Issuu on Google+

SABTU 16 JUNI

33

Pendorong Perubahan dan Pembaruan

TAHUN 2012

SD Lulus Seratus Persen

DZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA’ SHUBUH 11.21 14.41 17.10 18.25 04.08

UANG PALSU

Dapat Lagi Rp 10,5 Juta SONGGON - Joko, 50, warga Dusun Pelantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, dijebloskan ke ruang tahanan Mapolsek Songgon kemarin (15/6). Dia diduga telah mengedarkan lembaran uang palsu (upal) pecahan Rp 100 ribu dengan jumlah total Rp 10,5 juta. Kapolsek Songgon AKP Ali Azhari melalui Kasi Humas Bripka Abdurrahman mengatakan, terbongkarnya kasus upal tersebut bermula dari aksi penipuan yang dilakukan Joko terhadap Ponikem, 60, warga Dusun Krajan, Desa Songgon. Rabu malam lalu (13/6), Ponikem berjualan di dekat rumah warga yang menggelar hajatan. Nah, saat itu Joko datang untuk membeli sebungkus rokok. Saat membayar, Joko menyodorkan selembar uang pecahan Rp 100 ribu. Setelah dilihat dan diraba, Ponikem curiga bahwa uang Joko itu palsu. Malam itu juga Ponikem langsung mengembalikan uang tersebut. Namun, hal tersebut ditolak Joko ■

BANYUWANGI - Hasil ujian nasional (unas) tingkat sekolah dasar (SD) sukses melampaui target yang ditetapkan. Dari 22.694 peserta unas 2012, semua dinyatakan lulus 100 persen. Pada unas 2012 ini, ada sekitar 818 SD yang mengikutsertakan anak didiknya sebagai peserta unas. Dari 818 lembaga itu, peserta unas mencapai 22.694 siswa. Peserta unas yang berasal dari Madrasah Ibtidaiah (MI) mencapai 4.902 siswa. Peserta sejumlah itu berasal dari sekitar 229 lembaga pendidikan. “Alhamdulillah, peserta unas SD berhasil lulus 100 persen,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi, Sulihtiyono. Hasil unas SD itu akan diumumkan hari ini (16/6) di masing-masing sekolah. Lan-

 Baca Dapat...Hal 43

Mantan Wabup Bebas GALIH COKRO/RaBa

BUKTI: Wakapolres Kompol Aldian dan Ipda Ali Masduki menunjukkan upal dari kelompok Haris.

Komplotan Haris Dikirim ke Situbondo

BANYUWANGI - Mantan Wakil Bupati (wabup) Banyuwangi, Yusuf Nuris, sudah menghirup udara bebas sejak siang kemarin (15/6). Terpidana kasus korupsi tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004 lalu itu mendapatkan cuti bersyarat setelah menjalani hukuman selama setahun. Gus Yus—sapaan Yusuf Nuris—dijemput kerabat

dan penasihat hukumnya, Achmad Wahyudi SH, saat keluar dari lapas di Jalan Istiqlah, Banyuwangi, sekitar pukul 14.30 kemarin. Suasana haru menyelimuti detik-detik keluarnya Gus Yus dari lapas ■  Baca Mantan...Hal 43

BEBAS: Yusuf Nuris memeluk koleganya di depan gerbang Lapas Banyuwangi kemarin.

AGUS BAIHAQI/RaBa

BANYUWANGI - Tiga tersangka pengedar uang palsu (upal) yang telah ditangkap anggota Polres Banyuwangi rencananya akan dikirim ke Polres Situbondo. itu dilakukan polisi karena lokasi penangkapan berada di wilayah hukum Kabupaten Situbondo. Rencana pengiriman tersangka sindikat peredaran upal dengan tersangka Talip Santoso, 55, Juprianto, 30, dan Muhamad Haris, 43, ke Polres Situbondo itu disampaikan Wakapolres Banyuwangi, Kompol M Aldian. “Para tersangka akan kita kirim ke Situbondo,” katanya. Dari tiga tersangka, yang pertama ditangkap adalah Muhamad Haris. Warga Jalan Pemancingan, II No. 46, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, itu ditangkap di sekitar Pelabuhan Jangkar, Situbondo. Saat itu, tersangka akan menyeberang ke Madura menggunakan kapal laut. “Haris kita tangkap di Situbondo,” katanya ■

Labfor Polda Cari Sumber Api

 Baca Komplotan...Hal 43

ADA APA LAGI

Saat Setor, Pengecer dan Pengepul Diringkus BANYUWANGI - Dua warga yang diduga suka main judi jenis togel ditangkap anggota Polsek Blambangan kemarin (15/6). Kedua tersangka sementara diperiksa dan dijebloskan ke ruang tahanan (rutan) polsek. Kedua tersangka adalah Asmuni, 54, warga Jalan Sidopekso, Lingkungan Gajah Oling, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Banyuwangi, dan Probo Ahadiyat, 48, asal Jalan Gumitir, Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi. “Dua tersangka kita tangkap di rumah Asmuni,” cetus Kasi Humas Polsek Blambangan, Aiptu Monip. Saat menggerebek rumah Asmuni, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa uang Rp 61 ribu, satu lembar kertas sobekan bertuliskan nomor togel, selembar kertas warna putih, dan dua buah bolpoin. “Semua bukti kita amankan di polsek,” jelasnya. Menurut Monip, dua tersangka yang diamankan itu memiliki peran berbeda. Asmuni diduga sebagai pengepul, dan temannya yang bernama Probo diduga berperan sebagai pengecer. Keduanya ditangkap polisi saat Probo akan setor hasil penjualan togel tersebut. “Kita tangkap saat keduanya akan merekap,” katanya. (abi/c1/bay) http://www.radarbanyuwangi.co.id

ALI NURFATONI/RaBa

SISA: Polisi menunjukkan beberapa benda yang berhasil diselamatkan dari gudang pelampung di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.

MUNCAR - Polisi kerja keras demi menguak pemicu kebakaran yang terjadi di gudang industri kerajinan pelampung ikan di Dusun Sidomulyo, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Kamis dini hari itu. Sehari setelah kejadian, Polsek Muncar langsung minta bantuan Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) untuk menyimpulkan asal api yang menghanguskan seluruh gudang tersebut. Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim tiba di Banyuwangi kemarin (15/6). Usai salat Jumat, tiga anggota Labfor Polda Jatim langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka didampingi Unit Reserse Kriminal Polsek Muncar. Sayang, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab utama kebakaran hebat yang menelan kerugian senilai Rp 750 juta itu. Sebab, dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui secara pasti bukti akurat terkait kebakaran tersebut. “Tim Labfor sekarang masih melakukan pemeriksaan di lokasi,” ujar Kanitreskrim Polsek Muncar, Iptu Imron, siang kemarin. Menurut Imron, tim Labfor Polda Jatim melakukan pengecekan di semua penjuru gudang yang hangus terbakar itu. Tim labfor membutuhkan waktu yang cukup untuk meneliti gudang yang terbakar itu. ’’Selama 2,5 jam tim menelusuri gudang ini, hasilnya kita belum tahu,’’ kata perwira dengan dua balok di pundak itu. Sebab, kata Imron, untuk menyimpulkan hasil pemeriksaan tim labfor, dibutuhkan waktu paling singkat sepekan. Oleh karena itu, saat ini polisi belum bisa menyimpulkan dari mana api tersebut berasal. ‘’Kita belum bisa simpulkan, karena masih didalami tim forensik. Paling cepat seminggu ke depan ada kabar,” jelasnya ■

taran tingkat kelulusan 100 persen, sehingga tidak ada satu pun peserta unas yang tidak bisa melanjutkan ke SMP. Sulihtiyono berharap semua peserta unas SD melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Peserta sebagai peraih nilai tertinggi hingga sore kemarin (15/6) belum diumumkan Dispendik. Peserta yang memperoleh nilai tertinggi akan diumumkan bersamaan dengan pengumuman hasil unas. Tahun lalu nilai tertinggi unas diraih sekolah pinggiran. Dengan tingkat kelulusan 100 persen, secara otomatis unas SD menjadi yang terbaik di banding unas SMP dan SMA. Tahun ini persentase kelulusan SMP dan SMA gagal melampaui 100 persen ■  Baca SD Lulus...Hal 43

Ada Tiga Unit Stan Kuliner Tradisional BANYUWANGI - Rangkaian acara perdana Car Free Day Ceria bakal dimulai Minggu pagi besok (17/5). Ada tiga agenda yang disusun panitia bersama; Jawa Pos Radar Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Tiga acara tersebut adalah kompetisi foto, lomba menggambar khusus pelajar sekolah dasar (SD), dan senam ceria. Tiga acara tersebut siap memeriahkan Car Free Day di ruas Jalan A. Yani, Banyuwangi, sekaligus kampanye lingkungan

Ada Apa Car Free Day Besok? 1. Senam ceria + game seru Lokasi: depan Pemkab 2. Kompetisi foto Lokasi: sepanjang jalan A Yani Objek: bebas terkait Car Free Day Jenis kamera: bebas 3. Lomba menggambar siswa SD Lokasi: depan TMP Wisma Raga Satria *) Semua kegiatan dimulai pukul 06.00

bersih dan hijau. Ketua penyelenggara, Gerda Sukarno Prayudha mengatakan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai pukul 06.00. Bagi peserta yang berminat dapat langsung menghubungi stan panitia di arena Car Free Day ■

 Baca Ada...Hal 43

 Baca Labfor...Hal 43

Hadi dan Untung, Mahasiswa Peserta Double Degree ke Thailand

Siap Adopsi Ilmu Bikin Buah Ukuran Jumbo Kesempatan langka diperoleh dua mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi, Ahmad Hadi dan Untung Saptono. Mereka dapat kesempatan kuliah selama dua semester di Thailand mulai 18 Juni mendatang. NIKLAAS ANDRIES, Banyuwangi

PERASAAN berdebar masih terasa dalam diri Hadi dan Untung saat ini. Mahasiswa semester IV ju-

rusan Agro Teknologi, Fakultas Pertanian, Untag Banyuwangi, tersebut sebentar lagi akan terbang ke Negeri Gajah Putih. Selama hampir dua semester atau setahun lamanya mereka akan menjadi bagian dalam program Double Degree di Rajamanggala University of Technology Thayanburi, Thailand. Dipilihnya Thailand bukan tanpa sebab, yaitu negara tersebut dianggap memiliki nilai lebih di bidang pertanian. Kemajuan Thailand dalam mengembangkan sektor pertanian dirasa sangat tepat sebagai lokasi mahasiswa Fakultas Pertanian, Untag Banyuwangi, menambah dan mengembangkan ilmu. Kesempatan tersebut bisa dikatakan sebagai kesempatan langka bagi mahasiswa Bumi Blambangan, khususnya mahasiswa Untag Banyuwa-

Tersangka upal dikirim ke Situbondo

Penanganan diserahkan kepada ahlinya

Labfor Polda Jatim cari sumber api kebakaran Muncar

Kita cari sumber uang saja

NIKLAAS ANDRIES/RaBa

BAWA PASPOR: Ahmad Hadi dan Untung Saptono di kampus Untag.

ngi. Dari sekian banyak mahasiswa yang menjadi nominasi program tersebut, Hadi dan Untung menjadi

yang terpilih. Dia mampu mengalahkan ribuan mahasiswa lain ■

 Baca Siap...Hal 43 email: radarbwi@gmail.com/radarbwi@yahoo.com

34

SABTU 16 JUNI 2012

CERMIN DIRI Kebangkitan Olahraga Balap Sepeda PRESTASI moncer yang diraih Untung dalam cross country

di Surabaya 10 Juni lalu menjadi momentum kebangkitan balap sepeda di Kota Gandrung. Betapa tidak, dalam even yang digelar untuk memeriahkan HUT Kota Pahlawan ke-719 itu, Untung berhasil finis tercepat. Untung menorehkan catatan waktu 0:22:33, dan mengungguli rival-nya asal Blitar, Edwin Junaidi. Untung dan Edwin hanya terpaut waktu 0:00:41, sedangkan dengan pembalap Kota Surabaya, Adi Yuwono, terpaut 00:00:46. Keberhasilan itu tentu saja membuat keluarga besar olahraga sepeda sport di Bumi Blambangan berbangga diri. Prestasi Untung seakan menjadi spirit atas geliat olahraga gowes. Pasalnya, beberapa bulan terakhir dunia balap sepeda di Banyuwangi semakin marak. Even-even gowes pun kerap digelar berbagai kalangan. Tidak heran, kini balap sepeda digemari hampir seluruh lapisan masyarakat. Tiap Minggu pagi, puluhan atlet, baik yang masih muda maupun yang sudah gaek, berlomba-lomba mancal sepeda. Tentu saja, perkembangan itu harus disikapi positif oleh penggiat olahraga Kota Gandrung. Tidak hanya oleh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) sebagai induk ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia), tapi juga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) sebagai lembaga pemerintah yang membidangi anggaran. Geliat bersepeda harus terus digalakkan. Sehingga, dunia olahraga di Banyuwangi tidak hanya semarak di bidang sepak bola, bola voli, dan basket saja. Dukungan tidak semata diwujudkan dengan menyediakan anggaran, tapi juga menyediakan sarana latihan. Selain itu, mereka juga harus diberi kesempatan tampil dalam even yang lebih tinggi, seperti Porprov, Popda, bahkan PON. Kita yakin, lewat keikutsertaan terus-menerus di berbagai ajang, akan muncul pembalap-pembalap andal dari Banyuwangi. Sehingga, tidak hanya nama atlet tersebut yang akan dikenal masyarakat luas, tapi juga nama daerah, yaitu Banyuwangi dan Jawa Timur. (*)

Sopir Bus Diwarning Dilarang Ugalugalan saat Liburan Sekolah BANYUWANGI- Jelang liburan sekolah, Bupati Abdullah Azwar Anas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Terminal Brawijaya kemarin (15/6). Dalam sidak itu, Bupati Anas bertemu beberapa sopir bus antar kota yang sedang mangkal di terminal yang masuk Lingkungan Karangente, Kelurahan Kebalenan, tersebut. Saat sidak, Bupati Anas berdialog beberapa hal dengan sopir angkutan transportasi darat tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian bupati adalah keselamatan transportasi. Dalam liburan sekolah nanti, lalu-lintas masyarakat akan meningkat signifikan. Oleh karena itu, para sopir bus diminta memperhatikan keselamatan dan kelayakan armada. Sebelum berangkat, Bupati Anas minta para sopir mengecek semua peralatan keselamatan. “Sebelum berangkat dari terminal cek dulu guna memastikan semua berfungsi dengan baik, terutama rem dan jangan ugalugalan di jalan,” pinta Anas. Anas juga menyinggung terkait kenyamanan dan kesehatan penumpang bus. Sopir dan semua kru bus harus bisa

ICHSAN RASYID/RaBa

SAPA PENUMPANG: Bupati Anas melihat kondisi bus jurusan Banyuwangi-Jember di Terminal Brawijaya kemarin.

memberikan pelayanan yang nyaman dan sehat kepada para penumpang. Kepada para sopir yang merokok, Anas meminta agar mereka mengurangi rokok saat mengemudi. “Penumpang

jangan disuguhi asap rokok. Ayo budayakan hidup sehat di dalam bus,” ujarnya. Bupati Anas juga minta semua yang melakukan kegiatan di terminal agar menjaga ke-

bersihan lingkungan. Saat ini Banyuwangi sudah berubah menjadi kota bersih. “Ayo kita bersama tingkatkan kebersihan lingkungan masing-masing,” katanya.

