Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 4 Mei 2011 | No: 1875/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Diteror, Masfar Diisolasi • Istri Korban Menangis-nangis

Man. Utd vs Schalke

• Kedua Anaknya Diungsikan ke Luar Kota Medan –andalas Pengakuan Ir Masfar Sikumbang yang dianiaya di rumah dinas Wali Kota Medan, membuat pihak keluarga menerima ancaman dan teror.

Kantor Koran Diobrakabrik Preman • Sejumlah Wartawan dan Karyawan Terluka Medan-andalas Kantor Harian Orbit di Jalan T Amir Hamzah Medan, diserang sekelompok preman, Senin (3/5) malam sekira pukul 22.00 WIB. Kelompok penyerang memukuli sejumlah wartawan dan karyawan, serta menghancurkan sejumlah peralatan kantor koran itu. Salah seorang karyawan, Ramli (30) mengalami pendarahan di bagian mulut setelah dipukuli kelompok penyerang yang berjumlah 20-an orang. Begitu juga Azhari Hasibuan (46) mengalami luka-luka dan lembam di bagian wajah. Sejumlah wartawan korban itu juga mengalami lebam-lebam dipukuli kelompok penyerang. Ramli, kepada wartawan tadi malam mengatakan, kelompok penyerang datang menaiki dua unit mobil dan sejumBersambung ke Hal. 15

andalas/rony muharrman

BERJAGA–Sejumlah personil TNI menjaga Kantor Redaksi Harian Orbit usai diserang dan

Pengakuan ini disampaikan pihak keluarga kepada andalas, Selasa (3/5) malam. Melalui sambungan telepon, salah satu keluarga korban yang tak ingin disebutkan namanya mengaku, cemas dan ketakutan. Mereka tidak tahu harus berbuat apa dalam situasi ini. “Mohon nama saya tak disebutkan bang. Saya tak mau keluarga kami jadi korban semua,” ujarnya berulangkali diujung telepon. Menurutnya, pemicu teror dan ancaman tersebut tak lain karena pengakuan Masfar soal penganiayaan di rumah dinas Wali Kota Medan. Teror dan ancaman diperoleh keluarga dengan berbagai cara. Seperti pengakuannya, yang sempat diuber-uber sejumlah lelaki saat keluar dari rumah sakit dimana korban dirawat. Pasalnya, ketika itu, dia yang membawa sejumlah wartawan untuk mewawancarai korban. Gara-gara itu, selama 3 hari ia tidak datang ke rumah sakit. “ Saya terlalu dekat sama Masfar. Jadi keluarga besar saya ikut ketakutan. Jangan-jangan rumah saya pula nanti yang dibakar,” bebernya. Selain itu, rumah korban di Komplek Ubud No. C-17 Kecamatan Medan Denai, juga kerap didatangi orang-orang tak dikenal. “Kompleks yang tadinya

dirusak sejumlah orang tak dikenal di Jalan T Amir Hamzah, Medan, Selasa (4/5) malam. Terlihat sejumlah peralatan kerja redaksi yang rusak akibat diobrak-abrik sejumlah orang tak dikenal.

Head to Head: 26 April 2011 Schalke 0-2 Man Utd Persentase: Man Utd 55 – 45 Schake

LIVE KAMIS 5 MEI 2011

Pukul 01.45 WIB

ANEH tapi NYATA

Orang Utan pun

Kecanduan Rokok

Bersambung ke Hal. 15

DPRD Medan Pertanyakan Mega Proyek J-City Medan-andalas Dinas Tata Kota dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan diduga takut menindak pengembang Perumahan Johor City (J-City) yang membangun perumahan tanpa Amdal dan IMB. Pasalnya, pembangunan perumahan yang berlokasi di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor itu dise-

but-sebut dibeking orang dekat Wali Kota Medan. Kepala Dinas (Kadis) TRTB Kota Medan Sampurno Pohan diyakini tidak bakal berani menyetop pembangunan J-City. “Proyek itu dibekingi orang dekat wali kota. Kalau hal itu dia lakukan, bisa-bisa hilang jabatannya sebagai Kadis TRTB,” kata sumber andalas di Balai Kota Medan,

baru-baru ini. Namun saat rumor ini ditanyakan wartawan kepada Kepala Bidang Pengendalian Dinas TRTB Medan Ahmad Basaruddin di Gedung DPRD Medan, Selasa (3/5), Basaruddin hanya menjawab dengan senyuman sambil berlalu meninggalkan wartawan. Basaruddin hadir di gedung dewan untuk mewakili Kadis TRTB Kota Medan

Syampurno Pohan mengikuti Rapat Gabungan Komisi-komisi DPRD Medan membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Medan Tahun 2011. Dalam rapat tersebut, kalangan Dewan juga menyoroti dan mengeritik lemahnya kinerja Dinas TRTB Kota Medan melakukan pengawasan bangunan-bangunan bermasalah di Kota Medan, termasuk

pembangunan Perumahan JCity. "Kita menduga pembangunan J-City di Medan Johor belum memiliki IMB dan perubahan peruntukannya juga belum ada kita bahas di DPRD Medan ini, tapi kenapa sudah dibangun? Dinas TRTB Medan harus tegas soal bangunan itu,” ujar Ahmad Bersambung ke Hal. 15

NAMANYA Shirley, dia seekor orang utan yang hidup di sebuah kebun binatang di Johor, Malaysia. Shirley menjadi daya tarik tersendiri di kebun binatang tersebut. Karena keunikan Shirley, yakni perokok aktif. Shirley selalu meminta rokok dari dalam kurungannya kepada petugas kebun binatang. Demikian lansir The

Star, Selasa (3/5). Para pengunjung kebun binatang pun selalu tertarik untuk memberikan Shirley sebatang rokok, jika rokok Shirley terlihat sudah habis. Namun lucunya, Shirley adalah tipe pemilih. Sang primadona kerap menolak rokok merek tertentu yang tak disukainya. (OZ)

Kurs dan harga Logam Mulia, 3 Mei 2011

”Anakku Tak Punya Anus...”

P

AGI itu, Senin (2/5), kegembiraan terpancar di wajah Arwan Nasution (44) saat mengantarkan istrinya Aisyah Sitorus (39) ke klinik tidak jauh dari rumah mereka di Jalan Yos Sudarso, Lingkungan VI Beting, Kuala Kapias,

TERENYUH–Arwan Nasution,

andalas/yunan siregar

terenyuh sedih memandang putra bungsunya yang lahir tanpa anus (atresiani) saat di Instalasi Gawat Darurat RSU Dr Pirngadi Medan, Selasa (3/5).

Tanjung Balai, sebab istri tercintanya bakal melahirkan anak mereka yang ke delapan. Namun, kegembiraan itu berubah menjadi kesedihan manakala anak laki-laki yang baru lahir normal dengan berat badan 3,8 kg ternyata memiliki kelainan di bagian anusnya. “Anakku tidak punya anus bang,” ungkap Arwan yang membawa anaknya ke RSU Dr Pirngadi Medan (RSUPM) setelah dirujuk RSUD Tanjung Balai, Selasa (3/5). Arwan mengaku sebelumnya tidak

mempunyai perasaan ataupun keanehan saat istrinya mengndung anak bungsu mereka yang belum diberi nama itu. Selama hamil, istrinya memang tidak sering mengontrol kondisi kandungannya ke bidan dan tidak pernah di USG. Tetapi bidan yang memeriksa kehamilan istrinya mengatakan kalau janin yang ada di kandungan istrinya tidak ada mempunyai kelainan.

Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9382 1322 12724 14289 1106

Beli 9283 1309 12592 14141 1095

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 106 2895 7016 8597

Beli 10498 2864 6944 8511

Bersambung ke Hal. 15

Kep Sum Baa kem me kor saa Dae pat

MEDAN KITA

Rabu 4 Mei 2011

harian andalas | Hal.

Pemko Didesak Guru Honor Diangkat PNS

andalas

Medan-andalas Pemerintah Kota Medan didesak untuk segera mengangkat guru honor menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil). Desakan itu disampaikan anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dra H Ainal Mardiah menyikapi masih banyaknya tenaga guru honorer di Medan yang mendapat gaji sangat minim. Dengan kondisi tersebut, dinilai sangat berpengaruh terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Medan. “Kita banyak menerima keluhan para guru honor yang sudah lama mengabdi namun menerima gaji sangat minim bahkan sangat jauh dibawah standart. Kita minta Wali Kota Medan segera mem-

Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Osama Untungkan Obama KEMATIAN gembong al-Qaeda, Osama bin Laden, menandai momen transformasi Presiden AS Barack Hussein Obama. Popularitas Obama hampir pasti melonjak drastis pasca tewasnya Osama. Sebelumnya, popularitas Obama stagnan bahkan cenderung turun. “Hal ini jelas akan menguntungkan Obama,” kata Mark Rozell, profesor kebijakan publik di Universitas George Mason, Fairfax, Virginia, seperti dikutip The Gazette. Namun keuntungan yang diraup Obama akibat euforia rakyat AS atas kematian Osama, diprediksi hanya akan berlangsung sesaat. Tantangan untuk Obama saat ini adalah mempertahankan capaian prestasinya itu hingga tiba waktunya pemilu presiden tahun 2012. Ia harus dapat meyakinkan rakyat akan keseriusan dan niat baiknya dalam memerangi terorisme, sekalipun Osama telah berhasil disingkirkan dalam operasi militer rahasia AS. Lonjakan popularitas sesaat tidak dapat menjadi cermin suksesnya Obama pada pertarungan presiden pada 2012. Sementara itu, Rosaleen Tallon, adik salah seorang korban 11 September, sempat merasa lega karena Osama bin Laden yang berada di balik tragedi penyerangan pesawat ke menara kembar World Trade Center (WTC), telah tewas dalam operasi militer rahasia Amerika Serikat di Pakistan. Namun kelegaan Tallon berubah menjadi rasa kecewa saat mengetahui jenazah Osama dibuang ke laut. Tallon merasa keputusan "mengubur' Osama di laut dibuat terburu-buru. Ia ingin melihat jenazah Osama dengan mata kepalanya sendiri. “Saya merasa kecewa, sangat kecewa. Saya ingin rakyat Amerika mengatakan tanpa rasa ragu, ‘Ya, itu jenazah Osama,” kata Talloon seperti dikutip Los Angeles Times. Sebagai seorang politisi, Obama memang diuntungkan dengan tewasnya Osama. Namun, masyarakat dunia tentunya akan merasa kecewa, jika Obama hanya berhitung dalam perspektif kalkulasi politik semata. Jika Osama bin Laden merupakan aktor intelektual di belakang tragedi penyerangan WTC 11 September silam , wajar kalau rakyat AS bersukacita atas kematian Osama. Namun, sangat disayangkan AS kemudian terlalu gegabah membuang jenazah Osama ke laut. Kita berharap kekecewaan terhadap pembuangan jenazah Osama ke laut, tidak memicu kemarahan kelompok teroris, yang selanjutnya melampiaskan dendamnya dengan melakukan aksi teror, yang lazimnya selalu menimbulkan korban di pihak rakyat tidak berdosa. Siapa pun yang menjadikan aksi teror sebagai wadah perjuangannya, memang harus diperangi. Namun, kita mengingatkan AS, dalam hal ini Obama, agar tidak menjadikan perang terhadap terorisme sebagai upaya menaikkan popularitas belaka. Tidak sepatutnya Obama teriak-teriak soal pentingnya membumihanguskan terorisme. Tetapi di sisi lain, dia membiarkan aksi brutal tentaranya dan NATO, melancarkan pemboman yang menimbulkan korban rakyat sipil tak berdosa di Irak, Afghanistan, dan kini Lybia. Hai Obama, tegakkanlah kebenaran dengan cara yang benar....!(**)

2

andalas/hs poetra

MASJID AL IKHLAS - Warga melaksanakan sholat di Mesjid Al Ikhlas Jalan Timor, Medan, Selasa (3/5). Warga tetap berjaga-jaga setelah mendapat kabar bahwa Mesjid yang didirikan di tanah wakaf ini akan dirubuhkan.

JBMI – BKPRMI

Tolak Relokasi Masjid Al Ikhlas Medan-andalas Pengurus Wilayah Jam'iyah Batak Muslim Indonesia (PW JBMI) Sumut dan Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI)Sumut, membantah ikut serta menghadiri pertemuan antara Kodam I/BB dengan Organisasi Kemasyarakat (Ormas) Islam yang dilaksanakan pekan lalu di Makodam I/BB, membahas rencana relokasi (pemindahan) Masjid Al Ikhlas di Jalan Timor (eks Kantor Hubdam Kodam I/BB). "Kami tidak pernah mengirim utusan menghadiri pertemuan itu. Bila ada pengurus JBMI ikut menandatangi kesepakatan itu, secara organisatoris kami tidak mengakuinya," tegas Ketua PW JBMI Sumatera Utara, H Aidan Panggabean didampingi Sekretaris Drs Bustami Manurung kepada wartawan di Medan, Selasa (2/5). Penegasan PW JBMI Sumut tersebut berkaitan adanya selebaran menerangkan telah terjadi pertemuan antara pihak Kodam I/ BB dengan 40 Ormas Islam membahas pemindahan Masjid Al Ikhlas dari Jalan Timor (eks Kantor Hubdam Kodam I/BB). Pada pertemuan itu disebutkan pihak Kodam I/BB akan memberi bantuan Rp700 juta untuk relokasi dan dana pembinaan kepada Ormas Islam. Aidan menyebutkan, dalam daftar hadir 40 Ormas Islam yang turut membubuhkan tandatangan kesepakatan relokasi Masjid Al Ikhlas itu, tercantum nama salah satu oknum pengurus JBMI. "Kami sudah memanggil oknum tersebut. Dirinya sudah mengklarifikasi dan mengaku tidak menghadiri pertemuan itu. Ini berarti ada unsur pemalsuan JBMI. Kami akan mengusut persoalan ini secara hukum,” tegas Aidan. Menyikapi persoalan Masjid Al Ikhlas, Ustadz Aidan menegaskan, JBMI komit dengan kesepakatan yang telah dibuat Ormas Islam dengan MUI Sumut, yakni tetap mempertahankan Masjid Al Ikhlas dan tidak ada istilah ruislagh ataupun relokasi. "Kami juga mensinyalir ada upaya membenturkan Ormas Islam. Ka-

rena itu kami mengimbau agar Ormas Islam bersatu dan lebih merapatkan barisan," tandasnya. Pada kesempatan itu H Aidan juga mengingatkan Kodam I/BB dan pihak pengembang hendaknya tidak melakukan upaya-upaya peruntuhan terhadap bangunan Masjid Al Ikhlas di Jalan Timor, sampai ada keputusan hukum final terkait persoalan tersebut. "Saat ini tim advokasi MUI Sumut telah melayangkan gugatan class action tentang keberadan Masjid Al Ikhlas. Karena itu kita minta semua pihak, khususnya Kodam I/BB dan pengembang, tidak melakukan upaya-upaya yang bisa memancing kemarahan umat Islam," tegasnya. Di tempat terpisah, Ketua Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Sumut Ch Idham Dalimunthe, juga menegaskan secara organisasi BKPRMI Sumut tidak pernah mengutus perwakilan untuk menghadiri pertemuan dengan Kodam I/BB, terkait persoalan Masjid Al Ikhlas. “Sampai saat ini BKPRMI tetap sejalan dengan langkah-langkah diambil MUI Sumut yang telah membentuk tim advokasi penyelamatan Masjid Al Ikhlas,” sebut Idham. Menyinggung tentang dicantumkannya nama Syafrizal Harahap selaku Ketua BKPRMI Kota Medan, ikut pada pertemuan kesepakatan antara Kodam I/BB dan Ormas Islam, Idham mengaku, oknum Ketua BKPRMI Medan itu tidak pernah berkoordinasi dengan BKPRMI Sumut. “Saya akan segera memanggil

Ketua BKPRMI Medan untuk meminta penjelasan terkait hal ini. Apa benar dirinya hadir atau tidak. Secara kelembagaan BKPRMI Sumut selaku pengasuh dan berhak memanggil pengurus di bawahnya,” tegasnya. Layangkan Gugatan Sementara itu, Hamdani Harahap SH M Hum dari Tim Pembela Masjid Al Ikhlas di Jalan Timor menyebutkan, Tim Pembela Masjid Al Ikhlas yang dibentuk MUI dan Ormas Islam di Sumut telah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Medan pada 28 April 2011 lalu. Gugatan tersebut ditujukan kepada Menteri Pertahanan RI cq. Panglima TNI cq. KSAD cq. Pangdam I Bukit Barisan. Ketika ditanya terkait adanya kabar sudah terjadi kesepakatan antara Kodam I/BB dengan 40 Ormas Islam mengaku prihatin bila hal itu benar terjadi. Terkait persoalan ini, tambah Hamdani yang juga pengurus MUI Sumut, MUI Sumut telah memanggil oknum pengurus MUI Medan yang menghadiri pertemuan itu berinisial ZH. Dalam ‘sidang’ para ulama di MUI Sumut itu, ZH mengaku dirinya hadir sebagai ulama dan pengurus MUI Medan. “Kita sangat menyesalkan adanya kesepakatan yang dibuat Ormas Islam dan Kodam itu. Namun setelah kami mengkroscek ke seluruh Ormas yang dicatut, ternyata tidak satupun Ormas Islam di tingkat Sumut mengaku mengirimkan utusan menghadiri pertemuan itu,” sebut Hamdani. Terkait persoalan ini, Hamdani menyarankan agar Ormas Islam yang namanya dicatut agar memberikan klarifikasi kepada umat bahwa oknum yang menghadiri pertemuan itu bukan berdasarkan jalur organisasi, tetapi sifatnya pribadi. “Kalau seluruh Ormas Islam tidak mengakui menandatangi kesepakatan itu, berarti nota kesepakatan dibuat Kodam I/BB dengan 40 oknum mengatasnamakan Ormas Islam itu cacat hukum,” jelasnya. (HAM)

pertimbangkan pengangkatan mereka jadi PNS, kendatipun secara bertahap. Untuk sementara gaji mereka supaya dinaikkan,” ujar Ainal kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Selasa (3/5). Sama halnya dengan masalah sertifikasi guru di Kota Medan, sambung politisi Partai Golkar mengaku banyak menerima keluhan guru. Untuk itu, Dinas Pendidikan diminta supaya melakukan sosialisasi terkait sertifikasi dengan benar. Begitu juga dengan dugaan pemotongan pendapatan penerima sertifikasi supaya segera diklarifikasi. "Jika terbukti ada oknum melakukan pemotongan kita minta supaya diambil tindakan,” ujar Ainal. (BEN)

Penderita Kulit Aneh Dirawat Intensif Medan-andalas Penderita penyakit kulit, Ali Jumat (19) dan adiknya Maisyarah (15) masih dirawat intensif di RSUP H. Adam Malik Medan, Selasa (3/5). Bahkan, pihak RSUP HAM sudah memindahkan kedua kakak adik asal Desa Sukaramai Dusun IV Kec. Air Putih Indrapura Kab Batubara ini ke Ruang Kelas I RSUP HAM yang sebelumnya dirawat di Ruang Kelas III. Pantauan wartawan andalas, Selasa (3/5) kondisi Maisyarah cukup baik. Kulit yang terkelupas sudah mengering, juga tidak diinfus dan kelihatan ceria. Sedangkan abangnya Ali Jumat, kondisinya masih cukup memprihatinkan. Kulit yang terkelupas belum juga mengering, bahkan

tumbuh luka di bagian perutnya. Ibu kedua bersaudara ini Nuriya menuturkan, sejak tiga hari yang lalu, Ali Jumat mengalami demam hingga sampai 39 derajat celcius. Berbeda sewaktu anaknya Ali tidak mengalami demam terlihat ceria dan kondisinya sudah mulai sehat. Ayah pasien Maryant,o mengaku masih heran dengan penyakit kedua anaknya ini. pasalnya, tak ada satupun dari pihak keluarganya yang menderita penyakit tersebut. Kasubbag Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M. Saragih mengatakan, sejak tiga hari lalu Ali mengalami demam, namun saat ini panasnya sudah turun. Sedangkan Maisyarah kondisinya perlahanlahan pulih. (YN)

Situasi Sumut Masih Aman Medan-andalas Kondisi Sumatera Utara masih sangat aman dan belum adanya gejolak pasca tewasnya pemimpin Jaringan Al Qaeda Osama Bin Laden. Demikian laporan yang diterima PLt Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang juga menjabat Ketua Muspida Plus dari Kepolisian dan Konsul Amerika. Hal ini terungkap saat Gatot menerima audiensi PLt Konsul Jendral (konjen) Amerika Serikat untuk Wilayah Sumatera Anthony Woods, di ruang kerja PLt Gubsu, Lantai 9 Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (3/5). Gatot menyatakan kondisi Sumut masih aman tersebut

ditunjukkan dengan belum adanya gejolak di Sumut. “Kedatangan konsul tadi menanyakan terkait kondisi Sumut pasca tewasnya Osama bin Laden. Saya sampaikan sejauh ini masih masih aman dan kondusif,” kata Gatot kepada wartawan, Selasa (3/5). PLt Konjen Amerika Serikat Anthony Woods mengatakan, pihaknya belum ada menerima ancaman, namun tetap waspada. Sebab, kata Woods, bisa saja ada reaksi dengan tewasnya Osama bin Laden, tidak hanya di Amerika, tetapi juga di negara lainnya, tak terkecuali di Indonesia dan Sumatera sebagai wilayah kerjanya. (WAN)

Hibah Gedung Askes Harus Siapkan Sarana Medan-andalas Pemerintahan Kota Medan harus menyediakan sarana dan prasarana untuk melengkapi gedung baru yang dihibahkan oleh PT Askes (Persero) Regional Sumuatera Utara-NAD di RSUD dr Pirngadi, Medan (RSUPM). “Mengingat gedung itu sudah siap, jadi harus segera diisi sarana dan prasarananya. Pihak rumah sakit harus benar-benar membuat planning yang baik dan membuat nyaman ruangan baru. Dengan adanya bangunan itu, rumah sakit jangan lagi punya alasan klasik kenapa belum dipakai. Kalau memang belum ada sarana dan prasarananya, ya

Pemko Medan harus menganggarkan anggaran untuk itu, agar segera dipakai, jangan terlalu lama dikosongkan,” tegas Anggota Komisi B DPRD Kota Medan, Bahrumsyah kepada wartawan saat dihubungi, Selasa (3/5). Menurutnya, yang terpenting adalah menyiapkan tenaga sumber daya manusianya. Sebab, itu terkait dengan pelayanan kesehatan di rumah sakit itu. “Kalau fisik bangunan bagus, tapi SDM tidak baik, pelayanan kesehatan juga tak baik. Makanya disamping membangun fisik, juga harus membangun SDMnya,” ujarnya. (YN)

Ketua DPRDSU H Saleh Bangun

Pendidikan Karakter Solusi Wujudkan SDM Unggul Medan-andalas Sebagai satu program nasional yang dicanangkan Presiden SBY, untuk membangun karakter anak bangsa, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2011, pendidikan karakter harus menjadi prioritas dalam membangun anak bangsa. Demikian dikemukakan Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, kepada wartawan, saat mengikuti pameran pendidikan dan ajang kreativitas siswa Sumatera Utara, yang digelar Dinas Pendidikan Sumut, di Atrium Plaza Medan Fair, Selasa (3/5). Pada kesempatan itu, Saleh Bangun menegaskan, sangat mendukung terlak-

sananya aktivitas yang dapat mendorong peningkatan prestasi dan kreativitas siswa di Sumatera Utara. Menurut Saleh Bangun, pendidikan karakter merupakan salah satu solusi untuk membangun dan mewujudkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Diharapkan, pada masa mendatang, SDM bangsa Indonesia tidak hanya bisa diandalkan dalam bidang iptek saja. "Namun, juga memiliki keunggulan karakter tersendiri, yaitu memiliki ketangguhan mental, kerja keras, kepribadian luhur, kejujuran, kedisiplinan, tata krama yang baik, kegotongroyongan dan ketakwaan kepada

Tuhan Yang Maha Esa," kata Saleh Bangun, yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Sumut. Masyarakat dan segenap stakeholder pendidikan patut bersyukur. Sebab, dengan dukungan Presiden SBY dan pemerintah pusat, akhirnya pendidikan karakter, dimasukkan menjadi bahagian dalam sistem kurikulum pendidikan dasar dan menengah. Untuk itu, Saleh Bangun mengajak para pendidik khususnya di Sumatera Utara, agar dapat menjadi teladan supaya para siswa yang merupakan generasi harapan bangsa, dapat diarahkan dan dibentuk kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa.

Saleh Bangun, didampingi anggota Tim Ahli DPRDSU, Muhri Fauzi Hafiz menyatakan, pencanangan gerakan pendidikan karakter di Sumut, hendaknya dapat menjadi motivator pembangunan bidang pendidikan di daerah ini, sehingga kualitas pendidikan Sumut terus mengalami peningkatan. "Karena itu, ke depan untuk kelangsungan pendidikan bermutu, kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah bersama legislatif (DPRDSU) harus lebih intensif lagi, khususnya dalam melakukan pembinaan dan pemantauan terhadap pelaksanaan pendidikan karakter pada masing-masing sekolah di Sumut," kata Saleh Bangun.(UJ)

SAMBUT – Ketua DPRDSU H Saleh Bangun menyambut kedatangan Presiden SBY ke Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

MEDAN KITA

Rabu 4 Mei 2011

harian andalas | Hal.

