Issuu on Google+

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

1

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

JOBSHEET TEKNIK AUDIO DASAR Mapel : T A D

No.Jobs : 01/Tad/Gs.XI

Kelas / Sem : XI / GASAL

TUJUAN

:

MELAKUKAN INSTALASI SOUND SYSTEM MERAKIT PREAMP HEAD

Waktu : 12 Jampel

Siswa diharapkan dapat : 1. 2. 3. 4.

Merangkai penguat Pre amp Head dengan benar. Mengukur penguatan Pre amp Head . Mengukur frekuensi response Pre amp Head. Menguji suara ( uji dengar ) rangkaian Pre amp Head.

PERALATAN DAN BAHAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Kit Pre amp Head. Soldir dan tenol. Tang potong. Tang pengupas. Multi meter. Audio Frekuensi Generator.

7. Catu daya Pre amp Head. 8. Oscilloscope. 9. Mekanik Tape 10. Integrated Amplifier. 11. Loud speaker set. 12. Kabel penghubung.

LANGKAH KERJA : 1. Rakitlah kit Pre amp Head sesuai dengan lay out pada PCB yang tersedia. 2. Lakukan penyoldiran dengan teliti dan rapi. 3. Jika penyoldiran sudah selesai , lakukan pengecekan ulang, apakah nilai dan tata letak komponen sudah sesuai dengan lay out dan gambar rangkaiannya. 4. Siapkan catu daya yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian Pre amp Head, Audio Frekuency Generator ( AFG ) dan Oscilloscope. 5. Buat hubungan rangkaian seperti blok diagram di bawah ini ( Ch. 1 dari Oscilloscope untuk memditeksi SINYAL INPUT rangkaian dan Ch 2 menditeksi OUTPUT dari rangkaian yang diuji. ( Pre amp Head ). 6. Semua instrument masih dalam kondisi off ( belum dinyalakan ) , cek ulang hubungan antar instrument dan rangkaian yang akan di uji dengan teliti dan benar ( periksakan pada Instruktor ) 7. Hidupkan seumua instrument , lakukan pengukuran Penguatan seperti Tabel 1, di bawah ini , ( Besarnya Vinp. Yang pertama disesuaikan dengan kepekaan rangkaian, yaitu input minimal pada saat sinyal outputnya bisa diditeksi ) 8. Rangkaian masih seperti gambar 1, Lakukan pengukuran frekuensi respon seperti data yang tercantum pada Tabel 2 ( Besarnya frekuensi disesuaikan dengan kepekaan rangkaian , pada saat outnya bisa diditeksi, misalnya 50 Hz, 100 Hz., atau 500 Hz . 9. Setelah pengambilan data sesuai dengan tablel 2 selesai, matikan semua instrument dan lepaskan hubungan rangkaian dengan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope. 10. Kembalikan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

2

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 1 : INPUT

OUTPUT

PRE AMP HEAD

AFG CRO

CH1

CH2

CATU DAYA

Tabel 1 : NO.

FREKUENSI

1.

1 KHZ

INPUT ( Vinp.) 50 mVpp

2.

1 KHZ

75 mVpp

3.

1 KHZ

100 mVpp

4.

1 KHZ

150 mVpp

5.

1 KHZ

200 mVpp

6.

1 KHZ

250 mVpp

7.

1 KHZ

300 mVpp

8.

1 KHZ

350 mVpp

9.

1 KHZ

400 mVpp

10.

1 KHZ

500 mVpp

11.

1 KHZ

600 mVpp

12.

1 KHZ

700 mVpp

13.

1 KHZ

800 mVpp

14.

1 KHZ

1000 mVpp

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

3

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Tabel 2 : NO.

FREKUENSI

1.

50 HZ

INPUT ( Vinp.) 200 mVpp

2.

100 HZ

200 mVpp

3.

300 HZ

200 mVpp

4.

500 HZ

200 mVpp

5.

1 KHZ

200 mVpp

6.

3 KHZ

200 mVpp

7.

5 KHZ

200 mVpp

8.

7 KHZ

200 mVpp

9.

9 KHZ

200 mVpp

10.

12 KHZ

200 mVpp

11.

15 KHZ

200 mVpp

12.

18 KHZ

200 mVpp

13.