Pada kesempatan itu, Anas juga mengajak para sopir, kondektur, dan pekerja lain di terminal, untuk ikut program jaminan sosial dan jaminan keselamatan kerja ■

 Baca Sopir...Hal 43

NUR HARIRI/RaBa

TERTANGKAP: Joni digelandang menuju ruang penyidik Mapolres Situbondo kemarin malam.

Tangkap DPO Sabu-Sabu SITUBONDO - Sepak terjang pengedar sabu-sabu di Kota Santri, Joni Rutandi, 31, berakhir kemarin malam (14/6). Itu setelah anggota Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Situbondo berhasil menangkap warga yang tinggal di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, tersebut. Joni yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Situbondo itu dikenal cukup lihai. Sebulan lalu dia berhasil kabur saat dua rekannya ditangkap. Awalnya, anggota reskoba mengendus pelaku tengah menerima pesanan barang haram dari salah seorang pelanggan. Setelah dugaan cukup kuat, polisi langsung menangkap Joni di rumahnya beserta barang bukti (BB) berupa sabu-sabu yang sudah disiapkan akan dijual. Saat tepergok, dirinya berdalih bahwa BB tersebut obat sakit kepala. Namun, setelah digeledah, polisi menemukan satu paket BB berupa sabusabu di antara beberapa jenis obat-obatan yang dia bungkus itu. Lantaran tertangkap basah menyimpan sabu-sabu di rumahnya, tanpa segan polisi langsung membawanya ke Mapolres Situbondo. Kepada polisi, Joni mengaku terpaksa mencari barang terse-

but. Sebab, salah seorang pelanggannya sedang membutuhkan sabu-sabu. “Ada orang pesan. Saya sudah bilang tidak ada, tapi orang itu memaksa,” papar Joni saat diperiksa di ruang reskoba. Yang menarik, tidak hanya menjual sabu-sabu asli, Joni juga menjual sabu-sabu palsu. “Kalau yang asli saya jual Rp 1 juta, tapi kalau yang palsu Rp 200 ribu,” kata Joni. Pemalsuan sering dia lakukan jika sabusabu miliknya hanya tersisa sekitar satu gram. “Ada yang palsu, Pak. Tidak semua barang itu asli. Ada yang dari obat sakit kepala, tawas, dan obat nyamuk,” papar Joni seraya menambahkan bahwa sabu-sabu asli dia simpan hanya untuk memplokoto pembeli. Kasatreskoba AKP Priyo Purwandito mengatakan, proses penangkapan Joni berlangsung selama 24 jam. “Dari kemarin (14/6), anggota reskoba sudah memburu pelaku,” kata AKP Priyo kepada Jawa Pos Radar Bayuwangi kemarin (15/6). Berdasar sabu-sabu seberat satu gram tersebut, Joni akan dijerat Pasal 112 ayat (1), jo Pasal 114 ayat (1) UndangUndang (UU) Nomor 25 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan minimal 4 tahun penjara. (mg1/c1/als)

Hi – Tech Mall

Holiday with IT di Hi – Tech Mall M USIM liburan telah tiba. Dapatkan harga termurah di pameran Holiday with IT hingga 1 juli mendatang hanya di Hi – tech Mall, pusat IT dan tablet android terlengkap dan termurah di Indonesia.Dapatkan juga gratis internetan selama 90 hari senilai Rp 150 ribu dari Telkomsel Flash tanpa isi pulsa untuk tiap pembelian notebook, tablet android, smartphone dan modem di seluruh toko Hi – Tech Mall. Ditambah dengan hadiah langsung mulai mouse, speaker, printer hingga notebook tiap harinya. Dan pada Sabtu ini, Hi – Tech Mall buka hingga jam 19.30 WIB. Pusat Printer dan aksesories termurah Dimulai dari Printer Canon iP 2770 plus mo-

dif hanya Rp 500 ribu, serta seri MP 287 plus modif hanya Rp 700 ribu. Epson T13X plus modif hanya Rp 750 ribu dan seri ME 32F Rp 820.000. Berbagai speaker aktif juga bisa didapatkan dengan harga sale seperti dari Genius SP-1150 dari Rp 90 ribu kini hanya Rp 55 ribu. Speaker aktif lengkap dari ECS hanya Rp 165 ribu dan Advance M180 hanya Rp 199 ribu. Home Theater multimedia Enkor hanya Rp 750 ribu. Kemudian Cyrus Power bank dari Rp 299 ribu kini hanya Rp 249 ribu. Modem ZTE MF 288 hanya Rp 199 ribu. Harddisk Eksternal WD 500GB yang bisa di password dari Rp 825 ribu kini hanya Rp 750 ribu. Kamera digital Samsung PL20 dari Rp 1juta kini hanya Rp 900 ribu serta kamera Sony W630 dari

Rp 1.75 juta kini hanya Rp 1.7 juta. Pusat Notebook dan Tablet Android terlengkap dan Termurah Dapatkan promo Cyrus atomPad hanya Rp 999 ribu serta Cyrus K 3410 dari Rp 2.199 juta kini Rp 2.099 juta. Promo sale notebook dimulai dari Toshiba NB510 dari Rp 3.25 juta kini Rp 3.15 juta. Lenovo G470-1378 dari Rp 3.499 juta kini Rp 3.399 juta gratis shopping voucher Rp 200 ribu, Dell inspiron N4110core i3 2330M dari Rp 6.1 juta kini Rp 5.5 juta gratis backpack Targus dan casing warna warni. Asus 1015CX dari Rp 2.84 juta kini Rp 2.555 juta, HP 430-380 dari Rp 4.1 juta kini Rp 3.95 juta. Fujitsu PH521 dari Rp 3.45 juta kini hanya Rp 2.999 juta. Jadi segera kunjungi pameran Holiday with IT dan toko – toko di Hi – Tech Mall. Dapatkan harga termurah, terlengkap dengan kualitas terjamin. Dapatkan juga berbagai bonus serta gratisannya hanya di Hi – Tech Mall. Ingat IT, ingat Hi-Tech Mall. (*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung jawab: Rahman Bayu Saksono. Redaktur Pelaksana: Syaifuddin Mahmud. Redaktur: Ali Sodiqin. Koordinator Liputan: Agus Baihaqi. Staf Redaksi: AF Ichsan Rasyid, Abdul Aziz, Niklaas Andries,Sigit Hariyadi (Banyuwangi), Edy Supriyono, Ali Nurfatoni (Situbondo). Fotografer: Galih Cokro Buwono. Editor Bahasa: Minhajul Qowim. Lay Out/Grafis: Khoirul Muklis, Cahya Heriyanto, Ramada Kusuma Atmaja. Pengembangan Usaha: Elly Irwan Suryanto, Benny Siswanto. Iklan: Sidrotul Muntaha, Tomy Sila, Yusroh Abdillah. Administrasi Iklan: Yetty Maya Purwosari. Desain Iklan: Mohammad Isnaeni Wardan. Keuangan: Citra Puji Rahayu. Kasir: Anissa Windyah Sari. Pemasaran: Gerda Sukarno Prayudha, Iwan Setiono, Samsuri (Situbondo). Administrasi Pemasaran: Anisa Febriyanti. Perpajakan: Cici Irma Setyani. Administrasi Biro Situbondo: PENDORONG PERUBAHAN DAN PEMBARUAN Dimas Ayu Dewi Fintari. Penerbit: PT Banyuwangi Intermedia Pers. SIUPP: 1538/SK/Menpen/SIUPP/1999. Direktur: A. Choliq Baya. Alamat Redaksi/Iklan: Jl. Yos Sudarso 89 C Banyuwangi, Telp: (0333) 412224-416647 Fax Redaksi: 0333-416647, Fax Iklan/Pemasaran: (0333) 415153, Biro Genteng: Jalan Raya Jember nomor 36 Genteng, Telp: (0333) 845860. Biro Situbondo: Jl. Wijaya Kusuma No. 60 Situbondo, Telp: (0338) 671982. Email: radarbwi@gmail.com, radarbwi@yahoo.com, radarbwi@jawapos.co.id. Rekening: Giro Bank Mandiri Nomor Rekening 1430002019030. Surabaya: Yamin Hamid, Graha Pena Lt .15, Jl Ahmad Yani 88 Telp. (031) 8202259 Fax. (031) 8295473. Jakarta: Gunawan, Jl Raya Kebayoran Lama 17, Telp (021) 5349311-5, Fax. (021) 5349207. Tarif Iklan Display: Hitam putih Rp 22.500/mmk, berwarna depan Rp 35.000/mmk, berwarna belakang Rp 30.000/mmk, Iklan Baris Umum: Rp. 22.000/baris, Lowongan: Rp 50.000/baris, Sosial: Rp 15.000/mmk. Percetakan: Temprina Media Grafika, Jl Imam Bonjol 129 Jember Telp (0331) 320300. 

Wartawan Radar Banyuwangi dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.



Wartawan Radar Banyuwangi dibekali dengan kartu pers yang dikenakan selama bertugas.



Materi iklan/advertorial di luar tanggung jawab Radar Banyuwangi

35

Sabtu 16 Juni 2012

Bawa Parang, Residivis Nabrak Orang MUNCAR - Imam Wahyudi alias Wage, 23, warga Dusun Dam Telu, Desa Kedung Gebang, Kecamatan Tegaldlimo, kembali berurusan dengan polisi. Sebab, residivis kasus pencurian sepeda motor (curanmor) tersebut membawa senjata tajam (sajam) saat mengendarai sepeda motor. Parahnya, tersangka me-

PENGGELAPAN

Masuk Bui Gara-gara Handycamp SEMPU - Nasib apes menimpa Arifin Putra, warga Dusun Paras Tembok, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Garagara membawa handycamp sang pacar, dia harus mendekam di ruang tahanan polsek setempat, kemarin Ceritanya, selama ini Arifin berpacara dengan Setiyaningsih, 35, yang juga tetangganya. Nah selama proses menjalin hubungan tersebut, dia meminjam handycamp milik kekasihnya itu. Namun, setelah lama meminjam, ternyata handycamp tersebut tak segera dikembalikan, sehingga Setiyaningsih, memilih menyelesaikan masalah ini melalui jalur hukum. Perempuan itu melaporkan kekasihnya sendiri ke Mapolsek Sempu dengan tuduhan penggelapan. “Atas laporan itu, Arifin kita datangi ke rumahnya dan kita lakukan penangkapan,” kata Kapolsek Sempu AKP Toha Choiri. Saat dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Sempu, terungkap kalau Arifin sempat juga meminjam cincin milik korban. “Cincin tersebut sudah dijual dan laku Rp 1 juta,” sebutnya. (azi/aif)

nabrak orang itu hingga tewas. Keterangan yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, Wage mengalami kecelakaan di jalan raya Dusun Sumber Ayu, Desa Sumber Beras, Kecamatan Muncar, sekitar pukul 22.00 Senin lalu. Saat tabrakan terjadi, Wage bersama dua temannya diduga dalam kondisi mabuk minuman keras (miras). Usai menabrak, tersangka diketahui membawa parang yang diselipkan di balik bajunya. Ta-

kut terjadi sesuatu, tersangka langsung melarikan diri dan parangnya ditinggal di tepi jalan. Sejumlah warga yang mengetahui kecelakaan tersebut pun langsung orang yang menjadi korban. Terkait kejadian ini, polisi langsung memburu Wage. Wage pun berhasil ditangkap aparat Polsek Muncar. ’’Sekarang tersangka sudah kami tahan,’’ ungkap Kapolsek Muncar, Kompol Mustaqim, melalui Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana di markasnya kemarin. (ton/c1/aif)

Tim 11 Minta Penambang Dibebaskan Kapolres: Penangkapan Sudah Sesuai Prosedur

ADA APA LAGI

ALI NURFATONI/RaBa

SENJATA TAJAM: Kasi Humas Aiptu Putu Ardhana menunjukkan parang milik Imam Wahyudi alias Wage.

