Issuu on Google+

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten

Pendaftaran online dan info lebih lengkap silakan buka website http://litbang.bantenprov.go.id/lomba

JUMAT 21 JUNI 2013

Diterpa Skandal, Rektor IPDN Mundur JAKARTA, BP - Rektor IPDN, I Nyoman Sumaryadi tersangkut skandal. Dia dikabarkan mempunya istri siri bernama Susi Susilowati. Hubungan intim dengan Susi sebagai bentuk bayaran untuk Nyoman karena telah memasukkan seorang siswa sebagai Praja di IPDN yang merupakan titipan Susi. Karenanya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi menyatakan dalam waktu dekat pihaknya akan mengganti Rektor IPDN itu. Hal tersebut dilakukan setelah tim khusus yang dibentuk Mendagri memeriksa dugaan skandal Nyoman dengan Susi Susilowati. “Belum selesai pemeriksaannya. Kemarin su-

74 SPBU

Dijaga

KETAT

Jawa Pos Group

Antisipasi Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

ketat petugas kepolisian dan TNI. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswanamigas) Provinsi Banten, Efu Syefullah, Kamis (20/6) menegaskan, hal itu berdasarkan rapat koordinasi dengan jajaran TNI/Polri. “Hasil pembahasan kami dengan Polda Banten, Kodim dan Korem pada Selasa malam lalu, seluruh SPBU di Banten akan dijaga ketat,” kata Efu yang

SERANG, BP - Menjelang kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan diberlakukan Juni ini, sebanyak 74 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Banten dijaga

BACA 74 SPBU... HAL 7

SPBU di 5 Kabupaten Kota Kota/Kabupaten Serang 34 Kota Cilegon 13

Kabupaten Pandeglang 13 Kabupaten Lebak 15

Elpiji

TB. FUAD TOFANNI/BANTEN POS

Harga Baru Belum Ditentukan PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan naik. Namun, Presiden tidak mengungkapkan nominal harga yang akan ditetapkan pemerintah dan waktu untuk diumumkan kenaikan harga itu. Presiden hanya menyebut, kenaikan dilakukan setelah persiapan bantuan protektif dan bantuan kompensasi untuk keluarga kurang mampu selesai dilaksanakan kementerian terkait. ”Kita ingin mendengarkan kesiapan itu semua. Sebab ketika harga BBM kita naikkan maka saya ingin saat itu pula semua bantuan sudah dapat kita alirkan. Jadi tidak ada senjang waktu antara kenaikan harga BBM dengan pemberian semua bantuan yang kita siapkan,” ujar Presiden saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di kantornya, kompleks Istana

BANTENPOS NEWS

BBM NAIK

.com

bantenposnews

Asty Ananta

Sudah Ada Jodoh

 BACA SUDAH... HAL 7

EDO DWI/BANTEN POS

Anggota Polisi dan TNI menjaga keamanan SPBU jelang kenaikan harga BBM di SPBU Palima, Kota Serang, Kamis (20/6). Penjagaan ketat dilakukan di seluruh SPBU di Provinsi Banten.

Ada Pasal Siluman di APBN-P

JAKARTA, BP - Masuknya Pasal 9 terkait anggaran untuk korban Lumpur Sidoarjo dalam Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 patut dipertanyakan ke fraksi-fraksi yang mendukung pengurangan subsidi BBM dalam RUU APBN Perubahan itu. Hal itu ditegaskan politikus Partai BACA ADA... HAL 7

PRAKIRAAN CUACA HARI INI SERANG CILEGON PANDEGLANG LEBAK TANGERANG 24 – 32ºC 24 – 32ºC Berawan/ Berawan/ Hujan Ringan Hujan Ringan 0,8 – 2,0 mtr/ Selatan

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan 2,0 – 4,0 mtr / Selatan

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan

24 – 32ºC Berawan/ Hujan Ringan

2,0 – 4,0 mtr / Selatan

SUMBER: BMKG STASIUN METEOROLOGI KELAS III SERANG, BERLAKU 21 JUNI 2013

INSPIRASI

xander Graham Bell - Ale Alex

BACA HARGA... HAL 7

Mantan Irjen Kemendikbud Didakwa Korupsi Dituduh Rugikan Negara Rp36,4 M JAKARTA, BP - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menggelar persidangan kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran di Kementerian Pendidikan Nasional (sekarang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) tahun anggaran 2009 dengan terdakwa bekas Inspektur Jenderal Kemendikbud, M. Sofyan, Kamis (20/6).

M. Sofyan

Agenda persidangan adalah pembacaan surat tuntutan JPU KPK untuk Sofyan alias H. Andy Sofyan Lakki. JPU mendakwa Sofyan melakukan korupsi biaya perjalanan dinas pada kegiatan audit gabungan pengawasan dan pemeriksaan Inspektorat I, II, III, IV, dan Investigasi Itjen Kemendiknas tahun anggaran 2009. JPU KPK, I Kadek Wiradana menyatakan, Sofyan dianggap memperkaya diri sendiri dengan cara pencairan anggaran dan meneBACA MANTAN... HAL 7

Antisipasi Meningkatnya Peredaran Narkoba di Kalangan Remaja

Peringati HANI, BNNP Banten Gandeng Pramuka DALAM peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun ini, Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Banten menggandeng kaum muda yang tergabung dalam wadah Pramuka. Sedikitnya 650 anggota pramuka akan meramaikan peringatan HANI yang akan digelar di Taman Rekreasi Wulandira Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang pada hari ini. Kepala BNNP Banten Kombes Pol Heru Februanto mengungkapkan, dalam momen HANI kali ini pihaknya memang merancang sejumlah kegiatan positif yang melibatkan secara aktif kalangan remaja. Kegiatan-kegiatan itu

DWI AGUS ARJUNA/BANTEN POS

Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.

Premium

24 Jam

www.

ASTY Ananta baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-29, Rabu (19/6) lalu. Presenter kelahiran Semarang, Jawa Tengah, itu merayakan hari jadinya secara sederhana di Yayasan Nurul Iman Jafariah di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Perempuan yang masih betah melajang itu

Pertamax

Solar

BACA DITERPA... HAL 7

bantenposnewscom

HARGA ECERAN Rp 2.000

Kepala BNNP Banten Kombes Pol Heru Februanto (kanan) bersama Dir Narkoba Polda Banten AKBP Miyanto (kiri) di Kantor BNNP Banten.

akan bermuara pada pembekalan tentang bahaya dan ancaman narkoba, terutama di kalangan remaja. ”Selain pemateri dari BNNP Banten nanti narasumber yang akan hadir adalah para mantan pengguna narkoba, mereka diharap dapat menjelaskan kepada para anak pramuka ini tentang dampak dan bahaya narkoba,” kata Heru ketika ditemui usai diskusi bersama BNNP Banten dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten serta insan pers di kantor BNNP Banten, Kota Serang, Rabu,(19/6). BNNP Banten, sambung Heru, sengaja membidik kalangan muda sebagai BACA PERINGATI... HAL 7

PRO BANTEN

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

2

Pemprov Masih Bela Erik Syehabudin PEJALAN KAKI BENGKULU. Sejumlah warga Provinsi Bengkulu yang tengah melakukan perjalanan menuju Jakarta dengan berjalan kaki, melintas di Jalan KH Syamun, Kota Serang, Kamis (20/6). Di Jakarta, mereka akan menuju kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melaporkan sejumlah kasus korupsi di daerahnya. EDO DWI / BANTEN POS

Kadin Janji Tekan Angka Pengangguran SERANG, BP - Kamar Dagang dan Industri Provinsi Banten berjanji akan berupaya membantu Pemprov Banten dalam menekan angka pengangguran yang sekarang ini relatif masih tinggi. Upaya dimaksud diantaranya akan dilakukan melalui pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan berperan aktif membantu pemerintah, baik pusat maupun Banten, dalam melaksanakan program-program pembangunannya. “Kami mendorong percepatan dan terwujudnya MP3EI (Masterplan Percepatan dan Perluasan Pemba-

ngunan Ekonomi Indonesia) yang digagas oleh pemerintah pusat,” kata Ketua Umum Kadin Banten Tb Chaeri Wardhana menyebutkan latar belakang janji pihaknya untuk ikut berupaya menekan angka pengangguran di Banten. Adik kandung Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang kerap disapa Wawan ini mengatakan hal itu kepada wartawan usai acara peresmian kantor Kadin Banten di Jalan KH Tb Achmad Khatib No. 48, Kedalingan, Kota Serang, Kamis (20/6). Wawan meyakini, terwujudnya MP3EI akan menumbuhkan peluang-

BANTEN POS Inspirasi dan Semangat Baru Banten KOMISARIS UTAMA/PEMBINA H Margiono DIREKTUR Rizal Maulana Malik PT BANTEN BERITA MERDEKA Green Office : Jl. Raya Pandeglang KM 3,5 Calincing No. 66 Tembong Jaya, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten Telp : (0254) 250 481, 250 487 Fax : (0254) 250 487 No. Rek. : Bank BCA : 2454 061 704 No. Rek. : Bank Permata : 0701345134 a/n Margiono

peluang pekerjaan dan usaha. “Kami yakin dengan program yang dimiliki oleh pemerintah pusat dan daerah, jumlah pengangguran ini akan mengalami penurunan,” ujarnya. Wakil Ketua Umum Kadin HR Deden SA menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya membidik beragam peluang kerja dan usaha sehubungan dengan terdapatnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Banten. “Kami bahkan telah melakukan MoU dengan Untirta agar Untirta misalnya bisa lebih banyak mencetak sarjana sesuai dengan kebutuhan profesi dan bisnis di Bandara

Soetta,” katanya seraya mengungkapkan bahwa peluang pekerjaan dan bisnis di Bandara Soetta saat ini masih banyak dimasuki oleh warga di luar Banten. Sebelumnya diberitakan jumlah penganggur di Banten tahun ini mengalami peningkatan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten di websitenya, www.banten.bps.go.id, menyebutkan, jumlah angkatan kerja per Februari 2013 mencapai 5.475.876 orang, atau bertambah sebesar 77.232 orang, dibandingkan pada Februari 2012 yang sebesar 5.398.644 orang.(RUS/IDM)

SERANG, BP - Pemprov Banten akan membela Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Banten Erik Syhebudin yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan surat suara Pilkada Banten 2011 senilai Rp3,7 miliar. Pembelaan dimaksud adalah berupa akan diberikannya bantuan hukum kepada Erik melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KORPRI Banten. Selain itu, Erik juga masih akan tetap dipertahankan sebagai Kepala Disnakertrans. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Pemprov Banten Muhadi, Kamis (20/6) kepada wartawan usai menghadiri acara peresmian kantor Kadin Banten. “Kedudukan Pak Erik baik selaku pejabat eselon maupun pegawai negeri sipil (PNS), tidak akan mengalami perubahan apapun, sepanjang belum ada penahanan dan keputusan hukum tetap atau inkrah,” kata Muhadi. Meski begitu, dia menjelaskan, Badan Pertimbangan Kepangkatan dan Jabatan (Baperjakat) Pemprov Banten akan selalu mengevaluasi perkembangan kasus hukum yang saat ini dialami oleh Erik tersebut dalam setiap tahapnya. “Jadi kami akan lihat perkembangan. Kalau memang dalam prosesnya terjadi penahanan, maka jabatan Kadisnakertrans akan kami carikan penggantinya,” katanya. Muhadi juga mengaku prihatin dengan ditetapkannya Erik sebagai tersangka itu. “Saya sudah berkomunikasi dengan Pak Erik melalui telepon terkait dengan kasusnya, dan saya harap semuanya dapat selesai dan saya berdoa tidak terjadi apapun terhadap Pak Erik. (Sangkaan) ini kan masih perlu dibuktikan,” katanya. Muhadi membantah jika adanya

pejabat pemprov yang ditetapkan sebagai tersangka merupakan kegagalan pemprov dalam memilih pejabat. Menurut dia, pemprov terus melakukan evaluasi, baik secara administrasi maupun tata kelola keuangan. “Kami malah terus meningkatkan kegiatan diklat terkait pengadaan barang, perbendaharaan dan lainnya. Itu salah satu upaya gubernur untuk meningkatkan kemampuan aparat agar tidak ada kekeliruan,” imbuhnya. Lebih jauh Muhadi mengatakan, pada saat seorang pejabat dipilih, pemprov melalui baperjakat terlebih dahulu melakukan verifikasi, termasuk memverifikasi apakah pejabat bersangkutan pernah tersangkut masalah hukum atau tidak. Terkait masih aktifnya Erik sebagai kepala disnakertrans, juga dikonfirmasi oleh Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Ubaidillah. Saat menghadiri acara peresmian kantor Kadin Banten kemarin, Ubaidillah, mengaku kehadirannya atas disposisi dari Erik sebagai kepala disnakertrans. Diberitakan sebelumnya, Kepala Disnakertrans Banten Erik Syehabudin ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejati Banten dalam kasus dugaan korupsi pengadaan surat suara Pilkada Banten 2011 senilai Rp3,7 miliar. Erik diduga terlibat dalam kasus tersebut saat menjabat Sekretaris KPU Banten. Kajati menduga proyek tersebut telah menyebabkan kerugian negara sebesar Rp1,6 miliar. Selain Erik, Kejati juga menetapkan satu tersangka lainya dari pihak swasta, yakni NM, Direktur CV Raja Garuda Mas (RGM) sebagai penyedia barang berupa kertas suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten saat itu. (RUS/IDM)

PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNGJAWAB: H. Adam Adhariyudin REDAKTUR PELAKSANA: Iffan Gondrong, KOORDINATOR LIPUTAN: Chandra Magga REDAKTUR: Rukman Nurhalim Mamora, Arifudin, Idham Gofur, Dodi Fitriadi REDAKTUR KHUSUS: Zaki Mubarok, Rere Fatihin REPORTER: Sobar Rohmat, Imam Jayanegara, Yayat Rismunadi, Asep Alibuni, Apipi Al Bantany, Arif Hamdi, Rizal Fauzi, Ari Supriadi, Tusnedi REPORTER BISNIS: Diki Supardika FOTOGRAFER: Edo Dwi, Ronald Ricardo Siagian. SEKRETARIS REDAKSI: Tri Sulistyanti, PRA CETAK & PERWAJAHAN: Supriyadi (Manager), Ahmad Bukhori, M Syaifuddin Ian Sangadji, Fauzi Sandi, Badarully GRAFIS: Tb. Fuad Tofanni TEKNOLOGI INFORMASI: Hafid Rahadian MANAGER IKLAN: Muanis HS MANAGER EVENT/PEMASARAN: Lukman Nul Hakim PERWAKILAN JAKARTA: Wawan Sumbogo PERWAKILAN CILEGON: Iffan Gondrong PERWAKILAN LEBAK: Yayat Rismunadi (koordinator) PERWAKILAN TANGERANG: Bintang Terang Siregar (koordinator), Azhar Fedian, A Malik Mughni, Achmad Syarif KEUANGAN: Lina Riskaningsih INKASO IKLAN: Zulfa Nadhira INKASO PEMASARAN: Meiti Purwanti PEMASARAN: Muhammad Hanafi KOORDINATOR TANGERANG: Takdir Saputra

TA R I F

PERWAKILAN JAKARTA: Gedung Graha Pena Lt.5 Jalan Kebayoran Lama No.12, Jakarta Selatan Telp/Fax: 021 - 53699624

PERCETAKAN : PT. TEMPRINA MEDIA GRAFIKA

TARIF IKLAN Hitam Putih (BW) Warna (FC) Hitam Putih Hal. 1 Warna Hal. 1

: : : :

Rp. Rp. Rp. Rp.

28.500/mm 42.000/mm 55.000/mm 81.000/mm

kolom kolom kolom kolom

I K L A N

ADVERTORIAL Hitam Putih (BW) Warna (FC)

: Rp. 16.500/mm kolom : Rp. 31.000/mm kolom

SOSIAL/KELUARGA Hitam Putih (BW) : Rp. 18.000/mm kolom Warna (FC) : Rp. 33.000/mm kolom

IKLAN CILIK/BARIS Iklan Cilik/Baris: Rp. 14.500/baris (Min 3 baris Maks 7 baris)

WARTAWAN BANTEN POS SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

EKONOMI & BISNIS

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

3

Telkomsel Berbagi Beasiswa Rp2,7 M

ISTIMEWA

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh dan Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga menyerahkan secara simbolis beasiswa pendidikan kepada Imam Murti Wahyudi, peraih nilai UN murni tertinggi tingkat SMK Provinsi Jawa Tengah asal SMK Negeri 2 Cilacap di Jakarta, Rabu (12/6).

Jamsostek Luncurkan Aplikasi Baru JAKARTA, BP - PT Jamsostek (Persero) Rabu (20/6) melakukan Grand Launching Aplikasi Verifikasi Klaim Jamsostek dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Data Biometrik di Menara Jamsostek, Jakarta Selatan. Dirut PT Jamsostek (Persero) Elvyn G Masassya mengatakan, aplikasi ini akan mempercepat pelayanan klaim kepada peserta Jamsostek dan menjaga keakuratan penerima klaim. “Aplikasi ini juga merupakan tindak lanjut perjanjian kerjasama dengan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, pada bulan April 2013 yang lalu,” ucap Elvyn melalui keterangan tertulisnya, Kamis (20/6). Dalam kerjasama itu, dikatakan Elvyn, PT Jamsostek dapat memanfaatkan KTP Elektronik, Database Kependudukan dan NIK untuk penyelenggaraan program jaminan sosial tenaga kerja. “Pada aplikasi ini, data NIK menjadi kunci verikasi data peserta Jamsostek yang akan mengambil Jaminan Hari Tua (JHT). Aplikasi ini akan digunakan di seluruh Kantor Cabang PT Jamsostek (Persero) di seluruh Indonesia,” terangnya. NIK ini nantinya akan berperan penting dalam operasional BPJS.