3

Peserta Jamkesmas Ditolak Berobat TEROR BOM - Polisi tampak berjaga di sekitar Hotel JW Marriot, Medan, Selasa (3/5) pasca ditemukannya sebuah kotak yang diduga berisi Bom. Kotak tersebut langsung diamankan oleh tim Jihandak Poldasu dan dibawa ke Markas Brimob untuk diperiksa. andalas/hs poetra

Clean Government Mulai Terwujud Medan-andalas Pelantikan 35 pejabat eselon III di jajaran Pemprovsu yang dilakukan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho pada Senin kemarin, memenuhi amanat PP 41/2006 yang masih tertunda. Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) menilai pelantikan pejabat di bawah kepemimpinan Gatot tersebut merupakan proses pelantikan yang bersih dari KKN. Hal ini dikatakan Direktur Eksekutif LIPPSU, Azhari A.M Sinik di Medan, Selasa (3/5), menanggapi pelantikan pejabat eselon III di Pemprovsu Senin kemarin. “Saya melihat ini sebuah langkah awal Gatot yang bagus, untuk pembangunan Sumut ke depan. Saya yakin hal ini, karena saya telah melakukan penelitian kepada 21 orang dari 35 pejabat eselon III yang dilantik. Dan mereka saya konfirmasi, mereka mengaku tidak ada memberikan setoran sejumlah uang kepada siapapun untuk menjabat eselon III. Mereka juga menyampaikan, dengan bersumpah demi anak istrinya tidak melakukan setoran dana apapun. Bahkan mereka juga tidak tahu menahu, dengan rasa syukur, mereka diangkat menjadi pejabat eselon III tersebut, “ ujar Azhari A.M Sinik. Lanjut Sinik, Gatot sudah memulai membangun pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik KKN dalam mengangkat pejabat eselon III, diharapkan kedepan Sumut bisa lebih transparan dalam mengelola keuangan negara. Oleh karenanya, pembangunan dapat dilaksanakan dengan cara-cara yang resmi dan tidak bermuatan Korupsi. “ Kita (LIPPSU-red) sangat salut dengan langkah Gatot ini. Artinya, beliau telah membangun pola pikir kedepan yang lebih baik. Kita berharap, pejabat eselon III yang dilantik ini, nantinya mampu menjadi pelayan publik yang faham dengan tupoksinya dan bertanggung jawab. Sehingga Sumut akan lebih baik lagi dalam pelayanan publik, dan tercapainya pemerintahan yang bersih dan berwibawa, jauh dari unsur

KKN, seperti sebelumnya,�kata Sinik. Dengan pengangkatan yang bersih dari unsur suap (sogok) kepada siapapun, para pejabat ini otomatis akan bekerja dengan profesional. Karena , lanjut Azhari, para pejabat ini sudah tidak lagi berfikir untuk mengembalikan modal untuk membeli jabatan eselon III tersebut. �Mereka akan bertugas dengan jujur dan ikhlas melayani masyarakat,� tambahnya. Pemertintahan yang bersih, lanjut Azhari, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan menumbuhkan perekonomian yang baik. Dunia Investor akan suka menanamkan modalnya di Sumatera Utara tanpa ada embel-embelnya lagi. Kata Azhari, langkah clean government yang dilakukan Gatot ini, diharapkan dapat terus dipertahankan hingga pada pemerintahan kedepan. “Gatot sudah berani action menerapkan pemerintahan yang bersih dari praktik-praktik KKN, yang nantinya pasti akan menghadapi berbagai kesulitan, karena menerapkan yang baik seperti ini akan mengalami masa-masa pengadaptasian, “ujar Azhari A.M Sinik. Namun ujar Azhari lagi, Gatot sebagai Plt. Gubsu yang diamanahkan memimpin Sumut, hal ini tak perlu takut menghadapi berbagai kesulitan nantinya. LIPPSU sendiri lanjut Azhari, siap mengawal dan mendukung langkah awal yang telah dibangun Plt Gubsu saat ini, guna pembangunan di Sumut yang bersih dan transparan. Lippsu juga siap mengawal dan mengawasi kinerja para pejabat eselon III yang baru dilantik tersebut, sesuai dengan sumpah jabatan yang telah mereka ucapkan. Semoga mereka menjadi pejabat yang bekerja melayani masyarakat dengan sportifitas yang tinggi sesuai tupoksinya. Meski begitu, tambah Azharai lagi, pihaknya juga bukan saja akan mengawasi pejabat eselon III saja, namun lebih jauh dari itu, LIPPSU juga akan mengawasi kinerja Gatot sebagai Plt. Gubernur Sumut.(WAN)

Bungkusan Plastik Gegerkan JW Mariot Medan-andalas Bungkusan plastik warna merah membuat geger penghuni Hotel JW Mariot. Bungkusan itu ditemukan pertama kali oleh seseorang yang belum diketahui identitasnya di basemen parkir, Selasa (3/5) sore. Petugas security hotel berbintang lima itu pun sigap dan berhasil mengamankan pelakunya Rahman Agus Tiani yang mengakui diberi imbalan Rp200 ribu oleh orang tak dikenal. Setelah ditangka warga Jalan Gotong Royong Pangkalan Brandan yang mengaku bertemu dengan seseorang pemberian bingkisa plastic dikawasan Jalan Ahmad Yani tepatnya di seputaran Lapangan Merdeka Medan itu selanjutnya di serahkan ke polisi. Dari informasi yang diperoleh, si penemu tersebut melaporkannya kepada pihak security sekira pukul 16.00 Wib. Beberapa security langsung melihat bungkusan tak bertuan. Khwatir dengan isi bungkusan yang diduga berikan bahan peledak petugas security langsung menghubungi Polsek Medan Barat dan Polresta Medan serta tim Gegana Brimob Polda Sumatera Utara. Tak beberapa lama sekitar pukul 16.30 Wib, petugas dari kepolisian langsung datang kelokasi dan mensterilkan lokasi. Bahkan ruas-ruas jalan yang berada disamping Hotel JW Mariot tersebut disterilkan sehingga memudahkan evakuasi bungkusan plastik dari dalam ruangan tersebut. Pantauan wartawan Selasa (3/5), Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga dan Kapolsek Medan Barat, Kompol AF Ambat langsung terjun ke TKP memimpin evakuasi yang dilakukan enam personil gegana Brimobdasu dan membawa bungkusan plastik yang bikin geger hotel berbintang milik Amerika Serikat tersebut. Setelah bungkusan mencurigakan itu dibawa ke Mako Brimobdasu, seluruh jalan yang disterilkan kembali dibuka untuk umum. Kapolsek Medan Barat, Kompol AF Ambat kepada wartawan, mengaku pihaknya memang diberitahukan oleh pihak hotel dan langsung terjun ke lokasi. (THA)

Biru Biru-andalas Instruksi Bupati Deli Serdang Drs Amri Tambunan untuk melayani pengobatan gratis bagi rakyat miskin dalam upaya peningkatan hidup sehat ternyata tidak diindahkan Puskesmas Biru Biru. Kejadian penolakan pasien miskin itu dialami Malem Br Barus (45) Warga Dusun Tiga Simpang Ranting Desa Namo Tualang Kecamatan Biru Biru. Menurut Malem Br Barus, kejadian itu berawal saat mendatangi puskesmas Biru Biru untuk mengobati kakinya yang terkena paku pada Sabtu (30/4) lalu sekitar pukul 21.30 Wib. Namun

oknum perawat yang melaksanakan tugas jaga malam di puskesmas Biru Biru tersebut menyatakan obat ATS (anti tetanus) habis dan selanjutnya mengarahkan Malem berobat kebidan praktek sebelah puskesmas tersebut. Padahal Malem merupakan peserta kartu Jamkesmas. Namun oknum petugas piket yakni Persadanta,Anita Megawati,Epium Marbun dan Mahdalena Br Tarigan bersikeras mengarahkan Malem untuk kebidan praktek saja, tanpa membersihkan luka di kakinya. Akibat pelayanan yang tak simpatik itu, Malem harus merogoh koceknya untuk berobat di luar puskemas.�Buat apa kartu Jamkesmas pak kalau berobat harus bayar�ucapnya kepada sejumlah wartawan. Kapala Puskesmas Biru Biru Dr Jefry Suska ketika dikomfirmasi diruangannya mengaku hal tersebut merupakan kesalahan anggotanya. Obat

tidak habis tetapi obat ATS dititipkan ditempat bidan praktek karena lemari pendingin kita kurang bagus,’’ujarnya. Ketika disinggung mengenai pasien Jamkesmas yang berobat harus membayar, Dr Jepry menjawab tidak benar. �Kita berikan gratis, bahkan suntik KB juga gratis,’’tegasnya. Lembaga swadaya masyarakat, Intelejen Reclassering Indonesia, Bahagia Ginting kepada wartawan mengatakan,Bupati Deli Serdang dan Kadis Kesehatan agar menindak kepala Puskesmas Biru Biru Dr Jepry Suska dan perawat yang tidak mentaati peraturan. Ginting juga menyayangkan sejumlah mobil ambulan di puskesmas tersebut tidak pernah siaga 24 jam. ’’Pelayanan buruk yang dilakukan pegawai puskesmas,mungkin bukan kali ini saja,tetapi baru kali ini dilaporkan masyarakat kepada kita,’’katanya. (STP)

Lomba Karya Tulis Pemprovsu Diperpanjang Medan-andalas Lomba Karya Tulis Pers Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) yang digelar Dinas Kominfo Sumut serangkaian HUT ke-63 provinsi ini diperpanjang sekitar dua minggu yakni semula berakhir 30 April menjadi 13 Mei 2011. Ketua Panitia Dra Denny Simamora MSi mengemukakan hal itu lepada wartawan di Medan kemarin dan perpanjangan batas waktu ini merupakan keputusan panitia bersama Dewan Juri guna memberikan kesempatan lagi bagi pers untuk mengikuti lomba karya tulis ini. “Dengan perpanjangan ini maka batas waktu dimuatnya naskah tulisan di media massa untuk diperlombakan menjadi sampai 13 Mei 2011,� jelasnya seraya kembali mengemukakan Lomba Karya Tulis Pers 2011 berthema : “Dengan Hari Jadi ke-63 Pemerintah

Provinsi Sumatera Utara Kita Tingkatkan Kebersamaan Menuju Iklim Kondusif di Sumatera Utara dengan Berbagai Peningkatan Pembangunan di Segala Bidang�. Hadiah Lomba Karya Tulis Pers 2011 masing-masing Juara I Rp 6 juta, Juara II Rp 5 juta, Juara III Rp 4 juta, Juara Harapan I Rp 2 juta dan Juara Harapan II disediakan hadiah Rp 1,5 juta. Tanpa Pemberitahuan Sementara itu, para jurnalis bertugas di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) mengeluhkan adanya perubahan jadwal Pelaksana Tugas (PLt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Pasalnya, perubahan tanpa pemberitahuan tersebut menyebabkan para wartawan tidak sempat meliput apel yang dilaksanakan lebih cepat dari jadwal sebelumnya.

“Jadwal yang kita terima kan pukul 09.00 WIB, peringatan Hardiknas dilaksanakan di Aula Martabe, tapi begitu sampai sebelum pukul 09.00 WIB di sini (Kantor Gubsu-red) ternyata kegiatan itu tidak ada, malah katanya sudah selesai dilakukan apel jam delapan tadi,� kata seorang wartawan, yang bertugas di Kantor Gubernur, Senin (2/5). Kasubbag Humas Pimpinan dan Kemitraan Erwin Hasibuan yang ditanyakan mengenai perubahan jadwal tersebut mengaku tidak mengetahui ada perubahan jadwal. “Saya juga tidak tahu ada perubahan, kalau Saya tahu kan pasti langsung saya informasikan. Mungkin Kabag lah yang tahu,� katanya. Kabag Humas Pimpinan, Keprotokolan dan Telekomunikasi Zakaria yang dikonfirmasi mengaku tidak sempat memberitahukan terkait adanya perubahan jadwal tersebut. (WAN)

70 Warga Tolak Rekonstruksi Konstatering Poldasu Medan-andalas Terkait dugaan pemalsuan surat yang dilakukan Legiman terhadap kepemilikan tanah di Kawasan Industri Medan (KIM) II yang diproses penyidikan dilakukan di Poldasu dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ( Kejatisu) sesuai surat pemberitahuan No.1450/N.2.4/Epp.1/04/2011 tertanggal 11 April 2011 sehingga akan

dilanjutkan ke pengadilan. Surat pemberitahuan yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melalui Asisten Tindak Pidana Umum Kejatisu Warsa Susanta, SH merupakan hasil penyidikan atas nama tersangka Legiman yang disangka melanggar pasal 263 ayat (1) Subs ayat (2 dan pasal 266 ayat (1) dan (2) KUHPidana tentang pemalsuan surat

sudah lengkap. Untuk menambah barang bukti, Poldasu mengundang Guru Besar USU Medan Prof Abdul Rauf didampingi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provsu dan BPN Deli Serdang untuk melakukan pengukuran tanah yang disengketakan yang diklaim PT KIM tanah seluas 46,11 Ha itu adalah miliknya, Selasa (3/5).( DP)

Pendidikan Karakter Pondasi Kuat Majukan Pendidikan Pameran Pendidikan dan Ajang kreativitas Siswa Diresmikan Medan-andalas Plt Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho ST, membuka secara resmi Pameran Pendidikan dan Ajang Kreativitas Siswa, Selasa (3/5) sore, di Atrium Plaza Medan Fair. Event ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Sumatera Utara, untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) mulai 3-8 Mei mendatang ini, sekaligus pencanangan pengembangan pendidikan karakter untuk kelangsungan pendidikan bermutu di Sumatera Utara. Dalam peresmian acara ini, turut dihadiri oleh Kadis Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri MM, Kadis Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri, Wakil Wali Kota Binjai, dan Kasat Brimob Polda Sumut. Kadis Pendidikan Sumut Drs. Syaiful Syafri MM, mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir dalam peresmian acara ini. “Pihaknya selaku pelaksana kegiatan, akan berbuat maksimal demi suksesnya pencanangan pendidikan berkarakter di Sumut,� terangnya. Ditambahkan Syaiful, untuk pelaksanaan ajang kreativitas siswa, pihaknya

Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Drs Syaiful Syafri MM, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri meresmikan Pameran Pendidikan dan Ajang Kreativitas Siswa 2011 mulai 3-8 Mei di Atrium Plaza Medan Fair. akan mengadakan perlombaan-perlombaan setiap harinya. Plt Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho ST, dalam kata sambutannya sekaligus membuka pameran pendidikan dan ajang kreativitas siswa, mengatakan, pencanangan pengembangan pendidikan berkarakter di Sumut sangat bagus sekali, untuk perkembangan peserta didik yang ada di Sumut. Diungkapkan Gatot, untuk membentuk pendidikan berkarakter, kecerdasan emosional, intelektual, dan spiritual adalah pondasi utamanya.

Untuk ajang kreativitas siswa, diselenggarakan perlombaan diantaranya, lomba pidato bahasa inggris tingkat SMA tanggal 4-5 Mei, festival tari etnis Sumatera Utara tingkat SMA 5 Mei, festival baca puisi perjuangan tingkat SMP 6 Mei, festival pakaian daerah berpasangan tingkat SMA 6 Mei, fastifal volk song perjuangan perjuangan dan daerah tingkat SMA 6 Mei. Total hadiah yang diperebutkan dalam ajang kreativitas siswa Rp 82 juta. Even ini diikuti 72 stan dari Dinas Kabupaten Kota dan sekolah-sekolah unggulan. (RIL)

Rabu 4 Mei 2011

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

Polsek Patumbak Tangkap Bandar Togel Medan-andalas Petugas Reserse Kriminal Polsek Patumbak menangkap seorang pemuda yang ditengarai sebagai Bandar judi toto gelap (togel) di kawasan Terminal Amlpas Medan, Minggu (1/5). Dalam penangkapan tersebut dari tersangka, Desman Ambarita (26) warga Jalan KH Rivai Abdul Manaf Nasution Gang Family, Kecamatan Medan Amplas, polisi menyita barang bukti dua unit handphone, Rp75 ribu, dan satu lembar kertas bertuliskan angka tebakan. Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Patumbak, AKP Parulian Samosir ketika dikonfirmasi andalas membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya penangkapan itu berawal dari informasi yang diterima pihaknya. “Sebelumnya kami terima informasi bahwa di lokasi itu ada seorang pemuda menjual kupon judi togel. Selanjutnya kami lakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan kami dapat menangkap tersangka,” kata mantan Kanit Idik I Jahtanras Polresta Medan itu. (HER)

Ketangkap Saat Kutip Rekap Judi Kim Teluk Mengkudu-andalas Abed Nego Sihombing (20) Dusun VIII, Desa Lubuk Cengal, Kecamatan Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, ditangkap Polisi sedang mengutip rekapan judi kim di Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Senin (2/4) sekira pukul 23.00 WIB. Dari tangannya polisi menemukan barang bukti 2 lembar kertas berisi nomor tebakan judi kim, uang Rp 500 ribu, 1 hape dan 1 kereta milik tersangka. Menurut sumber, malam itu Polisi mendapat informasi tersangka sering melintas mengutip rekap dibeberapa warung kopi di Desa Sialang Buah, saat tersangka melintas naik kereta langsung diamanakan Polisi. Pengakuan Abed, dia baru 3 hari jadi tukang kutip rekap KIM milik Bandar warga Tebing, karena menunggu panggilan untuk tes masuk tentara. “Tiga hari lagi aku dipanggil ikuti tes masuk tentara, aku takut bang! Kalau garagara ditangkap aku gak bisa jadi tentara,”ujar lajang berpangkas cepak tersebut. Kasubag Humasy Polres Sergai AKP Z Siregar membenarkan telah mengamankan tersangka pengutip rekap. ”Tersangka kita jerat pasal 303 ayat 1 KUH-Pidana dengan hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara,” tandas Kasubag. (RYAD)

Oknum Mahasiswa Cabuli Siswi SMU Hingga Hamil Medan-andalas Oknum mahasiswa salah satu universitas di Medan, AH Selasa (3/5) dilaporkan ke Polresta karena dituding mencabuli seorang siswi klas II SMU hingga hamil 2 bulan. Dalam laporannya korban sebut saja, Windi (16) warga Jalan Sidodadi Batang didampingi abangnya, A (28) mengatakan bahwa sebelumnya korban mengenal AH sejak, 5 bulan lalu. Mereka saling kenal di kawasan kampus Unimed. Kemudian, AH mengajak korban ke pemandian Simbahe. Di tempat pemandian tersebut pelaku meminta korban untuk melayani nafsu sexnya. Awalnya korban menolak. Namun karena terus dibujuk, akhirnya korban menuruti permintaan pelaku. Selama 5 bulan berkenalan, dua insan berlainan jenis itu kerap melakukan hubungan suami istri hingga korban hamil dua bulan. Terbongkarnya korban tengah hamil muda berawal dari kecurigaan pihak keluarga yang melihat perkembangan korban. Saat ditanya akhirnya Windi mengaku dan pihak keluarga langsung mencari pelaku. Namun Pelaku tak berhasil ditemukan dan akhirnya pihak kerluarga membawa korban untuk membuat pengaduan ke Polresta Medan. Saat ini kasusnya masih ditangani pihak kepolisian. (HER)

Oknum JPU Kejari Lubuk Pakam Dilapor Ke Kejagung Lubuk Pakam-andalas Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Pakam, Kasrun Pohan SH dilaporkan Parulian Tambunan (39) warga Jalan Martabe II, Desa Pagar Merbau III, Kecamatan Lubuk Pakam, ke Kejaksaan Agung dan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) karena dirinya dimintai sejumlah uang oleh Kasrun Pohan atas perkara penganiayaan. Kepada andalas, Selasa (3/5), Parulian Tambunan mengatakan bahwa dia secara tertulis telah melaporkan oknum Jaksa Kasrun Pohan SH pada tanggal 9 Februari 2011, dan dalam laporan itu, Parulian Tambunan membeberkan kronologis saat dia duduk sebagai terdakwa karena disangkakan telah melakukan penganiayaan terhadap Robert Butarbutar pada tanggal 5 September 2010. Saat dia serta berkas perkaranya diserahkan penyidik Polres Deli Serdang ke JPU Kasrun Pohan SH, oknum jaksa tersebut hendak melakukan penahanan, namun Kasrun Pohan SH mengatakan, tersangka Parulian Tambunan bisa tidak ditahan, tetapi dengan catatan harus melakukan perdamaian terhadap pelapor (Robert Butarbutar), dan disitulah Kasrun Pohan SH meminta uang kepada Parulian Tambunan sebesar Rp 5 juta. Dalam keadaan terpaksa, Parulian Tambunan hanya sanggup memberikan uang sebesar Rp 3 juta. (BOB)

Jenazah Engky alias Ato dilokasi kejadian

Jenazah Cenli alias Ain dilokasi kejadian

Penjagal Empat Nyawa Diringkus

Terancam Hukuman Mati

Binjai-andalas Penjagal empat nyawa ayah mertua, menantu dan dua orang anak yang masih duduk di bangku sekolah TK di Jalan Rukam No 71-D, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai akhirnya berhasil diringkus petugas Reskrim Polres Binjai, kemarin. andalas/mki

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti satu unit handphone nokia warna hitam, satu buah alat bantu pendengaran, dua buah mesin pompa air, satu potong celana ponggol warna biru, satu potong baju kaos tanpa lengan warna hitam, satu potong baju kaos oblong warna hitam, serta satu potong celana pendek warna hijau. Polisi menginformasikan bahwa tersangka yang masih dalam proses pemeriksaan tersebut, Dani Boenda Jaya alias Deden alias Deni (20) warga Pasar V Cina Desa Tandem Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Dalam pemeriksaan tersangka mengakui telah mem-

Tersangka penjagal 4 nyawa saat diboyong ke Mapolres Binjai. bunuh empat korban masingmasing, Engky alias Ato (65) Cenli alias Ain (27) (menantu Engky) serta kedua cucu Engky, Kevin (5) Keren (4) menggunakan pisau dapur, sepotong kawat jemuran, tali plastik, serta sepotong kayu broti. Saat ditemukan kondisi keempat mayat para korban sangat mengenaskan. Mayat Engky ditemukan di atas tempat tidur dengan luka tusuk pada bagian leher sebelah kiri, kepala bagian belakang. Sedangkan mayat Cenli alias Ain (menantu Engky) di lantai kamar dengan luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan. Sementara itu mayat Kevin ditemukan diantara mayat ibu dan adiknya Keren dengan

Jenazah Kevin dan Karen dilokasi kejadian

luka memar dibagian dagu dengan kondisi Diselimuti kain sprei. Karen sendiri saat ditemukan pada bagian mulutnya mengeluarkan buih. Pembantaian empat nyawa korban itu sendiri diketahui oleh saksi pada Minggu, 1 Mei 2011 Pukul 15.30 WIB selanjutnya dilaporkan ke Polres Binjai. Laporan Kasus tersebut tertuang dalam Laporan Polisi No Pol: LP/512/V/2011/Reskrim/Tanggal, 1 Mei 2011. Dalam kasus pembunuhan itu, penyidik Reskrim Polres Binjai memeriksa sedikitnya 13 orang saksi diantaranya, tukang beca yang selalu mengantar korban Kevin dan Karen sekolah, istri Engky dan sejumlah tetangga. (MKI/HER)

KEPALA Polisi Resort (Kapolres) Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting menerangkan, terungkapnya kasus penjagalan empat nyawa itu tak terlepas dari hasil koordinasi antara pihaknya dengan salah seorang kerabat dekat tersangka. “Selain hasil olah TKP dan pemeriksaan 13 orang saksi, pengungkapan ini juga tak terlepas dari hasil koordinasi kami dengan salah seorang kerabat tersangka,” kata Rina sembari menyebutkan bahwa tersangka, Dani Boenda Jaya saat ini masih diperiksa tim penyidik Unit Jahtanras Polres Binjai. Dijelaskan Rina, dalam kasus ini penyidik mempersangka Dani Boenda Jaya alias Deden alias Deni dengan pasal berlapis antara pasal 340 Subs 339 Subs 338 Subs 365 KUH-Pidana dengan ancaman hukuman mati. “Tersangka dapat diancam hukuman penjara seumur hidup bahkan hukuman mati. Namun nantinya pengadilanlah yang menentukan hukuman tersangka,” pungkas Rina. Mantan Kapolsek Medan Barat dan Kapolsek Medan Kota ini menjelaskan sebelumnya, setelah menerima lapo-

ran kasus pembunuhan sesuai dengan Laporan Polisi No Pol: LP/512/V/2011/Reskrim/Tanggal, 1 Mei 2011, pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian di Jalan Rukam No 71-D, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai. Setelah itu mengidentifikasi identitas keempat korban lalu memeriksa para saksi. Kemudian mengumpulkan alat bukti dan menangkap tersangka. Dan saat ini pihaknya dalam hal ini penyidik Reskrim Polres Binjai tengah melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka dan melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU). (HER)

Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting

Membunuh Karena Hendak Disiram Air P anas? Panas? TERSANGKA Dani Boenda Jaya alias Deden alias Deni sebelumnya disangka korban Cenli alias Ain akan perbuat kejahatan. Ain yang pada saat memasak air di dapur akan menyiramkan air panas itu ke arah tersangka. Sontak tersangka memukul tangan Cenli hingga air panas tertumpah ke lantai. Tak hanya itu, tersangka lalu mencekik leher Cenli. Mungkinkah tersangka nekad membunuh karena hendak disiram air panas? Berikut kronologis kejadian pembantaian empat nyawa sesuai dengan keterangan tersangka Dani Boenda Jaya alias Deden alias Deni di Mapolres Binjai. Tragedi itu terjadi pada, Jum’at (29/4) sekira pukul 19.00 WIB. Saat itu tersangka usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di jembatan Titi Kembar, Binjai bermaksud pergi ke Brahrang, Kecamatan Binjai Barat. Namun dalam perjalanan, baterai handphone tersangka habis. Selanjutnya tersangka singga ke rumah korban dengan maksud hendak meminjam carger. Namun sesampainya di rumah korban, carger yang akan dipinjam tersangka tidak ada. Selanjutnya tersangka numpang buang air kecil di kamar mandi rumah korban. Saat keluar dari kamar mandi, tersangka melihat satu unit handphone dan pompa air di ruang tamu. Sempat timbul niat tersangka untuk mencuri kedua benda itu namun rencana itu urung dilakukan. Kemudian tersangka duduk di depan rumah korban. Tak lama kemudian tersangka permisi kepada korban Cenli untuk pulang. Tersangka pun berjalan ke arah Jalan Rukam. Namun belum lagi sampai ke Jalan Rukam, tersangka balik dan berjalan ke arah belakang rumah korban. Sekira 30 menit kemudian, tersangka duduk sambil merokok di belakang rumah korban. Saat bersamaan, istrinya datang ke rumah korban mencari tersangka. Ketika itu korban Cenli mengatakan bahwa tersangka sudah pulang. Selanjutnya sekira pukul 23.00 WIB, tersangka mendengar televisi di rumah korban sudah mati. Dan tidak ada suara orang bicara dari dalam rumah korban. Tersangka menduga para korban sudah tidur. Selanjutnya tersangka mengambil kursi di belakang rumah korban dan meletakannya didekat dinding kamar mandi lalu tersangka menaiki kursi tersebut lalu memanjat dinding kamar mandi.