20 KHZ

200 mVpp

14.

25 KHZ

200 mVpp

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

UJI DENGAR 11. Buatlah hubungan rangkaian seperti gambar 2 di bawah. 12. Tempatkan kaset pada mekanik Tape, Potensio Volume, bass dan treble pada Integrated Amplifier atur pada posisi minimum, potensio balance pada posisi tengah kemudian hidupkan catu daya dan Integrated Amplifier. 13. Tekan tombol Play pada mekanik tape, putar potensio volume secara bertahap ( pada posisi jam 8, jam 9 , jam 10 dan biarkan pada posisi tersebut. 14. Jika hasil suara normal, atur potensio bass dan treble untuk mendapatkan suara yang seimbang dan baik ( suara jernih ). 15. Jika suara tidak normal, berdengung, serak noisnya besar dan sebagainya, matikan segera catu daya Pre amp Head dan Amplifier. 16. Lakukan pengecekan ulang, hasil soldiran, nilai resistor, ataupun polaritas dari elco, adakan perbaikan dengan teliti, kemudian ulangi langkah 11 sampai 14, sampai menghasilkan suara normal dan jernih. 17. Matikan semua instrument dan kemasi semua peralatan dan kembalikan pada tempatnya dengan rapi dan teratur.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

4

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 2 : PRE AMP HEAD

MEKANIK TAPE

AMPLIFIER

FIER CATU DAYA

TUGAS DAN PERTANYAAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Apakah hasil penguatan sama besarnya , dengan V Input yang berbeda ( pada tabel 1 ) Apakah hasil outputnya sama besarnya , dengan Frekuensi input yang berbeda ( pada tabel 2 ) Hitung besar penguatan ( Av ) dalam satuan kali. Gambarkan frekuensi respon untuk hasil pengukuran tabel 2. Buatlah laporan lengkap dengan gambar rangkaian dan daftar komponen. Buat kesimpulan dari hasil praktek sesuai dengan data yang ada. Buat data Spesifikasi / data Teknik dari Pre amp Head tersebut. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Pre amp Head , apa perbedaannya dengan Pre amp Mic. Apakah yang dimaksud dengan frekuensi respon flat. Pada frekuensi berapa terjadi penguatan tertinggi.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

5

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

JOBSHEET TEKNIK AUDIO DASAR Mapel : T A D

No.Jobs : 02/Tad/Gs.XI

Kelas / Sem : XI / GASAL

TUJUAN : 5. 6. 7. 8.

MELAKUKAN INSTALASI SOUND SYSTEM MERAKIT PREAMP MIC

Waktu : 12 Jampel

Siswa diharapkan dapat : Merangkai penguat Pre amp Mic dengan benar. Mengukur penguatan Pre amp Mic . Mengukur frekuensi response Pre amp Mic. Menguji suara ( uji dengar ) rangkaian Pre amp Mic.

PERALATAN DAN BAHAN : 7. 8. 9. 10. 11. 12.

Kit Pre amp MIc. Soldir dan tenol. Tang potong. Tang pengupas. Multi meter. Audio Frekuensi Generator.

LANGKAH KERJA :

7. Catu daya Pre amp Mic. 8. Oscilloscope. 9. Microphone. 10. Integrated Amplifier. 11. Loud speaker set. 12. Kabel penghubung.

Rangkaian Preamp Mic dengan Bass, Midle dan Treble

1. Rakitlah kit Pre amp Mic sesuai dengan lay out pada PCB yang tersedia. 2. Lakukan penyoldiran dengan teliti dan rapi. 3. Jika penyoldiran sudah selesai , lakukan pengecekan ulang, apakah nilai dan tata letak komponen sudah sesuai dengan lay out dan gambar rangkaiannya. 4. Siapkan catu daya yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian Pre amp Mic , Audio Frekuency Generator ( AFG ) dan Oscilloscope. 5. Buat hubungan rangkaian seperti blok diagram di bawah ini ( Ch. 1 dari Oscilloscope untuk memditeksi SINYAL INPUT rangkaian dan Ch 2 menditeksi OUTPUT dari rangkaian yang diuji. ( Pre amp Mic ). 6. Semua instrument masih dalam kondisi off ( belum dinyalakan ) , cek ulang hubungan antar Instrument dan rangkaian yang akan di uji dengan teliti dan benar, periksakan pada instruktor