Selain dipergunakan untuk memverifikasi klaim Jamsostek, data tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memudahkan peserta Jamsostek untuk melakukan registrasi/ pendaftaran kepesertaan, pembuatan

smard card guna mendapatkan akses informasi seputar Jaminan Sosial Tenaga Kerja, dan manfaat tambahan (additional benefit). Disamping itu, BPJS Ketenagakerjaaan juga dapat meningkatkan

pengawasan pelaksanaan jaminan sosial dan menerapkan sanksi adminstratif kepada pengusaha yang melanggar ketentuan perundangan tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja.(CHI/JPNN)

Kredit UMKM Dipermudah TANGERANG, BP - Tahun depan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang ingin meminjam modal ke bank, tidak lagi perlu memikirkan uang jaminan atau sampai menggadaikan harta bendanya. Sebab, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat akan menyimpan dana Rp2 miliar sebagai jaminannya. Hal tersebut dikatakan Kepala Disperindag Kota Tangsel, Muhamad mengatakan, direncanakanpada 2014 ratusan usaha binaan jika ingin meminjam permodalan ke bank, tidak perlu lagi adanya jaminan. Sebab, sudah dijamin oleh pemerintahnya. “Jaminan yang biasanya dipinta bank sebesar 30 persen dari pinjaman, bahkan ada yang harus menjaminkan surat tanah atau barang berharganya. Mulai tahun depan tidak perlu lagi dengan cara seperti itu. Pemkot Tangsel melalui Disperindag sudah menyediakan Rp2 miliar sebagai dana jaminan pinjaman modal usaha binaan,” kata Muhamad. Hingga saat ini, jelasnya, ada 125 usaha binaan yang rencananya akan mendapatkan fasilitas pinjaman modal dari bank yang sudah dijaminkan oleh pemerintah setempat. “Prinsipnya kami hanya berikan jaminan kepada bank, yang memberikan modal pinjaman tetap bank bersangkutan. Syarat untuk dikeluarkannya pinjaman pun dilihat lagi dari ketahanan usaha binaan,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Bank Syariah Mandiri (BSM) KCP Graha Raya Bintaro, Agung Purnama mengatakan, pihaknya mendukung langkah yang dilakukan Disperindag dalam membantu permodalan usaha binaan di Kota Tangsel.(PRAMITA/BNN).

SUSUNAN ACARA

1.Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya 2.Mengheningkan Cipta dipimpin oleh DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BANTEN KAWASAN PUSAT PEMERINTAHAN PROVINSI BANTEN (KP3B) TELP. (0254) 8480066, 8480077, 8480088, FAX. (0254) 8480114

Ketua DPRD Prov. Banten 3.Pembukaan/Pengantar Ketua DPRD Prov. Banten 4.Pembacaan Ayat Suci Al Qur'an

Serang, 18 Juni 2013 Dengan Hormat,

Negeri Tentang Peresmian

Dengan ini kami mengundang kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i pada : Hari Tanggal Waktu Tempat Acara

5.Pembacaan Keputusan Menteri Dalam

: Senin : 24 Juni 2013 : 10.00 s.d selesai : Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Banten : Rapat Paripurna Istimewa Pengucapan Sumpah Anggota DPRD Provinsi Banten Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Fraksi Partai Golongan Karya Sisa Masa Jabatan Tahun 2009-2014

Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Prov. Banten oleh Sekretaris DPRD Prov. Banten 6.Pengucapan Sumpah Anggota DPRD Provinsi Banten Pengganti Antar Waktu dipandu oleh Ketua DPRD Prov. Banten 7.Penandatanganan Berita Acara 8.Penyematan Pin DPRD kepada Anggota DPRD Prov. Banten yang telah

Atas Perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i kami ucapkan terima kasih.

diambil sumpah oleh Ketua DPRD Prov. Banten 9.Sambutan Gubernur Banten

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BANTEN Catatan : Diharapkan hadir 30 menit sebelum acara dimulai dengan membawa Undangan. Pakaian TNI / POLRI : PDU I Sipil : Pakaian Sipil Lengkap (PSL) dan Peci Nasional Wanita : Kebaya Nasional/Menyesuaikan Bila berhalangan hadir harap hubungi : Telp. (0254) 8480077, 8480128

10.Menyanyikan bersama lagu Bagimu Negeri 11.Pembacaan doa oleh Kakanwil

Ketua

Kemendag Prov. Banten 12.Penutupan rapat oleh Ketua DPRD Prov. Banten

TTD H. A'eng Haerudin

13.Penyampaian ucapan selamat sekaligus ramah tamah diiringi 3 (tiga) lagu-lagu perjuangan

JAKARTA, BP - Dengan semangat Muda, Berbagi dan Paling Indonesia, di ulang tahunnya yang ke18 Telkomsel memberikan bantuan pendidikan bagi 132 siswa-siswi dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK di 33 provinsi seluruh Indonesia. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel terhadap dunia pendidikan untuk mendukung generasi muda Indonesia mencapai masa depan yang lebih baik. Pemberian Beasiswa Berprestasi Telkomsel ini mengacu kepada data nilai Ujian Nasional (UN) murni terbaik di tiap tingkat (SD, SMP, SMA dan SMK) per provinsi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dan khusus untuk tingkat SD dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi. Total nilai beasiswa mencapai lebih dari Rp2,7 miliar diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga disaksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, di Jakarta, kemarin. Direktur Utama Telkomsel, Alex J. Sinaga mengatakan, selama 18 tahun beroperasi di Indonesia, Telkomsel konsisten dengan misinya untuk melayani kebutuhan masyarakat akan jasa telekomunikasi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa Indonesia. “Salah satu kontribusi kami adalah melalui dunia pendidikan. Pemberian beasiswa ini merupakan wujud nyata komitmen dan dukungan kami untuk mendukung pendidikan khususnya bagi putra-putri terbaik bangsa dengan prestasi yang patut diapresiasi. Kami harap, beasiswa ini dapat memacu para siswa-siswi untuk terus berkarya ke depannya dan menginspirasi anakanak lainnya untuk juga mencapai prestasi yang sama maupun di bidang yang lain,” ujarnya. Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M. Nuh memberikan apresiasi atas inisiatif Telkomsel ini. Menurutnya, Kementerian Pendidikan dan Kebu-

dayaan pada dasarnya sangat mendukung kepedulian pihak korporasi kepada dunia pendidikan, mengingat peran serta berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memajukan dunia pendidikan nasional. “Kami berharap apa yang telah dilakukan Telkomsel dapat juga diikuti oleh pihak lain baik dari kalangan korporasi maupun lembaga lainnya,” kata Nuh. Ia menambahkan, pemberian beasiswa kepada para peraih nilai UN terbaik ini sangat positif. Apalagi sebagian dari para siswa ini datang dari kalangan kurang mampu, yang memang membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak agar mereka dapat terus berprestasi. Program kepedulian sosial pada dunia pendidikan merupakan salah satu perwujudan dari semangat “Telkomsel Paling Indonesia”, yang menggambarkan kontribusi Telkomsel dalam enam dimensi kehidupan yaitu teknologi, ekonomi, pendidikan, lingkungan hidup, gaya hidup serta tanggung jawab sosial. Pemberian beasiswa ini adalah bagian dari dukungan Telkomsel di dimensi pendidikan, dimana selama ini perusahaan terus mendukung kemajuan generasi muda Indonesia agar dapat menjadi akselerator kemajuan bangsa dan memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Hingga saat ini Telkomsel membina 28.000 komunitas sekolah (Telkomsel School Community) dengan 3,3 juta anggota serta 2.000 komunitas kampus (Telkomsel Mobile Campus) dengan 2,2 juta anggota. Disamping itu Telkomsel juga aktif memberikan program “Pelatihan ICT” kepada 5.000 guru dan 18.200 siswa agar melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Disamping itu Telkomsel juga telah menggelar program Intergrated Digital School, Telkomsel Mengajar, dan mengembangkan Development Center bersama dengan perguruan-perguruan tinggi ternama di Indonesia, diantaranya ITB, UI, Unpad, ITS, Undip dan lainnya.(DWI/RIF)

TANGERANG RAYA Kabupaten Tangerang KAMTIBMAS Gadis Asal Serang Digagahi Kernet Truk MALANG nasib RR (18). Berharap mendapatkan pekerjaan, malah aib yang didapat. Remaja Desa Pasirkembang, Kecamatan Pamarayan Serang itu, digagahi Jana (20), seorang kernet truk, di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Peristiwa pemerkosaan tersebut terjadi pda Rabu (12/6) lalu. Tersangka diciduk petugas Polsek Cisoka setelah korban bersama keluarganya melaporkan aib tersebut pada Minggu (16/6). Sebelum peristiwa aib itu terjadi, tersangka Jana menawarkan pekerjaan kepada korban di Jakarta. Meski belum lama kenal, korban tertarik dengan tawaran tersangka. Tersangka menjemput korban di rumahnya Kampung Pasir Pudak, Desa Pasir Kembang, Kecamatan Pamarayan, Serang, menggunakan motor Mio sekitar pukul 15.30 Wib. “Dari situ, korban diajak tersangka ke area PT Ikad kawasan Modern Cikande dengan alasan mengambil Mobil Colt Diesel Merk Hyundai, yang biasa digunakan mengirim batu bata apung ke Jembatan 5 Jakarta Barat,” ungkap Kapolsek Cisoka, AKP Agus Hermanto kepada Satelit News (Grup BANTEN POS), Kamis (20/6). Tersangka mengajak korban ke Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti. “Korban dipaksa berhubungan intim sebanyak tiga kali hingga mengalami pendarahan,” jelas Agus seraya menyebut tersangka dikenakan pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(DIT/ODI/BNN)

JUMAT 21 JUNI 2013

BANTEN POS

4

Izin Mr Locus segera Berakhir

RIVAN/TANGSEL POS/BNN

SOSIALISASI SUBSISI BBM. Warga melintas di depan spanduk sosialisasi kenaikan BBM di kawasan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (20/6). Pemerintah menaikan harga BBM dengan tujuan agar subsidi bahan bakar tepat sasaran sebagai bantuan untuk rakyat miskin.

Keluarga Besar

BANTEN POS Menyampaikan Bela Sungkawa yang Mendalam Atas Wafatnya

QOMARUSOLEH (Pada Usia 58 Tahun)

Ayahanda Nurita Tri Mastuti Administrasi Banten Pos Pada Hari Rabu 19 Juni 2013 di RSUD Serang

“Semoga Amal Ibadah Almarhum diterima Allah SWT dan diampuni segala kesalahannya serta bagi keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi ketabahan dan kekuatan Iman dalam menghadapi cobaan ini Amin”.

KELAPA DUA, BP - Pemkab Tangerang tidak bisa melarang Karaoke Mr Locus di kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa, untuk kembali beroperasi. Pemkab Tangerang juga tidak bisa dengan serta merta mencabut izin tempat hiburan tersebut. “Yang bisa kami lakukan adalah dengan tidak memperpanjang SIUP (surat izin usaha perdagangan-red) Karaoke Mr Locus di Cirta Raya. Masa berlakunya tinggal beberapa bulan lagi,” kata Kepala Bidang Perizinan 2 Badan Pelayanan dan Perizinan Terpadu (BP2T) Kabupaten Tangerang, Yayat Rohiman. Kepada wartawan pada press tour yang digelar Humas dan Protokoler Pemkab Tangerang di kawasan Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kamis (20/6) Yayat mengakui pihaknya juga mendapat kabar tentang kembali bukanya Karaoke Mr Locus. Yayat menyatakan, pihaknya membutuhkan dasar hukum kuat untuk mencabut izin sebuah tempat usaha, termasuk yang telah diterbitkan untuk Karaoke Mr Locus. Payung hukum dibutuhkan untuk menghadapi gugatan pemegang SIUP ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Kalau asal cabut di-PTUN-kan. Jadi kami ambil cara tidak akan

memperpanjang SIUP-nya yang hanya berlaku satu tahun,” katanya. Cara tersebut mendapat dukungan dari kalangan DPRD Kabupaten Tangerang. Wakil Ketua DPRD, Barhum HS menilai langkah BP2T untuk tidak memperpanjang SIUP Mr Locus sudah tepat. “Kami harap pengelola Mr Locus tidak membuka lagi bisnisnya untuk mengantisipasi reaksi yang tidak diinginkan dari masyarakat,” katanya seraya menilai Pemkab Tangerang tidak salah mengeluarkan izin Mr Locus karena diatur dalam undangundang dan peraturan pemerintah. Sebelumnya, Bupati A Zaki Iskandar menyebut, Karoke Mr Locus diduga menyalahgunakan izin, dengan menjual minuman keras (Miras). “Izinya dilarang menjual Miras. Kenyataannya menjual Miras,” tegas bupati beberapa waktu lalu pasca terjadinya peristiwa bentrokan di Mr Locus yang menewaskan dua orang. Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Slamet Budi megakui pihaknya tidak bisa menutup Karaoke Mr Locus. Sebab, harus dikoordinasikan dengan Disporabudpar serta BP2T, khususnya dalam hal perizinannya.(DIT/ODI/BNN)

Calkades Deklarasi Siap Menang Siap Kalah PANONGAN, BP - Hajat demokrasi pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Tangerang mulai semarak. Kemeriahan pesta demokrasi langsung di tingkat desa itu ditandai dengan deklarasi damai para calon kepala desa (Calkades). Deklarasi siap menang siap kalah digelar para Calkades di Mapolsek dan kantor kecamatan. Salah satunya deklarasi damai yang digelar delapan Calkades dari Desa Peusar, Panongan dan Serdang Kulon, di Aula Kecamatan Panongan, kemarin (20/6). Dalam deklarasi damai itu, delapan Calkades berjanji siap menang dan juga siap kalah pada Pilkades yang akan digelar 30 Juni nanti. “Deklarasi Pilkades damai ini diadakan demi terlaksananya Pilkades yang aman lancar tanpa gejolak,” ujar Camat Panongan Hendar Herawan kepada wartawan usai menyaksikan deklarasi damai delapan Calkades dari tiga desa di wilayahnya. Deklarasi damai ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kerawanan konflik horizontal saat Pilkades. “Walaupun sejauh ini potensi kerawanan pada Pilkades di wilayah kami relatif tidak ada namun kami tetap harus berjagajaga,” ujarnya.

Deklarasi Damai Pilkades juga digelar di Gedung Olahraga Desa Sukaasih, Kecamatan Pasarkemis. Sebanyak 47 Calkades dari Kecamatan Pasarkemis dan Sindangjaya sama-sama mengucapkan ikrar damai. Kapolsek Pasarkemis, Kompol Afroni Sugiarto mengatakan, deklarasi menjadi ajang silaturahmi antara unsur Muspika dengan Badan Pemusyawaratan Desa (BPD), panitia Pilkades dan para Calkades. “Deklarasi damai penting sebagai upaya bersama menciptakan situasi kondusif dalam pesta demokrasi desa,” kata Afroni. Plt Camat Sindangjaya, Ahmad Fatoni menyebut, deklarasi damai untuk menyatukan visi dan misi dalam pelaksanaan Pilkades yang aman dan kondusif. “Kami minta panitia Pilkades menjalankan tugas sesuai Perbup (Peraturan Bupatired) tentang Pilkades,” tandasnya. Sugiarto, perwakilan BPD Sindang Panon menambahkan, segenap perangkat desa siap menjalankan Pilkades dengan tetap menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kecamatan Pasar Kemis. Kapolsek Cikupa Kompol Bresman Daniel mengakui, sebanyak 25 Calkades dari enam desa se-Kecamatan Cikupa juga menggelar dek-

FAJAR ADITYA/SATELIT NEWS/BNN

Sebanyak delapan Calon Kepala Desa (Calkades) dari tiga desa menggelar deklarasi damai di Aula Kecamatan Panongan, Kamis (20/6). Calkades dari seluruh desa yang akan menggelar Pilkades serentak pada 30 Juni 2013, juga menyatakan ikrar siap menang dan siap kalah dalam perhelatan pesta demokrasi di tingkat desa tersebut.

larasi Pilkades damai. Calkades tersebut diantaranya 2 orang dari Desa Dukuh, 3 dari Desa Talaga, Desa Talagasari 6 orang, Desa Budimulya 7 orang, Desa Sukadamai 4 orang dan 3 orang dari Desa Pasir Jaya. “Kami Pilkades di Kecamatan Cikupa bisa berjalan lancar dan aman,” imbuhnya. Sementara Bupati A Zaki Iskandar meminta kepada seluruh tim sukses

Calkades agar mematuhi tahapan Pilkades, seperti mencopot atribut kampanye dan sosialisasi saat memasuki masa tenang. “Kami minta tim sukses calon Kades menjaga kebersihan dan keindahan sarana umum dalam memasang atribut kampanye. Kami juga berharap masing-masing tim sukses calon Kades bisa menjaga Kamtibmas,” imbuh Zaki.(DIT/ODI)

TANGERANG METROPOLIS

JUMAT 21 JUNI 2013

BANTEN POS

Kota Tangerang - Kota Tangerang Selatan

5

EKSEKUSI Warga Protes Pagar Kawat Berduri EKSEKUSI lahan seluas 3325 meter di Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang berlangsung tegang, Kamis (20/6). Pihak ahli waris yang tidak terima lahannya dieksekusi, menghadang juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Mereka juga menghalangi orang suruhan penggugat yang hendak memasang patok pada lahan tersebut. Menurut pihak ahli waris yang diwakili Hasan Basri, eksekusi lahan tersebut salah alamat. Almarhum Dulla Bin Saidi, menurut mereka tidak pernah menjual atau mengikuti sidang gugatan sengekta lahan di PN Tangerang hingga akhirnya dimenangkan PT Grand Nirwana Indah, sebagai penggugat. “Saya selaku ahli waris Dulla Bin Saidi tidak pernah merasa menjual atau menggadai tanah ini. Eksekusi ini salah alamat. Kami akan segera mengajukan banding. Tanah yang sudah dijual milik Yasin, bukan milik Dulla Bin Saidi,” tegas Hasan Basri. Meski mendapat protes, juru sita PN Tangerang tetap mengeksekusi lahan tersebut. Terlebih mereka telah memegang putusan pengadilan untuk mengeksekusi lahan sengketa yang dimenangkan pihak penggugat PT Grand Nirwana Indah. “Kami membawa surat putusan dari pengadilan. Jadi kami berhak untuk mengeksekusi lahan ini. Pengadilan Negeri Tangerang memutuskan lahan ini milik PT Grand Nirwana Indah,” ujar juru sita PN Tangerang, Soelarno. Meski menuai perlawanan dari pihak ahli waris, nyatanya proses eksekusi terus dilakukan. Patok-patok penanda juga dipasang di area lahan sengketa. Namun, warga sempat turut melakukan protes ketika para pekerja memasang pagar kawat berduri pada fasilitas jalan umum di lahan sengketa tersebut. “Kalau cuma pasang patok silahkan, tapi jangan dipagari kawat berduri. Ini jalan umum. Kami mohon kebijakan dari yang bersangkutan,” kata Sarmili, warga sekitar. Berdasarkan pantauan di lapangan, lahan seluas 3.325 meter masih merupakan lahan kosong yang digunakan warga untuk bercocok tanam aneka sayuran, seperti bayam dan singkong sebagian ada yang ditanam di lahan sengeketa tersebut. Tidak heran jika selain ahli waris, warga yang sehari-hari memanfaatkan lahan itu juga merasa keberatan atas eksekusi tersebut. Mereka bisa kehilangan mata pencaharian sebagai petani sayur.(KIKI/MADE)

RIVAN AWAL LINGGA/TANGSEL POS

Petugas Dinas Pemakaman DKI mengangkat jenazah Fany Setiawan (43 hari) untuk dilakukan visum dari rumahnya di Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Kamis (20/6). Fani Setiawan Cantika ditemukan telah tewas di dalam ember berisi air di kamar mandi kontakannya pukul 07.00 WIB.