Dengan menggunakan tangan, tersangka menolak satu buah seng kamar mandi ke atas hingga atap seng terbuka lalu tersangka masuk ke kamar mandi. Aksi tersangka saat itu dilihat korban Cenli yang langsung berteriak maling. Mendengar Cenli berteriak maling, tersangka mengatakan bahwa dirinya bukan maling. Korban Cenli yang melihat tersangka selanjutnya diam karena sudah mengenal tersangka. Selanjutnya tersangka mendekati Cenli yang sedang memasak air di dapur. Karena Cenli curiga kepada tersangka akan berbuat kejahatan, lalu Cenli hendak menyiram air panas itu ke arah tersangka. Karena hendak disiram air panas, tersangka lalu memukul tangan Cenli hingga air panas itu tertumpah di lantai. Selanjutnya, tersangka mencekik leher Cenli. Saat itu Cenli berusaha melakukan perlawanan. Melihat Cenli akan memberikan perlawanan, tersangka yang melihat pisau dapur di atas meja langsung mengambilnya dan menodongkan pisau itu ke leher Cenli. Di bawah ancaman senjata tajam, Cenli disuruh duduk di lantai. Ketika itu tersangka melihat seuntas tali plastik di tempat sampah lalu mengambil tali itu lalu mengikatkan tangan Cenli. Lalu tersangka mengambil kawat jemuran di kamar mandi dan Cenli dibawa ke ruang tamu dan disuruh duduk. Disitu, Cenli berteriak karena kedua kakinya akan diikat tersangka dengan kawat jemuran tadi. Melihat Celi melawan, tersangka lalu mencekikkan kawat tersebut ke leher Cenli. Lagi-lagi Cenli melawan dengan

menendang tersangka. Habis sudah kesabaran tersangka. Diapun lalu menikam Cenli dengan pisau dapar yang ada di tangannya secara berulang kali. Setelah Cenli tak berdaya, anaknya, Kevin keluar dari dalam kamar

langsung menjerit sambil berlari ke dalam kamarnya. Tersangka pun langsung mengejar dan mencekik Kevin. Pada saat itu, tersangka melihat sepotong kayu broti di kamar dekat pintu. Lalu tersangka mengambil kayu itu dan memukulkannya ke leher Kevin. Tak hanya itu, tersangka juga menikam leher Kevin secara berulang kali. Selanjutnya datang Engky (mertua Cenli). Dia pun tak luput dari aksi keji tersangka. Saat itu dada Engky ditendang hingga terjatuh ke dalam kamarnya. Kemudian tersangka masuk ke dalam kamar dan menikam Engky hingga tewas. Kemudian, tersangka keluar dan menyeret mayat Cenli dari ruang tamu ke kamar mandi. Di kamar mandi, tersangka membuka pakaian Cenli dan memandikannya. Setelah itu tersangka mengangkat

mayat Kevin dari dalam kamar dan membawanya ke kamar mandi juga dimandikan. Selanjutnya tersangka pergi ke ruang tamu dan membersihkan darah yang ada di ruang tamu dan kamar mandi dengan alat pel. Setelah bersih, tersangka mengangkat mayat Cenli ke kamar depan begitu juga dengan mayat Kevin. Di kamar depan, tersangka memakaikan pakainnya lalu duduk di ruang tamu. Saat itu lah anak Cenli lainnya, yakni Keren yang terbangun dari tidurnya datang ke ruang tamu dalam keadaan menangis. Tersangka yang melihat kedatangan Keren, langsung mencekik bocah malang itu hingga tewas. Setelah tewas, Mayat Keren lalu dimasukan ke dalam kamar berdampingan dengan mayat Ibunya dan kakaknya, Kevin lalu diselimuti kain spre. Setelah itu tersangka membersihkan kamar tidur tempat Kevin dibunuh. Saat itu tersangka melihat handphone di atas meja lalu mengambilnya. Tak hanya handphone di kantong celana Cenli, tersangka juga mengambil uang senilai Rp38.000 lalu masuk ke dalam kamar Engky dan mengambil satu unit handphone.

Dan pada Sabtu, (30/4) sekira pukul 16.00 WIB, tersangka menelpon istrinya meminta berbicara dengan temannya, Nael Pasaribu untuk menjemputnya di rumah korban. Sebelum Nael datang menjemput, tersangka memasukan dua unit pompa air ke dalam kotak karton berikut pisau, kawat dan tali yang digunakan tersangka menghabisi nyawa keempat korban termasuk pakaian yang dipakai tersangka pada saat kejadian yanag berlumuran darah. Tersangka pun meninggalkan rumah korban sekira pukul 19.00 WIB dengan mengenakan pakaian korban, Engky. (HER)

Rabu 4 Mei 2011

Rekonstruksi Penembakan Pasutri di Undur Medan-andalas Rekontruksi kasus penembakan pasangan suami istri (pasutri), Kho Wie To alias A Wie (34) dan Lim Chi Chi alias Dora Halim (30) di Tempat Kejadian Perkara di Jalan Akasia I/Bambu III No 50, Kelurahan Durian, Kecamatan Medan Timur, Selasa (3/4) kemarin di undur oleh pihak kepolisian. Alasan diundurnya, rekonstruksi penembakan dengan menghadirkan dua tersangka, Sun An als Anlan als Anano als Ayung dan Angko sebagai otak pelaku penembakan tersebut, karenakan Jaksa peneliti Kejari Medan tidak dapat hadir dalam rekonstruksi tersebut. "Jaksa tidak dapat hadir saat rekonstruksi. Jaksa tersebut mengikuti sidang perampokan CIMB Niaga di PN Medan, " ujar Wakasat Reskrim Polresta Medan, AKP Ruru Wicaksono SiK, Selasa (3/5). Dijelaskan Ruruh, rekonstruksi tersebut akan dilaksanakan, Rabu (4/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Dimana, untuk membuat jelas dan terang peristiwa penembakan itu terjadi. Jaksa peneliti dari Kajari Medan sangat diperlukan untuk hadir dalam rekonstruksi, sehingga penyidik layak mengajukan BAP (Berita Acara Pemeriksaan-red) perkara tersebut ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). (HER)

Pria Uzur Cabuli Bocah 4 Tahun Belawan-andalas Seorang lelaki tua (uzur) dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan karena disebut-sebut mencabuli bocah 4 tahun sebut saja, Dwi warga Desa Paya Bakung, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang. Informasi diperoleh, dari orangtua korban menyebutkan, terbongkarnya kasus asusila itu berawal dari kecurigaan orangtua korban terhadap kondisi anaknya yang sakit selama tiga hari. Setelah diperiksa ibunya, dilihat selaput darah putrinya bengkak akibat benda tumpul. Kemudian orantuanya bertanya siapa yang melakukan perbuatan itu. Dengan polosnya, korban mengatakan bahwa pelaku pencabulan itu adalah Kek JN (52). Perbuatan cabul itu dilakukan Kek JN di rumahnya. Setelah mendengar pengakuan anaknya, orangtua korban kesal bercampur geram melihat kelakuan Sikakek yang masih tetangganya itu. Menurut pengakuan korban, dirinya sudah dua kali dicabuli pelaku. Orangtua korban berharap polisi dapat mengusut kasus pencabulan itu hingga tuntas. Kasubag Humas Polres Pelabuhan Belawan, AKP Antoni Rajagukguk, Selasa (3/5) mengatakan belum mengetahui pengaduan itu. (DP)

Warnet Adica Dibobol Maling Deli Tua-andalas Warnet Adica Jalan AH Nasution, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Senin (2/5) dini hari dibobol maling. Akibatnya, 10 unit komputer senilai Rp40 juta raib. Kasus tersebut sudah dilaporkan korban ke Polsek Deli Tua. Menurut Rico (40), pemilik warnet warga Jalan Puri, Medan menyebutkan peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.00 WIB saat salah seorang pekerja warnet membuka usaha dan melihat kondisi ruangan warnet sudah kosong dimana sebanyak 10 unit komputer beserta peralatan CPU hilang dari ruangan warnet. Mengetahui kejadian itu, pekerjanya segera melaporkannya kepada korban. Korban memperkirakan dalam menjalankan aksinya, pelaku kejahatan tersebut menggunakan alat bantu seperti mobil untuk mengangkut barang curian 10 unit komputer miliknya setelah penjaga malam tidak berada di tempat. Sementara itu seorang penjaga malam di warnet milik korban turut diamankan petugas ke Mapolsek Deli Tua untuk dimintai keterangan. Kapolsekta Deli Tua, Kompol SP Sinulingga melalui Kanit Reskrim AKP Semion Sembiring saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian itu. (STP)

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

5

Sidang Perkara Penyerangan Mapolsek Hamparan Perak

Istri Aiptu Deto Sutejo & Bripka Riswandi Menangis Dalam Sidang Medan-andalas Sidang perampokan Bank CIMB Niaga Medan dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak dengan terdakwa Pamriyanto alias Suryo Putro, kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (3/5). Dihadapan majelis hakim yang diketuai Sugiyanto SH, dan hakim anggota masingmasing Leliwaty SH, MH, dan Suhartanto SH, MH tersebut, Jaksa Penuntut Umum, Pardomuan SH menghadirkan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan diantaranya dua istri korban penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, yakni, Hj Rosmawati (istri almarhum Deto Sutejo, red) dan Suryanawati (istri almahrum Riswandi, red). Dihadapan majelis hakim, Rosmawati, istri almarhum Aipda Deto Sutejo yang tewas diterjang peluru kawanan bersenjata api saat bertugas di Mapolsek Hamparan Perak beberapa waktu lalu, tampak tak kuasa menahan air matanya ketika didengarkan keterangannya. Alhasil, ia pun sempat diminta oleh majelis hakim untuk menenangkan dirinya untuk dapat memberikan keterangan. Usai menenangkan diri-

nya, ia pun bersaksi bahwa dirinya masih dihantui rasa ketakutan. “Saya masih merasa ketakutan Pak Hakim,” ujarnya. Kepada majelis hakim, ia menjelaskan kabar peristiwa berdarah yang merenggut nyawa suaminya itu diperoleh dari Kapolsek Hamparan Perak, Kompol Murdani. “Kabar suami saya tewas saya peroleh dari Pak Kapolsek. Bapak itu (Kapolsek, red) menelepon ke rumah dan mengatakan Polsek diserang dan suami saya turut tewas dalam peristiwa itu,” ujarnya. Disebutkan Rosmawati, akibat peristiwa penyerangan yang menewaskan suaminya itu, dirinya harus menopang kebutuhan keluarga dan anakanaknya itu seorang diri. Sementara itu, tak jauh berbeda dengan Rosmawati. Suryanawati juga mengakui mendapat kabar suaminya tewas dari Kapolsek. Saat memberikan kesaksian, ia tampak terus meneteskan air matanya tiada henti. Beberapa kali air matanya jatuh ke lantai. Diakuinya, malam itu, ia mendapat kabar suaminya ditembak kelompok bersenjata api ketika berjaga di Mapolsek. “Iwan ditembak, Pol-

andalas/thamrin samosir

SIDANG PENYERANGAN MAPOLSEK - Jaksa Penuntut Umum (JPU) memperlihatkan barang bukti senjata api laras panjang yang digunakan para pelaku menembak tiga anggota jaga dalam peristiwa penyerangan Mapolsek Hamparan Perak dalam sidang di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (3/5). sek diserang,” ujar Suryanawati mengulang informasi yang diperolehnya ketika itu. Begitu mendapat kabar

Kejatisu Kembali Periksa Sejumlah Pejabat Langkat  Termasuk Asrin Naim Medan-andalas Setelah memeriksa lebih dari 100 orang saksi terkait kasus dugaan korupsi APBD Langkat tahun 2000-2007 senilai Rp102,7 miliar dengan tersangka mantan bendahara Pemkab Langkat Buyung Ritonga. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kembali memeriksa beberapa orang lagi dari jajaran Pemkab Langkat baik yang masih aktif maupun yang tidak lagi bertugas di Langkat terkait kasus yang sama. "Ada diperiksa tujuh orang lagi, masih sebatas saksi dan untuk melengkapi alat bukti saja," ujar Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Pidana Khusus (Pidsus), Jufri SH dikantornya Jalan AH Nasution Medan, Selasa (3/5). Dikatakannya, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penggunaan dana APBD Langkat tahun 2000-2007 yang menyebabkan kas Pemkab tersebut kosong. "Walaupun sudah ada yang dikembalikan

pak Syamsul Arifin, tapi sampai sekarang kas tersebut masih tekor juga," katanya sembari menambahkan, jumlah dana yang dikembalikan oleh Syamsul sebesar Rp62 miliar. Dikatakannya, pihaknya telah memeriksa sedikitnya 100 orang saksi. "Hingga saat ini ada seratus orang yang sudah diperiksa, dan semuanya masih berkapasitas sebagai saksi, namun tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan saksi lainnya," jelasnya seraya mengakui diantara yang diperiksa terdapat nama Asrin Naim, pejabat di Pemprovsu. Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum)/humas, Edi Irsan menambahkan, 100 orang saksi tersebut berasal dari mantan anggota DPRD langkat 1999-2004, lalu pejabat stuktural Pemkab Langkat terkait manajemen pemerintahan, pihak swasta yang terkait pengadaan mobil dinas untuk anggota DPRD Langkat. "Sampai saat ini, kami masih terus meminta keterangan pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara ini," kata Edi. Dalam kasus ini, tim penyidik Kejatisu menjerat Buyung Ritnga dengan pasal 2 dan 3 UU No 31/1999 tentang tindak pidana korupsi (tipikor) jo pasal 55 ayat 1 ke I KUHP. Kasus dugaan korupsi APBD sebesar Rp 102,7 miliar ditangani Kejatisu, atas laporan dari Ketua BPK RI Anwar Nasution kepada KPK dengan surat pengaduan nomor 26/R/S/I XXV/03/2009 bertanggal, 16 Maret 2009. (FEL)

suaminya tewas, dirinya hanya menunggu di rumah saja. Sementara itu, jasad suaminya dibawa ke Rumah Sakit Bha-

yangkara Medan. “Saya cuma melihat dadanya seperti dijahit yang lain sudah ditutup kain kafan,” kenangnya sedih. (THA)

Kajari Lubuk Pakam Bungkam Soal Dugaan Korupsi Pajak Restoran Lubuk Pakam-andalas Penyidikan dugaan korupsi pengutipan pajak restoran tahun 2008 yang disebut-sebut tidak disetor ke kas daerah hingga berfotensi kerugiaan keuangan daerah sebesar Rp1,5 milyar dengan tersangka Drs HN, Kepala Seksi Penagihan pada Dinas Pengelolaan Keuangan Pemkab Deli Serdang, tampaknya sudah mendapat titik terang. Namun sangat disayangkan, Kajari (Kepala Kejaksaan Negeri) Lubuk Pakam Pathor Rahman SH tidak mau memberikan keterangan terkait perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi itu saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa (3/5) dan malah mengarahkan wartawan untuk mengkonfirmasi permasalahan tersebut kepada Kasi Pidsus. Padahal saat itu sejumlah wartawan sudah menunggu Kejari beberapa jam untuk dikonfirmasi, tetapi yang diperbolehkan masuk adalah seorang warga keturunan bernama Bali alias Ayung yang sedari tadi keluar masuk dari ruangan Kajari Lubuk Pakam Pathor Rahman SH. Sekadar informasi, Bali alias Ayung ini pernah terjerat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Lubuk Pakam, Supriandi Daulay, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya mengatakan bahwa untuk kasus dugaan korupsi pajak restoran pihaknya telah menerima hasil audit

(penghitungan) kerugian keuangan negara/daerah dari Badan Pengawasn Keuangan Pembangunan Perwakilan Sumut. Namun Supriandi Daulay SH enggan membeberkan jumlah kerugian keuangan negara/daerah. “ Sabar dulu ya, belum bisa diekspos, nantilah pada saat pembacaan dakwaan yang diutarakan dipersidangan. Hasil pengutipan pajak restoran diduga tidak dimasukkan ke kas daerah sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Deli Serdang,” katanya. Sedangkan terkait dugaan korupsi proyek pembibitan balai benih ikan dan pembuatan jalan di Desa Lau Seprang, Kecamatan Tanjung Morawa yang merupakan proyek Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Deli Serdang tahun 2007 senilai 6 Milyar, dengan tersangka mantan Kadis Perikanan dan Kelautan Ir RAA, dan stafnya ARS, Supriyandi mengatakan, saat ini Kejari Lubuk Pakam telah mengirim surat permohonan kepada BPKP Perwakilan Sumut untuk melakukan penghitungan kerugian negara. (BOB)

Rabu 4 Mai 2011

RAGAM

harian andalas | Hal.

6

Hasbalah Thaib :

Ulama Pewaris Kenabian Amal Makruf Nahi Mungkar Medan-andalas Ulama adalah orang yang memiliki ilmu dan beramal dalam kedisiplinan. Dalam Islam ulama tidak cukup diartikan sebatas makna generik, yaitu sebagai orang-orang yang memiliki ilmu pengetahuan ansich. Akan tetapi lebih spesifik lagi, ulama itu adalah Warastal Anbiya, yaitu pewaris pelanjut penerus missi kenabian amar makruf nahi mungkar dengan landasan alquran dan sunnah Rasul dibingkai dengan akhlaqul karimah etika adab moral dan sopan santun. Hal itu dikemukakan Prof DR HM Hasbalah Thaib menjawab wartawan di JW Lounge Terminal Keberangkatan Dalam Negeri Bandara Polonia, kemarin sebelum bertolak ke Banda Aceh, terkait kriteria ulama yang belakangan ini banyak orang

mengaku-ngaku ulama tapi kepribadiannya belum mencerminkan seorang ulama. Menurut Hasbalah, menjadi seorang ulama tidak hanya sebatas pengakuan dan publikasi semata, tapi harus ada pengakuan khusus dari masyarakat. Ulama yang baik, juga tidak keluar masuk ruangan pejabat untuk mendapat ketenaran. "Biarlah masyarakat yang menilai, bahwa kita itu seorang ulama," tegas Hasbalah. Di samping itu, kata Hasbalah, ulama juga memiliki karakter keulamaan yang harus ditauladani ummat, sehingga kehadiran ulama memberi kesejukan pengayoman penebar rahmatan lilalamin. Ulama merupakan tempat bertanya umat, ulama tempat umat curhat, ulama memberi tauladan tentang amanah, tentang tanggungjawab, tentang beribadah, tentang

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

bermuamalah. Hasbalah menambahkan, moralitas ulama sudah dipastikan tidak sama dengan sarjana, tidak sama dengan pengusaha, tidak sama dengan penguasa, tidak sama dengan kebanyakan orang. "Ulama sesuatu yang langka karena ia pewaris nabi," ujar Hasbalah. Disinggung tentang keberadaan Majelis Zikir Az Zikra Sumatera Utara pimpinan H Rizal Mahaputra, Hasbalah mengaku bahwa majelis tersebut merupakan salah satu wadah untuk silaturahmi dan berdakwah. "Kalau seorang ketua majelis zikir saja bisa berbuat lebih baik untuk umat dan jemaahnya, mengapa kita harus iri dan membencinya. Harusnya sosok ustadz seperti Rizal Mahaputra itu mendapat dukungan, bukan malah dijelek-jelekkan," tegas Hasbalah. (RIL)

Prof DR HM Hasbalah Thaib

Rabu 4 Mai 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7

Rabu 4 Mei 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

8

MANC. UNITED vs SCHALKE 04

Madrid Masters

Roddick Langsung Kandas Madrid-andalas Andy Roddick dipaksa menyudahi kiprahnya di turnamen Madrid Masters 2011 lebih awal. Petenis Amerika Serikat itu disingkirkan oleh petenis kualifikasi di babak pertama. Bertanding di Park Manzanarez, Selasa (3/5) dinihari WIB, Roddick ditumbangkan Flavio Cipolla dalam pertarungan tiga set dengan skor 4-6, 7-6, 36. Dengan hasil ini Roddick menyusul kompatriotnya Mardy Fish yang lebih dulu kandas oleh John Isner 6-7(5), 6-4, 6-7(3). Unggulan kesembilan Gael Monfils sukses melaju ke babak kedua petenis dengan servis kencang Ivo Karlovic dalam dua set 6-3, 7-6(6). Di babak selanjutnya Monfils akan bertemu dengan Juan Monaco yang sebelumnya menundukkan Andrey Golubev 2-6, 6-2, 6-2. Marin Cilic juga berhasil meneruskan langkahnya usai memenangi partai kontra Potitp Starace 7-6(5), 6-4. Hingga berita ini diturunkan duel terakhir antara Richard Gasquet versus Daniel Gimeno-Traver masih berlangsung.(DTC)

Final Spesial

Manchester-andalas Manchester United akan menjamu Schalke 04 dilanjutan semifinal Liga Champions Eropa Leg kedua, Kamis (5/5) pukul 01:45 WIB di Stadion Old Trafford, setelah pada Leg pertama MU menang 2-0 atas Schalke. Tapi, MU tetap maksimal untuk bisa memastikan diri lolos ke babak final. Peluang MU memang sudah sebelah kaki namun dalam sepakbola tidak ada yang tidak mungkin.

lahkan Bayern Munich pada musim ini (tertinggal 1-0 di kandang, menang 3-2 di partai Sedangkan Schalke sendiri meski kalah pada Leg pertama namun tandang), dan Ajax membalikkan rasa percaya diri dan optimis masih tetap tinggi untuk menang. Hal ini saat diperlihatkan oleh para pemainnya, seperti yang diungkap oleh pemain ketertinggalan 1-0 di kandang dengan asal Spanyol yang bermain untuk Schalke04 Raul Gonjalez “ Tim kemenangan di Panathinaikos dengan skor 3-0 pada semi final 1995-96. kami memang pada Leg pertama kalah tetapi akan akan Memang, Manchester United tidak pernah kalah di memberikan kejutan saat melawat ke kandang MU nanti,� sebut Old Trafford pada musim ini dalam ajang apapun. Raul. Manchester United adalah tim dengan pertahanan terbaik Ketinggalan 0-2 dari Manchester United memang membuat JAVIER di Liga Champions pada musim ini dengan hanya kebobolan Schalke akan sedikit sulit untuk bisa mengungguli Manchester 3 gol dari 11 pertandingan Liga Champions pada musim ini. United. Namun bila MU ceroboh bukan tidak mungkin Schalke LIVE Pada pertandingan ini, Manchester United mengincar final bisa mengungguli perolehan poin Manchester United saat ini. kelima mereka, sedangkan Schalke tengah mengincar final pertama mereka di Liga Champions. Schalke harus bisa menang 3-0 atas Manchester United untuk 05 MEI, Raul Gonzales adalah topskor Liga Champions sepanjang masa dengan torehan 71 gol. bisa memastikan lolos ke babak final. 01.45 WIB Raul Gonzales juga berhasil mencetak empat gol dalam tiga pertemuannya menghadapi United saat Gol Giggs pada leg pertama itu mencatatkan sejarah baru. masih beseragam Real Madrid. Giggs tercatat sebagai pencetak gol tertua di ajang Liga Pemain Schalke Atsuto Uchida yang berasal dari Jepang berhasil mengalahkan Park Ji-Sung (Manchester Champions dengan usia 37 tahun 148 hari. Melihat dari sejarah bebeberapa pertandingan di Lige Champions, United) yang berasal dari Korea Selatan dalam adu penalti usai kedua tim bermain imbang 2-2- di semi final Piala hanya ada 2 tim yang mampu membalikkan defisit gol ketika tertinggal Asia pada Januari lalu. Park Ji-Sung dan Jefferson Farfan adalah rekan setim saat membela PSV Eindhoven pada di leg pertama pada partai kandang, yakni Inter Milan saat menga- tahun 2004-05. (NET)

