3136655

Kost AC,TV Kmr Mandi dalam phone 765101,7960140

999-400407

154-400446

Bingung Mengenai Hak Paten& Merek?KonsultasiGratisHub.9295809

Kost Elite,Fas lengkap Jl.Badak Agung 32 Renon 081916164369

999-400192

999-400239

Bth tunai segera gadaikan HP anda proses cepat maksimal 3 jam dana cair & HP tetap bisa dipakai Hub. Universal,769050,769236,7848835

Tnh Kav di Kawasan Berkembang Bkt Ungasan 1,6A Hub.081959000606

999-398837

003-396963

999-400378

B.U Rmh 2Lt+11kmr kos,luas tnh ±5 are,SHM,IMB,Pidada XIII Barat No.22 Tlp.2767148/08179746554

Dikont 2 Kamar,Dpr,Garasi Perum Sri Widari Tlp.8483192/08123978059

Bugar Man, Mssg Trdtnl F/Men 087860425226

!!! 3,30are, 50Jt/A Timur SMKI Batubulan, 7923711 / 081353207070

999-400162

999-400251

999-400367

999-399632

DikontRmh4KT,2KM,Grs,Jl.Kenyeri III/30 Gatsu Timur 10jt,7490460

Dijual Tabung Gas LPG 12Kg dan 3Kg harga bersaing Hub.0361-2087786

!!!!!! Kav Jl IB Mantra 30jt/A B.Bulan 2A. 0823621466/9980492

999-400159

999-400214

999-400222

Dikont.Rmh Luas Tnh 3are Jl.Singasari 46B Dps 15jt/thn Hb.7938292

Full Body Massage,ditmpt & Panggilan, Yudi 08123642228

!!!Kav 200m dr By Pass IB Mantra Ketewel H.081338121964/7987580

DIJUAL RUMAH !Lps Mrh Rmh2/Tnh/Rk/Villa Ex Bank,bsLnjtKrd/TT,8057166,3136655 141-400484

BU Rmh 2Lt Tnh± 3Are 4KT+1 Kpb, 4KM,Garage ls,Jl.Kejanti No.15 Kesiman Dps hrg 1,2M Ng H.9198181 999-400175

Djl cepat rumah tanah 3 are, lengkap di Jl.Raden Wijaya Gianyar 265jt Nett.Hub.08123895152

4 Rent house,4 bed,3 bath,2 carport,AC,water heater,Perum Bale Residence C-1,08179786481

999-400120

Toko 8x4M,10jt/th,WR.Supratman 08123930003-7930003

999-400122

999-400340

141-400483

Tnh: Kav Jln Bt.Yang Gg Walet 46jt/ are Tlp 08123604926/08283676770

*Jl Tnh 1Hektar di Negara pgr Jl aspal Hub.9981849/485687 cepat 999-400272

Djl Tanah 3Are Jl.Taman Giri, Nusa Dua Hub. 08123930018 999-400268

DIJUAL TANAH

999-400221

DISEWAKAN TANAH Dikont.Tnh 15,5 are Jl.Pidada I ujung Jl.10 mtr aspal P.7894457 140-400360

Djl tanah full view 27 are ling.villa lok. Tiara Nusa Gua Gong 8568185 SHM

FURNITURE

110-400339

Djl tnh kavling 6,5/3are Jl.Glogor Carik hub: 0361-8090978

135-400396

102-400422

Jl tnh 17 are lok.Tukad Badung hub: 081236386079 999-400388

Jl Tnh Kav(1-1,5Are)Jl.Mertasari Gg.Bambu Hb.9223021 110-400329

JT Mrh LC M.data Jl.8mt beli 2 Arean dpt 3arean Hub.0361-8616508 999-400416

Jual cpt Tnh siap bgun 1,75are Akasia XVI T. 242831 999-400216

BIRO JASA

999-400231

999-390474

Tnh 1:1,5(12x12,5)Jl.5m aspal SHM 165jt/A Lok.Krtdalem,8018172

141-400485

Tnh Jl.Tk.Balian Gg.Nuri Renon cash/kredit,2A,2,5A,0361-3148900 102-400302

999-400131

GENSET Bali Genset Ready stock 081236248808-Ind (081558013036)Eng 999-389868

DIJUAL GEDUNG

999-400187

999-399529

Jual radio repeater merk philips type 418 hub.085237164903

!!Dijual tnh kav 1,5-2are Gg.Pipit VB Batubulan hub:8700066

Tnh Kav di Abian Base,Jl.Cica Buduk T.7419048/081236165144

Gedung 4Lt Jl.Ry Mengwi Tbn cocok showroom/supermarket, 08123919688

113-400362

999-398890

999-400112

138-400521

RUPA-RUPA

RUPA-RUPA

KURSUS

RUMAH SUNAT AL IKHWAH

Ditangani oleh dokter khusus Sunat Dengan metode terbaru, paling aman & nyaman l High quality Result l l

Jl. Cenigan Sari, Sesetan

Hub : 721518 / 7442812 / 08174700997 C.399639-rpa

PUSDIKLAT

PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN TEKNIK

PAKET 6 BLN LANGSUNG DISALURKAN 1. TEKNISI SEPEDA MOTOR (HONDA, YAMAHA, SUZUKI) 2. TEKNISI AC, KULKAS M. CUCI, P. AIR, LISTRIK 3. TEKNISI ELEKTRO (TV, TAPE, RADIO, VCD) 4. TEKNISI KOMPUTER (MERAKIT, LACAK KERUSAKAN)

PASTI !!! DIJAMIN BISA (Waktu flexible)

HUB :

Jl. Tukad Batanghari XI/9X Panjer, Dps (0361) 7427371, 7801792 C.397136-krs

KURSUS

KONTRAKTOR

KURSUS COMPUTER & BAHASA INGGRIS Computer Bhs Inggris

Disc s/d 55%

Disc s/d 30%

Bhs Jepang Privat Autocad Teknisi Comp. 12 X P Comp. Akuntansi Myob Internet Melayani Private Komp,

the ALAM’S CREATION Arsitektur & Interior 3D

Rp1.000.000,-

Free Gambar Perencanaan,

Rp Rp Rp Rp Rp

Villa, Ruko, Rumah Tinggal, Gudang, Restoran, Café, Dll

300.000,400.000,375.000,450.000,175.000,-

Bhs. Inggris

Hub : KAMBOJA KOMPUTER COLLEGE Jl. Hasanudin Timur No. 1 Dps Tlp. 0361-233873 Jl. Astina Sltn No. 15 Gianyar Telp.0361-8062300

Estimasi Biaya & Pengawasan Sipil

Harga Bersaing

766987

AMAN, Berkualitas

Kelas Baru Mulai 17 Juli 2009

C.398249-krs

C.391592-kont

KURSUS / PELATIHAN TEKNISI HP

DIJUAL MOBIL DP

SALON

Ready Stock l Grand Vitara 2.4 l SX 4 l APV l Pick Up

Kami Beri Solusi, Bukan Janji NGGAK TURUN !!! UANG KEMBALI LANGSING tanpa DIET & tanpa EFEK SAMPING Menggunakan Alat Slimming Terbaru Kami, Perpaduan Teknologi Barat & Timur, Sekali Perawatan Langsung Turun 0,5 s.d 2 Kg Lingkar Badan s.d 10 Cm Dikerjakan Langsung oleh Paramedis Berpengalaman SHALLOME SALON Jln. Surapati No. 41 Dennpasar Telp. (0361) 247239, 081 337262661

C.389742-sln

GRATIS MASKER TOPENG SHIZUKU SETIAP FACIAL ATAU BODY SPA

Creambath Berdua Bayar Satu tgl. 8 Juli-17 Juli 2009 Body Spa Gratis tgl. 15 s/d 16 Juli. 2009

M U LT I F LA S H Terbesar di Ind. Berdiri sejak th. 2000

KOMPUTER

JL. P. MADURA NO. 3 DPS (±200M ke utara dari Ramayana Diponegoro)

COMPUTER SERVICE

T. (0361) 242829 SMS 081337354399

DIBUKA KELAS BARU TIAP HARI SENIN

JAM 10-3 SORE

Dilatih dari dasar sampai bisa

C.398722-krs

SWIFT

( 265059, 8683357, 8038880, 9182312 C.396870-mbl

PESAN DI :

DAIHATSU

HARDYS NUSA DUA & CUCU MIROTA - BALI J L . B Y PA S S N G U R A H R A I MUMBUL, NUSA DUA - BALI T E L P. ( 0 3 6 1 ) 7 8 9 1 7 7 6 C.392634-rpa

DP

17

Jtan

Proses Cepat Bunga 3,5 % LUXIO Cash Back 6 Juta + Bonus

BAHAN BANGUNAN DAK LANTAI KERATON (KERAMIK KOMPOSIT BETON) DENGAN HARGA TERJANGKAU, KUAT DAN PRAKTIS PEMASANGANNYA

TELAH MENDAPATKAN HAK PATEN : ID 0 018 083

HARGA : Rp. Menerima Tukar Tambah

Hubungi : ASTRA KUTA

755777, 755768

Rp 30.000,Rp. 40.000,Rp 50.000,Rp 60.000,Rp 65.000,Rp 75.000,Rp 110.000,Rp 100.000,Rp 150.000,-

Rp

Semi Private Class

Materi : Perbaiki HP Matot, No Signal, Not Charging, Hang, SW & HW, Di Jamin Bisa, bersertifikat, mengulang gratis, bisa konsultasi.Bonus : CD program, Kbl Data, Buku Service Hp

Jl. Veteran No. 85 Denpasar

20 orang member only / hari

Creambath Avocado / Lidah Buaya Makarizo Texture Experience Hair Spa By L’oreal / MPC Perawatan Vagina Body Treatment 2 jam / Strawberry Spa Facial Cream Dokter Body Spa + Creambath + Facial Chocolate Sensational Spa 2,5 jam Body Bleaching Jolen

27 Jt-an

Discount 3 Juta + V-Kool

C.397657-mbl-c

475.000,- / M2 Terpasang

Hubungi : PT. DUITEMORO DW I ANS 0812 930 7950 GAR BER 0817 641 1999 0856 799 8855 website : http://www.duitemoro.com Jln. Mahendradata No. 234 Denpasar Barat

HUN 5 TA

C.396292-pend

SPA

25.000

LAPTOP KOMPUTER MONITOR-UPS LAN-SPEEDY INTERNET MAINTENANCE

OPEN DAILY

GARANSI

9244555 7976799

C.394635-kom

FULL BODY MASSAGE Rp. 35.000,-

Jl. Jaya Giri III / 22 Renon, Dps. Telp.(0361) 223016 C.397599-sln

DP

8 jt-an

KONSULTASI

BIRO JASA

SEDOTWC+MAMPET Mulai

7420379, 8471514

C.397288-kns

SERVICE

PUSAT SERVICE

M. CUCI - P. AIR DISPENSER, W.HEATER, AC KULKAS - K. GAS T. 7440677, 8448032

C.395202-srv

SURYA SERVICE

POMPA AIR M. CUCI

W. Heater Kulkas l AC l Dll l l

Hub. 7826208, 081236004723 Panggilan

C.384957-srv

na Baru War Merah

Melayani Perbaikan

AC

* * * *

Kulkas, Freezer, Chiller, Show Case

PRINT

ARYA ENGINEERING

AC

Roll Up Banner

Service AC : Rp.

AC & KULKAS FREEZER

AC

Kerja di tempat dan Bergaransi

MESIN CUCI POMPA AIR

30.000,-

Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua & Ubud

( 081353231653

HARGA PROMO Tgl. 4 Juli - 13 Juli 2009

CLEANING, BONGKAR PASANG AC, ISI FREON KAMI BELI AC BEKAS ANDA DENGAN HARGA TINGGI

Workshop : Jl. Jaya Giri III / 17. Denpasar

C.395741-rpa

C.396155-ac

C.387517-bbn

HARGA PROMO Tgl. 4 Juli - 13 Juli 2009

AC

Mohon reservasi terlebih dahulu via sms C.395106-spa

Melayani : Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua & Ubud

Workshop : Jl. Jaya Giri III/17 Denpasar C.396156-brj

SPESIALIS MAMPET

C.397310-brj

Atasi WC mampet Saluran air wastafel, dll Tanpa bongkar/kimia Melayani Kuras 24 Jam Garansi

( 222839

KULKAS FREEZER CHEELER M.CUCI

Bergaransi

249281

7403218, 9999343 7403218

C 222332 C.397368-srv

C.389893-spa

UTAMAKAN KWALITAS BERGARANSI PENUH

kerja ditempat

Buka pkl. 10.00 wita - 20.00 wita

C.398482-brj

ATASI MAMPET - SALURAN AIR

WC

- WASTAVEL DLL. - MAMPET

Tanpa Bongkar & Bahan Kimia GARANSI

247477 C.399733-brj

SUBUR ABADI SERVICE

NATURAL SPA

Service Panggilan Pelayanan Cepat

WC

Telp. 2720574

Mampet ? Ahlinya melancarkan WC mampet, saluran air, Wastafel, tanpa bongkar tanpa kimia, Garansi.

CENTRAL JAYA SERVICE

Br. Kaja - Buduk (depan SDN 3 Buduk)

TV TV

P SEGALA A N G G I L

Harga Special liburan sekolah, paket 2 jam SPA/Massage Rp. 115.000 Berlaku bagi WNI & KITAS Jl. D. Tamblingan 23 Telp. 283677/688

UTAMAKAN KWALITAS

C.397326-brj

ARYA ENGINEERING

C.397318-brj

C.398504-spa

Cleaning 3X GRATIS 1X BERGARANSI PENUH

(256454

AHLI MAMPET

( 8547252 / 081353372277

Telp. 2720574

ATASI WC MAMPET, SALURAN AIR, Garansi WASTAVEL, DLL. 1 bulan TERIMA KURAS, 24 JAM, TANPA BONGKAR, SERVIS DIJAMIN

* KULKAS * FRIZZER * SHOW CASE

C.392836-srv LEBIH DARI 2 UNIT HARGA DISKON

RAJA BUNTU

TLP. 411785

SERVISE

Paket Perawatan habis melahirkan

AC

C.395258-brj

KUMALA THECNIK

C.398922-srv

l Perawatan Hamil massage, lulur, ratus l Sedia massage bayi Anda tlp Kami dtg/Therapist Pengalaman

C.396151-mbl

DPS-GNR : 410174-7888268 KLK-BGL : 25082-085237208315

(499-477; 9129445

Sehat & Langsing setelah melahirkan

( 7974632/7441804

+ MAMPET Minggu Buka 24 Jam

AHLI MELANCARKAN WC MAMPET, SALURAN AIR, WASTAFEL, TANPA DIBONGKAR, TERIMA KURAS

Dikerjakan Ditempat & Bergaransi

l Potongan harga Rp 500.000 untuk

PT. ASTRA INTERNATIONAL

WC

BALIAGE

PALAPA TEKNIK

SERVICE

BAHAN BANGUNAN

Tersedia MINI BUS, TERIOS, SIRION, XENIA

KURAS

Service Panggilan Pelayanan Cepat

C.399700-srv

SPA

Cash Back 4 Jt

RAJA MURAH

Mampet : Rp. 75.000,-

atau

TAILOR

C.393078-brj

SERVICE

TOUR

Shafana Spa - Khusus Wanita BTN Puri Turus Lumbung A.1

Rp 225.000,-

SERVICE CEPAT BUKA 24 JAM INDUSTRI DAN RUMAH TANGGA

( 9951918, 081236310928

C.397637-bgn

Pick Up Gran Max

141-400479

INTERIOR

141-400473

999-400141

999-399419

999-400418

999-400333

Tnh Cck Usaha:Renon 6A(bs3), Nangka 3A (bs1,5),3136655,8057166

*****Dijual Villa 3,5are Jl.Taman Sari PCP VI No.18 Blk Hotel Pesiar Teuku Umar Barat 085237499818

Franchise Ritel pasti untung grs beli kembali 200%,3136655,3118623

Jual Pasir Koral Batu Batako Bata Tanah Urug Dll 08123932355

999-398756

Gudang Kontruksi Baja 35x12m lokstrategis Sunset Rd/Raya Kuta dkt Dewa Ruci Hub.8606476

PELUANG BISNIS

BAHAN BANGUNAN

PENDIDIKAN Bea Siswa Plus Lomba Design Website Calon Mhs FK UNHI. Hub.7909238

DIJUAL VILLA

999-400394

999-400395

102-400376

999-400276

999-400372

View21InteriorSetingDesignKitchen, Bed Room,RAB Nego 7452121

Kontraktor murah mutu dijamin villa, toko dll hub: 08122773366

DISEWAKAN GUDANG

Ready B.Sister,Bayi,PRT,dll, Pglmn, Grs,Djm aman ijin Resmi,9268118

999-400183

Tanah Kav Jl.Imam Bonjol Abian Timbul 08123871809 -7831888

Gudang LS 7are fasilitas lengkap H.1,2M Nego Gatsu 08123808231 TP

BJ Dewata Sda PRT B.Sitter Driver dll terlatih grs,aman H.8772202

Jual Tanah 2Are Latu/Mambal, pemilik Hub.08123657273 Tanah Jl Tukad Badung XVI 2,4A (10x24)165jt/A Maaf/TP Hub.239927

DIJUAL GUDANG

Trm psn kitcen(950) almari(650) counter(1,1) partisi dll 8638882

Dikontrakan rumah belakang Ramayana Sesetan T.7843002

999-399079

DIJUAL MOTOR

999-398752

TnhL.40arepgrjl.PengragoanNegara cck Rmh Mkn/Ruko,08123826593

999-400153

135-400400

102-400308

999-400411

KEHILANGAN BPKB No.8994733-O DK 3255 KQ an.I Md Warsika Hub.08179721613

999-399593

999-400280

999-399471

999-400260

Fas.lkp AC hot wtr T.Yeh Aya VII/ T.Citarum FI No.35 Renon,900rb

Rmh Lt2 Ls 3 are ada kolam renang H.1,3M,Nego Hub.08123808231 TP

!Invest Bisnis Pulsa 1Jt hasil dahsyat,3118623,3136655,7821316

Upgrade : PSP3000 bisa Mc-Game Service:PS2HDD/PS3(0361)7485610

C-nar Smart.Les TK/SD semua Pel, English,Sempoa 081916445433

999-400123

T70/110 minimalis, AC, carport, furniture,elect,aspal,siap huni Sidakarya (TP 081353300533 p.lnsg)

999-400209

999-400180

Jl.Anakan chow2 putih (2bl) vaksin hub: 8544288/8525938

INVESTASI

999-400310

Service TV panggilan bergaransi Telp.249866 / 08123923610

105-400341

!Tnh Pemogan 2A(bs1A)85jt,Renon 120jt, Gatsu125,Marlboro110,Sroja 110,bsKrd0,3%/TT,3136655,8057166

999-399478

KONTRAKTOR

GA RA NS I

Dibeli HP Rusak/Mati Total, 8729486 Dicari HP 6210&5110 Hidup/Mati

141-400469

Jl murah rmh 1,3 Are Jl.Muding Mekar,nego TP Hub.08124693763

999-400423

Kont toko(4,5x8) Jl.Gemitir Biaung Hub.08123826593

ATASI :

999-400406

999-400181

Tnh kavling Jln.Batu Intan VI Tmr Hardy’s Btbulan 0811393893

Dps. 081 6471 0459

!Mkios murah & bisnis semua pulsa tnp toko,262349,8786878,2740872

999-398735

!!Tnh 1-2A 45Jt/A Bay Pas Mantra Saba River 0361 8781386 nego

MERK G

MINGGU TETAP BUKA

C.396467-tour

A R A N S I

HUB : 7416728

C.400194-srv

ATASI WC MAMPET, SAL. AIR, WASTAVEL, TANPA BONGKAR, TANPA KIMIA, GARANSI

+ KURAS C.400253-brj

IKLAN MINI

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

15

IKLAN MINI - IKLAN PELUANG EMAS

Sarana promosi, mempertahankan, memperluas pasar serta meningkatkan citra perusahaan, Paling efektif, mini biaya, maksimal hasilnya z Tarif iklan Mini/Baris

: Rp 30.000,- per baris (30 character), minimum 2 baris, maksimum 10 baris (bayar dimuka)+Rp 50.000,- disiarkan Global FM 96,5 (3 x Siar) atau tambah Rp 5.000,- untuk disiarkan 2 kali di Radio SWIB 106,8 FM Amlapura z Iklan Peluang Emas : Rp 650.000,- maksimum ukuran 1 kolom X 3 cm, 10 kali muat/bulan (bayar dimuka) tidak termasuk iklan lowongan/dijual/dikontrakkan rumah, tanah, ruko, mobil, dll. Tarif khusus 60 tahun Bali Post. Iklan mendesak untuk dimuat besok, diterima sampai pukul : 15.00 Wita z Materi iklan diserahkan berupa file dalam bentuk CD/Flashdisk dengan format: Coreldraw atau Photoshop

Informasi pasang iklan Telepon zMenerima Pembayaran dengan

VISA

z z z z

Jakarta Mataram Denpasar Surabaya

: : : :

(021) 5357602 - Fax : (021) 5357605 (0370) 639543 (0361) 225764 (hunting) e-mail:iklan@balipost.co.id (031) 5633456

KARIER AD BALI POST Christophe C

A boutique Htl in Krbkn need FO. SendCVabianbiu@dps.centrin.net.id or fax 0361736888

Dcr Guru TK Min.D2/S1 PGTK pengalaman,kirim ke Tk.Angsa Bedahulu VI No.2

Dcr peg salon berpeng bs Potong Facial Hub. (0361) 7983698

Dibutuhkan Segera!!! Tenaga Profesional Wanita untuk : R Nail Acrylic Extension R Manicure & Padicure

154-398678

999-400151

Assistant nailist@spa in Kuta, No experience is Ok Call 755726

Dcr 2 org staff Acct,Wnt,maks 30th pnmpln menarik,min D3 Akunt, menguasai komputer/aplikasi Acct.1 org staff Dokumen,Pria maks 30th, min D3,menguasai Microsoft Office & E-mail,Bhs Inggris tulis.Krm Lamaran+CV,Surat Ket.Sehat & Kelakuan Baik yg msh berlaku ke Ruko Teras Bali No.11,Jl.By Pass Ngurah Rai Kuta 80361

Dcr peg.salon Hub.Kimia Farma Clinik Jl.Diponegoro 125 Dps.255914

International Salon

Pengalaman min 2 thn Biasa memakai product “OPI”