Bayi Tewas Dalam Ember CIPUTAT, BP - Bayi berusia 40 hari ditemukan tewas di dalam ember kamar mandi kontrakan Jalan H Saiyan RT 02/01, Kelurahan Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Saat ditemukan, bayi bernama Fani Riawan Cantika tenggelam di dalam ember. Diduga, buah hati Dewi Sartika (23) itu sengaja ditenggelamkan. Dari pengakuan Dewi Sartika, Kamis (20/6), pukul 03.00 WIB, Fani bangun dan menangis. untuk menenangkan bayinya, Dewi memberi Fani susu. Pada pukul 04.00 WIB Fani kembali tertidur mendampingi anaknya. “Habis nyusu, anak saya tidur lagi,” ungkap Dewi kepada wartawan, Kamis (20/6) siang.

Dewi dan Fani tinggal bersama mertuanya Husnaeni (61) dan Husni (62) di kontraka tersebut. Sedangkan suaminya, Ikhsan Anggriawan (27) bekerja di Bekasi dan pulang seminggu sekali. Saat memberikan susu kepada Fani, Husnaeni dan Husni sedang tertidur pulas. “Suami saya enggak ada, belum pulang,” papar Dewi. Mengetahui anaknya sudah kembali tertidur, Dewi mengaku ikut melanjutkan tidurnya. Dewi terkejut ketika kakaknya, Haerudin (37) datang sekira pukul 07.00 WIB. Dia menanyakan keberadaan Fani yang tidak ada di dekat ibunya. “Abang saya bangunin nanya Fani kemana, saya kaget Fani nggak ada di tempat tidur,” akunya.

Dewi mencari anaknya dan menanyakannya kepada mertuanya. Dia lalu mencari ke kamar mandi. Ibu muda itu sontak histeris ketika mendapati Fani sudah tewas terendam di dalam ember berisi air. “Saya bingung, saya syok melihat anak saya sudah meninggal di dalam ember,” ujar Dewi sambil menutup mukanya dengan kedua tangannya. Dewi mengaku bingung mendapati pintu kontrakannya dalam keadaan tidak terkunci. Hal itu diketahui saat Haerudin masuk, sementara semua penghuni kontrakan masih dalam keadaan tertidur. “Kakak saya bisa masuk ke dalam berarti kan pintunya tidak terkunci,” katanya. Mendapat laporan adanya dugaan pembunuhan, petugas gabung-

an Polsek Ciputat dan Polres Jakarta Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan membuat garis polisi di sekitar lokasi kontrakan tersebut. Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Novi Nurohmad mengatakan, setelah mengamankan TKP, pihaknya membawa korban ke RS Fatmawati untuk diautopsi. Petugas juga sudah meminta keterangan kepada keluarga korban. Dugaan sementara, lanjut Novi, Fani tewas dibunuh. Namun begitu, pihaknya masih menunggu hasil autopsi untuk bisa memastikan penyebab tewasnya Fani di dalam ember kamar mandi kontrakannya. “Masih kami se-

lidiki. Dari olah TKP, korban tewas di dalam ember mandi berisi air,” katanya. Informasi yang berkembang, saat Fani ditemukan tewas, Dewi mendapat pesan singkat dari seseorang yang tidak dikenal. “Sekarang anak elu sudah mari, rasain tuh,” kata sumber BANTEN POS yang namanya enggan disebutkan saat mengungkapkan isi pesan singkat yang diterima Dewi. Pihak kepolisian belum memastikan adanya pesan singkat tersebut. “Tidak ada info itu yang masuk kepada kami. Yang pasti kami akan selidiki kasusnya,” tegas Novi. Sayangnya, keluarga korban terkesan tertutup kepada wartawan saat hendak dimintai keterangan.(AZH/ODI)

Hanura Laporkan AMK ke Polisi

RUSYANDI/BANTEN POS

Kuasa Hukum DPC Partai Hanura Kota Tangerang (ketiga dari kiri) Riki Umar memberi keterangan pers usai melaporkan Ahmad Marzu Kodri ke Mapolres Metro Tangerang, Kamis (20/6).

TANGERANG, BP - Jajaran DPC Partai Hanura Kota Tangerang melaporkan Ahmad Marju Kodri (AMK) ke Polres Metro Tangerang menyusul aksi protes ratusan massa pendukung bakal calon (Balon) walikota yang berpasangan dengan Gatot Suprijanto tersebut, Kamis (18/6) malam. “Laporan ke polisi kami lakukan karena Ketua DPC Partai Hanura merasa telah diintimidasi dan dipaksa terlapor untuk memberikan pernyataan secara tertulis untuk mendukungnya,” kata Kuasa Hukum DPC Partai Hanura Kota Tangerang, Riki Umar kepada pers usai melapor ke Mapolres Metro Tangerang. Aksi geruduk massa pendukung AMK ke Sekretariat DPC Partai Hanura bermula dari dicabutnya dukungan partai besutan Jenderal Purnawirawan Wiranto itu kepada AMK sebagai Balon Walikota Tangerang periode 2013-2018. Selanjutnya, Hanura mengalihkan dukungannya kepada Harry Mulya Zein (HMZ) untuk maju sebagai Balon walikota pada Pilkada 31 agustus nanti. Pengalihan dukungan tersebut memicu protes massa pendukung AMK sebagai balon walikota yang berpasangan dengan Ga-

Banyak Pengusaha Properti tak Setor Pajak SERPONG, BP - Pesatnya perkembangan usaha khususnya bidang properti di wilayah Banten terutama kawasan Tangerang, ternyata tak berdampak signifikan pada pemasukan di sektor pajak. Pasalnya, marak dari wajib pajak ini belum sepenuhnya menunaikan kewajiban mereka membayar pajak. Kepala Kanwil DJP Banten Muhammad Haniv mengatakan, berdasarkan data Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten, terdapat sebanyak 771 wajib pajak properti/real estate di wilayah Banten. Akan tetapi, dalam laporan selama lima tahun, tidak terdapat kenaikan signifikan jika dibanding kondisi di lapangan. Diketahui, data wajib pajak yang Muhammad Haniv melakukan pembayaran pajak hanya Kepala Kanwil DJP Banten sebanyak 363 wajib pajak (WP) atau hanya 47,08 persen dari jumlah WP yang terdata dengan jumlah pemba- belakangan sangat pesat di yaran pajak sebesar Rp569,73 juta. kawasan Banten, khususnya TangSedangkan pada 2009 sebesar Rp- erang Selatan (Tangsel),” ungkap 637,04 juta. Tahun 2010 sebesar Rp- Haniv menjelaskan saat kegiatan 906,85 juta. Untuk tahun 2011 Rp1,- Temu Wajib Pajak Properti di 17 triliun. Sedangkan tahun 2012 Gedung Graha Serpong, Serpong, senilai Rp1,28 triliun dan untuk ta- Kota Tangsel, Kamis (20/6). Seiring perkembangan sektor hun 2013 hingga Mei, tercatat pembayaran pajak yang masuk baru Rp properti, menurutnya banyak wajib pajak properti di wilayah 804,60 juta. “Ini membuktikan masih banyak Tangerang Selatan yang tidak terwajib pajak properti yang belum data. Ini mengakibatkan pendapasepenuhnya melakukan kewajiban tan di sektor pajak properti kurang perpajakan. Padahal, perkembangan maksimal. “Banyak juga wajib sektor properti selama lima tahun pajak properti yang tidak terdaftar

Ini membuktikan masih banyak wajib pajak properti yang belum sepenuhnya melakukan kewajiban perpajakan

sebagai wajib pajak Banten. Padahal, wajib pajak tersebut melakukan usaha dan memanfaatkan segala fasilitas yang ada di wilayah Banten,” katanya. Untuk mengatasi masalah tersebut, Haniv melaku terus melakukan sosialisasi kepada wajib pajak, seperti kegiatan ‘Temu Wajib Pajak Properti’ yang digelar ini. Menurutnya, sosialisasi akan terus dilakukan untuk meumbuhkan kesadaran terhadap para wajib pajak. “Kami dengan wajib pajak bakal terus melakukan komunikasi dan memberikan kesadaran kepada mereka akan pentingnya perpajakan. Kita juga berusaha membangun kepercayaan masyarakat kepada DJP dan mendorong wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan,” paparnya. Menurutnya, kegiatan-kegiatan sosialisasi yang dilakukan diharapkan bakal berdampak pada peningkatan penerimaan pajak di Provinsi Banten. Apalagi, diakuinya bahwa mereka merupakan wajib pajak yang melakukan usaha dan memanfaatkan segala fasilitas di wilayah Banten. “Kami juga mengimbau kepada wajib pajak properti atau real estate agar memenuhi kewajiban perpajakannya. Karena, jika hal ini tidak dilaksanakan, maka kami akan melakukan pemeriksaan,” tambahnya.(AZH/ODI)

tot Suprijanto. Puncaknya, AMK menggalang mosi tidak percaya kepada Ketua DPC Hanura Kota Tangerang. Massa pendukung AMK juga memaksa Ketua DPC Hanura Kota Tangerang untuk membuat surat pernyataan tetap mendukung AMK-Gatot Suprijanto Rabu (18/16) di Sekretariat DPC Hanura. Kericuhan itu memaksa DPP turun tangan dengan memanggil seluruh pengurus DPC PAC dan DPD Hanura Banten. DPP Hanura akhirnya membenarkan telah mencabut dukungan terhadap AMK dan mengalihkannya ke HMZ berdasarkan surat keputusan (SK) bernomor SKEP/671/DPP-HANURA/V/2013 yang ditandatangani Ketua Umum Hanura Sekretaris Jenderal Dossy Iskandar Prasetyo. Sementara Riki Umar kepada wartawan menyayangkan tindakan AMK bersama para pendukungnya yang telah melakukan perbuatan tidak menyenangkan dengan memaksa Ketua DPC Hanura agar tetap mendukungnya sebagai Balon Walikota. “Terlapor mengerahkan massa seperti orang mau men-

yerbu musuhnya,” imbuh Riki. Sementara Wakil DPC Hanura Kota Tangerang, Karmadi menyatakan pengalihan dukungan dari AMK kepada HMZ sudah final. Karmadi mengatakan, menyusul tindakan AMK, akhirnya DPP Hanura memberikan SK dukungannya kepada HMZ dan Iskandar Zulkarnain sebagai Balon Walikota-wakil Walikota Tangerang pada Pilkada 31 Agustus nanti. Dalam SK DPP itu juga menyebutkan tidak lagi mendukung Balon walikota bernama Ahmad Madjru Kodri, dan menunjuk Hary Mulya Zein sebagai Balon Walikota Tangerang yang diusung Partai Hanura,” jelasnya. SK DPP juga memerintahkan seluruh pengurus PAC dan DPC serta kader dan simpatisan Hanura di Kota Tangerang merapatkan barisan untuk memenangkan pasangan HMZ-Iskandar Zulkarnaen sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang periode 2013-2018 dalam Pilkada 31 Agustus 2013. “Pilkada sekaligus uji coba untuk pemilihan legislatif 2014 bagi Partai Hanura di Kota Tangerang,” tandas Karnadi.(K-14/ODI)

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

PARADE FOTO

6

(dari kiri) Ketua Kadin Pusat Suryo Bambang Sulisto, Sekda Provinsi Banten Muhadi, Ketua DPRD Provinsi Banten Aeng Haerudin, Ketua Kadin Banten Tb. Chaeri Wardana, dan Pasi Ter Korem 064/MY Mayor Inf Jaswadi mememncet bel secara bersama, sebagai simbol peresmian kantor Kamar Dagang dan Industri provinsi Banten di Benggala, Kota Serang, Kamis (20/6).

Ketua KADIN Banten Tb. Chaeri Wardana tengah memberikan sambutan pada acara peresmian gedung KADIN Provinsi Banten.

Ketua KADIN Pusat Suryo Bambang Sulisto tengah memberikan sambutan pada acara peresmian gedung KADIN Provinsi Banten.

Ketua DPRD Provinsi Banten Aeng Haerudin tengah memberikan sambutan pada acara peresmian gedung KADIN Provinsi Banten.

Ketua Kadin Banten Tb. Chaeri Wardana menadatangani prasasti gedung KADIN, yang di saksikan oleh Sekda Provinsi Banten Muhadi dan Ketua DPRD Provinsi Banten Aeng Haerudin.

Sekda Provinsi Banten Muhadi menerima cendra mata dari Ketua KADIN Banten Tb. Chaeri Wardana

Pengguntingan pita gedung KADIN sebagai simbolis peresmian gedung tersebut.

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

BERITA UTAMA

7

Tarif Angkutan Belum Boleh Naik! 74 SPBU Sambungan dari Halaman 1

didampingi Kepala Bidang SPBU pada Hiswanamigas Provinsi Banten, Muhamad Amin. Dia menjelaskan, upaya mengamanan oleh petugas Polri dan TNI itu dimaksudkan untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pembelian secara besarbesaan oleh pengecer atau oknum tidak bertanggungjawab untuk menambil keuntungan dari kenaikan BBM. “Selain menjaga keamanan di SPBU, pengamanan itu juga dilakukan agar tidak terjadi penimbunan BBM, baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun pihak SPBU,” terangnya. Efu juga mengaku telah melaku-

kan sosialisasi ke seluruh SPBU yang ada di Banten, agar memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh masyarakat. “Sudah satu pekan ini kami memberikan sosialisasi kepada seluruh SPBU, agar melayani masyarakat seperti biasanya, karena pemerintah melalui PT Pertamina telah menjamin ketersediaan dan stok BBM menjelang kenaikan BBM,” terangnya. PT Pertamina melalui Hswanamigas Banten telah mengirimkan surat edaran yang isinya akan melayani dan menyanggupi pengiriman BBM sesuai dengan permintaan. “PT Pertamina akan menggirimkan berapa pun delivery order (DO) dari pengusaha SPBU,” ungkapnya. Terpisah, Kapolsek Serang, Kompol Deni Gumelar menjelas-

kan, sejak Selasa malam setelah DPR RI menyetujui APBN Perubahan 2013, lima SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Serang dilakukan penjagaan. “Kami lakukan penjagaan dibantu dengan TNI selama 24 jam,” katanya. Senada diungkapkan oleh Komandan Koramil 0201/Serang, Kapten Inf Sapta Wistarajaya. Menurut dia, menjelang kenaikan BBM ada lima SPBU yang berada di Kecamatan Serang seperti Ciceri, Kepandean, Ciracas, Bumi Agung dan Sumur Pecung dijaga oleh 10 petugas dari TNI dan Polri. “10 orang itu berjaga secara begiliran tanpa henti,” ujarnya. Sementara itu Kepala Dinas Per-

hubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Banten, Opar Sohari mengungkapkan, pihaknya akan memberikan sanksi kepada pemilik PO BUS Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), jika mereka menaikan tarifnya sebelum ada kesepakatan dan kenaikan BBM. “Pengawasan dilakukan setiap hari oleh kami, dan sejauh ini belum ada atau ditemukan bus AKAP yang meniakan tarifnya,” terangnya. “Kalau ternayata PO Bus itu sering melakukan pelanggaran, tidak menutup kemungkinan izin trayeknya akan kami cabut. Tapi kalau masih ringan, maka kami akan berikan teguran tertulis,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Organda Kota Serang, Endjat Jatnika mengatakan, sopir angkutan kota (angkot) di Kota Serang juga dilarang menaikan tarif secara sepihak sebelum harga BBM naik. Kalau ada sopir angkot yang menaikkan tarif sebelum BBM naik, maka Organda akan memanggil sopir tersebut untuk disanksi. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, jika ada kenaikan harga BBM kenaikan tarif angkutan naik 20 hingga 30 persen. Sebab, selain disebabkan kenaikkan harga BBM, naiknya tarif angkot juga didasarkan pada naiknya harga-harga lainnya seperti spare part. “Sekarang, harga-harga spare part sudah naik. Pemilik angkot sudah menjerit

sekarang,” ungkap Endjat. Pada bagian lain, Plt Sekda Kota Serang, Mahfud menuturkan, pemerintah telah mengintruksikan kepada Dishubkominfo untuk berkoordinasi dengan Organda terkait kenaikan tarif. Ia berharap, kenaikan tarif yang diinginkan Organda tidak terlalu tinggi. “Jangan sampai kenaikan tarif angkot membebankan masyarakat. Untuk kepentingan masyarakat, saya berharap persentase kenaikan tarif tak terlalu tinggi,” tuturnya. Ia juga meminta agar sopir angkot tidak menaikan tarif sebelum ada keputusan kenaikan harga BBM. “Dishubkominfo akan melakukan pengawasan,” pungkjasnya.(RUS/APP/IGO)

