Issuu on Google+

28 halaman HARGA Rp3.000

senin pon, 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

Oleh: Dahlan iskan Menteri BUMN

Membenahi Petruk Bermotor untuk Merak INI kisah tentang seorang pemimpin baru. Pemimpin yang levelnya kelas menengah, sehingga bisa kena petir dari atas dan kena bara dari bawah. Ini kisah seorang pemimpin kelas menengah yang dalam posisinya yang tanggung, harus melakukan pembenahan, perombakan, dan perbaikan. Ini kisah seseorang yang sebenarnya hanya manajer. Tapi, karena tindakannya, jadilah dia seorang pemimpin. Kisah ini bermula dari krisis keadaan. Tentu masih ingat keruwetan tiga bulan lalu. Keruwetan di pelabuhan penyeberangan Merak. Banyak kapal feri rusak, dermaga tidak kunjung selesai diperbaiki. ”Petruk” ada di mana-mana.

4 Tewas di Jalur Alternatif Motor Senggolan, Pasutri Bonceng 2 Anak Tertabrak Elf INDRAMAYU – Kecelakaan lalu lintas di jalur alternatif saat arus balik kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jl Raya Dampuawang

Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, Minggu (26/8) sore. Mobil elf nopol E 7526 R jurusan Indramayu-Cirebon melindas sepeda motor Yamaha MX bernopol D 5164 ZA. Tak tanggung-tanggung, empat korban tanpa identitas tewas. Korban tewas adalah kedua pasangan

suami istri (pasutri) dan kedua anaknya. Sopir mobil elf bersama kernetnnya kabur melarikan diri usai menabrak. Warga dibantu polisi segera melarikan korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu. Data yang di himpun Radar

dari saksi mata, Tantowi (28) warga Desa Dukuh Jeruk RT/RW 01 Kecamatan Karangampel, peristiwa tersebut bermula saat arus kendaraan di jalur alternatif via Karangampel cukup padat.

Macet, Motor dan Mobil Dipisahkan

4 Ke Hal...7

mafia cpns

3 Saksi Diperiksa Terpisah

CIREBON - Volume kendaraan di Pantura Jabar yang melintasi Wilayah Timur Cirebon (WTC) menuju Jakarta mulai sepi pada H+7 kemarin (26/8). Jika pada H+6 Sabtu (25/8) jumlah roda dua mencapai 12.957 unit kendaraan yang menuju Jakarta, kemarin hanya 8.178 kendaraan per jamnya. Begitu juga dengan roda empat, pada H+6 mencapai 8.540 kendaraan, maka pada H+7 kemarin hanya mencapai 4.330 per jamnya. ”Puncak arus mudik sudah lewat, atau terjadi pada H+6. Sekarang, pemudik yang melakukan arus balik hanya sisanya saja,” tutur petugas Pos Pengamanan Arus Mudik (PAM) Losari, Sudibyo

CIREBON - Hari ini, Senin (27/8) Polsek Cirebon Utara Barat (Utbar) melayangkan surat panggilan ditujukan untuk tiga saksi atas kasus calo CPNS yang dilakukan HS, pejabat RSUD Gunung Jati (RSUDGJ) Kota Cirebon. Kapolsek Cirebon Utara Barat, Kompol Hasanudin mengatakan, tiga saksi yang dipanggil, yakni Sul, Kepala Instalasi C, YS, dan Har yang masing-masing belum diketahui jabatannya. Menurut Hasanudin, pemeriksaan ketiganya, akan memiliki jadwal yang berbeda. Sul akan diperiksa pada Selasa (28/8), YS Kamis (30/8), dan Har Jumat (31/8). “Untuk hari Rabu, memang kami tidak bisa melakukan pemeriksaan, karena dua saksi rencananya ada tugas keluar kota,” ungkap Hasanudin saat diKonfirmasi Radar, tadi malam. Ditanya apa hubungan ketiganya hingga penyidik menjadikan mereka saksi atas kasus tersebut, Hasanudin menerangkan, Sul sebagai orang yang mengetahui betul peristiwa yang menimpa korban SS yang dijanjikan pelaku bahwa putranya bisa menjadi PNS di lingkungan 4 Ke Hal...7

foto: muhammad irfan/radar cirebon

Ribuan Warga Ikuti Grebeg Syawal

Disuruh Salawatan

4 Ke Hal...7

Dewan Pengawas Baru PDAM Tak Kompeten ** Ya bli usah digaji bae… Minggu Ini Penertiban Reklame Berlanjut ** Awas kuh aja pilih-pilih… Telepon: (0231) 483531, 483532, Fax. 483533 - Langganan Rp69.000 / Bulan

H+8

DIPISAHKAN. Karena terjadi kemacetan di Palimanan, polisi mengalihkan sepeda motor pemudik ke jalur alternatif Gunungjati-Karangampel di daerah Kalijaga, kemarin.

Ayu Dewi TEMA seputar kehamilan terus mendominasi pembicaraan Ayu Dewi belakangan ini. Presenter kocak itu memang hamil dua bulan. Karena ini kehamilan pertama, Ayu sangat bersemangat menceritakan apa saja yang dia alami, salah satunya perubahan mood. Ayu menyatakan ingin terus dimanja sang suami, Regi Datau. “Kalau lagi ingin bermanja sama suami, dia malah menyuruh saya untuk salawatan,” ucap perempuan 27 tahun itu ketika ditemui Jumat lalu (24/8). “Kalau orang bilang, orang hamil mengalami morning sickness. Tapi, yang saya rasakan whole day sickness. Bawaannya mual terus seharian,” sambungnya, lantas terbahak. Ayu memang pantas senang. Sebab, segera setelah menikah Juni lalu, perempuan yang dulu lebih dikenal sebagai model itu langsung mengandung. Kehamilan tersebut juga menghadirkan kehebohan di keluarga Ayu karena itu adalah calon cucu pertama bagi orang tua Ayu. Maklum, Ayu adalah anak tunggal.

Sepeda motor Yamaha MX nopol D 5164 ZA melaju dari arah lampu merah Karangampel menuju Juntinyuat.

Foto MOHAMAD JUNAEDI/RADAR CIREBON

BERDOA. Sultan Kanoman Gusti Sultan Raja Mochammad Emirudin (kanan) bersama keluarga beristirahat di Pesanggrahan Kanoman untuk mencicipi hidangan.

GUNUNGJATI – Ribuan orang berasal dari segala penjuru wilayah Ciayumajakuning memadati kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati di Desa Astana, Kecamatan Gunungjati, kemarin (26/8). Mereka antusias mengikuti Grebeg Syawal Keraton Kanoman Cirebon 1433 H. Masyarakat percaya, apabila mengikuti acara tradisi ritual tahunan akan mendatangkan keberuntungan, terlebih bisa bertemu atau bersentuhan langsung dengan kerabat Kasultanan Kanoman Cirebon, terutama Sultan Kanoman Gusti Sultan Raja Mochammad Emirudin. Menurut Sekretaris dan Juru Bicara Keraton Kanoman Cirebon,

Ratu Raja Arimbi Nurtina ST, Grebeg Syawal merupakan tradisi ritual Keraton Kanoman Cirebon yang dimulai sejak beberapa abad lalu. Prosesi ritual ini ditahbiskan dalam bentuk pengakuan terhadap silsilah para leluhur, dan perhelatan budaya asli Cirebon berisi doa-doa kepada para raja yang telah wafat sebagai pendahulu keraton. “Prosesi ritual keraton ini, esensinya melakukan ziarah kubur Sultan Kanoman Gusti Sultan Raja Mochammad Emirudin yang diiringi segenap keluarga maupun kerabat dekat keraton,” tuturnya. Sesuai agenda Grebeg Syawal Keraton Kanoman, Gusti Sultan beserta rombongan berangkat dari Pendopo Jinem Keraton Kanoman

pukul 06.30 dan sampai di Astana Gunung Sembung sekitar 07.00. Selanjutnya Gusti Sultan memasuki Kori Gapura alun-alun dan Kori Krapyak. Kedua Kori tersebut, merupakan pintu gerbang dari pintu-pintu yang dilalui Gusti Sultan beserta segenap keluarga dan kerabat dekat, memasuki pintu ke-8 dan pintu ke-9. Kemudian Gusti Sultan bersama keluarga dan kerabat dekat, melewati Lawang Pitu (tujuh pintu) menuju Sapta Rengga (ruangan dalam makam Syekh Sunan Gunung Jati) yang berada di puncak bukit Gunung Sembung. “Sebelum itu, Gusti Sultan segenap keluarga 4 Ke Hal...7

Boy Kuningan dan Baja Sukabumi Dukung Kang Yance

Dinilai Prorakyat dan Mampu Membuat Perubahan Dukungan terhadap Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dr H Irianto MS Syafiuddin untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) dari sejumlah organisasi masyarakat (ormas) terus mengalir. ADUN SASTRA, Kuningan PRIA yang akrab disapa Kang Yance ini terus menuai simpati. Kali ini dukungan dari masyarakat Kabupaten Kuningan yang tergabung dalamg  Bobotoh Yance (Boy) dan Komunitas  Barisan Anak Jampang (Baja) Kabupaten Sukabumi. Mereka menyatakan kesiapan memenangkan mantan Bupati Indramayu jadi gubernur Jabar pada Pilgub tahun 2013. Dalam kunjungannya di Kabupaten

foto: adun sastra/radar cirebon

SIAP MENANGKAN. Komunitas Barisan Anak Jampang Kabupaten Sukabumi menyambut Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dr H Irianto MS Syafiuddin.

Kuningan, Kang Yance benar-benar disambut hangat simpatisan dan pendukungnya yang tergabung dalam Boy Kabupaten Kuningan. Anggota Boy di antaranya para mantan kepala desa, bupati, dan gubernur Se-Jabar yang diprakarsai pengurus Apdesi  Jabar. “Selama Kang Yance menjabat sebagai Bupati Indramayu selama dua periode, kebijakan dan program beliau selalu prorakyat. Hal ini yang mendorong B oy Kabupaten Kuningan sepakat memilih Kang Yance pada Pilgub Jabar,” jelas Ketua Umum Boy Kuningan Mulyadi. Mulyadi mengaku gembira bisa bertemu langsung dengan tokoh terkenal seperti Kang Yance. Ia mengatakan, pihaknya sepakat dengan para mantan kuwu, bahkan ada sejumlah kuwu yang masih aktif juga siap memenangkan Kang Yance.  Barisan Boy sudah sepakat dan hanya Kang Yance yang dijagokan dalam Pilgub. 4 Ke Hal...7

website: www.radarcirebon.com - e-mail: redaksi@radarcirebon.com

SENIN PON 27 AGUSTUS 2012 / 9 SYAWAL 1433 H

BERITA UTAMA

Standar Kemiskinan Tak Manusiawi JAKARTA - Asumsi pemerintah terkait dengan angka kemiskinan dan pengangguran di dalam RAPBN 2013 mendapat sorotan. Dalam penilaian Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), definisi kemiskinan dan pengangguran yang selama ini dirumuskan dan menjadi pegangan pemerintah tak manusiawi. ”Bertentangan dengan sila kemanusiaan yang adil dan beradab,” kritik Sekjen Fitra Yuna Farhan di Jakarta kemarin (26/8). Dia lantas menyampaikan definisi penduduk miskin versi pemerintah hanya dinilai setara Rp248.704 ribu/bulan. Karena itu, dalam pidato Presiden SBY di parlemen pada 16 Agustus lalu, pemerintah ”berani” menargetkan untuk menurunkan tingkat kemiskinan menjadi sekitar 9,5”10,5 persen pada 2013. ”Sekali lagi, ini benar-benar jauh dari spirit nilai-nilai kemanusiaan,” katanya. Angka kemiskinan versi pemerintah dihitung dengan mengakumulasikan penduduk yang masuk kategori sangat miskin dan miskin. Padahal, masih ada kategori hampir miskin. Menurut Yuna, standar pendapatan minimal penduduk yang hampir miskin tersebut adalah Rp 298.448/bulan. Bila itu ikut dihitung, jumlah penduduk miskin saat ini adalah 55,52 juta atau 22,8 persen. ”Seharusnya penduduk miskin diukur dengan pendapatan minimal Rp 298.448/ bulan itu,” tegasnya. Konsekuensi dari itu, lanjut Yuna, pada 2013 pemerintah seharusnya menargetkan bisa menurunkan kemiskinan pada level 20,5 persen. ”Ya berkurang paling tidak 5 juta jiwa,” kata Yuna. Setali tiga uang, standar pengukuran penduduk yang masuk kategori pengangguran terbuka juga sangat rentan. Pemerintah mendefinisikan pengangguran terbuka adalah penduduk yang bekerja setidaknya satu jam per minggu. Rendahnya standar itu, ungkap Yuna, membuat angka pengangguran terbuka menjadi sangat rendah. Sampai Februari 2012, jumlahnya 6,32 persen. Tak heran kalau untuk 2013, target pemerintah adalah menurunkan tingkat pengangguran terbuka itu menjadi sekitar 5,8”6,1 persen. Yuna menyebut, Fitra mengusulkan patokan berbeda. Pengangguran terbuka adalah orang yang bekerja kurang dari 15 jam per minggu. ”Pertimbangannya, mereka yang bekerja kurang dari 15 jam per minggu berpendapatan di bawah Rp 350.000/bulan. Ini pun hanya sedikit di atas ukuran kemiskinan yang kami usulkan,” kata Yuna. Bila mengacu patokan itu, berdasar data BPS sampai Februari 2012, jumlah tenaga kerja yang tidak bekerja atau bekerja kurang dari satu jam per minggu dan bekerja antara 1”14 jam per minggu sekitar 12,5 persen. ”Artinya, pemerintah seharusnya menargetkan untuk menurunkan pengangguran menjadi 11,0 persen,” tuturnya. Yuna berharap, pemerintah bisa memperbaiki asumsi kemiskinan dan pengangguran itu. (pri/c7/agm)

Radar Cirebon Group

2

Panitia Bantah Lemah dalam Pengamanan Soal Terkait Ada Instansi yang Menolak Menggelar Tes

FOTO: MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

HALAL BI HALAL. Ketua DPR RI Marzuki Alie (kedua kanan) bersama Cawagub DKI Rachrowi Ramli (paling kanan) dan anggota Fatayat NU DKI saat menggelar Halal Bi Halal, di Jakarta, kemarin (26/8). Ketua DPR RI Marzuki Alie dalam sambutannya mengatakan, pentingnya nilai-nilai kepemimpinan dalam ajaran Islam.

DPRD Diminta Ikut Awasi Seleksi CPNS Untuk Mencegah Kecurangan di Daerah JAKARTA - Karut-marut proses seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) seharusnya menjadi perhatian bersama. Untuk menyikapi hal tersebut, Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta DPRD berperan lebih aktif dalam mengawasi proses penerimaan CPNS. Kabaghumas BKN Tumpak Hutabarat mengatakan, tugas pengawasan seleksi CPNS itu masuk dalam fungsi budgeting (penganggaran). Nah, pengawasan tersebut melekat pada para anggota DPRD. ”DPRD harus ikut mengawasi pelaksanaan penerimaan CPNS karena posisinya sebagai pengawas memungkinkan hal itu,” kata Tumpak kemarin (26/8). Menurut dia,

mulai tahun ini pembuatan soal dan penilaian hasil tes penerimaan CPNS melibatkan konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) yang diketuai rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. Hal tersebut dimaksudkan untuk terjaminnya objektivitas pelaksanaan tes CPNS. ”Dengan demikian, KKN dalam penerimaan CPNS bisa dihilangkan,” terangnya. Tumpak menambahkan, persyaratan tenaga honorer untuk kategori satu (K-1) yang dinyatakan memenuhi kriteria (MK) bersifat kumulatif. Pengangkatan tenaga honorer K-1 menjadi CPNS diharapkan selesai tahun ini berdasar data hasil verifikasi dan validasi yang sudah melalui uji publik. ”Perlu dipahami bahwa tenaga honorer yang dinyatakan MK tidak otomatis

diangkat menjadi CPNS. Sebab, mereka yang dinyatakan MK masih harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam PP Nomor 98/2000 jo PP Nomor 11/2002 tentang Pengadaan PNS,” jelasnya. Untuk keperluan tes bagi tenaga honorer K-2, konsorsium PTN akan membuat soal dan menilai hasil tesnya. Mengenai hal tersebut, instansi pemerintah di pusat dan daerah harus mendata tenaga honorer K-2 di unit kerjanya serta melaporkannya ke BKN. ”Sebelum pelaksanaan tes ini, kelengkapan administrasi akan diperiksa. Untuk dapat diangkat menjadi CPNS, tenaga honorer harus lulus ujian tertulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer K-2,” tuturnya. (esy/jpnn/c8/agm)

JAKARTA - Ketua tim na sional rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru 2012 Eko Sutrisno menuturkan, pengamanan distribusi soal sudah cukup optimal. Jika nantinya ada instansi yang menolak menggelar seleksi, menurutnya tidak terkait keamanan distribusi soal. Eko yang juga kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) itu menuturkan, sampai sekarang kabar penolakan menggelar seleksi CPNS 2012 masih muncul dari kota Surabaya. ”Apakah ada lagi yang menolak menggelar seleksi, bisa diketahui pertengahan pekan depan, saat pembagian master soal,” tutur Eko saat dihubungi kemarin (26/8). Dia menuturkan jika upaya panitia pusat dan daerah untuk mengamankan soal sudah cukup optimal. Diantaranya dengan melibatkan unsur dari konsorsium 10 PTN dan jajaran kepolisian. Dengan tambahan pihak dalam pengawasan penyiapan, percetakan, dan distribusi soal tersebut, Eko mengatakan peluang untuk terjadi kebocoran cukup kecil. Eko menegaskan, sikap pem kot Surabaya yang mengem balikan kuota CPNS baru, bukan dipicu faktor keamanan distribusi soal saja. ”Tetapi memang mereka sebenarnya tidak butuh CPNS baru. Kalau seperti itu kenapa dulu meminta alokasi kuota,” papar Eko. Dia mengatakan jika sikap pemkot Surabaya yang menolak menggelar tes CPNS tidak akan mengganggu tes secara nasional. Menurut Eko jika sebuah instansi benar-benar kebutuhan CPNS baru untuk menutup PNS yang pensiun, akan berupaya sekuat tenaga untuk tetap melaksanaan tes. Jika pengamanan soal dirasa kurang ketat, mereka bisa berkoordinasi dengan jajaran musyawarah pimpinan daerah (muspida) setempat untuk

Apakah ada lagi yang me nolak menggelar seleksi, bisa diketahui pertengahan pekan depan, saat pembagian master soal,

EKO SUTRISNO Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN)

menambal pengamanan. ”Tidak mungkin ada kekurangan atau ada kursi lowong, tetapi tidak diisi CPNS baru,” ucap dia. Dengan keputusan pemkot Surabaya yang tidak mau menggelar seleksi CPNS, pihak BKN juga menemukan analisa lainnya. Yaitu memang benar di kota itu ada kursi kosong yang ditinggal PNS pensiun. Tetapi akan ditutup dengan rencana pengangkatan tenaga honorer kategori I yang akan dilaksanakan akhir tahun ini. Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan tes CPNS untuk instansi pusat maupun daerah dijadwalkan digelar serentak pada 8 September nanti. Sampai saat ini naskah soal belum dicetak atau digandakan. Sebab pembangian master soal kepada masing-masing instansi baru dilaksanakan Selasa besok (27/8). Pemantauan sementara dari pihak BKN, pendaftar CPNS membludak diantaranya ada di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Di Kemenkum HAM diperkirakan ada 139 ribu pendaftar. Padahal kuota CPNS baru secara nasional hanya 17 ribuan. (wan)

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

berita utama

Radar Cirebon Group

3

kilas MA Ingin Perkuat Tipikor Jakarta JAKARTA - Mahkamah Agung tampaknya sudah pasrah dengan semakin rendahnya kualitas hakim ad hoc saat ini. Bahkan lembaga peradilan tertinggi ini tidak mematok target berapa jumlah hakim ad hoc yang akan disaring dalam seleksi penerimaan tahun ini. “Kalau memang yang tersaring hanya satu atau dua hakim saja tapi itu integritasnya benar-benar layak dan bagus ya no problem. Dari pada mengangkat banyak hakim tapi integritasnya buruk buat apa,” kata Ketua Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung Djoko Sarwoko, kemarin (26/8). Menurutnya, menyaring sedikit hakim yang berkualitas lebih menguntungkan daripada merekrut banyak hakim ad hoc yang tidak jelas. Sebab, dengan banyaknya merekrut hakim namun latar belakangnya tidak jelas, malah bisa memicu masalah yang lebih berat. Pengawasan pun akan berjalan lebih berat. Seperti diketahui dalam seleksi tertulis 17 Juli lalu, panitia seleksi mengumumkan ada 89 calon yang lolos. Jumlah tersebut terdiri atas 39 calon yang merupakan kandidat hakim ad hoc tipikor tingkat banding, sedangkan 50 orang merupakan calon hakim ad hoc tipikor tingkat pertama. Untuk itu, Djoko meminta agar rekrutmen hakim ad hoc tahun ini dilangsungkan seketat mungkin. Terutama soal penelusuran rekam jejak calon hakim yang kini dipercayakan ke Indonesia Corruption Watch (ICW). “Mereka (ICW) harus bekerja tanpa ampun mencari yang terbaik,” imbuhnya. Bahkan, untuk memberikan kesempatan agar seleksi bisa berjalan baik, MA pun memperpanjang seleksi. Semula penelusuran rekam jejak hakim dilakukan pada 6-24 Agustus. Tapi kini telah diperpanjang hingga 17 September. Saat disinggung berapa sebenarnya hakim ad hoc yang dibutuhkan dalam seleksi tahun ini, Djoko mengaku tidak mengetahui tapi kata dia, yang diutamakan adalah daerah-daerah yang kekurangan lantaran hakimnya dipecat karena terkait korupsim seperti di pengadilan Tipikor Semarang. Namunm jika memang nanti yang tersaring sedikit, maka Djoko meminta agar orang-orang terpilih tersebut tenaganya digunakan untuk memperkuat pengadilan tipikor Jakarta yang selama ini sudah bekerja dengan baik. Jadi tidak menutup kemungkinan kasuskasus di daerah yang rawan terjadi kepentingan di daerahnya bisa dilangsungkan di Jakarta. (kuh)

foto: abdul hamid/radar cirebon

SILATURAHMI. Menteri PDT, H Helmi Faisal Zaini memberikan sambutan pada acara acara haul dan halalbihalal di kediamannya, kemarin.

Menteri PDT Gelar Haul di Kampung Halaman BABAKAN - Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) RI, Helmi Faisal Zaini menggelar haul dan pelaksanaan halalbihalal di kampung halaman setiap tahun. Kemarin (26/8), haul H Ahmad Zaini Hasan (ayah Helmi) dan Riza Mirzayati Zaini (kakak Helmi) tersebut dilakukan di Desa/ Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon. Turut hadir Ketua PB NU Prof Dr H Said Aqil Siradj, sejumlah tokoh ulama nasional, para kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), tokoh pemerintahan se-Kabupaten Cirebon dan kecamatan, pengurus NU Provinsi Jawa Tengah, jajaran deputi kementerian PDT, sejumlah kelompok pengajian se-Wilayah Timur Cirebon (WTC), serta tetangga Helmi. Sebelum dimulai, para undangan sudah berkumpul di halaman kediaman Helmi Faisal sejak pukul 10.00 WIB. Namun, karena masih menunggu beberapa undangan yang terkena kemacetan arus balik, maka acara dimulai pada pukul 11.00 WIB. Acara diawali dengan tahlil bersama, dipimpin oleh Ketua Umum PB NU Prof Dr KH Said Aqil Siradj. Kemudian dilanjutkan dengan doa, lalu tausiyah dan saling berjabat tangan memohon maaf lahir dan batin. Dalam sambutannya, Menteri PDT RI menceritakan pentingnya silaturahmi dan halalbihalal setelah melaksanakan Idulfitri. Menurutnya, silaturahmi adalah ajang paling baik untuk memperkokoh persatuan ummat. ”Banyak hal yang bisa dipetik dari silaturahmi. Salahsatunya adalah mempertajam persatuan dan kesatuan ummat, disamping banyaknya rezeki diantara kita,” ujar Helmi. Pria berkacamata keturunan asli Desa Babakan, Kabupaten Cirebon ini memberikan informasi bahwa Indonesia saat ini sedang diburu oleh negara-negara maju. Khususnya negara timur tengah. ”Negara lain sedang banyak yang dilanda konflik. Tapi justru di Indonesia konflik itu bisa diselesaikan. Menurut saya, ini keberhasilan para ulama dengan pemerintah yang terus sinergis dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” kata politisi PKB ini. Sementara, dalam sambutannya, Ketua Umum PB NU Prof Dr KH Said Aqil Siradj memaparkan tentang perkembangan organisasi NU mulai dari awal hingga sekarang. Termasuk juga peran tokoh NU dalam menciptakan sejarah bangsa Indonesia. Said Akil juga mengumandangkan perkembangan organisasi NU semasa zaman kerajaan. ”Perjuangan Islam di masa kerajaan itu menggunakan akhlakul karimah. Bukan dengan jalan peperangan, permusuhan, dan genjatan senjata. Untuk itu, Islam menjadi besar seperti sekarang,” ungkapnya. Dia menambahkan, musuh bersama ummat Islam, khususnya warga NU yakni orang-orang yang zalim. Di antaranya yang melanggar hukum di negeri ini. ”Contoh kekuasaan yang tanpa akhlak adalah saat kerajaan Majapahit. Waktu itu bubar dengan sendirinya karena pemimpin kerajaan tidak berakhlak baik. Tapi bisa kita lihat kerajaan-kerajaan Islam, banyak rakyatnya yang makmur. Hal itu karena akhlakul karimah menjadi tonggak kekuasaan,” ungkapnya. Untuk warga NU, penerapan akhlak bisa dilakukan dengan dua fungsi pokok peran ulama. Yang pertama adalah ulama sebagai figur yang terus menerus memahami agama. Yang kedua, mengendalikan masyarakat untuk dididik dengan pola pikir Islam. ”Negara timur tengah tak punya peran ulama yang kedua. Karenanya, banyak konflik politik di sana. Sedangkan Indonesia, punya peran ulama yang kedua sehingga selalu aman dan tentram,” kata besan Menteri PDT ini. Said Aqil juga mengungkapkan soal simbol-simbol agama yang menjadi ciri khas warga NU. Di antaranya adalah menggunakan sarung, kopiyah, baju koko, hingga sandal bakiak. ”NU itu diciptakan untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyyah. Bukan mencari-cari konflik. Termasuk dalam penentuan bulan Ramadan dan 1 Syawal,” sindirnya. Soal halalbihalal, dia mengatakan bahwa yang namanya halalbihalal itu tidak ada di negara Arab atau Timur-tengah. Kata halalbihalal hanya ada di Indonesia. Namun, meski tidak ada, esensinya sama, yakni silaturahmi. (mid)

HANIF/RADAR SULTENG/JPNN

LAUTAN KAYU. Sungai Dolago berubah jadi lautan kayu yang terbawa arus sungai dan menyebabkan jembatan yang menghubungkan Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Sulawesi Utara putus total.

Banjir Bandang Tewaskan Empat Warga JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu malam (25/8) menimbulkan banjir bandang pada pukul 21.00 Wita. Menerjang enam desa dan memakan korban jiwa sebanyak dua orang. Tidak hanya itu, hingga kini satu orang masih dinyatakan hilang dan enam lainnya terluka. Menurut Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, banjir tersebut juga membuat 356 KK atau sekitar 1.424 jiwa mengungsi. Itu dilakukan karena khawatir bakal memberi dampak lebih buruk pada warga. “Sudah 15 rumah yang hanyut,” katanya.

Banjir bandang di Parigi kali ini memang cukup parah, karena menimbulkan dua korban jiwa. Selain itu, dilaporkan kalau 51 rumah rusak berat, 100 rumah terendam lumpur, 2 gereja rusak, 1 puskesmas rusak berat, dan menyebabkan terputusnya jembatan jembatan Boyantogo dan Dolago yang merupakan trans Sulawesi. Lebih lanjut Sutopo menjelaskan keenam desa yang diterjang banjir bandang. Keenam desa itu adalah Desa Boyangtongo, Desa Lemusa, Desa Dolago, Desa Gangga, Desa Nambaru dan Desa Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. “Sampai saat ini dua desa masih

terisolir,” imbuhnya. Parahnya kondisi membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPD) bersama TNI batalion 711 Kompi B Parigi, Tagana, Basarnas, instansi terkait dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat sejak Sabtu malam. Pendataan juga masih dilakukan karena banjir masih menyelimuti beberapa wilayah. Tidak hanya di Parigi, banjir bandang juga menerjang Palu Timur, Kota Palu. Tepatnya, wilayah yang terendam adalah Kelurahan Besusu Timur dan Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Air mulai masuk kedua wilayah itu sekitar pukul 22.00 Wita. “Disitu juga ada dua warga yang meninggal

karena banjir bandang. Jenazah sudah ditemukan tim SAR,” tandas Sutopo. Saat ini, lanjutnya, warga masih mencari dua warga lain yang dikabarkan hilang. Banjir juga menyebabkan Sungai Poboya di Kota Palu meluap dan tanggul sungai jebol sepanjang 100 meter. Kerusakan rumah juga dilaporkan sangat banyak, selain lima rumah telah hanyut, ada 200 rumah yang terendam lumpur. Total pengungsi dari dua wilayah itu memang lebih sedikit dibanding Parigi, yakni 32 KK atau 101 jiwa. Atas dua bencana itu, Sutopo berharap agar warga dan Pemda diminta untuk siap siaga menghadapi Siklon Tropis Bolaven. Sebab, siklon itulah

yang menyebabkan banjir bandang dan diperkiranan meningkat dalam 24 jam ke depan. “Cirinya memang membawa hujan. Mulai dari Sumatera utara, sebagian Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua,” terangnya. Begitu juga para pelaut, sebab siklon itu mampu membuat gelombang laut menjadi lebih tinggi. Diperkirakan, tinggi gelombang bakal mencapai dua hingga tiga meter di Selat Makassar bagian selatan, Perairan timur Kepulauan Wakatobi, Perairan timur Sulawesi Tenggara, Laut Banda, hingga Perairan selatan Ambon. (dim)

Keluarga Korban Pengeroyokan Bantah Berdamai CIREBON – Irfan korban pengeroyokan sejumlah pemuda Desa Cikancas Kabupaten Cirebon Rabu malam (22/8) lalu masih terbaring di RST Ciremai. Warga Desa Sindang Kasih Kabupaten Cirebon ini juga membantah telah berdamai dan para pelaku mengganti biaya perawatan. Ayah angkat korban, Nana Uwangga menegaskan bahwa tidak benar bahwa pihak keluarga akan berdamai jika para pelaku mengganti biaya perawatan. “Tidak benar kalau kami meminta pergantian biaya lalu berdamai, kami meminta pergantian biaya dan proses hukum tetap berjalan”, ujar Nana. Nana menceritakan, pada Jumat (24/8) lalu, Bo’os selaku pimpinan pemuda Desa Cikansas datang menjenguk dan memberikan uang Rp2,5 juta untuk biaya perawatan. Setelah itu dia pun pulang kembali. Tetapi ketika dia pulang, dia menuju Mapolsek Beber, dan mengatakan

kepada petugas bahwa pihak keluarga telah berdamai usai diberi biaya penggantian berobat. Menurut Nana para pelaku yang telah ditahan sebanyak dua orang lalu dibebaskan setelah Bo’os memberitahukan hal itu kepada pihak kepolisian. “Yang saya sesalkan pihak kepolisian hanya mendengar dari Bo’os tidak dari keluarga korban,” ujarnya. Setelah itu Nana mendatangi polsek dan menyatakan keberatan. Pihak polsek pun kembali manahan para pelaku. Nana membeberkan bahwa Bo’os masih ada hubungan keluarga, karena merupakan saudara dari bapak kandung korban. “Seharusnya Bo’os membantu korban bukan membantu pelaku,” katanya. Pengamatan Radar, kondisi Irfan berangsur membaik walaupun sempat dirawat tiga hari di ICU RST Ciremai. Korban menderita luka lebam di wajah dan pembekakan pada usus. (den)

foto: deny ramdani/radar cirebon

LEMAH. Irfan yang menjadi korban pengeroyokan Rabu malam (22/8) lalu, masih dirawat di RST Ciremai.

WACANA

SENIN PON 27 AGUSTUS 2012 / 9 SYAWAL 1433 H

Radar Cirebon Group

4

Manfaat dari Memaafkan Oleh: Herlina S Dhewantara

Dalam perjalanan hidup setiap manusia ketika berinteraksi sosial, tidak lepas dari permasalahan dan konflik dengan orang lain. Adakalanya rasa benci, marah, kesal dan rasa sakit hati tidak semua dapat diungkapkan, terutama jika berhubungan dengan orang-orang yang kita segani, kita takuti, bahkan pada orang yang kita sayangi. BISA juga pikiran kita yang terlanjur berasumsi kalau pun diungkapkan akan makin menambah masalah. Beberapa orang beranggapan lebih baik menyimpan rasa sakit hati dan amarah dalam hati, bahkan ada yang betah menyimpannya selama bertahun-tahun. Jangankan untuk memaafkan orang lain yang telah membuat sakit hati, melupakan kejadiannya saja sangat sulit untuk dilakukan. Dari bibir terucap, “Iya lah aku maafkan dia.” Namun dalam hati belum tentu. Maaf adalah kata yang mengandung makna teramat dalam, namun sulit dipraktikan untuk menjadi satu kesatuan antara ucapan secara verbal dan di dalam lubuk hati.

SMS PEMBACA JANGAN IRI DENGAN SERTIFIKASI GURU TANGGAPAN ATAS ANGGARAN SERTIFIKASI GURU.Pada Radar edisi Jum’at 24 Agsts 12.ada sms pmbca yg minta ditinjau ulang anggran tuk sertifikasi Guru.Sah2 aja anda punya uslan septi itu,tp sy pastikan anda bukan guru,klau cm dr alasan neg banyak hutang?smpai skrang ortu tuk menykolahkan anaknya aja mayoriritas berhutang pd pihak k 3.klau mslah anggran asal gak bocor aja neg sangat mampu tuk membiayai itu semua! Hanya skrang ini kebocoran2 anggran dah luar biasa belum yg dikorop oleh teman2 iblis.,shingga hrus ada Lembga KPK?memang ironis stlah era reformsi neg mnjdi carut maut yg luar biasa.hanya dipermukaan aja yg klihatan baik tp sesungguhnya sprti api dlm sekam keadaan masyrtkt kita.kmbali k sertifikasi,anda gak usah iri biarlah guru agak sedikit tenang hidupnya,gak bnyak hutang shg mengajarnya lebih profesional. tp ya sabar mas guru bkan malaikat,kita gak usah iri. setuja?mf ya.wslm NN, +6281324371XXX TANAH UNTUK KUBURAN DIPAKAI RUMAH TANAH untuk kuburan di TPU Pronggol sudah banyak berdiri bangunan rumah jadi mana yang benar NN, +6285220511XXX

INGIN REMUNERASI? KERJA DULU YANG BENAR ASSALAMUALAIKUM sy kary buruh mnyikapi sms pmbaca sabtu 25’8’2012 usul smua pns mau remunerasi krja dl yg bner enak bae.Liat tuh umr buruh yg rndah ga prnah ngeluh. NN, +622313720XXX TUKANG BECAK DI MADIUN TERTIB LALIN INI fakta! Pengalaman saya ketika di Madiun, tukang becak disana SANGAT TERTIB & PATUH pada aturan dalam berlalu lintas. Ketika saya pancing pertanyaan ke tukang becak yg saya tumpangi, “Mas, kenapa gak langsung lurus aja? Kan kalau putar begini jadi jauh.” Lalu dia jawab, “oh gak apa-apa mas, biar tertib & jalanan gak semrawut. Lagipula kalau sampai kelihatan sama Polisi kita dimarahi & ditindak.” Coba bandingkan dengan apa yg terjadi di Kota Cirebon? Disana masyarakatnya sadar diri & aparat yg berwenang pun peduli+tegas. Saya merasa malu & prihatin! Tapi tetap tertawa saja lah biar gak stress. HAHAHA... NN, +6281947094XXX MOHON REALISASIKAN KRITIK DAN SARAN ISI dr koran radar cirebon yg tntang sms pembaca sebaiknya tdk hanya dimuat dan dijadikan bahan bacaan melainkan direalisasikan. percuma saja dibuat kritik dan saran tp tdk ada tindakan mohon

Memaafkan bukan berarti melupakan, tapi memberi kesempatan diri sendiri untuk menghapus rasa kesal dan dendam pada orang lain. Dengan demikian rasa marah dan tekanan yang mengganggu emosi pun dapat diredakan. Akibatnya pikiran jadi lebih tenang dan jauh dari stress. Sebenarnya tak hanya itu saja manfaat kesehatan dari memaafkan orang lain. Secara ilmiah, memaafkan seseorang yang telah menyakiti kita bukan hanya menyehatkan rohani tetapi juga bermakna positif bagi kesehatan tubuh. Secara sosial memaafkan merupakan wujud kebesaran jiwa dan perilaku yang dianggap baik. Ada banyak man faat kesehatan dari memaafkan seperti dilansir Mayo Clinic & Telegraph, antara lain: 1) Hindari tekanan darah tinggi. Para peneliti University of California, San Diego menemukan bahwa orang-orang yang bisa melepaskan kemarahannya dan memaafkan salah orang lain cenderung lebih rendah resikonya mengalami lonjakan tekanan darah. 2) Terhindar dari risiko penyalahgunaan obat dan alkohol. Sejumlah penelitian membuktikan bahwa rasa dendam dan permusuhan dapat memicu tekanan darah tinggi. Stres muncul ketika kita merasa kecewa atau tersakiti. Memaafkan adalah sebuah proses perdamaian dengan diri sendiri. Seseorang yang memberi maaf justru akan merasa rileks untuk menerima kondisinya. 3) Turunkan

lebih baik. Pada dasarnya memaafkan memang lebih sulit daripada meminta maaf. Mengapa? Karena seseorang merasa lebih memiliki power untuk memberi maaf atau tidak, juga bisa karena merasa tidak punya “kepentingan” untuk memaafkan atau tidak. Sementara meminta maaf adalah sebuah kebutuhan, sebuah dorongan dari rasa bersalah. Agak melelahkan memang menyimpan amarah dan sakit hati demikian lama, beberapa orang tidak menyadari bahwa gangguan fisik yang dirasakan adalah akibat dari emosi negatif yang terpendam lama, namun lebih banyak lagi orang yang memang “tidak mau” memaafkan. Tidak ada manusia yang sempurna mari berlapang dada dan berbesar hati untuk memaafkan kesalahan orang lain pada kita. Selamat hari raya Idul Fitri 1433 H. Maaf lahir dan batin. (*) *Penulis psikolog pada NConsultant Cirebon REDAKSI menerima tulisan artikel, cerpen dan esai budaya, yang layak muat diberi honorarium. Naskah diketik font 12 maksimal 3 halaman kuarto 1,5 spasi disertai no rekening (jika ada) dan dikirim ke redaksi dalam bentuk digital (disket/cd) atau email radar_wacana@yahoo. co.id. Honorarium yang tidak diambil dalam waktu 2 minggu dianggap hangus.