Hubungi : Indah 081337300187 U.400215-low

Dibutuhkan segera : 2 Staff FO, 1 Engineer, 1 Security, 1 Accountant (data entry), 1 Cook Pengalaman minimal 1 tahun di Hotel, lamaran di kirim ke : info@thesegara.com atau Telp 777630 Walk Inn Interview hari Senin jam 11 - 2, di Jalan Segara Windu No.1, Tanjung Benoa, Nusa Dua 004-400157

Prod & Develop Mgr Purchasing Mgr, exp on Jewelry Silver factory min 2 years,good English & Computer send CV to : daniel@modglobal.com 145-398221

Need: DW FO/Male & FB.Service For Villa, fax: 0361 - 733399 or hr@thebalidreamvilla.com

154-399936

Billabong Kuta Square,needs Sales & Cashier.Good personality & English required,Japanese is a plus CV to Billabong, Kuta-Square A8/9 or email: kutasquare@billabongstoreasia.com 154-400435

Blue Bird Bth 89 pmd P/W Kms bnsinst 23-45th srt lmrn, Sim KTP Ry Sesetan 220 Dps 728200, 2797333 999-400205

Bth cpt Kasir, Acc yg bs pajak min.DIII,dr.umum u/klinik 24Jam kirim CV ke info@bmmcbali.com 999-400263

Bth sgr! Sekretaris D3 B.Ing, komp exel,Word,pglmn, Acctan, S1 akuntan,B.Ing,pglmn 5th, sopir 35-45th,SIM A pglmn 10th E : corry@globaloneservice.com/ 08123890584 999-400356

999-398889

Dcr 2 Pembantu RT,rajin penurut, Gj memuaskan Hub. 7802499 999-400208

Dcr 2PRT/B.Siter tdr dlm G.700-1Jt H.08174758195/081237903622 999-400404

Dcr : Adm wnt min D3 bs Comp & Sales minSMASdrjtL/PLamJl.T.Umr Brt 21 (Marlboro) Plg Lmbt 1 Mgg

Cari sgr karyawan karyawati utk warung makan hub.081353319966

Dcr Chief+Second Cook Indonesian food waiter,waitress, Jumbo Kuring Jl.Setiabudi No.1 Kuta

999-399472

Cr PRT asuh anak,tgl dlm,Gj bsr, bonus,prbdT.7900384/08170933865

999-400402

*** Dicari admin penjualan/ keuangan(W) D3/S1 accounting, telemarketing(w)SMA/sederajat, Operator(W),blm menikah, penampilan menarik. Lmrn di bw lgs ke PT SCK,Rimo Bali 999-400254

****Looking for all positions crew for greek & monaco cruise line.Send your compolete CV & Document to PT.Lansima Bali Jl.Gatsu Barat No.172A Tel.420980,08123869369 999-399690

***Bth segera!!! Cashier,Admin, Accounting, Store,Purchasing,Cost Controller,Driver berpengalaman, punya spd Mtr.Lamaran ke Queen’s Of India Bali Dynasty Resort Jl.Kartika Plaza Tuban Telp.765988 Fax.761099 999-400419

Cr tng laki2 goreng kue Jl.LC Batu Bidak V/1, Kerobokan, 7907891 999-400413

Dbthkn sgr SPG u/Butik di Gili Trawangan, pglmn min.2th,bhs Inggris aktif,jujur, teliti,rapi, rajin, akomodasi tersedia SMS 085739981001 999-399344

Dcr 2 kary AC,Helper Gj 750 Jaya Giri III/26 Renon Hp.081999890650

999-398936

Dcr sgr:Baby Sister(bs masak,Tgl dlm) Gj 1,5jt,Security Gj 1,2jt,Driver Gj 1,5jt berpglm H.081237915783 Villa Chanta Kampial ND

Urgently needed Sales Marketing for Office English,comp,exp in furniture. Send CV to:office@hishem.com

999-399819

999-400249

Dcr sgr Reception wnt brpglm bs bhs inggris & komptr dan Housekeeping brpglmn.Krm CV ke PVB Group Jl.By Pass Ngurah Rai 284 Snr,ph.287727/289032, email:pvb@dps.centrin.net.id

Dcr Admin, Markting, Teknisi Komp & Printer utk Deler Komp di Jimb. Segera hub: 7427268/0811396553

999-399458

!Dcr PRT/B.Siter tdr dlm G.600-1jt H.081933110201/081916282076

149-400419

Dcr Sales 30 org,P/W pnglaman di Bhn bangunan.Gj. Menarik+Bonus! Hub.08157995787

999-399526

999-400415

119-400335

999-400269

Dcr PRT, tdr dlm, bs masak ngasuh anak di Prm.Buana Permata Hijau T.081236414846/425292

110-400327

104-400314

999-400271

999-400398

Dcr Pembantu RT Wanita, tidur dalam serius mau kerja Hub. 9107779

Dcr Adm Bs Ingg & Sales SIM A Pglm Tdk Penting hub:710748

Dcr Accounting wnt honest & good experience call 972213/975501

Cari Sopir Serabutan Jl.Raya Muding No.1 Barat Poltabes Kerobokan

Dcr Sgr Pemabtu RT,Wnta,tdr dlm, gj.lumayan H.087861892868 Dian

999-399608

Dcr sgr tukang jahit,tukang pola, tukang potong berpengalaman untuk usaha tailor di jalan Petitenget Kuta.Kirim lamaran ke PT.Real Estate Bali Jalan Petitenget no.9A Kerobokan Fax:735592

004-399496

Butuh Segera Marketing,PR, Customer Service,Sales,Media Promotion, Communication, driver,Store (punya Motor),Bahasa Inggris, berpengalaman)Kirim Lamaran ke Queen’s Of India,Jl.Kartika Plaza, Tuban atau Fax ke 0361-761099

999-400101

999-399420

101-400346

Dcr Asistn Apoteker lulusan sekolah farmasi u/Tbn Hub.0361-811067

154-400441

Dcr Cooks u/Rest,Tk jarit, tidur & makan dalam 081338202887 154-400437

Dcr Desain Grafis fultime, tukang Sablon hub.8650115 154-400443

Dcr FO, Acc female Krm CV ke N. Spa Jl.D.Tamblingan 23 Snr 135-400392

Dcr Karyawati u/Butik Bw Mtr sndri usia max 25th hub.8688271 122-400426

101-399151

Dcr Sgra! Marketing L/P, dpt berkomunikasi dg baik (good English), Arsitek bs Autocad, 3Dmax, Archicad. Krm CV ke contact@balivilladesign.com atau telp/fax:704463

Dcr wnt Cleaning Service berpengalaman,bs masak u/ villa Seminyak. Gaji bagus Fax.lam CV 702307

Dicari Pembantu RT Cewek Bujang Tidur Dalam Pribadi Hub.9988800

999-400169

Dicari segera Staff L/P utk ABC Mart pengalaman tidak diutamakan Hub.0361-767100/8734850

Dcr,TkPtng,Penjahit,Adminberpglmn u Garment,Muding Indah,415233 999-399394

999-400111

104-396962

Dcr:Admin & Mktg,wnt,SMA, Microsoft Office,harap Lamaran dibawa Lsg ke.Jl.Imam Bonjol Perum Graha Kencana No.7 Masuk dr samping Bengawan Solo Restaurant 0361-482437

Dicari:Waiter pengalaman Min.2Th. Lamaran ke Body Works Jl.Kayu Jati 2 Petitenget Tlp.735058

Need Soon. Reservation staff English background. Send app & CV to sales@baliweddingbutler.com

999-400154

999-400243

999-400381

Dicr sgr Pria/Wanita bisa English u/Whole Sell & retail handicraft Hub.438282/8443107

Dcr:Waitress berpglmn utk Rmh Mkn Bandara Ngr Rai Hub:081933106025

Dicr SPG,bakery & acc Hub. 758333 Komugi max 1 minggu Kuta

999-400128

154-399259

Perusahaan rental Sound System mencari karyawan untuk Setup & Operasi Sound System min STM jrs Arus lemah atau pnglmn min 1th,Hub.8580033,Senin-Jumat 9 pagi-6 sore atau email: garudaevent@yahoo.com

Dibthkan sgr Collector, Svp,Adm, Gdg Jl.Suli 53 Hub. Teguh 8034272

Dicr Tng Adm, Lmrn lgs ke Tk. Sanghyang 11B/Dps Pk.08.00 pagi

999-400200

999-400184

English Speaking Driver only for famili and office Contact: 0818347024 , 8483038

999-400167

Karyawati P.Toko Pngalaman Bhs Inggris bw lamaran ke Meu Mom Jl.Kunti No.6 Seminyak Hari Senin

Dibthkan Tng Opr pria max 25thn, SMA sdrjt,fresh graduate, krm lam ke PO BOX 3164 Dps 132-399879

Dibutuhkan Part Timer Accounting S1,max 25th email: hrd@surfer-girl.com phone: 752693 132-399882

Dibutuhkan segera PAX & Baggage dan Cargo Handling,Pria max.25Th & Wanita 23Th,Pendidikan Min.SMA,diutamakan Bhs. Inggris, Jepang & Korea. Lamaran terakhir 14 Juli 09 ke PT.Gapura Angkasa Airport Ngurah Rai Dps, interview 15 Juli

999-400161

999-400197

Kayumanis Jimbaran is looking for Bell Driver fresh graduated from Tourism Academy,good Command in English,min 6 months exp.in the same position.Send App & CV to:hrjimbaran@kayumanis.com or fax to 705101 latest 1 week

999-400160

Perusahaan Salon Jepang.Salon Opening Staff di Pecatu,Kuku,Spa & Massage buka bulan Agustus,Cari: A.Manajer Salon, B.Tng Salon khusus kuku, C.Salon staff, D.Sales staf, E.Sopir SIM A, F.Engeneering & Cleaning,bs Bhs Inggris & Jepang. Harus berpengalaman-+ 1thn Bawa Lam: Jln.By Pass Ngr Rai 465 PT.Kusuma Dewi Hub.0811386118 999-396836

Perush.Percetakan mbthkan sgr tng plong & potong kertas Jl.G.Kalimutu XI No.7 Hub.488271 999-398957

Ranadi Villa (GSA) Fax-738228 Email:hr@ranadivilla.com-ASAP

999-400433

999-400274

Royal Bali Beach Hotel urgent need 1 Spa Supervisor,3 Therapist, female,2 yrs exp & good English. Pls send CV to hrdjimbaran@royalperspective.com / call 0361-701737

999-399689

999-398810

Khrisna Cargo membutuhkan Supervisor Accounting,Laki-Laki Min S1 Akuntansi,Mengerti Pajak, Mampu melakukan analisa & strategi keuangan, kirim lamaran segera ke Jl. Blambangan No.8X Kuta Bali

Dcr Sopir, Sim A, min 30th Hub. Jl. Gunung Agung 85/113 Dps

Dibutuhkan segera,Teknisi AC Hub. Central Electronic Service Jln. Tukad Bilok No.85,Renon Tlp.8630188

999-400199

999-400114

Looking for 2 sellers girls for shop in Ubud. Must speak English Please fax your CV to 8476120

SIP Wine Bar & Restaurant Looking for waitress,Good salary & Benefit Drop CV To Jln,Raya Seminyak 16A Tlp:738203/730810

999-400232

Dcr Stf utk Travel Pria/Wnt bs bhs Inggris/Jepang max 25th Gaji memuaskan Hub.285150 999-396484

Dcr tenaga serabutan masih bebas Hub.081338352559 999-400409

Dcr Terapis Wnt 30-35th pengalaman min 1th, 081353352999

999-398877

999-399722

Dicari 10(diutamakan)wnt.SMA utk dididik jadi Kasir,KTP Bali,blm menikah,max.20 Th.Pedaftaran setiap hari jam 09.00 s/d 10.00 langsung ke Joger,Kuta. Ditutup tgl 21/7/09

Looking for Back Office / Reservation Dept. in a luxury 5 star boutique resort, m/f, 25-30 yrs, min 2 yrs. Work exp.hotel or travel agent, excellent english, very good ms word and excel, pls send CV & pic. To Jamahal Private Resort & Spa, Jl.Uluwatu 1, Jimbaran,Bali

Dcr Kry/i SMP, SMU U/Rumah Makan Hub. 081337020269 Ibu Putu

Dcr Gr B.Ind,Inggris,Penjaskes Orkes S1 Pendidikan Hub SD/SMP AMI, Kusuma Bangsa II/25 Ubung Dps

Dcr krywn/i+sopir Laundry Br. Taman Krbkan Kelod Kuta, T.732006 cpt

Dcr tng warnet H:Bali Global Net Jl.Uluwatu II/2 Jimb.Barat Tembok Mc.Donald 08179764601,gj,bns Ok

999-400225

999-399438

004-400355

Dicari Krywt menarik speak English gaji & bonus 087863091551

Dibthkan 3 org Mrkting,penglaman min 1th,gaji pokok,tunjangan & bonus.Kirim lmrn ke Bali’s Circle Jl.Gn.Kalimutu V No.9 MonangManing T.0361-8543399

Dcr krywti bs Potong Hub.Green Diamond Salon T.0361-8617990 Bu Ayu Dcr Krywti/wan Hub.R.Makan B.Guling Gatsu Timur 239 T.9999772

PT.Biosystems Ind, required Technical Supervisor for M & E in the water treatment plant. Kindly send CV to bsl@dpe.centrin.net.id or contact Sisca at 0361-281969

Travel Agent Urgently need Reservasi, Operation min 1 Year exp send CV & Photo Phone 8471898 or 3091418

999-400117

999-400382

999-399505

999-399883

999-399387

999-400191

Dibthkan sgr Pelaksana Sipil (S1Sipil/Arsitek) utk Villa, Restoran dan Kantor.Krm CV ke PO Box 3127 Renon - Dps

999-400126

999-400270

141-400078

Mngt Company Ubud seeks: Gallery staff GRO,Waiter/Waitrees, Sous Chef, Cook, Helper, Cashier, Bartender, scretary it good English Fax 978359 PO.Box 99 dekco@dekco.com

999-400213

999-398197

Dicari Karyawati yang bisa Nyetrika u/Laundry Hub.8507589 999-400301

101-400344

999-399788

Luxury Villas at Ubud looking for restaurant & bar manager, min 2 years in the same field. Please send your CV & Photograph to personnel.ibah@warwickhotels.com

145-399898

Staff Acc(wnt),Engineering,EDP SPV Acc(wnt),Butcher,SPG,SPB Butcher. PO Box 2038 Kuta-80361 005-399929

Urgently needed SPG for Boutiquein Seminyak,min.2yrs exp.in Boutique, active and good English, honest, accurate,loyal,sms 081237530582 999-399346

Spa Receptionist & Bartenderes, Walk Interview 755726 154-399930

Urg req.Sales Secretary and Reception for Htl in Sanur, sppoken & written English is compulsory, excellent knowledge of comp Ms.Word, Excel, Internet. Pleasant looking, fresh graduate are encourage to apply, max, age 26, single, Pls send CV to Jepunbali29@yahoo.co.id or fax to 287126 999-399739

Urgently looking for experienced cook,western & asian food for luxury villa in Seminyak. Fax CV to 735592 999-399528

Urgently need The Gusto Spanish resto Waiter/ss with quaf:able to start immediately,hotel tourism graduated min.D1,energetic and exp in related field min 1 year,English is a must.Send CV photo to: Jl.Laksamana no.99X Oberoi 80361 Telp:733-227 Fax:733228,email:ngurah.alit@yahoo.com 999-398823

Urgently needed Accounting Manager English & experience Send CV to:office@hishem.com 999-399474

Urgently required Most busy rest. loc at Nusa Dua looking for Waitress with min 1 yr exp in same pos speak English, good looking, attractive & communicative person. Email your CV to dewi@exoticindonesia.com 999-400236

Dicr Supervisor Cleaning Service, pengalamansbgsupervisorCS,pddk: SLTA, umur maks 24th, lamaran sgr ke PO BOX 3788 Dps (isi kode SUPERVISOR CS) G.201 Dicr tng Cleaning Service, laki/ perempuan, pddk: SLTP/SLTA, umur maks 24 th, lamaran sgr ke PO BOX 3788 Dps (ISI KODE CS) G.202

Dcr sgr tng layanan cepat, pddk SMU/sederajat, SIM C, umur maks 24 th, blm berkeluarga, tdk merokok. Lam lengkap ke PO BOX 3788 (pojok kiri atas tulis kode ULC) G.02

Webmaster/Web designer. CV to info@natanhospitality.com 999-400224 Yamaha Bisma dicr 1)Sales Mngr 2)Sales Counter 3)Supir Truk SIM B1 4)Mekanik.Hub T.Umar 142 Dps

Tk.Roti cari Baker pengalaman/mau belajar. Lok.Nusa 2 H.7866868

The Elysian Boutique Villa Hotel Now Searching a female laundry supervisor & Pastry Cook, Both position are requires a minimum one year experience at the same position.Please send You CV To:hr@theelysian.com

156-400330

145-399911

004-398237

104-400262

999-399392

Yamaha Indonesia Cab.Jimbaran Dcr: Mekanik,Sopir,Accounting, Customer Service,Admin,701704

MOBIL-MOTOR AD BALI POST DISEWAKAN MOBIL A Anda bth Mbl+Spr H.Saing APV, Kj,Elf,Pregio.Cmry Alphard 237821 999-400186

DIJUAL MOBIL

Panther Laksana th’1993 asli DK Hub.8006868

Hartop’81 Full Variasi Jl. Tangkuban Perahu 72 Pd Sambian Dps

Toyota Avansa S Th 09 bln 4 HP.081244492008

Feroza’94 Hitam Met B31 V10 AsBali Pajak br siap pake T.8501913

141-400449

999-400178

999-400223

999-400342

141-400477

Panther Capsul LV’03 DK,Tgn1, termurah di Bali,109jt,081315630797

Inova E’07 L.green low KM f.var bodykit spt br 153jt,08123946325

Vios’03 hitam barang istimewa original 081337904200/7937974

Feroza’94 htm audio CD ban 30 orisinal total 7939163

141-400444

999-400164

128-400460

113-400363

Panther LS th’2002 Pmk,Merah,Asli DK, Tgn1,Jok Kedepan,08123969764

Inova E’2006 DK samsat baru velg variasi hub: 08123802673

Mazda Astina’90 Merah,AsDK,TgnI, Audio,100%AsliTotal,081236010555

Feroza’94 Ors cat PW,C.Lock AC,Mesin OK Hub.081805357671

141-400510

120-400291

999-400298

999-400386

Jimny B GX’86 4x4 Ban Baru, Biru Hub.Jl.Wiraraja 2D/5. 8563117

Panther th’95 Laksamana Samurai, 50jt Nego,Merah Silver Hub.7892659

Inovva G’05 silver asli Bali audio TV variasi 08123684334

Mercy C200 th’96 Hitam,Istw,J.Kulit, CD,Smst Baru T.9902074/Kredit

Feroza’95 Biru, mulus,siap pake, Timur SD 2 Celuk 8030707,pribadi

120-400293

141-400511

999-400226

999-400144

141-400496

Jimny Count’95+ Starlet 1.3 th’88 Hub.P.Flores Gg.2 No.2 Sangglah

Panther’01 ful var audio TV istw hub: Jl.P.Misol Gg.XIV/24

Jual Murah LSX’04 Dan Avanza Jl.Mahendradata 55 Hub.9964470

BMW 318’96 Biru DK VR19 Fvar istw sekali,7914480/2771777

Feroza’95 Hijau met As Bali Ban 31 Audio Pasar Darmasaba 8450271

141-400495

999-400313

128-400464

141-400512

102-400384

Jimny GX’95 Hijau Met Orisnil Total Istmwa P.Bangka 17 T.7923262

“Jual Murah Inova E’05 Rp142jt & Kijang’9036,5jt,7904497/0857016878

K.Astra’89 Sot mulus 38,5Jt R.Sesetan 106(Pres Ban)Sel pura Gajah

BMW 320i’93 AT plat DR istimewa Jl.Bedugul 41, 08123684334

Forza’89 Merah P/W VR Int utuh Tkd.ayung 18 Renon Tmr Radio AR

999-400248

120-400295

999-400429

999-400390

141-400494

Jimny Trepes’82 Biru BR 30 Hub.Drupadi 39X Renon

*New Avanza G 0KM Plh Wrn murah *All New Vios G’08 Slv*New Camry 2.4 AT Htm*New Altis G AT Slv*LGX 1.8’00 AT*Innova E/G’05 Htm*Gran Max1.3D’09Slv+Box’08biru*G.Livina Ulti’07 AT*Fortuner G 2.4D’08 Htm*Plaza Mbl 429898 Cash/Krdt

Kijang G’96 1.8 Shot,Abu2 Met, asBali, Ors Cat,Istmw,081237587555

BMW 323i Thn.2000 silver mulus Hub.Taman Wira A4, Jln .Gatsu I HP.081338467507 (Dede)