HERNADEZ

Rooney Berlatih Terpisah Madrid Open

Sharapova & Li Na Melaju Madrid-andalas Maria Sharapova harus kembali bekerja keras untuk melaju ke babak ketiga. Sedangkan wakil China Li Na tak kesulitan dalam melewati hadangan pertamanya. Sharapova menghadapi Ekaterina Makarova dalam pertandingan yang berakhir Senin (2/5) malam WIB. Mantan petenis nomor satu dunia itu kembali menemui partai alot sebelum memenangi pertandingan dengan tiga set dengan skor 6-3, 3-6, 6-1. Dalam pertandingan sebelumnya Sharapova juga harus berduel tiga set melawan petenis wild card Arantxa Rus. Selanjutnya Sharapova akan melawan Daniela Cibulkova untuk memperebutkan tiket perempatfinal. Cibulkova maju usai lawannya Agnes Szavay walk out. Di pertandingan lain, Li Na menjalani laga yang relatif lebih mudah dengan mengalahkan petenis tuan rumah Maria Jose Martinez Sanchez straight set 6-4, 7-6 (6). Di babak kedua, finalis Australia Terbuka 2011 itu akan melawan petenis non unggulan asal Republik Ceko Iveta Benesova. Adapun sejumlah petenis top lain yang telah tersingkir di babak pertama adalah Ana Ivanovic, Svetlana Kuznetsova.(DTC)

Manchester-andalas Wayne Rooney berlatih terpisah dengan rekan-rekannya menjelang laga melawan Schalke 04. Bersama Fabio da Silva, pemain depan Manchester United itu berlatih di ruangan tertutup. "Wayne Rooney dan Fabio merupakan pemain yang absen dari 24 pemain tim utama yang berlatih secara terbuka di Carrington, menjelang laga semifinal leg kedua melawan Schalke," demikian keterangan dari situs resmi MU, Selasa (3/5). Belum diketahui apa yang membuat Rooney dan Fabio berlatih di ruangan tertutup. Jumpa pers pra-pertandingan dengan manajer Sir Alex Ferguson baru digelar pada hari Selasa (3/5) pukul 14:00 waktu setempat atau Selasa malam WIB. Meski begitu kejadian ini tidak serta merta berarti ada masalah dengan kondisi Wazza. Pasalnya ini bukan kali pertama pemain berkebangsaan Inggris tersebut berlatih terpisah dan di ruangan tertutup. "Striker United itu berlatih di ruangan tertutup dan jauh dari sorotan media WAYNE sebelum laga perempatfinal melawan ROONEY Chelsea, menyusul kejadian kontroversial di Upton Park (kandang West Ham--red) tiga hari sebelumnya," demikian keterangan yang disampaikan klub yang bermarkas di Old Trafford itu. MU menghadapi Schalke dalam leg kedua semifinal Liga Champions, Kamis (6/5) dinihari WIB. Di leg pertama Ryan Giggs dkk. menang 2-0 atas klub Jerman itu.(DTC)

Evra Peringati United tak Sesumbar Gelsenkirchen-andalas Perjuangan Schalke 04 menuju partai final Liga Champions tidak mudah. Selain mengejar defisit dua gol, mereka juga harus tampil di Old Trafford, markas kebanggaan Manchester United. Kekalahan 0-2 dari United pada leg pertama di VeltinsArena membuat langkah The Royal Blues ke partai puncak kian berat. United jelas lebih diunggulkan ketika tampil menghadapi Schalke. Namun, bek Patrice Evra mencoba memperingati rekan-rekannya agar tak jumawa. Kenangan Evra bersama AS Monaco di perematfinal Liga Champions 2004 lalu membuatnya lebih mewaspadai Raul Gonzalez dkk. “ D a l a m

PATRICEEVRA

sepakbola Anda tak pernah tahu karena ketika saya main untuk Monaco, kami kalah 4-2 di Santiago Bernabeu dan mereka menganggap sudah melangkah ke semifinal. Tapi, di leg kedua kami menang 3-1,� kenang Evra, Selasa (3/5). “Kami harus lebih kompak dan agresif dibanding laga pertama. Kami memang tak sekuat United, maka kami harus mengembangkan kelebihan tim lainnya. Jika kami mendorong keajaiban, kami harus tampil luar biasa,� pungkasnya. (OKZ)

Hawks Curi Kemenangan di Kandang Bulls Chicago-andalas Chicago Bulls gagal memanfaatkan keuntungan tampil di kandang di game pertama semifinal wilayah. Derrick Rose dkk. kalah dari tamunya Atlanta Hawks 95-103. Bulls menjamu Hawks di game pertama semifinal wilayah Timur, Selasa (3/5) pagi WIB. Tim tamu langsung menggebrak di kuarter pertama. Dimotori Joe Johnson, Hawks langsung unggul 28-18. Bulls bangkit di kuarter kedua. Aksi lay-up Derrick Rose membuat timnya unggul 39-34. Tembakan tiga angka guard Bulls itu di detik terakhir membuat tuan rumah menipiskan ketinggalan menjadi 50-51. Selanjutnya Hawks sempat ketinggalan 6569. Namun begitu tim berlambang burung elang ini mampu membalikkan kedudukan menjadi 80-71 di awal kuarter penutup. Kondisi unggul ini sukses dipertahankan oleh tim asuhan Larry Drew hingga pertandingan berakhir. (DTC)

OLAH RAGA

Rabu 4 Mai 2011

Los Angelesandalas David Beckham belum punya niatan pensiun dalam waktu dekat. Kendati sudah memasuki usia veteran, bintang klub Amerika Serikat (AS), Los Angeles Galaxy masih sanggup merumput hingga tiga tahun kedepan. Beckham tepat menginjak 36 tahun, pada 2 Mei kemarin, saat LA Galaxy dikalahkan 1-2 oleh FC Dallas, dalam laga lanjutan Major League Soccer (MLS). Usai laga di Pizza Hut Park, Texas, mantan bintang Manchester United menegaskan dirinya belum berencana mengakhiri kariernya. "Tahun lalu, saya mengalami cedera parah. Tapi, saya sudah mendapatkan kebugaran kembali. Saat ini, saya merasa sangat baik," ujar Beckham, seraya mengingat cedera Achilles yang masih menghantuinya. "Saya merasa siap untuk melanjutkan karier, setidaknya untuk satu, dua hingga tiga tahun lagi. Selama dalam keadaan fit, saya akan terus bermain," tegasnya, Selasa (3/5). Ya, semangat Beckham memang patut diacungi jempol. Mantan gelandang Real Madrid bahkan tetap berlaga membela LA Galaxy, kendati baru saja melakoni perjalanan jauh dari kampung halamannya, Inggris, guna menghadiri pernikahan Pangeran William dengan Kate Middleton, Jumat (29/4). (OKZ)

Arema Terkapar Lagi Malang-andalas Episode negatif terus mendera Arema FC. Empat kali bertanding, dua laga di Liga Champion Asia (LCA) dan dua pertandingan di Indonesia Super League (ISL), tim berjuluk Singo Edan tak mampu mendapatkan satu angka pun. Kekalahan 4-0 (2-0) saat menjamu Cerezo Osaka di Stadion Kanjuruhan,Selasa (3/5), memperburuk grafik penampilan tim asuhan Miroslav Janu. Arema benar-benar menjadi penggembira di ajang LCA dengan catatan yang sangat tidak bagus. bermain negatif, dengan hasil negatif pula. Lima kali bertanding, Arema hanya memperoleh satu poin. Hanya memasukkan satu gol dan kemasuhan 16 gol! Hasil ini semakin menegaskan reputasi Miroslav Janu yang selalu belepotan gol saat membawa timnya ke LCA. Sama persis seperti 2007 lalu. Kekalahan di Stadion Kanjuruhan juga menyajikan tiga fakta negatif. Pertama, tentu saja kekalahan besar 4-0 di kandang sendiri. Kedua, Arema mencatat empat kali kalah beruntun dan ini terburuk sejak ditangani Miroslav Janu awal musim 2010/2011. Ketiga, hanya segelintir Aremania, supporter Arema, yang datang ke stadion untuk menyaksikan timnya berjibaku kontra Cerezo Osaka. Jumlah Aremania malah nyaris sama dengan supporter tim tamu. Pemandangan yang sangat mengherankan. Aremania tampaknya sudah tak berselera menikmati pertarungan timnya yang dipastikan tak lolos dari fase grup. Bagi Aremania yang tidak datang ke stadion benarbenar tidak rugi. Bagaimana tidak, timnya sama sekali tak berkelas di hadapan tim asuhan Levir Culpi. (OKZ)

Laga Solo Fc-Persebaya Diundur 9 Mei Surabaya-andalas Pertandingan Liga Primer Indonesia antara Solo FC melawan Persebaya 1927 di Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari Surabaya dipastikan pada 9 Mei atau mundur sehari dari jadwal semula 8 Mei 2011. Kepastian itu disampaikan Humas Persebaya 1927, Ram Surahman, kepada wartawan usai bersama panpel melakukan koordinasi dengan Polrestabes Surabaya, Selasa (3/5) malam. "Kami pastikan laga Solo FC melawan Persebaya 1927 akan digelar Senin (9/5) dan itu atas saran Polrestabes Surabaya," katanya. Sebelumnya, Polrestabes Surabaya tidak bersedia mengeluarkan izin keamanan untuk pertandingan tersebut pada Minggu (8/5), karena pada saat bersamaan ada sejumlah kegiatan di Surabaya. Pada Sabtu (7/5) malam, lapangan Stadion Tambaksari Surabaya digunakan untuk konser musik. Sedangkan pada Minggu (8/5), ada kegiatan karnaval memperingati HUT Kota Surabaya. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan pengelola Stadion Tambaksari soal kesiapan lapangan. Mereka menjamin kedua tim sudah bisa uji coba lapangan pada Minggu pagi," kata Ram. Sesuai regulasi LPI, tuan rumah penyelenggara harus memberikan kesempatan kepada tim tamu untuk uji coba lapangan sehari sebelum pertandingan. (ANT)

AFC Cup 2011

Persipura Pastikan Tiket 16 Besar Jayapura-andalas Persipura Jayapura berhasil menjaga rekor sempurna di kandang dengan menumbangkan South China 4-2 pada lanjutan babak penyisihan Grup B, Selasa (3/5). Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Boaz Salossa dkk ke babak 16 besar AFC Cup 2011. Dengan tambahan tiga angka, tim Mutiara Hitam dipastikan bakal melaju ke fase knock out kendati masih harus melakoni satu pertandingan lagi melawan East Bengal. Persipura mengoleksi 10 poin dari lima laga yang telah dimainkan, dan untuk sementara berhasil menyalip Chonburi (7 poin) di puncak klasemen. Chonburi sendiri baru malam nanti akan melakoni laga melawan East Bengal. Bermain di markasnya, Stadion Mandala, Jayapura, Persipura langsung tampil menekan. Permainan taktis diperagakan anak asuh Jacksen F Tiago untuk meladeni kekuatan South China yang diperkuat dua mantan bintang Premier League, Nicky Butt dan Mateja Kezman. Pertandingan berjalan cukup seimbang di awal-awal laga. South China yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar, membuka peluang melalui Kezman. Sayang, tendangan chip (cungkil) mantan bomber Chelsea hanya melintas di sisi gawang Persipura yang dikawal Yoo Jae Hoon. Persipura tidak tinggal diam dan langsung merespon dan balik mengancam melalui kerjasama satu-dua kapten tim Boaz Salossa dan Zah Rahan yang membawa Mutiara Hitam unggul 1-0 pada menit ke-23. Tendangan terarah Zah Rahan dari sudut sempit gagal diantisipasi kiper South China, Yapp Hung Fai. Unggul satu gol, para pemain Persipura kian percaya diri dalam memberikan tekanan ke jantung pertahanan tim asal Hong Kong tersebut. Boaz nyaris menggandakan keunggulan Persipura, andai tendangan terarahnya tidak digagalkan Hung Fai. Sementara itu, South China sendiri membalas di menit ke26. Sial bagi Kezman, tendangannya kali ini hanya

9

Jelang Delapan Besar Divisi Utama

Beckham Sanggup 3 Tahun Lagi

Liga Champions Asia 2011

harian andalas | Hal.

PSMS Harus Jadi Tuan Rumah Medan-andalas Bila ingin lolos ke Superliga musim depan, PSMS Medan harus bisa menjadi tuan rumah di babak delapan besar kompetisi Divisi Utama musim ini, yang rencananya akan dimulai 12 Mei mendatang. Demikian dikatakan Wakil Sekretaris I KONI Medan Drs Azzam Nasution di Medan, Selasa (3/ 5). Menurut Azam, menjadi tuan rumah babak delapan besar ini mempunyai banyak keuntuntan. Selain peluang lolos semakin lebih besar, pemasukan juga bertambah karena Stadion Teladan akan dipenuhi penonton setiap pertandingan. "Penonton pasti akan membludak jika PSMS jadi tuan rumah," ujar Azzam. Azzam menambahkan, PSMS berpeluang besar untuk lolos pada musim ini. Pasalnya, sebagai salah satu bekas tim Superliga, sudah saatnya Ayam Kinantan kembali ke sana (Super Liga-red). "PSSI mempunyai kepentingan terhadap PSMS, karena merupakan klub lama yang menjadi bagian dasar PSSI," ungkapnya. Mengenai infrastruktur, Azzam enggan berkomentar. Menurutnya, saat ini semua pihak harus fokus

Azam Nasution terlebih dahulu meloloskan PSMS ke Superliga, baru berbicara infrastruktur. "Lolos dulu PSMS ke Superliga baru kita merenovasi Teladan," ucapnya. Sedangkan, panpel pertandingan PSMS Ir Julius Raja ketika dihubungi mengatakan, peluang PSMS untuk menjadi tuan rumah sangat besar, karena Stadion Teladan memiliki keunggulan dari stadion milik tim lainnya. Selain itu, dua tim yang satu grup dengan PSMS juga telah mendukung Medan menjadi tuan rumah. "Peluang kita untuk menjadi tuan rumah sangat besar, tapi keputusannya akan diumumkan 5 Mei mendatang, semoga kita terpilih menjadi tuan rumah," harap Julius Raja. (YON)

Forki Aceh Turunkan 12 Atlet Pra PON

membentur mistar. Kerja keras para pemain South China akhirnya terbayar setelah mereka berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-36. Gol dicetak Xu Deshuai melalui tendangan dari luar kotak penalti, setelah memanfaatkan bola liar hasil dari kesalahan pemain belakang Persipura. Namun kedudukan imbang tidak bertahan lama. Pasalnya, Persipura kembali mengungguli South China lewat gol Boaz di menit akhir babak pertama. Memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Titus Bonai, sepakan Boaz tidak mampu dibendung Hung Fai. Persipura menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-1. Di babak kedua, kedua tim kembali menampilkan permainan terbuka. Alhasil, aksi jual beli serangan pun tak terelakkan. Persipura yang main dengan mengandalkan kecepatan para pemainnya di sektor sayap akhirnya berhasil memperbesar keunggulan. Boaz kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui eksekusi penalti di menit 60. Penalti sendiri diberikan wasit usai pemain belakang South China melakukan handball.

Unggul 3-1, Persipura yang berada di atas angin nampak belum puas dan masih ngotot menekan pertahanan tim tamu. Permainan ofensif yang mereka tampilkan sepanjang laga akhirnya membuahkan hasil. Memasuki menit ke-75, Gerald Pangkali mencetak gol indah lewat tembakan melengkung dari tepi kotak penalti yang bersarang tepat ke pojok tiang jauh gawang South China. Memimpin 4-1 membuat determinasi dan konsentrasi para pemain Persipura sedikit mengendur. Kondisi ini berhasil dimanfaatkan South China untuk mencetak gol hiburan lewat sundulan Chiu Ng Wai yang memanfaatkan sebuah sepak pojok. Namun, gol tersebut tetap tidak mampu menyelamatkan South China yang tetap kalah 2-4. Dengan kekalahan ini, kans South China untuk bisa lolos ke babak 16 besar kian tipis. Saat ini, tim asal Hong Kong ini masih tercecer di urutan tiga dengan raihan lima poin, atau terpaut dua angka dari Chonburi di tempat kedua. Jika malam nanti wakil Thailand sukses menundukkan East Bengal, maka South China dipastikan tersingkir. (OKZ)

Banda Aceh-andalas Pengurus provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Pengprov Forki) Aceh, akan menurunkan 12 atlet karate potensi berlaga di Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan diselenggarakan di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Juni 2011. "Atlet yang akan kami turunkan di Pra PON itu merupakan karateka pilihan dan berkualitas setelah melalui proses seleksi ketat," kata Wakil

Sekretaris Umum Pengprov Forki Aceh, Eka di Banda Aceh, Selasa (3/5). Untuk seleksi atlet ke Pra PON di Kepulauan Riau itu pihak KONI Aceh mempercapayakan kepada Pengprov Forki dengan harapan seluruh karateka bisa lolos PON 2012 di Provinsi Riau. Dari total atlet ke Pra PON di Kepri, ia menyebutkan masing-masing delapan putra dan empat putri. Namun dari jumlah itu bisa saja bertambah atau berkurang saat akhir seleksi nanti. (ANT)

FUTSAL-Tim futsal LP3i foto bersama dengan salah satu unsur pejabat PT KIM.

LP3i Juara KIM Futsal Cup Medan-andalas Tim futsal LP3i yampil sebagai juara turnamen KIM Futsal Cup 2011 setelah dilaga final mengalahkan Kantin Fisip UMSU dengan skor 5-3, Sabtu (30/4) lalu. Dengan hasil ini, LP3i berhak atas hadiah uang Rp 4 jt, trophy, medali dan voucher ke Theme Park Pantai cermin. Turnamen KIM Futsal Cup dilangsungkan selama tiga hari, 28-30 April dan diikuti 60 peserta umum, pelajar dan perusahaan. Event ini merupakan yang pertama digelar dan direncanakan akan digelar setiap tahunnya,"ujar Andika, ketua panitia turnamen KIM Futsal Cup. Meski baru perdana, animo peserta yang mengikuti cukup dikatakan

membludak. Terlihat, dua minggu persiapan yang kita buat, 60 tim langsung ambil bagian di event ini. Karena itu dengan banyaknya tim yang ikut, kedepannya event tersebut akan kita gelar sebara regular, "tutur Dika. Bagi juara pertama hingga ke empat, diberika hadiah masing-masing Rp 4 juta, Rp 2 juta, Rp 1,5 jt dan Rp 500 ribu. Selain itu panpel juga memberikan hadiah tambahan untuk kategori best player, top score, best keeper dan best tim,"tambah Andika. Sementara, hadir menyerahkan hadiah bagi juara, Ir.Aswin Nasution (Direktur Pengembangan PT KIM dan HM.Aritonang (Manajer Marketing PT KIM Persero). (YON)

Bupati Langkat Minta Berikan Prestasi Terbaik

andalas/ budi zulkifli

ATLET BERPRESTASI NASIONAL-Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu diabadikan bersama 2 orang pelajar / atlet nasional dari cabang bridge di rumah dinasnya, Selasa (3/5).

Stabat-andalas Tim Bridge Kabupaten Langkat siap untuk mencetak prestasi terbaik dalam mengikuti Kejuaraan Nasional Bridge pelajar keVIII Tahun 2011 dan Walikota Sawah Lunto Cup Tahun 2011 pada tanggal 13 s/d 17 Mei 2011 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Ketua GABSI Kabupaten Lanagkat, Ir. Perwira Sakti Lubis saat audiensi Pengurus Kabupaten Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Langkat dengan Bupati Langkat di Rumah Dinas Bupati di Stabat, Selasa (3/5). Tim yang beranggotakan 17 orang atlet ditambah 5 orang unsur offisial dan manajer. Dalam kesempatan itu Perwira menyampaikan,

pihaknya berterimakasih atas dukungan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu untuk memberangkatkan para atlet, sekaligus memberi tambahan dana secara pribadi. "Besar hati kami dan mudah-mudahan kami tidak mengecewakan Bapak dan seluruh masyarakat Kabupaten Langkat nantinya, " ujar Perwira yang juga mantan pemain bridge bereputasi nasional. Menanggapi hal tersebut, Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu berharap agar selain mengangkat nama daerah, para atlet yang berlaga di berbagai event dan turnamen juga diharapkan mampu memberikan hasil yang terbaik bagi daerah. Selain itu, Bupati juga

berpesan kepada Tim GABSI yang akan bertanding untuk menjaga kesehatan dan kekompakan tim serta tetap mengedepankan fair play dalam pertandingan. " Ya, hendaknya kita selalu dapat memberikan yang terbaik bagi daerah ", kata Bupati yang didampingi Kadispora Nustam Harahap, Kabag Humas Syahrizal, Kabid Dikdas Dikjar Legiman dan Ketua KONI T. Mahmud Jefri. Sebagaimana dimaklumi bahwa GABSI Langkat banyak melahirkan atlet nasional yang telah mengukir prestasi di berbagai ajang, termasuk di ajang Kejurnas 2010 di Batam maupun tahun 2011 di Manado. (BD)

Rabu

EKONOMI-BISNIS

4 Mei 2011

Sumut-Yordania Jajaki Propinsi Bersaudara Medan-andalas Yordania menjajaki kerjasama bilateral antar dua propinsi (sister province), yakni Mafrik, salah satu propinsi di Yordania dan Propinsi Sumut. Kerjasama ini diyakini akan memberikan kontribusi yang saling menguntungkan mengingat, kedua propinsi tersebut memiliki kesamaan dan kebutuhan yang bisa saling mengisi. Hal ini dikatakan Duta Besar Indonesia untuk Yordania Zainul Bahar Nur, saat membawa perwakilan pengusaha Yordania bertemu dengan Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho, di Lantai 9, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (3/5). "Salah satu kesamaan tersebut adalah keberagaman masyarakat di Mafrik, yang juga seperti terjadi di Sumut. Bahkan, tidak sedikit orang Indonesia, seperti Padang, Aceh dan Sumut sendiri yang sudah menetap di Mafrik," kata Zainul Bahar Nur. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Yordania Kamal Hamauri mengatakan, dari kunjungannya ke Sumut tersebut, banyak potensi Sumut yang diyakini punya peluang pasar yang baik di Yordania, khususnya di Mavrik. Produk tersebut seperti kopi, kerajinan tangan (handcraft) dan berbagai produk makanan khas Sumut yang cukup digemari masyarakat Yordania. "Dalam beberapa perjamuan makan di KBRI yang ada di Yordania, kami merasa masakan Indonesia sangat cocok dengan lidah orang Yordania. Begitujuga dengan komoditas lainnya yang ternyata Sumut punya potensi besar," katanya. Tidak hanya di bidang pemasaran produk, Sumut yang memiliki sejumlah universitas dengan kualitas pendidikan kedokteran yang baik juga sangat diinginkan oleh Yordania sebagai salah satu tujuan belajar. "Selama ini, banyak pelajar Yordania yang masuk fakultas kedokteran di Malaysia. Dari hasil kunjungan kami, ternyata potensi Sumut justru lebih bagus," lanjutnya. Menanggapi hal tersebut, PLt Gubsu Gatot Pujo Nugroho mengatakan, akan mempelajari lebih dalam mengenai potensi Sumut dan potensi Propinsi Mafrik. Hal ini, katanya, agar dalam realisasi sister province ini saling menguntungkan antar kedua belah pihak dan bisa berjalan dengan baik. "Perlu persiapan matang untuk merealisasikannya, namun secara umum dari paparan ini, jelas akan saling bermanfaat bagi kedua belah pihak. Kami berharap, kerjasama yang dilakukan nantinya bisa berjalan untuk semua aspek," katanya. (WAN)

Dirjen Bea Cukai:

Laporkan Bila Ada Pegawai 'Nakal' Jakarta-andalas Untuk membersihkan jajarannya dari tindak KKN, Dirjen Bea dan Cukai Agung Kuswandono bakal mengusut tuntas segala bentuk informasi miring terkait kinerja para pegawainya. Agung mengatakan, dirinya siap untuk menerima berbagai laporan jika ada pegawainya yang 'nakal', dan bakal menelusurinya sampai tuntas. "Itu concern yang harus saya tindak lanjuti, itu kan sekarang masih bentuknya isu, itu bisa betul, bisa tidak, tugas saya membuktikan itu betul atau tidak, bantu saya kalau ada info, sampaikan ke saya," ujarnya saat ditemui di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin R aya, Jakarta, Selasa (3/5). Agung menegaskan, tak peduli berapa banyak jumlah aparatnya yang terkait penyelundupan. Dia berjanji akan menumpas habis pegawai-pegawainya yang 'nakal' tersebut. "Saya tidak bilang banyak atau sedikit pokoknya kalau ada, tetap kita akan proses. Saya akan menindak sesuai dengan peraturan saja Pak, kalau mereka nakal kita tindak, kalau pegawai nakal kita tindak itu ala saya," pungkasnya. (DTC)

Bank Aceh Selektif Salurkan Kredit Lhokseumawe-andalas Bank Aceh terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada nasabah, kepuasan nasabah merupakan modal utama bagi Bank Aceh. Dalam menyalurkan kredit kepada nasabah Bank Aceh lebih selektif dengan tujuan agar, nasabah tidak terbebani dengan kredit yang dipinjam. Pimpinan Bank Aceh Cabang Lhokseumawe Anshari SH yang didampingi Kepala Bagian Kredit Yuliansyah, Selasa (3/5) di ruang kerjanya mengatakan, semua jenis kredit yang diluncurkan Bank Aceh sudah melalui ketentuan yang berlaku. Jadi, tidak ada masalah Bank Aceh yang tebang pilih dalam melakukan penyaluran kredit kepada nasabah,” ungkapnya. Anshari menambahkan, masalah PT Agrawisesa yang meminta tambahan kredit kepada pihak Bank Aceh tidak dapat dilakukan lagi. Karena total kontrak proyek Tanggap Darurat Bancana Alam berjumlah Rp 3 miliar yang bersumber dari APBA 2010. Bank Aceh telah membantu memberikan kredit sebesar Rp 2 miliar. “Itu sudah merupakan batas maksimal bantuan kredit yang diberikan, tidak mungkin pihak bank memberikan kredit mencapai 100% dari uang yang diperlukan untuk kegiatan proyek tersebut,” jelasnya. Disebutkan, kredit sudah diberikan sesuai dengan ketentuan bank. Kemungkinan penggunanaan uang itu tidak sesuai dengan kegiatan atau kebutuhan proyek tersebut. Makanya pihak PT Agrawisesa meminta tambahan kredit untuk modal kerja. (RZ)

harian andalas | Hal.