Bagi pembaca yang ingin menyampaikan kritik dan saran terkait pelayanan publik yang terjadi di Ciayumajakuning, silakan sampaikan melalui SMS ke nomor 081320323272. Redaksi berhak untuk mengedit atau tidak menerbitkan SMS yang menjurus ke persoalan SARA, memfitnah, dan lainnya.

ditindaklanjuti terimakasih. NN, +6287829434XXX

d muat’y sms ini. NN, +6282129697XXX

MOHON REALISASIKAN REMUNERASI UNTUK PNS KEPADA yth : para bupati se wil crbn. tolong sampaikan ke pemerintah yg lebih tinggi/pusat supaya memberikan dana remunerasi secepatnya kpd semua PNS seluruh republik indonesia. terutama PNS camat, PNS dokter, PNS perawat dan PNS satuan polisi pamong praja. karena mereka ini adalah PNS PNS yg sama pentingnya dgn PNS PNS yg ada di kantor kejaksaan dan pengadilan. yg sdh lebih dulu dpt dana remunerasi dari pemerintah. terima kasih. wass. NN, +6285298405XXX

CAMAT DI INDRAMAYU DIMINTA SEGERA BAGIKAN E-KTP PARA camat di kab. Indramayu agar segera membagikan E-KTP yg sudah jadi ke warga. Ada indikasi E-KTP tdk segera dibagi krn proyek pembuatan KTP biasa (non E-KTP) biar tetap lancar, sdh jadi rahasia umum bikin KTP ada uang tambahan buat pegawai kecamatan. NN, +6281320482XXX

HARGA TOSERBA MENIPU KONSUMEN HARGA TOSERBA Y MENIPU. Bagi konsumen Y hrp berhti2 jngn smpe tertipu dgn hrg yg tertera d brng, sprti yg sy alami hr sbtu, 25 agsts 12 jm 19.18 sy membeli sptu merk WATCHOUT uk 42 dgn hrg yg tertera Rp 249.900 disc 30 % dan stlh tnya ke SPG jth’y sehrga Rp 174.000 , ternyata stlh byr d ksir hrg stlh disc Rp 188.300 krna hrga sblm disc bukan Rp 249.900 tetapi Rp. 269.000. Akhr’y sy komplain k SPG kta’y hrga yg tertera itu hrg thn lalu blum d gnti. Ini lucu skli msa hrg thn lalu smpe skrng blum d gnti jls ini membodhi dn menipu masyrkt. Trms kpd radar atas

risiko serangan jantung. Para ilmuwan membuktikan bahwa permintaan maaf yang ditujukan pada seseorang bisa meningkatkan kesehatan jantungnya. Orang yang mengalami perlakuan kasar akan mengalami peningkatan tekanan darah yang memicu serangan jantung. Namun ketika mendengar kata “maaf ”, tekanan darah akan menurun kembali. 4) Jauh dari stres dan depresi. Penelitian yang dimuat Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa memaafkan secara positif dapat mengurangi gejala depresi. Tak hanya itu, memaafkan akan mengembalikan pikiran positif dan memperbaiki hubungan. Selain itu memaafkan juga berkaitan dengan perilaku positif lain, seperti sifat dermawan, murah hati dan tidak mudah tertekan. Sedangkan dari sisi agama, salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al quran adalah sikap memaafkan. “Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.” (QS An Nuur 24:22). Mereka yang tidak mengikuti ajaran mulia Al quran akan merasa sulit memaafkan orang lain. Sebab meraka mudah marah terhadap kesalahan apa pun yang diperbuat orang lain. Padahal Allah telah menganjurkan bahwa memaafkan adalah

E-KTP MASIH BELUM DITERIMA WARGA E-KTP AWALNYA SEMARAK,, Warga yang baik pada ANTRI membuat E-KTP hingga PEKERJAAN pun ditinggalkan atw IJIN, tapi kapan jadinya E-KTP itu ditrima warga crbn, jgn janji cuma janji, coba buktikan PROGRAM E-KTP itu cepat terwujud,, JADI MHN JWBAN DARI DINAS TERKAIT, trims. NN, +6281313101XXX MOHON SWEEPING BANDAR TOGEL DI GANG CENGKIR SELAMAT MALAM radar..tlog pak polisi swiping jl. cangkring 1 gg.cengkir ada bandar togel.tiap hbs mgrib slalu rame org2 pda pasang.tlog brantas pyakit msyrakt ini.trtma yg namanya D itu biang kerok nya. NN, +6285222214XXX

ILUSTRASI: FI

WAREM TERMINAL SEMAKIN RAMAI KENAPA kawasan warem terminal harjamukti smakin ramai dgn gemerlap lampu layaknya diskotik. Tolong pak,tindak WAREM,WTS dan peredaran Miras disana. NN, +6281911433XXX

komunikasi bisnis

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

Radar Cirebon Group

5

profesional CSR Ajang Berbagi Bagi Pimpinan Cabang Victoria Syariah Cirebon, Neneng Juariyah kehadiran perusahaan tak hanya melayani konsumennya. Lebih dari itu memperhatikan lingkungan sekitar. Salah satu medianya ialah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Berbagi pada masyarakat sekitar agar bisa merasakan arti kehadiran perusahaan di tengah-tengah mereka. “Untuk program CSR memang kami prioritaskan untuk masyarakat di sekitar,” katanya pada Radar belum lama ini. Neneng Juariyah Selain terasa bagi masyarakat, kata Neneng, CSR juga melatih rasa kepedulian seluruh karyawan. Bagaimana turut merasakan dan peka pada keterbatasan yang dialami sesama. Kegiatan ini diwujudkan dengan berbagi pada anak yatim dan yayasan di Cirebon pada Ramadan lalu. (tta)

kilas

foto: ist/Radar Cirebon

TERUS BERBAGI. Grage Hotel bersama Bamunas Binter Merzy (BBM) saat hendak memberikan bantuan kepada pemudik, beberapa waktu silam.

Foto: IST/RADAR CIREBON

PROMO. Konsumen D’Cost bisa menikmati tawaran program menarik sesuai moment.

D’Cost Rutin Gelar Promo CIREBON - Sebagai bagian dari masyarakat D’Cost rutin menggelar kegiatan sosial. Aksi sosial bertajuk “D’Cost Peduli” merupakan wujud kepedulian dan terima kasih pada masyarakat. Selain bantuan sosial, salah satu kegiatan program ini adalah menjual nasi goreng dengan harga murah khusus bagi masyarakat kurang mampu, khususnya yang tinggal di daerah terserang bencana. GM Promotion D’Cost, Eka Agus Rachman menerangkan sejak bulan Maret 2012, D’Cost Peduli bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melaksanakan program donor darah secara berkala. Program ini berlaku untuk karyawan dan umum setiap hari Kamis dan bersamaan dengan perayaan ulang tahun masing-masing outlet. “Diharapkan melalui kegiatan ini dapat membantu PMI dan pemerintah untuk menambah stok darah,”terangnya pada Radar. Selain memperhatikan lingkungan sekitar, D’Cost tak lupa menggulirkan promo bagi konsumen. D’Cost memiliki kegiatan promo yang unik, menarik dan banyak digemari pengunjung setia salah satunya Diskon Gerombolan. Dimana besaran diskon disesuaikan dengan jumlah orang. Eka menyebutkan promo lain yang rutin digelar antara lain, diskon umur yakni menggunakan KTP sebagai kartu diskon. Maksudnya adalah customer dapat mendapatkan potongan harga sesuai dengan umur yang tertera di KTP. Promo ini berlaku setiap hari Selasa dan dilaksanakan secara bergiliran. Up To You Price yakni, promo bagi konsumen untuk makan sepuasnya dan bayar sesuka hati. Promo ini diselenggarakan setiap hari Rabu dan bersamaan dengan pembukaan outlet baru. “Satiap promo ada segmennya masing-masing, agar bisa menikmati semua tawaran kami,”katanya. (tta)

Grage Hotel Peduli Pemudik

CIREBON - Grage Hotel memberi bantuan untuk para pemudik saat puncak arus mudik dan arus balik. Agenda ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Grage Hotel. Dengan membagikan takjil gratis serta snack gratis di sejumlah posko mudik. Fenty Prawiraatmadja,

Cirebon,” ujarnya kepada Radar, Minggu (26/8). Pembagian bantuan kepada para pemudik ini bukan hanya diikuti oleh management hotel. Juga diapresiasi oleh BBM (Bamunas Binter Merzy), yang ikut memeriahkan jalannya kegiatan ini. “Kami sangat terbantu dengan partisipasi yang ditunjukkan

BBM. Karena itu artinya semakin banyak pula yang peduli terhadap pemudik,” tuturnya. Dengan pembagian bantuan untuk para pemudik ini, ia berha­ rap ke depan menjadi agen­da rutin. Sebagai bagian dari CSR, untuk saling berbagi. Disam­ping, terus meningkatkan tali per­sau­ daraan antara Grage Hotel dengan masyarakat. (nda/adv)

Total Outflow BI Rp1,4 Triliun CIREBON - Kebutuhan uang tunai Ramadan dan Idulfitri 2012 mengalami peningkatan. Menurut catatan Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Cirebon, total outflow (uang keluar) dalam kurun waktu Ramadan dan Lebaran mencapai Rp1,412 triliun per 16 Agustus 2012. Naik 15,6 persen diatas prediksi yakni, Rp1,221 triliun. Kepala Perwakilan BI Cirebon Bidang Sistem Pembiayaan dan Manajamen Intern, Ismail Marjuki mengatakan kenaikan siklus perputaran uang hampir terjadi di tiap aspek antara lain, outflow, penukaran Uang pecahan Besar (UPB), Uang Pecahan Kecil (UPK), jumlah penukar uang juga total penukaran uang

yang dilayani kantor perwakilan BI. “Kenaikan bahkan terjadi dibanding dua tahun terakhir. Kebutuhan masyarakat saat ini sudah lebih tinggi,” katanya pada Radar. Ismail menjelaskan UPB tahun 2012 mencapai Rp1,248 triliun sedangkan UPK Rp164 miliar. Melalui penukaran di BI sebesar Rp39 miliar-an oleh 6.219 orang. UPK pecahan Rp10 ribu jadi favorit pilihan masyarakat yakni sebanyak 46 persen. Selanjutnya pecahan Rp5 ribu sebanyak 35 persen dan pecahan Rp2 ribu sebanyak 17 persen. Perbandingan kenaikan siklus perputaran uang terlihat pada jumlah outflow tahun 2012 mencapai Rp1,412 trilun, outflow 2011 Rp1.018 Trilun (UPB Rp816

miliar dan UPK Rp202 miliar) dan tahun 2010 hanya Rp815 miliar (UPB Rp637 miliar dan UPK Rp178 miliar). Penukaran BI tahun 2012 sebesar Rp39 miliaran oleh 6.219 orang, tahun 2011 Rp31 miliar-an oleh 6.111 orang dan tahun 2010 sebesar Rp29 miliar oleh 6.048 orang. Ismail menambahkan pening­ katan outflow juga dipengaruhi penarikan bank untuk kebutuhan ramadhan dan lebaran. BI mencatat penarikan bank tahun 2012 mencapai Rp1,373 triliun. Meningkat dibandingkan dua tahun lalu yakni, Rp986 miliar pada tahun 2011 dan Rp786 tahun 2010. “Tren tiap tahun memang selalu terjadi kenaikan. Dengan persentasi yang cukup stabil,” imbuhnya.(tta)

Foto: ITTA FATHIMATUL LAILIYYAH/RADAR CIREBON

MENINGKAT. Perputaran uang tahun 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp15,6 persen.

Ace Tawarkan Lantai Kayu Tahan Noda

Dory Sambal Sereh yang Istimewa CIREBON - Excelso kembali menghadirkan varian menu baru. Bila sebelumnya pecinta Excelso sudah sangat familiar dengan varian menu Ikan Dory, seperti Dory en Oats, Lemon Butter Dory dan Dory Sandwich, kali ini Excelso menghadirkan varian baru dari ikan Dory yang tak kalah istimewa, Dory Sambal Sereh. Disajikan dengan sentuhan khas cita rasa Indonesia. Public & Media Relation, Puji Sulistyowati menuturkan bahwa kehadiran varian baru ini adalah salah satu wujud inovasi Excelso. Untuk terus memberikan sajian menu terbaik. “Kebetulan kami punya beberapa menu baru. Salah satunya Dori Sambal Sereh,” ujarnya kepada Radar, kemarin. Selain itu, belum lama ini Excelso pun menghadirkan dua menu lainnya. Di antaranya Excelso Rissole dan Excelso Spring Rolls. Inovasi dan varian baru menu Excelso ini merupakan satu bukti mengapa Excelso kembali meraih penghargaan Franchise Top of Mind 2012 untuk kategori Local Coffee Shop. Setelah sebelumnya diterima pada tahun 2011 silam. “Ini jelas satu penghargaan yang akan terus kami pertahankan. Maka dari itu kami terus berinovasi memberikan sajian menu yang menarik,” paparnya. Diraihnya penghargaan ini adalah satu bukti bahwa Excelso memiliki brand yang kuat di benak masyarakat luas. Setelah hampir 21 tahun berada di industri ini. “Dan hal ini tentu saja menjadi salah satu modal bagi Excelso untuk terus berkembang dalam pasar coffee shop yang masih terbuka luas di Indonesia,” pungkasnya.(rls/nda)

Public Relations Grage Hotel menuturkan bahwa kegiatan ini berawal dari wujud kepedulian Grage kepada masyarakat. Sebagai simbol semangat dalam memeriahkan tradisi mudik lebaran. “Kepedulian kami kepada pemudik terutama. Untuk itu kami sebar bantuan ini di beberapa titik posko mudik di

Foto: ITTA FATHIMATUL LAILIYYAH/RADAR CIREBON

DIMINATI. Penggunaan lantai kayu jadi pilihan para pemilik hunian minimalis.

CIREBON - Ace Hardware melengkapi deretan program menariknya melalui promo Floor Series (lantai). Aneka koleksi lantai kayu ditawarkan, cocok bagi konsumen yang hendak memunculkan kesan minimalis dan natural pada hunian. Tersedia beragam tipe dan jenis sesuai kebutuhan dan kondisi rumah. Manager Duty Ace Hardware Cirebon, Dwi Upoyo mengatakan kebutuhan lantai kayu cukup tinggi, terutama makin banyaknya rumah bertema minimalis. Pemilik rumah berupaya menyocokkan rumah dengan material sejenis agar tampak serasi. Walau harganya relatif tinggi, lantai kayu banyak dipilih karena memiliki kesan sederhana namun tetap elegan. “Ada beberapa produk lantai kayu dari berbagai merek,” katanya pada Radar, kemarin. Menurut Dwi walaupun diproduksi dari merek berbeda, kualitasnya tak kalah satu sama lain. Namun, lantai kayu Vertigo

buatan Belgium lebih diminati konsumen. Dilihat dari aneka tipe dan model yang tersedia. Vertigo menyediakan empat tipe yakni, Merbau VER3, Walnut Double Plank, Living Beech VER12 dan Dark Acasia VER14. Konsumen memilih mengguna­ kan lantai kayu karena unggul dibeberapa spesifikasi antara lain, bahan yang terbuat dari High Density Fiber (HDF), tahan noda (mudah dibersihkan), tahan oleh sinar matahari, ramah lingku­ngan, tahan api rokok serta

tahan lecet dan goresan. Selain rumah, bisa juga digunakan di area perkantoran, pertokoan dan restauran. “Kemudahan meme­lihara kebersihan lantai kayu juga salah satu daya tariknya,”ujarnya. Pembelian lantai kayu dihitung per box. Berisi tujuh planks dengan daya tutup 1.596 meter persegi, dimensi panjang 1200 mm, lebar 190 mm dan tebal 8 mm. Sistem pemasangan sangat mudah dengan menggunakan Click System dan foam sheet. (tta)

PEMILUKADA

SENIN PON 27 AGUSTUS 2012 / 9 SYAWAL 1433 H

Radar Cirebon Group

PILGUB JABAR z PILWAKOT CIREBON z PILBUP CIREBON z PILBUP KUNINGAN z PILBUP MAJALENGKA

KILAS POLITIK Butuh Pemimpin Putra Daerah CIREBON - Pemilihan bupati Kabupaten Cirebon sekitar 1,5 tahun mendatang. Namun desas-desus isu calon bupati mulai bermunculan. Direktur eksekutif Komunal, Hery Susanto mengungkapkan warga Kabupaten Cirebon membutuhkan putra daerah. Hal tersebut berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2011. Di mana hasil survei menunjukkan sebagian besar masyarakat Cirebon mengaku sebagai warga suku Cirebon. Survei tersebut dilakukan 408 responden dengan marjinal error sekitar 4,8 persen. Terhadap 40 kecamatan, 427 desa secara random. “Mayoritas dari sisi normative masyarakat Kabupaten Cirebon berminat pada putra daerah. Lainnya secara umum tegas dan bijaksana,” ujarnya kepada Radar, kemarin (26/8). Secara kriteria profesi, pasangan politisi dan politisi lebih diminati. Disusul dengan politisi dan birokrasi. Hery menambahkan ke depan akan dilakukan survei mengenai rekam jejak calon bupati terhadap warga. Hery juga membantah survei yang pernah dilakukan lembaga survei lain di mana elektabilitas Qomar lebih dari 30 persen. Begitu pula dengan Gotas yang mencapai angka lebih dari 30 persen. “Pilkada masih lama, berdasarkan hasil survei kami 68 persen masyarakat Kabupaten Cirebon belum menentukan sikap,” tegasnya. (swn)

KUMUH. Pengendara sepeda motor melintas jejeran baliho cawalkot di Jalan Merdeka, Kota Cirebon.

FOTO:MUHAMMAD IRFAN/RADAR CIREEBON.

Cabup Harus Punya Konsep Visioner SUMBER – Bermuculannya sejumlah nama para kandidat bakal calon Bupati Cirebon yang sudah berani mejeng di sejumlah jalan dengan tawaran program yang menggiurkan, membuat sejumlah pihak merasa jengkel. Salah satunya Drs Abraham Muhammad MSi, pegawai negeri sipil eselon II yang masih dipercaya oleh bupati Cirebon sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon, itu menyampaikan kritik membangun. Kepada Radar, pihaknya mengatakan bahwa para bakal calon Bupati, jangan hanya bisa umbar janji kepada masyarakat akan sebuah kesejahteraan, kemajuan dan lain sebagainya. Namun, yang paling

FOTO: DOK/RADAR CIREBON

SIBUK. Staf dan anggota KPU Kota Cirebon menyelesaikan sejumlah agenda kegiatan dalam menghadapi pemilihan umum.

KPU Siapkan Surat DP4 KEJAKSAN – KPU Kota Cirebon kini tengah menyiapkan surat pemberitahuan kepada Pemkot yang berisi tentang daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) dan jumlah penduduk Kota Cirebon. Anggota KPU Kota Cirebon, Drs Hartojo mengatakan surat akan dibuat tanggal 27 Agustus 2012. Lalu dilayangkan ke wali kota tanggal 28 Agustus 2012. Dari Pemkot, nantinya surat tersebut, leading sector yang menangani adalah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). “Insya Allah mengacu jadwal yang dimiliki KPU, pembuatan surat tanggal 27 Agustus, dan 28 Agustus surat dikirimkan ke Pemkot,” kata pria akrab disapa Ojo ini, dijumpai di ruang kerja, kemarin. Menurutnya, usai penyerahan surat ke wali kota, KPU akan menunggu hingga akhir September 2012, tepatnya 27 September. DP4 dan jumlah penduduk sudah harus diterima oleh KPU dari Pemkot. Tahapan selanjutnya, KPU akan menyusunnya berdasarkan per PPS, berbasis RW dan kartu keluarga. Setelah itu disandingkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) pemilu yang terakhir, yakni Pilpres untuk disampaikan ke PPS melalui PPK. Setelah itu, kata dia, tanggal 5 November sampai 4 Desember dilakukan pemutakhiran data pemilih oleh PPS, dibantu petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP). (abd)

6

penting adalah mempunyai konsep yang visioner dan tidak anti kritik. Jika memang dia benar-benar mau membawa perubahan, mampukah mereka merubah struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang selama ini jomplang alias tidak seimbang. “APBD kita 70 persen dihabiskan untuk belanja pegawai, sementara sisanya 30 persen untuk belanja publik sehingga percepatan pembangunan sangat lamban,” katanya. Akibat kondisi ini, benar kata Prof DR Sadamasis Sutono bahwa adanya pelaksanaan otonomi daerah cenderung gemuk untuk aparaturnya saja, idealnya yang gemuk adalah rakyat. Dengan

demikian, tidak tertutup kemungkinan potensi korupsi akan besar. “Bisa tidak para calon bupati nanti menyeimbangkan struktur APBD kita dan merubah tatanan birokrasi kita?,” tanyanya. Kemudian, para calon ini apakah sudah mempunyai visi dan misi mengenai konsep peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terdiri dari 3 variabel pendukung yakni pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat (ekonomi) secara merata antara wilayah barat, timur, selatan dan utara. “Bupati ke depan punya banyak pekerjaan rumah, seperti peningkatan jalan poros desa yang masih terbengkalai, infrastruktur jembatan sebagai sarana

pendukung kegiatan ekonomi, gedung sekolah guna menunjang peningkatan kualitas pendidikan yang bermuara pada peningkatan SDM,” ucapnya. Ditegaskan, masyarakat Kabupaten Cirebon tidak membutuhkan janji manis karena masyarakat sudah cerdas dan dewasa, yang dibutuhkan masyarakat adalah konsep yang bisa membawa arah perubahan yang positif, baik dari sisi kebutuhan dasar masyarakat, birokrasi, infrastruktur, investasi dan lain sebagainya. “Saya melihat para bakal calon minim konsep yang fisioner dan terkesan alergi kritik. Jika hal ini dibiarkan kehidupan demokrasi di Kabupaten Cirebon akan mati,” tegasnya.(jun)

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

Macet, Motor... kepada Radar kemarin. Dia menambahkan, pada pagi hingga siang hari, jumlah ken­ daraan roda dua dan empat padat dan merayap. Namun seki­tar pukul 14.00 WIB, jumlah ken­ daraan roda dua dan empat ber­ kurang. “Data yang kami catat itu adalah rata-rata perjam­nya selama H+7. Jadi, me­mang terjadi fluktuasi jumlah kenda­ raan menuju Jakarta pada sore hari. Kemungkinan besar besok (hari ini, red), pemudik sudah lengang,” tutur pria yang juga Kepala Terminal Ciledug ini. Sementara itu, pemudik asal Kebumen, Jawa Tengah menga­ takan, dirinya ke Jakarta pada Ming­ gu (26/8) karena tidak sabar ingin kembali bekerja hari ini (27/8). “Memang kemaren sih banyak yang mengajak ke Jakarta lagi. Tapi tanggung, satu hari lagi untuk berkumpul bersa­ma keluarga,” tutur Rahman Hakim (39) yang mudik dengan sepe­da motor bersama anak dan istrinya. Kapolsek Gebang, AKP Ribut Setiabudi W SH mengatakan, arus balik pada H+7 kemarin berjalan lancar. Selain terbantu oleh adanya jalan layang satu arah dari Jateng menuju Jakarta, juga peran petugas yang memblokir median jalan terbukti efektif melancarkan arus balik bagi pemudik. “Di Pasar Tumpah Gebang, arus balik sangat

lancar. Meski aktivitas pasar meningkat, tapi efektif sekali dengan jalan layang satu arah. Petugas tinggal mengamankan bagian bawah jalan layang saja yang cukup padat. Tapi kita terus antisipasi penyeberang jalan yang melintas dari dan menuju pasar di bawah jalan layang Gebang,” bebernya. Umar Budiono (42), pemudik asal Jombang mengucapkan terima kasih kepada para petugas yang sudah mengamankan arus mudik dan balik tahun ini. Dia berharap, arus mudik tahun depan bisa lebih aman dan lancar berkat kesiapsiagaan petugas. “Jujur, kalau tidak ada petugas yang mengamankan arus mudik, pemudik banyak yang melanggar lalu lintas. Untuk itu, kita acungkan jempol bagi petugas,” kata dia. MOTOR-MOBIL DIPISAHKAN Minggu (26/8), sekitar pukul 02.00 WIB, jumlah kendaraan pemudik masih meramaikan jalan. Rata-rata per menit dihitung di lampu merah Pemuda Kota Cirebon, melintas sekitar 40 sepeda motor dan 10 mobil. Hingga siang hari, jumlah kendaraan semakin padat. Hasil pantauan itu, setiap menit melintas sekitar 160 sepeda motor dan 45 mobil. Informasi yang dihimpun

Ribuan Warga... dan kerabat dekat Keraton Kanoman, melewati tujuh pintu, yaitu Lawang Pasujudan, Ratna Komala, Jinem, Rararoga, Kaca, Bacem dan Teratai. Pintupintu itu secara khusus hanya bisa dilewati Gusti Sultan dan keluarga,” kata Ratu. Sesampai di Sapta Rengga, Gusti Sultan dan segenap keluar­ga dekat keraton, melakukan tahlil, zikir serta berdoa di makammakam leluhur. Dimulai dari makam Kanjeng Sunan (Syekh Sunan Gunung Jati) yang ber­ dampingan dengan makam Ibunda­nya (Ratu Mas Rarasan­ tang) dan makam para leluhur yang selama ini, dikenal sebagai tokoh Cirebon. Di antara­nya, Pangeran Cakrabuana (Kakak Ratu Mas Rarasantang), Fatahil­lah (menantu Kanjeng Sunan), Pange­ ran Pasa­rean (Pute­ra Mahkota Kan­jeng Sunan), Pa­ngeran Dipati Car­bon, Pangeran Brata Ke­lana, Pa­ngeran Panjunan (Syayid Ab­ durrahman), Pangeran Kejaksan (Syayid Syarifuddin), Nyi Mas

Pakungwati, Puteri Ong Tien Nio dan tokoh-tokoh lain. Secara berurutan, Gusti Sultan melanjutkan tahlil, dzikir dan berdoa pada makam Panembahan Ratu I (cicit Kanjeng Sunan) dan makam Sultan-sultan Keraton cirebon. “Kemudian, istirahat sejenak di Balai laras atau Lunjuk. Kemudian Gusti Sultan dengan diikuti keluarga serta rombongan peziarah, keluar dari Mergu lokasi pemakaman yang biasa digunakan warga Tionghoa berziarah dan berdoa sebagai bagian dari penghormatan terhadap Puteri Ong Tien Nio,” imbuhnya. Prosesi berikutnya, Gusti Sultan menuju Pesanggrahan Kanoman untuk jeda istirahat dan dipersilakan mencicipi hidangan jamuan makan yang disediakan jeneng serta kraman Astana Gunung Jati. Seusai jamuan makan, Gusti Sultan dengan keluarga secara simbolis melakukan tradisi curak (membagikan uang) kepada

Membenahi Petruk ... Antrean mobil yang hendak menyeberang ke Sumatera mengular kobra. Bahkan, sampai ke jalan tol. Berkilo-kilometer, berhari-hari, ruwet, kisruh. Banyak yang pesimistis keadaan bisa segera diurai. Padahal, tidak lama lagi musim mudik Lebaran tiba. Alangkah amburadulnya mudik Lebaran itu nanti. Menteri Perhubungan, Pak Mangindaan, beserta seluruh jajarannya, sampai harus terjun ke lapangan. Dirut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Danang S Baskoro, turun tangan langsung. Kami (Kemenhub + Kementerian BUMN) sepakat mengatasi bersama tanpa saling melempar tanggung jawab. Rakyat tentu tidak mau tahu siapa punya tugas apa. Rakyat tahunya hanya satu: pemerintah. Kami pun sepakat bersamasama memberikan dukungan pada ASDP. Bukan hanya untuk mengurai keruwetan hari itu, tapi sekaligus mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di hari yang lebih krusial: mudik Lebaran. Bayangkan kalau keruwetan itu berlanjut ke hari Lebaran. Alangkah marahnya pengguna jasa penyeberangan. Direksi ASDP sampai pada kesimpulan: harus ada pemimpin baru di Merak. Persoalan di Merak sudah menggurita, sehingga tambal sulam akan kalah oleh gurita persoalan. Direksi ASDP memilih satu nama ini: Supriyanto. Dia dinilai berhasil membenahi penyeberangan GilimanukBanyuwangi. Kali ini dia ditugasi membenahi Merak. Karir Supriyanto di ASDP cukup panjang. Bahkan berliku. Dia pernah sakit hati lantaran jadi korban gurita di masa lalu. Dia dibuang ke Kalbar dengan level turun tiga tingkat. Tapi, dia tumpahkan sakit hatinya pada pekerjaan. Dia buat penyeberangan di Kalbar dari rugi menjadi untung. Dalam waktu hanya enam bulan. Tentu banyak yang tidak senang. Terutama yang kehilangan objekan. Dia pun tidak peduli dengan ancaman: santet maupun parang. Apa yang pertama dia lakukan saat diterjunkan ke Merak yang

begitu “ruwet” Pelajaran apa yang bisa diberikan kepada jajaran manajemen tingkat menengah di semua BUMN? ”Saya awali tugas di Merak dengan mengambil alih apel pada setiap pergantian regu. Tujuh hari berturut-turut,” jelasnya. Apel ini wajib diikuti oleh semua karyawan/wati organik, outsourcing, security, dan cleaning service. “Saya sampaikan bila mereka melakukan penyimpangan, saya tidak segan-segan memberikan sanksi,” katanya. Dia pernah menskors 33 orang yang membandel di Ketapang. Tentu seluruh direksi ASDP juga terjun ke Merak lebih intensif. Demikian juga pengawasan dari Kemenhub. Mulai menteri, wakil menteri, sampai direktur jenderal. Tapi tanpa komandan lapangan yang tangguh, sulit membayangkan bisa dilakukan pembenahan keadaan yang begitu ruwet. Alhamdulillah, sejak 11 Juni 2012 antrean truk yang biasanya mengular panjang sampai di jalan tol, tidak terjadi lagi. Tapi, di balik itu bukan tidak ada cerita. Misalnya, kisah dipotongnya atap loket nomor 4 dan 5. Di masa lalu, untuk memotong atap seperti itu tentu saja diperlukan proses keputusan yang panjang. Usul harus diajukan, dianggarkan, dan dibahas. Belum tentu pula disetujui. Padahal, yang membahas dan yang harus menyetujui belum tentu merasakan dampak atap itu pada kelancaran arus kendaraan. Hanya yang sehari-hari di situlah yang lebih tahu. Supriyanto langsung ambil risiko: dia potong atap loket nomor 4 dan 5 itu. Hasilnya, truk bisa dilayani di dua loket itu. Sungguh sepele, tapi selama ini dibuat ruwet. Di masa lalu tindakan manajer seperti ini bisa disalahkan. Bisa dianggap melanggar prosedur. Bahkan, bisa dipakai alasan untuk menyingkirkannya! Sebagai orang lama ASDP, Supriyanto paham benar ini: untuk mendapatkan persetujuan tidaklah mudah. Maka, untuk yang satu ini pun dia tidak menunggu persetujuan: menambal sendiri jalan masuk yang berlubang-lubang. Jalan yang berlubang dia lihat menjadi

aneka berita 4Dari Halaman 1 Radar, sekitar pukul 13.00 WIB, terjadi kepadatan arus di Palimanan, Kabupaten Cirebon. Akhirnya pada pukul 14.00 WIB, Polres Ciko melakukan pengalihan arus menuju arah Gunungjati. Dikonfirmasi, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Asep Edi Suheri melalui Kasat Lantas AKP Parlan mengatakan, dalam mengatur arus pemudik, Polres Cirebon Kota, Polres Cirebon dan Polres Indramayu selalu berkoordinasi. Hasil dari koordinasi kemarin siang, jalur utama, tepatnya di Palimanan mengalami kemacetan. Untuk itu, arus dialihkan ke jalur alternatif Gunungjati-Karangampel. “Di Jl Kalijaga kita pecah arus menjadi dua, sesuai dengan jenis kendaraan,” ujarnya di Pos Pengamanan Bakorwil. Namun, untuk pengalihan hanya diperuntukan bagi pengendara roda dua. Kendaraan roda empat, tetap melaju di jalaur utama. Menurut Asep, pengalihan arus ke jalur alternatif bersifat fleksibel, tergantung dengan laporan lanjutan dari Polres Cirebon dan Polres Indramayu. Sekitar pukul 16.30 WIB, arus kendaraan roda dua kembali pada pengaturan semula, yakni melintas di jalur utama, karena kondisi lalu lintas di Palimanan sudah lancar. (mid/atn) 4Dari Halaman 1 masyarakat yang ada di sekitar kompleks pemakaman. Beberapa saat setelah itu, rangkaian prosesi ritual ditutup Gusti Sultan, segenap keluarga serta kerbat dekat keraton menuju Lawang Pasujudan untuk pamit pulang kembali ke Keraton Kanoman. “Grebeg Syawal dimaksudkan sebagai rasa syukur atas karunia Allah SWT dapat melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadan dan puasa sunah 6 hari (puasa syawalan). Prosesi ritual ini, dijadikan media pertemuan (silaturahmi, red) dan mengukuhkan persaudaraan antarumat Islam antara Sultan dengan masyarakat luas yang berziarah di makam Kanjeng Sunan (Syekh Sunan Gunung Jati, red). Rangkaian prosesi grebeg Syawal dalam banyak sisi, telah mengekspresikan khazanah kebudayaan yang tidak bisa dilepaskan dari spirit masyarakat Cirebon dan masyarakat Indonesia,” kata Ratu Arimbi. (jun) 4Dari Halaman 1 salah satu penyebab macetnya antrean truk di Merak. Lihatlah: memotong atap dan menambal jalan berlubang. Alangkah dianggap sepelenya problem seperti ini dalam sebuah manajemen. Supriyanto juga memutuskan sendiri pembuatan cainstein (beton pemisah) jalur keluar dari side ramp Dermaga III dan MB Dermaga II. Ini agar antrean tertata rapi. Jika tetap menggunakan barier gate seperti selama itu, truk sering bersenggolan dan terjadilah keruwetan. Tentu tidak mudah jalan bagi pemimpin baru yang banyak action seperti itu. Apalagi saat dia sampai pada kesimpulan harus mengganti manajer operasi. Penentangan pun datang dari atas dan bawah. Dari luar dan dari dalam. Tidak hanya penentangan, tapi juga ancaman. Tapi, Supriyanto tetap melantik Nana Sutisna sebagai manajer operasi yang baru. Dengan tim baru Supriyanto mulai membenahi jantung persoalan. Dia sangat tahu, Merak adalah penyeberangan yang banyak pungli, semrawut, kotor, dan kumuh. Lebih parah lagi, pengaturan muatan kapal sebenarnya dikendalikan oleh orang luar! Di Merak, mereka biasa disebut petruk (pengurus truk). Petruklah yang dengan leluasa berlalu lalang keluar masuk pelabuhan melalui toll gate dengan menggunakan sepeda motor. Petruk naik motor! Tidak ada yang berani melarang. Kesannya Merak ini tidak memiliki aturan. “Saya memiliki rasa optimistis dan keyakinan yang kuat bahwa Merak dalam satu tahun menjadi yang terbaik di Indonesia,” ujar Danang S Baskoro, yang bangga kepada anak buahnya itu. Danang sendiri terjun langsung di Merak selama Lebaran. Tapi, kini dia disertai komandan lapangan yang lebih bisa diandalkan. Maka, kalau selama mudik Lebaran tahun ini Merak banyak dipuji orang, pembenahan mendasar memang dilakukan di sana. Direksi ASDP Indonesia Ferry sedang menyiapkan yang lebih besar lagi untuk kebanggaan baru di Merak. (*)