Kenaikan BBM Tidak Diumumkan SBY HARGA

Sambungan dari Halaman 1

Negara, Jakarta, Kamis, (20/6). Dalam rapat ini Presiden akan mendengarkan pemaparan Menteri Keuangan Chatib Basri terhadap APBNP yang telah disahkan menjadi undang-undang. Selain itu, juga akan didengarkan penjelasan Menkokesra Agung Laksono terkait bantuan proteksi dan kompensasi saat harga BBM akan dinaikkan. Presiden berharap kebijakan ini dapat diimplementasikan dengan lancar di tengah masyarakat serta dapat menjaga perekonomian dan kesehatan fiskal Indonesia. ”Kita semua paham apa yang telah disepakati dan dituangkan dalam undang-undang yang baru ini. Menkeu akan menjelaskannya. Kemudian setelah itu, Menkokesra akan menjelaskan juga,” tandas Presiden. Sementara, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah di kompleks Istana Negara, mengugkapkan, Presiden SBY telah menandatangani Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2013 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) Tahun 2013 pada Selasa (18/6) lalu. UU Nomor 15/2013 itu sudah tercatat sebagai lembaran negara di Kementeriana Hukum dan HAM. Firmanzah menambahkan, pemerintah kini juga tengah mempercepat terbitnya Peraturan Pemerintah tentang Pelaksanaan APBN tersebut. “Peraturan Pemerintah itu akan menjadi pegangan Menteri Keuangan selaku Bendahara Umum Negara dalam mengatur penyediaan uang dan penyaluran dana untuk membiayai

anggaran belanja negara,” jelasnya. Firmanzah meminta masyarakat menunggu karena pemerintah akan segera merampungkan peraturan pemerintah. Jika peraturan itu telah dibuat, pemerintah akan langsung mengumumkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Soal figure yang bakal mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi, Firmanzah menyatakan presiden SBY telah menugaskan Menteri ESDM Jero Wacik. Namun, Firmanzah mengaku belum mengetahui waktu yang ditentukan untuk mengumumkan hal itu. ”Nanti akan diumumkan. Pengumuman kan berdasarkan peraturan Menteri ESDM. Dan yang umumkan juga Menteri ESDM,” tutur Firmanzah di kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis, (20/6). Sementara itu, untuk kebutuhan bahan pokok, kata Firmanzah, Presiden sudah instruksikan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perhubungan E.E Mangindaan dan Menteri Perindustrian MS Hidayat untuk memonitor harga di pasar dan jamin pasokan. “Koordinasi BUMN juga terus dilakukan,” sambungnya. Sedangkan terkait pergerakan nilai tukar rupiah yang juga terpengaruh kenaikan harga BBM, tuturnya, akan terus diawasi pemerintah. Dalam hal ini pemerintah terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia ”Kita sudah punya forum koordinasi stabilitas sistem keuanngan. Beranggotakan Menkeu, Gubernur BI, OJK dan LPS. Mereka terus memonitor pergerakan nilai tukar rupiah,” pungkas Firmanzah.(FLO/ENK/JPNN)

M Sofyan Juga Dianggap Memperkaya Pihak Lain MANTAN Sambungan dari Halaman 1

rima biaya dinas yang tidak dilaksanakan dan memertanggungjawabkan dengan bukti-bukti yang tidak sah seolah-olah telah dilaksanakan. Menurut Kadek pula, Sofyan juga memerintahkan pemotongan lima persen atas biaya perjalanan dinas diterima para peserta program audit gabungan itu. “Dengan perbuatan itu terdakwa secara melawan hukum memperkaya diri sendiri sebesar Rp1,1 miliar,” kata Jaksa Kadek saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (20/6). Selain memerkaya diri sendiri, Sofyan juga membagikan uang itu kepada beberapa pegawai Itjen Kemendiknas. Antara lain Abdul Apip Rp258,6 juta, Suharyanto Rp224,7 juta, Jauhari Sembiring Rp 300,8 juta, Marhusa Panjaitan Rp334 juta, Amin Priatna Rp268 juta, Slamet Purnomo Rp153,8 juta, Sam Yhon Rp104,5 juta, Tini Suhartini Rp6

juta, Endang Supriyati Rp29,6 juta, Umar Sahid Rp67,8 juta, dan Setyo Bimandoko Rp71,8 juta. Dalam dakwaan, Sofyan juga dianggap memperkaya pihak-pihak lain sesuai surat tugas sebesar Rp33,5 miliar. “Akibat perbuatan terdakwa merugikan negara cq Depdiknas RI (Kemendikbud sekarang) sebesar Rp36,4 miliar,” kata JPU, Jaya Sitompul. Surat dakwaan untuk Sofyan disusun dalam bentuk subsideritas. Dakwaan primer, Sofyan dijerat pasal 2 ayat 1 juncto pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto pasal 64 KUHPidana. Dakwaan subsider, Sofyan dijerat pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto pasal 64 KUHPidana.(BOY/ENK/JPNN)

Sudah Ada Jodoh Sambungan dari Halaman 1

terkesan kepada pengasuh yayasan tersebut, Umi Naiyah, sehingga memutuskan untuk berbagi kebahagiaan di sana. “Waktu baca artikel soal Umi, saya jadi teringat kakek dan nenek saya,” ungkapnya. Ini bukan kali pertama Asty berbagi dengan anak-anak kurang mampu. Namun, kisah yang dialami pengasuh yayasan tersebut membuat dirinya terenyuh. Asty jadi rindu almarhum kakeknya. Ketika Umi memanjatkan doa, Asty pun menitikkan air mata. ’’Kakek saya itu selalu dukung saya sejak kecil,’’ terangnya. Kakek Asty juga selalu mengajari berbagi. Karena itu, pada ulang tahun ke-29 tahun ini, Asty ingin merayakannya dengan berbagi. Dia

bersyukur bisa diberi kesempatan menjalani hidup hingga hari ini. Meski masih sendiri, hal itu tidak menjadi masalah. Keluarga dan sahabat selalu mendukung. “Mereka beramai-ramai kasih ucapan jam 12 malam,” ungkap bintang film Untukmu tersebut. Sebagaimana diketahui, adik Asty, Lia Ananta, sudah menikah. Sementara itu, Asty belum. Apakah jodoh juga menjadi doanya saat hari ulang tahun? Dia menjawab, urusan jodoh diserahkan kepada Allah. “Jodoh saya sudah ada. Tapi, kapan dan di mana, itu kan Allah yang mengatur. Saya berdoa yang terbaik. Yang penting, idaman saya adalah laki-laki sejati lahir batin, dunia akhirat,” jawabnya.(JAN/C5/ANY/ENK/JPNN)

GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

SIDANG CEBONGAN. Lima dari 12 prajurit Kopassus Grup II Kandang Menjangan, Kartasura, terdakwa penyerang tahanan Lapas Cebongan menjalani sidang perdana di Pengadilan Militer II-11 Jogjakarta, Kamis (20/6). Sidang tersebut digelar dengan agenda pembacaan dakwaan terkait peristiwa penyerangan yang menewaskan empat tahanan di Lapas IIB Cebongan, Sleman, pada 23 Maret 2013.

Pimpinan DPR Mengaku Tidak Tahu ADA Sambungan dari Halaman 1

Keadilan Sejahtera (PKS), Indra, Kamis (21/6). “Terkait dengan kenapa Pasal 9 bisa masuk, sangat layak dipertanyakan kepada fraksi-fraksi yang mendukung atau menyetujui UU APBN-P tersebut,” kata Indra saat dihubungi. Yang lebih tak lazim, lanjut Indra,

Pimpinan DPR juga mengaku tidak tahu adanya pasal menyangkut alokasi dana untuk korban Lapindo. Sebab, para pimpinan DPR baru tahu adanya “Pasal Lapindo” itu pada saat forum lobi jelang pengambilan keputusan di paripurna RUU APBN, Senin (17/6) malam lalu. “Seharusnya mereka tahu atau purapura tidak tahu. Dalam draft RUU APBN-P kan jelas,” ucap anggota Komisi IX DPR tersebut.

Dalam APBN Perubahan 2013, pemerintah akan mengeluarkan dana sebesar Rp155 miliar guna memberikan bantuan terhadap korban lumpur Lapindo. Hal itu terdapat dalam Pasal 9 APBNP tahun 2013, yang menyebut “untuk kelancaran upaya penanggulangan lumpur Sidoarjo, alokasi dana pada Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) tahun anggaran 2013 dapat dipergunakan”.

Kemudian dalam Pasal 9 ayat (1) poin (a) tertuang alokasi dana bantuan diperuntukan bagi pelunasan pembayaran pembelian tanah dan bangunan di luar peta area terdampak di tiga desa yakni Desa Besuki, Desa Kedungcangkring, dan Desa Pejarakan. Selain itu, alokasi anggaran juga digunakan bagi rukun tetangga di tiga kelurahan yakni Kelurahan Siring, Kelurahan Jatirejo, dan Kelurahan Mindi.(GIL/IGO/JPNN)

Mendagri Segera Tunjuk Plt Rektor IPDN DITERPA Sambungan dari Halaman 1

dah dipanggil dan pengakuan yang perempuan sudah ditelusuri. Rektornya kemarin sudah diperiksa tim, beliau tidak mengaku. Tapi kesimpulan kita dengan tim menyatakan

beliau akan mundur satu dua hari ini,” ujar Gamawan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Kamis, (20/6). Meski Nyoman tidak mengakui skandal itu, Gamawan menyatakan tim akan tetap menelusurinya. Tim masih membutuhkan waktu lima hari untuk menelusuri skandal yang

telah menyebabkan Susi memiliki satu anak. Selain itu, Gamawan menyatakan akan segera menunjuk Pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan Nyoman sebagai Rektor IPDN. Terlebih beberapa bulan ke depan segera memasuki tahun ajaran baru.

“Kita mungkin tarik dari kementerian (sebagai Plt, red) sampai penunjukan definitif. Paling lama satu bulan rektor definitifnya sudah ada. Juli kan ada yang tamat, perlu ada ijazah segala macam. Saya tunjuk Plt-nya,” tegas Gamawan.(FLO/IGO/JPNN)

Melapor, Pengguna Narkoba Tak Diproses Hukum PERINGATI Sambungan dari Halaman 1

target dalam pembekalan anti narkoba. Pasalnya, ancaman peredaran narkoba pada kalangan remaja sudah dalam taraf mengkhawatirkan. BNNP Banten bekerjasama dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten menemukan sebanyak 177.553 orang pengguna narkoba di Banten, dengan 20 persen diantaranya adalah remaja, yakni pelajar dan mahasiswa. Dari penelitian di tahun 2012, kecenderungan pengguna narkoba menjadi yang tertinggi dibanding pengguna lainnya seperti, wiraswasta, pekerja, pegawai negeri sipil (PNS), TNI dan Polri. “Atas dasar itu, tahun ini BNN fokus membidik pelajar dan mahasiswa dalam upaya pemberantasan narkoba. Namun tanpa melewatkan para pengguna yang berasal dari kalangan lain,” tegas Heru. Selain akan mensosialisasikan pencegahan penggunaan narkotika, Heru juga menyatakan HANI kali ini juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan soal himbauan kepada masyarakat pengguna narkoba untuk melaporkan diri kepada pihak berwenang seperti BNN dan kepolisian. Mereka yang melapor dijamin untuk menjalani rehabilitasi tanpa diproses secara hukum. “Tapi jika setelah menjalani rehabilitasi

masih menggunakan narkoba, maka selanjutnya akan kami proses secara hukum,” tegasnya. Sementara, Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten AKBP Miyanto mengatakan, pada periode Januari-Juni 2013, jajaran Polda Banten telah mengungkap sebanyak 91 kasus penyalahgunaan Narkoba. Rinciannya adalah, ada 34 kasus yang dibongkar Polda Banten, 14 kasus di Polres Cilegon, 17 kasus di Polres Serang, 14 kasus di Polres Pandeglang dan 12 kasus di Polres Lebak. Dari seluruh kasus itu, 85 perkara diantaranya telah selesai diproses secara hukum. “Dari seluruh kasus itu, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 17,29 gram sabu-sabu dan lima kilogram ganja,” kata Miyanto. Terkait kecenderungan penggunaan Narkoba di kalangan remaja Banten, Miyanto mengingatkan agar hal itu tidak boleh dianggap remeh. Apalagi melihat hasil penelitian dari BNNP Banten terhadap tren kasus yang berkembang di lapangan dalam setahun ini. “Untuk hal ini, kami menghimbau kepada keluarga agar jangan menganggap sepele apabila ada perubahan pada anak, sesekali perlu dicek apabila ada kejanggalan yang mencurigakan. Karena itu kalau sudah kena, akan sulit diobati. Peran orangtua sangat besar, karena lebih

banyak waktu bertemu di rumah,” pesannya. Miyanto menambahkan penyebarluasan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa terjadi melalui ragam cara. Baik diperoleh dari mencari ke jaringan pengedar yang dikenal, ataupun mendapatkan sendiri dari pengedar yang menawarkan barang haram tersebut. Akan tetapi, dari kasus yang ditemukan cara yang paling banyak digunakan para remaja adalah dengan mencari dan mendapatkannya sendiri. Tentu saja, hal itu akan lebih berbahaya dibandingkan yang diperoleh dari pengedar. “Artinya pelajar dan mahasiswa tidak hanya berpeluang menjadi pemakai. Akan tetapi bisa juga menjadi pengedar narkoba yang mempunyai jaringan sendiri. Oleh sebab itu, kami akan berusaha keras untuk menindak tegas para pengedar narkoba,” ancam Miyanto. Sedangkan soal jaminan rehabilitasi bagi pengguna narkoba yang melaporkan diri kepada institusi terkait, Miyanto menyatakan hal itu merupakan implementasi dari ketentuan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khususnya pasal 54, 55, 103, dan 127. Menurutnya, undang-undang ini lebih bersifat humanis kepada korban penyalahgunaan Narkotika, namun keras terhadap para pengedar,

importir dan produsen Narkotika. “Selain itu bagi pecandu yang sudah cukup umur maupun orang tua/wali dari pecandu yang belum cukup umur, bisa melapor kepada puskesmas, rumah sakit atau lembaga rehabilitasi medis dan sosial yang ditunjuk oleh pemerintah, untuk mendapatkan pemulihan atau rehabilitasi,” terang Miyanto. Wiyanto juga memaparkan, kewajiban menjalani rehabilitasi bagi pengguna Narkotika dimaksudkan untuk mengurangi jumlah konsumen atau pangsa pasar Narkotika di Indonesia. Sehingga nantinya diharapkan terjadi keseimbangan antara faktor supply dan demand. Kebijakan dan strategi yang dilakukan BNN untuk mengurangi permintaan Narkotika adalah dengan melakukan rehabilitasi kepada seluruh pecandu, meningkatkan imunitas masyarakat, serta meningkatkan upaya pemberdayaan terhadap masyarakat. “Adapun strategi untuk mengurangi jumlah ketersediaan Narkotika dilakukan melalui upaya pemberantasan atau penegakan hukum terhadap jaringan sindikat Narkotika, makanya dalam kesempatan yang baik ini mari peringatan HANI ini kita tata kembali supaya kampanye untuk bersih narkoba 2015 dapat kita wujudkan bersama,” ujarnya.(ADV)

Kreatif& Berani Beda

Check This Out!!! Genb_bantenpos@yahoo.com Gen-b Bantenpos

BIHH, udah kek Kak Rhoma ajah si Hanung Puspa (@puspahanung) ini yah, heu. Eh, PENASARAN apa PENGANGGURAN sih kalo lagunya Kak Rhomahh ituhh, tuh, tuh? Wahahah. Kok jadi ngomongin Kak Rhomah yah?! Padahal kan kita lagi ngebahas film terbarunya Will Smith sama Jadan Smith yah :D Nah, kalo dulu bapak-anak ini pernah beradu acting di film The Pursuit Of Happyness yang cediiih banget itu, di film terbarunya ini, si bapak, Will Smith maksudnya bakalan meranin tokoh seorang jenderal legendaries yang sedang menghadapi bencana yang dahsyat di bumi. Yes, paham dong sekarang kenapa Hanung yang anak SMAN 2 Kota Serang tadi penasaran banget sama film ini! Sama penasarannya dengan Hanung, ada Fitriyani (@fitriAni). Cewek anak SMKN 1 Kota serang ini ngaku pengen banget nonton film action sci-fi itu. “Aku rencananya mau nontonnya sama temen sekelas,” komen Fitri pake roman orang puasa, jam 4 liat orang minum es Kuwut atau es Garut. :p Hahah, keknya gak berlebihan juga deh B-ders kalo kata Gen-B mah mereka yang penasaran bin ngiler sama itu film. Secara nih, kalo kata Rizki Hardiansyah (@rizkihardiansyah) yang udah nonton, itu film emang keren banget. “Efeknya itu loh, wow banget!” cerita anak TI Unsera itu.