Gran Max Mb 1,5 D PS 2008 Silver 98Jt Jl.Zambrud 9 H.8617964

Zebra Body Teck’94 Hijau Mls trwt B.Rad baru Asli Bali,3092289

999-400281

999-400431

999-399485

Taft GT 4x4’90 Hitam,5spd,Audio, Pjk Br,VR10",B.31,45Jt,8541882

Zebra Pick Up 90 Jl.Akasia VIII No.13 Kampus Warmadewa

999-400283

999-400389

Taft GT4x4’91 Pmk,5spd,45jt, Hitm Ban31 Jl.P.Misol.IV/15Dps,7416331

Zebra PU’89 Asli Bali kond Baik siap pakai hub.081353235571 BU

141-400504

119-400332

Taft’86 hitam 4x4,mls,spr istw, Audio,asDK,081999987647 Pribadi

Zebra Stn th’88 Complit,Abu Met 11,5jt Hub.081805551553 Mulus

141-400486

141-400508

Taft’93 GT 4x4 B31 AsDk Abu Jl.Batuyang 108X Batubulan

Zebra’2004 ZL Estra silver,istimewa, original,58jt nego 0818565820

Forza’88 merah maroon Full variasi Hub.081916122630 999-400156

CRV 2pt Sport AT’01 BuiltUp 129Jt 0818373613 Antik+ only 1 in Bali 999-400150

CRV th’2004 Warna Hitam Jln.WR. Supratman No.248 Telp.8725501 141-400514

CRV’02 Matic AsDK Full Var Hub.081353220435 pribadi 999-400204

Dijual Genio’93 super istimewa DK Vip Hub.03613112191 999-399551

Djl LX’89 merah Tua Jl. Sandat Gg. IV/5 232724,7915927 999-400195

Grand Civic’90 asDK,Slv,F.Audio CD,V16,43,5jtNg,Prbd,081936120581 141-400461

H.Genio’95 hitam as DK,Jok kulit Audio CD V17 pribadi 081338411001 004-400171

H.Stream’04 Silver, As DK, Trip/ Mercy’91 300E,Abu H.08123803414 999-400369

Honda New Civic’2004 081338970016/0817347683 154-400442

Jazz IDSI AT’04 akhir W.Ice blue asDK mulus prbdi 08174700422 102-400366

Jazz IDSi AT’05+Vtec’05 Slvstone, asDK+Vtec’06 Htm,Pulau Moyo 94 141-400475

Jazz Vitec’05 as.DK fullvar, istimewa, 137Jt nego hub:8774120 005-400319

LX’88 coklat met mls(38,5) AC/VR +Starlet’86 pth(28,5)Ng 8079062 Gr 127-400463

LX’88 mls biru metalik pajak baru Hb:081337238631 Gyr 148-400337

New CRV 2.4 AT’05 hitam,asDK+ Jazz Vtec’06 silv stone,asDK,462999 141-400451

Wonder’84 mls mesin AC OK,23Jt nego Nuansa Udayana III/3 Jimbaran 004-400359

Karimun GX’2003 Hitam, Jl.M. Yamin XI/4 Renon 141-400455

Aerio’03 Orcat AsDK Tgn I, Hitam Chev.Aveo’04 AsDK Silver,8758178 999-400296

APV Arena GX’2008 Tgn1,istw, asDK Hub:081558001868 - Setelah Jam 10 141-400470

APV Arena SGX Matik Th’08 Tgn I AsDK mulusAudioTV,0361-8724312 122-400323

APV X’05 silver AsDK Tgn I Ors Ttl DP 22jt/Angs 2,4jt/th P.7952651 128-400462

APV X’2006 silver 08124636522, Nusadua

*SX4 Manual’08 htam Jl.P.Kawe 67 *Arena GL’2008 pmk,abu2,AC Dobel *ArenaGX’08Htm,KM11rbH.9960445

Hub: 141-400480

APV’04 silver orisinil Hub.08123950312 Jl.Ratna Gg.Melati No.3 Dps 999-400125

APV’07 hitam istw velk racing, LCD 115Jt hub: 08122773366 102-400377

Dijual APV’05 hitam istimewa BUC. Hub:081999224199 segera

Grand Vitara JLX’07 Manual, Hitam, asDK, Bisa Credit/TT Hub.7801168 141-400499

999-400277

Jimny’87 ijo metalik istimewa Hb:081236296008 Gyr 148-400336

Jimny’94 Hj(42jt)Kj Rover’90 Mrh (39jt) Brg Gres VR Ban BR, Istimewa T.AmetungVA/3,415227BsTT/Nego 999-400352

Jimny’94 htm ors mls Jl.Lembusora I Gg.IIIA No.4 A.Yani Utara 102-400306

Jimy’95 GX asli Bali Hijau Met Kaleng Total hrg 42Jt nego,8035558 999-400401

Jual Carry PU Th’96 Htm 1000cc Hp.08123946409 999-400273

Karimun GX’05/06 silver,orsnl cat, smst baru,pribadi Hub.7947017 141-400454

Karimun’00 Gold CD Komplit DK VIP super istimewa H.8000089 999-400311

Karimun’00 pmk silver cat asli, Audio, remote Jl.Seruni 28, 7979081 999-400115

Karimun’03 coklat muda met ors istw P.Misol XII/15 Brt Simp 6 Krd 102-400299

Krmn Estilo’07 RPM,hitam, asDK ,T1, TV,DVD,Tkd.Batanghari 72 Panjer 141-400465

S.Baleno ’04 silver istmw T.08113809850 Jl.Buana Raya Dps 999-400118

Sidekick’98 Pmk drg one Slvr asBali ban+smst baru audio,7881554 999-400305

Sidekik’96 Ungu Tua Met Vul Var Audio AsDK pribadi 8062030 155-400257

Timor DOHC’97 hitam 36jt Muding Mekar Gg.Soka 1 Brt Poltabes 999-400408

Timor’01 DOHC, pribadi, 43,5Jt nego, Banyuning F1, 081999000001 132-400317

Timor’97 DOHC non Taxi, Pendidikan 68A Sdkry slt SMA 5 TT/Krd

141-400505

Kijang LGX’97 Biru Orisinil Cat Jl.Drupadi No.15 Dps BU 141-400513

Kijang LSX’00 asBali,Spr Istw,Trwt, Ciung Wanara I/14 Sltn Lap Rnn

141-400445

141-400501

Avanza G Th’05 Tgn I AsDK mulus 117jt Hub.081999941188

Kijang’92 Sot,5Spd,Mdl Grand, Muding Mekar Gg.Soka 1 Brt Poltabes

122-400326

999-400405

Avanza G’05 Champagne AsDK Ful Var Istimewa Low Km 8000910 BU

Kj Grand Extra’95 Pmk Sot Abu Met Ors Total luar dlm Istmw 8005056

999-400264

999-400403

Avanza G’06,silver,asDK CD VR17 tgn I, low Km, trwt 08123929292

Kj Super Astra’90 biru ban baru 25,90% H.081338919981 Sempidi

102-400374

999-400267

Avanza G’2005 asli Bali,Tgn1,istimewa T.7424280 TT/BUC Gianyar

Kj.Astra’90 Pmk shot 5spd merah 41,5Jt Pulau Saelus II Kamboja 7

141-400478

102-400420

Avanza G’2006 warna hitam,jok kulit,Jl.Tukad Pakerisan 91 Panjer

Kjg G’94 Abu AC dbl VR audio Mertasari 107 Suwung kangin

141-400481

999-400334

BUC Corola’75 msn & body OK 8Jt, Peugeot 405’90 15Jt TT, 081933112999

Kjg Grand Ex’95 As Bali VR15 Kaleng Tdk kecewa 08123686870

999-400364

Kjg Grand Extra’95 Short audio CD V16 FV Remot, 085935040929 prbd

BUC Innova G Thn 2007 hitam Asli Bali 08179786481 999-398839

Camry Facelift’02(148Jt) Mesin= Alphard, premium 1:10 Electric Seat+ Airbag,08123585072 DP25,8 @4Jtx47

156-400002

999-400345

Kjg LGX’02 pmk silver asli Bali H.117jt Hub. 085 237 020702 999-400261

Kjg Rover GRX’95,abu Short, TgnI,AsBali,VR16 spr istw,8059131

999-399523

999-400290

Corola’78,Pwr Str,J.Klt,Audio Hub.0361-7800066

Kjg Rover’90 shot 5spd 5pnt biru krd UM.14 sisa 26Jt,9289159 BUC

Ford Ranger 4X4 White Single Cbn B.besar baru DK asli 100% Ors mulus spt baru TgI 83jt saja 7986445 999-400412

Ford Ranger Dobel Cabin’05 hitam, asDK,Full Var,jok Klt,462999 Krd 141-400453

Over Kredit Ford Escape V6 Htm 2004 Hub.7979393 999-400343

Carnival’00 Hijaumet,Sunroof, VR19, AsDK, 8739090 999-400300

Carnival’00 Metic mulus spt Br 75 1/2jt Sunroof 087861357146 120-399868

New Picanto’09 Cash Back+Bonus Kaca Film.Cash/Credit Hub. 7941306 141-398699

Picanto’08 Silver,asDK,Beli Dr Br, Pr.Swamandala17/1TT/Krd,7811011 141-400493

Blazer DOHC hijau 46Jt P.Up Zebra’90, 13,5Jt Hp.0811389915 122-400379

Blazer’00 silver 081353333699

141-400471

999-400266

CJ.7’81 solar mrh maron siap pakai Hub.9272771

141-400498

141-400467

999-400121

DX’82 Rpm asDK biru audio VR.16 istw (tinggal pakai) hub:7823125

LGX’00 ala’04 silver 1.8 Efi,110jt nego Hub.9167376 bisa TT/Kredit

Wrangler97 A/T VR B33 Jklt audio Wrangler’95 M/T VR20 J.Klt Audio Benz C200 AsliDK Ors Total mulus Ceilo’95 Hitam Aud/TV As DK VR18 Taft GT ’95 4x4 Act Biru asli DK Tkd. Ayung 18 Renon Tmr Radio AR

999-400353

102-400424

125-400265

122-400312

Dijual T120s thn 2001 ijin pariwisata hub: 081338081697

Great Corolla SEG’92 Model’95 DK, SamsatBaru,AudioCD,VR16,8092133

Starlet’92 SE Lmtd putih velk 16 ban baru2 orisinil,085237040039

999-400434

*Trn.CSX’2000 biru,FVar,smst bru* Perum Alamsari K12 - 08123997130 141-400457

*Xenia Li’05 silver spt bru,asDK* Salya No.1 G.Carik- 081999074949 141-400458

*Xenia VVTi DP15jtan,Terios w. silver DP21jtan PU 8jtan,H.8583842

135-400393

141-400503

102-400309

Mit.Kuda’00 spr exceed bensin Asli Bali Jl.Jayagiri VII/34,8527310

Great SEG’95 Silver VR18 Croom F.Audio J.Pres spr istw 7892234)

Starlet’94 SEG asBali abu met trwt 8533083/081558928199 BU

999-400258

999-400233

102-400371

BU Espas’96 biru asli Bali Ful Variasi AC doble Audio 7939404

Escudo’95 asDK audio CD H:Br. KesambiKerobokanUD.KesambiJaya

T120ss Pick Up’2003 Mulus,46jt Nego Hub.081353366524 Pribadi

Great’92 SEG cklt muda istw pribadi UM.23Jt 2746409 Ubud BUC

Starlet’95 biru,asli DK,orisinil, jok kulit, ban + Velg baru, 8856847

Feroza’94 akhir,Tng I (Cewek) AsBali,Hb Jl.P.Kawe Gg I/1 Simp.6

149-400320

141-400506

148-400351

141-400468

999-400284

145-400331

Baleno New’02 asDK,T1,Kond. Bnr2, bgs,Tk.Batanghari 72 PanjerTT/Krd 141-400466

999-400349

141-400459

141-400474

Taruna CX’99 VR17 hijau metalik hub: 426136

Dijual Hyundai Santafee Th 2002, samsat baru barang bagus Hub. 08123970581

Rahasia Beli Motor dg 250rb saja + dpt 550jt, hub.0361.7410202

122-400380

Taruna Efi’04 slv,97Jt ng Pendidikan 68A Sdkry sltn SMA 5 TT/Krd 141-400520

Taruna Lmtd’00 AsBali, abu, 100% Original ban baru H.9121168 prbd

999-400210

Hyundai Excel’02 Biru Ors,AsDk T1, Pjkbr,Jl.Antasura Dwsupraba VI/2 999-400373

DICARI MOBIL 7801168 SMS,HP.08123868168 DiCari Avanza,Xenia’04-08 Pribadi

999-400357

Supra Fit’04=6,2,Jupiter’03=6,9 Jl.Merpati Gg.4/2,7836385 999-400324

Supra X’02 Hub Akasia XVI G,Delima No.2 Dps 081353257763 999-400212

Vario Awal’07,Putih pink,velg biasa,TgnI,Jaya Giri XI No.11 Renon

141-400487

141-400500

999-400246

Cr Timor/H.Cakra(tdk bekas taxi) Tolong yg ada info T.7418294

Vario’07 + Supra X’05 + Smash’08+ Libero’08 + Mio + Grand,8609404

999-400211

Kjg.New LGX 1.8 Efi’03 asDK, Tg1, abu met+Lancer’82,M.Yamin XI/4

Starlet’89 Biru Met Velk RC Samsat Br siap pake,8512636

999-400428

Karisma04=65,SupraX’01,99,98=55, Sgn ’02=54,Satria’04, Mio’05, 8039825

141-400492

999-400172

999-400158

DIJUAL MOTOR !Mrh Via SIT Vario’09=12,4Jt,Mio 10Jt, SupraX=11,8Jt,Jptr 11,2Jt, dll, Krd 0,3%/TT,3118623,7872333

999-400237

Dijual Avanza G’2007 VVT-i Hitam, asDK,Padma XI/10 Penatih,9988800

Great Corola 16SEG’92 Bir met srt baru AC dingin bagus Ng 980318

Fiat124 th’73 AC+Taft Rocky’87+ Corola SE’85+Jimy’90 5spd,7878766

141-400517

141-400515

Cherokee’95 Abs, AT B.31 Velk Ipmr H.081338919981 Sempidi

148-400350

Taruna CX’00 Silv 80Jt cash/credit, Glogor Carik 206 T.081999834000

141-400447

Dcari Mio,Vario,Beat, Supra, Skywave Telp/SMS 8680168 HP.08123899386

Jl Mio Sporty’07 (9,2jt), Kharisma Th 03 (6,2)H.7858435

Kjg.LSX’97 Diesel UP,abu met,spr istw,mulus,bs Krdt,087860602084

Col T N.Armada Max’95 pmk AC dbl ijo tua Jl.Pulau Saelus II Kamboja7

102-400368

141-400476

****7433697****Beli Tinggi Motor Bekas Segala Merk Dijemput

999-400432

Dijl Yaris’08/09 E Matic silver, mulus,no plhn pmlk lsg H.7841688

141-400472

141-400502

DICARI MOTOR Hub.7430155 Beli Tinggi Motor Bekas Segala Merk Dijemput

Espass,Xenia,Panther,Kjg,APV,Karimun, Taruna,Kuda,Pick Up, 8768011

999-400399

Starlet’88 smst/ban br,body Kl Cat bgsmrhmet,7933254/087861223008

C.397108-mbl

999-400414

141-400488

999-400252

Suku cadang tersedia & terlengkap

Xenia Li th’08 Hitam 115Jt Nego, Hub.488479

999-400315

G.Corolla’95 B.Metalic prbd H.74nego.081337336924

Jl. Hayam Wuruk No.40 Denpasar

( 227777

Kami Datang ke Tempat Anda

999-400219

Corolla SE Th’86 Istw Jl.P.Natuna No.2 Blakang Telkom T.Umar BU

141-400518

Honda Denpasar Agung

Jual Holden special Pick UP’61 Clasic R.17,Tape Audio surat tertib istw,Hariono 081334060077 154-400452

Timor’99 SOHC asBali pribadi Um.14Jt non Taxi + Grnd Civic’90 silvr istw UM.18Jt 2746409 Ubud

Kami Segera

Terios Th’08 Tangan I Manual Silver Met Hp.08123605780

Cerokee’94 Biru pjk br 75jt Istw audio MP3 Jl.Ry.Btbulan dp Hardys

141-400516

:

141-400448

999-400170

102-400304

SE Saloon’86 hitam,istmw,7848123 Starlet’91 1.3SE Lmtd,asDK,728944

layani

Me Dapatkan Segera Cash/Kreditah Tamb rah Mu Kami Hadir di Tiara Dewata, 4-12 Juli 2009 nga Tukar/ l Bu SALES - SERVICE - SPARE PART - BODY REPAIR l Dp Ringan Kunjungi Showroom l Proses Cepat

VW Kodok’73 orange super istw Tk.Buaji Gg.Mekarsari 58, 7951472

999-400220

Kjg.LGX’01 pmk 1.8 orscat,istmw, Jl.Tkd.Badung No.17 Renon BU

102-400307

The Power of Dreams

Mobil MPV Generasi Terbaru dengan 7 Penumpang Kami Siap Menerima Indent & Test Drive

999-400391

Taruna’01 Efi Lmtd,asBali,Tg1, istmw, Jl.Tkd.Badung No.17 Renon

999-400146

DX’83 Birumet Orisinil sangat mulus Jl.A.Yani Gg.Tohjaya 39 Dps

FREED

Taruna CSX’01 Efi,Biru Silv,Jok Pres, Ors Cat,Spr Istw,8566200 Prbd

istimewa,

Holden’64, 16jt 0361-8764070 WR.Supratman 32

New Model HONDA

999-397851

999-400230

Xenia Xi Sporty’2008 seperti baru, Jl.Tukad Pakerisan 91 Panjer 141-400482

Xenia’07 Fam Xi asDK Ijo muda Merpati 28 dkt Tiara MM,7894444 BU 122-400383

Beli Mobil Bekas Sgala Merk Dengan Harga Tinggi Hub.03618012155 999-400375

DICARI MOTOR 7493871 Beli Motor Sgl Merk 141-400509

Jupiter Z’06 Hitam/putih mulus Hub. 08179714663 999-400190

Ninja RR Th’07 Orange 27Jt Nego Hub.488479 999-400238

16

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

Mpu Dang Hyang Datang dari Arah Barat...

Jembatan Rama dan Jembatan Oleng...

ADA banyak jalan dari Purancak (Jembrana) ke Silayukti (Karangasem). Dua di antaranya adalah jalan raya jalur selatan dan jalur utama Bali. Pertanyaannya: mana lebih jauh dari Purancak ke Silayukti lewat jalur selatan atau lewat jalur utara? Jawabannya adalah jalur selatan! Mengapa? Karena pertama-tama dari Jembrana menuju Tabanan, sampai di sana lanjut ke Badung, dari sana terus ke Gianyar, kemudian dari sana menuju Klungkung, sesudah itu masuki Karangasem, dan di ujung Karangasem itulah letak Silayukti. Jadi, alangkah jauhnya. Jauh sekali! Kita harus melewati banyak kabupaten dan kota. Sedangkan kalau lewat jalur utara hanya melewati satu kabupaten, yaitu Buleleng. Jadi kesimpulannya, melewati banyak kabupaten berarti lebih jauh daripada melewati hanya satu kabupaten. JAWABAN anehkah itu? Bukan jawabannya yang penting, tapi alasannya. Tapi kita jangan apriori dulu. Karena kita tidak sedang mencari benar-salah. Kita sedang mencoba memahami apa makna jauh dan dekat itu. KABUPATEN adalah wilayah. Wilayah itu adalah ruang. Di dalam ruang itulah kemungkinan terjadi banyak peristiwa. Ada peristiwa yang bisa mempercepat perjalanan. Ada peristiwa berpotensi memperlambat. Perjalanan bisa disebut jauh bila harus melewati banyak peristiwa. Perjalanan yang paling jauh adalah perjalanan yang tidak pernah sampai, karena terlalu banyak peristiwa yang tak sanggup dihadapi. Kabupaten sebagai wilayah politis hanyalah salah satu indikatornya yang menentukan makna jauh dan makna dekat. Dalam kasus berbeda, indikatornya bisa berupa barisan gunung, jejeran bukit, lika liku liak liuk naik turun jurang, kali. Dari sisi yang berbeda, jawaban di atas memberitahu kita bahwa jarak geografis yang diukur dengan satuan kilometer, atau mil, hanyalah salah satu cara manusia menyepakati makna jauh-dekat. Bisa jadi zaman dahulu sebelum ada kilometer, manusia mengukur jauh dekat dengan cara beragam yang tak seragam. Beberapa alat ukur jauh-dekat itu barangkali, rangkaian peristiwa atau perang yang dihadapi karena melewati wilayah musuh. Wilayah dengan perbedaan kebiasaan, perbedaan bahasa, perbedaan cara berpakaian, perbedaan makanan dan cara makan, dan sebagainya. Lalu apa hubungan jauh-dekatitu dengan Purancak? PURANCAK, di pesisir Selatan Jembrana, pernah menjadi tempat berlabuhnya Dang Hyang Nirartha ketika konon untuk pertama kalinya beliau datang ke Bali. Dari sanalah perjalanan spiritual beliau dimulai. Dan menurut catatan sejarah, ternyata dari perjalanan yang dimulai dari Purancak itu membawa konsekwensi perubahan pada Bali. Karena beliau datang dari arah barat, maka beralasan bila dikatakan bahwa perubahan ketika itu datang dari arah barat. Dalam konteks Dang Hyang Nirartha dan Mpu-mpu lainnya, baik yang mendahuluinya atau yang menyusulnya, ucapan ‘’perubahan datang dari arah barat itu’’ bukan hanya masuk akal tapi juga fakta sejarah. Mereka memang datang dari arah yang berlawanan dengan arah matahari terbit. Ucapan itu sesungguhnya masih bisa dilanjutkan. Misalnya, ‘’karena perubahan datang dari arah barat maka Jembrana menjadi signifikan karena lokasinya di Bali paling barat’’. Ucapan-ucapan seperti itu adalah hasil pembacaan atas sejumlah peristiwa. Seorang sastrawan-filosuf mungkin akan menambahkan pembacaan itu seperti berikut ini: ‘’di barat matahari terbenam dan tak lama setelah itu terjadilah perubahan dari sore menjadi malam, dari remang menjadi gelap, dari samar akhirnya menjadi tidak kelihatan!’’ Seorang pengamat (orang yang pekerjaannya mengomentari bidang yang

KETIKA itu daratan tempat negerinya Rama dengan negerinya Rahwana dipisahkan oleh laut tanpa jembatan. Ada banyak alasan dan pertimbangan yang mendalam, mengapa Rama akhirnya membangun jembatan, padahal ia yang sakti dan keturunan Dewa itu bisa saja mengeringkan lautan hanya dengan satu anak panah ajaibnya. Dalam bahasa sekarang pertimbangan Rama barangkali agar monyet-monyet pasukannya mendapatkan lapangan pekerjaan, agar pencari dan pengumpul batu mendapatkan pemasukan, agar nelayan pencari ikan tidak kehilangan mata pencahariannya, agar alam bawah laut tidak rusak, agar ada monumen jembatan yang akan dikenang generasi berikutnya, agar ada cerita kepada anakanak sebelum mereka bubuk, agar penduduk pesisir Alengka tidak kaget tibatiba ada jembatan padahal mereka tidak dimintai persetujuan, dan sebagainya, dan lain-lain. Intinya, pertimbangan Rama agar keberlangsungan kehidupan seperti apa adanya terus terjaga. BAYANGKAN apa akan terjadi bila Rama dengan kesaktiannya lalu benarbenar mengeringkan lautan. Nelayan akan menilai kesaktian Rama sama dengan nilai jual sebakul ikan yang biasa ia peroleh per hari, tapi menjadi hilang karena kesaktian Rama mengeringkan lau-

Jauh Dekat, Perjalanan dari Hati ke Hati...