Radar Cirebon Group

7

Sampang Membara, Bentrok Syiah 2 Tewas SAMPANG-Bentrok antara kelompok Syiah dan anti-Syiah kem­bali pecah di Dusun Nang­ ker­nang, Desa Karang Gayam, Kec Om­ben, sekitar pukul 11.00 kemarin (26/8). Bentrokan jilid kedua ini me­makan korban jiwa, dua orang di­nyatakan tewas, lima orang lu­ka dan empat di antara kor­­ ban luka dalam kondisi kritis. Korban tewas diketahui bernama Hamama (40), dan adiknya yang bernama Thohir (35). Kedua korban merupakan warga penganut Syiah. Sedangkan korban luka umumnya berasal dari kelompok anti-Syiah. Mereka adalah Syaiful (28), Samsul (18), Syaifuddin (20), Hasyim (21), dan Mat Hoseh (umur tidak diketahui). Selain korban dari warga, Kapolsek Omben AKP Aries Dwi mengalami luka serius pada dahinya setelah terkena lemparan warga saat mencoba melerai bentrok tersebut. Adapun kelima warga yang menjadi korban mengalami luka beragam. Mulai luka robek akibat bacokan, hingga luka tembusan kelereng yang dimuntahkan bom yang biasa digunakan untuk menangkap ikan (bondet). Para korban berasal dari Desa Karang Gayam di Kec Omben dan Desa Bluuran, Kec Karang Penang. Kebetulan dua desa ini memang bertetangga meski beda kecamatan. Selain berakibat korban jiwa, bentrokan dua kelompok ini juga berakibat terbakarnya sembilan rumah warga. Satu di antara sembilan rumah warga yang terbakar dikabarkan sebagai rumah adik kandung Tajul Muluk, salah seorang tokoh Syiah yang sudah divonis dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama. Informasi yang dihimpun Radar Madura (Radar Cirebon Group)

di lokasi kejadian, peristiwa tersebut diklaim warga terjadi pukul 10.00. Namun, versi aparat kepolisian terjadi sekitar pukul 11.00. Begitu soal awal mula kejadian. Beredar dua versi perihal awal mula kejadian. Semula, beredar kabar peristiwa diawali dari rencana keluarga Tajul Muluk yang hendak membesuk terpidana penistaan agama itu ke lapas. Di perjalanan, mobil yang dikendarai keluarga Tajul Muluk dicegat oleh kelompok anti-Syiah menggunakan sepeda motor. Kelompok yang mencegat dikabarkan mengolok-olok keluarga Tajul Muluk sebagai penganut ajaran sesat. Untuk menghindari bentrokan, akhirnya keluarga Tajul Muluk dikabarkan langsung balik kanan. Mereka mengurungkan niatnya untuk pergi ke lapas. Namun, pihak anti-Syiah malah membuntuti hingga rumah mereka. Diduga karena emosi, akhirnya terjadi bentrok kedua belah pihak. Bentrok antara kelompok bersepeda motor dengan keluarga kelompok Syiah itu membuat warga lain juga berdatangan. Mereka langsung menyerbu kelompok Syiah. Massa yang bersenjata tajam dan aneka jenis senjata lainnya itu juga menda­ tangi perkampungan warga Syiah dan membakar sebagian rumah pengikut aliran itu. Namun, karena jumlahnya tidak berimbang, membuat kelompok Syiah tertekan. Beruntung, kejadi­ an tidak meluas. Petugas dari kepo­ lisian Polres Sampang berupaya meng­hentikan aksi itu dengan me­nurunkan petugas gabungan dan meminta bantuan TNI. Versi lainnya, sebagaimana disampaikan Kapolres Sampang AKBP Solehan, kasus itu berawal

dari keberangkatan 20 santri kelompok Syiah yang hendak balik ke pondok di Bangil dan Pekalongan. Namun, belum keluar dari kampung mereka, mobil yang berpenumpang sekitar 26 orang tersebut dihadang warga dari kelompok anti-Syiah. “Saat itu, warga dari kelompok Syiah diminta kembali ke rumah mereka dengan turun dari mobil tanpa menggunakan kendaraan apa pun. Lalu, mereka diarak sambil jalan oleh kelompok antiSyiah,” terang Kapolres. Setiba di kampung warga Syiah, suasana kembali memanas. Sebab, kelompok anti-Syiah yang selama ini dikenal berseberangan dengan mereka itu, datang dalam jumlah besar. Saat itulah, entah siapa yang memulai terjadi bentrokan. Kelompok Syiah melakukan perlawanan dengan menggunakan bondet. Mendapat perlawanan seperti itu, warga anti-Syiah yang tadinya berkisar 100 orang semakin ber­ tam­bah. Bentrok pun semakin besar hingga mengakibat korban jiwa dan mengarah pada perusakan sejumlah rumah. “Hasil deteksi sementara, ada sembilan rumah yang dibakar. Dan ada satu warga dari kelompok Syiah yang meninggal. Serta korban lukaluka dari kedua kelompok dan dari petugas kepolisian,” terang Solehan. Kapolres sebelum bertolak ke TKP bersama gubernur dan Kapolda Jatim kemarin, memang merilis korban hanya satu orang. Ini berbeda dengan keterangan Kepala Bakesbangpol Sampang Rudi Setiady yang mengatakan jumlah warga Syiah yang meninggal bertambah satu orang dari sebelumnya satu orang. Menurut dia, selain Hamama, di antara korban luka dari kelompok

Disuruh Salawatan Perubahan lainnya, meski belum begitu terlihat, Ayu mengaku berat badannya naik 2 kilogram sejak berbadan dua. Meski demikian, itu tidak membuatnya sontak mengerem aktivitasnya di dunia hiburan. Baginya, kehamilan bukanlah sebuah alasan untuk bermalas-malasan. Dengan gaya banyolannya yang khas, dia bilang ingin sang janin

di dalam kandungannya juga energik seolah sedang aerobik. Sejauh ini, tidak ada larangan spesifik dari sang suami, kecuali lelaki yang juga temannya semasa SMP itu berpesan agar Ayu tidak membahayakan dirinya dan kandungannya. Demikian juga halnya dengan pantanganpantangan. “Tidak ada yang dihindari sih, kecuali mantan-

4Dari Halaman 1 mantan,” celetuk mantan kekasih Zumi Zola itu. Ayu pun tidak merasakan ngidam, kecuali menjadi lebih cepat lapar selama hamil. Sementara itu, saat Lebaran lalu, Ayu punya kesibukan baru. Apa lagi kalau bukan merayakan Lebaran bersama suami. Kalau biasanya dia hanya merayakan hari Fitri itu dengan keluarganya, sejak tahun ini dia

4 Tewas... Saat itu, sepeda motor yang dikendarai pasutri dan dua anaknya bersenggolan dengan sepeda motor lainnya, hingga terjatuh ke badan jalan raya. Seketika dari arah yang berlawanan melintas elf jurusan Indramayu-Cirebon nopol E 7526 R yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tak ayal, elf menghajar motor bersama pengemudi yang tanpa mengenakan helm.

Kedua anak tersebut terpelan­ ting hingga ke median jalan akibat dihajar mobil elf. Bah­kan, dua pengendara dan sepe­da motornya, sempat terse­ret puluhan meter hingga meng­akibatkan kondisi pasutri ini tewas mengenaskan. Terlihat pendarahan di bagian kepala yang sangat hebat akibat terse­ret mobil. “Warga langsung membawa korban ke RSUD Indramayu dan melaporkan

kepada aparat kepolisian. Kedua bangkai motor dan mobil elf tersebut telah diamakan petugas,” Tantowi. Kapolres Indramayu, AKBP G Pangarso Rahardjo Winarsadi melalui Kasat Lantas AKP Irwandi mengatakan, korban tewas masih belum diketahui identitasnya. Dua korban tewas di lokasi kejadian berjenis kelamin laki-laki dan perempuan usia

di atas 30 tahun. Sedangkan, dua korban lainnya meninggal dunia setelah dilarikan ke RSUD Indramayu merupakan anakanak. Keduanya kritis, namun upaya yang dilakukan petugas tidak membuahkan hasil, nyawa kedua anak tersebut tidak dapat tertolong. “Kita masih terus men­ dalami dan memeriksa saksisaksi. Sopir elf hingga saat ini masih buron,” katanya. (sam) 4Dari Halaman 1

akhirnya memanggil HS selaku terlapor. Kami akan runut terus, bahkan hasil keterangan para saksi akan kami kembangkan. Siapa pun yang terlibat di dalam­nya akan kami sidik. Dan, kami berupaya untuk tetap me­ laksanakan tugas secara pro­ fesional. Ada atau tanpa ada du­ kungan sekalipun,” tegasnya. Sementara itu, sumber Radar yang tidak ingin namanya dikoran­ kan menyebutkan, perihal aksi calo-mencaloi yang dilakoni HS sebetulnya sudah tercium dan diketahu kalangan rumah sakit sejak lama. Namun, tidak ada satupun yang berani memun­ culkan ke permukaan, lantaran tahu betul jika HS merupakan tangan kanan Direktur RSUDGJ, drg Heru Purwanto MARS. Di tempat terpisah, praktisi dan pengamat hukum Gunadi Rasta SH memandang, pengusutan kasus calo CPNS harus menjadi perhatian penuh. Bukan hanya untuk kalangan penyidik yang

perlu kejelian dan kehati-hatian. Tapi, terbongkarnya mata rantai calo juga memberi peringatan kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan tawaran para oknum. Untuk itu, kata Gunadi, langkah penyidik sudah sangat benar. Namun, penyelidikan pun harus masuk ke dalam ranah gratifi­kasi yang merusak tatanan mental pegawai. “Bagaimana yang bayar calo dan lolos. Itu akan men­jadi penyakit, karena si PNS itu ujungujungnya, bukan me­ningkatkan kinerja, tetapi ber­pikir dan berupaya untuk men­dapatkan pengganti modal yang pernah dikeluarkan,” jelasnya. Meski kasus itu terjadi pada tahun 2007, Gunadi meminta penyidik memberi perhatian lebih terhadap keberadaan direktur, karena hingga saat ini orang yang disebut-sebut sebagai pelaku, masih berdinas. “Kalau toh direktur sudah mengatahui, bahkan dia sendiri

Dinilai Prorakyat... “Sosok Kang Yance itu lebih banyak berbuat, ketimbang janji seperti pemimpin lainnya. Selama Kang Yance memimpin Indramayu, sejumlah perubahan benarbenar dirasakan masyarakat. Bahkan, kebijakan beliau yang belum ada di Jabar, yakni berani membebaskan berobat gratis di seluruh puskesmas. Dan,

ikut merayakan bersama keluarga suaminya. Setelah melaksanakan salat Idulfitri, dia pergi ke rumah mertua, lalu bertemu dengan keluarga besar suaminya. Keesokannya dia berkeliling ke rumah kerabat-kerabat suaminya. “Lebaran alhamdulillah lancar. Meski agak capek, rasanya sangat menyenangkan karena sekarang sudah ditemani suami,” ungkapnya. (nar/c6/any) 4Dari Halaman 1

3 Saksi ... RSUDGJ. “Jadi karena korban dan saksi dulunya satu ruangan, pernah cerita bahwa dirinya menyerahkan sejumlah uang kepada HS dengan jaminan anaknya jadi PNS,” terangnya. Sedangkan YS dan Har, lanjut Hasanudin, merupakan saksi yang direkomendasikan oleh pimpinan untuk menyelesaikan permasalahan di antara pihak korban dan pelaku. “Untuk dua saksi merupakan pegawai yang mendapat disposisi,” jelasnya. Hasanudin berharap, langkah penyelidikan kasus yang cukup menyedot perhatian banyak kalangan itu bisa dituntaskan hingga ke akar-akarnya. Tidak hanya itu, Hasanudin pun menegaskan jika pemanggilan para saksi akan terus dilakukan sesuai dengan keterangan yang bisa dihimpun penyidik. “Jika hasil keterangan menuju pada saksi yang belum termasuk dalam daftar panggilan, secepat­ nya akan dipanggil, sampai

Syiah ada yang nyawanya tidak tertolong hingga akhirnya meninggal dunia. Korban tersebut adalah Thohir. Informasi kejadian bentrokan juga diterima oleh Sekjen Ahlul Bait Indonesia Ahmad Hidayat. Menurut dia, empat orang yang saat ini kritis hingga kemarin sore belum dibawa ke rumah sakit. “Mereka masih ditolong keluarga dengan pertolongan seadanya,” ucapnya melalui saluran telepon kemarin. Ahmad Hidayat kemudian menyampaikan bagaimana konflik kembali terjadi. Menurut dia, konflik dipicu oleh aksi pemblokiran terhadap rombongan pengikut Tajul Muluk yang hendak mengantar anak-anaknya untuk mengikuti pendidikan di pondok pesantren yang ada di Bangil dan Pekalo­ ngan. Namun, belum jauh mobil mereka melaju dari kampungnya, tiba-tiba massa melakukan pemblokiran. Kejadian tersebut terjadi pukul 08.00 kemarin. “Ini musibah agama, musibah bangsa, ini anti-Pancasila dan kemanusiaan. Negara dan polisi tidak boleh membiarkan hal ini. Sebagai negara yang menoleransi, semestinya ini tidak boleh terjadi. Semestinya negara hadir,” ucapnya kepada Radar Madura. Sementara itu, Sekretaris Badan Silaturahmi Ulama Madura (Basra) Badrut Tammam menyayangkan pecahnya konflik warga anti-Syiah dan Syiah yang terjadi di Omben. Mewakili organisasi Basra, dirinya mengutuk keras aksi anarkis yang terjadi kemarin. “Pada prinsipnya mengutuk tindakan anarkis, siapa pun pelakunya. NU tidak memperbolehkan tindakan anarkis,” ucap Badrut Tammam. (fei/zid)

kebijakan tersebut sangat cocok kalau diberlakukan di Jabar, sehingga masyarakatnya bisa mendapat pelayanan kesehatan secara gratis,” papar Mulyadi. Hal senada diungkapkan Ketua Barisan Anak Jampang (Baja) Kabupaten Sukabumi, Bambang. Ia bersama pengurus sudah sepakat memilih Kang Yance

mengaku menjadi orang yang melaporkanya ke BKD harusnya melakukan pengembangan. Justru di sini menjadi tanda tanya besar, bagaimana direktur memaksimalkan sistem kontrol dalam memimpin pegawainya. Usulan saya jika memang tidak bisa mengatur, mutasikan saja drg Heru karena kinerjanya dipertanyakan,” tukasnya. Gunadi menilai, jika demikian, Heru menjadi bagian dari pelindung para calo. Bahkan, Gunadi menuding Heru memiliki keterlibatan dalam praktik tidak beretika itu. Tudingan itu, dikatakan Gunadi lantaran Cirebon sudah masuk dalam daftar kota terkorup. Sehingga mungkin ada oknum serupa di seluruh instansi di Kota Cirebon. “Harusnya kan disamping lapor ke BK Diklat, direktur juga lapor aparat jika ada bawahannya yang menjadi calo. Bukan malah diamdiam, seolah melindungi,” sesal Gunadi. (atn) 4Dari Halaman 1

secara tulus agar bisa terpilih jadi Gubernur Jabar. “Masyarakat Sukabumi mengetahui banyak tentang keberhasilan Kang Yance itu lewat media, baik media massa maupun media elektronik,” katanya. Pihaknya juga berpesan kepada Kang Yance dan tim sukses supaya menghindari fitnah dan menjelek-jelekkan

calon gubernur lain. Bambang juga mengajak kepada seluruh pengurus supaya bisa menyosialisaikan nama Kang Yance di tengah masyarakat, karena sudah nobatkan juga sebagai Dewan Pembina Baja Sukabumi. “Sehingga semua anggota wajib mendukung Kang Yance,” tandas Bambang. (advertorial) 

senin pon, 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

Radar Cirebon Group

HALAMAN 8

senin pon, 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

Pashmina Pelangi Tren Akhir Tahun KESAMBI Menjelang akhir tahun 2012, tren berhijab mulai bermunculan. Salah satunya tren pashmina pelangi. Gradasi warna yang dapat digunakan untuk beraneka ragam busana. Tutor

Radar Cirebon Group

HALAMAN 9

BMPS Tolak Lapor Kejari Hari Sowan ke Lima Kantor LBH HARJAMUKTI – Desakan laporan ke Kejari atas dugaan tindak pidana PPDB online, ditanggapi dingin Ketua BMPS Kota Cirebon, Drs H Halim Faletehan MM karena dirasa cukup ke Kejati Jabar.

“Jadi, kenapa kami tidak melaporkannya ke Kejari Cirebon maupun Polresta Cirebon, karena sudah disepakati untuk BMPS Provinsi yang melakukan pelaporan kepada Kejati Jawa Barat,” tegasnya, (26/8). Sebab, kata dia, keputusan rapat bersama seluruh BMPS se-Jawa Barat di Bandung pada akhir Juli

2012 lalu, membawa satu konsekuensi hukum bersama, yakni membuat laporan kepada BMPS Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, tidak hanya di kota Cirebon. Dugaan kecurangan dan tindak pidana dalam penerimaan siswa

baru melalui sistem PPDB online, terjadi pula pada beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Kota Depok. Bahkan, kata Halim, sekretaris daerah dan kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, sudah dipanggil Provinsi Jawa

Barat terkait dugaan kecurangan PPDB online. “Salah satu dari mereka tidak mau menggunakan kecurangan. Hasil laporan dari BMPS Kota Depok, kedua pejabat itu dipanggil Provinsi Jawa Barat,” terangnya kepada Radar, dijumpai di kantornya. 4 Ke Hal...19

4 Ke Hal...19

foto: adinda pratiwi/radar cirebon

SEMARAK. Pashmina Pelangi sebagai tren akhir tahun 2012 hadir penuh warna.

sms polling Setujukah Anda dengan Upaya Hukum BMPS Kota Cirebon Melaporkan Kekisruhan PPDB Online Jilid 2? Hasil Polling Pembaca Radar Cirebon Via SMS, Rabu 15 Agustus – 25 Agustus 2012 TIDAK SETUJU 1 persen

SETUJU

99 persen

foto: muhammad irfan/radar cirebon

KEMBALI KE JAKARTA. Pemudik yang akan kembali ke Jakarta pada H+7 menggunakan kereta api terlihat ramai di Stasiun Kejaksan Cirebon, Minggu (26/08).

Ribuan Pemudik Kembali ke Jakarta

KEJAKSAN - Memasuki H+7 lebaran idul fitri, ribuan pemudik kembali ke Jakarta menggunakan transportasi kereta api (KA) di Stasiun Besar Cirebon Kejaksan. Lonjakan penumpang terjadi

sangat signifikan. Perkiraan PT KAI Daop 3 Cirebon yang mengatakan bahwa arus balik akan mengalami peningkatan yang signifikan pada H+7 Minggu (26/8)

benar-benar terjadi. Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Sumarsono mengatakan bahwa arus balik pada 4 Ke Hal...19

DP PDAM Kota Cirebon Baru Nama

Jabatan

Dr Sugianto SH MH Nurchozim M Rafi SE

Ketua Anggota Anggota

Sumber: Anggota DP PDAM Kota Cirebon, M Rafi SE

Dewan Pengawas Baru Tak Kompeten

bacawalkot itu. Senada, Kepala Seksi Penegak Perda dan Perwali Bidang Penegakan Perda,

KEJAKSAN – Pengangkatan Dewan Pengawas (DP) PDAM baru menuai kritik. Kepala Divisi Pengawasan dan Perlindungan Konsumen DHPK Yabpeknas Kota Cirebon, Suhendi menilai mereka tidak kompeten. “Wali kota di akhir masa jabatannya, harusnya memberi yang terbaik untuk masyarakat, bukan malah menambah masalah dengan orang-orang yang tidak berkompeten,” ujarnya, Minggu (26/8). Menurutnya, wali kota seharusnya tak asal mengangkat beberapa orang menjadi DP PDAM, karena ada kualifikasi dan berbagai tahapan yang harus dilalui. “Wali kota tidak bisa asal comot begitu saja. Karena DP PDAM itu harus memenuhi kualifikasi yang ada dan melalui fit and proper test,” tegasnya dijumpai di Pasar Mambo.

4 Ke Hal...19

4 Ke Hal...19

foto: dok/radar cirebon

TARGET PENERTIBAN. Satpol PP akan terus menertibkan reklame bacawalkot, karena membuat wajah kota semerawut.

Minggu Ini Penertiban Reklame Berlanjut KESAMBI – Satpol PP terus menertibkan reklame bacawalkot. Pecan ini rencananya upaya itu dilanjutkan di sejumlah titik. Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Sanusi

Mereka Sukses Meski Tak Berpendidikan Tinggi (1)

Omzet Bakso Kasmo Sehari Rp3 Juta Sukses terkadang tak menuntut pendidikan tinggi. Dengan kerja keras dan kegigihan, semua keberhasilan dapat diraih. Seperti dialami Kasmo. Adinda Pratiwi, Harjamukti SIAPA sangka, tempat makan bakso seramai ini dimiliki oleh seorang lulusan SMP. Kasmo atau biasa dikenal Pak Kumis (47). Nampak serius tengah melayani pembelinya yang tiada henti terus berdatangan. Ia menyambut baik kedatangan wartawan koran ini untuk mewawancarai. Di selasela aktivitas melayani pembeli, Kasmo menjawab pertanyaan. “Maklum mba, sedang makan siang. Jadi ramai,” kata 4 Ke Hal...19

foto: adinda pratiwi/radar cirebon

BERKAT KERJA KERAS. Kasmo (47) di warung baksonya. Resep andalan membuatnya 30 tahun terakhir berusaha dan berhasil.

SSos mengatakan, pihaknya akan tetap melanjutkan penertiban reklame dalam waktu dekat. Setidaknya minggu ini, akan digunakan secara masif dan menyeluruh, untuk melakukan penertiban reklame

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

cirebon ekspres

Radar Cirebon Group

10

Dishub Bisa Langsung Tertibkan Iklan Angkot CIREBON - Komisi B DPRD Kota Cirebon ikut bicara mengenai pemasangan iklan yang memenuhi kaca belakang angkot. Anggota Komisi B DPRD Kota Cirebon, Priatmo Adji mengatakan, Dishubinfokom Kota Cirebon, bisa langsung melakukan penertiban. Karena, hal tersebut memang tidak sesuai dengan aturan yang ada.

“Jadi tidak perlu itu rapat-rapat lagi, karena untuk masalah teknis, Dishub sebenarnya sudah bisa langsung menertibkan,” ujarnya, Minggu (26/8). Dia mengatakan, pemasangan stiker iklan yang memenuhi kaca belakang, jelas melanggar Undang Undang Lalu Lintas. Karena, dianggap membahayakan

keselamatan lalu lintas. “Kalau tidak salah, harus agak terbuka, tidak penuh. Karena kalau penuh, membahayakan dari segi lalu lintas dan penumpang,” lanjutnya dijumpai di kediamanya. Kalaupun hendak berkoordinasi, Dishub, kata politisi PDIP ini bisa saja melakukan komunikasi dengan pihak kepolisian untuk

melakukan penertiban. “Penertiban juga harus menyeluruh. Baik itu yang bernuansa produk ataupun politik,” jelasnya. Apakah ada pajak yang masuk pada pemerintah? Adji menegaskan, untuk yang sifatnya komersial, memang dikenakan biaya. “Tapi yang di luar komersial itu, bukan berarti bisa sebebasnya. Harus ikut

aturan yang ada karena masih ada perda yang mengatur,” tegasnya. Maka dari itu, kata dia, Dishub, hendaknya langsung beraksi apabila memang pemasangan iklan tersebut melanggar. Sebelumnya, Dishubinfokom Kota Cirebon mengakui bila pemasangan iklan di kaca belakang angkot melanggar perda. Maka dari itu,

seputar gerage

Saran Evaluasi Perda Perlu Dievaluasi: Perda Retribusi. Tidak Perlu Dievaluasi: - Perda SOTK. - Perda IMB. - Perda Penyelenggara Reklame. - Perda Penggunaan Air Tanah.

1,5 Juta Wisatawan Kunjungi Cirebon CIREBON - Pasca lebaran Idulfitri, sejumlah tempat wisata di Kota Cire­bon, dipadati wistawan. Disporbudpar Kota Cire­bon mem­perkirakan jumlah wisatawan sebanyak 1.5 juta orang. Kepala Disporbudpar Kota Cirebon, Drs Abidin Aslich mengatakan, angka itu lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 900 ribu orang, atau naik 30 persen. “Kota Cirebon memang menjadi tujuan wisata masyarakat terutama masyarakat wilayah III Cirebon,” ujarnya kepada Radar, kemarin Sementara, Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat SE menga­takan, tingkat kunjungan ke Keraton Kasepuhan me­ mang melonjak tajam pascalebaran dibandingkan hari-hari biasa. Ia menjelaskan lonjakan tersebut biasanya akan terjadi se­lama satu pekan pascalebaran. Dimana biasanya keraton meng­adakan tradisi grebeg syawal. “Selama satu pekan sete­lah lebaran di keraton diadakan berbagai tradisi,” ujarnya. Tak hanya situs sejarah dan pusat perbelanjaan, berbagai tempat wisata kuliner di Kota Cirebon juga diserbu wisatawan. Seperti penjaja makanan khas Nasi Jamblang, empal Gentong dan Tahu Gejrot. Seorang wisatawan asal Jakarta, Andri (25) mengaku rindu kenikmatan nasi Jamblang, karena dirinya bekerja di ibu kota. “Kalau pulang ke Cirebon saya pasti cari nasi jamblang,” terangnya. Senada, Anita susanti (30) mengatakan, liburan ke Cirebon memang menjadi tujuan utama selain dirinya bersilaturahmi ke rumah mertuanya di Kesambi.” Ya itung-itung memanjakan anak di saat liburan,” tuturnya. (aff)

PAN Juga Mengenal Penugasan Partai CIREBON – PAN juga rupanya mengenal penugasan partai. Ketua Bapilu DPD PAN Kota Cirebon, Dani Mardani SH mengatakan, itu terjadi bila dari nama yang mendaftar Bacawalkot oleh DPP dianggap tidak memiliki elektabilitas cukup untuk memenangkan Pilwalkot. Penugasan itu, kata dia, di luar nama yang telah mendaftar Bacawalkot. “Mengacu aturan partai, memungkinkan ada penugasan dari DPP. Hanya saja itu hampir belum pernah terjadi di partai. Biasanya yang direkomendasi dari nama yang sudah mengikuti proses penjaringan,” jelasnya, kemarin. Namun, ia menilai, nama-nama yang sudah mendaftarkan diri sebenarnya cukup kredibel. Kalaupun ada penugasan dan POK (aturan) No 11 tahun 2006 memungkinkan untuk melakukan penugasan. Akan tetapi, hingga saat ini belum pernah terjadi di PAN, melakukan penugasan, kecuali ada kondisi yang memaksa. Pasca penutupan pendaftaran calon wali kota dan calon wakil wali kota DPD PAN Kota Cirebon 15 Agustus lalu, pendaftar hanya 3 orang. Yakni H Hendi Nurhudaya SH, Ir H Wawan Wanija dan Dani Mardani SH. Dari ketiganya, nama pendaftar semuanya dari internal partai. Sedangkan dari eksternal tidak satupun yang mendaftar. Dani mengakui, selama pembukaan hingga penutupan pendaftaran hanya 3 orang yang mengambil dan mengembalikan formulir. Nama tersebut selanjutnya akan diverifikasi berkas-berkasnya. Rencananya pekan depan verifikasi sudah mulai dilaksanakan sebelum diserahkan ke DPW dan DPP PAN. (abd)

penertiban akan dilakukan. Hanya saja, saat ini, Dishubinfokom masih fokus pada arus mudik dan balik. “Untuk sementara memang belum ada lanjutannya, karena sekarang kami masih fokus pada arus mudik dan balik,” terang Kasi pengendalian operasi lalu lintas (Kasidalops lalin) Dishubinfokom Kota Cirebon, J Sianturi. (kmg)

Sumber: Komisi A DPRD Kota Cirebon.

Perda Kota Cirebon Tidak Kena Evaluasi foto : yusuf suebudin/radar cirebon

KEBERSAMAAN. Dari kanan. Mubaligh Dr H Saroni MA bersama Kepala SMAN 1 Kota Cirebon Drs H Muchtar, dan Humas SMAN 1, Drs Pujinirmo (paling kiri) berpose bersama saat halalbihahal seluruh karyawan dan pensiunan di aula sekolah, kemarin.

Halalbihalal SMAN 1 Pererat Silaturahmi CIREBON – Seluruh guru dan karyawan SMAN 1 Cirebon mengadakan acara halalbihalal di aula sekolah, kemarin. Kepala SMAN 1, Drs H Muchtar mengatakan, ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan menjadikan sekolah semakin kondusif. Kegiatan dilangsungkan sejak pukul 11.00 WIB siang hingga 13.30 WIB. Dilakukan secara kontinu setiap tahun. “Tradisi melaksanakan halalbihalal dengan seluruh elemen sekolah ini sudah dilaksanakan sebelum saya masuk ke sini,” terangnya. Menurutnya, halalbihalal, bertujuan saling memaafkan. Mengingat, umat Islam saat ini masih dalam momen Idulfitri. Sehingga, kegiatan halalbihalal dimaksudkan pula untuk saling memaafkan

di hari Kemenangan tersebut. “Kalau pas hari H Idulfitri, semua memiliki kegiatan keluarga masing-masing. Kali ini baru bisa berkumpul bersama seluruh karyawan dan elemen SMAN 1,” tukasnya. Tidak hanya karyawan, kata dia, kegiatan dihadiri pula pensiunan SMAN 1, dan para orangtua siswa. Selain untuk mempererat diri. Diisi dengan tausyiah yang disampaikan Dr H Saroni MA. Sementara, Dr H Saroni MA menyatakan, seusai Idulfitri yang menjadi hari kemenangan umat Islam, mengajak bersama-sama untuk memohon ampunan Allah SWT. Mengingat, batas usia dan kematian seseorang tidak pernah didugaduga. “Siapa yang mengetahui datangnya kematian seseorang? Untuk itu, akan

lebih baik jika kita selalu bersiaga jika sewaktu-waktu dipanggil Yang Maha Kuasa,” ucapnya. Selain itu, Ustadz Saroni mengajak seluruh yang hadir untuk selalu memakmurkan masjid. Dimulai dari masjid, akan membentuk generasi yang kuat dalam Iman, akhlak, dan aqidah atau tingkah laku. Selain itu, membantu pembangunan masjid adalah sodaqoh yang amalnya tidak akan terputus sampai mati. “Masjid di lingkungan SMAN 1 Cirebon ini sedang dibangun. Bagi siapapun alumni maupun bukan, silahkan menyumbang untuk pembangunan masjid SMAN 1 Cirebon ini. Insya Allah, pahalanya akan bersambung meski yang bersodaqoh itu telah meninggal,” ajaknya. (ysf/adv)

CIREBON - Anggota Komisi A DPRD Kota Cirebon, Dani Mardani SH MH mengklaim hingga saat ini PerdaPerda di Kota Cirebon tidak kena evaluasi Kemendagri. Seperti diketahui Kemendagri kini tengah mengevaluasi Perda secara nasional. Menurutnya, ini disebabkan setiap kali Raperda dibahas dan sebelum ditetapkan oleh DPRD menjadi perda, dewan biasanya melakukan rapat konsultasi terlebih dahulu ke Kemendagri. Sehingga ketika sudah ditetapkan menjadi perda, maka tidak ada masalah di kemudian hari. Namun demikian, Dani tidak menampik ada Perda yang perlu divaluasi, dan tidak. Untuk yang perlu dievaluasi di antaranya tentang Perda Retribusi. Sedangkan Perda yang tidak perlu dievaluasi antara lain SOTK, Perda IMB, Perda Penyelenggara Reklame dan Perda Penggunaan Air Tanah. “Sampai saat ini saya belum mendengar Kemendagri akan mengevaluasi perda-perda yang ada di Kota Cirebon. Karena hampir semua Perda di sini sebelum disetujui DPRD C terlebih dahulu dikonsultasikan ke kementerian, jadi tidak ada masalah,” pungkasnya. (abd)

INDRAMAYU

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

Radar Cirebon Group

11

Siswa SMK Meninggal di Malaysia

KILAS PANTURA

Dikirim untuk PKL, Dianggap sebagai TKI foto: ist

RINTIS IKA. Alumni angkatan SMANLos menggelar temu kangen sekaligus merintis pembentukan organisasi alumni sekolah untuk semua angkatan.

Reuni Angkatan 95, Rintis IKA SMANLos LOSARANG – SMA Negeri 1 Losarang (SMANLos) sudah berdiri sejak tahun 1984 lalu. Namun, di usianya yang kini menginjak 28 tahun, sekolah yang terletak di tepi jalur pantura Losarang itu, ternyata belum memiliki organisasi yang khusus bagi para alumninya. Beruntung, keinginan untuk membentuk ikatan alumni sekolah tersebut, akhirnya kembali menggaung pada saat acara temu kangen perdana angkatan 1995 SMANLos yang digelar kemarin. Dalam acara reuni tersebut akhirnya merekomendasikan perlunya pembentukan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMANLos. “Kita sepakat merintis organisasi alumni sekolah yang bisa mengakomodir semua angkatan,” kata ketua panitia, H Juju Juberudin ST. Namun kata pengusaha rumah makan sukses sekaligus Kuwu Desa Langut, Kecamatan Lohbener ini, pembentukan IKA harus didukung oleh semua angkatan untuk berpartisipasi. Sebab sepengetahunnya, rintisan IKA SMANLos sudah dilakukan oleh angkatan yang lain, akan tetapi selalu terganjal. “Banyak memang kendalanya. Terutama minimnya partisipasi dari alumni angkatan yang lain. Tapi kali kita akan berupaya serius,” terang Juju. Untuk mengakomodir masukan, saran kritik rencana pembentukannya, ia bersama rekan-rekan alumni akan segera dibuat website serta jejaring sosial sehingga memudahkan komunikasi. Kemudian, bila sudah disetujui rencana tersebut, segera akan dilaunching pada Reuni Akbar tahun 2013 mendatang. Sementara itu, dari pantauan Radar, temu angkatan 95 SMANLos berlangsung semarak. Selain diisi ramah tamah, juga dihibur organ tunggal dan makan bersama. (kho)

INDRAMAYU - Salah satu pelajar asal Kabupaten Indramayu yang sedang Praktek Kerja Lapangan (PKL) di pabrik triplek Bintulan, Serawak, Malayasia meninggal dunia. Diduga, ia meninggal akibat sakit paruparu basah yang dideritanya. Siswa tersebut bernama Rizki Maulana (17), pelajar kelas 2 SMK Nasional Indramayu, warga Jalan Haji Nur, RT 19/8 No. 37 Desa Pekandangan Kecamatan Indramayu. Kini jenazah korban telah dikebumikan di Tempat Pemakanan Umum (TPU) desa setempat, kemarin (26/8). Menurut informasi yang berhasil dihimpun Radar dari orang tuanya Burhanudin (65), putranya mengikuti PKL dari sekolahnya sejak September

2011, selama satu tahun. Rizki bersama ratusan pelajar menuju Negeri Jiran. Berbekal ilmu otomotif Rizki ditempatkan di pabrik triplek. Selama 10 bulan Rizki tidak meresakan ada masalah terhadap kesehatannya. Hal ini telah ditegaskan dalam hasil medical check up, bahwa Rizki tidak memiliki kelainan. Tapi, dalam dua bualan terakhir, Rizki merasakan panas dingin yang tak kunjung membaik. ”Melalui informasi temannya via SMS dengan nomor +601105229604, disana Rizki meski dalam kondisi kurang sehat memaksakan tetap bekerja, karena dari pihak perusahaan melalui mandor menegaskan bahwa status mereka di perusahaan sebagai TKI, percakapan ini diperolah saat Rizki berkomunikasi dengan saya,” kata Burhan kepada Radar, Minggu (26/8). Mendengar anaknya memiliki status sebagai TKI di sana,

Burhan tidak terima dan segera mengkonfirmasi kepada sekolah terkait status anaknya di sana sebagai TKI. ”Namun, saya mendapatkan jawaban bahwa informasi tentang status sebagai TKI itu salah, melainkan dengan status PKL,” katanya, sembari dibeberkan beberapa arsip oleh pihak sekolah. Padahal SMK yang dalam naungan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Indramayu ini telah menempuh berbagai syarat yang telah ditentukan oleh perusahaan. ”Saya bingung dengan informasi dari Rizki yang statusnya sebagai TKI, tetapi arsip yang tertera di sekolah tersebut sebagai siswa PKL,” katanya. Dijelaskan Burhan, sebelum kematian Rizki terakhir menghubungi saat hari raya Idul Fitri 1433 H, mengabarkan bahwa kondisinya telah membaik. Tak disangka dua hari kemudian tepatnya Selasa (21/8), setelah

BERKURANG. Arus balik kendaran pada H+7 sudah mulai berkurang.