@GenB_BantenPos

Darwin Mahesa, @darwinmahesa, Sutradara “Ki Wasyid”

“Satu Kata, mantep!!” NGOMONGIN film ya harus sama orang film dong B-der yah, biar afdol. Nih, gen-B udah ngobrol sama Masbray Darwin, orang film di Banten yang baru aja selesai nyutradarain film Ki Wasyid (Geger Cilegon 1888). Simak yooh…! :) Hay bro.. Apa kabar nih? Langsung yah. Udah nonton After Earth belum nih? Hai juga Gen-B. kabar, Alhamdulillah baik. After Earth, udah dong.. Kemarin gue nonton di Jakarta kebetulan. :) Wow, terus pendapatnya gimana tuh bray? Mantep! Abis emang Mister Shyamalan kan terkenal detil ya, kayak dulu di film Avatar yang dia sutradarain juga itu. Apalagi sekarang yang main, actor hebat kayak Will Smith. Satu kata deh, Mantep!

Model:

HALAMAN

@GenB_BantenPos

intas yang terl a m a rt e “Hal p sewaktu nak aku dalam be synopsis ngebaca , h adalah After Eart AN!” R PENASA

Haroooohhh, besok Java Rockinlad B-ders.! Tapi jadwal kondangan seabrek lagi. Hadeeeuh, masa anak metal malah milih kondangan di banding nonton konsernya JASAD, SIKSA KUBUR, wahahaha. Tapi, anak metal juga kan solider sama temen yak?! Lagi temen anak metal hajatan gak liat-liat ada konser sih! Bete deh aku mah.. *mukul-mukul bahu temen pake kepelan tangan* Wahahaha Eh, After Earth juga udah maen lagih. Weiits, tapi enak kalo After Earth mah, kalo belum sempet nonton, baca aja dulu cerita-ceritanya di edisi ini. Nih!

JUMA T2 1 JUNI 20 13 JUMAT 21 201

8

Malahan nih B-ders, kalo kata Etika Putri (@etikP) yang anak FKIP Untirta mah, film yang dibintangi sama actor utama Men In Black itu, gak kalah keren dari film Man of Steel. Jadi, film After Earth ini Bders nyeritain keadaan bumi 1000 tahun setelah kehancuran bumi yang menewaskan hampir semua manusia. Tapi, diceritain ada beberapa orang yang selamat. Diceritain di film yang disutradarain sama sutradara berdarah India M Night Syamalan ini, orang-orang yang selamat itu tinggal di suatu area yang namanya Nova Prime. Nah, Will Smith yang meranin tokoh jenderal bernama Cypher Raige, pas berhasil ketemu anaknya, namanya Kitai Raige, tiba-tiba aja pesawat yang mereka tumpangi tuh terkena badai asteroid gitu B-ders, sampe rusak dan bikin Cypher terluka. Mereka terus jatuh ke bumi dengan situasi yang amat beda dengan seribu tahun lalu. Di bumi yang baru itu, mereka mesti menghadapi medan baru yang belum terpetakan. Udah gitu mereka juga harus bertahan dari ancaman spesies hewan evolusi yang mendominasi bumi saat itu. Belum lagi mahluk– mahluk aneh yang dulu gak ada tuh di bumi. Dan, kalo Gen-B sih wow banget sama lokasi pengambilan gambar film itu yang dilakuin di Costa Rica. Bihhh!! Gak tau kalo B-ders? *ngangkat bahu*

ni Kreatif & Bera

Whats Happening

Sonia Berliyanti @soniabrlynt Lokasi:

D’COST (Ramayana Mall Cilegon)

Lt. I Jl. Jend. Ahmad Yani KM 1 Cilegon 42421

@maftuhifirdaus

@milhamrinaldi

@abduhrosyadi

Film terkeren 2013. Titik :)

After earth, mantap, keren.. hihi

Nonton sama temen paling seru, emang juga,

Every SATURDAY

3 - 6 pm @radioprima Radio Prima II PrimaHMN

@rrreys Paling enak nonton after earth sama pacar, hee

@sii_windha

@HKembali

Belum nonton, kemarin nonton cinta dalam kardus , besok lagi deh, hee

Nonton Pelm nya nanti aja dah ama pacar *eaaaa

961YOUR PRIMA RADIO

TEENAGE

STATION

@ www.961Prima Radio.AttackCity.com

Final Basket POM Untirta 2013

Tumpahnya Keringet Anakanak Basket Untirta.. *wahahah

BASKEEEET….! Yes, kali ini kita balik lagi nih sama yang berbau keringet dan olahraga, haha. Okay, waktu tanggal 10 Juni kemarin, Gen-B maen-maen tuh ke acara POM a.k.a Pekan Olahraga Mahasiswa di Untirta yang waktu itu tuh udah semingguan lebih lah acaranya. Kenapa pas baru hari itu GenB datang? Becausehari itu adalah final basket B-ders :D

Secara gen-b kan anak basket yah, mueheheh. Nah, di final cabang basketnya itu, game pertamanya tuh di kelompok Putri B-ders, yang memperebutkan juara 3, yang akhirnya dimenangin sama tim putri FKIP. Udah gitu, giliran tim putranya B-ders. Sama memperebutkan juara 3 juga. Dapet deh tuh sama tim putranya FAPERTA.

And, jenjeeeng… tiba lah waktunya partai yang memperebutkan gelar juara sesungguhnya B-ders: JUARA 1! Di kelompok putri, berhadapan anak basket cewek FISIP sama anak basket cewek FH… Apa mau di kata B-ders, akhirnya cewek-cewek FISIP harus bertekuk lutut sama cewek-cewek FH dengan skor terakhir di Q4 itu 3–13. “Kemarin kita menang waktu lawan mereka. Eh, tapi pas ketemu di final kalah. Yaaa emang belum rezeki, haha,” ngeles Tami (@tamiadistya), salah satu striker tim cewek FISIP, soal kekalahan timnya itu :p Di kelompok cowok B-ders… ada anak basket FISIP sama anak basket FE yang ketemu di final. Walaupun sempat tertinggal jauh dari tim FE, untung anakanak FISIP masih bisa ngejar dan sempat unggul di menit terakhir pada Q4-nya. Tapi B-ders, apa mau di kata, finally mereka juga harus ngakuin keunggulan anak-anak basket FE. Secara mereka akhirnya harus puas jadi runner up dengan skor terakhir 32 – 27. *nyanyi* Syukuri apa yang ada.. Hidup adalah anugrah… *teu nyambung* :D

JUMA T JUMAT 21 JUNI 2013

METRO SERANG Inspirasi dan Semangat Baru Serang

9

NU: Tutup Sarang Narkoba KUPON LOMBA FOTO BUSANA MUSLIM ADDE ROSI Nama Peserta

: ................................................

Nama Pengirim : ................................................ ................................................ Nomor Telepon

SERANG, BP - Masih tingginya angka peredaran Narkoba di Kota Serang diduga sebagai dampak dari maraknya tempat hiburan malam yang beroperasi di Ibukota Provinsi Banten ini. Hingga saat ini belum ada tindakan tegas dari pemerintah daerah terhadap tempattempat hiburan malam yang tidak me-

miliki izin tersebut. Berdasarkan data yang ada di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten, wilayah hukum Polres Serang hingga semester pertama 2013 memiliki kecenderungan kasus Narkoba tertinggi dengan jumlah tindak pidana Narkoba mencapai 17 kasus.

Kepala BNN Provinsi Banten, Kombes Pol Heru Februanto mengaku, gaya hidup dunia malam memiliki pengaruh besar terhadap meningkatnya kasus peredaran Narkoba di Kota Serang dan Banten secara umum. “Tempat hiburan malam memang memiliki dampak sangat besar terhadap pe-

redaran Narkoba. Untuk itu, salah satu hal yang perlu disosialisasikan adalah meningkatkan gaya hidup sehat dan bersih sebagai salah satu cara yang ampuh untuk menghindari Narkoba,” jelas Heru. Maraknya tempat hiburan malam di Kota Serang juga mengusik kalangan ulaBACA NU... HAL 10

: ................................................ ................................................

Kirim kupon ini via pos atau masukan langsung ke kotak Lomba Foto Busana Muslim Adde Rosi di Kantor Banten Pos

GEDUNG KADIN. Ketua Kadin Pusat, Suryo Bambang Sulisto, didampingi Sekda Banten Muhadi, Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin, Ketua Kadin Banten TB Chairi Wardana, dan Pasi Ter Korem 064/MY Mayor Inf Jaswadi menekan bel secara bersama, sebagai simbol peresmian kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten di Benggala, Kota Serang, Kamis (20/6). (Berita terkait di halaman 2).

TOTAL HADIAH RP15 JUTA, TROPHY DAN PIAGAM

KETERANGAN LENGKAP BACA HAL-8

PARLEMEN “Raja Bolos” DPRD Batal Diumumkan JANJI Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Serang untuk mengumumkan anggota DPRD yang mendapat julukan “si Raja Bolos” yang awalnya direncanakan digelar pada Kamis (20/6) gagal dilaksanakan. Pasalnya, rekapitulasi absensi rapat paripurna yang sudah dibuat pada 10 Juni lalu mendadak hilang. Akibatnya, BK tidak memiliki data rekapitulasi absensi rapat paripurna sebagai dasar penentuan predikat “si Raja Bolos” itu. “Tadi saya mau ekspos rekapitulasi absensi anggota DPRD di enam rapat paripurna terakhir. Tapi saat saya minta rekapitulasi absensi ke Sekretariat Dewan (Setwan), ternyata ada satu absensi rapat paripurna yang hilang sehingga saya tidak bisa melakukan ekspos,” ujar Ketua BK DPRD Kabupaten Serang, Muhsinin kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/6). Muhsinin menuturkan, dengan hilangnya salah satu absensi paripurna, maka dengan itu pula pihaknya tidak dapat melakukan rekapitulasi absensi dalam enam paripurna terakhir. Sebab datanya tidak lengkap dan jika dipaksakan BACA RAJA... HAL 10

Gare-gare Momonon TAK ada hujan tak ada angin, dua kelompok pemuda warga Pamarayan, Kabupaten Serang, terlibat perkelahian sengit, hingga menewaskan Nursaman (21). Usut punya usut, keributan itu dipicu korban Nursaman mengenakan pakaian sweater bertuliskan Momonon (hantu, red). Akibat tulisan itu terjadi saling ejek yang berujung pada keributan dan menimbulkan korban tewas.

‘’

Padahal meh Momonon (merkayang) niku boten pernah milari gare-gare kelan menuse, setan niku ribute kelan sebangsane doang, yee niku kelan setan malih.

Polsek Baros Bagi Sembako BAROS, BP - Sedikitnya 64 warga tidak mampu di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, mendapat bantuan bingkisan kebutuhan pokok dari Polsek Baros. Bantuan tersebut disalurkan oleh jajaran Polsek Baros untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu. Dari puluhan warga yang antri sebagai penerima manfaat bantuan tersebut, diantaranya ada yang menderita gizi buruk. “Kita hanya membantu meringankan tugas pemerintah, untuk sedikit meringankan beban masyarakat yang terkatagori kurang mampu,” ujar Kapolsek Baros, AKP Arum Sari Puspita Dewi, saat menyerahkan sejumlah bingkisan ke puluhan warga Baros, kemarin. Arum menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara memperingati bulan bhakti HUT Bhayangkara ke-68 yang puncak acaranya akan digelar pada Juli mendatang. Bingkisan tersebut berisi antara lain makanan dan obat-obatan yang diberikan kepada warga penderita gizi buruk dan kurang mampu se Kecamatan Baros.(NED/RIF)

EDO DWI/BANTEN POS

KPU Tunggu Pengaduan Bacaleg SERANG, BP - Meski Posko Pengaduan Uji Publik terhadap Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang telah masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) sudah dibuka terhitung 13 Juni, namun hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang belum menerima pengaduan mengenai maupun sanggahan terkait penetapan DCS tersebut. “Posko Pengaduan dan Tanggapan sudah kami buka di kantor KPU sekitar sepekan lalu. Namun nampaknya sampai saat ini belum ada pengaduan dari masyarakat terhadap uji publik para Bacaleg,” ujar anggota KPU Kabupaten Serang, Adnan kepada BANTEN POS, Kamis (20/6). Adnan menjelaskan, dalam uji publik seluruh unsur diluar Bacaleg diperbolehkan melakukan pengaduan terhadap latar belakang Bacaleg yang masuk DCS. Ia mencontohkan, masyarakat dapat melaporkan jika mengetahui Bacaleg yang bersangkutan masih mendapat penghasilan dari APBN atau APBD karena masih

menjabat sebagai aparat TNI/ POLRI atau masih berstatus PNS. Atau bahkan ada Bacaleg yang pernah menjadi terpidana dalam suatu kasus pidana. “Jika masyarakat ada mengetahui hal itu, silahkan laporkan ke KPU. Kami ingin para Bacaleg bersih dari unsur-unsur tersebut,” katanya. Adnan menambahkan, pengaduan tersebut bisa dilayangkan langsung ke Posko Pengaduan dan Tanggapan hingga 27 Juni mendatang. Sementara itu Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Serang, Sabihis menyatakan, selain pengaduan Bacaleg, masyarakat juga diimbau melaporkan jika ada Bacaleg yang melakukan kampanye ke Panwaslu. Pasalnya, Bacaleg yang masuk DCS tidak diperbolehkan melakukan kampanye dalam bentuk apapun sebelum ditetapkan masuk dalam Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPU setempat. “Kampanye hanya diperbolehkan tiga hari setelah Bacaleg yang ber-

sangkutan masuk dalam DCT,” ungkapnya. Untuk penegakan larangan tersebut, lanjut Sabihis, pihaknya sudah mengintruksikan kepada setiap Panitia Pengawas Kecamatan (PPK) untuk melakukan pengawasan terhadap beredarnya alat-alat peraga kampanye Bacaleg sebelum DCT. Jika ditemukan, pihaknya akan melayangkan surat teguran terhadap Bacaleg dan partai tempatnya bernaung. Kemudian meminta agar alat peraga kampanye tersebut segera ditarik kembali. “Kalau ditemukan akan kami tegur dan mendesak agar segera ditarik kembali,” tegasnya. Sabihis menuturkan, meski dilarang namun nampaknya larangan tersebut masih saja dilanggar oleh para Bacaleg. Hal tersebut terlihat banyaknya temuan terkait pelanggaran laranggan tersebut di beberapa kecamatan yakni Kecamatan Pontang, Tirtayasa, Anyer, dan Cinangka.(DWA/RIF)

OJK Lindungi Konsumen Jasa Keuangan SERANG, BP - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga baru yang akan mengawasi semua lembaga dan jasa keuangan. Selain itu, OJK juga akan menindaklanjuti pengaduan konsumen lembaga keuangan yang bermasalah. Kehadiran OJK akan mencegah hadirnya lembaga keuangan nakal. “OJK hadir untuk melindungi konsumen jasa keuangan. Pengawasannya dari yang makro sampai mikro. Dengan adanya pengawasan ini diharapkan dapat mendorong kegiatan sektor jasa keuangan secara teratur, adil, transparan dan akuntabel,” kata Deputi Direktur Komunikasi OJK, Djonieri usai sosialisasi fungsi dan peran OJK di salah satu rumah makan di Kota Serang, Kamis (20/6). Dikatakan Djonieri, Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK disahkan pada November 2011 lalu. Namun OJK secara kelembagaan dan struktural baru berdiri 1 Januari 2013. Untuk pengawasan lembaga keuangannya sendiri akan bergabung 2014 mendatang. BACA OJK... HAL 10

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

SERANG RAYA

10

KABUPATEN & KOTA

Banten Gagas Layanan Informasi e-Justice SERANG, BP - Sejumlah lembaga penegak hukum dan peradilan di Provinsi Banten menggagas pembentukan sistem administrasi penegakan hukum secara online. Tujuannya agar penegakan hukum di Banten bisa terintegrasi sesama instansi yang menangani perkara hukum, yakni Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan Kementrian Hukum dan HAM Wilayah Banten. Hal tersebut disampaikan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin yang disampaikan Staf Ahlinya, M Anwar pada acara Rakor Instansi Penegak Hukum yang digelar Kemenkum dan

HAM Kanwil Banten di Hotel ratu Bidakara, Kota Serang, Kamis (20/6). Anwar mengatakan bahwa kondisi kehidupan di era transformasi saat ini berdampak terhadap perubahan globalisasi. Kondisi itu, lanjutnya, memerlukan konstitusi, sistem hukum, sistem pemerintahan dan sistem ketatanegaraan yang dapat mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik. “Makanya tatanan hukum harus dapat memastikan arah pembangunan nasional yang benar berlandaskan tatanan yang tepat agar hasilnya betul-betul efektif,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut, Asda I Pemprov Banten Asmudji HW mewakili Gubernur, Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Banten, Kajati, Wakapolda, Ketua Pengadilan Tinggi Banten. Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum dan HAM Banten, Imam Santoso selaku ketua panitia mengatakan, Rakor ini dilaksanakan untuk mengevaluasi berbagai masalah yang direkomendasikan tahun sebelumnya. Tepatnya pada Rakor 2011, dimana telah dihimpun 40 masalah dari masing-masing penegak hukum.(NED/RIF)