■ CERPEN PENGAKUANKU telah menyebabkan ketakutan yang menyelimuti hatinya. Hati dari seorang wanita yang menjadi belahan jiwaku, hati dari seorang yang telah meluluhkan perasaanku, dan hati dari seorang yang akan menemani perjalanan hidupku. Namun aku tak bisa menarik kembali semua kata-kata yang telah terlontar dari mulutku. Yang bisa kulakukan hanya berharap dia mau membelai rambutku sambil berkata, “Aku percaya padamu.” Bola matanya berkaca-kaca, menahan genangan air yang tak kunjung menetes, menitik di sudut mata, tapi terusap saputangan yang dia pegang. Raut wajahnya muram. Aku tahu, dia berpikir masa depannya nanti setelah mendengar pengakuanku. Aku tak menyalahkan keresahannya. Tapi pantaskah aku mendapat kecurigaan setelah pengakuanku ini? Sementara tak sedikit pun terlintas aku akan melakukan hal seperti pengakuanku. Pandanganku menangkap patung pemuda dengan selendang yang menutupi dahinya. Dia berdiri di atas beton persegi panjang. Beton yang menjadi alas patung ditunjang jejeran keramik yang mencapai ketinggian 10 meter dengan kemiringan hampir 45°. Mulutnya terbuka, melontarkan kata yang membangkitkan semangat dalam dirinya. Tangan kanannya menunjuk ke arah laut, seolah memberikan jawaban dari setiap pertanyaan, bersinergi dengan kibaran sang merah putih di tombak yang berdiri kokoh dalam dekapan tangan kirinya. Semangat keyakinan patung pemuda itu, ingin sekali kuraih. Semangat yang dapat meyakinkan rakyat Indo-

diamatinya) punya peluang menambahkan komentar bahwa: ‘’bukan hanya dulu perubahan datang dari arah barat, sekarang pun perubahan masih datang dari Barat!’’ Barangkali maksud pengamat itu berguyon, dulu Barat itu berarti Majapahit, sekarang Barat itu berarti Pariwisatapahit. Tapi pasti ada pendapat berbeda dari semua itu. Misalnya pendapat yang mengatakan bahwa, ‘’bukan mereka yang datang dari arah barat itu yang membawa perubahan, tapi orang Bali memang ingin berubah. Perubahan datang dari arah tengah. Dari dalam!’’ Kita kembali ke masalah jauh-dekat itu. Mengatakan bahwa para Mpu yang datang dari arah barat itu membawa perubahan, terkesan sangat mengecilkan peran orang Bali sendiri. Seakan orangorang Bali ketika itu bersifat pasif, menunggu, dan siap menjadi objek yang akan diubah. Pembacaan seperti itu tentu tidak adail. Tidak juga adil bila mengatakan perubahan itu datang hanya dari dalam, bahwa orang Bali ketika itu ingin berubah. Orang Bali seakan bisa mengubah dirinya sendiri tanpa adanya ‘’konflik’’ atara yang sudah ada dengan yang baru datang. Oleh karena itu, kita kembali ke masalah jauh-dekat yang dibicarakan di atas. Pertanyaannya sekarang begini: seberapa jauhkah jarak perbedaan antara yang datang, dengan yang didatangi. Lebih kongkret lagi, tidakkah ada persamaan-persamaan yang membuat dekatnya antara yang disebut membawa perubahan dengan yang disebut menerima perubahan. Bahwa perubahan itu terjadi secara mulus, baik dalam tatanan perilaku sosial maupun perilaku relegi, menunjukkan keduanya memang tidak jauh beda satu sama lainnya. Perubahan adalah sebuah kesepakatan sosial yang digerakkan oleh persamaan-persamaan antara yang baru datang dengan yang didatangi. Oleh karena itu, pasti ada persamaanpersamaan yang kuat antara yang datang dari arah barat itu dengan yang didatangi di Bali, baik dalam kasus para Mpu Dang Hyang yang datang dari Majapahit maupun dalam kasus ‘’tamu’’ yang datang dari apa yang diguyonkan sebagai Pariwisatapahit itu. Jadi tidaklah jauh sejatinya dari Purancak ke Silayukti karena persamaan-persamaan itu. Sama dekatnya dari Pasraman agamawan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Yang sejak dulu tetap terasa jauh, malah sekarang semakin jauh, adalah perjalanan dari Hati ke Hati. Itulah jarak sesungguhnya. Dan kebanyakan dari kita sedang dipisahkan oleh jarak yang tidak kelihatan itu! Setiap saat kita perlu berkenalan ulang dengan apa atau dengan siapa yang sebelumnya rasanya sudah kita kenal. zIBM. Dharma Palguna

zEka Pranita Dewi PUYUNG Tiada yang sempurna Kecuali kehampaan Dalam dirimu Burung-burung terlepas di udara Mencari sehelai bulunya yang jatuh Mungkin melintasi lehermu Jendela kota ini gelap Cuma sepasang tubuh berayunan Irama ringan dengan buih lelautan Tapi siapa terlelap? Sedang hidup selalu tak siap Menampung pertanda Menggenapkan gurat tanganmu Menjelma nasib bagi peruntungan hari-hari Tiada yang sempurna, mungkin Kecuali kehampaan Dalam dirimu-dalam diriku Melingkar-lingkari shunya

zLaut, Perahu

RUMAH POHON... zEka Pranita Dewi

SETIAP kali kemarau datang di tubuhmu, maka kau akan bermimpi tentang sebuah rumah pohon. Kau akan menaiki reranting yang kering dan akar-akar yang memanjang seperti serat pohon anggur. Sempat pada suatu sore yang piatu saat matahari kembali ke pangku ibu, kau berubah menjadi kanak-kanak kembali. Kau akan bermain dengan bocah seusiamu. Lima bocah dalam permainan. Dua yang bertubuh tinggi mengapit di kiri dan yang dua lagi berjaga di kanan. Sedang engkau berada di antaranya, berdiri tepat di tengah-tengah merenggang bayang tubuh. Di saat sore menganga, bayangan kelima bocah memanjang ke depan, dan kau masih saja berada di tempat semula. Tampak satu bayang menggelembung. Engkau malu sendiri, sebab di antara bayang-bayang itu, bayang tubuhmulah yang terlihat tambun. Sosok bayang dari tubuh yang penuh luka. Luka yang tumbuh di sekitar lututmu. Namun belum juga darah itu mengering, sudah kau munculkan luka yang lain. Kau yang menjadi pemimpin di tengahtengah masa bocahmu. Kau yang mulai mengajak bermain dan mulai mengenalkan waktu. Kau yang memberi kayu kawanmu dan mengambilkan mereka pisau. Kau yang mulai mengisi batin dan menunjukkan letak mata air. Kau, kau, kau yang selalu memulai. Memulai apa saja. Memulai hari, memulai waktu, memulai bermain, memulai memimpin, memulai memberi, dan engkau pun tidak segan untuk memulai meminta. Memulai dengan setengah memaksa kawan bocahmu untuk segera membuat rumah pohon itu. Engkau ingin membangun rumah pohon itu. Membangun dari lelah kawan bocah demi hasrat anganmu. Kau mulai mengenalkan angan itu. Bagi angan bocahmu, rumah pohon adalah sebuah rumah untuk berteduh dan untuk sesekali bermimpi. Dalam tidur yang paling lelap. Dalam istirahat yang paling senyap. Sebab tidur bocah tidak boleh terganggu oleh dengkur iri. Dan engkau pun memulai untuk menjaga keempat kawan bocahmu.

Mulai kau bangun rumah pohon itu dari empat peluh dan beribu senyum simpul dari satu bibir. Senyum yang paling getir yang pernah engkau kembangkan dalam hasrat anganmu. Hasrat angan dunia bocah yang mulai bergelayut dalam kesinisan. Rumah yang akan engkau gunakan untuk bersembunyi dan mengelak saat ibu sudah tidak ingin lagi memangkumu. Sebuah rumah yang dipenuhi dengan akar-akar pohon keegoan. Waktu bergegas, entah dengan cara-cara apa, dari peluh keempat kawan bocahmu, atas komando kecil, selesai sudah sebuah rumah pohon itu. Berdiri tidak begitu megah di atas cabang utama pohon randu. Tidak tampak pagar atau pembatas di sekelilingnya. Hanya ada ubin dan genting yang terbuat dari kayu. Kesemua bilik terkait oleh pasak, dari ranting-ranting pohon yang dengan sendiri kau raut hingga runcing. Dan akan kau tancapkan ke cangkang buah randu. Rumah pohon itu telah berdiri di atas pohon randu. Berdiri dalam kebanggaan yang ringan seperti kapas yang telah semburat dari cangkangnya. Betapa engkau tidak sadar bahwa rumah pohon hanyalah sebuah pelarian, sebuah pelampiasan. Engkau tidak bisa mengelak hal itu. Apa hakikat rumah pohon bagimu? Sebab ibumu sedang menunggu di rumah. Di rumah yang sebenarnya. Menunggumu di rumah yang bukan rumah pohon. Bukan di rumah pohon randu dengan semburat kapas ringan kepalsuan. Engkau harus pulang. Meninggalkan rumah pohon dan kembali ke ke pangkuan ibumu. Sebab di rumah ibumu terdapat kenangan-kenangan bocah yang bisa singgah tanpa permisi kapan saja, sedangkan di rumah pohon tidak pernah menyimpan angan bocahmu. Pun sebuah harapan sebab di rumah pohon tidak akan membuahkan harapan, hanya kapas yang akan hilang dihempas angin. Di rumah pohon itu, kau telah tanam benalu, benih kebencian. Kini sanggupkah kau merobohkannya? Sementara rumah ibu selalu menunggumu, menunggumu setelah habis senja. Menunggumu, sebab rumah ibumu adalah sebuah kepulangan.

run silent..., run deep.... in the long long run, sail along SMSoliloquy

Coming on Age in Balidwipamandala ... 16 Agustus 2008

16 Agustus 2010

Antara BULAN Terindah Oktober dan BULAN Pendidikan Mei...

ULANG tahun UNDIKSHA Medio Mei 2010 dengan kampusnya begitu menantang dan suasana Singaraja sebagai kota pendidikan masih terjaga. Kalau FBS-Undiksha memanfaatkan momentum bulan Oktober 2009 TERINDAH (menurut kalender Bali) plus Bulan Bahasa Sumpah Pemuda untuk pemanasan demi pemanasan kontinu November 2009 - Mei 2010 pastilah UNDIKSHA 2010 akan membuktikan relevansi Visi dan Misi Pendidikan Ajaran Bapak Pendidikan Ki Hajar Dewantara yang selalu diperingati setiap 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional

Sanggar LAMPUYANG, Sanggar BINDUANA Sanggar TUTUR, Sanggar JUKUT ARES dan Sanggar SELAKUNDA...

Dari Bali Timur, ke Bumi Srombotan Klungkung sampai area perjuangan Bung Rai di Margarana Marga Tabanan. Untuk sementara itulah gradag gruduk Apre-BPM yang akan berputar mulai ulangtahun R.I. 17 Agustus 2009 yad. ini.

Dari Bali yang Selalu HADIR untuk Bali yang LEBIH Mengalir...

JEMBRANA Juli KARANGASEM Agustus BADUNG September Oktober BULAN (YOGA-SASTRA) BAHASA Sumpah Pemuda TABANAN November IBUNDA-SR Desember GIANYAR Januari DENPASAR Februari SINGARAJA Maret KLUNGKUNG April BANGLI Mei BULELENG Juni MEMO: Bagi Sanggar, Kalangan, Komunitas, Grup, Lingkaran yang ingin memutar Gradag grudug Apre 2009-2010, manfaatkan Arena Anda ini...

Aku, Ayah, dan Calon Pendampingku Oleh Komang Elli Warniti nesia agar tetap berjuang mempertahankan kemerdekaan. Aku tahu cara dia mengobarkan semangat, berhasil, sehingga dirinya diabadikan dalam bentuk patung dua kali besar manusia yang kini berdiri kokoh di hadapanku. Setiap pandangan menatap patung pemuda itu, dalam ragaku, menelusup semangat yang tak pernah pudar, meski Indonesia telah mencapai puncak kemerdekaan. Semangat yang memang harus kita bina demi mempertahankan dan mengisi kemerdekaan. Patung itu tetap bersemangat, berdiri kokoh, senyumnya bengis, tak peduli di bawahnya bersenda gurau sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara. Jika patung itu bernyawa, ingin sekali kujadikan guru. Guru yang dapat meyakinkan orang banyak dan menebarkan semangat serta kepercayaan terhadapnya. Saat ini, aku memerlukan pelajaran itu, karena aku tak sanggup meyakinkan seorang wanita yang berada di hadapanku. Wanita, calon ibu dari anakanakku. Pengalaman kehidupan orang lain telah meruntuhkan sedikit tembok kepercayaan wanita yang kucintai, terhadapku. Pengalaman yang selalu dijadikan orang sebagai cermin dari tindakan kita nanti, demi mendapat sesuatu yang lebih baik. Aku tidak menyalahkan pandangannya, tetapi tidakkah dia memberikan aku satu kesempatan membuktikan bahwa tidak semua pengalaman orang lain sama dengan pengalaman yang akan kita lalui nanti. Semua itu bergantung pada para pelaku dari kehidupan masing-masing.

Termasuk, diriku, di dalam lubuk hatiku, aku tidak sama dengan orangtuaku. Meski aku dilahirkan dari benih ayah dan ibuku, bukan berarti tindakanku, kelakuanku, sifatku akan sama dengan mereka, terutama ayahku. Aku tak memungkiri sifatku yang menuruni sifat ibuku, karena sejak aku kecil kasih sayangnya benar-benar kurasakan. Perjuangan dan dukungannya seolah menjadi pengobar semangat dalam jiwaku ketika menjalani kehidupan. Semua ini hanya kuperoleh dari orang yang melahirkanku. Orang yang telah memberikan kehangatan selama sembilan bulan di dunia yang hangat dan sepi, orang yang telah berjuang demi melahirkan aku di dunia tanpa memperdulikan nyawanya sendiri. Bukan berarti, aku menjelekkan ayah kandungku yang kurang memberikanku kasih sayang, justru aku ingin meringankan bebannya. Aku tahu. Jika aku berharap banyak terhadap kasih sayangnya, aku pasti merasa kecewa sekaligus merasa iri karena dia harus membagi kasih sayangnya secara merata terhadap kami, kedelapan anakanak kandungnya. Aku anak kedua dari istri kedua ayahku. Istri kedua, ah..., posisi yang menurut versi sinetron serta kenyataan hidup selalu mendapat perhatian dan kasih sayang yang lebih dibandingkan istri pertama. Tetapi kenyataan dalam keluargaku tidaklah seperti itu. Perlakuan ayahku adil, bahkan terlalu adil, sampai dia lupa, kami adalah bagian dari tanggung jawabnya. Cukup. Aku tidak ingin membicara-

kan tanggung jawab ayahku. Yang membebani kehidupanku kini adalah perjalanan cinta ayahku yang terus membayangi perjalanan cintaku, terutama kelak di kehidupan rumah tanggaku nanti. Telingaku selalu berdenging mendengar sayup-sayup perkataan orang yang terlalu ikut campur. Mengapa aku selalu disamakan dengan ayahku? Mengapa anak selalu menjadi korban dari perbuatan sang ayah? Jika mereka mengerti bagaimana kehidupan ini, tentu anggapan mereka tidak seperti itu. Setiap orang menjalani kehidupan ini melalui karma terdahulu. Begitu juga aku, jika karmaku dengan ayahku berbeda tentu perjalanan kehidupan yang akan kami jalani nanti tidaklah sama. Akan tetapi, kenyatan hidup orang

zEka Pranita Dewi SAJAK NENEK PENARI TOPENG Kuwarisi topeng-topeng ini cucuku yang kelabu mata pengantuk di mukamu menarilah menarilah baju-baju dari koin-koin itu kukumpulkan satu-satu bersama kenangan di dahi dan bulan sedikit memberi cahaya pada wajahmu Jika hari ini menjadi esok sebuah gong bersahutan di kedua telingamu dengarlah ia, dengarlah ia yang melantunkan gamelan-gamelan subuh di bawah bulan yang hampir jatuh. Dan aku mulai melihatmu cucuku Aku duduk di kursi berkemas untuk sebuah topeng di kepalaku lalu aku menjadi bayi kembali kakiku memang tak lincah seperti dulu tapi tanganku lambat menari menghapus kedua kelabu di matamu bertemulah aku dengan topeng-topengku setiap pagi ia berisik: ‘’ini milikmu...’’ tak ada yang diburu. Tak ada jejak yang harus kuhapus. Tak ada tempat kemana ia yang kudus dikejar topeng-topeng tua warna putih atau cokelat muda dan ini milikmu Jika malam hari aku pulang sepi dari pelataran ini dan kulihat sepuluh cucuku menungguku di gerbang itu dan aku tahu mereka mengotori bajunya dengan lumpur mereka menghiasi wajahnya dengan lumpur dan lumpur itu berubah menjadi topeng-topeng di wajahku kulihat lewat kaca sepuluh cucuku menari menjaga bulan untuk tak jatuh kembali dan kesepuluh cucuku tak pernah tidur O, aku ingin menjadi topeng bagi cucu-cucuku yang belum juga tidur

lain yang sama dengan perjalanan hidupku, tidak mendukung pernyataanku. Sebagian besar, anak-anak mereka yang sebaya denganku, berbuat seperti ayah mereka, memiliki istri sebanyak-banyaknya. Kenyataan itu semakin memperkuat pernyataan yang terus tertanam dalam benak masyarakat, “Jika ayahnya memiliki istri dua, apalagi anak-anaknya kelak? Biasanya perbuatan ayah menurun kepada anakanaknya.” Kalimat-kalimat ini menusuk tepat di jantungku. Membuat nafasku sesak, menghentikan sejenak aliran darahku, hingga kuterkesiap dan tak sanggup lagi mendengarnya. Aku tahu bagaimana perasaan perempuan yang dimadu, aku tahu betapa menderitanya perempuan yang dimadu, aku tahu betapa tidak adilnya perlakuan yang didapatkan dari perempuan yang dimadu. Aku dapat berkata demikian karena saat aku berada di hadapan ibuku, dia selalu mengeluh. Mengeluh tentang biaya pengeluarannya yang kurang tercukupi, tentang kebutuhan secara fisik dan mental yang kurang terpenuhi, tentang kasih sayang ayah yang jarang ibu dapatkan, dan tentang semua penderitaannya sebagai istri kedua. Ingin sekali keluhannya itu kumasukkan dalam karung yang besar, kuikat erat dengan tali tambang, kugali tanah subur, lalu kukubur dalam-dalam hingga keluhannya itu dapat berbuah yang dapat kupetik, kumakan, mengurangi penderitaan ibuku. Tetapi semua keluhan itu seolah menolak, menolak merasuk di dalam jiwaku karena ibuku selalu berusaha menutupi semua keluhan itu di hadapanku. Ibu selalu tersenyum, tak sedikit pun dia memperlihatkan wajah muram, meski terkadang karena tidak sanggup lagi, semua keluhan itu terlontar tanpa disengaja. Penderitaan ibuku telah menumbuhkan benih dalam jiwaku. Benih kebe-

dan Posisi Memilih...

tan. Tukang batu akan menilai kesaktian Rama sama dengan nilai tukar sekian kubik batu. Buruh jembatan akan menilai kesaktian Rama sama dengan ongkos buruh harian yang tak jadi mereka terima karena lapangan pekerjaannya hilang gara-gara kesaktian Rama. Penduduk pesisir Alengka akan membenci Rama dan berbalik pro Rahwana. Dan seterusnya. BEGITULAH seorang pemimpin bernama Rama yang tidak hanya pintar dan cerdas, tapi seorang intelektual yang memadukan pengetahuan (kesaktian) dan cinta kasih pada yang hidup. Tapi Rama tentu mesti membayar mahal untuk pujian itu. Ia harus mengorbankan perasaannya yang ingin secepatnya menyelamatkan istrinya Sita dari penyekapan Rahwana. Rama harus berdamai dengan dirinya, menunggu sampai jembatan itu selesai. Dan penting juga direnungkan, ternyata Rama bersedia tidak mempergunakan (memperlihatkan) kesaktiannya pada makhlukmakhluk yang tidak sesakti dirinya itu. TIDAK ADA yang gratis dalam hidup ini. Semua ada harga yang mesti dibayar. Dan seorang pemimpinlah yang seharusnya membayar paling mahal. Jembatan itu memang akhirnya jadi. Dan cerita pun berlanjut, tentang apalagi kalau bukan soal masalah suka dan duka manusia. Dan kehidupan ini berlanjut. Rama sukses dengan jembatan Ayodya-Alengka. Tidak seperti Rama yang mencari istrinya, Patih Gajah Mada menggempur Bali untuk mencari kekuasaan rajanya yang ‘’hilang’’ karena sejumlah pembangkangan tokoh Kebo Iwa dan rekan-rekannya. Tapi esensinya sama. Baik istri maupun kekuasaan adalah penanda Shakti dalam filsafat yang melatarbelakangi keduanya. Keduanya pun sama-sama menghadapi laut yang memisahkan dua daratan. Tapi keduanya tidak sama pandangan dalam urusan jembatan. Baik dalam Nagarakretagama maupun dalam Kakawin Gajah Mada tidak ada penanda yang menunjukkan pemikiran untuk membangun jembatan penghubung Jawa Bali. Padahal jika mau, pada zaman itu kemampuan para insinyur dan arsitek sudah mencapai tingkat sangat canggih. Apalagi lebar Selat Bali yang tidak seberapa dibandingkan dengan panjang jembatan Ayodya-Alengka. Tentu ada banyak penjelasan mengapa tokoh Gajah Mada dengan rombongan besarnya langsung berpikir tentang perahu begitu melihat laut dan bukan jembatan. Apa pun pertimbangannya, yang jelas membangun jembatan Jawa Bali tidak masuk dalam agenda kerajaan. WACANA membangun jembatan penghubung Jawa - Bali baru muncul sekitar lima abad kemudian ketika lalu lintas di Selat Bali itu sangat padat. Tapi jembatan itu sampai sekarang pun tidak pernah ada. Bukan karena ramainya penolakan dari para pemerhati Bali, bukan pula karena tidak ada negara asing yang sudi meminjamkan uangnya, tapi karena itu memang wacana yang tidak jelas tapi mendapatkan reaksi keras. Di Bali ada cerita tentang jembatan oleng (Ugal-Agil) yang sengaja dirancang agar Atma orang mati yang melintas di atasnya jatuh ke jurang. Hanya Atma tertentu yang akan berhasil melintas di atas jembatan oleng itu. Setelah melewati jembatan itu Atma yang sukses akan langsung berhadapan dengan sebuah pertigaan: kiri ke Neraka dan kanan ke Surga. Kiri atau kanan, Surga atau Negara adalah masalah pilihan. Jembatan oleng itulah yang mengantarkan Atma pada posisi memilih itu. Dalam kenyataannya, jembatan tidak oleng pun akan mengantarkan orang-orang pada pilihan. Dan dalam memilih pemimpin sebaiknya berpikir seperti Rama, atau Gajah Mada. zIBM. Dharma Palguna ranian bahwa aku tidak akan melakukan tindakan yang sama dengan ayahku. Ini tantangan berat bagiku, membuktikan kepada semua orang termasuk calon pendampingku, aku berbeda dengan ayahku. Meski darahnya mengalir dalam darahku, meski wajahnya tersirat dalam wajahku, meski tinggi tubuhnya hampir sama denganku. Tetapi perlakuan dan sifatnya, kupastikan tak ingin keteruskan. Air mata kini berlinang di balik kacamata min setengah yang kukenakan. Aku tidak sanggup lagi membendung air mataku di hadapan perempuan yang kucinta. Dia tidak memercayai diriku, setelah kuakui bahwa ayahku memiliki dua pendamping. Aku tidak menyalahkannya. Dia pasti takut dan sedih, seperti ketakutan dan kesedihan yang telah dialami ibu kandungku. Andai dia tahu, aku lebih dulu mengetahui kepedihan dan ketakutannya melalui wajah dan kata-kata yang dilontarkan ibuku. Tetapi, dia tidak pernah tahu karena yang ada di dalam benaknya seperti pernyataan dan keyakinan yang telah tertanam di masyarakat, semua anak akan menuruni sifat dan perilaku ayah kandungnya. Ah, aku sudah tidak sanggup lagi. Perlahan-lahan kakiku terasa membeku, terus menjalar sampai kumerasa kepalaku tidak bisa lagi kugerakkan. Kelopak mataku perlahan-lahan mulai menutup. Tubuhku pun tak bisa kutopang hingga kumerasa melayang dan terjatuh di atas bumi pertiwi. Sayup-sayup aku mendengar suara tangis di sampingku. Tangisan dari orang yang paling kucintai. Andai aku bisa, aku ingin mendekapnya dan mengatakan, “Aku merasa tenang seperti ini...” z Penulis adalah mahasiswi Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Singaraja