Arus Balik Mulai Berkurang INDRAMAYU – Tujuh hari pasca lebaran atau H+7, arus balik kendaraan yang melintas di jalur pantura sudah mulai berkurang. Berbeda sehari sebelumnya, Sabtu (25/8), yang mana kendaraan yang melintas membeludak. Pantauan Radar, Minggu (27/8), penyusutan volume arus kendaraan telah nampak sekali. Pada titik-titik lokasi yang kerap terjadi penumpukan kendaraan, seperti SPBU, Masjid, pasar dan tempat dari aktifitas warga yang menyeberang jalan maupun kendaraan berputar di ruang jalan yang dibuka, juga sudah jarang terlihat. Sementara itu, dari jenis kendaraan yang meintas pada H + 7, lebih didominasi sepeda motor. Laju pacu atau kecepatan kendaraan antara 50 - 70 kilometer per jam. Jauh sekali berbeda dibanding sehari sebelumnya, dimana laju kecepatan kendaraan di bawah 50 kilometer per jam. Diperkirakan, H+7 tersebut merupakan puncak dari gelombang eksodus kendaraan yang akan balik ke Jakarta ataupun kota besar lain, sehabis berlebaran dari kampung halamannya. Apalagi hari ini, selain hari masuk bagi siswa sekolah, juga optimal masuk kerja bagi seluruh karyawan perusahaan swasta, bahkan pemerintah. Sejumlah pengendara, ketika ditemui Koran ini mengatakan, perjalanan balik pada H+7, guna menghindari macet di jalan. “Memang balik pada hari ini, kita tidak bisa istirahat full ketika tiba di rumah Jakarta untuk jaga stamina saat mulai masuk kerja, Senin esok. Tapi daripada kita kejebak macet berjam – jam, yang dampaknya stress di jalan, lebih baik hari ini saja kita baliknya,” ujar Haryono (47), karyawan perusahaan swasta di Jakarta, yang mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam, ditemui ketika isitirahat di salah satu rumah makan di wilayah Sukra. Roby Sugara (28), pengendara sepeda motor yang juga hendak balik ke Jakarta, mengatakan, dirinya memilih perjalanan pada H+7, agar tidak merasa lelah. “Meski motor bisa menyalip sana-sini, tapi ketika kondisinya macet, malah lebih cape dan lelah. Akibat kelelahan itu, kitapun seringkali istirahat sehingga lama sekali sampai tujuan. Tapi kalau lancar, setidaknya tidak macet parah, rasa capepun tidak terlalu dan cepat sampai dirumah,” kata Roby. Hingga berita ini dirilis, pukul 20.00, tadi malam, arus balik kendaraan terus menyusut. Di sejumlah titik lokasi yang sebelumnya kerap terjadi penumpukan dan rayapan kendaraan cukup panjang, seperti Masjid Darussalam, Desa Bugel, Masjid Patrol serta pasarnya, dan pasar serta tikungan Eretan Wetan, Parean, SPBU Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur dan pertigaan termasuk masjid Nurul Huda, Desa Larangan, Kecamatan Kadanghaur, kini sudah tidak terlihat lagi. (kom)

Maghrib, diinformasikan oleh pihak sekolah bahwa Rizki meninggal dunia akibat paruparu basah kronis dari hasil tes dokter rumah sakit setempat.

Namun, jenazah baru dapat dipulangkan ke rumah orang tuanya setelah lima hari kemudian, tepatnya Sabtu (25/8) pukul 09.30 WIB. (sam)

Anak Membaik, Bapak Masih Kritis

FOTO : SAMSUL HUDA / RADAR INDRAMAYU FOTO KOMARUDIN KURDI / RADAR INDRAMAYU

FOTO : SAMSUL HUDA / RADAR INDRAMAYU

TINGGAL NAMA. Burhan saat memperlihatkan foto almarhum anaknya, Rizki Maulana (17).

LEBIH CEPAT. Seorang pemudik melintasi jalur alternatif dibawah kolong jembatan untuk menghindari macet dan memotong jarak.

Bayar Rp1000, Pangkas Jarak 6 Kilometer Pemudik Manfaatkan Terowongan Jembatan INDRAMAYU – Banyaknya media jalan di jalur pantura Kabupaten Indramayu yang ditutup petugas, membuat pengendara roda dua kesulitan menyebrang. Tidak ada infrastruktur penyebrangan jalan di sepanjang jalur pantura layaknya di kota-kota besar lainnya. Bagi warga yang hendak melewati jalur pantura terpaksa harus memutar arah lebih jauh hingga 6 kilometer. Melihat minimnya fasilitas umum di jalur pantura membuat puluhan warga Blok jembatan Maja Desa Larangan Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu memanfaatkan lorong jembatan yang dapat dilalui kendaraan roda dua dengan membuka jasa Rp1000/kendaraan. Pantauan Radar, Minggu (26/8) di lokasi, tampaknya fasilitas umum seperti terowongan jembatan pembatas antar Desa Celang dan Larangan yang terbilang kumuh ini menjadi daya tarik tersendiri dan rezeki bagi warga setempat. Puluhan warga sekitar dan para pemudik tampak melintasi jalur alternatif. Tak hanya mereka, aparat penegak hukum pun seperti TNI dan kepolisian ikut melintasi terowongan itu. Turunan tajam dan tanjakan tinggi, membuat warga saling bahu membahu pada saat proses turunan dan tanjakan. Kordinator lapangan (korlap) Casmin (50) penduduk setempat RT 15 RW 03, mengatakan, hal

ini berawal dari keresahan masyarakat sekitar yang mengeluhkan banyaknya peristiwa tabrakan, bahkan hingga memakan korban jiwa. Selepas lebaran median jalan dihalangi tolo-tolo serta kayu, rusak. ”Ide membuat jalur alternatif ini muncul, kebetulan sungai di bawah jembatan dalam keadaan kering akibat musim kemarau yang berkepanjangan di tahun ini, karena merasa prihatin melihat kondisi jalur pantura yang kerap sekali tejadi kecelakaan, terlebih lagi hari ini jalur pantura telah mengalami puncak arus balik,” ujar Casmin didampingi ponakannya Kuswato, kepada Radar. Lanjut Casmin, dirinya mengaku jasa yang dilakukan secara sukarela ini terhitung sejak empat hari lalu (Kamis, red). ”Demi keselamatan warga dan membantu warga setempat yang tengah terburu-buru dengan memutar arus melewati kolong jembatan, warga pun harus ekstra berhati-hati, karena jarak tanah dan tinggi jebatan hanya 2,5

meter. Jasa yang dilakukan oleh kami ini seikhlasnya, mulai dari Rp500 sampai Rp2000, karena kami di sini hanya membantu agar tidak terlalu jauh untuk memutar,” katanya. Menurutnya, jalan bawah terowongan jembatan ini lebih aman dan nyaman ketimbang harus menyeberang jalan. Salah seorang pemudik Suwandi (36) asal Jakarta, menuturkan, jalur alternatif via terowongan sangat membantu bagi pemudik asal Cirebon Menuju Jakarta. ”Info adanya terowongan ini berasal dari teman yang kedapatan tinggal di Indramayu, katanya ada jalur alternatif untuk memutar lebih cepat, kebetulan saya lewat Karangampel - Bunderan Mangga (simpang lima) dan diteruskan ke Lohbener, kemudian turun ke jembatan, dengan membayar jasa seikhlasnya, dari pada harus memutar hingga lingkar Widasari yang jaraknya hingga 5-6 Km ditambah lagi dengan panas terik matahari, mendingan mengeluarkan uang Rp1000,” tuturnya. (sam)

KANDANGHAUR – Sejak ditangani tim medis RS Sumber Waras Cirebon, keadaan Anhar (8), bocah korban semburan gas elpiji (LPG) asal Desa Eretan Wetan, Blok Prempu RT 04 RW 04, Kecamatan Kandanghaur, hingga kemarin, Minggu (26/8) sudah mulai membaik. Walaupun luka bakar mengenai seluruh wajah, tangan, dan kakinya, bocah laki-laki yang baru duduk di bangku kelas 2 SD ini, sudah bisa merespon keadaan. Tapi sebaliknya, kondisi sang bapak, Casna (40) yang semula dirawat intensif di RSUD Pantura MA Sentot Patrol, masih kritis. Sehingga, untuk menyelamatkan nyawanya, bapak tiga orang anak ini, lantas dirujuk ke RS Pelabuhan, Klayan, Cirebon. Casna dan Anhar, merupakan korban semburan gas LPG pada Jumat (24/8) lalu sekitar jam tujuh pagi. Selain keduanya, dua anak Casna yang lainnya yakni Arina (10) dan Ibnu (3) juga turut menjadi korban bahkan meregang nyawa akibat malapetaka itu. Arina tewas lebih dulu beberapa jam setelah kejadian saat dirujuk ke RS Sumber Waras Cirebon. Di RS yang sama, menyusul sang adik, Ibnu yang meninggal dunia sehari berikutnya atau Sabtu (25/8) sekitar pukul 10.22. “Saat ini kondisi Anhar sudah mulai stabil. Sedikitsedikit sudah bisa minum. Kalau dua hari sebelumnya, memang masih sangat kritis,” kata Wakil Direktur bidang pelayanan RS Sumber Waras Cirebon, dr Wawat Setiamiharja MARS saat dihubungi Radar via telepon. Oleh tim medis, Anhar ditempatkan di ruang perawatan di Pediatric Intensiv Care Unit (PICU). Ini karena, ia menderita combustio grade II dengan luka bakar mencapai 40 persen.

Anhar juga menderita luka bakar yang terdapat pada sekitar rongga pernafasan. Kekurangan cairan dan trauma inhalasi. “Setelah keadaannya stabil, rencananya akan dilakukan tindakan debridment atau pembersihan luka supaya tidak terjadi infeksi luas. Tinggal menunggu persetujuan pihak keluarganya saja,” terang dr Wawat. Membaiknya kondisi Anhar, dibenarkan sang paman, Casmin (35) yang ikut menjaganya selama dalam perawatan. “Matanya yang tertutup akibat melepuh, sekarang sudah bisa dibuka. Anhar sudah bisa mengenali ibunya dan keluarganya yang menjaga,” kata Casmin. Semula, ia mengaku sempat pesimis dengan kondisi keponakannya itu. Pasalnya, saat baru masuk RS dan menjalani perawatan, kondisinya sempat ngedrop dan tidak mampu merespon keadaan. “Malam kondisinya masih kritis. Anhar tidak bangun-bangun. Entah karena obat atau memang tubuhnya yang sangat lemah. Keluarga sempat panik. Tapi Alhamdulillah, sekarang kondisinya sudah membaik. Mudah-mudahan cepat sembuh. Mohon doanya kang,” ucapnya. Sementara itu dari keterangan yang dihimpun Radar, kondisi yang dialami Anhar juga diderita Casna sang bapak, yang sudah dirujuk di ruang ICU RS Pelabuhan Klayan Cirebon. Selain luka bakar serius pada bagian wajah, kedua tangan serta sekujur badan, pria yang sehari-harinya berjualan es balok ini juga mengalami gangguan saluran pernafasan. Bahkan, wajah Casna sulit dikenali lantaran berubah hitam akibat terpanggang api. (kho)

SUZUKI

DOUBLE PILIHAN

DP 2 JUTAAN

Atau

Hadiah 1 Juta lebih SSU Jari Sakti Dealer Termurah Se-Jawa Barat

Jl. Jend. Sudirman No. 36 Indramayu Telp. 0234-272928 Jl. Kesunean No. 31 Cirebon Telp. 0231-205854 Jl. P. Cakrabuana No. 12 Sumber Telp. 0231-8308833

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 H

kabupaten cirebon

Radar Cirebon Group

caruban

Sewa Lahan Terkendala Data Penerima

BLHD dan BKP5K Diundang Diskominfo SUMBER - Hari kedua kerja, Diskominfo kabupaten Cirebon menggelar acara halal bil halal, Jum’at (24/8). Acara tersebut merupakan ajang silaturahmi antar staf diskominfo kabupaten Cirebon. Turut hadir pula Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Daerah (BLHD), H Sono Suprapto SSos dan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Kabupaten Cirebon Ir H Rianto Adiputra, MM sebagai tetangga terdekat dari Diskominfo Kabupaten Cirebon. Kagiatan tersebut diisi dengan tausiah dan diakhiri dengan saling bermaafan. Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Drs Abraham Muhammad MSi mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan tali silaturahmi. Serta untuk menumbuhkan semangat kebersamaan agar dapat terjaga dengan baik. “Jika di dalam sebagai dapurnya sudah baik. Maka dapat memberikan aktualisasi diri dengan prestasi yang lebih baik,” ujarnya kepada Radar, Jum’at (24/8). Abraham menambahkan kegiatan siraman rohani merupakan hal yang rutin. Maka ketika terjadi pergantian kepemimpinan, Abraham berharap tradisi tersebut dapat tetap terjaga. Serta untuk mengingatkan bahwa kerja keras dapat berjalan dengan baik jika dibarengi dengan doa. “Berusaha dan berikhtiar. Ini kegiatan akbar, setiap bulan ada siraman rohani juga dari kita untuk kita dan oleh kita,” tandasnya. (swn)

foto: sri wahyu ningsih/radar cirebon

KLARIFIKASI. Pemerintah Waled Kota bersama komponen masyarakat memberikan penjelasan mengenai sewa lahan PG Tersana Baru.

Tantang Reformasi Birokrasi Legislatif Tidak Bisa Intervensi Keputusan Bupati

foto: nur via pahlawanita/ radar cirebon

DIBIARKAN. Sejumlah ruas jalan di wilayah Kaliwedi banyak yang rusak dan lapisan aspal mengelupas.

Jalan Rusak di Kaliwedi Belum Diperbaiki KALIWEDI - Jalan rusak masih banyak ditemukan di berbagai titik di wilayah Kabupaten Cirebon. Pantauan Radar Cirebon, hampir di sepanjang jalan di Kecamatan Kaliwedi mengalami kerusakan yang cukup parah, salah satunya saja Desa Kaliwedi Kidul, Blok I. Kondisi jalan tersebut terlihat rusak parah dan hingga saat ini belum pernah mendapatkan perbaikan dari pihak pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Amadi (50) warga setempat mengaku jalan tersebut sudah bertahun-tahun dalam kondisi rusak parah. “Wah ini sudah tahunan, tapi sampai sekarang belum pernah ada perbaikan,”singkatnya. Ketua RT 09, Atin mengaku ruas jalan yang ada di Desa Kaliwedi Kidul sebagian sudah ada yang diperbaiki dan masih banyak juga belum ada perbaikan. “Saya tidak tahu, kapan akan diperbaikinya. Keinginan warga sih agar perbaikan jalan bisa menyeluruh, karena sangat banyak yang masih rusak parah,’tuturnya. Kasi Perencanaan Tekhnik Dinas Bina Marga, Rahmat S mengaku belum mengetahui apakah jalan yang ada di desa tersebut sudah masuk dalam anggaran atau belum. Namun pihaknya menyarankan untuk menanyakannya langsung ke UPT setempat. “Untuk lebih jelasnya langsung ke UPT setempat saja mba, karena kita belum tahu apakah sudah masuk usulan ke dinas atau belum. Kalau anggaran ditahun 2012 hampir semuanya sudah diperbaiki, mungkin masuknya di tahun 2013,” katanya. (via)

12

PALIMANAN – Ditunjuknya Drs H Dudung Mulyana MSi se­bagai Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, diharapkan mampu menerapkan reformasi birokrasi secara utuh dan menyeluruh. Pasalnya, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) terbawa arus berbagai kepentingan politik, sehingga terpecah belah. “Ya, Plh Sekda harus bisa me­ ngembalikan birokrat kepada fitrahnya dan menyatukan seluruh PNS yang ada di Ka­ bu­paten Cirebon dalam rangka bersama-sama melayani ma­ syarakat,” ungkap Camat Pali­ manan Drs H Munangwar kepada Radar, kemarin. Kemudian, katanya, Plh Sekda harus bisa menjalankan asas Zaken Cabinet atau menempatkan pegawai struktural kepada jabatan yang sesuai

dengan keahlian, prestasi kerja dan kemampuan dalam membina masyarakat. Sehingga, kapasitasnya sebagai engine of reform berada paling depan dalam menguatkan reformasi birokrasi di tubuh pemerintahan Kabupaten Cirebon. “Sekda sebagai motor penggerak reformasi birokrasi tidak setengah hati dalam mengambil kebijakan terutama ketika mengatur para pegawai agar bisa ditempatkan sesuai dengan kemampuan dan keahliannya,” imbuhnya. Dijelaskan, ada beberapa poin yang menjadi dasar atau roh dari reformasi birokrasi. Pertama, restrukturisasi birokrasi, yakni penataan kembali Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak efektif dan produktif. Kedua, revitalisasi birokrasi yakni lebih memberdayakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) berikut anggotanya, dan yang ketiga adalah refungsionalisasi birokrasi, artinya para birokrat harus bekerja sesuai dengan

tugas pokok dan fungsinya ma­sing-masing secara nor­ matif. Serta mengedepankan manajemen rightsizing yakni pola penyederhanaan birokrasi pemerintahan yang terarah, akuntabel, efektif, efisien dan terdesentralisasi sehingga bisa hemat anggaran. “Polanya ramping struktur kaya fungsi,” jelasnya. Paling penting dan wajib dipahami oleh seluruh birokrat yang ada di Kabupaten Cirebon harus menjunjung tinggi falsafah Jawa “Mikul Nduwur Mendem Jero”, yang artinya harus menghormati jasa-jasa para leluhur, pendiri Cirebon, pemimpin Cirebon di masa lalu yang telah berjasa di berbagai bidang dan mengedepankan serta menjunjung tinggi kearifan lokal. “Kita sebagai manusia harus ingat kalau kita bukanlah siapa-siapa, adanya kita karena jasa para lelulur, pemimpin dan budaya kita sehingga sebagai generasi penerus harus menghormartinya agar dalam bertugas selamat dunia akherat,”

ucap pria yang juga aktivis Murkais Crisis Center. Sementara, Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Kabupaten Cire­ bon H Rakhmat SE me­nga­takan legislatif tidak punya wewenang untuk menantang keputusan yang telah diambil bupati Cirebon mengenai pengangkatan Kepala BKPPD Drs Dudung Mulyana MSi menjadi Plh Sekda. Dikatakan H Rakhmat, secara normatif Dudung sudah bisa dikatakan menjadi Sekda, sebab dari tahun sebelumnya, birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Cirebon riwayat orang yang menjabat sebagai Sekda adalah dari ketua BKPPD. ”Saya rasa sah dan wajar-wajar saja, karena sebelumnya juga yang menjadi Sekda adalah dari mantan BKPPD,”ujarnya. Ia juga mengharapkan, ke­ pada Plh Sekda yang baru, bisa mengawal reformasi biro­k rasi yang lebih baik di Pem­d a Kabupaten Cirebon, agar birokrasi bisa terlaksana dan berjalan dengan baik. (jun/via)

CIREBON - Kepala Desa Waled Kota, Aris Hermansyah mem­ban­ tah dugaan penye­lewengan uang sewa dari PT Pabrik Gula (PG) Tersana Baru Kecamatan Babakan. Bantahan tersebut terkait dengan protes yang dila­kukan salah satu pemilik lahan, H Agus Mulyana yang diberitakan Radar Cirebon edisi Minggu (26/8). Agus mengaku belum menerima uang sewa atas lahan seluas 0,2 hektar tersebut. Aris mengungkapkan dugaan penyelewengan uang sewa tersebut tidak benar. Menurutnya dana sewa belum dibayarkan kepada warga terkendala oleh data. Pasalnya PG Tersana Baru tidak menyertakan lampiran daftar penerima uang pada tahun 2012. “Apa yang di­ sampaikan tidak benar. Jika datanya sudah ada, dapat langsung diabayarkan. Permasalannya tidak ada data penerima, kami juga sudah mengkonfirmasikan hal tersebut ke PG Tersana Baru. Katanya nanti data akan dikirim tetapi sampai sekarang data belum dikirim,” ujarnya kepada Radar, kemarin (26/8). Aris menambahkan berdasarkan data pada tahun 2011, H Agus Mulyana tidak termasuk da­lam daftar penerima uang se­wa. Rincian data lahan yang di­se­ wakan tanah masyarakat seluas 1,2 hektar dengan nilai sewa Rp2,7 juta dan tanah desa 0,8 hektar dengan nilai sewa 1,8 juta. “Tanah masyarakat juga sebagian punya pak kuwu. Jika dilihat dari tahun 2011 untuk masyarakat sekitar Rp1,9 juta,” ujar Plh Sekertaris Desa, Rudiyana. Anggota BPD Waled Kota, Agung Insani menjelaskan ada­­ nya pemberitaan di media lang­ sung dikonfirmasikan kepada kuwu. Agung mengimbau kepa­ da masyarakat ketika ada per­ ma­salahan dapat menghubungi BPD. Pasalnya BPD merupakan lembaga desa yang siap untuk menjadi penengah ketika terjadi permasalahan di desa. “BPD siap menjadi penengah. Harusnya ke lembaga dulu, selama ini tidak ada masyarakat yang bertanya atau protes ter­ kait hal tersebut,” katanya, saat berkunjung ke Graha Pena Cirebon, tadi malam. Sementara itu, Ketua LSM Jaring Ma­syarakat Cirebon, Adang Ju­ handi berharap mengenai per­­ soalan yang terjadi di desa ter­ lebih dahulu dikonfrimasikan ke­pada pemerintah desa. Serta da­pat menciptakan kondisi desa yang kondusif dengan tidak mem­ provokasi masyarakat.(swn)

Nasib Bayi Tanpa Anus yang Masih Butuh Pertolongan

Perut Terus Membesar, Sulit Buang Air Besar Sudah 15 bulan Lukman Halim Sudrajat meraung kesakitan di bagian perut sebelah kiri. Balita kelahiran 27 Mei 2011 ini mengidap penyakit post colostomy ac atresia ani. Jenis penyakit ini tidak memiliki anus seperti balita normal. Kini, Lukman harus dioperasi dan butuh biaya tidak sedikit. ABDUL HAMID, Babakan PINTU kediaman pasangan Eka Sudrajat (35) dan Desi S (32) di Desa Kudukeras RT 02 RW 04, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon tertutup rapat kemarin

(26/8) pagi. Ketika diketuk, Sudrajat langsung membukakan pintu dan mempersilahkan masuk. Sambil terlihat kebingungan, Sudrajat menoreh ke arah kamar paling depan di kediamannya itu. Di sana, terlihat sosok balita berusia 1 tahun 3 bulan yang sedang tertidur. Balita ini putranya sendiri, Lukman Halim Sudrajat. Lukman tertidur pulas sambil mengemut puting susu buatan dari karet. Posisi tidurnya tidak terlentang, tapi menghadap ke sebelah kanan tubuhnya. Ketika direntangkan, ada lubang di perut sebelah kiri. Lubang tersebut ternyata anus buatan yang sudah dibentuk sedemikian rupa oleh tim medis rumah sakit. “Kalau mau buang air besar, Lukman suka meronta-ronta kesakitan dan menangis. Tapi kalau sedang tidak buang air besar, dia sangat periang,” kata Sudrajat

didampingi istrinya, Desi ketika ditemui di kediamannya. Ketika lahir, tubuh Lukman sebetulnya normal. Tapi ketika seminggu kemudian, ada kea­ne­ han. Perut Lukman terus mem­ besar, sementara tidak pernah buang air besar. Karena curiga, Sudrajat membawa Lukman untuk diperiksa di RSUD Waled yang berjarak sekitar 4 kilometer. “Lukman dirawat hampir satu bulan di RSUD Waled. Kemudian, oleh dokter divonis punya penyakit post colostomy ac atresia ani (tanpa anus). Sebagai tindakan medis, maka perut Lukman dikasih anus buatan berupa lubang kecil tempat keluarnya kotoran,” tutur Sudrajat. Hingga saat ini, anus buatan yang dibentuk sudah hampir menyempit. Akibatnya, untuk buang air besar, Lukman mengalami kesakitan luar

biasa. “Saya takut lubang buatan itu rata dengan kulit sehingga Lukman tidak bisa buang air besar. Kata dokter, Lukman harus segera dioperasi, minimal pada usia 6-8 bulan, Tapi sudah terlambat karena Lukman sekarang sudah berumur 15 bulan,” ucap Sudrajat. Pria yang berprofesi sebagai sopir angkot jurusan D-3 di Kota Cirebon ini mengaku sudah berupaya mencari jalan keluar untuk mengurangi biaya operasi lewat Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM). Namun, SKTM miliknya ditolak oleh rumah sakit. Sudrajat menceritakan, SKTM sebetulnya sudah didapatkan dan diajukan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon. “Setelah dapat SKTM, lalu diajukan ke UPT BBPPKB, kemudian ke kecamatan, lalu ke Puskesmas Babakan, Dinkes, RSUD Waled,

lalu direkomendasikan oleh dok­ ter bedah di RSUD Waled untuk dirujuk ke RSUD Gunung Jati. Nah, di sini mentok. RSUD Gunung Jati menolak surat rujukan dari dokter bedah RSUD Waled itu,” ungkapnya. Penghasilan Sudrajat yang pas-pasan dirasa tidak cukup un­tuk membiayai pengobatan pu­tranya. “Sekarang ini saya mohon kebijakan dari pemerintah. Saya sudah berusaha ke sana-ke sini, tapi ujung-ujungnya ditolak. Saya akan berusaha membuat SKTM baru, tapi pihak desa tetep saja keukeuh. Bahkan adu argumen dengan saya dan mengatakan kalau SKTM sekarang sudah tidak berlaku. Padahal kategori penyakit putra saya yakni post colostomy ac atresia ani masuk dalam kategori SKTM dan mendapatkan perawatan hingga operasi,” sesalnya. (*)

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 H

kabupaten cirebon

Radar Cirebon Group

caruban

Sewa Lahan Terkendala Data Penerima

BLHD dan BKP5K Diundang Diskominfo SUMBER - Hari kedua kerja, Diskominfo kabupaten Cirebon menggelar acara halal bil halal, Jum’at (24/8). Acara tersebut merupakan ajang silaturahmi antar staf diskominfo kabupaten Cirebon. Turut hadir pula Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Daerah (BLHD), H Sono Suprapto SSos dan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Kabupaten Cirebon Ir H Rianto Adiputra, MM sebagai tetangga terdekat dari Diskominfo Kabupaten Cirebon. Kagiatan tersebut diisi dengan tausiah dan diakhiri dengan saling bermaafan. Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Drs Abraham Muhammad MSi mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan tali silaturahmi. Serta untuk menumbuhkan semangat kebersamaan agar dapat terjaga dengan baik. “Jika di dalam sebagai dapurnya sudah baik. Maka dapat memberikan aktualisasi diri dengan prestasi yang lebih baik,” ujarnya kepada Radar, Jum’at (24/8). Abraham menambahkan kegiatan siraman rohani merupakan hal yang rutin. Maka ketika terjadi pergantian kepemimpinan, Abraham berharap tradisi tersebut dapat tetap terjaga. Serta untuk mengingatkan bahwa kerja keras dapat berjalan dengan baik jika dibarengi dengan doa. “Berusaha dan berikhtiar. Ini kegiatan akbar, setiap bulan ada siraman rohani juga dari kita untuk kita dan oleh kita,” tandasnya. (swn)

foto: sri wahyu ningsih/radar cirebon

KLARIFIKASI. Pemerintah Waled Kota bersama komponen masyarakat memberikan penjelasan mengenai sewa lahan PG Tersana Baru.

Tantang Reformasi Birokrasi Legislatif Tidak Bisa Intervensi Keputusan Bupati

foto: nur via pahlawanita/ radar cirebon

DIBIARKAN. Sejumlah ruas jalan di wilayah Kaliwedi banyak yang rusak dan lapisan aspal mengelupas.

Jalan Rusak di Kaliwedi Belum Diperbaiki KALIWEDI - Jalan rusak masih banyak ditemukan di berbagai titik di wilayah Kabupaten Cirebon. Pantauan Radar Cirebon, hampir di sepanjang jalan di Kecamatan Kaliwedi mengalami kerusakan yang cukup parah, salah satunya saja Desa Kaliwedi Kidul, Blok I. Kondisi jalan tersebut terlihat rusak parah dan hingga saat ini belum pernah mendapatkan perbaikan dari pihak pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Amadi (50) warga setempat mengaku jalan tersebut sudah bertahun-tahun dalam kondisi rusak parah. “Wah ini sudah tahunan, tapi sampai sekarang belum pernah ada perbaikan,”singkatnya. Ketua RT 09, Atin mengaku ruas jalan yang ada di Desa Kaliwedi Kidul sebagian sudah ada yang diperbaiki dan masih banyak juga belum ada perbaikan. “Saya tidak tahu, kapan akan diperbaikinya. Keinginan warga sih agar perbaikan jalan bisa menyeluruh, karena sangat banyak yang masih rusak parah,’tuturnya. Kasi Perencanaan Tekhnik Dinas Bina Marga, Rahmat S mengaku belum mengetahui apakah jalan yang ada di desa tersebut sudah masuk dalam anggaran atau belum. Namun pihaknya menyarankan untuk menanyakannya langsung ke UPT setempat. “Untuk lebih jelasnya langsung ke UPT setempat saja mba, karena kita belum tahu apakah sudah masuk usulan ke dinas atau belum. Kalau anggaran ditahun 2012 hampir semuanya sudah diperbaiki, mungkin masuknya di tahun 2013,” katanya. (via)

12

PALIMANAN – Ditunjuknya Drs H Dudung Mulyana MSi se­bagai Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, diharapkan mampu menerapkan reformasi birokrasi secara utuh dan menyeluruh. Pasalnya, Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) terbawa arus berbagai kepentingan politik, sehingga terpecah belah. “Ya, Plh Sekda harus bisa me­ ngembalikan birokrat kepada fitrahnya dan menyatukan seluruh PNS yang ada di Ka­ bu­paten Cirebon dalam rangka bersama-sama melayani ma­ syarakat,” ungkap Camat Pali­ manan Drs H Munangwar kepada Radar, kemarin. Kemudian, katanya, Plh Sekda harus bisa menjalankan asas Zaken Cabinet atau menempatkan pegawai struktural kepada jabatan yang sesuai

dengan keahlian, prestasi kerja dan kemampuan dalam membina masyarakat. Sehingga, kapasitasnya sebagai engine of reform berada paling depan dalam menguatkan reformasi birokrasi di tubuh pemerintahan Kabupaten Cirebon. “Sekda sebagai motor penggerak reformasi birokrasi tidak setengah hati dalam mengambil kebijakan terutama ketika mengatur para pegawai agar bisa ditempatkan sesuai dengan kemampuan dan keahliannya,” imbuhnya. Dijelaskan, ada beberapa poin yang menjadi dasar atau roh dari reformasi birokrasi. Pertama, restrukturisasi birokrasi, yakni penataan kembali Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak efektif dan produktif. Kedua, revitalisasi birokrasi yakni lebih memberdayakan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) berikut anggotanya, dan yang ketiga adalah refungsionalisasi birokrasi, artinya para birokrat harus bekerja sesuai dengan

tugas pokok dan fungsinya ma­sing-masing secara nor­ matif. Serta mengedepankan manajemen rightsizing yakni pola penyederhanaan birokrasi pemerintahan yang terarah, akuntabel, efektif, efisien dan terdesentralisasi sehingga bisa hemat anggaran. “Polanya ramping struktur kaya fungsi,” jelasnya. Paling penting dan wajib dipahami oleh seluruh birokrat yang ada di Kabupaten Cirebon harus menjunjung tinggi falsafah Jawa “Mikul Nduwur Mendem Jero”, yang artinya harus menghormati jasa-jasa para leluhur, pendiri Cirebon, pemimpin Cirebon di masa lalu yang telah berjasa di berbagai bidang dan mengedepankan serta menjunjung tinggi kearifan lokal. “Kita sebagai manusia harus ingat kalau kita bukanlah siapa-siapa, adanya kita karena jasa para lelulur, pemimpin dan budaya kita sehingga sebagai generasi penerus harus menghormartinya agar dalam bertugas selamat dunia akherat,”

ucap pria yang juga aktivis Murkais Crisis Center. Sementara, Ketua Fraksi Partai Hanura DPRD Kabupaten Cire­ bon H Rakhmat SE me­nga­takan legislatif tidak punya wewenang untuk menantang keputusan yang telah diambil bupati Cirebon mengenai pengangkatan Kepala BKPPD Drs Dudung Mulyana MSi menjadi Plh Sekda. Dikatakan H Rakhmat, secara normatif Dudung sudah bisa dikatakan menjadi Sekda, sebab dari tahun sebelumnya, birokrasi di Pemerintahan Kabupaten Cirebon riwayat orang yang menjabat sebagai Sekda adalah dari ketua BKPPD. ”Saya rasa sah dan wajar-wajar saja, karena sebelumnya juga yang menjadi Sekda adalah dari mantan BKPPD,”ujarnya. Ia juga mengharapkan, ke­ pada Plh Sekda yang baru, bisa mengawal reformasi biro­k rasi yang lebih baik di Pem­d a Kabupaten Cirebon, agar birokrasi bisa terlaksana dan berjalan dengan baik. (jun/via)

CIREBON - Kepala Desa Waled Kota, Aris Hermansyah mem­ban­ tah dugaan penye­lewengan uang sewa dari PT Pabrik Gula (PG) Tersana Baru Kecamatan Babakan. Bantahan tersebut terkait dengan protes yang dila­kukan salah satu pemilik lahan, H Agus Mulyana yang diberitakan Radar Cirebon edisi Minggu (26/8). Agus mengaku belum menerima uang sewa atas lahan seluas 0,2 hektar tersebut. Aris mengungkapkan dugaan penyelewengan uang sewa tersebut tidak benar. Menurutnya dana sewa belum dibayarkan kepada warga terkendala oleh data. Pasalnya PG Tersana Baru tidak menyertakan lampiran daftar penerima uang pada tahun 2012. “Apa yang di­ sampaikan tidak benar. Jika datanya sudah ada, dapat langsung diabayarkan. Permasalannya tidak ada data penerima, kami juga sudah mengkonfirmasikan hal tersebut ke PG Tersana Baru. Katanya nanti data akan dikirim tetapi sampai sekarang data belum dikirim,” ujarnya kepada Radar, kemarin (26/8). Aris menambahkan berdasarkan data pada tahun 2011, H Agus Mulyana tidak termasuk da­lam daftar penerima uang se­wa. Rincian data lahan yang di­se­ wakan tanah masyarakat seluas 1,2 hektar dengan nilai sewa Rp2,7 juta dan tanah desa 0,8 hektar dengan nilai sewa 1,8 juta. “Tanah masyarakat juga sebagian punya pak kuwu. Jika dilihat dari tahun 2011 untuk masyarakat sekitar Rp1,9 juta,” ujar Plh Sekertaris Desa, Rudiyana. Anggota BPD Waled Kota, Agung Insani menjelaskan ada­­ nya pemberitaan di media lang­ sung dikonfirmasikan kepada kuwu. Agung mengimbau kepa­ da masyarakat ketika ada per­ ma­salahan dapat menghubungi BPD. Pasalnya BPD merupakan lembaga desa yang siap untuk menjadi penengah ketika terjadi permasalahan di desa. “BPD siap menjadi penengah. Harusnya ke lembaga dulu, selama ini tidak ada masyarakat yang bertanya atau protes ter­ kait hal tersebut,” katanya, saat berkunjung ke Graha Pena Cirebon, tadi malam. Sementara itu, Ketua LSM Jaring Ma­syarakat Cirebon, Adang Ju­ handi berharap mengenai per­­ soalan yang terjadi di desa ter­ lebih dahulu dikonfrimasikan ke­pada pemerintah desa. Serta da­pat menciptakan kondisi desa yang kondusif dengan tidak mem­ provokasi masyarakat.(swn)

Reuni 46 Tahun, Semangat Tetap Muda PLERED - Dalam rangka menjaga tali silaturahmi dan persaudaraan para alumni SMA Negeri Cirebon angkatan tahun 1966, gelar reuni atau temu kangen di rumah H Masnedi, Trusmi Kulon, Plered. Ketua panitia reuni, H Eddy Suepardi mengatakan acara tersebut rutin diseleng­garakan tiap tahun sekali. Menurutnya, dengan bertemunya kawan-kawan lama semasa SMA, masamasa muda akan kembali terkenang dan semangat jiwa muda akan selalu ada. ”Sudah 46 tahun kita berpisah, dengan adanya reunian yang kami gelar ini maka tali silaturahmi akan tetap terjalin,”ujarnya. Dikatakannya, para alumni SMAN Cirebon angkatan 66 sudah menjadi pengusaha sukses, pejabat, mantan eselon 1 dan lain-lain. Demi mempererat tali silaturahmi, tak tanggung-tanggung para alumnus yang saat ini berdomisili di luar kota seperti Jakarta, Semarang dan Bandung rela datang. Pada kesempatan tersebut, di antara almuni yang datang adalah Rektor Unswagati Cirebon Dr H Djakaria Machmud SE SH MSi, mantan ketua DPRD Kabupaten Cirebon Maskub Buntoro dan lain-

lain. ”Pertemuan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami, mudah-mudahan ke depan acara ini terus terjalin,” ujarnya. Salah satu alumnus, Sirtufilaely W atau yang akrab disapa Tufi mengaku senang dengan diadakannya reunian tersebut, pasalnya tiap tahunnya ada saja salah satu rekannya yang telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. ”Kami semua sangat terharu dan senang, apalagi ditiap tahunnya ada saja salah satu sahabat kami yang dipanggil duluan. Semoga dengan digelarnya reuni ini, tali silaturahmi tetap terjaga dan kami diberi umur yang panjang supaya kami tetap menjaga tali silaturahmi ini,” ujarnya. Ditambahkannya, selain menggelar acara silaturahmi, para alumnus juga kompak untuk saling menyayangi dan memberikan perhatian ke sesama alumni lain seperti saat alumnus tersebut sedang sakit, maka bersama-sama menengoknya. Begitupula saat sedang susah, mereka bergotong royong untuk memberikan bantuan.(via/adv)

foto: nur via pahlawanita/ radar cirebon

JIWA MUDA. Para alumni yang sudah kakek dan nenek, tetap semangat menjalin silaturahmi.