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

6

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

7. Hidupkan seumua instrument , lakukan pengukuran Penguatan seperti Tabel 1, di bawah ini ( Besarnya Vinp. Yang pertama disesuaikan dengan kepekaan rangkaian, yaitu input minimal pada saat sinyal outputnya bisa diditeksi ) 8. Rangkaian masih seperti gambar 1, Lakukan pengukuran frekuensi respon seperti data yang tercantum pada Tabel 2 ( Besarnya frekuensi disesuaikan dengan kepekaan rangkaian , pada saat outnya bisa diditeksi, misalnya 50 Hz, 100 Hz., atau 500 Hz . 9. Setelah pengambilan data sesuai dengan tablel 2 selesai, matikan semua instrument dan lepaskan hubungan rangkaian dengan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope. 10. Kembalikan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope.

Gambar 1 :

INPUT AFG

OUTPUT PREAMP MIC

CRO CH1

E CATU AMPDAYA MIC

CH2

Tabel 1 : NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

1 KHZ

50 mVpp

2.

1 KHZ

75 mVpp

3.

1 KHZ

100 mVpp

4.

1 KHZ

150 mVpp

5.

1 KHZ

200 mVpp

6.

1 KHZ

250 mVpp

7.

1 KHZ

300 mVpp

8.

1 KHZ

350 mVpp

9.

1 KHZ

400 mVpp

10.

1 KHZ

500 mVpp

11.

1 KHZ

600 mVpp

12.

1 KHZ

700 mVpp

13.

1 KHZ

800 mVpp

14.

1 KHZ

1000 mVpp

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

7

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Tabel 2 : NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

50 HZ

200 mVpp

2.

100 HZ

200 mVpp

3.

300 HZ

200 mVpp

4.

500 HZ

200 mVpp

5.

1 KHZ

200 mVpp

6.

3 KHZ

200 mVpp

7.

5 KHZ

200 mVpp

8.

7 KHZ

200 mVpp

9.

9 KHZ

200 mVpp

10.

12 KHZ

200 mVpp

11.

15 KHZ

200 mVpp

12.

18 KHZ

200 mVpp

13.

20 KHZ

200 mVpp

14.

25 KHZ

200 mVpp

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

UJI DENGAR 1. Buatlah hubungan rangkaian seperti gambar 2 di bawah. 2. Masukan Jack Mic pada soket Pre Amp Mic ( Output Pre Amp Mic dipasang resistor 2 buah masing – masing 10 K Ohm , untuk input L dan R Integrated Amplifier ), Potensio Volume, bass dan treble pada Integrated Amplifier atur pada posisi minimum, potensio balance pada posisi tengah kemudian hidupkan catu daya dan Integrated Amplifier. 3. Tekan tombol On pada Microphone, putar potensio volume secara bertahap ( pada posisi jam 8, jam 9 , jam 10 dan biarkan pada posisi tersebut. 4. Masukan suara pada Microphone , Jika hasil suara normal, atur potensio bass dan treble untuk mendapatkan suara yang seimbang dan baik ( suara jernih ). 5. Jika suara tidak normal, berdengung, serak noisnya besar dan sebagainya, matikan segera catu daya Pre amp Mic dan Amplifier. 6. Lakukan pengecekan ulang, hasil soldiran, nilai resistor, ataupun polaritas dari elco, adakan perbaikan dengan teliti, kemudian ulangi langkah 11 sampai 14, sampai menghasilkan suara normal dan jernih. 7. Matikan semua instrument dan kemasi semua peralatan dan kembalikan pada tempatnya dengan rapi dan teratur.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

8

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 2 :

PRE AMP MIC

AMPLIFIER

MPLI CATU DAYA

FIER

TUGAS DAN PERTANYAAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Apakah hasil penguatan sama besarnya , dengan V Input yang berbeda ( pada tabel 1 ) Apakah hasil outputnya sama besarnya , dengan Frekuensi input yang berbeda ( pada tabel 2 ) Hitung besar penguatan ( Av ) dalam satuan kali. Gambarkan frekuensi respon untuk hasil pengukuran tabel 2. Buatlah laporan lengkap dengan gambar rangkaian dan daftar komponen. Buat kesimpulan dari hasil praktek sesuai dengan data yang ada. Buat data Spesifikasi / data Teknik dari Pre amp Mic tersebut. Jelaskan apa fungsi Pre amp Mic. Microphone yang tidak menggunakan kabel penghubung disebut Mic……... Pada frekuensi berapa terjadi penguatan tertinggi.