10

BI Diminta Laporkan Oknum Bank Nakal

andalas/ist

PERDANA SOSIAL- Para pimpinan Smartfren saat meluncurkan kartu perdana Social di Jakarta, Senin (2/5).

Smartfren Luncurkan Kartu Perdana Social Medan-andalas Smartfren meluncurkan kartu perdana yang menunjang aktivitas berjejaring sosial. Kartu perdana bernama "Smartfren Social" ini memungkinkan pengguna mengakses Facebook dan Twitter secara gratis langsung dari ponsel. Kartu perdana ini diklaim mampu memfasilitasi dan memanjakan pelanggan untuk berkomunikasi melalui social media, semisal facebook dan twitter. Dengan kartu perdana seharga Rp5.000 plus bonus pulsa Rp4.000, pelanggan sudah bisa mengakses facebook dan twitter gratis sepuasnya tanpa batas selama kartu dalam keadaan aktif. Acara peluncuran kartu perdana Smartfren Social ini berlangsung serentak di beberapa kota besar di Indonesia yang telah ter-coverage layanan Smartfren, Senin (2/5). Di Medan, acaranya berlangsung di Nuansa Sky Lounge, Jalan Adi Sucipto, Polonia yang disemarakkan penampilan Jupiter Band dan lucky draw. Hadir di acara itu distributor, pemilik outlet, kalangan media, serta pimpinan dan karyawan Smartfren. Deputi Regional Smartfren Head Sumatra Saur Manurung dalam sambutannya mengatakan Smartfren berkomitmen untuk terus berupaya memberikan yang terbaik kepada pelanggan, distributor, dan para pemilik outlet. Menurutnya Smartfren akan terus berinovasi melahirkan produk-produk yang sesuai perkembangan keinginan dan kebutuhan pelanggan yang salah satunya seperti meluncurkan kartu perdana Smartfren Social ini. Sementara itu Deputi CEO Commercial Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan penggunaan social media yang semakin berkembang dan menarik perhatian sebagian besar

masyarakat Indonesia, terlebih lagi di daerah perkotaan mendorong Smartfren melahirkan produk yang mampu memfasilitasi pelanggan untuk berkomunikasi melalui social media. ”Kami menghadirkan Smartfren Social karena melihat ketertarikan pelanggan pada aktivitas networking di social media, seperti facebook dan twitter yang sedang meningkat terutama di kalangan anak muda zaman sekarang yang lahir ketika internet dan handphone sudah ada. Kalau nggak punya akun fesbuk dan ngetwit, nggak gaul katanya. Untuk memfasilitasi itu, Smartfren meluncurkan kartu perdana Social dengan fitur andalan gratis facebook dan twitter sepuasnya,” ujar Djoko Tata Ibrahim. Untuk memberikan kemudahan bagi pelanggannya, Smartfren Social memberikan pilihan berupa paket bulanan dan harian. Untuk paket harian, cukup membayar Rp3.000/hari sudah dapat menikmati gratis 30 MB data (kecepatan sampai dengan 3.1 Mbps), gratis 60 menit/hari nelpon ke sesama nomor Smartfren dan gratis 500 SMS/hari ke semua operator. Untuk paket bulanan, dengan membayar Rp50.000/bulan pelanggan mendapatkan gratis 700 MB data (kecepatan sampai dengan 3.1 Mbps), gratis 2.000 menit/bulan nelpon ke sesama nomor Smartfren, dan gratis 15.000 SMS/bulan ke semua operator. Selain kedua paket tersebut, pelanggan juga dapat menggunakan tarif reguler yang memberikan gratis facebook dan twitter, gratis nelpon seharian ke semua nomor Smart dan Fren hanya dengan biaya senilai Rp500 ditambah bonus SMS sepuasnya seharian ke semua operator di Indonesia, hanya dengan mengirimkan 10 SMS. “Semoga dengan kehadiran kartu perdana Social dari Smartfren, kami dapat memberikan pilihan layanan komunikasi yang lebih baik dan dapat memberikan fasilitas lebih untuk menggunakan jejaring Social yang saat ini semakin berkembang,” pungkas Joko Sriyono, Division Head of Mass & Youth Segment Smartfren. (GUS)

Medan-andalas Anggota komisi XI DPR RI Meutya Viada Hafid meminta jajaran Bank Indonesia (BI) di Sumatera Utara mengontrol dan memberikan informasi ke BI Pusat, jika menemukan oknum bank yang melakukan kenakalankenakalan di perbankan. “Segera laporkan kenakalan oknum bank itu ke BI Pusat untuk diberi sanksi,” kata Meutya Viada Hafid saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Koordinator Bank Indonesia (KKBI) Sumut dan Aceh dengan agenda Kinerja BI Dan Fungsi Pengawasan, Selasa (3/5). Hal ini, kata dia, perlu dilakukan. Sebab, bank sebagai salah satu industri kepercayaan, kini sedang diuji oleh masyarakat. Jika, masyarakat kurang percaya lagi kepada bank dikhwatirkan roda perekonomian akan “cedera”. Meutya Hafid mengatakan, dalam sidang sebelumnya ada kasus yang menguak tanpa terencana yaitu kasus City Bank dan Bank Mega. Sehingga, masa sidang tersebut tersita untuk membahas pengawasan Bank. “Dalam sidang berikutnya, agenda utama kita adalah memulai membahas fungsi pengawasan bank secara keseluruhan, baik itu datadata perbankan, ekonomi, inflasi dan lainnya,” katanya. Terkait masalah kasus penggelapan dana yang berawal dari privat banking kata Meutya, akan menjadi catatan mereka, apakah perlu merevisi undang-yndang perbankan atau peraturan Bank Indonesia. Baik itu untuk privat banking, maupun invest banking.

Selain penggelapan dana, kata Meutya Hafid, ada juga masalah ketidaknyamanan mengenai penjualan data-data nasabah ke pihak lain meskipun belum terbukti. ”Biasanya data nasabah yang telah bocor, diperjualbelikan lagi ke pihak lain, tanpa berhenti sehingga mulai dari Kredit Tanpa Agunan, barang elektronik, tempat tidur dan lainnya selalu ditawarkan kepada nasabah,” ucap Meutya seraya mengaku di salah satu media di Jakarta ada iklan penjualan data-data nasabah sebesar Rp 500 ribu untuk sekian banyak data nasabah. Berangkat dari kasus City Bank dan kasus lainnya ucap Meutya, pihaknya merasa perlu membuat semacam undangundang yang lebih bisa mengakomodir perlindungan terhadap nasabah perbankan, seperti undang-undang khusus perlindungan nasabah dari jasa keuangan. Semetara itu, Pimpinan KKBI Sumut dan Aceh, Nasser Atorf secara garis besar menjelaskan kepada Meutya, kinerja perbankan dalam kredit perbankan Sumut pada bulan Maret 2011 didominasi oleh kredit Modal kerja dengan nilai sebesar Rp 46,67 triliun diikuti kredit konsumsi sebesar Rp 26,33 triliun dan kredit investasi sebesar Rp 18,51 triliun. Dari sektor ekonomi, kata Nasser Atorf, penyaluran kreditnya sebagian besar disalurkan kepada sektor perdagangan, hotel dan restoran, industri pengolahan dan sektor pertanian. Dalam kegiatan ini ikut hadir, Deputi PBI, Achmad Fauzie dan Peneliti Ekonomi Madya Senior, Mikael Budi Satrio. (SIONG)

andalas/siong

KUNJUNGAN KERJA - Didampingi Pimpinan KKBI Sumut dan Aceh, Nasser Atorf, Anggota Komisi XI DPR RI Meutya Viada Hafid (kanan) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Koordinator Bank Indonesia (KKBI) Sumut dan Aceh, Selasa (3/5).

Berkreatifitas Dengan Limbah Rumah Tangga BAGI sebagian orang limbah rumah tangga seperti kulit telur, ranting-ranting pohon, bahkan botol kaca bekas minuman pun pastinya akan terbuang begitu saja. Namun, siapa yang menyangka sampah rumah tangga ini dapat dimanfaatkan menjadi sebuah barang seni kerajinan tangan yang memiliki nilai jual dan seni tinggi di tangan orangorang yang kreatif.

A

dalah Aradi (33) yang membuka work shop dan galerinya “Kun Art” di kawasan Jalan Danau Singkarak Gang Madrasah Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat Kota Medan. Dengan tangan kreatifnya, sejak tahun 2004 hingga kini ia masih saja terus eksis dan bertahan. Kini banyak para pengrajin yang berlomba-lomba untuk menunjukan kekreatifitasan masing-masing produk keunggulannya. “Awalnya, memang dari tahun 2004, tetapi saya belum fokus ke handycraf masih ngerjain di lukisan kemudian di tahun 2006 sudah mulai ngerjain handycraf, seperti barangbarang kerajinan tangan. Jenisnya macam-macam, seperti souvenir, vas bunga, cermin, frame foto, tempattempat tisu, tempat kartu nama dan akhirnya sampai sekarang,” ujar Aradi kemarin, di Galerinya. Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga, selain tidak membu-

tuhkan modal besar, limbah cangkang telur, ranting pohon dan kaca-kaca sisa juga mudah didapat di berbagai tempat sekitar rumah tetangga. “Kalau untuk bahan baku mudah di cari dan sebahagian limbah rumah tangga, seperti kulit telur, kaca, keramik pecah. Ada juga bahan baku yang harus dibeli. Tapi, banyak juga barang-barang sisa,” ungkap bapak yang menunggu kelahiran anaknya yang kedua. Lebih lanjut ia mengatakan, limbah masyarakat yang dibuang, dengan ide yang ada diolah atau ranting-ranting pohon yang biasa dinas pertamanan tebang itu kita minta dan kita pakai jadi semua itu bermanfaat sebenarnya,” ujar Aradi yang sama hobinya di bidang seni dengan istrinya Fauziah (30). Aradi yang sedang membudidayakan Jahe Merah dan tanaman optik hidup ini, mengaku untuk pemasarannya ia tidak merasa kesulitan. “Untuk pemasarannya ya ikut pameran UKM, ada juga yang langsung ke toko atau grosir. Ada juga yang langsung ke galeri. Dengan adanya galeri, kesannya kita memang ada identitas, dan tampak juga galeri kita yang dilihat dari segi bangunannya,” ungkapnya. Dibantu 8 karyawannya, Aradi juga memberikan edukasi di sekolah-sekolah mulai dari anak SD sampai mahasiswa untuk pelajaran ekstrakulikuler. “Ada juga anak-anak yang langsung saya bawa ke workshop dan mereka belajar membuat kerajinan tangan frame foto dari kulit kerang,” ujarnya. Menarik sekali dari kerajinan tangan limbah rumah tangga ini, Aradi yang juga pecinta hewan ini meman-

faatkan lahan kosong yang juga workshopnya sebagai tempat memberikan edukasi. Mulai praktek handycraf, optik hidup, pemeliharaan hewan berupa kelinci sampai dengan pembuatan kompos. Tidak hanya berbagi ilmu membuat kerajinan tangan, Aradi juga memberikan edukasi kepada anak didiknya untuk belajar membuat kompos dan bercocok tanam optik hidup. “Kita juga belajar, dan sambil mereka belajar saya perkenalkan juga edukasi yang lain. Jadi, mereka pun tidak bosan dan selalu kreatif,” katanya di workshop miliknya. Ia mengatakan, di Medan sebenarnya banyak pengrajin, tetapi masyarakat perlu diberikan banyak barang kreatif, untuk merubah pola masyarakat itu dengan andalas/ist membeli barang yang unik. “Kalau di jawa banyak dan LIMBAH - Salah seorang karyawan Aradi sedang mengerjamereka suka dengan seni kan tempat kartu nama, dengan bahan kayu sisa dan di berbeda dengan di Medan,” modifikasi dengan limbah rumah tangga, yaitu cangkang katanya. telur. Aradi juga berharap ada satu tempat yang strategis untuk para telah membantu dari sisi promosi, dan pengrajin UKM bisa memasarkan pelatihan. “Namanya kita manusia, kan kerajinannya. Jadi, kalau ada turis nggak ada puasnya. Artinya, kita wisatawan asing udah tau dia harus maunya terus lebih banyak lagi dipasarkan dan kepada pihak terkait kegiatan, lebih intens dan dari pihak upaya lebih giat lagi membantu UKM. BUMN juga sudah bantu dan bagaiKarena kalau UKM itu berkembang, mana pun itu kita juga harus otomatis lapangan kerja juga bertammenyukurinya. Mudah-mudahan ke bah dan terbuka,” harapnya. depan itu jauh lebih baik,“ tambahnya. Ia juga menambahkan, pemerintah (IKA)

KOMUNITAS

Rabu 4 Mai 2011

harian andalas | Hal.

11

Jadikan Museum Media Pembangunan Karakter Medan-andalas Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho mengajak semua pihak terkait untuk menjadikan museum sebagai media pembangunan pendidikan karakter. Pasalnya, museum sebagai tempat mendokumentasikan peninggalan sejarah sangat tepat dalam memberikan pendidikan, khususnya dari sejarah-sejarah perjuangan bangsa di masa lalu. Hal ini dikatakan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, dalam sambutannya, pada pembukaan Pertemuan Nasional Museum se-Indonesia, di Hotel Grand Angkasa, Medan, Senin (2/5) malam. “Melalui pertemuan ini, saya atas nama masyarakat Sumut dan Pemprovsu mengharapkan pertemuan ini menjadi cikal bakal untuk pengembangan pendidikan karakter kepada pengunjung-pengunjung museum,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Gatot juga mengungkapkan kegembiraannya dengan dilakukannya pertemuan nasional museum tersebut di Kota Medan, ibukota Provinsi Sumut. Hal ini, katanya, akan memberikan motivasi bagi Pempropsu dan pemerintah kabupaten/kota untuk terus melakukan pembenahan terhadap museum dan infrastruktur pendukung even-even nasional. “Dalam beberapa kesempatan di pertemuan nasional, saya selalu menyampaikan keinganan kami masyarakat Sumut untuk memperbanyak eveneven nasional di Sumut. Sebab, dari segi kepariwisataan pun, potensi pariwasata Sumut tidak kalah dibandingkan dengan Bali, yang selama ini lebih sering dijadikan tuan rumah dalam menyelenggarakan event-event nasional,” katanya. (WAN)

Perdamean Sitepu Pimpin PAN STM Hilir STM Hilir-andalas Perdamean Sitepu kembali terpilih sebagai Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kecamatan STM Hilir dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 partai matahari terbit itu, Minggu (1/5). Muscab dibuka Ketua DPD PAN Deli Serdang Imranobos SE, dan dihadiri anggota DPRD Deli Serdang dari Fraksi PAN, yakni H Sabar Ginting SE, dan Supardi SPd yang juga Sekretaris DPD PAN Deli Serdang. Dalam kata sambutannya, Imranobos menghimbau seluruh kader PAN agar bekerja keras dan saling bahu membahu untuk mencapai misi dan visi PAN, khususnya di Kecamatan STM Hilir. Acara pemilihan berlangsung lancar dan tertib. Dalam penjaringan calon ketua, hanya Pardamean Sitepu yang menyatakan maju. Akhirnya, seratusan kader yang hadir dalam musyawarah secara bersamaan mengatakan, bahwa mereka masih ingin mempercayakan jabatan ketua kepada Perdamean Sitepu. Dengan demikian, pimpinan sidang pleno pemilihan menyatakan dan mengumumkan bahwa Perdamean terpilih secara aklamai sebagai Ketua DPC PAN STM Hilir. Perdamean Sitepu dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta Muscab karena masih mempercayainya untuk memimpin kembali PAN STM Hilir. Perdamen berjanji akan memajukan PAN di STM Hilir dengan menaikkan dua digit suara pada pemilu yang akan datang. “Tentu saja ini bisa diraih jika terjalin kerjasama yang baik antarsesama pengurus, dan kader partai,” kata Perdamean yang langsung disambut tepuk tangan seluruh peserta Muscab. (STP)

KUNJUNGAN IMBI-Kasdam I/BB Brigjen TNI Murdjito didampingi para Asisten, para Sahli Kodam I/BB dan Ketua HDCI (Harley Davidson Club Indonesia) Medan, Ijex, menyambut kunjungan perkumpulan IMBI (Ikatan Motor Besar Indonesia) dari HOG (Harley Owners Group) Jakarta yang diketuai Prima Baskoro, di balai prajurit Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto km 7,5 Medan, Selasa (3/5). Kunjungan ini dalam rangka tour dengan rute Padang, Bukit Tinggi, Parapat, Medan, Aceh, Sabang kembali ke Aceh, Medan, lanjut ke Jakarta.

Karya Amir Hamzah Lebih Dihargai di Malaysia Medan-andalas Budayawan Melayu asal Langkat Zaenal AK, mengatakan, ternyata karya sastra penyair asal Langkat, Tengku Amir Hamzah, lebih dikenal dan dihargai di Malaysia dibanding di tanah kelahirannya. Sebab karya-karya Amir Hamzah sudah masuk dalam kurikulum wajib pendidikan mulai tingkat dasar hingga universitas di negara jiran itu. “Tengku Amir Hamzah meski merupakan penyair besar yang dimiliki Indonesia, namun tingkat penghargaan karya

sastranya masih lebih tinggi dihargai oleh masyarakat Melayu Malaysia,” kata Zaenal kepada wartawan dalam rangka Peringatan 100 Tahun Tengku Amir Hamzah (28 Februari 1911 – 28 Februari 2011) di Medan, kemarin. Dia mengungkapkan, untuk tingkat pelajar sekolah dasar setiap siswa di negara tersebut diwajibkan menghapal satu puisi Amir Hamzah, tingkat SMP 3 puisi, SMA 5 puisi dan di beberapa universitas setiap karya puisi pahlawan nasional tersebut wajib dipelajari. Menurut Kepala Museum Langkat ini, sejak tahun 1950-an pusi-puisi Amir Hamzah sudah dikenal di Malaysia dan mereka justru mewajibkan murid-muridnya menghapal puisi-puisi. Antusiasme warga Malaysia juga bukan sekadar menghapal hasil karya, tapi juga sering berziarah ke makam Amir

Hamzah yang terletak di samping Masjid Raya Azizi, Tanjung Pura. “Ziarah bukan hanya dilakukan secara pribadi tapi berombongan. Bahkan beberapa waktu lalu siswa sekolah kebangsaan di Malaysia sudah menggelar study tour ke makamnya. Antusiasme dan penghargaan yang tinggi seperti itu belum dilihat di Indonesia khususnya di tanah kelahiran Amir Hamzah yaitu Melayu Langkat,” ucapnya. Ketua Umum 100 Tahun Tengku Amir Hamzah, Tengku Azwar Aziz mengakui, kalau Amir Hamzah sangat dikenal di Malaysia. Bahkan beberapa negara lain seperti Belanda, Jerman, London dan Amerika Serikat sudah terbentuk komunitas Amir Hamzah. Untuk itu Azwar Aziz menilai hasil karya pujangga seperti Amir Hamzah layak dijadikan muatan lokal di kuriku-

Gerakan Nasional Waisak 2011

Pengusaha Biru Biru Dukung DS Hijau

Umat Buddha Ziarah Ke TMP Medan-andalas Sedikitnya 250 orang umat Buddha dari masingmasing perwakilan organisasi Buddhis dan organisasi Tionghoa se-Kota Medan melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP), Jalan SM Raja Medan, Minggu (1/5) pagi. Ziarah dan karya bakti sebagai kegiatan Gerakan Nasional Waisak 2011 itu, dikemas dalam bentuk upacara penghormatan, yang dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara pahlawan oleh Ketua Walubi Medan, Ir Sutopo, selaku inspektur upacara, didampingi Bhante Kemanando, Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar, Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandra, Ketua PSMTI Medan Halim Loe dan diikuti oleh peserta upacara lainnya. Bhante Kemanando mengatakan, ziarah tersebut sebagai tanda bakti umat Buddha kepada pahlawan yang telah berjuang di medan perang yang gugur demi bangsa dan negara. Untuk itu, Sangha Agung Indonesia, Bhikkhu dan Samanera mendukung kegiatan Gerakan Nasional Waisak 2011 yang dilaksanakan umat Buddha dari

lum pendidikan nasional. Agar generasi muda mengenal sosok pahlawan nasional dari Langkat tersebut. “Banyak pujangga yang lahir dan besar di sini seperti Amir Hamzah, Chairil Anwar, Armin Pane dan sebagainya. Karya sastranya saya harap ke depan dapat dijadikan muatan lokal,” kata Azwar. Momentum peringatan 100 tahun Tengku Amir Hamzah yang digelar di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YPSIM) pada hari ini (4/5) dengan lomba pembacaan puisi karya Amir Hamzah dapat dijadikan stimulus dalam menggairahkan masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai tokoh dan pahlawan nasional. Acara yang serupa disebutkannya justru sudah dimulai di Yogyakarta dan puncak peringatannya akan digelar di Jakarta. (SIONG)

andalas/siong

DIABADIKANDIABADIKAN-Ratusan umat Buddha sebelum menaburkan bunga, diabadikan bersama-sama di Taman Makam Pahlawan, Jalan SM Raja Medan, Minggu (1/5). berbagai organisasi Buddhis di Kota Medan ini. “Harapan kita dalam perayaaan Waisak sangat simpel dan tidak berlebihan, intinya kebersamaan dan keharmonisan dalam memaknai Waisak itu yang sangat utama,” kata Bhante Kemanando. Ketua Walubi Medan, Ir Sutopo mengatakan, ziarah ke TMP ini, selain bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa ini, juga dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak Bersama di Lapangan Merdeka Medan pada 5 Mei mendatang. Menurutnya, kegiatan positif tersebut perlu ditingkatkan demi kebersamaan umat manusia sekaligus bisa memberi inspirasi kepada kaum muda untuk

dilanjutkan di masa mendatang agar keharmonisan bangsa dan negara tetap terjaga. Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandara didampingi Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar menjelaskan, bangsa Indonesia adalah bangsa yang mampu menghargai jasa para pahlawannya. “Perjuangan pahlawan patut dihargai, sebab tanpa keberadaan mereka tidak mungkin kita bisa hidup sampai sekarang ini. “Penghormatan ini merupakan sebuah bentuk keharusan, sebab tanpa jerih payah dan perjuangan mereka (para pahlawan-red), belum tentu kita hidup dalam suasana kemerdekaan seperti sekarang,” jelas Jasmin Chandra usai melakukan kegiatan ziarah ke TMP. (SIONG)

Biru Biru-andalas Ternyata, program semiliar pohon yang dicanangkan Bupati Deli Serdang Drs Amri Tambunan, mendapat respon dari J Ginting, seorang pengusaha di Desa Kutomuliyo, Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang. J Ginting mengatakan, dia akan membagikan ribuan bibit pohon sengon kepada warga untuk ditanam di seluruh desa yang berada di Kecamatan Biru Biru dalam waktu dekat ini. “Dalam waktu dekat kita akan membagikan bibit pohon sengon kepada warga,” tutur Ginting kepada andalas, Jumat lalu. Menurut Ginting, pembagian bibit tersebut nantinya akan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Karenanya, dia berharap program ini didukung semua pihak, mulai dari warga, tokoh masyarakat, kepala desa dan pihak muspika setempat. “Kita berharap program Deli Serdang Hijau yang dicanangkan Bupati Amri Tambunan ini didukung semua pihak terutama Muspika plus di Kecamatan Biru Biru. Karena dari amatan kami, masih banyak lahan warga yang tidak produktif dibiarkan begitu saja. Sementara lahan tersebut sebenarnya masih dapat dimanfaatkan,” kata pengusaha yang terkenal dermawan ini. Bibit sengon akan diberikan secara cuma-cuma, bahkan bila memungkinkan pihaknya akan memberikan biaya penanaman dan perawatan sampai sengon berproduksi. “Karena usaha yang kita jalankan adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” tutur Ginting. (STP)

SIAP TANAMBibit sengon siap tanam akan dibagikan secara gratis kepada warga guna menyukseskan program Deli Serdang Hijau. andalas/STP

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

TJING KING HOE

Umur (Thn)

65

Alamat

Jl. Sutomo No. 193 D Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 29-04-11 16.30 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

04-05-11 11.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

KWAN TJIN HONG

75

Jl. P ertempuran No. 10-D Medan

02-05-11 02.00 WIB

04-05-11 13.00 WIB

D i perabukan

3

TAN KUI LAN

49

Jl. P ukat Hari mau Gg. B enteng No. 4 Medan

02-05-11 22.30 WIB

06-05-11 12.00 WIB

D i perabukan

4

LIM MEI LING

35

Jl. Gandi D alam No. 46 Medan

30-04-11 00.10 WIB

04-05-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

5

LIE KOK CHUN

89

Jl. A ki k No. 4 Medan

03-05-11 03.00 WIB

06-05-11 10.00 WIB

D i perabukan

6

LIONG TJIAN HUAT

81

Jl. K enari No. 18 C / 12 D Medan

01-05-11 20.45 WIB

04-05-11 11.00 WIB

D i perabukan

8

TAN KOK SENG

63

A partemen C i ty P ark Tower F Lt. 8 No. 22 Jakarta B arat

02-05-11 05.55 WIB

04-05-11 11.00 WIB

D i perabukan

9

CHOU SE SHEN

42

Jl. Mados K omp. Madi o Mas D No. 18 Medan

30-04-11 20.20 WIB

04-05-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B

SUMATERA UTARA

Rabu 4 Mai 2011

harian andalas | Hal.