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 H

KABUPATEN CIREBON

Radar Cirebon Group

13

caruban

Penggunaan Bahan Peledak Kewenangan Polri PALIMANAN – Dampak pengggunaan bahan peledak galian C di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon ditanggapi pengamat kebijakan publik Afif Rivai. Menurutnya, penggunaan alat peledak cukup membahayakan. Terkait dengan adanya dampak retaknya rumah warga, perlu segera diambil tindakan. “Harus segera diambil tindakan mengenai permasalan tersebut. Bisa berembuk dengan warga serta pengelola usaha galian C untuk solusi terbaik,” cetus mantan aktivis HMI Cirebon tersebut. vAfif menambahkan dampak dari penggunaan alat peledak tidak hanya merugikan rumah warga. Akan tetapi juga berdampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, pelanggaran jam operasional kerja yang menggangu istirahat warga juga perlu diperhatikan. “Oleh karenanya pengusaha tersebut berada di lingkungan warga, maka perlu memperhatikan pula kebutuhan warga, seperti waktu jam operasional yang tidak sampai larut malam. Jika tidak perlu adanya tindakan secara tegas,”tegasnya. Sementara itu Camat Palimanan Drs H Munangwar MSi mengungkapkan dampak dari peledakan merupakan kewenangan dari Polri. Sementara untuk masalah sosial sesuai dengan UU tentang Coorporate Social Responsibity. Perlu adanya kepedulian sosial bagi masyarakat setempat dari pengusaha atau perusahaan yang bersangkutan. Sebab lokasi pengelolaanya berada di wilayah administratif pemerintahan Desa Kepuh. Dengan pola bottom up (dari bawah ketas) sesuai dengan Perda Kabupaten Cirebon No 17 th 2011 tentang RTRW. Munangwar menambahkan sebelumnya sudah ada surat pernyataan bersama. pada saat kunjungan Komisi 3 DPRD yang diwakili oleh Aidin Tamim SPdI. Dengan melibatkan tiga unsur yakni pengusaha, masyarakat dan pemerintah desa serta unsur muspika Palimanan. “Masalah peledakan porsinya Polri jadi no comment. Akan tetapi dulu sudah ada pernyataan bersama,” ucapnya. (swn)

Foto : sri wahyu ningsih/radar Cirebon

NORMAL. Tampak aktivitas pedagang pasar Pasaralan pada Minggu (26/8) masih seperti biasa, tak terpengaruh penetapan relokasi oleh Pemkab Cirebon.

Somasi Belum Dijawab Pedagang Pasar Pasalaran akan Demonstrasi Besar-besaran PLERED – Sehari menjelang pe­netapan relokasi ke pasar darurat, Minggu (26/8), aktivitas pedagang Pasar Pasalaran ter­ pantau normal. Mereka te­tap berjualan seperti biasa. Se­dang­ kan pembuatan pasar darurat

dari bambu di area terminal We­ru, sudah rampung. Rencana relokasi hari ini (27/8), disinyalir akan tertunda. Ketua Lembaga Masyarakat Pasar Pasalaran, Us Us Ruchyat mengungkapkan hingga H-1 penetapan relokasi oleh Pemda, belum ada jawaban atas somasi yang sudah dilayangkan. “Aktivitas pedagang normal seperti biasa. Tidak terpengaruh dengan berita yang berkembang di luar,” katanya kepada Radar, kemarin (26/8). Dalam surat somasi kedua yang

dilayangkan oleh kuasa hukum pedagang Pasar Pasalaran yakni Badan Advokasi Hukum dan HAM, Kosgoro 1957 menyebutkan bahwa tanggal 13 Agustus 2012 bertempat di Jalan Raya Plumbon Kabupaten Cirebon dalam acara buka puasa bersama, Akbar Tanjung menitipkan Pak Us Us selaku pengurus Ikatan Pedagang Pasalaran Weru (IP3W) kepada Wakil Bupati, Ason Sukasa. “Pak Ason saya titip Pak Us Us dan Pasar Pasalaran ya,” kata Akbar Tanjung, saat itu.

Isi surat somasi juga mene­ rang­­­kan, apabila Pemerintah Ka­­bupaten Cirebon memaksakan ke­­­hendak untuk renovasi pasar dan relokasi pedagang, maka pa­ra pe­dagang dengan sangat ter­paksa akan mengadakan demonstrasi besar-besaran dengan mendapat dukungan dari masyarakat, LSM dan ma­­hasiswa. Tuntutannya, Pe­me­rintah Kabupaten Cire­bon me­ninjau kembali rencana re­ novasi pasar dan relokasi para pedagang sampai dengan 2018. Sesuai dengan hak guna pakai

yang dimiliki oleh pe­da­gang untuk menghindari demonstrasi besarbesaran yang akan berdampak pada terganggunya roda peme­ rintahan dan perekonomian Ka­ bupaten Cirebon. “Kami tidak mengharapkan ada­nya demonstrasi besar, akan tetapi hal tersebut merupakan langkah akhir di samping jalur hukum yang ditempuh,” ujar kuasa hukum pedagang Pasar Pasalaran Endang Sutarsih SH didampingi oleh Nurdin Abdullah SH. (swn)

Bantuan PUAP Diduga Dikorupsi

foto: mohamad junaedi/ radar cirebon

MEMANTAU. Muspika Palimanan melihat langsung proses pilwu Panongan.

Istri H Satori Menang Pilwu PALIMANAN – Calon Kuwu De­sa Panongan Kecamatan Pa­limanan nomor urut 4 Hj Rus­mini berhasil memenangkan pemilihan kuwu desa tersebut, setelah memperoleh suara ter­ba­nyak yakni 1904 suara. Berkat kemenangan ini, otomatis ia berhak menduduki jabatan Kuwu Desa Panongan hingga 6 tahun mendatang. Sementara, calon yang men­dapat jumlah suara ter­banyak ke­dua adalah Ade Sukirman (ca­lon kuwu nomor 2) dengan 842 suara, Sri Rukhaena dengan 479 suara dan yang terakhir adalah Hasan Bisri dengan 126 suara. Perlu diketahui Hj Rusmini adalah istri dari H Satori anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi PKS. Menurut Ketua Panitia Pemi­lihan Kuwu Desa Panongan, He­rianto SPd jumlah daftar pe­mi­lih tetap tercacat oleh panitia sebesar 4154 orang, terdiri dari 2079 daftar pemilih tetap laki-laki dan 2075 perempuan. “Al­ham­dulillah animo masyarakat sangat tinggi. Terbukti hingga pukul 13.00 jumlah suara yang masuk ke kotak suara sebanyak 3650 kertas suara,” tuturnya sata didampingi Ketua BPD Panongan H Sugianto. Pihaknya berharap, hasil pil­­wu ini bisa mendatangkan ke­­maslahatan bagi seluruh ma­sya­rakat Desa Panongan dan bisa me­lanjutkan pem­ba­ngunan di de­sa. “Ini babak ba­r u bagi Desa Pa­nongan, mu­dah-mudahan ini yang terbaik,” ucapnya. Sementara, Kasi Pemerintahan Kecamatan Palimanan Permana Iswara mengatakan pilwu Desa Panongan sudah menempuh prosedur yang berlaku sehingga berjalan lancar pada saat hari H. “Alhamdulillah terbukti dari antusiasme masyarakat yang memilih,” pungkasnya. (jun)

WALED - Sejumlah petani di Desa Waled Kota, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon merasa gerah terhadap bantuan langsung masyarakat pengembangan usaha agribisnis perdesaan (BLM-PUAP) tahun 2011 yang diduga dikorupsi oleh kepala desa setempat. Bantuan yang dicairkan selama tiga termin ini nilainya sebesar Rp100 juta dan mengendap di tangan kepala desa Waled Kota. “BLM-PUAP ini diperuntukkan kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Damai Desa Waled Kota Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Banyak petani yang mela­ porkan kepada saya. Mereka bilang kalau Gapoktan Tani Damai itu adalah fiktif. Kalau pun memang ada Gapoktan tersebut, harusnya para petani di Desa Waled Kota ikut dilibatkan. Kemudian dapat uang dari BLM-PUAP tersebut. Tapi nyatanya hingga sekarang tidak ada,” tutur salahsatu tokoh masyarakat Desa Waled Kota yang mengaku menerima keluhan dari para petani, Drs H Agus Mulyana C MPd kepada Radar, Minggu (26/8). Agus menjelaskan, dari berita acara yang di dalamnya terdapat surat perjanjian kerjasama antara Kemenpera RI dengan Gapoktan Tani Damai, terdapat beberapa nama petani di Desa Waled Kota. Namun, nama-nama yang tertera tidak menerima bentuk bantuan tersebut. “Nama-nama petani yang dilampirkan memang benar. Tapi mereka tidak menerima bantuan BLM-PUAP sepeserpun dari Pak Kepala Desa Waled Kota. Justru para petani menanyakan kepada

saya sebagai tokoh masyarakat kapan mereka dapat bantuan dari pemerintah,” tegasnya. Pria berkumis ini mengaku sudah menanyakan kepada Ketua Gapoktan Tani Damai yang tertera pada perjanjian kerjasama bernama Indrayana. Dari keterangan Indrayana, Agus menyatakan kalau BLM-PUAP sudah dicairkan untuk dua termin. Yang pertama nilainya Rp50 juta, dan kedua adalah Rp36 juta. “Tadinya akan dicairkan cermin ketiga sebesar Rp14 juta. Tapi berhubung banyak masyarakat yang menanyakan, akhirnya dari pemerintah bantuan termin ketiga tidak dicairkan. Mungkin ditahan dulu oleh Dinas Kehutanan, Perkebunan, Peternakan, dan Pertanian Kabupaten Cirebon. Bahkan menurut Indrayana, dana yang sudah dicairkan diberikan kepada istri Kepala Desa Waled Kota. Padahal kan kalau ada ban­tuan, seharusnya langsung ditangani oleh Gapoktan sendiri. Kepala Desa tidak boleh turut campur,” terang pria yang punya Toyota Rush ini. Agus menceritakan, tidak ha­ nya bantuan BLM-PUAP. Ada ju­ga bantuan peternakan dari pemerintah yang disalahgunakan. Bantuan tersebut berupa ternak kambing sebanyak 30 ekor. Menurut Agus, ketika ada pemeriksaan dari pemerintah, ada 30 kambing di kandang yang sudah dibuat. Tapi kemudian setelah pemeriksaan tersebut selesai, kambing kembali dijual oleh kepala desa Waled Kota. “Ini kan bukti kalau kepala desa

sudah menyalahgunakan bantuan pemerintah? Harusnya, kalau ada bantuan, masyarakat bisa merasakan dan disejahterakan. Bukan untuk kepentingan pribadi, sedangkan masyarakat terluntalunta dan sengsara,” jelasnya. Soal lahan yang digunakan untuk bantuan peternakan 30 kambing, Agus mengatakan berasal dari sewa masyarakat. “Lahan untuk ternak kambing adalah dari hasil sewa. Tapi sampai sekarang tidak ada aktivitas peternakan di sana. Yang ada hanya kandang kosong tak terawat,” katanya. Terpisah, salahsatu petani, Wasjono (50) mengaku sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah. Sebab, saat ini masuk dalam musim kemarau sehingga lahan persawahan miliknya sangat membutuhkan air melimpah. “Denger-denger sih ya ada banduan dari pemerintah. Tapi sekarang belum kami terima,” ungkapnya. Soli (38), petani Desa Waled Kota juga mempertanyakan bantuan dari pemerintah. “Ya kalau bisa sih bantuan segera datang. Soalnya kita sudah capek untuk ngebor air. Butuh biaya banyak. Sedangkan saya sendiri tak punya modal untuk mengolah sawah. Tapi, kalau ada bantuan dari pemerintah, saya siap menggadaikan sertifikat sawah saya,” ungkapnya sedih. Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Waled Kota, Aris Hermansyah mengatakan, sebetulnya proses pengajuan BLM-PUAP sudah ditempuh dengan prosedur yang benar. Begitu pula dengan proses pencairannya. (mid)

Foto : sri wahyu ningsih/radar cirebon

SAMBUTAN. Direktur AKMI Suaka Bahari, Asep Rahmat SH memberikan sambutan di hadapan alumni AKMI.

AKMI Gelar Reuni Akbar CIPERNA – Akademi Miritim Suaka Bahari menggelar reuni akbar, berlangsung di kampus setempat, Jl Jendral Sudirman 156 Ciperna, Sabtu (25/8). Turut hadir Direktur AKMI Suaka Bahari, Asep Rahmat SH dan Ade Rukma SSos MM. Dalam sambutannya Asep me­ ng­ung­kapkan kegiatan tersebut se­ba­gai ajang silaturhami sekaligus momen menyatukan visi dan misi. Serta membentuk karakter yang mempunyai nilai jual lebih tinggi. “Standar AKMI baik pelayanan dan SDA merupakan standar in­ter­nasional. Di mana momen se­perti ini dapat membangkitkan semangat kebersamaan dalam me­rintis AKMI Suaka menjadi satu kesatuan yang utuh,” paparnya. Ketua panitia reuni akbar dan silaturahim AKMI Suaka Bahari, Abdul Majid menjelaskan sekitar 3.500 alumni tersebar dan terserap di perusahaan pelayaran nasional dan internasional serta instansi lain seperti TNI, perhubungan dan kepolisian.

Sehingga sekitar 90 persen lulusan AKMI dapat bekerja dengan jaringan seniornya. Sesuai dengan tujuan dari reuni di antaranya meningkatkan ker­ja­ sama antar alumni khususnya da­ lam info peluang kerja, kerjasama dengan lembaga agar lulusan AKMI bisa diserap oleh alumni, memilih ketua corps alumni AKMI yang baru, yaitu Oboy Subari se­ bagai ketua dan Dudi Rohaedi mas­ter marine engenring sebagai wakil ketua dan mengesahkan or­ganisasi Seaman Auto Club Alumni Akmi, serta membuat mess alumni AKMI di Batam, Jakarta, Surabaya dan Singapura. “Dengan demikian maka da­ pat ditarik kesimpulan, AKMI mam­p­u membantu pemerintah da­lam bidang dunia kerja. Ter­bukti banyaknya lulusan AKMI yang sudah jadi pelaut di kapal-kapal besar dengan jabatan yang tinggi di antaranya capten ka­pal dan master engeniring. Ini se­bagai awal agar setiap tahun terselenggara acara serupa,” tuturnya. (swn/opl)

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 H

KABUPATEN CIREBON

Radar Cirebon Group

13

caruban

Penggunaan Bahan Peledak Kewenangan Polri PALIMANAN – Dampak pengggunaan bahan peledak galian C di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon ditanggapi pengamat kebijakan publik Afif Rivai. Menurutnya, penggunaan alat peledak cukup membahayakan. Terkait dengan adanya dampak retaknya rumah warga, perlu segera diambil tindakan. “Harus segera diambil tindakan mengenai permasalan tersebut. Bisa berembuk dengan warga serta pengelola usaha galian C untuk solusi terbaik,” cetus mantan aktivis HMI Cirebon tersebut. vAfif menambahkan dampak dari penggunaan alat peledak tidak hanya merugikan rumah warga. Akan tetapi juga berdampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, pelanggaran jam operasional kerja yang menggangu istirahat warga juga perlu diperhatikan. “Oleh karenanya pengusaha tersebut berada di lingkungan warga, maka perlu memperhatikan pula kebutuhan warga, seperti waktu jam operasional yang tidak sampai larut malam. Jika tidak perlu adanya tindakan secara tegas,”tegasnya. Sementara itu Camat Palimanan Drs H Munangwar MSi mengungkapkan dampak dari peledakan merupakan kewenangan dari Polri. Sementara untuk masalah sosial sesuai dengan UU tentang Coorporate Social Responsibity. Perlu adanya kepedulian sosial bagi masyarakat setempat dari pengusaha atau perusahaan yang bersangkutan. Sebab lokasi pengelolaanya berada di wilayah administratif pemerintahan Desa Kepuh. Dengan pola bottom up (dari bawah ketas) sesuai dengan Perda Kabupaten Cirebon No 17 th 2011 tentang RTRW. Munangwar menambahkan sebelumnya sudah ada surat pernyataan bersama. pada saat kunjungan Komisi 3 DPRD yang diwakili oleh Aidin Tamim SPdI. Dengan melibatkan tiga unsur yakni pengusaha, masyarakat dan pemerintah desa serta unsur muspika Palimanan. “Masalah peledakan porsinya Polri jadi no comment. Akan tetapi dulu sudah ada pernyataan bersama,” ucapnya. (swn)

Foto : sri wahyu ningsih/radar Cirebon

NORMAL. Tampak aktivitas pedagang pasar Pasaralan pada Minggu (26/8) masih seperti biasa, tak terpengaruh penetapan relokasi oleh Pemkab Cirebon.

Somasi Belum Dijawab Pedagang Pasar Pasalaran akan Demonstrasi Besar-besaran PLERED – Sehari menjelang pe­netapan relokasi ke pasar darurat, Minggu (26/8), aktivitas pedagang Pasar Pasalaran ter­ pantau normal. Mereka te­tap berjualan seperti biasa. Se­dang­ kan pembuatan pasar darurat

dari bambu di area terminal We­ru, sudah rampung. Rencana relokasi hari ini (27/8), disinyalir akan tertunda. Ketua Lembaga Masyarakat Pasar Pasalaran, Us Us Ruchyat mengungkapkan hingga H-1 penetapan relokasi oleh Pemda, belum ada jawaban atas somasi yang sudah dilayangkan. “Aktivitas pedagang normal seperti biasa. Tidak terpengaruh dengan berita yang berkembang di luar,” katanya kepada Radar, kemarin (26/8). Dalam surat somasi kedua yang

dilayangkan oleh kuasa hukum pedagang Pasar Pasalaran yakni Badan Advokasi Hukum dan HAM, Kosgoro 1957 menyebutkan bahwa tanggal 13 Agustus 2012 bertempat di Jalan Raya Plumbon Kabupaten Cirebon dalam acara buka puasa bersama, Akbar Tanjung menitipkan Pak Us Us selaku pengurus Ikatan Pedagang Pasalaran Weru (IP3W) kepada Wakil Bupati, Ason Sukasa. “Pak Ason saya titip Pak Us Us dan Pasar Pasalaran ya,” kata Akbar Tanjung, saat itu.

Isi surat somasi juga mene­ rang­­­kan, apabila Pemerintah Ka­­bupaten Cirebon memaksakan ke­­­hendak untuk renovasi pasar dan relokasi pedagang, maka pa­ra pe­dagang dengan sangat ter­paksa akan mengadakan demonstrasi besar-besaran dengan mendapat dukungan dari masyarakat, LSM dan ma­­hasiswa. Tuntutannya, Pe­me­rintah Kabupaten Cire­bon me­ninjau kembali rencana re­ novasi pasar dan relokasi para pedagang sampai dengan 2018. Sesuai dengan hak guna pakai

yang dimiliki oleh pe­da­gang untuk menghindari demonstrasi besarbesaran yang akan berdampak pada terganggunya roda peme­ rintahan dan perekonomian Ka­ bupaten Cirebon. “Kami tidak mengharapkan ada­nya demonstrasi besar, akan tetapi hal tersebut merupakan langkah akhir di samping jalur hukum yang ditempuh,” ujar kuasa hukum pedagang Pasar Pasalaran Endang Sutarsih SH didampingi oleh Nurdin Abdullah SH. (swn)

AKMI Gelar Reuni Akbar

foto: mohamad junaedi/ radar cirebon

MEMANTAU. Muspika Palimanan melihat langsung proses pilwu Panongan.

Istri H Satori Menang Pilwu PALIMANAN – Calon Kuwu De­sa Panongan Kecamatan Pa­limanan nomor urut 4 Hj Rus­mini berhasil memenangkan pemilihan kuwu desa tersebut, setelah memperoleh suara ter­ba­nyak yakni 1904 suara. Berkat kemenangan ini, otomatis ia berhak menduduki jabatan Kuwu Desa Panongan hingga 6 tahun mendatang. Sementara, calon yang men­dapat jumlah suara ter­banyak ke­dua adalah Ade Sukirman (ca­lon kuwu nomor 2) dengan 842 suara, Sri Rukhaena dengan 479 suara dan yang terakhir adalah Hasan Bisri dengan 126 suara. Perlu diketahui Hj Rusmini adalah istri dari H Satori anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi PKS. Menurut Ketua Panitia Pemi­lihan Kuwu Desa Panongan, He­rianto SPd jumlah daftar pe­mi­lih tetap tercacat oleh panitia sebesar 4154 orang, terdiri dari 2079 daftar pemilih tetap laki-laki dan 2075 perempuan. “Al­ham­dulillah animo masyarakat sangat tinggi. Terbukti hingga pukul 13.00 jumlah suara yang masuk ke kotak suara sebanyak 3650 kertas suara,” tuturnya sata didampingi Ketua BPD Panongan H Sugianto. Pihaknya berharap, hasil pil­­wu ini bisa mendatangkan ke­­maslahatan bagi seluruh ma­sya­rakat Desa Panongan dan bisa me­lanjutkan pem­ba­ngunan di de­sa. “Ini babak ba­r u bagi Desa Pa­nongan, mu­dah-mudahan ini yang terbaik,” ucapnya. Sementara, Kasi Pemerintahan Kecamatan Palimanan Permana Iswara mengatakan pilwu Desa Panongan sudah menempuh prosedur yang berlaku sehingga berjalan lancar pada saat hari H. “Alhamdulillah terbukti dari antusiasme masyarakat yang memilih,” pungkasnya. (jun)

foto: ist/ radar cirebon

BAHAGIA. Kenangan saat masih duduk di bangku SMP, muncul kembali saat berkumpul dalam acara temu kangen.

Temu Kangen Alumni 82 SMPN 2 Cirebon CIREBON – Dalam rangka men­­jalin tali silaturahmi, pa­ ra alumni SMP Negeri 2 Kota Cirebon angkatan tahun 1982, menyelanggarakan acara temu kangen dan halal bi halal bertempat di sekolah tersebut, Rabu (22/8). Ketua panitia Drs Abraham Muhammad MSi mengatakan reuni kali ini merupakan kali pertama dilakukan setelah 30 tahun lulus sekolah kemudian berpisah karena melanjutkan ke sekolah favorit masingma­sing individu. “Saya ingin men­coba menjalin kembali tali silaturahmi yang selama 30

tahun terputus,” katanya. Dari ratusan alumni SMP Negeri 2 Kota Cirebon yang lulus, hampir 75 persen hadir. Hal ini menunjukkan tingkat antusiasme para alumni untuk melakukan reuni masing tinggi, terutama mereka yang masih berdomisili di wilayah Cirebon dan sekitarnya. “Saya sangat bersyukur rekan-rekan banyak yang hadir,” ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon ini. Selain ramah tamah, pada acara tersebut diadakan kegi­ a­tan sosial berupa pemberian

santunan kepada rekan-rekan sesama alumni yang kurang ber­u ntung. Kemudian, pe­ milihan ketua paguyuban alum­n i SMP Negeri 2 Kota Cirebon. “Alhamdulillah saya terpilih sebagai ketuanya,” ungkapnya. Selain Abraham, hadir juga man­tan Kapolres Cirebon Moh Ramdani yang merupakan rekan satu kelas dia semasa duduk di bangku SMP. Kemudian, bakal calon Wali Kota Cirebon Eeng Carli juga hadir meramaikan acara temu kangen dan halal bi halal alumni SMP Negeri 2 Kota Cirebon angkatan 1982. (jun/adv)

CIPERNA – Akademi Miritim Suaka Bahari menggelar reuni akbar, berlangsung di kampus setempat, Jl Jendral Sudirman 156 Ciperna, Sabtu (25/8). Turut hadir Direktur AKMI Suaka Bahari, Asep Rahmat SH dan Ade Rukma SSos MM. Dalam sambutannya Asep me­ ng­ung­kapkan kegiatan tersebut se­ba­gai ajang silaturhami sekaligus momen menyatukan visi dan misi. Serta membentuk karakter yang mempunyai nilai jual lebih tinggi. “Standar AKMI baik pelayanan dan SDA merupakan standar in­ter­nasional. Di mana momen se­perti ini dapat membangkitkan semangat kebersamaan dalam me­rintis AKMI Suaka menjadi satu kesatuan yang utuh,” paparnya. Ketua panitia reuni akbar dan silaturahim AKMI Suaka Bahari, Abdul Majid menjelaskan sekitar 3.500 alumni tersebar dan terserap di perusahaan pelayaran nasional dan internasional serta instansi lain seperti TNI, perhubungan dan kepolisian.

Sehingga sekitar 90 persen lulusan AKMI dapat bekerja dengan jaringan seniornya. Sesuai dengan tujuan dari reuni di antaranya meningkatkan ker­ja­ sama antar alumni khususnya da­ lam info peluang kerja, kerjasama dengan lembaga agar lulusan AKMI bisa diserap oleh alumni, memilih ketua corps alumni AKMI yang baru, yaitu Oboy Subari se­ bagai ketua dan Dudi Rohaedi mas­ter marine engenring sebagai wakil ketua dan mengesahkan or­ganisasi Seaman Auto Club Alumni Akmi, serta membuat mess alumni AKMI di Batam, Jakarta, Surabaya dan Singapura. “Dengan demikian maka da­ pat ditarik kesimpulan, AKMI mam­p­u membantu pemerintah da­lam bidang dunia kerja. Ter­bukti banyaknya lulusan AKMI yang sudah jadi pelaut di kapal-kapal besar dengan jabatan yang tinggi di antaranya capten ka­pal dan master engeniring. Ini se­bagai awal agar setiap tahun terselenggara acara serupa,” tuturnya. (swn/opl)

Foto : sri wahyu ningsih/radar cirebon

SAMBUTAN. Direktur AKMI Suaka Bahari, Asep Rahmat SH memberikan sambutan di hadapan alumni AKMI.

SENIN PON 27 AGUSTUS 2012 / 9 SYAWAL1433 H

AC EVAKUASI TEKHNIK Panggilan perbaikan / pemasangan/persewaan/ jual beli/ bongkar pasang/ service cuci AC,kulkas,mesin cuci, TV, DVD, dll.Bergaransi. JL.Evakuasi No.68 Crb.Tlp.0231- 3309628 / 081931242445 Cr 27-26/9 MITRA TEHNIK, menerima panggilan u/ b.pasang Perbaikan,Perawatan, jual beli persewaan AC/mcm2 pendingin, pembuatan cold storage, service smua jenis elektronik & m.cuci, sedia AC 2nd 1/2PK-2PK. Jl. Sekar Kemuning No. 35 Crb. Telp. cr, 27-26/9 082127012182 / 08179080855

IKLAN CILIK

KABAR GEMBIRA UNTUK WIRAUSAHA UKM KREDIT & TAKE OVER 1. Cirebon Kuningan Indramayu Rajagaluh dg jmnn akte, srtfkt/AJB 20jt-500jt 2. Syrt copy KTP suami/istri, KK, surat kwn, PBB, jmnan proses 2-7 hr 3. Bsr pencairan 70% dr nilai rmh / 50% dr tnh kosong 4. BPKB mobil ‘82/motor Honda 96 keatas/angkot 5. Crb: Jl. Arya Kiban no.381 - dpn SMA Kristen Cipto Kop UKM/Kng: Dpn Yogya / gedung Pepabri Hub. 081320267161

Radar Cirebon Group

LAUNDRY

KOYO ANTI TOXIN Menghilangkan racun/toxin & mengembalikan kebugaran tubuh Anda melalui kaki Pemesanan Hub: 0231-3332221

GORDYN

LEMBAGA PENDIDIKAN

BAJU ANAK

BLACK BLUE OBAT LELAKI herbal BUKTIKAN yang ASLI HUBUNGI: 087728718351 24 Jam antar Gratis Sedia Cosmetic Import Dll

AHLI BANGUNAN INTERIOR

MORINDO G DESIGN Bgn rmh dll dijamin berkualitas baik. renovasi lama mnjd cantik, kokoh & bergaya minimalis. design disesuaikan budget anda. tt ltk dirancng dg hongsui & terima Design,RAB/IMB, pnglmn 17 th, konsltsi grtis T.0231-203265, 0818238088

LISTRIK TM ELECTRIC - MITRA RESMI PLN Terima pasang baru listrik, Naik/turun daya, atasi gangguan, konsultasi/design dan perawatan listrik rumah/kantor/ gedung/pabrik, perluasan jaringan, tambah tiang, jaminn instalasi, jual paket kantong listrik. Didukung peralatan canggih dan pekerja professional, kompeten dan bersertifikasi. Call/SMS 24 jam-Kami datang ke tempat anda

SUMBER KARYA Mnrm Psnn KONTRUKSI RMH/GDNG : Baja IWF(Barat), Baja Ringan, Plafond, Kanopi, Folding Gate, Handerson, Pintu Pengman, Macam2 Stainles & Pagar Besi. Hub: 081324200515 / 081564669845 18-3/9

SPIRITUAL

0231-226622 / 085224622933

JAMU

MOBIL DISEWAKAN

MAJAKANI Perapat 3in1 = melancarkan menstruasi,mnymbhkn kputhn, mnghlngkn bau tdk sdp pd organ vital wanita, mnngktkn gairah pasutri, mngncngkn otot terutama bagi ibu stlh mlhrkn. POM TR : 033 429 701. beli di toko jamu trdkt. Hub/ Cr 15-15/9 sms ke 081314103848

JT RENTAL Menyewakan mobil terbaru: Grand Livina, Innova, Jazz, Sirion, Terrios, Avanza, Xenia, Mobil pengantin, paham DKI, Oceh. Hub: Jl Sitameng 4 No. 99 Pecilon Crb T. 0231-3311260 / 087829662336

PIJAT TOUR & TRAVEL

C AT E R I N G K E S E H ATA N

BUDI SENTOSA PIJAT Melayani pijat khusus panggilan ke Hotel/ Rumah & kost. Tarip terjangkau,tenaga terlatih dan berpengalaman Budi 0231 7310969, 08882264199

AIR MINUM

SALON

CUCI SOFA KOMPUTER PELANGSING ALAT KESEHATAN

ELEKTRONIK SEKOLAH TV KABEL

ALAT MUSIK

FOTOCOPY

P E L AT I H A N

RAMBUT Apakah Rambut Anda...

KEMERAHAN/BERUBAN/ RONTOK/PECAH2/BERKETOMBE? SHAMPOO HERBAL SOLUSINYA

IKAN

HUB. 0231-3332221

ATA P

Perubahan terlihat hanya dalam 10 menit

SELULER

PELUANG USAHA

KOST BENGKEL LAS

BUTUH DANA

TERIMA kost u/ kary/ti, Wirasari 9 no.18, bangunan baru, kamar mandi dalam, AC, parkir luas, dekat pusat pendidikan, grage mall, GTC dan pasar. Hub. 081395510805 / 085320797008

Terima kost harian, mingguan, bulanan, tahunan. Nyaman, bersih, tengah kota. Fas: AC & non AC, dapur, R. Tamu, taman, garasi, R. Makan, kantin, TV, kulkas, minum. MENYAMBUT LEBARAN KOST HARIAN DAPAT SARAPAN PAGI.