BUDAYA

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

BUKU Kekuatan Gaya dalam Karya Judul

: Stilistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya Penulis : Prof. Dr. Nyoman Kutha Ratna Tebal : x-xi, 480 halaman Penerbit : Pustaka Pelajar Yogyakarta, 2009 HIDUP di dunia tak mungkin tanpa gaya. Dengan gaya, hidup menjadi lebih variatif. Dengan variasi, hidup menjadi lebih menggairahkan. Dengan mengandaikan bahwa sebuah karya (sastra) itu hidup, penuh daya vitalitas, sebagaimana puisipuisi Chairil Anwar, maka kekuatan gaya ikut bermain di dalamnya. Karenanya, gaya setiap genre karya sastra dari pengarang yang satu dengan yang lain dalam periode tertentu, selalu berbeda. Perbedaan gaya pengarang dapat menjadi ciri pemerlain yang bisa merangsang pembaca atau penikmat menemukan cara dan daya ungkap yang inspiratif bagi kehidupan bermasyarakat. Agar gaya yang digunakan bisa menginspirasi, pengarang perlu memahami ilmu gaya bahasa yang disebut stilistika. Dengan memahami stilistika, pengarang memiliki modal untuk mengaplikasikan rasa dan rasio ke dalam karyanya. Sampai saat ini, buku yang secara khusus membicarakan stilistika, masih sangat langka. Kelangkaan itu bagi Kutha Ratna adalah peluang yang dapat membangunkan kegelisahan akademikanya sehingga lahirlah bukunya keenam, yaitu “Stilistika Kajian Puitika Bahasa, Sastra, dan Budaya”. Sebelumnya, telah terbit lima bukunya. Secara intertekstual, keenam buku Kutha Ratna itu berhubungan satu sama lain dalam melihat sastra dari konteks sosial budaya sehingga dapat dijadikan referensi untuk membedah karya sastra dari usnur ekstrinsik tanpa melupakan unsur instrinsik. Pun dengan buku ini yang dari judulnya saja, penulis tampaknya hendak menyaturagakan bahasa, sastra, dan budaya dalam sekali hembusan napas. Hal ini logis karena sastra menggunakan bahasa sebagai medium penyampaian, sedangkan bahasa adalah salah satu unsur universal dari kebudayaan manusia menurut Kuntjaraningrat. Namun demikian, sebagai judul besarnya, buku ini memberikan porsi lebih pada stilistika dalam pembahasannya. Buku yang terdiri dari 9 bab ini, 7 bab isinya ikhwal stilistika dikaitkan dengan ilmu humaniora khususnya bahasa sastra dan budaya. Hal ini bisa dicermati dalam bab I sampai bab VIII, kecuali bab IV dan bab IX. Bab IV memfokuskan perhatian pada proses kreatif, karya sastra, dan peranan masyarakat pembaca. Sementara itu, bab IX bertajuk kesimpulan yang berisi rangkuman terhadap 8 bab sebelumnya. Lebih lanjut, buku ini berusaha mengajak pembaca keluar dari model tradisional dalam menganalis karya sastra sekaligus menemukan cara-cara berbeda dalam analisis sehingga memberikan horizon harapan baru bagi studi sastra khususnya dan studi humaniora pada umumnya. “Menemukan arah baru, sekaligus model penelitian dengan teori stilistika kontemporer, stilistika postmodern” (hal. 2). Dengan demikian, kesan monoton dan monolitik sebagai bagian dari upaya penyeragaman dalam kajian sastra berubah ke arah kajian yang mengedepankan keberagaman analisis yang memberikan warna baru bagi pengembangan studi humaniora. Selain itu, buku ini juga menelusuri sejarah perkembangan stilistika dari Barat sampai Indonesia, mencoba membedakan titik perpisahan antara stilistika bahasa dengan sastra, dan mengidentifikasi ciriciri khas stilistika sastra dengan cara menemukan identitasnya dalam karya sastra. Pemikiran Barat Betapa pun buku ini menawarkan model penelitian dengan teori stilistika kontemporer, Kutha Ratna tampaknya banyak mengompilasi pemikiran Barat. Tokohtokoh Barat yang dirujuk seperti Fowler, Murry, Shipley, Hough, Teeuw menandakan betapa kecilnya perhatian sarjana Indonesia terhadap kajian di bidang stilistika. Dalam Kata Pengantar buku ini disebutkan, “Sampai saat ini, selain buku yang ditulis oleh Umar Junus, terbit di Malaysia berjudul Stilistik: Satu Pengantar (1989) dengan menggunakan ragam bahasa Melayu, belum ada buku teks yang secara khusus berbicara mengenai stilistika” (hal. vi). Jika mengacu pada pernyataan itu, maka buku ini adalah buku pertama yang membahas secara khusus tentang stilistika dalam bahasa Indonesia oleh pakar sastra Indonesia. Dengan mengompilasi pemikiran sarjana barat dan timur, kajian stilistika yang dibincangkan dalam buku ini, jika mengacu pada fungsi pengarang (penulis)

17

PKB dan Pelestarian Seni Budaya SEPERTI dimaklumi, Bali sudah dikenal sejak sebelum Perang Dunia II karena seni budayanya. Seni budaya Bali yang adiluhung sebagian besar produk desa pakraman dengan berbagai jenis kesenian seperti barong, rangda, baris, wayang, wayang wong, gambuh, arja, legong, dan sebagainya. Juga berbagai barung gamelan seperti gambang, gong luang, saron/ caruk, slonding, smar pegulingan, pelegongan, gong gede, hingga gong kebyar.

Oleh Wayan Sinti, M.A.

dalam terminologi Barthes, Kutha Ratna tidak lebih dari seorang kompilator, orang yang mengumpulkan dan menambahkan hal-hal tertentu (hal. 95). Peran kompilator juga mewarnai hampir semua buku susunan Kutha Ratna. Hal ini paling tidak mencerminkan dua hal terhadap proses kreativitas penulisnya. Pertama, sebagai penulis, Kutha Ratna adalah orang yang terbuka dengan pemikiran Barat, tanpa melupakan pemikiran Timur. Teori digali dari barat, tetapi objek yang dikaji adalah karya sastra dari negeri sendiri. Ini adalah konsekuensi dari seorang akademikus yang suntuk memperdalam teori sastra dan budaya. Kedua, Kutha Ratna telah membangun jembatan persahabatan dengan konvergensi pemikiran tanpa dikotomi. Dengan cara itu, pergaulan akademik dibangun melalui teks yang menjadi objek kajian. Konsekuensi dari pemaknaan itu membuat Kutha Ratna tampil dengan gayanya sendiri dalam menulis buku. Dengan gaya seorang kompilator, susah dibedakan antara gagasan pribadi penulisnya dengan gagasan ahli yang dikompilasi. Selain itu, buku ini juga minim contoh bagaimana stilistika dioperasikan dalam analisis bahasa dan budaya sesuai dengan judulnya. Hanya ada satu bab yang membincangkan stilistika dan analisis karya sastra, walaupun secara implisit bahasa dan budaya sering menyatu dalam karya sastra. Walaupun Kutha Ratna memiliki pijakan teori sastra yang kuat dengan referensi yang beragam dari dunia Barat dan Timur, karena perannya sebagai kompilator dalam menulis buku, maka gaya (menulis) yang dilakoninya pun terasa baku kaku, terkesan takut keluar dari bahasa yang ditradisikan oleh ilmuwan kampus. Berbeda dengan Darma Putra misalnya, yang lihai mengoperasionalkan teori Barat, untuk melihat persoalan Timur. Perbedaan ini berkaitan dengan perkara gaya dan selera, di samping juga latar belakang penulis. Kutha Ratna dengan latar belakang akademis murni yang berkutat lebih banyak di dunia teori sastra dan budaya telah membatasi diri dalam gaya baku penulisan. Lain dengan Darma Putra, dengan latar belakang akademis plus jurnalis, kajian yang dibuatnya menjadi lincah, seakan tidak terikat pada teori. Teori digunakan untuk memperkuat argumentasi dengan mencairkan kebekuan. Hal inilah yang mempengaruhi pilihan gaya dalam menggunakan bahasa. Walaupun demikian, buku ini telah menawarkan paradigma baru dalam kajian stilistika yang bisa dijadikan referensi untuk melihat persoalan gaya bahasa secara lebih komprehensif. Karenanya, buku yang diterbitkan secara nasional ini, sangat penting dibaca oleh para mahasiswa, guru, dosen, para pemerhati, penulis, atau peneliti yang bergulat dalam dunia sastra khususnya dan humaniora umumnya untuk menambah wawasannya dalam bergaya bahasa. Buku ini memberikan modal dasar membangun kekuatan gaya dalam karya.

Jenis kesenian itu biasanya dipentaskan terkait dengan upacara piodalan di masing-masing desa pakraman, dipentaskan minimal 6 bulan atau setahun sekali. Artinya, parahyangan di Bali, secara tidak langsung juga ikut “melestarikan” kesenian Bali karena pada setiap upacara piodalan kesenian selalu dilibatkan. Budaya Bali dijiwai agama Hindu, nafasnya adalah kesenian, sehingga suasana piodalan menjadi hidup. Tidak ada upacara panca yajnya di Bali tanpa kehadiran kesenian. Namun sejak beberapa tahun belakangan ini, tradisi itu tidak sepenuhnya dapat dilaksanakan di setiap desa pakraman, disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya terbentur dengan masalah dana. Memang, pemerintah sudah menaruh perhatian dengan memberikan bantuan dana pembinaan khususnya untuk jenis kesenian langka, namun kadang-kadang bantuannya tidak nyambung. Karenanya, desa pakraman sungguh sangat mengharapkan bantuan dana secara kontinyu setiap tahun untuk dipakai melestarikan serta menggali kembali jenis kesenian yang hampir punah. Jika bisa, pengelolaannya agar dipercayakan langsung kepada prajuru dan tokoh-tokoh desa setempat. Pemerintah dalam hal ini cukup memantaunya saja. Peranan PKB Guna menghidupkan kembali jenis kesenian yang hampir punah, sebaiknya dimanfaatkan seniman (alam) setempat. Namun, kalau tidak ada, barulah mencari pelatih ke desa lain. Jika hal itu dapat dilaksanakan, sedikitnya 6 bulan sekali di setiap desa pakraman di Bali dapat dilaksanakan “Pesta Kesenian Bali (PKB) kecil” dengan jangka waktu sekitar 3 hari, disesuaikan dengan hari piodalan di masing-masing kahyangan desa sehingga suasana di pedesaan menjadi hidup kembali. PKB memang dilaksanakan setiap tahun. Namun, maaf, yang ramai hanya di seputaran Denpasar dan sekitarnya saja, sedangkan suasana di desa pekraman pada umumnya sepi. Terkait dengan upacara piodalan, di jeroan pura dilaksanakan upacara persembahyangan dengan disertai ilenilen, unen-unen, dan sebagainya. Di jaba pura ada tabuh rah serta para pedagang menjual berbagai macam produk dagangannya dengan menu khas Bali, sehingga menambah suasana makin semarak. Mungkin hal ini memberi-

kan inspirasi kepada panitia PKB, sehingga sejak beberapa tahun belakangan ini, terkesan ada lomba makanan khas Bali. Ya, tentu saja para pedagang hingga tukang parkir juga merasa senang karena dapat mengais rezeki. Jika hal seperti itu dapat dilaksanakan di setiap desa pakraman di Bali, maka desa pakraman yang dianggap sebagai benteng terakhir budaya Bali menjadi hidup. Krama Bali di desadesa akan dapat merasakan betapa indahnya Bali. PKB yang digagas Prof. Dr. IB Mantra dan digelar mulai tahun 1978 hingga kini sudah terlaksana — hingga tahun ke-31. Secara umum, PKB memberikan manfaat yang bagus khususnya kepada masyarakat seniman di Bali. Pelaksanaannya cukup bagus, namun masih perlu penyempurnaan. Warisan seni budaya adiluhung yang diwariskan oleh para pendahulu kita patut diselamatkan dan dipelihara dengan sebaik-baiknya. Jenis keseniannya dari tahun ke tahun mengalami pengembangan. Pertanyaannya, seberapa jauhkan kita boleh mengembangkannya? Mengembangkan secara berlebihan, salah-salah bisa merusak kesenian itu sendiri. Sejak beberapa tahun belakangan ini, istilah “kolaborasi” sangat populer, sehingga tidak sedikit jenis kesenian Bali yang dikolaborasikan. Menurut penulis, kolaborasi itu sah-sah saja asalkan tidak sampai merusak tatanan yang sudah mapan. PKB bertujuan tidak semata-mata untuk hiburan, namun juga bersifat mendidik. Karenanya, kita sepatutnya memberikan pendidikan yang benar, baik itu menyangkut seni tari, tabuh, hingga vokal agar generasi mendatang tidak bingung setelah menonton di PKB. Sementara ini penulis menyaksikan, ada beberapa jenis kesenian seperti joged, janger, dan sebagainya yang dikolaborasikan, baik itu menyangkut tabuh maupun tarinya. Maaf, apa yang penulis saksikan, sangat berbeda dengan apa yang menjadi harapan — sebagaimana kita disuguhi makanan lawar bercampur mie. Langka dan Populer Kesenian langka seperti wayang wong, gambuh, baris gede, hingga jogged pingitan, demikian pula gamelan langka seperti gambang, saron/ caruk, genggong, gong luang, sampai slonding, perlu diacarakan secara kontinyu di PKB. Agar tidak membosankan, menurut penulis, pemen-

tasannya bisa diatur dengan, misalnya, difestivalkan (kompetisi) yaitu dua jenis kesenian dengan acara yang sama dipentaskan pada panggung yang sama dengan dinilai oleh para juri. Bisa pula diparadekan yaitu dua jenis kesenian dengan acara tidak harus sama, dipentaskan pada panggung yang sama tetapi tidak dinilai. Pun bisa disandingkan yaitu dua jenis kesenian berbeda dipentaskan pada panggung yang sama secara bergantian secara utuh dan tidak dinilai. Artinya, pementasan kesenian langka dengan kesenian populer, misalnya saron/caruk dengan gong kebyar, gambang dengan angklung, genggong dengan joged, mandolin dengan janger, slonding dengan jegog, dan seterusnya. Tentu saja kesenian langka diberikan kesempatan pentas lebih dulu dengan waktu sekitar satu jam, lalu dilanjutkan dengan pementasan kesenian populer. Untuk itu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sbb.: 1. Festival atau kompetisi sebaiknya dihentikan saja, karena mengandung beberapa risiko, antara lain fanatisme yang berlebihan dari masingmasing kabupaten/pemkot. Hal ini mungkin menyebabkan seniman antar-kabupaten/pemkot menjadi kurang akrab. Jenis kesenian yang terus menerus dilombakan, disadari atau tidak, akan mengarah pada standarisasi. Hampir pada setiap pelaksanaan festival gong kebyar, suasana pementasan, sikap penonton khususnya, terkesan seperti menonton pertandingan sepak bola. 2. Parade masih tetap bisa dilaksanakan dan dilanjutkan. 3. Disandingkan dimaksudkan bisa mengurangi kesan monoton atau kejenuhan seperti yang sering menjadi wacana publik belakangan ini. Maka dari itu, berbagai jenis kesenian langka dapat disandingkan saja dengan kesenian

populer. Mudah-mudahan dengan cara seperti ini kesenian langka keberadaannya bisa terangkat dan diminati oleh generasi muda. Dapat dimaklumi bahwa anak-anak muda pada umumnya kini lebih tertarik menonton kesenian populer. Mudah-mudahan dengan pengaturan dan penyajian seperti itu, maksudnya sebelum menonton kesenian populer, mereka mau menonton kesenian tua dan langka. Amat menarik tulisan Darma Putra yang dimuat pada Mingguan Tokoh terbitan Minggu (5/7) perihal diperlukannya kritikus seni terkait dengan setiap pelaksanaan PKB. Pertanyaanya, sudah siapkah panitia dan para peserta PKB untuk dikritik? Menurut penulis, perihal kritik seni bukanlah hal baru di Bali. Sesuai dengan pengalaman penulis di lapangan, para tetua di kampung kami di Desa Ubung Kaja (Denpasar), ketika berkarya misalnya membuat satu bangunan style Bali, menjelang akhir dari karyanya dengan sengaja diundang teman seprofesinya untuk memberikan saran dan kritik. Jika temannya tidak memberikan kritik, dengan sedikit memelas, seniman bersangkutan meminta agar temannya mau memberikan penyempurnaan. Sangat berbeda dengan apa yang penulis pernah alami, ketika mengkritik satu pementasan gambuh dengan diiringi gamelan smar pegulingan beberapa tahun silam, yang dikritik malah terkesan marah (galak) yang membara! Memang, kritik seni itu sangat perlu demi sempurnanya suatu karya. Hal itu penulis selalu lakukan dalam menciptakan lagu-lagi Bali — vokal maupun instrumental. Gamelan Gambang Penulis betul-betul merasa bahagia dengan diacarakannya lebih banyak gamelan gambang untuk pertama

kalinya pada PKB ke-31. Terlebih lagi ada yang mengikuti jejak penulis dengan menyertakan vokal (kidung). Menurut catatan penulis, ada sekitar 200 buah pupuh gambang, namun kebanyakan tanpa teks. Pupuh gambang yang ada teksnya, antara lain malat, wargasari, puja smara, srinandi, sondong, cupak, dll. Itulah yang dinyanyikan terkait antara gambang dengan vokalnya, dan bukan diambilkan dari kidung lain. Perihal kidung, memang cukup banyak jumlahnya, antara lain kidung wilet mayura, caruk, rundah, macammacam wilet, walingi, rangganoja atau rangga doja, jagulanom, dll. Namun, adalah salah besar kalau misalnya mengaitkan kidumg wilet mayura dengan pupuh gambang panji marga, kidung jagulanom dengan pupuh gambang manukaba, atau kidung malat dikaitkan dengan pupuh gambang bangkung arig, dll. Memang, kidung dan gambang sama-sama mempergunakan notasi yang sama, yaitu notasi gambang (dingdong). Namun, keduanya memiliki jati dirinya masingmasing, dan jangan sekalikali dicampur adukkan. Untuk mengaitkan pupuh gambang dengan teksnya memerlukan ketekunan dan intelegensi tinggi. Adalah “dosa” kalau kita mentransfer ilmu yang salah kepada si anak didik, sama halnya dengan meracuni masyarakat karena ilmu yang didapatnya akan dikembangkannya di masyarakat. Sungguh bersyukur kita punya PKB yang secara terus menerus digelar secara prosedural. Melalui PKB, marilah secara substansial kita bersama-sama berkomitmen menggali, memelihara atau melestarikan, mengembangkan serta outcome-nya benar-benar melestarikan seni budaya Bali yang adiluhung agar tetap dicintai oleh masyarakatnya, serta para tamu, ilmuwan dan cendekiawan dan dari mancanegara.

Merajut Indonesia lewat Kesenian Bali KESENIAN Bali kini bukan hanya diakrabi orang Bali. Di tengah kebhinekaan seni dan budaya Indonesia, gamelan dan tari Bali khususnya, juga dicintai oleh saudara sebangsa.