PESANGGARAN - Satu penambang liar yang beroperasi di kawasan Gunung Tumpang Pitu, Kecamatan Pesanggaran, ditangkap Satreskrim Polres Banyuwangi. Dia adalah Sudarsono, 52, warga Silir Krajan, Desa Kesilir, Kecamatan Silir Agung. Saat ditangkap polisi pukul 22.00, tersangka kedapatan tengah membawa sejumlah barang hasil menambang secara ilegal. Penangkapan penambang liar tersebut sangat disesalkan sejumlah kalangan, salah satunya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Penambang (LPMP) Tim Sebelas

Banyuwangi. Ketua Tim Sebelas, M. Yu n u s Wa hyudi, sangat menyayangkan tindakan aparat yang menagkap penambang. ALI NURFATONI/RaBa Yunus Wahyudi Padahal, sebelumnya pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak Perhutani dan sejumlah perwakilan polisi dari Intelkam Polres Banyuwangi dan Intelkam Polda Jatim. Dalam pertemuan di kantor Perhutani itu dihasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya para

penambang sepakat melakukan reklamasi atau menutup lubang di Tumpang Pitu. ‘’Kesepakatan lain, penambang boleh menambang lagi. Tapi, mengapa kok masih ada penangkapan,” sesal Yunus. Pertemuan dengan jajaran aparat itu juga menghasilkan poin penting, yaitu para penambang bersedia menanam bibit pohon di kawasan tambang. “Kita sudah berkomitmen dalam bentuk perjanjian. Sebulan dua kali kita menanam bibit pohon, tapi kenapa polisi justru yang melanggar,” terangnya. Terkait masalah itu, pihaknya berharap kepada aparat kepolisian agar segera mengeluarkan penambang rakyat yang ditangkap n  Baca Tim 11...Hal 43

ABDUL AZIZ/RaBa

TRADISIONAL: Petani memanfaatkan tenaga kuda untuk mengangkut hasil dari kebun kelapanya, kemarin.

Pakai Kuda Lebih Irit ROGOJAMPI – Hewan kuda tidak hanya berfungsi untuk menarik dokar. Di Rogojampi, warga justru memanfaatkan hewan berkaki empat ini untuk mengangkut kelapa. Sulitnya medan di kebun dan banyaknya pepohonan, memaksa petani harus menggunakan tenaga kuda untuk mengangkut buah kelapa. Selain praktis, ekonomis, irit, ramah lingkungan, tenaga kuda ini bisa memindahkan  ratusan buah kelapa sekali angkut. (azi/aif) 

WARTAWAN MAHKOTA

Sosialisasi Undang-Undang Pers GAMBIRAN-Forum Komunikasi Wartawan Majalah, Koran, dan Tabloid (Mahkota) Banyuwangi menggelar sosialisasi Undang-Undang (UU) Pers No 40 Tahun 1999. Acara yang mengundang seluruh anggota Forum Komunikasi Mahkota itu diadakan di hall Hotel BI Jajag, Kecamatan Gambiran, Sabtu pagi (15/6). Ketua Forum Komunikasi Mahkota, Imam Ashari Hadi mengatakan, sosialisasi itu menghadirkan Ketua Ikatan Advokasi Indonesia (Ikadin) Banyuwangi Misnadi, SH. Secara hukum, ketua Ikadin akan memaparkan kajiannya terkait UU pers. “Bagaimana implementasinya di lapangan, Pak Misnadi akan menjelaskan paparannya sebagai narasumber,” terangnya kemarin (15/6). Dengan sosialisasi itu, kata Imam, diharapkan bisa memberikan pemahaman yang benar kepada wartawan Banyuwangi. Sebab, saat ini banyak oknum wartawan yang perilakunya di lapangan lepas dari aturan dalam undang-undang pers. Untuk itu, Dewan Pers telah berpesan agar jurnalis tidak keluar dari koridor UU pers itu. “Dengan adanya pemahaman UU pers menjadi acuan, maka tidak akan terulang lagi oknum wartawan terjerat kasus hukum,” cetusnya. Ditambahkan, acara tersebut juga menjadi ajang temu kangen para wartawan yang tergabung dalam Forum Mahkota. “Acara ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar wartawan anggota Forum Komunikasi Mahkota,” tandasnya. (irw) KOMUNIKASI PEMBANGUNAN

Pemkab Banyuwangi Gandeng Sembilan Perguruan Tinggi

Bupati Berharap PT Terlibat Perencanaan Pembangunan Berbagai upaya dilakukan Bupati Abdullah Azwar Anas guna mempercepat pembangunan Banyuwangi. Terbaru, Bupati Anas memutuskan untuk menggandeng sembilan perguruan tinggi (PT) di Banyuwangi. Kerja sama ini terkait kegiatan penelitian. Tak tanggungtanggung, untuk mendanai kegiatan ini, APBD 2012 menggelontor dana sebesar Rp 550 Juta. DARI sembilan PT itu, dua PT melakukan dua penelitian sekaligus. Yakni Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) dan Universitas PGRI Banyuwangi(Uniba). Sedangkan enam PT lainnya, hanya mengajukan satu tema penelitian. Enam PT lainnya, yakni Akademi Kelautan Banyuwangi (AKABA), Politeknik Banyuwangi (Poliwangi), Universitas Bakti Indonesia (UBI). Selain itu juga ada Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB), STIKOM PGRI Banyuwangi, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibrahimy Genteng dan Sekolah

Tinggi Agama Islam Darussalam(STAIDA). Sembilan PT itu melakukan penandatanganan nota Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkab Banyuwangi hingga tahun 2015 mendatang. Untuk tahap awal, pemerintah daerah mengucurkan anggaran antara Rp 44 juta hingga Rp 47 juta untuk masing-masing PT. Penandatanganan MoU itu dilakukan Bupati Abdullah Azwar Anas dengan sembilan rektor di Aula Rempeg Jogopati pada Selasa (12/6) lalu. Pada kesempatan itu, Bupati Anas mengatakan, pemerintah daerah menginginkan PT yang ada di Banyuwangi bisa lebih dekat dan terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan. ”MoU ini bisa menjadi payung bagi kerjasama lebih lanjut di masa mendatang,’’ tandas Bupati Anas. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karti Utami menjelaskan, MoU ini untuk mendorong peran aktif dan kontribusi PT dalam rangka percepatan pembangunan daerah sesuai rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) tahun 2010–2015. Karti mengungkapkan, pada tahun 2012 ini ada sekitar 21 proposal yang diajukan oleh para peneliti

TEKEN MoU: Rektor Uniba Teguh Sumarsono saat menandatangani MoU penelitian disaksikan Bupati Abdullah Azwar Anas di Aula Rempeg Jogopati, Selasa lalu (12/6). ICHSAN RASYID/RaBa

dari perguruan tinggi tersebut. ”Dari 21 itu, 11 proposal disetujui,’’ ungkap Karti. Sebelas proposal tersebut, dipilih karena dinilai bisa mengakomodir hal-hal yang menjadi kebutuhan masyarakat Banyuwangi. Dua di antara 11 proposal, temanya menyentuh kebutuhan dan program pembangunan Banyuwangi. Yakni, pengembangan industri batik Banyuwangi dan pengaruhnya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian

ini disusun oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Akademi Kelautan Banyuwangi(AKABA). Sedangkan Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) mengangkat judul ”Konservasi media tumbuh sistem pertanian organik varietas padi unggul terhadap produk berbasis marginal farmers character managemen”. ”Dua judul itu kita  dianggap layak, karena bidang penelitiannya mencakup pertumbuhan ekonomi dan basis pengembangan

pertanian,’’ jelasnya. Kerjasama penelitian ini, tambah Karti, memiliki beberapa tujuan. Pertama, menumbuhkembangkan motivasi, memberikan stimulasi, dan fasilitas, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi sinergi unsur kelembagaan, sumber daya, dan jaringan ilmu pengetahuan dan teknologi antara PT di Banyuwangi dengan pemerintah daerah. Kedua, mewadahi ide-ide kreatif dan inovatif dikalangan PT dalam mengatasi permasalahan pembangunan yang telah diuji berdasarkan prosedur dan kaidah ilmiah. Sedangkan tujuan ketiga, melaksanakan ketentuan Pasal 27 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, pemerintah daerah wajib mengalokasikan anggaran sebesar jumlah tertentu yang cukup memadai untuk memacu akselerasi penguasaan, pemanfaatan, dan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. ”Meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi terhadap program kegiatan yang direncanakan oleh pemerintah daerah dan PT dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Banyuwangi menjadi tujuan keempat,’’ ungkapnya. (afi/adv/aif)

KOMUNIKASI BISNIS

36

MAB Launching Channel TV Peringati Isra Mikraj Bersama KH. Mahfudh Syamsul Hadi, MR,MPd BANYUWANGI—Pengajian hajat dan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Baiturrahman (MAB) dihadiri ribuan jamaah, Kamis malam (15/6). Peringatan kelahiran nabi akhir zaman itu diawali salat hajat berjamaah. Dalam peringatan salah satu hari besar umat Islam tersebut dihadirkan penceramah dari Probolinggo Drs. KH. Mahfudh Syamsul Hadi, MR, MPd. Seperti biasa pengajian hajat itu diawali semaan Alquran dan pembacaan salawat Burdah oleh Habib Taufiq Husain Ibn. Syech Abu Bakar. Dilanjutkan istighotsah atau manaqib, mahalull qiyam, hingga ceramah. Yang istimewa dalam peringatan Isra Mikraj ini, pengurus MAB Banyuwangi melaunching channel TV MAB. Masyarakat Banyuwangi kini bisa menonton aktivitas MAB yang digelar melalui channel tersebut. “Channel TV MAB ini bekerja sama dengan PT. Media Visual Banyuwangi, penyedia TV kabel milik Hermanto (ketua

TOHA/RaBa

CERAMAH: KH. Mahfudh menyampaikan hikmah Isra Mikraj di Masjid Agung Baiturrahman, kemarin malam.

DPRD Banyuwangi, Red). Tujuannya untuk menyosialisasikan program MAB dan menggiatkan dakwah Islamiyah,” kata Ketua Umum Yayasan MAB Banyuwangi KH. Habib M. Mahdi Hasan, SH. Sekretaris Umum MAB Ir. Iwan Aziz Siswanto menjelaskan, kehadiran channel TV MAB ini sangat mendukung kegiatan MAB, sehingga masyarakat Banyuwangi bisa mengetahui agenda rutinnya. Misalnya, pengajian Ad-Dhuha yang digelar setiap Ahad pagi dan pengajian hajat yang digelar setiap Kamis malam

(malam Jumat). Bahkan setiap selesai salat maghrib, MAB aktif menggelar pengajian. ”Ada pula pengajian tajwid,

BANYUWANGI

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Rumah Rogojampi •

• Mendut Regency •

• Jual Selep Beras •

Dijual cpt rumah Jl. Satrian 62 Rogojampi, dpn Kelurahan Satrian Lemahbang. Hrg 250 jt (nego) TP, hub: 082141078882

Dijual rumah di Mendut Regency A19 LT 11x19 LB130m2, hrg nego. H: 081249707879

Djl cepat & murah Selep Beras LT2935m2, strategis, Hub: 081336596124, bisa nego

• Jl. Letjen Sutoyo •

• Naik/Turun Berat Badan •

• Elite Sutri Garden •

Dijual rumah Luas 148m2, Jl. Letjen Sutoyo 64. Hub: 083847363744 - 085233834113

Djl rmh tipe 90 & 140 di perum Elite Sutri Garden, kualitas bgunn sgt bgs, fas kolam renang. Hub: 081249400460 / 7722222

SITUBONDO

Sarapan sehat dg Nutrisi utk Anda yg ingin naik/turun berat badan 3-30 Kg dg rasa: coklat, vanilla, bery. Garansi 30 hri uang kembali. Hub: 081336134758

• Besuki • Djl Rmh SHM LT 750m2/LB 150m2, Jl Gn. Ringgit (300m dr Alun2)/Rawan RT03/02 Besuki, hrg 675jt nego. Hub 085259967973

yang dilakukan setiap Jumat selesai salat Subuh dan Sabtu pada minggu pertama dan ketiga setiap bulannya,” ungkapnya. Tidak hanya itu, MAB memiliki lembaga dan unit usaha yang perlu diketahui oleh masyarakat. ”Misalnya, Lembaga TPQ, TK/RA, Madin, Laziz, KSU, Islamic Center, dan Pemuda Remaja MAB,” sebutnya. Sementara itu, Drs. KH. Mahfudh Syamsul Hadi, MR, MPd dalam ceramahnya mengatakan, salat diibaratkan perantaraan antara seorang hamba dengan Allah. Dengan salat berarti berzikir kepada Allah. Bertemu dengan Allah bisa melalui salat. “Kita punya permasalahan dunia bisa kita adukan ke Allah,” kata ulama dari Probolinggo itu. (ikl/irw)

> New CRV 2006< Dijual New CRV tahun 2006 matic, istimewa, silver stone, tangan 1, audio + 4 ban baru, TP, 085330284100 TARIF IKLAN B.O.T Rp. 75.000, 2x muat, Rp. 125.000, 6x muat, Rp. 180.000, 10x muat. Maksimal dua baris. Hubungi: Radar Banyuwangi Jalan Yos Sudarso 89-C Banyuwangi Telp./Fax. (0333) 412224/415153

• Jus Bernutrisi • Diet sehat dg Jus bernutrisi, aman utk Ibu mnyusui, trn 3-6kg, Hub: 085236167944

• Dicari Gudang •

BANYUWANGI Dcr Gudang L 1000 M2 ada PLN, truck bisa masuk, H: 081398980007/081808039007

• Souvenir • Cetak Souvenir nikah/ultah bonus undangan. Mug kaos PIN Gantungan kunci Pulpen Jam piagam utk promo toko kntor skolah. Hrg djamin mrah. Ruko Karibia B-3 Jakgung Suprapto 39. Telp 417992081913906633

BANYUWANGI • BAK T 120 SS •

Sabtu 16 Juni 2012

PENGEMBANGAN KARIR: Peserta yang didominasi guru matematika mengikuti workshop di aula SMPN 1 Genteng, Kamis (14/6).