12

Hari Ini

Ketua DPRD Dairi Delphi Ujung

Muscab Partai Dermokrat Asahan

'Saya Tidak Otoriter dan Bertindak Sesuai UU'

Kisaran-andalas Ketua Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) II Partai Demokrat (PD) Kabupaten Asahan, Anwar Rudy Manurung mengatakan, Muscab dipastikan berlangsung 4 Mei 2011 (hari ini) di Kisaran. "Penetapan jadwal Muscab II berdasarkan instruksi DPP PD lewat surat Nomor: 10/INT/ DPP.PD/II/2011, yang ditujukan ke DPD PD Sumut. Lalu, PD Sumut menerbitkan surat Nomor: 97/DPD-PD/SU/IV/2011,"ujar Manurung didampingi Masjon Bangun kepada andalas, kemarin. Menurut Manurung, terdapat dua poin isi surat ditandatangani HT Milwan dan Tahan M Panggabean selaku Ketua dan Sekretaris DPD PD Sumut. Yakni, berisikan penetapan pelaksanaan Muscab II DPC PD Asahan tanggal 4 Mei dan segala sesuatu berkaitan Muscab II PD Asahan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. “Muscab II direncanakan pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dihadiri unsur DPP, DPD PD Sumut, DPC Asahan dan PAC DPD se Asahan. Sedangkan, jumlah suara Muscab II yakni 1 suara DPP, 1 suara DPD Sumut, 1 suara DPC dan 1 suara setiap PAC,” terang Manurung, sembari menambahkankan kandidat Ketua DPC PD diperkirakan lebih dari satu orang. Pihak panitia akan berusaha semaksimal mungkin agar Muscab benar-benar demokratis. “Kami akan bekerja keras agar Muscab tidak tercederai akibat ambisi politik dan kepentingan kelompok maupun pribadi. Kandidat dipersilakan maju asal memenuhi syarat,” pungkas Manurung. (ESA)

PPK Lempar 'Bola' ke Kadis PUD Karo Tanah Karo-andalas Terkait pembuatan proyek penampung air senilai kurang lebih Rp 2,4 miliar, dua tahun lalu yang tak kunjung berfungsi hingga saat ini. Pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Karo, Paten Purba menyebutkan, bak tersebut tidak dapat berfungsi karena proses birokrasinya belum clear. “Itu belum difungsikan mengingat proses birokrasi (serahterima-red) dari Pemkab Karo ke Dirut PDAM Tirta Malem Kabupaten Karo belum jelas, Hal ini merupakan ranah dari Kadis PUD Karo Amri Tarigan,”kata Purba, kemarin. Namun penjelasan itu sepertinya tidak logis, karena jika hanya proses birokrasi merupakan kendala utama membuat tidak dapat difungsikan bak penampung air tersebut hal ini bukanlah prosedur yang sulit ditempuh. Mengingat proyek ini diprioritaskan karena masyarakat Karo khususnya yang berdomisili di Kabanjahe kota sering kesulitan mendapatkan air bersih. Dan yang paling aneh, ketika disinggung siapa rekanan yang mengerjakan proyek tersebut, PPK dengan ringan menjawab, “saya tidak ingat lagi, hanya saja anggarannya kurang lebih Rp 2,4 miliar, untuk dua kali anggaran dari APBD Karo TA 2008 dan 2009”. Sementara informasi dihimpun andalas, awal dari kegagalan berfungsinya bak penampung air tersebut karena alat perangkat reser xoa tidak sanggup menyedot air dari sumber mata air Lau Bahing di Desa Singa Kecamatan Tiga Panah Karo. “Setelah fisiknya selesai dikerjakan, pihak PPK dari PUD Karo dengan rekanan menguji penyedotan air, ternyata alat tersebut tidak sanggup menyedot air dari sumber mata air di Desa Singa, pada hal semua pipa saluran telah selesai dipasang. Saya juga tidak tahu salah di mana ini bang, proyek ini kan ada konsultannya,” ujar warga, yang mengaku pernah menjadi rekanan (pemborong). Pantauan wartawan, kemarin di lokasi bak penampunga air persisnya disamping Kantor PUD Karo, tampak volume bak tersebut kosong (tidak berisi air) dan sebagian sisi volume ruangan bak telah ditumbuhi rumput yang menjalar. (LAMS)

DEMO LNK-Ratusan massa pengunjuk rasa saat berorasi sambil membawa berbagai macam poster di kantor PT LNK.

Warga dan Laskar Merah Putih Demo PT LNK Stabat-andalas Dinilai tidak mengindahkan aspirasi dan kepentingan masyarakat, ratusan warga dan Laskar Merah Putih menggelar demo ke kantor PT LNK (Langkat Nusantara Kepong) Kebun Gohor Lama, Selasa (3/5). Aksi demo tersebut dipimpin Sekretaris Laskar Merah Putih Kabupaten L angkat Indra Tarigan, Ketua I Lustiono, Panglima Laskar Merah Putih Rusli Ifa dan Ketua Laskar Merah Putih Kecamatan Wampu, Zulham. Namun, aksi demo itu berjalan dengan lancar, aman dan damai setelah mendapat penjagaan dari aparat keamanan. Ikut serta turun ke lapangan, Kapolsek Stabat AKP Moch Risya Mustario SIK, Kasat Ops Polres

Langkat Kompol Dedy Supriadi, Kasat Intel AKP Hasril dan Kasat Binmas AKP Z Lubis. Para pengunjuk rasa dalam orasinya menuntut agar pihak kebun tidak menutup akses jalan masuk dan keluar kebun dengan membuat palang dan parit, karena menyusahkan warga dan menghalangi hewan ternak yang hendak mencari rumput di pinggiran areal kebun. Ironisnya, warga kesal karena sudah tiga kali mengirimkan surat kepada Manager PT. LNK Kebun Gohor Lama, namun sampai sekarang tidak digubris. “Sungguh keterlaluan, kami benarbenar tidak dianggap sama sekali. Bayangkan saja, sudah tiga kali surat permohonan kami agar akses jalan itu dibuka kembali. Tapi, sampai sekarang tidak digubris,”beber warga, sambil menunjukkan poster-poster berisikan berbagai macam tulisan yang menghujat pihak kebun PT LNK Gohor Lama.

Poster-poster itu antara lain bertuliskan, 'LNK Bikin Sengsara Rakyat', LNK = Penjajah, Iwan Pely ‘Angkat Kaki’ dari Bumi Pertiwi. Setelah ditahan pihak keamanan, akhirnya beberapa orang perwakilan pengunjuk rasa pun dizinkan masuk untuk berdialog dengan pihak kebun.Namun, sampai selesai belum ada hasil memuaskan. Selain membuka kembali akses jalan, seperti yang ada di Afdeling IV, warga juga meminta agar pihak kebun tidak meracuni rumput secara berlebihan, karena selama ini warga selalu memanfaatkan rumput-rumput itu untuk makanan ternak. “Kalau jalan ditutup dengan palang dan parit yang lebar dan dalam, ke mana lagi warga mau mencari rumput. Apalagi, rumput- rumput itu juga diracuni secara berlebihan. Karena itu, mari kita buka dialog dengan jalan damai,”ujar Zulham di akhir pertemuan. (BD)

Proyek Jalan Beton Dikerjakan Tanpa Plank Pantai Cermin-andalas Proyek jalan cor beton sepanjang 400 meter di Dusun XI, Desa Kota Pairi, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, dikerjakan tanpa plank proyek. Tidak diketahui proyek tersebut dari dinas mana, dan siapa pelaksana pengerjaannya. Pasalnya, pada proyek tersebut tidak dipasang plank berkaitan dengan jumlah dana dan berapa volume pengerjaannya. “Sudah jelas pelaksanaan proyek yang lumayan vital bagi kepentingan masyarakat tersebut dapat dianggap sebagai proyek siluman,” tegas Kabid Pengawasan Pembangunan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Informasi Masyarakat Anti Korupsi (LIMAK) Serdang Bedagai, Nasri Effas kepada andalas, Selasa (3/5). Seharusnya, kata Nasri, pihak dinas terkait memerintahkan pelaksana proyek atau rekanan agar memasang plank proyek. Jangan seperti kecenderungan selama ini, setelah diributkan dan disoroti banyak pihak, baru dipasang plank proyeknya. Selain itu, terdapat dugaan tidak dipasangnya plank proyek pembangunan, bertujuan agar masyarakat tidak bisa mengawasi transparansi realisasi proyek tersebut.

TANPA PLANK-Pengerjaan pengecoran jalan beton di Serdang Bedagai ini dikerjakan tanpa menyertakan plank proyek. "Selama ini, memang sangat banyak ditemukan pelaksanaan proyek di Kabupaten Serdang Bedagai, dikerjakan asal jadi serta tidak disertai dengan adanya plank proyek. Padahal untuk mewujudkan pembangunan

tersebut, pasti dananya menggunakan uang rakyat. Hal ini sungguh sangat disesalkan,"katanya, sembari minta aparat penegak hukum segera mengusut berbagai proyek yang pengerjaannya amburadul tersebut. (RYAD)

Linangan Air Mata Warnai Bedah Rumah di Sunggal LINANGAN air mata mengiringi rasa haru dan gembira, meluap dari 11 keluarga kurang mampu di Desa Purwodadi Kecamatan Sunggal Deli Serdang, kemarin, setelah mendapat bantuan bedah rumah yang telah dicanangkan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan. Pencanangan bedah rumah tidak layak huni menjadi layak huni di kecamatan ini dihadiri Ketua TP PKK Hj Anita Amri Tambunan, Asisten I H Syafrullah Ssos MAP, Anggota DPRD Dapem I Renjo MH Siregar, Muspida Deli Serdang, SKPD jajaran Pemkab, Muspika Sunggal dan sejumlah pengusaha. Kegiatan ditandai dengan penyerahan surat keterangan pemilikan tanah dan Izin mendirikan bangunan kepada penerima, bahwa bedah rumah ini sah menjadi milik mereka secara gratis merupakan dampak

andalas

positif dari gema program bedah 10.000 rumah tidak layak huni di Deli Serdang, yang telah dicanangkan Bupati Deli Serdang, Drs H Amri Tambunan sejak 1 Maret lalu. Bupati menyerukan, sebagai masyarakat yang cinta kemajuan dan kesejahteraan tidak boleh berhenti membangun daerah. Kekuatan kebersamaan telah digulirkan berbagai program seperti program cerdas di bidang pendidikan. "Program Ceria di bidang kesehatan dan Gerakan Deli Serdang membangun yang dilandasi tiga pilar kekuatan pemerintah bersama masyarakat dan pengusaha harus dipertahankan," kata bupati. Amri mengakui, akhir-akhir ini pemerintah dihadapkan dengan banyak tantangan, kita berada pada saat titik rawan yang dirasakan banyak orang-orang

berupaya memecah belah persatuan dan kesatuan, hujat menghujat, hasut menghasut yang tidak mendasar bermuara untuk menggagalkan pemerintahan republik ini untuk bangkit. Camat Sunggal Drs Sariguna Tanjung MSi menjelaskan, 11 rumah tidak layak huni yang akan dibedah direncanakan selesai dalam satu bulan, merupakan tahap awal dalam menyahuti program bedah 10.000 rumah tidak layak huni, dimulai di Desa Purwodadi yang kesemuanya dikerjakan melalui tiga pilar kekuatan. Yaitu pemerintah, pengusaha bersama masyarakat. Sebelum dimulai pembangunan rumah ini telah dipersiapkan surat hak milik tanah serta IMB seluruhnya gratis, sehingga tidak membebani masyarakat yang kurang mampu. (TH)

Pasang batako-Bupati Amri Tambunan memasang batako pembangunan bedah rumah warga tidak mampu di Desa Purwodadi Kecamatan Sunggal.

Sidikalang-andalas Ketua DPRD Dairi Delphi Masdiana Ujung SH MSi menegaskan, dirinya selalu bertindak sesuai UU dan tidak terima pernyataan beberapa anggota dewan yang mengatakan dirinya otoriter. "Saya sangat menyayangkan tindakan mereka melakukan perusakan dan menyebut saya otoriter. Hal itu sangat tidak tepat dilakukan mereka. Karena keinginan mereka tidak dapat saya akomodir, mereka kemudian bertindak di luar perkiraan. Karenanya biarlah rakyat menilai, apakah saya otoriter atau mereka yang tidak paham tugas dan fungsinya," kata Delphi Ujung, kemarin. Delphi menekankan hal itu, terkait dengan sikap beberapa anggota DPRD Dairi, yang tidak menerima ketukan palu pimpinan dewan, yang menegaskan bahwa siapa pun ingin pindah fraksi tidak diizinkan. "Sebab hal itu sejalan dengan UU No 27 tahun 2009, serta PP tentang petunjuk pelaksanaan penyusunan tata tertib,"ujarnya. Delphi menegaskan, sebagai Ketua DPRD selalu berupaya mengadopsi kesepakatan di antara anggota dewan, sehingga ketika terdapat usulan perihal beberapa anggota ingin pindah dari fraksi, dilakukan konsultasi ke Departemen Dalam Negeri dan DPR-RI di Jakarta, guna mengetahui apakah hal itu dibenarkan. Dia mengakui, terdapat dualisme pemahaman saat 15 anggota DPRD Dairi melakukan konsultasi. Ketika di Depdagri, Staf Dirjen Otonomi Daerah Sukoco mengatakan, perpindahan dari fraksi ke fraksi lain, tidak dibenarkan. Namun, hal ini tidak disertai surat tertulis. Akhirnya 15 anggota DPRD Dairi mengunjungi DPR RI. Kabag Persidangan DPR memberikan penjelasan meragukan, antara boleh pindah dan tidak. Jadi saat itu diambil keputusan untuk bersikap legowo, akan diputuskan di DPRD Dairi. "Maka saat paripurna dilakukan pada 25 April lalu, Ketua DPRD atas nama UU memutuskan untuk tidak mengizinkan perpindahan anggota fraksi. Saat itulah DPRD bergolak, ricuh hingga terjadi aksi perusakan. Dalam kapasitasnya selaku Ketua DPRD, Delphi Ujung mengajak seluruh anggota DPRD hendaknya dapat lebih memahami tugas dan fungsinya serta meminta agar legowo menerima keputusan yang telah ditetapkan lewat ketuk palu pada paripurna tersebut. Sebelumnya beberapa anggota DPRD Dairi, yang merasa dikebiri di fraksi, berkeinginan pindah. Misalnya,Togar Simorakkir yang bergabung di Fraksi Golkar dan memutuskan pindah ke Fraksi Rakyat Bersatu mengatakan, selama di Fraksi Golkar, aspirasinya tidak pernah digubris. Sekadar informasi, ricuh yang terjadi di Kantor DPRD Dairi itu, yang memicu terjadinya aksi perusakan, telah dilaporkan Ketua DPRD Delphi Ujung ke Polres Dairi. Dan, pihak kepolisian tengah melakukan pengusutan terhadap kasus tersebut. (SS)

Upah Buruh PT TN di Bawah UMR Nias Selatan-andalas Direksi PT Teluk Nauli (TN), selaku pemegang Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) di Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan, dinilai melakukan pembohongan terhadap masyarakat Hibala, khususnya buruh yang bekerja di perusahaan itu. Pasalnya, usai pertemuan antara Direksi PT Nauli dengan masyarakat 8 April 2011 lalu, Manajer Produksi perusahaan itu Ismet, telah menyepakati pertemuan selanjutnya akan dilakukan di Kabupaten Nias Selatan tentang tuntutan kenaikan upah buruh. Salah seorang tokoh masyarakat Hibala menuding, Manajer Produksi PT Teluk Nauli, telah membohongi kami masyarakat. Sebab, usai pertemuan pihaknya berjanji akan menggelar pertemuan dengan Pemkab. Namun, hasilnya hingga kini tidak jelas. Disebutkan, upah buruh PT Teluk Nauli masih di bawah upah minimum regional (UMR). Seyogianya upah buruh sesuai UMR Propvinsi Rp. 1.197.000 per bulan. Sementara yang diberikan PT Teluk Nauli upah rata–rata hanya Rp 250.000 per bulan kepada buruh lokal. Begitupun, Manajer Produksi Ismet menyebutkan. upah yang diberikan perusahaan kepada buruh sudah memenuhi standar UMR. “Karena mereka belum puas dan terus menuntut pihak perusahaan. Akhirnya kita putuskan untuk membicarakan kepada pihak terkait di kabupaten,”ujarnya. (EZ)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.

Rabu 4 Mai 2011

Peredaran Sabu-Sabu Marak di Asahan Kisaran-andalas Maraknya penampungan Crude Palm Oil (CPO) ilegal dan peredaran narkoba, khususnya jenis sabu-sabu menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan LSM. Sebab, sampai sekarang belum juga dilakukan penindakan. Padahal, berbagai media cetak telah berulang kali mengeksposnya.“Ada apa dengan kinerja polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat sehingga maraknya CPO ilegal dan peredaran sabu-sabu bebas beroperasi tanpa hambatan. Poldasu diminta segera melakukan penggerebekan,”kata Ketua Umum LSM Komnas-WI Abdul Rahim, Senin (2/5). Menurut Rahim, polisi segera memberangus segala macam tindak kejahatan, termasuk perbuatan maksiat agar jangan sampai muncul imej miring. Belum lagi diberangus CPO ilegal, marak pula peredaran sabu-sabu. “Pasca maraknya CPO ilegal, ratusan warga Desa Tanah Merah, Tanah Tinggi dan Tanjung Muda 12 April lalu, ramai-ramai membakar tempat penampungan CPO di Tanah Merah, Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara, karena merasa kesal truk pengangkut CPO hilir mudik dan ‘kencing’ hingga membuat ruas jalan menuju desa, berlubang di sana-sini,”bebernya. Sementara itu, peredaran sabu-sabu di Kisaran semakin parah walau kasusnya sedikit. Namun barang bukti yang disita jumlahnya semakin banyak. Hal itu menunjukkan para produsen semakin berani berinvestasi di bisnis sabu-sabu, karena keuntungannya sangat menggiurkan. Sasaran mereka bukan lagi masyarakat dari kalangan eko-nomi menengah kebawah saja, tetapi ekonomi menengah ke atas. “Sudah menjadi rahasia umum, peredaran sabu-sabu marak di Jalan SM Raja Kisaran Gang Pembangunan dengan bandar berinisial Er, juga mantan terpidana kasus yang sama. Selain Er, terdapat sejumlah bandar sabu lainnya yang namanya sudah diketahui,” kata Rahim, sembari menjelaskan, kurangnya penegakan hukum membuat para pengedar sabu-sabu menjadikan Kota Kisaran sebagai surga peredaran narkoba. Padahal,dalam UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, sudah jelas disebutkan pengedar narkoba golongan 1 di atas 5 gram, dapat dikenakan sanksi pidana mati dan denda maksimum 8 miliar. Namun, berdasarkan catatan BNN tahun 2010, tidak satu pun pengedar sabu dijatuhi hukuman mati karena membawa narkotika kelas 1 di atas 5 gram.(ESA)

Pemkab Asahan Bangun 500 Rumah Dinas Kisaran-andalas Pemkab Asahan berencana membangun rumah dinas untuk pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 500 unit di seputar Terminal Madya Kisaran. Tujuannya untuk memaksimalkan kinerja para abdi negara di daerah itu. “Rencananya kita akan bangun ratusan rumah untuk para PNS, biar kerjanya lebih baik lagi,” demikian kata Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, saat berbincang dengan wartawan, kemarin. Mengenai lokasi pembangunan perumahan tersebut, Taufan mengatakan, letak rumah dinas tidak jauh dari Kantor Bupati Asahan. Artinya tidak ada lagi alasan PNS terlambat untuk hadir melakukan apel pagi dan bekerja di kantor. “Kalau lebih cepat hadir ke kantor, pelayanan terhadap masyarakat akan lebih prima,” katanya. Lebih jauh dikatakan, tentang pembangunan rumah murah untuk masyarakat yang merupakan program Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk tahun 2012, Taufan menegaskan, Pemkab Asahan siap mendukung program tersebut. Namun saat ini Pemkab Asahan terhambat dengan lokasi lahan untuk perumahan murah tersebut. “Kita mendukung program itu. Tapi kendala kita mengenai lahan, hingga kini belum didapatkan lahan untuk program Pemprovsu tersebut. Kalau ada lahan, kenapa tidak,” imbuhnya. (FAS)

Kesejahteraan Guru Terus Diperjuangkan Batu Bara-andalas Kesejahteraan guru di Indonesia khususnya di Kabupaten Batu Bara masih harus terus diperjuangkan. Sebab, selain peran penting dalam kemajuan dunia pendidikan, guru juga berhak mendapatkan perlindungan hukum dalam menjalankan tugas mulia yang diembannya. Demikian dikemukakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Batu Bara, Zainal Alwi SPd kepada andalas, saat diminta pendapatnya menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei di jajaran Dinas Pendidikan di Batu Bara. Zainal Alwi, ditemui usai menghadiri rangkaian acara Kepala UPTD Pendidikan, Kecamatan Tanjung Tiram, kemarin. Dia mengaku, nasib guru umumnya di Indonesia masih pada level tertentu. “Artinya, sejumlah hak pada nasib pahlawan tanpa jasa itu masih dalam tahap perjuangan, terutama pada guru-guru yang berstatus honor,”katanya. Menurut Zainal, kemajuan dunia pendidikan di Indonesia sangat tergantung pada peran guru sebagai pencerdasan anak bangsa. “Jika kemudian kemajuan dunia pendidikan itu tidak didukung dari fasilitas dan haknya guru, niscaya kemajuan pendidikan itu akan meningkat,” katanya. Upah Minimum Regional (UMR) yang didapatkan guru. Misalnya, standardisasi upah didapat guru pada yang berstatus honor, menurutnya belum memadai untuk mendukung kesejahteraan guru.”Berdasarkan UMR, standar upah guru itu berkisaran Rp 1,2 juta atau dikalkulasikan dengan Rp 9.000 ribu/jam,” katanya. (ZN)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

BKN Bisa Batalkan Hasil CPNS Sibolga Sibolga-andalas Banyaknya praktek kecurangan dan percaloan yang terjadi dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kota Sibolga Tahun 2010 lalu, membuat Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan meninjau ulang hasil penerimaan CPNS Kota Sibolga. Hal ini ditegaskan Kabag Humas BKN, Tumpak Hutabarat, di kantor BKN, Jakarta Timur, Senin (2/5). Dikatakan, jika permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam proses seleksi CPNS tersebut terbukti, BKN bisa membatalkan hasil seleksi CPNS yang sudah ditetapkan oleh panitia daerah bersama dengan pihak universitas. Saat ini, BKN sudah membatalkan seluruh hasil CPNS di Provinsi Jambi. “BKN bisa membatalkan hasil CPNS yang sudah ditetapkan oleh panitia seleksi CPNS di daerah. Contoh yang sudah dibatalkan adalah Provinsi Jambi. Tak tertutup kemungkinan ini bisa dilakukan untuk hasil CPNS Kota Sibolga, jika nanti terbukti terjadi kecurangan,” ujar Tumpak. Penerimaan CPNS Kota Sibolga diindikasikan banyak terjadi kecurangan. Menurut data dilansir LSM Perlindungan Masyarakat untuk Demokrasi Kota Sibolga, setidaknya terjadi tiga permasalahan dalam seleksi CPNS Kota Sibolga yaitu percaloan, penggunaan ijazah palsu dan

calon sudah melewati batas umur yang sudah ditentukan.Praktik suap menyuap bahkan didukung fakta adanya calo CPNS yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kapolresta Sibolga. Menanggapi beberapa CPNS yang dinyatakan lolos seleksi CPNS 2010 terindikasi menggunakan ijazah palsu. Dan satu CPNS sudah melewati batas umur ditetapkan lolos seleksi. Direktur Pengendalian Kepegawaian I BKN, Bosman Sitinjak mengatakan untuk CPNS yang sudah diloloskan dalam seleksi. Namun terdapat indikasi kecurangan, BKN akan menunda memberikan Nomor Induk Pegawai (NIP). Menurutnya, BKN sudah memerintahkan regional Sumatera Utara untuk menunda pemberian NIP CPNS Kota Sibolga yang bermasalah. “Kita sudah perintahkan kepada regional Sumatera Utara untuk ditunda sementara pemberian NIP untuk ketiga CPNS Kota Sibolga yang bermasalah,” ujar Bosman. Diterangkan, ketiga CPNS yang bermasalah dan saat ini ditunda pemberian NIP-nya adalah, Sakila Haldo, Nomor Ujian: 3.08.44.0002, Milda Sartika Nasution, Nomor Ujian: 3.31.62.0070 dan Syofyan Shauri Nasution, Nomor Ujian: 3.08.44.0142. Sakila Haldo dan Milda Sartika Nasution diindikasikan tidak pernah tercatat dalam daftar Mahasiswa Setia Budi Mandiri (USBM) sesuai dengan Surat Kopertis Wilayah- I AcehSumatera Utara dengan nomor Surat 005/L1.3.1/AK/2011. Sementara, Syofyan Shauri Nasution diduga telah melewati batasan umur yang sudah ditentukan yakni 35 Tahun.