„ i nyoman tingkat Simaklah penampilan anak-anak dan para remaja Jakarta pada arena Pesta Kesenian Bali (PKB), Minggu (5/7) siang lalu di Wantilan Taman Budaya Bali. Mereka yang bernaung dibawah Lembaga Kebudayaan Bali (LKB) Saraswati yang bermarkas di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta itu, membuat tertegun penonton lewat sajian tabuh dan lenggang tarinya. Selain menyuguhkan gending “Jaya Semara”, “Gilak Jagul”, dan “Gesuri” yang dibawakan oleh gabungan penabuh anak-anak dan remaja, LKB Saraswati Jakarta yang berdiri sejak 1968 ini juga menampilkan penabuh pria dewasa. Konser dengan menyajikan dua tabuh kreasi, “Gora Merdawa” dan “Gelar Sanga” itu cukup memukau penonton. Mereka, para penabuh itu, semuanya memang berasal dari Bali namun telah puluhan tahun merantau dan menetap di Jakarta. Pergulatan mereka menekuni kesenian Bali di Jakarta, kali ini, dipersembahkan untuk masyarakat Bali. Gamelan dan tari Bali telah menunjukan geliatnya di Jakarta sejak tahun 1970-an lewat sanggar-sanggar seni. LKB Saraswati adalah salah satu G.397645-rpa

BPM/ist

MANCANEGARA - I Wayan Sinti, M.A. bersama murid-muridnya dari mancanegara dalam suatu pergelaran gamelan Manikasanti di Taman Budaya Denpasar beberapa waktu lalu.

wadah bagi masyarakat Jakarta dan orang-orang urban Bali mengenyimpungi gamelan dan tari Bali. Lembaga yang mengusung motto “Kesenian untuk Kedamaian dan Persaudaraan” yang dipimpin I Gusti Kompiang Raka ini, telah mengangankan sejak lama untuk bisa tampil di PKB. “Kendatipun berkecimpung di Jakarta, kiblat berkesenian kami tetap pada dinamika perkembangan gamelan dan tari yang terjadi di Bali,” ujar seniman asal Banjar Kutri, Singapadu, Gianyar, ini, sebelum pementasan. Anak-anak dan remaja Jakarta yang menggeluti tari Bali pada LKB Saraswati, juga diajarkan gamelan Bali, baik berupa iringan tari maupun tabuh instrumental. Siang itu, dengan percaya diri mereka menabuh gamelan Gong Kebyar. Uniknya, mereka tak berpakaian penabuh melainkan berkostum tari yang akan dipakai tampil menari setelah menabuh. Beberapa orang berpakaian tari “Margapati” memainkan instrumen gangsa. Ada yang berbusana tari “Manukrawa” memukul ugal. Ada lagi, beberapa orang memakai pakaian tari “Satya Brasta” berpencar memainkan reong, jublag, cengceng, dan kajar. Tiga gending mampu mereka mainkan dengan lancar. Seusai menabuh, mereka kemudian menari dengan iringan para penabuh dewasa tadi. Selain menyuguhkan tari angkatan lama seperti “Panji Semirang” dan “Margapati” yang dibawakan secara massal, anak-anak dan remaja Jakarta ini juga memen-

taskan tari kreasi seperti “Manukrawa”, “Satya Brasta”, “Saraswati”, “Rebong Puspamekar”, dan “Gadung Kasturi”. Skill tari yang mereka tunjukkan cukup bagus. Bahkan kemampuan wirasa (ekspresi atau mimik) mereka rata-rata sangat mantap. Tari kreasi “Satya Brasta” ciptaan Nyoman Cerita misalnya, dibawakan cukup apik, yang, seluruh penarinya adalah remaja putri. Jagat tari Bali di Jakarta memang umumnya diminati oleh kaum wanita. Mereka berasal dari beragam latar belakang etnis seperti Jawa, Sunda, Betawi, Batak, Menado, Bugis hingga keturunan Cina. Begitu pula mereka yang berkesenian di LKB Saraswati. Sadar pentingnya kemesraan persaudaraan sebangsa itu, dalam penampilannya di arena PKB, secara khusus mereka menggarap tari “Rampak Nusa” yang mengekspresikan sebuah rajutan, penghormatan, dan perayaan terhadap kemajemukan budaya Indonesia lewat mosaik tari bernuansa Nusantara. “Rampak Nusa” dibawakan oleh 13 orang penari. Diawali dengan penampilan semacam ritual keagamaan yang diwakili oleh tari “Rejang” dan “Baris”. Selanjutnya dalam anyaman musik gamelan dan lenggang tari, penonton seakan dibawakan keliling Nusantara lewat penggalanpenggalan tari disertai lagu yang menjadi ciri khas masing-masing daerah. Tari “Giring-giring” (Kalimantan), “Saman” (Aceh), “Gending Sriwijaya (Sumatera), “Pakarena”

(Sulawesi) dan sebagainya silih berganti mengayun penonton. Pada klimaksnya, seluruh penari yang berbusana berornamen Bali bersatu perpegangan tangan dibawah kibaran bendera merah putih yang diacungkan penari Baris. Esensi damai jagat seni dipercaya memiliki spirit menumbuhkan kasih persaudaraan antar sesama. Bagi Indonesia yang bersemboyan “bhineka tunggal ika”, seni adalah salah satu perekat bangsa yang ampuh. Untuk itulah rupanya, anak-anak dan para remaja Jakarta yang mereguk keindahan gamelan dan tari Bali di LKB Saraswati Jakarta, kali ini diterjunkan langsung agar mengenal dan menghayati lebih dekat lingkungan budaya Bali. Selain tampil dalam PKB, mereka juga berkesempatan pentas ngayah di Pura Desa, Kutri, Singapadu, Gianyar, pada Jumat (3/7) malam lalu. Di tengah suasana odalan nan komunal, penampilan penabuh dan penari LKB Saraswati Jakarta itu disaksikan dengan antusias penonton setempat. Tampaknya terjadi komunikasi dari hati ke hati lewat media pentas gamelan dan seni tari tersebut. Para penonton tampak menunjukkan respek yang tinggi terhadap kemampuan menabuh dan menari yang disajikan oleh tim kesenian dari Jakarta itu. Sebaliknya para penabuh dan penari itu pun menampakkan rona berbinar suka cita. „ kadek suartaya

HIBURAN

18

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

AGENDA

BPM/ist

POP DAERAH - Dua di antara sejumlah peserta Lomba Lagu Daerah Bali, duta Buleleng dan Badung, di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXI sedang beraksi di panggung Ardha Candra Taman Budaya Denpasar baru-baru ini.

Lomba Lagu Daerah Bali PKB XXXI

Kreativitas Kolaborasi pun Mencengangkan Denpasar (Bali Post) -

Lomba Lagu Daerah Bali (LLDB) sebagai bagian dari agenda Pesta Kesenian Bali (PKB) XXXI telah digelar selama tiga malam berturut di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar. Telah tampil pula duta dari seluruh kabupaten/kota di Bali. Acara ini pun mendapat apresiasi yang luar biasa dari penikmat seni di Bali. Sebagian besar tim atau duta yang tampil “menyengat” lewat lantunan vokal para penyanyinya yang berkarakter dan diperindah dengan komposisi gerak tari yang atraktif dan dinamis. Para musisi penuh talenta pun tampil memukau lewat kekuatan kualitas vokal para penyanyi dan aransemen musiknya yang tertata dengan sangat rancak. Masyarakat awam yang menikmati persembahan seni ini tentu saja akan kesulitan

menentukan kelompok mana yang layak diberikan predikat penampil terbaik. Kendati begitu, dewan juri yang berintikan Rakadhanu, Wedasmara, Gus Martin, Alit Adiari dan Kadek Suardana telah bekerja ekstra cermat dan teliti untuk memutuskan siapa yang berhak jadi yang terbaik pada LLDB PKB XXXI berdasarkan pertimbangan aspek kualitas suara, musikalitas, dan penampilan masing-masing duta. Dalam penampilannya, masing-masing peserta mem-

bawakan enam materi lagu. Masing-masing satu lagu wajib dan pilihan yang dibawakan oleh penyanyi anak-anak putra dan putri, serta satu lagi wajib dan pilihan yang dibawakan penyanyi remaja/ dewasa baik secara solo, duet maupun grup. Gus Martin, salah satu anggota dewan juri kepada Bali Post mengakui bahwa potensi dan kekuatan musikalitas yang dimiliki masing-masing duta hampir merata. Masing-masing memiliki sisi kelemahan dan ke-

unggulan. Ada yang unggul pada kualiatas materi penyanyi remaja atau dewasa, tapi lemah pada materi penyanyi anakanak atau sebaliknya. Ada penampil yang sangat kuat di aransemen musik, namun lemah di materi penyanyi atau sebaliknya. Dikatakan, dewan juri telah mengakumulasikan sisi keunggulan dan kelemahan para duta itu sehingga menghasilkan penilaian yang sangat fair. Mereka yang mendapatkan nilai akumulasi tertinggi untuk seluruh aspek penilaianlah yang keluar sebagai ditetapkan sebagai yang terbaik,” ujarnya.

Mewakili dewan juri yang lain, Gus Martin menambahkan, beberapa kelemahan mendasar para peserta adalah mereka menyertakan hal-hal yang banyak “merusak” kemasan musikalitasnya. “Misalnya taritarian atau fragmentasi yang berlebihan. Dari sisi tontonan memang menarik, namun dari sisi musik mereka jadi lemah. Ingat, ini kan lomba lagu atau musik,” paparnya. Kelemahan lain, ditambahkan Rakadhanu maupun Kadek Suardana, sebagian besar peserta kurang memaksimalkan muatan etnik dalam garapan aransemen maupun musikalitasnya. Dikatakan,

sesuai misi atau tujuan lomba ini, sisi garapan etnik Bali mestinya dimaksimalkan. Namun begitu, ada hal yang amat membanggakan dari ajang lomba ini. Gus Martin mengatakan, di ajang lomba inilah muncul proses kreatif upaya pengkolaborasian antara musik pop dan etnik Bali yang menjanjikan. “Jika sekarang bicara soal kolaborasi antara pop dan etnik, maka orang mesti melihat ajang LLDB ini. Beberapa peserta telah tampil dengan kreativitas kolaborasi yang mencengangkan,” kata pria yang sejak beberapa tahun telah menjadi juri tetap PKB ini. (ian)

Yang Terbaik di Ajang LLDB PKB XXXI Penyanyi Anak Putra Juara I : Badung Juara II : Denpasar Juara III : Bangli Harapan I : Buleleng Harapan II : Klungkung Harapan III : Tabanan Penyanyi Anak Putri Juara I : Badung Juara II : Klungkung Juara III : Karangasem Harapan I : Denpasar Harapan II : Bangli Harapan III : Gianyar

Tim/Duta Penampilan ‘’Terbaik’’ * Badung * Buleleng * Klungkung Tim/Duta Penampilan ‘’Baik’’ * Karangasem * Gianyar * Denpasar Tim/Duta Penampilan ‘’Sedang’’ * Bangli * Jembrana * Tabanan

Libatkan 7 Sineas Hollywood FILM - Adegan film “Drag Me to Hell”.

BPM/ist

Film ”Drag Me to Hell”

Upaya Melepas Kutukan Denpasar (Bali Post) Sebuah film bertajuk “Drag Me to Hell” segera diputar di bioskop di Denpasar. Film bertema horor ini dibintangi Alison Lohman, Justin Long, Lorna Raver, dan David Paymer. Film ini berkisah tentang seorang petugas bagian peminjaman di sebuah bank, Christine (Alison Lohman) yang tak punya banyak pilihan saat seorang wanita tua bernama Mrs. Ganush (Lorna Raver) datang meminta perpanjangan pinjaman. Christine harus segera membuat keputusan meski ia tak tahu konsekuensi dari keputusannya itu. Bermaksud ingin menyenangkan Mr. Jacks (David Paymer), atasannya, Christine pun lantas menolak permintaan Mrs. Ganush dan memutuskan wanita tua ini harus segera keluar dari rumah yang ditinggalinya saat ini. Christine sebenarnya tak tega tapi ia harus segera membuat keputusan. Sialnya, keputusan yang ia buat justru tak menguntungkan buat dirinya sendiri. Mrs. Ganush yang merasa putus asa kemudian mengutuk Christine menjadi penghuni neraka selamanya. Christine tak terlalu mengkhawatirkan kutukan wanita tua itu, setidaknya sampai ia mulai dihantui makhluk-makhluk menakutkan yang ternyata memang bermaksud menyeret Christine masuk ke dalam neraka abadi. Jarang ada sebuah film horor yang mam-

pu memikat para kritikus film yang biasanya sangat cerewet soal akting, logika dan lain sebagainya. Anehnya, film ini justru mendapat banyak pujian saat diputar dalam acara “Cannes Film Festival”. Sebuah pencapaian yang jarang terjadi pada film horor. Buat para penggemar film horor, film ini jelas disambut dengan tangan terbuka. Di awal karirnya, sutradara Sam Raimi memang terkenal sebagai sutradara film horor. Dalam catatan, dua film klasik — “The Evil Dead” dan “Army of Darkness”, adalah hasil karya Sam Raimi. Setelah itu Raimi mulai beralih ke genre mainstream dan sukses menggarap tetralogi “Spider Man”. Seperti juga pada dua film horornya terdahulu, Raimi masih tetap menggunakan formula legenda sihir, kejutan dan tentu saja humor yang diramu dengan pas untuk menghadirkan sebuah tontonan yang benarbenar menghibur. Memang kalau dibandingkan dengan dua film tersebut, “Drag Me to Hell” terasa lebih “menakutkan”. Berharap mendapat suguhan cerita yang rumit atau akting yang memukau seperti pada film-film drama adalah hal yang mustahil. Film ini tidak dibuat untuk itu. Akting para pemeran film ini sebenarnya tak terlalu buruk selama orang tak membandingkannya dengan film yang lebih berat seperti “The Others” misalnya. (roc/tin)

duser, anak Rob Allyn) dan Yadi Sugandi (sutradara). Dibesut dalam format film 35 mm, MP melibatkan ahli perfilman internasional terbaik dalam bidang spesial efek dan tata teknis lain yang berpengalaman dalam dunia film Hollywood. Koordinator spesial efek dari Inggris, Adam Howarth (menangani film “Saving Private Ryan”), Koordinator Pemeran Pengganti Rocky McDonald (film “Mission Impossible II”), Make Up Visual Effects Artist Rob Trenton (film “Batman: The Dark Knight”), ahli persenjataan John Bowring (“Crocodile Dundee II”, “The Matrix”, “The Thin Red Line”) dan asisten sutradara Mark Knight (“December Boys”, “Beautiful”). MP seluruhnya dibintangi pemain kondang Indonesia, yaitu Lukman Sardi, Doni Alamsyah, Darius Sinathrya, Zumi Zola, T. Rifnu Wikana, Astri Nurdin dan Rahayu Saraswati (aktris yang studi acting di London dan Hollywood). Para kru film dari Indonesia selain sutradara ditangani Yadi Sugandi (penata gambar terbaik film “Laskar Pelangi”, “Under The Tree”, “The Photograph”), film ini juga menampilkan penyunting gambar terbaik Indonesia yaitu Sastha Sunu (“Gie”), penata artistik dan disain produksi senior, Iri Supit dan penata musik Thoersi Argeswara. Perihal ketertarikannya

PEMUTARAN & DISKUSI FILM — Komunitas Minikino menggelar pemutaran dan diskusi film pada Minggu (19/7) pukul 14.00 wita di Griya Musik Irama Indah, Jl. Diponegoro 114, Denpasar. Akan diputar empat film dokumenter pendek yang disusun oleh In-Docs-Jakarta dengan tema “Pahlawan, Siapakah Mereka?” Keempat film itu adalah “Suster Apung” (Andi Arfan Sabran, Suparman Supardi), peraih sinematografi terbaik dan film favorit pemirsa “Metro TV Eagle Award 2006”; “Kepala Sekolahku Pemulung” (Jastis Rimba, Victor Benedick Doloksaribu); “Helper Hongkong Ngampus (Ani Ema Susanti, Yunni Dhevie Hapsari, Indonesia 2007); dan “Prahara Tsunami Bertabur Bakau” (Emanuel Tome Hayon, Mikhael Yosviranto Indonesia 2008). Acara dibuka untuk umum. LOMBA LAGU PERJUANGAN — Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) bekerjasama dengan Tabloid Lintang dan Wiyata Mandala menggelar “Lomba Musikalisasi dan Lomba Lagu Perjuangan” tingkat SMA/SMK sederajat. Lomba musikalisasi sudah dilaksanakan. Sedangkan lomba lagu perjuangan digelar pada 19 dan 20 Juli 2009 pukul 09.00 wita di MPRB, dan pertemuan teknis dilaksanakan pada Minggu (12/7) di tempat yang sama. Pendaftaran dibuka hingga 12 Juli 2009. Tempat pendaftaran di MPRB, Jl. Raya Puputan-Niti Mandala Renon, Denpasar. Informasi lebih lanjut, hubungi Gung Yuni (Hp.081337534371) dan Sekretariat Bali Post Jl. Kepundung 67A Denpasar telp. (0361) 225764 (Susy, Eka, Anik). PAMERAN FOTO — I Wayan Gede Ari Antoni dan Andri Graff akan menggelar pameran foto bertajuk “Kematian di Sumba, Potret Kehidupan” di Alliance Française Denpasar (Lembaga Kebudayaan Indonesia Perancis), Jalan Raya Puputan I, Renon, Denpasar. Pameran yang menampilkan lebih dari 40 karya terpilih ini akan dibuka oleh Bupati Sumba Barat Daya pada Sabtu (11/7) pukul 19.00 Wita mendatang. Pameran digelar hingga 2 Agustus 2009.

’’Merah Putih’’ Film Termahal Jakarta (Bali Post) Agaknya, Hashim Djojohadikusumo (Ketua DPP Gerindra) yang juga produser PT Media Desa tidak mau kalah dengan produser PT SinemArt Film yang telah mengeluarkan uang sebanyak Rp 40 milyar untuk membuat dua film “Ketika Cinta Bertasbih”. Hashim yang adik Prabowo Subianto kini menggarap film trilogi (plus 6 episode untuk televisi) berjudul “Merah Putih” (MP) dengan biaya 6 juta dollar AS atau senilai Rp 60 milyar. Film MP yang diproduksi PT Media Desa berpatungan dengan Margate House, Ltd dari AS akan tayang serentak secara nasional di seluruh jaringan bioskop 21 dan Blitz Megaplex mulai 13 Agustus 2009. “Kita harus bangga dengan prestasi para sineas Indonesia. MP adalah tayangan film Indonesia bergenre perang pertama pasca-reformasi bergaya Hollywood-blockbuster yang pernah ada bersamaan dengan waktu liburan hari Kemerdekaan Indonesia,” lontar Hashim. Ketika trailer MP berdurasi 2 menit diputar di Jakarta Theater baru-baru ini, hampir seluruh adegan perang dan pemboman markas Belanda oleh pasukan tentara RI benar-benar bergaya Hollywood. Hadir dalam peluncuran website MP di Jakarta Theater, Rob Allyn (produser eksekutif, penulis skenario), Conor Allyn (pro-

LOMBA MENDONGENG — Dalam rangka perayaan Hari Anak 2009, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Bali bekerjasama dengan tabloid anak-anak Lintang kembali menggelar lomba mendongeng bagi masyarakat umum (yang sudah menikah atau yang sudah berusia di atas 25 tahun). Peserta dikenakan biaya pendaftaran Rp 25.000 (sebagai pengganti kudapan dan piagam). Pendaftaran peserta di Sekretariat Lintang (Bali Post) Jln Kepundung 67 A Denpasar dan di Sekretariat KPAID Bali di kantor Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Jalan Melati 23 Denpasar. Lomba akan digelar pada 16-17 Juli 2009, mulai pukul 09.00 Wita di Wantilan DPRD Bali, Renon, Denpasar. Untuk memberikan kesempatan kepada peserta lain, para pemenang lomba tahun lalu tidak diperkenankan ikut kali ini. Para peserta wajib membawakan dongeng yang memberikan penanaman dan pendidikan nilai-nilai etika dan budi pekerti. Akan dipilih satu pemenang terbaik yang berhak atas piala bergilir, piala tetap, piagam dan uang tunai Rp 1.000.000, satu pemenang favorit yang berhak atas piala tetap, piagam dan uang senilai Rp 500.000 dan empat pemenang harapan yang berhak atas piala, piagam dan uang senilai masing-masing Rp 250.000. Pendaftaran ditutup pada 14 Juli 2009.

membuat film berlatar perang kemerdekaan, Hashim menerangkan bahwa belakangan ada kabar nilai-nilai kejuangan bangsa kita berkurang dan terjadi erosi. “Sebagai putra bangsa, saya sangat prihatin. Untuk itulah, saya membuat film dengan tujuan untuk membangkitkan kembali semangat kejuangan di dada para pemuda kita. Meski film MP karya fiksi, film ini terinspirasi dari kehidupan yang sesungguhnya dari para kader pemberani yang dibunuh Belanda di Lengkong, Jawa Barat antara tahun 1945 sampai 1948,” paparnya. Selain itu, tujuan film adalah untuk menghibur penonton dengan mengkombinasikan laga, drama, humor, kisah cinta, tragedi kemanusiaan dan cerita kehidupan pribadi. MP berlatar sejarah otentik perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan pada tahun 1947 ketika terjadi agresi militer Belanda pimpinan Van Mook yang menyerang jantung kaum republik di Jawa Tengah. Mengisahkan sekelompok pejuang kemerdekaan yang harus bersatu untuk bertahan dari pembunuhan, berjuang sebagai pejuang gerilya untuk menjadi anak-anak bangsa sesungguhnya yang terlepas dari konflik pribadi yang tajam dan perbedaan besar dalam kelas sosial, suku, daerah asal, agama dan kepribadian. (pik)

LOMBA FRAGMEN MONOLOG — Teater Tiga Trisma bekerja sama dengan Balai Bahasa Denpasar dalam paket program Olimpiade Sastra menyelenggarakan “Lomba Fragmen Monolog SMA dan SMK se-Bali”. Tema kegiatan ini adalah “Bali Lampau, Kini, dan akan Datang”. Kegiatan yang berlangsung di ruangan workshop SMAN 3 Denpasar ini dilaksanakan pada 11-12 Agustus 2009, dimulai pukul 08.00 Wita. Juara untuk kegiatan yang juga merupakan program tahunan Teater Tiga Trisma ini disediakan hadiah berupa trofi, piala bergilir, piagam dan uang tunai. Pendaftaran peserta ditutup 7 Agustus 2009. Pendaftaran peserta di sekretariat panitia lomba Fragmen Monolog SMAN 3 Denpasar, Jalan Nusa Indah 20X Denpasar, Senin sampai Sabtu, pukul 14.00 - 17.00 Wita. PEMILIHAN DUTA BAHASA — Balai Bahasa Denpasar bekerja sama dengan Pemprov Bali meggelar “Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Provinsi Bali Tahun 2009”. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai salah satu kegiatan pembinaan bahasa di kalangan kaum muda. Dalam tiga kali penyelenggaraan sebelumnya, duta bahasa dari Bali telah meraih prestasi tingkat nasional. Pada 2006, Agus Darma Yoga Pratama dan Ayu Diah Indira Virgiastuti meraih Juara Harapan III tingkat nasional. Pada 2007, I Nyoman Sutarsa, S.Ked., dan Ayu Diandra Sari (Putri Bali 2008 dan Putri Lingkungan 2008 di Jakarta), meraih Juara II tingkat nasional. Pada 2008 Gede Putra Kartika Wijaya dan Kadek Wirahyuni, meraih Juara Harapan III tingkat nasional. Informasi lengkap menyangkut persayaratan dan pendaftaran peserta di Balai Bahasa Denpasar, Jalan Trengguli I/20, Tembau, Denpasar, telepon (0361) 461714. Batas akhir pendaftaran peserta pada 17 Juli 2009. OLIMPIADE SASTRA SE-BALI — Balai Bahasa Denpasar bekerja sama dengan SMA 3 Denpasar menggelar “Olimpiade Sastra SMA dan SMK se-Bali 2009”. Acara ini mencakup lomba mengarang puisi, lomba menulis cerpen, lomba mengarang esai sastra, lomba baca puisi, lomba musikalisasi puisi, dan lomba fragmen monolog. Lomba ini terbuka untuk siswa-siswi SMA dan SMK di Bali. Sekolah yang pesertanya memenangi lomba terbanyak akan ditetapkan sebagai juara umum. Pengumuman pemenang semua lomba dan juara umum serta penyerahan hadiah dilaksanakan pada 14 Agustus 2009 di Balai Bahasa Denpasar. Informasi lengkap dan pendaftaran peserta di Balai Bahasa Denpasar, Jalan Trengguli I/20 Tembau, Denpasar, telepon (0361) 461714. Pendaftaran peserta tidak dipungut biaya.