Penegakan Hukum Dinilai Lemah NU Sambungan dari Halaman 9

ma dan santri. Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Serang, Matin Sarkowi menuding aparat penegak hukum sangat lemah dalam menegakkan aturan, sehingga tempat-tempat hiburan yang jelasjelas tidak berizin masih bebas menggelar kegiatan yang berbau kemaksiatan. Dari minum-minuman keras, sarang prostitusi, hingga sa-

rang penyakit masyarakat yang paling berbahaya yakni Narkoba. “Kami sebagai elemen yang juga ikut mendirikan Kota Serang sangat berharap Pemerintah Kota Serang jangan ragu-ragu untuk menutup semua tempat hiburan yang sudah sangat meresahkan masyarakat,” kata Matin saat dihubungi BANTEN POS, Kamis (20/6). Menurut Matin, tempat hiburan malam tidak memilik manfaat apapun terhadap Kota Serang. Meski

pendapatan daerah dari tempat hiburan sangat besar, lanjutnya, namun hal itu tidak sebanding dengan kerusakan moral yang akan dihadapi generasi muda Kota Serang. “Para pengusaha, pekerja dan pengelola tempat hiburan malam tidak akan pernah berpikir soal kerugian dan dampak sosial dari aktivitas tempat hiburan. Karena mereka hanya memikirkan keuntungan pribadi yang sebesar-besarnya,” jelas Matin.(NED/RIF)

Cegah Praktek Investasi Bodong OJK Sambungan dari Halaman 9

“Tugas OJK melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan dan jasa keuangan lainnya,” ujar Djonieri. Ia mengakui, keberadaan OJK masih belum banyak diketahui oleh masyarakat. Padahal sosialisasinya sebelum dan sesudah Undang-Undang OJK disahkan. OJK sendiri sudah melakukan sosialisasi secara massif. Diharapkan dengan massif-

nya sosialisasi, keberadaan OJK bisa diketahui oleh masyarakat. “Kami juga menangani pengaduan konsumen yang merasa dirugikan lembaga keuangan. Kami bisa dihubungi melalui Call Center 500655,” ucapnya. Anggota Komisi VI DPR RI, Zulkiflimansyah menuturkan, keberadaan OJK sesuai dengan amanah reformasi dibidang keuangan. OJK adalah lembaga baru yang mempunyai otoritas besar dalam masalah keuangan. Dulu perbankan pengawasannya di Bank Indonesia (BI), pasar modal oleh Lembaga Keuangan dan Pasar Modal (LKPM), sedang-

kan asuransi oleh Dewan Asuransi. Dikatakan Zulkifli, saat ini Indonesia membutuhkan lembaga keuangan yang mengcover semua lembaga keuangan. Selama ini pasar modal, perbankan, asuransi dan lembaga keuangan lainnya jalan sendiri-sendiri. Namun meskipun ada OJK, tapi lembaga lain juga masih penting, seperti Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan BI. Zulkifli menambahkan, kehadiran OJK salah satunya dipicu banyak investasi bodong dan kejahatan perbankan. OJK juga untuk memberi jaminan investasi.(APP/RIF)

6 Kali Berturut-turut Mangkir Sidang RAJA Sambungan dari Halaman 9

dikhawatirkan nantinya dapat mencemarkan nama baik seseorang. “Datanya ompong, kalau ompong nanti kesimpulannya juga ompong dan tidak valid. Dari enam absensi paripurna yang dibutuhkan, hanya tersedia lima absensi. Saat saya tanya ke Setwan katanya data itu hi-

lang karena ada yang pinjam,” jelas Muhsinin. Muhsinin menjelaskan, setiap anggota DPRD maksimal hanya diberi toleransi bolos rapat paripurna sebanyak enam kali. Jika sudah bolos rapat paripurna sebanyak enam kali berturut-turut, maka akan diberi surat teguran kepada yang bersangkutan dan partai tempatnya bernaung. Sementara itu Kasubag Rapat dan

Risalah pada Setwan Kabupaten Serang, Edi Sulistianto membenarkan salah satu absensi rapat paripurna pada enam paripurna terakhir hilang setelah ada yang meminjamnya. “Iya hilang, saat itu absensi itu dipinjam saat belum difotocopy dan sepertinya tidak kembali lagi. Saya lupa siapa yang meminjamnya dulu,” akunya.(DWA/RIF)

JUMAT 21 JUNI 2013

DW170513

RUMAH DIJUAL DIJUAL 1 BUAH RUMAH ditengah kota, lokasi bagus pingir jalan. 120m2 harga Rp 250 Jt alamat Komp. Pemda Kaligandu belakang stadion Serang Hub. 081321216600/081282151598 (030613)

RUMAH DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN RUMAH Jl.Cilegon Kramatwatu Perum Metropolis (dpn Pejaten Mas)Blok H1,kamar utama AC,Kamar tidur 4, Kamar mandi 2,tralis, garasi mobil L 84/ 194 m2, Hub. H. Pahrul 087778577017

Rsy180113

Dk200613

Rsy060313

Dw280313

Rsy201112

Rsy011112

Jl130513

Dk200613

Ti090213

Rsy060313

Rsy060213

Rsy060213

uting / injeksi beton. Weter proping & membrand. Hub.081379796179/087771736168 (udin) g a r a n s i 4 b u l a n (261112)

KURSUS RAJANYA KURSUS BAHASA. Inggris, Korea, Jepang, Mandarin dan Arab. Pengambilan 3 kursus sekaligus, gratis belajar komputer, mengemudi atau menjahit. LKP SHAF INSTITUTE, lantai basemen gd Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email : hasanudin_fadil @ y a h o o . c o m

(160413)

TANAH DIJUAL Jual BU Kebun Albasia ada 3000 btg +Pohon duren LS 40.000 m) SHM. Saketi Pandeglang.Terletak di jalan hotmix hrg hanya 1,4 M Hub. Hj Elly 081288165017 (160313)

Jual BU LT 600 m di Dranggong, dekat Unsera cocok u kos2an Inves prospek bagus jual dibawah pasaran hanya Rp 100 juta Hub Hj. Elly 081288165017 (160313) Dijual sebidang tanah di Jl. Lingkar Selatan Luas 913m2 di Kel. Kalitimbang Kec.Cibeber berminat Hub.087771230398/085921518043 (260213)

RUKO DIJUAL Dijual 1 unit ruko di Rawu LT 56 m 2 /2 Lt BU Hub. 0811127577 (280313) 2

1

LAIN-LAIN DIJUAL : PARTISI BEKAS Berbahan aluminium warna biru lengkap dengan kaca, dan gypsum kondisi masih bagus baru. Hub. 081911119919 (300413) KRIPIK SINGKONG PEDAS BALAREA Kualitas ekspor, membuka peluang usaha TANPA MODAL untung hingga jutaan per bln cocok utk anak sekolah/mhswi/ibu rmh tangga & karyawan Hub.081911119919, 081283184988 (090413) SERVICE MOBIL TRINITY BOSCH CAR SERVICE terima cuci mobil dan salon mobil Jl. Mayor Syafe’i Kepandean dpn Suzuki Mahkota Serang (030413) Toko Elektronik BANTEN AGUNG jual macam2 elektronik Jl.KH.Abdul Latif Pasar Rau Serang Telp:0254-224049, harga bersaing (btr040213/3)

JASA Anda sulit mengatasi kebocoran seperti: Dak,Talang,Karps,basment,kamar mandi,lantai atas/bawah,bak beton, kami siap melayani, dengan tenaga ahli yang berpengalaman,dikerjakan dengan sistem gra-

DAFTAR KURSUS KOMPUTER,Dapat Gra tis Belajar BHS Inggris Percakapan (sebaliknya sama). Office, Auto CAD, Graphic Design, Web Design, Programmer Internet, Hacker, Teknisi dan Akutansi K o m p u t e r . L K P S H A F I N S T I TU T E , l antai b a semen gedung Cilegon Plasa Mandiri (CPM), gedung eks matahari lama, Jl. SA Tirtayasa No 2, Cilegon, HP: 0878 71139747 email: hasanudin_fadil @ yahoo.com

130213

LOWONGAN DICARI : 1Orang sales 35 th, berpengalaman pny motor sendiri pend SMA, SIM C 1 Orang Sopir SIM B2 umum umur 40 th upah 150 rb/ hr lamaran bw langsung ke distributor kertas sinar dunia (sebelah Untirta) Jl. Raya Jakarta KM.4 Pakupatan Serang HP; 087771009074 Donny

Dk080613

(210613)

Dibutuhkan :Mekanik roda 2 penglmn max 35th, jujur & kreatif gaji negotiable, Baja MX - Asep Jl. Ciwaduk Raya (samping alfamart) BBS 3 Kel.Ciwaduk Kota Cilegon 42415 HP.08176069090 (030613) Perusahaan Swasta PT Mitra UG di Tangerang butuh ADM, HRD, KEU, Umum. SMU/K S1, 18 - 38 th pengalaman/non. inc: 1,8 -3,5 jt/bln + 40 rb/hr, jamsostek, tdk kontrak lulus persyaratan langsung kerja, SMS data (nama, usia pendidikan, alamat) ke : 0896 3335 2041, Imam Saputra. Interview +tes di Tangerang, bukan sales! (240513)

Ada Kerja di Rumah Bagian Lem Benang Teh Celup P/W Anda Berminat/ Siap di Proses 10 Menit di Jamin Langsung Bawa Pulang Kerja di rumah 1 Bo x 7 0 r b 1 0 0 box 7 Jt + Bonus bulanan 50-600 rb datang ke cabang baru Tangerang Ampera Jl. Ry Daan Mogot KM 19 Ruko Smart Market Blok F/15 Depan Jembatan penyeberangan Ampera (samping pom bensin lama ampera) Kel. Kebon Besar Kec. Batu Ceper Kota Tangerang bertemu Ibu Andini Telp/ sms 087889251172 (30413/3)

Yat170513

Luk210513

Dk150413

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

PUPUHU AKP Busroni

Posisi Baru MENJABAT sebagai Kasat Lantas Polres Pandeglang dua minggu lalu, mengharuskan AKP Busroni beradaptasi dengan lingkungan barunya. Sesuatu yang lumrah jika seseorang menduduki atau berpindah ke tempat baru. Bagi lulusan Akademi Kepolisian 2005 ini, posisi baru sebagai Kasat Lantas merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab. Menurutnya, langkah pertama kerja di Satuan Lalu Lintas, yakni mengenal dan menginventarisi wilayah kerja. Dirinya harus memastikan mengetahui medan lalu lintas di Kabupaten Pandeglang, agar segala kekurangan bisa disesuaikan. “Pertama tentu akan melakukan invetarisir wilayah. Kita ketahui jumlah pengguna jalan di Pandeglang itu cukup besar, tetapi jalannya relatif sempit. Kita ingin memastikan keselamatan pengendara di jalan,” ujar mantan Komandan Batalyon Sekolah Polisi Negara (SPN) Mandalawangi ini. Pria kelahiran Solo 33 tahun silam ini berjanji, akan lebih mengintensifkan patroli dan penjagaan dan pengaturan (Gatur) lalu lintas. Patroli dan Gatur terutama dilakukan di daerah-daerah yang memang perlu mendapat perhatian lebih. “Di wilayah kota Pandeglang kita sebut dengan kawasan tertib lalu lintas. Maka jika ada yang melanggar lalu lintas, ada tindakan khusus dibanding kawasan lainnya,” pungkas AKP Busroni.(ARI/MOR)

PANDEGLANG

12

Kasus Pencabulan Tunggu P21 PANDEGLANG, BP - Kuasa hukum Melati (nama samaran), korban tindak pidana pemerkosaan dan pencabulan oleh oknum pegawai APJ PLN Cilegon berinisial AJ (47), Agus Rukhban Tabriwindarta mendesak tim penyidik Polres Pandeglang segera menuntaskan kasus yang terjadi 17 Maret 2013 lalu itu. Kata Agus, keluarga korban tiga hari lalu baru menerima Surat Pem-

beritahuan Pengembangan Hasil Penyidikan (SP2HP). Dalam surat itu polisi mengaku telah mengambil langkah-langkah penyidikan dengan mengamankan surat terima laporan, barang bukti dan melimpahkan berkas kasusnya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang. “Keluarga korban sudah terima SP2HP dari polisi. Tapi ada kecenderungan ibu korban itu men-

jadi tersangka, karena ada unsur pemerasan,” terang Agus Rukhban ketika dihubungi BANTEN POS, Rabu (16/6) malam. Agus mengaku dirinya juga sempat diperiksa sebagai saksi. Sebab, ada pihak yang menunjukan surat kuasa pada 22 Maret 2013 dari ibu korban yang ditandatangi dirinya. Agus mengaku, dirinya menerima permintaan menjadi

kuasa hukum pada 23 Mei, atau setelah dua bulan kasusnya terjadi. “Saya juga sempat diperiksa sebagai saksi, karena ada surat kuasa yang saya tandatangi 22 Maret. Padahal saya diminta menjadi kuasa hukum korban pada 23 Mei, atau dua bulan setelah kasusnya terjadi,” kata Agus. Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Pol-

res Pandeglang, AKP Bagus Suryo Wibowo mengatakan, kasus itu tetap berjalan dan terus dilakukan penyidikan. Dia menjelaskan, berkasnya sudah diserahkan ke Kejari Pandeglang dan tinggal menunggu P21. “Kasusnya tetap lanjut dan kita menunggu P21 dari Kejaksaan. Namun kita tidak melakukan penahanan terhadap tersangka,” singkatnya.(ARI/MOR)

ARI SUPRIADI/BANTEN POS

Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pandeglang berunjukrasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seputaran Alun-alun Pandeglang, Kamis (20/6). Aksi sempat diwarnai kericuhan saat mahasiswa berusaha menurunkan bendera merah putih.

Demo Tolak Kenaikan BBM, Massa HMI dan Polisi Bentrok PANDEGLANG, BP - Puluhan mahasiswa dan aparat Polres Pandeglang, Kamis (20/6) siang terlibat bentrok di halaman kantor Bupati Pandeglang. Keributan bermula saat puluhan massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pandeglang melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seputaran Alun-alun Pandeglang. Pantauan BANTEN POS, massa yang awalnya melakukan aksi di Tugu Jam, DPRD dan di depan Pendopo Pemkab Pandeglang berlarian menuju kantor bupati, dan aksi kejar-kejaran antara mahasiswa dengan polisi tidak dapat terhindari. Mahasiswa mencoba masuk ke kantor bupati, namun dihadang puluhan polisi dan Satpol PP. Tak

berhenti sampai di situ, dua orang mahasiswa mencoba menurunkan bendara merah putih dan lagi-lagi digagalkan polisi. Polisi dan mahasiswa yang terpancing emosi sempat terlibat saling pukul, bahkan seorang mahasiswa sempat tersungkur ke aspal. “Kita jangan terprovokasi oleh polisi yang hanya lulusan SMA. Kita ini mahasiswa,” teriak salah seorang pendemo. Keteganggan yang terjadi beberapa saat akhirnya berhenti saat polisi berhasil mengusir mahasiswa keluar dari halaman kantor bupati. Di luar halaman kantor bupati mahasiswa kembali berorasi dan menolak rencana kenaikan harga BBM dan subsidi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (Balsem).