NUGROHO/RaBa

MGMP Matematika Workshop Karir GENTENG- MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) Matematika Kabupaten Banyuwangi menggelar workshop pengembangan karier di aula SMP Negeri 1 Genteng pada Kamis (14/6). Kegiatan itu dilakukan berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 48 tahun 2010 tentang rencana strategis pembangunan pendidikan nasional 2010-2014. Workshop bertujuan meningkatkan profesionalitas guru

Matematika SMP itu dilakukan sebanyak 16 kali pertemuan. Kegiatan itu diikuti oleh 30 orang guru matematika dari SMP negeri dan swasta di Kabupaten Banyuwangi. Ketua panitia workshop, Fathurozi SPd menyatakan, workshop itu mendatangkan narasumber Kasi SMP Dinas Pendidikan Banyuwangi Drs. Sutikno, MPd. Materi yang dipaparkan adalah pengembangan karir Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk tingkat

PEMBERITAHUAN

Sehubungan dengan makin maraknya aksi penipuan yang memanfaatkan iklan jitu di Koran Radar Banyuwangi kami himbau kepada masyarakat terutama pemasang iklan jitu di Radar Banyuwangi untuk waspada dan berhati-hati. Bila Anda menerima telepon, SMS dengan mengatasnamakan petugas dari Radar Banyuwangi maka segera konfirmasi ke Radar Banyuwangi (0333) 412224. Radar Banyuwangi tidak ber tanggungjawab atas semua transaksi yang terjadi selain pemasangan iklan baris secara resmi di Radar Banyuwangi.

SMP. “Anggaran dana acara workshop ini diperoleh dari block grant Dirjen Kementerian Pendidikan Nasional yang berjumlah Rp 28 juta,” ungkapnya. Narasumber lainnya Drs. Suryanto, MPd menjelaskan, KTI bermanfaat untuk melatih kreativitas guru, dalam menuangkan gagasan pemikirannya tentang suatu kajian atau topik dari ilmu-ilmu yang sudah didalami. “Di sini secara tidak langsung dilatih untuk menerapkan kemampuan berpikir secara logis-sistematis,” cetusnya. Hal senada disampaikan Slamet Karyono, SPd, yang menjelaskan tentang PTK. Menurut Slamet, dari materi workshop itu, pihaknya berharap bisa menjadi acuan bagi semua peserta.” Dan menjadi motivasi dalam penyusunan program pengembangan karir bagi masing-masing guru,” imbuhnya. (ikl/irw)

BANYUWANGI

BANYUWANGI

• Suzuki APV 08•

• Isuzu Panther ‘97 •

DIJUAL Suzuki GC 415V APV ARENA DLX th 2008 abu-abu mtl ( AC / DBL ) hrg 116 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Isuzu Panther Sporty TBR 54 PRLC STD tahun 1997 biru mtl hrg 72,5 jt nego brg istw Bisa , Kash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

• Daihatsu PU Box ‘10 •

• Mitsubishi Kuda ‘02 •

• Mitsubishi T120 ‘10 •

Dijual Daihatsu S402 RP PMRF JJ KJ (PickUp BOX) AC / PS thn 2010, biru metalik, hrg 90 juta nego, brg istmwa, bs cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Mits kuda VB 2W PL MT tahun 2002 hitam silver hrg 90 jt nego brg istw, Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

DIJUAL Mitsubishi T120ss PU 1.5 FDR (pick-up) tahun 2010 biru hrg 73,5 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

BANYUWANGI • Adira Kredit • Dbthkn karywn Marketing(M), collector (CL). Syrt Pria, wanita, ulet, disiplin, jujur, min SMA/sdrjt, pny mtr. Krm ke Adira kredit. Jl Dr Sutomo (Ruko Mutiara Blambangan C3) Bwi. Jl KH wahid hasyim 9 Genteng kulon

• Wisnu Karya Mebel • Dibutuhkan tenaga serabutan, usia, jenis kelamin, pendudukan tdk diutamakan. Lebih disukai yang mengemudi+SIM A. Lamaran ke Wisnu Karya Mebel. Jl. Brawijaya 60(depan Polres Bwi)

Dijual Bak Bekas T 120 ss 1.8 juta Hub. 082142194111-081335897888

BANYUWANGI

• Nissan Terrano ‘97 •

• Ruko Pakis •

BANYUWANGI BANYUWANGI • Tanah Jati Lilitan • Djl tnh L3085m2 Jati lilitan 100 s/d 200cm 200 btg, kelapa&mahoni 10 btg, kndang ayam siap tebar 10x40 m utk kpstas 3500 ekor, SHM, 200juta nego. H: Bpk Saiful 081358694748 - 081234561467 087849649627. Lok. Ds Paspan, Glagah

• Tanah & Sawah Dlm Kota • Dijual cepat Ruko 2 lantai, cash/kredit, LT5x29m LB5x15m lokasi strategis, parkir luas, uang muka ringan, harga nego. Hub: 081336596124/08123382035

• Ruko Agus Salim •

Dijual murah: Tanah pinggir jalan raya BwiKetapang (Bulusan) Luas 16.500m2. & sawah dalam kota, gandeng perumahan, pinggir jalan 7m, luas 7.390m2, cpt BU. Hub: 08179622454/082334360316

Dijual Nissan Terrano SGX 97, silver orisinil. Hub: 081252862299

• STNK •

• Kijang ‘94 •

Hilang STNK Nopol P 7168 V an: Darmiyati Al.Dsn. Karang Anyar Rt. 04/03 Ds Karang bendo RGJ

Djl Kijang ‘94 Biru Bulu Kera, Long Chasis, Istimewa. Hrg Nego. Hub: (0333) 7750406. (Tidak Menerima SMS) TP

Hilang STNK Nopol P 2292 YV an: Andriyanto Al. Lingk. Gajah Oling Rt. 012/III Kel.Temenggungan

SITUBONDO

HilangSTNKNopolP6046XGan:AhmadBaedowiAl. Dsn.KrajanduaRT.03/07DsKembiritanKec.Genteng

• Trinton 6D22 ‘97 •

Hilang STNK Nopol P 556 VL an: Budi Santoso A. PerumKebalenanBaruIIBlokF-1Rt.01/04Kebalenan

Dijual 1 unit Trinton 6D22 th ‘97, kondisi bagus, plat P. Hub: 08124966252

Hilang STNK Nopol P 4689 ZG an: HAriyono Al. Lingkungan Suko RT. 01/02 Gombengsari kalipuro

• T129SS ‘08 •

• Suzuki APV GL ‘05 •

• Toyota Avanza ‘08 •

• Toyota Avanza ‘08 •

Dijual T120SS ‘08 hitam, harga 68 juta nego, bisa cash/kredit, tukar tambah. Hubungi 082142194111, 081335897888

Dijual Suzuki APV GL tahun 2005 warna coklat muda metalik, terawat jarang dipakai, harga nego. Hubungi: 08156870460 / 0333 - 420691

Dijual Toyota Avanza 1.3G F601RM tahun 2008 biru metalik, harga 124,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hubungi (0333) 631526 – 635176, 0811351148

Dijual Toyota Avanza ‘08 G, silver, harga 131 juta nego, cash & kredit, tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

• Kijang Krista ‘99 •

• Honda Jazz ‘07 •

• Grand Max ‘11 •

Dijual Toyota Kijang Krista LF 80 SPR th 1999 (solar) hijau metalik, harga 102,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Honda Jazz GD 3 1.5 IDSI AT tahun 2007 abu-abu muda metalik, harga 142,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit, hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

DIJUAL Daihatsu Grand Max S40I RP 1.5cc/1.3cc (pick-up) tahun 2011 hitam hrg 83,5 jt / 80 jt nego brg istw , Bisa cash/kredit hub (0333) 631526 – 635176, 0811351148

• Daihatsu Xenia ‘04 •

• Corolla TC ‘88 •

• Nissan X Trail ‘09 •

Dijual Daihatsu Xenia F600 l.0 tahun 2004, silver, harga 88,5 juta nego, barang istimewa, bisa cash/kredit , hubungi (0333) 631526 – 635176 , 0811351148

Dijual Corolla TC ‘88 1600cc, AC/VR16/ PS/EM/PW/RT/Power, AC dingin, hrg 39,5jt, TP. Hub: 085236266672

Jual Nissan X Trail Tipe XT 2500cc Tahun 2009 akhir tahun, warna hitam. Hubungi 081336654004

• Honda Genio ‘92 •

• Honda CRV ‘08 •

• Suzuki Grand Vitara ‘07 •

Dijual Honda Genio tahun 1992 bln 12, biru, harga 62 juta, VR 17 jok kulit, audio. Hubungi: 08123454599 (jam kerja)

Dijual Honda CRV tahun 08 silver matic 2.4 harga 272 jutanego, cash / kredit/ tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888

Dijual Suzuki Grand Vitara tahun 07 JLX silver stone manual, harga 172.5 juta nego, cash/kredit /tukar tambah, hubungi 082142194111 – 081335897888.

Dibangun/dijual Ruko 2 Lt (tinggal 1 unit) Jl. Agus Salim (blkg Untag) Banyuwangi Hubungi: 081233669969

• Kavling Strategis •

Hilang STNK Nopol P 3734 YL an: Ach. Rizal Sam Al. Ling. Kramat Rt. 01/01 Kertosari Bwi.

Dijual 5 Kavling strategis, Jln Raya Kalipuro. Hubungi: 081334223999

Hilang STNK Nopol P 6183 XD an: Agus Sulastri Al. Dsn.Tapak Lembu Rt.03/Rw.01 DsTemuasri Sempu

• Ruko Genteng •

• Penggilingan Padi •

Disewakan Ruko baru 2 lt, strategis, Jl. Gajah Mada Genteng, cocok u Bank, show room, dll. H: 081937664688, 03337757000

Djl Pnggilingan Padi (2 SHM) 895m2 + 3965m2 Ds Glagah.TnhSHM452m2KelPenganjuran.RmhSHM 250m2 Kel Penganjuran. hrg nego. H: 085331364555

Hilang STNK Nopol P 5318 WU an: Sudianto Al. Dsn. Sido mulyo Rt. 2/2 Gitik Rgj Bwi Hilang STNK Nopol P 3176 VO an: Ahmad Fauzan Al. Dsn. Tugung Rt. 03/02 Desa Sempu Bwi

• Daihatsu Terios ‘09 •

Dijual Daihatsu Terios 09 TX adventure, silver, harga 170 juta nego, cash & kredit, tukar tambah, hubungi: 082142194111, 081335897888

BALJEBOL

Sabtu 16 Juni 2012

BALI

JEMBER

BONDOWOSO

41

LUMAJANG

Penangguhan Arnawa Ditolak Pendukungnya Datangi Kejari

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

BEBER POSTER: Belasan mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa peduli Unej unjuk rasa di Kejari Jember.

Campus Resto Diadukan ke Kejaksaan Soal Sewa-menyewa Lahan dengan Unej JEMBER – Polemik sewa-menyewa lahan antara Campus Resto dengan Universitas Jember (Unej) ke pihak ketiga belum berakhir. Kemarin belasan mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa peduli Unej unjuk rasa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Mereka menuntut Kejari Jember segera mengusut dugaan penyimpangan proses sewa-menyawa lahan Campus Resto. Koordinator aksi Luluk Budianto mengaku, telah melakukan aksi serupa 29 Februari 2012. Tetapi, hingga kini belum ada tindakan yang serius yang ditunjukkan oleh kejari terkait hal pengaduannya. “Kami mendesak kejaksaan untuk segera mengusut kasus Campus Resto. Itu merugikan negara,” tegasnya.

Dia menyatakan, pihaknya telah mengirimkan data penyelewengan perizinan yang diduga dilakukan oleh pemilik Campus Resto. Proses sewa-menyewa Campus Resto dinilai tidak masuk akal dan melanggar peraturan pemerintah tentang tata kelola aset negara. Dia berharap ada tanggapan serius oleh pihak Kejari Jember mengenai kasus ini. Sambil unjuk rasa, sejumlah perwakilan mahasiswa kemarin diterima langsung oleh Kasi Intel Kejari Jember Eko Tjahyono. Kepada para mahasiswa, Eko menyatakan akan segera menindaklanjuti pengaduan tersebut. Selain menyampaikan aspirasi langsung ke Eko, sebagian mahasiswa lain menggelar orasi di depan kantor Kejari Jember. Mereka mendesak kejaksaan secepatnya menindaklanjuti pengaduan soal Campus Resto. Khususnya mengenai dugaan pelang-

garan yang dilakukan oleh pengelola Campus Resto. Tetapi kejaksaan belum bisa berbuat banyak karena soal pinjam-meminjam keuangan atau pun sewa menyewa aset masih dalam tahap klarifikasi. Sehingga, belum sampai pada penetapan status kasus itu. “Saat ini masih dalam tahap klarifikasi, belum sampai pada tahap pengumpulan data atau ke penyelidikan,” ungkapnya. Eko menjelaskan, dari penuturan pengelola Campus Resto, pinjaman tersebut sudah dikembalikan. Tetapi, dia mengaku belum menerima bukti pembayarannya. Saat masih klarifikasi kasus ini, apakah persoalan penyewaan aset negara, pinjam-meminjam, atau pelaporan kepada Kementerian Keuangan atas penyewaan aset negara, pihaknya masih melakukan penelusuran. (aro/ c1/har/jpnn)

Polsek Jenggawah Tangkap Pencuri Jeruk JEMBER – Jajaran Polsek Jenggawah mengamankan pencuri jeruk saat melakukan patroli keliling sekitar pukul 03.30 kemarin. Tersangka yang diamankan anggota polsek adalah Suprapto, 27, warga Dusun Grintingan, Desa Klompangan, Ajung. Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu tersangka yang sedang mengangkut hasil jeruk yang dipanen di sawah milik Ika Marta Wahyu di Dusun Krajan, Desa Pancakarya, Ajung. Polisi yang sedang melakukan patroli memergoki tersangka yang sedang mengumpulkan jeruk milik korban di tepi jalan. Saat itu petugas patroli tidak langsung melakukan penangkapan. Tetapi, menunggu hingga tersangka mengumpulkan tiga sak jeruk yang diangkut dari kebun milik korban. Begitu ditangkap polisi, tersangka tidak berkutik karena yang bersangkutan juga membawa barang bukti pencurian berupa tiga sak jeruk. Menurut tersangka, dirinya