Serangkaian HUT ke - 61 Bali Post

kI uti!

KONSULTAN PENGOBATAN SINSHE CHINA KINI HADIR DIDENPASAR Spesialis Sakit Nyeri Persendian (Rematik Menahun)

Pada : Hari Minggu, 19 Juli 2009 Tempat : Wantilan Bali TV Jl. Kebo Iwa No. 63 A Dps Pukul : 08.30 wita

Klinik kami mengundang Konsultan dari China yg sangat berpengalaman memimpin praktek sehari-hari dlm jangka panjang. Konsultan kami adalah Lulusan Univiversitas Pengobatan China, yang pernah bekerja di Rumah Sakit pemerintah China selama 20 tahun lebih, karenanya sangat menguasai teknik pengobatan tradisional China, pengobatan Modern dan ilmu kedokteran (medis) zaman sekarang. Mereka berhasil melakukan penelitian terhadap obat-obat China utk menyembuhkan penyakit kronis dan penyakit kebal lainnya. Juga sangat menguasai metode akupuntur Zi Wu dan teknik khusus keahlian tangan untuk penyembuhan tulang, mengobati :

Pendaftaran : Mulai tgl. 10 Juli - 19 Juli 2009

Sakit leher, bahu, pinggang, kaki, rematik, pengapuran, penyakit asam urat, pasca stroke, darah tinggi, kencing manis, radang selaput lendir hidung, radang kerongkongan, radang lambung dan usus, sirosis hati dan Limpa, hepatomegali, asites hati, radang Ginjal, busung air dan penyakit lainnya, hanya dengan satu masa pengobatan Langsung mendapatkan efek yang menakjubkan.

Hubungi : Ibu Ayu Darmawati & Ibu Retno Telp. (0361) 416676, 7892344 di Lantai III Gedung Pers Bali K. Nadha (Bali TV) Jl. Kebo Iwa No. 63 A Denpasar E-mail kariawan@bali post.co.id

Bagi Pasutri yg mandul tak perlu risau kami sudah berhasil menyembuhkan lebih dari 600 pasang suami istri dan membuat mereka memiliki buah hati sendiri, tanpa operasi kami mampu menyembuhkan penyakit pria seperti proliferasi prostat, enuresis malam hari. Bagi pria yang ingin penisnya lebih besar panjang, lebih kuat & tahan lama, lebih percaya diri, temukan jawaban anda di Klinik kami. Anda juga bisa diet dengan santai, menghilangkan jerawat, bercak-bercak, menghilangkan benjolan dipayudara, bengkak di indung telur & kanker rahim, kanker hidung, kerongkongan, paru-paru, hati dll. jangan patah semangat dlm pengobatan sering terjadi keajaiban untuk sembuh.

Persyaratan : Foto Copy Akte Kelahiran (Menghindari salah Ketik)

Biaya Pendaftaran Rp 10.000,-

,3 1,2 ra & ik a erb 5T

Jua

Acara ini didukung oleh :

KLINIK TRADISIONAL SINSHE YAYASAN SARI ALAM (0361) 262224, Fax. (0361) 264624

Peserta mendapat sertifikat & membawa perlengkapan mewarnai sendiri C.382370-pgbt

C.392860-hp

G.399122-rpa

INTERMESO

Minggu Umanis, 12 Juli 2009

19

Pakangrarasisme

Berimbas ke Partai Dari Hal. 1 Kekalahan Cagub Partai Golkar Cok. Budi Suryawan sampai dua kali, memang sangat terasa berimbas kepada citra partai tersebut di masyarakat sebagaimana dikeluhkan di internal Golkar. Selanjutnya berimbas kepada konflik internal partai tersebut. Enam ketua DPD Partai Golkar kabupaten kota tak menghendaki lagi CBS. Selanjutnya meminta agar digelar Musdalub. Desakan tersebut akhirnya berakibat fatal, pengurus Partai Golkar Bali dibekukan. Nyaris tak tampak gerakan signifikan yang dilakukan pengurus untuk menopang suara Capres-Cawapres JK-Wiranto. Hanya tampak gerakan kecil tim relawan Garuda menyambangi desa-desa yang katanya menjemput aspirasi. Kehadiran Ketua DPD Partai Golkar Badung Drs. Ketut Sudikerta ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan JKWiranto di Bali tampaknya tak banyak membantu menyelamatkan muka JK-Wiranto di Bali. Jk-Wiranto malah terpuruk di tempat ketiga setelah Megawati-Prabowo, SBY-Boediono. Menipis Benarkah orientasi kepartaian makin menipis pasca-Pilpres ini? Pengamat politik dari Universitas Warmadewa, Wayan Gede Suacana, membenarkan hal itu. Orientasi masyarakat kini lebih tertarik

kepada figur. Menipisnya orientasi kepartaian membuat mesin partai tak bekerja optimal untuk mendongkrak laju suara capres dan cawapresnya. Buktinya, elite parpol tersebut kalah di kandangnya. Bahkan, elite partai bergengsi harus kalah di kabupaten/kotanya sendiri. Nyaris semua fungsi tak berjalan dengan baik alias mandul. Fungsi parpol masih tampak saat rapat-rapat koalisi atau saat pimpinan partainya ke daerah. Nuansa sentralistik sangat kental terasa. Fungsi parpol bersama elite parpol tak lebih menjabarkan apa yang dikehendaki pimpinan pusat. Ketika hajatan itu usai digelar tak ada agenda setting yang jelas. Akibatnya, ketika nasib elite partainya di pusat di ujung tanduk, kondisi yang sama akan berimbas ke daerah. Hal inilah yang membuat elite parpol di daerah kini cemas dan sibuk mencari kambing hitam. Anggota DPRD Bali dari Tabanan yang tereliminasi yang tak mau disebutkan namanya, Sabtu (11/7) kemarin, mengakui kekalahan partainya dalam memenangkan Capres Megawati-Prabowo karena fungsi kepartaian tak berjalan optimal. Orientasi kepartaian sudah semakin menipis. Hanya di daerah tertentu fungsi kepartaian tetap berjalan. Penyiapan logislatik partai yang masih kedodoran salah satu membuat mesin partai tak berjalan optimal. Karena itu harus

diambil sikap untuk menahan terpuruknya citra partai di masyarakat. Mulai saat ini harus dipikirkan siapa yang pantas dan mampu menyelamatkan partai ini ke depan. Segera dibentuk tim penyelamat partai yang terdiri dari orang-orang yang memiliki kemampuan manajemen memadai dan finansial, juga mempunyai basis kuat di tingkat grass root. ‘’Kalau bisa orang-orang tersebut lebih berorientasi pada penyelamatan partai, tak berpikir meraih kursi legislatif,’’ ujarnya. Figur parpol yang sudah usang dan tak dipercaya lagi di masyarakat lebih baik jangan memaksakan diri menjadi pengurus alias mundur teratur ketimbang membuat citra partai tercoreng di masyarakat. Berikan kesempatan yang lebih muda untuk tampil sebagai pengurus partai,’’ kata kader PDI-P militan ini. Suacana juga berpendapat salah satu langkah prioritas yang mesti dipikirkan saat ini adalah pola perekrutan dari elite sampai pengurus partai. Pola perekrutan pengurus harus dilakukan dari awal. Di samping ketokohannya sudah teruji dan memiliki basis ideologi kepartaian yang kuat, secara berjenjang telah teruji kredibilitasnya, mempunyai kapasitas serta skill manajemen yang memadai. Yang penting, figurnya dipercaya, memiliki daya tarik kuat di masyarakat serta mampu memperbaiki manajemen partai ke depan. (sua)

Bagaimanapun juga, pesta yang berjalan lempang selama sebulan penuh itu meninggalkan setumpuk pekerjaan rumah bagi panitia penyelenggara. Siapa pun yang didapuk jadi panitia harus mau membuka hati, mata, dan telinga demi saran, masukan, dan kritikan yang konstruktif sehingga pesta rutin tahunan kebanggaan masyarakat Bali ini tidak terjebak pada penyakit menahun yang berkutat dari itu ke itu saja. Berdasarkan pantauan Bali Post yang selama sebulan penuh larut dalam kemeriahan PKB XXXI, paling tidak ada sejumlah lubang menganga yang perlu ditambal pada PKB XXXII tahun depan. Namun, harus diakui PKB XXXI sejatinya sudah mampu menambal sejumlah lubang yang menganga lebar pada penyelenggaraan PKB-PKB sebelumnya. Dari segi kualitas, misalnya, sekaa-sekaa kesenian yang hadir di arena PKB tahun ini boleh dibilang meningkat cukup signifikan. Tentunya, peningkatan kualitas itu (kendati belum bisa dikatakan optimalred) tak lepas dari peran tim kurator yang dilibatkan untuk menyeleksi kualitas sekaa-sekaa yang layak tampil di arena seprestisius PKB. Sayang-

nya, peningkatan kualitas sekaa-sekaa kesenian yang cukup menggembirakan itu tidak diimbangi dengan kejelian panitia dalam menentukan lokasi dan waktu pentas sejumlah kesenian yang jadi favorit penonton. Parade Gong Kebyar Wanita yang senantiasa dijejali penonton, misalnya, tentu sangat tidak representatif dipergelarkan di Panggung Terbuka Ksirarnawa. Selanjutnya, parade fragmentari baleganjur yang melibatkan empat hingga lima duta kabupaten/kota di setiap fragmentari tentunya lebih bijak dipentaskan sore hingga malam hari ketimbang harus membiarkan para seniman berolah seni di bawah sengatan terik matahari. Pada PKB XXXI ini, panitia terlihat sudah berupaya keras untuk menghapus stigma miring yang mempelesetkan PKB sebagai Pesta Kesenian Berdagang. Lontaran kalimat sinis itu tentu sangat beralasan mengingat space yang dilahap oleh pedagang selama ini sangat besar. Meskipun belum steril benar dari kekroditan pedagang, paling tidak pedagang tidak lagi sampai menjelajah ke tengahtengah kerumunan penonton yang tengah suntuk menikmati atraksi seni budaya. Memang bukan perkara

Pidana Tambahan Dari Hal. 1 Ketentuan uang pengganti sebagai pidana tambahan sebelumnya diatur dalam Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pada intinya pasal tersebut menyebutkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti jumlahnya sebanyak-banyaknya

sama dengan harta benda yang diperoleh dari tindak pidana korupsi. Dalam RUU Tipikor baru, ketentuan ini hilang. Tidak hanya itu, sedikitnya ada 20 persoalan lain yang terdapat dalam RUU antikorupsi tersebut. Di antaranya, pelaku korupsi di bawah Rp 25 juta tidak bisa ditindak selama mengaku bersalah dan mengembalikannya. (net)

Dari Hal. 1 Saat ini, tiga penumpang lainnya, Lia Madandan, Maju Panjaitan, serta Lukan Jon Biggs, juga mengalami lukaluka dan masih dirawat di Klinik Kuala Kencana. Kasus penembakan di Mile 53 itu terjadi saat mobil naas jenis LWB bernomor lambung 01-2587 yang dikemudikan Jon Biggs dengan tiga orang antara lain korban dan Maju Panjaitan serta Lidan Madandan dalam perjalanan ke Timika dari Tembapura. Saat melintas di Mile 53, mobil tersebut ditembaki hingga mewaskan korban yang sehari-hari bertugas di Departemen Expert Munical Construc-

tion PT Freeport. Drew Nicolas Grant (38) tertembak di bagian dada dan leher. Jenazah saat ini sudah dievakuasi ke RS Tembagapura. Tokoh masyarakat Papua, Yorys Rawayai, mengimbau aparat keamanan melakukan investasi profesional untuk mengungkap penembakan tersebut. Insiden penembakan di Papua, kata Yorys, selama ini cenderung tidak tuntas penanganannya karena terkesan masalah hukum dikaitkan dengan politik. Apalagi, menurut Yorys, setiap insiden penembakan gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) sering menjadi kambing hitam. (net/ant)

Pilpres Dari Hal. 1 Pada bagian lain, Sagom Tamboen menyatakan situasi keamanan di Papua masih terkendali untuk melaksanakan Pilpres 2009 di beberapa wilayah yang masih tertunda, meski ada beberapa insiden yang diduga dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM). “Situasi masih dapat dikendalikan. Terbukti hingga kini belum ada permintaan dari Polri untuk pengamanan Pilpres 2009 yang masih tertunda di beberapa wilayah di Papua, menyusul beberapa insiden yang terjadi,” katanya. Sagom Tamboen menegaskan TNI khususnya Kodam XVII/Cendrawasih telah meny-

iapkan pasukan untuk membantu Kepolisian mengamankan Papua selama Pilpres 2009, hingga ke satuan terkecil. “Kalaupun masih belum mencukupi, dengan munculnya sejumlah insiden, maka TNI dan Polri memiliki langkah-langkah antisipasi yang sudah disiapkan. Pilpres 2009 di beberapa wilayah di Papua yang masih tertunda siap kami amankan,” ujar Sagom. Untuk mengantisipasi adanya insiden yang mengancam jalannya Pilpres 2009, pemerintah Indonesia telah menutup pintu perbatasan RI-PNG sejak Rabu (8/7) mulai pukul 00.00 wita hingga batas waktu yang tidak ditetapkan. (ant)

Menunggu Musnalub

Menerima Kritikan Dari Hal. 1

Mengalami Luka-luka

gampang membuat arena PKB steril dari kehadiran pedagang. Kesemrawutan pedagang itu senantiasa menjadi penyakit akut yang kambuh setiap kali PKB digelar. Yang juga perlu digarisbawahi, PKB XXXI tampaknya masih terjebak pada permasalahan klasik yakni adanya sejumlah kelompok kesenian yang tidak tampil ke atas pentas sesuai jadwal yang terpampang pada buku panduan Program Acara PKB XXXI. Tak pelak, jadwal kegiatan yang bolong-bolong itu mendapat sorotan kritis dari penikmat seni di Bali . Mengingat jadwal bolong-bolong itu lebih banyak disebabkan oleh sekaa kesenian partisipan, panitia PKB tahun depan harus lebih jeli sebelum merekomendasikan sebuah sekaa partisipan untuk tampil. Apakah penyakit menahun itu akan berhasil disembuhkan pada PKB XXXII mendatang, kita lihat saja nanti! Gubernur Bali Mangku Pastika tidak menampik bahwa pelaksanaan PKB XXXI belum optimal alias masih ada kekurangan di sana-sini. Bahkan, mantan Kapolda Bali ini secara lugas mengkritisi materi pameran yang terkesan lebih menitikberatkan berjualan ketimbang berpameran. Ironisnya lagi, ada sejumlah produk yang dipajang di stanstan pameran sama sekali tidak mencerminkan produk bernuansa Bali. Sebagai contoh, ada stan yang memajang produk tas bermerek luar negeri tapi nyata-nyata produk itu palsu. Dia juga menyesalkan banyak sekali aksesori Cina yang diperjualbelikan di stan pameran PKB. Ini harus dijadikan bahan evaluasi oleh panitia PKB. ‘’Tahun depan, saya tidak ingin lagi ada produk seperti di pameran PKB,’’ katanya mengkritisi.. (ian)

Dari Hal. 1 Menurutnya, arah politik Partai Golkar baru akan terlihat usai Musyawarah Nasional Luar Biasa (Musnalub) yang saat ini berembus kencang akan dilaksanakan untuk mengganti kepemimpinan Jusuf Kalla sebagai ketua umum. Untuk agenda itu, Sukardi menilai dua nama kuat berpotensi mengganti posisi Jusuf Kalla yaitu Surya Paloh dan Aburizal Bakrie. Kedua tokoh Partai Golkar itu akan menjadi penentu arah koalisi Golkar jika ke depan MLB dilakukan dan Jusuf Kalla tergusur dari tampuk kepemimpinannya di Golkar. Namun, Sukardi berpendapat kemungkinan besar Golkar akan kembali mendukung SBY cukup besar

karena SBY masih memerlukan jasa Golkar untuk menjadi tameng pemerintahannya dalam lima tahun ke depan untuk menghadapi DPR. Sebab, bagaimanapun SBY memerlukan jaminan stabilitas pemerintahan dari pemerintahan yang akan dipimpinnya bersama Cawapres Boediono ke depan. Seperti pada Pemilu 2004 lalu, Golkar yang sebelumnya kalah saat mengusung pasangan Capres-Cawapres Wiranto-Sholahuddin Wahid di Pemilu 2004, kemudian mengubah haluan menjadi partai pendukung pemerintah. Kecenderungan ke arah ini, menurut Sukardi cukup kuat. ‘’Jadi hampir mustahil bagi Partai Golkar untuk menjadi oposisi,’’ tandasnya. (kmb4/kmb3)

KPU Tertutup Dari Hal. 1 ‘’Artinya, KPU tidak melaksanakan kewajibannya untuk memutakhirkan DPT Pilpres,’’ tegasnya. Akibat ketidakjelasan DPT itu, disinyalir membuat KPU tertutup sehingga DPT yang seharusnya diumumkan ter-nyata tidak juga diumumkan oleh KPU. Karena itu, Timkamnas Mega-Prabowo menilai pelaksanaan Pemilu Presiden yang dilaksanakan pada 8 Juli 2009 lalu dianggap cacat secara hukum. Selain itu, Timkamnas juga menyoal tentang kebijakan KPU yang melakukan pemangkasan 69 ribu tempat pemungutan suara (TPS). Padahal, menurut UU No. 10/2008 disebutkan bahwa di dalam satu TPS itu ada 500 pemilih. ‘’Kalau itu dipangkas sebanyak 69 ribu, maka terdapat potensi suara yang bisa dimanipulasi sebanyak 34 juta pemilih,’’ kata Arteria. KPU tidak kooperatif karena 34 juta pemilih itu belum juga diklarifikasi oleh KPU

hingga pemilu berlangsung. Terakhir mengenai quick count hasil suara oleh KPU berbasis SMS yang datanya diambil dari petugas KPPS di lapangan. Namun, hitungan cepat versi KPU ini di tengah jalan dihentikan KPU secara tiba-tiba, padahal penghitungan belum selesai. Timkamnas mempersoalka keterlibatan petugas IFES yang memberikan data ke KPU. Jika disebut bahwa petugas IFES itu sebagai staf KPU selaku penyelenggara quick count KPU maka harus dijelaskan dasar hukumnya. Anggota Bawaslu Bambang Eka Cahyo Widodo berjanji akan menindaklanjuti temuan-temuan Tim Advokasi Mega-Prabowo itu. Dia menegaskan jika laporan itu mencakup unsur pidana, maka Bawaslu akan meneruskannya kepada pihak kepolisian. Sementara untuk pelanggaran kode etik atau kode administasi, Bawaslu akan meneruskan laporan tersebut ke KPU. (kmb4)

KEMENANGAN dan kekalahan adalah hakikat dan muara dari semua peristiwa di dunia. Kegembiraan dan kesedihan merupakan emosi yang menyertainya, yang ditumpahkan lewat tawa dan tangis. Namun orang bijak mewantiwanti agar semua pihak tidak menumpahkan emosinya secara berlebihan. Katanya, kemenangan dan kekalahan bagai dua sisi mata uang yang permukaannya muncul silih berganti, sepanjang mahluk hidup terus berkompetisi, baik untuk mempertahankan hidup maupun meraih kemuliaan. ”Umumnya, orang bijak menasihati pihak yang kalah lebih dahulu, karena biasanya mereka lebih banyak dikuasai insting kematian atau nekrofilia. Nasihat paling populer, ‘janganlah kecewa dan bersedih, kekalahan adalah kemenangan yang tertunda’. Namun petuah seperti itu sulit menyejukkan hati dan kepala yang sedang mendidih, apalagi kecurigaan dan prasangka yang menjadi kayu bakarnya kian membara pasca-kekalahan. Celakanya, untuk membujuk pihak yang menang agar tidak berjingkrak, bukan pula perkara gampang. Terlebih bila sebelum bertanding, didahului peristiwa saling ejek, yang bukan tidak mungkin menimbulkan sakit hati. Kemenangan telak menyebabkan si pemenang menumpahkan emosinya secara berlebihan,” papar Rubag. ”Ngewalek! Itulah istilah Bali yang pas untuk tindakan mengejek secara berlebihan. Dulu ketika sabungan ayam atau tajen masih marak, ngewalek sering dilakukan para bebotoh alias penjudi. Tindakan ngewalek tidak saja dilakukan sebelum dan sesudah sabungan, bahkan ketika kedua ayam sedang saling sabet di ring atau kalangan tajen. Biasanya dilakukan kedua pakembar atau semacam helper dalam tinju. Bukan hanya teriakan, juga gerakan khusus dipertunjukkan pakembar bila ayam jagoannya berhasil menyarangkan tusukan pada tubuh saingannya, yang sekaligus berarti mengejek pakembar-nya. Tidak jarang pakembar yang menang melakukan lompatan akrobatik di tengah ring, begitu ayam musuhnya tersungkur,” kata Gung Oma. ”Benar, tidak ada yang tersinggung, apalagi marah kena walek, meskipun isi kantongnya ludes. Begitu berangkat dari rumah, para bebotoh sudah paham bahwa ada dua kemungkinan yang akan dihadapinya di arena tajen. Kalau tidak menang, ya kalah! Meskipun jarang digembar-gemborkan, di hati dan otak bebotoh ada motto, ‘biasa kalah, biasa menang’. Kekalahan dan kemenangan diandaikannya seperti nasib babi potong, yang kalau tidak disembelih hari ini, mungkin besok atau lusa. Ungkapan Balinya, ‘celeng Galungan, celeng Kuningan’. Artinya, mereka benar-benar siap kalah,

apalagi menang. Ternyata, bebotoh itu lebih sportif menghadapi kenyataan,” komentar Lonjong. ”Meski aku bukan bebotoh tajen, namun dulu sering juga melancong ke tajen saat otakku lagi mumet. Bukan untuk bertaruh, tapi untuk membeli lawar dan serapah penyu yang kini juga menjadi kuliner terlarang, mirip narkoba. Aku kerap melongok ke arena setelah perutku kenyang, untuk memperhatikan perilaku para bebotoh, seperti yang kau tuturkan. Aku sependapat, kalau di arena tajen sebagian besar penjudi berperilaku sportif dan jujur. Setiap kekalahan diterima secara pasrah tanpa harus mencari kambing hitam. Mereka yang bertaruh di luar ring, meski duduk berjauhan, cuma meneriakkan angka dan sistem pertaruhan, seperti ‘cok, dapang, gasal’ tanpa beranjak dari tempat duduk,” ujar Rubag. ”Hebatnya lagi, ketika kalah mereka melemparkan uang taruhan yang dikepal agar tidak berceceran, pada pemenang tanpa mengurangi sepeser pun! Sangat jarang terjadi keributan akibat kecurangan di tajen. Kalau sampai terjadi akan sangat fatal akibatnya, karena tidak sedikit orang yang ngadut kotak taji di pinggangnya. Mungkin para penjudi takut kutukan Dewa Tajen yang disebut Sang Hyang Bregu, sebab sebelum acara dimulai didahului dengan menghaturkan sesajen, dengan doa agar tidak terjadi halhal yang tidak diharapkan. Karenanya, penjudi yang suka bertindak curang akan cepat kentara dan sering diisolasi dan di-black list para penjudi lainnya,” imbuh Tut Nang. ”Wah, karena selama hidup aku belum pernah ke tajen, hanya mendengar ulasan tokoh antitajen, aku jadi ikut-ikutan mengumpat tajen sebagai penyakit masyarakat. Aku ikut terbuai emosi seseorang yang punya dendam sejarah terhadap tajen, karena nyaris melarat akibat leluhurnya menjual habis tanah warisannya untuk judi. Padahal bila dikaitkan ribut-ribut politik belakangan ini, dunia tajen agaknya tidak lebih buruk dibanding pertaruhan memperebutkan kursi kekuasaan. Beda dengan bebotoh tajen, penjudi kekuasaan membuat semua orang merana. Karena, uang yang dipertaruhkan bukan berasal dari nenek moyangnya, diduga, hasil garuk sini garuk sana. Apa benar dalam tajen tidak ada kecurangan, seperti dalam kasus politik saat ini?” tanya