Hub. 08882202609 KOST ERVINA 2 P/W-keluarga, AC/non AC, kmr mndi dlm & luar, boleh msak, RT besar, taman, asri, nyantai, angkot semua jurusan, pagar 24jam.bisa harian dkt grage 081216217220 Ampera VI no.2

Ayo Buruan... Menjadi agen Pahala Express/Kencana hanya dengan 5jt atau 3,5jt-an. Anda sudah bisa menjadi mitra/agen Pahala Express/Kencana dengan estimasi keuntungan per bulan hingga puluhan/ratusan juta rupiah Pahala bergerak di bidang paket & bus antar kota. Segera Hub. Ary 081 3131 48487 / 0888 0228 5997

PUSAT KULAKAN BATIK Aneka batik dari anak2, remaja, dewasa. Harga paling murah. Beli satu tetap harga grosir. Dicari RESELLER, barang bisa retur. Terima pesanan seragam sekolah, karyawan, komunitas. Hub. 0838.241.64380 pin BB.21DC3713 KARYAWAN / KARYAWATI, Ibu RT yg siap dilatih / dibimbing untuk jadi supervisor dan konsultan nutrisi, dengan penghasilan tambahan 1-3 jt/bln. Hub.0852 2003 1720 / 0819 1043 5004 Cr 31-4/9 PELUANG usaha lebaran, dicari investor utk bergabung dan bermitra pngmbngan maknn. provit bg hasil 6% tiap bln, modal kmbli slma 3 bln. Hub. 085323516770 PENGHASILAN extra 3-10jt/bln, sbg Konsultan Nutrisi, P/W min.18th. Hub/ SMS: PE, nama, umur, P/W, penddkn, pekerjaan, wil tempat tinggal ke: 087887990567

P E N G O B ATA N PEMBALUT HERBAL AVAIL. Bermanfaat utk kesehatan/ mengatasi penyakit kewanitaan, sprt: kanker, myom, kista, keputihan, nyeri haid. siap antar Hub. 085295832696 BB: 26C0377C email: iklanradarcrb@gmail.com

IKLAN CILIK

SENIN PON 27 AGUSTUS 2012 / 9 SYAWAL1433 H

Radar Cirebon Group

BURSA OTOMOTIF - BURSA OTOMOTIF - BURSA OTOMOTIF - BURSA OTOMOTIF - BURSA OTOMOTIF - BURSA OTOMOTIF - BURSA OTOMOTIF BMW BIMA MOTOR BMW 318 97 slvr (B); kjg sx01 (D) biru vr, ac; Starlet SEG 94 slver (B) ; starlet 1.3 92 mrh (D); Xenia 06 Xi family slvr (E); Genio 92 hjau (D); Aerio 03 cklt muda (B); feroza 95 htm (E).Hub:085224430288.HadiriBursa Mobil tiap hr Minggu di ST Bima Crb (06.00-slsai) Tkr Tmbh Cash/Kdrt Khr 25-24/9

DIJUAL H.Genio th ’92 biru met (Plat M), mulus, AC dgn, ban baru smua, VR, syp blkng,DVD player,MP3 & Flashdisk siap pakai “Maknyos”. Jl.Perum Raya Guntur sblm pasar No.127 dpn isi ulang Fresh.Hrg.67,5 jt Nego Hub. 085224174907 (Siska) Cr 23-30/8

DIJUAL Mazda E2000,’96 (E),AC

AUTO 2ND SUNYARAGI

Double,VR 15,Kondisi siap pakai,Harga

Jl. Kinurakim No.18 Karang Malang Sunyaragi Cirebon Tlp. 081 395 858585 / 081 2210 4581 HARI LIBUR BUKA

60 jt Nego,Hub 085322273127

- BMW 318i 03 hitam met (E) sgt istimewa km rendah - Taruna Oxxy CSX 06 (E) merah met - Avanza S 08 (E) abu2 met - Nissan Terrano 03 kingsroad (B) hitam - Vios 04 (E) hitam met

JL Mazda vantren station wagon 94 (E) merah dunhill ac, tape, racing, interior

CHEVROLET

orsn 36jt nego. Hub. 089660376157

DIJUAL Chevrolet Tavera Th 2002 Warna Merah. KM 132.000 Kondisi Istimewa. Hub: 081 313 420 202 , 081 324 180 333 imy16-31/8

GOLDIE MOTOR

LAIN-LAIN

Jl. Gn. Lawu I No.133 Perum-Crb. T. 08122359523/ 0231-9151825 -

Gran max bak 10 biru Panther bak 07 (E) hitam; 08 htm (E) CRV A/T 2.4 ‘10 (E) polis met New City 05 (E) biru met full audio Futura 10 bak biru Mits TS120SS 09, 10 PU htm (E) Kijang bak 05 (E) hitam Panther bak 11 hitam (E); 02 hitam Futura bak 10 (E) hitam Mits L300 super 05 (E) silver

SEJATI JAYA MOTOR Jl. Raya Sindang Agung-Kuningan Jl. Raya Sindangagung Kec.Sindangagung-Kuningan HP. 081222122999

mundur. Hub. 085691913130, 082122816777 CHEVROLET Aveo 1,5 th 03 silver met ors mls mesin halus (Ekab), ban baru komplit, siap pakai. H75jt atau DP 15jt angs.2,4jtan. Hub. 082119262229

DIJUAL Cepat tanpa Perantara (BU)Mazda

-

E 2000,’96 Akhir (E),Cocok untk Trafeling/ Jemputan/Ambulance,Harga 58,5jt Nego. Hub 085315590499

XENIA Xi sporty 06 silver (D) pjk pjg full audio, TV n sub woofer 112jt; City Z 00 Vitec (B) hijau botol, pjk pjg, cd n power, 84,5jt; avanza htm G 09 (Ekota) 136jt; semua mulus n nego. Hub. 081312008028

-

KBC KABIN Terima service, tukar tambah, & jual kabin mits dll (lama, tepak, turbo) ready stok, barang berkualitas. Hub. 02319100080 / 085864320699/081802385003

DIJUAL D. Terios TX Adventure th 2009 mlus, msin OK, silver met, prwtan rutin, tgn prtm, pjk lama (EKota), akssoris original, tmbhn: srg jok, karpet, 3M autofilm, reverse mirror, bemper blkg, GPS (opsional). hrg 163jt (negotiable). Peminat serius Hub.085724644602 cr 23-30/8

081324248080 (khusus pemakai)

JUAL ESPASS MB 2000 1300CC.BIRU METALIK (E) KOTA STNK PANJANG. NEGO. HUB 081 564 393 27 31-30/8

DIJUAL Innova tipe V 07 bln 3 slvr met (E) jok kulit, kaca vcool, tv, kond.mulus. Hub. 08815160500/8300325 (no SMS)

MITS Eterna DOHC GTi 92 (D), hijau tua met 1 tgn mulus ors istw, siap pakai, H.39jt Dp13jt angs.1,5x23. Hub. 02319360668

DAIHATSU Termurah Allnew Xenia DP 20jtan/angs.2jtn; Allnew Terios DP 30jtan/ angs.3jtan. PU GMax DP10jtan/ angs.1,9jtn. Dptkn Paket PNS, BUMN, bidan. Hub. 082127163333

biru met (E) - Jazz Vtec sporty 07 htm met - Xeni Li family 04 biru met - New CRV 04 MT hitam met - APV Arena 08 burgundy

DIJUAL Rumah baru tipe 50/100, lok. tengah kota Jl.Cipto Gg Ariakiban No.263. Hub. 085219995309 / 085295557729

Jazz RS 09 (D) P a n t h e r G r a n d To u r i n g 0 8 ( D ) Panther Grand Touring 06 (E) Panther Pick Up 08 (E) Alphard 11 (D) Grand Royal 96 (D) Innova G 07 (E) Karimun Estilo 07 (B) Gran max pick up 11 (E) Fortuner 08 (E)

KOMP Puspa Indah Jl. Puspa Indah No. 61 Rt. 22 Rw. 02 Desa Cigasong Kab. Majalengka. SHM No. 334 dan 335 (satu hamparan) Lt/Lb. 400/277m2. RT, R. Kel, 7 KT, 3KM, dpr, grs, sarang burung walet, 550jt (nego). Hp. Nur arif: 081804610733, 087828896262 PERUM Cempaka Bumi Asri Blok F No. 10 Rt./Rw. 02/06 Ds. Cempaka Kec. Plumbon Kab Crb. SHGB No. 318 Lt/Lb. 132/95m2. RT, R.Kel, dpr, 3KT,3KM,2 drp, grs, 1200W, sanyo, sumur bor. 220jt (nego) Hp. Nur arif: 081804610733, 087828896262

T.KIJANG MB long 87/88 (E) AC BD Tvras atk skl simpanan TRWT siap pakai khusus yg cari mobil bagus. 081313059341, 081389006251 JUAL avanza 2008 tipe G silver, istimewa, ban baru, E Kab, hrg 135jt nego. Hub.Bp. Amin. Jl Nakula no 1 sblh salon boim Grage Mall. 0811 241852/0818231400 (no sms)

PERUM Sindangkasih Jl. Majapahit No. 1 Ds. Sindang Kasih Kec. MJL Kab MJL. SHM no. 247 Lt/Lb. 100/102m2. RT, R. Kel. Dpr, 2KT. KM, R, mkn, 900W, PDAM. Hrg. 150jt (nego) Hp.Nur arif: 081804610733, 087828896262

KIJANG 88 astra long biru Ekota 5speed ac dobel, tape, rac cet bdi msn bgs 39jt nego; zebra 92 abu2 bdi klg orsnl D 21jt nego. Hub. 0816647047

DIJUAL Hyundai i20 gls manual th 2010, wrn silver, plat kng, brg istimewa n khusus pemakai. Hub. 081312006895 JL Hyundai Accent matik ’00 (E Kota) pjk Mei 2013, DP18,5jt 24x lagi, ac, dvd, lcd tv. Hub 081802345999

DIJUAL Corolla 79 (B) kond. orisinil & istimewa, merah, AC dingin, PW, VR, tape radio, cat baru. Hub. 0231-3327282 / 08156257773

JUAL Rumah 2lantai LS: 268m2, 7KT,3KM, Rtamu, Rkeluarga,Dpr,garasi Jl. Ampera 111 no.13,Hrg 1.1M. Tanah Luas 260m2, Jl.Sekar Kemuning (Evakuasi) Blkng Rmh No. 19, Hrg Rp. 91 jt Hub 081931141177 03-03/9

JL Kjg astra 88 akhr biru long 5 speed, ac, tape, rac, cat msn bdi bgs 37,5jt nego; forsa 88 glx biru ac tape rac cet msn bdi bgs siap pakai 26,5jt. 082127086444

JUAL Rumah baru LT/LB 197 m2/120 m2, (3KT+1) Jl.Anyelir No.23 Tuparev Cirebon (dpn Notaris Debora SH.) Hub.0811201971

DIJUAL salah satu Toyota Starlet ’93 SEG / Suzuki Esteem ’93,warna abu metalik. Hub.085351113936

DIJUAL/KONT:rmh jl permata harjamukti no5 shm.108m.3kt.2km.r tamu.garasi.pam cck tuk usaha.&tanah kav,lobunta/blk alfa. 1.560m&tambak27rb.12rb/ m.hp081313003005 syah, 27-3/9

TAKE Over Hyundai Bimantara cakra 97 DIJUAL Kijang Krista th 2000, silver metalik, E Kota, original, hrg 110jt nego. Hub. 081344650007

ban aki dvd+tv subwoofer baru, ac dingin, angs.1,2jt, 11x lg DP30jt. Hub. 081911303424 JUAL Cepat Hyundai Getz 2008 hitam

DIJUAL cepat sebuah rumah Alamat : Gg.Aria Jipang No.12 Rt 03/09 Parujakan Utara Kel.Pekalangan Kota Cirebon. Hub. 085295864343 Cr 25-1/9

AVANZA G 2004 silver met (EKab) full ors VR ban baru, barang bagus siap pakai. H.110jt atau DP 30jt angs 3,1jt x 35bl. Hub. 081220726268

istimewa, km.40rb (EKota), hrg 110jt nego. Hub. 087829332377

DIJUAL rmh LT/LB ±100m2/ ±90m2,siap pakai,3KT,RT,RK,RM,dapur,1KM, Air PAM,Listrik 1300W,Jl.Sakura No.19 Kalijaga Permai Rw 11 belakang SDN Kalijaga Hub.08156429231 13-17/9

J U A L C E P AT

DIJUAL CEPAT

Toyota Avanza tipe G th 2011 hitam plat E Hubungi: 087744473744

DIJUAL RUMAH 2KT-2KM, grsi bs 2 mbl, bs utk kantor, hook, dkt jln bsr, ada saluran gas, Tangkuban Prahu 3, Perumnas, bbs bnjir. Hub. 081216217220

MITSUBISHI CANTER Micro Trayek CirebonCikijing th 2007 & 2008 kondisi bagus. -

DIJUAL CEPAT

JUAL Panther th 2000 Higrade abu2 met (EKota). cash 90jt, kredit DP 32jt cicilan 2,3jtx35. Hub. 085223403600

JL. Grand Livina SV ’10 bulan 7 Silver. 59000Km, mulus. Tv dvd & power sub aktif, sarung jok Rp: 149 juta; KIA all new picanto ’11/9 hrg 115juta. Hp: 081324080849

DIJUAL RUMAH INDENT

PATRIOT MOTOR Ruko Grand Duta Kemantren Sumber T. 0231-321766 / 08122213519

Hub. 087829725757, 08122086936, 087724293388 NISSAN

DIJUAL rmh SHM di Puri Mulya Blok A.IV No.1 Jatimerta, Gunung Jati LT.119 m2, 2 Lt, 4 KT, 2 KM, Garasi, PAM & sumur, Listrik 1300W.Type 45 HOOK. TP 310 jt Nego. Hub. 089660544468 / 082130663399 cr 27-29/8

DIJUAL/DIKONTRAKAN RMH lokasi Tuparev Jl. Saputra Blok A No.11 LT/ LB.120m2, list 1300W, PAM, gas alam, telkom, 3KT, 2KM, harga jual 195jt. TP. Hub. 0231-209721 - 082128527000 (call only, no SMS)

Jl. Tuparev 61 Cirebon Telp. 0231-225030 -

DIJUAL Rmh Jln. Prakarsa Muda/ 225, Rmh Perum Mega Endah Blok R No. 18, Kost an Puri Indah Kost Jl. Penamparan No. 13 Siliwangi Crb. Hub. 085318701118, (0231) 3396130

DIJUAL cpt mau pindah keluar kota: Rmh siap huni (dkt Pertamina Klayan) 3KM dr pusat kota LT.160m2 LB.160m2 (SHM), 3KT, 2KM,grsi, dkt fasum, lingk aman & bbs bnjr, hrg 320jt dijual cuma 295jt (TP). Hub. 0818230545/081286947545 (tdk SMS)

3 MANUNGGAL PUTRA

DIJUAL Mits Eterna 92 (E) merah, barang bagus, velg racing, harga 38jt nego. Hub.

Kijang SX Up 00 biru met Terios TX 08 (E) silver Sidekick 95 hijau met LGX 97 hijau met (E) Xenia Li sporty 05 slvr met Kjg kapsul krista 97 abu2 (E) Avanza G05 htm met Innova E up 05 hitam (E) New City 07 MT (E) silverstone Jazz IDSi 04 slvr met Innova G 05 silver met Kjg LGX 1.8 EFi 03

RUMAH DIJUAL

DIJUAL TP Rumah SHM LT 144 m2 LB 100 m2,Listrik 1300W ada kios. Permata Harjamukti (Puri Kalijaga) Blok I No.5 Nego Hub.085222210277 Cr 27-29/8

DIJUAL Mazda 2 HB, type S manual, hjau kond.istimw, audiokit, TV, DVD, camera

PROPERTI

Toyota Yaris Tipe S manual 2010 hitam mulus, modif, 170jt nego. Hubungi Toko Istana Sprei Jl. Sukalila Selatan 55.

-

APV Luxury 11 bln 6 putih Vios G 05 (E) silver Innova G AT 07 (E) htm New Aerio 05 (B) biru pjk full Grand livina XV 1.5 08 (E) slvr Jazz IDSi 04 (E) biru muda full audio New Atoz GLS 07 (E) bru muda Jazz IDSi AT 06 (E) slvrstn Taruna oxxy FGX 05 (E) mrh All new CRV 2.4 AT 07 (E) moka km70rb Grand Vitara JLX MT 08 (E) mrh tua met full var Xenia Xi 10 (E) abu2 met Avanza G VVTi 09 (E) biru muda full ori Yaris J 08 (E) slvrstn var full pjk bln 7

- I10 ‘11 (E) pth km18rb - Tyt Previa 02 (E) kng met - Avanza G vvti 09 (E) htm full ori - New CRV MT 05 (E) htm - Avanza G04 (E) kng met - Terios Adv 08 (E) htm pjk full - Yaris E 08 htm - LGX EFi 1.8 00 (E) biru sgt trwt - Genio 92 (D) hjau met - Xenia Xi sporty 11 (E) htm - Jazz IDSi 06 (D) mrh pjk full ada audio - Rush S 07 (E) htm ex dr - Taruna FGX 02 (E) biru ; - Hyundai i10 ‘09 (E) silver

Ph. 081324755888 (TP) no SMS

MOTOR DIJUAL Yamaha Jupiter MX 2006 Biru, Jupiter Z 2005 Hitam.Harga NEGO. Hub.(0231) 210953/ 085724030033 Cr 25/8

2 KT, Type 36/90 UM 13JT, cicilan 1jt-an/bln u/ 15th. Perum Pondok Argamukti dekat pembangan kampus Unswagati Hub. 0231.9155480, 082120628772,087729276271

MURA MARE Rumah SHM hanya 68jt saja. Ls.60m full bangungan, full keramik, 2KT, 1KM, PLN, Sanyo, bangunan permanen, kayu kusen baru, bebas banjir, 20 m dari jalan raya.

Pengampaan Rt.2 RW.5 No.17 dekat Bandara Penggung Kota Cirebon

Hub. 081395768897 DIJUAL CEPAT Nissan X Trail th 2005 Plat B, warna abu2 metalik, tipe ST, pajak panjang full 1 thn, kondisi mulus dan terawat, hrg 165 jt nego.

Dijual cpt daihatsu classy thn 94,wrna putih mutiara,plat E,pjk pjg, mulus, AC, PS, PW, CL, EM, RT, velg racing, siap pakai,hrg 38,5jt nego. Hub 089667212102

Hub. 082126390909, 081320202600

JL. H. freed PSDI th ’10 (E Kota) putih.Nissan grand livinna XV th ’10 (E Kota) kond. kaya baru jarang pakai.Hub. Jl. Aria kemuning 1 no 57 blk salon maudy (dari jl cipto blk bank mayapada) T.0231- 3655666/08882222322 HONDA New CRV 2009 matic silverstone full ors mulus skl (EKota) hrg 256jt bisa bantu kredit. Hub. 081312972168 JL honda prestige 89 (E-kab) merah, AC, TAPE, VR, EM, PS kondisi siap pake Hrg 33 jt hub.081222147483 ddn, 27-3/9 LANGSUNG pemakai Honda Accord Caillo thn 96 E Hijau Tua sangat terawat. Hub. 081321926222/081321206160/0231 Cr 23-30/8 207463.Jl Saleh 65 Cirebon

- Freed PSD 10/11 AC digital (E) STNK 1th pols met - Vios G10 MT htm km10rb (E) - Rush S08 htm (E) - Terios TX 09 htm (E) - Kjg SGX 00 (E) biru - Grand Livina XV 08 grey (E) - Livina XR 08 grey - Avanza G08 htm (E) - Avanza G05 htm (E) - New Corolla SEG 00 mrh (E) - Krista 1.8 98 biru - Xenia Li 08 htm km30rb (E)

JUAL: 1 Suzuki Katana GX 1997 ltr E Kota Rp.55jt. Hub. 085321049011 Tdk S.M.S

-

HONDA ACCORD VTi A/T 05 HONDA JAZZ RS A/T 08 HONDA ALL NEW CRV 2.0 A/T TH’07 HONDA FREED SD A/T 09 HONDA ALL NEW ACCORD 2.4 VTIL A/T 08 HONDA CRV 2.0 A/T 03 HONDA JAZZ RS M/T 10 NEW ACCORD 2,4 A/T ‘04 TOYOTA KIJANG INNOVA G M/T ‘05 TOYOTA ALTIS FACE-LIFT VVTI G M/T 05 TOYTA FORTUNER 2.5 DIESEL M/T 08 MERCY C 200 A/T 02 MERCY NEW EYES E230 M/T 97 SUZUKI ESTILO M/T 11 HYUNDAI i20 M/T 09 MAZDA TYPE R A/T 11 MENYEWAKAN MOBIL PENGANTIN MERCY

JUAL RUMAH Jl. Siliwangi No.17 depan SMPN Kuningan Hub. 081221551955 DIJUAL MURAH 1 Unit Ruko Tipe 60/90m2, di Pertokoan Lobunta, cocok utk usaha apa saja, lok.strategis, cuma 5 menit dr Psr. Perumnas, bisa KPR bank.

Info lebih lanjut H u b . R u m a h M u r a h P r o p e r t y, Pertokoan Lobunta B l o k J - 1 N o . 2 Perumnas Crb/ SARI 081324762016

SUZUKI APV tipe X 2004 ac db rt hitam met ors mulus siap pakai ban baru H.95jt atau DP 17,5jt. Hub. 087729695168

DIJUAL cepat H.CRV 05 matic silver (B) pajak Maret 13, hrg 165jt. Hub. 085219995309 / 085321276969

JUAL Honda Civic Ferio 97 matic (EKab) grey, kond.original. Rp.77jt nego. Hub. 081222051051

Jalan Karanggetas No 27 Cirebon Telp/HP : 0231-3330041 / 0811241016

JUAL APV Type X th 2004 (D). Hub. 081321989213

HONDA Jazz th 2005 AT (D) silverstone velg RS TDP 20jt/nego. Tlp. 0811246852 Jl. Karanganyar Jagasatru Timur No.25 depan baso Edi

H. ACCORD Cielo AT 94 slvr met (E) full audio, TV, DVD, velg rac 17 vernekel, bdy mls, msn ok siap pkai. H.57,5jt atau DP 17jt angs.1,6jtx35. Hub. 081222067188

TIARA MOBIL

KIA Carnival diesel turbo 2001, silver (E) komplit, full ors barang bagus, mesin ok, siap pakai H76 jt DP 16jt angs.2,4jt x 35jt. Hub. 081222067188

JUAL APV MB ‘10 B1941TKS, hitam met; Xenia MB 09 D1159VL, biru muda met; Hub. Bp. Nurochim 081399129653/ 081312572925 JUAL salah 1 aja, S.Grand Vitara 06 manual htm 2000cc (Ekota) bln 10, 160jt; nissan Xtrail 05 slvr matik (B)bln 10 kond.bgs siap pakai. trwt. 152jt. Hub. 081909827133 (jam kerja) SUZUKI Baleno th 1997 Plat Bekasi (B) Silver,interior orginal,harga 67 jt Nego. Hub. 082127807207 / 085224760060 Jl.Gunung Guntur I No.126 Perumnas Cirebon Cr 10-14/9 JUAL Suzuki ST 20 Pick Up th 80, kondisi orisinil, mobil antik, siap pakai. Buktikan!! Hub. 08179064615

VOLVO JUAL VOLVO S40 Th ’01, New Model CC.1948, Silver Metalik/VR/AC/ CD/ PS, Remote, CL, kaca V-Kool, Jok Kulit, STNK Panjang 1 tahun, Nama 1 tangan dari baru. Keren tapi murah 98Jt. HP. 082130473000 email: iklanradarcrb@gmail.com

IKLAN CILIK

SENIN PON 27 AGUSTUS 2012 / 9 SYAWAL1433 H

PROPERTI - PROPERTI -PROPERTI RUMAH DIJUAL JUAL CEPAT RUMAH Lok.Taman Mutiara Legon C2 Pamengkang minimalis SHM tipe 38 Ls.88m2, RT, RKel, 2KT, 1300W, sanyo, teras, garasi, lok.tenang, nyaman, aman, satpam 24jam Hub. 085724642347

DIJUAL CEPAT RUMAH Lok. Griya Caraka LT.120m2 (hook) LB.60m2, 2KT, 2KM (1KM dlm), carport (1 mbl 2mtr), taman (dpn & blkg), telp, 1300W, dapur, RM, RK dan tangki air.

Hub. 081.218.823.937 / 0817.197.127

- Jual rumah Lt 72m, Lb 120m,900W,PDAM,kusen jati, teralis, telp, SHM, lok : perum bumi damai (seb The Gardens). - Kontrak rmh strategs cck u usaha/kantor/tmpt tinggal. Jl.Gn Galunggung Raya 163/164 Hub 488 410 - 081 6645 714

DIJUAL RUMAH MINIMALIS Bangunan Baru Di Pilang Sari Endah Blok G No.39 Cirebon, PAM, sanyo, 1300W, garasi.

Hub. 081324599009 DIJUAL RUMAH Taman Kapuk Permai, LT.200m2/ LB.160m2, Kmr tdr utama 4x5 ada kamar mandir utama pk bathub & closet duduk, 2 kmr anak, garasi, dapur full kitchen set, taman dalam & luar, tempat cuci & jemur, siap pakai dan nyaman bgt, silakan lihat dan buktikan

Hub. 081313006060

DIKONTRAKKAN DIKONTRAKAN rumah di Perumahan Banjar Wangunan / ARIDA Blok D3 No.4 Lobunta 2KT, PDAM,Telp,Garasi, Gudang + jemuran di atas. Harga Rp.4.500.000/th, 2 th/lebih Nego. Hub.081324929199 / (0231) 8512210 Cr 23-30/8 RUMAH DIKONTRAKAN di Jl. Gn Bromo 1 No.259 LT.260m LB.bawah 180, LB.atas 100m, listrik 2200W, PDAM, gas alam, telpon, 4KT, 2KM, ada ruang komputar gudang 6x7 garasi bisa 5 mobil exs kantor

Hub. H.Leman 08122216470

DISWKN gudang 1100m lok strgs baru renov. Jl. Raya Plumbon samping RS. Mitra 50m dr jln tol. Hub. 0818985408 DIKONTRAKAN gudang luas 2500m,lok di Jl. Pronggol, full bangunan, kantor, mess karyawan. Hub. 0231-201998 / 085624151617

RUKO DIKONTRAKAN Ruko 2Lt Jl. Kapt. Samadikun no.136 Crb. Fas: 3KT, 2KM, telp, 2200W, PDAM, sal.gas alam; Rmh tinggal 2KT, 2KM, PAM, 2200W, lok. Perum Citra Pemuda Kav.9 Crb. Hub. 02313325303/085224146658/085295667798

JUAL TANAH Lokasi strategis daerah Kejuden 4.000m2, Getasan 3.900m2.

JUAL RUMAH KAPLING Depan Griya Jamblang

HP. 081313559553 / 081802393888

DIKONTRAKAN 1. Gudang dengan LT.600m2 Luas gudang 150m2 Fas: telp, PLN, pos security Jl. A. Yani no.7 Rt.01/13 K e l . P e g a m b i r a n Kec.Lemahwungkuk sebelah GD Coca Cola lama 2. Rumah di Pegambiran Resident Cluster Oasis AIII no.1 LT.+340m2

Berminat Hub: Ibu Lina 0231-239423 085.222.125.278

DBTHKN Desain grafis syrt: fresh graduated, mahir coreldraw, photosop, krj krs, disiplin, jjr, kreatif dan teamwork, lbh diutmkn menguasai hardware & tkng las: handal brpnglmn dan tidak takut ketinggian lmr lkp CV Laba-laba Jaya Advertising Jl Prujakan No.19 Crb AYO gbng di LPK kmi. Bth wnt u/ PRT/ b.sitter 17-40th.Idnt lkp,gj 900rb1,5jt+cuti.Hub Bu Lia 082114867087081905064771 DICARI wnta baik2 sbar,syg anak u/asuh anak gaji s/d 1,5/bln,idnt jls.hub bu puput 087880213937/081310224682(utk djakarta)dcri jg sponsor DBTHKN karywti sbg CS, min.SMA, 1826th, gaji mrnik+bns.diutmkn yg phm internet, gesit & supel. Lmrn ke PCL (Puri Cirebon Lestari) Blok A1 Ruko No.2 dkt Montoya

DIJUAL Ruko LT 700 m2 LB Penuh.Fas: 3KT,2 KM,AC,Pompa Air.Jl. Saling singan No.15 Ds.Waruroyom Depok Kab. Cirebon. Cr 13-18/9 Hub. 085324235678 NO SMS

DIBUTUHKAN tenaga pelaksana bangunan, syarat pria lulusan min. D3 Teknik, pengalaman minimal 1 tahun. Lamaran dikirim ke Jl.Cideng Indah No.201 Cirebon

DIJUAL/DIKONTRAKKAN/ KERJASAMA

DBTHKN sgr Pembantu RT, wanita, bs masak, bs ngasuh anak, rjn, nginap. Hub. 085724642347

Ruko 2 lantai Jangka Panjang. Luas + 230 m2, fas. listrik 3500 Watt, Telepon + PDAM, 3 kamar diatas, 3 tempat usaha dibawah, cocok untuk Kantor, Market, Gabungan Praktek Dokter. Tempat Strategis, Lalu Lintas 24jam.

Jl. Cimanuk Barat No. 5/C Kec. Sindang – Indramayu. Hubungi (0234) 272200 (Jam Kerja)

RUKO DIJUAL/DIKONTRAKAN LB: 250m2, LT.140m2 (2,5 lantai) SHM, IMB, Fas: Telp, Ledeng air jetpump, PLN 2500W, 6 KT Peminat Hub. RM Sariminang Jl. Rajawali Raya Drajat Depan Pom Bensin Crb HP.081395821958

DISEWAKAN RUKO BARU Di Jl Raya Kedawung (sebelah Everest Phone). cocok utk kantor & tempat usaha. Fasilitas: 3lt, 3KM, dapur, strategis 24 jam

Hub. 08532404015 5 / 0 2 3 1 - 2 2 11 8 5 TANAH JUAL Tanah luas 1 1/2 Ha sertifikat di Karangwangi Depok, cocok utk perumahan. jalan sudah diaspal, strategis, 90rb/m2. Hub. 081313059341 / 081389006251 DIJUAL Tanah dan gudang eks walet luas 659m2 lokasi Jl.Samadikun belakang kecamatan kejaksan dkt CUDP Hub. 081313080532 / 081931165599 JUAL Tanah 470 m2. Jl. Karangjalak Mekar. Hub. 081321989213 DIJUAL tanah Lt. 2180m2 di Kel. Argasunya Kec. Harjamukti samping SMPN 9 Crb, hrg nego. Rumah B 01-49 Kel. Kalijaga Kec. Harjamukti, Lb. 108m2, hrg nego. Hub. 08170037521/ 087828744455

DIKONTRAKAN Tempat usaha lokasi strategis pinggir jalan, selatan Pasar Jamblang 5x20m

BURSA LOWONGAN KERJA - BURSA LOWONGAN KERJA - BURSA LOWONGAN KERJA - BURSA LOWONGAN KERJA

KIOS DIJUAL 3 kios + rumah, luas 155m2, SHM, lokasi strategis. Alamat Jl. Gn. Galunggung Raya Komplek Gn Salak D18/214 Perumnas Harjamukti Crb. Hub. 081909879570

DIJUAL Tanah 2.375 m2 SHM ± 500 m dari Jl.Siliwangi (Krucuk) Pasindangan Cirebon, lokasi prospektif sangat strategis dekat dengan pusat kota. Hub.081324144388 / 081320350231 Cr 23-23/9 DIJUAL kav siap bangun sudah ada pondasi LT: 184m2 Komp Griya Caraka Jl.Bougenvile Kav.03, 3-5. Minat Hub: 085759777008 (Tanpa Perantara)

DIJUAL 1. TanahLuas 3050m2 di Taman Tuk Mudal, sdh SHM Desa Tuk Mudal Kec Plered Kab Cirebon 2. Tanah & Rumah Luas 515m2, Bersertifikat di Rt.01 RW.01 Gg Ki Sangu No.7 Ds Jadimulya Kec Gunungjati Kab Cirebon Berminat Hub Tlp: 081395943005 TANPAPERANTARA

Radar Cirebon Group

DIBTHKN Operator PS3 utk di Cirebon (CSB & Kesambi) dan Jakarta. Syrt lulusan SMA/SMP, diutamakan yg baru lulus dan mau bekerja. maks.25th. Lmrn dimasukan ke Jl. Kesambi no.90 A langsung interview DIBTHKN Surveyor syrt: pria, max.30th, min.SLTA/sdrjt, py kend sndiri+SIM C, py BPKB, rjin, ulet, fas: gapok, insentif, kms, bns, lmr bw lsg ke Indohome &Co Jl.Kalitanjung No.52B (dpn Perdana Motor Honda) Crb PERSHAAN KONTRUKSI mmbthkn sgr wanita, fresh grade utk posisi Akuntansi/ Keuangan, min.SMU/SMK. Lmrn bw lsg ke Jl. Angkasa Kebonpelok Crb. Hub. 08112427596 DIBTHKN utk posisi: 1.Koordinator Salesman; 2.Motoris; 3. Driver. Krm lmrn ke UD Sumber Makmur Jl. Buyut 2APegambiran Cirebon DBTHKN Karyawan utk makanan yg bisa menjual, pintar berbicara, gaul, dan supel, P/W, pend.SMK diutamkan baru lulus sekolah. Krm lmrn seceptnya ke Spazz Bistro Grage Mall baru lantai dasar (02319251770)/spazz pizza Jl. Sisingamangaraja Kav.25. 0231-248699 DBTHKN sgr Marketing & TL, syrt: P/W, max.40tb, pend.SLTA/sdrjt, jjr, rjn & ulet, fas: gapok, transport, kms, insntf, bns prestasi. Lmr bw lsg ke Indohome & Co Jl. Ry Kalitanjung no.52B Crb (dpn Perdana Motor)

DIBUTUHKAN BABY SITTER (PERAWAT BAYI) 1. WANITA, MAKSIMAL UMUR 40 TH 2. BERPENGALAMAN 3. SEHAT JASMANI ROHANI 4. BERPENAMPILAN SOPAN DAN PINTAR KIRIM LAMARAN KE IBU LILI ALAMAT : JL.RAYA SAMPORA NO 74 RT 08 RW 03 KECAMATAN CILIMUS KAB. KUNINGAN 45556 HP 08122216053

DIBUTUHKAN SEGERA 1. STYLIST 2. KAPSTER Syarat : 1) Wanita 2) Berpengalaman Fasilitas : Gaji Tetap, komisi, mess. Alamat : SALON BUNGA Jl. DI Panjaitan No. 16 Indramayu HUB : 087 727 702 220

DBTHKN sgr tng security utk Prsh yg sdg bkmbng, syrt: Laki2 usia max 35 th, pend SLTA sdrjt,pnglm, mmliki sertfkt satpam. Lamaran di tujukan ke HRD Manager PO BOX 872 CIREBON DICARI tenaga penjahit wanita utk menjahit busana muslim. Hub. 08112407779 (ibu Ika)

DBTHKN karyawan Pria dan Wanita, min SMU, max 25 th. Lmrn ke Toko Duta Irama Jl. Pagongan No. 38 Cirebon cr.27-29/8 DIBUTUHKAN cpt Sales TO wil.Kuningan, SMA max 32 th.Fas:GP,uang bensin, sewa motor, jamsostek,asuransi, komisi, bonus tahunan. Kirim surat lamaran ke PT Avian Jl. Raya Timur No.29 Jatiwangi 0233 881797 Cr 27-3/9

DICARI 6 Karyawati Toko SLTP/SLTA/MA 18-23 single, jujur, tanggung jawab, berjilbab, menginap. Lamaran ke: Toko Putra Fatahillah 2 Jl. Perjuangan depan Pasca Sarjana IAIN Cirebon

DICARI, Juru masak, masakan Seafood / Chinese Food, Gaji tergantung pengalaman, Bisa menginap / pulang pergi. Hub. 0818 971 699 Cr 27-3/9

DBTHKN sgr Tukang Masak, max.20th, llsn SMK jurusan Boga, bersih, rjin dan cekatan. Lmrn dtg lsg (jam kerja) Kantor Notaris Adi kismono Jl. Raya Gn Jati No.1 (stlh jembatan tangkil) Cirebon

BOSEN Nagnggur..?! Kerja habis kontrak ..?? Gabung disini saja yuk..!!! Wanita usia 17-40 tahun Kerja asuh anak,bayi,lansia.Gaji 1jt s/d 1,7jt+cuti kenaikan gaji min 10% setelah 3 bln kerja.buat di JABODETABEK Hub.Mba Mia 081324537478 Cr 27-3/9

DICARI Karyawti punya motor, SIM C, komunikatif, penghasilan min.1jt. Hub. 081312117227 LOWONGAN u/ semua jenis Cooks & Galut u/ kapal pesiar RCCL & Carnival Interview di Crb & Solo bln Agustus & September. Pria,pnglmn/non, 21-41 th. Info lebih lanjut Hub.0853 5183 5918 / 0899 1626 784 Cr 2-2/9

DBTHKN kary P/W, jujur, rajin, bisa mengopersikn kompt, max.25th, blm mnkh. Krm lmrn lkp ke Jl.Cipto CSB berry green no.10 Graha Komunika DBTHKN: 3 org kary toko, pria, min.SMA/sdrjt, max.25th, mau bkrja krs, jjr, rjin, ulet. Krm lmrn ke Tk.Sinar Agung Lampu Jl. Pagongan No.36 Crb

DBTHKN Drafter,Pngws Lpngn,Adm & Marketing.U/ dtmptkn di Indmyu & Crb.min.SMU/Sdrjt,Jjr,Pnglmn,pkrj Krs,single.Lmrn Lkp ke PT.Berlian Haiva Property Tmn.Sumber Indah Blok B 19 Jl.Ckr.Buana-sumber Crb.T-8331077

DBTHKN: A.Collector min SMA,pny motor sndiri th 2000,pny BPKB asli. B.Office Boy min SD (tgl di kantor). C.Sales Counter,minSMA,penampilan menarik, single.D.Marketing(disediakan mess, mobil kanvas, honor, TP, UM, komisi) A,B,C,D syrt Ijazah asli.Lmrn lsg ke CV Rajawali Citra Mandiri Jl.Ciremai Raya D12 (Ruko) Larangan Harjamukti Crb Cr 25-1/9

DIBUTUHKAN sgr Karyawan/ Karyawati bag.Administrasi & Sales Marketing di Perusahaan Dagang di Kota Cirebon. Syrt:P/W max 26 th, min SMP belum menikah,rapih,ulet,cakap & terampil. Berminat Hub.085 659 887 248 Cr 25-1/9

DBTHKN 1 Org Kepala Expedisi max.35th, punya SIM A pengalaman min.1 th pend.S1. Lamaran ke PT. BSP Jl. Petireman No.11B Cirebon

VARIASI MOTOR LANGSUNG KERJA DIBUTUHKAN SECEPATNYA Te n a g a B e r p e n g a l a m a n Bisa Pasang Fairing & Ganti Ban Mengerti kelistrikan motor, (Dapat THR), gaji bersaing, Lokasi Kedawung Cirebon Hub. 081294310219 (Bagus) Distributor Telkomsel membutuhkan: 1. SALES FORCE Laki-laki, min.SMU/sederajat, memiliki motor 2. SPG Laki-laki/Perempuan, min.SMU/ sederajat, diutamakan yang memiliki kendaraan Lamaran lengkap dikirim ke:

S U RYA L AYA Jl. Tentara Pelajar 50A Cirebon

DIBUTUHKAN Segera DSA/SALES AURA TV SATELIT, untuk Wil. Indramayu. Syarat : Pria/Wanita, max 35thn, serius bekerja, min SMA, Terbiasa dengan target. Fas : Gaji pokok, Insentif, Jamsostek, Asuransi. HUB. 0817213399 (Hendra) imy, 25-1/9 DIBUTUHKAN SEGERA 1. SURVEYOR: Pria, max.30th 2. STKK: P/W, max.30 th 3. MARKETING: P/W, max.45th 4. TL: P/W, max.45 th Fasilitas: GP, UM, Komisi, Bonus, Jenjang Karir Kirim lamaran ke: Jl. Raya Kalitanjung No.52B (depan Perdana Motor) Cirebon

DIBUTUHKAN SEGERA 1. SURVEYOR: Pria, max.30th 2. STKK: P/W, max.30 th 3. MARKETING: P/W, max.45th 4. TL: P/W, max.45 th Fasilitas: GP, UM, Komisi, Bonus, Jenjang Karir Kirim lamaran ke: Jl. Raya Kalitanjung No.52B Cirebon

DIBUTUHKAN SEGERA Karyawan/ti untuk toko/di mall Syarat: - Pria/Wanita, SLTA, penampilan menarik - Max.25th, single, jujur, rajin, siap ditarget Lamaran langsung ke:

ISTANA SPREI Jl. Sukalila Selatan 55 Cirebon

DIBUTUHKAN SEGERA 4 ORG LULUSAN JURNALISTIK UNTUK BERGABUNG DI WARTAWAN HARIAN NUSANTARA MERDEKA NEWS DATANG LANGSUNG DI KANTOR KABIRO RUKO KEDAWUNG RAYA NO 1 JL.RAYA KEDAWUNG CRB

Perusahaan Air Mineral membutuhkan: 1. Salesman TO - Min SLTA /sederajat - SIM C - Punya kendaraan sendiri - Sanggup bekerja dalam tekanan 2. Salesman Kanvaser - Min SLTA / sederajat - SIM B1 - sanggup bekerja dalam tekanan 3. Driver - Min SMP /sederajat - SIM B1 - Sanggup bekerja dalam team Kirim Lamaran Ke:

Distributor Cat EMCO butuh :

SALES TELEMARKETING Syarat : min SMA,motor,SIM C,Pria/Wanita, Benefit: Gaji, Insentif, Tunjangan kesehatan, bonus. PT Skay Jl.Fatahilah 82 Megu Cilik PleredSumber Cirebon email:agussurya@skay.co.id DIBUTUHKAN SEGERA PT. ARTA GRAHA SUKSES MANDIRI Butuh 120 karyawan/ti untuk djadikan karyawan tetap dan siap mengisi posisi : 1. STAF GUDANG 2. ADMINISTRASI 3. SUPERVISOR 4. OPERATOR 5. RECEPTIONIS 6. KEPALA GUDANG Persyaratan : 1. Single Usia max 26 tahun 2. Pend. Min SMK/K Sederajat 3. Pengalaman tidak diutamakan 4. Tidak sedang Kuliah / Terikat Kontrak 5. Ada diklat (Gratis biaya) Bawa lamaran anda ke PANDAWA GROUP Jl. Tanjung Pura M 1 Indramayu Sebelah Futsal (Bajri Square) Paling lambat 30 September 2012, untuk pelamar pertama disediakan Mess, Tunjangan kesehatan & Karir. Pukul : 10.00 – 14.00 WIB. CEPAT TERBATAS

PT JAUWHANNES TRACO / AGUARIA Ruko Pasar Rame Blok A/11 Winong – Cirebon Telp. 0231-8356369 / 08883904954

DIBUTUHKAN TENAGA AHLI MENGGAMBAR Laki2 max.35 th siap kerja lembur Kirim lamaran termasuk hasil gambar tangan sendiri ke: HARMONI Jl. Rajawali Raya No.34 Cirebon

DIBUTUHKAN RESELLER BAJU serius khusus anak cewe ABG se-wil Cirebon Hub: Nirmala HP: 087729380007 Alamat: Kebon Pring No.12 (Agen Telor) Pin BB: 26983733/22DI8248

DIJUAL CEPAT TANAH Daerah Ciledug-Cirebon LT.3164m2. Jl.Merdeka Barat No.126 ( Sebelah Meubel Laila).