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

DIPERGOKI PATROLI POLISI: Tersangka Suprapto saat dikeler ke Mapolsek Jenggawah.

memetik jeruk itu sejak pagi hingga malam hari. Tersangka memanen jeruk milik korban itu sendirian. Setelah terkumpul, banyak jeruk itu dimasukkan ke dalam sak kecil. Rencananya, jeruk itu akan diangkut menggunakan sepeda motor ke Pasar Ambulu. Kepada petugas, tersangka sudah melakukan pencurian jeruk sebanyak dua kali di tempat yang berbeda. Untuk yang pertama hanya mengambil sisa panen. “Itu setelah tanaman jeruk ditebangi oleh pemiliknya,” kata Suprapto. Kapolsek Jenggawah AKP Syamsudin melalui Kanitreskrim Aiptu Galuh Harja membenarkan telah mengamankan tersangka berikut tiga sak jeruk. “Polisi saat memergoki pelaku ini sekitar pukul 02.30. Sehingga, dia butuh waktu satu jam untuk mengangkut hasil curiannya ke jalan,” katanya. Saat ditangkap tersangka belum sempat menjual jeruk itu. (jum/ram/c1/har/jpnn)

Kuliah 3000 Guru Bunda PAUD BANYUWANGI-Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi melalui bidang Pendidikan Non Formal Informal (PNFI) siap memberangkatkan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dalam kuliah 3000 Guru Bunda PAUD. Kegiatan itu biasa disebut “One Day Seminar Bunda PAUD”. Peserta seminar berasal dari dari PAUD dan TK se Jawa Timur. Kegiatan tersebut bertajuk Jatim Expo, yang dihelat pada 16 Juni 2012. Tim dari Banyuwangi diberangkatkan kemarin malam (15/6). Mereka dilepas Kepala Dispendik Banyuwangi Drs. Sulihtiyono, MPd didampingi Kabid PNFI Drs. Adnan Kohar, MPd dan Kasi PNFI Sunari. “ Pe m b e ra n g k at a n g u r u PAUD ini, untuk meningkatkan kualitas guru dalam rangka mendukung Banyuwangi Cerdas,’’ kata Adnan, kemarin. Sulihtiyono menyambut baik kegiatan tersebut, karena dinilai banyak manfaatnya. Saat ini, peran guru PAUD sangat

IWAN SETIONO/RaBa

PEDULI : (Dari kiri) Kadispendik Sulihtiyono, Kabid PNFI Adnan Kohar, dan Kasi PNFI Sunari.

vital untuk kemajuan pendidikan di Banyuwangi. Apalagi, PAUD merupakan generasi emas atau golden

age, yang perlu diperhatikan. Sebab merupakan pendidikan awal untuk anak usia dini. “Manfaatkan kegiatan

ini sebaik mungkin dan dapat segera diterapkan di Banyuwangi,’’ pesan Sulihtiyono. (adv/irw)

BANGLI - Para pendukung mantan Bupati Bangli Nengah Arnawa sepertinya tak mau diam menyusul penahanan bupati dua periode tersebut. Pasalnya, kemarin, seorang pendukung Arnawa, Nengah Sumiarta mendatangi Kejari Bangli untuk minta penangguhan penahanan. Namun, usulan itu langsung ditolak oleh Kajari Bangli Gde Nurmahendra. Gde Nurmahendra melalui Kasi Intel IGN Agung Puger, menyatakan tak bisa mengabulkan permintaan penangguhan penahanan tersebut. “Sesuai aturan kan penangguhan penahanan harus diajukan oleh keluarganya,” ujar Agung Puger. Tak hanya itu. Sesuai aturan, untuk kasus korupsi tidak dibenarkan adanya penangguhan penahanan. Alasannya, agar tersangka tidak melarikan diri dan mengaburkan barangbarang bukti selama proses pemeriksaan. “Banyak pertimbangan hukumnya, yang pasti untuk sementara ini belum bisa kami kabulkan (penangguhan penahanan Arnawa, Red),” pungkas Agung Puger.

Sementara pantauan koran ini, kemarin ratusan petugas gabungan dari Polres Bangli dibantu puluhan Satpol PP sudah bersiaga di Kejari Bangli. Sedikitnya 105 personel Polres Bangli dikerahkan demi mengamankan aksi ini, sehingga suasana kantor Kejari Bangli terkesan gawat. “Kami hanya bersiaga, ini sudah sesuai prosedur, untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Karena laporannya ada 100 orang, kami juga kerahkan 100 personel,” terang Kabag Ops Polres Bangli IB Jimbariawan. Sekitar pukul 09.30, koordinator aksi Nengah Sumiarta tiba di kejari. Petugas pun mulai bersiaga menunggu kehadiran massa lainnya yang kabarnya akan datang dari beberapa desa. Namun, ditunggu hingga beberapa jam, tak tampak batang hidung para pendemo. Sampai akhirnya Sumiarta pun menyerah dan memilih menemui sendiri Kajari Bangli Gde Nurmahendra. Sumiarta diterima Kajari Nurmahendra dan langsung mengutarakan maksud kedatangannya tersebut secara tertutup di ruang Kajari. Kepada wartawan, Sumiarta mengaku sengaja mendatangi

Kejari Bangli untuk meminta agar Arnawa tidak ditahan. “Kan ada penangguhan penahanan, selama Arnawa menjalani proses hukum agar tidak ditahan lah,” kata Sumiarta. “Bukankah juga dibenarkan menurut hukum,” imbuhnya. Sumiarta sendiri mengaku mewakili sejumlah dadia di Bangli yang diklaim juga menginginkan agar Arnawa tidak ditahan. “Kami tidak mengatakan aspirasi seluruh masyarakat Bangli, artinya sebagian masyarakat, beberapa dadia yang pernah dibantu beliau (Arnawa, Red),” tukas Sumiarta. Faktanya, demo yang mendapat perhatian serius aparat ini hanya dihadiri segelintir orang. Terkait tak adanya massa yang hadir, Sumiarta mengaku tidak tahu. Sebagai Korlap, dirinya mengaku sudah mendapat laporan akan ada perwakilan warga dari beberapa daerah. “Kemarin katanya dari Susut ada 25 orang, dari daerah lain juga, penyampaian kami memang 100 orang, tapi kami tidak harus menunggu sampai 100 orang (untuk menyampaikan aspirasi, Red),” beber Sumiarta. “Sendirian pun tidak masalah,” tambahnya menghibur diri. (yog/yes/jpnn)

Ditentukan Peringkat Nilai Kelulusan di PPDB SMAN/SMKN JEMBER – Calon murid yang ingin masuk ke sekolah harus belajar ekstra keras. Sebab, kelulusan murid sangat ditentukan oleh hasil tes masuk pendaftaran peserta didik baru (PPDB) dan nilai ujian nasional (unas). Gabungan nilai tes masuk PPDB dengan unas akan menentukan peringkat calon murid di sekolah yang dituju. Kecuali, sekolah yang dituju memang kekurangan pendaftar atau jumlah pendaftar lebih kecil dari jumlah pagu yang tersedia. Jika terjadi kondisi yang demikian, maka pendaftar sekolah tersebut tidak perlu ikut tes masuk PPDB. Calon murid dengan pilihan pertama pada sekolah yang kekurangan pagu akan langsung lolos tanpa tes masuk PPDB. “Kelulusan dalam PPDB untuk SMA dan SMK tetap mengacu pada nilai. Nilai urutan tertinggi sesuai pagu yang akan lolos. Jika pagu sekolah X adalah 200 maka pendaftar dengan nilai gabungan tes masuk PPDB dan unas yang masuk 200 besar yang akan lolos,” ungkap kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Bambang Hariono. Peringkat nilai tidak memperhatikan pilihan pertama, kedua, atau ketiga. Untuk itu, kata dia, bagi calon murid yang memiliki nilai paspasan harus mendongkrak nilai dari tes masuk PPDB.

JUMAI/RADAR JEMBER/JPNN

PANTAU LAPANGAN: Kepala Dispendik Jember Bambang Hariono meninjau pelaksanaan PPDB di SMAN 1 Rambipuji kemarin.

Diharapkan, nilai gabungan tes masuk PPDB dan unas juga tinggi. ”Makanya saya imbau calon murid benar-benar mempertimbangkan sekolah yang dipilih,” sarannya. Dalam PPDB SMA reguler, calon murid diberi hak milih tiga sekolah yang berbeda. Sedangkan untuk SMK, calon murid hanya boleh memilih satu sekolah dengan diberi kebebasan memilih tiga jurusan yang berbeda di sekolah pilihannya. PPDB SMA/SMK sudah digelar pada Rabu 13 Juni sampai Sabtu 16 Juni 2012 besok. “Calon murid bebas memilih tiga sekolah pilihan. Kedua, calon murid harus jeli menentukan pilihan. Dan ketiga, untuk sekolah yang kekurangan pagu, maka calon murid kan otomatis lolos tanpa tes,” ungkap mantan sekretaris dewan

(sekwan) tersebut. Dalam PPDB SMAN/SMKN 2012, ada 18 SMAN di Jember yang menyiapkan 117 kelas dengan jumlah pagu 4.424 orang. Rinciannya, 185 orang melalui PPDB jalur nonakademik dan 4.239 orang melalui tes masuk. Sedangkan untuk SMKN, pagu yang disiapkan 3.499 orang, dengan rincian 3.372 orang melalui tes masuk dan 127 orang melalui jalur nonakademik. Untuk memantau pelaksanaan PPDB SMAN/SMKN, Bambang kemarin (14/6) memantau langsung PPDB di sejumlah sekolah di Jember. Bambang memantau PPDB di SMAN 1 Rambipuji. Bambang sempat berkomunikasi dengan orang tua calon murid yang mendaftarkan anaknya ke SMAN 1 Rambipuji. (aro/jum/c1/har/jpnn)

42

Sabtu 16 Juni 2012

Elemen Bola Siap Back-Up Pemain Pastikan Hadir saat Hearing Digelar

GALIH COKRO/RaBa

MASIH DIPANTAU: Pemain proyeksi Popda putra menjalani latihan di GOR Sahabat.

Didominasi Empat Sekolah Tim Bayangan Basket Putri Popda BANYUWANGI - Kekuatan tim bola basket putri Banyuwangi proyeksi Popda IX Surabaya sudah tersusun. Ada 20 pemain yang kini menghuni skuad bayangan. Tim bayangan itu merupakan hasil penjaringan yang dilakukan dalam Banyuwangi Basketball League (BBL).

Dua puluh pemain yang masuk dalam penjaringan itu berasal dari berbagai sekolah. Empat sekolah menjadi pengirim wakil terbanyak. Sekolah tersebut adalah SMP 1 Giri, SMP 1 Banyuwangi, SMPK Katolik, dan SMA 1 Giri. Keempat sekolah tersebut masing-masing mengirim 3 dan 4 pemain. Sisanya, berasal dari sejumlah sekolah, seperti SMKN 1 Banyuwangi, SMA 2

Genteng, SMAN 1 Gambiran, dan SMP 3 Banyuwangi. Pemain yang masuk dalam tim bayangan tersebut akan menjalani seleksi berjenjang. Apakah mereka benar-benar diberangkatkan ke Surabaya bulan Oktober mendatang, itu bergantung hasil evaluasi akhir. “Semua pemain dipantau terus,” beber Edi Lukisanto, ketua Perbasi Banyuwangi. (nic/c1/als)

BANYUWANGI - Kepastian jadwal hearing yang didok DPRD disikapi antusias pencinta Persewangi. Tidak hanya para pemain yang memastikan hadir dalam pertemuan yang akan dihelat Senin 18 Juni tersebut, kalangan suporter, mantan pemain, dan pemerhati Persewangi, juga siap hadir demi mendukung perjuangan Nurcahyo dkk. Kepastian itu disampaikan pentolan suporter Laros Jenggirat, Ahmad Mustain, kemarin. Dia mengaku siap mem-back up perjuangan pemain Persewangi dalam menuntut hak kepada manajemen. “Kami siap datang ke DPRD untuk urun rembug dalam mencari solusi terkait masalah itu,” katanya. Menurut Mustain, sudah selayaknya pemain mendapat sesuai jasa yang mereka berikan kepada Persewangi. Selain sudah menandatangani kontrak, mereka juga sudah memberikan tenaga. Dari 10 bulan sesuai kontrak, para pemain baru mendapat bayaran 2,5 bulan. Tetapi, mereka tetap menunjukkan jiwa sebagai seorang pemain profesional. Hal yang sama juga diungkapkan jajaran mantan pe-

DOK/RaBa

sekaligus mantan pemain Persewangi, kondisi sepak bola dulu dengan sekarang berbeda. Dulu jiwa kedaerahan cukup melekat meski bermain tanpa dibayar. Zamannya kini berganti, sepak bola sudah menjadi sandaran hidup. “Makanya kasihan pemain bila tidak dibayar. Mereka punya keluarga,” tutur Suwandi. Sementara itu, para pemain Persewangi berharap perte-

muan tersebut membuahkan hasil. Salah satunya, tuntutan pemain kepada manajemen akan dikabulkan. “Kami cuma ingin gaji dan persekot kontrak dibayar,” tegas Nurcahyo. Diberitakan sebelumnya, keinginan pemain Persewangi mengadukan nasib kepada wakil rakyat menemui titik terang. DPRD berjanji akan menggelar hearing Senin (18/ 6) mendatang. (nic/c1/als)

Dulu jiwa kedaerahan cukup melekat meski bermain tanpa bayaran. Zamannya kini berganti, sepak bola sudah menjadi sandaran hidup. Suwandi Sesepuh dan mantan pemain Persewangi

main Persewangi. Lewat paguyuban mantan pemain Persewangi, mereka menyatakan siap hadir dalam hearing Senin depan. Mereka mengaku trenyuh atas nasib para pemain Persewangi saat ini. Menurut Suwandi, sesepuh