Jika Suaramu, adalah Membuat Orang lain Gelisah , Sakit hati karenanya, ……Diam adalah keputusan yang Bijak.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

9

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

JOBSHEET TEKNIK AUDIO DASAR Mapel : T A D Kelas / Sem : XI / GASAL

TUJUAN : 1. 2. 3. 4.

No.Jobs : 03/Tad/Gs.XI

MELAKUKAN INSTALASI SOUND SYSTEM MERAKIT TONE CONTROL

Waktu : 12 Jampel

Siswa diharapkan dapat

Merangkai penguat Tone Control dengan benar. Mengukur penguatan. Tone Control Mengukur frekuensi response Tone Control . Menguji suara ( uji dengar ) rangkaian Tone Control

PERALATAN DAN BAHAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Kit . Tone Control Soldir dan tenol. Tang potong. Tang pengupas. Multi meter. Audio Frekuensi Generator.

7. Catu daya Pre amp Head. 8. Oscilloscope. 9. Mekanik Tape 10. Integrated Amplifier. 11. Loud speaker set. 12. Kabel penghubung.

LANGKAH KERJA : 1. Rakitlah kit Tone Control sesuai dengan lay out pada PCB yang tersedia. 2. Lakukan penyoldiran dengan teliti dan rapi. 3. Jika penyoldiran sudah selesai , lakukan pengecekan ulang, apakah nilai dan tata letak komponen sudah sesuai dengan lay out dan gambar rangkaiannya. 4. Siapkan catu daya yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian Tone Control, Audio Frekuency Generator ( AFG ) dan Oscilloscope. 5. Buat hubungan rangkaian seperti blok diagram di bawah ini ( Ch. 1 dari Oscilloscope untuk memditeksi SINYAL INPUT rangkaian dan Ch 2 menditeksi OUTPUT dari rangkaian yang diuji. (Tone Control ). 6. Semua instrument masih dalam kondisi off ( belum dinyalakan ) , cek ulang hubungan antar instrument dan rangkaian yang akan di uji dengan teliti dan benar ( periksakan pada Instruktor ) 7. Hidupkan seumua instrument , lakukan pengukuran Penguatan seperti Tabel 1, di bawah ini , ( Besarnya Vinp. Yang pertama disesuaikan dengan kepekaan rangkaian, yaitu input minimal pada saat sinyal outputnya bisa diditeksi ), semua potensio pengatur pada posisi jam 12. 8. Rangkaian masih seperti gambar 1, Lakukan pengukuran frekuensi respon seperti data yang tercantum pada Tabel 2 ( Besarnya frekuensi disesuaikan dengan kepekaan rangkaian , pada saat outnya bisa diditeksi, misalnya 50 Hz, 100 Hz., atau 500 Hz . 9. Setelah pengambilan data sesuai dengan tabel 2 selesai, matikan semua instrument dan lepaskan hubungan rangkaian dengan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope. 10. Kembalikan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

10

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 1 : INPUT

OUTPUT

TONE CONTROL

AFG

CH1 CH2

CATU DAYA

Tabel 1 : NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

1 KHZ

500 mVpp

2.

1 KHZ

600 mVpp

3.

1 KHZ

700 mVpp

4.

1 KHZ

850 mVpp

5.

1 KHZ

900 mVpp

6.

1 KHZ

1000 mVpp

7.

1 KHZ

1100 mVpp

8.

1 KHZ

1200 mVpp

9.

1 KHZ

1300 mVpp

10.

1 KHZ

1400 mVpp

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

11

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Tabel 2 : NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

50 HZ

1000 mVpp

2.

100 HZ

1000 mVpp

3.

300 HZ

1000 mVpp

4.

500 HZ

1000 mVpp

5.

1 KHZ

1000 mVpp

6.

3 KHZ

1000 mVpp

7.