DIKONTRAKAN Ruko Dekat Terminal Harjamukti

Hub. 081321989213

DIJUAL/ DIKONTRAKAN Sebuah bangunan cocok untuk toko, rumah makan, dll. LT.184m2/LB.102m2. Fas: tlp, PAM, gas alam, list 2200W, lokasi Jl.Aria Kemuning no.88 (Kantin 88)

Hub. 081313300045 / 08179060677 (No SMS) GUDANG

DICARI GUDANG / PA B R I K Luas tanah ± 3 ha. Luas bangunan ± 1 ha. Lokasi di Cirebon. Bisa masuk kontainer. Air harus bagus dan lancar. Daya listrik besar. Harga ± 3 Milyar. Hubungi 0818 971 699

Hub: 081220222221 (0231) 661202 DIJUAL TANAH KEBUN Ls 47.943 m2, lok: Ds. Cikeusik Tonggoh Kec. Sukahaji Majalengka, Pemandangannya indah, cocok utk: Perkebunan/Peternakan / Pesantren, sdh msk listrik, 500jt Nego, hub. Bpk Gunawan 083866925661 Tanpa Perantara!

DIBUTUHKAN SEGERA 1. Kapster Pria/Wanita yang berpengalaman 2. Ahli Make up & sanggul Kirim Lamaran ke:

ANDREY SALON Jl. Pertatean no.41 Cirebon

DIJUAL CEPAT Kavling siap bangun SHM 508m2, lokasi dan investasi terbaik di tengah kota, 400m dr grage & CSB mall. Aryakiban 222 (Jl. Cipto) 2 unit siap jual type 100/50 2KT, 1KM, dapur, carport, taman depan & belakang. Hub. 0853 2127 6969 harga 1,5 M (nego)

BANGUNAN DIJUAL cepat bangunan cocok untuk showroom mobil/minimarket, SHM, Lt. 683m2. Lokasi Jl. Letjend Suprapto Kepandean Indramayu Hp. 081324217461 email: iklanradarcrb@gmail.com

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 H

majalengka

Radar Cirebon Group

17

H+7 Lebaran, Kendaraan Capai 70 Unit/Menit

FOTO: ONO CAHYONO/RADAR MAJALENGKA

DITANGKAP. WG kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan tidak senonohnya, yang telah menggauli anak tirinya hingga melahirkan.

Perkosa Anak Tiri Sampai Melahirkan MAJALENGKA – Anak baru gede (ABG) di Kecamatan Leuwimunding, ET (15) harus menanggung malu akibat tindakan bejat ayah tirinya. Betapa tidak, selama tiga tahun, ia dicabuli WG (43). Aksi bejat ayah tirinya itu dilakukan selama tiga tahun yakni sejak tahun 2009 lalu. Aksi tak senonoh ayah tirinya itu baru bisa diketahui pada Rabu lalu (23/8) Pasalnya, ET menceritakan tindakan ayah tirinya kepada kakak kandungnya Nr (24) saat silaturahmi Idulfitri. Sang kakak pun kemudian langsung menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya, Tm (26). Menurut penuturan Tm, ET dipaksa melayani nafsu bejat ayah tirinya secara berulang-ulang. Bahkan, perbuatan tersebut diketahui ibu kandung ET. Namun, karena tersangka terus melakukan ancaman fisik, akhirnya ET tak berdaya. “Kata adik ipar saya (ET), ia selalu diancam oleh ayah tirinya kalau gak mau melayani nafsu bejatnya. Ancaman itu juga bukan berlaku kepadanya melainkan ibu kandungnya. Kalau adik ipar saya enggak mau, terus ia dan mertua (ibunya ET) disiksa,” tutur Tm kepada Radar, kemarin (26/8).  Ia mengatakan, kejadian tersebut bermula saat ketiganya berada satu kontrakan di Waled, Kabupaten Indramayu. Bahkan kejadian serupa terulang saat ketiganya berada di Cimahi, Bandung. Hasil perbuatan ayah tirinya itu, ET kini sudah mempunyai anak berusia sekitar 3 tahun. Namun anak tersebut bersama saudaranya. Atas laporan ET, ia bersama sang istri langsung mengadukan kepada tokoh masyarkat dan warga setempat. Sementara, warga setempat Lum sudah curiga kepada ET. Pasalnya, kondisi fisiknya seperti orang yang sudah melahirkan. Mendapat laporan, akhirnya warga langsung mengadukan ke Polsek setempat dan langsung melakukan penangkapan WG dikediamannya. “Sebenarnya saya sudah curiga dengan tingkah laku ET. Akhirnya setelah mendengar kabar tersebut, saya bersama warga langsung melaporkan tindakan bejat tersebut ke polisi. Tapi, yang saya sayangkan kenapa sang ibu terkesan menutupi kejadian tersebut. Bahkan, saat petugas kepolisian melakukan penangkapan, malah memohon dan meronta untuk tidak dijebloskan ke penjara,” ujar pria yang juga anggota Banser tersebut. Warga setempat berharap kepada pihak kepolisian untuk menindak tegas tindakan bejat WG tersebut. Jika kejadian ini tidak ditangani dengan serius, masyarakat mengancam akan melaksanakan aksi sebagai bentuk protes. “Saya berharap kepada pihak kepolisian untuk mengungkap dan menghukum tersangka,” katanya diamini warga lainnya. Kapolsek Leuwimunding AKP Abdul Majid melalui Kanit Reskrim Aiptu Maryono membenarkan jika pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap tersangka WG. Namun, keduanya telah diserahkan ke Polres Indramayu karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut di Kabupaten Indramayu. “Kami telah membuat berita acara penyerahan yang ditujukan ke Polres Indramayu. Dari hasil penyelidikan tersangka dan saksi yang sekaligus korban ET langsung kami serahkan dalam perkara pidana perzinahan,” papar Maryono. (ono)

Foto: Ono Cahyono/Radar Majalengka

MACET. Jalur Cirebon-Bandung tepatnya di Dawuan mengalami kemacetan, kemarin.

MAJALENGKA – Pada H+6 dan H+7 Lebaran, arus balik pemudik yang melewati wilayah Majalengka masih padat. Antrean kendaraan dari arah timur (Jateng) terus bergerombol menuju arah barat (Jakarta/Bandung). Pantauan Radar, Minggu (26/8) pukul 10.00 WIB, kemacetan sepanjang 10 kilometer terpantau mulai perempatan Kadipaten hingga Kecamatan Dawuan. Kapolres Majalengka, AKBP Lena Suhayati SIK MSi saat memantau di perempatan Kadipaten menjelaskan, sejak hari Jumat (24/8) kemarin, hingga Minggu kemarin volume kendaraan yang masuk ke Majalengka mengalami peningkatan secara drastis. Jumlah kendaraan yang sebe­ lumnya berada pada di kisaran angka 50 hingga 60 unit per menit, pada puncak arus balik ini, jumlah kendaraan berada pada kisaran 70 unit per menit. “Berdasarkan pantauan di perempatan Kadipaten, volume kendaraan terus mengalami peningakatan secara signifikan. Volume kendaraan yang terpantau tersebut seluruhnya dihitung dari kendaraan yang melitas ke arah barat (Bandung/Jakarta),” kata Kapolres saat memimpin langsung pengaturan lalu linas di Pos Kadipaten.

Menurutnya, untuk mengantisi­ pasi kemacetan parah, petugas menonkatifkan traffic light serta memasang palang penghalang dan memberlakukan buka tutup jalur. Sedangkan, untuk kendaraan dari arah barat yang ingin menuju arah selatan (Kota Majalengka) mesti memutar. Ini untuk mencegah penumpukan kendaraan dan kemacetan. Lena mengatakan, biasanya kendaraan yang memilih melewati kawasan Majalengka merupakan limpahan dari jalur pantura karena kondisi di jalur tersebut sudah cukup padat, atau para pengendara yang memilih jalur alternatif selain pantura. Pantauan koran ini, hal seru­ pa juga terjadi di pos penga­ manan perempatan Prapatan Sumberjaya. Kondisi arus lalu lintas di perempatan tersebut terus mengalami peningkatan. Kendaraan para pemudik di kawasan tersebut sesekali me­ngalami kemacetan. Kemacetan terpantau sekitar 2 kilometer dari perempatan Prapatan Sum­berjaya hingga Rumah Sakit (RS) Sumberwaras, Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Petugas yang berjaga dilokasi Perempatan Prapatan, Sumberjaya, Kompol H Soeparno meyebutkan, H+6 dan H+7 kemarin volume kendaraan yang melewati kawasan

ini menunjukkan angka 20 unit per menit untuk roda dua dan 10 hingga 20 kendaraan roda empat per menit. Pihaknya sesekali memblokade arus kendaraan dari arah timur (Cirebon-Jateng) dialihkan menuju jalur alternatif Leuwimunding. JALUR MAJA RAMAI Sementara itu, petugas Pos Pengaman Lebaran Pos Maja, Tata menjelaskan, terhitung sejak Sabtu (25/8) pukul 08.00 WIB, volume kendaraan yang masuk ke Majalengka berada di kisaran 40 hingga 50 unit per menit. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. “Jika dibandingkan dengan waktu sebelumnya, volume kendaraan hari ini (kemarin) mengalami peningkatan. Ini berdasarkan hasil pemantauan langsung kami di lapangan, khususnya kendaraan pemudik yang melintasi wilayah Maja Kabupaten Majalengka, “ ujarnya. Dijelaskan,  lonjakan volume kendaraan ini selain dipadati pemudik tujuan Bandung, Bogor, Jakarta, juga karena maraknya kendaraan milik warga setempat. Kondisi ramai tersebut, kerap menimbulkan kemacetan di sejumlah titik. Seperti arus lalu lintas dari arah Talaga menuju ibu kota Majalengka dan di sekitar depan komplek pertokoan Maja. (ono/har)

Pansus-Kabag Hukum Bersitegang Soal Raperda Perlindungan Pasar Tradisional MAJALENGKA - Pimpinan dan anggota Pansus Perlindungan Pasar Tradisional dan Pengaturan Pasar Modern bersitegang dengan Kabag Hukum Adang Haedar SH. Insiden ini terjadi saat pertemuan di ruang Pansus, kemarin (25/8). Dalam kesempatan ini, Adang bersikeras jika penyertaan pasal yang mengatur keberadaan pasar modern, jarak pasar tradisional dengan pasar modern, serta jam operasional pasar modern, tidak bisa dicantumkan dalam Raperda yang hingga kini belum ditetapkan sebagai Perda. “Peraturan tersebut tidak mungkin bisa dituangkan dalam Raperda. Karena di peraturannya yang lebih tinggi, tidak ada poin

atau pasal yang mengatur tentang jarak, waktu operasional, dan volume,” jelas Adang. Menurutnya, peraturan yang lebih tinggi yang mengatur permasalahan ini, yakni Perpres No 112 tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Di dunia birokrasi, kata dia kewenangan dan kebijakan yang dikeluarkan sangat dibatasi oleh aturan main yang tidak boleh dilabrak. Oleh karenanya, pihaknya perlu kehati-hatian dalam membuat aturan agar tidak melabrak batasan yang ada. Di samping itu, usulan disertakannya aturan jarak, waktu operasional, dan volume yang diusulkan Pansus kedalam Raperda, pihaknya juga telah melakukan pengkajian sebelumnya. Dari kajian tersebut, pihaknya menyimpulkan jika usulan Pansus tersebut sampai kapan pun tidak bisa disertakan

TARIK ULUR RAPERDA PANSUS Ingin pengaturan keber­ adaan pasar modern, jarak pasar tradisional dengan pasar modern, serta jam operasional pasar modern dicantumkan dalam pasal Raperda EKSEKUTIF Pengaturan keberadaan pasar modern, jarak pa­sar tradisional dengan pasar modern, serta jam operasional pasar modern tidak dicantumkan dalam Raperda dalam Raperda. “Saya punya pengalaman pahit ketika mengerjakan sesuatu yang menerobos aturan dan batasan, imbasnya sangat merugikan. Oleh karenanya, lebih baik kami berpegang pada aturan yang ada

daripada memaksakannya. Dan sekali lagi saya tegaskan, keputusan ini kami buat tanpa ada pesan sponsor siapapun,” tegas Adang. Sementara itu, Sekretaris Pansus Otong Syuhada SH MH justru berpendapat lain. Menurutnya, meski tidak disebutkan aturan yang mengatur jarak, waktu operasional, dan volume pasar modern, hal tersebut bukan merupakan sesuatu yang dilarang. Dikatakan, secara kaidah hukum, penafsiran pembuatan aturan yang lebih rendah dari aturan yang sudah ada, sifatnya bisa boleh, harus, atau dilarang. Untuk hal ini, dia memandang jika tidak dicantumkannya pengaturan jarak, waktu, dan volume pada Perpres 112/2007, sifatnya boleh dan bukan dilarang. “Kami mengusulkan peraturan itu masuk dalam Raperda bukan unsur politis. Ini berdasarkan masukan langsung dari masyarakat dan

pelaku usaha pasar tradisional waktu kita jaring aspirasinya beberapa waktu lalu. Lagian, apa sih ruginya eksekutif kalau aturan ini disertakan dalam Perda?” ungkapnya. Anggota Pansus lainnya, Pepep Saeful Hidayat juga sependapat. Menurutnya, di kabupaten/kota lain yang sudah punya Perda tentang ini, maupun yang masih membahasnya, juga ada yang mencantumkan aturan jarak, waktu operasional, dan volume. Dengan kata lain, jika pe­nyer­ taan aturan tersebut dikatakan me­langgar, pasti sudah ada tindakan yang meninjau kembali Perda-Perda di kabupaten/kota lain. “Buktinya sampai sekarang saya belum dengar kalau ada Perda mengenai hal ini yang dianulir oleh provinsi atau Kemendagri, atau Kemendag,” paparnya. (azs)

Keluarga Besar Jembar Raya Grup Dukung Suka Jilid II

Terbukti Bisa Geliatkan Iklim Investasi dan Usaha Kiprah pasangan Bupati H Sutrisno MSi dan Wabup Dr H Karna Sobahi MMPd, dalam membangun Majalengka mendapat apresiasi sejumlah pihak. Salah satunya Jembar Raya Grup. FOTO: ANDI AZIS MUHTAROM/RADAR MAJALENGKA

ANdi Azis M, Jatiwangi Dengan segudang prestasi dan manfaat pembangunan yang dirasakan masyarakat Ma­ jalengka, Jembar Jaya Grup kembali mendukung pasangan Suka (Bupati Sutrisno- Wakil Bupati Karna), pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2013 mendatang. Hal tersebut disampaikan Direktur PG (Pabrik Genteng) Jem­bar Rahayu Iif Rifandi SE, salah satu pabrik genteng yang tergabung konsorsium pabrik genteng keramik Jatiwangi saat menggelar tasyakuran dan halalbihalal di lokasi pabrik Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi, kemarin (26/8). Menurutnya, disamping pem­ ba­ngunan yang kasat mata

Hilang STNK No.Pol E 5686 BI a/n Widya Ayu Ningsih d/a Jl.Siliwangi Gg.Kramat I No.21 Rt 01/06 Kel.Kesenden Kec.Kejaksan Kota Cirebon Hilang STNK No.Pol E 4511 Lu a/n Kurniawan d/a Kec.Babakan Kab. Cirebon Hilang STNK No.Pol E 6617 HA a/n Moch.Irfan d/a Kec.Gebang Kab. Cirebon Hilang STNK No.Pol E 5613 Hi a/n Rusmin d/a Kec.Ciledug Kab.Cirebon Hilang STNK No.Pol E 1582 HM a/n Syafiudin d/a Kec.Losari Kab.Cirebon

KOMPAK. Keluarga besar Jembar Raya Grup foto bersama Bupati Sutrisno usai menggelar saat menggelar tasyakuran dan halalbihalal di lokasi pabrik Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi, kemarin (26/8).

PAC PDIP Jatiwangi ini. Oleh karenanya, dia bertekad agar duet kepemimpinan ini bisa terus dipertahankan bah­ kan bisa dilanjutkan pada era pemerintahan berikutnya, agar program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan pada sektor lainnya bisa terus ditingkatkan. Direktur PG Jembar Pratama Dody Supriadi AMd menjelaskan, perusahaan Jembar Grup terdiri dari enam pabrik genteng yakni Jembar Raya, Jembar Pratama, Jembar Rahayu, Jembar Utama, Jembar Raharja, dan Jembar Mulya. Secara keseluruhan, enam ratus karyawan dan perajin yang terdiri dari masyarakat pri­

bumi Jatiwangi dan sekitarnya diberdayakan. Bahkan, jika sedang ada borongan, group PG Jembar bisa memberdayakat sekitar seribu lebih pekerja dari masyarakat pribumi. Tak heran, ketika acara sila­ turahmi ini digelar, lokasi acara tampak dijejali ribuan pengunjung, yang bisa bertatap muka langsung dengan orang nomor satu di Majalengka Bupati H Sutrisno. (*/adv)

Hilang STNK No.Pol E 3754 LW a/n Kanidi d/a Ds.Kalokoa Kec.Kedawung Kab.Cirebon

Hilang STNK Nopol E-2289-SP an Cecep Kahadi d/a Blok Sidakerta Desa Sumbon Kec Kroya Indramayu

Hilang STNK Nopol E-4610-PL an Abdul Rohman d/a Desa Tulungagung Rt 21/05 Kec Kertasmaya Indramayu

Hilang STNK No.Pol E 5207 BC a/n Siti Hodijah d/a Kalijaga Permai No.26 Rt 001/011 Kec.Harjamukti Kota Cirebon

Hilang STNK Nopol E-2723-SV an Rasmadi d/a Desa Karangsong Rt 03/02 Kec/Kab Indramayu

Hilang STNK Nopol E-5754-SM an Darsiwan d/a Desa Tegaltaman Rt 01/01 Kec Sukra Indramayu

Hilang STNK Nopol E-4066-RC an Erwin Syahril Mubarok d/a Desa Penganjang Rt 20/07 Kec Sindang Indramayu

Hilang STNK Nopol E-5754-TK an Warmin d/a Desa Wirakanan Rt 01/05 Kec Kandanghaur Indramayu

Hilang STNK Nopol E-2495-Sj an Indah Royani d/a Desa Widasari Rt 03/04 Kec Widasari Indramayu

Hilang STNK Nopol E-6366-SP an Waskinah d/a Desa Temiyang Rt 21/06 Kec Kroya Indramayu

dapat dilihat dengan tertatanya infrastruktur dan pembangunan fisik lainnya, kepemimpinan duet Suka ini juga terbukti bisa menggeliatkan iklim investasi dan usaha seperti yang dialami perusahaannya. Dari situ, menurut Iif berimbas pada lapangan kerja yang tersedia semakin luas, dan bisa mengurangi pengangguran, sehingga ma­ syarakat bisa mendapatkan penghasilan untuk menghidupi anggota keluarga mereka. “Perusahaan kami yang se­ bagian besar bergerak di bi­ dang pabrik genteng juga bisa ter­angkat dengan gencarnya pembangunan yang digalakkan kepemimpinan duet Suka. Tak

kurang dari ratusan, bahkan sampai seribuan tenaga kerja merasakan manfaat ini,” ujar pria yang juga menjabat ketua

Hilang STNK No.Pol E 5815 Hm a/n H.Nuklas d/a Kec.Babakan Kab. Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 5219 MO a/n Andri Mardiansyah d/a Ds.Pamengkang 03/09 Kec.Mundu Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 5838 HI a/n Deni d/a Ds.Kec.Talun Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 6915 HU a/n Muslikhah d/a Kec.Pangenan Kab. Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 4589 LL a/n Wasroni d/a Ds.Keraton 03/04 Kec. Kapetakan Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 3559 MP a/n A/n Saepudin d/a Ds.Banjarwangunan Kec.Mundu Kab/Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 4167 MF a/n Nendi d/a Ds.Pamengkang 01/08 Kec. Mundu Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 5065 KQ a/n Wahyudin d/a Ds.Kalianyar 02/07 Kec. Pancuran d/a Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 6729 LL a/n Sarwin d/a Ds.Ciledug Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 3790 LX a/n Husna Wibowo d/a Kec.Gebang Kab. Cirebon

Hilang STNK No.Pol 9615 KQ a/n Hj.Maemunah d/a Kec.Mundu Kab. Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 3476 KL a/n Nanang d/a Ds.Setuwetan Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 3601 AY, an. Saefudin, d/a. Kp. Cangkol Utara Rt. 08/04 Kel/Kec. Lemahwungkuk Kota Crb

Hilang STNk No.Pol E 4793 HA a/n Dedi Kuswoyo d/a Kec.Losari Kab. Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 3494 HN a/n Suhendar d/a Ds.Jatiseeng 003/003 Kec.Ciledug Kab.Cirebon

Hilang STNK No.Pol E 5337 KU a/n Ruslan d/a Ds.Sampiran Kec.Talun Kab.Cirebon

Hilang STNK Nopol E-3221-RJ an Acim d/a Desa Gantar Rt 01/08 Kec Gantar Indramayu

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 H

lintas

Pospam Perlu Dilengkapi Toilet KUNINGAN – Pos pengamanan lebaran yang didirikan di sejumlah titik mendapat masukan dari beberapa pihak. Ke depannya diharapkan pospam tersebut dilengkapi fasilitas toilet untuk petugas. Sehingga pada saat menjalankan tugasnya mereka tidak kesulitan buang air kecil maupun besar. Pantauan Radar selama arus lalu lintas padat beberapa hari lalu, aparat kepolisian serius dalam menjalankan tugasnya. Tanpa mengenal cuti lebaran, mereka mengatur arus mudik maupun arus balik di seputar Kuningan. Terutama jalur utama Kuningan-Cirebon yang kerap kali dilanda kemacetan. Sayangnya, dalam menjalankan tugasnya itu mereka menemui kendala ketika hendak buang air kecil maupun besar. Begitu juga ketika mereka hendak menunaikan salat lima waktu. Bagi pospam yang dekat dengan rumah penduduk ataupun tempat usaha, tidak ada masalah berarti. Lain halnya dengan pospam yang jaraknya cukup jauh dengan pemukiman, masjid ataupun tempat usaha. Hal ini dibenarkan oleh salah seorang warga Kuningan, Sugi yang turut mengamati pelaksanaan tugas aparat selama lebaran. Dia memberikan masukan agar kedepan pendirian pospam lebih diperlengkap. Terutama toilet yang fungsinya terasa sangat penting. ”Kalau saja dilengkapi toilet ditambah ruang tempat sholat, kinerja aparat dipastikan bakal lebih lancar. Selain itu dipastikan pula lebih berkah,” ujar Sugi. Hasil pengamatannya, pospam yang didirikan dalam mengantisipasi arus mudik dan balik tahun ini cukup banyak. Namun tidak ada satu pun yang dilengkapi oleh fasilitas toilet. Sebagai warga yang peduli terhadap keamanan dan kenyamanan berlebaran pihaknya menyarankan agar kedepan hal itu menjadi perhatian pihak terkait. ”Kalau memang yang mendirikan pospamnya pemda, ya ke depan diharapkan rancangan pospamnya lebih diperlengkap,” kata dia. Terpisah, Asda II Drs H Kamil Ganda Permadi MM menerangkan bahwa pendirian pospam dilakukan secara bersama-sama. Tentu saja disamping pemda, juga unsur muspida lainnya. Dengan munculnya masukan tersebut dirinya berterima kasih. ”Akan menjadi bahan evaluasi untuk tahun berikutnya,” jawab Kamil saat dikonfirmasi. (ded)

kuningan Jadi Korban Tawuran Warga Dua Desa HANTARA- Aparat dibuat re­pot menyusul kembali ter­ jadinya bentrok warga Desa Pakapasan Hilir dengan Desa Hantara, Minggu (26/8). Seorang Sekretaris Desa (Sekdes) Paka­ pasan Hilir, Sudiman (55) men­ jadi korban. Ayah beranak tiga tersebut, mengalami luka robek di bagian pelipis mata akibat terkena lemparan batu. Pakaian korban bersimbah darah, hingga dia terkapar pingsan. Selain sekdes, anaknya Yayan (27), serta empat temannya, Yoyo Taryono (27), Suhayan (24), Andri (23) dan Wawan (32) juga mengalami luka memar

akibat dikeroyok. Sedangkan warga terluka lain belum teridentifikasi. Keterangan di lokasi menye­ butkan, tawuran terjadi pu­ kul 14.00 WIB. Saat itu, Desa Pakapasan Hilir tengah melak­ sanakan turnamen bola voli antar kampung. Ketika persiapan pertandingan putri, tiba-tiba berdatangan gerombolan pemuda Desa Hantara meng­ gunakan kurang lebih 40 motor. Mereka mulai membuat gaduh dengan menerobos kerumunan penonton sambil mencari warga Desa Pakapasan Hilir yang mengeluarkan umpatan di turnamen voli antar Desa se-Kecamatan Hantara yang dilaksanakan Partai Hanura, di Desa Pasir Agung. Kecewa tidak menemukan

warga Pakapasan Hilir yang dimaksud, mereka melampiaskan emosinya secara membabi buta dengan mengeroyok beberapa pemuda Desa Pakapasan Hilir. Seluruh fasilitas turnamen bola voli diobrak-abrik. Keributan hebat pun terjadi, disusul aksi lempar batu. Suasana semakin memanas ketika warga Desa Pakapasan Hilir melihat Sekdesnya, Sudiman terkapar dengan baju bersimbah darah. Beruntung, aparat kepolisian dan TNI segera tiba di lokasi. Beberapa tokoh berpengaruh Desa Pakapasan Hilir juga mampu meredam emosi warganya yang tersulut. Para pelaku penyerangan asal Desa Hantara, bahkan disuruh segera pulang. Tapi disela perjalanan pulang, beberapa di antaranya berani

Pengunjung SA Turun 5% KUNINGAN – Jika sejumlah objek wisata lain di Kuningan mengalami lonjakan pengunjung, lain halnya dengan Sangkanurip Alami (SA). Pasca lebaran kemarin, jumlah pengunjung objek wisata tersebut justru mengalami penurunan. Hasil perhitungan, penurunannya mencapai lima persen dibandingkan tahun sebelumnya. Manajer SA, Agus Wardono SE MBA mengakui jika jumlah pengunjung pada liburan lebaran tahun ini mengalami penurunan. Menurutnya, banyak faktor yang menjadi penyebab penurunan tersebut. Mulai dari faktor keengganan masyarakat keluar rumah lantaran kemacetan lalu lintas, faktor ekonomi dan faktor-faktor lainnya. ”Faktor banyaknya objek wisata juga bisa berpengaruh. Sehingga banyak masyarakat yang menikmati masa liburanya di objek wisata lain bersama keluarga,” terang Agus saat dikonfirmasi Radar, Minggu (26/8). Namun demikian, melihat penurunan angka pengunjung pihaknya terlihat tenang-tenang saja. Sebab dirinya optimis ke depannya pengunjung SA bisa ramai kembali. Sebab objek wisata yang dikelolanya itu memiliki ciri khas air panas alami yang cukup ampuh dalam mengobati penyakit tertentu. ”Di sini ada kolam air panas alami yang banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam menyembuhkan penyakit tertentu. Ini bukan sugesti melainkan kenyataan dengan banyaknya pengakuan banyak orang,” tandas pria yang juga ketua INKAI Kuningan itu. Dengan adanya ciri khas tersebut, Agus merasa yakin masyarakat yang sempat beralih ke objek wisata lain bakal kembali. Sebab air panas alami yang ada jarang dimiliki objek wisata lainnya. ”Kalau penyebabnya karena banyaknya objek wisata, kami yakin mereka akan kembali. Karena karakteristis masyarakat kan memang ingin mencoba dulu yang baru. Jika ternyata tidak sreg maka akan kembali,” ucapnya. Pantauan Radar dalam beberapa hari pasca lebaran, jumlah pengunjung SA memang mengalami lonjakan dari hari-hari biasanya. Banyak dari mereka yang menikmati luncuran lidah naga sebagai ciri khas SA tersebut. Begitu juga kolam air panas cukup padat dijejali pengunjung. Terlebih dengan adanya hiburan dangdut yang menambah semaraknya suasana di objek wisata tersebut. (ded)

kembali meluncur ke lokasi, seraya mengeluarkan ancaman untuk kembali menyerang. Warga Pakapasan Hilir tidak terpancing. Mereka tetap mengikuti arahan dari para tokohnya. Sekdes yang bersimbah darah segera dilarikan ke Puskesmas Ciniru, dan kemudian dirujuk ke RSU El Syifa Kuningan. Diduga, penyerangan pemuda Desa Hantara dipicu dari kekalahan timnya saat bertanding dengan tim Desa Pakapasan Hilir dalam Turnamen Bola Voli Partai Hanura, di Desa Pasir Agung. Tidak berapa lama, Kepala Polisi Resor Kuningan AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono SIK MH, Komandan Komando Distrik Militer 0615 Letkol Kav Sugeung Waskito Aji SIP MM

beserta sejumlah perwira polisi tiba untuk memediasi kedua belah pihak dan dihasilkan kesepakatan bersama. “Kedua belah pihak sudah dimediasi. Mereka sepakat unuk menjaga wilayah masing-masing. Tidak akan ada lagi aksi saling serang, atau permusuhan. Bila terjadi lagi, maka akan kami proses secara hukum,” tegas Wahyu melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal AKP Sobirin, kepada Radar. Sementara korban meminta agar kasus tersebut diproses hukum. Barang-barang yang rusak minta diganti. Namun kini kasusnya diarahkan dulu untuk ditangani Polsek, meskipun tetap dalam back up Polres Kuningan. “Belum ada yang ditahan, baru pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Sobirin. (tat)

3 Balonbup Hadiri Halalbihalal PKS

FOTO: DEDEN RIJAUL UMAM/RADAR KUNINGAN

FOTO: DEDEN RIJAUL UMAM/RADAR KUNINGAN

18

Sekdes Bersimbah Darah

BERI BANTUAN. Asisten Daerah II, Kamil Ganda Permadi MM menyematkan tanda peserta saat pembukaan pelatihan, kemarin. PENGUNJUNG TURUN. Sejumlah warga menikmati wahana luncuran naga di kolam renang Sangkanhurip Alami, kemarin. Pengunjung Sangkanhurip Alami turun lima persen dibandingkan tahun lalu.