Ayub Pimpin PASI Lagi BANYUWANGI – Tarik ulur 2008-2012. kepengurusan PASI BanyuTerisinya posisi ketua PASI wangi periode 2012-2016 ini sekaligus menjadi modal akhirnya selesai. positif bagi BanyuKONI Banyuwangi wangi. Mengingat yang turun langsung bulan depan, PASI menangani persoBanyuwangi ditunjuk alan kekosongan kursebagai tuan rumah si ketua di induk pemKejurprov Atletik. bina olahraga balap Even itu sendiri dilari itu akhirnya resmi jadwalkan digelar 7 menunjuk ketua seJuli mendatang di DOK.RaBa kaligus kepengurusan Ayub Hidayat lintasan atletik GOR PASI Banyuwangi Tawang Alun. untuk empat tahun ke depan. Pelatih atletik Banyuwangi, Dalam mediasi yang dila- Agus Sujiono mengakui, terpikukan KONI tersebut, Ayub lihnya Ayub menjadi modal Hidayat dipastikan mengisi bagus bagi PASI. Agenda besar kursi Ketua PASI Banyuwangi seperti kejurprov bisa menjadi 2012-2016. Bagi karyawan ladang pembuktian bagi sprinPDAM banyuwangi ini, ama- ter tuan rumah untuk mennah di PASI bukanlah hal baru. dulang prestasi. “Ini modal Sebelumnya, dia merupakan berharga untuk kejurprov pengurus PASI lama periode nanti,” katanya. (nic/als)

ADVERTORIAL

AMC Klinik Didukung Dokter Profesional

Mampu Kencangkan Kulit Lewat Benang, Botox, dan Filler SIAPA bilang proses menghapus kerut dan mengencangkan wajah hanya dapat dilakukan dengan Face lift? Bagi Anda yang takut pisau bedah dan meja operasi Anda bisa melirik teknik yang lebih bersahabat di AMC Skin Care. Beberapa teknik yang lebih cepat seperti thread (benang), botulinum toxin (botox inj) dan filler menjadi pilihan yang lebih aman. “Perawatan thread di atas diyakini dapat memperlambat ataupun menghilangkan tanda-tanda penuaan agar lebih jelas,” kata Dr. Simpani, Direktur AMC Skin care. Menurut Simpani, thread atau benang menjadi primadona dan banyak dipilih sebagai salah satu teknik minimal invasive untuk mengencangkan kulit wajah yang mulai kendur. Fine thread lift (FTL) adalah teknik kosmetik terbaru yang unik yang dapat merangsang produksi kolagen pada lapisan dalam kulit. FTL dapat diaplikasikan pada seluruh wajah dan tubuh. “Fine Thread Lift juga bisa untuk mengencangkan payudara dan mengatasi problem stretch marck pada perut, paha, dan

tangan dan hampir tanpa efek samping, dan pengerjaannya yang singkat, tanpa anastesi general maupun local injeksi,” ungkapnya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal seringkali pasien dapat menambahkan treatment botox untuk menghilangkan kerutan yang timbul akibat ekspresi. Botox bekerja sebagai merelaksasikan otot sehingga kontraksi otot disekitar dahi, kening, sekitar mata tidak terjadi. Botox diaplikasikan secara maksimal hanya di sepertiga atas wajah. Sementara teknik filler merupakan sejenis cairan atau gel yang terbuat dari hyaluronic acid, yang pada dasarnya bahan ini memang sudah ada di dalam tubuh manusia. Filler bertujuan mengisi daerah yang kosong pada wajah. Contohnya, kerut yang dalam dikening, pipi yang kosong, kelopak mata bawah yang cekung ataupun hanya untuk memancungkan hidung. “Botox, filler dan fine thread lift merupakan ramuan ajaib untuk membuat Anda tampak muda namun tanpa pembedahan,” kata Simpani. (ikl/*/als)

Teknik thread/benang ini tanpa efek samping. Berguna untuk mengencangkan kulit wajah yang mulai kendur. Hanya AMC yang punya alat ini. AMC Skin Care juga bisa menghilangkan bau, jamur, keputihan, dan mengencangkan organ intim wanita tanpa operasi dan injeksi.

AMC Skin Care memberikan hasil maksimal terhadap pasien yang melakukan perawatan.

AMC Juga Layani Medical Vagina Spa

AMC Skin care juga mampu menghilangkan bau, jamur, keputihan dan mengencangkan organ intim wanita tanpa operasi dan injeksi. Perawatan wajah dan tubuh saja belum dapat dianggap lengkap tanpa disertai perawatan organ intim wanita yang popular dikenal dengan nama Medical Vagina Spa. Medical Vagina Spa terdiri dari dua tahap. Tahap pertama

dimulai dengan perawatan menggunakan alat bernama Vagina Ozonizer selama 15-20 menit untuk menghilangkan bau, jamur, dan menghilangkan problem keputihan. Alat yang digunakan terhubung dengan mesin ozone dan mesin ultra sonik kemudian akan dimasukkan ke dalam vagina. Sehingga daya bunuh kuman tidak hanya di bagian luar,

tetapi ke dalam vagina. Tahap kedua adalah pengencangan otot vagina tanpa oprasi dan injeksi dengan alat vagina trainer. “AMC memiliki tiga cabang di Banyuwangi jalan Raden Wijaya 14, Giri, telp. 03337733751. Genteng, Jl Gajah Mada 159 telp. 7733752, dan Bondowoso di Jalan Diponegoro 111 telp. 03327745172,” pungkas Simpani (ikl/*/als)

BERITA UTAMA

Sabtu 16 Juni 2012

43

HALAMAN SAMBUNGAN

Peraih Nilai Tertinggi Diumumkan Hari Ini ■ SD LULUS... Sambungan dari Hal 33

Untuk diketahui, persentase kelulusan peserta unas SMA tahun ini mencapai 99,96 persen. Siswa SMA dan SMK yang mengikuti unas jumlahnya sekitar 12.816 siswa. Dari jumlah itu, yang tidak lulus hanya tiga siswa. Pada tahun 2011 tingkat kelulusan peserta unas SMA, SMK, dan MA, di bawah 99,96 persen. Tahun ini peserta unas SMA lulus hampir 100 persen

atau kurang empat digit saja. “Kelulusan nyaris sempurna, hanya kurang 0,4 persen,” kata Sulihtiyono. Peserta unas SMA program ilmu pengetahuan alam (IPA) sebanyak 3.027 siswa, program ilmu pengetahuan sosial (IPS) 2.616 siswa, dan program bahasa sebanyak 156 siswa. Sementara itu, peserta unas SMK mencapai 7.027 siswa dan jumlah totalnya 12.816 siswa. Dari 12.816 siswa itu, yang dinyatakan tidak lulus hanya

tiga siswa. Peserta unas yang tidak lulus itu berasal dari program IPA. Sementara itu, tingkat kelulusan peserta unas SMP mencapai 99,85 persen. Peserta unas SMP negeri dan swasta tahun 2012 mencapai 15.792 siswa. Jumlah itu sudah termasuk SMP luar biasa negeri dan swasta. Dari jumlah itu, sebanyak 23 siswa peserta gagal menaklukkan unas. Sehingga, total peserta yang sukses melewati

unas hanya 15.769 siswa. Sejatinya, peserta unas SMP yang tidak lulus hanya 20 siswa. Sebab, tiga siswa yang masuk daftar siswa tidak lulus itu sejak awal sudah sakit dan tidak fokus mengikuti ujian. Namun, pada pelaksanaan unas, mereka tetap ngotot mengikuti ujian walau tidak memiliki persiapan yang cukup. Jadi, saat unas berlangsung, ketiganya tetap mengikuti ujian, tapi dalam kondisi fisik yang lemah. (afi/bay)

Bayar Pengganti Kerugian Negara ■ MANTAN... Sambungan dari Hal 33

Sejumlah narapidana (napi), seperti mantan Sekkab Banyuwangi H. Masduki Suud, mantan wakil ketua DPRD H. Eko Sukartono, mantan kepala desa (kades) Pengatigan, Rogojampi H. Effendi, dan dua mantan anggota KPU Banyuwangi M. Syakib dan Hary Priyanto ikut mengantar Gus Yus hingga pintu gerbang lapas. “Doa kami, semoga Gus Yus tidak kembali lagi,” cetus Eko Sukartono. Dengan didampingi Wahyudi dan kerabatnya, mantan anggota KPU Banyuwangi itu keluar dari pintu gerbang lapas

dengan tenang. Di tepi jalan, sudah menunggu mobil Toyota Fortuner bernopol W 88 RR. “Mari ikut, saya langsung pulang ke rumah di Boyolangu (Kecamatan Giri),” kata Gus Yus kepada wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi. Gus Yus mendapatkan cuti bersyarat setelah menjalani hukuman penjara selama setahun. Hukuman itu sesuai vonis yang telah dijatuhkan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur. “Saat banding, PT Jawa Timur memvonis (Gus Yus) satu tahun penjara,” cetus Kasi Pembinaan Lapas Banyuwangi, Sunaryo. Dalam vonis tingkat banding yang didok 20 Februari 2012

lalu, kata Sunaryo, hakim juga meminta Gus Yus membayar denda sebesar Rp 50 juta dan subsider satu bulan. Selain itu, Gus Yus juga harus membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 76.850.000 atau pengganti dua bulan penjara. “Uang pengganti itu oleh Gus Yus sudah dibayar,” katanya. Vonis satu tahun penjara itu lebih ringan tiga tahun daripada vonis yang telah dijatuhkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jawa Timur. Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan yang digelar 8 November 2011 lalu, Gus Yus dijatuhi hukuman empat tahun penjara.

Selain hukuman penjara, putra sulung Prof. Dr. H. Nur Iskandar Albarsany itu juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 250 juta dengan subsider tiga bulan. Selain itu, juga diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp 76.850.000 atau subsider dua bulan. “Setelah divonis Tipikor, Gus Yus mengajukan banding,” terangnya. Sekadar diketahui, lima anggota KPU Banyuwangi periode 2004-2009 terjerat kasus hukum TPS fiktif dalam Pilpres 2004. Lima anggota itu adalah Achmad Syakib, Hary Priyanto, Supiyanto, Yusuf Nuris, dan Muhaimin Sutawijaya. Semua divonis bersalah. (abi/c1/bay)

Didapat dari Warga Kalibaru ■ DAPAT... Sambungan dari Hal 33

Lelaki itu bersikukuh bahwa uang yang digunakan untuk membayar itu adalah uang asli. Lantaran Joko ngotot, Ponikem akhirnya menyerah. Dia terima uang Rp 100 ribu dari Joko tersebut, dan dia membayar kembalian sebesar Rp 93 ribu.

Keesokan harinya, Ponikem belanja di Pasar Songgon. Nah, saat itu dia membayar menggunakan uang Rp 100 ribu yang diterima dari Joko tersebut. Saat itu, uang Ponikem itu ditolak si penjual, karena setelah dilihat dan diraba uang itu diduga kuat memang palsu. Lantaran kecewa, Ponikem langsung melaporkan kejadian

itu ke Mapolsek Songgon. Atas laporan Ponikem, polisi langsung mendatangi rumah Joko. “Setelah kita lakukan pemeriksaan di rumah pelaku, akhirnya kita temukan lembaran upal pecahan seratus ribu sebanyak 105 lembar,” tutur Bripka Abdurrahman. Atas temuan tersebut, polisi langsung mengamankan Joko dan barang bukti 105 lembar

upal pecahan Rp 100 ribu itu. Uang kembalian dari Ponikem senilai Rp 93 ribu juga diamankan di Mapolsek Songgon. Kepada polisi, Joko mengaku mendapatkan upal tersebut dari seseorang di wilayah Kecamatan Kalibaru. “Sekarang orang di Kalibaru itu masih dalam proses penyelidikan,” tandasnya. (azi/c1/bay)

Tetap Memburu Otak Sindikat ■ KOMPLOTAN... Sambungan dari Hal 33

Menurut Aldian, Setelah meringkus Haris, pihaknya berhasil menangkap Talip Santoso, 55, warga Dusun/Desa Mandalan, Kecamatan Winongan, Pasuruan, dan Juprianto, 30, asal Jalan Cumedak, Dusun Krajan,

Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, Jember. “Dua tersangka itu merupakan hasil pengembangan dari Haris,” katanya. Melihat lokasi penangkapan, jelas Aldian, proses hukum ketiga anggota sindikat peredaran upal itu harus dilakukan di wilayah hukum Situbondo. Lantaran penangkapan mereka

terjadi di Pelabuhan Jangkar, maka proses hukum mereka akan diserahkan kepada Polres Situbondo. “Tapi kita (Polres Banyuwangi) akan tetap memburu otaknya,” janjinya. Diberitakan sebelumnya, tiga anggota sindikat pengedar uang palsu (upal) antar-wilayah berhasil digulung aparat Polres

Banyuwangi. Dari tangan ketiga tersangka, polisi menyita barang bukti (BB) ratusan lembar upal pecahan Rp 100 ribu dengan nominal total sebesar Rp 65,4 juta. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan dua unit mobil yang digunakan para tersangka dalam mengedarkan upal tersebut. (abi/c1/bay)

Terminal Bayangan Segera Ditertibkan ■ SOPIR... Sambungan dari Hal 34

Sebab, bekerja di sektor transportasi termasuk pekerjaan yang berisiko tinggi. Karena itu, program jaminan keselamatan kerja mutlak diperlukan. Untuk mengikuti program

keselamatan kerja, para sopir tidak perlu menyediakan dana besar dan cukup menyediakan uang Rp 13 ribu per bulan. Hanya dengan Rp 13 ribu, beber Anas, jika mengalami kecelakaan di jalan maka akan menerima santunan sebesar Rp 20 juta. Jika kecelakaan itu menyebabkan me-

ninggal dunia, maka akan menerima santunan sebesar Rp 70 juta. Tidak hanya sopir bus, sopir angkutan kota juga diserukan agar mengikuti program jaminan sosial dan keselamatan kerja. “Kalau sehari menghabiskan satu pak rokok, ya dikurangi lah. Selebihnya ditabung untuk mengikuti pro-

gram jaminan keselamatan kerja di Jamsostek,” tegasnya. Pada kesempatan yang sama, Bupati Anas disambati terkait sepinya penumpang di terminal bus Brawijaya. Salah satu penyebab sepinya terminal, karena ada terminal bayangan di depan SPBU Karangente. (afi/c1/bay)

Proses Hukum Jalan Terus ■ TIM 11... Sambungan dari Hal 35

Sebab, efek penangkapan itu cukup luar biasa. “Usai penangkapan, orang tua penambang yang ditangkap meninggal dunia karena kaget,” tandasnya. Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Banyuwangi AKBP Nanang Masbudi mengatakan, pe-

nangkapan penambang liar tersebut sudah sesuai prosedur. Apalagi, saat ditangkap, satu tersangka kedapatan membawa hasil tambang. ‘’Makanya langsung kita amankan,’’ ujarnya. Kapolres menegaskan, penangkapan penambang tersebut sudah sesuai aturan. Artinya, perbuatan tersangka memang melanggar hukum. “Ter-

sangka adalah penambang ilegal, ya kita tindak,” tegasnya. Disinggung mengenai kesepakatan Perhutani bersama Tim Sebelas yang disaksikan polisi beberapa waktu lalu, Kapolres menegaskan tidak ada urusan dengan pertemuan itu. Toh, dalam pertemuan itu tidak ada kesepakatan seperti yang dikatakan Tim Sebelas.