SERAHK AN BERK ASSERAHKAN BERKASAS-Yusran terlihat tengah menyerahkan berkas kepada Humas BKN Tumpak Hutabarat. Sementara, Ketua DPP LSM Citizen Advocatie For Democratie Yusran Pasaribu secara gamblang menuding penerimaan CPNS Tahun 2010 di Kota Sibolga bobrok. Akibat tidak keterbukaannya Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) saat itu, Eddy Johan Lubis. Tak tanggung-tanggung, menindaklanjuti maraknya kecurangan penerimaan CPNS di Kota Sibolga, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga 2 periode ini ‘terbang’ ke Jakarta menemui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan diterima Humas serta Direktur Pengendalian Kepegawaian Wilayah I BKN, Tumpak Hutabarat dan Bosman Sitinjak, Senin (2/ 5) kemarin. “Kita serahkan seluruh berkas CPNS

Warga Dambakan Perbaikan Jembatan Tua Dolok Sanggul-andalas Warga Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), sangat mendambakan perbaikan atau pembangunan kembali jembatan tua, yang menghubungkan Dusun Siha tunggal II dengan Dusun Huta Bagasan di Desa Parsingguran II. Harapan itu disampaikan warga Dusun Hutabagasan J Lumban Gaol, kepada andalas di tempat kediamannya, Selasa (2/5). Dijelaskan, jembatan tua yang terbuat dari papan dan kayu balok tersebut sudah sepatutnya diganti dan dibangun Pemkab Humbang Hasundutan. Sebab, kondisinya sudah rawan untuk dilalui kendaraan roda dua, apalagi roda empat. Selama ini, jembatan tua tersebut banyak dilalui kendaraan untuk mengangkut hasil bumi seperti kopi, cabai, sayur-mayur dan tanaman lainya, yang merupakan andalan masyarakat di dusun tersebut, untuk dipasarkan ke Pekan Dolok Sanggul setiap hari Jumat. “Untuk pemasaran hasil bumi dari Dusun Hutabagasan, selama ini sangat terkendala dengan kelancaraan transportasi. Soalnya, kendaraan roda empat masih enggan

masuk ke dusun kami berhubung keadaan jembatan yang tidak mengizinkan,”ungkap ayah lima anak ini. Terpisah, Kepala Desa Parsingguran II, T Banjarnahor ketika dikonfirmasi andalas mengatakan, pembangunan jembatan tua yang terbuat dari papan dan kayu balok tersebut, terletak di desanya dan sudah lama diharapkan rehabilitasinya karena menyangkut kelancaran transportasi. “Melalui rapat musyawarah desa kita sudah mengusulkan pembangunan jembatan tersebut kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Prasarana dan Wilayah melalui camat pada tahun tahun lalu,”ujar kepala Desa yang sudah menjabat dua periode ini. Saat ini jembatan itu sudah semakin parah, namun sejauh ini belum ada terjadi kecelakaan. “Mudah-mudahan instasi terkait cepat tanggap atas situasi jembatan ini sebelum ada korban,”ujarnya. Sementara, Kadis Prasarana Wilayah Kabupaten Humbahas Ir Manimbul Silalahi MEng, melalui Kabid Bina Marga Ir T Hutagaol ketika dikonfirmasi andalas via selulernya, tidak berhasil.(MPL)

JEMBA YUJEMBATTAN KA KAYUJembatan tua terbuat dari kayu menghubungkan Dusun Siha Tunggal II-Dusun Huta Bagasan Desa Parsingguran II, butuh perbaikan.

Kota Sibolga yang terindikasi kuat bermasalah guna ditindaklanjuti BKN secepatnya di Jakarta,” sebut Yusran. Halnya Yusran, Tokoh Masyarakat Kota Sibolga, Rustam Efendi Simatupang yang dikenal vocal ini sudah meminta Komisi Pemberantasan Korupsi segera memeriksa Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk terkait maraknya indikasi kecurangan dan penyuapan pasca penerimaan CPNS Tahun 2010 di Kota Sibolga. “Nuansa campur tangan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk dalam penerimaan CPNS sangat kental. Ibarat nakhoda kapal yang sedang berlayar, Syarfi yang menentukan arah dan tujuan. Wajar dong, KPK turun tangan disinyalir jumlah suapnya sudah puluhan miliar rupiah,” tandas Rustam. (EI)

Rapat Pleno KPUD Tebing Tinggi Gagal Tebing Tinggi-andalas Rapat Pleno KPUD Tebing Tinggi dipimpin Ketua Wal Ashri SP, tentang jadwal pemungutan suara ulang Pemilukada dan yang bakal diikuti beberapa pasangan calon, Selasa (3/5) sore, mengalami kegagalan, akibat ketidakhadiran dua anggotanya. Ketidakhadiran Hatta Ridho dan Salmon Ginting, membuat peserta pleno seperti anggota KPU Abdul Khair, Maswarni Nasution dan Sekretaris KPU Harbain, Kasubbag Umum Keuangan Ahmad Nurdin SH, Kasubbag Teknis Malon Situmeang dan Plt Kasubbag Hukum Yuli Andriani, meminta agar pleno ditunda hingga besok (hari ini-red). Ketua KPUD Wal Ashri mengatakan, sebenarnya jadwal pleno kemarin pukul 14.00 WIB. Tapi, hingga waktu yang telah ditentukan tersebut, dua anggota KPU tidak kunjung hadir. Karenanya, pleno terpaksa dibatalkan. Sebab, berdasarkan UU No.22 tahun 2007, pleno seharusnya dihadiri minimal 4 anggota KPU.”Karena yang hadir hanya tiga anggota bersama saya, maka pleno tidak jadi dilaksanakan karena tidak qourum,” ujarnya. Dikatakan, sebelumnya KPUD telah memberitahukan kepada setiap anggota, bahwa akan melakukan pleno kemarin, membahas jadwal pemungutan suara ulang Pemilukada dan diikuti beberapa pasangan calon dengan undangan nomor 270-038/TT/10/2011 tertanggal 28 April 2011. “Ketidakhadiran anggota KPU Tebing Tinggi Drs Salmon Ginting dikarenakan sakit. Sedangkan Hatta Ridho hingga kini belum diketahui sama sekali alasannya,”kata Wal Ashri. Direktur Eksekutif LSM MPPK Hasan Damanik mengatakan, rapat pleno yang dilakukan KPU Tebing Tinggi merupakan detik-detik menentukan harapan warga kota Tebing Tinggi untuk mengetahui berapa pasangan calon yang boleh ikut dalam pemungutan suara ulang Pemilukada. “Ketidakhadiran dua anggota KPUD itu, sangat disesalkan,” tegasnya. (MET)

Dra Ristiawati: Pemerintahan SBY Sangat Peduli Pendidikan Ketua Badan Kehormatan Ketua BadanDra Kehormatan DPRD Sumut Ristiawati DPRD Sumut Dra Ristiawati mengatakan, Indonesia saat ini mengatakan, Indonesia saat ini membutuhkan pendidikan bermembutuhkan pendidikan karakter, yang mampu melahirberkarakter, yang mampu kan manusia berakhlak, berbudi melahirkan manusia berakhlak, pekerti dan berperilaku baik berbudi pekerti dan berperilaku sehingga masa depan bangsa baik sehingga masa depan memiliki peradaban unggul dan bangsa memiliki peradaban mulia. unggul dan mulia. “SAYA melihat walaupun saat ini pemerintah sudah mengalokasikan 20 persen dana APBN untuk sektor pendidikan, ternyata dalam pelaksanaannya di tingkat bawah masih dilaksanakan berbasis proyek,”kata politisi Partai Demokrat tersebut, kemarin, sehubungan Peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2011. Menurut Ristiawati, yang juga Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Sumut, selama pemerintahan Presiden SBY komitmen menjalankan arahan GBHN untuk mengalokasikan 20 persen anggaran APBN di sektor pendidikan sudah dimulai sejak tahun 2007. Bahkan tahun 2011 anggaran sektor pendidikan sudah mencapai lebih dari Rp 200 triliun. “Tahun 2012 Pemerintahan SBY berencana mengalokasikan anggaran

pendidikan sebesar Rp 281,45 triliun. Ini membuktikan pemerintah sesungguhnya sangat memperhatikan pendidikan anak bangsa. Namun dana sebesar itu, ditambah lagi kewajiban bagi daerah untuk mengalokasikan 20 persen ABPD, sebenarnya merupakan dana sangat besar untuk membangun pendidikan di Indonesia,” katanya. Namun kenyataannya niat mulia pemerintah tersebut, menurut mantan wartawati LKBN ANTARA itu, di tingkat bawah ternyata menjadi ‘ladang’ korupsi bagi oknum-oknum tertentu, apakah berstatus birokrat, pengusaha sampai pihak sekolah ‘ramai-ramai’ikut menikmati ‘kue besar’ anggaran pendidikan. Dikatakan, tolok ukur keberhasilan pendidikan di Indonesia bisa diukur dari out put dihasilkan. Apakah dengan dana sebesar itu dunia pendidikan di Indonesia sudah semakin baik ? Harus diakui pemerintahan sudah cukup banyak melakukan terobosan sektor pendidikan, mulai dengan melakukan rehab sekolah, pendidikan gratis melalui dana BOS, bantuan buku pelajaran, beasiswa sampai dengan menaikkan derajat guru dengan mengangkat guru-guru honor dan menaikkan insentif guru, dsb.”Namun dalam pelaksanaannya masih banyak perlu dievaluasi,”katanya. Bukan rahasia lagi kalau dana BOS yang seharusnya mampu meringankan biaya sekolah anak didik, ternyata juga

menjadi lahan baru bagi birokrat di Dinas Pendidikan dan pihak sekolah untuk menarik keuntungan. Demikian juga dana insentif guru sampai saat ini menjadi masalah berkepanjangan karena tidak kunjung disalurkan kepada para guru sampai berbulanbulan karena diduga ‘dibungakan’ dahulu oknum2 di daerah. “Karena itu saya sebagai kader Partai Demokrat merasa terpanggil untuk mengawal program-program pemerintahan SBY di sektor pendidikan tersebut, jangan sampai niat mulia tersebut disalahgunakan dalam pelaksanaan di lapangan,”kata Ristiawati. Lebih jauh anggota Pansus Pedidikan DPRD Sumut, selain membenahi mekanisme dalam pelaksanaan program pemerintah di sektor pendidikan, tidak kalah pentingnya masalah kurikulum juga perlu mendapat perhatian karena derasnya arus globalisasi sudah menimbulkan

pergeseran etika, moral dan budaya anak didik kita dewasa ini. “Saya merinding ketika sebuah media memberitakan 50 persen anakanak sekolah menengah di kota besar saat ini sudah tidak perawan lagi. Bahkan sebuah jaringan merekrut siswa sekolah untuk menjadi ‘mucikari’ bagi teman-temannya sendiri. Saya sebenarnya tidak yakin dengan berita itu, namun melihat kenyataan di lapangan mungkin saja kebenarannya. Karena itu pengawasan dari dalam keluarga dan sekolah perlu ditingkatkan,”katanya. “Lama-lama orang Indonesia sudah tidak mengenal lagi tulisan nenek moyangnya. Karena itu kurikulum lokal perlu dihidupkan kembali sesuai dengan kebutuhan daerahnya masing-masing, demi menjaga kekayaan dan warisan budaya daerah, sekaligus menciptakan anak-anak didik berkarakter, berakhlak, berbudi pekerti dan berperilaku baik sehingga manusia Indonesia nantinya memiliki peradaban lebih unggul dan mulia,”kata Ristiawati. Dra Ristiawati (LIM)

ACEH MEMBANGUN

Rabu 4 Mai 2011

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh TM Zulfikar, Senin (2/5)

di Banda Aceh. “Jika konflik ini tidak diselesaikan akar persoalannya, bukan tidak mungkin konflik ini akan semakin meluas dan melibatkan berbagai komponen masyarakat. Yang akhirnya berdampak pada proses pembangunan perdamaian di Aceh itu sendiri,” kata Zulfikar. Menurutnya, pemerintah serta jajaran legislatif harus turun langsung ke lapangan untuk melihat persoalan konflik antara berbagai komponen masyarakat, dengan kelompok orang yang menguasai lahan hutan untuk dieksplorasi hasilnya. Hingga saat ini sering memunculkan konflik karena tidak menganut azas keadilan, serta terjadi perusakan hutan secara membabi buta. Ketua Walhi Aceh Zulfikar memberikan contoh, berbagai persoalan

konflik atas penguasaan lahan antara lain, terjadi pada penguasaan lahan pada Ekosistem Ulu Masen. Selain itu, konflik atas eksplorasi SDA yakni bentrokan antar masyarakat dan pengusaha tambang yang terjadi di Kecamatan Leupung, Aceh Besar dalam pengelolaan tambang biji besi oleh PT Lhoong Setia Minning (LSM). Juga bentrok masyarakat yang terjadi di Desa Koto, Kecamatan Kluet, Aceh Selatan dalam pengelolaan tambang biji besi yang dilakukan oleh PT Pinang Sejati Utama (PSU). Disebutkan, berbagai persoalan bentrokan antar masyarakat atas penguasaan lahan dan SDA, jika dibiarkan terus terjadi, akan sangat berpotensi melahirkan konflik sosial yang akan meluas menjadi konflik horizontal. Secara keseluruhan persoalan-persoalan itu akan mengganggu proses pembangunan

perdamaian di Aceh. Tidak hanya itu, tambah TM Zulfikar, penguasaan atas lahan dan eksplorasi SDA telah membuat tingkat kerusakan hutan semakin tinggi. Hal itu disebabkan, fungsi hutan telah berubah menjadi areal pertambangan serta pertanian kebun kelapa sawit. Tentu saja hal ini akan berdampak terhadap persoalan kerusakan hutan yang terjadi di Aceh semakin tinggi. Sementara, Ketua Kadin Aceh H Firmandes SE mengkawatirkan sistem perinvestasian di Aceh jika perebutan lahan antara warga dengan sekelompok masyarakat terus dibiarkan, tanpa adanya upaya mencari solusi. Sebab, hingga saat ini banyak investor penambangan serta perkebunan merasa sangat terusik. Sehingga memungkinkan mereka menunda membuka usahanya di Aceh. (AZH)

Banda Aceh-andalas Kereta api di Aceh direncanakan beroperasi pada Juli 2011 untuk melayani rute sepanjang 12 kilometer yaitu Lhokseumawe - Krueng Geukuh (Kabupaten Aceh Utara). ”Kami targetkan dalam waktu dua bulan ini rel kereta api sudah bisa difungsikan, meskipun jarak tempuhnya masih pendek,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi Informatika dan Telematika Provinsi Aceh Yuwaldi Away, di Banda Aceh, Selasa. Ia mengatakan pihaknya tetap akan mengoperasikan rel kereta api yang sudah selesai dikerjakan. Untuk tahun ini mungkin sudah bisa dioperasikan rute sepanjang 12 kilometer, karena dua gerbong dan lokomotif antara Lhokseumawe hingga Krueng Geukuh sudah siap. Yuwaldi menjelaskan pembangunan rel kereta api yang sudah rampung telah diuji pihak pusat, dan hasilnya rel itu layak digunakan. Pihaknya memiliki sedikit kendala dalam pembebasan tanah, namun karena ini program untuk rakyat, maka akan tetap diusahakan. Pembebasan tanah, kata dia perlu dilakukan lagi karena ada sebagian tanah yang telah dibebaskan namun sudah dipakai oleh masyarakat. ”Pemerintah tidak mau tanah yang sudah pernah dibebaskan harus dibeli lagi,” katanya. (ANT)

PIM Laksanakan Start Up PIM 2 Lhokseumawe-andalas Pabrik pupuk PT Pupuk Iskandar Muda, Krueng Geukueh, Aceh Utara saat ini sedang melakukan proses start up beroperasinya PIM 2. Masyarakat Lhokseumawe dan Aceh Utara berharap beroperasinya PIM 2 akan lebih mendudung pembangunan Aceh di masa mendatang. Begitu juga Pemerintah Pusat diminta tidak lagi mempersulit pasokan gas ke pabrik PIM dan perusahaan lainnya di Aceh. Harapan itu disampaikan Alwi Husein, Wakil Ketua Gapensi Aceh Utara kepada andalas di Lhokseumawe, Selasa (3/5). Menurut Alwi yang juga Wakil Ketua Forum Komunikasi Pengusaha Lingkungan Provit (FKPLP), Aceh Utara dikenal dengan sumber gas alam dan mampu memenuhi kebutuhan ekspor dalam jumlah ribuan kargo. Namun, anehnya pasokan gas untuk pabrik di Aceh Utara sendiri kesulitan gas hingga banyak pabrik telah tutup.

Kondisi ini sudah berlangsung bertahun, seperti pabrik PIM2 yang selesai dibangun pada 2003 belum pernah berproduksi karena ketiadaan pasokan gas. “Karenanya kita mendesak pemerintah jangan pernah lagi mempersulit pasokan gas untuk pabrik vital di Aceh terutama pabrik PIM yang selama bertahun tahun tidak berproduksi optimal,” ujar Alwi. Alwi yang didampingi sejumlah pengusaha lainnya meminta pemerintah pusat agar dibemberikan hak penuh kepada Aceh untuk mendapatkan gas, dalam upaya segera menghidupkan kembali pabrik pabrik yang telah tutup. “Tak usah pabrik lain dibangun pabrik yang sudah ada harus bisa beroperasi kembali. Seperti AAF, KKA dan Aromatik,” sebutnya. Sementara Kepala Biro Humas PT PIM, Mustafa Thaher yang ditemui andalas di ruang kerjanya, kemarin mengaku, kalau PIM selama ini hanya berproduksi satu

pabrik yaitu pabrik PIM 1 sementara PIM 2 memproduksi amonia. Diharapkan proses start up yang dilakukan saat ini tidak terkendala kendati sempat terjadi trable namun telah berhasil diatasi. Dijelaskan, kelanjutan proses start up masih sangat tergantung kepada jawaban Exxon Mobil, sore hari ini, (Selasa, 3/5 red) karena ada informasi Exxon akan menghentikan suplai gas ke PIM akibat ada kerusakan pada pipa bawah laut (KSO). “Kalau ini terjadi pabrik PIM akan dimatikan sampai selesai perbaikan yang dilakukan pihak Exxon,” kata Mustafa. Menjawab pertanyaan tentang kontrak pembelian gas, Mustafa menjelaskan, kendati PIM telah mendapat jaminan pasokan gas sembilan kargo namun kontraknya hanya perkargo, tidak dalam tahunnan. “Inilah kesulitan kita ketika terjadi penghentian pasokan gas, kita tidak bisa melakukan claim atas kerugian tidak berproduksi,” ungkapnya. (UCR)

Mengenang 12 Tahun Tragedi Simpang KKA Aceh Utara-andalas Peringatan 12 tahun tragedi Simpang KKA di pusatkan di Gampong Paloh Lada Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Selasa (3/5), berlangsung penuh khidmat dan haru. Ketua LBH Banda Aceh Pos Lhokseumawe, Rahmat Hidayat mengatakan, pihaknya bersama kalangan aktivis lainnya akan selalu mendukung pengungkapan bentuk pelanggaran HAM dimasa silam sesuai hukum yang berlaku. “Untuk itu kami mendesak Pemerintah, kiranya dapat segara mempercepat penyelesaian Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tentang pembahasan RUU Komisi Kebenaran dan Rekonsialisasi (KKR). Begitu juga kepada DPRA untuk menepati janjinya merampungkan RUU Qanun KKR. Kehadiran KKR sangat penting menyelesaikan sejumlah kasus pelanggaran HAM, dan tragedi berdarah

Simpang KKA kiranya menjadi sampel awal pengungkapan segala bentuk pelanggaran HAM,” ujar Rahmad Hidayat. Sementara para saksi korban dalam peringatan tersebut terlihat pada mencucurkan air mata. Mereka sepertinya tak kuasa menahan air mata, saat mengenang peristiwa berdarah yang merenggut nyawa puluhan orang. ”Orang yang kami cintai telah meninggal dunia tertembak di Simpang KKA,” sebut Saudah (39), warga Sie Mirah, Kecamatan Nisam, dalam nada sedih. Pernyataan yang sama juga diungkapkan, Nurhayati (40) asal Lhok Drien, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, dan Muhammad Daud (50), warga Lhok Leubue, Kabupaten Bireun. Nurhayati menuturkan, kronologis yang menimpa Zainal, suaminya pada tanggal 3 Mei tahun 1996

lalu berlangsung dipagi hari. Suaminya yang sedang beristirahat di rumah tiba-tiba diajak Muhibuddin, seorang warga sekampung yang mendengarkan informasi tentang banyaknya orang berkumpul di Simpang KKA. Lalu mareka bergerak menuju ke sana. Namun, siang harinya, kata Nurhayati didapat berita, kalau Zaenal, suaminya telah meninggal dunia tertembak. Muhammad Daud juga mengatakan yang sama, putrinya, Yusni yang hanya ingin melihat orang ramai berkumpul di Simpang KKA ikut tertembak dan meninggal di tempat. Begitu juga terhadap Saudah, janda beranak tiga telah ditinggalkan suaminya bernama Jamaluddin yang juga tertembak. ”Kami semua menuntut keadilan dan tanggung jawab terhadap siapa saja yang melakukan pembunuhan terhadap keluarga kami,” pungkas Saudah. (UCR)

DDI Peringati Maulid Bersama Anak Yatim

M

EMPERINGATI kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW, Dayah Darul Istiqamah (DDI) Bireuen mengadakan kenduri Maulid, sekaligus mengundang ratusan anak yatim dan tamu lainnya dari berbagai desa untuk menikmati kenduri (makan bersama) di Kompleh Dayah Darul Istiqamah Desa Geulanggang Kecama-

tan Kota Juang Bireuen, Selasa (3/5). Acara kenduri dalam rangka memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW itu, sejumlah santri yang mengaji di Dayah atas asuhan Teungku Nazaruddin melantunkan nazam serta selawat nabi. Pantauan andalas, walaupun hadirnya para tamu dari berbagai desa dan kususnya desa di lingkungan Dayah, namun mereka

mengutamakan anak yatim dalam menikmati penyajian makanan. Situasi di lokasi pelaksanaan, tampak keakraban antara anak yatim dengan para panitia maulid dan pimpinan dayah serta para santri yang menemaninya dengan penuh kasih sayang. Menurut Tgk Zainuddin usai acara kenduri, malamnya dilanjutkan dengan ceramah agama oleh penceramah Teungku Ali Imran. (HERA)

AKRABAKRAB-Keakraban antara anak yatim dengan para santri ketika acara maulid nabi di komplek Dayah Darul Istiqamah Desa Geulanggang. andalas/ suherman amin

14

Kereta Api Aceh Segera Beroperasi

Eksplorasi SDA Munculkan Konflik Baru Banda Aceh-andalas Setelah perjanjian damai antara pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) 2005 silam, kini persoalan konflik di Aceh telah berubah bentuk menjadi konflik yang bersifat horizontal. Berbagai persoalan konflik yang saat ini semakin luas, terjadi di Aceh. Salah satunya adalah konflik persoalan atas penguasaan lahan dan proses eksplorasi Sumber Daya Alam (SDA).

harian andalas | Hal.