Radar Cirebon Group

Cindrakuma Gelontorkan Bantuan Rp2,4 M CILIMUS – Dewan Pimpinan Daerah Cindrakuma Kuningan mengadakan pelatihan BMT (Baitul Mal wat Tamwil) yang dilaksanakan di RM Raja Sea Food Bandorasa-Cilimus. Dalam pelatihan itu diungkapkan, akan digelontorkan dana Rp2,4 miliar untuk enam daerah di wilayah III Cirebon. ”Masing-masing daerah dapat bantuan Rp 400 juta,” ujar Sekretaris Dewan Pendiri Cindrakuma, Drs Yayat Supriatna MM, dalam sambutan pembukaan pelatihan, Minggu (26/8). Pelatihan itu diikuti oleh 80 peserta. Mereka berasal dari 16 kecamatan dengan utusan masing-masing lima orang. Peserta akan mengikuti pelatihan selama tiga hari, hingga Selasa (28/8). ”Khusus untuk Kuningan kita bagi dua gelombang. Sekarang 16 kecamatan dulu, nanti kita lanjutkan 16 kecamatan lagi,” ujar Ketua DPD Cindrakuma Kuningan, Drs Dudung Dulhalim diamini ketua panitia, Iyus Rustiandi. Melalui pelatihan tersebut,

pihaknya ingin memberdayakan masyarakat. Dengan diberikannya modal usaha ratusan juta per daerah diiharapkan mampu menyerap lapangan pekerjaan, di samping itu menangkis rentenir. Ia menyebutkan, sejumlah pemateri bakal dihadirkan mulai dari kepala Bappeda, kepala BPPT, kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, kepala BRI Kuningan serta kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi. ”Setelah kami menghadap Pak Aang (bupati, red), beliau sangat merespons. Dan sekarang mengutus Pak Kamil (Asda II, red) untuk membuka pelatihan ini,” kata Dudung. Selain 80 peserta yang hadir, dalam pembukaan dihadiri pula oleh para ketua ormas, OKP serta komunitas lainnya. Bahkan hadir pula Ketua DPP Cindrakuma, Abidin SPd serta para pengurus DPD Cindrakuma se Ciayumajakuning. Berkesempatan hadir unsur muspika dan muspida serta

Asda II, Drs H Kamil Ganda Permadi MM. ”Cindrakuma ini memang memiliki visi yang sama dengan P3C yakni pembentukan Provinsi Cirebon. Bahkan 90 persen pengurusnya berasal dari P3C. Kami bukan musuh P3C dan tak menghalangi P3C. Kami hanya ingin membantu apa yang tidak dilakukan P3C di mana lebih pada pemberdayaan masyarakat,” papar Ketua DPP Cindrakuma, Abidin yang merupakan mantan sekretaris P3C pusat. Dalam mewakili bupati, Asda II, Kamil Ganda Permadi sangat apresiasi terhadap kegiatan yang digelar Cindrakuma. Dikatakan, ada dua makna dari pelatihan BMT tersebut yakni pemberdayaan masyarakat dengan bermitra dengan pemerintah. Satu makna lagi yaitu konsep BMT yang menghilangkan riba, spekulasi dan ketidakpastian. ”Dengan penerapan ekonomi syariah ini semoga bisa membabad habis rentenir,” tandasnya. (ded)

KUNINGAN – Dalam acara halalbihalal DPD PKS Kuningan yang dilaksanakan di Gedung KNPI, Minggu (26/8), tiga balon bupati Kuningan hadir sekaligus, untuk memenuhi undangan partai berlambang bulan sabit kembar itu. Rupanya momen ini dimanfaatkan oleh PKS untuk membuka komunikasi dengan para balonbup. Ketiga balonbup tersebut antara lain H Momon Rochmana MM, H Acep Purnama MH dan H Kamdan SE. Secara kebetulan Momon Rochmana berkapasitas sebagai wabup mewakili Bupati, H Aang Hamid Suganda. Lalu Acep Purnama berkapasitas sebagai ketua DPRD. Namun, entah sengaja atau tidak, kursi antara Acep Purnama dan H Kamdan SE dipisahkan oleh Momon. ”Tiga dari beberapa bakal calon alhamdulillah hadir. Pak H M Robby Suganda SSos pun sebenarnya kami undang. Tapi beliau berhalangan hadir sehingga mengutus adiknya,” ujar Ketua Panitia Amaliyah Ramadan (PAR), Daswa SSi disela acara, kepada Radar. Tujuan sebenarnya, lanjut Daswa, halalbihalal ini dalam rangka mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Hadir seluruh pengurus, kader, simpatisan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tamu undangan. Hadir juga para anggota DPRD Kuningan dari fraksi PKS serta anggota DPRD Jabar, H Sabikin Lc. ”Kegiatan halalbihalal ini merupakan kegiatan penutup dari seluruh rangkaian kegiatan Amaliah Ramadan yang dibuka sebelum kegiatan Ramadan berupa pawai tarhib dan senam nusantara di taman kota beberapa waktu yang lalu dan ditutup dengan kegiatan kali ini,” terang Daswa. Halalbihalal berlangsung semarak dalam bingkai keakraban dan kekeluargaan di antara para tamu yang hadir. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 500 orang tersebut dimulai dengan penampilan Nasyid Instink dan Lentera Voice. Lalu dilanjutkan dengan kesenian rudat dari DPC Garawangi, pembacaan Qalam Ilami oleh

Ust Rosyidin, Pembacaan Doa oleh Ust Ahmad Taufik Lc, sambutan sambutan, kecapi suling, pembacaan puisi dan diakhiri dengan taujih rabbani oleh Ust Sabikin Lc. Ketua DPD PKS Kuningan, Rijaluddin SPd meminta maaf jika terdapat kekurangan dalam rangkaian kegiatan PAR. Keluarga besar PKS, imbuh dia, sangat menyadari bahwa tujuan dalam mewujudkan cita-cita keadilan masyarakat Indonesia serta masyarakat madani sejahtera tidak bisa dilakukan sendirian. Melainkan butuh kerjasama dengan semua pihak. ”Cita cita tersebut merupakan tujuan yang amat sejalan sebagai masyarakat muslim. Cita-cita ini tidak mungkin dilakukan sendirian, tapi kita bisa lakukan kerja sama dengan seluruh masyarakat Kuningan, dengan manggabungkan segenap potensi insya Allah cita-cita tersebut dapat dicapai tentunya dengan memiliki kebersihan hati,” kata Rijal. Dia menambahkan, citacita ini sangat bersentuhan dengan entitas politik dan akan sangat berhubungan dengan even politik. Tahun depan misalnya, masyarakat Jabar akan menghadapi hajat besar. PKS sendiri telah menetapkan untuk mengusung kembali incumbent Gubernur Jabar, H Ahmad Heryawan Lc. Begitu pula pemilukada bupati sekitar Oktober 2013 mendatang. Rijal menyatakan, pada saatnya nanti partainya akan memiliki calon yang hendak diusung ataupun didukung. Siapapun orangnya, imbuh dia, semoga mampu menyampaikan cita-cita yang PKS usung. Tentu saja akhirnya menuju masyarakat Kuningan yang lebih sejahtera. ”Kesempatan ini mari kita jadikan momentum untuk memaknai apa yang menjadi cita-cita kita bersama. Imtak ini jangan ternodai dosa kepada Allah, dosa kepada tetangga dan lainnya. Sesungguhnya nilai-nilai taqwa bisa menembus negara tidak hanya wilayah politik semata,” bebernya. (ded)

senin pon 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 h

Dewan Pengawas ... Ia berpendapat, bila peng­ angkatan berdasarkan kedekatan, dan bukan berdasarkan skill dan proporsional orang, itu akan menambah beban PDAM. Apalagi saat ini, kinerja PDAM masih bisa dikatakan buruk dalam pemberian pelayanan pada pelanggan. Salah satu buktinya, kata dia, adanya beberapa OPD yang kepala dinasnya tidak sesuai bidang yang diampunya. Itu menyebabkan OPD tersebut tidak berjalan maksimal, karena pemimpinnya tidak begitu memahami teknis OPDnya. “Harusnya wali kota bisa membagi the right man on the right place. Harus sesuai dengan kemampuannya agar semuanya bisa maksimal,” jelasnya. Ironisnya lagi, kata dia, DPRD dalam hal ini tidak diajak bicara. Itu jelas menunjukkan legislatif dan eksekutif tidak bisa berjalan bersama-sama. “DPRD sudah tidak diajak bicara, ini sudah jelas kalau legislatif dan ekskutif ingin jalan sendiri-sendiri,” tukasnya. Sementara, Ketua Cirebon Corruption Watch, Subur Karsa menuding keputusan Wali kota Subardi menunjuk ketiga orang tersebut (Sugianto, M Rafi dan Nurchozim, red) sebagai DP PDAM, adalah keputusan yang memiliki nuansa politis. Menurut Subur, sikap yang ditunjukkan oleh wali kota adalah bagian dari upaya Subardi mengamankan posisinya, sampai masa akhir jabatan, dengan menunjuk orang-orang dekatnya. “Sungguh naif apa yang dilakukan

wali kota menunjuk ketiga orang tersebut,” jelasnya. Ketua Bappilu DPC Partai Gerindra Kota Cirebon ini mendesak kepada wali kota untuk merevisi ulang SK pengangkatan DP PDAM. Selanjutnya mencabut dan membatalkan ulang SK DP PDAM, dan diganti nama-nama lain. “Revisi, cabut dan batalkan SK DP PDAM. Proses kembali nama-nama secara transparan, tidak asal-asalan hanya merasa hak prerogratifnya. Wali kota wajib membaca UU Pemerintah Daerah dan kaitan dengan DP PDAM tanpa dibebani subjektifitas,” tegasnya. Pihaknya bahkan mengusulkan sejum­lah nama untuk masuk ke dalam DP PDAM, di antaranya Agus Mulyadi MSI yang saat ini men­jabat Kabag Perekonomian mewa­kili wali kota. Kemudian buda­yawan Noerdin M Noer, penga­cara Gunadi Rasta SH MH, pengusa­ha Yuyun Wahyu Kurnia dan H Didi yang juga pensiunan PDAM. HANYA PELENGKAP PENDERITA Membela, loyalis Subardi, Imam Yahya SFil I menilai penunjukan DP PDAM adalah kewenangan penuh wali kota. Karena aturan tentang pengangkatan DP adalah sepenuhnya ada di wali kota tanpa harus ada persetujuan atau fit and proper test DPRD. Bahkan penunjukan tiga orang DP PDAM tidak harus melalui pelantikan, tapi cukup dengan surat keputusan wali kota. “Itu kan semuanya hak preogratif wali kota, dan aturannya memang seperti itu,” kata Imam. Mantan aktivis GMNI Kota

Pashmina Pelangi ... Hijab Agie Galuh mengatakan, hadirnya tren pashmina pelangi memberi variasi baru untuk mereka yang berjilbab. “Fleksibel, karena di dalamnya kan ada beberapa warna. Sehing­ ga dapat digunakan untuk baju yang berlainan,” katanya kepada Radar, Minggu (26/8). Selain karena fleksibel, pashmina ini menjadi menarik untuk kalangan yang terbiasa

berkreasi dalam berhijab. Sebab bahannya yang lentur, simpel, tanpa perlu aksesori tambahan lainnya. “Sudah ramai warnanya. Maka dari itu untuk mereka yang terbiasa berkreasi dengan pashmina pasti merasa terbantu. Karena pashmina pelangi sudah sangat memberi efek warna yang menarik,” paparnya ditemui di kediamanya, Jl Pemuda.

Ribuan Pemudik ... H+7 mengalami peningkatan. “Hari ini (kemarin,red) sangat terjadi lonjakan penumpang,” ujarnya kepada Radar, di stasiun Cirebon, Minggu (26/8). Menurutnya, pada hari-hari sebelum H+7 jumlah penumpang yang naik KA menuju Jakarta dari Daop 3 Cirebon berkisar 2000 penumpang. Namun

pada H+6 jumlah penumpang naik menjadi 4000 penumpang dan diperkirakan pada H+7 ini akan sampai pada jumlah 5000 penumpang kembali ke Jakarta. “Ini akibat habisnya tiket yang dijual dan dijalankannya beberapa KA Tambahan,” ungkapnya. Seorang pemudik, Siti Aminah (22) mengaku menggunakan

BMPS Tolak... Halim kembali menegaskan, BMPS Kota Cirebon sangat serius membawa masalah ini ke proses hukum. Pada Senin (27/8) atau hari ini, pihaknya akan bertemu dengan Rektor Unswagati, Untag 45, IAIN Syekh Nurjati, Universitas NU, dan Muhammadiyah untuk membahas dan menindaklanjuti permohonan bantuan kepada LBH-LBH masing-masing. “Kami akan gandeng lima LBH itu. Kecurangan dalam PPDB online ini telah merugikan BMPS dan masyarakat,” terangnya. Setelah berembug dengan LBHLBH tersebut, BMPS Kota Cirebon akan memberi laporan dan datadata kepada BMPS Provinsi Jawa Barat. Lalu akan ditelaah dan

dipelajari laporan dari setiap daerah, termasuk BMPS Kota Cirebon. “Kecurangan PPDB Online tidak hanya terjadi di sini (Kota Cirebon, red). Pada beberapa daerah juga terjadi hal yang sama,” tukasnya. Karena itu, kata dia, untuk mempermudah garis koordinasi, seluruh BMPS di Jawa Barat sepakat agar BMPS Provinsi Jawa Barat yang melaporkan setiap kecurangan yang terjadi dalam PPDB online. Ditujukan kepada Kejati Jawa Barat. Pengamat hukum Fajar Rama­ dhani SH menyatakan, Kejari Cirebon, menjadi rujukan para pen­cari keadilan di Kota Cirebon. Masyarakat maupun BMPS di kota ini, yang ingin melapor­kan

aneka berita 4Dari Halaman 9 Cirebon ini menganggap, keberadaan DP tidak lebih hanya pelengkap penderita. Bahkan keberadaannya tidak memiliki peran optimal. karena aturan yang tidak memungkinkan bagi DP membuat kebijakan strategis. Dan semua kebijakan strategis kewenangan sepenuhnya ada di direksi perusahaan daerah. “Jangan heran saat Darumakka jadi Ketua DP PDAM tidak bisa berbuat banyak, karena kewenangan penuh ada di direksi, bukan di DP,” ujarnya. Imam menegaskan, kalaupun tidak ada DP sebenarnya juga tidak ada masalah. Hanya saja kare­na aturan mengatur DP, dan apabila wali kota tidak meng­ angkat DP, justru nanti malah jadi persoalan dan ramai. Mengapa tidak mengangkat DP, padahal aturannya sudah ada. Dikonfirmasi, M Rafi SE mem­ benarkan dirinya ditunjuk wali kota menjadi anggota DP PDAM. Hanya saja, Rafi enggan mem­beri penjelasan tentang DP PDAM. Termasuk namanya yang diang­kat oleh wali kota bersama Sugian­ to dan Nurchozim. “Yang lain saja mas. Jangan ke saya, ke Pak Sugianto atau Nurchozim saja,” ujar Direktur LSM JaMS ini. Ketua DP PDAM terpilih, Dr Sugianto SH MH justru memilih bungkam. Dengan alasan bukan ranahnya. Bahkan pria jangkung ini meminta persoalan ini ditanyakan langsung kepada Kabag Perekonomian Agus Mulyadi. “Itu bukan ranah saya, silakan tanyakan langsung ke Kabag Perekonomian,” pungkasnya. (kmg/abd) 4Dari Halaman 9 Senada, pengguna pashmina pelangi, Agni Adhilla mengaku sangat terbantu. Selain banyak warna, saat mengenakannya dapat memberi kesan ceria, serta adem. “Mungkin efek dari banyak warna. Untuk kreasi pun sangat mudah,” kata perempuan yang tengah melanjutkan pendidikan dokter di Unnisula Semarang ini. (nda) 4Dari Halaman 9 kere­­ta adalah solusi tepat untuk mela­­kukan mudik dan kembali ke Jakarta. Karena selain praktis, kini pelaya­nan KA sendiri sangat me­muas­kan dan menghargai calon penumpangnya. “Saya mera­­sa nyaman sekali, tapi untuk pemerik­ saan KTP perlu dibenahi,” saran wanita yang ber­asal dari Perumnas Gunung Lawu tersebut. (aff) 4Dari Halaman 9 perkara hukum, bisa melapor­ kannya pada kejaksaan. “Bisa juga lapor kepada kepolisian, jika dimungkinkan adanya satu tindak pidana,” ujarnya. Sebab, secara umum keduanya berwenang untuk melakukan penanganan setiap laporan yang masuk di wilayah hukumnya. Sebab, bagi pria yang sedang menyelesaikan S-2 Hukum ini, menilai Kejari dianggap lebih dekat dan lebih intens dalam menangani laporan BMPS tersebut. (ysf)

Radar Cirebon Group

19

Komisi C Minta Dinsos Objektif Verifikasi KCMS KEJAKSAN - Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Cirebon diharapkan bisa objektif dalam proses verifikasi pemberian KCMS terhadap warga. Wakil Ketua Komisi C DRPD Kota Cirebon, Andi Riyanto Lie SE mengatakan, objektivitas Dinsos, sangat berpengaruh pada penerima KCMS. Maka dari itu, Dinsos harus benarbenar menilai, warga tersebut layak atau tidak mendapatkan KCMS. “Sehingga keberadaan kartu tersebut tepat sasaran, dan diterima oleh warga yang memang membutuhkan kartu tersebut,” ujarnya seraya menyampaikan, Komisi C selalu mengingatkan Dinsosnaker terkait objektivitas, Minggu (26/8). Disinggung masih banyaknya warga yang belum ter-cover, Andi mengatakan, saat ini Komisi C memang sedang mendorong

anggaran kesehatan. Sehingga diharapkan, ke depan semua warga yang membutuhkan dapat ter-cover dengan baik. “Bahkan Komisi C punya target, kita akan mendorong semaksimal mungkin anggaran untuk pelayanan kesehatan bagi warga Kota Cirebon, sehingga nanti semua warga Cirebon tercover 100 persen untuk layanan kelas 3. Kalau memang itu terjadi, tidak akan ada lagi kekhawatiran warga yang tidak mendapatkan KCMS,” jelasnya. Sementara, Ketua Komisi C DPRD Kota Cirebon H P Yuliarso BAE mengatakan, hingga saat ini, proses verifikasi pada warga yang belum mendapatkan KCMS sedang berjalan. Dia juga mengatakan, Komisi C sering melakukan rapat dengan Dinsos dan Dinkes membahas masalah ini. Dan salah satu hasilnya, apabila memang ada

warga yang membutuhkan ban­ tuan kesehatan namun belum mendapatkan KCMS, bisa ditangani terlebih dahulu oleh pihak rumah sakit. “Ketika me­ mang ada yang harus dirawat ke RS Gunung Jati, asal betul-betul tidak mampu, ya tidak ada ma­ salah. Dan Dinsos akan membe­ rikan rekomendasi,” jelasnya. Dikatakan betul-betul tidak mam­pu, kata dia, dibuktikan dengan surat keterangan dari RW. Namun, Yuli menegaskan kalau hal tersebut berlaku dalam kon­disi darurat saja. “Memang pake surat dari RW, tapi itu hanya sementara. Saat nantinya pasien ditangani, dalam waktu dekat akan langsung diverifikasi dan di­tentukan apakah layak men­da­­patkan kartu atau tidak,” jelasnya. Sedangkan, Sekretaris Komisi C DPRD Kota Cirebon, Taufik Pratidina ST menilai kekhawatiran warga terkait

tidak didapatkannya KCMS adalah hal yang wajar dan cukup beralasan. Karena, ada fenomena yang menunjukkan bahwa masyarakat tidak mampu justru tidak mendapatkan KCMS. “Kekhawatiran warga cukup beralasan, karena melihat fenomena yang ada, banyak masyarakat yang memang tidak mampu justru tidak mendapatkan KCMS. Jadi wajar saja bila warga khawatir,” jelasnya. Taufik menganggap kuota cadangan KCMS sebanyak 7.000 kartu akan mencukupi kebutuhan warga. Selagi, tim verifikasi melakukannya secara objektif. “Insya Allah tepat sasaran dan mencukupi, karena itu, tim verifikasi harus bersikap objektif. Jangan sampai orang yang mampu mendapatkan KCMS, sementara masyarakat yang tidak mampu justru tidak dapat,” tukasnya. (kmg)

Omzet Bakso... pemilik Bakso Sidodadi Pak Kumis ini, kemarin. Dengan resep yang ia ciptakan, Kasmo mampu bertahan selama hampir 30 tahun sebagai pedagang bakso. “Waktu merantau setelah lulus SMP. Tahun 83 kalau tidak salah,” ujar alumni SMPN 1 Solo ini. Bukan waktu yang singkat. Apalagi ia punya cerita kelam yang sangat mengiris hati jika diingat kembali. Berasal dari latar belakang keluarga yang tak mampu, Kasmo hanya mampu menyelesaikan sekolah hingga SMP. “Ya, saya hanya lulusan SMP. Susahnya mau sekolah. Boro-boro sekolah deh, makan saja dulu saya susah sekali,” tuturnya kini duduk berhadapan dengan saya. Masih ingat dalam benaknya, saat ia pertama kali menginjakan kaki di Cirebon. Untuk mengadu nasib dan menciptakan kesuksesan yang semasa kecilnya selalu terngiang-ngiang. “Keinginan sendiri karena tahu kondisi keluarga tidak mampu menyekolahkan saya. Tapi saya ingin sukses. Akhirnya ke Cirebon, numpang dengan kakak,” papar anak kelima dari tujuh bersaudara ini. Semula, Kasmo dagang bakso dengan sang kakak. Saat itu,

ia harus ekstra kerja keras. Karena keuntungan yang tak seberapa harus dibagi dengan kakak. Sementara kebutuhan tidak sedikit. Sampai akhirnya, di tahun 1995 ia mulai mandiri. Dengan modal nekat, ia jualan bakso dari hasil seadanya. Awalnya, ia dagang menggunakan gerobak pinjaman. Lantaran tak sanggup membeli sendiri. “Jadi sistemnya saya pinjam gerobak sesama pedagang bakso yang sedang pulang kampung ke Solo. Begitu orangnya datang otomatis saya berhenti dagang. Cari lagi siapa yang pulang, begitu saja seterusnya,” bebernya ditemui di tempat usaha, Jl Rajawali Raya, Perumnas Cirebon. Sampai pada akhirnya, ia mendapat kesempatan diper­ caya berdagang bakso. Sebuah gerobak dari tanah kelahirannya dikirimkan ke Cirebon. “Di­ buatkan gerobak, ada yang bantu. Mulai punya dondangan (gerobak, red) sendiri membuat saya mulai dagang keliling,” kata ayah tiga anak ini. Saat dagang keliling, ia banyak mendapat hambatan. Sebagai orang baru, ia harus ekstra dalam berjualan bakso. Saingan pedagang bakso di Cirebon baginya cukup banyak. Itu yang

4Dari Halaman 9 membuatnya harus lebih jeli melihat potensi yang ada. “Tahu betul susahnya dagang keliling. Merasakan betapa pahitnya orang cari duit,” tuturnya. Semakin ia menggeluti pekerja­ an ini, Kasmo semakin menemui banyak hambatan. Sempat ada rasa khawatir dan rasa putus asa. Namun ia selalu diyakinkan oleh sang istri. Wanita yang selalu ada dalam suka dan duka. “Istri tahu banget seperti apa saya. Dia yang selalu kasih saya motivasi untuk tidak menyerah. Mulanya capek karena yang saya hadapi pedih sekali,” tuturnya berkaca-kaca. Kepedihan itu bukan hanya saat dagangannya sepi. Sampai detik ini, ia masih terkenang masa-masa sekolah. Saat banyak pihak yang menjelekannya. “Untuk bayaran sekolah saya selalu nunggak. Karena keadaan orang tua yang kurang. Cuma bertani, itupun kecil-kecilan,” kenangnya. Namun, dengan melihat tiga buah hatinya, Kasmo jadi lebih semangat. Ia yakini bahwa ada celah untuknya meraih kesuksesan. Belum lagi, saat keadaan terpuruk itu, ia melihat sang adik mulai merangkak menggeluti bisnis serupa. “Otomatis dari situ saya ikut

semangat. Dia bisa kenapa saya tidak? Saya juga tidak ingin anakanak punya kehidupan seperti bapaknya,” tuturnya. Terbukti, saat ini ia mampu meraih keberhasilan melebihi sang kakak yang dulu sempat dijadikan tumpangan. Juga sang adik yang sama-sama menekuni bisnis panganan ini. Keberhasilan dirasakan Kasmo sejak tahun 2000-an. Dimana ia mulai dipercaya banyak langganannya. Meski saat itu, dagangannya masih sebatas gerobak yang nangkring di pelataran Yogya Rajawali. Hingga kini mampu memiliki tempat yang layak dan nyaman untuk tempat makan bakso. “Alhamdulillah, sekarang sudah jauh lebih baik dari dulu. Anak-anak tidak lagi merasakan pahitnya hidup seperti bapaknya,” katanya. Ia sangat bersyukur atas apa yang diraihnya kini. Dengan omzet di atas Rp3 juta per hari. Ia nikmati untuk membayar semua kepahitan hidup semasa di Solo. Dimana ia yakini, kesuksesan adalah pilihan. Sukses adalah pola pikir, yang harus dibentuk dan diwujudkan. “Tanamkan dalam benak kita bahwa kita bisa sukses. Lalu wujudkan!,” tukasnya. (*)

Minggu Ini... Perwali dan Penyidik PNS (PPNS) Satpol PP, H R Rusmana SE mengatakan, Satpol PP bersama tim teknis reklame akan terus berkoordinasi untuk melakukan penertiban tersebut. Satpol PP tidak akan tebang pilih dalam menertibkan reklame dari Bacawalkot manapun.

Sepanjang, reklame Bacawalkot itu tidak memiliki izin. Meskipun dilewati jeda waktu libur dan tanpa aktivitas penertiban, kata dia, Satpol PP tetap akan mengadakan penertiban. Sampai Kota Cirebon bersih dari reklame yang tidak berizin.

4Dari Halaman 9 Salahseroang warga, Lusi Gunawan menyatakan, keberadaan berbagai jenis reklame dari Bacawalkot dianggap mengganggu ketertiban umum. Selain itu, Kota Cirebon menjadi semrawut dan terkesan kotor. Sebab itu, Lusi mendukung penuh langkah Satpol PP untuk

melakukan penertiban berbagai jenis reklame dari Bacawalkot. “Saya sangat mendukung penuh. Kota Cirebon itu terkenal sebagai kota pemenang piala Adipura di bidang kebersihan dan keindahan kota. Ini menjadi kontrakdiksi jika tidak demikian kenyataannya,” ungkapnya. (ysf)

Radar Cirebon

Pendiri: H. Mahtum Mastoem (alm). CEO: H Yanto S Utomo. General Manager: Toto Suwarto, Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Iing Casdirin. Redaktur Pelaksana: Suhendrik. Redaktur: Rusdi Polpoke, Khairul Anwar, Apendi, Iim Abdurahim, Yuda Sanjaya, M Rona Anggie, Ahmad Sanusi. Liputan Kota: Abdullah, Raden Dedi Haryadi, Husain Ali, Ida Ayu Komang, Itta Fathimatul Lailiyah, Imam A Musyaffa, Sri Wahyuningsih, Atin Udhiyatin, Adinda Pratiwi. Liputan Kabupaten: Muhamad Junaedi, Nur Via Pahlawanita, Yusuf Suebudin. Indramayu: Adun Sastra (Kepala Biro), Utoyo (Karangampel), Kholil Ibrahim. Kuningan: Agus Sugiharto (Kepala Biro), Deden Rijalul Umam, Tatang Ashari, Agus Mustawan. Majalengka: Waska Eko (Kepala Biro), Almuaras, Budi Raharjo, Aziz Muhtarom, Abdul Hamid, Agus Rahmat. Subang: Komarudin. Xpresi: Mike Dwi Setiawati. Korektor: Nurhidianti Fazrin. Sekretaris Redaksi: Leni Indarti Hasyim. Pracetak: Asep Kurnia (Koordinator), Irvan Rosadi, Deni Hamzah, Supriyanto, Burhanuddin, Agung Bakti Wibowo, Abdul Rosyad, Amirul Idhaji, Heru Suroso. EDP/IT: Harry Hidayat, Andri Wiguna. Pemasaran Iklan: Eko Suprihatmoko (Manajer Jakarta), Syahbana (Manajer Cirebon), Diana Lindari, Raden Ramandi, Djajuli Purworejo, Khaerudin, Panca Setiawan, Ahmad Deden, Gusnawan, Nani Nuraeni, Dedy Supriyatna, M. Sofyan (Bandung), Yuni Khansa (Jakarta). Sirkulasi dan Pengembangan Koran: Raswidi (Manajer), Ahmad Mugni, Teddy Alvino. Keuangan dan Umum: Liana Sukmawati (Manajer), Siti Romlah, Adrawi, Zandra Devina, Ria Kristiana, Endah Purnamasari, Feny Nurcahyani, Rudi Mulya Penerbit: PT. Wahana Semesta Cirebon (PT. WSC). Manajer Group Percetakan: Tommy Sudaryono. Komisaris Utama: H. M. Alwi Hamu. Komisaris: Lukman Setiawan, Dwi Nurmawan. Direktur Utama: Yanto S. Utomo. Direktur: H. Suparno Wonokromo. Bank: Bank Mandiri No 134.0000118231 a/n PT. Wahana Semesta Cirebon. Bank BRI Syariah No Rekening: 3116-0007-3. Alamat Redaksi/Pemasaran/Iklan/Tata Usaha: Jl Perjuangan No 9 Cirebon 45154 Telp (0231) 483531, 483532, Faks (0231) 483533. Addres e-mail: radarcbn@ indosat.net.id, redaksi@radarcirebon.com, iklan@radarcirebon.com, puber@radarcirebon.com. Perwakilan Iklan Jakarta: Eko Suprihatmoko, Azwir, Arif Badi Karyawan, Asih. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3, Jl. Palmerah Barat No. 353, Jakarta 12210 Telp (021) 5330976. Perwakilan Bandung: Jl. Margahayu Barat Blok S II No. 106 Telp. (022) 7564848. Harga Langganan: Rp 69.000/bulan. Harga Eceran: Rp 3.000/eks. Tarif Iklan: Umum/Display hitam putih halaman 1 Rp 58.000/mm kolom. Umum/Display Berwarna halaman I: Rp 90.000/mm kolom, halaman 2 s.d 7, 10 s.d 23 Rp 30.000/mm kolom, halaman 12, 13 dan 24 Rp 46.000/mm kolom. Sosial/Keluarga hitam putih Rp 23.000/mm kolom. Sosial/ Keluarga berwarna Rp 32.000/mm kolom. Baris: Rp 20.000/baris(minimal 3 baris, maksimal 7 baris). Percetakan: PT. Wahana Cirebon Press Intermedia. Isi di luar tanggungjawab percetakan.

SEMUA WARTAWAN RADAR CIREBON selalu DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

Letkol Eddy Widianto

Wajib Jaga Keutuhan NKRI Dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) perlu adanya sesuatu pendidikan agar masyarakat tambah mencintai tanah airnya. Karena sesungguhnya tidak hanya TNI atau Polri saja yang mempunyai tanggung jawab menjaga keutuhan NKRI, tetapi semua warga negara Indonesia mempunyai kewajiban dalam menjaga keutuhan NKRI. “Kita semua selaku warga Indonesia mempunyai tugas untuk menjaga keutuhan NKRI”, ujar Komandan Kodim 0614 Kota Cirebon Letkol Eddy Widianto.(den)

Radar Cirebon Group

senin pon, 27 agustus 2012 / 9 syawal 1433 H

HALAMAN 20

Dua Pemudik Tewas Terlindas Bus Bus Terguling di Tol Palikanci, Dua Luka Parah

RINGSEK. Bus Pariwisata yang ringsek setelah terguling dan menabrak jembatan diamankan petugas PJR Polda Jabar di kantor Jasamarga Tol Palikanci Ciperna, kemarin(26/8).

ASTANAJAPURA – Setelah berlebaran di kampung halaman dan hendak menuju perantauan, naas dialami Miftahudin (25) dan M Basori (20), keduanya warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Mereka tewas terlindas bus saat melajukan sepeda motor Honda Supra Fit nopol G 5399 HJ di jalur Pantura Desa Bunder, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Minggu (26/8) sekitar pukul 12.00. Diketahui, bus Dewi Sri ber­ nopol G 1694 FR yang me­ nabrak itu dikemudikan oleh Nuridin(38) warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Berdasarkan keterangan saksi, sebelum menabrak, bus melaju kencang dari arah Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon menuju arah Jakarta. Sementara Miftahudin(25) yang berboncengan sepeda motor berada di depan bus satu lajur. Saking kerasnya benturan, seketika mereka berikut motornya terlindas dan terseret bus tersebut. Jasad korban langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Sementara, sopir bus langsung diamankan petugas ke Mapolsek Susukan untuk

FOTO: DEDI HARYADI/ RADAR CIREBON

1 Maut Arus Balik

2

Korban Meninggal:

Miftahudin (25) dan M Basori (20) Keduanya warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menuju Jakarta ilustrasi: rhu

dilakukan pemeriksaan. “ Kasus kecelakaan maut ini sedang ditangani Unit Laka Lantas Polres Cirebon. Para korban merupakan pemudik yang akan balik ke Jakarta,” ungkap Kapolres Cirebon AKBP H Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi melalui Kapolsek Susukan AKP Supriyadi kepada Radar Cirebon, kemarin (26/8). Terpisah, kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas jalan tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon. Minggu pagi (26/8) sebuah bus pariwisata tujuan Jawa Tengah ringsek setelah menabrak sebuah jembatan tol. Peristiwa itu mengakibatkan dua

insiden Panaskan Motor, Dibawa Maling CIREBON – Satu unit sepeda motor mi­ lik Joni (30), seketika raib saat mesinnya dipanaskan di rumah orang tuanya di Gg Layur 2, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Kamis (23/8) sekitar pukul 06.00. Warga Gg Mujaer Dalam, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, itu meninggalkan sepeda motor Jupiter Z CW nopol E 4095 LZ tanpa mematikan mesinnya. Sementara ia ke kamar mandi, sepeda motor tetap di teras rumah. Hanya beberapa menit ditinggal, tiba-tiba Mimin (57), ibu korban memberi tahu jika sepeda motor berwarna hijau itu sudah tidak ada. Joni pun kaget, dan langsung berupaya melakukan pencarian. Namun, upaya Joni tidak membuahkan hasil. Merasa telah kecolongan, Joni pun melaporkan peristiwa yang menimpanya ke Mapolres Cirebon Kota, dengan kerugian mencapai Rp9 juta. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Asep Edi Suheri, melalui seorang penyidik membenarkan adanya laporan pencurian sepeda motor tersebut. “Kasus ini masih kami dalami, dan kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Korban juga sudah melapor kepada kami,” ucap penyidik. (atn)

orang mengalami patah kaki dan luka yang cukup serius. Keterangan yang berhasil dihim­ pun menyebutkan, kecelakaan ini terjadi di ruas tol Palimanan Kanci KM 218 atau tepatnya di Desa Astapada, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Bus pariwisata dikemudikan Ikhwan ini meluncur dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah yang akan menjemput penumpang balik ke Jakarta dengan kecepatan tinggi. Sesampai di TKP, diduga karena mengantuk, tiba-tiba kendaran hilang kendali dan menghantam jempatan tol lalu terguling. Beruntung saat kejadian kondisi

bus dalam keadaan kosong tanpa penumpang. Benturan keras membuat bodi kendaraan ringsek dan kernet yang saat itu disamping sopir juga ikut tergencet. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akibatnya supir dan kernet bus tersebut mengalami patah dibagian kaki dan harus menjalani rawat inap di RS Mitra Plumbon. “Bus yang ringsek kami amankan di kantor Jasamarga tol Palikanci Ciperna. Peristiwa ini diduga sang sopir mengantuk saat mengendarai mobilnya,” ujar Aiptu Buana petugas PJR Polda Jawa Barat.(rdh)

Ditangkap Saat Transaksi Togel PLERED - Unit Buser Polsek Plered, Sabtu (26/8),  menangkap penjual ku­pon judi togel Hartisa (39), warga Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Dari tangan tersangka petugas berhasil menyita uang hasil penjualan togel sebesar Rp 300.000, 1 buah handphone, kopian ramalan mimpi,

FOTO: DEDI HARYADI/RADAR CIREBON

DITANGKAP. Hartisa terpaksa harus menjalani proses hukum di Polsek Plered karena kedapatan menjual dan mengedarkan judi jenis Toto Gelap.

sejumlah rekapan togel, dan kupon togel sebagai barang bukti. Penangkapan terhadap tersangka ini bermula petugas unit Reskrim Polsek Plered menerima laporan dari warga yang resah dengan aktifitas tersangka mengedarkan dan menjual judi togel di desa tersebut. Dari informasi itulah, petugas langsung menuju Desa Pangkalan untuk mencari tersangka. Tidak lama, akhirnya polisi menemukan tersangka sedang mengedarkan judi toto gelap tersebut kepada masyarakat. Tersangka pun terkejut dengan ke­ datangan petugas polisi tersebut dan langsung menggelandangnya ke Ma­ polsek Plered untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Saya baru satu bulan menjual togel ini karena saya terkena pengurangan karyawan di pabrik pembuatan tempe yang sekarang sedang terpuruk. Makanya, untuk menyambung hidup dan menafkahi keluarga, saya terpaksa berjualan togel,” ujar tersangka yang memilik dua anak balita ini kepada Radar Cirebon. Sementara itu, Kapolres Cirebon AKBP H Hero Henrianto Bachtiar SIK MSi melalui Kapolsek Plered AKP H Tutu Mulyana kepada Radar Cirebon mengatakan bahwa tersangka akan dijerat pasal 303 KUHPidana tentang perjudian.(rdh)

Honda Supra Fit Nopol G 5399 HJ yang dikemudikan kedua korban Meluncur dari arah Palimanan Menuju Jakarta.

Sesampainya di Jalur Pantura Desa Bunder Kecamatan Susukan, korban berusaha menyalip Bus Dewi Sri. Diduga terkejut, sopir bus Dewi Sri tidak sempat mengerem lalu menabrak sepeda motor korban dari belakang hingga keduanya tewas.


Radar Cirebon 27 Agustus 2012