’’Itu kan maunya Tim Sebelas saja,’’ tandasnya. Lantaran melanggar, lanjut kapolres, proses hukum terhadap penambang liar harus jalan terus. ‘’Sekarang masih dalam penyidikan dan akan terus kita kembangkan. Sekali lagi, Perhutani tidak pernah membuat kesepakatan dengan Tim Sebelas,” pungkasnya. (ton/c1/aif)

Kirim Soal Ujian Lewat Email ■ SIAP... Sambungan dari Hal 33

Terkait biaya kuliah di sana, Hadi dan Untung tidak perlu pusing memikirkannya. Mereka pun tidak perlu menunggu kiriman uang dari orang tua. Sebab, seluruh biaya kuliah dan biaya hidup dijamin gratis alias tidak bayar. Mereka mendapat subsidi karena Untag Banyuwangi dan universitas yang dituju susah menjalin kerja sama. Biaya hidup sebulan akan disubsidi sebesar Rp 3 juta. Mahasiswa yang ingin dikirim Untag ke Thailand harus melalui seleksi super ketat. Ketekunan mereka dalam berkuliah menjadi salah satu poin penilaian. Di samping itu, indeks prestasi kumulatif (IPK) tiap semester juga menjadi salah satu tolok ukur. “IPK Hadi saat ini 3,68 dan Untung 3,76,” beber Wakil Rektor I Untag Banyuwangi, Andi Karya Catur. Selain dua faktor itu, Untag Banyuwangi juga mewajibkan mahasiswa yang akan dikirim ke Thailand harus menguasai ba-

hasa asing, yakni paling tidak bahasa Inggris. Setelah terpilih, mereka akan mendapat pengayaan kemahiran berbahasa asing lewat kursus dan berinteraksi langsung dengan native speaker. Bagi Hadi dan Untung, belajar ke Thailand memberikan satu harapan baru. Sebab, selama ini mereka sudah mendengar kemajuan teknologi pertanian negara yang disebut sebagai lumbung pangan Asia Tenggara itu. Lantaran selama ini pengetahuan itu sebatas lewat literatur dan media massa, keduanya pun penasaran. Kini, mengenal dan belajar lebih dekat tentang kemajuan teknologi pertanian di Thailand sudah di depan mata. Hadi cukup penasaran dengan teknologi pengembangan pertanian di Thailand. Selain produktivitas pertanian yang tidak kenal musim, Thailand juga mampu mengembangkan teori pertanian yang unik. Hasil pertanian negeri Gajah Putih itu juga terbilang tidak lazim dibanding hasil pertanian di Indonesia. Ukuran jumbo menjadi salah satu ciri khasnya. “Ada jam-

bu bangkok, durian montong, dan pepaya thailand. Semua berukuran besar. Itu yang bikin penasaran,” katanya. Hal yang sama juga terbayang dalam benak Untung. Mahasiswa asal Desa Setail itu sangat penasaran terhadap budi daya padi di sana. Selain tahan hama, padi yang dihasilkan petani Thailand juga kebal hama dan melimpah. “Ini yang ingin saya tiru dan kembangkan di Indonesia,” bebernya. Agar bisa langsung beradaptasi dengan iklim perkuliahan di Thailand, Hadi dan Untung sudah mereka-reka mata kuliah yang akan disantap di sana. Dia juga sudah mempersiapkan materi perkuliahan jarak jauh dari Untag. “Selama di Thailand mereka tetap mengikuti perkuliahan di Untag,” beber Catur. Dalam perkuliahan dua arah ini, Untag akan mengirim materi perkuliahan kepada mereka lewat e-mail. Saat ujian, pihak Untag juga akan mengirimkan soal ujian. Jawaban atas soal itu wajib dikirim ke email yang sama sebagai bahan penilaian. (c1/bay)

Alat Gambar dan Pewarna Bebas ■ ADA... Sambungan dari Hal 33

“Silakan daftar sesuai agenda yang telah disusun panitia,” katanya. Gerda menambahkan, peserta lomba menggambar bisa menggunakan pensil warna, crayon, dan cat minyak. Untuk ikut kegiatan ini, calon peserta cukup membayar biaya registrasi Rp 10 ribu. Tiga peserta terbaik akan mendapat hadiah berupa tas, sertifikat, dan piala. Selain tiga lomba tersebut, panitia juga menyediakan aneka kuis dan game menarik. Tersedia ragam hadiah menarik yang bisa dibawa pulang. Materi yang akan dijadikan bahan

kuis pun tidak sulit. Semua materi berhubungan dengan Car Free Day, pengetahuan umum, dan seputar Jawa Pos Radar Banyuwangi. Sementara itu, pihak Kecamatan Banyuwangi siap memeriahkan Car Free Day dengan membuka stan jajan tradisional. Camat Banyuwangi, Abdul Aziz Hamidi mengatakan, pada tahap awal ini pihaknya akan membuka tiga stan makanan khas. Yang akan mengisi stan tersebut adalah perwakilan kelurahan se-Kecamatan Banyuwangi. ‘’Setiap Minggu kelurahan yang membuka stan berbeda, karena bergantian,” ujar camat yang gemar bermain bulu tangkis itu.

Sementara itu, Yayasan Danamon Peduli bersama Bank Danamon dan Adira Finance juga akan meramaikan Car Free Day. Ratusan karyawan Danamon dan Adira siap memenuhi sepanjang Jalan A. Yani, Banyuwangi. Mereka akan menanam pohon trembesi di sepanjang jalur tersebut. Bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan, penghijauan tak hanya dilakukan di tepi Jalan A. Yani, tapi juga di sejumlah titik lain, seperti jalan di timur Gapura Kecamatan Glagah, Banjarsari, Boyolangu, Jalan Mawar, Jalan Widuri, depan Klenteng Hoo Tong Bio, Jalan Kepiting, dan Jalan Letjen Sutoyo. (nic/c1/bay)

Pemeriksaan Butuh Waktu Sepekan ■ LABFOR... Sambungan dari Hal 33

Sementara ini, pihaknya sudah minta keterangan ketiga penghuni rumah. Namun, untuk mengetahui secara pasti dibutuhkan data-data hasil olah tempat kejadian perkara. ’’Kita juga sudah membawa sampel,’’ katanya.

Di sekitar lokasi kejadian, ditemukan sejumlah kabel listrik yang meleleh. Bisa jadi kebakaran tersebut akibat korsleting listrik. Namun, disinggung mengenai kepastian hal tersebut, Kanit Imron menegaskan belum bisa menyimpulkan. ’’Belum disimpulkan seperti itu, kita tunggu hasil labfor,’’ tandasnya.

Sehari sebelumnya, usai mendatangi lokasi kejadian, Satreskrim Polsek Muncar langsung memasang police line. Hal itu dilakukan agar lokasi kejadian tidak dimasuki orang yang tidak berkepentingan. ’’Kalau sudah dipasangi garis polisi, siapa pun gak boleh masuk,” ujar Iptu Imron. (ton/c1/bay)

Nilai Siswa Pinggiran dan Kota Bersaing ■ PESERTA... Sambungan dari Hal 44

Di Kecamatan Jatibanteng nilai tertinggi diraih Riska Febriyana dengan nilai 28,40 dari SDN 1 Jatibanteng, dan nilai terendah 6,60 disandang siswa SDN 1 Semambung. Di Kecamatan Banyuglugur nilai tertinggi diraih Sri Fawatul Komariyah dari SDN 5 Kalianget dengan nilai 28,40. Nilai terendah 8,90 berada di SDN 2 Kalisari. Di Kecamatan Kapongan nilai tertinggi 28.25 diraih Syarif Hidayatullah dari SDN 1 Kapongan. Nilai terendah 14.05 menjadi milik SDN 4 Seletreng. Di Kecamatan Banyuputih nilai tertinggi 27,95 diraih Nur Indah B dari SDN 1 Sumberwaru. Nilai terendah 12,15 ada di SDN 1 Wonerejo. Di kecamatan Mlandingan nilai tertinggi 27,90 diraih

Alievia Robi’atul asal SDN 2 Sumberpinang. Nilai terendah 7,10 menjadi milik siswa asal SDN 2 Silomukti. Di Kecamatan Sumbermalang nilai teringgi 27.85 diraih Erma Maya Febriana dari SDN 3 Telogosari. Nilai terendah 14,00 disandang siswa SDN 2 Sumberargo. Di Kecamatan Bungatan nilai tertinggi 27,75 diraih Afivatul Karomah dari SDN Sumbertengah. Nilai terendah 7,35 disandang siswa SDN Bletok. Di Kecamatan Kendit nilai tertinggi 27,65 diraih Lailiyah Mutmainnh dari SDN 2 Kendit. Nilai terendah 9,30 milik siswa SDN 1 Balung. Di Kecamatan Suboh nilai tertinggi 27,05 diraih siswa SDN 2 Buduan atas nama Puji Maulida. Nilai terendah 9,25 disandang SDN 1 Cemara. Di Kecamatan Jangkar nilai tertinggi 26,85 diraih siswa SDN 4 Jangkar atas nama Marta Widya Nur

Arifati. Nilai terendah 8,95 menjadi milik siswa SDN 2 Palangan. Kadispendik, H. Fathorrahman bersyukur kepada Allah karena siswa SD/MI di Kabupaten Situbondo, baik negeri maupun swasta, bisa lulus unas seratus persen. “Yang tak kalah penting, dalam kelulusan saat ini nilainya cukup bersaing. Kualitas nilai unas antara SD/ MI di pinggiran dan di kota sama-sama baik,” ungkapnya. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala UPTD, kepala sekolah, dan guru pembina mata pelajaran atau guru kelas, yang telah berupaya menyukseskan unas. Prestasi yang telah dicapai tahun ini diharapkan dapat ditingkatkan di tahun mendatang. “Semoga pendidikan di Situbondo lebih terarah dan mampu bersaing dengan kabupaten lain di Indonesia,” imbuhnya. (pri/c1/als)

Kenang 100 Hari Kiai Fawaid ■ RA ZAIM... Sambungan dari Hal 44

Itu juga sebagai bentuk pengakuan, karena Kiai As’ad maupun Kiai Fawaid belum tentu mengakui mereka. Dengan pembaitan diharapkan ada secuil harapan perjuangan kiai-kiai kharismatik itu ke depan dapat mampu dilanjutkan. “Dan, kita masuk dalam go-

longan yang diakui oleh beliau. Ini semua adalah bagian dari proses itu semua. Mudah-mudahanan Allah memberikan kesempatan kita masuk ke dalam golongan Aulia dan Suhadak serta pendiri dan pengasuh pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo,” imbuh Muhyiddin. Sekretaris DPC PPP, Sunardi Muhib menambahkan, pihak-

nya sengaja melakukan pembaitan di asta almarhumain serta dilanjutkan tausiyah politik keislaman oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy. “Kita ingin senantiasa melanjutkan prinsip perjuangan para ulama pendiri PPP dan almarhum KHR Ahmad Fawaid As’ad. Ini sekaligus untuk mengenang 100 hari wafatnya Kiai Fawaid,” jlentrehnya. (pri/als)

BATUK SELAMA 2 TAHUN KINI HILANG BERKAT SUSU MILKUMA TANPA kita sadari, semakin tingginya usia seseorang, imunitas tubuh pun menjadi berkurang sehingga rentan terserang penyakit. Oleh karenanya kita harus mulai menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik, salah satunya adalah minum susu Milkuma 2 gelas sehari. Hj. Mimin Mintarsih, seorang ibu rumah tangga, punya pengalaman yang mungkin dapat kita ambil manfaatnya, “Sejak 2 tahun yang lalu, sepulang ibadah haji, saya seringkali batuk. Kalau ditahan sampai keluar air mata, dada sebelah kanan jadi terasa sakit.” Ujar nenek 11 cucu tersebut. Namun kini, ia sudah tidak lagi menderita keluhan tersebut, “Setelah 6 bulan minum Milkuma, sekarang saya tidak lagi merasakan keluhannya, batuk sudah hilang...” Terang wanita berusia 67 tahun yang masih rutin berolah raga tersebut. Rupanya dari salah seorang anaknya, ia mengetahui manfaat susu Milkuma ini. Ia kemudian tertarik mencoba. Dengan tubuh yang sehat, kini Hj. Mimin dapat menjalani aktifitasnya dengan nyaman. Ia pun mengajak orang lain untuk merasakan manfaat susu Milkuma ini, “Mari kita sehat bersama Milkuma.” Ajak warga Kp. Binuang, Desa Kersamanah, Kec. Kersamanah, Kab. Garut tersebut. Milkuma adalah minuman serbuk susu ettawa yang diproses secara alami, tanpa pemanis buatan. Bahan dasarnya adalah susu Ettawa dan Gula Aren. Banyak masyarakat kita yang belum mengetahui tentang manfaat yang terkandung da-

lam susu ettawa. Berbeda dengan susu sapi, sesungguhnya susu ettawa memiliki kandungan gizi yang lebih unggul, baik dari segi protein, energi, maupun lemak yang mendekati air susu ibu (ASI). Susu Ettawa mengandung Zincum (Zn) pembentuk imun dalam tubuh (pertahanan tubuh), serta kaya dengan lactoglobulin penahan protein penyebab alergi. Susu ettawa pun merupakan sumber Riboflavin, vitamin B yang penting untuk produksi energi. Satu gelas susu ettawa memasok 20,0% dari nilai harian Riboflavin. Fluorine yang terdapat dalam susu ettawa bermanfaat sebagai antiseptik alami dan dapat membantu menekan pembiakan bakteri di dalam tubuh serta membantu pencernaan dan tidak menimbulkan dampak diare pada orang yang mengkonsumsinya. Selain diproses secara alami, pakan ternak yang diberikan pun organik, sehingga menghasilkan susu yang lebih sehat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ditambah dengan kandungan Gula Aren bemutu tinggi sebagai pemanisnya, menjadikan Milkuma sebagai pilihan bijak untuk kesehatan. Dapatkan informasi lengkap tentang Milkuma di www. milkuma.com. Saat ini Anda bisa mendapatkan Milkuma di Apotek2 juga Toko Obat terdekat dikota anda, atau hubungi, Jatim; 082120862055. Banyuwangi, 081217957505; Apt Drajat Farma Jl. Gajahmada, Apt Dunia Sehat Jl. Jend Sudirman, Apt Asia Jaya Jl. Rogojampi, Apt Raya Jl. PB Sudirman. Depkes RI No. PIRT. 6.09.3328.01.395.