Kudil. ”Kalau kau pernah terbius menyamakan judi khususnya tajen sebagai penyakit masyarakat, bahkan penjudi atau bebotoh disebut sampah masyarakat, pertanyaanmu jadi kedengaran lucu. Di gedung mewah full AC saja ada lalat yang sempat menghentikan pidato, kok! Nah, dalam tajen, orang curang pasti ada, namun dibandingkan yang sportif jumlahnya tidak seberapa. Misalnya, bebotoh yang ingin cepat kaya dengan segala cara, seperti politisi mabuk kekuasaan, berusaha mencari cara untuk menang terus. Pakang raras atau blolong adalah metode yang ditempuhnya. Ayam jago yang memiliki ules atau penampilan fisik serta anatomi ‘juara’ menurut ilmu pengayam-ayam, direndam kakinya berjamjam dengan minyak tanah, sebelum diadu,” kata Lonjong. ”Menarik! Apakah ayamnya tambah kuat?” sela Kudil tak sabar. ”Kuat dadong-mu, kakinya jadi gemetar atau bebuyutan, sehingga tusukan taji-nya ke musuh tidak mantap. Si empunya ayam memasang taruhan sedikit pada ayamnya, sedangkan dia menyuruh orang lain yang disewanya untuk bertaruh di musuhnya dengan jumlah taruhan berlipat-lipat. Keduanya pura-pura tidak kenal satu sama lain. Ketika ayamnya yang sengaja dirancang untuk kalah mati, dia pura-pura sedih, namun setelah acara selesai, orang sewaannya akan nyetor hasil kemenangannya. Namun kecurangan seperti ini cepat sekali terendus. Seiring kemajuan zaman, teknik pakangraras juga berubah. Ada yang menggunakan racun dimasukkan ke kapsul, yang dijejalkan ke mulut ayam, beberapa menit sebelum bertanding.” ”Sompret! Ketika kapsul pecah dalam perut, ayam segera koit, kan? Janganjangan praktik pakangraras merambah dunia politik. Hasil perolehan suara yang mengejutkan mirip seperti kaki ayam yang ngetor atau kapsul yang pecah dalam perut saat beradu. Politisi dikalahkan pesohor, realitas ditundukkan hiperealitas lewat pencitraan media dan lembaga survey. Dalam judi saja praktik pakangraras dienyahkan, ironisnya dalam politik yang seharusnya bertransaksi ide dan gagasan, justru praktik itu dikembangkan. Doktrin politik tidak lagi dilakukan partai-partai politik, tapi oleh para penganut pakangrarasisme, yang justru membunuh ideologi,” keluh Kudil. ”Makanya, ketika acara pemakaman King of Pop Michael Jackson ditayangkan hampir seluruh saluran TV, aku senang. Aku berdoa, semoga para pemimpin dan elit negeri ini menonton dan merenung, bahwa sehebat dan sepopuler apa pun mereka, akhirnya tidak lebih dari itu. Hidup ini sebenarnya „ aridus singkat!” ujar Rubag.„

SEKOLAH/KULIAH SAMBIL KERJA “ LOPER KORANPUN BISA JADI JENDRAL” Barangkali bukan sekadar iklan yang belakangan ngetop yang sering ditayangkan dilayar TV ,untuk sekolah gratis. Bahwa “LOPER KORANPUN BISA MENJADI JENDRAL '. Akan tetapi ini adalah sebuah kenyataan yang dialami oleh seorang tokoh Bali yang telah menjadi seorang Jendral Bintang Dua, beliau adalah sering dipanggil Pak Manila dengan nama lengkap I Gusti Kompyang Manila (67), kelahiran 8 Juli 1942 putra asal Kampung Anyar, Singaraja. Pak Manila menjadi Jendral dengan bintang dua dimulai dari menjadi Loper Koran Bali Post sejak Bali Post masih bernama Suara Indonesia.”Sayalah loper Koran yang menjadi jendral . Saya bangga menjadi loper Koran Bali Post dan tidak malu menceritakan kepada siapa saja, bahwa dulu saya adalah seorang loper Koran Bali Post bisa menjadi seperti sekarang. Saya dulu mempunyai pelanggan sampai dengan 300 eks. Manila yang alumnus SLUB dan SLUA Saraswati Denpasar kemudian melanjutkan di Akedemi Militer (AMN) tahun 1961. Empat tahun kemudian saya menyandang Letnan Dua. Bahkan beberapa jabatan saya pegang seperti : Staf Ahli Menpangab, Rektor STPDN, Sekjen Deppen, Manajer tim Persija Jakarta dan Jabatan lain di dunia olahraga . Menjadi loper Koran bukan pekerjaan yang rendah seperti yang dibayangkan banyak orang .Loper Koran selain membantu dari segi keuangan (sumber penghasilan ) juga satu hal yang tidak pernah dibayangkan orang bahwa, menjadi loper Koran adalah orang pertama dapat mengetahui informasi yang sedang berkembang, baik dibidang ekonomi, politik,hankam dll. Koran sebelum sampai ke tangan pelanggan saya pasti baca Koran dulu tentang perkembangan berita yang terjadi. Biaya sekolah saya dari loper Koran . Saat itu , selain sebagai loper saya juga sering disuruh membantu sang Perintis Bali Post , K Nadha (alm) memasang timah mesin cetak karena saat itu mesin cetak masih memakai mesin timah. Saya sangat disayang sama Pak K Nadha(alm). Saat akan mengikuti ujian masuk AMN ke Magelang saya diberikan gaji tiga kali untuk transportasi dan keperluan saat pendidikan. Memang benar manjadi Loper Koran bukan pekerjaan yang rendah akan tetapi pekerjaan yang sangat baik karena bisa membantu Penghasilan dan juga bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan menyebarkan informasi.

Tiga jam setiap hari mengantar koran akan merupakan pelajaran berharga untuk memulai mandiri sambil bersekolah atau kuliah. Sekolah akan terbantu dan juga mulai belajar wirausaha. Mari bergabung sebagai pengantar koran Bali Post untuk wilayah Denpasar, Kuta, Nusa Dua.

Hubungi : Bagian Distribusi Bali Post Jl. Kepundung 67 A, Denpasar ( Setiap jam kerja ) G.0807-rpa

MINGGU UMANIS, 12 JULI 2009

Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila

TELEPON: Iklan/Redaksi/Sirkulasi (0361) 225764 Facsimile: 227418

Kerusuhan Xinjiang Telan 184 Korban Beijing Jumlah korban meninggal akibat kekerasan di Urumqi, ibu kota wilayah Xinjiang, Cina, mencapai 184 orang. Di antara mereka yang tewas 137 adalah orang Han, yang mencakup 111 pria dan 26 wanita. Tercatat 46 korban adalah warga Uighur, yang terdiri dari 45 pria dan seorang wanita. Seorang pria Hui juga tewas. Demikian dilaporkan kantor berita Xinhua Sabtu (11/7) kemarin. Banyak kalangan menuding kerusuhan ini sebagai pembunuhan masal atas orang Uighur. Cina sebelumnya menyatakan jumlah korban tewas 156 dan lebih dari 1.000 lain cedera ketika muslim Uighur melakukan protes yang berbuntut kekacauan pada Minggu di wilayah barat yang bergolak itu. Jumat lalu, ribuan orang berusaha meninggalkan Urumqi setelah kerusuhan etnik mematikan itu dan banyak masjid ditutup sehingga umat Islam tidak bisa melakukan salat Jumat. Pihak berwenang menyatakan menyediakan pelayanan bus tambahan untuk perjalanan keluar dari Urumqi, namun permintaan karcis telah melampaui jumlah tempat duduk yang ada. Makelar mengatakan kepada AFP bahwa mereka menjual karcis dengan harga lima kali lipat dari ongkos biasanya. ‘’Terlalu berisiko tinggal di sini. Kami takut akan kekerasan,’’ kata Xu Qiugen, pekerja bangunan berusia 23 tahun asal Cina Tengah yang lima tahun tinggal di Urumqi dan telah membeli karcis untuk pergi bersama istrinya. ‘’Pemerintah mengatakan tidak akan ada salat Jumat,’’ kata seorang pria Uighur bernama Tursun di luar Masjid Hantagri, salah satu masjid tertua di kota itu. Sementara 100 polisi yang membawa senapan mesin dan pentungan bersiaga. Kekerasan yang dialami orang Uighur itu telah menimbulkan gelombang pawai protes di berbagai kota dunia seperti Ankara, Berlin, Canberra, dan Istanbul. (ant)

Kapal India Dibajak di Teluk Aden Somalia Perompak-perompak Somalia membajak sebuah kapal India dengan 16 awak ketika kapal itu meninggalkan pantai utara negara tersebut Hal itu dikatakanbeberapa pejabat dan satu kelompok maritim internasional . Pembajakan itu terjadi sekitar 15 Km di lepas pantai Pelabuhan Bosasso di perairan Teluk Aden. ‘’Itu mungkin akan menjadi perjanjian bisnis yang tidak enak,’’ Andrew Mwangura, koordinator Program Bantuan Pelaut Afrika Timur, mengatakan pada Reuters dari pelabuhan Mombasa di Kenya, Sabtu (11/7) kemarin. Abdiwahid Mohamed Hersi, direktur setempat kementerian perikanan wilayah Puntland, mengatakan kapal itu baru saja membongkar barang di Bosasso dan dalam perjalanan ke Dubai. “Para perompak itu ingin menggunakan kapal tersebut untuk membajak kapal lainnya,” jelasnya. Geng-geng laut telah mencetak jutaan dolar uang tebusan dengan kapal-kapal yang dibajak di Teluk Aden dan Lautan India dalam beberapa tahun terakhir, meskipun ada kehadiran kapal-kapal angkatan laut asing. Pada Rabu, para perompak membajak sebuah kapal Turki, juga di Teluk Aden. (ant)

FESTIVAL LUMPUR Wisatawan mancanegara dan warga Korsel tampak berlumpur ria ketika mengikuti festival lumpur di sebuah pantai di Korsel, Sabtu (11/7) kemarin. BPM/ap

Hadiri Kontes Paduan Suara di Korsel

Empat Belas WNI Berstatus Pasien H1N1 Seoul Empat belas warga negara Indonesia (WNI) yang menghadiri sebuah kontes paduan suara di Korea Selatan (Korsel) dikonfirmasi sebagai pasien H1N1. Akibat hal ini, panitia memulangkan ribuan peserta paduan suara ke negaranya masing-masing. Kepulangan sekitar 404 warga negara Cina dan 300 warga negara Indonesia setelah kontes di kota bagian

selatan Korsel, Changwon, pada Minggu lalu. Sebagian besar lagi akan diberangkatkan pada Senin

Depresi Beristri Dua, Gantung Diri Tabanan (Bali Post)Memiliki dua istri belum tentu memberikan kebahagiaan. Seperti yang dialami I Nengah Prasti (65), warga Dusun Jatiluwih Kawan Desa Jatiluwih, Penebel. Prasti justru nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri di gudang kayu bakar di dekat rumahnya, Jumat (10/7) lalu. Penyebabnya diduga lelaki ini depresi penyakit hipertensi yang tak kunjung sembuh. Tubuh kaku Prasti pertama kali ditemukan tergantung pukul 17.15 wita. Salah satu keluarganya menemukan ia tergantung dengan menggunakan selendang. Warga sekitar yang berdatangan segera menurunkan jenazah korban, tetapi memang sudah tidak tertolong lagi. Dari keterangan keluarga menyebutkan, diduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena depresi dengan penyakitnya. Sebelum ditemukan tewas, korban sempat dibawa ke Pusesmas, karena mengeluh pusing dan tensi darahnya naik. Kapolsek Penebel AKP Made Rai Sudana Sabtu (11/ 7) kemarin, mengatakan dari pemeriksaan yang dilakukan diduga kuat korban meninggal karena murni gantung diri. (kmb14)

besok. Pihak berwenang yang menangani kesehatan melakukan tes terhadap 34 orang warga negara Indonesia lagi yang memiliki gejala flu. Hal itu diungkapkan petugas Kementerian Kesehatan provinsi. Korea Selatan telah mengkonfirmasi 394 kasus flu dan mengkarantina 80 orang. Kontes paduan suara itu dihadiri oleh 1.500 orang dari luar negeri. Virus flu H1N1 pertama kali muncul di Meksiko pada Maret dan menyebar dengan tidak terkendali ke Amerika Serikat bersamaan dengan saat virus itu diidentifikasi pada akhir April. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status pandemi pada Juni. Virus itu telah menewaskan hampir 500 orang di seluruh dunia. Pemerintah melalui Departemen Luar Negeri membenarkan informasi yang menyebutkan bahwa sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengikuti se-

buah kontes paduan suara —Asian Choir Contest— di Korea Selatan dikonfirmasi menderita influenza A H1N1. ‘’Benar ada informasi sejumlah WNI di Korea Selatan yang dinyatakan menderita flu H1N1),’’ kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah ketika dihubungi dari Jakarta, Sabtu kemarin. Namun belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh mengenai kasus itu. Menurut laporan Reuters, kepulangan sekitar 300-an WNI setelah kontes pada Minggu (12/7) dibatalkan oleh pihak berwenang di Korea Selatan pada Sabtu (11/ 7) kemarin. Disebutkan bahwa petugas kesehatan di Korea Selatan telah melakukan tes kepada 34 orang WNI peserta kontes paduan suara yang memiliki gejala flu. Rombongan WNI peserta kontes paduan suara itu disebutkan meninggalkan tanah air pada 6 Juli dan dijadwalkan pulang pada 12 Juli. Namun sesuai prosedur penanganan kasus flu H1N1 maka yang bersangkutan harus menjalani perawatan terlebih dahulu. (ant)

Temukan Alat Tes Kehamilan

Ortu Lapor Polisi Tabanan (Bali Post) Pacaran kebablasan yang dilakukan seorang pelajar kelas III pada salah satu SMA di Tabanan, YYD (17), Putu ITS (14), pelajar kelas III sebuah SMP di Badung, sampai ke meja polisi. Hubungan terlarang antara anak bau kencur itu terbongkar ketika ibu ITS menemukan alat tes kehamilan di kamar mandi. Tak terima anaknya dijos, orang tua ITS melapor ke Polres Tabanan. Ibu ITS awalnya tidak menyangka anaknya yang masih bau kencur itu sudah melakukan hubungan layaknya suami istri. Ia langsung kaget, ketika menemukan alat tes kehamilan yang biasanya dipakai orang dewasa itu. Sang bunda akhirnya menanyakan hal itu pada ITS. Awalnya, siswa SMP ini tidak mau mengakui. Namun sete-

lah terus dibujuk, akhirnya ia mengakui dirinya yang menggunakan alat itu guna mengetahui apakah perbuatannya dengan sang pacar membuatnya dia hamil atau tidak. Di hadapan ibunya, ITS mengaku mengenal YYD sejak Januari 2009 lalu, dan Maret 2009 lalu mulai pacaran. Kedua pelajar itu mengatakan hubungan yang dilakukan atas dasar suka sama suka. YYD mengaku ia dan ITS telah melakukan hubungan seks sedikitnya empat kali yang semuanya dilakukan di rumah YYD di Penebel. Kasat Reskrim AKP Leo Martin Pasaribu Sabtu (11/7) kemarin, mengatakan pihaknya menggunakan Pasal 81 Ayat 2 jo Pasal 82 UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, karena keduanya masih di bawah umur. (kmb14)

BPM/ap

TERJEBAK - Petugas sukarelawan Korea Selatan menyelamatkan seorang korban dari truk yang terjebak dalam banjir akibat hujan lebat di Gapyeong, Sabtu (11/7) kemarin. Menurut Badan Meteorologi Korea, tercatat lima provinsi terancam dihantam hujan badai.

’’Art Shop’’ Perak Dibobol

Pencuri Baku Hantam dengan Pemilik Gianyar (Bali Post) Art shop perak, Celuk Silver, Sukawati, Gianyar, Sabtu (11/7) dini hari kemarin, dibobol dua kawanan pencuri. Aksi yang dilakukan kawanan ini termasuk nekat, karena art shop yang menjadi target pencurian ini berada di pinggir jalan raya Celuk. Kedua pelaku pun sempat baku hantam dengan tiga orang yang mempergoki aksinya tersebut. Selain baku hantam, dua pencuri yang menggasak sekitar seratus cincin perak, 70an gelang, dan kalung perak ini juga sempat ditebas dengan pedang serta dua kali terkena tembakan senapan angin. Kesaksian, Ketut Gede Dharma Putra (26), peristiwa tersebut terjadi pukul 01.51

wita. Aksi dari kawanan pencuri ini terungkap berawal dari pemberitahuan temannya, Komang Darma Seyoga, yang tinggal bersebrangan dengan art shop, melalui pesan singkat. Dari pemberitahuan tersebut, Ketut Gede Dharma Putra, memberitahukan temannya, I Ketut Puaji Putra (32) dan Sayub, yang masih tinggal di areal rumahnya. Berbekalkan senapan angin dan pedang, mereka bertiga mendatangi art shop yang berada di depan rumahnya. Sampai di lokasi, dilihat sebuah sepeda motor dan pintu art shop terbuka bekas congkelan. Begitu Puaji menyentuhkan pedangnya pada pintu, terlihat ada sinar lampu senter di dalam art shop. Kontan saja teriakan

maling dilontarkan hingga membuat kedua pelaku yang sedang menggasak perhiasan dalam rak yang ada di art shop tersebut terkejut dan keluar. Di luar, di halaman art shop terjadi baku hantam. Terkait itu, jajaran Polsektif Sukawati dibantu anggota Polres Gianyar langsung mengecek sejumlah lokasi di sekitar Batubulan dan Celuk serta RS atau praktek dokter swasta. Kapolsek Sukawati AKP VB Musak Sik kini terus memantau perkembangan penyelidikan kasus tersebut. Dari hasil olah TKP, pintu harmonika toko itu memang tak tergembok karena pemiliknya yakin aman karena semua barang-barang perak itu berada di dalam rak berkaca cukup tebal. (kmb16)

Ditinggal Mandi Rumah Terbakar Gianyar (Bali Post) Warga Jalan Rambutan, Lingkungan Sampiang, Gianyar, Sabtu (11/7) petang kemarin, dibuat geger atas kejadian kebakaran yang menimpa rumah Anak Agung Gede Putra. Liukan api yang memecah kegelapan langit petang itu menghanguskan seluruh bangunan rumah. Besarnya api yang menyambar rumah mantan Disparda Gianyar ini sampai menghabiskan lima tangki air mobil pemadam kebakaran.

Kebakaran baru diketahui pukul 18.30 wita. Saat itu, korban yang baru saja selesai mandi di kamar mandi yang ada di dalam bangunan tersebut, terkejut dengan adanya jilatan api di plafon rumah korban. Anak dan menantunya yang ada di dalam bangunan tersebut juga sempat panik melihat kobaran api yang membesar. Teriakan histeris minta tolong mambuat warga sekitarnya tumpah ruah berupaya memberi bantuan. Beberapa barang di dalam ru-

mah bahkan sempat dilakukan evakuasi. Namun, karena capatnya api menjalar bangunan rumah tersebut, tak banyak barang yang berhasil diselamatkan. Petugas berserta dua armada pemadam kebakaran Pemkab Gianyar berupaya untuk memadamkan api juga mengalami kesulitan akibat besarnya api yang telah melalap atap rumah korban. Berselang satu jam, api masih tampak menjilatjilat di bagian atap bangunan.

Penyebab dari kebakaran tersebut, hingga malam kemarin, masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Belum diketahui secara pasti sebab dari kebakaran yang meludeskan bangunan tersebut. Namun, dari keterangan pemilik rumah dan warga sekitarnya, munculnya api diduga berawal dari adanya korsleting listrik. Percikan api tersebut menyambar bagian plafon rumah hingga menyebabkan bagian atap rumah ludes terbakar. (kmb16)

BPM/dar

TERBAKAR - Warga Jalan Rambutan, Lingkungan Sampiang, Gianyar, Sabtu (11/7) kemarin, sibuk mengatasi kobaran api yang melalap rumah Anak Agung Gede Putra.


Bali Post - Minggu, 12 Juli 2009