5 KHZ

1000 mVpp

8.

7 KHZ

1000 mVpp

9.

9 KHZ

1000 mVpp

10.

12 KHZ

1000 mVpp

11.

15 KHZ

1000 mVpp

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

UJI DENGAR 11. Buatlah hubungan rangkaian seperti gambar 2 di bawah. 12. Tempatkan kaset pada mekanik Tape, Potensio Volume, bass dan treble pada Tone Control pada posisi minimum, potensio balance pada posisi tengah kemudian hidupkan catu daya dan Power Amplifier. 13. Tekan tombol Play pada mekanik tape, putar potensio volume secara bertahap ( pada posisi jam 8, jam 9 , jam 10 dan biarkan pada posisi tersebut ) 14. Jika hasil suara normal, atur potensio bass dan treble untuk mendapatkan suara yang seimbang dan baik ( suara jernih ). 15. Jika suara tidak normal, berdengung, serak noisnya besar dan sebagainya, matikan segera catu daya semua unit rangkaia 16. Lakukan pengecekan ulang, hasil soldiran, nilai resistor, ataupun polaritas dari elco, adakan perbaikan dengan teliti, kemudian ulangi langkah 11 sampai 14, sampai menghasilkan suara normal dan jernih. 17. Matikan catu daya semua unit rangkaian dan kemasi semua peralatan dan kembalikan pada tempatnya dengan rapi dan teratur.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

12

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 2 :

TONE CONTROL

CATU DAYA

TUGAS DAN PERTANYAAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Apakah hasil penguatan sama besarnya , dengan V Input yang berbeda ( pada tabel 1 ) Apakah hasil outputnya sama besarnya , dengan Frekuensi input yang berbeda ( pada tabel 2 ) Hitung besar penguatan ( Av ) dalam satuan kali. Gambarkan frekuensi respon untuk hasil pengukuran tabel 2. Buatlah laporan lengkap dengan gambar rangkaian dan daftar komponen. Buat kesimpulan dari hasil praktek sesuai dengan data yang ada. Buat data Spesifikasi / data Teknik dari Tone Control tersebut. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Tone Control . Apakah yang dimaksud dengan pengatur suara. Pada frekuensi berapa terjadi penguatan tertinggi.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

13

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

JOBSHEET TEKNIK AUDIO DASAR Mapel : TAD Kelas / Sem : XI / GENAP

TUJUAN : 1. 2. 3. 4.

No.Jobs : 04/TAD/Gn.XI

MELAKUKAN INSTALASI SOUND SYSTEM MERAKIT EQUALIZER

Waktu : 12 Jampel

Siswa diharapkan dapat :

Merangkai EQUALIZER dengan benar. Mengukur penguatan EQUALIZER . Mengukur frekuensi response EQUALIZER . Menguji suara ( uji dengar ) rangkaian EQUALIZER .

PERALATAN DAN BAHAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Kit EQUALIZER . Soldir dan tenol. Tang potong. Tang pengupas. Multi meter. Audio Frekuensi Generator.

7. Catu daya EQUALIZER 8. Oscilloscope. 9. Mekanik Tape 10. Integrated Amplifier. 11. Loud speaker set. 12. Kabel penghubung.

Rangkaian Equalizer 5 Chanel Stereo LANGKAH KERJA : 1. Rakitlah kit EQUALIZER sesuai dengan lay out pada PCB yang tersedia. 2. Lakukan penyoldiran dengan teliti dan rapi. 3. Jika penyoldiran sudah selesai , lakukan pengecekan ulang, apakah nilai dan tata letak komponen sudah sesuai dengan lay out dan gambar rangkaiannya. 4. Siapkan catu daya yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian , Equalizer , Audio Frekuency Generator ( AFG ) dan Oscilloscope. 5. Buat hubungan rangkaian seperti blok diagram di bawah ini ( Ch. 1 dari Oscilloscope untuk memditeksi SINYAL INPUT rangkaian dan Ch 2 menditeksi OUTPUT dari rangkaian yang diuji. Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

14

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 1 : INPUT

AFG

OUTPUT

EQUALIZER

CRO

CH1 CH2 CH1

CH2

CATU DAYA

6. Semua instrument masih dalam kondisi off ( belum dinyalakan ) , cek ulang hubungan antar instrument dan rangkaian yang akan di uji dengan teliti dan benar , atur potensio geser pada posisi tengah / nol ( periksakan pada Instruktor ) 7. Hidupkan seumua instrument , lakukan pengukuran Penguatan seperti Tabel 1, di bawah ini , ( Besarnya Vinp. Yang pertama disesuaikan dengan kepekaan rangkaian, yaitu input minimal pada saat sinyal outputnya bisa diditeksi ) , Posisi potensio Nol, Maks , dan Minimum. Tabel 1 :

NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

1 KHZ

50 mVpp

2.