44

Sabtu 16 Juni 2012

KAKANG & EMBUG BADRUS SHOLEH

Hidupkan Tadarus BENTURAN antar-kelompok masyarakat akhirakhir ini membuat sejumlah pihak khawatir. Sebab, itu disinyalir sebagai upaya membenturkan antar-komponen masyarakat yang ujung-ujungnya bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. GP Ansor Situbondo memiliki langkah antisipatif dalam menanggulangi hal itu, di antaranya menghidupkan “Rijalul Ansor”. “Itu adalah kelompok Tadarus Aswaja dalam upaya penguatan akidah ahlussunnah wal jamaah annahdliyah,” terang Ketua GP Anshor Situbondo, Badrus Sholeh. Dia tak ingin konflik antar-kelompok itu terjadi di Kota Santri. Pihaknya mengaku telah memberi instruksi seluruh pengurus PAC GP Anshor seSitubondo untuk selalu berkoordinasi dengan tokoh NU setempat dan aparat keamanan jika ada indikasi konflik. Apalagi, jika mengarah ke kepentingan politik. (pri/c1/als)

YULI ASISKA

Tunda Bulan Madu SAMA-sama memiliki kesibukan luar biasa membuat pasangan Yuli Asiska-Lettu Laut (P) Erwin DF belum sempat memikirkan bulan madu. Keduanya memilih menunda momentum yang sebenarnya paling ditunggu-tunggu pengantin baru itu. Setelah melakukan akad nikah dan resepsi pernikahan Sabtu (9/6) lalu, Yuli dan Erwin hingga kemarin masih sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. “Saya sekarang ada di Palangkaraya ngamen. Gak enak mau dibatalin karena kontraknya sudah lama. Mas Erwin di Surabaya tengah ikut tes STTAL, mau sekolah lagi,” kata Yuli yang lebih dikenal dengan nama Yuli KDI itu. Oleh karena itu, pasangan muda itu sepakat menunda bulan madu hingga waktu yang belum ditentukan. “Pengen-nya secepatnya bulan madu ke Bali. Tapi kesibukannya padat begini. Kita tunda dulu. Masih cukup banyak waktu bulan madu,” terang biduanita asal Desa Pelayan, Panarukan, itu. Berbeda dengan momongan, Yuli menegaskan tidak ingin menunda-nunda. Dia mengatakan ingin secepatnya punya anak. “Cewek atau cowok tak masalah. Yang penting pengen secepatnya dikaruniai anak oleh Allah,” imbuhnya. (pri/c1/als)

TERJUN TAKTIS: Sebanyak 681 anggota TNI AD berlatih terjun payung di Desa Kedungdowo, Asembagus, kemarin. FOTO-FOTO: NUR HARIRI/RaBa

Ada yang Tersangkut Pohon ASEMBAGUS - Sedikitnya 681 anggota TNI AD menggelar latihan perang di Desa Kedungdowo, Kecamatan Asembagus, pagi kemarin (15/6). Mereka terdiri atas 633 tentara Batalyon Infanteri Lintas Udara 501 Madiun, 34 tentara Batalyon Zipur 10 Kostrad Probolinggo, dan 17 tentara penilai. Dalam latihan kemarin, Komandan Divisi II, Ridwan mengatakan, terjun payung tersebut dibagi dalam tiga tahap. Dalam tahap pertama ada sekitar 230 tentara. Mereka diangkut menggunakan empat pesawat terbang. “Ada tiga tahap penerjunan. Setiap penerjunan terdiri atas sekitar 230 tentara yang diangkut empat pesawat,” kata Ridwan kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Pada terjun taktis tahap pertama, banyak tentara yang mendarat kurang sempurna karena tersangkut ranting pohon. Namun, pada tahap kedua dan ketiga, nyaris tidak ada yang mendarat kurang sempurna. Dikatakan Ridwan, pada hari pertama kemarin memang hanya latihan terjun taktis. “Hari pertama hanya terjun taktis. Selanjutnya, selama empat hari ke depan akan dilaksanakan latihan perang,” papar Ridwan saat mengomando latihan. Dalam latihan perang yang digelar selama empat hari tersebut, TNI AD

akan dibantu TNI Angkatan Udara dan didukung beberapa satuan terkait, seperti satuan perlengkapan, konsumsi, dan kesehatan. Dalam latihan perang ini, setelah berhasil menguasai daerah sasaran, tentara Batalyon Infanteri Lintas Udara 501 akan bergabung dengan Bayalyon Infanteri 509/9/2 Kostrad. Selanjutnya, dalam latihan serangan, Ridwan mengaku akan langsung menggunakan senjata dengan peluru tajam. Namun demikian, yang menggunakan peluru tajam hanyalah tentara infanteri dan kavaleri. Mereka pun harus bersiap dengan hujan meriam dan peluru tajam dan helikopter. “Dalam latihan perang ini, infanteri dan kavaleri akan menggunakan peluru tajam. Mereka akan dihujani meriam dan peluru tajam dari heli,” tegas Ridwan. Terkait pemakaian peluru tajam tersebut, Ridwan mengaku sudah melakukan antisipasi. Termasuk, mengantisipasi jika ada masyarakat yang menonton latihan perang tersebut. “Pasti ada risiko. Itu sudah kami perhitungkan,” pungkas Ridwan. (mg1/c1/als)

DOK.RaBa

KOMUNIKASI POLITIK

Ra Azaim Baiat Pengurus dan Fraksi PPP BANYUPUTIH – DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Situbondo punya cara tersendiri untuk terus memperkuat dan meneguhkan diri sebagai Partai Islam dan rumah besar umat Islam di Kota Santri. Pasca wafatnya Ketua DPC PPP, Kiai Fawaid, parpol yang kini dikomando Muhyiddin Khotib itu melakukan pembaitan terhadap pengurus dan anggota fraksi PPP DPRD Situbondo. Pembaitan dilakukan di kompleks pemakaman (asta) KHR Syamsul Arifin, KHR As’ad Syamsul Arifin dan KHR Ahmad Fawaid As’ad oleh KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, sore kemarin. Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri Pengurus DPW PPP Jawa Timur, Zainuri Ghazali, dan sesepuh PPP Banyuwangi, Mohammad Ikrom. “Saya berbicara ini sebagai pribadi warga negera Indonesia yang punya hak berbicara, itu saja tak tak lebih dan tak kurang. Saya diminta fraksi untuk menyampaikan pesan-pesan yang bisa dijadikan motivasi kerja dan perjuangan fraksi agar bisa lebih baik,” kata Ra Azaim, di awal tausiyahnya.

EDY SUPRIYONO/RaBa

BERI TAUSIYAH: KHR Ahmad Azaim Ibrahimy (dua dari kanan) dan KH Muzakki Ridwan (kanan) membaiat pengurus dan anggota fraksi PPP sore kemarin.

Menurut penerus Kiai Fawaid itu, dalam berjuang dan membawa amanat besar dari umat hendaknya selalu menyebut nama Allah dan memohon pertolongan Allah. “Jadi tidak kembali kepada pribadi kita sebagai manusia. Tidak bangga sebagai suatu kelompok atau organisasi,” terangnya. Dengan menyebut nama Allah, kata

kiai berjambang itu, manusia menyadari bahwa tidak ada yang mampu menggerakkan hati, pikiran, dan perilaku manusia kecuali Allah. Kita hanya meminta pertolongan dari-Nya dengan menyebut nama-Nya. Hanya Allah yang mampu memalingkan kita dari segala apapun,” imbuh keponakan Kiai Fawaid itu.

Ketua DPC PPP, Muhyiddin Khatib mengungkapkan, pembaitan bukan hal main-main. Sebab, yang diikrarkan semua berangkat dari lubuk hati yang paling dalam. Itu demi kebaikan bersama, utamanya umat Islam. “Sekecil apapun yang kita sumbangkan untuk bangsa ini adalah sesuatu yang telah Allah berikan kekuatan kepada kita untuk digunakan sebagai bentuk syukur,” terangnya. Dia mengucapkan terima kasih atas doa berkah yang diberikan Ra Azaim. Muhyiddin juga meminta kiai muda itu tidak segan-segan menegur dan memperbaiki jika melihat sesuatu hal yang janggal dari pengurus PPP maupun anggota fraksi. Demikian juga dalam hal program maupun pekerjaan. “Kami tempat salah dan keliru, kami mohon ditegur langsung, apalagi kami semua adalah santri dan pecinta dari Kiai Fawaid,” terangnya. Dia menegaskan, apa yang dilakukan kini sebagai salah satu upaya untuk meneruskan apa yang sudah dilakukan Kiai Fawaid dan Kiai As’ad dalam bidang politik ■ Baca Ra Zaim...Hal 43

Peserta Unas SD Lulus 100 % Kecamatan Kota dan Panji Bersaing Nilai Tertinggi SITUBONDO - Peserta ujian nasional (unas) SD/MI di Kabupaten Situbondo tak mau kalah dengan siswa SMA/MA/ SMK yang lulus unas seratus persen. Mereka pun menahbiskan diri lulus seratus persen dengan nilai cukup baik. Jadi, semua peserta unas tingkat SD dinyatakan lulus. Kepastian itu terungkap dalam pengumuman hasil unas siswa SD/MI se-Kota Santri pagi kemarin. “Jadi, dari total siswa SD/MI sebanyak 9.965 siswa yang mengikuti unas, semua dinyatakan lulus,” terang Kepala Dinas Pendidikan, Fathurachman, melalui Kasi TK/SD, Hj. Sri Agustin, kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin. Menurut dia, total peserta unas SD/MI se-Situbondo sebenarnya 10.010 siswa. Rinciannya, SD negeri 8.482 siswa, SD swasta 405 siswa, dan MI negeri 80 siswa, serta MI swasta 1.043 siswa. “Hanya saja, sebanyak 45 siswa drop out (DO), yaitu dari SD 38 siswa dan dari MI 7 siswa. Jadi, hanya 9.965 siswa yang mengikuti unas,” rinci Sri Agustin. Diungkapkannya, Dispendik telah meranking perolehan nilai unas tertinggi dan terendah di tiap kecamatan. Di Kecamatan Situbondo nilai tertinggi 29,35 diraih siswa SDN 2 Dawuhan atas nama Dewi Santika Putri. Nilai terendah 10,45 diraih siswa SDN 5 Olean. Di Kecamatan Panji nilai tertinggi 29,35 diraih siswa SD Muhammadiyah atas nama

DOK.RaBa

Fathurachman

Kiswati Rozi Permatasari dan nilai terendah 8,15 diraih siswa SDN 2 Panji Lor. Di Kecamatan Asembagus nilai tertinggi 29,10 diraih Fahfiu Dina N dari SDN 1 Gudang. Di Kecamatan Asembagus ada lima siswa lain yang meraih nilai sama. Nilai terendah adalah 7,50 disandang siswa SDN 2 Mojosari. Di Kecamatan Panarukan nilai tertinggi 28,95 diraih Novela Hurah Rinniah dari SDN 1 Kilensari. Nilai terendah 6,25 disandang siswa SDN 1 Wringinanom. Vita Meliana A siswa SDN 3 Besuki mampu meraih nilai tertinggi di Kecamatan Besuki dengan nilai 28,75. Nilai terendah 6,60 digondol siswa SDN 4 Jetis. Di Kecamatan Mangaran nilai tertinggi 28,55 diraih Imam Andullah dari SDN 1 Mangaran. Di kecamatan Mangaran ada enam siswa lain yang memiliki nilai sama. Sementara itu, nilai terendah di Kecamatan Mangaran 6,50 menjadi milik siswa SDN 1 Tanjung Pecinan. Di Kecamatan Arjasa nilai tertinggi 28,55 diraih Rizal Bilqis Nor dari SDN 1 Bayeman, dan nilai tertendah 9,60 disandang siswa SDN 3 Kedungdowo ■ Baca Peserta...Hal 43


Radar Banyuwangi | 16 Juni 2012