SOSIALISASISOSIALISASI-Anggota Linmas ketika mengikuti sosialisasi persiapan keamanan peran Linmas.

andalas/ist

Pengadaan Baju Anggota Linmas Dipangkas Bireuen-andalas Pengadaan baju untuk anggota Linmas, petugas di setiap TPS Pemilukada Bireuen hingga kini belum jelas. Pasalnya, pengadaan baju bagi anggota PAM Pemilu desa dan di kecamatan terjadi pemangkasan. Kabag Kesbang dan Linmas Bireuen, Drs Sulaiman Aziz yang dihubungi andalas, Senin (2/5) membenarkan terjadi pemangkasan terhadap pengadaan baju bagi anggota Linmas. “Dalam hal ini, kita harus kembali melakukan koordinasi de-

ngan KIP Bireuen, apakah bantuan pengadaan baju anggota Linmas itu tersedia atau tidak, atau sebaliknya hal itu ada dukungan dari Provinsi,” katanya. Seharunya saat ini mereka telah dibekali tentang persiapan dan latihan menghadapi Pemilukada, minimal simulasi. Tapi, sejauh ini belum ada jawaban. Bila memang ini tidak ada solusi, maka untuk pengadaan baju bagi 2050 anggota Linmas Bireuen akan dikoordinasi dengan provinsi. Sementara, Sekda Bireuen, Ir Nasrullah Muhammad MSi yang

dikonfirmasi terkait itu mengatakan, pemangkasan pengadaan baju anggota Linmas itu karena terbatasnya anggaran. “Kita harapkan masalah ini dapat terbantu oleh provinsi, kalau juga tidak ada, maka akan dibantu fasilitas atau hanya memakai atribut, tanda petugas di pemilukada nantinya,” katanya. Menurut Nasrullah, untuk Bireuen, mungkin tidak ada penyediaan baju, tetapi bukan berarti persoalan itu kita pangkas, namun Pemda akan tetap mengupayakan dan berkordinasi dengan pihak Provinsi. (HERA)

Rabu

SAMBUNGAN

4 Mei 2011

Belasan Penyerang Kantor Orbit Ditangkap Medan-andalas Sedikitnya 18 orang terduga penyerang Kantor Harian Orbit, sekitar pukul 01.00 WIB dini hari ditangkap aparat kepolisian dari sebuah ruko di Komplek Ruko Griya Riatur Indah, Jalan T Amir Hamzah, Medan. Para terduga penyerang diamankan ke Mapolresta Medan bersama barang bukti satu unit mobil dan empat unit sepeda motor yang diduga digunakan para pelaku untuk menyerang Kantor Harian Orbit di Jalan T Amir Hamzah. Saat penangkapan, sempat terjadi kericuhan karena upaya polisi mengamankan para terduga penyerang Kantor Orbit di halang-halangi oknum tertentu. Namun hal itu dapat dinetralisasi sejumlah pejabat teras Polresta Medan yang ikut dalam penangkapan. Sementara itu, Komandan Tim Sus Satreskrim Polresta Medan AKP Yoris SiK yang ditanya wartawan membenarkan pihaknya mengamankan para pelaku yang diduga terlibat penyerangan Kantor Harian Orbit. Ditanya motif para terduga melakukan penyerangan apakah terkait pemberitaan koran tersebut mengenai judi, perwira yang juga menjabat

Kasat Reskrim Polres Asahan itu mengaku belum mengetahuinya. Namun pihaknya tak menyangkal jika penyerangan itu terkait pemberitaan tentang praktik perjudian yang diduga dikelola pihak penyerang. "Tidak tertutup kemungkinannya ke arah sana. Jika memang terbukti mengelola judi, kita akan berantas habis sesuai dengan instruksi Kapolri," ujarnya. Soal status hukum ke-18 yang diamankan, ada sebagian tersangka, sebagian lagi saksi. Mereka akan diperiksa penyidik reserse kriminal Polresta Medan. Sementara itu Kapolsek Helvetia Kompol Sutrisno Hadi yang juga berada di lokasi penangkapan menegaskan pihaknya akan mengawasi lokasi ruko di mana para pelaku penyerangan tersebut diamankan. Hingga berita ini dikirim ke redaksi, identitas ke-18 orang yang diamankan belum diketahui. Seluruhnya diangkut dengan truk Dalmas Sabhara Polresta Medan. Namun satu orang di antaranya dibawa terpisah dengan mobil pribadi.(TIM)

Kantor Koran Diobrak-abrik Preman .........(Dari Halaman 1) lah sepeda motor. Penyerang yang umumnya berbadan kekar langsung masuk ke ruang redaksi. Mereka langsung memukuli karyawan dan wartawan yang ada di ruang redaksi. “Saya langsung dikeroyok beberapa orang. Syukur saya bisa melepaskan diri dengan berlari keluar,” ujar Ramli seraya menunjukkan bibir yang pecah dan wajah lembam-lembam. Hal senada diungkapkan karyawan bagian layout, Azhari Hasibuan. “Komputer yang saya pakai dan meja kerja saya yang berada di dekat pintu langsung dihancurkan. Saya juga dipukuli oleh kelompok penyerang,” ungkap Azhari dengan suara bergetar seraya menahan rasa sakit di bagian wajahnya. Sejumlah wartawan juga tak luput dari penganiayaan. “Mereka memukuli saya. Mereka menyatakan mencari wartawan dengan kode tertentu,” ucap seorang redaktur yang memohon tidak menyebut jati dirinya. Sedangkan sejumlah petinggi redaksi koran itu luput dari penyerangan karena bersembunyi di lantai III kantor. “Kelompok penyerang sudah berusaha masuk ke lantai III, namun sejumlah karyawan langsung menutup pintu,” ucap Een (17), seorang karyawan. Aksi penyerangan, kata Een, berlangsung sekira lima menit. Seusai memukuli karyawan dan wartawan serta menghancurkan sejumlah

fasilitas kantor, para penyerang kemudian meninggalkan kantor Orbit yang porak-poranda. Selain mengobrakabrik ruang kerja redaksi, ponsel milik Pemred Orbit AS Atmadi juga raib diduga dibawa kabur para penyerang. Lima belas menit kemudian, sejumlah petugas Polsekta Medan Barat yang dipimpin langsung Kapolsek Kompol Arke Furman Ambat tiba lokasi kejadian perkara. Setelah melakukan olah TKP, polisi membawa sejumlah wartawan dan karyawan untuk diperiksa sebagai saksi korban. Pemimpin Redaksi Orbit, As Atmadi, kepada wartawan di lokasi kejadian mengaku belum mengetahui motif penyerangan itu. “Kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menangkap para pelaku penyerangan, agar motifnya nanti diketahui secara jelas. Tapi ini pasti terkait dengan pemberitaan,” ucap Atmadi. Dijaga Brimob Sementara itu Kantor Redaksi Harian Sumut Pos di kawasan Amplas, Medan, tadi malam juga dijaga ketat aparat Brimob. Menurut informasi yang didapat andalas, awak redaksi Sumut Pos sebelumnya mendapat informasi bakal adanya sekelompok preman ingin menyerang kantor koran tersebut. Namun hingga berita ini dikirim ke redaksi, kelompok yang disebut-sebut ingin melakukan penyerangan tak muncul sehingga diduga informasi tersebut hanya isu belaka.(TIM)

harian andalas | Hal.

15 andalas/rony muharrman

DIAMANKAN– Para terduga penyerang Kantor Orbit, tanpa mengenakan baju, digiring ke truk Dalmas Sabhara untuk diamankan ke Mapolresta Medan guna menjalani pemeriksaan, Rabu (4/5) dini hari tadi.

Diteror, Masfar Diisolasi .........(Dari Halaman 1) tenang, tiba-tiba sering dilintasi orang tak dikenal. Mereka mengendarai mobil dan sepeda motor berulang kali,” bebernya. Kegelisahan istri Masfar, Sri Liskaningsih semakin menjadi karena pihak-pihak yang selama ini membantu mereka pada pergi semua. Tahjuddin Nur Sikumbang yang sebelumnya datang bersama wartawan kini sedang berada di Jakarta. Begitu juga Rahmat Shah yang pergi ke Singapura. “Pak Tajuddin, kasih komentar ke Jakarta… Pak Rahmat Shah komentar lalu pergi ke luar negeri. Kami bingung bang. Kok jadi begini,” ujarnya. “Mba Lilis (Istri Masfarred) sampai menangis-nangis gak tau mau bagaimana,” ujarnya. Ketakutan istri Masfar kian menjadi, saat Putri Rahudman, Linda Mora Harahap, Senin malam datang ke rumah sakit Columbia Asia. Menurut keterangannya, Linda datang sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, sumber andalas tidak berada di rumah sakit. Ia baru saja pulang setelah mendapat giliran jaga dari pagi hingga pukul 21.00 WIB. Tapi menurut keterangan keluarga yang menjaga Masfar malam itu di rumah sakit, malam itu Linda datang menanyakan dimana ruangan Masfar dirawat. “Dia pura-pura datang ke rumah sakit melihat kawannya. Tapi kemudian nanya-nanya ke perawat dimana Masfar dirawat. Setelah mengetahui kalau itu putrinya Rahud-

man, kami tak mengizinkannya masuk,” ujarnya. Itu sebabnya, tambahnya, Masfar kini harus dirawat di ruang isolasi. Tidak sembarang orang yang kini bisa berkunjung. Ruang perawatan Masfar di Lantai 7 RS Columbia Asia sejak Selasa pagi sudah dijaga ketat polisi. “Ini atas permintaan keluarga kepada polisi. Saya saja sekarang susah untuk menemuinya,” sambungnya. Untuk menjaga hal-hal yang tak diingingkan, kedua anak korban sudah diungsikan ke luar kota. Padahal, ujarnya, anak yang paling besar yang saat ini duduk di kelas I SMP, tak lama lagi akan menempuh ujian. “ Selasa pagi mereka berangkat. Mba Lilis takut anak-anaknya jadi korban penculikan,” tambahnya. Sementara Tahjuddin Nur yang dikonfirmasi andalas tadi malam mengaku masih berada di Jakarta untuk mengadukan kasus ini ke Komisi Nasional Hak Azazi Manusia (Komnas HAM). ‘’Saya sekarang berada di Jakarta untuk berusaha mengupayakan perlindungan korban dan keluarganya ke Komnas HAM. Karena kita tidak mau kasus ini nantinya tidak ditanggani serius dan berlalu begitu saja. Apalagi yang terlibat diduga penguasa di Kota Medan ini,’’kata Tahjuddin Nur kepada andalas via telepon, Selasa malam (3/5). Ketua GEMPPAR (Gerakan Masyarakat Padang Pariaman) Sumatera Utara ini menambahkan dirinya terpanggil atas kejadian yang menimpa Masfar. Terlebih lagi dalam

keturunan masyarakat Minang, ia merupakan ninik mamak (paman) dari Masfar yang saat ini terbaring di rumah sakit. ‘’Kita mengharapkan kasus ini diusut tuntas dan dibuka secara transparan kepada publik. Mengenai adanya informasi terkait perdamaian dari keluarga si penganiaya, saya tidak tahu itu. Tetapi kalau terjadi ini sangat disayangkan sekali, apalagi kejadian ini benar-benar sudah sangat keterlaluan,’’tegasnya. Polisi Terkesan Lindungi Rahudman Sementara itu, Pihak Polresta Medan dalam melakukan penyelidikan terhadap kasus yang menimpa Ir Masfar Sikumbang dinilai tidak profesional, bahkan polisi sepertinya berupaya melindungi Wali Kota Medan Rahudman Harahap yang disebut-sebut terlibat dalam kasus tersebut. Penilaian tersebut dilontarkan Pengamat Sosial Politik Universitas Sumatera Utara (USU) Drs Wara Sinuhaji, MHum saat dimintai tanggapan terkait kasus yang menimpa seorang PNS eselon III di lingkungan Pemrov Sumut itu, Selasa (3/5) di Medan. “Mendengar komentar Kapolresta Medan seperti yang dilansir sejumlah media terkait pengusutan kasus yang menimpa Masfar, saya menilai polisi terkesan melindungi Wali Kota Medan yang disebut-sebut terlibat. Sebagai penyidik yang profesional harusnya penyelidikan itu bisa dimulai dari pengakuan korban,” kata Wara Sinuhaji.

Menurutnya, kasus penyiraman soda api kepada Masfar oleh dua orang tidak dikenal tentu ada sebab dan akibat. Seperti pengakuan korban yang dilansir di sejumlah media, sebelum kejadian penyiraman soda api, Masfar mengaku ada dianiaya di rumah dinas Wali Kota Medan dan mendapat ancaman akan dihabisi. “Dari rentetan kejadian dan ancaman yang sebelumnya dialami Masfar, siapapun patut mencurigai ada keterkaitan kasus penyiraman soda api itu dengan ancaman yang diterima korban sebelumnya. Karena itu, untuk mengungkap kasus tersebut polisi harusnya tidak hanya mengejar pelaku kasus penyiraman soda api, tetapi harus bisa melihat sebabakibat kejadian itu,” ujarnya. Kalau polisi hanya mengejar pelaku kasus penyiraman soda api tanpa melihat sebab akibat kejadian itu, lanjut Wara, pihak kepolisian akan kesulitan mengungkap kasus tersebut, bahkan bisa jadi kasus tersebut tidak pernah tuntas. “Yang menjadi pertanyaan, beranikah Kapolresta Medan melakukan itu?” tandasnya. Dikatakan, melihat kondisi sekarang ini, yang kasus tersebut sudah dibicarakan sampai di tingkat nasional, pihak kepolisian harusnya melakukan pemeriksaan kepada orang-orang yang terkait dan terlibat atas kasus penganiayaan dan pengancaman kepada korban, termasuk Wali Kota Medan Rahudman Harahap.

“Pengakuan korban jelas bisa dijadikan barang bukti. Suatu kekeliruan bagi aparat hukum kalau pengakuan itu dikatakan tidak bisa jadi barang bukti. Berangkat dari pengakuan korban itu, Wali Kota Medan dan lainnya yang disebut-sebut korban terlibat atas kasus penganiayaan di rumah dinas harus diperiksa,” pungkasnya. Ingatkan Polresta Sementara itu Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Medan mengingatkan agar Polresta Medan berani menindaklanjuti kasus itu dengan mengungkap dalang di balik penganiayaan tersebut. "Bila memang hasil penyelidikan Polresta Medan mengarah ke Rahudman Harahap, maka Polresta Medan harus segera menangkap dan menahannya sebagai pelaku tindak pidana," kata Ketua DPC PDIP Medan Henry Jhon Hutagalung menanggapi kasus yang menimpa Masfar kepada andalas, kemarin. Menurutnya, jika Rahudman terbukti main hakim sendiri terhadap Masfar, Rahudman harus mundur dari jabatannya sebagai wali kota karena perbuatannya telah mencoreng citra warga dan Pemerintah Kota Medan. “Rahudman jangan berlindung pada jabatannya dari jeratan hukum. Polresta Medan harus berani mengusut keterlibatan Rahudman Harahap itu. Kita tidak ingin pejabat yang berperilaku kriminal leluasa melanggar hukum," tegasnya.(TIM)

DPRD Medan Pertanyakan Mega Proyek J-City .........(Dari Halaman 1) Arif pada rapat gabungan itu. Menurut politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu, selama ini pihak Dinas TRTB Medan terkesan melakukan pembiaran terhadap bangunan-bangunan yang berdiri tanpa IMB. Hal ini tentu dapat menimbulkan kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan dari sektor retribusi IMB. “Terkait J-City, Komisi D DPRD Kota Medan akan se-

gera melakukan peninjauan ke lapangan. Jika terbukti dibangun tanpa IMB, kita akan rekomendasikan agar pembangunan itu ditindak sesuai aturan yang berlaku. Dan, Dinas TRTB harus meningkatkan pengawasan guna meminimalisir kebocoran PAD dari sektor retribusi IMB,” kata Ahmad Arif. Rapat gabungan yang menghadirkan pimpinan Dinas TRTB dan Dinas Bina Marga tersebut dipimpin Ketua DPRD Medan Drs Amir-

uddin. Sayangnya, sesuai pengamatan wartawan, sejumlah anggota Dewan tampak kurang serius melakukan pembahasan. Dewan hanya menyampaikan pertanyaan yang kurang berbobot dan tak berkualitas bahkan menyimpang dari substansi. Ketidakseriusan anggota dewan mengikuti rapat LKPj wali kota ini juga terlihat dari agenda rapat yang seyogianya mulai pukul 9.00 WIB molor menjadi pukul 10.30 WIB. Bahkan, sejumlah ang-

gota Dewan dan PNS dari dari dua SKPD tersebut tampak keluar-masuk ruangan rapat. Saat rapat berlangsung sejumlah anggota dewan sempat mempertanyakan ketidakhadiran unsur pimpinan DPRD lainnya, seperti Sabar Surya Sitepu dan Augus Napitupulu. “Rapat hari ini mestinya dipimpin Wakil Ketua Sabar Surya Sitepu selaku koordinator Komisi D karena SKPD yang diundang hari ini merupakan mitra kerja Ko-

misi D,” kata Ahmad Arif. Menanggapi sorotan Dewan soal bangunan bermasalah yang dibiarkan, Kepala Bidang Pengendalian Dinas TRTB Ahmad Basaruddin mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti apa yang disampaikan anggota Dewan. “Kami akan komit menindak bangunan yang menyalah di Kota Medan. Dan, ke depan kami akan lebih meningkatkan pengawasan dan butuh dukungan dari Dewan,” kata Basaruddin.(BEN)

biasanya jarang diketahui dikarenakan adanya saluran yang menghubungkan ke bagian vagina. Sedangkan pada laki-laki cepat diketahui karena faktor anatominya berbeda. “Kasus seperti ini banyak. Kasus saya terbesar menangani perempuan yang atresiani pada usianya 23 tahun,” ujar Djeni didampingi Humas RSUPM Edison P SH. Disebutkannya, kasus atresiani yang dihadapinya untuk tahun 2010 berjumlah sekitar 50-an orang dan tahun 2011 ini sekitar 15 orang. “Kasusnya cukup banyak dan biasanya penanganan

pertama bisa dilakukan di daerah. Mungkin faktor sarana bius yang jadi problem belum tersedia. Kalau operasi di daerah saya kira bisa,” ujarnya. Penanganan pasien yang terkadang dinilai lambat oleh pasien sebenarnya bukan lambat, tetapi faktor congenital tidak mungkin satu faktor. “Jadi harus dicari kelainannya yang lain seperti kelainan jantung apakah ada, kan harus diobservasi sama dokter bagian jantung anak, yang di Pirngadi belum ada,” imbuhnya. Mengenai operasi yang dilakukan terhadap pasien atresiani, Djeni berujar ada

tiga tahapan operasi yang biasanya dilakukan dalam setahun. Pertama untuk sementara membuat saluran buang air besar (BAB) melalui perut, lalu operasi kedua membuat lubang tempat BAB, dipisah saluran seni atau saluran vagina. Baru dilakukan latihan sesuai dengan fungsinya. Setelah itu dilakukan operasi penutupan. Operasi pertama dilakukan pada minggu pertama, operasi kedua pada usia 3-5 bulan dan ketiga pada usia 9 bulan, agar otaknya bisa berfungsi secara normal sehingga ke depannya tumbuh normal seperti anak-anak lainnya.

Edison menambahkan jumlah kasus atresiani di RSUPM berupa kunjungan baik yang lama dan baru untuk bulan Januari ada 23 orang. Lima pasien baru, perempuan semua masingmasing usia 1-4 tahun 2 orang, usia 5-14 tahun 2 orang, dan usia 25 tahun ada 1 orang. Bulan Februari 38 orang, 8 di antaranya pasien baru (4 laki-laki dan 4 perempuan). Usia 1-4 tahun ada 1 orang dan usia 5-14 tahun berjumlah 7 orang. Bulan Maret 99 pasien, 7 di antaranya pasien baru perempuan, usia 1-4 tahun ada 5 orang dan usia 5-14 tahun ada 2 orang.(YN)

”Anakku Tak Punya Anus...” .........(Dari Halaman 1) “Istriku tidak pernah minum jamu ataupun terjatuh saat hamil. Malamnya bidan mengatakan kalau anak kami tidak punya anus. Saya sangat terkejut dan bersama bidan, anak kami dibawa ke rumah sakit Tanjung Balai,” ujar Arwan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUPM. Setelah istrinya melahirkan sekira pukul 10.00 WIB, jelasnya, oleh bidan anaknya dirujuk ke RSUD Tanjung Balai. Untuk penanganan lebih lanjut, lalu dirujuk ke RSUPM. “Istriku saat ini dirawat di klinik tempatnya

melahirkan, Aku kasihan melihat anakku, kenapa bisa seperti ini. Padahal tujuh orang anak-anakku tidak ada yang seperti ini dan normal semua. Aku ingin dia sembuh,” katanya sambil memandangi buah hatinya dengan raut wajah sedih. Mengenai biaya, Arwan mengatakan istrinya memiliki askes program jaminan kesehatan masyarakat umum (Jamkesmas) Tanjung Balai sehingga tidak ada mengeluarkan biaya. “Ke maripun (RSUPM,red) kami diantar pakai ambulans rumah sakit dan gak ada bayar,” akunya seraya menambahkan

mengenai biaya persalinan istrinya di bidan, ia belum mengetahuinya. Sementara dr Djeni Bijantoro SpB SpBA saat dijumpai di ruang kerjanya menanggapi kasus bayi tanpa anus (atresiani) mengatakan sebagian besar penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Namun yang bisa diketahui dikarenakan infeksi toxoplasma, radiasi nuklir yang besar seperti chernobyl. Tetapi kasus congenital atau kelainan bawaan lahir ini kebanyakan datang karena faktor gizi ibu yang mengandung. Kasus bayi tanpa anus ini, menurut dokter spesialis bedah anak itu, untuk wanita

Kep Sum Baa kem me kor saa Dae pat

HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Rabu, 4 Mei 2011 | No: 1875/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

”Music Fair” Era Musika di Sun Plaza Sedot Antusiasme Masyarakat DALAM menyapa para peminat dan penikmat musik di Sumatera Utara khususnya Kota Medan, Sekolah Musik Era Musika mengadakan “Musik Fair by Era Musika” yang diselenggarakan di atrium Sun Plaza Medan. Kegiatan ini mulai dibuka sejak 2 Mei lalu. Rencananya, pameran berlangsung hingga Minggu (8/5) mendatang. General Manager PT Era Musika Indah, Bambang kepada Andalas, Selasa (3/5) mengatakan, Era Musika melaksanakan pameran seperti ini sejak tahun 2007 dan selalu ada 2-3 kali setiap

andalas/iin

MUSIK–Beberapa pengunjung menghampiri stand PT Yamaha Musik untuk mencari informasi (kiri). Salah satu Sales Promotion Girl (SPG) dari PT Yamaha Musik memperagakan alat musik piano dalam pameran tersebut.

tahunnya. Untuk tahun 2011, pameran tersebut merupakan yang pertama sekali. “Dalam berbagai pameran, saya lihat respon masyarakat cukup bagus. Semakin tumbuh nya industri musik di tanah air menjadi faktor pendorong minat masyarakat untuk semakin mendalami musik. Kami berharap, pameran ini berkontribusi untuk memberikan wawasan bermusik dan kedekatan masyarakat dalam seni musik,” kata Bambang. Ada puluhan alat musik yang dipamerkan yang kesemuanya merupakan produk dari Yamaha Musik. Seperti piano, electone (organ), clavinova (digital piano), combo (berbagai macam jenis gitar dan drum), maupun pro audio berupa sound system dari Yamaha dan lainlain. Pantauan andalas, antusias masyarakat untuk semakin mengenali alat musik produk PT Yamaha Musik cukup besar. Begitu juga terhadap sekolah musik Era Musika. Selama pameran, masyarakat dapat memperoleh harga khusus. Yamaha Musik

juga memberikan hadiah satu unit Blackberry tipe terbaru “Curve 9300” untuk setiap pembelian piano tipe apa saja. Dalam berbagai pameran itu, ada juga harga khusus untuk pemakai kartu kredit Mandiri. “Pembeli bisa dapat cicilan dengan bunga 9% selama setahun,” sebut Bambang. Bagi masyarakat yang ingin mendaftar masuk sekolah musik Era Musika dapat memperoleh potongan harga pendaftaran sebanyak 50%. Pameran yang diselenggarakan PT Era Musika Indah yang berkantor pusat di jalan H Adam Malik nomor 30 Medan ini, juga berkolaborasi dengan Yamaha Motor. Yamaha, turut memamerkan beragam varian terbaru dan terlaris dari produk sepeda motornya. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk mengasah kreatifitas seni musik, bisa datang ke atrium Sun Plaza lantai 1, Medan dan bebas menyaksikan beragam alat musik produk PT Yamaha Musik. Jangan lewatkan juga promo diskon masuk sekolah musik Era Musika. Ingat, promo berlaku hingga Minggu (8/5). (IIN)

Kep Sum Baa kem me kor saa Dae pat


Harian Andalas 04 Mei 2011