1 KHZ

75 mVpp

3.

1 KHZ

100 mVpp

4.

1 KHZ

150 mVpp

5.

1 KHZ

200 mVpp

6.

1 KHZ

250 mVpp

7.

1 KHZ

300 mVpp

8.

1 KHZ

350 mVpp

9.

1 KHZ

400 mVpp

10.

1 KHZ

500 mVpp

11.

1 KHZ

600 mVpp

12.

1 KHZ

700 mVpp

13.

1 KHZ

800 mVpp

14.

1 KHZ

1000 mVpp

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

OUTPUT POT. NOL ( Vout )

OUTPUT POT. MAKS. ( Vout )

OUTPUT POT. MIN. ( Vout )

PENGU ATAN ( AV )

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

15

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

8. Rangkaian masih seperti gambar 1, Lakukan pengukuran frekuensi respon seperti data yang tercantum pada Tabel 2 ( Besarnya frekuensi disesuaikan dengan kepekaan rangkaian , pada saat outnya bisa diditeksi, misalnya 50 Hz, 100 Hz., atau 500 Hz . Tabel 2 :

NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

50 HZ

300 mVpp

2.

100 HZ

300 mVpp

3.

300 HZ

300 mVpp

4.

500 HZ

300 mVpp

5.

1 KHZ

300 mVpp

6.

3 KHZ

300 mVpp

7.

5 KHZ

300 mVpp

8.

7 KHZ

300 mVpp

9.

9 KHZ

300 mVpp

10.

12 KHZ

300 mVpp

11.

15 KHZ

300 mVpp

12.

18 KHZ

300 mVpp

13.

20 KHZ

300 mVpp

14.

25 KHZ

300 mVpp

OUTPUT POT. NOL ( Vout )

OUTPUT POT. MAKS. ( Vout )

OUTPUT POT. MIN. ( Vout )

PENGU ATAN ( AV )

9. Setelah pengambilan data sesuai dengan tablel 2 selesai, matikan semua instrument dan lepaskan hubungan rangkaian dengan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope. 10. Kembalikan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

16

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

UJI DENGAR 1. Buatlah hubungan rangkaian seperti gambar 2 di bawah. 2. Tempatkan kaset pada mekanik Tape, Potensio Volume, bass dan treble pada Integrated Amplifier atur pada posisi minimum, potensio balance pada posisi tengah, potensio Equalizer pada posisi NOL, kemudian hidupkan catu daya dan Integrated Amplifier. 3. Tekan tombol Play pada mekanik tape, putar potensio volume Pada Integrated Amplifier secara bertahap ( pada posisi jam 8, jam 9 , jam 10 dan biarkan pada posisi tersebut. 4. Jika hasil suara normal, atur potensio bass dan treble , juga potensio Equalizer atur seperti huruf V untuk mendapatkan suara yang seimbang dan baik ( suara jernih ). Gambar 2 :

EQUALIZER

AMPLIFIER

MEKANIK TAPE

MPLI CATU DAYA

FIER LOUDPSPEAKE R

5. Jika suara tidak normal, berdengung, serak noisnya besar dan sebagainya, matikan segera catu daya Equalizer dan Amplifier. 6. Lakukan pengecekan ulang, hasil soldiran, nilai resistor, ataupun polaritas dari elco, adakan perbaikan dengan teliti, kemudian ulangi langkah 11 sampai 14, sampai menghasilkan suara normal dan jernih. 7. Matikan semua instrument dan kemasi semua peralatan dan kembalikan pada tempatnya dengan rapi dan teratur.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