Mahasiswa berpendapat, kebijakan menaikan harga BBM hanya akan menyengsarakan rakyat dan subsidi Balsem dinilai tidak mendidik rakyat Indonesia. “Alihkan dana pencabutan subsidi BBM untuk program yang lebih prorakyat seperti PKH, PNPM dan rumah kumuh,” tulis HMI Pandeglang dalam press realese yang disebar ke wartawan. Ditengah aksi Wakapolres Pandeglang, Kompol Adhe Hariadi sempat berupaya menurunkan tensi emosi mahasiswa dan meminta mahasiswa agar tertib dalam menyampaikan aspirasi. “Bukanya kalian demo hanya di seputaran alun-alun. Kenapa masuk kantor bupati, silahkan demo yang tertib,” tegas Wakapolres.(ARI/MOR)

Pengurus PAUD Tolak Dipindahkan PANDEGLANG, BP - Pengurus sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bina Atikan di Kampung Kadugajah, Kelurahan, Kecamatan Pandeglang mengaku kecewa dengan rencana pengalihan pengelolaan PAUD dari SDN 10 Kadugajah ke pihak yayasan. Terlebih, pengalihan itu dinilai sepihak dan tidak mendasar, karena tidak melalui musyawarah terlebih dahulu. “Kami kecewa dengan rencana pengalihan pengelolaan PAUD dari SDN 10 ke pihak yayasan. Karena

sejauh ini kami tidak pernah diajak bicara terkait rencana pemindahan ini,” ujar salah seorang perwakilan pengurus PAUD Bina Atikan, Usamah, Kamis (20/6). Dia berpendapat, pengalihan pengelolaan PAUD ke pihak yayasan dinilai sepihak dan sangat tidak mendasar. Karena, sejauh ini pihaknya tidak mendapatkan penjelasan dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pandeglang ataupun Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dindik mengenai alasan pengalihan pengelolaan PAUD dari SDN

Lembaga Kursus & Pelatihan

R I TA

Menerima Kursus : - Tata Rias Pengantin - Menjahit - Tata Rias Rambut - Tata Boga - Baki Hantara Menerima Pelayanan : - Rias Pengantin - Dokumentasi Photo & Video - Menjahit Pakaian Wanita

HUB.087772951221 - 081384170552

10 ke pihak yayasan. “Seharusnya kami menerima alasan pengalihan tersebut, jangan sepihak membuat keputusan seperti itu. Perlu diketahui, sejauh ini masyarakat banyak yang tidak mengetahui keberadaan yayasan itu,” paparnya. Usamah mengatakan, jikapun benar pengelolaan PAUD itu dialihkan ke yayasan, itu tidak beralasan. Karena, diketahui sejauh ini pengelolaan PAUD di bawah pengurus SDN 10 tidak ada masalah dan berjalan dengan baik. Malah selama empat tahun ini, tepatnya sejak didirikan PAUD terus mengalami perkembangan dengan pesat. Terpisah Kepala Dindik Pandeglang Abdul Azis mengaku, belum mengetahui adanya rencana pengalihan pengelolaan PAUD Bina Atika dari SDN 10 ke pihak yayasan. Namun dirinya berjanji untuk menindaklanjuti permasalahan ini. “Kebetulan saya belum tahu masalah itu. Nanti saya akan minta Bidang PAUD untuk menindaklanjuti masalah itu,” singkatnya.(ARI/MOR)

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

PRO CILANGKAHAN

WIDODO CH/BANTEN POS

HMD Girilaya Disoal WARGA Kampung Cibogo dan Kampung Girilaya, Desa Malingping Utara mengeluhkan adanya pekerjaan jalan hotmiks masuk desa (HMD) yang diduga hasilnya buruk. Indikasinya, jalan HMD atau yang sering disebut poros desa itu aspalnya sudah banyak yang mengelupas, padahal baru satu bulan selesai dibangun. Informasi yang dihimpun BANTEN POS, selain kualitas pekerjaan yang buruk, ada juga praktek curang yang dilakukan pihak terkait, seperti pengurangan panjang jalan. Seharusnya jalan itu dibangun sepanjang 1.700 meter, namun dikurangi menjadi 1.600 meter. Berdasarkan pantauan di lapangan, di beberapa titik jalan material aspalnya banyak yang mengelupas, bahkan batu dasarnya pun hampir keseluruhan terlihat jelas. Selain itu, sejak awal pembangunan tak ada papan informasi yang dipasang pelaksana. Menurut beberapa warga, sejak dibangun hanya bertahan sekitar satu bulan. “Ini sangat kami sayangkan, padahal umurnya baru satu bulan. Coba lihat di beberapa titik permukaan aspalnya sudah mengelupas, kualitas macam apa jalan seperti begini,” kata Suhaemi, tokoh masyarakat Cibogo. Terpisah Kepala Desa Malingping Utara, Sobri membenarkan adanya keluhan warganya terkait proyek pekerjaan jalan di desanya. Menurut dia, sepengetahunya jalan tersebut saat pengukuran memang sepanjang 1.700 meter. Namun kenyataannya hanya dikerjakan 1.600 meter.(K-9/MOR)

LEBAK POS

13

Raperda PPA Diapresiasi RANGKASBITUNG, BP - Pemkab Lebak mengapresiasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) korban kekerasan yang diinsiasi DPRD Kabupaten Lebak. Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya mengatakan, Raperda ini merupakan perwujudan komintmen pemerintah daerah dalam melaksanakan konstitusi tertang perlindungan terhadap perempuan dan anak, yang selama ini merupakan kelompok rentan terhadap aksi kekerasan. Dalam pendapatnya terhadap nota penjelasan DPRD Kabupaten Lebak atas Raperda tentang

PPA korban kekerasan di Kabupaten Lebak di gedung DPRD, Kamis (20/6), Bupati Mulyadi Jayabaya mengatakan, pembahasan Raperda inisiatif dewan ini, juga merupakan perwujudan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Lebak serta warga dalam menjalankan fungsi dan perannya masing-masing. Kata Mulyadi Jayabaya, langkah lembaga yang mempunyai tugas legislasi, perlu mendapat apresiasi karena telah merumuskan dan menggagas lahirnya Raperda ini. “Untuk lebih sempurnanya Raperda setelah jadi

Perda nanti, kami berharap aparat pemerintah dan masyarakat harus diberikan keleluasaan untuk memberikan saran dan masukan,” ujar Jayabaya. Menurut Mulyadi Jayabaya, pemerintah daerah memahami dan sependapat dengan penjelasan DPRD, meskipun telah ada UU Nomor: 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan UU Nomor: 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT, namun dalam tataran teknis, implementasi dan mekanisme pelayanan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan, tentunya ma-

sih diperlukan peraturan yang lebih operasional. Tujuannya mengatur tahap demi tahap penanganan perlindungan dan pelayanan terhadap korban kekerasan. “Diantaranya, pencegahan, pemulihan kesehatan korban sampai dengan pemberdayaan untuk mewujudkan kembali kemandirian korban,” imbuhnya. Terkait dengan hal ini, kata Jayabaya, pemerintah daerah memberikan empat poin usulan perbaikan dan penyempurnaan materi muatan Raperda tersebut. Diantaranya, pemerintah daerah agar tidak hanya sebatas pada

upaya fasilitasi dan pengawasan penyelenggaraan layanan terhadap korban, tapi dapat memberikan pelayanan terhadap korban seperti yang selama ini telah dilaksanakanya melalui beberapa program dan kegiatan perangkat daerah. Selain itu, sambung Jayabaya, sebaiknya tidak dibentuk dua lembaga yang menyelenggarakan tugas dan fungsi yang relatif sama. “Untuk kepedulian masyarakat, kita juga perlu arahkan bersama agar terciptan kondisi kehidupan bermasyarakat yang tertib dan tentram,” pungkas Bupati Jayabaya.(RIS/MOR)

DIBONGKAR. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lebak, Sumardi menaiki alat berat sebagai aksi awal pembongkaran stok fail pasir darat yang berada di bahu jalan. Pembongkaran ini dilakukan, karena stok fail itu dinilai sangat mengganggu pengguna jalan.

MULTATULI Nama Baik Paling Utama MURID SDN 1 Bojongleles, Kecamatan Cibadak diminta tetap menjaga nama baik sekolah, baik setelah lulus ataupun yang masih mengikuti pendidikan. Permintaan itu disampaikan Kepala SDN 1 Cibadak, Suheri dalam sambutannya pada acara perpisahan atau pelepasan murid kelas VI dan kenaikan kelas siswanya di halaman sekolah, Kamis (20/6). Setiap murid, kata Suheri, sangat perlu menjaga nama baik sekolahnya. Menjaga nama baik itu bisa dilakukan dengan menunjukkan prestasi ataupun dengan sikap para murid. Menurut Suheri, jika para murid atau lulusan SDN 1 Bojongleles bisa menjaga nama baik sekolah, maka bukan saja sekolah yang mendapat nilai plus tapi juga terhadap pribadi masing-masing murid itu sendiri. “Apa yang kami ajarkan perlu dipraktekan di luar lingkungan sekolah atau sekolah lanjutan berikutnya,” katanya. Terkait dengan suksesnya acara pelepasan murid kelas VI, kata Suheri, tidak lepas dari peran serta dan kerja sama pihak komite sekolah dengan orangtua murid. “Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, acara ini bisa terselenggara dengan baik,” katanya seraya menambahkan, tahun ini semua murid kelas VI SDN 1 Bojongleles yang berjumlah 70 orang semuanya berhasil lulus. Hal yang sama dikatakan Ketua Komite SDN 1 Bojongleles, Iwan Herwandi. Menurut dia, dirinya merasa puas atas hasil yang dicapai murid SDN 1 Bojongleles. “Saya juga merasa terhibur dengan adanya acara perpisahan ini. Mudah-mudahan ke depan akan lebih sukses lagi,” pungkas Iwan.(ADE/MOR)

ADE SUPRIADI/BANTENPOS

12 Potensi Bencana Intai Kabupaten Lebak RANGKASBITUNG, BP - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat 12 potensi bencana di daerah tersebut. “Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam itu,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Muklis di Rangkasbitung, belum lama ini. Ia mengatakan, pihaknya telah menetapkan 12 potensi kebencanaan di Kabupaten Lebak, karena di-

dasari tofografinya wilayah itu perbukitan dan pegunungan, serta terdapat daerah aliran sungai, pesisir laut dan kawasan hutan yang luas. Ke-12 potensi kebencanaan itu antara lain gempa bumi, tsunami, gerakan tanah longsor, banjir, kekeringan, kebakaran hutandan gedung serta permukiman, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, epidemi wabah penyakit, konflik sosial dan erosi. Namun, dari 12 potensi kebencanaan itu yang kerap kali terjadi adalah banjir tahunan,

longsor dan kebakaran. “Kami selalu mengingatkan warga agar mewaspada bencana banjir dan tanah longsor,” ujarnya. Menurut Muklis, pihaknya memberlakukan siaga untuk mengantisipasi banjir dan tanah longsor sehubungan meningkatnya curah hujan selama sepekan terakhir. Kata dia, petugas dan relawan saling bergantian melakukan piket guna mengantisipasi korban jiwa. Selain itu pihaknya mempersiapkan peralatan evakuasi, dian-

taranya perahu karet, pakaian pelampung, perahu mesin, tenda, obat-obatan, logistik, kendaraan roda empat dan sepeda motor. Peralatan evakuasi ini, kata dia, kondisinya baik dan siap diterjunkan jika sewaktu-waktu terjadi banjir dan longsor. “Kami cepat bergerak, jika menerima laporan terjadi bencana alam,” katanya. Ia juga mengaku sudah berkoordinasi dengan TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, relawan dan aparat kecamatan guna mem-

berikan pertolongan kepada masyarakat yang terkena bencana alam. Sementara Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Lebak, Aan Wiguna mengatakan, pihaknya menginstruksikan kepada anggotanya agar meningkatkan kewaspadaan, menyusul memburuknya cuaca selama beberapa pekan terakhir. “Kami siap memberikan pelayanan jika terjadi bencana alam dengan mempersiapkan peralatan evakuasi untuk mengantisipasi korban jiwa,” jelasnya.(K-6/SEP/MOR)

331 Siswa Siswi Mulya Hati Insani Dilepas WARUNGGUNUNG, BP - Sebanyak 331 siswa-siswi SMP dan SMK Mulya Hati Insani (MHI) Warunggunung, Kamis (20/6) dilepas. Acara pelepasan ratusan siswasiswi MHI di halaman sekolah cukup meriah dan penuh keceriaan. Acara pelepasan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Lebak Asep Komar Hidayat, pengurus Yayasan MHI, putri pemilik Yayasan MHI Iti Octavia Jayabaya serta ratusan wali

murid. Dalam sambutannya Asep Komar Hidayat mengatakan, lulusan SMK MHI diharapkan menjadi manusia yang mampu bersaing dan siap terjun di tengah masyarakat serta mampu mengembangkan dan meningkatkan ilmu yang telah diperolehnya. “Kami bangga dengan raihan prestasi yang telah dicapai para siswa-siswi MHI ini. SMK yang baru berdiri enam tahun ini sudah bisa bersaing dengan sekolah yang

sudah mapan, bahkan menjadi juara satu tingkat provinsi dibidang IT, mewakili Kabupaten Lebak. Begitu pula dengan Kepala SMK, Pak Heri Mulyanto yang mendapatkan penghargaan sebagai kepala sekolah terbaik di Kabupaten Lebak,” ujar Asep Komar. Sementara salah satu pengurus yayasan MHI, Wawan Kuswandi memaparkan, sekolahnya merupakan sekolah terbanyak dalam menampung siswa yatim piatu serta

siswa miskin atau tidak mampu. Dari 1.290 siswa MHI, 920 anak diantaranya dibebaskan dari segala biaya, dan tempat tinggal mereka pun tidak hanya di wilayah Kabupaten Lebak Lebak. “Kami sangat bangga terhadap anak-anak, walaupun mereka belajar dengan segala keterbatasan tapi tetap mampu berprestasi. Buktinya mereka bisa bersaing dengan anakanak dari sekolah lain yang secara ekonomi mampu,” tuturnya.

TELAH HADIR DI KOTA ANDA EGAR

NS UMA

MIN

TEH POCI

ABAH HAJI

TERIMA PESANAN UNTUK HAJATAN,SELAMATAN,ULANG TAHUN & ACARA LAINNYA.

BUKA SETIAP HARI JAM : 08.30 - 21.00

HUB : 0819 3238 6130 Jl. Multatuli Depan Indomaret/ samping SMPN 1 Rangkasbitung

Putri pemilik Yayasan MHI, Iti Octavia dalam sambutannya mengaku bersyukur atas perjuangan para pengelola MHI, sehingga sekolah yang memang diperuntukan bagi anak dari keluarga kurang mampu ini mampu berprestasi. “Kami harapkan kepada para siswa-siswi yang akan dilepas, agar bisa menjaga baik nama sekolah dan terus mengembangkan ilmu yang didapat dari bangku sekolah,” harapnya.(K-2/RIS/MOR)

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

PARADE FOTO

14

K

etua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Banten Andika Hazrumy mencanangkan gerakan Tagana Go Green dalam pelaksanaan Apel Siaga Tagana se-Provinsi Banten, Rabu (19/6). Apel akbar yang diselengarakan di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglangm, Banten tersebut berlangsung selama dua hari sejak Selasa (18/6) sebelumnya. Pencanangan ditandai dengan penanaman pohon dimana Tagana Banten memberikan sebanyak 200 pohon untuk ditanam di desa tersebut. Selain itu, usai apel, Andika bersama anggota Tagana dan warga melakukan pemungutan sampah plastik dan bahan tak mudah terurai lainnya, di sekitar area apel. “Mungkin ini langkah kecil, tapi saya berharap ini dapat membangkitkan kesadaran warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” kata Andika. Menurut Andika, Tagana sebagai tenaga sukarela di saat bencana, juga perlu memiliki mind set mengenai bagaimana melakukan pencegahan kerusakan lingkungan. “Karena kerusakan lingkungan juga adalah bencana yang tentu saja tidak kecil. Dan untuk bencana satu ini sebetulnya kan kita bisa mengantisipasi,” kata Andika soal dicanangkannya Gerakan Tagana Go Green. Sementara itu, terkait apel siaga Tagana sendiri, Andika menjelaskan bahwa itu dilakukan untuk terus membangun kesiapsiagaan anggota Tagana. Dengan apel seperti itu kekuatan Tagana secara ril bisa diketahui. “Di sini juga kan dilakukan pelatihanpelatihan dan sosialisasi hal-hal baru menyangkut penanganan kebencanaan, sehingga anggota Tagana bisa lebih siap,” imbuhnya. Dalam acara tahunan Tagana tersebut, Tagana juga menggelar senam sehat bersama warga dan bakti sosial. (*/ADV)

Ketua Tagana Banten Andika Hazrumi memungut sampah bersama para relawan Tagana dalam rangkaian apel Siaga Tagana se-Provinsi Banten.

Ketua Tagana Banten Andika Hazrumy menanam pohon, dalam rangkapan acara Apel Siaga Tagana se-Provinsi Banten di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Andika Hazrumy berfoto bersama warga di sela-sela acara Apel Siaga Tagana se-Provinsi Banten.

Kepala Pelaksana BPBD Banten Ino Raswita (kiri) menabuh kentongan bersama unsur Muspika Kecamatan Labuan.

Ratusan simpatisan dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) memadati lokasi digelarnya Apel Siaga Tagana se-Provinsi Banten yang dilangsungkan di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Andika Hazrumy menyiram tanaman dalam acara bakti sosial, rangkaian Apel Siaga Tagana se-Provinsi Banten, didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nandi Mulya, dan Kepala BPBD Provinsi Banten Ino Raswita serta unsur Muspika Kecamatan Labuan.

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

METRO CILEGON

15

Honda Dipastikan Cair Akhir Juni Setelah Menunggu Selama Enam Bulan CILEGON, BP - Setelah hampir enam bulan menunggu, sebanyak 2266 guru madrasah dapat bernafas lega. Pasalnya Honor Daerah (Honda) yang selama ini dirapel akan dicairkan akhir Juni Ini. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon, Muhtar Gozali menegaskan, sebelum Honda dicairkan diperlukan verifikasi terlebih dahulu dari seluruh guru madrasah yang terdata. Sebelumnya yang telah telah terdata sebanyak 1.866 guru. Sementara pada priode

ini, lanjut Muhtar terdapat penambahan data 500 guru dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon. “Saat ini verifikasi sudah selesai dan drafnya sudah ditangan Walikota Cilegon, Insy Allah akhir bulan ini selesai,” kata Muhtar saat dihubungi Via telepon, Kamis (20/6). Namun hal berbeda diungkapkan Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenag Kota Cilegon, Titim Fathimah. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti kapan Honda dicairkan. “Dari Kemenag hanya mengajukan nama-nama guru saja, selanjutnya yang berhak melakukan verifikasi dan pencairan Honda berada di Dinas Pen-

didikan Kota Cilegon,” kata Titim. Titim menjelaskan, guru madrasah yang berhak menerima Honda harus memiliki kriteria sedikitnya telah mengajar 1 tahun, sekolahnya memiliki surat izin oprasional, dan memiliki jam mengajar lebih banyak. “Yang pasti guru madrasah yang belum pernah mendapatkan bantuan honor lainnya, maka berhak menerima Honda,” kata Titim. Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini Kemenag Kota Cilegon belum memiliki anggaran yang dialokasikan dari APBD untuk Honda. Selama ini guru mendapatkan honor bulanan yang berasal dari yayasan tempatnya mengajar. Untuk itu Titin

berharap, dengan adanya Honda diharapkan bisa membantu pendapatan para guru yang belum mendapatkan upah layak. “Jika Honda cair, otomatis akan ditranfer ke rekening masing-masing guru,” jelasnya. Salah seorang guru madrasah, Hayati mengatakan, persoalan honor guru madrasah jauh berbeda dengan guru sekolah umum. Hayati sangat prihatin mengingat Madrasah adalah lembaga pendidikan agama yang sangat banyak di Kota Cilegon namun masih minim perhatian dari pemerintah. “Saya berharap guru madrasah bisa setara dengan guru sekolah umum lainnya,” harapnya.(K15/ZAL/IGO)

Rumah Pribadi Disulap Jadi Studio Permanen HARMINI Sambungan dari Halaman 16

jalankan bisnisnya. “Saya kan suka jalan-jalan. Nah, di samping bisnis foto studio saya jga membuka bisnis agen travel dan salon kecantikan. Ketiga bisnis ini selajan dan saling menunjang satu sama lain,” paparnya. Ternyata Suzy termasuk pebisnis yang cerdas membaca peluang. Hobinya mengoleksi parnak-pernik dari beberapa negara dan tempattempat di Indonesia yang pernah dia kunjungi, dimanfaatkan sebagai properti untuk menunjang bisnis foto studionya. “Iya, saya sengaja menawarkan beberapa konsep pemotretan pada pelanggan. Me-

reka maunya apa, kita telah sediakan semuanya. Mau berfoto dengan gaya Bali, kita bisa mengunakan halaman di rumah saya yang sengaja saya konsep menyerupai suasana Bali. Juga beberapa ruangan di dalam rumah saya tata dengan konsep Korea. Korea kan lagi booming sekarang, saya sengaja pakai wallpaper ala-ala Korea, dan pelangganan bisa memakai wardrobe koleksi saya dan anakanak ketika berkunjng ke Korea,” tutunya panjang lebar. “Intinya saya mencoba menawarkan sesuatu yang pelanggan belum rasakan, mereka tetap bisa berfoto dengan suasana Bali tanpa harus pergi ke Bali,” tambahnya kemudian.