17

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

TUGAS DAN PERTANYAAN : 1. Apakah hasil penguatan sama besarnya , dengan V Input yang berbeda ( pada tabel 1 ) 2. Apakah hasil outputnya sama besarnya , dengan Frekuensi input yang berbeda ( pada tabel 2 ) 3. Hitung besar penguatan ( Av ) dalam satuan kali ( posisi potensio nol, min dan maks ). 4. Gambarkan frekuensi respon untuk hasil pengukuran tabel 2. 5. Buatlah laporan lengkap dengan gambar rangkaian dan daftar komponen. 6. Buat kesimpulan dari hasil praktek sesuai dengan data yang ada. 7. Buat data Spesifikasi / data Teknik dari Equalizer tersebut. ( posisi potensio Equalizer nol ) 8. Jelaskan apa fungsi Equalizer. 9. Apakah yang dimaksud dengan Bost dan Cut. 10. Pada frekuensi berapa terjadi penguatan tertinggi.( posisi potensio Equalizer Nol )

 Perdebatkan dulu dalam hatimu, baru kemudian kumandangkan lewat lesanmu jika engkau yakin tidak akan menyakiti hati sesamamu.  Berwibawa, jika seseorang dapat berbicara sebelum dia berkata.  Jika guru berkata satu maka siswa akan berkata dua, jika guru berkata dua maka siswa akan berkata empat, itulah yang seharusnya terjadi diantara kita.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

18

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

JOBSHEET TEKNIK AUDIO DASAR Mapel : TAD

MELAKUKAN INSTALASI SOUND SYSTEM

Kelas/Sem : XI/GENAP

No Jobs : 05/Tad/Gn.XI

MERAKIT POWER AMPLIFIER

Waktu : 16 Jampel

Siswa diharapkan dapat :

TUJUAN : 1. 2. 3. 4.

Merangkai Power Amplifier dengan benar. Mengukur penguatan. Power Amplifier Mengukur frekuensi response Power Amplifier Menguji suara ( uji dengar ) rangkaian. Power Amplifier

PERALATAN DAN BAHAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6.

Kit. Power Amplifier Soldir dan tenol. Tang potong. Tang pengupas. Multi meter. Audio Frekuensi Generator.

7. Catu daya Power Amplifier 8. Oscilloscope. 9. Mekanik Tape 10. Integrated Amplifier. 11. Loud speaker set. 12. Kabel penghubung.

Power amplifier yang dilengkapi dengan Pengaman Speaker

LANGKAH KERJA : 1. Rakitlah kit Power Amplifier sesuai dengan lay out pada PCB yang tersedia. 2. Lakukan penyoldiran dengan teliti dan rapi. 3. Jika penyoldiran sudah selesai , lakukan pengecekan ulang, apakah nilai dan tata letak komponen sudah sesuai dengan lay out dan gambar rangkaiannya. 4. Siapkan catu daya yang sesuai dengan kebutuhan rangkaian Power Amplifier , Audio Frekuency Generator ( AFG ) dan Oscilloscope. 5. Buat hubungan rangkaian seperti blok diagram di bawah ini ( Ch. 1 dari Oscilloscope untuk memditeksi SINYAL INPUT rangkaian dan Ch 2 menditeksi OUTPUT dari rangkaian yang diuji. Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

19

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 1 :

INPUT

AFG

OUTPUT

POWER AMPLIFIER CRO

CH1

CH2

CATU DAYA

6. Semua instrument masih dalam kondisi off ( belum dinyalakan ) , cek ulang hubungan antar instrument dan rangkaian yang akan di uji dengan teliti dan benar , atur output AFG pada posisi nol ( periksakan pada Instruktor ) 7. Hidupkan seumua instrument , lakukan pengukuran Penguatan seperti Tabel 1, di bawah ini , ( Besarnya Vinp. Yang pertama disesuaikan dengan kepekaan rangkaian, yaitu input minimal pada saat sinyal outputnya bisa diditeksi ) . 8. Rangkaian masih seperti gambar 1, Lakukan pengukuran frekuensi respon seperti data yang tercantum pada Tabel 2 ( Besarnya frekuensi disesuaikan dengan kepekaan rangkaian , pada saat outnya bisa diditeksi, misalnya 50 Hz, 100 Hz., atau 500 Hz .

Tabel 1 : NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

1 KHZ

100 mVpp

2.

1 KHZ

200 mVpp

3.

1 KHZ

300 mVpp

4.

1 KHZ

400 mVpp

5.

1 KHZ

500 mVpp

6.

1 KHZ

600 mVpp

7.

1 KHZ

700 mVpp

8.

1 KHZ

800 mVpp

9.

1 KHZ

700 mVpp

10.

1 KHZ

800 mVpp

11.

1 KHZ

900 mVpp

12.

1 KHZ

1000 mVpp

13.

1 KHZ

1200 mVpp

14.

1 KHZ

1600 mVpp

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

20

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

9. Setelah pengambilan data sesuai dengan tablel 2 selesai, matikan semua instrument dan lepaskan hubungan rangkaian dengan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope. 10. Kembalikan Audio Frequency Generator dan Oscilloscope.

Tabel 2 : NO.

FREKUENSI

INPUT ( Vinp.)

1.

50 HZ

500 mVpp

2.

100 HZ

500 mVpp

3.

300 HZ

500 mVpp

4.

500 HZ

500 mVpp

5.

1 KHZ

500 mVpp

6.

3 KHZ

500 mVpp

7.

5 KHZ

500 mVpp

8.

7 KHZ

500 mVpp

9.

9 KHZ

500 mVpp

10.

12 KHZ

500 mVpp

11.

15 KHZ

500 mVpp

12.

18 KHZ

500 mVpp

13.

20 KHZ

500 mVpp

14.

25 KHZ

500 mVpp

OUTPUT ( Vout )

PENGUATAN ( AV )

BENTUK GELOMBANG

UJI DENGAR 1. Buatlah hubungan rangkaian seperti gambar 2 di bawah. 2. Tempatkan kaset pada mekanik Tape, Potensio Volume, bass dan treble pada Tone Control atur pada posisi minimum, potensio balance pada posisi tengah, kemudian hidupkan catu daya Tape Deck, Tone Control Kemudian Power Amplifier. 3. Tekan tombol Play pada mekanik tape, putar potensio volume Pada Tone Control secara bertahap ( pada posisi jam 8, jam 9 , jam 10 dan biarkan pada posisi tersebut. 4. Jika hasil suara normal, atur potensio bass dan treble , juga potensio Balance Putar kekiri penuh dan kekanan penuh untuk mengetahui bahwa dua chanel bekerja normal dan hasil suara sudah baik ( suara jernih ). 5. Jika suara tidak normal, berdengung, serak noisnya besar dan sebagainya, matikan segera semua catu daya . 6. Lakukan pengecekan ulang, hasil soldiran, nilai resistor, ataupun polaritas dari elco, adakan perbaikan dengan teliti, kemudian ulangi langkah 11 sampai 14, sampai menghasilkan suara normal dan jernih. 7. Matikan semua instrument dan kemasi semua peralatan dan kembalikan pada tempatnya dengan rapi dan teratur.

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

21

KURIKULUM TEKNIK AUDIO VIDEO

SMKN 1 ADIWERNA KAB. TEGAL

Gambar 2 : TONE CONTROLS

POWER AMPLIFIER

TAPE DECK CATU DAYA

LOUDSPEAKER

TUGAS DAN PERTANYAAN : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Apakah hasil penguatan sama besarnya , dengan V Input yang berbeda ( pada tabel 1 ) Apakah hasil outputnya sama besarnya , dengan Frekuensi input yang berbeda ( pada tabel 2 ) Hitung besar penguatan ( Av ) dalam satuan kali . Gambarkan frekuensi respon untuk hasil pengukuran tabel 2. Buatlah laporan lengkap dengan gambar rangkaian dan daftar komponen. Buat kesimpulan dari hasil praktek sesuai dengan data yang ada. Buat data Spesifikasi / data Teknik dari Power Amplifier. Jelaskan apa yang dimaksud penguat OTL, OCL Sebutkan empat macam Transistor Power. Pada frekuensi berapa terjadi penguatan tertinggi.

Jika Besok Adalah Hari Ini , Maka Hari Ini Adalah Kemarin

Teknik Audio Video TAD KLAS XI

Instruktor Drs. Sutarman . Halaman :

22


Job Sheet Teknik Audio Dasar