Tidak hanya itu, dari hobi jalanjalannya, Suzy juga melihat peluang untuk membuka bisnis agen travelling yang diberi nama ATA Tour & Travel. “Jadi sambil menyelam minum air, saya punya beberapa villa di Marina, Anyer, dan Karang Bolong. Villa itu bisa digunakan pelanggan yang ingin berfoto dengan konsep pantai, untuk transportasi kita sudah siapkan dari ATA Tour & Travel. Dan bagi yang ingin tampil lebih cantik, kita juga siapkan perawatan dan salon di Dhiva Zahra Salon,” tambahnya sambil tersenyum ramah. Uniknya lagi, pengguna jasa Kliks Photography bisa menggunakan ruangan di rumah kediamannya sebagai tempat berfoto.

Beberapa ruangan memang sengaja dipasang wallpaper dan warna cat yang berbeda. Ini dimaksudkan untuk memenuhi keinginan pelanggan untuk mendapatkan suasana berbeda dari sesi foto mereka. “Pelanggan bisa mengunakan kamar anak-anak bila ingin berfoto dengan konsep kiddy, atau ruang keluarga untuk konsep family.” “Saya menjalankan bisnis ini seperti main-main saja. Karena ketiga bisnis ini memang hobi saya sebetulnya. Sebenarnya bisnis itu saya running well, tapi untuk memenuhi pesanan yang sampai ribuan itu saya sering kecapean. Hehehe, mungkin memang bukan hobi kali, ya,” ceritanya.(*)

Peralihan Pekerja Alih Daya Tanpa Proses Lamaran PT KS Sambungan dari Halaman 16

sekuriti, dan house keeping,” jelasnya. Menguatkan pernyataan Danang,

Direktur Logistik PT KS, Imam Purwanto mengatakan bahwa pemenang pekerjaan jasa di Krakatu Steel yang baru diwajibkan menggunakan pekerja alih daya yang su-

dah ada sebelumnya dalam area pekerjaan yang sama. Selain itu, perusahaan pengelola berkewajiban membayar upah secara normatif sesuai peraturan perundangan yang

berlaku termasuk hak yang terkait dengan pengabdian dan masa kerja tenaga kerja. “PT KS menjamin peralihan itu dilakukan tanpa proses lamaran,” tegas Iman.(*/ZAL/IGO)

Tempat Penampungan Sementara di Hotel D’ Griya 63 Sambungan dari Halaman 16

Pelabuhan Indah Kiat Merak, petugas sudah menyiapkan dua bus untuk mengevakuasi imigran. Dengan pengawalan ketat petugas Kepolisian Polair Polda Banten, para imigran langsung dibawa ke temat penam-

pungan sementara di Kota Serang. Proses evakuasi tersebut berlangsung lancar tanpa ada perlawanan sedikitpun dari para imigran. Dar ihasil pendataan, keenampuluh tiga imigran berjenis kelamin laki-laki tersebut sebanyak 60 orang dari Afganistan, satu orang berasal dari Iran dan satu orang lagi dari Irak.

Kepala Basarnas Jakarta, Ketut Parwa mengungkapkan, imigran pertamakali terdeteksi berada di sekitara Pulau Panaitan. Setelah itu pihaknya langsung bergerak untuk memberikan pertolongan awal kepada para imigran. ”Mengetahui imigran berada di Pulau Panaitan, kami langsung bergerak dari Jakarta menuju lokasi di Pulau Panaitan. Dari keterangan yang kami dapat dari mereka, imigran-imgran ini hendak ke Pulau Crismast untuk mencari suaka pelindungan hidup,” ungkap Ketut. Melihat kondisi imigran yang dalam keadaan lemas, lanjut Ketut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polair Polda Banten dan Lanal Banten guna pengaamanan evakuasi ke daratan. “Proses evakuasi tidak berlangsung lama karena para imigran kita lihat sudah sangat ke-

laparan dan lemah. Kira-kira mereka sudah tiga hari lamanya berada di Pulau Panaitan tanpa makanan apapun. Tak lama kami berkoordinasi dengan pihak setempat untuk membantu proses evakuasi ke darat,” paparnya. Di tempat yang sama, Kasi Patwal Polair Polda Banten, Kompol Noman Trisapto mengatakan, pihaknya hanya membantu proses evakuasi saja. Setelah itu imgran langsung dibawa ke tempat penampungan sementara di Kota Serang. “Setelah rapat tadi malam, bersama Basarnas, Lanal Banten kami langsung melakukan tindakan evakuasi guna meyelamatkan kondisi para imigran. Para imigran itu langsung kita bawa ke Hotel D’Griya Serang, untuk keperluan penyelidikan dan pendataan lebih lanjut”, jelasnya.(NAL/ZAL/IGO)

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

SALAH KAPRAH. Fasilitas trotoar di depan pusat pembelanjaan Mayofield, Kota Cilegon yang sedianya disediakan untuk para pejalan kaki telah berubah fungsi. Pedagang kaki lima telah merebutnya dan menjadikannya tempat berjualan sehingga pejalan kaki harus rela berjalan di tempat yang tidak semestinya. Namun kondisi tersebut tidak ada tindakan tegas dari dinas terkait.

Diramaikan Tiga Seniman Luar Banten KOREO Sambungan dari Halaman 16

KS, komunitas anak muda yang peduli akan seni tradisi di Kota Cilegon di bawah binaan Bidang Seni Budaya BPOS-Krakatau Steel. Tujuan untuk memberikan sarana apresiasi bagi para koreografer Banten untuk menunjukkan kemampuannya dalam mencipta tari. Peserta diberi kebebasan menggarap karya tari lepas atau kontemporer namum dengan tetap berpijak pada seni tradisi. “Ruang ini dibuka, agar kesenian tradisi tetap tumbuh di zamannya,” tambah Wisnu. Saat ini, lanjutnya, telah mempersiapkan diri dengan matang karya tari yang akan dipentaskannya di hadapan dewan pengamat dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Bandung, Dr Een Herdiani. “Pokoknya pertunjukan tersebut akan sangat menarik. Jadi jangan lewatkan,” pintanya.

Sementara itu, salah satu koreografer yang juga pemilik Sanggar Tari Raksa Budaya, Maya Rani Wulan akan menampilkan tarian yang berjudul Sido Luhur, yang akan bercerita tentang perjalanan manusia menemukan kekuatan hati untuk menyempurnakan diri sebagai manusia yang berbudi luhur. “Karya ini saya dedikasikan kepada almarhum Abah Dadie (Pembina Raksa Budaya sekaligus Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, red),” ungkap Maya. Koreografer lainnya, seperti Dhendi Firmansyah dari Bandung, dalam karyanya yang berjudul “Kuning” akan mengkritisi kehidupan sosial. Sementa Ronald, koreografer dari Cilegon mengangkat tema cinta kasih seorang ibu, dia mengangkat sosok Nyi Pohaci Larasati. Wisnu Koreografer Jogja mengangkat kehidupan “Sopir Andhong” yang akan dikemas secara jenaka.(*/ZAL/IGO)

CILEGON POS

16

Gerbang Kota Masa Depan

BANTEN POS JUMAT 21 JUNI 2013

Harmini Marzusy, Owner Kliks Photography, ATA Tour & Travel, Dhiva Zahra Salon, dan Mini Muyen Cafe (MMC)

Usaha Harus Dimulai dari Hobi

Berbekal hobi lainnya seperti berfoto ria dan jalan-jalan, ia pun membuka usaha foto studio dan travel. Hobinya memasak tersalurkan dengan membuat cafe. Baginya membuka usaha apapun harus sesuai Passion, tidak asal buka saja sehingga tidak nikmat bekerjanya. Untuk pemula, ia berpesan agar saat membuka suaha apapun sesuaikan dengan hobi yang dimiliki.

OLEH RIZAL FAUZI

Memiliki hobi yang banyak ternyata membawa berkah bagi Harmini Marzusy. Terinspirasi dari hobi-hobinya tersebut ia membuat beragam usaha yang menopang keuangan keluarganya dantaranya adalah salon, studio foto, travel, hingga cafe. Tak hanya itu, perempuan yang biasa dipanggil Bunda Zusy tersebut pintar mengemas bisnisnya hingga memiliki pelanggan setia. Tidak hanya dari Kota Cilegon, tapi juga di Kota Serang. Studio Foto misalnya. Bagi sebagian orang, bisnis foto studio mungkin sudah biasa. Namun di tangan Marmini Marzusy, seorang ibu rumah tangga berlatar

FIGUR Warinderjit Singh

Banten Selalu di Hati Pengusaha muda di bidang tekstil ini sudah lebih dari 10 tahun berada di Banten. Keinginannya mengangkat nama Banten di berbagai aspek sudah terlihat sejak ia datang di tanah jawara pertamakalinya sembilan tahun silam dan mendirikan komunitas motor tiger. Komunitas yang diberi nama Community Banten Tiger atau Combat tersebut ia dirikan bersama delapan kawannya. Dengan komunitas tersebut sudah banyak kegiatan positif yang dilakukannya termasuk membaut ide-ide kreatif bagi perkembangan anak-anak mudanya. Namun kiprahnya tidka hanya sampai disitu saja, saat ini dengan sesama pemilik kendaraan jenis fortuner, ia mendirikan Banten Fortuner Club (BFC). Anggotanya berasal dari berbagai golongan dan beragam profesi. Tujuannya untuk membangun kebersamaan dan memperbanyak saudara di tanah Banten. Vishal, panggilan akrab Warinderjit Singh, mengatakan, dirinya sengaja menambahkan kata Banten pada setiap komunitasnya dengan tujuan menunjukan ke semua pihak jika Banten merupakan daerah yang maju dan memiliki beragam komunitas. Tak hanya itu, baginya banten bukan hanya tanah pernatauan, namun sudah menjadi kota tercintanya. “Karena saya hidup dan berusaha di sini, Banten bukan hanya kota perantauan. Tap isudah berada di hati ini,” tandasnya.(NED/ZAL/IGO).

ISTIMEWA

pendidikan Sarjana Ekonomi, bisnis ini dikemas dengan konsep yang unik dan boleh dibilang satu-satunya di Banten. Suzy, demikian dia biasa disapa, menceritakan bahwa bisnis yang baru digelutinya selama dua bulan ini telah mendapat apresiasi dari pemerintahan Provinsi Banten, bahkan ibu dari empat anak ini sering diundang sebagai pembicara dalam seminar wirausaha untuk menyampaikan konsep gaya usaha baru. Di bulan ketujuh usia bisnisnya ini, studio Kliks Photography telah menjadi tempat berfoto favorit bagi remaja di Cilegon bahkan Serang.

Jasa Kliks Photography juga sering dipakai di acara-acara seminar pemerintahan, photo group, prewedding, juga foto keluarga. Ketika ditanya motivasinya membuka bisnis photo studio, Suzy menjelaskan bahwa bisnis ini bermula dari hobinya berfoto ria. “Awalnya saya pernah bekerja di beberapa perusahaan besar di Cilegon, namun akhirnya memutuskan untuk resign dan menggeluti bisnis yang sesuai dengan passion saya,” ujarnya. Wanita yang hobi travelling ini memiliki konsep yang unik dalam menBACA USAHA....HAL 15

63 Imigran Kembali Diamankan Selat Sunda Jadi Jalur Utama MERAK, BP - Perairan Selat Sunda dipastikan menjadi jalur favorit lalulintas imigran gelap yang hendak menyebrang ke Selandia Baru dan Australia. hal itu terbukti dengan kembali ditangkapnya 63 imigran gelap asal Afganistan, Irak dan Iran di sekitar Pulau Panaitan, Kabupaten Pandeglang. Oleh Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) dibantu Polair Polda Banten dan Lanal Banten, puluhan imigran tersebut langsung dievakuasi ke Pelabuhan Indah Kiat, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (20/6). Informasi yang dihmpun BANTEN POS, keberadaan imigran tersebut pertamakali terdeteksi oleh radar Basarnas saat kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan di sekitar Pulau Panaitan saat hendak menyebrang ke Pulai Cristmast Australia. Basarnas kemudian berkoordinasi dengan Polair Polda Banten dan TNI Lanal Banten. Menggunakan Kapal Basarnas KN 224 Jakarta langsung melakukan tim langsung melakukan pengamanan dan membawanya ke Merak. Setelah kapal Basarnas tiba di BACA 63...HAL 15

RONALD SIAGIAN/BANTEN POS

Bekerjasama dengan Polair Polda Banten dan TNI Lanal Banten, Basarnas Jakarta berhasil mengevakuasi 63 imigran gelap ke Pelabuhan Indah Kiat, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Kamis (20/6). Imigran yang berasal dari Afganistan, Iran dan Irak ini ditemukan di sekitar Pulau Panaitan, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Kapal yang mereka tumpangi rusak ketika akan melintasi Samudera Hindia menuju Pulau Crismast Australia.

Koreografer Lokal Kembali Berkarya CILEGON, BP - Untuk ketiga kalinya, Duta Seni Krakatau Steel (KS) kembali akan menggelar pementasan tarian karya koreografer Banten di Gedung Kesenian RC, Jalan Kotabumi No 15 Komplek KS, Kota Cilegon. Acara yang dinamai Gelar Karya Tari Koreografer Banten (GKTKB) III tersebut akan berlangsung besok, Sabtu (22/6) pada

pukul 19.00 – 22.00 WIB dan akan menampilkan karya dari enam koreografer yakni Agus Ronald Rhamdan (Cilegon), Maya Rani Wulan (Serang), Rini Apriani (Pandeglang), Dhendi Presetya (Bandung), Wisnu Aji S Wicaksono (Jogjakarta) dan Danang Ramadhan (Solo). “Yang membedakan gelar koreografer tahun ini adalah antu-

siasme dari koregrafer muda khususnya dari daerah di luar Banten meramaikan acara ini. Tentunya, karya yang akan ditampilkan akan memberikan warna yang berbeda,” ungkap Humas PT KS yang juga penggagas acara, Wisnu Kuncara dalam siaran persnya. Wisnu menjelaskan, GKTKB merupakan agenda rutin Duta Seni BACA KOREO....HAL 15

PT KS Jalankan Permenaker Dalam Menata Keberlangsungan Pekerja Alih Daya CILEGON, BP - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk berkomitmen untuk melaksanakan peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 19 Tahun 2012, terutama pada pemenuhan Upah Minimum Regional serta pemenuhan lima kelompok pekerja yang dapat dialihkan ke pekerjaan alih daya. Demikian disampaikan Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum PT KS, Dadang Danusiri dalam siaran rilisnya, Kamis (19/6). Dalam penataan tersebut, lanjut

Dadang, pihaknya menggunakan cara-cara moderat yakni menyesuaikan kebutuhan sesuai bisnis yang ada dan tidak akan menggerus hak-hak pekerja. Dalam kontrak yang baru nantinya, PT KS akan melakukan kriteria pembatasan usia produktif, yakni mencapai usia 55 tahun. Arttinya pekerja alih daya di bawah usia 55 tahun dapat tetap bekerja. “Strategi moderat yang digunakan yaitu pekerja alih daya akan tetap bekerja di lingkungan PT KS dan grup. Sistem moderat ini akan mempertemukan antara kebutuhan jumlah tenaga kerja oleh perusahaan dengan jaminan keberlangsungan pekerja tenaga alih daya” kata Dadang

Sementara terkait penerapan Permenaker tersebut terkait pekerja alih daya, sambung Danang, pihaknya akan menggunakan sistem otomatisasi yakni penataan ulang pada organisasi dan tenaga alih daya. Di jelaskan Danang, sebagian besar kontrak pekerjaan jasa di Krakatau Steel akan berakhir pada bulan Juni 2013 sehingga perusahaan melakukan tender kembali, yang akan mulai berlaku pada bulan Juli 2013 mendatang. “Ada empat kelompok pekerja alih daya sesuai Permenaker yang akan ditenderkan kembali bagian pelayanan dan perawatan fasilitas, pendukung pabrik, Office Support Service, BACA PT KS....HAL 15


Pdf bantenpos edisi 21 juni 2013